Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1018
Page 1
INFORMASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN 432 Laporan Tahunan 2025
Page 2
Perseroan senantiasa menghubungkan tujuan keuangan dan
kecukupan modal terhadap risiko sehingga bisnis Perseroan
sejalan dengan permodalan dan persyaratan likuiditas.
Laporan Tahunan 2025 433
Page 3
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah mengelola 8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko likuiditas,
risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun bagian ini
hanya menjelaskan tentang praktik manajemen risiko untuk risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, dan risiko
likuiditas. Sedangkan untuk penjelasan terkait dengan jenis-jenis risiko lainnya disajikan dalam bagian Profil Risiko
dan Pengelolaannya pada Corporate Governance dalam Laporan Tahunan ini.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 37/POJK.03/2019 Tentang Transparansi dan Publikasi
Laporan Bank Pasal 25 ayat (1) b. Bank wajib menambahkan laporan informasi eksposur risiko dan permodalan pada
laporan publikasi keuangan dan informasi kinerja keuangan tahunan.
Ukuran Utama (Key Metrics/Km1)
Laporan Ukuran Utama (Key Metrics) Individu
Rp Million
Periode
Keterangan/Deskripsi Desember Desember
September Juni 2025
2025 Maret 2025 2024
2025 (Audited)
(Audited) (Audited)
MODAL YANG TERSEDIA (NILAI)
1 Modal Inti Utama (CET1) 26.900.137 30.634.917 29.643.033 29.074.591 29.834.471
2 Modal Inti (Tier 1) 28.900.137 30.634.917 29.643.033 29.074.591 29.834.471
3 Total Modal 32.982.407 32.951.455 32.117.061 31.472.491 32.273.030
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (NILAI)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko 173.369.598 183.076.525 189.713.131 177.324.509 174.444.978
RASIO MODAL BERBASIS RISIKO DALAM BENTUK PERSENTASE DARI ATMR
5 Rasio CET1 (%) 15,52% 16,73% 15,63% 16,40% 17,10%
6 Rasio Tier 1 (%) 16,67% 16,73% 15,63% 16,40% 17,10%
7 Rasio Total Modal (%) 19,02% 18,00% 16,93% 17,75% 18,50%
RASIO MODAL BERBASIS RISIKO DALAM BENTUK PERSENTASE DARI ATMR
8 Capital Conservation Buffer 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
(2,5% dari ATMR) (%)
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
(1% - 2,5%) (%)
11 Total CET1 sebagai buffer 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50%
(Baris 8 + Baris 9 + Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer 8,62% 8,67% 7,60% 8,50% 9,25%
RASIO PENGUNGKIT SESUAI BASEL III
13 Total Eksposur 445.431.375 497.241.904 470.660.744 454.898.238 455.163.508
14.a Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak 6,49% 6,16% 6,34% 6,39% 6,42%
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
GWM (jika ada) (%).
434 Laporan Tahunan 2025
Page 4
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Periode
Keterangan/Deskripsi Desember Desember
September Juni 2025
2025 Maret 2025 2024
2025 (Audited)
(Audited) (Audited)
14.b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk 6,49% 6,16% 6,34% 6,39% 6,42%
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%).
14.c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak 6,48% 6,16% 6,33% 6,39% 6,42%
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai
rata-rata dari nilai tercatat aset Securities
Financing Transction (SFT) secara gross(%).
14.d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk 6,48% 6,16% 6,33% 6,39% 6,42%
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai
tercatat aset Securities Financing Transction
(SFT) secara gross (%).
RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 82.708.628 78.398.352 75.073.720 69.149.093 74.276.531
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 42.858.337 40.557.843 42.590.005 42.977.956 38.853.989
17 LCR (%) 192,98% 193,30% 176,27% 160,89% 191,17%
RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 249.613.378 272.781.612 258.298.828 247.166.074 252.191.739
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 195.585.222 215.009.318 212.685.063 206.165.969 209.135.110
20 NSFR (%) 127,62% 126,87% 121,45% 119,89% 120,59%
Analisis Kualitatif
ANALISIS ATAS LAPORAN KEY METRICS KAMI SAMPAIKAN SEBAGAI BERIKUT:
1. Rasio total modal meningkat dari 18,00% posisi September 2025 menjadi 19,02% di posisi Desember 2025. Hal ini dipengaruhi
oleh adanya penurunan pada ATMR dan peningkatan Total Modal.
2. Rasio Pengungkit Perseroan meningkat dari 6,16% untuk posisi September 2025 menjadi 6,48% untuk posisi Desember
2025, yang disebabkan oleh penurunan modal inti Bank dan total eksposur. Bank tetap berkomitmen melakukan langkah-
langkah untuk mempertahankan batas minimum Rasio Pengungkit > 3 %.
3. Nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR) Perseroan posisi Desember 2025 sebesar 192,98%, sedikit menurun dibandingkan posisi
September 2025 sebesar 193,30%. Penurunan nilai LCR TW IV/2025 disebabkan oleh peningkatan Net Cash Outflow (NCO)
yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan High Quality Liquid Asset (HQLA). Likuiditas Perseroan dalam kondisi
yang memadai karena nilai LCR berada di atas batas minimal atau threshold regulator sebesar 100%.
4. Nilai Net Stable Funding Ratio (NSFR) Perseroan posisi Desember 2025 sebesar 127,62%, menurun dibandingkan posisi
September 2025 yaitu sebesar 126,87%. Penurunan nilai NSFR TW IV/2025 disebabkan oleh penurunan ASF (Available Stable
Funding) yang lebih signifikan dibandingkan dengan penurunan RSF (Required Stable Funding). Likuiditas Perseroan dalam
kondisi yang memadai karena nilai NSFR berada di atas batas minimal atau threshold regulator sebesar 100%.
Laporan Tahunan 2025 435
Page 5
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Laporan Ukuran Utama (Key Metrics) Konsolidasi
Rp Million
Periode
Keterangan/Deskripsi Desember Desember
September Juni 2025
2025 Maret 2025 2024
2025 (Audited)
(Audited) (Audited)
MODAL YANG TERSEDIA (NILAI)
1 Modal Inti Utama (CET 1) 33.289.620 31.742.918 30.740.877 29.074.591 29.834.471
2 Modal Inti (Tier 1) 35.289.620 31.742.918 30.740.877 29.074.591 29.834.471
3 Total Modal 39.566.506 34.066.148 33.215.315 31.472.491 32.273.030
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (NILAI)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko 189.133.497 183.618.577 189.746.360 177.324.509 174.444.978
RASIO MODAL BERBASIS RISIKO DALAM BENTUK PERSENTASE DARI ATMR
5 Rasio CET1 (%) 17,60% 17,29% 16,20% 16,40% 17,10%
6 Rasio Tier 1 (%) 18,66% 17,29% 16,20% 16,40% 17,10%
7 Rasio Total Modal (%) 20,92% 18,55% 17,51% 17,75% 18,50%
RASIO MODAL BERBASIS RISIKO DALAM BENTUK PERSENTASE DARI ATMR
8 Capital Conservation Buffer 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
(2,5% dari ATMR) (%)
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
(1% - 2,5%) (%)
11 Total CET1 sebagai buffer 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50%
(Baris 8 + Baris 9 + Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer 10,61% 9,22% 8,18% 8,50% 9,25%
RASIO PENGUNGKIT SESUAI BASEL III
13 Total Eksposur 518.873.804 498.887.260 471.792.670 454.898.238 455.163.508
14.a Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak 6,80% 6,36% 6,56% 6,39% 6,42%
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
GWM (jika ada) (%).
14.b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk 6,80% 6,36% 6,56% 6,39% 6,42%
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%).
14.c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak 6,79% 6,36% 6,55% 6,39% 6,42%
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai
rata-rata dari nilai tercatat aset Securities
Financing Transction (SFT) secara gross(%).
14.d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk 6,79% 6,36% 6,55% 6,39% 6,42%
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai
tercatat aset Securities Financing Transction
(SFT) secara gross (%).
436 Laporan Tahunan 2025
Page 6
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Periode
Keterangan/Deskripsi Desember Desember
September Juni 2025
2025 Maret 2025 2024
2025 (Audited)
(Audited) (Audited)
RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 89.363.036 79.461.030 78.218.417 69.149.093 74.276.531
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 44.595.943 40.479.977 41.242.732 42.977.956 38.853.989
17 LCR (%) 200,38% 196,30% 189,65% 160,89% 191,17%
RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 278.653.963 273.896.727 259.402.030 247.166.074 252.191.739
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 219.124.748 214.503.390 212.685.294 206.165.969 209.135.110
20 NSFR (%) 127,17% 127,69% 121,97% 119,89% 120,59%
Analisis Kualitatif
ANALISIS ATAS LAPORAN KEY METRICS KAMI SAMPAIKAN SEBAGAI BERIKUT:
1. Rasio total modal meningkat dari 18,55% di posisi September 2025 menjadi 20,92% di posisi Desember 2025. Hal ini
dipengaruhi oleh adanya pertumbuhan total modal lebih signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan ATMR.
2. Rasio Pengungkit Perseroan meningkat dari 6,36% untuk posisi September 2025 menjadi 6,80% untuk posisi Desember 2025,
yang disebabkan oleh peningkatan modal inti Bank dan total eksposur. Bank tetap berkomitmen melakukan langkah-
langkah untuk mempertahankan batas minimum Rasio Pengungkit > 3 %.
3. Nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR) Konsolidasi Perseroan posisi Desember 2025 sebesar 200,38%, meningkat dibandingkan
posisi September 2025 sebesar 196,30%. Penurunan nilai LCR TW IV/2025 disebabkan oleh peningkatan Net Cash Outflow
(NCO) yang disertai dengan penurunan High Quality Liquid Asset (HQLA). Likuiditas Perseroan dalam kondisi yang memadai
karena nilai LCR berada di atas batas minimal atau threshold regulator sebesar 100%.
4. Nilai Net Stable Funding Ratio (NSFR) Konsolidasi Perseroan posisi Desember 2025 sebesar 127,17%, menurun dibandingkan
posisi September 2025 yaitu sebesar 127,69%. Penurunan nilai NSFR TW IV/2025 disebabkan oleh peningkatan RSF (Required
Stable Funding) yang lebih signifikan dibandingkan dengan peningkatan ASF (Available Stable Funding). Likuiditas Perseroan
dalam kondisi yang memadai karena nilai NSFR berada di atas batas minimal atau threshold regulator sebesar 100%.
Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan
Keuangan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan Kategori Risiko
Sesuai dengan Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1)
(dalam jutaan rupiah)
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat
sebagaimana Nilai tercatat Tidak
tercantum berdasarkan mengacu pada
dalam prinsip Sesuai Sesuai persyaratan
Sesuai Sesuai
publikasi kehati- kerangka kerangka permodalan
kerangka kerangka
laporan hatian counterparty risiko atau
risiko kredit sekuritisasi
keuangan credit risk pasar berdasarkan
pengurangan
modal
a b c d e f g
INDONESIA
ASET
1. Kas 2.154.839 2.154.839 2.154.839 - - - -
2. Penempatan pada
46.727.811 46.727.811 46.727.811 - - - -
Bank Indonesia
Laporan Tahunan 2025 437
Page 7
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat
sebagaimana Nilai tercatat Tidak
tercantum berdasarkan mengacu pada
dalam prinsip Sesuai Sesuai persyaratan
Sesuai Sesuai
publikasi kehati- kerangka kerangka permodalan
kerangka kerangka
laporan hatian counterparty risiko atau
risiko kredit sekuritisasi
keuangan credit risk pasar berdasarkan
pengurangan
modal
a b c d e f g
3. Penempatan pada
2.515.971 2.515.971 2.515.971 - - - -
bank lain
4. Tagihan spot dan
- - - - - - -
derivatif
5. Surat berharga 59.746.562 59.746.562 38.853.234 - 181.750 20.711.578 -
6. Surat berharga yang
dijual dengan janji 413.096 413.096 413.096 - - - -
dibeli kembali
7. Tagihan surat
berharga yg dibeli dg 1.683.840 1.683.840 1.683.840 - - - -
janji dijual kembali
8. Tagihan akseptasi 574.901 574.901 574.901 - - - -
9. Kredit 345.702.924 345.702.924 345.702.924 - - - -
10. Pembiayaan syariah 54.873.163 54.873.163 54.873.163 - - - -
11. Penyertaan 29 29 - - - - 29
12. Cadangan kerugian
penurunan nilai aset (15.316.462) (15.316.462) (11.703.829) - - - (3.612.633)
keuangan
13. Aset tidak berwujud 1.253.268 1.253.268 1.253.268 - - - -
14. Aset tetap dan
15.950.513 15.950.513 15.950.513 - - - -
inventaris
Akumulasi
penyusutan aset (5.441.785) (5.441.785) (5.441.785) - - - -
tetap dan inventaris
15. Properti terbengkalai 353 353 353 - - - -
16. Aset yang diambil
77.591 77.591 77.591 - - - -
alih
17. Rekening tunda - - - - - - -
18. Aset antarkantor - - - - - - -
19. Cadangan kerugian
penurunan nilai aset - - - - - - -
lainnya
20. Penyisihan
penghapusan aset - - - - - - -
non produktif
21. Sewa pembiayaan - - - - - - -
22. Aset pajak tangguhan 1.323.347 1.323.347 - - - - 1.323.347
23. Rupa-rupa aset 15.553.459 15.553.459 15.553.459 - - - -
Total aset 527.793.420 527.793.420 509.189.349 - 181.750 20.711.578 (2.289.257)
438 Laporan Tahunan 2025
Page 8
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat
sebagaimana Nilai tercatat Tidak
tercantum berdasarkan mengacu pada
dalam prinsip Sesuai Sesuai persyaratan
Sesuai Sesuai
publikasi kehati- kerangka kerangka permodalan
kerangka kerangka
laporan hatian counterparty risiko atau
risiko kredit sekuritisasi
keuangan credit risk pasar berdasarkan
pengurangan
modal
a b c d e f g
KEWAJIBAN
1. Giro 167.445.865 167.445.865 - - - - 167.445.865
2. Tabungan 36.932.332 36.932.332 - - - - 36.932.332
3. Simpanan berjangka 201.163.224 201.163.224 - - - - 201.163.224
4. Dana investasi
31.856.456 31.856.456 - - - - 31.856.456
revenue sharing
5. Kewajiban kepada
- - - - - - -
Bank Indonesia
6. Kewajiban kepada
122.917 122.917 - - - - 122.917
bank lain
7. Kewajiban spot dan
- - - - - - -
derivatif
8. Kewajiban thd surat
berharga yg dijual dg 349.076 349.076 - - - - 349.076
janji dibeli
9. Kewajiban akseptasi 574.901 574.901 - - - - 574.901
10. Surat berharga yang
5.977.216 5.977.216 - - - - 5.977.216
diterbitkan
11. Pinjaman yang
37.991.851 37.991.851 - - - - 37.991.851
diterima
12. Setoran jaminan 10.775 10.775 - - - - 10.775
13. Kewajiban
- - - - - - -
antarkantor
14. Kewajiban pajak
- - - - - - -
tangguhan
15. Penyisihan
penghapusan
- - - - - - -
transaksi rekening
administratif
16. Rupa-rupa kewajiban 5.658.514 5.658.514 - - - - 5.658.514
17. Dana investasi profit
- - - - - - -
sharing
18. Kepentingan
minoritas (minority - - - - - - -
interest)
19. Modal pinjaman 3.500.000 3.500.000 - - - - 3.500.000
20. Modal disetor 7.017.222 7.017.222 - - - - 7.017.222
21. Tambahan modal
3.309.501 3.309.501 - - - - 3.309.501
disetor
22. Selisih penilaian
3.988.158 3.988.158 - - - - 3.988.158
kembali aset tetap
23. Selisih kuasi
- - - - - - -
reorganisasi
Laporan Tahunan 2025 439
Page 9
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat
sebagaimana Nilai tercatat Tidak
tercantum berdasarkan mengacu pada
dalam prinsip Sesuai Sesuai persyaratan
Sesuai Sesuai
publikasi kehati- kerangka kerangka permodalan
kerangka kerangka
laporan hatian counterparty risiko atau
risiko kredit sekuritisasi
keuangan credit risk pasar berdasarkan
pengurangan
modal
a b c d e f g
24. Selisih restrukturisasi
- - - - - - -
entitas sepengendali
25. Cadangan 5.466.512 5.466.512 - - - - 5.466.512
26. Laba/rugi 16.428.900 16.428.900 - - - - 16.428.900
Total liabilitas 527.793.420 527.793.420 - - - - 527.793.420
Analisis Kualitatif
Perbedaan Utama Antara Nilai Tercatat Sesuai Standar Akuntansi
Keuangan dengan Nilai Eksposur Sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
(dalam jutaan rupiah)
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka Kerangka Kerangka
Counterparty
Risiko Kredit Sekuritisasi risiko pasar
credit risk
Nilai tercatat aset sesuai dengan
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
527.793.420 509.189.349 - 181.750 20.711.578
hatian (sebagaimana dilaporkan pada
tabel LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup
sesuai dengan cakupan konsolidasi
527.793.420 - - - -
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada tabel LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan
- - - - -
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif - - - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain
- - - - -
dari yang termasuk pada baris 2.
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan prudential filters - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan,
sesuai dengan cakupan konsolidasi - - - - -
ketentuan kehati-hatian
Analisis Kualitatif
440 Laporan Tahunan 2025
Page 10
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penjelasan Mengenai Perbedaan Antara Nilai Eksposur Sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan dengan Ketentuan OJK (LIA)
Beberapa hal yang mengakibatkan terjadinya Perseroan melakukan valuasi secara harian sesuai
perbedaan antara nilai pada kolom (a) yaitu nilai tercatat dengan prinsip kehati-hatian baik dalam menerapkan
sesuai standar akuntansi keuangan sebagaimana perhitungan mark to market maupun mark to model.
dilaporkan pada Laporan Keuangan Publikasi dan (b) Dalam melakukan perhitungan mark-to-market, Bank
yaitu nilai eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian menggunakan nilai pasar (market value) yang wajar
sebagaimana perhitungan Aset Tertimbang Menurut berdasarkan harga penutupan yang tersedia ataupun
Risiko (ATMR) Kredit di LI1 antara lain: dapat diperoleh dari sumber yang independen.
1. Tidak seluruh kategori aset dalam kolom (a) Kebijakan valuasi harga yang digunakan saat ini untuk
diperhitungkan dalam perhitungan ATMR Kredit instrumen yang aktif dan kurang aktif diperdagangkan
pada kolom (b) antara lain kategori aset berupa menggunakan harga wajar dari sumber yang
Penyertaan, Aset antar Kantor dan Aset Pajak independen. Sementara apabila harga pasar tidak
Tangguhan. tersedia, akan dilakukan valuasi menggunakan
2. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan mark to model yang salah satunya dapat dihitung
yang diperhitungkan dalam ATMR Kredit hanya dengan menggunakan metode present value dengan
untuk stage 2 dan stage 3. menggunakan discount factor dari yield obligasi
3. Nilai tercatat dalam kolom (a) hanya mencakup pemerintah ditambah spread.
eksposur di neraca on balance sheet, tidak
termasuk eksposur Transaksi Rekening Administratif Dalam rangka independensi, Perseroan telah
(off balance sheet) berupa Garansi Bank, LC dan melakukan pemisahan wewenang dan tanggung jawab
Disponible Kredit. dimana penetapan harga yang akan digunakan untuk
4. Jumlah tagihan bersih untuk eksposur Transaksi valuasi akan ditetapkan, diverifikasi, dan dipantau oleh
Rekening Administratif (TRA) dalam perhitungan Satuan Kerja Risiko sebagai unit independen dan untuk
ATMR Kredit menggunaan nilai Faktor Konversi Kredit selanjutnya diinformasikan kepada unit-unit terkait
(FKK). untuk kepentingan bisnis, risiko maupun pembukuan.
5. Terdapat perbedaan perhitungan Tagihan Bersih
untuk eksposur Derivatif, dimana dalam kolom Seluruh posisi yang termasuk dalam trading book
(b) ATMR Kredit, perhitungan tagihan bersih dilakukan proses valuasi setiap hari dimana proses
memperhitungkan nilai Replacement Cost (RC) dan valuasi trading book menggunakan kuotasi harga
Potential Future Exposure (PFE). pasar dari sumber yang independen. Dalam hal
harga pasar tidak tersedia untuk melakukan proses
Dengan asumsi bahwa nilai yang digunakan untuk valuasi posisi trading, ditetapkan harga wajar dengan
tujuan pengaturan sebagaimana tercantum dalam menggunakan suatu model/teknik penilaian (mark
LI2 (dhi. Nilai rekening administratif, perbedaan valuasi, to model) berdasarkan prinsip kehati-hatian. Dalam
perbedaan antara netting rules, perbedaan provisi rangka kontrol untuk memastikan estimasi valuasi
dan perbedaan prudential filters) adalah Nihil, maka akurat dan konsisten, harga pasar dilakukan verifikasi
penjelasan atas sumber perbedaan antara kolom (a) secara periodik. Harga yang telah diperoleh tersebut
dengan (b) sama dengan penjelasan pada poin a diperuntukkan untuk keperluan laporan keuntungan dan
tersebut di atas. kerugian trading book, proses pencatatan akuntansi
dan manajemen risiko pasar.
Laporan Tahunan 2025 441
Page 11
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1)
(dalam jutaan rupiah)
No. Ref yang
Jumlah
No. Komponen berasal dari Neraca
(Diaudit)
Konsolidasi1)
MODAL INTI UTAMA (COMMON EQUITY TIER 1) / CET 1 : INSTRUMEN DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
1 Saham Biasa (termasuk stock surplus) 7.017.222 A,B,C
2 Laba ditahan 12.927.728 D,E
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 15.999.258
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 -
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6 CET1 sebelum regulatory adjusment 35.944.208
CET1 : FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSMENT)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen -
keuangan dalam trading book
8 Goodwill (527.705)
9 Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights) (725.563)
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability
11 Cash-flow hedge reserve N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas liabilitas keuangan (DVA) -
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di N/A
neraca)
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa bank, entitas keuangan N/A
dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net
posisi short yang diperkenankan (jumlah diatas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights -
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer N/A
(jumlah di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari : N/A
23 Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A
24 Mortgage servicing rights N/A
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
442 Laporan Tahunan 2025
Page 12
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Ref yang
Jumlah
No. Komponen berasal dari Neraca
(Diaudit)
Konsolidasi1)
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
26a. Selisih PPKA dan CKPN -
26b. PPKA atas aset non produktif (77.944)
26c. Aset Pajak Tangguhan (1.323.347)
26d. Penyertaan (29)
26e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi -
26f. Eksposur sekuritisasi -
26g. lainnya -
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada -
faktor pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjusment) terhadap CET1 (2.654.588)
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 33.289.620
MODAL INTI TAMBAHAN (AT 1) : INSTRUMEN
30 Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) 2.000.000
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar -
akuntansi
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar -
akuntansi
33 Modal yang termasuk phase out dari AT1 N/A
34 Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui -
dalam perhitungan KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
36 Jumlah AT1 sebelum regulatory adjusment 2.000.000
MODAL INTI TAMBAHAN : FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSMENT)
37 Investasi pada instrumen AT1 sendiri N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain -
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal bank, entitas keuangan dan N/A
asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi
short yang diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
41a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain -
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor -
pengurangnya
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjusment) terhadap AT1 -
44 Jumlah AT1 setelah faktor pengurang -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET1 + AT1) 35.289.620
Laporan Tahunan 2025 443
Page 13
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
No. Ref yang
Jumlah
No. Komponen berasal dari Neraca
(Diaudit)
Konsolidasi1)
MODAL PELENGKAP (TIER 2) : INSTRUMEN DAN CADANGAN
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock 2.216.667
surplus)*
47 Modal yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui -
dalam perhitungan KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 2.060.219
dengan jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko
Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 4.276.886
MODAL PELENGKAP (TIER 2) : FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSMENT)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain -
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan N/A
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi
short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari
10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan
dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk
Bank Sistemik)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC bank, entitas N/A
keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara
ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional -
56a. Sinking fund -
56b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjusment) Modal -
Pelengkap
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjusment 4.276.886
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 39.566.506
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 189.133.497
RASIO KECUKUPAN PEMENUHAN MODAL MINIMUM (KPMM) DAN TAMBAHAN MODAL (CAPITAL BUFFER)
61 Rasio Modal Inti Utama (CET1) - persentase terhadap ATMR 17,60%
62 Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR 18,66%
63 Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR 20,92%
64 Tambahan Modal (buffer) - persentase terhadap ATMR 3,50%
65 Capital Conservation Buffer 2,50%
444 Laporan Tahunan 2025
Page 14
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Ref yang
Jumlah
No. Komponen berasal dari Neraca
(Diaudit)
Konsolidasi1)
66 Countercyclical Buffer 0,00%
67 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00%
68 Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi 9,25%
Tambahan Modal (Buffer) - persentase terhadap ATMR
NATIONAL MINIMA (JIKA BERBEDA DENGAN BASEL 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) -
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
JUMLAH DI BAWAH BATASAN PENGURANGAN (SEBELUM PEMBOBOTAN RISIKO)
72 Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya N/A
pada entitas keuangan lain
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer N/A
(net dari kewajiban pajak)
CAP YANG DIKENAKAN UNTUK PROVISI PADA TIER 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan N/A
pendekatan standar
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan N/A
pendekatan IRB
INSTRUMEN MODAL YANG TERMASUK PHASE OUT (HANYA BERLAKU ANTARA 1 JAN 2018 S.D 1 JAN 2022)
80 Cap pada CET1 yang termasuk phase out N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap N/A
(kelebihan diatas cap setelah redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT1 yang termasuk phase out N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan N/A
di atas cap setelah redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap N/A
(kelebihan di atas cap setelah redemptions dan maturities)
Cat:
*) Setelah dikurangi amortisasi berdasarkan jangka waktu tersisa
**) Pos-pos yang diberi keterangan N/A adalah pos-pos yang tidak applicable
Laporan Tahunan 2025 445
Page 15
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(dalam jutaan rupiah)
Laporan posisi keuangan
konsolidasi dengan
Laporan Publikasi
cakupan konsolidasi
Posisi Keuangan
No Pos - Pos berdasarkan ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2025 31 Desember 2025
ASET
1 Kas 2.154.839
2 Penempatan pada Bank Indonesia 46.727.811
3 Penempatan pada bank lain 2.515.971
4 Tagihan spot dan derivatif/forward -
5 Surat berharga yang dimiliki 59.746.562
6 Surat Berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) 413.096
7 Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual 1.683.840
kembali (reverse repo)
8 Tagihan akseptasi 574.901
9 Kredit yang diberikan 345.702.924
10 Pembiayaan Syariah 54.873.163
11 Penyertaan modal 29
12 Aset keuangan lainnya 12.285.436
13 Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
a Surat berharga yang dimiliki (52)
b Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah (15.314.236)
c Lainnya (2.174)
14 Aset tidak berwujud 1.319.789
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (66.521)
15 Aset tetap dan inventaris 15.950.513
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (5.441.785)
16 Aset non produktif -
a Properti terbengkalai 353
b Aset yang diambil alih 77.591
c Rekening tunda -
d Aset antarkantor -
17 Aset lainnya 4.591.370
TOTAL ASET 527.793.420
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1 Giro 169.242.419
2 Tabungan 43.884.181
3 Deposito 224.271.277
446 Laporan Tahunan 2025
Page 16
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Laporan posisi keuangan
konsolidasi dengan
Laporan Publikasi
cakupan konsolidasi
Posisi Keuangan
No Pos - Pos berdasarkan ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2025 31 Desember 2025
4 Uang Elektronik -
5 Liabilitas kepada Bank Indonesia -
6 Liabilitas kepada bank lain 122.917
7 Liabilitas spot dan derivatif/forward -
8 Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli 349.076
kembali (repo)
9 Liabilitas akseptasi 574.901
10 Surat berharga yang diterbitkan 5.977.216
11 Pinjaman/Pembiayaan yang diterima 41.491.851
12 Setoran Jaminan 10.775
13 Liabilitas antar kantor -
14 Liabilitas lainnya 5.658.514
15 Kepentingan Minoritas (Minority interest) 18
TOTAL LIABILITAS 491.583.145
EKUITAS
16 Modal Disetor
a Modal dasar 10.239.216 A
b Modal yang belum disetor -/- (3.221.994) B
c Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- -
17 Tambahan modal disetor -
a Agio 4.418.900 C
b Disagio -/- -
c Dana setoran modal -
d Lainnya -
18 Penghasilan komprehensif lain -
a Keuntungan 4.049.670
b Kerugian -/- (1.170.911)
19 Cadangan -
a Cadangan Umum 4.621.242
b Cadangan Tujuan 845.270
20 Laba/rugi -
a Tahun-tahun lalu 13.679.561 D
b Tahun berjalan 3.501.154 E
c Dividen yang dibayarkan -/- (751.833) D
TOTAL EKUITAS 36.210.275
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 527.793.420
Laporan Tahunan 2025 447
Page 17
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen
Tlac-Eligible (CCA)
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan
Pinjaman
Shareholder
No Pertanyaan Saham Biasa Subordinasi PUB Obligasi
Loan
(PT SMF 1)
1 Penerbit PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Negara (Persero) Negara (Persero) Negara (Persero)
Tbk Tbk Tbk Tbk
2 Nomor Identifikasi BBTN 63 6 39
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia Hukum Indonesia Hukum Indonesia
3a Sarana yang memungkinkan
kewajiban pelaksanaan pada Bagian
13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai N/A N/A N/A N/A
(untuk instrument TLAC sah lainnya
yang diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan
ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A N/A N/A N/A
5 Setelah masa transisi CET 1 Tier 2 Tier 2 Additional Tier 1
6 Apakah instrumen eligible untuk
Konsolidasi dan Konsolidasi dan Konsolidasi dan
Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi Individu
Individu Individu Individu
dan Individu
7 Pinjaman Obligasi Pinjaman
Jenis Instrumen Saham Biasa
Subordinasi Subordinasi Subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan
11.436.122 1.250.000 33.333 2.000.000
KPMM (dalam jutaan Rupiah)
9 Nilai Par dari Instrumen (dalam jutaan
7.017.222 1.500.000 2.000.000 2.000.000
Rupiah)
10 Klasifikasi sesuai Standar Akuntansi Liabilitas - Liabilitas - Liabilitas -
Ekuitas
Keuangan Amortised Cost Amortised Cost Amortised Cost
11 Tanggal Penerbitan 17/12/2009 15/11/2021 12/12/2025 23/12/2025
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) Dengan Jatuh Dengan Jatuh Perpetual dengan
Perpetual
atau dengan jatuh tempo Tempo Tempo Opsi Beli
13 Tanggal jatuh tempo N/A 15/11/2026 12/12/2030 N/A
14 Eksekusi call option atas persetujuan Tidak ada Call Tidak ada Call
Tidak Ya
Otoritas Jasa Keuangan Option Option
15 Tanggal call option, jumlah
penarikan dan persyaratan call N/A N/A N/A N/A
optionlainnya (bila ada)
16 Subsequent call option N/A N/A N/A N/A
Kupon/Dividen
17 Dividen/kupon dengan bunga Fixed
Floating Fixed Fixed Fixed
atau floating
18 Tingkat dari coupon rate atau index
N/A 7,65% 6,65% 6,95%
lain yang menjadi acuan
448 Laporan Tahunan 2025
Page 18
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan
Pinjaman
Shareholder
No Pertanyaan Saham Biasa Subordinasi PUB Obligasi
Loan
(PT SMF 1)
19 Ada atau tidaknya dividend stopper Tidak Tidak Tidak Tidak
20 Fully discretionary; partial atau
Mandatory Mandatory Mandatory Fully discretionary
mandatory
21 Apakah terdapat fitur step up atau
Tidak Tidak Tidak Tidak
insentif lain
22 Non-kumulatif atau kumulatif Noncumulative Noncumulative Noncumulative Noncumulative
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat Tidak dapat Tidak dapat
Convertible Convertible
dikonversi dikonversi dikonversi
24 Jika, dapat dikoversi, sebutkan Point of Non Point of Non
N/A N/A
trigger point-nya Viability Viability
25 Jika jika dapat dikonversi, apakah
N/A Seluruh N/A Seluruh
seluruh atau sebagian
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana Rate/harga Rate/harga
rate konversinya konversi konversi
ditentukan pada ditentukan pada
saat pelaksanaan saat pelaksanaan
N/A N/A
konversi konversi
berdasarkan berdasarkan
ketentuan yang ketentuan yang
berlaku. berlaku.
27 Jika dapat dikonversi, apakah
N/A Mandatory N/A Mandatory
mandatory atau optional
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis
N/A CET - 1 N/A CET - 1
instrumen konversinya
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan
N/A Bank BTN N/A Bank BTN
issuer of instrument it converts into
30 Fitur write-down Tidak Tidak Tidak Tidak
31 Jika terjadi write-down, sebutkan Point of Non
N/A N/A N/A
trigger-nya Viability
32 Jika terjadi write-down, apakah
N/A N/A Seluruh N/A
penuh atau sebagian
33 Jika terjadi write-down, permanen
N/A N/A Permanen N/A
atau temporer
34 Jika terjadi write-down temporer,
N/A N/A N/A N/A
jelaskan mekanisme write-up
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi Last right Kreditur Preferen Kreditur Preferen Kreditur Preferen
> Pemegang > Pemegang > Pemegang
Hutang Senior Hutang Senior Hutang Senior
> Peminjam > Investor > Peminjam
Subordinasi Subordinasi Subordinasi
36 Apakah terdapat fitur yang non-
Tidak N/A N/A N/A
compliant
37 Jika Ya, jelaskan fitur non-compliant N/A N/A N/A N/A
Laporan Tahunan 2025 449
Page 19
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Permodalan - Pengungkapan Kualitatif Mengenai Struktur Permodalan dan
Kecukupan Permodalan
a. Pada tahun 2025, Perseroan menerbitkan 2 instrumen modal untuk menambah struktur permodalan yaitu:
1) Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2025,
dengan informasi sebagai berikut:
i. Nominal : Rp2.000.000.000.000,-
ii. Kupon & Tenor : 6,65% p.a. fixed selama 5 (lima) Tahun
iii. Tanggal Transaksi : 12 Desember 2025
iv. Tanggal Jatuh Tempo : 12 Desember 2030
v. Pembayaran Kupon : Dibayarkan secara triwulanan
vi. Pembayaran Pokok : Dibayarkan pada akhir jatuh tempo
vii. Fitur Subordinasi : Write down dalam hal terjadi point of non-viability
viii. Pengakuan Komponen Modal : Tier-2 (Modal Pelengkap)
ix. Peringkat Obligasi Subordinasi : idAA (Double A) dari Pefindo. Peringkat Obligasi Subordinasi berada
dua tingkat di bawah peringkat Perseroan mempertimbangkan adanya
klausul non-viability sesuai ketentuan yang berlaku.
x. Keterangan lainnya : Tidak memiliki fitur opsi beli dan fitur step-up
2) Penarikan Shareholder Loan dari PT Danantara Asset Management (Persero), dengan informasi sebagai
berikut:
i. Nominal : Rp2.000.000.000.000,-
ii. Kupon : 6,95% p.a.
iii. Tanggal Transaksi : 23 Desember 2025
xi. Jangka Waktu : Perpetual yang disertai fitur call option dengan reedem periode
atas pokok minimal 5 (lima) tahun sejak tanggal penarikan dengan
persetujuan OJK.
xii. Pembayaran Kupon : Dibayarkan secara triwulanan dengan tetap mengacu kepada ketentuan
POJK No. 34 tahun 2016
iv. Fitur Subordinasi : Konversi saham dalam hal terjadi point of non-viability
v. Pengakuan Komponen Modal : Modal Inti Tambahan (Additional Tier 1)
xiii. Keterangan lainnya : Tidak dilakukan pemeringkatan, tidak memiliki fitur opsi beli dan fitur
step-up
3) Selain penerbitan baru, Perseroan masih memiliki outstanding Pinjaman Subordinasi dari PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) dengan informasi sebagai berikut:
i. Nilai total transaksi : Rp1.500.000.000.000,-
ii. Bunga pinjaman dan tenor : 7,65% p.a. fixed selama 5 (lima) tahun
iii. Tanggal transaksi/dana masuk : 15 November 2021
iv. Tanggal jatuh tempo : 15 November 2026
v. Fitur Subordinasi : Konversi saham dalam hal terjadi point of non-viability
vi. Pengakuan Komponen Modal : Tier-2 (Modal Pelengkap)
vii. Angsuran bunga : Dibayarkan setiap bulan
viii. Angsuran pokok : Dibayarkan pada akhir periode/jatuh tempo
ix. Keterangan lainnya : Tidak dilakukan pemeringkatan, tidak memiliki fitur opsi beli dan fitur step-up
b. Kecukupan Modal dalam Perhitungan KPMM
Jumlah modal inti Perseroan (konsolidasi) di tahun 2025 adalah sebesar Rp35,3 triliun, lebih tinggi dibandingkan
tahun 2024 sebesar Rp29,8 triliun. Sedangkan jumlah modal pelengkap Perseroan di tahun 2025 sebesar Rp4,2
triliun lebih tinggi dibanding modal pelengkap tahun 2024 sebesar Rp2,4 triliun. Kenaikan Modal Inti dan pelengkap
sejalan dengan adanya penerbitan Obligasi Subordinasi 2 triliun pada modal pelengkap dan penempatan Share
Holder Loan sebesar 2 triliun pada AT-1.
Pada 2025, Perseroan mencatatkan Rasio KPMM yang sangat solid dengan Rasio CET 1 sebesar 15,52% (individual)
dan 17,60% (konsolidasi), serta Rasio Tier 1 sebesar 16,67% (individual) dan 18,66% (konsolidasi). Rasio-rasio ini
menunjukkan modal inti yang cukup untuk menanggulangi berbagai risiko yang dihadapi Perseroan. Secara
450 Laporan Tahunan 2025
Page 20
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
keseluruhan, Rasio KPMM mencapai 19,02% (individual) dan 20,92% (konsolidasi), yang jauh di atas persyaratan
minimum, mencerminkan ketahanan finansial yang kuat dan kemampuan Perseroan untuk bertahan di tengah
ketidakpastian pasar.
Dibandingkan dengan 2024, Perseroan menunjukkan peningkatan pada rasio KPMM, mencerminkan upaya
berkelanjutan dalam memperkuat modal dan manajemen risiko. Peningkatan ini memberikan gambaran bahwa
Perseroan siap mengelola eksposur risiko dan mendukung pertumbuhan jangka panjang secara lebih stabil.
Tabel Rincian Struktur Modal
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2024
Uraian
Individual Konsolidasi Individual Konsolidasi
I. MODAL INTI (TIER 1) 28.900.137 35.289.620 29.834.471 29.834.471
1. Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1) 26.900.137 33.289.620 29.834.471 29.834.471
1.1 Modal Disetor (Setelah dikurangi Saham Treasury) 7.017.222 7.017.222 7.017.222 7.017.222
1.2 Cadangan Tambahan Modal 29.004.679 28.849.042 25.103.287 25.103.287
1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat
- - - -
diperhitungkan
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (9.121.764) (2.576.644) (2.286.038) (2.286.038)
2. Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1) 2.000.000 2.000.000 - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT-1 2.000.000 2.000.000 - -
2.2 Agio/Disagio - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan - - -
II. Modal Pelengkap (Tier 2) 4.082.270 4.276.886 2.438.559 2.438.559
1. Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya
2.216.667 2.216.667 549.605 549.605
yang memenuhi persyaratan Tier 2
2. Agio/Disagio - - - -
3. Cadangan umum PPA aset produktif yang wajib
1.865.603 2.060.219 1.888.954 1.888.954
dibentuk (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4. Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - - -
Jumlah Modal 32.982.407 39.566.506 32.273.030 32.273.030
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR untuk risiko kredit 148.080.382 163.844.282 149.287.750 149.287.750
ATMR untuk risiko pasar 4.900.688 4.900.688 6.101.634 6.101.634
ATMR untuk risiko operasional 20.388.527 20.388.527 19.055.594 19.055.594
Jumlah ATMR 173.369.597 189.133.497 174.444.978 174.444.978
Rasio KPMM sesuai Profil Risiko 9,25% 9,25% 9,25% 9,25%
Rasio CET 1 15.52% 17.60% 17.10% 17.10%
Rasio Tier 1 16,67% 18,66% 17.10% 17.10%
Rasio Tier 2 2,35% 2,26% 1.40% 1.40%
Rasio KPMM 19,02% 20,92% 18,50% 18,50%
Laporan Tahunan 2025 451
Page 21
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Manajemen Risiko - Pendekatan Manajemen Risiko Bank (OVA)
Perseroan mengelola Manajemen Risiko dengan Selain itu, Direksi menetapkan struktur organisasi
prinsip kehati-hatian yang konsisten dengan tujuan dengan wewenang dan tanggung jawab
untuk menjaga keberlanjutan usaha, stabilitas yang jelas, menyusun mekanisme persetujuan
keuangan, dan reputasi Bank. Proses ini dilakukan transaksi, dan memastikan bahwa seluruh
secara terstruktur, transparan, dan responsif terhadap risiko material telah ditindaklanjuti. Direksi juga
perubahan lingkungan internal dan eksternal. Berikut bertanggung jawab untuk mengembangkan
adalah pengungkapan mengenai tujuan dan kebijakan budaya risiko di seluruh organisasi, memastikan
manajemen risiko, yang mencakup: kecukupan sumber daya, dan meningkatkan
kompetensi terkait manajemen risiko, serta
a. Model Bisnis dan Interaksi dengan Profil Risiko memastikan fungsi manajemen risiko beroperasi
Keseluruhan secara independen dan mematuhi ketentuan
Perseroan mengidentifikasi dan mengelola berbagai peraturan yang berlaku.
jenis risiko yang dapat memengaruhi pencapaian 3) Komite Manajemen Risiko
tujuan strategis dan operasional Bank. Model bisnis Komite manajemen risiko bertugas untuk
yang diterapkan Perseroan mencakup berbagai lini menyusun kebijakan manajemen risiko beserta
usaha dan produk yang memiliki profil risiko yang pedoman penerapannya, serta melakukan
berbeda-beda. Setiap jenis risiko, baik itu risiko evaluasi dan perbaikan terhadap pelaksanaan
pasar, risiko kredit, risiko operasional, maupun risiko manajemen risiko berdasarkan hasil evaluasi
strategik lainnya, diungkapkan secara transparan tersebut. Komite ini juga menetapkan
dan dipantau dengan ketat untuk memastikan keputusan-keputusan bisnis yang menyimpang
bahwa risiko yang diambil berada dalam batas dari prosedur normal, seperti ekspansi usaha
toleransi risiko yang telah disetujui oleh Direksi. yang signifikan atau pengambilan posisi yang
Model bisnis ini berinteraksi dengan profil risiko Bank berisiko melebihi limit yang ditetapkan. Selain
secara keseluruhan, memastikan bahwa risiko yang itu, Komite bertanggung jawab menetapkan dan
diambil tidak melebihi kapasitas dan toleransi risiko menyetujui limit risiko, baik secara keseluruhan
yang telah ditetapkan. maupun per jenis risiko atau aktivitas fungsional,
serta mengevaluasi secara berkala untuk
b. Struktur Tata Kelola Risiko memastikan akurasi metodologi penilaian risiko
Perseroan memiliki struktur tata kelola yang dan kecukupan implementasi sistem informasi
jelas dalam pengelolaan risiko, yang melibatkan manajemen risiko serta ketepatan prosedur dan
berbagai pihak terkait di dalam organisasi, mulai limit risiko.
dari tingkat Dewan Komisaris hingga unit bisnis dan 4) Komite Pemantau Risiko
fungsi pendukung lainnya. Struktur ini mencakup: Komite Pemantau Risiko bertugas dan
1) Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam memberikan
Dalam menerapkan manajemen Risiko yang rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan
efektif, wewenang dan tanggung jawab Dewan melakukan evaluasi atas pedoman kebijakan
Komisaris dilakukan sesuai dengan ketentuan manajemen risiko Perseroan (Risiko Kredit, Risiko
Regulator yang berlaku terkait Penerapan Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko
Manajemen Risiko bagi Bank Umum dan Hukum, Risiko Stratejik, Risiko Kepatuhan dan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Risiko Reputasi), melakukan evaluasi kesesuaian
2) Direksi antara pedoman kebijakan manajemen risiko
Bertanggung jawab untuk menyusun, Perseroan dengan pelaksanaannya dan
menetapkan, dan mengevaluasi kebijakan, melakukan pemantauan serta mengevaluasi
strategi, serta kerangka Manajemen Risiko pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko.
Bank, termasuk menetapkan limit Risiko Dalam melaksanakan tugas dan tanggung
secara keseluruhan dan per jenis Risiko jawabnya, Komite Pemantau Risiko dibantu
dengan memperhatikan Risk Appetite dan Risk Satuan Kerja Manajemen Risiko dan ESG
Tolerance sesuai dengan kondisi Bank. Direksi sebagai sekretaris Komite melakukan dan
juga memastikan pelaksanaan kebijakan dan mengagendakan pertemuan secara berkala
prosedur Manajemen Risiko yang telah disetujui, membahas isu-isu terkini, antara lain: Profil Risiko
serta mengevaluasi laporan dari Satuan Kerja Triwulanan (Individu dan Konsolidasi), Tingkat
Manajemen Risiko, termasuk laporan profil Risiko. Kesehatan Bank (Individu dan Konsolidasi),
452 Laporan Tahunan 2025
Page 22
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rencana Aksi Pemulihan, Risk Maturity Index dan syariah. Fungsi ini juga menilai dan mengevaluasi
hal-hal yang terkait dengan manajemen risiko efektivitas kebijakan, ketentuan, sistem, dan
BTN termasuk ikut mereviu Pedoman Kebijakan prosedur Perseroan, serta merekomendasikan
manajemen risiko yang di dalamnya terdapat penyempurnaan agar sesuai dengan peraturan
Risk Appetite dan Risk Tolerance Bank. perundang-undangan dan Prinsip Syariah.
5) Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Selain itu, mereka memastikan bahwa kegiatan
Bertanggung jawab untuk menyusun kebijakan usaha Perseroan patuh terhadap ketentuan OJK
dan pedoman penerapan Manajemen dan regulasi lainnya, termasuk yang berkaitan
Risiko Terintegrasi, serta melakukan evaluasi dengan risiko iklim, serta melaksanakan tugas
dan perbaikan terhadap pelaksanaannya lain yang berkaitan dengan fungsi kepatuhan.
berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Komite ini 8) Fungsi Internal Audit
juga bertugas untuk menyampaikan laporan Bertanggung jawab untuk mengevaluasi
kepada Direksi dan menetapkan strategi dan keandalan kerangka Manajemen Risiko
kerangka risiko yang sesuai dengan tingkat risiko Perseroan, yang meliputi kebijakan, struktur
yang diambil. Selain itu, melakukan evaluasi organisasi, alokasi sumber daya, desain proses,
laporan profil risiko, dan memastikan bahwa sistem informasi, dan pelaporan risiko. Selain
kebijakan dan prosedur yang diterapkan di itu, mereka juga melakukan kaji ulang terhadap
Perseroan sesuai dengan peraturan yang berlaku penerapan manajemen risiko oleh unit bisnis
dan memadai untuk mengelola risiko. Komite ini dan aktivitas pendukung, serta memantau
juga memberikan rekomendasi terkait perbaikan pelaksanaan pemantauan yang dilakukan oleh
dan penyempurnaan kebijakan serta langkah- Satuan Kerja Manajemen Risiko.
langkah terkait dengan manajemen risiko.
6) Satuan Kerja Manajemen Risiko c. Code of Conduct
Bertanggung jawab untuk memberikan Perseroan telah merumuskan beberapa perangkat
masukan kepada Direksi dalam penyusunan kebijakan yang menjadi pedoman beretika dan
kebijakan dan strategi manajemen risiko, serta berperilaku bagi setiap elemen Perseroan dalam
mengembangkan prosedur dan alat untuk kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan mengupayakan penerapan standar etika dan
pengendalian risiko. Mereka juga memantau perilaku dalam menjalankan segenap aktivitas
implementasi kebijakan yang disetujui, bisnisnya sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai
mengawasi eksposur Risiko secara keseluruhan, budaya yang dimiliki melalui implementasi Code of
dan melakukan stress testing untuk menilai Conduct.
dampak kebijakan terhadap kinerja Perseroan.
Satuan kerja ini juga mengkaji usulan produk Code of Conduct berisi standar etika dan perilaku
baru, melakukan internal control testing, dan bagi Perseroan sebagai sebuah entitas bisnis
memberikan rekomendasi terkait penerapan beserta seluruh elemennya dalam berinteraksi baik
manajemen risiko. Selain itu, mereka bertugas secara internal maupun secara eksternal kepada
mengevaluasi data yang digunakan dalam berbagai pihak yang berkepentingan. Penerapan
model penilaian risiko, menyusun laporan Code of Conduct bertujuan untuk mewujudkan
profil risiko secara berkala, serta melakukan terciptanya perilaku ideal yang berkembang
kaji ulang terhadap kerangka dan sistem menjadi budaya kerja berdasarkan nilai-nilai luhur
informasi manajemen risiko. Satuan kerja ini yang diyakini jajaran Perseroan.
juga mengelola risiko iklim dan menyediakan
informasi terkait perubahan iklim kepada Direksi Code of Conduct berlaku bagi Dewan Komisaris,
untuk meningkatkan pengawasan bisnis yang Direksi serta Pegawai dalam menjalankan
relevan. setiap aktivitas bisnis Perseroan dan melakukan
7) Fungsi Kepatuhan interaksi antara Dewan Komisaris, Direksi dan
Bertanggung jawab untuk mendukung Pegawai dengan seluruh stakeholders. Pernyataan
terciptanya budaya kepatuhan di seluruh pemberlakukan Code of Conduct bagi seluruh
kegiatan usaha Perseroan pada setiap jenjang level organisasi dituangkan secara resmi melalui
organisasi. Mereka mengidentifikasi, mengukur, Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris
memantau, dan mengendalikan risiko Kepatuhan Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2024 dan Direksi Nomor
sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan SKPB-01/DIR/BTN/2024 tentang Pedoman Etika Bisnis
(OJK) yang berlaku untuk bank umum dan bank dan Perilaku (Code of Conduct) PT Bank Tabungan
Laporan Tahunan 2025 453
Page 23
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Negara (Persero) Tbk. Perseroan mewajibkan Code of Conduct. Komitmen terhadap pelaksanaan
penandatanganan pernyataan sikap Insan Code of Conduct juga dituangkan dalam Pakta
Perseroan terhadap Code of Conduct yang disebut Integritas yang wajib ditandatangani oleh seluruh
Pakta Integritas untuk selanjutnya dilaksanakan Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai Perseroan. Di
dengan sebaik-baiknya. Keberhasilan penerapan samping itu, Code of Conduct juga dapat diakses
Code of Conduct merupakan tanggung jawab dari oleh seluruh Stakeholder Perseroan melalui website
seluruh pimpinan di lingkungan unit kerja masing- Perseroan.
masing. Untuk itu, segenap pimpinan unit dituntut
untuk memberikan pemahaman terkait penerapan d. Penetapan Limit Risiko
Code of Conduct kepada pegawai di lingkungan Perseroan telah melakukan serangkaian proses
unit kerja masing-masing. dalam penetapan limit risiko dirumuskan
dan dijabarkan dengan mengikuti dan/atau
Code of Conduct disosialisasikan dan dapat diakses menyelaraskan dengan Rencana Kerja dan
oleh seluruh insan Perseroan melalui media BTNBEST Anggaran Perusahaan hingga Recovery Plan sesuai
serta diselenggarakan kuis tentang Code of Conduct dengan ketentuan yang berlaku. Terkait gambaran
untuk mengetahui pemahaman pegawai terhadap penetapan limit adalah sebagai berikut:
RKAP
01 RKAP
Rencana Kerja dan Anggaran
Bussiness as Usual Perusahaan yang disusun untuk
1 (satu) tahun ke depan
02 RISK APPETITE
Contingency Actions Risk Appetite (RA)
RISK TOLERANCE Risk Appetite merupakan tingkat risiko
03 yang bersedia diambil Perseroan dalam
rangka mencapai sasaran
Recovery Plan Actions
RECOVERY PLAN
04 Risk Tolerance (RT)
PENCEGAHAN
Recovery Plan Actions Risk Tolerance merupakan tingkat risiko
RECOVERY PLAN maksimum yang ditetapkan oleh Perseroan
05 PEMULIHAN
Recovery Plan Actions Recovery Plan
RECOVERY PLAN Recovery Plan merupakan Rencana
06 PERBAIKAN Aksi untuk mengatasi permasalahan
keuangan yang mungkin terjadi
Dalam menjaga kecukupan kebijakan dan prosedur e. Pelaksanaan Stress Testing
manajemen risiko serta penetapan limit risiko, maka Bank melakukan stress testing secara berkala
dilakukan pengkajian ulang terhadap kebijakan dengan menggunakan pendekatan skenario
internal dan dilakukan agar sesuai dengan Stress Testing. Skenario stress testing dilakukan
ketentuan terkini dari regulator dengan melakukan dalam rangka mengevaluasi atau menilai tingkat
gap analysis serta mengakomodasi best practices ketahahan modal yang dimiliki Bank dalam
yang lazim digunakan di industri perbankan untuk mengantisipasi dampak-dampak negatif yang
meningkatkan kualitas penerapan manajemen ditimbulkan oleh pemburukan dalam kondisi-
risiko. Reviu terhadap kebijakan internal telah kondisi perekonomian, dalam hal ini, kondisi-kondisi
dilakukan secara berkala sekurang-kurangnya dalam perekonomian yang digunakan dalam
satu tahun sekali oleh Dewan Komisaris dan Direksi skenario stress testing tersebut direpresentasikan
dengan menyempurnakan kebijakan manajemen oleh berbagai skenario yang extreme but plausible,
risiko. untuk periode waktu tertentu.
454 Laporan Tahunan 2025
Page 24
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Selain mengevaluasi dampak terhadap permodalan, pengendalian internal yang bertujuan untuk
dalam skenario stress testing tersebut, Bank juga menjaga aset Perseroan, menjamin tersedianya
mengevaluasi atau menilai dampak dari kondisi- pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat
kondisi stress dalam perekonomian terhadap dipercaya, meningkatkan kepatuhan terhadap
pendapatan bunga bersih dan Aset Tertimbang ketentuan dan peraturan perundang-undangan,
Menurut Risiko (ATMR). Berdasarkan hasil stress serta mengurangi risiko terjadinya kerugian,
test yang telah dilakukan, disusun action plan yang penyimpangan dan pelanggaran aspek kehati-
memuat langkah mitigasi dan pengendalian secara hatian.
terukur guna memastikan peningkatan resiliensi
serta keberlanjutan pencapaian target perusahaan. Terselenggaranya sistem pengendalian internal
yang andal dan efektif menjadi tanggung jawab
dari seluruh Satuan Kerja Operasional (risk-taking
f. Sistem Pengendalian Internal unit), Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja
Dalam melakukan proses penerapan Manajemen Kepatuhan, dan Satuan Kerja Audit Internal. yang
Risiko yang efektif, Perseroan melengkapi sistem digambarkan prosesnya sebagai berikut:
Three Lines Model
Organ Pengurus Organ Pengurus
Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan organisasi BoC
Peran Organ Pengurus: integritas, kepemimpinan, dan transparansi
Penyedia Asurans Eksternal
Manajemen
BoD
Manajemen Audit Internal
Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) Asurans yang
untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi independen Lini Pertama:
Unit Bisnis & Operasional
Peran lini pertama: Peran lini kedua: Peran lini ketiga:
Penyedia produk/ Ekspertis, Asurans dan advis
jasa kepada klien bantuan, yang independen
Lini Kedua:
mengelola resiko pemantauan, dan dan objektif atas Unit Kepatuhan, Risiko, & Policy
tantangan atas segala hal yang
hal-hal terkait terkait dengan
dengan risiko pencapaian tujuan Lini Ketiga:
Audit Internal
Kunci Akuntabilitas, Delegasi, Keselaran,
Pelaporan mengarahkan, Komunikasi, dan
Menyediakan sumber Kolaborasi
dan, dan Pengawasan
Laporan Tahunan 2025 455
Page 25
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Rasio Pengungkit
Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit
Bank Secara Individu
(dalam Juta Rupiah)
No. Keterangan Jumlah
1 Total aset di Laporan Posisi Keuangan pada laporan keuangan publikasi (nilai gross
476.963.645
sebelum dikurangi CKPN).
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan
asuransi, dan/atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
(7.188.001)
dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam
sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan
OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset Bagi Bank Umum. (171.393)
Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada
Laporan Posisi Keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
-
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan
standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam -
Rasio Pengungkit.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan
-
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana
-
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Rasio Pengungkit.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. -
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh
1.747.860
transaksi reverse repo.
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah
8.139.196
dikalikan dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang berupa faktor pengurang
(12.569.141)
modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).
12 Penyesuaian Lainnya. (21.490.792)
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage. 445.431.375
Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam Juta Rupiah)
No. Keterangan Jumlah
1 Total aset di Laporan Posisi Keuangan pada laporan keuangan publikasi (nilai gross 543.969.741
sebelum dikurangi CKPN).
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan (29)
asuransi, dan/atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam (171.393)
sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan
OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset Bagi Bank Umum.
Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada
Laporan Posisi Keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank -
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
456 Laporan Tahunan 2025
Page 26
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Keterangan Jumlah
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan -
standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam
Rasio Pengungkit.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan -
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana -
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Rasio Pengungkit.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. -
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh 1.747.860
transaksi reverse repo.
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah 8.309.296
dikalikan dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang berupa faktor pengurang (14.280.443)
modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).
12 Penyesuaian Lainnya. (20.701.227)
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage. 518.873.804
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
Bank Secara Individu
(dalam Juta Rupiah)
Periode
Keterangan T
T-1
Des 2025
(Sep 2025)
(Audited)
EKSPOSUR ASET DALAM LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan,
namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT 455.301.460,0 505.198.638
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan
kepada pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset - -
dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi keuangan.
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi
- -
derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam
- -
eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan). (10.635.377,6) (11.028.102)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (9.121.764,0) (3.633.802)
mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
435.544.318,4 490.536.734
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
EKSPOSUR TRANSAKSI DERIVATIF
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation
margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus - -
yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif - -
Laporan Tahunan 2025 457
Page 27
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Periode
Keterangan T
T-1
Des 2025
(Sep 2025)
(Audited)
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui
N/A N/A
central counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan
- -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif
- -
Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12
EKSPOSUR SECURITIES FINANCING TRANSACTION (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 2.096.935,9 545.579
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) (349.076) (342.159)
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu
pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran - -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT
1.747.860,4 203.420
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
25.765.442,5 17.938.702,7
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen
(17.595.131,5) (11.298.797,9)
atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (31.114,8) (138.154,6)
22 Total Eksposur TRA
8.139.196 6.501.750
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
MODAL DAN TOTAL EKSPOSUR
23 Modal Inti 28.900.137 30.634.918
24 Total Eksposur
445.431.375 497.241.904
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
RASIO PENGUNGKIT (LEVERAGE)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia 6,49% 6,16%
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
6,49% 6,16%
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika
ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
458 Laporan Tahunan 2025
Page 28
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Periode
Keterangan T
T-1
Des 2025
(Sep 2025)
(Audited)
PENGUNGKAPAN NILAI RATA-RATA
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang
873.930 101.710
dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan
kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
1.747.860 203.420
transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam
SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang 446.305.305 497.343.614
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang 446.305.305 497.343.614
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang 6,48% 6,16%
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika 6,48% 6,16%
ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam Juta Rupiah)
Periode
Keterangan T
T-1
Des 2025
(Sep 2025)
(Audited)
EKSPOSUR ASET DALAM LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan,
namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT 523.097.121 505.735.994
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan
kepada pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset - -
dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi keuangan.
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi
- -
derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam
- -
eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan). (11.703.828,6) (11.028.102)
Laporan Tahunan 2025 459
Page 29
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Periode
Keterangan T
T-1
Des 2025
(Sep 2025)
(Audited)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (2.576.644,2) (2.525.802)
mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
508.816.648 492.182.090
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
EKSPOSUR TRANSAKSI DERIVATIF
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation
margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus - -
yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif - -
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui
N/A N/A
central counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan
- -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif
- -
Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12
EKSPOSUR SECURITIES FINANCING TRANSACTION (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 2.096.936 545.579
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) (349.076) (342.159)
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu
pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran - -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT
1.747.860 203.420
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
27.242.028,4 17.938.702,7
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen
(18.801.496,4) (11.298.797,9)
atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (131.236,3) (138.154,6)
22 Total Eksposur TRA
8.309.296 6.501.750
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
MODAL DAN TOTAL EKSPOSUR
23 Modal Inti 35.289.620 31.742.919
24 Total Eksposur
518.873.804 498.887.260
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
460 Laporan Tahunan 2025
Page 30
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Periode
Keterangan T
T-1
Des 2025
(Sep 2025)
(Audited)
RASIO PENGUNGKIT (LEVERAGE)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia 6,80% 6,36%
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
6,80% 6,36%
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika
ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
PENGUNGKAPAN NILAI RATA-RATA
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang
873.930 101.710
dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan
kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
1.747.860 203.420
transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam
SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang 519.747.734 498.988.970
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang 519.747.734 498.988.970
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang 6,79% 6,36%
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika 6,79% 6,36%
ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Laporan Tahunan 2025 461
Page 31
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Risiko Kredit
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio
Jawa Non
Jabodetabek Sumatera Lain - Lain* Total
Jabodetabek
1 Tagihan kepada Pemerintah 70.450.273 - - 97 70.450.370
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
20.408.856 458.787 - - 20.867.643
Publik
3 Tagihan Kepada Bank
Pembangunan Multilateral - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.515.936 - - - 3.515.936
5 Tagihan berupa Covered Bond (61) - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 4.500 20.787 - 348 25.635
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang Subordinasi,
(62) - - - -
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 17.929.172 155.195.881 35.823.618 44.969.524 253.918.236
9 Kredit Beragun Properti
5.738.903 4.141.166 1.279.989 562.887 11.722.987
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 6.292.042 6.303.976 879.695 924.488 14.400.263
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 310.912 873.290 243.059 457.458 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
1.628.854 7.079.409 1.467.924 3.151.484 13.327.707
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 27.430.816 4.132.114 107.305 265.279 31.935.550
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
1.049.302 4.894.749 442.796 481.644 6.868.493
Tempo
15 Aset Lainnya 16.342.405 - - - 16.342.405
TOTAL 171.101.821 183.100.160 40.244.386 50.813.209 445.259.982
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua
462 Laporan Tahunan 2025
Page 32
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Non
Jabodetabek Sumatera Lain - Lain* Total
Jabodetabek
68.371.436 - - - 68.371.436
17.196.687 - - - 17.196.687
- - - - -
6.367.595 - 201 - 6.367.795
- - - - -
24.195 - - - 24.195
- - - - -
118.332.500 75.754.252 44.629.531 47.459.038 286.175.321
2.701.783 2.009.038 1.190.145 827.760 6.728.726
11.104.214 4.175.102 1.498.692 1.177.467 17.955.476
636.415 648.216 269.615 462.238 2.016.484
2.503.639 2.069.198 1.221.528 2.438.639 8.233.004
14.589.622 2.483.507 200.134 2.540.386 19.813.649
2.989.750 1.600.445 1.001.290 973.132 6.564.617
9.589.353 3.169.722 1.021.140 1.487.854 15.268.069
254.407.188 91.909.481 51.032.276 57.366.516 454.715.460
Laporan Tahunan 2025 463
Page 33
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio
Jawa Non
Jabodetabek Sumatera Lain - Lain* Total
Jabodetabek
1 Tagihan kepada Pemerintah 88.158.174 - - 97 88.158.271
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
20.461.279 458.787 - - 20.920.066
Publik
3 Tagihan Kepada Bank
Pembangunan Multilateral - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.515.936 - 25 - 3.515.961
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 4.500 20.787 - 348 25.635
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang Subordinasi,
- - - - -
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 30.929.994 172.510.385 46.574.405 53.933.404 303.948.188
9 Kredit Beragun Properti
7.224.193 4.786.254 1.775.466 899.087 14.684.999
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 6.292.105 6.303.976 879.695 924.488 14.400.263
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 310.952 873.290 243.059 457.458 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
1.708.538 7.178.115 1.578.380 3.229.893 13.694.927
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 27.434.740 4.463.934 117.656 283.919 32.300.250
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
1.173.547 5.081.743 497.525 523.098 7.275.913
Tempo
15 Aset Lainnya 17.584.820 151.056 90.291 67.013 17.893.180
TOTAL 204.798.778 201.828.327 51.756.501 60.318.805 518.702.411
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua
464 Laporan Tahunan 2025
Page 34
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Non
Jabodetabek Sumatera Lain - Lain* Total
Jabodetabek
68.371.436 - - - 68.371.436
17.196.687 - - - 17.196.687
- - - - -
6.367.595 - 201 - 6.367.795
- - - - -
24.195 - - - 24.195
- - - - -
118.332.500 75.754.252 44.629.531 47.459.038 286.175.321
2.701.783 2.009.038 1.190.145 827.760 6.728.726
11.104.214 4.175.102 1.498.692 1.177.467 17.955.476
636.415 648.216 269.615 462.238 2.016.484
2.503.639 2.069.198 1.221.528 2.438.639 8.233.004
14.589.622 2.483.507 200.134 2.540.386 19.813.649
2.989.750 1.600.445 1.001.290 973.132 6.564.617
9.589.353 3.169.722 1.021.140 1.487.854 15.268.069
254.407.188 91.909.481 51.032.276 57.366.516 454.715.460
Laporan Tahunan 2025 465
Page 35
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak -
Bank secara Individual
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 tahun s.d > 3 tahun Non
<1 tahun >5 tahun Total
3 tahun s.d 5 tahun Kontraktual
1 Tagihan kepada
70.450.370 - - - - 70.450.370
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
11.936.326 3.059.317 5.872.001 - - 20.867.643
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 2.513.736 1.002.200 - - - 3.515.936
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - -
Bond
6 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
4.848 - 20.787 - - 25.635
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
- - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah
12.883 359.907 - - 253.918.236
Tinggal 253.545.445
9 Kredit Beragun Properti
7.949.926 1.311.501 2.461.559 - - 11.722.987
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 6.996.753 1.415.514 5.987.997 - - 14.400.263
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 1.849.922 1.215 33.621 - - 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 8.857.285 418.105 4.052.317 - - 13.327.707
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 16.094.882 10.558.734 5.281.934 - - 31.935.550
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
6.243.283 126.007 499.203 - - 6.868.493
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 16.342.405 16.342.405
TOTAL 386.442.776 17.905.476 24.569.325 - 16.342.405 445.259.982
466 Laporan Tahunan 2025
Page 36
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 1 tahun s.d 3 > 3 tahun s.d 5
<1 tahun >5 tahun Non Kontraktual Total
tahun tahun
12.657.810 19.401.019 811.079 35.501.528 - 68.371.436
28.049 5.468.993 - 11.699.645 - 17.196.687
- - - - - -
- 6.367.595 - - 201 6.367.795
- - - - - -
- - - 24.195 - 24.195
- - - - - -
42.875 483.166 1.270.875 284.378.404 - 286.175.321
1.191 766.753 3.660 5.957.122 - 6.728.726
348.639 3.056.141 207.958 14.342.737 - 17.955.476
- 1.733 - 2.014.751 - 2.016.484
64.289 711.309 51.494 7.405.912 - 8.233.004
9.119 4.721.383 8.400 15.074.747 - 19.813.649
10.108 23.477 5.965 6.525.067 - 6.564.617
- - - - 15.268.069 15.268.069
13.162.081 41.001.570 2.359.432 382.924.108 15.268.270 454.715.460
Laporan Tahunan 2025 467
Page 37
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 tahun s.d > 3 tahun Non
<1 tahun >5 tahun Total
3 tahun s.d 5 tahun Kontraktual
1 Tagihan kepada
84.909.001 402.687 1.086.842 1.759.741 - 88.158.271
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
11.936.326 3.111.739 5.872.001 - - 20.920.066
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 2.513.736 1.002.200 - - 25 3.515.961
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - -
Bond
6 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
4.848 - 20.787 - - 25.635
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
- - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah
253.606.714 605.152 1.825.821 47.910.500 - 303.948.188
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
8.409.890 3.611.423 2.619.745 43.942 - 14.684.999
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 6.996.753 1.415.514 5.987.997 - - 14.400.263
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 1.849.922 1.215 33.621 - - 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 8.930.743 494.948 4.105.046 164.189 - 13.694.927
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 16.184.233 10.828.054 5.284.074 3.889 - 32.300.250
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
6.248.531 134.693 514.091 378.598 - 7.275.913
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 17.893.180 17.893.180
TOTAL 401.590.696 21.607.625 27.350.025 50.260.860 17.893.205 518.702.411
468 Laporan Tahunan 2025
Page 38
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 1 tahun s.d 3 > 3 tahun s.d 5
<1 tahun >5 tahun Non Kontraktual Total
tahun tahun
12.657.810 19.401.019 811.079 35.501.528 - 68.371.436
28.049 5.468.993 - 11.699.645 - 17.196.687
- - - - - -
- 6.367.595 - - 201 6.367.795
- - - - - -
- - - 24.195 - 24.195
- - - - - -
42.875 483.166 1.270.875 284.378.404 - 286.175.321
1.191 766.753 3.660 5.957.122 - 6.728.726
348.639 3.056.141 207.958 14.342.737 - 17.955.476
- 1.733 - 2.014.751 - 2.016.484
64.289 711.309 51.494 7.405.912 - 8.233.004
9.119 4.721.383 8.400 15.074.747 - 19.813.649
10.108 23.477 5.965 6.525.067 - 6.564.617
- - - - 15.268.069 15.268.069
13.162.081 41.001.570 2.359.432 382.924.108 15.268.270 454.715.460
Laporan Tahunan 2025 469
Page 39
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
Tagihan
Tagihan Kepada
Tagihan
Kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Kepada Tagihan
Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas Kepada
Multilateral Covered Lembaga
Pemerintah Sektor Bank
& Lembaga Bond Jasa
Publik
Internasional Keuangan
Lainnya
DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan
- - - - - -
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - - -
3 Industri Pengolahan - 487.957 - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
- 4.842.208 - - - -
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
- - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi - 24 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil - 6.938.257 - - - -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
- 3.273.256 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
- - - - - -
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 56.261 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan
- 801.579 - 1.002.200 - 20.737
Asuransi
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
- 15.272 - - - -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen - 1.805 - - - -
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan 3.914.967 - - - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia
- - - - - -
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 411.333 - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan
- - - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
470 Laporan Tahunan 2025
Page 40
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Tagihan
berupa Surat Kredit untuk Kepada
Berharga/ Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Kredit Tagihan
Piutang Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Pegawai/ Kepada
Subordinasi, Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Pensiunan Korporasi
Ekuitas, dan Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya Ritel
- - - - - 21.998 91.932 146 -
- - - - - - 2.326.308 5.702 -
- - - - - 65.687 3.093.632 10.780 -
- - - - - 10.903 1.203.278 1.647 -
- - - - - 16.818 499.238 24 -
- - 2.963.725 13.516.124 - 131.423 108.776 1.328.229 -
- - - - - 2.004.972 1.493.972 105.757 -
- - - - - 28.977 417.441 518 -
- - - - - 342.561 349.121 13.387 -
- - - - - 8.488 334.250 5.440 -
- - - - - 685 9.328.583 - -
- - 8.034.371 - - 4.629 1.389.628 82.903 -
- - - - - 4.119 - 149 -
- - - - - 72.608 1.913.072 463 -
- - - - - - - - -
- - - - - 19.640 155.194 36 -
- - - - - 37.009 513.019 20.979 -
- - - - - 118.039 44.069 258 -
- - - - - 186.852 168.122 4.507 -
- - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 471
Page 41
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Tagihan
Tagihan Kepada
Tagihan
Kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Kepada Tagihan
Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas Kepada
Multilateral Covered Lembaga
Pemerintah Sektor Bank
& Lembaga Bond Jasa
Publik
Internasional Keuangan
Lainnya
21 Aktivitas Badan Internasional
dan Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga 97 - - - - 398
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya 66.535.306 4.039.693 - 2.513.736 - 4.500
TOTAL 70.450.370 20.867.643 - 3.515.936 - 25.635
DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan
- - - - - -
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - - -
3 Industri Pengolahan - - - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
- 6.893.483 - - - -
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
- - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 42.064.890 597.243 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil - 3.259.631 - - - 24.195
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
- 5.207.448 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
- - - - - -
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan
26.306.546 139.831 - 6.367.795 - -
Asuransi
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
- - - - - -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen - - - - - -
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan - - - - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia
- - - - - -
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
472 Laporan Tahunan 2025
Page 42
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tagihan Tagihan
berupa Surat Kredit untuk Kepada
Berharga/ Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Kredit Tagihan
Piutang Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Pegawai/ Kepada
Subordinasi, Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Pensiunan Korporasi
Ekuitas, dan Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya Ritel
- - - - - - - - -
- 253.918.236 462.387 - - 10.187.338 281.690 5.286.819 -
- - - - - - - - -
- - 262.504 884.139 1.884.758 64.960 8.224.224 747 16.342.405
- 253.918.236 11.722.987 14.400.263 1.884.758 13.327.707 31.935.550 6.868.493 16.342.405
- - - - - 139.869 - 619 -
- - - - - 3.031 2.608.392 4.310 -
- - - 20.406 - 107.229 3.684.835 15.020 -
- - - - - 16.096 83.114 1.680 -
- - - - - - - - -
- 1.891 1.701.964 17.422.040 - 110.033 3.917.205 532.076 -
- - 364.172 455.565 - 1.023.465 757.942 46.593 -
- - - - - 188.855 880.155 14.898 -
- - - - - 346.919 624.716 909 -
- - - - - - - - -
- - - - - 1.660 332.422 176 -
- - 3.968.819 57.465 - 166.627 4.984.505 241.118 -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - 7.614 188.290 2.236 -
- - - - - 35.807 561.496 - -
- - - - - 11.284 13.600 - -
Laporan Tahunan 2025 473
Page 43
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Tagihan
Tagihan Kepada
Tagihan
Kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Kepada Tagihan
Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas Kepada
Multilateral Covered Lembaga
Pemerintah Sektor Bank
& Lembaga Bond Jasa
Publik
Internasional Keuangan
Lainnya
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan
- - - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional
dan Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - 1.099.051 - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya - - - - - -
TOTAL 68.371.436 17.196.687 - 6.367.795 - 24.195
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Tagihan
Tagihan Kepada
Tagihan
Kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Kepada Tagihan
Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas Kepada
Multilateral Covered Lembaga
Pemerintah Sektor Bank
dan Lembaga Bond Jasa
Publik
Internasional Keuangan
Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan
- - - - - -
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - - -
3 Industri Pengolahan - 487.957 - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
- 4.894.630 - - - -
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
- - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi - 24 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil - 6.938.257 - - - -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
- 3.273.256 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
- - - - - -
Penyediaan Makan Minum
474 Laporan Tahunan 2025
Page 44
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tagihan Tagihan
berupa Surat Kredit untuk Kepada
Berharga/ Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Kredit Tagihan
Piutang Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Pegawai/ Kepada
Subordinasi, Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Pensiunan Korporasi
Ekuitas, dan Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya Ritel
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 246.109.364 645.630 - 2.016.484 4.927.797 1.176.977 5.498.187 -
- 40.064.066 40.352 - - 191.722 - 194.784 -
- - 7.790 - - 954.996 - 12.011 15.268.069
- 286.175.321 6.728.726 17.955.476 2.016.484 8.233.004 19.813.649 6.564.617 15.268.069
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Tagihan
berupa Surat Kredit untuk Kepada
Berharga/ Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Kredit Tagihan
Piutang Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Pegawai/ Kepada
Subordinasi, Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Pensiunan Korporasi
Ekuitas, dan Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya Ritel
(9) (10) (10) (10) (10) (10) (10) (10) (10)
- - - - - 21.998 91.932 146 -
- - - - - 850 2.326.308 5.702 -
- - 1.611 - - 67.520 3.413.752 10.780 -
- - - - - 10.903 1.203.278 1.647 -
- - - - - 16.818 499.238 24 -
- - 4.684.277 13.516.124 - 219.865 151.216 1.332.380 -
- - - - - 2.007.920 1.493.972 105.757 -
- - 1.045.971 - - 29.799 417.441 518 -
- - - - - 342.561 349.121 13.387 -
Laporan Tahunan 2025 475
Page 45
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Tagihan
Tagihan Kepada
Tagihan
Kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Kepada Tagihan
Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas Kepada
Multilateral Covered Lembaga
Pemerintah Sektor Bank
dan Lembaga Bond Jasa
Publik
Internasional Keuangan
Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
10 Informasi dan Komunikasi - 56.261 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan
17.707.901 801.579 - 1.002.225 - 20.737
Asuransi
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
- 15.272 - - - -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen - 1.805 - - - -
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan 3.914.967 - - - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia
- - - - - -
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 411.333 - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan
- - - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional
dan Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga 97 - - - - 398
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya 66.535.306 4.039.693 - 2.513.736 - 4.500
TOTAL 88.158.271 20.920.066 - 3.515.961 - 25.635
DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan
- - - - - -
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - - -
3 Industri Pengolahan - - - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
- 6.893.483 - - - -
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
- - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
476 Laporan Tahunan 2025
Page 46
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tagihan Tagihan
berupa Surat Kredit untuk Kepada
Berharga/ Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Kredit Tagihan
Piutang Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Pegawai/ Kepada
Subordinasi, Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Pensiunan Korporasi
Ekuitas, dan Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya Ritel
(9) (10) (10) (10) (10) (10) (10) (10) (10)
- - - - - 8.488 334.250 5.440 -
- - - - - 1.806 9.328.583 0 -
- - 8.072.419 - - 5.364 1.389.628 83.443 -
- - - - - 7.842 - 149 -
- - - - - 76.030 1.913.072 463 -
- - - - - - - - -
- - - - - 26.439 155.194 36 -
- - - - - 38.605 515.160 20.979 -
- - - - - 118.039 44.069 258 -
- - - - - 192.355 168.122 4.507 -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 303.947.901 513.024 - - 10.434.890 281.690 5.689.549 -
- 287 - - - 1.841 - - -
- - 262.504 884.139 1.884.758 64.991 8.224.224 747 17.893.180
- 303.948.188 14.579.806 14.400.263 1.884.758 13.694.927 32.300.250 7.275.913 17.893.180
- - - - - 139.869 - 619 -
- - - - - 3.031 2.608.392 4.310 -
- - - 20.406 - 107.229 3.684.835 15.020 -
- - - - - 16.096 83.114 1.680 -
- - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 477
Page 47
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Tagihan
Tagihan Kepada
Tagihan
Kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Kepada Tagihan
Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas Kepada
Multilateral Covered Lembaga
Pemerintah Sektor Bank
dan Lembaga Bond Jasa
Publik
Internasional Keuangan
Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
6 Konstruksi 42.064.890 597.243 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil - 3.259.631 - - - 24.195
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
- 5.207.448 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
- - - - - -
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan
26.306.546 139.831 - 6.367.795 - -
Asuransi
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
- - - - - -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen - - - - - -
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan - - - - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia
- - - - - -
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan
- - - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional
Dan Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - 1.099.051 - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya - - - - - -
TOTAL 68.371.436 17.196.687 - 6.367.795 - 24.195
478 Laporan Tahunan 2025
Page 48
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tagihan Tagihan
berupa Surat Kredit untuk Kepada
Berharga/ Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Kredit Tagihan
Piutang Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Pegawai/ Kepada
Subordinasi, Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Pensiunan Korporasi
Ekuitas, dan Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya Ritel
(9) (10) (10) (10) (10) (10) (10) (10) (10)
- 1.891 1.701.964 17.422.040 - 110.033 3.917.205 532.076 -
- - 364.172 455.565 - 1.023.465 757.942 46.593 -
- - - - - 188.855 880.155 14.898 -
- - - - - 346.919 624.716 909 -
- - - - - - - - -
- - - - - 1.660 332.422 176 -
- - 3.968.819 57.465 - 166.627 4.984.505 241.118 -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - 7.614 188.290 2.236 -
- - - - - 35.807 561.496 - -
- - - - - 11.284 13.600 - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 246.109.364 645.630 - 2.016.484 4.927.797 1.176.977 5.498.187 -
- 40.064.066 40.352 - - 191.722 - 194.784 -
- - 7.790 - - 954.996 - 12.011 15.268.069
- 286.175.321 6.728.726 17.955.476 2.016.484 8.233.004 19.813.649 6.564.617 15.268.069
Laporan Tahunan 2025 479
Page 49
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah -
Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Wilayah
No. Keterangan
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
1 Tagihan 202.177.459 48.053.821 43.460.681 52.010.964 345.702.924
2 Tagihan yang mengalami
3.064.481 771.008 516.974 186.666 4.539.128
penurunan nilai
a. Belum jatuh tempo 1.996.909 544.045 489.355 220.802 3.251.110
b. Telah jatuh tempo 1.067.572 226.963 27.619 (34.136) 1.288.018
3 CKPN - Stage 1 2.137.770 680.296 617.622 402.772 3.838.460
4 CKPN - Stage 2 4.368.646 750.746 377.997 537.827 6.035.215
5 CKPN - Stage 3 2.724.882 486.617 505.613 393.179 4.110.291
6 Tagihan yang dihapus buku 1.623.829 1.040.169 374.846 389.228 3.428.072
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
1 Tagihan 267.739.802 96.290.749 53.332.831 60.025.744 477.389.127
2 Tagihan yang mengalami
36.530.202 13.544.263 6.766.063 5.692.687 62.533.215
penurunan nilai
a. Belum jatuh tempo 31.499.031 11.297.972 5.258.676 4.275.458 52.331.136
b. Telah jatuh tempo 5.031.172 2.246.292 1.507.387 1.417.229 10.202.079
3 CKPN - Stage 1 1.490.894 272.893 192.991 252.135 2.208.913
4 CKPN - Stage 2 3.018.614 614.105 313.272 467.662 4.413.652
5 CKPN - Stage 3 1.657.310 259.654 477.994 427.316 2.822.273
6 Tagihan yang dihapus buku 1.596.400 875.171 475.909 517.282 3.464.763
480 Laporan Tahunan 2025
Page 50
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Wilayah
No. Keterangan
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan 236.298.425 67.171.586 55.069.612 61.573.485 420.113.108
2 Tagihan yang mengalami
peningkatan dan pemburukan
3.064.481 771.008 516.974 186.666 4.539.128
risiko kredit (Stage 2 dan
Stage 3)
a. Belum jatuh tempo 1.996.909 544.045 489.355 220.802 3.251.110
b. Telah jatuh tempo 1.067.572 226.963 27.619 - 1.322.154
3 CKPN - Stage 1 2.340.638 850.842 651.248 426.754 4.269.481
4 CKPN - Stage 2 4.823.798 1.125.118 475.901 604.582 7.029.399
5 CKPN - Stage 3 2.848.847 709.262 586.269 473.493 4.617.870
6 Tagihan yang dihapus buku 1.623.829 1.040.169 374.846 389.228 3.428.072
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
(1) (2) (8) (9) (10) (11) (12)
1 Tagihan 267.739.802 96.290.749 53.332.831 60.025.744 477.389.127
2 Tagihan yang mengalami
peningkatan dan pemburukan
36.530.202 13.544.263 6.766.063 5.692.687 62.533.215
risiko kredit (Stage 2 dan
Stage 3)
a. Belum jatuh tempo 31.499.031 11.297.972 5.258.676 4.275.458 52.331.136
b. Telah jatuh tempo 5.031.172 2.246.292 1.507.387 1.417.229 10.202.079
3 CKPN - Stage 1 1.490.894 272.893 192.991 252.135 2.208.913
4 CKPN - Stage 2 3.018.614 614.105 313.272 467.662 4.413.652
5 CKPN - Stage 3 1.657.310 259.654 477.994 427.316 2.822.273
6 Tagihan yang dihapus buku 1.596.400 875.171 475.909 517.282 3.464.763
Laporan Tahunan 2025 481
Page 51
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi -
Bank secara Individual
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
penurunan penurunan penurunan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
nilai nilai nilai dihapus
Belum (CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - buku
Telah jatuh
Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3
tempo
Tempo
31 DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan
215.939 (380) (37) 178 28 310 2.306
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 2.331.276 34.691 (329) 37.326 - 5.576 324
3 Industri Pengolahan 3.660.070 (5.159) 1.583 17.454 643 10.500 10.794
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
6.002.928 (3.828) 92 214 61 1.549 -
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
514.251 (31.897) 31 439 - 31 -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 19.364.695 905.680 547.065 1.092.253 856.184 1.223.844 1.198.380
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil 10.615.428 (81.190) 17.901 3.136 2.337 96.964 58.605
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
3.672.204 90.674 532 106.812 1.108 532 6.871
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
757.309 188.665 (36.652) 47.748 191.855 14.704 2.840
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 408.653 (606) 5.082 622 - 5.082 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 11.123.558 (886) (1.500) 968 - - 2.765
12 Real Estat 9.403.585 674.890 11.980 780.742 319.809 104.649 11.467
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
19.576 (3) 144 13 - 144 -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen 1.902.529 90.463 (507) 144.692 82 516 2.334
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan Sosial 3.845.203 (640) - 519 - - -
Wajib
16 Pendidikan 136.757 37.996 45 38.189 - 45 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan
590.188 (220) 20.255 461 - 20.255 528
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 162.095 (171) 317 137 31 317 -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 773.608 (1.266) 766 290 148 4.746 -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
- (207) (2.708) - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
482 Laporan Tahunan 2025
Page 52
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
penurunan penurunan penurunan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
nilai nilai nilai dihapus
Belum (CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - buku
Telah jatuh
Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3
tempo
Tempo
21 Aktivitas Badan Internasional
Dan Badan Ekstra Internasional - - - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga 270.043.568 1.354.502 723.955 1.566.259 4.662.930 2.620.525 2.129.532
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 159.504 4 - 9 - - 1.328
24 Lainnya - - - - - - -
Total 345.702.924 3.251.110 1.288.018 3.838.460 6.035.215 4.110.291 3.428.072
31 DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan
191.758 520 286 113 258 704 1.358
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 2.214.612 244 10.121 770 1.757 4.789 1.746
3 Industri Pengolahan 3.330.991 3.226 20.431 5.344 12.186 33.221 10.693
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
7.558.835 528 2.812 1.432 3.266 8.904 871
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
- - - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 31.191.047 7.871.320 2.926.363 464.468 1.059.154 2.887.523 1.371.725
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil 6.222.408 42.469 147.885 24.106 54.971 149.866 39.569
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
6.661.637 3.587.300 27.772 23.085 52.641 143.513 16.298
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
1.004.355 2.140 827 645 1.471 4.011 3.117
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 21.255.053 - 1.680 1.658 3.781 10.309 670
12 Real Estat 8.891.590 2.467.223 200.301 101.344 231.100 630.038 17.621
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
- - - - - - -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen - - - - - - -
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan Sosial 5.294.286 - - - - - -
Wajib
16 Pendidikan 176.201 142.196 4.530 6.101 13.913 37.929 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan
523.740 - - 325 741 2.021 307
Aktivitas Sosial
Laporan Tahunan 2025 483
Page 53
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
penurunan penurunan penurunan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
nilai nilai nilai dihapus
Belum (CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - buku
Telah jatuh
Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3
tempo
Tempo
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 26.935 6.488 - 73 166 452 -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
- - - - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional
dan Badan Ekstra Internasional - - 5.034 360 822 2.241 478
Lainnya
22 Rumah Tangga 338.063.048 38.206.703 6.849.347 746.067 1.701.301 4.638.177 1.750.226
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 41.275.991 - - 100.622 229.454 625.550 249.384
24 Lainnya 3.506.640 780 4.690 17.773 40.528 110.490 700
Total 477.389.127 52.331.136 10.202.079 1.494.287 3.407.511 9.289.738 3.464.763
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
penurunan penurunan penurunan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
nilai nilai nilai dihapus
Belum (CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - buku
Telah jatuh
Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3
tempo
Tempo
31 DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan
215.939 (380) (37) 74 20 600 1.346
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 2.332.126 34.691 (329) 15.599 - 10.810 13
3 Industri Pengolahan 3.923.634 (5.159) 1.583 9.911 467 20.356 1.746
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
6.055.351 (3.828) 92 89 44 3.003 10.693
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
514.251 (31.897) 31 183 - 60 871
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 21.500.425 905.680 547.065 774.425 622.379 2.373.884 1.484.158
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil 10.618.376 (81.190) 17.901 1.340 1.699 187.977 7.445
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
4.718.997 90.674 532 55.052 805 1.032 10.693
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
757.309 188.665 (36.652) 19.955 139.464 28.506 871
Penyediaan Makan Minum
484 Laporan Tahunan 2025
Page 54
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
penurunan penurunan penurunan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
nilai nilai nilai dihapus
Belum (CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - buku
Telah jatuh
Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3
tempo
Tempo
10 Informasi dan Komunikasi 408.653 (606) 5.082 260 - 9.853 1.371.725
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 28.841.942 (886) (1.500) 9.845 - - 39.569
12 Real Estat 9.457.635 674.890 11.980 341.934 232.476 202.874 9.579
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
23.299 (3) 144 43 - 280 16.298
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen 1.905.951 90.463 (507) 60.469 59 1.001 3.869
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan Sosial 3.845.203 (640) - 217 - - 17.621
Wajib
16 Pendidikan 143.556 37.996 45 16.009 - 88 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan
594.232 (220) 20.255 537 - 39.267 -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 162.095 (171) 317 57 23 615 307
19 Aktivitas Jasa Lainnya 779.110 (1.266) 766 176 107 9.200 -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
- (207) (2.708) - - - 1.750.226
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional
dan Badan Ekstra Internasional - - - - - - 478
Lainnya
22 Rumah Tangga 321.533.212 1.354.502 723.955 1.224.409 3.389.588 5.509.887 380.421
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 161.632 4 - 7 - - 249.450
24 Lainnya 1.620.178 - - 67.747 - - -
TOTAL 420.113.108 3.251.110 1.288.018 2.598.338 4.387.132 8.399.291 5.357.378
31 DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan
191.758 520 286 113 258 704 1.358
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 2.214.612 244 10.121 770 1.757 4.789 1.746
3 Industri Pengolahan 3.330.991 3.226 20.431 5.344 12.186 33.221 10.693
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
7.558.835 528 2.812 1.432 3.266 8.904 871
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
- - - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 31.191.047 7.871.320 2.926.363 464.468 1.059.154 2.887.523 1.371.725
Laporan Tahunan 2025 485
Page 55
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
penurunan penurunan penurunan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
nilai nilai nilai dihapus
Belum (CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - buku
Telah jatuh
Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3
tempo
Tempo
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi dan Perawatan Mobil 6.222.408 42.469 147.885 24.106 54.971 149.866 39.569
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
6.661.637 3.587.300 27.772 23.085 52.641 143.513 16.298
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan
1.004.355 2.140 827 645 1.471 4.011 3.117
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 21.255.053 - 1.680 1.658 3.781 10.309 670
12 Real Estat 8.891.590 2.467.223 200.301 101.344 231.100 630.038 17.621
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan
- - - - - - -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen - - - - - - -
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan Sosial 5.294.286 - - - - - -
Wajib
16 Pendidikan 176.201 142.196 4.530 6.101 13.913 37.929 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan
523.740 - - 325 741 2.021 307
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 26.935 6.488 - 73 166 452 -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
- - - - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional
dan Badan Ekstra Internasional - - 5.034 360 822 2.241 478
Lainnya
22 Rumah Tangga 338.063.048 38.206.703 6.849.347 746.067 1.701.301 4.638.177 1.750.226
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 41.275.991 - - 100.622 229.454 625.550 249.384
24 Lainnya 3.506.640 780 4.690 17.773 40.528 110.490 700
TOTAL 477.389.127 52.331.136 10.202.079 1.494.287 3.407.511 9.289.738 3.464.763
486 Laporan Tahunan 2025
Page 56
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai -
Bank secara Individual
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No. Keterangan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Stage 1 Stage 2 Stage 3
1 Saldo awal CKPN 2.067.996 2.679.061 6.980.877 1.922.082 3.121.674 9.061.158
2 Pembentukan (pemulihan)
CKPN pada periode berjalan (306.328) 2.231.092 3.809.050 (298.965) 558.018 2.527.970
(Net)
2.a Pembentukan CKPN
191.148 10.034 207.338 336.406 9.214 206.860
pada periode berjalan
2.b Pemulihan CKPN pada
(497.476) 2.221.058 3.601.712 (635.371) 548.804 2.321.110
periode berjalan
3 CKPN yang digunakan untuk
melakukan hapus buku atas (157.513) (523.021) (2.821.657) (128.830) (272.181) (2.299.390)
tagihan pada periode berjalan
4 Pembentukan (pemulihan)
- - - - - -
lainnya pada periode berjalan
Saldo akhir CKPN 1.604.155 4.387.132 7.968.270 1.494.287 3.407.511 9.289.738
Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No. Keterangan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Stage 1 Stage 2 Stage 3
1 Saldo awal CKPN 2.667.981 2.679.061 7.710.147 1.922.082 3.121.674 9.061.158
2 Pembentukan (pemulihan)
CKPN pada periode berjalan 527.703 2.231.092 3.510.801 (298.965) 558.018 2.527.970
(Net)
2.a Pembentukan CKPN
1.335.537 10.034 254.921 336.406 9.214 206.860
pada periode berjalan
2.b Pemulihan CKPN pada
(187.118) 2.221.058 3.947.545 (635.371) 548.804 2.321.110
periode berjalan
3 CKPN yang digunakan untuk
melakukan hapus buku atas (157.513) (523.021) (2.821.657) (128.830) (272.181) (2.299.390)
tagihan pada periode berjalan
4 Pembentukan (pemulihan)
507.579 - - - - -
lainnya pada periode berjalan
Saldo akhir CKPN 3.545.750 4.387.132 8.399.291 1.494.287 3.407.511 9.289.738
Laporan Tahunan 2025 487
Page 57
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat dan Risiko Kredit Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk) dijabarkan sebagai berikut:
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat -
Bank secara Individual
31 Desember 2025
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka panjang
Pemeringkat
Standard and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
BBB+(idn)
PT. Fitch Ratings AA+(idn) s.d A+(idn) s.d.
AAA (idn) s.d BBB-
Indonesia AA-(idn) A-(idn)
(idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d id id BBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- A- id BBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - 3.914.967
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 15.762.471 585.118 119.575 62.701
3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
9 Kredit Beragun Properti Komersial - 75.584 1.109.226 4.443.511
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan 450.653 690.326 346.803 1.889.952
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - -
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil - - - -
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 9.849.160 5.092.205 4.850.002 50.255
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - -
15 Aset Lainnya - - - -
TOTAL 26.062.283 6.443.234 6.425.607 10.361.386
488 Laporan Tahunan 2025
Page 58
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka panjang Peringkat Jangka Pendek
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1+ s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Total
Kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 P-1 P-2 P-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d Kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
id BB+ s.d id id B+ s.d Kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
BB- id B- idB- A4 idA4
- - - - - - - 66.535.403 70.450.370
- - - - - - - 4.337.778 20.867.643
- - - - - - - - -
- - - - - - - 3.515.936 3.515.936
- - - - - - - - -
- - - - - - - 25.635 25.635
- - - - - - - - -
- - - - - - - 253.918.236 253.918.236
- - - - - - - 6.094.666 11.722.987
620.685 - - - - - - 10.401.843 14.400.263
- - - - - - - 1.884.758 1.884.758
- - - - - - - 13.327.707 13.327.707
- - - - - - - 12.093.927 31.935.550
- - - - - - - 6.868.493 6.868.493
- - - - - - - 16.342.405 16.342.405
620.685 - - - - - - 395.346.787 445.259.982
Laporan Tahunan 2025 489
Page 59
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka panjang
Pemeringkat
Standard and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
BBB+(idn)
PT. Fitch Ratings AA+(idn) s.d A+(idn) s.d.
AAA (idn) s.d BBB-
Indonesia AA-(idn) A-(idn)
(idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d id id BBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- A- id BBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah 100.145 - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 5.032.253 550.209 840.995 8.416.253
3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - 5.866.751 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - -
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan - - - -
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - -
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil - - - -
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 4.734.401 526.045 7.085.316 -
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - -
15 Aset Lainnya - - - -
TOTAL 9.866.798 1.076.254 13.793.062 8.416.253
490 Laporan Tahunan 2025
Page 60
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka panjang Peringkat Jangka Pendek
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1+ s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Total
Kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 P-1 P-2 P-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d Kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
id BB+ s.d id id B+ s.d Kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
BB- id B- idB- A4 idA4
- - - - - - - 68.271.291 68.371.436
272.246 593.205 - - - - - 1.491.526 17.196.687
- - - - - - - - -
- - - 500.843 - - - 201 6.367.795
- - - - - - - - -
- - - 24.195 - - - - 24.195
- - - - - - - - -
- - - - - - - 286.175.321 286.175.321
- - - - - - - 6.728.726 6.728.726
- - - - - - - 17.955.476 17.955.476
- - - - - - - 2.016.484 2.016.484
- - - - - - - 8.233.004 8.233.004
318.815 1.494.445 - - - - - 5.654.628 19.813.649
- - - - - - - 6.564.617 6.564.617
- - - - - - - 15.268.069 15.268.069
591.060 2.087.650 - 525.038 - - - 418.359.343 454.715.460
Laporan Tahunan 2025 491
Page 61
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2025
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka panjang
Pemeringkat
Standard and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
BBB+(idn)
PT. Fitch Ratings AA+(idn) s.d A+(idn) s.d.
AAA (idn) s.d BBB-
Indonesia AA-(idn) A-(idn)
(idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d id id BBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- A- id BBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - 3.914.967
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 15.814.894 585.118 119.575 62.701
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
9 Kredit Beragun Properti Komersial - 75.584 1.109.226 4.443.511
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
10 450.653 690.326 346.803 1.889.952
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
12 - - - -
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 9.849.160 5.092.205 4.850.002 50.255
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - -
15 Aset Lainnya - - - -
TOTAL 26.114.706 6.443.234 6.425.607 10.361.386
492 Laporan Tahunan 2025
Page 62
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka panjang Peringkat Jangka Pendek
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1+ s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Total
Kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 P-1 P-2 P-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d Kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
id BB+ s.d id id B+ s.d Kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
BB- id B- idB- A4 idA4
- - - - - - - 84.243.305 88.158.271
- - - - - - - 4.337.778 20.920.066
- - - - - - - - -
- - - - - - - 3.515.961 3.515.961
- - - - - - - - -
- - - - - - - 25.635 25.635
- - - - - - - - -
- - - - - - -
303.948.188 303.948.188
- - - - - - - 8.951.484 14.579.806
620.685 - - - - - - 10.401.843 14.400.263
- - - - - - - 1.884.758 1.884.758
- - - - - - - 13.694.927 13.694.927
- - - - - - - 12.458.628 32.300.250
- - - - - - - 7.275.913 7.275.913
- - - - - - - 17.893.180 17.893.180
620.685 - - - - - - 468.631.599 518.597.218
Laporan Tahunan 2025 493
Page 63
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka panjang
Pemeringkat
Standard and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
BBB+(idn)
PT. Fitch Ratings AA+(idn) s.d A+(idn) s.d.
AAA (idn) s.d BBB-
Indonesia AA-(idn) A-(idn)
(idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d id id BBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- A- id BBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah 100.145 - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 5.032.253 550.209 840.995 8.416.253
3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - 5.866.751 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - -
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan - - - -
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - -
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil - - - -
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 4.734.401 526.045 7.085.316 -
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - -
15 Aset Lainnya - - - -
TOTAL 9.866.798 1.076.254 13.793.062 8.416.253
494 Laporan Tahunan 2025
Page 64
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka panjang Peringkat Jangka Pendek
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1+ s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Total
Kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 P-1 P-2 P-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d Kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
id BB+ s.d id id B+ s.d Kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
BB- id B- idB- A4 idA4
- - - - - - - 68.271.291 68.371.436
272.246 593.205 - - - - - 1.491.526 17.196.687
- - - - - - - - -
- - - 500.843 - - - 201 6.367.795
- - - - - - - - -
- - - 24.195 - - - - 24.195
- - - - - - - - -
- - - - - - - 286.175.321 286.175.321
- - - - - - - 6.728.726 6.728.726
- - - - - - - 17.955.476 17.955.476
- - - - - - - 2.016.484 2.016.484
- - - - - - - 8.233.004 8.233.004
318.815 1.494.445 - - - - - 5.654.628 19.813.649
- - - - - - - 6.564.617 6.564.617
- - - - - - - 15.268.069 15.268.069
591.060 2.087.650 - 525.038 - - - 418.359.343 454.715.460
Laporan Tahunan 2025 495
Page 65
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi
Risiko Kredit Bank Secara Individu
31 Desember 25
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Tagihan kepada Pemerintah 68.700.336 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor - 20.148.196 - - - 597.786
Publik
3 Tagihan Kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 3.515.936 - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek - - - - - -
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ - - - - - -
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 24.264.123 17.599.062 78.806.594 68.064.222 59.948.130
9 Kredit Beragun Properti Komersial - 75.584 - - - 1.109.226
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 15.230.549 - - - 5.653.745
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 896.512
15 Aset Lainnya 2.032.541 - - - - -
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 70.732.877 63.234.388 17.599.062 78.806.594 68.064.222 70.090.157
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PADA TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
1 Tagihan Kepada Pemerintah 2.076 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor - 56.839 - - - 64.822
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek - - - - 4.500 -
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 60 0 6 2 17
7 Kredit Beragun Properti Komersial - 7.500 - - - -
8 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
496 Laporan Tahunan 2025
Page 66
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 25
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - 97 - - 97 9
- - - - - - - 4.328.532 400.389
- - - - - - - - -
- - - - - - - 703.187 65.045
- - - - - - - - -
- - 21.135 - - - - 8.454 782
- - - - - - - - -
- 5.185.834 50.184 - - - - 72.261.518 6.684.190
- 1.448.993 4.905.898 3.219.245 - - 701.537 8.584.643 794.079
- - - - 6.741.914 6.774.595 - 16.661.471 1.541.186
- - - - - - - 942.379 87.170
- - 3.075.409 - 10.245.177 - - 11.453.942 1.059.490
- - 122.212 3.529.646 441.960 100.691 - 9.228.643 853.649
- - - - 5.558.078 413.155 - 6.595.426 610.077
- - - - 14.232.273 77.591 - 14.348.659 1.327.251
- 6.634.826 8.174.838 6.748.891 37.219.500 7.366.032 701.537 145.116.953 13.423.317
- - - - - - - - -
- - - - - - - 43.779 4.050
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.800 167
- 0 - - - - - 21 2
- 49.965 4.470 167.367 - - 33.202 215.210 19.907
- - - - 773.195 110.559 - 939.034 86.861
Laporan Tahunan 2025 497
Page 67
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 25
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
10 Tagihan Kepada Usaha Mikro, - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi - 3.848.685 - - - 1.714.069
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 747
Total Eksposur Transaksi Rekening 2.076 3.913.084 0 6 4.502 1.779.655
Administratif
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1.747.860 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor - - - - - -
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek - - - - - -
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Counterparty Credit Risk 1.747.860 - - - - -
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Tagihan kepada Pemerintah 68.076.703 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor - 7.237.445 - - - 8.930.292
Publik
3 Tagihan Kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 5.866.952 - - 500.843 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek - - - - - -
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ - - - - - -
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
498 Laporan Tahunan 2025
Page 68
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 25
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - 6.780 - 340 - - 5.015 464
- - 30.075 1.130.374 108.764 24.779 - 2.754.698 254.810
- - - - - - - 374 35
- 49.965 41.326 1.297.741 882.299 135.339 33.202 3.959.931 366.296
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - 206.869 450.753 - 6.451.925 592.287
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.373.728 126.108
- - - - - - - - -
- - 19.585 - - - - 7.834 719
- - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 499
Page 69
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 29.344.757 24.315.490 97.527.442 80.820.419 52.701.608
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 234.050
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 2.016.478
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 3.252.808 - - - 4.381.220
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 1.783.669
15 Aset Lainnya 2.105.621 - - - - -
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 70.182.324 45.701.961 24.315.490 97.527.442 81.321.262 70.047.317
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PADA TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
1 Tagihan Kepada Pemerintah 29.234 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor - 158.712 - - - 198.034
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek - - - - 4.610 -
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 750 573 2.695 2.334 1.274
7 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 4.852
8 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 6
10 Tagihan Kepada Usaha Mikro, - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi - 797.718 - - - 1.074.449
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 8
Total Eksposur Transaksi Rekening 29.234 957.180 573 2.695 6.944 1.278.623
Administratif
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 265.499 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor - - - - - -
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
500 Laporan Tahunan 2025
Page 70
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2024
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- 890.591 567.372 - - - - 76.735.061 7.044.279
18.090 - 474.846 1.451.121 - - 4.414.768 5.653.898 519.028
- - - - 10.938.343 6.383.698 - 19.964.586 1.832.749
- - - - - - - 1.008.239 92.556
- - 2.383.046 1.486.410 4.360.089 - - 7.139.768 655.431
- - - 2.236.859 5.161.988 924.093 - 9.939.515 912.447
- - - - 4.746.849 33.028 - 5.639.405 517.697
- - - - 13.084.857 77.591 - 13.201.243 1.211.874
18.090 890.591 3.444.850 5.174.391 38.498.995 7.869.163 4.414.768 147.115.202 13.505.175
- - - - - - - - -
- - - - 4.587 9.996 - 150.340 13.801
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.844 169
- 17 - - - - - 2.071 190
- - 9.383 30.086 - - 91.530 116.650 10.708
- - - - 363.643 269.791 - 768.331 70.533
- - - - - - - 3 -
- - 1.026 639 1.794 - - 3.075 282
- - - 548.567 1.209.323 226.624 - 2.712.309 248.990
- - - - - 1.063 - 1.599 147
- 17 10.409 579.292 1.579.348 507.475 91.530 3.756.222 344.820
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 501
Page 71
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek - - - - - -
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Counterparty Credit Risk 265.499 - - - - -
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi
Risiko Kredit - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2025
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Tagihan kepada Pemerintah 86.408.237 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- 20.200.619 - - - 597.786
Publik
3 Tagihan Kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 3.515.961 - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 52.803.957 37.200.796 78.806.594 68.064.222 59.948.130
9 Kredit Beragun Properti Komersial - 75.584 - - - 1.109.226
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
- - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 15.230.549 - - - 5.653.745
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 896.512
15 Aset Lainnya 2.154.840 - - - - -
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 88.563.077 91.826.669 37.200.796 78.806.594 68.064.222 70.090.157
502 Laporan Tahunan 2025
Page 72
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2024
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - 97 - - 97 9
- - - - - - - 4.339.017 401.359
- - - - - - - - -
- - - - - - - 703.192 65.045
- - - - - - - - -
- - 21.135 - - - - 8.454 782
- - - - - - - - -
- 5.185.834 50.184 - - - 1.888.385 82.685.385 7.648.398
- 1.448.993 4.905.898 3.219.245 2.856.819 - 701.537 11.441.461 1.058.335
- - - - 6.741.914 6.774.595 - 16.661.471 1.541.186
- - - - - - - 942.379 87.170
- - 3.442.414 - 10.245.177 - - 11.729.196 1.084.951
- - 122.212 3.529.646 746.661 100.691 - 9.533.343 881.834
- - - - 5.960.808 413.155 - 6.800.252 629.023
- - - - 15.660.750 77.591 - 15.777.135 1.459.385
- 6.634.826 8.541.843 6.748.891 42.212.225 7.366.032 2.589.922 160.621.384 14.857.477
Laporan Tahunan 2025 503
Page 73
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2025
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PADA TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
1 Tagihan Kepada Pemerintah 2.076 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- 56.839 - - - 64.822
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - 4.500 -
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 60 0 6 2 17
7 Kredit Beragun Properti Komersial - 7.500 - - - -
8 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
- - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
10 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi - 3.848.685 - - - 1.714.069
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 747
Total Eksposur Transaksi Rekening
2.076 3.913.084 0 6 4.502 1.779.655
Administratif
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1.747.860 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- - - - - -
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Counterparty Credit Risk 1.747.860 - - - - -
504 Laporan Tahunan 2025
Page 74
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2025
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - - - - 43.779 4.050
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.800 167
- 0 - - - - - 21 2
- 49.965 4.470 167.367 105.193 - 33.202 215.210 19.907
- - - - 773.195 110.559 - 939.034 86.861
- - - - - - - - -
- - 6.996 - 340 - - 5.177 479
- - 30.075 1.130.374 168.764 24.779 - 2.814.698 260.360
- - - - 4.691 - - 5.064 468
- 49.965 41.541 1.297.741 1.052.183 135.339 33.202 4.024.783 372.294
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 505
Page 75
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Tagihan kepada Pemerintah 68.076.703 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- 7.237.445 - - - 8.930.292
Publik
3 Tagihan Kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 5.866.952 - - 500.843 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 29.344.757 24.315.490 97.527.442 80.820.419 52.701.608
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 234.050
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
- - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 2.016.478
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 3.252.808 - - - 4.381.220
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 1.783.669
15 Aset Lainnya 2.105.621 - - - - -
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 70.182.324 45.701.961 24.315.490 97.527.442 81.321.262 70.047.317
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PADA TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
1 Tagihan Kepada Pemerintah 29.234 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- 158.712 - - - 198.034
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - 4.610 -
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 750 573 2.695 2.334 1.274
7 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 4.852
8 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
- - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
506 Laporan Tahunan 2025
Page 76
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - 206.869 450.753 - 6.451.925 592.287
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.373.728 126.108
- - - - - - - - -
- - 19.585 - - - - 7.834 719
- - - - - - - - -
- 890.591 567.372 - - - - 76.735.061 7.044.279
18.090 - 474.846 1.451.121 - - 4.414.768 5.653.898 519.028
- - - - 10.938.343 6.383.698 - 19.964.586 1.832.749
- - - - - - - 1.008.239 92.556
- - 2.383.046 1.486.410 4.360.089 - - 7.139.768 655.431
- - - 2.236.859 5.161.988 924.093 - 9.939.515 912.447
- - - - 4.746.849 33.028 - 5.639.405 517.697
- - - - 13.084.857 77.591 - 13.201.243 1.211.874
18.090 890.591 3.444.850 5.174.391 38.498.995 7.869.163 4.414.768 147.115.202 13.505.175
- - - - - - - - -
- - - - 4.587 9.996 - 150.340 13.801
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.844 169
- 17 - - - - - 2.071 190
- - 9.383 30.086 - - 91.530 116.650 10.708
- - - - 363.643 269.791 - 768.331 70.533
Laporan Tahunan 2025 507
Page 77
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 30% 40% 50%
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 6
10 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi - 797.718 - - - 1.074.449
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 8
Total Eksposur Transaksi Rekening
29.234 957.180 573 2.695 6.944 1.278.623
Administratif
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 265.499 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- - - - - -
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Counterparty Credit Risk 265.499 - - - - -
Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit -
Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan kepada
68.700.433 - - - - 68.700.433
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
20.745.982 - - - - 20.745.982
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.515.936 - - - - 3.515.936
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - -
Bond
508 Laporan Tahunan 2025
Page 78
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2024
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - 3 -
- - 1.026 639 1.794 - - 3.075 282
- - - 548.567 1.209.323 226.624 - 2.712.309 248.990
- - - - - 1.063 - 1.599 147
- 17 10.409 579.292 1.579.348 507.475 91.530 3.756.222 344.820
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
31 Desember 2025
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
6 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
21.135 - - - - 21.135
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
- - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah
253.918.149 - - 135.504.145 - 118.414.004
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
11.460.483 - - - - 11.460.483
Komersial
Laporan Tahunan 2025 509
Page 79
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2025
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 13.516.509 161.556 - - - 13.354.952
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 1.884.758 - - - - 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 13.320.586 - - 1.691.509 - 11.629.077
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 25.078.803 - - - - 25.078.803
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
6.867.745 - - - - 6.867.745
Tempo
15 Aset Lainnya 16.342.405 - - - - 16.342.405
Total Eksposur Laporan Posisi
435.372.925 161.556 - 137.195.655 298.015.714
Keuangan
B EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
1 Tagihan Kepada
2.076 - - - - 2.076
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
121.661 - - - - 121.661
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
4.500 - - - - 4.500
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah
86 - - - - 86
Tinggal
7 Kredit Beragun Properti
262.504 - - - - 262.504
Komersial
8 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 883.754 - - - - 883.754
dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
10 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 7.121 - - - - 7.121
Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 6.856.746 - - - - 6.856.746
12 Tagihan Yang Telah Jatuh
747 - - - - 747
Tempo
Total Eksposur Transaksi
8.139.196 - - - 8.139.196
Rekening Administratif
510 Laporan Tahunan 2025
Page 80
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2025
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada
1.747.860 - - - - 1.747.860
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
- - - - - -
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
- - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan - - - - - -
Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Risiko Kredit
akibat Kegagalan Pihak Lawan 1.747.860 - - - 1.747.860
(Counterparty Credit Risk)
TOTAL (A+B+C) 445.259.982 161.556 - 137.195.655 307.902.770
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan kepada
68.076.703 - - - - 68.076.703
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
16.825.358 687.416 - - - 16.137.942
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada Bank
Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 6.367.795 - - - - 6.367.795
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - -
Bond
6 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
19.585 - - - - 19.585
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
Laporan Tahunan 2025 511
Page 81
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
- - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah
286.167.679 - - 150.233.327 - 135.934.352
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
6.592.875 43.364 - - - 6.549.511
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 17.322.041 366.203 - - - 16.955.838
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.016.478 - - - - 2.016.478
12 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 8.229.546 265.472 - 130.820 - 7.833.254
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.956.968 931.803 - - - 15.025.165
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
6.563.546 - - 61.026 - 6.502.520
Tempo
15 Aset Lainnya 15.268.069 - - - - 15.268.069
Total Eksposur Laporan Posisi
449.406.643 2.294.258 - - 296.687.212
Keuangan
B EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINSITRATIF
1 Tagihan Kepada
29.234 - - - - 29.234
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
371.328 - - - - 371.328
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
4.610 - - - - 4.610
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah
7.642 - - - - 7.642
Tinggal
7 Kredit Beragun Properti
135.852 - - - - 135.852
Komersial
8 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 633.435 - - - - 633.435
dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 6 - - - - 6
10 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 3.459 - - - - 3.459
Portofolio Ritel
512 Laporan Tahunan 2025
Page 82
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2024
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.856.681 - - - - 3.856.681
12 Tagihan Yang Telah Jatuh
1.071 - - - - 1.071
Tempo
Total Eksposur Transaksi
5.043.318 - - - 5.043.318
Rekening Administratif
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada
265.499 - - - - 265.499
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
- - - - - -
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
- - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan - - - - - -
Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Risiko Kredit
akibat Kegagalan Pihak Lawan 265.499 - - - 265.499
(Counterparty Credit Risk)
TOTAL (A+B+C) 454.715.460 2.294.258 - - 301.996.029
Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Tagihan kepada
86.408.334 - - - - 86.408.334
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
20.798.405 - - - - 20.798.405
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
Laporan Tahunan 2025 513
Page 83
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2025
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
4 Tagihan Kepada Bank 3.515.961 - - - - 3.515.961
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - -
Bond
6 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
21.135 - - - - 21.135
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
- - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah
303.948.102 - - 168.581.089 - 135.367.013
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
14.317.301 - - - - 14.317.301
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 13.516.509 161.556 - - - 13.354.952
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 1.884.758 - - - - 1.884.758
12 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 13.687.591 - - 1.691.509 - 11.996.082
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 25.383.504 - - - - 25.383.504
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
7.270.475 - - 247.380 - 7.023.094
Tempo
15 Aset Lainnya 17.893.180 - - - - 17.893.180
Total Eksposur Laporan Posisi
508.645.254 161.556 - 170.519.979 337.963.719
Keuangan
B EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINSITRATIF
1 Tagihan Kepada
2.076 - - - - 2.076
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
121.661 - - - - 121.661
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
4.500 - - - - 4.500
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah
86 - - - - 86
Tinggal
7 Kredit Beragun Properti
367.698 - - - - 367.698
Komersial
514 Laporan Tahunan 2025
Page 84
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2025
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
8 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 883.754 - - - - 883.754
dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
10 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 7.336 - - - - 7.336
Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 6.916.746 - - - - 6.916.746
12 Tagihan Yang Telah Jatuh
5.438 - - - - 5.438
Tempo
Total Eksposur Transaksi
8.309.296 - - - 8.309.296
Rekening Administratif
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada
1.747.860 - - - - 1.747.860
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
- - - - - -
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
- - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan - - - - - -
Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Risiko Kredit
akibat Kegagalan Pihak Lawan 1.747.860 - - - 1.747.860
(Counterparty Credit Risk)
TOTAL (A+B+C) 518.702.411 161.556 - 170.519.979 348.020.875
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A EKSPOSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Tagihan kepada
68.076.703 - - - - 68.076.703
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
16.825.358 687.416 - - - 16.137.942
Sektor Publik
Laporan Tahunan 2025 515
Page 85
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2024
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
3 Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 6.367.795 - - - - 6.367.795
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - -
Bond
6 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
19.585 - - - - 19.585
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
- - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah
286.167.679 - - 150.233.327 - 135.934.352
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
6.592.875 43.364 - - - 6.549.511
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 17.322.041 366.203 - - - 16.955.838
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.016.478 - - - - 2.016.478
12 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 8.229.546 265.472 - 130.820 - 7.833.254
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.956.968 931.803 - - - 15.025.165
14 Tagihan Yang Telah Jatuh
6.563.546 - - 61.026 - 6.502.520
Tempo
15 Aset Lainnya 15.268.069 - - - - 15.268.069
Total Eksposur Laporan Posisi
449.406.643 2.294.258 - - 296.687.212
Keuangan
B EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINSITRATIF
1 Tagihan Kepada
29.234 - - - - 29.234
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
371.328 - - - - 371.328
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
516 Laporan Tahunan 2025
Page 86
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2024
Bagian Yang Dijamin Dengan
No. Kategori Portofolio Bagian
Tagihan
Yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
4.610 - - - - 4.610
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah
7.642 - - - - 7.642
Tinggal
7 Kredit Beragun Properti
135.852 - - - - 135.852
Komersial
8 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengelolaan Tanah, 633.435 - - - - 633.435
dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 6 - - - - 6
10 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 3.459 - - - - 3.459
Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.856.681 - - - - 3.856.681
12 Tagihan Yang Telah Jatuh
1.071 - - - - 1.071
Tempo
Total Eksposur Transaksi
5.043.318 - - - 5.043.318
Rekening Administratif
C EKSPOSUR RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada
265.499 - - - - 265.499
Pemerintah
2 Tagihan Kepada Entitas
- - - - - -
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
- - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan - - - - - -
Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Risiko Kredit
akibat Kegagalan Pihak Lawan 265.499 - - - 265.499
(Counterparty Credit Risk)
TOTAL (A+B+C) 454.715.460 2.294.258 - - 301.996.029
Laporan Tahunan 2025 517
Page 87
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar -
Bank secara Individu
Eksposur Aset di Laporan Posisi Keuangan, Kecuali Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 68.700.433 97 97 68.076.703 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
68.700.336 - - 68.076.703 - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
97 97 97 - - -
Negara Lain
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 20.745.982 4.328.532 4.328.532 16.825.358 6.795.633 6.451.925
3 Tagihan Kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.515.936 703.187 703.187 6.367.795 1.373.728 1.373.728
a. Tagihan Jangka Pendek 2.513.736 502.747 502.747 5.866.952 1.173.390 1.173.390
b. Tagihan Jangka Panjang 1.002.200 200.440 200.440 500.843 200.337 200.337
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan 21.135 8.454 8.454 19.585 7.834 7.834
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga /
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 253.918.149 93.762.044 72.261.518 286.167.679 100.933.971 76.735.061
9 Kredit Beragun Properti Komersial 11.460.483 8.720.220 8.584.643 6.592.875 5.690.757 5.653.898
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
13.516.509 16.903.806 16.661.471 17.322.041 20.513.890 19.964.586
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 1.884.758 942.379 942.379 2.016.478 1.008.239 1.008.239
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
13.320.586 12.551.734 11.453.942 8.229.546 7.410.823 7.139.768
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 25.078.803 9.557.837 9.228.643 15.956.968 11.290.630 9.939.515
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 6.867.745 6.626.067 6.595.426 6.563.546 5.688.226 5.639.405
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal 4.957.082 4.957.082 4.957.082 4.746.750 4.746.750 4.697.929
b. Selain Kredit Beragun Rumah
1.910.663 1.668.985 1.638.344 1.816.796 941.476 941.476
Tinggal
15 Aset Lainnya 16.342.405 - 14.348.659 15.268.069 - 13.201.243
a. Uang tunai, emas, dan
2.032.541 - - 2.105.621 - -
commemor ative coin
b. Penyertaan (selain yang
menjadi faktor pengurang - - - - - -
modal)
518 Laporan Tahunan 2025
Page 88
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1) Penyertaan modal
sementara dalam rangka - - - - - -
restrukturisasi kredit
2) Penyertaan kepada
perusahaan keuangan
- - - - - -
yang tidak terdaftar di
bursa
3) Penyertaan kepada
perusahaan keuangan - - - - - -
yang terdaftar di bursa
c. Aset tetap dan inventaris neto 10.460.554 - 10.460.554 9.176.131 - 9.176.131
d. Agunan Yang Diambil Alih
77.591 - 116.386 77.591 - 116.386
(AYDA)
e. Antar Kantor Neto - - - - - -
f. Lainnya 3.771.720 - 3.771.720 3.908.727 - 3.908.727
TOTAL 435.372.925 154.104.358 145.116.953 449.406.643 160.713.730 147.115.202
Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi Pada TransaksiRekening Administratif, Kecuali Eksposur Sekuritisasi.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 2.076 - - 29.234 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
2.076 - - 29.234 - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Negara Lain
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
121.661 43.779 43.779 371.328 150.340 150.340
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan 4.500 1.800 1.800 4.610 1.844 1.844
Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang 4.500 1.800 1.800 4.610 1.844 1.844
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 86 23 21 7.642 2.684 2.071
7 Kredit Beragun Properti Komersial 262.504 215.324 215.210 135.852 117.414 116.650
Laporan Tahunan 2025 519
Page 89
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
8 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
883.754 939.034 939.034 633.435 768.331 768.331
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - 6 3 3
10 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
7.121 5.425 5.015 3.459 3.106 3.075
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 6.856.746 2.756.079 2.754.698 3.856.681 2.712.309 2.712.309
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 747 374 374 1.071 1.599 1.599
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
b. Selain Kredit Beragun Rumah
747 374 374 1.071 1.599 1.599
Tinggal
TOTAL 8.139.196 3.961.838 3.959.931 5.043.318 3.757.630 3.756.222
Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1.747.860 - - 265.499 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
1.747.860 - - 265.499 - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Negara Lain
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- - - - - -
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
TOTAL 1.747.860 - - 265.499 - -
520 Laporan Tahunan 2025
Page 90
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Setelmen (Settlement Risk)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Jenis Transaksi Faktor Faktor
Nilai Nilai
Pengurang ATMR Pengurang ATMR
Eksposur Eksposur
Modal Modal
1. Untuk transaksi yang tergolong
- - - -
Delivery versus payment (DvP)
a. Modal 8% (5-15 hari) - - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari
- - - -
45 hari)
2. Untuk transaksi yang tergolong
Non-delivery versus payment (Non - - - -
DvP)
TOTAL - - - - - -
Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Jenis Transaksi Faktor Faktor
Pengurang ATMR Pengurang ATMR
Modal Modal
1. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
0 - -
Metode External Rating Base Approach (ERBA)
2. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
0 171.393 194.108
Metode Standardized Approach (SA)
3. Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor
- 0 -
Pengurang Modal Inti Utama
TOTAL - 171.393 - 194.108
Eksposur Derivatif
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Negara Lain
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor
- - - - - -
Publik
Laporan Tahunan 2025 521
Page 91
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
3. Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4. Tagihan kepada Bank - - - 253.941 50.788 50.788
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - 253.941 50.788 50.788
5. Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
6. Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
8. Eksposur terkait Central
- - - - - -
Counterparty (CCP)
TOTAL - - - 253.941 50.788 50.788
Total Pengukuran Risiko Kredit (1+2+3+4+5+6)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) 149.248.276 151.116.320
FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT:
Selisih lebih antara cadangan umum PPKA atas aset produktif (B) 1.167.894 1.828.570
yang wajib dihitung dan 1,25% ATMR untuk Risiko Kredit
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B) (C) 148.080.382 149.287.750
TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL (D) - -
Pengungkapan Perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Eksposur Aset di Laporan Posisi Keuangan, Kecuali Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 86.408.335 97 97 68.076.703 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
86.408.237 - - 68.076.703 - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
97 97 97 - - -
Negara Lain
522 Laporan Tahunan 2025
Page 92
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 20.798.405 4.339.017 4.339.017 16.825.358 6.795.633 6.451.925
3 Tagihan Kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.515.961 703.192 703.192 6.367.795 1.373.728 1.373.728
a. Tagihan Jangka Pendek 2.513.761 502.752 502.752 5.866.952 1.173.390 1.173.390
b. Tagihan Jangka Panjang 1.002.200 200.440 200.440 500.843 200.337 200.337
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan 21.135 8.454 8.454 19.585 7.834 7.834
Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga /
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 303.948.102 105.031.379 82.685.385 286.167.679 100.933.971 76.735.061
9 Kredit Beragun Properti Komersial 14.317.301 11.577.038 11.441.461 6.592.875 5.690.757 5.653.898
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
13.516.509 16.903.806 16.661.471 17.322.041 20.513.890 19.964.586
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 1.884.758 942.379 942.379 2.016.478 1.008.239 1.008.239
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
13.687.591 12.826.987 11.729.196 8.229.546 7.410.823 7.139.768
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 25.383.504 9.862.538 9.533.343 15.956.968 11.290.630 9.939.515
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 7.270.475 7.028.797 6.800.252 6.563.546 5.688.226 5.639.405
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal 5.357.275 5.357.275 5.159.371 4.746.750 4.746.750 4.697.929
b. Selain Kredit Beragun Rumah
1.913.200 1.671.522 1.640.881 1.816.796 941.476 941.476
Tinggal
15 Aset Lainnya 17.893.180 - 15.777.135 15.268.069 - 13.201.243
a. Uang tunai, emas, dan
2.154.840 - - 2.105.621 - -
commemor ative coin
b. Penyertaan (selain yang
menjadi faktor pengurang - - - - - -
modal)
1) Penyertaan modal
sementara dalam rangka - - - - - -
restrukturisasi kredit
2) Penyertaan kepada
perusahaan keuangan
- - - - - -
yang tidak terdaftar di
bursa
3) Penyertaan kepada
perusahaan keuangan - - - - - -
yang terdaftar di bursa
c. Aset tetap dan inventaris neto 10.508.301 - 10.508.301 9.176.131 - 9.176.131
d. Agunan Yang Diambil Alih
77.591 - 116.386 77.591 - 116.386
(AYDA)
Laporan Tahunan 2025 523
Page 93
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
e. Antar Kantor Neto - - - - - -
f. Lainnya 5.152.448 - 5.152.448 3.908.727 - 3.908.727
TOTAL 508.645.255 169.223.685 160.621.384 449.406.643 160.713.730 147.115.202
Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi Pada Transaksi Rekening Administratif, Kecuali Eksposur Sekuritisasi.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 2.076 - - 29.234 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
2.076 - - 29.234 - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Negara Lain
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
121.661 43.779 43.779 371.328 150.340 150.340
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan 4.500 1.800 1.800 4.610 1.844 1.844
Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang 4.500 1.800 1.800 4.610 1.844 1.844
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 86 23 21 7.642 2.684 2.071
7 Kredit Beragun Properti Komersial 367.698 320.518 215.210 135.852 117.414 116.650
8 Kredit untuk Pengadaan Tanah,
883.754 939.034 939.034 633.435 768.331 768.331
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - 6 3 3
10 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
7.336 5.587 5.177 3.459 3.106 3.075
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 6.916.746 2.816.079 2.814.698 3.856.681 2.712.309 2.712.309
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 5.438 5.064 5.064 1.071 1.599 1.599
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
b. Selain Kredit Beragun Rumah
5.438 5.064 5.064 1.071 1.599 1.599
Tinggal
TOTAL 8.309.296 4.131.884 4.024.783 5.043.318 3.757.630 3.756.222
524 Laporan Tahunan 2025
Page 94
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1.747.860 - - 265.499 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
1.747.860 - - 265.499 - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Negara Lain
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor
- - - - - -
Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
TOTAL 1.747.860 - - 265.499 - -
Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Setelmen (Settlement Risk)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Jenis Transaksi Faktor Faktor
Nilai Nilai
Pengurang ATMR Pengurang ATMR
Eksposur Eksposur
Modal Modal
1. Untuk transaksi yang tergolong
- - - -
Delivery versus payment (DvP)
a. Modal 8% (5-15 hari) - - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari
- - - -
45 hari)
2. Untuk transaksi yang tergolong
Non-delivery versus payment (Non - - - -
DvP)
TOTAL - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 525
Page 95
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Jenis Transaksi Faktor Faktor
Pengurang ATMR Pengurang ATMR
Modal Modal
1. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
0 - -
Metode External Rating Base Approach (ERBA)
2. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
0 171.393 194.108
Metode Standardized Approach (SA)
3. Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor
- 0 -
Pengurang Modal Inti Utama
TOTAL - 171.393 - 194.108
Eksposur Derivatif
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No Kategori Portofolio ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Indonesia
b. Tagihan Kepada Pemerintah
- - - - - -
Negara Lain
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor
- - - - - -
Publik
3. Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4. Tagihan kepada Bank - - - 253.941 50.788 50.788
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - 253.941 50.788 50.788
5. Tagihan Kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
6. Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
8. Eksposur terkait Central
- - - - - -
Counterparty (CCP)
TOTAL - - - 253.941 50.788 50.788
526 Laporan Tahunan 2025
Page 96
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Total Pengukuran Risiko Kredit (1+2+3+4+5+6)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) 164.817.560 151.116.320
FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT:
Selisih lebih antara cadangan umum PPKA atas aset produktif (B) 973.278 1.828.570
yang wajib dihitung dan 1,25% ATMR untuk Risiko Kredit
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B) (C) 163.844.282 149.287.750
TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL (D) - -
Pengungkapan Kualitatif Counterparty Credit Risk (CCRA)
Perseroan saat ini belum bergabung dengan Central Counterparty (CCP), sehingga tidak memiliki eksposur langsung
terhadap CCP. Namun, Perseroan mengelola risiko kredit pihak lawan (counterparty credit risk) dengan menetapkan
batas eksposur berdasarkan modal internal dan menggunakan jaminan atau garansi sebagai upaya mitigasi risiko.
Perseroan juga memantau secara berkala risiko yang timbul akibat perubahan peringkat kredit dan memastikan
bahwa nilai jaminan yang ada cukup untuk menutupi potensi risiko yang mungkin terjadi.
Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk (CCR1)
(dalam jutaan Rupiah)
Alpha
Potential digunakan
Replacement Tagihan
future EEPE untuk ATMR
cost (RC) Bersih
exposure (PFE) perhitungan
regulatory EAD
1 SA-CCR (untuk derivatif) 0 0 1.4 0 -
2 Metode Internal Model N/A N/A
(untuk derivatif dan SFT)
3 Pendekatan sederhana N/A N/A
untuk mitigasi risiko
kredit (untuk SFT)
4 Pendekatan
komprehensif untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A
6 Total -
Analisis Kualitatif
Bank tidak memiliki eksposur Counterparty Credit Risk pada Desember 2025.
Capital Charge untuk Credit Valuation Adjustment (CCR2)
a b
Indonesia
Tagihan bersih ATMR
Total portfolios berdasarkan Advanced CVA capital charge N/A N/A
1 (i) komponen VaR (termasuk 3× multiplier) N/A
2 (ii) komponen Stressed VaR (termasuk 3× multiplier) N/A
3 Semua Portfolio sesuai Standardised CVA Capital Charge
4 Total sesuai CVA Capital Charge
Laporan Tahunan 2025 527
Page 97
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Analisis Kualitatif
Bank tidak memiliki transaksi derivatif OTC
Eksposur CCR Berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)
(dalam jutaan Rupiah)
Total Tagihan
Bobot Risiko Kategori Portofolio 0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya
Bersih
Tagihan kepada Pemerintah dan Bank 64,021 - - - - - - - 64,021
Sentral
Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain - - - - - - - - -
Tagihan kepada perusahaan sekuritas - - - - - - - - -
Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, - - - - - - - - -
dan Portofolio Ritel
Aset lainnya - - - - - - - - -
Total 64,021 - - - - - - - 64,021
Analisis Kualitatif
Eksposur Counterparty Credit Risk pada Desember 2025 terdapat pada Tagihan pada Pemerintah yang berasal dari instrumen Repo.
Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
(dalam jutaan Rupiah)
Proteksi yang dibeli Proteksi yang dijual
(Protection bought) (Protection sold)
Indonesia - -
Nilai Notional - -
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total Nilai Notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
Analisis Kualitatif
Bank tidak memiliki tagihan bersih derivatif kredit.
528 Laporan Tahunan 2025
Page 98
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengungkapan Kualitatif mengenai originator atau penyedia aset. Dalam hal ini,
Eksposur Sekuritisasi (SECA) Perseroan memiliki peran dalam mendukung
struktur sekuritisasi dengan menyediakan
Perseroan mengelola aktivitas sekuritisasi dengan sekuritas yang akan diperdagangkan melalui
tujuan utama untuk mendiversifikasi portofolio dan entitas khusus (SPV), misalnya Asset Backed
meningkatkan likuiditas. Dalam mengelola risiko Commercial Paper (ABCP) conduits, serta
sekuritisasi, Perseroan mempertimbangkan pembagian memastikan bahwa eksposur risiko dapat
antara banking book dan trading book. Setiap kategori dikelola dengan baik.
ini dikelola dengan strategi yang berbeda, dengan • Entitas Terafiliasi:
banking book berfokus pada pengelolaan jangka Perseroan juga melakukan sekuritisasi melalui
panjang dan stabilitas pendapatan, sedangkan trading entitas terafiliasi yang diatur atau disarankan
book berfokus pada keuntungan jangka pendek melalui oleh Perseroan, di mana entitas ini bertindak
fluktuasi pasar. Perseroan juga menjaga konsistensi sebagai investor. Penilaian dilakukan untuk
dalam pemantauan risiko yang muncul dari aktivitas memastikan bahwa investasi tidak hanya
sekuritisasi, termasuk risiko pasar dan kredit yang terkait dilakukan pada bank atau SPV yang telah
dengan sekuritisasi dan re-sekuritisasi. didisposisi oleh Perseroan, tetapi juga pada
instrumen sekuritas yang dikelola oleh pihak
Perseroan melakukan sekuritisasi untuk mentransfer ketiga yang terlibat dalam proses sekuritisasi.
sebagian risiko kredit dari portofolio pinjaman ke pihak • Entitas dengan Dukungan Implikasi dari Bank:
ketiga, sehingga mengurangi eksposur risiko kredit yang Perseroan memastikan bahwa entitas yang
dihadapi oleh bank. Dalam aktivitas ini, Perseroan juga terlibat dalam sekuritisasi memiliki dukungan
memindahkan risiko kredit kepada entitas pihak ketiga yang memadai dari bank, baik dalam hal
(misalnya SPV) melalui sekuritisasi, dan melakukan pembiayaan maupun peranannya dalam
pengawasan untuk memastikan bahwa risiko yang pengelolaan risiko. Ini juga terkait dengan
ditransfer tetap sesuai dengan profil risiko Perseroan. dampaknya terhadap permodalan Perseroan,
yang dipantau secara ketat melalui pengukuran
a. Tujuan Bank Terkait Sekuritisasi dan Aktivitas Re- dampak terhadap rasio kecukupan modal (CAR).
Sekuritisasi
Eksposur Sekuritisasi Bank: c. Kebijakan Akuntansi Bank Terkait Aktivitas
• Perseroan mengelola eksposur sekuritisasi Sekuritisasi
berdasarkan kebijakan yang berlaku dengan Perseroan menerapkan kebijakan akuntansi
tujuan untuk memitigasi risiko sistemik yang yang sesuai dengan standar yang berlaku
dapat timbul akibat fluktuasi pasar sekuritas. terkait sekuritisasi, termasuk pencatatan
• Aktivitas sekuritisasi dilakukan dengan transaksi sekuritisasi dalam laporan keuangan
mempertimbangkan dampaknya terhadap modal dan pengakuan pendapatan yang berasal dari
dan risiko yang dihadapi oleh Perseroan, terutama sekuritisasi. Perseroan memastikan bahwa seluruh
pada pengelolaan risiko kredit dan likuiditas. transaksi sekuritisasi tercatat dengan transparan
dan akurat, serta melibatkan pihak-pihak terkait
b. Daftar yang Diperlukan Bank Terkait Entitas Khusus untuk menjaga integritas laporan keuangan.
(SPV)
• Special Purpose Entities (SPV):
Perseroan bertindak sebagai sponsor dalam
transaksi sekuritisasi, namun tidak sebagai
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book (SEC1)
(dalam jutaan Rupiah)
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No
Sub- Sub- Sub-
Tradisional Sintetis Tradisional Sintetis Tradisional Sintetis
total total total
Retail (total) –
1 - - - - - - - - -
antara lain
Kredit
2 - - - - - - - - -
perumahan
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 529
Page 99
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No
Sub- Sub- Sub-
Tradisional Sintetis Tradisional Sintetis Tradisional Sintetis
total total total
Eksposur ritel
4 - - - - - - - - -
lainnya
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Non-retail (total) –
6 - - - - - - - - -
antara lain
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersil - - - - - - - - -
Sewa dan
9 - - - - - - - - -
piutang
Non-retail
10 - - - - - - - - -
lainnya
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
Pada 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Banking Book.
Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book (SEC2)
(dalam jutaan Rupiah)
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No
Sub- Sub- Sub-
Tradisional Sintetis Tradisional Sintetis Tradisional Sintetis
total total total
Retail (total) –
1 - - - - - - 446,466 - 446,466
antara lain
pinjaman
2 446,466 446,466
perumahan
3 kartu kredit
eksposur ritel
4
lainnya
5 re-sekuritisasi
Non-retail(total) –
6 - - - - - - - - -
antara lain
7 kredit korporasi
8 kredit komersil
sewa dan
9
piutang
non-retail
10
lainnya
11 re-sekuritisasi
Analisis Kualitatif
Pada posisi 31 Desember 2025, Bank memiliki eksposur sekuritisasi pada Trading Book, dimana Bank bertindak sebagai investor.
530 Laporan Tahunan 2025
Page 100
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Terkait Persyaratan Modalnya - Bank Yang Bertindak
sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai Eksposur
(berdasarkan Bobot Risiko)
No Indonesia
>50% to >100% to
≤20% >20% to 50% 1250%
100% <1250%
Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko
Bobot Risiko Bobot Risiko
1 Total eksposur - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - -
4 Ritel - - - - -
5 Non-ritel - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
7 Senior - - - - -
8 Non-senior - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - -
11 Ritel - - - - -
12 Non-ritel - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
14 Senior - - - - -
15 Non-senior - - - - -
Nilai Eksposur
(berdasarkan regulatory approach)
No Indonesia
IRB RBA
IRB SFA SA/SSFA 1250%
(termasuk IAA)
1 Total eksposur - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
4 Ritel - - - -
5 Non-ritel - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - -
7 Senior - - - -
8 Non-senior - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
11 Ritel - - - -
12 Non-ritel - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - -
14 Senior - - - -
15 Non-senior - - - -
Laporan Tahunan 2025 531
Page 101
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
ATMR
(berdasarkan regulatory approach)
No Indonesia
IRB RBA
IRB SFA SA/SSFA 1250%
(termasuk IAA)
1 Total eksposur - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
4 Ritel - - - -
5 Non-ritel - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - -
7 Senior - - - -
8 Non-senior - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
11 Ritel - - - -
12 Non-ritel - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - -
14 Senior - - - -
15 Non-senior - - - -
Capital charge after cap
No Indonesia
IRB RBA
IRB SFA SA/SSFA 1250%
(termasuk IAA)
1 Total eksposur - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
4 Ritel - - - -
5 Non-ritel - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - -
7 Senior - - - -
8 Non-senior - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
11 Ritel - - - -
12 Non-ritel - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - -
14 Senior - - - -
15 Non-senior - - - -
Analisis Kualitatif
Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Banking book.
532 Laporan Tahunan 2025
Page 102
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Book dan Persyaratan Modalnya - Bank yang Bertindak sebagai
Investor (SEC4)
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai Eksposur (berdasarkan Bobot Risiko)
>20% to >50% to >100% to
No Indonesia ≤20% 1250%
50% 100% <1250% IRB
Bobot Bobot
Bobot Bobot Bobot RBA
Risiko Risiko
Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur - - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - -
4 Ritel - - - - - -
5 Non-retail - - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - -
7 Senior - - - - - -
8 Non-senior - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - -
11 Ritel - - - - - -
12 Non-retail - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - -
14 Senior - - - - - -
15 Non-senior - - - - - -
Exposure Values
(berdasarkan regulatory approach)
No Indonesia
IRB SFA SA/SSFA 1250% IRB RBA
1 Total eksposur - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
4 Ritel - - - -
5 Non-retail - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - -
7 Senior - - - -
8 Non-senior - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
11 Ritel - - - -
12 Non-retail - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - -
14 Senior - - - -
15 Non-senior - - - -
Laporan Tahunan 2025 533
Page 103
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
ATMR
(berdasarkan regulatory approach)
No Indonesia
IRB SFA SA/SSFA 1250% IRB RBA
1 Total eksposur - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
4 Ritel - - - -
5 Non-retail - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - -
7 Senior - - - -
8 Non-senior - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
11 Ritel - - - -
12 Non-retail - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - -
14 Senior - - - -
15 Non-senior - - - -
Capital charge after cap
No Indonesia
IRB SFA SA/SSFA 1250% IRB RBA
1 Total eksposur - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
4 Ritel - - - -
5 Non-ritel - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - -
7 Senior - - - -
8 Non-senior - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - -
11 Ritel - - - -
12 Non-ritel - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - -
14 Senior - - - -
15 Non-senior - - - -
Analisis Kualitatif
Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Banking Bank.
534 Laporan Tahunan 2025
Page 104
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengungkapan Kualitatif Umum Risiko sebagaimana dikemukakan pada Rencana
Kredit Bisnis Bank dan RKAP Bank. Saat ini, Bank telah
menerapkan pemantauan RA RT dengan
Berdasarkan POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang menggunakan limit RA dan RT yang ditetapkan
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, Bank setiap tahunnya
wajib menambahkan informasi eksposur risiko dan 1.2.2. Dalam rangka pengelolaan dan pengendalian
permodalan dalam laporan publikasi tahunan. Risiko risiko kredit, Bank secara teratur meninjau dan
kredit merupakan risiko kerugian akibat debitur dan/ memperbarui Pedoman Kebijakan Manajemen
atau pihak lain gagal memenuhi kewajiban kontraktual Risiko serta Pedoman Kebijakan Kredit dan
kepada Bank, yang mencakup risiko gagal bayar, Pembiayaan untuk kredit dan pembiayaan
konsentrasi kredit, risiko pihak lawan, risiko penyelesaian sebagai bagian dari proses penilaian risiko
transaksi (settlement), dan country risk. Secara umum, dengan langkah-langkah sebagaimana
penerapan manajemen risiko kredit PT Bank Tabungan berikut:
Negara (Persero), Tbk berada pada kondisi memadai a) Bank memiliki PPDigital dalam rangka
dan didukung pengukuran parameter risiko yang memudahkan seluruh pegawai Bank
memungkinkan pemantauan serta mitigasi dilakukan terkait akses kebutuhan aturan internal
secara efektif. khususnya pemantauan kebijakan/prosedur
manajemen Risiko Kredit.
Pengungkapan Penerapan Manajemen b) Bank menerapkan Four Eyes Principle
Risiko Kredit dengan memisahkan fungsi risiko kredit
dan unit bisnis.
1.1. Struktur Organisasi Manajemen Risiko Kredit c) Bank telah mengembangkan Business
1.1.1. Penerapan manajemen risiko kredit Bank Process Improvement (BPI) dengan
BTN dilakukan dengan adanya keterlibatan menerapkan prinsip 3 pilar dalam proses
seluruh pihak yang terkait manajemen risiko pemberian kredit hingga pengelolaan
kredit meliputi Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dokumen kredit yang terbagi menjadi
Komite Kredit, Satuan Kerja Manajemen Risiko, 3 bagian yaitu Bisnis, Risiko dan Operasional
Satuan Kerja Kepatuhan, dan Satuan Kerja Kredit yang dikelola oleh unit kerja yang
Audit Internal. independen.
1.1.2. Direksi memberikan arahan kepada seluruh d) Dalam rangka menurunkan eksposur risiko
pegawai agar dalam penerapan pencapaian kredit, Bank BTN melakukan pre-screening
kinerja tahun 2024 tetap berpedoman pada terhadap debitur, mewajibkan debitur
Good Corporate Governance, aspek Kepatuhan memenuhi agunan yang dipersyaratkan,
terhadap SOP dan ketentuan regulator yang menganalisis dan mengevaluasi kelayakan
berlaku serta senantiasa meningkatkan kredit, dan melakukan pengikatan kredit
pengendalian internal (internal control), yang secara legal.
diimplementasikan oleh seluruh unit kerja. e) Bank telah melakukan implementasi CBC
1.2. Strategi Manajemen Risiko Kredit (Commercial Banking Center) secara
1.2.1. Bank telah memiliki kebijakan pengelolaan nasional sebagai upaya melakukan
risiko konsentrasi kredit dalam bentuk pedoman perbaikan proses dan pengelolaan
penetapan limit risiko kredit yaitu Risk Appetite kredit komersial untuk meningkatkan
(RA) dan Risk Tolerance (RT) untuk Risiko Kredit produktivitas, perbaikan kualitas putusan
meliputi 50 Debitur Inti, NPL Gross (Bankwide, kredit yang tersentral dan objektif, serta
Consumer Loan, SME Loan, Commercial Loan, monitoring yang tersentralisasi.
Corporate Loan, Sharia Financing), NPL Netto, f) Bank secara aktif membuat Laporan dan
Rasio Kol 2 (Bankwide, Consumer Loan, SME Forum Portfolio Quality Review dengan
Loan, Commercial Loan, Corporate Loan, Sharia melaporkan hasilnya kepada Direksi,
Financing), Loan at Risk (LaR), CKPN to NPL, dan Divisi, CBC, SPU (Sentra Proses UMKM),
CKPN to LaR sebagai paramater-parameter RLPC (Regional Loan Processing Center),
untuk menilai kecukupan pencadangan Kantor Cabang secara triwulan atau bila
dari kredit dan pembiayaan dimana rasio- diminta sewaktu-waktu sebagai upaya
rasio tersebut dipantau secara bulanan oleh memberikan gambaran terkini mengenai
Satuan Kerja Manajemen Risiko. Penetapan posisi dan kualitas kredit baik secara
RA dan RT untuk Risiko Kredit dilakukan bankwide maupun per segmentasi kredit.
dengan mempertimbangkan kondisi historis g) Bank sudah menerapkan Portfolio Guideline
indikator risiko kredit, strategi bisnis bank serta untuk Kredit Wholesale dan untuk tahun
kemampuan Bank dalam mengambil risiko 2025 mulai mencakup untuk segmen
Laporan Tahunan 2025 535
Page 105
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
SME dan Pembiayaan Shariah Komersial yang mengalami penurunan nilai (impairment)
sebagai pengendalian risiko konsentrasi adalah tagihan yang diperkirakan tidak akan dapat
kredit dengan tetap mengedepankan asas dipulihkan sepenuhnya, sesuai dengan ketentuan
prudent dan governance. PSAK yang berlaku dalam perhitungan Cadangan
h) Bank sedang melakukan implementasi Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).
SPU sebagai upaya melakukan perbaikan 1.4. Metode Statistik dalam Perhitungan CKPN
proses dan pengelolaan kredit UMKM untuk Bank memiliki PSAK engine dan telah dilakukan
meningkatkan produktivitas, perbaikan implementasi PSAK yang berlaku, hingga saat ini masih
kualitas putusan kredit yang tersentral dan terus dilakukan perbaikan dan update secara kontinyu
objektif, serta monitoring yang tersentralisasi. agar PSAK engine dapat berjalan optimal sehingga
i) Dalam upaya mengantisipasi dampak yang Bank dapat melakukan perhitungan Cadangan
merugikan, Bank telah memproyeksikan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dengan tepat.
kerugian maupun kredit macet melalui
stress testing, baik untuk kebutuhan internal Pengungkapan Risiko Kredit dengan
maupun untuk tujuan pengujian kecukupan Pendekatan Standar Secara Kualitatif
trigger level dari recovery options dalam
dokumen recovery plan, khususnya yang 1.1. Kebijakan Penggunaan Peringkat dalam
terkait dengan aspek kualitas aset. Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit
1.2.3. Bank mempunyai beberapa aplikasi yang Bank menggunakan peringkat risiko kredit terkini dari
mendukung Kecukupan Sistem Informasi lembaga pemeringkat yang diakui oleh Regulasi dalam
Manajemen Risiko Kredit antara lain: melakukan penetapan bobot risiko pada perhitungan
a) Aplikasi Loan Origination System (LOS) ATMR. Jika terdapat lebih dari satu peringkat, Bank
untuk proses kredit konsumer (iLoan) menetapkan bobot risiko dengan prinsip konservatif
yang telah dilengkapi dengan CSM (Credit sebagaimana diatur pada ketentuan Regulator
Scoring Model) dan dilakukan review CSM yang berlaku dengan penerapan yang disesuaikan
secara berkala serta untuk proses kredit berdasarkan mata uang, jenis eksposur, serta
komersial (iLoan) telah dilengkapi iCremo ketersediaan peringkat jangka pendek/panjang.
untuk monitoring kredit. 1.2. Kategori Portofolio yang Menggunakan Peringkat
b) Aplikasi Decision Engine, untuk melakukan Bank menerapkan penggunaan peringkat dalam
digitalisasi proses analisa dan putusan penetapan bobot risiko ATMR pada kategori portofolio
kredit konsumer sehingga memiliki dampak tertentu sesuai ketentuan regulator. Peringkat
antara lain analisa & putusan kredit yang kredit pihak lawan/instrumen digunakan untuk
lebih akurat serta proses kredit menjadi mencerminkan profil risiko secara lebih objektif, di
lebih cepat. mana peringkat yang lebih tinggi dikenakan bobot
c) Aplikasi restrukturisasi kredit konsumer risiko lebih rendah dan peringkat yang lebih rendah
berbasis Web (aplikasi iLoan) untuk dikenakan bobot risiko lebih tinggi.
mempermudah dalam proses 1.3. Lembaga Pemeringkat yang Digunakan
restrukturisasi dan dapat diambil informasi/ Bank menggunakan lembaga pemeringkat yang
data terutama untuk pelaporan risiko kredit. diakui Regulator untuk memperoleh penilaian risiko
d) Aplikasi iColl, mobile apps, iLoan Restruk, kredit yang independen sebagai dasar pengelolaan
portal rumahmurahbtn.co.id untuk portofolio, mitigasi risiko, serta pemenuhan
menunjang proses collection, restrukturisasi ketentuan regulasi yang berlaku.
maupun penyelesaian kredit.
1.2.4. Bank mempunyai kuantitas dan kualitas Pengungkapan Mitigasi Risiko Kredit
sumber daya manusia dalam mendukung dengan Menggunakan Pendekatan Standar
efektivitas proses manajemen Risiko Kredit
yang memadai. 1.1. Kebijakan Bank untuk Jenis Agunan Utama yang
1.2.5. Bank telah memiliki sistem pengendalian Diterima
intern efektif dan melakukan kaji ulang oleh Bank menetapkan kebijakan jenis agunan utama
pihak independen dalam Bank baik oleh SKMR yang diterima untuk mitigasi risiko kredit dengan
maupun SKAI. persyaratan yang ketat, khususnya untuk kredit
1.3. Definisi Tagihan yang Telah Jatuh Tempo dan beragun properti. Untuk agunan properti hunian
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai (rumah tinggal/apartemen, tidak termasuk ruko/
(Impairment). rukan). Bank menetapkan LTV maksimum 80%
Bank mendefinisikan tagihan yang telah jatuh dan mensyaratkan properti selesai dibangun, sah
tempo sebagai kredit yang tidak dapat dilunasi secara hukum, kepemilikan jelas, dinilai oleh pihak
dalam waktu yang disepakati, sementara tagihan berkompeten, serta didukung dokumen lengkap dan
536 Laporan Tahunan 2025
Page 106
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
kemampuan bayar debitur. Sementara itu, untuk 1.3. Pihak Utama Pemberi Jaminan atau Garansi
agunan properti komersial (antara lain ruko/rukan Bank mengidentifikasi pihak-pihak utama yang
dan properti komersial lainnya) Bank menerapkan memberikan jaminan atau garansi terhadap kredit
LTV maksimum 60% dengan persyaratan serupa, yang diberikan, baik itu dari debitur maupun dari
disertai penilaian atas kelayakan dan prospek pihak ketiga, yang berperan dalam memitigasi
komersial agunan. risiko kredit dan memastikan pembayaran kembali
1.2. Prosedur untuk Menilai dan Mengelola Agunan kredit yang diberikan. Bank memastikan bahwa
Bank menerapkan prosedur penilaian dan pemberi jaminan atau garansi tersebut memenuhi
pengelolaan agunan secara menyeluruh sebelum kriteria yang ketat, termasuk kemampuan finansial,
keputusan kredit, serta melakukan kaji ulang berkala legalitas, dan ketentuan lainnya yang memastikan
untuk memastikan agunan/garansi/penjaminan/ jaminan atau garansi yang diberikan dapat dipenuhi
asuransi kredit memenuhi persyaratan hukum jika debitur gagal memenuhi kewajibannya. Bank
dan ketentuan regulator. Instrumen tersebut diakui mengakui penjaminan atau asuransi kredit sebagai
sebagai teknik Mitigasi Risiko Kredit (MRK) dalam teknik Mitigasi Risiko Kredit (MRK) dalam perhitungan
perhitungan ATMR Pendekatan Standar sepanjang ATMR Risiko Kredit menggunakan Pendekatan
menghasilkan ATMR yang lebih rendah dibanding Standar, dengan syarat-syarat tertentu.
tanpa MRK, tidak diperhitungkan ganda, dan masa 1.4. Tingkat Konsentrasi yang Ditimbulkan dari
berlaku pengikatannya paling sedikit sama dengan Penggunaan Teknik Mitigasi Risiko Kredit
sisa tenor eksposur (dengan hasil ATMR minimum Bank terus memantau dan mengelola tingkat
0). Dokumentasi MRK wajib memuat ketentuan konsentrasi yang ditimbulkan dari penggunaan
eksekusi/pencairan yang wajar; untuk garansi, teknik mitigasi risiko kredit, seperti agunan atau
perjanjian harus bersifat tidak dapat dibatalkan garansi, untuk memastikan bahwa tidak terjadi
(irrevocable) dan pencairan dilakukan paling konsentrasi risiko yang berlebihan pada sektor atau
lambat 90 hari sejak eksposur jatuh tempo. debitur tertentu yang dapat mengganggu stabilitas
portofolio kredit Bank.
Risiko Pasar
Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Rincian Parameter
Individual Konsolidasi Individual Konsolidasi
a. Beban modal berdasarkan sensitivity based 392.038 392.038 487.712 487.712
method
1) Kelas risiko GIRR 198.033 198.033 235.887 235.887
2) Kelas risiko CSR (non-sekuritisasi) 107.541 107.541 228.293 228.293
3) Kelas risiko CSR (sekuritisasi: non-CTP) - - - -
4) Kelas risiko CSR (sekuritisasi: CTP) - - - -
5) Kelas risiko ekuitas - - - -
6) Kelas risiko komoditas - - - -
7) Kelas risiko nilai tukar 86.463 86.463 23.531 23.531
b. Beban modal default risk capital (DRC) 18 18 6 6
c. Residual risk add-on (RRAO) - - - -
Beban Modal Risiko Pasar 392.055 392.055 487.717 487.717
ATMR Pilar 1 tambahan - - - -
Credit Valuation Adjustment (CVA) - - - -
Total ATMR Risiko Pasar 4.900.688 4.900.688 6.101.634 6.101.634
Laporan Tahunan 2025 537
Page 107
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Kualitatif Umum
Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar
Risiko Pasar merupakan risiko kerugian akibat pergerakan nilai pasar yang ditimbulkan dari instrumen trading book antara lain risiko
gagal bayar, risiko suku bunga, risiko credit spread, risiko ekuitas dan risiko nilai tukar serta kerugian yang ditimbulkan dari instrumen
banking book antara lain risiko nilai tukar dan risiko komoditas. Dalam mengelola risiko pasar, Perseroan menerapkan manajemen
Risiko Pasar dengan tujuan antara lain mendukung bisnis dengan tetap menjaga tingkat risiko sesuai dengan tingkat risiko yang
akan diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance), menumbuhkan budaya risiko pada setiap insan di seluruh jenjang
organisasi, menjaga kecukupan modal minimum, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Perseroan melakukan aktivitas
trading dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek dari selisih harga dan yield instrumen keuangan.
Dalam mengendalikan Risiko Pasar, Perseroan menerapkan three lines of defense untuk memastikan segregation of duties agar tidak
terjadi conflict of interest dan mendukung aktivitas pada setiap proses manajemen Risiko Pasar. Perseroan juga memiliki kebijakan
yang mengatur secara umum sampai pada level detail terkait aktivitas trading termasuk lindung nilai dan kebijakan manajemen
Risiko Pasar.
Perseroan mendefinisikan trading book sebagai posisi instrumen keuangan dalam neraca dan rekening administratif serta transaksi
derivatif yang dimiliki untuk tujuan diperdagangkan dan dapat dipindahtangankan dengan bebas atau dapat juga dilindung nilai
secara keseluruhan, baik dari transaksi untuk kepentingan sendiri, atas permintaan nasabah, maupun juga kegiatan perantara dan
dalam rangka pembentukan pasar. Perseroan mendefinisikan banking book sebagai posisi instrumen keuangan dalam neraca dan
rekening administratif termasuk transaksi derivatif yang dimiliki bukan untuk tujuan diperdagangkan dan/atau terdapat hambatan
hukum untuk menjual atau melakukan lindung nilai secara keseluruhan terhadap posisi instrumen yang dimaksud. Perseroan memiliki
eksposur sekuritisasi yang dikategorikan dalam trading book karena berdampak pada laporan laba rugi, namun perilakunya tidak
menunjukkan aktivitas trading antara lain tidak diperdagangkan sehingga Perseroan menghitung beban modal tersebut pada
portofolio banking book. Perseroan tidak diperkenankan untuk memindahkan posisi surat berharga di portofolio satu ke portofolio
lainnya, yaitu dari portofolio trading book menjadi banking book, atau sebaliknya kecuali pada kondisi tertentu pemindahan posisi
surat berharga diperkenankan sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh ketentuan/kebijakan regulator
yang berlaku. Kondisi tertentu yang dimaksud yaitu keadaan luar biasa berupa aksi penting yang diumumkan ke publik.
Struktur dan organisasi fungsi manajemen Risiko Pasar terdiri atas Direksi, Risk Taking Unit (Satuan Kerja Treasuri, Satuan Kerja
Dana Retail, Satuan Kerja Dana Lembaga Menengah, Satuan Kerja Dana Lembaga Besar, Satuan Kerja Dana Nasabah Prioritas,
Satuan Kerja Konsumer Subsidi, Satuan Kerja Kredit Konsumer Non Subsidi, Satuan Kerja Kredit Personal, Satuan Kerja Kredit
SME, Satuan Kerja Kredit Korporasi, Satuan Kerja Kredit Komersial, Satuan Kerja Transaksi Wholesale, Satuan Kerja Lembaga
Keuangan dan Pasar Modal, Satuan Kerja Strategi Penjualan dan Distribusi, Satuan Kerja Pengembangan Digital Banking,
Satuan Kerja Pemasaran Digital Banking), Satuan Kerja Manajemen Risiko dan ESG, Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja Audit
Internal, Satuan Kerja Akuntansi dan Perpajakan, Satuan Kerja Operasional Pusat serta Satuan Kerja Operasional Digital. Dalam
mengimplementasikan strategi dan menjalankan proses manajemen Risiko Pasar, Direksi memastikan penetapan struktur
organisasi, perangkat dan kelengkapan unit/fungsi yang terkait dengan penerapan manajemen Risiko Pasar yang independen
serta aktif dalam pelaksanaan Komite Manajemen Risiko serta Komite Asset dan Liabilitas. Risk Taking Unit yang berperan sebagai
first line of defense melaksanakan aktivitas bisnis dengan mempertimbangkan limit-limit Risiko Pasar yang telah ditetapkan.
Satuan Kerja Manajemen Risiko dan ESG yang berperan sebagai second line of defense bertugas melaksanakan fungsi
manajemen risiko antara lain menyusun framework manajemen Risiko Pasar, melakukan kajian risiko atas usulan aktivitas dan/
atau produk baru, melakukan pengukuran dan pemantauan eksposur maupun limit Risiko Pasar, serta stress testing perubahan
makroekonomi terhadap portofolio trading book dan banking book. Satuan Kerja Kepatuhan dan Satuan Kerja Audit Internal
sebagai third lines of defense berperan dalam proses kepatuhan terhadap regulasi dan proses kaji ulang atas pengendalian
intern dalam penerapan manajemen Risiko Pasar. Selain itu Satuan Kerja Lainnya berperan dalam mendukung implementasi
strategi dan proses manajemen Risiko Pasar agar dapat berjalan dengan baik. Dalam perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar.
Perseroan melakukan perhitungan dan pelaporan ATMR untuk Risiko Pasar secara individu.
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait CVA (CVAA)
A. PROSES YANG DILAKSANAKAN BANK UNTUK MENGIDENTIFIKASI, MENGUKUR, MEMANTAU, DAN MENGENDALIKAN RISIKO CVA
Risiko Credit Valuation Adjustment (CVA) merupakan risiko kerugian yang timbul dari perubahan nilai CVA sebagai akibat dari
perubahan credit spread pihak lawan dan faktor Risiko Pasar yang mempengaruhi harga transaksi derivatif dan Securities
Financing Transactions (SFT). CVA mencerminkan penyesuaian harga default risk free dari instrumen derivatif dan SFT karena
adanya potensi gagal bayar dari pihak lawan.
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko, Bank secara berkala melakukan perhitungan risiko CVA setiap bulan. Hasil
perhitungan tersebut merupakan bagian dari perhitungan ATMR Risiko Pasar.
B. METODE YANG DIPERGUNAKAN DALAM MENENTUKAN BESARAN CVA
Perseroan melakukan perhitungan beban modal CVA menggunakan pendekatan CVA dasar yang disederhanakan sesuai SEOJK
No. 23/SEOJK.03/2022 tanggal 07 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi
Bank Umum.
538 Laporan Tahunan 2025
Page 108
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengungkapan Informasi Kualitatif Risiko Pasar secara Umum
Informasi Penerapan Manajemen Risiko 3. Kebijakan Khusus Prosedur Transaksi Pasar Uang
Pasar 1.1. Petunjuk Teknis Alur Kerja Transaksi Instrumen
Keuangan Bank Indonesia
Risiko Pasar adalah risiko pada posisi neraca dan rekening 1.2. Petunjuk Teknis Alur Kerja Transaksi Interbank
administratif, termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan Call Money
secara keseluruhan dari kondisi pasar, termasuk Risiko 1.3. Petunjuk Teknis Alur Kerja Penetapan Suku Bunga
perubahan harga option. Jenis risiko pasar adalah: Deposit On Call
a. Risiko suku bunga (Interest Rate Risk), 1.4. Petunjuk Teknis Alur Kerja Penetapan Kuotasi
b. Risiko nilai tukar (Foreign Exchange Risk); JIBOR
c. Risiko ekuitas (Equity Risk); dan 1.5. Petunjuk Teknis Alur Kerja Transaksi Repurchase
d. Risiko komoditas (Commodity Risk) Agreement
Risiko ekuitas dan risiko komoditas tidak berpengaruh Sebagai bagian dari pengelolaan risiko pasar, unit
langsung pada tingkat risiko pasar Bank secara individu pengelola risiko pasar melakukan pengukuran dan
maupun konsolidasi. pemantauan risiko atas portofolio Trading Book dan
Banking Book dengan mengacu kepada ketentuan dan
Bank melakukan pengelolaan risiko pasar menggunakan limit internal Bank serta regulator secara berkala. Dalam
beberapa indikator, antara lain Aset Tertimbang pengukuran risiko pasar, Bank melakukan valuasi portofolio
Menurut Risiko (ATMR), Value at Risk (VaR), Unrealized Trading Book dan Banking Book dengan metode mark-to-
Surat Berharga Loss AFS (UL AFS), Posisi Devisa Netto market dan mark-to-model. Mark-to-market digunakan
(PDN), Repricing Gap, EVE Sensitivity, dan NII Sensitivity. ketika nilai/harga valuasi sebuah instrument terdapat
Pengelolaan ini mengacu pada regulasi yang berlaku di pasar, sementara mark-to-model akan digunakan
dan ketentuan internal yang meliputi kebijakan, standar apabila nilai/harga tersebut tidak tersedia di pasar.
prosedur dan petunjuk teknis.
Salah satu tahap dalam proses pengelolaan risiko
Pengelolaan risiko pasar Bank dilakukan oleh Satuan Kerja pasar adalah pengukuran eksposur risiko pasar. Hal
Manajemen Risiko dan ESG. Adapun tugas dan tanggung tersebut dilakukan Bank untuk keperluan pemantauan
jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko dan ESG, antara secara periodik terhadap portofolio Trading Book dan
lain melakukan pengelolaan risiko pasar Bank dengan Banking Book dengan menggunakan limit risiko pasar
menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan risiko pasar yang ditentukan secara internal. Adapun limit risiko
serta menyusun alternatif strategi alokasi dan lindung yang dimaksud adalah sebagai berikut:
nilai atas aset Bank agar dapat menghasilkan interest 1. Limit Risiko Pasar Trading Book
income dan fee base income secara efisien dengan a. Loss Limit untuk membatasi jumlah maksimum
risiko yang terkendali, dan mengelola manajemen sistem akumulasi kerugian (realized dan unrealized)
informasi dalam rangka pengelolaan risiko pasar. yang diperkenankan baik yang telah terealisasi
maupun yang baru berupa potensi.
Proses pengelolaan risiko pasar dilakukan pada b. Cut Loss Limit untuk membatasi maksimum
portofolio Trading Book dan Banking Book Bank, di mana penurunan harga atas setiap transaksi terbuka
pengelolaan Trading Book dan Banking Book Bank surat berharga yang dimiliki dealer (unrealized
mengacu pada Kebijakan Khusus dan Petunjuk Teknis Loss).
sebagai berikut: c. Holding Period Limit untuk membatasi maksimum
1. Kebijakan Khusus Pedoman Transaksi Treasury waktu kepemilikan atas instrumen surat berharga
1.1. Petunjuk Teknis Penetapan Limit Treasury yang termasuk dalam Trading Book.
1.2. Petunjuk Teknis Penilaian Kualitas Portofolio d. Net Open Position untuk membatasi jumlah
Treasury posisi terbuka yang diperbolehkan untuk dimiliki
1.3. Petunjuk Teknis Pelaporan Transaksi dan dalam periode waktu tertentu.
Sertifikasi Treasury e. DV01 untuk mengukur potensi keuntungan/
1.4. Petunjuk Teknis Operasional Dealing Room kerugian atas portofolio bank dengan asumsi
2. Kebijakan Khusus Prosedur Transaksi Fixed Income terjadi peningkatan 1 bps suku bunga pasar.
1.1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Investasi pada 2. Limit Risiko Pasar Banking Book
Reksa Dana a. Unrealized Loss Surat Berharga AFS untuk
1.2. Petunjuk Teknis Alur Kerja Transaksi Jual Beli mengukur potensi kerugian surat berharga
Surat Berharga portofolio AFS.
1.3. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Transaksi Treasury b. Repricing Gap untuk mengukur besarnya gap
sesuai PSAK 71 antara aset dan liabilitas Bank yang sensitif
Laporan Tahunan 2025 539
Page 109
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
dengan perubahan suku bunga terhadap target Bank hanya dapat memasukkan instrumen keuangan,
earning asset tahun berjalan. instrumen nilai tukar, atau komoditas ke dalam
c. EVE Sensitivity untuk mengukur besarnya Trading Book apabila tidak ada hambatan hukum
eksposur risiko suku bunga pada portofolio untuk menjual atau melakukan lindung nilai secara
banking book terhadap perubahan nilai keseluruhan terhadap instrumen dimaksud. Adapun
ekonomis modal akibat perubahan suku bunga. lindung nilai merupakan proses untuk menekan risiko
d. NII Sensitivity untuk mengukur besarnya fluktuasi (counterbalancing) dari eksposur pada posisi risiko
pendapatan bunga akibat perubahan suku long dan short di instrumen yang terkorelasi.
bunga (rate shock).
e. Unrealized Loss Surat Berharga FVOCI terhadap Setiap instrumen yang tidak dimiliki untuk tujuan trading
modal untuk mengukur potensi kerugian atas sebagaimana di atas pada saat awal transaksi, harus
surat berharga kategori FVOCI yang dimiliki Bank dikategorikan ke dalam Banking Book. Instrumen di
terhadap modal. bawah ini dimasukkan ke dalam Banking Book:
f. PDN untuk mengukur risiko nilai tukar atas 1. ekuitas yang tidak tercatat di bursa;
portofolio valuta asing yang dimiliki Bank Dalam 2. instrumen yang ditetapkan untuk warehousing
denominasi Rupiah terhadap modal. sekuritisasi;
3. kepemilikan real estate secara langsung serta
Metode yang digunakan untuk menghitung kecukupan derivatif atas kepemilikan langsung dimaksud;
modal BTN atas risiko pasar adalah Metode Pendekatan 4. kredit ritel dan kredit usaha mikro, kecil, dan
Standar (Standardised Approach) yang mengacu pada menengah (UMKM), termasuk komitmen atas kredit
SEOJK No.23 /SEOJK.03/2022. ritel dan kredit UMKM;
5. hedge funds;
Portofolio Trading Book dan Banking Book 6. instrumen derivatif dan fund yang memiliki tipe-tipe
yang Diperhitungkan dalam Kewajiban instrumen di atas sebagai aset yang mendasari
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) (underlying); atau
7. instrumen yang dimiliki dengan tujuan untuk lindung
Setiap instrumen yang dimiliki Bank untuk satu atau nilai untuk risiko tertentu pada posisi dalam tipe-tipe
lebih tujuan berikut ditetapkan sebagai instrumen instrumen di atas.
Trading Book ketika pertama kali dibukukan:
1. jual beli jangka pendek; Pengelompokan Regulatory Book terkait
2. mengambil keuntungan dari pergerakan harga Instrumen Keuangan
jangka pendek;
3. mengunci keuntungan arbitrase; dan/atau Kebijakan yang digunakan untuk aktivitas
4. risiko lindung nilai yang timbul dari instrumen yang pengelompokkan instrumen keuangan ke dalam
memenuhi kriteria 1), 2), atau 3) di atas, kecuali Trading Book dan Banking Book diterapkan dan
memiliki hambatan hukum untuk menjual/melakukan dipahami secara menyeluruh oleh unit kerja terkait
lindung nilai atau termasuk dalam instrumen yang melalui standar prosedur internal. Kebijakan dan
dikategorikan sebagai Banking Book. prosedur internal tersebut digunakan antara lain
untuk tujuan perhitungan capital charge, memastikan
Instrumen di bawah ini diasumsikan dimiliki dengan kepatuhan dengan kriteria peraturan yang diterbitkan
tujuan trading sehingga dapat dikategorikan sebagai oleh regulator, dan memperhitungkan kemampuan dan
instrumen Trading Book, kecuali memiliki hambatan praktik manajemen risiko khususnya Risiko Pasar.
hukum untuk menjual/melakukan lindung nilai atau
termasuk dalam instrumen Banking Book sebagaimana Penetapan suatu instrumen pasar sebagai komponen
dimaksud pada Ruang Lingkup Banking Book: trading yang diperhitungan capital charge nya
1. Instrumen yang dimiliki sebagai aset atau liabilitas selalu mengacu kepada kebijakan pengelompokkan
yang diperlakukan sebagai trading menurut standar Regulatory Book yang tidak menyimpang dari kriteria
akuntansi. yang telah ditetapkan Regulator. Bank memasukkan
2. Instrumen yang berasal dari aktivitas market- instrumen keuangan, instrumen nilai tukar, atau
making. komoditas ke dalam Trading Book apabila tidak ada
3. Investasi ekuitas dalam fund. hambatan hukum untuk menjual atau melakukan
4. Ekuitas yang terdaftar pada bursa. lindung nilai secara keseluruhan terhadap instrumen
5. Transaksi repo yang berkaitan dengan trading. dimaksud. Bank juga melakukan perhitungan nilai wajar
6. Hak opsi, termasuk derivatif melekat (embedded (fair value) secara harian untuk instrumen Trading
derivative) dari instrumen yang diterbitkan dari Book dan mencatat setiap perubahan nilai dalam akun
Banking Book dan yang berkaitan dengan Risiko laba rugi dengan menggunakan sistem treasury yang
Kredit atau Risiko Ekuitas. terintegrasi.
540 Laporan Tahunan 2025
Page 110
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sistem treasury meminimalisasi risiko terkait aktivitas Dalam rangka melaksanakan strategi pengendalian
operasional perhitungan beban modal yang mungkin risiko nilai tukar, Satuan Kerja Treasury berwenang
terjadi dikarenakan penempatan instrumen pada untuk melakukan aktivitas-aktivitas di pasar untuk
Trading Book atau Banking Book yang bertentangan menghindari, mengurangi, dan memindahkan risiko
dengan asumsi umum, pasar, dan lain sebagainya. nilai tukar baik dengan cara managing portofolio sesuai
Infrastruktur ini juga memiliki peran dalam proses limit maupun melakukan hedging dengan instrumen
monitor perpindahan instrumen keuangan antar konvensional maupun derivatif.
Regulatory Books. Selain didukung oleh sistem treasury,
Bank juga telah memiliki struktur organisasi treasury Struktur dan Organisasi Fungsi Manajemen
yang masih relevan dengan definisi trading desk Risiko Pasar
sehingga mempermudah manajemen instrumen
keuangan berdasarkan fungsi, tugas, tanggung jawab 1. Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko
masing-masing desk. Konsolidasi/Terintegrasi yang komprehensif dan
efektif, BTN memiliki Komite Tata Kelola Terintegrasi
Sampai dengan periode pelaporan, tidak terdapat (KTKT) yang merupakan bentuk pengawasan aktif
proses perizinan pemindahan instrumen keuangan Dewan Komisaris atas penerapan Manajemen Risiko
antara Trading Book dan Banking Book dikarenakan secara terintegrasi.
belum terdapat kondisi yang diperlukan sesuai 2. BTN memiliki Komite Manajemen Risiko (KOMAR)
ketentuan Regulator. yang bertindak sebagai Komite yang memantau
Profil Risiko dan pengelolaan seluruh risiko dalam
Rencana Antisipasi Risiko Pasar atas rangka menetapkan risk appetite, limit risiko, strategi
Transaksi Valuta Asing pengelolaan risiko, stress testing, serta kecukupan
modal. Selain itu, dalam rangka penerapan
Pengendalian nilai tukar ditujukan untuk manajemen risiko di Entitas Anak, BTN juga memiliki
mengoptimalkan eksposur valuta asing atau Posisi Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KOMAR
Devisa Neto (PDN) pada portofolio Trading Book Terintegrasi) yang memiliki tugas dan tanggung
dan Banking Book. Hedging merupakan salah satu jawab untuk membantu Direksi dalam rangka
cara dalam mengendalikan risiko nilai tukar dan penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi yang
dilaksanakan secara selektif. Hedging dapat dilakukan komprehensif dan efektif, termasuk penyusunan
atas sebagian atau keseluruhan eksposur valuta asing dan perbaikan atau penyempurnaan kebijakan
Bank dengan tujuan: Manajemen Risiko Terintegrasi.
1. Untuk melindungi kepentingan Bank terhadap risiko 3. BTN juga memiliki Satuan Kerja Manajemen
perubahan kondisi pasar. Risiko & ESG yang bertugas membantu proses
2. Memperoleh profil PDN ekonomik yang ideal dengan pengawasan aktif penerapan Manajemen Risiko
tetap mempertimbangkan faktor biaya yang yang dilakukan oleh Direksi BTN secara rutin. Dalam
optimal. melakukan tugasnya, Satuan Kerja Manajemen
3. Mencegah penurunan pendapatan. Risiko & ESG berkoordinasi dengan satuan kerja
4. Membatasi atau menurunkan risiko nilai tukar dari yang melaksanakan fungsi Manajemen Risiko pada
underlying posisi valuta asing. masing-masing Perusahaan Anak.
Interest Rate in the Banking Book (IRRBB)
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB - Bank secara Individu
Analisis Kualitatif
1. Penjelasan mengenai bagaimana Perseroan mendefinisikan IRRBB untuk pengukuran dan pengendalian Risiko.
IRRBB (Interest Rate Risk in the Banking Book) adalah risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan
posisi Banking Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan (equity) dan rentabilitas (earnings)
Bank baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Pengukuran IRRBB dilakukan dengan menentukan gap antara
aset sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga antara bucket repricing
maturities kemudian disimulasikan dengan perubahan suku bunga Bank. Pengendalian risiko suku bunga dilakukan dengan
meminimalisir gap repricing maturities pada setiap skala waktu (bucket) antara aset sensistif suku bunga, liabilitas sensitif
suku bunga dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga melalui strategi asset liability management.
2. Penjelasan mengenai strategi Manajemen Risiko dan Mitigasi Risiko untuk IRRBB
Strategi manajemen risiko pada IRRBB yang diterapkan adalah dengan meminimalisir gap repricing maturities tiap bucket
antara aset sensistif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga Bank. Adapun
mitigasi risiko yang dilakukan Bank guna meminimalisir risiko suku bunga antara lain peningkatan DPK yang berbasis
transaksional, penghimpunan dana wholesale melalui penerbitan NCD dan obligasi senior atau obligasi subordinasi.
Laporan Tahunan 2025 541
Page 111
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Analisis Kualitatif
3. Periodisasi perhitungan IRRBB Bank dan penjelasan mengenai pengukuran spesifik yang digunakan Perseroan untuk
mengukur sensitivitas terhadap IRRBB.
Perhitungan IRRBB dilakukan setiap bulan guna memberikan informasi kepada manajemen dalam menentukan perubahan
suku bunga kredit dan dana. Adapun pengukuran yang digunakan menggunakan dua metode yaitu EVE (∆EVE terhadap
modal tier 1) dan NII (∆NII terhadap target NII tahun berjalan).
4. Penjelasan mengenai skenario shock suku bunga dan skenario stress yang digunakan Perseroan dalam perhitungan IRRBB
dengan menggunakan metode EVE dan NII.
Shock suku bunga yang digunakan yaitu perubahan suku bunga mulai dari 350, 400, dan 500 basis poin dengan 6 jenis
skenario shock suku bunga yang digunakan yaitu:
Estimasi Perubahan
Skenario Penjelasan
Economics Value Earnings
Parallel Up Shock suku bunga yang paralel ke atas v v
Parallel Down Shock suku bunga yang paralel ke bawah v v
Steepener Shock suku bunga yang melandai suku bunga jangka v
pendek menurun dan suku bunga jangka panjang
meningkat short rates down and long rates up)
Flatterner Shock suku bunga yang mendatar dengan v
perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat
dan suku bunga jangka panjang menurun
Short Up Shock suku bunga jangka pendek yang meningkat v
Short Down Shock suku bunga jangka pendek yang menurun v
5. Apabila terdapat asumsi pemodelan yang digunakan secara signifikan dalam IMS Bank (contoh: hasil pengukuran EVE yang
dilakukan oleh Bank untuk tujuan selain pengungkapan, asesmen internal terhadap kecukupan permodalan) berbeda
dari asumsi pemodelan yang digunakan dalam laporan perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar, Perseroan harus
memberikan penjelasan terhadap asumsi tersebut termasuk dampaknya serta alasan penggunaan asumsi tersebut
(contoh: data historis, pertimbangan dan analisis manajemen).
Perhitungan parameter baseline atas deposito dengan opsi early redemption dan produk pinjaman suku bunga tetap
dengan opsi prepayment Perseroan tidak menggunakan model, melainkan menggunakan pendekatan data historis
bulanan yang akan di-update setiap bulan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dengan mempertimbangkan
pengembangan sistem yang saat ini sedang dipersiapkan.
6. Penjelasan mengenai bagaimana Perseroan melakukan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB (apabila ada) dan
perlakuan akuntansi terkait.
Perseroan melakukan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB pada Junior Global Bond yang diterbitkan dengan cross
currency swap sehingga risiko perubahan suku bunga dan nilai tukar terhadap pendapatan bunga bersih dan nilai
ekonomis modal dapat diminalisir.
7. Penjelasan komprehensif mengenai asumsi utama pemodelan dan parametrik yang digunakan dalam menghitung ΔEVE
dan ΔNII.
a. Margin komersial dan spread components lainnya telah diperhitungkan dalam arus kas dan dalam tingkat suku
bunga diskonto yang digunakan dalam perhitungan dengan metode EVE.
b. Repricing maturity untuk NMD digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu behavioral dan kontraktual. Untuk NMD behavioral
ditempatkan pada bucket sesuai perhitungan core dan non-core serta pass through rate dari data historis Bank,
sedangkan NMD kontraktual ditempatkan pada bucket sesuai tanggal jatuh tempo.
c. Metodologi untuk prepayment rate dan early withdrawal menggunakan pendekatan data historis bulanan yang akan
di-update setiap bulan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dengan mempertimbangkan pengembangan
sistem yang saat ini sedang dipersiapkan.
d. Instrumen KPR subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) yang merupakan program pemerintah
diasumsikan sebagai aset yang tidak sensitif terhadap suku bunga, karena sumber dana penyaluran kredit berasal
dari penempatan dana pemerintah sampai dengan jatuh tempo kredit. Sedangkan instrumen KPR SSA (Subsidi
Selisih Angsuran) dan SSB (Subsidi Selisih Bunga) ditempatkan pada bucket 1 (satu) tahun dengan pertimbangan
repricing maturity kredit ditetapkan pemerintah menggunakan acuan surat berharga pemerintah dengan tenor 1
(satu) tahun.
e. Valas yang dimiliki Bank lebih dari 5% terhadap total kewajiban Bank.
8. Informasi lainnya yang perlu diungkapkan oleh Perseroan terkait interpretasi Bank terhadap signifikansi dan sensitivitas
hasil pengukuran IRRBB yang telah diungkapkan dan/atau penjelasan terhadap variasi yang signifikan pada tingkat IRRBB
yang dilaporkan dibandingkan dengan pengungkapan sebelumnya (apabila ada).
Signifikansi dan sensitivitas IRRBB hasil pengukuran Bank periode laporan berada pada peringkat 1 (low) karena berada di
bawah limit internal dan batas 13% dari OJK.
542 Laporan Tahunan 2025
Page 112
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Analisis Kuantitatif
1. Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk NMD.
Repricing maturity untuk NMD digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu behavioral dan kontraktual. Untuk NMD behavioral
dihitung nilai core dan non-core serta pass through rate berdasarkan data historis Bank. Sedangkan NMD kontraktual
ditempatkan pada bucket sesuai tanggal jatuh tempo.
2. Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD.
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD berada pada bucket 4- 5
tahun yaitu pada segmen Tabungan non transaksional untuk produk tabungan yang bersifat kontraktual (memiliki tenor
reprice maturity).
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Analisis Kualitatif
1. Penjelasan mengenai bagaimana Perseroan mendefinisikan IRRBB untuk pengukuran dan pengendalian Risiko.
IRRBB (Interest Rate Risk in the Banking Book) adalah risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan
posisi Banking Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan (equity) dan rentabilitas (earnings)
Perseroan baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Pengukuran IRRBB dilakukan dengan menentukan gap
antara aset sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga antara bucket
repricing maturities kemudian disimulasikan dengan perubahan suku bunga Bank. Pengendalian risiko suku bunga
dilakukan dengan meminimalisir gap repricing maturities pada setiap skala waktu (bucket) antara aset sensistif suku bunga,
liabilitas sensitif suku bunga dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga melalui strategi asset liability management.
2. Penjelasan mengenai strategi manajemen risiko dan mitigasi risiko untuk IRRBB
Strategi manajemen risiko pada IRRBB yang diterapkan adalah dengan meminimalisir gap repricing maturities tiap bucket
antara aset sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga Bank. Adapun
mitigasi risiko yang dilakukan Perseroan guna meminimalisir risiko suku bunga antara lain peningkatan DPK yang berbasis
transaksional, penghimpunan dana wholesale melalui penerbitan NCD dan obligasi senior atau obligasi subordinasi.
3. Periodisasi perhitungan IRRBB Perseroan dan penjelasan mengenai pengukuran spesifik yang digunakan Perseroan untuk
mengukur sensitivitas terhadap IRRBB.
Perhitungan IRRBB dilakukan setiap bulan guna memberikan informasi kepada manajemen dalam menentukan perubahan
suku bunga kredit dan dana. Adapun pengukuran yang digunakan menggunakan dua metode yaitu EVE (∆EVE terhadap
modal tier 1) dan NII (∆NII terhadap target NII tahun berjalan).
4. Penjelasan mengenai skenario shock suku bunga dan skenario stress yang digunakan Perseroan dalam perhitungan IRRBB
dengan menggunakan metode EVE dan NII.
Shock suku bunga yang digunakan yaitu perubahan suku bunga mulai dari 350, 400, dan 500 basis poin dengan 6 jenis
skenario shock suku bunga yang digunakan yaitu:
Estimasi Perubahan
Skenario Penjelasan
Economics Value Earnings
Parallel Up Shock suku bunga yang paralel ke atas v v
Parallel Down Shock suku bunga yang paralel ke bawah v v
Steepener Shock suku bunga yang melandai suku bunga jangka v
pendek menurun dan suku bunga jangka panjang
meningkat short rates down and long rates up
Flatterner Shock suku bunga yang mendatar dengan v
perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat
dan suku bunga jangka panjang menurun
Short Up Shock suku bunga jangka pendek yang meningkat v
Short Down Shock suku bunga jangka pendek yang menurun v
5. Apabila terdapat asumsi pemodelan yang digunakan secara signifikan dalam IMS Bank (contoh: hasil pengukuran EVE
yang dilakukan oleh Perseroan untuk tujuan selain pengungkapan, asesmen internal terhadap kecukupan permodalan)
berbeda dari asumsi pemodelan yang digunakan dalam laporan perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar,
Perseroan harus memberikan penjelasan terhadap asumsi tersebut termasuk dampaknya serta alasan penggunaan
asumsi tersebut (contoh: data historis, pertimbangan dan analisis manajemen).
Perhitungan parameter baseline atas deposito dengan opsi early redemption dan produk pinjaman suku bunga tetap
dengan opsi prepayment Bank tidak menggunakan model, melainkan menggunakan pendekatan data historis bulanan
yang akan di-update setiap bulan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dengan mempertimbangkan pengembangan
sistem yang saat ini sedang dipersiapkan.
Laporan Tahunan 2025 543
Page 113
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Analisis Kualitatif
6. Penjelasan mengenai bagaimana Perseroan melakukan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB (apabila ada) dan
perlakuan akuntansi terkait.
Perseroan melakukan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB pada Junior Global Bond yang diterbitkan dengan cross
currency swap sehingga risiko perubahan suku bunga dan nilai tukar terhadap pendapatan bunga bersih dan nilai
ekonomis modal dapat Diminimalisir.
7. Penjelasan komprehensif mengenai asumsi utama pemodelan dan parametrik yang digunakan dalam menghitung ΔEVE
dan ΔNII.
a. Margin komersial dan spread components lainnya telah diperhitungkan dalam arus kas dan dalam tingkat suku
bunga diskonto yang digunakan dalam perhitungan dengan metode EVE.
b. Repricing maturity untuk NMD digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu behavioral dan kontraktual. Untuk NMD behavioral
ditempatkan pada bucket sesuai perhitungan core dan non-core serta pass through rate dari data historis Bank,
sedangkan NMD kontraktual ditempatkan pada bucket sesuai tanggal jatuh tempo.
c. Metodologi untuk prepayment rate dan early withdrawal menggunakan pendekatan data historis bulanan yang akan
di-update setiap bulan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dengan mempertimbangkan pengembangan
sistem yang saat ini sedang dipersiapkan.
d. Instrumen KPR subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) yang merupakan program pemerintah
diasumsikan sebagai aset yang tidak sensitif terhadap suku bunga, karena sumber dana penyaluran kredit berasal
dari penempatan dana pemerintah sampai dengan jatuh tempo kredit. Sedangkan instrumen KPR SSA (Subsidi
Selisih Angsuran) dan SSB (Subsidi Selisih Bunga) ditempatkan pada bucket 1 (satu) tahun dengan pertimbangan
repricing maturity kredit ditetapkan pemerintah menggunakan acuan surat berharga pemerintah dengan tenor
1 (satu) tahun.
e. Valas yang dimiliki Bank lebih dari 5% terhadap total kewajiban Bank.
8. Informasi lainnya yang perlu diungkapkan oleh Perseroan terkait interpretasi Bank terhadap signifikansi dan sensitivitas
hasil pengukuran IRRBB yang telah diungkapkan dan/atau penjelasan terhadap variasi yang signifikan pada tingkat IRRBB
yang dilaporkan dibandingkan dengan pengungkapan sebelumnya (apabila ada).
Signifikansi dan sensitivitas IRRBB hasil pengukuran Bank periode laporan berada pada peringkat 1 (low) karena berada di
bawah limit internal dan batas 13% dari OJK.
Analisis Kuantitatif
1. Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk NMD.
Repricing maturity untuk NMD digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu behavioral dan kontraktual. Untuk NMD behavioral
dihitung nilai core dan non-core serta pass through rate berdasarkan data historis Bank. Sedangkan NMD kontraktual
ditempatkan pada bucket sesuai tanggal jatuh tempo.
2. Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD.
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD berada pada bucket 4- 5
tahun yaitu pada segmen Tabungan non transaksional untuk produk tabungan yang bersifat kontraktual (memiliki tenor
reprice maturity).
Laporan Perhitungan IRRBB
Interest Rate in The Banking Book (IRRBB) merupakan bagian dari risiko suku bunga di mana fokus pada dampak
perubahan nilai ekonomis dari posisi banking book yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan
dan rentabilitas Perseroan. Dalam pengukuran dan perhitungan IRRBB, Perseroan menerapkan 6 (enam) jenis
skenario shock suku bunga untuk perhitungan DEVE yaitu Parallel Up, Parallel Down, Steepener, Flattener, Short Rates
Up, dan Short Rates Down. Sedangkan untuk perhitungan DNII menggunakan 2 skenario shock yaitu Parallel Up dan
Parallel Down. Perseroan mengukur perubahan NII (DNII) sebagai penurunan maksimum dari NII saat terjadi skenario
peningkatan atau penurunan suku bunga. Berikut hasil pemantauan manajemen risiko suku bunga Perseroan.
Bank secara Individu
(dalam Jutaan Rupiah)
31-Dec-25 31-Dec-24
Jenis Skenario Shock
No ΔEVE ΔNII ΔEVE ΔNII
Suku Bunga
T T-1 T T-1 T T-1 T T-1
1 Parallel up (2.475.824) (2.442.981) (785.530) (1.910.778) (2.887.356) (1.178.301) (2.763.907) (2.358.529)
2 Parallel down 3.592.781 3.537.112 540.439 1.648.169 3.899.531 1.895.623 2.447.081 2.067.164
3 Steepener (1.673.575) (1.834.391) (1.013.969) (579.649)
544 Laporan Tahunan 2025
Page 114
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31-Dec-25 31-Dec-24
Jenis Skenario Shock
No ΔEVE ΔNII ΔEVE ΔNII
Suku Bunga
T T-1 T T-1 T T-1 T T-1
4 Flattener 1.202.552 1.345.944 517.508 532.558
5 Short rate up (442.460) (304.941) (1.209.839) (416.080)
6 Short rate down 160.015 19.199 861.744 29.562
Niai Maksimum Negatif
7 2.475.824 2.442.981 785.530 1.910.778 2.887.356 1.178.301 2.763.907 2.358.529
(absolut)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau
8 28.768.953 30.634.918 17.533.525 17.533.525 29.229.783 28.902.255 16.216.707 16.216.707
Project Income (untuk ΔNII)
Niai Maksimum dibagi Modal Tier 1
(untuk ΔEVE) atau Project Income 8,61% 7,97% 4,48% 10,90% 9,88% 4,08% 17,04% 14,54%
(untuk ΔNII)
T (Desember); T-1 (September)
Berdasarkan portofolio Perseroan saat ini, apabila terjadi perubahan suku bunga sesuai dengan skenario parallel
shock up sebesar ±400 bps akan berdampak terhadap perubahan pendapatan bunga dan beban bunga Perseroan
sebesar 4,48% terhadap target NII Perseroan. Adapun potensi kerugian maksimum nilai ekonomis dari ekuitas yang
dialami Perseroan apabila terjadi perubahan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga jangka panjang
meningkat sesuai dengan skenario parallel up maka potensi kerugian maksimum terhadap Ekuitas Modal Inti (Tier 1)
yang akan dialami Perseroan sebesar Rp2,47 Triliun dan bila dibanding dengan total Modal Inti (Tier 1) sebesar 8,61%
sehingga masih berada di bawah ketentuan limit OJK sebesar 15% dari modal inti (Tier 1).
Bank secara Konsolidasi
(dalam Jutaan Rupiah)
31-Dec-25 31-Dec-24
Jenis Skenario Shock
No ΔEVE ΔNII ΔEVE ΔNII
Suku Bunga
T T-1 T T-1 T T-1 T T-1
1 Parallel up (2.475.824) (2.442.981) (2.887.356) (1.178.301) (785.530) (1.910.778) (2.763.907) (2.358.529)
2 Parallel down 3.592.781 3.537.112 3.899.531 1.895.623 540.439 1.648.169 2.447.081 2.067.164
3 Steepener (1.673.575) (1.834.391) (1.013.969) (579.649) - - - -
4 Flattener 1.202.552 1.345.944 517.508 532.558 - - - -
5 Short rate up (442.460) (304.941) (1.209.839) (416.080) - - - -
6 Short rate down 160.015 19.199 861.744 29.562 - - - -
Niai Maksimum Negatif
7 2.475.824 2.442.981 2.887.356 1.178.301 785.530 1.910.778 2.763.907 2.358.529
(absolut)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau
8 35.289.292 31.742.919 29.229.783 28.902.255 17.533.525 17.533.525 16.216.707 16.216.707
Project Income (untuk ΔNII)
Niai Maksimum dibagi Modal Tier 1
(untuk ΔEVE) atau Project Income 7,02% 7,70% 9,88% 4,08% 4,48% 10,90% 17,04% 14,54%
(untuk ΔNII)
T (Desember); T-1 (September)
Berdasarkan portofolio Perseroan saat ini, apabila terjadi perubahan suku bunga sesuai dengan skenario parallel
shock up sebesar ±400 bps akan berdampak terhadap perubahan pendapatan bunga dan beban bunga Perseroan
sebesar 4,48% terhadap target NII Perseroan. Adapun potensi kerugian maksimum nilai ekonomis dari ekuitas yang
dialami Perseroan apabila terjadi perubahan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga jangka panjang
meningkat sesuai dengan skenario parallel up maka potensi kerugian maksimum terhadap Ekuitas Modal Inti (Tier 1)
yang akan dialami Perseroan sebesar Rp2,47 Triliun dan bila dibanding dengan total Modal Inti (Tier 1) sebesar 7,02%
sehingga masih berada di bawah ketentuan limit OJK sebesar 15% dari modal inti (Tier 1).
Laporan Tahunan 2025 545
Page 115
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Risiko Likuiditas
Laporan Perhitungan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
(dalam Jutaan Rupiah)
INDIVIDUAL
TW IV / 2025 TW III / 2025
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan pengurangan
nilai (haircut), nilai (haircut),
No Komponen outstanding outstanding
Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen dikalikan kewajiban dan komitmen dikalikan
komitmen/nilai tingkat penarikan komitmen/nilai tingkat penarikan
tagihan kontraktual (run-off rate) tagihan kontraktual (run-off rate)
atau nilai tagihan atau nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate) (inflow rate)
Jumlah data poin yang
1 digunakan dalam 92 hari 92 hari
perhitungan LCR
HIGH-QUALITY LIQUID ASSETS
Total high-quality liquid
2 82.708.628 78.398.352
assets (HQLA)
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOWS)
Simpanan nasabah
perorangan dan
pendanaan yang berasal
3 76.501.581 4.713.626 87.216.166 5.318.926
dari nasabah usaha mikro
dan usaha kecil, terdiri
dari:
a. Simpanan/Pendanaan
58.730.651 2.936.533 68.053.819 3.402.691
stabil
b. Simpanan/Pendanaan
17.770.930 1.777.093 19.162.346 1.916.235
kurang stabil
Pendanaan yang berasal
4 dari nasabah korporasi, 128.246.637 42.447.605 115.597.151 38.185.466
terdiri dari:
a. Simpanan operasional 52.040.789 12.653.956 46.363.863 11.129.501
b. Simpanan
nonoperasional dan/atau
76.205.848 29.793.649 69.107.739 26.930.417
kewajiban lainnya yang
bersifat nonoperasional
c. Surat berharga
berupa surat utang yang
- - 125.548 125.548
diterbitkan oleh bank
(unsecured debt)
Pendanaan dengan
5 - -
agunan (secured funding)
Arus kas keluar lainnya
6 (additional requirement), 19.353.067 5.091.117 14.086.956 3.178.604
terdiri dari:
a. Arus kas keluar atas
- - - -
transaksi derivatif
b. Arus kas keluar atas
peningkatan kebutuhan - - - -
likuiditas
546 Laporan Tahunan 2025
Page 116
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
KONSOLIDASI
TW IV / 2025 TW III / 2025
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut), pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban dan outstanding kewajiban dan
Nilai outstanding kewajiban Nilai outstanding kewajiban
komitmen dikalikan tingkat komitmen dikalikan tingkat
dan komitmen/nilai tagihan dan komitmen/nilai tagihan
penarikan (run-off rate) atau penarikan (run-off rate) atau
kontraktual kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
dikalikan tingkat penerimaan dikalikan tingkat penerimaan
(inflow rate) (inflow rate)
92 hari 92 hari
89.363.036 79.461.030
79.679.993 4.888.641 87.220.665 5.319.240
61.587.160 3.079.358 68.056.529 3.402.826
18.092.833 1.809.283 19.164.135 1.916.414
133.998.182 44.426.791 115.391.024 38.107.285
53.789.894 13.071.366 46.337.578 11.122.766
80.208.288 31.355.425 68.927.898 26.858.971
- - 125.548 125.548
- -
19.361.779 5.099.829 14.086.956 3.178.604
- - - -
- - - -
Laporan Tahunan 2025 547
Page 117
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
INDIVIDUAL
TW IV / 2025 TW III / 2025
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan pengurangan
nilai (haircut), nilai (haircut),
No Komponen outstanding outstanding
Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen dikalikan kewajiban dan komitmen dikalikan
komitmen/nilai tingkat penarikan komitmen/nilai tingkat penarikan
tagihan kontraktual (run-off rate) tagihan kontraktual (run-off rate)
atau nilai tagihan atau nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate) (inflow rate)
c. Arus kas keluar atas
- - - -
kehilangan pendanaan
d. Arus kas keluar atas
penarikan komitmen
15.846.611 1.584.661 12.120.391 1.212.039
fasilitas kredit dan fasilitas
likuiditas
e. Arus kas keluar atas
kewajiban kontraktual
- - - -
lainnya terkait penyaluran
dana
f. Arus kas keluar atas
kewajiban kontijensi - - - -
pendanaan lainnya
g. Arus kas keluar
3.506.456 3.506.456 1.966.565 1.966.565
kontraktual lainnya
TOTAL ARUS KAS KELUAR
7 52.252.348 46.682.995
(CASH OUTFLOWS)
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
Pinjaman dengan agunan
8 2.393.962 242.093 1.009.639 249.501
Secured lending
Tagihan berasal dari pihak
9 11.528.203 5.907.656 9.258.087 4.838.712
lawan (counterparty)
10 Arus kas masuk lainnya 3.244.261 3.244.261 1.036.939 1.036.939
TOTAL ARUS KAS MASUK
11 17.166.426 9.394.010 11.304.665 6.125.152
(CASH INFLOWS)
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE¹ VALUE¹
12 TOTAL HQLA 82.708.628 78.398.352
TOTAL ARUS KAS KELUAR
13 BERSIH (NET CASH 42.858.337 40.557.843
OUTFLOW)
14 LCR (%) 192,98% 193,30%
Keterangan:
¹ Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate),
dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B
dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
548 Laporan Tahunan 2025
Page 118
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
KONSOLIDASI
TW IV / 2025 TW III / 2025
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut), pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban dan outstanding kewajiban dan
Nilai outstanding kewajiban Nilai outstanding kewajiban
komitmen dikalikan tingkat komitmen dikalikan tingkat
dan komitmen/nilai tagihan dan komitmen/nilai tagihan
penarikan (run-off rate) atau penarikan (run-off rate) atau
kontraktual kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
dikalikan tingkat penerimaan dikalikan tingkat penerimaan
(inflow rate) (inflow rate)
- - - -
15.846.611 1.584.661 12.120.391 1.212.039
- - - -
- - - -
3.515.168 3.515.168 1.966.565 1.966.565
54.415.261 46.605.129
2.429.346 277.477 1.009.639 249.501
12.169.359 6.297.075 9.258.087 4.838.712
3.244.765 3.244.765 1.036.939 1.036.939
17.843.470 9.819.318 11.304.665 6.125.152
TOTAL ADJUSTED VALUE¹ TOTAL ADJUSTED VALUE¹
89.363.036 79.461.030
44.595.943 40.479.977
200,38% 196,30%
Laporan Tahunan 2025 549
Page 119
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Penilaian Kualitatif Kondisi Likuiditas
Analisis
Kondisi likuiditas Perseroan:
1. LCR Bank Only periode TW IV/2025 sebesar 192,98% turun sebesar 0,32 poin dibandingkan periode TW III/2025 yaitu sebesar
193,30%. Penurunan nilai LCR disebabkan oleh:
a. Peningkatan HQLA sebesar Rp4,31 triliun (5,50%), disebabkan oleh total penempatan pada Bank Indonesia naik Rp7,51
triliun, kas dan setara kas naik sebesar Rp61,38 miliar, sementara surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan
Bank Indonesia dalam rupiah dan valuta asing turun Rp3,25 triliun.
b. Peningkatan CO sebesar Rp5,57 triliun (11,93%) disebabkan oleh Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi
naik Rp4,26 triliun, arus kas keluar lainnya naik sebesar Rp1,91 triliun, sedangkan simpanan nasabah perorangan dan
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil turun sebesar Rp605,30 miliar.
c. Peningkatan CI sebesar Rp9,39 triliun, naik Rp3,27 triliun (53,37%) disebabkan oleh tagihan berasal dari pihak lawan yang
naik sebesar Rp1,07 triliun dan arus kas masuk lainnya naik Rp2,21 triliun, sedangkan pinjaman dengan agunan Secured
Lending turun sebesar Rp7,41 miliar.
2. LCR Konsolidasi periode TW IV/2025 sebesar 200,38%, naik 4,09 poin dibandingkan periode TW III/2025 yaitu sebesar 196,30%.
Peningkatan nilai LCR disebabkan oleh:
a. Peningkatan HQLA sebesar Rp9,90 triliun (12,46%), disebabkan oleh penempatan pada Bank Indonesia naik Rp11,21 triliun,
kas dan setara kas naik Rp102,14 miliar, sedangkan surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia
dalam rupiah dan valuta asing turun Rp1,41 triliun.
b. Peningkatan CO sebesar Rp7,81 triliun (16,76%) disebabkan oleh pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi naik
sebesar Rp6,32 triliun, arus kas keluar lainnya naik sebesar Rp1,92 triliun, sedangkan simpanan nasabah perorangan dan
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil turun sebesar Rp430,59 miliar.
c. Peningkatan CI sebesar Rp3,69 triliun (60,31%) disebabkan oleh Pinjaman dengan agunan secured lending naik sebesar Rp27,98
miliar, Tagihan berasal dari pihak lawan naik sebesar Rp2,21 triliun dan Arus kas masuk lainnya naik sebesar Rp3,69 triliun.
3. HQLA Bank Konsolidasi periode TW IV/2025 sebesar Rp89,36 triliun didominasi oleh surat berharga yang diterbitkan oleh
Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia sebesar Rp51,14 triliun (57,23% dari total HQLA).
4. Pengelolaan likuiditas ditetapkan dalam rapat komite ALCO dan dilaksanakan oleh unit kerja treasury, risk, strategic, funding
dan lending. Dalam rangka peningkatan sumber pendanaan stabil dan jangka panjang, Perseroan berkomitmen untuk
meningkatkan DPK yang berbasis digital transaksional low cost serta apabila dibutuhkan dapat berasal dari sumber dana
lain berupa penghimpunan dana wholesale funding melalui pinjaman yang diterima, surat berharga yang diterbitkan antara
lain obligasi dan sekuritisasi, dan instrumen lainnya.
Laporan NSFR
Bank secara Individu
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen ASF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
1 Modal 30.634.918 - - 2.316.538 32.951.456
2 Modal sesuai POJK 30.634.918 - - 2.316.538 32.951.456 1.1
KPMM 1.2
3 Instrumen modal - - - - - 1.3
lainnya
4 Simpanan yang berasal 62.645.205 23.873.237 - - 80.955.021 2
dari nasabah perorangan 3
dan pendanaan nasabah
usaha mikro dan usaha
kecil
5 Simpanan dan 51.965.534 9.802.917 - - 58.680.028 2.1
Pendanaan Stabil 3.1
6 Simpanan dan 10.679.672 14.070.320 - - 22.274.993 2.2
Pendanaan Kurang 3.2
Stabil
7 Pendanaan yang berasal 41.504.817 211.737.517 3.000.000 29.773.631 158.875.135 4
dari nasabah korporasi
8 Simpanan Operasional 41.504.817 - - - 20.752.409 4.1
550 Laporan Tahunan 2025
Page 120
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
28.768.953 - - 4.082.270 32.851.223
28.768.953 - - 4.082.270 32.851.223 1.1
1.2
- - - - - 1.3
46.109.786 22.830.603 - - 64.689.203 2
3
41.505.959 11.351.111 - - 50.214.216 2.1
3.1
4.603.827 11.479.492 - - 14.474.987 2.2
3.2
56.078.498 176.028.437 10.000.000 29.811.887 152.072.952 4
56.078.498 - - - 28.039.249 4.1
Laporan Tahunan 2025 551
Page 121
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen ASF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
9 Pendanaan lainnya - 211.737.517 3.000.000 29.773.631 138.122.726 4.2
yang berasal dari
nasabah korporasi
10 Liabilitas yang memiliki - - - 89.678.668 - 5
pasangan aset yang
saling bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas - - - - - 6
lainnya
12 NSFR liabilitas derivatif - - - 6.1
13 Ekuitas dan liabilitas - 7.570.719 - - - 6.2 s.d. 6.5
lainnya yang tidak
masuk dalam kategori
di atas
14 Total ASF 272.781.612 7
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen RSF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
Total HQLA dalam rangka
15 3.022.662 1
perhitungan NSFR
Simpanan pada lembaga
16 keuangan lain untuk - - - - 2.041.500 2
tujuan operasional
Pinjaman dengan
kategori Lancar dan
17 Dalam Perhatian Khusus - 9.182.592 4.779.933 259.176.225 185.397.820 3
(performing) dan surat
berharga
kepada lembaga
18 keuangan yang dijamin - - - - - 3.1.1
dengan HQLA Level 1
kepada lembaga
keuangan yang dijamin
bukan dengan HQLA 3.1.2
19 - - - - -
Level 1 dan pinjaman 3.1.3
kepada lembaga
keuangan tanpa jaminan
kepada korporasi
non-keuangan,
nasabah perorangan
dan nasabah usaha
mikro dan usaha kecil, 3.1.4.2
20 Pemerintah Indonesia, - 1.570.576 2.042.941 37.750.149 32.867.887 3.1.5
pemerintah negara lain, 3.1.6
Bank Indonesia, bank
sentral negara lain dan
entitas sektor publik,
yang di antaranya :
552 Laporan Tahunan 2025
Page 122
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
- 176.028.437 10.000.000 29.811.887 124.033.703 4.2
- - - 75.416.589 - 5
- - - - - 6
- - - 6.1
- 6.834.596 - - - 6.2 s.d. 6.5
249.613.378 7
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
2.673.676 1
- - - - 1.257.889 2
- 21.144.504 4.215.196 228.071.043 171.663.465 3
- - - - - 3.1.1
3.1.2
- - - - -
3.1.3
3.1.4.2
- 11.287.550 1.418.751 38.013.836 37.602.000 3.1.5
3.1.6
Laporan Tahunan 2025 553
Page 123
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen RSF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
memenuhi kualifikasi
untuk mendapat
bobot risiko 35% atau
21 - 13.584 46.147 5.132.490 3.365.984 3.1.4.1
kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko
Kredit
Kredit beragun rumah
tinggal yang tidak
22 - 7.612.017 2.736.991 221.426.076 152.084.505 3.1.7.2
sedang dijaminkan,
yang di antaranya:
memenuhi kualifikasi
untuk mendapat
bobot risiko 35% atau
23 - 257.719 345.113 206.510.819 134.533.448 3.1.7.1
kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko
Kredit
Surat berharga dengan
katogori Lancar
dan Kurang Lancar
(performing) yang tidak
sedang dijaminkan,
24 - - - - 445.428 3.2
tidak gagal bayar dan
tidak masuk sebagai
HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan
di bursa.
Aset yang memiliki
25 pasangan liabilitas yang - - - 89.678.668 - 4
saling bergantung
26 Aset lainnya: 23.883.812 5
Komoditas fisik yang
27 diperdagangkan, - - 5.1
termasuk emas
Kas, surat berharga dan
aset lainnya yang dicatat
sebagai initial margin
untuk kontrak derivatif
28 dan kas atau aset lain - - - - 5.2
yang diserahkan sebagai
default fund pada
central counterparty
(CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - - 5.3
20% liabilitas derivatif
sebelum dikurangi
30 - - - - 5.4
dengan variation
margin
Seluruh aset lainnya
31 yang tidak masuk dalam 3.679.705 20.204.107 - - 23.883.812 5.5 s.d. 5.12
kategori di atas *)
Transaksi Rekening
32 13.270.480 - - 663.524 12
Administratif
Total RSF 215.009.318 13
Rasio Pendanaan Stabil Bersih
126,87% 14
(Net Stable Funding Ratio (%))
554 Laporan Tahunan 2025
Page 124
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
- 13.879 50.926 5.314.554 3.486.863 3.1.4.1
- 9.856.954 2.796.446 190.057.207 132.932.095 3.1.7.2
- 353.059 387.565 174.716.156 113.935.813 3.1.7.1
- - - - 1.129.371 3.2
- - - 75.416.589 - 4
18.906.012 5
- - 5.1
- - - - 5.2
- - - - 5.3
- - - - 5.4
2.871.550 16.034.463 - - 18.906.012 5.5 s.d. 5.12
21.683.596 - - 1.084.180 12
195.585.222 13
127,62% 14
Laporan Tahunan 2025 555
Page 125
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Analisis NSFR secara Individu
Secara umum likuiditas Perseroan periode Desember 2025 dalam kondisi memadai. Pengelolaan likuiditas didukung oleh
pengukuran parameter-parameter likuiditas yang memadai sehingga risiko likuiditas dapat dipantau dan dijaga dengan baik.
Hasil pengukuran risiko likuiditas dengan menggunakan indikator Net Stable Funding Ratio (NSFR) posisi Desember 2025 yaitu
sebagai berikut:
1. Nilai Net Stable Funding Ratio (NSFR) Perseroan periode Desember 2025 relatif stabil dengan kecenderungan meningkat.
NSFR Desember 2025 sebesar 127,62%, naik 0,75 poin dibandingkan periode September 2025 yaitu sebesar 126,87%.
Peningkatan nilai NSFR Desember 2025 berasal dari penurunan RSF (Required Stable Funding) yang lebih signifikan
dibandingkan dengan penurunan ASF (Available Stable Funding). Likuiditas Perseroan dalam kondisi yang memadai
karena nilai NSFR berada di atas threshold regulator sebesar 100%. Berikut rincian analisis NSFR Desember 2025:
a. ASF Desember 2025 sebesar Rp249,61 triliun, turun Rp23,17 triliun (8,49%) dibandingkan September 2025. Penurunan ASF
berasal dari Modal turun sebesar Rp100,23 miliar, Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan pendanaan
nasabah usaha mikro dan usaha kecil turun sebesar Rp16,27 triliun dan pendanaan yang berasal dari nasabah
korporasi turun sebesar Rp6,80 triliun.
b. RSF Desember 2025 sebesar Rp195,59 triliun, turun Rp19,42 triliun (9,03%) dibandingkan September 2025. Penurunan RSF
berasal dari Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR turun sebesar Rp348,99 miliar, Simpanan lembaga keuangan
lain untuk tujuan operasional turun sebesar Rp783,61 miliar, Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam Perhatian
Khusus (performing) dan surat berharga turun sebesar Rp13,73 triliun, dan Aset lainnya turun sebesar Rp4,98 triliun
sedangkan Transaksi Rekening Administratif naik sebesar Rp420,66 miliar.
2. Komposisi ASF Perseroan periode Desember 2025 didominasi oleh pendanaan nasabah korporasi sebesar Rp152,07 triliun
(60,92% dari total ASF), sedangkan RSF didominasi oleh pinjaman kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing
loan) dan surat berharga yang tidak gagal bayar (default) sebesar Rp171,66 triliun (87,77% dari total RSF). Terdapat eksposur
aset dan liablitas yang saling bergantung sebesar Rp75,42 triliun berupa Dana Program Subsidi Pemerintah FLPP (Fasilitas
Likuiditas Pembiayaan Perumahan).
3. Strategi pengelolaan likuiditas ditetapkan dalam rapat komite ALCO dan dilaksanakan oleh unit kerja treasury, risk,
strategic, funding dan lending. Dalam rangka peningkatan sumber pendanaan stabil dan jangka panjang, Perseroan
berkomitmen untuk meningkatkan DPK yang berbasis digital transaksional low cost serta penghimpunan dana wholesale
melalui bilateral loan, penerbitan NCD, obligasi, dan sekuritisasi.
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(Dalam Jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen ASF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
1 Modal 31.742.919 - - 2.323.230 34.066.149
Modal sesuai POJK 1.1
2 31.742.919 - - 2.323.230 34.066.149
KPMM 1.2
Instrumen modal
3 - - - - - 1.3
lainnya
Simpanan yang berasal
dari nasabah perorangan
2
4 dan pendanaan nasabah 62.645.453 23.873.237 - - 80.955.243
3
usaha mikro dan usaha
kecil
Simpanan dan 2.1
5 51.965.534 9.802.917 - - 58.680.028
Pendanaan Stabil 3.1
Simpanan dan
2.2
6 Pendanaan Kurang 10.679.919 14.070.320 - - 22.275.215
3.2
Stabil
Pendanaan yang berasal
7 41.504.824 211.737.911 3.000.000 29.773.631 158.875.335 4
dari nasabah korporasi
8 Simpanan Operasional 41.504.824 - - - 20.752.412 4.1
556 Laporan Tahunan 2025
Page 126
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
35.289.292 - - 4.278.706 39.567.998
1.1
35.289.292 - - 4.278.706 39.567.998
1.2
- - - - - 1.3
2
53.054.160 25.421.250 - - 73.699.199
3
2.1
48.058.665 13.367.932 - - 58.355.268
3.1
2.2
4.995.494 12.053.318 - - 15.343.931
3.2
56.054.184 189.392.455 10.000.000 36.469.068 165.386.766 4
56.054.184 - - - 28.027.092 4.1
Laporan Tahunan 2025 557
Page 127
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen ASF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
Pendanaan lainnya
9 yang berasal dari - 211.737.911 3.000.000 29.773.631 138.122.923 4.2
nasabah korporasi
Liabilitas yang memiliki
10 pasangan aset yang - - - 89.678.668 - 5
saling bergantung
Liabilitas dan ekuitas
11 - - - - - 6
lainnya
12 NSFR liabilitas derivatif - - - 6.1
Ekuitas dan liabilitas
lainnya yang tidak
13 - 7.570.719 - - - 6.2 s.d. 6.5
masuk dalam kategori
di atas
14 Total ASF 273.896.727 7
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen RSF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
Total HQLA dalam rangka
15 3.022.662 1
perhitungan NSFR
Simpanan pada lembaga
16 keuangan lain untuk - - - - 2.042.067 2
tujuan operasional
Pinjaman dengan
kategori Lancar dan
17 Dalam Perhatian Khusus - 9.182.592 4.779.933 260.623.353 186.338.453 3
(performing) dan surat
berharga
Kepada lembaga
18 keuangan yang dijamin - - - - - 3.1.1
dengan HQLA Level 1
Kepada lembaga
keuangan yang dijamin
bukan dengan HQLA
3.1.2
19 Level 1 dan pinjaman - - - - -
3.1.3
kepada lembaga
keuangan tanpa
jaminan
Kepada korporasi
non-keuangan,
nasabah perorangan
dan nasabah usaha
mikro dan usaha kecil, 3.1.4.2
20 Pemerintah Indonesia, - 1.570.576 2.042.941 37.750.149 32.867.887 3.1.5
pemerintah negara lain, 3.1.6
Bank Indonesia, bank
sentral negara lain dan
entitas sektor publik,
yang di antaranya:
558 Laporan Tahunan 2025
Page 128
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
- 189.392.455 10.000.000 36.469.068 137.359.674 4.2
- - - 75.416.589 - 5
- - - - - 6
- - - 6.1
- 7.954.699 - - - 6.2 s.d. 6.5
278.653.963 7
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
2.673.676 1
- - - - 1.257.985 2
- 21.144.504 4.215.196 261.403.965 193.329.864 3
- - - - - 3.1.1
3.1.2
- - - - -
3.1.3
3.1.4.2
- 11.287.550 1.418.751 38.013.836 37.602.000 3.1.5
3.1.6
Laporan Tahunan 2025 559
Page 129
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Komponen RSF Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa
≥ 6 bulan -
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun
Waktu
memenuhi kualifikasi
untuk mendapat
bobot risiko 35% atau
21 - 13.584 46.147 5.132.490 3.365.984 3.1.4.1
kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko
Kredit
Kredit beragun rumah
tinggal yang tidak
22 - 7.612.017 2.736.991 222.873.204 153.025.138 3.1.7.2
sedang dijaminkan,
yang di antaranya:
memenuhi kualifikasi
untuk mendapat
bobot risiko 35% atau
23 - 257.719 345.113 207.957.947 135.474.081 3.1.7.1
kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko
Kredit
Surat berharga dengan
katogori Lancar
dan Kurang Lancar
(performing) yang tidak
sedang dijaminkan,
24 - - - - 445.428 3.2
tidak gagal bayar dan
tidak masuk sebagai
HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan
di bursa.
Aset yang memiliki
25 pasangan liabilitas yang - - - 89.678.668 - 4
saling bergantung
26 Aset lainnya: 22.436.684 5
Komoditas fisik yang
27 diperdagangkan, - - 5.1
termasuk emas
Kas, surat berharga dan
aset lainnya yang dicatat
sebagai initial margin
untuk kontrak derivatif
28 - - - - 5.2
dan kas atau aset lain
yang diserahkan sebagai
default fund pada central
counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - - 5.3
20% liabilitas derivatif
sebelum dikurangi
30 - - - - 5.4
dengan variation
margin
Seluruh aset lainnya
31 yang tidak masuk dalam 2.232.577 20.204.107 - - 22.436.684 5.5 s.d. 5.12
kategori di atas *)
Transaksi Rekening
32 13.270.480 - - 663.524 12
Administratif
Total RSF 214.503.390 13
Rasio Pendanaan Stabil Bersih
127,69% 14
(Net Stable Funding Ratio (%))
560 Laporan Tahunan 2025
Page 130
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref. dari
(dalam juta Rupiah) Total Nilai
Kertas Kerja
Tertimbang
NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu tahun
- 13.879 50.926 5.314.554 3.486.863 3.1.4.1
- 9.856.954 2.796.446 223.390.129 154.598.494 3.1.7.2
- 353.059 387.565 208.049.079 135.602.213 3.1.7.1
- - - - 1.129.371 3.2
- - - 95.371.208 - 4
20.779.042 5
- - 5.1
- - - - 5.2
- - - - 5.3
- - - - 5.4
3.099.715 17.679.328 - - 20.779.042 5.5 s.d. 5.12
21.683.596 - - 1.084.180 12
219.124.748 13
127,17% 14
Laporan Tahunan 2025 561
Page 131
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Analisis NSFR secara Konsolidasi
1. Net Stable Funding Ratio (NSFR) Konsolidasi Desember 2025 dijaga stabil dibandingkan periode sebelumnya. Nilai NSFR
Konsolidasi Desember 2025 sebesar 127,17%. Pergerakan nilai NSFR Konsolidasi Desember 2025 berasal dari peningkatan RSF
(Required Stable Funding) yang lebih signifikan dibandingkan dengan peningkatan ASF (Available Stable Funding). Likuiditas
Perseroan dalam kondisi yang memadai karena nilai NSFR Konsolidasi berada di atas threshold regulator sebesar 100%. Berikut
rincian analisis NSFR Konsolidasi Desember 2025:
a. ASF Desember 2025 sebesar Rp278,65 triliun, naik Rp4,76 triliun (1,74%) dibandingkan September 2025. Peningkatan ASF
berasal dari Modal naik sebesar Rp5,50 triliun, Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi naik sebesar Rp6,51 triliun,
sedangkan simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan pendanaan nasabah usaha mikro dan usaha kecil turun
sebesar Rp7,26 triliun.
b. RSF Desember 2025 sebesar Rp219,12 triliun, naik Rp4,62 triliun (2,15%) dibandingkan September 2025. Peningkatan RSF
berasal dari Pinjaman dengan kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga naik sebesar
Rp6,99 triliun dan Transaksi Rekening Administratif naik sebesar Rp420,66 miliar. Sementara itu, Total HQLA dalam rangka
perhitungan NSFR turun sebesar Rp348,99 miliar, Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan operasional turun
sebesar Rp784,08 miliar, dan Aset lainnya turun Rp1,66 triliun.
2. Komposisi ASF Perseroan periode Desember 2025 didominasi oleh pendanaan nasabah korporasi sebesar Rp165,39 triliun
(59,35% dari total ASF), sedangkan RSF didominasi oleh pinjaman kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing
loan) dan surat berharga yang tidak gagal bayar (default) sebesar Rp193,33 triliun (88,23% dari total RSF). Terdapat eksposur
aset dan liablitas yang saling bergantung sebesar Rp95,37 triliun berupa Dana Program Subsidi Pemerintah FLPP (Fasilitas
Likuiditas Pembiayaan Perumahan).
3. Strategi pengelolaan likuiditas ditetapkan dalam rapat komite ALCO dan dilaksanakan oleh unit kerja treasury, risk, strategic,
funding dan lending. Dalam rangka peningkatan sumber pendanaan stabil dan jangka panjang, BTN berkomitmen untuk
meningkatkan DPK yang berbasis digital transaksional low cost serta apabila dibutuhkan dapat berasal dari sumber dana
lain berupa penghimpunan wholesale funding melalui pinjaman yang diterima, surat berharga yang diterbitkan antara lain
obligasi dan sekuritisasi, dan instrumen lainnya.
Aset Terikat (Encumbered) (ENC)
(dalam Jutaan Rupiah)
Tahun 2025
aset yang disimpan atau
Aset Terikat diperjanjikan dengan bank sentral Aset tidak terikat
Total
(Encumbered) namun belum digunakan untuk (unencumbered)
menghasilkan likuiditas
Aset-aset dalam laporan
posisi keuangan dapat
Rp413.096 Rp69.832.231 Rp22.704.351 Rp92.949.678
disajikan terpeinci
sepanjang dibutuhkan.
Analisis Kualitatif
• Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual
oleh Bank pada saat terjadi kondisi stres. Encumbered Asset tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan
Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas dan aspek. Saat ini Perseroan memiliki Rp413 miliar
encumbered asset.
• Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas
adalah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan
likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum, yang diatur dalam POJK 19 Tahun 2024. Saat ini, Perseroan memiliki aset
yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp69,83 triliun.
• Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai HQLA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank
Umum. Saat ini Bank memiliki aset tidak terikat berupa penempatan pada Bank Indonesia, total surat berharga yang tidak
termasuk dalam perhitungan GWM sekunder, dan Reverse Repo.
562 Laporan Tahunan 2025
Page 132
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Manajemen Risiko Likuiditas (LIQA)
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perseroan tidak pengawasan harian atas jumlah aset likuid Bank dan
memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk arus kas keluar maupun masuk harian Bank.
memenuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo, atau 2. Perseroan membentuk Penyangga Likuiditas
memenuhi kewajiban tersebut tetapi dengan biaya Makroprudensial (PLM) untuk menjaga posisi
yang tinggi, dimana risiko timbul dari ketidakselarasan likuiditas Perseroan, antara lain dengan
waktu dari arus kas. Dalam mengelola likuiditasnya, menempatkan kelebihan dana ke dalam instrumen
selain menjaga Giro Wajib Minimum (GWM) primer dan keuangan yang likuid.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM), Perseroan 3. Menetapkan kebijakan batas Cash Holding pada
juga melakukan pengawasan secara harian terhadap kantor-kantor cabang Perseroan.
laporan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan bulanan 4. Melaksanakan fungsi ALCO untuk mengatur tingkat
untuk Net Stable Funding Ratio (NSFR). Perseroan secara bunga dalam meningkatkan/mengurangi sumber
berkala juga melakukan stress testing terhadap kondisi dana tertentu terkait dengan ketidaksesuaian jatuh
likuiditas dengan menggunakan asumsi skenario yang tempo, memastikan kepatuhan terhadap regulasi
mungkin terjadi pada sistem perbankan Indonesia. yang berlaku, serta menetapkan batas toleransi
atas risiko likuiditas dan pendanaan yang diatur
Penerapan Manajemen Risiko Likuiditas bertujuan untuk dalam Risk Appetite Statement (RAS).
memastikan kecukupan dana secara harian, baik pada 5. Menerapkan Rencana Pendanaan Kontinjensi (CFP)
saat kondisi normal maupun untuk tujuan antisipasi beserta mekanismenya, termasuk membentuk tim
kondisi stres. Kerangka kerja likuiditas dibentuk penanggulangan krisis guna mengantisipasi krisis
sedemikian rupa agar dapat beradaptasi terhadap likuiditas dan secara singkat menguraikan tanggung
perubahan model bisnis, kondisi pasar dan regulasi. jawab dan tindakan yang dapat diterapkan dalam
Perseroan mempertahankan berbagai sumber dana skenario stres likuiditas dan menetapkan tahapan-
yang tersedia, terdiversifikasi dari simpanan nasabah tahapan spesifik selama skenario stres tersebut
ritel inti dan simpanan nasabah korporasi serta berlangsung. Dalam proses pengendalian risiko
memastikan ketersediaan aset likuid berkualitas tinggi. likuiditas, Perseroan telah menggunakan parameter
pengukuran yang sesuai dengan standar Basel
Manajemen Risiko yang diterapkan oleh Perseroan III, dengan rambu-rambu yang telah dijalankan
adalah sebagai berikut: selama ini menjadikan posisi likuiditas Perseroan
1. Melakukan pengawasan harian atas Liquidity selama ini selalu terjaga dalam posisi yang aman.
Coverage Ratio (LCR) dan bulanan Net Stable Funding
Ratio (NSFR), di mana di dalamnya mencakup
Risiko Operasional
Perhitungan Risiko Operasional
Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Pendekatan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
yang
digunakan KIB MMRO ATMR KIB MMRO ATMR
Pendekatan
1.791.641 1.791.641 22.395.507 1.631.082 1.631.082 20.388.527
Standar
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Pendekatan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
yang
digunakan KIB MMRO ATMR KIB MMRO ATMR
Pendekatan
1.816.564 1.607.280 20.090.999 - - -
Standar
Laporan Tahunan 2025 563
Page 133
05 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Pengungkapan Kualitatif Umum
Manajemen Risiko Operasional
Perseroan telah memiliki fungsi manajemen risiko untuk datang. Modul RCSA (Risk and Control Self-Assessment)
risiko operasional yang bersifat independen dari satuan digunakan dalam proses identifikasi dan pengukuran
kerja bisnis Bank yaitu pada Satuan Kerja Manajemen risiko operasional yang melekat pada seluruh aktivitas
Risiko Operasional dan Digital sebagai bentuk unit kerja Perseroan. Oleh karena itu dalam mengisi RCSA
peningkatan penerapan manajemen risiko khususnya seluruh unit kerja dituntut untuk dapat mengidentifikasi
untuk risiko operasional, digital, dan fraud. Pada Satuan dan mengukur risiko-risiko operasional yang melekat
Kerja Manajemen Risiko Operasional dan Digital, untuk pada aktivitas sehari-hari dan berdampak pencapaian
meningkatkan pengendalian risiko operasional di sasaran unit kerja termasuk menetapkan jenis kontrol
tingkat Divisi Kantor Pusat, Perseroan telah membentuk dalam rangka memastikan seluruh potensi risiko
ORC Department, ORC telah berkoordinasi dengan risk pada masing-masing unit kerja dapat dikendalikan.
owner dalam upaya penumbuhan budaya kesadaran Sedangkan modul KRI merupakan perangkat untuk
risiko dengan menyusun risk register dan RCSA di memantau tren risiko berdasarkan indikator risiko yang
masing-masing Divisi Kantor Pusat. ditetapkan. Atas indikator risiko tersebut akan menjadi
dasar untuk penyusunan langkah antisipasi maupun
Sebagai salah satu upaya meningkatkan fungsi perbaikan di masa yang akan datang.
pemantauan atas pengendalian risiko operasional pada
aktivitas operasional di Kantor Cabang, Kantor Wilayah, Untuk memastikan kelangsungan operasional
Commercial Business Center (CBC), dan Regional Loan Perseroan dalam menjalankan bisnis pasca terdampak
Processing Center telah ditempatkan petugas Business risiko operasional yang bersumber dari faktor eksternal
Branch Control (BBC), Regional Business Control (RBC), seperti bencana alam, konflik sosial, dan kegagalan
CBC BC (Commercial Business Center Business Control), sistem IT, Bank telah mengimplementasikan kebijakan
dan RLPC BC (Regional Loan Processing Center Business Business Continuity Management (BCM). Kebijakan
Control) yang berfungsi sebagai 1,5 line of defence, BCM tersebut berisikan langkah-langkah sistematis
berkoordinasi dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko dan menjadi pedoman pegawai dalam menghadapi
Operasional dan Digital. keadaan darurat mulai dari kesiapan pra-bencana,
respon terhadap bencana, rencana kontinuitas
Dalam rangka mengimplementasikan proses operasional, hingga pengembalian ke kondisi normal.
manajemen risiko khususnya risiko operasional, Dalam mendukung keberhasilan penerapan BCM, Bank
Perseroan memiliki aplikasi ORMIS (Operational Risk melakukan proses internalisasi kepada seluruh pegawai
Management Information System). Aplikasi ini terdiri dengan menyusun materi sosialisasi dalam bentuk
dari tiga modul utama yang terintegrasi yaitu LED, video dan melakukan uji coba atau simulasi secara
RCSA, dan KRI. Modul LED (Loss Event Database) periodik. Laporan hasil uji coba atau simulasi akan
berfungsi sebagai operational risk data collection atas menjadi tolak ukur keberhasilan dan menjadi bahan
kejadian risiko operasional di Kantor Cabang dengan perbaikan berkesinambungan.
menggunakan kriteria kejadian risiko berdasarkan Basel
II (seven risk event types). Kantor Cabang mengirimkan Perseroan telah menerapkan Internal Control Over
data secara online melalui ORMIS ketika terdapat Financial Reporting (ICOFR) sebagai bagian dari sistem
kerugian operational yang akan direkapitulasi menjadi pengendalian internal untuk memberikan keyakinan
data akumulasi kerugian bank baik berupa actual loss, yang memadai (reasonable assurance) atas keandalan
near miss, maupun potential loss untuk masing-masing pelaporan keuangan yang berintegritas sesuai dengan
kejadian risiko secara berkala. Hasil data yang terkumpul POJK No. 15/2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan
akan diolah dan dianalisis sehingga dapat diketahui Bank dan juga SK-5/2024 tentang Petunjuk Teknis
peta eksposur risiko operasional untuk masing-masing Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan/Internal
Kantor Cabang dan Kantor Wilayah. Peta eskposur Control over Financial Reporting (ICOFR) Badan Usaha
ini akan menjadi acuan dalam mitigasi risiko dalam Milik Negara.
rangka perbaikan proses bisnis di masa yang akan
564 Laporan Tahunan 2025
Page 134
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sebagai bagian dari sistem pengendalian internal practice NIST, yang digunakan oleh berbagai industri,
Perseroan untuk membangun budaya sadar risiko pada dan disempurnakan dengan mengintegrasikan proses
seluruh jenjang organisasi Perseroan, telah dilakukan manajemen risiko kedalam siklus hidup layanan TI,
pengkinian Kebijakan Umum Sistem Pengendalian sesuai dengan best practice ITIL. Proses pengelolaan
Internal, Kebijakan Umum Strategi Anti Fraud dan risiko IT, Digital & Cyber dilakukan untuk seluruh layanan
Kebijakan Khusus Pengendalian Internal atas Pelaporan TI, baik layanan TI yang sudah berjalan, layanan TI baru,
Keuangan. dan perubahan pada layanan TI.
Manajemen Risiko IT, Digital & Siber Dalam hal implementasi manajemen risiko IT, digital
& siber, Perseroan telah melakukan proses identifikasi,
Teknologi Informasi memiliki peran yang penting pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko
dalam memberi layanan ke Nasabah, mendukung penggunaan Teknologi Informasi dan dituangkan ke
operasional Perseroan, dan pencapaian tujuan strategis dalam dokumen Risk Register dan kajian atas rencana
Perseroan. Pemanfaatan teknologi informasi tentunya pengembangan sistem yang tertuang pada Business
dihadapkan pada berbagai jenis risiko sehingga harus Requirement Document (BRD). Secara berkala, risk
diseimbangi dengan pengelolaan risiko yang tepat control self assessment dilakukan untuk memastikan
untuk memastikan keamanan dan kehandalan dari kecukupan kontrol dalam mengelola risiko IT dan Digital.
teknologi informasi. Selain itu, terdapat peraturan dari
Regulator (OJK) untuk menerapkan manajemen risiko Perseroan juga melakukan pendampingan dalam
dalam penggunaan teknologi Informasi. Oleh karena itu, identifikasi risiko pada project-project critical terkait
Perseroan perlu melakukan pengendalian risiko efektif TI serta membuat kontrol mitigasinya. Hal tersebut
untuk mempertahankan kualitas layanan, peningkatan dilakukan untuk memastikan terpenuhinya prinsip
bisnis Perseroan, dan menjaga kepatuhan terhadap kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity),
ketentuan Regulator. keaslian (authentication), tidak dapat diingkari (non-
repudiation), dan ketersediaan (availability). Selain
Pengelolaan risiko IT, Digital & Cyber dilakukan terhadap itu, Perseroan melakukan monitoring parameter
solusi teknologi yang digunakan oleh Perseroan risiko utama dengan memantau Key Risk Indicator
yang mencakup 6 (enam) domain risiko, yaitu, risiko (KRI). Seluruh langkah mitigasi terhadap issue yang
information and cyber security, risiko IT service delivery, teridentifikasi telah memiliki tindaklanjut yang cukup
resilience, and continuity, risiko IT third party, risiko untuk mengurangi nilai risiko agar sesuai risk appetite
data quality & privacy, risiko IT project delivery, risiko IT Perseroan.
regulatory compliance. Pendekatan manajemen risiko
IT, Digital & Cyber yang digunakan mengacu pada best
Laporan Tahunan 2025 565
Page 135
SUMBER DAYA MANUSIA 566 Laporan Tahunan 2025
Page 136
Perseroan memiliki misi menjadi Rumah Bagi Talenta Terbaik
Indonesia atau Home of Indonesia’s Best Talent. Untuk mencapai
endstate tersebut, telah dirumuskan Aspirasi Human Capital
2025 – 2029 yakni Dynamic Workplace Filled with Productive,
Prominent, and Prosperous Talents with Global Mindset.
Laporan Tahunan 2025 567
Page 137
06 Sumber Daya Manusia
STRATEGI MANAJEMEN
HUMAN CAPITAL
Dalam rangka mewujudkan “Menjadi rumah bagi talenta ii. Global-Oriented Talents, yaitu pegawai
terbaik Indonesia,” program kerja pengembangan memiliki kemampuan, wawasan, dan
Sumber Daya Manusia (SDM) pada jangka pendek mindset untuk bekerja, berkolaborasi, dan
dan menengah diselaraskan dengan Corporate Plan bersaing secara efektif di lingkungan bisnis
Tahun 2025-2029. Rencana Jangka Menengah Bidang internasional.
Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki tujuan besar iii. Turn Over Rate, yaitu pengukuran persentase
yaitu Membangun Tempat Kerja yang Dinamis, diisi karyawan yang keluar dari perusahaan
oleh Talenta yang Productive, Prominent & Prosperous dalam satu periode tertentu (biasanya per
dengan Global Mindset. tahun), dibandingkan dengan jumlah rata-
rata karyawan pada periode tersebut.
Untuk mewujudkan Endstate Human Capital BTN c. Pencapaian dari masing-masing indikator di
tersebut, telah dirumuskan 5 (lima) pilar dimensi 2025 adalah sebagai berikut:
Endstate yang menjadi parameter keberhasilan i. Employer Branding Ranking: Peringkat 3
tercapainya kondisi “Menjadi rumah bagi talenta terbaik Top Companies versi Linked In dalam hal
Indonesia”. Sampai dengan tahun 2025 indikator dan pengembangan karir.
pencapaian masing-masing pilar adalah sebagai berikut: ii. Global-Oriented Talents: 38 karyawan BTN
1. Talent Magnet yang merupakan Global Talent (rekrutmen
a. Dimensi: BTN menjadi top of mind companies lulusan negeri dan pegawai yang mendapat
bagi talenta terbaik di Indonesia untuk berkarir. beasiswa luar negeri).
b. Indikator: iii. Turn Over Rate: tingkat turn over pegawai
i. Employer Branding Ranking, yaitu pengukuran sebesar 1,6% per tahun.
posisi dan daya tarik suatu perusahaan
sebagai tempat bekerja dibandingkan
perusahaan lain, berdasarkan persepsi
eksternal.
568 Laporan Tahunan 2025
Page 138
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Employee Productivity iv. % Talent U < 42: 16,7 % dari seluruh jabatan
a. Dimensi: Memiliki produktivitas pegawai di atas pada layer 1.
rata-rata Top 10 Bank. 4. Employee Wellbeing & Experience
b. Indikator: a. Dimensi: Menjadi tempat kerja yang mendukung
i. Laba/Pegawai: indikator produktivitas yang pegawai sehat fisik, mental, finansial, dan sosial.
mengukur berapa besar laba bersih yang b. Indikator:
dihasilkan oleh setiap satu orang pegawai i. Employee Wellbeing Index, yakni indikator
dalam suatu organisasi selama periode komprehensif yang mengukur tingkat
tertentu. kesejahteraan total pegawai, mencakup
ii. PPOP/Pegawai: indikator produktivitas yang aspek fisik, mental, sosial, dan finansial di
mengukur seberapa besar pendapatan lingkungan kerja.
operasional yang dapat dihasilkan oleh satu ii. Employee Engagement Index, yakni indikator
orang pegawai dalam periode tertentu. agregat yang mengukur tingkat keterikatan
iii. Aset/Pegawai: indikator produktivitas yang emosional, komitmen, dan motivasi pegawai
mengukur berapa besar total aset yang terhadap organisasi dan pekerjaannya.
dikelola oleh satu pegawai dalam organisasi iii. Culture Assessment Index, yakni indikator
(biasanya dalam industri perbankan atau yang mengukur sejauh mana budaya
keuangan). organisasi saat ini telah sesuai, melekat,
c. Pencapaian dari masing-masing indikator di dan dijalankan oleh pegawai sesuai dengan
2025 adalah sebagai berikut: budaya inti (core values), perilaku utama, dan
i. Laba/Pegawai: realisasi hingga Desember budaya kerja yang diharapkan perusahaan.
sebesar Rp271 juta/pegawai c. Pencapaian dari masing-masing indikator di
ii. PPOP/Pegawai: realisasi hingga Desember 2025 adalah sebagai berikut:
sebesar Rp821 juta/pegawai i. Employee Wellbeing Index: Indeks sebesar
iii. Asset/Pegawai: realisasi hingga Desember 85,1 dari penilaian 4 aspek wellbeing
sebesar Rp39 Miliar/pegawai ii. Employee Engagement Index: Skor 93 dari
3. Talent, Leadership, and Capabilities Development hasil survei independen
a. Dimensi: Memiliki Strong Leadership Pipeline dan iii. Culture Assessment Index: Realisasi skor
menjadi Talent Producer. 24,86
b. Indikator: 5. HC Operational Excellence & Technology
i. % MCJ Successor Ratio: Indikator yang a. Dimensi: Memiliki kebijakan HC yang unggul dan
mengukur persentase posisi kritikal (MCJ layanan HC yang faster, better, cheaper melalui
– Most Critical Jobs) yang sudah memiliki teknologi.
suksesor (pengganti) yang siap atau b. Indikator:
sedang dipersiapkan dalam Talent Pipeline i. % AI Adoption in HC Cycle yakni, Indikator
organisasi. yang mengukur persentase tahapan dalam
ii. % BUMN Qualified Talent: Indikator yang Human Capital (HC) Cycle yang sudah
mengukur persentase pegawai yang memanfaatkan Artificial Intelligence (AI)
memenuhi standar kompetensi, kapabilitas, untuk mendukung, mempercepat, atau
dan kriteria talent sebagaimana ditetapkan meningkatkan kualitas proses pengelolaan
dalam kerangka Talent Management BUMN SDM.
(Badan Pengaturan BUMN). ii. HC Service Satisfaction Index , yakni indeks
iii. % Women and <42 Talent: Indikator yang tingkat kepuasan karyawan terhadap
mengukur persentase pegawai yang layanan Human Capital (HC) yang mereka
tergolong talent (berada dalam talent pool terima mulai dari rekrutmen, administrasi
organisasi) yang memenuhi dua kriteria kepegawaian, payroll, pembelajaran, hingga
inklusif berikut: layanan employee relations.
a) Perempuan (Women Talent) c. Pencapaian dari masing-masing indikator di
b) Pegawai berusia < 42 tahun (Young 2025 adalah sebagai berikut:
Talent) i. % AI Adoption in HC Cycle: 22% tahapan
c. Pencapaian dari masing-masing indikator di dalam Human Capital (HC) Cycle yang
2025 adalah sebagai berikut: sudah memanfaatkan Artificial Intelligence
i. % MCJ Successor Rasio: (AI)
ii. % BUMN Qualified Talent: 75% dari seluruh ii. HC Service Satisfaction Index: skor kepuasan
kandidat Nominated Talent BUMN. layanan human capital sebesar 94%
iii. % Women Talent: 33,3 % dari seluruh jabatan
pada layer 1.
Laporan Tahunan 2025 569
Page 139
06 Sumber Daya Manusia
Framework Human Capital (HC) 2025 – 2029
Home of Indonesia’s Best Talents
Dynamic Workplace Filled with Productive, Prominent, and Prosperous Talents with Global Mindset
Talent, Leadership,
Employee Wellbeing & HC Operational
Talent Magnet Employee Productivity & Capabilities
Experience Excellence & Technology
Development
Menjadi top of mind Menjadi tempat kerja yang Memiliki kebijakan HC
Memiliki produktivitas Memiliki Strong Leadership
companies bagi talent mendukung pegawai sehat yang unggul dan layanan
pegawai di atas rata-rata Pipeline dan menjadi
terbaik di Indonesia untuk fisik, mental, finansial, dan HC yang faster, better,
Top 10 Bank Talent Producer sosial
berkarir cheaper melalui teknologi
Employer Branding Ranking Laba / Pegawai % MCJ Successor Ratio Employee Wellbeing Index % Al Adoption in HC Cycle
Global-Oriented Talents PPOP/Pegawai % BUMN Qualified Talent Employee Engagement Index HC Service Satisfaction Index
Turn Over Rate Asset / Pegawal % Women and <42 Talent Culture Assessment Index
Culture: Develop Culture Program to Shape Workforce Planning & Recruitment: Reshaping
Organization Design: Develop Agile
1 2 Productive and High Performing Employee 3 “Soccer Field” & Improve feeder quality aligned
Organization & Optimize HC Advisory Function
Behaviour with Bank Strategic Initiatives
Learning & Capability Development: Develop Leadership Development & Succession: Develop
Talent & Career Management: Create solid
Critical Capabilities to be able to execute Bank solid Talent Bench strength/Leadership pipelines
tolent pool through well-designed Talent
4
Strategic Initiatives through Up-skilling & 5
Management & Progressive Career path
6
through best in class leadership development
Re-skilling program
Compensation & Benefit HC Technology: Accelerate
Performance Management: Employee Wellbeing: Ensure
Management: Enhance Automated HC Operations &
Revamp Individual Performance Employee Wellbeing through
7 8 Performance Based Compensation 9 10 Establish Al- Infused Decision
Management System linking with Supportive & inclusive Working
Packages & Maintain Market Support System to elevate HC
Productivity/Drive Business Output Environment
Competitiveness Service Effectiveness & efficiency
BTN memiliki misi menjadi Rumah Bagi Talenta Terbaik Indonesia atau Home of Indonesia’s Best Talent. Untuk
mencapai enstate tersebut, telah dirumuskan Aspirasi Human Capital 2025 – 2029 yakni Dynamic Workplace Filled
with Productive, Prominent, and Prosperous Talents with Global Mindset yang terdiri dari 5 Pilar dan 10 Strategi Utama
sebagai berikut:
1. Organization Design, yakni mengembangkan 6. Leadership Development & Succession, melalui
organisasi yang agile dan mengoptimalkan fungsi pengembangan basis talenta/jalur kepemimpinan
advisory SDM. yang solid melalui program pengembangan
2. Culture, yakni mengembangkan program budaya kepemimpinan terbaik di kelasnya.
untuk membentuk perilaku karyawan yang produktif 7. Performance Management, melalui revisi sistem
dan berkinerja tinggi. manajemen kinerja individu yang terkait dengan
3. Workforce Planning & Recruitment, yakni produktivitas / mendorong hasil bisnis.
membentuk kembali “soccer field” dan 8. Compensation & Benefit Management, dengan
meningkatkan kualitas feeder pegawai yang selaras meningkatkan paket kompensasi berbasis kinerja &
dengan inisiatif strategis Perseroan. mempertahankan daya saing pasar.
4. Learning & Capability Development, melalui 9. Employee Wellbeing, dengan memastikan
pengembangan kemampuan kritikal untuk dapat kesejahteraan karyawan melalui lingkungan kerja
melaksanakan inisiatif strategis bank melalui up- yang mendukung dan inklusif.
skilling & re-skilling. 10. HC Technology, melalui otomatisasi operasi sumber
5. Talent & Career Management, melalui penciptaan daya manusia dan membangun sistem pendukung
kumpulan talenta yang solid melalui manajemen keputusan berbasis AI untuk meningkatkan
talenta yang dirancang dengan baik dan jalur karier efektivitas dan efisiensi layanan sumber daya
yang progresif. manusia.
570 Laporan Tahunan 2025
Page 140
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
KEBIJAKAN DAN PELAKSANAAN MANAJEMEN
HUMAN CAPITAL
Rekrutmen Sesuai dengan Kebijakan Khusus KK 3.A tentang Siklus
Human Capital, prinsip dalam rekrutmen Pegawai
Kebijakan antara lain:
1. Didasarkan pada perencanaan kebutuhan pegawai
Rekrutmen pegawai di BTN diatur oleh Kebijakan yang mencakup jenis dan persyaratan pekerjaan,
Khusus KK 3.A tentang Siklus Human Capital, dengan jumlah pegawai yang dibutuhkan dan/atau
rincian lebih lanjut pada Petunjuk Teknis (PT) No. 3-A.11 kebutuhan kapabilitas di masa depan.
mengenai Rekrutmen dan Seleksi. 2. Pemenuhan kebutuhan Pegawai yang diperoleh
1. Sumber Rekrutmen dari luar maupun dari dalam organisasi Perseroan
Rekrutmen pegawai pada tahun 2025 dilakukan didasarkan atas penentuan formasi unit kerja
melalui berbagai channel, baik dari sumber melalui analisa beban kerja (workload analysis).
eksternal maupun internal, guna memastikan 3. Akuisisi Pegawai akan dilakukan apabila hasil analisa
pemenuhan kebutuhan pegawai yang sesuai menunjukkan selisih (minus) antara perhitungan
dengan kuantitas dan kualitas yang dibutuhkan di kebutuhan pegawai dengan jumlah pegawai yang
setiap unit kerja. saat ini menjabat pada satu unit.
2. Prinsip Diversity, Equity, & Inclusivity (DEI) 4. Selain melalui perhitungan kebutuhan Pegawai,
Dalam rangka mendukung keberagaman dan akuisisi pegawai dapat pula dilakukan apabila
inklusivitas, kesetaraan gender dan kesempatan terdapat jabatan lowong yang harus segera diisi.
bagi penyandang disabilitas telah menjadi bagian Pengadaan ini dapat dilakukan baik dari dalam
dari prinsip utama dalam proses rekrutmen. maupun dari luar Perseroan dan disesuaikan
3. Tujuan Rekrutmen dengan persyaratan dalam profil jabatan yang
Proses rekrutmen bertujuan untuk: dimaksud.
• Menjamin pemenuhan kebutuhan pegawai di 5. Akuisisi Pegawai pada dasarnya dititikberatkan
unit kerja. pada pemenuhan kebutuhan tenaga dari dalam
• Memastikan kualitas dan kuantitas pegawai (Promosi dan Rotasi), dengan tidak menutup
yang sesuai dengan standar perusahaan. kemungkinan untuk dilakukan pengisian dari luar
• Mengedepankan prinsip DEI untuk menciptakan organisasi Perseroan apabila pemenuhan dari
lingkungan kerja yang lebih inklusif dan beragam. dalam tidak mencukupi atau memadai.
Tahapan dan kewenangan rekrutmen sesuai dengan ketentuan diatur sebagai berikut:
Unit Kerja
No Tahapan Direksi HCMD HCBD
Terkait
1. Pembukaan Lowongan (Job Advertisement) √
2. Seleksi Administrasi √
3. Culture Fit √
4. Assessment untuk mengukur Kompetensi
Perilaku dan Kompetensi Dasar
4.1. Tes Psikologi (Untuk Fresh Graduate) √
(Melalui Pihak Ketiga)
4.2. Tes Potensi √ √
(Melalui Pihak Ketiga) (Membantu)
4.3. Leaderless Group Discussion (Khusus ODP) √
(Melalui Pihak Ketiga)
4.4. Interview Psikolog (Interview ODP) √
(Melalui Pihak Ketiga)
4.5. Assessment Center (Khusus Untuk √ √
Experience dan Professional Hire) (Melalui Pihak Ketiga) (Membantu)
Laporan Tahunan 2025 571
Page 141
06 Sumber Daya Manusia
Unit Kerja
No Tahapan Direksi HCMD HCBD
Terkait
5. Assessment Kompetensi Teknis
5.1 Tes Kemampuan Teknik (Khusus ODP √
Spesialis) (Melalui Pihak Ketiga
5.2. Interview User (Khusus Experience dan √
Professional Hire)
6. Tes Kemampuan Bahasa Inggris √ √
(Melalui Pihak Ketiga) (Membantu)
7. Tes Kesehatan √
(Melalui Pihak Ketiga)
8. Interview Akhir √ √
Sesuai ketentuan Petunjuk Teknis (PT) No. 3-A.11 tentang Rekrutmen dan Seleksi diatur pula mengenai rekrutmen
Disabilitas, di mana jenis disabilitas yang memenuhi kriteria calon Pegawai disabilitas yakni untuk Tuna Daksa
(ringan) dan Tuna Wicara, akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menetapkan jenis disabilitas lain pada
rekrutmen selanjutnya sekaligus mempersiapkan akomodasi yang layak dan fasilitas yang mudah diakses oleh
Pegawai Disabilitas.
Pelaksanaan Rekrutmen
Selama tahun 2025 telah dilakukan rekrutmen sebanyak 717 Pegawai melalui 5 (lima) jalur rekrutmen. Termasuk di
dalamnya yaitu rekrutmen untuk penyandang disabilitas serta rekrutmen Diaspora, di mana Perseroan pada tahun
2025 merekrut 14 pegawai disabilitas, 8 pegawai ODP Diaspora dan 2 pegawai experienced hire Diaspora. Dalam
proses rekrutmen Perseroan tidak membedakan gender serta RAS dan seluruh kandidat diperlakukan sama. Dalam
pelaksanaan rekrutmen, Perseroan selalu menerapkan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) sebagai komitmen
Perseroan untuk melaksanakan prinsip-prinsip keberlanjutan sesuai Roadmap ESG Perseroan.
Berbagai aktivitas rekrutmen dilakukan bersamaan dengan employer branding Perseroan tahun 2025 di berbagai
event dan instansi antara lain dengan pelaksanaan talent scouting, career days dan inspire corner ke kampus-
kampus ternama di Indonesia, rekrutmen khusus untuk program Regional Leader Development Progam (RLDP) serta
Rekrutmen Bersama BUMN (RBB). Dalam pelaksanaan rekrutmen beberapa tahapan proses rekrutmen juga
bekerjasama dengan pihak ketiga.
Tabel Pelaksanaan Rekrutmen Tahun 2025
No Jalur Rekrutmen Jumlah
1. Officer Development Program (ODP) *) 179
2. Regional Leader Dev. Program (RLDP) 17
3. General Banking Staff (GBS) **) 386
4. Experienced/ Pro-Hire Hiring 50
5. Teller Service Staff 85
JUMLAH TOTAL 717
Keterangan:
*) Termasuk Diaspora sebanyak 8 orang
**) Termasuk Disabilitas sebanyak 14 orang
572 Laporan Tahunan 2025
Page 142
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengembangan Kompetensi
Kebijakan
Pengembangan kompetensi hard skill maupun soft skill 3. Developing: Proses pengembangan kompetensi
menjadi salah satu bagian dari pedoman siklus Human secara komprehensif yang diberikan pegawai untuk
Capital dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia diproyeksikan ke jabatan di atasnya.
sesuai dengan Kebijakan Khusus No. KK.3-A tentang
Siklus Human Capital. Setiap pegawai wajib untuk Program ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan
mengembangkan kompetensinya guna melaksanakan pengelolaan SDM yang berkelanjutan, responsif
pekerjaan dengan optimal, menghadapi perubahan terhadap perubahan, dan relevan dengan kebutuhan
organisasi, serta mempersiapkan diri untuk menduduki bisnis serta visi organisasi. Pengembangan kompetensi
jabatan yang lebih tinggi. pegawai akan fokus pada pengembangan dibidang
leadership, critical capability, funding, transactional dan
Pengembangan kompetensi pegawai dilaksanakan digital banking.
melalui program pembelajaran dan pengembangan
yang terstruktur dan sistematis guna meningkatkan Pelaksanaan Pengembangan
pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), Kompetensi
dan sikap (attitude) yang dibutuhkan. Framework
pembelajaran dan pengembangan dirancang Perseroan melakukan program pembelajaran dan
dengan pendekatan Analysis, Design, Development, pengembangan untuk memenuhi kompetensi
Implementation, Evaluation (ADDIE) serta yang dibutuhkan secara berkesinambungan dan
memanfaatkan model pembelajaran 10:20:70, yang selaras dengan fokus bisnis strategi tahunan melalui
terdiri dari: pembelajaran, pengembangan, penugasan khusus
1. 10% melalui pembelajaran formal (formal learning). maupun program mutasi dan promosi.
2. 20% melalui pembelajaran dari orang lain (learning
from others). Perseroan berkomitmen dan memastikan bahwa
3. 70% melalui pembelajaran berbasis praktik langsung setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk
(learning from doing). berkembang, tanpa memandang level jabatan maupun
gender. Proses pembelajaran dan pengembangan
Prinsip Kesetaraan diterapkan sehingga setiap dirancang untuk memberikan peluang yang setara
pegawai memperoleh kesempatan yang sama dalam kepada seluruh pegawai, baik yang berada di level
pembelajaran dan pengembangan, mulai dari fase manajerial maupun non-manajerial.
awal penempatan hingga saat diproyeksikan untuk
menduduki jabatan yang lebih tinggi. Penjelasan siklus Selain itu, Perseroan juga mendukung kesetaraan
pengembangan kompetensi pegawai meliputi: gender dengan memastikan bahwa pria maupun
1. On Boarding: Proses persiapan pegawai menduduki wanita memiliki akses yang sama terhadap
jabatan baru, baik melalui pergerakan internal pengembangan karir melalui program pembelajaran
(rotasi, promosi, mutasi) maupun untuk pegawai dan pengembangan yang dapat mendukung
baru. pertumbuhan profesional mereka. Melalui pendekatan
2. Equiping: Proses peningkatan/refreshment ini, Perseroan menciptakan lingkungan kerja yang
kompetensi pegawai yang sedang menduduki inklusif dan memberikan kesempatan yang setara
suatu jabatan. untuk semua pegawai dalam mengembangkan
kompetensinya.
Laporan Tahunan 2025 573
Page 143
06 Sumber Daya Manusia
Pengembangan Kompetensi Tahun 2025
Berikut tabel jumlah pengembangan kompetensi berdasarkan Level Jabatan dan gender pada periode Januari –
Desember 2025:
Tabel Pengembangan Kompetensi Tahun 2025
Pegawai Pelatihan Pegawai
Level Total
No. Bidang Pelatihan
Jabatan Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
1. EXECUTIVE 6 1 7 Business & Sharia Banking 3 1
VICE
PRESIDENT Credit & Risk 3 1
Leadership 4 1
Operational Banking 6 1
Sales & Service 4 1
2. SENIOR VICE 17 11 28 Business & Sharia Banking 8 5
PRESIDENT
Credit & Risk 14 11
Leadership 16 11
Operational Banking 16 11
Sales & Service 12 9
3. VICE 81 18 99 Business & Sharia Banking 38 11
PRESIDENT
Credit & Risk 69 18
Leadership 71 18
Operational Banking 77 18
Sales & Service 68 16
4. ASSISTANT 102 24 126 Business & Sharia Banking 62 15
VICE
PRESIDENT Credit & Risk 98 24
Leadership 97 23
Operational Banking 102 24
Sales & Service 92 23
5. SENIOR 170 48 218 Business & Sharia Banking 115 30
MANAGER
Credit & Risk 166 47
Leadership 162 46
Operational Banking 168 48
Sales & Service 160 44
6. MANAGER 821 353 1.174 Business & Sharia Banking 545 225
Credit & Risk 807 347
Leadership 718 308
Operational Banking 817 352
Sales & Service 774 345
7. ASSISTANT 1.537 1.132 2.669 Business & Sharia Banking 979 691
MANAGER
Credit & Risk 1.485 1.088
Leadership 1.311 955
Operational Banking 1.497 1.097
Sales & Service 1.418 1.045
574 Laporan Tahunan 2025
Page 144
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pegawai Pelatihan Pegawai
Level Total
No. Bidang Pelatihan
Jabatan Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
8. SENIOR STAFF 2.005 2.542 4.547 Business & Sharia Banking 1.411 1.860
Credit & Risk 1.996 2.536
Leadership 1.581 2.046
Operational Banking 2.004 2.541
Sales & Service 1.956 2.515
9. STAFF 945 1.601 2.546 Business & Sharia Banking 667 1.178
Credit & Risk 912 1.504
Leadership 655 1.017
Operational Banking 918 1.543
Sales & Service 854 1.374
JUMLAH TOTAL 5.684 5.730 11.414
Berbagai program pengembangan pegawai yang telah dilakukan terbagi menjadi 5 (lima) bidang pelatihan dengan
tujuan sebagai berikut:
Bidang Pelatihan Tujuan Pelatihan
Business & Sharia Banking Meningkatkan kompetensi pegawai dalam hal sales, marketing, pengetahuan umum dan
sebagainya dalam bidang Sharia Banking.
Credit & Risk Meningkatkan kompetensi di bidang kredit dan risiko kredit.
Leadership Meningkatkan kompetensi kepemimpinan pegawai dan peningkatan jenjang karir.
Operational Banking Meningkatkan kompetensi pegawai dalam kegiatan operasional Perseroan.
Sales & Service Meningkatkan kompetensi pegawai di bidang sales and service.
Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi
Melalui sebuah pendekatan evaluasi yang sistematis dan komprehensif untuk menilai efektivitas program
pengembangan kompetensi, Perseroan telah menerapkan evaluasi dengan menggunakan metode kirkpatrick yang
mencakup 4 (empat) tingkat evaluasi yaitu:
Evaluasi peserta terhadap penyelenggaraan pembelajaran dan pengembangan
Level 1 - Reaction
atas relevansi dan kepuasan pada kegiatan tersebut.
Evaluasi pemahaman peserta terhadap materi pembelajaran dan pengembangan
Level 2 - Learning
yang telah diberikan.
Evaluasi untuk mengukur pengaruh pembelajaran dan pengembangan terhadap
Level 3 - Behaviour
perubahan perilaku peserta dan penerapannya dalam pekerjaan.
Evaluasi yang dilakukan untuk mengukur dampak pembelajaran dan
Level 4 - Result
pengembangan terhadap peningkatan aspek bisnis atau proses bisnis.
Laporan Tahunan 2025 575
Page 145
06 Sumber Daya Manusia
Biaya Pengembangan Kompetensi
Dalam pelaksanaannya, Perseroan secara terencana menganggarkan biaya pembelajaran dan pengembangan
pegawai mengacu pada regulasi yang mengatur tentang pengembangan kompetensi SDM. Dana tersebut
dialokasikan untuk kegiatan pembelajaran dan pengembangan pegawai di bidang teknis, non teknis dan
kepemimpinan. Besar alokasi biaya pengembangan kompetensi bagi pegawai yang tercatat di tahun 2025
mengalami peningkatan sebesar 24,55% dibandingkan tahun 2024.
Biaya pengembangan kompetensi
Pertumbuhan
(dalam jutaan Rupiah)
Dalam mata uang Dalam Persen
2025 2024
(dalam jutaan Rupiah) (%)
131.435 105.530 25.905 24,55%
Pengembangan Karir
Kebijakan
Sistem Grading baru disusun berbasis Global Grading System yang mendukung penyusunan struktur organisasi dan
sistem karir yang lebih progresif dan sesuai dengan standar global. Penyesuaian sistem grading diperlukan seiring
dengan perkembangan organisasi, skala bisnis dan model operasi BTN. Berikut adalah sistem grading yang berlaku
di BTN:
Band Grade Corporate Title
6A Senior Executive Vice President
5 5B Executive Vice President
4 4E/5A Senior Vice President
4D Vice President
4C Vice President
4B Assistant Vice President
3 3E/4A Senior Manager
3D
Manager
3C
3B
Assistant Manager
3A
2 2F
Senior Staff
2E
2D
Staff
2C
2B
Junior Staff
2A
576 Laporan Tahunan 2025
Page 146
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Global Grading System (GGS) bertujuan untuk 1. Aspek kinerja diambil berdasarkan hasil evaluasi
mendukung positioning BTN yang kompetitif di kinerja individu / Individual Performance Evaluation
industri perbankan dalam hal grading system dan (IPE) 3 (tiga) tahun terakhir pada saat Pemetaan
penyesuaian sistem grading diperlukan seiring dengan Talenta dilakukan pegawai.
perkembangan organisasi, skala bisnis dan model 2. Aspek potensi dilihat dari 2 (dua) yaitu hasil
operasi BTN. Selain itu, GGS juga mendorong pegawai pengukuran sebagai berikut:
untuk meningkatkan kompetensi teknis, perilaku, • Assessment Kognitif (Learning Agility), bobot 20%
dan kepemimpinan yang diperlukan sesuai dengan • Assessment Kompetensi Perilaku, bobot 80%
tingkatannya. Salah satunya, posisi seperti Deputy
Division Head (4E) dan Division Head (5A) kini memiliki Dari hasil talent mapping berdasarkan kriteria tersebut,
definisi kompetensi yang lebih jelas, khususnya dalam pegawai akan dipetakan ke dalam matriks 9 boxes
aspek leadership dan people management yang sebagai berikut:
mendukung pengelolaan karir lebih progresif dengan
kebijakan tidak diperkenankannya Gap Grade Lintas
Band. Hal ini memberikan arah pengembangan yang 7
8 9
Tinggi Solid
spesifik untuk membantu pegawai mempersiapkan diri Performer Star
Contributor
menghadapi tanggung jawab yang lebih besar.
Pemetaan Talenta
Kinerja
4
5 6
Sedang Slow
Average Potensial
Starter
Pengembangan karir di BTN mengacu pada ketentuan
Kebijakan Khusus No. KK.3-A Tentang Siklus Human
Capital. Secara umum pola karir yang diatur Perseroan 2 3
1
Rendah Slow Career
untuk seluruh pegawai yaitu pola karir acceleration Unfit
Starter Person
track, fast track, middle track dan normal track,
moderate track, slow track. Adapun sebagai dasar
dalam pengelolaan karir pegawai, dilakukan talent
Rendah Sedang Tinggi
mapping dengan melakukan pengelompokan pegawai
berdasarkan potensi pegawai.
Talent mapping pegawai terdiri dari aspek kinerja dan Potensi
aspek potensi. Aspek kinerja dan aspek potensi masing-
masing dikelompokan menjadi 3 (tiga) kriteria yaitu:
rendah, sedang, dan tinggi.
Berikut adalah 9 (sembilan) jenis talenta tersebut:
No. Talent Mapping Keterangan
1 Star Pegawai dengan Kinerja Tinggi Potensi Tinggi
2 Performer Pegawai dengan Kinerja Tinggi Potensi Sedang
3 Solid Contributor Pegawai dengan Kinerja Tinggi Potensi Rendah
4 Potential Pegawai dengan Kinerja Sedang Potensi Tinggi
5 Average Pegawai dengan Kinerja Sedang Potensi Sedang
6 Slow Starter Pegawai dengan Kinerja Sedang Potensi Rendah
7 Career Person Pegawai dengan Kinerja Rendah Potensi Tinggi
8 Slow Starter Pegawai dengan Kinerja Rendah Potensi Sedang
9 Unfit Pegawai dengan Kinerja Rendah Potensi Rendah
Laporan Tahunan 2025 577
Page 147
06 Sumber Daya Manusia
Kenaikan jenjang karir dibedakan menjadi 2 (dua) yang didasarkan pada band pegawai yaitu:
1. Pegawai Person Grade Band 2
Pegawai dapat diberikan kesempatan promosi jika telah mengumpulkan akumulasi skor minimal 10 (sepuluh)
pada person grade terakhir. Penetapan skor akan didasarkan pada hasil evaluasi kinerja individu/Individual
Performance Evaluation dengan aturan sebagai berikut:
Individual Performance Evaluation Skor
Performance Rating 1 5
Performance Rating 2 4
Performance Rating 3 3
Performance Rating 4 2
Performance Rating 5 1
2. Pegawai Dengan Person Grade Band 3 Ke Atas
Kesempatan karir akan ditentukan berdasarkan hasil pemetaan talenta yang dikategorisasi menjadi 6 (enam)
jalur karir yaitu:
Acceleration Pegawai yang masuk dalam kategori Suksesor
dimungkinkan kesempatan promosi kurang dari 1 (satu)
Track tahun
Pegawai yang termasuk dalam kelompok Star dan
Peformer berdasarkan hasil Pemetaan Talent (talent
Mapping) dapat dipromosikan 1 (satu) tahun sejak Fast Track
menduduki Person Grade terakhir
Pegawal yang termasuk dalam kelompok Potential
berdasarkan hasil Pemetaan Talent (Talent Mapping)
Middle Track dapat dipromosikan 2 (dua) tahun sejak menduduki
Person Grade terakhir
Pegawai yang termasuk dalam kelompok Average
berdasarkan hasil Pemetaan Talent (Talent Mapping)
dapat dipromosikan 3 (tiga) tahun sejak menduduki Normal Track
Person Grade terakhir
Pegawai yang termasuk dalam kelompok Solid
Contibutor berdasarkan hasil Pemetaan talent (Talent
Moderate Track Mapping) dapat dipromosikan 4 (empat) tahun sejak
menduduki Person Grade terakhir
Pegawal yang termasuk dalam kelompok Slow Starter
dengan Kinerja Sedang dan Potensi Rendah dapat
dipromosikan 5 (lima) tahun sejak menduduki Person Slow Track
Grade terakhir
Sebagai bentuk transparansi, kepastian dan Konsep pengembangan karir BTN disesuaikan dengan
meningkatkan motivasi yang mendorong kompetisi kebutuhan Perseroan, ketersediaan pegawai, mapping
positif telah diatur periodesasi pelaksanaan potensi dari talent mapping, pola pergerakan karir
peningkatan jenjang karir dalam 2 (dua) periode setiap sesuai dengan risiko jabatan dan pergerakan jabatan.
tahunnya yaitu: Hal ini untuk memastikan bahwa pengembangan
1. Periode I: awal tahun karir pegawai juga sejalan dengan kebutuhan bisnis
2. Periode II: pertengahan tahun atau kebutuhan dalam pemenuhan transformasi/
perubahan organisasi.
Keterangan: Berdasarkan pertimbangan tertentu dan
kebutuhan Perseroan, dapat dimungkinkan peningkatan
jenjang karir di luar periode tersebut.
578 Laporan Tahunan 2025
Page 148
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pergerakan
Ketersediaan Karir
Pegawai Berdasarkan posisi
pegawai dalam talent
map
Pergerakan
Kebutuhan Talent Jabatan
Bank Map Pergerakan dari satu
jabatan ke jabatan lain
Untuk memastikan pemenuhan suksesor juga dilakukan program-program pengembangan karir untuk berbagai
level jabatan. Untuk pelaksanaan program dilaksanakan dengan langkah-langkah mulai dari identifikasi dan seleksi
kandidat, sampai dengan talent panel untuk menentukan pergerakan karir atau posisi kandidat dari hasil pelaksanaan
program. Adapun jenis pengembangan yang dilakukan kepada pegawai yaitu meliputi pendidikan leaderhsip,
immersion, coaching dan mentoring, pemberian target spesifik, project assignment, pendidikan teknis, sertifikasi
mandatory, penugasan mengajar/pemateri, sertifikasi. Selain itu, dilakukan executive coach, rotasi/replacement,
company benchmark, join association (asosiasi profesi perbankan), seminar/konferensi, dan assignment ke tim
ad-hoc untuk menambah exposure, experience dan network dari pegawai.
Pelaksanaan Pengembangan Karir
Adapun aktivitas dalam mendukung pengembangan karir pegawai adalah pelaksanaan assessment pegawai,
pelaksanaan assessment selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Rincian Assessment Tahun 2025
No. Keterangan Peserta
1. Assessment Grade < 2A dan Menggunakan ASTONIA* 5.045
2. Assessment Grade > 3A Menggunakan Jasa Konsultan 129
3. Assessment BOD-1 (Kompetensi Direksi BUMN) 32
Jumlah Pegawai 5.492
*) ASTONIA merupakan aplikasi internal BTN untuk pelaksanaan asesmen pegawai.
Rincian Promosi Pegawai Tahun 2025
Person Grade Jumlah Pegawai Person Grade Jumlah Pegawai
2A 2 3D 76
2B 25 4A 37
2C 126 4B 19
2D 207 4C 12
2E 1 4D 10
3A 235 5A 6
3B 304 Jumlah 1.181
3C 121
Laporan Tahunan 2025 579
Page 149
06 Sumber Daya Manusia
Rincian Peserta Talent Acceleration Program (TAP) dan Leadership Development Program
Firstline Manager Middle Manager Senior Manager
TAP Batch 3 Development Development Program Development Program
Person
Program (FLMDP) (MMDP) (SMDP)
Grade
Jumlah Peserta Jumlah Peserta Jumlah Peserta Jumlah Peserta
2E - - -
3A - - - -
3B - 18 4 -
3C 53 45 42 7
3D 32 11 9 15
3E/4A 9 1 1 11
4B 2 - - 5
4C - - - 1
Jumlah 96 75 56 39
Evaluasi Kinerja
Kebijakan
Proses penilaian kinerja Pegawai diatur dalam Ketentuan Khusus (KK) 3-A tentang Siklus Human Capital pada Bab
VIII tentang Manajemen Kinerja serta Petunjuk Teknis (PT) No.3-A.9 tentang Penilaian Kinerja Pegawai. Dalam proses
penilaian kinerja terdapat siklus manajemen kinerja yaitu:
1. Perumusan dan Penetapan Sasaran Kinerja yang merupakan Proses menetapkan target kinerja yang hendak
dicapai selama 1 (satu) tahun dan membuat komitmen antara atasan dan bawahan untuk mendukung
pencapaian Kinerja Unit dan Kinerja Perseroan.
2. Monitoring Kinerja yang bertujuan untuk memastikan agar sasaran kinerja dapat tercapai dari waktu ke waktu.
3. Penilaian Kinerja yaitu proses evaluasi terhadap sasaran kinerja dan pencapaiannya.
4. Reward yaitu penghargaan atas pencapaian kinerja sesuai dengan meritokrasi (karir, remunerasi, dan lainnya).
Perumusan dan Penetapan Monitoring Kinerja
Sasaran Kinerja Bertujuan untuk memastikan
Proses menetapkan target kinerja agar sasaran kinerja dapat
yang hendak dicapai selama tercapai dari waktu ke waktu
1 (satu) tahun dan membuat
komitmen antara atasan dan
bawahan untuk mendukung
pencapaian Kinerja Unit dan Kinerja
Perseroan
Reward Penilaian Kinerja
Penghargaan atas pencapaian proses evaluasi terhadap
kinerja sesuai dengan meritokrasi sasaran kinerja dan
(karir, remunerasi, dan lainnya) pencapaiannya
580 Laporan Tahunan 2025
Page 150
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengelolaan Manajemen Kinerja merupakan pengaluran terkait proses untuk memastikan pencapaian kinerja seluruh
Pegawai dalam mendukung tercapainya sasaran Perseroan melalui suatu sistem yang baik dari mulai perumusan dan
penetapan sasaran kinerja, monitoring (bimbingan/coaching), penilaian, hingga evaluasi. Pengelolaan Manajemen
Kinerja bertujuan untuk menciptakan kejelasan atas hasil-hasil yang diharapkan Perseroan yang menjadi tanggung
jawab Pegawai sesuai dengan jabatan masing-masing Pegawai.
Berdasarkan ketentuan Petunjuk Teknis (PT) PT.3-A.9 taentang Penilaian Kinerja Pegawai, mekanisme penilaian kinerja
dijelaskan sebagai berikut:
Penyusunan KPI Unit Kerja Penentuan ukuran keberhasilan dari Penentuan Bobot
KPI unit kerja menjadi dasar dalam Pelaksanaan Job Description Bobot indikator maksimal 25% dan minimal 5%
pelaksanaan cascading KPI, sehingga
1. Ukuran keberhasilan job description bisa berasal lebih Layer I Manajerial Layer 2 Manajerial Layer 3 Individual
KPI Individu dapat mendukung No. Indikator
dari 1 (satu) aktivitas utama pada uraian jabatan (A dan B) (A dan B) (A dan B) Kontributor
pencapaian KPI unit kerja.
2. Dalam hal jabatan baru ataupun jabatan ad-hoc 1 Sasaran Kerja Unit Min 80% Min 70% Min 65% Max 30%
sehingga belum terdapat job description, dapat
digunakan ukuran keberhasilan dari aktivitas/proyek 2 Sasaran Kerja Individu - - - Min 70%
yang dikerjakan oleh masing-masing individu/
3 Leadership & Supervising Max 20% Max 30% Max 35% -
pegawai.
Total 100% 100% 100% 100%
Persiapan Cascading Ukuran Keberhasilan Sasaran Kerja Pembobotan
Cascading KPI Unit Kerja ke setiap jabatan Identifikasi Sasaran Kerja Secara Keseluruhan
Proses cascading dilakukan dengan menggunakan 1. Antara hasil dari Langkah 2 dan 3 apabila terdapat
tabulosi cascading: redundant, maka hilangkan salah satu.
1. Untuk Divisi (Kantor Pusat termasuk organ 2. Jumlah total dari seluruh Indikator maksimal
monoline dilakukan oleh masing-masing Divisi. 10 (sepuluh)
2. Untuk Kantor Cabang dan Kantor Wilayah,
dilakukan secara terpusat oleh Satuan Kerja
Pengelolaan Human Capital dengan melibatkan
Unit Kerja lainnya yang terkait
Adapun komponen yang menjadi penilaian yaitu:
a. Penilaian Kinerja (Bobot 90%)
Merupakan penilaian berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) dari jabatan pegawai. Adapun Penilaian kinerja
terdiri dari 2 (dua) komponen yaitu:
• Komponen Key Performance Indicator (KPI) Cascading yaitu KPI yang didapatkan dari hasil cascading (sesuai
tanggung jawab dan peran dari individu tersebut) terhadap KPI dari layer di atasnya atau KPI unit kerjanya.
Komponen ini mencerminkan kontribusi suatu individu terhadap keberhasilan Unit Kerja nya. Adapun jenis
cascading adalah sebagai berikut:
Fully Cascade : KPI Unit diturunkan sepenuhnya ke pegawai dengan target yang sama.
Partially Cascade : KPI Unit diturunkan ke pegawai dengan target/segmen yang telah dibagi
(sesuai tanggung jawab individu).
Contributory Cascade : KPI Unit diturunkan ke pegawai dalam ukuran KPI lain yang dapat
mendukung pencapaian KPI unit tersebut (sesuai peran pegawai).
• Komponen Performance Indicator (PI) yaitu ukuran keberhasilan dari pelaksanaan Uraian Pekerjaan (Job
description) pegawai. Komponen ini mencerminkan kinerja individu secara berdasarkan job description nya.
Laporan Tahunan 2025 581
Page 151
06 Sumber Daya Manusia
b. Penilaian Implementasi Budaya (Bobot 10%)
Penilaian lmplementasi Budaya Perusahaan memiliki kontribusi sebesar 10% dari penilaian kinerja Pegawai. Khusus
untuk Pimpinan Unit Kerja penilaian budaya terbagi menjadi Nilai lmplementasi Budaya Unit Kerja dan Penilaian
lmplementasi AKHLAK Pimpinan Unit Kerja.
Dengan 2 (dua) komponen penilaian tersebut, maka perhitungan Penilaian Kinerja menjadi sebagai berikut:
(Penilaian Sasaran Kerja x 90%)+ (Penilaian Implementasi Budaya Perusahaan x 10%)
Hasil penilaian kinerja Pegawai diklasifikasikan ke dalam 5 (lima) kategori yaitu sebagai berikut:
No Rating Kinerja
Range Pencapaian Remunerasi
Kinerja
1. Performance Rating (PR) 1 >110% - 120%
Kebijakan
2. Performance Rating (PR) 2 >100% - 110% Ketentuan mengenai remunerasi tertuang dalam
Performance Rating (PR) 3 Kebijakan Khusus (KK) No. 3-B tentang Remunerasi.
3. >95% - 100%
Cakupan ketentuan remunerasi tersebut antara lain
4. Performance Rating (PR) 4 >85% - 95% tata kelola dalam pemberian remunerasi, kompensasi,
5. Performance Rating (PR) 5 s.d 85%
benefit, kompensasi benefit berdasarkan peraturan
Perundang-Undangan dan penghargaan. Penerapan
tata kelola dalam pemberian remunerasi bertujuan
Pelaksanaan Penilaian Kinerja untuk mendorong dilakukannya prudential banking
yaitu pengambilan risiko dalam melakukan kegiatan
Penilaian kinerja Pegawai dilakukan dengan self usaha dilakukan secara terukur dan mengacu pada
assessment oleh masing-masing Pegawai yang ketentuan perundang-undangan. Kebijakan remunerasi
dilakukan per triwulan melalui platform BTNBest. Untuk yang disusun mempertimbangkan:
nilai final ditetapkan melalui Komite Human Capital 1. Terciptanya manajemen risiko yang efektif
masing-masing unit kerja dengan proses kalibrasi 2. Stabilitas keuangan Perseroan
penilaian sesuai dengen ketentuan bell curve di 3. Kecukupan dan penguatan permodalan Perseroan
masing-masing lapisan jabatan. Penggunaan bell 4. Kebutuhan likuiditas jangka pendek dan jangka
curve dilakukan untuk memastikan proses distribusi panjang
nilai dilakukan inline sesuai dengan pencapaian unit 5. Potensi pendapatan di masa yang akan datang.
kerja dan pencapaian Perseroan. 6. Mengedapankan asas kesetaraan tanpa
membedakan gender.
Proses penilaian kinerja individu untuk tahun kinerja
2025 saat ini masih berjalan sedangkan untuk sebaran Pelaksanaan Remunerasi
penilaian kinerja atas tahun 2024 yaitu sebagai berikut:
Dalam prinsip pemberian remunerasi, Perseroran
menerapkan performance based reward, sehingga
No. Rating Kinerja Jumlah Pegawai
semakin tinggi kinerja pegawai, maka semakin tinggi
1. Performance Rating 1 841 remunerasi yang didapatkan pegawai dengan harapan
akan berdampak pada produktivitas. Perseroan juga
2. Performance Rating 2 2.167
menerapkan gender inclusion dalam remunerasi,
3. Performance Rating 3 7.783 sehingga tidak ada pembedaan remunerasi antara
pegawai pria dan wanita. Remunerasi akan ditelaah
4. Performance Rating 4 898
secara berkala untuk melihat daya saing remunerasi
5. Performance Rating 5 39 terhadap market. Selain itu, Perseroan juga selalu
mengikuti salary survey industri untuk mengetahui
Jumlah Pegawai 11.728
posisi remunerasi Perseroan terhadap pasar.
582 Laporan Tahunan 2025
Page 152
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pada tahun 2025 dilakukan penyesuaian dalam mekanisme pemberian remunerasi kenaikan gaji dan pemberian
bonus yaitu dengan adanya kewenangan adjustment yang dilakukan oleh pimpinan unit kerja terhadap kenaikan
gaji tim di unit kerjanya dan besaran pengali bonus untuk tim di unit kerjanya yang dilakukan melalui aplikasi Merit
Adjustment Performance System (MAPS) dan Sistem Alokasi Annual Bonus (SAAB). Hal ini dilakukan dengan tujuan
sebagai berikut:
a. Perlu adanya empowerment Kepala Unit Kerja dalam hal penetapan pengali bonus di level individu dengan
mengacu pada aturan yang telah disepakati
b. Perlu adanya kebijakan yang memungkinkan perbedaan pengali bonus antar pegawai dengan performance
rating yang sama berdasarkan pengamatan Kepala Unit Kerja terhadap extra miles dan kontribusi yang diberikan
atas capaian unit kerja
c. Penerapan skema Pool Bonus dapat diselaraskan dengan usulan pemberian kewenangan (empowerment)
Kepala Unit Kerja dalam menetapkan pengali bonus di level individu di unit kerjanya
d. Untuk meningkatkan engagement, ownership dan awareness Pegawai terhadap kondisi pencapaian Perseroan
secara berkelanjutan perlu diatur alokasi bonus yang diberikan sebagian dalam bentuk saham.
Pemberian Gaji Pegawai Tahun 2025
Pria Wanita Total
No Jabatan
Jumlah Jumlah Gaji Jumlah Jumlah Gaji Jumlah Jumlah Gaji
Pegawai (Juta) Pegawai (Juta) Pegawai (Juta)
1. Level 6A - 6B 2 3.336 - - 2 3.336
2. Level 5B 6 9.189 1 1.686 7 10.875
3. Level 4C - 5A 98 91.279 28 26.099 126 117.378
4. Level 3C - 4B 1.093 386.582 425 138.879 1.518 525.461
5. Level 3A - 3B 1.501 234.310 1.097 164.598 2.598 398.908
6. Level 2D - 2F 2.386 235.234 3.215 299.233 5.601 534.466
7. Level 2A - 2C 542 44.502 872 69.158 1.414 113.660
Jumlah 5.628 1.004.432 5.638 699.653 11.266 1.704.084
Keterangan:
Jumlah pegawai merupakan pegawai PKWT dan PKWTT (tidak termasuk pegawai MPP)
Selain gaji bulanan, Perseroan juga memberikan remunerasi atau benefit lainnya kepada pegawai yaitu:
1) Bonus Tahunan
2) Tunjangan Lembur
3) Tunjangan Cuti Tahunan dan Cuti Besar
4) Tunjangan Hari Raya
5) Tunjangan Pajak PPh21
6) Tunjangan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
7) Penghargaan Masa Kerja
8) Tunjangan Pensiun
9) Beasiswa Pendidikan S1 & S2 Dalam & Luar Negeri
10) Fasilitas Bantuan Pengobatan
11) Pemeriksaan Kesehatan Berkala
12) Bantuan Duka
13) Program Kepemilikan Kendaraan (COP)
14) Kredit/Pembiayaan Pegawai (Kredit Sejahtera Pegawai)
15) Bantuan Bencana Alam dan Musibah
16) Fasilitas Komunikasi
17) Fasilitas Perumahan
18) Tunjangan Lokasi (kemahalan)untuk lokasi tertentu.
Laporan Tahunan 2025 583
Page 153
06 Sumber Daya Manusia
Program Pensiun Pelaksanaan Program Pensiun
Kebijakan Program Masa Persiapan Pensiun (MPP)
Saat ini Perseroan menjalankan dua program pensiun, Program MPP diperuntukan bagi pegawai tetap yang
yaitu Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) yang telah mencapai usia 55 (lima puluh lima) Tahun dan
dikelola oleh Dana Pensiun BTN dan Program Pensiun telah mendapatkan persetujuan untuk menjalani MPP.
Iuran Pasti (PPIP) yang dikelola oleh DPLK pihak ketiga. Program Persiapan Pensiun diberikan untuk membantu
Program PPMP merupakan program untuk pegawai Pegawai dalam mempersiapkan diri secara finansial,
yang masuk BTN sebelum tahun 2004, sedangkan mental dan fisik untuk menghadapi masa pensiun
setelah tahun 2004 Pegawai masuk dalam program sehingga Pegawai dapat menikmati kehidupan
PPIP. yang nyaman dan tenang setelah Pensiun serta
dibebastugaskan dari pekerjaan sehari-hari. Program
Pada Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP), pegawai MPP merupakan program opsional untuk Pegawai,
tetap mendapatkan manfaat sebesar formula yang apabila pegawai tidak mengajukan untuk Program MPP
sudah ditentukan oleh Dana Pensiun dengan jumlah maka status pegawai akan tetap menjadi pegawai
Manfaat Pensiun yang dapat diterima pegawai setinggi- aktif PKWTT sampai dengan Pensiun usia 56 (lima puluh
tingginya 80% dari Penghasilan Dasar Pensiun mengacu enam) tahun.
kepada Ketetapan Direksi yang mengatur tentang
Peraturan Dana Pensiun PT Bank Tabungan Negara Adapun pelaksanaan program persiapan pensiun
(Persero) Tbk (Dapen BTN), sedangkan pada Program adalah sebagai berikut:
Pensiun Iuran Pasti (PPIP) Pegawai tetap mendapatkan 1. Program Pelatihan, yaitu program pembekalan
manfaat pensiun dari akumulasi saldo iuran porsi berupa pelatihan keterampilan dengan materi/
Pegawai sebesar 2,5% dari gaji yang bersangkutan dan bidang yang sesuai dengan bakat/keinginan
7,5% porsi Perseroan dari gaji yang bersangkutan serta Pegawai yang bersangkutan di antaranya, Financial
hasil pengembangannya. Management Training, Job Searching Training,
Entrepreneurship Training.
Bagi Pegawai tetap yang akan memasuki usia 55 (lima 2. Program Kesempatan Karir, yaitu diberikan
puluh lima) tahun tetap bekerja hingga Usia Pensiun kesempatan untuk memberikan bantuan jasa
56 (lima puluh enam) tahun dan apabila Pegawai Tetap kepada Perseroan, Anak Perusahaan, dan/atau
ingin menjalani Masa Persiapan Pensiun (MPP) maka Perusahaan Terafiliasi Bank. Adapun bentuk bantuan
dapat mengajukan permohonan kepada Perseroan, jasa yang dimaksud adalah sebagai trainner
dimana saat menjalani periode MPP akan dilakukan ataupun Advisor.
penyesuaian pada gaji Pegawai. 3. Program Pendampingan, yaitu pemberian
counselling yang bertujuan untuk dapat
Penghargaan Setelah Masa Kerja mempersiapkan Pegawai menghadapi kehidupan
• Penghargaan Karya Purna Bhakti, yaitu penghargaan setelah pensiun. dan pemberian Coaching
kepada Pegawai yang pensiun usia 36 (tiga puluh terkait mengembangkan kewirausahaan
enam) tahun dan 56 (lima puluh enam) tahun. (entrepreneurship) dan job searching.
• Penghargaan Karya Satya Abdi, Pegawai yang
meninggal dunia di dalam melaksanakan tugas Selama tahun 2025, terdapat sebanyak 29 Pegawai
demi menjaga nama baik, menjaga keamanan dan yang menjalani Program MPP.
keutuhan harta serta kepentingan Bank.
• Penghargaan Akhir Masa Bhakti, Penghargaan bagi
Pegawai yang diberhentikan dengan hormat dan
Pegawai yang meninggal.
584 Laporan Tahunan 2025
Page 154
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
HUMAN CAPITAL
INFORMATION SYSTEM (HCIS)
BTNBest merupakan platform pengelolaan Human
Capital Perseroan yang berbasis cloud. BTNBest
dikembangkan untuk memastikan proses operasional
dalam pengelolaan end-to-end siklus Human Capital
serta pemenuhan hak-hak pegawai dapat berjalan
dengan baik di antaranya sebagai berikut:
1. Adanya mekanisme monitoring secara keseluruhan
dari keselarasan visi misi dan berbagai tata kelola,
yaitu akses, security dan kepatuhan terhadap
regulator.
2. Perlunya memastikan keselarasan landscape
sistem SDM dengan keseluruhan strategi SDM.
3. Mengurangi tingkat manual data intervention
kepegawaian ke sistem internal lain di perusahaan.
4. Memastikan tercapainya operational excellence
pada fungsi SDM dan kualitas layanan sistem SDM
yang merata sampai unit kerja terkecil di seluruh
daerah operasional perusahaan.
5. Implementasi keseluruhan cycle manajemen talenta secara sistematis.
6. Ketersediaan insight keseluruhan proses SDM untuk mendukung pengambilan keputusan bagi manajemen.
BTNBest mengintegrasikan seluruh siklus HC dari proses rekrutmen sampai dengan terminasi Pegawai di antaranya
pengembangan modul HCIS sebagai berikut:
Talent Management Travel Management
Core HR Module
Module Module
Employee data that can be Development of an integrated Business travel integrated with
accessed by BTNers at any time. talent management system. travel agencies and hotels.
Learning Management Recruitment and Time Management
Module Onboarding Module Module
A learning platform with An integrated Recruitment and Real-time leave and overtime
customized and integrated Onboarding platform. requests with supervisor
learning paths. approval.
Performance and Benefit & Compensation
Payroll Module
Goals Module Module
Payroll calculation and payment Periodic and systemized KPI More organized medical
processes integrated with Core submission. claims and other benefits
Banking. management.
Laporan Tahunan 2025 585
Page 155
06 Sumber Daya Manusia
BTNBest dikembangkan dalam 3 (tiga) fase sejak 2024-2025 sebagaimana Roadmap Human Capital Perseroan
2022-2025, yaitu mengembangkan Human Capital Information System (HCIS) BTNBest dengan Implementasi Sistem
HC berbasis Cloud dari sistem HC sebelumnya yang masih berbasis on-premise. Adapun 3 (tiga) fase pengembangan
yaitu sebagai berikut:
1. Fase I – 2023 : Fase Persiapan / Foundation
Pengembangan modul utama terkait sistem HC diimplementasikan untuk mendukung proses Payroll seperti
compensation and benefit serta komponen dasar seperti manajemen organisasi, personal administration dan
data migration.
2. Fase II – 2024 : Implementasi Siklus HC End To End
Modul siklus pengelolaan HC mulai dari Recruitment and Onboarding, performance & goals, development and
succession, learning management dan travel management.
3. Fase III – 2025 : Fase Scale Up & Deep Dive
Implementasikan modul Workforce Planning dan Advanced People Analytic untuk mendukung manajemen dalam
mengambil Keputusan berbasis data serta pengembangan Artificial Intelegence (AI) secara bertahap dalam
siklus pengelolaan HC.
Performance & Succession &
Goal Development
Phase I is the preparation/ Phase II is the end-to-end
foundation phase Learning
Onboarding Management HC cycle implementation
phase
Travel
The main modules related Recruitment Management HC management cycle
to the HC system are modules starting from
implemented to support Recruitment & Onboarding,
the Payroll process to development and
such as compensation FASE II
2024 succession.
and benefits as well Organization
as basic components Management
such as organizational
management and personal
administration
Personal
Administration
Phase III is the scale up &
20 E III
deep dive phase
25
S
FA 023
FA
2
SE
Strategic
I
Time
Workforce
Management
Planning
Workforce Planning
and Advanced People
Analytic modules will be
implemented to support
Compensation management in making
data-based decisions.
Advanced People
Analytic
Benefit
Payroll
586 Laporan Tahunan 2025
Page 156
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
INTERNALISASI
BUDAYA
Implementasi Program Budaya Perseroan tahun 2025 mengacu pada 5 (lima) pilar Budaya Perseroan melalui
penerapan 10 (sepuluh) Program Utama nasional dengan aktivitas program budaya yang diselaraskan dengan
aktivitas pekerjaan sehari-hari pegawai BTN.
Sebagai bentuk evaluasi, tinjuan dan identifikasi dampak implementasi program budaya perseroan, BTN
menyelaraskan pelaksanaan aktivitas program budaya dengan pencapaian kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa
implementasi program budaya sudah berfokus pada dampak kinerja yang dihasilkan.
Tahun 2025, BTN menetapkan tagline budaya perusahaan “Be The oNe : Productive, Prominent, Prosperous with
Global Mindset” dengan fokus pada 3 (tiga) dimensi yang saling berkaitan dalam membangun budaya perusahaan
yang berdampak dan berkelanjutan, yakni:
Tools Set Skill Set
(Easy of doing) (Ability)
Mindset
(Willingness)
1. Mindset, yakni melalui pelaksanaan culture communication dan symbolic act
2. Skill Set, yakni melalui pelaksanaan change agent development program dan leadership forum
3. Tools Set, yakni melalui penyediaan dedicated culture hotline, culture report dan pelaksanaan BTNers Excellence
Award
Internalisasi budaya perusahaan melalui ketiga dimensi tersebut diwujudkan menjadi 2 (dua) kategori program,
yakni: Program Unggulan dan Program Tematik.
Program Unggulan
No. Nama Program Deskripsi Tujuan
1. HC Summit 2025 Pelaksanaan HC Summit 2025 dan sekaligus Memperkuat internalisasi budaya
(Peluncuran Tagline peluncuran tagline budaya perseroan" “Be The perusahaan dan membangun mindset
“Be The oNe” oNe : Productive, Prominent, Prosperous with pegawai BTN melalui penggunaan tagline
Global Mindset” "Be The oNe" dalam penyebaran informasi.
2. Best Change Agent Penghargaan yang diberikan kepada Change • Memberikan booster kepada Change
2025 Agent (Change Agent Struktural dan Change Agent agar dapat terus dan secara
Agent Non-Struktural) yang telah menjalanakan konsisten mengimplementasi budaya
implementasi budaya perseroan secara optimal perusahaan di masing-masing unit
kerja.
• Mengoptimalkan unit kerja dalam
menjalankan program budaya
perusahaan sehingga dapat
memberikan dampak terhadap
pencapaian kinerja.
Laporan Tahunan 2025 587
Page 157
06 Sumber Daya Manusia
No. Nama Program Deskripsi Tujuan
3. Leadership Forum Eksekutif forum yang diselenggarakan sebagai • Memperkuat engagement leaders dan
upaya dalam mendorong peran leaders dalam budaya perusahaan dalam pencapaian
pengembangan bisnis dan penguatan budaya visi dan misi perusahaan.
perusahaan. • Menyeleraskan fokus strategi dan
sebagai stimulus peran leader
yang sesuai dengan tantangan dan
kesempatan bisnis.
4. Strategic Culture Strategi campaign terkait program internalisasi Mengkomunikasikan arahan dan atau
Communication budaya perusahaan dan atau program HC pesan-pesan terkait dengan budaya
lainnya melalui media komunikasi sekaligus perusahaan agar lebih mudah diterima
mengintegrasikan berbagai channel komunikasi dan dipahami oleh seluruh pegawai.
internal.
Campaign dilakukan dalam bentuk narasi,
poster dan video, podcast hingga melalui CEO/
BOD Message.
5. Change Agent Forum Rangkaian dari Change Agent Development Memperkuat pemahaman CA
2025 Program yakni program pengembangan terdapat 5 Pilar Budaya dan peran
kompetensi dan softskill Change Agent sebagai CA di dalamnya, memperdayakan CA
key roles dalam implementasi program budaya untuk dapat menjalankan perannya
perusahaan secara efektif sebagai role model,
motivator dan fasilitator internalisasi
budaya dan membangun komitmen CA
dalam implementasi program budaya
perusahaan
Program Tematik
No. Nama Program Deskripsi Tujuan
1. Video Challenge Penyelenggaraan kompetisi video dengan tema Memberikan pemahaman kepada
Core Values AKHLAK, 4 (empat) Pilar Budaya dan seluruh pegawai mengenai pentingnya
Penerapan Respectful Workplace Policy (RWP). budaya perusahaan dalam mendorong
pencapaian kinerja perusahaan
2. Winspire Challenge Program pemberian penghargaan kepada Memberikan dorongan kepada unit kerja
unit kerja yang berhasil sebagai winner dalam dalam peningkatan pencapaian sales
pencapaian sales productivity dan penjualan productivity dan penjualan produk digital
produk digital
KETERBUKAAN INFORMASI
KEPADA PEGAWAI
Dalam pelaksanaan keterbukaan informasi kepada Pegawai, Perseroan telah memiliki berbagai channel komunikasi
kepada Pegawai di antaranya sebagai berikut:
No Media Keterangan
1. PPDigital Media sharing informasi terkait seluruh ketentuan internal Perseroan berbasis website.
2. E-mail Media sharing informasi melalui e-mail blast yang dapat dilakukan kepada seluruh Pegawai.
3. B-Gate Aplikasi absensi digital pegawai yang dilengkapi dengan fitur News yang menampilkan berbagai
informasi update kepada Pegawai.
4. Majalah Paras Majalah dalam bentuk fisik dan digital (E-Magz) yang dibagikan kepada pegawai mengenai
berbagai informasi terkait Perseroan dan informasi lainnya.
5. BTNBest Platform Human Capital yang dapat diakses seluruh Pegawai untuk mendapatkan informasi
terkait dengan data-data kepegawaian dari Pegawai yang bersangkutan.
588 Laporan Tahunan 2025
Page 158
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
STRUKTUR PENGELOLA
HUMAN CAPITAL
Pengelolaan Human Capital di Perseroan terus dikembangkan untuk memastikan bahwa kebijakan, proses, prosedur
serta teknologi yang digunakan merupakan yang terbaik menurut best practice dan aturan regulator terkait. Organisasi
pengelolaan Human Capital Perseroan di bawah kepemimpinan Direktur Human Capital & Compliance yang dikelola
oleh 4 (empat) Divisi yaitu Human Capital Strategy Division (HCSD), Human Capital Management Division (HCMD),
Human Capital Business Partner Division (HCBD) dan Learning Management Division (LMD). Berikut adalah masing-
masing fungsi dari oleh 4 (empat) Divisi Human Capital:
1. Human Capital strategy Division (HCSD) berfungsi menyusun strategi serta rencana jangka pendek hingga jangka
panjang untuk Human Capital, mengelola kelengkapan organisasi dan melakukan kajian dan memberikan usulan
kebijakan terkait Human Capital.
2. Human Capital Business Partner (HCBD) division berfungsi menjalankan peran advokasi terkait strategi kebijakan
pelayanan dan operasional human capital kepada divisi mitra.
3. Human Capital Management Division (HCMD) berfungsi pelaksanaan pelayanan dan operasional pada bidang
akuisisi talenta, manajemen karier, manajemen kinerja, kompensasi, dan manfaat, pengakhiran hubungan kerja,
hubungan antar Pegawai, hubungan industrial, serta mengelola teknologi Human Capital.
4. Learning Management Division (LMD) berfungsi mengelola dan memastikan pelaksanaan peningkatan kompetensi
Pegawai termasuk di dalamnya analisis kebutuhan (analysis), perancangan program (design), pengembangan
program (development), implementasi program (implementation), serta evaluasi program pengembangan dan
pembelajaran (evaluation) untuk mendukung pencapaian strategi dan tujuan bisnis Perseroan.
Direktur Human Capital
& Compliance
Human Capital Human Capital Human Capital Learning
Strategy Management Business Partner Management
Laporan Tahunan 2025 589
Page 159
06 Sumber Daya Manusia
RENCANA KERJA
HUMAN CAPITAL 2026
Rencana Kerja Human Capital (HC) 2026 berfokus pada Dengan adanya pilar strategi ini, setiap inisiatif RJP HC
Redesain organisasi yang lebih efisien, reformulasi dapat:
sistem performance dan reward, rekonfigurasi • Mengarah pada sasaran transformasi Human
manajemen talenta dan suksesor, penguatan Capital Perseroan,
kapabilitas pegawai dan pengembangan leadership, • Memiliki fokus yang terukur dan terstruktur,
peningkatan produktivitas SDM, serta optimalisasi • Menjamin bahwa strategi HC selaras dengan visi
teknologi human capital untuk mendukung dan strategi bisnis Perseroan secara keseluruhan.
pencapaian target bisnis Perseroan.
Dengan demikian, pilar-pilar tersebut menjadi fondasi
Adapun arahan strategi pengembangan human strategis bagi Perseroan dalam mengembangkan
capital Perseroan di 2026 sebagian besar berbagai program, kebijakan, dan inisiatif human
mengacu pada Pedoman Danantara melalui Surat capital secara berkelanjutan, sehingga transformasi
Danantara Nomor SR.193/DI-DAM/DO/2025 tanggal human capital dapat berjalan terarah dan memberikan
29 Oktober 2025 perihal Penyampaian Panduan dampak optimal bagi Perseroan.
Pelaksanaan Penyusunan Rencana Jangka Panjang
Perusahaan (RJPP) Tahun 2026-2030. Dari pedoman tersebut, Perseroan menurunkan Pilar
Human Capital Danantara menjadi beberapa pilar
Adapun pedoman Danantara dalam pengembangan strategi sebagai pedoman dalam pengembangan
Strategi Human Capital dijabarkan dalam 5 (lima) Pilar stategi Inisiatif Rencana Jangka Panjang Human
Human Capital sebagai berikut: Capital (RJP HC) Perusahaan. Perusahaan kemudian
1. Corporate HC Strategy and Culture: menyelaraskan menjabarkannya ke dalam 5 (lima) Pilar Strategi Human
arah dan budaya kerja korporasi untuk mendukung Capital, sebagai berikut:
pelaksanaan transformasi bisnis. 1. Human Capital Strategy, yaitu mengarahkan
2. Talent Management: memastikan ketersediaan agar seluruh program dan aktivitas human
talenta yang krusial untuk mendorong keberhasilan capital selaras dengan transformasi bisnis serta
transformasi dan peningkatan kinerja bisnis secara mendukung pencapaian visi Perseroan.
berkelanjutan. Pilar Human Capital Strategy ini terbagi menjadi 2
3. Leadership and Capability Development: (dua) strategi utama sebagai berikut:
mengembangkan kepemimpinan dan kapabilitas a. Organization Design, yaitu mengembangkan
organisasi yang relevan dengan kebutuhan serta organisasi yang Agile untuk meningkatkan
arah model bisnis ke depan. ketangkasan dan efisiensi.
4. Performance and Reward Management: b. Workforce Management, yaitu merekrut talenta
menerapkan sistem performance-based reward yang paling sesuai dan membentuk ulang
untuk memperkuat motivasi, akuntabilitas, dan “Soccerfield”.
pencapaian tujuan korporasi. 2. Performance and Reward Management, yaitu
5. HC Governance, Operations and Industrial membangun sistem kinerja dan penghargaan yang
Relations: memperkuat tata kelola, efektivitas meritokratif, kompetitif, dan mampu mendorong
operasional, dan hubungan industrial yang perilaku karyawan yang lebih produktif.
konstruktif untuk menjaga stabilitas dan Pilar Performance and Reward Management ini
keberlanjutan kinerja bisnis. terbagi menjadi 2 (dua) strategi utama sebagai
berikut:
Berdasarkan pedoman utama Human Capital a. Performance Management, yaitu memperkuat
Danantara, Perseroan kemudian menerjemahkan manajemen kinerja agar terhubung langsung
arahan tersebut ke dalam serangkaian pilar strategi dengan outcome bisnis.
Human Capital Perseroan. Pilar-pilar ini berfungsi b. Reward Management, yaitu memperkaya dan
sebagai kerangka acuan dalam merumuskan dan meningkatkan penghargaan berbasis kinerja.
mengembangkan Rencana Jangka Panjang Human
Capital (RJP HC) 2026-2030.
590 Laporan Tahunan 2025
Page 160
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Talent and Succession Management, yaitu 5. Human Capital Technology and Industrial
memastikan perusahaan memiliki talenta yang Relations, yaitu melakukan automasi pada
tepat, pada posisi yang tepat, dan pada waktu yang seluruh siklus human capital untuk meningkatkan
tepat. produktivitas, layanan, dan kualitas pengambilan
Pilar Talent and Succession Management, ini terbagi keputusan serta membangun hubungan industrial
menjadii 2 (dua) strategi utama sebagai berikut: yang harmonis.
a. Talent Management, yaitu membangun Pilar Human Capital Technology and Industrial
kumpulan talenta yang solid untuk menyediakan Relations, ini terbagi menjadi 2 (dua) strategi utama
jalur kepemimpinan yang berkualitas. sebagai berikut:
b. Career Path Management, yaitu menciptakan a. Human Capital Technology, yaitu mempercepat
para profesional yang berwawasan luas dan otomasi operasional human capital dan
mendalam melalui Jalur Karier Progresif. Membangun Sistem Pendukung Keputusan yang
4. Capability and Leadership Development, yaitu diintegrasikan dengan Artificial Intelligence (AI).
pengembangan Kemampuan Kritikal untuk dapat b. Leadership Development, yaitu menjaga
melaksanakan Inisiatif Strategis Perseroan melalui lingkungan kerja yang harmonis, sehat, dan
Peningkatan Keterampilan & Pelatihan Berulang. inklusif.
Pilar Capability and Leadership Development, ini
terbagi menjadii 2 (dua) strategi utama sebagai
berikut:
a. Capability Development, yaitu mengembangkan
kemampuan kritikal melalui Peningkatan dan
Pembaruan Keterampilan.
b. Leadership Development, yaitu mengembangkan
kualitas kepemimpinan yang kuat di semua
tingkatan.
Strategi pengembangan human capital BTN dalam menunjang pengembangan bisnis serta mewujudkan BTN
menjadi rumah bagi talenta terbaik Indonesia yang dilakukan sejalan dengan Human Capital Framework BTN yaitu:
Tabel Strategi Bidang Sumber Daya Manusia Tahun 2026
Tema Strategi Inisiatif
Organization Design a. Revamp BTN Organization Design to increase agility
b. Transform Retail Sales Model
Workforce Management Workforce Shifting inline with Business Strategy
Performance Management a. Strengthen Individual KPI to align with Corporate Goals
b. Optimize HCBP as Performance Activator
Reward Management Extend Self-funded Incentives
Talent Management Rejuvenate Talent Management System.
Career Path Management Reinvent Career Progression Guidelines
Capability Development Accelerate Retail Sales Capabilities through Sales Academy
Leadership Development Reinvent LDP for Talent to Transform the Bank
Employee Wellbeing & Industrial Relations Enhance Employee Wellbeing Program (BTN Sehat)
Culture & Experience Establish Digital Culture & Strengthen Sales & Service Culture
Sumber: Internal Bank
Laporan Tahunan 2025 591
Page 161
TEKNOLOGI
INFORMASI
Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan fokus strategis
untuk menjadi mitra utama dalam pemberdayaan finansial
keluarga Indonesia. Dalam rangka mendukung fokus
tersebut, Perseroan melakukan continuous improvement
pada infrastruktur Teknologi Informasi (TI).
592 Laporan Tahunan 2025
Page 162
Laporan Tahunan 2025 593
Page 163
07 Teknologi Informasi
MASTER PLAN
DAN STRATEGI TEKNOLOGI INFORMASI
Teknologi informasi (TI) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung bisnis Perseroan. Untuk itu, telah
disusun Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) 2025-2029 yang menjadi acuan dalam pengembangan inisiatif
Teknologi Informasi (TI) maupun pemenuhan infrastruktur dan keamanan Teknologi Informasi (TI). Penyusunan
Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) 2025-2029 Perseroan didukung oleh 5 (lima) pilar utama, yaitu:
1. Visi Bisnis dan Teknologi 3. Operation Model Teknologi Informasi (TI)
6 (enam) tema IT Imperatives telah ditetapkan Operation Model Teknologi Informasi (TI) Perseroan
untuk mendukung strategi bisnis antara lain: akan diperbarui melalui pembentukan unit
• Agility at scale kerja, penambahan sumber daya manusia dan
• Future proof tech backbone re-organisasi Teknologi Informasi (TI).
• Full banking empowerment 4. Roadmap Teknologi Informasi (TI)
• Data & AI reimagined Inisiatif-inisiatif Teknologi Informasi (TI) Perseroan
• Business Resilience Ecosystem 2025-2029 berhasil disusun dengan fokus utama pada
• Process Excellence Enablement tahun 2025 terkait dengan pendanaan dan transaksi.
2. Arsitektur Teknologi Informasi (TI) Inisiatif Teknologi Informasi (TI) dibagi menjadi 3 (tiga)
Terdapat implikasi pada Enterprise Architecture fase berbeda dari tahun 2025-2029, yaitu:
untuk menjembatani tujuan bisnis dan teknologi: • Modernize Core Platforms & Architecture
• Peningkatan platform digital • Unify Technology & Experience
• Penguatan manajemen risiko dan kepatuhan • Deliver Full Banking at Scale
• Integrasi dan otomasi proses 5. Rencana Investasi Teknologi Informasi (TI)
• Peningkatan kualitas dan ketersediaan data Rencana investasi Teknologi Informasi (TI) untuk
• Peningkatan infrastruktur dan keamanan mengeksekusi inisiatif-inisiatif Teknologi Informasi
(TI) dari 2025 hingga 2029, dengan fokus inisiatif
tahun 2025 didominasi oleh inisiatif terkait dengan
pendanaan, transaksi, penguatan infrastruktur dan
security.
594 Laporan Tahunan 2025
Page 164
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
RSTI dibangun berdasarkan 5 (lima) pilar utama dengan memastikan keselarasan visi dan
misi BTN, inisiatif RJPP, aspirasi Direksi dan Joint Planning Session
Aktivitas
BTN RJPP 2025-2029
Didukung Oleh... Visi BTN, RJPP dan Rencana Strategis
BTN RSTI 2025-2029
Tren Industri dan Leading Practice
1 2 4 5
Arsitektur TI
Tren Teknologi
Wawancara Eksekutif dengan Direksi dan Kepala Divisi
Visi Bisnis & Peta Jalan TI Rencana
Teknologi 3 Investasi TI
Model Operasi
Joint Planning Session dengan unit bisnis
6 Strategy to Execution
7 Evaluasi RSTI 2025-2029 Tahunan
Berikut ini adalah rangkuman dari 5 (lima) pilar utama RSTI 2025-2029 yang siap untuk mendukung aspirasi bisnis
5 (lima) tahun ke depan:
BTN RJPP 2025-2029
BTN RSTI 2025-2029
1. Visi Bisnis & 5. Rencana
2. Arsitektur TI 3. Model Operasi TI 4. Peta Jalan TI
Teknologi Investasi TI
6 (enam) tema IT Terdapat implikasi pada Model Operasi TI BTN akan Total 46 Inisiatif TI BTN Diperlukan Investasi
Imperatives telah Enterprise Architecture diperbaharui melalui: (2025-2029) berhasil sebesar ~5.1 triliun rupiah
ditetapkan untuk untuk menjembatani • Pembentukan divisi disusun dengan untuk 46 inisiatif TI dari
mendukung strategi tujuan bisnis dan khusus untuk IT fokus utama di tahun 2025 hingga 2029, dengan
bisnis: teknologi: Development 2025 terkait dengan fokus inisiatif tahun
1. Agility at Scale • Peningkatan platform • Penguatan kapabilitas pendanaan dan transaksi. 2025 didominasi oleh
2. Future Proof Tech digital IT BP, PM, EA dan SA Inisiatif TI dibagi menjadi inisiatif terkait dengan
Backbone • Penguatan manajemen • Pengembangan tiga fase berbeda dari pendanaan & transaksi.
3. Full Banking risiko & kepatuhan beberapa departemen tahun 2025-2029:
Empowerment • Integrasi dan otomasi dan unit untuk • Modernize Core
4. Data & Al Reimagined proses peningkatan Platforms & Architecture
5. Business Resilience • Peningkatan kualitas pengawasan performa • Unify Technology &
Ecosystem dan ketersediaan data TI 24/7 Experience
6. Process Excellence • Peningkatan infrastruktur • Penambahan kapasitas • Deliver Full Banking at
Enablement dan keamanan 184 FTEs Scale
Laporan Tahunan 2025 595
Page 165
07 Teknologi Informasi
INOVASI
TEKNOLOGI INFORMASI
Perseroan secara berkala melakukan inovasi Teknologi lain: customer service digital, pengalaman
Informasi (TI) untuk mendukung bisnis Perseroan. augmented reality dan video banking untuk
Beberapa inovasi Teknologi Informasi (TI) yang berbagai solusi perbankan dan layanan beyond
dilakukan pada tahun 2025 antara lain: banking, percepatan proses pembukaan rekening,
1. Human Capital Information System berbasis Cloud pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence, Digital
Sistem terintegrasi untuk pengelolaan informasi Form, The Living City dan lain sebagainya.
kepegawaian Perseroan seperti remunerasi, gaji 6. BTN Laku
dan lain sebagainya. Aplikasi yang dikembangkan untuk memudahkan
2. Artificial Intelligence Small and Medium Enterprises (SME) dan CP Sales
Penerapan Artificial Intelligence seperti chatbot melakukan pengelolaan data serta verifikasi
PVITA untuk membantu proses pemahaman dan On The Spot (OTS) guna mendukung
atas knowledge management mengenai seluruh pencapaian Service Level Agreement (SLA) dan
kebijakan, prosedur dan petunjuk operasional. Selain optimalisasi produktivitas produk KUR dan KUMK. BTN
itu, platform yang sama juga telah dioptimalkan Laku dikembangkan secara bertahap untuk nilai KUR
untuk chatbot AIKO untuk membantu proses dan KUMK sampai dengan 500 juta.
pemahaman atas knowledge management 7. New Branch Delivery System (NEXA)
mengenai operasional TI. Front-end Web based application yang digunakan
3. Block Chain untuk melayani nasabah di Kantor Cabang. Aplikasi
Teknologi yang digunakan untuk membantu proses ini merupakan modernisasi dari Branch Delivery
pengamanan pengelolaan dokumen kontrak seperti System. Tujuan dari aplikasi adalah meningkatkan
menyimpan dokumen kontrak dan memastikan pengalaman nasabah yang bersifat customer
dokumen kontrak memiliki substansi yang terjamin centric dengan menawarkan service time yang lebih
keasliannya. cepat dan fleksibilitas sistem, meningkatkan efisiensi
4. Digital Signature dan efektifitas proses dari sisi operasional Perseroan
Digital Signature untuk efisiensi dan simplifikasi serta menurunkan waktu proses pelayanan nasabah
proses penandatanganan dokumen terkait menjadi lebih singkat. Adapun fitur yang ada di New
Approval Perjanjian Kredit, Dokumen Bank Garansi Branch Delivery System (NEXA) antara lain Individual
serta memo internal di Perseroan. Customer Onboarding & Account Opening, e-Form,
5. BTN Digital Store Dual Screen, CASA Transaction, Signature Verification
Branding Perseroan untuk Kantor Cabang, dan Queue Management System.
Kantor Cabang Pembantu atau tempat lainnya 8. BTN Paylater
dengan experience digital yang bertujuan untuk Aplikasi yang menyediakan fasilitas revolving loan
meningkatkan kapasitas penjualan dan layanan yang diberikan kepada segmentasi nasabah terpilih.
yang berorientasi pada kepuasan nasabah.
Adapun fitur yang ada di BTN Digital Store antara
596 Laporan Tahunan 2025
Page 166
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
INFRASTRUKTUR
TEKNOLOGI INFORMASI
Sejalan dengan perkembangan industri perbankan, serta peningkatan tata kelola pencadangan data
Perseroan terus memperkuat strategi Teknologi secara terpusat dan terisolasi. Inisiatif ini bertujuan
Informasi (TI) sebagai salah satu pilar utama untuk untuk memastikan kesinambungan operasional
mendukung pencapaian customer experience terbaik Perseroan, meminimalkan risiko gangguan layanan,
melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi. serta menjaga keandalan sistem dalam mendukung
Strategi Teknologi Informasi (TI) tersebut dilaksanakan aktivitas perbankan.
secara berkelanjutan melalui percepatan modernisasi 3. Enhanced IT Infrastructure Flexibility to Support
dari platform perbankan, adopsi teknologi digital terkini, Business Growth and Digital Expansion
serta peningkatan tata kelola dan keamanan informasi. Perseroan mengembangkan infrastruktur Teknologi
Implementasi strategi tersebut diarahkan untuk Informasi (TI) yang fleksibel dan adaptif untuk
memperkuat core business, membangun proporsi mendukung pertumbuhan bisnis dan peningkatan
perbankan yang holistik, serta meningkatkan kapabilitas aktivitas digital. Pengembangan tersebut dilakukan
dalam menyediakan layanan perbankan dalam skala melalui penerapan infrastruktur yang skalabel
besar yang andal, efisien, dan inovatif sejalan dengan dan terkelola, sehingga kapasitas sistem dapat
kebutuhan nasabah serta peraturan yang berlaku. disesuaikan secara optimal dengan kebutuhan
operasional. Selain itu, Perseroan secara bertahap
Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan fokus strategis mengalihkan pengelolaan platform dan basis data ke
untuk menjadi mitra utama dalam pemberdayaan finansial layanan yang lebih terintegrasi guna meningkatkan
keluarga Indonesia. Dalam rangka mendukung fokus efisiensi, keandalan, serta kecepatan dalam
tersebut, Perseroan melakukan continuous improvement penyediaan layanan. Inisiatif ini memungkinkan
pada infrastruktur Teknologi Informasi (TI) melalui berbagai Perseroan untuk merespon dinamika bisnis secara
inisiatif strategis, antara lain sebagai berikut: lebih efektif sekaligus menjaga kualitas layanan
1. Advanced Sustainable Core Banking Technology kepada nasabah.
through Infrastructure Modernization and AI 4. Improved IT Operational Oversight through an
Enablement Integrated Command Center
Perseroan telah melakukan strategi untuk Perseroan memperkuat fungsi pengawasan dan
memperkuat fondasi teknologi yang berkelanjutan pengendalian operasional Teknologi Informasi (TI)
dan siap menghadapi perkembangan jangka melalui pengembangan Command Center yang
panjang melalui peningkatan kapabilitas infrastruktur terintegrasi. Penguatan ini mencakup pemantauan
pemulihan bencana (Disaster Recovery) dengan operasional secara berkelanjutan selama 24
fasilitas pengamanan dan pemulihan yang lebih baik jam, mencakup kinerja aplikasi, infrastruktur,
dan sesuai dengan standar industri, tech refreshment serta aspek keamanan informasi. Selain itu,
teknologi infrastruktur Core Banking System, serta Perseroan memanfaatkan berbagai tools analisis
pengembangan AI Powered IT Knowledge Based. dan pemantauan untuk memperoleh visibilitas
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa Core yang lebih menyeluruh terhadap kondisi sistem
System Perseroan tetap relevan, andal, dan mampu dan kualitas layanan. Inisiatif ini bertujuan untuk
mendukung layanan secara berkesinambungan meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan,
serta meningkatkan efisiensi pengelolaan operasional mempercepat respon terhadap potensi gangguan,
Teknologi Informasi (TI) melalui pemanfaatan serta memastikan pengalaman nasabah tetap
kecerdasan buatan. terjaga secara konsisten.
2. Strengthened IT Resilience and Service Continuity
through Robust Infrastructure and Disaster Seiring dengan berbagai capaian yang berhasil diraih
Recovery sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat
Perseroan memperkuat ketahanan dan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem
ketersediaan layanan Teknologi Informasi (TI) perbankan berbasis teknologi. Perseroan meyakini
melalui pengembangan infrastruktur yang andal bahwa ketersediaan Infrastruktur Teknologi Informasi
dan terdistribusi, serta penerapan mekanisme (TI) yang andal dan terintegrasi merupakan landasan
pemulihan yang terencana dan teruji. Upaya strategis dalam penyediaan layanan yang optimal,
tersebut mencakup penguatan arsitektur pusat peningkatan nilai tambah bagi para pemangku
data, pelaksanaan pengujian berkala atas kepentingan, serta percepatan transformasi digital
rencana pemulihan layanan untuk sistem kritikal, yang berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025 597
Page 167
07 Teknologi Informasi
TATA KELOLA
TEKNOLOGI INFORMASI
Perseroan memiliki tata kelola dan teknologi yang mengikuti perkembangan jaman untuk membantu optimalisasi
proses operasional bisnis. Selain itu, Perseroan juga memiliki infrastruktur Teknologi Informasi (TI), keamanan Teknologi
Informasi (TI) dan sumber daya yang memadai. Sebagai informasi, berdasarkan asesmen IT Maturity Level yang telah
dilakukan, dapat disampaikan bahwa hasil asesmen atas 24 kontrol prioritas telah mencapai kapabilitas minimal
pada level 3 sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Badan Pengaturan BUMN dengan detail sebagai berikut:
No Kontrol Hasil Asesmen
1 EDM01 - Ensured Governance Framework Setting and Maintenance 5.00
2 EDM02 – Ensured Benefit Delivery 4.00
3 APO01 – Managed I&T Management Framework 4.00
4 APO02 – Managed Strategy 4.00
5 APO03 – Managed Enterprise Architecture 4.00
6 APO05 – Managed Portfolio 4.00
7 APO06 – Managed Budget and Costs 4.00
8 APO09 – Managed Service Agreements 5.00
9 APO10 – Managed Vendors 4.00
10 APO12 – Managed Risk 4.00
11 APO13 – Managed Security 4.00
12 APO14 – Managed Data 4.00
13 BAI02 – Managed Requirements Definition 4.00
14 BAI03 – Managed Solution Identification and Build 4.00
15 BAI04 – Managed Availability and Capacity 4.00
16 BAI06 – Managed IT Changes 3.00
17 BAI07 – Managed IT Changes Acceptance and Transitioning 4.00
18 BAI09 – Managed Assets 3.00
19 BAI011 – Managed Projects 4.00
20 DSS01 – Managed Operations 3.00
21 DSS02 – Managed Service Request and Incident 4.00
22 DSS04 – Managed Continuity 4.00
23 DSS05 – Managed Security Services 4.00
24 MEA01 – Managed Performance and Conformance Monitoring 4.00
598 Laporan Tahunan 2025
Page 168
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Selain dilakukan asesmen IT Maturity Level, Perseroan dimana tercantum pada kebijakan dan prosedur internal
juga melakukan pengkinian tata kelola Teknologi Perseroan tentang Pelaksanaan Disaster Recovery Plan
Informasi (TI), di antaranya: (DRP). Disaster Recovery Plan (DRP) merupakan bagian
1. Kebijakan Umum Nomor KU.5 tentang Kebijakan implementasi dari Business Continuity Management
Umum Teknologi Informasi (TI), Manajemen Data (BCM) sebagai pelaksanaan lebih teknis yang memuat
dan Digital. langkah-langkah terencana dalam pemulihan layanan
2. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-A tentang Prosedur Teknologi Informasi (TI) untuk mengurangi ancaman yang
Teknologi Informasi (TI). terjadi terhadap operasional bisnis Perseroan. Disaster
3. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-B tentang Keamanan Recovery Plan (DRP) disusun dengan memperhatikan
Teknologi Informasi (TI). dinamika pada arsitektur teknis Teknologi Informasi (TI)
4. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-D tentang dan hal-hal yang melingkupinya, seperti portofolio sistem
Standardisasi Teknologi Informasi (TI). informasi, kondisi fasilitas fisik Data Center (DC)/Disaster
5. Kebijakan Khusus Nomor KK.8-C tentang Business Recovery Center (DRC), pihak-pihak yang akan terlibat
Continuity Management (BCM). langsung dengan pelaksanaan Disaster Recovery Plan
6. Kebijakan Khusus Nomor KK.8-E tentang Prosedur (DRP), dan sejenisnya untuk membantu memastikan
Manajemen Risiko Teknologi Informasi (TI), Digital keberjalanan Disaster Recovery Plan (DRP) selalu sesuai
dan Siber. dengan dinamika lingkungan Perseroan.
7. Kebijakan Khusus Nomor KK.8-L tentang Prosedur
Manajemen Risiko Pihak Ketiga.
8. Kebijakan Khusus Nomor KK.5-2 tentang Penempatan IT Security
Sistem Elektronik.
9. Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Keamanan Teknologi Informasi (TI)
Tata Kelola Komite Direksi.
10. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-A.1 tentang Standard Dengan meningkatnya digitalisasi, risiko siber turut
Operational Prosedure Teknologi Informasi (TI). bertambah sehingga sejak tahun 2022, Perseroan telah
11. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-E.1 tentang Pelaksanaan memiliki satuan kerja keamanan Teknologi Informasi
Manajemen Risiko Teknologi Informasi (TI), Digital (TI) di bawah Direktur Information Technology dipimpin
dan Siber. oleh seorang Chief Information Security Officer (CISO)
12. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-E.2 tentang Pelaksanaan untuk terus memperkuat layanan digital, keamanan
Risk Acceptance. informasi dan pelindungan data nasabah, yang terbagi
13. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-E.3 tentang Pelaksanaan menjadi 3 (tiga) pilar utama, yaitu:
IT Project Risk Assessment & Assurance. 1. People
14. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-B.1 tentang Implementasi Penguatan keamanan informasi dari aspek people
Sistem Manajemen Keamanan Informasi. mencakup kegiatan antara lain:
15. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-B.2 tentang Information a. Security Awareness
Technology Security Baseline. Perseroan telah melakukan edukasi berupa
16. Petunjuk Teknis Nomor PT.5-D.1 tentang Standardisasi security awareness secara rutin kepada seluruh
Teknologi Informasi (TI). pegawai, nasabah, maupun pihak ketiga yang
17. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-C.1 tentang Pelaksanaan bekerja sama dengan Perseroan. Berbagai
Business Impact Analysis (BIA). media digunakan untuk penyampaian security
18. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-C.2 tentang Pelaksanaan awareness kepada pegawai seperti email, instant
Business Continuity Plan (BCP). messaging, buletin, wallpaper desktop pada
19. Petunjuk Teknis Nomor PT.8-C.3 tentang Pelaksanaan perangkat kerja pegawai secara berkala setiap
Disaster Recovery Plan (DRP). bulan dan sosialisasi secara online (daring)
maupun offline (tatap muka langsung) oleh
Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa mengidentifikasi management kepada Unit Kerja. Perseroan
risiko utama terkait teknologi informasi, termasuk menyadari bahwa Nasabah merupakan subjek
disruption, cyber security, dan disaster recovery, penting dalam bisnis Perseroan, sehingga edukasi
untuk memastikan bahwa risiko tersebut dikelola dan kepada Nasabah merupakan sebuah kewajiban
diintegrasikan ke dalam kerangka manajemen risiko yang harus dijalankan, edukasi keamanan yang
secara keseluruhan. telah disampaikan terkait dengan keamanan
transaksi dan data pribadi. Dimaksudkan agar
Nasabah dapat bertransaksi secara aman dan
Pemulihan Bencana lebih waspada terhadap kejahatan siber untuk
melindungi dan menjaga informasi pribadinya.
Perseroan telah memiliki kebijakan dan prosedur yang Edukasi terhadap pihak ketiga yang bekerja sama
digunakan untuk pengelolaan apabila terjadi bencana dengan Perseroan dilakukan secara rutin agar
Laporan Tahunan 2025 599
Page 169
07 Teknologi Informasi
pihak ketiga turut menjaga keamanan informasi Sejalan dengan proses kerja yang standar tersebut,
perusahaannya maupun data Perseroan yang Perseroan telah menjalankan inisiatif yaitu:
dikelola oleh pihak ketiga. Sosialisasi kepada a. Pembentukan Computer Security Incident
nasabah maupun pihak ketiga yang bekerja Response Team (CSIRT) yang telah bekerja
sama dengan Perseroan antara lain melalui sama dengan regulator, didukung oleh teknologi
media email, e-channel Perseroan, website, terbaru dan sistem monitoring berupa Security
social media Perseroan (Instagram, X, Facebook, Incident and Event Management (SIEM) dan
dan lainnya) dan berbagai event offline atau Centralized Log System.
pemasaran yang dilaksanakan. Perseroan selalu b. Sebagai wujud komitmen terhadap tata
meningkatkan profesionalisme dan kompetensi kelola Teknologi Informasi (TI) yang aman dan
pegawai sebagai mitra nasabah dengan andal, Perseroan telah memperoleh sertifikasi
berbagai pelatihan dan sertifikasi keamanan ISO 27001:2022 atas penerapan Information
cyber. Security Management System (ISMS).
b. Pengembangan Kompetensi c. Proses pengujian keamanan siber secara berkala
Perseroan telah mengikuti seminar, pelatihan dan atas keamanan jaringan, sistem dan data sesuai
sertifikasi terkait IT Security selama tahun 2025, dengan ketentuan regulator, antara lain:
baik untuk mengasah soft skill maupun hard skill, i. Pengujian keamanan siber berdasarkan
antara lain yaitu Certified Information Systems analisis kerentanan, antara lain melakukan
Security Professional (CISSP), CompTia Pentest+, vulnerability assessment dan penetration
Training & Certified in CompTia Security+, Digital test untuk aplikasi baru, pengembangan
Forensic Management, iSystem ADM & Control dan aplikasi reguler sesuai dengan tingkat
AS400, Identity & Access Administrator, Pelatihan kritikalitas aplikasi yang dilakukan oleh pihak
Keamanan dan Pelindungan Data, Project independen eksternal yang bersertifikasi
Management Professional (PMP), Training & standar penetration tester internasional serta
Certified in Risk and Information Systems Control terdaftar pada Asosiasi Sistem Pembayaran
(CRISC), Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Indonesia (ASPI).
Jenjang 5, Seminar Cyber Defender Red Team ii. Pengujian keamanan siber berdasarkan
Upskilling, Enhancement Asset Management skenario melalui aktivitas table top exercise,
Tools, Training & Certified in Lead Auditor ISO social engineering exercise dengan teknik
27001:2022, Modernisasi Server Core Banking phishing pada media email, Adversarial
dan Perangkat Pendukung, Pelindungan Data Attack Simulation Exercise (AASE). Table-Top
Pribadi, Comprehensive AI Training Program Exercise dilakukan secara berkala oleh CSIRT-
for Business and Technology, Secure Coding BTN yang terdiri dari beberapa unit kerja.
With Gen AI, Digital Forensik, Generative Engine Table top exercise merupakan pengujian
Optimization (GEO) dalam Dominasi Search serangan berdasarkan skenario dengan
Engine Optimization (SEO) dan Microsoft Identity tujuan melakukan review atas playbook
& Access Administrator. scenario serangan, response dan recovery,
c. Pengembangan Organisasi dengan topik antara lain:
Perseroan telah melakukan pengembangan • Panduan Email Phishing
organisasi IT Security dengan melakukan • Third Party Compromise
penambahan departemen baru yang berfokus • Remote Desktop Protocol (RDP)
pada Identity & Access Management. Hal ini • Endpoint Attack
merupakan bukti kefokusan Perseroan dalam • Server Off
pengelolaan akses untuk mendukung layanan, • Active Directory Modification Activity
bisnis dan inisiatif Perseroan. Dalam rangka • Backdoor Inside Legacy Code
pemenuhan work load analysis (WLA), Perseroan • Kebocoran Data Non Elektronik
telah menambahkan 6 (enam) orang karyawan • Data Modification
IT Security pada periode 2025. • Extension VPN Browser
2. Process • Kebocoran API Credential Fraud RTGS
Dalam rangka menjalankan tata kelola yang baik • Manipulasi Transaksi Sistem Pembayaran
sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku, Bank Indonesia RTGS (Sistem BI-RTGS).
proses-proses kerja di Perseroan telah berdasarkan iii. Sebagai bagian dari upaya penguatan
ketentuan atau Standard Operating Procedure (SOP) ketahanan siber, Perseroan secara
terkini yang disosialisasikan dan dijalankan dengan proaktif melakukan pengujian keamanan
konsisten oleh segenap stakeholder Perseroan. melalui skenario compromise assessment
600 Laporan Tahunan 2025
Page 170
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
untuk mengidentifikasi potensi celah e. Improvement Pengamanan Email Security
dan risiko secara menyeluruh. Langkah Berfungsi untuk melindungi perangkat dan
ini mencerminkan komitmen Perseroan sistem email dari ancaman serangan siber
dalam menjaga integritas sistem informasi berbasis email seperti spam, phishing dan
serta memastikan kesiapan menghadapi attachment yang mengandung file berbahaya.
ancaman siber yang semakin kompleks. f. Improvement Pengamanan API
d. Dalam mendukung program pemerintah dan Berfungsi untuk pengamanan yang spesifik
regulator terkait dengan pemberantasan dalam mendeteksi dan mencegah serangan
kegiatan perjudian online dan jual beli rekening berbasis API.
yang mengatasnamakan Perseroan, Perseroan g. Improvement Pengamanan Internet Banking
telah melakukan cyber patrol menggunakan Business
tools Cyber Threat Intelligence (CTI). Berfungsi untuk pengamanan aplikasi berbasis
3. Technology web yang dapat meningkatkan performa akses
Perseroan secara berkelanjutan meningkatkan website Internet Banking Business melalui
kapabilitas keamanan Teknologi Informasi (TI). content delivery network.
Inisiatif tahun 2025 merupakan kelanjutan dari h. Improvement Pengamanan Database
penguatan yang dilakukan pada tahun 2024 Berfungsi untuk membatasi dan mencegah
sebagai bentuk komitmen dan konsistensi Perseroan terjadinya serangan siber yang mengeksploitasi
dalam penguatan kapabilitas strategis keamanan database.
Teknologi Informasi (TI), melalui penerapan i. Implementasi Network Detection & Response
pertahanan berlapis (defense-in-depth) yang Berfungsi untuk memperkuat kemampuan
mencakup endpoint, aplikasi, jaringan, infrastruktur pemantauan dan respon terhadap ancaman
Teknologi Informasi (TI), dan data. pada jaringan perusahaan, sehingga potensi
a. Implementasi teknologi Network Access risiko dapat dideteksi lebih dini dan ditangani
Control (NAC) secara tepat.
Berfungsi untuk mengatur, memverifikasi, j. Enhancement Priviledge Access Management
dan memantau akses perangkat ke jaringan perangkat Teknologi Informasi (TI)
berdasarkan kebijakan keamanan, guna Berfungsi untuk mengendalikan dan mengawasi
melindungi data dari akses yang tidak sah dan akses istimewa pada perangkat dan sistem
potensi ancaman. Teknologi Informasi (TI), sehingga pemanfaatan
b. Improvement Pengamanan Aplikasi Mobile akses kritikal tetap aman, terkontrol, dan sesuai
Berfungsi untuk melindungi aplikasi mobile yang kebutuhan.
digunakan oleh nasabah dengan menerapkan k. Implementasi Centralized Log System
proses pengembangan aplikasi secara security Berfungsi untuk mendukung kebutuhan
by design. sentralisasi pencatatan dan pengelolaan log
c. Improvement pengamanan DNS Security dan IP system Teknologi Informasi (TI) dalam rangka
Address Management meningkatkan efektivitas dalam melakukan
Berfungsi untuk melindungi sistem Teknologi deteksi dan respon terhadap insiden siber.
Informasi (TI) internal yang akan mengakses l. Peningkatan availability dan resilience
sumber daya Teknologi Informasi (TI) yang ada infrastruktur transaksional
di internet apabila domain dari sebuah situs Berfungsi untuk menjaga layanan transaksional
merupakan situs yang tidak aman. Optimalisasi Perseroan dengan menerapkan active-active
dari kapabilitas DNS security, akan lebih efektif security infrastruktur.
jika dipadukan dengan IP address management, m. Improvement Identity Threat Detection and
sehingga endpoint yang mengakses sumber Response (ITDR)
daya Teknologi Informasi (TI) tersebut dapat Berfungsi untuk melakukan deteksi dan mitigasi
ditelusuri keberadaannya. melalui penerapan instalasi agent pada system
d. Improvement Internet Access Control dan authenticator.
Proxy Outbound n. Implementasi Identity & Access Management
Berfungsi untuk memisahkan dan mengidentifikasi Berfungsi untuk meningkatkan keamanan sistem
komunikasi data ke arah internet antara dan mencegah akses yang tidak sah atau
komunikasi yang transaksional bisnis dengan potensial pelanggaran keamanan.
komunikasi yang bersifat produktifitas back office
dengan menerapkan pemisahan internet access
dan implementasi proxy outbound.
Laporan Tahunan 2025 601
Page 171
07 Teknologi Informasi
o. Implementasi Pengamanan Berbasis Sandboxing Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan
Berfungsi untuk mengamankan upload data pengendalian ketahanan dan keamanan siber di
e-channel, endpoint, otomasi pertukaran file, Perseroan telah berjalan dengan baik dan terkelola,
dan identifikasi file-file mengandung malware serta didukung dengan evaluasi secara berkala dan
yang mengarah ke sistem legacy dan imutable. upaya peningkatan berkelanjutan.
p. Implementasi Pengamanan Message Signing
dan HTTPS pada BI-FAST Program-Program IT Security
Berfungsi untuk mengamankan aspek integritas Awareness
dan keaslian pesan transaksi BI-FAST melalui
message signing serta menjaga kerahasiaan Perseroan melaksanakan program IT Security Awareness
dan keamanan komunikasi data antar sistem yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan
menggunakan HTTPS. pemahaman kepada seluruh pegawai untuk menjaga
keamanan informasi berupa data atau informasi pribadi
Evaluasi dan Pengukuran Ketahanan dan Perseroan. Kegiatan yang telah dilaksanakan selama
dan Keamanan Siber tahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Penyampaian oleh Top Management
Perseroan melakukan pengukuran dan evaluasi atas Salah satu strategi dalam mendorong terciptanya
implementasi kontrol ketahanan dan keamanan dalam security culture pada seluruh Pegawai di seluruh unit
upaya optimalisasi proses pengamanan informasi, kerja Perseroan, Perseroan menerapkan program
antara lain: indeks IT Security yang bertujuan untuk memonitor
1. Memperoleh Sertifikasi ISO 27001:2022 efektifitas program-program security awareness
Dalam rangka memastikan bahwa sumber daya yang telah dilakukan dalam rangka memitigasi
manusia, tata kelola dan teknologi yang digunakan risiko terkait keamanan siber dan informasi. Program
telah sesuai dengan standar industri (International tersebut disampaikan secara berkala setiap bulan
Standar Organization), Perseroan telah oleh Top Management kepada pegawai dengan
melaksanakan proses sertifikasi dan mendapatkan penekanan bahwa menjaga keamanan informasi
sertifikasi dengan nomor IS 790715. menjadi bagian yang sangat penting untuk menjaga
2. Penerapan Indeks IT Security kepercayaan nasabah dan reputasi Perseroan.
Salah satu strategi dalam mendorong terciptanya 2. Sosialisasi melalui Platform Digital Perseroan
Security Culture pada seluruh pegawai di seluruh a. Website resmi Perseroan
Unit Kerja, Perseroan membangun indeks IT Security b. Podcast Security Awareness
untuk memonitor efektifitas program-program c. Learning Management System
security awareness yang telah dilakukan dalam d. Email Blast Security Awareness
rangka memitigasi risiko terkait keamanan siber dan e. Instant Messaging Blast Security Awareness
informasi. f. Wallpaper Desktop Security Awareness
3. Pencapaian Penilaian Penilaian OJK sesuai g. Screen Saver Security Awareness
No. 29/SEOJK.03/2022 h. Bulletin Security Awareness
Perseroan telah melaksanakan assessment atas i. Survey Pemahaman Security Awareness
penerapan ketentuan Surat Edaran Otoritas Jasa 3. Pelatihan dan Workshop
Keuangan (OJK) No. 29/SEOJK.03/2022 tentang Perseroan telah melaksanakan aktivitas sosialisasi
Ketahanan dan Keamanan Siber. Penilaian ini tentang keamanan, baik secara offline maupun
bertujuan untuk mengukur tingkat kepatuhan, online, kepada seluruh pegawai.
efektivitas pengendalian, serta tingkat risiko
keamanan siber yang diterapkan di Perseroan. Selain itu, Perseroan juga secara aktif melakukan sosialisasi
Assessment tersebut dilakukan oleh auditor untuk menjaga keamanan informasi kepada nasabah
eksternal yang terdaftar dalam Asosiasi Sistem dan pihak ketiga rekanan melalui antara lain: workshop
Pembayaran Indonesia (ASPI). Berdasarkan hasil atau pelatihan secara offline maupun online, media
penilaian, Perseroan memperoleh pencapaian sosial resmi Perseroan, email blast security awareness,
tingkat risiko terkait keamanan siber yang berada di Mesin ATM dan CRM, e-channel Perseroan (balé by BTN)
peringkat 2 (kondisi maturitas keamanan siber Bank dan menyampaikan informasi kewaspadaan transaksi
secara umum tinggi). elektronik pada kegiatan inklusi keuangan.
602 Laporan Tahunan 2025
Page 172
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kerangka Kerja Keamanan Informasi
Sejalan dengan pemenuhan atas kontrol prioritas 2. Identify
regulator, Perseroan melakukan upaya meningkatkan Mengidentifikasi potensi ancaman keamanan
keamanan siber dan mengelola risiko siber secara informasi dan pengelolaan risiko terhadap aset
lebih efektif dengan mengimplementasikan framework yang efektif dan komprehensif, melalui:
National Institute of Standards and Technology (NIST) a. Penerapan mekanisme dan pengelolaan tools
melalui langkah-langkah govern, identify, protect, inventaris yang terkini untuk membantu deteksi
detect, response dan recovery. dan secara berkelanjutan memperbarui seluruh
1. Govern aset perangkat keras dan perangkat lunak milik
Menetapkan tata kelola keamanan informasi dan Perseroan.
pengelolaan risiko siber untuk memastikan arah b. Penetapan dan pemeliharaan proses
strategis, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap manajemen data dan direviu minimal 1 (satu)
ketentuan yang berlaku, melalui: tahun sekali untuk memastikan terupdatenya
a. Penetapan kebijakan, standar, dan pedoman indeks data untuk kebutuhan bisnis.
keamanan informasi yang disetujui manajemen c. Pengujian keamanan berdasarkan analisis
dan melakukan reviu secara berkala untuk kerentanan yaitu vulnerability assessment dan
memastikan kesesuaian dengan strategi bisnis, penetration testing yang dilakukan secara
profil risiko, dan regulasi yang berlaku. berkala untuk mengidentifikasi potensi ancaman
b. Penetapan peran, tanggung jawab, dan struktur serta memastikan perbaikan temuan keamanan
organisasi pengelolaan keamanan informasi, sesuai dengan rekomendasi hasil pengujian.
termasuk mekanisme pengawasan dan 3. Protect
pelaporan kepada manajemen dan komite Pengamanan aset informasi dan penguatan
terkait. perimeter security untuk mengurangi risiko yang
c. Penetapan selera risiko (risk appetite) dan teridentifikasi, di antaranya:
toleransi risiko keamanan informasi, yang a. Menetapkan pengelolaan hak akses yang ketat
digunakan sebagai dasar dalam pengambilan melalui Sistem Kendali Akses Logic Aplikasi
keputusan, pengelolaan risiko, serta penerapan (SKALA) untuk aplikasi transaksional, penerapan
pengendalian keamanan. least privileged access dengan menggunakan
d. Penerapan proses manajemen risiko siber tools Privileged Access Management (PAM) dan
yang terintegrasi, termasuk identifikasi, analisis, menerapkan Multi-Factor Authentication (MFA)
evaluasi, dan pemantauan risiko keamanan untuk otentikasi dan otorisasi yang tersentralisasi
informasi secara berkala. yaitu Active Directory.
e. Pemantauan kepatuhan dan efektivitas b. Penerapan enkripsi dan penggunaan Data Loss
pengendalian keamanan informasi, melalui Prevention (DLP) untuk melindungi data sensitif
mekanisme audit, evaluasi, dan pelaporan seperti Personally Identifiable Information (PII)
untuk memastikan implementasi berjalan sesuai dan Payment Card Industry (PCI).
kebijakan dan ketentuan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2025 603
Page 173
07 Teknologi Informasi
c. Penerapan teknologi proteksi jaringan seperti c. Pengujian keamanan berdasarkan skenario
Next-Gen Firewall, Web Application Firewall antara lain simulasi email phishing dan red
(WAF), Cloud Anti DDoS dan pelindungan teaming yang dilakukan secara berkala untuk
endpoint seperti anti-malware dan teknologi mengukur kesiapan pegawai dan personal
Endpoint Detection and Response (EDR) untuk IT dalam menghadapi serangan siber yang
melindungi jaringan dan perangkat. muncul.
d. Penerapan Email Security Gateway untuk d. Pembentukan tim Computer Security Incident
melindungi perangkat dan sistem email dari Response Team (CSIRT) yang bertanggung
ancaman serangan siber berbasis email jawab untuk menangani insiden siber dan
seperti spam, phishing dan attachment yang menetapkan prosedur untuk penyelesaian
mengandung file berbahaya. insiden dengan cepat dan efisien.
e. Melakukan security awareness secara berkala e. Pelaksanaan investigasi mendalam melalui
melalui berbagai media internal untuk kegiatan forensik untuk mendapatkan root
meningkatkan kesadaran keamanan di seluruh cause kejadian serangan siber.
pegawai. 6. Recovery
f. Pembatasan dan pengelolaan akses jaringan Proses pemulihan dari dampak insiden yang terjadi,
yang terhubung dengan jaringan Perseroan baik dalam hal operasional maupun reputasi
serta pengamanan perangkat yang tidak sah dengan cara mengembalikan fungsi sistem, aplikasi
dengan menggunakan Network Access Control dan infrastruktur ke kondisi normal setelah terjadi
(NAC). insiden, melalui:
4. Detect a. Penetapan Kebijakan dan Prosedur untuk
Pemantauan dan deteksi ancaman atau insiden penilaian dan penentuan tingkat insiden serta
keamanan secara real-time, di antaranya: langkah-langkah penyelesaian security incident,
a. Pemantauan 24x7 dan analisis dengan tools memastikan penanganan insiden yang cepat
Security Information and Event Management dan sesuai dengan dampak yang ditimbulkan.
(SIEM) dan Cyber Threat Intelligence (CTI) untuk b. Penetapan dan pemeliharaan proses pemulihan
mendeteksi potensi serangan siber, aktivitas data menggunakan sistem backup, baik secara
user, lalu lintas jaringan dan pemantauan log online maupun offline untuk memastikan data
perangkat dan aktivitas Teknologi Informasi (TI) tetap terlindungi dan dapat dipulihkan jika terjadi
lainnya yang terkait dengan keamanan siber. gangguan, yang menjadi bagian dari Business
b. Tools Cyber Threat Intelligence (CTI) juga Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan
dioptimalisasikan sebagai cyber patrol untuk (DRP).
mendeteksi pelanggaran brand reputation milik c. Uji pemulihan backup dan restore untuk
Perseroan, melakukan takedown social media memastikan bahwa sistem backup berfungsi
yang tidak memiliki izin menggunakan identitas dengan baik dan data dapat dipulihkan dengan
Perseroan, konten-konten judi online dan efektif dalam situasi darurat.
pinjaman online yang menggunakan identitas d. Penetapan playbook untuk mengatasi insiden
Perseroan. siber, yang berfungsi sebagai panduan dan
c. Pemantauan kepatuhan keamanan informasi pembelajaran untuk menangani insiden serupa
dari mitra atau vendor penyedia kerja sama di masa depan.
melalui Third Party Security Assessment (TPSA). e. Table-top exercises untuk latihan dalam
5. Respond menghadapi potensi insiden dan menguji
Respon terhadap insiden dan pengelolaan risiko kesiapan dalam merespon kejadian keamanan
dengan cepat dan efektif untuk meminimalkan yang mungkin terjadi.
dampak dan mengatasi masalah, melalui: f. Pelaporan kepada regulator dan stakeholder.
a. Melakukan containment atau pemblokiran g. Penyusunan media statement dan publikasi
terhadap endpoint yang terindikasi menjadi kejadian insiden.
sumber serangan siber.
b. Melakukan pemblokiran komunikasi data
atau traffic yang berasal dari jaringan yang
melakukan serangan siber.
604 Laporan Tahunan 2025
Page 174
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
STRUKTUR PENGELOLA
TEKNOLOGI INFORMASI
Satuan kerja penyelenggara Teknologi Informasi (TI) b. Mengantisipasi eksposur risiko sistem informasi
yang terdiri dari Divisi IT Strategic Planning (ITPD), Divisi serta mengembangkan langkah penanganan
IT Development (ITDD) dan Divisi IT Operations (ITOD). yang tepat dan memadai;
Selain itu, Perseroan juga telah membentuk Divisi IT c. Mendukung penerapan keamanan informasi;
Security (ITSD) yang memiliki fungsi yang bertugas dan
menangani ketahanan dan keamanan siber dan d. Menyusun dan memenuhi pelaporan
bersifat independen terhadap fungsi penyelenggaraan perencanaan dan pengembangan Teknologi
Teknologi Informasi (TI). Secara umum wewenang dan Informasi (TI) serta pemenuhannya bekerja
tanggung jawab pada masing-masing Divisi adalah sama dengan unit terkait.
sebagai berikut: 3. Divisi IT Operations (ITOD) memiliki wewenang dan
1. Divisi IT Strategic Planning (ITPD) memiliki tanggung jawab sebagai Divisi yang menjalankan
wewenang dan tanggung jawab sebagai Divisi yang peran “Run the Bank” sebagai berikut:
menjalankan peran “Plan the Bank” sebagai berikut: a. Mengembangkan strategi pengelolaan
a. Merencanakan, mengkoordinasikan, operasional, melaksanakan dan memantau
mengevaluasi, memantau dan mengendalikan operasional Teknologi Informasi (TI) secara
kegiatan yang berhubungan dengan proses efektif dan efisien dalam rangka menjaga
penyusunan Rencana Strategis Teknologi tingkat layanan Teknologi Informasi (TI) untuk
Informasi (RSTI) tahun 2025-2029 serta mendukung operasional bisnis;
pengelolaan portofolio Teknologi Informasi (TI), b. Mengantisipasi eksposur risiko dalam
kebijakan Teknologi Informasi (TI), dan strategi pelaksanaan operasional Teknologi Informasi
pengembangan aplikasi secara efektif dan (TI), serta mengembangkan langkah
efisien; penanganan yang tepat dan memadai;
b. Mengantisipasi eksposur risiko sistem informasi c. Mendukung penerapan keamanan informasi;
serta mengembangkan langkah penanganan dan
yang tepat dan memadai; d. Menyusun dan memenuhi pelaporan operasional
c. Mendukung penerapan keamanan informasi; Teknologi Informasi (TI) bekerja sama dengan
dan unit terkait.
d. Menyusun dan memenuhi pelaporan 4. Divisi IT Security (ITSD) memiliki wewenang dan
perencanaan dan pengembangan Teknologi tanggung jawab sebagai Divisi yang menjalankan
Informasi (TI) serta pemenuhannya bekerja peran “Secure the Bank” sebagai berikut:
sama dengan unit terkait. a. Merancang, menerapkan, dan memelihara
2. Divisi IT Development (ITDD) memiliki wewenang dan suatu rangkaian proses dan sistem yang
tanggung jawab sebagai Divisi yang menjalankan terpadu dan efektif dalam mengelola keamanan
peran “Change the Bank” sebagai berikut: informasi dan menjamin kerahasiaan, integritas,
a. Mengelola proses pengembangan aplikasi serta ketersediaan aset-aset informasi dengan
pendukung operasional bisnis beserta meminimalkan risiko keamanan informasi;
monitoring pelaksanaannya untuk memenuhi b. Menyusun dan memenuhi pelaporan berkaitan
kebutuhan operasional bisnis Perseroan; pengamanan informasi bekerja sama dengan
unit terkait.
Laporan Tahunan 2025 605
Page 175
07 Teknologi Informasi
EVALUASI PENYELENGGARAAN
TEKNOLOGI INFORMASI
Hasil Evaluasi Atas Pelaksanaan Perseroan memiliki kewajiban untuk menyampaikan
Rencana Strategis TI (RSTI) informasi hasil efektivitas penyelenggaraan Teknologi
Informasi (TI) yang menjadi bagian dari Laporan
Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Tahunan. Dalam hal ini, Perseroan telah melakukan
Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 pengukuran berupa asesmen IT Maturity Level untuk
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi posisi tahun 2025 dengan menggunakan standar COBIT
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Pasal 210 2019 dan didapatkan nilai IT Maturity Level sebesar 4.00
Ayat 1 poin b, Perseroan memiliki kewajiban untuk secara yoy.
menyampaikan informasi hasil evaluasi Rencana
Strategi Teknologi Informasi (RSTI) 2025 - 2029 yang Posisi sampai dengan triwulan IV tahun 2025, Perseroan
menjadi bagian dari Laporan Tahunan. Dalam hal ini, telah berhasil menaikkan score IT Maturity Level
Perseroan telah melakukan evaluasi Rencana Strategi based on COBIT 2019 dari 3.50 ke 4.00 yang berasal
Teknologi Informasi (RSTI) 2025 - 2029 untuk posisi dari 20 sub domain yaitu APO03—Managed Enterprise
tahun 2025 dengan ruang lingkup IT initiative. Proses Architecture, APO04—Managed Innovation, APO05—
evaluasi Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) Managed Portfolio, APO06—Managed Budget & Costs,
2025 - 2029 untuk posisi tahun 2025 tersebut, mengacu APO07—Managed Human Resources, APO08—Managed
pada dokumen Rencana Strategi Teknologi Informasi Relationships, APO09—Managed Service Agreements,
(RSTI) 2025 - 2029. Adapun status progress posisi tahun APO14—Managed Data, BAI02—Managed Requirements
2025 telah selesai. Definition, BAI03—Managed Solutions Identification &
Build, BAI05—Managed Organizational Change, BAI07—
Managed IT Change Acceptance and Transitioning,
Hasil Evaluasi Atas Efektivitas BAI08—Managed Knowledge, BAI10—Managed
Penyelenggaraan TI Configuration, BAI11—Managed Projects, EDM01—Ensured
Governance Framework Setting & Maintenance, EDM02—
Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Ensured Benefits Delivery, EDM04—Ensured Resource
Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 Optimization, EDM05—Ensured Stakeholder Engagement
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi dan MEA04—Managed Assurance.
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Pasal 210 Ayat 1 poin c,
KINERJA PENYELENGGARAAN TEKNOLOGI INFORMASI (TI)
TAHUN 2025
Realisasi Program Penyelenggaraan Teknologi
Informasi (TI) 2025
2. Peningkatan Kapabilitas, Kapasitas dan
1. Standarisasi Agile Collaboration Tools & Otomasi Organisasi Teknologi Informasi (TI)
DevSecOps Perseroan telah melakukan penyelarasan
Perseroan telah mengimplementasikan kembali struktur organisasi Teknologi Informasi
Standardisasi tools agile untuk meningkatkan (TI) (termasuk organisasi TI transisi untuk UUS)
konsistensi dan kolaborasi tim, meningkatkan dan memulai pemenuhan talent. Re-organisasi
otomatisasi DevSecOps untuk meningkatkan Teknologi Informasi (TI) dilakukan karena terdapat
efisiensi dan keamanan, serta menyempurnakan pemisahan unit kerja IT Strategic Planning and
proses agile dan DevSecOps untuk kemampuan Development menjadi 2 (dua) unit kerja yaitu
beradaptasi dan produktivitas yang lebih baik. unit kerja IT Strategic Planning dan unit kerja IT
606 Laporan Tahunan 2025
Page 176
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Development. Re-organisasi ini dilakukan sebagai 13. Penyusunan Data dan Artificial Intelligence Strategy
upaya penyelarasan dengan Rencana Strategis Perseroan telah menyusun dan penerapan strategi
Teknologi Informasi (RSTI). data dan Artificial Intelligence.
3. Peningkatan Forum Tata Kelola Teknologi 14. Pengembangan Dashboard Monitoring Transaksi
Informasi (TI) Untuk War Room
Perseroan telah melakukan peningkatan tata kelola Perseroan telah melakukan pengembangan
Teknologi Informasi (TI) dengan memperkuat dashboard untuk proses pemantauan transaksi
kolaborasi bisnis dan Teknologi Informasi (TI). untuk War Room.
Peningkatan tata kelola Teknologi Informasi (TI) 15. Gen Artificial Intelligence Pilot
direpresentasikan dengan telah dilakukannya Perseroan telah mengembangkan dan menerapkan
pelaksanaan forum Architecture and Innovation Artificial Intelligence pada aplikasi yaitu chatbot
Governance Board, Portfolio and Program PVITA pada aplikasi PPDigital dan chatbot AIKO pada
Governance Board, Project Governance Forum dan aplikasi iServe.
Change Advisory Board secara berkala. 16. Peningkatan Data Management Capabilities dan
4. Strategi Teknologi untuk Anak Perusahaan Syariah Data Quality
Perseroan telah menyusun strategi teknologi untuk Perseroan telah menerapkan Metadata
spin-off anak perusahaan (Syariah). Strategi Management dan pemantauan kualitas data.
tersebut telah selesai disusun dan mendapatkan
persetujuan Direksi pada forum Komite Pengarah Program Aspirasi Pemegang Saham Tahun 2025
Teknologi Informasi triwulan III 2025.
5. Reviu Proses IT Strategic and Reinforcement 1. Penggunaan mobile banking dengan grand
Perseroan telah melakukan proses reviu IT Strategic launching balé Super Apps
and Reinforcement seperti reviu kebijakan Teknologi Super app balé by BTN dibangun bertujuan untuk
Informasi (TI) secara berkala. meningkatkan brand awareness masyarakat
6. Pembuatan Dashboard IT Performance Monitoring terhadap produk digital Perseroan. Platform ini
Perseroan telah melakukan penyempurnaan dirancang untuk mendukung kebutuhan finansial
dashboard pemantauan kinerja Teknologi Informasi nasabah secara digital, sekaligus mendorong
(TI). peningkatan akuisisi nasabah baru serta
7. Migrasi Disaster Recovery Center (DRC) penghimpunan dana murah (low cost funding).
Proses migrasi Disaster Recovery Center (DRC) telah 2. Cyber Security Breach
selesai dilakukan dan berjalan dengan baik. Selama 2025, Zero Incident Cyber Security Breach
8. Pengembangan Fitur Digital Branch telah tercapai. Sesuai dengan PER-2/MBU/03/2023
Perseroan telah mengembangkan sistem berupa tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
improvisasi fitur-fitur digital branch. Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan Surat
9. Peningkatan Open Banking Integration dan Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
Performance Monitoring Nomor 29/SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan Dan
Perseroan telah mengembangkan sistem berupa Keamanan Siber Bagi Bank Umum. Pada tahun 2024,
Open Banking Integration & Performance Monitoring. Perseroan telah melakukan inisiasi peningkatan
10. Peningkatan Core Banking dan Branch Delivery ketahanan dan keamanan cyber yang mencakup
System aspek people, process, dan technology. Di tahun
Perseroan telah melakukan peningkatan sistem core 2025, peningkatan keamanan dan ketahanan cyber
banking dan modernisasi Branch Delivery System. pada seluruh aspek tersebut akan dilanjutkan untuk
11. Peningkatan Kapabilitas Kartu Debit di Card mendukung layanan, bisnis, dan inisiatif Perseroan.
Management System
Perseroan telah mengembangkan kartu debit multi
mata uang untuk mengakomodasi produk rekening
debit global dan penerapan platform pelaporan
terpusat yang menyediakan data dan aktivitas
terkait kartu debit secara real-time.
12. Peningkatan Kapabilitas UUS BTN
Perseroan telah melakukan peningkatan
kemampuan dan memperluas integrasi
teknologi untuk Unit Bisnis Syariah sehingga
proses OD1 (Operational Day 1) BSN pada tanggal
22 Desember 2025 dapat berjalan dengan baik.
Laporan Tahunan 2025 607
Page 177
07 Teknologi Informasi
Tindak Lanjut Hasil Audit dan/atau Penilaian Teknologi Informasi (TI)
Asesor/Auditor Jumlah Status % Tindak
No Penilaian/Audit Tahun Tindak Lanjut
Internal/Eksternal Lanjut BS S T Selesai
1 Audit Teknologi Informasi (TI) 2025 Eksternal 4 0 4 0 100%
– Sistem Pembayaran
2 Penilaian atas 2025 Eksternal 20 0 20 0 100%
Penyelenggaraan Teknologi
Informasi (TI) based on COBIT
2019
• APO03—Managed
Enterprise Architecture
• APO04—Managed
Innovation
• APO05—Managed Portfolio
• APO06—Managed Budget
& Costs
• APO07—Managed Human
Resources
• APO08—Managed
Relationships
• APO09—Managed Service
Agreements
• APO14—Managed Data
• BAI02—Managed
Requirements Definition
• BAI03—Managed Solutions
Identification & Build
• BAI05—Managed
Organizational Change
• BAI07—Managed IT
Change Acceptance and
Transitioning
• BAI08—Managed
Knowledge
• BAI10—Managed
Configuration
• BAI11—Managed Projects
• EDM01—Ensured
Governance Framework
Setting & Maintenance
• EDM02—Ensured Benefits
Delivery
• EDM04—Ensured Resource
Optimization
• EDM05—Ensured
Stakeholder Engagement
• MEA04—Managed
Assurance
Keterangan:
BS = Belum selesai
S = Selesai
T = Terlambat
Realisasi Rencana Pembiayaan Teknologi Informasi (TI) (IT Spending Plan)
Rencana Realisasi TW IV Tahun % Realisasi Terhadap Rencana
IT Spending
Tahun 2025 2025 Tahun 2025
IT CAPEX Rp1.238.255.467.164 Rp844.895.402.470 68,23%
IT OPEX Rp911.100.000.000 Rp910.111.261.308 99,89%
608 Laporan Tahunan 2025
Page 178
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
RENCANA KERJA
TEKNOLOGI INFORMASI 2026
Pengembangan Teknologi Informasi (TI) tahun 2026 akan dilakukan untuk mendukung rencana korporasi serta
aspirasi Kebijakan Umum Direksi di tahun 2026 pada bidang kredit dan kualitas kredit, bidang pendanaan, jaringan
kantor, bidang fee based income dan bidang beban overhead. Adapun rencana pengembangan Teknologi Informasi
(TI) 2026 selaras dengan Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2025-2029 adalah sebagai berikut:
1. Pembaruan yang Komprehensif dan Berkelanjutan 9. Implementasi Marketing Technology.
untuk Enterprise Architecture. 10. Implementasi Remittance System.
2. Due Diligence Strategi Teknologi Informasi (TI) untuk 11. Peningkatan Middleware System.
Anak Perusahaan Asuransi. 12. Implementasi Paylater System dan Produk.
3. Peningkatan Kapabilitas dan Integrasi iServe. 13. Implementasi apps/web analytics.
4. Pengembangan Integrated Infrastructure dan Cloud 14. Projek PDP Compliance.
Operations. 15. Implementasi New Fraud Detection System.
5. Implementasi Infrastructure as a Code. 16. Implementasi New Audit Management System.
6. Peningkatan Kapabilitas BTN Super App untuk 17. Integrated Governance, Risk, dan Compliance (GRC).
Konsumen. 18. Implementasi Asset Liability Management.
7. Peningkatan Layanan dan Infrastruktur BTN Properti.
8. Strategi dan Implementasi Customer Relationship
Management.
Penyusunan Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) 2026-2030
Pada akhir tahun 2025, sesuai dengan Surat Panjang Perusahaan (RJPP) eksisting, dimana yang
PT Danantara Asset Management (Persero) Nomor secara langsung mempengaruhi perubahan periode
SR.193/DI-DAM/DO/2025 tanggal 29 Oktober 2025 dokumen Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI)
perihal Penyampaian Panduan Pelaksanaan eksisting. Perseroan senantiasa akan melakukan
Penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan peningkatan dari sisi proses, teknologi, tata kelola, dan
(RJPP) Tahun 2026 – 2030, disebutkan bahwa Perseroan organisasi guna menjawab tantangan utama layanan
perlu menyesuaikan kembali periode Rencana Jangka Teknologi Informasi (TI).
Laporan Tahunan 2025 609
Page 179
CORPORATE
GOVERNANCE
Pada tahun 2025, BTN menunjukkan pertumbuhan kinerja
yang signifikan baik dari sisi operasional maupun keuangan.
Kinerja BTN juga mendapatkan pengakuan dari pihak
eksternal dengan diterimanya penghargaan dalam skala
nasional dan internasional.
610 Laporan Tahunan 2025
Page 180
Laporan Tahunan 2025 611
Page 181
08 Corporate Governance
PENCAPAIAN DALAM PENERAPAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
ASEAN CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD (ACGS) Corporate Governance Perception Index 2025
BTN kembali menorehkan prestasi di kancah BTN meraih predikat Most Trusted Company di
internasional. Dalam ajang ASEAN Corporate Corporate Governance Perception Index (CGPI)
Governance Awards (ACGS) 2025, BTN berhasil 2025 sebagai bentuk implementasi tata kelola
meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu: perusahaan yang baik.
1. Top 50 ASEAN Public Listed Companies (PLCs)
2. Top 5 Indonesia Public Listed Companies (PLCs).
3: ASEAN Asset Class (PLCs)
Penghargaan ini merupakan hasil dari proses seleksi
dan evaluasi ketat terhadap 569 perusahaan publik
dari 6 negara Asia Tenggara, melalui mekanisme
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
yang telah diakui secara internasional sebagai
standar penilaian tata kelola perusahaan
berbasis prinsip transparansi, akuntabilitas, dan
keberlanjutan.
TOP GRC 2025
BTN berhasil meraih kembali penghargaan
bergengsi pada ajang TOP GRC 2025. Penghargaan
ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki
kinerja baik dan telah menerapkan Governance,
Risk, & Compliance (GRC) dalam pengelolaan usaha
bisnisnya. Pada TOP GRC 2025 ini, BTN berhasil tiga
penghargaan, yaitu:
The 16th IICD Corporate Governance Conference 1. Top GRC Awards #5 Stars
and Award 2. The Most Committed GRC Leader 2025 untuk
Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu
Berdasarkan hasil penilaian independen yang telah
3. The High Performing Board of Commissioners on
dilakukan oleh Indonesian Institute for Corporate
GRC 2025
Directorship (IICD) bahwa BTN berhasil mendapatkan
Best Overall dengan Kategori Mid Cap PLCs dan Top
50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Menengah
(MidCap PLCs).
612 Laporan Tahunan 2025
Page 182
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
DASAR PENERAPAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Dasar penerapan Good Corporate Governance (GCG) 18. Peraturan OJK No. 46/POJK.03/2017 tentang
di lingkungan Perseroan merujuk pada berbagai Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
ketentuan, peraturan, dan perundang-undangan 19. Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang
yang relevan serta mengacu pada pedoman GCG Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga
yang diterbitkan oleh lembaga nasional maupun Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
internasional. Dasar rujukan penerapan GCG Perseroan 20. Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas
adalah sebagai berikut: Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana
1. Undang-undang Republik Indonesia No. 10 tahun 1998 Besar.
tentang Perubahan atas Undang-undang 21. Peraturan OJK No. 01/POJK.03/2019 tentang
No 7 tahun 1992 tentang Perbankan. Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum.
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang 22. Peraturan OJK No. 15/POJK.03/2019 tentang Rencana
Perseroan Terbatas. dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
3. Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 tentang Saham Perusahaan Terbuka.
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi 23. Peraturan OJK No. 16/POJK.03/2019 tentang
Konglomerasi Keuangan. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
4. Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Perusahaan Terbuka Secara Elektronik.
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi 24. Peraturan OJK No. 42/POJK.03/2019 tentang
Konglomerasi Keuangan. Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.
5. Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi 25. Peraturan OJK No. 12/POJK.03/2020 tentang
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Konsolidasi Bank Umum.
Publik. 26. Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana
6. Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Perusahaan Terbuka.
Publik 27. Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
7. Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Perusahaan Emiten Atau Perusahaan Publik 28. Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
8. Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Emiten atau Perusahaan Publik. 29. Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022 tentang
9. Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi Bagi Bank
Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Umum
Terbuka. 30. Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan
10. Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Tata Kelola bagi Bank Umum.
Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh 31. Peraturan OJK No. 18 Tahun 2023 tentang Penerapan
Emiten atau Perusahaan Publik. Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
11. Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa
Komite Audit. Keuangan.
12. Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tentang 32. Peraturan OJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Tata Kelola bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Unit Audit Internal. Syariah.
13. Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2015 tentang 33. Peraturan OJK No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu. Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan.
14. Peraturan OJK No. 5/POJK.03/2016 tentang Rencana 34. Peraturan OJK No. 15 Tahun 2024 tentang Integritas
Bisnis Bank. Pelaporan Keuangan Bank.
15. Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2016 tentang 35. Peraturan OJK No. 18 Tahun 2025 tentang
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.
16. Peraturan OJK No. 29/POJK.03/2016 tentang Laporan 36. Surat Edaran OJK No.14/SEOJK.03/2015 tentang
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi
17. Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Laporan Konglomerasi Keuangan.
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan 37. Surat Edaran OJK No.15/SEOJK.03/2015 tentang
Saham Perusahaan Terbuka. Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan.
Laporan Tahunan 2025 613
Page 183
08 Corporate Governance
38. Surat Edaran OJK No.32/SEOJK.04/2015 tentang 45. Anggaran Dasar Bank yang telah mengalami
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. beberapa kali perubahan sebagaimana terakhir
39. Surat Edaran OJK No.25/SEOJK.03/2016 tentang diubah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
Rencana Bisnis Bank Umum. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor
40. Surat Edaran OJK No. 43/SEOJK.03/2016 tentang 09 tanggal 4 Desember 2025 dibuat oleh Ashoya
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan yang
Konvensional. telah mendapatkan penerimaan pemberitahuan
41. Surat Edaran OJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang dari Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
42. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Anggaran Dasar Nomor AHU-AH.01.03-0256621
Negara (BUMN) Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal tanggal 22 Desember 2025.
3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Selain itu, Perseroan mengadopsi berbagai standar
Badan Usaha Milik Negara. tata kelola terbaik yang berlaku di regional maupun
43. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor internasional dan meningkatkan cakupan implementasi
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola GCG antara lain sebagai berikut:
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik 1. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang
Negara. dikembangkan oleh Organization for Economic
44. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Cooperation and Development (OECD).
Negara (BUMN) Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 2. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
3 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya yang diterbitkan oleh ASEAN Capital Market Forum
Manusia Badan Usaha Milik Negara. (ACMF).
3. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
(PUGKI) yang dikembangkan oleh Komite Nasional
Kebijakan Governance (KNKG).
4. Principles for Enhancing Corporate Governance
yang diterbitkan oleh Basel Committee on Banking
Supervision.
TUJUAN DAN PRINSIP
PENERAPAN TATA KELOLA
Perseroan menyadari bahwa keberlangsungan usaha Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang
suatu entitas usaha tidak hanya diukur dari performa baik di Perseroan bertujuan antara lain untuk:
keuangan serta peningkatan keuntungan semata, 1. Mendukung visi Perseroan, yaitu “Mitra Utama dalam
namun juga melalui pengelolaan internal perusahaan Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”.
di antaranya yaitu pelaksanaan GCG yang efektif. 2. Mendukung misi Perseroan, yaitu:
Pada dasarnya Perseroan menerapkan prinsip-prinsip a. Menjadi mitra utama pemerintah dalam inklusi
GCG dengan tujuan dan keyakinan bahwa hal ini akan perumahan dan keuangan.
menjamin terciptanya keseimbangan bisnis secara b. Memberikan customer experience terbaik melalui
menyeluruh sehingga segenap bentuk kepentingan, layanan digital dan finansial yang terintegrasi.
baik bisnis maupun sosial, individu dengan kelompok, c. Meningkatkan shareholder value dengan
internal juga eksternal, jangka pendek dan jangka pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan.
panjang serta kepentingan shareholders dan d. Menjadi rumah bagi talenta terbaik Indonesia.
stakeholders akan menuju pada titik keseimbangan. e. Menerapkan praktik tata kelola perusahaan
Penerapan prinsip-prinsip GCG sangat diperlukan, agar yang baik dan inovasi bisnis berkelanjutan untuk
Perseroan menjadi lebih tangguh dan mampu bertahan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian
dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. lingkungan.
Perseroan terus berupaya mengikuti perkembangan 3. Memberikan manfaat dan nilai tambah (added
praktik GCG terbaik di tingkat nasional, regional maupun value) bagi para pemegang saham (shareholders)
internasional yang relevan dan tentunya disesuaikan dan para pemangku kepentingan (stakeholders).
dengan kebutuhan.
614 Laporan Tahunan 2025
Page 184
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
4. Mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka panjang
(sustainable).
5. Meningkatkan kepercayaan para investor kepada Perseroan.
Penerapan GCG dilakukan berlandaskan kelima prinsip yang terdapat pada Peraturan Menteri BUMN
No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
serta sesuai dengan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) yang diterbitkan oleh Komite Nasional
Korporasi Governansi (KNKG) Indonesia yaitu:
Prinsip Tata Kelola Perusahaan di BTN
Prinsip-Prinsip
Penjelasan Implementasi di BTN
Tata Kelola
Perilaku Beretika Perseroan senantiasa mengedepankan 1. Perseroan memperhatikan kepentingan seluruh
kejujuran, memperlakukan semua pihak stakeholders berdasarkan asas kesetaraan dan
dengan hormat (respect), memenuhi kewajaran (equal treatment).
komitmen, membangun serta menjaga 2. Perseroan memfasilitasi partisipasi seluruh
nilai-nilai moral dan kepercayaan secara stakeholders dalam menyampaikan masukan dan
konsisten. Perseroan memperhatikan pendapat guna mendukung kepentingan Perseroan,
kepentingan pemegang saham dan serta memastikan keterbukaan akses informasi
pemangku kepentingan lainnya berdasarkan sesuai dengan prinsip transparansi.
asas kewajaran dan kesetaraan (fairness) 3. Perseroan dalam menjalankan kegiatan bisnis
dan dikelola secara independen sehingga maupun operasional selalu menjunjung tinggi Perilaku
masing-masing organ perusahaan tidak Beretika, hal tersebut dibuktikan dengan penerapan
saling mendominasi dan tidak dapat prinsip-prinsip kepatuhan yang antara lain di dukung
diintervensi oleh pihak lain. dengan;
a. Implementasi pengendalian gratifikasi dan
penerapan praktik serta budaya anti korupsi;
b. Implementasi whistleblowing system;
c. Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan
(SMAP);
d. Implementasi Program Anti Pencucian Uang,
Pencegahan Pendanaan Terorisme dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal;
Transparansi Perseroan menyediakan informasi yang 1. Perseroan mengungkapkan informasi secara
material dan relevan dengan cara yang tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat
mudah diakses dan dipahami oleh diperbandingkan serta dapat diakses oleh pihak yang
pemangku kepentingan. Perseroan berkepentingan (stakeholders).
mengambil inisiatif untuk mengungkapkan 2. Perseroan telah mengungkapkan informasi yang
tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh material dan relevan secara akurat, jelas, dan tepat
peraturan perundang-undangan, tetapi waktu kepada publik, termasuk laporan keuangan, tata
juga hal yang penting untuk pengambilan kelola perusahaan, risiko, aksi korporasi, serta aspek
keputusan oleh pemegang saham, kreditur keberlanjutan (ESG). Transparansi dilakukan melalui
dan pemangku kepentingan lainnya. laporan berkala, RUPS, keterbukaan informasi, dan
media resmi perusahaan untuk mengurangi asimetri
informasi, meningkatkan kepercayaan investor, serta
mendukung pengambilan keputusan yang adil.
3. Perseroan mengedepankan prinsip keterbukaan
dengan tetap memperhatikan ketentuan rahasia
Perseroan, rahasia jabatan dan hak-hak pribadi
sesuai peraturan yang berlaku.
Akuntabilitas Perseroan dapat mempertanggungjawabkan 1. Perseroan menetapkan tugas dan tanggung jawab
kinerjanya secara transparan dan yang jelas bagi masing-masing organ anggota
wajar. Untuk itu Korporasi harus dikelola Dewan Komisaris dan Direksi serta seluruh jajaran di
secara benar, terukur dan sesuai dengan bawahnya yang selaras dengan visi, misi, nilai-nilai
kepentingan korporat dengan tetap Perusahaan, sasaran usaha dan strategi Perseroan.
memperhitungkan kepentingan pemegang 2. Perseroan menetapkan sasaran usaha dan strategi
saham dan pemangku kepentingan. untuk dapat dipertanggungjawabkan kepada
Akuntabilitas merupakan prasyarat yang stakeholders.
diperlukan untuk mencapai kinerja yang 3. Perseroan menetapkan check and balance system
berkelanjutan. dalam pengelolaan Perseroan.
4. Perseroan memiliki ukuran kinerja dari semua Jajaran
Perseroan berdasarkan ukuran yang disepakati
secara konsisten dengan nilai budaya perusahaan,
sasaran usaha dan strategi Perseroan serta memiliki
rewards and punishment system.
Laporan Tahunan 2025 615
Page 185
08 Corporate Governance
Prinsip-Prinsip
Penjelasan Implementasi di BTN
Tata Kelola
Keberlanjutan Perseroan mematuhi peraturan perundang- 1. Perseroan telah membentuk ESG Unit di bawah Satuan
undangan serta berkomitmen melaksanakan Kerja Manajemen Risiko dan di bawah supervisi
tanggung jawab terhadap masyarakat Direktur yang membawahkan Fungsi Manajemen
dan lingkungan agar berkontribusi pada Risiko untuk menjalankan fungsi koordinator
pembangunan berkelanjutan melalui pelaksanaan program-program keberlanjutan.
kerja sama dengan semua pemangku 2. Perseroan telah menetapkan framework ESG di
kepentingan terkait untuk meningkatkan antaranya untuk menetapkan arah sustainability
kehidupan mereka dengan cara yang selaras Perseroan terkait climate change dan pencapaian
dengan kepentingan bisnis dan agenda SDGs; mengawasi implementasi ESG, pemenuhan
pembangunan berkelanjutan. target dan inisiatif sustainability.
3. Perseroan menyelenggarakan program pelatihan
khusus aspek-aspek keberlanjutan yang diikuti
oleh perwakilan fungsi-fungsi terkait bisnis dan
operasional Bank.
GCG merupakan alat yang dipergunakan oleh organ Perseroan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan
akuntabilitas Perseroan sehingga mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap
memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berdasarkan peraturan perundang-undangan dan etika bisnis.
Semakin kompleks risiko yang dihadapi Perseroan maka semakin meningkat pula kebutuhan praktik tata kelola oleh
Perseroan.
Lebih dari itu, GCG menjadi upaya berkesinambungan untuk merespon secara proporsional kebutuhan implementasi
GCG sehingga mencapai tujuan untuk Moving Beyond Corporate Governance to True Business Value. Perseroan
menjadi bank BUMN yang membanggakan dan berpartisipasi dalam mewujudkan kemajuan dan kemakmuran
bangsa. Untuk itulah Perseroan senantiasa mengelola setiap kegiatan usahanya dengan profesional dan memegang
teguh prinsip GCG. Hal tersebut dimulai dengan adanya sumber daya manusia yang andal, profesional, berintegritas,
berakhlak dan moral yang baik.
KOMITMEN PENERAPAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Perseroan senantiasa memperkuat komitmen untuk Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG)
menerapkan dan menegakkan prinsip-prinsip GCG merupakan salah satu indikator penting bagi pemegang
secara konsisten di setiap kegiatan usaha sehari- saham untuk menilai kinerja Perusahaan dan meyakini
hari, mematuhi setiap peraturan dan perundangan- bahwa Perusahaan telah dikelola dengan baik serta
undangan yang berlaku, dan selalu terbuka dalam diyakini mampu untuk melindungi kepentingan seluruh
hal perbaikan sesuai dengan best practice agar pemegang saham. BTN sebagai salah satu Badan
sesuai dengan tujuan, visi, dan misi Perseroan dan Usaha Milik Negara (BUMN) dan juga perusahaan publik,
menciptakan nilai tambah Perseroan bagi Pemegang berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan tata
Saham serta pemangku kepentingan lainnya. kelola perusahaan yang baik dalam rangka memahami
harapan dari setiap pemegang saham.
616 Laporan Tahunan 2025
Page 186
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
IMPLEMENTASI
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Governance Framework
Implementasi Tata Kelola Perusahaan dapat terlihat dari keselarasan 3 (tiga) aspek governance system yaitu
governance structure, governance process, dan governance outcome. Ketiga aspek governance system tersebut
telah diimplementasikan dengan baik oleh Perseroan.
Governance Sustainability
Governance Structure Governance Process
RUPS Aktivitas Proses Bisnis
Dewan Komisaris dan Komite Sistem Manajemen Kepatuhan
Manajemen Risiko
Direksi dan Komite
dan Pengendalian internal
Kebijakan Internal BTN Audit Internal
Perencanaan Stratejik
Teknologi Informasi
dan Manajemen Kinerja
Sales & Service Governance & Performance Learning
Budaya Culture Risk Culture Culture Culture
Digital Culture
Harapan Pemangku
Komitmen Anggaran Dasar Visi dan Misi Kode Etik
Kepentingan
Governance
Etika Transparansi Akuntabilitas Keberlanjutan
Principles
Governance structure merupakan kecukupan struktur yang didukung dengan sistem yang terstruktur dan
dan infrastruktur Tata Kelola Perusahaan agar proses proses monitoring yang optimal. Governance outcome
penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan menghasilkan merupakan hasil atas implementasi kecukupan
outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku governance structure dan governance process.
Kepentingan Perusahaan. Struktur organ Tata Kelola
meliputi Dewan Komisaris, Direksi, Komite-Komite dan
Satuan Kerja Perusahaan. Sedangkan yang termasuk Komitmen Tata Kelola
dalam infrastruktur Tata Kelola antara lain adalah
kebijakan dan prosedur, sistem informasi manajemen Perseroan berkomitmen untuk terus mengevaluasi,
serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur memperbaiki, meningkatkan dan menyempurnakan
organisasi. Governance process merupakan aktivitas implementasi GCG, agar selaras dengan perkembangan
pelaksanaan penerapan tata kelola pada Perseroan peraturan perundang-undangan dan kondisi usaha
Laporan Tahunan 2025 617
Page 187
08 Corporate Governance
terkini. Komitmen GCG Perseroan tertanam dalam visi Etik Perusahaan berlaku bagi seluruh BTNers di
dan misi, core value, serta strategi kebijakan bisnis seluruh jenjang organisasi. Secara lebih jelas Kode
Perseroan yang kemudian dituangkan ke dalam Etik dijelaskan pada Subjudul Kode Etik pada Bab Tata
elemen-elemen fundamental usaha Perseroan sebagai Kelola Perusahaan.
berikut:
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Visi dan Misi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Perseroan mempunyai visi yang mencerminkan adalah kegiatan yang merupakan komitmen Perseroan
tujuan yang akan dicapai yaitu Mitra Utama dalam terhadap pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini
Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia. Untuk dilaksanakan dengan memberikan manfaat pada
mencapai tujuan tersebut Perseroan menjabarkannya ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola
ke dalam beberapa Misi. Secara lebih jelas Visi dan Misi dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur
dijelaskan pada Bab Profil Perusahaan. dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan
merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.
Nilai-nilai Perusahaan (Core Value) Secara lebih jelas Tanggung Jawab Sosial dan
Perseroan saat ini secara konsisten dan berkelanjutan Lingkungan dijelaskan pada Bab Program Tanggung
mengimplementasi Nilai-nilai Utama (Core Values) Jawab Sosial dan Lingkungan.
AKHLAK sebagai pondasi dari budaya perusahaan BTN.
Pondasi tersebut diwujudkan sebagai perilaku BTNers
dalam menjalankan aktivitas pekerjaan, yang terdiri Governance Structure
dari:
1. Amanah: Memegang teguh kepercayaan yang Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 tahun 2007,
diberikan. menyebutkan bahwa Organ Perseroan terdiri dari Rapat
2. Kompeten: Terus belajar dan mengembangkan Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi dan Dewan
kapabilitas Komisaris. RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris saling
3. Harmonis: Saling peduli dan menghargai perbedaan menghormati tugas, tanggung jawab dan wewenang
4. Loyal: Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan masing-masing sesuai peraturan perundang-
bangsa dan Negara undangan dan Anggaran Dasar. Organ Perseroan
5. Adaptif: Terus berinovasi & antusias dalam dibangun untuk menjamin pelaksanaan prinsip-prinsip
menggerakkan ataupun menghadapi perubahan tata kelola perusahaan dapat berjalan dengan efektif
6. Kolaboratif: Membangun kerja sama yang sinergis dengan peran dan tanggung jawab yang jelas sehingga
tercipta mekanisme kontrol check and balance.
Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi Governance structure juga meliputi governance soft
Perseroan mempunyai Pedoman Dewan Komisaris dan structure yang berupa peraturan, pedoman dan
Direksi yang memuat: kebijakan Perseroan. Secara lebih jelas Struktur Tata
1. Pengorganisasian perseroan dan pembidangan Kelola dijelaskan pada Subbab Struktur dan Mekanisme
tugas, Tata Kelola Perusahaan.
2. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang,
3. Etika kerja,
4. Pengaturan rapat, Governance Process
5. Larangan terhadap Dewan Komisaris dan Direksi,
6. Evaluasi kinerja Direksi, Proses Tata Kelola yang dilakukan Perseroan oleh
7. Pola hubungan kerja Direksi dan Dewan Komisaris. organ perusahaan dan jajaran di bawahnya dalam
menjalankan fungsi dan tugasnya dalam mewujudkan
Pedoman tersebut digunakan sebagai acuan bagi komitmen dan struktur tata kelola, untuk mencapai hasil
Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan tata kelola yang sesuai dengan prinsip-prinsip Tata
tugas guna mencapai tujuan usaha Perseroan. Secara Kelola. Proses Tata Kelola Perseroan antaranya meliputi:
lebih jelas Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi 1. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
dijelaskan pada masing-masing Sub Judul Dewan (RUPS).
Komisaris dan Direksi pada Bab Tata Kelola Perusahaan. 2. Pelaksanaan Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab
Dewan Komisaris dan Direksi.
Kode Etik 3. Melakukan perbaikan proses bisnis dan operasional
Perseroan menyusun Kode Etik Perseroan sebagai di antaranya:
pedoman tentang etika usaha, etika bekerja dan a. BTN telah melakukan penyesuaian struktur
tata perilaku BTNers dalam melaksanakan praktik- organisasi BTN pasca-RUPST 2025 dengan
praktik pengelolaan perusahaan yang baik, termasuk memperhatikan susunan dan nomenklatur
berinteraksi dengan pemangku kepentingan. Kode Direksi, pembentukan SEVP dan Divisi baru.
618 Laporan Tahunan 2025
Page 188
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
b. Perubahan Struktur Organisasi Digital Branch efektifitas layanan, percepatan dan efisiensi
dalam rangka mendukung implementasi inisiatif pelaksanaan proses kredit, dan peningkatan
pengembangan pelayanan digital. kualitas kredit konsumer.
c. Perubahan Struktur Organisasi Enterprise & n. Pelaksanaan review dan pengelolaan proses
ESG Risk Management Division (ERMD) dalam serta kualitas kredit secara disiplin melalui
rangka mendukung peningkatan kapasitas dan pelaksanaan Portfolio Quality Review (PQR)
kapabilitas tata kelola model risiko. secara berkala serta review model risiko oleh unit
d. Perubahan organisasi Internal Audit Division independen secara berkala.
(IAD) dengan penguatan peran audit dalam o. Pelaksanaan review dan mitigasi risiko pada
fungsi IT & Digital. balance sheet melalui pengembangan
e. Perubahan Struktur Organisasi Direktorat Balance Sheet Optimalization (BSO) model dan
Information Technology dalam rangka Penerapan Batas Maksimum Deposan Inti (BMDI).
mendukung Roadmap IT Strategic Planning p. Perseroan telah menerapkan prinsip keuangan
2025–2029 serta mendukung visi, misi, dan berkelanjutan melalui implementasi Program
rencana jangka panjang Perseroan. ESG secara terstruktur, dan pada tahun 2025
f. Perubahan Struktur Organisasi Compliance & berhasil memperoleh MSCI ESG Rating peringkat
Governance (CMGD) dalam rangka kebutuhan AA sebagai bentuk pengakuan atas komitmen
regulasi terkait penerapan APU, PPT, dan dalam penerapan ESG tersebut.
PPPSPM yaitu dengan pembentukan Unit Kerja q. Perseroan telah resmi melakukan spin-off
Khusus (UKK) atau Penunjukan Pejabat yang UUS ke PT Bank Syariah Nasional (BSN) pada
bertanggung jawab terhadap penerapan tanggal 18 November 2025 dengan aset Rp 71,3
program APU, PPT, dan PPPSPM. Triliun dan telah resmi beroperasi pada tanggal
g. Perubahan Struktur Organisasi Corporate Banking 22 Desember 2025.
Division (CBD) dan Wholesale Transaction Division 4. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(WTD) dalam rangka mendukung RJPP 2025 –
2029 terkait peningkatan kapabilitas Transaction
Banking dan mendukung pertumbuhan target Governance Outcome
kredit korporasi.
h. Perubahan Struktur Organisasi Kantor Wilayah 1. GCG Assessment (BI/OJK) berdasarkan hasil self
dan Kantor Cabang merupakan bagian dari assessment dengan nilai komposit peringkat 2.
inisiatif Corporate Plan yang bertujuan untuk 2. GCG Third Party Assessment (CGPI, ACGS, Top GRC,
mengembangkan dan meningkatkan kapabilitas dan lainnya).
organisasi sales BTN. 3. Laporan Tata Kelola 2025.
i. Saat ini BTN telah melakukan implementasi 4. Pertumbuhan kinerja keuangan yang berkelanjutan
ICOFR yang bertujuan untuk memastikan bahwa (sustainable).
laporan keuangan Perseroan disusun dengan 5. Pembentukan sistem integritas berkelanjutan.
akurat, andal, dan sesuai dengan standar yang
berlaku.
j. Implementasi Strategi Anti Fraud, termasuk Penyempurnaan Pedoman dan Tata
percepatan penanganan kasus fraud signifikan Kelola Penyusunan Kebijakan
melalui pelaporan interim untuk memenuhi
laporan regulator. Perseroan melalui keputusan Direksi melakukan
k. Perseroan telah mengimplementasikan Sistem perubahan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur yang
Manajemen Anti Penyuapan berstandard berlaku mulai sejak tanggal 2 Februari 2022. Hal
global melalui sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem tersebut bertujuan untuk meningkatkan governance
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Pada dan tata kelola peraturan internal sehingga akan lebih
tahun 2025, implementasi ini mencakup 18- tertata, tidak saling tumpang tindih, lebih ramping
unit kerja yang meliputi kredit ritel, wholesale, dan memudahkan pegawai dalam menggunakan
credit risk, Credit operation, procurement, asset sebagai pedoman pelaksanaan operasional sehari-hari.
management, serta Kantor Cabang. Perseroan telah menyusun kebijakan khusus nomor KK.9.A
l. Digitalisasi proses kredit melalui implementasi perihal Prosedur Tata Kelola Peraturan Internal Bank dan
Decision Engine secara nasional, penerapan memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
verifikasi data secara digital (Digital Verification), 1. Kemudahan dan Kejelasan
serta penerapan Cut Off Score (CSM) berbasis 2. Efisiensi dan Efektivitas
Grup Developer. 3. Selaras
m. Implementasi Loan Factory untuk menciptakan 4. Terukur
value melalui Standardisasi serta peningkatan 5. Dinamis
Laporan Tahunan 2025 619
Page 189
08 Corporate Governance
6. Berorientasi pada pengguna atau pihak yang digital sebagai sarana penyebarluasan Peraturan
dilayani Internal terbaru yang dapat diakses oleh seluruh
7. Kepatuhan Hukum pegawai yaitu melalui aplikasi PPDigital. Adanya
8. Kepastian Hukum PPDigital ini akan mempermudah pegawai dalam
mendapatkan informasi mengenai Peraturan Internal
Dalam rangka memperkuat aspek tata kelola dan terbaru dan yang berkaitan dengan pekerjaan serta
menghilangkan tumpang tindih peraturan serta aktivitas pegawai dimaksud.
mempermudah pegawai dalam melakukan aktivitas
operasional sehari-hari, maka Perseroan perlu BTN Group Principle Guidelines (GPG)
melakukan transformasi yang salah satunya adalah a. Latar Belakang
dalam bentuk transformasi peraturan internal. Perseroan meyakini bahwa pertumbuhan yang
Transformasi peraturan internal dimaksud diwujudkan sehat memerlukan keselarasan tata kelola di
dalam bentuk penerapan Arsitektur Peraturan Internal seluruh entitas dalam ekosistem Grup BTN. Sebagai
menjadi sebagai berikut: Perusahaan Induk, BTN memegang peran kunci
dalam memastikan bahwa seluruh entitas Grup BTN
menerapkan prinsip tata kelola, manajemen risiko,
dan kepatuhan secara selaras dan terintegrasi.
AD Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BTN
membentuk Group Principle Guidelines yang untuk
selanjutnya disebut sebagai BTN GPG, yaitu kerangka
induk yang menetapkan struktur hierarki kebijakan
Kebijakan Umum dan prosedur secara terintegrasi dalam lingkup
Grup BTN yang juga merupakan pedoman yang
bersifat strategis, high level, dan jangka panjang
(tidak cepat berubah), serta mengatur hubungan
Kebijkan Khusus antara BTN sebagai Perusahaan lnduk dengan Anak
Perusahaan BTN.
BTN GPG juga disusun sebagai pedoman bagi
Petunjuk Teknis pejabat dan pegawai di Perusahaan Induk dan
Anak Perusahaan guna menyelaraskan tata kelola
Grup secara konsisten dan terstandar. Dokumen ini
Good bertujuan meningkatkan akuntabilitas, mendukung
Corporate Code of
Corporate kepatuhan terhadap regulasi, mendorong efisiensi
Culture Conduct
Governance
dan sinergi, serta memperkuat adaptabilitas
organisasi melalui penetapan prinsip tata kelola,
Seluruh Peraturan Internal eksisting dengan Arsitektur penyelarasan kebijakan dan prosedur, serta
Kebijakan dan Prosedur lama telah ditransformasikan pengaturan kerangka koordinasi, kepatuhan, dan
ke Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Baru dengan pengelolaan risiko yang terintegrasi di seluruh
rincian sebagai berikut: entitas Grup.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perseroan b. Struktur Arsitektur Kebijakan dan Prosedur
telah memiliki kebijakan internal yang berlaku dan BTN GPG menetapkan prinsip dan arah pengelolaan
terdokumentasi secara memadai, yang terdiri atas kebijakan di tingkat grup serta menjadi acuan
10 Kebijakan Umum, 154 Kebijakan Khusus, serta dalam menyusun arsitektur kebijakan dan prosedur
300 Petunjuk Teknis. Keseluruhan kebijakan tersebut secara berjenjang di masing-masing entitas.
menjadi landasan operasional Perseroan dalam Arsitektur kebijakan dan prosedur yang diterapkan
memastikan konsistensi pelaksanaan kegiatan usaha, di seluruh entitas Grup BTN perlu diselaraskan
kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang- untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan dan
undangan, serta penerapan prinsip tata kelola prosedur disusun secara terstruktur, terkoordinasi,
perusahaan yang baik. serta menjamin keselarasan dan konsistensi dalam
pelaksanaannya.
Selain itu, Perseroan juga melakukan pencabutan
terhadap peraturan internal eksisting yang sudah tidak
berlaku atau tidak dipergunakan lagi. Pada transformasi
Peraturan Internal ini, BTN juga menggunakan platform
620 Laporan Tahunan 2025
Page 190
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Hierarki kebijakan dan prosedur diilustrasikan sebagai berikut:
Group Principle Guidelines
BTN Group Principle Guidelines Peraturan yang Berisi
(GPG) merupakan pedoman Kebijakan
yang bersifat strategis, high
level, dan jangka panjang (tidak
Peraturan yang berisi Kebijakan
cepat berubah), serta mengatur
merupakan peraturan
hubungan antara BTN sebagai
tertulis yang bersifat filosofis,
Perusahaan Induk dengan Anak
strategis dan jangka panjang
Perusahaan BTN.
(tidak cepat berubah) yang
menjadi aturan pokok dalam
pelaksanaan aktivitas masing-
masing entitas Grup BTN, yang
Group Principle Guidelines
memuat filosofi/prinsip-prinsip
Anggaran Dasar
yang mendasari suatu aktivitas,
pokok-pokok kebijakan,
pengelolaan risiko, serta
Anggaran Dasar merupakan
dokumentasi dan monitoring.
hierarki peraturan tertinggi yang
Materi muatan pada peraturan
berfungsi sebagai kerangka AD ini harus selaras dan sejalan
hukum landasan pendirian dan
dengan BTN GPG.
pengaturan organisasi setiap
KU
entitas Grup BTN.
KK
Peraturan yang Memuat
Prosedur atau Produk
PT
Perusahaan Induk Peraturan yang memuat
Landasan Prinsip Anak Perusahaan Anak Perusahaan prosedur atau produk
merupakan peraturan tertulis
yang memuat prosedur
GC
Landasan prinsip kebijakan dan G-C Val ue pelaksanaan aktivitas pada
ode of
prosedur Grup BTN terdiri dari
Conduct-Corporate suatu entitas atau memuat
prinsip Code of Conduct, Good produk dari suatu entitas.
Corporate Governance (GCG),
dan Corporate Value serta
diterapkan secara seragam di
seluruh entitas Grup BTN.
Penyempurnaan Peraturan Tata Kelola Sertifikasi Lingkup Surveillance dan Extend Scope ISO
Pada tahun 2025, Perseroan telah menyusun dan 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
memperbarui kebijakan di antaranya: Dalam rangka upaya mempertahankan sertifikat ISO
1. Kebijakan Umum Nomor KU.6 tanggal 5 Desember 2022 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
perihal Hukum, Kepatuhan, APU & PPT dan Tata pada lingkup Surveillance. ISO 37001:2016 SMAP, Badan
Kelola Perusahaan sebagaimana dikinikan pada Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP telah melakukan audit
tanggal 20 Desember 2024. surveillance. Pada tanggal 08 s.d 09 Oktober 2025
2. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-F tanggal Perseroan telah berhasil mempertahankan sertifikasi
28 Agustus 2023 tentang Prosedur Tata Kelola SMAP pada lingkup pengadaan barang dan/atau
Perusahaan Good Corporate Governance jasa pada Procurement and Fixed Asset Management
sebagaimana dikinikan pada tanggal 26 Juni 2025. Division (PFAD), perkreditan Komersial pada Commercial
3. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-E tanggal 8 Mei 2025 Banking Division (CMBD Kantor Pusat), Corporate
tentang Pedoman Sistem Manajmen Anti Penyuapan Banking Division (CBD), Wholesales Credit Risk Division
(ISO 37001:2016) sebagaimana dikinikan pada (WRD), Commercial Banking Center (Jakarta Raya,
tanggal 08 Mei 2025. Bekasi, Bandung, Bintaro Jaya), SME Restructuring
4. Kebijakan Khusus Nomor KK.9-A tanggal 28 April 2025 (Kanwil Jawa Barat, Kanwil Jakarta II, Kanwil Jatim
tentang Prosedur Tata Kelola Peraturan Internal Bank Bali Nusra, Kanwil Sumatera, Kanwil Sulawesi Maluku
sebagaimana dikinikan pada tanggal 28 April 2025. Papua, Kanwil Jawa Tengah DIY), dan Business Banking
5. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Nomor Division (BBD), Credit Operation Division (COD). Selain
Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2025 dan Direksi Nomor itu Perseroan telah melakukan perluasan ruang lingkup
SKPB-01/DIR/BTN/2025 tanggal 28 November 2025 dengan penambahan (extend scope) ISO 37001:2016
tentang Pedoman Perilaku dan Profesionalisme Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada
Dewan Komisaris dan Direksi. lingkup Commercial Asset Management Division
(CAMD), dan Kantor Cabang Jakarta Harmoni, Perseroan
Laporan Tahunan 2025 621
Page 191
08 Corporate Governance
senantiasa berkomitmen untuk melakukan continuous Program Zero Tolerance To Fraud & Zero Defect
improvement dalam menerapkan guna mewujudkan Perseroan telah menerapkan tata kelola fraud risk
Perseroan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme management melalui penerapan 4 (empat) pilar
sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan strategi anti fraud yaitu pencegahan, deteksi, investigasi
yang baik (GCG). pelaporan sanksi serta pemantauan evaluasi dan
tindak lanjut
Penguatan Implementasi Pedoman Tata Kelola OJK
dan ASEAN CG SCORECARD Inisiatif Implementasi Integrated Governance, Risk
Peningkatan kualitas tata kelola dengan penerapan and Compliance (IGRC)
ASEAN CG Scorecard dilakukan sesuai dengan amanat Perseroan telah menyusun roadmap Governance,
Peraturan OJK No.21/POJK.04/2015 dan Surat Edaran Risk, and Compliance 2025-2029 yang dirancang
OJK No.32/ SEOJK.04/2015 serta best practice tata untuk memperkuat kemampuan organisasi dalam
kelola internasional. Terbitnya sejumlah Peraturan memenuhi ketentuan regulasi, mengelola risiko secara
OJK baru selama tahun 2022 tentunya menjadi aspek efektif, dan memastikan tata kelola perusahaan yang
kepatuhan yang senantiasa dijaga oleh Perseroan. baik. Inisiatif ini mengintegrasikan pengawasan tata
Yakni antara lain terkait dengan Peraturan OJK kelola, manajemen risiko, dan proses kepatuhan untuk
No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, Peraturan OJK mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
No.13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk dan ketahanan operasional. Selanjutnya, secara
Bank Umum, dan POJK No.14/ POJK.03/2021 tentang garis besar kami melakukan beberapa proses dalam
Perubahan Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2018 pengembangan GRC Roadmap, seperti di bawah ini:
tentang Penilaian Kembali Pihak Utama Lembaga Jasa a. BTN Corporate Plan 2025 - 2029 Highlight.
Keuangan serta Surat Edaran OJK No.16/SEOJK.04/2021 b. Diagnostic & GAP Analysis
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau c. SWOT Analysis Results and Key Watchout-Strategy
Perusahaan Publik. Design
d. Strategic Postures & Diagnostic Result.
e. Priority Matrix of GRC Strategic Initiatives
f. Timelines
Corporate Plan 2025 - 2029
1
Gap Analysis in Risk 2
Gap Analysis in Digital Gap Analysis in ESG 4
BTN Top Risk Indicator
3
Maturity Maturity Aspects Projection 2025-2029
SWOT Analysis
Stream Analysis Diagnostic Gap Analysis Diagnostic Results
Results
Diagnostic Process
FUNDING Strategic Directions (Corplan, Business Process
RBB, Director Meeting,
Directors and/ or others) SWOT Analysis
GAP Analysis
PHASE 1:
Governance & (Result)
Gaps Between Organizational Structure
LENDING
External Analysis (Business Existing Conditions
Trends), Regulation, an/or and Ideal Conditions, Infrastructure, IT & Data
Internal Analysis Constraints
OPERATIONAL
or Obstacles People Capabilities Key Watch-Out &
Encountered
Best Practices / Strategy Design
RISK Benchmarking
INTERCONECTIVITY GRC Culture
Strategic Postures for GRC Roadmap
Strategic
Postures
PHASE 2:
To Support Business Growth & To Drive Resilient & Secure Operational To Ensure Competency of GRC Talent
Sustainability for Business Continuty and Strong GRC Culture
Implementation Plan & Execution Setup
Implementation
PHASE 3:
Implementation Plan
Plan
Initiative Charter - Strategic Initiative & Timeline Execution Setup
PMO, Tracking Tools, Empowerment & Change
Management Implementation (2025-2029)
Governance Risk Compliance
622 Laporan Tahunan 2025
Page 192
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Fokus utama dan desain strategi yang teridentifikasi dalam GRC Roadmap, meliputi:
1. Pengembangan Asset & Liability Risk Management Framework & System untuk Stabilitas Laba, Optimalisasi Risiko/
Pengembalian, dan Efisiensi Modal.
2. Percepatan pertumbuhan berkelanjutan melalui scaling up ESG initiatives dengan mengintegrasikan prinsip-
prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam operasi inti bank, strategi, dan kerangka kerja GRC berdasarkan
ESG Rating Gap.
3. Membangun Tata Kelola Terintegrasi mencakup manajemen risiko dalam struktur konglomerasi keuangan untuk
penguatan ekosistem bisnis Perseroan melalui pendirian anak Perusahaan.
4. Menuju Zero Manual Processes untuk efisiensi operasional melalui otomasi pengambilan keputusan, paperless
dan membangun Advanced Manajemen Risiko Model.
5. Boosting Operational Resilience to Support Business Growth.
Building a Holistic Framework/ Driving Transforming and Effectivity Accelerate iGRC (integrated Governance,
Actions for Sustainable Growth through Advanced Analytics Risk, and Compliance) Excellence
2025 2026-2027 2028-2029
Roadmap ini menempatkan organisasi untuk secara proaktif mengelola risiko, mematuhi regulasi yang terus
berkembang, dan memastikan struktur tata kelola yang mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan inisiatif GRC Roadmap yang terdiri dari 30 inisiatif di antaranya sebagai
berikut:
No Inisiatif Dampak
1 Develop Balance Sheet Risk Management Framework NII Increase
CAR Increase
2 Control Maximum Balance Limit of Largest Deposit CoF Reduction
3 Establish swim-lane risk-based Processes through NLPC Improve quality process, Increased productivity, and
efficiency
4 Elevate the Credit Scoring Model through External Data New booking quality increase
Integration
5 Develop Digital Rating For Developer Improve quality process & booking quality for housing
developer area
6 Digitalize RAC Exception for Consumer Loan Process New booking quality increase
7 Digitalize SLIK Exception For Kring, KAR, Top Up and KBR New booking quality increase
8 Enhance credit screening process through blacklist New booking quality increase
database
9 Optimize the Function of SPU in SME Business Processes High Yield credit increase,
New booking quality increase
10 Initiate ESG Integration: Setting the Stage for Long-Term • Attracts ESG investors & improves ESG ratings such as
Impact MSCI and sustainalytics.
• Cost Reduction & Operational Efficiency (Lowers energy,
paper, and other costs).
• Implement GRI, SASB, TCFD, IFRS reporting to strengthen
bank transparency and credibility.
• Secure government and international funding for
sustainability projects.
• Invest in renewable energy & efficiency projects,
generating carbon trading revenue.
• Qualify for green incentives & blended finance from
institutions like ADB & World Bank.
Laporan Tahunan 2025 623
Page 193
08 Corporate Governance
No Inisiatif Dampak
11 Build Integrated Governance & Risk Management Policy & • Improve or maintain GCG Score at min. 2
Structure as a financial Conglomeration • Minimize fraud loss & Minimize regulatory loss
• Fullfillment Compliance Checklist on POJK 17/2014 and
POJK 18/2014
12 Digitize Underwriting Process & Tools through Enhancing • Improve control and quality of lending and operation
Digital Verification processes
• Improvement of TAT and SLA processes
• Increased productivity and process efficiency
13 Develop Paperless System in all Banking Operation • Reduces paper usage and accelerates document
approval processes.
• Lowers expenses related to printing, physical document
delivery, and storage.
• Ensures a well-documented record of meeting decisions,
improving governance and oversight.
14 Enhance Model Risk Management Governance, Structure, • Strengthening Enterprise Model Risk Management
and Capabilities: Establish Model Development & Validation • Enhance Model Risk Management End-to-End Business
Departments Processes
15 Initiate ESG Integration: Setting the Stage for Long-Term • Attracts ESG investors & improves ESG ratings such as
Impact MSCI and sustainalytics.
• Cost Reduction & Operational Efficiency (Lowers energy,
paper, and other costs).
• Implement GRI, SASB, TCFD, IFRS reporting to strengthen
bank transparency and credibility.
• Secure government and international funding for
sustainability projects.
• Invest in renewable energy & efficiency projects,
generating carbon trading revenue.
• Qualify for green incentives & blended finance from
institutions like ADB & World Bank.
16 Strengthen governance, capability, and capacity of digital • Reduce Potential Security Loss About Rp 4 Milliar/Year
& operational risk management regarding third party, anti (Internal Use Case History) 86 Miliar/Year-Gartner
fraud strategy, data security, resiliency, & ICoFR areas Analysis Industrial in Indonesia).
• Improve system resiliency and reliability (Improve
Customer Satisfaction, Reduce Cost Of Fund & oprisk loss
about 70 Milliar / Year.
17 Strengthen fraud detection system to prevent fraud in the Reducing nominal and frequency of fraud with faster
retail, SME, and wholesale sectors detection and prevention within onboarding credit
application process
18 Develop Regulatory Compliance System Minimize Regulatory Fines
19 Integrate Compliance Dashboard with Fraud Detection Minimize Regulatory Loss and Operational Risks (Fraud Loss)
System
20 Conduct compliance maturity assessment to evaluate and • Improvement in the implementation of compliance
improve the implementation of compliance program. functions (Improvement SLA processes)
• Improving the reputation and trust of regulators and
shareholder
• Continuous improvement according to best practices
21 Develop framework and Bank Wide Data Privacy Process Enhance BTN capability to protect Personal Data, ensure
regulatory compliance, mitigate privacy risk and build trust
with customers.
22 Develop IT Compliance management framework Improved implementation of IT compliance functions
23 Enhance the governance of AML, CFT, and PPPSPM Reduced Risk of Regulatory Loss and Sanctions
624 Laporan Tahunan 2025
Page 194
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Inisiatif Dampak
24 Revamped Leadership Development program to Improve • Enhancing the quality of employee to align with the
Risk Awareness & Supervision Skill company's business needs (specialists).
• Enhancing the readiness level of employees with the
strong mindset of GRC to fill Mission Critical Job positions.
25 Develop Onboarding Guidelines for Leaders • Faster Leadership Integration
• Stronger Governance and Risk Awareness
• Improved productivity & quality of performance
• Reduced operational risk, regulatory and ethical
violations, reduced potential fines, legal sanctions and
reputational losses
• Increased role of leaders as role models, especially in the
role of GRC
26 Develop Concept & Policy on Annual Risk Self-Assessment • Improved productivity & quality of performance
for Leaders • Reduced operational risk, regulatory and ethical
violations, reduced potential fines, legal sanctions and
reputational losses
• Increased role of leaders as role models, especially in the
role of GRC
27 Rebaseline GRC Related Technical Capabilities Tiering • Reviewed technical competencies profile & development
guidelines (Recommendations for training plans based
on tiering results)
• Measure technical competencies proficiency by BTN Best
(Managers Rating with new competency modul)
28 Achieve >90% fulfilment of mandatory professional • Providing risk management certification to employees
certifications • Perform a refreshment certification that aims to improve
the competence of the holder of a risk management
certificate at least once a year after it was issued.
29 Revamp Governance & Risk Culture Program • Improved productivity & quality of performance
• Reduced operational risk, regulatory and ethical
violations, reduced potential fines, legal sanctions and
reputational losses
• Increased risk awareness
• Increased role of leaders as role models, especially in the
role of GRC
30 Rebalancing Business & Risk KPI on Business Function • Improve productivity & quality of performance
• Increase risk awareness
• Strengthening results-based performance culture
Laporan Tahunan 2025 625
Page 195
08 Corporate Governance
STRUKTUR DAN MEKANISME
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Struktur Organ Perusahaan
Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 tahun 2007, menyebutkan bahwa Organ Perseroan terdiri dari Rapat
Umum Pemegang Saham, Direksi dan Dewan Komisaris. RUPS, Direksi, dan Dewan Komisaris saling menghormati
tugas, tanggung jawab, dan wewenang masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran
Dasar. Organ Perseroan dibangun untuk menjamin pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dapat
berjalan dengan efektif dengan peran dan tanggung jawab yang jelas sehingga tercipta mekanisme kontrol check
and balance.
Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS)
Dewan Komisaris Direksi
Sekretaris Sekretaris
Dewan Komisaris Perusahaan
Audit Eksternal
Satuan Kerja Audit Internal Komite
Komite Audit
Manajemen Risiko
Komite Satuan Kerja Manajemen Komite
Pemantau Risiko Risiko Sub Anti-Fraud
Satuan Kerja Kepatuhan Asset and Liability
(SKK) Committee (ALCO)
Komite Remunerasi
Unit Kerja Lain Komite Kredit
dan Nominasi
Komite Kebijakan
Perkreditan
Komite Pengarah
Teknologi Informasi
Komite
Human Capital
Komite Bisnis
Komite
Pengarah Transformasi
Komite ESG
Capital and Subsidiary
Committee
Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi
626 Laporan Tahunan 2025
Page 196
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Governance Soft Structure 9. Kebijakan Umum Nomor KU.1 tanggal
29 September 2022 tentang Perkreditan atau
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan cakupan Pembiayaan Bank.
implementasi tata kelola secara berkelanjutan, 10. Kebijakan Umum Nomor KU.2 tanggal
Perseroan menyusun dan menerapkan governance 27 Desember 2022 tentang Treasury, Funding and
soft structure yang mengatur hubungan antar organ di Product Delivery.
dalam Perseroan sehingga terdapat tugas, tanggung 11. Kebijakan Umum Nomor KU.3 tanggal
jawab dan wewenang yang jelas sesuai dengan 30 Desember 2022 tentang Sumber Daya Manusia
ketentuan peraturan perundang-undangan yang (Human Capital).
berlaku, prinsip-prinsip GCG, etika bisnis yang sehat 12. Kebijakan Umum Nomor KU.4 tanggal
maupun best practices. Governance soft structure 23 Desember 2022 tentang Pengelolaan Perusahaan
Perseroan merupakan tatanan kebijakan sebagai Anak dan Unit Usaha Syariah.
kerangka dasar dan tata kelola dalam penyusunan 13. Kebijakan Umum Nomor KU.5 tanggal
kebijakan serta pelaksanaan aktivitas Perseroan, 23 Desember 2022 tentang Teknologi Informasi,
sebagai berikut: Manajemen Data, dan Digital.
1. Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana terakhir 14. Kebijakan Umum Nomor KU.6 tanggal
diubah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan 5 Desember 2022 tentang Hukum, Kepatuhan, APU &
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor PPT, dan Tata Kelola Perusahaan.
09 tanggal 4 Desember 2025 dibuat oleh Ashoya 15. Kebijakan Umum Nomor KU.7 tanggal
Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan yang 30 Desember 2022 tentang Sistem Pengendalian
telah mendapatkan penerimaan pemberitahuan Intern.
dari Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan 16. Kebijakan Umum Nomor KU.8 tanggal
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan 23 Desember 2023 tentang Kebijakan Umum
Anggaran Dasar Nomor AHU-AH.01.03-0256621 Manajemen Risiko.
tanggal 22 Desember 2025. 17. Kebijakan Umum Nomor KU.9 tanggal
2. Pedoman Pola Hubungan Kerja Dewan Komisaris 30 Desember 2023 tentang Kebijakan Umum
dan Direksi yang disahkan dalam Surat Kesepakatan Operasional dan Fungsi Pendukung.
Bersama Dewan Komisaris No. 01/SKB/KOM/BTN/2024 18. Kebijakan Khusus No. KK.6-F tanggal
dan Direksi No. SKB-01/DIR-BTN/2024. 25 Agustus 2023 tentang Prosedur Tata Kelola
3. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Perusahaan Good Corporate Governance
yang disahkan dalam Keputusan Bersama sebagaimana diperbarui pada tanggal 26 Juni 2025.
Dewan Komisaris No. 18/KOM/BTN/2024 sebagai 19. Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tanggal
pembaruan Board Manual yang menjadi pedoman 30 Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite
kerja sebelumnya. Direksi.
4. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi melalui 20. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A tanggal
Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G tanggal 25 April 2022 perihal Prosedur Pengendalian
12 September 2023 tentang Pedoman dan Tata Gratifikasi dan Petunjuk Teknis Nomor PT.6-A.1
Tertib Kerja Direksi. tanggal 25 April 2022 perihal Petunjuk Pelaksanaan
5. Piagam Komite Audit Nomor 19/KOM/BTN/2024 Pengendalian Gratifikasi.
tanggal 18 Desember 2024 tentang Pedoman dan 21. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-H tanggal
Tata Tertib Kerja Komite Audit. 10 Oktober 2023 perihal Prosedur Penanganan
6. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Nomor Benturan Kepentingan (Conflict of Interest).
20/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 22. Kebijakan Umum Nomor KU.6 tanggal
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite 5 Desember 2022 perihal Hukum, Kepatuhan, APU &
Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan PPT dan Tata Kelola Perusahaan.
Negara (Persero) Tbk. 23. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-E tanggal
7. Piagam Komite Pemantau Risiko Nomor 13 Desember 2023 tentang Pedoman Sistem
21/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001:2016).
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite 24. Petunjuk Teknis Nomor PT.6-F.1 tanggal
Pemantau Risiko. 15 September 2023 tentang Penilaian Tata Kelola
8. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Perusahaan (Good Corporate Governance).
Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2024 dan Direksi Nomor 25. Pembaruan Petunjuk teknis Nomor PT.6-E.1 tanggal
SKPB-01/DIR/BTN/2024 tentang Pedoman Etika Bisnis 21 Desember 2023 tentang Prosedur pelaksanaan
dan Perilaku (Code of Conduct) PT Bank Tabungan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001: 2016).
Negara (Persero) Tbk. 26. Petunjuk Teknis Nomor PT.7-B.2 tanggal
31 Oktober 2023 tentang Pengelolaan Whistleblowing
System.
Laporan Tahunan 2025 627
Page 197
08 Corporate Governance
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan Hak yang sama Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan
Pemegang Saham Seri B adalah sebagai berikut:
Pemegang Saham 1. Hak untuk menghadiri, menyampaikan pendapat,
dan memberikan suara dalam RUPS berdasarkan
Sebagai salah satu Perseroan Badan Usaha Milik satu saham, memberi hak kepada pemegangnya
Negara berstatus perusahaan publik, kepemilikan untuk mengeluarkan 1 (satu) suara, termasuk dalam
saham terbesar Perseroan adalah PT Danantara Asset penetapan remunerasi dan memilih Direksi dan
Management sebanyak 60,00% yang merupakan Dewan Komisaris Perseroan.
kepemilikan secara tidak langsung dari Negara Republik 2. Hak untuk memperoleh informasi mengenai
Indonesia sebagai Pemegang Saham Pengendali. Selain perusahaan secara tepat waktu, benar, dan teratur,
itu, Negara Republik Indonesia juga memiliki 1 (satu) kecuali hal-hal yang bersifat rahasia.
lembar Saham Seri A Dwiwarna yang memberikan 3. Hak untuk menerima bagian dari keuntungan
kepada pemegangnya hak-hak istimewa yang tidak Perusahaan yang diperuntukan bagi Pemegang
dimiliki oleh pemegang saham lainnya dan sekaligus Saham dalam bentuk dividen dan pembagian
sebagai Pemegang Saham Pengendali. Di luar itu, 40% keuntungan lainnya, sebanding dengan jumlah
saham Perseroan dimiliki oleh masyarakat. saham yang dimiliki.
4. Hak untuk memperoleh penjelasan lengkap dan
Hak Pemegang Saham informasi yang akurat mengenai prosedur yang harus
dipenuhi berkenaan dengan penyelenggaraan RUPS.
Perseroan memiliki 2 (dua) jenis saham yaitu Saham Seri A 5. Dalam hal terdapat lebih dari satu jenis dan klasifikasi
Dwiwarna dan Saham Seri B, dengan nilai nominal Rp500,00 saham dalam Perusahaan, maka setiap pemegang
(lima ratus rupiah) setiap lembar saham. Pemegang saham berhak mengeluarkan suara sesuai dengan
Saham Seri A Dwiwarna merupakan pemegang saham jenis, klasifikasi dan jumlah saham yang dimiliki, dan
pengendali dan memiliki keistimewaan dengan hak dan setiap pemegang saham berhak untuk diperlakukan
wewenang sebagai berikut: setara berdasarkan jenis dan klasifikasi saham yang
Hak dan Wewenang Istimewa Pemegang Saham Seri A dimilikinya.
Dwiwarna 6. Hak untuk mengalihkan, melepaskan hak atau
1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS hal-hal sebagai menjadikan jaminan utang seluruh atau sebagian
berikut: besar harta kekayaan Perseroan lebih dari 50% dari
a. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar. jumlah nilai kekayaan bersih Perseroan baik dalam
b. Persetujuan perubahan Permodalan. satu transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri
c. Persetujuan Pengangkatan dan pemberhentian sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Direksi harus mendapat persetujuan RUPS.
d. Persetujuan terkait penggabungan, peleburan, 7. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS termasuk
pengambilalihan, pemisahan dan pembubaran. mengusulkan calon anggota Direksi dan/atau calon
e. Persetujuan remunerasi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris serta remunerasi anggota
Dewan Komisaris. Direksi dan Dewan Komisaris dengan syarat 1 (satu)
f. Persetujuan pemindahtanganan aset yang pemegang saham atau lebih yang mewakili 1/20
berdasarkan Anggaran Dasar perlu persetujuan (satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh
RUPS. saham yang telah dikeluarkan Perseroan dengan
g. Persetujuan mengenai penyertaan dan hak suara yang sah.
pengurangan persentase penyertaan modal
pada Perusahaan lain yang berdasarkan Perseroan tidak memberikan batasan kepada pemegang
Anggaran Dasar perlu persetujuan RUPS. saham untuk berkomunikasi atau berkonsultasi dengan
h. Persetujuan penggunaan laba. pemegang saham lainnya.
i. Persetujuan mengenai investasi dan
pembiayaan jangka panjang yang tidak bersifat Rapat Umum Pemegang Saham
operasional yang berdasarkan Anggaran Dasar
perlu persetujuan RUPS. Proses Penyelenggaraan RUPS dan
2. Hak untuk mengusulkan calon anggota Direksi dan Pemungutan Suara
calon anggota Dewan Komisaris.
3. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS. Penyelenggaraan RUPS Perseroan mengacu pada
4. Hak untuk meminta dan mengakses data Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Peraturan
dan dokumen Perseroan dengan mekanisme Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 15/POJK.04/2020 tanggal
penggunaan hak dimaksud sesuai dengan 20 April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan
ketentuan dalam Anggaran Dasar dan peraturan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
perundang-undangan. dan Anggaran Dasar Perseroan. Adapun tahapan
penyelenggaraan RUPS dilakukan sebagai berikut:
628 Laporan Tahunan 2025
Page 198
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1 2 3
Pemberitahuan Rencana Pengumuman Pemanggilan
Penyelenggaraan RUPS Penyelenggaraan RUPS Penyelenggaraan RUPS
kepada Regulator melalui Media Massa melalui Media Massa
Paling Lambat 5 (lima) hari Paling Lambat 14 (empat Paling Lambat 21 (dua puluh
kerja sebelum pengumuman belas) hari sebelum satu) hari sebelum pelaksanaan
RUPS, dengan tidak pemanggilan RUPS, tanpa RUPS, tanpa memperhitungkan
memperhitungkan tanggal memperhitungkan tanggal tanggal pemanggilan dan
pengumuman RUPS. pengumuman dan tanggal tanggal RUPS.
pemanggilan.
6 5 4
Berita Acara/Risalah RUPS Pengumuman Ringkasan Pelaksanaan RUPS
Risalah RUPS melalui Media
Paling Lambat 30 (tiga
puluh) hari setelah Massa, Situs Web Bursa
pelaksanaan RUPS. Efek, Situs Web Emiten, dan
Situs Web Penyedia e-RUPS
Paling Lambat 2 (dua) hari kerja
setelah pelaksanaan RUPS.
Penjelasan untuk masing-masing mata acara RUPS telah dicantumkan pada pemanggilan RUPS yang disampaikan
melalui website Perseroan. Prosedur voting disampaikan sebelum RUPS dimulai. Bagi Pemegang Saham yang Berhak
atau kuasanya yang sah yang memberikan suara abstain atau yang tidak setuju akan diminta mengangkat tangan
dan menyerahkan kartu suaranya kepada petugas RUPS.
Untuk memberikan kesempatan kepada para pemegang saham individual maupun institusi untuk berpartisipasi aktif
menggunakan haknya sebagai pemegang saham, maka Perseroan melakukan pengumuman dan pemanggilan
RUPS dengan jangka waktu masing-masing, paling kurang melalui situs web Bursa Efek, situs web penyedia e-RUPS,
dan situs website Perseroan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Perseroan wajib menentukan tempat dan
waktu penyelenggaraan RUPS. Tempat penyelenggaraan RUPS wajib dilakukan di wilayah Republik Indonesia, yaitu
dapat diadakan di:
1. Tempat kedudukan Perseroan.
2. Tempat Perseroan melakukan kegiatan usaha utamanya.
3. Ibu kota provinsi tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha utama Perseroan.
4. Provinsi tempat kedudukan Bursa Efek yang mencatatkan saham Perseroan.
Pimpinan RUPS
RUPS dipimpin oleh Pimpinan RUPS dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pemimpin RUPS adalah anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
2. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris tidak hadir atau berhalangan hadir, maka RUPS dipimpin oleh salah
seorang anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi.
3. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris atau anggota Direksi tidak hadir atau berhalangan hadir, RUPS
dipimpin oleh pemegang saham yang hadir dalam RUPS yang ditunjuk dari dan oleh peserta RUPS.
4. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris untuk memimpin RUPS mempunyai
benturan kepentingan dengan mata acara yang akan diputuskan dalam RUPS, maka RUPS dipimpin oleh anggota
Dewan Komisaris lainnya yang tidak mempunyai benturan kepentingan yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
5. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris mempunyai benturan kepentingan, RUPS dipimpin oleh salah satu
anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi.
6. Dalam hal salah satu anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi untuk memimpin RUPS mempunyai benturan
kepentingan atas mata acara yang akan diputuskan dalam RUPS, RUPS dipimpin oleh anggota Direksi yang tidak
mempunyai benturan kepentingan.
7. Dalam hal semua anggota Direksi mempunyai benturan kepentingan RUPS dipimpin oleh salah seorang pemegang
saham bukan pengendali yang dipilih oleh mayoritas pemegang saham lainnya yang hadir dalam RUPS.
Laporan Tahunan 2025 629
Page 199
08 Corporate Governance
8. Pimpinan RUPS berhak meminta agar mereka yang 3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua
hadir membuktikan wewenangnya untuk hadir tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan
dalam RUPS tersebut dan/atau meminta agar ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil
surat kuasa untuk mewakili pemegang saham keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari
diperlihatkan kepadanya. Surat kuasa dapat diakses saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum
melalui website Perseroan pada bagian Hubungan kehadiran dan persyaratan pengambilan keputusan
Investor - RUPS - Pemanggilan RUPS. yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan
Perseroan.
Kehadiran Pemegang Saham dan pemungutan suara
dalam RUPS Kuorum sebagaimana dimaksud pada butir di atas
1. Pemegang Saham yang berhak menghadiri menyesuaikan mata acara RUPS sebagaimana diatur
RUPS adalah Pemegang Saham yang Namanya dalam peraturan perundang-undangan dan Anggaran
tercatat pada daftar Pemegang Saham Perseroan Dasar Perseroan yang berlaku.
sebagaimana tanggal yang tercantum dalam
pengumuman RUPS. Prosedur Tata Tertib Tanya Jawab RUPS
2. Pemegang Saham yang berhak dapat diwakili oleh Dalam pembahasan masing-masing mata acara RUPS,
Pemegang Saham lain atau orang lain berdasarkan Pimpinan Rapat akan memberikan kesempatan kepada
surat kuasa. para Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya
3. Dalam proses pemungutan suara, setiap Pemegang untuk menyampaikan pertanyaan/pendapat/usul
Saham wajib mengeluarkan hak suara atas seluruh secara tertulis sebelum diadakan pemungutan suara
saham yang dimilikinya, dengan ketentuan bahwa dan setelah pembahasan mata acara RUPS.
tidak diperkenankan memberikan kuasa kepada Prosedur yang akan ditempuh:
lebih dari satu penerima kuasa untuk sebagian 1. Pimpinan Rapat akan memberikan kesempatan
saham dengan suara yang berbeda. kepada para Pemegang Saham Yang Berhak atau
4. Dalam proses pemungutan suara, Pemegang kuasanya yang sah untuk bertanya, menyatakan
Saham yang berhalangan hadir secara fisik tetap pendapat dan/atau menyampaikan usul. Pada
dapat berpartisipasi melalui fasilitas elektronik yang setiap sesi tanya jawab, akan diberi kesempatan
disediakan Perseroan. Mekanisme pemungutan kepada 3 (tiga) Pemegang Saham Yang Berhak
suara secara elektronik, baik pada RUPS Tahunan atau kuasanya yang sah untuk mengajukan
maupun RUPS Luar Biasa, dilaksanakan secara pertanyaan/pendapat/usul secara tertulis. Dengan
aman, real-time, dan in-absentia. mempertimbangkan pertanyaan/pendapat/
usul yang telah diajukan, Pimpinan Rapat dapat
Kuorum RUPS membatasi jumlah pertanyaan/pendapat/usul
Berdasarkan Anggaran Dasar, kuorum kehadiran dan yang disampaikan.
keputusan RUPS terhadap hal yang harus diputuskan 2. Hanya Pemegang Saham Yang Berhak atau
dalam Rapat dilakukan dengan mengikuti ketentuan: kuasanya yang sah yang berhak untuk mengajukan
1. Dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili lebih pertanyaan, menyatakan pendapat dan/atau
dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh menyampaikan usul.
saham dengan hak suara yang sah dan keputusan 3. Para Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya
adalah sah jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu per yang sah yang ingin mengajukan pertanyaan,
dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan menyatakan pendapat dan/atau menyampaikan
hak suara yang hadir dalam rapat kecuali Undang- usul diminta untuk mengangkat tangan, dan
Undang dan/atau Anggaran Dasar menentukan selanjutnya petugas Rapat akan menyerahkan
jumlah kuorum yang lebih besar. kepada mereka formulir pertanyaan/pendapat/usul
2. Dalam hal kuorum kehadiran tidak tercapai, maka untuk diisi nama Pemegang Saham Yang Berhak,
RUPS kedua adalah sah dan berhak mengambil jumlah saham yang dimiliki/diwakili dan pertanyaan/
keputusan yang mengikat apabila dihadiri oleh pendapat/usul yang diajukan. Formulir pertanyaan/
pemegang saham yang mewakili paling sedikit pendapat/usul tersebut harus diserahkan kepada
(satu per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham petugas Rapat untuk disampaikan kepada Pimpinan
dengan hak suara yang sah dan keputusan adalah Rapat dengan terlebih dahulu divalidasi oleh Notaris.
sah jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua) 4. Setiap pertanyaan/pendapat/usul yang diajukan
bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak oleh Pemegang Saham Yang Berhak harus
suara yang hadir dalam rapat kecuali Undang- memenuhi syarat bahwa menurut pendapat
Undang dan/atau Anggaran Dasar menentukan Pimpinan Rapat hal tersebut berhubungan
jumlah kuorum yang lebih besar. langsung dengan mata acara Rapat yang sedang
dibicarakan.
630 Laporan Tahunan 2025
Page 200
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
5. Pimpinan Rapat akan membacakan pertanyaan/pendapat/usul yang diajukan dan menanggapi pertanyaan/
pendapat/usul tersebut satu per satu. Bilamana diperlukan, Pimpinan Rapat akan mempersilahkan anggota
Direksi atau Dewan Komisaris Perseroan atau Lembaga dan/atau Profesi Penunjang untuk menjawab atau
menanggapi pertanyaan/pendapat usul tersebut.
6. Pemungutan suara akan dilakukan setelah seluruh pertanyaan/pendapat/usul dijawab atau ditanggapi, dimana
hanya Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya yang sah yang berhak untuk mengeluarkan suara.
7. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya yang sah yang hadir secara elektronik hanya dapat
mengajukan pertanyaan/pendapat/usul melalui fitur chat pada kolom ’Electronic Opinions’ yang tersedia dalam
layar E-meeting Hall di aplikasi eASY.KSEI. Pemberian pertanyaan/pendapat/usul dapat dilakukan selama [status
pelaksanaan Rapat pada kolom ’General Meeting Flow Text’] adalah “Discussion started for agenda item no. [ ].
Setelah seluruh pertanyaan/pendapat/usul dijawab atau ditanggapi, akan dilakukan pemungutan suara, hanya
Pemegang Saham yang Berhak atau kuasanya yang sah yang berhak untuk mengeluarkan suara.
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2025 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Pemberitahuan Surat Nomor 126/DIR/CSD/I/2025 tanggal 24 Januari 2025 Perihal Penyampaian Rencana Tanggal
Pelaksanaan dan Mata Acara RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
disampaikan kepada OJK dengan tembusan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia,
PT Datindo Entrycom, dan Dewan Komisaris Perseroan.
Pengumuman Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs website
Perseroan pada tanggal 5 Februari 2025 dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Pemanggilan Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, website Perseroan
pada tanggal 4 Maret 2025.
Pelaksanaan RUPS dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 26 Maret 2025 pukul 14.45 WIB – 17.26 WIB bertempat di
Gedung Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs
Ringkasan Risalah website Perseroan pada tanggal 27 Maret 2025 dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
RUPS
Berita Acara RUPS Surat Nomor 772/CSD/CMPO/IV/2025 tanggal 24 April 2025 Perihal Risalah Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan disampaikan kepada OJK pada tanggal 24 April 2025.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Tahunan 2025
Rapat dipimpin oleh Sdr. Chandra M. Hamzah, selaku Komisaris Utama/Independen, sesuai keputusan Rapat Dewan
Komisaris tanggal 27 Februari 2025 yang disampaikan melalui surat Dewan Komisaris Nomor 36/KOM/BTN/II/2025
tanggal 27 Februari 2025 perihal Penunjukan Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, Direktur Utama, Wakil
Direktur Utama dan seluruh anggota Direksi serta seluruh anggota Komite Audit Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
4. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
5. Bambang Widjanarko Komisaris Independen Hadir
6. Adi Sulistyowati Komisaris Independen Hadir
7. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
8. Herry Trisaputra Zuna Komisaris Hadir
Laporan Tahunan 2025 631
Page 201
08 Corporate Governance
No. Nama Jabatan Kehadiran
9. Himawan Arief Sugoto Komisaris Hadir
10. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama Hadir
11. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama Hadir
12. Andi Nirwoto Direktur Information Technology Hadir
13. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
14. Jasmin Direktur Distribution and Institutional Funding Hadir
15. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
16. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
17. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
18. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance, and Legal Hadir
19. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking Hadir
20. Muhammad Iqbal Direktur SME and Retail Funding Hadir
Pihak Independen Penghitung Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (BAE) dan selanjutnya
divalidasi oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., yang keduanya ditunjuk oleh Perseroan.
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2025
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2024
sekaligus Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan
Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku
2024.
Terdapat 4 (empat) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata
acara pertama Rapat. Untuk penanya keempat, oleh karena pertanyaan relevan dengan mata acara kedua dan ketujuh, maka
pertanyaan tersebut akan dijawab pada mata acara kedua dan ketujuh. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata
acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1 Dalam rangka pelaksanaan pembinaan PT Bank Tabungan Negara Terima kasih, kami telah menerima dan
(Persero) Tbk/”BTN” untuk peningkatan kinerja Perseroan, bersama telah dibacakan surat Menteri BUMN selaku
ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: pemegang saham pada PT Bank Tabungan
1. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap Negara (Persero) Tbk.
jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan BTN atas:
a. Keberhasilan dalam meningkatkan kinerja Perseroan, yang
tercermin pada:
1) Realisasi Non Interest Income tumbuh 17,6% YoY menjadi
Rp4,6 triliun.
2) Penyaluran Kredit tumbuh 7,3% YoY menjadi Rp357,9
triliun, dan Dana Pihak Ketiga tumbuh 9,1% YoY menjadi
Rp381,7 triliun.
3) Penurunan Rasio Loan at Risk dari 21,1% menjadi 19,7%.
b. Komitmen Perseroan dalam mendukung Pemerintah untuk
memaksimalkan penyediaan pembiayaan rumah rakyat
khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam
rangka mencapai zero backlog pada 2045.
Kami berharap capaian tersebut terus ditingkatkan pada masa
mendatang sehingga Perseroan dapat berkontribusi lebih optimal
bukan hanya terhadap shareholder return namun, juga negara dan
masyarakat.
2. Hal-Hal yang perlu mendapatkan perhatian Dewan Komisaris dan
Direksi BTN untuk perbaikan kinerja di masa mendatang antara
lain sebagai berikut:
632 Laporan Tahunan 2025
Page 202
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
a. Untuk mengantisipasi kondisi ekonomi global pada tahun
2025 yang berpotensi adanya tekanan inflasi dan pengetatan
kebijakan moneter global dengan ruang fiskal yang semakin
terbatas, Perseroan agar menetapkan strategi penyaluran
kredit yang lebih selektif, menerapkan manajemen risiko
kredit yang berkesinambungan, serta pengelolaan likuiditas
yang optimal;
b. Sektor perumahan masih memiliki ruang tumbuh yang
sangat besar mengingat masih tingginya angka backlog
perumahan nasional, tingginya jumlah masyarakat yang
belum memiliki rumah yang layak, dan perpanjangan stimulus
yang diberikan Pemerintah pada sektor Perumahan. Peluang
ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Perseroan
dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada sehingga
dapat menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia
sebagaimana diharapkan;
c. Perseroan agar memperkuat strategi pengelolaan cost
of fund dengan mengupayakan perbaikan komposisi DPK
melalui pengalihan deposito large menjadi medium, serta
mendorong pengembangan dan diversifikasi produk dana
murah (CASA) yang lebih inovatif di antaranya dengan
mengoptimalkan platform digital balé by BTN ;
d. Perseroan diharapkan mendorong peningkatan high yield
product dan peningkatan Net Interest Income dari Fee
Based dan Recovery, serta mendorong ekspansi bisnis
melalui transformasi sistem sistem digital dalam ekosistem
perumahan dan perluasan segmen nasabah yang belum
tergarap secara optimal;
e. Perseroan perlu berfokus pada pengelolaan beban bunga
yang naik signifikan dan upaya peningkatan efisiensi
dengan biaya operasional lainnya, tetap memperhatikan
keseimbangan biaya dan pendapatan secara keseluruhan,
pertumbuhan berkesinambungan, pelayanan;
f. Perseroan diharapkan dapat menjaga kemampuan Perseroan
dalam menangani pinjaman bermasalah dan memastikan
kecukupan pencadangan Perseroan guna memastikan
kemampuan bank dalam menghadapi risiko kredit;
g. Perseroan agar memastikan pencapaian target KPI
Penyertaan Modal Negara (PMN), terutama pada indikator-
indikator yang tidak tercapai pada tahun 2024;
h. Sehubungan dengan semakin tingginya peran teknologi
informasi dalam industri perbankan dan semakin masifnya
upaya peretasan dan gangguan keamanan siber yang
berdampak sangan masif baik secara operasi, keuangan,
maupun reputasi, Perseroan diharapkan memperkuat
keamanan sibernya (cyber security) baik dari aspek kebijakan,
infrastruktur, sistem operasi, maupun mitigasi risiko;
i. Dalam rangka mendorong prinsip keuangan berkelanjutan,
Perseroan agar menjaga komitmen dalam mengembangkan
inisiatif ESG antara lain melalui program kerja Perseroan,
penyaluran kredit maupun penerbitan surat utang dengan
berlandaskan pada prinsip green financing. Selain itu,
implementasi inisiatif ESG agar diselaraskan dengan arah
fokus program pemerintah dalam rangka pemulihan dan
pengembangan ekonomi nasional;
j. Perseroan agar terus berkomitmen melakukan perbaikan
dalam implementasi Strategi Anti Fraud pada setiap pilarnya
dan tidak memberikan toleransi (zero tolerance) pada setiap
bentuk fraud baik internal maupun eksternal;
k. Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas, efisiensi,
dan keandalan dalam manajemen keuangan, Perseroan
agar melakukan percepatan implementasi seluruh sistem
informasi manajemen yang mendukung proses pelaporan
keuangan;
l. Menindaklanjuti temuan audit/pemeriksa internal maupun
eksternal (termasuk management letter), mengoptimalkan
pengelolaan manajemen risiko dan implementasi three line
of defense, serta senantiasa mengedepankan prinsip good
corporate governance memperhatikan Pencucian ketentuan
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT
dan PPSPM).
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan Jawaban dan kerja
samanya kami ucapkan terima kasih.
Laporan Tahunan 2025 633
Page 203
08 Corporate Governance
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
2. Setelah saya teliti bisnis di laporan keuangan 2024, saya paparkan a. Bank akan melakukan perubahan suku
persoalannya: bunga memperhatikan suku dengan bunga
a. Kapan BTN bisa menurunkan suku Bunga? acuan dari Bank Indonesia atau BI Rate yang
b. Apa bedanya kepentingan dari investor seri a dan seri b di bagian dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi.
modal saham? kenapa tidak digabung saja tanpa embel embel b. Pemegang Saham seri A Dwiwarna dan seri
varian seri a b c? B sudah diatur dalam anggaran Perseroan.
c. coba elaborasikan saat presiden mengumumkan penghapusan Dasar Saham Seri A Dwiwarna merupakan
kredit utang nasabah umkm yang macet di Q4 tahun 2024, apa saham khusus yang dimiliki oleh Negara
pendapat manajemen terkait hal itu? cara nasabah ikut program Republik Indonesia yang dengan beberapa
itu ambil tindakan registrasi seperti apa? hak-hak istimewa antara lain dapat
d. Update terkait akuisisi bank syariah mohon diterangkan ke menyetujui perubahan anggaran dasar dan
investor sudah sampai dimana? perubahan pengurus. Lebih lanjut akan kami
jawab secara tertulis.
c. PP 47 2024 mengatur UMKM sedangkan
Perseroan fokusnya di KPR sehingga hapus
tagih kredit jumlahnya tidak banyak, yang
eligible kurang lebih dibawah Rp7 miliar
rupiah dan itu sebagian besar juga dari
kredit masa lalu. Tidak ada registrasi, bank
akan mengumumkan kepada nasabah yang
eligible sesuai ketentuan yang ada di PP
tersebut.
d. Akuisisi Bank Syariah akan dijawab pada
mata acara berikutnya.
3. Manajemen hanya meng-highlight angka angka yang meningkat Manajemen tidak bermaksud menyembunyikan
atau yang bagus-bagus saja. Yang turun tidak di-highlight. Laba angka yang turun. Sepanjang 2024 memang
Rp3,1 triliun tidak disebutkan turun itu minus 14,01% YoY. laba turun dan detailnya sudah kami sampaikan
pada saat publikasi laporan keuangan, namun
di RUPS tidak disampaikan secara detail
karena waktu yang terbatas. Penurunan laba
terjadi karena kenaikan suku bunga sehingga
menimbulkan kenaikan beban bunga lebih dari
Rp3 triliun, sementara laba hanya turun Rp500
miliar karena terdapat kenaikan di fee based
income maupun pendapatan bunga lainnya.
Sehingga dapat dikatakan Perseroan dapat
melakukan upaya perbaikan yang baik.
4. • Kapan BBTN akan membagikan Dividen seperti Bank BUMN lain • Dividen pay-out ratio akan dijawab pada
dengan Dividen pay out ratio diatas 50%? agenda kedua.
• Dengan akuisisi Victoria Syariah, apakah perusahaan akan ada • Pertanyaan akuisisi syariah akan dijawab
right issue dan meng IPO-kan BBTN Syariah? pada mata acara berikutnya.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.820.418.058 (95,1015475%)
Tidak Setuju : 0 (0,0000000%)
Abstain : 557.333.769 (4,8984525%)
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku
2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst & Young Global Limited) sesuai Laporan Nomor
00046/2.1032/AU.1/07/1681-2/1/II/2025 tanggal 12 Februari 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang material; dan
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja
sesuai Laporan Nomor 00129/2.1032/AU.2/10/1681-2/1/II/2025 tanggal 27 Februari 2025 dengan opini wajar dalam semua hal
yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta
disahkannya Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK)
Perseroan, seluruhnya untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, maka RUPS memberikan
pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas
tindakan pengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang
telah dijalankan selama Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sepanjang tindakan tersebut bukan
merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.
Status: Terealisasi
634 Laporan Tahunan 2025
Page 204
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Agenda Kedua
Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024
Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata acara
kedua Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1 Kapan BBTN akan membagikan dividen seperti Bank BUMN lain Dengan memperhatikan rasio permodalan,
dengan dividen payout ratio di atas 50%? jumlah ekspansi perkreditan yang akan
dilakukan di tahun ini dan jumlah profit
marjin yang diproyeksikan, sehingga tahun ini
Perseroan akan membayar Dividen pay-out
dengan ratio kurang lebih sebesar 25% yang tata
caranya telah dibacakan oleh Direktur Finance.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.856.554.455 (95,4191533%)
Tidak Setuju : 8.416.573 (0,0739740%)
Abstain : 512.780.799 (4,5068728%)
Keputusan
Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2024 sebesar Rp3.007.327.693.837,86 (Tiga triliun
tujuh miliar tiga ratus dua puluh tujuh juta enam ratus sembilan puluh tiga ribu delapan ratus tiga puluh tujuh koma delapan
enam Rupiah) sebagai berikut:
1. Sebesar 25% (dua puluh lima persen) atau sejumlah Rp751.831.923.459,47 (tujuh ratus lima puluh satu miliar delapan ratus
tiga puluh satu juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh sembilan koma empat tujuh rupiah) atau
sebesar Rp53,57048 (lima puluh tiga koma lima tujuh nol empat delapan rupiah) per saham ditetapkan sebagai Dividen Tunai.
Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar Rp451.099.154.086,39 (empat ratus lima puluh satu miliar sembilan puluh
sembilan juta seratus lima puluh empat ribu delapan puluh enam koma tiga sembilan rupiah) dibayarkan ke rekening yang
akan ditunjuk oleh Menteri BUMN.
b. Dividen untuk Tahun Buku 2024 dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).
c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran dividen untuk Tahun Buku 2024
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai dengan peraturan perpajakan;
iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. Sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) atau sejumlah Rp2.255.495.770.378,40 (dua triliun dua ratus lima puluh lima miliar empat
ratus sembilan puluh lima juta tujuh ratus tujuh puluh ribu tiga ratus tujuh puluh delapan koma empat nol rupiah) digunakan
sebagai saldo Laba Ditahan.
Status: Terealisasi
Agenda Ketiga
Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas
Kinerja Tahun Buku 2024, untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara ketiga Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.516.503.725 (92,4304193%)
Tidak Setuju : 3348.461.202 (3,0626552%)
Abstain : 512.786.799 (4,5069255%)
Keputusan
1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi Anggota
Dewan Komisaris:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas Tahun Buku 2024 sesuai dengan ketentuan; dan
b. Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025.
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan
tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi Anggota Direksi:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2024 sesuai dengan ketentuan; dan
b. Gaji berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025.
Status: Terealisasi
Laporan Tahunan 2025 635
Page 205
08 Corporate Governance
Agenda Keempat
Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2025
Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata acara
keempat Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1 Bolehkan dijelaskan lebih detail terkait kriteria yang digunakan oleh Secara umum Perseroan memiliki kriteria
Dewan Komisaris untuk penunjukan KAP untuk tahun buku 2025? bahwa KAP harus independen. Perseroan telah
mengupayakan penunjukan KAP ternama
yang memiliki reputasi sangat baik dan masuk
kelompok big 4. Kriteria dalam penunjukan
KAP mengacu kepada Peraturan Kementerian
BUMN, Kementerian Keuangan dan peraturan
lainnya. Lead auditor dan anggota auditor tidak
boleh lebih dari 5 tahun secara berturut-turut
melakukan audit pada Perseroan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.846.930.736 (95,4927731%)
Tidak setuju : 28.092 (0,0002469%)
Abstain : 512.792.999 (4,5069800%)
Keputusan
1. Menyetujui penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, & Surja (Ernst & Young Global Limited)
yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
(PUMK) Perseroan, serta laporan lainnya untuk Tahun Buku 2025.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan
periode lainnya pada Tahun Buku 2025 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut, serta
menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
& Surja (Ernst & Young Global Limited), karena sebab apa pun, tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa audit Laporan
Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2025, serta Laporan Keuangan Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Perseroan Tahun Buku 2025, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan
persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti tersebut.
Status: Terealisasi
Agenda Kelima
Persetujuan Usulan Jumlah Plafon (limit) Hapus Tagih.
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara kelima Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.033.342.619 (88,1838765%)
Tidak Setuju : 831.628.280 (7,3092496%)
Abstain : 512.780.928 (4,5068739%)
Keputusan
Menyetujui plafon (limit) hapus tagih piutang macet Perseroan yang telah dihapus buku sejumlah Rp318.000.000.000,- (Tiga ratus
delapan belas miliar rupiah) dengan ketentuan:
a. Piutang pokok macet telah dihapusbuku, baik sebelum maupun sesudah putusan RUPS ini;
b. Jumlah plafon (limit) hapus tagih tersebut akan tetap berlaku sampai dengan adanya penetapan plafon (limit) baru oleh RUPS;
c. Hapus tagih dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang pelaksanaannya sesuai dengan Kebijakan dan Prosedur
yang berlaku di Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Status: Terealisasi
636 Laporan Tahunan 2025
Page 206
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Agenda Keenam
Persetujuan Rancangan Restrukturisasi dalam Rangka Pemekaran Usaha Bisnis Syariah Perseroan.
Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata acara
keenam Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1 Update terkait akuisisi syariah Sesuai POJK, aset UUS Perseroan sudah melebihi
Rp50 triliun sehingga maksimal dalam jangka
waktu dua tahun/2 (dua) tahun harus melakukan
spin-off selambat lambatnya November 2025.
Saat ini Perseroan sedang menyiapkan calon
perusahaan yang akan diakuisisi. Setelah
akuisisi terjadi dan berlaku efektif, maka di
bulan Oktober 2025 proses spin-off dari UUS
ke perusahaan yang telah diakuisisi akan
dilaksanakan. Pelaksanaan spin-off nantinya
akan membutuhkan keputusan RUPS karena
merupakan aksi korporasi.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.323.850.007 (90,7371699%)
Tidak Setuju : 541.121.021 (4,7559573%)
Abstain : 512.780.799 (4,5068728%)
Keputusan
Memberikan kuasa dan wewenang kepada Menteri BUMN selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dengan terlebih dahulu
mendapatkan persetujuan dari Presiden Republik Indonesia, untuk menyetujui rancangan restrukturisasi yang diajukan Perseroan
dalam rangka pemekaran usaha bisnis syariah Perseroan, yang pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Status: Terealisasi
Agenda Ketujuh
Persetujuan Pengambilalihan Saham PT Bank Victoria Syariah oleh Perseroan.
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara ketujuh Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.943.113.399 (87,3908444%)
Tidak Setuju : 921.856.729 (8,1022749%)
Abstain : 512.781.699 (4,5068807%)
Keputusan
1. Menyetujui tindakan Perseroan untuk melakukan pengambilalihan saham PT Bank Victoria Syariah;
2. Menyetujui rancangan pengambilalihan saham PT Bank Victoria Syariah, sebagaimana Ringkasan Rancangan Pengambilalihan
yang telah diumumkan Perseroan;
3. Menyetujui konsep Akta Pengambilalihan sebagaimana materi RUPS;
4. Menyetujui pelimpahan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang
disyaratkan atau dianggap perlu dalam rangka pelaksanaan pengambilalihan saham PT Bank Victoria Syariah sesuai dengan
keputusan RUPS, termasuk tetapi tidak terbatas untuk:
a. Menentukan syarat dan ketentuan dalam pengambilalihan;
b. Mempersiapkan, menyusun, membuat, meminta dibuatkan, dan/atau menandatangani dokumen yang diperlukan
termasuk Akta Pengambilalihan;
c. Mengajukan permohonan, persetujuan dan/atau menyampaikan pemberitahuan atas keputusan RUPS kepada instansi
yang berwenang;
d. Menyatakan kembali keputusan RUPS ke dalam suatu Akta Notaris;
dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Status: Terealisasi
Laporan Tahunan 2025 637
Page 207
08 Corporate Governance
Agenda Kedelapan
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara kedelapan Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.898.159.703 (86.9957427%)
Tidak Setuju : 966.811.196 (8,49738334%)
Abstain : 512.780.928 (4,5068739%)
Keputusan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan
sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas yang lampiran seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dilekatkan
pada minuta akta notaris;
3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
berkaitan dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh
Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris, menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal tersebut
dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang, dan menyampaikan kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan
persetujuan dan/atau tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala
sesuatu yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satu pun yang dikecualikan.
Status: Terealisasi
Agenda Kesembilan
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara kesembilan Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.800.863.303 (86,1405966%)
Tidak Setuju : 1.064.107.596 (9,3525295%)
Abstain : 512.780.928 (4,5068739%)
Keputusan
1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan:
1) Sdr. Hakim Putratama – sebagai Direktur Operations and Customer Experience;
2) Sdr. Muhammad Iqbal – sebagai Direktur SME and Retail Funding;
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 dan Keputusan
RUPSLB Tahun 2023 tanggal 11 Januari 2023, masing-masing terhitung sejak tanggal 12 Agustus 2023 dan 4 Maret 2024,
dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Anggota
anggota Dewan Komisaris Perseroan.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdri. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management;
2) Sdr. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Institutional Funding;
3) Sdr. Andi Nirwoto – sebagai Direktur Information Technology;
4) Sdr. Chandra M. Hamzah – sebagai Komisaris Utama/Independen;
5) Sdr. Iqbal Latanro – sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen;
6) Sdr. Andin Hadiyanto – sebagai Komisaris;
7) Sdr. Herry Trisaputra Zuna – sebagai Komisaris;
8) Sdr. Bambang Widjanarko – sebagai Komisaris Independen;
9) Sdr. Armand B. Arief – sebagai Komisaris Independen;
10) Sdri. Adi Sulistyowati – sebagai Komisaris Independen;
11) Sdr. Himawan Arief Sugoto – sebagai Komisaris;
12) Sdr. Sentot A. Sentausa – sebagai Komisaris Independen;
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 29 Agustus 2019 jo RUPSLB Tahun 2019
tanggal 27 November 2019 jo RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021 jo RUPS Tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022,
Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo RUPS tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022, Keputusan RUPSLB
Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021 jo RUPS Tahun Buku 2021 tanggal 2
Maret 2022, Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019, Keputusan RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret
2021, dan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019, terhitung sejak ditutupnya RUPS, dengan ucapan terima
kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
638 Laporan Tahunan 2025
Page 208
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No Semula Menjadi
1) Direktur Operations and Customer Experience Direktur Operations
2) Direktur Consumer Direktur Consumer Banking
3) Direktur SME and Retail Funding Direktur Network & Retail Funding
4) Direktur Distribution and Institutional Funding Direktur Corporate Banking
5) Direktur Finance Direketur Finance & Strategy
6) Direktur Human Capital, Compliance, & Legal Direktur Human Capital & Compliance
7) Direktur Assets Management -
8) - Direktur Commercial Banking
9) - Direktur Treasury & International Banking
4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan:
No Nama Semula Menjadi
1) Hirwandi Gafar Direktur Consumer Direktur Consumer Banking
2) Nofry Rony Poetra Direktur Finance Direktur Finance & Strategy
3) Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance, & Legal Direketur Human Capital & Compliance
yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 tanggal 6 Maret 2024, Keputusan RUPS
Tahunan Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021 jo. Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022, dengan masa
jabatan meneruskan sisa masa jabatan masing-masing sesuai dengan Keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan.
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdr. I Nyoman Sugiri Yasa – sebagai Direktur Operations;
2) Sdri. Venda Yuniarti – sebagai Direktur Treasury & International Banking;
3) Sdr. Rully Setiawan – sebagai Direktur Network & Retail Funding;
4) Sdr. Helmy Afrisa Nugroho – sebagai Direktur Corporate Banking;
5) Sdri. Hermita – sebagai Direktur Commercial Banking;
6) Sdr. Tan Jacky Chen – sebagai Direktur Information Technology;
7) Sdr. Suryo Utomo – sebagai Komisaris Utama;
8) Sdr. Dwi Ary Purnomo – sebagai Wakil Komisaris Utama;
9) Sdri. Ida Nuryanti – sebagai Komisaris Independen;
10) Sdr. Fahri Hamzah – sebagai Komisaris;
11) Sdr. Pietra Machreza Paloh – sebagai Komisaris Independen;
12) Sdr. Panangian Simanungkalit – sebagai Komisaris Independen.
6. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5, sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
7. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan
pengangkatan Pengurus Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2, angka 3, angka 4, dan angka 5, maka
susunan Pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
2) Wakil Direktur Utama : Oni Febriarto Rahardjo
3) Direktur Operations : I Nyoman Sugiriyasa
4) Direktur Treasury & International Banking : Venda Yuniarti
5) Direktur Consumer Banking : Hirwandi Gafar
6) Direktur Network & Retail Funding : Rully Setiawan
7) Direktur Corporate Banking : Helmy Afrisa Nugroho
8) Direktur Commercial Banking : Hermita
9) Direktur Finance & Strategy : Nofry Rony Poetra
10) Direktur Information Technology : Tan Jacky Chen
11) Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
12) Direktur Human Capital & Compliance : Eko Waluyo
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama : Suryo Utomo
2) Wakil Komisaris Utama : Dwi Ary Purnomo
3) Komisaris Independen : Ida Nuryanti
4) Komisaris : Fahri Hamzah
5) Komisaris Independen : Pietra Machreza Paloh
6) Komisaris Independen : Panangian Simanungkalit
8. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) atas anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 5 dengan mengindahkan ketentuan yang berlaku.
9. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5 yang masih menjabat pada
jabatan lain dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Badan Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
10. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam bentuk
Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan
yang diperlukan apabila dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Status: Terealisasi
Laporan Tahunan 2025 639
Page 209
08 Corporate Governance
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Pemberitahuan Surat Nomor 1665/DIR/CSD/X/2025 tanggal 3 Oktober 2025 Perihal Penyampaian Rencana Tanggal
Pelaksanaan dan Mata Acara RUPS Luar Biasa PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam rangka
Pemisahan Unit Usaha Syariah disampaikan kepada OJK dengan tembusan PT Bursa Efek Indonesia,
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT Datindo Entrycom, dan Dewan Komisaris Perseroan.
Pengumuman Dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs
website Perseroan pada tanggal 10 Oktober 2025 dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Pemanggilan Dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs
website Perseroan pada tanggal 27 Oktober 2025.
Ralat Pemanggilan dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek
Indonesia, dan situs website Perseroan pada tanggal 13 November 2025.
Pelaksanaan RUPS dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 18 November 2025 pukul 09.25 WIB – 10.02 WIB bertempat di
Gedung Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs
Ringkasan Risalah RUPS website Perseroan pada tanggal 18 November 2025 dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Berita Acara RUPS Surat Nomor 2591/CSD/CMPO/XII/2025 tanggal 12 Desember 2025 Perihal Risalah Rapat Umum Para
Pemegang Saham Luar Biasa disampaikan kepada OJK pada tanggal 12 Desember 2025.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Luar Biasa Tahun 2025
Rapat dipimpin oleh Sdr. Suryo Utomo, selaku Komisaris Utama, sesuai keputusan Rapat Dewan Komisaris tanggal
5 November 2025 yang disampaikan melalui Surat Dewan Komisaris Perseroan Nomor 155/KOM/BTN/XI/2025 tanggal
5 November 2025 perihal Penunjukan Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dalam rangka Pemisahan
Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan
anggota Direksi, sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Suryo Utomo Komisaris Utama Hadir
2. Dwi Ary Purnomo Wakil Komisaris Utama Hadir
3. Panangian Simanungkalit Komisaris Independen Hadir
4. Pietra Machreza Paloh Komisaris Independen Hadir
5. Ida Nuryanti Komisaris Independen Hadir
6. Fahri Hamzah* Komisaris Hadir
7. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama Hadir
8. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama Hadir
9. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
10. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Banking Hadir
11. Nofry Rony Poetra Direktur Finance & Strategy Hadir
12. Eko Waluyo Direktur Human Capital & Compliance Hadir
13. Rully Setiawan Direktur Network & Retail Funding Hadir
14. I Nyoman Sugiri Yasa Direktur Operations Hadir
15. Hermita Direktur Commercial Banking Hadir
16. Venda Yuniarti Direktur Treasury & International Banking Hadir
17. Tan Jacky Chen Direktur Information Technology Hadir
18. Helmy Afrisa Nugroho* Direktur Corporate Banking Hadir
*) Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan
efektif setelah memperoleh persetujuan atas penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK.
640 Laporan Tahunan 2025
Page 210
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pihak Independen Penghitung Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (BAE) dan selanjutnya
divalidasi oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., yang keduanya ditunjuk oleh Perseroan.
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2025
Agenda Pertama
Persetujuan atas Pemisahan Unit Usaha Syariah (spin-off) Perseroan kepada PT Bank Syariah Nasional.
Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan Mata Acara
pertama Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk Mata Acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1 a. Mengingat kompleksitas dan biaya spin-off, strategi spesifik apa Pertama, spin-off ini merupakan amanah dari
yang akan diterapkan oleh PT Bank Syariah Nasional untuk dapat peraturan perundang-undangan yang harus
bersaing dan tumbuh dalam pasar yang sudah di dominasi dipatuhi. Oleh karena aset UUS telah melebihi
pesaing mapan, dan bagaimana langkah konkretnya untuk Rp50 triliun, di mana telah memenuhi batas
memastikan proses ini justru meningkatkan nilai jangka panjang total nilai asset yang dipersyaratkan untuk spin-
bagi pemegang saham BBTN, bukan hanya memindahkan aset? off, maka secara regulasi UUS Perseroan wajib
b. Dapatkah Management memaparkan proyeksi dampak finansial dipisahkan.
langsung pasca spin-off terhadap kesehatan dan kinerja BBTN Kedua, kami melihat bahwa pertumbuhan
(konvensional), serta menjamin bahwa semua sumber daya perbankan syariah (dhi BUS) saat ini cukup baik,
(seperti SDM, teknologi, dan nasabah) akan dialihkan dengan termasuk UUS Perseroan yang pertumbuhannya
mulus tanpa mengganggu operasional dan layanan kedua bahkan lebih tinggi dibandingkan induknya.
entitas selama masa transisi? Karena itu, kami semakin percaya diri bahwa
c. Bagaimana mekanisme kepemilikan saham di bank syariah baru setelah spin-off, BUS Perseroan dapat tumbuh
akan diberikan kepada pemegang saham BBTN, dan apa jaminan lebih baik lagi karena memiliki keleluasaan yang
hukum bahwa perubahan Anggaran Dasar ini hanya akan efektif lebih besar untuk mengembangkan bisnisnya.
setelah seluruh proses spin-off disetujui OJK dan dinyatakan
layak, sehingga melindungi kepentingan kami jika rencana tidak Selain itu, pada posisi September, UUS
berjalan sesuai ekspektasi? Perseroan menjadi UUS dengan aset terbesar
nomor dua setelah BSI. Dengan demikian,
setelah dilakukannya Spin-off, BUS Perseroan
berpotensi tetap berada pada posisi nomor
dua di industri Perbankan Syariah. Mengingat
mayoritas penduduk Indonesia beragama
Islam, Perbankan Syariah memiliki potensi yang
sangat besar, dan pertumbuhan yang tinggi,
sehingga diprediksi kedepannya akan terus
membaik, bahkan kemungkinan lebih besar
dibandingkan pasar konvensional.
Tidak terdapat pemindahan saham apa
pun dalam pelaksanaan Pemisahan Unit
Usaha Syariah (UUS) Perseroan. Sebelumnya,
Perseroan telah melakukan akuisisi PT Bank
Victoria Syariah (sekarang PT Bank Syariah
Nasional). Selanjutnya Perseroan melakukan
Pemisahan UUS dengan cara mengalihkan hak
dan kewajiban UUS Perseroan kepada PT Bank
Syariah Nasional melalui peningkatan modal
disetor dan ditempatkan pada PT Bank Syariah
Nasional.
Pertanyaan ketiga akan dijelaskan pada Mata
Acara Kedua.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.463.668.679 (96,6747713%)
Tidak Setuju : 105.100 (0,0009710%)
Abstain : 359.803.602 (3,3242577%)
Laporan Tahunan 2025 641
Page 211
08 Corporate Governance
Keputusan
a. 1) Menyetujui tindakan Perseroan untuk melakukan Pemisahan Unit Usaha Syariah dengan cara mengalihkan hak dan
kewajibannya kepada PT Bank Syariah Nasional untuk dicatatkan sebagai penambahan modal disetor dan ditempatkan
oleh Perseroan kepada PT Bank Syariah Nasional, dan selanjutnya seluruh hak, kewajiban serta tanggung jawab terkait
Unit Usaha Syariah Perseroan yang dialihkan tersebut beralih kepada PT Bank Syariah Nasional yang berlaku efektif pada
Tanggal Efektif Pemisahan.
2) Penambahan modal disetor dilakukan dengan nilai wajar sesuai dengan ketentuan.
b. Menyetujui Rancangan Pemisahan.
c. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan semua dan setiap tindakan
yang disyaratkan dan/atau diperlukan dalam rangka pelaksanaan Pemisahan Unit Usaha Syariah Perseroan, termasuk dalam
rangka penerapan praktik tata kelola terintegrasi, antara lain:
1) Menentukan syarat dan ketentuan Pemisahan Unit Usaha Syariah Perseroan;
2) Mempersiapkan, menyusun, membuat, meminta dibuatkan dan/atau menandatangani segala akta, surat maupun
dokumen yang diperlukan, hadir di hadapan pihak/pejabat yang berwenang, mengajukan permohonan, persetujuan dan/
atau melakukan pemberitahuan kepada pihak/pejabat yang berwenang termasuk namun tidak terbatas untuk memperoleh
persetujuan dari OJK sesuai dengan ketentuan perundangundangan, membuat perubahan dan/atau tambahan dalam
bentuk yang diperlukan, serta melaksanakan tindakan lainnya yang mungkin diperlukan tanpa ada yang dikecualikan;
3) Menjalankan Group Principle Guideline sebagai panduan penerapan tata kelola terintegrasi pada grup usaha Perseroan
termasuk segala perubahan yang dibuat di kemudian hari dengan terlebih dahulu dikonsultasikan kepada Dewan Komisaris
Perseroan.
Dengan berlaku efektifnya Pemisahan Unit Usaha Syariah Perseroan pada Tanggal Efektif Pemisahan, masa jabatan seluruh
anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan menjadi berakhir secara hukum dan Perseroan memberikan ucapan terima kasih
atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
Syariah Perseroan.
Selanjutnya Rapat memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan pada
Rapat ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian
atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan
isi keputusan Rapat.
Status: Terealisasi
Agenda Kedua
Persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan Pemisahan Unit Usaha Syariah (spin-off) Perseroan,
yang berlaku pada Tanggal Efektif Pemisahan.
Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata acara
pertama Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1 Dapatkah Management memaparkan proyeksi dampak finansial Pertanyaan awal telah kami jelaskan pada Mata
langsung pasca spin-off terhadap kesehatan dan kinerja BBTN Acara Pertama. Tidak terdapat pemindahan
(konvensional), serta menjamin bahwa semua sumber daya (seperti saham apapun dalam pelaksanaan Pemisahan
SDM, teknologi, dan nasabah) akan dialihkan dengan mulus tanpa Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan. Sebelumnya,
mengganggu operasional dan layanan kedua entitas selama masa Perseroan telah melakukan akuisisi PT Bank
transisi? Bagaimana mekanisme kepemilikan saham di bank syariah Victoria Syariah (sekarang PT Bank Syariah
baru akan diberikan kepada pemegang saham BBTN, dan apa Nasional). Selanjutnya Perseroan melakukan
jaminan hukum bahwa perubahan Anggaran Dasar ini hanya akan Pemisahan UUS dengan cara mengalihkan hak
efektif setelah seluruh proses spin-off disetujui OJK dan dinyatakan dan kewajiban UUS Perseroan kepada PT Bank
layak, sehingga melindungi kepentingan investor? Syariah Nasional melalui peningkatan modal
disetor dan ditempatkan pada PT Bank Syariah
Nasional.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.463.668.479 (96,6747694%)
Tidak Setuju : 105.000 (0,0009701%)
Abstain : 359.803.902 (3,3242604%)
Keputusan
a. Menyetujui Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, yaitu menghapus Pasal 12 Ayat (2) huruf b butir (18), Pasal 15 Ayat (2) huruf
(b) butir 14 dan Pasal 17 dalam rangka Pemisahan Unit Usaha Syariah Perseroan, yang berlaku efektif pada Tanggal Efektif
Pemisahan;
b. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan
sebagaimana dimaksud pada butir a tersebut di atas yang lampiran seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dilekatkan
pada minuta akta notaris;
c. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
berkaitan dengan Keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh
Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris, menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal tersebut
dipersyaratkan oleh instansi berwenang, dan menyampaikan kepada instansi berwenang untuk mendapatkan persetujuan
dan/atau tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala sesuatu yang
dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satu pun yang dikecualikan.
Status: Terealisasi
642 Laporan Tahunan 2025
Page 212
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2024 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Pemberitahuan Surat Nomor 60/DIR/CSD/I/2024 tanggal 18 Januari 2024 Perihal Penyampaian Tanggal Pelaksanaan
dan Mata Acara RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan
kepada OJK dengan tembusan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT Datindo
Entrycom, dan Dewan Komisaris Perseroan.
Pengumuman Dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs
website Perseroan pada tanggal 29 Januari 2024.
Pemanggilan Dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs
website Perseroan pada tanggal 13 Februari 2024.
Pelaksanaan RUPS dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 06 Maret 2024 pukul 14.31-17.13 WIB bertempat di Gedung
Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Dipublikasikan melalui situs website penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs
Ringkasan Risalah website Perseroan pada tanggal 08 Maret 2024.
RUPS
Berita Acara RUPS Surat Nomor 555/CSD/CMPO/IV/2024 tanggal 05 April 2024 Perihal Penyampaian Akta Risalah Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan
kepada OJK pada tanggal 05 April 2024.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Tahunan 2024
Rapat dipimpin oleh Sdr. Chandra M. Hamzah, selaku Komisaris Utama/Independen, sesuai keputusan Rapat Dewan
Komisaris tanggal 21 Februari 2024 yang disampaikan melalui surat Dewan Komisaris Nomor 27/KOM/BTN/II/2024
tanggal 21 Februari 2024 perihal Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, Direktur Utama, Wakil Direktur
Utama dan seluruh anggota Direksi serta seluruh anggota Komite Audit Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
4. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
5. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
6. Herry Trisaputra Zuna Komisaris Hadir
7. Himawan Arief Sugoto Komisaris Hadir
8. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama Hadir
9. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama Hadir
10. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Hadir
11. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
12. Jasmin Direktur Distribution and Funding Hadir
13. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
14. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
15. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
16. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance, and Legal Hadir
17. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking Hadir
Laporan Tahunan 2025 643
Page 213
08 Corporate Governance
Pihak Independen Penghitung Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (BAE) dan selanjutnya
divalidasi oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., yang keduanya ditunjuk oleh Perseroan.
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2024
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2023
sekaligus Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan
Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku
2023.
Terdapat 4 (empat) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan mata
acara pertama Rapat. Rangkuman dan intisari proses tanya jawab untuk mata acara tersebut adalah sebagai berikut:
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1 Dalam rangka pelaksanaan pembinaan PT Bank Tabungan Negara Terima kasih Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
(Persero) Tbk/”BTN” untuk peningkatan kinerja Perseroan, bersama atas tanggapannya. Perseroan akan mencatat
ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: dan menindaklanjuti catatan dari Pemegang
1. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap Saham Seri A Dwiwarna.
jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai BTN atas:
a. Keberhasilan dalam meningkatkan kinerja Perseroan, yang
tercermin pada:
1) Laba bersih meningkat 14,97% YoY menjadi Rp3,50 triliun.
2) Total Kredit meningkat 11,87% YoY menjadi Rp333,69 triliun.
3) Realisasi Fee Based Income meningkat 60,15% YoY menjadi
3,22 triliun.
4) Rasio CASA meningkat dari 48,52% menjadi 53,73%.
5) Rasio CIR turun dari 46,66% menjadi 45,26%.
6) Rasio NPL Gross menurun dari 3,38% menjadi 3,01% dan LAR
menurun dari 23,24% menjadi 21,20%.
b. Komitmen Perseroan dalam mendukung program pemerintah
untuk memaksimalkan penyediaan pembiayaan rumah
rakyat khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah
dalam rangka mencapai zero backlog pada tahun 2045. Kami
berharap capaian tersebut terus ditingkatkan pada masa
mendatang sehingga Perseroan dapat berkontribusi lebih
optimal bukan hanya terhadap shareholder return namun
juga negara dan masyarakat.
2. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian Dewan Komisaris dan
Direksi BTN untuk perbaikan kinerja di masa mendatang, sebagai
berikut:
a. Untuk mengantisipasi kondisi ekonomi global pada tahun
2024 yang berpotensi adanya tekanan inflasi dan pengetatan
kebijakan moneter global dengan ruang fiskal yang semakin
terbatas, Perseroan agar menetapkan strategi penyaluran
kredit yang lebih selektif, menerapkan manajemen risiko
kredit yang berkesinambungan, serta pengelolaan likuiditas
yang optimal;
b. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024
diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh positif dalam kisaran
4,8% - 5,2%. Selain itu, sektor perumahan masih memiliki ruang
tumbuh yang sangat besar mengingat masih tingginya angka
backlog perumahan nasional, tingginya jumlah masyarakat
yang belum memiliki rumah yang layak, dan perpanjangan
stimulus yang diberikan Pemerintah pada sektor perumahan.
Peluang ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh
Perseroan dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang
ada sehingga dapat menjadi The Best Mortgage Bank in
Southeast Asia sebagaimana yang diharapkan;
c. Perseroan agar berfokus pada penguatan strategi, inovasi
bisnis, serta ekspansi pasar untuk meningkatkan kapitalisasi
pasar sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada
Pemegang Saham;
d. Mengingat pada tahun 2023 terjadi penurunan net interest
income, Perseroan diharapkan:
644 Laporan Tahunan 2025
Page 214
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
1) Melakukan upaya penurunan cost of fund melalui
peningkatan dana murah (CASA), penguatan bisnis
berbasis ekosistem, penetrasi mobile banking sebagai
digital financial solution, serta mengoptimalkan penetrasi
cash management service bagi nasabah, sehingga
dapat unggul dalam persaingan transaction banking
service.
2) Mendorong ekosistem perumahan rumah dengan KPR
model baru, ekspansi bisnis lainnya yang berkualitas
dan berkelanjutan, serta mengoptimalkan yield atas
penyaluran kredit dengan tetap mengedepankan
prinsip kehati-hatian sehingga terdapat peningkatan
profitabilitas yang berkesinambungan.
e. Terus mendorong peningkatan kontribusi pendapatan yang
bersumber dari Pendapatan Operasional Lainnya khususnya
Fee Based Income (FBI) melalui akselerasi layanan keuangan
digital dan transactional banking yang masif, terutama pada
user internet dan mobile banking, serta pengembangan fee
based dari sumber-sumber baru lainnya seperti layanan
valas, trading forex, dan structured products;
f. Memastikan pencapaian target KPI Penyertaan Modal Negara
(PMN), terutama pada indikator-indikator yang tidak tercapai
pada tahun 2023 yaitu BOPO, NPL Gross dan Realisasi KPR
Subsidi;
g. Sehubungan dengan semakin tingginya peran teknologi
informasi dalam industri perbankan dan semakin masifnya
upaya peretasan dan gangguan keamanan siber yang
berdampak sangat masif baik secara operasi, keuangan,
maupun reputasi, Perseroan diharapkan memperkuat
keamanan sibernya (cyber security) baik dari aspek kebijakan,
infrastruktur, sistem operasi, maupun mitigasi risiko;
h. Dalam rangka mendorong prinsip keuangan berkelanjutan,
Perseroan agar menjaga komitmen dalam mengembangkan
inisiatif ESG antara lain melalui program kerja Perseroan,
penyaluran kredit maupun penerbitan surat utang dengan
berlandaskan pada prinsip green financing. Selain itu,
implementasi inisiatif ESG agar diselaraskan dengan arah
fokus program pemerintah dalam rangka pemulihan dan
pengembangan ekonomi nasional;
i. Perseroan agar terus berkomitmen melakukan perbaikan
dalam implementasi Strategi Anti Fraud pada setiap pilarnya
dan tidak memberikan toleransi (zero tolerance) pada setiap
bentuk fraud baik internal maupun eksternal;
j. Menindaklanjuti temuan audit/pemeriksa internal maupun
eksternal, mengoptimalkan pengelolaan manajemen risiko
dan implementasi three line of defense, serta senantiasa
mengedepankan prinsip Good Corporate Governance dan
memperhatikan ketentuan Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM).
2. a. Dalam perhatian kami, terdapat peningkatan pencadangan Di tahun 2023, Perseroan mengalami penurunan
rugi penurunan nilai aset keuangan. Apakah ini disebabkan oleh NPL gross yaitu dari 3,38% menjadi 3,01%. Terkait
kenaikan NPL akibat ketidakmampuan BTN membayar hutang dengan adanya peningkatan pencadangan
kredit rumah, kredit motor, kredit tanpa agunan atau kartu kredit? CKPN untuk NPL di tahun 2023 yaitu mencapai
155,16%, adalah bertujuan untuk meningkatkan
kehati-hatian Perseroan terhadap risiko NPL dan
meningkatkan coverage Perseroan.
b. Baru-baru ini PT Akulaku Finance Indonesia berhasil mendapatkan Perseroan memiliki konsentrasi bisnis yang
pencabutan sanksi oleh OJK. Apakah hal tersebut memberikan berbeda dengan PT Akulaku Finance Indonesia.
dampak pada industri perbankan, terutama BTN mengingat Sampai dengan saat ini, Perseroan belum
Perusahaan Buy Now Pay Later (BNPL) memiliki CAGR >10% per memiliki irisan persaingan dengan PT Akulaku.
tahun? Namun ke depannya, Perseroan merencanakan
akan mengeluarkan produk BNPL yang
diharapkan akan keluar izinnya dari OJK tahun
ini.
Laporan Tahunan 2025 645
Page 215
08 Corporate Governance
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
3. a. Divisi bisnis manakah yang menjadi kendala dalam meningkatkan Pada dasarnya, seluruh Divisi telah berkontribusi
laba Perseroan dan solusi apa yang manajemen lakukan untuk dengan baik, sehingga tidak ada Divisi bisnis
memperbaikinya? yang menjadi gangguan dalam meningkatkan
laba. Hal tersebut tercermin dari kinerja
Perseroan di tahun 2023 yang secara umum
mencatat hasil yang baik, antara lain aset
meningkat, pertumbuhan kredit dan DPK
meningkat, LAR dan rasio keuangan lainnya
tercatat baik, pencadangan CKPN meningkat,
laba meningkat dan menjadi pencapaian
terbesar sepanjang Perseroan berdiri.
b. Sebagai raja KPR rumah subsidi, adakah agenda Perseroan Skema KPR dengan perhitungan bunga flat
untuk menciptakan layanan KPR flat cicilan s.d. 30 tahun, dan mungkin dapat dilakukan Perseroan, namun
apakah hal tersebut akan mengganggu NPL seandainya nasabah skema tersebut akan sangat membebani
wanprestasi karena pensiun atau PHK? konsumen terutama apabila diterapkan pada
KPR dengan jangka waktu panjang s.d. 30
tahun. Bunga yang dibayarkan konsumen akan
lebih tinggi dari pokok kreditnya, dikarenakan
bunga dengan skema flat akan lebih tinggi
dibandingkan bunga dengan skema anuitas
atau efektif yang merupakan skema perhitungan
bunga KPR yang umum dipakai oleh pasar. atas
hal tersebut, maka untuk saat ini Perseroan tidak
akan menggunakan skema tersebut.
4. Melalui dana CSR, BTN diharapkan dapat berperan aktif dalam Hal tersebut akan menjadi masukan bagi
membangun mentalitas anak bangsa khususnya Gen Z yang saat Perseroan.
ini ditengarai sebagai generasi stroberi (Kompas.id, 26 Juni 2023).
Mereka dipandang sebagai generasi muda yang lembek, manja,
berdaya juang lemah saat menghadapi tantangan, padahal
merekalah generasi yang berperan penting untuk meraih Indonesia
Emas 2045. Salah satu cara membangun generasi z agar mereka
memiliki mental tangguh, punya daya juang yang tinggi dan berjiwa
patriotik & rasa nasionalisme yang tinggi, perlu dibagikan secara
gratis buku-buku biografi pahlawan nasional. Dengan demikian jiwa
nasionalisme, daya juang yang tinggi diharapkan dapat menular
kepada Gen Z yang membaca buku-buku pahlawan tersebut.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.767.960.536 (96,2067051%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000018%)
Abstain : 424.565.315 (3,7932931%)
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku
2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) sesuai Laporan Nomor
00048/2.1032/AU.1/07/1681-1/1/II/2024 tanggal 12 Februari 2024 dengan opini wajar dalam semua hal yang material; dan
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst
& Young Global) sesuai Laporan Nomor 00047/2.1032/AU.2/10/1681-1/1/II/2024 tanggal 12 Februari 2024 dengan opini wajar
dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan disahkannya
Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya
untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, maka RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan
tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan
Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama
Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana
dan tercermin dalam laporan-laporan tersebut di atas.
Status: Terealisasi
646 Laporan Tahunan 2025
Page 216
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Agenda Kedua
Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara kedua Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.818.441.493 (96,6577290%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000018%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
Keputusan
Menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023 sebesar Rp3.500.987.620.258,75 (tiga triliun lima ratus
miliar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta enam ratus dua puluh ribu dua ratus lima puluh delapan koma tujuh lima rupiah)
sebagai berikut:
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau sejumlah Rp700.197.524.051,75 (tujuh ratus miliar seratus sembilan puluh tujuh juta lima
ratus dua puluh empat ribu lima puluh satu koma tujuh lima rupiah) atau sebesar Rp49,89136 (empat puluh sembilan koma
delapan sembilan satu tiga enam rupiah) per saham ditetapkan sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya dilaksanakan dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar Rp420.118.514.441,03 (empat ratus dua puluh miliar seratus delapan belas
juta lima ratus empat belas ribu empat ratus empat puluh satu koma nol tiga rupiah) disetorkan ke Rekening Kas Umum
Negara.
b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).
c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran Dividen untuk Tahun Buku 2023
sesuai ketentuan yang berlaku.
ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau sejumlah Rp2.800.790.096.207,00 (dua triliun delapan ratus miliar tujuh ratus sembilan
puluh juta sembilan puluh enam ribu dua ratus tujuh rupiah) digunakan sebagai saldo laba ditahan.
Status: Terealisasi
Agenda Ketiga
Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) Tahun 2024, serta Tantiem atas Kinerja Tahun 2023 bagi Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan.
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara ketiga Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.469.506.271 (93,5401555%)
Tidak Setuju : 348.930.722 (3,1175333%)
Abstain : 374.089.058 (3,3423113%)
Keputusan
1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi Anggota
Dewan Komisaris:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan
tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi Anggota Direksi:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji, Tunjangan dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
Status: Terealisasi
Agenda Keempat
Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2024.
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara keempat Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.818.441.493 (96,6577290%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000018%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
Laporan Tahunan 2025 647
Page 217
08 Corporate Governance
Keputusan
1. Menyetujui penunjukan Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global), sebagai Kantor Akuntan
Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan, Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha
Kecil serta laporan lainnya untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan
periode lainnya pada Tahun Buku 2024 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut, serta
menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
& Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global), karena sebab apa pun, tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa
audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2024, serta Laporan
Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, termasuk menetapkan imbalan jasa audit
dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti tersebut.
Status: Terealisasi
Agenda Kelima
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II
(PMHMETD II).
Mata acara Rapat kelima bersifat laporan sehingga tidak dilakukan sesi tanya jawab.
Hasil Pemungutan Suara
Mata acara Kelima Rapat bersifat laporan sehingga tidak dilakukan pengambilan keputusan..
Agenda Keenam
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara keenam Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.128.364.939 (90,4922168%)
Tidak Setuju : 690.076.754 (6,1655139%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
Keputusan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-
undangan:
a. Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
b. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan BUMN;
c. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia BUMN;
dan
d. peraturan terkait lainnya.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan
sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
berkaitan dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh
Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris, menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal tersebut
dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang dan menyampaikan kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan
persetujuan dan tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala sesuatu
yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satupun yang dikecualikan.
Status: Terealisasi
Agenda Ketujuh
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Tidak terdapat pertanyaan, pendapat, dan/atau usul yang diajukan dalam pembahasan mata acara ketujuh Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.430.252.214 (93,1894388%)
Tidak Setuju : 388.189.479 (3,4682919%)
Abstain : 374.084.358 (3,3422693%)
648 Laporan Tahunan 2025
Page 218
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Keputusan
1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama-nama di bawah ini sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan:
1) Sdr. Ahdi Jumhari Luddin – sebagai Komisaris Independen;
2) Sdr. Mohamad Yusuf Permana – sebagai Komisaris;
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 dan Keputusan RUPSLB
Tahun 2023 tanggal 11 Januari 2023, masing-masing terhitung sejak tanggal 12 Agustus 2023 dan 4 Maret 2024, dengan ucapan
terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Anggota-anggota Dewan Komisaris
Perseroan.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdri. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management;
2) Sdr. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer;
3) Sdr. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Funding;
4) Sdr. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management;
5) Sdr Chandra M. Hamzah – sebagai Komisaris Utama/Independen;
6) Sdr. Andin Hadiyanto – sebagai Komisaris;
7) Sdr. Armand B. Arief – sebagai Komisaris Independen;
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 29 Agustus 2019 jo RUPSLB Tahun 2019
tanggal 27 November 2019 jo RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021 jo RUPS Tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022,
Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo RUPS tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022, Keputusan RUPSLB
Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021 jo RUPS Tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret
2022, Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019, Keputusan RUPS Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021, dan
Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019, terhitung sejak ditutupnya RUPS, dengan ucapan terima kasih atas
sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No Semula Menjadi
1 Direktur Distribution and Funding Direktur Distribution and Institutional Funding
2 Direktur IT and Digital Direktur Information Technology
3 Direktur Institutional Banking Direktur Operations and Customer Experience
4 - Direktur SME and Retail Funding
4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan:
No Nama Semula Menjadi
1 Sdr. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Direktur Information Technology
2 Sdr. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking Direktur Operations and Customer Experience
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2023 tanggal 11 Januari 2023 dan Keputusan RUPS Tahun
Buku 2022 tanggal 16 Maret 2023, dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan berdasarkan RUPS tersebut.
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdri. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management;
2) Sdr. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer;
3) Sdr. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Institutional Funding;
4) Sdr. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management;
5) Sdr. Muhammad Iqbal – sebagai Direktur SME and Retail Funding;
6) Sdr Chandra M. Hamzah – sebagai Komisaris Utama/Independen;
7) Sdr. Bambang Widjanarko – sebagai Komisaris Independen;
8) Sdr. Armand B. Arief – sebagai Komisaris Independen;
9) Sdri. Adi Sulistyowati – sebagai Komisaris Independen;
10) Sdr. Andin Hadiyanto – sebagai Komisaris;
6. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5, sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
7. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan
pengangkatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2,
angka 3, angka 4, dan angka 5, maka susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
2) Wakil Direktur Utama : Oni Febriarto Rahardjo
3) Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
4) Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
5) Direktur Human Capital, Compliance, and Legal : Eko Waluyo
6) Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
7) Direktur Distribution and Institutional Funding : Jasmin
8) Direktur Information Technology : Andi Nirwoto
9) Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
10) Direktur Operations and Customer Experience : Hakim Putratama
11) Direktur SME and Retail Funding : Muhammad Iqbal
Laporan Tahunan 2025 649
Page 219
08 Corporate Governance
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama/Independen : Chandra M. Hamzah
2) Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
3) Komisaris Independen : Bambang Widjanarko
4) Komisaris Independen : Armand B. Arief
5) Komisaris Independen : Sentot A. Sentausa
6) Komisaris Independen : Adi Sulistyowati
7) Komisaris : Andin Hadiyanto
8) Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
9) Komisaris : Himawan Arief Sugoto
8. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5 butir 5), 7), dan 9) baru
dapat melaksanakan tugasnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan (Fit and Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) oleh OJK, maka anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut
diberhentikan dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya keputusan hasil Fit and Proper Test OJK dimaksud.
9. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5 yang masih menjabat
pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi
atau Dewan Komisaris Badan Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari
jabatannya tersebut.
10. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) atas anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 5 butir 5), 7), dan 9).
11. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam bentuk
Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan
yang diperlukan apabila dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Status: Terealisasi
Keputusan RUPS Pada Tahun Buku dan 1 serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar
(Satu) Tahun Sebelum Tahun Buku yang Pengadilan tentang segala hal dan segala keadilan
Direalisasikan pada Tahun Buku dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana
diatur dalam Peraturan Perundang-undangan,
Seluruh keputusan RUPS Tahun Buku 2024 dan Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS.
RUPS Tahun Buku 2023 telah terealisasi. Sehingga
tidak terdapat RUPS Tahun Buku 2024 yang belum Direktur Utama merupakan Koordinator Direksi, dengan
direalisasikan pada Tahun 2025. tugas sebagai berikut:
1. Memimpin rapat Direksi.
2. Menciptakan budaya keterbukaan dan memfasilitasi
Direksi diskusi yang konstruktif.
3. Memberikan saran kepada anggota Direksi terkait
Direksi merupakan organ dalam pelaksanaan Tata efektivitas pelaksanaan tugas pengurusan.
Kelola yang bertanggung jawab atas pengurusan 4. Memelihara hubungan dan solidaritas antar
Perseroan untuk kepentingan sesuai dengan maksud sesama anggota Direksi terkait pelaksanaan tugas
dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik pengurusan.
di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala 5. Memelihara hubungan yang efektif dan sehat
hal dan segala kejadian dengan pembatasan- dengan Dewan Komisaris.
pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan Setiap anggota Direksi bertanggung jawab penuh
dan/atau Keputusan RUPS. Direksi bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang
mengelola dan menetapkan arah strategis Perseroan, disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian anggota
memanfaatkan dan menjaga aset Perseroan untuk Direksi dalam menjalankan tugasnya. Anggota Direksi
tujuan dan kepentingan Perseroan. Untuk selanjutnya, tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian
Direksi melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung Perseroan sebagaimana dimaksud di atas, apabila
jawabnya kepada Dewan Komisaris. dapat membuktikan:
1. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi kelalaiannya.
2. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik,
Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian untuk
berkaitan dengan pengurusan dan bertanggung kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan
jawab atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan.
Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan
650 Laporan Tahunan 2025
Page 220
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
langsung maupun tidak langsung atas tindakan sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
pengurusan yang mengakibatkan kerugian. dilakukan Perseroan telah sesuai dengan ketentuan
4. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul Bank lndonesia dan peraturan perundang-
atau berlanjutnya kerugian tersebut. undangan yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah
bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Tugas dan tanggung jawab anggota Direksi yang 5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank.
membawahkan Fungsi Kepatuhan, paling kurang 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
mencakup: dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank tidak
1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya menyimpang dari ketentuan Bank lndonesia dan
Budaya Kepatuhan Bank. peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip- 7. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan
prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi. Fungsi Kepatuhan.
3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang 8. Melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung
akan digunakan untuk menyusun ketentuan dan jawabnya kepada Direktur Utama dengan tembusan
pedoman internal Bank. kepada Dewan Komisaris paling sedikit secara
triwulanan.
Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Direksi
Nama Jabatan Bidang Tugas
Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama Direktur Utama mensupervisi area:
a. SEVP Digital Business
b. Digital Banking Product Development (DBPD)
c. Digital Banking Sales (DBSD)
d. SEVP Assets Management
e. Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1 (CRSD1)
f. Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 2 (CRSD 2)
g. Commercial Asset Management (CAMD)
h. Internal Audit (IAD)
i. Corporate Secretary (CSD)
Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama mensupervisi area:
a. Distribution and Institutional Funding
b. Assets Management
c. Human Capital, Compliance and Legal
d. Operations & Customer Experience
e. SEVP Wholesale Banking
f. Marketing Communication (MCD)
Nofry Rony Poetra Direktur Finance & Strategy Direktur Finance & Strategy mensupervisi:
a. Corporate Strategy & Planning (CSPD)
b. Finance & Accounting (FAD)
c. Investor Relations & Research (IRRD)
d. Data Management & Analytics (DMD)
Eko Waluyo Direktur Human Capital & Direktur Human Capital & Compliance mensupervisi:
Compliance a. Human Capital Strategy (HCSD)
b. Human Capital Management (HCMD)
c. Human Capital Business Partner (HCBD)
d. Learning Management (LMD)
e. Compliance & Governance (CMGD)
f. Legal (LGD)
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Direktur Risk Management mensupervisi:
a. SEVP Credit Risk
b. Retail Credit Risk (RCRD)
c. Wholesale Credit Risk (WCRD)
d. Policy & Procedure (PPD)
e. Enterprise & ESG Risk Management (ERMD)
f. Digital & Operations Risk Management Division (DORD)
g. Transformation & Partnership Management (TPMD)
Laporan Tahunan 2025 651
Page 221
08 Corporate Governance
Nama Jabatan Bidang Tugas
Helmy Afrisa Nugroho*** Direktur Corporate Banking Direktur Corporate Banking mensupervisi:
a. Corporate Banking (CBD)
b. Institutional Banking 1 (IBD 1)
c. Wholesale Transaction (WTD)
Tan Jacky Chen** Direktur Information Technology Direktur Information Technology mensupervisi:
a. IT Strategic Planning (ITPD)
b. IT Development (ITDD)
c. IT Operation (ITOD)
d. IT Security (ITSD)
Hirwandi Gafar Direktur Consumer Banking Direktur Consumer Banking mensupervisi:
a. Mortgage & Secured Loan (MSLD)
b. Subsidized Mortgage (SMD)
c. Personal Banking (PBD)
I Nyoman Sugiri Yasa* Direktur Operations Direktur Operations mensupervisi:
a. Customer Experience (CXD)
b. Credit Operations (COD)
c. Digital Operations (DGOD)
d. Central Operations (CEOD)
Rully Setiawan* Direktur Network & Retail Direktur Network & Retail Funding mensupervisi:
Funding a. Sales & Distribution (SDD)
b. Retail Funding (RFD)
c. Wealth Management (WMD)
d. Regional Offices
Hermita* Direktur Commercial Banking Direktur Commercial Banking mensupervisi:
a. Business Banking (BBD)
b. Commercial Banking (CMBD)
c. Institutional Banking 2 (IBD 2)
Venda Yuniarti** Direktur Treasury & International Direktur Treadury & International Banking mensupervisi:
Banking a. Treasury (TRSD)
b. Financial Institution & Capital Market (FICD)
c. Procurement & Fixed Asset Management (PFAD)
*) Diangkat melalui RUPS Tahunan 2025 tanggal 26 Maret 2025 dan telah lulus fit and proper test tanggal 25 Juli 2025.
**) Diangkat melalui RUPS Tahunan 2025 tanggal 26 Maret 2025 dan telah lulus fit and proper test tanggal 1 September 2025.
***) Efektif setelah penilaian kemampuan dan kepatutan OJK
Hak dan Wewenang Direksi 6. Memberikan Keputusan hapus buku piutang
macet yang selanjutnya dilaporkan dan
Direksi memiliki hak dan wewenang yang telah diatur dipertanggungjawabkan dalam Laporan Tahunan;
dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Adapun 7. Tidak menagih lagi piutang bunga, denda, ongkos
hak dan wewenang Direksi adalah sebagai berikut: dan piutang lainnya di luar pokok yang dilakukan
1. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat dalam rangka restrukturisasi dan/atau penyelesaian
dalam kepengurusan Perseroan. piutang serta perbuatan-perbuatan lain dalam
2. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk rangka penyelesaian piutang Perseroan, dengan
mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan kewajiban melaporkan kepada Dewan Komisaris
kepada seorang atau beberapa orang anggota yang ketentuan dan tata-cara pelaporannya
Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
seorang atau beberapa orang pegawai Perseroan 8. Melepaskan hak untuk menagih atau tidak
baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama menagih lagi atas piutang pokok macet yang
atau kepada orang atau badan lain. telah dihapusbuku dalam rangka penyelesaian
3. Mengatur ketentuan tentang pekerja Perseroan kredit, baik untuk sebagian maupun keseluruhan,
termasuk penetapan upah, pensiun atau jaminan yang dilaksanakan berdasarkan kebijakan yang
hari tua, dan penghasilan lain bagi pekerja Perseroan ditetapkan Direksi dengan persetujuan Dewan
berdasarkan peraturan perundang-undangan. Komisaris dan dalam jumlah plafon (limit) hapus
4. Mengangkat dan memberhentikan pekerja tagih yang telah ditetapkan RUPS yang akan tetap
Perseroan berdasarkan peraturan ketenagakerjaan berlaku sampai dengan adanya penetapan plafon
Perseroan dan peraturan perundang-undangan. (limit) baru oleh RUPS.
5. Mengangkat dan memberhentikan Sekretaris 9. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya
Perusahaan dan/atau Kepala Satuan Kerja Audit mengenai pengurusan maupun pemilikan kekayaan
Intern dengan persetujuan Dewan Komisaris. Perseroan, mengikat Perseroan dengan pihak
652 Laporan Tahunan 2025
Page 222
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
lain dan/atau pihak lain dengan Perseroan, serta − Perilaku yang baik; dan
mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan − Dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan
tentang segala hal dan segala kejadian, dengan mengembangkan Perusahaan.
pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur b. Selain memenuhi kriteria sebagaimana
dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, dimaksud pada butir 1 di atas, untuk dapat
Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS. diangkat sebagai anggota Direksi Perseroan,
10. Membentuk komite-komite sesuai dengan kebutuhan seseorang harus memenuhi syarat formal
sebagai berikut:
Masa Jabatan Direksi − Orang perseorangan;
− Mampu melaksanakan perbuatan hukum;
Masa jabatan anggota Direksi ditetapkan 5 (lima) − Tidak pernah dinyatakan pailit dalam waktu
tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan;
masa jabatan. Anggota Direksi diangkat untuk jangka − Tidak pernah menjadi anggota Direksi atau
waktu terhitung sejak tanggal ditutupnya atau tanggal anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
yang ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya yang dinyatakan bersalah menyebabkan
dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang suatu BUMN, Anak Perusahaan dan/atau
ke-5 (lima) setelah tanggal pengangkatannya, badan usaha lainnya dinyatakan pailit
dengan syarat tidak boleh melebihi jangka waktu dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum
5 (lima) tahun, dengan memperhatikan peraturan pengangkatan;
perundang-undangan di bidang Pasar Modal, namun − Tidak pernah dihukum karena melakukan
tidak mengurangi hak dari RUPS untuk sewaktu-waktu tindak pidana yang merugikan keuangan
dapat memberhentikan anggota Direksi sebelum masa Negara, BUMN, Anak Perusahaan, badan
jabatannya berakhir. usaha lainnya dan/atau yang berkaitan
dengan sektor keuangan dalam waktu 5
Dalam hal terjadi kondisi lain, yaitu terdapat Direktur (lima) tahun sebelum pengangkatan;
Utama dan/atau Direktur yang membidangi fungsi − Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
kepatuhan yang berakhir masa jabatannya sebelum atau anggota Dewan Komisaris yang selama
pelaksanaan RUPS Tahunan yang ke-5 (lima), maka menjabat:
Direktur Utama dan/atau Direktur yang membidangi 1) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
fungsi kepatuhan yang telah berakhir masa jabatannya Tahunan;
tersebut tetap dapat menjalankan pekerjaannya 2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi
sebagai Direktur Utama dan/atau Direktur yang dan/atau anggota Dewan Komisaris;
membidangi fungsi kepatuhan dengan kekuasaan dan 3) Pernah tidak diterima oleh RUPS
wewenang yang sama sampai dengan ditetapkan oleh atau pernah tidak memberikan
RUPS terdekat. pertanggungjawaban sebagai anggota
Direksi dan/atau Dewan Komisaris
Jabatan Direksi berakhir apabila meninggal dunia, kepada RUPS; dan
masa jabatannya berakhir termasuk mengundurkan diri 4) Pernah tidak menyebabkan Perusahaan
dari jabatannya, diberhentikan berdasarkan Keputusan yang memperoleh izin, persetujuan, atau
RUPS, atau tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai pendaftaran dari OJK tidak memenuhi
Direksi berdasarkan Anggaran Dasar dan peraturan kewajiban menyampaikan laporan
perundang-undangan termasuk rangkap jabatan yang tahunan dan/atau laporan keuangan
dilarang. kepada OJK.
c. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang
Persyaratan Direksi baik;
d. Cakap melakukan perbuatan hukum;
Persyaratan Direksi yang telah diatur dalam Pedoman 2. Setiap anggota Direksi harus memenuhi
dan Tata Tertib Kerja adalah sebagai berikut: persyaratan penilaian kemampuan dan kepatutan
1. Subjek hukum yang dapat diangkat sebagai sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
anggota Direksi adalah orang perseorangan, yang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan dan telah
selama menjabat: memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa
a. Memenuhi persyaratan materiil, yaitu: Keuangan.
− Keahlian; 3. Seluruh anggota Direksi wajib berdomisili di
− Integritas; Indonesia. Direktur Utama wajib berasal dari pihak
− Kepemimpinan; yang independen terhadap pemegang saham
− Pengalaman; pengendali.
− Jujur;
Laporan Tahunan 2025 653
Page 223
08 Corporate Governance
4. Mayoritas anggota Direksi wajib memiliki Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN lain,
pengalaman paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang anggota Direksi pada BUMN lain, anggota Direksi
operasional dan paling rendah sebagai Pejabat pada Anak Perusahaan dan/atau badan usaha
Eksekutif Bank. lainnya;
5. Setiap anggota Direksi harus memenuhi persyaratan e. Tidak sedang menduduki jabatan yang
lain, yaitu: berdasarkan peraturan perundang-undangan
a. Bukan pengurus partai politik, calon anggota dilarang untuk dirangkap dengan jabatan
legislatif, dan/atau anggota legislatif pada anggota Direksi;
Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan f. Memiliki dedikasi dan menyediakan waktu
Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sepenuhnya untuk melakukan tugasnya yang
Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dinyatakan dengan surat pernyataan dari yang
Kabupaten/Kota; bersangkutan;
b. Bukan calon kepala/wakil kepala daerah dan/ g. Sehat jasmani dan rohani (tidak sedang
atau kepala/wakil kepala daerah, termasuk menderita suatu penyakit yang dapat
pejabat kepala/wakil kepala daerah; menghambat pelaksanaan tugas sebagai
c. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi pada anggota Direksi), yang dibuktikan dengan surat
BUMN atau Anak Perusahaan yang bersangkutan keterangan sehat dari rumah sakit; dan
selama 2 (dua) periode; h. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan
d. Tidak sedang menjabat sebagai pejabat telah melaksanakan kewajiban membayar pajak
pada Kementerian/Lembaga, anggota Dewan dalam 2 (dua) tahun terakhir.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Direksi mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
yang telah disahkan melalui Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G Tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Pedoman
dan Tata Tertib Kerja Direksi merupakan satu infrastruktur tata kelola yang menjadi pedoman bagi Direksi dalam
melaksanakan tugas, wewenang, tanggung jawab, hak dan kewajiban selaku pengurus Perseroan. Pedoman dan
Tata Tertib Kerja Direksi disusun berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, mengacu pada peraturan tentang
Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengikat Perseroan.
Adapun isi Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi adalah sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Organisasi dan Kewenangan
Bab II A. Organisasi Dalam Ruang Lingkup Tata Tertib Kerja Direksi
B. Kewenangan Organisasi Ruang Lingkup Tata Tertib Kerja Direksi
Bab III Nilai-nilai
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
A. Struktur dan Komposisi Direksi
B. Persyaratan Anggota Direksi
C. Kriteria Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
D. Rangkap Jabatan Direksi
E. Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi
F. Masa Jabatan Direksi
G. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
H. Kewajiban Direksi
I. Hak dan Wewenang Direksi
J. Perbuatan-perbuatan Direksi yang Memerlukan Persetujuan Dewan Komisaris
Bab IV K. Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi
L. Larangan
M. Transparansi
N. Etika Kerja
O. Waktu Kerja
P. Pengaturan Rapat
Q. Kepemimpinan
R. Evaluasi Kinerja Direksi
S. Pelaporan dan Pertanggungjawaban
T. Komite
U. Lain-Lain
654 Laporan Tahunan 2025
Page 224
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Bab V Risiko dan Mitigasi
Bab VI Dokumentasi, Administrasi, dan Pelaporan
Bab VII Monitoring
Bab VIII Penutup
Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai:
1. Anggota Direksi pada Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta;
2. Anggota Dewan Komisaris dan/atau Dewan Pengawas pada Badan Usaha Milik Negara;
3. Jabatan struktural dan fungsional lainnya pada instansi/lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah;
4. Pengurus partai politik, anggota DPR, DPD, DPRD Tingkat I, dan DPRD Tingkat II dan/atau kepala daerah/wakil kepala
daerah;
5. Menjadi calon/anggota DPR, DPD, DPRD Tingkat I, dan DPRD Tingkat II atau calon kepala daerah/wakil kepala
daerah;
6. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan; dan/atau
7. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat
Eksekutif pada Perseroan, perusahaan dan/atau lembaga lain. Tidak termasuk rangkap jabatan dalam hal Direksi
yang bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan Perseroan pada perusahaan anak, menjalankan
tugas fungsional menjadi anggota Dewan Komisaris pada perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh
Perseroan, sepanjang tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab sebagai anggota Direksi Perseroan.
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris pada perusahaan lain, kecuali:
1. Dewan Komisaris pada Anak Perusahaan/Perusahaan terafiliasi Perseroan, selain sebagai Komisaris Utama;dan
2. Dewan Komisaris pada badan usaha lain untuk mewakili/memperjuangkan kepentingan Bank sepanjang
memperoleh izin dari Menteri.
3. Dewan Pengawas Dana Pensiun, yang dimiliki oleh Perseroan.
Anggota Direksi yang mempunyai rangkap jabatan pada Anak Perusahaan dan Dana Pensiun, wajib mendapatkan
persetujuan dari Rapat Dewan Komisaris. (pasal 15 POJK 17/2023)
Tabel Rangkap Jabatan Direksi
Jabatan pada
Nama Perusahaan/
Nama Jabatan Perusahaan/Instansi
Instansi Lain
Lain
Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama - -
Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama - -
Andi Nirwoto* Direktur Information Technology - -
Elisabeth Novie Riswanti* Direktur Assets Management - -
Jasmin* Direktur Distribution & Institutional Funding - -
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management - -
Hirwandi Gafar Direktur Consumer Banking - -
Nofry Rony Poetra Direktur Finance & Strategy - -
Eko Waluyo Direktur Human Capital & Compliance - -
Laporan Tahunan 2025 655
Page 225
08 Corporate Governance
Jabatan pada
Nama Perusahaan/
Nama Jabatan Perusahaan/Instansi
Instansi Lain
Lain
Hakim Putratama* Direktur Operations & Customer Experience - -
Muhammad Iqbal* Direktur SME & Retail Funding - -
Rully Setiawan** Direktur Network & Retail Funding - -
I Nyoman Sugiri Yasa** Direktur Operations - -
Hermita** Direktur Commercial Banking - -
Tan Jacky Chen** Direktur Information Technology - -
Venda Yuniarti** Direktur Treasury & International Banking - -
Helmy Afrisa Nugroho*** Direktur Corporate Banking - -
*) Diberhentikan melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
***) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan OJK
Pengelolaan Benturan Kepentingan Direksi 2. Menghindarkan diri dari pengambilan keputusan
dalam situasi dan kondisi adanya benturan
Setiap anggota Direksi dilarang mengambil dan/atau kepentingan.
menerima keuntungan pribadi baik secara langsung 3. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan
maupun tidak langsung dari kegiatan Perseroan, selain keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya
remunerasi dan fasilitas lain yang sah, yang ditetapkan benturan kepentingan.
berdasarkan keputusan RUPS. Anggota Direksi dilarang 4. Dalam hal pemberian kredit kepada anggota Direksi,
memanfaatkan Perseroan untuk kepentingan pribadi, harus berdasarkan batas kewajaran sesuai dengan
keluarga dan/atau pihak lain yang dapat merugikan peraturan Bank yang berlaku tanpa membedakan
atau mengurangi keuntungan Perseroan. dengan nasabah lainnya (arm’s length basis).
5. Melaporkan transaksi saham Perseroan dalam
Anggota Direksi dilarang memberikan atau waktu 3 (tiga) hari kerja.
menawarkan atau menerima, baik langsung maupun
tidak langsung, sesuatu yang berharga kepada atau Rapat Direksi
dari pelanggan atau seorang pejabat Pemerintah
untuk mempengaruhi atau sebagai imbalan atas Kebijakan Rapat Direksi
apa yang telah dilakukannya dan tindakan lainnya,
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Perseroan telah mengatur terkait kebijakan rapat Direksi
Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan dalam Anggaran Dasar dan Peraturan Internal tentang
cara apapun, baik secara langsung maupun secara Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (KK.6-G). Adapun
tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu kebijakan rapat Direksi adalah sebagai berikut:
transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam 1. Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi secara
mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap
dinyatakan sifat kepentingannya dalam suatu Rapat bulan atau yang disebut Rapat Terjadwal Direksi
Direksi dan karenanya tidak berhak untuk ikut dalam (Performance Review).
mengambil suara mengenai hal-hal yang berhubungan 2. Direksi harus menjadwalkan Rapat Terjadwal Direksi
dengan transaksi atau kontrak tersebut. untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun
buku.
Dalam hal terjadi benturan kepentingan (conflict of 3. Rapat Terjadwal Direksi wajib dihadiri oleh minimal
interest) yaitu suatu kondisi dimana kepentingan 2/3 (dua per tiga) dari jumlah anggota Direksi.
ekonomis Perseroan berbenturan dengan kepentingan 4. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota
ekonomis pribadi, maka Anggota Direksi hendaknya Direksi yang berhak mewakili Direksi.
senantiasa harus: 5. Pemanggilan Rapat Direksi harus mencantumkan
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak acara, tanggal, waktu, tempat rapat, dan
mengurangi keuntungan Bank dalam hal terjadi menyertakan bahan rapat.
benturan kepentingan.
656 Laporan Tahunan 2025
Page 226
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
6. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan secara e. Dalam hal Direktur Utama tidak melakukan
tertulis dan disampaikan secara langsung kepada penunjukan, maka Direktur yang terlama
setiap anggota Direksi dengan tanda terima yang dalam jabatan sebagai anggota Direksi yang
memadai atau dengan pos paling lambat 5 (lima) memimpin Rapat Direksi; atau
hari sebelum Rapat diadakan. f. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) orang
7. Bahan rapat untuk Rapat Terjadwal sebagaimana Direktur dengan masa jabatan paling lama
dimaksud disampaikan kepada peserta rapat sebagai anggota Direksi, maka Direktur yang
paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat tertua dalam usia yang bertindak sebagai
diselenggarakan melalui sarana email atau sarana pimpinan Rapat Direksi.
tercepat lainnya.
8. Bahan rapat untuk rapat yang diselenggarakan di Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris
luar jadwal, penyampaian bahan rapatnya paling Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi bersama
lambat pada saat rapat diselenggarakan. Dewan Komisaris secara berkala paling sedikit 1 (satu)
9. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan kali dalam 1 (satu) bulan.
setiap waktu apabila dipandang perlu oleh seorang
atau lebih anggota Direksi; atau atas permintaan Rapat Komite Direksi
tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Rapat Komite dapat dilakukan setiap waktu berdasarkan
Komisaris. kebutuhan Komite dan atas permintaan tertulis dari
10. Dalam hal anggota Direksi tidak dapat menghadiri sekretaris dan/atau anggota Komite.
Rapat Direksi secara fisik, maka anggota Direksi dapat
menghadiri rapat dengan sarana telekonferensi, Pengambilan Keputusan
video konferensi, atau sarana elektronik lainnya 1. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam hal keputusan yang mengikat apabila dihadiri dan atau
Rapat Direksi dilaksanakan dengan sarana teknologi diwakili oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari
telekonferensi, harus dilengkapi: jumlah suara yang dikeluarkan.
a. Dasar keputusan penyelenggaraan rapat 2. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) usulan, maka
dengan menggunakan sarana teknologi dilakukan pemilihan ulang sehingga salah 1 (satu)
telekonferensi, antara lain seperti ketentuan usulan memperoleh suara lebih dari ½ (satu per
intern Bank dan/atau risalah Rapat Direksi. dua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan.
b. Bukti rekaman penyelenggaraan rapat. 3. Pengambilan keputusan Rapat Direksi dilakukan
c. Risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh berdasarkan musyawarah mufakat.
peserta rapat yang hadir secara fisik maupun 4. Dalam hal tidak tercapai keputusan musyawarah
melalui sarana teknologi telekonferensi. mufakat, pengambilan keputusan dilakukan
11. Dalam Rapat Direksi, seorang anggota Direksi dapat berdasarkan pemungutan suara. Keputusan pada
diwakili hanya oleh anggota Direksi lain berdasarkan pemungutan suara harus memperoleh suara lebih
surat kuasa. Seorang anggota Direksi hanya dapat dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah suara yang
mewakili seorang anggota Direksi lainnya. sah yang dikeluarkan dalam rapat.
12. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan 5. Dalam Rapat Direksi, setiap anggota Direksi berhak
Perseroan atau di tempat kegiatan usaha Perseroan mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu)
atau di tempat lain di wilayah Republik lndonesia. suara untuk anggota Direksi lain yang diwakilinya
13. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama. Apabila dengan sah.
Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan, maka: 6. Suara blangko (abstain) dianggap menyetujui
a. Wakil Direktur Utama yang memimpin; atau usul yang diajukan dalam rapat. Suara yang tidak
b. Direktur yang ditunjuk secara tertulis oleh Direktur sah dianggap tidak ada dan tidak dihitung dalam
Utama yang memimpin rapat apabila pada saat menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam
yang bersamaan Wakil Direktur Utama tidak rapat.
hadir atau berhalangan; atau 7. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan
c. Direktur yang ditunjuk oleh Wakil Direktur Utama, dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan,
apabila pada saat yang bersamaan Direktur sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal
Utama dan Wakil Direktur Utama tidak hadir lain dilakukan secara lisan, kecuali Ketua Rapat
atau berhalangan dan Direktur Utama tidak menentukan lain tanpa ada keberatan berdasarkan
melakukan penunjukan; atau suara terbanyak dari yang hadir.
d. Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Direktur 8. Direksi dapat juga mengambil Keputusan yang sah
Utama, maka dalam hal Direktur Utama tidak tanpa mengadakan Rapat Direksi dengan ketentuan
hadir atau berhalangan, maka salah seorang semua anggota Direksi telah diberitahu secara
Direktur yang ditunjuk secara tertulis oleh Direktur
Ulama yang memimpin rapat; atau
Laporan Tahunan 2025 657
Page 227
08 Corporate Governance
tertulis dan semua anggota Direksi memberikan yang memuat segala sesuatu yang dibicarakan
persetujuan mengenai usul yang diajukan secara dan diputuskan dalam rapat, termasuk tetapi tidak
tertulis serta menandatangani persetujuan tersebut terbatas pada pendapat yang berkembang dalam
secara tertulis serta menandatangani persetujuan rapat, baik pendapat yang mendukung maupun
tersebut secara sirkuler. Keputusan yang diambil yang tidak mendukung atau pendapat berbeda
dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang (dissenting opinion), serta alasan ketidakhadiran
sama dengan Keputusan yang diambil dengan sah anggota Direksi, apabila ada. Risalah Rapat harus
dalam Rapat Direksi. dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat
9. Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan yang ditunjuk oleh Ketua Rapat serta kemudian
cara apapun, baik secara langsung maupun secara ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi yang
tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam hadir dan disampaikan kepada seluruh anggota
suatu transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan Direksi.
dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya 2. Dalam hal terdapat anggota Direksi yang tidak
harus dinyatakan sifat kepentingannya dalam menandatangani Risalah Rapat, yang bersangkutan
suatu Rapat Direksi dan karenanya tidak berhak wajib menuliskan alasannya dalam surat tersendiri
untuk ikut dalam mengambil suara mengenai hal yang dilekatkan pada Risalah Rapat.
yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak 3. Risalah Rapat Direksi merupakan bukti yang sah
tersebut. untuk para anggota Direksi dan untuk pihak ketiga
10. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan mengenai keputusan yang diambil dalam rapat
pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan yang bersangkutan.
menjadi tanggung jawab seluruh anggota Direksi. 4. Salinan risalah rapat wajib diberikan kepada setiap
anggota Direksi, baik yang bersangkutan hadir
Hasil Rapat maupun tidak hadir dalam rapat Direksi tersebut.
1. Hasil rapat wajib dituangkan dalam Risalah Rapat 5. Risalah asli dari rapat Direksi wajib didokumentasikan
dan disimpan oleh Perseroan.
Tabel Rapat Internal Direksi
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
1 6/1/2025 Agenda Umum 1 1
2 6/1/2025 Update HUT 75 BTN 1 1
3 6/1/2025 KPR Subsidi 2025 1 1
4 13/1/2025 Agenda Umum 1 1
5 13/1/2025 Update Persiapan RUPST 2025 1 1
6 13/1/2025 Update Branding Logo New Mobile Banking Syariah 1 1
7 15/1/2025 Penyesuaian RKAP 2025 1 1
8 15/1/2025 Performance Review Desember 2024 1 1
9 20/1/2025 Agenda Umum 1 1
10 20/1/2025 Penyesuaian RKAP 2025 1 1
11 30/1/2025 Agenda Umum 1 1
12 30/1/2025 Update Project Hijra 1 1
13 30/1/2025 KPTI 1 1
14 3/2/2025 Agenda Umum 1 1
15 3/2/2025 Update Rencana RUPST Tahun 2024 1 1
658 Laporan Tahunan 2025
Page 228
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
6. Jumlah rapat direksi dan jumlah kehadiran masing- 3. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM.
masing anggota Direksi wajib disampaikan pada 4. Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan dan Tindak
Laporan Tahunan. Lanjut temuan Audit Internal maupun Eksternal
Rencana Rapat Direksi Dalam pengambilan Keputusan, Rapat Terjadwal Direksi
wajib dihadiri oleh minimal 2/3 (dua per tiga) dari
Rencana Rapat Direksi berdasarkan Anggaran Dasar jumlah anggota Direksi.
Perseroan, telah disepakati bahwa Rapat Direksi
tahun 2026 akan dilaksanakan minimal 1 (satu) kali Pemanggilan rapat Direksi dilakukan secara tertulis dan
tiap bulan dan/atau sesuai kebutuhan. Direksi juga disampaikan secara langsung kepada setiap anggota
melakukan Rapat bersama Komite di bawah Direksi Direksi paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat
yang dijadwalkan waktunya sesuai dengan kebutuhan. diadakan. Bahan rapat disampaikan kepada peserta
Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat
paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap bulan atau yang diselenggarakan melalui sarana email atau sarana
disebut Rapat Terjadwal Direksi (Performance Review). elektronik lainnya.
Direksi harus menjadwalkan Rapat Terjadwal Direksi
untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun Rapat Internal Direksi
buku.
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal dan peserta
Adapun agenda yang dibahas sekurang-kurangnya rapat internal Direksi adalah sebagai berikut:
meliputi:
1. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana
Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).
2. Reviu Kinerja Perseroan secara berkala.
Kehadiran Direksi
Kuorum
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1 10
1 1 1 1 1 Dinas 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin 10
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin 10
1 1 1 1 1 1 1 1 Izin 10
1 1 1 1 1 Izin 1 1 1 10
1 1 1 1 1 Izin 1 1 1 10
Laporan Tahunan 2025 659
Page 229
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
16 3/2/2025 Overview Cash Management (Bale Korpora) 1 1
17 6/2/2025 Exit Meeting Audit Tahun 2024 oleh KAP PSS-EY 1 Izin
18 6/2/2025 Workshop Organization Structure 1 1
19 10/2/2025 Agenda Umum & Update RUPST 2024 1 1
20 10/2/2025 Usulan Jumlah Plafond (limit) Hapus Tagih Piutang Macet 1 1
21 10/2/2025 Laporan Pelaksanaan Project Tiger 2 1 1
22 10/2/2025 Update Tindak Lanjut KPTI 1 1
23 10/2/2025 Agenda Kick Off Implementasi Corporate Plan 1 1
24 17/2/2025 Agenda Umum 1 1
25 18/2/2025 JGB 1 1
26 18/2/2025 Performance Review Januari 2025 1 1
27 24/2/2025 Agenda Umum 1 1
28 24/2/2025 Revamp Branch & Region Office 1 1
29 24/2/2025 Review Segmentasi Developer 1 1
30 24/2/2025 KPI Unit Kerja 1 1
31 3/3/2025 Agenda Umum 1 1
32 3/3/2025 Direktur Supervisi Wilayah dan Direktur Pengganti 1 1
33 3/3/2025 PIP Pembangunan Kanwil Sulampua, 1 1
Usulan Ruang Kerja SHAD
34 4/3/2025 Pembahasan UU BUMN No 1 Tahun 2025 1 1
35 10/3/2025 Agenda Umum & Update RUPST 2024 Dinas 1
36 10/3/2025 Persiapan Operasional BTN Menjelang Idul Fitri Dinas 1
37 10/3/2025 Dapen – Dewan Pengawas dan Pendiri Dinas 1
38 17/3/2025 Agenda Umum 1 1
39 17/3/2025 KPI Unit Kerja 1 1
40 17/3/2025 Retail Deposit War Room 1 1
41 18/3/2025 Update RUPST Tahun Buku 2024 1 1
42 19/3/2025 Performance Review Februari 2025 1 1
43 24/3/2025 Agenda Umum 1 1
44 24/3/2025 Usulan Program Pembelian Kembali Saham Perusahaan 1 1
45 24/3/2025 Pehitungan Effective Interest Rate KPR Non Subsidi 1 1
46 24/3/2025 2025 Corporate Plan Initiative Progress Report 1 1
660 Laporan Tahunan 2025
Page 230
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kehadiran Direksi
Kuorum
SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP MIQ
1 1 1 1 1 Izin 1 1 1 10
1 1 Izin 1 1 1 1 1 1 9
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 Izin 1 1 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 10
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 10
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 10
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 Izin 1 1 Izin 1 9
Dinas 1 1 1 1 1 Dinas 1 1 8
Dinas 1 1 1 1 1 Dinas 1 1 8
Dinas 1 1 1 1 1 Dinas 1 1 8
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 11
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 11
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 11
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 11
1 1 1 1 Izin 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
Laporan Tahunan 2025 661
Page 231
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
47 27/3/2025 Tindak Lanjut & Struktur Organisasi Pasca RUPS 1 1
48 14/04/2025 Agenda Umum 1 1
49 14/04/2025 Update Progres JGB 1 1
50 14/04/2025 Update Corporate Plan 1 1
51 15/04/2025 Tata Kelola Komite Direksi (Masa Transisi) 1 -
52 21/04/2025 Agenda Umum 1 1
53 22/04/2025 Performance Review Maret 2025 1 1
54 28/04/2025 Agenda Umum 1 1
55 28/04/2025 Usulan Nama, Logo, Branding BUS BTN dan SO BUS BTN 1 1
56 28/04/2025 Pengawasan Dewan Pengawas Syariah UUS Bank BTN 1 1
57 05/05/2025 Update Kegiatan Leadership Forum 1 1
58 05/05/2025 Update Corporate Plan 1 1
59 05/05/2025 Laporan Evaluasi Efektivitas Penerapan Program APU, PPT & 1 1
PPPSPM TW I Tahun 2025
60 05/05/2025 Update Project Hijra 1 1
61 05/05/2025 Agenda Umum 1 1
62 14/05/2025 Evaluasi Proses Bisnis KPR 1 1
63 19/05/2025 Agenda Umum 1 1
64 19/05/2025 Update Project Hijra 1 1
65 19/05/2025 Update Progres Sekuritisasi & Kerjasama Ares 1 1
66 23/05/2026 Laporan Hensem Rekening Dormant 1 1
67 26/05/2025 Agenda Umum 1 -
68 26/05/2025 Evaluasi Proses Bisnis KPR 1 -
69 26/05/2025 Update Corporate Plan 1 -
70 02/06/2025 Agenda Umum 1 -
71 02/06/2025 Usulan Perubahan RKAP 2025 1 -
72 02/06/2025 Update Project Hijra 1 -
73 02/06/2025 Retaksasi 2025 1 -
74 02/06/2025 Update Corporate Plan 1 -
75 10/06/2025 Agenda Umum 1 -
76 10/06/2025 Perubahan RKAP 2025 1 -
77 10/06/2025 Rapat Pendiri dan Pengurus Dana Pensiun 1 -
78 10/06/2025 Project PFAD 1 -
79 10/06/2025 Corporate Plan 1 -
80 11/06/2025 Performance Review Mei 2025 1 -
81 11/06/2025 Corporate Plan BPI Coll, Digitazion, Optimizing Branch Service 1 1
Journey
662 Laporan Tahunan 2025
Page 232
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kehadiran Direksi
Kuorum
SWB HRG NRP EW TJC RS INS HAN HMT VY
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
- 1 1 1 1 1 1 1 - 1 10
- 1 1 - 1 1 1 1 1 1 10
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
- 1 - 1 1 1 1 1 1 1 10
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 - - 1 1 1 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
Laporan Tahunan 2025 663
Page 233
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
82 16/06/2025 Perubahan KPI Unit 1 1
83 23/06/2025 Agenda Umum 1 1
84 23/06/2025 Update Jakim 2025 1 1
85 23/06/2025 Hasil Control Testing PT Citra Asri Konstruksindo di KC Jakarta 1 1
Harmoni
86 23/06/2025 Penyampaian Strategi Layanan BTN Menuju Posisi TOP 3 BSEM MRI 1 1
87 23/06/2025 Update Corporate Plan Bundled Payroll 1 1
88 30/06/2025 Agenda Umum - 1
89 30/06/2025 Remunerasi 1 1
90 07/07/2025 Agenda Umum 1 1
91 07/07/2025 Update Project Hijra 2.0 1 1
92 07/07/2025 Update Corporate Plan Retail Deposit War Room 1 1
93 08/07/2025 Penyempurnaan Ketentuan Senior Executive Vice President 1 1
(SEVP)
94 14/07/2025 Agenda Umum 1 1
95 14/07/2025 Update Kesiapan Switch Over dan Switch Back Core Banking 1 1
System
96 14/07/2025 Performance Review Juni 2025 1 1
97 14/07/2025 Update Corporate Plan Pembahasan Central Sales Management 1 1
98 21/07/2025 Agenda Umum 1 1
99 21/07/2025 Kick Off Enhacement KPR Online 1 1
100 28/07/2025 Agenda Umum 1 -
101 28/07/2025 Update Progress Subordinasi 1 -
102 28/07/2025 Update Switch Over Switch Back 1 -
103 28/07/2025 BTN Loan Factory 1 -
104 28/07/2025 Update Corporate Plan Pembahasan High Yield Loan 1 -
105 04/08/2025 Agenda Umum 1 1
106 04/08/2025 Update Pilot 8 BFS Consumer 1 1
107 04/08/2025 Update Corporate Plan Pembahasan Geographical Play 1 1
108 08/08/2025 Performance Review Juli 2025 1 1
109 11/08/2025 Agenda Umum 1 1
110 11/08/2025 Update Corporate Plan Pembahasan BPI Collection 1 1
111 19/08/2025 Pengawasan Dewan Pengawas Syariah UUS Bank BTN Dinas 1
112 19/08/2025 Update Project Hijra 2.0 1 1
113 25/08/2025 Agenda Umum 1 1
114 25/08/2025 Exit Meeting Audit Laporan Keuangan Periode 30 Juni 2025 oleh 1 -
KAP PSS-EY
664 Laporan Tahunan 2025
Page 234
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kehadiran Direksi
Kuorum
SWB HRG NRP EW TJC RS INS HAN HMT VY
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 10
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 Izin Izin 1 1 1 10
1 1 1 1 1 Izin Izin 1 1 1 10
1 1 1 1 1 Izin Izin 1 1 1 10
1 1 1 1 1 Izin Izin 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 - 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 - 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 - 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 - 1 1 - 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 10
- 1 1 - 1 1 1 1 1 1 10
- 1 1 - 1 1 1 1 1 1 10
- 1 1 - 1 1 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 - 1 1 1 1 1 1 11
1 1 Dinas Dinas 1 Dinas 1 Dinas 1 1 7
1 1 - - 1 1 1 1 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 10
Laporan Tahunan 2025 665
Page 235
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
115 25/08/2025 Tata Kelola Komite Direksi Endstate 1 -
116 25/08/2025 Update Corporate Plan Pembahasan Digitazion 1 -
117 01/09/2025 Agenda Umum 1 1
118 01/09/2025 Evaluasi Penyaluran KPR Non Subsidi dan KAR 1 1
119 01/09/2025 Merchant Acquire 1 1
120 08/09/2025 Agenda Umum 1 -
121 08/09/2025 Update KUR Perumahan 1 -
122 08/09/2025 Update Project Triple 8 1 -
123 09/09/2025 Performance Review Bulan Agustus 2025 1 1
124 15/09/2025 Agenda Umum 1 1
125 22/09/2025 Agenda Umum 1 1
126 22/09/2025 Penghimpunan Aspirasi Direksi/Kebijakan Umum Direksi untuk 1 1
RKAP 2026
127 22/09/2025 Update Corporate Plan Pembahasan Client Service Team 1 1
128 29/09/2025 Agenda Umum 1 1
129 29/09/2025 BTN Group Principle Guideline 1 1
130 29/09/2025 Update Cash Management/Bale Korpora Dinas 1
131 06/10/2025 Agenda Umum 1 1
132 06/10/2025 Update Corporate Plan Pembahasan Wholesale Deposit War 1 1
Room
133 06/10/2025 Rencana Pelaksanaan Agenda Top Team Workshop 2025 1 1
134 07/10/2025 Performance Review Bulan September 2025 1 1
135 13/10/2025 Agenda Umum 1 1
136 13/10/2025 Biaya untuk kegiatan spin-off, operasional BSN dan pemakaian 1 1
Gedung BTN
137 13/10/2025 Aplikasi Treasury Management System 1 1
138 13/10/2025 Update Corporate Plan Pembahasan Transaction Banking 1 1
139 20/10/2025 Agenda Umum 1 1
140 20/10/2025 Kick Off Meeting Audit Laporan Keuangan BTN Periode 31 1 1
Desember 2025
141 20/10/2025 Usulan RKAP 2026 1 1
142 20/10/2025 Aplikasi Treasury Management System (lanjutan) 1 1
143 20/10/2025 PIP Pengadaan Kontraktor Pembangunan Kanwil Sumbagsel, 1 1
dan BTN Pringgokusuman
144 27/10/2025 Overview Management Letter 1 1
145 27/10/2025 Update Progress RUPSLB 1 1
146 27/10/2025 Agenda Umum 1 1
147 03/11/2025 Rapat Direksi dengan DPS Dinas 1
666 Laporan Tahunan 2025
Page 236
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kehadiran Direksi
Kuorum
SWB HRG NRP EW TJC RS INS HAN HMT VY
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 - 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 Izin 1 1 1 1 1 Dinas 1 1 10
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 Dinas 1 1 1 Dinas 1 1 1 1 9
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 Izin 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 Izin 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 Izin 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 Izin 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 10
Laporan Tahunan 2025 667
Page 237
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda
NPN OFR
148 04/11/2025 Agenda Umum 1 1
149 04/11/2025 RUPSLB 1 1
150 04/11/2025 Update Corporate Plan Pembahasan Bundled Payroll 1 1
151 11/11/2025 Agenda Umum 1 1
152 11/11/2025 Update Project Triple 8 1 1
153 11/11/2025 Performance Review Oktober 2025 1 1
154 11/11/2025 RUPSLB 1 1
155 18/11/2025 Inisiatif Corporate Plan 2026 1 1
156 18/11/2025 Nilai Valuasi BSN 1 1
157 18/11/2025 Agenda Umum 1 1
158 25/11/2025 Agenda Umum 1 1
159 25/11/2025 Perubahan Struktur Organisasi 1 1
160 25/11/2025 Pembahasan Surat Keputusan Bersama 1 1
161 25/11/2025 Usulan RKAP 2026 1 1
162 02/12/2025 Agenda Umum 1 1
163 02/12/2025 Pembahasan Strategi Peningkatan Kualitas Layanan dalam 1 1
Rangka Pencapaian CX100 Danantara
164 02/12/2025 Izin Prinsip Pembangunan Kanwil JaBaNus dan Gedung KC 1 1
Surabaya
165 02/12/2025 Penetapan Usulan RA RT 1 1
166 09/12/2025 Agenda Umum 1 1
167 09/12/2025 Update Mitigasi Kontrol Current Trend Digital Fraud & Cyber 1 1
Attack
168 10/12/2025 Performance Review November 2025 Dinas 1
169 16/12/2025 Agenda Umum 1 1
170 16/12/2025 Update Kesiapan EOY 2025 DIR IT 1 1
171 16/12/2025 Usulan KPI 2026 1 1
172 23/12/2025 Agenda Umum 1 1
173 30/12/2025 Agenda Umum Cuti 1
668 Laporan Tahunan 2025
Page 238
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kehadiran Direksi
Kuorum
SWB HRG NRP EW TJC RS INS HAN HMT VY
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 Dinas 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1 1 11
Dinas 1 1 1 1 1 1 1 Dinas 1 9
Cuti 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
Cuti 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
Cuti 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 Dinas 1 1 1 1 1 1 11
1 1 1 Cuti 1 1 1 1 1 1 10
Laporan Tahunan 2025 669
Page 239
08 Corporate Governance
Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal dan peserta rapat gabungan Direksi Bersama Dewan Komisaris adalah
sebagai berikut:
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
1. 19 Februari 2025 1. Performance Review Bankwide dan UUS Tahun 2024 (Audited) dan Pencapaian Key Performance
Index (KPI) Direksi secara Kolegial Tahun 2024;
2. Performance Review Bankwide dan UUS s.d. Januari 2025;
3. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. Januari 2025;
4. Progres Implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) sesuai dengan Regulasi
serta Monitoring tindak lanjut atas Diagnostic Review ICOFR;
5. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. Januari 2025;
6. Progres Update Project Hijra dan Persiapan Pemisahan (spin-off) UUS.
2. 23 April 2025 1. Performance Review Bankwide dan UUS, serta Pencapaian Key Performance Index (KPI) Direksi
Kolegial Maret 2025;
2. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. Maret 2025;
3. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. Maret 2025;
4. Progres Implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) sesuai dengan Regulasi
serta Monitoring tindak lanjut atas Diagnostic Review ICOFR;
5. Progres Update Project Hijra dan Persiapan Pemisahan (spin-off) UUS;
6. Strategi dan kesiapan Bank dalam mendukung Zero Backlog Perumahan;
7. Evaluasi dan monitoring Produk baru Bank (PBB) dan Kegiatan untuk Kepentingan Bank (KuKB)
termasuk Aspek Profitabilitas s.d. Maret 2025.
3. 21 Mei 2025 1. Performance Review Bankwide dan UUS s.d. April 2025;
2. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. April 2025;
3. Progres Implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) sesuai dengan Regulasi
serta Monitoring tindak lanjut Diagnostic Review ICOFR;
4. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. April 2025;
5. Progres Update Project Hijra dan Persiapan Pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah.
4. 16 Juni 2025 1. Usulan Perubahan Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2025-2027 dan Rencana Kerja & ANggaran
Perusahaan (RKAP) Tahun 2025;
2. Performance Review Bankwide dan UUS s.d. Mei 2025;
3. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. Mei 2025;
4. Progres Implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) sesuai dengan Regulasi
serta Monitoring tindak lanjut Diagnostic Review ICOFR;
5. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. Mei 2025;
6. Progres Update Project Hijra dan Persiapan Pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah.
670 Laporan Tahunan 2025
Page 240
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Direksi Dewan Komisaris
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Chandra M. Hamzah 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Iqbal Latanro 2. Hadir
3. Andi Nirwoto 3. Hadir 3. Armand B. Arief 3. Hadir
4. Elisabeth Novie Riswanti 4. Hadir 4. Sentot A. Sentausa 4. Hadir
5. Jasmin 5. Hadir 5. Andin Hidayanto 5. Hadir
6. Setiyo Wibowo 6. Hadir 6. Herry Trisaputra Zuna 6. Hadir
7. Hirwandi Gafar 7. Hadir 7. Himawan Arief Sugoto 7. Hadir
8. Nofry Rony Poetra 8. Hadir 8. Adi Sulistyowati 8. Hadir
9. Eko Waluyo 9. Hadir 9. Bambang Widjanarko 9. Hadir
10. Hakim Putratama 10. Tidak Hadir
11. Muhammad Iqbal 11. Hadir
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Suryo Utomo 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Dwi Ary Purnomo 2. Hadir
3. Setiyo Wibowo 3. Tidak Hadir 3. Pietra Machreza Paloh 3. Hadir
4. Hirwandi Gafar 4. Hadir 4. Panangian Simanungkalit 4. Hadir
5. Nofry Rony Poetra 5. Hadir 5. Ida Nuryanti 5. Hadir
6. Eko Waluyo 6. Tidak Hadir 6. Fahri Hamzah 6. Hadir
7. Rully Setiawan 7. Hadir
8. I Nyoman Sugiri Yasa 8. Hadir
9. Hermita 9. Hadir
10. Tan Jacky Chen 10. Hadir
11. Venda Yuniarti 11. Hadir
12. Helmy Afrisa Nugroho 12. Hadir
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Suryo Utomo 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Dwi Ary Purnomo 2. Hadir
3. Setiyo Wibowo 3. Hadir 3. Pietra Machreza Paloh 3. Hadir
4. Hirwandi Gafar 4. Tidak Hadir 4. Panangian Simanungkalit 4. Hadir
5. Nofry Rony Poetra 5. Tidak Hadir 5. Ida Nuryanti 5. Hadir
6. Eko Waluyo 6. Hadir 6. Fahri Hamzah 6. Tidak Hadir
7. Rully Setiawan 7. Hadir
8. I Nyoman Sugiri Yasa 8. Hadir
9. Hermita 9. Hadir
10. Tan Jacky Chen 10. Hadir
11. Venda Yuniarti 11. Hadir
12. Helmy Afrisa Nugroho 12. Hadir
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Suryo Utomo 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Dwi Ary Purnomo 2. Hadir
3. Setiyo Wibowo 3. Hadir 3. Pietra Machreza Paloh 3. Hadir
4. Hirwandi Gafar 4. Hadir 4. Panangian Simanungkalit 4. Hadir
5. Nofry Rony Poetra 5. Hadir 5. Ida Nuryanti 5. Hadir
6. Eko Waluyo 6. Hadir 6. Fahri Hamzah 6. Hadir
7. Rully Setiawan 7. Hadir
8. I Nyoman Sugiri Yasa 8. Hadir
9. Hermita 9. Hadir
10. Tan Jacky Chen 10. Hadir
11. Venda Yuniarti 11. Hadir
12. Helmy Afrisa Nugroho 12. Hadir
Laporan Tahunan 2025 671
Page 241
08 Corporate Governance
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
5. 22 Oktober 2025 1. Performance Review Bankwide, Performance Review UUS, dan Pencapaian KPI Kolegial Direksi
s.d. September 2025;
2. Usulan Rancangan RKAP Tahun 2026;
3. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide dan UUS s.d. September
2025;
4. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas;
5. Progres Update Spin-off Unit Usaha Syariah dan Strategi Penguatan Permodalan;
6. Monitoring Penyelesaian Dokumen Pokok Kredit.
6. 17 Desember 2025 1. Performance Review Bankwide dan Performance Review UUS s.d. November 2025;
2. Monitoring Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Recovery Plan Bankwide s.d. November 2025;
3. Progres Implementasi Initiative Corporate Plan termasuk Aspek Profitabilitas s.d. November
2025;
4. Persiapan Operasional Bank Syariah Nasioanal (BSN);
5. Monitoring Penyelesaian Dokumen Pokok Kredit (LAT & DAT);
6. Gladi Bersih Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Pelaksanaan rapat gabungan Dewan Komisaris bersama Direksi sepanjang tahun 2025 disampaikan pada bagian
Rapat Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
672 Laporan Tahunan 2025
Page 242
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Direksi Dewan Komisaris
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Suryo Utomo 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Dwi Ary Purnomo 2. Hadir
3. Setiyo Wibowo 3. Hadir 3. Pietra Machreza Paloh 3. Hadir
4. Hirwandi Gafar 4. Hadir 4. Panangian Simanungkalit 4. Hadir
5. Nofry Rony Poetra 5. Hadir 5. Ida Nuryanti 5. Hadir
6. Eko Waluyo 6. Hadir 6. Fahri Hamzah 6. Tidak Hadir
7. Rully Setiawan 7. Hadir
8. I Nyoman Sugiri Yasa 8. Hadir
9. Hermita 9. Hadir
10. Tan Jacky Chen 10. Hadir
11. Venda Yuniarti 11. Hadir
12. Helmy Afrisa Nugroho 12. Hadir
1. Nixon L.P. Napitupulu 1. Hadir 1. Suryo Utomo 1. Hadir
2. Oni Febriarto Rahardjo 2. Hadir 2. Dwi Ary Purnomo 2. Hadir
3. Setiyo Wibowo 3. Hadir 3. Pietra Machreza Paloh 3. Hadir
4. Hirwandi Gafar 4. Hadir 4. Panangian Simanungkalit 4. Hadir
5. Nofry Rony Poetra 5. Hadir 5. Ida Nuryanti 5. Hadir
6. Eko Waluyo 6. Hadir 6. Fahri Hamzah 6. Hadir
7. Rully Setiawan 7. Hadir
8. I Nyoman Sugiri Yasa 8. Hadir
9. Hermita 9. Hadir
10. Tan Jacky Chen 10. Hadir
11. Venda Yuniarti 11. Hadir
12. Helmy Afrisa Nugroho 12. Hadir
Laporan Tahunan 2025 673
Page 243
08 Corporate Governance
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Rapat Dewan Komisaris
Mengundang Direksi dan Rapat
Rapat Direksi Direksi Mengundang Dewan
RUPS
Komisaris
Tingkat
Kehadiran
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase dari Seluruh
Kehadiran Kehadiran Kehadiran Rapat
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Nixon L.P. Direktur 173 164 94% 12 12 100% 2 2 100% 95%
Napitupulu Utama
Oni Febriarto Wakil Direktur 173 146 84% 12 12 100% 2 2 100% 85%
Rahardjo Utama
Andi Direktur 46 41 89% 3 2 66% 1 1 100% 88%
Nirwoto* Information
Technology
Elisabeth Direktur Assets 46 46 100% 3 3 100% 1 1 100% 100%
Novie Management
Riswanti*
Jasmin* Direktur 46 44 95% 3 3 100% 1 1 100% 96%
Distribution &
Institutional
Funding
Setiyo Direktur Risk 173 160 92% 12 11 91% 2 2 100% 92%
Wibowo Management
Hirwandi Direktur 173 149 86% 12 10 83% 2 2 100% 86%
Gafar Consumer
Banking
Nofry Rony Direktur 173 166 95% 12 10 83% 2 2 100% 95%
Poetra Finance &
Strategy
Eko Waluyo Direktur 173 153 88% 12 11 91% 2 2 100% 89%
Human
Capital &
Compliance
Hakim Direktur 46 45 98% 3 2 66% 1 1 100% 96%
Putratama* Operations
& Customer
Experience
Muhammad Direktur SME & 46 43 93% 3 3 100% 1 1 100% 94%
Iqbal* Retail Funding
Rully Direktur 127 117 92% 5 5 100% 1 1 100% 92%
Setiawan** Network &
Retail Funding
I Nyoman Direktur 127 123 96% 5 5 100% 1 1 100% 96%
Sugiri Yasa** Operations
Hermita** Direktur 127 116 91% 5 5 100% 1 1 100% 91%
Commercial
Banking
Tan Jacky Direktur 127 127 100% 4 4 100% 1 1 100% 100%
Chen** Information
Technology
Venda Direktur 127 127 100% 4 4 100% 1 1 100% 100%
Yuniarti** Treasury &
International
Banking
674 Laporan Tahunan 2025
Page 244
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rapat Dewan Komisaris
Mengundang Direksi dan Rapat
Rapat Direksi Direksi Mengundang Dewan
RUPS
Komisaris
Tingkat
Kehadiran
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase dari Seluruh
Kehadiran Kehadiran Kehadiran Rapat
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Helmy Afrisa Direktur 127 121 95% - - - - - - 95%
Nugroho*** Corporate
Banking
*) Diberhentikan melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
***) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
Kebijakan terkait pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi telah diatur dalam Pedoman Tata
Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance). Program pendalaman pengetahuan bagi anggota Direksi
meliputi:
1. Program pendalaman pengetahuan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Direksi.
2. Setiap anggota Direksi yang mengikuti program pendalaman pengetahuan seperti seminar, dan/atau pelatihan
diwajibkan untuk menyajikan presentasi kepada anggota lainnya dalam berbagi informasi dan pengetahuan.
3. Materi yang diterima dari program pendalaman pengetahuan harus didokumentasikan dengan baik dalam suatu
bagian tersendiri. Tanggung jawab dokumentasi pada Sekretaris Perusahaan. Materi tersebut harus tersedia jika
suatu saat diperlukan.
Adapun pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti oleh Direksi selama tahun 2025 adalah
sebagai berikut:
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi/Pelatihan
Nixon L.P. Direktur Utama Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Napitupulu Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Oni Febriarto Wakil Direktur Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Rahardjo Utama Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
Pemeliharaan (refreshment) Jakarta, 13 Maret 2025 Garda Multi Talenta
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang
7
BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Andi Nirwoto* Direktur Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Information Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
Technology
Generative Artificial Intelligence: Cambridge, UK, 24 – 26 Cambridge Judge
From Hype to Business Impact Februari 2025 Business School
Pemeliharaan (refreshment) Jakarta, 13 Maret 2025 Garda Multi Talenta
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang
7
Laporan Tahunan 2025 675
Page 245
08 Corporate Governance
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi/Pelatihan
Elisabeth Novie Direktur Assets Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Riswanti* Management Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
Pemeliharaan (refreshment) Sertifikasi Jakarta, 13 Maret 2025 Garda Multi Talenta
Manajemen Risiko Jenjang 7
Jasmin* Direktur Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Distribution & Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
Institutional
Funding Pemeliharaan (refreshment) Jakarta, 13 Maret 2025 Garda Multi Talenta
Sertifikasi Manajemen Risiko
Jenjang 7
Setiyo Wibowo Direktur Risk Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Management Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Hirwandi Gafar Direktur Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Consumer Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
Banking
BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Nofry Rony Direktur Finance Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Poetra & Strategy Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Eko Waluyo Direktur Human Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Capital & Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
Compliance
Pemeliharaan (refreshment) Sertifikasi Jakarta, 13 Maret 2025 Garda Multi Talenta
Manajemen Risiko Jenjang 7
BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Hakim Direktur Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Putratama* Operations Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
& Customer
Experience
Muhammad Direktur SME & Win the Market with Digital Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan
Iqbal* Retail Funding Leadership and Customer Centricity Negara (Persero) Tbk
Pemeliharaan (refreshment) Sertifikasi Jakarta, 13 Maret 2025 Garda Multi Talenta
Manajemen Risiko Jenjang 7
Rully Direktur Network BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
Setiawan** & Retail Funding
Pembekalan & Uji Kompetensi Jakarta, 24 – 25 April 2025 Indonesian Risk
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Professional
Association (IRPA)
Program Executive Overview for Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Board of Director (BoD) Pengembangan
Perbankan Indonesia
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
676 Laporan Tahunan 2025
Page 246
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi/Pelatihan
I Nyoman Direktur BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
Sugiri Yasa** Operations
Pembekalan & Uji Kompetensi Jakarta, 24 – 25 April 2025 Indonesian Risk
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Professional
7 Association (IRPA)
Program Executive Overview for Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Board of Director (BoD) Pengembangan
Perbankan Indonesia
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Hermita** Direktur BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
Commercial
Banking Pembekalan & Uji Kompetensi Jakarta, 24 – 25 April 2025 Indonesian Risk
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Professional
7 Association (IRPA)
Program Executive Overview for Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Board of Director (BoD) Pengembangan
Perbankan Indonesia
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Tan Jacky Direktur Pendalaman Kompetensi KBUMN Jakarta, 6 Maret 2025 Lembaga
Chen** Information BOD-1 Pengembangan
Technology Perbankan Indonesia
BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
Pembekalan & Uji Kompetensi Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Pengembangan
7 Fast Track Perbankan Indonesia
Program Executive Overview for Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Board of Director (BoD) Pengembangan
Perbankan Indonesia
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Venda Direktur Treasury BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
Yuniarti** & International
Banking Pembekalan & Uji Kompetensi Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Pengembangan
7 Fast Track Perbankan Indonesia
Program Executive Overview for Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Board of Director (BoD) Pengembangan
Perbankan Indonesia
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
Helmy Afrisa Direktur BOD Retreat Connecting Leaders Malang, 16 – 17 April 2025 Rumah Perubahan
Nugroho*** Corporate
Banking Pembekalan & Uji Kompetensi Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Pengembangan
7 Fast Track Perbankan Indonesia
Program Executive Overview for Jakarta, 29 – 30 April 2025 Lembaga
Board of Director (BoD) Pengembangan
Perbankan Indonesia
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Solo, 15 – 16 Mei 2025 PT Bank Tabungan
Vision, One Team" Negara (Persero) Tbk
*) Diberhentikan melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
***) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
Laporan Tahunan 2025 677
Page 247
08 Corporate Governance
Program Orientasi Bagi Direksi Baru
Perseroan senantiasa mengadakan Program Orientasi atau Pengenalan bagi anggota Direksi yang baru diangkat
agar saling mengenal dan menjalin kerja sama sebagai satu tim yang solid, komprehensif, efektif. Program orientasi
tersebut juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kondisi Perseroan secara umum. Program
pengenalan Direksi, meliputi:
1. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan Business Ethics di Perseroan.
2. Keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta hal lain yang tidak
diperbolehkan.
3. Gambaran mengenai Perseroan berkaitan dengan tujuan, sifat dan lingkup kegiatan Perseroan, kinerja keuangan,
strategi, rencana jangka pendek dan jangka panjang Perseroan, risiko, pengendalian internal dan masalah-
masalah strategis lainnya.
4. Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan kebijakan
pengendalian internal serta Komite Audit.
Selama tahun 2025, telah dilaksanakan program orientasi kepada anggota Direksi baru yaitu:
1. Bapak Rully Setiawan selaku Direktur Network & Retail Funding;
2. Bapak I Nyoman Sugiri Yasa selaku Direktur Operations;
3. Ibu Hermita selaku Direktur Commercial Banking;
4. Ibu Venda Yuniarti selaku Direktur Treasury & International Banking;
5. Bapak Tan Jacky Chen selaku Direktur Information Technology; dan
6. Bapak Helmy Afrisa Nugroho selaku Direktur Corporate Banking;
dengan jadwal dan agenda sebagai berikut:
No. Agenda Tanggal Pelaksanaan
1. Orientasi fasilitas Direksi dan Tujuan serta lingkup kegiatan Perusahaan sesuai 14 April 2025
Anggaran Dasar
2. Orientasi Compliance, GCG, Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi, Tata 14 April 2025
Tertib Kerja Direksi
3. Orientasi Kinerja keuangan, strategi, rencana usaha jangka pendek dan jangka 14 April 2025
panjang, posisi kompetitif
4. Orientasi Budaya Perusahaan 14 April 2025
5. Orientasi Sistem Pengendalian Internal, Audit Internal dan Eksternal 2 Juli 2025
6. Orientasi Tata Kelola Kebijakan dan Prosedur 2 Juli 2025
7. Orientasi Manajemen Risiko & Tingkat Kesehatan Bank 2 Juli 2025
Pelaksanaan Tugas Direksi
Sepanjang tahun 2025, seluruh Anggota Direksi telah melakukan tugas kepengurusan dan pelaporan
pertanggungjawabannya disampaikan kepada Dewan Komisaris dalam bentuk:
1. Laporan Performance Review
2. Laporan Tingkat Kesehatan Bank
3. Laporan Pemenuhan Fungsi Kepatuhan
4. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
5. Laporan Tindak Lanjut Temuan Audit
Direksi juga telah melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam setiap kegiatan usaha Perseroan
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Melaksanakan kriteria tata kelola perusahaan sesuai POJK dan Peraturan Menteri BUMN.
2. Melaksanakan tata kelola perusahaan sesuai kriteria ASEAN CG Scorecard.
3. Sosialisasi dan implementasi Code of Conduct.
4. Laporan gratifikasi kepada KPK.
5. Self Assessment Pelaksanaan Tata kelola Perusahaan sesuai dengan POJK.
6. Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
678 Laporan Tahunan 2025
Page 248
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi, 2025 untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit,
Sekretaris Perusahaan, Unit Internal dan Unit Manajemen Risiko mencapai lebih dari 100%.
Audit, Unit Manajemen Risiko dan Dasar Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit
Penilaiannya Manajemen Risiko telah melaksanakan tugasnya
dengan baik.
Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam Mekanisme Pengunduran Diri dan
rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite- Pemberhentian Direksi
Komite tersebut berperan dalam mempermudah
monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan RUPS dapat memberhentikan para anggota Direksi
masalah serta pengembangan aspek yang dipandang sewaktu-waktu, apabila dengan alasan yang
strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku. bersangkutan melakukan hal-hal sebagai berikut:
Komite-Komite tersebut meliputi: 1. Tidak dapat memenuhi kewajibannya yang telah
1. Komite Manajemen Risiko disepakati dalam kontrak manajemen.
2. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi 2. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
3. Asset and Liability Management Committee (ALCO) 3. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/atau
4. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan peraturan perundang-undangan.
5. Komite Kredit 4. Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan
6. Komite Human Capital dan/atau negara.
7. Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) 5. Melakukan tindakan yang melanggar etika dan/
8. Komite Pengarah Transformasi atau kepatutan yang seharusnya dihormati sebagai
9. Komite Bisnis Direksi.
10. Komite Environmental, Social, and Governance (ESG) 6. Dinyatakan bersalah dengan keputusan Pengadilan
11. Capital and Subsidiary Committee yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap.
7. Mengundurkan diri.
Untuk mengukur efektivitas kinerja komite di bawah 8. Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi
Direksi dalam membantu Direksi menjalankan kepentingan dan tujuan Perseroan.
pengurusan perusahaan maka dilakukan penilaian
terhadap komite di bawah Direksi. Prosedur penilaian Keputusan pemberhentian karena alasan tersebut
kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi di atas diambil setelah yang bersangkutan diberi
secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja kesempatan untuk membela diri.
Komite di bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan
rapat, kehadiran dalam rapat, dan capaian kinerja Dalam hal antara anggota Direksi atau antara anggota
selama tahun buku serta kompetensi Komite di bawah Direksi dengan anggota Dewan Komisaris terdapat
Direksi. Selama tahun 2025, Direksi menilai bahwa hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat
komite-komite di bawah Direksi telah menjalankan ketiga, baik menurun garis lurus maupun garis ke
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. samping atau hubungan semenda (menantu atau
ipar), maka RUPS berwenang memberhentikan salah
Selain dibantu oleh Komite di Bawah Direksi, dalam seorang di antara mereka.
melaksanakan tugasnya Direksi juga dibantu oleh
unit penunjang antara lain Sekretaris Perusahaan, Unit Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari
Internal Audit dan Unit Manajemen Risiko. Penilaian jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir. Dalam
kinerja untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal hal terdapat anggota Direksi yang mengundurkan
Audit dan Unit Manajemen Risiko dinilai berdasarkan diri, maka anggota Direksi yang bersangkutan wajib
Key Performance Indicator (KPI) yaitu Target Utama. menyampaikan permohonan pengunduran diri
Kolaborasi, Inisiatif dan lainnya. Pencapaian KPI tahun secara tertulis mengenai maksudnya tersebut kepada
perseroan.
Laporan Tahunan 2025 679
Page 249
08 Corporate Governance
Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk 2. Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas,
memutuskan permohonan pengunduran diri anggota wewenang, dan tanggung jawab dengan itikad
Direksi paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah baik, dengan memperhatikan kepentingan para
diterimanya surat pengunduran diri tersebut. Jabatan Pemegang Saham, dan dengan prinsip kehati-
Anggota Direksi berakhir apabila: hatian.
1. Pengunduran dirinya telah efektif. 3. Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris
2. Meninggal dunia. wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
3. Masa jabatannya berakhir. pelaksanaan tata kelola, sistem pengendalian intern
4. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum (termasuk pelaporan keuangan), manajemen risiko,
Pemegang Saham. dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan
5. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah strategis Perseroan, sesuai dengan ketentuan
mempunyai kekuatan hukum yang tetap atau peraturan perundang-undangan, anggaran dasar,
ditaruh di bawah pengampuan berdasarkan suatu dan/atau keputusan RUPS.
keputusan pengadilan. 4. Mengkaji efektivitas dan efisiensi sistem
6. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota pengendalian intern berdasarkan informasi yang
Direksi berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan diperoleh dari Satuan Kerja Audit Intern paling sedikit
peraturan perundang-undangan termasuk pada sekali dalam 1 (satu) tahun, serta melaksanakan
rangkap jabatan yang dilarang. pengawasan dan pemberian nasihat terhadap
pelaksanaan fungsi audit intern lainnya sesuai
Anggota Direksi sewaktu-waktu dapat diberhentikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
untuk sementara oleh Dewan Komisaris dengan anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS/Menteri.
menyebutkan alasannya apabila mereka bertindak 5. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan
bertentangan dengan Anggaran Dasar atau terdapat terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit,
indikasi melakukan tindakan yang merugikan Perseroan pemeriksaan, dan/atau investigasi, termasuk
atau melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan tindak lanjut rekomendasi dari satuan kerja
yang mendesak bagi Perseroan dengan memperhatikan audit intern Perseroan, auditor ekstern, DPS, hasil
ketentuan-ketentuan sebagaimana yang diatur pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau
oleh Anggaran Dasar. Keputusan penguatan atau hasil pengawasan otoritas dan lembaga lain.
pencabutan pemberhentian sementara anggota Direksi 6. Dewan Komisaris bertanggung jawab terhadap
oleh anggota Dewan Komisaris ditetapkan dalam RUPS. pengembangan Unit Usaha Syariah Perseroan.
7. Dewan Komisaris melaksanakan kewajiban lainnya
dalam rangka tugas pengawasan dan pemberian
Dewan Komisaris nasihat, sepanjang tidak bertentangan dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan,
Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang anggaran dasar, dan keputusan RUPS.
bertugas mengawasi, baik secara umum maupun 8. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan
khusus sesuai Anggaran Dasar, serta memberi nasihat Komisaris dilarang ikut serta dalam pengambilan
kepada Direksi demi kepentingan Perseroan, Pemegang keputusan kegiatan operasional Perseroan, kecuali:
Saham, dan pemangku kepentingan. a. Penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan mengenai batas maksimum pemberian kredit
Komisaris dan penyediaan dana besar bagi Perseroan
umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang mengenai batas maksimum penyaluran dana
telah diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja dan penyaluran dana besar bagi Perseroan
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: umum syariah; dan
1. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan b. Hal lain yang ditetapkan dalam anggaran dasar
untuk kepentingan Perseroan atas kebijakan dan Perseroan atau ketentuan peraturan perundang-
jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan undangan.
nasihat kepada Direksi, dan bertanggung jawab atas 9. Pengambilan keputusan kegiatan operasional
pengawasan tersebut, sesuai dengan maksud dan Perseroan oleh Dewan Komisaris sebagaimana
tujuan Perseroan yang ditetapkan dalam ketentuan dimaksud di atas merupakan bagian dari tugas
peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga
dan keputusan RUPS. tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas
pelaksanaan kepengurusan Perseroan.
680 Laporan Tahunan 2025
Page 250
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
10. Dewan Komisaris menelaah transaksi afiliasi Wewenang Dewan Komisaris
dengan memastikan bahwa transaksi afiliasi
tidak mengandung benturan kepentingan, semua Wewenang Dewan Komisaris yang telah diatur dalam
informasi material telah diungkapkan dan informasi Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah
tersebut tidak menyesatkan dan menelaah transaksi sebagai berikut:
benturan kepentingan dengan memastikan bahwa 1. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan
semua informasi material diungkapkan dan kewenangan yang diserahkan dan/atau diberikan
informasi tersebut tidak menyesatkan. kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan
11. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas peraturan perundang-undangan, anggaran dasar,
Jasa Keuangan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak dan/atau keputusan RUPS.
ditemukan: 2. Dewan Komisaris berwenang memberikan
a. Pelanggaran ketentuan peraturan perundang- persetujuan atas rencana strategis, kegiatan,
undangan di bidang keuangan, perbankan, dan laporan, dan/atau dokumen lain yang disusun
yang terkait dengan kegiatan usaha Perseroan; oleh Direksi dan membutuhkan persetujuan Dewan
dan/atau Komisaris dengan mempertimbangkan ketentuan
b. Keadaan atau perkiraan keadaan yang dalam anggaran dasar, peraturan perundang-
dapat membahayakan kelangsungan usaha undangan, dan penetapan Pemegang Saham Seri A
Perseroan. Dwiwarna.
12. Dewan Komisaris mengikuti perkembangan kegiatan 3. Dewan Komisaris berhak memeriksa dokumen
Perseroan dan memberikan pendapat, saran, dan/ Perseroan, memeriksa kekayaan Perseroan,
atau penjelasan kepada RUPS termasuk namun mencocokkan keadaan uang kas dan surat
tidak terbatas pada pemegang saham pengendali berharga, memasuki pekarangan dan bangunan
mengenai setiap masalah yang dianggap penting yang dikuasai dan/atau dipergunakan oleh
bagi kepengurusan Perseroan. Perseroan, serta mengetahui segala kebijakan dan
13. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung tindakan yang telah, sedang, dan akan dijalankan
jawab secara tanggung renteng atas kerugian oleh Direksi.
Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan 4. Dewan Komisaris berhak memiliki hubungan
atau kelalaian anggota Dewan Komisaris dalam komunikasi dan meminta keterangan dan/atau
menjalankan tugasnya, kecuali dapat membuktikan penjelasan dari Direksi dan/atau Pejabat Eksekutif
hal-hal sebagaimana diatur dalam anggaran mengenai segala persoalan yang menyangkut
dasar. pengelolaan Perseroan, termasuk meminta Direksi
dan/atau Pejabat Eksekutif untuk menghadiri Rapat
Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Utama Dewan Komisaris dengan sepengetahuan Direksi.
5. Dewan Komisaris berwenang mengusulkan kepada
Selain sebagaimana tugas sebagai anggota Dewan RUPS atas penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/
Komisaris, Komisaris Utama yang merupakan atau Akuntan Publik yang akan memberikan jasa
koordinator Dewan Komisaris juga memiliki tugas dan audit atas informasi keuangan historis tahunan
tanggung jawab sebagai berikut: dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite
1. Memimpin rapat sebagaimana diatur dalam Audit.
anggaran dasar. 6. Dewan Komisaris berwenang mengajukan calon
2. Memfasilitasi diskusi yang konstruktif. anggota Direksi dan calon anggota DPS kepada
3. Menciptakan budaya etika kerja termasuk Pemegang Saham berdasarkan rekomendasi dari
memelihara hubungan yang efektif dan sehat Komite Remunerasi dan Nominasi untuk diputuskan
dengan Direksi. dalam RUPS.
4. Memberikan saran kepada anggota Dewan 7. Dewan Komisaris berwenang memberhentikan
Komisaris terkait pelaksanaan tugas dan kewajiban sementara anggota Direksi sesuai dengan ketentuan
Dewan Komisaris. Anggaran Dasar.
8. Dewan Komisaris berwenang menggunakan tenaga
ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka waktu
tertentu atas beban Perseroan, jika dianggap
perlu dan dengan memperhatikan ketentuan yang
berlaku.
Laporan Tahunan 2025 681
Page 251
08 Corporate Governance
9. Dewan Komisaris berwenang melakukan tindakan a. Melepaskan, memindahtangankan, dan/
pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu atau mengagunkan aset Perseroan dengan
untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kriteria dan nilai melebihi jumlah tertentu yang
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan. ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali aset
10. Dewan Komisaris berwenang menghadiri rapat yang dicatat sebagai persediaan, dengan
Direksi dan memberikan pandangan-pandangan memperhatikan ketentuan di bidang pasar
terhadap hal-hal yang dibicarakan. modal dan sektor perbankan;
11. Dewan Komisaris berwenang berhak diberikan b. Menghapusbukukan aset tetap karena kondisi
honorarium, tunjangan dan/atau fasilitas termasuk tertentu yang:
tantiem dan santunan purna jabatan yang sejenis - Hilang
dan jumlahnya ditetapkan oleh RUPS dengan - Musnah
memperhatikan ketentuan peraturan perundang- - Rusak yang tidak dapat dipindahtangankan
undangan. (total lost)
12. Dewan Komisaris melaksanakan kewenangan - Biaya pemindahtanganannya lebih besar
pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan daripada nilai ekonomis yang diperoleh dari
ketentuan peraturan perundang-undangan, pemindahtanganan.
anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS. - Dibongkar untuk tidak dibangun kembali
sehubungan dengan adanya program lain
Keputusan yang Perlu Mendapat yang telah direncanakan RKAP;
Persetujuan Dewan Komisaris - Dibongkar untuk dibangun kembali
sehubungan dengan adanya program
Dengan memperhatikan Anggaran Dasar, peraturan pemerintah; dan/atau
perundang-undangan dan ketentuan di bidang - Berdasarkan ketentuan peraturan
Pasar Modal, perbuatan-perbuatan Direksi yang perlu perundang-undangan dan/atau putusan
mendapat persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris: pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,
1. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris aset tetap tersebut tidak lagi dimiliki atau
dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan dikuasai oleh Perseroan.
kegiatan operasional Perseroan, kecuali: c. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha
a. Penyediaan dana kepada pihak terkait atau pihak lain, dalam bentuk kerja sama
sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai operasi (KSO), kerja sama usaha (KSU), kerja
batas maksimum pemberian kredit bank umum; sama lisensi, Bangun Guna Serah (Build, Operate
dan and Transfer/BOT), Bangun Serah Guna (Build,
b. hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Transfer and Operate/BTO), Bangun Guna Milik
Dasar Perseroan atau peraturan perundang- (Build, Operate and Own/BOO) dan perjanjian
undangan. perjanjian lain yang mempunyai sifat yang
2. Pengambilan keputusan kegiatan operasional sama yang jangka waktunya ataupun nilainya
Perseroan oleh Dewan Komisaris sebagaimana melebihi dari yang ditetapkan oleh Dewan
dimaksud di atas merupakan bagian dari tugas Komisaris;
pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga d. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan;
tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas e. Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) tingkat
pelaksanaan kepengurusan Perseroan. di bawah Direksi;
3. Dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan, f. Melakukan penyertaan modal dengan nilai
peraturan perundang-undangan, dan ketentuan tertentu yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris
di bidang Pasar Modal, dan penetapan Pemegang pada perseroan lain, anak perusahaan, dan
Saham Seri A Dwiwarna terhadap batasan dan perusahaan patungan yang tidak dalam rangka
kriteria perbuatan Direksi yang harus mendapat penyelamatan piutang dengan memperhatikan
persetujuan dari Dewan Komisaris dan/atau ketentuan di bidang Pasar Modal;
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, perbuatan- g. Mendirikan anak perusahaan dan/atau
perbuatan Direksi yang harus mendapat persetujuan perusahaan patungan dengan nilai tertentu
tertulis dari Dewan Komisaris terdiri dari: yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar
Modal;
682 Laporan Tahunan 2025
Page 252
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
h. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi b. Penginian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery
calon anggota Direksi dan Dewan Komisaris Plan);
pada anak perusahaan dan/atau perusahaan c. Penginian Rencana Resolusi (Resolution Plan);
patungan yang memberikan kontribusi signifikan d. Kebijakan internal Perseroan sebagaimana
kepada Perseroan dan/atau bernilai strategis diatur dalam peraturan perundang-undangan;
yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris; e. Pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris
i. Melakukan penggabungan, peleburan, Perseroan dan Kepala Satuan Kerja Audit Intern
pengambilalihan, pemisahan, dan pembubaran Perseroan; dan
anak perusahaan dan perusahaan patungan f. Perbuatan lain sepanjang diatur dalam
dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan peraturan perundang-undangan dan/atau
Komisaris dengan memperhatikan ketentuan di yang dinilai oleh Dewan Komisaris memerlukan
bidang Pasar Modal dan perbankan; persetujuan Dewan Komisaris.
j. Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk 9. Permintaan Direksi untuk mendapat persetujuan
dalam transaksi material sebagaimana Dewan Komisaris diajukan kepada Dewan Komisaris
ditetapkan oleh peraturan perundang- secara tertulis dan telah dinyatakan memenuhi
undangan di bidang Pasar Modal dengan nilai ketentuan internal serta perundangan yang berlaku.
tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris, Terhadap permintaan Direksi tersebut, Dewan
kecuali tindakan tersebut termasuk dalam Komisaris agar dapat menyampaikan keputusan
transaksi material yang dikecualikan oleh secara tertulis dalam jangka waktu paling lama
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya surat
di bidang Pasar Modal; dan permohonan dari Direksi atau sejak permohonan
k. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan diterima secara lengkap.
dalam RKAP. 10. Dalam hal persetujuan Dewan Komisaris dimaksud
4. Penetapan batasan dan/atau kriteria oleh Dewan juga memerlukan persetujuan Pemegang Saham
Komisaris untuk hal sebagaimana dimaksud pada Seri A Dwiwarna, maka Dewan Komisaris mengajukan
angka 3 huruf a, b, c, f, g, h, dan i dilakukan oleh permohonan kepada Pemegang Saham Seri A
Dewan Komisaris setelah mendapatkan persetujuan Dwiwarna setelah permohonan Direksi diterima
Pemegang Saham seri A Dwiwarna. secara lengkap oleh Dewan Komisaris. Selanjutnya
5. Persetujuan Dewan Komisaris khusus berkenaan Dewan Komisaris agar dapat menyampaikan
dengan angka 3 huruf a, b, e, f, g, h, dan i dilakukan keputusan secara tertulis kepada Direksi setelah
oleh Dewan Komisaris setelah mendapatkan diterimanya keputusan dari Pemegang Saham Seri
persetujuan Pemegang Saham seri A Dwiwarna. A Dwiwarna.
6. Tindakan Direksi yang dimaksud pada angka
3 huruf a dan c, sepanjang diperlukan dalam Masa Jabatan Dewan Komisaris
rangka pelaksanaan kegiatan usaha yang lazim
dilakukan dalam bidang usaha perbankan dengan Para anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka
memperhatikan ketentuan peraturan perundang- waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS
undangan, tidak memerlukan persetujuan Dewan yang mengangkatnya dan berakhir pada penutupan
Komisaris dan/atau RUPS. RUPS Tahunan yang ke-5 (lima) setelah tanggal
7. Tindakan Direksi sebagaimana dimaksud pada pengangkatannya, dengan syarat tidak boleh melebihi
angka 3 huruf b angka (2), angka (3), dan angka jangka waktu 5 (lima) tahun, dengan memperhatikan
(8) dilakukan setelah mendapatkan persetujuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Modal, namun dengan tidak mengurangi hak dari RUPS
8. Selain sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan para
angka 3, Perbuatan Direksi yang membutuhkan anggota Dewan Komisaris sebelum masa jabatannya
persetujuan Dewan Komisaris adalah sebagai berakhir.
berikut:
a. Rencana Bisnis Perseroan dan Rencana Kerja Setelah masa jabatannya berakhir, para anggota
dan Anggaran Tahunan Perseroan, termasuk Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh Rapat
perubahan dan tambahannya, serta rencana Umum Pemegang Saham untuk 1 (satu) kali masa
Perseroan lainnya sebagaimana diatur dalam jabatan.
peraturan perundang-undangan;
Laporan Tahunan 2025 683
Page 253
08 Corporate Governance
Persyaratan Anggota Dewan Komisaris 9. Komisaris Independen tidak mempunyai hubungan
usaha baik langsung maupun tidak langsung yang
Persyaratan anggota Dewan Komisaris yang diatur berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.
dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris 10. Komisaris Independen tidak mempunyai saham baik
adalah sebagai berikut: langsung maupun tidak langsung pada Perseroan.
1. Anggota Dewan Komisaris merupakan orang 11. Komisaris dapat beralih menjadi Komisaris
perseorangan yang memenuhi persyaratan Independen pada Perseroan atau kelompok usaha
pada saat diangkat dan selama menjabat sesuai Perseroan dengan memenuhi persyaratan sebagai
ketentuan pada anggaran dasar dan peraturan Komisaris Independen.
perundang-undangan. 12. Komisaris yang akan beralih menjadi Komisaris
2. Anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan Independen pada Perseroan wajib menjalani masa
penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai tunggu paling singkat 1 (satu) tahun.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai 13. Peralihan dari Komisaris menjadi Komisaris
penilaian kemampuan dan kepatutan bagi lembaga Independen wajib memperoleh persetujuan Otoritas
jasa keuangan. Jasa Keuangan melalui penilaian kemampuan dan
3. Anggota Dewan Komisaris yang telah memenuhi kepatutan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
persyaratan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Keuangan mengenai penilaian kemampuan dan
selama menjabat wajib memiliki: kepatutan bagi lembaga jasa keuangan.
a. Integritas;
b. Kompetensi; dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
c. Reputasi yang baik. Komisaris
4. Anggota Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu)
orang wajib berdomisili di Indonesia. Dewan Komisaris telah memiliki pedoman dan tata tertib
5. Calon Komisaris Independen harus memiliki: kerja yang diatur dalam Keputusan Dewan Komisaris
a. Pengetahuan di bidang perbankan yang Nomor 18/KOM/BTN/2024 tentang Pedoman dan Tata
memadai dan relevan dengan jabatan sebagai Tertib Kerja Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara
Komisaris Independen; dan (Persero) Tbk. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
b. Pengalaman di bidang perbankan dan/atau Komisaris disusun berdasarkan prinsip-prinsip hukum
bidang keuangan. korporasi, ketentuan Anggaran Dasar, peraturan dan
6. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif ketentuan perundang-undangan, arahan Pemegang
atau pihak yang mempunyai hubungan dengan Saham, serta praktik-praktik terbaik penerapan tata
Perseroan yang dapat memengaruhi kemampuan kelola perusahaan.
yang bersangkutan untuk bertindak independen
wajib menjalani masa tunggu paling singkat 1 (satu) Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris dapat
tahun sebelum menjadi Komisaris Independen. memberikan panduan pelaksanaan tugas Dewan
7. Masa tunggu bagi: Komisaris dengan lebih terarah dan efektif serta dapat
a. Mantan Direktur Utama pada Perseroan; dan digunakan sebagai salah satu alat penilaian kinerja
b. Mantan anggota Direksi yang membawahkan Dewan Komisaris. Adapun isi Pedoman dan Tata Tertib
fungsi pengawasan atau Pejabat Eksekutif yang Kerja Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
melakukan fungsi pengawasan pada Perseroan,
paling singkat 6 (enam) bulan sebelum menjadi
Komisaris Independen pada Perseroan.
8. Komisaris Independen tidak memiliki hubungan
keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan
kepemilikan, hubungan afiliasi, dan/atau hubungan
keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lain,
anggota Direksi, dan/atau pemegang saham
pengendali atau hubungan dengan Perseroan yang
dapat memengaruhi kemampuan untuk bertindak
independen.
684 Laporan Tahunan 2025
Page 254
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 Istilah dan Pengertian
Pasal 2 Struktur dan Komposisi
Pasal 3 Kriteria Keanggotaan
Pasal 4 Pengangkatan
Bab II Keanggotaan
Pasal 5 Masa Jabatan
Pasal 6 Rangkap Jabatan
Pasal 7 Pemberhentian
Pasal 8 Tugas dan Kewajiban
Bab III Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang
Pasal 9 Wewenang
Pasal 10 Jenis Rapat
Pasal 11 Pemanggilan dan Penyelenggaraan Rapat
Pasal 12 Materi Rapat
Bab IV Rapat
Pasal 13 Pimpinan Rapat
Pasal 14 Pengambilan Keputusan
Pasal 15 Dokumentasi Rapat
Pasal 16 Etika Kerja
Pasal 17 Larangan
Pasal 18 Perencanaan Kerja
Pasal 19 Pembagian Kerja
Bab V Mekanisme Kerja
Pasal 20 Waktu Kerja
Pasal 21 Penilaian dan Evaluasi Kerja
Pasal 22 Pelaporan dan Pertanggungjawaban
Pasal 23 Pola Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
Pasal 24 Sekretaris Dewan Komisaris
Bab VI Organ Pendukung
Pasal 25 Komite Di Bawah Dewan Komisaris
Pasal 26 Pengembangan Kompetensi
Bab VII Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan Pasal 27 Pelatihan
Pasal 28 Sertifikasi
Bab VIII Lain-lain Pasal 29 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Pembidangan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Pembidangan tugas pengawasan Dewan Komisaris sebagai berikut:
Sebelum RUPST Tahun Buku 2024
Nama Jabatan Bidang Tugas
Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen* Komite Remunerasi & Nominasi
Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen* Komite Audit
Komite Remunerasi & Nominasi
Laporan Tahunan 2025 685
Page 255
08 Corporate Governance
Nama Jabatan Bidang Tugas
Armand B. Arief Komisaris Independen* Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi & Nominasi
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen* Komite Audit
Komite Remunerasi & Nominasi
Andin Hadiyanto Komisaris* Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi & Nominasi
Herry Trisaputra Zuna Komisaris* Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi & Nominasi
Himawan Arief Sugoto Komisaris* Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi & Nominasi
Adi Sulistyowati Komisaris Independen* Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi & Nominasi
Bambang Widjanarko Komisaris Independen* Komite Audit
Komite Remunerasi & Nominasi
*) Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Setelah RUPST Tahun Buku 2024
Nama Jabatan Bidang Tugas
Suryo Utomo Komisaris Utama* Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi & Nominasi
Dwi Ary Purnomo Wakil Komisaris Utama* Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi & Nominasi
Fahri Hamzah Komisaris* Komite Remunerasi & Nominasi
Ida Nuryanti Komisaris Independen* Komite Remunerasi & Nominasi
Komite Audit
Panangian Simanungkalit Komisaris Independen* Komite Pemantau Risiko
Komite Audit
Komite Remunerasi & Nominasi
Pietra Machreza Paloh Komisaris Independen* Komite Audit
Komite Remunerasi & Nominasi
*) Diangkat dalam RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan d. pengurus partai politik dan/atau calon/anggota
Komisaris legislatif, calon kepala/wakil kepala daerah, dan/
atau kepala/wakil kepala daerah;
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang merangkap e. pada jabatan lain yang dapat menimbulkan
jabatan: benturan kepentingan dalam pelaksanaan
a. sebagai anggota direksi, anggota dewan tugas sebagai anggota Dewan Komisaris; dan/
komisaris, anggota DPS, atau pejabat eksekutif atau
pada lembaga keuangan atau perusahaan f. pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan
keuangan baik bank maupun bukan bank; peraturan perundang-undangan.
b. sebagai anggota direksi, anggota dewan 2. Tidak termasuk rangkap jabatan di atas, dalam hal:
komisaris, anggota DPS, atau pejabat a. anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai
eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga anggota direksi, anggota dewan komisaris, atau
atau perusahaan bukan keuangan, baik yang pejabat eksekutif yang melaksanakan fungsi
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri; pengawasan pada 1 (satu) perusahaan anak
c. pada bidang tugas fungsional pada lembaga bukan bank yang dikendalikan oleh Perseroan;
keuangan bank dan/atau lembaga keuangan b. Komisaris menjalankan tugas fungsional dari
bukan bank yang berkedudukan di dalam pemegang saham Perseroan yang berbentuk
maupun di luar negeri; badan hukum pada Perseroan dan/atau
kelompok usaha Perseroan; dan/atau
686 Laporan Tahunan 2025
Page 256
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
c. anggota Dewan Komisaris menduduki 4. Terhadap calon anggota Dewan Komisaris yang
jabatan pada organisasi atau lembaga memiliki jabatan sebagaimana dimaksud pada
nirlaba, sepanjang tidak mengakibatkan yang angka 2 wajib membuat pernyataan untuk:
bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas a. menjaga integritas;
dan tanggung jawab sebagai anggota Dewan b. menghindari segala bentuk benturan
Komisaris. kepentingan; dan
3. Dengan pertimbangan tertentu, Otoritas Jasa c. menghindari tindakan yang dapat merugikan
Keuangan dapat menetapkan kebijakan mengenai Perseroan dan/atau menyebabkan Perseroan
jabatan rangkap sebagaimana dimaksud melanggar prinsip kehati-hatian, selama
pada angka 1 huruf c di atas, sepanjang tidak menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan 5. Komisaris Independen dilarang merangkap jabatan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai sebagai pejabat publik.
anggota Dewan Komisaris.
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/Instansi
Nama Jabatan
Instansi Lain Lain
Chandra M. Hamzah* Komisaris Utama/ Co-Founder & Senior Partner Assegaf Hamzah and Partners
Independen Lawfirm
Suryo Utomo** Komisaris Utama Kepala Badan Teknologi, Informasi, Kementerian Keuangan
dan Intelijen Keuangan
Iqbal Latanro* Wakil Komisaris Utama/ - -
Independen
Dwi Ary Purnomo** Wakil Komisaris Utama Deputi Bidang Keuangan dan Badan Pengaturan BUMN
Manajemen Risiko Badan
Pengaturan BUMN
Armand B. Arief* Komisaris Independen Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk
Sentot A. Sentausa* Komisaris Independen - -
Andin Hadiyanto* Komisaris Kepala Badan Pendidikan dan Kementerian Keuangan
Pelatihan Keuangan (BPPK)
Plt. Direktur Utama Lembaga
Pengelola Dana Pendidikan
Himawan Arief Komisaris Penasihat Utama Menteri Agraria Kementerian Agraria dan Tata
Sugoto* dan Tata Ruang/Kepala Badan Ruang/Kepala Badan Pertanahan
Pertanahan Nasional Bidang Nasional
Ekonomi Pertanahan
Herry Trisaputra Zuna* Komisaris Penata Kelola Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan
Ahli Utama Perumahan Rakyat
Adi Sulistyowati* Komisaris Independen - -
Bambang Komisaris Independen - -
Widjanarko*
Fahri Hamzah** Komisaris Wakil Menteri Perumahan dan Kementerian Perumahan dan
Kawasan Permukiman Kawasan Permukiman
Ida Nuryanti** Komisaris Independen² - -
Panangian Komisaris Independen - -
Simanungkalit**
Pietra Machreza Komisaris Independen - -
Paloh**
*) Informasi dilaporkan hingga berakhirnya masa jabatan. Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat dalam pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Laporan Tahunan 2025 687
Page 257
08 Corporate Governance
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan yang bersangkutan tidak boleh melibatkan diri
Komisaris dalam proses pengambilan keputusan Perseroan
yang berkaitan dengan hal tersebut.
Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam pengambilan 6. Tidak meminta, menerima, mengizinkan, dan/atau
keputusan yang terkait dengan kegiatan operasional menyetujui untuk menerima imbalan, komisi, uang
perbankan, kecuali untuk penyediaan dana kepada tambahan, pelayanan, uang, barang berharga,
pihak terkait dan hal-hal lain yang diatur dalam dan/atau segala sesuatu yang mempunyai nilai
Anggaran Dasar Perseroan atau peraturan perundang- ekonomis atau manfaat lain, untuk keuntungan
undangan. Keterlibatan atau persetujuan Dewan pribadi, keluarga, dan pihak lain, dalam pelaksanaan
Komisaris dimaksud, tidak meniadakan tanggung kegiatan usaha Perseroan dan kegiatan lain terkait
jawab Direksi dalam pelaksanaan kepengurusan dengan Perseroan.
Bank. Dewan Komisaris juga dilarang terlibat dalam 7. Dalam hal pemberian kredit kepada anggota Dewan
pengambilan keputusan yang dapat menimbulkan Komisaris, harus berdasarkan batas kewajaran
benturan kepentingan dan/atau bertentangan dengan sesuai dengan peraturan Bank yang berlaku tanpa
peraturan perundangan dan etika jabatan. Oleh karena membedakan dengan nasabah lainnya (arm’s
itu Dewan Komisaris wajib menghindari terjadinya length basis).
benturan kepentingan dengan senantiasa melakukan
hal-hal sebagai berikut: Komisaris Independen
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak
mengurangi keuntungan Perseroan dalam hal Komposisi anggota Dewan Komisaris Perseroan Per
terjadi benturan kepentingan. 31 Desember 2025 berjumlah 6 (enam) orang anggota
2. Melakukan pengungkapan kepemilikan sahamnya dengan 3 (tiga) orang di antaranya sebagai Komisaris
dan/atau keluarganya yang mencapai 5% (lima Independen atau sebanyak 50,00% (lima puluh persen)
persen) atau lebih pada Perseroan maupun dari total anggota Dewan Komisaris yang ada. Komposisi
Perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan anggota Dewan Komisaris telah memenuhi ketentuan
luar negeri. Peraturan OJK nomor 17 tahun 2023 tentang Penerapan
3. Melakukan pengungkapan hubungan kekeluargaan, Tata Kelola Bagi Bank Umum yang mengatur bahwa
hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, Komisaris Independen wajib paling sedikit 50% (lima
hubungan kepemilikan dengan anggota Dewan puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris.
Komisaris lain, anggota Direksi, pemegang saham
pengendali Perseroan, dan/atau pihak lainnya Kriteria Penentuan Komisaris Independen
dalam rangka bisnis Perseroan.
4. Melakukan pengungkapan adanya jabatan rangkap. Kriteria Komisaris Independen mengacu pada
5. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan ketentuan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014
keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya tanggal 08 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan
benturan kepentingan dan anggota Dewan Komisaris Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Adapun
kriteria Komisaris Independen adalah sebagai berikut:
688 Laporan Tahunan 2025
Page 258
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris
Independen Chandra
Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Ida Panangian Pietra M.
M.
Latanro* B. Arief* Sentausa* Sulistyowati* Widjanarko* Nuryanti** Simanungkalit** Paloh**
Hamzah*
Bukan merupakan
orang yang bekerja
atau mempunyai
wewenang
dan tanggung
jawab untuk
merencanakan,
memimpin,
mengendalikan,
atau mengawasi
kegiatan Emiten
atau Perusahaan
Publik tersebut
dalam waktu 6
(enam) bulan
terakhir, kecuali
untuk pengangkatan
kembali sebagai
Komisaris
Independen Emiten
atau Perusahaan
Publik pada periode
berikutnya.
Tidak mempunyai
saham baik
langsung maupun
tidak langsung
pada Emiten atau
Perusahaan Publik
tersebut.
Tidak mempunyai
hubungan Afiliasi
dengan Emiten
atau Perusahaan
Publik, anggota
Dewan Komisaris,
anggota Direksi, atau
pemegang saham
utama Emiten atau
Perusahaan Publik
tersebut
Tidak mempunyai
hubungan usaha
baik langsung
maupun tidak
langsung yang
berkaitan dengan
kegiatan usaha
Emiten atau
Perusahaan Publik
tersebut
*) Informasi dilaporkan hingga berakhirnya masa jabatan. Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat dalam pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Laporan Tahunan 2025 689
Page 259
08 Corporate Governance
Pernyataan Komisaris Independen Di samping membuat pernyataan independensi,
anggota Dewan Komisaris juga berkewajiban untuk
Komisaris Independen Perseroan telah membuat dan melapor apabila terjadi perubahan status yang
menandatangani Surat Pernyataan Independensi memengaruhi independensinya serta memastikan
dan telah disampaikan kepada OJK, dengan masing- praktik ini telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip
masing pernyataan sebagai berikut: GCG.
1. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan
kepengurusan, hubungan kepemilikan, dan/atau Di samping membuat pernyataan independensi,
hubungan keluarga dengan Perseroan, yang dapat anggota Dewan Komisaris juga berkewajiban untuk
memengaruhi kemampuan Komisaris Independen melapor apabila terjadi perubahan status yang
untuk bertindak independen sebagaimana diatur memengaruhi independensinya serta memastikan
dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang praktik ini telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip
mengatur mengenai Penerapan Tata Kelola Bagi GCG.
Bank Umum;
2. Apabila di kemudian hari ditemukan bahwa Secara terperinci, surat pernyataan independensi yang
Komisaris Independen memiliki hubungan dimaksud sebagaimana yang tercantum di bawah ini:
sebagaimana dimaksud pada angka 1, maka
Komisaris Independen bersedia melepaskan
jabatan dan bersedia untuk diganti.
690 Laporan Tahunan 2025
Page 260
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Laporan Tahunan 2025 691
Page 261
08 Corporate Governance 692 Laporan Tahunan 2025
Page 262
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rapat Dewan Komisaris pemanggilan dan tanggal rapat, atau dalam waktu
yang lebih singkat jika dalam keadaan mendesak.
Kebijakan Rapat 7. Pemanggilan tidak diperlukan untuk rapat-rapat
yang telah dijadwalkan berdasarkan keputusan
JENIS RAPAT Rapat Dewan Komisaris yang diadakan sebelumnya.
1. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat 8. Pemanggilan harus mencantumkan acara, tanggal,
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 waktu, dan tempat rapat.
(satu) bulan yang selanjutnya disebut dengan rapat 9. Rapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan
Dewan Komisaris. atau di tempat lain di dalam wilayah Republik
2. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan.
bersama Direksi secara berkala paling sedikit 1 10. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
(satu) kali dalam 1 (satu) bulan yang selanjutnya mengambil keputusan yang mengikat apabila
disebut dengan rapat Dewan Komisaris bersama dihadiri dan atau diwakili oleh lebih dari ½ (satu per
Direksi. dua) jumlah anggota Dewan Komisaris.
3. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat 11. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib menghadiri
bersama Dewan Pengawas Syariah secara berkala paling sedikit 75% (tujuh puluh lima persen) dari
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan masing-masing jumlah Rapat Dewan Komisaris,
yang selanjutnya disebut dengan rapat Dewan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, dan
Komisaris bersama DPS. Rapat Dewan Komisaris bersama DPS yang
4. Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat diselenggarakan dalam 1 (satu) tahun buku.
sewaktu-waktu atas permintaan 1 (satu)
atau beberapa anggota Dewan Komisaris, MATERI RAPAT
anggota Direksi, dan/atau anggota DPS, dengan 1. Materi rapat didistribusikan kepada seluruh peserta
menyebutkan hal-hal yang akan dibicarakan. rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum
rapat diselenggarakan.
PEMANGGILAN DAN PENYELENGGARAAN RAPAT 2. Dalam hal rapat diselenggarakan di luar jadwal
1. Rapat Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris dengan alasan mendesak dan sangat penting,
bersama Direksi, dan Rapat Dewan Komisaris materi rapat dapat disampaikan sebelum rapat
bersama DPS diselenggarakan jika dihadiri diselenggarakan.
mayoritas anggota Dewan Komisaris.
2. Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri PIMPINAN RAPAT
oleh seluruh anggota Dewan Komisaris secara fisik 1. Rapat dipimpin oleh Komisaris Utama.
paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. 2. Dalam hal Komisaris Utama tidak hadir atau
3. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak dapat berhalangan, maka Wakil Komisaris Utama yang
menghadiri rapat secara fisik, maka anggota Dewan memimpin rapat, atau anggota Dewan Komisaris
Komisaris dapat menghadiri rapat dengan melalui yang ditunjuk oleh Komisaris Utama yang memimpin
media telekonferensi, video telekonferensi, atau rapat apabila pada saat yang bersamaan Wakil
sarana media elektronik lainnya sesuai dengan Komisaris Utama tidak hadir atau berhalangan, atau
ketentuan peraturan perundang-undangan. anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Wakil
4. Pemanggilan rapat harus dilakukan oleh Komisaris Komisaris Utama yang memimpin rapat apabila
Utama dan dalam hal Komisaris Utama berhalangan, pada saat yang bersamaan Komisaris Utama
hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak tidak hadir atau berhalangan dan tidak melakukan
mana pun, pemanggilan rapat dilakukan oleh Wakil penunjukan.
Komisaris Utama. 3. Apabila Komisaris Utama tidak ada atau
5. Dalam hal Wakil Komisaris Utama berhalangan berhalangan karena sebab apa pun, hal mana tidak
karena sebab apa pun, hal mana tidak perlu perlu dibuktikan kepada pihak ketiga dan tidak ada
dibuktikan kepada pihak mana pun, maka Wakil Komisaris Utama, maka rapat dipimpin oleh
pemanggilan rapat dilakukan oleh salah seorang anggota Dewan Komisaris yang hadir dan dipilih
anggota Dewan Komisaris. dalam rapat tersebut.
6. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus 4. Dalam hal Komisaris Utama tidak melakukan
dilakukan secara tertulis dan disampaikan atau penunjukan, maka anggota Dewan Komisaris yang
diserahkan langsung kepada setiap anggota Dewan paling lama menjabat sebagai anggota Dewan
Komisaris dengan tanda terima yang memadai, Komisaris bertindak sebagai pimpinan rapat.
atau dengan pos tercatat, atau dengan jasa kurir 5. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang paling
atau dengan telex, faksimile, atau surat elektronik lama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris
(surel) paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat lebih dari satu orang, maka anggota Dewan
diadakan, dengan tidak memperhitungkan tanggal Komisaris yang tertua dalam usia bertindak sebagai
pimpinan rapat.
Laporan Tahunan 2025 693
Page 263
08 Corporate Governance
6. Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Komisaris sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal
Utama, maka dalam hal Komisaris Utama tidak hadir lain dilakukan secara lisan, kecuali pimpinan rapat
atau berhalangan, maka Rapat Dewan Komisaris menentukan lain tanpa ada keberatan berdasarkan
dipimpin oleh seorang anggota Dewan Komisaris suara terbanyak dari yang hadir.
lainnya yang ditunjuk oleh Komisaris Utama. 10. Apabila terdapat hal-hal mendesak dan sangat
penting untuk Perseroan, maka Dewan Komisaris
PENGAMBILAN KEPUTUSAN dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa
1. Dewan Komisaris merupakan majelis dan setiap mengadakan Rapat Dewan Komisaris dengan
anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak ketentuan semua anggota Dewan Komisaris telah
sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan keputusan diberitahu secara tertulis dan semua anggota
Dewan Komisaris. Dewan Komisaris memberikan persetujuan
2. Segala keputusan Dewan Komisaris diambil dalam mengenai usul yang diajukan secara tertulis serta
rapat Dewan Komisaris. menandatangani persetujuan tersebut.
3. Pengambilan keputusan rapat Dewan Komisaris 11. Keputusan yang diambil dengan cara demikian
wajib terlebih dahulu dilakukan berdasarkan mempunyai kekuatan yang sama dengan
musyawarah untuk mufakat. keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat
4. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah Dewan Komisaris.
untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan harus 12. Segala keputusan Dewan Komisaris bersifat
diambil dengan pemungutan suara berdasarkan mengikat bagi seluruh anggota Dewan Komisaris.
suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari 13. Setiap anggota Dewan Komisaris yang secara
jumlah suara yang sah yang dikeluarkan dalam pribadi dengan cara apa pun, baik secara langsung
rapat yang bersangkutan. maupun secara tidak langsung, mempunyai
5. Setiap anggota Dewan Komisaris berhak kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak, atau
mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) kontrak yang diusulkan dalam mana Perseroan
suara untuk setiap anggota Dewan Komisaris lain menjadi salah satu pihaknya, harus dinyatakan
yang diwakilinya sah dalam rapat tersebut. sifat kepentingannya dalam suatu Rapat Dewan
6. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) usulan, maka Komisaris dan tidak berhak untuk ikut dalam
dilakukan pemilihan ulang sehingga salah 1 (satu) pengambilan keputusan mengenai hal-hal yang
usulan memperoleh suara lebih dari ½ (satu per berhubungan dengan transaksi atau kontrak
dua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. tersebut.
7. Suara blangko dianggap menyetujui usul yang
diajukan dalam rapat. DOKUMENTASI RAPAT
8. Suara yang tidak sah dianggap tidak ada dan tidak 1. Dokumentasi penyelenggaraan rapat wajib
dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dituangkan dalam Risalah Rapat.
dikeluarkan dalam rapat. 2. Dewan Komisaris wajib membuat risalah
9. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan rapat sebagaimana dimaksud pada dan
dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan, didokumentasikan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
694 Laporan Tahunan 2025
Page 264
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Risalah Rapat Dewan Komisaris harus dibuat oleh Rapat Internal Dewan Komisaris
seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh
pimpinan rapat serta kemudian ditandatangani RENCANA RAPAT INTERNAL DEWAN KOMISARIS
oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir
dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan Berdasarkan Program Kerja Dewan Komisaris tahun 2025,
Komisaris. Dewan Komisaris merencanakan menyelenggarakan
4. Risalah Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi rapat Dewan Komisaris dilakukan sebanyak 48 (empat
harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam puluh delapan) kali dalam 1 (satu) tahun atau 4
rapat yang ditunjuk oleh pimpinan rapat serta (empat) kali dalam 1 (satu) bulan dari persyaratan
kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota penyelenggaraan minimal di Peraturan OJK sebanyak
Dewan Komisaris dan anggota Direksi yang hadir 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan. Pelaksanaan rapat
dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan Dewan Komisaris pada umumnya diselenggarakan
Komisaris dan anggota Direksi. pada hari Rabu atau sesuai kebutuhan.
5. Risalah Rapat Dewan Komisaris bersama DPS
harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam Dewan Komisaris juga melakukan Rapat bersama
rapat yang ditunjuk oleh pimpinan rapat serta Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris yang secara
kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota garis besar akan membahas agenda sebagai berikut:
Dewan Komisaris dan anggota DPS yang hadir • Isu Terkini.
dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan • Reviu/Kajian terhadap laporan/surat masuk dan
Komisaris dan anggota DPS. perkembangan tindak lanjut nasihat/arahan
6. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat kepada Direksi sebelumnya.
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat • Paparan Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris
beserta alasan perbedaan pendapat. berupa usulan, pendapat/rekomendasi kepada
7. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris dan/ Dewan Komisaris mengenai reviu/kajian yang
atau anggota Direksi yang tidak menandatangani telah dilakukan untuk selanjutnya dapat menjadi
hasil rapat, yang bersangkutan wajib menyebutkan masukan bagi Dewan Komisaris dalam memberikan
alasannya secara tertulis dalam surat tersendiri arahan dan nasihat kepada Direksi sebagai bentuk
yang dilekatkan pada risalah rapat. pengawasan aktif Dewan Komisaris.
8. Risalah rapat wajib didokumentasikan oleh
Perseroan. REALISASI RAPAT INTERNAL DEWAN KOMISARIS
9. Risalah rapat merupakan bukti yang sah untuk para
anggota Dewan Komisaris dan untuk pihak ketiga Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah
mengenai keputusan yang diambil dalam rapat melaksanakan rapat Dewan Komisaris sebanyak 56
yang bersangkutan. (lima puluh enam) kali. Secara terperinci disampaikan
dalam tabel sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025 695
Page 265
08 Corporate Governance
Tabel Rapat Dewan Komisaris
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang
No. Tanggal Agenda
Hamzah¹ Latanro¹ B. Arief¹ Sentausa¹ Sulistyowati¹ Widjanarko¹
1 8 Januari • Surat Masuk berhalangan hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil hadir
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
2 15 Januari • Surat Masuk berhalangan hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil hadir
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
3 22 Januari • Surat Masuk berhalangan hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil hadir
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
4 30 Januari • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
5 5 Februari • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
6 6 Februari Closing Meeting Audit berhalangan hadir hadir hadir hadir hadir
2025 Laporan Keuangan hadir
BTN Periode 31
Desember 2024
7 12 Februari • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
8 19 Februari • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
9 27 Februari • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
10 5 Maret • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
11 12 Maret • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
696 Laporan Tahunan 2025
Page 266
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Herry Himawan Pietra
Andin Suryo Dwi Ary Fahri Ida Panangian
Trisaputra Arief Machreza
Hadiyanto¹ Utomo² Purnomo² Hamzah² Nuryanti² Simanungkalit²
Zuna¹ Sugoto¹ Paloh²
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
Laporan Tahunan 2025 697
Page 267
08 Corporate Governance
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang
No. Tanggal Agenda
Hamzah¹ Latanro¹ B. Arief¹ Sentausa¹ Sulistyowati¹ Widjanarko¹
12 19 Maret • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
13 26 Maret • Surat Masuk hadir hadir hadir hadir hadir hadir
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
14 30 Juni • Surat Masuk
2025 • Informasi Terkini
• Informasi Lain
15 7 Juli 2025 • Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
16 7 Juli 2025 Kick Off Meeting Audit
Laporan Keuangan
BTN Periode 30 Juni
2025
17 14 Juli 2025 • Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
18 21 Juli 2025 • Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
19 22 Juli 2025 Rencana Aksi
Korporasi Pemisahan
Unit Usaha Syariah
(UUS) PT Bank
Tabungan Negara
(Persero) Tbk dengan
Cara Pengalihan
Hak dan Kewajiban
UUS Kepada PT Bank
Victoria Syariah (BVIS)
20 28 Juli 2025 • Surat Masuk
• Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
21 4 Agustus • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
22 11 Agustus • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
698 Laporan Tahunan 2025
Page 268
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Herry Himawan Pietra
Andin Suryo Dwi Ary Fahri Ida Panangian
Trisaputra Arief Machreza
Hadiyanto¹ Utomo² Purnomo² Hamzah² Nuryanti² Simanungkalit²
Zuna¹ Sugoto¹ Paloh²
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir sebagai hadir
sebagai sebagai pengamat sebagai
pengamat pengamat pengamat
Laporan Tahunan 2025 699
Page 269
08 Corporate Governance
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang
No. Tanggal Agenda
Hamzah¹ Latanro¹ B. Arief¹ Sentausa¹ Sulistyowati¹ Widjanarko¹
23 19 Agustus • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
24 25 Agustus Closing Meeting
2025 Audited Laporan
Keuangan BTN
Periode 30 Juni 2025
25 8 • Surat Masuk
September • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
26 8 Progres Implementasi
September Internal Control over
2025 Financial Reporting
(ICoFR)
27 15 • Surat Masuk
September • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
28 15 Tindak Lanjut atas
September Calon Penerima KPR
2025 Subsidi FLPP
29 24 • Surat Masuk
September • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
30 1 Oktober • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
31 8 Oktober • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
32 8 Oktober Indikasi Target dan
2025 Asumsi dalam
Penyusunan RA/RT
dan RKAP Tahun 2026
33 15 Oktober • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
34 22 Oktober • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
35 22 Oktober Kick Off Meeting Audit
2025 Laporan Keuangan
Desember 2025
dengan EY
700 Laporan Tahunan 2025
Page 270
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Herry Himawan Pietra
Andin Suryo Dwi Ary Fahri Ida Panangian
Trisaputra Arief Machreza
Hadiyanto¹ Utomo² Purnomo² Hamzah² Nuryanti² Simanungkalit²
Zuna¹ Sugoto¹ Paloh²
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai sebagai
pengamat pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
Laporan Tahunan 2025 701
Page 271
08 Corporate Governance
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang
No. Tanggal Agenda
Hamzah¹ Latanro¹ B. Arief¹ Sentausa¹ Sulistyowati¹ Widjanarko¹
36 27 Oktober Pembahasan
2025 Rencana Kerja
dan Anggaran
Perusahaan (RKAP)
PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk
tahun 2026
37 29 Oktober • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
38 29 Oktober Strategi Pencapaian
2025 KPI Commercial
Banking
39 29 Oktober Strategi Pencapaian
2025 KPI Consumer
Banking
40 3 November Pembahasan Hasil
2025 Kunjungan Kerja
Dewan Komisaris ke
Jaringan Kantor Bank
41 5 • Surat Masuk
November • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
42 12 • Surat Masuk
November • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
43 12 Persiapan RUPS LB
November dan Hasil Audit Intern
2025 TW III Th. 2025
44 12 Update Strategi Dana
November Saldo Anggaran Lebih
2025 (SAL) 25 Triliun
45 19 • Surat Masuk
November • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
46 19 Pembahasan
November Pengembangan
2025 Infrastruktur Teknologi
Informasi
47 19 Pembahasan
November Optimalisasi Balé.
2025
48 26 • Surat Masuk
November • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
702 Laporan Tahunan 2025
Page 272
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Herry Himawan Pietra
Andin Suryo Dwi Ary Fahri Ida Panangian
Trisaputra Arief Machreza
Hadiyanto¹ Utomo² Purnomo² Hamzah² Nuryanti² Simanungkalit²
Zuna¹ Sugoto¹ Paloh²
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
berhalangan hadir hadir hadir hadir hadir
hadir sebagai
pengamat
Laporan Tahunan 2025 703
Page 273
08 Corporate Governance
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang
No. Tanggal Agenda
Hamzah¹ Latanro¹ B. Arief¹ Sentausa¹ Sulistyowati¹ Widjanarko¹
49 26 Pemaparan
November Dashboard
2025 Monitoring Kerja via
Platform Tableau :
Data Visualization BTN
data visualization.
btn.co.id oleh Data
Management &
Analytics Division
(DMD)
50 3 Desember • Surat Masuk
2025 • Evaluasi Hasil
Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
51 10 • Surat Masuk
Desember • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
52 16 Persiapan Rapat
Desember Direksi dan Dewan
2025 Komisaris Bulan
Desember 2025
(Pembahasan
Concerns Dewan
Komisaris atas Isu-Isu
Strategis Perseroan
Bulan Desember
2025)
53 17 • Surat Masuk
Desember • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
54 17 Peran Dewan
Desember Komisaris dalam Era
2025 Digital, Strategi TI, dan
Transformasi Digital
55 22 • Surat Masuk
Desember • Evaluasi Hasil
2025 Rapat
• Informasi Terkini
• Informasi Lain
56 22 Pembahasan Usulan
Desember Risk Appetite & Risk
2025 Tolerance Tahun 2026
Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi 1. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana
Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP);
Rencana Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi 2. Evaluasi pencapaian kinerja Perseroan
3. Penerapan program Anti Pencucian Uang,
Berdasarkan Kesepakatan Bersama antara Dewan Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Komisaris dan Direksi, Rapat Dewan Komisaris bersama Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal;
Direksi dilaksanakan secara berkala paling kurang 1 4. Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang baik; dan
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Adapun agenda 5. Tindak lanjut temuan audit intern maupun ekstern.
yang dibahas antara lain adalah:
704 Laporan Tahunan 2025
Page 274
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Herry Himawan Pietra
Andin Suryo Dwi Ary Fahri Ida Panangian
Trisaputra Arief Machreza
Hadiyanto¹ Utomo² Purnomo² Hamzah² Nuryanti² Simanungkalit²
Zuna¹ Sugoto¹ Paloh²
berhalangan berhalangan hadir hadir hadir hadir
hadir hadir sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
sebagai
pengamat
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
hadir hadir hadir hadir hadir hadir
Pada tahun 2025, disepakati bahwa rapat bersama Realisasi Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Dewan Komisaris dan Direksi dijadwalkan pada pekan
ketiga tiap bulannya. Rapat Dewan Komisaris bersama Sepanjang tahun 2025, telah dilaksanakan Rapat Dewan
Direksi diselenggarakan dan diinisiasi oleh Dewan Komisaris bersama Direksi yang diinisiasi oleh Dewan
Komisaris, sedangkan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris sebanyak 6 kali. Secara terperinci, berikut
Komisaris diselenggarakan dan diinisiasi oleh Direksi. Tabel Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi:
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Rapat
Direksi bersama Dewan Komisaris dilaksanakan sesuai
dengan Anggaran Dasar Perseroan.
Laporan Tahunan 2025 705
Page 275
08 Corporate Governance
Tabel Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
1 22 Januari 1. Persiapan Pembahasan Rencana 1. Chandra M. – 1. Nixon L.P.
2025 Bisnis Bank Periode 2025—2027 Hamzah Napitupulu
dan Hal-hal yang Menjadi 2. Iqbal Latanro 2. Oni Febriarto
Perhatian OJK 3. Armand B. Rahardjo
2. Performance Review Bankwide s.d. Arief 3. Andi Nirwoto
Desember 2024 4. Sentot A. 4. Elisabeth
3. Performance Review UUS s.d. Sentausa Novie Riswanti
Desember 2024 5. Adi 5. Jasmin
4. Monitoring Risk Appetite, Risk Sulistyowati 6. Setiyo Wibowo
Tolerance, dan Recovery Plan 6. Bambang 7. Hirwandi -
Bankwide dan UUS s.d. Desember Widjanarko Gafar
2024 7. Andin 8. Nofry Rony
5. Progres Implementasi Initiative Hadiyanto Poetra
Corporate Plan termasuk Aspek 8. Herry 9. Eko Waluyo
Profitabilitas s.d. Desember 2024 Trisaputra 10. Hakim
6. Progres Implementasi ICOFR Zuna Putratama
sesuai dengan Regulasi serta 9. Himawan Arief 11. Muhammad
Monitoring Tindak Lanjut Sugoto Iqbal
Diagnostic Review ICOFR
7. Evaluasi dan Monitoring Produk
Baru Bank (PBB) dan Kegiatan
untuk Kepentingan Bank (KuKB)
termasuk Aspek Profitabilitas s.d.
Desember 2024
8. Laporan Penerapan APU, PPT, dan
PPPSPM periode Semester II Tahun
2024
9. Monitoring Penyelesaian Dokumen
Kredit Kategori Luar Ambang
Toleransi (LAT)
10. Progress Update Project Hijra dan
Persiapan Pemisahan (Spin-off)
Unit Usaha Syariah
2 19 Maret 1. Performance Review Bankwide 1. Chandra M. 1. Nixon L.P.
2025 dan UUS s.d. Februari 2025 Hamzah Napitupulu
2. Monitoring Risk Appetite, Risk 2. Iqbal Latanro 2. Oni Febriarto
Tolerance, dan Recovery Plan 3. Armand B. Rahardjo
Bankwide dan UUS s.d. Februari Arief 3. Andi Nirwoto -
2025 4. Sentot A. 4. Elisabeth
3. Progres Implementasi ICOFR Sentausa Novie Riswanti
sesuai dengan Regulasi serta 5. Adi 5. Jasmin
Monitoring Tindak Lanjut Sulistyowati 6. Setiyo Wibowo
Diagnostic Review ICOFR 6. Bambang 7. Hirwandi
4. Progres Implementasi Initiative Widjanarko Gafar
Corporate Plan termasuk Aspek 7. Andin 8. Nofry Rony
Profitabilitas s.d. Februari 2025 Hadiyanto Poetra
5. Progress Update Project Hijra dan 8. Herry 9. Eko Waluyo
Persiapan Pemisahan (Spin-off) Trisaputra 10. Hakim
Unit Usaha Syariah Zuna Putratama
9. Himawan Arief 11. Muhammad
Sugoto Iqbal
706 Laporan Tahunan 2025
Page 276
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
3 21 Juli 2025 1. Pencapaian KPI Kolegial Direksi s.d. 1. Suryo Utomo 1. Nixon L.P.
Juni 2025 2. Dwi Ary Napitupulu
2. Performance Review Bankwide, Purnomo * 2. Oni Febriarto
Performance Review UUS s.d. Juni 3. Fahri Hamzah * Rahardjo
2025 4. Ida Nuryanti * 3. Nofry Rony
3. Monitoring Risk Appetite, Risk 5. Panangian Poetra
Tolerance, dan Recovery Plan Simanungkalit * 4. Setiyo Wibowo
Bankwide s.d. Juni 2025 6. Pietra 5. Eko Waluyo
4. Progres Implementasi ICOFR Machreza 6. Hirwandi
sesuai dengan Regulasi serta Paloh Gafar
Monitoring Tindak Lanjut 7. Tan Jacky *
Diagnostic Review ICOFR Chen
5. Progres Implementasi Initiative 8. Venda Yuniarti *
Corporate Plan termasuk Aspek 9. Helmy Afrisa *
Profitabilitas s.d. Juni 2025 Nugroho
6. Laporan Penerapan APU, PPT, dan 10. I Nyoman *
PPPSPM periode Semester I Tahun Sugiri Yasa
2025 11. Rully Setiawan *
7. Progress Update Spin-off Project 12. Hermita *
Unit Usaha Syariah
4 19 Agustus 1. Performance Review Bankwide, 1. Suryo Utomo 1. Nixon L.P.
2025 Performance Review UUS s.d. Juli 2. Dwi Ary Napitupulu
2025; Purnomo 2. Oni Febriarto
2. Monitoring Risk Appetite, Risk 3. Panangian Rahardjo
Tolerance, dan Recovery Plan Simanungkalit 3. Nofry Rony -
Bankwide s.d. Juli 2025 4. Pietra Poetra
3. Progress Implementasi ICOFR Machreza 4. Setiyo Wibowo
sesuai dengan Regulasi serta Paloh * 5. Eko Waluyo
Monitoring Tindak Lanjut 5. Fahri Hamzah * 6. Hirwandi
Diagnostic Review ICOFR; 6. Ida Nuryanti Gafar
4. Progress Implementasi Initiative 7. I Nyoman
Corporate Plan termasuk Aspek Sugiri Yasa
Profitabilitas s.d. Juli 2025; 8. Rully Setiawan
5. Progress Update Spin-off Project 9. Hermita
Unit Usaha Syariah. 10. Tan Jacky *
Chen
11. Venda Yuniarti *
12. Helmy Afrisa *
Nugroho
5 24 1. Performance Review Bankwide 1. Suryo Utomo 1. Nixon L.P.
September & Performance Review UUS s.d. 2. Dwi Ary Napitupulu
2025 Agustus 2025; Purnomo 2. Oni Febriarto
2. Monitoring Risk Appetite, Risk 3. Panangian Rahardjo
Tolerance, dan Recovery Plan Simanungkalit 3. Nofry Rony
Bankwide s.d. Agustus 2025 4. Pietra Poetra
3. Progres Implementasi ICOFR Machreza 4. Setiyo Wibowo
sesuai dengan Regulasi serta Paloh * 5. Eko Waluyo
Monitoring Tindak Lanjut 5. Fahri Hamzah * 6. Hirwandi
Diagnostic Review ICOFR; 6. Ida Nuryanti Gafar
4. Progres Implementasi Initiative 7. I Nyoman
Corporate Plan termasuk Aspek Sugiri Yasa
Profitabilitas s.d. Agustus 2025; 8. Rully Setiawan
5. Progress Update Spin-off Project 9. Hermita
Unit Usaha Syariah; dan 10. Tan Jacky
6. Strategi Pemanfaatan Chen
Penempatan Uang Negara pada 11. Venda Yuniarti
BTN. 12. Helmy Afrisa *
Nugroho
Laporan Tahunan 2025 707
Page 277
08 Corporate Governance
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
6 26 1. Performance Review Bankwide 1. Suryo Utomo - 1. Nixon L.P.
November dan Performance Review UUS s.d. 2. Dwi Ary - Napitupulu
2025 Oktober 2025; Purnomo 2. Oni Febriarto
2. Monitoring Risk Appetite, Risk 3. Panangian Rahardjo
Tolerance, dan Recovery Plan Simanungkalit 3. Nofry Rony
Bankwide s.d. Oktober 2025 4. Pietra Poetra
3. Progres Implementasi Initiative Machreza 4. Setiyo Wibowo
Corporate Plan termasuk Aspek Paloh 5. Eko Waluyo
Profitabilitas; 5. Ida Nuryanti * 6. Hirwandi
4. Persiapan Operasional Bank 6. Fahri Hamzah Gafar
Syariah Nasional (BSN) dan 7. I Nyoman
Strategi Penguatan Permodalan Sugiri Yasa
Pasca-Spin-Off; dan 8. Rully Setiawan
5. Monitoring Penyelesaian Dokumen 9. Hermita
Pokok Kredit. 10. Tan Jacky
Chen
11. Venda Yuniarti
12. Helmy Afrisa *
Nugroho
Keterangan:
: hadir
* : hadir sebagai pengamat
Realisasi rapat Direksi bersama Dewan Komisaris (empat) bulan sekali dengan undangan dari Dewan
disajikan pada bagian Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, terkecuali dalam hal dibutuhkan maka rapat
Komisaris. dapat diselenggarakan sewaktu-waktu dengan pihak
yang mengundang sesuai kebutuhan atau dapat dari
Rapat Dewan Komisaris Bersama Dewan kedua belah pihak.
Pengawas Syariah
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Rapat
Rencana Rapat Dewan Komisaris Bersama Dewan Direksi bersama Dewan Komisaris dilaksanakan sesuai
Pengawas Syariah dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
dan Piagam Dewan Pengawas Syariah.
Berdasarkan Peraturan OJK nomor 2 tahun 2024 tanggal
16 Februari 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Realisasi Rapat Dewan Komisaris Bersama Dewan
Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah pada Pengawas Syariah
Pasal 31 ayat (3), Perseroan wajib mengadakan rapat
Dewan Pengawas Syariah bersama Dewan Komisaris Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. melaksanakan Rapat Dewan Komisaris bersama
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah telah Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) kali.
menyepakati pertemuan antara Dewan Komisaris dan Secara terperinci, berikut Tabel Rapat Bersama Dewan
Dewan Pengawas Syariah ditargetkan paling sedikit 4 Komisaris dengan Dewan Pengawas Syariah:
708 Laporan Tahunan 2025
Page 278
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas Syariah
Dewan Komisaris Dewan Pengawas Syariah
Tanggal
No Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
1 19 Maret Update Pengawasan Rencana 1. Chandra M. 1. Muhammad
2025 Restrukturisasi UUS dan Pembahasan Hamzah Quraish
Pengawasan DPS Periode Triwulan I 2. Iqbal Latanro Shihab
2025 3. Armand B. 2. Mohammad
Arief Bagus Teguh
4. Sentot A. Perwira
Sentausa 3. Muhammad
5. Adi Faiz
Sulistyowati
6. Bambang
Widjanarko
7. Andin
Hadiyanto
8. Herry
Trisaputra
Zuna
9. Himawan Arief
Sugoto
2 11 Agustus Pengawasan Dewan Pengawas 1. Suryo Utomo 1. Muhammad
2025 Syariah UUS BTN Triwulan II Tahun 2. Dwi Ary Quraish
2025 Purnomo Shihab
3. Fahri Hamzah * 2. Mohammad
4. Ida Nuryanti * Bagus Teguh
5. Panangian * Perwira
Simanungkalit 3. Muhammad
6. Pietra * Faiz
Machreza
Paloh
3 5 Pengawasan Dewan Pengawas 1. Suryo Utomo 1. Muhammad
November Syariah UUS BTN Triwulan III Tahun 2. Dwi Ary Quraish
2025 2025 Purnomo Shihab
3. Ida Nuryanti 2. Mohammad
4. Panangian Bagus Teguh
Simanungkalit Perwira
5. Pietra 3. Muhammad
Machreza Faiz
Paloh
6. Fahri Hamzah *
Keterangan:
: hadir
* : hadir sebagai pengamat
Laporan Tahunan 2025 709
Page 279
08 Corporate Governance
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Rapat Dewan Komisaris
Rapat Dewan Komisaris
Rapat Internal Dewan Mengundang Direksi dan
Bersama Dewan Pengawas RUPS
Komisaris Rapat Direksi Mengundang
Syariah
Dewan Komisaris Tingkat
Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
dari
Seluruh
Kehadiran Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Rapat
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Chandra M. Komisaris 13 9 69,23% 3 2 66,67% 1 1 100% 1 1 100% 72,22%
Hamzah* Utama/
Independen
Suryo Utomo** Komisaris 43 41 95,35% 6 5 83,34% 2 2 100% 1 1 100% 94,23%
Utama
Iqbal Latanro* Wakil 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Komisaris
Utama/
Independen
Dwi Ary Wakil 43 42 97,67% 6 5 83,34% 2 2 100% 1 1 100% 96,15%
Purnomo** Komisaris
Utama
Armand B. Arief* Komisaris 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Independen
Sentot A. Komisaris 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Sentausa* Independen
Andin Komisaris 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Hadiyanto*
Himawan Arief Komisaris 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Sugoto*
Herry Trisaputra Komisaris 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Zuna*
Adi Sulistyowati* Komisaris 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Independen
Bambang Komisaris 13 13 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Widjanarko* Independen
Fahri Hamzah** Komisaris 4 4 100% 1 1 100% - - - - - - 77,78%
Ida Nuryanti** Komisaris 24 24 100% 3 3 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Independen
Panangian Komisaris 34 34 100% 5 5 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Simanungkalit** Independen
Pietra Machreza Komisaris 34 34 100% 5 5 100% 1 1 100% 1 1 100% 100%
Paloh** Independen
* Informasi dilaporkan hingga berakhirnya masa jabatan. Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
** Diangkat dalam pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Pengembangan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
Kebijakan Pengembangan Kompetensi
Kebijakan terkait pengembangan kompetensi Dewan dalam kaitannya mendukung pelaksanaan tugas,
Komisaris diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja kewajiban, dan tanggung jawab.
Dewan Komisaris. Adapun kebijakan pengembangan 2. Rencana pengembangan kompetensi berkelanjutan
kompetensi bagi anggota Dewan Komisaris meliputi: untuk anggota Dewan Komisaris tertuang dalam
1. Anggota Dewan Komisaris wajib mengikuti program program kerja tahunan Dewan Komisaris.
pengembangan kompetensi berkelanjutan baik 3. Dalam hal pendidikan berkelanjutan dilakukan di
di dalam atau di luar negeri dengan tujuan untuk luar program kerja yang telah ditetapkan, maka
meningkatkan kompetensi dan pengetahuan pengembangan kompetensi berkelanjutan wajib
diputuskan dalam Rapat Dewan Komisaris.
710 Laporan Tahunan 2025
Page 280
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
4. Anggota Dewan Komisaris yang telah melakukan pengembangan kompetensi berkelanjutan wajib menyampaikan
laporan hasil pengembangan kompetensi secara tertulis kepada Dewan Komisaris atau disampaikan dalam
Rapat Dewan Komisaris.
5. Anggota baru Dewan Komisaris wajib mengikuti program orientasi pengenalan Perseroan;
6. Hal-hal lain yang menyangkut fasilitas untuk pelaksanaan pendidikan berkelanjutan mengacu kepada peraturan
Perseroan.
Realisasi Pengembangan Kompetensi
Per 31 Desember 2025, anggota Dewan Komisaris Perseroan telah mengikuti berbagai program peningkatan
kompetensi berupa pelatihan, lokakarya, konferensi maupun seminar sebagaimana tabel berikut ini:
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Chandra M. Komisaris Utama/ Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Hamzah* Independen Customer Centricity 2025
Refreshment Manajemen Risiko Perbankan 12 Maret 2025, LPPI
Kualifikasi 6 Jakarta
Suryo Utomo** Komisaris Utama Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Mei 2025, Jakarta
Pendidikan dan Pelatihan Kualifikasi 6 16 – 17 April 2025, BTN
Manajemen Risiko Perbankan tanpa Jakarta
berjenjang
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko 21 April 2025, LSP BSMR
Perbankan tanpa berjenjang Jakarta
BTN Leadership Forum 2025 “One Vision, One 15 – 16 Mei 2025, BTN
Team” Surakarta
Onboarding untuk Board of Commissioner 23 – 24 Juni 2025 IRPA
(BoC)
Boardroom Bound: Board Oversight on 27 September 2025, BTN
Business Growth, Credit Quality, and Financial Lombok
Fundamentals
Iqbal Latanro* Wakil Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Utama/ Customer Centricity 2025
Independen
Dwi Ary Wakil Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Purnomo** Utama Mei 2025, Jakarta
Pendidikan dan Pelatihan Kualifikasi 6 16 – 17 April 2025, BTN
Manajemen Risiko Perbankan tanpa Jakarta
berjenjang
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko 22 April 2025, LSP LSPP
Perbankan tanpa berjenjang Jakarta
BTN Leadership Forum 2025 “One Vision, One 15 – 16 Mei 2025, BTN
Team” Surakarta
Onboarding untuk Board of Commissioner 23 – 24 Juni 2025 IRPA
(BoC)
Boardroom Bound: Board Oversight on 27 September 2025, BTN
Business Growth, Credit Quality, and Financial Lombok
Fundamentals
Laporan Tahunan 2025 711
Page 281
08 Corporate Governance
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Armand B. Arief* Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Independen Customer Centricity 2025
Refreshment Manajemen Risiko Perbankan 12 Maret 2025, LPPI
Kualifikasi 6 Jakarta
Sentot A. Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Sentausa* Independen Customer Centricity 2025
Andin Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Hadiyanto* Customer Centricity 2025
Refreshment Manajemen Risiko Perbankan 12 Maret 2025, LPPI
Kualifikasi 6 Jakarta
Himawan Arief Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Sugoto* Customer Centricity 2025
Herry Trisaputra Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Zuna* Customer Centricity 2025
Adi Sulistyowati* Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Independen Customer Centricity 2025
Bambang Komisaris Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
Widjanarko* Independen Customer Centricity 2025
Fahri Hamzah** Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Mei 2025, Jakarta
Pendidikan dan Pelatihan Kualifikasi 6 16 – 17 April 2025, BTN
Manajemen Risiko Perbankan tanpa Jakarta
berjenjang
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko 24 April 2025, LSP LSPP
Perbankan tanpa berjenjang Jakarta
BTN Leadership Forum 2025 “One Vision, One 15 – 16 Mei 2025, BTN
Team” Surakarta
Onboarding untuk Board of Commissioner 23 – 24 Juni 2025 IRPA
(BoC)
Boardroom Bound: Board Oversight on 27 September 2025, BTN
Business Growth, Credit Quality, and Financial Lombok
Fundamentals
Ida Nuryanti** Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Independen Mei 2025, Jakarta
Pendidikan dan Pelatihan Kualifikasi 6 16 – 17 April 2025, BTN
Manajemen Risiko Perbankan tanpa Jakarta
berjenjang
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko 24 April 2025, LSP LSPP
Perbankan tanpa berjenjang Jakarta
BTN Leadership Forum 2025 “One Vision, One 15 – 16 Mei 2025, BTN
Team” Surakarta
Onboarding untuk Board of Commissioner 23 – 24 Juni 2025 IRPA
(BoC)
Konferensi Nasional llA Indonesia Tahun 2025 27 – 28 Agustus Institute of
"Audit for Tomorrow Strategic, Future Ready, 2025, Medan Internal Auditors
Sustainable" Indonesia
Boardroom Bound: Board Oversight on 27 September 2025, BTN
Business Growth, Credit Quality, and Financial Lombok
Fundamentals
712 Laporan Tahunan 2025
Page 282
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Panangian Komisaris Executive Overview for BOC 4 – 7 April 2025, LPPI
Simanungkalit ** Independen Jakarta
Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Mei 2025, Jakarta
Pendidikan dan Pelatihan Kualifikasi 6 16 – 17 April 2025, BTN
Manajemen Risiko Perbankan tanpa Jakarta
berjenjang
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko 22 April 2025, LSP LSPP
Perbankan tanpa berjenjang Jakarta
BTN Leadership Forum 2025 “One Vision, One 15 – 16 Mei 2025, BTN
Team” Surakarta
Onboarding untuk Board of Commissioner 23 – 24 Juni 2025 IRPA
(BoC)
Konferensi Nasional llA Indonesia Tahun 2025 27 – 28 Agustus Institute of
"Audit for Tomorrow Strategic, Future Ready, 2025, Medan Internal Auditors
Sustainable" Indonesia
Boardroom Bound: Board Oversight on 27 September 2025, BTN
Business Growth, Credit Quality, and Financial Lombok
Fundamentals
Pietra Machreza Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Paloh ** Independen Mei 2025, Jakarta
Pendidikan dan Pelatihan Kualifikasi 6 16 – 17 April 2025, BTN
Manajemen Risiko Perbankan tanpa Jakarta
berjenjang
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko 21 April 2025, LSP BSMR
Perbankan tanpa berjenjang Jakarta
BTN Leadership Forum 2025 “One Vision, One 15 – 16 Mei 2025, BTN
Team” Surakarta
Risk Management Refreshment – Kesiapan 18 – 19 Juni 2025, IRPA
dalam merespon Eskalasi Climate Risk & Batam
Cyber Risk 2025
Onboarding untuk Board of Commissioner 23 – 24 Juni 2025 IRPA
(BoC)
Konferensi Nasional llA Indonesia Tahun 2025 27 – 28 Agustus Institute of
"Audit for Tomorrow Strategic, Future Ready, 2025, Medan Internal Auditors
Sustainable" Indonesia
Boardroom Bound: Board Oversight on 27 September 2025, BTN
Business Growth, Credit Quality, and Financial Lombok
Fundamentals
*Informasi dilaporkan hingga berakhirnya masa jabatan. Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**Diangkat dalam pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Laporan Tahunan 2025 713
Page 283
08 Corporate Governance
Program Orientasi Bagi Anggota Baru Dewan Komisaris
Perseroan senantiasa mengadakan Program Orientasi atau Pengenalan bagi anggota Dewan Komisaris yang
baru diangkat agar saling mengenal dan menjalin kerja sama sebagai satu tim yang solid, komprehensif, efektif.
Program orientasi tersebut juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kondisi Perseroan secara
umum. Ketentuan terkait program pengenalan Dewan Komisaris telah diatur Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris, meliputi:
1. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan Business Ethics di Perseroan.
2. Keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta hal lain yang tidak
diperbolehkan.
3. Gambaran mengenai Perseroan berkaitan dengan tujuan, sifat dan lingkup kegiatan Perseroan, kinerja keuangan,
strategi, rencana jangka pendek dan jangka panjang Perseroan, risiko, pengendalian internal dan masalah-
masalah strategis lainnya.
4. Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan kebijakan
pengendalian internal.
Adapun realisasi program orientasi Dewan Komisaris baru pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Suryo Utomo Komisaris Utama Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Mei 2025, Jakarta
Dwi Ary Wakil Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Purnomo Utama Mei 2025, Jakarta
Fahri Hamzah Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Mei 2025, Jakarta
Ida Nuryanti Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Independen Mei 2025, Jakarta
Panangian Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Simanungkalit Independen Mei 2025, Jakarta
Pietra Machreza Komisaris Program Orientasi bagi Dewan Komisaris 10 April 2025 s.d. 28 BTN
Paloh Independen Mei 2025, Jakarta
Rekomendasi, Pelaksanaan Tugas Dewan e. Persetujuan Usulan Jumlah Plafon (Limit) Hapus
Komisaris, serta Pengawasan Implementasi Tagih;
Strategi Perseroan f. Persetujuan Rancangan Restrukturisasi dalam
Rangka Pemekaran Usaha Bisnis Syariah
Dewan Komisaris telah melakukan tugas pengawasan, Perseroan;
mengarahkan, memberikan saran, memantau dan g. Persetujuan Pengambilalihan Saham PT Bank
mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Victoria Syariah oleh Perseroan;
Perseroan antara lain: h. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar
1. Pelaksanaan keputusan RUPS Tahunan sebagai Perseroan; dan
berikut: i. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
a. Persetujuan Laporan Tahunan, Laporan 2. Reviu Kinerja Perseroan secara Bankwide dan UUS
Keuangan, dan Laporan PUMK Perseroan; secara berkala.
b. Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan; 3. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara
c. Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, berkala termasuk profil risiko, Tingkat kesehatan
fasilitas, dan tunjangan) dan Tantiem bagi Bank, KPMM, risk appetite, risk tolerance, dan recovery
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan; plan.
d. Penunjukan AP dan/atau KAP untuk Mengaudit 4. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana
Laporan Keuangan dan Laporan Keuangan perusahaan secara berkala.
Program PUMK; 5. Evaluasi dan monitoring Produk Baru Bank (PBB) dan
Kegiatan untuk Kepentingan Bank (KuKB).
714 Laporan Tahunan 2025
Page 284
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
6. Monitoring pelaksanaan serta tindak lanjut r. Evaluasi Jasa Audit atas oleh Kantor Akuntan
penyelesaian hasil audit internal dan eksternal. Publik atas Informasi Keuangan Tahunan.
7. Monitoring penyelesaian dokumen kredit. s. Transaksi Afiliasi
8. Monitoring pelaksanaan program Anti Pencucian t. Perubahan Struktur Organisasi
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan u. Rekomendasi penyempurnaan Ketentuan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Senior Executive Vice President (SEVP) PT Bank
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM). Tabungan Negara (Persero) Tbk.
9. Monitoring penerapan Internal Control over Financial v. Rekomendasi Nominated Talent BoD-1 dan BoD
Reporting (ICoFR). Existing kepada CTC Jasa Keuangan.
10. Perkembangan proyek pengembangan Unit Usaha w. Usulan remunerasi Dewan Komisaris, Direksi
Syariah (UUS) termasuk akuisisi Bank Umum Syariah serta tantiem Dewan Komisaris dan Direksi.
dan Spin off Unit Usaha Syariah.
11. Monitoring terhadap progres perbaikan data Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan
nasabah. Komisaris
12. Persetujuan penyusunan Rencana Jangka Panjang
Perusahaan, Rencana Bisnis dan Rencana Kerja & Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan
Anggaran Perusahaan beserta dan perubahannya. tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris dan
13. Rekomendasi dan Penetapan Key Performance Direksi berkomitmen untuk memiliki kebijakan dan
Indicator (KPI) Kolegial, Individual, dan PMN termasuk melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan
perubahannya. Direksi. Dewan Komisaris memiliki kebijakan penilaian
14. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja Dewan
Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank. Komisaris, sedangkan penilaian kinerja Direksi dilakukan
15. Pengembangan Organisasi Perseroan dan strategi melalui pencapaian Key Performance Indicators
pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). (KPI) yang mengacu kepada hasil pengukuran yang
16. Rekomendasi penunjukan jasa Kantor Akuntan Publik dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit
(KAP) untuk audit laporan keuangan Perseroan dan laporan keuangan tahunan perusahaan.
Laporan Keuangan PUMK.
17. Penunjukan Jasa Pemeringkat Rating Korporasi Penilaian Kinerja Direksi
Perseroan.
18. Persetujuan ketentuan internal Perseroan yang Penilaian kinerja Direksi Perseroan, termasuk Direktur
membutuhkan persetujuan Dewan Komisaris, Utama, baik secara kolegial dan individu dilaksanakan
19. Kebijakan strategis lainnya, antara lain menyangkut: sekali dalam 1 (satu) dan telah dilaksanakan pada
a. Kinerja dan Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank tahun 2025
b. Penyusunan dan Perubahan Rencana Bisnis
Bank dan Rencana Kerja & Anggaran Perseroan PROSEDUR PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA DIREKSI
c. Key Performance Indicators (KPI) Direksi Kolegial
d. Penyelenggaraan penyedia jasa pembayaran Prosedur penetapan dan penilaian kinerja Direksi
e. Rencana Audit Tahunan (Annual Audit Plan) merujuk pada Peraturan Menteri BUMN nomor
termasuk anggarannya. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola
f. Pemberian Kredit/Pembiayaan kepada Pihak dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
Terkait. Negara dan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor
g. Arahan terhadap Keputusan rapat Komite Kredit. SK-306/MBU/11/2023 Tentang Petunjuk Teknis
h. Arahan terhadap implementasi Sistem Penyusunan Indikator Kinerja Utama (Key Performance
Manajemen Anti Penyuapan. Indicator) pada BUMN. Direksi BUMN wajib
i. Aktivitas Operasional termasuk Infrastruktur dan menandatangani Kontrak Manajemen Tahunan yang
Operasional Teknologi Informasi. memuat target KPI Direksi secara kolegial dan KPI Direksi
j. Aktivitas dan Pengelolaan Perkreditan dan secara individual.
Pembiayaan.
k. Publikasi Laporan Keuangan. KPI Direksi secara kolegial dan KPI Direksi secara
l. Produk Baru Bank (PBB) dan Kegiatan untuk individual menjadi salah satu alat ukur yang efektif
Kepentingan Bank (KuKB). dalam pemantauan kinerja dan pelaksanaan
m. Laporan Kepatuhan. tugas Pengurus Perseroan yang dilakukan oleh
n. Laporan Kegiatan Satuan Kerja Internal Audit Direksi. Prosedur penetapan dan penilaian KPI diatur
o. Laporan hasil pemeriksaan oleh eksternal/ dalam pasal 104 dan 105 Peraturan Menteri BUMN
regulator PER-2/MBU/03/2023 sebagai berikut:
p. Strategi Anti-Fraud 1. Direksi menyampaikan usulan KPI Direksi secara
q. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan. kolegial kepada RUPS/Menteri untuk ditetapkan
bersamaan dengan penetapan RKAP.
Laporan Tahunan 2025 715
Page 285
08 Corporate Governance
2. Sebelum mengesahkan RKAP, Dewan Komisaris wajib 1. Nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia;
berkonsultasi terlebih dahulu dengan pemegang 2. Inovasi model bisnis;
saham negara untuk penetapan KPI Direksi. 3. Kepemimpinan teknologi;
3. Direksi wajib menjabarkan KPI Direksi secara 4. Pengembangan investasi; dan
kolegial menjadi KPI Direksi secara individual dan 5. Pengembangan talenta.
menyampaikan kepada Dewan Komisaris untuk
mendapat persetujuan. Penilaian Kinerja Direksi Individual
4. Pencapaian KPI Direksi secara kolegial dilaporkan
dalam laporan triwulanan dan laporan tahunan. KPI Direksi secara kolegial merupakan KPI Direksi secara
5. Perhitungan pencapaian KPI Direksi secara individual bagi Direktur Utama. Sedangkan KPI Direksi
kolegial dan secara individual direviu oleh kantor secara individual merupakan cascading atas KPI
akuntan publik yang mengaudit laporan keuangan Direksi secara kolegial berdasarkan tugas, fungsi, dan
perusahaan. tanggung jawab masing-masing Direktorat Direksi.
Perincian KPI Direksi individual disampaikan pada tabel
KRITERIA PENILAIAN KINERJA DIREKSI berikut:
Penilaian Kinerja Direksi Kolegial
KPI yang digunakan untuk mengukur dan menilai kinerja
Direksi secara kolegial dalam pengurusan perusahaan
terdiri dari 5 (lima) perspektif yaitu sebagai berikut:
Cascade Bobot KPI Direktorat
No KPI Kolegial Bobot (%) Dir. Dir.
Dir. Dir. Dir.
Network Treasury &
Consumer Commercial Corporate
& Retail International
Banking Banking Banking
Funding Banking
I. NILAI EKONOMI DAN SOSIAL UNTUK
57,00
INDONESIA
A. ASPEK FINANSIAL 29,00
1. PPOP 12,00
2. ROE Tier 1 10,00
3. Total Shareholder Return 7,00
B. ASPEK OPERASIONAL
4. Cost of Credit (CoC) 10,00
5. Cost to Income Ratio (CIR) 5,00
C. ASPEK SOSIAL 13,00
Realisasi Penyaluran KPR
6. 8,00
Subsidi
7. NPS for Bank 5,00
II. INOVASI MODEL BISNIS 10,00
8. CASA Ratio 5,00
Pertumbuhan Rata - Rata
9. 5,00
Kredit segmen High Yield
III. KEPEMIMPINAN TEKNOLOGI 10,00
Jumlah Pengguna Aktif balé
10. 5,00
by BTN
716 Laporan Tahunan 2025
Page 286
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Cascade Bobot KPI Direktorat
Dir. Dir. Human Dir.
Dir. Risk Dir. SEVP Digital SEVP Asset SEVP Credit
Finance & Capital & Information
Management Operations Business Management Risk
Strategy Compliance Technology
Laporan Tahunan 2025 717
Page 287
08 Corporate Governance
Cascade Bobot KPI Direktorat
No KPI Kolegial Bobot (%) Dir. Dir.
Dir. Dir. Dir.
Network Treasury &
Consumer Commercial Corporate
& Retail International
Banking Banking Banking
Funding Banking
11. Cyber Security Breach 5,00
IV. PENINGKATAN INVESTASI 15,00
Environment, Social,
12. 5,00
Governance (ESG) Rating
13. Realisasi KPI PMN 5,00
Pembiayaan/Kredit
14. 5,00
Berkelanjutan
V. PENGEMBANGAN TALENTA 8,00
Human Capital
15. 8,00
Transformation
Total 100,00
PIHAK YANG MELAKUKAN PENILAIAN
Kinerja Direksi yang dinilai berdasarkan perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan secara individual
mengacu kepada hasil pengukuran yang dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit laporan keuangan tahunan
perusahaan. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian atas kinerja
Direksi baik secara kolegial maupun individu. Selanjutnya Dewan Komisaris menyampaikan hasil penilaian kinerja
Direksi untuk dilaporkan kepada pemegang saham. Mengacu pasal 105 ayat (1) PER-2/MBU/03/2023, pencapaian KPI
Direksi secara kolegial dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan tahunan.
HASIL PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Penilaian kinerja Direksi sudah dilakukan selama tahun 2025 dengan hasil penilaian sebagai berikut:
Bobot Target Real Penc. Nilai
No. Indikator Satuan Polaritas Penc. Adj.
(%) Dec-25 Dec-25 Awal Akhir
NILAI EKONOMI DAN SOSIAL
I. 57,00
UNTUK INDONESIA
A. ASPEK FINANSIAL 2G,00
1. PPOP 12,00 Rp triliun Maximize 10,68 10,75 100,63% 100,63% 12,08%
2. ROE Tier 1 10,00 % Maximize 11,60 11,62 100,15% 100,15% 10,01%
3. Total Shareholder Return 7,00 % Maximize P25 P42 170,28% 110,00% 7,70%
B. ASPEK OPERASIONAL 15,00
4. Cost of Credit (CoC) 8,00 % Minimize 1,75 1,67 104,54% 104,54% 8,36%
5. Cost to Income Ratio (CIR) 7,00 % Minimize 49,37 45,57 107,69% 107,69% 7,54%
718 Laporan Tahunan 2025
Page 288
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Cascade Bobot KPI Direktorat
Dir. Dir. Human Dir.
Dir. Risk Dir. SEVP Digital SEVP Asset SEVP Credit
Finance & Capital & Information
Management Operations Business Management Risk
Strategy Compliance Technology
Bobot Target Real Penc. Nilai
No. Indikator Satuan Polaritas Penc. Adj.
(%) Dec-25 Dec-25 Awal Akhir
C. ASPEK SOSIAL 13,00
6. Realisasi penyaluran KPR Subsidi 8,00 % Maximize 70,00 96,12 137,31% 110,00% 8,80%
Net Promoter Score (NPS) for Maximize
7. 5,00 Skor 49,00 50,00 102,04% 102,04% 5,10%
Bank
II. INOVASI MODEL BISNIS 10,00
8. CASA Ratio 5,00 % Maximize 55,30 51,68 93,46% 93,46% 4,67%
Pertumbuhan Rata - Rata Kredit Maximize
9. 5,00 % 23,28 11,49 49,33% 49,33% 2,47%
segmen High Yield
Jumlah Pengguna Aktif Bale by Maximize
10. 5,00 Pengguna 1.690.000 2.363.820 139,87% 110,00% 5,50%
BTN
Cyber Security Breach (Zero Minimize
11. 5,00 Laporan 0 0 110,00% 110,00% 5,50%
Incident)
III. PENGEMBANGAN INVESTASI 15,00
Rating Environment, Social,
12. 5,00 Rating Maximize BBB AA 128,57% 110,00% 5,50%
Governance (ESG)
13. Realisasi KPI PMN 5,00 % Maximize 100,00 100,78 100,78% 100,78% 5,04%
Pembiayaan/Kredit
14. 5,00 Rp Triliun Maximize 200,26 204,56 102,14% 102,14% 5,11%
Berkelanjutan
IV. PENGEMBANGAN TALENTA 8,00
15. Human Capital Transformation 8,00 % Maximize 100,00 112,37 112,37% 110,00% 8,80%
Total 100,00 102,18%
Laporan Tahunan 2025 719
Page 289
08 Corporate Governance
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris 1. Perspektif finansial;
2. Perspektif pemangku kepentingan;
Penilaian kinerja Dewan Komisaris baik secara kolegial 3. Perspektif proses intern;
dan individu dilaksanakan sekali dalam 1 (satu) tahun 4. Perspektif pengembangan kompetensi; dan/atau
dan telah dilaksanakan pada tahun 2025. 5. Perspektif lainnya sesuai kebutuhan.
PROSEDUR PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA DEWAN Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara
KOMISARIS Individual
Prosedur Penilaian Kinerja Dewan Komisaris secara Kriteria pokok penilaian kinerja Dewan Komisaris secara
kolegial dan individu dilakukan dengan penilaian individual mencakup:
mandiri (self assessment) berdasarkan Peraturan 1. Finansial
Menteri BUMN nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 2. Stakeholder
24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia 3. Internal Process
Badan Usaha Milik Negara dan Keputusan Sekretaris 4. Learning & Growth
Kementerian Badan Usaha Milik Negara nomor 5. Perilaku Kerja
SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 tentang Indikator/ 6. Tugas Tambahan/Ad Hoc
Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate PIHAK YANG MELAKUKAN PENILAIAN
Governance) pada BUMN.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan dengan
KRITERIA PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS mekanisme penilaian sendiri (self assessment) dan
dilaporkan atau disampaikan secara berkala kepada
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara pemegang saham.
Kolegial
HASIL PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
Kriteria penilaian kinerja yang digunakan adalah sesuai
pelaksanaan fungsi Dewan Komisaris dalam melakukan Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi Kolegial
demi kepentingan Perseroan dan Pemegang Saham
pada khususnya, serta pemangku kepentingan pada Hasil pencapaian kinerja Dewan Komisaris selama tahun
umumnya. Kriteria pokok penilaian kinerja Dewan 2025 terhadap target pada Indikator Kinerja Utama atau
Komisaris mencakup: Key Performance Indicators (KPI) yang ditentukan pada
program kerja disampaikan sebagai berikut:
Tabel KPI Kolegial Dewan Komisaris 2025
Januari s.d. Desember 2025
No Indikator P Bobot Satuan
Target Realisasi Pencapaian Nilai
a b c d e j k l m=d×l
1 Financial 10,00%
Realisasi anggaran Min 10% % 100 100 100% 10,00
terhadap rencana
kerja Dewan Komisaris
720 Laporan Tahunan 2025
Page 290
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Januari s.d. Desember 2025
No Indikator P Bobot Satuan
Target Realisasi Pencapaian Nilai
a b c d e j k l m=d×l
2 Stakeholder 15,00%
Pengawasan dan Max 5% kali 2 2 100% 5,00
Penyampaian
Laporan Realisasi
Rencana Bisnis Bank
dan Recovery Plan
kepada Otoritas Jasa
Keuangan secara
berkala sesuai
ketentuan
Mereviu dan Max 5% kali 1 1 100% 5,00
menyampaikan
Laporan Tahunan
Manajemen dan Hasil
Pengawasan Dewan
Komisaris Penyedia
Jasa Pembayaran
(PJP) kepada Bank
Indonesia secara
berkala sesuai
ketentuan
Mereviu, menyetujui Max 5% kali 4 4 100% 5,00
dan menyampaikan
laporan tugas
pengawasan atas
kinerja Perseroan
kepada Kementerian
BUMN secara berkala
sesuai ketentuan
3 Internal Process 71,80%
Menyelenggarakan Max 10% kali 48 56 116,67% 11,67
dan Menghadiri Rapat
Dewan Komisaris
secara berkala
Menyelenggarakan Max 10% kali 12 12 100% 10,00
dan Menghadiri Rapat
bersama Direksi
secara berkala
Menyelenggarakan Max 5% kali 4 3 75% 3,80
dan Menghadiri Rapat
bersama Dewan
Pengawas Syariah
(DPS) secara berkala
Memastikan Komite Max 10% % 100 120 120% 12,00
Organ Pendukung
Dewan Komisaris telah
menjalankan tugas
dan fungsinya dengan
baik dan efektif sesuai
ketentuan
Memastikan Max 10% % 100 100 100% 10,00
terselenggaranya
prinsip GCG pada
seluruh jenjang
organisasi
Laporan Tahunan 2025 721
Page 291
08 Corporate Governance
Januari s.d. Desember 2025
No Indikator P Bobot Satuan
Target Realisasi Pencapaian Nilai
a b c d e j k l m=d×l
Mereviu, Max 15% % 100 120 120% 18,00
mengevaluasi,
menyetujui, dan
memonitor, dokumen
dan/atau kebijakan
Perseroan sesuai
kebutuhan
Melakukan kunjungan Max 5% % 4 8 120% 6,00
ke Unit Kerja/Kantor
Wilayah/Kantor
Cabang dalam rangka
melaksanakan fungsi
pengawasan Dewan
Komisaris
4 Learning & Growth 12,00%
Melaksanakan Max 10% Jam 20 30 120% 12,00
peningkatan
pengetahuan,
keahlian, dan
kemampuan melalui
keikutsertaan
Seminar/pelatihan
sesuai bidang
tugasnya
Total 100% 108,47%
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara Individual
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, Dewan Komisaris telah melakukan evaluasi secara tahunan terhadap setiap
individu anggota Dewan Komisaris. Metode yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam penilaian kinerja anggota
Dewan Komisaris adalah dengan metode penilaian mandiri (self assessment) untuk kemudian direviu dan disetujui
oleh Dewan Komisaris. Penilaian dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja utama yang spesifik, terukur, dapat
dicapai, dan relevan.
Penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris sudah dilakukan selama tahun 2025 dengan hasil penilaian berdasarkan
indikator kinerja utama sebagai berikut:
Tabel Penilaian Individual Dewan Komisaris
Key Performance Dwi Ary Panangian Pietra Machreza
No. Suryo Utomo Fahri Hamzah Ida Nuryanti
Indicators (KPI) Purnomo Simanungkalit Paloh
1 Financial
Realisasi anggaran 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
terhadap rencana kerja
Dewan Komisaris
2 Stakeholder
Pengawasan dan 4,00 4,00 4,00 4,00 4,00 4,00
Penyampaian Laporan
Realisasi Rencana
Bisnis Bank dan
Recovery Plan kepada
Otoritas Jasa Keuangan
secara berkala berkala
sesuai ketentuan
722 Laporan Tahunan 2025
Page 292
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Key Performance Dwi Ary Panangian Pietra Machreza
No. Suryo Utomo Fahri Hamzah Ida Nuryanti
Indicators (KPI) Purnomo Simanungkalit Paloh
Mereviu dan 4,00 4,00 4,00 4,00 4,00 4,00
menyampaikan
Laporan Tahunan
Manajemen dan Hasil
Pengawasan Dewan
Komisaris Penyedia
Jasa Pembayaran (PJP)
kepada Bank Indonesia
secara berkala sesuai
ketentuan
Mereviu, menyetujui 4,00 4,00 4,00 4,00 4,00 4,00
dan menyampaikan
laporan tugas
pengawasan atas
kinerja Perseroan
kepada Kementerian
BUMN secara berkala
sesuai ketentuan
3 Internal Process
Menyelenggarakan 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
dan Menghadiri Rapat
Dewan Komisaris
secara berkala
Menyelenggarakan 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
dan Menghadiri Rapat
bersama Direksi secara
berkala
Menyelenggarakan 2,00 2,00 2,00 2,00 2,00 2,00
dan Menghadiri Rapat
bersama Dewan
Pengawas Syariah
(DPS) secara berkala
Memastikan Komite 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
Organ Pendukung
Dewan Komisaris telah
menjalankan tugas
dan fungsinya dengan
baik dan efektif sesuai
ketentuan
Memastikan 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
terselenggaranya
prinsip GCG pada
seluruh jenjang
organisasi
Mereviu, mengevaluasi, 12,00 12,00 12,00 12,00 12,00 12,00
menyetujui, dan
memonitor, dokumen
dan/atau kebijakan
Perseroan sesuai
kebutuhan
Melakukan kunjungan 4,80 4,80 4,80 4,80 4,80 4,80
ke Unit Kerja/Kantor
Wilayah/Kantor
Cabang dalam rangka
melaksanakan fungsi
pengawasan Dewan
Komisaris
Laporan Tahunan 2025 723
Page 293
08 Corporate Governance
Key Performance Dwi Ary Panangian Pietra Machreza
No. Suryo Utomo Fahri Hamzah Ida Nuryanti
Indicators (KPI) Purnomo Simanungkalit Paloh
4 Learning & Growth
Melaksanakan 9,60 9,60 9,60 9,60 9,60 9,60
peningkatan
pengetahuan, keahlian,
dan kemampuan
melalui keikutsertaan
Seminar/pelatihan
sesuai bidang
tugasnya
Perilaku Kerja
AKHLAK 18,80 18,80 18,80 18,80 18,80 18,80
Tugas Tambahan/AD hoc
1 Komisaris Utama 1,00
merangkap sebagai
Anggota Dewan
Komisaris, perwakilan
dari Kementerian
Keuangan RI
2 Wakil Komisaris Utama 1,00
merangkap sebagai
Anggota Dewan
Komisaris, perwakilan
dari BP BUMN
3 Anggota Dewan 1,00
Komisaris, perwakilan
dari Kementerian PKP
4 Ketua Komite 1,00
Remunerasi dan
Nominasi
5 Ketua Komite Audit 1,00
6 Ketua Komite Pemantau 1,00
Risiko
Total Pencapaian Key 100,20 100,20 100,20 100,20 100,20 100,20
Performance Indicators (KPI)
Predikat Istimewa Istimewa Istimewa Istimewa Istimewa Istimewa
Keterangan:
Nilai Predikat Nilai Predikat Nilai Predikat
<60 Tidak Baik <80 Cukup Baik <100 Sangat baik
<70 Kurang Baik <90 Baik 100 Istimewa
724 Laporan Tahunan 2025
Page 294
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Penilaian kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi
Komisaris dan Dasar Penilaiannya didasarkan pada tolak ukur atau kriteria penilaian
yang spesifik, terukur, dapat dicapai, dan relevan
Penilaian kinerja Komite di Bawah Dewan Komisaris yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama
dilaksanakan sekali dalam 1 (satu) tahun dan telah yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama
dilaksanakan pada tahun 2025. dengan aspek-aspek sebagai berikut:
1. Aspek Financial
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan 2. Aspek Customer
Komisaris 3. Aspek Internal Process
4. Aspek Learning & Growth
Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu
Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Penilaian kinerja Komite Pemantau Risiko didasarkan
Komite Pemantau Risiko. Dewan Komisaris secara pada tolak ukur atau kriteria penilaian yang spesifik,
berkala melakukan penilaian atas efektivitas kinerja terukur, dapat dicapai, dan relevan yang termuat dalam
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Penilaian indikator penilaian kinerja utama dengan aspek-aspek
dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan sebagai berikut:
Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 1. Aspek Pemenuhan Tugas dan Tanggung Jawab
24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia 2. Aspek Perencanaan dan Pelaporan
Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan OJK Nomor 17 3. Aspek Operasional dan Pengembangan Kompetensi
tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank 4. Aspek Dinamis
Umum.
Pihak yang Melakukan Penilaian
Kriteria Penilaian Kinerja Komite di Bawah
Dewan Komisaris Evaluasi kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris
dilakukan secara berkala dengan metode penilaian
Penilaian kinerja Komite Audit didasarkan pada tolok mandiri (self assessment) untuk kemudian disampaikan
ukur atau kriteria penilaian yang spesifik, terukur, dapat kepada Dewan Komisaris untuk direviu dan disetujui.
dicapai, dan relevan yang termuat dalam indikator
penilaian kinerja utama dengan aspek-aspek sebagai Hasil Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan
berikut: Komisaris
1. Aspek Reguler
2. Aspek Non-Reguler Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2025,
3. Aspek Lain-lain Komite-komite telah menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya dengan cukup efektif. Hasil penilaian kinerja
komite di bawah Dewan Komisaris adalah sebagai
berikut:
Laporan Tahunan 2025 725
Page 295
08 Corporate Governance
PENCAPAIAN KINERJA KOMITE AUDIT
Penilaian Komite Audit dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
Bobot Nilai
Realisasi Target Penc.
(%) (%)
No Key Performance Indicators
a b c d=b/c e=d×a
I REGULER 80 80,00
1 Memberikan rekomendasi Persetujuan atas Annual Audit 10 1 1 100% 10,00
Plan kepada Dewan Komisaris
2 Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Audit 10 4 4 100% 10,00
Internal dan Eksternal termasuk tindaklanjut hasil audit
3 Menghadiri Exit Meeting Audit Internal 10 4 4 100% 10,00
4 Pemantauan dan evaluasi atas efektivitas sistem 10 4 4 100% 10,00
pengendalian internal termasuk penerapan kebijakan
dan prosedur ICOFR
5 Pengecekan dan evaluasi terhadap Laporan Keuangan 10 4 4 100% 10,00
Publikasi Triwulanan
6 Memberikan rekomendasi mengenai penunjukkan KAP 10 2 2 100% 10,00
dan Evaluasi Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit KAP
kepada Dewan Komisaris
7 Menelaah, mengevaluasi dan memberikan masukan 10 12 12 100% 10,00
kepada Dewan Komisaris terkait materi Performance
Review bulanan
8 Menyusun laporan triwulanan dan tahunan mengenai 5 4 4 100% 5,00
kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris
9 Menyusun laporan pengawasan Dewan Komisaris atas 5 6 6 100% 5,00
Kinerja Perseroan Triwulanan yang disampaikan kepada
Menteri BUMN dan Semesteran kepada OJK
II NON REGULER 5 10,00
10 Pengembangan Kompetensi yang berhubungan dengan 5 56 15 200% 10,00
Tugas dan Tanggung Jawab (jam pelatihan)
IV LAIN - LAIN 15 30,00
11 Rapat Komite Audit 15 32 12 200% 30,00
JUMLAH 100 120,00
726 Laporan Tahunan 2025
Page 296
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PENCAPAIAN KINERJA KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Penilaian Komite Remunerasi dan Nominasi dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai
berikut:
Nilai skor Nilai
Bobot Pencapaian (Max (C x D
Perspektif Key Performance Indicators Target Realisasi
(%) (%) 100%- xHx
120%) 100)
(C) (D) (E) (F) (G) (H)
Financial Monitoring dan Evaluasi Realisasi 10% 4 4 100,00% 100,00% 10,0
Anggaran Dewan Komisaris
Stakeholder Mereviu Laporan Rencana Bisnis Bank 5% 3 3 100,00% 100,00% 5,0
(RBB), Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP), Rencana Aksi
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan
Laporan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP)
serta Penilaian Sendiri kepada Bank Terkait
GCG secara berkala sesuai ketentuan
Rekomendasi dan Penilaian Calon 5% 3 3 100,00% 100,00% 5,0
Anggota Dewan Komisaris, Calon
Anggota Dewan Pengawas Syariah dan
Direksi terkait dengan pelaksanaan RUPS
Perseroan
Melakukan Komunikasi dan Kordinasi 5% 12 20 166,67% 120,00% 6,0
dengan Satuan Kerja Sumber Daya
Manusia
Validasi atas Usulan Selected Talent BOD-1 5% 3 1 33,33% 33,33% 1,7
Bank BTN
Menyusun Laporan Pengawasan Dewan 5% 6 6 100,00% 100,00% 5,0
Komisaris terkait Sumber Daya Manusia
kepada Otoritas Jasa Keuangan dan
Kementerian BUMN secara berkala sesuai
ketentuan
Internal Menyelenggarakan dan Menghadiri Rapat 20% 10 31 310,00% 120,00% 24,0
Process Komite Remunerasi dan Nominasi secara
berkala
Penetapan penghasilan, besaran tantiem, 5% 3 2 66,67% 66,67% 3,3
bonus serta insentif lainnya untuk Dewan
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas
Syariah
Rekomendasi Usulan Calon Kepala Satuan 5% 2 2 100,00% 100,00% 5,0
Kerja Audit Internal, Corporate Secretary,
dan Organ Pendukung Dewan Komisaris
Evaluasi Kebijakan Internal terkait Sumber 10% 4 5 125,00% 120,00% 12,0
Daya Manusia
Rekomendasi dan Evaluasi Key 5% 4 5 125,00% 120,00% 6,0
Performance Indicators secara Kolegial
dan Individual Dewan Komisaris, Dewan
Pengawas Syariah dan Direksi
Menyusun Program Kerja Dewan Komisaris 5% 1 1 100,00% 100,00% 5,0
dan Komite Remunerasi dan Nominasi
Melakukan reviu terhadap Usulan Program 5% 1 1 100,00% 100,00% 5,0
Kerja Dewan Pengawas Syariah
Menyusun Laporan Realisasi Program 5% 4 4 100,00% 100,00% 5,0
Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi
Laporan Tahunan 2025 727
Page 297
08 Corporate Governance
Nilai skor Nilai
Bobot Pencapaian (Max (C x D
Perspektif Key Performance Indicators Target Realisasi
(%) (%) 100%- xHx
120%) 100)
Learning & Melaksanakan peningkatan pengetahuan, 5% 20 30 150,00% 120,00% 6,0
Growth keahlian, dan kemampuan melalui
keikutsertaan Seminar/pelatihan sesuai
bidang tugasnya
Jumlah 100%
TOTAL (I) 104,00
Note:
Untuk pencapaian yang berwarna merah karena pelaksanaannya sewaktu-waktu jika dibutuhkan sesuai dengan permohonan yang diajukan oleh Direksi.
PENCAPAIAN KINERJA KOMITE PEMANTAU RISIKO
Penilaian Komite Pemantau Risiko dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
s.d. Desember 2025
Realisasi
Nilai
No Indikator Kinerja Unit Target Pencapaian Bobot
(%)
a b c=a÷b d e=c×d
I ASPEK PEMENUHAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 60,00 57,50
1 Menelaah Laporan Profil Risiko unit 4 4 100,00 10,00 10,00
2 Menelaah Laporan Tingkat Kesehatan Bank dan Kewajiban unit 2 2 100,00 10,00 10,00
Pemenuhan Modal Minimum
3 Mereviu dan Memberikan Rekomendasi terkait Risk Appetite unit 3 1 200,00 5,00 10,00
dan Risk Tolerance
4 Melakukan Penelaahan Penginian Rencana Aksi Pemulihan unit 1 2 50,00 5,00 2,50
dan Pemutakhiran Rencana Resolusi
5 Menelaah Penilaian Indeks Kematangan Risiko unit 1 1 100,00 5,00 5,00
6 Menelaah Laporan Keputusan Komite Kredit % 100 100 100,00 5,00 5,00
7 Menelaah Laporan Keberlanjutan dan Rencana Aksi Keuangan unit 2 2 100,00 5,00 5,00
Berkelanjutan
8 Melakukan Kajian terhadap Pedoman Kebijakan Manajemen unit 0 1 0,00 5,00 0,00
Risiko
9 Melakukan Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan unit 4 4 100,00 5,00 5,00
10 Menyampaikan Laporan Penilaian Sendiri Penerapan Tata unit 2 2 100,00 5,00 5,00
Kelola
II ASPEK PERENCANAAN DAN PELAPORAN 15,00 15,00
11 Laporan Realisasi Kegiatan Triwulanan unit 4 4 100,00 5,00 5,00
12 Laporan Realisasi Kegiatan Tahunan unit 1 1 100,00 5,00 5,00
13 Program Kerja Tahunan untuk Tahun Berikutnya unit 1 1 100,00 5,00 5,00
III ASPEK OPERASIONAL DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI 15,00 28,00
14 Penyelenggaraan Rapat Komite unit 32 12 200,00 10,00 20,00
15 Pengembangan Kompetensi yang Berhubungan dengan jam 32 20 160,00 5,00 8,00
Tugas dan Tanggung Jawab
728 Laporan Tahunan 2025
Page 298
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
s.d. Desember 2025
Realisasi
Nilai
No Indikator Kinerja Unit Target Pencapaian Bobot
(%)
a b c=a÷b d e=c×d
IV ASPEK DINAMIS 10,00 11,11
16 Penyelesaian Tugas Lainnya sesuai dengan Bidang Manajemen % 100 90 111,11 10,00 11,11
Risiko
JUMLAH 100 111,61
Mekanisme Pemberhentian dan a. tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik;
Pengunduran Diri Dewan Komisaris b. melanggar ketentuan anggaran dasar dan/atau
peraturan perundang-undangan;
1. Pemberhentian atau penggantian anggota Dewan c. terlibat dalam tindakan yang merugikan
Komisaris wajib mengedepankan kepentingan Perseroan dan/atau negara;
utama dari Perseroan. d. melakukan tindakan yang melanggar etika dan/
2. Pemberhentian atau penggantian anggota Dewan atau kepatutan yang seharusnya dihormati
Komisaris sebagaimana dimaksud di atas yang sebagai anggota Dewan Komisaris;
dilakukan sebelum periode masa jabatan anggota e. dinyatakan bersalah dengan putusan
Dewan Komisaris berakhir wajib memperhatikan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan
paling sedikit: hukum yang tetap;
a. anggota Dewan Komisaris dinilai tidak mampu f. mengundurkan diri;
melaksanakan tugas dan tanggung jawab g. alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi
dalam pengelolaan dan pelaksanaan strategi kepentingan dan tujuan Perseroan.
Perseroan yang sehat; 5. Keputusan pemberhentian sebagaimana dimaksud
b. pemberhentian atau penggantian anggota pada angka 3 huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan
Dewan Komisaris tidak didasarkan atas penilaian huruf g diambil setelah yang bersangkutan diberi
subjektif dari pemegang saham, namun kesempatan membela diri dalam RUPS.
didasarkan dari penilaian yang objektif terkait 6. Dalam hal terdapat hubungan keluarga antara
pengelolaan Perseroan; anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi
c. pemberhentian atau penggantian anggota untuk sampai derajat ketiga, baik menurut garis
Dewan Komisaris telah melalui perencanaan lurus maupun garis ke samping termasuk hubungan
dan mekanisme yang berlaku, yang paling yang timbul karena perkawinan, RUPS berwenang
sedikit memperhatikan penilaian dari komite memberhentikan salah seorang di antara mereka.
yang menjalankan fungsi nominasi dan telah 7. Anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan
diagendakan dalam RUPS; diri dari jabatannya sebelum masa jabatan berakhir
d. pemberhentian atau penggantian anggota dengan memberitahukan secara tertulis mengenai
Dewan Komisaris tidak mengakibatkan terjadinya maksudnya tersebut kepada Perseroan.
permasalahan dalam pengorganisasian dan 8. Anggota Dewan Komisaris yang akan menjadi:
kegiatan usaha Perseroan; a. calon anggota DPR, DPRD, atau DPD;
e. pelaksanaan pemberhentian atau penggantian b. calon Presiden dan Wakil Presiden; dan/atau
anggota Dewan Komisaris mengedepankan c. calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil
pola komunikasi yang baik dari berbagai pihak Bupati, Walikota, atau Wakil Walikota harus
terkait; dan mengundurkan diri dan/atau diberhentikan dari
f. dilakukan dengan mengedepankan penerapan jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris
tata kelola yang baik pada Perseroan dan aspek sesuai ketentuan perundang-undangan dengan
kehati-hatian. memperhatikan hak dan kewajiban sesuai
g. anggota Dewan Komisaris diberhentikan oleh dengan ketentuan.
RUPS. 9. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk
3. Pemberhentian anggota Dewan Komisaris mulai memutuskan permohonan pengunduran diri
berlaku terhitung sejak penutupan RUPS. anggota Dewan Komisaris dalam jangka waktu
4. Anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu dapat paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah
diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS diterimanya pemberitahuan tertulis pengunduran
apabila dengan alasan yang bersangkutan terbukti diri.
melakukan hal-hal sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025 729
Page 299
08 Corporate Governance
10. Dalam hal anggota Dewan Komisaris mengundurkan pengalaman, loyalitas, dan kecukupan waktunya
diri sehingga mengakibatkan jumlah anggota demi kemajuan Perseroan.
Dewan Komisaris menjadi kurang dari 3 (tiga) orang,
pengunduran diri tersebut sah jika telah ditetapkan Prosedur dan Pelaksanaan Remunerasi
oleh RUPS dan telah diangkat anggota Dewan Direksi dan Dewan Komisaris
Komisaris yang baru.
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi
Nominasi dan Remunerasi Direksi dan
Dewan Komisaris Penyusunan kebijakan remunerasi ini tidak terlepas dari
kemampuan Perseroan serta senantiasa berlandaskan
Prosedur Nominasi Direksi dan Dewan kompetitif, adil, dan berbasis risiko yang sejalan
Komisaris dengan arahan dan kebijakan dari OJK. Untuk menjaga
remunerasi agar tetap kompetitif, Perseroan senantiasa
Prosedur Nominasi Direksi melakukan benchmarking melalui survei yang dilakukan
oleh pihak independen.
Prosedur nominasi Direksi telah diatur dalam Kebijakan
Khusus No. KK.6-F tentang Prosedur Tata Kelola Prosedur Penetapan Remunerasi Direksi dan
Perusahaan (Good Corporate Governance). Adapun Dewan Komisaris
prosedur nominasi Direksi adalah sebagai berikut:
1. Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh Perseroan telah menerbitkan Kebijakan Khusus (KK)
RUPS. No.3-D tentang Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris,
2. Pemilihan calon anggota Direksi dilakukan melalui SEVP dan organ pendukung Dewan Komisaris. Adapun
proses seleksi dan nominasi yang transparan, cakupan aspek kebijakan tersebut antara lain adalah
memperhatikan rekomendasi Dewan Komisaris tujuan penerapan tata kelola dalam pemberian
berdasarkan kajian dari Komite Remunerasi dan remunerasi, remunerasi yang bersifat variabel
Nominasi, dengan mempertimbangkan keahlian, maupun material risk takers. Perseroan menetapkan
integritas, kejujuran, kepemimpinan, pengalaman, remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi mengacu
perilaku dan dedikasi, serta kecukupan waktunya pada ketentuan Peraturan Menteri Badan Usaha
demi kemajuan Bank. Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal
3. Calon anggota Direksi yang merupakan pejabat 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
internal Bank dapat diusulkan oleh Komisaris melalui Badan Usaha Milik Negara, Surat BPI Danantara Nomor
kajian Komite Remunerasi dan Nominasi. S-063/DI-BP/VII/2025 tanggal 30 Juli 2025 perihal
4. Pengangkatan anggota Direksi dilakukan melalui Pemberian Tantiem, Insentif, dan/atau Penghasilan
mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and dalam Bentuk Lainnya kepada Direksi dan Dewan
proper test). Calon anggota Direksi yang lulus wajib Komisaris BUMN dan Anak Usaha BUMN, dan Surat
menandatangani kontrak manajemen sebelum PT Danantara Asset Management (Persero) Nomor
diangkat menjadi Direksi. SR.235/DI-DAM/HC/2025 tanggal 23 Desember 2025
perihal Penyampaian Penetapan Penghasilan BTN
Prosedur Nominasi Dewan Komisaris Tahun 2025.
Prosedur nominasi Dewan Komisaris telah diatur dalam Kebijakan yang ditetapkan di RUPS Tahunan tanggal
Kebijakan Khusus No. KK.6-F tentang Prosedur Tata 26 Maret 2025 adalah memberikan wewenang dan
Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk
serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. menetapkan besarnya tantiem, serta menetapkan gaji/
Adapun prosedur nominasi Dewan Komisaris yaitu: honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya
1. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan bagi Dewan Komisaris dan Direksi serta memberikan
diberhentikan oleh RUPS. wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan
2. Pemilihan calon anggota Dewan Komisaris terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari
diusulkan oleh pemegang saham melalui proses Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan
seleksi hingga nominasi secara transparan dengan besarnya tantiem, gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas
memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan insentif lainnya bagi Direksi.
dan Nominasi serta mempertimbangkan
kepribadian calon Dewan Komisaris meliputi
integritas, kejujuran, profesionalitas, kepemimpinan,
730 Laporan Tahunan 2025
Page 300
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Adapun prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai berikut:
1 2 3
Dewan Komisaris menugaskan KRN melakukan koordinasi dengan KRN menyusun rekomendasi
Komite Remunerasi dan Nominasi Human Capital Management remunerasi Dewan Komisaris dan
(KRN) untuk melakukan kajian Division (HCMD) dan unit kerja terkait Direksi untuk disampaikan kepada
remunerasi untuk menyusun usulan remunerasi Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dan Direksi
6 5 4
RUPS memberikan kewenangan dan Dewan Komisaris menyampaikan Dewan Komisaris membahas
kuasa kepada Dewan Komisaris usulan remunerasi Dewan Komisaris usulan remunerasi yang
untuk menetapkan dengan terlebih dan Direksi kepada RUPS disampaikan oleh KRN
dahulu mendapat persetujuan
pemegang saham Seri A Dwiwarna
Cakupan dari kebijakan remunerasi yang dimiliki Perseroan telah disesuaikan dengan Peraturan OJK
No. 5/POJK.03/2015 dan Surat Edaran OJK No. 40/SEOJK.03/2016 terkait dengan Penerapan Tata Kelola Dalam
Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum, mencakup:
1. Prinsip kehati-hatian dalam pemberian remunerasi berbasiskan kinerja dan risiko.
2. Penentuan Material Risk Taker (MRT) dikategorikan sebagai berikut:
a. Material Risk Taker (MRT) dapat ditentukan dengan menggunakan metode kualitatif sesuai dengan porsi
tanggung jawab yang berpengaruh terhadap profil risiko utama yang akan ditentukan sesuai dengan evaluasi
profil risiko yang ditentukan Perseroan setiap tahunnya.
b. Penentuan kategori MRT juga dapat dilakukan secara kuantitatif melalui perbandingan pemberian remunerasi
bersifat variabel antara MRT dan karyawan non-MRT dengan pertimbangan terhadap kinerja dan juga tingkat
risiko jabatan yang bersangkutan.
3. Pemberlakuan remunerasi yang bersifat variabel sesuai dengan ketentuan regulator terkait penerapan remunerasi
bagi Bank umum.
Indikator Penetapan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan mengacu kepada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal
20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara, Surat BPI Danantara Nomor
S-063/DI-BP/VII/2025 tanggal 30 Juli 2025 perihal Pemberian Tantiem, Insentif, dan/atau Penghasilan dalam
Bentuk Lainnya kepada Direksi dan Dewan Komisaris BUMN dan Anak Usaha BUMN, dan Surat PT Danantara Asset
Management (Persero) Nomor SR.235/DI-DAM/HC/2025 tanggal 23 Desember 2025 perihal Penyampaian Penetapan
Penghasilan BTN Tahun 2025 yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2024 yang
dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2025. Gaji/Honorarium anggota Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan antara
lain berdasarkan faktor-faktor sebagai berikut:
1. Faktor skala usaha
2. Faktor kompleksitas usaha
3. Tingkat inflasi
4. Kondisi dan kemampuan keuangan Perusahaan
5. Faktor-faktor lain yang relevan, serta tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
6. Komposisi Gaji/Honorarium Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan sebagai berikut:
a. Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan pedoman internal yang ditetapkan oleh Menteri.
b. Gaji Wakil Direktur Utama sebesar 95% (sembilan puluh lima persen) dari gaji Direktur Utama.
c. Gaji anggota Direksi lainnya sebesar 85% (delapan puluh lima persen) dari gaji Direktur Utama.
d. Honorarium Komisaris Utama sebesar 45% (empat puluh lima persen) dari gaji Direktur Utama.
e. Honorarium Wakil Komisaris Utama sebesar 42,5% (empat puluh dua koma lima persen) dari gaji Direktur
Utama.
f. Honorarium anggota Dewan Komisaris sebesar 90% (sembilan puluh persen) dari honorarium Komisaris
Utama.
Laporan Tahunan 2025 731
Page 301
08 Corporate Governance
Sedangkan dalam peraturan internal Perseroan diatur 1. Penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
dalam ketentuan Kebijakan Khusus (KK) 3.D tentang ditetapkan oleh RUPS/Menteri.
Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Organ 2. Penghasilan SEVP ditetapkan oleh Direksi.
Pendukung Dewan Komisaris. 3. Penghasilan anggota Direksi Perseroan dapat terdiri
dari:
Remunerasi terdiri atas struktur remunerasi yang • Gaji;
berorientasi pada pengembangan Perseroan yang • Tunjangan
berkelanjutan dan mendorong pencapaian tujuan • Fasilitas
jangka panjang. • Tantiem / Insentif Kerja / Insentif Khusus, dan
• LTI
Struktur Remunerasi Direksi dan Dewan 4. Penghasilan anggota Dewan Komisaris Bank dapat
Komisaris terdiri dari:
• Honorarium
Sesuai dengan ketentuan Kebijakan Khusus (KK) 3.D • Tunjangan
tentang Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Organ • Fasilitas
Pendukung Dewan Komisaris, struktur remunerasi yang 5. Penghasilan anggota SEVP:
menunjukkan jenis dan/atau imbalan jangka pendek, • Gaji;
jangka panjang dan/atau pasca kerja adalah sebagai • Tunjangan
berikut: • Fasilitas
1. Jenis remunerasi jangka pendek terdiri atas: • Tantiem / Insentif Kerja / Insentif Khusus, dan
Honorarium, Tunjangan (hari raya, transportasi), • LTI
Fasilitas (kesehatan, bantuan hukum) dan Tantiem.
2. Jenis remunerasi jangka panjang dan/atau pasca Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi
kerja terdiri dari Asuransi Purna Jabatan dan dapat Masing-Masing Direksi dan Dewan Komisaris
juga diberikan penghargaan jangka panjang (long
term incentive/LTI) serta Tantiem/Insentif kerja, di Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh masing-
mana di dalam tantiem tersebut dapat diberikan masing Dewan Komisaris dan Direksi dalam 1 (satu)
tambahan berupa penghargaan jangka panjang tahun mencakup struktur remunerasi dan rincian
(long term incentive/LTI). jumlah nominal, sebagaimana tabel di bawah ini:
Komponen remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
diatur sebagai berikut:
Tunjangan Transportasi
No Nama Jabatan Gaji Tantiem* THR Asuransi Kesehatan
Tunjangan Tunjangan
Transportasi Perumahan
Nixon L.P. Direktur
1 - -
Napitupulu Utama
Wakil
Oni Febriarto
2 Direktur - -
Rahardjo
Utama
3 Setiyo Wibowo Direktur - -
4 Hirwandi Gafar Direktur - -
Nofry Rony
5 Direktur - -
Poetra
6 Eko Waluyo Direktur - -
7 Tan Jacky Chen Direktur - -
8 Venda Yuniarti Direktur - - -
Helmi Afrisa
9 Direktur - - -
Nugroho
I Nyoman Sugiri
10 Direktur - - -
Yasa
11 Rully Setiawan Direktur - - -
12 Hermita Direktur - - -
732 Laporan Tahunan 2025
Page 302
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Fasilitas Kendaraan Fasilitas Komunikasi
Perjalanan Perjalanan
Dinas Dinas PPh-21 Total
Bahan Bakar Luar Negeri Dalam Negeri
(Opsi Sewa Murni) (Opsi Sewa Beli) HP Pulsa
Minyak (BBM)
-
-
-
-
-
-
-
- -
- - -
- - - -
-
-
Laporan Tahunan 2025 733
Page 303
08 Corporate Governance
Tunjangan Transportasi
No Nama Jabatan Gaji Tantiem* THR Asuransi Kesehatan
Tunjangan Tunjangan
Transportasi Perumahan
Elisabeth Novie
13 Direktur - - -
Riswanti
14 Andi Nirwoto Direktur - -
15 Jasmin Direktur - -
Hakim
16 Direktur - - -
Putratama
Muhammad
17 Direktur - -
Iqbal
Jumlah Direksi Rp49.431.403.770,52 Rp0,00 Rp3.831.622.350,00 Rp9.514.003.370,00 Rp3.215.796.045,08 Rp0,00 Rp3.909.435.486,00
Komisaris
1 Suryo Utomo - - -
Utama
Wakil
Dwi Ary
2 Komisaris - - -
Purnomo
Utama
3 Fahri Hamzah Komisaris - - - - -
4 Ida Nuryanti Komisaris - - -
Pietra Machreza
5 Komisaris - - -
Paloh
Panangian
6 Komisaris - -
Simanungkalit
Chandra Komisaris
7 - -
Martha Hamzah Utama
Wakil
8 Iqbal Latanro Komisaris - -
Utama
Andin
9 Komisaris - -
Hadiyanto
10 Armand B Arief Komisaris - - -
Herry Trisaputra
11 Komisaris - -
Zuna
Himawan
12 Komisaris - -
Arief S.
Sentot A
13 Komisaris - -
Sentausa
14 Adi Sulistyowati Komisaris - -
Bambang
15 Komisaris - - -
Widjanarko
Jumlah Dewan Komisaris Rp13.665.593.848,84 Rp0,00 Rp1.651.007.955,00 Rp3.142.609.192,00 Rp1.054.019.209,00 Rp2.704.991.514,00 Rp0,00
Jumlah Direksi + Dewan Komisaris Rp63.096.997.619,35 Rp0,00 Rp5.482.630.305,00 Rp12.656.612.562,00 Rp4.269.815.254,08 Rp2.704.991.514,00 Rp3.909.435.486,00
* Selama tahun 2025, tidak terdapat pemberian bonus/tantiem.
734 Laporan Tahunan 2025
Page 304
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Fasilitas Kendaraan Fasilitas Komunikasi
Perjalanan Perjalanan
Dinas Dinas PPh-21 Total
Bahan Bakar Luar Negeri Dalam Negeri
(Opsi Sewa Murni) (Opsi Sewa Beli) HP Pulsa
Minyak (BBM)
- -
-
- - -
- -
- - - -
Rp1.933.639.992,00 Rp8.036.700.000,00 Rp1.592.646.452,00 Rp912.093.775,00 Rp702.500.000,00 Rp474.516.000,00 Rp167.026.218,00 Rp21.657.178.144,00 Rp105.378.561.602,60
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp219.250.000,00 Rp0,00 Rp0,00 Rp7.824.588.912,00 Rp30.262.060.630,84
Rp1.933.639.992,00 Rp8.036.700.000,00 Rp1.592.646.452,00 Rp912.093.775,00 Rp921.750.000,00 Rp474.516.000,00 Rp167.026.218,00 Rp29.481.767.056,00 Rp135.640.622.233,44
Laporan Tahunan 2025 735
Page 305
08 Corporate Governance
Kebijakan Keberagaman Direksi dan risiko, serta mendukung pencapaian kinerja dan
Dewan Komisaris keberlanjutan usaha Perseroan.
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris Sesuai dengan kebijakan keberagaman yang ditetapkan
dan Direksi Perseroan diatur dalam Anggaran Dasar, oleh Kementerian BUMN, target rasio perempuan
Board Manual serta Aspirasi Pemegang Saham dalam nominated talent sebesar 25% dan target
yang mengatur bahwa Dewan Komisaris dan Direksi rasio top talent muda (≤ 42 tahun) dalam nominated
merupakan perpaduan profesional-profesional talent sebesar 15%. Pencapaian target di tahun 2025
yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang menunjukkan besarnya rasio perempuan dalam
dibutuhkan Perseroan sehingga memungkinkan nominated talent sebesar 28% dan rasio top talent
dilakukannya proses pengambilan keputusan yang muda (≤ 42 tahun) dalam nominated talent sebesar
efektif, efisien dan segera. Dalam penetapan anggota 16%. Ke depannya Perseroan akan berupaya untuk
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan senantiasa konsisten dalam memastikan keberagaman Dewan
berupaya agar komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Komisaris dan Direksi khususnya terkait keberagaman
memiliki keberagaman dalam hal kompetensi, gender gender dan usia.
dan usia (adanya top talent muda).
Keberagaman Komposisi Direksi
Keberagaman komposisi tersebut disesuaikan dengan
kebutuhan, tingkat kompleksitas serta rencana strategis Aspek keberagaman komposisi anggota Direksi, antara
Perseroan, sehingga dalam proses pembahasan lain terdiri dari:
dan pengambilan keputusan, Dewan Komisaris dan 1. Usia
Direksi dapat mempertimbangkan berbagai perspektif Anggota Direksi memiliki keberagaman jenjang usia.
berdasarkan latar belakang pendidikan, kompetensi 2. Jenis Kelamin
dan pengalaman yang dimiliki oleh masing-masing Mempertimbangkan keberagaman jenis kelamin
anggota. dari anggota Direksi.
3. Pendidikan, Pengalaman, dan Keahlian; memiliki
Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan paling kurang:
tugas dan tanggung jawab, Perseroan juga senantiasa a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
mendorong peningkatan kompetensi anggota Dewan pengalaman kerja/pendidikan di bidang
Komisaris dan Direksi melalui partisipasi dalam ekonomi/bisnis/keuangan;
pelatihan, workshop, maupun program pengembangan b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
lainnya yang relevan dengan kebutuhan bisnis dan tata pengalaman kerja/pendidikan di industri
kelola perusahaan. perbankan; dan/atau
c. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
Penerapan keberagaman komposisi Dewan Komisaris pengalaman kerja/pendidikan di bidang
dan Direksi tersebut diharapkan dapat memberikan manajemen risiko.
nilai tambah bagi Perseroan, khususnya dalam
meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, Keberagaman komposisi anggota Direksi Perseroan
memperkuat fungsi pengawasan dan pengelolaan disajikan pada tabel di bawah ini:
Tabel Keberagaman Komposisi Direksi
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Nixon L.P. Direktur 56 Tahun Laki-laki Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman Ekonomi
Napitupulu Utama kerja di bidang perbankan
Oni Febriarto Wakil Direktur 54 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Manajemen
Rahardjo Utama Magister kerja di bidang perbankan
Manajemen
Andi Nirwoto* Direktur 55 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Teknik
Information Master of Finance kerja di bidang perbankan Keuangan
Technology
Elisabeth Direktur 58 Tahun Perempuan Sarjana Hukum Memiliki pengalaman Hukum
Novie Assets bidang Perdata kerja di bidang perbankan
Riswanti* Management
736 Laporan Tahunan 2025
Page 306
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Jasmin* Direktur 61 Tahun Laki-laki Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman Akuntansi
Distribution & jurusan Akuntansi kerja di bidang perbankan Bisnis
Institutional Gelar International
Funding Business
Setiyo Direktur Risk 48 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Teknik
Wibowo Management Elektro Magister kerja di bidang perbankan Keuangan
MBA in Finance &
Banking
Hirwandi Direktur 57 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Sipil Memiliki pengalaman Teknik Sipil
Gafar Consumer kerja di bidang perbankan
Banking
Nofry Rony Direktur 57 Tahun Laki-laki Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman Ekonomi
Poetra Finance & Master MBA kerja di bidang perbankan
Strategy Business
Eko Waluyo Direktur 54 Tahun Laki-laki Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman Ekonomi
Human Magister kerja di bidang perbankan Manajemen
Capital & Manajemen Master
Compliance Gatoon College of
Business, MBA Short
Course Program in
Cooperation with
MM UGM
Hakim Direktur 49 Tahun Laki-laki Sarjana Ilmu Politik Memiliki pengalaman Ilmu Hubungan
Putratama* Operations Master of Science kerja di bidang perbankan Internasional
& Customer International
Experience Business
Muhammad Direktur SME & 52 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Manajemen
Iqbal* Retail Funding Industri kerja di bidang perbankan
Magister General
Management
Magister Business
Administration
Rully Direktur 51 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Manajemen
Setiawan** Network & Industri kerja di bidang perbankan
Retail Funding Magister General
Management
Magister Business
Administration
I Nyoman Direktur 48 Tahun Laki-laki Sarjana Ilmu Politik Memiliki pengalaman Ilmu Hubungan
Sugiri Yasa** Operations Master of Science kerja di bidang perbankan Internasional
International
Business
Hermita** Direktur 57 Tahun Perempuan Sarjana Hukum Memiliki pengalaman Hukum
Commercial Magister kerja di bidang perbankan Manajemen
Banking Manajemen
Agribisnis
Tan Jacky Direktur 54 Tahun Laki-laki Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Teknik
Chen** Information Master of kerja di bidang perbankan Keuangan
Technology Finance
Venda Direktur 45 Tahun Perempuan Sarjana Teknik Memiliki pengalaman Teknik
Yuniarti** Treasury & Elektro kerja di bidang perbankan Business
International Master (S2) Administration
Banking of Business
Administration
(Corporate
Finance)
Laporan Tahunan 2025 737
Page 307
08 Corporate Governance
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Helmy Afrisa Direktur 60 Tahun Laki-laki Sarjana Memiliki pengalaman Akuntansi
Nugroho*** Corporate Ekonomi jurusan kerja di bidang perbankan Bisnis
Banking Akuntansi
Gelar
International
Business
*) Diberhentikan melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
***) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan OJK
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Aspek keberagaman komposisi anggota Dewan Komisaris, antara lain terdiri dari:
1. Usia
Anggota Dewan Komisaris memiliki keberagaman jenjang usia.
2. Jenis Kelamin
Mempertimbangkan keberagaman jenis kelamin dari anggota Dewan Komisaris.
3. Pendidikan, Pengalaman, dan Keahlian; memiliki paling kurang:
a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/pengalaman kerja/pendidikan di bidang ekonomi/bisnis/
keuangan;
b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/pengalaman kerja/pendidikan di industri perbankan; dan/atau
c. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/pengalaman kerja/pendidikan di bidang manajemen risiko.
4. Independensi
a. Mayoritas anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris Independen.
b. Masa jabatan Komisaris Independen sebanyak 2 (dua) periode berturut-turut atau maksimum 10 (sepuluh)
tahun.
Keberagaman komposisi anggota Dewan Komisaris disajikan pada tabel di bawah ini.
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Chandra M. Komisaris 58 Tahun Laki-laki Sarjana (S1) Hukum Memiliki pengalaman Hukum,
Hamzah* Utama/ kerja pada Law Firm dan Keuangan,
Independen Komisi Pemberantasan dan People
Korupsi Management
Suryo Utomo** Komisaris 56 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Akuntansi,
Utama Ekonomi kerja pada Kementerian Hukum,
Akuntansi Keuangan RI Perpajakan,
• Sarjana (S1) Keuangan,
Hukum dan IT/Sistem
• Magister (S2) Informasi
Master of
Business Taxation
• Doctor of
Philosophy (S3)
Iqbal Latanro* Wakil 67 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Perbankan,
Komisaris Ekonomi kerja pada Jasa Kepatuhan, dan
Utama/ • Magister (S2) Keuangan dan Jasa Manajemen
Independen Manajemen Pemeringkat Efek Risiko
Bisnis
Dwi Ary Wakil 50 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Manajemen
Purnomo** Komisaris Akuntansi kerja pada Badan Risiko, Tata Kelola
Utama • Magister (S2) Pengaturan Badan Perusahaan,
Ilmu Hukum Usaha Milik Negara (BP Akuntansi, dan
BUMN) Hukum
738 Laporan Tahunan 2025
Page 308
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Armand B. Arief* Komisaris 73 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Perbankan,
Independen Business kerja pada Jasa Manajemen
Administration Keuangan dan Risiko, dan
• Master (S2) Regulator Keuangan Manajemen
Business Bisnis
Administration
Sentot A. Komisaris 68 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Statistika,
Sentausa* Independen Statistika kerja pada Jasa Manajemen
• Master (S2) Keuangan Bisnis,
Business Perbankan, dan
Administration Manajemen
Risiko
Andin Komisaris 60 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Keuangan dan
Hadiyanto* Ekonomi kerja pada Kementerian Ekonomi Makro
• Master (S2) Keuangan RI,
International Kementerian
Development Perdagangan,
• Doctor (S3) World Bank Asian
International Infrastruktur
Development Investment Bank
(AIIB) dan AMRO
Himawan Arief Komisaris 62 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Properti,
Sugoto* Teknik Sipil kerja pada Kementerian Distribusi dan
• Magister (S2) Kementerian Agraria Perdagangan,
Teknik Sipil dan Tata Ruang/Badan Manajemen.
Pertanahan Nasional
Herry Trisaputra Komisaris 58 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Ekonomi, Teknik
Zuna* Teknik Sipil kerja pada Kementerian Pembangunan
• Sarjana (S1) Kementerian Pekerjaan Perumahan dan
Manajemen Umum dan Perumahan Infrastruktur
• Magister (S2) Rakyat
Sistem dan Teknik
Jalan Raya
• Doktor (S3) Teknik
Sipil
Adi Sulistyowati* Komisaris 58 Tahun Perempuan Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Perbankan,
Independen Ekonomi kerja pada Jasa Manajemen Risiko,
Manajemen Keuangan dan Manajemen
Bisnis
Bambang Komisaris 62 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Akuntansi, Audit,
Widjanarko* Independen Akuntansi kerja pada Perbankan
• Magister (S2) Regulator Keuangan Syariah, dan
Bisnis dan Manajemen
Keuangan Bisnis
Fahri Hamzah** Komisaris 54 Tahun Laki-laki Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Ekonomi Makro,
Ekonomi kerja pada Kementerian Perumahan,
Perumahan dan Ilmu Politik, dan
Kawasan Permukiman RI Manajemen
dan Lembaga Legislatif Risiko
DPR RI
Ida Nuryanti** Komisaris 58 Tahun Perempuan • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Kepatuhan,
Independen Hukum kerja pada Regulator Perbankan,
• Magister (S2) Perbankan, Bank Manajemen Risiko,
Manajemen Indonesia Hukum, People
Management,
dan TI/Sistem
Informasi
Panangian Komisaris 65 Tahun Laki-laki • Sarjana (S1) Memiliki pengalaman Properti,
Simanungkalit** Independen Teknik Sipil kerja pada bidang Manajemen
• Magister (S2) prumahan dan properti Risiko, Keuangan,
MSc. School of dan Ekonomi
Engineering & Makro
Geoinformation
Technology
Laporan Tahunan 2025 739
Page 309
08 Corporate Governance
Jenis
Nama Jabatan Usia Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin
Pietra Machreza Komisaris 55 Tahun Laki-laki • Extensive Memiliki pengalaman Manajemen
Paloh** Independen Class, Business kerja pada bidang Bisnis,
Administration bisnis energi dan bisnis Manajemen
• Magister aviasi Risiko,
(S2) Master Kepatuhan,
of Business Keuangan.
Administration
*) Informasi dilaporkan hingga berakhirnya masa jabatan. Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat dalam pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Pada tahun 2025, komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan telah memenuhi aspek keberagaman
berdasarkan Anggaran Dasar, Board Manual serta Aspirasi Pemegang Saham. Secara informatif, keberagaman
komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank tercermin di bawah ini:
Keberagaman Gender Direksi Keberagaman Usia Direksi
1
2
8%
17%
3
25%
8
10
83% 67%
per 31 Desember 2025
Pria Wanita 40 - 49 Tahun 50 - 59 Tahun 60 - 69 Tahun
Keberagaman Gender Dewan Komisaris Keberagaman Usia Dewan Komisaris
0
1
1
14%
14%
6
6
86%
86%
per 31 Desember 2025
Pria Wanita 40 - 49 Tahun 50 - 59 Tahun 60 - 69 Tahun
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Kepemilikan Saham Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris telah mengungkapkan kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya yang mencapai
5% atau lebih baik pada Perseroan maupun perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri. Untuk
kepemilikan saham sampai dengan 31 Desember 2025, Direksi dan Dewan Komisaris tidak memiliki saham dengan
jumlah kepemilikan mencapai 5% atau lebih, baik pada Perseroan maupun Perusahaan lainnya.
740 Laporan Tahunan 2025
Page 310
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kepemilikan Saham Direksi Sebesar 5% atau Lebih
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan
Lembaga Keuangan Perusahaan
BTN Bank Lain
Non-Bank Lain
Nixon L.P. Direktur Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Napitupulu
Oni Febriarto Wakil Direktur Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Rahardjo
Andi Nirwoto* Direktur Information Nihil Nihil Nihil Nihil
Technology
Elisabeth Novie Direktur Assets Nihil Nihil Nihil Nihil
Riswanti* Management
Jasmin* Direktur Distribution and Nihil Nihil Nihil Nihil
Institutional Funding
Setiyo Wibowo Direktur Risk Nihil Nihil Nihil Nihil
Management
Hirwandi Gafar Direktur Consumer Nihil Nihil Nihil Nihil
Banking
Nofry Rony Poetra Direktur Finance & Nihil Nihil Nihil Nihil
Strategy
Eko Waluyo Direktur Human Capital Nihil Nihil Nihil Nihil
& Compliance
Hakim Putratama* Direktur Operations & Nihil Nihil Nihil Nihil
Customer Experience
Muhammad Iqbal* Direktur SME & Retail Nihil Nihil Nihil Nihil
Funding
Rully Setiawan** Direktur Network & Retail Nihil Nihil Nihil Nihil
Funding
I Nyoman Sugiri Direktur Operations Nihil Nihil Nihil Nihil
Yasa**
Hermita** Direktur Commercial Nihil Nihil Nihil Nihil
Banking
Tan Jacky Chen** Direktur Information Nihil Nihil Nihil Nihil
Technology
Venda Yuniarti** Direktur Treasury & Nihil Nihil Nihil Nihil
International Banking
Helmy Afrisa Direktur Corporate Nihil Nihil Nihil Nihil
Nugroho*** Banking
*) Diberhentikan melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
***) Diangkat melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025, dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan OJK
Laporan Tahunan 2025 741
Page 311
08 Corporate Governance
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Sebesar 5% atau Lebih
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan Lembaga Keuangan Perusahaan
BTN Bank Lain
Non-Bank Lain
Chandra M. Hamzah* Komisaris Utama/ Nihil Nihil Nihil Nihil
Independen
Suryo Utomo** Komisaris Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Iqbal Latanro* Wakil Komisaris Utama/ Nihil Nihil Nihil Nihil
Independen
Dwi Ary Purnomo** Wakil Komisaris Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Armand B. Arief* Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Sentot A. Sentausa* Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Andin Hadiyanto* Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Himawan Arief Sugoto* Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Herry Trisaputra Zuna* Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Adi Sulistyowati* Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Bambang Widjanarko* Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Fahri Hamzah** Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Ida Nuryanti** Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Panangian Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Simanungkalit**
Pietra Machreza Paloh** Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
*) Informasi dilaporkan hingga berakhirnya masa jabatan. Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
**) Diangkat dalam pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
Transaksi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Transaksi kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan termasuk pada penyampaian laporan kepada
Regulator mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2024 Tentang Laporan Kepemilikan atau
Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan
Terbuka, Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00087/BEI/12-2025 perihal Peraturan Nomor I-E
tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, dan Anggaran Dasar Perseroan. Anggota Direksi atau anggota Dewan
Komisaris yang memiliki saham dengan hak suara baik langsung maupun tidak langsung wajib menyampaikan laporan
kepemilikan hak suara atas saham dan setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham Perusahaan Terbuka (dhi.
BBTN) kepada Otoritas Jasa Keuangan. Laporan wajib disampaikan ke Sekretaris Perusahaan paling lambat 3 (tiga) hari
kerja sejak terjadinya kepemilikan hak suara atas saham atau setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham
Perusahaan Terbuka.
Sepanjang tahun 2025, telah terjadi perubahan kepemilikan saham anggota Direksi yang telah dilaporkan kepada
regulator dengan prosedur dan mekanisme sesuai dengan kebijakan tersebut di atas, sedangkan tidak terdapat
perubahan kepemilikan saham Dewan Komisaris. Adapun uraian transaksi kepemilikan saham tersebut adalah
sebagai berikut:
Jumlah Saham dan
Persentase Kepemilikan Jumlah
Tanggal Saham Harga Tanggal
Tanggal Saham Status Tujuan
Nama Jabatan Pemberitahuan Pembelian Pelaporan
Transaksi yang Kepemilikan Transaksi
ke Perseroan per Saham ke OJK
Sebelum Setelah Dibeli
transaksi transaksi
Tan Direktur 28 Mei 28 Mei 2025 376.335 724.135 347.800 28 Mei Langsung 10 Juni Bonus kinerja
Jacky Information 2025 lembar lembar lembar 2025 2025 pegawai
Chen Technology saham / saham / saham tahun 2024
0,0026815% 0,0051597% yang diberikan
dalam bentuk
saham
742 Laporan Tahunan 2025
Page 312
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris Perseroan diangkat oleh Dewan Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan
Komisaris. Tanggung jawab Sekretaris Dewan Komisaris antara lain mengatur berkaitan administrasi, membantu
Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kinerja Perusahaan yang efektif dan memastikan
bahwa Dewan Komisaris telah menjalankan prinsip-prinsip GCG dengan baik.
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Dewan Komisaris
Tugas dan tanggung jawab selaku Sekretaris Dewan Komisaris sesuai peraturan Menteri BUMN tersebut adalah
melakukan kegiatan untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya berupa:
1. Mempersiapkan rapat, termasuk bahan rapat (briefing sheet) Dewan Komisaris;
2. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris sesuai ketentuan anggaran dasar;
3. Mengadministrasikan dokumen Dewan Komisaris, baik surat masuk, surat keluar, risalah rapat, maupun dokumen
lainnya;
4. Menyusun rancangan rencana kerja dan anggaran Dewan Komisaris;
5. Menyusun rancangan laporan-laporan Dewan Komisaris;
6. Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris.
Profil Sekretaris Dewan Komisaris
Berikut profil ringkas Sekretaris Dewan Komisaris Perseroan.
Fahrudin*
Sekretaris Dewan Komisaris
Warga Negara Indonesia,
Temanggung, 19 November 1983
(usia 42 tahun per Desember 2025),
Berdomisili di Kota Jakarta Pusat DKI Jakarta.
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana Akuntansi Universitas Indonesia (2009) • Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KOM/BTN/2022
• Magister Akuntansi Universitas Gadjah Mada (2012) Tanggal 28 September 2022
• Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KOM/BTN/2025
Pengalaman Kerja tanggal 01 Oktober 2025
• Penata Kelola Perusahaan Negara Madya pada Asisten Deputi Periode Menjabat
Bidang TJSL - Kementerian BUMN (November 2023—saat ini)
• Penata Kelola Perusahaan Negara Muda pada Asisten Deputi • 01 Oktober 2022 s.d. 30 September 2025 (Periode I)
Bidang TJSL - Kementerian BUMN (November 2021—Oktober • 01 November 2025 s.d. 30 November 2025 (Periode II)
2023)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara
Jabatan Rangkap
(Persero) Tbk (Oktober 2022-November 2025)
• Sekretaris Dewan Pengawas Perum Bulog (November 2019— Penata Kelola Perusahaan Negara Madya pada Asisten Deputi
September 2022) Bidang TJSL Kementerian BUMN.
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (Juli 2017—Oktober 2019)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Pembangunan Perumahan
(Persero) Tbk (April 2016—Juli 2017).
*) masa jabatan berakhir sejak tanggal 30 November 2025
Laporan Tahunan 2025 743
Page 313
08 Corporate Governance
Weny Maulatsih*
Sekretaris Dewan Komisaris
Warga Negara Indonesia,
Banyumas, 24 November 1985
(40 tahun per Desember 2024)
Berdomisili di Kota Tangerang Selatan Banten
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 13/KOM/BTN/2025
• Diploma IV Akuntansi - Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
tanggal 26 November 2025 tentang Pengangkatan Sekretaris
(2012)
Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
• Magister Manajemen Bisnis - Universitas Bina Nusantara
(2020)
Periode Menjabat
Pengalaman Kerja 01 Desember 2025 s.d. 30 November 2030 (Periode I)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk (2025 – saat ini) Jabatan Rangkap
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Bahana Pembinaan Usaha Koordinator Organisasi dan Budaya Badan Pengaturan Badan
Indonesia (Persero) (2024 – 2025) Usaha Milik Negara (dh. Kementerian BUMN)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
(2022 – 2024)
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Pelindo Terminal Petikemas
(2021 – 2022)
• Koordinator Organisasi dan Budaya Badan Pengaturan Badan
Usaha Milik Negara (dh. Kementerian BUMN) (2021 – saat ini)
*) Mulai menjabat sejak 01 Desember 2025
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Dewan Komisaris
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Fahrudin* Mastering Strategic 8 Januari 2025, Jakarta TNYI
Communication for Leader
Weny Maulatsih** - - -
*) masa jabatan berakhir sejak tanggal 30 November 2025
**) Mulai menjabat sejak 01 Desember 2025
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris telah melaksanakan kegiatan antara lain sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan kegiatan administrasi kesekretariatan di lingkungan Dewan Komisaris.
2. Menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris dan pertemuan antara Dewan Komisaris dengan Pemegang Saham,
Direksi, maupun pihak-pihak pemangku kepentingan lainnya, termasuk penyiapan undangan rapat, penyiapan
bahan-bahan rapat, dan penyusunan risalah rapat Dewan Komisaris, termasuk risalah rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi.
3. Menyampaikan asli risalah rapat Dewan Komisaris kepada Perseroan.
4. Menyusun rancangan Rencana Kerja dan Anggaran Dewan Komisaris.
5. Menyusun rancangan laporan-laporan Dewan Komisaris.
6. Memastikan bahwa Dewan Komisaris mematuhi peraturan perundang-undangan serta menerapkan prinsip-
prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
7. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Dewan Komisaris secara berkala dan/atau sewaktu-waktu apabila
diminta.
744 Laporan Tahunan 2025
Page 314
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
8. Mengkoordinasikan anggota Komite, jika diperlukan, 8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun
dalam rangka memperlancar tugas Dewan 2023 tanggal 12 Juli 2023 tentang Unit Usaha Syariah;
Komisaris. 9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
9. Bertindak sebagai penghubung (liaison officer) 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
Dewan Komisaris dengan pihak lain. Bank Umum;
10. Mengumpulkan data, laporan, dan/atau informasi 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2 tahun
yang relevan dengan pelaksanaan tugas Dewan 2024 tanggal 15 Februari 2024 tentang Penerapan
Komisaris. Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum dan Unit Usaha
11. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan Syariah;
Komisaris dalam rangka pelaksanaan tugas dan 11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun
fungsi Dewan Komisaris. 2024 tanggal 23 Juli 2024 tentang Penerapan
Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan;
Komite Audit 12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 tahun
2024 tanggal 2 Oktober 2024 tentang Integritas
Perseroan membentuk Komite Audit dalam rangka Pelaporan Keuangan Bank;
mendukung Dewan Komisaris melaksanakan fungsi 13. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.
pengawasan antara lain memonitor dan mengevaluasi 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem
pelaksanaan sistem pengendalian internal, menilai Pengendalian Intern bagi Bank Umum;
pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang 14. Surat Edaran Bank Indonesia No. 12/13/DPbS/2010
dilaksanakan oleh Satuan Kerja Audit Intern maupun perihal Pelaksanaan Good Corporate Governance
auditor ekstern, menelaah informasi keuangan yang bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah;
akan dikeluarkan oleh Perseroan, dan menelaah 15. Anggaran Dasar Perseroan;
ketaatan terhadap ketentuan yang berhubungan 16. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 18/KOM/
dengan kegiatan Perseroan. BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Dasar Pembentukan Komite Audit Perseroan.
Dasar pembentukan Komite Audit berdasarkan pada Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
peraturan-peraturan sebagai berikut:
1. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit melakukan
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola tugas dan tanggung jawab antara lain:
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik a. Audit Intern dan Ekstern
Negara; 1) Membantu Dewan Komisaris untuk memastikan
2. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor dan mengkaji efektivitas sistem pengendalian
PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber intern, berdasarkan informasi yang diperoleh
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara; dari SKAI paling sedikit sekali dalam 1 (satu)
3. Surat Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan tahun;
Manajemen Risiko Kementerian Badan Usaha Milik 2) Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Negara Republik Indonesia No. SK-5/DKU.MBU/11/2024 Komisaris terkait: pengangkatan dan
tanggal 11 November 2024 tentang Petunjuk Teknis pemberhentian Kepala Satuan Kerja Audit Intern,
Pengendalian Internal Atas Pelaporan Keuangan dan pemberian remunerasi tahunan Satuan
(Internal Control Over Financial Reporting) Badan Kerja Audit Intern secara keseluruhan serta
Usaha Milik Negara; penghargaan kinerja;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ 3) Memberikan rekomendasi kepada Dewan
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komisaris terkait penyusunan rencana audit,
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau ruang lingkup, dan anggaran Satuan Kerja Audit
Perusahaan Publik; Intern;
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ 4) Melakukan pemantauan dan evaluasi atas
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang perencanaan audit, pelaksanaan audit dan
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja pemantauan tindak lanjut hasil audit internal
Komite Audit; dan audit eksternal, untuk menilai kecukupan
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 01/ pengendalian intern;
POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 Tentang 5) Meninjau dan mengevaluasi laporan auditor
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum; internal secara berkala, merekomendasikan
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun dan memastikan Direksi mengambil tindakan
2023 Tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik perbaikan untuk mengatasi kelemahan
Dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa pengendalian, kecurangan (fraud), masalah
Keuangan;
Laporan Tahunan 2025 745
Page 315
08 Corporate Governance
kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan 4) Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan
perundang-undangan atau masalah lain yang pemberian jasa audit atas informasi keuangan
diidentifikasi dan dilaporkan oleh Satuan Kerja tahunan yang dilakukan oleh Akuntan/Akuntan
Audit Intern; Publik/Kantor Akuntan Publik;
6) Melakukan pemantauan dan evaluasi yang 5) Memantau dan mengkaji proses pelaporan
digunakan untuk memberikan rekomendasi keuangan yang diaudit oleh Auditor Eksternal;
kepada Dewan Komisaris paling sedikit terhadap: 6) Memastikan kredibilitas dan objektivitas laporan
a) pelaksanaan tugas satuan kerja audit intern; keuangan Perseroan yang akan diterbitkan
b) pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas untuk pihak eksternal dan badan pengawas,
hasil temuan satuan kerja audit intern termasuk penindaklanjutan keluhan dan/atau
Perseroan, auditor ekstern, hasil pengawasan catatan ketidakwajaran terhadap laporan
Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau hasil selama periode pengkajian Komite Audit;
pengawasan otoritas dan lembaga lain. 7) Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
7) Memantau, mengkaji dan menilai efektivitas yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik
pelaksanaan Audit Internal dan Audit Eksternal, dan/atau pihak otoritas antara lain laporan
termasuk pengelolaan Whistleblowing System keuangan, proyeksi dan laporan lainnya
(WBS); terkait dengan informasi keuangan Perseroan,
8) Memastikan Satuan Kerja Audit Intern melakukan termasuk penelaahan terhadap performance
komunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, review kinerja keuangan bulanan;
Dewan Pengawas Syariah, Auditor Eksternal, 8) Memberikan pendapat independen dalam hal
Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan; terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen
9) Mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Audit Intern; dan Kantor Akuntan Publik atas jasa yang
10) Memastikan objektivitas, independensi , dan diberikannya;
integritas Auditor Internal dan Auditor Eksternal 9) Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan
dalam pelaksanaan tugas; proses akuntansi dan pelaporan keuangan bank.
11) Memberi rekomendasi kepada Dewan Komisaris c. Lain-lain
atas penerbitan Piagam Audit Intern; 1) Memberikan evaluasi/rekomendasi kepada
12) Memberi rekomendasi kepada Dewan Komisaris Dewan Komisaris mengenai penunjukan,
atas penunjukan pengendali mutu independen penunjukan kembali dan pemberhentian
dari pihak ekstern untuk melakukan kaji ulang Perusahaan Pemeringkat Rating untuk
terhadap kinerja SKAI; melakukan Penilaian Tingkat Kesehatan
b. Pelaporan Keuangan (Rating Perusahaan) yang didasarkan kepada
1) Melakukan pemantauan dan evaluasi atas: independensi, ruang lingkup penugasan dan
a) Penerapan kebijakan dan prosedur imbalan jasa;
pengendalian internal dalam proses 2) Memberikan rekomendasi mengenai
pelaporan keuangan Perseroan (Internal penyempurnaan sistem pengendalian
Control over Financial Reporting atau ICOFR); manajemen serta pelaksanaannya;
b) Kesesuaian Laporan Keuangan dengan 3) Melakukan mekanisme review atas transaksi
standar akuntansi keuangan dan ketentuan pihak berelasi.
Otoritas Jasa Keuangan mengenai 4) Memastikan telah terdapat prosedur evaluasi
pencatatan transaksi keuangan; yang memuaskan terhadap segala informasi
hasil pemantauan dan evaluasi digunakan yang dikeluarkan Perseroan;
untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan 5) Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan
Komisaris guna meyakini integritas dari proses perhatian Dewan Komisaris serta tugas-tugas
pelaporan keuangan pada Perseroan. Dewan Komisaris lainnya;
2) Melakukan proses pengadaan calon Kantor 6) Menjalankan wewenang, tugas, dan tanggung
Akuntan Publik sesuai dengan ketentuan jawab lain yang terkait dengan fungsinya;
pengadaan barang dan jasa Perseroan, dan 7) Melakukan penelaahan atas ketaatan/kepatuhan
apabila diperlukan dapat meminta bantuan terhadap peraturan perundang-undangan yang
Direksi dalam proses pengadaannya. berhubungan dengan kegiatan Perseroan;
3) Memberikan rekomendasi kepada Dewan 8) Menelaah dan memberikan saran kepada
Komisaris mengenai penunjukan dan Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi
pemberhentian Akuntan/Akuntan Publik/ benturan kepentingan Perseroan;
Kantor Akuntan Publik yang didasarkan pada 9) Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan
independensi, ruang lingkup penugasan, dan informasi Perseroan;
imbalan jasa; 10) Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris
sesuai dengan bidang tugas Komite Audit.
746 Laporan Tahunan 2025
Page 316
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Piagam Komite Audit
Komite Audit memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja atau Piagam Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan
Komisaris nomor 19/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pedoman dan Tata Tertib Kerja atau Piagam Komite Audit menjadi acuan
Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya secara efektif. Piagam Komite Audit dibuat dengan tujuan untuk menjadi
dasar dan pedoman bagi Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya antara lain memonitor dan mengevaluasi
pelaksanaan sistem pengendalian internal, menilai pelaksanaan kegiatan hasil audit yang dilaksanakan oleh Satuan
Kerja Audit Intern maupun auditor eksternal, menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan
dan menelaah ketaatan terhadap ketentuan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
Isi Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Komite Audit antara lain:
Ketentuan Umum, Tujuan Pembentukan Pasal 1 Ketentuan Umum
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Bagian I Audit Pasal 2 Pengertian, Maksud, dan Tujuan Pedoman dan Tata Tertib
Kerja Komite Audit
Tugas dan Tanggung Jawab serta Pasal 3 Tugas dan Wewenang Komite Audit
Bagian II Wewenang Komite Audit
Pasal 4 Kewajiban Komite Audit
Tata Cara, Prosedur Kerja, Akses dan Pasal 5 Tata Cara dan Prosedur Kerja Komite Audit
Kerahasiaan Informasi, Komposisi, Struktur
dan Persyaratan Anggota Pasal 6 Akses dan Kerahasiaan Informasi
Bagian III
Pasal 7 Struktur, Pengangkatan, dan Pemberhentian Komite Audit
Pasal 8 Persyaratan Keanggotaan Komite Audit
Rapat, Pelaporan, Rencana Kerja, Pasal 9 Rapat Komite Audit
Penganggaran, Penghasilan dan Masa
Tugas Komite Audit Pasal 10 Pelaporan Komite Audit
Bagian IV Pasal 11 Rencana Kerja dan Anggaran Komite Audit
Pasal 12 Penghasilan Anggota Komite
Pasal 13 Masa Tugas
Pendidikan, Tenaga Penunjang dan Pasal 14 Peningkatan Profesionalisme Anggota Komite Audit dan
Penanganan Pengaduan Penggunaan Tenaga Penunjang
Bagian V
Pasal 15 Penanganan Pengaduan atau Pelaporan atas Dugaan
Pelanggaran Terkait Laporan Keuangan
Evaluasi & Penutup Pasal 16 Evaluasi
Bagian VI
Pasal 17 Penutup
Wewenang Komite Audit
Komite Audit diberikan kewenangan oleh Dewan Komisaris untuk:
1. Mengakses seluruh informasi yang relevan termasuk dokumen, data, informasi tentang karyawan, dana, aset, dan
sumber daya Perseroan yang diperlukan terkait dengan tugas dan fungsi Komite Audit.
2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal,
manajemen risiko dan akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit.
3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugas
(jika diperlukan).
4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2025 747
Page 317
08 Corporate Governance
Masa Tugas Komite Audit Keanggotaan Komite Audit paling kurang terdiri dari 1
(satu) orang Komisaris Independen yang merangkap
Masa jabatan anggota Komite Audit yang bukan sebagai Ketua, 1 (satu) orang Pihak Independen yang
merupakan anggota Dewan Komisaris paling lama 3 memiliki keahlian di bidang keuangan/akuntansi, dan 1
(tiga) tahun dan dapat diangkat kembali untuk paling (satu) orang Pihak Independen yang memiliki keahlian
lama 2 (dua) tahun, dengan tidak mengurangi hak di bidang hukum/perbankan.
Dewan Komisaris untuk memberhentikannya sewaktu
waktu. Ketua dan anggota Komite Audit diangkat dan
diberhentikan oleh Dewan Komisaris. Ketua Komite Audit
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite adalah Komisaris Independen atau anggota Dewan
Audit Komisaris yang dapat bertindak independen. Anggota
Komite Audit dapat berasal dari anggota Dewan
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris yang Komisaris atau dari luar Perseroan.
keanggotaannya terdiri dari ketua dan anggota dan
wajib seluruhnya independen. Komite Audit paling Adapun struktur, keanggotaan dan keahlian Komite
kurang terdiri dari 3 (tiga) orang anggota yang berasal Audit dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
dari Komisaris Independen dari Pihak dan luar Perseroan.
Periode 1 Januari s.d. 26 Maret 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Iqbal Ketua Wakil Perbankan, Pertama 10/03/2021 RUPST 06/09/2021 Keputusan Dewan
Latanro merangkap Komisaris Kepatuhan, dan Tahun Komisaris Nomor
Anggota Utama/ Manajemen 2025 01/KOM/BTN/2021
Independen Risiko tanggal 31 Maret
2021
Sentot A. Anggota Komisaris Statistika, Pertama 02/03/2022 RUPST 08/08/2022 Keputusan Dewan
Sentausa Independen Manajemen Tahun Komisaris Nomor
Bisnis, 2025 03/KOM/BTN/2022
Perbankan, dan tanggal 17 Maret
Manajemen 2022
Risiko
Bambang Anggota Komisaris Akuntansi, Audit, Pertama 13/03/2024 RUPST 07/10/2024 Keputusan Dewan
Widjanarko Independen Kepatuhan, Tahun Komisaris Nomor
Perbankan 2025 06/KOM/BTN/2024
Syariah, dan tanggal 13 Maret
Manajemen 2024
Risiko
Endang A. Anggota Pihak Audit, Perbankan, Pertama 13/03/2023 12/03/2026 - Keputusan Direksi
Suprijatna Independen Perbankan Nomor 167/
Syariah, dan DIR/2023 Tanggal
Akuntansi 08 Maret 2023
Indra Jaka Anggota Pihak Audit, Investigasi, Pertama 19/11/2024 18/11/2029 - Keputusan Direksi
Aprilyanta Independen Perbankan, Nomor 1066/
Akuntansi DIR/2024 tanggal
19 November 2024
Periode 26 Maret s.d. 29 Juni 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Endang A. Anggota Pihak Audit, Perbankan, Pertama 13/03/2023 12/03/2026 - Keputusan Direksi
Suprijatna Independen Perbankan Nomor 167/
Syariah, dan DIR/2023 Tanggal
Akuntansi 08 Maret 2023
748 Laporan Tahunan 2025
Page 318
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Indra Jaka Anggota Pihak Audit, Investigasi, Pertama 19/11/2024 18/11/2029 - Keputusan Direksi
Aprilyanta Independen Perbankan, Nomor 1066/
Akuntansi DIR/2024 tanggal
19 November 2024
Periode 30 Juni s.d. 31 Desember 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Pietra Ketua Komisaris Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Machreza merangkap Independen Bisnis, Tahun Komisaris nomor
Paloh Anggota Manajemen 2030 03/KOM/BTN/2025
Risiko, tanggal 30 Juni
Kepatuhan, 2025
Keuangan.
Ida Nuryanti Anggota Komisaris Kepatuhan, Pertama 30/06/2025 RUPST 09/10/2025 Keputusan Dewan
Independen Perbankan, Tahun Komisaris nomor
Manajemen 2030 03/KOM/BTN/2025
Risiko, Hukum, tanggal 30 Juni
People 2025
Management,
dan IT/Sistem
Informasi
Panangian Anggota Komisaris Properti, Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Simanungkalit Independen Manajemen Tahun Komisaris nomor
Risiko, 2030 03/KOM/BTN/2025
Keuangan, dan tanggal 30 Juni
Ekonomi Makro 2025
Endang A. Anggota Pihak Audit, Pertama 13/03/2023 12/03/2026 - Keputusan Direksi
Suprijatna Independen Perbankan, Nomor 167/
Perbankan DIR/2023 Tanggal
Syariah, dan 08 Maret 2023
Akuntansi
Indra Jaka Anggota Pihak Audit, Pertama 19/11/2024 18/11/2029 - Keputusan Direksi
Aprilyanta Independen Investigasi, Nomor 1066/
Perbankan, DIR/2024 tanggal
Akuntansi 19 November 2024
Profil Komite Audit Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Ida Nuryanti Dewan Komisaris.
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Profil Komite Audit per 31 Desember 2025 adalah sebagai Audit/ Komisaris
anggota Komite Audit dari 30 Juni 2025
berikut. Independen
s.d. RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama)
Pietra Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Machreza Dewan Komisaris. Panangian Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Paloh Periode menjabat beliau sebagai Simanungkalit Dewan Komisaris.
Ketua Komite anggota Komite Audit dari 30 Juni 2025 Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Audit/ Komisaris s.d. RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama) Audit/ Komisaris anggota Komite Audit dari 30 Juni 2025
Independen Independen s.d. RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama)
Laporan Tahunan 2025 749
Page 319
08 Corporate Governance
Endang A. Suprijatna
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia,
Sumedang, 17 Januari 1967
berusia 58 tahun per Desember 2025,
berdomisili di Bekasi, Jawa Barat.
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Padjajaran
Nomor 167/DIR/2023 Tanggal 8 Maret 2023 tentang Penetapan
(1991).
Sdr. Endang A. Suprijatna sebagai Anggota Komite Audit.
Sertifikasi
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI.
Periode Menjabat
• Chartered Accountant (CA Indonesia) No. 11.D9268. Periode pertama masa jabatan 13 Maret 2023 s.d. 12 Maret 2026
• Sertifikasi Akuntan Beregister dari Kementerian Keuangan
Republik Indonesia. Jabatan Rangkap
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 dari Tidak memiliki rangkap jabatan
Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP).
• Qualified Internal Auditor dari Dewan Sertifikasi Qualified
Internal Auditor.
Pengalaman Kerja
• Regional Business Control Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Wilayah VI Jawa Barat, Wilayah VIII Jawa Timur dan Wilayah V
Jakarta Selatan termasuk Bogor (2015-Januari 2023)
• Consumer Loans Business Center Manager PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk Wilayah Makassar, Palu, Kendari, Ambon,
Wilayah Samarinda & Bontang, Wilayah Lampung (November
2009-2014)
• Team Leader Audit Kredit Small, Micro & Consumer PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2006 – Oktober 2009)
• Team Leader Audit Distribution (Cabang) PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2005)
• Team Leader Audit Kredit Wholesale Banking PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Agustus 2001 - 2004)
• Team Leader General Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Juli
1999-Juli 2001)
• Auditor PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) (Desember
1993-Juni 1999).
750 Laporan Tahunan 2025
Page 320
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Indra Jaka Aprilyanta
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia,
Yogyakarta, 16 April 1968
berusia 57 tahun per Desember 2025,
berdomisili di Bogor, Jawa Barat.
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Gadjah Mada • Investigator Head - Senior Investigator, Internal Audit, PT Bank
(1991). Mandiri (Persero) Tbk (Maret 2020 s.d. April 2024)
• Specialist – Investigasi, Internal Audit, PT Bank Mandiri
Sertifikasi (Persero) Tbk (September 2016 s.d. Maret 2020)
• Senior Credit Risk Manager - Regional
• Certification in Audit Committee Practices No. Sertifikat 11013/
Risk Management III Jakarta Kota,
CACP/X/2024 dari Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI), tahun
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (November 2013 – September
2024.
2016)
• Certified Forensic Auditor (CfrA) No. Reg. AUD. 082.0000239.2022
• Credit Risk Manager Authority (Detasering) - Regional Risk
dari Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik tahun 2022.
Management III Jakarta Kota - Commercial Risk, PT Bank
• Computer Hacking Forensic Investigator , Certification
Mandiri (Persero) Tbk (Juni 2013 – November 2013)
Number ECC4210578693 dari EC-Council tahun 2022.
• Lead Auditor – Wholesale Banking Audit, Internal Audit, PT
• Sertifikasi Management Risiko Perbankan jenjang 5, dari
Bank Mandiri (Persero) Tbk (Desember 2010 – Mei 2013)
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko tahun 2025.
• Team Leader - Commercial Banking Audit, Internal Audit,
• Chartered Accountant (CA Indonesia) No. 11.D10199 dari IAI
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Desember 2008 – November
tahun 2017.
2010)
• Register Negara Akuntan Nomor RNA 18068 dari Kementerian
• Team Leader - Corporate Center Audit, Internal Audit, PT Bank
Keuangan RI, Sekretariat Jenderal, Pusat Pembinaan Profesi
Mandiri (Persero) Tbk (Mei 2006 - November 2008)
Keuangan, tahun 2017.
• Team Leader - Distribution Audit, Internal Audit, PT Bank
• Certified Fraud Examiner dari Association of Certified Fraud
Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2003 - April 2006)
Examiners (ACFE), tahun 2012.
• Senior Auditor - Distribution Audit, Internal Audit, PT Bank
• Qualified Internal Auditor (QIA) No. Reg. 0587/QIA/99 dari
Mandiri (Persero) Tbk (Agustus 1999 - Januari 2003)
Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor, tahun 1999.
• Auditor, Biro Pengawasan, PT Bank Ekspor Impor Indonesia
• Register Negara untuk Akuntan No. D-10199 dari Departemen
(Persero) (Desember 1993 - Juli 1999)
Keuangan RI, tahun 1996.
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Nomor 1066/DIR/2024 Tanggal 19 November 2024 tentang
Penetapan Sdr. Indra Jaka Aprilyanta sebagai Anggota Komite
Audit.
Periode Menjabat
Periode pertama masa jabatan 19 November 2024 s.d. 18
November 2027
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Laporan Tahunan 2025 751
Page 321
08 Corporate Governance
Independensi Komite Audit
Tabel Independensi Komite Audit
Pietra
Iqbal Sentot A. Bambang Ida Panangian Endang A. Indra Jaka
Aspek Independensi Latanro Sentausa Widjanarko
Machreza
Nuryanti Simanungkalit Suprijatna Aprilyanta
Paloh
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan
Dewan Komisaris dan
Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di
perusahaan, anak
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham di
perusahaan
Tidak memiliki hubungan
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/
atau sesama anggota
Komite Audit
Tidak menjabat sebagai
pengurus partai politik,
pejabat dan pemerintah
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Audit Pada Tahun 2025
Waktu dan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Nama Jabatan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan
Pelaksanaan
Iqbal Latanro* Ketua Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
merangkap Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Anggota
Pietra Machreza Ketua Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Paloh** merangkap Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Anggota
Sentot A. Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Sentausa* Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Bambang Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Widjanarko* Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Ida Nuryanti** Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Panangian Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Simanungkalit** Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
752 Laporan Tahunan 2025
Page 322
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Waktu dan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Nama Jabatan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan
Pelaksanaan
Endang A. Anggota Seminar Nasional "Kesiapan Industri Perbankan Batam, 18 – 19 Indonesian Risk
Suprijatna dalam Merespon Eskalasi Climate Risk & Cyber Risk Juni 2025 Professional
2025" Association (IRPA)
Seminar IKAI “Driving Enterprise Value Through Jakarta, 24 Juli PT Bank Tabungan
Strategic Risk Oversight : The Critical Role 2025 Negara (Persero)
of Oversight Boards and Internal Audit in Tbk
Strengthening Risk Governance and Portfolio
Management”
Konferensi Nasional llA Indonesia Tahun 2025 "Audit Medan, 27 – 28 Institute of Internal
for Tomorrow Strategic, Future Ready, Sustainable" Agustus 2025 Auditors Indonesia
BOC Forum 2025 Lombok, 26 – 28 PT Bank Tabungan
September 2025 Negara (Persero)
Tbk
Seminar Nasional Internal Audit (SNIA) - Whats Denpasar, 03 – 04 Yayasan Pendidikan
Driving Change to Stay Ahead of tha Curve for November 2025 Internal Audit (YPIA)
Internal Auditors in the Coming Years
Seminar The 9th Indonesia Risk Management Jakarta 13 Lembaga
Outlook 2026 dengan Tema “Navigating Banking November 2025 Pengembangan
Business Amid Economic Landscape Turmoil” Perbankan
Indonesia
Indra Jaka Anggota Pembekalan & Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jakarta, 6 Badan Sertifikasi
Aprilyanta Jenjang 5 Februari 2025 Manajemen Risiko
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Jakarta, 6 Lembaga
Februari 2025 Pengembangan
Perbankan
Indonesia
Seminar IKAI “Driving Enterprise Value Through Jakarta, 24 Juli PT Bank Tabungan
Strategic Risk Oversight : The Critical Role 2025 Negara (Persero)
of Oversight Boards and Internal Audit in Tbk
Strengthening Risk Governance and Portfolio
Management”
Konferensi Nasional llA Indonesia Tahun 2025 "Audit 27 – 28 Agustus Institute of Internal
for Tomorrow Strategic, Future Ready, Sustainable" 2025 Auditors Indonesia
BOC Forum 2025 Lombok, 26 – 28 PT Bank Tabungan
September 2025 Negara (Persero)
Tbk
Seminar Nasional Internal Audit (SNIA) - Whats Denpasar, 03 – 04 Yayasan Pendidikan
Driving Change to Stay Ahead of tha Curve for November 2025 Internal Audit (YPIA)
Internal Auditors in the Coming Years
Seminar The 9th Indonesia Risk Management Jakartam 13 Lembaga
Outlook 2026 dengan Tema “Navigating Banking November 2025 Pengembangan
Business Amid Economic Landscape Turmoil” Perbankan
Indonesia
¹) Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
²) Diangkat menjadi Ketua dan/atau Anggota Komite Audit pada 30 Juni 2025, efektif setelah penetapan penilaian kemampuan dan kepatutan dari Otoritas
Jasa Keuangan.
Laporan Tahunan 2025 753
Page 323
08 Corporate Governance
Rapat Komite Audit 6. Dalam hal tidak tercapai musyawarah mufakat
sebagaimana dimaksud pada ayat (5) pengambilan
1. Komite Audit mengadakan rapat sekurang- keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
kurangnya sama dengan ketentuan minimal rapat 7. Setiap rapat Komite Audit harus dituangkan dalam
Dewan Komisaris yang ditetapkan dalam Anggaran risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
Dasar dan/atau 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. anggota Komite Audit yang hadir dan risalah ini
2. Rapat Komite Audit dapat dilaksanakan apabila didokumentasikan secara baik sesuai dengan
dihadiri oleh mayoritas anggota Komite Audit atau ketentuan peraturan perundang-undangan.
paling kurang 51% (lima puluh satu persen) dari 8. Risalah rapat disampaikan secara tertulis oleh
jumlah anggota Komite Audit. Komite Audit kepada Dewan Komisaris.
3. Dalam hal terdapat benturan kepentingan anggota 9. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
Komite Audit dengan objek bahasan, maka anggota terjadi dalam rapat Komite Audit wajib dicantumkan
Komite Audit dimaksud wajib mendeklarasikan secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
tentang adanya benturan kepentingan dan tidak perbedaan pendapat tersebut.
mempunyai hak suara dalam pengambilan 10. Dalam hal anggota Komite Audit tidak dapat
keputusan. menghadiri rapat secara fisik, maka dapat
4. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau menghadiri rapat melalui tatap muka dengan
anggota paling senior apabila Ketua Komite Audit memanfaatkan teknologi informasi.
berhalangan hadir. 11. Kehadiran anggota Komite Audit dalam rapat,
5. Keputusan rapat Komite Audit dilakukan berdasarkan dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan
musyawarah mufakat. tahunan Komite Audit.
AGENDA RAPAT KOMITE AUDIT
Sepanjang tahun 2025, tanggal pelaksanaan, Agenda rapat dan peserta rapat Komite Audit, sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1 03 Januari 2025 Pembahasan Keterbukaan Informasi (KI) Transaksi • Iqbal Latanro
Afiliasi • Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
2 06 Januari 2025 Tanggapan Penyampaian Proses Lelang Pengadaan • Iqbal Latanro
Kantor Akuntan Publik (KAP) Tahun 2025 PT Bank • Sentot A. Sentausa
Tabungan Negara (Persero) Tbk • Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
3 09 Januari 2025 Annual Audit Plan Tahun 2025 • Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
4 14 Januari 2025 Hasil Pemeriksaan dan Tindak Lanjut Temuan OJK • Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
5 20 Januari 2025 Telaah Komite Audit atas Whistle Blowing System • Iqbal Latanro
(WBS) • Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
6 03 Februari 2025 Hasil Pemeriksaan BPK-RI atas Pengelolaan • Iqbal Latanro
Pendapatan dan Biaya tahun 2023 • Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
754 Laporan Tahunan 2025
Page 324
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
7 03 Februari 2025 Rekomendasi Penunjukan Jasa KAP Tahun Buku 2025 • Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
8 05 Februari 2025 Closing Meeting Audit Laporan Keuangan Tahun Buku • Iqbal Latanro
2024 • Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
9 10 Februari 2025 Telaah Laporan Keuangan Publikasi Triwulan IV 2024 • Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
10 14 Februari 2025 Pembahasan Laporan Kegiatan IAD s.d Triwulan IV • Iqbal Latanro
2024 • Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
11 24 Februari 2025 Penyesuaian RKAP 2025 dan RBB 2025-2027 • Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
12 24 Februari 2025 Laporan Komite Audit Triwulan IV 2024 • Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
13 03 Maret 2025 Strategi Anti Fraud dan Internal Control Over Financial • Iqbal Latanro
Reporting • Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
14 10 Maret 2025 Management Letter Tahun Buku 2024 • Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
15 10 Maret 2025 Evaluasi Jasa KAP Tahun Buku 2024 dan Keterbukaan • Iqbal Latanro
Informasi Transaksi Afiliasi • Sentot A. Sentausa
• Bambang Widjanarko
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
16 26 Agustus 2025 Telaah Laporan Keuangan Publikasi Triwulan II 2025 • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti sebagai pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
17 08 September Progres Implementasi Internal Control over Financial • Pietra Machreza Paloh
2025 Reporting (ICoFR) • Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti sebagai pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
18 18 September 2025 Pembahasan Temuan BPK RI • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti sebagai pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
Laporan Tahunan 2025 755
Page 325
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
19 30 September 2025 Pembahasan Rencana Aksi atas Pemeriksaan BPK RI • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti sebagai pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
20 30 September 2025 Kontrol atas Aktivasi Rekening Dormant • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti sebagai pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
21 08 Oktober 2025 Progres Penyelesaian Dokumen Pokok Kredit • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti sebagai pengamat
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
22 21 Oktober 2025 Telaah Laporan Keuangan Publikasi Triwulan III 2025 • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
23 21 Oktober 2025 Pembahasan Konsep RKAP 2026 • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
24 29 Oktober 2025 Pembahasan Pemisahan Unit Usaha Syariah dan • Pietra Machreza Paloh
Penyertaan Modal BTN pada BSN • Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
25 05 November 2025 Rekomendasi atas Penunjukan KAP Untuk Jasa Audit • Pietra Machreza Paloh
Atas Laporan Keuangan BSN 31 Desember 2025 • Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
26 17 November 2025 Pembahasan Debitur Restrukturisasi • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
27 21 November 2025 Pembahasan Rancangan RKAP Tahun 2026 Tahap 3 • Pietra Machreza Paloh
dan RBB Tahun 2026-2028 • Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
28 16 Desember 2025 Annual Audit Plan Tahun 2026 • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
29 17 Desember 2025 Pembahasan Hasil Pemeriksaan Eksternal • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
30 22 Desember 2025 Pembahasan Keterbukaan Informasi (KI) Transaksi • Pietra Machreza Paloh
Afiliasi • Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
756 Laporan Tahunan 2025
Page 326
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
31 22 Desember 2025 Pembahasan Rancangan RKAP Tahun 2026 Tahap 4 • Pietra Machreza Paloh
(Final) • Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
32 22 Desember 2025 Penyusunan Program Kerja Komite Audit Tahun 2026 • Pietra Machreza Paloh
• Panangian Simanungkalit
• Ida Nuryanti
• Endang A. Suprijatna
• Indra Jaka Aprilyanta
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE AUDIT
Selama tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 32 (tiga puluh dua) kali. Adapun frekuensi dan
tingkat kehadiran rapat masing-masing anggota Komite Audit adalah sebagai berikut:
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit
Rapat Komite Audit
Nama Jabatan
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Iqbal Latanro* Ketua merangkap Anggota 15 15 100%
Pietra Machreza Paloh** Ketua merangkap Anggota 17 17 100%
Sentot A. Sentausa* Anggota 15 15 100%
Bambang Widjanarko* Anggota 15 15 100%
Ida Nuryanti** Anggota 17 17 100%
Panangian Simanungkalit** Anggota 11 11 100%
Endang A. Suprijatna Anggota 32 32 100%
Indra Jaka Aprilyanta Anggota 32 32 100%
*) Masa jabatan berakhir pada RUPST Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
**) Diangkat menjadi Ketua dan/atau Anggota Komite Audit pada 30 Juni 2025, efektif setelah penetapan penilaian kemampuan dan kepatutan dari Otoritas
Jasa Keuangan.
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Audit Tahun 2025
No Kegiatan Pelaksanaan Keterangan
A. KEGIATAN RUTIN KOMITE AUDIT :
1 Memberikan masukan dan rekomendasi Persetujuan atas Annual Audit Plan Terlaksana
kepada Dewan Komisaris
2 Pemantauan dan evaluasi bulanan terhadap pelaksanaan tugas & tindak Terlaksana
lanjut Audit Internal
3 Menghadiri Exit Meeting Audit Internal Terlaksana
Laporan Tahunan 2025 757
Page 327
08 Corporate Governance
No Kegiatan Pelaksanaan Keterangan
4 Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan audit oleh Eksternal Auditor Terlaksana
(OJK, BI, BPK, KAP,dll) termasuk penyelesaian tindaklanjut hasil audit.
5 Pemantauan dan evaluasi atas penerapan kebijakan dan prosedur Terlaksana
pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank;
6 Pemantauan dan evaluasi atas kesesuaian Laporan Keuangan dengan Terlaksana
standar akuntansi keuangan dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai pencatatan transaksi keuangan termasuk Laporan Keuangan
Publikasi Triwulanan
7 Memberikan rekomendasi mengenai pengadaan hingga penunjukan Akuntan Terlaksana
Publik/Kantor Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk diputuskan
dalam Rapat Umum Pemegang Saham
8 Menyampaikan rekomendasi mengenai penunjukan Kantor Akuntan Publik Terlaksana
(KAP) kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Kementerian BUMN
dalam rangka agenda Rapat Umum Pemegang Saham
9 Memantau laporan penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) sesuai Rapat Terlaksana
Umum Pemegang Saham kepada OJK
10 Pemantauan progres pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Terlaksana
11 Memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian Jasa Audit atas Terlaksana
Informasi Keuangan oleh KAP untuk disampaikan kepada OJK
12 Memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian Jasa Audit atas Terlaksana
Informasi Keuangan oleh KAP untuk disampaikan kepada KBUMN
13 Memberikan rekomendasi mengenai pengadaan hingga penunjukan Terlaksana
Perusahaan Pemeringkat dalam rangka penilaian Tingkat Kesehatan BUMN
14 Menelaah, mengevaluasi dan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris Terlaksana
terkait materi performance review bulanan yang disampaikan oleh Direksi
15 Menyusun laporan triwulanan dan laporan tahunan mengenai kegiatan Terlaksana
Komite Audit kepada Dewan Komisaris
16 Menyusun Laporan Pengawasan Dewan Komisaris atas Realisasi RBB Terlaksana
(Semesteran) untuk disampaikan kepada OJK (bagian Komite Audit)
17 Menyusun Tanggapan Dewan Komisaris atas Kinerja Perseroan (Triwulanan) Terlaksana
yang disampaikan kepada Menteri BUMN (bagian Komite Audit)
18 Menyusun Laporan Sistem Pembayaran ke Bank Indonesia (bagian Komite Terlaksana
Audit)
19 Penilaian pengisian Kerta Kerja Self Assessment GCG Semesteran Komite Terlaksana
Audit & Dewan Komisaris
20 Menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) terkait dengan Komite Audit & Terlaksana
Dewan Komisaris.
21 Menyusun Skenario RUPST bagian Komite Audit
B. KEGIATAN INSIDENTIL KOMITE AUDIT
1 Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat Belum Terlaksana Belum ada
antara Manajemen dan Kantor Akuntan Publik atas jasa yang diberikan perbedaan
pendapat
2 Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan Belum Terlaksana Belum ada
pelaporan keuangan bank. pengaduan
3 Mendampingi Dewan Komisaris dalam kunjungan kerja ke unit kerja bank Terlaksana
sesuai penugasan dari Dewan Komisaris
4 Mengikuti training, seminar, workshop sesuai dengan penugasan oleh Dewan Terlaksana
Komisaris dalam rangka Pengembangan Kompetensi yang berhubungan
dengan Tugas dan Tanggung Jawab.
5 Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris maupun arahan kepada Terlaksana
unit kerja sesuai tugas dan tanggung jawab Komite Audit sebagaimana
Piagam Komite Audit
758 Laporan Tahunan 2025
Page 328
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Kegiatan Pelaksanaan Keterangan
C. LAIN-LAIN
1 Rapat Komite Audit Terlaksana
2 Memberikan masukan terhadap konsep RKAP dan RBB yang disusun Terlaksana
Manajemen
Pernyataan Komite Audit atas Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
Sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh BTN secara umum telah berjalan dengan baik. Manajemen terus
berupaya meningkatkan penerapan sistem pengendalian internal dengan mengacu pada laporan hasil audit
internal dan eksternal.
Komite Remunerasi dan Nominasi 4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor
34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Komite Remunerasi dan Nominasi dibentuk oleh Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris Perusahaan Publik.
yang bertugas membantu Dewan Komisaris dalam 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor
melaksanakan tugasnya. Komite Remunerasi dan 45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015
Nominasi merupakan salah satu Organ Perseroan, tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian
bekerja sama dengan Satuan Kerja Manajemen dan Remunerasi Bagi Bank Umum.
Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai 6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor
perangkat yang dimiliki Direksi untuk pengharkatan 40/SEOJK.03/2016 tanggal 26 September 2016
sumber daya manusia sebagai strategic assets dan tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
strategic partners, menganalisis kebijakan, monitoring Remunerasi Bagi Bank Umum.
pelaksanaan mempersiapkan calon pemimpin yang 7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor
akan datang yang memberikan contoh teladan serta 59/POJK.03/2017 tanggal 18 Desember 2017
perhatian yang seksama terhadap pelaksanaan Tata tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian
Kelola perusahaan yang baik, termasuk kebijakan dan Remunerasi bagi Bank Umum Syariah dan Unit
besaran remunerasinya. Usaha Syariah.
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor
Dasar Pembentukan Komite Remunerasi dan 41/POJK.03/2019 tanggal 26 Desember 2019 tentang
Nominasi Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan,
Integrasi, dan Konversi Bank Umum.
Perseroan membentuk Komite Remunerasi dan 9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor
Nominasi berdasarkan pada Peraturan, Ketentuan dan 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
Perundang-undangan sebagai berikut: Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
1. Surat Edaran Bank Indonesia nomor 11/28/DPbS Kepentingan;
tanggal 05 Oktober 2009 perihal Unit Usaha 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 8 Tahun
Syariah sebagaimana telah diubah dengan Surat 2023 tanggal 14 Juni 2023 tentang Penerapan Program
Edaran Bank Indonesia nomor 15/51/DPbS tanggal Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
30 Desember 2013 perihal Perubahan Atas Surat Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Edaran Bank Indonesia No. 11/28/DPbS tanggal Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan.
05 Oktober 2009 perihal Unit Usaha Syariah. 11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 17 Tahun
2. Peraturan Bank Indonesia nomor 11/33/PBI/2009 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan
tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Good Corporate Governance bagi Bank Umum 12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 2 Tahun
Syariah dan Unit Usaha Syariah. 2024 tanggal 16 Februari 2024 tentang Penerapan
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan
33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 Unit Usaha Syariah.
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau 13. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor
Perusahaan Publik. 39/SEOJK.03/2016 tanggal 13 September 2016,
tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
Laporan Tahunan 2025 759
Page 329
08 Corporate Governance
Calon Pemegang Saham Pengendali, Calon Anggota e. Penyusunan struktur, kebijakan dan besaran
Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris Bank. remunerasi harus memperhatikan:
14. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara - Remunerasi yang berlaku pada industri
nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan
tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung dan skala usaha dari Perseroan dalam
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik industrinya.
Negara. - Tugas, tanggung jawab dan wewenang
15. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik negara anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret Komisaris dikaitkan dengan pencapaian
2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan tujuan dan kinerja Perseroan.
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. - Target kinerja atau kinerja masing-masing
16. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 Komisaris.
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan - Keseimbangan tunjangan antara yang
Usaha Milik Negara. bersifat tetap dan bersifat variabel.
17. Anggaran Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero) f. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan
Tbk. remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko,
18. Surat Kesepakatan Bersama Dewan Komisaris kewajaran dengan peer group, sasaran, dan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk nomor strategi jangka panjang Perseroan, pemenuhan
01/SKB/KOM/BTN/2024 dan Direksi nomor cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
SKB-01/DIR-BTN/2024 tentang Pedoman Pola perundang-undangan dan potensi pendapatan
Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan di masa yang akan datang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. g. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi
19. Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor kepada Dewan Komisaris mengenai:
18/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang − Kebijakan Remunerasi bagi Direksi, Dewan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
20. Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor (DPS) untuk disampaikan kepada Rapat
20/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 umum Pemegang Saham.
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Remunerasi − Kebijakan Remunerasi bagi Pegawai secara
dan Nominasi. keseluruhan untuk disampaikan kepada
Direksi.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi h. Melakukan evaluasi secara berkala paling kurang
dan Nominasi 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun terhadap
struktur, kebijakan dan besaran remunerasi.
Dalam menjalankan tugas pokoknya, Komite i. Menyusun dan mengevaluasi sistem penggajian
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk: serta pemberian tunjangan kepada anggota
1. Tugas Komite terkait remunerasi adalah: Dewan Komisaris dan Direksi serta memberikan
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan rekomendasi tentang:
Komisaris mengenai: − Penilaian terhadap sistem tersebut.
- Struktur remunerasi. − Opsi yang diberikan, antara lain opsi atas
- Kebijakan atas remunerasi. saham.
- Besaran atas remunerasi. − Sistem Pensiun, Tunjangan Hari Tua.
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan − Sistem kompensasi serta manfaat lainnya
penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi dalam hal pengurangan karyawan.
yang diterima masing-masing anggota Direksi j. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris
dan/atau anggota Dewan Komisaris. sesuai dengan bidang tugas remunerasi.
c. Dalam melaksanakan fungsi remunerasi, Komite 2. Tugas Komite terkait Nominasi adalah:
wajib melakukan prosedur sebagai berikut: a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
- Menyusun struktur, kebijakan dan besaran Komisaris mengenai:
remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau − Nominasi calon Direksi mengacu pada
anggota Dewan Komisaris. dan strategi Perusahaan.
- Menyusun struktur, kebijakan dan besaran − Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau
remunerasi bagi anggota Dewan Pengawas anggota Dewan Komisaris.
Syariah (DPS). − Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
d. Struktur remunerasi sebagaimana dimaksud dalam proses Nominasi.
dapat berupa Gaji, Honorarium, insentif dan/ − Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota
atau tunjangan yang bersifat tetap dan/atau Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
variabel. dan
760 Laporan Tahunan 2025
Page 330
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
− Usulan pengangkatan dan/atau penggantian − Memastikan Dewan Komisaris, Direksi dan
anggota Dewan Pengawas Syariah kepada Pejabat Eksekutif terhindar dari kegiatan/
RUPS. tindakan yang dilarang oleh ketentuan
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan perundang-undangan
penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau j. Melakukan deteksi awal terhadap
anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolak penyalahgunaan wewenang, melalui pelaporan
ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi. deteksi terjadinya kejahatan/penyalahgunaan
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan wewenang dengan mekanisme laporan Whistle
Komisaris mengenai program pengembangan Blowing System (WBS) yang melibatkan Dewan
kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Komisaris, Direksi dan Pejabat Eksekutif.
Dewan Komisaris. k. Memberikan laporan hasil pengenalan dan
d. Memberikan rekomendasi usulan calon yang pemantauan terhadap profil Dewan Komisaris,
memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/ Direksi dan Pejabat Eksekutif kepada Komisaris
atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Utama.
Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. l. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
e. Dalam melaksanakan fungsi Nominasi Komisaris mengenai Pihak Independen
sebagaimana dimaksud Komite wajib yang akan menjadi anggota komite audit
melakukan prosedur sebagai berikut: sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
− Menyusun komposisi dan proses nominasi Otoritas Jasa Keuangan nomor 17 Tahun 2023
anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan
Komisaris. Tata Kelola bagi Bank Umum Pasal 64 ayat (1)
− Menyusun kebijakan dan kriteria yang huruf b serta anggota komite pemantau risiko
dibutuhkan dalam proses Nominasi calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (1)
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan huruf b dan huruf c.
Komisaris. m. Melakukan reviu terhadap sistem manajemen
− Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja Satuan Kerja Sumber Daya Manusia dan
anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan kebijakan pengembangan sumber daya
Komisaris. manusia mulai dari rekrutmen, asesmen,
− Menyusun program pengembangan peningkatan kompetensi, evaluasi, promosi,
kemampuan anggota Direksi dan/atau demosi, terminasi, suksesi, seleksi dan lain-lain.
anggota Dewan Komisaris. n. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris
− Menelaah dan mengusulkan rekomendasi terkait bidang tugas Nominasi sesuai ketentuan
calon yang memenuhi syarat sebagai perundang-undangan dan selaras dengan
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Aspirasi Pemegang Saham.
Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk o. Anggota Komite wajib menandatangani pakta
disampaikan kepada RUPS. integritas yang merupakan pernyataan dan
f. Menyusun, melaksanakan, dan menganalisis komitmen untuk mematuhi segala ketentuan
kriteria serta prosedur nominasi bagi calon peraturan perundang-undangan dan prinsip-
anggota Dewan Pengawas Syariah. prinsip tata Kelola perusahaan yang baik (Good
g. Menyusun sistem dan mekanisme penilaian Corporate Governance).
kinerja Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan
Pengawas Syariah. Piagam Komite Remunerasi Dan Nominasi
h. Memantau dan menganalisis kriteria serta prosedur
nominasi bagi para pejabat eksekutif lainnya sampai Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
dengan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi. Komite Remunerasi dan Nominasi mengacu pada
i. Melakukan pengenalan dan pemantauan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi
terhadap profil Dewan Komisaris, Direksi dan dan Nominasi berdasarkan Surat Keputusan
Pejabat Eksekutif, khususnya yang telah dan Dewan Komisaris nomor 20/KOM/BTN/2024 tanggal
akan masuk dalam nominated talent, dengan 18 Desember 2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib
melalui: Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
− Penelitian melalui internet dan/atau media Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pedoman dan Tata
cetak termasuk pemantauan media sosial. Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi bertujuan
− Melakukan verifikasi terhadap Laporan Harta agar Komite dapat bekerja dengan lebih optimal
Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). sehingga penerapan pemberian rekomendasi atas
− Memastikan Dewan Komisaris, Direksi dan remunerasi dan nominasi anggota Dewan Komisaris,
Pejabat Eksekutif tidak memiliki kredit macet anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan Pegawai serta
atau bermasalah atau dinyatakan pailit. kebijakan Human Capital secara keseluruhan sesuai
dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Laporan Tahunan 2025 761
Page 331
08 Corporate Governance
Muatan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi adalah sebagai berikut:
Ketentuan Umum Pasal 1 Definisi
Bagian I
Pasal 2 Tujuan Pembentukan Komite
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Komite Pasal 3 Tugas Komite
Bagian II Pasal 4 Tanggung Jawab
Pasal 5 Wewenang
Struktur dan Keanggotaan Pasal 6 Komposisi dan Struktur
Bagian III Pasal 7 Persyaratan Keanggotaan
Pasal 8 Masa Jabatan
Mekanisme dan Hubungan Kerja Pasal 9 Mekanisme Kerja
Bagian IV Pasal 10 Hubungan Kerja
Pasal 11 Tenaga Penunjang
Perencanaan dan Pelaksanaan Kerja Pasal 12 Rencana Kerja dan Penganggaran
Pasal 13 Rapat Komite
Bagian V
Pasal 14 Laporan
Pasal 15 Evaluasi Kinerja
Pengembangan Kompetensi dan Penghasilan Pasal 16 Pengembangan Kompetensi
Bagian VI
Pasal 17 Penghasilan Anggota Komite
Bagian VII Penutup Pasal 18 Penutup
Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi Masa Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite memiliki kewenangan dari Dewan Komisaris 1. Masa jabatan anggota Komite yang merupakan
untuk: anggota Dewan Komisaris berhenti dengan
1. Mereviu, memeriksa, melakukan Analisa dan sendirinya apabila masa jabatannya sebagai
memberikan pendapat serta rekomendasi dalam anggota Dewan Komisaris berakhir.
batas ruang lingkup tugasnya. 2. Masa jabatan anggota Komite yang bukan
2. Meminta Perseroan untuk melakukan survei dan/ merupakan anggota Dewan Komisaris paling lama
atau studi banding (benchmarking) sesuai dengan adalah 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang 1
kebutuhan Komite. (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan,
3. Meminta, mencari dan memperoleh informasi yang dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris
diperlukan dari pihak internal dan eksternal Bank. untuk memberhentikan anggota Komite yang
4. Mencari dan memperoleh berbagai informasi bersangkutan sewaktu-waktu.
termasuk dokumen yang diperlukan dari: 3. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris
a. Pihak BTN (termasuk pegawai Bank); dan/atau yang menjabat sebagai ketua Komite berhenti
b. Pihak berkepentingan lainnya. sebagai anggota Dewan Komisaris, ketua Komite
5. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak wajib diganti oleh anggota Dewan Komisaris lainnya
luar BTN yang berkaitan dengan tugasnya. dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari.
6. Melakukan komunikasi secara langsung dengan 4. Penggantian anggota Komite Nominasi dan
pihak-pihak yang terkait dengan tugas-tugas Remunerasi yang bukan berasal dari Dewan
komite. Komisaris dilakukan paling lambat 60 (enam puluh)
hari sejak anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
dimaksud tidak dapat lagi melaksanakan fungsinya.
762 Laporan Tahunan 2025
Page 332
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat oleh
Remunerasi dan Nominasi Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris.
Pejabat Eksekutif atau perwakilan pegawai anggota
Komposisi keanggotaan Komite Remunerasi dan Komite Remunerasi harus memiliki pengetahuan
Nominasi beranggotakan paling sedikit 1 (satu) orang mengenai sistem remunerasi Perseroan dan memiliki
Komisaris Independen, 1 (satu) orang Komisaris, 1 pengetahuan tentang sistem nominasi dan rencana
(satu) orang pihak yang berasal dari luar Emiten atau suksesi (succession plan) Perseroan.
Perusahaan Publik yang bersangkutan, dan 1 (satu)
orang Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber Anggota Komite diangkat dan diberhentikan
daya manusia atau 1 (satu) orang perwakilan pegawai. berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris,
Komite diketuai oleh Komisaris Independen. Keputusan tersebut harus ditindaklanjuti oleh
Direksi dengan menerbitkan surat pengangkatan/
Dalam hal anggota Komite Remunerasi dan Nominasi pemberhentian. Keputusan pengangkatan dan/
yang ditetapkan lebih dari 3 (tiga) orang, maka anggota atau pemberhentian oleh anggota Komite wajib
Komisaris Independen paling sedikit berjumlah 2 (dua) didokumentasikan. Ketua Komite hanya dapat
orang. Apabila diperlukan, Komite Remunerasi dan merangkap jabatan sebagai ketua komite paling
Nominasi dapat mengangkat anggota yang berasal banyak 1 (satu) pada Komite lainnya.
dari pihak luar yang independen terhadap BTN.
Periode 1 Januari s.d. 26 Maret 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Chandra M. Ketua Komisaris Hukum, Kedua 06/03/2024 RUPST 04/05/2020 Keputusan Dewan
Hamzah merangkap Utama/ Keuangan, Tahun Komisaris nomor
Anggota Independen Manajemen 2025 03/KOM/BTN/2024
Risiko, dan tanggal 6 Maret
People 2024
Management
Iqbal Anggota Wakil Perbankan, Pertama 10/03/2021 RUPST 06/09/2021 Keputusan Dewan
Latanro Komisaris Kepatuhan, Tahun Komisaris Nomor
Utama/ Manajemen 2025 03/KOM/BTN/IV/2021
Independen Risiko dan People tanggal
Management 1 April 2021
Armand B. Anggota Komisaris Perbankan, Kedua 06/03/2024 RUPST 14/05/2020 Keputusan Dewan
Arief Independen Manajemen Tahun Komisaris nomor
Risiko, 2025 03/KOM/BTN/2024
Manajemen tanggal 6 Maret
Bisnis dan People 2024
Management
Sentot A. Anggota Komisaris Perbankan, Pertama 02/03/2022 RUPST 08/08/2022 Keputusan Dewan
Sentausa Independen Kepatuhan, dan Tahun Komisaris Nomor
Manajemen 2025 02/KOM/BTN/2022
Risiko tanggal 17 Maret
2022
Andin Anggota Komisaris Perbankan, Kedua 06/03/2024 RUPST 10/07/2020 Keputusan Dewan
Hadiyanto Manajemen Tahun Komisaris nomor
Risiko, dan 2025 03/KOM/BTN/2024
Manajemen tanggal 6 Maret
Bisnis 2024
Herry Anggota Komisaris Akuntansi, Audit, Pertama 02/03/2022 RUPST 11/10/2022 Keputusan Dewan
Trisaputra Perbankan Tahun Komisaris Nomor
Zuna Syariah, dan 2025 02/KOM/BTN/2022
Manajemen tanggal 17 Maret
Bisnis 2022
Laporan Tahunan 2025 763
Page 333
08 Corporate Governance
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Himawan Anggota Komisaris Perbankan, Pertama 02/03/2022 RUPST 03/10/2022 Keputusan Dewan
Arief Kepatuhan, Tahun Komisaris Nomor
Sugoto Manajemen 2025 02/KOM/BTN/2022
Risiko dan Bisnis tanggal 17 Maret
Administrasi 2022
Adi Anggota Komisaris Ekonomi Makro, Pertama 06/03/2024 RUPST 07/10/2024 Keputusan Dewan
Sulistyowati Independen Manajemen Tahun Komisaris nomor
Risiko, dan Bisnis 2025 05/KOM/BTN/2024
Administrasi tanggal 13 Maret
2024
Bambang Anggota Komisaris Manajemen Pertama 13/03/2024 RUPST 07/10/2024 Keputusan Dewan
Widjanarko Independen dan Bisnis, Tahun Komisaris nomor
Manajemen 2025 05/KOM/BTN/2024
Risiko, keuangan, tanggal 13 Maret
Agraria dan Tata 2024
Ruang
Moch. Amin Anggota Pihak Human Capital, Kedua 07/11/2024 06/11/2026 - Keputusan Direksi
Nurdin Independen Finance, dan Nomor 1065/
Corporate DIR/2024 tanggal
Relation 19 November 2024
Rahmayati Anggota Pejabat Human Capital, Kedua 17/03/2025 16/03/2027 - Keputusan Dewan
(Ex Officio) Eksekutif yang Finance, dan Komisaris nomor
membawahi Corporate 02/KOM/BTN/2025
SDM Relation tanggal 17 Maret
2025
Periode 26 Maret s.d. 29 Juni 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Moch. Amin Anggota Pihak Human Capital, Kedua 07/11/2024 06/11/2026 - Keputusan Direksi
Nurdin Independen Finance, dan Nomor 1065/
Corporate DIR/2024 tanggal
Relation 19 November 2024
Rahmayati Anggota Pejabat Human Capital, Kedua 17/03/2025 16/03/2027 - Keputusan Dewan
(Ex Officio) Eksekutif yang Finance, dan Komisaris nomor
membawahi Corporate 02/KOM/BTN/2025
SDM Relation tanggal 17 Maret
2025
Periode 30 Juni s.d. 21 Agustus 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Ida Nuryanti Ketua Komisaris Kepatuhan, Pertama 30/06/2025 RUPST Dalam Keputusan Dewan
merangkap Independen* Perbankan, Tahun proses PKK Komisaris nomor
Anggota Manajemen 2030 05/KOM/BTN/2025
Risiko, Hukum, tanggal 30 Juni
People 2025
Management,
dan IT/Sistem
Informasi
764 Laporan Tahunan 2025
Page 334
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Suryo Utomo Anggota Komisaris Akuntansi, Pertama 30/06/2025 RUPST 26/06/2025 Keputusan Dewan
Utama Hukum, Tahun Komisaris nomor
Perpajakan, 2030 05/KOM/BTN/2025
Keuangan, tanggal 30 Juni
dan IT/Sistem 2025
Informasi
Dwi Ary Anggota Wakil Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST 26/06/2025 Keputusan Dewan
Purnomo Komisaris Risiko, Tata Tahun Komisaris nomor
Utama Kelola 2030 05/KOM/BTN/2025
Perusahaan, tanggal 30 Juni
Akuntansi, dan 2025
Hukum
Fahri Hamzah Anggota Komisaris* Makroekonomi, Pertama 30/06/2025 RUPST Dalam Keputusan Dewan
Kebijakan Tahun proses PKK Komisaris nomor
Perumahan & 2030 05/KOM/BTN/2025
Permukiman, tanggal 30 Juni
dan Manajemen 2025
Risiko
Panangian Anggota Komisaris Properti, Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Simanungkalit Independen Manajemen Tahun Komisaris nomor
Risiko, 2030 05/KOM/BTN/2025
Keuangan, dan tanggal 30 Juni
Ekonomi Makro 2025
Pietra Anggota Komisaris Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Machreza Independen Bisnis, Tahun Komisaris nomor
Paloh Manajemen 2030 05/KOM/BTN/2025
Risiko, tanggal 30 Juni
Kepatuhan, 2025
Keuangan
Moch. Amin Anggota Pihak Human Capital, Kedua 07/11/2024 06/11/2026 - Keputusan Direksi
Nurdin** Independen Finance, dan Nomor 1065/
Corporate DIR/2024 tanggal
Relation 19 November 2024
Rahmayati Anggota Pejabat Human Capital, Kedua 17/03/2025 16/03/2027 - Keputusan Dewan
(Ex Officio) Eksekutif yang Finance, dan Komisaris nomor
membawahi Corporate 02/KOM/BTN/2025
SDM Relation tanggal 17 Maret
2025
*) dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK
**) menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dari Pihak Independen s.d. 22 Agustus 2025
Periode 22 Agustus s.d. 25 September 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Ida Nuryanti Ketua Komisaris Kepatuhan, Pertama 30/06/2025 RUPST Dalam Keputusan Dewan
merangkap Independen* Perbankan, Tahun 2030 proses PKK Komisaris nomor
Anggota Manajemen 05/KOM/BTN/2025
Risiko, Hukum, tanggal 30 Juni
People 2025
Management,
dan IT/Sistem
Informasi
Suryo Utomo Anggota Komisaris Akuntansi, Pertama 30/06/2025 RUPST 26/06/2025 Keputusan Dewan
Utama Hukum, Tahun 2030 Komisaris nomor
Perpajakan, 05/KOM/BTN/2025
Keuangan, tanggal 30 Juni
dan IT/Sistem 2025
Informasi
Laporan Tahunan 2025 765
Page 335
08 Corporate Governance
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Dwi Ary Anggota Wakil Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST 26/06/2025 Keputusan Dewan
Purnomo Komisaris Risiko, Tata Kelola Tahun 2030 Komisaris nomor
Utama Perusahaan, 05/KOM/BTN/2025
Akuntansi, dan tanggal 30 Juni
Hukum 2025
Fahri Hamzah Anggota Komisaris* Makroekonomi, Pertama 30/06/2025 RUPST Dalam Keputusan Dewan
Kebijakan Tahun 2030 proses PKK Komisaris nomor
Perumahan & 05/KOM/BTN/2025
Permukiman, tanggal 30 Juni
dan Manajemen 2025
Risiko
Panangian Anggota Komisaris Properti, Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Simanungkalit Independen Manajemen Tahun 2030 Komisaris nomor
Risiko, Keuangan, 05/KOM/BTN/2025
dan Ekonomi tanggal 30 Juni
Makro 2025
Pietra Anggota Komisaris Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Machreza Independen Bisnis, Tahun 2030 Komisaris nomor
Paloh Manajemen 05/KOM/BTN/2025
Risiko, tanggal 30 Juni
Kepatuhan, 2025
Keuangan
Rahmayati Anggota Pejabat Human Capital, Kedua 17/03/2025 16/03/2027 - Keputusan Dewan
(Ex Officio) Eksekutif yang Finance, dan Komisaris nomor
membawahi Corporate 02/KOM/BTN/2025
SDM Relation tanggal 17 Maret
2025
*) dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK
Periode 26 September s.d. 31 Desember 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Ida Nuryanti Ketua Komisaris Kepatuhan, Pertama 30/06/2025 RUPST 09/10/2025 Keputusan Dewan
merangkap Independen Perbankan, Tahun 2030 Komisaris nomor
Anggota Manajemen 05/KOM/BTN/2025
Risiko, Hukum, tanggal 30 Juni
People 2025
Management,
dan IT/Sistem
Informasi
Suryo Utomo Anggota Komisaris Akuntansi, Pertama 30/06/2025 RUPST 26/06/2025 Keputusan Dewan
Utama Hukum, Tahun 2030 Komisaris nomor
Perpajakan, 05/KOM/BTN/2025
Keuangan, tanggal 30 Juni
dan IT/Sistem 2025
Informasi
Dwi Ary Anggota Wakil Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST 26/06/2025 Keputusan Dewan
Purnomo Komisaris Risiko, Tata Kelola Tahun 2030 Komisaris nomor
Utama Perusahaan, 05/KOM/BTN/2025
Akuntansi, dan tanggal 30 Juni
Hukum 2025
Fahri Hamzah Anggota Komisaris Makroekonomi, Pertama 30/06/2025 RUPST 17/12/2025 Keputusan Dewan
Kebijakan Tahun 2030 Komisaris nomor
Perumahan & 05/KOM/BTN/2025
Permukiman, tanggal 30 Juni
dan Manajemen 2025
Risiko
766 Laporan Tahunan 2025
Page 336
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Efektif
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Panangian Anggota Komisaris Properti, Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Simanungkalit Independen Manajemen Tahun 2030 Komisaris nomor
Risiko, Keuangan, 05/KOM/BTN/2025
dan Ekonomi tanggal 30 Juni
Makro 2025
Pietra Anggota Komisaris Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST 15/08/2025 Keputusan Dewan
Machreza Independen Bisnis, Tahun 2030 Komisaris nomor
Paloh Manajemen 05/KOM/BTN/2025
Risiko, tanggal 30 Juni
Kepatuhan, 2025
Keuangan
Nurhayati Anggota Pihak Sumber Daya Pertama 26/09/2024 25/09/2028 - • Keputusan
Saadah Independen Manusia, Dewan
Manajemen, Komisaris
Makroekonomi, nomor 10/
dan Regulasi KOM/BTN/2025
Perbankan tanggal 03
September 2025
• Keputusan
Direksi nomor
1696/DIR/2025
tanggal 22
September 2025
Rahmayati Anggota Pejabat Human Capital, Kedua 17/03/2025 16/03/2027 - Keputusan Dewan
(Ex Officio) Eksekutif yang Finance, dan Komisaris nomor
membawahi Corporate 02/KOM/BTN/2025
SDM Relation tanggal 17 Maret
2025
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Fahri Hamzah Dewan Komisaris.
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Profil Komite Remunerasi dan Nominasi per 31 Desember Remunerasi
Anggota Komite Remunerasi dan
2025 adalah sebagai berikut: dan Nominasi/
Nominasi sejak tanggal 30 Juni 2025 s.d.
Komisaris
RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama).
Ida Nuryanti Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Dewan Komisaris.
Ketua Komite
Periode menjabat beliau sebagai Ketua Panangian Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Remunerasi
dan Nominasi/ merangkap anggota Komite Remunerasi Simanungkalit Dewan Komisaris.
Komisaris dan Nominasi pada tanggal 30 Juni 2025 Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Independen s.d. RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama). Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan
dan Nominasi/ Nominasi pada tanggal 30 Juni 2025 s.d.
Komisaris RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama).
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Independen
Suryo Utomo Dewan Komisaris.
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai
Remunerasi Pietra Profil dapat dilihat pada bagian Profil
anggota Komite Remunerasi dan
dan Nominasi/ Machreza Dewan Komisaris.
Nominasi sejak tanggal 30 Juni 2025 s.d.
Komisaris Utama
RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama). Paloh Periode menjabat beliau sebagai
Anggota Komite Anggota Komite Remunerasi dan
Remunerasi Nominasi pada tanggal 30 Juni 2025 s.d.
Dwi Ary Profil dapat dilihat pada bagian Profil
dan Nominasi/ RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama).
Purnomo Dewan Komisaris.
Komisaris
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai Independen
Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan
dan Nominasi/ Nominasi pada tanggal 30 Juni 2025 s.d.
Wakil Komisaris RUPST Tahun 2030 (Periode Pertama).
Utama
Laporan Tahunan 2025 767
Page 337
08 Corporate Governance
Nurhayati Saadah
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia,
Magelang, 16 Juni 1966
59 Tahun per Desember 2025,
berdomisili di Jakarta Timur, DKI Jakarta
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Sosial Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, • Keputusan Dewan Komisaris Nomor 10/KOM/BTN/2025
Yogyakarta (1991). tanggal 03 September 2025
• Magister (S2) Magister Management, PPM Graduate School of • Keputusan Direksi Nomor 1696/DIR/2025 tanggal
Management, Jakarta (2005). 22 September 2025
Sertifikasi Periode Menjabat
• Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia, 2025 Periode Pertama dengan Masa Jabatan: 26 September 2025 s.d.
• Sertifikasi Project & Resource Management, 2025 25 September 2028
• Sertifikasi Pengawasan Perbankan Level Advance, 2016
• Sertifikasi Internal Audit ISO 270001, 2013
Pengalaman Kerja
• Anggota Komite Non Dewan Pengawas Bidang Sumber Daya
Manusia & Manajemen Strategis, BPJS Ketenagakerjaan (2024
– 2025)
• Kepala Divisi Sumber Daya dan Anggota Komite SDM,
Departemen Sistem Informasi, Bank Indonesia (2016 – 2023)
• Kepala Divisi Manajemen Internal & Informasi, Departemen
Keuangan Inklusif & UMKM, Bank Indonesia (2007 – 2016)
• Kepala Divisi Pengelolaan Kredit, Departemen Kredit dan
Pengawasan BPR, Bank Indonesia (1999 – 2015)
• Analis Departemen Kredit, Bank Indonesia (1993 – 1998)
• Officer Bank Muamalat Indonesia (1992)
768 Laporan Tahunan 2025
Page 338
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rahmayati
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi (Ex-Officio)
Warga Negara Indonesia,
Ujung Pandang, 13 Juli 1973
berusia 52 Tahun per Desember 2025,
berdomisili di Jakarta Timur, DKI Jakarta.
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• S1, Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin • Keputusan Dewan Komisaris Nomor 02/KOM/BTN/2022
• S2, Manajemen Bisnis, The Australian National tanggal 17 Maret 2022
• Keputusan Dewan Komisaris nomor 02/KOM/BTN/2025
Sertifikasi tanggal 17 Maret 2025
• Certified Human Resources Manager (2023) .
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 (2022) Periode Menjabat
• Sertifikasi Pengetahuan Dasar Bidang Dana Pensiun (2022) • Periode Pertama dengan Masa Jabatan: 17 Maret 2022 -
• Pelatihan PSAK 24 (2022) 16 Maret 2025
• Professional Coach Certification Program (2021) • Periode Kedua dengan Masa Jabatan: 17 Maret 2025 -
• Sertifikasi Treasury Level Basic (2021) 16 Maret 2027
• 4DX : Managers Implementation (2020)
• Certified Professional Human Resource (2019) Jabatan Rangkap
Pengalaman Kerja Human Capital Management Division Head, Human Capital
Management Division, 1 Oktober 2022 - saat ini
• Human Capital Management Division Head, Human Capital
Management Division (01 Oktober 2022 - saat ini)
• PJ Human Capital Management Division Head, Human Capital
Management Division (14 Februari 2022 - 30 September 2022)
• Sharia Funding & Treasury Deputy, Sharia Business Division
(1 Desember 2021 - 13 Februari 2022)
• Sharia Business Deputy, Sharia Business Division (1 April 2021 -
30 November 2021)
Laporan Tahunan 2025 769
Page 339
08 Corporate Governance
Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Tabel Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Adi Bambang Andin
Aspek Independensi Hamzah¹ Latanro¹ B. Arief¹ Sentausa¹ Sulistyowati¹ Widjanarko¹ Hadiyanto¹
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di perusahaan,
anak perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham lebih dari atau
sama dengan 5% (lima persen) di
Perseroan
Tidak memiliki hubungan keluarga
dengan Dewan Komisaris, Direksi,
dan/atau sesama anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi
Tidak menjabat sebagai pengurus
partai politik, pejabat dan
pemerintah
1)
Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
2)
Diangkat dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
3)
Menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dari Pihak Independen s.d. tanggal 21 Agustus 2025
4)
Menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dari Pihak Independen sejak tanggal 26 September 2025
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi Pada Tahun 2025
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Chandra M. Ketua Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Hamzah* merangkap atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Anggota
Ida Nuryanti** Ketua Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
merangkap atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Anggota
Iqbal Latanro* Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Armand B. Arief* Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Sentot A. Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Sentausa* atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Adi Sulistyowati* Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Bambang Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Widjanarko* atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Andin Hadiyanto* Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Herry Trisaputra Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Zuna* atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Himawan Arief Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Sugoto* atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Suryo Utomo** Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
770 Laporan Tahunan 2025
Page 340
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Herry Himawan Pietra Moch.
Ida Suryo Dwi Ary Fahri Panangian Nurhayati
Trisaputra Arief Machreza Amin Rahmayati
Nuryanti² Utomo² Purnomo² Hamzah² Simanungkalit² Saadah4
Zuna¹ Sugoto¹ Paloh² Nurdin3
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Dwi Ary Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Purnomo** atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Fahri Hamzah** Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Panangian Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Simanungkalit** atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Pietra Machreza Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/
Paloh** atau Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Moch. Amin Anggota Pembekalan Manajemen Risiko Perbankan Jakarta, 16 – 17 April LPPI
Nurdin*** Kualifikasi 6 2025
Nurhayati Anggota Seminar The 9th Indonesia Risk Management Jakarta, 13 November LPPI
Saadah**** Outlook 2026 dengan Tema “Navigating 2025
Banking Business Amid Economic Landscape
Turmoil”
Risk Beyond International Conference on Denpasar, 4 – 5 Indonesia Risk
Enterprise Risk Management 2025 - Risk Desember 2025 Management
Odyssey momentum, Building a Resillient Professional
Risk DNA Association
Laporan Tahunan 2025 771
Page 341
08 Corporate Governance
Jenis Pelatihan dan Materi Waktu dan
Nama Jabatan Pengembangan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Rahmayati Anggota Win the Market with Digital Leadership and Jakarta, 7 Februari BTN
(Ex Officio) Customer Centricity 2025
Compliance Excellence Edisi Februari 2025 Jakarta, 13 Februari BTN
Managerial - Know Your Employee 2025
Pendalaman Kompetensi KBUMN BOD-1 Jakarta, 6 Maret BTN
2025, Jakarta
Compliance Excellence Edisi Maret 2025 Jakarta, 13 Maret BTN
Pengendalian Gratifikasi dan Kebijakan SMAP 2025
ISO 37001:2016 (Managerial)
Workshop Srikandi BTN Tahun 2025 - Srikandi Jakarta, 5 Mei 2025 BTN
BTN Empowerment
BTN Leadership Forum 3 Tahun 2025 Solo, 15 – 16 Mei 2025 BTN
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jakarta, 10 Juli 2025 BTN
Jenjang 5 Pejabat Eksekutif Batch 1
Internalisasi Respectfull Workplace Policy Jakarta, 30 Juli 2025 BTN
(RWP) Bank BTN 2025
Refreshment Ketentuan Imbalan Pasca Kerja Jakarta, 11 Agustus BTN
Sesuai PSAK24 Tahun 2025 2025
Compliance Excellence Edisi Agustus 2025 - Jakarta, 13 Agustus BTN
Data Privacy Excellence (Managerial) 2025
Top Gun Program Cohort 1 Jakarta, 22 – 24 BTN
Agustus 2025
Internalisasi Security Awareness Periode Jakarta, 27 Agustus BTN
Agustus 2025 2025
Sosialisasi Kamus Kompetensi BTN 2025 Jakarta, 27 Agustus BTN
2025
Compliance Excellence Edisi September Jakarta, 8 September BTN
2025 - Prosedur Pelaksanaan Environmental, 2025
Social, and Governance (ESG) - Managerial
Sosialisasi Risk Appetite & Risk Tolerance Jakarta, 22 BTN
2025 September 2025
Sosialisasi Petunjuk Teknis Internal Control Jakarta, 22 BTN
Over Financial Reporting (ICOFR) September 2025
Sosialisasi Produk Kredit Program Jakarta, 7 November BTN
Perumahan (KPP) 2025
Compliance Excellence Edisi November Jakarta, 7 November BTN
2025 - Kontrol Aktivasi Rekening Dormant 2025
(Managerial)
Compliance Excellence Edisi Desember 2025 Jakarta, 11 Desember BTN
- Consumer Collection (Managerial) 2025
*)
Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
**)
Diangkat dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
***)
Menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dari Pihak Independen s.d. tanggal 22 Agustus 2025
****)
Menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dari Pihak Independen sejak tanggal 26 September 2025
772 Laporan Tahunan 2025
Page 342
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi hadir, didokumentasikan dengan baik dan disampaikan
kepada Dewan Komisaris. Hasil rapat mencakup waktu
Rapat dilaksanakan sekurang-kurangnya sama dan tempat rapat, agenda rapat peserta yang hadir,
dengan ketentuan minimal rapat Dewan Komisaris topik yang dibahas, perbedaan pendapat (bila ada)
yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Perseroan. dan keputusan rapat. Perbedaan pendapat (dissenting
Kuorum rapat dihadiri oleh minimal 51% (lima puluh opinion) yang terjadi dalam rapat Komite wajib
satu per seratus) anggota Komite, baik secara langsung dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta
maupun melalui media lain yang ditentukan. Rapat alasan perbedaan pendapat.
Komite Remunerasi dan Nominasi dianggap sah
apabila dihadiri oleh paling sedikit 51% (lima puluh satu Komite dapat mengadakan rapat atau pertemuan
per seratus) dari jumlah anggota Komite termasuk 1 khusus bila diperlukan. Rapat komite dapat mengundang
(satu) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) Pihak manajemen atau pihak lain sebagai narasumber. Rapat
Independen. diselenggarakan berdasarkan undangan dan agenda
yang sudah disepakati sebelum rapat dilakukan dan
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak dapat hasil-hasil rapat harus tercatat dalam risalah, dokumen
menghadiri rapat secara fisik, maka dapat menghadiri yang aslinya disimpan oleh Komite serta salinannya
rapat dengan menggunakan surat kuasa, teknologi disampaikan kepada Sekretaris Dewan Komisaris dan
telekonferensi dan cara-cara lain yang diperbolehkan apabila diperlukan dapat dibagikan kepada undangan
sesuai tata cara dan ketentuan perundangan yang yang tidak hadir dalam rapat tersebut.
berlaku.
Keputusan rapat komite dinyatakan sah dan mengikat,
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite atau anggota yang apabila dihadiri sekurang-kurangnya 51% (lima puluh
ditunjuk oleh anggota yang hadir, apabila Ketua Komite satu per seratus) dari jumlah anggota Komite termasuk
berhalangan hadir. Keputusan rapat Komite dilakukan Komisaris Independen dan Pejabat Eksekutif yang
berdasarkan musyawarah dan mufakat. Dalam hal tidak membawahi sumber daya manusia.
terjadi musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
dilakukan berdasarkan suara terbanyak dengan prinsip AGENDA RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
1 (satu) orang 1 (satu) suara (one man one vote).
Sepanjang tahun 2025, tanggal pelaksanaan, agenda
Hasil rapat Komite dituangkan dalam risalah rapat yang rapat dan peserta rapat Komite Remunerasi dan
ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang Nominasi, sebagai berikut:
Tabel Agenda Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
1. 15 Januari 2025 1. Key Performance Indicators (KPI) Direksi 1. Iqbal Latanro Remunerasi dan
secara Kolegial PT Bank Tabungan 2. Armand B. Arief Nominasi
Negara (Persero) Tbk; dan 3. Sentot A. Sentausa
2. Pencapaian Key Performance Indicators 4. Andin Hadiyanto
(KPI) Dewan Pengawas Syariah Tahun 5. Herry Trisaputra Zuna
2024 dan Penetapan Key Performance 6. Himawan Arief Sugoto
Indicators (KPI) Dewan Pengawas Syariah 7. Moch Amin Nurdin
Tahun 2025 8. Rahmayati
2. 12 Februari 2025 1. Pengalihan Tugas Senior Executive Vice 1. Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
President (SEVP) Operations; 2. Iqbal Latanro Nominasi
2. Pencapaian KPI Dewan Komisaris Tahun 3. Armand B. Arief
2024 secara Kolegial; 4. Sentot A. Sentausa
3. Pencapaian KPI Dewan Komisaris Tahun 5. Andin Hadiyanto
2024 secara Individual; dan 6. Herry Trisaputra Zuna
4. Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris 7. Himawan Arief Sugoto
Tahun 2025 serta Tantiem Direksi dan 8. Moch Amin Nurdin
Dewan Komisaris Tahun Buku 2024 9. Rahmayati
Laporan Tahunan 2025 773
Page 343
08 Corporate Governance
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
3. 19 Februari 2025 Pembahasan Asuransi Purna Jabatan Direksi 1. Iqbal Latanro Remunerasi
dan Dewan Komisaris Tahun 2023 2. Armand B. Arief
3. Sentot A. Sentausa
4. Andin Hadiyanto
5. Herry Trisaputra Zuna
6. Himawan Arief Sugoto
7. Moch Amin Nurdin
8. Rahmayati
4. 27 Februari 2025 1. Evaluasi dan Usulan Nominated Talent 1. Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
BoD Existing PT Bank Tabungan Negara 2. Iqbal Latanro Nominasi
(Persero) Tbk. 3. Armand B. Arief
2. Usulan Pembaruan Nominated Talent 4. Sentot A. Sentausa
BoD-1 PT Bank Tabungan Negara 5. Bambang Widjanarko
(Persero) Tbk; 6. Adi Sulistyowati
3. Pembahasan Realisasi KPI Direksi secara 7. Andin Hadiyanto
Kolegial tahun 2024 (audited); 8. Herry Trisaputra Zuna
4. Penetapan KPI Direksi secara Kolegial 9. Himawan Arief Sugoto
tahun 2025; 10. Moch Amin Nurdin
5. Pembahasan Lanjutan Asuransi Purna 11. Rahmayati
Jabatan Direksi dan Dewan Komisaris
Tahun 2023; dan
6. Penilaian Kinerja Pegawai di Lingkungan
Sekretariat Dewan Komisaris.
5. 5 Maret 2025 1. Persetujuan Perubahan Struktur 1. Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
Organisasi Kantor Pusat; dan 2. Iqbal Latanro Nominasi
2. Penilaian Kinerja Organ Pendukung 3. Armand B. Arief
Dewan Komisaris 4. Sentot A. Sentausa
5. Bambang Widjanarko
6. Adi Sulistyowati
7. Andin Hadiyanto
8. Herry Trisaputra Zuna
9. Himawan Arief Sugoto
10. Moch Amin Nurdin
11. Rahmayati
6. 12 Maret 2025 1. Pembahasan Usulan Kandidat SEVP 1. Chandra M. Hamzah Nominasi
Operations; 2. Iqbal Latanro
2. Perpanjangan Anggota Ex Officio Komite 3. Armand B. Arief
Remunerasi; dan 4. Sentot A. Sentausa
3. Penetapan Pengangkatan Staf Sekretariat 5. Bambang Widjanarko
Dewan Komisaris 6. Adi Sulistyowati
7. Andin Hadiyanto
8. Herry Trisaputra Zuna
9. Himawan Arief Sugoto
10. Moch Amin Nurdin
11. Rahmayati
7. 19 Maret 2025 Pembahasan Lanjutan Penetapan Key 1. Chandra M. Hamzah Remunerasi dan
Performance Indicators (KPI) Direksi secara 2. Iqbal Latanro Nominasi
Kolegial Tahun 2025 3. Armand B. Arief
4. Sentot A. Sentausa
5. Bambang Widjanarko
6. Adi Sulistyowati
7. Andin Hadiyanto
8. Herry Trisaputra Zuna
9. Himawan Arief Sugoto
10. Moch Amin Nurdin
11. Rahmayati
8. 26 Maret 2025 Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan 1. Chandra M. Hamzah Nominasi
2. Iqbal Latanro
3. Armand B. Arief
4. Sentot A. Sentausa
5. Bambang Widjanarko
6. Adi Sulistyowati
7. Andin Hadiyanto
8. Herry Trisaputra Zuna
9. Himawan Arief Sugoto
10. Moch Amin Nurdin
774 Laporan Tahunan 2025
Page 344
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
9. 30 April 2025 Tugas dan Fungsi Pokok Komite Remunerasi 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
dan Nominasi pengamat Nominasi
2. Suryo Utomo sebagai
pengamat
3. Dwi Ary Purnomo sebagai
pengamat
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
sebagai pengamat
6. Pietra Machreza Paloh
sebagai pengamat
7. Moch Amin Nurdin
8. Rahmayati
10. 20 Mei 2025 1. KPI, Inisiatif, dan Rencana Jangka Panjang 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
(RJP) Human Capital pengamat Nominasi
2. Telaah dan Validasi atas Pengaduan 2. Suryo Utomo sebagai
Masyarakat pengamat
3. Dwi Ary Purnomo sebagai
pengamat
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
sebagai pengamat
6. Pietra Machreza Paloh
sebagai pengamat
7. Moch Amin Nurdin
8. Rahmayati
11. 7 Juli 2025 Struktur Organisasi Kantor Pusat PT Bank 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
Tabungan Negara (Persero) Tbk Tahun 2025 pengamat Nominasi
2. Suryo Utomo
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
sebagai pengamat
6. Pietra Machreza Paloh
sebagai pengamat
7. Moch Amin Nurdin
12. 14 Juli 2025 Update Pengenaan Sanksi atas Pelanggaran 1. Ida Nuryanti sebagai Nominasi
Respectful Workplace Policy (RWP) pengamat
2. Suryo Utomo
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
sebagai pengamat
6. Pietra Machreza Paloh
sebagai pengamat
7. Moch Amin Nurdin
8. Rahmayati
13. 16 Juli 2025 Nominasi Calon Pengurus BUS PT Bank 1. Ida Nuryanti sebagai Nominasi
Tabungan Negara (Persero) Tbk pengamat
2. Suryo Utomo
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
sebagai pengamat
6. Pietra Machreza Paloh
sebagai pengamat
7. Moch Amin Nurdin
8. Rahmayati
Laporan Tahunan 2025 775
Page 345
08 Corporate Governance
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
14. 21 Juli 2025 1. Pembahasan Daftar Isian Uji Kemampuan 1. Ida Nuryanti sebagai Nominasi
dan Kepatutan OJK Direktur Corporate pengamat
Banking; 2. Suryo Utomo
2. Update Usulan Perubahan Struktur 3. Dwi Ary Purnomo
Organisasi Kantor Pusat BTN; dan 4. Fahri Hamzah sebagai
3. Update Usulan Susunan Calon Pengurus pengamat
Anak Perusahaan (BUS BTN). 5. Panangian Simanungkalit
sebagai pengamat
6. Pietra Machreza Paloh
sebagai pengamat
7. Moch Amin Nurdin
15. 28 Juli 2025 1. Pengunduran Diri Anggota Komite 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
Remunerasi dan Nominasi dari Pihak pengamat Nominasi
Independen; 2. Suryo Utomo
2. Proses dan Prosedur Rekrutmen Anggota 3. Dwi Ary Purnomo
Komite Remunerasi dan Nominasi dari 4. Fahri Hamzah sebagai
Pihak Independen; pengamat
3. Progress atas Usulan Persetujuan 5. Panangian Simanungkalit
Perubahan Struktur Organisasi Kantor sebagai pengamat
Pusat BTN; dan 6. Pietra Machreza Paloh
4. Progress atas Susunan Calon Pengurus sebagai pengamat
Anak Perusahaan (BUS BTN). 7. Moch Amin Nurdin
16. 11 Agustus 2025 1. Progress Rekrutmen Anggota Komite 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
Remunerasi dan Nominasi dari Pihak pengamat Nominasi
Independen; 2. Suryo Utomo
2. Penggantian Staf Sekretariat Dewan 3. Dwi Ary Purnomo
Komisaris; 4. Fahri Hamzah sebagai
3. Usulan Perubahan Target dan Glossary pengamat
Key Performance Indicators (KPI) Direksi 5. Panangian Simanungkalit
secara Kolegial PT Bank Tabungan sebagai pengamat
Negara (Persero) Tbk Tahun 2025; dan 6. Pietra Machreza Paloh
4. Penyempurnaan Ketentuan Senior sebagai pengamat
Executive Vice President (SEVP). 7. Moch Amin Nurdin
8. Rahmayati
17. 12 Agustus 2025 1. Update Penyempurnaan Ketentuan Senior 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
Executive Vice President (SEVP); pengamat Nominasi
2. Update Remunerasi Organ Pendukung 2. Suryo Utomo
Dewan Komisaris; dan 3. Dwi Ary Purnomo
3. Pembahasan Lanjutan Progress 4. Fahri Hamzah sebagai
Rekrutmen Anggota Komite Remunerasi pengamat
dan Nominasi dari Pihak Independen 5. Panangian Simanungkalit
sebagai pengamat
6. Pietra Machreza Paloh
sebagai pengamat
7. Moch Amin Nurdin
8. Rahmayati
18. 19 Agustus 2025 1. Pembahasan Lanjutan Usulan Perubahan 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
Target dan Glossary Key Performance pengamat Nominasi
Indicators (KPI) Direksi secara Kolegial 2. Suryo Utomo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 3. Dwi Ary Purnomo
Tahun 2025; 4. Fahri Hamzah sebagai
2. Pembahasan Lanjutan Remunerasi Organ pengamat
Pendukung Dewan Komisaris; dan 5. Panangian Simanungkalit
3. Pembahasan Lanjutan Progress 6. Pietra Machreza Paloh
Rekrutmen Anggota Komite Remunerasi 7. Moch Amin Nurdin
dan Nominasi dari Pihak Independen;
4. Rencana Workshop Dewan Komisaris ke
Luar Negeri; dan
5. Update Usulan Pengurus Anak
Perusahaan (BUS BTN)
776 Laporan Tahunan 2025
Page 346
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
19. 25 Agustus 2025 Pembahasan Hasil Wawancara Kandidat 1. Ida Nuryanti sebagai Nominasi
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi pengamat
2. Suryo Utomo
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
20. 8 September 2025 1. Update Proses Rekrutmen Anggota 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
Komite Remunerasi dan Nominasi dari pengamat Nominasi
Pihak Independen; 2. Suryo Utomo
2. Pembahasan Realisasi Key Performance 3. Dwi Ary Purnomo
Indicators (KPI) Dewan Komisaris; dan 4. Fahri Hamzah sebagai
3. Rencana Perjalanan Dinas Luar Negeri pengamat
bagi Anggota Dewan Komisaris 5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Rahmayati
21. 15 September 2025 Penetapan Anggota Komite Remunerasi dan 1. Ida Nuryanti sebagai Nominasi
Nominasi dari Pihak Independen pengamat
2. Suryo Utomo
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Rahmayati
22. 24 September 1. Susunan Keanggotaan Komite Organ 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
2025 Pendukung Dewan Komisaris; pengamat Nominasi
2. Evaluasi Kinerja dan Pengangkatan 2. Suryo Utomo
Kembali Sekretaris Dewan Komisaris BTN; 3. Dwi Ary Purnomo
dan 4. Fahri Hamzah sebagai
3. Usulan Perubahan Target dan Glossary pengamat
Key Performance Indicators (KPI) Direksi 5. Panangian Simanungkalit
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 6. Pietra Machreza Paloh
secara Kolegial Tahun 2025 7. Rahmayati
23. 8 Oktober 2025 1. Update Pencapaian KPI Direksi secara 1. Ida Nuryanti sebagai Remunerasi dan
Kolegial dan Individual; dan pengamat Nominasi
2. Usulan Key Performance Indicators (KPI) 2. Suryo Utomo
Direksi Penempatan Dana Pemerintah 3. Dwi Ary Purnomo
SAL Kemenkeu pada PT Bank Tabungan 4. Fahri Hamzah sebagai
Negara (Persero) Tbk Tahun 2025 pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
24. 15 Oktober 2025 1. Update Penyediaan Kredit Pihak Terkait 1. Ida Nuryanti Nominasi
(Pejabat Eksekutif Bank); dan 2. Suryo Utomo
2. Rekomendasi dan Penilaian atas Usulan 3. Dwi Ary Purnomo
Calon Dewan Pengawas Syariah PT Bank 4. Fahri Hamzah sebagai
Syariah Nasional ("BSN") pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
25. 29 Oktober 2025 1. Persetujuan Pemberian Kredit atau 1. Ida Nuryanti Remunerasi dan
Pembiayaan kepada Pejabat Eksekutif 2. Suryo Utomo Nominasi
Bank; 3. Dwi Ary Purnomo
2. Strategi Pencapaian KPI Direktorat 4. Fahri Hamzah sebagai
Commercial Banking; dan pengamat
9. Strategi Pencapaian KPI Direktorat 5. Panangian Simanungkalit
Consumer Banking. 6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
Laporan Tahunan 2025 777
Page 347
08 Corporate Governance
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
26. 5 November 2025 Evaluasi dan Penyesuaian Honorarium 1. Ida Nuryanti Remunerasi
Anggota Komite Pemantau Risiko Pihak 2. Suryo Utomo
Independen 3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
27. 12 November 2025 Rencana Kerja dan Anggaran Dewan 1. Ida Nuryanti Remunerasi dan
Komisaris Tahun 2026 2. Suryo Utomo Nominasi
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
28. 26 November 2025 1. Penetapan Pemberhentian dan 1. Ida Nuryanti Remunerasi dan
Pengangkatan Sekretaris Dewan 2. Suryo Utomo Nominasi
Komisaris; dan 3. Dwi Ary Purnomo
2. Rencana Talent Mobility BOC Support 4. Fahri Hamzah sebagai
Specialist pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
29. 10 Desember 2025 1. Permohonan Cuti Anggota Direksi; dan 1. Ida Nuryanti Remunerasi dan
2. Pengelolaan Sanksi Pegawai 2. Suryo Utomo Nominasi
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah sebagai
pengamat
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
30. 17 Desember 2025 Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat 1. Ida Nuryanti Remunerasi dan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 2. Suryo Utomo Nominasi
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
31. 22 Desember 2025 Penyusunan Program Kerja Komite 1. Ida Nuryanti Remunerasi dan
Remunerasi dan Nominasi Tahun 2026 2. Suryo Utomo Nominasi
3. Dwi Ary Purnomo
4. Fahri Hamzah
5. Panangian Simanungkalit
6. Pietra Machreza Paloh
7. Nurhayati Saadah
8. Rahmayati
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran
Chandra M. Hamzah* Ketua 8 6 75%
merangkap Anggota
Ida Nuryanti** Ketua 8 8 100%
merangkap Anggota
778 Laporan Tahunan 2025
Page 348
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran
Iqbal Latanro* Anggota 8 8 100%
Armand B. Arief* Anggota 8 8 100%
Sentot A. Sentausa* Anggota 8 8 100%
Adi Sulistyowati* Anggota 8 8 100%
Bambang Widjanarko* Anggota 8 8 100%
Andin Hadiyanto* Anggota 8 8 100%
Herry Trisaputra Zuna* Anggota 8 8 100%
Himawan Arief Sugoto* Anggota 8 8 100%
Suryo Utomo** Anggota 21 21 100%
Dwi Ary Purnomo** Anggota 21 21 100%
Fahri Hamzah** Anggota 2 2 100%
Panangian Simanungkalit** Anggota 14 14 100%
Pietra Machreza Paloh** Anggota 14 14 100%
Moch. Amin Nurdin*** Anggota 18 18 100%
Nurhayati Saadah**** Anggota 9 9 100%
Rahmayati Anggota 31 26 84%
(Ex Officio)
*
Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
**
Diangkat dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
***
Menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dari Pihak Independen s.d. tanggal 22 Agustus 2025
****
Menjabat sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dari Pihak Independen sejak tanggal 26 September 2025
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2025
Dalam tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi telah merealisasikan program kerja yang telah disusun pada
tahun sebelumnya. Seluruh program kerja telah dilaksanakan dengan perincian atas program kerja dan realisasi
pelaksanaan disampaikan sebagai berikut:
No Rencana Kerja Pelaksanaan
1 FINANCIAL
a Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran Dewan Komisaris Terlaksana
2 STAKEHOLDER
b Mereviu Laporan Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Terlaksana
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan Laporan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) serta
Penilaian Sendiri kepada Bank Terkait GCG secara berkala sesuai ketentuan
c Rekomendasi dan Penilaian Calon Anggota Dewan Komisaris, Calon Anggota Dewan Pengawas Terlaksana
Syariah dan Direksi terkait dengan pelaksanaan RUPS Perseroan
d Validasi atas Usulan Selected Talent BoD-1 Bank BTN Terlaksana
e Menyusun Laporan Pengawasan Dewan Komisaris terkait Sumber Daya Manusia kepada Otoritas Terlaksana
Jasa Keuangan dan Kementerian BUMN secara berkala sesuai ketentuan
Laporan Tahunan 2025 779
Page 349
08 Corporate Governance
No Rencana Kerja Pelaksanaan
f Mereviu Laporan Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Terlaksana
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan Laporan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) serta
Penilaian Sendiri kepada Bank Terkait GCG secara berkala sesuai ketentuan
3 INTERNAL PROCESS
g Menyelenggarakan dan Menghadiri Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi secara berkala Terlaksana
h Penetapan penghasilan, besaran tantiem, bonus serta insentif lainnya untuk Dewan Komisaris, Terlaksana
Direksi dan Dewan Pengawas Syariah
i Rekomendasi Usulan Calon Kepala Satuan Kerja Audit Internal, Corporate Secretary, dan Organ Terlaksana
Pendukung Dewan Komisaris
j Evaluasi Kebijakan Internal terkait Sumber Daya Manusia Terlaksana
k Rekomendasi dan Evaluasi Key Performance Indicators secara Kolegial dan Individual Dewan
Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi
l Menyusun Program Kerja Dewan Komisaris dan Komite Remunerasi dan Nominasi Terlaksana
m Melakukan reviu terhadap usulan Program Kerja Dewan Pengawas Syariah
n Menyusun Laporan Realisasi Program Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi Terlaksana
3 LEARNING & GROWTH
o Melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan melalui keikutsertaan Terlaksana
seminar/pelatihan sesuai bidang tugasnya
4 TUGAS KHUSUS DAN LAIN-LAIN
p Melakukan Komunikasi dan Koordinasi dengan Satuan Kerja Sumber Daya Manusia Terlaksana
Kebijakan Suksesi Direksi dan Manajemen Kunci 5. Qualified Talent
Eligible Talent akan menjalani Assessment pada
Dalam membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris Assessment Center yang ditunjuk oleh Kementerian
terkait suksesi Direktur Utama dan jajaran Direksi lainnya BUMN yang selanjutnya menjadi Qualified Talent.
sebagaimana Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Negara (Permen BUMN) No. 3 tahun 2023 perihal Organ Adapun sumber dari Selected Talent maupun
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara, Nominated Talent dari BUMN merupakan BOD-1 dari
Komite Remunerasi dan Nominasi melaksanakan BUMN maupun Anak Usaha BUMN yang berkontribusi
mekanisme proses penyampaian nominated talent signifikan dan bernilai strategis atau BOD-1 dari BUMN
sebagai kandidat Direksi BUMN yaitu: maupun Anak Usaha BUMN yang diberlakukan sama
1. Selected Talent sesuai dengan BUMN sesuai dengan Undang-Undang.
Penetapan Selected Talent BoD-1 dilakukan melalui
Rapat Direksi di BUMN masing-masing. Dalam menyiapkan kandidat atau suksesor Direksi
2. Nominated Talent Perseroan, dilakukan berbagai pengembangan talenta
Reviu dan Penetapan Nominated Talent BoD-1 oleh Perseroan khususnya BOD-1, BOD-2 dan Women Talent
Dewan Komisaris BUMN masing-masing melalui serta Millennial Talent untuk meningkatkan Readiness
Komite Remunerasi dan Nominasi. Level serta dipersiapkan menjadi Nominated Talent di
3. Nominated Talent Cluster antaranya melalui program:
Nominated Talent akan divalidasi dan kalibrasi oleh a) Expert Talk Session
Cluster Talent Committee (CTC) untuk menjadi b) Pendalaman Kompetensi Talenta Kementerian
Eligible Talent. BUMN
4. Eligible Talent c) Business Essential (BSE)
Nominated Talent Cluster akan dilakukan d) Asesmen Talenta Kompetensi KBUMN
background checking oleh Kementerian BUMN e) Top Gun Leadership Camp BSE Program
melalui Deputi Sumber Daya Manusia & Teknologi f) SESPIBANK – LPPI 2025
Informasi (SDMTI) KBUMN yang selanjutnya menjadi g) Leadership Forum 2025
Eligible Talent. h) Public Speaking for C Level Executive
780 Laporan Tahunan 2025
Page 350
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
i) Group Executive Cross Mentoring Leadership 5. Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen
j) Learning From Public Figure (Personal Branding) Risiko Kementerian Badan Usaha Milik Negara nomor
k) Digital Leadership Bootcamp for BOD-1 SK-3/DKU.MBU/05/2023 tentang Petunjuk Teknis
Komposisi dan Kualifikasi Organ Pengelola Risiko di
Adapun dalam proses pencarian Talent BOD-1 dari Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
eksternal di tahun 2025 di mana nantinya juga akan 6. Anggaran Dasar Perseroan.
disiapkan menjadi kandidat Direksi (BOD) Perseroan
melalui mekanisme pengembangan dan usulan Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau
nominated talent, Perseroan menggunakan jasa Risiko
perusahaan pencari profesional/head hunter yaitu
PT Daya Dimensi Indonesia (DDI). Sejalan dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Pemantau Risiko, tugas dan tanggung jawab Komite
KOMITE PEMANTAU RISIKO Pemantau Risiko antara lain sebagai berikut:
1. Melakukan evaluasi kesesuaian antara kebijakan
Komite Pemantau Risiko adalah Organ Pendukung yang manajemen risiko dan pelaksanaan kebijakan
dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Perseroan;
Komisaris yang bertugas membantu Dewan Komisaris 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
dalam melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara tugas komite manajemen risiko dan satuan kerja
Kebijakan Manajemen Risiko dengan pelaksanaan manajemen risiko;
kebijakan tersebut dan memantau serta mengevaluasi 3. Mengumpulkan dan mengevaluasi informasi,
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan klarifikasi, dokumen, dan/atau laporan yang
Satuan Kerja Manajemen Risiko. berkaitan dengan penerapan manajemen risiko;
4. Memantau kecukupan proses identifikasi,
Tujuan pembentukan Komite adalah untuk membantu pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan
dan mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung sistem informasi manajemen risiko;
jawab Dewan Komisaris dalam memastikan 5. Mendorong pemberdayaan fungsi manajemen
terlaksananya pengawasan dan pemberian nasihat risiko Perseroan;
kepada Direksi serta kepatuhan terhadap peraturan 6. Melaporkan kepada Dewan Komisaris dalam hal
perundang-undangan dan peraturan internal kemungkinan terjadinya risiko Perseroan serta
Perseroan yang berkaitan dengan: mengusulkan alternatif penyelesaian;
1. Terlaksananya fungsi pengawasan manajemen 7. Melakukan kegiatan pemantauan risiko di satuan
risiko yang kuat; kerja yang erat kaitannya dengan pengambilan
2. Terbangunnya budaya manajemen risiko sehingga keputusan berbasis risiko dan bekerja sama dengan
dapat mengurangi kemungkinan terjadinya praktik- satuan kerja manajemen risiko;
praktik perbankan yang tidak sehat; dan 8. Melakukan reviu, evaluasi, dan/atau memberikan
3. Teridentifikasinya hal-hal berkaitan dengan rekomendasi atas hal-hal yang memerlukan
manajemen risiko yang memerlukan perhatian persetujuan, konsultasi, maupun pengambilan
Dewan Komisaris. keputusan oleh Dewan Komisaris sesuai dengan
Anggaran Dasar, Pedoman Pola Hubungan Kerja
Dasar Pembentukan Komite Pemantau Risiko Dewan Komisaris dan Direksi, serta ketentuan
regulator;
Perseroan membentuk Komite Pemantau Risiko 9. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris
berdasarkan peraturan-peraturan sebagai berikut: sesuai dengan bidang tugas manajemen risiko;
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 17 Tahun 10. Pelaksanaan evaluasi dan pemantauan tersebut
2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan di atas termasuk pada fungsi manajemen risiko
Tata Kelola Bagi Bank Umum syariah di UUS;
2. Surat Edaran OJK nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 11. Hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank sebagaimana dimaksud di atas digunakan untuk
Umum. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor
PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Piagam Komite Pemantau Risiko
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor Risiko disusun berdasarkan peraturan dan perundang-
PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang undangan yang berlaku dan senantiasa ditinjau secara
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik berkala yang mana pada terakhir kali telah diperbarui
Negara. berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor
Laporan Tahunan 2025 781
Page 351
08 Corporate Governance
21/KOM/BTN/2024 tanggal 18 Desember 2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk, dengan isi muatan sebagai berikut:
Pasal 1 Definisi
Bab I Ketentuan Umum
Pasal 2 Tujuan
Pasal 3 Tugas dan Tanggung Jawab
Bab II Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang
Pasal 4 Wewenang
Pasal 5 Komposisi dan Struktur
Bab III Struktur dan Keanggotaan Pasal 6 Persyaratan Keanggotaan
Pasal 7 Masa Jabatan
Pasal 8 Mekanisme Kerja
Bab IV Mekanisme dan Hubungan Kerja Pasal 9 Hubungan Kerja
Pasal 10 Tenaga Penunjang
Pasal 11 Rencana Kerja dan Penganggaran
Pasal 12 Rapat Komite
Bab V Perencanaan dan Pelaksanaan Kerja
Pasal 13 Laporan
Pasal 14 Evaluasi
Pasal 15 Pengembangan Kompetensi
Bab VI Pengembangan Kompetensi dan Penghasilan
Pasal 16 Penghasilan
Bab VII Lain-Lain Pasal 17 Penutup
Wewenang Komite Pemantau Risiko
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Pemantau Risiko memiliki kewenangan untuk:
1. Melakukan kegiatan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko.
2. Melakukan komunikasi dengan Direksi dan/atau Pejabat Eksekutif serta pihak internal Perseroan untuk memperoleh
informasi, klarifikasi, serta meminta dokumen dan/atau laporan yang diperlukan.
3. Mendapatkan masukan dan/atau saran dari pihak luar Perseroan yang berkaitan dengan tugas dan tanggung
jawab Komite.
Masa Tugas Komite Pemantau Risiko
1. Masa jabatan anggota Komite yang merupakan anggota Dewan Komisaris berhenti dengan sendirinya apabila
masa jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris berakhir;
2. Masa jabatan anggota Komite yang bukan merupakan anggota Dewan Komisaris paling lama adalah 3 (tiga)
tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan, dengan tidak mengurangi hak
Dewan Komisaris untuk memberhentikan anggota Komite yang bersangkutan sewaktu-waktu;
3. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris yang menjabat sebagai ketua Komite berhenti sebagai anggota
Dewan Komisaris, ketua Komite wajib diganti oleh anggota Dewan Komisaris lainnya dalam waktu paling lambat
30 (tiga puluh) hari.
782 Laporan Tahunan 2025
Page 352
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Komite Pemantau Risiko
Periode 1 Januari s.d. 26 Maret 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Armand B. Ketua Komisaris Perbankan, Kedua 6 Maret RUPST Keputusan Dewan
Arief merangkap Independen Manajemen 2024 Tahun Komisaris nomor 04/
anggota Risiko, 2025 KOM/BTN/2024 tanggal
Manajemen Bisnis 17 Maret 2024
Herry Anggota Komisaris Ekonomi Makro, Pertama 17 Maret RUPST Keputusan Dewan
Trisaputra Manajemen, 2022 Tahun Komisaris Nomor 04/
Zuna Pekerjaan Umum 2025 KOM/BTN/2022 tanggal
dan Perumahan 17 Maret 2022
Himawan Arief Anggota Komisaris Manajemen Pertama 17 Maret RUPST Keputusan Dewan
Sugoto dan Bisnis, 2022 Tahun Komisaris Nomor 04/
Manajemen 2025 KOM/BTN/2022 tanggal
Risiko, Keuangan, 17 Maret 2022
Agraria dan Tata
Ruang
Adi Anggota Komisaris Perbankan, Pertama 13 Maret RUPST Keputusan Dewan
Sulistyowati Independen Manajemen 2024 Tahun Komisaris nomor 07/
Risiko, dan 2025 KOM/BTN/2024 tanggal
Manajemen Bisnis 13 Maret 2024
Andin Anggota Komisaris Perbankan, Pertama 16 Oktober RUPST Keputusan Dewan
Hadiyanto Kepatuhan, 2024 Tahun Komisaris nomor 10/
Manajemen 2025 KOM/BTN2024 tanggal
Risiko dan Bisnis 16 Oktober 2024
Administrasi
Ignace Anggota Pihak Manajemen Kedua 7 6 Keputusan Direksi
Widiatmoko Independen Risiko, Perbankan, November November Nomor 1064/DIR/2024
Keuangan, 2024 2026 tanggal 19 November
Perbankan 2024
Syariah
Pamuji Anggota Pihak Perbankan, Kedua 30 29 Keputusan Direksi
Gesang Independen Manajemen November November Nomor 1063/DIR/2024
Raharjo Risiko, Keuangan, 2024 2026 tanggal 19 November
Perbankan 2024
Syariah
Periode 26 Maret s.d. 29 Juni 2025
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Ignace Anggota Pihak Manajemen Kedua 07/11/2024 06/11/2026 Keputusan Direksi
Widiatmoko Independen Risiko, Perbankan, Nomor 1064/DIR/2024
Keuangan, tanggal 19 November
Perbankan 2024
Syariah
Laporan Tahunan 2025 783
Page 353
08 Corporate Governance
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Pamuji Anggota Pihak Perbankan, Kedua 30/11/2024 29/11/2026 Keputusan Direksi
Gesang Independen Manajemen Nomor 1063/DIR/2024
Raharjo Risiko, Keuangan, tanggal 19 November
Perbankan 2024
Syariah
Periode 30 Juni s.d. 31 Desember 2025:
Masa Jabatan
Dasar
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode
Pengangkatan
Mulai Berakhir
Panangian Ketua Komisaris Properti, Pertama 30/06/2025 RUPST Keputusan Dewan
Simanungkalit merangkap Independen Manajemen Tahun Komisaris nomor
Anggota Risiko, Keuangan, 2030 04/KOM/BTN/2025
dan Ekonomi tanggal 30 Juni 2025
Makro
Suryo Utomo Anggota Komisaris Akuntansi, Hukum, Pertama 30/06/2025 RUPST Keputusan Dewan
Utama Perpajakan, Tahun Komisaris nomor
Keuangan, dan TI/ 2030 04/KOM/BTN/2025
Sistem Informasi tanggal 30 Juni 2025
Dwi Ary Anggota Wakil Manajemen Pertama 30/06/2025 RUPST Keputusan Dewan
Purnomo Komisaris Risiko, Tata Kelola Tahun Komisaris nomor
Utama Perusahaan, 2030 04/KOM/BTN/2025
Akuntansi, dan tanggal 30 Juni 2025
Hukum
Ignace Anggota Pihak Manajemen Kedua 07/11/2024 06/11/2026 Keputusan Direksi
Widiatmoko Independen Risiko, Perbankan, Nomor 1064/DIR/2024
Keuangan, tanggal 19 November
Perbankan 2024
Syariah
Pamuji Anggota Pihak Perbankan, Kedua 30/11/2024 29/11/2026 Keputusan Direksi
Gesang Independen Manajemen Nomor 1063/DIR/2024
Raharjo Risiko, Keuangan, tanggal 19 November
Perbankan 2024
Syariah
Profil Komite Pemantau Risiko
Profil Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2025
adalah sebagai berikut:
Panangian Profil dapat dilihat pada bagian Profil Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Simanungkalit Dewan Komisaris. Dwi Ary Dewan Komisaris.
Ketua Menjabat sebagai Ketua merangkap Purnomo Menjabat sebagai Anggota Komite
merangkap Anggota Komite Pemantau Risiko mulai Anggota Komite Pemantau Risiko mulai tanggal 29 Juni
Anggota Komite tanggal 29 Juni 2025 s.d. RUPS Tahunan Pemantau Risiko 2025 s.d. RUPS Tahunan Tahun 2030
Pemantau Risiko Tahun 2030 (Periode Pertama) (Periode Pertama)
Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Dewan Komisaris.
Suryo Utomo
Menjabat sebagai Anggota Komite
Anggota Komite
Pemantau Risiko mulai tanggal 29 Juni
Pemantau Risiko
2025 s.d. RUPS Tahunan Tahun 2030
(Periode Pertama)
784 Laporan Tahunan 2025
Page 354
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Ignace Widiatmoko
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia,
Probolinggo, 07 Juli 1960
berusia 65 tahun per Desember 2025,
berdomisili di Kota Tangerang Selatan Banten.
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana Ekonomi Perusahaan Universitas Diponegoro • Periode Pertama: Keputusan Direksi Nomor 1002/DIR/2021
Semarang (1984) tanggal 8 November 2021 tentang Pengangkatan Sdr. Ignace
• Master of Business Administration di Rutgers The State Widiatmoko sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko
University (1995) • Periode Kedua: Keputusan Direksi Nomor 1064/DIR/2024
tanggal 19 November 2024 tentang Perpanjangan Masa
Sertifikasi Jabatan Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan sesuai KKNI Jenjang 7
(2024)
Periode Menjabat
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI
• Periode Pertama dengan Masa Jabatan 07 November 2021
(2019)
s.d. 06 November 2024
• Periode Kedua dengan Masa Jabatan 07 November 2024 s.d.
Pengalaman Kerja
06 November 2026
• Vice President of Risk Management of Bank Mandiri (2007—
2015)
• Commissioner of PT Resik Guna Maju (2015—2018) Jabatan Rangkap
• Managing Director PT Gedung Bank Exim (2015—2018) Tidak memiliki rangkap jabatan
• Risk Monitoring Committee and Audit Committee of Rabobank
International Indonesia (2018—2020)
• Risk Monitoring Committee of Industrial Commercial of Bank
of China Indonesia (2018—2021)
• Risk Monitoring Committee and Audit Committee of Bank
Victoria International Tbk (2021)
Laporan Tahunan 2025 785
Page 355
08 Corporate Governance
Pamuji Gesang Raharjo
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia,
Jakarta, 10 April 1968
berusia 57 tahun per Desember 2025,
berdomisili di Kota Jakarta Pusat
DKI Jakarta.
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana Ekonomi Universitas Dr. Moestopo (1996) • Keputusan Direksi nomor 1067/DIR/2021 tanggal 1 Desember
• Magister Manajemen Risiko Universitas Indonesia (2003) 2021 tentang Pengangkatan Sdr. Pamuji Gesang Raharjo
• Doktor Bidang Bisnis dan Manajemen (Keuangan) Institut sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko
Pertanian Bogor (2014) • Keputusan Direksi nomor 1063/DIR/2024 tanggal 19 November
2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Anggota Komite
Sertifikasi Pemantau Risiko PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan sesuai KKNI Jenjang 7
Periode Menjabat
(2024)
• Periode Pertama dengan Masa Jabatan 30 November 2021
• Certified of Financial Consultant (CFC) Institute of Financial
s.d. 29 November 2024
Consultant dari IFC (2013)
• Periode Kedua dengan Masa Jabatan 30 November 2024 s.d.
• Certified of Investment Market and Banking Analyst (CIMBA)
29 November 2026
Investment Market and Banking Analyst Association (2014)
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI
(2022) Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Pengalaman Kerja
• General Manager of Risk Management Perum Pegadaian
(2010—2011)
• Direktur pada Risk Management Center Indonesia (2009—
2011)
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (2007—2010 dan 2011—2016)
• Anggota Komite Audit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(2016—2021)
786 Laporan Tahunan 2025
Page 356
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Independensi Komite Pemantau Risiko
Tabel Independensi Komite Pemantau Risiko
Herry Himawan Pamuji
Aspek Panangian Suryo Dwi Ary Armand Adi Andin Ignace
Trisaputra Arief Gesang
Independensi Simanungkalit¹ Utomo¹ Purnomo¹ B. Arief² Zuna² Sugoto²
Sulistyowati² Hadiyanto² Widiatmoko
Raharjo
Tidak memiliki
hubungan
keuangan
dengan Dewan
Komisaris dan
Direksi
Tidak memiliki
hubungan
kepengurusan
di perusahaan,
anak
perusahaan,
maupun
perusahaan
afiliasi
Tidak memiliki
hubungan
kepemilikan
saham di
perusahaan
Tidak memiliki
hubungan
keluarga
dengan Dewan
Komisaris,
Direksi, dan/
atau sesama
anggota
Komite
Pemantau
Risiko
Tidak menjabat
sebagai
pengurus
partai politik,
pejabat dan
pemerintah
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Pemantau Risiko Pada Tahun 2025
Waktu dan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Nama Jabatan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan
Pelaksanaan
Armand B. Arief* Ketua Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
merangkap Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
anggota
Panangian Ketua Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Simanungkalit** merangkap Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Anggota
Herry Trisaputra Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Zuna* Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Himawan Arief Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Sugoto* Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Adi Sulistyowati* Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Laporan Tahunan 2025 787
Page 357
08 Corporate Governance
Waktu dan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Nama Jabatan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan
Pelaksanaan
Andin Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Hadiyanto* Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Suryo Utomo** Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Dwi Ary Anggota Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau
Purnomo** Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Ignace Anggota Seminar Nasional "Kesiapan Industri Perbankan Batam, 18 s.d. 19 Indonesian Risk
Widiatmoko dalam Merespons Eskalasi Climate Risk & Cyber Juni 2025 Professional
Risk 2025" Association (IRPA)
Seminar IKAI “Driving Enterprise Value Through Jakarta, 24 Juli PT Bank Tabungan
Strategic Risk Oversight : The Critical Role 2025 Negara (Persero)
of Oversight Boards and Internal Audit in Tbk
Strengthening Risk Governance and Portfolio
Management”
Konferensi Nasional llA Indonesia Tahun 2025 "Audit Medan, 27 s.d. 28 Institute of Internal
forTomorrow Strafegic, Future Ready, Sustainable" Agustus 2025 Auditors Indonesia
BOC Forum 2025 Lombok, 26 s.d. 28 PT Bank Tabungan
September 2025 Negara (Persero)
Tbk
Risk Beyond International Conference on Enterprise Denpasar, 4 s.d. 5 Indonesia Risk
Risk Management 2025 - Risk Odyssey momentum, November 2025 Management
Building a Resillient Risk DNA Professional
Association
Seminar The 9th Indonesia Risk Management Jakarta, 13 Lembaga
Outlook 2026 dengan Tema “Navigating Banking November 2025 Pengembangan
Business Amid Economic Landscape Turmoil” Perbankan
Indonesia
Pamuji Gesang Anggota Seminar Nasional "Kesiapan Industri Perbankan Batam, 18 s.d. 19 Indonesian Risk
Raharjo dalam Merespons Eskalasi Climate Risk & Cyber Juni 2025 Professional
Risk 2025" Association (IRPA)
Seminar IKAI “Driving Enterprise Value Through Jakarta, 24 Juli PT Bank Tabungan
Strategic Risk Oversight : The Critical Role 2025 Negara (Persero)
of Oversight Boards and Internal Audit in Tbk
Strengthening Risk Governance and Portfolio
Management”
BOC Forum 2025 Lombok, 26 s.d. 28 PT Bank Tabungan
September 2025 Negara (Persero)
Tbk
Risk Beyond International Conference on Enterprise Denpasar, 4 s.d. 5 Indonesia Risk
Risk Management 2025 - Risk Odyssey momentum, November 2025 Management
Building a Resillient Risk DNA Professional
Association
Seminar The 9th Indonesia Risk Management Jakarta, 13 Lembaga
Outlook 2026 dengan Tema “Navigating Banking November 2025 Pengembangan
Business Amid Economic Landscape Turmoil” Perbankan
Indonesia
*
Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
**
Diangkat dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
788 Laporan Tahunan 2025
Page 358
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rapat Komite Pemantau Risiko dan tempat rapat, agenda rapat peserta yang hadir,
topik yang dibahas, perbedaan pendapat (bila ada)
Rapat Komite Pemantau Risiko diselenggarakan sesuai dan keputusan rapat. Perbedaan pendapat yang
dengan kebutuhan Perseroan, paling sedikit 1 (satu) kali terjadi dalam rapat Komite wajib dicantumkan secara
dalam 1 (satu) bulan. Rapat Komite Pemantau Risiko jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan
diselenggarakan jika dihadiri oleh mayoritas anggota pendapat.
komite.
Komite Pemantau Risiko dapat mengadakan rapat atau
Dalam hal anggota Komite Pemantau Risiko tidak dapat pertemuan khusus bila diperlukan. Rapat komite dapat
menghadiri rapat secara fisik, maka dapat menghadiri mengundang manajemen atau pihak lain sebagai
rapat dengan menggunakan surat kuasa, teknologi narasumber. Rapat diselenggarakan berdasarkan
telekonferensi, dan cara-cara lain yang diperbolehkan undangan dan agenda yang sudah disepakati sebelum
sesuai tata cara dan ketentuan perundangan yang rapat dilakukan dan hasil-hasil rapat harus tercatat
berlaku. dalam risalah, dokumen yang aslinya disimpan
oleh Komite serta salinannya disampaikan kepada
Rapat dipimpin oleh ketua Komite atau dalam hal ketua Sekretaris Dewan Komisaris dan apabila diperlukan
Komite berhalangan hadir, rapat dipimpin oleh anggota dapat dibagikan kepada undangan yang tidak hadir
komite yang ditunjuk oleh anggota komite yang hadir. dalam rapat tersebut.
Keputusan rapat Komite dilakukan berdasarkan
musyawarah dan mufakat. Dalam hal tidak terjadi AGENDA RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
dilakukan berdasarkan suara terbanyak. Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah
menyelenggarakan 32 (tiga puluh dua) rapat sehingga
Hasil rapat Komite dituangkan dalam risalah rapat yang telah memenuhi persyaratan penyelenggaraan rapat
ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Agenda
hadir, didokumentasikan dengan baik dan disampaikan rapat mencakup pelaksanaan tugas dan tanggung
kepada Dewan Komisaris. Hasil rapat mencakup waktu jawab komite sebagai berikut:
Tabel Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1 3 Januari 2025 Penelaahan atas Permohonan Persetujuan • Armand B. Arief
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna atas Rencana Aksi • Herry Trisaputra Zuna
Korporasi Pengambilalihan dan Penyertaan Modal • Himawan Arief Sugoto
PT Bank Victoria Syariah dalam rangka Spin Off Unit • Adi Sulistyowati
Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) • Andin Hadiyanto
Tbk • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
2 6 Januari 2025 Rekomendasi atas Permohonan Persetujuan Risk • Armand B. Arief
Appetite dan Risk Tolerance Tahun 2025 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
3 7 Januari 2025 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat • Armand B. Arief
Komite Kredit Periode November 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
Laporan Tahunan 2025 789
Page 359
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
4 22 Januari 2025 Penelaahan atas Permohonan Persetujuan • Armand B. Arief
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan Dewan • Herry Trisaputra Zuna
Komisaris atas Pengambilalihan dan Penyertaan • Himawan Arief Sugoto
Modal pada PT Bank Victoria Syariah oleh PT Bank • Adi Sulistyowati
Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam rangka Spin • Andin Hadiyanto
Off Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara • Ignace Widiatmoko
(Persero) Tbk • Pamuji Gesang Raharjo
5 23 Januari 2025 Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite • Armand B. Arief
Pemantau Risiko Periode Triwulan IV Tahun 2024 dan • Herry Trisaputra Zuna
Periode Tahun 2024 • Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
6 3 Februari 2025 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat • Armand B. Arief
Komite Kredit Periode Desember 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
7 4 Februari 2025 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan s.d. • Armand B. Arief
Triwulan IV atau Semester II Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
8 21 Februari 2025 Penelaahan terhadap Tingkat Kesehatan Bank • Armand B. Arief
Semester II Tahun 2024 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
9 24 Februari 2025 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat • Armand B. Arief
Komite Kredit Periode Januari 2025 • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
10 3 Maret 2025 Penelaahan atas Laporan Realisasi Pelaksanaan • Armand B. Arief
Transaksi Penjualan Aset Bermasalah disertai • Herry Trisaputra Zuna
Pembelian Surat Berharga • Himawan Arief Sugoto
• Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
11 13 Maret 2025 Penelaahan atas Realisasi Rasio Pembiayaan Inklusif • Armand B. Arief
Makroprudensial (RPIM) Tahun 2024 dan Penetapan • Herry Trisaputra Zuna
Target RPIM Tahun 2025 PT Bank Tabungan Negara • Himawan Arief Sugoto
(Persero) Tbk • Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
12 17 Maret 2025 Penelaahan atas Laporan Hasil Self Assessment • Armand B. Arief
Pelaksanaan Good Corporate Governance Unit Usaha • Herry Trisaputra Zuna
Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk • Himawan Arief Sugoto
Tahun 2024 • Adi Sulistyowati
• Andin Hadiyanto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
790 Laporan Tahunan 2025
Page 360
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
13 7 Juli 2025 Penelaahan atas Laporan Akhir Bottom-Up Stress Test • Panangian Simanungkalit sebagai
Tahun 2025 pengamat
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
14 14 Juli 2025 Perubahan Target Rasio Pembiayaan Inklusif • Panangian Simanungkalit sebagai
Makroprudensial (RPIM) Tahun 2025 pengamat
• Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
15 22 Juli 2025 Strategi Penurunan Cost of Fund (CoF) pada DPK • Panangian Simanungkalit sebagai
Retail serta Proyeksi CoF pada Desember 2025 pengamat
• Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
16 4 Agustus 2025 Pembahasan Laporan Tingkat Kesehatan Bank • Panangian Simanungkalit sebagai
(TKB) Bankwide dan Unit Usaha Syariah (UUS) serta pengamat
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) posisi • Suryo Utomo
Juni 2025 • Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
17 11 Agustus 2025 Rekomendasi atas Penginian Kebijakan Khusus • Panangian Simanungkalit sebagai
tentang Prosedur Penerapan Program Anti Pencucian pengamat
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan • Suryo Utomo
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata • Dwi Ary Purnomo
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
18 19 Agustus 2025 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan Triwulan II • Panangian Simanungkalit sebagai
Tahun 2025 dan Laporan Kepatuhan Semester I Tahun pengamat
2025 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
19 25 Agustus 2025 Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite • Panangian Simanungkalit
Pemantau Risiko Periode Triwulan I dan Triwulan II • Suryo Utomo
Tahun 2025 • Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
20 20 Oktober 2025 Rekomendasi atas Permohonan Persetujuan BTN • Panangian Simanungkalit
Group Principle Guidelines • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
21 27 Oktober 2025 Rekomendasi atas Usulan Indikator Risk Appetite dan • Panangian Simanungkalit
Risk Tolerance Tahun 2026 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
22 29 Oktober 2025 Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite • Panangian Simanungkalit
Pemantau Risiko Periode Triwulan III Tahun 2025 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
23 03 November 2025 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan Triwulan III • Panangian Simanungkalit
Tahun 2025 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
Laporan Tahunan 2025 791
Page 361
08 Corporate Governance
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
24 10 November 2025 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat • Panangian Simanungkalit
Komite Kredit Periode Mei s.d. Agustus 2025 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
25 14 November 2025 Penelaahan atas Laporan Profil Risiko Triwulan III • Panangian Simanungkalit
Tahun 2025 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
26 17 November 2025 Rekomendasi terhadap Laporan Rapat Tinjauan • Panangian Simanungkalit
Manajemen ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti • Suryo Utomo
Penyuapan (SMAP) • Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
27 19 November 2025 Rekomendasi terhadap Laporan Rapat Tinjauan • Panangian Simanungkalit
Manajemen ISO 37301:2021 Sistem Manajemen • Suryo Utomo
Kepatuhan • Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
28 24 November 2025 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat • Panangian Simanungkalit
Komite Kredit Periode Oktober 2025 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
29 25 November 2025 Penelaahan terhadap Penginian Rencana Aksi • Panangian Simanungkalit
Pemulihan dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
30 15 Desember 2025 Rekomendasi atas Permohonan Persetujuan • Panangian Simanungkalit
Pemberian Fasilitas Credit Line kepada PT Bank • Suryo Utomo
Syariah Nasional • Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
31 17 Desember 2025 Rekomendasi atas Usulan Threshold Risk Appetite dan • Panangian Simanungkalit
Risk Tolerance Tahun 2026 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
32 22 Desember 2025 Penyusunan Program Kerja Komite Pemantau Risiko • Panangian Simanungkalit
Tahun 2026 • Suryo Utomo
• Dwi Ary Purnomo
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Armand B. Arief* Ketua merangkap anggota 12 12 100%
Panangian Simanungkalit** Ketua merangkap Anggota 14 14 100%
Herry Trisaputra Zuna* Anggota 12 12 100%
Himawan Arief Sugoto* Anggota 12 12 100%
792 Laporan Tahunan 2025
Page 362
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rapat Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Adi Sulistyowati* Anggota 12 12 100%
Andin Hadiyanto* Anggota 12 12 100%
Suryo Utomo** Anggota 20 19 95,00%
Dwi Ary Purnomo** Anggota 20 19 95,00%
Ignace Widiatmoko Anggota 32 32 100%
Pamuji Gesang Raharjo Anggota 32 32 100%
*
Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025
**
Diangkat dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 26 Maret 2025.
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko Tahun 2025
No Rencana Kerja Pelaksanaan Keterangan
1 REGULER
a Penelaahan Laporan Profil Risiko Terlaksana
b Penelaahan Laporan Tingkat Kesehatan Bank dan Kewajiban Terlaksana
Pemenuhan Modal Minimum
c Pelaksanaan Reviu dan Masukan terkait Risk Appetite dan Risk Terlaksana
Tolerance
d Penelaahan Penginian Rencana Aksi Pemulihan Terlaksana
e Penelaahan Pemutakhiran Rencana Resolusi Tidak Tidak terdapat pemutakhiran
Terlaksana rencana resolusi di tahun
2025
f Pengkajian terhadap Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Tidak Tidak terdapat hal signifikan
Terlaksana yang menyebabkan
perubahan PKMR
g Penelaahan Penilaian Indeks Kematangan Risiko Terlaksana
h Penelaahan Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit Terlaksana
i Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan Terlaksana
j Penyampaian Laporan Penilaian Sendiri Penerapan Tata Kelola Terlaksana
k Penelaahan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Terlaksana
l Penelaahan Laporan Keberlanjutan Terlaksana
m Penyusunan Program Kerja Komite Pemantau Risiko Terlaksana
n Penyusunan Laporan Komite Pemantau Risiko Terlaksana
o Pelaksanaan Rapat Komite Terlaksana
2 NONREGULER
a Inisiasi Strategis dan Regulasi Baru
Penerbitan terhadap Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus, dan/ Terlaksana
atau Petunjuk Teknis yang perlu mendapatkan perhatian dan/atau
persetujuan Dewan Komisaris
b Rekomendasi Kebijakan Umum dan Khusus:
Laporan Tahunan 2025 793
Page 363
08 Corporate Governance
No Rencana Kerja Pelaksanaan Keterangan
Penginian terhadap Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus, dan/ Terlaksana
atau Petunjuk Teknis yang perlu mendapatkan perhatian dan/atau
persetujuan Dewan Komisaris
3 PENGAWASAN PELAKSANAAN REKOMENDASI KOMITE
Melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terlaksana
4 PEMBAHASAN TOP RISK PADA RISK TAKING UNIT
Meminta dan mengevaluasi data/informasi/klarifikasi dari SKMR Terlaksana
dan Satuan Kerja terkait
5 TUGAS KHUSUS DAN LAIN-LAIN
Tugas lain dari Ketua Komite/Dewan Komisaris/Anggota Dewan Terlaksana
Komisaris
Organ dan Komite di Bawah Direksi Direksi, Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, RUPS,
dan kegiatan lainnya dengan stakeholders.
Sekretaris Perusahaan
Struktur Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan sebagai organ pendukung
Direksi dalam implementasi tata kelola perusahaan Organ Sekretaris Perusahaan dijalankan oleh Corporate
yang baik, memiliki peran penting dalam memastikan Secretary Division (CSD) yang dipimpin oleh Corporate
bahwa Perseroan mematuhi peraturan terkait Secretary Division Head (dhi. Sekretaris Perusahaan)
persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan dan bertanggung jawab kepada Direktur Utama atas
prinsip-prinsip GCG serta memenuhi tanggung jawab pelaksanaan tugasnya. Sekretaris Perusahaan dibantu
Perseroan terkait penyampaian informasi yang material oleh Senior Manager/Assistant Vice President yang
dan relevan kepada stakeholders. Selain itu, Sekretaris bertanggung jawab atas masing-masing unit kerja
Perusahaan memberikan informasi yang dibutuhkan di antaranya Capital Market, Planning & Operations,
Direksi dan Dewan Komisaris serta mengorganisasikan, Communication, Stakeholder Relation, Community
mengoordinasikan, dan mendokumentasikan Rapat Development, dan Office of the Board.
794 Laporan Tahunan 2025
Page 364
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Corporate Secretary
(CSD)
Secretary
Capital Market
Stakeholder Community Office of The
Planning & Communication
Relation Development Board
Operations
TJSL
Capital Market Internal Stakeholder
Development General Affair
Assurance Communication Relation 1
Officer
Planning Media Relation
Stakeholder TJSL Monitoring Protocol
Performance & & Public
Relation 2 Officer Specialist
Budgeting Information
Executive
Executive
Committee
Secretary
Support
Board
Commissioner
Support
Fungsi, Tugas, dan Tanggung Jawab Sekretaris 3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
Perusahaan pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, termasuk ketersediaan informasi pada situs
Sekretaris Perusahaan juga mengacu pada Peraturan website emiten atau perusahaan publik.
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 tanggal b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa
8 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten Keuangan tepat waktu.
atau Perusahaan Publik. Berdasarkan peraturan tersebut, c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat
Sekretaris Perusahaan Perseroan melaksanakan tugas Umum Pemegang Saham.
dan tanggung jawabnya, antara lain: d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat
1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
peraturan perundang-undangan yang berlaku di e. Pelaksanaan program orientasi terhadap
bidang pasar modal. perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan 4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan
peraturan perundang-undangan di bidang pasar pemegang saham emiten atau perusahaan
modal. publik, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku
kepentingan lainnya.
Laporan Tahunan 2025 795
Page 365
08 Corporate Governance
Profil Sekretaris Perusahaan
Ramon Armando
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia,
berusia 51 tahun per Desember 2025,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Ilmu Sosial/Administrasi dari Universitas Indonesia (1996) • Marketing Communication Division Head Bank BTN (2020-
• Magister (S2) Perdagangan dari University of Sydney (1998) 2023)
• VP Retail Marketing Communication Bank Mandiri (2015-
Sertifikasi 2020)
• VP Corporate Communication Bank Mandiri (2010-2015)
Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang 5
• Regional Card Manager Bandung Bank Mandiri (2010).
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi Nomor 231/DIR/2023 tanggal
14 April 2023
Program Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Podcast Sahabat Transformasi - BTN Digital Store: Jakarta, 06 Januari 2025 PT Bank Tabungan Negara
Empowering Your Digital Journey (Persero) Tbk
Sosialisasi BTN Prospera - Retail Funding Division - Tahun Jakarta, 09 Januari 2025 PT Bank Tabungan Negara
2025 (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Januari 2025 - Strategi Anti Jakarta, 14 Januari 2025 PT Bank Tabungan Negara
Fraud (SAF) (Persero) Tbk
Program Internalisasi Cash Management System (CMS) Jakarta, 20 Januari 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Sosialisasi Identitas Perusahaan Jakarta, 21 Januari 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Internalisasi Product Knowledge UMKM Jakarta, 21 Januari 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi Jakarta, 7 Februari 2025 PT Bank Tabungan Negara
5 Melalui Metode E – Learning (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Februari 2025 - Know Your Jakarta, 10 Februari 2025 PT Bank Tabungan Negara
Employee (Persero) Tbk
Sosialisasi Security Awareness Februari 2025 Jakarta, 19 Februari 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Jasa Profesional Jakarta, 28 Februari 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Maret 2025 Pengendalian Jakarta 10 Maret 2025 PT Bank Tabungan Negara
Gratifikasi dan Kebijakan SMAP ISO 37001:2016 (Persero) Tbk
796 Laporan Tahunan 2025
Page 366
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Sosialisasi Visi dan Misi Baru BTN serta Inisiatif Strategis RJPP Jakarta, 18 Maret 2025 PT Bank Tabungan Negara
2025 -2029 (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi April 2025 - Sanksi Disiplin Jakarta, 17 April 2025 PT Bank Tabungan Negara
Pegawai (Persero) Tbk
Sosialisasi Bale Agen April 2025 Jakarta, 17 April 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Sosialisasi Cyber Threat & Digital Risk Awareness Jakarta, 24 April 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Sosialisasi ESG Awareness untuk perhitungan Emisi GRK Jakarta, 2 Mei 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Mei 2025 - Kenali Transaksi Tunai Jakarta, 14 Mei 2025 PT Bank Tabungan Negara
dan Penanganannya dalam Penerapan Program APUPPT dan (Persero) Tbk
PPPSPM
BTN Leadership Forum 3 - 2025 "One Vision, One Team" Jakarta, 15-16 Mei 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Security Awareness Periode Mei 2025 Jakarta, 19 Mei 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Refreshment BTN Smart Residence Back Office Admin Jakarta, 23 Mei 2025 PT Bank Tabungan Negara
Pengelola (Persero) Tbk
Sosialisasi Produk Kredit Agunan Rumah (KAR) Jakarta, 3 Juni 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Juni 2025 - Pengelolaan Jakarta, 12 Juni 2025 PT Bank Tabungan Negara
Benturan Kepentingan (Managerial) (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Juli 2025 (Managerial) - Jakarta, 7 Juli 2025 PT Bank Tabungan Negara
Prosedur Kepatuhan Persaingan Usaha Sehat (Persero) Tbk
Internalisasi Respectfull Workplace Policy (RWP) Bank BTN Jakarta, 27 Juli 2025 PT Bank Tabungan Negara
2025 (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Agustus 2025 - Data Privacy Jakarta, 13 Agustus 2025 PT Bank Tabungan Negara
Excellence (Managerial) (Persero) Tbk
Internalisasi Security Awareness Periode Agustus 2025 Jakarta, 20 Agustus 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Sosialisasi Kamus Kompetensi BTN 2025 Jakarta, 25 Agustus 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi September 2025 - Prosedur Jakarta, 8 September 2025 PT Bank Tabungan Negara
Pelaksanaan Environmental, Social, and Governance (ESG) - (Persero) Tbk
Managerial
Sosialisasi Risk Appetite & Risk Tolerance 2025 Jakarta, 19 September 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Sosialisasi Petunjuk Teknis Internal Control Over Financial Jakarta, 19 September 2025 PT Bank Tabungan Negara
Reporting (ICOFR) (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Oktober 2025 - Pengelolaan Jakarta, 3 Oktober 2025 PT Bank Tabungan Negara
Dokumen Kredit (Managerial) (Persero) Tbk
Sosialisasi Produk Kredit Program Perumahan (KPP) Jakarta, 10 November 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi November 2025 - Kontrol Jakarta, 10 November 2025 PT Bank Tabungan Negara
Aktivasi Rekening Dormant (Managerial) (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Desember 2025 - Consumer Jakarta, 9 Desember 2025 PT Bank Tabungan Negara
Collection (Managerial) (Persero) Tbk
Legal Awareness PKPU Kepailitan Jakarta, 16 Desember 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025 797
Page 367
08 Corporate Governance
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
Tahun 2025 Selain laporan keterbukaan informasi tersebut di
atas, Sekretaris Perusahaan juga mengkoordinasi
Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah penyampaian penjelasan apabila terdapat
melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pertanyaan atau permintaan dari Bursa mengenai
berikut: pemberitaan yang terkait dengan Perseroan. Sesuai
1. Penyampaian Perkembangan Pasar Modal kepada dengan Peraturan Bursa No. I-E, Perusahaan Tercatat
Direksi dan Dewan Komisaris salah satunya dengan wajib memberikan tanggapan tertulis atas hal-hal
penyampaian informasi adanya peraturan dan yang dipertanyakan Bursa, selambat-lambatnya 1
ketentuan terbaru di bidang pasar modal yang harus (satu) hari Bursa setelah diterimanya permintaan
dijalankan oleh Perseroan. Beberapa peraturan baru penjelasan dari Bursa baik yang disampaikan oleh
yang disosialisasikan dan diinternalisasi dalam Bursa melalui faksimili atau media pengiriman
peraturan internal oleh Sekretaris Perusahaan lainnya. Selama tahun 2025, Perseroan menerima
adalah: 5 (lima) kali permintaan penjelasan dari Bursa dan
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 Tahun OJK.
2024 tanggal 6 Maret 2024 tentang Penerapan 4. Peningkatan Akses Informasi kepada Publik
Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Perseroan senantiasa memberikan kemudahan
Unit Usaha Syariah. bagi stakeholders dan/atau masyarakat (publik)
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30 untuk mengakses informasi dan melakukan
Tahun 2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang komunikasi dengan stakeholders menggunakan
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk kebijakan satu pintu (one door policy) yang dibantu
Konglomerasi Keuangan. koordinasinya oleh Sekretaris Perusahaan. Perseroan
c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45 juga meningkatkan kualitas penyampaian informasi
Tahun 2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang kepada publik dengan menyediakan layanan
Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Keterbukaan informasi Publik pada situs web
Perusahaan Publik. Perseroan, dalam rangka memenuhi ketentuan
2. Program komunikasi kepada komunitas pasar sebagai berikut:
modal bersama dengan Investor Relations. Metode a. Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun
yang digunakan adalah sebagai berikut: 2008 tanggal 30 April 2008 tentang Keterbukaan
a. Direct, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Informasi Publik.
dan Public Expose. b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.
b. Indirect, melalui Annual Report, Publikasi Laporan 61 Tahun 2010 tanggal 23 Agustus 2010 tentang
Keuangan, dan Press Release. Pelaksanaan Undang-Undang No. 14 tahun 2008
c. Keterbukaan Informasi kepada antara lain tentang Keterbukaan Informasi Publik.
pemegang saham, regulator terkait, dan/atau c. Peraturan Komisi Informasi No. 1 Tahun 2010
masyarakat. tanggal 7 Juni 2010 tentang Standar Layanan
3. Pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi Informasi Publik.
sebagaimana yang diatur antara lain dalam: Selain publikasi melalui situs web Perseroan,
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan publik juga dapat mengakses informasi mengenai
No. 8/POJK.04/2015 tanggal 25 Juni 2015 tentang Perseroan melalui media massa, serta media
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik. sosial yang terdiri dari Facebook, X, Youtube dan
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Instagram yang dikelola bersama dengan Marketing
No. 31/POJK.04/2015 tanggal 22 Desember 2015 Communication Division.
tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta 5. Hubungan dengan Media dan Akses Informasi
Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik. Sekretaris Perusahaan selalu berupaya untuk
c. Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia menjalin hubungan baik dengan media massa,
No. Kep-00066/BEI/09-2022 Tentang Perubahan baik media elektronik (TV, radio), media cetak (surat
Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban kabar, majalah) dan media online. Selama tahun
Penyampaian Informasi. 2025, Sekretaris Perusahaan telah menerbitkan press
Selama tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah release dan berita foto yang memiliki nilai berita bagi
menyampaikan keterbukaan informasi kepada Perseroan, yaitu mengenai perkembangan kinerja
OJK/Bursa sebanyak 15 (lima belas) laporan. Semua bisnis, TJSL, dan operasional Perseroan menerbitkan
laporan tersebut disampaikan dalam tenggat 168 (seratus enam puluh delapan) press release dan
waktu sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu paling 117 (seratus tujuh belas) berita foto.
lambat akhir kerja ke–2 (kedua) setelah keputusan 6. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
atau terdapatnya informasi atau fakta material (RUPS) Sekretaris Perusahaan mengkoordinasikan
yang mungkin dapat mempengaruhi nilai efek penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
798 Laporan Tahunan 2025
Page 368
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(RUPS) Perseroan dengan mengacu pada Peraturan c. membuat risalah yang ditandatangani oleh
Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 Direksi yang hadir terhadap Rapat Direksi dan
tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris yang
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham diinisiasi oleh Direksi.
Perusahaan Terbuka. Selama tahun 2025, Perseroan d. mengadministrasikan risalah Rapat Direksi.
menyelenggarakan 2 (satu) kali RUPS yaitu RUPS Menyampaikan keputusan Rapat Direksi dan
Tahunan Tanggal 26 Maret 2025 dan RUPS Luar Biasa Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris kepada
Tanggal 18 November 2025. Seluruh tahapan RUPS Divisi/Desk/Unit Kerja terkait untuk dapat segera
telah dijalankan sesuai POJK tersebut di atas dan ditindaklanjuti.
Anggaran Dasar Perseroan, termasuk di dalamnya Selama tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah
pemberitahuan, pengumuman dan pemanggilan mengkoordinasikan penyelenggaraan rapat
RUPS serta penyampaian risalah dan berita acara sebanyak 173 (seratus tujuh puluh tiga) kali Rapat
RUPS. Direksi dan 6 (enam) kali Rapat Dewan Komisaris
7. Penyelenggaraan dan Dokumentasi Rapat Direksi mengundang Direksi serta 3 (tiga) kali Rapat Direksi
dan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, mengundang Dewan Komisaris.
meliputi: 8. Penyelenggaraan Program Orientasi bagi anggota
a. menerima usulan agenda dan materi yang Direksi dan Dewan Komisaris baru yaitu, Bapak Rully
akan diputuskan dalam Rapat Direksi dan Rapat Setiawan, Bapak I Nyoman Sugiri Yasa, Ibu Hermita,
Direksi bersama Dewan Komisaris dari Divisi/ Ibu Venda Yuniarti, Bapak Tan Jacky Chen, Bapak
Desk/Unit Kerja lainnya. Helmy Afrisa Nugroho, Bapak Suryo Utomo, Bapak
b. memastikan penyampaian materi, kuorum Dwi Ary Purnomo, Bapak Panangian Simanungkalit,
dan pengambilan keputusan Rapat Direksi dan Bapak Pietra Machreza Paloh, Ibu Ida Nuryanti, dan
Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris berjalan Bapak Fahri Hamzah.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PELAKSANAAN TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN SEBAGAI PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID)
Standard Operating Procedure Keterbukaan Informasi Publik (SOP KIP)
Standard Operating Procedure Keterbukaan Informasi Publik (SOP KIP) BTN disusun secara komprehensif dalam
Petunjuk Teknis PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nomor PT.9-AD.1 tentang Penyampaian Informasi kepada
Publik.
Alur Permintaan Informasi
Alur Pengajuan Keberatan Permintaan informasi
Permohonan PPID memberikan PPID memeriksa Permohonan PPID memberikan Atasan PPID
mengajukan nomor pendaftaran kelengkapan mengajukan nomor pendaftaran memberikan
permintaan tertulis dan mencatat dalam dokumen (3 hari) keberatan tertulis dan mencatat dalam tanggapan tertulis
buku register kepada atasan PPID buku register (30 hari kerja)
Permohonan
Dokumen Lengkap melengkapi Dokumen tidak
(3 hari kerja) lengkap
Mengabulkan Menolak wajib
menyertakan
surat keputusan
pengecualian
Permohonan tidak Selesai informasi
melengkapi (3 hari
kerja)
Pemberitahuan tertulis Surat Keterangan
(10 hari kerja) + dapat Tidak Lengkap
diperpanjang (7 hari kerja)
Diterima Ditolak
Laporan Tahunan 2025 799
Page 369
08 Corporate Governance Sistem Pengelolaan Administrasi Informasi Publik Melaksanakan layanan Informasi Publik yang meliputi proses penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan dan pelayanan Informasi Publik Perseroan merupakan cakupan tanggung jawab dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BTN. Eratnya dukungan teknologi terhadap pengelolaan administrasi Informasi Publik, tecermin dalam bentuk proses administrasi mulai dari registrasi, permohonan informasi, pemberitahuan tertulis, pengajuan keberatan hingga laporan pengelolaan telah terintegrasi secara digital melalui Portal PPID BTN. Portal PPID BTN dapat diakses dan dinavigasi masyarakat dengan mudah dan tanpa biaya. Sarana dan Prasarana Ruang Layanan Informasi publik disiapkan bagi masyarakat yang berkunjung tatap muka dalam rangka memperoleh Informasi Publik di Kantor BTN seluruh Indonesia. Perseroan menyediakan sarana pendukung layanan seperti meja layanan, ruang tunggu, papan informasi digital, serta layanan bagi penyandang disabilitas seperti jalur kursi roda masyarakat akan dilayani oleh Petugas Pelayanan Informasi Publik di Kantor Cabang dan Petugas PPID di Kantor Pusat. Khusus penyandang disabilitas juga akan didampingi dalam mengakses Portal PPID BTN melalui fasilitas yang disediakan. Ditambah lagi, Portal PPID BTN sudah dilengkapi dengan suara, pengaturan warna, huruf dan lainnya. Melalui media sosial resmi seperti Instagram, X, Youtube, Facebook, tiktok, dan sebagainya, Perseroan menghadirkan Informasi Publik terkini dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Aksesibilitas Permohonan Informasi oleh masyarakat dapat diajukan melalui akses terbuka untuk umum yang disediakan oleh Perseroan. 1. Masyarakat dapat langsung datang ke Kantor PPID Pusat di Kantor Pusat Menara BTN Lantai 20 Jalan Gajah Mada Nomor 1 Jakarta Pusat, Ruang Layanan Informasi Publik Menara 2 BTN Jalan H.R. Rasuna Said Nomor 1 Jakarta Selatan, atau ke Kantor Cabang terdekat di daerah pengguna informasi. 2. Informasi juga dapat diminta melalui surat yang dikirimkan ke Kantor PPID Pusat dan/atau Kantor Cabang terdekat. 3. Jika melalui e-mail, maka dapat dikirimkan ke csd@btn.co.id. 4. Bilamana merasa lebih mudah untuk berkomunikasi melalui telepon, maka dapat menghubungi PPID Pusat ke nomor 021-6336789 Ext. 2003. 5. Pesan permintaan informasi juga dapat disampaikan melalui aplikasi Whatsapp ke nomor 0877-7150-0286. 6. Kanal informasi lainnya yang saat ini sangat mudah diakses juga diawasi tindak lanjutnya yaitu Portal PPID BTN https://ppid.btn.co.id. dan/atau melalui aplikasi android BTN PPID yang dapat diunduh melalui smartphone pengguna informasi. 800 Laporan Tahunan 2025
Page 370
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sumber Daya Manusia Masyarakat dapat mengunjungi dan menavigasi
Sesuai dengan struktur organisasi PPID BTN, telah seluruh kebutuhan melalui satu kanal digital.
dipetakan dengan baik sumber daya manusia (SDM) di
Kantor Pusat maupun Kantor Cabang Perseroan seluruh Anggaran
Indonesia, yang juga merupakan pegawai organik Perseroan menyediakan sejumlah anggaran untuk
Perseroan. Terkait hal tersebut, SDM PPID Kantor Pusat mendukung kegiatan layanan Informasi Publik.
BTN berjumlah 3 (tiga) orang pegawai BTN yang berlatar Pada tahun 2025, anggaran disediakan sebesar
belakang kehumasan, sedangkan SDM PPID Kantor Rp468.000.000,- (Empat ratus enam puluh delapan juta
Cabang BTN berjumlah minimal 3 (tiga) orang pegawai rupiah) yang digunakan antara lain untuk dukungan
BTN yang merupakan Kepala Kantor Cabang dan terhadap sarana Ruang Layanan Informasi Publik,
Customer Service Perseroan. Adapun untuk menunjang kegiatan pertemuan/sosialisasi Keterbukaan Informasi
pelaksanaan tanggung jawab dan tugas masing- Publik, pembuatan materi komunikasi seperti video
masing unit, SDM PPID mendapatkan pembelajaran layanan Informasi Publik serta mendukung kegiatan
secara daring, sosialisasi dan internalisasi Keterbukaan yang diselenggarakan bersama Komisi Informasi
Informasi Publik yang diselenggarakan oleh PPID Kantor Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan
Pusat. kesadaran masyarakat terhadap Keterbukaan
Informasi Publik maupun implementasinya di Perseroan.
Portal PPID BTN dan Mobile Apps BTN PPID
Sebagaimana misi PPID BTN yaitu menyediakan Rekapitulasi Layanan Informasi Publik 2025
Informasi Publik dan layanan melalui inovasi digital, Terdapat 52 (lima puluh dua) permohonan Informasi
maka Perseroan melakukan peningkatan fungsi secara Publik kepada Perseroan yang telah direkapitulasi
berkelanjutan terhadap Portal PPID BTN. Pada tahun secara menyeluruh, baik yang dimohonkan melalui
2025, diluncurkan Mobile Apps BTN PPID yang semakin daring (Portal PPID BTN, Mobile Apps BTN PPID, dan
memudahkan Masyarakat dalam mengakses Informasi e-mail) maupun luring (surat dan datang langsung ke
Publik terkait Perseroan. Selain itu, Portal PPID BTN kantor).
telah terintegrasi dengan Website Perseroan sehingga
Informasi
Rerata Waktu
Pemohon Jumlah Pemberian Alasan Penolakan
Diberikan
Informasi Ditolak Diberikan
Sebagian
Individu 52 3 - 49 Data Permohonan Tidak Lengkap
Badan Hukum 0 7 Hari Kerja 0 - - -
Kelompok Orang 0 0 - - -
Pada tahun 2025, terdapat beberapa permohonan informasi yang tidak diberikan karena data pemohon tidak
lengkap. Setelah dilakukan rekapitulasi, dapat disimpulkan bahwa mayoritas pemohon mengajukan Permohonan
Informasi Publik melalui Portal PPID BTN.
Kendala dalam Pelaksanaan Layanan Informasi Publik
Selama Tahun 2025, pelaksanaan Layanan Informasi Publik menghadapi sejumlah kendala yang bersumber dari
faktor internal dan eksternal. Dari sisi internal, masih terdapat perbedaan standar fasilitas dan tata letak layanan di
Kantor Cabang, sehingga kualitas dan kenyamanan layanan informasi publik belum merata. Selain itu, keterbatasan
pemahaman terhadap penanganan kasus tertentu di tingkat Kantor Cabang berpotensi menimbulkan perbedaan
persepsi hingga sengketa layanan.
Dari sisi eksternal, masih terdapat pemohon informasi yang mengajukan permintaan atas informasi yang telah
disampaikan melalui berbagai kanal resmi Perseroan. Kondisi ini memerlukan peran aktif petugas layanan untuk
tetap memberikan penjelasan secara berkelanjutan guna meningkatkan literasi informasi publik.
Rekomendasi dan Rencana Tindak Lanjut untuk Layanan Informasi Publik
Sebagai upaya peningkatan kualitas dan konsistensi pelaksanaan Layanan Informasi Publik, PPID menetapkan
sejumlah rekomendasi dan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun 2026,
dengan memperhatikan kendala dan tantangan yang dihadapi sebelumnya, antara lain:
Laporan Tahunan 2025 801
Page 371
08 Corporate Governance
1. Melanjutkan peningkatan sarana dan prasarana Kedudukan Fungsi Audit Intern dalam Struktur
Layanan Informasi Publik di Kantor Cabang, termasuk Organisasi
pemenuhan aspek aksesibilitas bagi penyandang
disabilitas, guna mewujudkan pengalaman layanan Kedudukan Internal Audit Division (IAD) sebagai
yang setara dan nyaman, serta terintegrasi dengan pelaksana fungsi audit internal berada di bawah
konsep layanan digital. supervisi Direktur Utama sebagaimana telah ditetapkan
2. Mengoptimalkan pengembangan dan pemanfaatan berdasarkan Petunjuk Teknis No.PT.3-A.6 sebagaimana
Portal PPID BTN dan aplikasi mobile BTN PPID, disertai diubah terakhir pada tanggal 3 September 2025 tentang
dengan penguatan sosialisasi kepada masyarakat, Struktur Organisasi Kantor Pusat, Kantor Wilayah, dan
untuk memperluas akses layanan informasi publik Kantor Cabang. Selain itu, kedudukan fungsi audit
dan mengurangi permintaan informasi yang bersifat internal juga dijelaskan dalam Piagam Audit Intern
berulang. yang diatur dalam Kebijakan Khusus No.KK.7-A tanggal
3. Meningkatkan kompetensi dan pemahaman 27 April 2023 sebagaimana diubah terakhir pada
Petugas Layanan Informasi Publik di Kantor Cabang tanggal 31 Oktober 2023, pada Bab II Struktur dan
melalui sosialisasi dan pelatihan berkelanjutan, Kedudukan IAD yaitu:
khususnya terkait penerapan Keterbukaan Informasi 1. Butir 1 disebutkan bahwa Internal Audit Division (IAD)
Publik dan penanganan kasus serta potensi merupakan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dalam
sengketa informasi. organisasi Perseroan yang kedudukannya langsung
4. Memperkuat partisipasi aktif Perseroan dalam di bawah Direktur Utama.
kegiatan yang berkaitan dengan Keterbukaan 2. Butir 2 disebutkan bahwa IAD sebagaimana
Informasi Publik, baik yang diselenggarakan secara dimaksud dalam butir 1 dipimpin oleh seorang
internal maupun oleh lembaga berwenang, sebagai Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung
upaya peningkatan kualitas tata kelola informasi. kepada Direktur Utama.
5. Melakukan pengkinian peraturan dan kebijakan 3. Butir 3 disebutkan bahwa Kepala IAD sebagaimana
internal secara responsif dan berkelanjutan agar dimaksud dalam butir 2 diangkat dan diberhentikan
senantiasa selaras dengan ketentuan regulator, oleh Direktur Utama setelah mendapat persetujuan
guna memastikan kepastian hukum dan kualitas dari Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan
layanan Informasi Publik yang optimal bagi rekomendasi Komite Audit dan dilaporkan kepada
masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan.
Fungsi Audit Internal Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan
Kepala Internal Audit Division
Fungsi audit internal merupakan strategic business
partner bagi manajemen dalam mengoptimalkan Pihak yang terlibat dalam proses pengangkatan
implementasi GCG Perseroan, manajemen atau pemberhentian Kepala Internal Audit Division
(pengelolaan) risiko dan memberikan assurance adalah Direktur Utama, Dewan Komisaris, dan Otoritas
serta masukan secara independen dan objektif terkait Jasa Keuangan sebagai regulator. Secara garis
pengendalian internal Perseroan. Fungsi audit internal besar, proses pengangkatan atau pemberhentian
dijalankan oleh Internal Audit Division (IAD) melalui yang menggambarkan keterlibatan beberapa pihak
proses evaluasi berdasarkan risk based audit secara dimaksud adalah sebagai berikut:
objektif dan jasa konsultasi terutama yang menyangkut 1. Direksi melakukan fit and proper test kepada calon
peningkatan dan penyempurnaan risk management, Kepala Internal Audit Division.
control dan governance processes. Fungsi tersebut 2. Direktur Utama menyampaikan permohonan
dilakukan melalui pendekatan yang proaktif, antusias persetujuan pengangkatan/pemberhentian Kepala
dan dinamis, berkomunikasi secara efektif, berorientasi Internal Audit Division kepada Dewan Komisaris.
pada bisnis dan stakeholders, pemahaman terhadap 3. Dewan Komisaris menyetujui atau tidak menyetujui
pokok permasalahan (root of the problem) dan area pengangkatan/pemberhentian Kepala Internal
yang memiliki risiko tinggi, penekanan temuan pada Audit Division.
kualitas, serta merekomendasikan penyelesaian yang 4. Dewan Komisaris dan Direktur Utama menyampaikan
praktis dan workable. laporan pengangkatan/pemberhentian kepala
Internal Audit Division kepada Otoritas Jasa
Keuangan sebagai regulator.
802 Laporan Tahunan 2025
Page 372
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Struktur Organisasi Internal Audit Division
Internal Audit
(IAD)
Secretary
Deputy Internal
Audit
Fraud Audit Planning, Reporting, IT & Digital IT & Digital IT & Digital
Investigation & Quality System Counterparty & Planning &
General Audit Operations Security
Whistleblowing Assurance Development & Documentation Development
system Audit Audit Audit Audit
Policy
Quality Audit External Audit IT & Digital IT & Digital Security
General Whistleblowing
Assurance Planning Reporting Planning & Operations & Operations &
Conventional System
Internal & System Monitoring & Development Infrastructure Governance
Audit Coordinator Audit Development Audit Audit
Counterparty Audit
General Fraud Quality Audit Policy Internal Audit
Reporting, IT & Digital Data
Sharia Investigation Assurance & Procedure
Monitoring & Advisory Analytics
Audit Audit ISO Audit Development
Documentation
Audit
Ikhtisar
Lintas Divisi
& Root Cause
Analyst
Profil Kepala Audit Internal
Hendratno Tri Wibowo
Internal Audit Division Head
Warga Negara Indonesia,
Surakarta, 24 Mei 1974
berusia 51 Tahun per Desember 2025,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan
• Auditor/Investigator Badan Pemeriksa Keuangan RI
• Diploma (D3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
(1995-2010)
(1995)
• Fraud Risk Management Division Head, Bank Permata Tbk
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Indonesia (1998)
(2011-2020)
• Magister (S2) Akuntansi dari The University of Queensland,
• Post Mortem & Forensic Audit (Special Audit) Division Head,
Australia (2003)
Bank Exim Indonesia (2020-2021)
• Internal Audit Division Head, BTN (2021- sekarang)
Sertifikasi
• Certified Internal Audit Executive (CIAE) Dasar Hukum Pengangkatan
• Qualified Internal Auditor (QIA) • Surat Keputusan Direksi No. 642/DIR/2021 tanggal 26 Juli 2021
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 (Jenjang 6) – Lembaga tentang Kepala Satuan Kerja Audit Internal PT Bank Tabungan
Sertifikasi Profesi Perbankan Negara (Persero) Tbk.
• Surat Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara
No. 60/KOM/BTN/V/2021 tanggal 05 Mei 2021 perihal
Persetujuan Usulan Pengangkatan Kepala Internal Audit
Division/Kepala Satuan Kerja Audit Internal (SKAI).
Laporan Tahunan 2025 803
Page 373
08 Corporate Governance
Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) 6. Menguji dan melakukan evaluasi atas efektivitas
pelaksanaan sistem pengendalian intern,
Internal Audit Division telah dilengkapi Pedoman manajemen risiko, dan proses tata kelola
Kerja yang disebut dengan Internal Audit Charter perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-
(Piagam Audit) yang telah disusun sejak tahun 2002 undangan dan kebijakan Perseroan.
kemudian dimutakhirkan dan ditetapkan terakhir 7 . Melakukan pemeriksaan, penilaian atas efisiensi
berdasarkan Kebijakan Khusus No.KK.7-A tanggal dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
27 April 2023 sebagaimana diubah terakhir pada tanggal operasional, sumber daya manusia, pemasaran,
31 Oktober 2023 tentang Piagam Audit Intern. Internal teknologi informasi dan kegiatan lainnya.
Audit Charter juga menjadi dasar keberadaan, 8. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan
pelaksanaan tugas-tugas dan tanggung jawab laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan
pengawasan bagi IAD. Oleh karena itu, Internal Audit Komisaris.
Charter disosialisasikan kepada seluruh karyawan 9. Memantau, menganalisis, dan melaporkan
dan pihak terkait lainnya untuk mendorong efektivitas pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah
pelaksanaan fungsi audit internal. Isi dari Internal Audit disarankan.
Charter adalah sebagai berikut: 10. Bekerja sama dengan Komite Audit.
1. Misi Internal Audit Division 11. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu
2. Struktur dan Kedudukan Internal Audit Division kegiatan audit internal yang dilakukannya.
3. Ruang Lingkup 12. Melakukan pemeriksaan (audit) khusus apabila
4. Tugas & Tanggung Jawab serta Wewenang diperlukan.
5. Independensi, Objektivitas serta Larangan
Perangkapan Tugas dan Jabatan Auditor Intern Kewenangan Internal Audit
6. Kode Etik dan Persyaratan Auditor Intern
7. Penggunaan Jasa Pihak Ekstern dalam Pelaksanaan Untuk dapat melaksanakan misi, fungsi dan tugas audit,
Audit Intern maka IAD mempunyai wewenang paling sedikit sebagai
8. Hubungan Internal Audit Division dengan Auditor berikut:
Ekstern atau Ahli Hukum 1. Mengakses seluruh informasi, data dan termasuk
9. Lain-lain di dalamnya namun tidak terbatas pada data
karyawan dan sumber daya serta hal-hal lain yang
Tugas dan Tanggung Jawab Internal Audit dianggap perlu terkait dengan tugas dan fungsinya.
2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan
Internal Audit Division membantu tugas Direktur Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan/atau
Utama dan Dewan Komisaris serta seluruh tingkatan Dewan Pengawas Syariah serta anggota dari Direksi,
manajemen dalam memastikan kecukupan sistem Dewan Komisaris, Komite Audit dan/atau Dewan
pengendalian intern Perseroan dan memberikan Pengawas Syariah.
saran-saran yang strategis dan konstruktif terhadap 3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil
pengelolaan Perseroan dalam kerangka penerapan dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan/
tata kelola Perseroan yang baik dan sehat dengan atau Dewan Pengawas Syariah sehubungan dengan
tugas-tugas sebagai berikut: pelaksanaan tugas dan fungsinya.
1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan 4. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan
Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan auditor ekstern.
cara menjabarkan secara operasional baik 5. Mengikuti rapat yang bersifat strategis.
perencanaan, pelaksanaan maupun pemantauan
hasil audit. Komposisi Personil Internal Audit Division
2. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan,
akuntansi, operasional dan kegiatan lainnya Perseroan sangat memperhatikan kecukupan komposisi
melalui audit secara on-site dan pemantauan personil Internal Audit Division dalam menunjang
secara off-site, termasuk melakukan audit pelaksanaan tugasnya baik dari segi jumlah kualifikasi
manajemen terhadap seluruh unit kerja Perseroan. jabatan hingga kompetensi. Personel Internal Audit
3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk Division posisi Desember 2025 berjumlah 67 (enam
memperbaiki dan meningkatkan efisiensi puluh tujuh) orang yang dipimpin oleh 1 (satu) orang
penggunaan sumber daya dan dana. Kepala Divisi, 33 (tiga puluh tiga) orang pada General
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang Audit Department, 4 (empat) orang pada Fraud
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada Investigation & Whistleblowing System Department, 6
semua tingkatan manajemen. (enam) orang pada Quality Assurance Department, 5
5. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal (lima) orang pada Audit Planning, System Development
Tahunan dan alokasi anggaran untuk pelaksanaan & Policy Department, 7 (tujuh) orang pada Reporting,
fungsi audit intern.
804 Laporan Tahunan 2025
Page 374
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Counterparty & Documentation Audit Department, 4 (empat) orang pada IT & Digital Planning & Development Audit
Department, 4 (empat) orang pada IT & Digital Operations Audit Department, serta 3 (tiga) orang pada IT & Digital
Security Audit Department.
Berikut komposisi personil Internal Audit Division berdasarkan pendidikan sebagai berikut:
25 1 3 3 20 17 5 5 4 7 1 6 4 1 1 1 1 1 5 5 11 11 1 1 5 3 1 6 7 2 1 1
20
15
10
5
0
D3 Manajemen
S1 Administrasi
S1 Akuntansi
S1 Ekonomi Pembangunan
S1 Hukum
S1 Keuangan
S1 Manajemen
S1 Matematika
S1 Perikanan
S1 Pertanian
S1 Teknik
S1 TI & Sistem Informasi
S2 Ekonomi Syariah
S2 Akuntansi
S2 Hukum
S2 Manajemen
S2 TI & Ilmu Komputer
S2 STEM Education
2024 2025
Program Peningkatan Kompetensi Internal Audit Division
Setiap Personil IAD difasilitasi dan didorong untuk mengembangkan kompetensinya dalam menunjang pelaksanaan
fungsi audit internal. Pengembangan kompetensi dilakukan di antaranya dengan cara knowledge sharing, program
sertifikasi, pendidikan dan pelatihan, workshop serta seminar. Sepanjang tahun 2025, pengembangan kompetensi
yang telah dilakukan dalam bentuk pelatihan baik internal maupun eksternal antara lain sebagai berikut:
Tabel Pengembangan Kompetensi Personil Internal Audit Division
Fasilitator/ Tanggal Jumlah
No Nama Pendidikan/Pelatihan
Narasumber Pelaksanaan Peserta
SERTIFIKASI
1 Uji Kompetensi Sertifikasi Certified Lembaga Pengembangan Fraud 20, 22 Januari 2025 2
Forensic Auditor (CFrA) Auditing (LPFA)
2 Pelatihan Sertifikasi Qualified Internal Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 20 Januari - 05 1
Auditor (QIA) - Dasar Februari 2025
3 Pelatihan Sertifikasi Qualified Internal Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 20 Januari - 05 12
Auditor (QIA) - Lanjutan Februari 2025
4 Pelatihan Sertifikasi Qualified Internal Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 20 Januari - 03 6
Auditor (QIA) - Manajerial Februari 2025
5 Pembekalan dan Uji Kompetensi Bank BTN & LSP LSPP 07, 10, 14 Februari 1
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan 2025
Jenjang Kualifikasi 5
6 Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Bank BTN 17-18 Maret 2025 2
Perbankan Jenjang Kualifikasi 4
Laporan Tahunan 2025 805
Page 375
08 Corporate Governance
Fasilitator/ Tanggal Jumlah
No Nama Pendidikan/Pelatihan
Narasumber Pelaksanaan Peserta
7 Pelatihan Sertifikasi Qualified Internal Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 02-17 Juni 2025 1
Auditor (QIA) - Dasar
8 Pelatihan Sertifikasi Certified Internal Badan Pengawasan Keuangan dan 30 Juni - 11 Juli 2025, 2
Audit Executive (CIAE) Pembangunan (BPKP) 14-18 Juli 2025
9 Pelatihan Sertifikasi Certified Fraud Association of Certified Fraud Examiner 04-08 Agustus 2025 1
Examiner (CFE) (ACFE)
10 Pembekalan & Uji Kompetensi Sertifikasi Bank BTN & LSP LSPP 25-26 Agustus 2025, 7
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 14 Februari 2025
Kualifikasi 4
11 Reviu Persiapan dan Uji Kompetensi Asosiasi Auditor Forensik Indonesia 28-30 Oktober 2025, 1
Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (CFrA) (AAFI) 01-02 November 2025
12 Pembekalan dan Uji Kompetensi Bank BTN & LSP LSPP 11, 19 November 2025 4
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
Jenjang Kualifikasi 4
PELATIHAN DAN WORKSHOP
1 Pelatihan Refreshment Proses Bisnis BTN Bank BTN 07-20 Januari 2025 74
2 Pelatihan IT Change & Release PT Cynnex Integrasi Solusi 06, 08, 09 Januari 10
Management 2025
3 Pelatihan NIST Cybersecurity Framework PT Cynnex Integrasi Solusi 10, 13, 14 Januari 2025 11
4 Sharing Session IT Bank BTN 15, 16 Januari 2025 11
5 Pelatihan Pra Purnabakti Tahun 2025 - Bank BTN 18, 23, 24 Januari 1
Batch 1 2025
6 Pelatihan Mastering Excellent Public Talk Inc 05 Februari 2025 20
Speaking Skills for Auditors
7 Pelatihan "Umum" Internal Control over KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (PwC) 06-07 Februari 2025 25
Financial Reporting (ICoFR)
8 Expert Sharing Session dengan Tema Pandu Patria Sjahrir 07 Februari 2025 1
Values Creation: Win The Market with
Digital Leadership and Customer
Centricity
9 Pelatihan Perlindungan Data Pribadi PT Cynnex Integrasi Solusi 10, 11 Februari 2025 11
10 Pelatihan Identifikasi Titik-Titik Kritis Lembaga Pengembangan Fraud 10, 11 Februari 2025 15
Kecurangan (Fraud) Pengadaan Barang/ Auditing (LPFA)
Jasa dan Supply Chain Management
Sektor Korporasi
11 Pelatihan "Khusus" Internal Control over KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (PwC) 12 Februari 2025 14
Financial Reporting (ICoFR)
12 Pelatihan Fundamentals of Treasury Alta Perfecto 13, 14 Februari 2025 15
Operations from Audit Perspective
13 Pelatihan Fundamental of Trade Finance Alta Perfecto 17, 18 Februari 2025 15
from Audit Perspective
14 Pelatihan Internal Control over Financial Kementerian BUMN 18, 19 Februari 2025 3
Reporting (ICoFR)
15 Pelatihan Refreshment Penerapan Pusat Pendidikan dan Pelatihan 19 Februari 2025 1
Program APU, PPT, dan PPPSPM (Pusdiklat) APUPPT
16 Workshop Data Analytics: Advance OJK Institute 26, 27 Februari 2025 1
Financial Analytics
17 Workshop "Melirik dan Memelihara LPPSP Universitas Indonesia 13-14 Maret 2025 2
Whistleblower: Menuju Mekanisme Anti
Fraud yang Efektif"
806 Laporan Tahunan 2025
Page 376
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Fasilitator/ Tanggal Jumlah
No Nama Pendidikan/Pelatihan
Narasumber Pelaksanaan Peserta
18 Pendidikan Dasar Perbankan Syariah Lembaga Pengembangan Perbankan 19-20 Maret 2025 3
(PDPS) Indonesia (LPPI)
19 Pelatihan Powerpoint Presentation Skill PT Artistik Salindia Lima 21-22 April 2025 1
Design and Data Storytelling Using
Powerpoint
20 Workshop Digital Forensic di Sektor Jasa OJK Institute 28-30 April 2025 1
Keuangan
21 Forum Leadership BTN 2025 Bank BTN 16 Mei 2025 1
22 Pelatihan Fraud Auditing 2 Lembaga Pengembangan Fraud 20-23 Mei 2025 1
Auditing (LPFA)
23 Kegiatan BSE Masterclass "Global Trade BUMN School of Excellence (BSE) 28 Mei 2025 1
Tensions: Turning Crisis into Opportunity"
24 Pelatihan Audit Intern Perbankan Syariah IAIB dan Muamalat Institute 11 Juni 2025 10
25 Pelatihan Penyusunan Matrix RACI pada Lembaga Pendidikan Perbankan 16 Juni 2025 2
Peraturan Internal Indonesia (LPPI)
26 Pelatihan Investigasi KPK RI KPK RI dan FKSPI 23-26 Juni 2025 3
27 National Anti Fraud Conference (NAFC) Association of Certified Fraud Examiners 25-26 Juni 2025 3
2025 (ACFE)
28 Konferensi Audit Internal (KAI) dan Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 02-04 Juli 2025 3
Musyawarah Nasional (Munas) FKSPI
29 Pelatihan Pra Purnabakti Tahun 2025 - Bank BTN 12-13 Juli 2025 1
Batch 2
30 Pelatihan Dasar Perbankan Syariah Lembaga Pengembangan Perbankan 23-24 Juli 2025 4
(PDPS) Indonesia (LPPI)
31 Workshop Quality Assessment Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 28-29 Juli 2025 3
"Evaluating Internal Audit Effectiveness"
32 IIA National Conference Institute of Internal Auditors (IIA) 27-28 Agustus 2025 4
33 Pelatihan Secretary Excellence Program: PT Trikata Esa Karsa (Talk Inc) 12-13 September 2025 1
Membangun Interpersonal Skills for
Secretary
34 Webinar OJK "Peran Digital Forensik OJK Institute 16 Oktober 2025 5
dalam Penanganan dan Pengungkapan
Kejahatan Keuangan"
35 Pelatihan Business Acumen Bpk. Ryan Kiryanto (Komisaris 17 Oktober 2025 3
Independen Bank DKI)
36 Pelatihan Business Acumen for Strategic Bpk, Yudo Anggoro (Director of Center 04 November 2025 2
Allignment for Policy and Public Management SBM
ITB)
37 Expert Tallk Session "Human Capital Bpk. Agus Dwi Handaya (Managing 7 November 2025 11
as a Catalyst for Sustainable Business Director Human Capital HO Danantara)
Growth"
38 Pelatihan ESG & GRC dan Data Analytic Bpk. Jerry Marmen (Komisaris Utama 10 November 2025 3
Kookmin Bank) dan Bpk. Lucky Herviana
(Chief Digital Transformation Officer PT
CRIF Lembaga Informasi Keuangan)
39 Pelatihan Digital Business Bpk. Dr. Sahat Hutajulu (Lecturer at SBM 11 November 2025 2
Transformation ITB)
40 Pelatihan Macroecomics Outlook & Bpk. Mulya Amri (Executive Director of 18 November 2025 2
Strategic Impact Kadin Indonesia)
Laporan Tahunan 2025 807
Page 377
08 Corporate Governance
Sertifikasi Profesi Personil Internal Audit Division
Secara keseluruhan jumlah sertifikasi personil Internal Audit Division posisi Desember 2025 sebagai berikut:
Jumlah Sertifikasi
66 66 54 46 7 3 2 1 4 4 1 1 3 2 2 1 2 2 3 2 5 3
80
70
60
50
40
30
20
10
0
SMR
QIA
CFRA
CA
CIAE
CFE
CISA
COF
ISO 37001:2016
ISO 9001:2015
ITIL
2024 2025
Keterangan:
SMR (Sertifikasi Manajemen Risiko), QIA (Qualified Internal Auditor), CFrA (Certified Forensic Auditor), CA (Chartered Accountant), CIAE (Certified Internal Audit
Executive), CFE (Certified Fraud Examiner), CISA (Certified Information System Auditor) COF (Certified Oxygen Forensic), ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen
Anti Penyuapan), ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ITIL Foundation Certificate in IT Service Management.
Di samping pengembangan Personel IAD dilakukan 2. Objektivitas
melalui pendidikan dan pelatihan sertifikasi profesi a. Tidak boleh berpartisipasi dalam kegiatan
serta kompetensi keahlian, IAD juga turut partisipasi atau hubungan apapun yang dapat, atau
baik sebagai anggota dalam Asosiasi Organisasi Profesi patut diduga dapat, menghalangi penilaian
Auditor Intern seperti The Institute of Internal Auditors Auditor Intern yang adil. Termasuk dalam hal
(The IIA), Association Certified Fraud Examiner (ACFE) ini adalah kegiatan atau hubungan apapun
Chapter Indonesia dan lainnya. yang mengakibatkan timbulnya pertentangan
kepentingan dengan organisasi.
Kode Etik Auditor b. Tidak boleh menerima apapun yang dapat, atau
patut diduga dapat mengganggu pertimbangan
Kode Etik Audit Intern adalah norma dan asas mengenai profesionalnya.
kepatutan dan kepantasan yang wajib dipatuhi c. Harus mengungkapkan semua fakta material
dan dilaksanakan oleh auditor intern, yang paling yang diketahuinya, yang jika tidak diungkapkan
sedikit mencakup kode etik pelaksanaan audit intern dapat mendistorsi laporan atas kegiatan yang
sebagaimana ditetapkan oleh asosiasi profesi audit sedang di-review.
intern sebagai berikut: 3. Kerahasiaan
1. Integritas a. Harus berhati-hati dalam menggunakan dan
a. Harus melaksanakan pekerjaannya secara jujur, menjaga informasi yang diperoleh selama
hati-hati, bertanggung jawab, dan teliti. melaksanakan tugasnya.
b. Harus mematuhi aturan hukum dan b. Tidak boleh menggunakan informasi untuk
mengungkapkan segala hal yang diharapkan memperoleh keuntungan pribadi, atau dalam
oleh ketentuan hukum maupun profesi. cara apapun yang bertentangan dengan hukum
c. Tidak terlibat dalam kegiatan ilegal atau atau merugikan tujuan organisasi yang sah dan
melakukan kegiatan yang dapat mendiskreditkan etis.
profesi audit intern atau organisasi. 4. Kompetensi
d. Harus menghormati dan mendukung tujuan a. Hanya terlibat dalam pelaksanaan audit yang
organisasi yang sah dan etis. memerlukan pengetahuan, kecakapan dan
pengalaman yang dimilikinya.
808 Laporan Tahunan 2025
Page 378
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
b. Melaksanakan audit sesuai dengan Standar RENCANA KERJA AUDIT INTERNAL
Profesional Audit Intern.
c. Harus senantiasa meningkatkan keahlian, Rencana Kerja Internal Audit Division dijabarkan dalam
keefektifan dan kualitasnya secara berkelanjutan. buku Annual Audit Plan dengan periode kerja selama
1 tahun. Rencana Kerja Audit Tahunan (Annual Audit
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Internal Plan) tahun 2025 telah disetujui oleh Direktur Utama
Audit Tahun 2025 melalui memo No.179/M/IAD/APSP/XII/2024 tanggal
18 Desember 2024 dan Dewan Komisaris melalui Surat
Pada tahun 2025, Internal Audit Division (IAD) telah No.33/KOM/BTN/II/2025 tanggal 19 Februari 2025
menyusun rencana atau program kerja audit dan sebagaimana diubah terakhir sesuai persetujuan Direktur
melaksanakan kegiatan audit sesuai dengan rencana Utama pada Memo IAD No.109/M/IAD/APSP/X/2025
yang telah disusun. Rencana program kerja tersebut tanggal 23 Oktober 2025 dan Dewan Komisaris
meliputi sifat dan ruang lingkup audit, penilaian risiko melalui Surat No.215/KOM/BTN/XII/2025 tanggal
(risk assessment), susunan dan jumlah personil tim 22 Desember 2025 perihal Persetujuan Perubahan
audit, standar hari kerja efektif audit, kebutuhan jumlah Annual Audit Plan (AAP) Tahun 2025.
personil dan kualifikasi jabatan personil IAD, serta
pengembangan personil IAD. Rencana kerja audit tahun 2025 secara umum adalah
sebagai berikut:
Tabel Program Kerja Audit Internal
Jumlah Perubahan
Objek Audit Keterangan
2025 2024 +/- %
A. Audit Umum 71 72 -1 -1,38
B. Audit ICT 20 18 2 -11,11
C. Audit Khusus 0 0 0 0 Tidak terdapat perencanaan terjadwal untuk
pelaksanaan audit khusus/investigasi untuk tahun
2025, akan mengikuti penugasan dari stakeholders
dan whistleblowing system.
D. Audit Mutu 27 31 -4 -12,90
Jumlah Objek Audit 118 121
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA INTERNAL AUDIT DIVISION
Selama periode Januari s.d. Desember 2025 Internal Audit Division telah melaksanakan kegiatan audit dengan objek
audit yang mencakup:
A. Audit Umum (General Audit) yang terdiri atas:
1. Audit Operasional terhadap jaringan kantor (KC, KC Syariah dan Kantor Wilayah).
2. Audit Tematik yang difokuskan pada tema tertentu, terutama terkait dengan fungsi Divisi dalam memberikan
dukungan terhadap pencapaian tujuan dan sasaran Perseroan.
3. Audit Mandatory berdasarkan ketentuan yang diterbitkan regulator.
B. Audit Information and Communication Technology (ICT) yang terdiri atas:
1. Audit Operasional terhadap fungsi IT pada lini pertama yaitu planning, operation, dan secure.
2. Audit Tematik yang difokuskan pada tema tertentu, terutama terkait dengan fungsi dan peran IT dalam
memberikan dukungan terhadap pencapaian tujuan dan sasaran Perseroan.
3. Audit Mandatory berdasarkan ketentuan yang diterbitkan regulator.
C. Audit Khusus terhadap dugaan kecurangan atau tujuan tertentu.
D. Audit Mutu terhadap unit kerja pada Internal Audit Division sesuai dengan Standar Profesional Audit Intern dan ISO
9001:2015 (Standar Manajemen Mutu).
Laporan Tahunan 2025 809
Page 379
08 Corporate Governance
Berikut adalah rincian pelaksanaan audit selama periode Januari s.d. Desember 2025:
Tabel Realisasi Program Kerja Audit Internal
No Keterangan Target Realisasi % Penc.
A Audit Umum 71 71 100,00%
B Audit ICT 20 20 100,00%
C Audit Khusus 0 8 100,00%
D Audit Mutu 27 28 103,70%
TOTAL 118 118 107,63%
Kegiatan audit selama periode Januari s.d. Desember 2025 menghasilkan temuan audit sebanyak 847 temuan
sebagaimana disajikan pada grafik temuan audit selama 5 (lima) tahun terakhir berikut:
Jumlah Temuan
2817 1588 1027 659 847
3000
2500
2000
1500
1000
500
0
2021 2022 2023 2024 2025
MONITORING TINDAK LANJUT HASIL AUDIT
Tindak lanjut atas temuan audit dilaksanakan oleh auditee. Hasil pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan kepada
Kepala IAD dan kemudian dievaluasi untuk melihat apakah tindak lanjut tersebut sudah sesuai dengan komitmen
auditee. Untuk tindak lanjut yang sudah tuntas akan dinyatakan “selesai ditindaklanjuti” dan diinformasikan kepada
auditee dan Direksi. Adapun bagi tindak lanjut yang belum selesai dan masih berstatus “pending item” diminta untuk
diselesaikan oleh auditee dengan penjelasan yang diperlukan dan akan dilaporkan oleh Kepala IAD kepada Direksi.
Sampai dengan Desember 2025, telah dilakukan tindak lanjut temuan audit baik dari hasil audit pada tahun 2022,
2023, 2024, dan 2025 dengan resume tindak lanjut audit disajikan pada tabel berikut:
810 Laporan Tahunan 2025
Page 380
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Tindak Lanjut Hasil Audit Sesuai Tanggal Jatuh Tempo Penyelesaian
Selesai Belum Selesai
%
Jumlah Penyelesaian
No Hasil Audit Belum Telah
Komitmen Komitmen
Jumlah % Jatuh Jatuh
Jatuh Tempo
Tempo Tempo
1 2 3 4 5=4/3 6 7 8=4/(4+7)
I INTERNAL AUDIT DIVISION
I.1 Tahun 2025
General Audit KC 352 344 97,73% 6 2 99,42%
General Audit KC Syariah 110 110 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan Kantor Wilayah 247 67 27,13% 179 1 98,53%
Audit ICT 138 109 78,99% 29 0 100,00%
Sub Total 847 630 74,38% 214 3 99,53%
I.2 Tahun 2024
General Audit KC 358 358 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 109 109 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan Kantor Wilayah 133 133 100,00% 0 0 100,00%
Audit ICT 81 81 100,00% 0 0 100,00%
Sub Total 681 681 100,00% 0 0 100,00%
I.3 Tahun 2023
General Audit KC 558 558 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 169 169 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan Kantor Wilayah 162 162 100,00% 0 0 100,00%
Audit ICT 138 138 100,00% 0 0 100,00%
Sub Total 1027 1027 100,00% 0 0 100,00%
I.4 Tahun 2022
General Audit KC 908 908 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 217 217 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan Kantor Wilayah 337 337 100,00% 0 0 100,00%
Audit ICT 134 134 100,00% 0 0 100,00%
Sub Total 1596 1596 100,00% 0 0 100,00%
Total Komitmen Internal 4151 3934 94,77% 214 3 99,92%
II KOMITMEN EKSTERNAL
II.1 Otoritas Jasa Keuangan
KHP Umum Pemeriksaan OJK Tahun 2022 203 203 100,00% 0 0 100,00%
KHP Umum Pemeriksaan OJK Tahun 2023 246 246 100,00% 0 0 100,00%
KHP Umum Pemeriksaan OJK Tahun 2024 446 444 99,55% 2 0 100,00%
KHP Umum Pemeriksaan OJK Tahun 2025 205 68 33,17% 137 0 100,00%
Total Komitmen OJK 1100 961 87,36% 139 0 100,00%
Laporan Tahunan 2025 811
Page 381
08 Corporate Governance
Selesai Belum Selesai
%
Jumlah Penyelesaian
No Hasil Audit Belum Telah
Komitmen Komitmen
Jumlah % Jatuh Jatuh
Jatuh Tempo
Tempo Tempo
1 2 3 4 5=4/3 6 7 8=4/(4+7)
II.2 Bank Indonesia
KHP Tematik LBUT Tahun 2022 52 52 100,00% 0 0 100,00%
KHP Sistem Pembayaran Tahun 2025 77 36 46,75% 41 0 100,00%
Total Komitmen BI 129 88 68,22% 41 0 100,00%
II.3 Badan Pemeriksa Keuangan RI
LHP SBK dan SBUM Tahun 2022 52 42 80,77% 0 10 80,77%
LHP Pengelolaan Kredit Komersial, Investasi 137 12 8,76% 125 0 100,00%
dan Operasional Tahun 2023
LHP SBK dan SBUM Tahun 2024 7 0 0,00% 7 0 100,00%
LHP Pendapatan dan Biaya Tahun 2024 54 0 0,00% 54 0 100,00%
Total Komitmen BPK RI 250 54 21,60% 186 10 84,38%
II.4 Badan Pengawasan Keuangan dan
Pembangunan RI
Penempatan Dana PEN 2022 3 3 100,00% 0 0 100,00%
Reviu Bansos PKH, Program Sembako dan 3 3 100,00% 0 0 100,00%
BLT Tahun 2022
Reviu P3DN Dalam Rangka BBI Tahun 2022 16 16 100,00% 0 0 100,00%
Reviu Bansos PKH dan Sembako Tahun 2019 2 2 100,00% 0 0 100,00%
s.d 2022
Evaluasi Akuntabilitas Kinerja dan Keuangan 9 7 77,78% 2 0 100,00%
Tahun 2024
Total Komitmen BPKP RI 33 31 93,94% 2 0 100,00%
II.5 Kantor Akuntan Publik
Management Letter atas Lapkeu Interim 30 65 65 100,00% 0 0 100,00%
Juni 2022
Management Letter atas Lapkeu posisi 31 72 72 100,00% 0 0 100,00%
Desember 2022
Management Letter atas Lapkeu posisi 31 80 80 100,00% 0 0 100,00%
Desember 2023
Management Letter atas Lapkeu posisi 31 104 104 100,00% 0 0 100,00%
Desember 2024
Management Letter atas Lapkeu Interim 30 62 54 87,10% 8 0 100,00%
Juni 2025
Total Komitmen KAP 383 375 97,91% 8 0 100,00%
II.6 PWC
Jasa Kaji Ulang Fungsi Audit Internal Tahun 17 17 100,00% 0 0 100,00%
2023
Total Komitmen PWC 17 17 100,00% 0 0 100,00%
Total Komitmen Eksternal 1912 1526 79,81% 376 10 99,35%
Total Komitmen Audit Internal dan 6063 5460 90,05% 590 13 99,76%
Eksternal
812 Laporan Tahunan 2025
Page 382
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PELAKSANAAN RAPAT INTERNAL AUDIT DIVISION DENGAN DIREKSI DAN KOMITE AUDIT
Mengacu pada Internal Audit Chartered (Piagam Audit Intern), internal audit division memiliki wewenang mengadakan
rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit sehubungan dengan
pelaksanaan tugas dan fungsinya. Selama tahun 2025, telah diselenggarakan rapat Direksi maupun Dewan Komisaris
yang melibatkan internal audit division dengan berbagai agenda pembahasan sebagaimana diuraikan pada tabel
berikut:
Pelaksanaan Rapat Internal Audit Division dengan Direksi
No Tanggal Renaming Agenda
1 04 Februari 2025 Kick Off Penyempurnaan Kebijakan Standar Pengelolaan TAD
2 10 Februari 2025 Kick Off Meeting Implementasi RJPP 2025-2029 dan GRC Roadmap 2025-2029
3 21 Februari 2025 Rapat Kerja Direktorat
4 27 Februari 2025 Pembahasan POJK Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan
Induk Konglomerasi Keuangan
5 29 April 2025 Town Hall Meeting tentang Arahan Direksi terkait Peningkatan Kinerja 2025
6 03 Juli 2025 Business Review Tahun 2025
7 08 Agustus 2025 Operational Risk Forum
8 02 Oktober 2025 Human Capital Summit 2025
Pelaksanaan Rapat Internal Audit Division dengan Dewan Komisaris / Komite Audit
No Tanggal Agenda
1 09 Januari 2025 Pembahasan Annual Audit Plan Tahun 2025
2 03 Februari 2025 Pembahasan Hasil Audit Ekstern
3 06 Februari 2025 Closing Meeting Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2024
4 17 Februari 2025 Pembahasan Laporan Kegiatan IAD s.d Triwulan IV 2024
5 10 Maret 2025 Management Letter Tahun Buku 2024
6 07 Mei 2025 Pembahasan Laporan Kegiatan IAD Triwulan I 2025
7 13 Juni 2025 Pembahasan Strategi Anti Fraud dan Investigasi
8 14 Juli 2025 Pembahasan Kasus Secara End to End
9 22 Juli 2025 Pembahasan Tindak Lanjut Temuan Audit Intern dan Ekstern
10 12 Agustus 2025 Pembahasan Laporan Kegiatan IAD Triwulan II 2025
11 18 September 2025 Pembahasan Hasil Audit Ekstern
12 30 September 2025 Pembahasan Tindak Lanjut atas Pemeriksaan Ekstern
13 12 November 2025 Pembahasan Hasil Audit Intern Triwulan III 2025
14 16 Desember 2025 Pembahasan Annual Audit Plan Tahun 2026
Assurance Review Terhadap Audit Internal
Sejak Desember 2017 Internal Audit Division Perseroan telah berhasil melakukan upgrading standar mutu ISO 9001:2008
menjadi ISO 9001:2015. Secara berkala telah dilakukan surveillance audit oleh auditor eksternal untuk menilai kepatuhan
Internal Audit Division terhadap standar mutu ISO 9001: 2015.
Laporan Tahunan 2025 813
Page 383
08 Corporate Governance
Tabel Pelaksana Surveillance Audit untuk Sertifikasi ISO 9001:2008 dan ISO 9001:2015
No Audit Eksternal Tahun Keterangan
1 PT SGS 2023 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
2 PT SGS 2024 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
3 PT SGS 2025 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
Adapun kaji ulang terhadap penerapan fungsi audit intern bank sebagaimana telah diatur dalam POJK No.01/POJK.03/2019
dalam menilai kesesuaian fungsi intern dengan regulasi, standar dan kode etik, serta efisiensi dan efektivitas telah
dilakukan oleh assessor independen minimal 3 (tiga) tahun sekali dengan uraian sebagai berikut:
Tabel Assessor Independen Terkait Penilaian atas Pelaksanaan Audit
No Audit Eksternal Tahun Keterangan
1 PT Deloitte Touche Tohmatsu 2018 Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan
metodologi serta pelaksanaan audit terhadap best practices
SPFAIB setiap 3 tahun sekali oleh Auditor Eksternal
2 PT KPMG Sidharta Advisory 2020 Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan
metodologi serta pelaksanaan audit terhadap best practices
SPFAIB setiap 3 tahun sekali oleh Auditor Eksternal
3 PT PricewaterhouseCoopers (PWC) 2023 Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan
metodologi serta pelaksanaan audit terhadap best practices
Standar Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum setiap 3
tahun sekali oleh Auditor Eksternal
Satuan Kerja Manajemen Risiko Tata kelola risiko Perseroan yang berlandaskan
prinsip Good Corporate Governance terwujud
Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dan Satuan dari terlibatnya seluruh organ Perseroan dalam
Kerja Manajemen Risiko Operasional dan Digital pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat dilihat
merupakan satuan kerja yang bertanggung jawab dari susunan organisasi manajemen risiko Perseroan.
langsung kepada Direktur yang membawahi fungsi Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab
Manajemen Risiko dan bersifat independen terhadap untuk memastikan penerapan manajemen risiko telah
Satuan Kerja Operasional yang merupakan risk-taking memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas
unit. Satuan Kerja Manajemen Risiko yang dimiliki terdiri dan profil risiko Perseroan. Dewan Komisaris dan Direksi
dari Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dan Satuan berperan aktif pada proses manajemen risiko dalam
Kerja Manajemen Risiko Operasional dan Digital. Tata rangka memitigasi risiko Perseroan melalui Kualitas
kelola risiko Perseroan yang berlandaskan prinsip GCG Penerapan Manajemen Risiko yang meliputi tata kelola
terwujud dari terlibatnya seluruh organ Perseroan dalam risiko, kerangka manajemen risiko, proses manajemen
pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat dilihat dari risiko, kecukupan sumber daya manusia, dan kecukupan
susunan organisasi manajemen risiko Perseroan. sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan
sistem pengendalian risiko.
Dewan Komisaris, melalui Rapat Komite Pemantau
Risiko, serta Direksi, melalui Rapat Komite Manajemen Struktur Satuan Kerja Manajemen Risiko
Risiko dan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi,
bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) pada Perseroan
penerapan Manajemen Risiko, baik secara individu terdiri dari Enterprise & ESG Risk Management Division
maupun konsolidasi, telah memadai dan selaras (ERMD) dan Digital & Operations Risk Management
dengan karakteristik, kompleksitas, serta profil risiko Division (DORD) yang masing-masing dipimpin oleh
Perseroan. Dewan Komisaris dan Direksi juga berperan seorang Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung
aktif dalam proses manajemen risiko untuk memitigasi kepada Direktur Risk Management. Struktur Organisasi
risiko Perseroan melalui penguatan kualitas penerapan Enterprise & ESG Risk Management Division terdiri
manajemen risiko yang mencakup tata kelola risiko, dari: Market & Liquidity Risk Management Department,
kerangka manajemen risiko, proses manajemen Credit Risk Management Department, Integrated Risk
risiko, kecukupan sistem informasi manajemen, serta Management Department, ESG Departement, Model
kecukupan sistem pengendalian internal. Validation, dan Model Development.
814 Laporan Tahunan 2025
Page 384
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Enterprise & ESG Risk Management
(ERMD)
Secretary
Enviromental,
Integrated Risk Credit Portofolio Market & Liquidity Model Model
Social &
Management Risk Management Risk Management Development Validation
Governance
Framework
Model
& Strategy Strategic Risk SME Risk Market Risk Model Validation
Development
Development
Policy &
Risk Culture Wholesale Risk Liquidity Risk
Implementation
Data Reporting & Market Middle
Sharia Risk Consumer Risk
Communication Office
Credit Portofolio Risk Management Department Model validation berfungsi untuk melakukan validasi
berfungsi memastikan efektivitas pengelolaan Risiko dan pengujian terhadap model-model risiko untuk
Kredit Perseroan yang fokus utamanya di bidang memastikan bahwa model-model tersebut akurat,
pemberian kredit dan/atau pembiayaan perumahan, dapat diandalkan, dan mematuhi regulasi yang
portofolio asetnya didominasi oleh Kredit Pemilikan berlaku. Selain itu, juga berperan untuk memastikan
Rumah (KPR) yang dipengaruhi oleh adanya perubahan pengelolaan setiap risiko dikelola sesuai standar mutu
iklim bisnis eksternal. manajemen ISO 9001:2015.
Market & Liquidity Risk Management Department Model Development berfungsi untuk mengembangkan
berfungsi memastikan efektivitas pengelolaan Risiko dan memelihara model-model risiko yang digunakan
Pasar dan Risiko Likuiditas yang antara lain menetapkan Perseroan dalam mendukung pengelolaan risiko
rencana yang akan dilakukan apabila Perseroan secara efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
mengalami kondisi tekanan keuangan (financial stress) Aktivitas pengembangan mencakup perancangan
yang dapat membahayakan kelangsungan usaha. metodologi, pengolahan data, serta penerapan teknik
statistik dan analitik untuk memastikan model mampu
Integrated Risk Management Department mencerminkan profil risiko secara akurat. Selain itu,
memastikan efektivitas pengelolaan risiko stratejik Model Development berperan dalam melakukan
dan mengoordinasikan penerapan Manajemen Risiko kalibrasi dan penyempurnaan model secara berkala
secara individu dan konsolidasi sesuai ketentuan dan agar tetap relevan terhadap perubahan kondisi pasar,
best practice, termasuk berperan dalam perencanaan portofolio, dan regulasi. Fungsi ini juga mendukung
strategis Perseroan dan mendukung pengambilan integrasi model ke dalam proses pengambilan
keputusan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang keputusan bisnis, pengukuran risiko, serta perencanaan
saham dan memperkuat kepercayaan investor. strategis, sehingga dapat meningkatkan kualitas
manajemen risiko dan mendukung keberlanjutan usaha
ESG Department berfungsi memastikan seluruh Perseroan.
program dan aktivitas bisnis Perseroan selaras dengan
ESG Roadmap & Framework Perseroan serta Sustainable Struktur Organisasi Satuan Kerja Manajemen Risiko
Development Goals (SDG). Perumusan strategi, Operasional & Digital / Digital & Operations Risk
kebijakan, dan pengawasan dilakukan terhadap aktivitas Management Division (DORD) terdiri dari: Fraud Risk
bisnis dan operasional untuk mendukung pencapaian Management Department, Digital Risk Management
tujuan pembangunan berkelanjutan yang antara lain Department, Operational Risk Management Department,
berkaitan dengan pengelolaan dampak lingkungan, Regional Operational Risk Control Department, dan
mengatasi masalah sosial dan mempertahankan Operational Risk Control Department.
standar tata kelola yang bertanggung jawab dan etis
dalam operasi perbankan.
Laporan Tahunan 2025 815
Page 385
08 Corporate Governance
Struktur Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional dan Digital
Digital & Operations
Risk Management (DORD)
Regional Office
Secretary
Regional
Fraud Risk Digital Risk Operational Risk Operational Risk Regional
Operational Risk
Management Management Management Control Business Control
Control
Digital Risk, Regional Regional
Fraud Strategy & Governance, Operational Risk Operational Risk
Operational Risk Business Control
Prevention Monitoring and Development Control Analyst
Control Analyst Supervisor
Reporting
Fraud Branch
Operational, Digital Risk Operational Risk
Business
Detection & Assesment Assesment
Control
Investigation
CBC Business
Fraud Call Control
Transaction & RLPC Business
Application Rules Control
Model Analyst
Regional
Fraud Monitoring Business Control
& Recovery Officer
Fraud Risk Management Department berfungsi Regional Operational Risk Control Department berfungsi
mengkoordinasikan dan memantau proses sebagai control tower terhadap aktivitas pengawasan
pengembangan dan penyusunan, implementasi dan dan evaluasi atas penerapan pengendalian internal di
review/kaji ulang Strategi Anti Fraud, termasuk Fraud Kantor Cabang (KC) dan Commercial Banking Center
Risk Appetite, Risk Tolerance, dan limit risiko sesuai (CBC) yang dijalankan oleh Branch Business Control
dengan regulasi dan kebutuhan bisnis, serta menyusun (BBC) dan Commercial Banking Center – Business
laporan hasil penerapan strategi anti-fraud. Control (CBC-BC) yang merupakan organ monoline
Kantor Wilayah.
Digital Risk Management Department berfungsi untuk
memastikan efektivitas pengelolaan risiko IT, Digital Operational Risk Control (ORC) Department merupakan
& Siber yang melekat pada solusi teknologi yang organ 1,5th line of model yang menjalankan fungsi
digunakan oleh Perseroan untuk mencapai layanan pengendalian risiko operasional pada Unit Pemilik dan
teknologi yang aman dan handal. Terdapat 6 (enam) Pengelola Risiko Kantor Pusat. ORC Department terdiri
domain risiko yang menjadi cakupan, yaitu: risiko dari Operational Risk Control Retail Banking, Operational
Information and Cyber Security; risiko IT Service Delivery, Risk Control Wholesale Banking, Operational Risk
Resilience, and Continuity; risiko IT Third Party; risiko Control Risk & Assets Management, Operational Risk
Data Quality and Data Privacy, risiko IT Project Delivery, Control Operation & Human Capital dan Operational
dan risiko IT Regulatory Compliance. Pengelolaan risiko Risk Control Loan Factory khusus untuk identifikasi dan
dilakukan melalui framework yang sesuai dengan best analisa terhadap proses bisnis kredit konsumer yang
practice industri dan terintegrasi dengan siklus hidup berdampak pada risiko operasional.
layanan TI untuk mencapai hasil yang maksimal.
Sejak tahun 2015, pelaksanaan kegiatan manajemen
Operational Risk Management Department berfungsi risiko telah menerapkan dan mendapatkan sertifikasi
memastikan efektivitas pengelolaan Risiko Operasional ISO 9001:2008 yang telah di-upgrade menjadi ISO
secara keseluruhan Perseroan termasuk berkoordinasi 9001:2015 pada Bulan Mei tahun 2018. Sertifikasi juga
dengan Operations Risk Controller Management dan terus dilakukan pemeliharaan setiap tahun dilakukan
Digital Risk Management. Selain itu berfungsi juga audit tahunan terhadap pelaksanaan sertifikasi ISO
sebagai pengelola Business Continuity Management 9001:2015 dengan tetap menguatkan komitmen untuk
(BCM) secara bankwide dalam rangka mengelola risiko terus bekerja sesuai dengan standar mutu yang
operasional faktor eksternal. diterapkan dengan melakukan perbaikan secara
816 Laporan Tahunan 2025
Page 386
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
berkesinambungan, menumbuhkan budaya risiko dan untuk mengelola aktivitas dan/atau produk baru
mendorong penerapan manajemen risiko yang efektif termasuk kelengkapan sistem dan prosedur yang
di seluruh tingkatan organisasi dan kegiatan usaha digunakan serta dampaknya terhadap eksposur
Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Risiko Perseroan secara keseluruhan.
9. Melakukan Internal Control Testing, menjamin
Saat ini ISO 9001:2015 telah digunakan oleh berbagai tersedianya laporan yang lebih akurat,
organisasi di seluruh dunia, yang dapat membantu meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang
mereka menjalankan operasional yang lebih efisien dan berlaku, mengurangi dampak keuangan/kerugian,
menguntungkan. ISO 9001:2015 menyediakan framework penyimpangan termasuk kecurangan/fraud, dan
untuk performa bisnis yang lebih konsisten, pelayanan pelanggaran aspek kehati-hatian.
yang prima serta perbaikan berkesinambungan untuk 10. Memberikan rekomendasi kepada satuan kerja
jangka waktu yang lama. ISO 9001:2015 menyediakan bisnis dan/atau kepada Komite Manajemen Risiko
banyak keuntungan dan kapabilitas dalam hal skala terkait penerapan Manajemen Risiko antara lain
usaha dalam beberapa tahun belakangan. Standar mengenai besaran atau maksimum eksposur Risiko
ini merupakan alat yang sangat membantu dalam yang dapat dipelihara serta melakukan eskalasi
pengembangan perusahaan dan membuat organisasi sesuai kebutuhan.
BTN menjadi lebih resilient. 11. Mengevaluasi akurasi dan validitas data yang
digunakan oleh Perseroan untuk mengukur risiko
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja bagi Perseroan yang menggunakan model untuk
Manajemen Risiko keperluan internal.
12. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko merupakan satuan kerja individu maupun konsolidasi kepada Regulator,
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Manajemen
yang membawahi fungsi Manajemen Risiko dan bersifat Risiko secara berkala atau paling kurang secara
independen terhadap Satuan Kerja Operasional yang triwulanan. Frekuensi laporan ditingkatkan apabila
merupakan risk-taking unit, Satuan Kerja Audit Internal kondisi pasar berubah dengan cepat.
dan Satuan Kerja Kepatuhan. Tanggung Jawab Satuan 13. Melaksanakan kaji ulang secara berkala dengan
Kerja Manajemen Risiko meliputi: frekuensi yang disesuaikan kebutuhan Perseroan
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam untuk memastikan:
penyusunan kebijakan, strategi, dan kerangka a. Kecukupan kerangka Manajemen Risiko.
Manajemen Risiko secara individu maupun b. Keakuratan metodologi penilaian Risiko.
konsolidasi. c. Kecukupan sistem informasi Manajemen Risiko.
2. Mengembangkan prosedur dan alat untuk 14. Memiliki Taksonomi Risiko bagi Perseroan dan anak
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan perusahaan Perseroan yang terintegrasi sesuai
pengendalian Risiko secara individu maupun dengan kebutuhan pengawalan target kinerja
konsolidasi. Perseroan dan anak perusahaan Perseroan.
3. Merancang dan menerapkan perangkat yang 15. Struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab
dibutuhkan dalam penerapan Manajemen Risiko serta hal-hal lain termasuk tata laksana pekerjaan
individu maupun konsolidasi. satuan kerja Manajemen Risiko diatur dalam suatu
4. Memantau implementasi kebijakan, strategi, dan peraturan internal tersendiri.
kerangka Manajemen Risiko yang direkomendasikan 16. Melaksanakan pengelolaan risiko ESG, termasuk
oleh Komite Manajemen Risiko dan yang telah risiko iklim dan dampaknya terhadap sosial serta
disetujui oleh Direksi. menetapkan kerangka tata kelola untuk memastikan
5. Memantau implementasi kebijakan, strategi, dan risiko tersebut dikelola secara terintegrasi antara unit
kerangka Manajemen Risiko konsolidasi yang bisnis, unit manajemen risiko, dan unit operasional.
direkomendasikan oleh Komite Manajemen Risiko 17. Memberikan informasi terkini kepada Direksi
Terintegrasi dan yang telah disetujui oleh Direksi. mengenai risiko dan pengembangan bisnis yang
6. Memantau posisi/eksposur Risiko individu maupun terkait dengan perubahan iklim untuk membantu
konsolidasi secara keseluruhan, maupun per Direksi menerapkan kegiatan pengawasan dengan
Risiko termasuk pemantauan kepatuhan terhadap lebih optimal.
toleransi Risiko dan limit yang ditetapkan. 18. Melaksanakan Pengelolaan risiko fraud melalui
7. Melakukan stress testing guna mengetahui 4 (empat) pilar strategi Anti-Fraud (Prevention,
dampak dari implementasi kebijakan dan strategi Detection, Investigation, Monitoring & Recovery)
Manajemen Risiko terhadap portofolio atau kinerja 19. Melaksanakan Pengelolaan risiko IT, Digital, dan
Perseroan secara keseluruhan. Siber.
8. Mengkaji usulan aktivitas dan/atau produk baru yang 20. Melakukan tugas lain yang terkait dengan fungsi
dikembangkan oleh unit lain. Pengkajian difokuskan manajemen risiko.
terutama pada aspek kemampuan Perseroan
Laporan Tahunan 2025 817
Page 387
08 Corporate Governance
Profil Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG
Kepala Enterprise & ESG Risk Management Division sekaligus berperan sebagai sekretaris Komite Manajemen Risiko
yang berada di bawah Direksi, dijabat oleh Wilson Arafat berdasarkan SK Direksi No. 86/KUASA/DIR/2025 tanggal
06 Mei 2025 dan menjabat sampai dengan sekarang.
Wilson Arafat
Enterprise & ESG Risk Management Division Head
Warga Negara Indonesia,
Palembang, 21 Maret 1972
berusia 52 Tahun Per Desember 2025,
berdomisili di Jakarta.
Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan
• Memulai karir profesional di BTN sejak tahun 1998 melalui jalur
Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (2004).
Officer Development Program menjabat sebagai Pelaksana
pada Unit Kerja Analisis Laporan Keuangan dan Rekonsiliasi.
Sertifikasi
• Sejak tahun 2008 menjabat sebagai PJ. Kasi pada Unit Kerja
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh LSPP (2024) Seksi Kebijakan.
• BSE - Chief Financial Officer School (2024) • Sejak tahun 2010 hingga tahun 2011 memegang Good
• BSE Business Essential - Finance For Executive Stream (2024) Corporate Governance Implementation dengan jabatan
• Financial Acumen Columbia Business School (2024) terakhir GCG Implementation & Monitoring Departement
• Seminar Sustainable Finance Forum 2023 – Dubai (2023) Head.
• Indonesia Risk Management Outlook 2023 (2022) • Pernah menjabat sebagai Superintendent Spec Curiculum &
• Refreshment Program: Penerapan Basel III Reform Basel IV Program Development dan Senior Associate Culture Specialist
untuk Perhitungan ATMR pada Risiko Kredit (2022) pada Divisi Human Capital (2011-2013).
• Certification for Credit Risk Management (2022) • Pada tahun 2013 hingga tahun 2016 menjabat sebagai
• Market Risk & Middle Office Function (2021) Corporate Governance Departemen Head pada Compliance
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 oleh LSPP (2021), & Governance Division.
• Strategi Bisnis Menghadapi Dampak Cvd VC (2020) • Sebelumnya sejak tahun 2017 sampai dengan 2018
• Executive Development Program (2019) memegang Transformation Project dengan jabatan terakhir
• Pedoman Kebijakan Tata Kelola Perusahaan (2018) adalah Transformation Management Office Head pada
• The Positive Leader – DCO Transformation - Hongkong (2017) Transformation & Partnership Management Division.
• Sertifikat GRC Professional – Arizona (2016) • Jabatan terakhir adalah Procurement & Fixed Asset
• 2015 Asean Corporate Conference: Governance Management Division Head yang dijabat sejak tahun 2019
Transformation in Asean Performance and Priorities – hingga 2021.
Phillippines (2015)
• Integrated Governance, Risk Management and Compliance - Dasar Hukum Pengangkatan
Australia (2014)
SK Direksi No. 86/KUASA/DIR/2025 tanggal 06 Mei 2025
• 8th International Conference on Corporate Governance –
Inggris (2010)
818 Laporan Tahunan 2025
Page 388
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kepala Digital & Operations Risk Management Division dijabat oleh Makhadir Mukhamad berdasarkan SK
No. 2845/2025 tanggal 01 September 2025 dan menjabat sampai dengan sekarang.
Makhadir Mukhamad
Digital & Operations Risk Management Division Head
Warga Negara Indonesia,
Tegal, 11 Mei 1986
berusia 39 Tahun per 31 Desember 2025,
berdomisili di Jakarta.
Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan
• Kepala Divisi Digital & Operations Risk Management
Sarjana Teknik Mesin Universitas Indonesia (2010)
(September 2025 s.d saat ini)
• Kepala Departemen Digital Risk Management (Januari
Sertifikasi
2024 sd Agustus 2025)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 oleh LSPP (2024) • Kepala Departemen Fraud Risk Management (Januari
• BTN Leadership Forum 2 – 2024 (2024) 2024 sd Maret 2025)
• Journey Into Cyber Resilience (2025) • Kepala Departmen IT Risk Management (Agustus
• Enhancing Thirdparty Risk Monitoring (2025) 2022 sd Januari 2024).
• ACFE Preparation Training (2024)
• QRGP Certification (2021) Dasar Hukum Pengangkatan
• Pelatihan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)
SK No. 2845/2025 tanggal 01 September 2025
2025
• Pelatihan Investigasi untuk Unit RBC dan DORD 2025
• National Anti Fraud Conference 2025
• SMDP Batch 2 (2025)
Pengembangan Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Classroom / Virtual Classroom 7545
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 378
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 259
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang KKNI 4 Melalui Metode E – Learning 1111
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang KKNI 5 Melalui Metode E – Learning 1148
Resertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang Kualifikasi 4 30
Resertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang Kualifikasi 5 41
Sertifikasi APU PPT & PPPSPM 20
Branch Visit Internalisasi Penerapan APU PPT dan PPPPSM 140
Refreshment Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM 1054
Refreshment Penerapan Program APU PPT dab PPPSPM Tahun 2025 melalui E-Learning PPATK 663
Self-learning Onboarding APUPPT PPPSPM 15
Sosialisasi dan Implementasi Sistem Monitoring Laporan (SIMOLA) Dalam Rangka Penerapan
293
Program APU, PPT dan PPPSPM
Laporan Tahunan 2025 819
Page 389
08 Corporate Governance
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Fundamental of Risk Management 12
Fraud Auditing 1
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) 157
IT Risk Management 6
Market & Liquidity Risk Management 24
Operational Risk Control (ORC) Analyst 25
Project Management Foundations: Risk 10
Pengelolaan Manajemen Risiko Grup BTN 29
Risk-Taking for Leaders 8
Risk Appetite and Risk Culture “Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor
10
Keuangan”
Seminar Addressing Climate Risk Analysis in Financial Stability Assessment 1
Sharing Knowledge Branch Control Dalam Rangka Sosialisasi New Top 10 Risk 215
Training & Certified in Risk and Information Systems Control (CRISC) 6
Training for Trainer Sertifikasi Manajemen Risiko 7
ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan 16
Emisi Karbon (Greenhouse GAS) 30
Focusing Treasury Product Knowledge & Risk 51
Analisa Laporan Keuangan dan Negotiation Skill 20
Analisa Laporan keuangan dan Sektor Industri Kredit Komersial 57
Analisa Laporan Keuangan dan Sektor Usaha 89
Aspek Legal Pertanahan dan Dokumen Kredit 40
COP SME Smart Selling & Risk Sensing 282
Dokumen Cek Akad Kredit KUR & KUMK sampai dengan 500 juta 133
Effective Pre Screening & Refreshment Product Knowledge Kredit Konsumer 36
Effective pre Screening Aplikasi KPR Non Subsidi 259
Pemutus Pembiayaan Konsumer Syariah Tahun 2025 74
Pendidikan Lanjutan Perbankan Syariah 413
Verifikasi dan Analisa Kredit Konsumer untuk Loan Officer 106
Webinar OJK “Risk & Governance Summit (RGS) 2025" 115
Workforce Transformation Through Artificial Intelligence (AI) 28
Workshop dan Seminar Business Judgement Rule (BJR) & ESGRC 1
Workshop Proses Verifikasi dan Analisis untuk DVO dan RRO 128
Workshop Terkait Fraud Risk Assessment (FRA) 4
Self-Paced 63307
Annual Risk Self-Assessment for Leader 2025 164
Be The ESG Champion? 56
820 Laporan Tahunan 2025
Page 390
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Compliance Excellence - Kenali Transaksi Tunai dan Penanganannya dalam Penerapan Program
13426
APUPPT dan PPPSPM
Compliance Excellence - Sistem Manajemen Kepatuhan ISO 37301 399
Introduction to Risk Management 636
Remedial Compliance Excellence Edisi Agustus 2025 - Data Privacy Excellence 240
Sallie Krawcheck on Risk-Taking 81
Sosialisasi Cyber Threat & Digital Risk Awareness 11359
Sosialisasi ESG Awareness untuk perhitungan Emisi GRK 11157
Sosialisasi Petunjuk Teknis Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) 12585
Sosialisasi Risk Appetite & Risk Tolerance 2025 12619
The New Age of Risk Management Strategy for Business 585
Sertifikasi Manajemen Risiko
Mapping Level SMR
No Jumlah Pegawai Kesesuaian
Belum
Jenjang 4 Jenjang 5 Jenjang 6 Jenjang 7
SMR
1 Mandatory Jenjang 4 1.626 1 940 684 1 - 99,94%
2 Mandatory Jenjang 5 419 6 395 14 4 98,57%
3 Mandatory Jenjang 6 6 6 - 100,00%
4 Mandatory Jenjang 7 17 17 100,00%
Total Pegawai 2.068 1 946 1.079 21 21 99,66%
Keterangan:
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi namun belum disertifikasi sesuai levelnya
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi dan sudah sesuai dengan levelnya
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi dan sudah memiliki sertifikasi dengan level di atas yang diwajibkan
Pelaksanaan Tugas Satuan Kerja Manajemen Manajemen dalam melaksanakan tata kelola bisnis
Risiko Tahun 2025 dengan baik. Selanjutnya RAS diturunkan menjadi limit
risiko untuk setiap indikator risiko. Penetapan RAS dan
Dalam pelaksanaan tugas selama tahun 2025 limit risiko dilakukan dengan memperhatikan tingkat
selain pilar-pilar inisiatif strategis tersebut di atas, risiko yang akan diambil maupun strategi dan target
pelaksanaan manajemen risiko juga telah dilakukan Bank secara keseluruhan. Limit risiko yang ditetapkan
beberapa perbaikan sebagai berikut: meliputi Risiko secara keseluruhan (komposit), per jenis
Risiko, dan per-aktivitas fungsional. Adapun penetapan
Penetapan Risk Appetite Statement (RAS) dan Limit limit risiko digunakan sebagai panduan bagi aktivitas
Risiko Unit Kerja untuk mengelola jenis dan jumlah risiko yang
Dalam penyusunan kebijakan dan strategi Manajemen dapat diterima.
Risiko, Direksi Bank telah menetapkan Risk Appetite
Statement (RAS) dan limit risiko lainnya. RAS dikaji Penginian Rencana Aksi Pemulihan
ulang setiap tahun atau sewaktu-waktu dengan Penyusunan Rencana Aksi Pemulihan Perseroan
memperhatikan perubahan rencana dan tujuan Sistemik Sebagai salah satu Bank Sistemik di Indonesia,
bisnis Perseroan serta perubahan kondisi lingkungan Perseroan memiliki kewajiban untuk menyusun
bisnis. RAS digunakan sebagai panduan objektif dokumen Rencana Aksi Pemulihan yang diatur dalam
dalam membuat keputusan strategis terkait dengan POJK No. 5 Tahun 2024 Tentang Penetapan Status
pengelolaan risiko dan sebagai perangkat bagi Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank
Laporan Tahunan 2025 821
Page 391
08 Corporate Governance
Umum. Dokumen Rencana Aksi Pemulihan yang Review Kebijakan Manajemen Risiko
disusun memuat mekanisme yang diharapkan dapat Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mencegah, memulihkan, dan/atau memperbaiki No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang
kondisi finansial Perseroan sebagai akibat dari krisis Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum,
keuangan atau gangguan pasar finansial lainnya yang dalam mengelola risiko perseroan wajib menerapkan
berdampak pada permodalan, likuiditas, rentabiltas manajemen risiko secara efektif. Untuk menerapkan
dan kualitas aset yang membahayakan kelangsungan manajemen risiko secara efektif, Perseroan telah
usaha Perseroan. Rencana Pemulihan yang disusun menyusun kebijakan manajemen risiko yang tertuang
mencakup analisis atas kondisi seluruh lini bisnis, dalam suatu kebijakan manajemen risiko dan
termasuk pelaksanaan stress test atas kondisi krisis sekurang-kurangnya setiap tahun dilakukan review
yang terjadi pada perseroan secara idiosyncratic dan/atau penginian beberapa kebijakan manajemen
market-wide shock dan combination yang dapat risiko agar mudah dipahami oleh risk owner sebagai
membahayakan kelangsungan usaha. Perseroan pedoman pelaksanaan. Perseroan telah menyelaraskan
secara berkala melakukan Penginian Dokumen Rencana struktur kebijakan internal sesuai dengan Transformasi
Aksi Pemulihan sebagai salah satu rencana dalam Arsitektur Kebijakan dan Prosedur dimana kebijakan
perencanaan keuangan berkelanjutan. Pengkinian dan prosedur disesuaikan dengan hirarki kebijakan
dokumen Rencana Aksi Pemulihan telah Tahun 2026 dari yang tertinggi Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus
Perseroan telah disampaikan kepada Regulator pada dan Peraturan Teknis. Perseroan memiliki Satuan Kerja
bulan November 2025. Prosedur & Kebijakan dalam melakukan review dan
pemantauan Kebijakan dan Prosedur secara berkala.
Penginian Rencana Resolusi (Resolution Plan)
Penyusunan Resolution Plan oleh Perseroan Sistemik Persiapan Implementasi Internal Liquidity Adequacy
telah disampaikan kepada Lembaga Penjaminan Assessment Process (ILAAP)
Simpanan (LPS), sesuai dengan kewajiban Perseroan Perseroan menjadi salah satu peserta yang ikut
untuk menyusun dokumen Resolution Plan berdasarkan melaksanakan uji coba laporan ILAAP sesuai Surat
Peraturan Lembaga Penjaminan Simpanan Edaran OJK No. 26/SEOJK/03/2025 tentang Proses
No. 2 Tahun 2024 tentang Rencana Resolusi Bank Assessment Kecukupan Likuditas secara Internal Bagi
Umum. Dokumen Rencana Resolusi yang disusun Bank Umum yang akan berlaku sejak 19 November 2025.
memuat informasi terkait perseroan, serta strategi Dalam penerapan ILAAP, Perseroan perlu memastikan
resolusi yang digunakan sebagai pertimbangan oleh pengelolaan likuiditas Perseroan sejalan dengan tingkat
Lembaga Penjaminan Simpanan dalam menangani risiko yang diambil (risk appetite) dan toleransi risiko
atau menyelesaikan bank yang ditetapkan sebagai (risk tolerance) yang ditetapkan oleh Perseroan serta
bank gagal. Rencana Resolusi yang disusun telah memperhitungkan dampak risiko likuiditas terhadap
memuat informasi yang selaras dengan Rencana Aksi kondisi Perseroan. Laporan ILAAP terdiri dari Laporan
Pemulihan. Perseroan telah melakukan penginian atas Penerapan ILAAP, Laporan Likuiditas Intrahari, Laporan LCR
Rencana Resolusi sesuai dengan ketentuan regulator. dalam Mata Uang Asing yang Signifikan, Laporan Profil
Untuk tahun 2025 telah dilakukan uji resolvabilitas atas Pendanaan, Laporan Survival Period Monitoring (SPM),
pelaksanaan aksi korporasi Perseroan dan pengalihan serta Laporan Nasabah Displaced Commercial Risk (DCR).
unit usaha syariah ke anak usaha Bank Syariah Nasional.
Inisiatif Balance Sheet Optimization (BSO)
Pelaksanaan Climate Risk Stress Test Balance Sheet Optimization (BSO) adalah inisiatif
Perseroan telah melaksanakan Climate Risk Stress untuk mengoptimalkan balance sheet dengan
Test sesuai dengan Pedoman Climate Risk Stress Test tujuan meningkatkan pertumbuhan profitabilitas,
yang dikeluarkan OJK pada tahun 2023. Tahun 2025 optimalisasi risk & return, dan meningkatkan efisiensi
Perseroan telah melakukan kaji ulang Climate Risk pemodalan melalui 4 (empat) lever yaitu: capital/asset
Stress Test dengan hasil yang memuat perhitungan optimization, liquidity/funding optimization, interest rate
mengenai analisis dampak dari skenario risiko transisi, risk management dan enabler.
skenario risiko fisik, dan rencana mitigasi perubahan
iklim terhadap kecukupan minimum permodalan Implementasi Program ”Bayar Angsuranmu Pakai
dan likuiditas Perseroan baik dalam jangka pendek, Sampahmu”
menengah maupun jangka panjang. Laporan ini adalah Tahun 2025, Perseroan memiliki program pengelolaan
laporan yang kedua setelah sebelumnya dilaporkan sampah rumah tangga dan bekerja sama dengan
pada tahun 2024. Start-up Waste Management dan diinisiasi pada
akhir September 2025. Program ini bertujuan untuk
822 Laporan Tahunan 2025
Page 392
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
mendorong terciptanya ekonomi sirkular. Per Desember kualitas portofolio dan indikator early warning terhadap
2025, Perseroan telah melakukan penukaran sampah kualitas aset atas portofolio kredit. Upaya ini diharapkan
nonorganik sebanyak 716 kg yang setara dengan dapat digunakan untuk melakukan monitoring terhadap
penurunan emisi sebesar 734 kg CO2. debitur kredit UMKM, Komersial, dan Korporasi sehingga
memberikan informasi berupa peringatan lebih awal
Implementasi Rumah Rendah Emisi terhadap kemungkinan kondisi debitur yang akan
Tahun 2025, Perseroan memperluas implementasi mengalami gagal bayar (default).
Eco Housing Fee Saver dan pembangunan 10.000
unit rumah rendah emisi dengan penggunaan 15% Penyusunan dan Implementasi Portfolio Guideline
material ramah lingkungan. Penggunaan material ini untuk Segmen Komersial, Korporasi dan Financial
mencakup bahan-bahan inovatif, seperti floor decking Institutions
yang mengandung 3,6 kg sampah plastik serta paving Langkah strategis Perseroan dalam memperkuat
block yang mengandung 2 kg sampah plastik per meter manajemen risiko pembiayaan bertujuan untuk
persegi. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi mengendalikan komposisi portofolio kredit sekaligus
sampah plastik, tetapi juga meningkatkan kualitas memastikan pertumbuhan portofolio kredit yang sehat.
bahan bangunan yang digunakan untuk rumah-rumah Dalam upaya tersebut, Perseroan mengimplementasikan
yang lebih tahan lama dan efisien. pengelolaan risiko kredit melalui Portfolio Guideline
guna mengurangi risiko konsentrasi kredit. Portfolio
Pelaksanaan Penilaian Risk Maturity Index Guideline ini merupakan inisiatif strategis yang
Dalam rangka melakukan penilaian atas kematangan dirancang untuk memastikan penyaluran pembiayaan
pengelolaan manajemen risiko, Perseroan melakukan senantiasa mempertimbangkan kondisi makroekonomi
peniliaian Risk Maturity Index sesuai Peraturan Menteri terkini, terutama pada sektor-sektor tertentu yang
BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 dinilai masih memiliki kelayakan pembiayaan. Selain itu,
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi inisiatif ini mencakup identifikasi sektor-sektor prioritas
Signifikan Badan Usaha Milik Negara dimana telah yang mendukung pengembangan usaha bisnis
diturunkan melalui SK-8 Menteri BUMN. Berdasarkan perseroan. Aspek yang menjadi fokus utama meliputi
hasil penilaian RMI dimana pada tahun 2025 penilaian analisis dan monitoring terhadap NPL per sektor industri,
RMI Bank sebesar 4.03 (Praktik yang Lebih Baik) penetapan limit pembiayaan per sektor, serta prospek
maka disusun rencana perbaikan atas pengelolaan pertumbuhan sektor industri. Saat ini, Perseroan
manajemen risiko yang sesuai dengan ketentuan sedang menyusun Portfolio Guideline tahun 2025 yang
Regulator dan Best Practices sehingga diharapkan mencakup segmen Small and Medium Enterprises
dapat berdampak pada peningkatan kinerja Perseroan (SME), guna meningkatkan efektivitas pengelolaan
di masa mendatang. risiko portofolio dan mendukung perkembangan bisnis
yang berkelanjutan.
Penerapan Modal Minimum Risiko Operasional
Pendekatan Standar Pengembangan Credit Scoring Model (CSM) untuk
Dalam rangka penerapan SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 Segmen Small Medium Enterprise (SME)
tanggal 29 April 2020 tentang Perhitungan Aset Dalam upaya meminimalkan risiko yang dapat dihadapi
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional oleh Perseroan dalam pemberian kredit kepada
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank segmen SME, diperlukan penerapan Credit Scoring
Umum telah diimplementasikan sejak 1 Januari 2023, maka Model (CSM). Credit Scoring Model SME ini dirancang
secara berkala Perseroan melakukan reviu pencatatan untuk membantu menganalisis dan mengkuantifikasi
data kerugian dan recovery kerugian risiko operasional. kelayakan calon debitur dengan hasil rekomendasi
berupa High Risk atau Low Risk, yang telah terintegrasi
Implementasi Early Warning System (EWS) untuk mulai dari proses entry data melalui BTNLaku hingga
Segmen Kredit UMKM, Komersial dan Korporasi tahap Decision Engine. Model ini bertujuan untuk
Early Warning System adalah suatu mekanisme atau meningkatkan efisiensi, akurasi dalam pengambilan
sistem deteksi atau pengenalan terhadap tanda- keputusan kredit serta mendukung prinsip kehati-hatian
tanda atau gejala awal yang diperkirakan dapat (prudential banking) guna memastikan portofolio kredit
mempengaruhi perkembangan atas maju mundurnya SME yang berkualitas.
kondisi usaha debitur. Early Warning System dilakukan
untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya kerugian Penguatan Regional Business Control (RBC), Branch
akibat kredit macet, maka Perseroan harus menerapkan Business Control (BBC), Commercial Banking Center
suatu sistem yang efektif dan berkesinambungan untuk Business Control (CBC-BC), dan Regional Loan
memonitoring fasilitas kredit yang telah diberikan. Dalam Processing Centre Business Control (RLPC-BC)
hal ini, Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama dengan Perseroan telah memiliki organ untuk meningkatkan
unit bisnis terkait secara rutin melakukan monitoring pengawasan risiko operasional dan mitigasi/
Laporan Tahunan 2025 823
Page 393
08 Corporate Governance
pencegahan operational loss dengan implementasi pegawai dengan meningkatkan kesadaran
Departemen Regional Operational Risk Control pada pegawai atas ancaman IT, digital & siber beserta
DORD dan menempatkan organ Regional Business cara pencegahannya. Melalui program awareness
Control (RBC) pada Kantor Wilayah, Branch Business risiko IT, digital & siber dengan melakukan sosialisasi
Control (BBC) yang merupakan monoline Kantor melalui kunjungan kantor cabang dan pelaksanaan
Wilayah dan bertugas pada Kantor Cabang maupun e-learning.
Kantor Cabang Syariah, Commercial Banking Center 2. Proses, Perseroan telah melakukan penguatan atas
Business Control (CBC-BC) yang merupakan monoline proses internal yang berhubungan dengan IT dan
Kantor Wilayah dan bertugas pada Commercial digital seperti melakukan kajian atas kebijakan dan
Banking Center (CBC) serta Regional Loan Processing prosedur yang berhubungan dengan IT dan digital,
Centre Business Control (RLPC-BC) yang merupakan melakukan pemantauan risiko atas proyek IT yang
monoline Kantor Wilayah dan bertugas pada Regional bersifat stratejik.
Loan Processing Centre. Penguatan organ Business 3. Teknologi, Perseroan melakukan peningkatan atas
Control secara berkesinambungan telah dilakukan tools dan juga rule yang sudah diimplementasi
dengan prioritisasi risiko secara periodik (Top 10 untuk meningkatkan penjagaan aset IT Perseroan
Risk) yang dilaporkan kepada Direksi. Perseroan juga dan tools Third Party Risk Monitoring (Pengelolaan
telah membentuk Operational Risk Control pada Risiko Pihak Ketiga).
level direktorat sebagai bagian dari mitigasi risiko
operasional pada level direktorat. Direksi melalui Komite Pengarah Teknologi Informasi
dan Komite Manajemen Risiko melakukan evaluasi atas
Penyusunan dan Penguatan Tata Kelola Model risiko IT, digital & siber yang dilaksanakan secara berkala
Dalam rangka menguatkan tata kelola model, paling kurang 4 (empat) kali selama tahun berjalan
Perseroan telah menyusun ketentuan dan framework antara lain mencakup pembahasan Reliability dan
mengenai tata kelola model guna meningkatkan Resiliency system Perseroan dan IT Key Risk Indicator
kualitas penerapan manajemen risiko pada Perseroan. (KRI) Monitoring. Selanjutnya, Dewan Komisaris juga
Selain itu, dengan adanya penguatan tata kelola model melakukan melakukan telaah setiap setahun 1 (satu)
dapat mengimplementasikan segregation of duties kali terhadap hasil evaluasi atas risiko IT, digital & siber.
dalam lifecycle model, dimana ketentuan Perseroan
telah memisahkan fungsi, tugas dan tanggung jawab Melanjutkan Pengembangan dan Memperkuat
antara fungsi pengembangan model, pelaksanaan Utilisasi Risk Management Tools
operasional model, evaluasi dan validasi model Untuk memperkuat utilisasi Risk Management Tools
sehingga pengelolaan model lebih independen. maka telah dilakukan beberapa pengembangan di
antaranya:
IT Digital & Cyber Risk 1. Implementasi sistem pemantauan monitoring risiko
Perseroan melalui DORD melakukan penguatan pasar/Interest Rate Risk In The Banking Book (IRRBB)
dalam pengelolaan risiko IT, digital & siber dengan dan Aplikasi monitoring Risiko Likuiditas.
melakukan pemantauan profil risiko IT, digital & siber, 2. Pemanfaatan Terminal Bloomberg untuk mendukung
dan menjalankan program penguatan pengendalian penerapan manajemen risiko secara efektif dalam
risiko serangan digital dan siber. Komponen profil risiko mendukung pengelolaan risiko likuiditas, risiko kredit
IT, digital & siber dikembangkan menjadikan ketentuan dan risiko lainnya.
OJK yang berlaku sebagai dasar, dan melakukan 3. Memperkuat peran manajemen risiko dengan
pengembangan yang diperlukan untuk menyesuaikan Pengembangan Sustainability Environment Risk
dengan kondisi Perseroan dan terhubung dengan Management.
matriks key risk indicator yang telah dibentuk. Pelaporan 4. Melakukan Enhancement Credit Scoring Model
atas risk profile dan key risk indicator dilakukan secara (CSM) kredit konsumer.
berkala kepada Manajemen untuk memberikan 5. Melakukan pengembangan Collection Scoring untuk
visibilitas yang komprehensif. segmen konsumer.
6. Maintenance implementasi ISO di ERMD melalui
Penguatan pengendalian risiko serangan digital dan Surveillance dan Resertifikasi ISO 9001:2015 di
siber dilakukan dengan pendekatan 3 (tiga) pilar Satuan Kerja Manajemen Risiko untuk meningkatkan
transformasi, yaitu people, proses, dan teknologi. standar layanan mutu Satuan Kerja Manajemen
1. People, penguatan dilakukan melalui program Risiko kepada seluruh stakeholders.
internalisasi pengelolaan risiko IT, digital & siber 7. Pemanfaatan Operational Risk Tools yang
yang bertujuan menyampaikan tone at the top dari terintegrasi sebagai upaya pengelolaan risiko
Direksi kepada seluruh pegawai, dan membekali operasional di Unit Kerja antara lain dengan tools
LED, RCSA, dan KRI.
824 Laporan Tahunan 2025
Page 394
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
8. Melakukan pembuatan aplikasi Fraud Detection Perseroan telah melakukan diagnostik ICOFR sejak
System yang berfungsi sebagai tools yang tahun 2024 dan mengimplementasikan ICOFR pada
membantu Perseroan dalam proses prevention, tahun 2025. Saat ini Perseroan telah memiliki Kebijakan
detection, investigation, dan monitoring atas Khusus dan Petunjuk Teknis yang mengatur ICOFR
fraud khususnya pada aplikasi kredit dan aktivitas termasuk membentuk Unit Kerja Khusus (UKK) pada
transaksi. Digital & Operations Risk Management Division guna
9. Pemanfaatan visualisasi data Operational Risk mengimplementasi ICOFR mengacu pada tahapan
dalam rangka prioritisasi risiko (Top 10 Risk) yang yang telah ditetapkan:
dapat digunakan oleh manajemen. 1. Perancangan
10. Penambahan fungsi data analytics sebagai dasar Perseroan telah menentukan ruang lingkup ICOFR
organ Business Control dalam melakukan internal berkoordinasi dengan Lini Pertama, Kedua dan
control testing. Ketiga. Tahap berikutnya dari Perancangan yaitu
menyusun, menginikan dan menyetujui Business
Pemantauan dan Pelaporan Manajemen Risiko Process Mapping (BPM) dan Risk Control Matrix
Dalam rangka menerapkan pengelolaan manajemen (RCM) oleh Lini Pertama yang telah dievaluasi oleh
risiko sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Lini Kedua.
No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang 2. Implementasi & Pemantauan Berkelanjutan
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, Perseroan telah melaksanakan Control Self
Perseroan melakukan pemantauan dan pelaporan Assessment (CSA) oleh Lini Pertama dan dilakukan
manajemen risiko yang disampaikan kepada validasi rancangan pengendalian dan evaluasi hasil
pihak internal dan eksternal. Penyampaian laporan CSA oleh Lini Kedua dengan melakukan Test of One
manajemen risiko kepada Regulator pada tahun 2025 (TOO).
antara lain: 3. Evaluasi
1. Recovery Plan; Perseroan saat ini sedang melaksanakan tahap
2. Resolution Plan; Evaluasi yaitu penyediaan data oleh Lini Pertama
3. Leverage Ratio; dibantu Lini Kedua untuk dievaluasi Lini Ketiga.
4. Profil Risiko; Dalam tahap ini, Lini Ketiga melakukan evaluasi
5. Tingkat Kesehatan Bank; efektifitas implementasi ICOFR melalui Test of Design
6. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sesuai Profil (TOD) dan Test of Effectiveness (TOE).
Risiko; 4. Remediasi
7. Liquidity Coverage Ratio; Dalam tahap ini, terdapat beberapa BPM dan RCM
8. Net Stable Funding Ratio; dari Lini Pertama yang perlu dilakukan perbaikan
9. Batas Maksimum Pemberian Kredit; dikarenakan masih terdapat defisiensi rancangan
10. Aktiva Tertimbang Menurut Risiko; pengendalian hasil CSA yang dilakukan Lini Pertama
11. Laporan Taksonomi Hijau Indonesia; maupun atas TOO yang dilakukan oleh Lini Kedua.
12. Laporan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan; Peran Lini Ketiga yaitu mengevaluasi kembali hasil
13. Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan remediasi dengan melalui TOD dan TOE.
(RAKB) 2025; 5. Pelaporan
14. Laporan-laporan kepada Kementerian BUMN; dan Untuk selanjutnya, Perseroan akan menyusun laporan
15. Laporan Ad-hoc lainnya. asesmen manajemen dengan mempertimbangkan
hasil perhitungan Degree of Deficiency (DOD) serta
INTERNAL CONTROL OVER FINANCIAL REPORTING hasil evaluasi ICOFR oleh Lini Ketiga mengacu peta
(ICOFR) jalan yang telah disusun dalam juknis.
Perseroan telah menerapkan Internal Control Over STRATEGI ANTI FRAUD
Financial Reporting (ICOFR) sebagai bagian dari sistem
pengendalian internal untuk memberikan keyakinan Sesuai POJK 12/2024 Tentang Penerapan Strategy Anti
yang memadai (reasonable assurance) atas keandalan Fraud (SAF) Bagi Bank Umum, Perseroan telah memiliki
pelaporan keuangan yang berintegritas sesuai roadmap pengembangan Strategi Anti Fraud (SAF)
dengan POJK No. 15/2024 Tentang Integritas Pelaporan untuk 3 (tiga) tahun ke depan (2024-2026), di mana
keuangan Bank dan juga SK-5/2024 tentang Petunjuk penyusunan roadmap tersebut dilakukan atas dasar
Teknis Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan/ 4 (empat) pilar OJK yang dikembangkan dalam 10
Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) Badan aspek yaitu: (1) Organization, (2) Strategy & Policy, (3)
Usaha Milik Negara.
Laporan Tahunan 2025 825
Page 395
08 Corporate Governance Procedure and Governance, (4) Process, (5) Fraud Investigation (6) System, (7) Use of Data, (8) Use of Analytics, (9) Digital Channels, (10) Reporting/Training. Perseroan telah menyelesaikan pembentukan organisasi khusus menangani anti fraud, yaitu Fraud Risk Management Department yang berada di bawah Digital and Operations Risk Management Division (DORD) sejak Februari 2024. Penerapan Manajemen Risiko Fraud berdasarkan 4 (empat) Pilar: 1. Prevention: Kesadaran anti-Fraud melalui Penyusunan dan sosialisasi deklarasi anti-Fraud, Program budaya anti-Fraud bagi pegawai, Program kepedulian dan kewaspadaan terhadap Fraud bagi Konsumen, Identifikasi kerawanan melalui Fraud Risk Assessment, dan Kebijakan mengenal pegawai dengan melibatkan kolaborasi lintas divisi terkait. 826 Laporan Tahunan 2025
Page 396
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Detection: Digital Fraud Monitoring & Detection: melakukan pengembangan rule, model, dan juga pemantauan
aktivitas Flagged/Triggered pada FDS (VRM), monitoring laporan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Non-Digital
Fraud: koordinasi, konsolidasi, evaluasi hasil deteksi dari insidental control testing.
3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi: Pemantauan yang dilakukan mencakup pencegahan, status progress
investigasi, hasil deteksi fraud, hasil investigasi, penetapan sanksi, serta recovery.
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak lanjut, Pemantauan terhadap status fraud event melalui database Fraud
event, pengenaan sanksi, penyelesaian action plans, dan upaya recovery, evaluasi terhadap fraud event report,
penyusunan tindak lanjut yang bersifat preventif.
Laporan Tahunan 2025 827
Page 397
08 Corporate Governance
Komite di Bawah Direksi TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE MANAJEMEN
RISIKO
Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab
rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite- atas keputusan yang diputus dalam Rapat Komite
Komite tersebut berperan dalam mempermudah Manajemen Risiko, menyampaikan laporan atas
monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan keputusan signifikan yang dibuat kepada Rapat
masalah serta pengembangan aspek yang dipandang Direksi, serta menetapkan langkah-langkah perbaikan
strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku. mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penerapan
Komite-Komite tersebut meliputi: manajemen risiko di Perseroan.
1. Komite Manajemen Risiko
2. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Tugas Komite Manajemen Risiko adalah melakukan
3. Asset and Liability Management Committee (ALCO) evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Direktur
4. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Utama terkait manajemen risiko yang paling sedikit
5. Komite Kredit meliputi:
6. Komite Human Capital 1. Penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko serta
7. Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) perubahannya, termasuk strategi manajemen
8. Komite Pengarah Transformasi risiko dan contingency plan apabila terjadi kondisi
9. Komite Bisnis eksternal yang tidak normal. Penyusunan dimaksud
10. Komite Environmental, Social, and Governance (ESG) dilakukan bersama-sama dengan Division/Desk
11. Capital and Subsidiary Committee Head unit kerja operasional dan Kepala Satuan Kerja
Manajemen Risiko & ESG dan Kepala Satuan Kerja
Komite Manajemen Risiko Manajemen Risiko Operasional dan Digital.
2. Perbaikan atau penyempurnaan penerapan
Komite Manajemen Risiko (KOMAR) berperan aktif manajemen risiko yang dilakukan secara berkala
dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur maupun bersifat insidental sebagai akibat dari
Utama terkait risiko yang melekat pada kebijakan suatu perubahan kondisi eksternal dan internal
yang akan ditetapkan Direksi maupun memberikan Bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan
evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan yang dinilai dan profil risiko Bank serta hasil evaluasi terhadap
kurang sesuai dengan perkembangan terkini dan perlu efektivitas penerapan tersebut.
dilakukan penyesuaian. KOMAR terlibat secara aktif 3. Penetapan keputusan-keputusan bisnis yang
dalam melakukan penilaian risiko yang melekat pada menyimpang dari prosedur normal (Irregularities),
setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru sehingga seperti keputusan pelampauan ekspansi usaha
Perseroan dapat melakukan langkah-langkah mitigasi yang signifikan dibandingkan dengan rencana
yang diperlukan dan juga melakukan evaluasi terhadap bisnis bank yang telah ditetapkan sebelumnya
Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR). atau pengambilan posisi/eksposur risiko yang
melampaui limit yang telah ditetapkan.
Komite Manajemen Risiko merupakan Komite yang 4. Memantau dan pengelolaan risiko.
berperan dalam memberikan rekomendasi kepada 5. Memutuskan usulan kebijakan, standar dan
Direktur Utama untuk merumuskan kebijakan, strategi prosedur Bank.
dan sasaran pengelolaan risiko serta sarana dalam 6. Strategi pengelolaan risiko yang terintegrasi dengan
melakukan monitoring dan pengambilan keputusan kecukupan modal.
terkait pelaksanaan manajemen risiko Perseroan. 7. Menetapkan framework dan metodologi manajemen
risiko.
PEDOMAN KERJA KOMITE MANAJEMEN RISIKO
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Pedoman kerja Komite Manajemen Risiko mengacu
pada Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Komite Manajemen Risiko diatur dalam Kebijakan
Tata Kelola Komite Direksi. Pedoman tersebut antara tentang Prosedur Tata Kelola Direksi yang diketuai oleh
lain: mengatur terkait Tanggung Jawab Komite, Direktur Risk Management dengan anggota mayoritas
Tugas dan Fungsi Komite, Kewenangan Komite, Tugas Direksi sesuai Keputusan Rapat Direksi No. 123 tanggal
Ketua, Sekretaris dan Anggota Komite dan Tata Cara 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Pelaksanaan Rapat Komite.
828 Laporan Tahunan 2025
Page 398
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Manajemen Risiko Anggota Tetap
Direksi / SEVP Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International
Anggota Tetap
Banking
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance x Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Digital Businss Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Manajemen Risiko maka Direktur Utama/Wakil Direktur Utama sebagai ketua dan
mempunyai hak suara.
PROFIL ANGGOTA KOMITE MANAJEMEN RISIKO MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE
MANAJEMEN RISIKO
Profil anggota Komite Manajemen Risiko baik yang
berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat Masa jabatan dan periode jabatan Komite Manajemen
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Risiko baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala
Tahunan ini. Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
INDEPENDENSI KOMITE MANAJEMEN RISIKO PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Seluruh anggota Komite Manajemen Risiko tidak Pelatihan anggota Komite Manajemen Risiko yang
memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, Tahunan ini.
yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak
independen. RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE MANAJEMEN
RISIKO TAHUN 2025
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE
MANAJEMEN RISIKO Kebijakan rapat Komite Manajemen Risiko diatur dalam
Petunjuk Pelaksanaan Komite Manajemen Risiko.
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Berdasarkan Kebijakan tersebut pelaksanaan rapat
Komite Manajemen Risiko yang berasal dari Direksi Komite Manajemen Risiko dilakukan paling kurang
dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama Tahun
bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini. 2025, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan
melakukan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali. Adapun
tanggal pelaksanaan dan agenda rapat sesuai tugas
dan tanggung jawabnya adalah sebagai berikut.
Laporan Tahunan 2025 829
Page 399
08 Corporate Governance
No Tanggal Agenda Kuorum
1. 02 Januari 2025 Pembahasan Portfolio Guideline Kredit SME & Wholesale serta Pembiayaan Syariah 100%
2. 15 Januari 2025 Pembahasan Mengenai Hasil Self-Assessment Laporan Profil Risiko Konvensional dan 80%
UUS Triwulan IV/2024
3. 28 April 2025 Pembahasan Mengenai Hasil Self-Assessment Laporan Profil Risiko Konvensional dan 60%
UUS Triwulan I/2025
4. 19 Mei 2025 Permohonan Persetujuan Implementasi Credit Scoring Model (CSM) with External Data 80%
5. 27 Mei 2025 Permohonan Persetujuan Kebijakan Khusus tentang Pengelolaan Anak Perusahaan 60%
6. 24 Juni 2025 Pembahasan Bottom Up Stress Test (BUST) 2025 60%
7. 15 Juli 2025 Pembahasan Hasil Self-Asessment Tingkat Kesehatan Bank Individu Semester I/2025 100%
serta Profil Risiko UUS TW II/2024
8. 29 Juli 2025 Pembahasan Hasil Self-Asessment Tingkat Kesehatan Bank Konsolidasi Semester I/2025 100%
9. 14 Oktober 2025 Pembahasan Hasil Self-Asessment Profil Risiko Individu dan UUS TW III/2025 62,5%
10. 21 Oktober 2025 Pembahasan Pembaruan Kebijakan Kewenangan Otorisator dan Fiat Bayar dalam Surat 66,7%
Perintah Membayar dan Pembaruan Kebijakan Kewenangan Persetujuan Izin Prinsip
Pengadaan
11. 24 November Pembahasan Laporan Rencana Aksi Pemulihan Tahun 2026 100%
2025
SUB KOMITE ANTI FRAUD
Sub Komite Anti Fraud berkedudukan di bawah Komite Manajemen Risiko yang berperan aktif dalam merumuskan
perbaikan atas risiko Fraud yang melekat pada setiap kebijakan, serta memberikan evaluasi terhadap ketentuan,
sistem, dan prosedur yang dinilai belum sejalan dengan perkembangan risiko Fraud terkini dan memerlukan
penyesuaian. Sub Komite Anti Fraud juga terlibat secara aktif dalam melakukan penilaian atas potensi risiko Fraud
pada setiap produk maupun aktivitas, sehingga Perseroan dapat menetapkan langkah-langkah pencegahan dan
mitigasi yang memadai. Selain itu, Sub Komite Anti Fraud melakukan evaluasi secara berkala terhadap efektivitas
kebijakan dan strategi Anti Fraud yang berlaku.
Sub Komite Anti Fraud merupakan komite yang berperan dalam merumuskan kebijakan, strategi, dan program Anti
Fraud, termasuk penguatan sistem pengendalian internal, mekanisme pelaporan pelanggaran (whistleblowing
system), serta pengawasan implementasi budaya anti fraud di seluruh unit kerja. Komite ini juga menjadi sarana
monitoring dan forum pengambilan keputusan strategis terkait pelaksanaan program Anti Fraud Perseroan guna
memastikan penerapan prinsip tata kelola yang baik dan pengelolaan risiko Fraud secara efektif dan berkelanjutan.
Pedoman Kerja Sub Komite Anti Fraud
Pedoman kerja Sub Komite Anti Fraud mengacu pada Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola
Komite Direksi. Pedoman tersebut antara lain mengatur terkait Tanggung Jawab Komite, Tugas dan Fungsi Komite,
Kewenangan Komite, Tugas Ketua, Sekretaris dan Anggota Komite dan Tata Cara Pelaksanaan Rapat Komite.
Tugas dan Tanggung Jawab Sub Komite Anti Fraud
Sub Komite Anti Fraud memiliki peranan yang sangat penting dalam melakukan manajemen Anti Fraud yang efektif.
Wewenang dan tanggung jawab Sub Komite Anti Fraud sebagai berikut:
1. Menetapkan framework dan metodologi manajemen risiko fraud
2. Menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan risiko fraud sesuai dengan tujuan dan visi perseroan
3. Menetapkan batas-batas toleransi risiko fraud dan memastikan risiko yang terjadi berasa di dalam batas toleransi
4. Memastikan strategi dan tindakan berjalan secara efektif dalam mengelola risiko fraud
5. Menilai dan mengevaluasi keefektifan proses mitigasi risiko fraud yang telah diimplementasikan
6. Merekomendasikan perubahan kebijakan dan strategi pengelolaan risiko fraud berdasarkan evaluasi kinerja dan
perubahan lingkungan bisnis
7. Menyetujui laporan terkait implementasi Strategi Anti Fraud kepada regulator
Tugas Komite Manajemen Risiko adalah melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama
terkait manajemen risiko yang paling sedikit meliputi:
1. Penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko serta perubahannya, termasuk strategi manajemen risiko dan
contingency plan apabila terjadi kondisi eksternal yang tidak normal. Penyusunan dimaksud dilakukan bersama-
sama dengan Division/Desk Head unit kerja operasional dan Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dan
Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional dan Digital.
830 Laporan Tahunan 2025
Page 400
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Perbaikan atau penyempurnaan penerapan manajemen risiko yang dilakukan secara berkala maupun bersifat
insidental sebagai akibat dari suatu perubahan kondisi eksternal dan internal Perseroan yang mempengaruhi
kecukupan permodalan dan profil risiko Perseroan serta hasil evaluasi terhadap efektivitas penerapan tersebut.
3. Penetapan keputusan-keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur normal (Irregularities), seperti keputusan
pelampauan ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan rencana bisnis bank yang telah ditetapkan
sebelumnya atau pengambilan posisi/eksposur risiko yang melampaui limit yang telah ditetapkan.
4. Memantau dan pengelolaan risiko.
5. Memutuskan usulan kebijakan, standar dan prosedur Perseroan.
6. Strategi pengelolaan risiko yang terintegrasi dengan kecukupan modal.
7. Menetapkan framework dan metodologi manajemen risiko.
Struktur Keanggotaan Sub Komite Anti Fraud
Sub Komite Anti Fraud diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai
Keputusan Rapat Direksi No. 123 tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Risk Management Anggota Tetap
Direksi / SEVP Direktur yang membawahi Operations* Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding** Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, & Compliance X Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & Internasional Banking Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Sub Komite Anti Fraud maka Direktur Utama/Wakil Direktur Utama bertindak sebagai ketua
dan mempunyai hak suara.
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
Profil Anggota Sub Komite Anti Fraud
Profil anggota Sub Komite Anti Fraud baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Independensi Sub Komite Anti Fraud
Seluruh anggota Sub komite Anti Fraud tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan
dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
Transparansi Rangkap Jabatan Sub Komite Anti Fraud
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Sub Komite Anti Fraud yang berasal dari Direksi dapat dilihat
pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
Masa Jabatan dan Periode Jabatan Sub Komite Anti Fraud
Masa jabatan dan periode jabatan Sub Komite Anti Fraud baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan
mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Pelatihan anggota Sub Komite Anti Fraud yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2025 831
Page 401
08 Corporate Governance
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Sub Komite Anti Fraud Tahun 2025
Kebijakan rapat Sub Komite Anti Fraud diatur dalam Kebijakan Pelaksanaan Manajemen Risiko Fraud. Berdasarkan
Kebijakan tersebut rapat Sub Komite Anti Fraud dilaksanakan 3 (tiga) bulanan. Selama Tahun 2025, Sub Komite Anti
Fraud telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan rapat sebanyak 4 (empat) kali.
Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat sesuai tugas dan tanggung jawabnya adalah sebagai berikut:
No Tanggal Agenda Kuorum
1 13 Januari 2025 Laporan Strategi Anti Fraud Triwulan IV Tahun 2024 dan Pelaporan ke OJK 100%
2 19 Mei 2025 Laporan Strategi Anti Fraud Triwulan I Tahun 2025 100%
3 22 Juli 2025 Laporan Strategi Anti Fraud Triwulan II Tahun 2025 dan Pelaporan ke OJK 100%
4 3 November 2025 Laporan Strategi Anti Fraud Triwulan III Tahun 2025 80%
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, menyampaikan
laporan atas Keputusan signifikan yang dibuat kepada
Sebagai salah satu bentuk pengawasan aktif terhadap Rapat Direksi, serta menetapkan langkah-langkah
penerapan manajemen risiko secara konsolidasi, perbaikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan
Perseroan membentuk Komite Manajemen Risiko penerapan manajemen risiko di Grup Perseroan.
Terintegrasi berdasarkan Keputusan Rapat Direksi No.
123 tanggal 25 Agustus 2025. Komite Manajemen Risiko Tugas Komite Manajemen Risiko Terintegrasi adalah
Terintegrasi beranggotakan Direksi Perseroan bersama melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi
dengan Direksi Perusahaan Anak. Komite berperan kepada Direktur Utama terkait manajemen risiko yang
aktif dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur paling sedikit meliputi:
Utama atas pengelolaan manajemen risiko secara 1. Penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko
konsolidasi, termasuk melakukan monitoring, evaluasi Terintegrasi beserta penginiannya, dan pedoman
dan pengambilan keputusan terhadap pengelolaan penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
manajemen risiko antara Perseroan dengan entitas 2. Perbaikan atau penyempurnaan pelaksanaan
perusahaan anak. Manajemen Risiko Terintegrasi berdasarkan
hasil evaluasi pelaksanaan Manajemen Risiko
PEDOMAN KERJA KOMITE MANAJEMEN RISIKO Terintegrasi.
TERINTEGRASI 3. Mengevaluasi hasil kaji ulang atas laporan Profil
Pedoman kerja Komite Manajemen Risiko mengacu Risiko Terintegrasi dan pemantauan atas tingkat
pada Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur risiko masing-masing risiko secara terintegrasi.
Tata Kelola Komite Direksi. Pedoman tersebut antara 4. Penetapan keputusan-keputusan bisnis yang
lain: mengatur terkait Tanggung Jawab Komite, menyimpang dari prosedur normal (irregularities),
Tugas dan Fungsi Komite, Kewenangan Komite, Tugas seperti keputusan pelampauan ekspansi usaha
Ketua, Sekretaris dan Anggota Komite, dan Tata Cara yang signfikan dibandingkan dengan rencana
Pelaksanaan Rapat Komite. bisnis Perseroan yang telah ditetapkan sebelumnya
atau pengambilan posisi/eksposur risiko yang
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE MANAJEMEN melampaui limit yang telah ditetapkan.
RISIKO TERINTEGRASI 5. Memutus usulan lini bisnis baru yang bersifat
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi bertanggung strategis dan berpengaruh signifikan terhadap
jawab atas keputusan yang diputus dalam Rapat eksposur Risiko Konglomerasi Keuangan.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi diatur dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai Keputusan
Rapat Direksi No. 123 tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Risk Management Anggota Tetap
Direksi / SEVP Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & X Anggota Tetap
Compliance
832 Laporan Tahunan 2025
Page 402
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Anggota Tetap
Banking
Direktur Pembina Anak Perusahaan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
Keterangan:
1. Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Manajemen Risiko Terintegrasi maka Direktur Utama/Wakil Direktur Utama
bertindak sebagai ketua dan mempunyai hak suara.
2. Dalam hal Direktur Pembina Anak Perusahaan bertindak sebagai Anggota Tetap lainnya maka perhitungan kuorum Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi hanya dihitung salah satu jabatan.
PROFIL ANGGOTA KOMITE MANAJEMEN RISIKO MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE
TERINTEGRASI MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI
Profil anggota Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Masa jabatan dan periode jabatan Komite Manajemen
yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat Risiko Terintegrasi baik yang berasal dari Direksi maupun
dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan
Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite
dalam Laporan Tahunan ini. tersebut.
INDEPENDENSI KOMITE MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Seluruh anggota Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Pelatihan anggota Komite Manajemen Risiko
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, Terintegrasi yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga Sub Bab Pelatihan dan/Atau Peningkatan Kompetensi
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan
Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, dalam Laporan Tahunan ini.
yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak
independen. RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE MANAJEMEN
RISIKO TERINTEGRASI TAHUN 2025
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE MANAJEMEN Kebijakan rapat Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
RISIKO TERINTEGRASI diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan Komite Manajemen
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Risiko Terintegrasi. Berdasarkan Kebijakan tersebut
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang berasal dari rapat dilaksanakan 1 (satu) kali dalam 3 (tiga)
Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan bulan. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi telah
di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini. melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui
pelaksanaan melakukan rapat sebanyak 1 (satu) kali.
Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat sesuai
tugas dan tanggung jawabnya adalah sebagai berikut:
No Tanggal Agenda Kuorum
1. 29 Oktober 2025 Pembahasan Hasil Self-Assessment Profil Risiko Konsolidasi TW III/2025 60%
Laporan Tahunan 2025 833
Page 403
08 Corporate Governance
Komite Aset dan Liabilitas 4. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab
menetapkan dan mengevaluasi atas pelaksanaan
Komite Aset dan Liabilitas atau Asset and Liability dan hasil-hasil yang berkaitan dengan pengelolaan
Committee atau yang selanjutnya disebut ALCO aktiva dan pasiva Bank yang sekurangnya meliputi:
dibentuk oleh Direksi dengan tujuan untuk membantu pengelolaan likuiditas. pengelolaan gap (risiko
Direksi dalam rangka merumuskan kebijakan, maturity dan repricing). pengelolaan valuta asing.
menyusun dan menetapkan strategi pengelolaan pengelolaan pendapatan dan investasi.
risiko pasar serta sarana dalam melakukan monitoring 5. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab
dan pengambilan keputusan terkait pelaksanaan mengevaluasi, mengembangkan dan menetapkan
Asset Liability Management (ALM) Perseroan untuk strategi pengelolaan ALIVA Bank setiap 6 (enam)
memaksimalkan profitabilitas dan menjaga struktur Bulan Sekali.
neraca Perseroan.
Tugas
PEDOMAN KERJA KOMITE ASET DAN LIABILITAS 1. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas meliputi
sebagai berikut:
Pedoman kerja ALCO mengacu pada Kebijakan Khusus a. Mengelola strategi pengelolaan likuiditas, strategi
No. KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. pengelolaan risiko pasar, strategi pengelolaan
Kebijakan Khusus tersebut antara lain mengatur terkait risiko kredit, dan strategi pengelolaan aset
hal-hal yang menjadi pedoman bagi jajaran Perseroan dan liabilitas Bank dalam rangka memenuhi
dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai kebutuhan likuiditas Perseroan.
Komite Direksi dan pelaksanaan Rapat Komite Direksi, b. Meminimalisasi idle funds.
yang salah satunya adalah Komite Aset dan Liabilitas c. Memaksimalkan profitabilitas Bank serta
(ALCO), meliputi: menjaga struktur neraca Perseroan.
1. Fungsi dan Struktur Komite Aset dan Liabilitas. 2. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas terkait
2. Tanggung Jawab, Tugas dan Fungsi Komite Aset Rapat Komite Aset dan Liabilitas atau Rapat ALCO
dan Liabilitas. meliputi sebagai berikut:
3. Tata Cara Penyelenggaraan Rapat Komite Aset dan a. Memutuskan semua masalah yang dibahas
Liabilitas. dalam agenda Rapat Komite Aset dan Liabilitas
4. Risalah Rapat dan Tindak Lanjut Komite Aset dan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
Liabilitas. b. Meminta Satuan Kerja terkait guna
5. Supporting Group Komite Aset dan Liabilitas. melaksanakan dan menindaklanjuti hasil Rapat
Komite Aset dan Liabilitas.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE ASET DAN c. Meminta Satuan Kerja yang terkait guna
LIABILITAS melaporkan pelaksanaan hasil keputusan Rapat
Komite Aset dan Liabilitas secara periodik yang
Tanggung Jawab pelaksanaannya dilakukan oleh Satuan Kerja
1. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab yang membidangi Kepatuhan.
mengevaluasi, mengembangkan dan menetapkan 3. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas juga
strategi pengelolaan likuiditas, sehingga Perseroan dapat memutuskan Bank berada dalam kondisi krisis
dapat memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari likuiditas sesuai dengan ketentuan Contingency
sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset Funding Plan (CFP).
likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, a. Menyatakan Perseroan sedang berada dalam
tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan kondisi krisis likuiditas berdasarkan Rekomendasi
Perseroan. Liquidity Crisis Management Committee (LCMC)
2. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab dan menyatakan apabila krisis likuiditas telah
menetapkan dan mengevaluasi posisi aktiva dan berhasil diatasi.
pasiva Perseroan sesuai dengan tujuan pengelolaan b. Mengaktifkan Contingency Funding Plan (CFP)
risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko nilai pada saat terjadi kondisi krisis likuiditas dan
tukar. menonaktifkan kembali pada saat krisis likuiditas
3. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab selesai diatasi.
menetapkan dan mengevaluasi penetapan harga c. mengaktifkan Contingency Funding Plan
aktiva dan pasiva Perseroan, untuk memastikan Command Center (CFPCC) pada saat terjadi
harga tersebut dapat mengoptimalkan hasil kondisi krisis likuiditas dan menonaktifkan
penanaman dana, meminimumkan biaya dana, kembali pada saat krisis likuiditas selesai diatasi.
dan memelihara struktur neraca Perseroan sesuai
dengan strategi ALMA Perseroan.
834 Laporan Tahunan 2025
Page 404
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Komite Aset dan Liabilitas diatur dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai Keputusan Rapat Direksi
No. 123 tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama (Ketua) Anggota Tetap
Direksi/SEVP Wakil Direktur Utama * Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Asset Management Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
*) Ketua Pengganti 1
PROFIL ANGGOTA KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Profil anggota ALCO yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian
Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Seluruh anggota ALCO tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan
keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan,
yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota ALCO yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata
Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Masa jabatan dan periode jabatan ALCO baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti masa
jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
Laporan Tahunan 2025 835
Page 405
08 Corporate Governance
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Pelatihan anggota ALCO yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/Atau Peningkatan
Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE ASET DAN LIABILITAS TAHUN 2025
Kebijakan rapat ALCO diatur dalam KK.9-D Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. Berdasarkan Kebijakan tersebut
pelaksanaan rapat Komite ALCO diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan, tetapi jika dipandang
perlu, Ketua Komite dapat menyelenggarakan rapat sewaktu-waktu. Selama tahun 2025, ALCO telah melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan rapat sebanyak 14 (empat belas) kali. Adapun tanggal
pelaksanaan dan agenda rapat sesuai tugas dan tanggung jawabnya adalah sebagai berikut:
No Tanggal Pelaksanaan Agenda Kuorum
1 15 Januari 2025 - Evaluasi Suku Bunga Counter DPK 84,6%
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo
2 03 Februari 2025 - Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo 100%
3 18 Februari 2025 - Evaluasi Suku Bunga Counter DPK 100%
- Evaluasi Suku Bunga Special DPK
4 19 Maret 2025 - Strategi Likuiditas Selama Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 83,3%
5 22 April 2025 - Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo 71,4%
6 27 Mei 2025 - Evaluasi Suku Bunga Counter DPK 71,4%
- Evaluasi Suku Bunga Special DPK
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo
7 17 Juni 2025 - Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo 71,4%
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Komersial
8 22 Juli 2025 - Evaluasi Suku Bunga Special DPK 100%
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo
9 03 September 2025 - Evaluasi Suku Bunga Counter DPK 100%
- Evaluarsi Suku Bunga Special DPK
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo
10 15 September 2025 - Evaluasi Suku Bunga Special DPK 100%
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Komersial
11 23 September 2025 - Evaluasi Suku Bunga Counter DPK 100%
- Evaluarsi Suku Bunga Special Dana
12 23 Oktober 2025 - Evaluasi Suku Bunga Special DPK 100%
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Komersial
13 25 November 2025 - Evaluasi Suku Bunga Kredit Konsumer Non Subsidi Promo 90,9%
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Komersial
14 17 Desember 2025 - Strategi Likuditas Akhir Tahun 2025 63,6%
- Strategi DPK dan Kredit Tahun 2026
KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan merupakan komite yang berperan dalam merumuskan kebijakan,
mengawasi pelaksanaan kebijakan, memantau perkembangan dan kondisi portofolio perkreditan, serta memberikan
arahan untuk langkah-langkah perbaikan di bidang perkreditan.
PEDOMAN KERJA KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Pedoman kerja Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang
Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, dengan isi muatan sebagai berikut:
836 Laporan Tahunan 2025
Page 406
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1. Fungsi dan Struktur
2. Tanggung Jawab, Tugas, Fungsi dan Kewenangan
3. Ketentuan Rapat dan Risalah Rapat Komite Direksi
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Tanggung Jawab Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan yaitu:
1. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan bertanggung jawab atas keputusan yang diputus dalam hasil
rapat Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan.
2. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan bertanggung jawab menyampaikan laporan atas keputusan
signifikan yang dibuat kepada rapat Direksi dan memberikan tembusan kepada Dewan Komisaris minimal 1 (satu)
kali dalam setahun.
Tugas dan fungsi Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan yaitu:
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam rangka penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank terutama yang
berkaitan dengan perumusan prinsip kehati-hatian dalam perkreditan atau pembiayaan.
2. Mengawasi agar Kebijakan Perkreditan Bank dapat diterapkan dan dilaksanakan secara konsekuen dan konsisten
serta merumuskan pemecahan apabila terdapat hambatan/kendala dalam penerapan Kebijakan Perkreditan
Bank. Selanjutnya Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan juga melakukan kajian berkala terhadap KPB
dan memberikan saran kepada Direksi apabila diperlukan perubahan/perbaikan Perseroan.
3. Memantau dan mengevaluasi:
a. Perkembangan dan kualitas portofolio perkreditan atau pembiayaan secara keseluruhan.
b. Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus kredit atau pembiayaan.
c. Kebenaran proses pemberian, perkembangan dan kualitas kredit atau pembiayaan yang diberikan kepada
pihak yang terkait dengan Perseroan dan debitur-debitur besar tertentu.
d. Kebenaran pelaksanaan ketentuan BMPK.
e. Ketaatan terhadap ketentuan perundang-undangan dan peraturan lainnya dalam pelaksanaan pemberian
kredit atau pembiayaan.
f. Penyelesaian kredit bermasalah sesuai dengan yang ditetapkan dalam KPB.
g. Upaya Perseroan dalam memenuhi kecukupan jumlah penyelisihan penghapusan kredit atau pembiayaan.
4. Memberikan keputusan terhadap usulan peraturan yang berhubungan dengan kredit.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Struktur dan keanggotaan Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan mengacu pada Kebijakan Khusus No.
KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi sesuai Keputusan Rapat Direksi No. 123 tanggal 25 Agustus 2025,
dengan struktur dan keanggotaan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Direksi/SEVP Wakil Direktur Utama * Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management** Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tetap
Laporan Tahunan 2025 837
Page 407
08 Corporate Governance
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Mangement Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tidak Tetap
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
PROFIL ANGGOTA KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Profil anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan
dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam
Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Seluruh anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham
Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan yang berasal
dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan baik yang berasal dari Direksi
maupun SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite
tersebut.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI ATAU PEMBIAYAAN
Pelatihan anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub
Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN TAHUN 2025
Rapat Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan dilakukan paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
Selama Tahun 2025, Komite Kebijakan Perkreditan telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui
pelaksanaan rapat sebanyak 5 (lima) kali. Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat sesuai tugas dan
tanggung jawabnya adalah sebagai berikut:
No Tanggal Pelaksanaan Agenda Kuorum
1 03 Februari 2025 Pembahasan Penginian Kebijakan Khusus tentang Manajemen Penagihan dan 91,7%
Penyelesaian Kredit untuk Segmen Konsumer
2 11 Maret 2025 1. Usulan Kebijakan Khusus tentang Penyaluran Kredit Konsumer Melalui Skema 60%
Asset Buy
2. Usulan Wewenang Memutus Keringanan / Penghapusan Pinalti atas
Pelunasan Dipercepat dan Usulan Wewenang Memutus Keringanan /
Penghapusan Pinalti, Bunga dan Denda atas Buyback Guarantee
3 01 Juli 2025 Usulan Kebijakan Khusus tentang Devisa Hasil Ekspor Financing 60%
4 07 Oktober 2025 Usulan Kebijakan Khusus tentang Produk Kredit Program Perumahan 60%
838 Laporan Tahunan 2025
Page 408
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Tanggal Pelaksanaan Agenda Kuorum
5 15 Oktober 2025 1. Usulan Fasilitas Kredit >90% BMPK Bank dapat diberikan hanya untuk fasilitas 80%
kredit yang mendapatkan penjaminan Pemerintah RI dan mendukung
Program Pemerintah
2. Kewenangan memutus fasilitas kredit sebagaimana poin 1 di atas, merupakan
kewenangan Komite Kredit A1 yang dihadiri seluruh Divisi
Komite Kredit
Komite Kredit merupakan Komite yang berperan dalam memberikan keputusan pemberian kredit (kredit baru,
perubahan fasilitas kredit, maupun restrukturisasi kredit) sesuai kewenangan tertinggi berdasarkan Batas Wewenang
Memutus Kredit (BWMK).
PEDOMAN KERJA KOMITE KREDIT
Pedoman kerja Komite Kredit mengacu pada Kebijakan Khusus (KK).9-D dengan isi muatan sebagai berikut:
• Fungsi dan Struktur
• Tanggung Jawab, Tugas, Fungsi, dan Kewenangan
• Ketentuan Rapat dan Risalah Rapat Komite Direksi
• Keanggotaan Rapat Komite Kredit
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE KREDIT
Tugas dan tanggung jawab Komite Kredit yaitu:
1. Memberikan keputusan persetujuan atau penolakan atas permohonan kredit atau pembiayaan sesuai
kewenangan tertentu yang ditetapkan oleh Direksi.
2. Bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan pemberian, perubahan fasilitas,
dan/atau restrukturisasi kredit atau pembiayaan sesuai dengan Batasan wewenangnya.
3. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak-pihak yang berkepentingan dengan pemohon kredit atau
pembiayaan untuk memberikan persetujuan kredit atau pembiayaan yang hanya bersifat formalitas.
4. Melakukan koordinasi dengan Asset & Liabilities Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan perkreditan/
pembiayaan maupun rate perkreditan/pembiayaan.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE KREDIT
Komite Kredit dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai Keputusan Rapat Direksi No. 123 tanggal 25
Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
1. Jenis dan tingkat Komite Kredit berdasarkan kewenangannya terbagi dengan kategori sebagai berikut:
No Jenis Komite Tingkat Komite Unit Kerja
1 Komite A A1 Direksi dan SEVP
A2
A3
A4
2 Komite B B Kantor Pusat
3 Komite C C1 Kantor Wilayah
C2 Commercial Banking Center (CBC)
4 Komite D D1 Kantor Cabang/Kantor Cabang Syariah
D2
D3
Laporan Tahunan 2025 839
Page 409
08 Corporate Governance
2. Komite Kredit pada tingkat Direksi terbagi menjadi 4 (empat) tingkat dengan jumlah kuorum minimal kehadiran
Anggota Tetap sebagai berikut:
Komite Fungsi Bisnis Fungsi Risk Fungsi Independen
Komite A1 4 orang 4 orang 1 orang
Komite A2 3 orang 3 orang 1 orang
Komite A3 2 orang 2 orang 1 orang
Komite A4 1 orang 1 orang 1 orang
3. Keanggotaan Tetap pada Komite Kredit pada tingkat Direksi terbagi menjadi 3 (tiga) fungsi dan voting rights yang
melekat pada fungsi masing-masing sebagai berikut:
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Jabatan Voting Rights Jabatan Voting Rights
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Direktur yang membawahi Direktur yang membawahi
Risk Management Consumer Banking
Direktur yang membawahi Direktur yang membawahi
Finance & Strategy Corporate Banking
Direktur yang membawahi Direktur yang membawahi
Information Technology Network & Retail Funding
Direktur yang membawahi
SEVP yang membawahi Operations
Commercial Banking
SEVP yang membawahi Direktur yang membawahi
Credit Risk Treasury & International Banking
SEVP yang membawahi SEVP yang membawahi
Assets Management Digital Business
Fungsi Independen Voting Rights
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X
Keanggotaan Tidak Tetap pada Komite Kredit tingkat Direksi diatur dengan ketentuan sebagai berikut:
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
1 Kepala/Wakil Kepala Satuan Kerja Kredit Komersial atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
2 Kepala Satuan Kerja Kredit Korporasi atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
3 Kepala Satuan Kerja Kredit SME atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
4 Kepala Satuan Kerja Bisnis Syariah atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
5 Kepala Satuan Kerja Penyelesaian Aset Komersial atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
Kepala Satuan Kerja Lembaga Keuangan dan Pasar Modal atau Pejabat Pemegang Kewenangan
6 X
RKK
7 Kepala/Wakil Kepala Satuan Kerja Risiko Kredit Komersial atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
8 Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada Commercial Banking Center X
840 Laporan Tahunan 2025
Page 410
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
9 Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial pada Commercial Banking Center X
10 Kepala Satuan Kerja Legal atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
11 Kepala Satuan Kerja Kepatuhan atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
12 Kepala Satuan Kerja Audit Internal atau Pejabat Pemegang Kewenangan RKK X
4. Keanggotaan pada Komite Kredit selain pada tingkat Direksi diatur dengan ketentuan sesuai tingkat masing-
masing sebagai berikut:
A. Komite Kredit B
• Anggota Tetap
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Voting Voting
Jabatan Jabatan
Rights Rights
Kepala/Wakil Kepala Satuan Kerja Kredit
Wholesale atau Pejabat Pemegang
Kewenangan RKK
Kepala Satuan Kerja Kredit Korporasi atau
Pejabat Pemegang Kewenangan RKK
Kepala Satuan Kerja Kredit SME atau Pejabat
Pemegang Kewenangan RKK;
Kepala/Wakil Kepala Satuan Kerja Risiko
Kredit Wholesale atau Pejabat Pemegang
Kepala Satuan Kerja Pembiayaan Komersial
Kewenangan RKK
atau Pemegang Kewenangan RKK
Kepala Satuan Kerja Penyelesaian Aset
Komersial atau Pejabat Pemegang
Kewenangan RKK
Kepala Satuan Kerja Lembaga Keuangan
dan Pasar Modal atau Pejabat Pemegang
Kewenangan RKK
• Anggota Tidak Tetap
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
1 Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit Komersial X
2 Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit Korporasi X
3 Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit SME X
4 Kepala Departemen Satuan Kerja Bisnis Syariah X
5 Kepala Departemen Satuan Kerja Lembaga Keuangan dan Pasar Modal X
6 Kepala Departemen Satuan Kerja Penyelesaian Aset Komersial X
7 Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada Commercial Banking Center X
8 Kepala Departemen Satuan Kerja Risiko Kredit Wholesale X
9 Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial pada Commercial Banking Center X
10 Kepala Departemen Satuan Kerja Legal atau Pejabat Pemegang Kewenangan X
11 Kepala Departemen Satuan Kerja Kepatuhan atau Pejabat Pemegang Kewenangan X
Laporan Tahunan 2025 841
Page 411
08 Corporate Governance
B. Komite Kredit C1
• Anggota Tetap
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Voting Voting
Jabatan Jabatan
Rights Rights
Kepala Kantor Wilayah
Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Wholesale di
Kantor Wilayah Kepala Satuan Kerja Penyelesaian Aset
Komersial di Kantor Wilayah
• Anggota Tidak Tetap
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
1 Wakil Kepala Kantor Wilayah X
2 Kepala Unit Kerja Kredit SME pada Kantor Wilayah X
3 Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada Commercial Banking Center X
4 Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Wholesale pada Commercial Banking Center X
5 Analis Risiko Kredit Komersial pada Kantor Wilayah X
6 Legal Checklist X
7 Compliance Checklist X
C. Komite Kredit C2
• Anggota Tetap
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Voting Voting
Jabatan Jabatan
Rights Rights
Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial pada
Commercial Banking Center Commercial Banking Center
• Anggota Tidak Tetap
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
1 Manajer Unit Kerja Kredit Komersial pada Commercial Banking Center X
2 Manajer Unit Kerja Risiko Kredit Komersial pada Commercial Banking Center X
3 Legal Checklist X
4 Compliance Checklist X
D. Komite Kredit D
• Anggota Tetap
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Voting Voting
Jabatan Jabatan
Rights Rights
Kepala Unit Kerja Risiko Kredit SME/Pembiayaan
√ Kepala Cabang atau Kepala Cabang Syariah √
di Kantor Cabang/Kantor Cabang Syariah
842 Laporan Tahunan 2025
Page 412
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
• Anggota Tidak Tetap
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
1 Kepala Unit Kerja Kredit SME di Kantor Cabang X
2 Kepala Unit Kerja Pembiayaan Komersial di Kantor Cabang Syariah X
3 Analis Risiko Kredit SME/Pembiayaan di Kantor Cabang/Kantor Cabang Syariah X
4 Legal Checklist X
5 Compliance Checklist X
PROFIL ANGGOTA KOMITE KREDIT 2. Pengambilan keputusan oleh Komite Kredit/
Profil anggota Komite Kredit baik yang berasal dari Pembiayaan dilakukan dalam bentuk rapat
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil bersama yang disebut rapat Komite Kredit (RKK).
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat 3. Rapat Komite Kredit/Pembiayaan harus diambil
Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. secara musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
INDEPENDENSI KOMITE KREDIT tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
Seluruh anggota Komite Kredit tidak memiliki hubungan pemungutan suara berdasarkan suara seluju lebih
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/ dari ½ (satu per dua) bagian dari Anggota dengan
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, hak suara (voting rights). Tidak terdapat eskalasi
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali keputusan Kredit atau Pembiayaan ke tingkat
atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat pemulus yang lebih tinggi apabila musyawarah
mempengaruhi kemampuan bertindak independen. mufakat tidak dicapai kesepakatan.
4. Sebelum pelaksanaan rapat Komite Kredit
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE KREDIT Pembiayaan (RKK), dilakukan pra rapat Komite Kredit
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Pembiayaan (Pra RKK) dalam rangka koordinasi
Komite Kredit yang berasal dari Direksi dapat dilihat dan pembahasan permohonan kredit, perubahan
pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap fasilitas atau restrukturisasi kredit atau pembiayaan
jabatan dalam Laporan Tahunan ini. oleh unit kerja terkait.
5. Setiap Keputusan Komite Kredit atau Pembiayaan
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE KREDIT harus dicatat, didokumentasikan, dan
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Kredit baik ditandatangani oleh Anggota Tetap dan Anggota
yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan Tidak Tetap Komite Kredit.
mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi
Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut. Pelaksanaan Rapat
Penyelenggaraan Komite Kredit diusulkan oleh Divisi
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI Pengusul, dalam hal ini Divisi Bisnis Kredit Komersial
dan Divisi Risiko Kredit Komersial. Selama tahun 2025,
Pelatihan anggota Komite Kredit yang berasal dari Komite Kredit telah melaksanakan tugas dan tanggung
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau jawabnya melalui rapat sebanyak 3.041 kali rapat pada
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab berbagai tingkat, dengan rincian sebagai berikut:
Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Jumlah
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE KREDIT No Tingkat RKK Kuorum
Pelaksanaan
TAHUN 2025
1 Komite Kredit A 147 100%
Kebijakan Rapat Komite Kredit B
2 164 100%
1. Susunan anggota Komite Kredit/Pembiayaan terdiri
dari fungsi bisnis dan fungsi risiko. Pembagian 2 3 Komite Kredit C1 128 100%
(dua) fungsi ini bertujuan sebagai bentuk check and Komite Kredit C2
4 501 100%
balance antara unit bisnis selaku inisiator dengan
unit credit risk selaku unit mitigasi risiko. 5 Komite Kredit D 2.101 100%
Laporan Tahunan 2025 843
Page 413
08 Corporate Governance
Komite Human Capital
Komite Human Capital merupakan komite yang berperan dalam meningkatkan kualitas kebijakan human capital
dengan berpedoman pada prinsip tata kelola yang baik dan meningkatkan kualitas pengelolaan human capital
guna mendukung strategi bisnis Perseroan.
PEDOMAN KERJA KOMITE HUMAN CAPITAL
Pedoman kerja Komite Human Capital mengacu pada Kebijakan Khusus KK.9 – D Tentang Prosedur Tata Kelola Komite
Direksi, dengan isi muatan sebagai berikut:
1. Fungsi dan Struktur
2. Tanggung Jawab, Tugas, Fungsi dan Kewenangan
3. Ketentuan Rapat dan Risalah Rapat Komite Direksi
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE HUMAN CAPITAL
Tugas dan tanggung jawab Komite Human Capital adalah membantu Direktur Utama atas hal-hal yang berkaitan
dengan, antara lain dan sekurang-kurangnya meliputi:
1. Merekomendasikan strategi, kebijakan, dan sistem pengelolaan human capital yang searah dengan Rencana
Bisnis Perseroan.
2. Berwenang memutus terkait implementasi pengelolaan di bidang personalia.
3. Bertanggung jawab atas rekomendasi usulan kebijakan yang selanjutnya akan diputus melalui mekanisme Rapat
Direksi.
4. Memutus usulan kebijakan, standar, dan prosedur Bank yang terkait human capital.
5. Berwenang memutus di luar butir 1 – 4 tersebut diatas apabila diberikan mandat oleh Rapat Direksi.
6. Apabila diperlukan dapat berkoordinasi dengan Komite Remunerasi dan Nominasi dalam reviu sistem/kebijakan
Human Capital Management.
7. Human Capital Committee Pusat bertanggung jawab menyampaikan laporan atas keputusan signifikan kepada
Rapat Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE HUMAN CAPITAL
Komite Human Capital diatur dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai Keputusan Rapat Direksi
No. 123 tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Anggota Wakil Direktur Utama * Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Banking Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tetap
Keterangan:
*) Ketua Pengganti I
844 Laporan Tahunan 2025
Page 414
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PROFIL ANGGOTA KOMITE HUMAN CAPITAL
Profil anggota Komite Human Capital baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE HUMAN CAPITAL
Seluruh anggota Komite Human Capital tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan
dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE HUMAN CAPITAL
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Human Capital yang berasal dari Direksi dapat dilihat
pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE HUMAN CAPITAL
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Human Capital baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan
mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Pelatihan anggota Komite Human Capital yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE HUMAN CAPITAL TAHUN 2025
Kebijakan rapat Komite Human Capital dilakukan paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama Tahun 2025,
Komite Human Capital telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan rapat sebanyak
26 (dua puluh enam) kali. Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat sesuai tugas dan tanggung jawabnya
adalah sebagai berikut:
No Tanggal Agenda Kuorum
1 20 Januari 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
2 30 Januari 2025 Pembahasan Mutasi dan Rotasi Pejabat Struktural 100%
3 18 Februari 2025 Pemenuhan Posisi SEVP dan Pejabat Struktural 100%
4 24 Februari 2025 Pembahasan Nominated Talent BTN Tahun 2025 100%
5 4 Maret 2025 Pembahasan Talent Mobility & Pemenuhan Posisi Struktural 100%
6 6 Maret 2025 Pembahasan Talent Mobility Jabatan Branch Manager 100%
7 18 Maret 2025 1) Usulan Tabel Distribusi Performance Rating untuk penilaian kinerja Tahun Buku 2024 100%
2) Usulan Penambahan Kewenangan Komite Penilai
8 10 April 2025 Pembahasan Program Employee Prosperity Tahun Buku 2024 100%
9 21 April 2025 Paparan Hasil Employee Engagement Survey (EES) BTN Tahun 2024 100%
10 21 April 2025 1) Usulan Penilaian Kinerja Individu Kepala Divisi, Wakil Kepala Divisi, Kepala Wilayah dan 100%
Wakil Kepala Wilayah, Kepala Cabang Konven dan Syariah Tahun Buku 2024, serta
Pengukuran Talent Mobility.
2) Usulan Program Employee Prosperity (Bonus Tahunan) Tahun Buku 2024.
11 21 April 2025 Pembahasan Mengenai Talent Mobility Pada Perusahaan Terafiliasi 100%
12 23 Mei 2025 Pembahasan Talent Mobility & Pemenuhan Jabatan Struktural 100%
13 16 Juni 2025 Pembahasan RJP Human Capital 2025 - 2029 100%
14 26 Juni 2025 Pembahasan Talent Mobility Branch Manager 100%
Laporan Tahunan 2025 845
Page 415
08 Corporate Governance
No Tanggal Agenda Kuorum
15 30 Juni 2025 Penyempurnaan Mekanisme Kenaikan Gaji Tahun 2025 dan Tunjangan Posisi Pimpinan 100%
Unit Kerja
16 30 Juni 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Regional Office 100%
17 08 Juli 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Unit Usaha Syariah 100%
18 22 Juli 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
19 08 Agustus 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
20 20 Agustus 2025 Pembahasan Culture Roadmap 2025 - 2029 100%
21 27 Agustus 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
22 27 Agustus 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
23 27 Agustus 2025 Pembahasan Usulan Penetapan dan Remunerasi SEVP 100%
24 2 September 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
25 2 September 2025 Usulan Remunerasi Pengurus Anak Usaha 100%
26 9 September 2025 Pembahasan Talent Mobility Jabatan Struktural & Penugasan 100%
27 16 September 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat L1 Struktural 100%
28 17 September 2025 Pembahasan Talent Mobility Branch Manager 100%
29 27 Oktober 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
30 23 Desember 2025 Pembahasan Talent Mobility Pejabat Struktural 100%
Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI)
2. Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI)
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan bertanggung jawab menyampaikan laporan atas
Nomor 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Keputusan Signifikan yang dibuat kepada rapat
Teknologi Informasi Oleh Bank Umum, Perseroan wajib Direksi.
memiliki Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI). 3. Menetapkan langkah-langkah perbaikan mengenai
Untuk mendukung hal tersebut, perlu adanya ketentuan hal-hal yang berkaitan dengan penerapan
yang mengatur tentang Komite Pengarah Teknologi manajemen risiko di Perseroan.
Informasi (KPTI). Sehubungan dengan hal tersebut,
Direksi memandang perlu untuk mengatur ketentuan Tugas dan fungsi Komite Pengarah Teknologi lnformasi
mengenai Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) (KPTI) adalah memberikan rekomendasi kepada Direksi
dalam bentuk Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang yang mencakup:
Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. 1. Memastikan Rencana Strategis Teknologi Informasi
(RSTI) selaras dan sejalan dengan rencana strategis
PEDOMAN KERJA KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI kegiatan usaha Perseroan yang dituangkan dalam
INFORMASI (KPTI) Rencana Jangka Panjang (RJP). Dalam memberikan
rekomendasi, Komite Pengarah Teknologi Informasi
Pedoman kerja Komite Pengarah Teknologi lnformasi (KPTI) harus memperhatikan faktor efisiensi,
(KPTI) mengacu pada ketentuan internal Perseroan efektivitas dan hal-hal sebagai berikut:
yaitu Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur a. Peta jalan (roadmap) untuk mencapai
Tata Kelola Komite Direksi. kebutuhan Teknologi Informasi yang mendukung
strategi bisnis Perseroan. Peta jalan (roadmap)
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE PENGARAH terdiri dari kondisi saat ini (current state), kondisi
TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI) yang ingin dicapai (future state) dan langkah-
langkah yang akan dilakukan untuk mencapai
Tanggung jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi kondisi yang ingin dicapai;
(KPTI) b. Sumber daya yang dibutuhkan;
1. Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) c. Manfaat yang akan diperoleh saat Rencana
bertanggung jawab atas rekomendasi yang Strategis Teknologi Informasi (RSTI) diterapkan;
disepakati dalam rapat Komite Pengarah Teknologi dan
Informasi (KPTI). d. Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan
Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI).
846 Laporan Tahunan 2025
Page 416
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Memutus usulan atas kebijakan, standar, dan 9. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
prosedur Bank yang terkait Teknologi Informasi (TI). Teknologi Informasi (TI) yang tidak dapat
3. Memastikan implementasi Rencana Strategis diselesaikan oleh Satuan Kerja Pengguna dan
Teknologi Informasi (RSTI) yang dituangkan dalam Satuan Kerja Penyelenggara Teknologi Informasi (TI)
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
4. Mengevaluasi, mengarahkan dan memantau 10. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki
implementasi penyelenggaraan Teknologi Informasi Perseroan.
(TI). 11. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalisasi
5. Pemantauan prioritisasi IT CAPEX dan IT OPEX risiko atas investasi Perseroan pada sektor Teknologi
terhadap pengembangan Teknologi Informasi (TI) Informasi (TI) agar investasi Perseroan pada
berdasarkan Rencana Strategis Teknologi Informasi Teknologi Informasi (TI) memberikan kontribusi
(RSTI). terhadap pencapaian tujuan bisnis Perseroan.
6. Kewenangan untuk memutus prioritas dan realokasi 12. Strategi dan langkah-langkah perbaikan atas hal-
terhadap IT CAPEX, IT OPEX dan IT Plan dengan hal yang berkaitan dengan penerapan manajemen
mempertimbangkan aspek-aspek sebagai berikut: risiko terkait Teknologi Informasi (TI), Digital dan
a. Kesesuaian antara Rencana Pengembangan Siber di Perseroan.
Teknologi Informasi (RPTI) dengan Rencana
Strategis Teknologi Informasi (RSTI); dan STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE PENGARAH
b. Kesesuaian antara pelaksanaan pengembangan TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI)
Teknologi Informasi (TI) dengan Rencana
Pengembangan Teknologi Informasi (RPTI) yang Struktur dan keanggotaan Komite Pengarah Teknologi
disepakati (portfolio list). Informasi (KPTI) mengacu pada Kebijakan Khusus No.
7. Evaluasi atas efektivitas biaya Teknologi Informasi KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi
(TI) terhadap pencapaian manfaat yang sesuai Keputusan Rapat Direksi No. 123 tanggal 25
direncanakan. Agustus 2025, dengan struktur dan keanggotaan
8. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi (TI) sebagai berikut:
dan upaya peningkatan kinerja Teknologi Informasi
(TI).
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Anggota Wakil Direktur Utama* Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
*) Wakil Direktur Utama sebagai Ketua Pengganti I.
Laporan Tahunan 2025 847
Page 417
08 Corporate Governance
PROFIL ANGGOTA KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE
INFORMASI (KPTI) PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI)
Profil anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi Masa jabatan dan periode jabatan Komite Pengarah
(KPTI) baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan Teknologi Informasi (KPTI) baik yang berasal dari Direksi
dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil maupun SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi
Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota
dalam Laporan Tahunan ini. komite tersebut.
INDEPENDENSI KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
(KPTI)
Pelatihan anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
Seluruh anggota Komite Pengarah Teknologi (KPTI) yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada
Informasi (KPTI) tidak memiliki hubungan keuangan, Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan
keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau dalam Laporan Tahunan ini.
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan
Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE PENGARAH
bertindak independen. TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI) TAHUN 2025
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE PENGARAH Pelaksanaan rapat Komite Pengarah Teknologi
TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI) Informasi (KPTI) dilakukan minimal 4 (empat) kali
selama tahun berjalan. Apabila dipandang perlu,
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI)
Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) yang dapat diadakan setiap waktu atas permohonan
berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola tertulis dari anggota tetap Komite Pengarah Teknologi
Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Informasi (KPTI). Selama tahun 2025, Komite Pengarah
Tahunan ini. Teknologi Informasi (KPTI) telah melaksanakan tugas
dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan rapat
sebanyak 4 (empat) kali. Adapun tanggal pelaksanaan
dan agenda rapat sesuai tugas dan tanggung jawabnya
adalah sebagai berikut:
No Tanggal Agenda Kuorum
1 30 Januari 2025 • Rencana inisiatif 2025. 100%
• Modernisasi core banking system.
2 24 Juni 2025 • Project update: New Branch Delivery System NEXA, modernisasi core banking system 100%
dan tech refreshment server core banking IBM Power 10.
• Rencana inisiatif 2025.
• Update manajemen risiko IT, Digital dan Siber.
3 16 September 2025 • Update progress Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) dan proyek prioritas. 100%
• Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) 2025 – 2029 Bank Umum Syariah.
4 16 Desember 2025 1. Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) 2025-2029 100%
• Review Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) 2025-2029 ditahun 2025.
• Penyesuaian Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) 2025-2029.
• Pelaporan Digital Maturity Assessment for Bank (DMAB) 2025.
• Penyesuaian Organisasi Teknologi Informasi (TI).
2. Update Inisiatif 2025
• Progress NEXA Branch Delivery System Modernization.
• Bank Umum Syariah OD1 Technology Readiness.
848 Laporan Tahunan 2025
Page 418
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Komite Pengarah Transformasi
Fungsi Komite Pengarah Transformasi adalah membantu Direksi dalam menentukan prioritas dan memutuskan
pelaksanaan inisiatif Transformasi sesuai strategi bisnis Perseroan dalam bidang Human Capital, Organization &
Governance, Risk Management and Compliance (GRC). information Technology, Digital and Network, Commercial
Banking & Business Process, Consumer Banking & Sharia, Partnership & Project Management.
PEDOMAN KERJA KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
Pedoman kerja Komite Pengarah Transformasi mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur Tata
Kelola Komite Direksi, Pedoman tersebut mengatur antara lain:
1. Fungsi dan Struktur
2. Tanggung Jawab, Tugas, Fungsi, dan Kewenangan
3. Ketentuan Rapat dan Risalah Rapat Komite Direksi
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
Komite Pengarah Transformasi diatur dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai Keputusan Rapat
Direksi No. 123 tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Human Capital Organization & GRC
Struktur dan Kepesertaan Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Human Capital, Organization & GRC diatur
sebagai berikut:
Permanen
Struktur Jabatan Voting Rights
Member / Non Member
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Risk Anggota Tetap
Management
Anggota Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
Laporan Tahunan 2025 849
Page 419
08 Corporate Governance
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan IT, Digital & Network
Struktur dan Kepesertaan Komite Pengarah Transformasi terkait dengan lT, Digital & Network diatur sebagai berikut:
Permanen
Struktur Jabatan Voting Rights
Member / Non Member
Direktur yang membawahi Transformasi dan Risk Anggota Tetap
Ketua
Management
Anggota Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Business Process Improvement (BPI).
Struktur dan Kepesertaan Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Business Process lmprovement (BPI) diatur
sebagai berikut:
Permanen
Struktur Jabatan Voting Rights
Member / Non Member
Direktur yang membawahi Transformasi dan Risk
Ketua Anggota Tetap
Management
Anggota Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Anggota Tidak Tetap
Banking
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
850 Laporan Tahunan 2025
Page 420
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Partnership & Project Management
Struktur dan Kepesertaan Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Partnership & Project Management diatur
sebagai berikut:
Permanen
Struktur Jabatan Voting Rights
Member / Non Member
Direktur yang membawahi Transformasi dan Risk
Ketua Anggota Tetap
Management
Anggota Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Anggota Tidak Tetap
Banking
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
1. Tanggung Jawab Komite Pengarah Transformasi
a. Komite Pengarah Transformasi bertanggung jawab atas keputusan yang diputus dalam rapat Komite
Pengarah Transformasi maupun rapat Direksi.
b. Komite Pengarah Transformasi bertanggung jawab menyampaikan laporan atas Keputusan Signifikan yang
dibuat kepada rapat Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali.
c. Menetapkan langkah-langkah perbaikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan transformasi serta
melaporkan kepada Direksi.
2. Tugas dan Fungsi Komite Pengarah Transformasi
a. Menentukan prioritisasi dan memutuskan pelaksanaan Inisiatif Transformasi sesuai Strategi Bisnis Bank, di
bidang:
— Human Capital, Organization & Governance, Risk Management and Compliance (GRC).
— Information Technology (IT), Digital & Network.
— Business Process Improvement.
— Partnership & Project Management.
b. Memutuskan kebijakan terkait pelaksanaan Inisiatif Transformasi.
c. Mengusulkan kebijakan yang berkaitan dengan Inisiatif Transformasi untuk diputuskan pada rapat Direksi
apabila diperlukan.
d. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Inisiatif Transformasi yang telah diputuskan oleh Komite
Pengarah Transformasi, dan melaporkan kepada Direksi sebagai dasar pertimbangan keputusan tindak lanjut
Inisiatif Transformasi.
e. Kewenangan memutus pada Komite Direksi Pengarah Transformasi menyesuaikan dengan ketentuan dan
kebijakan yang berlaku pada masing-masing bidang pembahasan.
Laporan Tahunan 2025 851
Page 421
08 Corporate Governance
PROFIL ANGGOTA KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE
PENGARAH TRANSFORMASI
Profil anggota Komite Pengarah Transformasi baik yang
berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat Masa jabatan dan periode jabatan Komite Pengarah
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Transformasi baik yang berasal dari Direksi maupun
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan
Tahunan ini. Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite
tersebut.
INDEPENDENSI KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Seluruh anggota Komite Pengarah Transformasi
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, Pelatihan anggota Komite Pengarah Transformasi
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak Laporan Tahunan ini.
independen.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE PENGARAH
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI TAHUN 2025
TRANSFORMASI
Sesuai Kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Tata Kelola Komite Direksi, Pelaksanaan rapat Komite
Komite Pengarah Transformasi yang berasal dari Direksi Pengarah Transformasi dilakukan paling kurang 2 (dua)
dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di kali selama tahun berjalan. Selama tahun 2025, Komite
bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini. Pengarah Transformasi telah melaksanakan tugas
dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan rapat
sebanyak 25 (dua puluh lima) kali. Adapun tanggal dan
agenda rapat sesuai tugas dan tanggung jawabnya
adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Kuorum
1 27 Mei 2025 Steering Committee Project Central Sales Management (CSM) 100%
2 25 Juni 2025 Transformation Committee Inisiatif Corporate Plan Prioritas 2 100%
3 09 Juli 2025 Transformation Committee Inisiatif Corporate Plan Prioritas 2 100%
4 16 September 2025 Perubahan Struktur Organisasi 100%
5 10 November 2025 Steering Committee Perubahan Struktur Organisasi 100%
Komite Bisnis
Komite Bisnis merupakan Komite yang berperan dalam merumuskan, memutuskan, mengawasi, dan memantau
pelaksana kebijakan dan strategi bisnis untuk memantau perkembangan dan memberikan saran langkah perbaikan
terkait dengan bisnis bank.
PEDOMAN KERJA KOMITE BISNIS
Pedoman kerja Komite Bisnis mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi.
852 Laporan Tahunan 2025
Page 422
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE BISNIS
1. Komite Bisnis bertanggung jawab atas keputusan yang diputus dalam Rapat Komite Bisnis maupun Rapat Direksi.
2. Komite Bisnis bertanggung jawab menyampaikan laporan atas Keputusan Signifikan yang dibuat kepada Rapat
Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali.
3. Menetapkan langkah-langkah perbaikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan Produk Bank
serta melaporkan kepada Direksi.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE BISNIS
Komite Bisnis diatur dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai Keputusan Rapat Direksi No. 123
tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua (merangkap anggota Wakil Direktur Utama (Ketua) Anggota Tetap
tetap)
Direksi/SEVP Direktur yang membawahi Network & Retail Anggota Tetap
Funding*
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Anggota Tetap
Banking
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Anggota Tetap
X
Compliance
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Asset Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
Keterangan :
a. Apabila Direktur Utama menghadiri rapat Komite Bisnis, maka bertindak sebagai ketua dan memiliki hak suara.
b. *Ketua Pengganti I
PROFIL ANGGOTA KOMITE BISNIS
Profil anggota Komite Bisnis baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan
di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE BISNIS
Seluruh anggota Komite Bisnis tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan
dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
Laporan Tahunan 2025 853
Page 423
08 Corporate Governance
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE BISNIS
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Bisnis yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab
Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE BISNIS
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Bisnis baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti
masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Pelatihan anggota Komite Bisnis yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan
Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
PELAKSANAAN TUGAS KOMITE BISNIS TAHUN 2025
Sesuai kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, Pelaksanaan Rapat Komite Bisnis
dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama tahun 2025, Komite Bisnis telah melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan rapat sebanyak 5 (lima) kali. Adapun tanggal dan agenda rapat
sesuai tugas dan tanggung jawabnya yang dilaksanakan adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Kuorum
1 01 Juli 2025 Pembiayaan Usaha Produk Pembiayaan Small Medium Enterprise 83,33%
2 15 Juli 2025 BTN Private 66,67%
3 09 September 2025 Produk baru BTN Credit Card 72,73%
4 09 September 2025 Perubahan fitur & ketentuan asuransi personal loan 72,73%
5 21 Oktober 2025 Produk baru Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) 63,64%
Komite Environmental, Social and Governance
Komite ESG berperan aktif dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait pengelolaan praktik bisnis
yang berorientasi pada kinerja pembangunan berkelanjutan (SDG). Selain itu, Komite ESG terlibat secara aktif dalam
melakukan identifikasi, mengukur, memonitoring, dan mengevaluasi inisiatif ESG yang melekat pada setiap produk
dan/atau jasa/aktivitas baru sehingga Perseroan dapat melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan
Sustainable Development Goals (SDG’S) yang mencakup:
1. Pengelolaan produk dan jasa yang mendukung proses transisi menuju ekonomi rendah karbon serta menjaga
keseimbangan sosial dalam membuka equal akses terhadap modal (Sustainable Finance).
2. Pengelolaan risiko perubahan iklim dan dampaknya pada kapasitas ekosistem (Climate Change and Ecosystems).
3. Pengelolaan dampak pada manusia dan komunitas serta masyarakat luas pada umumnya (People and
Community).
PEDOMAN KERJA KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Pedoman kerja Komite Environmental, Social and Governance (ESG) mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D
tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi.
854 Laporan Tahunan 2025
Page 424
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
1. Tanggung Jawab Komite ESG
a. Komite ESG bertanggung jawab atas Keputusan dalam Rapat Komite ESG maupun Rapat Direksi.
b. Komite ESG bertanggungjawab menyampaikan laporan atas Keputusan Signifikan yang dibuat kepada rapat
Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali.
c. Menetapkan langkah-langkah perbaikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan program ESG dan TJSL
mencakup Community Development, Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan, serta kegiatan bisnis dalam rangka tanggung jawab Perseroan kepada masyarakat atas risiko
bisnis yang ditimbulkan oleh Bank dan melaporkannya kepada Direksi.
2. Tugas dan Fungsi Komite ESG
a. Memberikan keputusan atas strategi Perseroan yang berdampak terhadap lingkungan, sosial dan masyarakat
dalam Program dan Roadmap ESG.
b. Memantau penerapan monitoring atas implementasi Strategi dan Roadmap ESG Perseroan.
c. Memberikan informasi kepada Manajemen Perseroan mengenai seluruh isu terkait ESG termasuk perundang-
undangan, program pemerintah, perkembangan internasional, tren bisnis ke depan, dan perubahan iklim.
d. Melakukan pemantauan, evaluasi, dan memberikan rekomendasi terhadap hasil laporan ESG, Investor
Concern, atau pihak ketiga lainnya terhadap implementasi ESG.
e. Memberikan keputusan terkait:
— Tujuan dan petunjuk pelaksanaan Program TJSL.
— Pemetaan dan penyusunan Program TJSL.
— Evaluasi atas pelaksanaan Program TJSL.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Komite Environmental, Social and Governance diatur dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai
Keputusan Rapat Direksi No. 123 tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Anggota Wakil Direktur Utama * Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management ** Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & X Anggota Tetap
Compliance
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Anggota Tetap
Banking
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
Laporan Tahunan 2025 855
Page 425
08 Corporate Governance
PROFIL ANGGOTA KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Profil anggota Komite Environmental, Social and Governance (ESG) baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan
dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam
Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Seluruh anggota Komite Environmental, Social and Governance (ESG) tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak
independen.
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Environmental, Social and Governance (ESG) yang
berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan
Tahunan ini.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Environmental, Social and Governance (ESG) baik yang berasal dari Direksi
maupun SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite
tersebut.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Pelatihan anggota Komite Environmental, Social and Governance (ESG) yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada
Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Laporan Tahunan ini.
PELAKSANAAN TUGAS KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE TAHUN 2025
Kebijakan rapat Komite Environmental, Social, and Governance diatur dalam Prosedur Tata Kelola Komite Direksi.
Berdasarkan Kebijakan tersebut pelaksanaan rapat Komite Environmental, Social, and Governance dilakukan paling
kurang 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Selama Tahun 2025, Komite Environmental, Social, and Governance telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui pelaksanaan rapat sebanyak 2 (dua) kali. Adapun tanggal
pelaksanaan dan agenda rapat sesuai tugas dan tanggung jawabnya adalah sebagai berikut.
No. Tanggal Agenda Kuorum
1 15 Juli 2025 Analisis Penyesuaian Portfolio Guideline untuk Sektor Spesifik 100%
2 25 November 2025 Persetujuan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2026 75%
Capital and Subsidiary Committee
Capital and Subsidiary Committee merupakan komite yang berperan dalam pengambilan keputusan terkait
corporate action, penyertaan modal, pemilihan mitra investasi, review atas investasi eksisting dan aktivitas investasi
lain untuk kepentingan Perseroan. Capital and Subsidiary Committee dibentuk berdasarkan Keputusan Rapat Direksi
No. 123 tanggal 25 Agustus 2025.
856 Laporan Tahunan 2025
Page 426
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PEDOMAN KERJA CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
Pedoman kerja Capital and Subsidiary Committee mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tentang Prosedur Tata
Kelola Komite Direksi.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
1. Tanggung Jawab Capital and Subsidiary Committee
a. Capital and Subsidiary Committee bertanggung jawab atas keputusan dalam rapat Capital and Subsidiary
Committee maupun Rapat Direksi.
b. Capital and Subsidiary Committee bertanggung jawab menyampaikan laporan kepada Direksi 1 (satu) tahun
selesai.
2. Tugas dan Fungsi Capital and Subsidiary Committee
a. Terkait dengan aktivitas investasi Perseroan dan Corporate Action
- Membahas, merekomendasikan dan menetapkan strategi investasi, rencana aksi korporasi dan
perencanaan struktur modal yang optimal.
- Membahas, merekomendasikan dan menyetujui rencana investasi, penyertaan modal dan pelepasan
penyertaan modal/divestasi sesuai kewenangan.
b. Terkait dengan pengelolaan anak perusahaan
- Menelaah usulan corporate action Anak Perusahaan dan realisasi RJPP, RKAP, dan RBB Anak Perusahaan.
- Membahas, merekomendasikan, dan memberi tanggapan perihal laporan yang disampaikan anak
perusahaan seperti Laporan Kepatuhan dan penunjukan auditor eksternal.
- Membahas, merekomendasikan, dan menetapkan keputusan tentang usulan anak perusahaan berkaitan
dengan pengembangan bisnis dan investasi.
c. Terkait dengan investasi pada Dana Ventura
- Membahas, merekomendasikan dan menetapkan rencana investasi pada dana ventura.
- Membahas, merekomendasikan, dan menyetujui pemilihan Perusahaan Modal Ventura (PMV).
- Membahas, merekomendasikan, dan menyetujui pelaksanaan pembelian dan penjualan Unit Penyertaan
Dana Ventura.
- Membahas, mereviu, dan merekomendasikan optimalisasi investasi.
STRUKTUR KEANGGOTAAN CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
Capital and Subsidiary Committee diatur dalam Kebijakan tentang Prosedur Tata Kelola Direksi sesuai Keputusan
Rapat Direksi No. 123 tanggal 25 Agustus 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama Anggota Tetap
Anggota Wakil Direktur Utama *
Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & International Banking Anggota Tetap
Direktur Pembina Anak Perusahaan Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
Laporan Tahunan 2025 857
Page 427
08 Corporate Governance
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
SEVP yang membawahi Digital Business Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
PROFIL ANGGOTA CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
Profil anggota Capital and Subsidiary Committee baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan
Tahunan ini.
INDEPENDENSI CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
Seluruh anggota Capital and Subsidiary Committee tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau
hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Capital and Subsidiary Committee yang berasal dari Direksi
dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
Masa jabatan dan periode jabatan Capital and Subsidiary Committee baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP
Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE
Pelatihan anggota Capital and Subsidiary Committee yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan
dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
PELAKSANAAN TUGAS CAPITAL AND SUBSIDIARY COMMITTEE TAHUN 2025
Kebijakan rapat Capital and Subsidiary Committee diatur dalam Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. Berdasarkan
Kebijakan tersebut pelaksanaan rapat Capital and Subsidiary Committee dilakukan paling kurang 1 (satu) kali dalam 3
(tiga) bulan. Selama Tahun 2025, Komite Capital and Subsidiary Committee telah melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya melalui pelaksanaan rapat sebanyak 1 (satu) kali. Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat sesuai
tugas dan tanggung jawabnya adalah sebagai berikut.
No Tanggal Agenda Kuorum
1. 25 November 2025 Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan PT Bank Syariah Nasional 100%
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum
Komite Remunerasi dan Nominasi
Terkait aspek remunerasi, Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan
evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran,
dan strategi jangka panjang Perseroan, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan dan potensi pendapatan Perseroan di masa yang akan datang. Adapun uraian terkait nama anggota,
komposisi, tugas dan tanggung jawab serta jumlah rapat Komite telah disajikan dalam Sub Bab Komite Remunerasi
dan Nominasi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
858 Laporan Tahunan 2025
Page 428
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berdasarkan Salinan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 10 ayat 2 dan 3, Perseroan memberikan paket remunerasi tahun 2025 kepada
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi di luar dari anggota Dewan Komisaris dan seorang pejabat eksekutif (ex
officio) dalam tabel berikut:
No Nama Jabatan Total Remunerasi
1 Moch. Amin Nurdin Komite Remunerasi dan Nominasi 741.837.178
2 Nurhayati Saadah Komite Remunerasi dan Nominasi 221.201.817
Proses Penyusunan Kebijakan Remunerasi Perseroan. Melalui kebijakan ini, Perseroan berkomitmen
untuk menciptakan lingkungan kerja yang kompetitif dan
Sebagai bagian dari penerapan Good Corporate berdaya saing tinggi, sekaligus tetap mengedepankan
Governance (GCG), Perseroan senantiasa memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip GCG yang
bahwa kebijakan remunerasi disusun berdasarkan berlaku.
prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,
independensi, dan kewajaran. Cakupan Kebijakan Remunerasi dan
Implementasinya Per Unit Bisnis, Per
Pada tahun 2024, Perseroan telah menerbitkan Wilayah dan pada Perusahaan Anak atau
ketentuan baru yang menyempurnakan kebijakan Kantor Cabang yang Berlokasi di Luar
remunerasi sebelumnya, yaitu Kebijakan Khusus (KK) Negeri
No.3-B tentang Remunerasi. Kebijakan ini disusun untuk
memastikan sistem penggajian dan kompensasi tetap Kebijakan remunerasi Perseroan telah
kompetitif serta selaras dengan perkembangan industri mempertimbangkan wilayah geografis Kantor Pusat,
perbankan dan aturan regulasi yang berlaku. Kantor Wilayah dan Kantor Cabang bersangkutan.
Perseroan memiliki kebijakan memberikan tunjangan
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan human regional untuk daerah-daerah tertentu sesuai dengan
capital, kebijakan remunerasi dirancang untuk keputusan Direksi sebagaimana ketentuan KK 3-B tahun
memberikan imbalan yang adil dan kompetitif kepada 2023 tentang Remunerasi serta diimplementasikan
pegawai berdasarkan faktor-faktor seperti pencapaian sebagaimana ketentuan.
kinerja, jabatan, kompetensi, serta kondisi pasar
tenaga kerja. Penerapan kebijakan ini bertujuan untuk Remunerasi Dikaitkan dengan Risiko
meningkatkan motivasi, mempertahankan talenta
terbaik, dan mendorong produktivitas pegawai guna Dalam menetapkan risiko yang dikaitkan dengan
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Remunerasi yang bersifat variabel, Perseroan
memperhatikan risiko yang paling berpengaruh
Kebijakan remunerasi dirancang untuk mendukung dalam kegiatan usaha sebagai risiko utama mengacu
tata kelola perusahaan yang baik dengan pada ketentuan regulator yang mengatur mengenai
menerapkan prinsip kesesuaian antara kinerja, risiko, penerapan manajemen risiko bagi bank umum.
dan penghargaan, sehingga memastikan bahwa Remunerasi yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko
kompensasi yang diberikan kepada pegawai tidak di antaranya yaitu bonus atau bentuk lainnya yang
mendorong pengambilan risiko yang berlebihan dipersamakan dengan itu.
(excessive risk-taking). Hal ini sejalan dengan praktik
prudential banking, di mana pengelolaan risiko Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan
dilakukan secara terukur guna menjaga kesehatan Remunerasi
keuangan dan keberlanjutan usaha Perseroan.
1. Kebijakan Remunerasi dikaitkan dengan penilaian
Selain itu, dalam penyusunannya, kebijakan remunerasi kinerja
mempertimbangkan aspek kewajaran dan daya saing Perseroan memiliki kebijakan tentang Sistem
dengan melakukan benchmarking terhadap praktik Manajemen Kinerja yang mengatur bahwa kenaikan
remunerasi di industri perbankan serta memperhatikan gaji berdasarkan pay for Performance diatur dalam
kontribusi pegawai terhadap pencapaian kinerja ketentuan tersendiri tentang Kebijakan Gaji Dasar.
Laporan Tahunan 2025 859
Page 429
08 Corporate Governance
2. Metode yang mengaitkan Remunerasi individu Pihak yang menjadi Material Risk Takers paling sedikit
dengan kinerja Perseroan, kinerja unit kerja dan memenuhi kriteria berikut:
kinerja individu 1. Direksi dan/atau Pegawai lainnya yang karena tugas
Kebijakan dalam Sistem Manajemen Kinerja dan tanggung jawabnya mengambil keputusan
Perseroan mengatur tentang Penilaian Sasaran yang berdampak signifikan terhadap profil risiko
kinerja yang meliputi Sasaran Kerja meliputi Sasaran Perseroan atau.
Kerja Perusahaan (SKP), Sasaran Kerja Unit (SKU) 2. Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pegawai yang
dan Sasaran Kerja Individu (SKI). Penilaian sasaran memperoleh remunerasi yang bersifat variabel
kerja dilakukan dengan membandingkan realisasi dengan nilai yang besar.
pencapaian sasaran kerja dengan target sasaran
kerja masing-masing. Dalam Kebijakan Sistem Jangka waktu penangguhan remunerasi bersifat
Manajemen Kinerja Perseroan juga mengatur variabel kepada Material Risk Takers (MRT) paling
penilaian terhadap kompetensi budaya perusahaan sedikit selama 3 (tiga) tahun, dengan persentase yang
dan kompetensi leadership bagi pegawai yang ditangguhkan ditetapkan sebesar 10% sampai dengan
memiliki bawahan. 30% dari remunerasi variabel yang diterima dimana
3. Metode yang digunakan Perseroan untuk penetapan persentase yang ditangguhkan tersebut
menyatakan bahwa kinerja yang disepakati ditetapkan oleh Direksi.
tidak dapat tercapai sehingga perlu dilakukan
penyesuaian atas remunerasi serta besarnya Implementasi Malus akan dikenakan kepada Pejabat
penyesuaian remunerasi jika kondisi tersebut yang tergolong Material Risk Takers dengan kriteria
terjadi. kondisi dan/atau sebagai berikut:
Metode penyesuaian remunerasi terkait pencapaian 1. Menyebabkan kerusakan reputasi Perseroan yang
kinerja, dilakukan perseroan melalui kebijakan signifikan atau berdampak negatif terhadap
kenaikan gaji pokok setiap tahun ditentukan oleh finansial Perseroan maupun kesempatan bisnis
nilai Sistem Manajemen Kinerja tahun sebelumnya Perseroan.
dan Comparatio. Dalam hal ini Comparatio dapat 2. Menyebabkan kerugian keuangan Perseroan yang
diartikan nilai persentase yang dihitung berdasarkan signifikan.
posisi gaji pokok Pegawai Tetap terhadap midpoint 3. Melakukan kecurangan (fraud), perilaku tidak etis,
pada range Gaji Pokok golongan jabatan yang dan/atau pemalsuan catatan.
dipegang Pegawai Tetap yang bersangkutan. 4. Menyebabkan risiko material atau memberikan
Dalam rangka mempertahankan pegawai yang pernyataan finansial yang salah.
berkualitas, Perseroan memberikan bonus sebagai 5. Melakukan pelanggaran terhadap kebijakan
salah satu bentuk remunerasi yang dikaitkan peraturan dan prosedur Perseroan secara sengaja.
langsung dengan penilaian kinerja Pegawai yang 6. Menyebabkan kerugian yang signifikan untuk unit
terefleksi dalam Individual Performance Evaluation kerja terkait dikarenakan tidak dilaksanakannya
(IPE). manajemen risiko yang baik.
7. Menyebabkan dampak negatif yang signifikan
Penyesuaian Remunerasi Dikaitkan dengan terhadap permodalan Perseroan yang tidak
Kinerja dan Risiko disebabkan oleh perubahan iklim ekonomi atau
industri.
Perseroan dapat menunda pembayaran remunerasi 8. Melakukan pengungkapan informasi rahasia
yang bersifat variabel yang ditangguhkan (Malus) atau Perseroan kepada pihak eksternal secara sengaja.
menarik kembali remunerasi yang bersifat variabel 9. Melakukan tindakan yang dapat menyebabkan
yang sudah dibayarkan (Clawback) kepada pejabat pegawai determinasi dari Perseroan.
yang tergolong Material Risk Taker (MRT), dengan
mempertimbangkan beberapa faktor antara lain: Nama Konsultan Ekstern dan Tugas
1. Besarnya kerugian atau kerusakan reputasi Konsultan Terkait Kebijakan Remunerasi
Perseroan.
2. Keterlibatan pegawai bersangkutan secara BTN bekerja sama dengan Willis Towers Watson (WTW)
langsung maupun tidak langsung terkait tindakan yang bertugas untuk melakukan benchmarking
atau transaksi yang dilakukan. dan/atau Salary Survey sesuai dengan permintaan
perusahaan mengenai kebijakan remunerasi.
860 Laporan Tahunan 2025
Page 430
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris dalam 1 (satu) tahun mencakup struktur
remunerasi dan rincian jumlah nominal, sebagaimana tabel di bawah ini:
Dewan Komisaris Direksi
Jenis Remunerasi dan
Fasilitas Lainnya
Orang Juta Rp. Orang Juta Rp.
REMUNERASI
Honorarium/Gaji 151) 13,665 172) 49,431
Tunjangan rutin (Tj. PPh21) 151) 7,824 172) 21,657
Tunjangan Hari Raya 15 )
1
1,651 17 ) 2
3,831
Tantiem - - - -
Total Remunerasi (a) 23,140 74,919
Asuransi Purna Jabatan 151) 3,142 172) 9,514
Tunjangan Perumahan 15 )
1
- 17 ) 2
3,909
Tunjangan Transportasi 151) 2,704 172) -
Tunjangan Komunikasi 151) - 172) 651
Total Fasilitas Lainnya (b) 5,846 14,074
Total Diterima (a) + (b) 28,986 88,993
1) Termasuk 9 (sembilan) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 26 Maret 2025.
2) Termasuk 5 (lima) orang anggota Direksi mulai menjabat tmt. 26 Maret 2025.
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dalam satu tahun dikelompokkan dalam kisaran tingkat penghasilan
sebagai berikut:
Jumlah Dewan Komisaris Jumlah Direksi
Jumlah Remunerasi
2025 2024 2025 2024
Di atas Rp2 Miliar 151) 9 172) 11
Di atas Rp1 Miliar - Rp2 Miliar
Di atas Rp500 juta - Rp1 Miliar
Rp500 juta ke bawah
1) Termasuk 9 (sembilan) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 26 Maret 2025.
2) Termasuk 5 (lima) orang anggota Direksi mulai menjabat tmt. 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 861
Page 431
08 Corporate Governance
Remunerasi yang Bersifat Variabel
Ketentuan terkait remunerasi diatur dalam Kebijakan Khusus KK.3-B tentang Remunerasi dan Kebijakan Khusus
KK.3-D tentang Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Organ Dewan Komisaris. Remunerasi yang Bersifat Variabel
diberikan dalam bentuk tunai dan saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Perseroan. Dalam
menetapkan risiko yang dikaitkan dengan Remunerasi yang Bersifat Variabel, Perseroan memperhatikan risiko yang
paling berpengaruh dalam kegiatan usaha sebagai risiko utama mengacu pada ketentuan regulator yang mengatur
mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank umum.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang Menerima Remunerasi yang Bersifat
Variabel Selama 1 (Satu) Tahun
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu)
tahun dan total nominalnya.
Jumlah yang diterima
Direksi Dewan Komisaris Pegawai2)
Orang Juta Rp Orang Juta Rp Orang Juta Rp
2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024
172) 10 105,378 103.433 151) 8 3) 30,262 40.925 12,848 12.114 334,840 607.874
1) Termasuk 9 (sembilan) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 26 Maret 2025.
2) Termasuk 5 (lima) orang anggota Direksi mulai menjabat tmt. 26 Maret 2025.
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi Material Risk Takers
Dalam menetapkan pegawai yang diidentifikasi sebagai Material Risk Takers (MRT), Perseroan melakukan pendekatan
secara kualitatif. Jabatan yang tergolong MRT sebagai berikut:
1. Direktur Utama dan seluruh anggota Direksi untuk implementasi tahun 1 sampai dengan tahun 3.
2. Direktur Utama, seluruh anggota Direksi, Kepala Divisi Bisnis, Kepala kantor Wilayah, dan Kepala Cabang untuk
implementasi tahun ke 4 dan setelahnya.
3. Penetapan jabatan kepala Divisi Bisnis yang tergolong MRT ditetapkan Direksi pada saat kebijakan tersebut
diimplementasikan
No. Jabatan Jumlah Pihak yang Menjadi MRT
1 Direktur Utama 1
2 Wakil Direktur Utama 1
3 Direktur 152)
4 Komisaris Utama 21)
5 Wakil Komisaris Utama 21)
6 Anggota Dewan Komisaris 111)
1) Termasuk 9 (sembilan) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 26 Maret 2025.
2) Termasuk 5 (lima) orang anggota Direksi mulai menjabat tmt. 26 Maret 2025.
862 Laporan Tahunan 2025
Page 432
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Shares Option yang Dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Perseroan memiliki program kepemilikan saham oleh manajemen atau Management Stock Option Program (MSOP)
dan oleh pegawai atau Employee Stock Option Program (ESOP) sebagai bagian dari apresiasi terhadap manajemen
dan seluruh pegawai. Kebijakan pemberian shares option dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
yang diselenggarakan pada tanggal 6 Oktober 2009 telah menyetujui pengeluaran saham baru dalam simpanan
Perseroan sebanyak-banyaknya 30% atau sebanyak-banyaknya Rp2.723.142.857,00 (dua miliar tujuh ratus dua puluh
tiga juta seratus empat puluh dua ribu delapan ratus lima puluh tujuh rupiah) saham dari total saham yang telah
ditempatkan dan disetor penuh setelah pengeluaran saham baru sehingga kepemilikan Negara RI menjadi paling
sedikit 70% atau Rp6.354.000.000 (enam miliar tiga ratus lima puluh empat juta rupiah) saham dari seluruh saham
yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah pengeluaran saham baru.
Pengeluaran saham baru dalam simpanan dimaksud, ditawarkan kepada masyarakat melalui Penawaran Umum
Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang di dalamnya sudah termasuk penjatahan saham untuk
Manajemen dan Pegawai atau Management and Employee Stock Allocation (MESA) serta pemberian hak opsi kepada
Manajemen dan Pegawai atau Management and Employee Stock Options Plan (MESOP).
Pengungkapan Shares Option Direksi, Dewan Komisaris dan Pejabat Eksekutif Bank per 31 Desember 2025
Jumlah Opsi
Jumlah
Saham Yang Harga
No Nama dan Jabatan Dimiliki Yang Yang Telah Opsi Jangka Waktu
(Lembar Diberikan Dieksekusi (Rp)
Saham) (Lembar (Lembar
Saham) Saham)
Dewan Komisaris
1 Suryo Utomo - - - - -
2 Dwi Ary Purnomo - - - - -
3 Panangian Simanungkalit - - - - -
4 Pietra Machreza Paloh - - - - -
5 Ida Nuryanti - - - - -
6 Fahri Hamzah - - - - -
Direksi
1 Nixon L.P. Napitupulu - - - - -
2 Oni Febriarto Rahardjo - - - - -
3 I Nyoman Sugiri Yasa - - - - -
4 Rully Setiawan - - - - -
5 Setiyo Wibowo - - - - -
6 Elisabeth Novie Riswanti - 56.000 56.000 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
7 Hirwandi Gafar - 47.500 47.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
8 Nofry Rony Poetra - 61.500 61.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
9 Eko Waluyo - 44.500 44.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
10 Hermita - - - - -
11 Tan Jacky Chen - - - - -
12 Helmy Afrisa Nugroho - - - - -
Laporan Tahunan 2025 863
Page 433
08 Corporate Governance
Jumlah Opsi
Jumlah
Saham Yang Harga
No Nama dan Jabatan Dimiliki Yang Yang Telah Opsi Jangka Waktu
(Lembar Diberikan Dieksekusi (Rp)
Saham) (Lembar (Lembar
Saham) Saham)
Pejabat Eksekutif 7.430.600 5.566.500 5.566.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
Pegawai - 102.367.500 102.367.500 1.098,36 Feb 2013-Ags 2016
Program MESA dan MESOP telah selesai dieksekusi pada tahun 2016. Sejak saat itu BTN tidak ada program Share
Option untuk Direksi, Dewan Komisaris, Pejabat Eksekutif dan Karyawan.
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Rasio Gaji 2025 2024
Gaji Pegawai Tertinggi dan Terendah 31,58 : 1 25,00 : 1
Gaji Direksi Tertinggi dan Terendah 1,18 : 1 1,18 : 1
Gaji Komisaris Tertinggi dan Terendah 1,11 : 1 1,11 : 1
Gaji Direksi Tertinggi dan Pegawai Tertinggi 2,23 : 1 2,89 : 1
Keterangan :
*) Gaji karyawan tertinggi adalah karyawan tetap dengan gaji tertinggi.
*) Gaji karyawan terendah adalah karyawan tetap dengan gaji terendah.
Jumlah Penerima dan Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Dijamin Tanpa
Syarat
BTN tidak memiliki kebijakan pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel (RBV) dan tanpa syarat, karena kebijakan
pemberian RBV diberlakukan seragam tanpa mempertimbangkan lama periode bekerja. BTN berkomitmen untuk
menerapkan sistem remunerasi yang kompetitif, adil, dan seimbang dan selalu memastikan bahwa tidak ada pegawai
yang menerima imbalan di bawah ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. BTN juga melakukan kaji ulang
dan pengkinian atas kebijakan remunerasi agar relevan dengan perkembangan industri dan strategi bisnis serta
mengadopsi aspek-aspek kepatuhan pada ketentuan perbankan yang berlaku terkait remunerasi secara bertahap.
Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total Nominal Pesangon
yang Dibayarkan
Tabel Program Pensiun Sukarela Terbatas (PPST)
Jumlah nominal Pesangon yang Jumlah Pegawai PPST
No. dibayarkan per Orang dalam
1 (satu) Tahun 2025 2024
1. Di atas Rp 1 miliar - 2
2. Di atas Rp 500 juta - 1 miliar 1 2
3. Rp 500 juta ke bawah 3 -
864 Laporan Tahunan 2025
Page 434
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
Remunerasi Yang Bersifat Variabel Remunerasi Yang Bersifat Variabel
yang Ditangguhkan Tahun 2025 yang Ditangguhkan Tahun 2024
Tunai Rp 3.880 juta Tunai Rp 6.977 juta
Saham 14.752.402 (Lembar) Saham 19.886.798 (lembar)
Jumlah Total Remunerasi Yang Bersifat Variabel Yang Ditangguhkan Yang Dibayarkan
Selama 1 (Satu) Tahun
Remunerasi Yang Bersifat Variabel Remunerasi Yang Bersifat Variabel
yang Ditangguhkan Tahun 2025 yang Ditangguhkan Tahun 2024
Tunai 0 Tunai Rp. 1.818.911.901
Saham Saham 4.989.708 (lembar)
0
Jumlah Remunerasi yang Diberikan Dalam Satu Tahun
A. Remunerasi Yang Bersifat Tetap
Jenis Remunerasi Jumlah
Tunai Rp63.096 Juta
Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan BTN
-
B. Remunerasi Yang Bersifat Variabel
Jenis Remunerasi Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
Tunai - -
Saham - -
Informasi Kuantitatif
Jenis Remunerasi
Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
Yang Bersifat Variabel
Tunai Rp3.137 Juta Rp2.556 Juta
Saham 5.027.230 (lembar) 14.752.402 (lembar)
Laporan Tahunan 2025 865
Page 435
08 Corporate Governance
Akuntan Publik 8. Penunjukan Signing Partner (Partner yang
bertanggung jawab) yang sama oleh KAP paling
Fungsi Audit Eksternal lama dilakukan untuk periode audit 7 (tujuh) tahun
buku pelaporan secara berturut-turut, dan dalam
Perseroan menunjuk Auditor eksternal untuk 5 (lima) tahun berturut-turut berikutnya tidak
melaksanakan audit atas Laporan Keuangan Tahun Buku menggunakan AP (Signing Partner) yang sama;
2024. Hal tersebut dalam rangka pemenuhan terhadap 9. Dalam rangka fresh eye perspective, dilakukan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.37/ POJK.03/2019 rotasi tim audit untuk auditor yang telah mengaudit
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan Perseroan lebih dari 5 (lima) tahun;
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 10. AP, KAP, dan orang dalam KAP dalam memberikan
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola Dan jasa wajib memenuhi kondisi independen selama
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. periode audit dan periode penugasan profesional,
Auditor Eksternal dituntut untuk mampu memberikan yang dinyatakan dalam Surat Pernyataan dan
informasi dan data yang akuntabel, independen, dan diserahkan oleh KAP sebelum periode penugasan
wajar khususnya atas aspek keuangan, operasional, profesional dimulai.
dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Dewan Komisaris atas usulan Komite Audit telah
Audit eksternal dilakukan oleh pihak independen yang menetapkan Kantor Akuntan Publik KAP Purwanto,
telah memenuhi persyaratan untuk memastikan bahwa Susanti & Surja (Ernst & Young Global Limited) sebagai
pencatatan akuntansi Perseroan telah memadai untuk pemenang pengadaan Jasa Kantor Akuntan Publik
digunakan sebagai pelaporan profil Risiko Perseroan Tahun Buku 2025 yang akan mengaudit Laporan
secara Bank Wide. Laporan profil risiko tersebut Keuangan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
mencakup penilaian terhadap Risiko Inheren dan Tahun Buku 2025 melalui surat Dewan Komisaris Nomor
penilaian terhadap Kualitas Penerapan Manajemen 18/KOM/BTN/II/2025 tanggal 5 Februari 2025. Selanjutnya,
Risiko Perseroan yang disusun sesuai dengan ketentuan RUPS PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk tanggal
Pernyataan Standar Akuntansi dan Keuangan (PSAK) 26 Maret 2025 telah menyetujui penunjukan Kantor
dan laporan yang disiapkan menyajikan posisi keuangan Akuntan Publik KAP Purwanto, Susanti & Surja (Ernst
dan hasil usaha secara wajar serta operasional usaha & Young Global Limited) yang tertuang dalam Mata
yang dijalankan Perseroan tidak menyalahi ketentuan Acara Keempat. Legalitas penugasan audit Laporan
Regulasi yang berlaku. Keuangan dan Laporan Keuangan Program Pendanaan
Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) tahun buku 2025 PT
Penunjukan Akuntan Publik Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah tertuang
dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) No. 0119/PSS/10/2025
Perseroan menetapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) tanggal 7 Oktober 2025.
melalui RUPS dalam rangka kebutuhan atas Audit
Laporan Keuangan Tahun Buku 2025. Penunjukan Dalam proses penunjukan Jasa KAP mengikuti aturan
Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) dari Otoritas Jasa Keuangan yaitu Peraturan Otoritas
dilakukan melalui mekanisme tender pengadaan jasa Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun 2023 tentang
audit umum, dengan kualifikasi sebagai berikut: Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
1. Merupakan KAP yang masuk dalam Tabulasi Kantor Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Tata Cara
Akuntan Publik (KAP) dari Kementerian BUMN; Penggunaan Jasa KAP mengacu pada SE OJK Nomor
2. Memiliki afiliasi dengan KAP Internasional; 18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Penggunaan
3. Memiliki pengalaman melakukan General Audit Jasa Akuntan Publik dan Kantor Publik dalam Kegiatan
pada Bank yang telah go public dan memiliki aset Jasa Keuangan. Atas ketentuan-ketentuan tersebut,
minimal Rp100 Triliun; Perseroan telah membatasi penggunaan jasa audit
4. Memiliki pengalaman mengaudit Program atas informasi keuangan historis tahunan dari Akuntan
Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK); Publik (AP) yang sama untuk 7 (tujuh) tahun kumulatif.
5. KAP dan AP terdaftar aktif di OJK, Kementerian
Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan RI
6. KAP dan AP tidak sedang terkena sanksi oleh OJK
dan Kementerian Keuangan;
7. KAP memiliki auditor paling sedikit 100 (seratus)
orang atau jumlah lainnya sesuai dengan intensitas
risiko pada bank;
866 Laporan Tahunan 2025
Page 436
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Tabel Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Periode KAP Nama Akuntan (Partner
Tahun Kantor Akuntan Publik Periode AP Fee Jasa Audit
Penanggung Jawab)
2025 Purwanto Susanti dan Surja Periode ke 11 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 3 Rp5.175.000.000
2024 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 10 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 2 Rp5.075.000.000
2023 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 9 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 1 Rp4.800.000.000
2022 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 8 Muhammad Kurniawan Periode ke 2 Rp4.390.000.000
2021 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 7 Muhammad Kurniawan Periode ke 1 Rp4.050.000.000
2020 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 6 Yovita Periode ke 1 Rp3.249.000.000
2019 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 5 Muhammad Kurniawan Periode ke 1 Rp2.650.000.000
2018 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 4 Yasir Periode ke 2 Rp2.367.000.000
2017 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 3 Yasir Periode ke 1 Rp2.290.000.000
Fee dan Jasa Lain yang Diberikan Akuntan
Jasa Non Audit Fee
Prosedur yang disepakati atas Key Performance Indicators (KPI) Direksi secara kolegial dan
Rp975.000.000,00
individual PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
Penerapan prosedur yang disepakati atas operasi jasa kustodian PT Bank Tabungan Negara
Rp175.000.000,00
(Persero) Tbk;
Penerapan prosedur yang disepakati atas paket informasi keuangan BUMN. Rp400.000.000,00
Total Fee Non Audit Rp1.550.000.000,00
Opini Audit
Tahun Opini Audit
2025 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2024 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2023 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2022 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2021 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Laporan Tahunan 2025 867
Page 437
08 Corporate Governance
Tahun Opini Audit
2020 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2019 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2018 Laporan Keuangan menyajikan secara wajar tanpa
modifikasian (dahulu wajar tanpa pengecualian) sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Sistem Pengendalian Internal ekonomi, sosial dan lingkungan hidup dalam
seluruh aktivitas dan proses yang dijalankan dan
Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek
dalam rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja Environmental, Social and Governance (ESG).
Perseroan, meningkatkan nilai bagi stakeholder,
meminimalisir risiko kerugian dan menjaga kepatuhan Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya
pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan Pengendalian
yang berlaku. Perseroan menerapkan sistem
pengendalian intern sebagai komponen pengawasan Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
yang penting dalam pengelolaan Perseroan dan bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan
menjadi acuan kegiatan operasional yang sehat dan sistem pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris
terkendali. Perseroan mengacu pada COSO (Committee memiliki peran aktif untuk memastikan adanya
of the Sponsoring Organizations of the Treadway perbaikan terhadap permasalahan Perseroan yang
Commission) - Internal Control Integrated Framework dapat mengurangi efektivitas sistem pengendalian
dalam menyusun kerangka kerja pengendalian intern. Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan
intern guna memastikan kecukupan pengendalian kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian
operasional maupun finansial, pelaporan keuangan, intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau
efektivitas dan efisiensi operasional, serta kepatuhan kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian
terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. intern. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung
jawab dalam meningkatkan etika kerja dan integritas
Tujuan Pengendalian yang tinggi serta menciptakan budaya organisasi
yang menekankan pada seluruh pegawai Perseroan
1. Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan mengenai pentingnya pengendalian intern yang
perundang-undangan, baik peraturan yang berlaku di Perseroan.
dikeluarkan oleh Pemerintah, Regulator, maupun
peraturan internal yang ditetapkan oleh Perseroan. Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan
2. Tersedianya pelaporan keuangan yang berintegritas budaya pengendalian yang terlaksana dengan baik
dengan benar, akurat, lengkap, tepat waktu mendorong terciptanya Lingkungan Pengendalian
yang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan (Control Environment) yang mencerminkan keseluruhan
perundang-undangan di sektor jasa keuangan dan komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah Dewan
standar akuntansi keuangan. Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan kegiatan
3. Efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha pengendalian operasional Perseroan. Unsur-unsur
Perseroan. lingkungan pengendalian tersebut meliputi:
4. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture) 1. Struktur organisasi yang memadai.
pada organisasi Perseroan secara menyeluruh. 2. Gaya kepemimpinan dan filosofi manajemen
5. Untuk meningkatkan nilai Perseroan. Perseroan.
6. Mewujudkan tata kelola berkelanjutan yang mampu 3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi
menjaga stabilitas ekonomi serta bersifat inklusif seluruh pegawai.
yang mengedepankan keselarasan antara aspek 4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia
Perseroan.
868 Laporan Tahunan 2025
Page 438
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
5. Atensi dan arahan manajemen Perseroan dan tingkatan fungsional sesuai dengan struktur
Komite lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko. organisasi Perseroan, yang paling sedikit meliputi:
6. Cara yang ditempuh manajemen Perseroan a. Kaji Ulang Manajemen (Top Level Reviews)
dalam melaksanakan kewenangan dan tanggung Direksi Perseroan secara berkala meminta
jawabnya. dan penjelasan (informasi) dan laporan kinerja
7. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi operasional harus dilaporkan oleh pejabat dan
operasional Perseroan dan penerapan manajemen pegawai sehingga memungkinkan untuk mengkaji
risiko. ulang hasil kemajuan (realisasi) dibandingkan
dengan target yang akan dicapai. Berdasarkan
Identifikasi dan Penilaian Risiko kaji ulang tersebut, Direksi Perseroan dapat segera
dideteksi permasalahan seperti kelemahan
Penilaian risiko merupakan serangkaian tindakan yang pengendalian, kesalahan laporan keuangan, atau
dilaksanakan oleh Direksi dalam rangka identifikasi, fraud.
analisis, dan menilai risiko yang dihadapi Perseroan b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (functional Review)
dalam rangka pencapaian target yang ditetapkan. Kaji ulang yang dilaksanakan oleh Internal Audit
Risiko dapat timbul atau berubah sesuai dengan Division secara periodik meliputi:
kondisi Perseroan. Perseroan secara terus menerus 1) Melakukan kaji ulang terhadap penilaian risiko
mengidentifikasi dan menilai risiko yang dapat (laporan profil risiko) yang dihasilkan oleh
mempengaruhi pencapaian sasaran. Pengendalian Satuan Kerja Manajemen Risiko.
internal perlu dikaji ulang secara tepat dalam hal 2) Menganalisis data operasional, baik data yang
terdapat risiko yang belum dikendalikan, baik risiko terkait risiko maupun data keuangan, yaitu
yang sebelumnya sudah ada maupun baru muncul. melakukan verifikasi terhadap rincian dan
Pelaksanaan kaji ulang tersebut antara lain dengan kegiatan transaksi dibandingkan dengan output
melakukan evaluasi secara terus menerus mengenai (laporan) yang dihasilkan oleh Satuan Kerja
pengaruh dari setiap perubahan lingkungan dan kondisi Manajemen Risiko.
serta dampak dari pencapaian target atau efektivitas 3) Melakukan kaji ulang terhadap realisasi
pengendalian internal dalam kegiatan operasional dan pelaksanaan rencana kerja dan anggaran, guna
organisasi Perseroan. mengidentifikasi penyebab penyimpangan
yang signifikan dan menetapkan persyaratan
Pengendalian Operasional, Keuangan untuk tindakan perbaikan (corrective actions).
dan Kepatuhan Terhadap Peraturan c. Pengendalian Sistem Informasi
Perundang-Undangan Pengendalian Sistem Informasi dilakukan dengan
melaksanakan verifikasi terhadap akurasi dan
Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi kelengkapan dari transaksi sesuai dengan ketentuan
internal. Kegiatan pengendalian sistem informasi
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh dapat digolongkan dalam 2 (dua) kriteria, yaitu:
pegawai Perseroan karena merupakan kegiatan 1) Pengendalian umum, meliputi pengendalian
yang tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau terhadap operasional pusat data, sistem
kegiatan Perseroan sehari-hari. Oleh karena itu, pengadaan dan pemeliharaan perangkat lunak,
kegiatan pengendalian akan berjalan efektif apabila pengamanan akses, serta pengembangan
direncanakan dan diterapkan guna mengendalikan dan pemeliharaan sistem aplikasi yang ada.
risiko yang telah diidentifikasi. Kegiatan pengendalian Pengendalian umum ini diterapkan terhadap
mencakup penetapan kebijakan dan prosedur mainframe, server, dan users workstation, serta
pengendalian seperti penetapan kewenangan, jaringan internal-eksternal.
otorisasi, rekonsiliasi, verifikasi, penilaian atas prestasi 2) Pengendalian aplikasi, diterapkan terhadap
kerja, pembagian tugas dan pengamanan terhadap program yang digunakan Perseroan dalam
aset perusahaan. mengolah transaksi dan untuk memastikan
1. Kegiatan Pengendalian bahwa semua transaksi adalah benar, akurat,
Kegiatan pengendalian meliputi kebijakan, prosedur dan telah diotorisasi secara benar. Selain itu,
dan praktik yang memberikan keyakinan pejabat pengendalian aplikasi harus dapat memastikan
dan pegawai Perseroan bahwa arahan Direksi telah tersedianya proses audit yang efektif dan untuk
dilaksanakan secara efektif. Kegiatan pengendalian mengecek kebenaran proses audit dimaksud.
tersebut dapat membantu Direksi termasuk d. Pengendalian Aset Fisik
Dewan Komisaris Perseroan dalam mengelola dan Pengendalian aset fisik dilaksanakan untuk menjamin
mengendalikan risiko yang dapat mempengaruhi terselenggaranya pengamanan fisik terhadap aset
kinerja atau mengakibatkan kerugian Perseroan. Perseroan. Kegiatan ini meliputi pengamanan aset,
Kegiatan pengendalian diterapkan pada semua catatan, dan akses terbatas terhadap program
komputer dan file data, serta membandingkan
Laporan Tahunan 2025 869
Page 439
08 Corporate Governance
nilai aset dan liabilitas Perseroan dengan nilai yang ketentuan yang mendukung pelaksanaan tugas
tercantum pada catatan pengendali, khususnya Direksi. Sistem informasi tersebut termasuk sistem
pengecekan nilai aset secara berkala. penyimpanan dan penggunaan data elektronik
e. Dokumentasi yang dijamin keamanannya, dipantau oleh pihak
Perseroan paling sedikit memformalkan dan yang independen (auditor intern) dan didukung
mendokumentasikan kebijakan, prosedur, sistem, oleh program kontijensi yang memadai.
dan standar akuntansi serta proses audit secara 3. Sistem komunikasi harus mampu memberikan
memadai. Dokumentasi tersebut harus diperbarui informasi kepada seluruh pihak, baik internal
secara berkala guna menggambarkan kegiatan maupun eksternal, pemegang saham dan nasabah
operasional Perseroan secara aktual dan harus Perseroan.
diinformasikan kepada pejabat dan pegawai
Perseroan. Atas suatu permintaan, dokumen harus Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan
senantiasa tersedia untuk kepentingan auditor Keuangan
intern, akuntan publik, dan pengawasan Perseroan
oleh Regulator. Akurasi dan ketersediaan dokumen Perseroan berkomitmen menjaga integritas laporan
harus dinilai oleh auditor internal ketika melakukan keuangan melalui penerapan pengendalian internal
audit secara rutin maupun non rutin. guna memastikan informasi yang andal, akurat,
2. Pemisahan Fungsi lengkap, relevan, dan tepat waktu sesuai ketentuan
Pemisahan fungsi atau yang dikenal “Four yang berlaku, yaitu:
Eyes Principle” dimaksudkan agar setiap orang 1. POJK No.15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan
dalam jabatannya tidak memiliki peluang untuk Keuangan Bank.
melakukan dan menyembunyikan kesalahan atau 2. Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan
penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya pada Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nomor
seluruh jenjang organisasi dan seluruh langkah SK-5/DKU.MBU/11/2024 tentang Petunjuk Teknis
kegiatan operasional, melalui hal-hal sebagai berikut: Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan
a. Perseroan menetapkan prosedur (kewenangan) (Internal Control Over Financial Reporting/ICOFR)
termasuk penetapan daftar petugas yang dapat Badan Usaha Milik Negara (SK-5 KBUMN).
mengakses suatu transaksi atau kegiatan usaha
yang berisiko tinggi. Selain itu, Perseroan telah menetapkan Kebijakan dan
b. Menghindari pemberian wewenang serta Prosedur terkait ICOFR, yaitu:
tanggung jawab yang dapat menimbulkan 1. Kebijakan Khusus (KK) No.7-C tanggal
berbagai benturan kepentingan (conflict of 30 Desember 2024 tentang Prosedur Pengendalian
interest). Internal atas Pelaporan Keuangan.
2. Petunjuk Teknis (PT) No.7C-1 tentang Pelaksanaan
Sistem Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi Pengendalian Internal Atas Pelaporan Keuangan
(Internal Control Over Financial Reporting).
Sistem informasi dan komunikasi yaitu suatu proses
penyajian laporan mengenai kegiatan operasional, Sesuai POJK Nomor 15 Tahun 2024, Perseroan telah
finansial, serta ketaatan, dan kepatuhan terhadap membentuk Unit Kerja Khusus ICOFR (UKK ICOFR)
ketentuan peraturan perundang-undangan oleh dhi. Digital & Operations Risk Management Division
Perseroan. (DORD) yang bertanggung jawab mengkoordinasikan
1. Sistem akuntansi meliputi metode dan catatan penerapan ICOFR di BTN. Adapun proses implementasi
dalam rangka mengidentifikasi, mengelompokkan, ICOFR dengan rincian sebagai berikut:
menganalisis, mengklasifikasi, mencatat atau 1. Lini pertama sudah melakukan scooping untuk
membukukan, dan melaporkan transaksi Perseroan. menentukan Overall Materiality dan Performance
Untuk menjamin data akuntansi yang akurat dan Materiality, akun signifikan, proses bisnis signifikan,
konsisten dengan data yang tersedia berdasarkan dan aplikasi signifikan.
hasil olahan sistem, proses rekonsiliasi antara data 2. Lini pertama sudah menyusun Business Process
akuntansi dan sistem informasi manajemen harus Model (BPM) dan Risk Control Matric (RCM)
dilaksanakan secara berkala. Setiap penyimpangan untuk dilakukan Control Self Assessment (CSA)
yang terjadi harus segera diinvestigasi dan diatasi yang selanjutnya akan dilakukan pengujian
permasalahannya. Proses rekonsiliasi juga harus perancangan/desain oleh lini kedua dhi. DORD.
didokumentasikan sebagai bagian dari persyaratan Adapun kontrol yang tidak efektif hasil pengujian lini
proses jejak audit secara keseluruhan. kedua dilakukan remediasi oleh lini pertama.
2. Sistem informasi harus dapat menghasilkan laporan 3. Evaluasi ICOFR oleh Lini ketiga meliputi 3 (tiga) level
mengenai kegiatan usaha, kondisi keuangan, control yaitu: Entity Level Control (ELC), Transaction
penerapan manajemen risiko dan pemenuhan Level Control (TLC) dan IT General Control (ITGC).
870 Laporan Tahunan 2025
Page 440
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Adapun tahap evaluasi menggunakan metode Test undangan yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah, serta
of Design (TOD) dan Test of Operating Effectiveness melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan
(TOE) terhadap kontrol yang sudah ditetapkan Fungsi Kepatuhan termasuk memantau dan menjaga
sebelumnya. kepatuhan Perseroan terhadap komitmen yang dibuat
oleh Perseroan kepada Otoritas Jasa keuangan, Bank
LAPORAN MANAJEMEN ATAS PENGENDALIAN INTERNAL Indonesia, maupun otoritas pengawas lainnya yang
DALAM PROSES PELAPORAN KEUANGAN berwenang.
Perseroan telah menetapkan kebijakan untuk Perseroan senantiasa secara konsisten melaksanakan
memastikan efektivitas pengendalian internal Fungsi Kepatuhan yang merupakan serangkaian
pelaporan keuangan serta menyajikan laporan tindakan atau langkah-langkah yang bersifat preventif
keuangan yang wajar dan bebas dari salah saji (ex-ante). Upaya ini dilakukan di antaranya guna
material sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk laporan mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan
keuangan BTN tahun buku yang berakhir pada tanggal pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan
31 Desember 2025, Direksi BTN bertanggung jawab atas: usaha Perseroan mengelola risiko kepatuhan, serta
1. Merancang dan memastikan tersedianya kerangka memastikan kepatuhan Perseroan kepada Otoritas
kerja pengendalian internal atas pelaporan Jasa Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang
keuangan yang memadai. berwenang.
2. Memastikan pengendalian dijalankan secara
efektif di seluruh unit kerja terkait proses pelaporan Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi
keuangan Penyimpangan
3. Menilai efektivitas ICOFR secara periodik dan
memastikan perbaikan atas kelemahan yang 1. Kegiatan Pemantauan
ditemukan a. Perseroan harus melakukan pemantauan
4. Memastikan penyusunan dan penyajian laporan secara terus menerus terhadap efektivitas
keuangan sesuai standar akuntansi dan ketentuan keseluruhan pelaksanaan pengendalian
regulator internal. Pemantauan terhadap risiko utama
5. Bertanggung jawab atas kewajaran dan integritas Perseroan harus diprioritaskan dan berfungsi
laporan keuangan, termasuk memastikan bebas sebagai bagian dari kegiatan Perseroan sehari-
dari salah saji material akibat kesalahan maupun hari termasuk evaluasi secara berkala, baik oleh
kecurangan satuan kerja operasional maupun satuan kerja
audit internal. Perseroan juga harus memantau
Direksi Perseroan melakukan evaluasi dan penelaahan dan mengevaluasi kecukupan sistem
atas Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pengendalian internal secara terus menerus
pada 31 Desember 2025 sesuai kerangka pengendalian berkaitan dengan adanya perubahan kondisi
internal yang diterbitkan oleh Committee of Sponsoring internal dan eksternal serta harus meningkatkan
Organizations of the Treadway Commission (COSO). kapasitas sistem pengendalian internal tersebut
Direksi menyimpulkan bahwa pengendalian internal agar efektivitasnya dapat ditingkatkan.
atas proses pelaporan keuangan telah berjalan efektif b. Langkah-langkah yang dilakukan oleh Perseroan
dan Laporan Keuangan telah disajikan secara wajar dalam rangka terselenggaranya kegiatan
dalam semua hal yang bersifat material. pemantauan yang efektif, sekurang-kurangnya
antara lain sebagai berikut:
Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang- 1) Memastikan bahwa fungsi pemantauan
Undangan Lainnya telah ditetapkan secara jelas dan terstruktur
dengan baik dalam organisasi Perseroan.
Dalam melaksanakan pengendalian kepatuhan 2) Menetapkan satuan kerja/pegawai yang
terhadap peraturan perundang-undangan Perseroan ditugaskan untuk memantau efektivitas
memiliki Fungsi Kepatuhan yang dijalankan oleh pengendalian internal.
Compliance and Governance Division. Compliance 3) Menetapkan frekuensi yang tepat untuk
and Governance Division memiliki tugas dan tanggung kegiatan pemantauan yang didasarkan
jawab antara lain: menetapkan sistem dan prosedur pada risiko yang melekat pada Perseroan
kepatuhan yang akan digunakan untuk menyusun dan sifat/frekuensi perubahan yang terjadi
ketentuan dan pedoman internal Perseroan, dalam kegiatan operasional.
memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, 4) Mengintegrasikan sistem pengendalian
sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang internal ke dalam kegiatan operasional dan
dilakukan Perseroan telah sesuai dengan ketentuan menyediakan laporan rutin yang selanjutnya
OJK, Bank Indonesia, dan peraturan perundang- dilakukan kaji ulang.
Laporan Tahunan 2025 871
Page 441
08 Corporate Governance
5) Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi 1. Lingkungan Pengendalian (control environment)
dan hasil evaluasi dari satuan kerja/ yang merupakan komponen fundamental dalam
pegawai yang ditugaskan untuk melakukan sistem pengendalian intern. Komponen tersebut
pemantauan. dan mencerminkan nuansa dan suasana kepedulian
6) Menetapkan informasi atau umpan balik seluruh jajaran pegawai pejabat serta pimpinan
(feedback) dalam suatu format dan frekuensi terhadap pentingnya pengendalian intern yang
yang tepat. efektif. Lingkungan pengendalian ini sangat
2. Perbaikan Kelemahan dan Tindakan Koreksi dipengaruhi oleh Strong Tone at the Top.
Penyimpangan 2. Penilaian Risiko (risk assessment) yang merupakan
Kelemahan dalam pengendalian internal, baik yang rangkaian kesadaran seluruh pegawai terhadap
diidentifikasi oleh satuan kerja operasional sebagai budaya risiko dan adanya kegiatan mengevaluasi,
risk taking unit, satuan kerja manajemen risiko, menilai dan memitigasi risiko.
satuan kerja kepatuhan, satuan kerja audit internal, 3. Kegiatan Pengendalian (control activities) yang
maupun pihak lainnya harus segera dilaporkan meliputi kecukupan kebijakan, ketentuan, dan
kepada pihak yang berwenang. Langkah-langkah prosedur, serta kepatuhan dalam implementasi
perbaikan yang harus dilakukan antara lain sebagai kegiatan operasionalnya.
berikut: 4. Informasi dan Komunikasi (information and
a. Setiap laporan mengenai kelemahan dalam communication) yang merupakan kondisi saluran
pengendalian internal atau tidak efektifnya komunikasi efektif baik internal maupun eksternal
pengendalian risiko harus segera ditindaklanjuti sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
pejabat yang berwenang. 5. Pemantauan (Monitoring) yang merupakan proses
b. Untuk memastikan bahwa seluruh kelemahan penilaian atas aktivitas pemantauan efektivitas
segera ditindaklanjuti, pejabat berwenang rancangan dan operasi struktur pengendalian intern
harus menciptakan suatu sistem yang dapat dan kinerja manajemen, apakah telah dilaksanakan
menelusuri kelemahan pada pengendalian dengan semestinya dan telah diperbaiki sesuai
internal dan mengambil langkah perbaikan. dengan keadaannya.
c. Hasil identifikasi seluruh permasalahan dalam
pengendalian internal harus dilaporkan ke Tinjauan atas Efektivitas Sistem
pejabat berwenang. Pengendalian Internal
Kesesuaian dengan Committee of Pada tahun 2025, Perseroan telah menjalankan
Sponsoring Organizations of Treadway pengendalian intern sesuai dengan prinsip-prinsip
Commission pengendalian dan secara keseluruhan kualitas sistem
pengendalian intern telah berjalan dengan baik.
Sistem pengendalian internal Perseroan diatur Perseroan melalui Internal Audit Division (IAD) melakukan
dalam Kebijakan Umum Nomor KU.7 tanggal evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian intern,
30 Desember 2022 sebagaimana diubah terakhir salah satunya dengan melaksanakan Internal Control
pada tanggal 24 Desember 2024 tentang Sistem Assessment. Penilaian tersebut mengukur kualitas
Pengendalian Intern telah mengacu pada Surat pengendalian intern dari satuan kerja auditee atas 5
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 35/SEOJK.03/2017 (lima) komponen pengendalian intern COSO Framework
tanggal 07 Juli 2017 tentang Pedoman Standar Sistem menggunakan kriteria dan metodologi rating kuesioner
Pengendalian Intern bagi Bank Umum yang juga Internal Control Assessment (ICA) serta professional
sejalan dengan kerangka Internal Control Integrated judgement auditor melalui pengujian langsung
Framework yang dikembangkan oleh The Committee of (walkthrough) di lapangan. Pada tahun 2025, Perseroan
Sponsoring Organization of the Treadway Commission telah menjalankan pengendalian intern sesuai dengan
(COSO). Tujuan pengendalian internal menurut COSO prinsip-prinsip pengendalian dan secara umum
meliputi tujuan operasional, tujuan pelaporan dan kualitas sistem pengendalian internal telah berjalan
tujuan kepatuhan. dengan baik.
Dalam COSO disebutkan bahwa pengendalian intern Secara garis besar, langkah-langkah yang dilakukan
merupakan sistem atau proses yang dijalankan oleh Bank dalam rangka memastikan terselenggaranya
Dewan Komisaris, Direksi, Manajemen serta karyawan kegiatan pemantauan yang efektif, antara lain:
dalam sebuah perusahaan, untuk menyediakan 1. Memastikan bahwa fungsi pemantauan telah
jaminan yang memadai demi tercapainya tujuan ditetapkan secara jelas dan terstruktur dengan baik
pengendalian. COSO – Internal Control Framework, dalam organisasi Perseroan;
terdiri dari 5 (lima) komponen pengendalian yaitu:
872 Laporan Tahunan 2025
Page 442
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Menetapkan satuan kerja atau pegawai Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
yang ditugaskan untuk memantau efektivitas Komisaris atas Kecukupan Sistem
pengendalian internal; Pengendalian Internal
3. Menetapkan frekuensi yang tepat untuk kegiatan
pemantauan yang didasarkan pada risiko yang Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk
melekat pada Perseroan dan sifat atau frekuensi memastikan bahwa Tata Kelola Perseroan dijalankan
perubahan yang terjadi dalam kegiatan operasional; dengan baik sebagai dasar pencapaian tujuan untuk
4. Mengintegrasikan Sistem Pengendalian Internal menjaga dan meningkatkan nilai Perseroan. Salah satu
ke dalam kegiatan operasional dan menyediakan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik adalah
laporan rutin seperti jurnal pembukuan, memastikan bahwa sistem pengendalian intern telah
management review, dan laporan mengenai dilaksanakan secara memadai.
persetujuan atas eksepsi atau penyimpangan
terhadap kebijakan dan prosedur yang ditetapkan Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit melakukan
(justifikasi atas irregularities) yang selanjutnya telaah setiap setahun 1 (satu) kali terhadap hasil
dilakukan kaji ulang; evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal
5. Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi dan Perseroan yang mencakup 5 (lima) komponen utama
hasil evaluasi dari satuan kerja atau pegawai yang pengendalian, yaitu Lingkungan Pengendalian (Control
ditugaskan untuk melakukan pemantauan; Environment) termasuk di dalamnya Pengawasan oleh
6. Menetapkan informasi atau umpan balik (feed Manajemen dan Budaya Pengendalian (Management
back) dalam suatu format dan frekuensi yang tepat. Oversight and Control Culture), Identifikasi dan Penilaian
Risiko (Risk Recognition and Assessment), Kegiatan
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan Audit atas Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities
Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan and Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi,
dan Pengendalian Internal (PSA 62) untuk memastikan dan Komunikasi (Accountancy, Information and
kepatuhan Perseroan terhadap pasal-pasal hukum, Communication), Kegiatan Pemantauan dan Tindakan
peraturan dan perjanjian kerja sama serta kepatuhan Koreksi Penyimpangan (Monitoring Activities and
pengendalian internal yang mencakup lingkungan Correction Deficiencies). Berdasarkan hasil penelaahan
pengendalian, Identifikasi risiko, aktivitas pengendalian, yang telah dilakukan pada tahun 2025, Direksi dan
informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Evaluasi Dewan Komisaris menilai sistem pengendalian internal
atas efektivitas sistem pengendalian internal (risk telah dilaksanakan secara memadai.
control) Perseroan dilakukan pada seluruh unit Kantor
Pusat (divisi/desk/Regional Office) serta Kantor Cabang Pedoman Standar Sistem Pengendalian internal ini
baik Konvensional maupun Syariah. Segala sesuatu merupakan pedoman yang memuat ukuran minimal
terkait dengan permasalahan kecukupan pengendalian tentang Sistem Pengendalian internal yang wajib
intern telah dilaporkan langsung kepada Direksi melalui diselenggarakan dan diterapkan oleh Perseroan di
Direktur Utama serta kepada Dewan Komisaris melalui dalam seluruh aspek-aspek yang berkaitan dengan
Komite Audit. Upaya tindak lanjut telah dilakukan untuk penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan
meminimalkan risiko dan mengatasi permasalahan operasional Perseroan, sehingga tercipta kesamaan
yang muncul. pemahaman dan landasan mengenai tingkat
pemeliharaan kepentingan dan komitmen dari semua
pihak yang terkait dengan Perseroan.
Laporan Tahunan 2025 873
Page 443
08 Corporate Governance
Manajemen Risiko Ratio (LR) per triwulan kepada regulator sebagaimana
diatur dalam POJK No. 31/POJK.03/2019 tanggal
Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan 2 Desember 2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio
sebagai tindak lanjut penerapan Basel II khususnya pilar 1, Pengungkit Bagi Bank Umum, Liquidity Coverage Ratio
Perseroan telah mengimplementasikan: (LCR) bulanan kepada regulator sebagaimana diatur
1. Pengukuran risiko kredit dengan melakukan dalam POJK No. 19 Tahun 2024 tanggal 8 November 2025
pemetaan eksposur risiko kredit sesuai kategori tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan
portofolio dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank
menggunakan Standardized Approach mengacu Umum, Net Stable Funding Ratio (NSFR) per triwulan
pada SEOJK No 24/SEOJK.03/2021 tanggal kepada regulator sebagaimana diatur dalam POJK
7 Oktober 2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang No. 20 Tahun 2024 tanggal 8 November 2024 tentang
Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih
menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank (Net Stable Funding Ratio) bagi Bank Umum.
Umum sesuai ketentuan regulator yang berlaku.
2. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan Climate Risk Stress Testing
menggunakan perhitungan ATMR Risiko Pasar
sesuai SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang Sejalan dengan perkembangan global, sejak tahun
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan
Risiko Pasar bagi Bank Umum. panduan pelaksanaan Climate Risk Stress Testing
3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan (CRST) yang ditujukan untuk lembaga keuangan.
menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional Panduan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi
Pendekatan Standar dengan mengacu pada dan mengelola risiko terkait perubahan iklim, baik
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor yang bersifat fisik maupun transisi menuju ekonomi
No. 06/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 dan saat rendah karbon. Menanggapi kebijakan ini, Perseroan
ini Perseroan melakukan pencatatan data kerugian memberikan respons positif dengan mengintegrasikan
terkait risiko operasional sesuai dengan ketentuan Panduan CRST OJK 2023 dalam strategi manajemen
regulator. risiko. Panduan tersebut digunakan sebagai acuan untuk
melakukan kajian secara sistematis mengenai potensi
Pelaksanaan Stress Testing Bank terfokus pada 3 (tiga) dampak perubahan iklim. Perseroan berkomitmen
jenis risiko yaitu: risiko kredit, risiko pasar, dan risiko mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon
likuiditas. Sebagai upaya dalam menyempurnakan dengan mengadopsi pendekatan berbasis sains dalam
pengukuran risiko khususnya risiko kredit, risiko pasar, analisis risiko iklim. Pengujian risiko iklim dilakukan
dan risiko likuiditas, Perseroan telah melakukan stress melalui pemodelan skenario dan analisis sensitivitas
test terhadap worst case scenario secara berkala untuk mengidentifikasi potensi dampak dan memitigasi
sebagaimana diatur dalam peraturan internal risiko yang mungkin timbul.
perseroan dengan frekuensi minimal 1 (satu) tahun
sekali untuk risiko kredit serta secara triwulan untuk risiko Risk Appetite Statement
pasar dan risiko likuiditas. Stress testing dilaksanakan
secara berkala guna menilai kecukupan modal apabila Saat ini, Perseroan telah memiliki Risk Appetite
terjadi permasalahan yang memiliki risiko ekstrim atau Statement (RAS) yang merupakan pernyataan
catastrophy tetapi plausible. Adapun Stress Testing kualitatif serta ukuran kuantitatif dari risiko-risiko utama
Risiko Pasar, dan Risiko Likuiditas telah dilakukan secara Perseroan. Pengungkapan RAS dilakukan secara tertulis
Triwulanan, sedangkan Stress Testing Risiko Kredit, Risiko dan didokumentasikan dengan baik oleh Satuan Kerja
Pasar dan Risiko Likuiditas dilakukan sedikitnya sekali Manajemen Risiko. Penetapan limit RAS dilakukan
dalam 1 (satu) tahun. oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Dalam penetapan
RAS, telah memperhatikan keberlanjutan ekonomi,
Selain itu, Perseroan juga melakukan Stress Testing lingkungan dan sosial yang kemudian diselaraskan
untuk kebutuhan update dokumen Recovery Plan pada penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran
setiap tahun dan sebagai pelaksanaan implementasi Perusahaan (RKAP), Risk Appetite, Risk Tolerance, dan
Basel III Perseroan telah melaporkan perhitungan Leverage Recovery Plan. Risiko yang dikuantifikasi antara lain:
874 Laporan Tahunan 2025
Page 444
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Risk Appetite Statement Bank 2025
RISIKO KREDIT RISIKO STRATEJIK
Menjaga pertumbuhan aset yang Menyediakan layanan secara
menyeluruh di segmen konsumer bagi
RISK
berkesinambungan dengan tingkat
kualitas aset yang sehat keluarga Indonesia dengan menjaga
rentabilitas dan permodalan yang
selaras dengan tingkat risiko
RISIKO PASAR RISIKO HUKUM
Menjaga tingkat risiko suku bunga Menjaga kebijakan hukum dan
dan nilai tukar secara optimal dalam
mendukung pertumbuhan profitabilitas APPETITE perikatan untuk menimalisir gugatan
dan risiko hukum
dan ketahanan modal
RISIKO LIKUIDITAS RISIKO KEPATUHAN
Menjaga likuiditas pada tingkat optimal Berkomitmen untuk patuh terhadap
dalam mendukung pertumbuhan peraturan perundang-undangan,
profitabilitas maupun mengantisipasi STATEMENT ketentuan eksternal
dan internal yang berlaku
potensi tekanan likuiditas
RISIKO OPERASIONAL RISIKO REPUTASI
Intoleransi terhadap fraud dan Memberikan pelayanan terbaik dan
kegagalan operasional dalam bisnis menyelesaikan keluhan nasabah
bank yang disebabkan faktor manusia,
proses internal, sistem dan teknologi PERSEROAN secara tuntas
serta menjaga resiliensi terhadap faktor
eksternal dan perubahan lingkungan
bisnis
RISIKO ESG
Berkomitmen melakukan bisnis
berkelanjutan yang mengelola risiko
perubahan iklim, dampak sosial,
dan kesejahteraan bersama serta
mendukung transisi net zero emission
Laporan Tahunan 2025 875
Page 445
08 Corporate Governance
Risk Appetite Statement 2026
Pada bulan Desember 2025, Perseroan telah menetapkan Risk Appetite Statement untuk tahun 2026 dengan rincian
sebagai berikut:
RISIKO KREDIT RISIKO STRATEJIK
Menjaga pertumbuhan aset yang Menjaga pertumbuhan rentabilitas dan
permodalan yang berkelanjutan dan
RISK
sehat dan berkelanjutan melalui
penerapan tata kelola yang prudent, selaras dengan tingkat risiko.
berintegritas, dan resiliensi.
RISIKO PASAR RISIKO HUKUM
Menjaga eksposur risiko pasar secara Menjaga kebijakan hukum dan
optimal, meliputi aktivitas trading
book maupun banking book, dalam APPETITE perikatan untuk menimalisir gugatan
dan risiko hukum.
mendukung pertumbuhan profitabilitas
dan ketahanan modal.
RISIKO LIKUIDITAS RISIKO KEPATUHAN
Menjaga likuiditas pada tingkat optimal Berkomitmen untuk patuh terhadap
melalui pengelolaan struktur pendanaan peraturan perundang-undangan,
yang efisien, terdiversifikasi, dan stabil STATEMENT ketentuan eksternal dan internal yang
berlaku.
untuk mendukung pertumbuhan
profitabilitas dan mengantisipasi potensi
terjadinya tekanan likuiditas.
RISIKO OPERASIONAL RISIKO REPUTASI
Intoleran terhadap fraud dan kegagalan Memberikan pelayanan terbaik dan
operasional dalam bisnis bank yang menyelesaikan keluhan nasabah
disebabkan faktor manusia, proses
internal, sistem dan teknologi serta 2026 secara tuntas.
menjaga resiliensi terhadap faktor
eksternal dan perubahan lingkungan
bisnis.
RISIKO ESG
Berkomitmen untuk melaksanakan
praktik bisnis yang berkelanjutan dan
mengelola risiko perubahan iklim.
876 Laporan Tahunan 2025
Page 446
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sistem Manajemen Risiko
Dalam sistem manajemen risiko Bank melaksanakan proses manajemen risiko yang didukung dengan 4 (empat)
pilar penerapan manajemen risiko, yaitu:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta penerapan limit risiko.
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko serta sistem informasi.
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyuruh.
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
Sesuai POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, dalam rangka penerapan
manajemen risiko yang efektif dilakukan melalui pengawasan aktif oleh Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan
Pengawas Syariah. Pengawasan tersebut dibantu oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko yang digambarkan dengan
organisasi manajemen risiko sebagai berikut:
Organ Dewan Komisaris dan Direksi Satuan Kerja Manajemen Risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko, unit
kerja yang bertugas mengidentifikasi,
mengukur, memantau dan
mengendalikan risiko untuk membantu
tugas dan tanggung jawab Direksi
Satuan Kerja Kepatuhan, unit kerja yang
bertugas melaksanakan tugas fungsi
kepatuhan dan langkah-langkah bersifat
Dewan Direksi preventif untuk membantu tugas dan
Komisaris tanggung jawab Direksi
1 Komite Pemantau 1 Komite Manajemen Risiko
Risiko 2 Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Satuan Kerja Audit Internal, unit
2 Komite Audit 3 Asset and Liability Management Committee kerja yang bertugas memastikan
3 Komite Remunerasi (ALCO) pengendalian intern Perseroan untuk
dan Nominasi membantu tugas dan tanggung jawab
4 Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Direksi
5 Komite Kredit
6 Komite Human Capital
7 Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI)
8 Komite Pengarah Transformasi
Satuan Kerja Policy, unit kerja yang
9 Komite Bisnis
bertugas mengelola kebijakan dan
10 Komite Environmental, Social, and prosedur Perseroan untuk membantu
Governance (ESG) tugas dan tanggung jawab Direksi
11 Capital and Subsidiary Committee
Organ Dewan Komisaris dan Direksi dibantu beberapa komite dalam menjalankan tugas dan aktivitas perbankan
sesuai dengan ketentuan Regulator yang berlaku, untuk selanjutnya diteruskan kepada layer di bawah organ Dewan
Komisaris dan Direksi yakni Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja Audit Internal, dan
Satuan Kerja Prosedur dan Kebijakan.
Laporan Tahunan 2025 877
Page 447
08 Corporate Governance
Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko serta Penetapan Limit Risiko
Dalam menjalankan penerapan manajemen risiko yang sehat diperlukan kecukupan kebijakan dan prosedur
manajemen risiko yang baik. Perseroan saat ini telah memiliki Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR) sebagai
Kebijakan tertinggi dalam penerapan Manajemen Risiko dengan framework mencakup seluruh aktivitas dalam
penerapan Manajemen Risiko Perseroan.
Pemetaan kebijakan umum manajemen risiko digambarkan mulai dari strategi manajemen risiko, pengelolaan risiko
pada Perseroan, dan output yang diharapkan adalah Tingkat Kesehatan Bank yang sehat.
output:
Corporate Tingkat
Strategy Kesehatan
Bank yang Pengelolaan Jenis Risiko pada Bank
baik
STRATEGI
MANAJEMEN RISIKO Risiko Kredit Pengelolaan Risiko Kredit
Risk Appetite/ LIMIT MANAJEMEN RISIKO
Risk Tolerance Risiko Pasar
Pengelolaan Risiko Pasar &
Risiko Risiko Likuiditas
Risiko Likuiditas
Kredit | Iden Operasional
ran tifi Strategi
po k Permodalan
ela
as
Recovery & Risiko Risiko • Pengelolaan Risiko
i|P
alian | P
Resolution Plan Pasar Likuiditas
Proses Risiko Operasional Operasional, Hukum,
engukura
(RRP)
Kepatuhan & Reputasi
Manajemen
Risiko Hukum • Pengelolaan Risiko IT, Cyber
Resiko
end
Risiko Risiko dan Digital
Hukum Reputasi Risiko Kepatuhan • Pengelolaan Risiko Aktivitas
ng
n
Pe e dan Produk Baru
|
ma |P
Organisasi ntauan Risiko Reputasi • Business Continuity
Risiko Risiko • Business
Manajemen Risiko Management
Stratejik Kepatuhan Continuity
Management
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RISIKO • Contingency
Plan
Pengelolaan Risiko Stratejik
• Penerapan Risiko Stratejik
Pengendalian BUDAYA RISIKO Recovery Plan & Resolution Plan
Internal Manajemen
PEDOMAN MANAJEMEN RISIKO Risiko
Selain kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko, Perseroan juga telah melakukan serangkaian proses
dalam penetapan limit risiko dirumuskan dan dijabarkan dengan mengikuti dan atau menyelaraskan dengan
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan hingga Recovery Plan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terkait
gambaran penetapan limit adalah sebagai berikut:
RKAP Bussiness as Usual
1 RKAP
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang disusun
Contingency Actions untuk 1 (satu) tahun ke depan
2 RISK APPETITE
Risk Appetite (RA)
Contingency Actions
3 RISK TOLERANCE Risk Appetite merupakan tingkat Risiko yang bersedia
diambil Perseroan dalam rangka mencapai sasaran
RECOVERY PLAN Recovery Plan Actions
4 Risk Tolerance (RT)
PENCEGAHAN
Risk Tolerance merupakan tingkat Risiko maksimum yang
Recovery Plan Actions ditetapkan oleh Perseroan
RECOVERY PLAN
5 PEMULIHAN
Recovery Plan
Recovery Plan Actions
RECOVERY PLAN Recovery Plan merupakan Rencana Aksi untuk mengatasi
6 PERBAIKAN permasalahan keuangan yang mungkin
878 Laporan Tahunan 2025
Page 448
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dalam penguatan kebijakan dan prosedur manajemen risiko, dalam pelaksanaannya Perseroan juga memasukkan
manajemen risiko sebagai salah satu pilar budaya perusahaan Perseroan, dimana salah satu pilar budaya
perusahaan adalah Governance & Risk Culture. Pilar Governance & Risk Culture merupakan pilar yang mendesak dan
krusial untuk diperkuat sehingga seluruh proses bisnis berjalan dengan prudent dan comply.
Corporate Culture Framework 2025 - 2029
Leading Partner In Empowering The Financial Vision statement BTN 2025-2029 beserta dengan tema strategis
Of Indonesian Families yang ditetapkan setiap tahun
Home Of Indonesia’s Best Talents HC Mission Statement BTN 2025 2029 beserta dengan
tema pegawai yang ingin dibentuk 3Ps: Productive, Prominent,
3 Ps (Productive, Prominent, Prosperous) Talents With Global Mindset Prosperous
AKHLAK Core Values BTN yang sejalan dengan Core Values yang
ditetapkan oleh KBUMN
Be The oNe
5 Pilar Budaya pendukung transformasi yang disusun
berdasarkan Core Values AKHLAK dan tema strategis
Sales & Service Governance & Risk Performance Learning Digital
Culture Culture Culture Culture Culture transformasi perusahaan
Tema pilar budaya 2025-2029 dengan tagline Be The oNe sesuai
Be The oNe: Be The oNe: Be The oNe: Be The oNe: Be The oNe:
pilar (menggambarkan semangat)
Berorientasi Sadar Risiko & Sadar Berjiwa Terus Belajar Cakap Digital
Pelanggan Lingkungan Intrapreneurship
Program Utama turunan dari setiap pilar budaya yang di-review
10 Program Utama setiap tahun-nya menyesuaikan tema pilar budaya yang
ditetapkan serta arah strategi di tahun berjalan
• Sales Rhythm • ESG Champion • Kerja Cepat (Cerdas, • Learn The Best, From • Bale & Korpora
• Pasti Best (Berikan • 3 Jaga (Jaga Diri, Tepat, Tuntas) The Best, Be The Best Racing Indikator keberhasilan dari setiap Program Utama yang di-
Service Terbaik) Jaga BtNers, Jaga • C-Pro (Coahing For • I-Mindset (Innovation
BTN) Productivity) Mindset)
• Digital Racing review target & pencapaiannya setiap tahunnya
3 pihak yang menyukseskan program budaya
Change Leaders Change Agents BTNer
Reward System: Best Employee, Best Change Agent, Best
BTNers Excellence Awards (BXA) Performance, Best Innovation & Best Services (STAR)
Penerapan budaya risiko dijadikan sebagai landasan Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
pembentukan tata cara, sikap, perilaku atau Pemantauan dan Pengendalian Risiko serta
pemahaman terkait dengan penerapan manajemen Sistem Informasi
risiko yang dilakukan di seluruh jenjang organisasi
Perseroan dalam menjalankan seluruh tugas dan Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
tanggung jawabnya untuk mencapai tujuan strategis pengendalian risiko dilakukan oleh Satuan Kerja
yang telah ditentukan. Manajemen Risiko & ESG (ERMD) dan Satuan Kerja
Manajemen Risiko Operasional & Digital (DORD).
Tujuan Budaya Risiko: Satuan Kerja tersebut mengidentifikasi dan mengukur
1. Memastikan seluruh jenjang organisasi memiliki pada masing-masing tiap risiko serta melakukan
pengetahuan tentang risiko, baik kesadaran tentang pemantauan dan pengendalian risiko secara berkala
bahaya dari Risiko maupun manfaat apabila risiko guna memitigasi risiko yang signifikan terhadap
itu dapat dimitigasi dengan baik pada setiap Perseroan. Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
aktivitas perbankan; pengendalian risiko merupakan bagian utama dari
2. Penegasan agar setiap level dalam organisasi proses penerapan manajemen risiko.
Perseroan menyadari dan memahami bahwa
risiko adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari, Hal-hal yang menjadi perhatian Perseroan dalam
melainkan sesuatu yang harus dikelola dalam pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran,
mendukung kinerja; pemantauan, pengendalian dan sistem informasi
3. Menjadikan budaya risiko sebagai bagian yang manajemen risiko adalah sebagai berikut:
tidak terpisahkan dari Budaya Perseroan; dan
4. Memastikan pengambilan keputusan dalam hal Identifikasi Risiko
menyusun rencana strategis dan kinerja didasarkan Identifikasi risiko merupakan proses menemukan,
pada strategi Manajemen Risiko. mengenali dan merekam risiko. Tujuan dari proses
identifikasi risiko adalah untuk mengidentifikasi seluruh
Laporan Tahunan 2025 879
Page 449
08 Corporate Governance
jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas fungsional Pemantauan Risiko
yang berpotensi merugikan dan penyelenggaraan Sistem dan prosedur pemantauan mencakup
produk dan/atau aktivitas baru yang ada di Perseroan. pemantauan terhadap besarnya eksposur risiko,
Proses identifikasi risiko dilakukan dengan menganalisis toleransi risiko, kepatuhan limit internal, dan hasil
seluruh sumber risiko, peristiwa risiko, dan dampak stress testing maupun konsistensi pelaksanaan
risiko pada produk dan/atau aktivitas Perseroan, serta dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan.
memastikan bahwa Risiko dari produk dan aktivitas Hasil pemantauan disajikan dalam laporan berkala
baru telah melalui proses manajemen risiko yang layak yang disampaikan kepada manajemen dalam rangka
sebelum diperkenalkan atau dijalankan. Selain itu, mitigasi risiko dan tindakan yang diperlukan. Perseroan
Perseroan mengidentifikasi risiko yang dilakukan secara menyiapkan sistem back up dan prosedur yang efektif
berkala dan didukung dengan suatu metode atau untuk mencegah terjadinya gangguan dalam proses
sistem yang memadai. pemantauan risiko dan melakukan pengecekan serta
penilaian kembali secara berkala terhadap sistem back
Pengukuran Risiko up tersebut.
Pengukuran risiko merupakan proses yang digunakan
untuk mengukur eksposur risiko yang melekat pada Pengendalian Risiko
aktivitas Perseroan untuk dibandingkan dengan Sistem pengendalian risiko Perseroan mengacu pada
risk appetite Perseroan sehingga Perseroan dapat kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan. Proses
mengambil tindakan mitigasi risiko dan mengukur pengendalian risiko yang diterapkan disesuaikan
kecukupan modal Perseroan untuk meng-cover risiko dengan eksposur risiko maupun tingkat risiko yang
residual. Pengukuran risiko dilakukan secara berkala akan diambil (risk appetite) dari toleransi risiko (risk
baik untuk produk dan portofolio maupun seluruh tolerance). Pengendalian risiko dapat dilakukan, antara
aktivitas bisnis Perseroan. Metode pengukuran risiko lain dengan cara mekanisme lindung nilai dan metode
dilakukan secara kuantitatif dan/atau kualitatif. Metode mitigasi risiko lainnya seperti penerbitan garansi,
pengukuran berupa metode standar yang ditetapkan sekuritisasi aset, credit derivatives serta penambahan
oleh Bank Indonesia dan OJK dalam rangka penilaian modal Perseroan untuk menyerap potensi kerugian.
risiko dan perhitungan modal maupun metode internal
yang dikembangkan sendiri oleh Perseroan. Pemilihan Sistem Informasi Manajemen Risiko
metode pengukuran disesuaikan dengan karakteristik Sistem informasi manajemen risiko pada Perseroan
dan kompleksitas kegiatan usaha. Sistem pengukuran dikelola secara bersama-sama oleh beberapa Divisi
risiko dievaluasi dan disempurnakan secara berkala pada Perseroan. Pada tahap awal difokuskan pada
atau sewaktu-waktu apabila diperlukan untuk pengumpulan dan perbaikan kualitas database data
memastikan kesesuaian asumsi, akurasi, kewajaran, dan dan risiko yang diharapkan dapat dikembangkan dan
integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk diaplikasikan ke dalam sistem informasi manajemen
mengukur risiko. Stress test dilakukan untuk melengkapi risiko secara bertahap agar proses pengukuran
sistem pengukuran risiko dengan cara mengestimasi risiko dan pemantauan risiko dapat dilakukan secara
potensi kerugian pada kondisi pasar yang tidak normal terintegrasi dan dapat disajikan secara tepat waktu
dengan menggunakan skenario tertentu guna melihat serta sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
sensitivitas kinerja Perseroan terhadap perubahan
faktor risiko dan mengidentifikasi pengaruh yang Sistem Pengendalian Internal
berdampak signifikan terhadap portofolio Perseroan.
Stress test dilakukan secara berkala dan mereviu hasil Terselenggaranya sistem pengendalian internal yang
stress testing tersebut serta mengambil langkah- andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh
langkah yang tepat apabila diperkirakan kondisi yang Satuan Kerja Operasional (risk-taking unit), Satuan Kerja
akan terjadi melebihi tingkat toleransi yang dapat Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, dan Satuan
diterima. Hasil tersebut digunakan sebagai masukan Kerja Audit Internal. yang digambarkan prosesnya
pada saat penetapan atau perubahan kebijakan dan sebagai berikut:
limit.
880 Laporan Tahunan 2025
Page 450
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3 Lines Model
ORGAN PENGURUS
BoC
Organ Pengurus
Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan organisasi
Penyedia Asurans Eksternal
MANAJEMEN
Peran Organ Pengurus: integritas, kepemimpinan, dan transparansi
BoD
Manajemen Audit Internal Lini Pertama:
Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) untuk mencapai
Asurans yang Independen
tujuan-tujuan organisasi
Unit Bisnis & Operasional
Peran lini pertama: Peran lini kedua: Peran lini ketiga:
Penyediaan produk/jasa Ekspertis, bantuan, Asurans dan advis Lini Kedua:
kepada klien; mengelola pemantauan, dan yang independen dan
risiko tantangan atas hal-hal objektif atas segala hal
yang terkait dengan risiko yang terkait dengan Unit Kepatuhan, Risiko, & Policy
pencapaian tujuan
Lini Ketiga:
Kunci: Akuntabilitas, Delegasi, Keselaran,
Pelaporan mengarahkan, Komunikasi, Koordinasi, Audit Internal
Menyediakan sumber dan Kolaborasi
daya, dan Pengawasan
Jenis Risiko dan Pengelolaannya eksposur risiko kredit terhadap limit risiko kredit (Risk
Appetite dan Risk Tolerance).
Dalam penerapan manajemen risiko jenis-jenis risiko
yang dikelola Perseroan antara lain: Pengelolaan kredit Perseroan diarahkan untuk
melakukan ekspansi kredit dan mengelola kualitas setiap
Risiko Kredit kredit sejak saat diberikan sampai dengan dilunasi oleh
debitur dan untuk mencegah kredit tersebut menjadi
Risiko Kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan kredit bermasalah. Pengelolaan kredit yang efektif
pihak lain dalam memenuhi kewajibannya. Termasuk dapat meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan
dalam Risiko Kredit yaitu Risiko Kredit akibat kegagalan penggunaan modal yang dialokasikan untuk risiko
debitur, Risiko Kredit akibat terkonsentrasinya kredit.
penyediaan dana (Risiko Konsentrasi Kredit), Risiko
Kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty Perseroan secara aktif melakukan Forum Portfolio
credit risk), Risiko Kredit akibat kegagalan settlement Quality Review Kredit UMKM dan Komersial bersama
(settlement risk), dan Risiko Kredit akibat country risk. Direksi, Divisi, CBC, Kantor Cabang secara triwulanan
atau bila diminta sewaktu-waktu sebagai upaya
Risiko Kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas memberikan gambaran terkini mengenai posisi dan
bisnis Perseroan. Kredit merupakan sumber Risiko Kredit kualitas kredit baik secara bankwide maupun per
yang terbesar. Selain kredit, Perseroan menghadapi segmentasi kredit. Dalam hal peningkatan proses
Risiko Kredit dari berbagai instrumen keuangan seperti pengambilan keputusan pemberian kredit, Perseroan
surat berharga, akseptasi, transaksi antar Perseroan, juga melakukan pembentukan komite kredit melalui
transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi nilai Rapat Komite Kredit disertai dengan sentralisasi proses
tukar dan derivatif serta kewajiban komitmen dan kredit. Pada segmen kredit komersial, Perseroan telah
kontinjensi. mengimplementasikan Commercial Banking Center
(CBC) dimana CBC berfungsi sebagai sentralisasi
PENGELOLAAN RISIKO KREDIT pemrosesan kredit komersial. Pada segmen SME,
Perseroan juga sedang melakukan implementasi SPU
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Perseroan (Sentra Proses UMKM) sebagai upaya perbaikan proses
secara teratur meninjau dan memperbarui Pedoman dan pengelolaan kredit UMKM untuk meningkatkan
Kebijakan Kredit untuk kredit Perseroan sebagai bagian produktivitas, perbaikan kualitas putusan kredit
dari proses penilaian risiko. Eksposur Risiko Kredit yang tersentral dan objektif, serta monitoring yang
dipantau sejak proses pemberian kredit sampai dengan tersentralisasi. Perseroan juga telah menerapkan
jatuh tempo kredit. Pemantauan dan pengendalian Portfolio Guideline untuk Kredit Wholesale sebagai
risiko kredit di antaranya dengan mengevaluasi
Laporan Tahunan 2025 881
Page 451
08 Corporate Governance
pengendalian risiko konsentrasi kredit/pembiayaan monitoring terhadap NPL/NPF per sektor industri, limit
dengan tetap mengedepankan asas prudent pembiayaan per sektor industri dan prospek sektor
dan governance. Perseroan melakukan beberapa industri dalam mendukung perkembangan usaha
pengembangan sistem model terkait pengelolaan risiko bisnis Perseroan serta mempertimbangkan aspek ESG
kredit seperti pada segmen SME dikembangkan sistem dalam penetapannya.
Credit Scoring Model SME dan pada segmen Komersial
dan Korporasi telah dikembangkan Early Warning Risiko Pasar
System (EWS) yang dapat memprediksi kondisi debitur
hingga 12 (dua belas) bulan ke depan, saat ini sedang Risiko Pasar adalah risiko pada posisi neraca dan
pengembangan IT agar dapat digunakan pada sistem rekening administratif termasuk transaksi derivatif,
Perseroan secara terintegrasi. akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi
pasar, termasuk risiko perubahan harga option. Risiko
Pada kredit konsumer, proses pengendalian risiko Pasar meliputi antara lain risiko suku bunga, risiko nilai
kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer tukar, risiko ekuitas, dan risiko komoditas . Risiko Pasar
yang dilengkapi dengan Credit Scoring Model (CSM) dapat berasal baik dari posisi trading book maupun
dimana saat ini sedang dilakukan pengembangan posisi banking book.
pada CSM Perseroan. Selain itu, Perseroan melakukan
Performance Review Kredit Konsumer secara berkala Pengelolaan Risiko Pasar
bersama direktur bidang dan unit kerja terkait sebagai
upaya untuk memberikan gambaran terkini mengenai Perseroan melakukan identifikasi, pengukuran,
posisi dan kualitas kredit baik secara bankwide maupun pemantauan, dan pengendalian risiko pasar yang
per segmentasi kredit konsumer. Pengelolaan debitur dilakukan oleh unit bisnis dan/atau Enterprise & ESG
kredit konsumer Kol-2 dan NPL dilakukan oleh Satuan Risk Management Division. Identifikasi risiko pasar salah
Kerja Pembinaan, Penyelamatan & Penyelesaian Kredit satunya dilakukan untuk setiap produk atau aktivitas
Konsumer sedangkan untuk kredit komersial dilakukan yang termasuk dalam kategori produk atau aktivitas
oleh Satuan Kerja Commercial Asset Management. baru. Terkait dengan pengelolaan risiko pasar, Perseroan
telah memiliki Komite Manajemen Aset dan Kewajiban
Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, (Assets and Liabilities Committee atau ALCO) dimana
pada tahun 2023 Perseroan mengimplementasikan secara berkala membahas antara lain suku bunga dan
pengukuran risiko kredit dengan menggunakan pengelolaan risiko pasar pada Perseroan, terutama
Standardized Approach SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 yang bersumber dari posisi banking book.
tanggal 7 Oktober 2021 perihal Perhitungan Aset
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit Dalam rangka mengukur risiko suku bunga dalam
dengan menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank posisi trading book dan banking book, Perseroan
Umum. melakukan analisis sensitivitas yang ditujukan untuk
mengukur dampak dari perubahan suku bunga pasar
Dalam rangka mengelola risiko kredit, Perseroan telah terhadap laba (rugi) dan ekuitas Perseroan. Sedangkan
menerapkan Four Eyes Principle dengan memisahkan dalam rangka mengukur risiko nilai tukar, Perseroan
fungi risiko kredit dan unit bisnis. Dalam putusan kredit melakukan analisis sensitivitas yang ditujukan untuk
komersial terdiri dari Commercial Risk dan Unit Bisnis mengukur dampak perubahan nilai tukar terhadap
selaku Risk Taking Unit dan first line serta putusan kredit laba (rugi) Perseroan. Khusus untuk posisi banking book,
konsumer yang terdiri dari Retail Risk Division dan Kantor Perseroan melakukan pengukuran risiko suku bunga
Cabang maupun Kantor Wilayah. dalam banking book dengan metode repricing gap
sebagaimana tertuang pada Petunjuk Teknis Nomor
Dalam memperkuat manajemen risiko pembiayaan PT.8-F.1 24 Mei 2023 tentang Pelaksanaan Manajemen
untuk mengendalikan komposisi portofolio kredit Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate
Perseroan dan memastikan laju pertumbuhan Risk in The Banking Book/IRRBB). Sesuai Surat Edaran
portofolio kredit yang sehat maka Perseroan melakukan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 /SEOJK.03/2018
pengelolaan risiko kredit melalui Portfolio Guideline tanggal 21 Agustus 2018 tentang Penerapan Manajemen
agar dapat menghindarkan perseroan dari bahaya Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk
risiko konsentrasi. Portfolio Guideline merupakan inisiatif Risiko Suku Bunga dalam Banking Book/IRRBB bagi
strategis dalam penyaluran pembiayaan Perseroan Bank Umum, Perseroan telah melakukan penyesuaian
untuk selalu memperhatikan kondisi makro ekonomi kebijakan terkait IRRBB dan laporan perhitungan IRRBB
yang terkini terutama pada sektor-sektor tertentu yang sesuai ketentuan yang berlaku.
dinilai masih layak untuk dibiayai termasuk beberapa
sektor yang dapat digunakan sebagai sektor-sektor Sebagai upaya guna melengkapi pengukuran risiko
prioritas termasuk didalamnya aspek analisa dan pasar dengan metode standar dan analisis sensitivitas,
882 Laporan Tahunan 2025
Page 452
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Perseroan melakukan stress testing guna menilai (APOLO) dan situs website Perseroan Peraturan
ketahanan Perseroan dalam menghadapi perubahan OJK No. 20 Tahun 2024 tanggal 8 November 2024
suku bunga dan nilai tukar yang ekstrim, dengan tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan
skenario mengacu pada ketentuan regulator dan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) Bagi Bank
skenario internal perseroan. Untuk skenario internal Umum.
Perseroan, setiap awal tahun Enterprise & ESG Risk
Management Division berkoordinasi dengan Working Risiko Likuiditas
Group Stress Testing (Divisi terkait) merumuskan
skenario dan asumsi yang akan digunakan dalam Risiko Likuiditas adalah Risiko akibat ketidakmampuan
pelaksanaan Stress Testing Risiko Pasar selama 1 (satu) Perseroan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh
tahun ke depan. tempo dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari
aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan,
Pemantauan dan pengendalian risiko pasar di tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan
antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko pasar Perseroan.
terhadap limit internal Perseroan (Risk Appetite & Risk
Tolerance) yang telah ditetapkan dan direviu secara Ketidakmampuan memperoleh sumber pendanaan
berkala agar selaras dengan kondisi Perseroan. Selain arus kas sehingga menimbulkan Risiko Likuiditas dapat
itu, dalam rangka mengendalikan atau membatasi disebabkan antara lain oleh:
eksposur risiko nilai tukar, Perseroan telah menetapkan 1. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
limit yang mencakup limit transaksi treasury, limit berasal dari aset produktif maupun yang berasal
dealer, budget loss limit, stop loss/stop gain limit, dari penjualan aset termasuk aset likuid; dan/atau
serta batasan Posisi Devisa Neto (PDN) yang sesuai 2. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
dengan batasan maksimal yang ditentukan dalam berasal dari penghimpunan dana, transaksi antar
Peraturan Bank Indonesia No.17/5/PBI/2015 tanggal Perseroan, dan pinjaman yang diterima.
29 Mei 2015 tentang Perubahan Keempat atas PBI
Nomor 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank Pengelolaan Risiko Likuiditas
Umum. Perseroan memiliki unit Market Middle Office di Sebagai pedoman dalam melakukan pengelolaan
Satuan Kerja Manajemen Risiko dalam melaksanakan risiko likuiditas, Perseroan memiliki Pedoman Kebijakan
pemantauan dan pengendalian risiko pasar, termasuk Manajemen Risiko Likuiditas, yang merupakan bagian
monitoring atas limit-limit yang telah ditetapkan. dari Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Perseroan.
Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas
Perseroan telah mengimplementasikan SEOJK mengatur antara lain pengawasan aktif Dewan
No. 23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022 tentang Komisaris dan Direksi dalam penerapan manajemen
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko risiko likuiditas, proses manajemen risiko likuiditas,
Pasar Bagi Bank Umum sejak Januari 2024. serta kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko
likuiditas. Perseroan memiliki Komite Manajemen Aset
Untuk implementasi Basel II khususnya Pilar 2, Perseroan dan Kewajiban (Assets and Liabilities Committee atau
telah menyampaikan hasil laporan penerapan ALCO) yang berfungsi melakukan pengelolaan likuiditas
manajemen risiko untuk IRRBB dan laporan perhitungan dan secara berkala membahas pengelolaan risiko
IRRBB kepada regulator secara triwulan sesuai SE OJK likuiditas pada Perseroan.
No. 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018 perihal
Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko Mengacu kepada Pedoman Kebijakan Manajemen
Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Risiko Likuiditas, Perseroan melakukan identifikasi,
Banking Book/IRRBB bagi Bank Umum. pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko
likuiditas. Identifikasi risiko likuiditas pada dasarnya
Untuk implementasi Basel III Perseroan yaitu: ditujukan untuk mengetahui jumlah dan trend
1. Menyampaikan hasil laporan Liquidity Coverage kebutuhan likuiditas serta sumber pendanaan yang
Ratio (LCR) kepada regulator secara daring setiap tersedia untuk memenuhi kebutuhan.
bulan melalui Aplikasi Pelaporan Online OJK
(APOLO) dan situs website Perseroan setiap triwulan Pengukuran risiko likuiditas pada Perseroan dilakukan
sesuai Peraturan OJK No. 19 Tahun 2024 tanggal 8 oleh Treasury Division dan Satuan Kerja Manajemen
November 2024 tentang Kewajiban Pemenuhan Risiko & ESG. Dalam melakukan pengukuran risiko
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage likuiditas mengacu pada Petunjuk Teknis No. PT.8-F.4
Ratio) Bagi Bank Umum. perihal Pelaksanaan Manajemen Risiko Likuiditas.
2. Menyampaikan hasil laporan Net Stable Funding Pengukuran risiko likuiditas menggunakan 4 (empat)
Ratio (NSFR) kepada regulator secara daring setiap metode, yaitu stock-based, analisis profil maturitas,
triwulan melalui Aplikasi Pelaporan Online OJK proyeksi arus kas dan stress testing. Metode stock-
Laporan Tahunan 2025 883
Page 453
08 Corporate Governance
based digunakan untuk mengukur risiko likuiditas Perseroan. Risiko Operasional dapat bersumber antara
pada Perseroan dengan menggunakan rasio-rasio lain dari SDM, proses internal, sistem dan infrastruktur,
likuiditas, metode analisis profil maturitas digunakan serta kejadian eksternal.
untuk mengukur gap likuiditas dan proyeksi arus kas
digunakan untuk mengukur jumlah maupun trend Sumber-sumber Risiko tersebut dapat menyebabkan
kebutuhan likuiditas. Perseroan melakukan stress kejadian-kejadian yang berdampak negatif pada
testing menggunakan skenario Bank Specific Crisis operasional Perseroan sehingga kemunculan dari jenis-
(BSC) maupun General Market Crisis (GMC) stress jenis kejadian Risiko Operasional merupakan salah satu
testing, yang tujuannya mengukur kecukupan aset likuid ukuran keberhasilan atau kegagalan manajemen risiko
yang tersedia dan kemampuan Perseroan memenuhi untuk risiko operasional. Adapun jenis-jenis kejadian
kebutuhan likuiditas pada kondisi krisis. Enterprise & ESG risiko operasional dapat digolongkan menjadi beberapa
Risk Management Division berkoordinasi dengan Stress tipe kejadian seperti fraud internal, fraud eksternal,
Testing Working Group (Divisi terkait) merumuskan praktik ketenagakerjaan dan keselamatan lingkungan
dampak risiko terhadap skenario dan asumsi yang kerja, nasabah, produk dan praktek bisnis, kerusakan
akan digunakan dalam pelaksanaan Stress Testing aset fisik, gangguan aktivitas bisnis dan kegagalan
Risiko Likuiditas selama 1 (satu) tahun ke depan. sistem, serta kesalahan proses dan eksekusi, termasuk
fraud yang timbul akibat aktivitas pencucian uang dan
Dalam rangka menjaga ketersediaan dan kecukupan pendanaan terorisme. Untuk risiko IT, Digital & Siber juga
aset likuid serta mengendalikan atau membatasi menjadi cakupan dalam risiko operasional.
eksposur agar tidak terdampak risiko likuiditas,
Perseroan melakukan pemantauan risiko likuiditas Pengelolaan Risiko Operasional
secara berkala baik harian, pekanan, bulanan maupun Dalam rangka menerapkan pengelolaan manajemen
triwulan. Pemantauan risiko likuiditas oleh Satuan Kerja risiko operasional, Perseroan telah memiliki aplikasi
Manajemen Risiko yang disampaikan kepada Direksi Operational Risk Management Information System
serta evaluasi strategi disampaikan kepada Divisi (ORMIS). Aplikasi ini merupakan sistem yang terintegrasi
terkait. atas beberapa tools pengelolaan Risiko Operasional,
antara lain RCSA, LED, dan KRI pada masing-masing
Pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas di unit kerja. Saat ini telah diimplementasikan pada kantor
antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko wilayah dan kantor cabang.
likuiditas terhadap limit internal Perseroan (Risk
Appetite & Risk Tolerance) dan trigger level Recovery RCSA digunakan untuk melakukan proses identifikasi
Plan yang telah ditetapkan. Limit tersebut direviu secara dan pengukuran risiko operasional yang melekat pada
berkala agar selaras dengan kondisi Perseroan. Selain seluruh unit kerja Perseroan. Dalam pengisian RCSA
itu, Perseroan melakukan pemantauan Early Warning seluruh unit kerja dituntut untuk dapat mengidentifikasi
Indicator (EWI) dan dilaporkan secara berkala kepada dan mengukur risiko-risiko operasional yang melekat
Direksi dan Unit Kerja terkait. pada aktivitas sehari-hari dan berdampak pencapaian
sasaran unit kerja tersebut.
Sesuai POJK No. 5 Tahun 2024 tanggal
27 Maret 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan LED berfungsi sebagai operational risk data collection
dan Penanganan Permasalahan Bank Umum, atas kejadian risiko operasional di Kantor Cabang
Perseroan telah melakukan monitoring indikator berdasarkan 7 (tujuh) tipe kejadian risiko sesuai
likuiditas, yang salah satunya dilihat dari rasio LCR dan ketentuan Basel II. Unit Kerja dapat mengirimkan data
NSFR sesuai Peraturan OJK No. 19 Tahun 2024 tanggal kerugian akibat risiko operasional (loss event) secara
8 November 2024 tentang Kewajiban Pemenuhan online setiap terdapat kejadian risiko pada Unit Kerjanya.
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Output dari LED ini adalah data akumulasi kerugian
Bagi Bank Umum dan Peraturan OJK No. 20 Tahun perseroan dalam satu bulan baik berupa actual loss,
2024 tanggal 8 November 2024 tentang Kewajiban nearmiss, maupun potential loss untuk masing-masing
Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable risk event. Hasil data yang terkumpul akan diolah dan
Funding Ratio) Bagi Bank Umum. dianalisis sehingga dapat diketahui peta eksposur
risiko operasional untuk masing-masing unit kerja. Peta
Risiko Operasional eskposur ini menjadi acuan dalam mitigasi terjadinya
kejadian serupa dengan melakukan perbaikan proses
Risiko Operasional adalah Risiko akibat ketidakcukupan bisnis atau menambahkan bentuk mitigasi risiko
dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan lainnya.
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian-
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional KRI merupakan dashboard untuk memantau tren risiko
berdasarkan indikator. KRI dapat digunakan untuk
884 Laporan Tahunan 2025
Page 454
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
mendeteksi risiko yang bersifat predictive maupun dan mitigasi risiko operasional di Kantor Pusat, Perseroan
bersifat lagging sebagai masukan untuk tindakan telah membentuk Operational Risk Control (ORC) Kantor
pencegahan atau perbaikan. Pusat di bawah supervisi DORD.
Perseroan juga telah mengimplementasikan kebijakan Sebagai bagian dari sistem pengendalian internal
Business Continuity Management (BCM) untuk Perseroan untuk membangun budaya sadar risiko
memastikan kelangsungan operasional Perseroan fraud pada seluruh jenjang organisasi Perseroan, saat
dalam menjalankan bisnis pasca terdampak risiko ini Perseroan telah Kebijakan Khusus terkait Prosedur
operasional yang bersumber dari faktor eksternal Manajemen Risiko Fraud dan telah membentuk Fraud
seperti bencana alam, konflik sosial, dan kegagalan Risk Management Department di bawah supervisi DORD.
sistem IT. Kebijakan BCM tersebut berisikan langkah-
langkah sistematis dan menjadi pedoman pegawai Risiko Hukum
dalam menghadapi keadaan darurat mulai dari
kesiapan pra-bencana, respon terhadap bencana, Risiko Hukum adalah Risiko akibat tuntutan hukum
rencana kontinuitas operasional, hingga pengembalian dan/atau kelemahan aspek yuridis. Risiko Hukum
ke kondisi normal. Dalam mendukung keberhasilan dapat bersumber antara lain dari kelemahan aspek
penerapan BCM, Perseroan melakukan beberapa yuridis yang disebabkan oleh lemahnya perikatan
aktivitas antara lain: yang dilakukan oleh Perseroan, ketiadaan dan/atau
1. Pengkinian peraturan internal terkait Business perubahan peraturan perundang-undangan yang
Continuity Management (BCM) secara berkala menyebabkan suatu transaksi yang telah dilakukan
yang berisikan peran dan tanggung jawab masing- Perseroan menjadi tidak sesuai dengan ketentuan,
masing Unit Kerja dengan jelas. dan proses litigasi baik yang timbul dari gugatan pihak
2. Proses internalisasi kepada seluruh pegawai dengan ketiga terhadap Perseroan maupun Perseroan terhadap
menyusun materi sosialisasi dan pelaksanaan kuis pihak ketiga.
yang dimasukkan ke dalam program budaya Risk
Awareness. Pengelolaan Risiko Hukum
3. Melakukan uji coba Business Continuity Plan untuk Identifikasi Risiko Hukum dilakukan terhadap faktor-
memastikan kesiapan Perseroan pada saat terjadi faktor penyebab timbulnya risiko meliputi adanya
disaster dalam mempertahankan operasional tuntutan hukum dan adanya kelemahan aspek yuridis
bisnis. yang melekat pada aktivitas fungsional perkreditan
4. Melakukan assessment ketersediaan Working (penyediaan dana), treasury dan investasi, operasional
Remote Area (WRA) dengan melibatkan unit kerja dan jasa, teknologi sistem informasi dan MIS, serta
kritikal, sehingga WRA yang dimiliki Perseroan pengelolaan sumber daya manusia.
memiliki tingkat kesiapan yang memadai untuk
mendukung kegiatan operasional saat terjadi Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan oleh Satuan
bencana. Kerja Manajemen Risiko dengan berkoordinasi dengan
Satuan Kerja Hukum dan Satuan Kerja Operasional
Seiring dengan berkembangnya layanan digital yang Kredit. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan Satuan
disediakan Perseroan, serta maraknya isu keamanan Kerja Hukum diperoleh laporan hasil evaluasi atas
siber, maka Perseroan terus memperkuat sistem analisis kasus-kasus hukum secara individual terhadap
manajemen risiko IT untuk mengantisipasi potensi kewajiban kontinjensi yang timbul dari tuntutan hukum
ancaman IT, Digital & Siber yang muncul akibat yang terjadi, sedangkan dari Satuan Kerja Operasional
transformasi digital melalui pengembangan tata kelola Kredit diperoleh tingkat kualitas perikatan dokumen
Digital Risk Management dibawah supervisi DORD. perkreditan (LAT). Indikator/parameter yang digunakan
dalam mengukur Risiko Hukum, antara lain berupa
Sebagai salah satu upaya melakukan meningkatkan potensi kerugian akibat tuntutan hukum, kelemahan
fungsi pemantauan atas pengendalian risiko perikatan karena tidak terpenuhinya syarat sahnya
operasional pada aktivitas operasional di Kantor perjanjian dan terjadinya perubahan peraturan
Cabang, Kantor Wilayah, Central Business Commercial perundang-undangan yang menyebabkan produk
(CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC) telah Perseroan menjadi tidak sejalan dengan ketentuan
ditempatkan petugas Bussiness Branch Control yang ada.
(BBC), Regional Bussiness Control (RBC), Commercial
Bussiness Center Bussiness Control (CBC BC), dan Pemantauan Risiko Hukum dilaksanakan oleh Satuan
Regional Loan Processing Center Business Control(RLPC- Kerja Manajemen Risiko dengan mengevaluasi
BC) yang berfungsi sebagai 1,5 line of defence dengan efektivitas implementasi kebijakan, prosedur dan
berkoordinasi dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko kepatuhan terhadap kebijakan, regulasi hukum serta
Digital & Operasional. Sementara untuk pengawasan ketentuan limit Perseroan. Pemantauan dilaksanakan
Laporan Tahunan 2025 885
Page 455
08 Corporate Governance
secara berkala terhadap seluruh posisi Risiko Hukum. Pengelolaan Risiko Stratejik
Dalam melaksanakan pengendalian Risiko Hukum, Identifikasi Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan atas
Satuan Kerja Hukum memberi masukan hukum dan faktor-faktor Risiko Stratejik pada aktivitas fungsional
rekomendasi kepada setiap divisi dan satuan kerja serta tertentu, seperti aktivitas perkreditan, treasury dan
melakukan reviu secara berkala terhadap perjanjian investasi serta operasional dan jasa melalui business
dan kontrak kerjasama dengan counterparty. Selain itu, plan yang disusun oleh Satuan Kerja Corporate Strategy
Perseroan memiliki aplikasi Legal Application System & Planning sebagai penjabaran dari Kebijakan Umum
(LApS) yang dirancang dalam bentuk website dan yang ditetapkan Direksi.
digunakan sebagai register serta monitoring terhadap
kasus-kasus hukum yang terjadi atau ditangani oleh Pengukuran Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan
Perseroan baik pidana maupun Non-Pidana sehingga pencapaian kinerja Perseroan yaitu dengan
setiap kasus yang sedang terjadi baik di Kantor membandingkan hasil aktual dengan target yang
Cabang maupun di Kantor Pusat dapat dimonitor telah ditetapkan. Pemantauan Risiko Stratejik dilakukan
perkembangannya. oleh Satuan Kerja Corporate Strategy & Planning
secara berkala dengan memonitor pencapaian
Perseroan telah menempatkan pegawai di Kantor Key Performance Indicator (KPI) dan Satuan Kerja
Cabang sebagai Regional Legal Representative (RLR) Manajemen Risiko & ESG yang memonitor risk exposure
yang memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain dibandingkan dengan risk appetite Perseroan dan
sebagai berikut: monitoring Risk Appetite dan Risk Tolerance Risiko
1. Memberi bantuan hukum terhadap permasalahan Stratejik secara bulanan. Selanjutnya, Dewan Komisaris,
litigasi yang diajukan oleh setiap unit kerja dalam Direksi, dan Satuan Kerja mereviu strategi dasar dengan
rangka pelaksanaan operasional Perseroan dan fokus pada transformasi bisnis, infrastruktur dan Sumber
memberikan bantuan hukum dalam setiap perkara Daya Manusia serta melakukan review risk appetite dan
hukum. risk tolerance secara berkala dan minimal setahun
2. Mewakili Perseroan dalam pelaksanaan berita sekali.
acara di Pengadilan, Kepolisian, Kejaksaan, lembaga
hukum lainnya, dan di luar pengadilan pada wilayah Selanjutnya, Satuan Kerja Manajemen Risiko melakukan
kerjanya. pemantauan Risiko Stratejik dengan membandingkan
3. Memberi pendapat hukum (legal opinion) terhadap hasil yang ditargetkan (expected results) dengan
permasalahan hukum yang diajukan oleh Kantor hasil aktual, mengevaluasi kinerja unit kerja dan
Wilayah, Kantor Cabang, terkait operasional di memastikan pencapaian target (target objective).
wilayah kerjanya. Dalam pengendalian Risiko Stratejik, Satuan Kerja
4. Memberikan konsultasi hukum terhadap Corporate Strategy & Planning berfungsi menganalisis
permasalahan hukum yang diajukan oleh Kantor gap antara laporan aktual dan target rencana bisnis
Cabang. dan menyampaikan langkah-langkah perbaikan yang
5. Melakukan fungsi legal watch sesuai dengan harus dilakukan kepada Direksi secara berkala.
ketentuan Regulator.
6. Mengelola dan mengendalikan risiko hukum yang Risiko Kepatuhan
berada dalam lingkup kerjanya
Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat perseroan tidak
Risiko Stratejik mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku,
Risiko Stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam seperti halnya risiko kredit terkait dengan ketentuan
pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum (KPMM), Kualitas
stratejik serta kegagalan dalam mengantisipasi Aktiva Produktif, Pembentukan CKPN, Batas Maksimum
perubahan lingkungan bisnis. Risiko Stratejik timbul Pemberian Kredit (BMPK), risiko pasar terkait dengan
antara lain karena Perseroan menetapkan strategi ketentuan Posisi Devisa Neto (PDN), risiko stratejik terkait
yang kurang sejalan dengan visi dan misi Perseroan, dengan ketentuan Rencana Kerja Anggaran Tahunan
melakukan analisis lingkungan stratejik yang tidak (RKAT), dan risiko lain yang terkait dengan ketentuan
komprehensif, dan/atau terdapat ketidaksesuaian tertentu. Risiko Kepatuhan juga dapat bersumber antara
rencana stratejik (strategic plan) antar level stratejik. lain dari perilaku hukum yaitu perilaku atau aktivitas
Selain itu, Risiko Stratejik juga timbul karena kegagalan perseroan yang menyimpang atau melanggar dari
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan
bisnis mencakup kegagalan dalam mengantisipasi dan perilaku organisasi, yaitu perilaku atau aktivitas
perubahan teknologi, perubahan kondisi ekonomi perseroan yang menyimpang atau bertentangan dari
makro, dinamika kompetisi di pasar, dan perubahan standar yang berlaku secara umum.
kebijakan Pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa
Keuangan, dan otoritas berwenang lainnya.
886 Laporan Tahunan 2025
Page 456
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengelolaan Risiko Kepatuhan 2. Hal-hal lain yang dapat menyebabkan Risiko
Pengelolaan risiko kepatuhan Perseroan dilakukan oleh Reputasi, misalnya kelemahan pada tata kelola,
Satuan Kerja Manajemen Risiko dengan berkoordinasi budaya perusahaan, dan praktik bisnis Perseroan.
dengan Satuan Kerja Kepatuhan (Compliance and
Governance Division/CMGD). Satuan Kerja Kepatuhan Pengelolaan Risiko Reputasi
melakukan pemantauan atas kewajiban-kewajiban Seluruh pegawai termasuk manajemen unit bisnis
penyampaian laporan Perseroan terhadap pihak dan aktivitas pendukung Perseroan menjadi bagian
eksternal dan melakukan review ketentuan internal dari struktur pelaksana Manajemen Risiko untuk Risiko
secara berkala dan berkelanjutan sehingga tetap relevan Reputasi mengingat reputasi merupakan hasil dari
dengan ketentuan eksternal yang berlaku. Perseroan seluruh aktivitas bisnis Perseroan. Peran Manajemen
memiliki aplikasi internal yaitu Compliance Regulatory & Unit Bisnis adalah mengidentifikasi Risiko Reputasi yang
Monitoring System (CRMS) untuk memudahkan seluruh terjadi pada bisnis atau aktivitas unit tersebut dan
pegawai Perseroan dalam mengakses seluruh ketentuan sebagai first-line dalam mencegah terjadinya Risiko
eksternal dan berfungsi sebagai reminder kepada unit Reputasi khususnya terkait hubungan dengan nasabah.
kerja untuk kewajiban penyampaian laporan kepada Identifikasi Risiko Reputasi dilakukan pada faktor-faktor
Regulator. Untuk meminimalisir potensi terjadinya risiko risiko yang melekat pada aktivitas fungsional tertentu
kepatuhan, Perseroan telah menempatkan Regional seperti perkreditan (penyediaan dana), penghimpunan
Compliance Officer (RCO) di Kantor Wilayah untuk dana, treasury, dan investasi, operasional dan jasa,
melakukan evaluasi tingkat kepatuhan Kantor Cabang teknologi sistem informasi dan MIS, serta SDM.
dalam menjalankan aktivitas operasional. Seiring dengan
berlakunya UU Perlindungan Data Pribadi, pada Satuan Dalam rangka proses identifikasi risiko reputasi BTN
Kerja Kepatuhan telah dibentuk sub unit Data Privacy dan memiliki aplikasi SPN (Sistem Pengaduan Nasabah)
telah dilakukan analisa kesenjangan kesiapan Perseroan dan melakukan monitoring terhadap semua media
dalam mengimplementasikan ketentuan dimaksud. massa (cetak dan elektronik lokal maupun nasional).
Satuan Kerja Kepatuhan melakukan pemantauan dan Perseroan melakukan pencatatan setiap pemberitaan
melaporkan Risiko kepatuhan yang terjadi kepada tentang Perseroan baik secara langsung (straight
Direksi Perseroan secara berkala. Pengukuran Risiko news) maupun tidak langsung (mention). Aplikasi
Kepatuhan dilakukan terhadap potensi kerugian yang SPN terintegrasi dengan Kantor Cabang dan Contact
disebabkan oleh ketidakpatuhan dan ketidakmampuan Center. Satuan Kerja Customer Experience sebagai
Perseroan dalam memenuhi ketentuan eksternal yang pengelola SPN menindaklanjuti pengaduan nasabah
berlaku. Indikator/parameter yang digunakan dalam tersebut dan menyelesaikan sesuai dengan SLA yang
mengukur Risiko Kepatuhan, antara lain jenis, signifikansi, telah ditetapkan.
dan frekuensi pelanggaran terhadap ketentuan yang
berlaku atau rekam jejak kepatuhan Bank, perilaku yang Pengukuran Risiko Reputasi dilakukan berdasarkan hasil
mendasari pelanggaran, dan pelanggaran terhadap assessment terhadap faktor-faktor yang berpengaruh
standar yang berlaku secara umum. pada reputasi Perseroan antara lain keluhan nasabah
dan pemberitaan negatif tentang Perseroan. Risiko
Dalam rangka pengendalian Risiko Kepatuhan, Satuan Reputasi Perseroan dikelola oleh Satuan Kerja Corporate
Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan Secretary yang mengelola pemberitaan tentang
bertugas untuk mengevaluasi efektivitas implementasi Perseroan yang dimuat di dalam media massa baik
manajemen Risiko Kepatuhan dengan memantau cetak maupun elektronik dan Satuan Kerja Pengelolaan
secara berkala seluruh jenis kegiatan yang berpotensi Pengaduan Nasabah yang mengelola pengaduan
menimbulkan Risiko Kepatuhan. nasabah.
Risiko Reputasi Dalam rangka pemantauan Risiko Reputasi dan
memastikan terjaganya kepuasan nasabah, SPN (Sistem
Risiko Reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat Pengaduan Nasabah) Perseroan berfungsi untuk
kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) mendukung pengelolaan layanan dan penanganan
yang bersumber dari persepsi negatif terhadap pengaduan nasabah secara online antar pihak yang
perseroan. Risiko Reputasi dapat bersumber dari terkait dengan permasalahan di Kantor Cabang dan
berbagai aktivitas bisnis Perseroan sebagai berikut: Kantor Pusat. Selain itu, pemantauan Risiko Reputasi juga
1. Kejadian-kejadian yang telah merugikan reputasi dilakukan oleh unit kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko
perseroan, misalnya pengaruh reputasi dari pemilik dengan mengingatkan dan memberikan rekomendasi
perseroan, dan perusahaan terkait, kompleksitas perbaikan kepada Divisi pengelola Risiko Reputasi dari
Produk dan kerjasama bisnis perseroan,, Satuan Kerja Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja
pemberitaan negatif mengenai perseroan, Customer Experience berdasarkan assessment pada
pelanggaran etika bisnis, dan keluhan nasabah. parameter profil risiko reputasi.
Laporan Tahunan 2025 887
Page 457
08 Corporate Governance
Penguatan Penerapan Budaya Risiko 8. Melakukan internalisasi budaya manajemen risiko
melalui sosialisasi, pembelajaran, dan e-learning
Penguatan penerapan budaya risiko sebagai budaya risiko kepada seluruh pegawai melalui
bagian untuk menjaga komitmen dan memastikan BTNbest dan diukur tingkat pemahamannya melalui
bahwa kebijakan budaya risiko telah dipahami dan quiz.
dilaksanakan oleh seluruh manajemen dan pegawai 9. Perseroan memiliki sistem kontrol risiko operasional
Perseroan maka strategi penerapan budaya risiko harus pada seluruh jaringan Perseroan. Perseroan telah
selaras dengan strategi penerapan manajemen risiko melakukan awareness Penggunaan Aplikasi ORMIS
Perseroan, Perseroan menetapkan roadmap penerapan sebagai bentuk penerapan manajemen risiko di
budaya risiko per tahun sesuai dengan level tingkat seluruh jaringan kantor cabang.
kematangan yang ingin dicapai, monitoring penerapan 10. Guna meningkatkan risk awareness pada Sumber
budaya risiko dengan melakukan pengukuran tingkat Daya Manusia (SDM), Perseroan menyelenggarakan
kematangan budaya risiko minimal sekali dalam Event Culture Day dengan mengundang pembicara
setahun oleh tim internal dan sekali dalam 3 (tiga) eksternal yang dilaksanakan tiap tahun. Event
tahun oleh tim independen (pihak eksternal). Perseroan Culture Day bertujuan untuk meningkatkan budaya
melakukan kaji ulang kebijakan budaya risiko sekurang- sadar risiko sebagai hal yang melekat dalam
kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun. Beberapa aktivitas pelaksanaan proses operasional dan bisnis,
program penerapan dan peningkatan budaya risiko serta menanamkan value driven oriented fungsi risk
Perseroan adalah: management terhadap business goals.
1. Risk Economic Outlook merupakan agenda rutin 11. Melaksanakan peningkatan risk awareness
secara tahunan yang didalamnya membahas terhadap potensi kerawanan fraud pada ruang
strategi dalam penetapan risk appetite dan lingkup Unit Kerja mengacu pada POJK Nomor
risk tolerance. Forum ini adalah memberikan 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud
pemahaman awareness risk kepada Dewan bagi Lembaga Jasa Keuangan, yang mencakup
Komisaris dan Direksi sehingga diharapkan dapat empat pilar utama, yaitu:
mengambil keputusan strategis yang tepat. a. Pencegahan
2. Perseroan secara aktif melakukan Forum Portfolio b. Deteksi
Quality Review dengan dihadiri Direksi, Divisi, CBC, c. Investigasi, Pelaporan, dan Pengenaan Sanksi
Kantor Cabang sebagai upaya memberikan d. Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
gambaran terkini mengenai posisi dan kualitas kredit
baik secara bankwide maupun per segmentasi DORD telah menyampaikan laporan konsolidasi
kredit. setiap 3 (tiga) bulan kepada Sub-Komite Anti Fraud
3. Penguatan manajemen risiko secara dan Dewan Komisaris. Isi dari laporan konsolidasi ini
berkesinambungan dengan melaksanakan strategi mencakup hasil deteksi fraud, status, hasil investigasi,
perbaikan manajemen risiko sesuai dengan inisiasi penyelesaian tindak lanjut, dan penetapan sanksi.
roadmap perbaikan manajemen risiko atas hasil
penilaian Risk Maturity Index. Penilaian Risiko
4. Melakukan kunjungan dan awareness dalam rangka
pelaksanaan internal control testing serta cleansing Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
data untuk meningkatkan kualitas loss event No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang
database di BTN. Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum
5. Menumbuhkan budaya kepatuhan, kegiatan ini dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
dilakukan dengan pendekatan melalui penerapan No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 2016
setiap proses bisnis harus senantiasa berpedoman tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
pada peraturan dan ketentuan maupun SOP internal Umum, Satuan Kerja Manajemen Risiko menyampaikan
dan eksternal yang berlaku. laporan profil risiko ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
6. Menerapkan preventif berkelanjutan sehingga tidak per triwulan yang memuat tentang eksposur Risiko
terjadi kelemahan yang signifikan pada proses Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional,
pertahanan lini pertama dan membuat action plan Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik, Risiko Hukum dan
perbaikan dengan berkoordinasi antara Satuan Risiko Reputasi. Penilaian profil risiko meliputi penilaian
Kerja Manajemen Risiko dengan Satuan Kerja terhadap Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan
Internal Audit. Manajemen Risiko dalam aktivitas operasional
7. Penguatan pengendalian risiko operasional melalui Perseroan.
berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, dan
risk outlook.
888 Laporan Tahunan 2025
Page 458
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara self assessment Profil Risiko TW IV 2025 diupayakan berada pada
tingkat Low to Moderate, yaitu kemungkinan kerugian yang dihadapi Perseroan dari risiko inheren komposit tergolong
rendah (Low to Moderate) dengan kualitas penerapan manajemen risiko secara komposit Memadai (Satisfactory),
dengan detail sebagai berikut:
Jenis Risiko Peringkat Risiko Inheren Peringkat KPMR Peringkat Tingkat Risiko
Risiko Kredit Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Pasar Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Operasional Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Reputasi Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Adapun penilaian risiko konsolidasian adalah sebagai berikut:
Jenis Risiko Peringkat Risiko Inheren Peringkat KPMR Peringkat Tingkat Risiko
Risiko Kredit Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Operasional Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Reputasi Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Laporan Tahunan 2025 889
Page 459
08 Corporate Governance
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Kecukupan sistem manajemen risiko Perseroan antara
Manajemen Risiko Emiten atau Perusahaan lain didukung oleh:
Publik
Komite Pemantau Risiko
Penilaian Profil Risiko Perseroan secara Individu
maupun Konsolidasi dilaksanakan secara periodik. Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung
Sepanjang tahun 2025 mencerminkan bahwa risiko- jawab dalam memberikan rekomendasi kepada Dewan
risiko yang dihadapi Perseroan (baik konvensional Komisaris dengan melakukan evaluasi atas pedoman
dan syariah) dapat dikelola dengan baik sehingga kebijakan manajemen risiko Perseroan (Risiko Kredit,
dapat mendukung pengembangan bisnis lebih lanjut. Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko
Dengan kata lain, Manajemen Risiko telah diterapkan Hukum, Risiko Stratejik, Risiko Kepatuhan dan Risiko
oleh Perseroan dengan baik dan efektif. Hasil evaluasi Reputasi), melakukan evaluasi kesesuaian antara
efektivitas Manajemen Risiko Perseroan oleh pihak pedoman kebijakan manajemen risiko Perseroan
eksternal (konsultan independen) melalui Risk Maturity dengan pelaksanaannya dan melakukan pemantauan
Index (RMI) berada pada fase strong practice dengan serta mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite
kriteria memenuhi ketentuan Kementerian BUMN Manajemen Risiko. Dalam melaksanakan tugas dan
No.SK-8/DKU.MBU/12/2023 terkait petunjuk teknis tanggung jawabnya, Komite Pemantau Risiko dibantu
penilaian indeks kematangan risiko (risk maturity index) Enterprise & ESG Risk Management Division sebagai
di lingkungan BUMN. Selama tahun 2025 telah dilakukan Sekretaris Komite melakukan dan mengagendakan
perbaikan implementasi manajemen risiko sesuai pertemuan secara berkala membahas isu-isu
dengan rekomendasi hasil Risk Maturity Index (RMI) terkini, antara lain: Profil Risiko Triwulanan (Individu &
yang dilakukan oleh pihak independen agar penerapan Konsolidasi), Tingkat Kesehatan Perseroan (Individu dan
manajemen risiko terus mengalami perbaikan dan Konsolidasi), Recovery Plan, Risk Maturity Index dan hal-
terstandarisasi pada setiap unit kerja dan manajemen hal yang terkait dengan manajemen risiko Perseroan
risiko telah menjadi bagian dari proses dan budaya termasuk ikut mereviu Pedoman Kebijakan Manajemen
kerja Perseroan. Risiko yang didalamnya terdapat Risk Appetite dan Risk
Tolerance Perseroan.
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
Komisaris atau Komite Audit atas Komite Manajemen Risiko
Kecukupan Sistem Manajemen Risiko
Komite Manajemen Risiko (KOMAR) berperan aktif
Sistem Pengendalian internal yang dilakukan oleh BTN dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur
dinilai sudah berjalan efektif dan memadai tercermin Utama terkait risiko yang melekat pada kebijakan
dari efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi pengendalian yang akan ditetapkan Direksi maupun memberikan
internal, antara lain fungsi internal audit, manajemen evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan yang dinilai
risiko, kepatuhan, finansial dan operasional kontrol. kurang sesuai dengan perkembangan terkini dan perlu
Tata kelola risiko Perseroan yang berlandaskan Tata dilakukan penyesuaian. KOMAR terlibat secara aktif
Kelola Perusahaan yang baik dan terlibatnya seluruh dalam melakukan penilaian risiko yang melekat pada
organ Perseroan dalam pengelolaan manajemen setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru sehingga
risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi Perseroan dapat melakukan langkah-langkah mitigasi
manajemen risiko Perseroan. Dewan Komisaris melalui yang diperlukan dan juga melakukan evaluasi terhadap
rapat Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR).
rapat Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab
untuk memastikan penerapan manajemen risiko telah Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas
dan profil risiko Perseroan secara periodik. Berdasarkan Komite Manajemen Risiko (KOMAR) Terintegrasi
hasil penelaahan yang telah dilakukan pada tahun 2025, berperan aktif dalam memberikan rekomendasi kepada
Direksi dan Dewan Komisaris menilai bahwa sistem Direktur Utama terkait risiko konsolidasi yang melekat
manajemen risiko telah dilaksanakan secara memadai. pada kebijakan yang akan ditetapkan Direksi maupun
memberikan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses yang dinilai kurang sesuai dengan perkembangan terkini
manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko dan perlu dilakukan penyesuaian. KOMAR Terintegrasi
Perseroan antara lain melalui pemantauan Kualitas terlibat secara aktif dalam melakukan penilaian risiko
Penerapan Manajemen Risiko, meliputi tata kelola konsolidasi yang melekat pada setiap produk dan/
risiko, kerangka manajemen risiko, proses manajemen atau jasa/aktivitas baru sehingga Perseroan dapat
risiko, kecukupan sistem informasi manajemen dan melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan
SDM serta kecukupan sistem pengendalian internal. dan juga melakukan evaluasi terhadap Kebijakan
Umum Manajemen Risiko (KUMR).
890 Laporan Tahunan 2025
Page 460
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Satuan Kerja Manajemen Risiko Model (CSM), Batas Wewenang Kredit Komersial dan
Kredit Konsumer, Petunjuk Pelaksanaan Perhitungan
Satuan Kerja Manajemen Risiko yang terdiri dari Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Kebijakan
Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dan Satuan Kerja Bagi Debitur Yang Terkena Dampak Covid-19, Kebijakan
Manajemen Risiko Operasional dan Digital merupakan Business Continuity Management (BCM), Petunjuk Teknis
satuan kerja yang bertanggung jawab langsung Business Continuity Plan (BCP), Petunjuk Teknis Disaster
kepada Direktur yang membawahi fungsi Manajemen Recovery Plan (DRP) dan Petunjuk Teknis Business
Risiko dan bersifat independen terhadap Satuan Kerja Impact Analysis (BIA).
Operasional yang merupakan risk-taking unit, Satuan
Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Kepatuhan. Pengkajian ulang terhadap kebijakan internal juga
dilakukan secara berkala agar sesuai dengan ketentuan
Satuan Kerja Manajemen Risiko & ESG dan Satuan terkini dari regulator dengan melakukan gap analysis
Kerja Manajemen Risiko Operasional dan Digital pada serta mengakomodasi best practices yang lazim
Perseroan masing-masing dipimpin oleh seorang digunakan di industri perbankan untuk meningkatkan
Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung kualitas penerapan manajemen risiko. Sistem informasi
kepada Direktur Risk Management. Satuan Kerja manajemen risiko secara terus menerus difokuskan pada
Manajemen Risiko & ESG terdiri dari Market & Liquidity perbaikan kualitas database risiko yang diharapkan
Risk Management Department, Credit Portofolio Risk dapat dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam
Management Department, Integrated Risk Management sistem informasi manajemen risiko secara bertahap
Department, ESG Department, Model Validation, agar proses pengukuran risiko dan pemantauan risiko
dan Model Development. Sementara Satuan Kerja dapat dilakukan secara terintegrasi dan dapat disajikan
Manajemen Risiko Digital & Operasional terdiri dari Fraud secara tepat waktu
Risk Management Department, Digital Risk Management
Department, Operational Risk Management Department, Fungsi Kepatuhan
Regional Operational Risk Control Department, dan
Operational Risk Control Department. Perkembangan industri perbankan semakin kompleks
sejalan dengan pertumbuhan teknologi informasi,
Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Risiko globalisasi, dan integrasi pasar keuangan. Hal ini
Perseroan telah memiliki panduan kebijakan di bidang ditambah dengan ketatnya persaingan usaha antar
manajemen risiko yaitu Kebijakan Umum Manajemen bank menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh
Risiko (KUMR) di mana di dalamnya telah mencakup Perseroan sehingga diperlukan penegakan prinsip
ketentuan-ketentuan minimal yang disyaratkan oleh kehati-hatian serta upaya untuk memitigasi risiko
Peraturan Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan. kegiatan usaha Perseroan, baik yang bersifat preventif
(ex-ante) maupun kuratif (ex-post). Upaya yang bersifat
Panduan kebijakan di bidang manajemen risiko ex-ante dapat ditempuh dengan mematuhi berbagai
tersebut juga telah dilengkapi dengan kebijakan- kaidah perbankan yang berlaku untuk mengurangi atau
kebijakan internal turunannya yang antara lain tidak memperkecil risiko kegiatan usaha Perseroan.
terbatas pada Petunjuk Pelaksanaan Pelaporan
dan Penilaian Profil Risiko Perseroan (Individu & Perseroan senantiasa secara konsisten melaksanakan
Konsolidasi), Pelaksanaan pelaporan dan Penilaian Fungsi Kepatuhan yang merupakan serangkaian
Tingkat Kesehatan Perseroan (Individu & Konsolidasi), tindakan atau langkah-langkah yang bersifat preventif
Prosedur Validasi Model Risiko, Pedoman Pelaksanaan (ex-ante). Upaya ini dilakukan di antaranya guna
Pengumpulan Data Risiko untuk Aplikasi Operational mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada
Risk Management Information System (ORMIS), Petunjuk semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha
Pelaksanaan Proses Pengukuran Risiko Likuiditas, Perseroan; mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi
Petunjuk Pelaksanaan Perhitungan dan Pelaporan oleh Perseroan; memastikan agar kebijakan, ketentuan,
Liquidity Coverage Ratio (Individu & Konsolidasi), sistem, dan prosedur serta kegiatan usaha yang
Petunjuk Pelaksanaan Perhitungan ATMR Risiko Kredit, dilakukan oleh Perseroan telah sesuai dengan ketentuan
Petunjuk Pelaksanaan Proses Pengukuran Risiko Pasar, Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
Manajemen Risiko Suku Bunga dalam Banking Book, perundang-undangan, termasuk Prinsip Syariah bagi
Petunjuk Pelaksanaan Stress Testing, Prosedur Validasi Bank umum Syariah dan unit usaha Syariah; dan
Model Risiko, Pedoman Pemantauan Likuiditas, Risk & memastikan kepatuhan Perseroan terhadap komitmen
Control Self Assessment, Petunjuk pelaksanaan rencana yang dibuat oleh Perseroan kepada Otoritas Jasa
aksi (Recovery Plan), Proses Internal Credit Rating Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang
(ICR), Petunjuk Pelaksanaan Proses Credit Scoring berwenang.
Laporan Tahunan 2025 891
Page 461
08 Corporate Governance
Struktur Organisasi
Rapat Umum Pemegang
Saham
Dewan Komisaris
Direktur Human
Capital &
Compliance
Compliance & Compliance &
Governance Governance (CMGD)
Secretary
AML/CFT CPF
Head
Compliance Compliance Compliance AML/CFT CPF AML/CFT CPF
Credit Corporate
Data Privacy Regulatory Analysis & Strategy & Transaction &
Consulting Governance
Management Advisory Advisory Analysis
Compliance Compliance Governance Suspicious
Data Privacy Support - Strategic &
Regulatory and Advisory & Transaction &
Analyst Structure Policy Development
Strategic Counterparty Investigation
Business
Regional Governance Transaction
IT Compliance Aligment
Compliance Process Analyst
& Advisory
Compliance
Governance Regional AML/
Monitoring and
Analyst CFT CPF
Perfomance
MIS
AML/CFT CPF
Transaction
Reporting 1
Struktur organisasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan 3. Direktur Kepatuhan merupakan anggota Direksi
ditetapkan berdasarkan Petunjuk Teknis Nomor PT.3-A.6 yang telah mendapat persetujuan Otoritas Jasa
tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Keuangan, untuk membawahkan Fungsi Kepatuhan
Kantor Cabang dan perubahan struktur organisasi serta dan Satuan Kerja Kepatuhan pada Perseroan
telah mengacu pada POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal yang bertanggungjawab dalam merumuskan
12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan strategi guna mendorong terciptanya Budaya
Bank Umum serta telah diatur dalam kebijakan internal Kepatuhan Perseroan serta pelaksanaan tugas
Perseroan yang terdiri atas: dalam memastikan terwujudnya Fungsi Kepatuhan
1. Dewan Komisaris berperan melakukan pengawasan Perseroan; dan
aktif terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan 4. Compliance and Governance Division adalah Unit
Perseroan; Kerja di Kantor Pusat yang merupakan Satuan
2. Direksi berperan dalam menumbuhkan dan Kerja Kepatuhan Perseroan yang bertugas dalam
mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan melaksanakan Fungsi Kepatuhan Perseroan.
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan
usaha Perseroan serta memastikan terlaksananya
Fungsi Kepatuhan Perseroan;
892 Laporan Tahunan 2025
Page 462
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan. Sdr. Eko Waluyo telah mengikuti Uji
Kepatuhan Kepatutan dan Kelayakan kepada OJK sebagai Direktur
Kepatuhan dan sudah mendapatkan persetujuan dari
Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan OJK pada tanggal 9 Agustus 2021.
Perseroan dilaksanakan oleh Direktur Human
Capital, and Compliance. Proses pengangkatan, Tugas dan Tanggung Jawab Direktur yang
pemberhentian dan/atau pengunduran diri Direktur Membawahkan Fungsi Kepatuhan
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan Perseroan
telah diatur dan dilaksanakan sebagai berikut: Tugas dan tanggung jawab Direktur Kepatuhan dalam
1. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau menjalankan fungsi Kepatuhan antara lain sebagai
pengunduran diri Direktur yang membawahkan berikut:
Fungsi Kepatuhan mengacu pada ketentuan 1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya
mengenai pengangkatan, pemberhentian, dan/atau budaya kepatuhan.
pengunduran diri anggota Direksi sebagaimana 2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
dimaksud dalam ketentuan Bank Indonesia yang prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi.
mengatur mengenai Bank Umum dan telah melalui 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang
Fit and Proper Test sesuai ketentuan Otoritas Jasa akan digunakan untuk menyusun ketentuan dan
Keuangan yang berlaku. pedoman internal Perseroan.
2. Dalam hal Direktur Kepatuhan untuk sementara 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
tidak dapat menjalankan tugas jabatannya, maka sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
pelaksanaan tugas yang bersangkutan digantikan dilakukan Perseroan telah sesuai dengan ketentuan
sementara oleh Direktur lain sampai dengan Direktur Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan
Kepatuhan dapat menjalankan tugas jabatannya peraturan perundang-undangan yang berlaku,
kembali. termasuk Prinsip Syariah.
3. Dalam hal Direktur yang membawahkan Fungsi 5. Mengelola dan meminimalkan Risiko Kepatuhan.
Kepatuhan mengundurkan diri atau habis masa 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
jabatannya, maka Perseroan segera mengangkat dan/atau keputusan yang diambil Direksi Perseroan
pengganti Direktur yang membawahkan Fungsi tidak menyimpang dari ketentuan Otoritas
Kepatuhan dan selama dalam proses penggantian Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan, perundang-undangan yang berlaku termasuk
ditunjuk salah satu Direktur lainnya untuk sementara memberikan pendapat yang berbeda (dissenting
melaksanakan tugas Direktur yang membawahkan opinion) apabila terdapat kebijakan dan/atau
Fungsi Kepatuhan. keputusan yang menyimpang dari ketentuan
4. Untuk memenuhi persyaratan independensi, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan
Direktur yang melaksanakan tugas sebagai Direktur peraturan perundang-undangan yang berlaku.
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan, tidak 7. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan
dirangkap oleh Direktur Utama dan/atau Direktur Fungsi Kepatuhan termasuk memantau dan
yang membawahkan fungsi-fungsi yang dapat menjaga kepatuhan Perseroan terhadap komitmen
mempengaruhi independensinya. yang dibuat oleh Perseroan kepada Otoritas
5. Setiap penggantian jabatan Direktur yang Jasa keuangan, Bank Indonesia, maupun otoritas
membawahkan Fungsi Kepatuhan senantiasa pengawas lainnya yang berwenang.
dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan. 8. Memastikan Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan
telah efektif dalam menjalankan tugas Fungsi
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2021 tanggal Kepatuhan.
10 Maret 2021 mengangkat Direktur yang membawahkan 9. Berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah
Fungsi Kepatuhan Perseroan yaitu Sdr. Eko Waluyo terkait pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Unit Usaha
sebagai Direktur Human Capital, Compliance and Legal. Syariah terhadap Prinsip Syariah.
Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 39/SEOJK.03/2016 10. Bertindak sebagai koordinator atas penerapan
tanggal 13 September 2016 tentang Penilaian Fungsi Kepatuhan terhadap seluruh kegiatan usaha
Kemampuan dan Kepatutan Bagi Calon Pemegang Perseroan untuk mencapai tata kelola perusahaan
Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi dan Calon yang baik (Good Corporate Governance).
Anggota Dewan Komisaris Bank, Direktur Kepatuhan
dapat menjalankan tugas Fungsi Kepatuhan setelah
memperoleh persetujuan OJK sebagai Direktur
Laporan Tahunan 2025 893
Page 463
08 Corporate Governance
Satuan Kerja Kepatuhan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
Pengangkatan dan/atau pemberhentian Compliance
Peran Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan sebagaimana and Governance Division Head selalu dilaporkan kepada
diatur dalam POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal Otoritas Jasa Keuangan dengan kriteria yang telah
12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank diatur dalam kebijakan internal tentang kepatuhan
Umum dijalankan oleh Compliance and Governance yaitu sebagai berikut:
Division, sebagaimana diatur dalam Petunjuk Teknis 1. Memenuhi persyaratan independensi sebagaimana
Nomor PT.3-A.6 tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat, diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Kantor wilayah, Kantor Cabang dan perubahan struktur yang berlaku.
organisasi berdasarkan hasil rapat Steering Committee 2. Menguasai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank
Transformation tanggal 18 Februari 2025 tentang Indonesia, dan peraturan perundang- undangan
Perubahan Organisasi Compliance and Governance yang berlaku.
Division (CMGD) berada di bawah koordinasi Direktur 3. Tidak melaksanakan tugas lainnya di luar Fungsi
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan serta terpisah Kepatuhan.
dari unit bisnis dan operasional, unit manajemen 4. Memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan
risiko yang melakukan pengambilan keputusan pada dan mengembangkan Budaya Kepatuhan.
kegiatan usaha Perseroan, unit treasury, unit keuangan
dan akuntansi, unit logistik dan pengadaan barang/ Profil Kepala Fungsi Kepatuhan
jasa dan unit yang mengelola teknologi informasi.
Direksi Perseroan telah menetapkan Harman Soesanto
Compliance and Governance Division dipimpin sebagai Kepala Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan
oleh Kepala Divisi (Division Head) yang telah terhitung mulai tanggal 10 Maret 2025 Surat Keputusan
memenuhi kriteria sebagai Kepala Satuan Kerja Direksi No.03 tanggal 18 Februari 2025. Penunjukan Hasta
Kepatuhan sebagaimana yang diatur dalam POJK Nugraha Utomo sebagai Kepala Satuan Kerja Perseroan
No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Hasta Nugraha Utomo
Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
Warga Negara Indonesia,
berusia 54 tahun per Desember 2025,
berdomisili di Jakarta
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister Ekonomi/Manajemen Keuangan Universitas Gadjah • Compliance and Governance Division Head 2025 – saat ini
Mada dan University of Kentucky • Corporate Strategy & Planning Division Head 2024-2025
• Financial Institution & Capital Market Division Head 2021-2024
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 4 Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi berdasarkan Risalah Komite Talenta
No.03 tanggal 18 Februari 2025. Penunjukan Hasta Nugraha
Utomo sebagai Kepala Satuan Kerja Kepatuhan.
Periode Menjabat
2025- saat ini
Jabatan Rangkap
Tidak ada rangkap jabatan
894 Laporan Tahunan 2025
Page 464
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi 6. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan
Kepatuhan Fungsi Kepatuhan antara lain:
a. Memastikan kepatuhan Perseroan terhadap
Tugas dan tanggung jawab Compliance and komitmen yang dibuat kepada Otoritas Jasa
Governance Division dalam menjalankan fungsi Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain
Kepatuhan antara lain sebagai berikut: yang berwenang.
1. Membuat langkah-langkah dalam rangka b. Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai
mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada mengenai hal-hal yang terkait dengan Fungsi
seluruh kegiatan usaha Perseroan pada setiap Kepatuhan terutama mengenai ketentuan
jenjang organisasi. regulator yang berlaku.
2. Berkoordinasi dengan Unit lain dalam melakukan c. Bertindak sebagai contact person untuk
identifikasi, pengukuran, monitoring, dan permasalahan kepatuhan Perseroan bagi pihak
pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan dengan internal maupun eksternal.
mengacu pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan d. Memastikan proses bisnis pada Satuan Kerja
mengenai Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Kepatuhan telah sesuai dengan standar
Umum. sertifikasi ISO 9001:2015.
3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, e. Melaksanakan implementasi ISO 37301:20121
dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem tentang Sistem Manajemen Kepatuhan.
maupun prosedur yang dimiliki oleh Perseroan f. Memastikan pelaksanaan dan hasil penilaian
dengan peraturan perundang-undangan yang sendiri (self assessment) tata kelola perusahaan
berlaku. berdasarkan regulasi dari OJK di Entitas utama,
4. Melakukan review dan/atau merekomendasikan Perusahaan Anak, Unit Sharia di lingkungan
pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, usaha Perseroan untuk memastikan kualitas
ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki proses perusahaan.
oleh Perseroan agar sesuai dengan ketentuan g. Memastikan pelaksanaan penilaian
Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan (assessment) tata kelola perusahaan oleh pihak
peraturan perundang-undangan yang berlaku, ketiga/independen dalam rangka mencapai
termasuk Prinsip Syariah. tujuan perusahaan.
5. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa h. Memastikan Pengelolaan Operasional dan
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta Pelaporan terkait Penerapan Program APU dan
kegiatan usaha Perseroan telah sesuai dengan PPT di Kantor Pusat.
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, i. Memastikan implementasi data privacy
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dilaksanakan sesuai peraturan perundang-
undangan.
Pengembangan Kompetensi Fungsi Kepatuhan
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Classroom / Virtual Classroom
Aspek Hukum dan Prosedur Kepalilitan & PKPU: Identifikasi Dampak Kepailitan bagi Debitur dan Nasabah 1
Bimbingan Teknis Penyuluh Anti Korupsi 1
BTN Leadership Forum 2
BUMN School of Excellence 1
Cash Management untuk Meningkatkan Dana Pihak Ketiga (Bale Korpora) 1
Collection Academy Intermediate 1
Communication Skill dengan Pendekatan Neuro Linguistic Program (NLP) 7
Sertifikasi Certified Indonesia Data Protection Officer (CIP DPO) 2
Data Analytics and Visualization with Tableau 3
Laporan Tahunan 2025 895
Page 465
08 Corporate Governance
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Expert Sharing Session dengan Tema Value Creation: Win the Market with Digital Leadership and Customer
Centricity 2
Expert Talk Session 12
IFRS1 dan IFRS2 1
Integrated Collection Excellence 2025 for Staff 1
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) 2
ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan 14
IT Business Prosess Re-Engineering 1
Kegiatan Team Building (Outbound) 2025 45
lnternalisasi Sistem Aplikasi New AML-CFT 3
Market & Liquidity Risk Management 2
Menyusun Spesifikasi Teknis Kerangka Acuan Kerja dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 1
Microsoft Excel for Professional: Dashboard and Visualization 2
Pembekalan dan Pendidikan Organ Business Control Dalam Rangka Sosialisasi New Top 10 Risk 1
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 6
Penyusunan Matric RACI (Responsible, Accountable, Consulted Informed) pada Peraturan Internal 2
Perlindungan Data Pribadi 2
PowerPoint Presentation Skill-Slide Design and Data Storytelling Using PowerPoint 1
Project Management - Managing Project Like a Pro 4
Refreshment APU, PPT, dan PPPSPM Tahun 2025 melalui E-Learning PPATK 25
Refreshment Ketentuan atau Kebijakan Pengelolaan Kredit SME, Komesial dan Subrograsi 1
Refreshment Penerapan Program APU PPT & PPPSPM 30
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang KKNI 4 Melalui Metode E – Learning 11
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 5 Melalui Metode E – Learning 15
Risk Appetite and Risk Culture “Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan” 1
SCORE Collection 1
Secretary Excellence Program: Membangun Interpersonal Skills for Secretary 1
Seminar FKDKP Tentang “Bersama Memberantas Praktik Judi Online Demi Terwujudnya Indonesia Yang
Lebih Baik” 3
Sertifikasi APU PPT & PPPSPM 20
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 1
Single Relationship Management Corporate 1
Sosialisasi dan lmplementasi Sistem Monitoring Laporan (S|MOLA) Dalam Rangka Penerapan Program
APU, PPT dan PPPSPM 1
Sosialisasi POJK 12 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud 3
Supervisor Development Program (SDP) 3
Training of Trainers (ToT) AlphaBITS Next Generation (ABNG) – IRSHAD 1
Venture Capital 101 4
896 Laporan Tahunan 2025
Page 466
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Webinar Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era 4
Webinar FHCI From Learning to Strategy “Membentuk Corporate University Unggul” 1
Webinar OJK: Bedah Buku “Segitiga Berkeluarga” 1
Webinar OJK : Dinamika Geopolitik dan Ketahanan Nasional : Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia 1
Webinar OJK “Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional: Pembangunan
3 Juta Rumah” 3
Webinar OJK Risk & Governance Summit (RGS) 2025 2
Webinar OJK Bedah Buku “Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia” 1
Webinar OJK Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan 4
Webinar Program Kepatuhan Persaingan Usaha BTN 5
Workshop Pengelolaan Manajemen Risiko Grup BTN 3
Workshop Pengembangan Produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) Close Loop dengan Pembiayaan 3
Workshop Srikandi BTN 2
Refreshment Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM 29
Pelatihan APU PPT dan PPPSPM 24
Pembekalan Sertifikasi APU PPT dan PPPSPM 18
Sertifikasi APU PPT dan PPPSPM 16
Self Learning
(Action Oriented - Lv 2) Problem Solving Across an Organization 1
(Action Oriented - Lv 5) Advanced Lead Generation 1
(Aligning Perf for Success - Lv 1) Why Trust Matters with Rachel Botsman (with Audio Descriptions) 34
(Aligning Perf for Success - Lv 3) Building High-Performance Teams 1
(Aligning Perf for Success - Lv 4) Setting Team and Employee Goals Using SMART Methodology 30
(Aligning Perf for Success - Lv 5) Managing for Results 1
(Artificial Intelligence Literacy - Knowledgeable) Introduction to Artificial Intelligence 3
(Building Business Partnership - Lv 2) Negotiation Skills 3
(Building Business Partnership - Lv 3) Building Trust 36
(Business Acumen - Lv 1) Introduction to Business Analytics 1
(Business Acumen - Lv 4) Developing Business Acumen 1
(Business Value Chain - Knowledgeable/Payroll Business - Knowledgeable) Foundations of Business
Banking 3
(Collection Processing - Practitioner) Jenis Penyelesaian Kredit & Strategy Penjualan Asset 1
(Collection Processing - Practitioner) Lelang Hak Tanggungan 1
(Credit Risk Management - Practitioner) Fundamental of? Risk Management? 1
(Customer Experience - Advance) Customer Experience Strategy: Build a Customer-Centric Culture 3
(Customer Experience - Knowledgeable) The 10 Pillars of Customer Experience 2
(Customer Focus - Lv 1) Talking to Customers 3
(Customer Focus - Lv 1/Complaint Handling? - Knowledgeable) Customer Service Foundations 2
Laporan Tahunan 2025 897
Page 467
08 Corporate Governance
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
(Customer Focus - Lv 2) Listening to Customers 3
(Customer Focus - Lv 3) Consumer Behavior Trends: Meet the Postmodern Consumer 1
(Customer Focus - Lv 3) Service Excellence: How to Exceed Expectations Every Time 1
(Customer Focus - Lv 4) Customer Experience: Creating Customer Personas 1
(Customer Focus - Lv 4/Complaint Handling- Expert) Using Customer Surveys to Improve Service 1
(Customer Relation & Network - Practitioner) Effective Collaboration across Teams 30
(Decision Quality - Lv 2) How to Decide: Simple Tools for Making Better Choices 34
(Decision Quality - Lv 5) Critical Thinking for Better Judgment and Decision-Making 1
(Developing People - Lv 3) Future Leader - Creative Leadership for Gen Z 1
(Developing People - Lv 3) Situational Leadership 1
(Developing People - Lv 5) Lead with Positive Power 1
(Digital Literacy - Lv 1) Working with Computers and Devices 1
(Digital Literacy - Lv 2) Getting Started with Microsoft 365 1
(Digital Literacy - Lv 3) Business Presentation Skill 1
(Digital Literacy - Lv 3) Digital Mindset 1
(Digital Literacy - Lv 3) Digital Transformation 1
(Digital Literacy - Lv 3) Optimizing Your Work with Microsoft 365 1
(Digital Literacy - Lv 3) Working and Collaborating Online 1
(Digital Literacy - Lv 4) Microsoft 365: Choose the Right Tool for the Job 1
(Digital Literacy - Lv 5) Vivek Wadhwa on Technology and Doing What Is Right 2
(Digital Product & Services Management - Expert) Digital Strategy 1
(Digital Product & Services Management - Expert) Leading with Innovation in the Age of AI 32
(Digital Product & Services Management - Practitioner) Digital Transformation Foundations 3
(Driving Execution - Lv 1) Problem-Solving Techniques 4
(Driving Execution - Lv 2) Anatomy of a Breakthrough: How to Get Unstuck (Book Bite) 3
(Driving Execution - Lv 4) Strategic Agility 31
(Driving Execution - Lv 4/Business Value Chain - Practitioner) Measuring Team Performance 1
(Driving Execution - Lv 5) Building Resilience as a Leader 1
(Effective Collaboration - Level 4) Building High-Performance Teams 1
(Effective Collaboration - Lv 2) Communication Skill 1
(Effective Collaboration - Lv 5) Communicating with Transparency 1
(Effective Collaboration - Lv 5) Creating a Culture of Collaboration 1
(Effective Collaboration - Lv 5) Creating a High Performance Culture 1
(Enterprise Risk Management - Knowledgeable) Be The ESG Champion? 1
(Financial Report Analysis- Practitioner) Analisa Laporan Keuangan - WCRD 1
(Innovation & Creativity - Lv 1/Business Value Chain - Practitioner) Process Improvement Foundations 1
(Innovation & Creativity - Lv 2) Improving Your Thinking 3
898 Laporan Tahunan 2025
Page 468
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
(Innovation & Creativity - Lv 3) Berfikir Kreatif & Inovasi 1
(Innovation & Creativity - Lv 3) Creative Innovator 1
(Innovation & Creativity - Lv 4) Developing a Competitive Strategy 1
(Innovation & Creativity - Lv 4) Executing on Innovation: A Process That Scales 1
(Innovation & Creativity - Lv 4) Innovation & Agility 1
(Innovation & Creativity - Lv 5) Building Creative Organizations 1
(Innovation & Creativity - Lv 5) Creating a Culture of Change 1
(IT & Digital Change Management - Knowledgeable) Project Management Foundations 3
(IT Architecture - Knowledgeable) Introduction to IT Architecture 1
(Job Motivation - Lv 2) Making Big Goals Achievable 31
(Job Motivation - Lv 3/Business Value Chain - Practitioner) Creating a Culture of Continuous Improvement 32
(Job Motivation - Lv 4) Building Accountability into Your Culture 1
(Job Motivation - Lv 4) Building Personal Integrity 1
(Job Motivation - Lv 5) Creating a High-Performance Culture 1
(Job Motivation - Lv 5) Develop a High-Performance Mindset 1
(Loan Analysis - Knowledgeable) A Guide to Understanding Financial Statements 3
(Market & Liquidity Risk Management - Knowledgeable/Credit Risk Management - Knowledgeable)
Introduction to Risk Management 5
(Marketing Communication - Practitioner/Marketing Management - Knowledgeable) Digital Marketing
Foundations (2022) 3
(Plans & Aligns - Level 4) Managing Resources Across Project Teams 1
(Product Knowledge - Practitioner) KMK PROPERTI BTN? 1
(Project Management - Knowledgeable) Project Management Simplified 5
(Selling Skill - Knowledgeable) Sales Fundamentals 3
(Selling Skill - Practitioner) Sales Strategy: Building Relationships to Successfully Sell 5
(Selling Skill - Practitioner)Business Planning & Strategy for Priority Banking 1
(Strategic Orientation - Lv 2 / Marketing Communication - Knowledgeable) Creating a Communications
Strategy 2
(Strategic Orientation - Lv 2/Transaction Banking Product Knowledge & Process - Expert) Strategic
Thinking 1
(Strategic Orientation - Lv 4) Developing a Competitive Strategy 1
(Strategic Orientation - Lv 5/Asset Recovery & Sales - Expert) Business Development: Strategic Planning 1
(Visionary Leadership - Lv 3) Creating a Culture That Inspires Your Employees 3
(Visionary Leadership - Lv 3) Strategic Thinking Tips to Solve Problems and Innovate 38
(Visionary Leadership - Lv 5) Executive Leadership 1
Evaluasi Pelatihan APU PPT & PPPSPM Tahun 2025 3
SECURITY AWARENESS & PENGELOLAAN USER - FORDIGI 2024 1
Self Learning for AI Roleplaying 2
Self Learning Internalisasi Product Knowledge UMKM 18
Laporan Tahunan 2025 899
Page 469
08 Corporate Governance
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Self Learning Sosialisasi ESG 1
Self-Learing Program Internalisasi Cash Management System (CMS) 31
Self-learning BTN Properti for Developer (Digital Mortgage Product) 4
Self-learning Compliance Excellence Edisi Agustus 2025 - Data Privacy Excellence 55
Self-learning Compliance Excellence Edisi April 2025 - Sanksi Disiplin Pegawai 54
Self-learning Compliance Excellence Edisi Desember 2025 - Consumer Collection 55
Self-learning Compliance Excellence Edisi Februari 2025 - Know Your Employee 54
Self-learning Compliance Excellence Edisi Januari 2025 - Strategi Anti Fraud (SAF) 51
Self-learning Compliance Excellence Edisi Juli 2025 - Prosedur Kepatuhan Persaingan Usaha Sehat 54
Self-learning Compliance Excellence Edisi Juni 2025 - Pengelolaan Benturan Kepentingan (COI) 53
Self-learning Compliance Excellence Edisi Maret 2025 Pengendalian Gratifikasi dan Kebijakan SMAP ISO
37001:2016 50
Self-learning Compliance Excellence Edisi Mei 2025 - Kenali Transaksi Tunai dan Penanganannya dalam
Penerapan Program APUPPT dan PPPSPM 54
Self-learning Compliance Excellence Edisi November 2024 1
Self-learning Compliance Excellence Edisi November 2025 - Kontrol Aktivasi Rekening Dormant 55
Self-learning Compliance Excellence Edisi Oktober 2025 - Pengelolaan Dokumen Kredit 55
Self-learning Compliance Excellence Edisi September 2025 - Prosedur Pelaksanaan Environmental,
Social, and Governance (ESG) 55
Self-learning Internalisasi Respectfull Workplace Policy (RWP) Bank BTN 2025 51
Self-learning Internalisasi Security Awareness Periode Agustus 2025 48
Self-learning Jasa Profesional 4
Self-Learning Leader As Coach 3
Self-learning Legal Awareness PKPU Kepailitan 8
Self-learning Podcast Sahabat Transformasi - BTN Digital Store: Empowering Your Digital Journey 25
Self-learning Refreshment Bale Community 2
Self-learning Refreshment Bale Developer 3
Self-learning Refreshment Bale Properti 2
Self-learning Refreshment BTN Smart Residence Back Office Admin Pengelola 29
Self-learning Refreshment Digital Mortgage Product - Fitur Agent 3
Self-learning Refreshment Mengenal Akad-akad Funding (Dana Pihak Ketiga) 1
Self-learning Security Awareness Periode Mei 2025 34
Self-learning Sosialisasi BTN Prospera - Retail Funding Division - Tahun 2025 33
Self-learning Sosialisasi Cyber Threat & Digital Risk Awareness 28
Self-learning Sosialisasi Digital Mortgage Home Service 1
Self-learning Sosialisasi ESG Awareness untuk perhitungan Emisi GRK 23
Self-Learning Sosialisasi Identitas Perusahaan 33
Self-learning Sosialisasi Kamus Kompetensi BTN 2025 43
900 Laporan Tahunan 2025
Page 470
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jumlah Peserta
Self-learning Sosialisasi Petunjuk Teknis Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) 39
Self-learning Sosialisasi Produk Kredit Agunan Rumah (KAR) 24
Self-learning Sosialisasi Produk Kredit Program Perumahan (KPP) 30
Self-learning Sosialisasi Risk Appetite & Risk Tolerance 2025 44
Self-learning Sosialisasi Security Awareness Februari 2025 34
Self-learning Sosialisasi Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) 3
Sosialisasi Bale Agen April 2025 30
Sosialisasi Visi dan Misi Baru BTN serta Inisiatif Strategis RJPP 2025 -2029 51
Survey Rencana Aksi Korporasi Spin Off Unit Usaha Syariah BTN 1
Refreshment APU PPT dan PPPSPM melalui E-Learning PPATK 24
Total Peserta Pelatihan dan Pendidikan 2.061
Procedure (SOP), meningkatkan kemampuan
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas supervisi atasan serta sebagai salah satu upaya
Fungsi Kepatuhan pencegahan fraud. Selanjutnya dalam rangka
memastikan Pegawai memiliki pemahaman
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan terhadap peraturan Internal Perseroan, maka
(POJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 telah dilakukan program Uji Pemahaman
tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, Peraturan yang wajib diikuti oleh seluruh Pegawai
bahwa fungsi kepatuhan adalah serangkaian tindakan pada Kantor Cabang, Kantor Wilayah dan Divisi
atau langkah-langkah yang bersifat ex-ante (preventif) dan akan dilakukan secara berkala sebagai
untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, bagian dari evaluasi efektivitas kebijakan dan
dan prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh peningkatan kompetensi Pegawai.
Perseroan telah sesuai dengan ketentuan OJK, Regulator b) Indeks Kepatuhan
perbankan, dan peraturan perundang-undangan Perseroan telah mengimplementasikan
yang berlaku, termasuk prinsip syariah bagi UUS serta Indeks Kepatuhan sebagai salah satu strategi
memastikan kepatuhan BTN terhadap komitmen yang manajemen guna mendorong terciptanya
dibuat oleh BTN kepada OJK, BI, PPATK dan/atau otoritas Budaya Kepatuhan Perseroan dengan melakukan
pengawas lain yang berwenang. identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
1. Pelaksanaan Budaya Kepatuhan pengendalian tingkat kepatuhan pada Divisi,
Seluruh Pegawai wajib dan bertanggung jawab Kantor Wilayah, Kantor Cabang dan Kantor
mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan Cabang Syariah. Hal ini juga memungkinkan
untuk meningkatkan awareness tentang kepatuhan Perseroan untuk mengidentifikasi area-area
dalam menjalankan tugas dan aktivitasnya yang memerlukan perbaikan dan meningkatkan
pada masing-masing unit kerja. Perseroan kepatuhan di seluruh organisasi.
telah merumuskan strategi guna mendorong
terciptanya budaya kepatuhan pada semua Melalui implementasi Indeks Kepatuhan,
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Perseroan Perseroan dapat mengukur, memantau dan
secara konsisten serta berkesinambungan melalui mengendalikan tingkat kepatuhan Unit Kerja
beberapa aktivitas sebagai berikut: serta mendorong terlaksananya Budaya
a) Pelaksanaan Internalisasi dan Uji Pemahaman Kepatuhan di masing-masing Unit Kerja melalui
Peraturan Internal Perseroan parameter-parameter sebagai berikut: a. Sanksi
Perseroan telah melakukan program kerja Regulator, b. Laporan Fraud, c. Skor Budaya
Internalisasi Peraturan Internal yang dilakukan Perusahaan, d. Skor Compliance Excellence,
oleh seluruh Unit Kerja KC dan KCS yaitu e. Temuan Audit Sudah Jatuh Tempo Namun
Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus, dan/atau Belum Selesai dan f. Persentase Penyelesaian
Petunjuk Teknis. Tujuan program ini diharapkan Laporan Branch Business Control (BBC). Adapun
memberikan dampak meningkatnya setiap parameter diberikan bobot sesuai
pemahaman seluruh Pegawai terkait ketentuan dengan tingkat kepentingan Perseroan dan akan
internal Perseroan yang berlaku, meningkatkan dilakukan evaluasi secara periodik.
pemahaman terkait Standard Operating
Laporan Tahunan 2025 901
Page 471
08 Corporate Governance
c) Pelaksanaan Branch Visit ketentuan terkait pelaksanaan fungsi kepatuhan
Tujuan dari branch visit adalah untuk memastikan dan pengendalian gratifikasi serta berkolaborasi
penerapan pelaksanaan Budaya Kepatuhan, dengan RBC/BBC dalam upaya peningkatan
penerapan program APU PPT dan PPPSPM, compliance control terkait pengendalian internal
pengendalian gratifikasi, serta penerapan serta melakukan optimalisasi penggunaan
Perlindungan Data Pribadi pada Kantor Cabang Compliance Dashboard.
dan Kantor Cabang Syariah telah dipahami dan e) Compliance Excellence
dijalankan dengan baik dan untuk mendapatkan Compliance Excellence merupakan strategi
umpan balik serta informasi yang diperlukan untuk Perseroan untuk melakukan refreshment dan/
mengevaluasi pelaksanaan program tersebut atau internalisasi peraturan kepada seluruh
di masa mendatang. Pelaksanaan branch visit pegawai dan mengukur peran atasan sebagai
dilakukan dengan memperhatikan tingkat risiko role model, agar seluruh pegawai memiliki
kepatuhan (compliance risk based) setiap Kantor pemahaman dan penafsiran yang sama terkait
Cabang dan Kantor Cabang Syariah. regulasi internal, serta menjadi salah satu
d) Optimalisasi Peran Aktif Regional Compliance strategi untuk solusi dari beberapa penyebab
Officer (RCO) ketidakpatuhan. Materi Compliance Excellence
Perseroan berkomitmen untuk mengoptimalkan berdasarkan temuan audit signifikan, temuan
peran dan keterlibatan aktif Regional risiko operasional dari RBC dan BBC, peraturan
Compliance Officer (RCO) yang berperan baru dari Regulator, peraturan Internal Perseroan
sebagai Second Lines Model di Kantor yang baru dan pengenaan sanksi disiplin.
Wilayah dalam membangun dan memantau
pengendalian risiko kepatuhan sesuai wilayah Sepanjang periode Tahun 2025, telah
binaannya melalui pelaksanaan internalisasi dilaksanakan Compliance Excellence yang diikuti
Indeks Kepatuhan pada Kantor Cabang dan oleh seluruh Pegawai sebagaimana dimaksud di
Kantor Cabang Syariah, melakukan internalisasi atas yakni sebagai berikut:
No Bulan Materi
1 Januari Anti Fraud Awareness
2 Februari Know Your Employee
3 Maret Program Pengendalian Gratifikasi dan Kebijakan SMAP ISO 37001:2016
4 April Sanksi Disiplin Pegawai
5 Mei Kenali Transaksi Tunai dan Penanganannya dalam Penerapan Program APU PPT DAN PPPSPM
6 Juni Pengelolaan Benturan Kepentingan (Conflict Of Interest)
7 Juli Prosedur Kepatuhan Persaingan Usaha Sehat
8 Agustus Data Privacy Excellence
9 September Prosedur Pelaksanaan Environmental, Social, and Governance (ESG)
10 Oktober Pengelolaan Dokumen Kredit
11 November Kontrol Aktivasi Rekening Dormant
12 Desember Consumer Collection
f) Compliance Broadcast
Compliance Broadcast merupakan upaya menumbuhkan dan mewujudkan Budaya Kepatuhan pada semua
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Perseroan serta untuk meningkatkan internalisasi dan literasi
regulasi eksternal kepada seluruh pegawai. Adapun jenis konten yang disampaikan yaitu Peraturan Eksternal
dan poster berupa pesan pelaksanaan kepatuhan. Tujuan dari program ini adalah Internalisasi regulasi baru
kepada seluruh pegawai dan meningkatkan literasi terkait kepatuhan kepada seluruh pegawai.
2. Pengelolaan Risiko kepatuhan Perseroan
Pengelolaan risiko kepatuhan dilaksanakan secara berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan
budaya kepatuhan pada seluruh kegiatan bisnis dan setiap jenjang organisasi Perseroan sekaligus dalam rangka
memitigasi Risiko Kepatuhan Perseroan.
902 Laporan Tahunan 2025
Page 472
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
a) Risiko Kepatuhan yang Dihadapi risiko kepatuhan dengan menyampaikan
Salah satu dampak yang timbul akibat permohonan konfirmasi dan verifikasi data
tereksposnya risiko kepatuhan adalah sanksi parameter compliance dashboard sehingga
berupa denda dan teguran tertulis dari pihak memberikan dampak bagi unit kerja terkait
regulator yang dalam hal ini adalah Otoritas untuk menyusun langkah-langkah preventif
Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Pusat Pelaporan untuk meminimalisasi risiko operasional dan
dan Analisis Transaksi Keuangan dan/atau risiko kepatuhan serta memitigasi terjadinya
Regulator lainnya yang terkait. pelanggaran terhadap peraturan yang telah
b) Upaya Mitigasi Risiko Kepatuhan ditetapkan.
1) Satuan Kerja Kepatuhan berkoordinasi
dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko 3. Kepatuhan Perseroan terhadap Ketentuan Regulator
Operasional dan Digital melakukan dan Peraturan Perundang-undangan Lainnya
identifikasi, pengukuran, monitoring, dan Perseroan telah melakukan langkah preventif
pengendalian terhadap risiko kepatuhan untuk memastikan seluruh proses bisnis dan
dengan mengacu pada peraturan OJK operasional telah sesuai dengan ketentuan
mengenai penerapan manajemen risiko Perundang-undangan dan mencegah terjadinya
bagi Bank Umum. Pemantauan risiko risiko kepatuhan serta mendukung pertumbuhan
kepatuhan dilaksanakan secara berkala bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Saat ini
dan disampaikan pada laporan Profil Risiko Perseroan telah memiliki kebijakan dan standar
Perseroan secara triwulanan. prosedur peraturan internal bagi seluruh Pegawai
2) Penyampaian reminder kewajiban pelaporan dalam menumbuhkan Budaya Kepatuhan sehingga
melalui media email notifikasi dan whatsapp kegiatan usaha yang dilakukan senantiasa sejalan
kepada masing-masing PIC dan Pejabat dengan ketentuan dan peraturan perundang-
Divisi Pemilik sebelum jatuh tempo pelaporan. undangan serta berlandaskan prinsip kehati-hatian.
3) Penyampaian reminder melalui media Upaya yang telah dilakukan oleh Perseroan adalah
email notifikasi dan whatsapp kepada Divisi sebagai berikut:
pengusul Penyelenggaraan Produk Bank baru a) Internalisasi Ketentuan Regulator yang Baru
(PPB) dan Kegiatan Baru untuk Kepentingan Perseroan telah melakukan internalisasi
Bank (KKB) serta Kegiatan sebagai Penyedia peraturan terbaru dari Regulator yang diterbitkan
Jasa Teknologi Informasi dan/atau selama tahun 2025 melalui memo internalisasi
menerbitkan Produk Layanan Perbankan kepada Unit Kerja terkait dan email broadcast
Elektronik terkait kewajiban penyampaian kepada seluruh Pegawai agar memahami dan
laporan realisasi pengembangan produk mematuhi setiap Regulasi baru yang terbit.
Bank Baru kepada Regulator. Melalui langkah ini, diharapkan setiap Unit Kerja
4) Satuan Kerja Kepatuhan melakukan mematuhi setiap ketentuan Regulator yang
koordinasi dengan Satuan Kerja Penanggung baru serta memastikan bahwa semua aktivitas
Jawab Pelaporan, Satuan Kerja Data bisnis dan operasional telah dilakukan sesuai
Support, dan Satuan Kerja Data Owner dengan ketentuan perundang-undangan.
dalam upaya meminimalkan potensi risiko Setiap ketentuan Regulator tersebut telah
kepatuhan seperti kesalahan teknologi/ ditatausahakan pada Compliance Regulatory
sistem, kesalahan data dan/atau pengisian Management System (CRMS) sebagai sumber
pelaporan, keterlambatan dan/atau tidak referensi dan database ketentuan Regulator
menyampaikan laporan. yang dapat diakses oleh Pegawai.
5) Perseroan telah melakukan pengembangan b) Evaluasi Pedoman Internal
compliance dashboard secara berkelanjutan Perseroan telah melakukan evaluasi pedoman
guna meningkatkan kepatuhan dengan internal melalui proses kajian dari 3 (tiga) pilar
penambahan parameter serta meningkatkan yaitu: Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja
utilitas compliance dashboard. Parameter Manajemen Risiko, Satuan Kerja Manajemen
compliance dashboard yang akan Risiko Operasional dan Digital serta Satuan Kerja
dikembangkan difokuskan pada parameter Hukum terhadap ketentuan internal yang terdiri
yang dapat berpotensi memunculkan risiko dari Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus, dan
kepatuhan yaitu risiko yang timbul akibat tidak Petunjuk Teknis secara berkala sesuai kebutuhan
mematuhi dan/atau tidak melaksanakan Perseroan serta mengikuti setiap perubahan/
ketentuan peraturan perundang- pengkinian peraturan perundang-undangan
undangan Secara bertahap. Perseroan pada peraturan baru yang diterbitkan Regulator
telah melakukan optimalisasi penggunaan terhadap proses bisnis dan operasional
compliance dashboard untuk memitigasi Perseroan dan meminta kepada Divisi pemilik
Laporan Tahunan 2025 903
Page 473
08 Corporate Governance
dan pengelola kebijakan untuk melakukan f) Implementasi Penerapan Pelaksanaan Undang-
penyesuaian kebijakan dan prosedur internal Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan
eksisting. Data Pribadi (UU PDP)
c) Penyampaian Kajian dan Opini Kepatuhan pada Perseroan telah mengimplementasikan
Aktivitas Bisnis dan Operasional pelindungan data pribadi secara menyeluruh
Dalam rangka memastikan seluruh kebijakan melalui penetapan kebijakan pelindungan
sistem dan prosedur internal Perseroan data pribadi yang mengacu pada ketentuan
telah patuh terhadap ketentuan peraturan peraturan yang berlaku seperti UU
perundang-undangan yang berlaku, Satuan No. 27 Tahun 2022, POJK pelindungan Konsumen
Kerja Kepatuhan telah memberikan kajian dan PBI pelindungan Konsumen. Sebagai
dan opini kepatuhan yang dilakukan dalam bagian dari penguatan tata kelola, Perseroan
rangka mencegah penyimpangan dari telah melakukan penunjukan Data Protection
ketentuan kehati-hatian baik dalam aktivitas Officer (DPO) guna memastikan pengelolaan
bisnis maupun operasional terhadap rencana data pribadi dilakukan secara akuntabel,
kebijakan/putusan Direksi, rencana perubahaan terkoordinasi, dan berkelanjutan, termasuk
mekanisme operasional, rencana penerbitan dalam pengawasan kepatuhan atas seluruh
produk dan/atau aktivitas baru serta hal lain aktivitas pemrosesan data pribadi di lingkungan
yang membutuhkan pendapat dari Satuan Kerja Perseroan.
Kepatuhan untuk memastikan seluruh kebijakan
sistem dan prosedur internal Perseroan telah Perseroan memastikan setiap pemrosesan data
patuh terhadap ketentuan ketentuan peraturan pribadi dilakukan berdasarkan dasar pemrosesan
perundang-undangan. yang sah, jelas, serta menerapkan asas-asas
d) Kepatuhan Pembukaan dan Relokasi Jaringan pelindungan data pribadi sesuai ketentuan yang
Kantor serta Penyelenggaraan Produk Bank Baru berlaku. Salah satu bentuk implementasi yang
Perseroan melalui Satuan Kerja Kepatuhan diterapkan adalah penyediaan privacy notice
melakukan pengawasan dan monitoring yang jelas, transparan, dan mudah dipahami
persyaratan kelengkapan dokumen melalui oleh nasabah. Hal tersebut dilakukan sebagai
checklist kepatuhan terkait rencana wujud pemenuhan hak kepada nasabah
pembukaan dan relokasi jaringan kantor serta sebagai subjek data pribadi dan komitmen
Penyelenggaraan Produk Bank baru (PPB). Selain Perseroan terhadap transparansi pemrosesan
itu Satuan Kerja Kepatuhan juga memiliki peran data pribadi.
liaison (narahubung) dengan Regulator untuk g) Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Unit Usaha
melakukan konsultasi untuk PPB dan Kegiatan Syariah (UUS)
baru untuk Kepentingan Bank (KuKB) dalam Perseroan telah melakukan Fungsi Kepatuhan
rangka perizinan ke Otoritas Jasa Keuangan terhadap Prinsip Syariah di Unit Usaha Syariah
(OJK) dan Bank Indonesia (BI). Pelaksanaan berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah
ini memberikan dampak apabila ada kendala (DPS). Direktur Human Capital & Compliance
yang dihadapi Divisi Pemohon dapat segera dan Satuan Kerja Kepatuhan berkoordinasi
terselesaikan dan dokumen perizinan yang dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) terkait
disampaikan telah sesuai dengan ketentuan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan terhadap Prinsip
Regulator. Syariah melalui pelaksanaan rapat koordinasi
e) Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada proses paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun.
Perkreditan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Unit Usaha
Perseroan telah melakukan pelaksanaan Fungsi Syariah (UUS) dilakukan untuk memastikan
Kepatuhan pada proses bisnis perkreditan bahwa kebijakan kepatuhan internal tidak hanya
komersial yaitu pada saat Pra Rapat Komite Kredit mematuhi peraturan perundang-undangan
(Pra RKK) dan Rapat Komite Kredit (RKK) melalui perbankan konvensional tetapi juga prinsip
peran Compliance Credit Consulting. Selain prinsip syariah dan memastikan bahwa semua
itu juga dilakukan penyampaian opini/kajian produk dan layanan yang ditawarkan UUS telah
kepatuhan terkait pemenuhan persyaratan yang patuh serta sesuai dengan prinsip syariah.
terkait dengan Batas Maksimum Pemberian 4. Kepatuhan Perseroan terhadap Komitmen Kepada
Kredit (BMPK), legalitas debitur dan usaha, Regulator
legalitas proyek yang dibiayai pada saat Pra a) Perseroan senantiasa berupaya untuk
Rapat Komite Kredit (Pra RKK), dan Rapat Komite memenuhi seluruh komitmen kepada OJK,
Kredit (RKK). BI, PPATK dan/ atau otoritas yang berwenang
lainnya. Untuk memastikan kepatuhan terhadap
komitmen yang harus dipenuhi kepada
904 Laporan Tahunan 2025
Page 474
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Regulator dan otoritas berwenang tersebut. Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-Undang
Perseroan melalui Satuan Kerja Kepatuhan No. 27 Tahun 2022 tentang perlindungan data pribadi.
melakukan koordinasi dengan Divisi terkait Dalam menjalankan seluruh proses bisnis, layanan dan
untuk penentuan penanggung jawab atas kegiatan yang menggunakan Data Pribadi, Perseroan
pelaporan baru yang muncul dari setiap regulasi berkomitmen untuk menjalankan kewajibannya
baru yang dikeluarkan oleh Regulator. Satuan sebagai pengendali dan/atau prosesor data pribadi
Kerja Kepatuhan secara konsisten melakukan secara amanah dan bertanggung jawab, serta
monitoring kepada unit kerja terhadap seluruh memprioritaskan pemenuhan hak Subjek Data Pribadi
komitmen yang diwajibkan. Bentuk komitmen untuk memastikan kepatuhan BTN terhadap ketentuan
tersebut dapat berasal dari ketentuan OJK, BI, peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PPATK dan/atau otoritas yang berwenang lainnya
maupun kewajiban pelaporan sesuai ketentuan 1. Pejabat Pelindung Data Pribadi dan Pengawasan
Regulator yang berlaku. Hasil dari pemantauan Aktif Manajemen
terhadap pemenuhan komitmen dilaporkan Perseroan telah membentuk Departemen Data
secara berkala pada laporan kepatuhan kepada Privasi yang berperan sebagai pejabat pelindung
OJK dan Direktur Utama dengan tembusan data pribadi yang berada pada Satuan Kerja
Dewan Komisaris. Kepatuhan di bawah Direktorat Human Capital,
b) Dalam rangka pelaksanaan prinsip kehati- Compliance & Legal yang secara aktif disupervisi
hatian, Perseroan melakukan pemantauan oleh Board of Directors melalui berbagai forum
terhadap tingkat kepatuhan yang berlaku internal. Departemen Data Privasi berperan dalam
terkait prinsip kehati-hatian (prudential mengembangkan kerangka kerja, kebijakan, serta
banking) agar tidak terdapat pelanggaran dan/ menjalankan program pelindungan data pribadi.
atau pelampauan terkait penerapan prinsip Dalam rangka memastikan implementasi yang
kehati-hatian yang tercermin pada rasio-rasio menyeluruh atas kontrol pelindungan data pribadi
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), secara Bank-Wide, Departemen Data Privasi secara
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Giro reguler berkoordinasi dengan Satuan Kerja lainnya
Wajib Minimum (GWM), dan Posisi Devisa Netto yang relevan, termasuk dengan:
(PDN). a. Satuan Kerja Keamanan Teknologi Informasi,
c) Perseroan secara konsisten terus melakukan dalam memastikan Keamanan Data Pribadi
monitoring terhadap komitmen kepada OJK, BI, yang diproses, guna mengurangi risiko serangan
PPATK dan/atau otoritas pengawas lain yang siber dan kegagalan Pelindungan Data Pribadi.
berwenang terkait penyelesaian komitmen b. Satuan Kerja Pengembangan Teknologi
Perseroan terkait temuan audit eksternal, melalui Informasi, dalam memastikan adopsi atas
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dan Satuan ketentuan UU PDP pada seluruh aplikasi dan
Kerja Kepatuhan (SKK) yang telah dan akan website BTN.
melakukan monitoring kepada Divisi terkait untuk c. Satuan Kerja Manajemen Data, dalam
segera menindaklanjuti serta menyelesaikan memastikan pemrosesan data pribadi dilakukan
komitmen terhadap hasil temuan eksternal sesuai dengan konsep data minimalization dan
yang telah jatuh tempo serta segera dapat menjalankan data privacy by design.
menyelesaikan temuan-temuan lainnya tanpa d. Satuan Kerja Layanan Nasabah, dalam
harus menunggu tanggal jatuh tempo. memastikan pemenuhan Hak Subjek Data
d) Perseroan telah memantau dan melakukan Pribadi, dan pertanyaan terkait Data Pribadi.
tindak lanjut permintaan informasi dan/atau e. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Hukum,
data oleh OJK dan BI dalam rangka Pengawasan dalam memastikan mitigasi risiko atas
Perseroan. Melalui koordinasi dengan pemrosesan data pribadi yang dilakukan
Satuan Kerja terkait dan dengan menjaga Perseroan.
prinsip kerahasiaan data, Perseroan telah f. Satuan Kerja Bisnis, dalam memastikan
menindaklanjuti dan menyampaikan setiap implementasi UU PDP pada seluruh produk dan
permintaan informasi dan/atau data sesuai layanan BTN.
dengan batas waktu yang diminta oleh OJK dan 2. Membangun Budaya Pelindungan Data Pribadi di
BI. BTN Secara Berkelanjutan
Perseroan secara aktif menjalankan program
Pelaksanaan Pelindungan Data Pribadi peningkatan kesadaran untuk seluruh Pegawai
Perseroan memahami bahwa perlindungan Data terkait pelindungan data pribadi untuk seluruh
Pribadi merupakan salah satu hak asasi manusia, karyawan, yang mencakup:
yang didasarkan pada Undang-Undang Dasar Negara
Laporan Tahunan 2025 905
Page 475
08 Corporate Governance
a) Sosialisasi, Internalisasi, dan Pelatihan: tujuan pemrosesan data pribadi, Perseroan telah
Perseroan secara berkala melakukan sosialisasi mempublikasikan privacy policy (kebijakan privasi)
dan pelatihan dalam rangka membangun yang dapat diakses pada www.btn.co.id/privacy
kesadaran terkait pelindungan data pribadi policy, dan platform digital Perseroan lainnya.
melalui berbagai media yang wajib diikuti oleh
seluruh pegawai Perseroan, serta melakukan Fungsi Kepatuhan Lainnya
internalisasi atas kebijakan pelindungan data
pribadi agar dapat diterapkan di seluruh lini Perseroan juga melakukan penyempurnaan dan
bisnis Perseroan. penambahan pelaksanaan fungsi kepatuhan sehingga
b) Workshop: BTN mengadakan workshop dalam dapat memitigasi risiko kepatuhan, risiko operasional,
rangka penerapan kontrol pelindungan data risiko hukum, dan risiko lainnya yang timbul akibat tidak
pribadi sesuai dengan kerangka kerja yang telah dilaksanakannya sejumlah aktivitas pengendalian yaitu:
ditetapkan dan mengacu pada regulasi yang 1. Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti
berlaku. Penyuapan
c) Campaign: BTN mengadakan campaign terkait 2. Implementasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen
Pelindungan Data Pribadi melalui kanal digital Kepatuhan
BTN, dalam rangka memastikan awareness 3. Implementasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu
seluruh Nasabah perihal Pelindungan Data 4. Pelaksanaan fungsi Satuan Kerja Kepatuhan dalam
Pribadi. rangka Perlindungan Data Pribadi (Data Privacy)
3. Kerangka Kerja Pelindungan Data Pribadi dan 5. Penerapan Fungsi Unit Kerja Khusus APU, PPT, dan
Implementasi PPPSPM.
Dalam menjalankan aktivitas Pelindungan data
pribadi, Perseroan telah menetapkan kerangka Program Anti Pencucian Uang (APU),
kerja yang sesuai dengan regulasi yang berlaku Pencegahan Pendanaan Terorisme
dan best practice yang relevan, yang tertuang pada (PPT), dan Pencegahan Pendanaan
dokumen kebijakan: Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
• Kebijakan Pelindungan Data Pribadi. (PPPSPM)
• Kebijakan Pelindungan Nasabah dan Masyarakat.
Sebagai bentuk Komitmen Perseroan dalam mendukung
Sesuai dengan kebijakan di atas, seluruh Subjek rezim APU, PPT, dan PPPSPM Nasional serta sebagai
Data Pribadi (termasuk nasabah, calon nasabah, upaya mencegah dan meminimalisasi digunakannya
karyawan, calon karyawan, pihak ketiga dan individu Bank sebagai sarana pencucian uang, pendanaan
lainnya) yang akan berhubungan dengan Perseroan terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah
diharuskan mengisi dan memberikan persetujuan massal. Perseroan menerapkan program APU, PPT, dan
atas pemrosesan data pribadi. Perseroan juga PPPSPM dalam aktivitas pengenalan nasabah dengan
memfasilitasi subjek data pribadi untuk mengakses mengacu pada peraturan dan perundang-undangan.
haknya sebagai subjek data pribadi, termasuk akses Sebagai bagian dari upaya mendorong efektivitas
untuk merubah/memperbaiki data pribadi, dan penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM dan
mencabut persetujuan pemrosesan data pribadi, memenuhi ketentuan regulator, Perseroan membentuk
sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan Unit Kerja Khusus (UKK) APU, PPT, dan PPPSPM di Kantor
yang berlaku. Pusat. Selain itu, pelaksanaan program APU, PPT, dan
PPPSPM di Regional Office dan Kantor Cabang menjadi
Untuk pemrosesan data pribadi yang dilakukan tanggung jawab masing-masing Regional Office Head
oleh Perseroan maupun eksternal, Perseroan dan Branch Manager.
menerapkan kontrol pengendalian berupa
penyediaan Perekaman Pemrosesan Data Pribadi Struktur Organisasi Dalam Penerapan
(ROPA), Penilaian Dampak Pelindungan Data Pribadi Program APU, PPT, dan PPPSPM
(DPIA), Non-Disclosure Agreement (NDA), dan
kontrak kerja sama yang secara kuat melindungi Pelaksanaan progam APU dan PPT dilakukan oleh UKK
dan membatasi pemrosesan data pribadi, serta APU, PPT, dan PPPSPM yang secara struktural berada
pengawasan dalam pemrosesan data pribadi di bawah Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) Kantor Pusat
subjek data pribadi yang terkait Perseroan. dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur
yang membawahkan fungsi kepatuhan yang dapat
4. Transparansi dalam Pengelolaan Data Pribadi digambarkan sebagai berikut:
Sebagai bentuk transparansi kepada subjek
data pribadi mengenai jenis data pribadi yang
dikumpulkan, jangka waktu pemrosesan, dan
906 Laporan Tahunan 2025
Page 476
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Direktur Human Capital &
Compliance
Pelaporan penerapan program Kantor Cabang
Kantor Pusat UKK APU, PPT, dan PPPSPM
CMGD Head
Branch
Pelaporan penerapan Kantor Wilayah Manager
program APU, PPT,
dan PPPSPM
Satuan Kerja Deputy Branch Sub-Branch
Financial Institution AML/CFT CPF AML/CFT CPF Regional Office Manager Head
Kustodian dan/atau Strategy & Transaction & Head
Wali Amanat Advisory Analysis Memastikan
penerapan penerapan
APU, PPT, dan PPPSPM
Customer
Deputy
Service
SBH / OSS
Penanggung Jawab Supervisor
Penerapan APU, PPT, dan PPPSM
di Kanwil
Pelaporan penerapan (Regional Compliance
program APU, PPT, dan Specialist) Customer Customer
PPPSPM Service Service KCP
Koordinasi dan pengawasan
penerapan APU, PPT, dan PPPSPM
Untuk mencapai penerapan program APU, PPT, dan b. Membahas Pelaksanaan Penerapan Program
PPPSPM dijalankan secara efektif dan memenuhi APU PPT dan PPPSPM pada Rapat Direksi dan
ketentuan regulator, selain UKK APU, PPT, dan PPPSPM Dewan Komisaris;
di Kantor Pusat, progam APU, PPT, dan PPPSPM juga c. Melakukan evaluasi atas kebijakan dan prosedur
dilakukan di Kantor Wilayah dan Kantor Cabang. APU PPT dan PPPSPM;
d. Persetujuan Direksi atas Laporan Rencana dan
Implementasi Program Anti Pencucian Realisasi Pengkinian Data Nasabah.
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme,
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi II. Kebijakan dan Prosedur
Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan Kebijakan dan prosedur yang komprehensif
PPPSPM) diperlukan untuk mengidentifikasi, menilai, dan
mengelola risiko terkait Tindak Pidana Pencucian
Implementasi Program Anti Pencucian Uang, Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Terorisme
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Massal (PPSPM) yang dilakukan reviu secara berkala.
(APU, PPT, dan PPPSPM) dilaksanakan berdasarkan 5 Ketentuan terkait APU PPT dan PPPSPM mengatur
(lima) pilar Penerapan Program Anti Pencucian Uang, hal-hal sebagai berikut:
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan a. Ketentuan terkait pelaksanaan Identifikasi dan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di verifikasi Calon Nasabah, Nasabah dan WIC;
Sektor Jasa Keuangan Peraturan OJK No. 8 Tahun 2023 b. Ketentuan terkait pelaksanaan Penghentian
tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Sementara Transaksi dan Penundaan Transaksi;
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan c. Ketentuan Terkait pelaksanaan Penutupan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Hubungan usaha dan Penolakan Transaksi
Sektor Jasa Keuangan. d. Ketentuan terkait pelaksanaan Pemantauan dan
I. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris Penginian
Direksi dan Dewan Komisaris secara aktif mengawasi e. Ketentuan terkait Cross Border Correspondent
penerapan program APU PPT dan PPPSPM pada Banking
Perseroan untuk memastikan prosedur APU PPT dan f. Ketentuan terkait Pelaksanaan Transfer Dana
PPPSPM dilaksanakan secara efektif dengan cara: g. Ketentuan Terkait Penata Usahaan Dokumen
a. Memberikan arahan terhadap Laporan Berkala terkait APU PPT dan PPPSPM
(bulanan, triwulanan, dan semesteran) terkait h. Ketentuan terkait pelaksanaan Pelaporan
penerapan program APU PPT dan PPPSPM baik Internal Perseroan maupun eksternal dhi.
Perseroan; Regulator
i. Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM pada
Perusahaan Anak.
Laporan Tahunan 2025 907
Page 477
08 Corporate Governance
III. Pengendalian Internal serta perwakilan pegawai yang berhubungan
Sistem Pengendalian Internal yang efektif dan langsung dengan Nasabah.
independen diterapkan dilakukan secara rutin untuk c. Internalisasi Awareness APU, PPT dan PPPSPM
memastikan kepatuhan terhadap Kebijakan APU PPT 2025.
dan PPPSPM dilakukan dengan: • Coaching Clinic APU PPT dan PPPSPM
a. Pemantauan internal yang memadai diatur Perseroan mengadakan Coaching Clinic
dalam Kebijakan dan Prosedur APU PPT; sebagai media diskusi dan tanya jawab
b. Adanya batasan wewenang dan tanggung terkait materi dan isu-isu terkini terkait APU
jawab yang jelas terkait satuan kerja dengan PPT serta pembahasan solusi terhadap
penerapan APU PPT dan PPPSPM; kendala yang dihadapi dalam penerapan
c. Pemerikasaan dilakukan secara independen APU PPT.
untuk memastikan efektivitas pelaksanaan • Pelatihan tentang Pemahaman dan
penerapan program APU PPT dan PPPSPM; Pelaksanaan Program APU, PPT, dan PPPSPM
d. Menindaklanjuti seluruh hasil audit baik dari terhadap Nasabah Berisiko Tinggi.
internal maupun eksternal terkait penerapan • Perseroan mengadakan kegiatan yang
Program APU PPT dan PPPSPM sesuai dengan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
waktu yang telah ditetapkan. pegawai dalam melakukan Customer Due
Diligence (CDD) dan Enhanced Due Dilligence
IV. Sistem Informasi Manajemen (SIM) (EDD) terhadap nasabah berisiko tinggi guna
Dalam memantau dan mengidentifikasi transaksi meningkatkan kewaspadaan terhadap TPPU,
yang mencurigakan yang mencurigakan, Perseroan TPPT dan PPSPM.
mengembangkan secara berkelanjutan suatu d. Sertifikasi kompetensi APU PPT dan PPPSPM
sistem teknologi informasi antara lain: Pelaksanaan Pembekalan dan Uji Kompetensi
a. Pengembangan pada aplikasi APU PPT Perseroan; APU PPT dan PPPSPM jenjang 5 dan 6 terhadap
b. Seamless Integration sistem Identifikasi dan pegawai UKK APU PPT dan PPPSPM di Kantor Pusat
verifikasi Nasabah; dan Kantor Wilayah.
e. Branch Visit dan Surprise Review
V. Sumber Daya Manusia (SDM) Branch visit dilakukan untuk meningkatkan
Pelatihan dan pengembangan SDM sangat awareness dari Kantor Cabang dengan
penting untuk memastikan bahwa pegawai melakukan internalisasi ke Kantor Cabang
memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dengan mempertimbangkan sebaran Laporan
diperlukan dalam menerapkan program APU PPT Transaksi keuangan (LTKM), pendokumentasian
dan PPPSPM. Perseroan secara berkesinambungan data Beneficial owner, jumlah CIF tidak lengkap,
menyelenggarakan pelatihan, internalisasi, dan dan Nasabah berisiko tinggi serta auditee dari
reminder penerapan program APU PPT dan PPPSPM Audit Tematik APU dan PPT 2024.
untuk meningkatkan awareness seluruh pegawai
khususnya pegawai yang berhadapan langsung Disamping itu dilakukan surprise review
dengan nasabah (frontliner), pegawai yang kepada Kantor Cabang secara berkala untuk
melakukan pengawasan pelaksanaan penerapan memastikan pemahaman pegawai dan evaluasi
program APU dan PPT, dan Pegawai yang terkait efektifitas atas penerapan program APU, PPT dan
dengan penyusunan pelaporan kepada PPATK dan PPPSPM.
OJK dengan cara-cara yang efektif dan interaktif
sebagai berikut: Penyampaian Laporan dan Data Kepada Regulator
a. Refreshment APU PPT dan PPPSPM tematik kepada dan/atau APH
pegawai baik menggunakan media cetak atau 1. Menyampaikan Laporan Transaksi Keuangan
digital melalui media internal Perseroan; kepada PPATK sebagai berikut:
b. Refreshment APU PPT dan PPPSPM tematik a. Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT);
kepada pegawai yang bekerja sama dengan b. Laporan Transaksi Keuangan mencurigakan
PPATK (LTKM);
• Refreshment APU PPT dan PPPSPM lanjutan c. Laporan Transaksi Keuangan Transfer Dana dari
secara onsite dengan peserta Pegawai UKK dan ke Luar Negeri (LTKL);
serta perwakilan pegawai yang berhubungan d. Sistem Informasi Pengguna Jasa (SIPESAT).
langsung dengan Nasabah, pegawai IT, dan 2. Menyampaikan Pemenuhan Data/Informasi kepada
Internal audit. Aparat Penegak Hukum & Regulator sebagai berikut:
• E-learning APU PPT dan PPPSPM menggunakan a. Sistem Informasi Program APU PPT (SIGAP)
media e-learning PPATK yang dilaksanakan kepada OJK;
dalam 10 Batch dengan peserta Pegawai UKK b. Laporan APU PT melalui Aplikasi APOLO OJK;
908 Laporan Tahunan 2025
Page 478
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
c. Sistem Informasi Terduga Pendanaan Terorisme Partisipasi Aktif Perseroan dalam program kerja
(SIPENDAR) kepada PPATK; dan kegiatan rezim APU PPT dan PPPSPM yang
d. Pertukaran Data Elektronik (PEDAL) kepada KPK; diselenggarakan oleh regulator/pemerintah, antara
e. Pemenuhan Permintaan data oleh LPP dan lain:
APGAKUM lainnya yakni Kepolisian, Badan 1. Berpartisipasi aktif dalam rapat koordinasi PPATK
Narkotika Nasional, Kejaksaan. tahun 2025 dalam rangka mewujudkan asta cita
3. Peran aktif Perseroan dalam mendukung untuk pembangunan berkelanjutan.
Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), 2. Berpartisipasi aktif dalam pengisian kuesioner survei
Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) dan pencucian uang melalui mekanisme pembiayaan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal pada Bank syariah.
(PPSPM) 3. Kemitraan dalam kegiatan Gerakan Nasional 23
a. Pelaksanaan Cyber Patrol jual beli rekening dan (dua puluh tiga) Tahun Rezim APU PPT di Indonesia;
judi online. 4. Berpartisipasi aktif dalam pengembangan sistem
b. Monitoring penyalahgunaan rekening dormant. deteksi dini transaksi keuangan mencurigakan
c. Monitoring transaksi dalam jumlah besar di hari terkait penyalahgunaan Program Makan Bergizi
libur. Gratis (MBG).
d. Monitoring Penyaluran Dana Makan Bergizi Gratis 5. Berpartisipasi aktif dalam pengisian Kuesioner
(MBG). penyusunan NRA TPPU, TPPT, dan PPSPM Indonesia
tahun 2025.
Penilaian Risiko APU PPT dan PPPSPM 6. Berpartisipasi aktif dalam forum strategis untuk
Perseroan telah melakukan penilaian risiko TPPU TPPT memperkuat sinergi antar anggota Komite TPPU
dan PPSPM secara berkala dan berkesinambungan. dalam Mencegah dan Memberantas Tindak Pidana
Pada tahun 2025 Perseroan melakukan Penilaian Pencucian Uang terkait Perjudian Online.
Risiko Individual/Individual Risk Assessment (IRA) untuk 7. Berpartisipasi Aktif dalam Focus Group Discussion
mengidentifikasi, menilai, dan memahami risiko TPPU (FGD) Proyek FATF Risk, Trends, Methodology Groups
TPPT dan PPSPM terhadap Nasabah, Negara atau area (RTMG)/Policy Development Group (PDG) terkait
geografis, produk, jasa, transaksi atau jaringan distribusi. Stablecoin dan Unhosted Wallet.
8. Inisiasi Penyerahan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak
Penilaian Financial Integrity Rating oleh PPATK Layak Huni dengan tema “Rumah Bersih Keuangan
Nilai Financial Integrity Rating (FIR) menunjukkan tingkat Bersih” kepada 15 penerima manfaat di wilayah
komitmen, implementasi dan kepatuhan dari pihak Jakarta, Bekasi dan Cianjur dalam rangakain
pelapor terhadap rezim Anti Pencucian Uang dan kegiatan Gerakan Nasional 23 tahun APU PPT dan
Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) Indonesia. PPPSPM.
Skor FIR tahun 2025 menunjukkan peningkatan
dibandingkan tahun 2024 dan berada di atas rata-rata
Skor FIR Bank Umum.
Perkara Hukum
Tabel Perkara Hukum
Jumlah
No. Perkara Hukum
Perdata Pidana Hubungan Industrial
1. Telah Selesai (telah mempunyai kekuatan
254 11 4
hukum yang tetap)
2. Dalam proses penyelesaian 180 9 0
Total 434 20 4
Laporan Tahunan 2025 909
Page 479
08 Corporate Governance
Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Tabel Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Pengaruhnya
Risiko dan
Pokok Perkara / Terhadap Upaya Sanksi Yang
No Status Penyelesaian Nominal Potensi
Gugatan Kondisi Manajemen Dikenakan
Kerugian
Perusahaan
Gugatan ganti rugi
terhadap Bank dan Tidak terdapat
pihak eksternal Perkara telah diputus putusan yang
terkait dengan Menang Inkracht pada mewajibkan Bank
1 - Tidak Ada Rp1.317.500.000
penyalahgunaan tingkat Peninjauan untuk membayar
dana yang Kembali (PK) sejumlah ganti
ditempatkan oleh rugi
nasabah.
Gugatan yang Bank
Risiko Bank
diajukan oleh pemilik mengajukan
Proses Kasasi di membayar
2 dana terkait dengan upaya hukum Tidak Ada Rp30.777.210.669
Mahkamah Agung sejumlah ganti
hilangnya dana yang Kontra Memori
rugi
ditempatkan di Bank. Kasasi.
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang Sedang
Menjabat
Selama tahun 2025, tidak terdapat permasalahan hukum yang sedang dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang
sedang menjabat.
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Anak Perusahaan
PT Bank Syariah Nasional (BSN)
Pengaruhnya
Pokok Perkara / Status Risiko dan Sanksi yang
No terhadap kondisi
Gugatan Penyelesaian Nominal Gugatan dikenakan
Perusahaan
Risiko Bank
Perkara telah diputus membayar sejumlah Putusan pengadilan
Gugatan yang diajukan
Kalah Inkracht pada ganti rugi secara menyatakan bahwa
1 oleh debitur terkait dengan Tidak Ada
tingkat Peninjauan tanggung renteng Bank dihukum untuk
sengketa tanah agunan
Kembali bersama 5 pihak membayar ganti rugi
sebesar Rp1,3M
910 Laporan Tahunan 2025
Page 480
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sanksi Administratif yang Dikenakan 6. Informasi melalui media lainnya, antara lain media
Kepada Perusahaan, Anggota Dewan massa (siaran pers), majalah/buletin internal,
Komisaris dan Direksi oleh Otoritas poster dan banner.
Pasar Modal dan Otoritas Lainnya 7. Penyampaian laporan kepada Regulator, Analyst
Meeting, konferensi pers, dan lain sebagainya.
Perseroan berupaya memenuhi tanggung jawab dan Selain itu, untuk mendapatkan informasi lebih
mematuhi setiap Peraturan Perundang-undangan, lanjut mengenai Perseroan, masyarakat umum dan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan maupun Otoritas investor dapat menghubungi:
lainnya yang berlaku bagi Perseroan. Sepanjang tahun
2025, tidak terdapat sanksi administratif yang dikenakan
kepada Perseroan dan mempengaruhi kelangsungan
usaha Perseroan, termasuk karena kegagalan dalam
menyampaikan keterbukaan informasi dalam jangka Sekretaris Perusahaan
waktu yang dipersyaratkan regulator atas peristiwa Ramon Armando
material. Selain itu, tidak terdapat sanksi administratif
yang dikenakan kepada anggota Direksi maupun Menara BTN
anggota Dewan Komisaris Perseroan. Jl. Gajah Mada No.1, Jakarta
Pusat 10130
Akses Informasi dan Data Perusahaan Telp: (021) 6336789
Faks: (021) 6336719
Perseroan menyediakan akses informasi dan data baik
laporan terkait keuangan dan non keuangan kepada Email: csd@btn.co.id
publik secara transparan melalui berbagai media
seperti situs website (dalam dua bahasa), media massa
(siaran pers), majalah/buletin internal, pertemuan
dengan analis, situs resmi BEI, poster dan banner produk, Investor Relations
aksi korporasi, bahan presentasi Perseroan ke publik
dan sebagainya. Akses informasi Perseroan mengenai Perseroan senantiasa menjalin hubungan yang
informasi finansial dan perusahaan, antara lain dapat harmonis dengan pemegang saham, investor potensial,
dilakukan melalui media sebagai berikut: analis maupun masyarakat pasar modal lainnya dengan
1. Website www.btn.co.id yang disajikan dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan secara berkala
bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta seperti pertemuan dengan analis/investor dalam skala
menyampaikan informasi mengenai: nasional maupun internasional serta paparan kinerja
a. Informasi pemegang saham kepada publik. Perseroan juga memenuhi kewajiban
b. Analisis kinerja keuangan. keterbukaan informasi sebagaimana yang diatur
c. Laporan keuangan tahun selama 5 (lima) tahun dalam peraturan pasar modal seperti Keterbukaan
terakhir. atas Informasi atau Fakta Material, Laporan Keuangan,
d. Profil Dewan Komisaris dan Direksi. Laporan Tahunan, dan Laporan Pemegang Saham
2. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, nasabah Tertentu.
dapat menghubungi Call Center 1500 286 atau 150
286 serta melalui email btncontactcenter@btn.co.id Adapun kontak untuk Investor Relations Perseroan
atau csd@btn.co.id. adalah sebagai berikut:
3. Bagi investor dapat langsung menghubungi
Corporate Secretary/Investor Relations Perseroan Investor Relations
dengan mengirim email ke investor_relations@ Eka Savitri
btn.co.id atau telepon ke (62-21) 633 6789. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
4. Layanan Permohonan Informasi Publik Perseroan Menara BTN Lt. 16, Jl. Gajah Mada No. 1
melalui situs web ppid.btn.co.id dan/atau aplikasi Jakarta 10130 Indonesia
android BTN PPID yang dapat diunduh melalui Telp : +62 21 63870107
smartphone pengguna informasi. Email : investor_relations@btn.co.id
5. Perseroan juga senantiasa menyampaikan laporan Website : https://www.btn.co.id/Investor-Relation-Home
keterbukaan informasi dan/atau fakta material
surat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa
Efek Indonesia serta melalui sistem pelaporan
elektronik spe.ojk.go.id dan idxnet.co.id dan situs
website www.btn.co.id.
Laporan Tahunan 2025 911
Page 481
08 Corporate Governance
Profil Kepala Investor Relations
Eka Savitri
Kepala Investor Relations
Warga Negara Indonesia,
Jakarta, 15 April 1983
berusia 42 tahun per Desember 2025,
berdomisili di Jakarta
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• S1 Sarjana Ekonomi – Universitas Padjajaran • September 2025 – saat ini
• S2 Master of Science in Accounting – University of Illinois Menjabat sebagai PJ Investor Relations & Research Division
Head
• 2023 – September 2025
Sertifikasi Menjabat sebagai Investor Realtions Department Head
U.S Certified Public Accountant
Dasar Hukum Pengangkatan
511/M/HCMD/EDEV/IX/2025 tanggal 26 September 2025
Tugas dan Tanggung Jawab Investor Relations 3. Memastikan kualitas data yang dikumpulkan
terkait kinerja dan prospek usaha Perseroan untuk
Pelaksanaan program komunikasi kepada komunitas dikomunikasikan kepada komunitas investor dan
pasar modal melalui paparan publik yang dilakukan komunitas pasar modal guna mengoptimalisasi
secara berkala, maupun on-demand. Investor investasi pada Bank merupakan data yang valid
Relations secara aktif menyelenggarakan forum-forum serta akurat. Mengelola dan memastikan aktivitas
pertemuan dengan analis, investor, rating agency pengumpulan data secara akurat guna mendukung
dan komunitas pasar modal lainnya untuk menjamin analisis dan pemodelan untuk mengoptimalkan
keterbukaan informasi dapat dilaksanakan dengan investasi pada perusahaan.
baik. Adapun kewenangan dari Investor Relations 4. Mengelola ketersediaan laporan terkait tanggapan
sesuai dengan Kebijakan Khusus (KK) 9-AA adalah investor, valuasi dan kinerja saham kepada Direksi
sebagai berikut: untuk dapat menjadi masukan dalam penyusunan
1. Mengelola seluruh aktivitas komunikasi dengan strategi bisnis dan keuangan perusahaan.
analis, investor dan komunitas pasar modal dalam 5. Mendukung pelaporan kepada regulator dalam
rangka memberikan gambaran mengenai kinerja rangka pemenuhan fungsi kepatuhan sesuai
dan prospek perusahaan kepada para analis dan ketentuan yang berlaku.
investor. 6. Mengelola kegiatan pengelolaan komunikasi kinerja
2. Mengelola seluruh aktivitas komunikasi dengan Perseroan kepada publik, Investor Bank, dan pasar
analis dan investor, termasuk komunitas pasar modal.
modal mulai dari mengkomunikasikan kinerja 7. Memastikan kualitas data yang dikomunikasikan
BTN, mengembangkan citra yang sesuai hingga dari sisi validitas, akurasi dan sumber informasi
melakukan program komunikasi kepada komunitas untuk memberikan informasi yang tepat terkait
pasar modal dalam rangka memberikan gambaran kinerja dan prospek perusahaan kepada investor
mengenai kinerja dan prospek perusahaan kepada serta optimalisasi investasi pada Perseroan.
para analis dan investor.
912 Laporan Tahunan 2025
Page 482
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
8. Memberikan informasi secara proaktif kepada Prinsip dasar yang digunakan oleh Investor Relations
komunitas pasar modal dan mencari masukan dalam berkomunikasi dengan komunitas pasar modal
mengenai hal-hal strategis. adalah:
9. Mengelola pengadaan kegiatan komunikasi 1. Pengungkapan informasi dilakukan secara wajar
hubungan investor dan pertemuan-pertemuan (fair disclosure information) dengan memperhatikan
dengan pemangku kepentingan (stakeholder) prinsip kesetaraan (equitable treatment) dan
lainnya terkait penyampaian informasi bisnis dan transparansi.
keuangan perusahaan dalam rangka memberikan 2. Informasi diberikan dengan berpegang pada prinsip
prospek perusahaan kepada para investor dalam kehati-hatian dengan memperhatikan ketentuan
mengoptimalkan investasi pada BTN. kerahasiaan di bidang perbankan yang berlaku.
10. Mempersiapkan materi presentasi kegiatan
komunikasi hubungan investor. Metode paparan publik yang digunakan adalah sebagai
11. Menyediakan data dan informasi Perseroan berikut:
mengenai kinerja Perseroan melalui situs website 1. Direct, yang meliputi: Rapat Umum Pemegang
Investor Relations dalam rangka memberikan akses Saham, Public Expose, Non Deal Roadshow, Investor
yang lebih mudah dan luas, di mana informasi yang Conference, Press Conference, 1-on-1 Meetings,
disediakan antara lain: Group Meetings, Conference Call, Branch Visits dan
a. Laporan keuangan bulanan dan triwulan, Site Visits.
Laporan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR) 2. Indirect, yang meliputi: Annual Report, Laporan
Laporan Pendanaan Stabil Bersih (NSFR), Keuangan Publikasi, Materi Presentasi Korporasi,
Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan, Press Release, Website, Broadcast Media (TV, Surat
Laporan Keuangan Entitas, dan Laporan Rasio Kabar, Media Online), Sosial Media, dan E-mail.
Pengungkit sesuai dengan persyaratan OJK
sebagai perusahaan perbankan di Indonesia. Pelaksanaan Tugas Investor Relation
b. Publikasi laporan keuangan konsolidasian
setiap kuartal setiap kuartal dan diaudit untuk A. Kegiatan Investor Relations
periode akhir tahun sesuai dengan persyaratan Pada Tahun 2025, aktivitas dan interaksi unit kerja
OJK sebagai perusahaan publik serta materi Investor Relations dengan investor, analis, lembaga
presentasi Pertemuan Analis (Analyst Meeting). pemeringkat serta pelaku pasar modal, sebagai
c. Laporan Tahunan yang merupakan laporan berikut:
komprehensif untuk umum dan pemangku 1. Penyelenggaraan Pertemuan Analis (Analyst
kepentingan atas pencapaian kinerja, bisnis dan Meeting) yang dilaksanakan sebanyak 4 (empat)
aktivitas lain Perseroan. kali dalam setahun.
Tanggal Topik Deskripsi
11 Februari 2025 Analyst Meeting FY24 (Audited) Video Conference Call
24 April 2025 Analyst Meeting 1Q25 (Unaudited) Video Conference Call
27 Agustus 2025 Analyst Meeting 1H25 (Audited) Video Conference Call
23 Oktober 2025 Analyst Meeting 9M25 (Unaudited) Video Conference Call
2. Penyelenggaraan Annual Review dengan lembaga pemeringkat nasional dan Internasional sebanyak 3 (tiga)
kali dalam setahun.
Tanggal Lembaga Pemeringkat
22 Juli 2025 Pefindo
17 september 2025 Fitch Ratings
03 Desember 2025 Moody’s
Laporan Tahunan 2025 913
Page 483
08 Corporate Governance
3. Interaksi dan diskusi dengan investor dan analis dalam bentuk conference meeting maupun Non-Deal
Roadshow dalam setahun.
Tanggal Kegiatan
15 Januari 2025 JP Morgan “State of the Nation”
12 Februari 2025 Mandiri Investment Forum
Februari 2025 DBSV Conference
09 April 2025 ASEAN Investment Conference
15 April 2025 Site Visit Investor
17 April 2025 ESG Conference Meeting with CLSA
08 Mei 2025 Local Non-Deal Roadshow with Mandiri Sekuritas
11 – 13 Juni 2025 Regional Non-Deal Roadshow with CLSA
17 Juni 2025 Moodys Periodical Review
02 Juli 2025 UBS Banks Day
13 Agustus 2025 Verdhana Macro & Banks Day
10 November 2025 Public Expose Live 2025
03 – 05 November 2025 Asia Non-Deal Roadshow with UBS Sekuritas
12 November 2025 Local Non-Deal Roadshow with BRI Danareksa Sekuritas
20 November 2025 Book Building Penerbitan Obligasi
Sepanjang Tahun 2025, Perseroan telah memenuhi permintaan meeting baik offline maupun melalui conference
call dari komunitas pasar modal, baik yang dilakukan bersama Direksi maupun oleh unit Investor Relations.
Partisipan Jumlah Kegiatan
Analis 72
Investor Lokal 85
Investor Asing 65
Rating Agency 3
Total 225
Unit Investor Relations secara berkala menyampaikan online, maupun elektronik. Dalam setahun, Perseroan
laporan perkembangan saham Perseroan, termasuk telah mendistribusikan 168 (seratus enam puluh
adanya pergerakan saham yang tidak biasa delapan ) press release ke media massa dan 117 (seratus
(unusual market activities) serta laporan terkait tujuh belas) berita foto resmi yang juga disebarluaskan
masukan, tanggapan dan harapan dari investor, ke media. Pada periode yang sama, pemberitaan
analis dan komunitas pasar modal lainnya terhadap mengenai BTN sebanyak 38.670 berita yang tersebar
pengembangan bisnis dan perbaikan kinerja Perseroan. melalui berbagai platform media di seluruh Indonesia.
Top isu BTN yang dominan pada periode Tahun 2025,
Media Eksposur yaitu terkait Bantuan Sosial (Bansos) dengan 2.093
berita, Penempatan Dana Pemerintahan sebesar Rp200
Selama periode Januari hingga 31 Desember 2025, Trilliun di Himbara dengan 1.140 berita, dan Pemberitaan
Perseroan mendapatkan paparan pemberitaan yang BTN Jakarta International Marathon 2025 dengan 583
luas dan positif di media massa, baik media cetak, berita.
914 Laporan Tahunan 2025
Page 484
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sebaran Kategori Media Pemberitaan BTN MEDIA CETAK
No Nama Media Total
Media Online : 36.396 (berita)
Media Cetak : 1.872 (berita) 1 Kontan 256
Media TV : 302 (berita)
2 Bisnis Indonesia 158
Radio : 8 (berita)
3 Rakyat Merdeka 139
4 Investor Daily 118
TOP 10 MEDIA BTN
MEDIA ONLINE 5 Media Indonesia 103
No Nama Media Total
MEDIA TV
1 kontan.co.id 273
No Nama Media Total
2 bisnis.com 272
1 Metro TV 35
3 cnbcindonesia.com 245
2 CNBC Indonesia 35
4 wartaekonomi.co.id 209
3 IDX Channel 16
5 idxchannel.com 185
4 Garuda TV 15
5 Kontan TV 11
Siaran Pers
No Tanggal Judul
1 3 Januari 2025 Menteri BUMN Dorong BTN Jadi Megabank
2 8 Januari 2025 BTN Siapkan Lebih dari Rp1 Milyar Untuk Lomba Desain Rumah
Bank Tabungan Negara dan Mandiri Capital Indonesia Jalin Kerja Sama Investasi untuk
3 8 Januari 2025
Mendorong Pertumbuhan Ekosistem Perumahan
4 15 Januari 2025 BTN Mulai Akuisi Bank Victoria Syariah
Pastikan Tempat Beribadah Nyaman, BTN Salurkan Rp4,14 Miliar Untuk Pembangunan Dan
5 17 Januari 2025
Renovasi Rumah Ibadah Selama 2024
6 18 Januari 2025 Sinergi Strategis BTN dan LPEI Dorong Pertumbuhan Ekspor Indonesia
Demi Penuhi Hak Rakyat, Menteri BUMN Minta BTN Tertibkan Developer Nakal Dalam Penyelesaian
7 21 Januari 2025
Sertifikat
8 22 Januari 2025 Menteri BUMN Dorong BTN Pacu TOD untuk 3 Juta Rumah
9 1 Februari 2025 Dukung Program 3 Juta Rumah, BTN Transformasi Pengelolaan Sales KPR Non Subsidi
10 5 Februari 2025 Salurkan TJSL, BTN Dukung Pengelolaan Sampah Di Surabaya
11 6 Februari 2025 Wamenkeu: Program Tiga Juta Rumah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional
INACRAFT 2025 Hari Ketiga: Rumah BUMN Dukung UMKM Indonesia dan Ajak Pengunjung untuk
12 7 Februari 2025
Dukung Produk Lokal di Pameran INACRAFT 2025
13 9 Februari 2025 75 Tahun, BTN Resmi Luncurkan balé by BTN
14 11 Februari 2025 2025, Aset BTN Bakal Tembus Rp500 Triliun
15 13 Februari 2025 Dirut BTN: Relokasi Kantor Cabang BTN Di Pematang Siantar Untuk Peningkayan Layanan
16 14 Februari 2025 Hut Ke-20 BTN Syariah Jadi Momentum Terbentuknya BUS BTN
Laporan Tahunan 2025 915
Page 485
08 Corporate Governance
No Tanggal Judul
Genap 75 Tahun, BTN Berikan Apresiasi Penghargaan Kepada Mitra Pengembang, Desainer Dan
17 15 Februari 2025
Inovator Rumah
18 18 Februari 2025 Sustainable Finance Framework BTN Peroleh Nilai Excellent Dari Sustainable Fitch
19 19 Februari 2025 BTN Housingpreneur Dorong Kreativitas Dan Inovasi Bangun Eco Green Living
20 22 Februari 2025 Kinerja Makin Solid, BTN Siap Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
21 25 Februari 2025 BTN dan MAPCLUB Jalin Kerja Sama Transaksional untuk Mendukung Visi BTN
22 28 Februari 2025 Dorong Ekonomi Jabar, BTN Relokasi Kantor Wilayah di Bandung
23 2 Maret 2025 Gerakkan Ekonomi Lokal, BTN Ajak Developer Membangun Rumah Rakyat Di Sulampua
24 7 Maret 2025 BTN Buka Pendaftaran Mudik Gratis
25 12 Maret 2025 Perkuat Mesin Pendanaan, BTN Segera Hadirkan Layanan BALE Korpora
26 15 Maret 2025 Sambut Lebaran, BTN Sediakan Uang Tunai Rp30 Triliun
27 20 Maret 2025 Sobat Aksi Ramadan 2025: BTN Bantu Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini
28 24 Maret 2025 Jelang Spin Off, BTN Syariah Panen Penghargaan
29 26 Maret 2025 Jamin Nasabah Aman Dan Nyaman, BTN Jabar Pastikan Penuhi Pasokan Uang Tunai
30 26 Maret 2025 Di Tengah Tekanan Ekonomi Global, BTN Gerak Cepat Siapkan Rumah untuk Guru
31 26 Maret 2025 Selain bagi Dividen 25%, RUPST BTN Setujui Akuisisi dan Restukrurisasi BTN Syariah Dijalankan
32 27 Maret 2025 Sinergi BTN dan Insan Pers Berbagi Ratusan Sembako di Jabodetabek
33 27 Maret 2025 BTN Berangkatkan 1.000 Pemudik Dalam Program Mudik Gratis 2025
BTN, Kementerian PKP, Komdigi, dan BP Tapera Tandatangani MoU Program Perumahan untuk
34 8 April 2025
Wartawan Dukung Akses Hunian Layak bagi Insan Pers, 1.000 Unit Rumah Disiapkan
35 10 April 2025 BTN Top 3 Sebagai Tempat Kerja Terbaik
36 12 April 2025 BTN Bidik Pertumbuhan Bisnis Naik Tiga Kali Lipat
37 14 April 2025 BTN Kembali Dukung BTN JAKIM Dengan Mengusung 4S: Sterile, Secure, Safety, Dan Smooth
38 15 April 2025 Gelar BTN JAKIM 2025, BTN Bidik Pengguna balé by BTN Naik 1 Juta
39 15 April 2025 BTN JAKIM Dongkrak Transaksi Digital Banking BTN
40 24 April 2025 Laba Bersih BTN Naik, Kredit Tumbuh Konsisten
41 28 April 2025 Bidik Transaksi Ritel, BTN Gelar Travel Fair di BTN Digital Store
42 6 Mei 2025 BTN Dukung Pembiayaan Rumah Bagi Karyawan Industri Media
43 9 Mei 2025 Perkuat Efisiensi dan Aksesibilitas Layanan, BTN Terapkan Penataan Strategis Jaringan Kantor
44 10 Mei 2025 Dukung Asta Cita Kesetaraan Gender, BTN Dorong Pemberdayaan Perempuan
45 17 Mei 2025 Gandeng Dewan Masjid Indonesia, BTN Dukung Inklusi Keuangan Lewat Solusi Digital
46 20 Mei 2025 Jelang Spin Off, BTN Syariah Kembali Raih Penghargaan Internasional Best Islamic Bank 2025
47 23 Mei 2025 Perkuat Strategi Engagement Berkelanjutan, Jumlah Nasabah BTN Prospera Melonjak 170%
BTN Syariah Dinilai Tunjukkan Pondasi Kuat Jelang Spin-Off Kesiapan Tersebut Ditunjukkan
48 24 Mei 2025
Melalui Kinerja Solid Dan Pengakuan Internasional
Jelang Spin Off, BTN Syariah Jajaki Kerja Sama Dengan Islamic Development Bank Sediakan
49 26 Mei 2025
Skema Pembiayaan Inovatif
50 26 Mei 2025 Digital KPR Makin Kokoh, BTN Raih Dua Penghargaan Internasional
51 27 Mei 2025 Istana restui spin off, UUS BTN siap beroperasi sebagai Bank Umum Syariah
916 Laporan Tahunan 2025
Page 486
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Tanggal Judul
52 31 Mei 2025 Pelaku Industri Perumahan Perlu Strategi Baru Dorong Pertumbuhan Sektor Perumahan
BTN Indonesia Fashion Week 2025 Sukses Digelar, BTN Kembangkan Sayap Bidik Ekosistem
53 1 Juni 2025
Industri Fesyen Di Indonesia
54 3 Juni 2025 Penuhi Aturan OJK, Spin Off BTN Syariah Segera Terwujud
55 4 Juni 2025 Hasil Spin Off BTN Syariah Akan Memperkuat Pasar Keuangan Syariah Di Indonesia
Kejar 10.000 Rumah Rendah Emisi Pada 2025, BTN Aktif Pertemukan Produsen Material Ramah
56 4 Juni 2025
Lingkungan Dengan Developer
57 5 Juni 2025 Resmi Akuisisi BVIS, BTN Bidik BTN Syariah Jadi Bank Syariah Nomor Dua Terbesar Di Indonesia
Pemprov DKI Bakal Tutup 32 Ruas Jalan Selama BTN Jakarta International Marathon 2025,
58 8 Juni 2025
Siapkan 31 Rute Alternatif
59 10 Juni 2025 Sebanyak 631 Pelari Internasional Ikut Ramaikan BTN JAKIM 2025
60 11 Juni 2025 Sambut BTN Jakim 2025, BTN Tawarkan Diskon Hotel
61 12 Juni 2025 Dorong Kemajuan Sepakbola Indonesia, BTN Jadi Sponsor Tiga Klub Liga 1 Nasional
62 13 Juni 2025 Dukung Transformasi KPR Non Subsidi, BTN Apresiasi 10 Developer Strategis
63 13 Juni 2025 Transformasi Makin Diakui Dunia, BTN Raih Penghargaan Global Brand Awards 2025
64 18 Juni 2025 Transformasi Bikin Fundamental Keuangan BTN Kuat
65 19 Juni 2025 BTN Populerkan KPR Subsidi Dalam Forum Keuangan Berkelanjutan Dunia
66 22 Juni 2025 Akselerasi Rumah Rendah Emisi, BTN Tingkatkan Kolaborasi Dengan UNEP FI
67 22 Juni 2025 BTN Raih Penghargaan Best Company to Work for in Asia 2025
Jelang BTN Jakarta International Marathon 2025: Sejumlah Ruas Jalan Ditutup, Simak Rute &
68 25 Juni 2025
Kantong Parkirnya
Investor Qatar Mulai Bangun Hunian Terjangkau, BTN Siap Dukung Pembiayaan Rumah Untuk
69 26 Juni 2025
Rakyat
Jelang BTN Jakarta International Marathon 2025, Peserta Antusias Hadiri Pengambilan Race
70 26 Juni 2025
Pack Dan Ikuti Race Expo
71 28 Juni 2025 Transformasi Digital BTN Makin Kuat Berkat Manajemen Risiko Siber Yang Terintegrasi
72 28 Juni 2025 Geopolitik Memanas, Kinerja BTN Tetap On Track
Sambut Perkembangan Teknologi, BTN Bangun Budaya Melek Digital Dan Perkuat Arsitektur
73 28 Juni 2025
Risiko Siber
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berupaya meningkatkan manajemen risiko siber
74 28 Juni 2025
di tengah transformasi digital yang dilakukan.
75 29 Juni 2025 BTN Jakarta International Marathon 2025 Sukses Digelar
76 29 Juni 2025 Gelar BTN JAKIM 2025, BTN Tawarkan Diskon Carbo Loading untuk Nasabah Prioritas
77 8 Juli 2025 Dongkrak Ekonomi Nasional Rp3.050 Triliun, BTN Perkuat Peran Strategis di Sektor Perumahan
Perkuat Ekspansi Bisnis Dan Pembiayaan Perumahan Di NTT, BTN Siap Berkontribusi Majukan
78 9 Juli 2025
Ekonomi NTT
BTN Connect & Collaborate Expo 2025: Gandeng Top 10 Pengembang, BTN Tawarkan Bunga KPR
79 14 Juli 2025
2,65% Dan Diskon Hingga Rp100 Juta
80 15 Juli 2025 Dahsyat, Dampak Ekonomi BTN JAKIM 2025 Tembus Rp127 Miliar
Perkuat Kualitas Layanan KPR, BTN Record Center Bandung Dapat Kelola Lebih Dari 380.000
81 17 Juli 2025
Dokumen Debitur
82 21 Juli 2025 KPR BTN Ciptakan Lebih dari 1 Juta Tenaga Kerja Dorong Sektor Perumahan
83 21 Juli 2025 Bank Victoria Syariah Bersiap Gelar RUPSLB
Laporan Tahunan 2025 917
Page 487
08 Corporate Governance
No Tanggal Judul
84 23 Juli 2025 Berkontribusi Untuk Masyarakat Dan Lingkungan, BTN Salurkan Dana Tjsl Rp40,7 Miliar
85 24 Juli 2025 BTN Sabet Dua Penghargaan di ASEAN Corporate Governance Awards 2025
86 26 Juli 2025 Berkat Pembiayaan Subsidi BTN Syariah Da’i Dan Guru Ngaji Bisa Punya Rumah Impian
87 29 Juli 2025 Lewat Penyaluran Kpr, Btn Hidupkan Rantai Ekonomi Hingga 185 Sub Sektor Industri
88 1 Agustus 2025 Dapat Tambahan Kuota FLPP, BTN Siap Perluas Akses Rumah Layak bagi Rakyat
Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Proses Bisnis Collection, BTN luncurkan Operating Model
89 2 Agustus 2025
baru.
Merdeka Punya Rumah Idaman, BTN Tawarkan KPR Bunga Mulai 2,65%, Bebas Biaya, Bisa Untuk
90 2 Agustus 2025
Renovasi, Pindah KPR ke BTN!
91 4 Agustus 2025 Cegah Penyalahgunaan Rekening Nasabah, BTN Apresiasi Langkah PPATK
92 6 Agustus 2025 BTN Fokus Perkuat Dana Murah Lewat Pengelolaan Terpusat Dan Ekspansi Ekosistem Nasabah
BTN Resmi Luncurkan BALE Korpora, Platform Wholesale Banking Terintegrasi Untuk Nasabah
93 7 Agustus 2025
Korporasi
94 7 Agustus 2025 Layani Nasabah Lebih Cepat Dan Mudah, BTN Dirikan BTN Digital Store Di Gedung DPR-RI
BTN dan Relawan Bakti BUMN Hadirkan Layanan Kesehatan Hingga Ketahanan Pangan di Paser,
95 15 Agustus 2025
Kalimantan Timur
96 19 Agustus 2025 Gandeng Jakpro dan Ancol, BTN Berkomitmen Jadikan Jakarta Kota Global
97 23 Agustus 2025 Gelar BALE Festival UMKM Di Solo, BTN Permudah Akses Pembiayaan Usaha Kecil
98 26 Agustus 2025 BTN Siap Layani Transaksi Perbankan 6,5 Juta Jemaat HKBP
99 27 Agustus 2025 BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,7 Triliun, Tumbuh 13,6%
100 27 Agustus 2025 Bidik Komunitas Modern, BTN Luncurkan Digital Store di Bursa Efek Indonesia
101 30 Agustus 2025 Kementerian BUMN Siapkan Aturan Dukung Penyaluran KPR Masyarakat Berpenghasilan Rendah
102 4 September 2025 Sambut Hari Pelanggan Nasional, BTN Dengar Aspirasi Nasabah
103 10 September 2025 Kuota FLPP Naik, BTN Bidik Kredit Tumbuh 7-9%
Dukung Asta Cita Net Zero Emissions, BTN Bergabung Dalam Partnership For Carbon Accounting
104 16 September 2025
Financials (PCAF)
105 18 September 2025 BTN Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Era Transformasi Digital
106 19 September 2025 Desember 2025, BTN Pastikan Likuiditas Rp25 Triliun Terserap Optimal
BTN dan Kabupaten Minahasa Utara Luncurkan DigiKab Powered by Balé, Perkuat Transformasi
107 19 September 2025
Digital Layanan Publik Daerah
108 20 September 2025 Bersiap Transformasi Ke BSN, BTN Syariah Bakal Tambah Dua Jaringan Kantor Di Aceh
Pertama di Indonesia! BTN Luncurkan Inovasi Kurangi Angsuran Rumah dengan Sampah untuk
109 27 September 2025
Jaga Bumi
110 30 September 2025 BTN Dukung Penyaluran 26.000 Rumah Subsidi
111 30 September 2025 Agustus 2025, BTN Pertahankan Pertumbuhan Laba Bersih Double Digit
112 2 Oktober 2025 Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
113 2 Oktober 2025 Gelar Human Capital Summit 2025, BTN Hadirkan Menaker RI dan Perkuat Transformasi Talenta
Aturan Subsidi Bunga Kredit Program Perumahan Terbit, BTN Siap Percepat Penyaluran
114 6 Oktober 2025
Pembiayaan
115 6 Oktober 2025 BTN Makin Unggul Salurkan KPR Subsidi FLPP Dibandingkan Bank Himbara Lainnya
116 10 Oktober 2025 Berkat BTN, Lebih Dari 140.000 Orang Bisa Miliki Rumah Subsidi
918 Laporan Tahunan 2025
Page 488
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Tanggal Judul
117 11 Oktober 2025 Bidik Dana Murah, BTN Upayakan Pengalaman Terbaik Lewat Integrasi Layanan Digital
118 13 Oktober 2025 BTN Tetap Optimistis Dana Rp25 Triliun Terserap Habis
Buka Akses Pembiayaan Rumah Bagi Pekerja Informal, Danantara Apresiasi Inovasi BTN Perluas
119 15 Oktober 2025
Inklusi Keuangan Nasional
Berperan Signifikan Dalam Program Perumahan Nasional, BTN Raih Peringkat AAA(IDN) Dari
120 17 Oktober 2025
Fitch Ratings Indonesia
121 20 Oktober 2025 Hadirkan Sheila On 7, BTN Dukung Festival Remember November Yokjakarta
122 20 Oktober 2025 Ditopang Ekosistem Perumahan, BTN Optimistis Jadi Penyalur KPP Terbesar
123 22 Oktober 2025 Dukung Gaya Hidup Sehat, BTN Prospera Berikan Program Padel Untuk Nasabah
124 22 Oktober 2025 Yuk Para Pengusaha dan Mahasiswa Merapat, Pendaftaran BTN Housingpreneur Sudah Dibuka
125 23 Oktober 2025 Kinerja Keuangan Tumbuh Gemilang, Laba Bersih BTN Tembus Rp2,3 Triliun
126 26 Oktober 2025 Target 1.500 Peserta, BTN Housingpreneur Resmi Digelar
Cari Bibit Unggul Inovator Perumahan, Kick Start Kompetisi BTN Housingpreneur 2025 Resmi
127 28 Oktober 2025
Digelar
128 28 Oktober 2025 Genjot Dana Murah, BTN Resmi Luncurkan Tabungan BTN-HKBP
129 30 Oktober 2025 Dukung Pembangunan Jakarta, BTN Berikan Layanan Perbankan Untuk Ancol
130 31 Oktober 2025 BTN Dukung Indonesia Jadi Pusat Mode Melalui Jakarta Fashion Week 2026
131 4 November 2025 Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, BTN Jadi yang Terdepan Bantu Rakyat Miliki Rumah Impian
132 5 November 2025 Kelola Dana Nasabah Super Kaya, BTN Luncurkan Layanan Eksklusif BTN Private
133 6 November 2025 BTN Housingpreneur 2025 Buka Akses Inovator Muda ke Ekosistem Perumahan Nasional
134 6 November 2025 Gandeng Pemprov, BTN Ekspansi Bisnis Ke Kepulauan Riau
135 7 November 2025 Transformasi SDM Jadi Katalis Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan BTN
Bantu Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, BTN Pastikan Dana SAL Sudah Terserap
136 7 November 2025
Lebih dari 93%
137 9 November 2025 Layani UMKM, BTN Salurkan Kredit Program Perumahan Di Yogyakarta
138 11 November 2025 Gandeng IKAHI, BTN Sediakan Fasilitas Kredit Perumahan Untuk Para Hakim
BTN Housingpreneur Ajak Arsitek, Pengusaha, Dan Mahasiswa Surabaya Tawarkan Ide Bisnis
139 14 November 2025
Hunian Masa Depan
140 17 November 2025 BTN dan Jatelindo Jalin Kerja Sama untuk Perluas Layanan Digital kepada Masyarakat
141 18 November 2025 BTN Resmi Spin-Off UUS, BSN jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia
142 20 November 2025 Blusukan Cari Inovasi Perumahan, BTN Housingpreneur Gelar Roadshow Di USU Medan
143 21 November 2025 Buka Digital Store, BTN Gandeng Unesa Perluas Layanan Digital bagi Mahasiswa dan Dosen
144 25 November 2025 Konsisten Berinovasi Untuk Sektor Perumahan, BTN Housingpreneur Sabet Penghargaan
145 26 November 2025 Oktober 2025, BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,50 Triliun
146 27 November 2025 Queen Máxima Apresiasi Inovasi BTN Bayar Cicilan KPR Pakai Sampah
147 28 November 2025 BTN Dan HKBP Inisiasi Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang Ke Sumatera Bagian Utara
Turun Langsung Ke Padang, Direksi BTN Salurkan Bantuan Lewat Universitas Dan Pemerintah
148 30 November 2025
Daerah
BTN Resmikan Wajah Baru Kanwil Jateng DIY, Perkuat Transformasi Digital Dan Pembiayaan
149 1 Desember 2025
Daerah
150 3 Desember 2025 BTN Housingpreneur 2025 Siap Wujudkan Mimpi Talenta Muda Jadi Wirausaha Sukses
Laporan Tahunan 2025 919
Page 489
08 Corporate Governance
No Tanggal Judul
151 4 Desember 2025 Penyaluran Kredit Program Perumahan Tembus Rp1,3 Triliun, BTN Kuasai Pasar Nasional
152 6 Desember 2025 Net Interest Income Melonjak, Analis Menilai Prospek Kinerja BTN Kian Cerah
153 10 Desember 2025 HUT KPR Ke-49, Btn Salurkan 5,7 Juta Rumah Bagi Rakyat Indonesia
154 10 Desember 2025 Ulang Tahun Ke-49 KPR, BTN Tawarkan Suku Bunga KPR 2,65% di 6 Kota Besar
155 10 Desember 2025 Gelar Kuliah Umum di Universitas Udayana, BTN Ajak Generasi Muda Dalami Pembiayaan Hijau
BTN Berikan Relaksasi Kredit kepada 22.879 Nasabah Kredit Konsumer Terdampak Banjir dan
156 16 Desember 2025
Tanah Longsor di Sumatera
157 17 Desember 2025 Wujudkan Hunian Layak Hujni, BTN-PPATK Renovasi Rumah Rakyat
158 17 Desember 2025 November 2025, BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,91 Triliun
BTN Bangun Dapur Umum dan Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak di
159 18 Desember 2025
Pidie Jaya, Aceh
160 18 Desember 2025 Siapkan Rp4,5 Triliun, BTN Bidik Jadi Bank Pilihan Utama Layani Holding Danareksa
Aksi BUMN Peduli, Danantara Bersama BP BUMN dan BTN Kerahkan Bantuan untuk Korban Banjir
161 19 Desember 2025
Sumatera
162 19 Desember 2025 Bantu Korban Banjir Aceh, BTN Kerahkan Enam Truk Logistik
163 20 Desember 2025 Presiden Prabowo Apresiasi BTN Atas Penyaluran KPR Sejahtera FLPP
164 22 Desember 2025 BTN Sediakan Uang Tunai Rp19,67 Triliun Jelang Natal Dan Tahun Baru
165 23 Desember 2025 2025, BTN Jadi Penyalur KPR Sejahtera FLPP Terbesar
166 24 Desember 2025 Topang Ekspansi Kredit Perumahan, BTN Perkuat Modal Inti melalui Shareholder Loan Rp2 Triliun
167 24 Desember 2025 BTN Tanam 5.000 Pohon di Depok, Perkuat Ketahanan Lingkungan Kota Penyangga Jakarta
168 24 Desember 2025 Dukung Pemulihan, BTN Salurkan Bantuan Rp12,36 Miliar Untuk Korban Bencana di Sumatera
Media Briefing/Press Conference
No Bulan Kegiatan Publikasi Judul Press Release
Press Conference Bersama DEMI PENUHI HAK RAKYAT, MENTERI BUMN
1 21 Januari 2025 Kementerian BUMN Press Release MINTA BTN TERTIBKAN DEVELOPER NAKAL DALAM
Penertiban Developer Bermasalah PENYELESAIAN SERTIFIKAT
Press Conference: Peluncuran bale
2 9 Februari 2025 Press Release 75 TAHUN, BTN RESMI LUNCURKAN BALE BY BTN
by BTN
Press Conference: BTN HOUSINGPRENEUR DORONG KREATIVITAS DAN
3 19 Februari 2025 Press Release
BTN Housingpreneur INOVASI BANGUN ECO GREEN LIVING
Media Gathering : PERKUAT MESIN PENDANAAN, BTN SEGERA
4 12 Maret 2025 Press Release
Buka Puasa Bersama HADIRKAN LAYANAN BALE KORPORA
Press Conference: SELAIN BAGI DIVIDEN 25%, RUPST BTN SETUJUI
5 26 Maret 2025 Press Release AKUISISI DAN RESTRUKTURISASI BTN SYARIAH
RUPST BTN DIJALANKAN
Press Conference:
BTN, Kementerian PKP, Komdigi, dan BP Tapera
6 8 April 2025 Penandatanganan MoU, Press Release Tandatangani MoU Program Perumahan untuk
Kementerian Perumahan dan WartawanRp 8 TRILIUN
Kementerian Komdigi serta BTN
BTN KEMBALI DUKUNG BTN JAKIM DENGAN
MENGUSUNG 4S: STERILE, SECURE, SAFETY, DAN
Press Conference bersama SMOOTH
7 14 April 2025 Press Release
Pemprov DKI Jakarta
Gelar BTN JAKIM 2025, BTN Bidik Pengguna balé
by BTN Naik 1 Juta
920 Laporan Tahunan 2025
Page 490
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Bulan Kegiatan Publikasi Judul Press Release
Press Conference RESMI AKUISISI BVIS, BTN BIDIK BTN SYARIAH JADI
8 5 Juni 2025 Press Release
Peresemian akuisisi BVIS BANK SYARIAH NOMOR DUA TERBESAR DI INDONESIA
Media Briefing: BTN Sponsori 3 Klub DORONG KEMAJUAN SEPAKBOLA INDONESIA, BTN
9 12 Juni 2025 Press Release
Sepakbola JADI SPONSOR TIGA KLUB LIGA 1 NASIONAL
Press Conference: Raceday BTN
BTN JAKARTA INTERNATIONAL MARATHON 2025
10 29 Juni 2025 Jakim 2025 Press Release
SUKSES DIGELAR
PERKUAT KUALITAS LAYANAN KPR, BTN RECORD
Media Briefing: Pembukaan Record
11 17 July 2025 Press Release CENTER BANDUNG DAPAT KELOLA LEBIH DARI
Center BTN di Bandung
380.000 DOKUMEN DEBITUR
Media Briefing: Perkenalan Dengan BTN FOKUS PERKUAT DANA MURAH LEWAT
12 6 Agustus 2025 Direktur Network & Retail Funding Press Release PENGELOLAAN TERPUSAT DAN EKSPANSI EKOSISTEM
BTN, Rully Setiawan NASABAH
BTN RESMI LUNCURKAN BALE KORPORA, PLATFORM
Media Briefing: Launching Bale
13 7 Agustus 2025 Press Release WHOLESALE BANKING TERINTEGRASI UNTUK
Korpora
NASABAH KORPORASI
Press Conference:
Gandeng Jakpro dan Ancol, BTN Berkomitmen
14 19 Agustus 2025 Penandatanganan MoU BTN Press Release
Jadikan Jakarta Kota Global
dengan Jakpro dan Ancol
Pertama di Indonesia! BTN Luncurkan Inovasi
27 September Media Briefing: Bayar Angsuran
15 Press Release Kurangi Angsuran Rumah dengan Sampah untuk
2025 dengan Sampah
Jaga Bumi
10 September
16 Press Conference Public Expose Press Release KUOTA FLPP NAIK, BTN BIDIK KREDIT TUMBUH 7-9%
2025
19 September DESEMBER 2025, BTN PASTIKAN LIKUIDITAS RP25
17 Media Gathering Press Release
2025 TRILIUN TERSERAP OPTIMAL
Pertama di Indonesia! BTN Luncurkan Inovasi
27 September Media Briefing: Peluncuran Inovasi
18 Press Release Kurangi Angsuran Rumah dengan Sampah untuk
2-25 Angsuran Rumah dengan Sampah
Jaga Bumi
Media Briefing: Peluncuran Logo
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional
19 2 Oktober 2025 dan Nama Baru Unit Usaha Syariah Press Release
Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
BTN
Press Conference: Festival HADIRKAN SHEILA ON 7, BTN DUKUNG FESTIVAL
20 20 Oktober 2025 Press Release
Remember November REMEMBER NOVEMBER YOKJAKARTA
Media Briefing: BTN prospera Save DUKUNG GAYA HIDUP SEHAT, BTN PROSPERA
21 22 Oktober 2025 Press Release
and Smash BERIKAN PROGRAM PADEL UNTUK NASABAH
Cari Bibit Unggul Inovator Perumahan, Kick Start
Media Briefing: Kick Off BTN
22 28 Oktober 2025 Press Release Kompetisi BTN Housingpreneur 2025 Resmi
Housingpreneur
Digelar
5 November Media Briefing: Launching BTN KELOLA DANA NASABAH SUPER KAYA, BTN
23 Press Release
2025 Private LUNCURKAN LAYANAN EKSKLUSIF BTN PRIVATE
Press Conference:
6 November GANDENG PEMPROV, BTN EKSPANSI BISNIS KE
24 Penandatanganan MoU BTN dan Press Release
2025 KEPULAUAN RIAU
Kepri
9 November Media Briefing: Sosialisasi KPP Press Release LAYANI UMKM, BTN SALURKAN KREDIT PROGRAM
25
2025 bersama Kementerian PKP PERUMAHAN DI YOGYAKARTA
18 November BTN RESMI SPIN-OFF UUS, BSN JADI BANK SYARIAH
26 Press Conference: RUPS BTN Press Release
2025 TERBESAR KEDUA DI INDONESIA
21 November Buka Digital Store, BTN Gandeng Unesa Perluas
27 Media Briefing: Kuliah Umum BTN Press Release
2025 Layanan Digital bagi Mahasiswa dan Dosen
27 NOvember Media Briefing: Kunjungan Queen QUEEN MÁXIMA APRESIASI INOVASI BTN BAYAR
28 Press release
2025 Maxima CICILAN KPR PAKAI SAMPAH
10 Desember Media Briefing: Kuliah Umum Gelar Kuliah Umum di Universitas Udayana, BTN
29 Press Release
2025 Direktur Utama BTN Ajak Generasi Muda Dalami Pembiayaan Hijau
Laporan Tahunan 2025 921
Page 491
08 Corporate Governance
No Bulan Kegiatan Publikasi Judul Press Release
17 Desember Press Conference: BTN dan PPATK Wujudkan Hunian Layak Hujni, BTN-PPATK
30 Press Release
2025 Renovasi Rumah Rakyat RenovasiRumah Rakyat
18 Desember Press Conference: MOU BTN dan SIAPKAN RP4,5 TRILIUN, BTN BIDIK JADI BANK PILIHAN
31 Press Release
2025 Holding Danareksa UTAMA LAYANI HOLDING DANAREKSA
22 Desember Media Briefing: Persedian Uang BTN SEDIAKAN UANG TUNAI RP19,67 TRILIUN JELANG
32 Press Release
2025 Tunai jelang Liburan Akhir Tahun NATAL DAN TAHUN BARU
Buletin
Volume Tema
PARAS Edisi I Tahun 2025 NO MORE FRAUD
PARAS Edisi II Tahun 2025 PECAHKAN REKOR! BTN JAKARTA INTERNATIONAL MARATHON 2025 SUKSES BESAR
PARAS Edisi III Tahun 2025 NAMA BARU DENGAN SPIRIT BARU
PARAS Edisi IV Tahun 2025 KPR BTN 49 TAHUN WUJUDKAN HUNIAN, GERAKKAN KEMAJUAN
922 Laporan Tahunan 2025
Page 492
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Transparansi Penyampaian Laporan
Perseroan memenuhi kewajiban kepada Pemangku Kepentingan dan OJK sesuai ketentuan, di antaranya terkait
transparansi dan publikasi kondisi keuangan dan non keuangan sebagaimana berikut:
• Informasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung keterbukaan informasi, edukasi keuangan dan layanan
kepada masyarakat Literasi dan Inklusi Keuangan BTN.
• Laporan Pelaksanaan Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2025: dilaporkan setiap semester.
Selama tahun 2025, berbagai kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang telah dilaporkan kepada regulator (BI dan
OJK) sebagai berikut:
Data Inklusi Keuangan Tahun 2025
Semester Kegiatan
Semester I 55 kegiatan
Semester II 102 kegiatan
Adapun rincian Inklusi Keuangan Tahun 2025 adalah sebagai berikut:
No. Bulan Nama Kegiatan Inklusi Keuangan
1 Januari 1) Pembukaan rekening pada Sesi Edukasi Pengelolaan Keuangan di Universitas Sulawesi Barat
2) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta
3) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan di SMPN 1 Kota Tangerang Selatan
4) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan di SMK 11 PGRI Kota Tangerang Selatan
5) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan di SMPN 22 PGRI Kota Tangerang Selatan
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Mari Menabung di SMK YMIK
7) Akad Massal KPR Subsidi BTN KC Makassar
8) Akad Massal KPR Subsidi BTN KC Kendari
9) Akad Massal KPR Subsidi BTN KC Palu
10) Akad Massal KPR Subsidi BTN KCP Watampone
Laporan Tahunan 2025 923
Page 493
08 Corporate Governance
No. Bulan Nama Kegiatan Inklusi Keuangan
2 Februari 1) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan di Universitas Terbuka
2) Ketersambungan QRIS Merchant pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di Area Kuliner Tangsel Night
Market
3) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial dengan BTN
4) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Digital dengan BTN
5) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di RW 20 Jakarta Utara
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial Sejak Dini di SMKN 5 Tangerang
7) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di Griya Sutera Balaraja
8) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Digital di Pengadilan Negeri Jepara
9) Pembukaan Rekening pada Bank Mini YPI Darusallam Cerme Gresik
10) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Digital Bersama Perhimpunan Klinik dan
Faskes Banyuwangi
11) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Digital Bersama Pengadilan Agama
Surabaya
3 Maret 1) Sosialisasi Keuangan pada SMKN 2 Kota Tangerang
2) Sosialisasi Keuangan pada SMKN 3 Kota Tangerang
3) Sosialisasi Keuangan Digital di Mall Green Pramuka Square
4) Pembukaan Rekening pada BTN Goes to Campus Jakarta
5) Ketersambungan QRIS Merchant pada Bogor UMKM Fest
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan untuk Mahasiswa UT
7) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Layanan Perbankan Bersama IAIN Bone
8) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Keuangan dan Layanan Perbankan bersama RSUD
DR. Hasri Ainun Habibie
9) Akad Kredit Massal Subsidi di KCP Palopo
10) Penambahan Jaringan Segmen Prioritas di BTN KC Pematangsiantar
4 April 1) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
2) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Program KUR & QRIS UMKM Maritimepreneur & Gedor Ekspor
3) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di BLU Balai Kesehatan Penerbangan
4) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi BTN Solusi dan Digitalisasi Keuangan Karyawan di PT Tata Karya
Gemilang
5 Mei 1) Pembukaan Rekening pada Kick Off Bulan Literasi Keuangan: Perencaaan Keuangan, Masa Depan
Sejahtera kepada Mahasiswa FEB Universitas Nusa Cendana
2) Pembukaan Rekening pada GENCARKAN Kab. Gowa: Edukasi Bahaya Pinjol & Judol di SMAN 1 Gowa
3) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial pada GENCARKAN Kab. Bantaeng: Edukasi
Perbedaan Uang Palsu & Keuangan Digital di SMAN 4 Bantaeng
4) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial pada GENCARKAN Kab. Pangkajene dan
Kepulauan: Edukasi Bahaya Pinjol di SMA Semen Tonasa
5) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial pada Komunitas eComp3
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial pada Komunitas Line Dance Bu Bu Gao
7) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial: Empowering Health Elevating Prosperity
8) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial pada Komunitas Fresh Market PIK
9) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial pada Komunitas di Perumahan - Bumi
Serpong Indah
10) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial kepada Murid dan Guru di SMK 12
11) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di PT. Archipelago
12) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di UNTIRTA
13) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial kepada Murid SMK PGRI 1 Serang
14) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial Sejak Dini kepada Siswa - Siswi & Guru
SMAN 2 Cimahi
15) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial an Pengetahuan tentang Dunia Kerja di
SMK Mathla'ul Anwar, Babakan Ciparay
6 Juni 1) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di Pengadilan Negeri Kabupaten Ketapang
2) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Keuangan Waspada Pinjol dan Beragam Modus Kejahatan
Keuangan Digital di Poltekkes Kemenkes Curup, Kab. Rejang Lebong
3) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi GENCARKAN Kab. Sarolangun: BTN Goes to School SMK Negeri 11
Kabupaten Sarolangun
4) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial di SMA Negeri 3 Pariaman
5) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial kepada Karyawan P3K DPR
924 Laporan Tahunan 2025
Page 494
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Bulan Nama Kegiatan Inklusi Keuangan
7 Juli 1) Pembukaan Rekening pada Audiensi dan Sosialisasi Keuangan di Pengadilan Negeri Surakarta
2) Pembukaan Rekening pada Audiensi dan Sosialisasi Keuangan di Universitas Indonesia
3) GENCARKAN Kab Gorontalo: Sosialisasi Pengeloaan Keuangan bagi Para Pengrajin Karawo
4) Pembukaan Rekening pada Edukasi Menabung kepada Siswa SMK 11 PGRI Ciledug
5) Pembukaan Rekening pada Kegiatan Senam Sehat Bersama BTN
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Literasi Keuangan pada Pelajar SMP Al Husna
7) Pembukaan Rekening pada Kerja Sama BTN Solusi Syariah Untuk Rumah Sakit Mutiara Bunda
8) Pembukaan Rekening pada Kerja Sama BTN Solusi Syariah untuk SMK Kesehatan Prima Nusantara
9) Pembukaan Rekening pada Open Booth BTN Syariah Hut Kota Solok
10) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan Jasa Layanan Syariah di Baznas Kota Cilegon
11) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan Jasa Layanan Syariah kepada YYS Al Fathaniyah
12) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan Jasa Layanan Syariah kepada Pengadilan Rangkasbitung
13) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan Jasa Layanan Syariah kepada Baznas Kab. Lebak
14) Kerja Sama Produk BTN Syariah kepada PT Krakatau Sarana Properti
15) Kerja Sama Produk BTN Syariah kepada Badan Wakaf Indonesia Provinsi Banten
16) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan Jasa Layanan Haqul Yaqin
17) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan Jasa Layanan Syariah kepada Baznas Kab. Serang
18) Pembukaan Rekening Payroll Syariah Santri & Guru Yayasan Pendidikan Cahaya Qur'an Bogor
8 Agustus 1) Pembukaan Rekening pada Edukasi Finansial dalam Business Gathering di Pondok Aren
2) Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di Kab. Tegal
3) Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di Universitas Annuqayah Kab. Sumenep
4) Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan
5) Pembukaan Rekening pada Edukasi Menabung kepada Mahasiswa Baru STMIK Palangkaraya
6) Pembukaan Rekening pada Kerja Sama BTN Solusi Untuk KPU Padang Panjang
7) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan jasa layanan Baznas Kab. Pandeglang
8) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan jasa layanan Ponpes Darul Falah Carenang
9) Open Booth BTN Syariah Pekan QRIS Nasional 2025 BI Tegal
10) Kerja Sama BTN Solusi Syariah Untuk Universitas Perintis Indonesia
11) Kerja Sama BTN Solusi Syariah Untuk RS M Djamil Padang
12) Kerja Sama BTN Solusi Syariah Untuk Baznas Sumatera Barat
13) Ayo Rajin Menabung Sejak Dini untuk Masa Depan SDN Tipo Palu
14) Ayo Rajin Menabung Sejak Dini untuk Masa Depan SD Balai Keselamatan Lekatu
9 September 1) Audiensi di Pengadilan Negeri Jambi
2) Audiensi di Pengadilan Negeri Tangerang
3) Gerakan Nasional Cerdas Keuangan kepada Mahasiswa di Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung
4) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial dan Tabungan BTN Juara di Universitas
Samratulangi Manado
5) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial, Bale solusi, Pembukaan rekening dan
aktivasi bale Pegawai P3K di PPN Ambon
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial dan Inklusi Keuangan di Stikes Pasapua
Ambon
7) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pengelolaan Finansial dan BTN Solusi di Pengadilan Agama
Sulawesi Selatan
8) Sosialisasi Finansial dan Literasi Keuangan di Lingkungan PN Jakarta Utara
9) Sosialisasi Finansial dan Literasi Keuangan di Lingkungan Badilum
10) Pembukaan Rekening & Pelaksanaan Akad Masal Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera 2 Kerjasama
dengan BlueBird
11) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Produk Tabungan Haji dan Umroh Pengajian Majelis Taklim
Padang
12) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Pembiayaan Emasku BTN iB di BTN KC Padang
13) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan jasa layanan Nurul Fikri Boarding School (NFBS)
14) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan jasa layanan LPPOM Banten
15) Kegiatan Penjualan Produk Lembaga dan jasa layanan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
16) Akad Massal Perumahan D' Pattiro Hiils Gowa
17) Akad Massal KPR Subsidi iB dengan Bapak Presiden Prabowo Subianto
18) Kegiatan Grebek Pasar Anyar Bogor
19) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Tabungan Payroll di Yayasan Anak Bangsa
20) Sosialisasi Tabungan Payroll di Yayasan Pendidikan Khaliqa
21) Dukung UMKM dengan QRIS BTN di Balikpapan
22) Pembukaan Rekening pada MoU HKBP Pusat
Laporan Tahunan 2025 925
Page 495
08 Corporate Governance
No. Bulan Nama Kegiatan Inklusi Keuangan
10 Oktober 1) Pembukaan Rekening pada Booth di Jatim Expo (JI FEST) Tahun 2025
2) Pembukaan Rekening pada Financial Expo (FINEXPO) Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2025 di Surabaya
3) Pembukaan Rekening pada Financial Expo (FINEXPO) Makassar Tahun 2025
4) Pembukaan Rekening Gerakan Nasional Cerdas Keuangan kepada Pelajar di SMAN 1 Basarang
Kabupaten Kapuas
5) MASAKO: Pembukaan Rekening pada Banking Fun Day with BTN kepada Pelajar Kindergarten B di Sekolah
Harapan Bangsa Modernland, Tangerang
6) Pembukaan Rekening pada Financial Expo (FINEXPO) Syafif di Mataram
7) Pembukaan Rekening pada Gerakan Nasional Cerdas Keuangan kepada Mahasiwa di Universitas Islam
Tribakti Lirboyo Kediri
8) Pembukaan Rekening pada Literasi Keuangan pada Event Batik Lestari Warisan untuk Bumi
9) Pembukaan Rekening pada Event Kolaborasi BTN X Universitas Terbuka di Tangerang Selatan
10) Pembukaan Rekening pada Developer Gathering Kredit Program Perumahan Wilayah Jakarta 1: Gotong
Royong dalam Membangun Rumah Masyarakat Indonesia kepada sejumlah Developer, UMKM, dan
Kontraktor.
11) Pembukaan Rekening pada Gerakan Nasional Cerdas Keuangan kepada Pelajar di SMK Tunas Bangsa
Kab. Tanah Bumbu
12) Pembukaan Rekening pada Gerakan Nasional Cerdas Keuangan kepada Pelajar di SMAN 1 Mempawah
Hilir Kab. Mempawah
13) Pembukaan Rekening pada Gerakan Nasional Cerdas Keuangan kepada Pelajar di SMK 1 Pelaihari Kab.
Tanah Laut
14) BebiKu: Pembukaan rekening pada booth BTN di Housing Preneur 2025 Booth & Talkshow - Eco Tech
Housing Building a Sustainable Nation
15) Developer Financial SCM
16) BTN Agent Gathering
17) Inklusi Keuangan bagi Mahasiswa di Lingkup Universitas Terbuka Semarang
11 November 1) Refreshment Ketentuan Internal BTN (eMitra Operations) dan Sosialisasi Gerakan Nasional Cerdas
Keuangan (GENCARKAN) Tahun 2025
2) Talkshow BTN Housing Preneur 2025 goes to Surabaya: Inovasi Perumahan untuk Kota Tangguh dan
Inklusif
3) National Financial Health Event
4) Literacy Financial Health kepada Debitur Akad Massal pada Agenda Kunjungan Queen Maxima - Client
Visit at Housing Project
5) Inklusi Keuangan pada Talkshow BTN Housing Preneur 2025 goes to Medan: Membangun Hunian Inovatif
di Kota Metropolitan Sumatera
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Bale Solusi dengan Pimpinan Universitas Khairun
7) Pembukaan Rekening pada Sosialisai BTN Solusi & Graha Hakim Program IKAHI Pengadilan Agama
Kendari
8) Pembukaan Rekening pada Sosialisai BTN Solusi & Graha Hakim Program IKAHI Pengadilan Negeri
Sidenreng Rappang
9) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi BTN Solusi di Kampus Poltekpel Salodong Makassar
10) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Program Graha Hakim Bersama Pengadilan Agama Maros
11) Akuisisi pada Edukasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)
12) Akuisisi KPR Subsidi BTN Syariah
13) Penyaluran Kredit KPR Subsidi dan Non Subsidi
14) ONE FOR ALL: One Merchant for All Acquisition (bale merchant)
12 Desember 1) Inklusi Keuangan pada Talkshow BTN Housing Preneur 2025 goes to Makassar - Perumahan Berkelanjutan
di Kawasan Timur Indonesia (Developer Millenials)
2) Inklusi Keuangan: Langkah Kecil Demi Masa Depan Cemerlang di SMK NU Doro Pekalongan
3) Kuliah Umum FinSavvy : Green Financing in the Digital Era for Sustainable Economy kepada Mahasiswa
dan Manajemen Universitas Udayana Denpasar
4) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Program Ikahi Pengadilan Agama Parepare
5) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi Graha Hakim Program IKAHI Gorontalo
6) Pembukaan Rekening pada Sosialisasi BTN Solusi di Pengadilan Negeri Enrekang
7) Akuisisi Aplikasi BTN Laku
8) Inklusi Keuangan bagi Mahasiswa di Universita Wahid Hasyim
9) Penambahan atau Relokasi Jaringan Kantor BTN Syariah
10) Penambahan atau Rekolasi Jaringan Kantor BTN
11) Penambahan Fasilitas bagi Disabilitas pada Outlet BTN
12) Penambahan Jaringan Segmen Prioritas di BEI
13) Bale Santap Festival
14) GASPUL (Gerakan Sosialisasi Perusahaan atau Lembaga)
15) Pelaksanaan Sosialisasi Project Rumah Rendah Emisi
16) Bale Ecosystem
17) Akuisisi Kredit via BTN Properti
926 Laporan Tahunan 2025
Page 496
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kode Etik pedoman etika dan perilaku yang menjadi dasar sikap
dan tindakan seluruh insan Perseroan agar bekerja
Kode Etik merupakan perwujudan komitmen Perseroan secara profesional dan beretika dengan menggunakan
untuk memastikan penerapan GCG dengan standar prinsip-prinsip dasar yang mengacu kepada visi, misi,
tinggi yang mengacu kepada best practice lembaga dan nilai-nilai serta regulasi internal dan eksternal yang
perbankan yang kredibel dan terpercaya. Kredibilitas berlaku.
serta kepercayaan publik, pemegang saham, dan
nasabah merupakan faktor yang sangat menentukan Visi, Misi dan Nilai-Nilai Budaya Perseroan
bagi perkembangan dan kelangsungan usaha Sebagai Fondasi Kode Etik
Perseroan. Aktivitas usaha yang dijalankan Perseroan
harus mematuhi peraturan dan perundangan Perseroan telah merumuskan beberapa perangkat
yang berlaku serta menjunjung tinggi norma dan kebijakan yang menjadi pedoman beretika dan
etika. Kesadaran menjalankan etika yang baik akan berperilaku bagi setiap elemen Perseroan dalam
meningkatkan dan memperkuat citra positif Perseroan kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan
dan mewujudkan Perseroan sebagai Good Corporate mengupayakan penerapan standar etika dan perilaku
Citizen. Karena itu, Perseroan senantiasa menjunjung dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya sesuai
tinggi integritas dengan memiliki dan menerapkan dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya yang dimiliki
melalui implementasi Code of Conduct.
Visi dan Misi Standar Etika Bisnis
Code of Conduct Perseroan
Nilai-nilai Budaya Standar Perilaku
VISI MISI
Menjadi mitra utama pemerintah dalam Inklusi perumahan
1 dan keuangan.
“Mitra Utama
Memberikan customer experience terbaik melalui layanan
dalam 2
digital dan finansial yang terintegrasi.
Pemberdayaan 3
Meningkatkan shareholder value dengan pertumbuhan
profitabilitas yang berkelanjutan.
Finansial Keluarga
Indonesia.” 4 Menjadi rumah bagi talenta terbaik Indonesia.
Menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik
5 dan inovasi bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan
masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Laporan Tahunan 2025 927
Page 497
08 Corporate Governance
Nilai-nilai Budaya Perseroan
Nilai-nilai budaya, tercermin dalam budaya AKHLAK sebagai nilai-nilai utama Perseroan dan 18 panduan perilaku
utama sebagai berikut:
Nilai Budaya Perilaku Utama
• Memenuhi janji dan komitmen.
Memegang teguh
• Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan
Amanah kepercayaan yang
tindakan yang dilakukan.
diberikan
• Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
• Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab
Terus belajar dan tantangan yang selalu berubah.
Kompeten mengembangkan
• Membantu orang lain belajar.
kapabilitas
• Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
• Menghargai setiap orang apapun latar
Saling peduli belakangnya.
Harmonis dan menghargai
• Suka menolong orang lain.
perbedaan
• Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
• Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan,
Berdedikasi dan BUMN, dan Negara.
mengutamakan • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang
Loyal kepentingan bangsa lebih besar.
dan Negara • Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak
bertentangan dengan hukum dan etika.
Terus berinovasi • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih
& antusias dalam baik.
Adaptif menggerakkan • Terus-menerus melakukan perbaikan mengikuti
ataupun menghadapi perkembangan teknologi.
perubahan • Bertindak proaktif.
• Memberi kesempatan kepada berbagai pihak
untuk berkontribusi.
Membangun kerja
• Terbuka dalam bekerja sama untuk
Kolaboratif sama yang sinergis
menghasilkan nilai tambah.
• Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber
daya untuk tujuan bersama.
Pokok-Pokok Kode Etik
Code of Conduct berisi standar etika dan perilaku bagi Perseroan sebagai sebuah entitas bisnis beserta seluruh
elemennya dalam berinteraksi baik secara internal maupun secara eksternal kepada berbagai pihak yang
berkepentingan. Penerapan Code of Conduct bertujuan untuk mewujudkan terciptanya perilaku ideal yang
berkembang menjadi budaya kerja berdasarkan nilai-nilai luhur yang diyakini jajaran Perseroan. Code of Conduct
terangkum ke dalam 4 Bab yang dijabarkan secara singkat sebagai berikut:
928 Laporan Tahunan 2025
Page 498
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
01. Pendahuluan Code of Conduct ini merupakan modifikasi atau kompilasi kebijakan, peraturan pegawai, dan kesepakatan
yang telah dibangun bersama antara Perseroan dengan pegawai yang akan mempengaruhi, membentuk,
dan menetapkan standar tingkah laku, baik bagi Pengurus maupun pegawai dalam menjalankan segenap
aktivitas bisnis.
Implementasi Code of Conduct, baik kepatuhan ataupun ketidakpatuhannya menjadi salah satu aspek
penilaian kinerja pegawai. Oleh karena itu, Code of Conduct ini akan selalu dijadikan pedoman dalam
penyusunan kebijakan, manual/prosedur maupun praktik-praktik manajemen yang ada pada Perseroan.
Penerapan Code of Conduct yang konsisten akan menunjukan bahwa Perseroan adalah Perseroan yang
menjunjung tinggi nilai-nilai bisnis yang luhur dan etika dalam menjalankan usaha, sekaligus dalam rangka
menegakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan.
02. Standar Etika 1. Etika Perseroan dengan Pegawai
Bisnis a. Keadilan Perlakuan terhadap Pegawai
b. Penugasan dan Aktivitas Pegawai di Luar Perseroan
c. Larangan Keterlibatan Pegawai dalam Aktivitas Bisnis Surat Berharga Perseroan
d. Kedisiplinan Pegawai
e. Lingkungan Kerja
f. Saluran Aspirasi Pegawai
2. Etika Perseroan dengan Nasabah
Perseroan berkomitmen untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan nasabah dengan menawarkan produk
dan layanan berkualitas, memberikan pelayanan terbaik, melakukan promosi yang jujur dan adil, serta
menjaga keamanan data pribadi nasabah.
3. Etika Perseroan dengan penyedia barang dan jasa
Dalam pengadaan barang dan/atau jasa, Perseroan harus mematuhi prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas,
kompetisi, transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. Selain itu, perilaku etis yang diharapkan mencakup
tanggung jawab, profesionalisme, menjaga kerahasiaan, menghindari konflik kepentingan, dan mencegah
pemborosan serta penyalahgunaan wewenang. Pemilihan penyedia harus melalui proses yang sehat dan
terbuka, serta tidak menerima atau menawarkan hadiah yang terkait dengan pengadaan
4. Etika Perseroan dengan Pesaing
Perseroan menggunakan pesaing sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. Untuk itu, Perseroan
melakukan beberapa langkah, seperti mematuhi hukum anti-monopoli, melakukan riset pasar, tidak
menyalahgunakan posisi dominan, dan bersaing secara sehat dengan mengutamakan produk dan layanan
berkualitas.
5. Etika Perseroan dengan Mitra Kerja
Perseroan menjunjung tinggi sikap saling percaya dan menghargai dalam hubungan dengan mitra kerja,
serta berkomitmen untuk bekerja sama secara menguntungkan, mematuhi aturan, mencapai hasil optimal,
berkomunikasi intensif, dan memberikan kesempatan yang adil tanpa diskriminasi.
6. Etika Perseroan dengan Pemerintah dan Regulator
Perseroan berkomitmen mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
7. Etika Perseroan dengan Masyarakat
Perseroan berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi yang
berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial dengan menitikberatkan pada keseimbangan
terhadap aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.
8. Etika Perseroan dengan Media Massa
Perseroan menjadikan media massa sebagai mitra kerja dan media dalam melakukan promosi dalam
rangka membangun citra yang baik.
9. Etika Perseroan dengan Organisasi Profesi
Perseroan membina hubungan kerja sama yang baik dengan organisasi profesi dan regulasi dalam rangka
sharing informasi, pengalaman dan berdiskusi tentang perkembangan bisnis, serta mencari solusi terbaik
dalam menyelesaikan permasalahan yang menjadi kepentingan bersama.
03. Kebijakan 1. Pegawai senantiasa menghindari kondisi, situasi ataupun kesan adanya benturan kepentingan dan
Standar penyalahgunaan jabatan.
Perilaku 2. Setiap anggota Komisaris dan Direksi serta pegawai Perseroan dilarang memberikan dan menerima sesuatu
untuk kepentingannya baik langsung maupun tidak langsung, dari mitra bisnis yang dapat mempengaruhi
keputusan.
3. Perseroan berkomitmen untuk menjalankan persaingan usaha yang sehat dan beretika sesuai dengan
peraturan perundang-undangan. Perseroan menghindari praktik monopoli, memberikan kesempatan yang
sama kepada semua pelaku usaha, dan mendorong inovasi bisnis yang berkelanjutan sambil mematuhi
semua undang-undang dan peraturan yang berlaku.
4. Organ perusahaan dan pegawai Perseroan harus melaksanakan peraturan perundangan-Undangan dan
peraturan Perseroan.
04. Penerapan 1. Setiap pegawai Perseroan harus melaporkan setiap fakta penyimpangan Corporate Code of Conduct
dan kepada Human Capital Manajemen & Culture Specialist Division dan identitas pelapor dilindungi.
Penegakan 2. Human Capital Manajemen & Culture Specialist Division menindaklanjuti setiap laporan dan menyampaikan
hasil kajiannya kepada Direksi dan/atau Dewan Komisaris sesuai dengan lingkup tanggung jawabnya.
3. Pada akhirnya Direksi dan Dewan Komisaris memutuskan pemberian tindakan pembinaan, sanksi disiplin
dan/atau tindakan perbaikan serta pencegahan yang harus dilaksanakan oleh atasan langsung di
lingkungan masing-masing.
Laporan Tahunan 2025 929
Page 499
08 Corporate Governance
Kepatuhan terhadap Kode Etik pada Kebijakan Khusus Nomor KK.3-C Tentang Regulasi
dan Administrasi Kepegawaian. Bentuk penegakan
Code of Conduct berlaku bagi Dewan Komisaris, Direksi pelanggaran yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan
serta Pegawai dalam menjalankan setiap aktivitas Direksi beserta sanksinya berpedoman pada Anggaran
bisnis Perseroan dan melakukan interaksi antara Dasar Perseroan dan keputusan RUPS. Sedangkan
Dewan Komisaris, Direksi dan Pegawai dengan seluruh pengenaan sanksi terhadap pegawai dilakukan sesuai
stakeholders. Pernyataan pemberlakukan Code of dengan aturan kepegawaian yang berlaku. Pengisian
Conduct bagi seluruh level organisasi dituangkan dan Penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh
secara resmi melalui Surat Keputusan Bersama Dewan pegawai sesuai nilai-nilai Code of Conduct. Sepanjang
Komisaris Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2024 dan Direksi tahun 2025, upaya-upaya yang dilakukan Perseroan
Nomor SKPB-01/DIR/BTN/2024 tentang Pedoman dalam menerapkan dan menegakkan Code of Conduct
Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct) PT Bank antara lain:
Tabungan Negara (Persero) Tbk. Perseroan mewajibkan 1. Pengisian dan Penandatanganan Pakta Integritas
penandatanganan pernyataan sikap Insan Perseroan oleh seluruh pegawai sesuai nilai-nilai Code of
terhadap Code of Conduct yang disebut Pakta Integritas Conduct;
untuk selanjutnya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 2. Internalisasi Code of Conduct, Pengendalian
Keberhasilan penerapan Code of Conduct merupakan Gratifikasi dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
tanggung jawab dari seluruh pimpinan di lingkungan (SMAP) kepada seluruh Pegawai melalui Learning
unit kerja masing-masing. Untuk itu, segenap pimpinan Management System – BTSBest.
unit dituntut untuk memberikan pemahaman terkait 3. Bekerja sama dengan KPK melalui program
penerapan Code of Conduct kepada pegawai di Profesional Berintegritas (PROFIT) yang di dalamnya
lingkungan unit kerja masing-masing. mencakup dukungan Sumber Daya Manusia (SDM)
yang kompeten membangun integritas dalam
Sesuai Surat Edaran dari PT Danantara Aset Mangement mengawal pencegahan korupsi di lingkungan
(Persero) Nomor SE/002/DI-DAM/DO/2025 tanggal Perseroan melalui keikutsertaan training sebagai Ahli
31 Oktober 2025 perihal Pedoman Perilaku dan Pembangun Integritas (API) dan sertifikasi Penyuluh
Profesionalisme Direksi dan Dewan Komisaris, Perseroan Anti Korupsi (PAKSI) serta keikutsertaan kolaborasi
telah menyusun kebijakan bagi Dewan Komisaris kampanye dengan KPK tentang pencegahan korupsi
dan Direksi berupa Surat Keputusan Bersama Dewan melalui berbagai saluran media komunikasi.
Komisaris Nomor Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2025 4. Melaksanakan Program Pengendalian Gratifikasi
dan Direksi Nomor SKPB-01/DIR/BTN/2025 tanggal sesuai Rencana Kerja yang ditetapkan serta
28 November 2025 tentang Pedoman Perilaku dan melaporkan implementasinya kepada KPK.
Profesionalisme Dewan Komisaris dan Direksi. 5. Mengelola laporan penerimaan gratifikasi dari
seluruh unit kerja dan melaporkan kepada KPK
Bentuk Sosialisasi Kode Etik dan Upaya sesuai ketentuan.
Penegakannya 6. Melaksanakan refreshment program kepatuhan
persaingan usaha sehat.
Code of Conduct disosialisasikan dan dapat diakses oleh 7. Melaksanakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
seluruh insan Perseroan melalui media BTN Best serta (SMAP) ISO 37001:2016 sebagai salah satu bentuk
diselenggarakan kuis tentang Code of Conduct untuk pelaksanaan dari Etika Bisnis dan Perilaku yang
mengetahui pemahaman pegawai terhadap Code tercantum dalam Code of Conduct.
of Conduct. Komitmen terhadap pelaksanaan Code 8. Melaksanakan program Whistleblowing System
of Conduct juga dituangkan dalam Pakta Integritas (WBS).
yang wajib ditandatangani oleh seluruh Direksi, Dewan 9. Punishment bagi pegawai yang melanggar etika
Komisaris dan Pegawai Perseroan. Di samping itu, Code bisnis.
of Conduct juga dapat diakses oleh seluruh Stakeholder 10. Upaya Penerapan dan Penegakan Code of Conduct
Perseroan melalui website Perseroan. lainnya.
Upaya Penerapan dan Penegakan Code of Dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap kode
Conduct etik selama periode tahun 2025, setiap adanya dugaan
atau insiden pelanggaran terhadap kode etik telah
Perseroan memberikan sanksi yang tegas dan konsisten dilakukan audit atau investigasi oleh Satuan Kerja Audit
terhadap pelanggaran Pedoman Code of Conduct. Internal.
Upaya Penerapan dan Penegakan Kode Etik tercantum
930 Laporan Tahunan 2025
Page 500
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Perseroan menetapkan jenis sanksi untuk setiap pelanggaran Code of Conduct dalam dua jenis sanksi sebagai
berikut:
1. Sanksi administratif
Masa
Kategori Sanksi Jenis Sanksi Sanksi
Pembinaan
Sanksi Ringan Ringan Huruf A Teguran lisan 3 (tiga) bulan
Ringan Huruf B Teguran tertulis
Ringan Huruf C Pernyataan tidak puas
Sanksi Sedang Sedang Huruf A Tidak mendapatkan uang cuti 1 (satu) tahun
Sedang Huruf B Tidak mendapatkan penyesuaian gaji berkala
Sedang Huruf C Penurunan Person Grade sebanyak 1 (satu) grade (gaji dasar
menyesuaikan)
Sanksi Berat Berat Huruf A Penurunan person grade sebanyak minimal 2 (dua) grade (gaji dasar 2 (dua) tahun
menyesuaikan)
Berat Huruf B Pemutusan hubungan kerja (PHK)
Berat Huruf C Pemutusan hubungan kerja dan dilaporkan kepada pihak yang
berwajib.
2. Sanksi Finansial
Sanksi finansial yaitu mengganti segala kerugian finansial yang timbul sebagai akibat dari pelanggaran disiplin
yang dilakukannya.
Jumlah Pelanggaran dan Sanksi Yang Diberikan
Jumlah Sanksi Per Tahun
Kategori Total Sanksi 5
No Jenis Sanksi
Sanksi Tahun Terakhir
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
2021 2022 2023 2024 2025
Ringan Huruf A 14 9 11 4 20 58
1 Sanksi Ringan Ringan Huruf B 28 5 15 15 25 88
Ringan Huruf C 35 6 11 0 0 52
Sedang Huruf A 54 8 15 8 24 109
Sanksi
2 Sedang Huruf B 21 10 12 20 14 77
Sedang
Sedang Huruf C 16 11 10 0 0 37
Berat Huruf A 5 3 1 3 4 16
3 Sanksi Berat Berat Huruf B 19 44 43 27 42 175
Berat Huruf C 3 3 1 4 5 16
TOTAL 195 99 119 81 134 628
Laporan Tahunan 2025 931
Page 501
08 Corporate Governance
Kebijakan Pemberian Kompensasi • LTI Vesting 1 pada tahun 2020, diberikan
Jangka Panjang Berbasis Kinerja maksimum 50% dari total anggaran pembelian
Kepada Manajemen saham selama 3 tahun dengan jumlah saham
58.983.900 lembar yang dibeli dengan rata-rata
KEBIJAKAN PEMBERIAN KOMPENSASI JANGKA PANJANG Rp. 958,55/lembar dan didistribusikan kepada
BERBASIS KINERJA KEPADA MANAJEMEN 549 pegawai penerima LTI. Locked up sampai
dengan tahun 2024.
Kompensasi jangka panjang berbasis kinerja pada • LTI Vesting 2 pada tahun 2021, diberikan
Manajemen diatur dalam Kebijakan Khusus KK 3.B maksimum 25% dari total anggaran pembelian
Tentang Remunerasi. Adapun beberapa implementasi saham selama 3 tahun dengan jumlah saham
terkait dengan kompensasi jangka panjang berbasis 15.936.000 lembar yang dibeli dengan rata-rata
kinerja yaitu: Rp. 1.566,62/lembar dan didistribusikan kepada
1. Long Term Incentive (LTI) 599 pegawai penerima LTI, locked up sampai
Long-Term lncentives (LTl) adalah suatu komponen dengan 2025.
kompensasi yang dikaitkan dengan pencapaian • LTI Vesting 3 pada tahun 2022, diberikan
kinerja jangka panjang, komponen rewards ini maksimum 25% dari total anggaran pembelian
merupakan komponen yang bersifat variabel saham selama 3 tahun dengan jumlah saham
karena pada implementasinya mempertimbangkan 18.957.000 lembar yang dibeli dengan rata-rata
realisasi pencapaian kinerja. Adapun tujuan dari LTI Rp. 1.728,50/lembar dan didistribusikan kepada
yaitu: 690 pegawai penerima LTI, locked up sampai
a. Agar Perseroan memiliki pedoman kebijakan dan dengan 2026.
prosedur dalam pemberian LTI bagi Pegawai.
b. Memberikan panduan kebijakan lnsentif Jangka Pada tahun 2025 telah dilakukan open locked up
Panjang/Long Term lncentive (LTl) bagi Pegawai. LTI Vesting 2 kepada 518 pegawai dengan jumlah
c. Meningkatkan kinerja Perseroan dalam jangka saham sebanyak 14.045.500 lembar dibeli dengan
panjang melalui percepatan kerja dan realisasi rata-rata Rp1.566,62./lembar.
inisiatif strategis perusahaan.
d. Memberikan apresiasi kepada Pegawai PKWTT 2. Bonus Jangka Panjang
yang telah mendukung tercapainya kinerja Bonus Jangka Panjang diberikan untuk pegawai
Perseroan. di level manajerial atau pegawai yang menduduki
e. Merupakan salah satu bagian dari kebijakan jabatan strategis untuk Person Grade 4A s.d 5B yang
retensi pegawai. dilakukan locked up selama maksimal 3 (tiga) tahun
sampai dengan 2026. Adapun anggaran untuk
Long Term Incentive (LTI) merupakan program sejak program Bonus Jangka Panjang yaitu Rp 100 Miliar
tahun 2020 yang diberikan dalam 3 (tiga) vesting yang diberikan ke pegawai dalam bentuk saham
yaitu vesting 1 di tahun 2020, vesting 2 di tahun 2021 Perseroan dengan jumlah penerima sebanyak 239
dan vesting 3 di tahun 2022, dimana masing-masing Pegawai. Pada tahun 2025 dilakukan open locked up
vesting dilakukan masa penguncian saham (locked bonus jangka panjang secara proporsional pada 191
up period) selama 3 (tiga) tahun sampai dengan orang sebanyak 3.724.800 lembar saham.
tahun 2026.
3. Insentif Saham Sub Branch Head
LTI diberikan kepada pegawai dengan posisi atau Pemberian Rewards Insentif Saham kepada Sub
jabatan kunci yang memiliki peran strategis sebagai Branch Head (SBH) dengan kategori minimal
penyelaras (alignment) tujuan Korporat sekaligus Produktif dan Sangat Produktif sesuai kriteria
supervisi dan pengendali pencapaian kinerja di parameter yang ditentukan Perseroan. Pada
Divisi/Kantor Wilayah/Kantor Cabang masing- tahun 2025 dilakukan open lock rewards saham
masing, jabatan tersebut meliputi jabatan struktural kepada 32 Sub Branch Head (SBH) dengan nominal
seperti Kepala Divisi, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Rp575.383.787,- dibeli dengan rata-rata Rp. 1,342.50/
Cabang, Kepala Cabang Syariah, Deputy / Wakil lembar dan dikonversikan dalam bentuk saham
Kepala Divisi, Deputy Regional Manager Business, sebanyak 428.600 lembar saham. Periode locked up
Deputy Regional Manager Support, Department dilakukan selama 1 (satu) tahun dan telah dilakukan
Head, Deputy Branch Manager dan Deputy Service open locked up pada tahun 2025.
Manager, Commercial Banking Center (CBC) Head,
CBC Manager, Commercial Risk Head, Commercial Dalam proses administrasi dan pengelolaan saham
Risk Manager, Regional Loan Processing Center termasuk pembelian saham dan proses distribusi
(RLPC) Head serta jabatan setara L1 dan L2 yang saham, Perseroan bekerja sama dengan 2 (dua)
ditetapkan oleh Direksi. sekuritas yaitu Bahana Sekuritas dan Mandiri Sekuritas.
932 Laporan Tahunan 2025
Page 502
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian kompensasi dalam bentuk saham disampaikan 5. Apabila pihak terlapor adalah Dewan Komisaris
pada Sub Bab Tata Kelola dalam Pemberian dan/atau Komite di bawah Dewan Komisaris, maka
Remunerasi. Di samping itu, sesuai dengan POJK Nomor Pengelola WBS Independen akan menyampaikan
45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam laporan kepada Anggota Dewan Komisaris dan
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Perseroan Anggota Komite di bawah Dewan Komisaris yang
juga memiliki skema remunerasi yang bersifat tidak terkait pengaduan dan Pengelola WBS
variabel yang ditangguhkan (Malus) atau menarik Kementerian BUMN (khusus terlapor adalah Dewan
kembali remunerasi yang bersifat variabel yang Komisaris).
sudah dibayarkan (Clawback) kepada pejabat yang 6. Apabila pihak terlapor adalah Dewan Komisaris
tergolong Material Risk Taker (MRT). Hal tersebut telah secara bersama-sama, maka Pengelola WBS
disajikan pada Sub Bab Tata Kelola dalam Pemberian Independen akan menyampaikan laporan kepada
Remunerasi. Pengelola WBS Kementerian BUMN.
7. Apabila pihak terlapor adalah Direksi dan/atau
Dewan Komisaris Perusahaan Anak maka Pengelola
Whistleblowing System WBS Independen akan menyampaikan laporan
kepada Direktur Utama Perseroan.
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau
Whistleblowing System (WBS) Perseroan berpedoman Perseroan juga membangun infrastruktur pendukung
pada Peraturan Menteri BUMN No.PER-2/MBU/03/2023 dalam menerapkan kebijakan WBS dimana pelapor
tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dapat menyampaikan laporannya melalui media
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha sebagai berikut:
Milik Negara dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 1. Surat: BTN SIIPS PO Box 2828 JKP 10028
(POJK) No. 12 tahun 2024 tanggal 23 Juli 2024 tentang 2. Website: https://idn.deloitte-halo.com/btnsiips
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa 3. Email: btnsiips@tipoffs.info.
Keuangan. WBS Perseroan merupakan bagian dari 4. SMS: +62 813 8870 1117
sistem pengendalian internal dalam mencegah 5. Whatsapp: +62 813 8870 1117
terjadinya praktik penyimpangan dan bertujuan untuk 6. Telepon: +62 21-50928882
mendeteksi dini dan mencegah terhadap terjadinya 7. Faksimili: +62 21-50928883
penyimpangan ataupun pelanggaran serta secara
bertahap menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus, Perlindungan bagi Whistleblower
jujur dan bertanggung jawab di Perseroan.
Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan
Penyampaian dan Media Laporan perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan
Pelanggaran kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/
Mekanisme penyampaian laporan pelanggaran melalui atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor.
WBS dilakukan dengan membuat laporan pengaduan/ Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan
pengungkapan dan mengirimkannya berdasarkan laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan
indikasi pelanggaran tersebut dilakukan oleh siapa, beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
meliputi: perlindungan sebagai berikut:
1. Apabila pihak terlapor adalah karyawan Perseroan 1. Penyediaan Media Pelaporan WBS yang bebas dan
sampai dengan 2 (dua) level di bawah Direksi dan rahasia. Pelapor akan mendapatkan informasi status
bukan merupakan Tim WBS, maka Pengelola WBS laporan WBS yang disampaikan oleh Pengelola WBS
Independen akan menyampaikan laporan kepada Independen melalui media yang ditetapkan.
Tim WBS. 2. Jaminan kerahasiaan identitas Pelapor, terkecuali
2. Apabila pihak terlapor adalah karyawan Perseroan 1 bila jika terdapat tuntutan hukum mengharuskan
(satu) level di bawah Direksi dan bukan merupakan identitas ini menjadi dibuka di hadapan hakim.
Tim WBS, maka Pengelola WBS Independen akan 3. Perlindungan dari tindakan balasan dari Terlapor.
menyampaikan laporan kepada Direktur Utama. Perlindungan ini dapat berupa:
3. Apabila pihak terlapor adalah anggota Tim a. Perlindungan fisik dan/atau psikis baik terhadap
WBS, maka Pengelola WBS Independen akan diri sendiri maupun keluarganya.
menyampaikan laporan kepada Direktur Utama. b. Perlindungan terhadap harta benda miliknya
4. Apabila pihak terlapor adalah Direksi, maka dan milik keluarganya atas teror ataupun
Pengelola WBS Independen akan menyampaikan pembalasan yang harus dialaminya.
laporan kepada Dewan Komisaris dan Pengelola
WBS Kementerian BUMN.
Laporan Tahunan 2025 933
Page 503
08 Corporate Governance
c. Perlindungan administratif yang berupa penundaan kenaikan pangkat, pemecatan, mutasi yang tidak layak,
termasuk kepastian kerja, dan lainnya.
d. Perlindungan hukum, dalam hal melalui proses litigasi disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
Penanganan Pengaduan
Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait dengan
penanganan WBS dalam upaya pemberantasan korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan membangun dan
meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan pengaduan baik secara internal maupun eksternal yang
terintegrasi secara profesional, transparan, akuntabel dengan mengutamakan kerahasiaan dalam rangka
optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi.
Setiap laporan yang masuk, Tim WBS menindaklanjuti dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Jika Terlapor adalah pegawai Perseroan (sampai dengan 2 level di bawah Direksi) dan bukan Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Tim WBS Tim Audit Khusus Unit Kerja Terkait
Mulai
Tidak 7b. Laporan WBS
out of scope
2. Input Aplikasi
1. Laporan WBS 4. Analisa
WBS
Laporan WBS
in scope/out 7a. Laporan WBS
of scope in scope
3.
Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Ya Ya
Cukup
Laporan WBS
in scope/out
of scope
12a Memberikan 6. Layak Audit 8a. Tindak Lanjut 8b. Tindak Lanjut
Feedback Khusus
9. Memo/dokumen
Informasi 11. Meminta Pelapor untuk
Tidak lainnya tindak
Tambahan melengkapi informasi
lanjut laporan WBS
10. Closing Status
12b.Tidak 13. Menginformasikan Laporan
Memberikan pelaporan tidak
Feedback memberikan feedback
Selesai
934 Laporan Tahunan 2025
Page 504
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Jika Terlapor adalah pegawai Perseroan (1 level di bawah Direksi) dan bukan Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Tim Audit Khusus Unit Kerja Terkait
7b. Laporan WBS
Mulai Tidak out of scope
2. Input Aplikasi
1. Laporan WBS 4. Analisa
WBS
Laporan WBS 7a. Laporan WBS
in scope/out in scope
of scope
3.
Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Cukup Ya Ya
Laporan WBS
in scope/out of
scope
8a. Tindak 8b. Tindak
13a. Memberikan 6. Layak Audit Lanjut Lanjut
Feedback Khusus
12. Meminta Pelapor 9. Memo/dokumen
Informasi
untuk melengkapi lainnya tindak
Tambahan Tidak
Informasi lanjut laporan WBS
15. Menerima
13b. Tidak 14. Menginformasikan informasi tidak
Memberikan pelaporan tidak ada feedback
Feedback memberikan feedback
10. Arahan untuk
11. Closing
dilakukan closing
Selesai Status
Status Laporan
Laporan
Laporan Tahunan 2025 935
Page 505
08 Corporate Governance
3. Jika Terlapor adalah Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Tim Auditor Eksternal Unit Kerja Terkait
7b. Laporan WBS
Mulai
Tidak out of scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
4. Analisa
WBS WBS
Laporan WBS
7a. Laporan WBS
in scope/out of
in scope
scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
Laporan WBS
5. Informasi
in scope/out
Cukup
of scope
Ya Ya
13a. Tidak
Memberikan 6. Layak Audit
Khusus 8a. Tindak Lanjut 8b. Tindak Lanjut
Feedback
12. Meminta Pelapor 9. Memo/dokumen
Informasi
untuk melengkapi lainnya tindak
Tambahan
informasi lanjut laporan WBS
14. Menginformasikan
13b. Tidak 15. Menerima
pelaporan tidak
Memberikan informasi tidak
memberikan
Feedback ada feedback
feedback
11. Closing 10. Arahan untuk
Selesai Status dilakukan closing
Laporan Status Laporan
936 Laporan Tahunan 2025
Page 506
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
4. Jika Terlapor adalah Direksi
Tim Audit Khusus
Pengelola WBS Unit Kerja
Pelapor Dewan Komisaris SKAI/Tim Auditor BP BUMN Direktur Utama
Independen Terkait
Eksternal
Mulai
13. Laporan 15. Laporan
WBS out of WBS out of
scope scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
5. Analisa
WBS WBS
Laporan
WBS 8. Laporan 14. Arahan
4. Laporan WBS in
in scope/ WBS tindak lanjut
scope
out of in scope laporan WBS
scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
6. Informasi
Cukup Ya Tidak
Laporan WBS 16. Tindak
in scope/out Lanjut
of scope
19a.
Memberikan 7. Layak Audit 9. Tindak
Selesai
Feedback Khusus Lanjut
18. Meminta Pelapor Tidak Ya
untuk melengkapi
informasi
Informasi 10. Memo/
Tambahan dokumen 17. Dokumen
lainnya tindak tindak
lanjut laporan laporan WBS
WBS
20.
Menginformasikan
19b. Tidak pelaporan tidak
Memberikan memberikan 21. Menerima
Feedback feedback informasi tidak
ada feedback
12. Closing 11. Arahan untuk
Status dilakukan closing
Laporan Status Laporan
Selesai
Laporan Tahunan 2025 937
Page 507
08 Corporate Governance
5. Jika Terlapor adalah Dewan Komisaris dan/atau Komite di bawah Dewan Komisaris
Anggota Komisaris
yang Tidak Terkait Tim Audit Khusus
Pengelola WBS Unit Kerja
Pelapor Pengaduan dan Bukan SKAI/Tim Auditor BP BUMN Direktur Utama
Independen Terkait
Anggota Komite yang Eksternal
Bersangkutan
Mulai
13. Laporan 15. Laporan
WBS out of WBS out of
scope scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
5. Analisa
WBS WBS
Laporan
WBS 14. Arahan
in scope/ 8. Laporan 4. Laporan WBS in tindak
out of WBS in scope scope terkait Direksi lanjut
scope laporan WBS
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
6. Informasi
Cukup Ya Tidak
Laporan 16. Tindak
WBS Lanjut
in scope/out
of scope
19a.
Memberikan 7. Layak Audit 9. Tindak
Selesai
Feedback Khusus Lanjut
18. Meminta Tidak Ya
Pelapor untuk
melengkapi
informasi 10. Memo/
Informasi
Tambahan dokumen 17. Dokumen
lainnya tindak tindak
lanjut laporan laporan WBS
WBS
20.
19b. Tidak Menginformasikan
Memberikan pelaporan tidak 21. Menerima
Feedback memberikan informasi tidak
feedback ada feedback
12. Closing 11. Arahan untuk
Status dilakukan closing
Laporan Status Laporan
Selesai
938 Laporan Tahunan 2025
Page 508
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
6. Jika Terlapor adalah Dewan Komisaris secara bersama-sama
Pelapor Pengelola WBS Independen BP BUMN
Mulai
4. Menerima hasil WBS
1. Laporan WBS 2. Input Aplikasi WBS
5. Laporan WBS in scope/out of scope
3. Mengklasifikasikan
Laporan WBS
Laporan WBS
in scope/out of scope
6. Menindaklanjuti menentukan langkah penanganan
laporan WBS sesuai kewenangan yang dimiliki
8.Closing Status Laporan 7. Arahan Closing Laporan WBS
Selesai
Laporan Tahunan 2025 939
Page 509
08 Corporate Governance
7. Jika Terlapor adalah Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perusahaan Anak
Tim Audit Khusus / Direktur Utama
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Bank
Tim Audit Perusahaan Anak Perusahaan anak
7b. Laporan
Mulai WBS out of
scope
Tidak
1. Laporan 2. Input Aplikasi
4. Analisa
WBS WBS
Laporan WBS 7a. Laporan
in scope/out WBS
of scope in scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Cukup Ya Ya
Laporan WBS
in scope/out
of scope
13a. 6. Layak Audit 8a. Tindak 8b. Tindak
Memberikan Khusus Lanjut Lanjut
Feedback
12. Meminta Pelapor 9. Memo/dokumen
Informasi
untuk melengkapi Tidak lainnya tindak
Tambahan
Informasi lanjut laporan WBS
14. 15. Menerima
13b. Tidak informasi tidak
Menginformasikan
Memberikan ada feedback
pelaporan tidak
memberikan
Feedback
feedback
10. Arahan untuk
11. Closing
dilakukan closing
Selesai Status
Status Laporan
Laporan
940 Laporan Tahunan 2025
Page 510
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pelanggaran yang Dapat Dilaporkan Unit Pengelola WBS adalah unit di bawah Satuan Kerja
Audit Intern yang bertugas menangani semua proses
Pelanggaran yang dimaksud adalah perbuatan pelaksanaan tugas WBS pada organisasi Perseroan.
yang melawan hukum, perbuatan tidak etis/tidak Selain itu, dalam pengelolaan pengaduan yang diterima
bermoral atau perbuatan lain yang dapat merugikan pada saluran WBS, Perseroan dibantu oleh pihak
organisasi maupun pemangku kepentingan. Adapun ketiga yang independen yaitu PT DC Solutions yang
beberapa contoh pelanggaran yang dapat dilaporkan memberikan kesempatan untuk melaporkan dugaan
berdasarkan kebijakan WBS ini, antara lain: pelanggaraan, baik secara anonim, maupun tidak
1. Perilaku - Gaya Hidup anonim.
2. Fraud
3. Benturan Kepentingan Sosialisasi Whistleblowing System
4. Penyalahgunaan Wewenang
5. Penyuapan/Penyogokan Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan
6. Gratifikasi pendistribusian pedoman Penerapan Kebijakan Sistem
7. Pemerasan Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) yang
8. Pelanggaran Hukum Lain-Lain ditetapkan berdasarkan Kebijakan Perseroan. Selain
itu, guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan,
Pengelola Laporan Pelanggaran sosialisasi Whistleblowing System juga dilakukan
melalui website Perseroan dan berbagai media, seperti
Struktur Pengelola WBS terdiri dari Penanggung poster, standing banner, dan wallpaper komputer.
Jawab Pelaksanaan dan Tim WBS. Penanggung jawab
pelaksanaan adalah Direktur Utama sedangkan Tim Jumlah Pengaduan dan Proses Pengaduan
WBS terdiri dari:
1. Kepala Satuan Kerja Audit Intern Pengaduan yang masuk pada tahun 2025 berjumlah
2. Wakil Kepala Satuan Kerja Audit Intern 276 pengaduan yang terdiri dari 99 pengaduan melalui
3. Unit Pengelola WBS yang dikepalai seorang Kepala SMS/Telepon/Whatsapp, dan 177 pengaduan melalui
Departemen di Satuan Kerja Audit Intern Email/Website/P.O.Box. Berdasarkan jumlah pengaduan
yang masuk, sebanyak 43 pengaduan sudah terbukti,
227 pengaduan tidak terbukti dan 6 pengaduan sedang
dalam proses pengumpulan data. (Sesuai Laporan
Kegiatan Internal Audit Division Triwulan IV Tahun 2025).
Secara rinci, jumlah pengaduan yang ditindaklanjuti
melalui proses audit dalam beberapa tahun terakhir
sebagai berikut:
Tabel Pengaduan WBS yang Ditindaklanjuti Melalui Proses Audit
Metode Penyampaian Tindak Lanjut
Surat/ SMS/ Email/ Laporan Laporan Laporan telah Laporan
PO BOX Telepon/ Website ditutup masih dalam selesai diproses diteruskan kepada
Tahun /WA (tidak proses (Proses dan atau telah Penyidik (terkait
terbukti) Audit/ Proses diberikan sanksi tindak pidana
Pelaporan/ (termasuk sanksi umum atau
Proses Lintas administratif) Korupsi)
Divisi)
2021 0 2 3 0 0 5 0
2022 0 1 1 0 2 0 0
2023 0 1 4 0 0 5 0
2024 0 0 3 0 1 2 0
2025 0 0 1 0 0 1 0
Laporan Tahunan 2025 941
Page 511
08 Corporate Governance
Program Antikorupsi 5. Business Banking Division (BBD) .
6. Commercial Banking Center (Jakarta Raya, Bintaro
Perseroan terus berkomitmen terhadap pemberantasan Jaya, Bekasi dan Bandung).
korupsi dengan terus mendorong efektivitas penerapan 7. Credit Operation Division (COD).
kebijakan pengendalian gratifikasi, Whistleblowing 8. Commercial Asset Management Division (CAMD)
System, dan Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan 9. Kantor Cabang Jakarta Harmoni
Penyelenggara Negara (LHKPN), serta Program Anti
Pencucian Uang (APU) dan pendanaan terorisme Adapun latar belakang pelaksanaan sertifikasi ISO
(PPT), dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah 37001:2016 SMAP berdasarkan Surat Menteri Badan
massal (PPPSPM). Selain itu, Perseroan juga melakukan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor
upaya dalam mendukung Program Antikorupsi melalui S-17/S.MBU/02/2020 Tentang Sertifikasi ISO 37001:2016
pelaksanaan Sertifikasi Surveillance and Extend Scope Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di BUMN.
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan Selain itu, Perseroan juga telah memiliki kebijakan
(SMAP), keikutsertaan Sertifikasi Ahli Pembangun internal pada Kebijakan Khusus Nomor KK. 6-E tentang
Integritas (API) serta Sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang
(PAKSI), Program Pemberdayaan API PAKSI BTN, dikinikan pada tanggal 8 Mei 2025 dan Petunjuk Teknis
Bimbingan Teknis Pejabat Critical Material Risk Taker, Nomor PT. 6-E.1 tentang Prosedur Pelaksanaan Sistem
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), dan Manajemen Anti Penyuapan tanggal 8 Mei 2025.
Survei Penilaian Integritas.
Dalam upaya untuk mempertahankan sertifikat
Program dan Prosedur yang Dilakukan ISO 37001:2016 SMAP tersebut, pada tanggal
Dalam Mengatasi Praktik Korupsi 08-09 Oktober 2025 telah dilakukan Audit Surveillance
ISO 37001:2016 SMAP pada lingkup Procurement and
Sistem Manajemen Anti Penyuapan Fixed Asset Management Division (PFAD), Commercial
Banking Division (CMBD) dan Corporate Banking
Division (CBD), SME Restructuring pada (Kanwil Jawa
Barat, Kanwil Jakarta II, Kanwil Jatim Bali Nusra, Kanwil
Sumatera, Kanwil Sulawesi Maluku Papua, Kanwil Jateng
DIY), Wholesale Credit Risk Division (WRD), Business
Banking Division (BBD), Credit Operation Division
(COD), Commercial Banking Center (Jakarta Raya,
Bintaro Jaya, Bekasi dan Bandung). Perseroan berhasil
mempertahankan sertifikat SMAP dengan mendapatkan
sertifikat atas surveillance oleh Badan Sertifikasi ISO
37001:2016. Selain itu, dalam rangka improvement
Perseroan juga melakukan penambahan ruang lingkup
(Extend Scope) ISO 37001:2016 SMAP, dan telah telah
dilaksanakan audit oleh Badan Sertifikasi pada tanggal
08 s.d 09 Oktober 2025 pada ruang lingkup Commercial
Sejalan dengan komitmen pemberantasan korupsi, Asset Management Division (CAMD) dan Kantor Cabang
pada tanggal 11 Agustus 2020 BTN telah memiliki Jakarta Harmoni dengan hasil Perseroan mendapatkan
sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti penambahan ruang lingkup menjadi total terdapat 18
Penyuapan (SMAP) yang diterbitkan oleh Badan ruang lingkup penerapan pada sertifikasi ISO 37001:2016
Sertifikasi SNI ISO 37001:2016 atas implementasi ISO SMAP.
37001:2016 di lingkungan Perseroan. Adapun ruang
lingkup sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Untuk menerapkan efektivitas dalam penerapan
Penyuapan (SMAP) sampai dengan Tahun 2025 yaitu: Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Perseroan
1. Pengadaan barang dan/atau jasa pada memiliki organisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Procurement and Fixed Asset Management Division (SMAP) sesuai Panduan SNI ISO 37001:2016 SMAP yang
(PFAD). terdiri dari Governing Body, Top Management dan
2. Perkreditan Komersial pada Commercial Banking Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP). Dalam hal ini
Division (CMBD) dan Corporate Banking Division Governing Body menjadi kewenangan Dewan Komisaris,
(CBD). Top Management menjadi kewenangan Direktur Utama,
3. SME Restrukturisasi Kredit pada (Kanwil Jabar, Kanwil sedangkan FKAP fungsinya berada pada Compliance
Jakarta II, Kanwil Jatim Bali Nusra, Kanwil Sumatera, and Governance Division.
Kanwil Sulawesi Maluku Papua, Kanwil Jateng DIY).
4. Wholesale Credit Risk Division (WRD).
942 Laporan Tahunan 2025
Page 512
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Adapun pengelolaan Sistem Manajemen Anti Division, proses bisnis pada Enterprise Risk Management
Penyuapan (SMAP) telah berjalan dengan baik sesuai Division, Compliance & Governance Division dan
Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Learning Management Division.
antaranya yaitu:
1. Penandatanganan Kebijakan Anti Penyuapan BTN PELAKSANAAN KEIKUTSERTAAN SERTIFIKASI PENYULUH
oleh Top Management (dhi. Direktur Utama) dan ANTIKORUPSI (PAKSI)
Governing Body (dhi. Komisaris Utama) dalam
rangka pelaksanaan komitmen Manajemen Perseroan dalam mendukung program dan upaya
Perseroan terhadap anti penyuapan. pencegahan korupsi dari KPK sampai dengan Tahun
2. Melakukan pengkajian perubahan dalam isu 2025 telah mengikutsertakan sebanyak 25 (dua puluh
internal dan eksternal yang relevan dengan sistem lima) pegawai BTN dan 17 (tujuh belas) pegawai yang
manajemen anti penyuapan. telah dinyatakan kompeten oleh Lembaga Sertifikasi
3. Melakukan pengkajian efektivitas tindakan yang Profesi (LSP) KPK dalam pelaksanaan Sertifikasi Penyuluh
diambil untuk menunjukkan risiko penyuapan. Antikorupsi (PAKSI). Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) adalah
4. Melakukan pengkajian peluang peningkatan personil yang bersertifikat okupasi Penyuluh Antikorupsi
berkelanjutan dari SMAP. dan mempunyai lingkup penyuluhan anti korupsi
5. Melakukan internalisasi SMAP dan Whistleblowing bidang tertentu serta diberi tugas oleh organisasinya
System (WBS) melalui berbagai media sosialisasi untuk melakukan kegiatan penyuluhan anti korupsi
kepada debitur dan vendor guna peningkatan pada lingkup organisasinya dan jejaring organisasinya.
kualitas penerapan SMAP.
6. Penandatanganan Pakta Integritas Pegawai terkait Keikutsertaan Perseroan dalam pelaksanaan sertifikasi
komitmen implementasi SMAP yang diperbaharui Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) yang diselenggarakan
setiap tahunnya secara berkala. oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK tahun 2025
7. Melakukan pengkajian terhadap penambahan unit dimulai dari proses e-learning, Bimbingan Teknis
kerja yang disertifikasi ISO 37001:2016 SMAP. Penyuluh Antikorupsi Jalur Pengalaman sampai dengan
pelaksanaan asesmen yang dilaksanakan dengan 2
Perseroan berkomitmen untuk melakukan continuous (dua) metode yaitu metode Asesmen Jarak Jauh (AJJ)
improvement dalam menerapkan ISO 37001:2016 atau online terdapat 13 pegawai yang dinyatakan
Sistem Manajemen Anti Penyuapan guna mewujudkan kompeten, metode kedua pelaksanaan Asesmen Tatap
Perseroan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Muka di Tempat Uji Kompetensi (TUK) BTN secara onsite
Perseroan akan senantiasa mengajak rekan bisnis/ terdapat 4 pegawai yang dinyatakan kompeten. Total
mitra kerja untuk selalu mendukung pelaksanaan ISO pegawai yang sudah lulus dari kedua metode asesmen
37001:2016 SMAP di Perseroan melalui penandatanganan PAKSI BTN terdapat 17 pegawai yang dinyatakan
Pakta Integritas Eksternal dengan komitmen bahwa kompeten.
selama bekerja sama dengan Perseroan tidak
melakukan praktik gratifikasi, suap maupun tindakan Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam
lain yang melanggar peraturan perundang-undangan mengikuti sertifikasi Penyuluh Antikorupsi (PAKSI)
yang berlaku. sebagai berikut:
1. Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Penyuluh
Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan Antikorupsi melalui Bimbingan Teknis Jalur
diharapkan dapat menambah kepercayaan seluruh Pengalaman oleh Direksi.
stakeholders Perseroan, termasuk rekan bisnis/ 2. Verifikasi internal para peserta dari Human Capital
mitra kerja dalam menjalin kerja sama dan dapat Management Division (HCMD).
meningkatkan efisiensi proses bisnis. Perseroan sebagai 3. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis dari TUK Antikorupsi
lembaga keuangan sangat perlu meningkatkan dan Compliance and Governance Division (CMGD).
reputasi dengan proses bisnis yang efisien, GCG dan 4. Pelaksanaan E-Learning “Pengetahuan Dasar Anti
mengikuti standar internasional seperti ISO 37001:2016 Korupsi dan Integritas” yang dilaksanakan secara
SMAP. mandiri (online).
5. Pengisian Formulir Pendaftaran Bimbingan Teknis
Hasil akhir yang akan diperoleh Perseroan dengan Penyuluh Antikorupsi Jalur Pengalaman.
penerapan ISO 37001:2016 SMAP adalah peningkatan 6. Pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyuluh Antikorupsi
daya saing Perseroan dalam jangka panjang Jalur Pengalaman secara online.
sehingga Perseroan akan semakin sehat dan tumbuh 7. Pendaftaran Sertifikasi Asesmen Penyuluh Anti
secara sustainable. Perseroan selama ini juga telah Korupsi (PAKSI) melalui link LSP KPK.
menerapkan SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, 8. Pelaksanaan Asesmen Penyuluh Antikorupsi (PAKSI)
yaitu proses audit pada Internal Audit Division, proses secara online dan offline.
KPR pada Non Subsidized Mortgage & Personal Lending
Laporan Tahunan 2025 943
Page 513
08 Corporate Governance
Pada penyelenggaraan sertifikasi penyuluh antikorupsi pakta integritas dll) kepada pegawai di unit kerja
Tahun 2025, dilakukan asesmen secara online untuk masing-masing melalui internalisasi secara
Branch Business Control (BBC) Kanwil Sumatera, onsite/online.
sekaligus asesmen juga dilakukan secara tatap muka c. Melaksanakan diseminasi eksternal program
oleh pegawai dari Compliance and Governance pencegahan korupsi kepada mitra/rekan bisnis/
Division, Learning Management Division, dan Corporate debitur di lingkup unit kerja masing-masing
Stratgy and Planning Division. melalui sosialisasi/surat/email/dan atau media
lainnya.
BIMBINGAN TEKNIS ANTIKORUPSI DAN PENGUATAN d. Menyebarluaskan pesan-pesan integritas
INTEGRITAS PEJABAT melalui media sosial masing-masing
(Instagram, Facebook, X (Twitter), Whatsapp),
Dalam rangka komitmen dan kerja sama BTN dengan BTN Smartshare, menulis artikel di BTNBest dan
KPK untuk membangun budaya integritas di BTN atau media lainnya.
khususnya bagi Pejabat atau Pegawai pada jabatan 2. Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan API
yang memiliki kewenangan dalam pengambilan PAKSI BTN yaitu sebagai berikut:
keputusan yang berisiko tinggi terhadap potensi a. Sosialisasi materi Antikorupsi di masing-masing
penerimaan gratifikasi, penyuapan, dan conflict unit kerja.
of interest, BTN berkolaborasi dengan KPK RI untuk b. Sosialisasi melalui key visual terkait materi
melaksanakan Program Antikorupsi dan Penguatan Antikorupsi.
Integritas. Program ini dilakukan di Perseroan pada c. PAKSI BTN memberikan materi ”Pencegahan
tanggal 10 Juli 2025 bekerjasama dengan Direktorat Antikorupsi di BTN” pada video e-learning untuk
Peran Serta Masyarakat KPK bertempat di Ballroom pegawai baru BTN.
Menara BTN. Pada kegiatan ini diikuti oleh 85 orang d. Sosialisasi Antikorupsi BTN pada channel youtube
Pejabat di lingkungan Perseroan (Kepala Cabang, Unit KPK: ”Cerita API di BTN”.
Head Kredit, Kepala CBC, dan Kepala Sales Center) e. PAKSI BTN menjadi Fasilitator Calon Penyuluh
dengan tujuan memperkuat integritas pemimpin selaku Antikorupsi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
role model di Kantor Cabang. f. PAKSI BTN menjadi Fasilitator pada Bimbingan
Teknis Antikorupsi bagi Pejabat Critical Material
PROGRAM PEMBERDAYAAN PEGAWAI API PAKSI BTN Risk Takers di BTN.
TAHUN 2025 g. PAKSI BTN menjadi moderator pada pelaksanaan
Podcast Integrity Talks” Awas Ada Celah Korupsi
Dalam rangka komitmen dan kerja sama Perseroan di Bagian Kredit”.
dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam 3. Setiap kegiatan pemberdayaan API PAKSI dilaporkan
hal pencegahan korupsi, sejak Tahun 2019 perseroan melalui media pelaporan berupa pelaporan
aktif mengikutsertakan Pejabat dan Pegawainya dalam eksternal (website aksesku KPK) dan pelaporan
Program Sertifikasi Sektor Antikorupsi KPK (dhi. Sertifikasi internal.
API dan PAKSI). Pada saat ini telah tersertifikasi API
sebanyak 96 pegawai BTN dan sebanyak 74 Pegawai Adapun atas pelaksanaan Program Pemberdayaan
BTN tersertifikasi PAKSI sampai dengan Tahun 2025. API PAKSI juga memberikan dampak kepada Perseroan
Sebagai bentuk pelaksanaan komitmen rencana tindak yaitu (1) Peningkatan Budaya Integritas Kepada Pegawai
lanjut masing-masing pegawai pada saat sertifikasi supaya lebih memahami terkait pentingnya kejujuran,
dan meningkatkan peran aktif serta pemberdayaan API tanggung jawab, dan akuntabilitas (2) Sebagai bentuk
dan PAKSI BTN dalam program peningkatan integritas Pencegahan Korupsi yaitu Meningkatkan kesadaran
organisasi, telah ditetapkan program pemberdayaan individu untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi serta
dan kegiatan aksi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh (3) Meningkatkan Tata Kelola Perusahaan yaitu Instansi
API dan PAKSI BTN dengan rincian sebagai berikut: mampu menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang
1. Seluruh API dan PAKSI BTN wajib melakukan 1 (satu) baik (GCG).
kegiatan setiap triwulan yang meliputi salah satu
dari 4 (empat) kegiatan (pilihan) dibawah ini: ACARA PERINGATAN HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA
a. Menginisiasi, membuat, mengusulkan, me- (HAKORDIA) TAHUN 2025
review, ataupun merekomendasikan baik dalam
bentuk kegiatan/kebijakan/program terkait Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia)
integritas di lingkungan internal Perseroan. yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, Perseroan
b. Melaksanakan kegiatan awareness peningkatan melakukan serangkaian kegiatan Road To Hakordia 2025
integritas (tema: budaya korupsi, risk awareness, berupa diseminasi pesan antikorupsi melalui berbagai
anti fraud, compliance, penandatanganan media seperti media sosial Perseroan (Instagram,
944 Laporan Tahunan 2025
Page 514
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Facebook, Twitter), poster tema Hakordia 2025, email diberikan oleh Pegawai Perseroan dalam menjalankan
blast UPG kepada seluruh pegawai Perseroan, B-Gate tugasnya. Hal ini dilakukan antara lain pada saat
(BTN Geo Attendance). menjelang hari raya keagamaan (Idul Fitri, Natal/
Tahun Baru). Perseroan selalu membuat pengumuman
Acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia melalui media sosial (Instagram, Facebook, X) maupun
(Hakordia) 2025 di lingkungan Internal Perseroan media internal Perseroan, memo himbauan kepada
dilaksanakan oleh semua unit kerja (Divisi, Kantor seluruh pegawai terkait larangan penerimaan maupun
Wilyah, Kantor Cabang) yang dilaksanakan periode pemberian gratifikasi dan surat kabar nasional
09-19 Desember 2025. Pelaksanaan HAKODIA dilakukan yang menjangkau masyarakat secara luas bahwa
sebagai bagian dari penguatan sistem pencegahan Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran Pegawai
korupsi secara berkelanjutan di lingkungan BTN. Adapun Perseroan mempunyai komitmen penuh untuk tidak
terdapat beberapa rangkaian kegiatan HAKORDIA yang menerima dan/atau meminta hadiah atau bingkisan
dilakukan oleh seluruh unit kerja yaitu: dalam bentuk apapun dari/kepada nasabah, debitur,
a. Sosialisasi Materi Antikorupsi yang dilakukan oleh rekanan/vendor/mitra kerja dan pihak ketiga lainnya.
Change Leader masing-masing unit kerja;
b. Penayangan Video Antikorupsi dalam rangka Perseroan juga mengajak kepada seluruh nasabah,
HAKORDIA di Banking Hall Kantor Cabang; debitur, rekanan/vendor/mitra kerja dan pihak
c. Pelaksanaan Screening Pegawai oleh Atasannya lainnya yang telah memiliki maupun yang bermaksud
masing-masing; melakukan hubungan bisnis dengan Perseroan
d. Pemasangan Ornamen HAKORDIA (Poster, Banner) mendukung komitmen tersebut dengan tidak
pada Banking Hall, Ruang Kredit, dan Ruang Akad memberikan gratifikasi berupa hadiah atau bingkisan
pada masing-masing unit kerja. dalam bentuk apapun baik secara langsung maupun
tidak langsung. Pemberitahuan mengenai hal tersebut
Dalam rangka pelaksanaan HAKORDIA, perseroan juga dilakukan Perseroan melalui pengumuman kepada
memberikan penghargaan terhadap Pelapor Gratifikasi setiap nasabah, debitur, vendor, rekanan, mitra kerja
pada tahun 2025 pada masing-masing kategori yaitu dan pihak ketiga lainnya yang melakukan hubungan
Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah laporan bisnis dengan Perseroan.
terbanyak dan Kategori pelaporan gratifikasi dengan
jumlah nominal terbesar, serta 1 pegawai terpilih KEBIJAKAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI
dengan kategori pelapor inspiratif. Diharapkan dengan
adanya apresiasi tersebut maka akan meningkatkan Bukti keseriusan Perseroan dalam mendukung
motivasi pegawai dalam melaksanakan pengendalian pemberantasan korupsi adalah bekerja sama dengan
gratifikasi dan pencegahan korupsi melalui pelaporan KPK melakukan penandatanganan komitmen dalam
gratifikasi serta inspirasi bagi seluruh pegawai untuk menerapkan Program Pengendalian Gratifikasi di
menjadi role model di masing-masing unit kerjanya lingkungan kerja Perseroan sejak tanggal 25 Juni 2014.
dan memperkuat sistem integritas di Perseroan dalam Berdasarkan komitmen tersebut, pada tahun 2015
upaya pencegahan korupsi. Perseroan telah mempunyai pedoman intern serta Unit
Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang berperan aktif
PENGENDALIAN GRATIFIKASI dalam menyebarluaskan kesadaran dan pemahaman
tentang Pengendalian Gratifikasi dan Anti Korupsi.
Pengendalian gratifikasi merupakan aspek penting
bagi Perseroan dalam menjaga proses kegiatan Perseroan menetapkan kebijakan yang menjadi
usaha agar berjalan sesuai dengan etika bisnis pedoman dalam implementasi pengendalian gratifikasi
yang menjunjung tinggi nilai integritas. Perseroan Perseroan melalui Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A
melakukan pengendalian gratifikasi bertujuan untuk perihal Prosedur Pengendalian Gratifikasi dan Petunjuk
membangun nilai-nilai GCG dan menanamkan nilai Teknis Nomor PT.6-A.1 perihal Petunjuk Pelaksanaan
integritas kepada seluruh pegawai sehingga, proses Pengendalian Gratifikasi merupakan. Sebagai inisiatif
bisnis senantiasa didasarkan pada etika dan tanggung dalam mendukung Pengendalian Gratifikasi. Kebijakan
jawab. Pengendalian gratifikasi juga dibutuhkan agar tersebut mengatur beberapa hal sebagai berikut:
kepentingan bisnis tetap berjalan dengan baik dan a. Ketentuan Umum Gratifikasi.
beretika namun tidak bertentangan dengan ketentuan b. Prinsip Dasar Pengendalian Gratifikasi.
larangan gratifikasi. c. Aktivitas Pengendalian Gratifikasi.
d. Kategori Gratifikasi.
Sejalan dengan maksud tersebut, Perseroan e. Mekanisme Pelaporan Gratifikasi.
menerapkan budaya untuk tidak menerima pemberian f. Dokumentasi, Pelaporan, dan Pengawasan
atau imbalan dari nasabah, debitur, vendor, rekanan, Gratifikasi.
mitra kerja dan pihak ketiga lainnya atas jasa yang
Laporan Tahunan 2025 945
Page 515
08 Corporate Governance
Sejak tahun 2019, Perseroan melakukan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam gerakan
Profesional Berintegritas (PROFIT) melalui beberapa kegiatan sebagai berikut:
1. Keikutsertaan training sebagai Ahli Pembangun Integritas (API) dan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) untuk mengawal
upaya pencegahan korupsi.
2. Keikutsertaan program kolaborasi kampanye dengan KPK tentang Anti Korupsi melalui berbagai saluran media
komunikasi.
3. Self Assessment atas Daftar Periksa Panduan Pencegahan Korupsi Yang Memadai Bagi Korporasi.
4. Pelaksanaan Bimbingan Teknis Antikorupsi dan Penguatan Integritas Pejabat.
5. Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025.
MEKANISME PELAPORAN GRATIFIKASI
Perseroan telah menetapkan mekanisme pelaporan gratifikasi sebagaimana diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor
KK.6-A perihal Prosedur Pengendalian Gratifikasi dan Petunjuk Teknis Nomor PT.6-A.1 perihal Petunjuk Pelaksanaan
Pengendalian Gratifikasi, dan Petunjuk Operasional Komputer (POK) Nomor 01/POK/CMGD/V/2024 perihal Aplikasi
Pelaporan Gratifikasi BTN, dengan alur sebagai berikut:
Unit Pengendalian Gratifikasi
1 2
UPG
Mengisi Formulir Disampaikan melalui web upg
melalui web CRMS (maksimal 10 HK sejak
penerimaan) kepada UPG CMGD
PELAPOR atau (maksimal 30 HK sejak
penerimaan) kepada KPK Rekapitulasi
Hasil Analisis atas
Laporan
rekapitulasi Laporan
& Review (10 HK)
& Review
Sistem Gol KPK
Verifikasi Review
Kelengkapan Dokumen
3
SK diserahkan ke Pelapor
4
(7HK sejak ditetapkan)
Dikelola oleh
Instansi
SK Penetapan
Gratifikasi
Gratifikasi Milik Negara
5 (diserahkan 7 HK sejak SK
ditetapkan)
Verifikasi Permintaan Analisis &
Kelengkapan Data & Penetapan
Keterangan Status
6
Rekening Kas KPKNL
Negara KEMENKEU
946 Laporan Tahunan 2025
Page 516
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Keterangan Gambar Mekanisme Pelaporan Gratifikasi: 5. Dalam hal KPK menetapkan gratifikasi menjadi milik
1. Pegawai melaporkan penerimaan gratifikasi kepada negara, Pelapor/Penerima menyerahkan gratifikasi
KPK melalui UPG (dhi. CMGD) dengan mengisi yang diterimanya kepada UPG (dhi. CMGD) paling
formulir secara lengkap paling lambat 10 (sepuluh) lambat dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja sejak
hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi diterima, tanggal SK ditetapkan. Setelah itu UPG akan
Gratifikasi yang diterima oleh Pelapor agar disimpan menyerahkan barang gratifikasi tersebut kepada
terlebih dahulu oleh Pelapor sampai dengan adanya KPK. Selanjutnya, KPK akan menyerahkan barang
Surat Keputusan KPK atas status kepemilikan tersebut kepada Direktorat Jenderal Kekayaan
gratifikasi dimaksud. Negara dan menyampaikan bukti penyerahannya
2. Penyampaian formulir disampaikan melalui kepada Pelapor.
Compliance Regulatory Management System 6. Dalam hal gratifikasi berupa uang, maka pelapor
(CRMS) dengan alamat: https://crms.btn.co.id menyetorkan uang tersebut ke rekening KPK serta
Formulir yang digunakan pada Surat Edaran ini mengirimkan bukti transfer ke rekening KPK tersebut
disesuaikan dengan jenis gratifikasi yang diterima, kepada UPG sebagai bukti untuk diupload pada
dengan penjelasan sebagai berikut: pelaporan di website GOL KPK sebagai salah satu
a. Menggunakan formulir 1, jika gratifikasi berupa kelengkapan dokumen dalam pelaporan gratifikasi.
uang dan barang.
b. Menggunakan formulir 2, jika gratifikasi diperoleh LAPORAN GRATIFIKASI: PENERIMAAN DAN PENOLAKAN
dari kegiatan kedinasan.
c. Menggunakan formulir 3, jika gratifikasi berupa Selama periode tahun 2025, total laporan gratifikasi
makanan/minuman/parcel dalam rangka yang disampaikan oleh Pegawai kepada Unit Pengendali
penyambutan hari raya. Namun jika gratifikasi Gratifikasi (UPG) sebanyak 90 laporan, yang terdiri dari
yang diperoleh dalam rangka hari raya laporan gratifikasi suap, kedinasan, gratifikasi berupa
berupa uang/voucher/barang maka tetap makanan menjelang hari raya keagamaan maupun
menggunakan formulir 1. Hal lain yang perlu Penolakan Gratifikasi.
diperhatikan dalam kelengkapan data pada
formulir yaitu pencantuman unit kerja, jabatan, Jumlah Laporan Gratifikasi 3 Tahun Terakhir
uraian kronologi/peristiwa pemberian gratifikasi
dimaksud serta kontak No. telepon dan alamat 78 96 90
email mengingat adanya proses klarifikasi
laporan oleh UPG maupun KPK.
c. Menggunakan formulir 4, jika berupa penolakan
atas gratifikasi yang diberikan, dilengkapi
dengan bukti foto penolakan tersebut.
3. UPG meneruskan laporan gratifikasi kepada KPK
dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja sejak
laporan gratifikasi diterima oleh UPG. Selanjutnya
KPK melakukan penanganan laporan gratifikasi 2023 2024 2025
yang meliputi:
a. Verifikasi atas kelengkapan laporan gratifikasi.
b. Permintaan kekurangan data dan keterangan Berdasarkan perbandingan jumlah laporan gratifikasi 3
kepada pihak terkait. tahun terakhir, Laporan Tahun 2025 yaitu 90 pelaporan.
c. Analisis atas penerimaan gratifikasi. dan Hal ini, merupakan suatu hal yang baik mengingat
d. Penetapan status kepemilikan gratifikasi. Proses pelaporan gratifikasi merupakan bentuk kepatuhan
yang dilakukan KPK untuk menetapkan status Pegawai serta Perseroan terhadap Peraturan
penerimaan laporan gratifikasi dalam jangka perundang-undangan serta menunjukan pegawai
waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sejak laporan sudah mulai memiliki awareness dan memahami
gratifikasi diterima oleh KPK secara lengkap. terkait pengendalian gratifikasi serta memiliki kemauan
4. KPK menyampaikan Surat Keputusan atas status untuk melaporkan apabila mendapatkan gratifikasi.
penerimaan gratifikasi kepada penerima/ pelapor
gratifikasi serta tembusan kepada UPG paling lambat Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi kepada
7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal SK ditetapkan. Karyawan
Dalam hal status kepemilikan gratifikasi ditetapkan
untuk dikelola oleh instansi maka gratifikasi tersebut Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melakukan
diserahkan kepada UPG untuk dikelola Perseroan. berbagai macam kegiatan dalam mendorong
efektivitas implementasi kebijakan pengendalian
gratifikasi, antara lain:
Laporan Tahunan 2025 947
Page 517
08 Corporate Governance
1. Melakukan diseminasi dan sosialisasi melalui o. Sosialisasi infografis dalam rangka Hari
berbagai media tentang pesan anti gratifikasi Antikorupsi Sedunia (Hakordia) kepada
kepada seluruh pegawai maupun stakeholder stakeholder perseroan melalui sosial media BTN
Perseroan melalui beberapa kegiatan sebagai (instagram, facebook, X) pada Bulan Desember
berikut: 2025.
a. Diseminasi internal pesan anti gratifikasi dan p. Menyelenggarakan rangkaian kegiatan Hari
anti penyuapan melalui berbagai media digital Antikorupsi Sedunia di lingkungan internal
Perseroan kepada seluruh pegawai yaitu B-Gate, Perseroan pada periode 09-19 Desember 2025.
Wallpaper AD komputer seluruh pegawai, E-mail. q. Pemberian Penghargaan kepada Pelapor
b. Diseminasi eksternal pesan anti gratifikasi dan Gratifikasi dengan kategori jumlah laporan
anti penyuapan di berbagai media melalui terbanyak, nominal terbanyak, dan pelapor
media sosial BTN (Instagram, Facebook, Twitter), inspiratif.
dan website. r. Mengedarkan himbauan kepada seluruh
c. Pelaksanaan e-learning kepada seluruh pegawai terkait pengendalian gratifikasi dalam
pegawai Perseroan mengenai anti suap dan rangka Hari Raya Keagamaan dan Tahun Baru
pengendalian gratifikasi melalui media BTNBest pada bulan Desember 2025.
pada bulan Maret 2025. s. Sosialisasi infografis terkait larangan menerima
d. Mengedarkan Imbauan melalui Memo Internal gratifikasi di Hari Natal dan Tahun Baru 2025.
terkait Larangan Gratifikasi Menjelang Hari Raya 2. Penandatanganan Pakta Integritas, Perseroan
Idul Fitri 1446 H ke seluruh unit kerja di Bulan Maret memiliki program penandatanganan Pakta
2025. Integritas yang sejalan dengan komitmen atas
e. Branch Visit Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) pelaksanaan sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem
dalam rangka internalisasi Gratifikasi ke Kantor Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Pakta Integritas
Cabang. tersebut merupakan pernyataan seluruh jajaran
f. Penyuluhan dan sosialisasi pemahaman terkait Perseroan untuk berkomitmen menjunjung tinggi
program marketing dan sponsorship yang moral dan integritas, melindungi dan menjaga citra,
dapat dikategorikan sebagai tindakan suap kredibilitas serta kepentingan Perseroan dengan
berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan cara tidak meminta atau menerima suap maupun
Korupsi (KPK) . gratifikasi dari pihak-pihak yang memiliki benturan
g. Diseminasi dengan tema gratifikasi melalui kepentingan. Pakta Integritas tersebut senantiasa
pemasangan poster di Kantor Cabang. dilaksanakan dengan sebaik-baiknya guna
h. Sosialisasi infografis Pesan Anti Gratifikasi terkait mendukung program SMAP maupun pengendalian
Larangan Menerima Gratifikasi Menjelang Hari gratifikasi. Pakta Integritas yang ditandatangani
Raya Idul Fitri 1446 H kepada stakeholder melalui oleh masing-masing pegawai diunggah dan di
media sosial BTN (Instagram, Facebook, X) pada upload melalui Microsoft Form yang disedikan oleh
Bulan Maret 2025. Perseroan.
i. Sosialisasi infografis berupa flyer dengan tema 3. Digital Learning tentang Pengendalian Gratifikasi
gratifikasi melalui e-mail. Internalisasi kepada seluruh Pegawai tentang materi
j. Pemasangan poster tema Hari Antikorupsi Pengendalian Gratifikasi dan Sistem Manajemen
Sedunia (Hakordia) di setiap lantai Menara BTN Anti Penyuapan yang dilakukan melalui program
pada Bulan Desember 2025. Compliance Excellence yang dilakukan pada bulan
k. Internalisasi infografis tema Hari Antikorupsi Maret 2025 menggunakan media BTN Best serta
Sedunia (Hakordia) kepada seluruh pegawai melakukan evaluasi terkait materi dimaksud berupa
melalui aplikasi B-Gate dan email blast pada penyelenggaraan quiz dan feedback atas materi
Bulan Desember 2025. yang diberikan.
l. Sosialisasi berupa video dengan tema 4. Laporan Realisasi Monitoring Evaluasi Program
antikorupsi dalam rangka Hari Antikorupsi Pengendalian Gratifikasi (PPG) kepada KPK
Sedunia (Hakordia) kepada debitur dan nasabah Berdasarkan surat KPK perihal Pedoman Monitoring
pada Banking Hall Kantor Cabang pada Bulan dan Evaluasi Implementasi Pengendalian Gratifikasi
Desember 2025. tahun 2025, maka setiap Semester Perseroan wajib
m. Bimbingan Teknis Antikorupsi Pejabat Critical menyampaikan laporan Realisasi PPG kepada
Material Risk Taker dalam hal ini pejabat pemutus KPK melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) KPK.
kredit di Kantor Cabang, Sales Center, Comercial Perseroan telah menyampaikan Laporan Realisasi
Banking Center, kegiatan ini berkolaborasi PPG kepada KPK dengan rincian yang terdiri sebagai
dengan KPK. berikut:
n. Pelaksanaan Podcast Integrity Talks dengan a. Bentuk ketentuan-ketentuan dari pengendalian
Judul ” Awas Ada Celah Korupsi di Bagian Kredit” gratifikasi di internal Perseroan;
948 Laporan Tahunan 2025
Page 518
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
b. Laporan Diseminasi internal dan eksternal serta bertujuan untuk meningkatkan kesadaran risiko
melalui media sosialisasi pesan anti gratifikasi; korupsi dan perbaikan sistem anti korupsi di lingkungan
c. Laporan e-learning Bimbingan Teknis internal Perseroan. Sejak Tahun 2023 sebagai wujud
Pengendalian Gratifikasi; komitmen Perseroan terhadap pencegahan korupsi,
d. Laporan sosialisasi gratifikasi secara mandiri Perseroan telah mengikuti Penilaian Survei Penilaian
oleh UPG; Integritas yang diselenggarakan oleh KPK dan menjadi
e. Kegiatan Utama dengan Opsi Sektor Berdasarkan Lembaga kategori BUMN pertama yang mengikuti
Klasifikasi Risiko Monev’; survei SPI ini serta mendapatkan hasil yang baik untuk
f. Laporan identifikasi titik rawan praktik gratifikasi ; improvement pengendalian di Internal Perseroan.
g. Laporan mitigasi risiko titik rawan praktik Survei SPI menggunakan metode probability sampling
gratifikasi; kepada multistakeholder responden internal,
h. Pelaporan gratifikasi; responden eksternal, dan ahli/ekspert. Pada Tahun 2025
i. Pelaporan penolakan gratifikasi yang dikelola BTN juga mengikuti kembali survei SPI dari KPK dengan
oleh UPG; pelaksanaan survei telah dimulai dari bulan Agustus -
j. Laporan Inovasi pengendalian gratifikasi; dan Oktober 2025. Adapun hasil SPI BTN yaitu 79,71 dengan
k. Implementasi Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP. nilai tertinggi di lingkup BUMN.
5. Penyampaian Apresiasi Kepada Pelapor Gratifikasi
terpilih dalam rangka Perayaan Hari Antikorupsi Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Sedunia (Hakordia) 2025. Sesuai Surat Edaran Penyelenggara Negara (LHKPN)
KPK Nomor 16 Tahun 2025 Tentang Imbauan
Penyelenggaraan Kegiatan Hari Antikorupsi Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Perseroan secara
Sedunia bahwa Hakordia diperingati setiap konsisten berupaya menjaga kepatuhan terhadap
tanggal 9 Desember, KPK menghimbau agar penyampaian LHKPN. Dasar ketentuan pengelolaan
seluruh Kementerian/Lembaga menyelenggarakan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)
rangkaian kegiatan peringatan Hakordia 2024 Perseroan adalah Peraturan Komisi Pemberantasan
dengan mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2016
Korupsi”. tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan
Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka Negara dan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi
penyelenggaraan HAKORDIA di lingkungan internal Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2020 tentang
perseroan pada periode 09-19 Desember 2025, Perubahan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi
Perseroan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata
pada masing-masing unit kerja dan memberikan Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan
apresiasi kepada Pegawai yang melaporkan gratifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, jo.
dan berkomitmen terhadap pencegahan korupsi Peraturan KPK No. 3 Tahun 2024 tentang Perubahan
di lingkungan Perseroan sehingga diharapkan apa Kedua atas Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi
yang telah dilakukan oleh Pelapor Gratifikasi menjadi Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran,
inspirasi bagi Pegawai lainnya untuk memiliki komitmen Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan
yang sama dalam pencegahan korupsi salah satunya Penyelenggara Negara.
melalui penolakan dan pelaporan Gratifikasi.
Kebijakan Pengelolaan LHKPN Perseroan
Apresiasi diberikan kepada pelapor gratifikasi pada
tahun 2024 dengan 3 (tiga) kategori yaitu: Perseroan berkomitmen terhadap pelaksanaan
a. Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah laporan kewajiban LHKPN dengan diterbitkannya Kebijakan
terbanyak Khusus No. 3C perihal Regulasi dan Administrasi
b. Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah nominal Kepegawaian, Bab VII tentang Pelayanan dan
terbanyak. Operasional Human Capital. Berdasarkan Kebijakan
c. Kategori Pelapor Inspiratif. Khusus tersebut, Pejabat di lingkungan Perseroan yang
wajib melaporkan LHKPN adalah sebagai berikut:
SURVEI PENILAIAN INTEGRITAS 1. Jajaran Direksi, Dewan Komisaris dan Organ Dewan
Komisaris.
Survei Penilaian Integritas (SPI) adalah survei untuk 2. Kepala Divisi/Desk (atau yang setingkat), Kepala
mengukur tingkat risiko korupsi yang dilakukan oleh Kantor Wilayah.
Komisi Pemberantasan Korupsi. Survei ini menghasilkan 3. Kepala Cabang dan Kepala Cabang Syariah.
rekomendasi perbaikan sistem pencegahan korupsi
Laporan Tahunan 2025 949
Page 519
08 Corporate Governance
Jumlah Pelaporan LHKPN
No Kategori Jabatan Jumlah %Pelaporan
1 Dewan Komisaris 9 100%
2 Direksi 11 100%
3 SEVP 3 100%
4 Kepala Divisi 44 100%
5 Kepala Kantor Wilayah 6 100%
6 Kepala Cabang 110 100%
Total Wajib Lapor 183 100%
No Tahun Jenis Laporan Jumlah Wajib Lapor Jumlah Pelaporan %Kepatuhan
1 2021 Periodik Tahun 2020 162 162 100%
2 2022 Periodik Tahun 2021 170 170 100%
3 2023 Periodik Tahun 2022 175 175 100%
4 2024 Periodik Tahun 2023 179 179 100%
5 2025 Periodik Tahun 2024 183 183 100%
• Seluruh pejabat BUMN wajib melaporkan LHKPN Tahun Periodik 2023 secara online 01 Januari 2024 s.d. 31 Maret
2025, dimana apabila terdapat Pejabat BUMN yang tidak memenuhi kewajiban tersebut dapat dikenakan sanksi
Administratif.
• Berdasarkan hal tersebut Report Kepatuhan BTN atas Pelaporan LHKPN sebesar 100% atau seluruh Wajib Lapor
telah menyelesaikan pelaporan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan, dimana Tingkat kepatuhan
dapat dipertahankan. (posisi 31 Maret 2025).
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) dan Upaya Penyelesaian
Jumlah fraud yang dilakukan (Internal)
Anggota Dewan Komisaris
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud dan Anggota Direksi
dalam 1 Tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
(2024) (2025) (2024) (2025) (2024) (2025)
Total Fraud 0 0 24 38 1 1
Telah Diselesaikan 0 0 24 38 1 1
Dalam Proses 0 0
Penyelesaian di 0 0 0 0
Internal Bank
Belum Diupayakan 0 0
0 0 0 0
Penyelesaian
Telah Ditindaklanjuti 0 0
0 0 0 0
Melalui Proses Hukum
Keterangan:
1. Jumlah kasus pada tahun berjalan adalah berdasarkan Laporan Hasil Audit Khusus dan Laporan Hasil Telaah Awal periode Januari - Desember 2025.
2. Jumlah kasus yang “Telah diselesaikan” adalah kasus yang telah mendapatkan putusan sanksi dari Direksi - Desember 2025.
3. Jumlah kasus yang “Dalam proses penyelesaian di internal Perseroan” adalah kasus yang belum mendapatkan putusan sanksi dari Direksi sampai
dengan Desember 2025.
4. Jumlah kasus yang “Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum” adalah kasus yang “telah diselesaikan” dan mendapatkan putusan sanksi pidana.
Proses hukum ditindaklanjuti oleh Legal Division.
950 Laporan Tahunan 2025
Page 520
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan/atau Politik
Pemberian Dana Kegiatan Sosial menjadi bagian dari tanggung jawab sosial Perseroan. Oleh karena itu, informasi
terkait Pemberian Dana Kegiatan Sosial diuraikan pada bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dalam Laporan Tahunan ini.
Sedangkan untuk pemberian dana kegiatan politik, selama tahun 2025 Perseroan tidak melakukan pemberian dana
untuk kegiatan politik atau kepada partai politik sesuai dengan peraturan perundang-undangan maupun Code of
Conduct Perseroan.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar
Perseroan melakukan penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large
exposure) yang dilakukan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan. Perseroan tidak pernah melanggar
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) selama tahun 2025. Direktur Kepatuhan melalui Satuan Kerja Kepatuhan
senantiasa memantau kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan BMPK dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa
Keuangan setiap semester. Penerapan penyediaan dana oleh Perseroan kepada pihak terkait dan/atau penyediaan
dana besar senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian maupun perundang-undangan yang berlaku dan telah
memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang BMPK.
Jumlah
No Penyedia Dana
Debitur Nominal (juta rupiah)
1 Kepada Pihak Terkait
48 8.911
2 Kepada Debitur Inti:
a. Individu 28 10.848.459
b. Group 113 40.867.676
Buyback Saham dan Buyback Obligasi Pencegahan Transaksi Orang Dalam
(Insider Trading)
Selama tahun 2025, tidak terdapat buyback saham
maupun buyback obligasi. Sebagai bagian dari pengelolaan potensi benturan
kepentingan, Perseroan telah menetapkan kebijakan
Rencana Strategis Bank terkait tindakan Transaksi Orang Dalam (Insider
Trading) yang diatur dalam Kebijakan Khusus
Informasi terkait Rencana Strategis Bank telah disajikan No. KK.9-AA tahun 2023 tentang Aktivitas Hubungan
pada Sub Bab Strategi Bank pada Bab Analisis dan Investor. Dalam ketentuan tersebut, diatur bahwa
Pembahasan Manajemen dalam Laporan Tahunan ini. Orang Dalam Perseroan dilarang melakukan kegiatan
Transaksi Orang Dalam (Insider Trading) melalui
Transaksi yang Mengandung Benturan kegiatan pembelian atau penjualan atas Efek Perseroan
Kepentingan atau Perusahaan lain yang melakukan transaksi
dengan Perseroan. Orang Dalam dimaksud adalah
Penjelasan terkait Transaksi yang Mengandung sebagai berikut:
Benturan Kepentingan telah tersaji pada Bab Analisis 1. Dewan Komisaris, Direktur, atau Pegawai.
dan Pembahasan Manajemen dalam Laporan Tahunan 2. Pemegang saham utama Perseroan.
ini. 3. Orang perseroan yang karena kedudukan atau
profesinya atau karena hubungan usahanya dengan
Perselisihan Internal Bank memungkinkan orang tersebut memperoleh
informasi orang dalam.
Selama tahun 2025 tidak ada perselisihan internal antar 4. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir
pegawai yang terjadi. tidak lagi menjadi pihak sebagaimana dimaksud
pada butir 1, 2, dan 3 di atas.
Laporan Tahunan 2025 951
Page 521
08 Corporate Governance
Larangan bagi Orang Dalam Perseroan yang mempunyai Transparansi Kondisi Keuangan dan
informasi Orang Dalam untuk melakukan pembelian Non Keuangan
atau penjualan atas Efek Perseroan didasarkan atas
pertimbangan adanya Prinsip Keterbukaan pada Pasar Uraian terkait Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
Modal yang berakibat harus terciptanya kesetaraan Keuangan telah tersaji pada Sub Bab Transparansi
informasi bagi setiap pihak di dalam mengambil Penyampaian Laporan pada Bab Tata Kelola
keputusan investasinya. Orang Dalam dari Perseroan Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
yang melakukan transaksi dengan perusahaan lain
juga dikenakan larangan untuk melakukan transaksi Penerapan Keuangan Berkelanjutan,
atas Efek dari perusahaan lain tersebut, meskipun yang Termasuk Penerapan Tanggung Jawab
bersangkutan bukan Orang Dalam dari perusahaan Sosial dan Lingkungan
lain tersebut. Hal ini karena informasi mengenai
perusahaan lain tersebut lazimnya diperoleh karena Penjelasan tentang penerapan keuangan berkelanjutan,
kedudukan Orang Dalam pada bank yang melakukan termasuk penerapan tanggung jawab sosial dan
transaksi dengan perusahaan lain tersebut. Selama lingkungan telah dijelaskan pada Sustainability Report
tahun 2025, tidak terdapat insider trading. Perseroan BTN Tahun 2025.
tidak melakukan transaksi perdagangan saham yang
melibatkan orang dalam, seperti Direktur/Komisaris,
manajemen, dan karyawan dalam tiga tahun terakhir.
LAPORAN
TATA KELOLA KELOMPOK USAHA BANK
Pada tanggal 20 Juni 2025 dibentuk Kelompok Dalam rangka pemisahan Unit Usaha Syariah BTN telah
Usaha Bank (KUB) BTN berdasarkan Surat Otoritas melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Jasa Keuangan Nomor S-82/PB.21/2025 tanggal Biasa tahun 2025 yang membahas terkait persetujuan
20 Juni 2025 perihal Pembentukan Kelompok Usaha atas pemisahaan Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan
Bank PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam kepada PT Bank Syariah Nasional dan pesetujuan
rangka Pengambilalihan PT Bank Victoria Syariah Anggaran Dasar Perseroan dengan pemisahan Unit
dengan struktur sebagai berikut: Usaha Syariah (spin-off) Perseroan, yang berlaku
pada tanggal efektif pemisahan dan selanjutnya BTN
telah resmi melakukan spin-off UUS ke PT Bank Syariah
Nasional (BSN) pada tanggal 18 November 2025 dengan
aset Rp 71,3 Triliun dan telah resmi beroperasi pada
tanggal 22 Desember 2025.
Sehubungan tersebut, struktur Kelompok Usaha Bank
(KUB) BTN menjadi sebagai berikut:
Pelaksanaan spin-off BTN Syariah merupakan langkah
strategis Perseroan yang dilandasi oleh komitmen
kuat terhadap kepatuhan regulasi (regulatory
compliance) dan penguatan penerapan Good
Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan.
Kebijakan ini sejalan dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang mewajibkan pemisahan
Unit Usaha Syariah menjadi Bank Umum Syariah,
sekaligus mencerminkan keseriusan Perseroan dalam
memastikan bahwa pengembangan bisnis syariah
dilakukan dalam kerangka tata kelola yang transparan,
akuntabel, dan prudent.
952 Laporan Tahunan 2025
Page 522
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Adapun struktur Kelompok Usaha Bank sebagai berikut:
Perusahaan Anak
Perusahaan Induk
Nama Perusahaan % Kepemilikan Saham
PT Bank Tabungan Negara (Persero) PT Bank Syariah Nasional 99,999%
Tbk
Pelaksanaan Sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB) nasabah secara digital; pemanfaatan EChannel;
serta peningkatan produktivitas sales melalui
Dalam rangka mendukung pelaksanaan operasional pemanfaatan sales tools.
BTN, BTN dan BSN telah melakukan sinergi perbankan 5. Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor
11/PKS/HCSD/OD/2025, 16/PKS/HCMD/Edev/XII/2025,
yang dituangkan dalam sejumlah Perjanjian Kerja
218/PKS/LMD/LOS/XII/2025 dan BSN Nomor
Sama, dengan rincian perjanjian sebagai berikut:
01/PKS/HCP/HS/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025
1. Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor
tentang Sinergi Perbankan Bidang SDI (Human
42/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor
Capital), yang mencakup pemanfaatan aplikasi
02/DIR/PKS/BSN/X/2025 tanggal 20 Oktober 2025
Global Grading System (GGS), aplikasi BTN Best,
tentang Sinergi Perbankan Pemanfaatan Gedung
aplikasi BGate, aplikasi Astonia, aplikasi Learning
Kantor.
Management System, program pengembangan
2. Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor
dan pelatihan pegawai, serta penggunaan ruang
52/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor
kelas dan fasilitas pendukung pembelajaran.
011/DIR/PKS/BSN/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025
tentang Sinergi Aktivitas Operasional, yang memuat
layanan infrastruktur contact center dan penyediaan Penilaian Sendiri Tata Kelola Perusahaan dalam
serta pengelolaan Sumber Daya Manusia/Tenaga Kelompok Usaha Bank (KUB)
Alih Daya; layanan infrastruktur pengaduan
nasabah; layanan pengelolaan operasional Penilaian Self Assessment Tata Kelola dilakukan secara
mesin ATM dan CRM; layanan percetakan kartu berkala pada posisi akhir bulan Juni dan Desember
debit/ATM; layanan pengelolaan mesin pinpad setiap tahunnya sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
customer service; layanan pengelolaan token Cash Keuangan:
Management System Syariah; layanan pengelolaan 1. Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang
uang kartal; layanan pengelolaan aplikasi; layanan Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
rekonsiliasi, settlement hak dan kewajiban, serta 2. Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang
penyelesaian dispute; layanan record center; dan Konsolidasi Bank Umum.
layanan operasional pengelolaan merchant (EDC 3. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2025 tentang
dan QRIS). Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
3. Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor
54/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor Perseroan telah melakukan penilaian sendiri (self-
013/DIR/PKS/BSN/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 assessment) tata kelola secara konsolidasi sesuai
tentang Sinergi Layanan Syariah Bank Umum, dengan ketentuan dari regulator dengan kriteria/
yang memuat pemanfaatan jaringan kantor, paramater sesuai dengan lampiran Surat Edaran OJK
infrastruktur, sistem teknologi, dan Sumber Daya Nomor 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
Manusia (SDM) pada seluruh jaringan kantor BTN, Kelola bagi Bank Umum yang terdiri dari:
dengan pencatatan transaksi dilakukan melalui 1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang
sistem terpisah serta disertai pelaksanaan alih Direksi.
pengetahuan kepada SDM terkait, guna memastikan 2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang
penyelenggaraan layanan sesuai dengan Prinsip Dewan Komisaris.
Syariah dan ketentuan yang berlaku. 3. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang
4. Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor Dewan Pengawas Syariah
53/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor 4. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite.
012/DIR/PKS/BSN/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 5. Penanganan benturan kepentingan.
tentang Sinergi Aktivitas pada Ekosistem Bisnis 6. Penerapan fungsi kepatuhan.
BTN Group, yang memuat pemanfaatan channel 7. Penerapan fungsi audit intern.
akuisisi induk; pembiayaan; collection & recovery; 8. Penerapan fungsi audit ekstern.
treasury management; kerja sama dengan 9. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem
Kementerian Negara/Lembaga serta institusi/mitra pengendalian intern.
lainnya; kolaborasi sarana media promosi dan 10. Pemberian remunerasi.
komunikasi; kolaborasi program campaign; akuisisi 11. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan
penyediaan dana besar.
Laporan Tahunan 2025 953
Page 523
08 Corporate Governance
12. Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi.
13. Rencana strategis Perseroan.
14. Aspek pemegang saham.
15. Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan.
16. Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
17. Penerapan tata kelola dalam KUB.
Adapun hasil penilaian sendiri Pelaksanaan Tata Kelola secara konsolidasi adalah sebagai berikut.
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Pelaksanaan Tata Kelola Periode Juni 2025
Peringkat Definisi Peringkat
Konsolidasi 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola
yang secara umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas
prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola,
secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan
dengan tindakan normal oleh manajemen Perseroan.
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Pelaksanaan Tata Kelola Periode Desember 2025
Peringkat Definisi Peringkat
Konsolidasi 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola
yang secara umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas
prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola,
secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan
dengan tindakan normal oleh manajemen Perseroan.
954 Laporan Tahunan 2025
Page 524
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
LAPORAN
TATA KELOLA UNIT USAHA SYARIAH
Perseroan melaksanakan Tata Kelola Unit Usaha Syariah 5 (Lima) Prinsip Dasar Penerapan
(UUS) bertujuan untuk memperoleh pengelolaan Tata Kelola UUS Perseroan
Perseroan yang sesuai dengan 5 (lima) prinsip dasar
GCG dan sesuai dengan Prinsip Syariah serta ditujukan Perseroan senantiasa konsisten dalam menerapkan dan
untuk kepentingan yang lebih luas. Kepetingan yang meningkatkan Pengelolaan UUS melalui peningkatan
dimaksud antara lain adalah untuk melindungi layanan kepada para nasabah dan stakeholder secara
kepentingan stakeholders dan meningkatkan berkesinambungan dengan tetap mengacu kepada
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan Prinsip Syariah yang berlandaskan kepada 5 (lima)
yang berlaku serta nilai-nilai etika yang berlaku secara prinsip dasar GCG, yaitu:
umum pada industri perbankan syariah. 1. Transparansi: yaitu keterbukaan dalam menyajikan
informasi yang material dan relevan serta
Kebijakan mengenai pengelolaan UUS Perseroan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.
merujuk pada beberapa ketentuan antara lain: 2. Akuntabilitas: yaitu kejelasan dan kebenaran
1. Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang penyajian informasi mengenai pengelolaan
Perbankan Syariah tanggal 16 Juli 2008. Perseroan yang berjalan dengan efektif sesuai
2. Peraturan Bank Indonesia No. 11/10/ PBI/2009 Tentang dengan tujuan.
Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah 3. Pertanggungjawaban: yaitu pengelolaan Perseroan
dengan Peraturan Bank Indonesia No. 15/14/ PBI/2013. yang selaras dengan peraturan perundang-
3. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/ PBI/2009 undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip
Tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance pengelolaan UUS yang sehat.
bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. 4. Profesionalisme: yaitu memiliki kompetensi, mampu
4. Surat Edaran Bank Indonesia No.12/13/ DPbS tanggal bertindak objektif dan bebas dari pengaruh/tekanan
30 April 2010 tentang Pelaksanaan Good Corporate dari pihak manapun serta memiliki komitmen tinggi
Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit dalam mengembangkan usaha Syariah.
Usaha Syariah. 5. Kewajaran: yaitu keadilan dan kesetaraan dalam
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 Tahun 2024 memenuhi hak-hak dan kepentingan stakeholders
Tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank berdasarkan perjanjian peraturan perundang-
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. undangan yang berlaku.
6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 15 Tahun
2024 Tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Struktur Unit Usaha Syariah
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Perseroan
7. Surat Keputusan Direksi Nomor 52/ SK/DIR/TPMD/2021
Tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat dan Kantor Struktur Organisasi Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan
Wilayah. dikelola oleh Direksi UUS, Kepada Divisi UUS dan Deputi
8. Anggaran Dasar Perseroan. UUS yang diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah
sebagaimana Struktur pengelola UUS disajikan dalam
gambar berikut:
Laporan Tahunan 2025 955
Page 525
08 Corporate Governance
Sharia Banking
(SHAD)
Secretary
Sharia Funding Sharia Financing
Business Business
Sharia Sharia
Sharia Retail Sharia Sharia
Sharia Sharia Digital Funding Sharia Sharia Financing
Funding & Sharia Wealth Sharia Mortgage Commercial
Institutional Banking Business Subsidized Personal Business
Customer Management Distribution & Secured & SME
Funding Business Service & Mortgage Banking Service &
Care Financing Financing
Product Product
Development Development
Sharia Retail Sharia Wealth Sharia Digital Sharia Sharia Sharia Sharia Personal Sharia
Sharia Management Large Subisidized Financing
Funding Banking Branch Mortgage Commercial
Legal Segmentation Institution Mortgage Sales
Business Partnership Performance Sales Financing RM
Sales Management Management
Management
Sharia Hajj, Umroh Sharia Sharia Sharia
Medium Sharia Digital
Audit Management Wealth Sales Network Assistant
Institution Banking Sales Sharia Sharia Sharia
& Islamic Management & Office Commercial
Stakeholder Institutional Institutional
Related Channeling Financing RM
Relation & Partnership & Partnership
Sharia Relation Relation
Risk Sharia Sharia SME
Sharia
Service Sales
Reimburse
Quality & Management
ment
Customer
Management
Care
Sharia
Commercial
Monitoring &
Restruct RM
Sharia
Assistant
Commercial
Monitoring &
Restruct RM
Visi dan Misi Unit Usaha Syariah 5. Menjadi mitra keuangan bagi para pemangku
kepentingan dalam ekosistem perumahan dengan
Dalam menjalankan operasionalnya, UUS Perseroan menyediakan solusi menyeluruh dan layanan
memiliki Visi dan Misi sebagai berikut: terbaik melalui inovasi digital.
VISI Dewan Pengawas Syariah (DPS)
“Menjadi The Best Mortgage di Asia Tenggara pada
tahun 2025”. Untuk menjaga agar Lembaga Keuangan Syariah (LKS)
pada tataran implementasinya tidak menyimpang
MISI dari prinsip-prinsip syariah, maka dalam menjalankan
Dalam mencapai visi Perseroan tersebut di atas, aktivitasnya Perseroan diawasi oleh Dewan Pengawas
Perseroan akan mengemban misi sebagai berikut: Syariah (DPS) yang bertugas melakukan pengawasan
1. Secara aktif mendukung pemerintah dalam untuk kepentingan Perseroan atas kebijakan dan
memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia jalannya pengurusan oleh Direksi agar sesuai
melalui kepemilikan rumah. dengan Prinsip Syariah dan bertanggung jawab atas
2. Mewujudkan kehidupan yang diimpikan jutaan pengawasan tersebut, serta mengarahkan, memantau,
rakyat Indonesia melalui penyediaan rumah yang dan mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Syariah
layak. termasuk penerapan manajemen risiko syariah,
3. Menjadi home of Indonesia’s best talent. kepatuhan syariah, dan audit intern syariah secara
4. Meningkatkan shareholder value dengan berfokus terintegrasi serta kebijakan strategis Perseroan yang
pada pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan terkait dengan penerapan Prinsip Syariah, sesuai
sebagai perusahaan blue chip dengan prinsip dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
manajemen risiko yang kokoh. anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS. (Pasal
956 Laporan Tahunan 2025
Page 526
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sharia Operations & Sharia Strategic,
Sharia IT & Digital
Asset Management Finance & Treasury
KCS
Sharia Sharia
Sharia IT Sharia Sharia Consumer Sharia Finance
Sharia
Strategic Sharia Digital Sharia IT Sharia IT Financing Commercial Collection Sharia Strategic Accounting
Transaction
Planning & Development Security Operation Operation & Asset Recovery & Treasury Planning & & General
Operation
Development Document Management Asset Sales Development Support
Sharia Digital Sharia Sharia IT Sharia Sharia Sharia Sharia
Sharia Project Sharia Business Sharia Early Sharia Liquidity
Project Security Production Financing Commercial Strategic Financial Adm
Management Parameter (*) Bucket & ALM
Management Policy & Dev Service Document Asset Sales RM Planning & Policy(*)
Sharia Digital Sharia App Sharia Infras Sharia Sharia Sharia Sharia Money Sharia
Sharia Quality Sharia Middle Sharia
Application & Data & Data Settlement Financing Commercial & Capital Financial
Assurance Bucket Compliance
Development Protection Center Operation (*) Administration Asset Sales Market Reporting(*)
Assistant RM
Sharia Sharia Sharia
Sharia IT Sharia Asset Sharia
Sharia Business Sharia Digital Sharia Security Reconciliation Third Party Sharia Asset Financial
Service Sales Policy
Partner Partnership Operation and Management Management Reconciliation
Operation
Support (*) Support &
Controlling(*)
Sharia
Sharia Consumer
Sharia IT Sharia
Service Desk Financing Sharia
Core Dev Channel
Mgn Restruct Human
Operation (*)
Capital
Sharia IT Sharia
Non Core Dev Collection Sharia
Support Procurement
& General
Service
20 ayat (1) dan (3) POJK No. 2 Tahun 2024 Tentang f. Tidak pernah melakukan fraud (penipuan,
Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah penggelapan dan/atau kecurangan) di bidang
dan Unit Usaha Syariah). perbankan, keuangan dan bidang usaha
lainnya, tidak pernah dihukum karena terbukti
Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah melakukan tindak pidana kejahatan (yang
dibuktikan dengan surat pernyataan pribadi).
Persyaratan diangkatnya seseorang menjadi anggota 2. Kompetensi, paling kurang memiliki pengetahuan
DPS harus memenuhi kriteria antara lain sebagai berikut: dan pengalaman di bidang syariah muamalah telah
1. Integritas, paling kurang mencakup: memperoleh persetujuan/surat rekomendasi dari
a. Memiliki akhlak dan moral yang baik. DSN-MUI dan pengetahuan di bidang perbankan
b. Cakap melakukan perbuatan hukum. dan/ atau keuangan secara umum. Dalam rangka
c. Memiliki komitmen untuk mematuhi dan meningkatkan kompetensinya, anggota DPS harus
melaksanakan dengan penuh profesionalisme bersedia secara terus menerus melalui pendidikan
piagam Dewan Pengawas Syariah, ketentuan dan pelatihan termasuk mengikuti program
perbankan syariah serta ketentuan perundang- orientasi (induction program) yang bertujuan untuk
undangan lain yang berlaku. memberikan masukan kepada yang bersangkutan
d. Memiliki komitmen terhadap pengembangan agar memperoleh pemahaman tentang Bank dalam
perbankan syariah yang sehat dan tangguh. waktu relatif singkat sehingga dapat melaksanakan
e. Tidak termasuk dalam Daftar Kepatutan dan tugasnya secara efektif dan efisien.
Kelayakan (Daftar tidak Lulus) sebagaimana 3. Reputasi, paling kurang dalam waktu 5 (lima) tahun
diatur dalam ketentuan mengenai uji kemampuan terakhir sebelum dicalonkan dan selama menjabat:
dan kepatutan (s) yang ditetapkan oleh OJK. a. Tidak termasuk dalam daftar hitam (blacklist)
dan daftar kredit macet OJK.
Laporan Tahunan 2025 957
Page 527
08 Corporate Governance
b. Tidak pernah dinyatakan pailit. 9. Calon anggota DPS yang belum dinyatakan efektif,
c. Tidak pernah menjadi pemegang saham, tidak dapat melaksanakan tugas dan tanggung
anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi jawabnya sebagai anggota DPS dan tidak dapat
suatu perseroan dan/atau anggota pengurus membuat keputusan yang mengikat secara
suatu badan usaha yang dinyatakan bersalah hukum, dan oleh karenanya belum melekat hak dan
menyebabkan suatu perseroan dan/atau badan kewajibannya sebagai anggota DPS.
usaha dinyatakan pailit. 10. Dalam hal anggota DPS tidak diangkat oleh RUPS
d. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal
pidana yang merugikan keuangan Negara dan/ dimaksud menjadi tidak berlaku.
atau yang berkaitan dengan sektor keuangan.
e. Tidak pernah menjadi Direksi dan/ atau Dewan Susunan, Jumlah dan Komposisi
Komisaris yang selama menjabat: Dewan Pengawas Syariah
1) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan.
2) Pertanggungjawabannya pernah tidak Pengangkatan DPS Perseroan telah berdasarkan
terima oleh RUPS atau pernah tidak pada persyaratan DPS sesuai dengan Peraturan Bank
memberikan pertanggungjawaban sebagai Indonesia No. 11/10/PBI/2009 tentang Unit Usaha Syariah
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank
kepada RUPS. Indonesia No. 15/14/PBI/2013 yaitu Anggota DPS harus
3) Pernah menyebabkan perusahaan memiliki integritas, kompetensi dan reputasi dalam
yang memperoleh izin, persetujuan atau bidang keuangan.
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi
kewajiban menyampaikan Laporan Tahunan Komposisi keanggotaan DPS yang telah diatur dalam
dan/atau Laporan Keuangan kepada OJK. Piagam Dewan Pengawas adalah sebagai berikut:
1. Jumlah anggota DPS minimal 2 (dua) orang dan
Penetapan Anggota Dewan Pengawas paling banyak 3 (tiga) orang.
Syariah 2. DPS dipimpin oleh seorang Ketua yang ditunjuk dari
salah satu anggota DPS.
Penetapan anggota DPS Perseroan melalui tahapan 3. Anggota DPS diangkat oleh RUPS Perseroan.
sebagai berikut:
1. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan Perubahan dan Komposisi Dewan
rekomendasi calon anggota DPS kepada Dewan Pengawas Syariah Selama Tahun 2025
Komisaris.
2. Dalam hal anggota Komite Remunerasi dan Informasi terkait Perubahan dan Komposisi DPS dapat
Nominasi memiliki benturan kepentingan (conflict of dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil
interest) dengan calon anggota DPS, maka dalam Dewan Pengawas Syariah Perseroan dalam Laporan
rekomendasi wajib diungkapkan. Tahunan ini
3. Berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi
dan Nominasi, Dewan Komisaris melalui Direksi Profil Dewan Pengawas Syariah
mengusulkan calon DPS kepada DSN-MUI. Perseroan
4. DSN-MUI memberikan rekomendasi atau tidak
memberikan rekomendasi atas usulan penetapan Informasi terkait nama, dasar hukum pengangkatan,
calon anggota DPS yang disampaikan oleh Direksi. pendidikan, pengalaman kerja, periode penugasan DPS,
5. Direksi wajib mengajukan permohonan persetujuan jabatan rangkap dan hubungan afiliasi dapat dilihat
kepada OJK atas calon anggota DPS yang telah pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Dewan
mendapatkan rekomendasi dari DSN-MUI. Pengawas Syariah Perseroan dalam Laporan Tahunan
6. OJK memberikan persetujuan atau tidak ini
memberikan persetujuan atas calon anggota DPS
yang diusulkan. Masa Jabatan Dewan Pengawas
7. RUPS mengangkat anggota DPS yang telah Syariah
mendapat rekomendasi DSN-MUI dan persetujuan
OJK. 1. Masa jabatan anggota DPS wajib ditetapkan paling
8. Dalam hal pengangkatan anggota DPS oleh lama sama dengan masa jabatan anggota Dewan
RUPS dilakukan sebelum adanya persetujuan Komisaris.
OJK, pengangkatan anggota DPS tersebut wajib 2. Perseroan menetapkan dalam anggaran dasar
dilaporkan oleh Bank ke OJK paling lambat 10 mengenai:
(sepuluh) hari kalender sejak tanggal pengangkatan. a. periode masa jabatan anggota DPS yang dimulai
sejak tanggal efektif pengangkatan anggota DPS
oleh RUPS; dan
958 Laporan Tahunan 2025
Page 528
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
b. kondisi lain dalam pemenuhan jabatan anggota DPS.
3. Anggota DPS menjabat untuk jangka waktu tertentu dan dapat diangkat kembali setelah mendapatkan
persetujuan RUPS, paling banyak untuk 2 (dua) periode masa jabatan secara berturut-turut.
4. Anggota DPS yang telah menjabat selama 2 (dua) periode masa jabatan secara berturut-turut dapat diangkat
kembali pada periode selanjutnya sebagai anggota DPS dengan mempertimbangkan:
a. hasil penilaian kinerja anggota DPS;
b. hasil kaji ulang ekstern terkait pelaksanaan tugas anggota DPS; dan
c. pernyataan anggota DPS dalam RUPS mengenai independensi yang bersangkutan.
(Pasal 14 ayat (1) s.d (4) POJK 2 Tahun 2024)
Pedoman Kerja, Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas Syariah
DPS telah memiliki Piagam Dewan Pengawas Syariah yang disahkan melalui Surat Keputusan Dewan Pengawas
Syariah No. 03/DPS-BTN/VII/2024 tanggal 19 Juli 2024. Piagam Dewan Pengawas Syariah disusun berdasarkan prinsip-
prinsip syariah, ketentuan Anggaran Dasar, peraturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, arahan
Pemegang Saham serta praktik-praktik terbaik (best practices) Good Corporate Governance.
Piagam Dewan Pengawas Syariah dapat memberikan panduan pelaksanaan tugas bagi DPS dengan lebih terarah
dan efektif. Adapun isi Piagam Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:
Bagian I Ketentuan Umum, Tujuan Pembentukan Piagam Dewan Pengawas Syariah
Bagian II Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Dewan Pengawas Syariah
Bagian III Keanggotaan, Komposisi Keanggotaan DPS
Bagian IV Remunerasi, Fasilitas, dan Risalah Rapat
Bagian V Unit Kerja Pendukung Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab DPS dan Laporan
Bagian VI Lain-lain
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas Syariah
Dewan Pengawas Syariah memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan nasihat dan saran kepada Direktur UUS
serta mengawasi kegiatan UUS agar sesuai dengan prinsip syariah. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Pengawas Syariah meliputi antara lain:
1. Melakukan pengawasan untuk kepentingan Perseroan atas kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi agar
sesuai dengan Prinsip Syariah dan bertanggung jawab atas pengawasan tersebut, serta memberikan nasihat
kepada Direksi termasuk memberikan opini syariah terkait kegiatan Perseroan;
2. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Syariah termasuk penerapan manajemen
risiko syariah, kepatuhan syariah, dan audit intern syariah secara terintegrasi serta kebijakan strategis Perseroan
yang terkait dengan penerapan Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS;
3. Menilai dan memastikan pemenuhan Prinsip Syariah atas pedoman operasional dan produk terkait Syariah yang
dikeluarkan Perseroan;
4. Mengawasi proses pengembangan produk baru Perseroan yang terkait Syariah agar sesuai dengan fatwa DSN-MUI;
5. Memberikan opini syariah terhadap produk baru dan/atau pembiayaan yang direstrukturisasi yang terkait Syariah
dengan mengacu antara lain pada fatwa DSN-MUI dan ketentuan yang mengatur mengenai pelaksanaan Prinsip
Syariah dan kegiatan usaha UUS;
6. Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru Perseroan terkait Syariah yang belum ada fatwanya;
7. Melakukan reviu secara berkala atas pemenuhan Prinsip Syariah terhadap mekanisme penghimpunan dana dan
penyaluran dana serta pelayanan jasa Perseroan;
8. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah dari satuan kerja Perseroan yang menjalankan dan/
atau terkait aktivitas Syariah dalam rangka pelaksanaan tugasnya;
9. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola yang baik (GCG);
10. Melakukan pengawasan terhadap pengembangan produk baru Perseroan terkait Syariah:
a. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat Perseroan yang berwenang mengenai tujuan, karakteristik,
dan akad yang digunakan dalam produk baru terkait Syariah yang akan dikeluarkan;
Laporan Tahunan 2025 959
Page 529
08 Corporate Governance
b. Memastikan ketersediaan akad yang digunakan e. Melakukan inspeksi, pemeriksaan, permintaan
dalam produk baru terkait Syariah dalam fatwa keterangan dan/atau konfirmasi kepada
DSN-MUI: pegawai UUS dan/atau nasabah untuk
c. Dalam hal telah terdapat fatwa, maka Dewan memperkuat hasil pemeriksaan dokumen
Pengawas Syariah memastikan atas kesesuaian sebagaimana dimaksud pada poin 11.3, apabila
akad produk baru dengan fatwa DSN-MUI. diperlukan;
d. Dalam hal belum terdapat fatwa, maka Dewan f. Melakukan reviu terhadap kebijakan internal
Pengawas Syariah mengusulkan kepada Direksi terkait aspek syariah apabila terdapat indikasi
Perseroan untuk melengkapi akad produk baru ketidaksesuaian pelaksanaan pemenuhan
terkait Syariah dengan meminta fatwa dari DSN- Prinsip Syariah atas kegiatan dimaksud;
MUI. g. Memberikan pendapat syariah atas kegiatan
e. Mereviu sistem dan prosedur dari produk penghimpunan dana dan penyaluran dana
baru yang akan dikeluarkan terkait dengan serta pelayanan jasa UUS;
pemenuhan Prinsip Syariah; h. Melaporkan hasil pengawasan Dewan Pengawas
f. Memberikan pendapat syariah atas produk baru Syariah kepada OJK menggunakan format yang
yang akan dikeluarkan Perseroan; ditetapkan paling lambat 2 (dua) bulan setelah
g. Melakukan evaluasi pemenuhan Prinsip Syariah periode semester berakhir;
atas kebijakan dan prosedur untuk mengelola i. Menyediakan waktu yang cukup untuk
risiko yang melekat pada Produk dan/atau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
Aktivitas baru Perseroan. secara optimal.
11. Melakukan pengawasan terhadap Kegiatan UUS: 12. Manajemen Risiko Perseroan:
a. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut a. Melakukan evaluasi (reviu) atas kebijakan
Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan Manajemen Risiko UUS yang terkait dengan
dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern pemenuhan Prinsip Syariah paling sedikit 1 (satu)
Perseroan, auditor ekstern, hasil pengawasan kali dalam 1 (satu) tahun;
Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau hasil b. Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi
pengawasan otoritas dan lembaga lain, terkait dan memberikan arahan perbaikan atas
penerapan Prinsip Syariah. pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang
b. Menganalisis laporan yang disampaikan oleh terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah
dan/atau yang diminta dari Direksi, pelaksanaan paling sedikit secara triwulan;
fungsi audit intern dan/atau fungsi kepatuhan
untuk mengetahui kualitas pelaksanaan Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan
pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan Pengawas Syariah
penghimpunan dana dan penyaluran dana
serta pelayanan jasa Perseroan; Anggota Dewan Pengawas Syariah dilarang merangkap
c. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi jabatan:
yang akan diperiksa dengan memperhatikan 1. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris,
kualitas pelaksanaan pemenuhan Prinsip atau pejabat eksekutif pada lembaga keuangan
Syariah dari masing-masing kegiatan; atau perusahaan keuangan baik bank maupun
d. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik bukan bank;
(sampel) untuk mengetahui pemenuhan Prinsip 2. Sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah pada
Syariah sebagaimana dipersyaratkan dalam lebih dari 1 (satu) Bank lain;
kebijakan internal, antara lain: 3. Sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah pada
- Ketersediaan dokumen bukti pembelian lebih dari 2 (dua) lembaga keuangan selain Bank;
barang, untuk akad murabahah sebagai 4. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris,
bukti terpenuhinya rukun dan syarat jual-beli pengawas syariah, atau pejabat eksekutif pada
murabahah; lebih dari 1 (satu) lembaga atau perusahaan bukan
- Ketersediaan dokumen laporan usaha keuangan, baik yang berkedudukan di dalam
nasabah, untuk akad mudharabah/ maupun di luar negeri.
musyarakah, sebagai dasar melakukan 5. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga
perhitungan distribusi bagi hasil. keuangan bank dan/atau lembaga keuangan
- Ketersediaan dokumen kepemilikan barang bukan bank yang berkedudukan di dalam maupun
yang disewakan, untuk akad-akad yang terkait di luar negeri;
dengan sewa-menyewa antara lain: akad 6. Sebagai pejabat publik;
ijarah, akad ijarah muntahiya bi al tamlik, dan 7. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan
akad musyarakah mutanaqishah, sebagai benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas
bukti terpenuhinya rukun dan syarat ijarah. sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah; dan/
atau
960 Laporan Tahunan 2025
Page 530
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
8. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Jabatan pada Nama Perusahaan/
Nama Jabatan Perusahaan/
Instansi Lain Instansi Lain
Prof. Dr. Muhammad Quraish
Ketua DPS Ketua DPS CIMB Niaga
Shihab, M.A.
Anggota DPS PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Anggota DPS
Anggota DPS PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah
Anggota DPS OCBC NISP
Mohammad Bagus Teguh Perwira,
Anggota DPS
Lc., M.A.
Ketua DPS Manulife Aset Manajemen Indonesia
Keterangan:
- Berdsasarkan Akta RUPSLB No. 15 tanggal 18 November 2025, seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah (UUS) PT.Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk, secara hukum efektif berakhir sejak tanggal pemisahan UUS dan mulai beroperasinya Bank Syariah Nasional (BSN) per tanggal
22 Desember 2025.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan Pengawas Syariah
Anggota Dewan Pengawas Syariah harus menghindari terjadinya potensi benturan kepentingan atau selalu
menempatkan diri untuk tidak berada dalam potensi terjadinya benturan kepentingan dalam situasi apapun. Dalam
hal terjadi benturan kepentingan, anggota Dewan Pengawas Syariah dilarang mengambil tindakan yang dapat
merugikan atau mengurangi keuntungan Perseroan dan wajib mengungkapkan potensi benturan kepentingan
dimaksud dalam setiap keputusan dan menyampaikan kepada Dewan Komisaris.
Anggota Dewan Pengawas Syariah harus tunduk pada ketentuan lainnya terkait benturan kepentingan dan ketentuan
lainnya yang berlaku bagi Perseroan. Prosedur yang harus dilalui oleh anggota Dewan Pengawas Syariah apabila
terjadi benturan kepentingan adalah sebagai berikut:
1. Wajib untuk segera melaporkan secara tertulis kepada Dewan Komisaris mengenai semua hal yang berpotensi
menciptakan dan/atau mengandung benturan kepentingan yang berdampak signifikan dalam segi finansial
maupun reputasi untuk Perseroan, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi.
2. Tidak diperbolehkan untuk turut serta dalam proses penilaian terhadap semua kegiatan yang mengandung
benturan kepentingan tersebut.
3. Dapat ikut serta dalam rapat, namun tidak diperkenankan untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan.
Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Lembaga
Bank Perusahaan
BTN Keuangan
Lain Lain
Non Bank
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Ketua Nihil Nihil Nihil Nihil
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Ketua Nihil Nihil Nihil Nihil
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Anggota Nihil Nihil Nihil Nihil
Keterangan:
- Berdasarkan Akta RUPSLB No. 15 tanggal 18 November 2025, seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk, secara hukum efektif berakhir sejak tanggal pemisahan UUS dan mulai beroperasinya Bank Syariah Nasional (BSN) per tanggal
22 Desember 2025.
Laporan Tahunan 2025 961
Page 531
08 Corporate Governance
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Dewan 6. Pengambilan keputusan rapat Dewan Pengawas
Pengawas Syariah Syariah wajib terlebih dahulu dilakukan berdasarkan
musyawarah untuk mencapai mufakat. Dalam
Kebijakan Rapat Dewan Pengawas Syariah hal musyawarah tidak tercapai, pengambilan
keputusan rapat Dewan Pengawas Syariah dilakukan
Rapat Dewan Pengawas Syariah adalah forum berdasarkan suara terbanyak.
musyawarah antara anggota Dewan Pengawas 7. Pemungutan suara secara umum dilakukan secara
Syariah untuk membahas setiap kebijakan dan lisan namun dalam kondisi tertentu dan sesuai
keputusan strategis maupun operasional dalam kesepakatan bersama pemungutan suara dapat
rangka menjalankan fungsi pengawasan, memberikan dilakukan dengan surat tertutup.
nasihat dan saran kepada Direksi dan manajemen 8. Anggota Dewan Pengawas Syariah yang hadir
UUS dalam bidang syariah agar sesuai dengan prinsip dalam rapat namun pada saat pengambilan
syariah. Dalam rangka pengambilan keputusan, Dewan keputusan tidak berada di ruang rapat karena
Pengawas Syariah dapat meminta pertimbangan DSN- suatu alasan, maka hak suara yang bersangkutan
MUI apabila diperlukan. Rapat DPS diselenggarakan dianggap blanko/tidak memberikan hak suara.
dengan ketentuan sebagai berikut: 9. Setiap anggota Dewan Pengawas Syariah yang
1. Rapat DPS wajib diselenggarakan secara berkala hadir berhak mengeluarkan 1 (satu) suara.
paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan 10. Anggota Dewan Pengawas Syariah yang tidak dapat
atau 12 (dua belas) kali dalam 1 (satu) tahun. Dalam hadir dalam rapat Dewan Pengawas Syariah harus
situasi dan kebutuhan tertentu. Dewan Pengawas menginformasikan ketidakhadirannya kepada
Syariah dapat menyelenggarakan rapat lebih dari 1 Ketua DPS melalui Sekretaris DPS.
(satu) kali dalam satu bulan. 11. Rapat dilangsungkan di Kantor Pusat Bank/
2. Rapat Dewan Pengawas Syariah diselenggarakan UUS, namun dengan pertimbangan tertentu dan
jika dihadiri mayoritas anggota Dewan Pengawas kesepakatan bersama, rapat dapat dilangsungkan
Syariah, pelaksanaan rapat DPS wajib dihadiri oleh di salah satu kantor cabang yang ada di seluruh
seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah secara Indonesia atau di luar kantor cabang.
fisik paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. 12. Rapat dapat diselenggarakan melalui teknologi
3. Undangan rapat Dewan Pengawas Syariah dapat telekonferensi (saling mendengar dan melihat
dilakukan secara tertulis atau dapat dilakukan antara peserta rapat saling melihat dan mendengar
melalui media elektronik seperti Email, Whatsapp, secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat
dan lainnya. Undangan disampaikan kepada setiap Dewan Pengawas Syariah.
anggota Dewan Pengawas Syariah paling lambat 5 13. Pada kondisi tertentu Dimana tidak memungkinkan
(lima) hari kalender sebelum rapat Dewan Pengawas untuk menyelenggarakan rapat Dewan Pengawas
Syariah diadakan. Apabila terdapat kepentingan Syariah, maka keputusan Dewan Pengawas Syariah
yang mendesak, undangan dapat dilakukan 3 (tiga) dapat disampaikan secara tertulis dengan cara
hari kalender sebelum rapat Dewan Pengawas sirkulasi.
Syariah diadakan. 14. Seluruh keputusan DPS yang dituangkan dalam
4. Dewan Pengawas Syariah harus menyusun jadwal risalah rapat merupakan keputusan bersama dan
rapat Dewan Pengawas Syariah untuk tahun buku bersifat mengikat bagi seluruh anggota Dewan
berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku. Pengawas Syariah.
5. Rapat Dewan Pengawas Syariah harus dilakukan di 15. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
wilayah Indonesia namun dalam hal dilaksanakan terjadi dalam rapat Dewan Pengawas Syariah wajib
di luar wilayah Indonesia, maka keputusan rapat dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
dianggap sah hanya bila dihadiri oleh seluruh beserta alasan perbedaan pendapat.
anggota DPS. 16. Hasil rapat Dewan Pengawas Syariah
wajib dituangkan dalam risalah rapat dan
didokumentasikan dengan baik.
962 Laporan Tahunan 2025
Page 532
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rapat Internal Dewan Pengawas Syariah
No. Tanggal Materi Pembahasan Peserta Kehadiran
— Highlight Kinerja UUS BTN Desember 2024 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
— Permasalahan Terkait Akad Musyarakah
Mutanaqisah (MMQ) dan Agunan MMQ Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
21 Januari — Penyaluran Kembali Produk Pembiayaan
Syukur BTN iB H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
1 2025
— Pembuatan Produk Pembiayaan Usaha
Small Medium Enterprise (SME)
— Business Process Improvement (BPI)
Pembiayaan Komersial
24 Februari — Highlight Kinerja UUS BTN Januari 2025 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
— Pembuatan Produk Pembiayaan Modal Kerja
2 2025
Konstruksi BTN iB (PMK Konstruksi BTN iB) Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
— Peralihan Aset dan Liabilities pada Proses
Spin Off H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
24 Maret — Highlight Kinerja UUS BTN Februari 2025
— Asuransi Jiwa KPR Menggunakan Produk
3 2025 Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Ciputra Life Untuk Developer di luar Ciputra
Group
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
— Highlight Kinerja UUS BTN Maret 2025 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
— Penggunaan Organ NLPC (National Loan
4 24 April Processing Center) BTN Konvensional Dalam Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
2025 Proses Pembiayaan Konsumer Syariah Pada
Saat Menjadi BUS H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
— Penggunaan Jasa Penagihan Noesantara
Gardapati
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
28 April Sinergi UUS BTN dengan BTN Konvensional
5 2025 dalam Persiapan Menuju Bank Umum Syariah Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
(BUS)
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
6 02 Mei 2025 Perhitungan Pendapatan Marjin Berjenjang KPR
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Murabahah
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
Penginian Kebijakan Khusus KK.4-VIII Tentang
Produk Pembiayaan Komersial dan Petunjuk
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
7 14 Mei 2025 Teknis PT.4-C.1 Pelaksanaan Pembiayaan
Komersial.
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
— Highlight Kinerja UUS BTN April 2025 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
— Perhitungan Pendapatan Marjin Berjenjang
KPR Murabahah Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
— Akad Istishna Untuk Fitur Produk KPR BTN
8 28 Mei 2025
Indent Dengan Agunan Pembiayaan H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Konstruksi Bermasalah/Menunggak (KPR
Indent Maju).
— Perlakuan Produk Akad IMBT Terkait
Kepemilikan Aset.
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
23 Juni
9 2025 Highlight Kinerja UUS BTN Mei 2025 Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Laporan Tahunan 2025 963
Page 533
08 Corporate Governance
No. Tanggal Materi Pembahasan Peserta Kehadiran
— Highlight Kinerja UUS BTN Juni 2025 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
— Multimanfaat BTN iB Refiancing (MMQ) untuk
Konversi Kredit Lunak Karyawan (KLK) dan Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
10 21 Juli 2025 Kring dari BTN Induk
— Implementasi Penghimpunan Dana Investasi H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Terikat dan Pembiayaan dari Dana Investasi
Terikat Akad Mudharabah Muqayyadah
(MMD) pada UUS BTN.
— Overview Progress Spin Off UUS BTN
22 Agustus Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
— Highlight Kinerja UUS BTN Juli 2025
11 2025
— Rencana Sell Down Portofolio Kredit Injourney Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Group
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
12
Rencana Sell Down Portofolio Kredit Injourney
12 September Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
Group (lanjutan)
2025 H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
29 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
13 September — Highlight Kinerja UUS BTN Agustus 2025
Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
— Layanan Priority Banking
2025
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
21 Oktober
Highlight Kinerja UUS BTN September 2025 Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
14 2025
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
17
— Highlight Kinerja UUS BTN Oktober 2025
15 November — Laporan Dana TBDSP 2025 dan Rencana Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
2025 Kerja DPS 2026
H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Hadir
17
Highlight Kinerja UUS BTN November 2025 Muhammad Faiz, Lc., M.A. Hadir
16 Desember
2025 H. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A. Hadir
Rapat Dewan Pengawas Syariah Bersama Direksi
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah melaksanakan Rapat Direksi Bersama Dewan Pengawas Syariah yang diinisiasi
oleh Direksi sebanyak 3 (tiga) kali. Secara terperinci, berikut Tabel Rapat Direksi Bersama Dewan Pengawas Syariah:
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta
1 28 April 2025 Rapat Hasil Pengawasan DPS Triwulan 1 tahun 2025 DPS beserta Direksi
2 14 Agustus 2025 Rapat Hasil Pengawasan DPS Triwulan 2 tahun 2025 DPS beserta Direksi
3 03 November 2025 Rapat Hasil Pengawasan DPS Triwulan 3 tahun 2025 DPS beserta Direksi
Rapat Dewan Pengawas Syariah Bersama Dewan Komisaris
Berdasarkan Peraturan OJK nomor 2 tahun 2024 tanggal 16 Februari 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah
Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah pada Pasal 31 ayat (3), Perseroan wajib mengadakan rapat Dewan
Pengawas Syariah bersama Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah telah menyepakati pertemuan antara Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
964 Laporan Tahunan 2025
Page 534
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ditargetkan paling sedikit 4 (empat) bulan sekali dengan undangan dari Dewan Komisaris, terkecuali dalam hal
dibutuhkan maka rapat dapat diselenggarakan sewaktu-waktu dengan pihak yang mengundang sesuai kebutuhan
atau dapat dari kedua belah pihak.
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris dilaksanakan sesuai dengan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris dan Piagam Dewan Pengawas Syariah.
Realisasi Rapat Dewan Komisaris Bersama Dewan Pengawas Syariah
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah melaksanakan Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas
Syariah sebanyak 3 (tiga) kali. Secara terperinci, berikut Tabel Rapat Bersama Dewan Komisaris Dengan Dewan
Pengawas Syariah:
Tabel Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas Syariah
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta
1 19 Maret 2025 Rapat Hasil Pengawasan DPS Triwulan 1 tahun 2025 DPS beserta Dewan Komisaris
2 08 Agustus 2025 Rapat Hasil Pengawasan DPS Triwulan 2 tahun 2025 DPS beserta Dewan Komisaris
3 05 November 2025 Rapat Hasil Pengawasan DPS Triwulan 3 tahun 2025 DPS beserta Dewan Komisaris
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Selama tahun 2025, DPS telah mengikuti rapat secara formal maupun secara sirkuler bersama manajemen UUS,
Direksi maupun Dewan Komisaris. Adapun frekuensi dan kehadiran rapat DPS selama tahun 2025 adalah sebagai
berikut:
Rapat Bersama Manajemen UUS Rapat Bersama Direksi Rapat Bersama Dewan Komisaris
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Persentase Jumlah Jumlah Persentase Jumlah Jumlah Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Prof. Dr. H. Ketua
Muhammad
16 16 1005 3 3 100% 3 3 100%
Quraish
Shihab, M.A.
Muhammad Ketua
16 16 1005 3 3 100% 3 3 100%
Faiz, Lc., M.A.
H. Moham- Anggota
mad Bagus
Teguh 16 16 1005 3 3 100% 3 3 100%
Perwira, Lc.,
M.A.
Keterangan:
- Berdasarkan Akta RUPSLB No. 15 tanggal 18 November 2025, seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk, secara hukum efektif berakhir sejak tanggal pemisahan UUS dan mulai beroperasinya Bank Syariah Nasional (BSN) per tanggal
22 Desember 2025.
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran Serta Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah di
Pasar Modal Terhadap Emiten atau Perusahaan Publik
Dalam pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah, Dewan Pengawas Syariah
melaksanakan melalui pemberian fatwa, pendapat, opini, reviu berkala, dan rapat bersama Dewan Komisaris dan/
atau Direksi serta berkoordinasi dengan Divisi terkait. Sepanjang tahun 2025, DPS telah mengeluarkan sebanyak 29
(dua puluh sembilan) Opini Dewan Pengawas Syariah. Opini Dewan Pengawas Syariah ini dikeluarkan sebagai respon
atas perkembangan bisnis UUS BTN agar tetap berjalan sesuai dengan Prinsip Syariah.
Laporan Tahunan 2025 965
Page 535
08 Corporate Governance
No. Bulan Opini
1 Januari Permasalahan Terkait Akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) dan Agunan MMQ
2 Januari Penyaluran Kembali Produk Pembiayaan Syukur BTN IB
3 Januari Pembuatan Produk Pembiayaan Usaha Small Medium Enterprise (SME)
4 Januari Business Process Improvement (BPI) Pembiayaan Komersial
5 Februari Pembuatan Produk Pembiayaan Modal Kerja Konstruksi BTN iB (PMK Konstruksi BTN iB)
6 Maret Asuransi Jiwa KPR Menggunakan Produk Ciputra Life Untuk Developer di luar Ciputra Group
7 April Penggunaan Organ NLPC (National Loan Processing Center) BTN Konvensional Dalam Proses
Pembiayaan Konsumer Syariah Pada Saat Menjadi BUS
8 April Penggunaan Jasa Penagihan Noesantara Gardapati
9 April Sinergi UUS BTN dengan BTN Konvensional Dalam Persiapan Menuju Bank Umum Syariah (BUS)
10 Mei Penginian Kebijakan Khusus KK 4-VIII Tentang Produk Pembiayaan Komersial dan Petunjuk Teknis
PT.4-C.1 Pelaksanaan Pembiayaan Komersial.
11 Mei Perhitungan Pendapatan Marjin Berjenjang KPR Murabahaah.
12 Mei Perlakuan Produk Akad IMBT Terkait Kepemilikan Aset.
13 Juli Mobile Banking
14 Juli Multimanfaat BTN iB Refiancing (MMQ) untuk Konversi Kredit Lunak Karyawan (KLK) dan Kring dari BTN
Induk
15 Agustus Pembaharuan Nama Produk UUS BTN Pada BUS
16 September Produk Tabunganku BTN iB
17 September Produk KPR SSM BTN iB dan KPR BP2BT BTN IB
18 September Cash Management System BTN Syariah
19 September Rencana Pengalihan Kredit PT Aviasi Pariwisata Indonesia Manjadi Pembiayaan Syariah
20 September Pengembangan Produk Pembiayaan Program Perumahan
21 September Produk Baru Cash Management System
22 September Layanan www.btn.co.id
23 November Alternatif Konversi Kredit Group PT Aviasi Pariwisata Indonesia Menjadi Pembiayaan Syariah
24 November Kebijakan Khusus tentang Produk Pembiayaan Syukur BTN iB dan Prosedur Pembiayaan Syukur BTN IB
25 November Rencana Aksi Pemulihan Tahun 2026
26 November Kajuan Draft Akta Addendum dan Pernyataan Kembali Rencana Konversi Fasilitas Kredit PT. Angkasa
Pura Indonesia.
27 Desember Kajian Draft Kebijakan Khusus Produk Pembiayaan Korporasi, Kebijakan Khusus Prosedur Pembiayaan
Korporasi dan Petunjuk Teknis
28 Desember Kebijakan Khusus Produk Kredit Program Perumahan dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kredit Program
Perumahan
29 Desember Rekening Antar Kantor (RAK) Dana Usaha dan Rekening Antar Kantor Transaksional UUS BTN
966 Laporan Tahunan 2025
Page 536
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah
Penilaian kinerja Dewan Pengawas Syariah dilakukan untuk periode 1 (satu) tahun. Pada tahap pertama, anggota
Dewan Pengawas Syariah melakukan penilaian kinerjanya dengan metode self assessment. Pada tahap kedua,
Komite Remunerasi dan Nominasi akan membicarakan hasil self assessment dan penilaian kinerja Dewan Pengawas
Syariah dan menggunakannya sebagai masukan kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya ditetapkan oleh RUPS
Tahunan.
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Pengawas Syariah
Penilaian kinerja DPS dilakukan dengan melihat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah
selama tahun 2025 yang terdiri dari 3 (tiga) Aspek yaitu:
1. Aspek Pelaporan;
2. Aspek Pemberian Pertimbangan, Pengarahan dan Pengawasan Prinsip Syariah; dan
3. Aspek Pengembangan Keilmuan Syariah.
Pihak yang Melakukan Assessment
Dewan Pengawas Syariah melakukan penilaian atas kinerja Dewan Pengawas Syariah selama tahun 2025 secara
mandiri (self assessment) yang dilaksanakan di dalam forum rapat internal Dewan Pengawas Syariah. Penilaian
dilakukan dengan mengevaluasi ketercapaian atas indikator-indikator kinerja Dewan Pengawas Syariah selama
tahun 2025. Dalam proses evaluasi, Dewan Pengawas Syariah berkoordinasi dengan unit kesekretariatan Dewan
Pengawas Syariah dalam hal tata administrasi, dokumentasi, dan data sehingga proses evaluasi kinerja dapat
dilakukan secara akurat.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah
Selama tahun 2025, Dewan Pengawas Syariah telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Pada
Aspek Pemberian Pertimbangan, Pengarahan, dan Pengawasan Prinsip Syariah di tahun 2025 ini Dewan Pengawas
Syariah telah melakukan pelaporan atas Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah untuk Semester II
Tahun 2024 dan Semester I Tahun 2025 secara tepat waktu. Pada Aspek Pemberian Pertimbangan, Pengarahan dan
Pengawasan Prinsip Syariah, Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan 19 (sembilan belas) kali rapat Dewan
Pengawas Syariah, termasuk di antaranya 1 (satu) kali rapat dengan Enterprise Risk Management Division (ERMD), 3
(tiga) kali rapat dengan Direksi dan 3 (tiga) kali rapat dengan Dewan Komisaris. Dewan Pengawas Syariah selama tahun
2025 telah mengeluarkan sebanyak 29 (dua puluh sembilan) opini rekomendasi syariah. Untuk Aspek Pengawasan
Dewan Pengawas Syariah juga telah melakukan kegiatan Uji Petik Syariah terhadap jalannya kegiatan operasional
Kantor Cabang SYariah dalam rangka memastikan pemenuhan prinsip Syariah atas operasional dan bisnis UUS BTN.
Adapun jumlah pelaksanaan kegiatan uji petik tersebut sebanyak 13 (tiga belas) Kantor Cabang Syariah.. Adapun
dalam hal Aspek Pengembangan Keilmuan Syariah, Dewan Pengawas Syariah telah mengikuti sejumlah kegiatan
dalam rangka peningkatan kompetensi yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah
yang dilaksanakan oleh Regulator, DSN-MUI ataupun lembaga pendidikan lainnya (baik dalam negeri ataupun luar
negeri). Kinerja tersebut telah memenuhi persyaratan tugas dan tanggung jawab dari Dewan Pengawas Syariah.
Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi Dewan Pengawas Syariah
Piagam Dewan Pengawas Syariah mengatur ketentuan tentang besarnya gaji atau honorarium atau remunerasi
dan/atau tunjangan bagi anggota Dewan Pengawas Syariah ditetapkan oleh RUPS. Dalam hal RUPS melimpahkan
kewenangan penetapan besarnya gaji dan tunjangan tersebut kepada Dewan Komisaris, maka penetapan besarnya
gaji dan tunjangan tersebut ditetapkan dalam rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi
dan Nominasi.
Laporan Tahunan 2025 967
Page 537
08 Corporate Governance
Remunerasi Dewan Pengawas Syariah Tahun 2025
Ketua DPS Anggota DPS
Jenis Remunerasi dan Fasilitas
Lainnya
Orang Juta Rp. Orang Juta Rp.
Remunerasi
Honorarium/Gaji 1 Rp541,642,944 2 Rp974,957,304
Tunjangan rutin (Tj. PPh21) - - - -
Tunjangan Hari Raya 1 Rp45,136,913 2 Rp81,246,443
Bonus Kinerja - - - -
Total Remunerasi (a) 1 Rp586,779,857 2 Rp1,056,203,747
Asuransi Purna Jabatan 1 Rp95,206,136 2 Rp130,269,201
Tunjangan Transportasi - - - -
Total Fasilitas Lainnya (b) 1 Rp95,206,136 2 Rp130,269,201
Total Diterima (a) + (b) 1 Rp681,985,993 2 Rp1,186,472,948
Keterangan:
• Untuk gaji Ketua DPS yaitu Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA (jumlah 1 orang) dari periode Januari-Desember 2025 dengan total remunerasi yang
diterima sebesar Rp.586.779.857 ditambah total fasilitas (asuransi + tunjangan) sebesar Rp.95.206.136. Total yang diterima selama periode 2025 sebesar
Rp. 681.985.993
• Gaji Anggota DPS terdiri dari 2 orang dengan rincian:
1. Muhammad Faiz, Lc, MA untuk periode Januari -Desember 2025 dengan total remunerasi (a) yang diterima sebesar Rp.528.101.873, ditambah total
fasilitas lainnya (b) (asuransi + tunjangan) sebesar Rp45.065.704. Total yang diterima (a)+(b) selama periode 2025 sebesar Rp.573.167.577.
2. Mohamad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA untuk periode Januari -Desember 2025 dengan total remunerasi (a) yang diterima sebesar Rp.528.101.873,
ditambah total fasilitas lainnya (b) (asuransi + tunjangan) sebesar Rp.85.203.497. Total yang diterima (a)+(b) selama periode 2025 sebesar
Rp.613.305.370.
Mekanisme Pemberhentian dan Pengunduran Diri Dewan Pengawas Syariah
Jabatan anggota Dewan Pengawas Syariah berakhir apabila:
1. Periode masa jabatannya berakhir sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
2. Mengundurkan diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan.
4. Meninggal dunia.
5. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
Adapun mekanisme pengunduran diri Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:
1. Seorang anggota Dewan Pengawas Syariah berhak mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan
secara tertulis mengenai maksud pengunduran diri tersebut kepada Direksi Perseroan sebelum pengunduran
dirinya tersebut efektif.
2. Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan menyampaikan kepada OJK paling
lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya surat permohonan pengunduran diri anggota Dewan Pengawas
Syariah tersebut dan mengajukan calon pengganti anggota Dewan Pengawas Syariah sebagai ketentuan.
3. Jika dengan pengunduran diri tersebut mengakibatkan jumlah anggota Dewan Pengawas Syariah menjadi
kurang dari jumlah minimum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka
Perseroan wajib mengangkat anggota Dewan Pengawas Syariah yang baru sesuai dengan tata cara dan prosedur
pengangkatan anggota Dewan Pengawas Syariah yang berlaku.
4. Anggota Dewan Pengawas Syariah yang mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir, maka
pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas yang dijalankan sejak pertanggungjawaban yang terakhir sampai
dengan pengunduran diri tersebut, efektif tetap harus dimintakan pada RUPS Tahunan yang terdekat.
5. Pemberhentian dan/atau pengunduran diri anggota Dewan Pengawas Syariah wajib dilaporkan kepada OJK
paling lambat 10 (sepuluh) hari kalender sejak pemberhentian dan/atau pengunduran diri tersebut efektif.
968 Laporan Tahunan 2025
Page 538
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Direktur Unit Usaha Syariah Perseroan
UUS Perseroan dipimpin oleh Direktur Perbankan Syariah yang bertanggung jawab secara penuh atas pelaksanaan
pengelolaan usaha syariah berdasarkan prinsip kehati-hatian dan prinsip syariah. Pengangkatan Direktur UUS
Perseroan telah berdasarkan pada integritas, kompetensi, reputasi keuangan yang memadai, pengalaman di bidang
operasional sebagai pejabat eksekutif bank dan telah memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan mengacu
pada Peraturan Bank Indonesia No.14/6/PBI/2012 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) Bank
Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Saat ini Direktur UUS Perseroan dijabat oleh Sdr. Hirwandi Gafar berdasarkan melalui rapat Direksi tanggal 3 Desember
2019 dan telah mendapatkan persetujuan OJK melalui surat nomor SR-6/PB.1/2021 tanggal 2 Maret 2021 melalui
Penegasan atas Penunjukan Direktur UUS PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk. Profil ringkas beliau dapat dilihat
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Uus
Fokus pada pengelolaan UUS berdasarkan prinsip kehati-hatian dan Prinsip Syariah sesuai ketentuan dalam Anggaran
Dasar Perseroan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, prinsip syariah dan GCG.
Kepala Divisi Usaha Syariah
Direktur UUS dibantu oleh Kepala Divisi Syariah Dalam menjalankan kegiatan operasional UUS Perseroan. Berdasarkan
Buku Pedoman Perusahaan Uraian Jabatan Perseroan bahwa tugas dan wewenang Kepala Divisi Syariah di antaranya
yaitu:
1. Menetapkan usulan rencana kerja dan anggaran bidang kerjanya sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Memastikan proses perencanaan strategi untuk Unit Usaha Syariah Perseroan.
3. Memastikan penyusunan kebijakan terkait dengan Unit Usaha Syariah Perseroan.
4. Memastikan fungsi kesekretariatan dari Dewan Pengawas Syariah.
5. Memastikan berjalannya kegiatan operasional dan kinerja Unit Usaha Syariah.
6. Mengelola dan mengendalikan risiko yang berada dalam kelolaannya.
7. Menerapkan pelaksanaan GCG di unit kerjanya
Laporan Pelaksanaan Kegiatan UUS Perseroan
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan GCG Serta Pelaporan
Internal
Sepanjang Tahun 2025, Perseroan telah melakukan publikasi laporan keuangan triwulanan baik melalui situs website
www.btn.co.id maupun melalui media surat kabar, serta melaporkannya kepada regulator sesuai dengan ketentuan
dan tepat waktu. Rekapitulasi publikasi laporan keuangan triwulanan melalui media surat kabar dan media online
adalah sebagai berikut:
Triwulan Surat Kabar Tanggal
IV Tahun 2024 www.btn.co.id 12 Februari 2025
I Tahun 2025 www.btn.co.id 24 April 2025
II Tahun 2025 www.btn.co.id; 28 Agustus 2025
Bisnis Indonesia dan Investor Daily
III Tahun 2025 www.btn.co.id 24 Oktober 2025
Laporan Tahunan 2025 969
Page 539
08 Corporate Governance
Daftar Konsultan, Penasihat atau yang Dipersamakan dengan itu yang Digunakan oleh UUS BTN
Berdasarkan dokumen Perjanjian Kerja Sama antara UUS BTN dengan konsultan terkait dengan aktivitas dan kegiatan
operasional pada UUS BTN, sepanjang tahun 2025 UUS BTN telah melakukan kerja sama dengan beberapa konsultan
yaitu:
1. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk Peningkatan Pendaftaran Haji Reguler Melalui Optimalisasi Kelompok
Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan Komunitas Perhajian.
2. PT Infinetworks Global untuk penyediaan jasa SMS Gateway.
3. PT Rintis Sejahtera untuk penyediaan jasa implementasi Standar Nasional Quick Response Code (QRIS) Termasuk
QR Cross Border dan Transaksi Transfer, Tarik Tunai dan Setor Tunai (TUNTAS).
4. Konsultan KPMG untuk penyediaan data gap analysis PSAK 413 terkait Penurunan Nilai.
5. Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dalam membantu penyusunan dan proses migrasi
Peraturan Internal dari Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. (UUS BTN) ke PT Bank Syariah
Nasional (BSN).
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang Terjadi dan Upaya Penyelesaian oleh UUS
Guna mengurangi penyimpangan internal (internal fraud) yang dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap dan tidak
tetap (honorer dan outsourcing) terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional UUS BTN yang mempengaruhi
kondisi kinerja UUS BTN secara signifikan, UUS BTN melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan
terjadinya internal fraud yang dilakukan oleh pegawai.
Selama tahun 2025, penyimpangan/kecurangan terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional UUS dapat
dijelaskan melalui tabel berikut:
Jumlah fraud yang dilakukan (Internal)
Anggota Dewan Komisaris
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud dan Anggota Direksi
dalam 1 Tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
(2024) (2025) (2024) (2025) (2024) (2025)
Total Fraud
- 4 -
- 3 -
Telah Diselesaikan - 4 -
- 3 -
Dalam Proses
Penyelesaian di Internal - - 0 - - -
Bank
Belum Diupayakan
Penyelesaian - 0 -
- - -
Telah Ditindaklanjuti
- - 0 - - -
Melalui Proses Hukum
Keterangan:
1. Jumlah kasus pada tahun berjalan adalah berdasarkan Laporan Hasil Audit Khusus periode Januari s.d Desember 2025.
2. Jumlah kasus yang “Telah diselesaikan” adalah kasus yang telah mendapatkan putusan sanksi dari Direksi s.d Desember 2025.
3. Jumlah kasus yang “Dalam proses penyelesaian di internal bank” adalah kasus yang belum mendapatkan putusan sanksi dari Direksi s.d Desember
2025.
4. Jumlah kasus yang “Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum” adalah kasus yang telah terdapat Keputusan Direksi berupa sanksi pidana (proses
pelaporan pidana oleh Legal Division (LGD)).
Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian oleh UUS
Sepanjang tahun 2025, permasalahan hukum perdata dan pidana yang dihadapi UUS BTN dan telah diajukan melalui
proses hukum, sebagaimana tabel berikut:
970 Laporan Tahunan 2025
Page 540
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jumlah
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum tetap).
- -
Dalam proses penyelesaian.
6 6
Total
6 6
Dalam penyelesaian permasalahan hukum yang dihadapi oleh UUS BTN, selalu mengutamakan musyawarah ketika
menghadapi sengketa dengan nasabah. Namun, apabila jalur musyawarah tidak dapat menyelesaikan sengketa
tersebut, maka UUS Perseroan dan nasabah menyepakati penyelesaian sengketa dengan menggunakan jalur
arbitrase atau melalui lembaga peradilan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sesuai
dengan Prinsip Syariah.
Pendapatan Non Halal dan Penggunaannya
Pendapatan non halal yang diperoleh antara lain berasal dari denda ataupun pendapatan bunga dari penempatan
pada BTN (Induk) yang digunakan sebagai dana likuiditas Kantor Cabang Syariah. Adapun total pendapatan yang
diperoleh selama tahun 2025 (dalam satuan angka penuh Rupiah), adalah sebagai berikut:
No. Uraian 31 Desember 2025
1 Sumber Dana Kebajikan Pada Awal Periode 1,086,950,101
2 Penerimaan Dana Kebajikan
A Infaq
B Sedekah
C Pengembalian dana kebajikan produktif
D Denda 2,719,784,141
E Penerimaan non halal 9,901,035
Total Penerimaan 2,729,685,176
3 Penggunaan Dana Kebajikan
A Dana Kebajikan Produktif
B Sumbangan
C Penggunaan lainnya untuk kepentingan umum 273,209,345
Total Penggunaan 273,209,345
4 Kenaikan (Penurunan) Sumber dana kebajikan atas Penggunaan 2,456,475,831
5 Sumber Dana Kebajikan Pada Akhir Periode 3,543,425,932
Melakukan Self Assessment GCG UUS
Dalam rangka mewujudkan industri perbankan syariah yang sehat, prudent, dan tangguh, BTN sebagai entitas yang
bergerak di bidang perbankan dimana melalui Unit Usaha Syariah wajib menerapkan tata kelola perusahaan (Good
Corporate Governance) serta memenuhi Prinsip Syariah. Pelaksanaan GCG merupakan salah satu upaya untuk
melindungi kepentingan stakeholder dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta
nilai-nilai etika yang berlaku umum di industri perbankan syariah.
Laporan Tahunan 2025 971
Page 541
08 Corporate Governance
Implementasi GCG membutuhkan penilaian untuk melihat sejauh mana perkembangan terhadap prinsip-prinsip GCG
yang telah dilaksanakan oleh Perseroan. Penilaian tersebut juga bermanfaat untuk memastikan adanya peningkatan
kualitas penerapan GCG secara berkesinambungan ke dalam proses bisnis. UUS BTN telah melaksanakan self
assessment sesuai dengan ketentuan BI/OJK yang mengharuskan Perseroan melakukan penilaian sendiri (internal
self assessment) terhadap pelaksanaan GCG.
Hasil self assessment UUS BTN untuk periode Januari sampai dengan Juni tahun 2025, dapat disampaikan sebagai
berikut:
No. Faktor Bobot (%) Peringkat Nilai
1 Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direktur yang Membidangi UUS 0.35 1.00 0.35
2 Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah 0.20 1.00 0.20
Pelaksanaan Prinsip Syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran
3 0.10 2.00 0.20
dana serta pelayanan jasa
Penyaluran dana kepada nasabah pembiayaan inti dan penyimpanan dana oleh
4 0.10 2.00 0.20
deposan inti
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan GCG dan
5 0.25 2.00 0.50
Pelaporan Internal
Total Nilai Komposit 1.00 1.45
Kriteria Angka 2
Predikat BAIK
Berdasarkan hasil Self Assessment yang telah kami lakukan, nilai komposit Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk sebesar 1,45 dengan kriteria angka 2 dan predikat “Baik”, nilai komposit tersebut turun dari nilai
komposit tahun sebelumnya. Hal tersebut telah mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan
GCG yang secara umum cukup baik dan konsisten. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip-
prinsip GCG. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip GCG, maka secara umum kelemahan tersebut
dapat diselesaikan dengan baik oleh manajemen Perseroan.
Pelaksanaan Kepatuhan Terhadap Prinsip Syariah
Berdasarkan POJK Nomor 2 Tahun 2024 tanggal 15 Februari 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, Perseroan melalui Direksi berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah
terkait pelaksanaan fungsi kepatuhan terhadap Prinsip Syariah. Pada tahun 2025, telah dilaksanakan rapat koordinasi
antara Direksi dengan Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) kali guna memastikan pelaksanaan fungsi
pengawasan kepatuhan terhadap prinsip syariah di Unit Usaha Syariah (UUS) BTN baik di Kantor Pusat dan Kantor
Cabang telah dijalankan dengan baik oleh Dewan Pengawas Syariah. Secara keseluruhan, pelaksanaan tugas
pengawasan Dewan Pengawas Syariah Perseroan terhadap proses pengembangan produk baru dan pengawasan
terhadap kegiatan Bank telah dilaporkan melalui Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah per 6 (enam)
bulan, yang berakhir pada bulan Juni.
Dikarenakan UUS BTN telah berubah entitas menjadi PT Bank Syariah Nasional per 22 Desember 2025, maka laporan
yang dapat disajikan hanya per Juni 2025.
Pelaporan Risk Management Unit Usaha Syariah
Pada periode tahun 2025 UUS telah menyampaikan Laporan Profil Risiko Triwulanan kepada OJK sesuai dengan
ketentuan, yaitu sebagai berikut:
1. 640/S/DIR/ERMD/IV/2025 Penyampaian Laporan Profil Risiko Unit Usaha Syariah BTN Periode Triwulan I/2025.
2. 1177/S/DIR/ERMD/VII/2025 Penyampaian Laporan Profil Risiko Unit Usaha Syariah BTN Periode Triwulan II/2025
3. 1727/S/DIR/ERMD/X/2025 Penyampaian Laporan Profil Risiko Unit Usaha Syariah BTN Periode Triwulan III/2025
4. 123/S/DIR/ERMD/I/2026 Penyampaian Laporan Profil Risiko Unit Usaha Syariah BTN Periode Triwulan IV/2025
972 Laporan Tahunan 2025
Page 542
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pada Unit Usaha Syariah laporan untuk risk management tempo Pembiayaan. Pengukuran Risiko Investasi
tidak berbeda dengan Bank Umum Konvensional menggunakan parameter/indikator yang terdiri
namun ditambahkan 2 (dua) jenis risiko yaitu: dari komposisi dan tingkat konsentrasi pembiayaan
berbasis bagi hasil, kualitas pembiayaan berbasis
a. Pengelolaan Risiko Imbal Hasil bagi hasil dan faktor eksternal. Ketiga indikator ini
Pegawai Sharia Banking Division (SHAD) termasuk yang digunakan Commercial Financing Department
Manajemen unit bisnis Perseroan menjadi bagian pada Unit Usaha Syariah (UUS) dalam mengelola
dari pelaksana Manajemen Risiko untuk Risiko atas Risiko Investasi. Pemantauan dan pengendalian
Imbal Hasil, mengingat Imbal Hasil merupakan risiko investasi di antaranya dengan mengevaluasi
hasil dari seluruh aktivitas bisnis Unit Usaha eksposur risiko pembiayaan yang berbasis bagi
Syariah (UUS). Peran Manajemen Unit Bisnis dalam hasil terhadap limit risiko investasi serta mereviu
hal ini Treasury Department Unit Usaha Syariah kebijakan Internal Credit Rating antara Commercial
(UUS) adalah mengidentifikasi Risiko Imbal Hasil Financing Department pada Unit Usaha Syariah
atas Risiko akibat perubahan tingkat imbal hasil (UUS) bersama dengan Wholesale Credit Risk
yang dibayarkan Perseroan kepada nasabah, Division (WRD). Untuk Pengelolaan pembiayaan
karena terjadi perubahan tingkat imbal hasil yang berbasis bagi hasil dilakukan oleh Commercial
diterima Perseroan dari penyaluran dana, yang Financing Department pada Unit Usaha Syariah
dapat mempengaruhi perilaku nasabah dana (UUS) dan Kantor Cabang Syariah.
pihak ketiga Perseroan. Pengukuran Risiko Imbal
Hasil berdasarkan pada hasil assessment dengan Pencabutan Izin Usaha Unit Usaha Syariah
menggunakan parameter/ indikator yaitu komposisi
dana pihak ketiga, strategi dan kinerja Perseroan Berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 18 November 2025,
dalam menghasilkan laba/pendapatan serta RUPS menyetujui tindakan Perseroan untuk melakukan
perilaku nasabah dana pihak ketiga. Dari ketiga Pemisahan Unit Usaha Syariah dengan cara mengalihkan
indikator ini yang digunakan Treasury Department hak dan kewajibannya kepada PT Bank Syariah
Unit Usaha Syariah (UUS) dalam mengelola Risiko Nasional untuk dicatatkan sebagai penambahan
Imbal Hasil. Dalam rangka pemantauan Risiko modal disetor dan ditempatkan oleh Perseroan kepada
Imbal Hasil dan memastikan terjaganya Imbal PT Bank Syariah Nasional, dan selanjutnya seluruh
hasil yang diberikan kepada nasabah maka Sharia hak, kewajiban serta tanggung jawab terkait Unit
Banking Divison (SHAD) dalam hal ini Treasury Usaha Syariah Perseroan yang dialihkan tersebut
Department melakukan pengelolaan kebijakan beralih kepada PT Bank Syariah Nasional yang berlaku
terkait spesial margin bagi hasil pembiayaan efektif pada Tanggal Efektif Pemisahan. Direksi melalui
dengan berkoordinasi dengan unit bisnis dalam hal surat Nomor 2273/S/DIR/SHAD/XII/2025 tanggal
ini Commercial Financing Department dan Kantor 19 Desember 2025 sampai dengan terakhir surat
Cabang Syariah. Nomor 189/DIR/CSPD/I/2026 tanggal 29 Januari 2026
mengajukan permohonan pencabutan izin usaha Unit
b. Pengelolaan Risiko Investasi
Risiko Investasi adalah risiko akibat Perseroan Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero)
ikut menanggung kerugian usaha nasabah yang Tbk. Selanjutnya, OJK telah memberikan persetujuan
dibiayai dalam pembiayaan berbasis bagi hasil baik Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan
yang menggunakan metode net revenue sharing Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan hak
maupun yang menggunakan metode profit and loss dan kewajiban kepada PT Bank Syariah Nasional
sharing. Pengelolaan Risiko Investasi merupakan melalui surat Nomor SR-511/PB.02/2025 tanggal
pengelolaan atas risiko pembiayaan yang diberikan 9 Desember 2025 hal Persetujuan atas Permohonan
dengan basis Bagi Hasil yang merupakan bagian Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan
dari Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Bank Negara (Persero) Tbk. Dengan dilakukannya Pemisahan
untuk Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan serta Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero)
disusun sebagai bagian dari proses penilaian risiko. Tbk dengan cara pengalihan hak dan kewajiban kepada
Eksposur Risiko Investasi dipantau sejak proses PT Bank Syariah Nasional, maka izin usaha Unit Usaha
pemberian Pembiayaan sampai dengan jatuh Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk perlu
dilakukan pencabutan.
Laporan Tahunan 2025 973
Page 543
08 Corporate Governance
PENERAPAN
PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA
Perseroan senantiasa patuh dalam mengimplementasikan GCG sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk
mengacu pada Pedoman tata kelola perusahaan terbuka telah diatur dalam Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 dan
Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. POJK tersebut mengatur
5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip, serta 25 (dua puluh lima) rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata kelola
perusahaan yang baik. Hingga akhir tahun 2025, Perseroan telah menerapkan seluruh rekomendasi dalam peraturan
tersebut dengan rincian informasi sebagai berikut:
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
A. Aspek 1 : Hubungan Perusahaan Terbuka Dengan Pemegang Saham
Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
A.1. Prinsip 1 : Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS).
A.1.1. Rekomendasi 1 : Perusahaan Terbuka memiliki cara atau prosedur a. Prosedur pengambilan suara dalam
teknis pengumpulan suara (voting) baik secara pengambilan keputusan atas suatu
terbuka maupun tertutup yang mengedepankan mata acara RUPS dilakukan dengan
independensi, dan kepentingan pemegang pengumpulan suara (voting) secara
saham. tertutup sebagaimana tertuang dalam
Penjelasan : Setiap saham dengan hak suara yang dikeluarkan Tata Tertib RUPS yang diungkapkan kepada
mempunyai satu hak suara (one share one vote). publik melalui situs website Perseroan.
Pemegang saham dapat menggunakan hak
suaranya pada saat pengambilan keputusan, b. Prosedur pengambilan suara tersebut
terutama dalam pengambilan keputusan dengan sudah menjaga independensi ataupun
cara pengumpulan suara (voting). Namun kebebasan pemegang saham.
demikian, mekanisme pengambilan keputusan
dengan cara pengumpulan suara (voting) baik Pada tahun 2025, Perseroan telah
secara terbuka maupun tertutup belum diatur menyelenggarakan RUPS Tahunan pada
secara rinci. tanggal 26 Maret 2025. Semua keputusan
diambil berdasarkan musyawarah untuk
Perusahaan Terbuka direkomendasikan mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan
mempunyai prosedur pengambilan suara dalam musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
pengambilan keputusan atas suatu mata acara maka dilakukan pemungutan suara (voting).
RUPS. Adapun prosedur pengambilan suara Keputusan diambil jika disetujui oleh lebih dari
(voting) tersebut harus menjaga independensi ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh
ataupun kebebasan pemegang saham. saham dengan hak suara yang sah yang hadir
Sebagai contoh, dalam pengumpulan suara dalam rapat.
(voting) secara terbuka dilakukan dengan cara
mengangkat tangan sesuai dengan instruksi Pemungutan suara dilakukan dengan
pilihan yang ditawarkan oleh pimpinan RUPS. mekanisme sebagai berikut:
Sedangkan, dalam pengumpulan suara (voting)
secara tertutup dilakukan pada keputusan a. Pemegang saham atau kuasanya yang
yang membutuhkan kerahasiaan ataupun atas memberikan suara abstain atau yang tidak
permintaan pemegang saham, dengan cara setuju akan diminta mengangkat tangan
menggunakan kartu suara ataupun dengan dan menyerahkan kartu suaranya kepada
penggunaan electronic voting. petugas.
b. Petugas Rapat akan mengumpulkan
kartu suara dari pemegang saham atau
kuasanya kemudian menyerahkan kartu
suara kepada Notaris untuk dihitung.
c. Jumlah suara yang abstain dan tidak
setuju diperhitungkan dengan suara yang
sah yang dikeluarkan dalam Rapat dan
selisihnya merupakan jumlah suara yang
setuju.
d. Pemegang saham dengan hak suara
yang sah namun tidak mengeluarkan
suara (abstain) dianggap mengeluarkan
suara yang sama dengan suara mayoritas
pemegang saham yang mengeluarkan
suara.
e. Notaris akan menghitung dan
menyampaikan hasil pemungutan suara
atas usulan keputusan Rapat yang diajukan.
Comply
974 Laporan Tahunan 2025
Page 544
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
A.1.2. Rekomendasi 2 : Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Dalam penyelenggaraan RUPS, Perseroan
Komisaris Perusahaan Terbuka hadir dalam RUPS senantiasa mematuhi semua ketentuan yang
Tahunan. berlaku. Pada periode pelaksanaan RUPS
Tahunan pada tanggal 26 Maret 2025, seluruh
Penjelasan : Kehadiran seluruh anggota Direksi dan anggota anggota Direksi dan Dewan Komisaris termasuk
Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka bertujuan anggota Komite Audit dapat hadir mengikuti
agar setiap anggota Direksi dan anggota Dewan RUPS Tahunan.
Komisaris dapat memperhatikan, menjelaskan,
dan menjawab secara langsung permasalahan
yang terjadi atau pertanyaan yang diajukan oleh
pemegang saham terkait mata acara dalam Comply
RUPS.
A.1.3. Rekomendasi 3 : Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Situs Perseroan menyediakan ringkasan risalah RUPS
Website Perusahaan Terbuka paling sedikit dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
selama 1 (satu) tahun. melalui situs website Perseroan www.btn.co.id
pada menu Hubungan Investor (Investor
Penjelasan : Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 34 ayat (2) Relation), maupun di media cetak serta melalui
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor sistem pelaporan elektronik IDXnet dan OJK
32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan E-reporting, yakni pada tanggal 27 Maret 2025
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang untuk RUPS Tahunan Tahun Buku 2024.
Saham Perusahaan Terbuka, Perusahaan Terbuka
wajib membuat ringkasan risalah RUPS dalam
bahasa Indonesia dan bahasa asing (minimal
dalam bahasa Inggris), serta diumumkan 2
(dua) hari kerja setelah RUPS diselenggarakan Comply
kepada masyarakat, yang salah satunya melalui
Situs Website Perusahaan Terbuka. Ketersediaan
ringkasan risalah RUPS pada Situs Website
Perusahaan Terbuka memberikan kesempatan
bagi pemegang saham yang tidak hadir
untuk mendapatkan informasi penting dalam
penyelenggaraan RUPS secara mudah dan cepat.
Oleh karena itu, ketentuan tentang jangka waktu
minimal ketersediaan ringkasan risalah RUPS di
Situs Website dimaksudkan untuk menyediakan
kecukupan waktu bagi pemegang saham untuk
memperoleh informasi tersebut.
A.2. Prinsip 2 : Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka
dengan Pemegang Saham atau Investor.
A.2.1. Rekomendasi 4 : Perusahaan Terbuka memiliki suatu kebijakan Perseroan telah memiliki suatu kebijakan
komunikasi dengan pemegang saham atau komunikasi dengan pemegang saham atau
investor. investor mengacu pada Kebijakan Hubungan
Investor yang mencakup analyst meeting, public
Penjelasan : Adanya komunikasi antara Perusahaan Terbuka expose, investor meeting, Laporan Tahunan dan
dengan pemegang saham atau investor sebagainya.
dimaksudkan agar para pemegang saham atau
investor mendapatkan pemahaman lebih jelas Petunjuk Teknis Nomor PT.9-AD.9 tanggal
atas informasi yang telah dipublikasikan kepada 18 September 2023 tentang Pengelolaan
masyarakat, seperti laporan berkala, keterbukaan Komunikasi Bank PT Bank Tabungan (Persero)
informasi, kondisi atau prospek bisnis dan kinerja, Tbk
serta pelaksanaan tata kelola Perusahaan
Terbuka. Di samping itu, pemegang saham atau
investor juga dapat menyampaikan masukan
dan opini kepada manajemen Perusahaan Comply
Terbuka.
Kebijakan komunikasi dengan para pemegang
saham atau investor menunjukan komitmen
Perusahaan Terbuka dalam melaksanakan
komunikasi dengan para pemegang saham
atau investor. Dalam kebijakan tersebut dapat
mencakup strategi, program, dan waktu
pelaksanaan komunikasi, serta panduan yang
mendukung pemegang saham atau investor
untuk berpartisipasi dalam komunikasi tersebut.
A.2.2. Rekomendasi 5 : Perusahaan Terbuka mengungkapkan kebijakan Perseroan telah mengungkapkan kebijakan
komunikasi Perusahaan Terbuka dengan komunikasi dengan para pemegang saham
pemegang saham atau investor dalam Situs atau investor pada situs website Perseroan
Web. (www.btn.co.id) menu Hubungan Investor -
Pedoman Kebijakan Hubungan Investor.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan komunikasi merupakan
bentuk transparansi atas komitmen Perusahaan
Terbuka dalam memberikan kesetaraan kepada
semua pemegang saham atau investor atas Comply
pelaksanaan komunikasi. Pengungkapan
informasi tersebut juga bertujuan untuk
meningkatkan partisipasi dan peran pemegang
saham atau investor dalam pelaksanaan
program komunikasi Perusahaan Terbuka.
Laporan Tahunan 2025 975
Page 545
08 Corporate Governance
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
B. Aspek 2 : Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
B.1. Prinsip 3 : Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
B.1.1. Rekomendasi 6 : Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka. telah mempertimbangkan kondisi Perseroan
antara lain karakteristik, kapasitas, dan ukuran,
Penjelasan : Jumlah anggota Dewan Komisaris dapat serta pencapaian tujuan dan pemenuhan
mempengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas kebutuhan bisnis Perseroan mengacu pada
dari Dewan Komisaris. Penentuan jumlah ketentuan Regulator. Jumlah anggota Dewan
anggota Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka Komisaris saat ini dipandang cukup dan sesuai
wajib mengacu kepada ketentuan peraturan dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014
perundang-undangan yang berlaku, yang tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
paling kurang terdiri dari 2 orang berdasarkan atau Perusahaan Publik atau sama dengan
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan jumlah anggota Direksi.
Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Selain itu, perlu juga mempertimbangkan kondisi
Perusahaan Terbuka yang antara lain yang Comply
meliputi karakteristik, kapasitas, dan ukuran, serta
pencapaian tujuan dan pemenuhan kebutuhan
bisnis yang berbeda diantara Perusahaan
Terbuka. Namun demikian, jumlah anggota
Dewan Komisaris yang terlalu besar berpotensi
dapat mengganggu efektivitas pelaksanaan
fungsi Dewan Komisaris.
B.1.2. Rekomendasi 7 : Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris Komposisi anggota Dewan Komisaris
memperhatikan keberagaman keahlian, memperhatikan keberagaman keahlian,
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan. pengetahuan, dan pengalaman yang
dibutuhkan sebagaimana yang telah
Penjelasan : Komposisi Dewan Komisaris merupakan diungkapkan pada bagian Keberagaman
kombinasi karakteristik baik dari segi organ Komposisi Dewan Komisaris pada Laporan
Dewan Komisaris maupun anggota Dewan Tahunan ini.
Komisaris secara individu, sesuai dengan
kebutuhan Perusahaan Terbuka. Karakteristik
tersebut dapat tercermin dalam penentuan
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman Comply
yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas
pengawasan dan pemberian nasihat oleh Dewan
Komisaris Perusahaan Terbuka. Komposisi yang
telah memperhatikan kebutuhan Perusahaan
Terbuka merupakan suatu hal yang positif,
khususnya terkait pengambilan keputusan dalam
rangka pelaksanaan fungsi pengawasan yang
dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai
aspek yang lebih luas.
B.2. Prinsip 4 : Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
B.2.1. Rekomendasi 8 : Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan
sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja penilaian sendiri (self assessment) yang
Dewan Komisaris. tercantum dalam Surat Keputusan Bersama
tentang Tata Hubungan Kerja Dewan
Penjelasan : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Komisaris dan Direksi Perseroan dalam Surat
Dewan Komisaris merupakan suatu pedoman Kesepakatan Bersama Dewan Komisaris
yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas No. 01/SKB/KOM/BTN/2024 dan Direksi
atas penilaian kinerja Dewan Komisaris secara No. SKB-01/DIR-BTN/2024, Bab V Evaluasi Kinerja
kolegial. Self assessment atau penilaian sendiri yang diuraikan pada bagian penilaian kinerja
dimaksud dilakukan oleh masing-masing Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan ini
anggota untuk menilai pelaksanaan kinerja serta situs web Perseroan (www.btn.co.id) menu
Dewan Komisaris secara kolegial, dan bukan Investor Relation – GCG – Crossreference ASEAN
menilai kinerja individual masing-masing CG Scorecard – SKB.
anggota Dewan Komisaris. Dengan adanya self
assessment ini diharapkan masing-masing
anggota Dewan Komisaris dapat berkontribusi
untuk memperbaiki kinerja Dewan Komisaris Comply
secara berkesinambungan.
Dalam kebijakan tersebut dapat mencakup
kegiatan penilaian yang dilakukan beserta
maksud dan tujuannya, waktu pelaksanaannya
secara berkala, dan tolok ukur atau kriteria
penilaian yang digunakan sesuai dengan
dengan rekomendasi yang diberikan oleh fungsi
nominasi dan remunerasi Perusahaan Terbuka,
dimana adanya fungsi tersebut telah diwajibkan
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
976 Laporan Tahunan 2025
Page 546
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
B.2.2. Rekomendasi 9 : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) untuk Kebijakan penilaian sendiri (self assessment)
menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan untuk menilai kinerja Dewan Komisaris
melalui Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka. diungkapkan pada bagian penilaian kinerja
Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan ini.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan self assessment atas
kinerja Dewan Komisaris dilakukan tidak hanya
untuk memenuhi aspek transparansi sebagai
bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan Comply
tugasnya, namun juga untuk memberikan
keyakinan khususnya kepada para pemegang
saham atau investor atas upaya-upaya yang
perlu dilakukan dalam meningkatkan kinerja
Dewan Komisaris. Dengan adanya pengungkapan
tersebut pemegang saham atau investor
mengetahui mekanisme check and balance
terhadap kinerja Dewan Komisaris.
B.2.3. Rekomendasi 10 : Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait Perseroan telah memiliki kebijakan pada
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. dalam Keputusan Dewan Komisaris Nomor
No.18/KOM/BTN/2024 terkait pengunduran dan
Penjelasan : Kebijakan pengunduran diri anggota Dewan pemberhentian anggota Dewan Komisaris
Komisaris yang terlibat dalam kejahatan apabila terlibat dalam tindakan yang merugikan
keuangan merupakan kebijakan yang dapat Perseroan dan/atau Negara dan apabila
meningkatkan kepercayaan para pemangku yang bersangkutan dinyatakan bersalah oleh
kepentingan terhadap Perusahaan Terbuka, putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan
sehingga integritas perusahaan akan tetap hukum tetap.
terjaga. Kebijakan ini diperlukan untuk membantu
kelancaran proses hukum dan agar proses hukum Comply
tersebut tidak mengganggu jalannya kegiatan
usaha. Selain itu, dari sisi moralitas, kebijakan
ini membangun budaya beretika di lingkungan
Perusahaan Terbuka. Kebijakan tersebut dapat
tercakup dalam Pedoman ataupun Kode Etik
yang berlaku bagi Dewan Komisaris.
Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat
dalam kejahatan keuangan merupakan adanya
status terpidana terhadap anggota Dewan
Komisaris dari pihak yang berwenang. Kejahatan
keuangan dimaksud seperti manipulasi dan
berbagai bentuk penggelapan dalam kegiatan
jasa keuangan serta Tindakan Pidana Pencucian
Uang sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan
dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian
Uang.
B.2.4. Rekomendasi 11 : Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan Pengangkatan dan pemberhentian Direksi
fungsi Nominasi dan Remunerasi menyusun Perseroan dilakukan berdasarkan prinsip
kebijakan suksesi dalam proses Nominasi prinsip profesionalisme dan GCG. Perseroan
anggota Direksi. merupakan Badan Usaha Milik Negara
(BUMN), oleh karena itu kebijakan suksesi
Penjelasan : Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Direksi di antaranya mengacu kepada
Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau No. PER 11/MBU/07/2021 tentang Persyaratan,
Perusahaan Publik, komite yang menjalankan Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian
fungsi nominasi mempunyai tugas untuk Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara.
menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan Selain itu, sebagai perusahaan terbuka,
dalam proses Nominasi calon anggota Direksi. kebijakan Perseroan juga mengacu kepada
Salah satu kebijakan yang dapat mendukung peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
proses Nominasi sebagaimana dimaksud 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
adalah kebijakan suksesi anggota Direksi. Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Kebijakan mengenai suksesi bertujuan untuk Uraian tentang kebijakan suksesi dalam proses
menjaga kesinambungan proses regenerasi atau Nominasi anggota Direksi Perseroan telah
kaderisasi kepemimpinan di perusahaan dalam diungkapkan pada bagian Kebijakan Suksesi
rangka mempertahankan keberlanjutan bisnis Direksi Laporan Tahunan ini.
dan tujuan jangka panjang perusahaan.
Comply
Laporan Tahunan 2025 977
Page 547
08 Corporate Governance
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
C. Aspek 3 : Fungsi dan Peran Direksi
C.1. Prinsip 5 : Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
C.1.1. Rekomendasi 12 : Penentuan jumlah anggota Direksi Penentuan jumlah anggota Direksi telah
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka mempertimbangkan kondisi Perseroan antara
serta efektifitas dalam pengambilan keputusan. lain karakteristik, kapasitas, dan ukuran, serta
pencapaian tujuan dan pemenuhan kebutuhan
Penjelasan : Sebagai organ perusahaan yang berwenang bisnis bank mengacu ketentuan Regulator.
dalam pengurusan perusahaan, penentuan Jumlah anggota Direksi telah memenuhi
jumlah Direksi sangat mempengaruhi jalannya ketentuan Peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014
kinerja Perusahaan Terbuka. Dengan demikian, tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
penentuan jumlah anggota Direksi harus atau Perusahaan Publik.
dilakukan melalui pertimbangan yang matang
dan wajib mengacu pada ketentuan Peraturan Comply
Perundang-undangan yang berlaku, dimana
berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
paling sedikit terdiri dari 2 (dua) orang. Disamping
itu, dalam penentuan jumlah Direksi harus
didasarkan pada kebutuhan untuk mencapai
maksud dan tujuan Perusahaan Terbuka dan
disesuaikan dengan kondisi Perusahaan Terbuka
yang meliputi karakteristik, kapasitas, dan
ukuran Perusahaan Terbuka serta bagaimana
tercapainya efektivitas pengambilan keputusan
Direksi.
C.1.2. Rekomendasi 13 : Penentuan komposisi anggota Direksi Komposisi anggota Direksi memperhatikan
memperhatikan, keberagaman keahlian, keberagaman keahlian, pengetahuan, dan
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan. pengalaman yang dibutuhkan sebagaimana
yang telah diungkapkan pada bagian
Penjelasan : Seperti halnya Dewan Komisaris, keberagaman Keberagaman Komposisi Direksi pada Laporan
komposisi anggota Direksi merupakan kombinasi Tahunan ini.
karakteristik yang diinginkan baik dari segi organ
Direksi maupun anggota Direksi secara individu,
sesuai dengan kebutuhan Perusahaan Terbuka.
Kombinasi tersebut ditentukan dengan cara Comply
memperhatikan keahlian, pengetahuan dan
pengalaman yang sesuai pada pembagian
tugas dan fungsi jabatan Direksi dalam mencapai
tujuan Perusahaan Terbuka. Dengan demikian,
pertimbangan kombinasi karakteristik dimaksud
akan berdampak dalam ketepatan proses
pencalonan dan penunjukan individual anggota
Direksi ataupun Direksi secara kolegial.
978 Laporan Tahunan 2025
Page 548
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
C.1.3. Rekomendasi 14 : Anggota Direksi yang membawahi bidang Pada periode 2025, Direktur yang membawahi
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan/ bidang akuntansi atau keuangan memiliki latar
atau pengetahuan di bidang akuntansi. belakang pendidikan dan pengalaman kerja di
bidang keuangan dengan informasi sebagai
Penjelasan : Laporan Keuangan merupakan laporan berikut:
pertanggungjawaban manajemen atas
pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh a. Pendidikan
Perusahaan Terbuka, yang wajib disusun dan 1. Sarjana Ekonomi
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan yang berlaku umum di Indonesia 2. Magister Ekonomi
dan juga peraturan OJK terkait, antara lain 3. Memiliki pengalaman kerja di bidang
peraturan perundang-undangan di sektor Pasar perbankan
Modal yang mengatur mengenai penyajian dan
pengungkapan Laporan Keuangan Perusahaan b. Pengalaman Kerja
Terbuka. Berdasarkan peraturan perundang- 1. Maret 2021 – saat ini menjabat sebagai
undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur Direktur Finance
mengenai tanggung jawab Direksi atas Laporan
Keuangan, Direksi secara tanggung renteng 2. 2015-2021 menjabat sebagai Head of
bertanggung jawab atas Laporan Keuangan, Treasury Division.
yang ditandatangani Direktur Utama dan anggota 3. 2015 menjabat sebagai Plt Kepala
Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau Wilayah, Kantor Wilayah I
keuangan.
4. 2014 menjabat sebagai Head of Treasury
Dengan demikian, pengungkapan dan Division.
penyusunan informasi keuangan yang disajikan 5. 2013 menjabat sebagai Head of
dalam laporan keuangan akan sangat tergantung Institutional Banking Division.
pada keahlian, dan/atau pengetahuan Direksi,
6. 2012 menjabat sebagai Post Office
khususnya anggota Direksi yang membawahi
Alliance Desk Head
bidang akuntansi atau keuangan. Adanya
kualifikasi keahlian dan/atau pengetahuan Adapun sertifikasi yang dimiliki oleh Direktur
di bidang akuntansi yang setidaknya dimiliki yang membawahi bidang keuangan/ akuntansi
anggota Direksi dimaksud dapat memberikan dapat dilihat pada bagian Pengembangan
keyakinan atas penyusunan Laporan Keuangan, Kompetensi Direksi Laporan Tahunan ini.
sehingga Laporan Keuangan tersebut dapat
diandalkan oleh para pemangku kepentingan
(stakeholders) sebagai dasar pengambilan
keputusan ekonomi terkait Perusahaan Terbuka Comply
dimaksud. Keahlian dan/atau pengetahuan
tersebut dapat dibuktikan dengan latar belakang
pendidikan, sertifikasi pelatihan, dan/atau
pengalaman kerja terkait.
C.2. Prinsip 6 : Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung
Jawab Direksi.
C.2.1. Rekomendasi 15 : Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri Direksi telah memiliki kebijakan penilaian sendiri
(self assessment) untuk menilai kinerja Direksi. (self assessment) yang tercantum dalam Surat
Keputusan Bersama tentang Tata Hubungan
Penjelasan : Seperti halnya pada Dewan Komisaris, kebijakan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
penilaian sendiri (self assessment) Direksi tahun 2024 Bab IV Evaluasi Kinerja serta
merupakan suatu pedoman yang digunakan sistem penilaian ini dirangkum sebagai Key
sebagai bentuk akuntabilitas atas penilaian Performance Indicator (KPI) sebagaimana yang
kinerja Direksi secara kolegial. Self assessment diuraikan pada bagian penilaian kinerja Direksi
atau penilaian sendiri dimaksud dilakukan oleh Laporan Tahunan ini serta situs web Perseroan
masing-masing anggota Direksi untuk menilai (www.btn.co.id) menu Investor Relation-GCG -
pelaksanaan kinerja Direksi secara kolegial, dan Crossreference ASEAN CG Scorecard.
bukan menilai kinerja individual masing-masing
anggota Direksi. Dengan adanya self assessment
ini diharapkan masing-masing anggota Direksi
dapat berkontribusi untuk memperbaiki kinerja
Direksi secara berkesinambungan. Comply
Dalam kebijakan tersebut dapat mencakup
kegiatan penilaian yang dilakukan beserta
maksud dan tujuannya, waktu pelaksanaannya
secara berkala, dan tolak ukur atau kriteria
penilaian yang digunakan sesuai dengan dengan
rekomendasi yang diberikan oleh fungsi nominasi
dan remunerasi Perusahaan Terbuka, dimana
pembentukan fungsi tersebut telah diwajibkan
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
Laporan Tahunan 2025 979
Page 549
08 Corporate Governance
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
C.2.2. Rekomendasi 16 : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Kebijakan penilaian sendiri (self assessment)
untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan pada
laporan tahunan Perusahaan Terbuka. bagian penilaian kinerja Direksi pada Laporan
Tahunan ini.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan self assessment atas
kinerja Direksi dilakukan tidak hanya untuk
memenuhi aspek transparansi sebagai bentuk
pertanggungjawaban atas pelaksanaan Comply
tugasnya, namun juga untuk memberikan
informasi penting atas upaya-upaya perbaikan
dalam pengelolaan Perusahaan Terbuka.
Informasi tersebut sangat bermanfaat untuk
memberikan keyakinan kepada pemegang
saham atau investor bahwa terdapat kepastian
pengelolaan perusahaan terus dilakukan ke arah
yang lebih baik. Dengan adanya pengungkapan
tersebut pemegang saham atau investor
mengetahui mekanisme check and balance
terhadap kinerja Direksi.
C.2.3. Rekomendasi 17 : Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran Perseroan telah memiliki kebijakan pada
diri anggota Direksi apabila terlibat dalam Pedoman dan Tata tertib Kerja Direksi melalui
kejahatan keuangan. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G tentang
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. terkait
Penjelasan : Kebijakan pengunduran diri anggota Direksi pengunduran dan pemberhentian anggota
yang terlibat dalam kejahatan keuangan Direksi apabila terlibat dalam tindakan yang
merupakan kebijakan yang dapat meningkatkan merugikan Perseroan dan/atau Negara dan
kepercayaan para pemangku kepentingan apabila yang bersangkutan dinyatakan
terhadap Perusahaan Terbuka, sehingga bersalah oleh putusan pengadilan yang
integritas perusahaan akan tetap terjaga. mempunyai kekuatan hukum tetap
Kebijakan ini diperlukan untuk membantu
kelancaran proses hukum dan agar proses hukum Comply
tersebut tidak mengganggu jalannya kegiatan
usaha. Selain itu, dari sisi moralitas, kebijakan ini
akan membangun budaya beretika di lingkungan
Perusahaan Terbuka. Kebijakan tersebut dapat
tercakup dalam Pedoman ataupun Kode Etik
yang berlaku bagi Direksi.
Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat
dalam kejahatan keuangan merupakan adanya
status terpidana terhadap anggota Direksi dari
pihak yang berwenang. Kejahatan keuangan
dimaksud seperti manipulasi dan berbagai
bentuk penggelapan dalam kegiatan jasa
keuangan serta Tindakan Pidana Pencucian Uang
sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang
Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
D. Aspek 4 : Partisipasi Pemangku Kepentingan
D.1. Prinsip 7 : Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui
Partisipasi Pemangku Kepentingan.
D.1.1. Rekomendasi 18 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan untuk Perseroan telah memiliki kebijakan mencegah
mencegah terjadinya insider trading. terjadinya insider trading sebagaimana
yang diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor
Penjelasan : Seseorang yang mempunyai informasi orang KK.9-AA tentang Aktivitas Hubungan Investor
dalam dilarang melakukan suatu transaksi Efek sebagaimana yang dapat dilihat di situs web
dengan menggunakan informasi orang dalam Perseroan (www.btn.co.id) menu Hubungan
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Investor - Pedoman Kebijakan Hubungan
mengenai Pasar Modal. Perusahaan Terbuka Investor.
dapat meminimalisir terjadinya insider trading
tersebut melalui kebijakan pencegahan, misalnya
dengan memisahkan secara tegas data dan/
atau informasi yang bersifat rahasia dengan Comply
yang bersifat publik, serta membagi tugas dan
tanggung jawab atas pengelolaan informasi
dimaksud secara proporsional dan efisien.
980 Laporan Tahunan 2025
Page 550
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
D.1.2. Rekomendasi 19 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti Kebijakan Khusus No. KK.8-K tentang prosedur
korupsi dan anti fraud. manajemen Risiko Fraud. Sebagai pedoman
dalam implementasi Pengendalian Gratifikasi
Penjelasan : Kebijakan anti korupsi bermanfaat untuk sebagai inisiatif dari program anti korupsi secara
memastikan agar kegiatan usaha Perusahaan nasional, Perseroan menerbitkan petunjuk
Terbuka dilakukan secara legal, prudent, dan pelaksanaan pedoman pengendalian gratifikasi
sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang dalam suatu Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A
baik. Kebijakan tersebut dapat merupakan tentang Prosedur Pengendalian Gratifikasi.
bagian dalam kode etik, ataupun dalam bentuk
tersendiri. Dalam kebijakan tersebut dapat Comply
meliputi antara lain mengenai program dan
prosedur yang dilakukan dalam mengatasi
praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud,
suap dan/atau gratifikasi dalam Perusahaan
Terbuka. Lingkup dari kebijakan tersebut harus
menggambarkan pencegahan Perusahaan
Terbuka terhadap segala praktik korupsi baik
memberi atau menerima dari pihak lain.
D.1.3. Rekomendasi 20 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang Perseroan telah memiliki kebijakan terkait
seleksi dan peningkatan kemampuan pemasok pengelolaan vendor sebagaimana yang diatur
atau vendor. dalam Kebijakan Khusus tentang Pedoman
Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/atau Jasa
Penjelasan : Kebijakan tentang seleksi pemasok atau vendor dan Petunjuk Teknis Nomor PT.9-H.1 tentang
bermanfaat untuk memastikan agar Perusahaan Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Barang
Terbuka memperoleh barang atau jasa yang dan atau Jasa. Secara garis besar, cakupan
diperlukan dengan harga yang kompetitif kebijakan ini antara lain meliputi kriteria dalam
dan kualitas yang baik. Sedangkan kebijakan seleksi vendor, mekanisme pengadaan yang
peningkatan kemampuan pemasok atau transparan, evaluasi kinerja vendor, rekam jejak
vendor bermanfaat untuk memastikan bahwa vendor. Peningkatan kemampuan pemasok
rantai pasokan (supply chain) berjalan dengan atau vendor dilakukan dengan melakukan
efisien dan efektif. Kemampuan pemasok atau pembinaan kepada vendor melalui rapat
vendor dalam memasok/memenuhi barang koordinasi, monitoring dan evaluasi kinerja
atau jasa yang dibutuhkan perusahaan akan vendor. Pelaksanaan kebijakan seleksi vendor
mempengaruhi kualitas output perusahaan. dilakukan dengan pengelolaan Daftar Rekanan
Bank yang dapat digunakan sebagai database
Dengan demikian, pelaksanaan kebijakan- vendor dalam pengadaan dengan metode
kebijakan tersebut dapat menjamin kontinuitas penunjukan langsung/ pemilihan langsung/
pasokan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas seleksi langsung. Kebijakan Khusus tersebut
yang dibutuhkan Perusahaan Terbuka. Adapun di atas juga mengatur Standar Operating
cakupan kebijakan ini meliputi kriteria dalam Procedure (SOP) mekanisme pengadaan yang
pemilihan pemasok atau vendor, mekanisme transparan melalui metode lelang/pemilihan
pengadaan yang transparan, upaya peningkatan langsung/seleksi langsung/penunjukan
kemampuan pemasok atau vendor, dan langsung serta ketentuan tentang kontrak kerja
pemenuhan hak-hak yang berkaitan dengan dengan vendor. Sehingga dengan penerapan
pemasok atau vendor. kebijakan tersebut diharapkan kontinuitas
pasokan yang dibutuhkan perusahaan dapat
terjamin.
Perseroan memiliki kebijakan terkait pengadaan
barang dan jasa yang berisi tentang seleksi
dan peningkatan kemampuan pemasok atau Comply
vendor yang tertuang dalam standar Pedoman
Procurement.
D.1.4. Rekomendasi 21 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur
pemenuhan hak-hak kreditur. digunakan sebagai pedoman dalam melakukan
pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari kebijakan
Penjelasan : Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur dimaksud adalah untuk menjaga terpenuhinya
digunakan sebagai pedoman dalam melakukan hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur
pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari kebijakan terhadap Perusahaan Terbuka. Dalam kebijakan
dimaksud adalah untuk menjaga terpenuhinya tersebut mencakup pertimbangan dalam
hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur melakukan perjanjian, serta tindak lanjut dalam
terhadap Perusahaan Terbuka. Dalam kebijakan pemenuhan kewajiban Perusahaan Terbuka
tersebut mencakup pertimbangan dalam kepada kreditur.
melakukan perjanjian, serta tindak lanjut dalam
pemenuhan kewajiban Perusahaan Terbuka Kebijakan hak-hak dasar kreditur, antara lain
kepada kreditur. adalah:
a. Menerima pelunasan pokok dan
pembayaran bunga pada waktu yang
disepakati.
b. Memperoleh hak atas denda keterlambatan
pelunasan pokok dan pembayaran bunga.
c. Meminta keterangan, informasi, dan
dokumen serta memeriksa pembukuan
Perseroan.
Untuk tahun 2025, terdapat 2 kreditur Perseroan
yaitu: Kreditur Pinjaman Bilateral dan Kreditur
Obligasi.
Comply
Laporan Tahunan 2025 981
Page 551
08 Corporate Governance
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
D.1.5. Rekomendasi 22 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan sistem Perseroan telah memiliki kebijakan pelaksanaan
whistleblowing. Whistleblowing System yang diatur dalam
Petunjuk Teknis Nomor PT.7-B.2 tentang
Penjelasan : Kebijakan sistem whistleblowing yang telah Pengelolaan Whistleblowing System BTN yang
disusun dengan baik akan memberikan kepastian telah mencakup jenis pelanggaran yang dapat
perlindungan kepada saksi atau pelapor atas dilaporkan melalui sistem whistleblowing,
suatu indikasi pelanggaran yang dilakukan cara pengaduan, pelindungan dan jaminan
karyawan atau manajemen Perusahaan kerahasiaan pelapor, penanganan pengaduan,
Terbuka. Penerapan kebijakan sistem tersebut pihak yang mengelola aduan, dan hasil
akan berdampak pada pembentukan budaya penanganan dan tindak lanjut pengaduan
tata kelola perusahaan yang baik. Kebijakan sesuai ketentuan OJK. Pengungkapan atas
sistem whistleblowing mencakup antara lain kebijakan Whistleblowing System dimaksud
jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan pada periode 2023 diuraikan pada bagian
melalui sistem whistleblowing, cara pengaduan, Whistleblowing System Laporan Tahunan ini.
perlindungan dan jaminan kerahasiaan pelapor,
penanganan pengaduan, pihak yang mengelola
aduan, dan hasil penanganan dan tindak lanjut
pengaduan. Comply
D.1.6. Rekomendasi 23 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Insentif jangka panjang untuk Direksi dan Dewan
pemberian insentif jangka panjang kepada Komisaris telah diatur di antaranya:
Direksi dan karyawan.
a. Kebijakan Khusus No. KK.3-D tentang
Penjelasan : Insentif jangka panjang merupakan insentif yang Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, Senior
didasarkan atas pencapaian kinerja jangka Executive Vice President (SEVP) dan Organ
panjang. Rencana insentif jangka panjang Pendukung Dewan Komisaris
mempunyai dasar pemikiran bahwa kinerja
jangka panjang perusahaan tercermin oleh b. Kebijakan Khusus Nomor No.KK.3-B tentang
pertumbuhan nilai dari saham atau target- Remunerasi. Pemberian remunerasi
target jangka panjang perusahaan lainnya. dan insentif telah diungkapkan pada
Insentif jangka panjang bermanfaat dalam bagian Penerapan Tata Kelola Pemberian
rangka menjaga loyalitas dan memberikan Remunerasi BTN pada Laporan Tahunan ini.
motivasi kepada Direksi dan karyawan untuk Pemberian remunerasi dan insentif telah
meningkatkan kinerja atau produktivitasnya diungkapkan pada bagian Penerapan Tata
yang akan berdampak pada peningkatan kinerja Kelola Pemberian Remunerasi Bank BTN pada
perusahaan dalam jangka panjang. Laporan Tahunan ini.
Adanya suatu kebijakan insentif jangka panjang Peraturan Direksi tersebut mencakup remunerasi
merupakan komitmen nyata Perusahaan Terbuka berbasis variabel yang ditangguhkan maupun
untuk mendorong pelaksanaan pemberian Material Risk Taker sebagaimana Peraturan
insentif jangka panjang kepada Direksi dan Kementerian BUMN No. 04/ MBU/2014 tentang
Karyawan dengan syarat, prosedur dan bentuk Pedoman Peraturan Menteri BUMN Nomor
yang disesuaikan dengan tujuan jangka panjang Per-04/ MBU/2014 sebagaimana diubah
Perusahaan Terbuka. Kebijakan dimaksud dapat terakhir dengan Peraturan Menteri BUMN
mencakup antara lain maksud dan tujuan Nomor Per-13/ MBU/09/2021 tanggal
pemberian insentif jangka panjang, syarat 24 September 2021 dan POJK
dan prosedur dalam pemberian insentif, dan Nomor 45/POJK.03/2015.
kondisi dan risiko yang harus diperhatikan oleh
Perusahaan Terbuka dalam pemberian insentif. Sejak tahun 2009, Perseroan sudah
Kebijakan tersebut juga dapat tercakup dalam melaksanakan pemberian insentif jangka
kebijakan remunerasi Perusahaan Terbuka yang panjang berupa MESOP untuk Direksi dan
ada. Pegawai sebagaimana uraian pada bagian
Share Option pada Laporan Tahunan ini. Pada
tahun 2025, Perseroan telah menerapkan
remunerasi berbasis kinerja dan risiko.
Comply
982 Laporan Tahunan 2025
Page 552
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Aspek. Prinsip. Rekomendasi Comply or Explain
E. Aspek 5 : Keterbukaan Informasi
E.1. Prinsip 8 : Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
E.1.1. Rekomendasi 24 : Perusahaan Terbuka memanfaatkan penggunaan Perseroan senantiasa berupaya untuk
teknologi informasi secara lebih luas selain Situs meningkatkan kualitas keterbukaan informasi
Web sebagai media keterbukaan informasi. kepada stakeholders melalui pemanfaatan
teknologi informasi, selain situs web Perseroan
Penjelasan : Penggunaan teknologi informasi dapat seperti melalui media sosial yaitu:
bermanfaat sebagai media keterbukaan
informasi. Adapun keterbukaan informasi yang • YouTube Bank BTN,
dilakukan tidak hanya keterbukaan informasi
yang telah diatur dalam peraturan perundang- • Facebook BankBTNcoid,
undangan, namun juga informasi lain terkait
Perusahaan Terbuka yang dirasakan bermanfaat • X @BankBTNcoid,
untuk diketahui pemegang saham atau investor. • Instagram @bankbtn
Dengan pemanfaatan teknologi informasi
secara lebih luas selain Situs Web diharapkan • LinkedIn PT Bank Tabungan Negara
perusahaan dapat meningkatkan efektivitas
penyebaran informasi perusahaan. Meskipun Perseroan juga memberikan pengkinian
demikian, pemanfaatan teknologi informasi yang informasi kepada pemegang saham melalui
dilakukan tetap memperhatikan manfaat dan email, conference call dan TV Pasar Modal
biaya perusahaan. IBCM Channel Bursa Efek Indonesia, selain
pendampingan site visit oleh investor ke kantor
cabang Bank BTN, Non-Deal Roadshow, one-on-
one meeting, Analyst Meeting Public Expose.
Comply
E.1.2. Rekomendasi 25 : Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka Perseroan telah mengungkapkan informasi
mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam mengenai pemegang saham yang memiliki
kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling 5 % (lima persen) atau lebih saham Perseroan
sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan kepada regulator yaitu OJK dan BEI. Pada
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Laporan Tahunan ini perihal dimaksud telah
Perusahaan Terbuka melalui pemegang saham diungkapkan pada bagian Informasi kepada
utama dan pengendali. Investor.
Penjelasan : Peraturan perundang-undangan di sektor Pasar
Modal yang mengatur mengenai penyampaian
laporan tahunan Perusahaan Terbuka telah Comply
mengatur kewajiban pengungkapan informasi
mengenai pemegang saham yang memiliki 5%
(lima persen) atau lebih saham Perusahaan
Terbuka, serta kewajiban pengungkapan
informasi mengenai pemegang saham utama
dan pengendali Perusahaan Terbuka baik
langsung maupun tidak langsung sampai dengan
pemilik manfaat terakhir dalam kepemilikan
saham tersebut. Dalam Pedoman Tata Kelola
ini direkomendasikan untuk mengungkapkan
pemilik manfaat akhir atas kepemilikan saham
Perusahaan Terbuka paling sedikit 5% (lima
persen), selain mengungkapkan pemilik manfaat
akhir dari kepemilikan saham oleh pemegang
saham utama dan pengendali.
Laporan Tahunan 2025 983
Page 553
08 Corporate Governance
GOVERNANCE PRINCIPLES
FOR BANKS YANG DITERBITKAN OLEH BASEL
COMMITTEE IN BANKING SUPERVISION
Pedoman Tata Kelola mencakup 12 (dua belas) prinsip corporate governance. Pedoman Tata Kelola adalah standar
praktik terbaik yang bisa dijadikan acuan dalam penerapan tata kelola perusahaan di perbankan. Adapun uraian
penerapannya, dapat disampaikan, sebagai berikut:
Prinsip Penjelasan Implementasi di BTN
Prinsip 1 Tanggung Dewan Komisaris memiliki tanggungjawab yang Dalam Tata Tertib Dewan Komisaris Perseroan
Jawab Dewan antara lain: persetujuan dan pengawasan terhadap sebagaimana dituangkan dalam Surat Keputusan
Komisaris. penerapan strategi bisnis, struktur dan mekanisme Dewan Komisaris No. 18/KOM/BTN/2024 tentang
governance dan budaya perusahaan Pedoman dan Tata Tertin Kerja Dewan Komisaris
PT Bank Tabungan Negara Tbk disebutkan
bahwa tanggung jawab Dewan Komisaris adalah
memberikan pendapat dan saran atas Rencana
Kerja dan Anggaran Tahunan serta memberikan
saran atas hal yang dianggap penting oleh Perseroan
dalam hal ini termasuk budaya perusahaan.
Prinsip 2 Kualifikasi Anggota Dewan Komisaris harus memiliki kualitas Dewan Komisaris Perseroan tidak memiliki hubungan
dan Komposisi sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya, baik keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan
Dewan Komisaris. secara individu maupun secara kolegial. Dewan saham dan/atau hubungan keluarga dengan
Komisaris harus memahami perannya dalam anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/
pengawasan dan penerapan corporate governance, atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan
serta mampu melaksanakan pengambilan dengan Perseroan, yang dapat memengaruhi
keputusan secara sehat dan objektif. kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak
Independen sebagaimana diatur dalam ketentuan
Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank
Umum dan telah menandatangani Surat Pernyataan
Independen.
Prinsip 3 Struktur Dewan Komisaris harus menetapkan struktur dan Dewan Komisaris mempunyai Komite di bawah
dan Mekanisme praktik governance yang tepat dalam melaksanakan Dewan Komisaris yang membantu pelaksanaan
Dewan Komisaris. tugasnya dan secara periodik melakukan telaah atas tugas Dewan Komisaris yaitu Komite Audit, Komite
efektivitasnya. Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan
Nominasi.
Prinsip 4 Direksi. Di bawah arahan dan pengawasan Dewan Komisaris, Direksi mengelola Perseroan di bawah arahan
Direksi mampu mengelola kegiatan Perseroan dan pengawasan Dewan Komisaris, terbukti dari
sesuai dengan strategi bisnis, selera risiko, kebijakan pencapaian bisnis perusahaan.
remunerasi dan kebijakan lainnya yang telah
disetujui oleh Dewan Komisaris.
Prinsip 5 Struktur Dalam suatu kelompok usaha, Dewan Komisaris Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan memiliki
Governance perusahaan induk memiliki tanggung jawab pengetahuan dan pemahaman mengenai bisnis
Kelompok Usaha. menyeluruh terhadap kelompok usaha tersebut dan utama serta risiko utama perusahaan, Direksi
untuk memastikan penetapan dan pelaksanaan dan Dewan Komisaris juga senantiasa mengikuti
praktik governance yang bersih terkait dengan pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan
struktur, bisnis, dan risiko kelompok usaha dan entitas. kemampuannya.
Dewan Komisaris dan Direksi harus memahami
struktur organisasi kelompok usaha dan risiko yang
dihadapi.
Prinsip 6 Perseroan harus memiliki fungsi manajemen risiko Perseroan menjalankan Proses Identifikasi,
yang berkualitas, independen, memiliki sumberdaya Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian Risiko, dan
Fungsi Manajemen yang berkualitas dan memiliki akses dengan Dewan Sistem Informasi Manajemen Risiko melalui kerangka
Risiko. Komisaris. kerja Enterprise Risk Management dan Digital
Operation Risk Management. Perseroan senantiasa
meningkatkan kapabilitas dan pengetahuan seluruh
pegawai terutama dalam hal pengelolaan risiko
Perseroan mengkomunikasikan manajemen risiko
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau
Risiko.
984 Laporan Tahunan 2025
Page 554
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Prinsip Penjelasan Implementasi di BTN
Prinsip 7 Identifikasi Risiko harus diidentifikasi, dimonitor dan dikendalikan Dalam pengelolaan Manajemen Risiko Perseroan
Pemonitoran dan untuk seluruh kegiatan aktivitas Perseroan. Kualitas telah dilakukan identifikasi, pengukuran dan
Pengendalian Risiko. dari infrastruktur manajemen risiko dan pengendalian penilaian risiko dengan menyusun profil risiko secara
internal harus mampu mengikuti perubahan profil berkala. Pengukuran dan penilaian risiko telah dapat
risiko Perseroan, kondisi risiko eksternal dan praktik berjalan dengan baik sesuai Kebijakan Manajemen
industri. Risiko yang telah ditetapkan yang disesuaikan
dengan tingkat risiko yang dihadapi BTN.
Prinsip 8 Komunikasi Implementasi risk governance yang efektif Penilaian Risk Based Bank Rating (RBBR) setiap
Risiko. membutuhkan komunikasi risiko yang akurat dalam semester disampaikan kepada Komite Manajemen
lingkungan Perseroan baik antar organisasi maupun Risiko. Selain itu, hasil penilaian RBBR disampaikan
melalui pelaporan kepada Dewan Komisaris dan kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau
Direksi. Risiko.
Prinsip 9 Kepatuhan. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya
mengawasi manajemen terkait dengan risiko good corporate governance dalam setiap kegiatan
kepatuhan Perseroan. Dewan Komisaris harus usaha serta kebijakan tata kelola perusahaan,
menetapkan fungsi kepatuhan dan memberikan termasuk didalamnya pelaksanaan kepatuhan.
persetujuan terhadap kebijakan dan proses Penilaian risiko kepatuhan dalam RBBR dilaporkan
identifikasi, penilaian, pemonitoran dan pelaporan, kepada Dewan Komisaris setiap 6 (enam) bulan
dan pemberian nasihat kepada risiko kepatuhan. sekali untuk mendapatkan feedback.
Prinsip 10 Audit Fungsi audit internal harus melaporkan kegiatan Internal Audit bertanggung jawab secara langsung
Internal. independen assurance kepada Dewan Komisaris kepada Direktur Utama dan berkomunikasi dengan
dan harus mendukung Dewan Komisaris dan Direksi Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
dalam mendorong penerapan proses governance
yang efektif serta kesehatan Perseroan dalam jangka
panjang.
Prinsip 11 Struktur remunerasi Perseroan harus mendukung Kebijakan remunerasi Perseroan saat ini telah
Kompensasi. penerapan corporate governance dan risk sesuai dengan POJK Nomor 45/POJK.03/2015
management. tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
Remunerasi bagi Bank Umum.
Prinsip 12 Penerapan governance dari Perseroan harus Perseroan melakukan pengungkapan melalui website
Pengungkapan dan dilaksanakan secara transparan kepada Pemegang BTN www.btn.co.id dan memastikan tersedianya
Transparansi. Saham, Depositor, Stakeholder relevan lainnya dan informasi paling Update bagi stakeholder. Selain
Partisipan Pasar. itu, keterbukaan informasi BTN dilakukan melalui
Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan dan Public
Expose.
Laporan Tahunan 2025 985
Page 555
08 Corporate Governance
GOOD
CORPORATE GOVERNANCE ASSESSMENT
Perseroan senantiasa berupaya menerapkan the Kriteria Penilaian
highest standard of Corporate Governance dengan
mengacu kepada regulasi dan standar internasional Indikator yang menjadi standar pelaksanaan Self
berdasarkan Prinsip-prinsip Corporate Governance Assessment meliputi 16 (enam belas) parameter, yang
yang dikembangkan oleh Organization for Economic terdiri dari:
Cooperation and Development (OECD), ASEAN Corporate 1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang
Governance Scorecard (ACGS) yang diterbitkan oleh Direksi.
ASEAN Capital Market Forum (ACMF), Pedoman GCG 2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang
Indonesia yang dikembangkan oleh Komite Nasional Dewan Komisaris.
Kebijakan Governance (KNKG), Pedoman GCG 3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite.
Perbankan Indonesia yang dikembangkan oleh Komite 4. Penanganan benturan kepentingan.
Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dan Principles 5. Penerapan fungsi kepatuhan.
for Enhancing Corporate Governance yang diterbitkan 6. Penerapan fungsi audit intern.
oleh Basel Committee on Banking Supervision, dimana 7. Penerapan fungsi audit ekstern.
perseroan telah melakukan penilaian tata kelola 8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem
sebagai berikut: pengendalian intern.
9. Pemberian remunerasi.
Self Assessment 10. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan
penyediaan dana besar.
Penilaian Self Assessment Tata Kelola dilakukan secara 11. Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi.
berkala pada posisi akhir bulan Juni dan Desember 12. Rencana strategis Bank.
setiap tahunnya. Untuk tahun 2025, standar penerapan 13. Aspek pemegang saham.
Tata Kelola selain mengacu pada Peraturan OJK Nomor 14. Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank penyuapan.
Umum juga mulai mengikuti ketentuan Surat Edaran 15. Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk
OJK Nomor 14/POJK.03/2025 tentang Penerapan Tata penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Kelola Bagi Bank Umum. 16. Penerapan tata kelola dalam KUB.
Pihak yang Melakukan Assessment
Perseroan melaksanakan self assessment tata kelola dengan melibatkan seluruh Dewan Komisaris, Direksi dan unit
kerja yang terkait dengan faktor penilaian tata kelola dimaksud.
Skor Penilaian
Pada penilaian tata kelola Perseroan yang dilakukan pada tahun 2025, hasil penilaian sendiri Self Assessment sebagai
berikut:
Hasil penilaian sendiri (self assessment) Tata Kelola Perusahaan periode Juni 2025.
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Individual 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal
terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang
signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Perseroan.
Konsolidasi 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal
terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang
signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Perseroan.
986 Laporan Tahunan 2025
Page 556
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Hasil penilaian sendiri Tata Kelola Perusahaan periode Desember 2025.
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Individual 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen
Perseroan.
Konsolidasi 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen
Perseroan.
Dari kedua hasil penilaian tersebut, pelaksanaan tata kelola Perseroan pada tahun 2025 dapat disimpulkan sebagai
berikut:
Nama Bank : PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
Posisi : JANUARI-DESEMBER 2025
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Individual 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen
Perseroan.
Konsolidasi 2 Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen
Perseroan.
ANALISIS
1. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Secara umum penerapan Tata Kelola Perseroan telah berjalan dengan baik, manajemen Perseroan telah melaksanakan prinsip-
prinsip tata kelola dan telah mempersiapkan struktur tata kelola yang mendukung penerapan tata kelola seperti struktur organisasi,
sumber daya manusia yang kompeten dan kebijakan serta prosedur pendukung pelaksanaan aktivitas Perseroan. Selain itu,
manajemen Perseroan dari waktu ke waktu juga melakukan upaya-upaya penyempurnaan agar pelaksanaan tata kelola dapat
sejalan dengan perkembangan bisnis Perseroan. Perbaikan dilakukan dengan memperhatikan masukan dari Dewan Komisaris
Perseroan berdasarkan hasil pemantauan/review/rekomendasi dari Komite yang mendukung tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris.
Pada periode pelaporan tidak terdapat pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam pemenuhan CAR, Modal Inti, PDN dan NPL serta
tidak terjadi pelampauan dan/atau pelanggaran BMPK. Komitmen Bank terkait dengan hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah ditindaklanjuti sesuai dengan target waktu yang disepakati.
Tujuan:
a. Penilaian governance structure bertujuan untuk menilai kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Perseroan agar proses
pelaksanaan prinsip Tata Kelola yang baik menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku Kepentingan
Perseroan. Yang termasuk dalam Struktur Tata Kelola Perseroan adalah Direksi, Dewan Komisaris, Komite dan Satuan Kerja pada
Perseroan. Adapun yang termasuk infrastruktur Tata Kelola Perseroan antara lain adalah kebijakan dan prosedur Perseroan,
sistem informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.
b. Penilaian governance process bertujuan untuk menilai efektifitas proses penerapan prinsip Tata Kelola yang didukung oleh
kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Perseroan sehingga menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan
Pemangku Kepentingan Perseroan.
c. Penilaian governance outcome bertujuan untuk menilai kualitas outcome yang memenuhi harapan Pemangku Kepentingan
Perseroan yang merupakan hasil proses penerapan prinsip Tata Kelola yang baik, serta didukung oleh kecukupan struktur dan
infrastruktur Tata Kelola Perseroan.
Laporan Tahunan 2025 987
Page 557
08 Corporate Governance
Yang termasuk dalam outcome mencakup aspek kualitatif dan aspek kuantitatif, antara lain yaitu:
a. Kecukupan transparansi laporan.
b. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
c. Perlindungan konsumen.
d. Objektivitas dalam melakukan penilaian (assessment) atau audit.
e. Kinerja Perseroan seperti rentabilitas, efisiensi dan permodalan dan/atau
f. Peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, pelanggaran BMPK, pelanggaran ketentuan terkait
laporan Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan analisis Penilaian Sendiri (Self Assessment) pelaksanaan Tata Kelola yang terdiri dari Struktur Tata Kelola (Governance
Structure), Proses Tata Kelola (Governance Process), dan Hasil Tata Kelola (Governance Outcome) pada masing-masing faktor
penilaian Tata Kelola, maka dapat disimpulkan bahwa:
A. Struktur Tata Kelola (Governance Structure)
Struktur Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2025 memberikan pelunasan dan
pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit at de charge) kepada Direksi atas tindakan pengurusan
Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku
2024.
1.2 Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2024 yang dilaksanakan pada tanggal
26 Maret 2025 telah diputuskan susunan keanggotaan Dewan Komisaris sebanyak 6 (enam) orang dan Direksi
sebanyak 12 (dua belas) orang.
1.3 BTN telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tahun 2025 yang membahas terkait persetujuan
atas pemisahaan Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan kepada PT Bank Syariah Nasional dan persetujuan Anggaran
Dasar Perseroan dengan pemisahan Unit Usaha Syariah (spin-off) Perseroan, yang berlaku pada tanggal efektif
pemisahan.
1.4 Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi mempunyai integritas, kompetensi, dan pengetahuan
yang sangat memadai.
1.5 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan sebagai Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif pada Bank,
Dewan Pengawas Syariah perusahaan, dan/atau lembaga lain.
1.6 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah maupun Pemegang Saham Pengendali
Perseroan.
1.7 Komposisi anggota Dewan Komisaris pada posisi 31 Desember 2025 berjumlah 6 (enam) orang anggota dengan 3
(tiga) orang di antaranya sebagai Komisaris Independen atau sebanyak 50% (lima puluh persen) dari total anggota
Dewan Komisaris yang ada, hal ini sudah sesuai dengan ketentuan.
1.8 Seluruh anggota Dewan Komisaris Independen tidak memiliki hubungan keuangan atau kepengurusan dengan
Direksi dan/atau, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham Pengendali.
1.9 BTN telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi yang merupakan
struktur di bawah Dewan Komisaris dengan memperhatikan independensi keanggotaan sesuai dengan Surat Dewan
Komisaris Nomor 140/KOM/BTN/IX/2025 tanggal 26 September 2025 perihal Penyampaian Susunan Keanggotaan
Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
1.10 Satuan Kerja Kepatuhan BTN merupakan satuan kerja yang independen atau terpisah dari satuan kerja operasional
(risk taking unit) dan merupakan bagian dari Satuan Kerja Fungsi Kepatuhan Syariah.
1.11 Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan telah memenuhi persyaratan independensi dan tidak merangkap
jabatan sebagai Direktur Utama/Wakil Direktur Utama maupun Direktur yang membidangi fungsi bisnis dan
operasional, manajemen risiko, treasury, keuangan dan akuntansi, logistik dan pengadaan barang/jasa, teknologi
informasi, serta audit intern. Selain itu, Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan di BTN telah dinyatakan lulus uji
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh OJK.
1.12 BTN memiliki Satuan Kerja Audit Internal yang disebut Internal Audit Division (IAD), yang bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Utama. Internal Audit Division (IAD) juga memiliki kewenangan untuk berkomunikasi secara langsung
dengan Dewan Komisaris maupun Komite Audit, termasuk Dewan Pengawas Syariah.
1.13 Penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk laporan keuangan 2025 telah ditetapkan dan memenuhi kriteria yang
ditentukan.
1.14 BTN telah membentuk dua unit kerja yang menangani manajemen risiko termasuk manajemen risiko syariah, yaitu
Enterprise & ESG Risk Management Division (ERMD) dan Digital & Operation Risk Management Division (DORD).
1.15 BTN telah memiliki kebijakan terkait remunerasi bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, dan pegawai Perseroan.
1.16 BTN telah memiliki kebijakan penyediaan dana secara lengkap, termasuk alat monitoring dan langkah
penyelesaiannya serta melakukan evaluasi kebijakan secara berkala. Evaluasi dilakukan oleh divisi terkait dengan
melibatkan dan berkoordinasi dengan berbagai unit kerja, antara lain Compliance & Governance Division (CMGD),
Enterprise & ESG Risk Management Division (ERMD), Digital & Operation Risk Management Division (DORD), dan Legal
Division (LGD), melalui Policy and Procedure Division (PPD). Hasil evaluasi selanjutnya diusulkan kepada Komite
Kebijakan Kredit melalui Direksi.
1.17 BTN memiliki kebijakan dan prosedur mengenai tata cara pelaksanaan transparansi kondisi keuangan dan non
keuangan yang terdiri dari peraturan internal dan eksternal (regulator).
1.18 BTN telah menetapkan kebijakan dan prosedur terkait transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan serta
menyusun laporan pelaksanaan tata kelola sesuai ketentuan yang berlaku.
988 Laporan Tahunan 2025
Page 558
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1.19 Rencana strategis Perseroan telah dibentuk Rencana Korporasi dan Rencana bisnis sesuai dengan visi dan misi
Perseroan.
1.20 Direksi telah menetapkan kebijakan Umum Direksi (KUD) yaitu ““Strengthen Engine for Sustainable Funding” dan telah
menyusun 9 (sembilan) strategi di tahun 2025.
1.21 Pemegang saham mendukung keberlangsungan usaha Perseroan dan penyelesaian masalah, sementara Perseroan
memiliki kebijakan dividen, hubungan adil, kepemilikan saham ESOP/MSOP, serta mencantumkan rencana dividen
dalam RBB.
1.22 BTN memiliki struktur, kebijakan, dan sistem yang memadai untuk penerapan anti fraud dan anti penyuapan,
pengelolaan kredit sesuai prinsip GCG, serta proses pengadaan dan penganggaran yang transparan.
1.23 BTN memiliki rencana aksi keuangan berkelanjutan, struktur dan kebijakan manajemen risiko termasuk risiko iklim,
alokasi dana tanggung jawab sosial, serta strategi bisnis yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata
kelola.
1.24 BTN sebagai induk KUB memiliki kebijakan koordinasi dan evaluasi tata kelola serta mendukung sinergi melalui
perjanjian kerja sama sesuai ketentuan.
2. Faktor-faktor Negatif
Posisi 31 Desember 2025, masih terdapat 1 (satu) orang Direksi masih dalam proses uji kemampuan dan kepatutan oleh
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Sehubungan dengan keputusan RUPST 2025 (tahun buku 2024) terdapat perubahan pengurus Anggota Direksi yang baru
dan tidak dapat langsung efektif bekerja karena wajib memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai
dengan posisi 31 Desember 2025 terdapat 1 (satu) anggota Direksi yang masih dalam proses Fit and Proper Test.
4. Kekuatan
4.1 Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite di bawah Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi struktur dan infrastruktur
Tata Kelola sesuai dengan ketentuan regulator di antaranya kesesuaian jumlah, komposisi, perangkapan jabatan,
kompetensi, reputasi, integritas, independensi.
4.2 Penerapan Tata Kelola Perseroan didukung dengan struktur perangkat Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja
Manajemen Risiko, dan Satuan Kerja Kepatuhan yang Independen dan profesional.
4.3 BTN telah memiliki kebijakan dan prosedur sebagai pedoman dalam implementasi tata kelola perusahaan yaitu terkait:
Penanganan Benturan Kepentingan, Penerapan Fungsi Kepatuhan, Penerapan Fungsi Audit Intern, Penerapan Fungsi
Audit Ekstern, Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian Intern, Pemberian Remunerasi, Penyediaan
dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi, Rencana
Strategis Bank, Aspek pemegang saham, Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan, Penerapan keuangan
berkelanjutan, termasuk penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta penerapan tata kelola dalam KUB.
B. Proses Tata Kelola (Governance Process)
Proses Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-Faktor Positif
1.1 Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan yang bersifat strategis melalui Rapat Direksi secara efektif dan
efisien yang dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui berbagai media seperti BTN Best, PPDigital, dan lainnya.
1.2 Direksi telah melakukan performance review rutin dengan seluruh Divisi & Kantor Wilayah, serta Komitmen Dewan
Komisaris melakukan performance review bersama Direksi secara bulanan.
1.3 Direksi telah menindaklanjuti temuan dan rekomendasi dari Internal Audit Division, temuan atau pemeriksaaan dan
rekomendasi dari Dewan Pengawas Syariah, Auditor Eksternal, hasil pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan
otoritas lainnya.
1.4 Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Direksi, pada periode Januari-Desember 2025 Direksi sudah
melaksanakan Rapat Internal di antaranya:
1.4.1 Rapat Internal Direksi sebanyak 173 (seratus tujuh puluh tiga) kali.
1.4.2 Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris sebanyak 6 (enam) kali.
1.4.3 Rapat Direksi dengan Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) kali.
1.5 Dewan Komisaris senantiasa memastikan terselenggaranya prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam setiap
kegiatan usaha Perseroan.
1.6 Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, pada periode Januari-Desember 2025 Dewan
Komisaris sudah melaksanakan Rapat di antaranya:
1.6.1 Rapat Internal Dewan Komisaris sebanyak 56 (lima puluh enam) kali.
1.6.2 Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi sebanyak 6 (enam) kali.
1.6.3 Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) kali.
1.7 Komite senantiasa melaksanakan tugasnya secara independen melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin
dengan Divisi atau Unit Kerja terkait permasalahan dan kondisi operasional BTN.
Laporan Tahunan 2025 989
Page 559
08 Corporate Governance
1.8 Masing-masing Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan antara lain pemberian rekomendasi sesuai
tugas kepada Dewan Komisaris. Pada periode Januari- Desember 2025 komite-komite dibawah Dewan Komisaris telah
melaksanakan rapat sebagai berikut:
1.8.1 Komite Audit sebanyak 32 (tiga puluh dua) kali.
1.8.2 Komite Pemantau Risiko sebanyak 32 (tiga puluh dua) kali.
1.8.3 Komite Remunerasi dan Nominasi sebanyak 31 (tiga puluh satu) kali.
1.9 BTN telah menyampaikan laporan pelaksanaan tugas Direktur yang membidangi Fungsi Kepatuhan kepada regulator
secara tepat waktu.
1.10 Untuk memastikan setiap peraturan yang akan dibuat, Satuan Kerja Kepatuhan melakukan kajian/review untuk
memastikan peraturan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dari regulator maupun perundang-undangan,
termasuk prinsip syariah. Pada periode Januari-Desember 2025 Satuan Kerja Kepatuhan telah melakukan kajian
dibidang operasional, perkreditan, dan penyediaan dana sebanyak 345 (tiga ratus empat puluh lima)
1.11 BTN telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan berstandard global melalui sertifikasi ISO
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Pada tahun 2025, implementasi ini mencakup 18-unit kerja yang
meliputi kredit ritel, wholesale, credit risk, Credit operation, procurement, asset management, serta Kantor Cabang.
1.12 Penerapan Manajemen Risiko termasuk pengendalian internal sudah dilaksanakan dengan baik, hal ini ditunjukan
dengan penilaian tingkat profil risiko pada level low to moderate.
1.13 Pelaksanaan Whistleblowing System BTN telah menggunakan jasa pihak ketiga yaitu Deloitte Consultant dan BTN telah
bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Whistleblowing System (WBS) Tindak Pidana Korupsi
(TPK) Ter-integrasi.
1.14 Penerapan fungsi audit intern telah memadai dan memenuhi harapan stakeholders, hal ini tercermin dari laporan yang
disampaikan oleh Internal Audit Division kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara berkala (setiap triwulan),
yaitu realisasi Rencana Audit Tahunan, temuan dan rekomendasi audit, serta penyelesaian tindak lanjut hasil audit.
1.15 Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) telah sesuai dengan persyaratan minimum yang ditetapkan sesuai ketentuan
dan pelaksanaan audit dilakukan oleh Akuntan Publik (AP) yang independen serta rekomendasi Komite Audit melalui
Dewan Komisaris.
1.16 BTN secara konsisten melakukan pemantauan terhadap Risk Appetite dan Risk Tolerance setiap bulan, termasuk analisis
atas pelampauan dan dampaknya, serta penyusunan rekomendasi dan arahan manajemen. Laporan pemantauan
tersebut disusun secara berkala dan disampaikan rutin kepada Direksi serta seluruh Divisi terkait.
1.17 Satuan Kerja Manajemen Risiko secara aktif berkomunikasi perihal Profil Risiko secara Bank Wide, Tingkat Kesehatan
Bank, Risk Appetite dan Risk Tolerance Perseroan melalui Rapat Komite Pemantau Risiko dan Rapat Komite Manajemen
Risiko.
1.18 Integrasi Governance, Risk, dan Compliance telah mulai dilaksanakan melalui pelaksanaan inisiatif GRC pada tahun
2025, yang dijalankan secara terpantau dan terintegrasi.
1.19 Melakukan perbaikan proses bisnis dan operasional di antaranya:
1.19.1 BTN telah melakukan penyesuaian struktur organisasi BTN pasca RUPST 2025 dengan memperhatikan susunan
dan nomenklatur Direksi, pembentukan SEVP dan Divisi baru.
1.19.2 Perubahan Struktur Organisasi Digital Branch dalam rangka mendukung implementasi inisiatif pengembangan
pelayanan digital.
1.19.3 Perubahan Struktur Organisasi Enterprise & ESG Risk Management Division (ERMD) dalam rangka mendukung
peningkatan kapasitas dan kapabilitas tata kelola model risiko.
1.19.4 Perubahan organisasi Internal Audit Division (IAD) dengan penguatan peran audit dalam fungsi IT & Digital.
1.19.5 Perubahan Struktur Organisasi Direktorat Information Technology dalam rangka mendukung Roadmap IT
Strategic Planning 2025 – 2029 serta mendukung visi, misi, dan rencana jangka panjang BTN.
1.19.6 Perubahan Struktur Organisasi Compliance & Compliance & Governance Division (CMGD) dalam rangka
kebutuhan regulasi terkait penerapan APU, PPT, dan PPPSPM yaitu dengan pembentukan Unit Kerja Khusus (UKK)
atau Penunjukan Pejabat yang bertanggung jawab terhadap penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM.
1.19.7 Perubahan Struktur Organisasi Corporate Banking Division (CBD) dan Wholesale Transaction Division (WTD)
dalam rangka mendukung RJPP 2025 – 2029 terkait peningkatan kapabilitas Transaction Banking dan mendukung
pertumbuhan target kredit korporasi.
1.19.8 Perubahan Struktur Organisasi Kantor Wilayah dan Kantor Cabang merupakan bagian dari inisiatif Corporate
Plan yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapabilitas organisasi sales BTN.
1.19.9 Saat ini BTN telah melakukan implementasi ICOFR yang bertujuan untuk memastikan bahwa laporan keuangan
bank disusun dengan akurat, andal, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
1.19.10 Implementasi Strategi Anti Fraud, termasuk percepatan penanganan kasus fraud signifikan melalui pelaporan
interim untuk memenuhi laporan regulator.
1.19.11 Digitalisasi proses kredit melalui implementasi Decision Engine secara nasional.
990 Laporan Tahunan 2025
Page 560
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1.19.12 Implementasi Loan Factory menciptakan value melalui peningkatan layanan, efisiensi, dan kualitas kredit
konsumer melalui digitalisasi proses kredit (Digital Verification dan Decision Engine), review berkala model risiko
oleh unit independen, serta penerapan Cut Off Score CSM berbasis Grup Developer.
1.19.13 BTN telah resmi melakukan spin-off UUS ke PT Bank Syariah Nasional (BSN) pada tanggal 18 November 2025
dengan aset Rp71,3 Triliun dan telah resmi beroperasi pada tanggal 22 Desember 2025.
1.20 Melakukan penguatan disiplin proses dan kontrol berjenjang pada setiap tahapan bisnis proses perkreditan, sejalan
dengan peningkatan kredit kualitas rendah yang cukup tinggi, dan proses pemberian kredit dilakukan secara
komprehensif dengan memperhatikan aspek 5 C’s secara konsisten.
1.21 Dalam pengambilan keputusan, BTN telah membentuk Komite Kebijakan Kredit dan Komite Kredit agar proses
perkreditan bisa berjalan prudent.
1.22 Selama periode Januari-Desember 2025, tidak terdapat pelanggaran dan/atau pelampauan BMPK.
1.23 BTN telah menyusun, menyajikan dan mentransparansikan kondisi keuangan dan non-keuangan kepada stakeholder
secara bulanan, triwulan, semester dan tahunan dengan mempublikasikan di website resmi termasuk mengumumkan
Laporan Keuangan Publikasi triwulan dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan yang
berlaku dan didukung oleh sistem manajemen yang memadai.
1.24 BTN telah memiliki Sistem Pengaduan Nasabah yang dapat digunakan oleh Nasabah melalui Contact Center, Sistem
Pengaduan Nasabah (SPN), Customer Service atau disampaikan melalui petugas BTN.
1.25 Laporan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan telah disampaikan secara lengkap dan tepat waktu kepada Otoritas
Jasa Keuangan atau stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
1.26 Direksi telah mengkomunikasikan Rencana Korporasi dan Rencana Bisnis Bank kepada seluruh jenjang organisasi dan
Pemegang Saham Pengendali.
1.27 Dewan Komisaris telah melakukan fungsi dan tugasnya dalam hal pengawasan (monitoring) yaitu mengarahkan,
memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan secara rutin setiap 1 (satu) bulan sekali
dalam rapat Performance Review antara Direksi dan Dewan Komisaris.
1.28 Direksi melakukan pembahasan secara rutin terkait kebijakan dan keputusan terkait rencana strategis melalui rapat
komite yang didahului pra-komite/steering committee.
1.29 BTN telah mengomunikasikan kebijakan dividen dan menetapkan pembagian berdasarkan kepentingan Perseroan, hak
pemegang saham, kinerja profitabilitas, serta mempertimbangkan aspek internal dan eksternal.
1.30 BTN menerapkan strategi anti fraud sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan, memastikan efektivitas melalui kebijakan,
edukasi internal dan eksternal, pelaporan kepada Direksi dan Dewan Komisaris, serta menjaga tata kelola dalam kredit,
pengadaan, dan kepatuhan terhadap ketentuan POJK.
1.31 Implementasi Strategi Anti Fraud termasuk percepatan alert dan penanganan kasus fraud melalui implementasi
Application dan Transaction FDS, fraud call team, Fraud Risk Assesment, Awareness rutin dan peningkatan respon IASC.
1.32 BTN telah menerapkan keuangan berkelanjutan, melaksanakan rencana aksi dan pelaporan, mengkomunikasikan
kepada pemegang saham dan internal, mendukung praktik bisnis berkelanjutan, mengalokasikan dana sosial-
lingkungan, serta mengintegrasikan pengelolaan risiko iklim dalam strategi bisnis dan manajemen risiko.
1.33 BTN telah menerapkan prinsip tata kelola yang baik dalam implementasi Kelompok Usaha Bank (KUB).
2. Faktor-faktor Negatif
Secara umum pengendalian internal sudah memadai namun masih belum berjalan dengan optimal karena masih ditemukan
kasus fraud.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Secara keseluruhan, proses tata kelola telah dilaksanakan dengan baik dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional Bank.
Namun, pelaksanaannya masih memerlukan peningkatan pemahaman terhadap Standard Operating Procedure (SOP) serta
penguatan supervisi.
4. Kekuatan
4.1 BTN telah melaksanakan fungsi kepatuhan sesuai dengan ketentuan regulasi, yang mencakup pelaksanaan tugas Direktur
Kepatuhan, penyampaian laporan kepada regulator, pemantauan dan evaluasi aspek kepatuhan di seluruh unit kerja, serta
program peningkatan awareness dan penguatan budaya kepatuhan bagi seluruh pegawai.
4.2 BTN menjalankan fungsi audit intern secara efektif, yang mencakup pelaksanaan pengawasan independen dengan
cakupan tugas yang memadai sesuai rencana audit (audit plan), serta pemantauan dan pelaporan hasil pemeriksaan
sesuai ketentuan.
4.3 BTN telah menjalankan fungsi manajemen risiko sesuai ketentuan regulasi, yang mencakup pelaksanaan tugas Direktur
Risiko, penyusunan kebijakan manajemen risiko beserta strategi dan kerangka kerja secara tertulis dan komprehensif,
termasuk penetapan limit risiko secara keseluruhan maupun per jenis risiko dengan mempertimbangkan tingkat risiko
yang diambil dan toleransi risiko terhadap kecukupan permodalan. Selain itu, Bank secara berkala melakukan identifikasi,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko.
Laporan Tahunan 2025 991
Page 561
08 Corporate Governance
4.4 BTN memiliki proses yang memadai untuk memastikan penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan
penyediaan dana dalam jumlah besar (large exposure) sesuai prinsip kehati-hatian, melalui mekanisme pengambilan
keputusan oleh manajemen secara independen tanpa intervensi dari pihak terkait maupun pihak lain.
4.5 BTN memastikan transparansi informasi produk sesuai ketentuan mengenai Transparansi Informasi Produk Perseroan, serta
mengembangkan proses pengelolaan penggunaan data pribadi nasabah sesuai peraturan perundang-undangan.
4.6 BTN senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas proses bisnis dan tata kelola melalui berbagai inisiatif strategis
sesuai Rencana Strategis Bank. Implementasi inisiatif tersebut didukung dan dimonitor secara berkala oleh Direksi, serta
diawasi melalui mekanisme pengawasan oleh Dewan Komisaris.
4.7 BTN senantiasa melaksanaan kebijakan remunerasi dilakukan dengan memperhatikan paling sedikit aspek kinerja, aspek
risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang Perseroan dengan menerapkan prinsip kehati-
hatian dan manajemen risiko.
4.8 BTN berkomitmen memenuhi hak-hak pemegang saham melalui penyelenggaraan RUPS yang transparan dan adil,
penyediaan informasi material secara tepat waktu dan akurat, serta perlindungan pemegang saham minoritas sesuai
prinsip independensi, keterbukaan, dan kewajaran.
C. Hasil Tata Kelola (Governance Outcome)
Hasil Tata Kelola secara umum Memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Dewan Komisaris dan Direksi telah mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham dan
telah diterima oleh pemegang saham dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 yang dilaksanakan pada tanggal 26
Maret 2025.
1.2 Beberapa aspek kinerja BTN relatif stabil berdasarkan Laporan Keuangan posisi 31 Desember 2025 (Unaudit) dengan
rincian sebagai berikut: (dalam miliar)
No Kinerja Posisi Desember 2024 Posisi Desember 2025 (unaudited)
1 Aset 469,615 528,626
2 Laba 3,007 3,512
3 DPK 381,848 437,5
4 Kredit/Pembiayaan 357,973 400,6
5 Kualitas Kredit 3,16% 3,08%
1.3 Indikator Kepatuhan posisi Desember 2025
1.3.1 Rasio permodalan CAR (Capital Adequacy Ratio) yang telah dibentuk Perseroan setelah memperhitungkan
risiko kredit, risiko operasional, dan risiko pasar pada posisi 31 Desember 2025 adalah 18,95%, sedangkan rasio
KPMM (Kewajiban Penyediaan Modal Minimum) sesuai profil risiko yang wajib dibentuk Perseroan untuk posisi 31
Desember 2025 sebesar 9,25%. Dengan demikian maka rasio kecukupan modal BTN masih berada di atas batas
minimum dari yang dipersyaratkan regulator dalam ketentuan permodalan.
1.3.2 Tidak ada pelampauan maupun pelanggaran terhadap ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
1.3.3 Non-Performing Loan (NPL) adalah 3,08 % (gross) sehingga masih masuk kedalam kategori sehat (2%-5%).
1.3.4 Giro Wajib Minimum (GWM) Primer Rupiah Konvensional posisi 31 Desember 2025 adalah 9,39% sehingga memenuhi
ketentuan batas minimum 3%. Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing posisi 31 Desember 2025 adalah 4,02%
memenuhi ketentuan batas minimum 4%.
2. Faktor-faktor Negatif
2.1 Masih terdapat pengenaan denda selama periode Januari s. d Desember 2025 sebesar Rp.198.818.009, - (seratus
Sembilan Puluh Delapan Juta Delapan Ratus Delapan Belas Ribu Sembilan Rupiah) mengalami kenaikan dibandingkan
dengan periode yang Januari s. d Desember 2024 yaitu sebesar Rp. 108.636.752, - (seratus delapan juta enam ratus tiga
puluh enam ribu tujuh ratus lima puluh dua rupiah).
2.2 Masih terdapatjumlah pelanggaran terhadap ketentuan yang mengakibatkan terjadinya fraud dimana periode Januari
s. d Desember 2025 jumlah fraud sebanyak 39 (tiga puluh sembilan) kasus yang mengalami kenaikan dibandingkan
dengan periode Januari s. d Desember 2024 sebanyak 24 (dua puluh empat) kasus.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
3.1 Diperlukan peningkatan pemahaman terhadap SOP serta penguatan supervisi untuk memastikan pelaksanaan tugas
berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
3.2 Diperlukan penyempurnaan sistem dan infrastruktur pelaporan guna meningkatkan efektivitas dan akurasi dalam
proses pelaporan.
4. Kekuatan
4.1 Direksi telah menetapkan kebijakan Umum Direksi (KUD) yaitu “Strengthen Engine for Sustainable Funding” dan telah
menyusun 9 (sembilan) strategi di tahun 2025 diantaranya:
4.1.1 Build a Sustainable Funding Engine.
4.1.2 Monetize housing ecosystem at-scale.
4.1.3 Transition from mono-bank lending to full banking offerings.
4.1.4 Launch multi-finance and insurance subsidiary to support the bank’s retail business and become true #2 Syariah
banking contender post spin-off.
992 Laporan Tahunan 2025
Page 562
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
4.1.5 Digitize front-end applications and back-end processes to improve customer experience and enhance employee
productivity.
4.1.6 Reinvent sales structure and operating model to drive sales growth and effectiveness of prioritized product
segments.
4.1.7 Enhance branch and salesforce productivity with revamped performance management and capability building
approach.
4.1.8 Improve reliability of banking platforms and accelerate modernization of tech capabilities; drive build and adoption
of advanced AI assets.
4.1.9 Strengthen risk underwriting and collections process to sustainably grow portfolio, addressing high restructured
portfolio and expedite late-stage recovery by setting up an asset management subsidiary.
4.2 BTN telah menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025-2029 dan Rencana Bisnis Bank 2025-
2027.
2 . PT Bank Syariah Nasional
Secara umum penerapan Tata Kelola Perseroan telah berjalan dengan baik, manajemen Perseroan telah melaksanakan prinsip-
prinsip tata kelola dan telah mempersiapkan struktur tata kelola yang mendukung penerapan tata kelola seperti struktur organisasi,
sumber daya manusia yang kompeten dan kebijakan serta prosedur pendukung pelaksanaan aktivitas Perseroan. Selain itu,
manajemen Perseroan dari waktu ke waktu juga melakukan upaya-upaya penyempurnaan agar pelaksanaan tata kelola dapat
sejalan dengan perkembangan bisnis Perseroan. Perbaikan dilakukan dengan memperhatikan masukan dari Dewan Komisaris
Perseroan berdasarkan hasil pemantauan/review/rekomendasi dari Komite yang mendukung tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris.
Pada periode pelaporan tidak terdapat pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam pemenuhan CAR, Modal Inti dan NPF serta tidak
terjadi pelampauan dan/atau pelanggaran BMPD. Komitmen Bank terkait dengan hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
dan telah ditindaklanjuti sesuai dengan target waktu yang disepakati.
Selama Tahun 2025 BSN mengalami peristiwa penting atas Keputusan aksi korporasi PT. Bank Tabungan Negara (BTN) yaitu :
No Tanggal Peristiwa Penting Bank Syariah Nasional
1. 15 Januari 2025 Telah ditandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat oleh PT. Bank Tabungan Negara, PT. Victoria
Investama dan Bank Victoria International dalam rencana pengambil alihan PT. Bank Victoria Syariah.
2. 17 Januari 2025 Persetujuan OJK sehubungan dengan rencana pengambilalihan Perseroan Bank Victoria Syariah oleh
PT. Bank Tabungan Negara (Surat OJK No. SR-20/PB.02/2025).
3 26 Maret 2025 RUPS LB Bank Victoria Syariah Persetujuan Pengambilalihan Perseroan oleh PT. Bank Tabungan Negara.
4 5 Juni 2025 RUPS LB Bank Victoria Syariah diputuskan menyetujui rencana pengambilalihan terhadap seluruh
saham Perseroan oleh BTN yang dilakukan sampai dengan sebanyak-banyaknya sebesar 100%
(seratus persen) dari seluruh modal disetor dan ditempatkan dalam Perseroan.
5 16 Juni 2025 BTN menetapkan bahwa sampai dengan tanggal efektifnya Pemisahan atau tanggal yang akan
ditetapkan kemudian oleh BTN “Masa Standstill”, Dimana kepada Perseroan untuk menjalankan
operasional Perusahaan secara terbatas dengan tidak melakukan aksi korporasi yang di luar kegiatan
usaha Perseroan sehari-hari.
SK Direksi No. 001/DIR-SK/JKT/VI/2025 Tentang Aspirasi BTN Selaku Pemegang Saham (APSI) Selama
Masa Standstill.
6 27 Agustus 2025 • Perubahan nama Perseroan semula bernama Bank Victoria Syariah menjadi Bank Syariah Nasional
• Perubahan tempat kedudukan Perseroan semula di Kota Administrasi Jakarta Selatan menjadi di
Kota Administrasi Jakarta Pusat.
• Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
• Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai - dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun 2024.
• Memberhentikan seluruh susunan keanggotaan Dewan Komisaris sebanyak 3 (tiga) orang dan
Direksi sebanyak 3 (tiga) orang Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Bank
Victoria Syariah.
• Mengangkat susunan baru Anggota Dewan Komisaris sebanyak 5 (lima) orang dan Direksi
sebanyak 7 (tujuh) orang berdasarkan aksi korporasi PT. Bank Tabungan Negara (BTN).
7 18 November 2025 Persetujuan pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN telah diberikan melalui Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada tanggal 18 November 2025.
8 22 Desember 2025 BSN menerima pengalihan seluruh aset dan kewajiban UUS BTN sesuai POJK 12 Tahun 2023.
Laporan Tahunan 2025 993
Page 563
08 Corporate Governance
Tujuan:
A. Penilaian governance structure bertujuan untuk menilai kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Bank agar proses
pelaksanaan prinsip Tata Kelola yang baik menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku Kepentingan
Perseroan. Yang termasuk dalam Struktur Tata Kelola Bank adalah Direksi, Dewan Komisaris, Komite dan Satuan Kerja pada Bank.
Adapun yang termasuk infrastruktur Tata Kelola Bank antara lain adalah kebijakan dan prosedur Perseroan, sistem informasi
manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.
B. Penilaian governance process bertujuan untuk menilai efektifitas proses penerapan prinsip Tata Kelola yang didukung oleh
kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Bank sehingga menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku
Kepentingan Bank.
C. Penilaian governance outcome bertujuan untuk menilai kualitas outcome yang memenuhi harapan Pemangku Kepentingan
Bank yang merupakan hasil proses penerapan prinsip Tata Kelola yang baik, serta didukung oleh kecukupan struktur dan
infrastruktur Tata Kelola Bank.
Yang termasuk dalam outcome mencakup aspek kualitatif dan aspek kuantitatif, antara lain yaitu:
1. Kecukupan transparansi laporan.
2. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
3. Perlindungan konsumen.
4. Objektivitas dalam melakukan penilaian (assessment) atau audit.
5. Kinerja Perseroan seperti rentabilitas, efisiensi dan permodalan dan/atau
6. Peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, pelanggaran BMPD, pelanggaran ketentuan terkait
laporan Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan analisis Penilaian Sendiri (Self Assessment) pelaksanaan Tata Kelola yang terdiri dari Struktur Tata Kelola (Governance
Structure), Proses Tata Kelola (Governance Process), dan Hasil Tata Kelola (Governance Outcome) pada masing-masing faktor
penilaian Tata Kelola, maka dapat disimpulkan bahwa:
A. Struktur Tata Kelola (Governance Structure)
Struktur Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2025 telah diputuskan
menyetujui rencana pengambilalihan terhadap seluruh saham Perseroan oleh BTN yang dilakukan sampai dengan
sebanyak-banyaknya sebesar 100% (seratus persen) dari seluruh modal disetor dan ditempatkan dalam Perseroan.
(Akta No. 91 Tanggal 5 Juni 2025).
1.2 Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Bank Victoria Syariah yang dilaksanakan pada tanggal 27
Agustus 2025 telah diputuskan menyetujui:
1.2.1 Perubahan nama Perseroan semula bernama Bank Victoria Syariah menjadi Bank Syariah Nasional.
1.2.2 Perubahan tempat kedudukan Perseroan semula di Kota Administrasi Jakarta Selatan menjadi di Kota Administrasi
Jakarta Pusat.
1.2.3 Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian terhadap Undang-Undang,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Menteri BUMN (Akta No. 58 Tanggal 27 Agustus 2025).
1.3 Berdasarkan Surat Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT. Bank Victoria Syariah yang dilaksanakan pada
tanggal 27 Agustus 2025 telah diputuskan Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai
- dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 (dua ribu dua puluh empat) tentang Penetapan
Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank umum sebagaimana yang disampaikan Perseroan kepada
Otoritas Jasa Keuangan (Akta No. 59 Tanggal 27 Agustus 2025).
1.4 Berdasarkan Surat Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT. Bank Victoria Syariah yang dilaksanakan pada tanggal
27 Agustus 2025 telah diputuskan
1.4.1 Memberhentikan seluruh susunan keanggotaan Dewan Komisaris sebanyak 3 (tiga) orang dan Direksi sebanyak 3
(tiga) orang Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
1.4.2 Mengangkat susunan baru Anggota Dewan Komisaris sebanyak 5 (lima) orang dan Direksi sebanyak 7 (tujuh)
orang (Akta No. 60 tanggal 27 Agustus 2025).
1.5 Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Direksi mempunyai integritas, kompetensi, dan pengetahuan
yang sangat memadai.
1.6 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan sebagai Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif pada Perseroan,
perusahaan, dan/atau lembaga lain.
1.7 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali Bank.
1.8 Komposisi anggota Dewan Komisaris pada posisi 31 Desember 2025 berjumlah 5 (lima) orang anggota dengan 3 (tiga)
orang di antaranya sebagai Komisaris Independen atau sebanyak lebih dari 50% (lima puluh persen) dari total anggota
Dewan Komisaris yang ada, hal ini sudah sesuai dengan ketentuan.
1.9 Seluruh anggota Dewan Komisaris Independen tidak memiliki hubungan keuangan/kepengurusan dengan Direksi dan/
atau Pemegang Saham Pengendali.
1.10 Satuan Kerja Kepatuhan BSN merupakan satuan kerja yang independen atau terpisah dari satuan kerja operasional
(risk taking unit).
1.11 Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan telah memenuhi persyaratan independensi dan tidak merangkap jabatan
sebagai Direktur Utama/Wakil Direktur Utama maupun Direktur yang membidangi fungsi bisnis dan operasional,
manajemen risiko, treasury, keuangan dan akuntansi, logistik dan pengadaan barang/jasa, teknologi informasi, serta
audit intern. Selain itu, Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan di BSN telah dinyatakan lulus uji kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test) oleh OJK.
994 Laporan Tahunan 2025
Page 564
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1.12 BSN memiliki Satuan Kerja Audit Internal yang disebut Internal Audit Division (IAD), yang bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Utama.
1.13 Internal Audit Division (IAD) juga memiliki kewenangan untuk berkomunikasi secara langsung dengan Dewan Komisaris
maupun Komite Audit.
1.14 Penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk laporan keuangan 2025 telah ditetapkan dan memenuhi kriteria yang
ditentukan.
1.15 BSN telah membentuk 2-unit kerja yang menangani manajemen risiko, yaitu Enterprise Risk Management (ERMD) dan
Financing Risk (FRS).
1.16 BSN telah memiliki kebijakan terkait remunerasi bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota DPS, dan
pegawai Bank.
1.17 BSN telah memiliki kebijakan penyediaan dana secara lengkap, termasuk alat monitoring dan langkah penyelesaiannya
serta melakukan evaluasi kebijakan secara berkala. Evaluasi dilakukan oleh divisi terkait dengan melibatkan dan
berkoordinasi dengan berbagai unit kerja, antara lain Compliance & Governance Division (CMG), yaitu Enterprise Risk
Management (ERMD), Commercial & SME Financing (CSF), Mortgage Financing (MRF), Personal Banking (PSB) dan Legal
Policy & Procedure Division (LPP). Hasil evaluasi selanjutnya diusulkan kepada Komite Kebijakan Pembiayaan melalui
Direksi.
1.18 BSN memiliki kebijakan dan prosedur mengenai tata cara pelaksanaan transparansi kondisi keuangan dan non
keuangan yang terdiri dari peraturan internal dan eksternal (regulator).
1.19 Bank telah menetapkan kebijakan dan prosedur terkait transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan serta
menyusun laporan pelaksanaan tata kelola sesuai ketentuan yang berlaku.
1.20 Rencana strategis Bank telah dibentuk Rencana Korporasi dan Rencana bisnis sesuai dengan visi dan misi Bank.
1.21 Seluruh anggota Direksi telah disetujui sebagai pihak utama Bank berdasarkan penilaian kemampuan dan kepatutan
Otoritas Jasa Keuangan
1.22 Bank memiliki struktur, kebijakan, dan sistem yang memadai untuk penerapan anti fraud dan anti penyuapan,
pengelolaan pembiayaan sesuai prinsip GCG, serta proses pengadaan dan penganggaran yang transparan.
1.23 Bank memiliki rencana aksi keuangan berkelanjutan, struktur dan kebijakan manajemen risiko termasuk risiko iklim,
alokasi dana tanggung jawab sosial, serta strategi bisnis yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata
kelola.
2. Faktor-faktor Negatif
2.1. Posisi 31 Desember 2025, terdapat 2 (dua) Komisaris dinyatakan lolos dalam uji kemampuan dan kepatutan, 2 (dua)
Dewan Komisaris yang dinyatakan tidak lolos dalam uji kemampuan dan kepatutan dan 1 (satu) orang Dewan Komisaris
masih dalam proses kelengkapan dokumen persyaratan uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(OJK).
2.2. BSN telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi yang merupakan Komite
dibawah Dewan Komisaris. Ketua Komite Audit telah ditunjuk namun untuk Ketua Komite Pemantau Risiko dan Komite
Nominasi & Remunerasi belum ditentukan karena masih menunggu hasil uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas
Jasa Keuangan.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Sehubungan dengan pernyataan keputusan pemegang saham tanggal 27 Agustus 2025 terdapat perubahan seluruh
Dewan Komisaris namun 3 (tiga) Dewan Komisaris belum efektif bekerja karena belum memperoleh persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
4. Kekuatan
4.1 Seluruh anggota Direksi telah disetujui sebagai pihak utama Perseroan berdasarkan penilaian kemampuan dan
kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
4.2 Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank telah memenuhi struktur dan infrastruktur Tata Kelola
sesuai dengan ketentuan regulator di antaranya kesesuaian jumlah, komposisi, perangkapan jabatan, kompetensi,
reputasi, integritas, independensi.
4.3 Penerapan Tata Kelola Bank didukung dengan struktur perangkat Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Manajemen
Risiko, dan Satuan Kerja Kepatuhan yang Independen dan profesional.
4.4 BSN telah memiliki kebijakan dan prosedur sebagai pedoman dalam implementasi tata kelola perusahaan yaitu terkait:
Penanganan Benturan Kepentingan, Penerapan Fungsi Kepatuhan, Penerapan Fungsi Audit Intern, Penerapan Fungsi
Audit Ekstern, Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian Intern, Pemberian Remunerasi, Penyediaan
dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi, Rencana
Strategis Bank, Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan, Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk
penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Laporan Tahunan 2025 995
Page 565
08 Corporate Governance
B. Proses Tata Kelola (Governance Process)
Proses Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-Faktor Positif
1.1. Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan yang bersifat strategis melalui Rapat Direksi secara efektif dan
efisien yang dikomunikasikan kepada seluruh karyawan.
1.2. Direksi telah melakukan performance review dengan seluruh Divisi dan rapat rutin bersama Dewan Komisaris secara
bulanan.
1.2.1. Direksi telah menindaklanjuti temuan dan rekomendasi dari Internal Audit Division, Auditor Eksternal, hasil
pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lainnya.
1.2.2. Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Direksi, pada periode Januari-Desember 2025 Direksi sudah
melaksanakan Rapat Internal sebanyak 47 (empat puluh tujuh) kali rapat.
1.3. Dewan Komisaris senantiasa memastikan terselenggaranya prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam setiap
kegiatan usaha Bank.
1.4. Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, pada periode Januari-Desember 2025 Dewan
Komisaris sudah melaksanakan Rapat diantaranya:
1.4.1. Rapat Internal Dewan Komisaris sebanyak 6 (enam) kali.
1.4.2. Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi sebanyak 8 (delapan) kali.
1.4.3. Rapat Dewan Komisaris bersama Dewan Pengawas Syariah sebanyak 4 (empat) kali.
1.5. Komite Dewan Komisaris senantiasa melaksanakan tugasnya secara independen melalui pertemuan yang dilakukan
secara rutin dengan Divisi atau Unit Kerja terkait permasalahan dan kondisi operasional BSN.
1.6. BSN telah menyampaikan laporan pelaksanaan tugas Direktur yang membidangi Fungsi Kepatuhan kepada regulator
secara tepat waktu. Untuk memastikan setiap peraturan yang akan dibuat, Satuan Kerja Kepatuhan melakukan kajian/
review untuk memastikan peraturan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dari regulator maupun perundang-
undangan. Pada periode Januari-Desember 2025 Satuan Kerja Kepatuhan telah melakukan kajian dengan rincian
sebagai berikut:
1.6.1. Bidang Operasional sebanyak 10 (sepuluh) kajian.
1.6.2. Bidang Pembiayaan sebanyak 6 (enam) kajian.
1.6.3. Bidang Dana sebanyak 5 (lima) Kajian.
1.7. Penerapan fungsi audit intern telah memadai dan memenuhi harapan stakeholders, hal ini tercermin dari laporan yang
disampaikan oleh Internal Audit Division kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara berkala (setiap triwulan),
yaitu realisasi Rencana Audit Tahunan, temuan dan rekomendasi audit, serta penyelesaian tindak lanjut hasil audit.
1.8. Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) telah sesuai dengan persyaratan minimum yang ditetapkan sesuai ketentuan
dan pelaksanaan audit dilakukan oleh Akuntan Publik (AP) yang independen serta rekomendasi Komite Audit melalui
Dewan Komisaris.
1.9. Satuan Kerja Manajemen Risiko secara aktif berkomunikasi perihal Profil Risiko secara Bank Wide, Tingkat Kesehatan
Bank, Risk Appetite dan Risk Tolerance Bank melalui Rapat Komite Pemantau Risiko dan Rapat Komite Manajemen Risiko.
1.10. Dalam pengambilan keputusan, BSN telah membentuk Komite Kebijakan Pembiayaan dan Komite Pembiayaan agar
proses pembiayaan bisa berjalan prudent.
1.11. Selama periode Januari - Desember 2025, tidak terdapat pelanggaran dan/atau pelampauan BMPD.
1.12. BSN telah menyusun, menyajikan dan mentransparansikan kondisi keuangan dan non-keuangan kepada stakeholder
secara bulanan, triwulan, semester dan tahunan dengan mempublikasikan di website resmi termasuk mengumumkan
Laporan Keuangan Publikasi triwulan dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan yang
berlaku dan didukung oleh sistem manajemen yang memadai.
1.13. BSN telah memiliki Sistem Pengaduan Nasabah yang dapat digunakan oleh Nasabah melalui Contact Center, Customer
Service atau disampaikan melalui petugas BSN.
1.14. Laporan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan telah disampaikan secara lengkap dan tepat waktu kepada Otoritas
Jasa Keuangan atau stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
1.15. Direksi telah mengkomunikasikan Rencana Korporasi dan Rencana Bisnis Bank kepada seluruh jenjang organisasi dan
Pemegang Saham Pengendali.
1.16. Dewan Komisaris telah melakukan fungsi dan tugasnya dalam hal pengawasan (monitoring) yaitu mengarahkan,
memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank secara rutin setiap 4 (empat) bulan sekali dalam
rapat Performance Review bersama Direksi.
1.17. Direksi melakukan pembahasan secara rutin terkait kebijakan dan keputusan rencana strategis melalui rapat komite
yang didahului pra komite/steering committee.
1.18. BSN menerapkan strategi anti fraud sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan, memastikan efektivitas melalui
kebijakan, edukasi internal dan eksternal, pelaporan kepada Direksi dan Dewan Komisaris, serta menjaga tata kelola
dalam pembiayaan, pengadaan, dan kepatuhan terhadap ketentuan POJK.
996 Laporan Tahunan 2025
Page 566
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Faktor-faktor Negatif
Secara umum pengendalian internal sudah memadai namun masih belum berjalan dengan optimal karena masih terdapat
denda dari regulator yaitu sebesar Rp. 4.052.708 (empat juta lima puluh dua ribu tujuh ratus delapan rupiah) selama tahun
2025.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Secara keseluruhan, proses tata kelola telah dilaksanakan dengan baik dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional
Perseroan. Namun, pelaksanaannya masih memerlukan peningkatan pemahaman terhadap Standard Operating Procedure
(SOP) serta monitoring terhadap pelaporan ke regulator.
4. Kekuatan
4.1 BSN telah melaksanakan fungsi kepatuhan sesuai dengan ketentuan regulasi, yang mencakup pelaksanaan tugas
Direktur Kepatuhan, penyampaian laporan kepada regulator, pemantauan dan evaluasi aspek kepatuhan di seluruh
unit kerja, serta program peningkatan awareness dan penguatan budaya kepatuhan bagi seluruh pegawai.
4.2 BSN menjalankan fungsi audit intern secara efektif, yang mencakup pelaksanaan pengawasan independen dengan
cakupan tugas yang memadai sesuai rencana audit (audit plan), serta pemantauan dan pelaporan hasil pemeriksaan
sesuai ketentuan.
4.3 BSN telah menjalankan fungsi manajemen risiko sesuai ketentuan regulasi, yang mencakup pelaksanaan tugas Direktur
Risiko, penyusunan kebijakan manajemen risiko beserta strategi dan kerangka kerja secara tertulis dan komprehensif,
termasuk penetapan limit risiko secara keseluruhan maupun per jenis risiko dengan mempertimbangkan tingkat
risiko yang diambil dan toleransi risiko terhadap kecukupan permodalan. Selain itu, Bank secara berkala melakukan
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko.
4.4 BSN memiliki proses yang memadai untuk memastikan penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan
penyediaan dana dalam jumlah besar (large exposure) sesuai prinsip kehati-hatian, melalui mekanisme pengambilan
keputusan oleh manajemen secara independen tanpa intervensi dari pihak terkait maupun pihak lain.
4.5 BSN memastikan transparansi informasi produk sesuai ketentuan mengenai Transparansi Informasi Produk Bank, serta
mengembangkan proses pengelolaan penggunaan data pribadi nasabah sesuai peraturan perundang-undangan.
4.6 BSN senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas proses bisnis dan tata kelola melalui berbagai inisiatif
strategis sesuai Rencana Strategis Bank. Implementasi inisiatif tersebut didukung dan dimonitor secara berkala oleh
Direksi, serta diawasi melalui mekanisme pengawasan oleh Dewan Komisaris.
4.7 BSN senantiasa melaksanaan kebijakan remunerasi dilakukan dengan memperhatikan paling sedikit aspek kinerja,
aspek risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang Bank dengan menerapkan prinsip
kehati-hatian dan manajemen risiko.
4.8 BSN berkomitmen memenuhi hak-hak pemegang saham melalui penyelenggaraan RUPS yang transparan dan adil,
penyediaan informasi material secara tepat waktu dan akurat sesuai prinsip independensi, keterbukaan, dan kewajaran.
C. Hasil Tata Kelola (Governance Outcome)
Hasil Tata Kelola secara umum Memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Dewan Komisaris dan Direksi telah mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham dan
telah diterima oleh pemegang saham dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 yang dilaksanakan pada tanggal 15 Mei
2025.
1.2 Beberapa aspek kinerja BSN relatif membaik berdasarkan Laporan Keuangan posisi 31 Desember 2025 (Unaudit) dengan
rincian sebagai berikut: (dalam miliar)
Posisi Desember 2024 Posisi Desember 2025
Kinerja
Bank Victoria Syariah (Audited) Bank Syariah Nasional (Unaudited)
Aset 3.314.469 72.984.979
Laba 19.727 85.963
DPK 1.363.764 58.731.135
Pembiayaan 1.311.175 54.857.703
Kualitas Pembiayaan 1,58% 2,58%
1.3 Indikator Kepatuhan posisi Desember 2025
1.3.1 Rasio permodalan CAR (Capital Adequacy Ratio) yang telah dibentuk Perseroan setelah memperhitungkan risiko
kredit, risiko operasional, dan risiko pasar pada posisi 31 Desember 2025 adalah 33,02%, sedangkan rasio KPMM
(Kewajiban Penyediaan Modal Minimum) melebihi profil risiko yang wajib dibentuk Bank untuk posisi 31 Desember
2025 sebesar 9% – 10%. Dengan demikian maka rasio kecukupan modal BSN masih berada di atas batas minimum
dari yang dipersyaratkan regulator dalam ketentuan permodalan.
1.3.2 Tidak ada pelampauan maupun pelanggaran terhadap ketentuan Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD).
1.3.3 Tidak terjadi Fraud pada Periode Januari s/d Desember 2025.
1.3.4 Non-Performing Financing (NPF) adalah 2,58% (gross) sehingga masih masuk kedalam kategori sehat (2%-5%).
1.3.5 Giro Wajib Minimum (GWM) posisi 31 Desember 2025 adalah 2,6% dimana Perseroan mendapatkan insentif KLM
sebesar 4,9% dengan GWM Rata-Rata sebesar 8,72%
Laporan Tahunan 2025 997
Page 567
08 Corporate Governance
2. Faktor-faktor Negatif
Masih terdapat pengenaan denda selama periode Januari s. d Desember 2025 sebesar Rp. 4.052.708 (empat juta lima puluh
dua ribu tujuh ratus delapan rupiah) mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang Januari s. d Desember
2024 yaitu sebesar Rp. 52.798.604 (lima puluh dua juta tujuh ratus sembilan puluh delapan ribu enam ratus empat rupiah).
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
3.1 Diperlukan penyempurnaan sistem dan infrastruktur pelaporan guna meningkatkan efektivitas dan akurasi dalam
proses pelaporan.
3.2 Diperlukan sarana dan akses yang memudahkan pegawai dalam peningkatan pemahaman terhadap SOP serta
penguatan supervisi untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
4. Kekuatan
4.1. Seluruh anggota Direksi telah disetujui sebagai pihak utama Perseroan berdasarkan penilaian kemampuan dan
kepatutan Otoritas Jasa Keuangan
4.2. Direksi telah menetapkan seluruh Kebijakan Umum yang baru sesuai dengan tata kelola Perseroan meliputi :
4.2.1. Operasional dan Fungsi Pendukung
4.2.2. Hukum, Kepatuhan, APU PPT dan PPPSPM serta Tata Kelola Perusahaan
4.2.3. Pembiayaan Bank
4.2.4. Treasury, Funding serta Product Delivery Institutional Funding
4.2.5. Human Capital
4.2.6. Teknologi Informasi Manajemen Data dan Digital
4.2.7. Sistem Pengendalian Intern
4.2.8. Manajemen Risiko
4.2.9. Enviromental, Social dan Governance (ESG)
4.3 BSN telah menyusun Rencana Korporasi (Corporate Plan) Tahun 2025-2029 dan Rencana Bisnis Bank 2025-2027.
Kesimpulan:
1. BTN telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tahun 2025 yang membahas terkait persetujuan atas
pemisahaan Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan kepada PT Bank Syariah Nasional dan pesetujuan Anggaran Dasar Perseroan
dengan pemisahan Unit Usaha Syariah (spin-off) Perseroan, yang berlaku pada tanggal efektif pemisahan yaitu tanggal
22 Desember 2025.
2. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Dewan Komisaris dan Direksi BTN maupun BTN mempunyai integritas,
kompetensi, dan pengetahuan yang sangat memadai., namun terdapat 1 (satu) Direksi BTN dan 1 (satu) Dewan Komisaris BTN
masih dalam tahap proses penilaian kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
3. BTN telah memiliki kebijakan terkait pelaksanaan koordinasi dan evaluasi atas penerapan tata kelola dalam kelompok usaha
serta pelaksanaan sinergi perbankan antara induk dan anak perusahaan. Namun, implementasi sinergi, koordinasi, dan evaluasi
tersebut belum sepenuhnya berjalan di seluruh bidang, sehingga masih diperlukan penyesuaian dan pematangan fungsi unit
pengelola anak perusahaan sebagai koordinator.
4. BTN dan BSN menerapkan prinsip tata kelola bank yang baik (GCG) melalui penguatan fungsi kepatuhan, audit intern, dan
manajemen risiko; penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyediaan dana; transparansi informasi dan perlindungan data
nasabah; peningkatan kualitas proses bisnis; kebijakan remunerasi yang prudent; serta perlindungan hak pemegang saham.
5. BTN telah membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi untuk mendukung penguatan tata kelola risiko secara menyeluruh
di seluruh entitas dalam kelompok usaha.
6. Dalam rangka mendukung pelaksanaan operasional BTN, BTN dan BSN telah melakukan sinergi perbankan yang dituangkan
dalam sejumlah Perjanjian Kerja Sama, dengan rincian perjanjian sebagai berikut:
6.1 Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor 42/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor 02/DIR/PKS/BSN/X/2025 tanggal 20 Oktober 2025
tentang Sinergi Perbankan Pemanfaatan Gedung Kantor.
6.2 Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor 52/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor 011/DIR/PKS/BSN/XII/2025 tanggal
15 Desember 2025 tentang Sinergi Aktivitas Operasional, yang memuat layanan infrastruktur contact center dan penyediaan
serta pengelolaan Sumber Daya Manusia/Tenaga Alih Daya; layanan infrastruktur pengaduan nasabah; layanan
pengelolaan operasional mesin ATM dan CRM; layanan percetakan kartu debit/ATM; layanan pengelolaan mesin pinpad
customer service; layanan pengelolaan token Cash Management System Syariah; layanan pengelolaan uang kartal;
layanan pengelolaan aplikasi; layanan rekonsiliasi, settlement hak dan kewajiban, serta penyelesaian dispute; layanan
record center; dan layanan operasional pengelolaan merchant (EDC dan QRIS).
6.3 Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor 54/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor 013/DIR/PKS/BSN/XII/2025 tanggal
15 Desember 2025 tentang Sinergi Layanan Syariah Bank Umum, yang memuat pemanfaatan jaringan kantor, infrastruktur,
sistem teknologi, dan Sumber Daya Manusia (SDM) pada seluruh jaringan kantor BTN, dengan pencatatan transaksi
dilakukan melalui sistem terpisah serta disertai pelaksanaan alih pengetahuan kepada SDM terkait, guna memastikan
penyelenggaraan layanan sesuai dengan Prinsip Syariah dan ketentuan yang berlaku.
6.4 Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor 53/PKS/DIR/2025 dan BSN Nomor 012/DIR/PKS/BSN/XII/2025 tanggal
15 Desember 2025 tentang Sinergi Aktivitas pada Ekosistem Bisnis BTN Group, yang memuat pemanfaatan channel akuisisi
induk; pembiayaan; collection & recovery; treasury management; kerja sama dengan Kementerian Negara/Lembaga serta
institusi/mitra lainnya; kolaborasi sarana media promosi dan komunikasi; kolaborasi program campaign; akuisisi nasabah
secara digital; pemanfaatan EChannel; serta peningkatan produktivitas sales melalui pemanfaatan sales tools.
6.5 Perjanjian Kerja Sama antara BTN Nomor 11/PKS/HCSD/OD/2025, 16/PKS/HCMD/Edev/XII/2025, 218/PKS/LMD/LOS/XII/2025 dan
BSN Nomor 01/PKS/HCP/HS/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang Sinergi Perbankan Bidang SDI (Human Capital),
yang mencakup pemanfaatan aplikasi Global Grading System (GGS), aplikasi BTN Best, aplikasi BGate, aplikasi Astonia,
aplikasi Learning Management System, program pengembangan dan pelatihan pegawai, serta penggunaan ruang kelas
dan fasilitas pendukung pembelajaran.
7. BTN telah menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025-2029 dan Rencana Bisnis Bank 2025-2027, serta
BSN telah menyusun Rencana Korporasi (Corporate Plan) tahun 2025-2029 dan Rencana Bisnis Bank 2025-2027.
998 Laporan Tahunan 2025
Page 568
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
Permasalahan Tindak lanjut
Masih terdapat jumlah Perseroan berkomitmen melakukan perbaikan dalam implementasi Strategi Anti Fraud di antaranya:
pelanggaran terhadap 1. Prevention: Monitoring dan evaluasi/perbaikan kebijakan SAF fungsi pencegahan. Identifikasi
ketentuan yang kerawanan meliputi kegiatan: Fraud Risk Assessment (FRA), Risk Control Self Assessment (RCSA),
mengakibatkan terjadinya Perencanaan RA/RT, penggunaan Fraud Risk Register.
fraud. 2. Detection: Digital Fraud Monitoring & Detection: melakukan pengembangan rule, model, customer
risk profile untuk akurasi FDS dan juga pemantauan aktivitas Flagged/Triggered pada FDS, Non-
Digital Fraud: koordinasi, konsolidasi, evaluasi hasil deteksi dari surveillance system, verifikasi,
control testing dan pengawasan.
3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi: Pemantauan yang dilakukan mencakup pencegahan, status
progress investigasi, hasil deteksi fraud, hasil investigasi, penetapan sanksi, recovery hingga
litigasi. DORD telah menyampaikan laporan konsolidasi setiap 3 (tiga) bulan kepada Sub-
Komite Anti Fraud dan Dewan Komisaris. Isi dari laporan konsolidasi ini mencakup hasil deteksi
fraud, status dan aging investigasi, hasil investigasi, penyelesaian tindak lanjut, penetapan sanksi
hingga litigasi.
Pemantauan, Evaluasi dan Tindak lanjut, Pemantauan terhadap status fraud event, pengenaan
sanksi, penyelesaian action plans, dan upaya recovery, evaluasi terhadap fraud event report,
Penyusunan tindak lanjut yang bersifat preventif.
Penilaian Pihak Eksternal Tahapan observasi dilakukan melalui klarifikasi
instrumen penilaian dan kelengkapan dokumen yang
Selain melaksanakan Self Assessment, Perseroan dimiliki perusahaan melalui paparan eksekutif dan
juga secara konsisten telah melaksanakan third diskusi organ perusahaan.
party assessment untuk mendapatkan second
opinion terhadap kualitas implementasi GCG dalam Kriteria Penilaian
rangka perbaikan kualitas implementasi GCG secara
berkelanjutan, di antaranya adalah survei Corporate Aspek penilaian dalam CGPI meliputi antara lain
Governance Perception Index selanjutnya disingkat CGPI Struktur Tata Kelola (Governance Structure), Proses
setiap tahun yang diadakan oleh Indonesian Institute Tata Kelola (Governance Process), dan Hasil Tata Kelola
for Corporate Governance (IICG) dan Penilaian GCG (Governance Outcome).
berdasarkan standar ASEAN Corporate Governance
Scorecard dilakukan oleh OJK dan Indonesian Institute Pihak yang Melakukan Assessment
for Corporate Directorship (IICD).
Pihak yang melakukan penilaian CGPI yaitu The
Rating GCG - Corporate Governance Indonesian Institute of Corporate Governance (IICG).
Perception Index (CGPI) Award
Skor Penilaian
Perseroan senantiasa mengikuti rating dan survei
Corporate Governance Perception Index selanjutnya
Skor CGPI
disingkat CGPI setiap tahun yang diadakan oleh
Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).
CGPI merupakan program riset dan pemeringkatan 89.62 89.83 90.52 91.52 91.80
penilaian kualitas corporate governance dengan
tahapan penilaian sebagai berikut:
1. Tahapan Analisis Instrumen dan Dokumen Tahapan
ini dilakukan melalui kegiatan berikut:
a. Self Assessment.
b. Penilaian Dokumen.
2. Tahapan Observasi
2021 2022 2023 2024 2025
Laporan Tahunan 2025 999
Page 569
08 Corporate Governance
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
No Rekomendasi Tindak Lanjut
GOVERNANCE STRUCTURE
1 BTN perlu mengoptimalkan dan BTN telah menetapkan struktur organisasi yang dikinikan pada tahun 2025 berupa
menetapkan rancangan struktur Petunjuk Teknis Nomor PT.3-A.6 tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat, Kantor
organisasi dengan garis akuntabilitas wilayah, Kantor Cabang.
yang jelas, dan hierarki yang fleksibel
sesuai dengan rencana strategis
perusahaan, kebutuhan bisnis,
perkembangan teknologi, dan adaptif
terhadap dinamika lingkungan bisnis.
2 BTN perlu melakukan pemutakhiran Pada tahun 2025, BTN telah melakukan pemutakhiran seluruh peraturan internal
kebijakan dan strategi Perusahaan eksisting dengan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur lama telah ditransformasikan ke
secara berkala melalui analisis Arsitektur Kebijakan dan Prosedur Baru dengan rincian sebagai berikut:
berbasis risiko yang komprehensif 1. Telah terbit 10 (sepuluh) Kebijakan Umum yang menjadi Umbrella Policy bagi
berkaitan dengan dinamika seluruh aktivitas operasional Perseroan.
lingkungan bisnis dan industri agar 2. Telah terbit 154 (seratus lima puluh empat) Kebijakan Khusus (KK) yang
dapat mengoptimalkan potensi merupakan peraturan turunan dari Kebijakan Umum.
perusahaan. 3. Telah terbit 300 (tiga ratus) Petunjuk Teknis yang merupakan peraturan turunan
dari Kebijakan Khusus.
3 BTN perlu senantiasa mengoptimalkan BTN telah menyusun framework Budaya Perusahaan memberikan gambaran bagi
budaya organisasi disetiap level BTNers dalam memahami dan mengimplementasikan nilai Utama AKHLAK. Untuk
struktur organisasi yang bersemangat memperkuat implementasi core values AKHLAK secara konsisten dan berkelanjutan,
menghadapi tantangan, gesit, BTN menetapkan 5 (lima) pilar budaya yakni Sales & Service Culture, Governance
fleksibel, adaptif, inovatif, serta berani & Risk Culture, Performance Culture, Learning Culture dan Digital Culture sebagai
mengambil peluang yang terukur pedoman perilaku dalam mencapai visi dan misi perusahaan yang diaktualisasi
dengan baik. melalui 10 (sepuluh) program utama sebagai implementasi aktivitas program
budaya di seluruh unit kerja yang ada pada Perseroan.
GOVERNANCE PROCESS
1 BTN perlu mengembangkan BTN telah menyusun pedoman berupa:
program penerapan pedoman etika 1. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2024 dan
yang efektif oleh seluruh anggota Direksi Nomor SKPB-01/DIR/BTN/2024 tentang Pedoman Etika Bisnis dan Perilaku
perusahaan untuk menghindari (Code of Conduct) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
perilaku yang menyimpang dan 2. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Nomor 01/SKPB/KOM/BTN/2025
lebih tangguh menghadapi dinamika dan Direksi Nomor SKPB-01/DIR/BTN/2025 tanggal 28 November 2025 tentang
bisnis, sehingga integritas dan Pedoman Perilaku dan Profesionalisme Dewan Komisaris dan Direksi.
keberlanjutan bisnis tetap terjaga. BTN juga senantiasa melakukan penerapan pedoman etika kepada seluruh pegawai
melalui berbagai program yang telah disusun.
2 BTN perlu mengoptimalkan sistem BTN telah menerapkan sistem dan prosedur terkait Business Continuity Management
dan mekanisme keberlanjutan sesuai dengan mengadopsi standar nasional indonesia.
bisnis di perusahaan dengan
mengimplementasikan serta
melakukan sertifikasi sesuai dengan
standar SNI ISO 22301: 2019 tentang
Sistem Manajemen Keberlanjutan
Bisnis (Business Continuity
Management).
3 BTN perlu mengoptimalkan BTN telah mengoptimalkan mekanisme identifikasi dan evaluasi berkala atas
mekanisme identifikasi dan evaluasi peluang, ancaman, serta dinamika lingkungan bisnis untuk memastikan proses
berkala atas peluang, ancaman, transformasi perusahaan berjalan lebih terarah dan responsif. Upaya ini mencakup
dan dinamika lingkungan, serta penguatan sistem pemantauan lingkungan strategis, percepatan penyesuaian dan
melakukan transformasi bisnis integrasi strategi, serta optimalisasi alokasi sumber daya agar perusahaan mampu
dengan integrasi dan penyesuaian merespons perubahan secara cepat, tepat, dan adaptif. Melalui pendekatan ini, BTN
strategi yang cepat, alokasi sumber diharapkan dapat memperkuat ketangguhan organisasi, meningkatkan daya saing,
daya optimal, sehingga perusahaan dan menciptakan nilai secara berkelanjutan dalam menghadapi dinamika industri
dapat merespons perubahan secara perbankan.
cepat dan adaptif serta menciptakan
nilai secara berkelanjutan.
1000 Laporan Tahunan 2025
Page 570
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Rekomendasi Tindak Lanjut
4 BTN perlu memperkuat kapabilitas BTN memperkuat kapabilitas dan kapasitas sumber daya teknologi melalui
dan kapasitas sumber daya teknologi peningkatan kualitas infrastruktur, optimalisasi pemanfaatan sistem digital, serta
untuk meningkatkan efisiensi penguatan aspek keamanan dan kepercayaan digital (digital trust dan cyber
operasional, memperluas inovasi security). Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas
digital, serta menjaga keamanan dan ruang inovasi digital, serta memastikan perlindungan data dan transaksi nasabah
kepercayaan digital (digital trust and secara lebih andal. Dengan fondasi teknologi yang lebih kuat, BTN dapat merespons
cyber security), sehingga perusahaan perubahan dengan lebih adaptif, menjaga kepercayaan para pemangku
lebih adaptif menghadapi perubahan kepentingan, dan mendorong pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
dan mampu menjaga kepercayaan
stakeholders dan pertumbuhan
berkelanjutan.
5 BTN perlu memperkuat komunikasi BTN senantiasa melakukan komunikasi kepada internal dan eksternal yang dilakukan
internal dan eksternal perusahaan secara berkala dalam berbagai media di antaranya:
untuk memastikan bahwa semua 1. Penyelenggaraan Pertemuan Analis (Analyst Meeting) yang dilaksanakan
pihak terkait memiliki pemahaman sebanyak 4 (empat) kali dalam setahun.
yang sama tentang visi, misi, 2. Penyelenggaraan Annual Review dengan lembaga pemeringkat nasional dan
dan tujuan perusahaan, serta Internasional sebanyak 3 (tiga) kali dalam setahun.
meningkatkan nilai brand perusahaan 3. Interaksi dan diskusi dengan investor dan analis dalam bentuk conference
di mata nasabah dan pemangku meeting maupun Non-Deal Roadshow dalam setahun.
kepentingan. 4. Perseroan juga telah mengkomunikasikan sama tentang visi, misi, dan tujuan
perusahaan, serta meningkatkan nilai brand perusahaan kepada internal
Perseroan melalui town hall, video CEO Message, dan lainnya.
GOVERNANCE OUTCOME
1 BTN perlu memperkuat kapabilitas, BTN senantiasa berupaya memperkuat kapabilitas, kapasitas, dan kompetensi
kapasitas, dan kompetensi utama utama perusahaan melalui implementasi strategi yang semakin adaptif, tangkas,
perusahaan melalui capaian dan efisien untuk menghadapi dinamika industri perbankan. Langkah ini diwujudkan
implementasi strategi yang adaptif, melalui penguatan proses inti, peningkatan kualitas SDM, serta optimalisasi
tangkas dan efisien dalam mendukung pemanfaatan teknologi guna memastikan eksekusi strategi yang berdaya saing.
pertumbuhan nilai perusahaan yang Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi BTN di industri perbankan
berkelanjutan dan memperkuat sekaligus mendukung pertumbuhan nilai perusahaan yang berkelanjutan serta
posisi di dalam industri perbankan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian.
serta memberikan kontribusi positif
terhadap perekonomian.
2 BTN perlu meningkatkan BTN berupaya memperkuat pertumbuhan nilai yang berorientasi pada pelanggan
pertumbuhan nilai yang berorientasi melalui peningkatan kualitas produk, layanan, dan kinerja yang benar-benar
pada pelanggan (nasabah) memberdayakan nasabah. Upaya ini dibarengi dengan pengembangan solusi
secara konsisten dan proporsional yang relevan bagi kebutuhan konsumen, peningkatan pengalaman layanan, serta
dengan memastikan setiap hasil penguatan kolaborasi dalam ekosistem keuangan untuk memastikan pertumbuhan
kinerja, produk, dan layanan yang yang konsisten, proporsional, dan mendukung terciptanya industri yang sehat dan
memberdayakan konsumen serta berkelanjutan.
membangun ekosistem industri
keuangan yang sehat.
3 BTN perlu mengoptimalkan BTN senantiasa menyempurnakan proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi,
efisiensi dan efektifitas operasional memperkuat digitalisasi dan pemanfaatan data, serta mengembangkan kapabilitas
perusahaan agar dapat SDM agar implementasi operasional lebih efektif. Upaya ini didukung pemantauan
meningkatkan kinerja finansial dan rutin atas indikator finansial dan non-finansial sehingga peningkatan kinerja dan
non finansial yang mendukung penciptaan nilai perusahaan dapat dicapai secara konsisten dan berkelanjutan.
penciptaan nilai Perusahaan untuk
tumbuh berkelanjutan secara
konsisten.
4 BTN perlu melakukan penanganan Perseroan telah menempatkan pegawai di Kantor Wilayah sebagai Regional Legal
secara progresif atas seluruh perkara Representative (RLR) yang memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai
hukum yang sedang dihadapi dan berikut:
mengupayakan mitigasi risiko yang 1. Memberi bantuan hukum terhadap permasalahan litigasi yang diajukan oleh
optimal atas seluruh gugatan hukum, setiap unit kerja dalam rangka pelaksanaan operasional Perseroan sesuai
serta mencegah terjadinya kembali wilayah kerjanya.
perkara hukum Perusahaan. 2. Melaksanakan aktivitas hukum mewakili pihak Perseroan dalam beracara di
Pengadilan maupun di luar Pengadilan sesuai wilayah kerjanya.
3. Memberi pendapat hukum dan konsultasi hukum terhadap permasalahan di
bidang Litigasi yang diajukan oleh unit kerja di wilayah kerjanya.
4. Melakukan fungsi legal watch sesuai wilayah kerjanya.
Laporan Tahunan 2025 1001
Page 571
08 Corporate Governance
No Rekomendasi Tindak Lanjut
5 BTN perlu meningkatkan capaian BTN senantiasa terus berupaya memperkuat dan meningkatkan capaian inovasi
inovasi bisnis perusahaan menjadi bisnis secara menyeluruh, tidak hanya pada produk dan layanan, tetapi juga pada
yang terbaik tidak hanya pada produk proses inti, fungsi pendukung, kinerja organisasi, dan strategi perusahaan. Penguatan
dan layanan namun juga pada proses, inovasi ini diarahkan untuk menciptakan terobosan yang bernilai tambah, mendorong
fungsi pendukung, kinerja organisasi efisiensi, serta meningkatkan kualitas layanan agar menjadi keunggulan bersaing
atau strategi sehingga menjadi yang berkelanjutan. Melalui pendekatan inovasi yang terstruktur dan konsisten, BTN
keunggulan bersaing perusahaan berkomitmen memperkuat daya saing dan meningkatkan nilai perusahaan guna
serta meningkatkan nilai perusahaan mendukung pertumbuhan yang terus berkelanjutan.
untuk tumbuh berkelanjutan.
Penilaian GCG Berdasarkan Asean Corporate Governance Scorecard
(ACGS)
Assessment GCG lainnya yang dilakukan Perseroan adalah ASEAN Corporate Governance Scorecard yang merupakan
parameter pengukuran praktik tata kelola yang disepakati oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF). ACGS merupakan
inisiatif dari negara-negara ASEAN yang tergabung dalam ACMF untuk mendukung praktik tata kelola perusahaan
dengan tujuan untuk mempromosikan ASEAN sebagai aset berkelas dan meningkatkan kepercayaan investor global
atas kualitas perusahaan di regional ASEAN.
Kriteria Penilaian
Penilaian ACGS memiliki 5 (lima) aspek yang dikelompokkan dalam 2 Level sebagai berikut:
1. Level 1, terdiri dari 4 (empat) Part yaitu:
− Part A: Rights and Equitable Treatment of Shareholders
− Part B: Sustainability and Resilience
− Part C: Disclosure and Transparency
− Part D: Responsibilities of the Board
2. Level 2 , terdiri dari Bonus dan Penalti.
Pihak yang Melakukan Assessment
Masing-masing negara ASEAN menunjuk perwakilan Domestic Ranking Body (DRB) dan Corporate Governance (CG)
Expert untuk melakukan penilaian/assessment berdasarkan parameter ACGS. Dalam hal ini perwakilan DRB dan CG
Expert dari Indonesia diwakili oleh PT RSM Indonesia.
Skor Penilaian
Atas hasil penilaian 100 perusahaan tercatat berdasarkan kriteria ACGS yang dilaksanakan oleh perwakilan CG Expert
dan DRB Indonesia (PT RSM Indonesia) tahun 2024 dan hasilnya diumumkan pada tanggal 24 Juli 2025, BTN berhasil
memperoleh penghargaan pada 3 (tiga) kategori yaitu:
1. Top 50 ASEAN Public Listed Companies (PLCs).
2. Top 5 Indonesia Public Listed Companies (PLCs).
3. ASEAN Asset Class Public Listed Company (PLCs).
Di samping itu, Perseroan juga memperoleh penghargaan sebagai Perusahaan Tercatat yang masuk dalam kategori
ASEAN Asset Class. Berdasarkan laporan penilaian ACGS yang disampaikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), total skor
Perseroan berdasarkan parameter ACGS tahun 2024 adalah sebesar 120,75. Hasil skor tersebut meningkat dari skor
Perseroan pada ajang ACGS tahun 2021 yang diselenggarakan oleh ACMF dengan peningkatan skor sebesar 8,93
poin. Penilaian tersebut di-review berdasarkan pengungkapan praktik tata kelola Perseroan melalui informasi yang
tersedia di publik dan dapat diakses oleh masyarakat umum, serta mencakup informasi yang dimuat dalam laporan
tahunan, website, pengumuman dan edaran yang dibuat oleh Perseroan. Informasi yang digunakan dalam penilaian
adalah informasi yang disajikan dalam Bahasa Inggris.
1002 Laporan Tahunan 2025
Page 572
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dalam 3 (tiga) periode tahun terakhir, skor ACGS BTN adalah sebagai berikut:
Skor ACGS
110,29 111,82 120,75
122
120
118
116
114
112
110
108
106
104
2019 2021 2023
Perseroan juga melakukan penilaian ACGS Tahun 2024 terhadap kriteria ACGS Revised versi 2 – Maret 2024. Hal ini
menunjukkan bahwa implementasi pelaksanaan GCG di Perseroan semakin baik dari tahun ke tahun.
Adapun hasil penilaian self-assessment ACGS dapat dilihat pada halaman berikut:
Perseroan juga melakukan penilaian ACGS Tahun 2024 terhadap kriteria ACGS Revised versi 2 – Maret 2024. Hal ini
menunjukkan bahwa implementasi pelaksanaan GCG di Perseroan semakin baik dari tahun ke tahun.
Laporan Tahunan 2025 1003
Page 573
08 Corporate Governance
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
1 Memberikan kesempatan kepada seluruh Perseroan telah memberikan kesempatan kepada seluruh pemegang
pemegang saham untuk dapat memilih calon saham untuk dapat memilih calon Direksi dan/atau Dewan Komisaris
Direksi dan/atau Dewan Komisaris secara secara individu, namun tidak dilakukan pemilihan secara individu per
individu. masing-masing Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
2 Memastikan Perusahaan mengungkapkan Perseroan memastikan mengungkapkan remunerasi masing-masing
informasi terkait rincian remunerasi beserta anggota Dewan Komisaris. Remunerasi harus mencakup hal-hal berikut:
total yang dibayarkan untuk masing-masing 1. Biaya 2. Tunjangan 3. Gaji lainnya (termasuk tunjangan dalam bentuk
anggota Dewan Komisaris. natura). Perseroan telah mengungkapkan informasi rincian remunerasi
yang diterima masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi, namun belum
mengungkapkan rincian remunerasi beserta total yang dibayarkan.
3 Mengungkapkan bahwa telah melakukan Perseroan telah mengungkapkan perihal penilaian kinerja tahunan
penilaian kinerja tahunan terhadap Direksi dan terhadap Direksi dan Dewan Komisaris pada tahun berjalan yang
Dewan Komisaris pada tahun berjalan. disampaikan pada laporan tahunan.
ASEAN CG Scorecard dari Indonesian Institute for Corporate Director (IICD) 2024
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) dilaksanakan dalam rangka mendukung upaya untuk meningkatkan
kepercayaan investor atas kualitas perusahaan di region ASEAN melalui peningkatan standar dan praktik tata kelola.
ACGS diikuti oleh partisipan dari semua yurisdiksi ASEAN, yaitu lndonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan
Vietnam. Manfaat dan Tujuan ASEAN CG Scorecard adalah:
a. Perlunya suatu referensi yang dapat digunakan sebagai acuan dalam mempersiapkan strategi yang efektif
dalam rangka melakukan upaya perbaikan terhadap kinerja praktik GCG ke depan.
b. Meningkatkan standar dan praktik corporate governance perusahaan perusahaan terbuka di ASEAN.
c. Meningkatkan daya tarik investasi global terhadap perusahaan terbuka dengan governance baik di ASEAN.
Berdasarkan hasil penilaian independen yang telah dilakukan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship
(IICD) bahwa BTN berhasil mendapatkan Best Overall dengan Kategori MidCap PLCs dan Top 50 Emiten dengan
Kapitalisasi Pasar Menengah (MidCap PLCs).
1004 Laporan Tahunan 2025
Page 574
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penilaian GCG Berdasarkan Top GRC 2025
Perseroan juga mengikuti ajang TOP GRC 2025 ini adalah kegiatan corporate rating (award) tahunan, di bidang Tata
kelola perusahaan (GCG), manajemen risiko, dan manajemen kepatuhan. Tujuan dari penyelenggaraan TOP GRC
adalah untuk mendorong peningkatan bisnis perusahaan melalui pengembangan kebijakan dan implementasi
GRC Terintegrasi. Tema TOP GRC 2025 adalah “Resilience to Sustainability: Leading Through GRC”. Dalam
penyelenggaraan penghargaan TOP GRC 2024 ini Majalah Top Business bekerja sama dengan Asosiasi GRC Indonesia,
IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICoPI (Institute Compliance Professional Indonesia),
dan PaGi (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia), serta didukung oleh beberapa perusahaan konsultan GCG
dan Risk Management. Adapun tahapan yang telah dilakukan di antaranya:
1) Pelaksanaan tahapan wawancara dan tanya jawab yang dilakukan oleh Manajemen BTN, Direksi dan Dewan Juri
Top GRC 2025 pada tanggal 16 Juli 2025.
2) Pada tanggal 3 September 2025 telah dilaksanakan acara penghargaan TOP GRC 2024, BTN berhasil mendapatkan
penghargaan diantaranya:
• PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai #5 Stars, yaitu Sistem, infrastruktur, dan implementasi
yang terkait dengan Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG), Manajemen Risiko, dan Manajemen Kepatuhan,
serta pemanfaatan teknologi digital di perusahaannya, berada di level yang Sangat Ekselen (Luar Biasa),
sehingga sangat mendukung keberhasilan implementasi GRC dan peningkatan kinerja bisnis perusahaan
yang berkelanjutan.
• Bpk. Nixon L.P. Napitupulu (Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk) sebagai The Most
Committed GRC Leader 2025 yaitu Penghargaan ini diberikan kepada Business Leader atau Presiden Direktur/
Pimpinan Tertinggi di perusahaan yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan
sistem dan infrastruktur serta keberhasilan implementasi GRC di perusahaan.
• Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai The High Performing Board of
Commissioners on GRC 2025 yaitu Penghargaan kepada Dewan Komisaris perusahaan, yang dinilai memiliki
komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan sistem dan infrastruktur serta keberhasilan implementasi
GRC di perusahaan.
Laporan Tahunan 2025 1005
Page 575
PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN Sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil menerapkan strategi dan inisiatif yang tepat sehingga Perseroan berhasil membukukan pencapaian secara positif dan berkelanjutan. Sampai dengan Desember 2025, Perseroan berhasil menyalurkan dana TJSL 2025 sebesar Rp119,91 miliar, melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam Program TJSL yang mendukung Perseroan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. 1006 Laporan Tahunan 2025
Page 576
1007
Page 577
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil menerapkan strategi dan inisiatif yang tepat sehingga Perseroan
berhasil membukukan pencapaian secara positif dan berkelanjutan. Sampai dengan Desember 2025,
Perseroan berhasil menyalurkan dana TJSL 2025 sebesar Rp119,91 miliar, melalui berbagai kegiatan yang
dilaksanakan dalam Program TJSL yang mendukung Perseroan untuk mencapai Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara)
BUMN, adalah kegiatan yang merupakan komitmen dan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mendorong
Perseroan terhadap pembangunan yang berkelanjutan semua korporasi di bawahnya agar Program
dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN
lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip dapat memberikan dampak kepada masyarakat
yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta sebagai wujud dukungan terhadap program
serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan Pemerintah yang difokuskan kepada 3 (tiga) bidang
bagian dari pendekatan bisnis Perseroan. Sebagai prioritas yaitu Pendidikan, Lingkungan, Pengembangan
salah satu bank terbesar di KPR dan sebagai Badan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pelaksanaan
Usaha Milik Negara (BUMN), Perseroan berkomitmen Program TJSL BUMN menerapkan prinsip terintegrasi,
untuk mendukung terwujudnya pembangunan terarah, terukur dampaknya serta akuntabel.
berkelanjutan. Dukungan nyata diberikan Perseroan
dengan memberikan pembiayaan secara selektif, Penyelenggaraan Program TJSL Perseroan bertujuan
yang selaras dengan Prinsip Keuangan Berkelanjutan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan
(Sustainable Finance). berkelanjutan, memberikan dukungan terhadap
keberhasilan bisnis dalam jangka panjang, serta
Perseroan terus memperkuat komitmennya terhadap memenuhi harapan pemangku kepentingan terhadap
tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui integrasi Perseroan. Perseroan memaknai substansi program
dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan TJSL tidak hanya mengarah kepada upaya membangun
pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan
Lingkungan (TJSL). Sebagai bentuk implementasi dari dengan lingkungan, komunitas, dan pemangku
Peraturan Menteri BUMN PER-1/MBU/03/2023 tentang kepentingan - baik secara lokal, nasional maupun
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab global, namun juga mengarah kepada misi Perseroan
Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, untuk memberikan dampak dan kontribusi positif bagi
Perseroan telah menyusun inisiatif-inisiatif yang terfokus pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Perseroan
pada tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan dan memiliki tugas moral untuk mengembangkan bisnis
kepedulian terhadap lingkungan. dan memajukan perekonomian dalam negeri yang
1008 Laporan Tahunan 2025
Page 578
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
berkelanjutan dengan senantiasa berpegang teguh 3. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi
pada nilai integritas, mematuhi hukum dan peraturan berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja
perundang-undangan yang berlaku, serta menjunjung dan usaha, inovasi, industri inklusif, infrastruktur
tinggi etika bisnis. Program TJSL pada tahun 2025 memadai, energi bersih yang terjangkau dan
difokuskan pada pilar-pilar utama berdasarkan didukung kemitraan.
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 4. Hukum dan tata kelola, untuk terwujudnya kepastian
PER-05/MBU/04/2022 tentang Program Tanggung hukum dan tata kelola yang efektif, transparan,
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara akuntabel dan partisipatif untuk menciptakan
serta Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara stabilitas keamanan dan mencapai negara
Republik KPR Nomor PER-6/MBU/09/2022 tentang berdasarkan hukum.
Perubahan Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Negara Nomor PER-05/MBU/04/2022 tentang Program Dalam pelaksanaannya Program TJSL BUMN
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan dilaksanakan dengan menerapkan prinsip:
Usaha Milik Negara dan PER-01/MBU/03/2023 tentang 1. Terintegrasi, yaitu berdasarkan analisa risiko dan
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab proses bisnis yang memiliki keterkaitan dengan
Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, yaitu pemangku kepentingan.
sosial, lingkungan, ekonomi, serta hukum dan tata 2. Terarah, yaitu memiliki arah yang jelas untuk
kelola. mencapai tujuan perusahaan.
3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki kontribusi
Program TJSL BUMN dilaksanakan berdasarkan pilar dan memberikan manfaat yang menghasilkan
utama: perubahan atau nilai tambah bagi pemangku
1. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak dasar kepentingan dan perusahaan.
manusia yang berkualitas secara adil dan setara 4. Akuntabilitas, yaitu dapat dipertanggungjawabkan
untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh sehingga menjauhkan dari potensi penyalahgunaan
masyarakat. dan penyimpangan.
2. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya
alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai
penyangga seluruh kehidupan.
Program TJSL saat ini adalah bukan lagi Corporate Social Responsibility (CSR) yang bersifat charity atau
philanthropy tapi harus memiliki nilai tambah atau disebut Creating Shared Value (CSV). CSV yaitu kegiatan TJSL
yang memberikan nilai tambah bagi penerima dan berkelanjutan serta memberikan benefit kepada Perseroan
yang mengacu pada Pilar dan Fokus TJSL.
Perbedaan Program CSR dengan TJSL Creating Shared Value (CSV)
CSR TJSL CSV
Filosofi Bantuan yang bersifat murni bantuan sosial Bantuan sosial yang memberikan/menciptakan nilai
(charity, philantrophy) ekonomi bagi penerima dan perusahaan
Value Berbuat baik, tanpa imbal balik bagi perusahaan - Memberikan solusi pada masalah sosial, memberikan
manfaat ekonomi berkelanjutan kepada masyarakat
- Perseroan mendapatkan impact dari bantuan sosial
Hasil Manfaat hanya untuk penerima Secara sosial, ekonomi dan lingkungan berdampak
dan tidak berkelanjutan kepada masyarakat dan terkait dengan bisnis
perusahaan yang berkelanjutan
Laporan Tahunan 2025 1009
Page 579
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
KOMITMEN PERSEROAN PADA TANGGUNG JAWAB
SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Perseroan memandang penerapan Tanggung Jawab Perseroan memberikan dukungan dan kontribusi
Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai sebuah bentuk terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan
pertanggungjawaban akan keberadaan Perseroan Berkelanjutan (TPB), yaitu pembangunan yang
kepada seluruh pemangku kepentingan. Perseroan mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi,
melaksanakan berbagai kegiatan dalam Program sosial dan lingkungan hidup. Dengan dukungan
TJSL yang sesuai dan relevan dengan bidang usaha dan kontribusi tersebut, Perseroan percaya telah
dan kegiatan Perseroan dengan sebaik-baiknya. membangun fondasi berkelanjutan dengan
Pelaksanaan program TJSL ini dilakukan sebagai bentuk menciptakan nilai jangka panjang (longterm value
peran serta Perseroan dalam upaya perbaikan tingkat creation) yang tidak hanya dalam bentuk terciptanya
perekonomian sebagian masyarakat yang terkena keunggulan bersaing (sustainable competitive
dampak langsung terhadap bencana khususnya advantage) secara berkelanjutan bagi Perseroan,
bencana di Wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat melainkan juga untuk masyarakat dan lingkungan
dan Provinsi Aceh sekaligus sebagai bagian dari yang lebih luas dan tentu saja memperkuat daya
kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan. tahan (strengthen resilience).
Pilar SGDs
PILAR PILAR PILAR PILAR HUKUM DAN
SOSIAL EKONOMI LINGKUNGAN TATA KELOLA
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) merupakan berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat
suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para dicapai pada tahun 2030. Perseroan menyadari akan
pemimpin dunia, termasuk Indonesia. Komitmen kewajibannya untuk ikut serta dalam pencapaian
Indonesia untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan TPB, terutama pada poin ke-11 yaitu membangun kota
Berkelanjutan ditetapkan melalui Peraturan Presiden dan pemukiman yang layak, aman dan terjangkau
No. 59 Tahun 2017 yang mengatur tentang Pelaksanaan bagi semua orang pada tahun 2030 melalui produk
Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. TPB pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat.
KOMITE ESG
Program ESG & TJSL
Dalam mengusulkan kerangka kerja (framework), peserta internal yang terdiri dari 20 divisi, yang bertujuan
strategi, dan peta jalan (roadmap) ESG ini, Perseroan sebagai supporting validator terhadap usulan draft ESG
juga memperhatikan keterlibatan stakeholder antara framework, strategi dan inisiatif, sehingga membentuk
lain melakukan benchmarking dengan perusahaan kerangka kerja ESG yang sesuai dengan kesiapan dan
yang telah menjalankan ESG baik dalam negeri maupun ambisi Perseroan.
luar negeri dan melaksanakan ESG Workshop dengan
1010 Laporan Tahunan 2025
Page 580
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Komite ESG
Komite Environmental, Social and Governance (ESG) yang dibentuk untuk mencapai Sustainable Development Goals
dan target Climate, berperan dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama untuk merumuskan kebijakan,
strategi dan sasaran program ESG dan TJSL yang berdampak terhadap lingkungan, sosial dan tata kelola serta sarana
dalam melakukan monitoring dan pengambilan keputusan terkait pelaksanaan program ESG dan TJSL Perseroan.
Tugas Komite ESG adalah melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait ESG
antara lain:
1. Keputusan atas strategi Perseroan yang berdampak terhadap lingkungan, sosial dan tata kelola dalam program
dan roadmap ESG.
2. Monitoring atas implementasi strategi dan roadmap ESG Perseroan.
3. Memberikan informasi kepada manajemen Perseroan mengenai isu terkait ESG termasuk perundang-undangan,
program pemerintah, perkembangan internasional, tren bisnis ke depan dan perubahan iklim.
4. Memantau, evaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap hasil laporan ESG, investor concern atau pihak
ketiga lainnya terhadap implementasi ESG.
Struktur Keanggotaan
Komite ESG diatur dalam Kebijakan Khusus No. KK.9 - D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi memiliki susunan
sebagai berikut:
Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua (merangkap
Direktur Utama Anggota Tetap
anggota tetap)
Anggota Wakil Direktur Utama * Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Risk Management ** Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Finance & Strategy Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Information Technology Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital & Compliance X Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Operations Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Treasury & Interational Banking Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Consumer Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Network & Retail Funding Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Corporate Banking Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Commercial Banking Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Business Digital Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Assets Management Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Credit Risk Anggota Tidak Tetap
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
Laporan Tahunan 2025 1011
Page 581
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
KONDISI UMUM PENERAPAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pada tahun 2025 Perseroan telah melaksanakan
(TJSL) merupakan program yang diamanatkan oleh beberapa kegiatan TJSL dengan berbagai jenis
Pemerintah kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). kegiatan yang mengacu pada 4 (empat) Pilar TJSL yaitu
TJSL dilatarbelakangi oleh masalah lingkungan dan Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan dan Pilar Tata
sosial yang muncul sebagai dampak dari pembangunan Kelola serta 3 (tiga) Fokus yaitu Fokus Pendidikan, Fokus
yang pesat dalam mengejar pertumbuhan ekonomi. Lingkungan serta Fokus Pembinaan UMKM. Berdasarkan
Dengan demikian, diperlukan peran dari Lembaga hasil alignment antara 4 (empat) Pilar TJSL dengan 3
Keuangan dalam mendukung pembangunan (tiga) fokus kegiatan TJSL, Perseroan mengategorikan
berkelanjutan tanpa merusak lingkungan dan sosial. TJSL kegiatan program TJSL menjadi sebagai berikut:
dipandang sebagai wujud nyata kontribusi perusahaan 1. Program TJSL Unggulan.
terhadap upaya pencapaian Tujuan Pembangunan 2. Program TJSL Creating Shared Values (CSV).
Berkelanjutan, dengan memberikan manfaat pada 3. Program TJSL Kolaborasi.
ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola
dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur Ketiga program tersebut bertujuan untuk menjaga
dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan. business continuity, pure social and environment,
Bagi Perseroan, TJSL memberikan arahan strategis branding and reputation.
dalam mengembangkan portofolio pembiayaan
untuk kegiatan usaha berkelanjutan serta perubahan- Perseroan memaknai substansi program TJSL tidak
perubahan yang akan dilakukan Perseroan dalam hanya mengarah kepada upaya membangun
proses bisnis dan manajemen risiko. Perubahan hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan
yang dicapai merupakan perubahan yang relevan dengan lingkungan, komunitas dan pemangku
dalam rangka mengintegrasikan pengelolaan risiko kepentingan baik secara lokal, nasional maupun
Environmental, Social, Governance (ESG) dalam global, namun juga mengarah kepada misi Perseroan
kegiatan usaha Perseroan. untuk memberikan dampak dan kontribusi positif bagi
pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Pemetaan Pilar, Fokus, Jenis Program dan Manfaat TJSL
4 PILAR 3 FOKUS
TJSL TJSL PROGRAM TJSL
UNGGULAN
Business
Continuity
SOSIAL
PENDIDIKAN
PROGRAM
TJSL CSV
LINGKUNGAN Pure Social &
Environment
PENGEMBANGAN UKM
EKONOMI
PROGRAM TJSL
KOLABORASI Branding &
HUKUM & TATA
KELOLA Reputation
LINGKUNGAN
1012 Laporan Tahunan 2025
Page 582
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi tanggung standar ISO 26000. Dengan demikian, penerapan
jawab ini dengan terus menjalankan proses bisnis program TJSL yang dijalankan Perseroan diharapkan
yang sehat serta meningkatkan program dan kegiatan dapat memberikan manfaat bagi pembangunan
yang berkaitan dengan TJSL. Berbagai aktivitas sosial dan pembangunan lingkungan, berkontribusi
yang dijalankan sekaligus merefleksikan kontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi Perseroan serta
Perseroan pada tujuan pembangunan berkelanjutan membina usaha mikro dan usaha kecil masyarakat
yang pelaksanaannya didasarkan pada prinsip agar lebih tangguh dan mandiri.
Isu
Konsumen
Hak Asasi Keterlibatan dan
Manusia / HAM Pengembangan
Masyarakat
7
PRINSIP
STANDAR
Praktik ISO 26000 Prosedur Operasi
Ketenagekerjaan yang Wajar
Lingkungan Tata Kelola
Organisasi
Pelaksanaan Program TJSL berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta
berpedoman kepada ISO 26000 sebagai panduan pelaksanaan program, dengan harapan pelaksanaan Program
TJSL BUMN yang lebih terukur, berdampak dan berkelanjutan. Program TJSL Perseroan bertujuan untuk:
1. Memberikan kemanfaatan bagi pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, pembangunan lingkungan serta
pembangunan hukum dan tata kelola bagi Perseroan;
2. Berkontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi perusahaan dengan prinsip yang terintegrasi, terarah dan
terukur dampaknya serta akuntabel;
3. Membina usaha mikro dan usaha kecil agar lebih tangguh dan mandiri serta masyarakat sekitar Perseroan.
Laporan Tahunan 2025 1013
Page 583
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Selanjutnya, Perseroan juga telah menetapkan tujuan strategis yang dituangkan dalam beberapa tujuan yang
memiliki nilai-nilai manfaat, keberlanjutan dan mendukung kelancaran operasional Perseroan. Penetapan tujuan ini
juga didasarkan pada konsep keseimbangan people, planet dan profit.
Perseroan terus berkomitmen dalam mendorong keuangan berkelanjutan melalui integrasi aspek Environmental,
Social and Governance (ESG) dalam kegiatan bisnis dan operasionalnya. Perjalanan Perseroan dalam ranah ESG
melibatkan perencanaan tentang bagaimana Perseroan mengelola dampak lingkungan, menangani isu-isu
sosial, dan mempertahankan standar tata kelola yang etis dalam setiap operasi perbankan. Penerapan keuangan
berkelanjutan Perseroan telah dilakukan sejak tahun 2019 melalui penerbitan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
(RAKB) yang mengacu pada POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
Perseroan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan salah satu bank terbesar di Indonesia berkomitmen untuk
mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut diwujudkan oleh Perseroan dengan memberikan
pembiayaan secara selektif, yang selaras dengan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) serta
pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan.
Program TJSL yang mendukung Keuangan Berkelanjutan di antaranya adalah:
No. Nama Program Satuan Kerja Pelaksana Program
Pelaksanaan rangkaian kegiatan wirausaha ekosistem perumahan
1. Corporate Secretary
(BTN Housingpreneur)
2. Peningkatan keahlian penyandang disabilitas Corporate Secretary
3. Penanaman pohon dan/atau Mangrove Corporate Secretary
4. Pelatihan pengembangan UMKM Corporate Secretary
5. Penilaian Social Return on Investment (SROI) Corporate Secretary
6. Beasiswa/Bantuan pendidikan untuk Putra/Putri Tenaga Alih Daya Corporate Secretary
1014 Laporan Tahunan 2025
Page 584
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
REALISASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN (TJSL) 2025
Melalui program TJSL, Perseroan bertujuan untuk salah satu pilar penting yang mendorong Perseroan
memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial untuk berinovasi dan berkembang bersama
manusia dan lingkungan. Program TJSL Perseroan masyarakat. Oleh karenanya, Perseroan terus
diarahkan untuk memberdayakan masyarakat, mewujudkan peran strategisnya dalam mendukung
meningkatkan kualitas hidup, serta menjaga pembangunan berkelanjutan dan menciptakan nilai
keberlanjutan ekosistem di sekitarnya. TJSL merupakan positif bagi seluruh pemangku kepentingan.
Tahun 2025 Perseroan telah menerima penghargaan sebagai berikut:
Media/Institusi Award Tanggal
BUMN Track 5th TJSL & CSR Award 2025 25 Juni 2025
1. Pilar Sosial (Gold)
2. Pilar Ekonomi (Gold)
3. Pilar Lingkungan (Gold)
Detik Awards 2025 Bank Pemberdaya Wirausaha Sektor Perumahan 18 November 2025
Sorotan Kegiatan TJSL Tahun 2025
1. Pilar Sosial
Tumbuh bersama masyarakat menjadi salah satu tujuan utama Perseroan yang diupayakan melalui
penyelenggaraan serangkaian kegiatan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas kehidupan sosial,
budaya, keagamaan, dan kesejahteraan sosial. Upaya ini sesuai dengan pencapaian TPB 1, 2, 3, 4, dan 5.
BTN Memberikan Bantuan Perbaikan Rumah BTN Dukung Dana Pendidikan kepada Mahasiswa/i
Tidak Layak Huni terdampak Bencana
Direktur Utama BTN, Nixon L . P. Napitupulu bersama Perseroan melalui Kantor Cabang Syariah Medan
Direktur Human Capital and Compliance BTN dan memberikan bantuan dana pendidikan kepada
PPATK memberikan bantuan kepada masyarakat mahasiswa/i terdampak bencana Universitas
wilayah Jakarta Utara, Cikarang dan Cianjur. Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) sejumlah 250
Adapun jumlah rumah yang diberikan bantuan mahasiswa/i.
adalah sebanyak 15 unit.
Laporan Tahunan 2025 1015
Page 585
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
2. Pilar Ekonomi
Demi mencapai pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkualitas dan berkelanjutan, Perseroan
melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan peluang kerja dan peluang usaha. Berbagai
kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pendapatan dan menurunkan tingkat kemiskinan di
masyarakat sesuai dengan TPB 7, 8, 9, 10, dan 17.
BTN Housingpreneur 2025
Perseroan melaksanakan inisiatif program
yang dirancang untuk mendukung terciptanya
sistem bisnis yang berkelanjutan yang berkaitan
dengan ekosistem perumahan berupa rangkaian
Women Champion Entrepreneurs Connection (WCEC)
kompetisi dan pelatihan wirausaha dengan nama
program BTN Housingpreneur. Ini merupakan tahun WCEC merupakan program inisiatif utama
kedua diselenggarakannya BTN Housingpreneur. bagi wirausahawan perempuan di seluruh
Adapun rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui Indonesia dilakukan secara online yang bertujuan
roadshow pada 5 (lima) kota yaitu Jakarta, untuk meningkatkan keterampilan bisnis dan
Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar. meningkatkan pendapatan.
Selanjutnya proses seleksi dan awarding akan
dilaksanakan pada awal tahun 2026.
Pelatihan dan Sertifikasi Keterampilan Bahasa Inggris
bagi Penyandang Disabilitas (BTN Skillability)
Perseroan melakukan inisiatif program yang
bertujuan membantu penyandang disabilitas
untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris
sehingga mendapatkan kesempatan bekerja.
Kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta dengan
jumlah peserta sebanyak 50 orang penyandang
disabilitas.
1016 Laporan Tahunan 2025
Page 586
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Pilar Lingkungan
Pelestarian lingkungan menjadi suatu hal yang diutamakan oleh Perseroan. Maka dari itu, Perseroan
melaksanakan kegiatan-kegiatan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang sekaligus
bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat. Upaya ini secara tidak langsung
mendukung pencapaian TPB 6, 11, 12, 13, 14, dan 15.
Restorasi Ekosistem Mangrove Program Penanaman Pohon di Wilayah Proyek Strategis
untuk Karbon Biru Nasional dengan Tema “Tumbuh Bersama Alam”
Perseroan melakukan inisiatif program Restorasi Penanaman Pohon merupakan langkah yang
Ekosistem Mangrove untuk Karbon Biru untuk bertujuan memperkuat fungsi ekologis Depok
menghindari ancaman dan konservasi Terumbu sebagai daerah resapan air. Dari penanaman 5.000
Karang dan Penyu. Harapannya adalah untuk bibit pohon, diharapkan dapat meningkatkan CO2.
penyerapan karbon, ketahanan ekonomi
masyarakat pesisir, pelestarian biodiversitas, dan
adaptasi perubahan iklim. Selain itu, Mangrove
dapat memberikan perlindungan abrasi, erosi,
intrusi air laut dan kenaikan permukaan air laut.
4. Pilar Hukum dan Tata Kelola
Upaya memperkuat hukum dan tata kelola dilakukan melalui kebijakan dan pengawasan yang transparan,
akuntabel, dan berintegritas, mendukung terciptanya institusi yang efektif, adil, dan profesional sesuai
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) 16.
1) Dukungan Sarana Prasarana Rifka Annisa 2) Dukungan High Profile Case (HPC)
Women’s Crisis Center Dukungan High Profile Case (HPC) atas nama
BTN berkomitmen menjalankan program Susanti binti Mahpud Dharab merupakan bentuk
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan pendampingan komprehensif terhadap kasus
(TJSL) melalui Pilar Hukum dan Tata Kelola yang memiliki tingkat perhatian publik tinggi dan
melalui dukungan kepada Rifka Annisa sensitivitas khusus. Dukungan ini diberikan untuk
Women’s Crisis Center. Rifka Annisa Women’s memastikan proses penanganan berjalan secara
Crisis Center adalah sebuah women’s crisis profesional, transparan, dan sesuai dengan
centre di Yogyakarta yang berfokus pada ketentuan hukum yang berlaku. Susanti binti
penghapusan kekerasan berbasis gender Mahpud Dharab adalah seorang pekerja migran
terhadap perempuan dan anak melalui Indonesia asal Karawang, Jawa Barat, yang
layanan dukungan komprehensif. Rifka Annisa menghadapi ancaman hukuman mati di Arab
Women’s Crisis Center juga aktif mendorong Saudi. BTN berpartisipasi dalam penggalangan
kebijakan yang lebih responsif terhadap donasi untuk membantu meringankan biaya
kekerasan terhadap perempuan, serta terlibat denda guna menyelamatkan nyawa Susanti.
dalam upaya pencegahan melalui pelatihan,
riset, dan kerja sama multiplatform.
Laporan Tahunan 2025 1017
Page 587
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Anggaran TJSL Perseroan pada tahun 2025 dialokasikan sebesar Rp120 miliar dengan pencapaian sampai dengan
Desember 2025 sebesar Rp119,91 miliar atau sebesar 99,93%.
Rencana Kerja Anggaran Realisasi 2025
No. Bidang Kegiatan %
per Bidang Tahun 2025 (Rp) (Rp)
A PILAR SOSIAL
1. TPB 1 (Tanpa Kemiskinan) 13.000.000.000 24.300.797.801 183,93
2. TPB 2 (Tanpa Kelaparan) 35.000.000.000 32.834.988.494 93,81
3. TPB 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) 13.500.000.000 3.669.211.000 27,18
4. TPB 4 (Pendidikan Berkualitas) 11.000.000.000 9.425.235.044 85,68
5. TPB 5 (Kesetaraan Gender) 600.000.000 582.000.000 97,00
B PILAR EKONOMI
1. TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) 1.500.000.000 616.347.374 41,09
2. TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) 13.000.000.000 25.330.651.968 194,85
3. TPB 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) 8.000.000.000 4.648.205.100 58,10
4. TPB 10 (Berkurangnya Kesenjangan) 950.000.000 836.174.388 88,02
5. TPB 17 (Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan) 400.000.000 452.974.000 113,24
C PILAR LINGKUNGAN
1. TPB 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) 600.000.000 455.714.000 75,95
2. TPB 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan) 18.500.000.000 9.746.385.077 52,68
3. TPB 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) 900.000.000 532.678.800 59,19
4. TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim) 300.000.000 25.000.000 8,33
5. TPB 14 (Ekosistem Lautan) 500.000.000 516.763.040 103,35
6. TPB 15 (Ekosistem Daratan) 1.700.000.000 5.417.365.000 318,67
D PILAR HUKUM DAN TATA KELOLA
TPB 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan
1. 550.000.000 521.230.966 94,77
yang Tangguh)
TOTAL 120.000.000.000 119.911.722.052 99,93
1018 Laporan Tahunan 2025
Page 588
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Realisasi TJSL Sesuai 3 (Tiga) Fokus
1. Fokus Pendidikan
Total penerima bantuan Total sarana pendidikan yang Total pembangunan prasarana
dana pendidikan selama diberikan bantuan mencapai 25 dapat mencapai 38
2025 dapat mencapai 1.603 baik itu Sekolah, Pondok Pesantren, Sekolah, Pondok Pesantren,
orang Madrasah dan Universitas Madrasah, dan Kampus
TJSL Perseroan diharapkan akan mendorong atau memberi hal-hal yang positif, seperti program beasiswa
kepada anak muda Indonesia agar mendapat kemudahan dan akses ilmu pengetahuan serta teknologi.
Perseroan mendorong, melakukan upgrading, atau memberikan hal-hal yang positif dalam bidang
pendidikan, seperti misalnya beasiswa kepada anak kurang mampu dan berprestasi, sarana prasarana
pendidikan, sarana ruang belajar serta rehabilitasi bangunan belajar mengajar.
Foto-Foto TJSL Bidang Pendidikan 2025
2. Fokus UMKM
Total bantuan pelatihan UMKM dapat mencapai 1.300 pelaku usaha UMKM, total bantuan sarana prasarana
UMKM diberikan sebanyak 49 Kelompok Usaha, dan bantuan pemberdayaan UMKM sebanyak 65 UMKM.
TJSL BUMN diarahkan untuk menyiapkan lebih banyak para
pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di
seluruh daerah dengan menyiapkan pembiayaannya serta
pemberdayaan UMKM dan ultra mikro untuk naik kelas. BUMN
diminta untuk mendorong agar lebih banyak usaha mikro, kecil
dan menengah (UMKM) dan pembiayaan terhadap UMKM yang
tercipta.
Dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan
berkelanjutan, Perseroan melaksanakan kegiatan-kegiatan
untuk meningkatkan peluang kerja dan peluang usaha.
Berbagai kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan
Foto-Foto TJSL Bidang UMKM 2025
pendapatan dan menurunkan tingkat kemiskinan di
masyarakat sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025 1019
Page 589
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
3. Fokus Lingkungan
TJSL BUMN akan diarahkan untuk menjaga kestabilan alam dengan menyinergikan antara lingkungan
hidup, pendapatan masyarakat dan juga perubahan iklim. Salah satunya adalah dengan melakukan
penanaman pohon yang bermanfaat, tidak hanya untuk penghijauan, tetapi juga pendapatan masyarakat,
lingkungan hidup yang difokuskan untuk pelestarian alam dan penghijauan. Pelestarian lingkungan
menjadi suatu hal yang diutamakan oleh Perseroan. Maka dari itu, Perseroan melaksanakan kegiatan-
kegiatan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang sekaligus bertujuan untuk meningkatkan
kesadaran lingkungan di masyarakat. Upaya ini secara tidak langsung mendukung pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan.
Total Penanaman Pohon dan Mangrove dapat mencapai 24.648 berupa Pohon Mangrove, Pohon buah
(Sirsak, Sukun, Matoa, Mangga, Nangka, Jambu Air, Jambu), Mahoni, Rasamala, Trembesi, dan lain-lain.
Foto-Foto TJSL Bidang Lingkungan 2025
1020 Laporan Tahunan 2025
Page 590
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PROGRAM TJSL
KONSEP CREATING SHARED VALUE (CSV)
1. Program Lingkungan
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Jumlah Penerima Manfaat
Transformasi Hijau Ciracas, Sarana Prasarana Kelompok Tani KWT Delima UF
1. TPB 15
Perkotaan (Urban Farming) Jakarta Timur Urban Farming terdiri dari 20 anggota
Keterangan Dampak yang Diberikan
bagi Penerima Manfaat
Bantuan sarana dan prasarana urban farming
diharapkan mampu mendukung keberlangsungan
economic circular bagi Kelompok Tani KWT Delima UF di
Ciracas, Jakarta Timur.
Manfaat bagi perusahaan
a. Apabila terciptanya economic circular Kelompok
Tani KWT Delima UF, maka diharapkan adanya
engagement terhadap Perseroan sehingga hasil
dari penanaman tersebut akan anggota Kelompok
Tani salurkan kepada Perseroan.
b. Sebagai kontributor bagi perbaikan lingkungan udara di Jakarta.
2. Program Pendidikan BTN
Jumlah
Nama
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Program
Manfaat
Pemberian pelatihan dan pembekalan serta membangun
1. Inkubasi Bisnis TPB 4 Jakarta 30 peserta
relasi terhadap pengusaha ekosistem perumahan
Laporan Tahunan 2025 1021
Page 591
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Keterangan Dampak yang Diberikan bagi Penerima Manfaat
Inkubasi BTN Housingpreneur bertujuan untuk mewujudkan ekosistem sektor perumahan dan industri
pendukung yang berkelanjutan dengan outcome pada tumbuh kembang dan naik kelasnya wirausaha
muda di sektor ekosistem perumahan.
Manfaat bagi perusahaan
a. Mengenalkan Perseroan sebagai bank yang fokus terhadap bidang perumahan kepada masyarakat
atau sebagai program literasi.
b. Peserta ini diharapkan kelak jika bekerja di dunia properti dapat bekerja sama dengan Perseroan dalam
membantu Pemerintah dalam memenuhi backlog perumahan kepada masyarakat.
c. Menciptakan wirausaha muda yang memiliki engagement dengan BTN.
Pada kegiatan ini Perseroan juga berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Di antaranya asosiasi perumahan
dalam hal ini Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) sebagai mitra strategis Perseroan.
Perseroan dan REI bersama-sama memberikan materi kepada para peserta: mahasiswa dari kampus
yang juga merupakan mitra BTN serta developer pemula.
Program pelatihan developer bagi milenial ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada kalangan
mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi developer-developer muda yang nantinya bisa membantu
pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan di Indonesia. Selain itu, juga untuk memperkuat brand
awareness Perseroan sebagai bank yang paling concern terhadap persoalan perumahan di Indonesia.
2024
Program Pelatihan Developer Muda masuk pada Program Inisiatif untuk ESG Champion melalui
program TJSL Bidang Pendidikan dan menjadi Program Berkelanjutan BTN. Selanjutnya para
alumni pelatihan ini diundang untuk mengikuti program kompetisi wirausaha bidang ekosistem
perumahan pertama BTN yaitu BTN Housingpreneur.
2025
Inkubasi Bisnis BTN Housingpreneur merupakan program lanjutan dari kompetisi BTN
Housingpreneur yang dirancang untuk membina dan mengembangkan potensi para finalis.
Nama Jumlah
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan
Program Penerima Manfaat
Penyediaan Buku Perseroan bekerja sama dengan Yayasan
Ambon,
2. Perpustakaan TPB 4 Heka Leka untuk penyediaan buku pada 100 peserta
Maluku.
Ramah Anak Program Perpustakaan Ramah Anak
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Pendidikan berkualitas untuk menjamin kualitas
pendidikan yang inklusif dan merata serta
meningkatkan kesempatan belajar sepanjang
hayat untuk semua.
b. Perpustakaan Ramah Anak adalah tempat yang
aman untuk anak-anak meningkatkan literasi.
Manfaat bagi perusahaan
BTN bekerja sama dengan Yayasan Heka Leka
sebagai mitra BTN untuk pelaksanaan dukungan
pembangunan Perpustakaan Ramah Anak. Kegiatan
tersebut sebagai bentuk dukungan meningkatkan
literasi melalui Program TJSL BTN. Program Perpustakaan Ramah Anak di Ambon.
1022 Laporan Tahunan 2025
Page 592
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Program Pemberdayaan UMKM
Nama Jumlah
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan
Program Penerima Manfaat
Jakarta, Bandung, Medan, Kompetisi UMKM di Bidang
1. BTN Housingpreneur TPB 8 60 UMKM
Surabaya, Makassar Ekosistem Perumahan
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Mendukung terciptanya sistem bisnis yang
berkelanjutan yang berkaitan dengan ekosistem
perumahan.
b. Mengembangkan potensi wirausaha muda yang
bergerak di bidang ekosistem perumahan.
Manfaat bagi perusahaan
BTN menciptakan solusi perumahan yang inovatif,
inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat
Indonesia.
Program TJSL Unggulan BTN
Nama Jumlah
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan
Program Penerima Manfaat
Campaign BTN bekerja sama dengan mitra/rekanan
Mahasiswa/i universitas
Gerakan Nasional BTN untuk memberikan edukasi keuangan
1. TPB 4 Tulungagung di Universitas Bhinneka
Cerdas Keuangan kepada peserta serta pembagian buku/
PGRI Tulungagung.
(GENCARKAN) peralatan sekolah.
Campaign Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN)
Program yang diusung bernama Campaign Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), yang bertujuan
untuk meningkatkan literasi keuangan di sekolah dan universitas mitra/rekanan BTN. Selama tahun 2025, program
GENCARKAN telah dilaksanakan pada lebih dari 20 sekolah/universitas yang diikuti oleh kurang lebih 700 orang yang
terdiri dari siswa dan mahasiswa. Program GENCARKAN telah berkontribusi pada sektor pendidikan dengan dampak
yang sangat membantu proses belajar dan mengajar siswa melalui praktik langsung yang mana sebelumnya
terfokus hanya melalui teori.
Laporan Tahunan 2025 1023
Page 593
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Pendidikan Berkualitas untuk menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta pada kesempatan
belajar sepanjang hayat untuk semua.
b. Kegiatan TJSL GENCARKAN sebagai bentuk dukungan Inklusi Keuangan dan mendorong siswa/i sekolah atau
mahasiswa/i universitas untuk dapat mengetahui alur proses kegiatan pada Perseroan.
Manfaat bagi perusahaan
BTN bekerja sama dengan Sekolah Kejuruan dan Umum yang merupakan Mitra BTN untuk Dukungan Bantuan berupa
campaign dan edukasi keuangan dalam kegiatan Bank Goes To School/Campus. Program GENCARKAN sebagai
bentuk Dukungan Inklusi Keuangan melalui Program TJSL BTN dan juga sebagai bentuk Inklusi Keuangan berdasarkan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai berikut:
a. POJK No. 3 tahun 2023 pasal 22, Perseroan diwajibkan memiliki fungsi atau unit untuk pelaksanaan ketentuan
peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meliputi fungsi atau unit literasi keuangan memiliki tugas merencanakan
dan melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan literasi keuangan serta inklusi keuangan,
b. POJK No. 22 tahun 2023 pasal 11 dan 12, bahwa PUJK wajib melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan literasi dan
inklusi keuangan kepada konsumen dan/atau masyarakat sebagai program tahunan,
c. POJK No. 22 tahun 2023 pasal 12, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) wajib menyusun dan menyampaikan
Laporan Literasi dan Inklusi Keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terdiri atas laporan rencana dan
realisasi kegiatan.
Perseroan terus berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keuangan. Upaya ini bertujuan
mengantisipasi manajemen keuangan yang kurang efektif oleh individu dan kelompok karena kurangnya pengetahuan
tentang keuangan. Manajemen keuangan yang kurang efektif berpotensi menyebabkan penggunaan produk dan
layanan yang tidak tepat, terutama bagi orang-orang di daerah terpencil dengan ekonomi yang rendah dan akses
yang sulit ke sumber daya keuangan. Dengan latar belakang ini, Perseroan berupaya melakukan pendidikan kepada
kelompok tersebut untuk meningkatkan pengetahuan keuangan nasabah. Peningkatan kemampuan nasabah untuk
menggunakan produk dan layanan melalui program GENCARKAN.
Nama Jumlah
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan
Program Penerima Manfaat
BTN bekerja sama dengan Yayasan Anak-anak di Kelurahan
Jakarta Indonesia Emas memberikan makanan Makasar, Pinang Ranti,
2. Pencegahan Stunting TPB 2
Timur dan suplemen gizi serta pemeriksaan rutin Kebon Pala, Halim,
dan deteksi dini masalah gizi Cipinang Melayu.
Pemberian bantuan untuk penanggulangan stunting pada anak di Jakarta sangat
penting karena stunting atau kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis –
dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak-anak
yang mengalami stunting berisiko tinggi mengalami masalah perkembangan otak.
Manfaat bagi perusahaan
BTN fokus memperbaiki gizi anak-anak stunting untuk meningkatkan kualitas hidup
sumber daya manusia masyarakat Indonesia.
Pembagian Makanan Bergizi
di Kelurahan Makasar,
Jakarta Timur.
1024 Laporan Tahunan 2025
Page 594
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nama Jumlah
No. TPB Lokasi Jenis Bantuan
Program Penerima Manfaat
Perseroan bertujuan menjaga ekosistem
Makassar, Pekalongan, laut dengan menanam pohon mangrove
Penanaman
3. TPB 14 Pandeglang, Brebes, yang harapannya dapat melindungi 7.500 pohon
Pohon Mangrove
Banda Aceh keseimbangan ekosistem laut dari
ancaman kerusakan.
Penanaman 2.500 Pohon Mangrove di Lentebung, Makassar
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Program ini diusung untuk menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas air, dan memperkuat
pertahanan pesisir.
b. Salah satu upaya untuk mengatasi banjir Rob, pelestarian ekosistem mangrove sebagai benteng pesisir dan
ruang terbuka hijau serta aksi perubahan iklim.
c. Kawasan tersebut dapat dikembangkan sebagai tujuan ekowisata mangrove untuk menarik wisatawan dari
berbagai daerah.
Manfaat bagi perusahaan
Selain untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut, penanaman mangrove juga diharapkan mampu menjaga
dan memperkuat pertahanan kawasan pesisir. Kemudian dapat juga menjadi tempat tujuan ekowisata yang dapat
meningkatkan perekonomian warga setempat.
Rincian Program CID Berdasarkan Fokus TJSL
No. Bidang Realisasi (Rp) Kategori Kegiatan Sebaran Wilayah Bantuan
1. Lingkungan 14.506.600.009 • Penghijauan Lingkungan Perumahan BTN Bantuan TJSL Perseroan telah
• Penanaman Bibit Pohon dilakukan secara merata di seluruh
Penanaman Mangrove wilayah kerja mulai dari DKI Jakarta,
• Sarana dan Prasarana Kebersihan Denpasar, Madiun, Purwokerto,
• Sarana dan Prasarana Umum Masyarakat Pontianak, Cibinong, Medan,
Kudus, Banyuwangi, Mataram,
Batam, Cimahi, Gorontalo, Cirebon,
Ciputat, Pematang Siantar, Kendari,
Palembang, Bangkalan, Bogor,
Yogyakarta, Solo, Kendari, Sidoarjo,
Ambon, Tegal, Padang, Pekanbaru,
Kupang, Depok, Malang, Bandung
Timur, Bintaro, Pekalongan,
Makassar, Mataram, Cibubur,
dan Surabaya.
Laporan Tahunan 2025 1025
Page 595
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
No. Bidang Realisasi (Rp) Kategori Kegiatan Sebaran Wilayah Bantuan
2. Pendidikan 9.267.482.144 • Bantuan Pembangunan Lembaga Bantuan TJSL Perseroan telah
Pendidikan dilakukan secara merata di seluruh
• Bantuan Sarana dan Prasarana wilayah kerja mulai
Pendidikan DKI Jakarta, Denpasar, Madiun,
Ambon, Kediri, Banda Aceh,
• Bantuan Universitas Mitra BTN
Bangkalan, Cibubur, Bandar
• Bantuan Pembangunan Lampung, Bengkulu, Bekasi, Medan,
Pondok Pesantren dan Madrasah Banjarmasin, Cilegon, Pekalongan,
• Bantuan sarana dan Prasarana Pematang Siantar, Padang, Bogor,
Pondok Pesantren dan Madrasah Makassar, Gresik, Tanggerang,
• Bantuan Beasiswa Banyuwangi, Surabaya,
• Bantuan Sarana Umum Sekolah Yogyakarta, Ciputat, Jember, Tegal,
Tasikmalaya, Purwokerto, Singaraja,
• Bantuan Taman Bacaan Masyarakat
Solo, Palembang, Kudus, Cirebon,
• Inkubasi Bisnis Sidoarjo, Balikpapan, dan Malang.
3. Pemberdayaan 24.871.851.968 • Rangkaian Kegiatan Housingpreneur Bantuan TJSL Perseroan telah
UMKM • Bantuan Pelatihan UMKM Naik Kelas dilakukan secara merata di
seluruh wilayah kerja mulai
• Sosialisasi Digital Marketing untuk UMKM
DKI Jakarta, Solo, Malang, Palu,
• Pelatihan Women Champion Entrepreneur Palembang, Madiun, Jember,
Connection (WCEC) Ambon, Palangkaraya, Pematang
• Bantuan Sarana dan Prasarana UMKM Siantar, Kediri, Kepulauan Seribu,
Tasikmalaya, Tangerang, Serang,
Yogyakarta, Singaraja, Pangkal
Pinang, Bangkalan, Tanjung Pinang,
Jember, dan Gorontalo.
KINERJA PROGRAM
PENDANAAN UMK TAHUN 2025
Ketentuan PUMK • Berita Acara BTN No. 01/BA/SMBD/X/2023 dengan
• Surat Menteri BUMN No. S-721/MBU/11/2022 tanggal BRI No. B.751-MBD/10/2023 tanggal 18 Oktober 2023
10 November 2022 perihal Kerja Sama Program tentang Penyetoran Dana Program Pendanaan
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“Kerja Usaha Mikro dan Usaha Kecil.
Sama Program PUMK”). • Berita Acara BTN No. 01/BA/SMBD/VI/2024 dengan
• Peraturan Menteri BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 BRI No. B.428-MBD/06/2024 tanggal 24 Juni 2024
tanggal 03 Maret 2023 perubahan atas Peraturan tentang Penyetoran Dana Program Pendanaan
Menteri BUMN No. PER-06/MBU/09/2022 tanggal Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahap 2.
8 September 2022 tentang Penugasan Khusus dan • Berita Acara BTN No. 01/BA/SMBD/VI/2025 dengan
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BRI No. B.417-MBD/06/2025 tanggal 02 Juni 2025
Badan Usaha Milik Negara. tentang Penyetoran Dana Program Pendanaan
• Peraturan Menteri BUMN No. SK-277/MBU/10/2023 Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahap 3.
tanggal 04 Oktober 2023 tentang Petunjuk • Surat Edaran Kementerian BUMN No. 1 Tahun
Pelaksanaan Penyelesaian Piutang Dan/Atau 2026 tanggal 07 Januari 2026 tentang Pedoman
Pembiayaan Syariah Bermasalah Pada Program Akuntansi Program Pendanaan Usaha Mikro dan
Pendaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil di BUMN. Usaha Kecil Badan Usaha Milik Negara
• Petunjuk Teknis I-XIV.1 tanggal 23 Februari 2023
tentang Alur Kerja Program Pendanaan Usaha Mikro Sumber Dana Program PUMK
dan Kecil. • Dana pokok pengembalian pinjaman Mitra Binaan.
• Kebijakan Khusus I-XIV tanggal 14 Agustus 2023 • Saldo dana Program PUMK yang teralokasi sampai
tentang Produk Program Pendanaan Usaha Mikro dengan akhir tahun.
dan Kecil. • Jasa administrasi pinjaman/margin jual beli/porsi
• Perjanjian Kerja Sama BTN No. 03/PKS/SMBD/X/2023 bagi hasil, bunga deposito dan/atau jasa giro dari
dengan BRI No. B.34/MBD/10/2023 tanggal dana Program PUMK.
13 Oktober 2023 tentang Pelaksanaan Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil.
1026 Laporan Tahunan 2025
Page 596
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Arus Kas PUMK Tahun 2025
dalam Rupiah
Realisasi Realisasi
No. Uraian RKA 2024 (%) RKA 2025 (%)
2024 2025
DANA TERSEDIA 1 2 (2 : 1) 3 4 (4 : 3)
1. Saldo Awal 10.970.559.980 10.970.559.980 100% 11.036.287.064 11.036.287.064 100%
2. Pengembalian Pinjaman Mitra Binaan 10.000.000.000 8.501.789.249 85% 6.000.000.000 4.407.074.564 73%
3. Pengembalian Dana dari BUMN Penyalur
4. Pendapatan Jasa Admin PUMK 500.000.000 1.450.172.764 290% 200.000.000 62.737.806 31%
5. Pendapatan Jasa Bank
6. Pendapatan (Biaya) Lainnya 113.765.071 369.694
Total Dana Tersedia 21.470.559.980 21.036.287.064 475% 17.236.287.064 15.506.469.128 90%
DANA DISALURKAN
7. Penyaluran PUMK secara Mandiri
8. Penyaluran PUMK secara Kolaborasi
9. Penyaluran PUMK secara Khusus
10. Penyaluran PUMK melalui BRI 10.000.000.000 10.000.000.000 100% 11.000.000.000 11.000.000.000 100%
Total Dana Tersedia 10.000.000.000 10.000.000.000 100% 11.000.000.000 11.000.000.000 100%
Saldo Akhir 11.470.559.980 11.036.287.064 375% 6.236.287.064 4.506.469.128 72%
*pendapatan (biaya) lainnya yang terlampir dimasukan Denda saat pelunasan
Penyaluran Program PUMK 2025
2024 2025
TARGET Rp10 miliar Rp11 Miliar
REALISASI Rp14,8 miliar Rp6,5 Miliar
PENCAPAIAN 148,5% 59,6%
Sehubungan dengan Surat Menteri BUMN penandatanganan PKS Kerja Sama/Kolaborasi
No. S-721/MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022 dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
perihal Kerja Sama Program Pendanaan Usaha Sehingga, penyaluran Program PUMK secara mandiri
Mikro dan Usaha Kecil (“Kerja Sama Program PUMK”), telah dihentikan sampai dengan jatuh tempo
pada tanggal 13 Oktober 2023 telah dilakukan kerja sama.
Komposisi Penyaluran Berdasarkan Sektor
Realisasi PUMK Kerja Sama melalui BRI Berdasarkan Sektor Usaha
No. Sektor Usaha Tahun 2024 Tahun 2025
Jumlah (MB) Nominal (Rp) Jumlah MB Nominal (Rp)
1. Sektor Industri 20 601.000.000 23 606.000.000
2. Sektor Jasa 81 2.347.000.000 22 1.064.500.000
3 Sektor Perdagangan 205 6.014.000.000 95 4.019.300.000
4. Sektor Pertanian 4 45.000.000 9 385.000.000
Laporan Tahunan 2025 1027
Page 597
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Realisasi PUMK Kerja Sama melalui BRI Berdasarkan Sektor Usaha
No. Sektor Usaha Tahun 2024 Tahun 2025
Jumlah (MB) Nominal (Rp) Jumlah MB Nominal (Rp)
5. Sektor Peternakan 11 226.000.000 5 134.500.000
6. Lainnya 172 5.426.800.000 4 175.000.000
7. Perikanan 5 190.000.000 2 120.000.000
8. Perkebunan - - 1 50.000.000
Total 498 14.849.800.000 161 6.554.300.000
Komposisi Penyaluran Berdasarkan Daerah
Realisasi Skema Kerja Sama melalui BRI Berdasarkan Wilayah
No. Wilayah Tahun 2024 Per Desember 2025
Jumlah (MB) Nilai (Rp) Jumlah (MB) Nilai (Rp)
1. Bali 15 410.000.000 - -
2. Jawa Barat 115 2.935.300.000 7 134.000.000
3 Jawa Tengah 63 1.760.500.000 99 4.110.300.000
4. Jawa Timur 52 1.517.000.000 30 1.446.000.000
5. Kalimantan Barat 10 480.000.000 - -
6. Sulawesi Selatan 96 2.170.000.000 - -
7. Sulawesi Tengah 115 4.566.000.000 - -
8. Yogyakarta 25 781.000.000 19 489.000.000
9. Sumatera Utara 7 230.000.000 - -
10. DKI Jakarta - - 6 375.000.000
Total 498 14.849.800.000 161 6.554.300.000
Jumlah Mitra Binaan dan Rincian Piutang sampai dengan 31 Desember 2025
Total mitra binaan eksisting Program PUMK Tahun 2025 sejumlah 6.967 Debitur dan total mitra binaan skema kerja
sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 sejumlah 682 Debitur.
Kualitas Skema Kerjasama Kualitas Skema Kerjasama
Tahun 2024 Tahun 2025
dengan BRI Tahun 2024 dengan BRI Tahun 2025
Jumlah (Rp) (%) Jumlah (Rp) (%) Jumlah (Rp) (%) Jumlah (Rp) (%)
Lancar 388.990.786 0,95 10.692.663 0,03 13.520.127.798 98,61 10.712.435.669 90,85
KL 1.633.765.518 4,00 89.014.817 0,24 176.209.886 1,29 525.183.338 4,45
Diragukan 3.483.833.821 8,53 467.636.517 1,28 14.601.300 0,11 183.304.944 1,55
Macet 35.313.732.625 86,51 35.845.904.189 98,44 - - 370.559.318 3,14
Total 40.820.322.750 100 36.413.248.186 100 13.710.938.984 100 11.791.483.269 100
* pola angsuran disesuaikan dengan cashflow usaha mitra binaan sehingga terdapat 2 (dua) jenis pola, yaitu pola angsuran bulan dan angsuran sekali lunas.
1028 Laporan Tahunan 2025
Page 598
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penyaluran Program PUMK Tahun 2025
Besaran Penyaluran Program PUMK pada Tahun 2025 sebesar Rp 6,5 miliar.
Menumbuhkan portofolio dari Mendampingi dan meningkatkan Memberikan penyaluran Program
pengembalian pokok dan bunga awareness usaha mitra binaan PUMK melalui Kerja Sama /
agar dana yang bisa disalurkan dengan mengikutsertakan dalam Kolaborasi dengan PT Bank Rakyat
meningkat. event nasional & internasional. Indonesia (Persero) Tbk
Pembinaan Mitra Binaan Program PUMK
Pelaksanaan pembinaan dilakukan dengan cara visit (OTS) secara triwulan ke Mitra Binaan oleh BTN Kantor Cabang
pembina. Proses monitoring dan evaluasi terhadap usaha masing-masing Mitra Binaan menjadi penting agar proses
berjalannya usaha dapat belangsung secara berkelanjutan.
No. Usaha Nama Wilayah Realisasi Plafond Tenor Kolektibilitas
Maman
1. Frozen Food Karawang 31 Mei 2023 Rp50.000.000 3 Tahun Lancar
Suparman
No. Usaha Nama Wilayah Realisasi Plafond Tenor Kolektibilitas
Warung
2. Djuani Cibubur 3 Agustus 2023 Rp25.000.000 3 Tahun Lancar
Kelontong
Laporan Tahunan 2025 1029
Page 599
INDEKS OJK 1030 Laporan Tahunan 2025
Page 600
Laporan Tahunan 2025 1031
Page 601
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
INDEKS
OJK
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
UMUM
Laporan Tahunan harus dicetak √ POJK 29
dan dijilid.
Laporan Tahunan harus dapat √ POJK 29
diperbanyak dalam bentuk
salinan dokumen cetak dan
salinan dokumen elektronik.
Laporan Tahunan wajib √ POJK 29
disajikan dalam Bahasa
Indonesia dan bahasa asing
Laporan Tahunan wajib dimuat √ POJK 29
dalam Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik pada
tanggal yang sama dengan
penyampaian Laporan Tahunan
kepada Otoritas Jasa Keuangan.
KILAS KINERJA
Ikhtisar data keuangan penting Informasi memuat antara lain:
memuat informasi keuangan
yang disajikan dalam bentuk 1. Pendapatan/penjualan. 24 SEOJK 16
perbandingan selama 3
2. Laba bruto. 25
(tiga) tahun buku atau sejak
memulai usahanya jika Emiten 3. Laba Operasional. 25 SEOJK 9
atau Perusahaan Publik
tersebut menjalankan kegiatan 4. Laba sebelum pajak. 25
usahanya kurang dari 3 (tiga)
tahun. 5. Laba bersih. 25
6. Laba (rugi). 25 SEOJK 16
7. Total laba (rugi) komprehensif. 25 SEOJK 9
8. Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada 26 SEOJK 16
pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali.
9. Total laba (rugi) komprehensif. 26 SEOJK 16
10. Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat 26
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan non Pengendali.
11. Laba (rugi) per saham. 26 SEOJK 9
SEOJK 16
12. Jumlah aset. 21
13. Jumlah liabilitas. 23
14. Jumlah ekuitas. 24
15. Dana pihak ketiga. 23 SEOJK 9
16. Pinjaman yang diterima. 22
17. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset. 28 SEOJK 16
18. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas. 28
19. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan. 28
20. Rasio lancar. 28
21. Rasio liabilitas terhadap ekuitas. 28
22. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset. 28
1032 Laporan Tahunan 2025
Page 602
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
23. Rasio KPMM. 28 SEOJK 9
24. Aset produktif. 28
25. Rasio Non-performing Loans (NPL). 28
26. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan 28
Operasional (BOPO).
27. Cost to Income Ratio (CIR). 29
28. Rasio Net Interest Margin (NIM). 28
29. Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas 29
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
30. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM). 29
31. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN). 29
32. Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan 28-29 SEOJK 9
dengan emiten atau perusahaan publik dan jenis SEOJK 16
industrinya.
Informasi Saham Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit SEOJK 16
memuat:
1. Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa
triwulan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit
memuat:
a. Jumlah saham yang beredar. 30
b. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek
tempat saham dicatatkan.
c. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan
berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham
dicatatkan.
d. Volume perdagangan pada bursa efek tempat saham
dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya
diungkapkan jika sahamnya tercatat di bursa efek.
Informasi disajikan dalam bentuk grafik dan tabel.
2. Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan 33 SEOJK 16
terjadinya perubahan pada saham, seperti pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse
stock), dividen saham, saham bonus, perubahan
nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta
penambahan dan pengurangan modal, informasi
saham sebagaimana dimaksud pada angka 1)
ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a. Tanggal pelaksanaan aksi korporasi.
b. Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan
saham (reverse stock), dividen saham, saham.
c. bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan
perubahan nilai nominal saham.
d. Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi
korporasi.
e. Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada).
f. Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi.
Laporan Tahunan 2025 1033
Page 603
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
3. Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan 33 SEOJK 16
saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
saham (delisting) dalam tahun buku, dijelaskan
alasan penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham
(delisting) tersebut.
4. Dalam hal penghentian sementara perdagangan SEOJK 16
saham (suspension) sebagaimana dimaksud pada
angka 3) dan/ atau proses pembatalan pencatatan
saham (delisting) masih berlangsung hingga akhir
periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan
yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut.
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Laporan Direksi Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat
mengenai:
1. Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a. Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau 55-57 SEOJK 9
Perusahaan Publik (termasuk untuk UUS apabila Bank SEOJK 16
memiliki UUS).
b. Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan 56-57 SEOJK 16
kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik.
c. Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan 57
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik.
d. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang 59-62 SEOJK 9
ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 16
e. Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan 62-63
Publik.
f. Struktur organisasi. 54 SEOJK 9
g. Aktivitas utama. 53
h. Teknologi informasi.
i. Jenis produk dan jasa yang ditawarkan, termasuk 53
penyaluran kredit kepada debitur usaha mikro, kecil,
dan menengah.
j. Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan 58-62
dana.
k. Perkembangan perekonomian dan target pasar. 54-55, 58
l. Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di 53
luar negeri.
m. Jumlah, jenis, dan lokasi kantor. 53
n. Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan 63-64
pemegang saham dalam kelompok usaha Bank.
o. Perubahan-perubahan penting yang terjadi pada
Bank dan kelompok usaha Bank dalam tahun yang
bersangkutan.
p. Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada 63
masa mendatang.
q. Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat 54
pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber
daya manusia.
2. Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau 63 SEOJK 9
Perusahaan Publik. SEOJK 16
3. Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 64-65
1034 Laporan Tahunan 2025
Page 604
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Laporan Dewan Komisaris Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian
singkat mengenai:
1. Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai 71-73 SEOJK 16
pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk SEOJK 9
pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik
yang dilakukan oleh Direksi.
2. Pandangan atas prospek usaha Emiten atau 73-74
Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi.
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau 74-79
Perusahaan Publik.
4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) dan 79-80 SEOJK 9
alasan perubahannya.
5. Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota 71
Direksi.
Surat Pernyataan Anggota Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan 84-85 SEOJK 16
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan POJK 29
Komisaris Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan
disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan.
PROFIL PERUSAHAAN
Nama dan alamat lengkap Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik 88-89 SEOJK 9
perusahaan termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang SEOJK 16
memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi
mengenai Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
1. Alamat
2. Nomor telepon
3. Alamat surat elektronik
4. Alamat situs web
Nama dan alamat kantor Memuat informasi antara lain:
cabang atau kantor perwakilan
(jika ada) Nama dan alamat kantor cabang/perwakilan, meliputi: 90-99 SEOJK 9
a. Alamat SEOJK 16
b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
d. Alamat situs web
Catatan: apabila perusahaan tidak memiliki entitas anak,
kantor cabang, dan kantor perwakilan, agar diungkapkan.
Riwayat singkat Emiten atau Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, 102-103 SEOJK 9
Perusahaan Publik perubahan nama perusahaan (jika ada), dan tanggal SEOJK 16
efektif perubahan nama perusahaan.
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan
perubahan nama, agar diungkapkan.
Laporan Tahunan 2025 1035
Page 605
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Visi, Misi, dan Budaya Mencakup: SEOJK 9
Perusahaan SEOJK 16
1. Visi Perusahaan 104
2. Misi Perusahaan 105
3. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate 106-107
culture) yang dimiliki Perusahaan.
Kegiatan Usaha Uraian mengenai antara lain: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar 108
terakhir.
2. Kegiatan usaha yang dijalankan. 108
3. Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. 109-123
Wilayah Operasional Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik. 124-125 SEOJK 16
Wilayah operasional merupakan wilayah atau daerah
pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari
kegiatan operasional perusahaan.
Struktur Organisasi Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam 126-127 SEOJK 9
bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 SEOJK 16
(satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah
Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan Komisaris,
disertai dengan nama dan jabatan.
Keanggotaan Asosiasi Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala 128 SEOJK 16
nasional maupun internasional yang berkaitan dengan
penerapan keuangan berkelanjutan.
Profil Direksi Profil Direksi, paling sedikit memuat: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan 129-145
tanggung jawab.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi
pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun
di luar Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam hal
anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, 146 SEOJK 9
anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, SEOJK 16
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung POJK 13
sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak
yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik
mengungkapkan hal tersebut.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota
Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Bank.
8. Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan 147-149 SEOJK 16
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan
komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai
hal tersebut.
1036 Laporan Tahunan 2025
Page 606
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Profil Dewan Komisaris Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan. 150-165
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan
Komisaris
b. Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai
anggota Dewan Komisaris yang merupakan komisaris
independen pada Emiten atau Perusahaan Publik
yang bersangkutan.
c. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam hal anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
d. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris 166 SEOJK 9
lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali SEOJK 14
baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada SEOJK 16
pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. POJK 17
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik
mengungkapkan hal tersebut.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota
Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Bank.
8. Pernyataan independensi komisaris independen dalam N/A SEOJK 16
hal komisaris independen telah menjabat lebih dari 2
(dua) periode.
9. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan 166-168
alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
Profil singkat pejabat eksekutif Termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan 173-200 SEOJK 9
ringkasan Riwayat hidup.
Jumlah karyawan dan data Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, 201-202 SEOJK 9
pengembangan kompetensi tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/ SEOJK 16
karyawan. kontrak) dalam tahun buku.
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
Laporan Tahunan 2025 1037
Page 607
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Komposisi pemegang saham Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan SEOJK 9
pada awal dan akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi SEOJK 16
mengenai: POJK 17
1. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau 205
lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang 207-208
memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
3. Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham 207-208
Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun
buku, termasuk informasi mengenai pemegang saham
yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk
kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan
tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan
Publik, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
4. Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu 206 SEOJK 16
kelompok pemegang saham yang masing-masing
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten
atau Perusahaan Publik.
5. Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan 208 SEOJK 16
per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a. Kepemilikan institusi lokal.
b. Kepemilikan institusi asing.
c. Kepemilikan individu lokal.
d. Kepemilikan individu asing.
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Pemegang saham utama dan Informasi mengenai pemegang saham utama dan 209 SEOJK 9
pengendali pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung SEOJK 16
maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu,
yang disajikan dalam bentuk skema atau bagan.
Daftar entitas anak perusahaan Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan 209 SEOJK 9
asosiasi, perusahaan ventura ventura bersama dimana Emiten atau Perusahaan Publik SEOJK 16
memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta
persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset,
dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi,
perusahaan ventura bersama.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai
alamat entitas anak tersebut.
Informasi terkait dengan Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha 210 SEOJK 9
Kelompok Usaha Bank dan/atau memiliki Entitas Anak, harus menambahkan
dengan:
Struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
a. Struktur kelompok usaha Bank, antara lain terdiri dari
Bank, Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister company),
Entitas Induk sampai dengan ultimate shareholder.
b. Struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok
usaha Bank.
c. Pemegang saham yang bertindak atas nama
pemegang saham lain. Pengertian pemegang saham
yang bertindak atas nama pemegang saham lain
adalah pemegang saham perorangan atau entitas yang
memiliki tujuan bersama yaitu mengendalikan Bank,
berdasarkan atau tidak berdasarkan suatu perjanjian.
1038 Laporan Tahunan 2025
Page 608
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Kronologis pencatatan saham Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, jumlah 212-215 SEOJK 16
saham tercatat setelah masing-masing tindakan korporasi
(corporate action), nilai nominal, dan harga penawaran
dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama
bursa efek dimana saham Emiten atau Perusahaan Publik
dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham,
saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham,
pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan dan
pengurangan modal (jika ada).
Informasi pencatatan efek Informasi pencatatan efek lainnya yang belum jatuh tempo 214-225 SEOJK 16
lainnya pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun
penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh
tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada).
Informasi penggunaan jasa Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor 226 SEOJK 16
akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
akuntan publik (KAP) meliputi:
1. Nama dan alamat.
2. Periode penugasan.
3. Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan.
4. Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-
masing penugasan yang diberikan selama tahun buku.
5. Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non
audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP
beserta jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan
dalam bentuk tabel.
Nama dan alamat lembaga Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang 226-232 SEOJK 16
dan/atau profesi penunjang. pasar modal selain AP dan KAP.
Penghargaan dan Sertifikasi. Informasi memuat antara lain: 233-241 SEOJK 9
1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi (berskala
nasional dan internasional).
2. Tahun perolehan penghargaan dan/atau sertifikasi.
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi.
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi).
Laporan Tahunan 2025 1039
Page 609
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
Rencana Strategis Bank 1. Rencana jangka panjang (corporate plan). 252-274 SEOJK 14
2. Rencana jangka menengah dan pendek (business plan). POJK 17
Tinjauan operasi per segmen Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis SEOJK 9
usaha industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit SEOJK 16
mengenai:
1. Penjelasan masing-masing segmen usaha. 301-342
2. Kinerja per segmen usaha, antara lain:
a. Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan 302-341
perkembangannya.
b. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi. 302-341
c. Penjualan/pendapatan usaha. 342-344
d. Profitabilitas. 342-344
Uraian atas kinerja keuangan Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup SEOJK 9
perusahaan perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun SEOJK 16
buku terakhir (dalam bentuk narasi dan tabel), penjelasan
tentang penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset. 347-348,
352-353
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan 349-350,
total liabilitas. 353-354
3. Penanaman dana (investasi dan pemberian kredit/ 348-349,
pembiayaan) dan total aset. 352-353
4. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain. 349, 353-354
5. Ekuitas. 351, 355
6. Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan 356-360
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif.
7. Arus kas. 360-363
8. Suku bunga dasar kredit. 372 SEOJK 9
Analisis kualitas aset produktif 372-374 SEOJK 9
dan rasio keuangan yang
relevan.
Bahasan dan analisis tentang Penjelasan tentang: SEOJK 16
kemampuan membayar
utang dan tingkat kolektibilitas 1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek 363-366
piutang perusahaan, dengan (likuiditas) maupun jangka panjang (solvabilitas).
menyajikan perhitungan rasio
2. Tingkat kolektibilitas piutang. 366-368
yang relevan sesuai dengan
jenis industri perusahaan.
Bahasan tentang struktur modal Penjelasan atas: SEOJK 16
(capital structure) dan kebijakan
manajemen atas struktur modal 1. Rincian struktur modal (capital structure) yang terdiri 376-377
(capital structure policy). dari utang berbasis bunga/sukuk dan ekuitas.
2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital 375-376
structure policies).
3. Dasar pemilihan kebijakan manajemen. 375-376
1040 Laporan Tahunan 2025
Page 610
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Bahasan mengenai ikatan Penjelasan tentang: SEOJK 16
yang material untuk investasi
barang modal (bukan ikatan 1. Nama pihak yang melakukan ikatan. 377-379
pendanaan) pada tahun buku
2. Tujuan dari ikatan tersebut. 379
terakhir.
3. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan- 379
ikatan tersebut.
4. Mata uang yang menjadi denominasi. 379
5. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk 379
melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan
terkait investasi barang modal pada tahun buku terakhir
agar diungkapkan.
Bahasan mengenai investasi Penjelasan tentang: SEOJK 9
barang modal yang SEOJK 16
direalisasikan pada tahun buku 1. Jenis investasi barang modal. 379-380
terakhir.
2. Tujuan investasi barang modal.
3. Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada
tahun buku terakhir.
Catatan: apabila tidak terdapat realisasi investasi barang
modal, agar diungkapkan.
Informasi dan fakta material 384 SEOJK 16
yang terjadi setelah tangal
laporan akuntan (jika ada)
Uraian tentang prospek usaha Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik 384-388 SEOJK 16
perusahaan. dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi secara
umum dan pasar internasional disertai data pendukung
kuantitatif dari sumber data yang layak dipercaya.
Informasi perbandingan antara Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun SEOJK 16
target pada awal tahun buku buku dengan hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
dengan hasil yang dicapai
(realisasi), dan target atau 1. Pendapatan/penjualan. 389
proyeksi yang ingin dicapai
2. Laba (rugi). 389-390
untuk satu tahun mendatang.
3. Struktur modal (capital structure). 390
4. Pemasaran. 390-391
5. Pengembangan SDM. 391
6. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau 389-390
Perusahaan Publik.
Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan
Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 392
2. Laba (rugi). 392
3. Struktur modal (capital structure). 392
4. Kebijakan dividen. 393
5. Pemasaran. 393-394
6. Pengembangan SDM. 394
7. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau 391-392
Perusahaan Publik.
Uraian tentang aspek Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten 274-298 SEOJK 9
pemasaran. atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai strategi SEOJK 16
pemasaran dan pangsa pasar.
Laporan Tahunan 2025 1041
Page 611
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Uraian mengenai dividen Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku SEOJK 16
selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit:
terakhir.
1. Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi 395-398
persentase jumlah dividen yang dibagikan terhadap
laba bersih.
2. Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal 397
distribusi dividen non kas.
3. Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas). 397
4. Jumlah dividen per tahun yang dibayar. 397
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar
diungkapkan alasannya.
Realisasi penggunaan dana Memuat uraian mengenai: SEOJK 16
hasil penawaran umum
(dalam hal perusahaan masih 1. Total perolehan dana. 398-399
diwajibkan menyampaikan
2. Rencana penggunaan dana.
laporan realisasi penggunaan
dana) 3. Rincian penggunaan dana.
4. Saldo dana.
5. Tanggal persetujuan RUPS/RUPO atas perubahan
penggunaan dana (jika ada).
a. Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki
kewajiban menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi
penggunaan dana hasil penawaran umum secara
kumulatif sampai dengan akhir tahun buku.
b. Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan
dana hasil penawaran umum, maka Emiten
menjelaskan perubahan tersebut.
Catatan: apabila tidak memiliki informasi realisasi
penggunaan dana hasil penawaran umum, agar
diungkapkan.
Informasi material (jika Memuat uraian mengenai: SEOJK 16
ada), antara lain mengenai
investasi, ekspansi, divestasi, a. Tanggal, nilai, dan objek transaksi. 398-401, 402,
penggabungan/peleburan 404, 409-411,
usaha, akuisisi, restrukturisasi
b. Nama pihak yang melakukan transaksi. 402, 404,
utang/modal, transaksi
406-408
material, transaksi afiliasi, dan
transaksi benturan kepentingan. c. Sifat hubungan afiliasi (jika ada). 404,
406-408
d. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi. 405, 409
e. Pemenuhan ketentuan terkait. 405, 412
f. Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud
dalam angka a) sampai dengan angka f), Emiten atau
Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah 405, 411
melalui prosedur yang memadai untuk memastikan
bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
wajar (armslength principle).
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam 405, 412
melakukan prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip
transaksi yang wajar (arms length principle).
1042 Laporan Tahunan 2025
Page 612
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
g. Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang 405-411
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara
rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan
penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau transaksi material
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan
dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material
dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan
tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan
pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut.
h. Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau N/A SEOJK 16
transaksi benturan kepentingan yang merupakan SEOJK 14
hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
saham independen, ditambahkan informasi mengenai
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi
afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan tersebut.
i. Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau 403-412
transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
peraturan perundang-
undangan terhadap 1. Nama peraturan perundang-undangan yang 413-420
perusahaan pada tahun buku mengalami perubahan.
terakhir.
2. Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif) terhadap
perusahaan (jika signifikan) atau pernyataan bahwa
dampaknya tidak signifikan.
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan
perundang-undangan pada tahun buku terakhir, agar
diungkapkan.
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
kebijakan akuntansi yang
diterapkan perusahaan pada 1. Perubahan kebijakan akuntansi. 421
tahun buku terakhir.
2. Alasan perubahan kebijakan akuntansi.
3. Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan
keuangan.
Catatan: Apabila tidak terdapat perubahan kebijakan
akuntansi pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Informasi Eksposur Risiko dan Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan eksposur 434-565 SEOJK 9
Permodalan. risiko dan permodalan periode tahunan sebagaimana
diatur dalam bagian II Laporan publikasi eksposur risiko
dan permodalan.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RUPS. Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 631-650 SEOJK 16
1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
a. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun
sebelum tahun buku yang direalisasikan pada tahun
buku.
b. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun
sebelum tahun buku yang belum direalisasikan beserta
alasan belum direalisasikan.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan
pihak independen dalam pelaksanaan RUPS untuk
melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
Laporan Tahunan 2025 1043
Page 613
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Direksi. 1. Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota 651-652 SEOJK 14
Direksi. SEOJK 16
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab POJK 17
masing-masing anggota Direksi diuraikan dan dapat
disajikan dalam bentuk tabel.
2. Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau 654-655 SEOJK 16
piagam (charter) Direksi.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat 656-675 SEOJK 16
Direksi bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran
anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk
kehadiran dalam RUPS.
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat
Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, atau
RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota 675-678 SEOJK 16
Direksi:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
anggota Direksi, termasuk program orientasi bagi
anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang 679-680 SEOJK 16
mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku
paling sedikit memuat:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
6. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan 740-742 SEOJK 14
Komisaris yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih POJK 17
dari modal disetor, yang meliputi jenis dan jumlah
lembar saham pada:
a. Bank yang bersangkutan.
b. Bank lain.
c. Lembaga keuangan bukan bank.
d. Perusahaan lain yang berkedudukan baik di dalam
maupun di luar negeri.
Dewan Komisaris. 1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. 680-681 SEOJK 14
SEOJK 16
POJK 17
2. Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman 684-685 SEOJK 16
atau piagam (charter) Dewan Komisaris.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan 693-710 SEOJK 14
Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan SEOJK 16
tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam
rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS.
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris
dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota 710-714 SEOJK 16
Dewan Komisaris:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris
yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku
(jika ada).
1044 Laporan Tahunan 2025
Page 614
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
5. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta 715-724 SEOJK 16
masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
a. Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
c. Pihak yang melakukan penilaian.
6. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang 725-729 SEOJK 16
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada
tahun buku meliputi:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Nominasi dan remunerasi Paling sedikit memuat:
Direksi dan Dewan Komisaris.
1. Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai 730 SEOJK 16
kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris.
2. Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan SEOJK 16
Dewan Komisaris, antara lain:
a. Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan 730-731
Komisaris.
b. Pengungkapan indikator untuk penetapan remunerasi 731-732
Direksi.
c. Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, 732
gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; dan
Catatan: apabila tidak terdapat bonus kinerja,
bonus non kinerja, dan opsi saham yang diterima
setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi, agar
diungkapkan.
d. Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi 732-735
dan anggota Dewan Komisaris;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
Dewan pengawas syariah, bagi Paling sedikit memuat: SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik
yang menjalankan kegiatan a. Nama. 958
usaha berdasarkan prinsip
b. Dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas Syariah.
syariah sebagaimana tertuang
dalam anggaran dasar. c. Periode penugasan Dewan Pengawas Syariah.
d. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah. 959-960
e. Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta 965-966
pengawasan pemenuhan prinsip syariah di pasar modal
terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
Komite Audit. 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 749-751 SEOJK 16
POJK 17
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
Laporan Tahunan 2025 1045
Page 615
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite audit.
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 745-746
8. Pernyataan independensi komite audit. 752
9. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah 752-753
diikuti dalam tahun buku (jika ada).
10. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit 754-757 SEOJK 14
dan tingkat kehadiran anggota komite audit dalam SEOJK 16
rapat tersebut. POJK 17
11. Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku 757-759
sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau
piagam (charter) komite audit.
Komite atau fungsi nominasi Paling sedikit memuat:
dan remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik. 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 767-769 SEOJK 16
POJK 17
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite.
7. Pernyataan independensi komite. 770-771
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah 770-772
diikuti dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 760-761
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau 761-762
piagam (charter).
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat 773-779
kehadiran anggota dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku. 779-780
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik cukup mengungkapkan POJK 17
informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai
dengan huruf l) dan mengungkapkan:
1. Alasan tidak dibentuknya komite
2. Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan
remunerasi.
1046 Laporan Tahunan 2025
Page 616
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Komite lain yang dimiliki Emiten Paling sedikit memuat: SEOJK 16
atau Perusahaan Publik dalam POJK 17
rangka mendukung fungsi dan 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 784-786,
tugas Direksi (jika ada) dan/ 829, 831, 833,
2. Usia.
atau komite yang mendukung 835, 838, 843,
fungsi dan tugas Dewan 3. Kewarganegaraan. 845, 848, 852,
Komisaris. 853, 856, 858
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan
komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite.
7. Pernyataan independensi komite. 786, 829, 831,
833, 835, 838,
843, 845, 848,
852, 853, 856,
858
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah 787-788, 829,
diikuti dalam tahun buku (jika ada). 831, 833, 836,
838, 843, 845,
844, 848, 852,
854, 856, 858
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 781, 828, 830-
831, 832, 834,
837, 839, 844,
846-847, 851,
853, 855, 857
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau 781-782, 828,
piagam (charter) komite. 830, 832, 834,
836-837, 839,
844, 846, 849,
852, 854, 857
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan 789-793, 829-
tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut. 830, 832, 833,
836, 838-839,
843, 845-846,
848, 852, 854,
856, 858
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun 793-794, 829-
buku. 830, 832, 833,
836, 838-839,
843, 845-846,
848, 852, 854,
856, 858
Sekretaris perusahaan. 1. Nama. 796 SEOJK 16
2. Domisili.
3. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris
perusahaan.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
4. Riwayat pendidikan.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti 796-797
dalam tahun buku.
6. Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan 798-802
pada tahun buku.
Laporan Tahunan 2025 1047
Page 617
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Unit Audit Internal. 1. Nama kepala unit audit internal. 803 SEOJK 16
POJK 17
2. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit
internal.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar emiten atau perusahaan
publik.
3. Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal
(jika ada).
4. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit 804-805
internal.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti 805-807
dalam tahun buku.
6. Struktur dan kedudukan unit audit internal. 802-803
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 804
8. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau 804
piagam (charter) unit audit internal.
9. Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal 809-814
pada tahun buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/
atau Komite Audit.
Akuntan Publik. 1. Nama dan tahun akuntan publik yang melakukan audit 867 POJK 17
laporan keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
2. Nama dan tahun Kantor Akuntan Publik yang melakukan
audit laporan keuangan tahunan selama 5 tahun
terakhir.
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang
diberikan oleh Kantor Akuntan Publik pada tahun buku
terakhir.
4. Jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik dan
akuntan publik selain jasa audit laporan keuangan
tahunan pada tahun buku terakhir.
Catatan: apabila tidak ada jasa lain dimaksud, agar
diungkapkan.
Uraian mengenai sistem 1. Pengendalian keuangan dan operasional, serta 869-871 SEOJK 14
pengendalian internal (internal kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan SEOJK 16
Control) yang diterapkan oleh lainnya.
emiten atau perusahaan Publik.
2. Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal. 872-873
3. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas 873 SEOJK 16
kecukupan sistem pengendalian internal.
Sistem manajemen risiko yang 1. Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko 877-881 SEOJK 16
diterapkan oleh Emiten Atau Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 14
Perusahaan Publik.
2. Jenis risiko dan cara pengelolaannya. 881-887
3. Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten 890
atau Perusahaan Publik.
4. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau 890-891 SEOJK 16
Komite Audit atas kecukupan sistem manajemen risiko.
Fungsi kepatuhan. Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan 891-906 SEOJK 14
dan peraturan perundang-undangan serta pemenuhan POJK 17
komitmen dengan otoritas yang berwenang.
1048 Laporan Tahunan 2025
Page 618
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Perkara hukum yang 1. Pokok perkara/gugatan. 909-910 SEOJK 16
berdampak material yang
dihadapi Oleh emiten atau 2. Status penyelesaian perkara/gugatan.
perusahaan publik, entitas
anak, Anggota direksi dan
3. Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau perusahaan
anggota dewan komisaris (jika
publik.
ada).
4. Pengungkapan mengenai permasalahan hukum paling SEOJK 14
sedikit mencakup:
a. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan
pidana yang dihadapi dan telah mendapat putusan
yang mempunyai kekuatan hukum tetap.
b. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan
pidana yang dihadapi dan masih dalam proses
penyelesaian.
Catatan: dalam hal perusahaan, entitas anak, anggota
Dewan Komisaris, dan anggota Direksi tidak memiliki
perkara penting, agar diungkapkan.
Informasi tentang sanksi 911 SEOJK 16
administratif/sanksi yang
Dikenakan kepada emiten atau
perusahaan publik, Anggota
Dewan Komisaris dan anggota
direksi, oleh Otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya
pada tahun Buku (jika ada).
Informasi mengenai kode etik 1. Pokok-pokok kode etik. 928-929 SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya 930
3. Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota 930
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan Emiten
atau Perusahaan Publik
Penerapan Tata Kelola dalam 1. Komite Remunerasi 858-859 POJK 45
Pemberian Remunerasi bagi a. Nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung jawab.
Bank. b. Jumlah rapat yang dilakukan.
c. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota
Komite Remunerasi selama 1 (satu) tahun.
2. Proses penyusunan kebijakan Remunerasi yang meliputi: 859
a. Tinjauan mengenai latar belakang dan tujuan
kebijakan Remunerasi.
b. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan Remunerasi
pada tahun sebelumnya, beserta perbaikannya.
c. Mekanisme untuk memastikan bahwa Remunerasi
bagi Pegawai di unit kontrol bersifat independen dari
unit kerja yang diawasinya.
3. Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya 859
per unit bisnis, per wilayah dan pada perusahaan anak
atau kantor cabang yang berlokasi di luar negeri
4. Remunerasi dikaitkan dengan risiko yang meliputi: 859
a. Jenis risiko utama (key risk) yang digunakan dalam
menerapkan Remunerasi.
b. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama, termasuk
untuk risiko yang sulit diukur.
c. Dampak penetapan risiko utama terhadap kebijakan
Remunerasi yang Bersifat Variabel.
d. Perubahan penentuan jenis risiko utama dibandingkan
dengan tahun lalu beserta alasannya, apabila ada.
Laporan Tahunan 2025 1049
Page 619
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
5. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi yang 859-860 POJK 45
meliputi:
a. Tinjauan mengenai kebijakan Remunerasi yang
dikaitkan dengan penilaian kinerja.
b. Metode dalam mengaitkan Remunerasi individu
dengan kinerja Bank, kinerja unit kerja dan kinerja
individu.
c. Uraian mengenai metode yang digunakan Bank untuk
menyatakan bahwa kinerja yang disepakati tidak
dapat tercapai sehingga perlu dilakukan penyesuaian
atas remunerasi serta besarnya penyesuaian
remunerasi jika kondisi tersebut terjadi.
6. Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan 860
Risiko yang meliputi:
a. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat
Variabel yang ditangguhkan, besarannya, dan kriteria
untuk menetapkan besaran tersebut.
b. Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang
Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang ditunda
pembayarannya (malus), atau ditarik kembali apabila
sudah dibayarkan (clawback).
7. Nama konsultan ekstern dan tugas konsultan terkait 860
kebijakan Remunerasi, apabila Bank menggunakan jasa
konsultan ekstern
8. Paket Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh 861
Direksi dan Dewan Komisaris mencakup struktur
Remunerasi dan rincian jumlah nominal.
9. Remunerasi yang Bersifat Variabel, meliputi: 862
a. Bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel beserta
alasan pemilihan bentuk tersebut. dan
b. Penjelasan apabila terdapat perbedaan pemberian
Remunerasi yang Bersifat Variabel di antara para
Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pegawai.
10. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang 862
menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1
(satu) tahun, dan total nominalnya.
11. Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk 862
takers.
12. Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, 863-864
dan Pejabat Eksekutif.
13. Rasio gaji tertinggi dan terendah 864
14. Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang 864
Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat akan
diberikan oleh Bank kepada calon Direksi, calon Dewan
Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu)
tahun pertama bekerja
15. Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan 864
kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan
16. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang 865
ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham
atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan
Bank.
17. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang 865
ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun.
18. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam satu 865
tahun meliputi:
a. Remunerasi yang bersifat tetap maupun variabel.
b. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak
ditangguhkan.
c. Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/
atau saham atau instrumen yang berbasis saham
yang diterbitkan Bank.
1050 Laporan Tahunan 2025
Page 620
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
19. Informasi kuantitatif mengenai: 865 POJK 45
a. Total sisa Remunerasi yang masih ditangguhkan
baik yang terekspos penyesuaian implisit maupun
eksplisit.
b. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan
karena penyesuaian eksplisit selama periode
laporan.
c. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan
karena penyesuaian implisit selama periode laporan.
Uraian singkat mengenai Dalam hal pemberian kompensasi berupa program 932-933 SEOJK 16
kebijakan pemberian Kepemilikan saham oleh manajemen (management stock
Kompensasi jangka panjang Ownership program/MSOP) dan/atau program Kepemilikan
berbasis kinerja kepada saham oleh karyawan (employee stock Ownership
manajemen dan/ atau program/ESOP).
karyawan yang dimiliki oleh Informasi yang diungkapkan Paling sedikit memuat:
emiten Atau perusahaan
publik (jika ada), antara lain 1. Jumlah saham dan/atau opsi.
berupa Program kepemilikan
2. Jangka waktu pelaksanaan.
saham oleh manajemen
(management stock ownership 3. Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang
program/MSOP) dan/atau berhak.
Program kepemilikan saham
oleh karyawan (employee Stock 4. Harga pelaksanaan atau penentuan harga
ownership program/ESOP). pelaksanaan.
Uraian singkat mengenai 1. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota 742 SEOJK 16
kebijakan pengungkapan Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja
Informasi mengenai Setelah terjadinya kepemilikan atau setiap Perubahan
kepemilikan atas saham perusahaan Terbuka.
2. Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud.
Uraian mengenai sistem 1. Cara penyampaian laporan pelanggaran. 933 SEOJK 16
pelaporan pelanggaran
(whistleblowing system) di 2. Perlindungan bagi pelapor. 933-934
Emiten atau Perusahaan Publik.
3. Penanganan pengaduan. 934-940
4. Pihak yang mengelola pengaduan. 941
5. Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: 941
a. Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses Dalam
tahun buku.
b. Tindak lanjut pengaduan.
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak memiliki
Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system),
Maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai kebijakan anti 1. Program dan prosedur yang dilakukan dalam Mengatasi 942-947 SEOJK 16
korupsi Emiten atau Perusahaan praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), Fraud, suap dan/ POJK 17
Publik. atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan 947-949
Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
Kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak
Dimilikinya kebijakan dimaksud.
Penanganan benturan 951 SEOJK 14
kepentingan POJK 17
Penyediaan dana kepada pihak Informasi yang perlu diungkap adalah jumlah total baki 951 SEOJK 14
terkait (related party) dan debet penyediaan dana kepada pihak terkait (related
penyediaan dana besar (large party) dan kepada debitur inti (individu atau grup) per
exposure). posisi laporan
Transparansi kondisi keuangan 952 SEOJK 14
dan non keuangan Bank yang POJK 17
belum diungkap dalam laporan
lain.
Laporan Tahunan 2025 1051
Page 621
09 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Informasi lain yang terkait 951 SEOJK 14
dengan Tata Kelola Bank,
antara lain berupa intervensi
pemilik, perselisihan intern atau
permasalahan yang timbul
sebagai dampak kebijakan
remunerasi pada Bank.
Jumlah Penyimpangan (Internal Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal fraud) 950 SEOJK 14
Fraud). paling sedikit mencakup:
1. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
diselesaikan.
2. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang sedang
dalam proses penyelesaian di internal bank.
3. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang belum
diupayakan penyelesaian di internal bank.
4. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
ditindaklanjuti melalui proses hukum.
Pembelian Kembali (Buy Back) 1. Kebijakan dalam melakukan pembelian kembali (buy 951 SEOJK 14
Saham dan/atau Obligasi Bank. back) saham atau obligasi Bank.
2. Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli
kembali.
3. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau
obligasi.
4. Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi.
Pemberian Dana untuk Kegiatan Pengungkapan mengenai pemberian dana untuk kegiatan 951 SEOJK 14
Sosial dan/atau Kegiatan Politik sosial dan/atau kegiatan politik paling sedikit meliputi
Selama Periode Pelaporan. pihak penerima dana dan jumlah dana yang diberikan.
Penerapan keuangan 951 POJK 17
berkelanjutan, termasuk
penerapan tanggung jawab
sosial dan lingkungan
Penerapan atas pedoman tata 1. Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah 974-987 SEOJK 16
kelola Perusahaan Terbuka dilaksanakan dan/atau
bagi Emiten yang menerbitkan
efek bersifat ekuitas atau 2. Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan,
Perusahaan Publik. disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika ada).
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
Tanggung Jawab Sosial 1. Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung 1008-1029 SEOJK 16
Perusahaan. jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan.
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup).
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik.
d) Penjelasan Direksi.
e) Tata kelola keberlanjutan.
f) Kinerja keberlanjutan.
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada.
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika
ada.
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap
umpan balik laporan tahun sebelumnya.
1052 Laporan Tahunan 2025
Page 622
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
2. Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud 1008-1029 SEOJK 16
pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini.
3. Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
pada angka 1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti
penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan
diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi;
dan/atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung
jawab sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu
pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti
profil Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan
namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan
Tahunan.
5. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud
harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud
pada angka 1); dan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
6. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat
informasi bahwa informasi mengenai tanggung jawab
sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan
Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari
Laporan Tahunan.
7. Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) yang disajikan secara terpisah dengan Laporan
Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan
penyampaian Laporan Tahunan.
Keterangan
SEOJK 16 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik.
SEOJK 9 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan
Bank Umum Konvensional.
SEOJK 14 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank
Umum.
POJK 45 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian
Remunerasi Bagi Bank Umum.
POJK 17 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Laporan Tahunan 2025 1053
Page 623
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan entitas anaknya/and its subsidiary Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Consolidated financial statements as of December 31, 2025 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 624
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEAR THEN ENDED
TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/Page
Surat Pernyataan Direksi Statement Letter of Directors
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian......................... 1-6 ...........Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statement of Profit or Loss
Komprehensif Lain Konsolidasian............................. 7-9 ....................... and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ..................... 10 - 11 ...........Consolidated Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian ..................................... 12 - 14 ....................... Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian ............. 15 - 357 ...........Notes to the Consolidated Financial Statements
***************************
Page 625
Page 626
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 3/1/II/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders, the Board of Commissioners,
Direksi and the Board of Directors
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying consolidated
konsolidasian PT Bank Tabungan Negara financial statements of PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk. (“Bank”) dan entitas anaknya (Persero) Tbk. (the “Bank”) and its subsidiary
(secara kolektif disebut sebagai “Grup”) (collectively referred to as the “Group”), which
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi comprise the consolidated statement of financial
keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember position as of December 31, 2025 and the
2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statements of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian, laporan other comprehensive income, consolidated
perubahan ekuitas konsolidasian, dan laporan statement of changes in equity, and consolidated
arus kas konsolidasian untuk tahun yang statement of cash flows for the year then ended
berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan and notes to the consolidated financial
atas laporan keuangan konsolidasian, termasuk statements, including material accounting policy
informasi kebijakan akuntansi material. information.
Menurut opini kami, laporan keuangan In our opinion, the accompanying consolidated
konsolidasian terlampir menyajikan secara financial statements present fairly, in all material
wajar, dalam semua hal yang material, posisi respects, the consolidated financial position of the
keuangan konsolidasian Grup tanggal Group as of December 31, 2025, and its
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan consolidated financial performance and cash flows
arus kas konsolidasiannya untuk tahun yang for the year then ended, in accordance with
berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Indonesian Financial Accounting Standards.
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
KAP Purwanto Susanti dan Surja
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
A member firm of Ernst & Young Global Limited
i
Page 627
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Konsolidasian pada laporan kami. Kami Consolidated Financial Statements paragraph of
independen terhadap Grup berdasarkan our report. We are independent of the Group in
ketentuan etika yang relevan dalam audit kami accordance with the ethical requirements
atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, relevant to our audit of the consolidated financial
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika statements in Indonesia, and we have fulfilled our
lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami other ethical responsibilities in accordance with
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh such requirements. We believe that the audit
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu evidence we have obtained is sufficient and
basis bagi opini kami. appropriate to provide a basis for our opinion.
Hal audit utama Key audit matter
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian periode kini. Hal statements of the current period. Such key audit
audit utama tersebut disampaikan dalam konteks matters were addressed in the context of our
audit kami atas laporan keuangan konsolidasian audit of the consolidated financial statements
secara keseluruhan, dan dalam merumuskan taken as a whole, and in forming our opinion
opini kami atas laporan keuangan konsolidasian thereon, and we do not provide a separate
terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini opinion on such key audit matters. For the key
terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit matter below, our description of how our
audit utama di bawah ini, penjelasan kami audit addressed such key audit matter is provided
tentang bagaimana audit kami merespons hal in such context.
tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 628
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan of the Consolidated Financial Statements
Konsolidasian pada laporan kami, termasuk paragraph of our report, including in relation to
sehubungan dengan hal audit utama yang key audit matter communicated below.
dikomunikasikan di bawah ini. Oleh karena itu, Accordingly, our audit included the performance
audit kami mencakup pelaksanaan prosedur of procedures designed to respond to our
yang didesain untuk merespons penilaian kami assessment of the risks of material
atas risiko kesalahan penyajian material dalam misstatement
laporan keuangan konsolidasian terlampir. Hasil of the accompanying consolidated financial
prosedur audit kami, termasuk prosedur yang statements. The results of our audit procedures,
dilakukan untuk merespons hal audit utama di including the procedures performed to address
bawah ini, menyediakan basis bagi opini kami the key audit matter below, provide the basis for
atas laporan keuangan konsolidasian terlampir. our opinion on the accompanying consolidated
financial statements.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 11 atas As described in Note 11 to the accompanying
laporan keuangan konsolidasian terlampir, pada consolidated financial statements, as of
tanggal 31 Desember 2025, cadangan kerugian December 31, 2025, the allowance for
penurunan nilai atas kredit yang diberikan dan impairment losses on loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah adalah sebesar financing/receivables was Rp15,314,236
Rp15.314.236 juta. Kebijakan akuntansi million. The significant accounting policies of
signifikan untuk cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses on loans and
nilai atas kredit yang diberikan dan sharia financing/receivables are disclosed in
pembiayaan/piutang syariah diungkapkan dalam Note 2f to the accompanying consolidated
Catatan 2f atas laporan keuangan konsolidasian financial statements. We focused on this area
terlampir. Kami berfokus pada area ini karena due to the carrying value of loans and syariah
nilai tercatat atas kredit yang diberikan dan financing/receivables and the allowance for
pembiayaan/piutang syariah dan cadangan impairment losses on loans and syariah
kerugian penurunan nilai atas kredit yang financing/receivables are significant to the
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah accompanying consolidated financial
adalah signifikan terhadap laporan keuangan statements.
konsolidasian terlampir.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 629
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables (continued)
(lanjutan)
Penjelasan atas hal audit utama: (lanjutan) Description of the key audit matter: (continued)
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment
memerlukan pertimbangan dan memiliki losses requires judgement and is subject to
ketidakpastian estimasi termasuk dalam estimation uncertainty which includes
penentuan model untuk menghitung cadangan determining the model to calculate allowance
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur for impairment losses, identification of credit
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit exposures with significant deterioration in
yang signifikan, penentuan asumsi yang credit quality, and determining assumptions
digunakan dalam model perhitungan cadangan used in the allowance for impairment losses
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang calculation models (for exposures assessed on
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk an individual or collective basis), including
faktor ekonomi makro berorientasi masa depan. forward-looking macroeconomics factors.
Respons audit: Audit response:
Prosedur audit kami dalam merespons hal audit Our audit procedures address the key audit
utama tersebut di atas mencakup, antara lain: matter mentioned above included, among
menguji pengendalian utama atas pemberian others: tested the key controls over the
kredit, segmentasi, penilaian kualitas kredit origination, segmentation, regular internal
internal regular, pencatatan dan pengawasan credit quality assessments, recording and
kredit yang diberikan, piutang murabahah, monitoring of the loans, murabahah
piutang istishna, pembiayaan mudharabah, receivables, istishna receivables, mudharabah
pembiayaan musyarakah, dan pinjaman qardh, financing, musyarakah financing, and funds of
serta pengendalian umum atas sistem qardh, and general controls over the allowance
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses system and the
dan pengendalian aplikasi atas kelengkapan dan application controls over the completeness and
keakuratan aliran data dari sistem asal ke sistem accuracy of data flows from source systems to
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai. the allowance for impairment losses system.
Kami juga memperoleh pemahaman dan menilai We also obtained understanding and assessed
metodologi pengukuran penurunan nilai, impairment measurement methodologies,
melakukan validasi model cadangan kerugian validation of allowance for impairment losses
penurunan nilai, data masukan, dasar, dan models, and inputs, bases and assumptions
asumsi yang digunakan oleh Grup dalam used by the Group in calculating the allowance
menghitung cadangan kerugian penurunan nilai, for impairment losses, and tested the
serta menguji tiga tahapan kualitas kredit classification into three-stage credit quality of
portofolio sesuai dengan kriteria tingkatan loan portfolios in accordance with staging
(staging) yang disusun oleh Grup untuk kredit criteria developed by the Group for loans,
yang diberikan, menguji apakah pengalaman tested whether historical experience is
historis mewakili keadaan saat ini dan kerugian representative of current circumstances and of
terkini yang terjadi dalam portofolio, serta the recent losses incurred in the portfolios, and
menilai kewajaran atas penyesuaian asumsi assessed reasonableness of forward-looking
berorientasi masa depan, analisis faktor ekonomi adjustments, macroeconomic factor analysis,
makro, dan beberapa skenario probabilitas and probability-weighted multiple scenarios
tertimbang untuk kredit yang diberikan. for loans.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 630
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables (continued)
(lanjutan)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, we tested a sample of
kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang loans and sharia financing/receivables to
syariah untuk mengevaluasi identifikasi secara evaluate the timely identification by the Group of
tepat waktu oleh Grup atas eksposur yang exposures with significant deterioration in credit
mengalami penurunan kualitas kredit yang quality or those which have been impaired; for
signifikan atau yang telah mengalami penurunan cases where impairment has been identified,
nilai; untuk kasus-kasus di mana penurunan nilai assessed the Group’s assumptions on the
telah diidentifikasi, kami menilai asumsi Grup expected future cash flows, including the value
atas arus kas masa depan ekspektasian, of realizable collateral based on available market
termasuk nilai agunan yang dapat direalisasikan information or valuation prepared by
berdasarkan informasi pasar yang tersedia atau independent valuer. We also checked the
penilaian yang dilakukan oleh penilai accuracy of the calculation of the allowance for
independen. Kami juga memeriksa keakurasian impairment losses amount by recalculating the
perhitungan jumlah cadangan kerugian collective impairment assessment for the entire
penurunan nilai dengan melakukan perhitungan portfolio and recalculating the individual
ulang atas keseluruhan portfolio yang penurunan impairment assessment on a sample basis,
nilainya dinilai secara kolektif dan melakukan assessed whether the consolidated financial
perhitungan ulang statement disclosures are adequately and
atas penurunan nilai yang dinilai secara appropriately reflecting the Group’s exposures
individual berdasarkan sampel, menilai apakah to credit risk, and involved our auditor’s internal
pengungkapan di laporan keuangan expert to assist us in the performance of the
konsolidasian cukup dan secara memadai above procedures where their specific expertise
mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko was required.
kredit, dan melibatkan pakar auditor internal
kami untuk membantu kami dalam melakukan
prosedur-prosedur di atas ketika keahlian
spesifik mereka diperlukan.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 631
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2025 information included in the 2025 Annual Report
(“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan (“The Annual Report”) other than the
konsolidasian terlampir dan laporan auditor accompanying consolidated financial statements
independen kami. Laporan Tahunan diharapkan and our independent auditor’s report thereon.
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan The Annual Report is expected to be made
auditor independen ini. available to us after the date of this independent
auditor’s report.
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian Our opinion on the accompanying consolidated
terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan, dan financial statements does not cover the Annual
oleh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk Report, and accordingly, we do not express any
keyakinan apapun atas Laporan Tahunan form of assurance on the annual report.
tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan konsolidasian terlampir, tanggung consolidated financial statements, our
jawab kami adalah untuk membaca Laporan responsibility is to read the Annual Report when it
Tahunan ketika tersedia dan, dalam becomes available and, in doing so, consider
melaksanaannya, mempertimbangkan apakah whether the Annual Report is materially
Laporan Tahunan mengandung inconsistent with the accompanying consolidated
ketidakkonsistensian material dengan laporan financial statements or our knowledge obtained in
keuangan konsolidasian terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau misstated.
mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengkomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola actions based on the applicable laws and
dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 632
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the consolidated
laporan keuangan konsolidasian financial statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan and fair presentation of the consolidated
konsolidasian tersebut sesuai dengan Standar financial statements in accordance with
Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas Indonesian Financial Accounting Standards, and
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh for such internal control as management
manajemen untuk memungkinkan penyusunan determines is necessary to enable the
laporan keuangan konsolidasian yang bebas dari preparation of consolidated financial statements
kesalahan penyajian material, baik yang that are free from material misstatement,
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. whether due to fraud or error.
Dalam penyusunan laporan keuangan In preparing the consolidated financial
konsolidasian, manajemen bertanggung jawab statements, management is responsible for
untuk menilai kemampuan Grup dalam assessing the Group’s ability to continue as a
mempertahankan kelangsungan usahanya, going concern, disclosing, as applicable, matters
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal- related to going concern, and using the going
hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, concern basis of accounting, unless management
dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan either intends to liquidate the Group or to cease
usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk its operations, or has no realistic alternative but
melikuidasi Grup atau menghentikan operasi, to do so.
atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Group’s financial reporting
pelaporan keuangan Grup. process.
Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable
memadai tentang apakah laporan keuangan assurance about whether the consolidated
konsolidasian secara keseluruhan bebas dari financial statements taken as a whole are free
kesalahan penyajian material, baik yang from material misstatement, whether due to
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, fraud or error, and to issue an independent
dan untuk menerbitkan laporan auditor auditor’s report that includes our opinion.
independen yang mencakup opini kami. Reasonable assurance is a high level of
Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat assurance, but is not a guarantee that an audit
keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu conducted in accordance with Standards on
jaminan bahwa audit yang dilaksanakan Auditing established by the IICPA will always
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh detect a material misstatement when it exists.
IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian Misstatements can arise from fraud or error and
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan are considered material if, individually or in the
penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan aggregate, they could reasonably be expected to
maupun kesalahan dan dianggap material jika, influence the economic decisions of users taken
baik secara individual maupun agregat, dapat on the basis of these consolidated financial
diekspektasikan secara wajar akan statements.
mempengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
konsolidasian tersebut.
vii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 633
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) consolidated financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional skepticism throughout the audit. We also:
selama audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan misstatement of the consolidated financial
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh statements, whether due to fraud or error,
kecurangan maupun kesalahan, mendesain design and perform audit procedures
dan melaksanakan prosedur audit yang responsive to such risks, and obtain audit
responsif terhadap risiko tersebut, serta evidence that is sufficient and appropriate to
memperoleh bukti audit yang cukup dan provide a basis for our opinion. The risk of
tepat untuk menyediakan basis bagi opini not detecting a material misstatement
kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu resulting from fraud is higher than for one
kesalahan penyajian material yang resulting from error, as fraud may involve
disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari collusion, forgery, intentional omissions,
yang disebabkan oleh kesalahan, karena misrepresentations, or the override of
kecurangan dapat melibatkan kolusi, internal control.
pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian
pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness
keefektivitasan pengendalian internal Grup. of the Group internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related
dibuat oleh manajemen. disclosures made by management.
viii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 634
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00028/2.1505/AU.1/07/1681-
3/1/II/2026 (lanjutan) 3/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) consolidated financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional skepticism throughout the audit. We also:
selama audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern
manajemen dan, berdasarkan bukti audit basis of accounting and, based on the audit
yang diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait dengan uncertainty exists related to events or
peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Group's ability to continue as a going
kemampuan Grup untuk mempertahankan concern. If we conclude that a material
kelangsungan usahanya. Ketika kami uncertainty exists, we are required to draw
menyimpulkan bahwa terdapat suatu attention in our independent auditor’s report
ketidakpastian material, kami diharuskan to the related disclosures in the consolidated
untuk menarik perhatian dalam laporan financial statements or, if such disclosures
auditor independen kami ke pengungkapan are inadequate, to modify our opinion. Our
terkait dalam laporan keuangan conclusion is based on the audit evidence
konsolidasian atau, jika pengungkapan obtained up to the date of our independent
tersebut tidak memadai, memodifikasi opini auditor’s report. However, future events or
kami. Kesimpulan kami didasarkan pada conditions may cause the Group to cease to
bukti audit yang diperoleh hingga tanggal continue as a going concern.
laporan auditor independen kami. Namun,
peristiwa atau kondisi masa depan dapat
menyebabkan Grup tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan konsolidasian secara and contents of the consolidated financial
keseluruhan, termasuk pengungkapannya, statements, including the disclosures, and
dan apakah laporan keuangan konsolidasian whether the consolidated financial
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang statements represent the underlying
mendasarinya dengan suatu cara yang transactions and events in
mencapai penyajian wajar. a manner that achieves fair presentation.
Memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat Obtain sufficient appropriate audit evidence
terkait informasi keuangan entitas atau regarding the financial information of the
aktivitas bisnis dalam Grup untuk entities or business activities within the
menyatakan opini atas laporan keuangan Group to express an opinion on the
konsolidasian. Kami bertanggung jawab atas consolidated financial statements. We are
arahan, supervisi, dan pelaksanaan audit responsible for the direction, supervision,
grup. Kami tetap bertanggung jawab and performance of the group audit. We
sepenuhnya atas opini audit kami. remain solely responsible for our audit
opinion.
ix
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 635
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 636
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
ASET ASSETS
KAS 2.154.839 2a,2b,2e,4 2.105.620 CASH
CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK INDONESIA 33.797.873 2a,2b,2e, 22.739.920 WITH BANK INDONESIA
2g,5
CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK LAIN 2a,2b, WITH OTHER BANKS
Pihak ketiga 1.355.738 2e,2f 886.415 Third parties
Pihak berelasi 1.160.233 2g,6,46 5.065.331 Related parties
2.515.971 5.951.746
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.050) 2f (2.571) impairment losses
2.513.921 5.949.175
PENEMPATAN PADA BANK 2a,2b, PLACEMENTS WITH BANK
INDONESIA DAN BANK LAIN 2e,2h,7, INDONESIA AND OTHER BANKS
Pihak ketiga 12.929.938 2d,46 4.661.043 Third parties
Pihak berelasi - 61 Related parties
12.929.938 4.661.104
EFEK-EFEK 2a,2b SECURITIES
Pihak ketiga 16.588.868 2d,2e, 19.874.205 Third parties
Pihak berelasi 5.464.153 2i,8,46 5.489.205 Related parties
22.053.021 25.363.410
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52) 2f (787) impairment losses
22.052.969 25.362.623
OBLIGASI PEMERINTAH 2a,2b,2d, GOVERNMENT BONDS
Pihak berelasi 38.106.638 2e,2i,9,46 35.475.529 Related parties
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN 2b, SECURITIES PURCHASED UNDER
JANJI DIJUAL KEMBALI 2e,2w,10,46 AGREEMENT TO RESELL
Pihak ketiga 1.412.460 175.625 Third parties
Pihak Berelasi 271.380 - Related parties
1.683.840 175.625
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 637
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
KREDIT YANG DIBERIKAN
DAN PEMBIAYAAN/ 2d,2e,2f, LOANS AND SHARIA
PIUTANG SYARIAH 2j,2k,11,46 FINANCING/RECEIVABLES
Kredit yang diberikan Loans
Pihak ketiga 312.576.503 286.144.106 Third parties
Pihak berelasi 33.126.421 27.935.999 Related parties
345.702.924 314.080.105
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (13.959.557) 2f (11.727.934) impairment losses
331.743.367 302.352.171
Pembiayaan/piutang syariah Sharia financing/receivables
Pihak ketiga 53.552.470 43.681.345 Third parties
Pihak berelasi 1.320.693 211.482 Related parties
54.873.163 43.892.827
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.354.679) 2f (1.329.253) impairment losses
53.518.484 42.563.574
385.261.851 344.915.745
TAGIHAN DERIVATIF 2e DERIVATIVE RECEIVABLES
Pihak ketiga - 2ap,12 102.843 Third parties
TAGIHAN AKSEPTASI 2d,2e,2f ACCEPTANCES RECEIVABLES
Pihak ketiga 420.439 2l,13,46 508.190 Third parties
Pihak berelasi 154.462 433.708 Related parties
574.901 941.898
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (124) 2f (1.987) impairment losses
574.777 939.911
ASET TETAP 2n,2p PREMISES AND EQUIPMENT
Biaya perolehan/nilai revaluasi 15.950.513 14,37 14.059.957 Cost/revaluation value
Akumulasi penyusutan (5.441.785) (4.883.826) Accumulated depreciation
10.508.728 9.176.131
BUNGA YANG MASIH AKAN
DITERIMA 12.222.824 2e,15 11.518.574 INTEREST RECEIVABLES
ASET PAJAK DEFERRED TAX
TANGGUHAN - NETO 1.323.347 2ag,41 2.286.038 ASSETS – NET
BIAYA DIBAYAR DIMUKA 1.232.769 2r,18 985.821 PREPAID EXPENSE
PAJAK DIBAYAR DIMUKA 981.970 41 754.095 PREPAID TAXES
ASET TIDAK BERWUJUD INTANGIBLE ASSET
Biaya perolehan 792.084 2o,17 137.531 Cost value
Akumulasi penyusutan (66.521) (15.522) Accumulated depreciation
725.563 122.009
2e,2p,2o,2s
ASET LAIN-LAIN 1.721.573 2q,2am,16 2.343.739 OTHER ASSETS
TOTAL ASET 527.793.420 469.614.502 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 638
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS SEGERA 1.887.329 2b,2e,2t,19 2.275.949 LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
SIMPANAN DARI NASABAH 2d,2e,2u DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro 20,46 Demand deposits
Pihak ketiga 113.480.993 89.112.534 Third parties
Pihak berelasi 28.817.269 51.910.728 Related parties
142.298.262 141.023.262
Giro Wadiah 20 Wadiah demand deposits
Pihak ketiga 23.285.531 15.853.349 Third parties
Pihak berelasi 1.862.072 3.029.417 Related parties
25.147.603 18.882.766
167.445.865 159.906.028
Tabungan 21 Saving deposits
Pihak ketiga 34.562.225 36.825.185 Third parties
Pihak berelasi 643.032 874.964 Related parties
35.205.257 37.700.149
Tabungan Wadiah 21 Wadiah saving deposits
Pihak ketiga 1.726.107 1.520.491 Third parties
Pihak berelasi 969 1.441 Related parties
1.727.076 1.521.932
36.932.333 39.222.081
Deposito berjangka 22 Time deposits
Pihak ketiga 139.829.959 92.959.773 Third parties
Pihak berelasi 61.291.574 60.349.598 Related parties
201.121.533 153.309.371
Total simpanan dari nasabah 405.499.731 352.437.480 Total deposits from customers
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 639
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2e,2v, DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Pihak ketiga 96.481 23 70.035 Third parties
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN 2d,2e SECURITIES SELL UNDER
JANJI DIBELI KEMBALI 2w,2u,24,46 AGREEMENT TO REPURCHASED
Pihak ketiga 349.076 2.446.384 Third parties
Pihak berelasi - 963.042 Related parties
349.076 3.409.426
LIABILITAS AKSEPTASI 2d,2e,2l ACCEPTANCES PAYABLE
Pihak ketiga 168.480 25,46 251.423 Third parties
Pihak berelasi 406.421 690.475 Related parties
574.901 941.898
UTANG PAJAK 140.082 2e,2p,41 368.473 TAXES PAYABLE
SURAT-SURAT BERHARGA
YANG DITERBITKAN 1c,2d,2e, SECURITIES ISSUED
Pihak ketiga 2.476.014 2x,26,46 2.880.741 Third parties
Pihak berelasi 1.509.069 2.563.783 Related parties
3.985.083 5.444.524
PINJAMAN YANG DITERIMA 2d,2e,2y, FUND BORROWINGS
Pihak ketiga 10.240.697 27,46 10.132.859 Third parties
Pihak berelasi 27.751.154 23.352.225 Related parties
37.991.851 33.485.084
BUNGA YANG MASIH
HARUS DIBAYAR 497.893 2e,29 658.070 INTEREST PAYABLE
ESTIMATED LOSSES ON
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN 2b,2e COMMITMENTS
DAN KONTINJENSI 438 30,42 3.385 AND CONTINGENCIES
LIABILITAS IMBALAN KERJA 2.552.651 2d, 2ag,43,46 1.745.282 EMPLOYEE BENEFITS
PINJAMAN SUBORDINASI SUBORDINATED LOAN
DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 2d,2e,2z AND SECURITIES
Pihak ketiga 1.795.858 28,46 4.828.105 Third parties
Pihak berelasi 3.696.275 1.500.000 Related parties
5.492.133 6.328.105
LIABILITAS LAIN-LAIN 633.000 2e,2p,31 626.886 OTHER LIABILITIES
TOTAL LIABILITAS 459.700.649 407.794.597 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
4
Page 640
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
SIMPANAN NASABAH 2b,2d,2e DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro Mudharabah 2ac,46,20 Mudharabah current accounts
Pihak ketiga 1.046.837 929.940 Third parties
Pihak berelasi 749.717 11.985 Related parties
1.796.554 941.925
Tabungan Mudharabah 21 Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga 5.645.501 6.161.887 Third parties
Pihak berelasi 1.306.347 125.893 Related parties
6.951.848 6.287.780
Deposito berjangka Mudharabah 22 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 18.113.035 15.129.659 Third parties
Pihak berelasi 4.994.605 6.857.408 Related parties
23.107.640 21.987.067
Total simpanan nasabah 31.856.042 29.216.772 Total deposits from customers
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2b,2e,2ac DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Giro Mudharabah 23 Mudharabah current accounts
Pihak ketiga 6.145 9.214 Third parties
Tabungan Mudharabah 23 Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga 19.991 21.730 Third parties
Deposito berjangka Mudharabah 23 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 300 300 Third parties
Total simpanan dari bank lain 26.436 31.244 Total deposits from other banks
TOTAL DANA SYIRKAH TOTAL TEMPORARY
TEMPORER 31.882.478 29.248.016 SYIRKAH FUNDS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
5
Page 641
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nominal
Rp500 (Rupiah penuh) Capital stock - Rp500
per saham masing-masing par value per share (full amount)
pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and
dan 2024 2024, respectively
Modal dasar 20.478.432.000 Authorized capital 20,478,432,000
saham (nilai penuh) shares (full amount)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A (consisting of 1 share of Series A
Dwiwarna dan 20.478.431.999 Dwiwarna and 20,478,431,999
lembar saham seri B) shares of series B)
masing-masing pada tanggal as of December 31, 2025 and
31 Desember dan 2024 2024 , respectively
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid capital
14.034.444.413 saham 14,034,444,413 shares
(nilai penuh) (terdiri dari 1 lembar (full amount) (consisting of 1
saham seri A Dwiwarna share of series A Dwiwarna
dan 14.034.444.412 lembar and 14,034,444,412 shares
Saham seri B) masing-masing of series B) as of
pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
dan 2024. 7.017.222 2aa,32a 7.017.222 and 2024
Tambahan modal disetor 4.418.900 32b 4.418.900 Additonal paid-in capital
Kerugian neto yang belum Net unrealized loss
direalisasi dan cadangan kerugian allowance for and
penurunan nilai atas impairment losses on
efek-efek dan obligasi pemerintah securities and government
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain- comprehensive income
setelah pajak tangguhan (530.198) 2i (1.107.982) net of deferred tax
Pengukuran kembali Remeasurement
program imbalan pasti - of defined benefit plan
setelah pajak tangguhan (579.201) 2ag (424.015) - net of deferred tax
Bagian efektif lindung nilai Effective portion of
arus kas - 2ah,12 (44.082) cash flow hedge
Revaluation surplus of premises
Surplus revaluasi aset tetap 3.988.158 2n,14 3.565.773 and equipment
Saldo laba*) Retained earnings*)
Telah ditentukan penggunaannya 18.237.500 15.982.004 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 3.657.894 2b,2ab 3.164.069 Unappropriated
Total Saldo Laba 21.895.394 19.146.073 Total Retained Earning
Total ekuitas yang dapat diatribusikan Total Equity Attributable to Equity
Kepada entitas induk 36.210.275 32.571.889 Holders of the Parent Entity
Kepentingan non-pengendali 18 2b - Non-controling Interest
TOTAL EKUITAS 36.210.293 32.571.889 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS, DANA TOTAL LIABILITIES,
SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS 527.793.420 469.614.502 FUNDS AND EQUITY
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 was eliminated as a
pada tanggal 31 Mei 2007. result of quasi reorganization on May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
6
Page 642
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENT
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Income
Bagi Hasil 2ad,2ae from Profit Sharing
Bunga 31.879.842 33a 25.472.625 Interest
Profit sharing and margin
Bagi hasil dan marjin unit syariah 4.461.026 2af,33b 4.068.967 from sharia unit
Total Pendapatan Bunga dan Total Interest Income and
Bagi Hasil 36.340.868 29.541.592 Income from Profit Sharing
Beban Bunga, Bagi Hasil Interest, Profit Sharing and
dan Bonus Bonus Expenses
Bunga (15.702.025) 2ad,34a (15.913.459) Interest
Beban pendanaan lainnya (208.578) (200.476) Other financing expenses
Bonus simpanan Wadiah (263.760) 2af,34b (153.446) Wadiah Bonus
Hak pihak ketiga atas bagi Third parties’ share on return
hasil Mudharabah (1.947.956) 2af,34b (1.781.559) of Mudharabah
Total Beban Bunga, Bagi Hasil Total Interest, Profit Sharing
dan Bonus (18.122.319) (18.048.940) and Bonus Expenses
Pendapatan Bunga dan Bagi Interest Income and Income
Hasil - Neto 18.218.549 11.492.652 from Profit Sharing - Net
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
Pungutan administrasi dan Administration fees and
denda atas simpanan dan penalties on
kredit yang diberikan 1.080.319 1.072.304 deposits and loans
Pendapatan dari penerimaan kredit Income from recovery of
yang dihapusbukukan 1.024.936 1.338.753 loans written-off
Keuntungan dari penjualan
efek-efek - neto 1.118.772 2i,8 932.900 Gain on sale of securities - net
Keuntungan dari penjualan Gain on sale of government
obligasi pemerintah - neto 178.444 2i,9 49.049 bonds – net
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
efek-efek - neto 46.906 2i,8 30.175 securities - net
Lain-lain 658.595 35 1.152.738 Others
Total Pendapatan Operasional
Lainnya 4.107.972 4.575.919 Total Other Operating Income
Penyisihan Kerugian Penurunan Provision for Impairment
Nilai Aset Keuangan dan Losses on Financial
Aset Non Keuangan (6.178.669) 2e,2g,36 (1.981.495) and Non-financial Assets
Pembalikan Estimasi Reversal of
Kerugian Penurunan Estimated losses on
Nilai Komitmen dan Kontinjensi 2.947 30 195 Comitment and Contingencies
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
7
Page 643
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENT
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN (lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL (lanjutan) FROM OPERATIONS (continued)
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
Umum dan administrasi (5.263.420) 37 (4.456.861) General and administrative
Gaji karyawan (5.004.271) 2ag,2d,38,46 (4.445.575) Salaries and employee benefits
Premi program penjaminan Premium on government’s
pemerintah (846.272) 45 (729.685) guarantee program
Kerugian yang belum direalisasi Unrealized losses on asrchanges
dari perubahan nilai wajar in fair value of government
obligasi pemerintah - neto (6.893) 2i,9 (40.444) bonds - net
Lain-lain (673.906) 39 (589.993) Others
Total Beban Operasional Lainnya (11.794.762) (10.262.558) Total Other Operating Expenses
LABA OPERASIONAL 4.356.037 3.824.713 INCOME FROM OPERATIONS
Pendapatan (Beban) Bukan Non-Operating
Operasional - neto 25.927 40 (51.872) Income (Expenses) - net
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK 4.381.964 3.772.841 TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK (880.810) 2ai,41 (765.513) TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 3.501.154 3.007.328 INCOME FOR THE YEAR
Penghasilan Komprehensif Lain: Other Comprehensive Income:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Surplus revaluasi aset tetap 422.385 2n,14 - Surplus revaluation of fixed asset
Pengukuran kembali program imbalan Remeasurement of defined
pasti (191.589) 2ag,43 168.301 benefit plan
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that will
yang tidak akan direklasifikasi not be reclassified
ke laba rugi 36.403 41e (31.977) to profit or loss
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Bagian efektif lindung nilai Effective part of hedging-
arus kas 54.423 (14.490) cash flow
Keuntungan neto yang
belum direalisasi atas perubahan nilai
efek-efek dan obligasi Net unrealized gain on changes
pemerintah yang diukur pada in value of fair value through
nilai wajar melalui other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain 708.453 2i,8,9 (421.538) securities and government bonds
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
8
Page 644
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENT
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN (lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
Penghasilan Komprehensif Other Comprehensive
Lain: (lanjutan) Income: (continued)
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi (lanjutan) to profit or loss (continued)
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that
yang akan direklasifikasi will be reclassified
ke laba rugi (141.010) 85.311 to profit or loss
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 4.390.219 2.792.935 INCOME FOR THE YEAR
LABA TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN INCOME FOR THE /YEAR
KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 3.501.154 3.007.328 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali - - Non-controlling interest
Total 3.501.154 3.007.328 Total
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPRHENSIVE INCOME
TAHUN BERJALAN YANG FOR THE YEAR
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 4.390.219 2.792.935 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali - - Non-controlling interest
Total 4.390.219 2.792.935 Total
LABA PER SAHAM DASAR YANG EARNINGS PER SHARE
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA ATTRIBUTABLE TO EQUITY
PEMILIK ENTITAS INDUK HOLDERS OF
(Rupiah penuh) (full Rupiah)
Dasar 249 2ak, 49 214 Basic
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari form an integral part of these consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
9
Page 645
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Then Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(Kerugian)
yang Belum
Direalisasi
dan Cadangan
kerugian
penurunan
nilai atas
Efek-efek dan
Obligasi
Pemerintah
yang Diukur
pada nilai
wajar
melalui
penghasilan
komprehensif
lain - Neto/ Total
Unrealized Ekuitas
Gain (Loss) yang dapat
and Diatribusikan
allowance Pengukuran Bagian kepada
for Kembali Efektif Entitas
Modal impairment Program Surplus Lindung Saldo laba/Retained earnings*) Induk/ Total
Ditempatkan losses imbalan Revaluasi Nilai Arus Kas/ Equity
dan Disetor on FVTOCI Pasti - Neto/ Aset Tetap/ Effective Telah Attributable Kepentingan Non
Penuh/ Tambahan Dana Setoran Securities Remeasurement Revaluation Portion Ditentukan Belum to Equity Pengendali
Issued and Modal Disetor/ Modal/ and of Defined on Surplus of of Cash Penggunaan Ditentukan Holder of /Non-
Catatan/ Fully Paid Additional Deposit Government Benefit Premises and Flow -nya/ Penggunaanya/ The Parent Controlling Ekuitas/
Notes Capital Stock Paid-in Capital capital fund Bonds - Net Plan - Net Equipment Hedges Appropriated Unappropriated Entity Interest Equity
Saldo per 31 Desember 2023 7.017.222 4.418.900 - (769.001) (560.339) 3.565.773 (32.346) 13.181.214 3.657.729 30.479.152 - 30.479.152 Balance as of December 31, 2023
Total laba (rugi) komprehensif tahun berjalan 2h,8,9,12,43 - - - (338.981) 136.324 - (11.736) - 3.007.328 2.792.935 - 2.792.935 Total comprehensive income for the year
Dana setoran modal 32d - - - - - - - - - - - - Capital deposit fund
Dividen 32c - - - - - - - - (700.198) (700.198) - (700.198) Dividend
Pembentukan cadangan umum dan cadangan tujuan 32c - - - - - - - 2.800.790 (2.800.790) - - - Appropriation for general and special reserves
Saldo per 31 Desember 2024 7.017.222 4.418.900 - (1.107.982) (424.015) 3.565.773 (44.082) 15.982.004 3.164.069 32.571.889 - 32.571.889 Balance as of December 31, 2024
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. part of these consolidated financial statements taken as a whole
10
Page 646
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Then Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(Kerugian)
yang Belum
Direalisasi
dan Cadangan
kerugian
penurunan
nilai atas
Efek-efek dan
Obligasi
Pemerintah
yang Diukur
pada nilai
wajar
melalui
penghasilan
komprehensif
lain – Neto/ Total
Unrealized Ekuitas
Gain (Loss) yang dapat
and Diatribusikan
allowance Pengukuran Bagian kepada
for Kembali Efektif Entitas
Modal impairment Program Surplus Lindung Saldo laba/Retained earnings*) Induk/ Total
Ditempatkan losses imbalan Revaluasi Nilai Arus Kas/ Equity
dan Disetor on FVTOCI Pasti - Neto/ Aset Tetap/ Effective Telah Attributable Kepentingan Non
Penuh/ Tambahan Dana Setoran Securities Remeasurement Revaluation Portion Ditentukan Belum to Equity Pengendali
Issued and Modal Disetor/ Modal/ and of Defined on Surplus of of Cash Penggunaan Ditentukan Holder of /Non-
Catatan/ Fully Paid Additional Deposit Government Benefit Premises and Flow -nya/ Penggunaanya/ The Parent Controlling Ekuitas/
Notes Capital Stock Paid-in Capital capital fund Bonds - Net Plan - Net Equipment Hedges Appropriated Unappropriated Entity Interest Equity
Saldo per 31 Desember 2024 7.017.222 4.418.900 - (1.107.982) (424.015) 3.565.773 (44.082) 15.982.004 3.164.069 32.571.889 - 32.571.889 Balance as of December 31, 2024
Kepentingan non pengendali Non-controlling interest acquired
Diperoleh dari kombinasi bisnis - - - - - - - - - - 18 18 from business combinations
Total laba komprehensif tahun berjalan 2h,8,9,12,43 - - - 577.784 (155.186) 422.385 44.082 - 3.501.154 4.390.219 - 4.390.219 Total comprehensive income for the year
Dividen 32c - - - - - - - - (751.833) (751.833) - (751.833) Dividend
Pembentukan cadangan umum dan cadangan tujuan 32c - - - - - - - 2.255.496 (2.255.496) - - - Appropriation for general and special reserves
Saldo per 31 Desember 2025 7.017.222 4.418.900 - (530.198) (579.201) 3.988.158 - 18.237.500 3.657.894 36.210.275 18 36.210.293 Balance as of December 31, 2025
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. part of these consolidated financial statements taken as a whole
11
Page 647
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, bagi hasil,
dan marjin 31.416.682 29.689.639 Interest, profit sharing, and margin
Pembayaran bunga dan bonus, Interest and bonus, fees and
provisi dan komisi (18.234.167) (17.973.763) commissions paid
Penerimaan kredit yang telah Recoveries from loan
dihapusbukukan 1.024.936 1.421.221 debts written-off
Pembayaran pajak penghasilan
badan (393.150) (912.208) Corporate income tax paid
Beban operasional lainnya (11.151.094) (9.585.564) Other operating expense
Pendapatan operasional lainnya 3.153.456 3.213.023
Pendapatan (Beban) bukan Other non-operating
operasional lainnya - neto 25.951 (63.538) income (expenses) - net
Penerimaan kas sebelum perubahan Cash receipts before changes in
aset dan liabilitas operasi 5.842.614 5.788.810 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
Penurunan (kenaikan) dalam Decrease (increase) in operating
aset operasi: assets:
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar Fair value through profit or loss
Melalui laba rugi 3.763.859 (18.286.677) securities
Obligasi pemerintah yang diukur pada Fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi 174.072 490.445 government bonds
Tagihan akseptasi 366.997 (397.331) Acceptance receivable
Tagihan derivatif 146.925 (70.666) Derivative receivable
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ Loans and sharia financing/
piutang syariah (42.240.730) (27.739.554) receivables
Aset lain-lain 594.910 (136.021) Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam Increase (decrease) in operating
Liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera (485.935) (441.930) Liabilites due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customer
Giro 1.275.000 11.653.971 Demand deposits
Giro Wadiah 6.264.837 5.443.299 Wadiah demand deposits
Tabungan (2.494.892) (22.012) Savings deposits
Tabungan Wadiah 205.144 245.340 Savings deposits Wadiah
Deposito berjangka 47.812.161 12.615.733 Time deposits
Simpanan dari bank lain 26.445 (21.277) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (366.997) 397.331 Acceptance payables
Liabilitas lain-lain 806.055 (416.997) Other liabilities
Dana syirkah temporer 2.634.462 2.141.920 Temporary syirkah funds
Kas Neto diperoleh/(digunakan untuk) Net Cash provided/(used in)
dari Aktivitas Operasi 24.324.927 (8.755.616) by Operating Activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these consolidated financial
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. statements
taken as a whole.
12
Page 648
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
(lanjutan) (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Acquisitions of premises and
Perolehan aset tetap (1.874.406) 14 (1.634.521) equipment
Akuisisi Entitas Anak dengan Kas (1.540.067) - Share Participation
(Pembelian) penerimaan efek-efek (Purchase) receipt in fair value
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (579.617) (31.199) income securities
Pembelian obligasi pemerintah
diukur pada nilai Purchase in fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain (9.161.824) (1.163.910) income government bonds
Penerimaan (pembelian) saat jatuh tempo
dari efek-efek Receipt (Purchase) from matured
biaya perolehan diamortisasi 189.716 (2.878.561) amortized cost securities
Penerimaan obligasi pemerintah Receipt of amortized cost
pada biaya perolehan diamortisasi 7.821.715 562.232 government bonds
Penempatan efek-efek yang dibeli Placement of securities purchased
dengan janji dijual kembali (52.522.635) (20.867.689) under agreement to resell
Penerimaan efek-efek yang dibeli Receipt of securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali 51.039.138 20.704.263 under agreement to resell
Penjualan aset tetap 1.155 3.045 Sales of premises and equipment
Kas Neto diperoleh/(digunakan untuk) Net Cash provided/(used in) by
dari Aktivitas Investasi (6.626.825) (5.306.340) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan atas surat Proceeds of securities
Berharga yang diterbitkan 300.000 680.913 issued
Pembayaran atas
surat-surat berharga yang Payment of matured
diterbitkan jatuh tempo (1.754.979) (3.572.500) securities issued
Pembayaran atas
Pinjaman subordinasi yang Payment of matured
jatuh tempo (4.828.500) (3.000.000) subordinated borrowing
Penerimaan atas Proceeds from
efek-efek yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali 51.431.824 143.153.604 repurchase agreements
Pembayaran atas jatuh tempo Payments of matured
efek-efek yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali (54.544.966) (139.744.766) repurchase agreements
Pembayaran dividen (751.833) 32c (700.198) Payments of dividends
Penerimaan dari pinjaman Payment of
yang diterima 7.499.533 11.144.193 fund borrowings
Penerimaan dari Pinjaman Subordinasi 4.000.000 - Proceeds of subordinated borrowing
Pembayaran dari pinjaman Payment of
yang diterima (3.020.603) (11.385.262) fund borrowings
Pembayaran liabilitas sewa (88.347) 31 (93.408) Payment of lease liabilities
Kas Neto digunakan untuk Net Cash used in
dari Aktivitas Pendanaan (1.757.871) (3.517.424) by Financing Activities
KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO NET INCREASE/(DECREASE)
KAS DAN SETARA KAS 15.940.231 (17.579.380)CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 35.458.390 53.037.770 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 51.398.621 35.458.390 AT END OF YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan form an integral part of these consolidated financial statements
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
13
Page 649
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
(lanjutan) (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
Rincian kas dan setara The details of cash and cash
kas akhir tahun adalah equivalents at end of year
sebagai berikut: are as follows:
Kas 2.154.839 2a,4 2.105.620 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 33.797.873 2g,5 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 2.515.971 2g,6 5.951.746 with other banks
Placements with
Penempatan pada Bank with Bank Indonesia
Indonesia dan bank and other banks -
lain - jangka waktu jatuh tempo maturing within three
tiga bulan atau kurang months or less since
sejak tanggal perolehan 12.929.938 2h,7 4.661.104 the acquisition date
Total 51.398.621 35.458.390 Total
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan form an integral part of these consolidated financial statements
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
14
Page 650
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank a. Bank’s establishment
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(“Bank”) didirikan sebagai bank milik negara, (“the Bank”) was originally established as
semula dengan nama “Bank Tabungan Pos” a state-owned bank under the name “Bank
berdasarkan Undang-undang Darurat Tabungan Pos” based on Martial Law No. 9 of
No. 9 Tahun 1950 tanggal 9 Februari 1950. 1950 dated February 9, 1950. Subsequently,
Selanjutnya, berdasarkan Peraturan the name of the Bank was changed to “Bank
Pemerintah Pengganti Undang-undang Tabungan Negara” based on Government
No. 4 tahun 1963, nama Bank Tabungan Pos Regulation Amendment of Law No. 4 of 1963.
diubah menjadi “Bank Tabungan Negara”. The Bank started operating as a state-owned
Pada tanggal 29 April 1989, Bank mulai commercial bank on April 29, 1989.
beroperasi sebagai bank umum milik negara.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation
No. 24 Tahun 1992, status Bank diubah No. 24 of 1992, the status of the Bank was
menjadi perseroan terbatas milik negara changed to a state-owned limited liability
(Persero). Akta pendirian Bank sebagai corporation (Persero). The Bank’s deed of
Persero dibuat dihadapan Notaris establishment as a limited liability corporation
Muhani Salim, S.H., No. 136 tanggal 31 Juli was documented under deed No. 136 dated
1992 dan telah disahkan oleh Menteri July 31, 1992 of Notary Muhani Salim, S.H.,
Kehakiman dengan Surat Keputusan and was approved by the Ministry of Justice in
No. C2-6587.HT.01.01. TH.92 tanggal its Decision Letter No. C2-6587.HT.01.01.
12 Agustus 1992, serta diumumkan dalam TH.92 dated August 12, 1992 and was
Berita Negara No. 73 tanggal published in Supplement No. 6A of State
11 September 1992 Tambahan No. 6A. Gazette No. 73 dated September 11, 1992.
Berdasarkan surat keputusan Direksi Bank Based on the Decision Letter
Indonesia No. 27/55/KEP/DIR tanggal No. 27/55/KEP/DIR dated September 23, 1994
23 September 1994, Bank memperoleh status of the Directors of Bank Indonesia, the Bank
sebagai bank devisa. obtained the status of a foreign exchange bank.
Bank telah mendapatkan persetujuan dari The Bank has obtained approval from Bank
Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan Indonesia to conduct commercial banking
umum perbankan berdasarkan prinsip syariah activities based on sharia principles through
melalui surat No. 6/1350/DPbS tanggal letter No. 6/1350/DPbS dated
15 Desember 2004. December 15, 2004.
Bank mulai melakukan kegiatannya The Bank started its activities based on sharia
berdasarkan prinsip syariah pada tanggal principles on February 14, 2005 with the
14 Februari 2005 dengan mulai beroperasinya operation of its first sharia branch in Jakarta -
cabang syariah pertama di Jakarta - Harmoni. Harmoni.
Pernyataan keputusan Rapat Umum The decision of the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa yang Stockholders’ Meeting to amend all of the
menyetujui perubahan seluruh Anggaran Bank’s Articles of Association to become a
Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero) public company was notarized under notarial
menjadi Perseroan Terbuka telah diaktakan deed No. 7 dated October 12, 2009 of
dengan akta notaris No. 7 tanggal Fathiah Helmi, S.H., The amendment was
12 Oktober 2009 dari notaris approved by the Ministry of Laws and Human
Fathiah Helmi, S.H., Perubahan anggaran Rights in its letter No. AHU-49309.AH-01.02. of
dasar tersebut mendapat persetujuan dari 2009.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHU-
49309.AH.01.02. Tahun 2009.
15
Page 651
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Bank’s establishment (continued)
Anggaran Dasar Bank telah mengalami The Articles of Association of the Bank has
beberapa kali perubahan. Penyesuaian been amended several times. The amendment
terakhir dinyatakan dalam Akta No. 47 tanggal was covered by Notarial Deed No. 47 dated
26 Maret 2025 yang dibuat dihadapan Ashoya March 26, 2025 of Ashoya Ratam, S.H., MKn.,
Ratam, S.H., MKn., notaris di Jakarta, a notary in Jakarta, as approved in the Annual
berdasarkan keputusan Rapat Umum General Shareholders’ Meeting on
Pemegang Saham Tahunan tanggal March 26, 2025 and approved by the Ministry
26 Maret 2025 dan telah mendapat of Laws and Human Rights of the Republic of
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Indonesia, in its Decision Letter
Asasi Manusia Republik Indonesia, dengan No. AHU-AHA.01.03-0111636 dated April 24,
Surat Keputusan No. AHU-AHA.01.03- 2025.
0111636 tanggal 24 April 2025.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, According to Article 3 of the Bank’s Articles of
ruang lingkup kegiatan Bank adalah Association, the scope of the Bank’s activities is
menjalankan kegiatan umum perbankan to conduct commercial banking activities in
sesuai dengan undang-undang dan peraturan accordance with the prevailing laws and
yang berlaku, termasuk melakukan kegiatan regulations, including the Bank’s activities
Bank berdasarkan prinsip syariah. based on sharia principles.
Bank berdomisili di Jakarta dan kantor pusat The Bank is domiciled in Jakarta and its head
Bank berlokasi di Jalan Gajah Mada No. 1, office is located at Jalan Gajah Mada No. 1,
Jakarta Pusat. Central Jakarta.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank As of December 31, 2025, the Bank has 82
memiliki 82 kantor cabang, 548 kantor cabang branch offices, 548 sub-branch offices, and 4
pembantu dan 4 kantor fungsional (tidak functional offices (unaudited).
diaudit).
Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank As of December 31, 2025, the Bank has one
memiliki entitas anak dengan 1 (satu) kantor subsidiary with one head office and 35 sharia
pusat dan 35 kantor cabang syariah dan 83 branch offices and 35 sharia sub-branch offices.
kantor cabang pembantu syariah.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank As of December 31, 2024, the Bank has 117
memiliki 117 kantor cabang (termasuk 35 branch offices (including 35 sharia branch
kantor cabang syariah), 611 kantor cabang offices), 611 sub-branch offices (including
pembantu (termasuk 75 kantor cabang 75 sharia sub-branch offices) (unaudited).
pembantu syariah) (tidak diaudit).
16
Page 652
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Rekapitalisasi b. Recapitalization
Pada tanggal 28 Mei 1999, Pemerintah On May 28, 1999, the Government issued
mengeluarkan Peraturan Pemerintah Government Regulation No. 52 of 1999
No. 52 Tahun 1999 tentang penambahan regarding the increase in the Government’s
penyertaan Pemerintah pada Bank dalam capital participation in the Bank within the
rangka Program Rekapitalikassasi yang framework of the Government’s
dijalankan oleh Pemerintah dengan nilai Recapitalization Program for a maximum
setinggi-tingginya sebesar Rp11.200.000. amount of Rp11,200,000. On August 21, 2000,
Pada tanggal 21 Agustus 2000, Pemerintah the Government issued Government
mengeluarkan Peraturan Pemerintah Regulation No. 68 of 2000 regarding the
No. 68 Tahun 2000 tentang penambahan increase in the Government’s capital
modal Pemerintah pada Bank dalam rangka participation in the Bank within the framework
Program Rekapitalisasi yang dijalankan oleh of the Government’s Recapitalization Program
Pemerintah dengan nilai setinggi-tingginya for a maximum amount of Rp2,805,000 so that
sebesar Rp2.805.000, sehingga tambahan the additional Government capital participation
penyertaan Pemerintah keseluruhan menjadi would become Rp14,005,000. The increase in
sebesar Rp14.005.000. Penambahan modal the Government participation was settled
tersebut dilakukan melalui penerbitan obligasi through the issuance to the Bank of the
rekapitalisasi Pemerintah untuk Bank sebesar government’s recapitalization bonds amounting
Rp9.803.500 dan Rp4.201.500 to Rp9,803,500 and Rp4,201,500 on July 25,
masing-masing pada tanggal 25 Juli 2000 dan 2000 and October 31, 2000, respectively.
31 Oktober 2000.
Pada tanggal 28 Februari 2001, Direksi Bank On February 28, 2001, the Bank’s Directors and
dan Menteri Keuangan menandatangani the Ministry of Finance entered into a
Kontrak Manajemen yang berisikan antara Management Contract which includes, among
lain bahwa jumlah kebutuhan rekapitalisasi others, the total final recapitalization
akhir Bank adalah sebesar Rp13.843.540 dan requirement of the Bank of Rp13,843,540 and
kelebihan obligasi rekapitalisasi sebesar the excess recapitalization bonds of Rp161,460
Rp161.460 harus dikembalikan kepada which should be returned to the Government.
Pemerintah. Pada tanggal 5 November 2001, On November 5, 2001, the Bank returned such
kelebihan obligasi rekapitalisasi tersebut excess recapitalization bonds to the
dikembalikan kepada Pemerintah. government.
Sebagai tindak lanjut dari Kontrak Manajemen As a result of the Management Contract, the
tersebut, Menteri Keuangan Republik Ministry of Finance issued Regulation
Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri No. 40/PMK.06/2008 dated February 29, 2008
Keuangan No. 40/PMK.06/2008 tanggal regarding the determination of the final amount
29 Februari 2008 tentang penetapan nilai of the Government’s required capital
akhir kebutuhan rekapitalisasi Bank sebesar contribution to the Bank amounting to
Rp13.843.540 dan pelaksanaan hak-hak Rp13,843,540 and implementation of the
pemerintah yang timbul sebagai akibat Government’s rights as a result of the additional
penambahan penyertaan modal negara contributed capital by the Republic of Indonesia
Republik Indonesia ke dalam modal to the capital of PT Bank Tabungan Negara
PT Bank Tabungan Negara (Persero) dalam (Persero), as a limited liability company, in
rangka program rekapitalisasi bank umum relation to the commercial banks’
dengan mengkonversi menjadi 13.843.540 recapitalization program through conversion of
lembar saham yang diterbitkan oleh Bank additional capital to 13,843,540 shares of stock,
dengan nominal Rp1.000.000 (Rupiah penuh) which were issued by the Bank with a par value
per lembar. Peraturan ini berdaya laku surut of Rp1,000,000 (full Rupiah) per share. This
sejak tanggal 31 Mei 2007. regulation was applied retroactively since
May 31, 2007.
17
Page 653
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank c. Issuance of Bank Securities
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 27 (twenty-seven) series of
27 (dua puluh tujuh) kali penerbitan, 2 (dua) bonds, 2 (two) series of subordinated bond,
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, 1 (one) series of global, 12 (twelve) series of
1 (satu) kali penerbitan global bond, 12 long term notes, 4 (four) sukuk mudharabah
(dua belas) kali penerbitan surat hutang and 1 (one) NCD from July 25, 1989 to
jangka panjang, 4 (empat) kali penerbitan December 31, 2025, with the details as follows
sukuk mudharabah dan 1 (satu) kali
penerbitan NCD sejak tanggal 25 Juli 1989
sampai dengan tanggal 31 Desember 2025
dengan rincian sebagai berikut:
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi BTN I/ 50.000 5 tahun/years 25 Juli/ 18,75% tetap/
BTN Bonds I July 25, 1994*) fixed
Obligasi BTN II/ 50.000 5 tahun/years 1 Juni/ 16,25% tetap/
BTN Bonds II June 1,1995*) fixed
Obligasi BTN III/ 50.000 5 tahun/years 11 November/ 20,00% tetap/
BTN Bonds III November 11, 1996*) fixed
Obligasi BTN IV/ 100.000 5 tahun/years 23 Januari/ 17,00% tetap/
BTN Bonds IV January 23, 1996*) fixed
Obligasi BTN V/ 150.000 5 tahun/years 31 Juli/ 15,25% tetap untuk tahun pertama
BTN Bonds V July 31,1998*) dan kedua, mengambang untuk
tahun berikutnya hingga jatuh tempo/
15.25% fixed for first and second
years, in for remaining years
until maturity
Obligasi BTN VI/ 350.000 5 tahun/years 21 Desember/ 17,25% tetap untuk tahun pertama,
BTN Bonds VI December 21, 2000*) mengambang untuk tahun
berikutnya hingga jatuh tempo/
17.25% fixed for first year, floating
for remaining years until maturity
Obligasi BTN VII/ 200.000 5 tahun/years 22 Juli/ 17,125% tetap untuk tahun
BTN Bonds VII July 22, 2001*) pertama, mengambang untuk
tahun berikutnya hingga jatuh tempo/
17.125% fixed for first year, floating
for remaining years until maturity
Obligasi BTN VIII/ 400.000 5 tahun/years 18 Juli/ 14,15% tetap/
BTN Bonds VIII July 18, 2002*) fixed
Obligasi BTN IX/ 750.000 5 tahun/years 2 Oktober/ 12,50% tetap/
BTN Bonds IX October 2, 2008*) fixed
Obligasi BTN X/ 750.000 5 tahun/years 25 Mei/ 12,20% tetap/
BTN Bonds X May 25, 2009*) fixed
Obligasi BTN XI/ 750.000 5 tahun/years 6 Juli/ 12,00% tetap/
BTN Bonds XI July 6, 2010*) fixed
Obligasi BTN XII/ 1.000.000 10 tahun/years 19 September/ 12,75% tetap/
BTN Bonds XII September 19, 2016*) fixed
Obligasi BTN XIII A/ 300.000 3 tahun/years 29 Mei/ 11,75% tetap/
BTN Bonds XIII A May 29, 2012*) fixed
Obligasi BTN XIII B/ 300.000 4 tahun/years 29 Mei/ 12,00% tetap/
BTN Bonds XIII B May 29, 2013*) fixed
Obligasi BTN XIII C/ 900.000 5 tahun/years 29 Mei/ 12,25% tetap/
BTN Bonds XIII C May 29, 2014*) fixed
Obligasi BTN XIV/ 1.650.000 10 tahun/years 11 Juni/ 10,25% tetap/
BTN Bonds XIV June 11, 2020*) fixed
Obligasi BTN XV/ 1.300.000 10 tahun/years 28 Juni/ 9,50% tetap/
BTN Bonds XV June 28, 2021*) fixed
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
tanggal jatuh temponya.
18
Page 654
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank c. Issuance of Bank Securities
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak 27 The Bank issued 27 (twenty-seven) series of
(dua puluh tujuh) kali penerbitan, 2 (dua) kali bonds, 2 (two) series of subordinated bond,
penerbitan instrumen obligasi subordinasi, 1 1 (one) series of global, 12 (twelve) series of
(satu) kali penerbitan global bond, long term notes, 4 (four) sukuk mudharabah
12 (dua belas) kali penerbitan surat hutang and 1 (one) NCD from July 25, 1989 to
jangka panjang, 4 (empat) kali penerbitan December 31, 2025, with the details as follows:
sukuk mudharabah dan 1 (satu) kali (continued)
penerbitan NCD sejak tanggal 25 Juli 1989
sampai dengan tanggal 31 Desember 2025
dengan rincian sebagai berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi Berkelanjutan I 2.000.000 10 tahun/years 5 Juni/ 7,90% tetap/
Tahap I BTN/ June 5, 2022*) fixed
Continuing Bonds I
Phase I BTN
Obligasi Berkelanjutan I 2.000.000 10 tahun/years 27 Maret/ 7,90% tetap/
Tahap II BTN/ March 27, 2023*) fixed
Continuing Bonds I
Phase II BTN
Obligasi Berkelanjutan II
Tahap I BTN/
Continuing Bonds II
Phase I BTN
Seri A/A Series 900.000 3 tahun/years 8 Juli/ 9,63% tetap/
July 8, 2018*) fixed
Seri B/B Series 500.000 5 tahun/years 8 Juli/ 9,88% tetap/
July 8, 2020*) fixed
Seri C/C Series 800.000 7 tahun/years 8 Juli/ 10,00% tetap/
July 8, 2022*) fixed
Seri D/D Series 800.000 10 tahun/years 8 Juli/ 10,50% tetap/
July 8, 2025 fixed
Obligasi Berkelanjutan II
Tahap II BTN/
Continuing Bonds II
Phase II BTN
Seri A/A Series 1.347.000 3 tahun/years 30 Agustus/ 8,20% tetap/
August 30, 2019*) fixed
Seri B/B Series 1.653.000 5 tahun/years 30 Agustus/ 8,75% tetap/
August 30, 2021*) fixed
Obligasi Berkelanjutan III
Tahap I BTN/
Continuing Bonds III
Phase I BTN
Seri A/A Series 1.466.000 3 tahun/years 13 Juli/ 8,30% tetap/
July 13, 2020*) fixed
Seri B/B Series 1.295.000 5 tahun/years 13 Juli/ 8,50% tetap
July 13, 2022*) fixed
Seri C/C Series 853.000 7 tahun/years 13 Juli/ 8,70% tetap/
July 13, 2024*) fixed
Seri D/D Series 1.386.000 10 tahun/years 13 Juli/ 8,90% tetap/
July 13, 2027 fixed
Obligasi Berkelanjutan III
Tahap II BTN/
Continuing Bonds III
Phase II BTN
Seri A/A Series 1.756.500 1 tahun/year 8 Juli/ 7,75% tetap/
July 8, 2020*) fixed
Seri B/B Series 1.168.000 3 tahun/years 28 Juni/ 8,75% tetap
June 28, 2022*) fixed
Seri C/C Series 1.219.500 5 tahun/years 28 Juni/ 9,00% tetap/
June 28, 2024*)
Obligasi Berkelanjutan I
Tahap I BTN/
Continuing Bonds I
Phase I BTN
Seri A/A Series 300.000 3 tahun/year 12 Desember/ 5,30% tetap/
December 12, 2028 fixed
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada tanggal jatuh temponya. *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
**) Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009 **) The Bank has exercised the call options on May 25, 2009
19
Page 655
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 27 (twenty-seven) series of
27 (dua puluh tujuh) kali penerbitan, 2 (dua) bonds, 2 (two) series of subordinated bond,
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, 1 (one) series of global, 12 (twelve) series of
1 (satu) kali penerbitan global bond, 12 (dua long term notes, 4 (four) sukuk mudharabah
belas) kali penerbitan surat hutang jangka and 1 (one) NCD from July 25, 1989 to
panjang, 4 (empat) kali penerbitan sukuk December 31, 2025, with the details as follows:
mudharabah dan 1 (satu) kali penerbitan NCD (continued)
sejak tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan
tanggal 31 Desember 2025 dengan rincian
sebagai berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi Subordinasi BTN I/ 250.000 10 tahun/years 25 Mei/ 12,60% tetap untuk tahun pertama
Subordinated Bonds BTN I May 25, 2014**) sampai tahun kelima, 22,60% tetap untuk
tahun keenam sampai tahun kesepuluh
jika Bank tidak melakukan opsi beli pada
tahun kelima sejak tanggal penerbitan/
12.60% fixed for first year until fifth
year, 22.60% fixed for sixth year until
tenth year if the Bank does not exercise
its option to buyback on the fifth year since
the issuance date
Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap I BTN/
Continuing Bonds IV
Phase I BTN
Seri A/A Series 577.000 1 tahun/year 29 Agustus/ 6,75% tetap/
August 29, 2021*) fixed
Seri B/B Series 727.000 3 tahun/years 19 Agustus/ 7,80% tetap
August 19, 2023*) fixed
Seri C/C Series 196.000 5 tahun/years 19 Agustus/ 8,40% tetap/
August 19, 2025*) fixed
Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap II BTN/
Continuing Bonds IV
Phase II BTN
Seri A/A Series 600.000 3 tahun/year 24 Mei/ 5,50% tetap/
May 24, 2025 fixed
Seri B/B Series 400.000 5 tahun/years 24 Mei/ 6,00% tetap/
May 24, 2027 fixed
Obligasi Sosial Berkelanjutan I 300.000 3 tahun/years 12 Desember/ 5,30% tetap/
Tahap II BTN/ December 12, 2028 fixed
Social Continuing Bonds I
Phase I BTN
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I 2.000.000 5 tahun/years 12 Desember/ 6,65% tetap/
Tahap I BTN/ December 12, 2030 fixed
Subordinated Continuing Bonds I
Phase I BTN
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 10.186 16 tahun/years 17 Juni/ 1,37% tetap/
Tahap I 2021/ June 17, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase 1 2021
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 47.740 14 tahun/years 12 Oktober/ 1,37% tetap/
Seri A 2022/ October 12, 2036 fixed
Long Term Notes BTN
Series A 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 79.379 15 tahun/years 12 April/ 0,55% tetap/
Seri B 2022/ April 12, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Series B 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 210.866 15 tahun/years 14 Juni/ 0,55% tetap/
Tahap I 2022. June 14, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase I 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 131.185 14 tahun/years 28 Maret/ 0,55% tetap/
Tahap II 2022/ March 28, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase II 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 35.898 14 tahun/years 28 April/ 0,55% tetap/
Tahap I 2023/ April 28, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase I 2023
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
pada tanggal jatuh temponya.
**) Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009 **) The Bank has exercised the call options on May 25, 2009
20
Page 656
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 27 (twenty-seven) series of
27 (dua puluh tujuh) kali penerbitan, 2 (dua) bonds, 2 (two)) series of subordinated bond,
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, 1 (one) series of global, 12 (twelve) series of
1 (satu) kali penerbitan global bond, 12 (dua long term notes, 4 (four) sukuk mudharabah
belas) kali penerbitan surat hutang jangka and 1 (one) NCD from July 25, 1989 to
panjang, 4 (empat) kali penerbitan sukuk December 31, 2025, with the details as follows:
mudharabah dan 1 (satu) kali penerbitan NCD (continued)
sejak tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan
tanggal 31 Desember 2025 dengan rincian
sebagai berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 404.745 14 tahun/years 15 September/ 1,37% tetap/
Tahap II 2023/ September 15, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase II 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 6.242 15 tahun/years 27 December/ 0,55% tetap/
Seri A 2023/ December 27, 2038 fixed
Long Term Notes BTN Series A 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 234.542 14 tahun/years 27 December/ 1,37% tetap/
Seri B 2023/ December 27, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Series B 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 203.351 14 tahun/years 7 Agustus/ 1,37% tetap/
Tahun 2024/ August 7, 2038 fixed
Long Term Notes BTN 2024
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 312.678 14 tahun/years 27 Desember/ 1,37% tetap/
Tahap V 2024/ December 27, 2038 fixed
Long Term Notes BTN
Phase V 2024
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 147.909 14 tahun/years 23 Desember/ 1,37% tetap/
Tahap VI 2024/ December 23, 2038 fixed
Long Term Notes BTN
Phase VI 2024
Sukuk BTN I Tahun 2023 92.553 15,5 tahun/years 28 Oktober/ 11,00%***
Tahap I/ October 28, 2036
Sukuk BTN Phase I 2023
Sukuk BTN I Tahun 2023 175.039 13 tahun/years 27 Desember/ 27,40%****
Tahap II/ December 27, 2036
Sukuk BTN Phase II 2023
Sukuk BTN I Tahun 2024 80.956 13 tahun/years 27 Desember/ 27,40%****
Tahap III/ December 27, 2037
Sukuk BTN Phase III 2024
Sukuk BTN I Tahun 2024 52.444 13 tahun/years 23 September/ 27,40%****
Tahap IV/ September 23, 2038
Sukuk BTN Phase IV 2024
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
BBTN September or Global Bond 2020/ 300.000.000 5 tahun/years 23 Januari/ 4,20% tetap/
BBTN September or Global Bond 2020 January 23, 2025*) fixed
***) 11% dari pendapatan yang dibagi hasilkan dengan indikasi bagi ***) 11% of the income generated with the indication of profit sharing of
hasil sebesar 0,55% per tahun. 0.55% per year
****) 27,40% dari pendapatan yang dibagi hasilkan dengan indikasi ****) 27.40% of the income generated with the indication of profit sharing
bagi hasil sebesar 1,37% per tahun. of 1.37% per year
21
Page 657
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) d. Initial Public Offering (IPO)
Bank telah memperoleh izin untuk melakukan The Bank obtained a permit to undertake a
Penawaran Umum sesuai dengan Public Offering based on the approval of the
persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat House of Representatives of the Republic
Republik Indonesia yang tertuang dalam of Indonesia in its Chairman Letter
Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat No. PW.01/3104/DPRRI/V/2009 dated
Republik Indonesia No.PW.01/3104/ May 29, 2009 and was enacted by the
DPRRI/V/2009 tanggal 29 Mei 2009, serta Government as stipulated by the Republic of
penetapan dari Pemerintah sebagaimana Indonesia Government Regulation No. 66 of
tertuang dalam Peraturan Pemerintah 2009 and circulated in State Gazette No. 167
Republik Indonesia No. 66 tahun 2009 dan dated November 16, 2009 regarding the
diundangkan dalam Lembaran Negara amendment of the stock ownership structure of
No.167 tanggal 16 November 2009 tentang the State through Initial Public Offering of the
Perubahan Struktur Kepemilikan Saham shares of PT Bank Tabungan Negara
Negara Melalui Penerbitan dan Penjualan (Persero).
Saham Baru Pada PT Bank Tabungan
Negara (Persero).
Berdasarkan Surat Badan Pengawas Pasar Based on Letter No. S-10523/BL/2009 of the
Modal dan Lembaga Keuangan Capital Market and Financial Institutions
(BAPEPAM-LK) No. S-10523/BL/2009 Supervisory Agency (BAPEPAM-LK) dated
tanggal 8 Desember 2009, pernyataan December 8, 2009, the Registration Statement
pendaftaran yang diajukan Bank dalam submitted by the Bank relating to the IPO of
rangka IPO sejumlah 6.353.999.999 lembar 6,353,999,999 ordinary shares Series B of the
Saham Biasa Atas Nama Seri B milik Negara Republic of Indonesia and 2,360,057,000 new
Republik Indonesia dan 2.360.057.000 ordinary shares Series B, at par value of
lembar Saham Biasa Atas Nama Seri B baru, Rp500 (full Rupiah) per share to the public,
dengan nilai nominal sebesar Rp500 (Rupiah became effective on December 8, 2009. The
penuh) setiap saham kepada masyarakat shares which were offered to the public, were
telah menjadi efektif pada tanggal listed and traded on the Indonesia Stock
8 Desember 2009. Saham yang ditawarkan Exchange on December 17, 2009, with the
tersebut dicatatkan dan mulai selling price of Rp800 (full Rupiah) per share.
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada
tanggal 17 Desember 2009 dengan harga jual
Rp800 (Rupiah penuh) per saham.
Berkaitan dengan penawaran umum saham In relation to the Initial Public Offering of the
perdana, Bank telah mengimplementasikan shares, the Bank implemented the
program kepemilikan saham oleh Manajemen Management and Employee Stock Allocation
dan Karyawan (Management and Employee (MESA) program. MESA program is allocated
Stock Allocation/MESA). Program MESA with a maximum of 9.62% of the newly issued
diberikan maksimal 9,62% dari saham baru shares for registered employees as of
yang diterbitkan kepada karyawan yang December 31, 2009. The MESA Program
tercatat pada tanggal 31 Desember 2009. became effective on September 17, 2009 and
Program MESA tersebut telah efektif pada all qualified employees availed of the program
tanggal 17 September 2009 dan seluruh consisting of 226,928,500 Series B shares (with
karyawan yang memiliki kualifikasi telah par value of Rp500 per share) with a purchase
mengambil program tersebut dengan jumlah price of Rp640 per share (after share price
lembar saham biasa atas nama Seri B discount of 20% from the initial public offering
sebanyak 226.928.500 lembar (nilai nominal price of Rp800 per share) and a lock up period
Rp500 per lembar saham) dengan harga beli until six months.
Rp640 per lembar saham (setelah diskon 20%
dari harga penawaran perdana sebesar
Rp800 per lembar saham) dengan masa lock
up selama enam bulan.
22
Page 658
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) d. Initial Public Offering (IPO) (continued)
(lanjutan)
Diskon harga saham untuk program MESA In relation to the Initial Public Offering of the
menjadi beban Bank di tahun 2009, yaitu share price discount for MESA program was
sebesar 20% atau Rp41.353, yang termasuk recognized as the Bank’s expense in 2009,
beban pajak penghasilan. amounting to 20% or Rp41,353 including the
income tax expense.
Sesuai dengan RUPS Luar Biasa tanggal 12 In accordance with the Extraordinary GMS on
Oktober 2009, pemegang saham menyetujui October 12, 2009, shareholders approved the
penerbitan saham opsi sebanyak issuance of 363,085,500 share options which
363.085.500 lembar saham yang akan will be implemented in 3 (three) stages. Stock
dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap. Opsi opstions are granted to management and
saham diberikan kepada manajemen dan employees in certain position and titles who
karyawan pada posisi dan jabatan tertentu meet the specified requirements (Management
yang memenuhi persayaratan yang telah & Employees Stock Option Plan or “MESOP”).
ditetapkan (Management & Employee Stock
Option Plan atau ”MESOP”).
e. Program Opsi Kepemilikan Saham untuk e. Management & Employee Stock Option Plan
Manajemen dan Karyawan (MESOP)
Manajemen dan karyawan Bank telah The Bank's management and employees have
melakukan eksekusi atas opsi saham yang executed share options starting in 2011 with
dimulai tahun 2011 dengan rincian untuk details for MESOP I with the end of the option
MESOP I dengan akhir hak opsi pada tahun rights in 2014 amounting to 145,234,500,
2014 sebanyak 145.234.500, MESOP II MESOP II with the end of the option rights in
dengan akhir hak opsi pada tahun 2015 2015 amounting to 108,925,500 shares, and
sebanyak 108.925.500 lembar saham, dan MESOP III with the end of the option rights in
MESOP III dengan akhir hak opsi pada tahun 2016 amounting to 108,925,500 shares. The
2016 sebanyak 108.925.500 lembar saham. agio from the execution in 2011 was Rp94,733,
Agio yang timbul dari eksekusi tersebut untuk in 2012 it was Rp6,349, in 2013 it was
tahun 2011 adalah sebesar Rp94.733, tahun Rp232,261, in 2014 it was Rp2,372, in 2015 it
2012 adalah sebesar Rp6.349, tahun 2013 was Rp18,462, in 2016 it was amounting to
adalah sebesar Rp232.261, tahun 2014 Rp7,856.
adalah sebesar Rp2.372, tahun 2015 adalah
sebesar Rp18.462, tahun 2016 adalah
sebesar Rp7.856.
23
Page 659
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Penawaran Umum Saham Terbatas I f. Limited Public Offering I
Untuk memperkuat struktur permodalan, To Strengthen the capital structure, through the
melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang approval of the Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa tanggal 7 November 2012 of Shareholders on November 7, 2012 and on
dan Surat Badan Pengawas Pasar Modal dan Letter No. S-13001/BL/2012 of the Capital
Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. S- Market and Financial Institutions Supervisory
13001/BL/2012 tanggal 6 November 2012, Agency (BAPEPAM-LK) dated
Bank melakukan Penawaran Umum Terbatas November 6, 2012, the Bank undertook a
I (“PUT I”) dalam rangka penerbitan Hak Limited Public Offering I (“LPO I”) through the
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) issuance of pre-emptive rights of 1,512,857,500
sebanyak 1.512.857.500 saham Seri B Class B shares with a par value per share of
dengan nilai nominal sebesar Rp500 (nilai Rp500 (full amount). Each holder of 555,000
penuh) setiap saham. Setiap pemegang share was entitled to buy 94,943 new shares for
555.000 saham lama berhak membeli 94.943 Rp1,235.00 (full amount) per share. As a result
saham baru dengan harga Rp1.235,00 (nilai of LPO I, the Bank increased its capital by
penuh) setiap saham. Dari PUT I ini, Bank 1,512,857,500 Class B shares issued to the
meningkatkan modal sahamnya sebanyak public on December 4, 2012 and the LPO I
1.512.857.500 lembar saham Seri B yang listed in the Indonesia Stock Exchanges.
diterbitkan kepada masyarakat umum pada
tanggal 4 Desember 2012 dan terdaftar di
Bursa Efek Indonesia.
g. Penawaran Umum Saham Terbatas II g. Limited Public Offering II
Untuk memperkuat struktur permodalan, To Strengthen the capital structure, through the
melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang approval of the Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa tanggal 18 Oktober 2022 of Shareholders on October 18, 2022 and Letter
dan surat OJK No. S-264/D.04/2022 tanggal from OJK No. S-264/D.04/2022 dated
14 Desember 2022 perihal Pemberitahuan December 14, 2022 about Notification of
Efektifnya Pernyataan Pendaftaran, Bank Effectiveness of Registration Statement, the
melakukan Penawaran Umum Terbatas II Bank undertook a Limited Public Offering II
(“PUT II”) dalam rangka penerbitan Hak (“LPO II”) through the issuance of pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) rights of 3,444,444,413 Class B shares with a
sebanyak 3.444.444.413 saham Seri B par value per share of Rp500 (full amount).
dengan nilai nominal sebesar Rp500 (nilai Each holder of 100,000,000 share was entitled
penuh) setiap saham. Setiap pemegang to buy 32,525,443 new shares for Rp1,200.00
100.000.000 saham lama berhak membeli (full amount) per share. As a result of LPO II,
32.525.443 saham baru dengan harga the Bank increased its capital by 3,444,444,413
Rp1.200,00 (nilai penuh) setiap saham. Dari Class B shares issued to the public on
PUT II ini, Bank meningkatkan modal January 10, 2023 and the LPO II listed in the
sahamnya sebanyak 3.444.444.413 lembar Indonesia Stock Exchanges.
saham Seri B yang diterbitkan kepada
masyarakat umum pada tanggal 10 Januari
2023 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
24
Page 660
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan Employees
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s General Stockholders’
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 26 Maret Meeting held on March 26, 2025, as stated
2025, dengan Akta Risalah RUPST No. 44 under the notarial No. 44 dated
tanggal 26 Maret 2025 yang dibuat oleh March 26, 2025, by notary Ashoya Ratam,
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., susunan S.H., M.Kn., the composition of the Bank’s
Dewan Komisaris Bank adalah sebagai Board of Commissioners are as follows:
berikut:
31 Desember 2025 December 31, 2025
Komisaris Utama Suryo Utomo* President Commissioner
Wakil Komisaris Utama Dwi Ary Purnomo* Vice President Commissioner
Komisaris Independen Panangian Simanungkalit ** Independent Commissioner
Komisaris Independen Pietra Machreza Paloh ** Independent Commissioner
Komisaris Independen Ida Nuryanti *** Independent Commissioner
Komisaris Fahri Hamzah **** Commissioner
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan * Appointed as a member of the Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the resolution of the
Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan telah efektif Company’s Annual General Meeting of Shareholders dated March
menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 26 Juni 26, 2025, and has effectively served since obtaining approval from
2025 berdasarkan Surat OJK No. SR-210/PB.02/2025 tanggal 26 the Financial Services Authority (OJK) on June 26, 2025, based on
Juni 2025. OJK Letter No. SR-210/PB.02/2025 dated June 26, 2025
** Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan ** Appointed as a member of the Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the resolution of the
Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan telah efektif Company’s Annual General Meeting of Shareholders dated March
menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 15 26, 2025, and has effectively served since obtaining approval from
Agustus 2025 berdasarkan Surat OJK No. SR-323/PB.02/2025 the Financial Services Authority (OJK) on August 15, 2025, based on
tanggal 15 Agustus 2025. OJK Letter No. SR-323/PB.02/2025 dated August 15, 2025
*** Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan *** Appointed as a member of the Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the resolution of the
Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan telah efektif Company’s Annual General Meeting of Shareholders dated March
menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 9 26, 2025, and has effectively served since obtaining approval from
Oktober 2025 berdasarkan Surat OJK No. SR-420/PB.02/2025 the Financial Services Authority (OJK) on October 9, 2025, based on
tanggal 9 Oktober 2025. OJK Letter No. SR-420/PB.02/2025 dated October 9, 2025
****Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan ****Appointed as a member of Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General
Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan dan telah efektif Meeting of Shareholders dated March 26, 2025 and has effectively
menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 17 served since obtaining approval from the Financial Services Authority
Desember 2025 berdasarkan Surat OJK No. SR-529/PB.02/2025 (OJK) on December 17, 2025, based on OJK Letter No. SR-
tanggal 18 Desember 2025. 529/PB.02/2025 dated December 18, 2025.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Based on the Bank The Annual General
Saham Tahunan (RUPST) Bank tanggal Meeting of Shareholders (AGMS) held on
6 Maret 2024, dengan Akta Risalah RUPST March 6, 2024, as stated under the Deed of
No. 06 tanggal 6 Maret 2024 yang dibuat AGMS Minutes No. 06 on March 6, 2024, by
oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
susunan Dewan Komisaris Bank adalah composition of the Bank’s Board of
sebagai berikut: Commissioners are as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Komisaris Utama/Independen Chandra M. Hamzah President/Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/Independen Iqbal Latanro Vice President/Independent Commissioner
Komisaris Andin Hadiyanto Commissioner
Komisaris Herry Trisaputra Zuna Commissioner
Komisaris Himawan Arief Sugoto Commissioner
Komisaris Independen Armand Bachtiar Arief Independent Commissioner
Komisaris Independen Sentot A. Sentausa Independent Commissioner
Komisaris Independen Bambang Widjanarko* Independent Commissioner
Komisaris Independen Adi Sulistyowati* Independent Commissioner
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan * Appointed as a member of Board of Commissioners of PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of
Perseroan tanggal 6 Maret 2024 dan telah efektif menjabat sejak Shareholders dated March 6, 2024 has effectively served since receiving
memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 7 Oktober 2024 OJK approval on October 7, 2024 based on OJK Letter No. SR-
berdasarkan Surat OJK No. SR-438/PB.02/2024 tanggal 7 Oktober 438/PB.02/2024 dated October 7, 2024.
2024.
25
Page 661
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 26 Maret 2025, Meeting of Stockholders (AGMS) held on
dengan Akta Risalah RUPST No. 44 tanggal March 26, 2025, as stated under the Deed of
26 Maret 2025 yang dibuat oleh Notaris Ashoya AGMS Minutes No. 44 on March 26, 2025, by
Ratam, S.H., M.Kn., susunan Direksi Bank Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of Director
are as follows:
31 Desember 2025 December 31, 2025
Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu President Director
Wakil Direktur Utama Oni Febriarto Rahardjo Vice President Director
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Director of Risk Management
Direktur Consumer Banking Hirwandi Gafar Director of Consumer Banking
Direktur Finance & Strategy Nofry Rony Poetra Director of Finance & Strategy
Direktur Human Capital & Compliance Eko Waluyo Director of Human Capital & Compliance
Direktur Network & Retail Funding Rully Setiawan* Director of Network & Retail Funding
Direktur Operations I Nyoman Sugiri Yasa* Director of Operations
Direktur Commercial Banking Hermita* Director of Commercial Banking
Direktur Information Technology Tan Jacky Chen** Director of Information Technology
Direktur Treasury & International Banking Venda Yuniarti** Director of Treasury & International Banking
Direktur Corporate Banking Helmy Afrisa Nugroho*** Director of Corporate Banking
* Diangkat sebagai anggota Dewan Direksi PT Bank Tabungan * Appointed as a member of the Board of Directors of PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Negara (Persero) Tbk based on the resolution of the Company’s
Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan telah efektif Annual General Meeting of Shareholders dated March 26, 2025, and
menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 25 Juli has effectively served since obtaining approval from the Financial
2025 berdasarkan Surat OJK No. SR-279/PB.02/2025 tanggal 25 Services Authority (OJK) on July 25, 2025, based on OJK Letter No.
Juli 2025. SR-279/PB.02/2025 dated July 25, 2025.
** Diangkat sebagai anggota Dewan Direksi PT Bank Tabungan ** Appointed as a member of the Board of Directors of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the resolution of the
Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan telah efektif Company’s Annual General Meeting of Shareholders dated March 26,
menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 1 2025, and has effectively served since obtaining approval from the
September 2025 berdasarkan Surat OJK No. SR-357/PB.02/2025 Financial Services Authority (OJK) on September 1, 2025, based on
tanggal 1 September 2025. OJK Letter No. SR-357/PB.02/2025 dated September 1, 2025.
*** Diangkat sebagai anggota Dewan Direksi PT Bank Tabungan *** Appointed as a member of Board of Directors of PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of
Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan efektif menjabat Shareholders dated March 26, 2025 and will be effective upon
setelah memperoleh persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan approval from the Financial Services Authority (OJK) on Fit and Proper
dan Kepatutan. Test.
26
Page 662
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 6 Maret 2024, Meeting of Shareholders (AGMS) held on
dengan Akta Risalah RUPST No. 6 tanggal 6 March 6, 2024, as stated under the Deed of
Maret 2024 yang dibuat oleh Notaris Ashoya AGMS Minutes No. 6 on March 6, 2024, by
Ratam, S.H., M.Kn., susunan Dewan Komisaris Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., the
Bank adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of
Commissioners are as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu President Director
Wakil Direktur Utama Oni Febriarto Rahardjo Vice President Director
Direktur Finance Nofry Rony Poetra Director of Finance
Direktur Assets Management Elisabeth Novie Riswanti Director of Assets Management
Direktur Human Capital, Compliance and Legal Eko Waluyo Director of Human Capital, Compliance and Legal
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Director of Risk Management
Direktur Distribution and Institutional Funding Jasmin Director of Distribution and Institutional Funding
Direktur Information Technology Andi Nirwoto Director of Information Technology
Direktur Consumer Hirwandi Gafar Director of Consumer
Direktur Operations and Customer Experience Hakim Putratama Director of Operations and Customer Experience
Direktur SME and Retail Funding Muhammad Iqbal * Director of SME and Retail Funding
* Diangkat sebagai anggota Dieksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) * Appointed as a member of Board of Directors of PT Bank Tabungan
Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of
6 Maret 2024 dan telah efektif menjabat sejak memperoleh persetujuan Shareholders dated March 6, 2024 and has effectively served since
OJK pada tanggal 8 Agustus 2024 berdasarkan Surat OJK receiving OJK approval on August 8, 2024 based on OJK Letter
No. SR-333/PB.02/2024 tanggal 8 Agustus 2024. No. SR-333/PB.02/2024 dated August 8, 2024.
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan Salaries and other compensation benefits paid
kepada dewan komisaris adalah sebesar to the Board of Commissioners of the Bank
Rp26.284 dan Rp76.260 masing-masing amounted to Rp26,284 and Rp76,260, for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal year ended December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 46b). respectively (Note 46b). Salaries and other
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan compensation benefits paid to the Board of
kepada direksi adalah sebesar Rp84.434 dan Directors of the Bank amounted to Rp84,434
Rp199.832 masing-masing untuk tahun yang and Rp199,832, for the year ended December
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31, 2025 and 2024, respectively (Note 46b).
2024 (Catatan 46b).
Sekretaris Perusahaan dan Kepala Divisi The Bank’s Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Bank adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
31 Desember 2025 December 31, 2025
Sekretaris Perusahaan Ramon Armando Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Hendratno Tri Wibowo Head of Internal Audit Division
27
Page 663
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Sekretaris Perusahaan dan Kepala Divisi The Bank’s Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Bank adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
(lanjutan) (continued)
31 Desember 2024 December 31, 2024
Sekretaris Perusahaan Ramon Armando Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Hendratno Tri Wibowo Head of Internal Audit Division
Masa jabatan seluruh Dewan Pengawas Syariah The term of office of the entire Sharia
Bank berakhir setelah efektifnya Pemisahan Unit Supervisory Board of the Bank will end after
Usaha Syariah Perseroan pada the effective date of the Separation of the
22 Desember 2025 berdasarkan Rapat Umum Company's Sharia Business Unit on
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank December 22, 2025, based on the Bank's
tanggal 18 November 2025, dengan Akta Risalah Extraordinary General Meeting of
RUPSLB No. 15 tanggal 18 November 2025 yang Shareholders (EGMS) on November 18,
dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. 2025, with the Minutes of the EGMS No. 15
dated November 18, 2025, drawn up by
Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank, Rapat The composition of the Bank’s Sharia
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Supervisory Board based on the Bank’s The
Bank tanggal 6 Maret 2024, dengan Akta Risalah Annual General Meeting of Shareholders held
RUPST No. 06 tanggal 6 Maret 2024 yang dibuat on March 6, 2024, as stated under Deed of
oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., adalah AGMS Minutes No. 06 on March 6, 2024, by
sebagai berikut: Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., are as
follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Ketua M. Quraish Shihab Chairman
Anggota Mohammad Bagus Teguh Perwira Member
Anggota Muhammad Faiz* Member
* Diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank * Appointed as a member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the results of the
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 16 Maret 2023, telah Company's Annual GMS decision on March 16, 2023, having
memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 18 Oktober 2023 obtained OJK approval on October 18, 2023, based on OJK Letter
berdasarkan Surat OJK No. S-267/PB.02/2023 tanggal 18 No. S-267/PB.02/2023 dated October 18, 2023, and effective since
Oktober 2023 dan efektif sejak persetujuan Dewan Komisaris the approval of the Board of Commissioners on November 29, 2023,
tanggal 29 November 2023 berdasarkan Surat Dewan based on the Letter of the Board of Commissioners of PT Bank
Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No. Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 144/KOM/BTN/XI/2023 dated
144/KOM/BTN/XI/2023 tanggal 29 November 2023. November 29, 2023.
28
Page 664
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas h. Boards of Commissioners, Directors,
Syariah, Komite Audit dan Karyawan Sharia Supervisory Board, Audit
(lanjutan) Committee and Employees (continued)
Susunan Anggota Komite Audit Bank The composition of the Bank’s Audit
berdasarkan Surat Dewan Komisaris Committee, based on the Bank’s
No.140/KOM/BTN/IX/2025 tanggal 26 Board of Commissioners’ Decision
September 2025 adalah sebagai berikut: No. 140/KOM/BTN/IX/2025 dated September
26, 2025 are as follows:
31 Desember 2025 December 31, 2025
Ketua merangkap anggota Pietra Machreza Paloh* Chairman concurrently as a Member
Anggota Ida Nuryanti*** Member
Anggota Panangian Simanungkalit* Member
Anggota Endang A.Suprijatna Member
Anggota Indra Jaka Aprilyanta** Member
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank * Appointed as a member of the Board of Commissioners of PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the resolution of the
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan telah Company’s Annual General Meeting of Shareholders dated March 26,
efektif menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada 2025, and has effectively served since obtaining approval from the
tanggal 15 Agustus 2025 berdasarkan Surat OJK No. SR- Financial Services Authority (OJK) on August 15, 2025, based on OJK
323/PB.02/2025 tanggal 15 Agustus 2025. Letter No. SR-323/PB.02/2025 dated August 15, 2025.
** Diangkat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Tabungan ** Appointed as a member of the Audit Committee of PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk berdasarkan Keputusan Dewan Negara (Persero) Tbk based on the Decree of the Board of
Komisaris PT Bank Tabungan Negara Nomor Commissioners of PT Bank Tabungan Negara Number
15/KOM/BTN/2024 tanggal 19 November 2024 tentang 15/KOM/BTN/2024 dated 19 November 2024 concerning the
Pengangkatan Sdr. Indra Jaka Aprilyanta Sebagai Anggota Appointment of Mr. Indra Jaka Aprilyanta as Member of the Audit
Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Committee of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
*** Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank *** Appointed as a member of the Board of Commissioners of PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the resolution of the
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 26 Maret 2025 dan telah Company’s Annual General Meeting of Shareholders dated March 26,
efektif menjabat sejak memperoleh persetujuan OJK pada 2025, and has effectively served since obtaining approval from the
tanggal 9 Oktober 2025 berdasarkan Surat OJK Financial Services Authority (OJK) on October 9, 2025, based on OJK
No. SR-420/PB.02/2025 tanggal 9 Oktober 2025 Letter No. SR-420/PB.02/2025 dated October 9, 2025.
29
Page 665
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan h. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Susunan Anggota Komite Audit Bank The composition of the Bank’s Audit
berdasarkan Surat Dewan Komisaris Committee, based on the Bank’s
No. 50/KOM/BTN/III/2024 tanggal 13 Maret Board of Commissioners’ Decision
2024 adalah sebagai berikut: No. 50/KOM/BTN/III/2024 dated
March 13, 2024 are as follows:
31 Desember 2024 December 31, 2024
Ketua merangkap anggota Iqbal Latanro Chairman concurrently as a Member
Anggota Sentot A. Sentausa Member
Anggota Bambang Widjanarko* Member
Anggota Endang A.Suprijatna Member
Anggota Indra Jaka Aprilyanta** Member
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan * Appointed as a member of Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General
Perseroan tanggal 6 Maret 2024 dan telah efektif menjabat sejak Meeting of Shareholders dated March 6, 2024 has effectively served
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada since receiving Financial Services Authority (OJK) approval on
tanggal 7 Oktober 2024 berdasarkan Surat OJK No.SR- October 7, 2024 based on OJK Letter No.SR-438/PB.02/2024 dated
438/PB.02/2024 tanggal 7 Oktober 2024. October 7, 2024
** Diangkat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara ** Appointed as a member of Audit Comittee of PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Negara (Persero) Tbk based on the Decree of the Board of
Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 15/KOM/BTN/2024 tanggal 19 Commissioners of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No.
November 2024 tentang Pengangkatan Sdr. Indra Jaka Aprilyanta 15/KOM/BTN/2024 dated November 19, 2024 concerning the
sebagai Anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Appointment of Mr. Indra Jaka Aprilyanta as Member of the Audit
Tbk. Committee of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Berdasarkan ketentuan internal Grup, Based on the Group’s internal policy,
manajemen kunci Grup cakupannya adalah key management consists of Board of
Dewan Komisaris, Komite Audit, Direksi, Commissioners, Audit Committee, Board of
Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, dan Directors, Regional Office Head, Division Head,
Kepala Cabang. and Branch Manager.
Jumlah karyawan tetap Bank pada tanggal The Bank has permanent employees as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing December 31, 2025 and 2024 of 12,686 and
adalah 12.686 dan 12.697 orang. Total pekerja 12,697 employees, respectively. Total
entitas anak pada tangal 31 Desember 2025 employees of the subsidiary as of
sebanyak 1.708 orang. December 31, 2025, amounted to 1,708
employees.
i. Entitas Anak i. Subsidiary
Tahun operasi Jumlah aset/
Persentase komersial/ Total Assets
kepemilikan/ Start of
Entitas Anak/ Jenis Usaha/ Percentage of commercial 31 Desember/ 31 Desember/
Subsidiary Nature of banking ownership operation December 31, December 31,
2025 2024
PT Bank Syariah Sharia banking 99,9984% 1966 73.069.148.487.951 3.314.468.600.548
Nasional
30
Page 666
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Entitas Anak (lanjutan) i. Subsidiary (continued)
PT Bank Syariah Nasional PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Syariah Nasional (dahulu PT Bank PT Bank Syariah Nasional (formerly PT Bank
Victoria Syariah) (“BSN”) didirikan Victoria Syariah) (“BSN”) was established
berdasarkan Akta No. 9 tanggal 15 April 1966 based on Deed No. 9 dated April 15, 1966 from
dari Bebasa Daeng Lalo, S.H., notaris di Bebasa Daeng Lalo, S.H., notary in Jakarta.
Jakarta. Akta pendirian BSN telah disahkan The deed of establishment of BSN has been
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ratified by the Minister of Law and Human
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Rights of the Republic of Indonesia
No. JA.5/79/5 tanggal 7 November 1967 dan through Decree No. JA.5/79/5 dated
telah diumumkan dalam Berita Negara November 7, 1967 and was published in
Republik Indonesia No. 42, Tambahan No. 62 the State Gazette of the Republic of Indonesia
tanggal 24 Mei 1968. No. 42, Supplement No. 62 dated
May 24, 1968.
Anggaran Dasar BSN telah mengalami BSN's Articles of Association have been
perubahan beberapa kali. Perubahan amended several times. The amendment was
berdasarkan Akta Notaris No. 58 tanggal 27 based on Notarial Deed No. 58 dated
Agustus 2025 dari Ashoya Ratam, S.H., M.Kn August 27, 2025 from Ashoya Ratam, S.H.,
Notaris & PPAT di Jakarta Selatan, M.Kn Notary & PPAT in South Jakarta. The
Perubahan Anggaran Dasar tersebut Amendment to the Articles of Association was
ditujukan untuk perubahan nama dari intended to change the name from PT Bank
PT Bank Victoria Syariah (“BVIS”) menjadi Victoria Syariah (“BVIS”) to become (“BSN”)
(“BSN”) dan tempat kedudukan Bank serta and domicile of the Bank as well as changes to
perubahan anggaran dasar pasal 14 ayat 9 the articles of association of article 14
huruf (b) Anggaran Dasar Bank. Perubahan paragraph 9 letter (b) of the Bank's Articles of
tersebut telah mendapat persetujuan Association. The amendment has been
oleh Menkum sebagaimana dibuktikan approved by the Minister of Law and Human
dengan Surat dari Kemenkum Rights as evidenced by the Letter from the
No. AHU-0058198.AH.01.02 tahun 2025 Ministry of Law and Human Rights No. AHU-
tanggal 28 Agustus 2025. Perubahan terakhir 0058198.AH.01.02 of 2025 dated August 28,
berdasarkan Akta PKR No. 21 tanggal 20 2025. The latest amendment based on Deed of
November 2025 dibuat di hadapan Ashoya Shareholders’ Resolution (PKR) No. 21 dated
Ratam, S.H., M.kn. Notaris di Jakarta, November 20, 2025, made in front of Notarial
Perubahan Anggaran Dasar tersebut Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta.
ditujukan untuk penambahan modal dasar, The amendment to the Articles of Association
modal ditempatkan dan disetor serta was intended for the increase of authorized
perubahan anggaran dasar pasal 4 ayat 1 dan capital, issued and paid-up capital, as well as
ayat 2 Anggaran Dasar Bank. Perubahan amendments to Article 4 paragraph 1 and
tersebut telah mendapat persetujuan oleh paragraph 2 of the Bank’s Articles of
Menkum sebagaimana dibuktikan dengan Association. The amendment has been
Surat dari Kemenkum No. AHU-AH.01-446 approved by the Minister of Law and Human
tahun 2025 tanggal 15 Desember 2025. Rights as evidenced by the Letter from the
Ministry of Law and Human Rights No. AHU-
AH.01-446 of 2025 dated December 15, 2025
31
Page 667
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Entitas Anak (lanjutan) i. Subsidiary (continued)
PT Bank Syariah Nasional (lanjutan) PT Bank Syariah Nasional (continued)
Pada tanggal 5 Juni 2025, Bank telah On June 5, 2025, the Bank signed the Deed of
menandatangani Akta Jual Beli dan Sale and Purchase and Takeover of Shares of
Pengambilalihan Saham PT Bank Syariah PT Bank Syariah Nasional (formerly PT Bank
Nasional (sebelumnya PT Bank Victoria Victoria Syariah). This was based on the Deed of
Syariah). Berdasarkan Akta Jual Beli Sale and Purchase No. 12 dated June 5, 2025,
No 12 tanggal 5 Juni 2025 Akta Jual Beli the Deed of Sale and Purchase No. 13, and the
No 13 dan persetujuan OJK dengan OJK (Financial Services Authority) approval with
No SR-176/PB.02/2025 perihal Penyampaian Letter No. SR-176/PB.02/2025 regarding the
Keputusan Izin Pengambilalihan PT Bank Delivery of the Decision on the Permit for the
Victoria Syariah oleh PT Bank Tabungan Takeover of PT Bank Victoria Syariah by PT
Negara (Persero) Tbk, serta hasil penilaian Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, as well
kemampuan dan kepatutan atas pencalonan as the results of the fit and proper assessment
pemegang saham pengendali dan ultimate for the nomination of the controlling shareholder
shareholder PT Bank Victoria Syariah. and ultimate shareholder of PT Bank Victoria
Syariah.
Perubahan kegiatan usaha BSN dari bank The change in BSN's business activities from a
umum konvensional menjadi bank umum conventional commercial bank to a sharia
syariah mendapatkan izin dari Bank Indonesia commercial bank was permitted by Bank
berdasarkan Keputusan Gubernur Bank Indonesia based on the Decree of the Governor
Indonesia No. 12/8/KEP.GBI/DpG/2010 of Bank Indonesia No.12/8/KEP.GBI/DpG/2010
tertanggal 10 Februari 2010. BSN beroperasi dated February 10, 2010. BSN operates on
dengan prinsip syariah mulai tanggal sharia principles starting April 1, 2010.
1 April 2010.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with Article 3 of the Bank's
maksud dan tujuan kegiatan usaha BSN Articles of Association, the purpose and
adalah menjalankan usaha perbankan objective of BSN's business activities is to
dengan prinsip syariah. BSN merupakan bank conduct banking activities based on sharia
non-devisa. principles. BSN is a non-foreign exchange
bank.
Dengan dilaksanakannya penyelesaian With the completion of the acquisition of BSN,
pengambilalihan BSN, selanjutnya Bank the Bank owns 1,059,982,683 shares of BSN
memiliki 1.059.982.683 lembar saham BSN representing 99.9984% of the total issued and
yang mewakili 99,9984% dari total saham fully paid-up capital in BSN. As a result of
yang ditempatkan dan disetor penuh dalam acquisition of BSN, Bank recorded goodwill
BSN. Atas Akuisisi BSN, Bank mencatat amounting to Rp527,705 in “Other Assets”
goodwill sebesar Rp527.705 yang (Note 16).
diklasifikasikan dalam aset lain-lain
(Catatan 16).
32
Page 668
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Entitas Anak (lanjutan) i. Subsidiary (continued)
PT Bank Syariah Nasional (lanjutan) PT Bank Syariah Nasional (continued)
Pada tanggal 20 Agustus 2025 bertempat di On August 20, 2025, located in Central Jakarta,
Jakarta Pusat, Bank selaku Pemegang Saham the Bank as the Controlling Shareholder,
Pengendali, bersama dengan pemegang together with the other shareholders, approved
saham lain, telah menyetujui perubahan nama the change of name of the Bank’s subsidiary
perusahaan anak bank dari semula bernama from its previous name, PT Bank Victoria
PT Bank Victoria Syariah menjadi PT Bank Syariah, to PT Bank Syariah Nasional, based
Syariah Nasional, berdasarkan Akta on the Deed of Shareholders’ Resolution of
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham BVIS No. 58 dated August 27, 2025, whereby
BVIS No. 58 tanggal 27 Agustus 2025 yang the name change will become effective upon
mana perubahan nama tersebut akan berlaku obtaining approval from the Financial Services
efektif sejak diperolehnya persetujuan dari Authority (Otoritas Jasa Keuangan).
Otoritas Jasa Keuangan.
Pada tanggal 24 September 2025, Bank On September 24, 2025, the Bank obtained
memperoleh persetujuan dari OJK perihal approval from the Financial Services Authority
penggunaan izin usaha Bank dengan nama (OJK) regarding the use of the Bank’s business
baru berdasarkan surat OJK No. S- license under the new name, as stated in OJK
240/PB.02/2025 Letter No. S-240/PB.02/2025."
Selanjutnya, pada tanggal 25 Setember 2025, Furthermore, on September 25, 2025, a
dilakukan Pengumuman Ringkasan Summary Announcement of the Separation
Rancangan Pemisahan ke Publik melalui Plan was made to the Public on Bank’s and
website btn dan bsn serta koran “Media BSN’s websites and the “Media Indonesia”
Indonesia” & pada tanggal yang sama newspaper & on the same date, the Separation
dilakukan Penyampaian Rencana Pemisahan Plan was submitted to the OJK based on
kepada OJK berdasarkan surat Bank No. Bank;s letter No. 1618/S/DIR/SHAD/IX/2025
1618/S/DIR/SHAD/IX/2025 serta surat BSN and BSN letter No. 002/DIR-BSN/IX/2025.
No. 002/DIR-BSN/IX/2025.
Pada tanggal 27 Oktober 2025, Bank On October 27, 2025, Bank received the
mendapatkan Persetujuan Kepala Badan approval of the Head of the BUMN Regulatory
Pengaturan BUMN atas Pemisahan UUS Agency for the Separation of UUS Bank and
Bank dan penyertaan Modal Bank pada BSN BTN's Capital Investment in BSN based on
berdasarkan surat No. S-16/BPU/10/2025 letter No. S-16/BPU/10/2025
Dilanjutkan pada tanggal 19 November 2025 Continued on November 19, 2025, an
dilakukan RUPS LB pada BSN perihal Extraordinary General Meeting of Shareholders
pemisahan dan peningkatan modal BSN was held at BSN regarding the separation and
berdasarkan akta pernyataan keputusan increase of BSN's capital based on the deed of
RUPS LB No. 21 pada tanggal 20 November decision statement of Extraordinary General
2025. Meeting of Shareholders No. 21 on November
20, 2025.
33
Page 669
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Entitas Anak (lanjutan) i. Subsidiary (continued)
PT Bank Syariah Nasional (lanjutan) PT Bank Syariah Nasional (continued)
Pada tanggal 9 Desember 2025, berdasarkan On December 9, 2025, based on OJK letter No.
surat OJK No. SR-511/PB.02/2025, Bank dan SR-511/PB.02/2025, the Bank and BSN
BSN memperoleh persetujuan OJK atas obtained OJK approval for the Separation of
Pemisahan UUS Bank yang berlaku efektif UUS Bank which became effective on
pada 22 Desember 2025 berdasarkan December 22, 2025 based on the approval of the
persetujuan Menteri Hukum atas Perubahan Minister of Law on Amendments to the Articles
Anggaran Dasar BSN sesuai Surat dari of Association of BSN in accordance with Letter
Kemenkum No. AHU-AH.01-446 tahun 2025 from the Ministry of Law and Human Rights No.
tanggal 15 Desember 2025. AHU-AH.01-446 of 2025 dated December 15,
2025.
Proses pemisahan telah selesai dilaksanakan The separation process was completed on
pada 22 Desember 2025 yang mengakibatkan: December 22, 2025, resulting in:
1. Seluruh aset dan liabilitas yang dimiliki 1. All assets and liabilities owned by UUS
oleh UUS Bank secara hukum yang Bank have been legally transferred and
berlaku telah dipindahkan dan menjadi become the rights, liabilities, or
hak, liabilitas, atau tanggungan dari responsibilities of the Subsidiary Entity as
Entitas Anak sebagai entitas penerima. the receiving entity.
2. Seluruh operasi, bisnis dan kegiatan UUS 2. All operations, business, and activities of
Bank secara hukum telah berpindah UUS Bank have been legally transferred to
tangan untuk dioperasikan di bawah be operated under the profits, losses, and
keuntungan, kerugian dan tanggung jawab responsibilities of the subsidiary.
entitas anak.
3. Seluruh hak, klaim, otorisasi dan liabilitas 3. All rights, claims, authorizations, and
UUS Bank secara perjanjian, tindakan liabilities of UUS Bank based on
atau hal apapun yang dibuat, dilakukan agreements, actions, or anything made,
atau terjadi pada tanggal atau sebelum done, or occurred on or before the effective
tanggal efektif dari pemisahan unit usaha date of the spin-off, including but not limited
(spin-off), termasuk dan tidak sebatas to the list of assets and liabilities of UUS
pada daftar aset dan kewajiban UUS Bank Bank as determined, and all legal
yang telah ditetapkan serta seluruh relationships between UUS Bank and other
hubungan legal antara UUS Bank dan parties have been legally transferred to be
pihak lain secara hukum telah dipindah operated under the profits, losses, and
tangan untuk dioperasikan dibawah responsibilities of the subsidiary.
keuntungan, kerugian dan tanggung jawab
entitas anak.
34
Page 670
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Entitas Anak (lanjutan) i. Subsidiary (continued)
PT Bank Syariah Nasional (lanjutan) PT Bank Syariah Nasional (continued)
4. Susunan Pemegang Saham berdasarkan 4. The composition of shareholders, based on
akta Nomor 21 tanggal 20 November Deed No. 21 dated November 20, 2025,
2025 perihal Pernyataan Keputusan Rapat concerning the Statement of Resolutions of
Umum Pemegang Saham Luar Biasa the Extraordinary General Meeting of
”PT Bank Syariah Nasional” antara lain: Shareholders of "PT Bank Syariah Nasional,"
includes:
Bank Sejumlah 6.620.052.683 (enam Bank 6,620,052,683 (six billion six
miliar enam ratus delapan pulih tiga) hundred and eighty-three) shares with a
saham dengan nilai nominal nominal value of Rp6,620,052,683,000
seharusnya sebesar (six trillion six hundred twenty billion fifty-
Rp6.620.052.683.000 (enam triliun two million six hundred and eighty-three
enam ratus dua puluh miliar lima puluh thousand rupiah) or 99.999%.
dua juta enam ratus delapan puluh tiga
ribu rupiah) atau 99,999%.
BHP Jakarta: 17,317 (seventeen
BHP Jakarta sejumlah 17.317 (tujuh thousand three hundred and seventeen)
belas ribu tiga ratus tujuh belas) saham shares with a total nominal value of
dengan nilai nominal seluruhnya Rp17,317,000 (seventeen million three
sebesar Rp17.317.000 (tujuh belas juta hundred and seventeen thousand rupiah)
tiga ratus tujuh belas ribu rupiah) atau or 0.001% of the company's total issued
0,001% dari jumlah seluruh modal and paid-up capital.
ditempatkan dan disetor perseroan.
Sehingga seluruhnya berjumlah This brings the total to Rp6,620,070,000 (six
Rp6.620.070.000 (enam miliar enam ratus billion six hundred twenty million seventy
dua puluh juta tujuh puluh ribu) saham thousand) shares with a total nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar of (six trillion six hundred twenty billion
(enam triliun enam ratus dua puluh miliar seventy million rupiah).
tujuh puluh juta rupiah)
5. Kantor Pusat BSN setelah dilakukan 5. After the change of address, the BSN Head
perubahan alamat berubah ke lokasi Office was relocated to the 11th floor of the
Menara BTN lantai 11 di Jl. Gajah Mada BTN Tower at Jl. Gajah Mada No. 1, RT.
No.1, RT.2/RW.8, Petojo Utara, 2/RW. 8, Petojo Utara, Gambir District,
Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Central Jakarta City, Special Capital Region
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10130 of Jakarta 10130, which also serves as the
yang juga merupakan Kantor Pusat Operational Head Office and Non-
Operasional dan Kantor Pusat Non- Operational Head Office. BSN currently has
Operasional. BSN pada saat ini memiliki 1 one Functional Office, 37 Branch Offices, and
Kantor Fungsional, 37 Kantor Cabang dan 82 Sub-Branch Offices.
82 Kantor Cabang Pembantu.
35
Page 671
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL INFORMATION
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
Statements
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian pada tanggal The consolidated financial statements as of and
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal- for the year ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 disusun 2024 were prepared and presented in
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia, yang mencakup Accounting Standards, which includes the
pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan Statements and Interpretations issued by the
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Board of the
Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Indonesian Institute of Accountants and
Bapepam-LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Bapepam-LK’s Regulation No. VIII.G.7,
Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 Appendix of the Decision of the Chairman of
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 dated
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau June 25, 2012 regarding the “Guidelines on
Perusahaan Publik”. Financial Statements Presentations and
Disclosures for Issuers or Public Companies”.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements is
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi presented in conformity with the Statement of
Keuangan (PSAK) No. 201 (Amandemen Financial Accounting Standards ("SFAS")
2019), “Penyajian Laporan Keuangan”. No. 201 (Amendment 2019), “Presentation of
Financial Statements”.
Laporan keuangan BSN yang didasarkan pada The financial statements of the BSN have been
prinsip syariah disajikan sesuai dengan presented in conformity with the Statement of
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards ("SFAS") No.
(PSAK) No. 401 (Revisi 2020) tentang 401 (Revised 2020) on “Sharia Financial
“Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK Statements Presentation”, SFAS No. 402
No. 402 (Revisi 2020) tentang “Akuntansi (Revised 2020) on “Accounting for Murabahah”,
Murabahah”, PSAK No. 404 tentang “Akuntansi SFAS No. 404 on “Accounting for Istishna”,
Istishna”, PSAK No. 405 tentang “Akuntansi SFAS No. 405 on “Accounting for
Mudharabah”, PSAK No. 406 (Revisi 2020) Mudharabah”, SFAS No. 406 (Revised 2020)
tentang “Akuntansi Musyarakah” dan PSAK No. on “Accounting for Musyarakah” and
407 tentang “Akuntansi Ijarah” yang SFAS No. 407 on “Accounting for Ijarah”, which
menggantikan PSAK No. 459 tentang which replace SFAS No. 459 on “Accounting for
“Akuntansi Perbankan Syariah” yang berkaitan Sharia Banking” associated with recognition,
dengan pengakuan, pengukuran, penyajian dan measurement, presentation and disclosure for
pengungkapan untuk topik tersebut, the respective topics, SFAS No. 410 (Revised
PSAK No. 410 (Revisi 2020) tentang “Akuntansi 2020) on “Accounting for Sukuk”, SFAS No. 411
Sukuk”, PSAK No. 411 tentang “Akuntansi on “Accounting for Wa’d” and other SFAS, as
Wa’d” dan PSAK lain selama tidak long as not contradict with sharia principles and
bertentangan dengan prinsip syariah dan the Indonesia Sharia Banking Accounting
Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Guidelines (PAPSI) (revised 2013).
Indonesia (PAPSI) (revisi 2013).
Laporan keuangan telah disajikan berdasarkan The financial statements have been prepared
nilai historis, kecuali untuk beberapa akun yang on a historical cost basis, except for some
dinilai menggunakan dasar pengukuran lain accounts that were assessed using another
sebagaimana dijelaskan pada kebijakan measurement basis as explained in the
akuntansi dari akun tersebut. Laporan accounting policies of the account. The financial
keuangan disusun dengan dasar akrual, kecuali statements have been prepared on accrual
pendapatan dari istishna dan bagi hasil dari basis, except for the revenue from istishna and
pembiayaan mudharabah dan musyarakah the profit sharing from the mudharabah and
serta laporan arus kas. musyarakah financing and the statement of
cash flow.
36
Page 672
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
(lanjutan) Statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Laporan arus kas disusun menggunakan The statement of cash flows has been prepared
metode langsung dan arus kas dikelompokkan using direct method and the cash flows have
atas dasar aktivitas operasi, investasi dan been classified on the basis of operating,
pendanaan. Kas dan setara kas terdiri dari kas, investing and financing activities. Cash and
giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank cash equivalents consist of cash, current
lain, penempatan pada Bank Indonesia dan accounts with Bank Indonesia and current
bank lain, Sertifikat Bank Indonesia dan accounts with other banks, placements with
Sertifikat Deposito Bank Indonesia, yang jatuh Bank Indonesia and other banks, Bank
tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal Indonesia Certificates and Deposits Certificates
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai of Bank Indonesia maturing within 3 (three)
jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak months or less from the acquisition date
dibatasi penggunaannya. provided they are neither pledged as collateral
for borrowings nor restricted.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah Rupiah (Rp), yang statements is the Indonesian Rupiah (Rp),
merupakan mata uang fungsional Grup. which is the Group’s functional currency.
Angka-angka yang disajikan dalam laporan Unless otherwise stated, all figures presented in
keuangan, kecuali dinyatakan lain dibulatkan the financial statement are rounded off to
dalam jutaan Rupiah. millions of Rupiah.
Berdasarkan PSAK No. 51 (Revisi 2003) Based on SFAS No. 51 (Revised 2003),
tentang ”Akuntansi Kuasi-Reorganisasi”, kuasi- “Accounting for Quasi-Reorganization”, a quasi-
reorganisasi merupakan prosedur akuntansi reorganization is an accounting procedure that
yang mengatur perusahaan merestrukturisasi enables a company to restructure its equity by
ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan eliminating its deficit and revaluating all its
menilai kembali seluruh aset dan liabilitasnya assets and liabilities based on their fair values.
berdasarkan nilai wajar. Dengan kuasi- Under a quasi-reorganization, a company will
reorganisasi, perusahaan mendapatkan awal have a fresh start with its statement of financial
yang baik (fresh start) dengan laporan posisi position showing figures that represent present
keuangan yang menunjukkan nilai sekarang values and without the burden of a deficit
dan tanpa dibebani defisit karena defisit because the deficit has been eliminated to Nil.
dieliminasikan menjadi Nihil.
b. Akuntansi Bank dan entitas anak b. Bank and subsidiary accounting
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan Grup beserta seluruh entitas the financial statements of the Group and all
anak yang berada di bawah pengendalian subsidiaries that are controlled by the Bank.
Bank.
Dalam hal pengendalian terhadap entitas anak Where an entity either began or ceased to be
dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun controlled during the year, the results of
berjalan, maka hasil usaha entitas anak yang operations of subsidiaries are included in the
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan consolidated financial statements only from the
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat date that the control commenced or up to the
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau date that control ceased.
hingga saat pengendalian atas entitas anak itu
berakhir.
37
Page 673
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Akuntansi Bank dan entitas anak (lanjutan) b. Bank and subsidiary accounting
(continued)
Pengendalian didapat ketika Grup terekspos Control is acquired when Group is exposed or
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari has right to variable returns from its involvement
keterlibatannya dengan Entitas Anak dan with a Subsidiaries and has the ability to affect
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi those returns through its power over a
imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas Subsidiaries.
Entitas Anak.
Grup mengendalikan Entitas Anak, jika Bank Group control a Subsidiary only if, Bank has the
memiliki hal berikut ini: following:
a) Kekuasaan atas Entitas Anak (hak yang a) Power over a Subsidiary (existing right
ada saat ini yang memberi kemampuan that provide the current ability to direct the
kini untuk mengarahkan aktivitas relevan relevant activities that significantly affect
yang secara signifikan mempengaruhi returns of a Subsidiary);
imbal hasil Entitas Anak);
b) Eksposur atau hak atas imbal hasil b) Exposure or right to variable returns from
variable dari keterlibatannya dengan its involvement with the Subsidiary; and
Entitas Anak; dan
c) Kemampuan untuk menggunakan c) The ability to use its power over the
kekuasaannya atas Entitas Anak untuk Subsidiary to affect the amount of the
mempengaruhi jumlah imbal hasil Bank. Bank's returns.
Dalam mencatat akuisisi entitas anak The purchase method of accounting is used in
digunakan metode pembelian. Biaya transaksi, recording the acquisition of subsidiaries.
selain biaya yang berhubungan dengan Transaction costs, other than those related to
penerbitan instrumen utang atau ekuitas yang the issuance of debt or equity instruments borne
ditanggung oleh Grup dengan kombinasi bisnis by the Group in a business combination, are
dibebankan pada saat terjadinya. Kelebihan expensed as incurred. The excess of the
biaya akuisisi atas nilai wajar aset neto entitas acquisition cost over the fair value of the
anak dicatat sebagai goodwill (Catatan 2s untuk subsidiary's net assets is recorded as goodwill
kebijakan akuntansi atas goodwill). Sesuai (Note 2s for the accounting policy on goodwill).
PSAK 103 Grup secara According to PSAK 103 The Group periodically
berkala melakukan evaluasi terhadap evaluates the impairment of such goodwill
penurunan nilai goodwill tersebut sesuai in accordance with PSAK 236: Impairment of
PSAK 236: Penurunan Nilai Aset. Assets.
Seluruh saldo dan transaksi antar perusahaan All significant inter-company balances and
yang signifikan termasuk keuntungan/kerugian transactions, including unrealized gain/loss, are
yang belum direalisasi, dieliminasi untuk eliminated in the consolidation to reflect the
mencerminkan posisi keuangan dan hasil financial position and results of operations of
usaha Bank dan entitas anak sebagai satu the Bank and subsidiaries as one business
kesatuan usaha. entity.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements
dengan menggunakan kebijakan akuntansi are prepared using accounting policy
yang sama untuk peristiwa dan transaksi for transactions and events in similar
sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan circumstances. The accounting policies
akuntansi yang digunakan dalam laporan adopted in preparing the consolidated financial
keuangan konsolidasian, telah diterapkan statements have been consistently applied by
secara konsisten oleh entitas anak, kecuali bila the subsidiary unless otherwise stated.
dinyatakan lain.
38
Page 674
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Akuntansi Bank dan entitas anak (lanjutan) b. Bank and subsidiary accounting
(continued)
Kepentingan non-pengendali atas laba neto dan Non-controlling interest represents the minority
ekuitas entitas anak dinyatakan sebesar shareholders proportionate share in the net
proporsi pemegang saham minoritas atas laba income and equity of the subsidiaries, which is
neto dan ekuitas entitas anak tersebut sesuai presented based on the percentage of
dengan persentase kepemilikan pemegang ownership of the minority shareholders in the
saham minoritas pada entitas anak tersebut. subsidiaries.
c. Perubahan Kebijakan Akuntansi c. Changes in Accounting Policy
Amandemen PSAK 211 ”Pengaruh Perubahan Amendments to SFAS 211 “The Effects of
Kurs Valuta Asing”, yang berlaku efektif 1 Changes in Foreign Exchange Rates”, is
Januari 2025. Amandemen tentang effective 1 January 2025. This amendment
kekurangan ketertukaran. Amandemen ini clarifies the requirements regarding the
memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika condition where the currency is not
suatu mata uang tidak tertukarkan serta exchangeable and its disclosure. The impact of
pengungkapannya. Dampak atas penerapan the implementation of the amendments
amandemen di atas tidak material terhadap mentioned above are not material to the
laporan keuangan konsolidasian Grup. Group’s consolidated financial statements.
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties
Dalam menjalankan usahanya, Grup In the normal course of its business, the Group
melakukan transaksi dengan pihak-pihak enters into transactions with related parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam which are defined under SFAS No. 224,
PSAK No. 224 tentang “Pengungkapan Pihak- “Related Party Disclosures”.
Pihak Berelasi”.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Bank The Bank considers the following as its related
jika: parties:
a) Suatu pihak yang secara langsung, atau a) A person who, directly or indirectly through
tidak langsung yang melalui satu atau lebih one or more intermediaries, (i) controls, or
perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, is controlled by, or under common control
atau dikendalikan oleh, atau berada di with the Group; (ii) has significant influence
bawah pengendalian bersama, dengan over the Group; or (iii) has joint control over
Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas the Group;
Grup; atau (iii) memiliki pengendalian
bersama atas Grup;
b) Suatu pihak yang berada dalam kelompok b) An entity which is a member of the same
usaha yang sama dengan Grup; group as the Group;
c) Suatu pihak yang merupakan ventura c) An entity which is a joint venture of a third
bersama di mana Grup sebagai venturer; party in which the Group has ventured in;
39
Page 675
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties
(lanjutan) (continued)
Dalam menjalankan usahanya, Grup In the normal course of its business, the Group
melakukan transaksi dengan pihak-pihak enters into transactions with related parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam which are defined under SFAS No. 224,
PSAK No. 224 tentang “Pengungkapan Pihak- “Related Party Disclosures”.
Pihak Berelasi”.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Bank The Bank considers the following as its related
jika: (lanjutan) parties: (continued)
d) Suatu pihak adalah anggota dari personil d) A member of key management personnel
manajemen kunci Grup; of the Group;
e) Suatu pihak adalah anggota keluarga e) A close family member of the person
dekat dari individu yang diuraikan dalam described in clause (a) or (d);
butir (a) atau (d);
f) Suatu pihak adalah suatu program imbalan f) An entity which is a post-employment
pasca kerja untuk imbalan kerja dari Grup benefit plan for the benefit of employees of
atau entitas terkait Grup; either the Group or an entity related to the
Group;
g) Suatu pihak adalah entitas yang g) An entity that is controlled, jointly controlled
dikendalikan, dikendalikan bersama atau or significantly influenced, directly or
dipengaruhi signifikan oleh beberapa indirectly by the person described in clause
entitas, langsung maupun tidak langsung, (d) or (e).
individu seperti diuraikan dalam butir
(d) atau (e).
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi Transactions with related parties are made on
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang the term and conditions agreed by both parties
disetujui oleh kedua belah pihak dimana where such terms may not be the same as
persyaratan tersebut mungkin tidak sama transactions undertaken with third parties. All
dengan transaksi yang dilakukan dengan pihak material transactions and balances with related
ketiga. Seluruh transaksi dan saldo yang parties are disclosed in the relevant notes to the
material dengan pihak-pihak berelasi financial statements and the details have been
diungkapkan dalam catatan atas laporan presented in Note 46 of the consolidated
keuangan konsolidasian yang relevan dan financial statements. Furthermore, material
rinciannya telah disajikan dalam Catatan 46 transactions and balances between the Group
atas laporan keuangan. Selanjutnya, saldo dan and the Government of the Republic of
transaksi yang material antara Grup dan Indonesia (RI), PT Danantara Asset
Pemerintah Negara Republik Indonesia (RI), Management (Persero) and other entities
PT Danantara Asset Management (Persero) related to the Group are also disclosed in
dan entitas lain yang berelasi dengan Grup Note 46.
diungkapkan juga pada Catatan 46.
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Grup terdiri dari kas, giro pada The Group’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank lain, current accounts with Bank Indonesia,
penempatan pada Bank Indonesia dan bank current accounts with other banks, placements
lain, efek-efek, obligasi Pemerintah, efek-efek with Bank Indonesia and other banks,
yang dibeli dengan janji dijual kembali, tagihan securities, government bonds, securities
derivatif, tagihan akseptasi, penyertaan saham, purchased under agreement to resell,
kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang derivatives receivable, acceptance receivable,
syariah, bunga yang masih akan diterima dan investment in shares, loans and sharia
aset lain-lain (tagihan kepada pihak ketiga). financing/receivables, interest receivable and
other assets (third party receivables).
40
Page 676
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari liabilitas The Group’s financial liabilities consist of
segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari liabilities due immediately, deposits from
bank lain, surat-surat berharga yang diterbitkan, customers, deposits from other banks,
liabilitas derivatif, liabilitas akseptasi, pinjaman securities issued, derivatives payable,
yang diterima, pinjaman subordinasi, efek-efek acceptance payable, fund borrowings,
yang dijual dengan janji dibeli kembali, subordinated loan, securities sold under
bunga yang masih harus dibayar dan liabilitas repurchase agreements, interest payable and
lain-lain (setoran jaminan dan dana jaminan other liabilities (guarantee deposits and
pengembang). developers security deposits).
(i) Klasifikasi (i) Classification
Grup mengklasifikasikan aset keuangan The Group classified its financial assets in
berdasarkan kategori sebagai berikut pada the following categories on initial
saat pengakuan awal: recognition:
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets held at fair value
wajar melalui laba rugi; through profit or loss (FVTPL);
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets held at amortized cost;
perolehan diamortisasi;
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets held at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain. (FVTOCI).
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi Financial assets are classified into these
kategori tersebut di atas berdasarkan model categories based on the business model
bisnis dimana aset keuangan tersebut within which they are held, and their
dimiliki, dan karakteristik arus kas contractual cash flow characteristics.
kontraktualnya.
Model bisnis merefleksikan bagaimana The business model reflects how groups of
kelompok aset keuangan dikelola untuk financial assets are managed to achieve a
mencapai tujuan bisnis tertentu. particular business objective.
Bank melakukan pengujian karakteristik The Bank assess the contractual cash flow
arus kas kontraktual dari aset keuangan characteristics of financial assets to
yang dikelola untuk mengetahui determine the characteristics of contractual
karakteristik arus kas kontraktual berasal cash flows only from the payment of principal
hanya dari pembayaran pokok dan bunga and interest from the outstanding principal
dari jumlah pokok terutang (Solely Payment (Solely Payment of Principal and Interest or
of Principal and Interest atau Pass SPPI) Pass SPPI) that is consistent with basic
yang konsisten dengan pengaturan lending agreement. In making the
pinjaman dasar (Basic Lending Agreement). assessment, the Bank considers:
Dalam melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
41
Page 677
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Imbalan untuk nilai waktu dari uang; The time value of money element of
interest;
Leverage; Leverage;
Variabilitas pada waktu dan jumlah Variability in timing or amount of cash
arus kas; flows;
Instrumen yang terkait secara Contractually linked instruments;
kontraktual;
Pembayaran dipercepat; Prepayment;
Ketentuan kontrak tidak sah dan de Non-genuine features and de minimis.
minimis
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan amortisasi jika kedua kondisi amortized cost if both of the following
berikut terpenuhi: conditions are met:
Aset keuangan yang dikelola dalam Financial assets are managed where
model bisnis yang bertujuan untuk the business model objectives in order
memiliki aset keuangan dalam rangka to collect the contractual cash flows;
mendapatkan arus kas kontraktual; and;
dan;
Arus kas kontraktual tersebut semata The contractual cash flows are solely
dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest
(SPPI). (SPPI).
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(FVTOCI) jika kedua kondisi berikut (FVTOCI) if both of the following conditions
terpenuhi: are met:
Aset keuangan yang dikelola untuk Financial assets are managed to collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan the contractual cash flows and sell the
menjual aset keuangan; dan assets; and
Arus kas kontraktual tersebut semata The contractual cash flows are solely
dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest
(SPPI). (SPPI).
Aset keuangan diklasifikasikan pada nilai Financial assets are measured at fair value
wajar melalui laba rugi (FVTPL) jika tidak through profit or loss (FVTPL) if do not
memenuhi kondisi yang disyaratkan untuk meet the conditions required to be
diukur pada biaya perolehan amortisasi measured at amortized cost or fair value
atau nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income.
komprehensif lain.
42
Page 678
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset a. Purchases or sales of financial assets
keuangan yang memerlukan that require delivery of assets within a
penyerahan aset dalam kurun waktu time frame established by regulation
yang telah ditetapkan oleh peraturan or convention in the marketplace
dan kebiasaan yang berlaku di pasar (regular way purchases) are
(pembelian secara reguler) diakui recognized on the settlement date.
pada tanggal penyelesaian.
b. Aset keuangan dan liabilitas b. Financial assets and liabilities are
keuangan pada awalnya diukur pada initially recognised at fair value. For
nilai wajarnya. Dalam hal aset those financial assets or financial
keuangan atau liabilitas keuangan liabilities not measured at fair value
tidak diukur pada nilai wajar melalui through profit or loss. The fair value
laba rugi. Nilai wajar tersebut includes directly attributable
ditambah/dikurangkan biaya transaksi transaction costs. The subsequent
yang dapat diatribusikan secara measurement of financial assets and
langsung. Pengukuran aset keuangan liabilities depends on their
dan liabilitas keuangan setelah classification.
pengakuan awal tergantung pada
klasifikasinya.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs only include costs that
yang dapat diatribusikan secara langsung are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan financial liability and an additional charge
merupakan biaya tambahan yang tidak that would not occur if the instrument is
akan terjadi apabila instrumen keuangan not acquired or issued. For financial
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. assets, transaction costs are added to the
Untuk aset keuangan, biaya transaksi amount recognized in the initial
ditambahkan pada jumlah yang diakui recognition of the asset, while for financial
pada awal pengakuan aset, sedangkan liabilities, transaction costs are deducted
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi from the amount of debt recognized on
dikurangkan dari jumlah utang yang diakui initial recognition of a liability.
pada pengakuan awal liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi The transaction costs are amortized over
selama umur instrumen berdasarkan the terms of the instrument based on the
metode suku bunga efektif dan dicatat effective interest rate method and
sebagai bagian dari pendapatan bunga recorded as part of interest income for
untuk biaya transaksi sehubungan dengan transaction costs related to the financial
aset keuangan atau sebagai bagian dari asset or as part of interest expense for
beban bunga untuk biaya transaksi transaction costs related to financial
sehubungan dengan liabilitas keuangan. liabilities.
43
Page 679
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
Grup pada pengakuan awal, dapat The Group, upon initial recognition, may
menetapkan aset keuangan dan liabilitas designate certain financial assets and
keuangan tertentu sebagai nilai wajar liabilities, at fair value through profit or
melalui laba rugi (opsi nilai wajar). Opsi loss (fair value option). The fair value
nilai wajar dapat digunakan hanya bila option is only applied when the following
memenuhi ketetapan sebagai berikut: conditions are met:
Penetapan sebagai opsi nilai wajar The determination of the fair value
mengurangi atau mengeliminasi ketidak- option reduces or eliminates an
konsistenan pengukuran dan accounting mismatch that would
pengakuan yang dapat timbul; atau otherwise arise; or
Aset keuangan dan liabilitas keuangan The financial assets and liabilities are
merupakan bagian dari portofolio part of a portfolio of financial
instrumen keuangan yang risikonya instruments, the risks of which are
dikelola dan dilaporkan kepada managed and reported to key
manajemen kunci berdasarkan nilai management on a fair value basis; or
wajar; atau
Aset keuangan dan liabilitas keuangan The financial assets and liabilities
terdiri dari kontrak utama dan derivatif consist of a host contract and an
melekat yang harus dipisahkan. embedded derivative that must be
bifurcated.
Opsi nilai wajar digunakan untuk kredit The fair value option is applied to certain
yang diberikan dan piutang tertentu yang loans and receivables that are hedged
dilindung nilai menggunakan credit with credit derivatives or interest rate spot,
derivatives atau spot suku bunga, namun but does not meet the criteria for hedge
tidak memenuhi kriteria untuk akuntansi accounting. Otherwise, the loans would be
lindung nilai. Jika tidak, kredit yang recorded at amortized cost, while the
diberikan akan dicatat menggunakan biaya derivatives are measured at fair value
perolehan diamortisasi dan derivatif akan through profit or loss.
diukur menggunakan nilai wajar melalui
laba rugi.
Opsi nilai wajar juga digunakan untuk dana The fair value option is also applied to
investasi yang merupakan bagian dari investment funds that are part of a
portofolio yang dikelola dengan basis nilai portfolio managed on a fair value basis.
wajar. Opsi nilai wajar juga digunakan Furthermore, the fair value option is
untuk structured investment termasuk applied to structured investments that
derivatif melekat. include embedded derivatives.
44
Page 680
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok nilai wajar Fair value through other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lain dan income financial assets and financial
aset keuangan dan liabilitas keuangan assets and liabilities measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laba value through profit or loss are
rugi diukur pada nilai wajarnya. subsequently measured at fair value.
Aset dan liabilitas keuangan lainnya yang Assets and other financial liabilities which
diukur pada biaya perolehan amortisasi, are measured at amortized cost, are
diukur pada biaya perolehan amortisasi measured at amortized cost using the
dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
- Hak kontraktual atas arus kas yang - The contractual rights to receive
berasal dari aset keuangan cash flows from the financial assets
tersebut berakhir; atau have expired; or
- Grup telah mentransfer hak-nya - The Group has transferred its rights
untuk menerima arus kas yang to receive cash flows arising from
berasal dari aset keuangan atau the financial assets or has assumed
menanggung liabilitas untuk an obligation to pay the cash flows
membayarkan arus kas yang in full without significant delay to a
diterima tersebut secara penuh third party under a pass-through
tanpa penundaan berarti arrangement and either (a) the
kepada pihak ketiga di bawah Group has transferred substantially
kesepakatan pelepasan, dan all the risks and rewards of the
antara (a) Grup telah mentransfer asset, or (b) the Group has neither
secara substansial seluruh risiko transferred nor retained
dan manfaat atas aset, atau (b) substantially all the risks and
Grup tidak mentransfer maupun rewards of the asset, but has
tidak memiliki secara substansial transferred the control of the asset.
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset.
Ketika Grup telah mentransfer hak When the Group has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki pass through asset or has entered into a pass-
arrangement dan tidak mentransfer through arrangement and has
serta tidak mempertahankan neither transferred nor retained
secara substansial seluruh risiko substantially all the risks and
dan manfaat atas aset atau tidak rewards of the asset nor
mentransfer kendali atas aset, transferred control of the asset, the
aset diakui sebesar keterlibatan asset is recognized to the extent of
Grup yang berkelanjutan atas aset the Group’s continuing
tersebut. involvement in the asset.
45
Page 681
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: (lanjutan) when: (continued)
Kredit yang diberikan atau aset Loans or other financial assets are
keuangan lain dihapusbukukan ketika written off when there is no realistic
tidak terdapat prospek yang realistis prospect of collection in the near
mengenai pengembalian kredit dalam future or the normal relationship
waktu dekat atau hubungan normal between the Group and the borrowers
antara Grup dan debitur telah has ceased to exist. When a loan is
berakhir. Kredit yang tidak dapat deemed uncollectible, it is written off
dilunasi, dihapusbukukan dengan against the related allowance for
mendebit cadangan kerugian impairment losses. Subsequent
penurunan nilai. Penerimaan recoveries from loans previously
kemudian atas kredit yang telah written off, are added to the allowance
dihapusbukukan sebelumnya, jika for impairment losses account in the
pada periode berjalan dikreditkan ke statement of consolidated financial
dalam akun cadangan kerugian position, if recovered in the current
penurunan nilai atas kredit yang year and are recognized in the
diberikan di laporan posisi keuangan consolidated statement of profit or
konsolidasian, sedangkan jika setelah loss and comprehensive income as
tanggal laporan posisi keuangan other operating income, if recovered
dikreditkan sebagai pendapatan after the consolidated statement of
operasional lainnya dalam laporan financial position dates.
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they are extinguished, i.e.,
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas liabilities stated in the contract are
yang ditetapkan dalam kontrak discharged, cancelled, or expired.
dilepaskan, dibatalkan, atau
kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms,
keadaan yang secara substansial or the terms of an existing liability are
berbeda, atau berdasarkan suatu substantially modified, such an
liabilitas yang ada yang secara exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, seperti derecognition of the original liability
pertukaran atau modifikasi yang and the recognition of a new liability,
diperlakukan sebagai penghentian and the difference in the respective
pengakuan liabilitas awal dan carrying amounts is recognized in the
pengakuan liabilitas baru dan consolidated statement of profit or loss
perbedaan nilai tercatat masing- and other comprehensive income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
46
Page 682
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
Assets
Penilaian apakah suatu aset keuangan An assessment of whether a financial asset
telah dimodifikasi baik secara substansial has been modified substantially or not
maupun tidak substansial dilakukan oleh substantially is carried out by a business
unit bisnis yang berwenang melakukan unit authorized to modify or restructure
modifikasi atau restrukturisasi aset financial assets when the business unit
keuangan pada saat unit bisnis tersebut carries out modification or restructuring of
melakukan tindakan modifikasi atau a financial asset.
restrukturisasi atas suatu aset keuangan.
Modifikasi aset keuangan dianggap Modifications to financial assets are
substansial dan Grup akan berhenti considered substantial and the Group will
mengakui aset keuangan awal ketika: stop recognizing the original financial
assets when:
a. Aset keuangan (atau bagiannya) a. The financial asset (or part thereof)
berakhir, yaitu jika debitur secara expires, that is, if the debtor is legally
hukum dibebaskan dari tanggung released from primary responsibility
jawab utama atas aset tersebut (atau for the asset (or part thereof), either
bagiannya), baik melalui proses hukum through legal process or by the
maupun oleh kreditur pembuatan creditor entering into a new credit
kontrak kredit baru (sebagai contoh, contract (for example, the equity
opsi equity conversion); atau conversion option); or
b. Terdapat konversi mata uang. Grup b. Currency conversion. The Group will
kemudian akan mengukur aset then measure the modified financial
keuangan yang telah dimodifikasi baik assets either substantially or not
secara substansial maupun tidak substantially in the following manner:
substansial dengan cara berikut:
47
Page 683
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
a. Modifikasi Aset Keuangan yang a. Substantial Modification of Financial
Substansial: Assets:
1. Saat arus kas kontraktual atas aset 1. When the contractual cash flows
keuangan direnegosiasi atau on a financial asset are
dimodifikasi (antara lain ketika kredit renegotiated or modified (for
direstrukturisasi) dimana example, when a credit is
renegosiasi atau modifikasi tersebut restructured) where the
menghasilkan penghentian renegotiation or modification
pengakuan aset keuangan, Grup results in derecognition of the
akan mencatat aset keuangan financial asset, the Group will
tersebut sebagai aset keuangan record the financial asset as a
baru/modifikasian pada tanggal new/modified financial asset at
modifikasi/negosiasi. the modification/negotiation
date.
2. Selisih jumlah tercatat bruto aset 2. The difference between the gross
keuangan awal dengan nilai wajar carrying amount of the original
aset modifikasian diakui di laba rugi. financial asset and the fair value
of the modified asset is
recognized in profit or loss.
3. Pendapatan atau biaya transaksi 3. Income or costs incurred in
yang terjadi sehubungan dengan connection with a modification
kejadian modifikasi diakui sebagai event are recognized as part of
bagian dari keuntungan atau the gain or loss on the
kerugian atas modifikasi tersebut. modification.
4. Selanjutnya, Grup melakukan 4. Subsequently, the Group
penilaian apakah aset keuangan assesses whether the
baru/modifikasian merupakan aset new/modified financial assets
yang berasal dari aset keuangan are those that arise from
memburuk. deteriorating financial assets.
5. Pengakuan pendapatan bunga atas 5. Recognition of interest income
aset yang berasal dari aset on assets originating from
keuangan memburuk ditentukan deteriorating financial assets is
berdasarkan suku bunga efektif determined based on the risk-
yang telah disesuaikan dengan adjusted effective interest rate to
risiko kredit (risk-adjusted effective discount the cash flows of
interest rate) untuk mendiskontokan modified financial assets.
arus kas aset keuangan yang telah
dimodifikasi.
48
Page 684
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
a. Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak a. Non-Substantial Modification of
Substansial: Financial Assets:
1. Saat Grup melakukan renegosiasi 1. When the Group renegotiates or
atau modifikasi arus kas kontraktual modifies contractual cash flows for
atas aset keuangan (antara lain financial assets (among others
ketika kredit direstrukturisasi) yang when credit is restructured) that do
tidak memenuhi kriteria modifikasi not meet the criteria for substantial
aset keuangan yang substansial di modification of financial assets
atas, maka renegosiasi atau above, the renegotiation or
modifikasi tersebut tidak modification does not result in
menghasilkan penghentian derecognition of financial assets.
pengakuan aset keuangan.
2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan 2. The gross carrying amount of
dihitung sebesar nilai kini (net financial assets is computed at the
present value) dari arus kas net present value of modified or
kontraktual yang telah dimodifikasi renegotiated contractual cash
atau direnegosiasi yang flows discounted at the original
didiskontokan menggunakan suku effective interest rate.
bunga efektif awal.
3. Grup kemudian mengakui 3. The Group then recognizes the
keuntungan atau kerugian dari gain or loss from the modification
modifikasi (yaitu sebesar perubahan (i.e. the change in the gross
jumlah tercatat bruto aset keuangan) carrying amount of the financial
dalam laporan laba rugi. asset) in the profit or loss.
4. Pendapatan atau biaya transaksi 4. Transaction income or costs
yang terjadi sehubungan dengan incurred in connection with a
kejadian modifikasi diakui sebagai modification event are recognized
penyesuaian terhadap jumlah as an adjustment to the carrying
tercatat aset keuangan yang telah amount of the modified financial
dimodifikasi dan diamortisasi asset and amortized over the
selama sisa jangka waktu aset remaining term of the modified
keuangan modifikasian tersebut financial asset.
49
Page 685
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada nilai financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain serta aset keuangan as well as financial assets and
dan liabilitas keuangan yang dicatat financial liabilities recorded at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost are recognized in the
diamortisasi, diakui pada laporan laba statement of profit or loss using the
rugi dengan menggunakan metode effective interest method.
suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a
adalah biaya perolehan diamortisasi financial asset is the amortized cost of
aset keuangan sebelum disesuaikan a financial asset before adjusting for
dengan cadangan penurunan nilai. allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat bunga efektif expenses, the effective interest rate is
diterapkan pada jumlah tercatat bruto applied to the gross carrying amount
aset (ketika aset tersebut bukan aset of an asset (when the asset is not a
keuangan memburuk) atau terhadap deteriorated financial asset) or to the
biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of a liability.
liabilitas.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that deteriorated
setelah pengakuan awal, pendapatan after initial recognition, interest income
bunga dihitung dengan menerapkan is calculated by applying an effective
tingkat bunga efektif terhadap biaya interest rate to the amortized cost of
perolehan diamortisasi dari aset the financial assets. If the asset no
keuangan tersebut. Jika aset tersebut longer deteriorates, the calculation of
tidak lagi memburuk, maka interest income will be calculated by
perhitungan pendapatan bunga akan applying an effective interest rate to
dihitung dengan menerapkan tingkat the gross carrying amount of the
bunga efektif terhadap nilai tercatat financial asset.
bruto dari aset keuangan tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have
memburuk pada saat pengakuan deteriorated at initial recognition,
awal, pendapatan bunga dihitung interest income is calculated by
dengan menerapkan tingkat bunga applying the effective interest rate to
efektif terhadap biaya perolehan the amortized cost of the financial
diamortisasi dari aset keuangan assets. If the asset no longer
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi deteriorates, the calculation of interest
memburuk, maka perhitungan income will still be calculated by
pendapatan bunga akan tetap dihitung applying the effective interest rate to
dengan menerapkan tingkat bunga the amortized cost of the financial
efektif terhadap biaya perolehan asset.
diamortisasi dari aset keuangan
tersebut.
50
Page 686
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian atas aset b. Gain and losses on financial assets
keuangan (yaitu: instrumen utang (which is debt instrument hold by
yang dimiliki oleh Grup yang diukur Group) measured at fair value through
pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income
komprehensif lain (FVTOCI) diakui (FVTOCI) are recognized at other
dalam penghasilan komprehensif lain, comprehensive income, except
kecuali untuk kerugian penurunan losses on impairment, until those
nilai, sampai aset keuangan tersebut financial instrument derecognized,
dihentikan pengakuannya, unrealized gain and losses record on
keuntungan atau kerugian kumulatif other comprehensive income
yang telah diakui sebelumnya dalam reclassified from equity to profit and
penghasilan komprehensif lain loss as reclassification adjustment.
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi
sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Keuntungan dan kerugian atas aset Gain and losses on financial assets or
keuangan atau liabilitas keuangan financial liabilities measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss (FVTPL)
laba rugi (FVTPL) diakui dalam are recognized at statement of profit
laporan laba rugi, kecuali: or loss, except:
Bagian dari hubungan lindung Part of a hedging relationship;
nilai;
Investasi dalam instrumen Investments in equity
ekuitas dan Grup telah memilih instruments and the Group has
untuk menyajikan keuntungan chosen to present gains and
dan kerugian atas investasi losses on investment in other
dalam penghasilan comprehensive income;
komprehensif lain;
Liabilitas keuangan yang Financial liabilities determined to
ditetapkan untuk diukur pada be measured at fair value
nilai wajar melalui laba rugi dan through profit or loss and the
Grup disyaratkan untuk Group is required to present the
menyajikan dampak dari impact of changes in credit risk
perubahan risiko kredit liabilitas liabilities in other comprehensive
dalam penghasilan income;
komprehensif lain;
Aset keuangan yang diukur pada Financial assets measured at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain dan Grup comprehensive income and the
disyaratkan untuk mengakui Group is required to recognize
sebagian perubahan nilai wajar some changes in fair value in the
dalam penghasilan other comprehensive income.
komprehensif lain.
51
Page 687
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Keuntungan atau kerugian atas aset Gain or losses on financial assets
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost and not part
perolehan amortisasi dan bukan of a hedging relationship are recognized in
merupakan bagian dari suatu hubungan the statement of profit or loss when the
lindung nilai diakui pada laporan laba financial assets are derecognized,
rugi ketika aset keuangan dihentikan reclassified, through the amortization
pengakuannya, direklasifikasi, melalui process or in order to recognize
proses amortisasi atau dalam rangka impairment gains or losses.
mengakui keuntungan atau kerugian
penurunan nilai.
Keuntungan atau kerugian dari liabilitas Gain or losses on liabilities instrument
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost and not part
perolehan amortisasi dan bukan of a hedging relationship are recognized in
merupakan bagian dari suatu hubungan the statement of profit or loss when
lindung nilai diakui dalam laporan laba liabilities instrument are derecognized and
rugi ketika liabilitas keuangan dihentikan through amortization processed.
pengakuannya dan melalui proses
amortisasi.
(vii) Reklasifikasi aset keuangan (vii) Reclassification of financial assets
Reklasifikasi aset keuangan Reclassification of financial assets is
diperbolehkan jika dan hanya jika terjadi permissible when and only when there is
perubahan dalam model bisnis untuk change in business model for managing
mengelola aset keuangan. financial assets.
Jika Grup mereklasifikasi aset keuangan If the Grup reclassifies financial assets in
sesuai dengan ketentuan di atas, Grup accordance with the above conditions,
menerapkan reklasifikasi secara the Group applies prospective
prospektif dari tanggal reklasifikasi. Grup reclassification from the date of
tidak menyajikan kembali keuntungan, reclassification. The Group does not
kerugian (termasuk keuntungan atau restate gains, losses (including
kerugian penurunan nilai), atau bunga impairment gains or losses), or previously
yang diakui sebelumnya. recognized interest.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair value
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar through profit or loss are recorded at fair
melalui laba rugi dicatat sebesar nilai value. The difference between the
wajarnya. Selisih antara nilai tercatat recorded value and fair value is
dengan nilai wajar diakui sebagai recognized in profit or loss on the
keuntungan atau kerugian pada laba statement of profit or loss and other
rugi. comprehensive income.
52
Page 688
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vii) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vii) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortized cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai comprehensive are recorded at their fair
wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from fair
nilai wajar melalui penghasilan value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada wajar. classification through profit or loss is
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains or
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from fair
nilai wajar melalui penghasilan value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat pada cost classification is recorded at carrying
nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian value. Unrealized gains or losses is
yang belum direalisasi dihapus dari ekuitas removed from equity and is adjusted
dan disesuaikan terhadap nilai wajar. against the fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications on financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value classification through profit or
nilai wajar melalui penghasilan loss to fair value classification through
komprehensif lain dicatat pada wajar. other comprehensive income are recorded
at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari kelompok Reclassification of financial assets from
dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok held-to-maturity to available-for-sale
tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai category is recorded at fair value.
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang Unrealized gains or losses are reported in
belum direalisasi tetap dilaporkan dalam equity and are amortized using effective
ekuitas dan diamortisasi menggunakan interest method over the remaining life of
metode suku bunga efektif selama sisa the financial assets.
umur aset keuangan tersebut.
(viii) Saling hapus (viii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset
dilakukan saling hapus dan nilai bersihnya and the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan statement of financial position when, and
jika, dan hanya jika Grup memiliki hak yang only when, the Group has a legal right to
berkekuatan hukum untuk melakukan offset the amounts and intends either to
saling hapus atas jumlah yang telah diakui settle on a net basis or to realize the asset
tersebut dan adanya maksud untuk and settle the liability simultaneously.
menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
53
Page 689
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(viii) Saling hapus (lanjutan) (viii) Offsetting (continued)
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be,
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan contingent on future events and must be
harus dapat dipaksakan di dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal, peristiwa kegagalan business and in the event of default,
atau kebangkrutan dari entitas atas seluruh insolvency or bankruptcy of the company
pihak lawan. or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh net basis only when permitted by the
Standar Akuntansi Keuangan. Financial Accounting Standards.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date.
tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan Fair value measurement assumes the
bahwa transaksi untuk menjual aset atau transaction to sell assets or transfer
mengalihkan liabilitas terjadi: liabilities occurs:
- Di pasar utama untuk aset dan - In the primary market for such assets
liabilitas tersebut; atau and liabilities; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, - If there is no primary market, in the
dipasar yang paling menguntungkan most profitable market for these
untuk aset atau liabilitas tersebut. assets or liabilities.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika would be use by market participants in
menentukan harga aset dan liabilitas determining the price of the asset and the
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku liability assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan act in their best economic interests.
ekonomik terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non keuangan The measurement of the fair value of non-
memperhitungkan kemampuan pelaku financial assets takes into account the
pasar untuk menghasilkan manfaat ability of market participants to generate
ekonomik dengan menggunakan aset economic benefits by using the asset in
dalam penggunaan tertinggi dan the highest and best use or by selling them
terbaiknya atau dengan menjualnya to other market participants that would use
kepada pelaku pasar lain yang akan the asset in the highest and best use.
menggunakan aset tersebut dalam
penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
54
Page 690
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Grup menggunakan teknik penilaian yang Group uses suitable valuation techniques
sesuai dalam keadaan dan dimana data in the circumstances and where sufficient
yang memadai tersedia untuk mengukur data are available to measure fair value,
nilai wajar, mengoptimalkan penggunaan optimizing the use of relevant observable
input yang dapat diobservasi yang relevan inputs and minimize the use of inputs that
dan meminimalkan penggunaan input yang are not observable.
tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities which fair value is
wajar diukur atau diungkapkan dalam measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements can be classified in fair value
pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan hierarchy levels, based on the lowest level
tingkatan input terendah yang signifikan of input that is significant to the overall fair
atas pengukuran nilai wajar secara value measurement:
keseluruhan:
- Tingkat 1 : harga kuotasian (tanpa - Level 1 : quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset active markets for identical assets or
atau liabilitas yang identik yang dapat liabilities which are accessible at the
diakses pada tanggal pengukuran. measurement date.
- Tingkat 2 : input selain harga - Level 2 : inputs other than quoted prices
kuotasian yang termasuk dalam level 1 included in level 1 that are observable
yang dapat diobservasi untuk aset dan for the assets and liabilities, either
liabilitas, baik secara langsung atau directly or indirectly.
tidak langsung.
- Tingkat 3 : input yang tidak dapat - Level 3 : inputs that are not observable
diobservasi untuk aset dan liabilitas. for the assets and liabilities.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Grup recognized in the financial statements on
menentukan apakah terjadi transfer antara recurring basis, the Group determines
level di dalam hirarki dengan cara whether there is a transfer between levels
mengevaluasi kategori (berdasarkan input in the hierarchy by evaluating categories
level terendah yang signifikan dalam (based on the lowest level input that is
pengukuran nilai wajar) setiap akhir significant to the fair value measurement)
periode pelaporan. at the end of each reporting period.
Grup, untuk tujuan pengungkapan nilai The Group, for purposes of disclosing the
wajar, telah menentukan kelas aset dan fair value, has determined the classes of
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, assets and liabilities based on the nature,
risiko aset dan liabilitas, dan level hirarki characteristics, risk of assets and liabilities,
nilai wajar (Catatan 48). and the fair value hierarchy levels
(Note 48).
55
Page 691
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(x) Pengukuran biaya perolehan diamortisasi (x) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the financial
jumlah aset keuangan atau liabilitas asset or liability is measured at initial
keuangan yang diukur pada saat recognition, minus principal repayments,
pengakuan awal dikurangi pembayaran plus or minus the cumulative amortization
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi using the effective interest method of any
amortisasi kumulatif menggunakan metode difference between the initial amount
suku bunga efektif yang dihitung dari recognized and the maturity amount,
selisih antara nilai pengakuan awal dan minus any reduction for impairment.
nilai jatuh temponya dan dikurangi
penurunan nilai.
(xi) Aset keuangan sukuk (xi) Sukuk Financial Asset
Berdasarkan PSAK No. 410 (Revisi 2015), In accordance with SFAS No. 410
Grup menentukan investasi pada sukuk (Revised 2015), the Group determines the
ijarah dan mudharabah sebagai diukur classification of investments in sukuk
pada biaya perolehan, diukur pada nilai ijarah and mudharabah either measured
wajar melalui penghasilan komprehensif at cost, fair value through other
lain atau diukur pada nilai wajar melalui comprehensive income or fair value
laba rugi. through profit or loss.
Klasifikasi sukuk adalah sebagai berikut: Sukuk classifications are as follows:
a. Diukur pada biaya perolehan a. Measured at cost
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and has
dan terdapat persyaratan contractual terms in determining
kontraktual dalam menentukan the specific date of principal
tanggal tertentu atas pembayaran payments and or the results.
pokok dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi dan selisih antara transaction cost and difference
biaya perolehan dan nilai nominal between the acquisition cost and
diamortisasi secara garis lurus the nominal value is amortized on
selama jangka waktu sukuk dan a straight-line basis over the period
diakui dalam laba rugi. of the sukuk and recognized to
profit or loss.
56
Page 692
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(xi) Aset keuangan sukuk (lanjutan) (xi) Sukuk Financial Asset (continued)
Klasifikasi sukuk adalah sebagai berikut: Sukuk classifications are as follows:
(lanjutan) (continued)
b. Diukur pada nilai wajar melalui b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and sell
dan melakukan penjualan sukuk, sukuk, has contractual terms in
terdapat persyaratan kontraktual determining the specific date of
dalam menentukan tanggal principal payments and or the
tertentu atas pembayaran pokok results.
dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi dan selisih antara transaction cost and difference
biaya perolehan dan nilai nominal between the acquisition cost and
diamortisasi secara garis lurus the nominal value is amortized on
selama jangka waktu sukuk dan a straight-line basis over the period
diakui dalam laba rugi. of the sukuk and recognized to
profit or loss.
Keuntungan atau kerugian dari Gain or loss from changes of fair
perubahan nilai wajar diakui value is recognized in other
dalam penghasilan komprehensif comprehensive income after
lain setelah memperhitungkan considering unamortized difference
saldo selisih biaya perolehan dan of acquisition cost and nominal
nilai nominal yang belum value and accumulated gain or loss
diamortisasi dan saldo akumulasi of fair value which has previously
keuntungan atau kerugian nilai recognized in other comprehensive
wajar yang telah diakui dalam income. When sukuk is
penghasilan komprehensif lain derecognized, accumulated gain or
sebelumnya. Ketika investasi loss which has previously
sukuk dihentikan pengakuannya, recognized in other comprehensive
akumulasi keuntungan atau income is reclassified to profit or
kerugian yang sebelumnya diakui loss.
dalam penghasilan komprehensif
lain direklasifikasi ke laba rugi.
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba c. Measured at fair value through profit
rugi or loss
Biaya perolehan sukuk tidak termasuk Sukuk acquisition cost excludes
biaya transaksi, dan selisih antara nilai transaction cost and the difference
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam between fair value and the carrying
laba rugi. value is recognized in profit or loss.
57
Page 693
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At reporting date, the Bank calculates expected
menghitung kerugian kredit ekspektasian credit loss based on estimated 12 months. If
berdasarkan estimasi 12 bulan. Jika terjadi there is a significant increase in credit risk since
kenaikan risiko kredit yang signifikan sejak initial recognition, the estimated expected credit
pengakuan awal maka estimasi kerugian kredit loss will be calculated throughout the life of the
ekspektasian akan dihitung sepanjang umur contract.
kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are estimated weighted
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian probabilities of credit losses (is the present
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan value of all cash shortages) over the estimated
kas) selama perkiraan umur instrumen life of the financial instrument. Cash shortages
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih are the difference between the cash flows owed
antara arus kas yang terutang kepada Grup to the Group in accordance with the contract
sesuai dengan kontrak dan arus kas yang and the cash flows that are expected to be
diperkirakan akan diterima oleh Grup. received by the Group.
Bank menetapkan definisi peningkatan risiko The Bank has determined the definition of
kredit instrumen keuangan secara signifikan a significant increase in credit risk of financial
sejak pengakuan awal sebagai berikut: instruments since initial recognition as follows:
Sesuai dengan praduga (rebuttable In accordance with presumption
presumption) PSAK No. 109, yaitu ketika (rebuttable presumption) SFAS No. 109,
pembayaran kontraktual tertunggak lebih i.e. when contractual payments are
dari 30 hari; atau overdue for more than 30 days; or
Ketika terjadi restrukturisasi aset When there is a restructuring of financial
keuangan yang disebabkan oleh assets caused by increased credit risk.
peningkatan risiko kredit.
Bank menerapkan definisi gagal bayar The Bank applies a definition of default
(stage 3) yang konsisten dengan definisi yang (stage 3) that is consistent with the definition
digunakan untuk tujuan manajemen risiko used for internal credit risk management for
kredit internal untuk instrumen keuangan yang relevant financial instruments, namely:
relevan, yaitu:
Ketika instrumen keuangan telah When financial instruments are in 90 days
menunggak 90 hari; atau in arrears; or
Telah berada pada kolektibilitas Is in BI collectibility 3, 4, or 5.
BI 3, 4, atau 5.
58
Page 694
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Bank mengelompokkan aset keuangan dibeli The Bank classifies purchased or originated
dari aset keuangan memburuk apabila: credit-impaired financial asset if:
Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan; Loss of an active market from financial
dan assets; and
Pembelian dengan diskon sangat besar. Purchases with very large discounts.
Pihak peminjam dinyatakan pailit; The borrower is declared bankrupt;
Terdapat perubahan dari bentuk There is a change in the form of provision
penyediaan dana, atau of funds, or
Debitur telah berada pada stage 3 dan The debtor is at stage 3 and meets one of
memenuhi salah satu kondisi berikut: the following conditions:
- Telah dilakukan restrukturisasi secara - Repeated restructuring and significant
berulang-ulang dan terjadi reach of contract; or
pelanggaran kontrak secara
signifikan; atau
- Atas restrukturisasi yang terjadi, - For the restructuring that occurs, there
terdapat selisih negatif lebih dari 20% is a negative difference of more than
atas nilai kini arus kas masa depan 20% of the present value of future
(yang didiskontokan menggunakan cash flows (discounted using the initial
suku bunga efektif awal) antara effective interest rate) between the
persyaratan awal dan persyaratan initial terms and the terms of the
restrukturisasi. restructuring.
Bank melakukan penurunan nilai secara The Bank is impaired individually or collectively
individu atau kolektif dengan by considering all reasonable and supported
mempertimbangkan semua informasi yang information, including forward looking
wajar dan terdukung, termasuk informasi yang information.
bersifat perkiraan masa depan.
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment losses
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara on financial assets assessed collectively is
kolektif, berdasarkan pada karakteristik risiko grouped based on similar credit risk
kredit yang sama dengan mempertimbangkan characteristics and taking into account the loan
segmentasi kredit berdasarkan permodelan segmentation based on future loss model.
kerugian masa depan.
Bank menggunakan metode statistik, The Bank uses statistical method, credit rating
credit rating dan perkiraan makroekonomi and macroeconomy forecast to assess
untuk menilai cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses on loans.
nilai atas kredit yang diberikan.
59
Page 695
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang 1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah
Grup dapat menetapkan debitur untuk The Group may assign debtors to be evaluated
dievaluasi secara individual apabila memenuhi individually if they meet at least one of the
minimal salah satu kriteria sebagai berikut: following criteria:
Kredit Konsumer: Consumer Credit:
1. Akun yang memenuhi kriteria sebagai 1. Accounts that meet the following criteria:
berikut:
a. Akun yang default (bucket 5) atau a. Account that defaults (bucket 5) or
restrukturisasi; dan restructured; and
b. Memiliki pokok di atas atau sama b. Has a principal of more than or equal
dengan Rp4 miliar to Rp4 billion
2. Mengalami bencana alam yang ditentukan 2. Experienced a natural disaster as
oleh Otoritas Jasa Keuangan ataupun determined by the Financial Services
instansi pemerintah dan disetujui Direksi. Authority (“OJK”) or government agency
and approved by the Board of Directors.
3. Kualitas kredit kolektibilitas 5 di atas 5 3. Credit quality collectibility of 5 over 5 (five)
(lima) tahun (minimal DPD 2006 hari) years (minimum DPD 2006 days) with the
dengan kriteria tidak ada sertifikat atau criteria of no certificate or perfect binding
belum dilakukan pengikatan sempurna (HT) except for program credit (SKMHT).
(HT) kecuali kredit program (SKMHT).
4. Hasil lelang dibawah kewajiban pokok 4. The auction proceeds under the principal
obligation
5. Terkait pemasalahan hukum dengan 5. In relation to legal issues with indications,
indikasi, antara lain: among others:
a. Sengketa agunan; atau a. Collateral dispute ; or
b. Sengketa lahan. b. Land dispute.
Dimana salah satu dari 2 (dua) sengketa Where one of the 2 (two) disputes a binding
tersebut sudah terbit ketetapan hukum legal provision has been issued and
mengikat dan menimbulkan kerugian bagi causes losses to the Group.
Grup.
6. Debitur minimal masuk bucket 4 dan 6. Debtors are at least in bucket 4 and there
terdapat minimal 2 (dua) permasalahan are at least 2 (two) problems as follows:
sebagai berikut:
a. Tempat bekerja debitur atau usaha a. The debtor's place of work or the
debitur mengalami kebangkrutan; debtor's business is bankrupt;
b. Debitur terkena PHK; b. The debtor is laid off;
c. Sertifikat belum terbit selama minimal c. The certificate has not been issued
36 bulan sejak akad kredit; for at least 36 months since the credit
agreement;
d. Rumah yang menjadi agunan tidak d. The house that became the collateral
selesai atau terbengkalai; was not finished or was abandoned;
e. Pembayaran angsuran dilakukan oleh e. Installment payments are made by
pihak ketiga yang tidak terafiliasi oleh a third party that is not affiliated with
debitur; the debtor;
60
Page 696
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang 1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Grup dapat menetapkan debitur untuk The Group may assign debtors to be evaluated
dievaluasi secara individual apabila memenuhi individually if they meet at least one of the
minimal salah satu kriteria sebagai berikut: following criteria: (continued)
(lanjutan)
Kredit Konsumer: (lanjutan) Consumer Credit: (continued)
6. Debitur minimal masuk bucket 4 dan 6. Debtors are at least in bucket 4 and there
terdapat minimal 2 (dua) permasalahan are at least 2 (two) problems as follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
f. Debitur sudah mengalami f. The debtor has undergone
restrukturisasi minimal 2 (dua) kali; restructuring at least 2 (two) times; and
dan
g. Debitur mengalami permasalahan g. The debtor is experiencing legal
hukum. problems.
Klaim asuransi terkait kredit ditolak/ tidak Insurance claims related to credit
dibayar oleh assuradeur. rejected/not paid by the insurer.
Kredit Komersial: Commercial Credit:
1. Akun yang memenuhi kriteria sebagai 1. Accounts that meet the following criteria:
berikut:
a. Akun yang default (bucket 5) atau a. Account that defaults (bucket 5) or
restrukturisasi; dan restructured; and
b. Memiliki pokok di atas atau sama b. Has a principal of more than or equal
dengan Rp30 miliar to Rp30 billion
2. Mengalami bencana alam yang ditentukan 2. Experienced a natural disaster as
oleh Otoritas Jasa Keuangan ataupun determined by the Financial Services
instansi pemerintah dan disetujui Direksi. Authority (“OJK”) or government agency
and approved by the Board of Directors.
3. Kualitas kredit kolektibilitas 5 di atas 5 3. Credit quality collectibility of 5 over 5 (five)
(lima) tahun (minimal DPD 2006 hari) years (minimum DPD 2006 days) with the
dengan kriteria tidak ada sertifikat atau criteria of no certificate or perfect binding
belum dilakukan pengikatan sempurna (HT) except for program credit (SKMHT).
(HT) kecuali kredit program (SKMHT).
4. Terkait pemasalahan hukum dengan 4. In relation to legal issues with indications,
indikasi, antara lain: among others:
a. Sengketa pengurus; a. Management dispute;
b. Sengketa agunan; b. Collateral dispute;
c. Sengketa lahan; c. Land dispute;
d. Sengketa proyek. d. Project dispute.
Dimana salah satu dari 4 (empat) sengketa Where one of the 4 (four) disputes has
tersebut sudah terbit ketetapan hukum issued a binding legal provision and/or
mengikat dan menimbulkan kerugian bagi causes losses to the Group.
Grup.
61
Page 697
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang 1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Grup dapat menetapkan debitur untuk The Group may assign debtors to be evaluated
dievaluasi secara individual apabila memenuhi individually if they meet at least one of the
minimal salah satu kriteria sebagai berikut: following criteria: (continued)
(lanjutan)
Kredit Komersial: (lanjutan) Commercial Credit: (continued)
5. Dalam hal penetapan kolektibilitas 5. In the case of collectability using the 3
menggunakan konsep 3 (tiga) pilar maka (three) pillar concept, the individual
kriteria individual assessment dapat assessment criteria can be determined
ditetapkan dengan kriteria: minimal masuk with the following criteria: at least entering
bucket 4 (hari tunggakan 61 hari) dan bucket 4 (days arrears 61 days) and there
terdapat minimal 2 (dua) dari 3 (tiga) are at least 2 (two) out of 3 (three)
permasalahan sebagai berikut: problems as follows:
a. Permasalahan prospek usaha a. Problems with decreased business
menurun dengan indikasi antara lain: prospects with indications include:
i. Tidak terdapat pembayaran pokok i. There is no principal payment in
sesuai dengan ketentuan dan accordance with the provisions
atau kesepakatan yang telah and/or agreements that have been
dibuat, atau made, or
ii. Pembangunan berhenti lebih dari ii. Construction has stopped for more
1 (satu) tahun, dan/atau than 1 (one) year, and/ or
iii. Tidak terdapat penjualan lebih iii. There are no sales for more than 1
dari 1 (satu) tahun. (one) year
b. Permasalahan agunan dengan b. Collateral problems by meeting one of
memenuhi salah satu indikasi/ kriteria the following indications/criteria:
sebagai berikut:
i. Sertifikat agunan belum atas i. The collateral certificate is not yet
nama debitur atau pengurus yang in the name of the debtor or
tidak dapat diikat Hak management that cannot be bound
Tanggungan; by the Mortgage;
ii. Sertifikat agunan belum dilakukan ii. Collateral certificate has not been
pengikatan Hak Tanggungan bound by the Mortgage Rights
12 bulan sejak akad kredit dan 12 months since the credit
status default; agreement and default status;
iii. Sertifikat tidak memiliki alas iii. The certificate has no legal basis
hukum untuk dilakukan for transfer to the buyer;
pengalihan kepada pembeli;
iv. Agunan belum terbit sertifikat; iv. The collateral has not been issued
a certificate;
v. Agunan tidak terbangun 100% v. Collateral is not built 100%
khusus kredit investasi; specifically for investment credit;
c. Permasalahan kemampuan c. The problem of ability to pay has
membayar mengalami penurunan. decreased.
62
Page 698
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang 1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Kredit Komersial: (lanjutan) Commercial Credit: (continued)
Perhitungan komponen PD, LGD, dan EAD The computation of PD, LGD, and EAD
yang dilakukan secara kolektif pada setiap components carried out collectively in each
segmentasi kredit mempertimbangkan data credit segmentation takes into account
historis, saat ini dan masa yang akan datang. historical, current and future data.
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment losses
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara on financial assets assessed collectively
kolektif berdasarkan karakteristik risiko kredit grouped based on similar credit risk
yang sama dengan mempertimbangkan characteristics and taking into account the loan
segmentasi kredit berdasarkan pengalaman segmentation based on historical loss
kerugian masa lalu dan kemungkinan terjadinya experience and the possibility of failure
kegagalan (probability of default). Aset (probability of default). Financial assets are
keuangan dikelompokan berdasarkan grouped on the basis of similar credit risk
karakteristik risiko kredit yang sama antara lain characteristics by considering the credit
dengan mempertimbangkan segmentasi kredit segmentation and past due status of
dan tunggakan debitur. the debtors, among others.
Grup perlu mempertimbangkan informasi masa The Group needs to consider past, present and
lalu, masa sekarang dan masa depan dalam future information in calculating the probability
menghitung kemungkinan kejadian gagal of default. Therefore, the calculation of PD is
bayar. Oleh karena itu, perhitungan PD carried out in the following stages:
dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a. Perhitungan PD secara historis (PD TTC) a. Historical PD calculation (PD TTC)
b. Perhitungan PD forward-looking; dan b. forward-looking PD calculation; and
c. Perhitungan PD Point in time (PiT) melalui c. Calculation of PD Point in time (PiT)
proses scaling through a scaling process
LGD merupakan estimasi kerugian atas debitur LGD is an estimated loss for a debtor by
dengan menghitung recovery yang didapatkan calculating the recovery obtained after the
setelah debitur tersebut default. debtor defaults. LGD is calculated as 100%
LGD diperhitungkan sebesar 100% dikurangi minus the rate of return (recovery rate), LGD
tingkat pengembalian (recovery rate), calculation is carried out in the following stages:
perhitungan LGD dilakukan dengan tahapan
sebagai berikut:
a. Perhitungan LGD secara historis a. Historical LGD calculation (LGD TTC);
(LGD TTC);
b. Perhitungan LGD Point in Time (LGD PiT) b. Calculation of LGD Point in Time
dengan mempertimbangkan informasi (LGD PiT) by considering forward looking
forward looking. information.
63
Page 699
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang 1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Dalam membuat estimasi recoverable amount In determining the recoverable amount, the
(estimasi jumlah yang dapat diperoleh Group may utilize the following method:
kembali), Grup dapat menggunakan metode
berikut ini:
a. Discounted Cash Flow a. Discounted Cash Flow
Grup melakukan perhitungan berdasarkan The Group performs calculations based on
jumlah yang telah didiskonto (discounted the discounted amount (discounted value)
value) dari estimasi arus kas masa datang of future cash flows (principal and interest)
(pokok dan bunga) yang didiskonto discounted based on the Effective Interest
berdasarkan Suku Bunga Efektif dari Rate of each loan.
setiap kredit.
b. Expected Collateral b. Expected Collateral
Grup melakukan perhitungan berdasarkan The Group performs calculations based on
estimasi penjualan agunan yang dilakukan the estimated sale of collateral, which is
dengan mempertimbangkan nilai wajar dan carried out by considering the fair value
jangka waktu estimasi penjualan agunan di and the estimated time frame for the future
masa depan. Hasil perhitungan akan sale of the collateral. The calculation
didiskontokan berdasarkan Suku Bunga results will be discounted based on the
Efektif dari setiap kredit. Effective Interest Rate of each loan
c. Metode lainnya yang berdasarkan analisis c. Other methods based on the Group's
Grup lebih sesuai dan tidak bertentangan analysis are more appropriate and do not
dengan ketentuan Regulator. conflict with the Regulator’s provisions.
Sesuai dengan PSAK No. 402, “Akuntansi In accordance with SFAS No. 402, “Accounting
Murabahah” dan Pedoman Akuntansi for Murabahah” and Indonesia Sharia Banking
Perbankan Syariah Indonesia Accounting Guidelines (PAPSI Revised 2013),
(PAPSI Revisi 2013), Grup menghitung CKPN the Group calculates individual allowance for
untuk piutang murabahah sesuai dengan impairment losses for murabahah receivable in
ketentuan di ISAK No. 402, “Penurunan Nilai accordance with IFAS No. 402 “Impairment of
Piutang Murabahah”. Murabahah Receivables”.
2. Pembiayaan/piutang syariah selain murabahah 2. Sharia financing/receivables other than
murabahah
Untuk aset keuangan berupa piutang istishna, For financial assets of istishna receivables,
pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, dan funds of qardh, mudharabah financing, and
pembiayaan musyarakah, Grup menerapkan musyarakah financing, the Group implements
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) POJK No.02/POJK.03/2022 dated
No.02/POJK.03/2022 tanggal 31 Januari 2022 January 31, 2022 regarding “Asset Quality
tentang ”Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Ratings for Sharia Bank and Sharia Business
Syariah dan Unit Usaha Syariah”. Unit".
64
Page 700
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
2. Pembiayaan/piutang syariah selain murabahah 2. Sharia financing/receivables other than
(lanjutan) murabahah (continued)
Cadangan kerugian minimum yang harus The minimum allowance to be provided in
dibentuk sesuai dengan Peraturan Bank accordance with Bank Indonesia Regulation is
Indonesia adalah sebagai berikut: as follows:
a. 1% dari aset produktif yang digolongkan a. 1% of earning assets classified as Current,
Lancar, di luar penempatan pada Bank excluding placements with Bank Indonesia,
Indonesia, obligasi pemerintah, instrumen government bonds, other debt instruments
hutang lain yang diterbitkan oleh issued by the Government of the Republic of
Pemerintah Republik Indonesia dan aktiva Indonesia and earning assets secured by
produktif yang dijamin dengan agunan cash collateral;
tunai;
b. 5% dari aset produktif yang digolongkan b. 5% of earning assets classified as
Dalam Perhatian Khusus setelah dikurangi Special Mention, net of deductible collateral;
agunan;
c. 15% dari aset produktif yang digolongkan c. 15% of earning assets classified as
Kurang Lancar setelah dikurangi agunan; Sub-standard, net of deductible collateral;
d. 50% dari aset produktif yang digolongkan d. 50% of earning assets classified as
Diragukan setelah dikurangi agunan; dan Doubtful, net of deductible collateral; and
e. 100% dari aset produktif yang digolongkan e. 100% of earning assets classified as Loss,
Macet setelah dikurangi agunan. net of deductible collateral.
Kriteria penilaian nilai agunan yang dapat The criterias for assessment of the value of
dikurangkan dalam pembentukan cadangan collateral that can be deducted in the calculation
kerugian penurunan nilai sesuai dengan of allowance for impairment losses are based on
Peraturan Bank Indonesia (PBI). Bank Indonesia Regulations (PBI).
g. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain g. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
dinyatakan sebesar biaya perolehan other banks are stated at amortized cost using
diamortisasi menggunakan metode suku bunga the effective interest method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Current accounts with
nilai. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Bank Indonesia and other banks are classified
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan as amortized cost.
diamortisasi.
65
Page 701
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Penempatan pada Bank Indonesia dan h. Placements with Bank Indonesia and
bank lain other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penanaman dana pada Bank banks represent placements of funds in Bank
Indonesia berupa deposit facility, term deposit, Indonesia in the form of deposit facility, term
dan deposit facility syariah, sedangkan deposit and sharia deposit facility, whereas
penempatan pada bank lain berupa deposito placement with other banks is in the form of
berjangka, interbank call money dan tabungan. time deposit, interbank call money, and
savings.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortized cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Placements with Bank
nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia and other banks are classified as
bank lain diklasifikasikan sebagai amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
i. Efek-efek dan obligasi pemerintah i. Securities and government bonds
Efek-efek terdiri dari surat berharga yang Securities consist of securities traded in the
diperdagangkan dalam pasar modal dan pasar capital market and money market, such as Bank
uang, antara lain Sertifikat Bank Indonesia Indonesia Certificates (SBI), Deposits
(SBI), Sertifikat Deposito Bank Indonesia Certificates of Bank Indonesia (SDBI), bonds,
(SDBI), obligasi, Negotiable Certificate of Negotiable Certificate of Deposit (NCD),
Deposit (NCD), Medium Term Notes (MTN), Medium Term Notes (MTN), mutual funds, and
penyertaan reksadana, dan Efek Beragun Aset Asset Backed Securities (ABSs).
(EBA).
EBA adalah portofolio efek yang terdiri dari aset ABSs are securities portfolio consisting of
keuangan berupa kumpulan tagihan kredit financial assets in the form of mortgages loan.
kepemilikan rumah. EBA terbentuk ketika Grup ABSs are created when Group sells its loans or
menjual pinjaman atau utang lainnya kepada other debts to an issuer (financial institution)
penerbit (lembaga keuangan) lalu disusun and then arranged in a portfolio in order to
dalam suatu portofolio untuk dijual kembali resale to investors.
kepada investor.
Obligasi Pemerintah adalah obligasi yang Government bonds are bonds issued by the
diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia. Indonesian Government.
Pengukuran efek-efek dan obligasi Pemerintah The measurement of securities and
didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut: Government bonds are based on the
classification of the securities as follows:
1. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 1. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan as amortized cost are measured at
yang diamortisasi diukur dengan biaya amortized cost using the effective interest
perolehan yang diamortisasi menggunakan method. Interest income is recognized in the
metode suku bunga efektif. Pendapatan statement of profit or loss and other
bunga diakui dalam laporan laba rugi dan comprehensive income using the effective
penghasilan komprehensif lain interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
66
Page 702
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Efek-efek dan obligasi pemerintah (lanjutan) i. Securities and government bonds
(continued)
Pengukuran efek-efek dan obligasi Pemerintah The measurement of securities and
didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut: Government bonds are based on the
(lanjutan) classification of the securities as follows:
(continued)
2. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 2. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as Fair Value Through Profit or Loss
laba rugi (FVTPL) diukur dengan (FVTPL) are measured using fair value.
menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau Unrealized gains or losses resulting from
kerugian yang belum direalisasi akibat changes in fair values are recognized in the
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya statement of profit or loss and other
disajikan dalam laporan laba rugi dan comprehensive income. Changes in fair
penghasilan komprehensif lain. Perubahan value are recognized in profit or loss. Upon
nilai wajar diakui pada laporan laba rugi. sale of portfolio of fair value through profit or
Atas penjualan portofolio efek-efek dan loss securities and government bonds, the
obligasi pemerintah untuk nilai wajar difference between the selling price and the
melalui laba rugi, perbedaan antara harga fair value is recognized as a gain or loss in
jual dengan nilai pasar wajar diakui sebagai the year when the securities and
keuntungan atau kerugian penjualan pada government bonds are sold.
tahun dimana efek-efek dan obligasi
pemerintah tersebut dijual.
3. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 3. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai Nilai Wajar Melalui as Fair Value Through Other
Penghasilan Komprehensif Lain (FVTOCI) Comprehensive Income (FVTOCI) are
diukur dengan menggunakan nilai wajar. measured using fair value. Interest income
Pendapatan bunga diakui dalam laporan is recognized in the statement of profit or
laba rugi dan penghasilan komprehensif loss and other comprehensive income using
lain menggunakan metode suku bunga the effective interest method. Other fair
efektif. Perubahan nilai wajar lainnya diakui value changes are recognized directly in
langsung dalam ekuitas sampai efek-efek equity until the securities and Government
dan obligasi pemerintah dijual atau bonds are sold or impaired, whereby
mengalami penurunan nilai, the cumulative gains and losses previously
dimana akumulasi keuntungan dan recognized in the equity are recognized in
kerugian yang sebelumnya diakui dalam the statement of profit or loss and other
ekuitas diakui dalam laporan laba rugi comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
j. Kredit yang diberikan j. Loans
Kredit yang diberikan merupakan penyediaan Loans represent the lending of money or
uang atau tagihan yang dapat disamakan equivalent receivables under contracts with
dengan itu, berdasarkan kesepakatan dengan borrowers, where the borrowers are required to
pihak penerima kredit dan mewajibkan pihak repay their debts with interest after a specified
penerima kredit untuk melunasi setelah jangka period of time.
waktu tertentu dengan imbalan bunga.
67
Page 703
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Kredit yang diberikan (termasuk kredit yang Loans (including loans under syndication) are
diberikan dalam pinjaman sindikasi) pada initially measured at fair value plus transaction
awalnya diukur pada nilai wajar ditambah costs that are directly attributable to obtaining
dengan biaya transaksi yang dapat the financial asset. After initial recognition,
diatribusikan secara langsung dan biaya loans are measured at amortized cost using the
tambahan untuk memperoleh aset keuangan effective interest method, net of allowance for
tersebut. Setelah pengakuan awal kredit yang impairment losses.
diberikan diukur pada biaya perolehan
amortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized costs.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi Loans under syndication or channelling are
ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar stated at the principal amount equal to the risk
pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang portion assumed by the Group.
ditanggung oleh Grup.
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi adanya Loan restructuring may involve extending the
perpanjangan jangka waktu pembayaran dan payment arrangements and new loan
ketentuan kredit yang baru. conditions.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar Restructured loans are stated at the lower of
nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat carrying value on the date of restructuring or
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai value of the future cash receipts after the
tunai penerimaan kas masa depan setelah restructuring. Losses resulting from the
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara difference between the carrying value on the
nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi date of restructuring the present value of future
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan cash receipts after the restructuring is
setelah restrukturisasi diakui dalam laporan recognized in the statement of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. After the
Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas restructuring, all future cash receipts specified
masa depan yang ditetapkan dalam by the new terms are recorded as a return of
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian principal loans and interest income in
pokok kredit yang diberikan dan pendapatan accordance with the terms of the restructuring.
bunga sesuai dengan syarat-syarat
restrukturisasi.
Penjualan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sales of Housing Loans (KPR)
Grup telah melakukan penjualan atas KPR The Group sold its KPR to third parties.
kepada pihak ketiga.
Atas penjualan tersebut, Grup telah In relation with the above mention sale, the
memindahkan risiko dan manfaat atas Group has transferred the risk and rewards of
kepemilikan KPR kepada pihak lawan. Oleh ownership of the KPR to counterparty.
karena itu, pada tanggal efektif penjualan, Hence, at the effective date of the sale, the
Group menghentikan pengakuan atas KPR Group derecognized the KPR.
tersebut.
Penjualan tersebut telah memenuhi kriteria jual The sale has fulfill the criteria of true sale
putus seperti yang tertuang dalam according to OJK regulation
Peraturan OJK No.11/POJK.03/2019. No. 11/POJK.03/2019.
68
Page 704
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Pembiayaan/piutang syariah k. Sharia financing/receivables
Pembiayaan/piutang syariah adalah Financing/receivables sharia based on Sharia
penyediaan uang atau tagihan yang dapat principles is receivables from providing funds or
disamakan dengan itu, yang timbul dari other similar form of receivables arising from
transaksi berdasarkan prinsip jual beli dan bagi transactions carried out based on sale or
hasil antara Grup dengan pihak lain selama purchase arrangements and profit sharing
jangka waktu tertentu. Piutang tersebut meliputi between the Group and other parties for a
piutang murabahah, piutang istishna, dan certain period of time. Such receivables consist
qardh, untuk pembiayaan meliputi pembiayaan of receivables arising from murabahah
mudharabah dan pembiayaan musyarakah. transactions, istishna transactions and qardh
transactions, for financing consist of
mudharabah and musyarakah financing.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Grup, dimana Grup between the customer and Group, whereby
membiayai kebutuhan konsumsi, investasi dan Group finances the consumption, investment
modal kerja nasabah yang dijual dengan harga and working capital needs of the customer sold
pokok ditambah dengan keuntungan yang with a principle price plus a certain margin that
diketahui dan disepakati bersama. is mutually informed and agreed. Repayment on
Pembayaran atas pembiayaan ini dilakukan this financing is made in installments within
dengan cara mengangsur dalam jangka waktu a specified period.
yang ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi fair value plus direct attributable transaction
yang dapat diatribusikan secara langsung dan costs and is an additional cost to obtain the
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh respected financial assets and after the initial
aset keuangan tersebut dan setelah pengakuan recognition are measured at amortized cost
awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi using the effective margin method less any
menggunakan metode marjin efektif dikurangi allowance for impairment losses value.
dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Mudharabah merupakan pembiayaan Mudharabah financing is a joint financing made
kerjasama antara Grup sebagai pemilik dana between Group as the owner of the funds
(shahibul maal) dengan nasabah sebagai (shahibul maal) and the customer as a business
pelaksana usaha (mudharib) selama jangka executor (mudharib) during a certain period.
waktu tertentu. Pembagian hasil keuntungan The profit sharing from the project or the
dari proyek atau usaha tersebut ditentukan business is determined in accordance with the
sesuai dengan nisbah (pre-determined ratio) mutually agreed nisbah (pre-determined ratio).
yang telah disepakati bersama. Pada tanggal On the consolidated statement of financial
laporan posisi keuangan konsolidasian, position date, mudharabah financing is stated at
pembiayaan mudharabah dinyatakan sebesar the outstanding financing balance less
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo allowance for impairment losses which is
cadangan kerugian penurunan nilai yang provided based on the management’s review of
dibentuk berdasarkan hasil reviu oleh the financing quality.
manajemen terhadap kualitas pembiayaan
yang ada.
69
Page 705
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Pembiayaan/piutang syariah (lanjutan) k. Sharia financing/receivables (continued)
Musyarakah adalah akad kerjasama yang Musyarakah is a partnership contract among
terjadi diantara para pemilik modal (mitra fund’s owners (musyarakah partners) to
musyarakah) untuk menggabungkan modal contribute funds and conduct a business on a
dan melakukan usaha secara bersama dalam joint basis through partnership with the profit
suatu kemitraan dengan nisbah pembagian sharing based on a predetermined ratio, while
hasil sesuai dengan kesepakatan, sedangkan the losses are borne proportionally based on
kerugian ditanggung secara proporsional the capital contribution. On the statement of
sesuai dengan kontribusi modal. Pada tanggal financial position date, musyarakah financing is
laporan posisi keuangan, pembiayaan stated at the outstanding financing balance less
musyarakah dinyatakan sebesar saldo allowance for impairment losses which is
pembiayaan dikurangi dengan saldo cadangan provided based on the management’s review on
kerugian penurunan nilai yang dibentuk the financing quality.
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen
terhadap kualitas pembiayaan yang ada.
Istishna adalah akad penjualan antara al- Istishna is a sale and purchase contract
mustashni (pembeli) dan al-shani (produsen between al-mustashni (buyer) and al-shani
yang juga bertindak sebagai penjual). (manufacturer also acting as the seller). Based
Berdasarkan akad tersebut, pembeli menugasi on the contract, the buyer orders the
produsen untuk membuat atau mengadakan al- manufacturer to produce or to supply al-mashnu
mashnu (barang pesanan) sesuai spesifikasi (goods ordered) according to the specifications
yang diisyaratkan pembeli dan menjualnya required by the buyer and to sell them at agreed
dengan harga yang disepakati. Piutang istishna price. Istishna receivables are stated at
disajikan sebesar tagihan termin kepada outstanding billings to final buyer less allowance
pembeli akhir dikurangi cadangan kerugian for impairment losses.
penurunan nilai.
Qardh adalah penyediaan dana atau tagihan Qardh is the provision of funds or equivalent
yang dapat dipersamakan dengan itu claims based on agreement between the
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan borrower and the lender that requires the
antara peminjam dan pihak yang meminjamkan borrower to repay the debts after a certain
yang mewajibkan peminjam melunasi period of time. Qardh are stated at outstanding
hutangnya setelah jangka waktu tertentu. balance less allowance for impairment losses
Pinjaman qardh dinyatakan sebesar saldo based on the management’s review on the
pinjaman dikurangi dengan saldo cadangan financing quality.
kerugian penurunan nilai yang dibentuk
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen
terhadap kualitas pinjaman yang ada.
l. Tagihan dan liabilitas akseptasi l. Acceptances receivable and payable
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptances receivable and payable represent
transaksi Surat Kredit Berdokumen Dalam Letters of Credit by Local Document (SKBDN)
Negeri (SKBDN) yang diaksep oleh bank transactions that have been accepted by
pengaksep (accepting bank). the accepting bank.
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan Acceptances receivable and payable are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi. Tagihan at amortized cost. Acceptances receivable are
akseptasi disajikan setelah dikurangi cadangan stated net of allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Tagihan dan liabilitas akseptasi diklasifikasikan Acceptances receivable and payable are
sebagai diukur pada biaya perolehan classified as amortized costs.
amortisasi.
70
Page 706
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Penyertaan Saham m. Investment in shares
Penyertaan saham merupakan investasi jangka Investments in shares represent long-term
panjang pada perusahaan non-publik serta investments in non-publicly-listed companies
penyertaan modal sementara pada perusahaan and temporary investments in debtor
debitur yang timbul akibat konversi kredit yang companies arising from conversion of loans or
diberikan atau jenis transaksi tertentu yang certain of transactions which resulted The
berakibat Grup memiliki saham pada Group have shares in debtor’s company.
perusahaan debitur.
Penyertaan saham dengan persentase Investments in shares represent ownership
kepemilikan 20% sampai dengan 50% dicatat interests of 20% to 50% are recorded using the
dengan metode ekuitas. Dalam metode ini, equity method. Under this method, investments
penyertaan dicatat sebesar biaya perolehan are recorded at cost and adjusted for the
disesuaikan dengan bagian Grup atas ekuitas Group’s proportionate share in the net equity of
perusahaan asosiasi dan dikurangi dengan the investees and reduced by dividends earned
penerimaan dividen sejak tanggal perolehan, starting the acquisition date net of by allowance
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. for impairment losses.
Penyertaan modal sementara dihapusbuku dari Temporary investment is written-off from the
laporan posisi keuangan apabila telah statement of financial position if it is held for
melampaui jangka waktu 5 (lima) tahun sesuai more than 5 (five) years in accordance with OJK
dengan Peraturan OJK No. 40/POJK.03/2019 Regulation No. 40/POJK.03/2019 regarding
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”. “Asset Quality Rating for Commercial Banks”.
n. Aset tetap n. Premises and equipment
Aset tetap awalnya diakui sebesar biaya All premises and equipment are initially
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan recognized at cost, which comprises its
dan biaya-biaya tambahan yang dapat purchase price and any costs directly
diatribusikan langsung untuk membawa aset ke attributable in bringing the asset to the location
lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset and condition necessary for it to be capable of
tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud operating in the manner intended by
manajemen. management.
Setelah pengakuan awal, aset tetap selain Subsequent to initial recognition, premises and
tanah dinyatakan pada biaya perolehan equipment besides lands are carried at cost
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi less any subsequent accumulated depreciation
rugi penurunan nilai. and impairment losses.
Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran Premises and equipment acquired in exchange
aset non-moneter atau kombinasi aset moneter for a non-monetary asset or for a combination
dan non-moneter diukur pada nilai wajar, of monetary and non-monetary assets are
kecuali: measured at fair values, unless:
(i) Transaksi pertukaran tidak memiliki (i) The exchange transaction lacks
substansi komersial, atau commercial substance, or
(ii) Nilai wajar dari aset yang diterima dan (ii) The fair value of neither the assets received
diserahkan tidak dapat diukur secara andal. nor the assets given up can be measured
reliably.
71
Page 707
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Aset tetap (lanjutan) n. Premises and equipment (continued)
Penyusutan bangunan dihitung dengan Depreciation of buildings is computed using the
menggunakan metode garis lurus (straight-line straight-line method while depreciation of office
method) sedangkan peralatan kantor dan furniture and fixtures, and motor vehicles is
kendaraan bermotor dihitung dengan computed using the double-declining balance
menggunakan metode saldo menurun ganda method, based on the estimated useful lives of
(double-declining balance method) the assets as follows:
berdasarkan taksiran masa manfaat aset tetap
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 10 - 20 Buildings
Peralatan kantor dan kendaraan bermotor 4-8 Office furniture and fixtures and motor vehicles
Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan The carrying amounts of premises and
dan kemungkinan penurunan nilai wajar aset equipment are reviewed for impairment when
jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan events or changes in circumstances indicate
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat that the carrying values may not be fully
mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi. recoverable.
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen The residual values, useful lives and methods
melakukan pengkajian ulang atas nilai residu, of depreciation of premises and equipment are
masa manfaat dan metode penyusutan dan reviewed by the management and adjusted
disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. prospectively, if appropriate, at the end of each
year, if necessary.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of premises and equipment is
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat derecognized upon disposal or when no future
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang economic benefits are expected from its use or
diharapkan dari penggunaan atau disposal. Any gain or loss arising on
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari derecognition of the asset (calculated as the
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai difference between the net disposal proceeds
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan and the carrying amount of the asset) is
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan included in the statement of profit or loss and
dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income in the period such
komprehensif lain pada periode aset tersebut asset is derecognized.
dihentikan pengakuannya.
Tanah awalnya dinyatakan sebesar biaya Land are initially recognized at cost and not
perolehan dan tidak disusutkan. Setelah depreciated. Subsequent to initial recognition,
pengakuan awal, tanah diukur pada nilai wajar land is measured at fair value at the revaluation
pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi rugi date less any subsequent accumulated
penurunan nilai setelah tanggal revaluasi. impairment losses. Valuation of land are
Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh penilai performed by appraisers with professional
yang memiliki kualifikasi profesional, dan qualification and is done in regular basis to
dilakukan secara berkala untuk memastikan ensure that the carrying amount does not differ
bahwa jumlah tercatat tanah tidak berbeda materially from its fair value at the end of
secara material dengan jumlah yang ditentukan reporting period (Note 14).
dengan menggunakan nilai wajarnya pada akhir
periode pelaporan (Catatan 14).
72
Page 708
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Aset tetap (lanjutan) n. Premises and equipment (continued)
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increase in the carrying amount arising from
revaluasi dicatat sebagai “Surplus Revaluasi revaluation is recorded in “Premises and
Aset Tetap”, dan disajikan dalam penghasilan Equipment Revaluation Surplus” and presented
komprehensif lain. Namun, kenaikan tersebut in other comprehensive income. However, the
diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah increase is recognized in profit or loss, up to the
penurunan nilai aset yang sama akibat amount of impairment of the same assets due
revaluasi yang pernah dilakukan sebelumnya to revaluation previously recognized in profit or
dalam laba rugi. Penurunan nilai tercatat yang loss. A decrease in carrying value arising as a
timbul dari revaluasi diakui dalam laba rugi. result of a revaluation should be recognized in
profit or loss.
Beban perbaikan dan pemeliharaan Repairs and maintenance is charged to the
dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. profit or loss as incurred. The cost of major
Beban pemulihan dan penambahan bahan renovation and restoration is capitalized to the
dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada carrying amount of the related premises and
jumlah tercatat aset tetap terkait bila besar equipment when it is probable that future
kemungkinan bagi kelompok usaha manfaat economic benefits in excess of the originally
ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari assessed standard of performance of
standar kinerja awal yang ditetapkan the existing asset and is depreciated over
sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa the remaining useful life of the related asset.
masa manfaat aset tetap terkait.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar Construction in-progress are stated at cost,
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi including capitalized borrowing costs and other
beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang charges incurred in connection with the
terjadi sehubungan dengan pendanaan aset financing of the said asset constructions. The
tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi accumulated costs will be reclassified to the
biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun appropriate “Premises and Equipment” account
“Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset when the construction is completed and
tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap available for intended use. Construction in-
untuk digunakan. Aset tetap dalam progress are not depreciated as these are not
penyelesaian tidak disusutkan karena belum yet available for use.
tersedia untuk digunakan.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Business Usage Rights (“Hak Guna Usaha” or
Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika “HGU”), Building Usage Right (“Hak Guna
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai Bangunan” or “HGB”) and Usage Rights (“Hak
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun Pakai” or “HP”) when the land was initially
“Aset Tetap”. Biaya pengurusan perpanjangan acquired are recognized as part of the cost of
atau pembaruan legal hak atas tanah diakui the land under the “Premises and Equipment”.
sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi The extension or the legal renewal costs of land
sepanjang umur hak hukum atau umur ekonomi rights were recognized as intangible assets and
tanah, mana yang lebih pendek. were amortized over the shorter of the rights'
legal life and land's economic life.
73
Page 709
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Aset tetap (lanjutan) n. Premises and equipment (continued)
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset change
mengalami perubahan yang signifikan dan significantly, it is necessary to revaluate on an
fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara annual basis, whereas if the fair value of the
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset revaluated asset does not change significantly,
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan it is necessary to revaluate at a minimum every
yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu 3 (three) years.
dilakukan revaluasi paling kurang 3 (tiga) tahun
sekali.
o. Aset Tidak Berwujud o. Intangible Assets
Berdasarkan PSAK 238 definisi aset berwujud Based on PSAK 238, the definition of tangible
adalah aset nonmoneter teridentifikasi tanpa assets is identified non-monetary assets without
wujud fisik. Dalam hal ini, Sistem komputer physical form. In this case, computer software is
secara jelas disebutkan dalam explicitly stated in PSAK 238 as a type of asset
PSAK 238 sebagai jenis aset yang identified as tangible assets.
teridentifikasi sebagai aset berwujud.
Aset tak berwujud awalnya diakui sebesar Intangible assets are initially recognized at the
Pengakuan biaya perolehan dalam jumlah cost of acquisition. The recognition of the cost
tercatat aset takberwujud dihentikan pada aset of acquisition of intangible assets is stopped
tersebut berada pada kondisi yang diinginkan when the asset is in the desired condition to be
agar aset tersebut siap digunakan dengan cara ready for use in the manner intended by
yang di intensikan oleh manajamen. Oleh management. Therefore, costs incurred when
karena itu, biaya yang dikeluarkan saat aset the asset can be used in accordance with the
sudah dapat digunakan sesuai dengan cara intended management and costs to redevelop
yang di intensikan oleh manajemen dan biaya intangible assets are not included in the carrying
untuk mengembangkan kembali aset tak amount of intangible assets.
berwujud tidak termasuk dalam jumlah tercatat
aset tak berwujud.
Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud After initial recognition, intangible assets are
dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi stated at cost less accumulated amortization.
akumulasi amortisasi.
Amortisasi aset tak berwujud dihitung dengan Amortization of intangible assets is calculated
menggunakan metode garis lurus (straight-line using the straight-line method. Based on the
method). Berdasarkan rata-rata penggunaan average use of software at the Group, the useful
piranti lunak pada Grup, untuk umur manfaat life of intangible assets is determined by the
aset tak berwujud ditetapkan oleh unit intangible asset management unit for 5 years.
pengelola aset tak berwujud selama 5 Tahun. The carrying amount of intangible assets is
Jumlah tercatat aset tak berwujud dihentikan stopped when the asset is released or when
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat there is no expected future economic benefit
tidak ada manfaat ekonomis masa depan from use or disposal. Profit or loss arising from
yang diharapkan dari penggunaan atau the cessation of asset recognition (calculated as
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari the difference between the net proceeds of
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai disposal and the carrying amount of the asset)
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan is recognized in the income statement for the
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan period in which the asset is derecognized.
dalam laporan laba rugi pada periode aset
tersebut dihentikan pengakuannya.
74
Page 710
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Aset Tidak Berwujud (lanjutan) o. Intangible Assets (continued)
Aset tak berwujud tidak boleh dikeluarkan dari Intangible assets should not be removed from
daftar rincian aset tak berwujud mesikipun the list of intangible assets details even if the
aset tersebut telah sepenuhnya dilakukan asset has been fully amortized, because if the
amortisasi, karena jika aset tersebut masih asset still has expected future economic
memiliki manfaat ekonomis masa depan yang benefits from its use, the cost of acquisition and
diharapkan dari penggunaanya, maka biaya accumulated amortization remain in the list of
perolehan dan akumulasi amortisasi tetap intangible assets details owned by the entity.
berada dalam daftar rincian aset tak berwujud
yang dimiliki oleh entitas.
Aset dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya Construction in-progress are recorded at cost,
perolehan, yang mencakup biaya-biaya yang which includes costs incurred in connection with
terjadi sehubungan dengan upaya perolehan, the acquisition, development, and procurement
pengembangan dan pengadaan aset tak efforts of intangible assets under development.
berwujud dalam penyelesaian tersebut. The accumulation of acquisition costs will be
Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi reclassified to the related "Intangible Assets"
ke akun “Aset tak berwujud” yang bersangkutan account when the intangible asset is completed
pada saat aset tak berwujud tersebut telah and ready for use.
selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan.
Aset tak berwujud dalam penyelesaian tidak Intangible assets under development are not
disusutkan karena belum tersedia untuk amortized because they are not yet available for
digunakan. use.
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa p. Right-of use assets and lease liabilities
PSAK No. 116 menerapkan persyaratan baru SFAS No. 116 introduces new or amended
atau amandemen sehubungan dengan requirements with respect to lease accounting.
akuntansi sewa. Standar ini memperkenalkan It introduces significant changes to lessee
perubahan signifikan untuk akuntansi lessee accounting by removing the distinction between
dengan menghapus perbedaan antara sewa operating and finance lease and requiring the
operasi dan pembiayaan dan pengakuan aset recognition of a right-of-use asset and a lease
hak guna dan liabilitas sewa, kecuali untuk liability at commencement for all leases, except
sewa jangka pendek dan aset dengan nilai for short-term leases and leases of low value
rendah. Berbeda dengan akuntansi lessee, assets. In contrast to lessee accounting, the
persyaratan untuk akuntansi lessor sebagian requirements for lessor accounting have
besar tidak berubah. Dalam hal ini, Grup remained largely unchanged. In this case,
terekspos risiko Grup sebagai lessee. Group is exposed the risk of the Group as
lessee.
a) Dampak definisi baru dari sewa a) Impact of the new definition of a lease
Perubahan utama dari definisi sewa The change in the definition of a lease
berkaitan dengan konsep pengendalian. mainly relates to the concept of control.
PSAK No. 116 menentukan apakah kontrak SFAS No. 116 determines whether a
merupakan, atau mengandung sewa atas contract is, or contains, a lease if the
dasar jika penyewa memiliki hak untuk lessee has the right to control the use of
mengendalikan penggunaan aset selama an identified asset for a certain period of
suatu jangka waktu tertentu untuk time in exchange for consideration. This is
dipertukarkan dengan imbalan. in contrast to the focus on risks and reward
Hal tersebut merupakan perbedaan in SFAS No. 30.
penentuan PSAK No. 30 yaitu dengan
konsep risiko dan manfaat.
75
Page 711
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) p. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
a) Dampak definisi baru dari sewa (lanjutan) a) Impact of the new definition of a lease
(continued)
Grup menerapkan definisi sewa dan The Group applies the definition of
panduan terkait yang diterapkan dalam a lease and related guidance set out
PSAK No. 116 untuk semua kontrak yang in SFAS No. 116 to all contracts
dicatat atau diubah pada atau setelah entered into or changed on or after
tanggal 1 Januari 2020. January 1, 2020.
b) Panduan praktis, pengecualian pengakuan b) Practical expedient, recognition
dan pilihan kebijakan pada saat masa exemption and accounting policy option at
transisi, Grup memilih untuk menerapkan the transition date, Group decided to use
panduan praktis yang terdapat pada the practical expedient that is permitted in
panduan transisi dalam PSAK No. 116, SFAS No. 116, as:
yang antara lain:
1. Penggunaan tingkat diskonto tunggal 1. Using a single discount rate to
untuk portofolio sewa dengan a portfolio of leases with reasonably
karakteristik yang hampir sama; similar characteristics;
2. Tidak menerapkan pengakuan 2. Not to apply the recognition
dan pengukuran berdasarkan and measurement according to
PSAK No. 116 untuk kontrak dengan SFAS No. 116 of the contracts which
masa sewa kurang dari 12 bulan pada lease term ends within 12 months of
tanggal 1 Januari 2020 dan dicatat January 1, 2021 and recorded as short
sebagai sewa jangka pendek; dan term lease; and
3. Pengecualian biaya langsung awal 3. Exclude intial direct cost from the
dari pengukuran aset hak guna pada measurement of the right of use
tanggal penerapan awal. assets at the date of initial application.
Grup memilih pengecualian pengakuan Group may choose the recognition
untuk tidak menerapkan pengakuan dan exemption not to recognize and measure
pengukuran berdasarkan PSAK No. 116 according to SFAS No. 116 of the
untuk kontrak: contract:
1. Sewa jangka pendek dengan masa 1. Short term leases for which lease term
sewa 12 bulan atau kurang; dan is or below 12 months; and
2. Sewa dengan aset pendasar bernilai 2. Lease for which the underlying asset
rendah. is low value.
Grup mengakui pembayaran sewa jangka Group recognise the lease payment of
pendek dan aset bernilai rendah sebagai short term and low value leases as an
beban baik dengan dasar garis lurus expense on either a straight line basis
maupun dasar sistematik lainnya yang over ther lease term or another systematic
merepresentasikan pola manfaat. basis which represent the pattern of the
benefit.
Selain itu, Grup juga memilih pilihan Besides, Group may choose the policy
kebijakan untuk: option:
1. Tidak memisahkan kompenen 1. Not to separate the non-leased
nonsewa dari komponen sewa, dan component from lease component,
memilih mencatat masing-masing and choose to record the lease
komponen sewa dan komponen component and non-leased
nonsewa terkait sebagai komponen component as a single lease
sewa tunggal. component.
2. Tidak mencatat sewa atas aset tak 2. Not to record the lease of intangible
berwujud berdasarkan PSAK No. 116. assets according to SFAS No. 116.
76
Page 712
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) p. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
c) Dampak pada akuntansi lessee c) Impact on lessee accounting
Grup menerapkan pendekatan Group applies a single recognition and
pengakuan dan pengukuran tunggal measurement approach for the entire
untuk seluruh sewa, kecuali untuk sewa lease, except for the short terms and low-
jangka pendek dan sewa aset bernilai value lease. Group recognises lease
rendah. Grup mengakui liabilitas sewa liabilities for the lease payments and right
untuk melakukan pembayaran sewa dan of use asset that represent right of use of
aset hak guna yang mewakili hak untuk the underlying asset
menggunakan aset pendasar.
Grup mengakui aset hak guna dan Group recognises right of use asset and
liabilitas sewa pada tanggal permulaan lease liabilities at the commencement
sewa. date.
Pada tanggal permulaan sewa, aset hak On the commencement date, right of use
guna diukur pada biaya perolehan yang assets measured at cost, which shall
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas comprise the amount initial measurement
sewa, biaya langsung awal yang of lease liabilities, initial direct cost
dikeluarkan, estimasi biaya restorasi dan incurred, an estimate of restoration cost,
pembayaran sewa yang dilakukan pada and lease payments made at or before the
atau sebelum tanggal mulai sewa commencement date less the rental
dikurangi insentif sewa yang diterima. incentives received. For the subsequent
Untuk pengurukuran selanjutnya, aset measurements, the right of use assets
hak guna dikurangi dengan akumulasi less the accumulated depreciation, any
penyusutan dan kerugian penurunan nilai, accumulated impairment losses, and
serta disesuaikan untuk setiap adjusted for any remeasurement of lease
pengukuran kembali liabilitas sewa. liabilities.
Aset hak guna disusutkan dengan metode Right of use assets depreciated by
sesuai dengan persyaratan depresiasi methods in accordance with the fixed
yang ada pada aset tetap. assets depreciation requirements.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke If the ownership of lease assets
Grup pada akhir masa sewa atau transferred to the Group at the end of the
pembayaran sewa mencerminkan lease term or the lease payments reflects
pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan the purchase option, then the depreciation
dihitung menggunakan estimasi masa period measured by using the estimation
manfaat ekonomis aset. Aset hak guna of asset economic benefit. The right of use
diuji penurunan nilainya sesuai dengan asset tested for impairment in accordance
PSAK No. 236 Penurunan Nilai Aset. with SFAS No. 236 Impairment of Asset.
77
Page 713
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) p. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui At the commencement date, Group recognized
liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari the lease liabilities measured at the present
pembayaran sewa masa depan yang akan value of the future lease payment during the
dilakukan selama masa sewa. Pembayaran lease term. Lease payment including the fixed
sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk payment (including substantial fixed-payments)
pembayaran tetap secara-substansi) dikurangi less lease incentive receivable, variable lease
piutang insentif sewa, pembayaran sewa payment that depend on the index or exchange
variabel yang bergantung pada indeks atau rate, and the expected amount will be paid in
kurs, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar a residual value guarantee. Lease payments
dalam jaminan nilai residu. Pembayaran sewa also include the execution price of a reasonable
juga termasuk harga eksekusi opsi pembelian purchase option if it ensured to exercise by the
yang wajar jika dipastikan akan dilakukan oleh Group and the penalty payment to terminate
Grup dan pembayaran penalti untuk mengakhiri the lease, if the lease term reflects the Group to
sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan execute the lease termination option. Variable
Grup mengeksekusi opsi penghentian sewa. lease payments that do not rely on the index or
Pembayaran sewa variabel yang tidak exchange rates recognized as expense in
bergantung pada indeks atau kurs diakui periods in which events or conditions that
sebagai beban pada periode di mana peristiwa trigger payments occur.
atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Grup menggunakan suku bunga payments, Group uses the incremental
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal borrowing rate of the lessee at the
dimulainya sewa karena suku bunga implisit commencement date of the lease, as the
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Untuk implicit interest rate of the lease cannot be
pengukuran selanjutnya, jumlah liabilitas sewa determined. For the subsequent measurement,
ditingkatkan untuk mencerminkan amount of lease liabilities increased to reflect
pertambahan bunga dan dikurangi the increasing of interest and reduced by the
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, lease payments. In addition, the carrying
jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali amount of lease liabilities remeasured if there
jika terdapat modifikasi, perubahan jangka is a modification, change in lease term, change
waktu sewa, perubahan pembayaran sewa, of lease payment, or changes in assessment of
atau perubahan dalam penilaian opsi untuk purchase option of the underlying asset.
membeli aset pendasar.
PSAK No. 116 mengubah cara Grup SFAS No. 116 changes the way of Group
menyajikan sewa yang sebelumnya presents lease that previously classified as an
diklasifikasikan sebagai sewa operasi pada operating lease in SFAS No. 30, which not
PSAK No. 30, yang tidak diungkapkan dalam disclosed in financial statements, with the
laporan keuangan, dengan rincian sebagai details of below:
berikut:
1. Menyajikan aset hak-guna secara terpisah; 1. Present the right of use asset separately;
2. Menyajikan liabilitas sewa sebagai bagian 2. Present the lease liabilities as part of other
dari liabilitas lain-lain; liabilities;
3. Menyajikan beban penyusutan aset hak- 3. Present the depreciation expense of right of
guna dan beban bunga liabilitas sewa use asset and interest expense of lease
sebagai bagian dari beban umum dan liabilities as part of general and
administrasi; dan administrative expenses; and
4. Memisahkan jumlah total pembayaran ke 4. Separate the total amount of payment to the
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan principal (presented in financing activities)
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam and interest (presented in operational
kegiatan operasional) dalam laporan arus activities) in the statement of cash flow.
kas
78
Page 714
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Penurunan nilai aset non-keuangan q. Impairment of non-financial assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup The Group assesses at each annual reporting
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset period whether there is an indication that an
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat asset may be impaired. If any such indication
indikasi tersebut, maka Grup akan membuat exists, Group makes an estimate of the asset’s
estimasi atas jumlah terpulihkan aset tersebut. recoverable amount.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset An asset’s recoverable amount is the higher of
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara an asset’s or Cash Generating Unit (CGU)’s fair
nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) value less costs of disposal and its value in use,
dikurangi biaya pelepasan dengan nilai and is determined for an individual asset, unless
pakainya, kecuali aset tersebut tidak the asset does not generate cash inflows that
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian are largely independent of those from other
besar independen dari aset atau kelompok aset assets or groups of assets.
lain.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai Where the carrying amount of an asset exceeds
terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap its recoverable amount, the asset is considered
mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat impaired and is written down to its recoverable
aset diturunkan menjadi sebesar nilai amount. Impairment losses of continuing
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operations are recognized in the statement of
operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan profit or loss and other comprehensive income
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain as “impairment losses”.
sebagai “rugi penurunan nilai”.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus In assessing the value in use, the estimated net
kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini future cash flows are discounted to their present
dengan menggunakan tingkat diskonto value using a pre-tax discount rate that reflects
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian current market assessments of the time value of
pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko money and the risks specific to the asset.
spesifik aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs of disposal,
pelepasan, mengacu pada PSAK No. 113: refers to SFAS No. 113: "Fair Value
”Pengukuran Nilai Wajar” (Catatan 2e). Measurements" (Note 2e).
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan any, are recognized in the statements of profit
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain or loss and other comprehensive income under
sesuai dengan kategori biaya yang konsisten expense categories that are consistent with the
dengan fungsi aset yang diturunkan nilainya. functions of the impaired assets.
r. Biaya dibayar dimuka r. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over the
masa manfaat dengan menggunakan metode periods benefited using the straight-line
garis lurus (straight-line method). method.
79
Page 715
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Goodwill s. Goodwill
Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis Goodwill arising in a business combination is
diakui sebagai aset pada tanggal diperolehnya recognised as an asset at the date that control
pengendalian (tanggal akuisisi). Goodwill is acquired (the acquisition date). Goodwill is
diukur sebagai selisih dari imbalan yang measured as the excess of the sum of the
dialihkan, jumlah setiap kepentingan non- consideration transferred, the amount of any
pengendali pada pihak yang diakuisisi dan nilai non-controlling interest in the acquiree and the
wajar dari kepentingan ekuitas yang fair value of the acquirer’s previously held
sebelumnya dimiliki pihak pengakuisisi pada equity interest (if any) in the acquiree over net
pihak yang diakuisisi (jika ada) atas jumlah of the acquisition-date amounts of the
selisih bersih dari aset teridentifikasi yang identifiable assets acquired and the liabilities
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada assumed.
tanggal akuisisi.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill For the purpose of impairment testing, goodwill
dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari is allocated to each of the Group’s
Grup yang diharapkan memberikan manfaat cash-generating units expected to benefit from
dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. Unit the synergies of the combination. A
penghasil kas yang telah memperoleh alokasi cash-generating unit to which goodwill has
goodwill diuji penurunan nilainya secara been allocated is tested for impairment annually
tahunan dan ketika terdapat indikasi bahwa unit or more frequently when there is an indication
tersebut mengalami penurunan nilai. Jika that the unit may be impaired. If the recoverable
jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas amount of the cash-generating unit is less than
kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan its carrying amount, the impairment loss is
nilai dialokasikan pertama untuk mengurangi allocated first to reduce the carrying amount of
jumlah tercatat aset atas setiap goodwill yang any goodwill allocated to the unit, and then to
dialokasikan pada unit, dan selanjutnya ke aset the other assets of the unit pro-rate on the basis
lainnya dari unit dibagi atas dasar jumlah of the carrying amount of each asset in the unit.
tercatat setiap aset dalam unit tersebut. Setiap Any impairment loss for goodwill is recognised
kerugian penurunan nilai goodwill diakui secara directly in profit or loss in the statement of
langsung dalam laba/rugi pada laporan laba comprehensive income. An impairment loss
rugi komprehensif. Rugi penurunan nilai yang recognised for goodwill is not reversed in
diakui atas goodwill tidak dapat dipulihkan pada subsequent period.
periode berikutnya.
t. Liabilitas segera t. Liabilities due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya This account is recorded at the time the
kewajiban atau diterimanya perintah obligations occur or upon receipt of transfer
pemindahbukuan dari nasabah maupun dari orders from customers or other banks.
bank lain.
Liabilitas segera dicatat berdasarkan biaya Current liabilities are stated at amortized cost
perolehan diamortisasi dan diklasifikasikan and classified as other financial liabilities.
sebagai liabilitas keuangan lainnya.
u. Simpanan u. Deposits
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat Demand deposits represent customer funds
digunakan sebagai alat pembayaran dan which can be used as payment instruments,
penarikannya dapat dilakukan setiap saat and can be withdrawn at any time through
melalui cek atau pemindahbukuan dengan cheque, or transferred through current account
bilyet giro dan sarana perintah pembayaran drafts and other transfer instruction media.
lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai titipan Demand deposits are stated at the amounts
pemegang giro di Grup. entrusted to the Group by the depositors.
80
Page 716
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Simpanan (lanjutan) u. Deposits (continued)
Giro Wadiah merupakan titipan dana pihak Wadiah demand deposits represent entrusted
ketiga yang setiap saat tersedia untuk third party funds which are available for
dikembalikan dan dapat diberikan bonus sesuai withdrawal at any time and earn bonus based
kebijakan Grup. Giro Wadiah dinyatakan on the Group’s policy. Wadiah demand deposits
sebesar nilai titipan pemegang giro di Grup. are stated at the amounts invested by the
depositors in the Group.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Savings deposits represent customer funds
penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah which can be withdrawn by the depositors only
sesuai dengan persyaratan tertentu yang under certain conditions. Savings deposits are
disepakati. Tabungan dinyatakan sebesar nilai stated at the agreed amounts due to the
kewajiban pada pemilik tabungan. depositors.
Tabungan Wadiah merupakan simpanan pihak Wadiah savings deposits represent third party
lain yang mendapatkan bonus berdasarkan funds which earn bonus based on the Group’s
kebijaksanaan Grup. Tabungan Wadiah policy. Wadiah savings deposits are stated at
dinyatakan sebesar nilai investasi pemegang the amounts invested by the depositors in the
tabungan di Grup. Group.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customer funds which
nasabah yang penarikannya hanya dapat can be withdrawn by the depositors only on
dilakukan nasabah pada waktu tertentu sesuai specific maturity dates based on the
dengan perjanjian antara pemegang deposito agreements between the depositors and the
berjangka dengan Grup. Deposito berjangka Group. Time deposits are stated at the nominal
dinyatakan sebesar nilai nominal yang amounts stated in the certificates issued by the
tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh Group in accordance with the agreements
Grup, sesuai dengan perjanjian antara between the depositors and the Group.
pemegang deposito berjangka dengan Grup.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as other
liabilitas keuangan lainnya dan diukur pada financial liabilities and measured at amortized
biaya perolehan amortisasi menggunakan suku cost using the effective interest method except
bunga efektif kecuali simpanan yang for sharia deposits which are stated at the
didasarkan pada prinsip perbankan syariah Group’s liability to the customers. Incremental
yang dinyatakan sebesar kewajiban Grup costs that can be attributed directly to the
kepada nasabah. Biaya tambahan yang dapat acquisition of deposits from customers are
diatribusikan secara langsung kepada deducted from total deposits received.
perolehan simpanan nasabah, dikurangkan dari
jumlah simpanan yang diterima.
81
Page 717
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Simpanan dari bank lain v. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merupakan kewajiban Deposits from other banks represent liabilities
kepada bank lain, dalam bentuk tabungan, giro, to other banks, in the form of savings deposits,
deposito berjangka, dan inter-bank call money. demand deposits, time deposits and inter-bank
call money.
Di dalam simpanan dari bank lain termasuk Deposits from other banks include sharia
simpanan syariah dalam bentuk giro wadiah. deposits in the form of wadiah demand
deposits.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortized cost using the effective interest
suku bunga efektif kecuali simpanan syariah method except for sharia deposits which are
yang dinyatakan sebesar nilai kewajiban Grup stated at the Group’s liability amount to the
kepada nasabah. Biaya tambahan yang dapat customer. Incremental costs that can be
diatribusikan secara langsung kepada attributed directly to the acquisition of deposits
perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan from other banks are deducted from the total
dari jumlah simpanan yang diterima. deposits received.
w. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual w. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali to repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement to resell
kembali disajikan sebagai aset keuangan dalam are presented as financial assets in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the net resale
penjualan kembali dikurangi dengan bunga price of unamortized interest and net of
yang belum diamortisasi dan cadangan allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali The difference between the purchase price and
diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang the resale price is treated as unearned interest
ditangguhkan (belum diamortisasi) dan diakui income (unamortized) and recognized as
sebagai pendapatan selama periode sejak income over the period starting from when
efek-efek tersebut dibeli hingga dijual kembali those securities are purchased until they are
dengan menggunakan suku bunga efektif. resold using effective interest rate.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement are
kembali diklasifikasikan diukur pada biaya classified as amortized costs.
perolehan amortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam repurchase are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the
pembelian kembali, dikurangi dengan bunga repurchase price, net of unamortized prepaid
dibayar dimuka yang belum diamortisasi. interest.
82
Page 718
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
w. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual w. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali (lanjutan) to repurchase (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
(lanjutan) (continued)
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali The difference between the selling price and the
diperlakukan sebagai biaya dibayar dimuka dan repurchase price is treated as prepaid
diakui sebagai beban selama jangka waktu expenses and recognized as expense over the
sejak efek-efek tersebut dijual hingga dibeli period starting from when those securities are
kembali menggunakan metode suku bunga sold until they are repurchased using the
efektif. effective interest method.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreement to repurchase
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas are classified as financial liabilities measured at
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
atas surat berharga syariah of sharia-compliant securities
Bank mencatat transaksi efek-efek yang dibeli The Bank records securities purchased under
dengan janji dijual kembali mengacu ke resale agreements in accordance with
PSAK No. 411 tentang “Akuntansi Wa’d” yang SFAS No. 411 on “Accounting for Wa’d” which
berlaku secara prospektif. Pada saat is implemented prospectively. At initial
pengakuan awal, Bank mengklasifikasikan recognition, the Bank classifies the underlying
surat berharga syariah yang diperoleh dari securities from the first sale and purchase
transaksi jual beli pertama dalam kategori transaction as at fair value through other
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income. Gain or losses arising
komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian from changes in its fair value is recorded as
dari perubahan nilai wajar diakui dalam other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
x. Surat-surat berharga yang diterbitkan x. Securities issued
Surat-surat berharga yang diterbitkan Bank Securities issued by Bank consist of bonds,
adalah obligasi, Long Term Note (LTN) dan Long Term Note (LTN) and Sukuk Mudharabah.
Sukuk Mudharabah.
Surat berharga yang diterbitkan diakui sebesar The securities issued are recognized initially at
nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur fair value and subsequently measured at
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). (EIR) method.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
memperhitungkan adanya diskonto atau premi account any discount or premium associated
terkait dengan pengakuan awal dan biaya related to the initial recognition and transaction
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga costs that are an integral part of the effective
efektif. interest rate.
83
Page 719
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Pinjaman yang diterima y. Fund borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang Fund borrowings are funds received by
diterima oleh Grup dari Bank Indonesia, the Group’s from Bank Indonesia, the
pemerintah dan lembaga pembiayaan lain government and other financing institutions with
dengan kewajiban pembayaran berdasarkan payment obligation based on borrowing
perjanjian pinjaman. agreements.
Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai Fund borrowings are recognized initially at fair
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at amortized
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest rate (EIR)
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). method. Amortized cost is calculated by taking
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi associated related to the initial recognition and
terkait dengan pengakuan awal dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga effective interest rate.
efektif.
z. Pinjaman subordinasi z. Subordinated loans
Pinjaman subordinasi diakui sebesar nilai wajar Subordinated loans are recognized initially at
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar fair value and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method. Amortized cost is calculated by taking
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi associated related to the initial recognition and
terkait dengan pengakuan awal dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga effective interest rate.
efektif.
aa. Modal saham aa. Capital stock
Modal saham diukur pada nilai nominal untuk Capital stock is measured at par value for all
semua saham yang diterbitkan. shares issued.
ab. Saldo laba ab. Retained earnings
Saldo laba merupakan saldo kumulatif dari hasil Retained earnings represent the cumulative
operasi Grup, pembagian dividen, penyesuaian balance of the Group’s results of operations,
periode sebelumnya, efek dari perubahan dividend distributions, prior period adjustments,
kebijakan akuntansi dan penyesuaian modal effects of the changes in accounting policy and
lainnya. other capital adjustments.
ac. Dana syirkah temporer ac. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer merupakan investasi Temporary syirkah funds represent investments
dengan akad mudharabah mutlaqah, yaitu from other parties conducted on the basis
pemilik dana (shahibul maal) memberikan mudharabah mutlaqah contract in which the
kebebasan kepada pengelola dana owners of the funds (shahibul maal) grant
(mudharib/BTN Unit Syariah) dalam freedom to the fund manager (mudharib/BTN
pengelolaan investasinya dengan keuntungan Sharia Unit) in the management of their
dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah investments with profit distributed based on the
temporer terdiri dari giro mudharabah, contract. Temporary syirkah funds consist of
tabungan mudharabah, dan deposito mudharabah current accounts, mudharabah
mudharabah. saving deposits, and mudharabah time
deposits.
84
Page 720
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ac. Dana syirkah temporer (lanjutan) ac. Temporary syirkah funds (continued)
Giro dan tabungan mudharabah merupakan Mudharabah current accounts and saving
investasi yang bisa ditarik sewaktu-waktu deposits represent investment which could be
(on call) atau sesuai dengan persyaratan withdrawn anytime (on call) or can be withdrawn
tertentu yang disepakati. Giro dan tabungan based on certain agreed terms. Mudharabah
mudharabah dinyatakan sebesar saldo giro dan current accounts and savings deposits are
tabungan nasabah di Grup. stated based on the customer’s demand and
savings deposit balance in the Group.
Deposito mudharabah merupakan investasi Mudharabah time deposits represent
yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu investment that can only be withdrawn at a
sesuai dengan perjanjian antara pemegang certain time based on the agreement between
deposito mudharabah dengan Grup. Deposito the customer and the Group. Mudharabah time
mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal deposits are stated at nominal amount as
sesuai dengan perjanjian antara pemegang agreed between the deposit holder and the
deposito dengan Grup. Group.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah fund cannot be classified as
sebagai kewajiban. Hal ini karena BTN Unit liability. This was due to the BTN Sharia Unit
Syariah tidak berkewajiban untuk does not have any liability to return the initial
mengembalikan jumlah dana awal dari pemilik fund to the owners, except for losses due to
dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi BTN Sharia Unit’s management negligence or
dari manajemen BTN Unit Syariah ketika default of loss is incurred. On the other hand,
mengalami kerugian. Di sisi lain dana syirkah temporary syirkah fund cannot be classified as
temporer tidak dapat digolongkan sebagai shareholders’ equity, because of the maturity
ekuitas karena mempunyai waktu jatuh tempo period and the depositors do not have the same
dan pemilik dana tidak mempunyai hak rights as the shareholders’ such as voting rights
kepemilikan yang sama dengan pemegang and the rights of realized gain from current
saham seperti hak voting dan hak atas realisasi assets and other non-investment accounts.
keuntungan yang berasal dari aset lancar dan
aset non-investasi (current and other
non-investment accounts).
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan The owner of temporary syirkah funds receives
imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang a return from the profit sharing based on
ditetapkan. a predetermined ratio.
Hak nasabah atas bagi hasil dana syirkah Third party share on returns of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents customer’s share on
nasabah yang didasarkan pada prinsip the Group’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana management of their funds by the Group under
mereka oleh Grup. Pendapatan yang dibagikan mudharabah principles. Income that will be
adalah yang telah diterima (cash basis). distributed is the cash received (cash basis).
Pembagian hasil usaha dilakukan berdasarkan The distribution of revenue is based on profit
prinsip bagi hasil usaha yaitu dari pendapatan sharing scheme on the Group’s gross profit
Grup yang diterima berupa laba kotor (gross margin.
profit margin).
85
Page 721
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ac. Dana syirkah temporer (lanjutan) ac. Temporary syirkah funds (continued)
Pendapatan marjin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing on financing
pembiayaan yang diberikan dan atas aset facilities and other earning assets are
produktif lainnya akan dibagikan kepada distributed to fund owners and the Group based
nasabah penyimpan dana dan Grup sesuai on proportion of fund used in the financing and
dengan proporsi dana yang dipakai dalam other earning assets. Margin income and profit
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif sharing income allocated to the fund owners are
lainnya. Selanjutnya, pendapatan marjin dan then distributed to fund owners and depositors
bagi hasil yang tersedia untuk nasabah as shahibul maal and the Group as mudharib
tersebut kemudian dibagihasilkan ke nasabah based on a predetermined ratio (nisbah).
penabung dan deposan sebagai shahibul maal Margin income and profit sharing from financing
dan Grup sebagai mudharib sesuai porsi bagi facilities and other earning assets using the
hasil yang telah disepakati bersama Group's funds, are entirely shared for the
sebelumnya (nisbah). Pendapatan marjin dan Group, including income from the Group's
bagi hasil dari pembiayaan dan aset produktif fee-based transactions.
lainnya yang memakai dana Grup, seluruhnya
menjadi milik Grup, termasuk pendapatan dari
investasi Grup berbasis imbalan.
ad. Pendapatan dan beban bunga ad. Interest income and expense
Pendapatan dan beban bunga diakui pada Interest income and expenses are recognized
laporan laba rugi dan penghasilan in the statement of profit or loss and other
komprehensif lain dengan menggunakan comprehensive income using the effective
metode suku bunga efektif. Suku bunga efektif interest rate method. The effective interest rate
adalah suku bunga yang secara tepat is the rate that exactly discounts the estimated
mendiskontokan estimasi pembayaran atau future cash payments or receipts over the
penerimaan kas di masa datang selama expected life of the financial instrument (or,
perkiraan umur dari aset keuangan atau where appropriate, a shorter period) to obtain
liabilitas keuangan (atau, jika lebih tepat, the carrying amount of the financial asset or
digunakan periode yang lebih singkat) untuk financial liability.
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Grup When calculating the effective interest rate,
mengestimasi arus kas di masa datang dengan the Group estimates future cash flows
mempertimbangkan seluruh persyaratan considering all contractual terms of the financial
kontraktual dalam instrumen keuangan instrument but not future credit losses. This
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan calculation includes all commissions, fees, and
kerugian kredit di masa mendatang. other forms received by the parties in the
Perhitungan ini mencakup seluruh komisi, contract that are an integral part of the effective
provisi, dan bentuk lain yang diterima oleh para interest rate.
pihak dalam kontrak yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Jika aset keuangan atau nilai kelompok aset If a financial asset or group of similar financial
keuangan serupa telah diturunkan sebagai assets’ value has diminished as a result
akibat kerugian penurunan nilai, maka of impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya subsequently obtained is recognized based on
diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan the interest rate used to discount future cash
untuk mendiskonto arus kas masa datang flows in calculating impairment losses.
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
86
Page 722
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ae. Pendapatan provisi dan komisi ae. Fees and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions directly related to
langsung dengan kegiatan pinjaman, atau lending activities, or fee and commission
pendapatan provisi dan komisi yang income which relates to a specific period, is
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, amortized over the term of the contract using
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu the effective interest method and classified as
kontrak menggunakan metode suku bunga part of interest income in the statement of profit
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari or loss and other comprehensive income.
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions that are not related to
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit the credit activity or a period of time and/or
atau suatu jangka waktu dan/atau terkait associated with the service provided, are
dengan pemberian suatu jasa, diakui sebagai recognized as revenue at the time of the
pendapatan pada saat terjadinya transaksi dan transaction and recorded under other operating
dicatat pada akun pendapatan operasional income.
lainnya.
af. Pendapatan bagi hasil dan beban bonus af. Sharia profit sharing income and bonus
secara syariah expense
Pendapatan bagi hasil secara syariah Sharia profit sharing income represents income
merupakan pendapatan istishna, marjin from istishna, margin from murabahah and
murabahah dan bagi hasil pembiayaan profit-sharing on mudharabah and musyarakah
mudharabah dan musyarakah serta aset financing and other earning assets which are
produktif lainnya yang diakui dengan recognized on the accrual basis. Sharia
menggunakan metode akrual. Beban secara expense represents the bonus distribution and
syariah merupakan distribusi bonus dan bagi profit-sharing to fund owners which are
hasil kepada pemilik dana yang diakui recognized on an accrual basis.
berdasarkan metode akrual.
Pendapatan istishna diakui apabila telah terjadi Income from istishna is recognized at the date
penyerahan barang. of transfer of assets.
Pendapatan atas piutang murabahah Income from murabahah receivables using the
menggunakan metode setara tingkat imbal hasil effective rate of return method (effective
efektif (marjin efektif). Marjin efektif adalah margin). Effective margin is the margin that
margin yang secara tepat mendiskontokan precisely discounts the estimated future cash
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di payments or receipts through the expected
masa datang selama perkiraan umur dari life of the murabahah receivables. When
piutang murabahah. Pada saat menghitung calculating the effective margin, the Group
marjin efektif, Grup mengestimasi arus kas di estimates the future cash flows considering all
masa datang dengan mempertimbangkan contractual terms of the financial instrument, but
seluruh persyaratan kontraktual dalam does not consider the loss of receivables in the
instrumen keuangan tersebut, tetapi tidak future. This calculation includes all
mempertimbangkan kerugian piutang di masa commissions, provision fees and other forms
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh accepted by the parties in the contract that are
komisi, provisi dan bentuk lain yang diterima an inseparable part of the effective margin,
oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan transaction costs and all other premiums or
bagian tak terpisahkan dari marjin efektif, biaya discounts.
transaksi, dan seluruh premi atau diskon
lainnya.
87
Page 723
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
af. Pendapatan bagi hasil dan beban bonus af. Sharia profit sharing income and bonus
secara Syariah (lanjutan) expense (continued)
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah and musyarakah income are
mudharabah dan musyarakah diakui pada saat recognized when cash is received or in a period
diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi where the right of revenue sharing is due based
hasil sesuai porsi bagi hasil (nisbah) yang on agreed portion (nisbah).
disepakati.
ag. Imbalan kerja ag. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as wages,
iuran jaminan sosial, cuti jangka pendek, bonus social security contributions, short-term
dan imbalan non-moneter lainnya diakui selama compensated leaves, bonuses and other non-
periode jasa diberikan. Imbalan kerja jangka monetary benefits are recognized during the
pendek dihitung sebesar jumlah yang tidak period when services have been rendered.
didiskontokan. Short-term employee benefits are measured
using undiscounted amounts.
Program pensiun iuran pasti Defined contribution plan
Iuran kepada dana pensiun sebesar persentase Contribution payable to a pension fund
tertentu gaji pegawai yang menjadi peserta equivalent to a certain percentage of salaries
program pensiun iuran pasti Bank, for qualified employees under the Bank’s
dicadangkan dan diakui sebagai biaya ketika defined contribution plan is accrued and
jasa telah diberikan oleh pegawai-pegawai recognized as expense when services have
tersebut. Pembayaran dikurangkan dari utang been rendered by qualified employees. Actual
iuran. Iuran terutang dihitung berdasarkan payments are deducted from the contribution
jumlah yang tidak didiskontokan. payable. Contribution payable is measured
using undiscounted amounts.
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya employee benefits
Imbalan pasca-kerja dicadangkan dan diakui The post-employment benefits are accrued and
sebagai biaya ketika jasa telah diberikan oleh recognized as expense when services have
pegawai yang menjadi peserta program been rendered by employees who are
pensiun Bank. Imbalan kerja ditentukan participants in the Bank’s pension program. The
berdasarkan peraturan Bank dan benefits are determined based on the Bank’s
Undang-undang Cipta Kerja No. 06 tahun 2023 regulations and Job Creation (Undang-Undang
tanggal 31 Maret 2023 (“Undang-Undang”). Cipta Kerja) No. 06 year 2023 dated March 31,
2023 (Law).
88
Page 724
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ag. Imbalan kerja (lanjutan) ag. Employee benefits (continued)
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Imbalan pasca-kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya secara aktuaris ditentukan term employee benefits are actuarially
berdasarkan metode Projected Unit Credit. determined using the Projected Unit Credit
method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets) net, which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri atas: comprehensive income consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial. (i) Actuarial gain and losses.
(ii) Imbal hasil atas aset program, tidak (ii) Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that is included in net interest on liabilities
bunga neto atas liabilitas (aset). (assets).
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, (iii) The effect of the asset ceiling, excluding
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan amounts included in the net interest of
dalam bunga neto atas liabilitas (aset). liabilities (assets).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets) - net, which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income is not reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi pada periode profit or loss in the subsequent period.
berikutnya.
Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas For other long-term employee benefits which
biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas are current service cost, net interest expense
(aset) imbalan pasti neto, dan pengukuran of net defined benefit assets liabilities (assets),
kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto and re-measurement of liability (asset) is
langsung diakui pada laporan laba rugi dan recognized immediately in the current year
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. statement of profit or loss and other
comprehensive income.
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada Past service costs are recognized as expense
tanggal yang lebih awal antara ketika at the earlier date between the amendments or
amandemen atau kurtailmen program terjadi, curtailment program occurs, and when the
dan ketika biaya restrukturisasi atau pesangon costs of restructuring or severance is
diakui, sehingga biaya jasa lalu yang belum recognized, therefore, unvested past service
vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui cost can no longer be deferred and recognized
selama periode vesting masa depan. over the future vesting period.
89
Page 725
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ah. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing ah. Foreign currency transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing at
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan the time the transactions are made. At
posisi keuangan konsolidasian, aset dan statement of consolidated financial position
liabilitas moneter dalam mata uang asing dates, monetary assets and liabilities
dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah denominated in foreign currencies are
berdasarkan kurs spot Reuters pada tanggal translated into Rupiah based on Reuters’ spot
tersebut pukul 15.00 WIB. Laba atau rugi kurs rates at 15.00 WIB (West Indonesian local time)
yang terjadi diakui di dalam laporan laba rugi on that date. The resulting gains or losses are
dan penghasilan komprehensif lain recognized in the consolidated statement of
konsolidasian tahun berjalan. profit or loss and other comprehensive income
for the current year.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 kurs As of December 31, 2025 and 2024 the
yang digunakan untuk menjabarkan mata uang exchange rates used in translating the foreign
asing ke dalam Rupiah adalah sebagai berikut currencies into Rupiah are as follows (full
(Rupiah penuh): Rupiah):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
1 Dolar Amerika Serikat 16.675,00 16.095,00 1 United States Dollar
1 Dolar Australia 11.152,23 10.013,51 1 Australian Dollar
1 Pound Sterling Inggris 22.439,55 20.218,54 1 Great Britain Pound Sterling
1 Euro Eropa 19.571,45 16.758,12 1 European Euro
1 Yen Jepang 106,50 103,03 1 Japanese Yen
1 Ringgit Malaysia 4.108,16 3.597,86 1 Malaysian Ringgit
1 Dolar Hong Kong 2.142,30 2.073,11 1 Hong Kong Dollar
1 Riyal Arab Saudi 4.446,50 4.284,00 1 Saudi Arabian Riyal
1 Renminbi 2.384,72 2.204,99 1 Renminbi
1 Dolar Singapura 12.965,05 11.844,58 1 Singapore Dollar
ai. Pajak penghasilan ai. Income tax
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan Current tax expense is provided based on the
berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the current year.
tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak Deferred tax assets and liabilities are
tangguhan diakui atas perbedaan temporer recognized for temporary differences between
aset dan liabilitas antara pelaporan komersial the financial and the tax bases of assets and
dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan deductible temporary differences and carry
dan saldo rugi fiskal yang belum forward of uncompensated tax losses to the
dikompensasikan, sepanjang perbedaan extent that it is probable for temporary
temporer dan rugi fiskal yang belum differences and carry forward of
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan uncompensated tax losses to be utilized in
untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang deducting future taxable profit.
akan datang.
90
Page 726
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ai. Pajak penghasilan (lanjutan) ai. Income tax (continued)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal posisi keuangan dan nilai reviewed at each reporting date and reduced to
tercatat aset pajak tangguhan tersebut the extent that it is no longer probable that
diturunkan apabila tidak lagi terdapat sufficient taxable profits will be available to
kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang allow all or part of the benefit of the deferred tax
memadai akan tersedia untuk assets to be utilized.
mengkompensasi sebagian atau semua
manfaat aset pajak tangguhan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada at the tax rates that are expected to apply to the
tahun saat aset direalisasikan atau liabilitas year when the asset is realized or the liability is
diselesaikan berdasarkan peraturan settled based on tax laws that have been
perpajakan yang berlaku atau yang secara enacted or substantively enacted as at
substantif telah diberlakukan pada tanggal statement financial position date.
laporan posisi keuangan.
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan The related tax effects of the provisions for
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan, termasuk during the year, including the effect of change
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai in tax rates, are recognized as “Income Tax
“Beban Pajak Penghasilan - Tangguhan” dan Expense - Deferred” and included in the
termasuk dalam laba atau rugi neto tahun determination of net profit or loss for the year,
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang except to the extent that they relate to items
sebelumnya telah langsung dibebankan atau previously charged or credited to equity.
dikreditkan ke ekuitas.
Perubahan terhadap liabilitas pajak diakui pada Amendment to tax obligation is recorded when
saat surat ketetapan pajak diterima, atau an assessment letter is received or, if objected
apabila diajukan keberatan dan atau banding to or appealed against by the Group, when the
oleh Grup, pada saat telah ada keputusan atas result of such appeal or objection is determined.
banding dan atau keberatan tersebut.
Dalam menentukan jumlah pajak kini dan In determining the amount of current and
tangguhan, Grup memperhitungkan dampak deferred tax, the Group takes into account the
atas posisi pajak yang tidak pasti dan tambahan impact of uncertain tax positions and any
pajak serta penalti. Hal ini termasuk juga additional taxes and penalties. This includes
melakukan evaluasi terhadap surat ketetapan evaluation on tax assessment letters received
pajak yang diterima dari kantor pajak. from tax authorities.
Aset dan liabilitas atas pajak tangguhan dan Assets and liabilities on deferred tax and
pajak kini dapat saling hapus apabila terdapat current tax can be offset if there is a legal
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to offset.
saling hapus.
91
Page 727
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
aj. Pelaporan segmen aj. Segment reporting
Informasi segmen diungkapkan untuk Segment information is disclosed to enable
memungkinkan pengguna laporan keuangan users of financial statements to evaluate the
untuk mengevaluasi sifat dan dampak nature and financial effects of the business
keuangan dari aktivitas bisnis yang mana Grup activities in which the Group is involved in and
terlibat dalam lingkungan ekonomi dimana the economic environment where the Group
Grup beroperasi. operates.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a) Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a) That engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban (termasuk expenses (including revenues and
pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to transactions with other
transaksi dengan komponen lain dari components of the same entity);
entitas yang sama);
b) Hasil operasinya dikaji ulang secara b) Whose operating results are reviewed
reguler oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decisions about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segment
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c) Tersedia informasi keuangan yang dapat c) For which discrete financial information is
dipisahkan. available.
Grup telah mengidentifikasi dan The Group identifies and discloses financial
mengungkapkan informasi keuangan information based on the business activities
berdasarkan kegiatan bisnis dimana Grup in which the Group engages (business
terlibat (segmen usaha). Segmen segments). Segment revenues, expenses,
pendapatan, biaya, hasil, aset dan income, assets and liabilities include ítems
liabilitas, termasuk bagian yang dapat directly attributable to a segment as well as
diatribusikan langsung kepada segmen, those that can be allocated on a reasonable
serta yang dapat dialokasikan dengan basis to that segment.
dasar yang memadai untuk segmen
tersebut.
ak. Laba per saham dasar ak. Basic earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah dividing income for the year by the weighted
rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan average number of issued and fully paid shares
dan disetor penuh pada tahun yang during the related year.
bersangkutan.
92
Page 728
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
al. Biaya emisi penerbitan saham al. Shares issuance costs
Biaya-biaya emisi efek yang terjadi sehubungan Costs related to the public offering of shares
dengan penawaran saham kepada masyarakat (including pre-emptive rights issue) are
(termasuk penerbitan hak memesan efek deducted from the proceeds and presented as
terlebih dahulu) dikurangkan langsung dari hasil a deduction from the “Additional Paid-in-Capital
emisi dan disajikan sebagai pengurang pada - Net” account, under Equity section in the
akun “Tambahan Modal Disetor - Neto”, statement of financial position.
sebagai bagian dari Ekuitas pada laporan posisi
keuangan.
am. Opsi Saham am. Stock Options
Grup telah memberikan opsi saham kepada The Group has granted stock options to the
Direksi dan pekerja pada posisi dan jabatan Board of Directors and employees of certain
tertentu berdasarkan persyaratan yang telah positions and levels based on established
ditetapkan. Biaya kompensasi saham pada criteria. Cost of stock compensation at the
penerbitan dihitung dengan menggunakan nilai issuance date is calculated using the fair value
wajar dari opsi saham tersebut dan diakui of the stock options and is recognized as part
dalam akun “Beban Tenaga Kerja dan of "Salaries and Employee Benefits Expense"
Tunjangan” menggunakan metode garis lurus using the straight-line method over the vesting
selama masa tunggu (vesting period). period. The accumulation of the stock
Akumulasi dari biaya kompensasi saham diakui compensation cost is recognized as "Stock
sebagai “Opsi Saham” dalam bagian ekuitas. Options" in the equity. The fair value of the
Penentuan nilai wajar dari opsi saham yang stock options granted are calculated using the
diberikan dihitung dengan menggunakan model Binomial-tree option pricing model.
penentuan harga opsi Binomial-tree
an. Provisi an. Provisions
Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini Provisions are recognized when the Group has
(baik bersifat hukum maupun bersifat a present obligation (legal or constructive)
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, where, as a result of a past event, it is probable
besar kemungkinannya penyelesaian that an outflow of resources embodying
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar economic benefits will be required to settle the
sumber daya yang mengandung manfaat obligation and a reliable estimate can be made
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai of the amount of the obligation.
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an
daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources embodying economic
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi benefits will be required to settle the obligation,
dibatalkan. the provision is reversed.
93
Page 729
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ao. Agunan yang diambil alih ao. Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed collaterals are included in the
“Aset Lain-lain” “Other Assets” account.
Agunan yang diambil alih (AYDA) adalah aset Foreclosed collaterals represent assets
yang diperoleh Grup baik melalui pelelangan acquired by the Group both from auction and
maupun diluar pelelangan berdasarkan non auction based on voluntary transfer by the
penyerahan secara sukarela oleh pemilik debtor or based on debtor’s approval to sell the
agunan atau berdasarkan kuasa untuk menjual collateral where the debtor could not fulfill their
diluar lelang dari pemilik agunan dalam hal obligations to the Group. Foreclosed collaterals
debitur tidak memenuhi liabilitasnya kepada represent loan collateral that were taken over
Grup. AYDA merupakan jaminan kredit yang as part of loans settlement and presented in
diberikan yang telah diambil alih sebagai bagian “Other Assets”.
dari penyelesaian kredit yang diberikan dan
disajikan pada “Aset Lain-lain”
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai Foreclosed collaterals are stated at net
neto yang dapat direalisasi atau sebesar nilai realizable value or stated at loan outstanding
outstanding kredit yang diberikan, mana yang amount, whichever is lower. Net realizable
lebih rendah. Nilai neto yang dapat direalisasi value is the fair value of the foreclosed
adalah nilai wajar agunan yang diambil alih collaterals less the estimated costs to sell the
dikurangi dengan estimasi biaya untuk menjual assets. The excess of loan receivable over the
agunan tersebut. Selisih lebih saldo kredit di net realizable value of the foreclosed collateral
atas nilai neto yang dapat direalisasi dari is charged to allowance for impairment losses.
agunan yang diambil alih dibebankan ke dalam The difference between the recorded amount of
akun cadangan kerugian penurunan nilai aset. the foreclosed collateral and the proceeds from
Selisih antara nilai agunan yang diambil alih the sale of such collateral is recorded as a gain
dengan hasil penjualan diakui sebagai or loss at the time of sale.
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan.
Beban-beban yang berkaitan dengan Maintenance and repair costs related to
pemeliharaan agunan yang diambil alih foreclosed collaterals are charged as an
dibebankan dalam laporan laba rugi pada saat expense in profit or loss when incurred.
terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat If there is permanent decline in value, the
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi carrying amount of foreclosed collaterals is
untuk mengakui penurunan tersebut dan written down to recognize such permanent
kerugiannya dibebankan dalam laporan laba decline in value and any losses from such write-
rugi. down is recognized in profit or loss.
ap. Instrumen derivatif ap. Derivative Instruments
Instrumen keuangan derivatif diukur dan diakui Derivatives financial instruments are valued and
di laporan posisi keuangan pada nilai wajar. recognized in the statement of financial position
at fair value net of allowance for possible losses.
Setiap kontrak derivatif dicatat sebagai aset Each derivatives contract is recorded as asset
apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai when the fair value is positive and as liability
liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif. when the fair value is negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan Derivatives receivable and payable are
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang classified as financial assets and liabilities
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or loss.
94
Page 730
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ap. Instrumen derivatif (lanjutan) ap. Derivative Instruments (continued)
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses resulting from fair value
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba changes are recognized in the statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain. profit or loss and other comprehensive income.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan The fair value of derivatives instruments is
berdasarkan diskonto arus kas dan model determined based on discounted cash flows and
penentu harga atau harga yang diberikan oleh pricing models or quoted prices from brokers of
broker (quoted price) atas instrumen lainnya other instruments with similar characteristics,
yang memiliki karakteristik serupa, yang which refers to SFAS No. 113, "Fair Value
mengacu pada PSAK No. 113, “Pengukuran Measurement" (Note 2e).
Nilai Wajar” (Catatan 2e).
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses from derivative contracts are
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan presented in the financial statements based on
tujuan Grup atas transaksi yaitu untuk (a) its purpose designated upon acquisition, as (a)
lindung nilai atas nilai wajar, (b) lindung nilai fair value hedge, (b) cash flow hedge, (c) net
atas arus kas, (c) lindung nilai atas investasi investment in a foreign operation hedge, and (d)
bersih pada kegiatan operasi luar negeri dan trading instruments as follows:
(d) instrumen perdagangan, sebagai berikut:
a. Keuntungan atau kerugian dari kontrak a. Gain or loss on a derivative contract
derivatif yang ditujukan dan memenuhi designated and qualified as a fair value
syarat sebagai instrumen lindung nilai atas hedging instrument and the gain or loss
nilai wajar dan keuntungan atau kerugian arising from the changes in fair value of
atas perubahan nilai wajar aset dan liabilitas hedged assets and liabilities is recognised
yang dilindungi, diakui sebagai laba atau as gain or loss that can be set off one
rugi yang dapat saling hapus dalam periode another during the same accounting
akuntansi yang sama. Setiap selisih yang period/year. Any difference representing
terjadi menunjukkan terjadinya hedge ineffectiveness is directly recognized
ketidakefektifan lindung nilai dan secara as gain or loss in current period.
langsung diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan.
b. Bagian efektif dari keuntungan atau b. The effective portion arising from gain or
kerugian atas kontrak derivatif yang loss of derivative contracts, designated as a
ditujukan sebagai lindung nilai atas arus kas cash flow hedge instruments is reported as
dilaporkan sebagai penghasilan other comprehensive income. The hedge
komprehensif lain. Bagian yang tidak efektif ineffective portion is recognized as a gain or
dari lindung nilai dilaporkan sebagai laba loss in the current period.
atau rugi periode berjalan.
c. Keuntungan atau kerugian dari kontrak c. Gain or loss arising from derivative contract
derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai that is designated as a net investment hedge
atas investasi bersih pada kegiatan operasi in a foreign operation is reported as other
luar negeri dilaporkan sebagai penghasilan comprehensive income, as long as the
komprehensif lain, sepanjang transaksi transactions are effectively recognized as
tersebut dianggap efektif sebagai transaksi hedge transactions.
lindung nilai.
d. Keuntungan atau kerugian dari kontrak d. Gain or loss arising from derivative contract
derivatif yang tidak ditujukan sebagai that is not designated as a hedging
instrumen lindung nilai (atau kontrak derivatif instrument (or derivative contract that does
yang tidak memenuhi persyaratan sebagai not qualify as a hedging instrument) is
instrumen lindung nilai) diakui sebagai laba recognized as gain or loss in current period.
atau rugi pada periode berjalan.
95
Page 731
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Konsolidasian The preparation of the Group’s Consolidated
Grup mengharuskan manajemen untuk membuat Financial Statements requires management to
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang make judgments, estimates and assumptions that
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari affect the reported amounts of revenues, expenses,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan assets and liabilities, and the disclosure of
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir contingent liabilities, at the end of the reporting
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai period. Uncertainty about these assumptions and
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan estimates could result in outcomes that require a
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset material adjustment to the carrying amounts of the
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. asset and liability affected in future periods.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgements are made by
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup management in the process of applying the Group’s
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas accounting policies that have the most significant
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan effects on the amounts recognized in the
konsolidasian: consolidated financial statements:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Grup telah melakukan penilaian atas The Group’s management has made an
kemampuan Grup untuk melanjutkan assessment of the Group’s ability to continue as a
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa going concern and is satisfied that the Group has
Grup memilki sumber daya untuk melanjutkan the resources to continue its business for the
usahanya di masa mendatang. Selain itu, foreseeable future. Furthermore, the Group
manajemen Grup tidak mengetahui adanya management is not aware of any material
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan uncertainties that may cast significant doubt to the
keraguan yang signifikan terhadap kemampuan Group’s ability to continue as a going concern.
Grup untuk melanjutkan usahanya. Oleh karena itu, Therefore, the financial statements continues to be
laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha prepared on the going concern basis.
yang berkelanjutan.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas The Group determines the classifications of certain
tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas assets and liabilities as financial assets and
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi financial liabilities by judging if they meet the
yang ditetapkan PSAK No. 109, “Instrumen definition set forth in SFAS No. 109, “Financial
Keuangan” dipenuhi. Dengan demikian, aset Instrument”. Accordingly, the financial assets and
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai financial liabilities are accounted for in accordance
dengan kebijakan akuntansi Grup seperti with the Group’s accounting policies disclosed in
diungkapkan pada Catatan 2e. Note 2e.
96
Page 732
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi in the process of applying the Group’s accounting
Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan policies that have the most significant effects on
atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan the amounts recognized in the consolidated
konsolidasian: (lanjutan) financial statements: (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur All assets and liabilities in which fair value is
atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat measured or disclosed in the Financial Statements
dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, can be classified in fair value hierarchy levels,
berdasarkan tingkatan input terendah yang based on the lowest level of input that is significant
signifikan atas pengukuran nilai wajar secara to the overall fair value measurement:
keseluruhan:
- Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) - Level 1: quoted prices (without adjustments) in
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang active markets for identical assets or liabilities
identik yang dapat diakses pada tanggal which are accessible at the measurement date.
pengukuran.
- Level 2: inputs other than quoted prices
- Level 2: input selain harga kuotasian yang
included in level 1 that are observable for the
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi
assets and liabilities, either directly or indirectly.
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung
atau tidak langsung.
- Level 3: input yang tidak dapat diobservasi - Level 3: inputs that are not observable for the
untuk aset dan liabilitas. assets and liabilities.
Aset keuangan yang tidak memiliki harga pasar Financial assets not quoted in an active market
Grup mengklasifikasikan aset keuangan dengan The Group classifies financial assets by evaluating,
mengevaluasi, antara lain, apakah nilai tersebut among others, whether the asset is quoted or not in
dikutip atau tidak di pasar aktif. Termasuk dalam an active market. Included in the evaluation on
evaluasi mengenai apakah aset keuangan dikutip whether a financial asset is quoted in an active
di pasar aktif adalah penentuan apakah harga market is the determination on whether quoted
pasar dapat segera dan secara teratur tersedia, prices are readily and regularly available, and
dan apakah mereka mewakili harga aktual dan whether those prices represent actual and regularly
teratur terjadi transaksi pasar secara arm’s length. occurring market transactions on an arm’s length
basis.
Kontinjensi Contingencies
Grup sedang terlibat dalam proses hukum. The Group is currently involved in legal
Perkiraan biaya kemungkinan bagi penyelesaian proceedings. The estimate of the probable cost for
klaim telah dikembangkan melalui konsultasi the resolution of claims has been developed in
dengan bantuan konsultan hukum Grup didasarkan consultation with the aid of the external legal
pada analisis hasil yang potensial. Manajemen counsel handling the Group’s defense in this matter
tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal ini akan and is based upon an analysis of potential results.
mempengaruhi hasil usaha. Besar kemungkinan, Management does not believe that the outcome of
bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa depan this matter will affect the results of operations. It is
dapat secara material terpengaruh oleh perubahan probable, however, that future results of operations
dalam estimasi atau efektivitas dari strategi yang could be materially affected by changes in the
terkait dengan hal tersebut. estimates or in the effectiveness of the strategies
relating to these proceedings.
97
Page 733
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal other key sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko untuk dapat reporting date that have a significant risk of causing
menyebabkan penyesuaian yang material terhadap a material adjustment to the carrying amounts of
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun assets and liabilities within the next financial year
berikutnya seperti yang diungkapkan di bawah ini. are disclosed below. The Group based its
Grup mendasarkan asumsi dan estimasi yang assumptions and estimates on parameters
digunakan pada parameter yang tersedia pada saat available when the financial statements were
laporan keuangan disusun. prepared.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa Existing circumstances and assumptions about
depan dapat berubah akibat perubahan pasar atau future developments may change due to market
situasi yang timbul di luar kendali Grup. Perubahan changes or circumstances arising beyond the
tersebut dicerminkan dalam asumsi yang control of the Group. Such changes are reflected in
digunakan pada saat terjadinya. the assumptions when they occur.
Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit Allowance for impairment losses on loans and
dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables
Grup menelaah aset keuangan mereka pada nilai The Group reviews their financial assets at fair value
wajar melalui pendapatan komprehensif lain dan through other comprehensive income and financial
aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi assets at amortized cost under SFAS No. 109 which
berdasarkan PSAK No. 109 yang mengharuskan required to recognize the expected credit loss at
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian pada each reporting date to reflect changes in credit risk
setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan of the financial assets not at fair value through profit
perubahan risiko kredit dari aset keuangan tidak or loss. SFAS No. 109 incorporates forward looking
pada nilai wajar melalui laba rugi. PSAK No. 109 and historical, current and forecasted information
menggabungkan informasi forward-looking dan into expected credit loss estimation
historis, terkini dan yang diperkirakan ke dalam
estimasi kerugian kredit ekspektasian.
98
Page 734
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit Allowance for impairment losses on loans and
dan pembiayaan/piutang syariah (lanjutan) sharia financing/receivables (continued)
Dalam melakukan peninjauan penurunan nilai, In carrying out the impairment review, the following
penilaian manajemen berikut diperlukan: management‟s judgements are required:
i. Penentuan apakah aset mengalami i. Determination whether the assets is impaired
penurunan nilai berdasarkan indikator tertentu based on certain indicators such as, amongst
seperti, antara lain, kesulitan keuangan others, financial difficulties of the debtor’s,
debitur, penurunan kualitas kredit; dan deterioration of the credit quality of the
debtor’s; and
ii. Penentuan umur kredit ekspektasian yang ii. Determination of expected credit life that
mencerminkan: reflect:
a. Jumlah yang tidak bias dan probabilitas a. An unbiased and probability-weighted
tertimbang yang ditentukan dengan amount that is determined by evaluating
mengevaluasi kemungkinan dari berbagai a range of possible outcomes;
hasil;
b. Nilai waktu dari uang. b. The time value of money.
Penurunan nilai untuk surat berharga Impairment of securities
Grup menentukan bahwa surat berharga memiliki The Group determines that securities are impaired
kriteria penurunan nilai yang sama dengan aset based on the same criteria as financial assets
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan carried at amortized cost.
diamortisasi.
Umur ekonomis dari aset tetap Useful lives of premises and equipment
Grup memperkirakan masa manfaat aset tetap The Group estimates the useful lives of premises
berdasarkan periode dimana aset diharapkan akan and equipment based on the period over which the
tersedia untuk digunakan. Masa manfaat ekonomis assets are expected to be available-for-use. The
aset tetap ditinjau secara berkala dan diperbarui estimated useful lives of premises and equipment
jika memiliki ekspektasi yang berbeda dari are reviewed periodically and are updated if
perkiraan sebelumnya, karena kerusakan secara expectations differ from previous estimates due to
fisik dan teknis, atau keusangan secara komersial physical wear and tear, technical or commercial
dan legal atau batasan lainnya atas penggunaan obsolescence and legal or other limits on the use of
aset tersebut. the assets.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari In addition, estimation of the useful lives of
aset tetap didasarkan pada penilaian secara premises and equipment is based on collective
kolektif dengan menggunakan praktik industri, assessment of industry practice, internal technical
teknik evaluasi internal dan pengalaman dengan evaluation and experience with similar assets.
aset serupa.
Tetap dimungkinkan, bagaimanapun, bahwa hasil It remains possible, however, that future outcomes
masa depan dapat secara material dipengaruhi operations could be materially affected by changes
oleh perubahan estimasi yang disebabkan oleh in estimates brought about by changes in factors
perubahan faktor-faktor tersebut di atas. mentioned above.
Jumlah dan saat pencatatan biaya untuk setiap The amounts and timing of recorded expenses for
periode akan dipengaruhi oleh perubahan dari any period would be affected by changes in these
faktor dan keadaan saat pencatatan. Pengurangan factors and circumstances. The reduction in the
taksiran masa manfaat dari aset tetap akan estimated useful lives of premises and equipment
meningkatkan beban operasional yang diakui. would increase the recorded operating expenses.
99
Page 735
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Umur ekonomis dari aset tidak berwujud Useful lives of intangible assets
Grup memperkirakan masa manfaat aset tak The Group estimates the useful life of intangible
berwujud berdasarkan periode dimana aset assets based on the period during which the assets
diharapkan akan tersedia untuk digunakan. Masa are expected to be available for use. The economic
manfaat ekonomis aset tak berwujud ditinjau useful life of intangible assets is reviewed
secara berkala dan diperbarui jika memiliki periodically and updated if there are changes in
ekspektasi yang berbeda dari perkiraan expectations from previous estimates.
sebelumnya.
Berdasarkan rata-rata penggunaan piranti lunak Based on the average usage of software at the
pada Grup, untuk umur manfaat aset tak berwujud Group, the useful life of intangible assets is
ditetapkan oleh unit pengelola aset tak berwujud determined by the intangible asset management
selama 5 Tahun. unit to be 5 years.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari In addition, the estimate of the useful life of
aset tak berwujud didasarkan pada penilaian intangible assets is based on a collective
secara kolektif dengan menggunakan praktik assessment using industry practices, internal
industri teknik evaluasi internal dan pengalaman evaluation techniques, and experience with similar
dengan aset serupa. assets.
Jangka waktu sewa The lease term
Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai The Group determines the lease term as a non
jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, cancellable lease term, along with the period
bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi covered by the option to extend the lease if it is
untuk memperpanjang masa sewa jika dipastikan reasonably exercised, or any period covered by the
akan dilaksanakan, atau periode apa pun yang option to terminated the lease, if it is reasonable not
dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa, jika to exercise.
cukup wajar untuk tidak dilakukan.
Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang The Group has several lease contract that include
mencakup opsi perpanjangan dan penghentian extention option and termination of lease term.
jangka waktu sewa. Grup menerapkan penilaian Group implements the assessment in evaluating
dalam mengevaluasi apakah dapat dipastikan jika whether it ensure to exercise the extention or
akan menggunakan opsi untuk memperpanjang termination option of lease. This assessment is
atau menghentikan sewa. Hal tersebut dilakukan made by considering all relevant facts and
dengan mempertimbangkan seluruh fakta dan circumstances that provide economic incentives for
keadaan yang relevan yang memberikan insentif the extention or termination of the lease. After the
ekonomi untuk melakukan perpanjangan atau commencement date, the Group assesses the
penghentian sewa. Setelah tanggal dimulainya, lease term, if there is an event or significant change
Grup menilai kembali masa sewa, jika terdapat in circumstances that are in control and affects
peristiwa atau perubahan signifikan dalam keadaan whether the Group is reasonable to exercise the
yang berada dalam kendali dan mempengaruhi extention or termination option of the lease.
apakah Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi
memperpanjang atau menghentikan sewa.
100
Page 736
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Grup mengevaluasi penurunan nilai aset non- The Group assesses impairment of non-financial
keuangan apabila terdapat kejadian atau assets whenever events or changes in
perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa circumstances indicate that the carrying amount of
nilai tercatat aset non-keuangan tidak dapat non-financial asset may not be recoverable.
dipulihkan kembali.
Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan The factors that the Bank considers important which
penelaahan penurunan nilai adalah sebagai could trigger an impairment review include the
berikut: following:
a) Kinerja yang rendah secara signifikan jika a) significant underperformance relative to
dibandingkan dengan ekspektasi dari hasil expected historical or projected future operating
operasi historis maupun proyeksi hasil operasi results;
di masa yang akan datang;
b) perubahan yang signifikan dalam cara b) significant changes in the manner of use of the
penggunaan aset atau strategi bisnis secara acquired assets or the strategy for overall
keseluruhan; dan business; and
c) Industri atau tren ekonomi yang secara c) significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Grup mengakui kerugian penurunan nilai apabila The Group recognizes an impairment loss
nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat whenever the carrying amount of an asset exceeds
dipulihkan. it’s recoverable amount.
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi The recoverable amount is the higher of an asset’s
antara nilai wajar dikurang biaya pelepasan dengan (or Cash Generating Unit’s) fair value less costs of
nilai pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah disposals and its value in use. Recoverable
terpulihkan diestimasi untuk aset individual atau, amounts are estimated for individual assets or, if it
jika tidak memungkinkan, untuk unit penghasil kas is not possible, for the Cash Generating Unit to
yang mana aset tersebut merupakan bagian which the asset belongs.
daripada unit tersebut.
Pengakuan aset pajak tangguhan Recognition of deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo Deferred tax assets are recognized for all unused
rugi fiskal yang belum digunakan sejauh terdapat tax losses and credits to the extent that it is probable
kemungkinan bahwa saldo rugi tersebut dapat that taxable income will be available against which
dikompensasikan terhadap penghasilan kena the losses can be utilized.
pajak di masa yang akan datang.
Pertimbangan manajemen yang signifikan Significant management judgment is required to
diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak determine the amount of deferred tax assets that
tangguhan yang dapat diakui, sesuai dengan saat can be recognized, based upon the likely timing and
dan jumlah penghasilan kena pajak di masa level of future taxable income together with future
mendatang seiring dengan strategi perencanaan tax planning strategies.
pajak.
101
Page 737
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Pengakuan aset pajak tangguhan (lanjutan) Recognition of deferred tax assets (continued)
Grup menelaah aset pajak tangguhan pada setiap The Group reviews its deferred tax assets at each
tanggal laporan posisi keuangan dan mengurangi statement of financial position date and reduces the
jumlah tercatat dalam hal tidak adanya lagi carrying amount to the extent that it is no longer
kemungkinan bahwa penghasilan kena pajak yang probable that sufficient taxable income will be
cukup akan tersedia untuk mengkompensasi available to allow all or part of the deferred tax
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. assets to be utilized.
Pertimbangan signifikan diperlukan dalam Significant judgement is required in determining the
menentukan provisi perpajakan provision for taxes
Grup menentukan provisi perpajakan berdasarkan The Group provides for tax provision based on
estimasi atas kemungkinan adanya tambahan estimates whether the additional taxes will be due.
beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda Where the final tax outcome of these matters is
dengan jumlah yang dicatat semula, maka different from the amounts that were initially
perbedaan tersebut akan berdampak terhadap recorded, such differences will impact the profit/loss.
laba/rugi.
Nilai kini atas kewajiban pensiun Present value of retirement obligation
Biaya atas program pensiun dan imbalan pasca The cost of defined retirement pension plan and other
kerja lainnya ditentukan dengan perhitungan post employment benefits is determined using
aktuaris. actuarial valuations.
Perhitungan aktuaris melibatkan penggunaan The actuarial valuation involves making assumptions
asumsi mengenai tingkat diskonto, tingkat about discount rates, expected rates of return on
pengembalian yang diharapkan dari aset, assets, future salary increases, mortality rates and
kenaikan gaji di masa depan, tingkat kematian dan disability rate. Due to the long-term nature of these
tingkat kecacatan. Karena program tersebut plans, such estimates are subject to significant
memiliki sifat jangka panjang, maka perkiraan uncertainty.
tersebut memiliki ketidakpastian yang signifikan.
102
Page 738
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah 2.108.594 2.072.074 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 1.621.822 27.044 1.287.963 20.730 United States Dollar
Dolar Singapura 551.917 7.156 513.134 6.078 Singapore Dollar
Euro Eropa 291.005 5.695 170.315 2.854 European Euro
Dolar Australia 198.540 2.214 163.485 1.637 Australian Dollar
Pound Sterling Inggris 54.920 1.232 38.265 774 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 10.479.000 1.116 3.255.000 335 Japanese Yen
Ringgit Malaysia 175.576 721 84.349 303 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 134.155 596 139.167 596 Saudi Arabian Riyal
Renminbi 118.663 283 61.213 135 Renminbi
Dolar Hong Kong 87.960 188 50.260 104 Hong Kong Dollar
46.245 33.546
Total 2.154.839 2.105.620 Total
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang The balance in Rupiah, including cash at
pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebesar Automated Teller Machines (ATMs), amounted to
Rp305.540, Rp297.820, masing-masing pada Rp305,540 and Rp297,820, as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024, respectively.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah 33.166.444 21.133.838 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 37.866.778 631.429 99.787.638 1.606.082 United States Dollar
Total 33.797.873 22.739.920 Total
Dalam giro pada Bank Indonesia termasuk giro Current accounts with Bank Indonesia include
yang didasarkan pada prinsip perbankan syariah current accounts based on sharia banking
sebesar Rp2.967.775 dan Rp2.720.152 principles amounting to Rp2,967,775 and
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 Rp2,720,152, as of December 31, 2025 and 2024,
dan 2024. respectively.
103
Page 739
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah 84.362 130.372 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Yen Jepang 9.284.678.405 988.818 6.876.408.203 708.476 Japanese Yen
Euro Eropa 36.148.423 707.477 11.867.005 198.869 European Euro
Dolar Amerika Serikat 30.676.199 511.525 287.618.441 4.629.219 United States Dollar
Australia Dollar 7.425.643 82.812 6.287.352 62.958 Australian Dollar
Singapura Dollar 4.842.358 62.781 2.551.720 30.224 Singapore Dollar
Pound Sterling Inggris 2.035.767 45.682 9.283.447 187.698 Great Britain Pound Sterling
Renminbi 13.634.474 32.514 1.782.529 3.930 Renminbi
2.431.609 5.821.374
Total 2.515.971 5.951.746 Total
Dikurangi cadangan Less allowance for
kerugian penurunan nilai (2.050) (2.571) impairment losses
Neto 2.513.921 5.949.175 Net
b. Berdasarkan bank b. By bank
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Standard Chartered Bank, Jakarta 40.030 17.916 Standard Chartered Bank, Jakarta
PT Bank Central Asia Tbk 7.880 7.646 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 5.303 100.653 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Citibank N.A., Jakarta 925 925 Citibank N.A., Jakarta
Lainnya 792 1.372 Others
54.930 128.512
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Parties (Note 46)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 27.954 1.035 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.026 412 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 427 212 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 25 201 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
29.432 1.860
104
Page 740
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan bank (lanjutan) b. By bank (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak Ketiga Third Parties
Standard Chartered Bank 1.057.626 562.272 Standard Chartered Bank
PT Bank ANZ Indonesia 82.813 62.958 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk 63.031 96.770 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank DBS Indonesia 62.781 30.224 PT Bank DBS Indonesia
PT Bank ICBC Indonesia 32.514 3.930 PT Bank ICBC Indonesia
Indonesische Overzeese Indonesische Overzeese
Bank N.V., Amsterdam 2.043 1.749 Bank N.V., Amsterdam
1.300.808 757.903
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Parties (Note 46)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1.035.475 785.181 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 95.326 4.278.290 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
1.130.801 5.063.471
Total 2.515.971 5.951.746 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (2.050) (2.571) for impairment losses
Neto 2.513.921 5.949.175 Net
Dalam giro pada bank lain termasuk giro yang Current accounts with other banks include
didasarkan pada prinsip perbankan syariah current accounts based on sharia banking
sebesar Rp192 dan Rp201, masing-masing principles amounting to Rp192 dan Rp201, as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. of December 31, 2025 and 2024, respectively.
Berikut adalah perubahan giro pada bank lain Presented below is the movements in
dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi amortized cost of current account with other
untuk tahun yang berakhir pada tanggal banks for the years ended as of
31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024, respectively:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 5.949.796 - 1.749 201 5.951.746 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (3.436.060) - 294 (9) (3.435.775) carrying amount
Saldo akhir tahun 2.513.736 - 2.043 192 2.515.971 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
105
Page 741
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan bank (lanjutan) b. By bank (continued)
Berikut adalah perubahan giro pada bank lain Presented below is the movements in amortized
dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi cost of current account with other banks for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal years ended as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 (lanjutan): 2024, respectively (continue):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 2.201.420 - 1.778 200 2.203.398 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 3.748.376 - (29) 1 3.748.348 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya - - - - - assets
Saldo akhir tahun 5.949.796 - 1.749 201 5.951.746 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk c. Average annual interest rates for current
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: accounts with other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah 0,32% 0,78% Rupiah
Mata uang asing 0,00% 0,00% Foreign currencies
d. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, d. As of December 31, 2025 and 2024, there are
tidak terdapat saldo giro pada bank lain yang no current accounts with other banks which
digunakan sebagai agunan. are pledged as collateral.
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. The movements in the allowance for
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: impairment losses on current accounts with
other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal tahun 2.571 1.804 Balance at beginning of year
Penyisihan (pemulihan) Provision (reversal)
kerugian penurunan selama for impairment losses
tahun berjalan (Catatan 36) (521) 767 during the year (Note 36)
Saldo akhir tahun 2.050 2.571 Balance at the end year
106
Page 742
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. The movements in the allowance for
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: impairment losses on current accounts with
(lanjutan) other banks are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 820 - 1.749 2 2.571 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (815) - 294 - (521) impairment losses
Saldo akhir tahun 5 - 2.043 2 2.050 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 24 - 1.778 2 1.804 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 796 - (29) - 767 impairment losses
Saldo akhir tahun 820 - 1.749 2 2.571 Balance at the end of year
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the allowance
cadangan kerugian atas giro pada bank lain for impairment losses provided on current
yang dibentuk telah memadai. accounts with other banks is adequate.
f. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan f. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired of financial assets
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada are disclosed in Note 47.
Catatan 47.
107
Page 743
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. Based on currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Deposit Facility Syariah Deposit Facility Sharia
Bank Indonesia 8.260.410 1.810.000 Bank Indonesia
Deposit Facility Bank Indonesia - 999.854 Deposit Facility Bank Indonesia
8.260.410 2.809.854
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Party (Note 46)
Tabungan Savings Deposits
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 61 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- 61
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak Ketiga Third Parties
Term Deposit Bank Indonesia 4.669.528 1.851.189 Term Deposit Bank Indonesia
4.669.528 1.851.189
Total 12.929.938 4.661.104 Total
Dalam penempatan pada Bank Indonesia dan As of December 31, 2025 dan 2024,
bank lain termasuk penempatan yang placements with Bank Indonesia and other
didasarkan pada prinsip perbankan syariah banks include placements based on sharia
sebesar Rp8.260.410 dan Rp1.810.000, banking principles amounting to Rp8,260,410
masing-masing pada tanggal 31 Desember dan Rp1,810,000, respectively.
2025 dan 2024.
b. Berdasarkan sisa umur hingga jatuh tempo b. Based on remaining period until maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
≤ 1 bulan 12.929.938 4.661.104 ≤ 1 month
Total 12.929.938 4.661.104 Total
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk c. Average annual interest rates for placement
penempatan pada Bank Indonesia dan bank with Bank Indonesia and other banks:
lain:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah 4,72% 5,47% Rupiah
Mata Uang Asing 4,17% 5,27% Foreign Currencies
d. Manajemen berpendapat bahwa cadangan d. Management believes no allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan pada impairment losses is required as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, karena 31, 2025 and 2024, because management
manajemen berkeyakinan bahwa penempatan believes that placements with Bank Indonesia
pada Bank Indonesia dan bank lain dapat and other banks are fully collectible.
ditagih.
e. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan e. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired of financial assets
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada are disclosed in Note 47.
Catatan 47.
108
Page 744
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK 8. SECURITIES
a. Berdasarkan tujuan, pihak berelasi dan pihak a. Based on purpose, related party and third
ketiga party
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga Third Parties
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 15.641.912 19.358.865 Fair value through profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 946.956 507.016 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi - 8.324 Amortized cost
16.588.868 19.874.205
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Party (Note 46)
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 1.614.231 1.457.891 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi 3.849.922 4.031.314 Amortized cost
5.464.153 5.489.205
Total 22.053.021 25.363.410 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52) (787) impairment losses
Neto 22.052.969 25.362.623 Net
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 10.723.616 10.092.016 Bank Indonesia
Floating Rate Notes 4.989 - Floating Rate Notes
Efek Beragun Aset Asset Backed Securities
KIK - SP -BTN 05 KIK EBA - SP - BTN 05
Kelas B 148.839 146.532 Class B
EBA - SP - BTN04 EBA - SP - BTN04
Kelas B 65.960 101.395 Class B
EBA - SP - BTN08 EBA - SP - BTN08
Kelas B 53.469 69.655 Class B
EBA - SP - BTN06 EBA - SP - BTN06
Kelas B 40.906 44.527 Class B
KIK - SP -BTN 07 KIK EBA - SP - BTN 07
Kelas B 34.333 42.895 Class B
EBA - SP - BTN03 EBA - SP - BTN03
Kelas B - 53.872 Class B
11.072.112 10.550.892
109
Page 745
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Sekuritas Dollar Amerika Serikat United Stated Dollar Securities
Bank Indonesia 4.569.800 8.807.973 Bank Indonesia
15.641.912 19.358.865
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Reksadana Terproteksi Protected Mutual Funds
PT Batavia Prosperindo Aset PT Batavia Prosperindo Aset
Manajemen 289.070 304.520 Manajemen
PT Manulife Aset Manajemen PT Manulife Aset Manajemen
Indonesia 353.757 202.496 Indonesia
PT Syailendra Capital 152.334 - PT Syailendra Capital
PT BNP Paribas Aset PT BNP Paribas Asset
Manajemen 151.795 - Management
946.956 507.016
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Parties (Note 46)
Obligasi Bonds
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
Sukuk Tahap II Seri B 2017*) 51.777 51.676 Sukuk Phase II Series B 2017*)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Tahap IV Seri A 2022 50.409 49.203 Phase IV Series A 2022
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 26.117 25.997 Phase II Series D 2017
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Finansial (Persero)
Tahap I Seri B 2021 25.126 24.856 Phase I Series B 2021
Tahap II 2021 25.285 24.627 Phase II 2021
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahap I Seri B 2025 24.997 - Phase I Series B 2025
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri B 2021 20.076 19.973 Phase II Series B 2021
PT Pegadaian PT Pegadaian
Sukuk Mudharabah II 2022 - 27.795 Sukuk Mudharabah II 2022
Reksadana Terproteksi Protected Mutual Funds
PT BNI Asset Management 306.683 305.896 PT BNI Asset Management
PT Danareksa Investment PT Danareksa Investment
Management 254.412 254.340 Management
PT Bahana TCW Investment PT Bahana TCW Investment
Management 252.008 308.406 Management
PT PNM Investment PT PNM Investment
Management 152.842 151.373 Management
PT Mandiri Manajemen PT Mandiri Investment
Investasi 253.930 - Management
*) Termasuk efek-efek yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including securities owned by the subsidiary
110
Page 746
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Parties (Note 46)
Medium Term Notes Medium Term Notes
Perum Perumnas Perum Perumnas
Tahap III Seri A 2018 100.000 100.000 Phase III Series A 2018
1.543.662 1.344.142
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Parties (Note 46)
Obligasi Bonds
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Senior Unsecured Notes Senior Unsecured Notes
Due 2030 31.515 29.094 Due 2030
Due 2050 39.054 36.506 Due 2050
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN) 2025 - 32.132 Term Notes (EMTN) 2025
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Notes - 2025 - 16.017 Senior Notes – 2025
70.569 113.749
1.614.231 1.457.891
2.561.187 1.964.907
111
Page 747
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Obligasi Bonds
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) - 8.324 Letters of Credit
- 8.324
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Parties (Note 46)
Medium Term Notes Medium Term Notes
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 50.000 50.000 Indonesia (Persero)
Sukuk Sukuk
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Aviasi Pariwisata Indonesia
Tahap I 2024 (catatan 11.f) 2.170.678 2.050.306 Phase I 2024 (note 11.f)
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Tahap I 2023 (catatan 11.f) 1.629.244 1.547.619 Phase I 2023 (note 11.f)
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) - 383.389 Letters of Credit
3.849.922 4.031.314
3.849.922 4.039.638
Total 22.053.021 25.363.410 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52) (787) impairment losses
Neto 22.052.969 25.362.623 Net
Berikut adalah perubahan efek-efek yang Presented below is the movements in
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan securities at fair value through other
komprehensif lainnya dan yang diukur pada comprehensive income and at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi untuk tahun yang for then years ended December 31, 2025 and
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024: 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek Securities
Saldo awal 2.295.267 - - 3.709.278 6.004.545 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (62.423) - - 202.098 139.675 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 734.176 - - - 734.176 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (467.287) - - - (467.287) assets
Aset keuangan yang dihapusbuku - - - - - Writte-off financial assets
Saldo akhir tahun 2.499.733 - - 3.911.376 6.411.109 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
112
Page 748
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer (lanjutan)
(lanjutan)
Berikut adalah perubahan efek-efek yang Presented below is the movements in
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan securities at fair value through other
komprehensif lainnya dan yang diukur pada comprehensive income and at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi untuk tahun yang for the years ended December 31, 2025 and
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024: 2024: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek Securities
Saldo awal 2.687.337 - - 1.576.523 4.263.860 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 14.743 - - 82.449 97.192 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 260.099 - - 2.050.306 2.310.405 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (666.912) - - - (666.912) assets
Aset keuangan yang dihapusbuku - - - - - Writte-off financial assets
Saldo akhir tahun 2.295.267 - - 3.709.278 6.004.545 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
c. Jatuh tempo dan suku bunga c. Maturity and interest rate
Suku Bunga/
Bagi Hasil
Per Tahun/
Tanggal Annual
Jenis/ Jatuh Tempo/ Interest Rate/
Penerbit Type Maturity Date Profit Sharing Issuer
Rupiah Rupiah
Perum Perumnas Perum Perumnas
MTN Tahap III 10 Desember/ 11,85% tetap/ MTN Phase III
Tahun 2018 Seri A Medium Term Notes December 10, 2026 fixed Year 2018 Series A
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Sukuk Wakalah 29 Oktober/ 3,50% Sukuk Wakalah
Bi Al-Istitsmar 2023 Obligasi/Bonds October 29, 2033 mengambang/ Bi Al-Istitsmar 2023
floating
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Aviasi Pariwisata Indonesia
Sukuk Wakalah 31 Desember/ 2,42% Sukuk Wakalah
Bi Al-Istitsmar 2024 Obligasi/Bonds December 31, 2034 mengambang/ Bi Al-Istitsmar 2024
floating
113
Page 749
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
c. Jatuh tempo dan suku bunga (lanjutan) c. Maturity and interest rate (continued)
Suku Bunga/
Bagi Hasil
Per Tahun/
Tanggal Annual
Jenis/ Jatuh Tempo/ Interest Rate/
Penerbit Type Maturity Date Profit Sharing Issuer
Rupiah Rupiah
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 2 November/ 9,00% tetap/ Indonesia (Persero)
MTN Tahun 2022 Seri A Medium Term Notes November 2, 2027 fixed MTN Year 2022 Series A
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 11 April/ 8,80% tetap/ (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 Obligasi/Bonds April 11, 2027 fixed Phase II Series D 2017
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) 17 November/ 6,00% tetap/ Finansial (Persero)
Tahap II 2021 Obligasi/Bonds November 17, 2026 fixed Phase II 2021
8 Juli/ 6,40% tetap/
Tahap I Seri B 2021 Obligasi/Bonds July 8, 2026 fixed Phase I Series B 2021
PT Bank Mandiri Taspen 26 April/ 7,25% tetap/ PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri B 2021 Obligasi/Bonds April 26, 2026 fixed Phase II Series B 2021
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 3 November/ 8,20% tetap/ (Persero)
Sukuk Tahap II Seri B 2017*) Obligasi/Bonds November 3, 2027 fixed Sukuk Phase II Series B 2017*)
PT Waskita Karya Realty 12 Mei/ 6,65% tetap/ PT Waskita Karya Realty
Seri A 2022 Obligasi/Bonds May 12, 2027 fixed Series A 2022
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 19 Desember/ 5,45% tetap/ PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahap I Seri B 2025 Obligasi/Bonds December 19, 2028 fixed Phase I Series B 2025
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Senior Unsecured 21 Januari/ 3,10% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2030 Obligasi/Bonds January 21, 2030 fixed Notes Due 2030
Senior Unsecured 21 Januari/ 4,18% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2050 Obligasi/Bonds January 21, 2050 fixed Notes Due 2050
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Unsecured 5 Mei/ 4,25% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2025 Obligasi/Bonds May 5, 2025 fixed Notes Due 2025
*) Termasuk efek-efek yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including securities owned by the subsidiary
114
Page 750
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan sisa umur hingga jatuh tempo (efek- d. Remaining period to maturity (amortized cost
efek yang diukur pada biaya perolehan di securities)
amortisasi)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
≤ 1 tahun - 391.713 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 5 tahun 50.000 50.000 > 1 year ≤ 5 years
> 5 tahun ≤ 10 tahun 3.799.922 3.597.925 > 5 year ≤ 10 years
> 10 tahun - - > 10 years
Total 3.849.922 4.039.638 Total
e. Peringkat e. Rating
Daftar peringkat efek-efek seperti yang dilaporkan The ratings of securities, as reported by
oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia adalah PT Pemeringkat Efek Indonesia, are as follows:
sebagai berikut:
Jenis/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit Type December 31, 2025 December 31, 2024 Issuer
Euro Medium Euro Medium
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN) - 2025 Obligasi/Bonds - Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2025
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri B 2021 Obligasi/Bonds AA(idn)**) idAAA Phase II Series B 2021
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (Persero)
Tahap II 2021 Obligasi/Bonds idAAA idAAA Phase II 2021
Tahap I Seri B 2021 Obligasi/Bonds idAAA idAAA Phase I Series B 2021
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Unsecured Fixed Unsecured Fixed
Term Notes (EMTN) - 2030 Obligasi/Bonds BBB*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2030
Term Notes (EMTN) - 2050 Obligasi/Bonds BBB*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2050
Perum Perumnas Perum Perumnas
MTN Tahap III MTN Phase III
Tahun 2018 Seri A Medium Term Notes idB idBBB- Year 2018 Series A
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) Indonesia (Persero)
MTN Tahun 2022 Medium Term Notes idAAA idAAA MTN Year 2022
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Seri A 2022 Obligasi/Bonds idAAA(gg) idAAA(gg) Series A 2022
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Unsecured Senior Unsecured
Notes Due 2025 Obligasi/Bonds - Baa2*) Notes Due 2025
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 Obligasi/Bonds idAAA idAAA Phase II Series D 2017
PT Perusahaan Listrik PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) Negara (Persero)
Sukuk Tahap II 2017 Seri B Obligasi/Bonds idAAA(sy) idAAA(sy) Sukuk Phase II 2017 Series B
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Sukuk Tahap I 2023 Obligasi/Bonds idAAA(sy) idAAA(sy) Sukuk Phase I 2023
PT Pegadaian (Persero) PT Pegadaian (Persero)
Sukuk Mudharabah II 2022 Obligasi/Bonds - idAAA(Sy) Sukuk Mudharabah II 2022
PT Aviasi Pariwisata Ind PT Aviasi Pariwisata Ind
Sukuk Tahap I 2024 Obligasi/Bonds idAAA(Sy) idAAA(Sy) Sukuk Phase I 2024
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahap I Seri B 2025 Obligasi/Bonds idAAA - Phase I Series B 2025
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s *) Based on ratings published by Moody’s
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch **) Based on ratings published by Fitch
115
Page 751
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
f. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai f. The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Saldo awal 64.935 - - - 64.935 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 13.558 - - - 13.558 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (277 ) - - - (277) assets
Pembayaran kembali valuta asing Repayment foreign exchange
dan perubahan lain (2.545) - - - (2.545) and other movement
Saldo akhir tahun 75.671 - - - 75.671 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Saldo awal 59.957 - - - 59.957 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 2.754 - - - 2.754 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (261 ) - - - (261) assets
Pembayaran kembali valuta asing Repayment foreign exchange
dan perubahan lain 2.485 - - - 2.485 and other movement
Saldo akhir tahun 64.935 - - - 64.935 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities at
perolehan diamortisasi amortized cost
Saldo awal 35 - - 752 787 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (439) - - (281) (720) Impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (15) - - - (15) assets
Saldo akhir tahun (419) - - 471 52 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities at
perolehan diamortisasi amortized cost
Saldo awal 22.534 - - 369 22.903 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (26) - - (56) (82) Impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1 - - 439 440 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (22.474) - - - (22.474) assets
Saldo akhir tahn 35 - - 752 787 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
116
Page 752
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
g. Manajemen berpendapat bahwa jumlah g. Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek impairment losses provided on securities is
yang dibentuk telah memadai. adequate.
h. Bank mengakui keuntungan bersih atas h. The Bank recognized net gain on sale of
penjualan efek-efek masing-masing sebesar securities amounting to Rp1,118,772 and
Rp1.118.772 dan Rp932.900, masing-masing Rp932,900, for the year ended December 31,
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 2025 and 2024, respectively, which is
Desember 2025 dan 2024, yang disajikan presented in the statement of profit or loss and
dalam akun “Keuntungan (kerugian) dari other comprehensive income as “Gain (losses)
penjualan efek-efek - neto” di laporan laba rugi on sale of securities - net”.
dan penghasilan komprehensif lain.
i. Nilai pasar efek-efek yang diklasifikasikan i. As of December 31, 2025 and 2024, the
sebagai “Nilai Wajar melalui Laba Rugi dan market values of securities classified as fair
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar value through profit or loss and Fair Value
Melalui Penghasilan Komprehensif lain” pada Through Other Comprehensive Income of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing- nominal amounts range from 59.74% to
masing berkisar dari 59,74% sampai dengan 111.39% and range from 93.14% to 108.00%,
111,39% dan 93,14% sampai dengan 108,00%. respectively.
j. Bank mengakui keuntungan yang belum j. The Bank recognized unrealized gain on
direalisasi dari perubahan nilai wajar sebesar changes in fair value of securities amounting
Rp46.906 dan Rp30.175, masing-masing untuk to Rp46,906 and Rp30,175, for the year ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024, respectively,
2025 dan 2024, yang disajikan dalam akun which is presented in the statement of profit or
“Keuntungan yang belum direalisasi dari loss and other comprehensive income as
perubahan nilai wajar efek-efek - neto” di “Unrealized gain on changes in fair value of
laporan laba rugi dan penghasilan securities - net”.
komprehensif lain.
k. Bank mengakui keuntungan yang belum k. The Bank recognized unrealized gain - net
direalisasi bersih (setelah pajak tangguhan) (after deferred tax) of Rp104,950 and
sebesar Rp104.950 dan Rp77.551 dari Rp77,551 from the changes in fair values
perubahan nilai wajar efek-efek diukur pada through other comprehensive income include
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif allowance for impairment losses amounted
lain termasuk cadangan kerugian penurunan Rp75,671 and Rp64,935 as of December 31,
nilai sebesar Rp75.671 dan Rp64.935 masing- 2025 and 2024, respectively, which are
masing pada posisi 31 Desember 2025 dan presented as unrealized gain (loss) on
2024 dalam akun keuntungan yang belum securities and government bonds, net of
direalisasi atas efek-efek dan obligasi deferred tax in the statement of financial
pemerintah setelah pajak tangguhan dalam position.
laporan posisi keuangan.
l. Terdapat investasi efek-efek dengan l. As of December 31, 2025 and 2024,
pihak-pihak berelasi sebesar Rp5.464.153 dan investments in securities with related parties
Rp5.489.205, masing-masing pada tanggal amounted to Rp5,464,153 and Rp5,489,205,
31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 46). respectively (Note 46).
m. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan m. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired financial assets are
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada disclosed in Note 47.
Catatan 47.
117
Page 753
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH 9. GOVERNMENT BONDS
a. Berdasarkan tujuan, pihak berelasi dan pihak a. Based on purpose, related party and third
ketiga party
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Party (Note 46)
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 3.084.585 3.265.550 Fair value through profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 23.038.781 14.109.049 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 11.983.272 18.100.930 Amortized cost
Total 38.106.638 35.475.529 Total
b. Berdasarkan mata uang dan jenis b. Based on currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi Related parties
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0104 270.200 235.185 FR 0104
FR 0103 201.851 245.038 FR 0103
FR 0091 178.119 53.874 FR 0091
FR 0109 167.043 - FR 0109
FR 0106 162.768 - FR 0106
FR 0108 152.630 - FR 0108
FR 0087 128.452 181.347 FR 0087
FR 0107 94.718 - FR 0107
FR 0065 46.601 22.433 FR 0065
FR 0100 43.574 367.242 FR 0100
FR 0068 34.373 34.032 FR 0068
FR 0080 21.972 - FR 0080
FR 0075 21.969 88.635 FR 0075
FR 0095 20.583 19.869 FR 0095
FR 0105 18.318 - FR 0105
FR 0072 11.814 27.252 FR 0072
FR 0071 11.084 24.957 FR 0071
FR 0098 10.678 86.948 FR 0098
FR 0092 10.664 - FR 0092
FR 0082 10.552 24.994 FR 0082
FR 0101 10.490 177.946 FR 0101
PBS 040 9.831 - PBS 040
FR 0093 3.131 1.418 FR 0093
FR 0102 2.140 227.399 FR 0102
ORI 026T3 2.043 - ORI 026T3
FR 0085 1.634 207 FR 0085
SR 022T3 860 - SR 022T3
SR 020T3 855 5 SR 020T3
SR 021T3 630 146 SR 021T3
PBS 030 550 - PBS 030
PBS 033 508 1.641 PBS 033
PBS 015 457 988 PBS 015
ORI 025T3 349 3.610 ORI 025T3
FR 0062 204 6.053 FR 0062
SR 018T5 171 99 SR 018T5
ORI 026T6 169 - ORI 026T6
ORI 023T3 151 2.510 ORI 023T3
ORI 027T6 133 - ORI 027T6
PBS 039 101 - PBS 039
SR 019T5 56 - SR 019T5
118
Page 754
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi Related parties
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
SR 019T3 50 1.031 SR 019T3
PBS 038 4 195 PBS 038
PBS 004 - 187 PBS 004
FR 0090 - 14.557 FR 0090
FR 0088 - 282 FR 0088
FR 0083 - 175.479 FR 0083
FR 0089 - 1.066 FR 0089
SR 020T5 - 304 SR 020T5
ORI 024T6 - 7.294 ORI 024T6
ORI 024T3 - 247 ORI 024T3
FR 0078 - 31.349 FR 0078
FR 0059 - 30.042 FR 0059
FR 0056 - 10.211 FR 0056
FR 0086 - 3.925 FR 0086
ORI 023T6 - 1.158 ORI 023T6
SR 018T3 - 272 SR 018T3
PBS 032 - 97 PBS 032
FR 0097 - 204.262 FR 0097
FR 0096 - 59.965 FR 0096
FR 0079 - 44.316 FR 0079
FR 0064 - 37.004 FR 0064
ORI 021 - 4.988 ORI 021
FR 0076 - 3.181 FR 0076
PBS 037 - 1.000 PBS 037
PBS 017 - 993 PBS 017
ORI 022 - 792 ORI 022
SR 0017 - 694 SR 0017
SR 0016 - 547 SR 0016
FR 0081 - 499 FR 0081
FR 0084 - 301 FR 0084
1.652.480 2.470.066
Nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) Fair value through profit or loss (continued)
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (lanjutan)
INDON 2036 99.956 - INDON 2036
99.956 -
119
Page 755
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (lanjutan) Related parties (continued)
Nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) Fair value through profit or loss (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Zero Coupon Bonds Zero Coupon Bonds
SPN12261105 353.127 - SPN12261105
SPN12260205 316.875 - SPN12260205
SPN12260507 210.844 - SPN12260507
SPN12260910 138.907 - SPN12260910
SPN12260702 115.688 - SPN12260702
SPN12260604 104.995 - SPN12260604
SPN12261203 60.236 - SPN12261203
SPN12260730 30.748 - SPN12260730
SPN12260423 729 - SPN12260423
SPN12250612 - 249.387 SPN12250612
SPN12250213 - 232.404 SPN12250213
SPN12250314 - 197.116 SPN12250314
SPNS01042025 - 76.506 SPNS01042025
SPNS03032025 - 37.057 SPNS03032025
SPN12250710 - 3.014 SPN12250710
1.332.149 795.484
3.084.585 3.265.550
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0109 2.643.078 - FR 0109
FR 0091 1.551.325 243.576 FR 0091
FR 0104 1.534.323 58.610 FR 0104
FR 0082 1.411.858 49.988 FR 0082
FR 0087 1.140.325 262.718 FR 0087
FR 0074 771.773 - FR 0074
FR 0101 734.300 995.000 FR 0101
FR 0073 725.064 138.129 FR 0073
FR 0096 719.583 - FR 0096
FR 0071 681.506 337.185 FR 0071
FR 0078 604.250 475.457 FR 0078
FR 0090 491.147 471.135 FR 0090
FR 0084 478.816 477.806 FR 0084
FR 0042 410.663 409.172 FR 0042
FR 0056 409.716 408.424 FR 0056
FR 0059 323.620 315.444 FR 0059
FR 0083 219.976 285.841 FR 0083
FR 0052 203.663 197.445 FR 0052
FR 0065 201.936 - FR 0065
FR 0058 119.000 - FR 0058
FR 0037 115.533 118.576 FR 0037
FR 0064 102.170 - FR 0064
120
Page 756
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0104 - 1.334.719 FR 0104
FR 0040 - 359.300 FR 0040
FR 0081 - 269.333 FR 0081
15.593.625 7.207.858
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
PBSG 001*) 683.963 761.946 PBSG 001*)
PBS 030*) 390.533 275.784 PBS 030*)
PBS 034*) 318.299 34.291 PBS 034*)
PBS 003*) 273.183 338.649 PBS 003*)
PBS 037*) 233.016 251.292 PBS 037*)
PBS 032*) 222.392 195.692 PBS 032*)
PBS 038*) 189.557 146.166 PBS 038*)
PBS 033*) 162.149 154.044 PBS 033*)
PBS 039*) 151.604 96.721 PBS 039*)
PBS 025*) 109.624 104.978 PBS 025*)
PBS 004*) 105.599 52.478 PBS 004*)
PBS 040*) 97.003 - PBS 040*)
PBS 022*) 80.965 78.108 PBS 022*)
PBS 028*) 75.829 73.533 PBS 028*)
PBSG 002*) 73.022 - PBSG 002*)
PBS 021*) 68.292 67.848 PBS 021*)
PBS 012*) 60.571 - PBS 012*)
PBS 029*) 58.359 104.544 PBS 029*)
PBS 017*) - 300.431 PBS 017*)
PBS 012*) - 58.389 PBS 012*)
3.353.960 3.094.894
*) Termasuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including Government Bonds owned by the subsidiary
121
Page 757
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2047 851.747 783.459 INDON 2047
INDON 2046 592.248 553.707 INDON 2046
INDON 2038 574.760 535.027 INDON 2038
INDON 2044 421.506 397.239 INDON 2044
INDON 2043 393.447 362.810 INDON 2043
INDON 2045 349.610 321.061 INDON 2045
INDON 2048 218.403 203.841 INDON 2048
INDON 2049 174.904 163.524 INDON 2049
INDOIS 2050 132.953 126.907 INDOIS 2050
INDON 2049N 110.395 103.266 INDON 2049N
INDON 2037 108.401 100.996 INDON 2037
INDON 2050N 96.172 90.981 INDON 2050N
USDFR0002 66.650 63.479 USDFR0002
4.091.196 3.806.297
23.038.781 14.109.049
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0084 1.169.347 1.191.608 FR 0084
FR 0086 1.141.675 1.140.181 FR 0086
FR 0056 1.081.871 1.104.558 FR 0056
FR 0059 916.091 920.386 FR 0059
FR 0064 898.661 899.798 FR 0064
FR 0047 738.637 762.223 FR 0047
FR 0085 400.680 402.311 FR 0085
FR 0078 328.276 332.756 FR 0078
FR 0087 266.384 265.051 FR 0087
FR 0082 239.007 238.852 FR 0082
FR 0091 146.709 47.869 FR 0091
FR 0054 145.534 147.551 FR 0054
FR 0071 129.141 131.938 FR 0071
FR 0073 128.353 129.591 FR 0073
FR 0096 101.899 - FR 0096
FR 0090 98.456 97.334 FR 0090
FR 0088 75.937 75.587 FR 0088
122
Page 758
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cost (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (continued)
FR 0037 67.679 71.337 FR 0037
FR 0065 47.203 46.931 FR 0065
FR 0052 39.558 40.365 FR 0052
FR 0042 15.710 16.132 FR 0042
FR 0081 - 1.447.513 FR 0081
FR 0040 - 260.671 FR 0040
8.176.808 9.770.543
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
Sukuk BI*) 2.885.267 7.983.835 Sukuk BI*)
PBSG 001*) 267.158 - PBSG 001*)
PBS 032*) 101.724 - PBS 032*)
PBS 012*) 95.639 - PBS 012*)
PBS 004*) 84.358 - PBS 004*)
PBS 003*) 64.435 - PBS 003*)
PBS 030*) 39.814 - PBS 030*)
PBS 023*) 15.675 - PBS 023*)
IFR 006*) 2.268 - IFR 006*)
3.556.338 17.754.378
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2026 250.126 249.690 INDON 2026
INDON 2025 - 96.862 INDON 2025
250.126 346.552
11.983.272 18.100.930
Total 38.106.638 35.475.529 Total
*) Termasuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including Government Bonds owned by the subsidiary
123
Page 759
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0062 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0062
April 15, 2042 fixed
FR 0065 15 Mei/ 6,63% tetap/ FR 0065
May 15, 2033 fixed
FR 0068 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0068
March 15, 2034 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0072 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0072
May 15, 2036 fixed
FR 0075 15 Mei/ 7,50% tetap/ FR 0075
May 15, 2038 fixed
FR 0080 15 Juni/ 7,50% tetap/ FR 0080
July 15, 2035 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0085 15 April/ 7,75% tetap/ FR 0085
April 15, 2031 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
FR 0092 15 Juni/ 7,13% tetap/ FR 0092
June 15, 2042 fixed
FR 0093 15 Juli/ 6,38% tetap/ FR 0093
July 15, 2037 fixed
FR 0095 15 Agustus/ 6,38% tetap/ FR 0095
August 15, 2028 fixed
FR 0098 15 Juni/ 7,13% tetap/ FR 0098
June 15, 2038 fixed
FR 0100 15 Februari/ 6,63% tetap/ FR 0100
February 15, 2034 fixed
FR 0101 15 April/ 6,88% tetap/ FR 0101
April 15, 2029 fixed
FR 0102 15 Juli/ 6,88% tetap/ FR 0102
July 15, 2054 fixed
FR 0103 15 Juli/ 6,75% tetap/ FR 0103
July 15, 2035 fixed
FR 0104 15 Juli/ 6,50% tetap/ FR 0104
July 15, 2030 fixed
FR 0105 15 Juli/ 6,88% tetap/ FR 0105
July 15, 2064 fixed
FR 0106 15 Agustus/ 7,13% tetap/ FR 0106
August 15, 2040 fixed
FR 0107 15 Agustus/ 7,12% tetap/ FR 0107
August 15, 2045 fixed
FR 0108 15 April/ 6,50% tetap/ FR 0108
April 15, 2036 fixed
FR 0109 15 Maret/ 5,88% tetap/ FR 0109
March 15, 2031 fixed
ORI 023T3 15 Juli/ 5,90% tetap/ ORI 023T3
July 15, 2026 fixed
ORI 025T3 15 Februari/ 6,25% tetap/ ORI 025T3
February 15, 2027 fixed
ORI 026T3 15 Oktober/ 6,30% tetap/ ORI 026T3
October 15, 2027 fixed
ORI 026T6 15 Oktober/ 6,40% tetap/ ORI 026T6
October 15, 2030 fixed
124
Page 760
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) Fair value through profit or loss (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (continued)
ORI 027T6 15 Februari/ 6,75% tetap/ ORI 027T6
February 15, 2031 fixed
PBS 015 15 Juli/ 8,00% tetap/ PBS 015
July 15, 2047 fixed
PBS 030 15 Juli/ 5,88% tetap/ PBS 030
July 15, 2028 fixed
PBS 034 15 Juni/ 6,50% tetap/ PBS 034
June 15, 2039 fixed
PBS 038 15 Desember/ 6,88% tetap/ PBS 038
December 15, 2049 fixed
PBS 039 15 Juli/ 6,63% tetap/ PBS 039
July 15, 2041 fixed
PBS 040 15 November/ 5,00% tetap/ PBS 040
November 15, 2030 fixed
SR 018T5 10 Maret/ 6,40% tetap/ SR 018T5
March 10, 2028 fixed
SR 019T3 10 September/ 5,95% tetap/ SR 019T3
September 10, 2026 fixed
SR 019T5 10 September/ 6,10% tetap/ SR 019T5
September 10, 2028 fixed
SR 020T3 10 Maret/ 6,30% tetap/ SR 020T3
March 10, 2027 fixed
SR 021T3 10 September/ 6,35% tetap/ SR 021T3
September 10, 2027 fixed
SR 022T3 10 Juni/ 6,45% tetap/ SR 022T3
June 10, 2028 fixed
Zero Coupon Bonds Zero Coupon Bonds
SPN Beragam/ Beragam/ SPN
Various Various
Mata uang asing (lanjutan) Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2036 16 April/ 4,90% tetap/ INDON 2036
April 16, 2036 fixed
125
Page 761
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0037 15 September/ 12,00% tetap/ FR 0037
September 15, 2026 fixed
FR 0042 15 Juli/ 10,25% tetap/ FR 0042
July 15, 2027 fixed
FR 0052 15 Agustus/ 10,50% tetap/ FR 0052
August 15, 2030 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0058 15 Juni/ 8,25% tetap/ FR 0058
June 15, 2032 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0064 15 Mei/ 6,13% tetap/ FR 0064
May 15, 2028 fixed
FR 0065 15 Mei/ 6,63% tetap/ FR 0065
May 15, 2033 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0074 15 Agustus/ 7,50% tetap/ FR 0074
August 15, 2032 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0083 15 April/ 7,50% tetap/ FR 0083
April 15, 2040 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
FR 0096 15 Februari/ 7,00% tetap/ FR 0096
February 15, 2033 fixed
FR 0101 15 April/ 6,88% tetap/ FR 0101
April 15, 2029 fixed
FR 0104 15 July/ 6,50% tetap/ FR 0104
July 15, 2030 fixed
FR 0109 15 Maret/ 5,88% tetap/ FR 0109
March 15, 2030 fixed
126
Page 762
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (continued)
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bonds
PBS 003*) 15 Januari/ 6,00% tetap/ PBS 003*)
January 15, 2027 fixed
PBS 004*) 15 Februari/ 6,10% tetap/ PBS 004*)
February 15, 2037 fixed
PBS 005*) 15 April/ 6,75% tetap/ PBS 005*)
April 15, 2043 fixed
PBS 012*) 15 November/ 8,88% tetap/ PBS 012*)
November 15, 2031 fixed
PBS 017*) 15 Oktober/ 6,13% tetap/ PBS 017*)
October 15, 2025 fixed
PBS 022*) 15 April/ 8,63% tetap/ PBS 022*)
April 15, 2034 fixed
PBS 021*) 15 November/ 8,50% tetap/ PBS 021*)
November 15, 2026 fixed
PBS 025*) 15 Mei/ 8,38% tetap/ PBS 025*)
May 15, 2033 fixed
PBS 028*) 15 Oktober/ 7,75% tetap/ PBS 028*)
October 15, 2046 fixed
PBS 029*) 15 Maret/ 6,38% tetap/ PBS 029*)
March 15, 2034 fixed
PBS 030*) 15 Juli/ 5,88% tetap/ PBS 030*)
July 15, 2028 fixed
PBS 032*) 15 Juli/ 4,88% tetap/ PBS 032*)
July 15, 2026 fixed
PBS 033*) 15 Juni/ 6,75% tetap/ PBS 033*)
July 15, 2047 fixed
PBS 034*) 15 Juni/ 6,50% tetap/ PBS 034*)
July 15, 2039 fixed
PBS 037*) 15 Maret/ 6,88% tetap/ PBS 037*)
March 15, 2036 fixed
PBS 038*) 15 Desember/ 6,88% tetap/ PBS 038*)
December 15, 2049 fixed
PBS 039*) 15 Juli/ 6,63% tetap/ PBS 039*)
July 15, 2041 fixed
PBS 040*) 15 November/ 5,00% tetap/ PBS 040*)
November 15, 2030 fixed
PBSG 001*) 15 September/ 6,63% tetap/ PBSG 001*)
September 15, 2029 fixed
PBSG 002*) 15 Oktober/ 5,63% tetap/ PBSG 002*)
October 15, 2033 fixed
*) Termasuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including Government Bonds owned by the subsidiary
127
Page 763
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2050 23 Juni/ 3,80% tetap/ INDOIS 2050
June 23, 2050 fixed
INDON 2037 17 Februari/ 6,63% tetap/ INDON 2037
February 17, 2037 fixed
INDON 2038 17 Januari/ 7,75% tetap/ INDON 2038
January 17, 2038 fixed
INDON 2043 15 April/ 4,63% tetap/ INDON 2043
April 15, 2043 fixed
INDON 2044 15 Januari/ 6,75% tetap/ INDON 2044
January 15, 2044 fixed
INDON 2045 15 Januari/ 5,13% tetap/ INDON 2045
January 15, 2045 fixed
INDON 2046 8 Januari/ 5,95% tetap/ INDON 2046
January 8, 2046 fixed
INDON 2047 8 Januari/ 5,25% tetap/ INDON 2047
January 8, 2047 fixed
INDON 2048 11 Januari/ 4,35% tetap/ INDON 2048
January 11, 2048 fixed
INDON 2049 11 Februari/ 5,35% tetap/ INDON 2049
February 11, 2049 fixed
INDON 2049N 30 Oktober/ 3,70% tetap/ INDON 2049N
October 30, 2049 fixed
INDON 2050N 15 Oktober/ 4,20% tetap/ INDON 2050N
October 15, 2050 fixed
USD FR 0002 24 Juni/ 4,05% tetap/ USD FR 0002
June 24, 2026 fixed
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0037 15 September/ 12,00% tetap/ FR 0037
September 15, 2026 fixed
FR 0042 15 Juli/ 10,25% tetap/ FR0042
July 15, 2027 fixed
FR 0047 15 Februari/ 10,00% tetap/ FR 0047
February 15, 2028 fixed
FR 0052 15 Agustus/ 10,50% tetap/ FR 0052
August 15, 2030 fixed
FR 0054 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR 0054
July 15, 2031 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0064 15 Mei/ 6,13% tetap/ FR 0064
May 15, 2028 fixed
FR 0065 15 Mei/ 6,63% tetap/ FR 0065
May 15, 2033 fixed
128
Page 764
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cost (continued)
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0081 15 Juni/ 6,50% tetap/ FR 0081
Juni 15, 2025 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0085 15 April/ 7,75% tetap/ FR 0085
April 15, 2031 fixed
FR 0086 15 April/ 5,50% tetap/ FR 0086
April 15, 2026 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0088 15 Juni/ 6,25% tetap/ FR 0088
June 15, 2036 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
FR 0096 15 Februari/ 7,00% tetap/ FR 0096
February 15, 2033 fixed
PBS 003*) 15 Januari/ 6,00% tetap/ PBS 003*)
January 15, 2027 fixed
PBS 004*) 15 Februari/ 6,10% tetap/ PBS 004*)
February 15, 2037 fixed
PBS 012*) 15 November/ 8,88% tetap/ PBS 012*)
November 15, 2031 fixed
PBS 023*) 15 Mei/ 8,13% tetap/ PBS 023*)
May 15, 2030 fixed
PBS 030*) 15 Juli/ 5,88% tetap/ PBS 030*)
July 15, 2028 fixed
PBS 032*) 15 Juli/ 4,88% tetap/ PBS 032*)
July 15, 2026 fixed
PBSG 001*) 15 September/ 6,63% tetap/ PBSG 001*)
September 15, 2029 fixed
IFR 006*) 15 Maret/ 10,25% tetap/ IFR 006*)
March 15, 2030 fixed
*) Termasuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including Government Bonds owned by the subsidiary
129
Page 765
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cost (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (continued)
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
Sukuk BI*) 2 Januari/ 7,27% tetap/ Sukuk BI*)
January 2, 2026 fixed
Sukuk BI*) 2 Januari/ 5,94% tetap/ Sukuk BI*)
January 2, 2026 fixed
Sukuk BI*) 7 Januari/ 4,70% tetap/ Sukuk BI*)
January 7, 2026 fixed
Sukuk BI*) 7 Januari/ 4,75% tetap/ Sukuk BI*)
January 7, 2026 fixed
Sukuk BI*) 9 Januari/ 6,69% tetap/ Sukuk BI*)
January 9, 2026 fixed
Sukuk BI*) 30 Januari/ 6,74% tetap/ Sukuk BI*)
January 30, 2026 fixed
Sukuk BI*) 6 Februari/ 6,44% tetap/ Sukuk BI*)
February 6, 2026 fixed
Sukuk BI*) 6 Februari/ 5,53% tetap/ Sukuk BI*)
February 6, 2026 fixed
Sukuk BI*) 11 Februari/ 4,60% tetap/ Sukuk BI*)
February 11, 2026 fixed
Sukuk BI*) 6 Maret/ 6,42% tetap/ Sukuk BI*)
March 6, 2026 fixed
Sukuk BI*) 6 Maret/ 6,26% tetap/ Sukuk BI*)
March 6, 2026 fixed
Sukuk BI*) 6 Maret/ 5,06% tetap/ Sukuk BI*)
March 6, 2026 fixed
Sukuk BI*) 11 Maret/ 4,87% tetap/ Sukuk BI*)
March 11, 2026 fixed
Sukuk BI*) 23 Maret/ 5,96% tetap/ Sukuk BI*)
March 23, 2026 fixed
Sukuk BI*) 10 April/ 6,74% tetap/ Sukuk BI*)
April 10, 2026 fixed
Sukuk BI*) 10 April/ 4,76% tetap/ Sukuk BI*)
April 10, 2026 fixed
Sukuk BI*) 4 Mei/ 5,56% tetap/ Sukuk BI*)
May 4, 2026 fixed
Sukuk BI*) 8 Mei/ 6,47% tetap/ Sukuk BI*)
May 8, 2026 fixed
Sukuk BI*) 15 Mei/ 4,62% tetap/ Sukuk BI*)
May 15, 2026 fixed
*) Termasuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including Government Bonds owned by the subsidiary
130
Page 766
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cost (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (continued)
Obligasi Syariah Negara (lanjutan) Government Sharia Bond (continued)
Sukuk BI*) 3 Juni/ 6,28% tetap/ Sukuk BI*)
June 3, 2026 fixed
Sukuk BI*) 3 Juni/ 5,07% tetap/ Sukuk BI*)
June 3, 2026 fixed
Sukuk BI*) 19 Juni/ 4,90% tetap/ Sukuk BI*)
June 19, 2026 fixed
Sukuk BI*) 3 Juli/ 5,98% tetap/ Sukuk BI*)
July 3, 2026 fixed
Sukuk BI*) 3 Juli/ 4,76% tetap/ Sukuk BI*)
July 3, 2026 fixed
Sukuk BI*) 31 Juli/ 5,58% tetap/ Sukuk BI*)
July 31, 2026 fixed
Sukuk BI*) 14 Agustus/ 4,64% tetap/ Sukuk BI*)
August 14, 2026 fixed
Sukuk BI*) 2 September/ 5,08% tetap/ Sukuk BI*)
September 2, 2026 fixed
Sukuk BI*) 18 September/ 4,95% tetap/ Sukuk BI*)
September 18, 2026 fixed
Sukuk BI*) 2 October/ 4,80% tetap/ Sukuk BI*)
October 2, 2026 fixed
Sukuk BI*) 6 November/ 4,68% tetap/ Sukuk BI*)
November 6, 2026 fixed
Sukuk BI*) 4 Desember/ 4,68% tetap/ Sukuk BI*)
December 4, 2026 fixed
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
INDON 2026 8 Januari/ 4,75% tetap/ INDON 2026
January 8, 2026 fixed
*) Termasuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki oleh Entitas Anak *) Including Government Bonds owned by the subsidiary
131
Page 767
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Bunga atas obligasi pemerintah syariah seri Interest of ORI series, PBS and SR series
ORI, PBS dan seri SR, masing-masing sharia government bonds are paid monthly and
dibayarkan secara bulanan dan semester. semi-annually, respectively.
Nilai pasar obligasi pemerintah yang The market values of government bonds
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba classified as fair value through profit or loss and
rugi dan diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain berkisar dari are ranging from 75.94% to 125.11% and
75,94% sampai dengan 125,11% dan 93,40% 93.40% to 158.29% of nominal amounts as of
sampai dengan 158,29% masing-masing pada December 31, 2025 and 2024, respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Kerugian yang belum direalisasi akibat As of December 31, 2025 and 2024,
penurunan nilai wajar obligasi pemerintah the unrealized gain or loss due to the
yang diukur pada nilai wajar melalui decrease in the fair value of fair value through
pendapatan komprehensif lain pada tanggal other comprehensive income government
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing bonds (after deferred tax) amounted to
sebesar (Rp635.148) dan (Rp1.185.533), yang (Rp635,148) and (Rp1,185,533), respectively,
disajikan dalam akun “(Kerugian) yang belum which are presented as “Unrealized (loss) on
direalisasi atas efek-efek dan obligasi securities and government bonds, net of
pemerintah setelah pajak tangguhan” pada deferred tax” in the equity section of the
ekuitas dalam laporan posisi keuangan. statement of financial position.
Grup mengakui keuntungan dan kerugian The Group recognized gain and loss-net on
bersih atas penjualan obligasi pemerintah sale of government bonds amounting to
masing-masing sebesar Rp178.444 dan Rp178,444 and Rp49,049 for the year ended
Rp49.049 untuk tahun yang berakhir pada December 31, 2025 and 2024, respectively,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang which is presented in the statement of profit or
disajikan dalam akun “Keuntungan dari loss and other comprehensive income as
penjualan obligasi pemerintah - neto” di laporan “Gain on sale of government bonds - net”.
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Grup mengakui kerugian yang belum The Group recognized unrealized loss-net
direalisasi-neto atas perubahan nilai wajar from the change in fair value
obligasi pemerintah melalui laba rugi sebesar of government bonds classified as at fair value
(Rp6.893) dan (Rp40.444) masing-masing through profit or loss amounting to (Rp6,893)
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 and (Rp40,444) for the year ended
Desember 2025 dan 2024, yang disajikan December 31, 2025 and 2024, respectively,
dalam akun “Keuntungan (kerugian) yang which is presented in the statement of profit
belum direalisasi dari perubahan nilai wajar and loss in other comprehensive income as
obligasi pemerintah - neto” di laporan laba rugi “Unrealized gain and loss from change in fair
dan penghasilan komprehensif lain. value of government bonds - net”.
132
Page 768
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 10. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI AGREEMENT TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
terdiri dari: consist of:
31 Desember/December 31, 2025
Jenis Pendapatan Bunga
Surat Suku Nilai Tanggal Harga Pen- yang Belum Nilai
Berharga/ Bunga/ Nominal/ Tanggal Dimulai/ Penjualan jualan Kembali/ Direalisasi/ Tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal Commencement Kembali/ Resell Unrealized Carrying
Customer Securities rate Amount Date Resell Date Price Interest Value
Pihak Ketiga/Third Party
Standard Chartered Bank FR0056 4,70% 20.000 18 Desember/ 2 Januari/ 20.587 3 20.584
December 18, 2025 January 2, 2026
BNP Paribas FR0086 4,73% 290.000 30 December/ 6 Januari/ 288.488 188 288.300
December 30, 2025 January 6, 2026
Bank Pan Indonesia FR0093 4,70% 20.000 22 Desember/ 5 Januari/ 19.355 10 19.345
December 22, 2025 January 5, 2026
Bank Pembangunan FR0059 4,75% 10.000 19 Desember/ 2 Januari/ 9.848 1 9.847
Daerah Jawa Timur December 19, 2025 January 2, 2026
Bank Maybank Indonesia FR0059 4,75% 100.000 23 Desember/ 6 Januari/ 98.564 65 98.499
December 23, 2025 January 6, 2026
Bank Maybank Indonesia FR0059 4,75% 20.000 24 Desember/ 7 Januari/ 19.714 16 19.698
December 24, 2025 January 7, 2026
Bank Pan Indonesia FR0093 4,70% 20.000 29 Desember/ 12 Januari/ 19.294 28 19.266
December 29, 2025 January 12, 2026
Bank Pembangunan FR0096 4,75% 100.000 29 Desember/ 5 Januari/ 100.447 53 100.394
Daerah Sumatera Selatan December 29, 2025 January 5, 2026
& Bangka Belitung
Bank Pembangunan FR0096 4,75% 215.000 29 Desember/ 5 Januari/ 215.962 113 215.849
Daerah Sumatera Selatan December 29, 2025 January 5, 2026
& Bangka Belitung
BNP Paribas IDSR060226364S 4,73% 130.000 30 December/ 6 Januari/ 129.387 84 129.303
December 30, 2025 January 6, 2026
BNP Paribas IDSR230326364S 4,73% 100.000 30 December/ 6 Januari/ 99.003 64 98.939
December 30, 2025 January 6, 2026
Bank Pembangunan IDSR200226364S 4,75% 150.000 29 December/ 5 Januari/ 149.632 78 149.554
Daerah Sulawesi December 29, 2025 January 5, 2026
Utara & Gorontalo
Nationalnobu Bank IDSR170726364S 4,73% 50.000 30 December/ 13 Januari/ 48.775 76 48.699
December 30, 2025 January 13, 2026
Nationalnobu Bank IDSR310726364S 4,73% 100.000 24 December/ 7 Januari/ 97.284 77 97.207
December 24, 2025 January 7, 2026
Nationalnobu Bank IDSR201126364S 4,75% 50.000 19 December/ 2 Januari/ 47.866 6 47.860
December 19, 2025 January 2, 2026
Nationalnobu Bank IDSR150526364S 4,85% 50.000 31 December/ 14 Januari/ 49.201 85 49.116
December 31, 2025 January 14, 2026
Pihak Berelasi/Related Party
PT Bank Mandiri FR0084 4,72% 20.000 18 Desember/ 2 Januari/ 20.215 3 20.212
(Persero) Tbk December 18, 2025 January 2, 2026
PT Bank Rakyat Indonesia FR0103 4,30% 250.000 30 Desember/ 2 Januari/ 251.198 30 251.168
(Persero) Tbk December 30, 2025 January 2, 2026
Total 1.695.000 1.684.820 980 1.683.840
133
Page 769
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 10. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) AGREEMENT TO RESELL (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
terdiri dari: consist of:
31 Desember/December 31, 2024
Jenis Pendapatan Bunga
Surat Suku Nilai Tanggal Harga Pen- yang Belum Nilai
Berharga/ Bunga/ Nominal/ Tanggal Dimulai/ Penjualan jualan Kembali/ Direalisasi/ Tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal Commencement Kembali/ Resell Unrealized Carrying
Customer Securities rate Amount Date Resell Date Price Interest Value
Pihak Ketiga/Third Party
Bank Pembangunan IDSR240125364S 6,46% 50.000 17 Desember/ 2 Januari/ 49.785 9 49.776
Daerah Kalimantan December 17, 2024 January 2, 2025
Tengah
Nationalnobu Bank IDSR051225364S 6,30% 50.000 24 Desember/ 7 Januari/ 46.868 50 46.818
December 24, 2024 January 7, 2025
Bank Pembangunan IDSR101025364S 6,46% 33.000 18 Desember/ 3 Januari/ 31.334 11 31.323
Daerah Kalimantan December 18, 2024 January 3, 2025
Tengah
Standard Chartered Bank IDSR040425364S 6,30% 10.000 23 Desember/ 6 Januari/ 9.832 9 9.823
December 23, 2024 January 6, 2025
Standard Chartered Bank IDSR040425364 6,30% 10.000 19 Desember/ 2 Januari/ 9.825 2 9.823
December 19, 2024 January 2, 2025
Bank Pembangunan FR0087 6,46% 10.000 20 Desember/ 3 Januari/ 9.205 3 9.202
Daerah Jawa Barat December 20, 2024 January 3, 2025
Dan Banten Tbk
Bank Pembangunan FR0087 6,46% 10.000 27 Desember/ 10 Januari/ 9.211 15 9.196
Daerah Jawa Barat December 27, 2024 January 10, 2025
Dan Banten Tbk
Standard Chartered Bank IDSR040425364 6,30% 5.000 30 Desember/ 13 Januari/ 4.923 11 4.912
December 30, 2024 January 13, 2025
Bank Pembangunan FR0096 6,46% 5.000 31 Desember/ 14 Januari/ 4.763 11 4.752
Daerah Jawa Barat December 31, 2024 January 14, 2025
Dan Banten Tbk
Total 183.000 175.746 121 175.625
Berikut adalah perubahan efek-efek yang dibeli Presented below is the movements in securities
dengan janji dijual kembali untuk tahun yang purchased under agreement to resell for the year
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024: ended December 31, 2025 and 2024, respectively:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resell
Saldo awal 175.625 - - - 175.625 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.683.840 - - - 1.683.840 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (175.625) - - - (175.625) assets
Saldo akhir tahun 1.683.840 - - - 1.683.840 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resell
Saldo awal - - - - - Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 175.625 - - - 175.625 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya - - - - assets
Saldo akhir tahun 175.625 - - - 175.625 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109 ”Financial Instruments”
134
Page 770
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH RECEIVABLES
Rincian kredit dan pembiayaan/piutang syariah The details of loans and sharia
yang diberikan oleh Grup berdasarkan jenis financing/receivables provided by Group classified
transaksi dengan pihak-pihak berelasi, sektor by type, transaction with related parties, economic
ekonomi, jangka waktu sesuai dengan perjanjian, sector, period based on agreements, remaining
sisa umur jatuh tempo dan kolektibilitas adalah period to maturity and collectibility are as follows:
adalah sebagai berikut:
a. Jenis Kredit dan Pembiayaan/Piutang Syariah a. Types of Loans and Sharia
Financing/Receivables
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Konvensional Conventional
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 253.483.724 239.067.180 Housing loan
Non-kepemilikan rumah 14.814.998 14.243.360 Non-housing loan
268.298.722 253.310.540
Modal kerja 49.057.002 34.063.699 Working capital
Investasi 17.148.393 17.120.907 Investment
Sindikasi 9.295.241 7.785.728 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 1.838.611 1.739.208 Third parties
- Pihak yang berelasi 64.955 60.023 Related parties
345.702.924 314.080.105
Syariah Sharia
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 50.855.904 40.863.836 Housing loan
Non-kepemilikan rumah 478.237 280.853 Non-housing loan
51.334.141 41.144.689
Modal kerja 2.171.225 2.464.181 Working capital
Investasi 47.104 72.475 Investment
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak yang berelasi 1.320.693 211.482 Related parties
54.873.163 43.892.827
Total 400.576.087 357.972.932 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.314.236) (13.057.187) for impairment losses
Neto 385.261.851 344.915.745 Net
135
Page 771
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
b. Sektor Ekonomi b. Economic Sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Konvensional Conventional
Perumahan 276.662.811 263.792.957 Property
Jasa usaha 21.823.213 10.705.016 Business service
Konstruksi 13.915.748 13.957.153 Construction
Perdagangan, restoran, dan hotel 11.193.482 5.180.920 Trading, restaurant, and hotel
Listrik, gas, dan air 6.504.345 5.665.747 Electricity, gas, and water
Transportasi, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan komunikasi 4.089.103 5.030.174 and communication
Manufaktur 3.409.419 2.350.749 Manufacturing
Pertambangan 2.348.464 1.672.093 Mining
Jasa-jasa social 985.099 743.868 Social service
Pertanian 216.055 144.363 Farming
Lain-lain*) 4.555.185 4.837.065 Other*)
345.702.924 314.080.105
Syariah Sharia
Perumahan 50.857.322 40.866.066 Property
Konstruksi 1.638.675 1.886.725 Construction
Jasa usaha 2.377.166 1.140.036 Business service
54.873.163 43.892.827
Total 400.576.087 357.972.932 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.314.236) (13.057.187) for impairment losses
Neto 385.261.851 344.915.745 Net
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transactions with related parties
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Konvensional Conventional
Konsumsi Consumer
Non-kepemilikan rumah 78.853 70.076 Non-housing loan
Pemilikan rumah (KPR) 992 1.811 Housing Loan
79.845 71.887
Modal Kerja 22.912.549 11.582.140 Working capital
Investasi 4.657.636 10.083.466 Investment
Sindikasi 5.476.391 6.198.506 Syndicated
33.126.421 27.935.999
Syariah Sharia
Konsumsi Consumer
Non-kepemilikan rumah 17.076 9.253 Non-housing loan
Pemilikan rumah (KPR) 1.418 2.229 Housing Loan
18.494 11.482
Modal Kerja 639.249 200.000 Working capital
Investasi 662.950 - Investment
1.320.693 211.482
Total 34.447.114 28.147.481 Total
136
Page 772
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
d. Jangka waktu (sesuai dengan perjanjian kredit d. Loan period (based on agreements covering
dan pembiayaan/piutang syariah) loan and sharia financing/receivables)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Konvensional Conventional
≤ 1 tahun 11.542.228 1.834.798 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 4.606.506 4.539.869 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 20.529.358 17.542.693 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 309.024.832 290.162.745 > 5 years
345.702.924 314.080.105
Syariah Sharia
≤ 1 tahun 178.782 100.035 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 535.681 681.543 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 2.924.936 1.963.533 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 51.233.764 41.147.716 > 5 years
54.873.163 43.892.827
Total 400.576.087 357.972.932 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.314.236) (13.057.187) for impairment losses
Neto 385.261.851 344.915.745 Net
e. Sisa Umur Jatuh Tempo e. Remaining Period to Maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Konvensional Conventional
≤ 1 tahun 27.722.673 6.129.318 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 7.857.501 6.200.166 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 32.786.540 29.855.225 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 277.336.210 261.895.396 > 5 years
345.702.924 314.080.105
Syariah Sharia
≤ 1 tahun 897.731 1.488.421 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 1.170.446 1.183.565 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 3.721.978 2.751.754 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 49.083.008 38.469.087 > 5 years
54.873.163 43.892.827
Total 400.576.087 357.972.932 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.314.236) (13.057.187) for impairment losses
Neto 385.261.851 344.915.745 Net
137
Page 773
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya f. Other significant information
i. Termasuk di dalam kredit yang diberikan i. Loans include sharia financing/ receivables
adalah pembiayaan/piutang syariah yang with details, as follows:
diberikan dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Piutang Murabahah 39.463.923 32.568.565 receivables
Pembiayaan Musyarakah 8.862.046 6.014.023 Musyarakah financing
Piutang Istishna 6.496.432 5.263.020 Istishna receivables
Pinjaman Qardh 25.165 20.904 Funds of Qardh
Aset yang Diperoleh Assets Acquired
untuk Ijarah – Bersih 15.460 9.525 for Ijarah – Net
Pembiayaan Mudharabah 10.137 16.790 Mudharabah financing
Total 54.873.163 43.892.827 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (1.354.679) (1.329.253) impairment losses
Neto 53.518.484 42.563.574 Net
ii. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun ii. Average annual interest rates for
untuk kredit konsumer sebesar 9,48% dan consumer loans are 9.48% and 7.68% for
7,68% masing-masing untuk tahun yang the years ended December 31, 2025 and
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 2024, respectively. Average annual
dan 2024, Tingkat suku bunga rata-rata per interest rates for commercial loans are
tahun untuk kredit komersial masing- 7.48% and 6.30% for the years ended
masing sebesar 7,48% dan 6,30% masing- December 31, 2025 and 2024,
masing untuk tahun yang berakhir pada respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
iii. Kredit yang diberikan dijamin dengan hak iii. The loans are collateralized by registered
tanggungan atau surat kuasa memasang mortgages or by powers of attorney to
hak tanggungan atau surat kuasa untuk mortgage or sell, demand deposits,
menjual, giro, tabungan, deposito savings deposits, time deposits, or by other
berjangka atau jaminan lain yang collaterals generally acceptable by the
umumnya diterima oleh Bank Bank (Notes 20, 21, and 22).
(Catatan 20, 21, dan 22).
138
Page 774
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
iv. Pada tanggal 30 Desember 2024, Bank iv. On December 30, 2024, the Bank sold
menjual kredit yang diberikan tertentu certain loans to PT AMC Dharma Jaya
kepada PT AMC Dharma Jaya (“AMC”) ("AMC") in the amount of Rp1,309,117,
sejumlah Rp1.309.117 dimana nilai where the gross carrying value of the
tercatat bruto atas pokok adalah principal was Rp1,308,723 and the interest
Rp1.308.723 dan tagihan bunga adalah receivable was Rp394. The bank had
Rp394. Bank sebelumnya telah previously established a full allowance for
membentuk cadangan kerugian penurunan impairment losses so that the carrying
nilai secara penuh sehingga nilai value was RpNil. The sale of the credit
tercatatnya adalah RpNihil. Penjualan granted was carried out through a sale and
kredit yang diberikan ini dilakukan melalui purchase deed and cessie dated
akta jual beli dan cessie tertanggal December 30, 2024 and from that date the
30 Desember 2024 dan sejak tanggal Bank stopped recognizing the credit, In
tersebut Bank menghentikan pengakuan accordance with the provisions of the sale
kredit tersebut. Sesuai dengan ketentuan and purchase deed and cessie, the Bank
dalam akta jual beli dan cessie tersebut. has transferred all rights to cash flows and
Bank telah mengalihkan seluruh hak atas also transferred all risks and benefits of the
arus kas dan juga mengalihkan seluruh credit granted for sale. Therefore, the Bank
risiko dan manfaat atas kredit yang derecognized this credit and recognized
diberikan yang dijual tersebut. Oleh karena the recovery of all previously established
itu. Bank menghentikan pengakuan atas allowances for impairment losses.
kredit yang diberikan ini dan mengakui
pemulihan seluruh cadangan kerugian
penurunan nilai yang dibentuk
sebelumnya.
Pada tanggal yang sama. Bank membeli On the same date, the Bank purchased
surat berharga syariah yaitu Sukuk sharia securities, namely Sukuk Wakalah
Wakalah BI Al-Istitsmar (“Sukuk”) yang BI Al-Istitsmar ("Sukuk") issued by
diterbitkan oleh PT Aviasi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
Indonesia (Persero) dari Subsidiary of from the Subsidiary of Enterprise ("SOE")
Enterprise (“SOE”) Dharmawangsa Fund Dharmawangsa Fund with a value of
dengan nilai sebesar Rp3.224.017 Sukuk Rp3,224,017. This sukuk has been
ini telah dicatat pada nilai wajarnya recorded at its fair value of Rp2,049,646 at
sebesar Rp2.049.646 pada tanggal the date of purchase (see Note 8
pembelian (lihat Catatan 8 (Efek-Efek). (Securities). SOE Dharmawangsa Fund is
SOE Dharmawangsa Fund merupakan sub a sub fund of Namco Indonesia Raya VCC
fund dari Namco Indonesia Raya VCC which is managed by Mandiri Investment
yang dikelola oleh Mandiri Investment Management Pte. Ltd. as investment
Management Pte. Ltd. selaku manajer manager. The majority shareholder of
investasi. Pemegang mayoritas saham AMC is Bidara Pte. Ltd. with ownership of
AMC adalah Bidara Pte. Ltd. dengan 99.9%, where the sole shareholder is
kepemilikan sebesar 99,9%. dimana Raflesia Jaya Pte. Ltd. Is Henry Shaw as
pemegang saham tunggal Bidara Pte. Ltd. one of the Director Namco Indonesia Raya
adalah Henry Shaw merupakan Direktur VCC. SOE Dharmawangsa and AMC are
Namco Indonesia Raya VCC. SOE affiliated companies. The Bank does not
Dharmawangsa dan AMC merupakan have share ownership or involvement in
perusahaan terafiliasi. Bank tidak memiliki activities in these two entities.
kepemilikan saham ataupun keterlibatan
dalam aktivitas di dalam kedua entitas ini.
139
Page 775
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
Pada tanggal 29 Desember 2023, Bank On December 29, 2023, the Bank sold
menjual kredit yang diberikan tertentu certain loans to PT AMC Padma Jaya
kepada PT AMC Padma Jaya (“AMC”) ("AMC") in the amount of Rp872,378,
sejumlah Rp872.378 dimana nilai tercatat where the gross carrying value of the
bruto atas pokok adalah Rp860.503 dan principal was Rp860,503 and the interest
tagihan bunga adalah Rp11.875. Bank receivable was Rp11,875. The bank had
sebelumnya telah membentuk cadangan previously established a full allowance for
kerugian penurunan nilai secara penuh impairment losses so that the carrying
sehingga nilai tercatatnya adalah Rpnihil. value was Rpnil. The sale of the credit
Penjualan kredit yang diberikan ini granted was carried out through a sale and
dilakukan melalui akta jual beli dan cessie purchase deed and cessie dated
tertanggal 29 Desember 2023 dan sejak December 29, 2023 and from that date the
tanggal tersebut Bank menghentikan Bank stopped recognizing the credit. In
pengakuan kredit tersebut. Sesuai dengan accordance with the provisions of the sale
ketentuan dalam akta jual beli dan cessie and purchase deed and cessie, the Bank
tersebut, Bank telah mengalihkan seluruh has transferred all rights to cash flows and
hak atas arus kas dan juga mengalihkan also transferred all risks and benefits of the
seluruh risiko dan manfaat atas kredit yang credit granted for sale. Therefore, the Bank
diberikan yang dijual tersebut. Oleh karena derecognized this credit and recognized
itu, Bank menghentikan pengakuan atas the recovery of all previously established
kredit yang diberikan ini dan mengakui allowances for impairment losses.
pemulihan seluruh cadangan kerugian
penurunan nilai yang dibentuk
sebelumnya.
Pada tanggal yang sama, Bank membeli On the same date, the Bank purchased
surat berharga syariah yaitu Sukuk sharia securities, namely Sukuk Wakalah
Wakalah BI Al-Istitsmar (“Sukuk”) yang BI Al-Istitsmar ("Sukuk") issued by
diterbitkan oleh PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I (Persero) from the
(Persero) dari Subsidiary of Enterprise Subsidiary of Enterprise ("SOE")
(“SOE”) Wijayakusuma Fund dengan nilai Wijayakusuma Fund with a value of
sebesar Rp2.268.378. Sukuk ini telah Rp2,268,378. This sukuk has been
dicatat pada nilai wajarnya sebesar Rp recorded at its fair value of Rp1,465,100 at
1.465.100 pada tanggal pembelian (lihat the date of purchase (see Note 8
Catatan 8 (Efek-Efek)). SOE (Securities)). SOE Wijayakusuma Fund is
Wijayakusuma Fund merupakan sub fund a sub fund of Namco Indonesia Raya VCC
dari Namco Indonesia Raya VCC yang which is managed by Mandiri Investment
dikelola oleh Mandiri Investment Management Pte. Ltd. as investment
Management Pte. Ltd. selaku manajer manager. The majority shareholder of
investasi. Pemegang mayoritas saham AMC is Raflesia Jaya Pte. Ltd. with
AMC adalah Raflesia Jaya Pte. Ltd. ownership of 99.9%, where the sole
dengan kepemilikan sebesar 99,9%, shareholder is Raflesia Jaya Pte. Ltd. is
dimana pemegang saham tunggal Raflesia Namco Indonesia Raya VCC. SOE
Jaya Pte. Ltd. adalah Namco Indonesia Wijayakusuma and AMC are affiliated
Raya VCC. SOE Wijayakusuma dan AMC companies. The Bank does not have share
merupakan perusahaan terafiliasi. Bank ownership or involvement in activities in
tidak memiliki kepemilikan saham ataupun these two entities.
keterlibatan dalam aktivitas di dalam kedua
entitas ini.
140
Page 776
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
Mempertimbangkan transaksi pembelian Consideration that the sukuk purchase and
sukuk dan penjualan kredit yang diberikan credit sales transaction provided above
di atas dilakukan pada waktu yang sama were carried out at the same time and with
dan dengan pihak-pihak lawan yang affiliated counterparties, Bank views these
terafiliasi, Bank melihat transaksi-transaksi transaction as interrelated transaction so
ini sebagai transaksi yang saling berkaitan that the financial impact of both
sehingga dampak keuangan dari kedua transactions is recognized in the provision
transaksi diakui dalam akun beban for impairment lossess on financial and non
penyisihan kerugian penurunan nilai aset financial asset in the profit and loss
keuangan dan aset non keuangan pada statement Bank on the transaction date.
laporan laba rugi Bank pada tanggal
transaksi.
v. Kredit yang diberikan kepada direksi dan v. The loans given to the Group directors and
karyawan Grup merupakan kredit untuk employees consist of loans intended for
membeli kendaraan dan keperluan pribadi purchase of vehicles and other personal
lainnya yang dibebani bunga dengan suku necessities. These loans earn an average
bunga rata-rata pada tahun yang berakhir interest of 5.66% and 5.76%. for the year
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 ended December 31, 2025 and 2024. with
sebesar 5,66% dan 5,76% dengan jangka term ranging from 1 to 15 years. This loan
waktu berkisar antara 1 sampai dengan 15 will be repaid through employee deduction
tahun. Kredit ini akan dibayar kembali salary. Difference between employee
melalui pemotongan gaji setiap bulan. loan’s interest rates and Base Lending
Perbedaan antara tingkat bunga pinjaman Rate (BLR) is deferred and recorded as
karyawan dan Base Lending Rate (BLR) deferred expense for employee loans as
ditangguhkan dan dicatat sebagai beban part of other assets. Deferred expense for
yang ditangguhkan untuk pinjaman employee loans amounted to Rp156,517
karyawan, bagian dari aset lain-lain. and Rp341,757, as of December 31, 2025
Besarnya akun beban yang ditangguhkan and 2024, respectively (Note 16).
untuk pinjaman karyawan sebesar
Rp156.517 dan Rp341.757 tahun pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Catatan 16).
vi. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ vi. As of December 31, 2025 and 2024, the
piutang syariah kepada pihak-pihak outstanding balances of loans and sharia
berelasi tahun pada tanggal financing/receivables from related parties
31 Desember 2025 dan 2024 masing- amounted to Rp34,447,114 and
masing sebesar Rp34.447.114 dan Rp28,147,481, for the year as of
Rp28.147.481 (Catatan 46). Tahun pada December 31, 2025 and 2024, respectively
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Note 46). As of December 31, 2025 and
persentase kredit yang diberikan dan 2024 the percentage of loans and sharia
pembiayaan/ piutang syariah dari pihak- financing/receivables from related parties
pihak berelasi terhadap jumlah kredit yang represent approximately 7.51% and
diberikan dan pembiayaan/ piutang syariah 7.86%, respectively, of the total loans and
masing-masing adalah sebesar 7,51% dan sharia financing/receivables.
7,86%.
141
Page 777
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
vii. Perubahan nilai tercatat dan cadangan Vii. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: financing/receivables are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal tahun 13.057.187 15.591.964 Balance at beginning of year
Penyisihan kerugian
penurunan nilai
selama tahun berjalan* Provision for impairment losses
(Catatan 36) 6.181.981 847.517 during the year (Note 36)
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapusbukukan 84.838 82.469 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (4.009.770) (3.464.763) Loans written-off
Saldo akhir tahun 15.314.236 13.057.187 Balance at the end of year
*) Termasuk dampak nilai wajar sukuk sebesar Rp1.174.371 juta pada *) Included impact of fair value sukuk amounted Rp1,174,371 million in
tahun 2024. 2024.
Perubahan nilai tercatat bruto adalah Movements in the gross carrying amount
sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 259.198.583 35.477.378 19.404.144 43.892.827 357.972.932 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 6.725.102 (6.387.342) (337.760) - - Stage 1
Stage 2 (18.223.179) 18.457.299 (234.120) - - Stage 2
Stage 3 (1.796.828) (5.257.524) 7.054.352 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 245.903.678 42.289.811 25.886.616 43.892.827 357.972.932 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (9.056.676) 106.251 (705.032) (2.702.372) (12.357.829) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 61.113.799 128.674 838.066 15.558.539 77.639.078 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (15.626.705) (685.025) (988.342) (1.368.252) (18.668.324) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (157.513) (523.021) (2.821.657) (507.579) (4.009.770) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 36.272.905 (973.121) (3.676.965) 10.980.336 42.603.155 during the year
Saldo akhir tahun 282.176.583 41.316.690 22.209.651 54.873.163 400.576.087 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
142
Page 778
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
viii. Perubahan nilai tercatat dan cadangan viii. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah Movements in the gross carrying amount
sebagai berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 243.236.678 33.119.298 20.227.884 37.114.281 333.698.141 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 6.030.081 (5.807.436) (222.645) - - Stage 1
Stage 2 (11.650.757) 12.138.970 (488.213) - - Stage 2
Stage 3 (2.966.383) (1.941.500) 4.907.883 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 234.649.619 37.509.332 24.424.909 37.114.281 333.698.141 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (14.914.833) (737.501) (866.271) (2.214.778) (18.733.383) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 52.640.932 197.834 691.175 10.583.276 64.113.217 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (13.080.174) (1.053.826) (2.197.638) (1.308.642) (17.640.280) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (96.961) (438.461) (2.648.031) (281.310) (3.464.763) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 24.548.964 (2.031.954) (5.020.765) 6.778.546 24.274.791 during the year
Saldo akhir tahun 259.198.583 35.477.378 19.404.144 43.892.827 357.972.932 Balance at the end of year
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 1.705.798 3.564.534 6.457.602 1.329.253 13.057.187 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 578.402 (470.267) (108.135) - - Stage 1
Stage 2 (188.411) 305.516 (117.105) - - Stage 2
Stage 3 (27.793) (720.722) 748.515 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 2.067.996 2.679.061 6.980.877 1.329.253 13.057.187 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (354.587) 2.323.469 3.777.907 509.927 6.256.716 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 191.148 10.034 207.338 62.521 471.041 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (142.889) (102.411) (176.195) (39.443) (460.938) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (157.513) (523.021) (2.821.657) (507.579) (4.009.770) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (463.841) 1.708.071 987.393 25.426 2.257.049 during the year
Saldo akhir tahun 1.604.155 4.387.132 7.968.270 1.354.679 15.314.236 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
143
Page 779
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan The movements in the allowance for
nilai adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows:
(continued)
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 1.494.287 3.407.511 9.289.738 1.400.428 15.591.964 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 477.104 (389.026) (88.078) - - Stage 1
Stage 2 (137.427) 367.641 (230.214) - - Stage 2
Stage 3 (78.508) (298.225) 376.733 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 1.755.456 3.087.901 9.348.179 1.400.428 15.591.964 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (184.904) 1.085.761 1.084.554 (144.156) 1.841.255 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 384.334 34.242 169.542 421.410 1.009.528 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (152.127) (204.909) (1.496.642) (67.119) (1.920.797) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (96.961) (438.461) (2.648.031) (281.310) (3.464.763) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (49.658) 476.633 (2.890.577) (71.175) (2.534.777) during the year
Saldo akhir tahun 1.705.798 3.564.534 6.457.602 1.329.253 13.057.187 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109, ”Financial Instruments”
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 the
termasuk di dalam saldo cadangan balance of allowance for impairment losses
kerugian adalah cadangan kerugian includes allowance for impairment losses
pembiayaan/piutang syariah masing- on sharia financing/receivables amounting
masing sebesar Rp1.354.679 dan to Rp1,354,679 and Rp1,329,253,
Rp1.329.253. respectively.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the amount of
cadangan kerugian penurunan nilai kredit allowance for impairment losses on the
yang diberikan dan pembiayaan/piutang loans and sharia financing/receivables is
syariah yang dibentuk telah memadai. adequate.
144
Page 780
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
f. Informasi pokok lainnya (lanjutan) f. Other significant information (continued)
x. Fungsi pengawasan kredit Bank berfokus x. The credit control function of the Bank
pada pencegahan penurunan kualitas focuses on preventing the deterioration
portofolio kredit dan aktivitas penyaluran of the quality of credit portfolio and
kredit yang tidak sehat yang dapat unsound practices in granting credit
mengakibatkan timbulnya kerugian. Risiko facilities that may result in losses. Credit
kredit dikelola dan diatasi dengan risks are managed by establishing credit
membuat pembatasan penyaluran kredit limits and setting consistent lending
(credit limit) dan kebijakan penyaluran policies, periodic monitoring of individual
kredit yang seragam, melakukan portfolio, and measuring the collectibility
pengawasan portofolio individual secara level of credit portfolio.
periodik dan pengukuran tingkat
kolektibilitas portofolio kredit.
xi. Kredit sindikasi merupakan kredit yang xi. Syndicated loans are credits extended
diberikan kepada nasabah di bawah under a joint financing agreements with
perjanjian pembiayaan bersama dengan other banks. The Grup’s participation as
bank-bank lain. Keikutsertaan Grup a syndicate member was at 11.00% and
sebagai anggota sindikasi dengan 7.28% of the total syndicated loan
persentase penyertaan sebesar 11,00% amounts on December 31, 2025 and
dan 7,28% dari jumlah kredit sindikasi 2024, respectively.
masing-masing pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
xii. Kredit yang telah dihapusbukukan oleh xii. The loans written-off by the Bank are
Bank dicatat sebagai kredit off balance recorded as off balance sheet in the
sheet di dalam rekening administratif. administrative account.
g. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan g. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired and credit quality of
mengalami penurunan nilai dan kualitas kredit financial assets are disclosed in Note 47.
diungkapkan pada Catatan 47.
145
Page 781
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
Bank menerapkan akuntansi lindung nilai atas Bank implemented hedge accounting of the cash
arus kas dengan tujuan untuk melindungi suatu flow with purpose to protect an instrument from
instrumen atau kelompok instrumen dari exposure of cashflow variability that can be
eksposur variabilitas arus kas yang dapat atributed at certain risk that related to acknowledge
diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait assets or liabilities (such as all or partial of future
dengan aset atau liabilitas yang diakui (seperti interest payment on foreign currency debt) or which
seluruh atau sebagian pembayaran bunga di can be atributed to certain risk that are most likely
masa depan atas utang dengan mata uang to occur and can affect profit or loss.
asing) atau yang dapat diatribusikan pada risiko
tertentu yang terkait dengan prakiraan transaksi
yang kemungkinan besar terjadi, dan dapat
mempengaruhi laba rugi.
Pada tanggal 10 November 2022 dan On November 10, 2022 and November 18, 2022,
18 November 2022, Bank melakukan lindung Bank entered into cashflow hedge for interest rate
nilai arus kas atas suku bunga dari obligasi and principal of subordinated bond amounting to
subordinasi sebesar USD 300 juta (nilai penuh) USD 300 milion (full amount) with cross currency
dengan Cross Currency Swap (CCS), dengan swap (CCS), with notional value amount of USD 72
nilai nosional sebesar USD 72 juta (nilai penuh). million (full amount).
Pada tanggal 28 Juli 2022 Bank melakukan On July 28, 2022, Bank entered into cashflow
lindung nilai arus kas atas suku bunga dan nilai hedge for interest rate and principal of corporate
pokok dari pinjaman korporasi Japan loan Japan International Corporate Agency (JICA)
International Cooperation Agency (JICA) sebesar amounting to JPY 7 bilion (full amount) with cross
JPY 7 miliar (nilai penuh) dengan Cross Currency currency swap (CCS), with notional value amount
Swap (CCS), dengan nilai nosional sebesar JPY of JPY 3 billion (full amount).
3 miliar (nilai penuh).
Pada tanggal 24 Januari 2020 Bank melakukan On January 24, 2020, Bank entered into cashflow
lindung nilai arus kas atas suku bunga dan nilai hedge for interest rate and principal of
pokok dari obligasi subordinasi sebesar Subordinated Bond amounting to USD 300 milion
USD 300 juta (nilai penuh) dengan Cross (full amount) with cross currency swap (CCS), with
Currency Swap, dengan nilai nosional sebesar notional value amount of USD 150 million (full
USD 150 juta (nilai penuh). amount).
Perubahan nilai wajar dari kontrak CCS sebagai The changes of fair value of CCS contract as a
instrumen lindung nilai yang ditentukan sebagai hedging instrument that is designated as an
lindung nilai yang efektif (yaitu bagian yang saling effective hedge (that is, a part of set off) are
hapus) diakui dalam penghasilan komprehensif recognized in other comprehensive income. The
lain. Setiap sisa keuntungan/kerugian atas remaining gains/losses on the hedging instrument
instrumen lindung nilai (yaitu ketidakefektifan) (ie. inefectiveness) of the hedge, recognized in
untuk lindung nilai diakui dalam laba rugi. profit/loss.
Sejak penerapan akuntansi lindung nilai arus Since the adoption of cash flow hedge accounting,
kas, manajemen telah menyusun dokumentasi management has prepared comprehensive
mengenai keterkaitan antara instrumen derivatif documentation outlining the relationship between
yang digunakan sebagai lindung nilai dan pos the derivative instruments used as hedging
yang dilindungi. Dokumentasi ini juga mencakup instruments and the hedge items. This
tujuan manajemen dalam mengelola risiko, serta documentation also includes the management’s
strategi yang diterapkan dalam melakukan objectives in risk management and the strategies
transaksi lindung nilai melalui instrumen derivatif applied in executing hedging transactions through
tersebut. those derivative instruments.
146
Page 782
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Dokumentasi juga mencakup evaluasi efektivitas The documentation also includes an assessment of
hubungan lindung nilai antara instrumen derivatif the effectivieness of the hedging relationship
yang digunakan dan item yang dilindungi. between the derivative instruments used and the
Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa hedged items. This assessment is conducted to
lindung nilai tersebut tetap efektif, baik pada saat ensure that the hedge remains effective, both at the
awal penetapan hubungan lindung nilai maupun inception of the hedging relationship and on an
secara berkala selama periode lindung nilai ongoing basis throughout the hedge period.
berlangsung.
Per Januari 2025, seluruh kontrak cross currency As of January 2025, all cross currency swap
swap yang dimiliki oleh Bank telah jatuh tempo contracts held by Bank has matured due to maturity
dikarenakan obligasi subordinasi atas global of global bond. With the expiration of these
bond telah jatuh tempo. Dengan berakhirnya contracts, changes in the fair value of the cross
kontrak tersebut, perubahan nilai wajar atas currency swap instruments are no longer
instrumen cross currency swap tidak lagi dicatat recognized in othe comprehensive income. Gains or
dalam penghasilan komprehensif lain. losses that were previously recorded as part of
Keuntungan atau kerugian yang sebelumnya effective hedge relationships have been reclassified
tercatat sebagai bagian dari lindung nilai yang to profit or loss, in accordance with accounting
efektif telah dipindahkan ke laba rugi, sesuai standards for hedging instruments that have ended.
dengan ketentuan akuntansi untuk instrumen
lindung nilai yang telah selesai.
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga yang
Suku bunga yang diterima/
Tanggal Transaksi/ Pihak ketiga/ Nosional/ dibayarkan/ Interest Jatuh tempo/
Transaction Date Third Parties Notional Interest Paid receivable Maturity Date
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD25.000.000 8.30% 4.20% January 23, 2025
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD25.000.000 8.30% 4.20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 ANZ Bank USD25.000.000 6.20% 4.20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 UOB Bank USD25.000.000 6.20% 4.20% January 23, 2025
18 November/
November 18, 23 Januari/
2022 Standard Chartered Bank USD22.000.000 6.33% 4.20% January 23, 2025
Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan The fair value difference of derivative instruments
sebagai lindung nilai arus kas dan kerugian selisih designated as cash flow hedges and loss on foreign
kurs atas obligasi subordinasi dalam mata uang exchange of subordinated bonds denominated in
asing dicatat pada penghasilan komprehensif lain foreign currency were reported as other
masing-masing 31 Desember 2025 dan 2024. Saldo comprehensive income amounting to RpNil, and
kerugian tersebut masing-masing sebesar RpNihil Rp44,082, as of December 31, 2025, and 2024,
dan Rp44.082, disajikan sebagai ”Bagian efektif respectively. The amount is presented as “Effective
lindung nilai arus kas” pada ekuitas. portion of cashflow hedge” in equity.
Ringkasan transaksi derivatif sebagai berikut: The summary of the derivatives transaction as
follow:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tagihan Derivatif Derivative Receivable
Cross currency interest Cross currency interest
rate swap - 102.843 rate swap
Total - 102.843 Total
147
Page 783
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE
Rincian tagihan akseptasi kepada nasabah adalah The details of acceptances receivable from
sebagai berikut: customers are as follows:
a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang a. By Type and Currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Berelasi Related Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 154.462 433.708 Letter of Credit
Pihak Ketiga Third Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 420.439 508.190 Letter of Credit
Total 574.901 941.898 Total
Cadangan kerugian Alowance for
penurunan nilai (124) (1.987) impairment losses
Total 574.777 939.911 Total
b. Berdasarkan Jangka Waktu b. By Period
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
< 1 bulan 111.994 96.814 < 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 67.421 724.495 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 395.486 120.589 > 3 months - 1 year
Total 574.901 941.898 Total
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo Awal 941.898 - - - 941.898 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 574,901 - - - 574,901 originated or purchased
Pembayaran kembali (941.898) - - - (941.898) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (366.997) - - - (366.997)
Saldo akhir tahun 574.901 - - - 574.901 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
148
Page 784
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo Awal 488.494 56.073 - - 544.567 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 941.898 (56.073) - - 885.825 originated or purchased
Pembayaran kembali (488.494) - - - (488.494) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 453.404 (56.073) - - 397.331
Saldo akhir tahun 941.898 - - - 941.898 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
Perubahan cadangan kerugian penurunan The movements in the allowance for
nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo awal 1.987 - - - 1.987 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3.850 - - - 3.850 originated or purchased
Pembayaran kembali (1.987) - - - (1.987) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (1.863) - - - (1.863) during the year
Saldo akhir tahun 124 - - - 124 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo awal 1.447 22.429 - - 23.876 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.987 - - 1.987 originated or purchased
Pembayaran kembali (1.447) (22.429) - - (23.876) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 540 (22.429) - - (21.889) during the year
Saldo akhir tahun 1.987 - - - 1.987 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai The Bank assessed acceptance receivables
tagihan akseptasi secara kolektif. collectively for impairment.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the allowance
cadangan kerugian atas tagihan yang dibentuk for impairment losses provided on acceptances
telah memadai. receivable is adequate.
149
Page 785
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP 14. PREMISES AND EQUIPMENT
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Revaluasi/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/* Ending
Balance Revaluation Additions Deductions Reclassification* Balance
Biaya/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Tanah 5.367.787 422.385 100.761 - 5.380 5.896.313 Land
Bangunan 2.623.704 - 17.040 - 686.796 3.327.540 Buildings
Peralatan kantor dan Office furniture,fixtures,
kendaraan bermotor 4.091.814 - 229.201 (9.817) 366.800 4.677.998 and motor vehicle
12.083.305 422.385 347.002 (9.817) 1.058.976 13.901.851
Constructions in
Aset dalam pembangunan 1.148.746 - 1.392.071 - (1.302.075) 1.238.742 progress
13.232.051 422.385 1.739.073 (9.817) (243.099) 15.140.593
Aset hak guna 827.906 - 197.607 (215.593) - 809.920 Right of use of asset
14.059.957 422.385 1.936.680 (225.410) (243.099) 15.950.513
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 1.047.584 - 124.735 - (65) 1.172.254 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 3.281.948 - 438.560 (9.817) 7.014 3.717.705 motor vehicles
4.329.532 - 563.295 (9.817) 6.949 4.889.959
Aset hak guna 554.294 - 213.125 (215.593) - 551.826 Right of use of asset
4.883.826 - 776.420 (225.410) 6.949 5.441.785
Nilai Buku Neto 9.176.131 10.508.728 Net Book Value
*) Termasuk reklasifikasi ke aset tak berwujud sebesar Rp243.099 *) This includes reclassification to intangible asset amounted to Rp243.099
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Revaluasi/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Revaluation Additions Deductions Reclassification Balance
Biaya/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Tanah 4.548.181 - 148.395 - 671.211 5.367.787 Land
Bangunan 1.860.935 - 5.216 - 757.553 2.623.704 Buildings
Peralatan kantor dan Office furniture,fixtures,
kendaraan bermotor 4.111.287 - 509.284 (557.075) 28.318 4.091.814 and motor vehicle
10.520.403 - 662.895 (557.075) 1.457.082 12.083.305
Constructions in
Aset dalam pembangunan 1.634.202 971.626 - (1.457.082) 1.148.746 progress
12.154.605 1.634.521 (557.075) - 13.232.051
Aset hak guna 799.141 - 155.278 (126.513) - 827.906 Right of use of asset
12.953.746 - 1.789.799 (683.588) - 14.059.957
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 938.176 - 109.408 - - 1.047.584 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 3.421.448 - 417.575 (557.075) - 3.281.948 motor vehicles
4.359.624 - 526.983 (557.075) - 4.329.532
Aset hak guna 476.310 - 204.497 (126.513) - 554.294 Right of use of asset
4.835.934 - 731.480 (683.588) - 4.883.826
Nilai Buku Neto 8.117.812 9.176.131 Net Book Value
150
Page 786
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Biaya perolehan dan akumulasi penyusutan aset The acquiring cost and accumulated depreciation of
tetap pada 31 Desember 2025 dan 2024 pada tabel premises and equipment as of December 31, 2025
di atas termasuk Bank dan entitas anak. and 2024 based on table above also include the
value of Bank and subsidiaries.
Jumlah penyusutan aset tetap yang dibebankan pada Depreciation of premises and equipment and right of
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 use asset charged to operations amounted to
dan 2024, masing-masing sebesar Rp563.295 dan Rp563,295 and Rp526,983, for the year ended
Rp526.983 (Catatan 37). December 31, 2025 and 2024, respectively (Note
37).
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah The gross carrying amount of the Gruop's fully
didepresiasi penuh oleh Grup namun masih depreciated premises and equipment that are still in
digunakan masing-masing adalah sebesar use amounted to Rp2,829,190 and Rp2,512,814 as
Rp2.829.190 dan Rp2.512.814 pada tanggal of December 31, 2025 and 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
Hak atas tanah terdiri dari hak milik dan hak guna Landrights consist of ownership rights and rights to
bangunan. Manajemen berpendapat bahwa jangka use. Management has the opinion that the terms of
waktu hak atas tanah dapat diperbaharui atau the landrights can be renewed or extended upon
diperpanjang kembali. their expiration.
Grup telah mengasuransikan aset tetap kecuali The Group insured its premises and equipment
tanah untuk menutup kemungkinan kerugian from losses due to risks of fire and theft to
terhadap risiko kebakaran dan pencurian kepada PT Asuransi Bina Griya (related party) on date
PT Asuransi Bina Griya (pihak berelasi) pada December 31, 2025 and 2024 amounting to
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- Rp3,478,754 and Rp8,637,222, respectively.
masing sebesar Rp3.478.754 dan Rp8.637.222.
Persentase tingkat penyelesaian aset dalam The percentage of completion of the constructions
penyelesaian masing-masing pada tanggal 31 in progress as of December 31, 2025 and 2024:
Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Kisaran persentase jumlah
Kisaran persentase
tercatat terhadap nilai kontrak
Jumlah/ penyelesaian/
penyelesaian/
Amount Range percentage of
Range percentage carrying
completion
amount to contract value
Bangunan 846.544 1,88% - 99,97% 1,88% - 99,97% Building
Non Bangunan 392.198 2% - 90% 2% - 90% Non-Building
31 Desember/December 31, 2024
Kisaran persentase jumlah
Kisaran persentase
tercatat terhadap nilai kontrak
Jumlah/ penyelesaian/
penyelesaian/
Amount Range percentage of
Range percentage carrying
completion
amount to contract value
Bangunan 550.132 43,10% - 87,60% 43,10% - 87,60% Building
Non Bangunan 598.614 2% - 95% 2% - 95% Non-Building
151
Page 787
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Penilaian atas tanah di tahun 2016 dilakukan oleh The valuations of land in 2016 were performed by an
penilai independen eksternal KJPP Immanuel, external independent appraiser KJPP Immanuel,
Johnny, dan Rekan melalui laporannya pada Johnny, dan Rekan through its report dated April 19,
tanggal 19 April 2016. Selanjutnya di tahun 2019, 2016. Next in 2019, the bank revalued its land which
Bank melakukan penilaian kembali atas tanah yang was done by an external independent appraiser
dimiliki yang dilakukan oleh penilai independen KJPP Agus, Ali, Firdaus and Partners with its report
eksternal KJPP Agus, Ali, Firdaus dan Rekan dated October 22, 2019. The bank revalued its land
dengan laporan tertanggal 22 Oktober 2019. Bank in 2022 which was done by an external independent
melakukan penilaian kembali atas tanah yang appraiser KJPP Aditya Iskandar and Partners with its
dimiliki pada tahun 2022 yang dilakukan oleh penilai report dated December 12, 2022 which signed by
independen eksternal KJPP Aditya Iskandar dan appraiser Aditya Iskandar Dwiatmaja. Following this,
Rekan dengan laporan tertanggal 12 Desember in 2025, the Bank revalued the land once more, with
2022 yang ditandatangani oleh penilai Aditya the appraisal conducted by KJPP Johnny Farel and
Iskandar Dwiatmaja. Selanjutnya, pada tahun 2025 Rekan, and their report dated March 28, 2025 and
Bank melakukan penilaian kembali atas tanah, yang December 24, 2025, was signed by appraiser Johnny
dilakukan oleh KJPP Jhonny Farel dan Rekan Farel.
dengan laporan tertanggal 28 Maret 2025 dan 24
Desember 2025 yang ditandatangani oleh penilai
Johnny Farel.
Penilaian dilakukan sesuai dengan dan tunduk The appraisal is carried out in accordance with and
kepada ketentuan-ketentuan dari Kode Etik Penilai subject to the provisions of the Indonesian Appraiser
Indonesia (KEPI) dan berdasarkan POJK No. Code of Ethics (KEPI) and based on POJK
28/POJK.04/2021 tanggal 30 Desember 2021 No. 28/POJK.04/2021 dated December 30, 2021
tentang “Penyajian Laporan Penilaian Properti Di concerning "Presentation of Property Valuation
Pasar Modal” dan Standar Penilaian Indonesia, Reports in the Capital Market" and Indonesian
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards, determined based on recent
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. market transactions and carried out with customary
provisions.
Dalam pengukuran nilai wajar tanah, Penilai In the fair value measurement of the land, the
Independen memperhitungkan kemampuan peserta Independent Appraisers takes into account a market
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomi dengan participant’s ability to generate economic benefits by
penggunaan tertinggi dan terbaik atas aset atau using the assets in its highest and best use or by
dengan menjual aset ke peserta pasar lain yang selling it to another market participant that would use
akan menggunakan aset pada kondisi tertinggi dan the asset in its highest and best use. The valuation
penggunaan terbaik. Metode penilaian yang method used by the Independent Appraiser is market
digunakan oleh Penilai Independen adalah approach.
pendekatan pasar.
152
Page 788
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Informasi mengenai penilaian kembali aset tetap Information on the revaluation of land performed by
untuk kelompok aset tanah yang dilakukan Bank the Bank in 2016, 2019, 2022 and 2025 are as follows:
tahun 2016, 2019, 2022 dan 2025 adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 5.358.231 5.780.616 422.385 Land
31 Desember/December 31, 2022
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 3.991.340 4.191.914 200.574 Land
31 Desember/December 31, 2019
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 3.635.660 3.970.391 334.731 Land
31 Desember/December 31, 2016
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 537.559 3.580.298 3.042.739 Land
Pada tahun 2025, Bank melakukan reklasifikasi atas In 2025, the Bank reclassified abandoned property
properti terbengkalai yang sudah tidak memiliki nilai which has no book value and currently has been
buku dan saat ini telah dibangun serta dimanfaatkan constructed and reutilized as fixed asset. The
kembali sebagai aset tetap. Nilai yang dibuku recording of these fixed assets is based on the
berdasarkan penilaian kembali (revaluasi) yang results of the revaluation carried out by the Bank
dilakukan oleh Bank sesuai dengan nilai pasar aset. according to the market value of the assets. The
Penilaian kembali yang dilakukan atas properti revaluation of the abandoned property resulted in
terbengkalai tersebut menghasilkan jumlah kenaikan an increase in the carrying amounting to
tercatat sebesar Rp345.222 dimana kenaikan nilai Rp345,222, where the increase in the recorded
tercatat yang timbul dari penilaian kembali dicatat value arising from the revaluation was recorded as
sebagai “Surplus Revaluasi Aset Tetap”, dan "Fixed Asset Revaluation Surplus", and was
disajikan dalam penghasilan komprehensif lain presented in other comprehensive income
sebesar Rp345.222. amounting to Rp345,222.
153
Page 789
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Pada tahun 2025, 2022 dan 2019, Bank melakukan In 2025, 2022 and 2019, Bank has revalued the
penilaian kembali atas tanah tersebut bukan untuk value of that land not for tax purpose rather for the
tujuan perpajakan tetapi hanya untuk tujuan accounting purpose according to the Financial
akuntansi sesuai dengan Standar Akuntansi Accounting Standard. The revaluation of fixed
Keuangan. Penilaian kembali atas aset tetap tahun assets was performed by KJPP Johny & Farel, as
2025 dilakukan oleh KJPP Johny & Farel dengan stated in their report dated March 28, 2025 and
laporan tertanggal 28 Maret 2025 dan 24 Desember December 24, 2025. The revaluation resulted in an
2025. Penilaian kembali yang dilakukan increase amounting to Rp422,385 which was
menghasilkan jumlah kenaikan sebesar Rp422.385 recognized in “Surplus Revaluasi Aset Tetap”.
yang tercatat pada ”Surplus Revaluasi Aset Tetap”.
Penilaian kembali yang dilakukan atas tanah pada The revaluation of land in 2022, resulted in an
tahun 2022 menghasilkan jumlah kenaikan nilai increase in the carrying amount of land amounting
tercatat sebesar Rp200.574 yang tercatat pada to Rp200,574 which consists of the increase in the
“Penghasilan Komprehensif Lain”. Sedangkan carrying amount of land recognised as “Other
penilaian kembali yang dilakukan atas tanah pada Comprehensive Income”. However, the revaluation
tahun 2019, menghasilkan jumlah kenaikan nilai of land in 2019, resulted in an increase in the
tercatat sebesar Rp334.731 yang terdiri dari carrying amount of land amounting to Rp334,731
kenaikan nilai tanah yang dicatat sebagai which consists of the increase in the carrying
“Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar amount of land recognised as “Other
Rp341.000 dan penurunan nilai tanah yang diakui Comprehensive Income” amounting to Rp341,000
sebagai beban tahun berjalan sebesar Rp6.269. and a decrease in carrying amount of land
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi recognised in the current year expenses amounting
tahun 2016 dicatat sebagai “Surplus Revaluasi Aset to Rp6,269. Increase in the carrying amount arising
Tetap”, dan disajikan dalam penghasilan from revaluation in 2016 is recorded in “Premises
komprehensif lain sebesar Rp3.042.739. and Equipment Revaluation Surplus” and
presented in other comprehensive income
amounting to Rp3,042,739.
Penilaian kembali tanah pada tahun 2016 adalah Revaluation of land in 2016, for tax purposes is
untuk tujuan perpajakan dilakukan setelah performed after the approval from Directorate
mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal General of Tax through its letter
Pajak dengan Surat Keputusan No. KEP-435/WPJ.19/2016 dated June 8, 2016.
No. KEP-435/WPJ.19/2016 tanggal 8 Juni 2016. The amount of tax which has been paid by the Bank
Jumlah pajak yang telah dibayar oleh Bank in relation with the revaluation was amounting to
sehubungan penilaian kembali tersebut adalah Rp75,748.
sebesar Rp75.748.
Jika tanah dicatat sebesar harga perolehan, maka If land is recorded at historical cost basis, the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah amount as of December 31, 2025 and 2024, would
sebesar Rp1.838.514 dan Rp1.790.401. be Rp1,838,514 and Rp1,790,401.
Nilai wajar atas tanah termasuk pada hirarki nilai The fair value of land included in the fair value
wajar level 3. hierarchy as level 3.
Tidak ada aset tetap yang dimiliki Bank yang As of December 31, 2025 and 2024, there are no
dijadikan jaminan pada tanggal-tanggal fixed assets owned by the Bank which are pledged
31 Desember 2025 dan 2024. as collateral.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no impairment
penurunan nilai aset tetap dan jumlah nilai in value of premises and equipments and the
pertanggungan asuransi cukup untuk menutup risiko amount of insurance coverage is adequate to cover
kerugian yang mungkin timbul atas aset tetap pada the risk of loss that may arise on the premises and
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. equipments as of December 31, 2025 and 2024.
154
Page 790
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Grup menyewa beberapa aset termasuk bangunan, The Group leases several assets including
rumah dinas, lahan ATM, kendaraan mobil, jaringan, buildings, official residences, ATM space, car,
mesin ATM, dan media promosi. Rata-rata masa network, ATM machine, and promotional media.
sewa adalah 4 tahun. Grup mempunyai sewa The average lease term is 4 years. The Group also
tertentu dengan masa sewa 12 bulan atau kurang has certain leases with lease terms of 12 months or
dan sewa bernilai rendah. Bank menerapkan less and low value assets. The Bank applies the
pengecualian pengakuan sewa jangka pendek dan recognition exemptions of short-term leases and
sewa bernilai rendah untuk sewa tersebut. low-value assets for these leases.
Nilai tercatat untuk aset hak guna adalah sebagai The carrying amount of right of use assets are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions/ Deductions/ Balance
Nilai tercatat Carrying amount
Bangunan 566.393 122.654 (149.347) 539.700 Buildings
Kendaraan 261.513 74.953 (66.246) 270.220 Vehicle
Mesin ATM - - - - ATM Machine
Lainnya - - - - Others
827.906 197.607 (215.593) 809.920
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 372.664 129.133 (149.347) 352.450 Buildings
Kendaraan 181.630 83.992 (66.246) 199.376 Vehicle
Mesin ATM - - - - ATM Machine
Lainnya - - - - Others
554.294 213.125 (215.593) 551.826
Nilai Buku Neto 273.612 258.094 Net Book Value
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions/ Deductions/ Balance
Nilai tercatat Carrying amount
Bangunan 582.084 103.113 (118.804) 566.393 Buildings
Kendaraan 216.939 52.165 (7.591) 261.513 Vehicle
Mesin ATM - - - - ATM Machine
Lainnya 118 - (118) - Others
799.141 155.278 (126.513) 827.906
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 346.417 145.052 (118.805) 372.664 Buildings
Kendaraan 129.776 59.445 (7.591) 181.630 Vehicle
Mesin ATM - - - - ATM Machine
Lainnya 117 - (117) - Others
476.310 204.497 (126.513) 554.294
Nilai Buku Neto 322.831 273.612 Net Book Value
155
Page 791
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 15. INTERESTS RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Kredit yang diberikan 11.498.860 10.896.436 Loans
Obligasi pemerintah 626.957 490.258 Government bonds
Efek-efek dan penempatan pada bank lain 97.007 94.997 Securities and placement with other Banks
Derivatif - 36.883 Derivative
Total 12.222.824 11.518.574 Total
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third party
Tagihan kepada pihak ketiga 828.871 1.781.884 Third party receivables
Goodwill 527.705 - Goodwill
Beban yang ditangguhkan untuk Deferred expense for
pinjaman karyawan (Catatan 11f) 156.517 341.757 employee loan (Note 11f)
Agunan yang diambil alih 77.591 77.591 Foreclosed collateral
Penyertaan 29 - Investments in shares
Lainnya 130.860 142.507 Others
Total 1.721.573 2.343.739 Total
Tagihan kepada pihak ketiga merupakan tagihan Third party receivables represent receivables from
kepada nasabah dan pihak lainnya seperti tagihan customers and other parties such as the receivables
kepada Pemerintah Republik Indonesia from the Government of the Republic of Indonesia,
(Perumpera), tagihan kepada PT Pos Indonesia (Perumpera) receivables from PT Pos Indonesia
(Persero) sehubungan dengan kerja sama (Persero) regarding collaboration on holding
penyelenggaraan Tabungan Batara Kantor Pos, Tabungan Batara Kantor Pos, and receivables from
serta tagihan kepada PT Artajasa terkait dengan PT Artajasa arising from transactions with
transaksi ATM Bersama, PT Finnet Indonesia atas ATM Bersama, receivables from PT Finnet
transaksi ATM Link, PT Alto Network atas transaksi Indonesia arising from ATM Link’s transactions,
ATM Alto, dan PT Rintis Sejahtera atas transaksi receivables from PT Alto Network arising from
ATM Prima. transaction with ATM Alto, and receivables from
PT Rintis Sejahtera arising from transaction with
ATM Prima.
Bank telah melakukan upaya penyelesaian atas Bank has made efforts to settle foreclosed
agunan yang diambil alih dengan melakukan upaya collaterals by making an attempt to sell in the form
penjualan dalam bentuk pengambilalihan agunan of take over of collateral by investors on foreclosed
oleh investor atas agunan yang diambil alih. collaterals.
156
Page 792
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET LAIN-LAIN (lanjutan) 16. OTHER ASSETS (continued)
Seperti diungkapkan pada Catatan 1i, Bank memiliki As disclosed in Note 1i, the Bank owns
1.059.982.683 lembar saham BSN yang mewakili 1,059,982,683 shares of BSN representing
99,9984% dari total saham yang ditempatkan dan 99.9984% of the total issued and fully paid-up
disetor penuh dalam BSN. Nilai wajar dari aset dan capital in BSN. The fair values of the identifiable
liabilitas teridentifikasi PT Bank Syariah Nasional assets and liabilities of PT Bank Syariah Nasional
pada tanggal akuisisi (5 Juni 2025) adalah: as at the date of acquisition (June 5, 2025) were:
Nilai wajar/
Fair value
Nilai atas akuisisi berdasarkan nilai wajar 1.627.931 Acquisition value at fair value
Nilai aset bersih teridentifikasi (1.100.244) Total identifiable net assets
Kepentingan non-pengendali 18 Non-controlling interest
Residual goodwill 527.705 Residual goodwill
Nilai aset bersih teridentifikasi entitas anak sebesar The identifiable net assets of subsidiary amounted
Rp1.100.244 adalah final per tanggal 31 Desember to Rp1.100.244 is final as of December 31, 2025 .
2025. Tidak terdapat penyesuaian terhadap nilai There are no adjustments to the fair value to the net
aset bersih entitas anak setelah alokasi harga assets of subsidiary after purchase price allocation,
pembelian sehingga nilai goodwill akhir pada therefore the final goodwill as of December 31,
tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar 2025 is amounted to Rp527.705.
Rp527.705.
17. ASET TIDAK BERWUJUD 17. INTANGIBLE ASSETS
31 Desember/December 31, 2025
Saldo awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions* Deductions Reclassification Balance
Nilai Perolehan Cost value
Aset tidak berwujud 137.531 340.818 - 87.543 565.892 Intangible asset
Aset tidak berwujud dalam Intangible asset
proses penyelesaian - 315.391 (1.656) (87.543) 226.192 in progress
137.531 656.209 (1.656) - 792.084
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Aset tidak berwujud (15.522) (50.999) - - (66.521) Intangible asset
Nilai Buku Neto 122.009 725.563 Net Book Value
*) Termasuk penambahan dari reklasifikasi aset dalam penyelesaian sebesar *) This includes addition from reclassification construction in progress of premises
Rp243.009 and equipment amounted to Rp243.009
31 Desember/December 31, 2024
Saldo awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification Balance
Nilai Perolehan Cost value
Aset tidak berwujud - 137.531 - - 137.531 Intangible asset
- 137.531 - - 137.531
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Aset tidak berwujud - (15.522) - - (15.522) Intangible asset
Nilai Buku Neto - 122.009 Net Book Value
Aset tidak berwujud diamortisasi selama umur Intangible asset is amortised over its economic
ekonomis yaitu selama 5 tahun. Amortisasi dihitung useful life of 5 years. Amortization is calculated
dengan menggunakan metode garis lurus. using the straight-line method.
157
Page 793
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 18. PREPAID EXPENSES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Asuransi 487.332 283.649 Prepaid insurance premium
Promosi 197.537 206.090 Prepaid Promotion Expenses
Pemeliharaan Gedung 171.244 182.280 Building Maintenance Fee
Sewa 153.498 149.576 Prepaid Rent
Biaya Transaksi IT 74.314 46.042 Prepaid IT Expenses
Jasa Konsultan 49.256 32.241 Prepaid Consultant Fee
Biaya Kepegawaian 18.109 13.049 Employee Expenses
Penjaminan Pemerintah 4.338 - Government Guarantee Fee
Lainnya 77.141 72.894 Others
Total 1.232.769 985.821 Total
Rincian lainnya terutama terdiri dari biaya dibayar Details of others consist mainly of prepaid expenses
dimuka untuk alat tulis kantor, sekuritisasi, dan for office supplies, securitization, and loan
transaksi kredit. transaction.
19. LIABILITAS SEGERA 19. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Kewajiban kepada pihak ketiga 1.725.222 2.147.228 Third party payables
Bagi hasil yang belum dibagikan 93.666 87.581 Undistributed profit sharing
Deposito berjangka jatuh tempo 42.104 12.748 Matured time deposits
Bunga atas deposito berjangka Interest on time deposits which is
yang belum diambil nasabah 4.479 10.597 not yet collected by customers
Lainnya 21.858 17.795 Others
Total 1.887.329 2.275.949 Total
158
Page 794
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. GIRO 20. DEMAND DEPOSITS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 135.959.090 104.904.970 Rupiah
Euro Eropa 38.939.461 762.102 - Europe Euro
Dolar Amerika Serikat 2.718.542 45.332 3.784.587 60.913 United States Dollar
136.766.524 104.965.883
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related parties (Note 46)
Rupiah 21.893.820 39.603.905 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 526.867.834 8.785.521 949.523.112 15.282.574 United States Dollar
Euro Eropa - - 3.202.415 53.666 Europe Euro
30.679.341 54.940.145
Total 167.445.865 159.906.028 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo As of December 31, 2025 and 2024. demand
giro termasuk giro yang didasarkan pada prinsip deposits balance include deposits based on sharia
perbankan syariah adalah masing-masing sebesar banking principles amounting to Rp25,147,603 and
Rp25.147.603 dan Rp18.882.766. Rp18,882,766, respectively.
Tingkat suku bunga rata-rata untuk giro Rupiah The average annual interest rates for Rupiah
adalah sebesar 1,69% dan 1,86% masing-masing demand deposits are 1.69% and 1.86% for the year
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 ended December 31, 2025 and 2024, respectively,
Desember 2025 dan 2024, dan tingkat suku bunga and for foreign currency denominated demand
rata-rata untuk giro dalam mata uang asing adalah deposits are 5.70% and 6.13% for the year ended
sebesar 5,70% dan 6,13% tahun yang berakhir pada December 31, 2025 and 2024, respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Giro simpanan dari nasabah dan wadiah dari pihak- As of December 31, 2025 and 2024, demand
pihak berelasi pada 31 Desember 2025 dan deposit and wadiah demand deposits from
2024, masing-masing sebesar Rp30.679.341 dan depositors who are related parties of the bank
Rp54.940.145 (Catatan 46). amounted to Rp30,679,341 and Rp54,940,145
(Note 46).
159
Page 795
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. GIRO (lanjutan) 20. DEMAND DEPOSITS (continued)
Giro yang digunakan sebagai jaminan atas fasilitas Demand deposits amounting to Rp911,298,
kredit yang diberikan oleh Bank pada tanggal Rp450,375 as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2024, respectively, are pledged as collateral for
sebesar Rp 911.298 dan Rp450.375 (Catatan 11). loans provided by the Bank (Note 11).
Dana Syirkah Temporer - Giro Mudharabah Temporary Syirkah Funds – Current Accounts
a. Berdasarkan jenis produk a. By product
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Giro BTN Prima iB 1.796.554 941.925 Giro BTN Prima iB
Total 1.796.554 941.925 Total
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga 1.046.837 929.940 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 46) 749.717 11.985 Related Party (Note 46)
Total 1.796.554 941.925 Total
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
giro Mudharabah untuk tahun yang berakhir Mudharabah current accounts for the year
pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah ended December 31, 2025 and 31, 2024 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Giro Mudharabah 10,10 : 89,90 0,82% Mudharabah current accounts
160
Page 796
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. GIRO (lanjutan) 20. DEMAND DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Giro Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Current
(lanjutan) Accounts (continued)
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk giro The average rate of ratio and profit sharing for
Mudharabah untuk tahun yang berakhir pada 31 Mudharabah current accounts for the year ended
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024, are as follows:
(lanjutan) (continued)
2024
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Giro Mudharabah 12,70 : 87,30 1,28% Mudharabah current accounts
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak As of December 31, 2025 and 2024 there are no
terdapat giro mudharabah yang dijadikan jaminan. mudharabah demand deposits which are pledged
as collateral.
21. TABUNGAN 21. SAVINGS DEPOSITS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
Tabungan Batara 34.816.588 37.410.000 Batara savings deposits
Tabungan Batara Wadiah 1.727.076 1.521.932 Batara Wadiah savings deposits
36.543.664 38.931.932
Yen Jepang Japan Yen
Tabungan Batara 793.718.736 84.531 56.622.416 5.834 Batara savings deposits
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tabungan Batara 13.640.263 227.451 10.428.441 167.846 Batara savings deposits
Dolar Singapura Singapore Dollar
Tabungan Batara 5.130.214 66.513 1.626.026 19.260 Batara savings deposits
Dolar Australia Australian Dollar
Tabungan Batara 891.910 9.947 9.696.070 97.092 Batara savings deposits
Euro Eropa European Euro
Tabungan Batara 7.496 147 4.445 74 Batara savings deposits
Renminbi Renminbi
Tabungan Batara 3.629 9 19.275 43 Batara savings deposits
Pound Sterling Inggris Great Britain Pound Sterling
Tabungan Batara 3.143 71 - - Batara savings deposits
388.669 290.149
Total 36.932.333 39.222.081 Total
161
Page 797
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. TABUNGAN (lanjutan) 21. SAVINGS DEPOSITS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, savings
2024. Saldo tabungan termasuk tabungan yang deposits balance include savings deposits based
didasarkan pada prinsip perbankan syariah on sharia banking principles amounted to
masing-masing sebesar Rp1.727.076 dan Rp1,727,076 and Rp1,521,932, respectively.
Rp1.521.932.
Tingkat suku bunga rata-rata untuk tabungan The average annual interest rates for rupiah
rupiah sebesar 1,66% dan 1,57% masing-masing savings deposits are 1.66% and 1.57%, for the year
untuk tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2025 and 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024. Tingkat suku bunga The average annual interest rates for foreign
rata-rata untuk tabungan valas sebesar 0,47% dan currencies savings deposits are 0.47% and 0.27%,
0,27%, masing-masing untuk tahun yang berakhir for the year ended December 31, 2025 and 2024,
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
Tabungan yang digunakan sebagai jaminan atas Savings deposits amounting Rp629,017 and to
fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank pada Rp728,630, as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, respectively, are pledged as collateral for
2024, masing-masing sebesar Rp629.017 dan loans provided by the Bank to its customers
Rp728.630 (Catatan 11). (Note 11).
Tabungan Batara dan wadiah dari pihak-pihak As of December 31, 2025 and
berelasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, batara and wadiah savings deposits from
2024, masing-masing sebesar Rp644.001 dan depositors who are related parties of the Bank
Rp876.405 (Catatan 46). amounted to Rp644,001 and Rp876,405,
respectively (Note 46).
Dana Syirkah Temporer - Tabungan Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Savings
Deposits
a. Berdasarkan jenis produk a. By product
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tabungan BTN Prima iB 6.681.558 6.007.492 Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 250.468 262.500 Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan BTN Emas iB 11.121 10.454 Tabungan BTN Emas iB
Tabungan Qurban BTN iB 8.701 7.334 Tabungan Qurban BTN iB
Total 6.951.848 6.287.780 Total
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga 5.645.501 6.161.887 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 46) 1.306.347 125.893 Related Party (Note 46)
Total 6.951.848 6.287.780 Total
Tabungan Mudharabah merupakan simpanan dana Mudharabah savings deposits represent deposits
pihak lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from third parties who receive a share in the
pendapatan Bank atas penggunaan dana tersebut revenue derived by the Bank from the use of such
dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui funds based on a pre-determined and pre-agreed
sebelumnya. ratio.
162
Page 798
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. TABUNGAN (lanjutan) 21. SAVINGS DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Tabungan Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Savings
(lanjutan) Deposits (continued)
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
tabungan Mudharabah untuk tahun yang berakhir Mudharabah savings deposits for the year ended
pada 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Tabungan BTN Prima iB 34,10 : 65,90 2,78% Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 2 : 98 0,16% Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan Qurban BTN iB 15,50 : 84,50 1,26% Tabungan Qurban BTN iB
Tabungan BTN Emas iB 25 : 75 2,04% Tabungan BTN Emas iB
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Tabungan BTN Prima iB 34,10 : 65,90 2,87% Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 2 : 98 0,17% Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan Qurban BTN iB 15,50 : 84,50 1,30% Tabungan Qurban BTN iB
Tabungan BTN Emas iB 25 : 75 2,10% Tabungan BTN Emas iB
22. DEPOSITO BERJANGKA 22. TIME DEPOSITS
a. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk a. Average annual interest rates for time deposits
deposito berjangka adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
1 bulan 3,79% 3,58% 1 month
3 bulan 5,58% 5,50% 3 months
6 bulan 5,17% 5,57% 6 months
12 bulan 2,82% 3,28% 12 months
24 bulan 2,55% 2,83% 24 months
Mata uang asing 5,17% 2,65% Foreign currencies
b. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata b. The details of time deposits by currency and
uang dan jangka waktu kontrak: contract period are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
1 bulan 54.206.302 43.540.540 1 month
3 bulan 72.502.739 66.320.320 3 months
163
Page 799
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 22. TIME DEPOSITS (continued)
b. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata b. The details of time deposits by currency and
uang dan jangka waktu kontrak (lanjutan): contract period are as follows (continued):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
6 bulan 64.100.676 33.843.069 6 months
12 bulan 2.317.067 3.585.531 12 months
24 bulan 39.867 48.252 24 months
193.166.651 147.337.712
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
1 bulan 352.229.699 5.873.430 102.582.998 1.651.073 1 month
3 bulan 101.914.514 1.699.425 262.208.207 4.220.241 3 months
6 bulan 8.492.032 141.605 5.076.257 81.702 6 months
12 bulan 14.105.574 235.210 183.065 2.946 12 months
24 bulan 3.214 54 1.000 16 12 months
7.949.724 5.955.978
Dolar Singapura Singapore Dollar
1 bulan 95.425 1.237 123.716 1.465 1 months
3 bulan 268.050 3.475 1.173.618 13.901 3 months
4.712 15.366
Renminbi Renminbi
6 bulan - 143.036 315 6 months
Dolar Australia Australian Dollar
1 bulan 40.008 446 - 1 months
Total 201.121.533 153.309.371 Total
c. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata c. Details of time deposits by currency and
uang dan sisa umur hingga jatuh tempo: remaining period to maturity are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 80.034.321 72.097.219 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 77.707.721 46.512.423 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 34.082.471 25.146.713 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 1.319.215 3.481.815 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 22.923 99.541 > 12 months ≤ 24 months
193.166.651 147.337.711
164
Page 800
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 22. TIME DEPOSITS (continued)
c. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata c. Details of time deposits by currency and
uang dan sisa umur hingga jatuh tempo remaining period to maturity are as follows
(lanjutan): (continued):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 362.035.490 6.036.942 109.390.480 1.822.992 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 95.391.929 1.590.660 247.398.504 4.122.897 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 5.217.676 87.005 514.214 8.569 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 14.097.726 235.080 90.335 1.505 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 2.214 37 966 16 > 12 months ≤ 24 months
7.949.724 5.955.979
Dolar Singapura Singapore Dollar
≤ 1 bulan 95.425 1.237 113.417 1.465 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 268.050 3.475 469.012 6.060 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan - 606.909 7.841 > 3 months ≤ 6 months
4.712 15.366
Dolar Australia Australian Dollar
≤ 1 bulan 40.008 446 - ≤ 1 month
Renminbi Renminbi
≤ 1 bulan - 134.605 315 ≤ 1 month
Total 201.121.533 153.309.371 Total
Deposito berjangka yang dijadikan jaminan atas As of December 31, 2025 and 2024, time deposits
fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank kepada amounting to Rp709,560 and Rp906,630,
konsumennya pada tanggal 31 Desember 2025 dan respectively, are pledged as collateral for loans
2024 masing-masing sebesar Rp709.560 dan provided by the Bank to its customers (Note 11).
Rp906.630 (Catatan 11).
Deposito berjangka dari pihak-pihak berelasi pada As of December 31, 2025 and 2024, time deposits
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing from depositors who are related parties
sebesar Rp61.291.573 dan Rp60.349.598 of the Bank amounted to Rp61,291,573 and
(Catatan 46). Rp60,349,598, respectively (Note 46).
165
Page 801
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 22. TIME DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Deposito Mudharabah Temporary Syirkah Funds – Mudharabah Time
Deposits
a. Berdasarkan jangka waktu kontrak a. By contractual period
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
1 bulan 12.578.803 7.503.550 1 month
3 bulan 8.224.693 11.437.586 3 months
6 bulan 2.260.440 3.002.351 6 months
12 bulan 39.267 42.695 12 months
24 bulan 4.437 885 24 months
Total 23.107.640 21.987.067 Total
b. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
< 1 bulan 18.364.886 7.503.550 < 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 3.869.780 11.437.586 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 852.135 3.002.351 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 16.615 42.695 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 4.224 885 > 12 months ≤ 24 months
Total 23.107.640 21.987.067 Total
c. Berdasarkan hubungan c. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga 18.113.035 15.129.659 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 46) 4.994.605 6.857.408 Related Party (Note 46)
Total 23.107.640 21.987.067 Total
Deposito mudharabah merupakan investasi pihak Mudharabah time deposits represent investment
lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from other parties who receive share in the income
pendapatan atas penggunaan dana tersebut dengan derived from the use of such funds based on a
nisbah yang ditetapkan dan disetujui sebelumnya. predetermined and pre-agreed ratio.
166
Page 802
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 22. TIME DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Deposito Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Time
(lanjutan) Deposits (continued)
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
deposito mudharabah untuk tahun yang berakhir mudharabah time deposits for the year ended
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah December 31, 2025 and 2024, are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat Tingkat
bagi hasil (%)/ bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%) Ratio (%) rate (%)
1 bulan 29,50 : 70,50 2,40% 29,50 : 70,50 2,48% 1 month
3 bulan 29,50 : 70,50 2,40% 29,50 : 70,50 2,48% 3 months
6 bulan 29,50 : 70,50 2,40% 29,50 : 70,50 2,48% 6 months
12 bulan 29,50 : 70,50 2,40% 29,50 : 70,50 2,48% 12 months
24 bulan 29,50 : 70,50 2,40% 29,50 : 70,50 2,48% 24 months
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, there are no
tidak terdapat deposito mudharabah yang dijadikan mudharabah time deposits which are pledged as
jaminan. collateral.
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average annual interest rates for deposits from
simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut: other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Giro 0,78% 0,95% Demand Deposit
Deposito - 5,02% Time Deposits
Inter-bank call money 4,97% 6,20% Inter-bank call money
Rincian simpanan dari bank lain berdasarkan sisa Details of deposits from other banks by remaining
umur sampai dengan saat jatuh tempo adalah period to maturity are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
≤ 1 bulan/ > 1 - 3 bulan/ > 3 - 6 bulan/ > 6 - 12 bulan/
month months months months Total
Rupiah Rupiah
Giro 96.481 - - - 96.481 Demand deposits
Total 96.481 - - - 96.481 Total
167
Page 803
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average annual interest rates for deposits from
simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut: other banks are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
≤ 1 bulan/ > 1 - 3 bulan/ > 3 - 6 bulan/ > 6 - 12 bulan/
month months months months Total
Rupiah Rupiah
Giro 70.035 - - - 70.035 Demand deposits
Total 70.035 - - - 70.035 Total
Simpanan dari bank lain yang termasuk pihak-pihak As of December 31, 2025 and 2024, deposits from
berelasi pada 31 Desember 2025 dan other banks which are related parties of the Bank
2024, masing-masing sebesar RpNihil. amounted to RpNil, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there are no
2024, tidak terdapat simpanan dari bank lain yang deposits from other banks which are pledged as
dijadikan jaminan. collateral.
Dana Syirkah Temporer - Simpanan Dari Bank Lain Temporary Syirkah Funds - Deposits From Other
Banks
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
Tabungan Mudharabah 19.991 21.730 Mudharabah Saving deposits
Giro Mudharabah 6.145 9.214 Mudharabah Current accounts
Deposito berjangka Mudharabah 300 300 Mudharabah Time deposits
Total 26.436 31.244 Total
Simpanan bank lain berdasarkan dana syirkah Deposits from other banks based on temporary
temporer yang termasuk pihak-pihak berelasi pada syirkah funds which are related parties of the Bank
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- as of December 31, 2025 and 2024 amounted to
masing sebesar RpNihil. RpNil, respectively.
Tabungan dan giro Mudharabah merupakan Mudharabah savings deposits and current account
simpanan dana pihak lain yang mendapatkan represent deposits from third parties who receive a
imbalan bagi hasil dari pendapatan Grup atas share in the revenue earned by the Group from the
penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang use of such funds based on a pre-determined and
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. pre-agreed ratio.
Deposito Mudharabah merupakan investasi pihak Mudharabah time deposits represent investment
lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from other parties who receive share in the income
pendapatan atas penggunaan dana tersebut derived from the use of such funds based on a
dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui predetermined and pre-agreed ratio.
sebelumnya.
168
Page 804
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Simpanan Dari Bank Lain Temporary Syirkah Funds - Deposits From Other
(lanjutan) Banks (continued)
Berdasarkan tingkat suku bunga dan bagi hasil per By annual interest rates and profit sharing:
tahun:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Giro mudharabah 0,82% 0,85% Mudharabah demand deposits
Tabungan mudharabah 2,78% 1,00% Mudharabah saving deposits
Deposito berjangka mudharabah 2,40% 2,48% MudharabahTime deposits
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there are no
2024, tidak terdapat simpanan dari bank lain mudharabah deposits from other banks which are
mudharabah yang dijadikan jaminan. pledged as collateral.
24. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 24. SECURITIES SELL UNDER AGREEMENT TO
DIBELI KEMBALI REPURCHASED
Rincian efek-efek yang dijual dengan janji dibeli The details of securities sold under repurchase
Kembali adalah sebagai berikut: agreements with third parties are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jenis Tanggal yang Belum
Surat Suku Nilai Pembelian Harga Pembelian Diamortisasi/ Nilai
Berharga/ Bunga/ Nominal/ Tanggal Dimulai/ Kembali/ Kembali/ Unamortized Tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal Commencement Repurchase Repurchase Interest Carrying
Customer Securities rate Amount Date Date Price Expense Value
Pihak Ketiga/Third parties
Standard Chartered INDON 2038 5,85% 340.499 30 Juli/ 30 Januari/ 350.680 1.604 349.076
July 30, 2025 January 30, 2026
Total 340.499 350.680 1.604 349.076
31 Desember/December 31, 2024
Jenis Tanggal yang Belum
Surat Suku Nilai Pembelian Harga Pembelian Diamortisasi/ Nilai
Berharga/ Bunga/ Nominal/ Tanggal Dimulai/ Kembali/ Kembali/ Unamortized Tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal Commencement Repurchase Repurchase Interest Carrying
Customer Securities rate Amount Date Date Price Expense Value
Pihak Ketiga/Third parties
Hongkong and Shanghai FR0104 6,35% 60.000 31 Desember/ 7 Januari/ 55.969 59 55.910
Banking Corporation December 31, 2024 January 7, 2025
Bank Indonesia FR0056 6,25% 1.000.000 31 Desember/ 7 Januari/ 996.394 1.037 995.358
December 31, 2024 January 7, 2025
Bank Indonesia FR0059 6,25% 1.000.000 31 Desember/ 7 Januari/ 958.719 997 957.721
December 31, 2024 January 7, 2025
National nobu Bank IDSR140525364S 6,20% 300.000 31 Desember/ 2 Januari/ 291.930 50 291.880
December 31, 2024 January 2, 2025
Bank Pembangunan IDSR300525364S 6,20% 150.000 31 Desember/ 2 Januari/ 145.540 25 145.515
Sulut Gorontalo December 31, 2024 January 2, 2025
Pihak Berelasi/Related parties
PT Bank Rakyat IDSR110625364S 6,15% 500.000 31 Desember/ 2 Januari/ 484.192 83 484.109
Indonesia December 31, 2024 January 2, 2025
PT Bank Rakyat IDSR080825364S 6,15% 500.000 31 Desember/ 2 Januari/ 479.015 82 478.933
Indonesia December 31, 2024 January 2, 2025
Total 3.510.000 3.411.759 2.333 3.409.426
169
Page 805
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. LIABILITAS AKSEPTASI 25. ACCEPTANCES PAYABLE
Rincian liabilitas akseptasi kepada nasabah adalah The details of acceptances payable from customers
sebagai berikut: are as follows:
a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang a. By Type and Currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 168.480 251.423 Letter of Credit
Pihak berelasi (Catatan 46) Related parties (Note 46)
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 406.421 690.475 Letter of Credit
Total 574.901 941.898 Total
b. Berdasarkan Jangka Waktu: b. By Period
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
< 1 bulan 111.994 96.814 < 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 67.421 724.495 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 395.486 120.589 > 3 months - 1 year
Total 574.901 941.898 Total
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED
DITERBITKAN
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Long Term Note Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2021 Tahap I Negara 2021 Phase I
Pihak ketiga 7.557 8.214 Third parties
Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes II Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Seri A Negara 2022 Series A
Pihak ketiga 36.852 40.202 Third parties
Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes II Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Seri B Negara 2022 Series B
Pihak ketiga 61.888 67.270 Third parties
Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes III Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Tahap I Negara 2022 Phase I
Pihak ketiga 167.239 181.781 Third parties
Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes III Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Tahap II Negara 2022 Phase II
Pihak ketiga 103.567 112.773 Third parties
170
Page 806
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap I Negara 2023 Phase I
Pihak ketiga 30.024 32.635 Third parties
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap II Negara 2023 Phase II
Pihak ketiga 339.697 368.607 Third parties
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri A Negara 2023 Phase III Series A
Pihak ketiga 5.409 5.826 Third parties
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri B Negara 2023 Phase III Series B
Pihak ketiga 201.036 217.789 Third parties
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2024 Tahap IV Negara 2024 Phase IV
Pihak ketiga 181.945 196.216 Third parties
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2024 Tahap V Negara 2024 Phase V
Pihak ketiga 285.250 307.193 Third parties
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2024 Tahap VI Negara 2024 Phase VI
Pihak ketiga 137.344 147.909 Third parties
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap I 2023 Phase I
Pihak ketiga 76.837 83.822 Third parties
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap II 2023 Phase II
Pihak ketiga 148.110 161.574 Third parties
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap III 2024 Phase III
Pihak ketiga 73.318 79.428 Third parties
171
Page 807
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap IV 2024 Phase IV
Pihak ketiga 48.630 52.444 Third parties
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds IV Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar RpNihil dan Rp97 amounted to RpNil and Rp97
pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31 2025 and
dan 2024 2024, respectively
Pihak ketiga - 68.966 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 46) - 126.937 Related parties (Note 46)
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds IV Phase II
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp268 dan Rp633 amounted to Rp268 and Rp633
pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and
dan 2024 2024, respectively
Pihak ketiga 202.864 536.660 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 46) 196.868 462.707 Related parties (Note 46)
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds III Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp214 dan Rp460 amounted to Rp214 and Rp460
pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and
dan 2024 2024, respectively
Pihak ketiga 198.970 208.431 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 46) 1.186.817 1.177.109 Related parties (Note 46)
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds II Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar RpNihil dan Rp30 amounted to RpNil and Rp30
pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and
dan 2024 2024, respectively
Pihak ketiga - 30.001 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 46) - 770.030 Related parties (Note 46)
Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Social Continuing Bonds I Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp5.139 dan RpNihil amounted to Rp5,139 and RpNil
pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and
dan 2024 2024, respectively
Pihak ketiga 173.477 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 46) 121.384 - Related parties (Note 46)
Total 3.985.083 5.444.524 Total
172
Page 808
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
i. Long Term Note Yang Dilakukan Tanpa Melalui i. Long Term Notes Through Private Placement
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara 2021 Phase I
Tahun 2021 Tahap I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Tabungan Negara Through Private Placement
Umum Bank Tabungan Negara Tahun 2021 Year 2021 Phase I with a total nominal value
Tahap I dengan jumlah nilai nominal sebesar of Rp10,186. Such LTN were issued at 100%
Rp10.186. LTN tersebut diterbitkan senilai of their nominal value with an annual fixed
100% dari nilai nominalnya dengan tingkat interest rate of 1.37%, payable every
bunga tetap tahunan sebesar 1,37% yang three months with amortized principal and will
dibayarkan tiap tiga bulanan berikut amortisasi mature on June 17, 2037. The payment agent
pokok dan akan jatuh tempo pada tanggal for LTN is PT Kustodian Sentral Efek
17 Juni 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). LTN were not rated.
Indonesia (KSEI) bertindak sebagai agen
pembayaran. LTN ini tidak dilakukan
pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN tersebut The net proceeds from the issuance of the bonds
digunakan untuk penyaluran pembiayaan were used to finance Tabungan Perumahan
Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Rakyat (Tapera) loans.
ii. Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa ii. Long Term Notes II Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Series A
Negara Tahun 2022 Seri A
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp47.740. LTN Rp47,740. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan October 12, 2036. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 12 Oktober 2036. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
173
Page 809
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
iii. Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa iii. Long Term Notes II Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Series B
Negara Tahun 2022 Seri B
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp79.379. LTN Rp79,379. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan April 12, 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 12 April 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
iv. Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa iv. Long Term Notes III Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2022
Negara Tahun 2022 Tahap I Phase I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp210.866. LTN Rp210,866. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan June 14, 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 14 Juni 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
174
Page 810
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
v. Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa v. Long Term Notes III Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Phase II
Negara Tahun 2022 Tahap II
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp131.185. LTN Rp131,185. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan March 28, 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 28 Maret 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
vi. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa vi. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase I
Negara Tahun 2023 Tahap I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp35.898. LTN Rp35,898. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan April 28, 2037. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 28 April 2037. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
175
Page 811
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
vii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa vii. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase II
Negara Tahun 2023 Tahap II
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp404.745. LTN Rp404,745. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan September 15, 2037. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 15 September 2037. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
viii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa viii. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase III
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri A Series A
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp6.242. LTN Rp6,242. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2038. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2038. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
176
Page 812
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
ix. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa ix. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase III Series
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri B B
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp234.542. LTN Rp234,542. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2037. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2037. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
x. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa x. Long Term Notes IV Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2024 Phase
Negara Tahun 2024 Tahap IV IV
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2024 dengan Year 2024 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp203.351. LTN Rp203,351. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan August 7, 2038. The payment agent for LTN is
jatuh tempo pada tanggal 7 Agustus 2038. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
177
Page 813
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xi. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa xi. Long Term Notes IV Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2024
Negara Tahun 2024 Tahap V Phase V
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2024 dengan Year 2024 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp312.678. LTN Rp312,678. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2038. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2038. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
xii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa xii. Long Term Notes IV Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2024 Phase
Negara Tahun 2024 Tahap VI VI
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2024 dengan Year 2024 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp147.909. LTN Rp147,909. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 23, 2038. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 23 Desember 2038. LTN is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
178
Page 814
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xiii. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xiii. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap I 2023 Phase I
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2023 Phase I with a
Tahun 2023 tahap I dengan jumlah nilai total nominal value of Rp92,553. Such Sukuk
nominal sebesar Rp92.553. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 11.00% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
11,00% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 0.55%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 0,55% per tahun yang on October 28, 2036. The payment agent for
dibayarkan tiap tahun berikut amortisasi dana Sukuk is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
sukuk dan akan jatuh tempo pada tanggal (KSEI). Sukuk were not rated.
28 Oktober 2036. PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI) bertindak sebagai agen
pembayaran. Sukuk ini tidak dilakukan
pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
xiv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xiv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap II 2023 Phase II
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2023 Phase II with a
Tahun 2023 tahap II dengan jumlah nilai total nominal value of Rp175,039. Such Sukuk
nominal sebesar Rp175.039. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 27.40% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
27,40% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 1.37%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap on December 27, 2036. The payment agent for
tahun berikut amortisasi dana sukuk dan akan Sukuk is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
jatuh tempo pada tanggal (KSEI). Sukuk were not rated.
27 Desember 2036. PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI) bertindak sebagai agen
pembayaran. Sukuk ini tidak dilakukan
pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
179
Page 815
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xv. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap III 2024 Phase III
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2024 Phase III with a
Tahun 2024 tahap III dengan jumlah nilai total nominal value of Rp80,956. Such Sukuk
nominal sebesar Rp80.956. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 27.40% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
27,40% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 1.37%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap on December 27, 2037. The payment agent for
tahun berikut amortisasi dana sukuk dan akan Sukuk is PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
jatuh tempo pada tanggal (KSEI). Sukuk were not rated.
27 Desember 2037. PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI) bertindak sebagai agen
pembayaran. Sukuk ini tidak dilakukan
pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
xvi. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xvi. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2024 Tahap IV 2024 Phase IV
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2024 Phase III with a
Tahun 2024 tahap III dengan jumlah nilai total nominal value of Rp52,444. Such Sukuk
nominal sebesar Rp52.444. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 27.40% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
27,40% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 1.37%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap on September 23, 2038. The payment agent for
tahun berikut amortisasi dana sukuk dan akan Sukuk is PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia
jatuh tempo pada tanggal (KSEI). Sukuk were not rated.
23 September 2038. PT. Kustodian Sentral
Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai agen
pembayaran. Sukuk ini tidak dilakukan
pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
180
Page 816
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xvii.Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II xvii. Continuing Bonds IV Phase II
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV The Bank issued Continuing Bonds IV Phase II
BTN Tahap II Tahun 2022 dengan jumlah nilai of 2022 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp1.000.000 yang terdaftar di Rp1,000,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 5.50% and
5,50% dan 6,00% yang dibayarkan tiap tiga 6.00%, payable every three months for
bulanan masing-masing untuk Obligasi Continuing Bonds IV Phase II Series A dan
Berkelanjutan IV Tahap II Seri A dan Seri B dan Series B, respectively, and will mature on
akan jatuh tempo masing-masing pada tanggal May 24, 2025 and May 24, 2027, respectively.
24 Mei 2025 dan 24 Mei 2027. Penerbitan The issuance of Continuing Bonds IV Phase II
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II tahun 2022 of 2022 became effective based on Letter
tersebut telah dinyatakan efektif berdasarkan No. S-211/D.04/2020 dated August 11, 2020 of
surat Dewan Komisioner Otoritas Jasa the Board of Commisioners of the Financial
Keuangan No.S-211/D.04/2020 tanggal Services Authority.
11 Agustus 2020.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not included in the
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Obligasi As of December 31, 2025, Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV BTN Tahap II mendapat Phase II rated idAA+ by PT Fitch Ratings
penilaian peringkat idAA+ dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds IV Phase II is
Berkelanjutan IV Tahap II adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
dan Banten Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2025, Obligasi Until December 31, 2025, Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap II Seri A telah dilunasi Phase II Series A has been fully paid by the
oleh Bank pada tanggal jatuh tempo. Bank on the maturity date.
181
Page 817
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xviii.Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I xviii. Sustainable Social Bonds I Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial The Bank issued Sustainable Social Bonds I
Berkelanjutan I BTN Tahap I Tahun 2025 Phase I with a total nominal value of
dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp300.000, which are registered in the
Rp300.000 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
Indonesia (BEI). Obligasi tersebut diterbitkan were issued at 100% of their nominal value with
senilai 100% dari nilai nominalnya dengan an annual fixed interest rates of 5.30%, payable
tingkat bunga tetap tahunan sebesar 5,30% every three months for Continuous
dibayarkan tiap tiga bulanan Obligasi Subordinated Bonds I Phase I, respectively,
Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I and will mature on December 12, 2028,
akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember respectively. The issuance of Sustainable
2028. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Social Bonds I Phase I of 2025 became
Tahap I tahun 2025 tersebut telah dinyatakan effective based on Letter No. S-128/D.04/2025
efektif berdasarkan surat Dewan Komisioner dated December 4, 2025 of the Board of
Otoritas Jasa Keuangan No.S-128/D.04/2025 Commisioners of the Financial Services
tanggal 04 Desember 2025. Authority.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada other creditors for existing or future creditor
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali rights, except for the Bank’s creditors’ rights
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara which are guaranteed specifically by the Bank’s
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah existing or future assets. The bonds are not
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. included in the Government’s guarantee
Obligasi ini tidak termasuk dalam program program on the obligations of commercial
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban banks.
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 8 September 2025, Obligasi As of September 8, 2025, Sustainable Social
Berkelanjutan I Tahap I mendapat penilaian Bonds I Phase I rated idAAA by
peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek PT Pemeringkat Efek Indonesia.
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Sustainable Social Bonds I
Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Phase I is PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Tbk.
182
Page 818
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xix. Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I xix. Continuing Bonds IV Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV The Bank issued Continuing Bonds IV Phase I
BTN Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah nilai of 2020 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp1.500.000 yang terdaftar Rp1,500,000, which are registered in the
di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai were issued at 100% of their nominal value with
nominalnya dengan tingkat bunga tetap an annual fixed interest rates of 6.75%, 7.80%
tahunan sebesar 6,75%, 7,80% dan 8,40% and 8.40%, payable every three months for
yang dibayarkan tiap tiga bulanan masing- Continuing Bonds IV Phase I Series A, Series
masing untuk Obligasi Berkelanjutan IV B and Series C, respectively, and will mature
Tahap I Seri A, Seri B dan Seri C dan akan on August 29, 2021, August 19, 2023, and
jatuh tempo masing-masing pada tanggal August 19, 2025, respectively. The issuance of
29 Agustus 2021, 19 Agustus 2023, dan Continuing Bonds IV Phase I of 2020 became
19 Agustus 2025. Penerbitan Obligasi effective based on Letter No. S-211/D.04/2020
Berkelanjutan IV Tahap I tahun 2020 tersebut dated August 11, 2020 of the Board of
telah dinyatakan efektif berdasarkan surat Commisioners of the Financial Services
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Authority.
No.S-211/D.04/2020 tanggal 11 Agustus
2020.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang future assets. The bonds are not included in the
telah ada maupun yang akan ada dikemudian Government’s guarantee program on the
hari. Obligasi ini tidak termasuk dalam obligations of commercial banks.
program jaminan Pemerintah terhadap
kewajiban pembayaran bank umum.
As of December 31, 2025, Continuing Bonds IV
Pada tanggal 31 Desember 2025, Obligasi Phase I rated idAA+ by PT Fitch Ratings
Berkelanjutan IV BTN Tahap I mendapat Indonesia, respectively.
penilaian peringkat idAA+ dari PT Fitch
Ratings Indonesia.
The trustee for Continuing Bonds IV Phase I is
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Berkelanjutan IV Tahap I adalah PT Bank dan Banten Tbk.
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
Banten Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2025, Obligasi Until December 31, 2025, Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I Seri A dan B telah Phase I Series A and B has been fully paid by
dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh tempo. the Bank on the maturity date.
183
Page 819
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xx. Obligasi Berkelanjutan III Tahap I xx. Continuing Bonds III Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III The Bank issued Continuing Bonds III Phase I
BTN Tahap I Tahun 2017 dengan jumlah nilai of 2017 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp5.000.000 yang terdaftar di Rp5,000,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 8.30%, 8.50%,
8,30%, 8,50%, 8,70% dan 8,90% yang 8.70% and 8.90%, payable every three months
dibayarkan tiap tiga bulanan masing-masing for Continuing Bonds III Phase I Series A,
untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri A, Series B, Series C and Series D, respectively,
Seri B, Seri C dan Seri D dan akan jatuh tempo and will mature on July 13, 2020, July 13, 2022,
masing-masing pada tanggal 13 Juli 2020, July 13, 2024 and July 13, 2027, respectively.
13 Juli 2022, 13 Juli 2024 dan 13 Juli 2027. The issuance of Continuing Bonds III Phase I
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I of 2017 became effective based on Letter
tahun 2017 tersebut telah dinyatakan efektif No. S-352/D.04/2017 dated June 22, 2017 of
berdasarkan surat Dewan Komisioner Otoritas the Board of Commisioners the Financial
Jasa Keuangan No. S-352/D.04/2017 tanggal Services Authority.
22 Juni 2017.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak- except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak kreditur Bank yang dijamin secara khusus guaranteed specifically by the Bank’s existing or
dengan kekayaan Bank baik yang telah ada future assets. The bonds are not included in the
maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Obligasi As of December 31, 2025, Continuing Bonds III
Berkelanjutan III BTN Tahap I mendapat Phase I rated idAAA by PT Fitch Ratings
penilaian peringkat idAAA dari PT Fitch Ratings Indonesia, respectively.
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds III Phase I is
Berkelanjutan III Tahap I adalah PT Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Mandiri (Persero) Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2025, Obligasi Until December 31, 2025, Continuing Bonds III
Berkelanjutan III Tahap I Seri A, Seri B, dan Seri Phase I Series A and Series B, and Series C
C telah dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh has been fully paid by the Bank on the maturity
tempo. date.
184
Page 820
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 26. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xxi. Obligasi Berkelanjutan II Tahap I xxi. Continuing Bonds II Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II The Bank issued Continuing Bonds II Phase I of
Tahap I Tahun 2015 dengan jumlah nilai 2015 with a total nominal value of Rp3,000,000,
nominal sebesar Rp3.000.000 yang terdaftar which are registered in the Indonesia Stock
di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi Exchange (IDX). Such bonds were issued at
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai 100% of their nominal value with an annual
nominalnya dengan tingkat bunga tetap fixed interest rates of 9.63%, 9.88%, 10.00%
tahunan sebesar 9,63%, 9,88%, 10,00% dan and 10.50%, payable every three months for
10,50% yang dibayarkan tiap tiga bulanan Continuing Bonds II Phase I Series A, Series B,
masing-masing untuk Obligasi Berkelanjutan Series C and Series D, respectively, and will
II Tahap I Seri A, Seri B, Seri C dan Seri D mature on July 8, 2018, July 8, 2020, July 8,
dan akan jatuh tempo masing-masing pada 2022 and July 8, 2025, respectively. The
tanggal 8 Juli 2018, 8 Juli 2020, 8 Juli 2022 issuance of Continuing Bonds II Phase I of 2015
dan 8 Juli 2025. Penerbitan Obligasi became effective based on Letter
Berkelanjutan II Tahap I tahun 2015 tersebut No. S-24/PB.312/2015 dated April 16, 2015 of
telah dinyatakan efektif berdasarkan surat the Board of Commisioners of the Financial
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Services Authority.
No. S-24/PB.312/2015 tanggal 16 April 2015.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada other creditors for existing or future creditor
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali rights, except for the Bank’s creditors’ rights
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara which are guaranteed specifically by the Bank’s
khusus dengan kekayaan Bank baik yang existing or future assets. The bonds are not
telah ada maupun yang akan ada dikemudian included in the Government’s guarantee
hari. Obligasi ini tidak termasuk dalam program on the obligations of commercial
program jaminan Pemerintah terhadap banks.
kewajiban pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2025 Obligasi As of December 31, 2025, Continuing Bonds II
Berkelanjutan II Tahap I mendapat penilaian Phase I were rated idAA+ by PT Fitch Ratings
peringkat idAA+ dari PT Fitch Ratings Indonesia, respectively.
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds II Phase I is
Berkelanjutan II Tahap I adalah PT Bank Mega Tbk.
PT Bank Mega Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2025, Obligasi Until December 31, 2025, Continuing Bonds II
Berkelanjutan II Tahap I Seri A, Seri B, Seri Phase I Series A, Series B, Series C, and Series
C, dan Seri D telah dilunasi oleh Bank pada D has been fully paid by the Bank on the
tanggal jatuh tempo. maturity date.
185
Page 821
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA 27. FUND BORROWINGS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 8.500.000 7.419.753 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.000.000 1.999.951 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
9.500.000 9.419.704
Mata Uang Asing Foreign Currency
Japan International Japan International
Cooperation Agency 740.697 713.155 Cooperation Agency
10.240.697 10.132.859
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Parties (Note 46)
Rupiah Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 27.751.154 23.352.225 (Persero)
27.751.154 23.352.225
Total 37.991.851 33.485.084 Total
a. Pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk a. Loan from PT Bank Central Asia Tbk
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari PT Bank Central Asia Tbk from PT Bank Central Asia Tbk which is
ditujukan untuk pembiayaan Kredit Pemilikan intended to Finance Housing Loans (KPR) of
Rumah (KPR) kepada debitur Bank. the Bank’s debtors.
Bank memperoleh pinjaman dari The Bank obtained loan from PT Bank
PT Bank Central Asia Tbk berdasarkan Central Asia Tbk based on loan agreement
Perjanjian Kredit No. 48 tanggal 29 Desember No. 48 dated December 29, 2025 consist of
2025 yang terdiri dari:
Term Loan sebesar Rp1,5 triliun (angka The Term Loan amounting Rp1.5 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate 5.30%
5,30% dengan jangka waktu selama with 10 months period which will mature on
10 bulan yang akan jatuh tempo pada October 29, 2026.
29 Oktober 2026.
Bank juga memperoleh pinjaman dari The Bank obtained loan from PT Bank Central
PT Bank Central Asia Tbk berdasarkan Asia Tbk based on loan agreement No. 16
Perjanjian Kredit No. 16 tanggal 19 Desember dated December 19, 2024 consist of:
2024 yang terdiri dari:
Term Loan sebesar Rp3 triliun (angka The Term Loan amounting Rp3 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate
7,00% dengan jangka waktu selama 7.00% with 9 months period which will
9 bulan yang akan jatuh tempo pada mature on September 20, 2025.
20 September 2025.
186
Page 822
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk a. Loan from PT Bank Central Asia Tbk (continued)
(lanjutan)
Bank telah melakukan perpanjangan atas The Bank has extended the loan upon its
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity on September 20, 2025, in the amount
tanggal 20 September 2025 sebesar of Rp3 trillion (full amount) with a fixed interest
Rp3 Triliun (angka penuh) dengan bunga tetap rate of 5.70%, and a new maturity date of
sebesar 5,70% dan jatuh tempo pada tanggal September 20, 2026.
20 September 2026.
Sebelumnya, Bank juga memiliki perjanjian Previously, Bank also has loan agreement with
pinjaman dengan PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk that has been
yang telah mengalami beberapa kali amended several times. The last amendment
perubahan. Perubahan terakhir was documented under the loan agreement
didokumentasikan dalam Perjanjian Kredit No. 417 dated December 3, 2024 consist of:
No. 417 tanggal 3 Desember 2024 yang terdiri
dari:
Perpanjangan jangka waktu Term Loan V The Term Loan V the loan were extended
selama 12 bulan sebesar Rp4 triliun (angka for 12 months amounting Rp4 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate 6.75%
6,75% yang akan jatuh tempo pada tanggal and will mature on December 6, 2025.
6 Desember 2025.
Bank telah melakukan perpanjangan atas The Bank has extended the loan upon its
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity on December 6, 2025, in the amount of
tanggal 6 Desember 2025 sebesar Rp4 Triliun Rp4 trillion (full amount) with a fixed interest rate
(angka penuh) dengan bunga tetap sebesar of 5.25% and a new maturity date of
5,25% dan jatuh tempo pada tanggal September 6, 2026.
6 September 2026.
Bank memperoleh pinjaman dari PT Bank The Bank obtained loan from with PT Bank
Central Asia Tbk berdasarkan Perjanjian Central Asia Tbk based on loan agreement
Kredit No. 11 tanggal 6 Desember 2023 yang No. 11 dated December 6, 2023 consist of:
terdiri dari:
Mengubah penyebutan “Fasilitas Term Amended “Term Loan Facility V” to “Term
Loan V” menjadi “Fasilitas Term Loan” Loan Facility”
Term Loan II dan III yang dilakukan The Term Loan II and III the loan were
perpanjangan selama 36 bulan atas extended for 36 months, for each Rp1 trillion
pinjaman tersebut sebesar masing-masing (full amount) with fixed interest rate are
Rp1 triliun (angka penuh) yang memiliki 5.50% per annum and will mature on
bunga tetap sebesar masing-masing 5.50% June 21, 2024 and June 14, 2024.
dan akan jatuh tempo masing-masing pada respectively.
tanggal 21 Juni 2024 dan 14 Juni 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on June 21, 2024 and
tanggal 21 Juni 2024 dan 14 Juni 2024 June 14, 2024 for each amounting to Rp1
masing - masing sebesar Rp1 triliun (angka trillion (full amount).
penuh).
187
Page 823
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk a. Loan from PT Bank Central Asia Tbk (continued)
(lanjutan)
Term Loan IV sebesar Rp2 triliun (angka The Term Loan IV amounting Rp2 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate 5.50%
5,50% dengan jangka waktu selama with 36 months period which will mature
36 bulan yang akan jatuh tempo masing- amounting Rp1 trillion (full amount) on April
masing sebesar Rp1 triliun (angka penuh) 25, 2024 and amounting Rp1 trillion (full
pada 25 April 2024 dan sebesar Rp1 triliun amount) on May 8, 2024, respectively.
(angka penuh) pada 8 Mei 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on April 25, 2024 and May 8,
tanggal 25 April dan 8 Mei 2024 masing- 2024 for each amounting to Rp1 trillion (full
masing sebesar Rp1 triliun (angka penuh). amount).
Term Loan V sebesar Rp4 triliun (angka The Term Loan V amounting Rp4 trillion (full
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar amount) with fixed interest rate 6.75% with
6,75% dengan jangka waktu selama 12 months period which will mature on
12 bulan dan akan jatuh tempo pada December 6, 2024.
6 Desember 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at maturity date
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada on December 6 amounting Rp4 trillion (full
tanggal 6 Desember 2024 sebesar Rp4 triliun. amount).
Term Loan V sebesar Rp4 triliun (angka The Term Loan V amounting Rp4 trillion (full
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar amount) with fixed interest rate 6.75% with
6,75% dengan jangka waktu selama 12 months period which will mature on
12 bulan dan akan jatuh tempo pada December 6, 2024.
6 Desember 2024.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank mendapatkan On May 18, 2022, the Bank received loan from
pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk with plafond amounting
Jakarta sebesar Rp420 miliar (angka penuh) to Rp420 billion (full amount) with fixed interest
yang memiliki bunga tetap sebesar 5,23% dan rate of 5.23% and will mature on May 18, 2025.
jatuh tempo pada 18 Mei 2025.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at maturity
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada date on May 18, 2025 amounting Rp420 billion
tanggal 18 Mei 2025 sebesar Rp420 miliar. (full amount).
188
Page 824
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk a. Loan from PT Bank Central Asia Tbk (continued)
(lanjutan)
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto Gross Non Performing Loan (NPL) ratio
tidak melebihi 6% shall not exceed 6%
Menjaga Rasio Non Performing Loan (NPL) Maintain Net Non Performing Loan (NPL)
Neto sesuai dengan ketentuan yang ratio to comply in accordance with
berlaku regulations
Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal Capital Adequacy Ratio (CAR) is minimum
12% at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan angka Net income for the current year with
positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan (NPL) Non Performing Loan (NPL) coverage
tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi 40% Open credit exposure ratio shall not
exceed than 40%
Bank tanpa persetujuan tertulis dari BCA Without the prior written consent from
tidak diperkenankan untuk: BCA, Bank shall not:
a. Melakukan peleburan, a. Undertake any merger, consolidation,
penggabungan, pengambilalihan, acquisition, or liquidation;
atau pembubaran;
b. Mengubah status kelembagaan; b. Change its institutional or legal status;
c. Mengubah susunan pemegang c. Alter its shareholding structure in a
saham yang mengakibatkan porsi manner that would result in the
kepemilikan saham Pemerintah ownership of the Government of the
Republik Indonesia pada Bank Republic of Indonesia in the Bank
menjadi kurang dari 51% dari seluruh falling below 51% of the total issued
saham yang dikeluarkan dan memiliki shares with voting rights.
hak suara.
Bank mengungkapkan kepatuhan dalam The Bank discloses its compliance in fulfilling
memenuhi persyaratan dan kondisi utang, the terms and conditions of debt, including the
termasuk kewajiban pembayaran bunga dan obligation to pay interest and principal on time,
pokok secara tepat waktu, pemenuhan rasio fulfilling the required financial ratios and
Keuangan yang disyaratkan serta kepatuhan complying with the terms and restrictions
terhadap syarat dan pembatasan (covenants) (covenants) in the agreement, as a form of
dalam perjanjian, sebagai bentuk transparansi transparency to creditors.
kepada kreditur.
189
Page 825
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman dari Citibank N.A.. Jakarta b. Loan from Citibank N.A.. Jakarta
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari Citibank N.A., Jakarta ditujukan from Citibank N.A., Jakarta which is intended to
untuk mendukung Bank dalam menyalurkan support Banks in the context of selling housing
kredit pemilikan rumah di Indonesia. loans in Indonesia.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank mendapatkan On May 18, 2022, the Bank received
pinjaman sindikasi sebesar Rp140 miliar (angka syndicated loan with plafond amounting to
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar Rp140 billion (full amount) with fixed interest
4,70% dan jatuh tempo pada rate of 4.70% and will mature on May 18, 2024,
18 Mei 2024. respectively.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto Gross Non Performing Loan (NPL) ratio
tidak melebihi 6% shall not exceed 6%
Menjaga Rasio Non Performing Loan (NPL) Maintain Net Non Performing Loan (NPL)
Neto sesuai dengan ketentuan yang berlaku ratio to comply in accordance with
regulations
Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal 12% Capital Adequacy Ratio (CAR) is
minimum at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan angka Net income for the current year with
positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan (NPL) Non Performing Loan (NPL) coverage
tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi 40% Open credit exposure ratio shall not
exceed than 40%
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at maturity
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada 18 date on May 18, 2024 amounting to Rp140
Mei 2024 masing-masing sebesar Rp140 miliar billion (full amount).
(angka penuh).
Bank mengungkapkan kepatuhan dalam The Bank discloses its compliance in fulfilling
memenuhi persyaratan dan kondisi utang, the terms and conditions of debt, including the
termasuk kewajiban pembayaran bunga dan obligation to pay interest and principal on time,
pokok secara tepat waktu, pemenuhan rasio fulfilling the required financial ratios and
Keuangan yang disyaratkan serta kepatuhan complying with the terms and restrictions
terhadap syarat dan pembatasan (covenants) (covenants) in the agreement, as a form of
dalam perjanjian, sebagai bentuk transparansi transparency to creditors.
kepada kreditur.
190
Page 826
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
c. Pinjaman dari Japan International Cooperation c. Loan from Japan International Cooperation
Agency Agency (continued)
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari Japan International Cooperation from Japan International Cooperation Agency
Agency ditujukan untuk mendukung penyaluran which is intended to support distributing
kredit kepemilikan rumah untuk masyarakat housing loans for low and middle income
berpenghasilan rendah dan menengah di communities in Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank mendapatkan On May 18, 2022, the Bank received loan with
pinjaman dengan plafon sebesar JPY 7 miliar plafond amounting to JPY 7 billion (full amount)
(angka penuh) atau ekuivalen Rp765.590 or the equivalent to Rp765,590 with fixed
dengan bunga tetap sebesar 0,90% dan jatuh interest rate of 0.90% and will mature on May
tempo pada tanggal 10 Mei 2027. 10, 2027, respectively.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross Non Performing Loan (NPL)
Bruto tidak melebihi 6% ratio shall not exceed 6%
Capital Adequacy Ratio (CAR) Capital Adequacy Ratio (CAR) is
minimal 12% minimum at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan Net income for the current year with
angka positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum
sebesar 100% 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan Non Performing Loan (NPL) coverage
(NPL) tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi Open credit exposure ratio shall not
46% exceed than 46%
Rasio Eksposur Kredit Terbuka (OCER) per As of 31 December 2025, the Open Credit
31 Desember 2025 melebihi batas maksimal Exposure Ratio (OCER) exceeded the
46% sebagaimana dipersyaratkan dalam maximum threshold of 46% as stated under the
perjanjian dengan Japan International loan agreement with the Japan International
Cooperation Agency (JICA). Bank telah Cooperation Agency (JICA). Bank has
menyampaikan permohonan waiver terhadap submitted a waiver request in respect of the
Rasio Eksposur Kredit Terbuka (OCER) OCER covenant through the letter
tersebut melalui surat No.2285/DIR/FICD/XII/2025 and such request
No.2285/DIR/FICD/XII/2025 dan saat ini dalam is currently under review by JICA.
proses persetujuan JICA.
Namun meskipun secara historikal Rasio While the Open Credit Exposure Ratio (OCER)
Eksposur Kredit Terbuka (OCER) melebihi has historically exceeded the maximum
batas maksimum 46%, JICA selaku kreditur treshold, as of the date of financial statements,
tidak memberikan teguran atau perintah Bank has not received any formal notice of
pelunasan dari JICA sebagai akibat dari Rasio default or instruction for immediate repayment
Eksposur Kredit Terbuka (OCER) yang from JICA as a result of exceeding the limit.
melebihi batas yang dipersyaratkan.
191
Page 827
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
d. Pinjaman dari PT Bank Danamon Indonesia d. Loan from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Tbk
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari PT Bank Danamon Indonesia from PT Bank Danamon Indonesia Tbk which is
Tbk ditujukan untuk mendukung intended to support the business and
pengembangan bisnis dan operasional Bank. operational development of the Bank.
Perjanjian pinjaman dengan PT Bank Danamon The loan agreement with PT Bank Danamon
Indonesia Tbk telah diamandemen beberapa Indonesia Tbk has been amended several
kali. Berdasarkan amandemen terakhir, times. The last amendment was documented
didokumentasikan pada perjanjian under the loan agreement
No. 108/PP/EB/0121 tanggal 17 Februari 2021, No. 108/PP/EB/0121 dated February 17, 2021,
Bank mendapatkan pinjaman bilateral dengan the Bank received a loan with plafond
plafon sebesar masing-masing Rp500 miliar amounting for each Rp500 billion (full amount),
(angka penuh), Rp500 miliar (angka penuh) Rp500 billion (full amount) and Rp1,000 billion
dan Rp1.000 miliar (angka penuh) dengan (full amount) with fixed interest rate for each
bunga tetap sebesar masing-masing 5,75% 5.75% and will mature on August 22, 2023,
dan jatuh tempo masing-masing pada tanggal September 25, 2023 and December 24, 2023,
22 Agustus 2023, 25 September 2023 dan 24 respectively.
Desember 2023.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Mempertahankan minimum Capital Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum is
Adequacy Ratio CAR sesuai dengan in accordance with the provisions of the
ketentuan regulator yang berlaku applicable regulator under
Rasio Non-Performing Loan (NPL) sesuai Non-Performing Loan (NPL) ratio in
dengan ketentuan regulator yang berlaku accordance with the provisions of the
applicable regulator.
Nilai Liquidity Coverage Ratio sesuai Liquidity Coverage Ratio minimum is in
dengan ketentuan regulator yang berlaku accordance with the provisions of the
applicable regulator
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully repaid the loan at maturity
tersebut saat jatuh tempo pada tanggal date on August 22, 2023 and September 25,
22 Agustus 2023 dan 25 September 2023 2023 with each amounting to Rp500 million (full
masing-masing sebesar Rp500 miliar (angka amount).
penuh).
Berdasarkan Perjanjian Kredit Based on loan agreement No. 331PP/EB/1023
No. 331/PP/EB/1023 tanggal 6 Oktober 2023, dated October 6, 2023, the Bank get involve
Bank mendapatkan perpanjangan jangka waktu extending the payment arrangements and get
fasilitas kredit serta mendapatkan tambahan an additional credit facility with plafond
fasilitas pinjaman baru sebesar masing-masing amounting for each Rp1 trillion with fixed interest
Rp1 triliun dengan bunga tetap sebesar 6,85% rate of 6.85% and mature for each October 27,
dan jatuh tempo masing-masing pada tanggal 2024 and June 24, 2024. The maximum plafond
27 Oktober 2024 dan 24 Juni 2024. Plafon under the loan agreement is Rp2 trillion.
maksimal yang diberikan berdasarkan
perjanjian kredit tersebut adalah Rp2 triliun.
192
Page 828
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
d. Pinjaman dari PT Bank Danamon Indonesia d. Loan from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Tbk (lanjutan) (continued)
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully prepaid the loan at maturity
tersebut yang jatuh tempo pada tanggal date on June 24, 2024 with amounting to Rp1
24 Juni 2024 sebesar Rp1 triliun (angka penuh) trillion (full amount). Furthermore, the loan will
sedangkan pinjaman yang jatuh tempo pada mature on October 27, 2024, has been extended
tanggal 27 Oktober 2024 telah diperpanjang to mature on April 27, 2025. On November 28,
sampai dengan 27 April 2025. Pada tanggal 28 2024, the Bank availed itself of a loan facility
November 2024, Bank kembali melakukan amounting to Rp1 trillion (full amount) will
penarikan fasilitas pinjaman sebesar Rp1 triliun mature on May 28, 2025. The loan that matured
(angka penuh) yang jatuh tempo pada tanggal on April 27, 2025, has been extended to mature
28 Mei 2025. Pinjaman yang jatuh tempo pada on October 27, 2025 and the loan that matured
tanggal 27 April 2025, telah diperpanjang on May 28, 2025, has been extended to mature
sampai dengan 27 Oktober 2025 dan pinjaman on November 28, 2025.
yang jatuh tempo pada tanggal 28 Mei 2025
telah diperpanjang sampai dengan 28
November 2025.
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully repaid the loan at maturity
yang jatuh tempo pada tanggal 28 Mei 2025 date on May 28, 2025 amounting to Rp1 trillion
sebesar Rp1 triliun (angka penuh) sedangkan (full amount), while the loan that matured on
pinjaman yang jatuh tempo sebesar Rp1 triliun November 28, 2025, amounting to Rp1 trillion
(angka penuh) pada 28 November 2025 telah (full amount) has been extended to mature on
diperpanjang sampai dengan 28 Februari 2026. February 28, 2026.
Bank mengungkapkan kepatuhan dalam The Bank discloses its compliance in fulfilling
memenuhi persyaratan dan kondisi utang, the terms and conditions of debt, including the
termasuk kewajiban pembayaran bunga dan obligation to pay interest and principal on time,
pokok secara tepat waktu, pemenuhan rasio fulfilling the required financial ratios and
Keuangan yang disyaratkan serta kepatuhan complying with the terms and restrictions
terhadap syarat dan pembatasan (covenants) (covenants) in the agreement, as a form of
dalam perjanjian, sebagai bentuk transparansi transparency to creditors.
kepada kreditur.
193
Page 829
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (Persero) (SMF)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: SMF as follow:
Pinjaman SMF Tahap 4 Tahun 2019 SMF Loan Phase 4 Year 2019
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 092/PP/SMF-BTN/VII/2019 tanggal No. 092/PP/SMF-BTN/VII/2019 dated
9 Juli 2019, Bank mendapatkan pinjaman July 9, 2019, the Bank received a loan with
dengan plafond sebesar Rp2.095 miliar plafond amounting to Rp2,095 billion (full
(angka penuh) yang terdiri atas sebesar amount) with details of amounting to
Rp640 miliar (angka penuh) dengan Rp640 billion (full amount) with interest
bunga tetap 8,87% yang akan jatuh tempo rate of 8.87% and will mature on July 9,
pada tanggal 9 Juli 2022 dan sebesar 2022, and amounting to Rp1,455 billion
Rp1.455 miliar (angka penuh) dengan (full amount) with interest rate of 9.09%
bunga tetap 9,09% yang akan jatuh tempo and will mature on July 9, 2024.
pada tanggal 9 Juli 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully paid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on July 9, 2022 and
tanggal 9 Juli 2022 dan 9 Juli 2024 July 9, 2024 amounting to Rp640 billion
sebesar Rp640 miliar (angka penuh) dan (full amount) and Rp1,455 billion (full
Rp1.455 miliar (angka penuh). amount).
Pinjaman SMF FLPP 2025 SMF Loan FLPP 2025
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 066/FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/III/2025 No. 066/FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/III/2025
tanggal 13 Maret 2025, Bank dated March 13, 2025, the Bank received
mendapatkan pinjaman dalam rangka a loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2025. Saldo pada December 31, 2025. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 adalah balance as of December 31, 2025 is
sebesar Rp5.216.927 dengan suku bunga amounting to Rp5,216,927 and with the
paling rendah sebesar 4,45% dengan lowest interest rate of 4.45% for a
jangka waktu paling lama 20 (dua puluh) maximum period of 20 (twenty) years.
tahun. Pengembalian dana pinjaman Loan repayments (principal and interest
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
194
Page 830
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah FLPP
FLPP 2025 2025
Berdasarkan perjanjian No.068/FLPP/SMF Based on loan agreement
BTN.SySMFBTNSy/III/2025 tanggal 13 No.068/FLPP/SMF-BTN.Sy/III/2025 dated
Maret 2025, Bank mendapatkan pinjaman March 13, 2025, the Bank received a loan
dalam rangka penyaluran kredit pemilikan which is intended for distributing housing
rumah sejahtera untuk masyarakat loans for low-income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2025. Saldo pada December 31, 2025. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar balance as of December 31, 2025 is
Rp2.324.669 dengan nisbah bagi hasil amounting to Rp2,324,669 with a profit
sebesar 22,25% yang dihitung dari sharing ratio of 22.25%, which is
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan calculated from profit sharing income
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik offered for financing facilities drawn during
selama availability period atau dengan availability period or an equivalent of
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% 4.45% per annum for a maximum period
per dengan jangka waktu paling lama 20 of 20 (twenty) years. Loan repayments
(dua puluh) tahun. Pengembalian dana (principal and interest instalments) to SMF
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) are held no later than the 10th of each
kepada SMF dilaksanakan paling lambat month, if the due date of principal and
tanggal 10 setiap bulannya, apabila interest payments falls on a national
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok holiday, the payment is made on the
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, working day after the payment due date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
195
Page 831
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF FLPP 2024 Pinjaman SMF FLPP Year 2024
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 036/FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/II/2024 No. 036/FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/II/2024
tanggal 20 Februari 2024, Bank dated February 20, 2024, the Bank
mendapatkan pinjaman dalam rangka received a loan which is intended for
penyaluran kredit pemilikan rumah distributing housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2024. Saldo pada December 31, 2024. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp2.975.912 dan 2024, is amounting to
Rp3.110.879 dengan suku bunga paling 2,975,912 and Rp3,110,879 with the
rendah sebesar 4.45% dengan jangka lowest interest rate of 4.45% for a
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun. maximum period of 20 (twenty) years.
Pengembalian dana pinjaman (angsuran Loan repayments (principal and interest
pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2024 FLPP 2024
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 038/FLPP/ PP/SMF-BTNS/II/2024 No. 038/FLPP/ PP/SMF-BTNS/II/2024
dan No. 05/ PKS/DIR/2024 tanggal and No. 05/ PKS/DIR/2024 dated January
20 Januari 2024. Bank mendapatkan 20. 2024. the Bank received a loan which
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit is intended for distributing housing loans
pemilikan rumah sejahtera untuk for low-income communities.
masyarakat berpenghasilan rendah.
196
Page 832
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2024 (lanjutan) FLPP 2024 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2025. Saldo pada December 31, 2025. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp1.101.150 dan 2024, is amounting to Rp1,101,150 and
Rp1.151.705 dengan nisbah bagi hasil Rp1,151,705 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum for a
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% maximum period of 20 (twenty) years. Loan
per dengan jangka waktu paling lama 20 repayments (principal and interest
(dua puluh) tahun. Pengembalian dana instalments) to SMF are held no later than
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) the 10th of each month. if the due date of
kepada SMF dilaksanakan paling lambat principal and interest payments falls on a
tanggal 10 setiap bulannya. apabila national holiday. the payment is made on
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok the working day after the payment due
dan bunga jatuh pada hari libur nasional. date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP 2023 SMF FLPP Year 2023
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 003/FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/I/2023 No. 003/FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/I/2023
tanggal 6 Januari 2023, Bank dated January 6, 2023, the Bank received
mendapatkan pinjaman dalam rangka a loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 29 Desember 2023. Saldo pada December 29, 2023. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp4.348.935 dan 2024, is amounting to Rp4,348,935 and
Rp4.573.755 dengan suku bunga paling Rp4,573,755 with the lowest interest rate
rendah sebesar 4,45% dengan jangka of 4.45% for a maximum period of 20
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun. (twenty) years. Loan repayments
Pengembalian dana pinjaman (angsuran (principal and interest installments) to
pokok dan bunga) kepada SMF SMF is no later than the 10th of each
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 month. if the due date of principal and
setiap bulannya. apabila tanggal jatuh interest payments falls on a national
tempo pembayaran pokok dan bunga holiday. the payment is made on the
jatuh pada hari libur nasional. maka working day after the payment due date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
197
Page 833
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2023 FLPP 2023
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 006/FLPP/ PP/SMF-BTNS/I/2023 dan No. 006/FLPP/PP/SMF-BTNS/I/2023 and
No. 03/ PKS/DIR/2023 tanggal No. 03/PKS/DIR/2023 dated
17 Januari 2023, Bank mendapatkan January 17, 2023, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 29 Desember 2023. Saldo pada December 29, 2023. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar 2024, is amounting to Rp1,195,171 and
Rp1.195.171 dan Rp1.257.315 dengan Rp1,257,315 with a profit sharing ratio of
nisbah bagi hasil sebesar 22,25% yang 22.25%, which is calculated from profit
dihitung dari pendapatan bagi hasil yang sharing income offered for financing
ditawarkan atas fasilitas pembiayaan facilities drawn during availability period or
yang ditarik selama availability period an equivalent of 4.45% per annum for a
atau dengan ekuivalen sebesar setara maximum period of 20 (twenty) years.
dengan 4,45% per dengan jangka waktu Loan repayments (principal and interest
paling lama 20 (dua puluh) tahun. instalments) to SMF are held no later than
Pengembalian dana pinjaman (angsuran the 10th of each month, if the due date of
pokok dan bunga) kepada SMF principal and interest payments falls on a
dilaksanakan paling lambat tanggal national holiday, the payment is made on
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh the working day after the payment due
tempo pembayaran pokok dan bunga date.
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
198
Page 834
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF FLPP 2022 SMF FLPP Year 2022
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 016/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2022 dan No. 016/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2022 and
No. 02/PKS/DIR/ 2022 tanggal No. 02/PKS/DIR/2022 dated
6 Januari 2022, Bank mendapatkan January 6, 2022, the Bank received a loan
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit which is intended for distributing housing
pemilikan rumah sejahtera untuk loans for low-income communities.
masyarakat berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2022. Saldo pada December 31, 2022. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 balance as of December 31, 2025 and
adalah sebesar Rp3.890.548 dan 2024, is amounting to Rp3,890,548 and
Rp4.100.677 dengan suku bunga paling Rp4,100,677 with the lowest interest rate
rendah sebesar 4,45% dengan jangka of 4.45% for a maximum period of 20
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun. (twenty) years. Loan repayments
Pengembalian dana pinjaman (angsuran (principal and interest installments) to
pokok dan bunga) kepada SMF SMF is no later than the 10th of each
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 month, if the due date of principal and
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh interest payments falls on a national
tempo pembayaran pokok dan bunga holiday, the payment is made on the
jatuh pada hari libur nasional, maka working day after the payment due date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2022 FLPP 2022
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 017/FLPP/ AKAD/SMF-BTNS/I/2022 No. 017/FLPP/AKAD/SMF-BTNS/I/2022
dan No. 04/ PKS/DIR/2022 tanggal and No. 04/PKS/DIR/2022 dated
6 Januari 2022, Bank mendapatkan January 6, 2022, the Bank received a loan
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit which is intended for distributing housing
pemilikan rumah sejahtera untuk loans for low-income communities.
masyarakat berpenghasilan rendah.
199
Page 835
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2022 (lanjutan) FLPP 2022 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2022. Saldo pada December 31, 2022. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp845.746 dan 2024, is amounting to Rp845,746 and
Rp896.549 dengan nisbah bagi hasil Rp896,549 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum for a
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% maximum period of 20 (twenty) years.
per dengan jangka waktu paling lama 20 Loan repayments (principal and interest
(dua puluh) tahun. Pengembalian dana instalments) to SMF are held no later than
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) the 10th of each month, if the due date of
kepada SMF dilaksanakan paling lambat principal and interest payments falls on a
tanggal 10 setiap bulannya, apabila national holiday, the payment is made on
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok the working day after the payment due
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP 2021 SMF Loan FLPP 2021
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 069/FLPP/ PP/SMF-BTN/IV/2021 No. 069/FLPP/ PP/SMF-BTN/IV/2021
tanggal 14 April 2021, Bank mendapatkan dated April 14, 2021, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2021. Saldo pada December 31, 2021. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp2.830.167 dan 2024, is amounting to Rp2,830,167 and
Rp3.004.778 dengan suku bunga paling Rp3,004,778 with the lowest interest rate
rendah sebesar 4,45% dengan jangka of 4.45% for a maximum period of 20
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun. (twenty) years. Loan repayments
Pengembalian dana pinjaman (angsuran (principal and interest installments) to
pokok dan bunga) kepada SMF SMF is no later than the 10th of each
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 month, if the due date of principal and
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh interest payments falls on a national
tempo pembayaran pokok dan bunga holiday, the payment is made on the
jatuh pada hari libur nasional, maka working day after the payment due date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
200
Page 836
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP 2020 SMF FLPP Year 2020
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 010/FLPP/ PP/SMF-BTN/I/2020 No. 010/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2020 dated
tanggal 20 Januari 2020, Bank January 20, 2020, the Bank received a
mendapatkan pinjaman dalam rangka loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
Sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2020. Saldo pada December 31, 2020. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 balance as of December 31, 2025 and
adalah sebesar Rp715.028 dan 2024 is amounting to Rp715,028 and
Rp763.064 dengan suku bunga paling Rp763,064 with the lowest interest rate of
rendah sebesar 4,45% dengan jangka 4.45% for a maximum period of 15 (fifteen)
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. years. Loan repayments (principal and
Pengembalian dana pinjaman (angsuran interest instalments) to SMF is no later
pokok dan bunga) kepada SMF than the 10th of each month, if the due
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 date of principal and interest payments
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh falls on a national holiday, the payment is
tempo pembayaran pokok dan bunga made on the working day after the
jatuh pada hari libur nasional, maka payment due date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2021 FLPP 2021
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 069A/FLPP/ AKAD/SMF- No. 069A/FLPP/AKAD/SMF-BTN/IV/2021
BTN/IV/2021 tanggal 21 April 2021, Bank dated April 21, 2021, the Bank received a
mendapatkan pinjaman dalam rangka loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
201
Page 837
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (pihak berelasi) (SMF) (lanjutan) (Persero) (related parties) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2021 (lanjutan) FLPP 2021 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2021. Saldo pada December 31, 2021. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp591.168 dan 2024, is amounting to Rp591,168 and
Rp633.120 dengan nisbah bagi hasil Rp633,120 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum for a
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% maximum period of 15 (fifteen) years.
per dengan jangka waktu paling lama 15 Loan repayments (principal and interest
(lima belas) tahun. Pengembalian dana instalments) to SMF are held no later than
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) the 10th of each month, if the due date of
kepada SMF dilaksanakan paling lambat principal and interest payments falls on a
tanggal 10 setiap bulannya, apabila national holiday, the payment is made on
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok the working day after the payment due
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Refinancing 1 SMF 2021 Refinancing 1 SMF 2021
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No.124/PP/SMF-BTN/VI/2021 tanggal 30 No.124/PP/SMF-BTN/VI/2021 dated
Juni 2021, Bank mendapatkan pinjaman June 30, 2021, the Bank received a loan
dengan plafon sebesar Rp500 miliar with plafond amounting to Rp500 billion
(angka penuh) dan Rp1.000 miliar (angka (full amount) and Rp1,000 billion (full
penuh) dengan bunga tetap 5,70% dan amount) with interest rate of 5.70% and
5.95% yang akan jatuh tempo pada 5.95% and will mature on June 30, 2023
tanggal 30 Juni 2023 dan 2024. and 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on June 30, 2023 and 2024
tanggal 30 Juni 2023 dan 2024 amounting to Rp500 billion (full amount),
masing-masing sebesar Rp500 miliar respectively.
(angka penuh).
202
Page 838
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (pihak berelasi) (SMF) (lanjutan) (Persero) (related parties) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Refinancing 1 SMF 2022 Refinancing 1 SMF 2022
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No.119/PP/SMF-BTN/IV/2022 tanggal No. 119/PP/SMF-BTN/IV/2022 dated April
28 April 2022, Bank mendapatkan 28, 2022, the Bank received a loan with
pinjaman dengan plafon sebesar plafond amounting to Rp2 trillion (full
Rp2 triliun (angka penuh) dengan bunga amount) with interest rate of 5.60% and
tetap 5,60% yang akan jatuh tempo pada will mature on April 28, 2025.
tanggal 28 April 2025.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on April 28, 2025 amounting
tanggal 28 April 2025 sebesar Rp2 trilliun to Rp2 trillion (full amount).
(angka penuh).
Pinjaman SMF FLPP 2019 SMF Loan FLPP 2019
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 099/PP/FLPP/SMF-BTN/I/2019 No. 099/PP/FLPP/SMF-BTN/I/2019 dated
tanggal 17 Januari 2019, Bank January 17, 2019, the Bank received a
mendapatkan pinjaman dalam rangka loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp648.694 dan 2024, is amounting to Rp648,694 and
Rp703.555 dengan suku bunga paling Rp703,555 respectively, with the lowest
rendah sebesar 4,45% dengan jangka interest rate of 4.45% for a maximum
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. period of 15 (fifteen) years. Loan
Pengembalian dana pinjaman (angsuran repayments (principal and interest
pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
203
Page 839
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2020 FLPP 2020
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 024/FLPP/AKAD/SMF-BTNSy/I/2020 No. 024/FLPP/AKAD/SMF-BTNSy/I/2020
tanggal 29 Januari 2020, Bank dated January 29, 2020, the Bank received
mendapatkan pinjaman dalam rangka a loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2020. Saldo pada December 31, 2020. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 balance as of December 31, 2025 and
adalah sebesar Rp136.087 dan 2024 is amounting to Rp136,087 and
Rp147.313 dengan nisbah bagi hasil Rp147,313 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum with
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% revenue divided by using the average
per tahun dengan pendapatan yang yield rate effective financing for KPR
dibagihasilkan yang menggunakan rata- Sejahtera Financing equal to 5% per year
rata tingkat imbal hasil kas efektif dari for a maximum period of 15 (fifteen) years.
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar Loan repayments (principal and interest
setara dengan 5% per tahun dengan instalments) to SMF are held no later than
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) the 10th of each month, if the due date of
tahun. Pengembalian dana pinjaman principal and interest payments falls on a
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF national holiday, the payment is made on
dilaksanakan paling lambat tanggal the working day after the payment due
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh date.
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
204
Page 840
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP 2018 SMF Loan FLPP 2018
Berdasarkan perjanjian No. 81/PP/SMF- Based on loan agreement
BTN/VIII/2018 tanggal 14 Agustus 2018, No. 81/PP/SMF-BTN/VIII/2018 dated
Bank mendapatkan pinjaman dalam August 14, 2018, the Bank received a loan
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah which is intended for distributing housing
sejahtera untuk masyarakat loans for low-income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 28 Desember 2018. Saldo pada December 28, 2018. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 balance as of December 31, 2025 and
adalah sebesar Rp490.136 dan 2024 is amounting Rp490,136 and
Rp531.496 dengan suku bunga paling Rp531,496, respectively with the lowest
rendah sebesar 4,45% dengan jangka interest rate of 4.45% for a maximum
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. period of 15 (fifteen) years. Loan
Pengembalian dana pinjaman (angsuran repayments (principal and interest
pokok dan bunga) kepada SMF instalments) to the SMF are held no later
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 than the 10th of each month, if the due date
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh of principal and interest payments falls on
tempo pembayaran pokok dan bunga a national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2018 FLPP 2018
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 103A/AKAD/SMF-BTNSy/VIII/2018 No.103A/ AKAD/SMF-BTNSy/VIII/2018
tanggal 14 Agustus 2018, Bank dated August 14, 2018, the Bank received
mendapatkan pinjaman dalam rangka a loan which is intended for distributing
penyaluran kredit pemilikan rumah housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
205
Page 841
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2018 (lanjutan) FLPP 2018 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 28 Desember 2018. Saldo pada December 28, 2018. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 balance as of December 31, 2025 and
masing-masing sebesar Rp20.707 dan 2024 is amounting to Rp20,707 and
Rp22.769 dengan nisbah bagi hasil Rp22,769 respectively with a profit sharing
sebesar 22,25% yang dihitung dari ratio of 22.25%, which is calculated from
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan profit sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum with
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% revenue divided by using the average yield
per tahun dengan pendapatan yang rate effective cash financing for KPR
dibagihasilkan yang menggunakan rata- Sejahtera Financing equal to 5% per year
rata tingkat imbal hasil kas efektif dari for a maximum period of 15 (fifteen) years.
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar Loan repayments (principal and interest
setara dengan 5% per tahun dengan instalments) to the SMF are held no later
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) than the 10th of each month, if the due date
tahun. Pengembalian dana pinjaman of principal and interest payments falls on
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF a national holiday, the payment is made on
dilaksanakan paling lambat tanggal the working day after the payment due
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh date.
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2019 FLPP 2019
Berdasarkan perjanjian No. 017A/AKAD/ Based on loan agreement No. 017A/
FLPP/SMF-BTNSy/I/2019 tanggal 21 AKAD/FLPP/SMFBTNSy/I/2019 dated
Januari 2019, Bank mendapatkan January 21, 2019, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
206
Page 842
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2019 (lanjutan) FLPP 2019 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 balance as of December 31, 2025
adalah sebesar Rp74.795 dan Rp82.004 and 2024 is Rp74,795 and Rp82,004
dengan nisbah bagi hasil sebesar 22,25% respectively with a profit sharing ratio of
yang dihitung dari pendapatan bagi hasil 22.25%, which is calculated from profit
yang ditawarkan atas fasilitas pembiayaan sharing income offered for financing
yang ditarik selama availability period atau facilities drawn during availability period or
dengan ekuivalen sebesar setara dengan an equivalent of 4.45% per annum with
4,45% per tahun dengan pendapatan revenue divided by using the average
yang dibagihasilkan yang menggunakan yield rate effective cash financing for KPR
rata-rata tingkat imbal hasil kas efektif dari Sejahtera Financing equal to 5% per year
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar for a maximum period of 15 (fifteen) years.
setara dengan 5% per tahun dengan Loan repayments (principal and interest
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) instalments) to the SMF are held no later
tahun. Pengembalian dana pinjaman than the 10th of each month, if the due
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF date of principal and interest payments
dilaksanakan paling lambat tanggal falls on a national holiday, the payment is
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh made on the working day after the
tempo pembayaran pokok dan bunga payment due date.
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan sesudah tanggal
jatuh tempo pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP Percepatan 2019 FLPP Percepatan 2019
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 216/FLPP/ AKAD/SMF-BTN/XII/2019 No. 216/FLPP/AKAD/SMF-BTN/XII/2019
tanggal 20 Desember 2019, Bank dated December 20, 2019, the Bank
mendapatkan pinjaman dalam rangka received loan which is intended for
penyaluran kredit pemilikan rumah distributing housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
207
Page 843
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP Percepatan 2019 (lanjutan) FLPP Percepatan 2019 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan balance as of December 31, 2025 and
31 Desember 2024 adalah sebesar 2024 is Rp20,793 and Rp22,688 with a
Rp20.793 dan Rp22.688 dengan nisbah profit sharing ratio of 22.25%, which is
bagi hasil sebesar 22,25% yang dihitung calculated from profit sharing income
dari pendapatan bagi hasil yang offered for financing facilities drawn during
ditawarkan atas fasilitas pembiayaan yang availability period or an equivalent of
ditarik selama availability period atau 4.45% per annum with revenue divided by
dengan ekuivalen sebesar setara dengan using the average yield rate effective cash
4,45% per tahun dengan pendapatan financing for KPR Sejahtera Financing
yang dibagihasilkan yang menggunakan equal to 5% per year for a maximum period
ratarata tingkat imbal hasil kas efektif dari of 15 (fifteen) years. Loan repayments
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar (principal and interest instalments) to the
setara dengan 5% per tahun dengan SMF are held no later than the 10th of each
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) month, if the due date of principal and
tahun. Pengembalian dana pinjaman interest payments falls on a national
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF holiday, the payment is made on the
dilaksanakan paling lambat tanggal working day after the payment due date.
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP Percepatan 2019 SMF Loan FLPP Percepatan 2019
Berdasarkan perjanjian Based on loan agreement
No. 203/FLPP/PP/SMF-BTN/XI/2019 No. 203/FLPP/PP/SMF-BTN/XI/2019
tanggal 28 November 2019, Bank dated November 28, 2019, the Bank
mendapatkan pinjaman dalam rangka received a loan which is intended for
penyaluran kredit pemilikan rumah distributing housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
208
Page 844
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 27. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP Percepatan 2019 SMF Loan FLPP Percepatan 2019
(lanjutan) (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The Outstanding
tanggal 31 Desember 2025 dan Balance as of December 31, 2025 and
2024, adalah sebesar Rp324.521 dan 2024, is amounting to Rp324,521 dan
Rp350.570 dengan suku bunga paling Rp350,570, respectively with the lowest
rendah sebesar 4,45% dengan jangka interest rate of 4.45% for a maximum
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. period of 15 (fifteen) years. Loan
Pengembalian dana pinjaman (angsuran repayments (principal and interest
pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman yang diterima dari pihak-pihak As of December 31, 2025 and 2024, fund
berelasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan borrowings received from related parties
2024 masing-masing sebesar amounted to Rp27,751,154 and Rp23,352,225,
Rp27.751.154 dan Rp23.352.225 (Catatan 46). respectively (Note 46).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
2024, Bank telah memenuhi ketentuan dan has complied with all of the existing terms and
kondisi yang ada dalam seluruh perjanjian condition of the fund borrowing agreements.
pinjaman yang diterima.
28. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 28. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Obligasi Subordinasi Subordinated bonds
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
Tahap I 1.795.858 - Subordinated Continuing Bonds I Phase I
Pihak Berelasi (Catatan 46) Related Party (Note 46)
Pinjaman Subordinasi dari Subordinated Loan from
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 1.500.000 1.500.000 (Persero)
PT Danantara Asset Management 2.000.000 - PT Danantara Asset Management
Obligasi Subordinasi Subordinated bonds
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
Tahap I 196.275 - Subordinated Continuing Bonds I Phase I
Mata Uang Asing Foreign Currency
Obligasi Subordinasi - 4.828.105 Subordinated bonds
Total 5.492.133 6.328.105 Total
209
Page 845
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 28. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
(lanjutan) (continued)
a. Pinjaman Subordinasi PT Sarana Multigriya a. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF)
Finansial (Persero) (SMF) Subordinated Loan
Akun ini merupakan fasilitas pemberian Pinjaman This account is a subordinated loan that was
Subordinasi yang diperoleh dari PT SMF obtained from PT SMF (Persero) that is aimed
(Persero) yang ditujukan untuk mendukung to support the one million housing program.
Program Sejuta Rumah. Pinjaman Subordinasi Subordinated loan in the amount of
sebesar Rp3.000.000 dengan suku bunga 8,90% Rp3,000,000 with interest rate of 8.90% was
dilakukan pencairan pada tanggal withdrawn on December 27, 2019 and has
27 Desember 2019 yang akan jatuh tempo pada matured on December 27, 2024. On
tanggal 27 Desember 2024. Pada tanggal November 15, 2021, Bank disburse
15 November 2021, Bank melakukan pencairan Subordinated Loan amounting Rp1,500,000
Pinjaman Subordinasi sebesar Rp1.500.000 with interest rate 7.65% mature on November
dengan suku bunga 7,65% yang akan jatuh 15, 2026.
tempo pada tanggal 15 November 2026.
Pinjaman subordinasi ini telah mendapat Subordinated loan has been approved by
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Financial Service Authority through letter
melalui surat No. S-69/PB.31/2016 tanggal No. S-69/PB.31/2016 dated
30 September 2016 dan No. S-21/PB.31/2020 September 30, 2016 and No. S-21/PB.31/2020
tanggal 4 Februari 2020 dan No. S- dated February 4, 2020 and No. S-
261/PB.31/2021 tanggal 25 November 2021. 261/PB.31/2021 dated November 25, 2021.
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully repaid the loan in the amount
Subordinasi sebesar Rp3.000.000 saat jatuh of Rp3,000,000 at maturity date on
tempo pada tanggal 27 Desember 2024 sebesar December 27, 2024 amounting to Rp3 Trillion
Rp3Triliun (angka penuh). (full amount).
b. Obligasi Subordinasi b. Subordinated Bonds
Pada tanggal 23 Januari 2020, Bank telah On January 23, 2020, the Bank issued
menerbitkan obligasi subordinasi sebesar subordinated bonds with a total nominal value of
USD300 juta atau ekuivalen Rp4.089.000 USD300 million or the equivalent to
dengan tenor 5 tahun dan bunga 4,20% per tahun Rp4,089,000, with tenor of 5 years and interest
dan dicatatkan di Bursa Efek Singapura. of 4.20% per annum and listed in the Singapore
Penerbitan Obligasi tersebut telah dinyatakan Stock Exchange.The issuance of Global Bond
efektif berdasarkan surat Otoritas Jasa became effective based on letter
Keuangan No. S-35/PB.31/2020 tanggal No. S-35/PB.31/2020 dated February 26, 2020.
26 Februari 2020.
Biaya penerbitan obligasi subordinasi tersebut The issuance costs of the subordinated bonds
sebesar Rp23.866 dicatat mengurangi nilai amounting to Rp23,866 was recorded as
obligasi subordinasi dan akan diamortisasi deduction to the amount of the subordinated
sampai dengan tanggal jatuh tempo pada bonds and amortised until the maturity date on
23 Januari 2025. January 23, 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank telah As of December 31, 2024, the Bank has
memenuhi ketentuan dan kondisi yang ada complied with all of the existing terms and
dalam seluruh perjanjian pinjaman subordinasi conditions of the subordinated loan
yang diterima. agreements.
Bank melakukan lindung nilai arus kas atas Bank entered into partial cashflow hedge for
pokok dan bunga dari sebagian porsi obligasi principal and interest of subordinated bond
subordinasi (Catatan 12). Bank telah melakukan (Note 12).The Bank has fully repaid the
pelunasan atas obligasi subordinasi sebesar subordinated bonds in amount USD300 million
USD300 juta atau ekuivalen Rp4.089.000 saat or equivalent to Rp4,089,000 at maturity date on
jatuh tempo pada tanggal 22 Januari 2025. January 22, 2025.
210
Page 846
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 28. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
(lanjutan) (continued)
c. Pinjaman Pemegang Saham Subordinasi PT c. Subordinated Shareholder Loan Of PT
Danantara Asset Management (Persero) Danantara Asset Management (Persero)
Pada tanggal 23 Desember 2025, Bank On December 23, 2025, the Bank obtained a
mendapatkan pinjaman pemegang saham subordinated shareholder loan from PT
bersifat subordinasi dari PT Danantara Asset Danantara Asset Management (Persero), under
Management (Persero) yang berdasarkan the Subordinated Shareholder Loan Agreement
Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 39 dated December 23, 2025. The facility
Subordinasi No. 39 tanggal 23 Desember 2025 was provided to support the Company’s capital
yang ditujukan untuk mendukung permodalan structure so that it may qualify as an Additional
Perseroan sehingga dapat diakui sebagai Tier 1 capital component. The shareholder loan
komponen modal inti tambahan (Additional Tier amounts to Rp2,000,000, bears interest at
1). Pinjaman pemegang saham memiliki nilai 6.95% per annum, and has no maturity date.
sebesar Rp2.000.000 dengan suku bunga 6,95% This Subordinated Shareholder Loan has been
dan tidak memiliki jangka waktu. Pinjaman approved by the Financial Services Authority
Pemegang Saham Subordinasi ini telah (OJK) through Letter No. S-185/PB.21/2025
mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa dated December 30, 2025.
Keuangan (OJK) melalui surat No. S-
185/PB.21/2025 tanggal 30 Desember 2025.
Pinjaman pemegang saham subordinasi ini telah This subordinated shareholder loan meets the
memenuhi persyaratan POJK No. requirements of POJK No. 11/POJK.03/2016
11/POJK/03/2016 (pasal 15) sehingga instrumen (Article 15) and therefore qualifies as an
keuangan tersebut dapat dikategorikan sebagai Additional Tier 1 capital instrument. However, in
modal inti tambahan (Additional Tier 1). Namun, the event that the Bank experiences a point of
dalam hal Bank terganggu kelangsungan non-viability, as defined under SEOJK
usahanya (point of non-viability) berdasarkan No. 20/SEOJK.03/2016, which would trigger a
kriteria sesuai SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016, future conversion of the loan into equity or a
yang menyebabkan konversi pinjaman menjadi write-down, the conversion mechanism and the
modal saham atau write down terjadi di masa number of shares to be issued for the principal
depan, mekanisme konversi dan jumlah saham amount subject to conversion have not been
yang akan diterbitkan atas pokok pinjaman yang stipulated in the agreement. Accordingly, the
akan dikonversi, belum ditentukan di perjanjian. Bank records this subordinated shareholder loan
Oleh karena itu, Bank mencatat Pinjaman as a liability in the consolidated financial
pemegang saham subordinasi ini sebagai statements.
liabilitas pada laporan keuangan konsolidasian.
211
Page 847
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 28. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
(lanjutan) (continued)
d. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I d. Continuous Subordinated Bonds I Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Subordinasi The Bank issued Continuous Subordinated
Berkelanjutan I BTN Tahap I Tahun 2025 Bonds I Phase I with a total nominal value of
dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp2,000,000, which are registered in the
Rp2.000.000 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
Indonesia (BEI). Obligasi tersebut diterbitkan were issued at 100% of their nominal value with
senilai 100% dari nilai nominalnya dengan an annual fixed interest rates of 6.65%, payable
tingkat bunga tetap tahunan sebesar 6,65% every three months for Continuous
dibayarkan tiap tiga bulanan Obligasi Subordinated Bonds I Phase I, respectively, and
Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I akan jatuh will mature on December 12, 2030, respectively.
tempo pada tanggal 12 Desember 2030. The issuance of Continuous Subordinated
Penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan Bonds I Phase I of 2025 became effective
I Tahap I tahun 2025 tersebut telah dinyatakan based on Letter No. S-128/D.04/2025 dated
efektif berdasarkan surat Dewan Komisioner December 04, 2025 of the Board of
Otoritas Jasa Keuangan No.S-128/D.04/2025 Commisioners of the Financial Services
tanggal 04 Desember 2025. Authority.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not included in the
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 8 September 2025, Subordinasi On September 8, 2025, Subordinated
Berkelanjutan I Tahap I mendapat penilaian Sustainable I Phase I received an idAA rating
peringkat idAA dari PT Pemeringkat Efek from PT Pemeringkat Efek Indonesia. This
Indonesia. Hal ini dikarenakan peringkat occurred because the rating of the subordinated
obligasi bersifat subordinasi mengalami bond experienced a two-notch downgrade from
penurunan 2 knot dari peringkat korporat the corporate rating.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuous Subordinated Bonds
Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I adalah PT I Phase I is PT Bank Rakyat Indonesia
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Persero) Tbk.
212
Page 848
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 29. INTEREST PAYABLE
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Deposito berjangka 382.089 357.271 Time deposits
Pinjaman yang diterima 70.392 78.560 Fund borrowings
Surat-surat berharga yang diterbitkan 31.042 54.916 Securities issued
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 14.370 110.313 and securities
Derivatif - 57.010 Derivative
Total 497.893 658.070 Total
30. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 30. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Rincian garansi yang diterbitkan dan fasilitas kredit The classification of guarantees issued and unused
yang belum ditarik yang mempunyai risiko kredit loan facility bearing credit risks are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Lancar Current
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan (Catatan 42) 3.890.911 2.579.383 Guarantees issued (Note 42)
Fasilitas kredit Unused loan facility
yang belum ditarik (committed) 206.428 86.184 (committed)
Irrevocable L/C yang masih Outstanding irrevocable
berjalan (Catatan 42) 211.017 249.694 L/Cs (Note 42)
4.308.356 2.915.261
Mata uang asing Foreign currencies
Garansi yang diterbitkan (Catatan 42) Guarantees issued (Note 42)
Euro Eropa 76.189.526 1.491.139 14.908.241 249.834 European Euro
Dolar Amerika Serikat 21.595.292 360.101 18.315.405 294.786 United States Dollar
1.851.240 544.620
6.159.596 3.459.881
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024. there are no
terdapat transaksi dengan pihak-pihak berelasi transaction with related parties for unused loan
untuk fasilitas kredit yang belum ditarik. facility.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, garansi As of December 31, 2025 and 2024. guarantees
bank yang diterbitkan kepada pihak-pihak berelasi. issued to related parties amounted to Rp1,995,473
masing-masing sebesar Rp1.995.473 dan and Rp1,072,600, respectively (Note 46).
Rp1.072.600 (Catatan 46).
213
Page 849
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 30. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo Awal 86.184 - - - 86.184 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 (16) 16 - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 86.168 16 - - 86.184 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 150.821 378 - - 151.199 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli (30.955) - - - (30.955) originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya - - - - - assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan 119.866 378 - - 120.244 during the year
Saldo akhir tahun 206.034 394 - - 206.428**) Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
**) Terdiri dari fasilitas kredit yang committed yang belum ditarik **) Consist of committed unused loan facility
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo Awal 127.083 - - - 127.083 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 127.083 - - - 127.083 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (17.551) - - - (17.551) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 32.964 - - - 32.964 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (56.312) - - - (56.312) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (40.899) - - - (40.899) during the year
Saldo akhir tahun 86.184 - - - 86.184**) Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. “Financial Instruments”
**) Terdiri dari fasilitas kredit yang committed yang belum ditarik **) Consist of committed unused loan facility
214
Page 850
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 30. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 249.694 - - - 249.694 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (9.877) - - - (9.877) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 169.643 - - - 169.643 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (198.443) - - - (198.443) assets
Total penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (38.677) - - - (38.677) during the period
Saldo akhir tahun 211.017 - - - 211.017 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 20.107 - - - 20.107 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (124.543) - - - (124.543) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 771.596 - - - 771.596 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (417.466) - - - (417.466) assets
Total penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan 229.587 - - - 229.587 during the period
Saldo akhir tahun 249.694 - - - 249.694 Balance at the end of period
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
Perubahan estimasi kerugian komitmen dan The movements in the estimated for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut: losses on commitments and contingencies are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Saldo awal tahun 3.385 3.580 Balance at beginning of year
Pemulihan kerugian penurunan Reversal for impairment losses
nilai selama tahun berjalan (2.947) (195) during the year
Saldo akhir 438 3.385 Balance at the end
215
Page 851
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 30. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan estimasi kerugian komitmen dan The movements in the estimated for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut: (lanjutan) losses on commitments and contingencies are as
follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo awal 3.346 - - - 3.346 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 3.346 - - - 3.346 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (2.782) 7 - - (2.775) impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 13 - - - 13 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (179) - - - (179) asset
Total Penambahan/(penurunan) Total Additional(reversal)/
tahun berjalan (2.948) 7 - - (2.941) during the year
Saldo akhir tahun 398 7 - - 405 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo awal 3.564 - - - 3.564 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 3.564 - - - 3.564 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (1.686) - - - (1.686) impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.711 - - - 2.711 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.243) - - - (1.243) asset
Total Penambahan/(penurunan) Total Additional(reversal)/
tahun berjalan (218) - - - (218)
Saldo akhir tahun 3.346 - - - 3.346 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
216
Page 852
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 30. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan cadangan kerugian komitmen dan kontinjensi The movements in the allowance for impairment losses on
adalah sebagai berikut: (lanjutan) commitments and contingencies are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 39 - - - 39 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (4) - - - (4) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 17 - - - 17 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (19) - - - (19) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
period berjalan (6) - - - (6) period the year
Saldo akhir tahun 33 - - - 33 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 16 - - - 16 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (3) - - - (3) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 51 - - - 51 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (25) - - - (25) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
period berjalan 23 - - - 23 period the year
Saldo akhir tahun 39 - - - 39 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 109. ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 109. ”Financial Instruments”
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan estimasi Based on management’s assessment. the amount of
kerugian komitmen dan kontinjensi yang dibentuk telah estimated losses on commitments and contingencies is
memadai. adequate.
31. LIABILITAS LAIN-LAIN 31. OTHER LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Dana jaminan pengembang Developers’ security deposits
(kewajiban pada pihak ketiga) 299.518 304.326 (liabilities to third party)
Liabilitas sewa 150.684 165.706 Lease liability
Lainnya 182.798 156.854 Others
Total 633.000 626.886 Total
217
Page 853
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 31. OTHER LIABILITIES (continued)
Dana jaminan pengembang merupakan setoran Developer’s security deposits represent security
jaminan dari pengembang untuk menjamin deposit from developer to ensure that the developer
penyelesaian kewajiban pengembang di Grup. settle its obligation to the Group.
Rincian lainnya terutama terdiri dari liabilitas terkait Details of others consist mainly of litigation
cadangan litigasi, beban komitmen dan transaksi provision, commitment expense and transaction
yang masih harus diselesaikan. remain to be settled.
Bank telah mengidentifikasi dugaan pemalsuan The Bank has identified an indication of forged
bilyet deposito Bank dan dari hasil pemeriksaan transaction in the Bank’s certificate of time deposits
Bank menunjukkan bahwa terdapat beberapa bilyet and based on the Bank’s investigation, there were
deposito Bank yang diduga dipalsukan oleh pihak several Bank’s certificate of time deposits forged by
lain di luar Bank sehingga tidak tercatat dalam third party, therefore it is not recorded in the Bank’s
sistem Bank. Bank telah melaporkan kasus tersebut system. The Bank has reported this case to the
kepada pihak berwajib dan saat ini sedang dalam authority and currently it is in the process of
proses penyidikan sehingga jumlah pasti atas investigation, therefore the definite amount of
potensi kerugian dari kasus tersebut belum dapat pontential loss from this case is still cannot be
ditentukan. Sebagai bentuk penerapan prinsip determined yet. In view of implementation of
kehati-hatian, Bank telah membentuk cadangan prudential banking principle, the Bank has provided
atas potensi kerugian operasional masing-masing allowance for potential operational losses as of
per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar December 31, 2025 and 2024 amounting to
Rp16.382 dan Rp16.382. Rp16,382 and Rp16,382, respectively.
Pengungkapan liabilitas sewa pada tanggal Disclosure of lease liabilities on
31 Desember 2025 dan 2024. adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 is as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Beban bunga Pembayaran
Penambahan atas liabilitas liabilitas
1 Januari/ liabilitas sewa/ sewa/ sewa/ 31 Desember/
January 1, Additions of Interest expense Payment of December 31,
2024 lease liabilities of lease liabilities lease liabilities 2025
Bangunan 28.240 2.969 35 (1.908) 29.336 Building
Kendaraan 137.466 59.304 11.017 (86.439) 121.348 Motor vehicles
Total 165.706 62.273 11.052 (88.347) 150.684 Total
31 Desember/December 31, 2024
Beban bunga Pembayaran
Penambahan atas liabilitas liabilitas
1 Januari/ liabilitas sewa/ sewa/ sewa/ 31 Desember/
January 1, Additions of Interest expense Payment of December 31,
2024 lease liabilities of lease liabilities lease liabilities 2024
Bangunan 30.488 7.036 279 (9.284) 28.240 Building
Kendaraan 156.037 65.382 8.331 (83.953) 137.466 Motor vehicles
Mesin ATM 48 - - (48) - ATM machine
Lainnya 123 - - (123) - Others
Total 186.696 72.418 8.610 (93.408) 165.706 Tota
218
Page 854
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. EKUITAS 32. EQUITY
a. Modal Saham a. Capital Stock
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of the Bank’s authorized capital
disetor penuh Bank adalah sebagai berikut: stock and issued and fully paid capital stock are
as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (Rupiah penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total value Percentage
shares (Full Rupiah) of shares ownership
Modal Dasar Authorized Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 500 - 0,00% Series A Dwiwarna Stock
Saham Biasa atas
nama Seri B 20.478.431.999 500 10.239.216 100,00% Series B Common Stock
20.478.432.000 10.239.216 100,00%
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Stock
Pemerintah 1 500 - 0,00% Government
Saham Seri B Series B Stock
PT Danantara Asset PT Danantara Asset
Management (Persero) 8.420.666.647 500 4.210.333 60,00% Management (Persero)
Dewan Direksi Board of Directors
Nixon L.P Napitupulu 5.399.000 500 2.699 0,04% Nixon L.P Napitupulu
Oni Febriarto Rahardjo 1.149.100 500 575 0,01% Oni Febriarto Rahardjo
Nofry Rony Poetra 3.527.422 500 1.764 0,02% Nofry Rony Poetra
Eko Waluyo 2.868.364 500 1.434 0,02% Eko Waluyo
Setiyo Wibowo 2.889.100 500 1.445 0,02% Setiyo Wibowo
Hirwandi Gafar 2.759.714 500 1.380 0,02% Hirwandi Gafar
Tan Jacky Chen 724.135 500 362 0,01% Tan Jacky Chen
Masyarakat
(kepemilikan masing
-masing dibawah 5% Public (ownership less
untuk setiap pihak) 5.594.460.930 500 2.797.230 39,86% than 5% each)
Total 14.034.444.413 7.017.222 100,00% Total
219
Page 855
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. EKUITAS (lanjutan) 32. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of the Bank’s authorized capital
disetor penuh Bank adalah sebagai berikut stock and issued and fully paid capital stock are
(lanjutan): as follows (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (Rupiah penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total value Percentage
shares (Full Rupiah) of shares ownership
Modal Dasar Authorized Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 500 - 0,00% Series A Dwiwarna Stock
Saham Biasa atas
nama Seri B 20.478.431.999 500 10.239.216 100,00% Series B Common Stock
20.478.432.000 10.239.216 100,00%
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Stock
Pemerintah 1 500 - 0,00% Government
Saham Seri B Series B Stock
Pemerintah 8.420.666.647 500 4.210.333 60,00% Government
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Herry Trisaputra Zuna 879.300 500 440 0,01% Herry Trisaputra Zuna
Himawan Arief Sugoto 879.300 500 440 0,01% Himawan Arief Sugoto
Direksi Directors
Nixon L.P Napitupulu 5.399.000 500 2.699 0,04% Nixon L.P Napitupulu
Oni Febriarto Rahardjo 1.149.100 500 574 0,01% Oni Febriarto Rahardjo
Nofry Rony Poetra 3.527.422 500 1.764 0,03% Nofry Rony Poetra
Elisabeth Novie Riswanti 2.729.600 500 1.365 0,02% Elisabeth Novie Riswanti
Eko Waluyo 2.868.364 500 1.434 0,02% Eko Waluyo
Setiyo Wibowo 2.889.100 500 1.445 0,02% Setiyo Wibowo
Jasmin 3.844.430 500 1.922 0,03% Jasmin
Andi Nirwoto 2.818.561 500 1.409 0,02% Andi Nirwoto
Hirwandi Gafar 2.759.714 500 1.380 0,02% Hirwandi Gafar
Hakim Putratama 794.400 500 397 0,01% Hakim Putratama
Masyarakat
(kepemilikan masing Public
-masing dibawah 5% (ownership less
untuk setiap pihak) 5.583.239.474 500 2.791.620 39,78% than 5% each)
Total 14.034.444.413 7.017.222 100,00% Total
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang Series A Dwiwarna share is the share that gives
memberikan hak-hak preferen kepada the shareholder preferential rights to approve
pemegangnya untuk menyetujui pengangkatan the appointment or dismissal of Commissioners
dan pemberhentian Dewan Komisaris dan and Directors, changes in Articles of
Direksi, perubahan anggaran dasar, menyetujui Association, approve on Group’s merger,
penggabungan, peleburan, pengambilalihan dissolution, acquisition and separation,
dan pemisahan Grup, pengajuan permohonan submission of request for bankruptcy and
agar Grup dinyatakan pailit dan pembubaran liquidation of the Group.
Grup.
Saham Seri B adalah saham biasa atas nama Series B shares are common shares that can be
yang dapat dimiliki oleh masyarakat. owned by the public.
220
Page 856
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. EKUITAS (lanjutan) 32. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan The President of the Republic of Indonesia has
Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2025 stipulated Government Regulation Number 15
tanggal 21 Maret 2025 tentang Penambahan of 2025 dated March 21, 2025 concerning the
Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Addition of State Capital Participation of the
ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan Republic of Indonesia into the Share Capital of
(Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk the Limited Liability Company (Persero) PT Biro
pendirian Holding Operasional (“PP 15/2025”). Klasifikasi Indonesia for the establishment of an
Sebagai pelaksanaan PP 15/2025 tersebut, Operational Holding (“PP 15/2025”). As an
telah dilakukan pengalihan seluruh Saham Seri implementation of PP 15/2025, the transfer of
B milik Negara Republik Indonesia di PT Bank all Series B Shares owned by the Republic of
Tabungan Negara (Persero) Tbk yang terdiri Indonesia in PT Bank Tabungan Negara
dari 8.420.666.647 (delapan miliar empat ratus (Persero) Tbk consisting of 8,420,666,647
dua puluh juta enam ratus enam puluh enam (eight billion four hundred twenty million six
ribu enam ratus empat puluh tujuh) lembar hundred sixty-six thousand six hundred and
saham untuk dijadikan tambahan penyertaan forty-seven) shares has been carried out to be
modal Negara pada PT Biro Klasifikasi used as additional State capital participation in
Indonesia (Persero) sebagaimana Akta PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) as
Penyertaan Saham dengan Pemasukan Dalam stated in the Deed of Share Participation with
Perseroan Terbatas No. 121 tanggal Inclusion in Limited Liability Company No. 121
22 Maret 2025 yang dibuat di hadapan Jose dated March 22, 2025 made before Jose Dima
Dima Satria, SH., MKn, Notaris di Jakarta Satria, SH., MKn, Notary in South Jakarta.
Selatan.
Sehingga kepemilikan saham seri B Negara Consequently, the ownership of Series B
Republik Indonesia di Grup pada shares by the State of the Republic of Indonesia
31 Desember 2025 adalah nihil. in the Group as of December 31, 2025 is nil.
Selanjutnya, berdasarkan Surat Furthermore, based on Letter
No. SR.001/DI-DAM/DO/2025 tanggal No. SR.001/DI-DAM/DO/2025 dated
28 Mei 2025 dan Surat Edaran May 28, 2025, and based on Circular Letter
No. SE/001/DI-DAM/DO/2025 tanggal No. SE/001/DI-DAM/DO/2025 dated
28 Mei 2025 tentang Penyampaian Informasi May 28, 2025, concerning the Submission of
Atas Perubahan Nama Holding Operasional, Information on the Change of the Operational
telah dilakukan perubahan nama Holding Company's Name, the name of
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) menjadi PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) has
PT Danantara Asset Management (Persero). been changed to PT Danantara Asset
Management (Persero).
Kepemilikan saham oleh Dewan Komisaris dan The shares ownership by board of
Direksi adalah dalam rangka Peraturan Otoritas commissioners and board of directors follows
Jasa Keuangan (POJK) No. 45/POJK.03/2015 the Financial Services Authority Regulation
tanggal 23 Desember 2015 tentang Penerapan (POJK) No. 45/POJK.03/2015 dated
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi December 23, 2015 concerning Implementation
Bank Umum, dimana anggota Direksi dan of Governance in the Provision of
Dewan Komisaris Non-Independen diberikan Remuneration for Commercial Banks, where
remunerasi yang bersifat variabel dalam bentuk members of the Directors and Board of
saham Perseroan. Commissioners are given variable
remuneration in the form of the Company's
shares.
Saham yang dimiliki oleh Dewan Komisaris dan Shares held by the Board of Commissioners
Direksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal and Board of Directors for the year ended
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing December 31, 2025 and 2024 amounted to
sebesar 19.316.835 dan 30.538.291, lembar 19,316,835 and 30,538,291 shares or 0.14%
saham atau 0,14% dan 0,22% dari jumlah and 0.22% of the total issued and fully paid
modal ditempatkan dan disetor penuh. capital, respectively.
221
Page 857
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. EKUITAS (lanjutan) 32. EQUITY (continued)
b. Tambahan modal disetor b. Additional Paid In Capital
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: as follows:
Saldo pada tanggal 1 Januari 2009 - Balance as January 1, 2009
Tambahan Modal disetor akibat Additional Paid in capital due
penawaran umum perdana tahun 2009 708.017 to Initial Public Offering in 2009
Biaya emisi penerbitan saham (68.391 ) Shares Issuance Cost
639.626
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 1 dan 2 Tahun 2011 94.733 phases 1 and 2 of MESOP I in 2011
734.359
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelakskanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 3 dan 4 Tahun 2012 5.219 phases 3 and 4 of MESOP I in 2012
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 1 dan 2 Tahun 2012 1.130 phases 1 and 2 of MESOP II in 2012
740.708
Tambahan Modal disetor akibat
Penawaran Umum Saham Additional paid in capital due to
Terbatas I pada tahun 2012 1.111.949 Right Issue I in 2012
Biaya emisi penerbitan saham (59.154 ) Shares Issuance Cost
1.793.503
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 5 dan 6 Tahun 2013 11.063 phases 5 and 6 of MESOP I in 2013
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 3 dan 4 Tahun 2013 117.623 phases 3 and 4 of MESOP II in 2013
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 1 dan 2 Tahun 2013 103.575 phases 1 and 2 of MESOP III in 2013
2.025.764
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 7 dan 8 Tahun 2014 1.840 phases 7 and 8 of MESOP I in 2014
222
Page 858
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. EKUITAS (lanjutan) 32. EQUITY (continued)
b. Tambahan modal disetor (lanjutan) b. Additional Paid In Capital (continued)
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut (lanjutan) as follows (continued):
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 5 dan 6 Tahun 2014 243 phases 5 and 6 of MESOP II in 2014
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 3 dan 4 Tahun 2014 289 phases 3 and 4 of MESOP III in 2014
2.028.136
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 7 dan 8 serta phases 7 and 8 of MESOP II and
MESOP III tahap 5 dan 6 Tahun 2015 18.462 phases 5 and 6 of MESOP III in 2015
2.046.598
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 7 Tahun 2016 7.856 phase 7 of MESOP III in 2016
2.054.454
Tambahan Modal disetor akibat
Penawaran Umum Saham Additional paid in capital due to
Terbatas II pada tahun 2022/2023 2.411.111 Right Issue II in 2022/2023
Biaya Emisi Penerbitan Saham (46.665) Shares Issuance Cost
4.418.900
c. Penggunaan Laba e. Profit Distribution
Penggunaan Laba Tahun 2024 Profit Distribution for Year 2024
Alokasi penggunaan laba untuk tahun yang Allocation of profit distribution for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 December 31, 2024, are as follow:
adalah sebagai berikut: a. Dividends amounted to Rp751,833
a. Dividen sebesar Rp751.833 b. Appropriated retained earnings amounted to
b. Laba ditahan yang telah ditentukan Rp2,255,496
penggunaannya Rp2.255.496
Penggunaan Laba Tahun 2023 Profit Distribution for Year 2023
Alokasi penggunaan laba untuk tahun yang Allocation of profit distribution for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 December 31, 2023, are as follow:
adalah sebagai berikut: a. Dividends amounted to Rp700,198
c. Dividen sebesar Rp700.198 b. Appropriated retained earnings amounted to
d. Laba ditahan yang telah ditentukan Rp2,800,790
penggunaannya Rp2.800.790
223
Page 859
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL 33. INTEREST INCOME AND INCOME FROM PROFIT
SHARING
a. Pendapatan Bunga a. Interest Income
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2025 2024
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Kredit yang diberikan 29.635.874 23.175.484 Loans
Obligasi pemerintah 549.090 619.449 Government bonds
Efek-efek 142.686 165.035 Securities
Tagihan lainnya 21.400 19.239 Others receivable
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 247.632 417.741 Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 126.910 125.306 and other banks
Current accounts with
Giro pada bank lain 171 1.592 other banks
Efek dibeli dengan janji Securities purchased under
Dijual kembali 49.512 29.323 agreement to resell
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 64.863 75.030 Securities
Obligasi pemerintah 223.602 169.507 Government bonds
Derivatif 4.403 80.940 Derivative
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi pemerintah 619.286 398.891 Government bonds
Efek-efek 194.413 195.088 Securities
Total 31.879.842 25.472.625 Total
b. Bagi hasil dan marjin unit syariah b. Profit sharing and margin from sharia unit
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Pendapatan murabahah 2.641.498 2.555.953 Income from murabahah
Pendapatan bagi hasil musyarakah 540.048 356.586 Musyarakah profit sharing income
Pendapatan istishna 476.008 389.778 Income from istishna
Pendapatan bagi hasil mudharabah - 1.468 Mudharabah profit sharing income
Pendapatan usaha utama lainnya 803.472 765.182 Other main operating income
Total 4.461.026 4.068.967 Total
224
Page 860
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS 34. INTEREST, PROFIT SHARING AND BONUS
EXPENSES
a. Beban Bunga a. Interest Expense
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Deposito berjangka 10.551.616 9.707.631 Time deposits
Giro 2.683.886 2.907.852 Demand deposits
Pinjaman yang diterima 1.444.500 1.417.941 Fund borrowings
Tabungan 569.351 535.130 Savings deposits
Surat-surat berharga yang diterbitkan 235.351 441.754 Securities issued
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 131.122 598.776 and securities
Efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli Kembali 52.800 89.872 repurchase agreements
Simpanan dari bank lain 25.657 86.054 Deposits from other banks
Kewajiban derivatif 7.742 128.449 Derivative liabilities
Total 15.702.025 15.913.459 Total
b. Bonus Simpanan Wadiah dan Hak Pihak Ketiga b. Wadiah Deposit Bonus and Third Parties’ Share
atas Bagi hasil Mudharabah on Return of Mudharabah
Bonus simpanan wadiah: Wadiah deposit bonus:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Beban bonus simpanan wadiah: Wadiah bonus expenses:
Giro wadiah 258.390 148.667 Wadiah demand deposit
Tabungan wadiah 5.370 4.779 Wadiah saving deposit
263.760 153.446
Hak bagi hasil mudharabah: Mudharabah share on return:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Hak Pihak Ketiga atas Bagi Third Parties’ Share on Return
hasil Mudharabah: of Mudharabah:
Deposito mudharabah 1.363.580 1.320.300 Mudharabah time deposit
Tabungan mudharabah 331.980 274.558 Mudharabah saving deposit
Pinjaman mudharabah 205.211 162.793 Mudharabah borrowing
Giro mudharabah 42.648 20.787 Mudharabah demand deposit
Sukuk mudharabah 4.537 3.121 Mudharabah sukuk
Total 1.947.956 1.781.559 Total
225
Page 861
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA - 35. OTHER OPERATING INCOME – OTHERS
LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Jasa perbankan 209.890 199.813 Bank services
Servicing Fee Sekuritisasi Aset 50.058 32.665 Securitization Assets Servicing Fee
Jasa penagihan - payment points 24.756 19.408 Collection services - payment points
Lainnya 373.891 900.852 Others
Total 658.595 1.152.738 Total
Jasa perbankan terdiri dari pendapatan dari Bank services pertains to income from fund transfer
transaksi transfer dana, pendapatan sewa safe transactions, safety deposit box rentals and ATM
deposit box dan pendapatan administrasi layanan service charges.
ATM.
Lainnya terutama terdiri dari provisi atas garansi Others consist mainly of provision from bank
bank yang diterbitkan, komisi yang diterima dari guarantee issued, commission received from
perusahaan asuransi atas produk asuransi yang insurance companies for insurance products sold by
terjual melalui Bank, penyelesaian atas dana titipan the Bank to its borrowers, and settlement of
nasabah dan dana jaminan developer. customer’s and developer’s deposits.
36. PENYISIHAN (PEMBALIKAN) KERUGIAN 36. PROVISION FOR (REVERSAL OF) IMPAIRMENT
PENURUNAN NILAI ASET KEUANGAN DAN LOSSES ON FINANCIAL AND NON-FINANCIAL
NON- ASET KEUANGAN ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Loans and sharia financing/
(Catatan 11) 6.181.981 2.021.888 receivables (Note 11)
Efek-efek (Catatan 8) 10.001 (19.271) Securities (Note 8)
Tagihan Akseptasi (Catatan 13) (1.863) (21.889) Acceptance Receivable (Note 13)
Current accounts with
Giro pada bank lain (Catatan 6) (521) 767 other banks (Note 6)
Properti terbengkalai (10.929) - Abandoned Property
Total 6.178.669 1.981.495 Total
226
Page 862
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 37. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Perbaikan dan pemeliharaan 1.339.170 1.153.531 Repairs and maintenance
Promosi 615.813 551.571 Promotion
Sewa bukan PSAK No. 116 555.895 414.410 Lease expense non SFAS No. 116
Penyusutan (Catatan 14) 563.295 526.983 Depreciation (Note 14)
Listrik, air, dan komunikasi 435.866 341.955 Electricity, water, and telecommunications
Jasa profesional 376.426 283.784 Professional fees
Outsourcing 338.486 263.732 Outsourcing
Beban kantor 320.435 261.636 Office expenses
Beban depresiasi aset hak guna Depreciation expense of right of use asset
(Catatan 14) 213.125 204.497 (Note 14)
Transportasi 180.632 192.500 Transportation
Lainnya 324.277 262.262 Others
Total 5.263.420 4.456.861 Total
Lainnya terutama terdiri dari beban administrasi Others consist mainly of branchless banking
branchless banking, biaya operasional program administration expense, government program
pemerintah, premi asuransi untuk gedung, premi operational expense, insurance premium on the
asuransi kas dalam perjalanan serta kas dalam building, insurance premium on in transit and cash
khazanah dan beban operasional protokoler. in vault and protocoler operational expenses.
38. GAJI DAN TUNJANGAN KARYAWAN 38. SALARIES AND EMPLOYEE BENEFITS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Gaji dan upah Salaries and wages
Rutin 2.844.733 2.760.604 Recurring
Tidak rutin 1.970.175 1.544.798 Non-recurring
Pelatihan dan pengembangan 131.941 100.442 Training and development
Lainnya 57.422 39.731 Others
Total 5.004.271 4.445.575 Total
Lainnya terdiri dari beban imbalan kerja, biaya Others consists mainly of employee benefits
perekrutan, pesangon dan tunjangan rekreasi expense, recruitment costs, severance costs and
karyawan. employee recreational costs.
227
Page 863
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA - LAIN-LAIN 39. OTHER OPERATING EXPENSES - OTHERS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2025 2024
Imbalan atas jasa penagihan 52.899 61.521 Fees for collection services
Kerugian atas penyelesaian kredit
bermasalah 30.263 38.845 Loss on bad debt settlement
Lainnya 590.744 489.627 Others
Total 673.906 589.993 Total
Lainnya terutama terdiri dari beban representasi, Others consist mainly of representation,
jamuan makan dan minum rapat, dan beban terkait entertainment expense, and expense related to the
dengan cadangan atas risiko operasional lainnya provision for other operational risk and provision for
dan cadangan litigasi hukum. legal litigation.
40. PENDAPATAN (BEBAN) BUKAN OPERASIONAL 40. NON-OPERATING INCOME (EXPENSES) - NET
- NETO
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Pendapatan sewa gedung 358 58 Building rental income equipment
Pendapatan (beban) lainnya - neto 25.569 (51.930 ) Other income (expense) - net
Total 25.927 (51.872 ) Total
Lainnya terutama terdiri dari keuntungan/(kerugian) Others mainly consist of gains/(losses) on exchange
revaluasi kurs, beban denda administrasi, rate revaluation, administrative penalty expenses,
keuntungan/(kerugian) jual beli mata uang asing dan gains/(losses) on buying and selling foreign
beban bina lingkungan. currencies and environmental development
expenses.
228
Page 864
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PERPAJAKAN 41. TAXATION
a. Pajak Dibayar Dimuka a. Prepaid Taxes
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
PPh 29 (Catatan 41c) Article 29 (Note 41c)
2024 721.042 721.042 2024
2025 237.010 - 2025
PPh 21 23.918 33.053 Article 21
Total 981.970 754.095 Total
b. Utang Pajak b. Taxes Payable
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pajak penghasilan Income tax
Pasal 4 ayat (2) 83.227 181.728 Article (4) paragraph 2
Pasal 25 - 154.348 Article 25
Pasal 21 2.408 10.580 Article 21
Pasal 22 40 - Article 21
Pajak pertambahan nilai 54.407 21.817 Value added tax
Total 140.082 368.473 Total
c. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak c. The reconciliation between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan loss and other comprehensive income are as
kena pajak, adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Laba sebelum beban pajak
sesuai dengan laporan laba Income before tax expense as presented
rugi dan penghasilan komprehensif in consolidated statement profit or
lain konsolidasian 4.381.964 3.772.841 loss and other comprehensive income
Bagian laba entitas anak (93.694) - Income of subsidiary
Laba sebelum beban pajak Income before tax expense
(entitas induk) 4.288.270 3.772.841 (parent entity)
Beda temporer: Temporary differences:
Penyisihan untuk imbalan kerja 261.532 238.070 Provision for employee benefits
Penurunan (kenaikan) nilai Decrease (increase)
efek-efek yang dimiliki in fair value of
untuk diperdagangkan (79.168) 213.455 trading securities
Penyusutan aset hak guna (53.935) (28.356) Depreciation of Right of Use Asset
Pembentukan cadangan kerugian Provision for allowance of impairment
penurunan nilai aset keuangan losses on financial assets
dan non-aset keuangan dan lainnya 48.751 (11.951.852) and non-financial assets and others
Selisih nilai wajar efek-efek (201.997) 1.091.193 Difference in the fair value of securities
(24.817) (10.437.490)
Beda tetap: Permanent differences:
Dana sosial dan representasi 5.142 22.129
Beban kantor 70,072 29.948 Office expense
Kenikmatan karyawan 44.913 79.829 Employee welfare
Sumbangan 119.912 89.175 Donations
Sewa - 26 Rent
Perbaikan dan pemeliharaan 2.869 2.086 Repairs and maintenance
Penyusutan atas aset tetap yang tidak Depreciation of premises and equipment
dapat disusutkan menurut pajak 3.733 2.250 which are non-depreciable for tax purposes
Pendapatan sewa tarif final (346) (46) Rent income subject to final tax
Perubahan nilai EBA yang tidak Changes in EBA fair value which are
dapat diakui secara pajak 7.985 29.248 non-recognizable for tax purposes
Lain-lain 1.561 1.535 Others
255.841 256.180
229
Page 865
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PERPAJAKAN (lanjutan) 41. TAXATION (continued)
c. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak c. The reconciliation between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan loss and other comprehensive income are as
kena pajak, adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Taksiran penghasilan Estimated taxable
kena pajak 4.519.294 (6.408.469) income
Kompensasi Kerugian Fiskal Compensation from tax
Tahun 2024 (4.519.294) - loss in 2024
Beban pajak penghasilan - 153.690 Income tax expense
Pajak penghasilan Pasal 25 (237.010) (721.042) Income tax - Article 25
Pajak dibayar dimuka Prepaid taxes
(Catatan 41a) (237.010) (721.042) (Note 41a)
Berdasarkan peraturan perpajakan yang Under the prevailing Taxation Laws of
berlaku di Indonesia, Bank menghitung, Indonesia, the Bank calculates, determines and
menetapkan, dan membayar pajak yang pays tax payable based on self-assessment.
terutang berdasarkan sistem self-assessment. The Directorate General of Taxes (“DGT”) may
Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) dapat assess or amend taxes within 5 (five) years from
menetapkan atau mengubah liabilitas pajak the time the tax becomes due. The taxable profit
dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak saat resulting from the reconciliation is the basis for
terutangnya pajak. Laba kena pajak hasil filling out the Annual Corporate Income Tax
rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian Return which is submitted to the tax authorities
SPT Tahunan PPh Badan yang disampaikan in accordance with applicable regulations.
kepada otoritas perpajakan sesuai dengan
peraturan yang berlaku.
d. Beban/(manfaat) pajak d. Tax Expense/(benefit)
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Entitas Induk Parent Entity
Beban pajak - kini - - Current tax expense
Beban/(manfaat) pajak – tangguhan 863.379 765.513 Deferred tax expense/(benefit)
863.379 765.513
Entitas Anak Subsidiary
Beban pajak - kini 25.365 - Current tax expense
Beban/(manfaat) pajak – tangguhan (7.934) - Deferred tax expense/(benefit)
17.431 -
Total 880.810 765.513 Total
230
Page 866
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PERPAJAKAN (lanjutan) 41. TAXATION (continued)
e. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan e. Deferred tax assets (liabilities)
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang The tax effects on significant outstanding
signifikan antara pelaporan keuangan dan temporary differences between financial and tax
pajak adalah sebagai berikut: reporting purposes are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/(charged) Dibebankan
to statement of ke ekuitas/
Saldo awal/ profit or loss and Charged to Saldo Akhir/
Beginning balance other income* equity Ending Balance
Entitas Induk Parent entity
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai kredit yang diberikan 73.730 (73.730) - - losses loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan - selain losses on financial assets -
kredit yang diberikan 13.996 887 - 14.883 other than loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset non keuangan 383 (201) - 182 losses on non non-financial assets
Cadangan hukum. kecurangan Allowance for legal.
(fraud) dan lainnya 15.691 3.636 - 19.327 fraud and others
Cadangan imbalan kerja 256.331 5.290 36.403 298.024 Allowance for employee benefits
Penyusutan aset hak guna 15.386 (10.248) - 5.138 Depreciation of right of use asset
Rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealized loss
yang diukur pada nilai on fair value through
wajar melalui laba rugi 41.317 (15.041) - 26.276 profit or loss
Rugi yang belum direalisasi Unrealized loss
atas lindung nilai arus kas 10.341 - (10.341) - on cash flow hedges
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek yang Unrealized (gain) loss
diukur pada nilai wajar melalui on fair value through
penghasilan komprehensif 281.304 - (115.961) 165.343 other comprehensive income
Differences in fair value
Selisih nilai wajar efek-efek 359.949 (38.379) - 321.570 of securities
Kompensasi Rugi kena pajak 1.217.610 (858.665) - 358.945 Taxable loss
Aset pajak tangguhan neto - Deferred tax assets net -
entitas induk 2.286.038 (986.451) (89.899) 1.209.688 parent entity
Aset pajak tangguhan neto - Deferred tax assets - net
entitas anak - 131.108 (17.449) 113.659 subsidiary
Aset pajak tangguhan neto 2.286.038 (855.343) (107.348) 1.323.347 Deferred tax assets - net
*) Termasuk aset pajak tangguhan cadangan kerugian penurunan nilai *) Includes deferred tax assets allowance for impairment losses loans
kredit yang diberikan sebesar Rp78.671 dan cadangan imbalan kerja amounted to Rp78,671 and allowance for employee benefits amounted
Rp44.401 yang dialihkan ke Entitas Anak to Rp44,041 which transferred to the Subsidiary Entity
231
Page 867
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PERPAJAKAN (lanjutan) 41. TAXATION (continued)
e. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan (lanjutan) e. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang The tax effects on significant outstanding
signifikan antara pelaporan keuangan dan temporary differences between financial and tax
pajak adalah sebagai berikut: (lanjutan) reporting purposes are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/(charged) Dibebankan
to statement of ke ekuitas/
Saldo awal/ profit or loss and Charged to Saldo Akhir/
Beginning balance other income equity Ending Balance
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai kredit yang diberikan 2.328.612 (2.254.882) - 73.730 losses loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan - selain losses on financial assets -
kredit yang diberikan 21.303 (7.307) - 13.996 other than loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset non keuangan 383 - - 383 losses on non non-financial assets
Cadangan hukum. kecurangan Allowance for legal.
(fraud) dan lainnya 24.354 (8.663) - 15.691 fraud and others
Cadangan imbalan kerja 243.075 45.233 (31.977) 256.331 Allowance for employee benefits
Penyusutan aset hak guna 20.773 (5.387) - 15.386 Depreciation of right of use asset
Rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealized loss
yang diukur pada nilai on fair value through
wajar melalui laba rugi 760 40.557 - 41.317 profit or loss
Rugi yang belum direalisasi Unrealized loss
atas lindung nilai arus kas 7.588 - 2.753 10.341 on cash flow hedges
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek yang Unrealized (gain) loss
diukur pada nilai wajar melalui on fair value through
penghasilan komprehensif 198.811 - 82.493 281.304 other comprehensive income
Differences in fair value
Selisih nilai wajar efek-efek 152.623 207.326 - 359.949 of securities
Rugi kena pajak - 1.217.610 - 1.217.610 Taxable loss
Aset pajak tangguhan - neto 2.998.282 (765.513) 53.269 2.286.038 Deferred tax assets - net
232
Page 868
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PERPAJAKAN (lanjutan) 41. TAXATION (continued)
f. Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan f. The reconciliation between the tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku computed by applying the applicable tax rate on
dari laba sebelum beban pajak dan beban the income before tax expense and the tax
pajak penghasilan seperti yang disajikan expense shown in the statement of profit or loss
dalam laporan laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income for the year
komprehensif lain untuk tahun yang berakhir ended December 31, 2025 and 2024, are as
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan follows:
2024 adalah sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember /
For the year Ended December 31
2025 2024
Laba sebelum beban pajak
Sesuai dengan laporan laba Income before tax expense as presented
rugi dan penghasilan komprehensif in consolidated statement profit or
lain konsolidasian 4.381.964 3.772.841 loss and other comprehensive income
Dikurangi: Less:
Bagian laba entitas anak - Income before tax expense of
setelah eliminasi (93.694) - subsidiary - after elimination
Laba sebelum beban pajak Income before tax expense
(entitas induk) 4.288.270 3.772.841 (parent entity)
Beban pajak dengan
tarif pajak yang berlaku (814.771) (716.840) Tax expense at the applicable tax rate
Beda tetap (48.608) (48.673) Permanent differences
Beban pajak - entitas induk (863.379) (765.513) Tax expense - parent entity
Beban pajak - entitas anak (17.431) - Tax expense - subsidiary
Beban pajak (880.810) (765.513) Tax expense
g. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan g. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
Tax
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah On March 31, 2020, the Government issue
menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Government Regulation in Lieu of Law (Perpu)
Undang-Undang (Perpu) Republik Indonesia of the Republic of Indonesia No. 1 of 2020 which
No. 1 Tahun 2020 yang telah menjadi Undang- has become Law (UU) No. 2 of 2020, as well as
Undang (UU) No. 2 Tahun 2020, serta stipulated Government Regulation (PP) No. 30
menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) of 2020 concerning Tariff Reduction for
No. 30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Domestic Public Companies Taxpayers and
Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan effective since June 19, 2020. The regulation
Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan has stipulated the reduction in the income tax
Terbuka dan berlaku sejak tanggal 19 Juni rates for domestic corporate taxpayers and
2020. Aturan tersebut menetapkan penurunan business establishments from 25% to 22% for
tarif pajak penghasilan wajib pajak badan Fiscal Year 2021 and 2022 and 20% for the
dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari Fiscal Year 2022 onwards, and a further
semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak reduction of the tax rate by 3% for domestic
2021 dan 2022 dan 20% mulai tahun pajak taxpayers who meet certain requirements.
2022 dan seterusnya, serta pengurangan
lebih lanjut tarif pajak sebesar 3% untuk wajib
pajak dalam negeri yang memenuhi
persyaratan tertentu.
Berdasarkan Undang-Undang No. 7 tahun Based Law No. 7 of 2021 regarding
2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonisation of the Tax Regulation witch
Perpajakan yang berlaku 1 Januari 2022 maka applies on January 1, 2022 therefore the tax
tarif pajak kembali ke tarif pajak tunggal yaitu rate is a single rate of 22%.
22%.
233
Page 869
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PERPAJAKAN (lanjutan) 41. TAXATION (continued)
g. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan g. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Berdasarkan surat keterangan No. DE/I/2026- Based on Letter No. DE/I/2026-0031 dated
0031 tanggal 2 Januari 2026 dan laporan January 2, 2026 and the monthly report of
bulanan kepemilikan saham dari Biro shares ownerships form the Securities
Administrasi Efek, Datindo Entrycom atas Administration Agency (Biro Administrasi Efek),
kepemilikan saham Bank selama periode 2025 Datindo Entrycom on the ownership of Bank’s
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 shares during the period ended
semua kriteria di atas untuk memperoleh December 31, 2025, all of the above mentioned
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut atas required criteria to obtain the tax rate reduction
laporan keuangan Bank untuk periode yang on Bank’s financial statements for the period
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 telah then ended December 31, 2025 were fulfilled by
terpenuhi. the Bank.
Berdasarkan surat keterangan Based on Letter No. DE/I/2025-0037 dated
No. DE/I/2025-0037 tanggal 3 Januari 2025 dan January 3, 2025 and the monthly report of
laporan bulanan kepemilikan saham dari Biro shares ownerships form the Securities
Administrasi Efek, Datindo Entrycom atas Administration Agency (Biro Administrasi Efek),
kepemilikan saham Bank selama periode 2024 Datindo Entrycom on the ownership of Bank’s
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 shares during the period ended
semua kriteria di atas untuk memperoleh December 31, 2024, all of the above mentioned
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut atas required criteria to obtain the tax rate reduction
laporan keuangan Bank untuk tahun yang on Bank’s financial statements for the year then
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah ended December 31, 2024 were fulfilled by the
terpenuhi. Bank.
Pajak penghasilan badan Bank untuk tahun Bank's corporate income tax for the year ended
yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024 are calculated
31 Desember 2025 dan 2024 telah dihitung using the tax rate of 19%.
dengan menggunakan tarif pajak 19%.
Pada tanggal 10 Oktober 2024, Pemerintah On October 10, 2024, the Government issued
menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Minister of Finance Regulation (PMK) Number
(PMK) Nomor 74 Tahun 2024 tentang 74 Year 2024 concerning Guidelines for the
Pembentukkan Cadangan Piutang Tak Tertagih Establishment of an Reserve for Uncollectible
yang Boleh Dikurangkan dari Penghasilan Accounts that can be Deductible from Gross
Bruto. Sesuai dengan ketentuan peralihan Income. Based on the transitional provisions in
dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik the Regulation of the Minister of Finance of the
Indonesia Nomor 74 Tahun 2024, Bank telah Republic of Indonesia Number 74 of 2024, Bank
melaksanakan perhitungan nilai tercatat has calculated the carrying value of the
cadangan piutang tak tertagih untuk awal tahun allowance for doubtful accounts for the
fiskal 2024 dan selisih lebih sebesar beginning of the fiscal year 2024, and the
Rp11.517.405 dan diakui sebagai biaya yang excess amounting to Rp11,517,405 recognised
dibebankan seluruhnya untuk tahun fiskal 2024. as an expense fully charged to the fiscal year
2024.
Pada tahun 2025, rugi fiskal sebesar On 2025, the fiscal losses amounted to
Rp6.408.469 telah di kompensasi sebagian Rp6,408,469 has compensated with deferred
sebesar Rp4.519.294 dengan aset pajak tax assets amounted to Rp4,519,294 ulitized by
tangguhan yang dimanfaatkan BTN pada tahun BTN amounting to Rp858,665 in the fiscal year
fiskal 2025 sebesar Rp858.665. Sisa rugi fiskal 2025. Remaining fiscal losses which not yet
yang belum dimanfaatkan adalah sebesar claim amounted to Rp1,889,175.
Rp1.889.175.
234
Page 870
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PERPAJAKAN (lanjutan) 41. TAXATION (continued)
h. Surat Pemeriksaan Pajak h. Tax Audit Letter
Berdasarkan surat perintah pemeriksaan nomor Based on the inspection order letter number S-
S-070/KPP.1904/2025 tanggal 25 Juni 2025, 070/KPP.1904/2025 dated June 25, 2025, the
Bank sedang menjalani pemeriksaan pajak atas Bank is undergoing a tax audit for overpayment
lebih bayar SPT tahunan badan masa pajak of the 2024 corporate annual tax return. Until the
2024. Sampai dengan tanggal laporan ini, date of this report, the inspection process is still
proses pemeriksaan masih sedang berjalan ongoing and there is no inspection result yet.
dan belum terdapat hasil pemeriksaan.
42. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 42. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Saldo komitmen dan kontinjensi pada tanggal The outstanding commitments and contingencies as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai of December 31, 2025 and 2024 as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Liabilitas komitmen Commitments payable
Fasilitas kredit kepada nasabah Unused loan facility
yang belum ditarik 17.990.697 15.614.895 commitments
Irrevocable L/C yang Outstanding
masih berjalan (Catatan 30) 211.017 249.694 irrevocable L/Cs (Note 30)
Komitmen - neto 18.201.714 15.864.589 Commitments - net
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga dalam Interest income on
penyelesaian 6.664.026 3.550.319 non-performing assets
Liabilitas kontinjensi Contingent payables
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
(Catatan 30) (5.742.151) (3.124.003) (Note 30)
Kontinjensi - neto 921.875 426.316 Contingencies - net
43. IMBALAN KERJA 43. EMPLOYEE BENEFITS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Bonus dan tantiem 781.242 396.171 Bonuses and tantiem
Imbalan kerja jangka panjang 1.771.409 1.349.111 Long term employee benefits
Total 2.552.651 1.745.282 Total
Cadangan atas bonus merupakan kewajiban atas Provision for bonus represents unpaid employees’
jasa produksi karyawan pada tahun berjalan yang bonus for the current year which has not yet been
belum dibagikan pada akhir tahun. distributed at the end of the year.
Program pensiun imbalan pasti Defined benefit pension plan
Program dana Pensiun diadministrasikan dan The Pension Plan’s assets are being administered
dikelola oleh Dana Pensiun PT Bank Tabungan and managed by Dana Pensiun PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk (DPBTN). Negara (Persero) Tbk (DPBTN).
235
Page 871
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun imbalan pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Sesuai dengan ketentuan Dana Pensiun, Program According to the Pension Fund regulation, the
Pensiun dibiayai dari iuran karyawan dan iuran pension plan is funded through contributions from
Bank. Iuran karyawan adalah sebesar 5% dari both the employees and the Bank. Employees’
penghasilan dasar pensiun karyawan dan atas sisa contributions are computed at 5% of the employees’
jumlah yang perlu didanakan kepada DPBTN basic pension salaries and any remaining amount
merupakan kontribusi Grup. required to fund DPBTN represents the contributions
by the Group.
Efektif tanggal 1 Januari 2004, semua pekerja yang Effective January 1, 2004, all newly appointed
baru diangkat sebagai pekerja tetap tidak permanent employees are not included in the
diikutsertakan dalam program pensiun imbalan pasti defined benefit pension plan (DPBTN), instead, the
(DPBTN), namun demikian, karyawan Bank Bank’s employees are included in the defined
diikutsertakan dalam program pensiun iuran pasti contribution pension plan which was effective since
yang berlaku efektif sejak bulan Januari 2004. January 2004. This defined contribution pension
Program Pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun plan is managed by Dana Pensiun Lembaga
Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
(Persero) Tbk (DPLK). Tbk (DPLK).
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits
Bank memberikan imbalan kerja kepada pegawai The Bank provides employee benefits in the form of
berupa penghargaan masa kerja dan Masa allowance for gratuity for services and retirement
Persiapan Pensiun (MPP) yaitu 1 (satu) tahun preparation period (MPP), which is within 1 (one)
sebelum pegawai mencapai usia pensiun normal year before the normal pension age (56 years old).
(usia 56 tahun).
Masa Persiapan Pensiun (MPP) adalah Masa Retirement Preparation Period (MPP) is the period
Pegawai Tetap dibebastugaskan karena telah when permanent employees are dismissed because
mendekati usia pensiun normal. Pada ketentuan they are approaching normal retirement age. In the
sebelumnya (Surat Edaran Direksi previous provisions (Circular Letter of the Board of
Nomor 62/SE/DIR/HCSD/2019) dijelaskan bahwa Directors Number 62/SE/DIR/HCSD/2019) it is
Pegawai Tetap yang telah memasuki usia 55 tahun explained that Permanent Employees who have
maka akan melaksanakan MPP dengan Hak upah entered the age of 55 will carry out MPP with Wage
berupa Gaji Pokok Pegawai bulan terakhir hingga Rights in the form of the last month's Basic Employee
Pegawai ybs memasuki usia pensiun (56 tahun), Salary until the Employee concerned enters
apabila dipandang perlu karena retirement age (56 years ), if it is deemed necessary
keahlian/pengalaman Pegawai Tetap yang because the expertisse/experience of the
bersangkutan masih diperlukan, Direksi dapat Permanent Employee concerned is still needed, the
menangguhkan/menghapuskan MPP yang Board of Directors can suspend/remove the MPP
bersangkutan dan selama dipekerjakan yang concerned and while employed the person
bersangkutan tetap diberikan penghasilan seperti concerned is still given income as was the case
halnya pada waktu Pegawai Tetap tersebut asih when the Permanent Employee was still active
aktif (sebelum MPP). (before MPP).
236
Page 872
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun iuran pasti (lanjutan) Defined contribution plan (continued)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long-term employee benefits (continued)
Terdapat perubahan ketentuan pelaksanaan MPP There are changes to the provisions for
sebagaimana ditetapkan pada Perjanjian Kerja implementing MPP as stipulated in the Bank
Bersama (PKB) Bank BTN tahun 2022 BTN Collective Labor Agreement (PKB) in 2022
pasal 69 ayat 1 dimana Pegawai yang memasuki article 69 paragraph 1 where Employees who enter
usia MPP (55 tahun) maka akan tetap bekerja MPP age (55 years) will continue to work until
hingga usia pensiun (56 tahun) dan apabila Pegawai retirement age (56 years) and if Employees wish to
ingin menjalani MPP maka dapat undergo MPP then may apply to the Company.
mengajukan permohonan kepada Perusahaan. The changes to the MPP implementation provisions
Perubahan ketentuan pelaksanaan MPP tersebut have also been socialized to all
juga telah disosialisasikan kepada Group employees based on memos
seluruh Pegawai Grup berdasarkan memo number 244/M/HCSD/HCSP/IX/2022 and number
nomor 244/M/HCSD/HCSP/IX/2022 dan 370/M/HCMD/ER/IX/2022 regarding Notification of
nomor 370/M/HCMD/ER/IX/2022 perihal Changes in Retirement Preparation Period (MPP).
Pemberitahuan Perubahan Ketentuan Masa
Persiapan Pensiun (MPP).
Karyawan Bank juga memperoleh manfaat dari Bank employees are also given welfare program,
pemberian program kesejahteraan, kontribusi employees’ contributions are 0.00% of their net
karyawan terhadap dana kesejahteraan sebesar wages for welfare program benefits and the Bank
0,00% dikali gaji bersih dan kontribusi Bank contributions are 3.50%. The plan assets are being
sebesar 3,50%. Aset program diadministrasikan dan administered and managed by Yayasan
dikelola oleh Yayasan Kesejahteraan Pegawai Kesejahteraan Pegawai PT Bank Tabungan Negara
PT Bank Tabungan Negara (YKPBTN). (YKPBTN).
Aktuaria dan tanggal laporan aktuaria Bank dan The actuaries and actuarial reports dates of the Bank
entitas anak adalah sebagai berikut: and subsidiary are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tanggal Laporan Tanggal Laporan
Aktuaris/ Aktuaris/
Aktuaris/ Actuarial Aktuaris/ Actuarial
Actuary Report Date Actuary Report Date
Kantor Konsultan
Kantor Konsultan Aktuaria Santhi
Aktuaria Santhi 13 Januari/ Devi dan 6 Februari/
Devi dan January 13, Ardianto February 6,
Bank Ardianto Handoyo 2026 Handoyo 2025 Bank
Kantor Konsultan
Aktuaria Santhi 13 Januari/
Devi dan January 13,
PT Bank Syariah Nasional Ardianto Handoyo 2026 - - PT Bank Syariah Nasional
237
Page 873
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun iuran pasti (lanjutan) Defined contribution plan (continued)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long-term employee benefits (continued)
Perhitungan aktuaris atas imbalan kerja Bank pada The actuarial valuation of Bank’s employee benefits
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing as of December 31, 2025 and 2024 respectively,
dengan menggunakan metode “Projected Unit using the “Projected Unit Credit” method.
Credit”.
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Bank BSN Bank
Asumsi ekonomi: Economics assumptions:
Tingkat kenaikan penghasilan Basic pensionable annual
dasar Pensiun 8.00% 8.00% 8.00% salary increase rate
Tingkat diskonto per tahun sebelum Annual discount rate before
usia pension normal 6.25% 6.25% 7.00% normal retirement age
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pension normal 56 tahun/years 56 tahun/years 56 tahun/years Other long term benefit
Tingkat mortalita (kematian) TMII-2019 TMII-2019 TMII-2019 Mortality rate
Tingkat cacat 1.00% mortalita/ 1.00% mortalita/ 1.00% mortalita/ Disability rate
mortality mortality mortality
Tingkat Diskonto per tahun untuk: Annual Discount rate:
Imbalan Jangka Panjang Lainnya - Other long-term benefits
Penghargaan Masa Kerja 6.25% 6.25% 7.00% Gratuity
Program Pesangon Pensiun - Retirement severance program
Selisih DPLK 6.25% 6.25% 7.00% Difference from DPLK
Masa Persiapan Pensiun 6.25% 6.25% 7.00% Retirement Preparation Period
Program Pensiun Imbalan Pasti 6.25% 6.25% 7.00% Deferred Benefit Pension Plan
Program Kesejahteraan 6.25% 6.25% 7.00% Welfare Program
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 25 5.00% 5.00% 5.00% Age 25
Umur 30 5.00% 5.00% 5.00% Age 30
Umur 35 5.00% 5.00% 5.00% Age 35
Umur 40 5.00% 5.00% 5.00% Age 40
Umur 45 5.00% 5.00% 5.00% Age 45
Umur 50 3.00% 3.00% 3.00% Age 50
Umur 55 9.00% 9.00% 9.00% Age 55
Rata-rata durasi tertimbang kewajiban imbalan pasti The average duration of the defined benefit
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan obligations for the year ended as of December 31,
2025 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 are as follow:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Bank BSN Bank
Pensiun 9,11 tahun/years - 8,81 tahun/years Pension
Kesejahteraan 10,40 tahun/years - 9,75 tahun/years Welfare benefit
Program lainnya Other programs
Pesangon 8,82 tahun/years 10,62 tahun/years 7,29 tahun/years Post employment benefit
Masa persiapan pensiun 8,82 tahun/years - 7,29 tahun/years Pre-retirement benefit
Imbalan jangka panjang lainnya 8,82 tahun/years - 7,29 tahun/years Other long term benefit
Penghargaan masa kerja, program pesangon Gratuity for services, retirement severance program-
pensiun-selisih DPLK, masa persiapan pensiun dan difference from DPLK, retirement preparation period
program kesejahteraan dicantumkan dalam and welfare program are included in other benefits.
program lainnya.
238
Page 874
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
a. Biaya imbalan kerja a. Employee benefits expense
31 Desember/December 31, 2025
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Biaya jasa kini 25.566 198.408 223.974 Current service cost
Iuran peserta (5.581) (5.711) (11.292) Contribution from participant
Beban bunga neto 3.954 84.339 88.293 Net interest cost
Kerugian aktuaria - 95.484 95.484 Actuarial loss
Biaya jasa lalu 13.372 1.171 14.543 Past service cost
Beban imbalan kerja Employee benefits
- neto 37.311 373.691 411.002 expense - net
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Biaya jasa kini 32.751 177.907 210.658 Current service cost
Iuran peserta (6.479) (6.666) (13.145) Contribution from participant
Beban bunga neto 9.759 74.384 84.143 Net interest cost
Kerugian aktuaria - 26.313 26.313 Actuarial loss
Biaya jasa lalu 93.324 - 93.324 Past service cost
Beban imbalan kerja Employee benefits
- neto 129.355 271.938 401.293 expense - net
b. Mutasi atas kewajiban imbalan kerja b. Movements of liabilities for employee benefits
31 Desember/December 31, 2025
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 61.274 1.287.837 1.349.111 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan - neto 37.310 373.692 411.002 during the year - net
Pengukuran kembali liabilitas Reameasurement of employee
(aset) imbalan kerja - neto 36.237 155.352 191.589 benefit liability (asset) – net
Pembayaran iuran Payment contribution
tahun berjalan (28.988) (151.305) (180.293) from current year
Saldo kewajiban pada Balance liabilities
akhir tahun 105.833 1.665.576 1.771.409 at end of year
239
Page 875
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
b. Mutasi atas kewajiban imbalan kerja b. Movements of liabilities for employee benefits
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 155.783 1.123.559 1.279.342 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan - neto 129.355 271.938 401.293 during the year - net
Pengukuran kembali liabilitas Reameasurement of employee
(aset) imbalan kerja - neto (179.239) 10.938 (168.301) benefit liability (asset) - net
Pembayaran iuran Payment contribution
tahun berjalan (44.625) (118.598) (163.223) from current year
Saldo kewajiban pada Balance liabilities
akhir tahun 61.274 1.287.837 1.349.111 at end of year
c. Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja adalah c. The movements in the present value of liabilities
sebagai berikut: for employee benefits are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.523.701 2.257.122 4.780.823 Beginning balance
Biaya jasa kini 25.566 198.408 223.974 Current service cost
Beban bunga 168.302 146.420 314.722 Interest cost
Biaya jasa lalu 13.372 1.171 14.543 Past service cost
Manfaat yang dibayarkan (203.718) (264.896) (468.614) Benefits paid
Kerugian/(keuntungan)
aktuaria 207.786 327.019 534.805 Actuarial loss/(gain)
Saldo pada akhir tahun 2.735.009 2.665.244 5.400.253 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.446.131 2.098.070 4.544.201 Beginning balance
Biaya jasa kini 32.751 177.907 210.658 Current service cost
Beban bunga 162.884 139.044 301.928 Interest cost
Biaya jasa lalu 93.324 - 93.324 Past service cost
Manfaat yang dibayarkan (182.044) (202.096) (384.140) Benefits paid
Kerugian/(keuntungan)
aktuaria (29.345) 44.197 14.852 Actuarial loss/(gain)
Saldo pada akhir tahun 2.523.701 2.257.122 4.780.823 Balance at the end of year
240
Page 876
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Penghargaan masa kerja, program pesangon Gratuity for services, retirement severance program-
pensiun-selisih DPLK, masa persiapan pensiun dan difference from DPLK, retirement preparation period
program kesejahteraan dicantumkan dalam and welfare program are included in other benefits.
program lainnya.
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai d. The movements in the fair value of plan assets
berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.462.429 1.082.444 3.544.873 Beginning balance
Hasil pengembangan aset
program 335.894 25.102 360.996 Return on plan asset
Kontribusi Bank 28.990 21.974 50.964 Contributions by the Bank
Kontribusi pegawai 5.581 5.711 11.292 Employees contribution
Manfaat yang dibayarkan (203.718) (135.563) (339.281) Benefits paid
Saldo pada akhir tahun 2.629.176 999.668 3.628.844 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.290.350 1.072.990 3.363.340 Beginning balance
Hasil pengembangan aset
program 303.018 86.285 389.303 Return on plan asset
Kontribusi Bank 44.625 26.688 71.313 Contributions by the Bank
Kontribusi pegawai 6.480 6.666 13.146 Employees contribution
Manfaat yang dibayarkan (182.044) (110.185) (292.229) Benefits paid
Saldo pada akhir tahun 2.462.429 1.082.444 3.544.873 Balance at the end of year
e. Pengukuran kembali (aset) liabilitas imbalan e. Remeasurement of net employee benefit
kerja neto: (asset) liabilities:
31 Desember/December 31, 2025
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 42.785 480.690 523.475 Beginning balance
Kerugian aktuaris 207.783 231.535 439.318 Actuary loss
Imbal hasil atas aset program (171.546) 46.117 (125.429) Return on plan assets
Change in effect of the
Perubahan atas dampak atas aset asset ceiling excluding
diluar bunga neto aset/liabilitas - (122.300) (122.300) net interest of asset/liabilities
Saldo pada akhir tahun 79.022 636.042 715.064 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 222.024 469.752 691.776 Beginning balance
Kerugian aktuaris (29.345) 17.884 (11.461) Actuary loss
Imbal hasil atas aset program (149.894) (16.446) (166.340) Return on plan assets
Change in effect of the
Perubahan atas dampak atas aset asset ceiling excluding
diluar bunga neto aset/liabilitas - 9.500 9.500 net interest of asset/liabilities
Saldo pada akhir tahun 42.785 480.690 523.475 Balance at the end of year
241
Page 877
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
f. Portofolio investasi aset program yang f. The asset program’s investment portfolio is
ditempatkan dalam bentuk instrumen keuangan placed in the form of financial instruments
yang terdiri dari reksadana, efek beragunan including mutual funds, asset backed securities,
aset, surat berharga negara, obligasi, deposito government securities, bonds, time deposits
berjangka dan saham. and shares of stocks.
Status pendanaan imbalan kerja per Funding status of employee benefit as of
31 Desember 2025 dan 2024 disajikan sebagai December 31, 2025 and 2024, are as follow:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Program
Program Pensiun/ Kesejahteraan/
Pension Plan Welfare Benefits Total
Nilai wajar aset dana Fair value of plan
(tidak diaudit) 2.629.176 999.668 3.628.844 assets (unaudited)
Nilai kini liabilitas manfaat Present value of funded defined
pasti yang didanai (2.735.009) (1.098.907) (3.833.916) benefit obligation
Selisih lebih (kurang) pendanaan (105.833) (99.239) (205.072) Funding surplus (deficit)
Selisih lebih pendanaan yang
tidak diakui - - - Asset adjustment
Kewajiban - neto (105.833) (99.239) (205.072) Liabilities - net
31 Desember/December 31, 2024
Program
Program Pensiun/ Kesejahteraan/
Pension Plan Welfare Benefits Total
Nilai wajar aset dana Fair value of plan
(tidak diaudit) 2.462.429 1.082.444 3.544.873 assets (unaudited)
Nilai kini liabilitas manfaat Present value of funded defined
pasti yang didanai (2.523.701) (969.284) (3.492.985) benefit obligation
Selisih lebih (kurang) pendanaan (61.272) 113.160 51.888 Funding surplus (deficit)
Selisih lebih pendanaan yang
tidak diakui - (113.160) (113.160) Asset adjustment
Kewajiban - neto (61.272) - (61.272) Liabilities - net
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there were
tidak ada selisih lebih aset kesejahteraan yang no recognition of surplus of Welfare Benefits
diakui di laporan posisi keuangan karena Plan assets in the statement of financial position
ketentuan untuk pengakuan aset dari selisih as the funding surplus did not meet the
lebih pendanaan yang disyaratkan dalam recognition criteria of assets under the
standar akuntansi tidak terpenuhi. accounting standards.
242
Page 878
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
g. Sensitivitas dari kewajiban imbalan kerja g. The sensitivity of employee benefit liability
(tidak diaudit) terhadap perubahan asumsi (unaudited) to the changes in actuarial
aktuaria sebagai berikut: assumptions is as follow:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto Discount rate:
Kenaikan 1% (450.205) (367.005) Increase 1%
Penurunan 1% 531.754 431.519 Decrease 1%
Tingkat kenaikan gaji Salary increase rate:
Kenaikan 1% 283.555 220.317 Increase 1%
Penurunan 1% (246.313) (192.164) Decrease 1%
h. Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari h. Expected maturity analysis of undiscounted
manfaat pensiun yang tidak terdiskonto adalah pension benefit is as follows: (unaudited)
sebagai berikut: (tidak diaudit)
31 Desember/December 31, 2025
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Sampai dengan 1 tahun 239.889 61.062 300.951 Up to 1 year
1 sampai 5 tahun 950.016 506.330 1.456.346 Between 1 to 5 years
5 sampai 10 tahun 1.036.655 447.988 1.484.643 Between 5 to 10 years
Total 2.226.560 1.015.380 3.241.940 Total
31 Desember/December 31, 2024
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Sampai dengan 1 tahun 214.409 353.126 567.535 Up to 1 year
1 sampai 5 tahun 941.945 996.234 1.938.179 Between 1 to 5 years
5 sampai 10 tahun 1.041.501 882.712 1.924.213 Between 5 to 10 years
Total 2.197.855 2.232.072 4.429.927 Total
i. Risiko i. Risk
Bank tereskpos beberapa risiko atas program The Bank is exposed to a number of risks
imbalan kerja antara lain: through its employee benefit plans as follows:
Risiko yang terekspos pada program iuran The exposed risks in defined contribution
pasti adalah hasil investasi dibawah tingkat plan is lower return on investment compared
diskonto. Akumulasi iuran aktual lebih kecil to assumption on discount rate. The
dari nilai yang diasumsikan sehingga accumulated actual contribution to be lower
mengakibatkan selisih pembayaran than its assumption resulted increase the
terhadap Undang-Undang difference in the amount of contribution
Ketenagakerjaan akan meningkat dan based on Labor Law, and will also increase
berdampak pada beban dan liabilitas yang the amount of the related expenses and
akan meningkat pula. liabilities.
Risiko yang terekspos pada program The exposed risks in defined benefit
manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil pension plan is the lower return on
investasi dibawah asumsi discount rate dan investment compared to assumption on
kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari discount rate and the increase in the actual
asumsi. Hal tersebut menimbulkan salary is higher than its assumption. These
peningkatan iuran yang dibayarkan kepada will cause an increase in contribution paid to
Dana Pensiun. Pension Fund.
243
Page 879
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. SEGMEN OPERASI 44. OPERATING SEGMENT
Informasi segmen usaha berdasarkan jenis usaha Segment information based on business type are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
Penyesuaian
dan
eliminasi/
Adjustment
Konvensional/ Syariah/ Entitas Anak/ and Konsolidasi/
Conventional Sharia Total Subsidiaries elimination Consolidation
Pendapatan segmen 31.879.842 4.132.105 36.011.947 2.727.499 (2.398.578) 36.340.868 Segment income
Beban segmen (15.910.603) (2.118.945) (18.029.548) (1.304.727) 1.211.956 (18.122.319) Segment expenses
Pendapatan
Segmen - neto 15.969.239 2.013.160 17.982.399 1.422.772 (1.186.622) 18.218.549 Segment income - net
Pendapatan
Operasional lainnya 3.925.205 172.358 4.097.563 108.161 (97.752) 4.107.972 Other operating income
Penyisihan kerugian
penurunan nilai aset Provision for impairment
keuangan dan non- losses on financial assets
aset keuangan (5.731.988) (423.538) (6.155.526) (203.128) 179.985 (6.178.669) and non-financial assets
Pembalikan penyisihan Reversal for allowance for
Estimasi kerugian estimated losses from
Komitmen dan commitment &
Kontinjensi bersih 2.947 - 2.947 - - 2.947 contingencies
Beban operasional
lainnya (10.613.068) (1.053.953) (11.667.021) (794.964) 667.223 (11.794.762) Other operating expense
Laba operasional 3.552.335 708.027 4.260.362 532.841 (437.166) 4.356.037 Income from operations
Pendapatan (beban) Non-operating income
bukan operasional-neto 28.126 (218) 27.908 (141) (1.840) 25.927 (expenses) - net
Manfaat/(beban) pajak (863.379) - (863.379) (26.483) 9.052 (880.810) Tax benefit/(expense)
Laba tahun berjalan 2.717.082 707.811 3.424.891 506.217 (429.954) 3.501.154 Income for the year
Total aset 462.462.651 - 462.462.651 73.069.148 (7.738.379) 527.793.420 Total assets
Total liabilitas dan Total liabilities
dana syirkah and temporary
temporer 426.096.737 - 426.096.737 66.564.463 (1.078.073) 491.583.127 syirkah funds
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/ Syariah/ Eliminasi/
Conventional Sharia Elimination Total
Pendapatan segmen 25.472.625 4.068.967 - 29.541.592 Segment income
Beban segmen (16.113.935) (1.935.005) - (18.048.940) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 9.358.690 2.133.962 - 11.492.652 Segment Income - net
Pendapatan operasional
lainnya 4.760.640 151.115 (335.836) 4.575.919 Other operating income
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial assets
non-aset keuangan (1.853.801) (127.694) - (1.981.495) and non-financial assets
Pembalikkan penyisihan Reversal for allowance for
estimasi kerugian estimated losses from
komitmen dan commitment &
kontijensi bersih 195 - 195 contingencies
Beban operasional lainnya (9.313.293) (1.285.101) 335.836 (10.262.558) Other operating expenses
Laba operasional 2.952.431 872.282 - 3.824.713 Income from operations
Pendapatan (beban) bukan Non-operating income
operasional - neto (51.993) 121 - (51.872) (expenses) - net
Beban pajak (765.513) - - (765.513) Tax expense
Laba tahun berjalan 2.134.925 872.403 - 3.007.328 Income for the year
Total aset 416.184.631 60.560.957 (7.131.086) 469.614.502 Total assets
Total liabilitas dan dana syirkah Total liabilities and
temporer 384.480.961 59.692.738 (7.131.086) 437.042.613 temporary syirkah fund
244
Page 880
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 45. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Based on Decision No. 15 year 2004 of the
Indonesia No. 15 tahun 2004 tentang pengakhiran President of the Republic of Indonesia regarding the
tugas dan pembubaran BPPN, dinyatakan dalam termination of the role and winding-up of IBRA,
pasal 8 bahwa dengan diakhirinya tugas dan stated on article 8 that in relation with the task
dibubarkannya BPPN, Program Penjaminan completion and dismissal of IBRA, the Government
Pemerintah terhadap kewajiban pembayaran bank Guarantee Program on the obligations of domestic
umum yang semula dilakukan oleh BPPN banks which was originally handled by IBRA based
berdasarkan Keputusan Presiden Republik on the Decisions of the President of the Republic of
Indonesia No. 26 tahun 1998 dan Keputusan Indonesia No. 26 year 1998 and No. 27 year 1998
Presiden Republik Indonesia No. 27 tahun 1998, would be handled by the Ministry of Finance,
selanjutnya dilaksanakan oleh Menteri Keuangan specifically by the Government Guarantee
melalui Unit Pelaksanaan Penjaminan Pemerintah Implementation Unit Pelaksanaan Penjaminan
(UP3) sebagaimana diatur oleh Keputusan Presiden Pemerintah (UP3) as provided in the Decision of the
Republik Indonesia No. 17 tahun 2004, yang diatur President of the Republic of Indonesia No. 17 year
lebih lanjut dengan Keputusan Menteri Keuangan 2004, which was further regulated by the Decision
No. 84/KMK.06/2004 tanggal 27 Februari 2004 No. 84/KMK.06/2004 dated February 27, 2004 of the
tentang Perubahan atas Keputusan Ministry of Finance regarding the Amendment of
Menteri Keuangan Republik Indonesia Decision No. 179/KMK.017/2000 of the Ministry of
No.179/KMK.017/2000 tentang Syarat, Tata cara Finance on the Terms, Implementation Guidelines,
dan Ketentuan Pelaksanaan Jaminan Pemerintah and Conditions of the Government Guarantees on
terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum. the obligations of commercial banks.
Program Penjaminan Pemerintah melalui UP3 telah The Guarantee Program by the Government through
berakhir pada tanggal 22 September 2005, UP3 ended on September 22, 2005, as stated in
sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Menteri Regulation No. 68/PMK.05/2005 dated
Keuangan Republik Indonesia No. 68/PMK.05/2005 August 10, 2005 of the Ministry of Finance
tanggal 10 Agustus 2005 tentang Perhitungan Dan concerning the Calculation and Payments of
Pembayaran Premi Program Penjaminan Terhadap Premium on Guarantee Program from Commercial
Pembayaran Bank Umum untuk periode Banks for the period July 1 to September 21, 2005.
1 Juli sampai 21 September 2005. Sebagai The Government established the Deposit Insurance
pengganti UP3 Pemerintah telah membentuk Corporation (LPS), an independent agency, to
Lembaga Independen, yaitu Lembaga Penjamin replace UP3, based on Law No. 24 year 2004 dated
Simpanan (LPS) berdasarkan Undang-undang September 22, 2004 of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia No. 24 tahun 2004 tanggal regarding the establishment Deposit Insurance
22 September 2004 tentang Lembaga Penjamin Corporation (LPS) to guarantee public funds
Simpanan dimana LPS menjamin dana masyarakat including funds from other banks in the form of
termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro, demand deposits, time deposits, certificates of
deposito, sertifikat deposito, tabungan dan/atau deposit, savings deposits and/or other equivalent
bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. form.
Berdasarkan salinan Peraturan LPS Based on LPS regulation No. 1/PLPS/2006 dated
No. 1/PLPS/2006 tanggal 9 Maret 2006 tentang March 9, 2006 regarding “Government Guarantee
“Program Penjaminan Simpanan” diatur besarnya Program on Saving Account”, the balance of saving
saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu accounts guaranteed for each customer is at a
bank adalah paling tinggi sebesar Rp100 juta. maximum of Rp100 million.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah In accordance with Government Regulation
No. 66 Tahun 2008 tanggal 13 Oktober 2008 No. 66 of 2008, dated October 13, 2008 regarding
tentang “Besaran Nilai Simpanan yang Dijamin “The Amount of Public Savings Guaranteed by the
Lembaga Penjamin Simpanan” maka nilai simpanan Indonesia Deposit Insurance Corporation”, the total
setiap nasabah pada satu bank yang dijamin oleh amount of customers’ saving accounts in banks
Pemerintah naik menjadi sebesar Rp2 miliar dari which is guaranteed by the Government has
semula Rp100 juta, efektif sejak tanggal tersebut di increased to Rp2 billion, from the previous Rp100
atas. million, effective on the date stated above.
245
Page 881
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 45. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
(lanjutan) (continued)
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun In accordance with Government Regulation No. 66
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang “Besaran of 2008, dated October 13, 2008 regarding “The
Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin Amount of Public Savings Guaranteed by the
Simpanan” maka nilai simpanan setiap nasabah Indonesia Deposit Insurance Corporation”, the total
pada satu bank yang dijamin oleh Pemerintah naik amount of customers’ saving accounts in banks
menjadi sebesar Rp2 miliar dari semula Rp100 juta, which is guaranteed by the Government has
efektif sejak tanggal tersebut di atas. increased to Rp2 billion, from the previous Rp100
million, effective on the date stated above.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal LPS interest rates guarantee as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah December 31, 2025 and 2024, were 3.5% and
sebesar 3,5% dan 4,25% untuk simpanan dalam 4.25% for each deposits in Rupiah and 2% and
mata uang Rupiah, dan masing-masing sebesar 2% 2.25% for deposits in foreign currencies.
dan 2,25% untuk simpanan dalam mata uang asing.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank The Bank paid a premium on the guarantee program
telah membayar premi program penjaminan masing- amounting to Rp749,077 and Rp729,685. of
masing sebesar Rp749.077 dan Rp729.685. December 31, 2025 and 2024, respectively.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik In accordance with Government Regulation of the
Indonesia Nomor 34 Tahun 2023 tentang Besaran Republic of Indonesia Number 34 of 2023
Bagian Premi untuk Pendanaan Program concerning the Amount of Premium Portion for
Restrukturisasi Perbankan dan berdasarkan Funding the Banking Restructuring Program and
Peraturan LPS Nomor 1 tahun 2024 tentang Premi based on LPS Regulation Number 1 of 2024
Program Restrukturisasi Perbankan ”Setiap Bank concerning Banking Restructuring Program
yang melakukan kegiatan usaha di wilayah Negara Premiums "Every Bank conducting business
Republik Indonesia wajib membayar Premi PRP”. activities in the territory of the Republic of Indonesia
Untuk pertama kali efektif. Premi PRP untuk periode is required to pay PRP Premiums". For the first time
1 Januari sampai dengan 30 Juni 2025 dan 1 Juli effective. PRP Premiums for the period
2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dibayarkan January 1, 2025 to June 30, 2025 and July 1, 2025
oleh bank kepada LPS paling lambat tanggal 31 to December 31, 2025 are paid by banks to LPS no
Januari dan 31 Juli 2025. later than January 31 and July 31, 2025,
respectively.
Premi PRP dihitung sendiri dan wajib dibayarkan PRP premiums are calculated independently and
dengan besaran presentase yang dihitung dari must be paid with a percentage amount calculated
kombinasi kelompok Bank berdasarkan jumlah aset from a combination of Bank groups based on the
dan Tingkat Risiko Bank yang dikalikan dengan number of assets and Bank Risk Level multiplied by
jumlah aset Bank. the number of Bank assets.
Kelompok Bank dan besaran persentase Premi PRP Bank Group and the percentage of PRP Premiums
sampai dengan 31 Desember 2025. Bank berada until December 31, 2025, the Bank is in Asset Group
pada Kelompok Aset - kelompok 5 dan Risiko - group 5 and Bank Risk - group 2.
Bank - kelompok 2.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank telah On December 31, 2025, the Bank remitted the PRP
membayar premi PRP sebesar Rp52.203 untuk premium payments amounted to Rp52,203,
bulan Januari hingga Desember 2025. respectively. These payments cover the period from
January to December 2025.
246
Page 882
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024: 2024:
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
Pemerintah Republik Indonesia (RI) Pemegang saham melalui Obligasi pemerintah, kredit yang diberikan dan
Kementerian Keuangan RI/ pembiayaan/piutang syariah, modal saham/
Shareholder through the Ministry of Government bonds, loans and sharia
Finance of the Republic of Indonesia financing/receivables, capital stock
PT Danantara Asset Management (Persero) Pemegang saham mayoritas/ Modal saham/capital stock
Majority Shareholder
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan bank Lain, Efek-efek,
common control through the Central liabilitas akseptasi, Pinjaman yang diterima dan
Government of the Republic of Surat Berharga yang Diterbitkan/Current
Indonesia accounts with other banks, Placement with Bank
Indonesia and Other Banks, Securities,
Acceptances Payable, Fund Borrowing and
Securities issued
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, Surat
common control through the Central Berharga yang Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi/
Government of the Republic of Current accounts with other banks, Placement
Indonesia with Bank Indonesia and Other Banks,
Securities and Securities issued, Acceptances
Payable
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat
common control through the Central Berharga yang Diterbitkan/ Current accounts
Government of the Republic of with other banks, Placement with Bank
Indonesia Indonesia and Other Banks, Securities and
Securities issued
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, dan Penempatan pada
melalui pemerintah pusat RI/ Under Bank Indonesia dan Bank Lain/ Current
common control through the Central accounts with other banks, and Placement with
Government of the Republic of Bank Indonesia and Other Banks
Indonesia
PT Bank Mandiri Taspen Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Simpanan bank lain, Efek-efek/deposit from
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State other banks and securities
Owned Enterprise (SOE)
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Rakyat Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Indonesia Agroniaga Tbk) Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Lain, Simpanan dari Bank Lain dan Surat
Owned Enterprise (SOE) Berharga yang Diterbitkan/ Placement with
Bank Indonesia and Other Banks, Deposits from
Other Banks, Securities issued
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Dalam pengendalian yang sama Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Lain, Efek-efek/Placement with Bank Indonesia
common control through the Central and Other Banks, Securities
Government of the Republic of
Indonesia
PT Hutama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah, Tagihan Akseptasi/Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables, Acceptance Receivable
Government of the Republic of
Indonesia
247
Page 883
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada into by the Bank during December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) 2024: (continued)
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
Perum Perumnas Dalam pengendalian yang sama Efek-efek, dan Kredit yang diberikan dan
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under pembiayaan/piutang syariah/Securities, and
common control through the Central Loans and sharia financing/receivables
Government of the Republic of
Indonesia
PT PP Properti Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/Guarantees issued
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
Perum Percetakan Negara Republik Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Indonesia (Perum PNRI) melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Danareksa Investment Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek dan surat berharga yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Securities and securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Angkasa Pura II (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT HK Realtindo Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Indah Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
248
Page 884
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the Bank
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi yang along with the nature of transactions entered into by the
dilakukan oleh Bank tersebut pada Bank during December 31, 2025 and 2024: (continued)
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan)
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Jasamarga Bali Tol Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Mandiri Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek dan surat berharga yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Diterbitkan/Securities and Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Patra Jasa Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Permodalan Nasional Madani Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State pembiayaan/piutang syariah/Securities, Loans
Owned Enterprise (SOE) and sharia financing/receivables
PT Amarta Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek dan kredit yang diberikan dan
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under pembiayaan/piutang syariah/Securities and
common control through the Central loans and sharia financing/receivables
Government of the Republic of
Indonesia
PT Taspen (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Virama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah dan garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia finacing/receivables and guarantees
Government of the Republic of issued
Indonesia
PT Waskita Bumi Wira Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita Karya Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah/ Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT PPA Finance Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita FIM Perkasa Realti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Pertamina (persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah dan efek-efek/ Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables and Securities
Government of the Republic of Indonesia
249
Page 885
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada into by the Bank during December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) 2024: (continued)
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Yodya Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah dan garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia financing/receivables and guarantees
Government of the Republic of issued
Indonesia
PT Adhi Persada Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Jakabaring Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Sentraland Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprice (SOE)
PT Perumnas TOD Tanjung Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Adhi Commuter Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah dan tagihan lain-lain/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and other receivables
PT Angkasa Pura I (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah dan efek-efek/Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables and securities
Government of the Republic of
Indonesia
PT Reasuransi Nasional Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat berharga yang diterbitkan /
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Tugu Reasuransi Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat berharga yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Asuransi Kredit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat berharga yang diterbitkan dan garansi
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State yang diterbitkan/Securities issued and
Owned Enterprise (SOE) guarantees issued
PT Asuransi Jasa Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat berharga yang diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Asuransi Jasa Raharja Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat berharga yang diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
250
Page 886
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada into by the Bank during December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) 2024: (continued)
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan efek-efek/ Loans and
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under sharia financing/receivables and securities
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Nindya Karya (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and Guarantees issued
PT Centurion Perkasa Iman Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and guarantees issued
PT Energi Pelabuhan Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
Perum Jaminan Kredit Indonesia Dalam pengendalian yang sama Surat berharga yang diterbitkan/ Securities
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Daya Mitra Telekomunikasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Industri Kereta Api Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah /Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT AXA Mandiri Financial Services Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat berharga yang diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat berharga yang diterbitkan/ Securities
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat berharga yang diterbitkan/
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under Securities issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Tugu Pratama Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat berharga yang diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Sarana Multigriya Finance (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek-efek, pinjaman yang diterima dan pinjaman
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under subordinasi dan efek-efek subordinasi/
common control through the Central Securities, fund borrowings and subordinated
Government of the Republic of loan and securities
Indonesia
PT PP Properti Jababeka Residence Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
251
Page 887
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) 2024: (continued)
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek/Securities
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under Pendapatan dari penerimaan kredit yang
common control through the Central dihapus bukukan/Income from recovery of loans
Government of the Republic of written off
Indonesia
PT Pegadaian Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek/Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT BNI Asset Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang diterbitkan dan efek-efek/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued and securities
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Efek-efek/ Securities
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
Peruri Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah dan garansi yang diterbitkan/Loans and
Owned Enterprise (SOE) sharia financing/receivables and
guarantees issued
PT BRI Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Pos Indonesia (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Telkom Satelit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Dalam pengendalian yang sama Pinjaman dan efek-efek subordinasi/
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under Subordinated loan and securities
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT PP Urban Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan, tagihan lain-lain, kredit
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Owned Enterprise (SOE) syariah/Guarantees issued, other receivables,
loans and sharia financing/receivables
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
252
Page 888
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada into by the Bank during December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) 2024: (continued)
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT PAL Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia financing/receivables and
Government of the Republic of Guarantees issued
Indonesia
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui Pemerintah Pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Wika Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Bahana TCW Investment Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
Manajemen Kunci termasuk Direksi, Komisaris, Hubungan pengendalian kegiatan Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Komite Audit, Kepala Divisi dan Kepala Cabang/Key perusahaan/ Control on company’s syariah, simpanan dari nasabah, dan dana
Management including Director, Commissioner, activities syirkah temporer/Loans and sharia
Audit Comittee, Head Division and Branch Manager financing/receivables, deposit from customers
and temporary syirkah fund
253
Page 889
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia: Republic of Indonesia:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada bank lain (Catatan 6) 1.160.233 5.065.331 other banks (Note 6)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) - 61 and other banks (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 5.464.153 5.489.205 Securities (Note 8)
Obligasi pemerintah (Catatan 9) 38.106.638 35.475.529 Government bonds (Note 9)
Efek-Efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali (Catatan 10) 271.380 - agreement to resell (Note 10)
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Loans and sharia financing/
(Catatan 11) 34.348.775 28.063.700 receivables (Note 11)
Tagihan akseptasi (Catatan 13) 154.462 433.708 Acceptance receivable (Note 13)
Tagihan lain-lain 269.797 418.004 Other Receivables
Total aset untuk pihak-pihak berelasi 79.775.438 74.945.538 Total assets to related parties
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai dari pihak-pihak berelasi (1.517.864) (835.954) for related parties
Total dari aset pihak-pihak berelasi Total assets from related parties
- neto 78.257.574 74.109.584 - net
Persentase total aset pihak Percentage of total assets from
berelasi terhadap total aset 14,83% 15,78% related parties to total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
(Catatan 20, 21, dan 22) 92.499.557 129.719.962 (Note 20, 21, and 22)
Liabilitas Akseptasi (Catatan 25) 406.421 690.475 Acceptance payable (Note 25)
Surat-surat berharga
yang diterbitkan (Catatan 26) 1.509.069 2.536.783 Securities issued (Note 26)
Pinjaman yang diterima (Catatan 27) 27.751.154 23.352.225 Fund borrowings (Note 27)
Efek efek yang dijual dengan janji Securities sell under agreement
dijual kembali (Catatan 24) - 963.042 to repurchased (Note 24)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loan
efek-efek subordinasi (Catatan 28) 3.696.275 1.500.000 and securities (Note 28)
Total liabilitas untuk pihak-
pihak berelasi 125.862.476 158.762.487 Total liabilities to related parties
Persentase total liabilitas pihak Percentage of total liabilities from
berelasi terhadap total liabilitas 27,38% 38,93% related parties to total liabilities
254
Page 890
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia: (lanjutan) Republic of Indonesia: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
Giro Mudharabah (Catatan 20) 749.717 11.985 Mudharabah current accounts (Note 20)
Tabungan Mudharabah (Catatan 21) 1.302.511 118.667 Mudharabah savings deposits (Note 21)
Deposito Mudharabah (Catatan 22) 4.948.916 6.845.833 Mudharabah time deposits (Note 22)
Total dana syirkah temporer Total temporary syirkah
untuk pihak-pihak berelasi 7.037.144 6.976.485 funds to related parties
Persentase total dana syirkah Percentage of total temporary syirkah
temporer berelasi terhadap funds related parties to total
dana syirkah temporer 22,09% 23,85% temporary syirkah funds
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pendapatan bunga dan Interest income and income
bagi hasil from profit sharing
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 202.062 191.171 and other banks
Efek-efek 170.007 431.876 Securities
Obligasi pemerintah 1.233.239 1.187.847 Government bonds
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 547.450 1.875.653 receivables
Tagihan lain - lain 21.400 - Others
Total pendapatan bunga dan Total interest income and income
bagi hasil dari pihak - pihak from profit sharing from
berelasi 2.174.158 3.686.547 related parties
Persentase terhadap total Percentage to total interest
pendapatan bunga dan bagi income and income from
hasil 5,98% 12,48% profit sharing
255
Page 891
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia: (lanjutan) Republic of Indonesia: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31. 2024
Beban bunga, bagi hasil Interest, profit sharing
dan bonus and bonus expenses
Simpanan dari nasabah 2.150.670 3.431.600 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 3.173 4.142 Deposits from other banks
Surat-surat berharga
yang diterbitkan 173.496 321.755 Securities issued
Pinjaman yang diterima 1.027.223 754.484 Fund borrowings
Efek- efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli Kembali 6.449 19.314 repurchase agreement
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loan and
efek-efek subordinasi 122.139 286.327 securities
Giro Mudharabah 3.389 133 Mudharabah current accounts
Tabungan Mudharabah 37.817 973 Mudharabah savings deposits
Deposito Mudharabah 136.167 240.631 Mudharabah time deposits
Total beban bunga dan bonus Total interest and bonus expenses
dari pihak berelasi 3.660.523 5.059.359 from related parties
Persentase terhadap total Percentage to total interest, profit
beban bunga, bagi hasil dan bonus 20,20% 28,03% sharing and bonus expense
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Komitmen dan Kontinjensi pada Commitments and Contingencies
Rekening Administratif in Administrative Accounts
(Catatan 30) (Note 30)
Garansi yang diterbitkan 1.995.473 1.072.600
Irrevocable L/C yang masih Guarantees issued
Berjalan 187.436 52.513 Outstanding irrevocable LCs
Total komitmen dan kontinjensi Total commitments
pada rekening administratif and contingencies in
dari pihak berelasi 2.182.909 1.125.113 administrative accounts
Presentase terhadap total komitmen Percentage to total commitments and
dan kontinjensi pada rekening contingencies in administrative
administratif 33,39% 35,52% accounts
256
Page 892
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan manajemen kunci b. Transactions with key management personnel
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loan and sharia
(Catatan 11) 98.339 83.781 financing/receivables (Note 11)
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai dari pihak-pihak berelasi (13.290) (350) for related parties
Total dari aset pihak-pihak berelasi Total assets from related parties
- neto 85.049 83.431 - net
Persentase terhadap total aset 0,01% 0,02% Percentage to total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
(Catatan 20, 21 dan 22) 115.359 44.387 (Note 20, 21 and 21)
Liabilitas imbalan kerja 282.437 271.959 Employee benefits liability
Total liabilities from key
Total liabilitas dari manajemen kunci 397.796 316.346 management personnel
Persentase terhadap total liabilitas 0,08% 0,08% Percentage to total liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
Tabungan Mudharabah Mudharabah savings deposits
(Catatan 21) 3.836 7.226 (Note 21)
Deposito Mudharabah Mudharabah time deposits
(Catatan 22) 9.689 11.575 (Note 22)
Total dana syirkah temporer Total temporary syirkah
untuk pihak-pihak berelasi 13.525 18.801 funds to related parties
Persentase total dana syirkah Percentage of total temporary syirkah
temporer berelasi terhadap funds related parties to total
dana syirkah temporer 0,04% 0,06% temporary syirkah funds
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pendapatan bunga dan Interest income and income
bagi hasil from profit sharing
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 22.910 5.149 receivables
Persentase terhadap total Percentage to total interest
pendapatan bunga dan bagi income and income from
hasil 0,12% 0,02% profit sharing
257
Page 893
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 46. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan manajemen kunci (lanjutan) b. Transactions with key management personnel
(continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Beban bunga. bagi hasil Interest. profit sharing
dan bonus and bonus expenses
Simpanan dari nasabah 2.546 1.010 Deposits from customers
Dana Syirkah 863 336 Mudharabah savings deposits
Total beban bunga. Total interest. profit
bagi hasil. dan bonus 3.409 1.346 sharing and bonus expense
Persentase terhadap total beban Percentage to total interest. profit
bunga. bagi hasil. dan bonus 0,02% 0,01% sharing and bonus expense
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Imbalan jangka pendek: Short-term employee benefits:
Direksi (Catatan 1h) 84.434 199.832 Board of directors (Note 1h)
Dewan komisaris (Catatan 1h) 26.284 76.260 Board of commissioners (Note 1h)
Karyawan kunci lain 218.150 265.859 Other key employees
Imbalan pasca kerja: Post-employee benefits:
Karyawan kunci lain 202.609 196.004 Other key employees
Imbalan jangka Panjang lainnya: Other long term benefits:
Karyawan kunci lain 79.828 75.955 Other key employees
Total 611.305 813.910 Total
Persentase terhadap total beban Percentage to total salaries
gaji dan tunjangan karyawan 12,21% 18,31% and employee benefits
258
Page 894
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO 47. RISK MANAGEMENT
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko Kredit adalah risiko kerugian yang timbul Credit Risk is the risk of loss arising from the failure
akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi of another party to fulfill its obligations. This risk can
kewajibannya. Risiko ini dapat muncul dari arise from several factors, including: the failure of a
beberapa faktor, di antaranya: kegagalan debitur debtor to repay their debt, concentration of funding
dalam melunasi hutangnya, konsentrasi penyediaan (concentration risk), failure of a counterparty to meet
dana (concentration risk), kegagalan pihak lawan its obligations (counterparty credit risk), failure in the
dalam memenuhi kewajibannya (counterparty credit settlement process (settlement risk), and credit risk
risk), kegagalan dalam proses settlement associated with specific country factors (country
(settlement risk), dan risiko kredit yang berkaitan risk).
dengan faktor-faktor negara tertentu (country risk).
Risiko Kredit dapat bersumber dari berbagai Credit Risk can arise from various business
aktivitas bisnis Bank. Pemberian kredit merupakan activities of the Bank. Lending represents the largest
sumber Risiko Kredit yang terbesar. Selain kredit, source of Credit Risk. Besides loans, the Bank
Bank menghadapi Risiko Kredit dari berbagai encounters Credit Risk from various financial
instrumen keuangan seperti surat berharga, instruments such as securities, acceptances,
akseptasi, transaksi antar Bank, transaksi interbank transactions, trade finance transactions,
pembiayaan perdagangan, transaksi nilai tukar dan foreign exchange and derivatives transactions, as
derivatif serta kewajiban komitmen dan kontinjensi. well as commitment and contingency obligations.
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank As part of credit risk management, the Bank
secara teratur meninjau dan memperbarui Pedoman regularly reviews and updates the Credit and
Kebijakan Kredit dan Pembiayaan untuk kredit dan Financing Policy Guidelines for both credit and
pembiayaan sebagai bagian dari proses penilaian financing as part of the risk assessment process.
risiko. Eksposur Risiko Kredit dipantau sejak proses Credit Risk Exposure is monitored from the
pemberian kredit sampai dengan jatuh tempo kredit. issuance of credit through to its maturity. Credit risk
Pemantauan dan pengendalian risiko kredit di monitoring and control involve assessing credit risk
antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko exposure relative to credit risk limits (Risk Appetite
kredit terhadap limit risiko kredit (Risk Appetite and and Risk Tolerance).
Risk Tolerance).
Pengelolaan kredit Bank diarahkan untuk The Bank’s loan management is aimed to support
melakukan ekspansi kredit dan mengelola kualitas the loan expansion and to manage the quality of
setiap kredit sejak saat diberikan sampai dengan each loan from the time the loan was granted until
dilunasi oleh debitur dan untuk mencegah kredit the loan is fully repaid by the debtors and to prevent
tersebut menjadi kredit bermasalah (Non Performing the loan becoming a Non-Performing Loan (NPL).
Loan/NPL). Pengelolaan kredit yang efektif dapat Effective loan management is intended to minimize
meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan the risk of losses and optimize the use of capital
penggunaan modal yang dialokasikan untuk risiko allocated for credit risk.
kredit.
Pada kredit konsumer, proses pengendalian risiko In consumer credit, credit risk management is
kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer carried out through the iLoan Consumer system,
yang dilengkapi dengan Credit Scoring Model which includes a Credit Scoring Model (CSM) and
(CSM) dan Decision Engine (DE) sebagai proses Decision Engine (DE) as an underwriting process
underwriting dan Early Warning System (EWS) and Early Warning System (EWS) for credit quality
sebagai proses pengelolaan debitur. Pengelolaan management. The management of retail debtors
debitur kredit konsumer Kol-2 dan NPL dilakukan classified as Kol-2 and NPL is handled by the
oleh Satuan Kerja Consumer Collection, Recovery & Consumer Collection, Recovery & Asset Sales.
Asset Sales.
259
Page 895
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Dalam rangka pengelolaan risiko kredit, Bank telah In managing credit risk, the Bank has implemented
mengimplementasikan Four Eyes Principle dengan the Four Eyes Principle by separating the credit risk
memisahkan fungsi risiko kredit dan unit bisnis. function from the business units. In commercial
Dalam pengambilan keputusan kredit untuk segmen credit decision-making, this involves the Wholesale
komersial melibatkan Wholesale Credit Risk Credit Risk Division (which includes Commercial
Division (mencakup Commercial Risk pada CBC Risk at CBC and SME Risk at SPU) as well as the
dan SME Risk pada SPU) serta Unit Bisnis sebagai Business Units as the Risk Taking Unit and first line.
Risk Taking Unit dan first line. Sedangkan dalam In consumer credit decision-making, this involves
pengambilan keputusan kredit untuk segmen the Retail Credit Risk Division (which includes Loan
konsumer melibatkan Retail Credit Risk Division Factory) as well as Branch Offices and Regional
(mencakup Loan Factory) serta Kantor Cabang Offices.
maupun Kantor Wilayah.
Bank sudah mengimplementasikan Commercial The Bank has implemented a Commercial Banking
Banking Center (CBC) dimana CBC berfungsi Center (CBC), which serves as the central hub for
sebagai sentralisasi pemrosesan kredit komersial. processing commercial credit. For decision-making
Terhadap proses pengambilan keputusan in commercial credit, the Bank has established a
pemberian kredit komersial, Bank juga melakukan credit committee through Credit Committee
pembentukan komite kredit melalui Rapat Komite Meetings. Additionally, a Monitoring Department
Kredit. Selain itu telah dibentuk Departemen has been set up within the Commercial Banking
Monitoring pada Commercial Banking Division yang Division to specifically oversee the credit exposure
khusus memonitor eksposur kredit debitur-debitur of major debtors (50 core debtors). The Bank has
besar (50 debitur inti) serta sudah also introduced the Intelligence Credit Monitoring
diimplementasikan Intelligence Credit Monitoring (iCremo) application, designed to monitor
(iCremo) yakni aplikasi untuk kredit komersial yang commercial credit across three pillars
berfungsi untuk melakukan proses monitoring kredit (Management, Business Prospects, and Collateral).
komersial mencakup tiga pilar (Manajemen, Furthermore, the Bank has developed several risk
Prospek Usaha dan Agunan). Bank melakukan management system models related to credit risk
beberapa pengembangan sistem model terkait management, including the Credit Scoring Model
pengelolaan risiko kredit seperti pada segment (CSM) for SME loans and the Early Warning System
kredit UMKM dikembangkan sistem Credit Scoring (EWS) for the SME, Commercial, and Corporate
Model (CSM) SME dan pada segment kredit UMKM, loan segments. Commercial debtors is managed by
Komersial dan Korporasi dikembangkan Early the Commercial Asset Management Unit.
Warning System (EWS). Pengelolaan debitur kredit
komersial dilakukan oleh Satuan Kerja Commercial
Asset Management.
Bank secara aktif melakukan Forum Portfolio Quality The Bank actively conducts the Portfolio Quality
Review (PQR) Kredit UMKM dan Komersial Review (PQR) Forum for SME and Commercial
bersama Direksi, Divisi, CBC, Kantor Cabang Loans together with the Board of Directors,
secara triwulan atau bila diminta sewaktu-waktu Divisions, Commercial Banking Centers (CBC), and
sebagai upaya memberikan gambaran terkini Branch Offices on a quarterly basis or as requested
mengenai posisi dan kualitas kredit baik secara from time to time. This is part of the Bank’s efforts to
bank-wide maupun per segmentasi kredit. provide updated insights on the position and quality
of the loan portfolio both on a bank-wide basis and
by credit segment.
260
Page 896
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Bank telah menerapkan Portfolio Guideline untuk The Bank has implemented the Portfolio Guideline
Kredit Wholesale mencakup SME dan saat ini for Wholesale Credit, including SME, and is
sedang dalam proses penetapan limit alokasi currently in the process of establishing the allocation
Portfolio Guideline 2026. Penerapan ini bertujuan limits for the 2026 Portfolio Guideline. This
mengendalikan risiko konsentrasi kredit melalui implementation aims to control credit concentration
diversifikasi portofolio yang terukur, dengan tetap risk through a measured portfolio diversification
menjunjung prinsip kehati-hatian dan tata kelola strategy, while upholding the principles of prudence
yang baik, serta selaras dengan hasil riset industri and good governance, and aligning with the results
prioritas, risiko ESG, dan analisis risiko sektor of priority industry research, ESG risks, and sector
industri. industry risk analysis.
Sebagai bagian dari implementasi Pilar 1 Basel II, As part of implementing Pillar 1 of Basel II, the Bank
Bank telah menerapkan pengukuran risiko kredit has implemented credit risk measurement using the
menggunakan Pendekatan Standar sesuai dengan Standardized Approach in accordance with SEOJK
SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober No. 24/SEOJK.03/2021 dated October 7, 2021,
2021 mengenai Perhitungan Aset Tertimbang regarding the Calculation of Risk-Weighted Assets
Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit dengan (RWA) for Credit Risk using the Standardized
menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Approach for Commercial Banks, both individually
Umum, baik secara individu maupun konsolidasi. and on a consolidated basis.
(i) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (i) Analysis on maximum exposures against credit
kredit setelah memperhitungkan dampak risks considering the impact of collateral and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya: other credit risks mitigation:
Nilai tercatat dari aset keuangan Bank selain The carrying value of the Bank’s financial
kredit yang diberikan menggambarkan assets other than loans represents its maximum
eksposur maksimum atas risiko kredit. exposure to credit risk.
Bank menetapkan jenis dan nilai agunan yang The Bank determined the type and value
dijaminkan sesuai skema kredit dan perkiraan of collateral according to the loan scheme
tingkat risiko kredit dari counterparty sebagai as well as estimated credit risk level from the
second way out yang ditetapkan. Jenis dari counterparty as a determined second way out.
agunan terdiri dari: The types of collateral are as follows:
261
Page 897
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(i) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (i) Analysis on maximum exposures against credit
kredit setelah memperhitungkan dampak risks considering the impact of collateral and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya: other credit risks mitigation:
Nilai tercatat dari aset keuangan Bank selain The carrying value of the Bank’s financial
kredit yang diberikan menggambarkan assets other than loans represents its maximum
eksposur maksimum atas risiko kredit. exposure to credit risk.
Bank menetapkan jenis dan nilai agunan yang The Bank determined the type and value
dijaminkan sesuai skema kredit dan perkiraan of collateral according to the loan scheme
tingkat risiko kredit dari counterparty sebagai as well as estimated credit risk level from the
second way out yang ditetapkan. Jenis dari counterparty as a determined second way out.
agunan terdiri dari: The types of collateral are as follows:
a) Physical collateral, berupa tanah dan a) Physical collateral, such as land and
bangunan. buildings.
b) Financial collateral, berupa simpanan b) Financial collateral, such as third party
(tabungan, giro, dan deposito), surat funds (saving deposits, demand deposits,
berharga, dan lain-lain. and time deposits), securities, etc.
c) Lainnya berupa garansi, lembaga c) Others, such as guarantees, guarantee
penjamin, dan lain-lain. institution, etc.
Pemberian kredit yang dilaksanakan oleh Bank The loan granting conducted by the Bank is
diatur dalam kebijakan dan prosedur stipulated in the loan policy and procedure in
perkreditan dimana untuk setiap jenis atau which every loan type or scheme has minimum
skema kredit telah ditentukan agunan minimal determinable collaterals that should be fulfilled.
yang harus dipenuhi.
Untuk segmen kredit komersial yang umumnya For commercial loans segment which generally
merupakan kredit yasa griya, sesuai ketentuan represent yasa griya loan, according to the loan
perkreditan wajib dijamin oleh agunan yang policy has to be collateralized adequately. The
memadai. Agunan dapat berupa physical collaterals can be physical collateral, financial
collateral, financial collateral atau lainnya collateral or others such as accounts receivable
berupa tagihan usaha atau garansi. Untuk or guarantees. All collaterals particularly for
seluruh agunan khususnya physical collateral physical collateral will be assessed in which the
akan dilakukan retaksasi dimana nilai likuidasi collateral’s liquidation value will be used in
atas agunan tersebut yang akan dipergunakan determining the coverage ratio.
dalam menentukan kecukupan nilai agunan
(coverage ratio).
Selain aspek agunan untuk meminimalkan In addition to collateral aspect to minimize credit
risiko kredit, pemberian kredit oleh Bank selalu risk, the Bank consistently grants credit based
dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa on evaluation and feasibility analysis to ensure
kelayakan sehingga kemampuan the borrower's repayment capability (first way
pengembalian kredit (first way out) dapat out).
dipastikan.
Adanya keharusan bagi debitur untuk The necessity for debtors to comply with
memenuhi agunan yang dipersyaratkan, collaterals requirement, loan feasibility
evaluasi atas kelayakan kredit, pengikatan evaluation, notarial agreement and pre
kredit secara legal dan prosedur pre screening screening procedures will decrease the Bank’s
akan menurunkan eksposur risiko kredit Bank credit risk exposure to the acceptable level.
ke tingkat yang layak dan dapat diterima.
262
Page 898
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit credit risk exposure
a) Sektor geografis a) Geographical sectors
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details of the
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat, Bank’s credit exposures at their carrying
yang dikategorikan berdasarkan area amounts, as categorized by geographical
geografis pada tanggal 31 Desember 2025 region as of December 31,2025 and 2024.
dan 2024. Untuk tabel ini, Bank telah For these tables, the Bank has allocated
mengalokasikan eksposur area exposures to the regions based on the
berdasarkan wilayah geografis tempat geographical area where activities are
mereka beroperasi. undertaken.
31 Desember/December 31, 2025
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others**) Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 33.797.873 - - - - 33.797.873 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.514.918 - 33 998 22 2.515.971 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.929.938 - - - - 12.929.938 other banks
Efek-efek 22.053.021 - - 22.053.021 Securities
Obligasi Pemerintah 38.106.638 - - - - 38.106.638 Government bonds
Tagihan akseptasi - 574.901 - - - 574.901 Acceptance receivable
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
Janji dijual kembali 1.683.840 - - - - 1.683.840 under agreement to resell
Tagihan derivatif - - - - - Derivative receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah - 122.697.600 81.348.745 48.411.973 51.881.309 304.339.627 Housing loan
Non-kepemilikan rumah - 5.069.296 5.119.043 1.773.690 3.331.206 15.293.235 Non-housing loan
Modal kerja - 39.430.773 6.590.751 2.715.822 2.490.881 51.228.227 Working capital
Investasi - 14.142.657 1.797.660 773.764 481.416 17.195.497 Investment
Sindikasi - 9.295.242 - - 9.295.242 Syndicated
Direksi dan karyawan Director and Employees
- Pihak ketiga - 760.100 532.110 241.920 304.481 1.838.611 Third party -
- Pihak berelasi - 1.089.661 277.849 9.374 8.764 1.385.648 Related party -
Bunga yang masih
akan diterima 723.964 6.037.125 3.073.987 1.203.038 1.184.710 12.222.824 Interest receivable
Aset lain-lain*) 548.857 264.187 10.042 2.065 3.720 828.871 Other assets*)
Total kotor 112.359.078 199.361.542 98.750.220 55.132.644 59.686.510 525.289.994 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.316.462) impairment losses
Neto 509.973.532 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third parties receivables
**) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. **) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua.
263
Page 899
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details of the
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat, Bank’s credit exposures at their carrying
yang dikategorikan berdasarkan area amounts, as categorized by geographical
geografis pada tanggal 31 Desember 2025 region as of December 31,2025 and 2024.
dan 2024. Untuk tabel ini, Bank telah For these tables, the Bank has allocated
mengalokasikan eksposur area exposures to the regions based on the
berdasarkan wilayah geografis tempat geographical area where activities are
mereka beroperasi. (lanjutan) undertaken. (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others**) Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 22.739.920 - - - - 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 5.950.059 - 31 1.636 20 5.951.746 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 4.661.104 - - - - 4.661.104 other banks
Efek-efek 24.971.697 383.875 - 7.838 - 25.363.410 Securities
Obligasi Pemerintah 35.475.529 - - - - 35.475.529 Government bonds
Tagihan akseptasi - 941.898 - - - 941.898 Acceptance receivable
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
Janji dijual kembali 175.625 - - - - 175.625 under agreement to resell
Tagihan derivatif 102.843 - - - - 102.843 Derivative receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah - 116.464.607 73.058.790 44.058.405 46.349.214 279.931.016 Housing loan
Non-kepemilikan rumah - 4.637.889 4.708.817 1.836.661 3.340.846 14.524.213 Non-housing loan
Modal kerja - 24.174.581 7.438.085 2.653.174 2.462.040 36.727.880 Working capital
Investasi - 14.354.998 1.700.369 776.661 361.354 17.193.382 Investment
Sindikasi - 7.785.728 - - - 7.785.728 Syndicated
Direksi dan karyawan Director and Employees
- Pihak ketiga - 736.962 490.660 229.176 282.410 1.739.208 Third party -
- Pihak berelasi - 39.362 16.671 4.960 10.512 71.505 Related party -
Bunga yang masih
akan diterima 723.964 6.037.125 3.073.987 1.203.038 1.184.710 12.222.824 Interest receivable
Aset lain-lain*) 1.000.199 765.978 8.716 2.238 4.753 1.781.884 Other assets*)
Total kotor 95.684.220 175.876.989 90.435.884 50.713.260 53.975.112 466.685.465 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (13.062.532) impairment losses
Neto 453.622.933 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third parties receivables
**) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. **) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua.
264
Page 900
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
Eksposur risiko kredit atas rekening Credit risk exposure related to
administratif pada tanggal-tanggal administrative accounts as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others*) Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - 13.321 168.586 5.527 18.994 206.428 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - 2.837.331 2.556.223 210.158 138.439 5.742.151 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
Yang masih berjalan - 176.060 34.957 - - 211.017 irrevocable L/Cs
Total - 3.026.712 2.759.766 215.685 157.433 6.159.596 Total
31 Desember/December 31, 2024
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others*) Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - 30.170 43.227 11.408 1.379 86.184 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - 1.720.973 1.019.953 154.606 228.471 3.124.003 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
Yang masih berjalan - 249.694 - - - 249.694 irrevocable L/Cs
Total - 2.000.837 1.063.180 166.014 229.850 3.459.881 Total
*) Lain-lain terdiri atas Kalimantan. Sulawesi. Bali. Maluku dan Papua *) Others consists of Kalimantan. Sulawesi. Bali. Maluku and Papua
**) Hanya fasilitas kredit committed yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
265
Page 901
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri b) Industry sectors
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat the Bank’s credit exposure at carrying
(tanpa memperhitungkan agunan atau amounts (without taking into account any
pendukung kredit lainnya), yang collateral held or other credit
dikategorikan berdasarkan sektor industri tenhancements), categorized based on
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 industry sectors as of December 31, 2025
dan 2024: and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies**) Individuals Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 33.797.873 - - - - 33.797.873 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - 2.515.971 - - - 2.515.971 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.929.938 - - - - 12.929.938 other banks
Efek-efek 15.298.405 325.602 2.356.337 4.072.677 - 22.053.021 Securities
Obligasi Pemerintah 38.106.638 - - - - 38.106.638 Government bonds
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
Janji dijual kembali - 1.683.840 - - - 1.683.840 under agreement to resell
Tagihan Akseptasi - - - 574.901 - 574.901 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - - - - - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan
Loans and sharia financing/
syariah 4.931.695 1.000.160 5.837.721 64.200.068 324.606.443 400.576.087 receivables
Bunga yang masih
akan diterima 764.762 3.703 25.641 1.744.599 9.684.119 12.222.824 Interest receivable
Aset lain-lain*) 62.612 11.066 58.400 652.219 44.603 828.900 Other assets*)
Total kotor 105.891.923 5.540.342 8.278.099 71.244.464 334.335.165 525.289.993 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.316.462) impairment losses
Neto 509.973.531 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, **) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertanian, pertambangan dan industri lainnya. other industries.
266
Page 902
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat the Bank’s credit exposure at carrying
(tanpa memperhitungkan agunan atau amounts (without taking into account any
pendukung kredit lainnya), yang collateral held or other credit
dikategorikan berdasarkan sektor industri enhancements), categorized based on
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 industry sectors as of of December 31,
dan 2024: (lanjutan) 2025 and 2024: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies**) Individuals Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 22.739.920 - - - - 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - 5.951.746 - - - 5.951.746 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 4.661.043 61 - - - 4.661.104 other banks
Efek-efek 18.899.989 78.102 1.884.017 4.501.302 - 25.363.410 Securities
Obligasi Pemerintah 35.475.529 - - - - 35.475.529 Government bonds
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
Janji dijual kembali - 175.625 - - - 175.625 under agreement to resell
Tagihan Akseptasi - - - 941.898 - 941.898 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - 102.843 - - - 102.843 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah 10.445.528 550.022 609.473 48.893.863 297.474.046 357.972.932 receivables
Bunga yang masih
akan diterima 731.559 1.894 4.059 1.661.468 9.119.594 11.518.574 Interest receivable
Aset lain-lain*) 194.296 2.383 73.893 1.230.420 280.892 1.781.884 Other assets*)
Total kotor 93.147.864 6.862.676 2.571.442 57.228.951 306.874.532 466.685.465 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (13.062.532) impairment losses
Neto 453.622.933 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, **) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertanian, pertambangan dan industri lainnya. other industries.
267
Page 903
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Eksposur risiko kredit yang terkait dengan Credit risk exposure relating to
unsur rekening administratif adalah administrative account items as of
sebagai berikut pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024. are as
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies*) Individuals Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - - - 190.878 15.550 206.428 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - - - 5.740.911 1.240 5.742.151 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
yang masih berjalan - - - 211.017 - 211.017 irrevocable L/Cs
Total - - - 6.142.806 16.790 6.159.596 Total
*) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, *) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, pertanian, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertambangan dan industri lainnya. other industries.
**) Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies*) Individuals Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - - - 54.766 31.418 86.184 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - - - 3.122.286 1.717 3.124.003 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
yang masih berjalan - - - 249.694 - 249.694 irrevocable L/Cs
Total - - - 3.426.746 33.135 3.459.881 Total
*) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, *) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, pertanian, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertambangan dan industri lainnya. other industries.
**) Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
268
Page 904
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iii) Informasi mengenai aset keuangan yang (iii) Information about impaired and not impaired
mengalami dan tidak mengalami penurunan financial assets
nilai
1. Giro pada Bank Lain 1. Current Accounts with Other Banks
Per 31 Desember 2025 dan 2024, giro As of December 31, 2025 and 2024,
pada bank lain mengalami penurunan nilai current account with other banks are
secara sesuai ketentuan dalam PSAK No. impaired calculated according to SFAS No.
109 sebesar masing-masing Rp2.050 dan 109 amounted to Rp2.050 and Rp2.571,
Rp2.571. respectively.
2. Penempatan pada Bank Indonesia dan 2. Placements with Bank Indonesia and other
bank lain. banks.
Per 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of December 31, 2025 and 2024, these
keuangan ini tidak mengalami penurunan financial assets are not impaired
nilai secara individual maupun kolektif. individually as well as collectively.
3. Efek-efek 3. Securities
Per 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of December 31, 2025 and 2024, these
keuangan ini tidak mengalami penurunan financial assets are not impaired
nilai secara individual maupun kolektif. individually as well as collectively.
4. Rekening administratif 4. Administrative account
Per 31 Desember 2025 dan 2024, rekening As of December 31, 2025 and 2024,
administratif mengalami penurunan nilai administrative account which are impaired
masing-masing sebesar Rp1.339 dan amounting to Rp1,339 and Rp3,385,
Rp3.385. respectively.
5. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual 5. Securities Purchased Under Agreement to
kembali Resell
Per 31 Desember 2025 dan 2024, efek- As of December 31, 2025 and 2024,
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali securities purchased under agreement to
tidak mengalami penurunan nilai. resell are not impaired.
6. Tagihan Akseptasi 6. Acceptance Receivable
Per 31 Desember 2025 dan 2024, tagihan As of December 31, 2025 and 2024,
akseptasi tidak mengalami penurunan acceptance receivable are not impaired.
nilai.
7. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ 7. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah
Per 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of December 31, 2025 and 2024, these
keuangan ini mengalami penurunan nilai financial assets are impaired calculated by
secara individual maupun kolektif sesuai individual and collective impairment
ketentuan dalam PSAK No. 109 dan according to SFAS No. 109 and Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Service Authority Regulations (POJK).
(POJK).
269
Page 905
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for
kredit (di luar cadangan kerugian penurunan impairment losses):
nilai bruto):
31 Desember/December 31, 2025
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan dan tidak
nilai/neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/
High Grade**) Standard grade**) Impaired Impaired***) Total
Efek-efek Securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laporan laba rugi 15.641.912 - - - 15.641.912 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 2.461.187 100.000 - - 2.561.187 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 3.849.922 - - - 3.849.922 Amortized cost
Obligasi pemerintah Government bonds
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 3.084.585 - - - 3.084.585 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 23.038.781 - - - 23.038.781 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 11.983.272 - - - 11.983.272 Amortized cost
Lain-lain Others
Current accounts with
Giro pada bank Indonesia 33.797.873 - - - 33.797.873 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 2.515.971 - - 2.050 2.513.921 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 12.929.938 - - - 12.929.938 and other banks
Tagihan Akseptasi 574.901 - - - 574.901 Acceptance Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/ Loans and sharia
pembiayaan syariah financing/ receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 96.515.765 177.083.557 22.532.590 8.207.715 304.339.627 Housing loan
Non kepemilikan
rumah 1.152.305 12.861.133 796.543 483.254 15.293.235 Non-housing loan
Modal kerja 2.070.073 39.095.350 562.491 9.500.313 51.228.227 Working capital
Investasi 1.137.862 10.979.351 39.738 5.038.546 17.195.497 Investment
Sindikasi 2.022.765 7.272.477 - - 9.295.242 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 823.420 1.001.806 6.845 6.540 1.838.611 Third parties -
- Pihak yang berelasi 1.349.855 35.793 - - 1.385.648 Related parties -
Bunga yang masih
akan diterima 12.222.824 - - - 12.222.824 Interests receivable
Aset lain-lain*) 828.871 - - - 828.871 Other assets*)
Total 228.002.082 248.429.467 23.938.207 23.238.418 523.604.074 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (15.316.462) impairment losses
Neto 508.296.506 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third party receivables
**) Tidak diaudit **) Unaudited
***) Terdiri dari kolektibilitas 3, 4 dan 5 dan kredit yang ***) Consist of collectibility 3, 4, and 5 and credit with
cadangan kerugian penurunan nilainya dinilai allowance for impairment losses individually assessed,
secara individual, termasuk piutang/pembiayaan including sharia financing/receivables with day past
syariah dengan hari tunggakan diatas 270 hari due 270 days
270
Page 906
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for
kredit (diluar cadangan kerugian penurunan impairment losses): (continued)
nilai bruto): (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan dan tidak
nilai/neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/
High Grade**) Standard grade**) Impaired Impaired***) Total
Efek-efek Securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laporan laba rugi 19.358.865 - - - 19.358.865 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 1.964.907 - - - 1.964.907 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 4.038.851 - - 787 4.039.638 Amortized cost
Obligasi pemerintah Government bonds
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 3.265.550 - - - 3.265.550 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 14.109.049 - - - 14.109.049 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 18.100.930 - - - 18.100.930 Amortized cost
Lain-lain Others
Current accounts with
Giro pada bank Indonesia 22.739.920 - - - 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 5.949.997 - - 1.749 5.951.746 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia 4.661.104 - - - 4.661.104 Bank Indonesia
dan bank lain and other banks
Tagihan Akseptasi 941.898 - - - 941.898 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 102.843 - - - 102.843 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/ Loans and sharia
pembiayaan syariah financing/ receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 96.081.803 155.611.500 21.762.388 6.475.325 279.931.016 Housing loan
Non kepemilikan
rumah 1.365.214 11.964.101 720.988 473.910 14.524.213 Non-housing loan
Modal kerja 2.584.151 23.334.976 392.359 10.416.394 36.727.880 Working capital
Investasi 2.295.722 9.663.097 28.177 5.206.386 17.193.382 Investment
Sindikasi 2.034.573 5.751.155 - - 7.785.728 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 951.300 771.457 5.497 10.954 1.739.208 Third parties -
- Pihak yang berelasi 42.233 29.272 - - 71.505 Related parties -
Bunga yang masih
akan diterima 11.518.574 - - - 11.518.574 Interests receivable
Aset lain-lain*) 1.781.884 - - - 1.781.884 Other assets*)
Total 213.889.368 207.125.558 22.909.409 22.585.505 466.509.840 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (13.062.532) impairment losses
Neto 453.447.308 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third party receivables
**) Tidak diaudit **) Unaudited
***) Terdiri dari kolektibilitas 3, 4 dan 5 dan kredit yang ***) Consist of collectibility 3, 4, and 5 and credit with
cadangan kerugian penurunan nilainya dinilai allowance for impairment losses individually assessed,
secara individual, termasuk piutang/pembiayaan including sharia financing/receivables with day past
syariah dengan hari tunggakan diatas 270 hari due 270 days
271
Page 907
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for
kredit (cadangan kerugian penurunan nilai impairment losses): (continued)
bruto): (lanjutan)
Kualitas kredit didefinisikan sebagai berikut: The credit quality is defined as follows:
Tingkat tinggi High grade
(a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank (a) Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia current accounts with other banks,
dan bank lain yaitu giro atau penempatan placements with Bank Indonesia and other
pada institusi Pemerintah, transaksi banks are current accounts or placements
dengan bank yang memiliki reputasi baik with government institution, transaction
dengan tingkat kemungkinan gagal bayar with reputable banks with low probability of
atas kewajiban yang rendah. default for its liabilities.
(b) Kredit yang diberikan dan piutang/ (b) Loans and sharia financing/receivables,
pembiayaan syariah, bunga yang masih interests receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are receivables from
ketiga yaitu debitur dengan riwayat borrowers with very satisfactory track
pembayaran yang sangat baik dan tidak record of loan repayment and whose
pernah menunggak sepanjang jangka accounts did not turn past due during the
waktu kredit. term of the loan.
(c) Efek-efek dan obligasi pemerintah yaitu (c) Securities and government bonds are
efek-efek yang dikeluarkan oleh Sovereign securities issued by
Pemerintah RI, efek-efek dan obligasi government of RI, investment grade
yang termasuk dalam investment grade securities and bonds with a rating of at
dengan rating minimal BBB- (Pefindo) least BBB- (Pefindo) or Baa3 (Moody’s).
atau Baa3 (Moody’s).
Tingkat standar Standard grade
(a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank (a) Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia current accounts with other banks,
dan bank lain yaitu giro atau penempatan placements with Bank Indonesia and other
pada bank lokal yang tidak terdaftar di banks are current accounts or placements
bursa. with the local banks not listed in the stock
exchange.
(b) Kredit yang diberikan dan piutang/ (b) Loans and sharia financing/receivables,
pembiayaan syariah, bunga yang masih interests receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are receivables from
ketiga yaitu debitur dengan riwayat borrowers who have an average track
pembayaran yang baik dan tidak pernah record of loan repayment and whose
menunggak 90 hari atau lebih. account did not turn past due for 90 days.
(c) Efek-efek dan obligasi Pemerintah yaitu (c) Securities and Government bonds with a
efek-efek dan obligasi dengan rating antara rating between idBB+ to idB (Pefindo) or
idBB+ sampai dengan idB (Pefindo) atau Ba1 to B2 (Moody’s).
Ba1 sampai dengan B2 (Moody’s).
272
Page 908
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(v) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo tetapi (v) The aging analysis of past due but not impaired
tidak mengalami penurunan nilai pada tanggal loans as of December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024, sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
_
1 sampai 91 sampai 121 sampai 180 sampai
90 hari/ 120 hari/ 180 hari/ 270 hari/
1 to 90 days 91 to 120 days 121 to 180 days 180 to 270 days Total
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 19.020.929 524.344 1.426.185 1.561.132 22.532.590 Housing Loan
Non kepemilikan rumah 792.521 881 2.744 397 796.543 Non housing loan
Modal kerja 562.491 - - - 562.491 Working capital
Investasi 39.738 - - - 39.738 Investment
Direktur dan karyawan 6.845 - - - 6.845 Directors and employees
Total 20.422.524 525.225 1.428.929 1.561.529 23.938.207 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (2.838.644) impairment losses
Neto 21.099.563 Net
31 Desember/December 31, 2024
_
1 sampai 91 sampai 121 sampai 180 sampai
90 hari/ 120 hari/ 180 hari/ 270 hari/
1 to 90 days 91 to 120 days 121 to 180 days 180 to 270 days Total
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 18.743.567 519.457 1.262.031 1.237.333 21.762.388 Housing Loan
Non kepemilikan rumah 718.859 886 1.243 - 720.988 Non housing loan
Modal kerja 392.359 - - - 392.359 Working capital
Investasi 28.177 - - - 28.177 Investment
Direktur dan karyawan 5.497 - - - 5.497 Directors and employees
Total 19.888.459 520.343 1.263.274 1.237.333 22.909.409 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (2.059.095) impairment losses
Neto 20.850.314 Net
273
Page 909
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(vi) Mutasi cadangan berdasarkan jenis kredit (vi) Movements in allowance for imparment losses
yang diberikan adalah sebagai berikut: by type of loans are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Konsumsi/Konsumer
Pemilikan Non-kepemilikan Modal Direksi dan
Rumah/ Rumah/ Kerja/ Karyawan/
Housing Non-Housing Working Investasi/ Sindikasi/ Directors and
Loan Loan Capital Investment Syndicated Employee Total
Saldo Awal 7.401.676 311.079 4.343.811 910.621 68.016 21.984 13.057.187 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
selama tahun berjalan 4.458.622 201.448 1.202.449 316.481 (13.964) 16.945 6.181.981 during the year
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapus-bukukan 27.660 2.079 46.529 8.570 - - 84.838 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (2.368.993) (171.896) (1.390.991) (61.958) (15.932) (4.009.770) Loans written-off
Saldo akhir tahun 9.518.965 342.710 4.201.798 1.173.714 54.052 22.997 15.314.236 Balance at the end of year
Penurunan nilai individual 25.378 9.086 2.695.268 1.005.802 9 3.735.543 Individual impairment
Penurunan nilai kolektif 9.493.587 333.624 1.506.530 167.912 54.052 22.988 11.578.693 Collective impairment
Jumlah kotor kredit yang
secara individu ditentukan
sebagai mengalami penurunan Gross amount of loans
nilai sebelum dikurangi individually determined to
kerugian penurunan nilai be impaired. before deducting
atas penilaian secara any individually assessed
individual 29.500 1.047.608 7.466.416 4.776.019 - 9 13.319.552 impairment losses
31 Desember/December 31, 2024
Konsumsi/Konsumer
Pemilikan Non-kepemilikan Modal Direksi dan
Rumah/ Rumah/ Kerja/ Karyawan/
Housing Non-Housing Working Investasi/ Sindikasi/ Directors and
Loan Loan Capital Investment Syndicated Employee Total
Saldo Awal 6.910.527 280.331 6.767.137 1.575.398 22.373 36.198 15.591.964 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
selama tahun berjalan 2.234.326 224.249 (1.140.566) (528.988) 45.643 12.853 847.517 during the year
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapus-bukukan 29.353 2.313 46.002 4.801 - - 82.469 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (1.772.530) (195.814) (1.328.762) (140.590) - (27.067) (3.464.763) Loans written-off
Saldo akhir tahun 7.401.676 311.079 4.343.811 910.621 68.016 21.984 13.057.187 Balance at the end of year
Penurunan nilai individual 47.476 2.657 2.911.270 647.044 - 10.254 3.618.701 Individual impairment
Penurunan nilai kolektif 7.354.200 308.422 1.432.541 263.577 68.016 11.730 9.438.486 Collective impairment
Jumlah kotor kredit yang
secara individu ditentukan
sebagai mengalami penurunan Gross amount of loans
nilai sebelum dikurangi individually determined to
kerugian penurunan nilai be impaired. before deducting
atas penilaian secara any individually assessed
individual 50.090 2.688 8.492.193 4.910.647 - 8.924 13.464.542 impairment losses
274
Page 910
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko Likuiditas merupakan risiko akibat Liquidity risk is the risk arising from the inability of
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban the Bank to meet the maturing obligations from cash
yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas flow funding sources and/or from high-quality liquid
dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang assets that can be pledged, without disturbing the
dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan activities and financial condition of the Bank. The
kondisi keuangan Bank. Ketidakmampuan inability to obtain funding for cash flows resulting to
memperoleh sumber pendanaan arus kas sehingga liquidity risk can be contributed, among others, by:
menimbulkan risiko likuiditas dapat disebabkan
antara lain oleh:
a. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang a. Inability to generate cash flows from productive
berasal dari aset produktif maupun yang assets as well as from the sale of assets,
berasal dari penjualan aset termasuk aset including liquid assets; and/or
likuid; dan/atau
b. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang b. Inability to generate cash flows from funding,
berasal dari penghimpunan dana, transaksi inter-bank transactions and fund borrowings.
antar Bank, dan pinjaman yang diterima.
Secara umum, tujuan utama manajemen risiko In general, the main objective of risk management
untuk risiko likuiditas adalah untuk meminimalkan for liquidity risk is to minimize the possibility of the
kemungkinan ketidakmampuan Bank dalam Bank's inability to obtain source of cash flow funding.
memperoleh sumber pendanaan arus kas. Dengan Thus, the Bank can meet some financial obligations
demikian Bank dapat memenuhi setiap kewajiban that have been agreed upon in a timely manner, and
finansial yang sudah diperjanjikan secara tepat to always be able to maintain adequate and optimal
waktu, dan agar senantiasa dapat memelihara levels of liquidity. Liquidity risk management policies
tingkat likuiditas yang memadai dan optimal. include the active supervision of the Board Of
Kebijakan pengelolaan risiko likuiditas antara lain Commisioners and Board Of Directors who basically
mencakup pengawasan aktif Dewan Komisaris dan set the implementation of the Bank's liquidity risk
Direksi, yang pada intinya mengatur penerapan management, policy, procedures and determination
Manajemen Risiko likuiditas pada Bank, Kebijakan, of limits, which generally includes the liquidity risk
Prosedur dan Penetapan Limit yang secara umum management strategy, level of risk to be taken (risk
mencakup strategi manajemen risiko likuiditas, appetite) and risk tolerance, and risk management
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan process, information systems and internal control
toleransi risiko (risk tolerance) dan Sistem Informasi systems by implementing internal controls and
Manajemen Risiko serta Sistem Pengendalian adequate independent review of the risk
Internal dengan menerapkan pengendalian internal management implementation for liquidity risk which
dan kaji ulang independen yang memadai terhadap are being carried out by the Management and
penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko likuiditas conducted by the Internal Audit Division (IAD) and
yang dilaksanakan oleh Internal Audit Division (IAD) Enterprise Risk Management Division (ERMD).
dan Enterprise Risk Management Division (ERMD).
275
Page 911
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Pengendalian risiko likuiditas melalui strategi Liquidity risk management is being carried out
pendanaan, pengelolaan posisi likuiditas dan through funding strategy, liquidity positions and
pemantauan risiko likuiditas harian, pengelolaan monitoring of daily liquidity, management of high
aset likuid yang berkualitas tinggi, dan rencana quality liquid assets, planning the emergency
pendanaan darurat serta penerapan sistem funding as well as implementation of a sound risk
informasi manajemen risiko secara wajar untuk management information system to support the
mendukung pelaksanaan proses identifikasi, process of identification, measurement, monitoring
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian, serta and control, as well as reporting of liquidity risk under
pelaporan risiko likuiditas dalam kondisi normal dan normal and extreme conditions in a comprehensive,
kondisi krisis secara lengkap, akurat, terkini dan accurate, timely and sustainable manner.
berkesinambungan.
Alat pengukuran yang digunakan dalam pengukuran The tools used in the measurement of liquidity risk
Risiko Likuiditas antara lain adalah Rasio Likuiditas, among others are Liquidity Ratio, Maturity Profile,
Profil Maturitas, Proyeksi Arus Kas, dan Stress Cash Flow Projection, and Stress Testing (testing
Testing (pengujian terhadap kemampuan Bank the Bank's ability to meet liquidity needs on a state
untuk memenuhi kebutuhan likuiditas pada kondisi of crisis by using the specific stress scenarios on the
krisis dengan menggunakan skenario stress secara Bank as well as on the market factor).
spesifik pada Bank maupun skenario stress pada
faktor pasar).
276
Page 912
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The tables below show the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada arus kas yang tidak didiskonto (pokok dan undiscounted cashflows (principal and interest):
bunga):
31 Desember/December 31, 2025
>1-6 > 6 - 12
≤ 1 Bulan/ Bulan/ Bulan/ > 12 Bulan/
Total On demand Month Months Months Months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera*) 1.865.471 - 1.865.471 - - - Liabilities due immediately*)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 202.704.695 - 86.260.893 114.867.373 1.552.366 24.063 Time deposits
Tabungan 36.932.333 36.932.333 - - - - Savings deposits
Giro 167.445.865 147.491.246 - - - 19.954.619 Demand deposits
Simpanan dari bank lain 96.481 96.481 - - - Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 574.901 - 574.901 - - - Acceptance payable
Liabiltias derivatif - - - - - Derivative Liabilities
Efek-efek yang dijual Securities Purchased under
Dengan janji dibeli Kembali 401.876 - 401.876 - - - Agreement to Resell
Surat berharga yang
diterbitkan 4.810.931 - 35.802 136.715 403.093 4.235.321 Securities issued
Pinjaman yang diterima 48.684.754 - 201.893 2.084.092 9.685.862 36.712.907 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 497.893 - 497.893 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain**) 310.923 - 310.923 - - - Other liabilities**)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi 6.950.380 - 30.883 154.415 1.677.082 5.088.000 and securities
Total 471.276.503 184.520.060 90.180.535 117.242.595 13.318.403 66.014.910 Total
31 Desember/December 31, 2024
>1-6 > 6 - 12
≤ 1 Bulan/ Bulan/ Bulan/ > 12 Bulan/
Total On demand Month Months Months Months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera*) 2.258.154 - 2.258.154 - - - Liabilities due immediately*)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 154.945.003 - 75.218.809 78.557.079 1.148.552 20.563 Time deposits
Tabungan 39.222.081 39.222.081 - - - - Savings deposits
Giro 159.906.028 82.236.528 - - - 77.488.018 Demand deposits
Simpanan dari bank lain 70.035 70.035 - - - - Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 941.898 - 941.898 - - - Acceptance payable
Liabiltias derivatif - - - - - - Derivative Liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 6.169.672 - 56.873 775.969 2.546.485 2.790.345 Securities issued
Pinjaman yang diterima 50.269.914 - 131.032 4.703.048 9.176.495 36.259.339 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 658.070 - 658.070 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain**) 313.931 - 313.931 - - - Other liabilities**)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi 6.926.880 - 5.284.948 - - 1.641.932 and securities
Total 421.681.666 121.528.644 84.863.715 84.036.096 12.871.532 118.200.197 Total
*) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito *) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil deposits and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
**) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak **) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities
ketiga). to third party).
Risiko Pasar Market Risk
Risiko Pasar merupakan risiko pada laporan posisi Market risk is the risk on statement of financial
keuangan dan rekening administratif, akibat position and administrative accounts, due to
perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. changes in overall market conditions.
277
Page 913
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan In accordance with the Financial Services Authority
No.12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018 Circular No.12 /SEOJK.03/2018 dated in
tentang Penerapan Manajemen Risiko dan August 21, 2018 regarding the Implementation of
Pengukuran Risiko Pendekatan Standar, Bank Risk Management and Measurement of Risk in the
menggunakan perhitungan Standardized Method Standard Approach In measuring market risk, the
yang digunakan untuk menghitung Kewajiban Bank uses the Standardized Method in calculating
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) untuk risiko minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) for market
pasar. Risiko nilai tukar yang timbul dari fluktuasi risk. Exchange rate risk arises from fluctuations in
nilai tukar dikelola dengan cara menjaga Posisi exchange rates maintained by keeping the net open
Devisa Neto sesuai dengan peraturan Bank position in accordance with Bank Indonesia
Indonesia. Gejolak eksternal juga diakomodasi regulations. External shocks are also being
dengan dilakukan stress testing untuk melihat considered by stress testing, which is done to
sejauh mana Bank dapat bertahan dengan measure the extent to which the Bank can survive
beberapa skenario perubahan kondisi eksternal, some scenario changes in external conditions,
khususnya perubahan suku bunga pasar. particularly changes in market interest rates.
Termasuk di dalam risiko pasar adalah risiko Market risk includes the risk of price changes of
perubahan harga instrumen keuangan akibat financial instruments due to changes in market
perubahan faktor-faktor pasar, seperti perubahan factors, such as changes in interest rates and
suku bunga dan perubahan nilai tukar. exchange rates.
i. Risiko tingkat suku bunga i. Interest rate risk
Risiko tingkat bunga timbul dari adanya Interest rate risks arise from the possibility that
kemungkinan bahwa perubahan tingkat suku changes in interest rates will affect future cash
bunga akan mempengaruhi arus kas di masa flows from the fair values of financial instruments.
yang akan datang dari nilai wajar instrumen
keuangan.
Tabel di bawah ini menyajikan informasi The following table presents information on the
mengenai tingkat suku bunga rata-rata per tahun average annual interest rates for significant
untuk aset dan liabilitas keuangan yang penting financial assets and liabilities for the year ended
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Mata Uang Mata Uang
Asing/ Asing/
Foreign Foreign
Aset Rupiah currencies Rupiah currencies Assets
Giro pada bank lain 0,32% 0,00% 0,78% 0,00% Current accounts with other Bank
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan Indonesia and
bank lain 4,72% 4,17% 5,47% 5,27% other banks
Efek-efek 3,40% 3,75% 2,96% 4,12% Securities
Obligasi pemerintah Government bonds
Tingkat bunga tetap 5,91% 4,33% 5,87% 4,02% Fixed interest rate
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 4,76% 0,00% 6,18% 0,00% agreement to resell
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
Piutang syariah 9,11% 5,52% 8,18% 6,43% receivables
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 1,69% 5,70% 1,86% 6,13% Demand deposits
Tabungan 1,66% 0,47% 1,57% 0,27% Savings deposits
Deposito berjangka 5,83% 5,17% 6,17% 5,76% Time deposits
Simpanan dari Bank lain Deposits from other banks
Giro 0,78% 0,00% 0,95% 0,00% Demand deposits
Deposito Berjangka 0,00% 0,00% 5,02% 0,00% Time deposits
Inter-bank call money 4,97% 4,32% 6,20% 5,25% Inter-bank call money
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 5,25% 0,00% 6,24% 0,00% repurchase agreements
Surat berharga yang
yang diterbitkan 5,67% 0,00% 6,92% 0,00% Securities issued
Pinjaman yang diterima 4,99% 1,38% 5,16% 1,39% Fund borrowing
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loan and
efek-efek Subordinasi 7,65% 0,00% 8,28% 4,20% securities
278
Page 914
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarize the Bank’s exposure
Bank terhadap risiko tingkat suku bunga (gross): to interest rate risk (gross):
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga mengambang/Variable interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/syariah
Not more than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing/sharia Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas - - - - 2.154.839 2.154.839 Cash
Giro pada Bank Indonesia - - - 30.830.098 2.967.775 33.797.873 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.515.779 - - - 192 2.515.971 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 12.929.938 - 12.929.938 and other banks
Efek-efek - - 15.641.912 6.359.332 51.777 22.053.021 Securities
Obligasi pemerintah - - - 21.481.072 16.625.566 38.106.638 Government bonds
Tagihan Akseptasi - - - - 574.901 574.901 Acceptance Receivable
Efek-efek yang Dibeli dengan Securities Purchased under
Janji Dijual Kembali - - - 1.683.840 - 1.683.840 Agreement to Resell
Kredit yang diberikan dan piutang Loans and sharia financing/
/pembiayaan syariah 12.261.000 14.802.248 159.069.141 159.570.535 54.873.163 400.576.087 receivable
Penyertaan Saham - - - - 29 29 Equity Participation
Bunga yang masih akan diterima - - - - 12.222.824 12.222.824 Interest receivable
Aset lain-lain*) - - - - 828.871 828.871 Other assets*)
Total aset keuangan 14.776.779 14.802.248 174.711.053 232.854.815 90.299.937 527.444.832 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera**) - - - - 1.865.471 1.865.471 Liabilities due immediately**)
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 66.881.673 - - 75.416.589 25.147.603 167.445.865 Demand deposits
Tabungan 35.205.257 - - - 1.727.076 36.932.333 Savings deposits
Deposito berjangka - - - 201.121.533 - 201.121.533 Time deposits
Simpanan dari bank lain - - - 96.481 - 96.481 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - - - 574.901 574.901 Acceptance payable
Liabilitas derivatif - - - - - - Acceptance payable
Surat-surat berharga diterbitkan - - - 3.985.083 - 3.985.083 Securities issued
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
Janji dibeli Kembali 349.076 - - - - 349.076 repurchase agreements
Pinjaman yang diterima - - - 37.991.851 - 37.991.851 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar - - - - 497.893 497.893 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) - - - - 310.923 310.923 Other liabilities***)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi - - - 5.492.133 - 5.492.133 Securities
Total liabilitas keuangan 102.436 .006 - - 324.103.671 30.123.867 456.663.543 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (87.659.227) 14.802.248 174.711.053 (91.248.855) 60.176.070 70.781.289 Gross interest repricing gap
*) Terdiri dari tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga. bagi hasil yang belum dibagikan. **) Consists of third party payables. undistributed profit sharing. matured time
deposito berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum deposits and interest on time deposits not collected by customers.
diambil nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to
pihak ketiga). third party).
279
Page 915
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarize the Bank’s exposure
Bank terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) to interest rate risk (gross) (continued):
(lanjutan):
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/Variable interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/syariah
Not more than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing/sharia Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas - - - - 2.105.620 2.105.620 Cash
Giro pada Bank Indonesia - - - 18.413.686 4.326.234 22.739.920 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 5.951.545 - - - 201 5.951.746 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia - Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 2.851.104 1.810.000 4.661.104 and other banks
Efek-efek - - 3.580.141 1.262.479 20.520.790 25.363.410 Securities
Obligasi pemerintah - - - 25.408.237 10.067.293 35.475.530 Government bonds
Tagihan Akseptasi - - - - 941.898 941.898 Acceptance Receivable
Efek-efek yang Dibeli dengan Securities Purchased under
Janji Dijual Kembali - - - 175.625 - 175.625 Agreement to Resell
Tagihan Derivatif - - - - 102.843 102.843 Derivative receivabless
Kredit yang diberikan dan piutang Loans and sharia financing/
/pembiayaan syariah 5.645.341 9.111.795 149.632.739 149.690.230 43.892.827 357.972.932 receivable
Bunga yang masih akan diterima - - - - 11.518.574 11.518.574 Interest receivable
Aset lain-lain*) - - - - 1.781.884 1.781.884 Other assets*)
Total aset keuangan 11.596.886 9.111.795 153.212.880 197.801.361 97.068.164 468.791.086 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera**) - - - - 2.258.154 2.258.154 Liabilities due immediately**)
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 63.535.244 - - 77.488.018 18.882.765 159.906.027 Demand deposits
Tabungan 37.700.149 - - - 1.521.932 39.222.081 Savings deposits
Deposito berjangka - - - 153.309.371 - 153.309.371 Time deposits
Simpanan dari bank lain - - - - 70.035 70.035 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - - - 941.898 941.898 Acceptance payable
Liabilitas derivatif - - - - - - Acceptance payable
Surat-surat berharga diterbitkan - - - 5.444.524 - 5.444.524 Securities issued
Pinjaman yang diterima - - - 33.485.084 - 33.485.084 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar - - - - 658.070 658.070 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) - - - - 313.931 313.931 Other liabilities***)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi - - - 6.328.105 - 6.328.105 Securities
Total liabilitas keuangan 102.436.006 - - 324.103.670 29.673.868 456.213.544 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (89.638.507) 9.111.795 153.212.880 (78.253.741) 72.421.379 66.853.806 Gross interest repricing gap
*) Terdiri dari tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga. bagi hasil yang belum dibagikan. **) Consists of third party payables. undistributed profit sharing. matured time
deposito berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum deposits and interest on time deposits not collected by customers.
diambil nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to
pihak ketiga). third party).
280
Page 916
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor pasar Sensitivity analyses for several market factors
menunjukkan bagaimana laba atau rugi dan showing how profit or loss and equity could be
ekuitas dapat dipengaruhi oleh perubahan dari affected by changes in the relevant risk factor are
beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel shown in the tables below. In general, sensitivity
dibawah ini. Secara umum, sensitivitas diestimasi is estimated by comparing an initial value to the
dengan membandingkan suatu nilai awal ke nilai value derived after a specified change in the
tertentu setelah perubahan tertentu dari faktor market factor, assuming all other variables are
pasar, dengan mengasumsikan seluruh variabel constant. The sensitivity of the statement of profit
lainnya tetap. Sensitivitas atas laporan laba rugi or loss and other comprehensive income is the
dan penghasilan komprehensif lain merupakan effect of the assumed changes in interest rates on
efek atas perubahan estimasi suku bunga atas the profit or loss for a period, based on the variable
laba rugi untuk suatu periode, berdasarkan nilai rate trading and non-trading financial assets and
suku bunga mengambang atas aset dan liabilitas liabilities held by the Bank as of December 31,
yang diperdagangkan dan tidak diperdagangkan 2025 and 2024. The sensitivity of equity is
yang dimiliki Bank pada tanggal-tanggal calculated by revaluing fixed interest rate fair
31 Desember 2025 dan 2024. Analisis sensitivitas value through other comprehensive income and
atas ekuitas dihitung dengan menilai kembali fair value to profit or loss financial assets as of
perubahan estimasi suku bunga tetap atas aset December 31, 2025 and 2024 for the effects of the
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui assumed changes in interest rates. The total
penghasilan komprehensif lain dan nilai wajar sensitivity of equity is based on the assumption
melalui laba rugi pada tanggal-tanggal that there are parallel shifts in the yield curve.
31 Desember 2025 dan 2024. Jumlah sensitivitas
atas ekuitas didasarkan pada asumsi bahwa
terdapat perubahan paralel dalam kurva imbal
hasil.
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the Bank’s statement of profit or loss and other
lain dan ekuitas Bank terhadap kemungkinan comprehensive income and equity to reasonably
perubahan wajar atas suku bunga untuk aset dan possible changes in interest rates for fixed rate
liabilitas keuangan dengan suku bunga tetap financial assets and liabilities (unaudited) as of
(tidak diaudit) pada tanggal-tanggal December 31, 2025, and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Dampak ke laporan
laba rugi komprehensif
sebelum pajak/
Impact to Dampak ke
Perubahan basis Statement of ekuitas/
poin/Change Comprehensive Impact to
in basis point Income before tax Equity
Rupiah +125 (185.789) (743.709) Rupiah
+50 (76.084) (303.471)
-50 77.759 311.766
-125 183.024 795.585
Dolar Amerika Serikat +125 (14.794) (539.251) United States Dollar
+50 (6.057) (228.691)
-50 6.026 247.981
-125 15.456 660.308
281
Page 917
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the Bank’s statement of profit or loss and other
lain dan ekuitas Bank terhadap kemungkinan comprehensive income and equity to reasonably
perubahan wajar atas suku bunga untuk aset dan possible changes in interest rates for fixed rate
liabilitas keuangan dengan suku bunga tetap financial assets and liabilities (unaudited) as of
(tidak diaudit) pada tanggal-tanggal December 31, 2025, and 2024: (continued)
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Dampak ke laporan
laba rugi komprehensif
sebelum pajak/
Impact to Dampak ke
Perubahan basis Statement of ekuitas/
poin/Change Comprehensive Impact to
in basis point Income before tax Equity
Rupiah +125 (261.744) (315.892) Rupiah
+50 (109.241) (129.741)
-50 108.854 133.279
-125 293.444 337.962
Dolar Amerika Serikat +125 (11.242) (509.350) United States Dollar
+50 (4.502) (216.369)
-50 4.509 235.193
-125 11.286 627.522
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi terhadap kemungkinan profit or loss to reasonably possible changes in
perubahan suku bunga untuk aset dan liabilitas interest rates for variable rate financial assets and
keuangan dengan suku bunga variable (tidak liabilities (unaudited) as of December 31, 2025,
diaudit) pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 and 2024:
dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Pengaruh ke
laporan laba rugi
komprehensif/
Perubahan Impact to
basis poin/ Statement of
Change in comprehensive
basis point income
Rupiah ±125 ±481.090 Rupiah
±50 ±192.442
282
Page 918
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi terhadap kemungkinan profit or loss to reasonably possible changes in
perubahan suku bunga untuk aset dan liabilitas interest rates for variable rate financial assets and
keuangan dengan suku bunga variable (tidak liabilities (unaudited) as of December 31, 2025,
diaudit) pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 and 2024:
dan 2024:
31 Desember/December 31, 2024
Pengaruh ke
laporan laba rugi
komprehensif/
Perubahan Impact to
basis poin/ Statement of
Change in comprehensive
basis point income
Rupiah ±125 ±432.964 Rupiah
±50 ±173.186
ii. Risiko Nilai Tukar ii. Exchange rate risk
Risiko nilai tukar adalah kemungkinan kerugian Exchange rate risk is the probability of loss to
yang timbul dari perubahan kurs valuta asing. earnings arising from changes in foreign
Bank mengelola paparan terhadap pengaruh exchange rates. The Bank manages exposure to
fluktuasi nilai tukar dengan Posisi Devisa Neto effects of fluctuations in exchange rates with Net
sesuai dengan peraturan OJK (tidak diaudit). Open Position based on OJK regulations
(unaudited).
31 Desember/December 31, 2025
Perubahan
persentase
nilai tukar Pengaruh ke
mata uang laporan laba
asing/ rugi komprehensif/
Percentage Impact to
change in Statement of
foreign comprehensive
currency rate income
Dolar Amerika Serikat ±0.30% ±1.333 United States Dollar
±0.35% ±1.555
283
Page 919
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
ii. Risiko Nilai Tukar (lanjutan) ii. Exchange rate risk (continued)
Risiko nilai tukar adalah kemungkinan kerugian Exchange rate risk is the probability of loss to
yang timbul dari perubahan kurs valuta asing. earnings arising from changes in foreign
Bank mengelola paparan terhadap pengaruh exchange rates. The Bank manages exposure to
fluktuasi nilai tukar dengan Posisi Devisa Neto effects of fluctuations in exchange rates with Net
sesuai dengan peraturan OJK (tidak diaudit): Open Position based on OJK regulations
(lanjutan) (unaudited): (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Perubahan
persentase
nilai tukar Pengaruh ke
mata uang laporan laba
asing/ rugi komprehensif/
Percentage Impact to
change in Statement of
foreign comprehensive
currency rate income
Dolar Amerika Serikat ±0.30% ±4.804 United States Dollar
±0.35% ±5.604
Sensitivitas atas laporan laba rugi dan The sensitivity of the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain merupakan and other comprehensive income is the estimated
dampak yang diestimasi atas perubahan yang effect of the assumed change in foreign currency
diasumsikan atas perubahan nilai tukar exchange rates on income, based on foreign
berdasarkan aset dan liabilitas keuangan dalam currency denominated assets and liabilities.
mata uang asing.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
2024, dampak atas perubahan nilai tukar mata 2024, the effect of fluctuations in exchange rates
uang lainnya seperti Pound Sterling Inggris, Euro of other currencies, such as British Pound
Eropa, Yen Jepang, Dolar Singapura, Dolar Sterling, European Euro, Japanese Yen,
Australia dan Dolar Hongkong tidak material. Singapore Dollar, Australian Dollar and
Hongkong Dollar, is not material.
284
Page 920
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 48. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The table below summarizes the comparison
nilai tercatat dan nilai wajar dari semua aset dan between the carrying amounts and fair values of all
liabilitas keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan financial assets and liabilities of the Bank. The fair
adalah berdasarkan informasi relevan yang tersedia values disclosed are based on relevant information
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan available as of December 31, 2025 and 2024, and
tidak diperbaharui untuk mencerminkan perubahan are not updated to reflect changes in market
dalam kondisi pasar yang telah terjadi setelah conditions which have occurred after these dates.
tanggal ini.
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas 2.154.839 2.154.839 2.105.620 2.105.620 Cash
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 15.641.912 15.641.912 19.358.865 19.358.865 Securities
Obligasi Pemerintah 3.084.585 3.084.585 3.265.550 3.265.550 Government bonds
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 2.561.187 2.561.187 1.964.907 1.964.907 Securities
Obligasi Pemerintah 23.038.781 23.038.781 14.109.049 14.109.049 Government bonds
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 3.849.870 3.849.870 4.039.638 4.039.638 Securities
Obligasi pemerintah 11.983.272 11.983.272 18.100.930 18.100.930 Government bonds
Efek-efek yang Dibeli dengan Securities purchased under
Janji Dijual Kembali 1.683.840 1.683.840 175.625 175.625 agreement to resell
Tagihan Derivatif - - 102.843 102.843 Derivative receivable
Tagihan Akseptasi 574.777 574.777 941.898 941.898 Acceptance Receivable
Giro pada Bank Indonesia 33.797.873 33.797.873 22.739.920 22.739.920 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.515.971 2.515.971 5.951.746 5.951.746 Current accounts with other Bank
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan Bank Lain 12.929.938 12.929.938 4.661.104 4.661.104 and other Banks
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
Piutang Syariah receivables
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah 294.869.916 294.442.434 272.529.340 265.489.178 Housing loan
Non-kepemilikan Rumah 14.951.403 14.951.403 14.213.133 14.213.133 Non-housing loan
Modal kerja 46.917.137 46.917.137 32.384.070 32.384.070 Working capital
Investasi 16.021.990 16.021.990 16.282.762 16.282.762 Investment
Sindikasi 9.297.365 9.297.365 7.717.712 7.717.712 Syndicated
Direksi dan karyawan 3.201.262 3.201.262 1.788.728 1.788.728 Directors and employees
Bunga yang masih akan
diterima 12.222.824 12.222.824 11.518.574 11.518.574 Interest receivable
Aset lain-lain*) 828.871 828.871 1.781.884 1.781.884 Other assets*)
Total aset keuangan 512.127.613 511.700.131 455.733.898 448.693.736 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Liabilitas segera**) 1.865.471 1.865.471 2.258.154 2.258.154 Current liabilities**)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 167.445.865 167.445.865 159.906.028 159.906.028 Demand deposits
Tabungan 36.932.333 36.932.333 39.222.081 39.222.081 Savings deposits
Deposito Berjangka 201.121.533 201.121.533 153.309.371 153.309.371 Time deposits
Simpanan dari Bank Lain Deposits from other banks
Giro 96.481 96.481 70.035 70.035 Demand deposits
Surat berharga yang
Diterbitkan 3.985.083 4.061.208 5.444.524 5.518.386 Securities issued
Liabilitas akseptasi 574.901 574.901 941.898 941.898 Acceptance Paybale
Pinjaman yang diterima 37.991.851 32.321.177 33.485.084 29.739.959 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar 497.893 497.893 658.070 658.070 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) 310.923 310.923 313.931 313.931 Other liabilities***)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan
efek-efek subordinasi 5.492.133 6.199.185 6.328.105 6.322.658 and securities
Total liabilitas keuangan 456.314.467 451.426.970 401.937.281 398.260.571 Total financial liablities
*) Terdiri dari tagihan pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga. bagi hasil yang belum dibagikan. deposito **) Consists of third party payables. undistributed profit sharing. matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
285
Page 921
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 48. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments:
keuangan:
(i) Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) (i) Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
di pasar aktif untuk aset atau liablitas yang markets for identical assets or liabilities which
identik yang dapat diakses pada tanggal are accessible at the measurement date;
pengukuran;
(ii) Tingkat 2: input selain harga kuotasian yang (ii) Level 2: inputs other than quoted prices
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi included in level 1 that are observable for the
untuk aset dan liabilitas. baik secara langsung assets and liabilities. either directly or
atau tidak langsung; indirectly;
(iii) Tingkat 3: input yang tidak dapat diobservasi (iii) Level 3: inputs that are not observable for the
untuk aset dan liabilitas. assets and liabilities.
31 Desember/December 31, 2025
Nilai Wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair Value Level 1 Level 2 Level 3
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 15.641.912 15.409.157 232.755 - Securities
Obligasi pemerintah 3.084.585 3.084.585 - - Government bonds
Total nilai wajar
laba rugi 18.726.497 18.493.742 232.755 - Total fair value through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 2.561.187 2.561.187 - - Securities
Obligasi pemerintah 23.038.781 23.038.781 - - Government bonds
Total Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar Total financial asset held at fair
melalui penghasilan value through other
komprehensif lain 25.599.968 25.599.968 - - comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 3.849.922 50.000 - 3.799.922 Securities
Obligasi pemerintah 11.983.272 11.983.272 - - Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 1.683.840 - 1.683.840 - agreement to resell
Total diukur pada biaya
perolehan amortisasi 17.517.034 12.033.272 1.683.840 3.799.922 Total Amortized cost
Tagihan Derivatif - - - - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan piutang Loan and sharia
dan pembiayaan Syariah - Neto 385.261.851 - 376.677.842 8.584.009 financing receivables - Net
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Derivatif Derivative payable
Surat berharga yang
diterbitkan 3.799.922 - 3.799.922 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 37.991.851 - 37.991.851 - Fund borrowing
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 6.199.185 - 6.199.185 - and securities
286
Page 922
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 48. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments: (continued)
keuangan: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai Wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair Value Level 1 Level 2 Level 3
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 19.358.865 18.899.989 458.876 - Securities
Obligasi pemerintah 3.265.550 3.265.550 - - Government bonds
Total nilai wajar
laba rugi 22.624.415 22.165.539 458.876 - Total fair value through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 1.964.907 1.964.907 - - Securities
Obligasi pemerintah 14.109.949 14.109.949 - - Government bonds
Total Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar Total financial asset held at fair
melalui penghasilan value through other
komprehensif lain 16.074.856 16.074.856 - - comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 4.039.638 50.000 - 3.989.638 Securities
Obligasi pemerintah 18.100.930 18.100.930 - - Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 175.625 - 175.625 - agreement to resell
Total diukur pada biaya
perolehan amortisasi 22.316.193 18.150.930 175.625 - Total Amortized cost
Tagihan Derivatif 102.843 - 102.843 - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan dan piutang Loan and receivables
Kredit yang diberikan. piutang Loan and sharia
dan pembiayaan Syariah - neto 337.875.583 - 331.276.899 6.598.684 financing receivables - net
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Derivatif - Derivative payable
Surat berharga yang
diterbitkan 5.518.386 - 5.518.386 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 29.739.959 - 29.739.959 - Fund borrowing
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 6.322.658 - 6.322.658 - and securities
287
Page 923
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 48. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments: (continued)
keuangan: (lanjutan)
a. Nilai wajar aset dan kewajiban keuangan a. The fair values of certain financial assets and
tertentu. kecuali efek-efek dan Obligasi liabilities. except for securities and Government
Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo. Bonds classified as held to maturity. loans. fund
kredit yang diberikan. pinjaman yang diterima. borrowings. and marketable securities issued
dan surat berharga yang diterbitkan. mendekati approximate to their carrying values due to their
nilai tercatatnya karena mempunyai jangka short-term maturities.
waktu jatuh tempo yang singkat.
Estimasi nilai wajar terhadap aset keuangan The estimated fair values of certain financial
tertentu ditetapkan berdasarkan diskonto arus assets are determined based on discounted
kas dengan menggunakan suku bunga pasar cash flows using money market interest rates
uang yang berlaku untuk utang dengan risiko for debt instruments with similar credit risk and
kredit dan sisa jatuh tempo yang serupa. remaining maturities.
b. Kredit yang diberikan b. Loans
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari Generally. the Bank’s loan portfolio consists of
kredit yang diberikan dengan suku bunga loans with variable interest rate and short-term
mengambang dan kredit yang diberikan dengan loans with fixed interest rate. Loans are stated
jangka pendek dengan suku bunga tetap. Kredit at amortized cost. The estimated fair value of
yang diberikan dinyatakan berdasarkan loans represents the discounted amount of
amortized cost. Nilai wajar dari kredit yang estimated future cash flows expected to be
diberikan menunjukkan nilai diskon dari received by the Bank using the current market
perkiraan arus kas masa depan yang rates.
diharapkan akan diterima oleh Bank dengan
menggunakan suku bunga pasar saat ini.
Nilai tercatat dari kredit yang diberikan dengan The carrying amounts of variable rate loans and
suku bunga mengambang dan nilai tercatat short-term fixed rate loans are the reasonable
atas kredit jangka pendek dengan suku bunga approximation of their fair values.
tetap adalah perkiraan yang layak atas nilai
wajar.
c. Efek-efek dan Obligasi pemerintah c. Securities and Government bonds
Nilai wajar untuk surat-surat berharga dan The fair values of amortized cost marketable
Obligasi pemerintah yang diukur pada biaya securities and Government bonds are based on
perolehan diamortisasi ditetapkan berdasarkan the market prices or broker/dealer price
harga pasar atau harga kuotasi perantara quotations. When this information is not
(broker)/pedagang efek (dealer). Jika informasi available, the fair value is estimated using
ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi dengan quoted market prices for securities with similar
menggunakan harga pasar kuotasi efek yang credit, maturity and yield characteristics or
memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo dan using internal valuation model.
yield yang serupa atau dinilai dengan
menggunakan metode penilaian internal.
d. Surat-surat berharga yang diterbitkan. d. Securities issued. fund borrowings and
pinjaman yang diterima dan pinjaman subordinated loan and securities
subordinasi dan efek-efek subordinasi
Nilai wajar agregat berdasarkan model diskonto The aggregate fair values are based on
arus kas menggunakan tingkat suku bunga discounted cash flow model using current
pasar untuk sisa periode jatuh temponya. market rate for the remaining term to maturity.
288
Page 924
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. LABA PER SAHAM DASAR 49. BASIC EARNINGS PER SHARE
Rekonsiliasi faktor-faktor penentu perhitungan laba The reconciliation of the factors used in calculating
per saham dasar untuk tahun yang berakhir tanggal the basic earnings per share, for the year ended
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember/
December 31, 2025
(i) Laba tahun berjalan 3.501.154 (a) Income for the year (i)
(ii) Rata-rata tertimbang Weighted average (ii)
saham biasa yang beredar 14.034 (b) number of shares outstanding
(iii) Laba per saham dasar 249 (a/b) Basic earnings per share (iii)
31 Desember/
December 31. 2024
(i) Laba tahun berjalan 3.007.328 (a) Income for the year (i)
(ii) Rata-rata tertimbang Weighted average (ii)
saham biasa yang beredar 14.034 (b) number of shares outstanding
(iii) Laba per saham dasar 214 (a/b) Basic earnings per share (iii)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, On December 31, 2025 and 2024, there were no
tidak terdapat opsi saham yang beredar, sehingga outstanding stock options; therefore, there are no
tidak ada saham dilusian yang perlu diperhitungkan. diluted shares to be considered.
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
CONTINGENCIES
a. Perjanjian Signifikan a. Significant Agreements
Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank On December 31, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Mitra Niaga Madani
PT Mitra Niaga Madani sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCPS Services for Sharia sub-branch office Kelapa
Kelapa Gading dengan nilai kontrak sebesar Gading with a contract value of Rp3,520.
Rp3.520.
Pada tanggal 23 Desember 2025, Bank On December 23, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Metro Alam Selaras
PT Metro Alam Selaras sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Services for sub-branch office Leuwiliangi with
Relokasi KCP Leuwiliangi dengan nilai kontrak a contract value of Rp2,590.
sebesar Rp2.590.
Pada tanggal 19 Desember 2025, Bank On December 19, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Jasun Putra Pandawa
PT Jasun Putra Pandawa sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Services for sub-branch office Unnes and
Unnes dan Digital Branch KC Semarang Digital Branch of Branch Office Semarang with
dengan nilai kontrak sebesar Rp2.475. a contract value of Rp2,475.
289
Page 925
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
CONTINGENCIES
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 15 Desember 2025, Bank On December 15, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Syariah Nasional sehubungan dengan regarding Banking SDI Synergy (Human
Sinergi Perbankan Bidang SDI (Human Capital) with a contract value of RpNil.
Capital) dengan nilai kontrak sebesar RpNihil.
Pada tanggal 15 Desember 2025, Bank On December 15, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Syariah Nasional sehubungan dengan regarding General Syariah Banking Synergy
Sinergi Layanan Syariah Bank Umum dengan with a contract value of RpNil.
nilai kontrak sebesar RpNihil.
Pada tanggal 15 Desember 2025, Bank On December 15, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Syariah Nasional sehubungan dengan regarding Business Ecosystem on BTN Group
Sinergi Aktivitas Pada Ekosistem Bisnis BTN Synergy with a contract value of RpNil.
Group dengan nilai kontrak sebesar RpNihil.
Pada tanggal 15 Desember 2025, Bank On December 15, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Syariah Nasional sehubungan dengan regarding Business Operation Synergy with a
Sinergi Aktivitas Operasional dengan nilai contract value of RpNil.
kontrak sebesar RpNihil.
Pada tanggal 28 November 2025, Bank On November 28, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Mitra Niaga Madani
PT Mitra Niaga Madani sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Services for the Renovation of the DBSD
Kerja DBSD Lantai 28 Menara 2 BTN dengan Workspace 28th Floor Tower 2 BTN with a
nilai kontrak sebesar Rp2.730. contract value of Rp2,730.
Pada tanggal 28 November 2025, Bank On November 28, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Metro Alam Selaras
PT Metro Alam Selaras sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Services for Branch Office Menteng, with a
Menteng dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp3,295.
Rp3.295.
Pada tanggal 26 November 2025, Bank On November 26, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Casa Prima Indonesia
PT Casa Prima Indonesia sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Services for Sub-branch office Mendalo, with a
Mendalo dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp2,331.
Rp2.331.
Pada tanggal 26 November 2025, Bank On November 26, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Casa Prima Indonesia
PT Casa Prima Indonesia sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Services for Sub-branch office Selincah, with a
Selincah dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp2,690.
Rp2.690.
Pada tanggal 24 November 2025, Bank On November 24, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Taruna Bangun Bersama
PT Taruna Bangun Bersama sehubungan regarding Renovation Work Contractor
dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Services for Sub-branch office Karangayu, with
KCP Karangayu dengan nilai kontrak sebesar a contract value of Rp2,700.
Rp2.700.
290
Page 926
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 14 November 2025, Bank On November 14, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Pembangunan Perumahan
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (Persero) Tbk regarding Renovation Work
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Contractor Services of Construction Sports
Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Olahraga Facilities and a Food Court at the BTN Eco Park
serta Foodcourt di Kawasan BTN Eco Park Gandul Area, with a contract value of Rp16,300.
Gandul dengan nilai kontrak sebesar
Rp16.300.
Pada tanggal 21 November 2025, Bank On November 21, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Casa Prima Indonesia
PT Casa Prima Indonesia sehubungan dengan regarding Renovation and Relocation Work
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Relokasi Contractor Services for Sharia Sub-branch
KCS Tangerang dengan nilai kontrak sebesar office Tangerang, with a contract value of
Rp8.340. Rp8,340.
Pada tanggal 24 Oktober 2025, Bank On October 24, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Binayasa Putrabatara
PT Binayasa Putrabatara sehubungan dengan regarding for the Procurement of Continuation
Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Learning Work of Learning Center at Ciburial Land, Dago
Center di Lahan Ciburial, Dago Pakar, Pakar, Bandung, with a contract value of
Bandung dengan nilai kontrak sebesar Rp33,500.
Rp33.500.
Pada tanggal 20 Oktober 2025, Bank On October 20, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Syariah Nasional sehubungan dengan regarding Banking Office Building Utilization
Sinergi Perbankan Pemanfaatan Gedung Synergy.
Kantor.
Pada tanggal 15 Oktober 2025, Bank On October 15, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Syariah Nasional sehubungan dengan regarding Synergy in the Provision of
Sinergi Penyediaan Jasa Teknologi Informasi Information Technology Services with a
dengan nilai kontrak sebesar Rp40.473. contract value of Rp40,473.
Pada tanggal 8 Oktober 2025, Bank On October 8, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Neocelindo Intibeton
PT Neocelindo Intibeton sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Services for Director’s Workspace 22th Floor
Kerja Direksi Lantai 22 Menara BTN dengan Tower 2 BTN with a contract value of Rp10,380.
nilai kontrak sebesar Rp10.380.
Pada tanggal 6 Oktober 2025, Bank On October 6, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Binayasa Putrabatara
PT Binayasa Putrabatara sehubungan dengan regarding Renovation and Relayout Work
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Contractor Services for Sharia Commercial
Relayout Ruang Kerja Bank Umum Syariah Bank (BUS) Workspaces at Tanah Abang, with
(BUS) di Tanah Abang dengan nilai kontrak a contract value of Rp9,300.
sebesar Rp9.300.
291
Page 927
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 1 Oktober 2025, Bank On October 1, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Binayasa Putrabatara
PT Binayasa Putrabatara sehubungan dengan regarding the Procurement of Continuation
Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Gedung KC Work of Pematangsiantar Branch Office
Pematangsiantar dengan nilai kontrak sebesar Building, with a contract value of Rp8,180.
Rp8.180.
Pada tanggal 22 September 2025, Bank On September 22, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Gunnebo Indonesia
PT Gunnebo Indonesia Distribution Distribution regarding the Procurement of a Roll
sehubungan dengan Pengadaan Roll O Pack O Pack designated for the Medan Records
Peruntukan Records Center Medan dengan Center, with a contract value of Rp8,961.
nilai kontrak sebesar Rp8.961.
Pada tanggal 8 September 2025, Bank On September 8, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Kharismacipta Lugas
PT Kharismacipta Lugas sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Services for Sub-branch office Alam Sutra, with
Alam Sutera dengan nilai kontrak sebesar a contract value of Rp2,540.
Rp2.540.
Pada tanggal 8 September 2025, Bank On September 8, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Usaha Gedung Mandiri
PT Usaha Gedung Mandiri sehubungan regarding the Procurement of Continuation
dengan Pengadaan Pekerjaan Lanjutan Work for the Renovation and Relayout of Depok
Renovasi dan Relayout KC Depok dengan nilai Branch Office, with a contract value of Rp4,670.
kontrak sebesar Rp4.670.
Pada tanggal 8 September 2025, Bank On September 8, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Binayasa Putrabatara
PT Binayasa Putrabatara sehubungan dengan regarding the Renovation of the Sharia
Renovasi Ruang Kerja Bank Umum Syariah Commercial Bank (BUS) Workspaces at
(BUS) di Menara BTN dengan nilai kontrak Menara BTN, with a contract value of Rp13,975.
sebesar Rp13.975.
Pada tanggal 8 September 2025, Bank On September 8, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Kharismacipta Lugas
PT Kharismacipta Lugas sehubungan dengan regarding Renovation Work Contractor
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Services for Sub-branch office Hang Tuah, with
Hang Tuah dengan nilai kontrak sebesar a contract value of Rp2,550.
Rp2.550.
292
Page 928
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 2 September 2025, Bank On September 2, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Ciriajasa agreement with PT Ciriajasa Cipta Mandiri
Cipta Mandiri sehubungan dengan Jasa regarding for Construction Management
Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) Consulting Services for Kendari Branch Office
Pekerjaan Pembangunan KC Kendari dan Building and Parepare Branch Office Building,
KC Parepare dengan nilai kontrak sebesar with a contract value of Rp4,655.
Rp4.655.
Pada tanggal 29 Agustus 2025, Bank On August 29, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Renovation Work Contractor Services
Pekerjaan Renovasi KCPS Binjai dengan nilai for Sharia Sub-branch office Binjai, with a
kontrak sebesar Rp2.325. contract value of Rp2,325.
Pada tanggal 29 Agustus 2025, Bank On August 29, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Renovation Work Contractor Services
Pekerjaan Renovasi KCPS Tenggarong for Sharia Sub-branch office Tenggarong, with a
dengan nilai kontrak sebesar Rp2.220. contract value of Rp2,220.
Pada tanggal 25 Agustus 2025, Bank On August 25, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Usaha agreement with PT Usaha Gedung Mandiri
Gedung Mandiri sehubungan dengan Jasa regarding Renovation Work Contractor Services
Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Jambi for Jambi Branch Office Building, with a contract
dengan nilai kontrak sebesar Rp9.395. value of Rp9,395.
Pada tanggal 11 Agustus 2025, Bank On August 11, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Usaha agreement with PT Usaha Gedung Mandiri
Gedung Mandiri sehubungan dengan Jasa regarding Renovation Work Contractor Services
Kontraktor Renovasi KCPS Bungo dengan nilai for Sharia Sub-branch office Bungo, with a
kontrak sebesar Rp2.438. contract value of Rp2,438
Pada tanggal 11 Agustus 2025, Bank On August 11, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Soludia agreement with PT Soludia regarding
sehubungan dengan Pengadaan Roll O Pack Procurement of a Roll O Pack for the BTN
Gedung Records Center BTN Ecopark Gandul Ecopark Gandul Records Center Building, with
dengan nilai kontrak sebesar Rp43.624. a contract value of Rp43,624.
Pada tanggal 6 Agustus 2025, Bank On August 6, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Jasa regarding Contractor Services for Replace The
Kontraktor Pergantian Chiller Menara BTN Chiller at Menara BTN, with a contract value of
dengan nilai kontrak sebesar Rp35.600. Rp35,600.
Pada tanggal 6 Agustus 2025, Bank On August 6, 2025, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Mitra Niaga agreement with PT Mitra Niaga Madani
Madani sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Renovation Work Contractor
Pekerjaan Renovasi KCS Tanah Abang dengan Services for Sharia Sub-branch office Tanah
nilai kontrak sebesar Rp6.150. Abang, with a contract value of Rp6,150.
Pada tanggal 31 Juli 2025, Bank mengadakan On July 31, 2025, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Nuanza Karya Selaras agreement with PT Nuanza Karya Selaras
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi regarding Renovation Work Contractor
KCPS Batoh dengan nilai kontrak sebesar Services for Sharia Sub-branch office Batoh,
Rp2.254. with a contract value of Rp2,254.
293
Page 929
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 25 Juli 2025, Bank mengadakan On July 25, 2025, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Mitra Niaga Madani agreement with PT Mitra Niaga Madani
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Renovation Work for Record Center
Pekerjaan Renovasi Records Center Medan Building in Medan, with a contract value of
dengan nilai kontrak sebesar Rp9.918. Rp9,918.
Pada tanggal 23 Juli 2025, Bank mengadakan On July 23, 2025, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Kanta Karya Utama agreement with PT Kanta Karya Utama
sehubungan dengan Jasa Konsultan regarding Construction Management
Manajemen Konstruksi (MK) Pembangunan Consulting Services for Panakkukang Branch
Gedung KC Panakkukang dengan nilai kontrak Office Building, with a contract value of
sebesar Rp2.410. Rp2,410.
Pada tanggal 11 Juli 2025, Bank mengadakan On July 11, 2025, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Primega Saniyya Lestari agreement with PT Primega Saniyya Lestari
sehubungan dengan Jasa Konsultan regarding Construction Management
Manajemen Konstruksi (MK) Pembangunan Consulting Services of Jababeka Branch Office
Gedung KC Jababeka dengan nilai kontrak Building, with a contract value of Rp2,050.
sebesar Rp2.050.
Pada tanggal 7 Juli 2025, Bank mengadakan On July 7, 2025, the Bank signed an agreement
perjanjian dengan PT Metro Alam Selaras with PT Metro Alam Selaras regarding
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi Renovation Work Contractor Services for Sub-
CBC Jakarta Raya dengan nilai kontrak branch office of CBC Jakarta Raya, with a
sebesar Rp2.384. contract value of Rp2,384.
Pada tanggal 18 Juni 2025, Bank mengadakan On June 18, 2025 the Bank signed an
perjanjian dengan PT Bank Victoria Syariah agreement with PT Bank Victoria Syariah
sehubungan dengan Sinergi Perbankan. regarding Banking Synergy.
Pada tanggal 17 Juni 2025, Bank mengadakan On June 17, 2025, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara agreement with PT Binayasa Putrabatara
sehubungan dengan Pekerjaan Jasa regarding Renovation Work Contractor
Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Way Services for Sub-branch office Way Halim, with
Halim dengan nilai kontrak sebesar Rp5.100. a contract value of Rp5,100.
Pada tanggal 19 Mei 2025, Bank mengadakan On May 19, 2025, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Neoceindo Intibeton agreement with PT Neoceindo Intibeton
sehubungan dengan Pekerjaan Lanjutan Jasa regarding the Continuation Work for Renovation
Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout and Relayout Contractor Services for the Entire
Seluruh Lantai Gedung KC Bekasi dengan nilai Floor of the Bekasi Branch Office Building, with
kontrak sebesar Rp9.050. a contract value of Rp9,050.
Pada tanggal 29 April 2025, Bank mengadakan On April 29, 2025, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia agreement with PT Casa Prima Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Renovation Work Contractor
Pekerjaan Renovasi KCP Rawalumbu dengan Services for Sub-branch office Rawalumbu,
nilai kontrak sebesar Rp7.200. with a contract value of Rp7,200.
Pada tanggal 21 April 2025, Bank mengadakan On April 21, 2025, the Bank the Bank signed an
perjanjian dengan PT Neoceindo Intibeton agreement with PT Neoceindo Intibeton
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Continuation Work Contractor
Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Gedung KC Services for the Construction of the Cibubur
Cibubur dengan nilai kontrak sebesar Rp9.198. Branch Office Building, with a contract value of
Rp9,198.
294
Page 930
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 19 Februari 2025, Bank On February 19, 2025 the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Jasa regarding the Contractor Services for the
Kontraktor Renovasi Ruang Kerja TRSD Lantai Renovation of the TRSD Workspace 25th Floor.
25 Menara 2 BTN dengan nilai kontrak sebesar Tower 2 BTN with a contract value of Rp10,495.
Rp10.495.
Pada tanggal 11 Februari 2025, Bank On February 11, 2025 the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Pengadaan regarding the Procurement of Building
Building Management Menara 2 BTN dengan Management for Menara 2 BTN with a contract
nilai kontrak sebesar Rp49.500. value of Rp49,500.
Pada tanggal 22 Januari 2025, Bank On January 22, 2025 the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Jasa regarding Contractor Services for the
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Construction of the BTN Bank Building Pondok
Bank BTN KC Pondok Indah dengan nilai Indah Branch Office with a contract value of
kontrak sebesar Rp40.700. Rp40,700.
Pada tanggal 7 Januari 2025, Bank On January 7, 2025 the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Usaha agreement with PT Usaha Gedung Mandiri
Gedung Mandiri sehubungan dengan Jasa regarding the Tangerang Branch Office
Kontraktor Renovasi KC Tangerang dengan Renovation Contractor Services with a contract
nilai kontrak sebesar Rp7.395. value of Rp7,395.
Pada tanggal 12 Desember 2024, Bank On December 12, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Nindya agreement with PT Nindya Karya regarding the
Karya sehubungan dengan Jasa Kontraktor Construction Contractor Services of Branch
Pembangunan Gedung Bank BTN KC Kelapa Kelapa Gading Square with a contract value of
Gading Square dengan nilai kontrak sebesar Rp132,001.
Rp132.001.
Pada tanggal 20 November 2024, Bank On November 20, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Brantas agreement with PT Brantas Abipraya regarding
Abipraya sehubungan dengan Jasa Kontraktor the Construction Contractor Services of Branch
Pembangunan KC Kebon Jeruk dengan nilai Kebon Jeruk with a contract value of
kontrak sebesar Rp121.500. Rp121,500.
Pada tanggal 5 November 2024, Bank On November 5, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT agreement with PT Pembangunan Perumahan
Pembangunan Perumahan sehubungan regarding the Construction Contractor Services
dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan of BTN Eco Park Gandul (phase 1) with a
Pembangunan BTN Eco Park Gandul (tahap 1) contract value of Rp322,899.
dengan nilai kontrak sebesar Rp322.899.
Pada tanggal 29 Oktober 2024, Bank On October 29, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Jasa regarding the Renovation Work Contractor
Kontraktor Pekerjaan Renovasi Menara 2 BTN Services of Menara 2 Kuningan with a contract
Kuningan dengan nilai kontrak sebesar value of Rp22,700.
Rp22.700.
295
Page 931
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 28 Oktober 2024, Bank On October 28, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Relayout Renovation Work
Renovasi Kantor KC Tanjungpinang dengan Contractor Services of Tanjungpinang Branch
nilai kontrak sebesar Rp13.280. Office with a contract value of Rp13,280.
Pada tanggal 14 Oktober 2024, Bank On October 14, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Brantas agreement with PT Brantas Abipraya regarding
Abipraya sehubungan dengan Jasa Kontraktor the Construction Contractor Services of BTN
Pekerjaan Pembangunan Learning Center Learning Center Bandung (fase 1) with a
Bandung (Tahap 1) dengan nilai kontrak contract value of Rp100,500.
sebesar Rp100.500.
Pada tanggal 2 Oktober 2024, Bank On October 2, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Relayout Renovation Work
Renovasi Kantor KC Surabaya dengan nilai Contractor Services of Surabaya Branch Office
kontrak sebesar Rp13.700. with a contract value of Rp13,700.
Pada tanggal 24 September 2024, Bank On September 24, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo agreement with PT Neocelindo Intibeton
Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Construction Contractor Services
Pembangunan Kantor Wilayah 6 dengan nilai of Regional Office 6 with a contract value of
kontrak sebesar Rp61.500. Rp61,500.
Pada tanggal 26 Juli 2024, Bank mengadakan On July 26, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia agreement with PT Casa Prima Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Relayout Renovation Work
Pekerjaan Renovasi Relayout KC Banjarmasin Contractor Services of Banjarmasin Branch
dengan nilai kontrak sebesar Rp11.100. Office with a contract value of Rp11,100.
Pada tanggal 8 Juli 2024, Bank mengadakan On July 8, 2024, the Bank signed an agreement
perjanjian dengan PT Patroon Arsindo with PT Patroon Arsindo regarding the Detail
sehubungan dengan Jasa Konsultan Engineering Design (DED), RAB, BQ and RKS
Perencana Detail Engineering Design (DED), Planning Consultant Services for Phase 1
RAB, BQ dan RKS Pembangunan Fase 1 BTN Development of BTN Eco Park Gandul with a
Eco Park Gandul dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp17,700.
Rp17.700.
Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan On June 24, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Victory Utama Karya agreement with PT Victory Utama Karya
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding BTN Tower 2 Division Workspace
Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara Renovation Contractor Services with a contract
2 BTN dengan nilai kontrak sebesar Rp26.930. value of Rp26,930.
Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan On June 24, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara agreement with PT Binayasa Putrabatara
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the Renovation Work Contractor
Pekerjaan Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Services for the Jakarta Kuningan Branch
Kantor Wilayah II di Menara 2 BTN dengan nilai Office and Regional Office II at Menara 2 BTN
kontrak sebesar Rp18.000. with a contract value of Rp18,000.
296
Page 932
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 31 Mei 2024, Bank mengadakan On May 31, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia agreement with PT Casa Prima Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding BTN Branch Office Kupang Building
Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Construction Work Contractor Services with a
Kupang dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp47,550.
Rp47.550.
Pada tanggal 23 Mei 2024, Bank mengadakan On May 23, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri agreement with PT Usaha Gedung Mandiri
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Contractor Services for Meeting
Pekerjaan Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Room Work on Floors 30 and 32 of Tower 2
menara 2 BTN dengan nilai kontrak sebesar BTN with a contract value of Rp11,785.
Rp11.785.
Pada tanggal 14 Mei 2024, Bank mengadakan On May 14, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia agreement with PT Casa Prima Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Sharia Branch Office Lhokseumawe
Pekerjaan Renovasi KCS Lhokseumawe Renovation Work Contractor Services with a
dengan nilai kontrak sebesar Rp10.500. contract value of Rp10,500.
Pada tanggal 2 Mei 2024, Bank mengadakan On May 2, 2024, the Bank signed an
perjanjian dengan PT Integra Dayacipta agreement with PT Integra Dayabuat
Grahatama sehubungan dengan Jasa Grahatama regarding Regional Office I
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Kantor Construction Work Contractor Services with a
Wilayah I dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp53,500.
Rp53.500.
Pada tanggal 20 Februari 2024, Bank On February 20 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo agreement with PT Neocelindo Intibeton
Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Bank BTN Branch Office Cibubur
Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN Building Construction Work Contractor
KC Cibubur dengan nilai kontrak sebesar Services with contract value of Rp47,280.
Rp47.280.
Pada tanggal 12 Januari 2024, Bank On January 12 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Contractor Services for the
Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Construction of the Record Center Building,
Center, KCP dan Rumah Dinas Di Lahan Sub-branch Office and Official Homes on
Soekarno Hatta Bandung dengan nilai kontrak Soekarno Hatta Land, Bandung with contract
sebesar Rp41.150. value of Rp41,150.
Pada tanggal 11 Januari 2024, Bank On January 11, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Jasa regarding Bank BTN Branch Office
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Pematangsiantar Building Construction Work
Bank BTN KC Pematangsiantar dengan nilai Contractor Services with contract value of
kontrak sebesar Rp42.300. Rp42,300.
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank On January 10, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi regarding the Centralization of Procurement of
Pengadaan Building Management Kantor Building Management for Region VI Office with
Wilayah VI dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp56,850.
Rp56.850.
297
Page 933
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 50. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
a. Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank On January 10, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi regarding the Centralization of Procurement of
Pengadaan Building Management Kantor Building Management for Region IV Office with
Wilayah IV dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp91,500.
Rp91.500.
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank On January 10, 2024, the Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putrabatara
Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi regarding the Centralization of Procurement of
Pengadaan Building Management Kantor Building Management for Region I Office with
Wilayah I dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp176,246.
Rp176.246.
b. Liabilitas Kontinjensi b. Contingent Liabilities
Dalam melakukan usahanya, Bank In conducting its business, the Bank is a
menghadapi berbagai perkara hukum dan defendant with various litigation proceedings
tuntutan di mana Bank sebagai tergugat, and legal claims mainly with respect to matters
terutama sehubungan dengan kepatuhan of contractual compliance. Although there is no
dengan kontrak. Walaupun belum ada clear assurance yet, the Bank believes that
kepastian yang jelas, Bank berpendapat bahwa based on information currently available, the
berdasarkan informasi yang ada dan keputusan ultimate resolution of these legal proceedings
terakhir dari perkara bahwa tuntutan hukum ini and legal claims will not likely have a material
tidak akan berdampak secara material pada effect on the operations, financial position or
operasi, posisi keuangan atau tingkat likuiditas liquidity level of Bank.
Bank.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
2024, Bank telah membentuk cadangan has established an allowance (included in
(disajikan dalam akun “Liabilitas “Other Liabilities”) for several pending lawsuits
lain-lain”) untuk sejumlah tuntutan hukum yang filed against Bank amounted to Rp67,942 and
belum diputuskan masing-masing adalah Rp66,205. In addition to these allowance
sebesar Rp67.942 dan Rp66.205. Selain provided, the Bank has also provided
pembentukan cadangan tersebut, Bank juga allowance for an indication of forged
telah membentuk cadangan atas dugaan transaction in the Bank’s certificate of time
pemalsuan bilyet deposito yang telah deposits which have been reported to the
dilaporkan kepada pihak berwajib dan saat ini authority and currently it is in the process of
sedang dalam proses penyidikan (Catatan 31). investigation (Note 31).
298
Page 934
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 51. REVISED AND ISSUED STATEMENTS OF
KEUANGAN YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
DIREVISI
Amandemen dan Penyesuaian Pernyataan Standar The amendments and adjustments to Statement of
Akuntansi Keuangan (PSAK) baru yang telah Financial Accounting Standards (SFAS) that have
disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan been approved by the Financial Accounting
(DSAK) - Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), tetapi Standards Board (IFAS) - Indonesian Institute of
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan Accountants (IAI), but have not been effective for
selama tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. financial statements during the year are disclosed
below.
Bank bermaksud untuk menerapkan amendemen The Bank intends to implement the amendments
dan penyesuaian PSAK tersebut, jika dipandang and adjustments to the SFAS, if it is deemed
relevan, saat telah menjadi efektif. Berlaku efektif relevant, when they become effective. Effective
setelah tanggal 1 Januari 2026: after January 1, 2026:
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2026:
1 Januari 2026:
1. PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan 1. SFAS 109, "Financial Instruments," and SFAS
PSAK 107 “Instrumen Keuangan 107, "Financial Instruments: Disclosures about
Pengungkapan tentang Klasifikasi dan the Classification and Measurement of Financial
Pengukuran Instrumen Keuangan”. Instruments."
Amendemen ini menambahkan dan These amendments adding and clarify
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 statement in SFAS 109 regarding derecognition
terkait penghentian pengakuan liabilitas of financial liabilities, as well as
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian clarify the assessment of cash flow
karakteristik arus kas untuk aset keuangan characteristics for financial assets with
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan ESG-linked features, financial assets with non-
dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang recourse features, and contractually bound
terikat secara kontraktual seperti tranche. instruments such as tranches. The
Amendemen ini juga mengubah ketentuan amendments also revise the statement in SFAS
dalam PSAK 107 terkait persyaratan 107 regarding the disclosure requirements for
pengungkapan investasi pada instrumen investments in equity instruments measured at
ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain dan menambah and adding statament related to financial
ketentuan terkait instrumen keuangan dengan instruments with contractual terms that alter the
persyaratan kontraktual yang mengubah waktu timing or amount of contractual cash flows.
atau jumlah arus kas kontraktual.
299
Page 935
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 51. REVISED AND ISSUED STATEMENTS OF
KEUANGAN YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
DIREVISI (lanjutan) (continued)
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2027
1 Januari 2027
2. PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan 2. SFAS 118 “Presentation and Disclosure in
dalam dalam Laporan Keuangan”. Financial Statements”.
PSAK ini akan menggantikan PSAK 201 This SFAS will replace SFAS 201 “Presentation
“Penyajian Laporan Keuangan” yang in Financial Statements” resulting in changes to
menyebabkan perubahan pada struktur the presentation structure of the income
penyajian laporan laba rugi dimana statement, requiring the presentation of
mensyaratkan penyajian subtotal laba/(rugi) subtotal profit/(loss) from operations,
operasi, laba/(rugi) sebelum pendanaan dan profit/(loss) before financing and income tax, as
pajak penghasilan, serta laba/(rugi). well as profit/(loss). Moreover, income and
Selanjutnya, penghasilan dan beban untuk expenses to be classified into operating,
diklasifikasikan ke dalam kategori operasi, investing and financing categories, as well as
investasi, dan pendanaan, serta pajak income tax and discontinued operations. In
penghasilan dan operasi yang dihentikan. addition, this SFAS also regulates the
Selain itu, PSAK ini juga mengatur mengenai disclosure of management-defined
pengungkapan ukuran kinerja tetapan performance measures (MPMs) with the aim of
manajemen (UKTM) dengan tujuan communicating management's views on the
mengomunikasikan pandangan manajemen overall financial performance of the company.
atas aspek kinerja keuangan perusahaan
secara keseluruhan.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorization date of this financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul statements, the Bank is still evaluating the potential
dari penerapan standar revisi tersebut serta impact of these revised standards to the Bank’s
pengaruhnya pada laporan keuangan Bank. financial statements.
300
Page 936
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 52. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing activities
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai in the cash flow statement are as follows:
berikut:
Arus Kas/Cash Flow
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Perubahan Non-Kas/ 31 Desember/
January 1, 2025 Receipts Payment Non-Cash Changes December 31, 2025
Surat berharga
yang diterbitkan 5.444.524 300.000 (1.754.979) (4.462) 3.985.083 Securities issued
Securities Sold
Efek-efek yang dijual dengan Under Repurchase
janji dibeli kembali 3.409.426 51.431.824 (54.544.966) 52.792 349.076 Agreements
Pinjaman yang diterima 33.485.084 7.499.533 (3.020.603) 27.837 37.991.851 Fund Borrowings
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated loans
efek-efek subordinasi 6.328.105 4.000.000 (4.828.500) (7.472) 5.492.133 and securities
Payment of
Pembayaran Liabilitas Sewa 165.706 - (88.347) 73.325 150.684 Lease liability
Total 48.832.845 63.231.357 (64.237.395) 142.020 47.968.827 Total
Arus Kas/Cash Flow
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Perubahan Non-Kas/ 31 Desember/
January 1, 2024 Receipts Payment Non-Cash Changes December 31, 2024
Surat berharga
yang diterbitkan 8.272.098 680.913 (3.572.500) 64.013 5.444.524 Securities issued
Securities Sold
Efek-efek yang dijual dengan Under Repurchase
janji dibeli kembali - 143.153.604 (139.744.766) 588 3.409.426 Agreements
Pinjaman yang diterima 33.762.089 11.144.193 (11.385.262) (35.936) 33.485.084 Fund Borrowings
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated loans
efek-efek subordinasi 9.112.837 - (3.000.000) 215.268 6.328.105 and securities
Payment of
Pembayaran Liabilitas Sewa 186.696 - (93.408) 72.418 165.706 Lease liability
Total 51.333.720 154.978.710 (157.795.936) 316.351 48.832.845 Total
301
Page 937
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN 53. ADDITIONAL INFORMATION
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan: Financial Service Authority:
a. Giro Wajib Minimum (GWM) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
Rasio GWM Bank pada tanggal The minimum reserve requirement ratios of the
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Bank as of December 31, 2025 and
berikut: 2024. are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Konvensional Conventional
Rupiah Rupiah
Utama 9,39% 5,38% Primary
Harian 2,69% 0,38% Daily
Rata-rata 6,70% 5,00% Average
PLM 12,93% 12,73% PLM
Dolar Amerika Serikat 4,02% 4,18% United States Dollar
Syariah Sharia
Rupiah 4,35% 4,70% Rupiah
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan Current accounts with Bank Indonesia are
untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib maintained to comply with Bank Indonesia’s
Minimum (GWM) dari Bank Indonesia. Minimum Legal Reserve Requirements (GWM).
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2025 The calculation of the GWM ratios as of
dan 2024 dihitung berdasarkan Peraturan Bank December 31, 2025 and 2024 is based on Bank
Indonesia No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret Indonesia regulation (PBI) No. 20/3/PBI/2018
2018 yang telah diubah beberapa kali, terakhir dated March 29, 2018, which has been
dengan PBI amended several times, the latest with PBI No.
No. 24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022. 24/4/PBI/2022 dated February 25, 2022. The
PBI tersebut dijelaskan oleh Peraturan Anggota PBI is explained by Regulations of Members of
Dewan Gubernur (PADG) the Board of Governors (PADG) No.
No.20/10/PADG/2018 tanggal 31 Mei 2018 20/10/PADG/2018 dated May 31, 2018 which
sebagaimana telah diubah beberapa kali has been amended several times with PADG
dengan PADG No. 20/30/PADG/2018 tanggal No. 20/30/PADG/2018 dated November 30,
30 November 2018, PADG 2018, PADG No. 21/14/PADG/2019 dated June
No. 21/14/PADG/2019 tanggal 26 Juni 2019 26, 2019 which has been amended several
sebagaimana telah diubah beberapa kali times with PADG
dengan PADG No. 21/27/PADG/2019 tanggal No. 21/27/PADG/2019 dated December 26,
26 Desember 2019, PADG 2019, PADG No. 22/2/PADG/2020 dated
No. 22/2/PADG/2020 tanggal 13 Maret 2020, March 13 2020 PADG No. 22/10/PADG/2020
PADG No. 22/10/PADG/2020 tanggal dated April 30, 2020, PADG
30 April 2020, PADG No. 22/19/PADG/2020 No. 22/19/PADG/2020 dated July 29, 2020,
tanggal 29 Juli 2020, PADG No. PADG No.23/27/PADG/2021 dated December
23/27/PADG/2021 tanggal 21 Desember 2021, 21, 2021, PADG No. 24/3/PADG/2022 dated
PADG No. 24/3/PADG/2022 tanggal 1 Maret March 1, 2022, PADG No. 24/8/PADG/2022
2022, PADG No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30 dated June 30, 2022, PADG No. 2 year of 2023
Juni 2022, PADG No. 2 Tahun 2023 tanggal dated March 24, 2023, PADG No. 12 year of
24 Maret 2023, PADG No. 12 Tahun 2023 2023 dated October 1, 2023, PADG No. 8 year
tanggal 1 Oktober 2023, PADG No. 8 Tahun of 2025 dated March 27, 2025, and the latest
2025 tanggal 27 Maret 2025, dan perubahan amendment by PADG No. 31 year 2025 dated
terakhir pada PADG No. 31 tahun 2025 tanggal December 23, 2025 regarding “Minimum
23 Desember 2025 tentang “Giro Wajib Statutory Reserve Requirements in Rupiah and
Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Foreign Currencies of Conventional
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Commercial Banking, Sharia Commercial
Syariah, dan Unit Usaha Syariah”. Banking and Sharia Business Units”.
302
Page 938
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan: (lanjutan) Financial Service Authority: (continued)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
Bank Indonesia melakukan penguatan Bank Indonesia has strengthened incentive
kebijakan insentif untuk mendorong peranan policy to stimulate the role of banks in financing
perbankan dalam pembiayaan kepada sektor priority sectors in accordance with Bank
prioritas sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Indonesia Regulation (PBI) No. 24/5/PBI/2022
No. 24/5/PBI/2022 tentang Insentif bagi Bank regarding Incentives for Banks Providing Funds
yang Memberikan Penyediaan Dana untuk for Certain and Inclusive Economic Activities
Kegiatan Ekonomi Tertentu dan Inklusif tanggal dated February 25, 2022, as further regulated
25 Februari 2022, sebagaimana diatur lebih through PADG No. 24/4/PADG/2022 dated
lanjut melalui PADG No. 24/4/PADG/2022 March 1, 2022 as amended by the latest
tanggal 1 Maret 2022 sebagaimana telah amendment of PADG No. 1 of 2023 dated
diubah dengan perubahan terakhir PADG February 15, 2023, and the latest amendment
No. 1 Tahun 2023 tanggal 15 Februari 2023 dan by PADG No. 11 year of 2023 dated
perubahan terakhir PADG No. 11 tahun 2023 September 27, 2023 regarding “Regulations for
tanggal 27 September 2023 tentang “Peraturan Implementing Macroprudential Liquidity
Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas Incentive Policy” Bank Indonesia provides
Makroprudensial” Bank Indonesia memberikan incentives in the form of leniency on the
insentif berupa kelonggaran atas kewajiban obligation to fulfil the statutory reserve in rupiah
pemenuhan GWM dalam rupiah yang wajib which must be fulfilled on a daily basis of 3.20%
dipenuhi secara harian sebesar 3,20% (tiga (three point two percent) and the obligation to
koma dua persen) dan kewajiban pemenuhan fulfil the statutory reserve in rupiah based on
GWM dalam rupiah berdasarkan prinsip sharia principles is 2.50% (two point five
syariah sebesar 2,50% (dua koma lima persen). percent). This incentive is given to Banks that
Insentif bagi Bank yang melakukan penyediaan provide funds for certain and inclusive
dana untuk kegiatan ekonomi tertentu dan economic activities as stipulated by Bank
inklusif ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Indonesia and are valid from December 1, 2023
berlaku mulai 1 Desember 2023 sampai dengan to February 29, 2024.
29 Februari 2024.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, based on
2024, sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia the above Bank Indonesia regulations, the
tersebut di atas, Bank harus memenuhi Bank is required to maintain primary GWM in
persyaratan GWM Utama dalam Rupiah Rupiah amounting to 6.70%, and 5.00%,
masing-masing sebesar 6,70% dan 5,00%, respectively, while GWM for foreign currency
sedangkan untuk mata uang asing masing- amounting to 7.74% and 4.18% respectively.
masing sebesar 7,74% dan 4,18%. Untuk PLM PLM amounting to 14,18% and 12.73% in
adalah sebesar 14,18% dan 12,73% dalam Rupiah as of December 31, 2025 and 2024.
Rupiah pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024.
303
Page 939
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan: (lanjutan) Financial Service Authority: (continued)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, dan As of December 31, 2025, and 2024, based on
2024, sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia the Bank Indonesia regulations, for sharia
tersebut berdasarkan prinsip syariah, Bank principle, The Bank is required to maintain
harus memenuhi persyaratan GWM dalam GWM in Rupiah of 7.50% and 7.50%. For
Rupiah masing-masing sebesar 7,50% dan foreign currencies of 1.00% and 1.00%
7,50% Untuk mata uang asing masing-masing respectively.
sebesar 1,00% dan 1,00%
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, The Bank
2024, Bank juga harus memenuhi Peraturan must also comply with Bank Indonesia
Bank Indonesia (PBI) Regulation (PBI) No. 20/4/PBI/2018 dated
No. 20/4/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 March 29, 2018 regarding “Macroprudential
tentang “Rasio Intermediasi Makroprudensial Intermediation Ratios and Macroprudential
dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial Liquidity Buffers for Conventional Commercial
bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Banks, Sharia Commercial Banks, and Sharia
Syariah, dan Unit Usaha Syariah” sebagaimana Business Unit” which has been amended with
telah diubah dengan PBI No. 21/12/PBI/2019 PBI 21/12/PBI/2019 dated November 25, 2019,
tanggal 25 November 2019, PBI PBI No. 22/17/PBI/2020 dated December 31,
No. 22/17/PBI/2020 tanggal 31 Desember2020, 2020 and PBI 24/16/PBI/2022 dated November
dan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal 1, 2022, which is explained through PADG
1 November 2022 yang dijelaskan melalui No. 21/22/PADG/2019 dated November 28,
Peraturan Anggota Dewan Gubernur 2019 which has been amended with PADG
No.21/22/PADG/2019 tanggal 28 November No. 21/11/PADG/2020 dated April 29, 2020,
2019 yang telah diubah dengan PADG PADG No. 22/30/PADG/2020 dated October 5,
No. 21/11/PADG/2020 tanggal 29 April 2020, 2020, PADG No. 23/7/PADG/2021 dated
PADG 22/30/PADG/2020 tanggal 5 Oktober April 26, 2021, PADG No. 23/31/PADG/2021
2020, PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal dated December 31, 2021 and the latest
26 April 2021, PADG No. 23/31/PADG/2021 amendment by PADG 24/14/PADG/2022 dated
tanggal 31 Desember 2021 dan perubahan November 1, 2022 concerning
terakhir PADG No. 24/14/PADG/2022 tanggal “Macroprudential Intermediation Ratio and
1 November 2022 tentang “Rasio Intermediasi Macroprudential Liquidity Buffer for
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Conventional Commercial Banks, Sharia
Makroprudensial bagi Bank Umum Commercial Banks, and Sharia Business
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Units”.
Usaha Syariah”.
304
Page 940
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan: (lanjutan) Financial Service Authority: (continued)
a. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) a. Minimum Reserve Requirements (GWM)
(continued)
GWM Primer adalah simpanan minimum yang Primary Minimum Statutory Reserve is a
wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo minimum reserve that should be maintained by
Rekening Giro pada Bank Indonesia. GWM the Bank in Current Accounts with Bank
Sekunder dan Penyangga Likuiditas Indonesia. Secondary Minimum Statutory
Makroprudensial (PLM) adalah cadangan Reserve and Macroprudential Liquidity Buffer
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank are the minimum reserves that should be
berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Surat maintained by the Bank which comprise of
Utang Negara (SUN). Surat Berharga Syariah Certificates of Bank Indonesia (SBI).
Negara (SBSN) dan/atau excess reserve yang Government Debenture Debt (SUN). Sharia
merupakan kelebihan saldo Rekening Giro Government Securities (SBSN). and/or excess
Rupiah Bank dari GWM Primer. GWM LFR dan reserve which represents the excess reserve of
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM). the Bank’s Current Accounts in Rupiah over the
Primary Minimum Statutory Reserve. Minimum
Statutory Reserve on LFR and Macroprudential
Intermediation Ratio (RIM).
GWM LFR dan RIM adalah tambahan Minimum Statutory Reserve on LFR and RIM is
simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh the additional reserve that should be
Bank dalam bentuk saldo Rekening Giro pada maintained by the Bank in the form of Current
Bank Indonesia, jika LFR dan RIM target Bank Accounts with Bank Indonesia, if the Group’s
Indonesia (84%) atau jika di atas maksimum LFR and RIM is below the minimum of LFR and
LFR dan RIM target BI (94%) dan Kewajiban RIM targeted by Bank Indonesia (84%) or if the
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Grup Bank’s LFR and RIM is above the maximum of
lebih kecil dari KPMM Insentif BI sebesar 14%. LFR and RIM targeted by BI (94%) and the
Capital Adequacy Ratio (CAR) is below BI
requirement of 14%.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank The Bank has complied with Bank Indonesia
Indonesia tentang Giro Wajib Minimum pada regulations concerning the minimum reserve
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. requirements as of December 31, 2025, and
2024.
Sisa umur jatuh tempo atas giro pada Bank The remaining period of current accounts with
Indonesia dikategorikan sebagai kurang dari Bank Indonesia is categorized as less than one
satu bulan (Catatan 45). month (Note 45).
305
Page 941
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan: (lanjutan) Financial Service Authority: (continued)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
1) Giro Pada Bank Lain 1) Current accounts with Other Banks
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. As of December 31, 2025 and 2024. the
kolektibilitas giro pada bank lain sesuai collectibility of current accounts with other
Peraturan OJK adalah sebagai berikut: banks according to Financial Service
Authority Rule collectibility are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Lancar 2.514.104 5.949.997 Current
Macet 2.043 1.749 Loss
Total 2.516.147 5.951.746 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (2.050) (2.571) for impairment losses
Neto 2.514.097 5.949.175 Net
2) Penempatan pada bank lain dan Bank 2) Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Seluruh penempatan pada bank lain dan All placements with other banks and Bank
Bank Indonesia pada tanggal-tanggal Indonesia as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 sesuai 2024, according to Financial Service
Peraturan OJK diklasifikasikan sebagai Authority Rule collectibility are classified as
lancar. current.
3) Efek-efek 3) Securities
Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan The collectibility of securities according to
OJK adalah sebagai berikut: Financial Service Authority Rule
collectibility are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Lancar 21.962.104 25.260.713 Current
Dalam Perhatian Khusus 32.929 42.859 Special Mention
Kurang Lancar 2.869 4.360 Substandard
Diragukan 4.543 5.369 Doubtful
Macet 50.576 50.109 Loss
Total 22.053.021 25.363.410 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52) (787) impairment losses
Neto 22.052.969 25.362.623 Net
306
Page 942
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is information
yang tidak dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh that is not required to be disclosed by Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards. Such additional information
Informasi tersebut disusun sesuai dengan regulasi mas prepared in accordance with regulations of
Otoritas Jasa Keuangan: (lanjutan) Financial Service Authority: (continued)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
4) Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual 4) Securities Purchased under Agreement
Kembali to Resell
Seluruh efek-efek yang Dibeli dengan Janji All securities purchased under agreement
Dijual Kembali pada tanggal-tanggal to resell Indonesia as of
31 Desember 2025 dan 2024 sesuai December 31, 2025 and 2024. according
Peraturan OJK diklasifikasikan sebagai to Financial Service Authority Rule
lancar. collectibility are classified as current.
5) Tagihan akseptasi 5) Acceptance receivables
Sesuai Peraturan OJK, pada tanggal- According to Financial Service Authority
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Rule collectibility All acceptances
semua tagihan akseptasi diklasifikasikan receivables were classified as current as of
sebagai lancar. December 31, 2025 and 2024.
6) Tagihan dan liabilitas derivatif 6) Derivative receivable and payables
Sesuai Peraturan OJK, pada tanggal- According to Financial Service Authority
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Rule collectability, all derivative receivable
semua tagihan dan liabilitas derivatif and payables were classified as current as
diklasifikasikan sebagai lancar. of December 31, 2025 and 2024.
307
Page 943
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah
Kolektibilitas kredit yang diberikan dan The collectibility of loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah sesuai financing/receivables according to
Peraturan OJK adalah sebagai berikut: Financial Service Authority Rule
collectibility are as follows:
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan penurunan
nilai/ nilai/
Nilai tercatat/ Allowance Nilai tercatat/ Allowance
Carrying for impairment Carrying for impairment
amount losses amount losses
Konvensional Conventional
Individual Individual
Lancar 9.025.622 2.009.267 8.100.760 1.104.716 Current
Dalam perhatian khusus 2.573.396 1.431.868 3.747.701 1.405.247 Special mention
Kurang lancar 6.139 6.133 38.480 37.880 Substandard
Diragukan 1.406 1.406 - - Doubtful
Macet 712.989 286.869 1.577.601 1.070.858 Loss
12.319.552 3.735.543 13.464.542 3.618.701
Kolektif Collective
Lancar 291.729.575 2.502.002 264.960.207 2.644.832 Current
Dalam perhatian khusus 31.431.946 3.486.569 27.214.026 2.529.447 Special mention
Kurang lancar 328.112 154.716 566.796 205.792 Substandard
Diragukan 648.783 318.924 1.748.284 555.970 Doubtful
Macet 9.244.956 3.761.803 6.126.250 2.173.192 Loss
333.383.372 10.224.014 300.615.563 8.109.233
Syariah Sharia
Lancar 49.918.935 180.799 39.536.826 783.326 Current
Dalam perhatian khusus 3.539.306 143.437 3.095.410 35.624 Special mention
Kurang lancar 280.091 137.129 266.796 9.417 Substandard
Diragukan 218.665 124.854 191.485 15.356 Doubtful
Macet 916.166 768.460 802.310 485.530 Loss
54.873.163 1.354.679 43.892.827 1.329.253
Total 400.576.087 15.314.236 357.972.932 13.057.187 Total
308
Page 944
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Rasio kredit dan pembiayaan/piutang The ratios of non-performing loans and
syariah yang diklasifikasikan non- sharia financing/receivables to total loans
performing terhadap jumlah kredit dan and sharia financing/receivables (using the
pembiayaan/piutang syariah (metode gross gross and net methods) are shown in the
dan neto) adalah seperti yang terlihat pada following table:
tabel berikut:
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/
Kolektibilitas Conventional Sharia Conventional Sharia Collectibility
Kurang Lancar 334.251 280.091 605.276 266.796 Substandard
Diragukan 650.189 218.664 1.748.284 191.485 Doubtful
Macet 9.957.945 916.166 7.703.851 802.309 Loss
10.942.385 1.414.921 10.057.411 1.260.590
Cadangan kerugian Allowance for
Penurunan nilai impairment losses
atas NPL/NPF (4.529.851) (1.030.443) (4.043.692) (510.303) for NPL/NPF
6.412.534 384.478 6.013.719 750.287
Kredit yang diberikan Loans and
dan pembiayaan/ sharia financing/
piutang syariah 345.702.924 54.873.163 314.080.105 43.892.827 receivables
% Non-performing
kredit yang % of Non-performing
diberikan dan loans and
pembiayaan/ sharia financing/
piutang syariah - Gross receivables - Gross
(Gross NPL/NPF) 3,17% 2,58% 3,20% 2,87% (Gross NPL/NPF)
% Non-performing
kredit yang % of Non-performing
diberikan dan loans and sharia
pembiayaan/ financing/
piutang syariah - Neto receivables - Net
(Neto NPL/NPF) 1,85% 0,70% 1,91% 1,71% (Net NPL/NPF)
Informasi pokok lainnya Other significant information
NPL/NPF Gross dihitung dengan membagi The Gross NPL/NPF are computed by
antara jumlah kredit/ pembiayaan/piutang dividing the total non-performing loans/
syariah bermasalah dengan jumlah sharia financing/receivables by the total
kredit/pembiayaan/piutang syariah loans and sharia financing/receivables.
keseluruhan.
NPL/NPF Neto dihitung dengan membagi The Net NPL/NPF ratios are computed by
antara jumlah kredit/pembiayaan/piutang dividing the total non-performing
syariah bermasalah setelah dikurangi loans/sharia financing/receivables, net of
cadangan kerugian dan jumlah kredit/ allowance for possible losses, by the total
pembiayaan/piutang syariah keseluruhan. loans and sharia financing/receivables.
309
Page 945
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Informasi pokok lainnya (lanjutan) Other significant information (continued)
Rasio NPL/NPF Gross (total konvensional The Gross NPL/NPF Ratio (total
dan syariah) adalah 3,08% dan 3,16% conventional and sharia) is 3.08% and
masing-masing pada tanggal 3.16% as of December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024 respectively.
Rasio NPL/NPF Neto (total konvensional The Net NPL/NPF Ratio (total conventional
dan syariah) adalah 1,70% dan 1,89%. and sharia) is 1.70% and 1.89% of
masing-masing pada tanggal December 31, 2025 and 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ Non-performing loans and sharia
piutang syariah non-performing financing/receivables by economic sectors:
berdasarkan sektor ekonomi:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Konvensional Conventional
Perumahan 9.886.058 8.608.669 Property
Konstruksi 602.570 1.044.179 Construction
Jasa Usaha 150.275 165.598 Business service
Perdagangan, restoran
dan hotel 199.039 184.495 Trading, restaurant and hotel
Pertambangan 12.604 12.717 Mining
Jasa-jasa sosial 45.780 10.519 Social service
Transportasi, Pergudangan, Transportation, warehousing,
dan Komunikasi 11.574 1.936 and communication
Manufaktur 22.057 17.363 Manufacturing
Listrik, gas dan air 3.196 2.812 Electricity, gas and water
Pertanian 572 767 Farming
Lain-lain*) 8.660 8.356 Other*)
10.942.385 10.057.411
Syariah Sharia
Perumahan 1.096.738 835.243 Property
Konstruksi 243.522 315.066 Construction
Jasa Usaha 74.661 110.281 Business service
1.414.921 1.260.590
Total 12.357.306 11.318.001 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (5.560.294) (4.553.995) for impairment losses
Neto 6.797.012 6.764.006 Net
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
310
Page 946
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Informasi pokok lainnya (lanjutan) Other significant information (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 there is
tidak terdapat pelanggaran maupun neither any breach nor violation of Legal
pelampauan Batas Maksimum Pemberian Lending Limit (LLL) to related parties and
Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi dan third parties as required by Regulation of
pihak ketiga sesuai dengan peraturan yang Financial Services Authority.
ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.
Kredit dan pembiayaan/piutang syariah Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: economic sector:
31 Desember/December 31, 2025
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doutbful Loss Total
Perumahan 18.774.985 24.938.168 191.450 218.149 6.273.433 50.396.185 Property
Konstruksi 2.610.913 1.020.730 689 9.242 201.924 3.843.498 Construction
Jasa usaha 1.523.726 4.761 - - 23.257 1.551.744 Business service
Perdagangan. restoran Trading. restaurant
dan hotel 11.040 185.311 - - 4.565 200.916 and hotel
Jasa-jasa sosial 94.749 - - 3.619 98.368 Social services
Manufaktur - - - - 767 767 Manufacturing
Transportasi, Transportation,
pergudangan dan warehousing
komunikasi 2.868.568 126.922 - - - 2.995.490 and communication
Pertambangan - - - 3.078 3.078 Mining
Lain-lain*) 6.663 277 9 144 226 7.319 Other*)
Total 25.890.644 26.276.169 192.148 227.535 6.510.869 59.097.365 Total
31 Desember/December 31, 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doutbful Loss Total
Perumahan 18.051.594 20.524.730 470.260 1.254.079 4.391.996 44.692.659 Property
Konstruksi 2.256.373 1.389.119 5.796 15.962 1.009.420 4.676.670 Construction
Jasa usaha 1.579.420 794.705 175 5.156 89.365 2.468.821 Business service
Perdagangan. restoran Trading. restaurant
dan hotel 168.286 656 38.334 - 12.418 219.694 and hotel
Jasa-jasa sosial 106.104 5.279 - - 9.416 120.799 Social services
Manufaktur - 816 - - - 816 Manufacturing
Transportasi. Transportation.
pergudangan dan warehousing
komunikasi 2.992.876 126.982 - - - 3.119.858 and communication
Pertambangan - - - - 3.078 3.078 Mining
Lain-lain*) 9.617 792 - 33 198 10.640 Other*)
Total 25.164.270 22.843.079 514.565 1.275.230 5.515.891 55.313.035 Total
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
311
Page 947
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/
Piutang Syariah (lanjutan) Receivables (continued)
Informasi pokok lainnya (lanjutan) Other significant information (continued)
Kredit dan pembiayaan/piutang syariah Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: (lanjutan) economic sector: (continued)
Skema restrukturisasi yang disepakati oleh Restructured loans scheme agreed by the
Bank dan debitur meliputi antara lain Bank and its debtors include loans principal
penjadwalan ulang pembayaran pokok and interest rescheduling, overdue interest
kredit dan bunga, pembebasan tunggakan exemption, reduction of interest rates,
bunga, penurunan suku bunga, additional loan facilities, novation and
penambahan fasilitas kredit, novasi dan others.
lain-lain.
Bank telah melakukan restrukturisasi kredit Bank has restructured its credit for debtors
untuk debitur yang terdampak pandemi affected by Covid-19 pandemic in
Covid-19 sesuai dengan POJK accordance with POJK
No. 11/POJK.03/2020 “Stimulus No.11/POJK.03/2020 “National Economic
Perekonomian Nasional sebagai kebijakan stimulus as countercyclical policy in the
countercyclical dampak penyebaran impact of the spread of Coronavirus
Corona Virus Disease 2019 tertanggal Disease 2019” dated March 13, 2020 and
13 Maret 2020 dan perubahan POJK amendment POJK No.48/POJK.03/2020
No. 48/POJK.03/2020 “Perubahan atas “Amendment of POJK
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor No.11/POJK.03/2020 Regarding National
11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Economic stimulus as countercyclical policy
Perekonomian Nasional sebagai kebijakan in the impact of the spread of Coronavirus
countercyclical dampak penyebaran Disease 2019” dated December 1, 2020
Corona Virus Disease 2019” tertanggal 1 and second amendment POJK
Desember 2020 dan perubahan kedua No.17/POJK.03/2021 “Second Amendment
POJK No. 17/POJK.03/2021 “Perubahan of POJK No.11/POJK.03/2020 Regarding
kedua atas Peraturan Otoritas Jasa National Economic stimulus as
Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020 countercyclical policy in the impact of the
tentang Stimulus Perekonomian Nasional spread of Coronavirus Disease 2019” dated
sebagai kebijakan countercyclical dampak September 10, 2021.
penyebaran Corona Virus Disease 2019”
tertanggal 10 September 2021.
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 the total
total saldo kredit restrukturisasi Covid-19 balance of Covid-19 restructure loans
masing-masing sebesar Rp6.839.651 dan amounted to Rp6,839,651 and
Rp19.027.569. Rp19,027,569, respectively.
312
Page 948
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
7) Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ 7) Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Kredit dan pembiayaan/piutang syariah Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: (lanjutan) economic sector: (continued)
Dalam laporan Bank ke Otoritas Jasa Based on the report submitted by the Bank
Keuangan (OJK) disebutkan bahwa pada to Financial Services Authority (OJK) as of
tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024, the Bank is
2024, Bank telah mematuhi ketentuan in compliance with the legal lending limit
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) regulations, both for the related
(BMPK), baik terhadap pihak-pihak berelasi and non-related party borrowers.
maupun kepada pihak yang tidak berelasi.
Rasio kredit usaha kecil (KUK) terhadap The ratio of small-scale enterprise loans to
total kredit adalah sebesar 1,04% dan total loans is 1.04% and 0.99% as of
0,99% masing-masing pada tanggal December 31, 2025 and 2024 respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
Jumlah minimum cadangan kerugian Minimum allowance for impairment losses
penurunan nilai kredit yang diberikan dan for loans and sharia financing receivables
pembiayaan/piutang syariah, yang wajib required by Financial Services Authority
dibentuk sesuai dengan ketentuan Otoritas amounted to Rp8,926,619 and
Jasa Keuangan adalah sebesar Rp12,209,531 as of December 31, 2025
Rp8.926.619 and Rp12.209.531 masing- and 2024 respectively.
masing pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024.
313
Page 949
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
b. Klasifikasi Berdasarkan Kolektibilitas OJK b. Classification Based on OJK Collectibility
(lanjutan) (continued)
8) Komitmen dan Kontinjensi 8) Commitments and Contingencies
Kolektibilitas garansi yang diterbitkan dan The collectibility classification of
fasilitas kredit yang belum ditarik yang guarantees issued and unused loan facility
mempunyai risiko kredit adalah sebagai bearing credit risks are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Lancar Current
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan (Catatan 42) 3.890.753 2.579.383 Guarantees issued (Note 42)
Fasilitas kredit Unused loan facility
yang belum ditarik (committed) 206.428 86.184 (committed)
Irrevocable L/C yang masih Outstanding irrevocable
berjalan (Catatan 42) 211.017 249.694 L/Cs (Note 42)
4.308.198 2.915.261
Mata uang asing Foreign currencies
Garansi yang diterbitkan (Catatan 42) Guarantees issued (Note 42)
Dolar Amerika Serikat 21.595.292 360.101 14.908.241 249.834 United States Dollar
Euro Eropa 76.189.526 1.491.139 18.315.405 294.786 European Euro
1.851.240 544.620
6.159.438 3.459.881 Total
314
Page 950
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
c. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang c. Assets and liabilities denominated in
asing foreign currencies
Posisi Devisa Neto Net Open Position
Perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) The Net Open Position (NOP) is calculated
didasarkan pada Peraturan Bank Indonesia based on Bank Indonesia Regulation
No. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 No. 5/13/PBI/2003 dated July 17, 2003 which
sebagaimana telah diubah dengan perubahan was fourth amended by Bank Indonesia
keempat Peraturan Bank Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015 dated
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015. May 29, 2015. Based on this regulation, the
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank Bank is required to maintain Net Open Position
diwajibkan untuk menjaga rasio PDN laporan ratio of the overall statement of financial
posisi keuangan dan secara keseluruhan position at a maximum of 20% of the total
maksimum 20% dari jumlah modal. PDN adalah capital. The NOP is the sum of the absolute
penjumlahan nilai absolut yang dinyatakan values, which are stated in Rupiah, of the net
dalam Rupiah dari selisih bersih antara aset difference between the assets and liabilities
dan liabilitas dalam mata uang asing dan selisih denominated in each foreign currency and the
bersih dari tagihan dan liabilitas komitmen dan net difference of the receivables and payables
kontinjensi yang dicatat dalam rekening of both commitments and contingencies
administratif yang didenominasi dalam setiap recorded in the administrative accounts
mata uang asing. denominated in each foreign currency.
PDN Bank pada tanggal-tanggal The Bank’s NOP as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024: 2024 are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Posisi Devisa Neto/
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities Net Open Position
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
Rekening administratif and Administrative accounts
Dolar Australia 2.088.494 (2.013.861) 74.633 Australian Dollar
Dolar Amerika Serikat 39.450.770 (39.198.835) 251.935 United States Dollar
Yen Jepang 1.105.611 (941.862) 163.749 Japanese Yen
Pound Sterling Inggris 57.841 (10.998) 46.843 Great Britain Pound Sterling
Euro Eropa 2.952.521 (2.883.611) 68.910 European Euro
Dolar Singapura 1.208.000 (1.209.315) 1.315 Singapore Dollar
Renminbi 32.941 (152) 32.789 Renminbi
Dolar Hong Kong 70.760 (70.572) 188 Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 3.123 (2.401) 722 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 1.572 (976) 596 Saudi Arabian Riyal
Dolar Canada 29.028 (29.028) - Canada Dollar
641.680
Modal (Catatan 53d) 32.982.407 Capital (Note 53d)
Rasio PDN 1,95% NOP ratio
315
Page 951
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
c. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang c. Assets and liabilities denominated in
asing (lanjutan) foreign currencies (continued)
Posisi Devisa Neto (lanjutan) Net Open Position (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Posisi Devisa Neto/
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities Net Open Position
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
Rekening administratif and Administrative accounts
Dolar Australia 1.916.596 (1.949.093) 32.497 Australian Dollar
Dolar Amerika Serikat 50.252.606 (50.177.699) 74.907 United States Dollar
Yen Jepang 738.224 (749.325) 11.101 Japanese Yen
Pound Sterling Inggris 198.004 (9.533) 188.471 Great Britain Pound Sterling
Euro Eropa 326.050 (429.071) 103.021 European Euro
Dolar Singapura 1.060.649 (1.058.974) 1.675 Singapore Dollar
Renminbi 4.075 (367) 3.708 Renminbi
Dolar Hong Kong 68.519 (68.415) 104 Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 1.440 (1.136) 304 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 922 (326) 596 Saudi Arabian Riyal
Dolar Canada 29.028 (29.028) - Canada Dollar
416.384
Modal (Catatan 53d) 32.273.030 Capital (Note 53d)
Rasio PDN 1,29% NOP ratio
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy (CAR)
Minimum (KPMM)
Bank secara aktif mengelola modalnya sesuai The Bank actively manages its capital in
dengan peraturan yang berlaku. Tujuan accordance with the regulatory requirements.
utamanya adalah untuk memastikan bahwa The primary objective of which is to ensure that
setiap saat Bank dapat menjaga kecukupan the Bank, at all times, maintains adequate
modalnya untuk menutup risiko bawaan capital to cover inherent risks to its banking
(inherent risks) pada kegiatan perbankan tanpa activities without prejudice to optimizing
mengurangi optimalisasi nilai pemegang shareholder’s value.
saham.
KPMM pada tanggal 31 Desember 2025 dan CAR on December 31, 2025 and 2024 was
2024 dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas calculated based on Otoritas Jasa Keuangan
Jasa Keuangan (POJK) No. 27/POJK.03/2022, (OJK) No. 27/POJK.03/2022, POJK No.
POJK No.34/POJK.03/2016 dan POJK 34/POJK.03/2016 and POJK No.
No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban 11/POJK.03/2016 concerning the Minimum
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum. Capital Requirement for Commercial Banks.
316
Page 952
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy (CAR)
Minimum (KPMM) (lanjutan) (continued)
Berdasarkan POJK No. 27/POJK.03/2022 Based on POJK No. 27/POJK.03/2022
tentang Perubahan Kedua atas POJK concerning of Second Change Regulation
No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban No. 11/POJK.03/2016 concerning the Minimum
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, PBI Capital Requirement for Commercial Banks,
No. 17/22/PBI/2015 tentang Kewajiban PBI No. 17/22/PBI/2015 concerning the
Pembentukan Countercyclical Buffer dan POJK Establishment of Countercyclical Buffer
No. 46/POJK.03/2015 tentang Penetapan Requirement, and POJK No. 46/POJK.03/2015
Systemically Important Bank dan Capital concerning the Determination of Systemically
Surcharge, Bank diwajibkan membentuk Important Bank and Capital Surcharge, the
tambahan modal sebagai penyangga (buffer) Bank is required to form additional capital
yang berlaku secara bertahap mulai 1 Januari as a buffer that apply in stages starting on
2016. Pembentukan modal buffer yaitu Capital January 1, 2016. The establishment of buffer
Conservation Buffer, Countercyclical Buffer dan capital consists of Capital Conservation Buffer,
Capital Surcharge untuk D-SIB yang wajib Countercyclical Buffer, and Capital Surcharge
dibentuk berdasarkan persentase tertentu dari for D-SIB which shall be established based on
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) a percentage of Risk Weighted Assets (RWA)
masing-masing sebesar 2,50%, 0,00% dan of 2.50%, 0.00% and 1.00%, respectively.
1,00%.
Berdasarkan POJK No 48/POJK.03/2020 Based on POJK No. 48/POJK.03/2020 as of
tanggal 1 Desember 2020 tentang Perubahan December 1, 2020 concerning the amendments
atas POJK No.11/POJK.03/2020 tanggal of POJK No.11/POJK.03/2020 dated May 27,
27 Mei 2020, untuk kebijakan relaksasi dalam 2020 for relaxation policy in order to support the
rangka mendukung program pemulihan national economic recovery program of the
ekonomi nasional sektor perbankan, bahwa banking sector, that the obligation to fulfill the
kewajiban pemenuhan Capital Conservation Capital Conservation Buffer in the capital
Buffer dalam komponen modal ditiadakan component is removed until March 31, 2022.
sampai dengan 31 Maret 2022.
Berdasarkan profil risiko Bank masing-masing Based on the risk profile as of
per 31 Desember 2025 dan 2024, yaitu low to December 31, 2025 and 2024, respectively,
moderate, maka rasio kecukupan modal which are both low to moderate, the minimum
(KPMM) minimum per 31 Desember 2025 dan CAR for December 31, 2025 and 2024 is set at
2024 ditetapkan masing-masing sebesar 9% 9% to less than 9%, respectively.
sampai dengan 9%.
Penentuan kepatuhan Bank terhadap peraturan The determination of the Bank's compliance
dan rasio yang berlaku didasarkan pada with regulations and applicable ratios are based
peraturan praktik akuntansi yang berbeda on the accounting rules which is differ in several
dalam beberapa hal dengan Standar Akuntansi aspects with the Financial Accounting
Keuangan di Indonesia. Standards in Indonesia.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024 the Bank
2024 Bank telah memenuhi rasio sesuai yang has fulfilled the required ratios of Bank
disyaratkan Bank Indonesia dan/atau Otoritas Indonesia and/or Financial Services Authority
Jasa Keuangan untuk KPMM. for the CAR.
317
Page 953
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy (CAR)
Minimum (KPMM) (lanjutan) (continued)
Perhitungan KPMM Bank (entitas induk) The computation of the Bank’s CAR (parent
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 entity) as of December 31, 2025 and 2024
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Modal inti a 28.900.137 29.834.471 Core Capital
Modal pelengkap Supplementary Capital
(Maksimal 100% dari (Maximum of 100% of
modal inti) b 4.082.270 2.438.559 Core Capital)
Modal pelengkap tambahan Additional supplementary
yang dialokasikan capital allocated
untuk mengantisipasi for anticipation
risiko pasar c - - of market risk
Jumlah Modal Inti dan Total Core Capital and
Modal Pelengkap d=a+b 32.982.407 32.273.030 Supplementary Capital
Jumlah modal inti, modal Total core capital,
pelengkap dan modal supplementary
pelengkap tambahan capital and additional
yang dialokasikan supplementary
untuk mengantisipasi capital allocated for
risiko pasar e=c+d 32.982.407 32.273.030 anticipation of market risk
Penyertaan f - - Investment
Jumlah modal untuk Total capital
risiko kredit g=d-f 32.982.407 32.273.030 for credit risk
Jumlah modal untuk risiko Total capital for credit
kredit dan risiko pasar h=e-f 32.982.407 32.273.030 risk and market risk
Aset tertimbang menurut Risk weighted assets
risiko kredit i 148.080.382 149.287.750 credit risk
ATMR untuk risiko pasar j 4.900.688 6.101.634 RWA for market risk
ATMR untuk risiko operasional k 20.388.527 19.055.594 RWA for operational risk
Jumlah ATMR untuk risiko
kredit dan risiko Total RWA for credit risk and
operasional l=i+k 168.468.909 168.343.344 operational risk
Jumlah ATMR untuk risiko RWA for Credit Risk.
Kredit, risiko operasional Operational Risk and
dan risiko pasar m=i+j+k 173.369.597 174.444.978 market risk
318
Page 954
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
d. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal d. Minimum Required Capital Adequacy (CAR)
Minimum (KPMM) (lanjutan) (continued)
Penentuan kepatuhan Bank terhadap peraturan The determination of the Bank's compliance
dan rasio yang berlaku didasarkan pada with regulations and applicable ratios are based
peraturan praktik akuntansi yang berbeda on the accounting rules which is differ in several
dalam beberapa hal dengan Standar Akuntansi aspects with the Financial Accounting
Keuangan di Indonesia. Standards in Indonesia.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
Bank telah memenuhi rasio sesuai yang has fulfilled the required ratios of Bank
disyaratkan Bank Indonesia dan/atau Otoritas Indonesia and/or Financial Services Authority
Jasa Keuangan untuk KPMM. for the CAR.
Perhitungan KPMM Bank (entitas induk) pada The computation of the Bank’s CAR (parent
tanggal 31 Desember 2025 dan2024 adalah entity) as of December 31, 2025 and 2024
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
CAR untuk risiko kredit CAR for credit risk
dan risiko operasional n=g/l 19,56% 19,17% and operational risk
CAR untuk risiko kredit CAR for credit risk
risiko operasional. Operational risk and
dan risiko pasar o=h/m 19,02% 18,50% market risk
CAR Minimum yang
Diwajibkan 9% 9% Minimum CAR
319
Page 955
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko e. Risk Management
Dasar Penerapan Manajemen Risiko Basis for Risk Management Implementation
Dalam penerapan manajemen risiko. BTN In the implementation of risk management. BTN
senantiasa patuh dan taat terhadap regulasi consistently adheres to and complies with the
dan perundang-undangan yang berlaku di regulations and laws applicable in Indonesia by
Indonesia dengan mengacu pada: referring to:
1. Peraturan OJK No. 21 Tahun 2023 1. OJK Regulation No. 21/2023 dated
tanggal 22 Desember 2023 tentang December 22, 2023, concerning Digital
Layanan Digital Oleh Bank Umum. Services by Commercial Banks.
2. Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018 2. OJK Regulation No. 32/POJK.03/2018
tanggal 27 Desember 2018 tentang Batas dated December 27, 2018, concerning
Maksimum Pemberian Kredit Dan the Maximum Limit for Credit and Large
Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Exposures for Commercial Banks.
Umum.
3. Peraturan OJK No. 11/ POJK.03/2019 3. OJK Regulation No. 11/POJK.03/2019
tanggal 28 Maret 2019 tentang Prinsip dated March 28, 2019, concerning the
Kehati-hatian Dalam Aktivitas Principles of Prudence in Asset
Sekuritisasi Aset Bagi Bank Umum. Securitization Activities for Commercial
Banks.
4. Peraturan OJK No. 31/POJK.03/2019 4. OJK Regulation No. 31/POJK.03/2019
tanggal 2 Desember 2019 tentang dated December 2, 2019, concerning
Kewajiban Pemenuhan Rasio the Obligation to Meet the Leverage
Pengungkit Bagi Bank Umum. Ratio for Commercial Banks.
5. Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019 5. OJK Regulation No. 37/POJK.03/2019
tanggal 19 Desember 2019 tentang dated December 19, 2019, concerning
Transparansi Dan Publikasi Laporan Transparency and Publication of Bank
Bank. Reports.
6. Peraturan Bank Indonesia No. 6. Bank Indonesia Regulation No.
23/17/PBI/2021 tanggal 17 Desember 23/17/PBI/2021 dated December 17,
2021 tentang Perubahan Ketiga atas 2021, concerning the Third Amendment
Peraturan Bank Indonesia to Bank Indonesia Regulation No.
No.20/4/PBI/2018 Tentang Rasio 20/4/PBI/2018 on the Macroprudential
Intermediasi Makroprudensial dan Intermediation Ratio and
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Macroprudential Liquidity Buffer for
Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Conventional Commercial Banks,
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. Sharia Commercial Banks, and Sharia
Business Units.
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 7. OJK Regulation No. 38/POJK.03/2017
38/POJK.03/2017 tentang Penerapan concerning the Implementation of
Manajemen Risiko Konsolidasi Bagi Consolidated Risk Management for
Bank Yang Melakukan Pengendalian Banks Controlling Subsidiaries.
Terhadap Perusahaan Anak.
8. Surat Edaran OJK 8. OJK Circular Letter No.
No.34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 34/SEOJK.03/2016 dated September 1,
September 2016 tentang Penerapan 2016, concerning the Implementation of
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. Risk Management for Commercial
Banks.
320
Page 956
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dasar Penerapan Manajemen Risiko Basis for Risk Management Implementation
(lanjutan) (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko. BTN In the implementation of risk management. BTN
senantiasa patuh dan taat terhadap regulasi dan consistently adheres to and complies with the
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia regulations and laws applicable in Indonesia by
dengan mengacu pada: (lanjutan) referring to: (continued)
9. Surat Edaran OJK 9. OJK Circular Letter No.
No.13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 13/SEOJK.03/2017 dated March 17,
Maret 2017 tentang Penerapan Tata 2017, concerning the Implementation of
Kelola Bagi Bank Umum. Governance for Commercial Banks.
10. Surat Edaran OJK 10. OJK Circular Letter No.
No.14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 14/SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017,
Maret 2017 tentang Penilaian Tingkat concerning the Assessment of the Health
Kesehatan Bank Umum. Level of Commercial Banks.
11. Surat Edaran OJK 11. OJK Circular Letter No. 6/SEOJK.03/2020
No.6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April dated April 29, 2020, concerning the
2020 tentang Perhitungan Aset Calculation of Risk-Weighted Assets for
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operational Risk Using the Standardized
Operasional dengan Menggunakan Approach for Commercial Banks.
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
12. Surat Edaran OJK 12. OJK Circular Letter No.
No.16/SEOJK.04/2021 tanggal 29 Juni 16/SEOJK.04/2021 dated June 29, 2021,
2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan concerning the Format and Content of the
Tahunan Emiten Atau Perusahaan Annual Report for Issuers or Public
Publik Companies.
13. Undang Undang No.4 Tahun 2023 13. Law No. 4 of 2023 concerning the
tentang Pengembangan dan Penguatan Development and Strengthening of the
Sektor Jasa Keuangan (UU P2SK) Financial Services Sector (P2SK Law).
14. Peraturan Lembaga Penjamin 14. Deposit Insurance Corporation (LPS)
Simpanan Regulation No. 2 of 2024 dated August 13,
No. 2 Tahun 2024 tanggal 13 Agustus 2024, concerning Resolution Plans for
2024 tentang Rencana Resolusi Bagi Commercial Banks.
Bank Umum.
15. Peraturan Lembaga Penjamin 15. LPS Regulation No. 1 of 2021 dated March
Simpanan No.1 Tahun 2021 tanggal 30 30, 2021, concerning Resolution Plans for
Maret 2021 tentang Rencana Resolusi Commercial Banks.
bagi Bank Umum.
16. Peraturan OJK No.22 Tahun 2023 16. OJK Regulation No. 22 of 2023
perihal Perubahan Kedua Peraturan concerning the Second Amendment to
OJK No.11/POJK.03/2016 tanggal 2 OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016
Februari 2016 tentang Kewajiban dated February 2, 2016, concerning the
Penyediaan Modal Minimum Bank Minimum Capital Requirement for
Umum. Commercial Banks
17. SEOJK No.24/SEOJK.03/2021 tanggal 17. OJK Circular Letter No.
7 Oktober 2021 tentang Perhitungan 24/SEOJK.03/2021 dated October 7,
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk 2021, concerning the Calculation of Risk-
Risiko Kredit dengan menggunakan Weighted Assets for Credit Risk Using the
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum Standardized Approach for Commercial
Banks.
321
Page 957
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dasar Penerapan Manajemen Risiko Basis for Risk Management Implementation
(lanjutan) (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko. BTN In the implementation of risk management. BTN
senantiasa patuh dan taat terhadap regulasi dan consistently adheres to and complies with the
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia regulations and laws applicable in Indonesia by
dengan mengacu pada: (lanjutan) referring to: (continued)
18. SEOJK No.23/SEOJK.03/2022 tanggal 18. OJK Circular Letter No.
7 Desember 2022 tentang Perhitungan 23/SEOJK.03/2022 dated December 7,
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk 2022, concerning the Calculation of Risk-
Risiko Pasar Bagi Bank Umum Weighted Assets for Market Risk for
Commercial Banks.
19. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik 19. Ministry of State-Owned Enterprises
Negara No.PER-2/MBU/03/2023 Tahun Regulation No. PER-2/MBU/03/2023
2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang dated March 24, 2023, concerning the
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Governance and Significant Corporate
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Activities Guidelines for State-Owned
Negara Enterprises
Bank melakukan manajemen risiko yang meliputi Bank conducts risk management, which
seluruh jenis risiko yang wajib dilakukan dan encompasses all types of risks that must be
ditanamkan secara mendarah daging oleh undertaken and ingrained at all levels of the
seluruh jenjang organisasi melalui penerapan organisation through the implementation of a risk
Budaya Risiko. Selain itu, BTN juga menerapkan culture. In addition, BTN also implements
pemantauan, tindak lanjut, serta penilaian indeks monitoring, follow-up, and comprehensive
maturitas manajemen risiko secara terintegrasi integrated assessment of the risk management
menyeluruh di setiap level organisasi BTN yang maturity index at every level of the BTN
menjadi bagian tidak terpisahkan dari organisation, making it an integral part of BTN's
manajemen Risiko BTN. risk management.
Manajemen Risiko dilaksanakan secara Individu Risk Management is implemented both
dan konsolidasi dengan tetap memperhatikan individually and in a consolidated manner, while
regulasi dan karakteristik bisnis BTN. still considering regulations and BTN's business
Pelaksanaan penerapan Manajemen Risiko characteristics. The implementation of BTN's
Konsolidasi BTN diatur dalam ketentuan Consolidated Risk Management is governed by
tersendiri sesuai ketentuan Regulator yang separate provisions in accordance with the
berlaku. Kebijakan Umum Manajemen Risiko applicable regulatory requirements. The General
dijadikan sebagai pedoman utama dalam Risk Management Policy serves as the primary
melaksanakan pengelolaan Risiko secara guideline for operational risk management and
operasional dan pengelolaan modal BTN, yang capital management at BTN, which includes:
mencakup:
1. Prinsip kehati-hatian pada setiap aspek 1. Principles of prudence in every aspect of BTN's
proses dan aktivitas bisnis BTN, antara lain: business processes and activities, including:
Management Portfolio, Kebijakan Management Portfolio, Credit/Financing
Perkreditan/Pembiayaan, Penyediaan Policies, Capital Adequacy, Early Warning
Kecukupan Modal, Early Warning System System for SME and Wholesale credit, Limit
untuk kredit UMKM dan Wholesale, Setting, and Risk Diversification.
Penetapan Limit, dan Diversifikasi Risiko.
322
Page 958
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Manajemen Risiko dilaksanakan secara Individu Risk Management is implemented both
dan konsolidasi dengan tetap memperhatikan individually and in a consolidated manner, while
regulasi dan karakteristik bisnis BTN. still considering regulations and BTN's business
Pelaksanaan penerapan Manajemen Risiko characteristics. The implementation of BTN's
Konsolidasi BTN diatur dalam ketentuan Consolidated Risk Management is governed by
tersendiri sesuai ketentuan Regulator yang separate provisions in accordance with the
berlaku. Kebijakan Umum Manajemen Risiko applicable regulatory requirements. The General
dijadikan sebagai pedoman utama dalam Risk Management Policy serves as the primary
melaksanakan pengelolaan Risiko secara guideline for operational risk management and
operasional dan pengelolaan modal BTN, yang capital management at BTN, which includes:
mencakup: (lanjutan) (continued)
2. Manajemen Risiko, antara lain: Risk Appetite, 2. Risk Management, including: Risk Appetite,
Risk Tolerance, Risk Profile, Stress Testing, Risk Tolerance, Risk Profile, Stress Testing,
dan Manajemen Risiko Terintegrasi (apabila and Integrated Risk Management (if BTN has
BTN telah memiliki Perusahaan Anak). Dalam subsidiaries). In implementing Risk
penerapan Manajemen Risiko, BTN Management, BTN applies the 4 (four) pillars of
menerapkan 4 (empat) pilar Manajemen Risk Management effectively in accordance with
Risiko secara efektif sesuai dengan ketentuan regulatory requirements, namely:
Regulator yakni:
a. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan a. Active oversight by the Board of Directors
Komisaris; and Board of Commissioners;
b. Kecukupan kebijakan & prosedur b. Adequacy of Risk Management policies &
Manajemen Risiko dan penetapan limit; procedures and limit setting;
c. Kecukupan proses identifikasi, c. Adequacy of risk identification,
pengukuran, pemantauan dan measurement, monitoring, and control
pengendalian Risiko serta Sistem processes, as well as Risk Management
Informasi Manajemen Risiko; dan Information Systems; and
d. Sistem pengendalian internal yang d. Comprehensive internal control systems.
menyeluruh.
3. Manajemen Risiko untuk masing-masing jenis 3. Risk Management for each type of risk, which
Risiko, yang meliputi: proses identifikasi, includes: processes for identifying, measuring,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian monitoring, and controlling risk.
Risiko.
4. Pengawasan Risiko, yang meliputi: 4. Risk Oversight, which includes: monitoring the
pemantauan penerapan aktivitas/metodologi implementation of risk management
pengelolaan Risiko Bank dan Sistem activities/methodologies and Internal Control
Pengendalian Internal. Systems.
5. Dalam penerapan Manajemen Risiko, Bank 5. In implementing Risk Management, the Bank
menetapkan klasifikasi risikoberdasarkan classifies BUMN risks based on the level of Risk
tingkat Intensitas Risiko dengan Intensity, considering the size and complexity
mempertimbangkan dimensi ukuran dan dimensions of BTN in accordance with the
kompleksitas BTN sesuai dengan ketentuan applicable regulatory requirements in the
Regulator yang berlaku pada industri banking industry.
perbankan.
6. Climate Risk Management & Analysis dalam 6. Climate Risk Management & Analysis for
rangka manajemen risiko iklim pada industri managing climate risk in the banking industry,
perbankan, khususnya terkait dampaknya particularly concerning its impact on credit,
terhadap risiko kredit, pasar, likuiditas, dan market, liquidity, and operational risks of the
operasional Bank. Bank.
323
Page 959
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dalam menjalankan penerapan manajemen To implement sound risk management,
risiko yang sehat diperlukan kecukupan adequate risk management policies and
kebijakan dan prosedur manajemen risiko yang procedures are essential. The mapping of
baik. Pemetaan kebijakan umum manajemen general risk management policies is outlined in
risiko digambarkan mulai dari strategi the risk management strategy, risk
manajemen risiko, pengelolaan risiko pada management within the bank, and the expected
Bank dan output yang diharapkan adalah output, which is a healthy bank health level.
tingkat kesehatan bank yang sehat.
BTN telah mengembangkan strategi BTN has developed a risk management
manajemen risiko yang sejalan dengan tujuan strategy that aligns with its business objectives
bisnisnya, dengan menerapkan Risk Appetite by implementing Risk Appetite Framework to
Framework untuk menetapkan batas risiko yang establish acceptable risk limits in accordance
dapat diterima sesuai dengan risk capacity with the Bank’s risk capacity.
Bank.
BTN telah memiliki Risk Appetite Statement BTN has a Risk Appetite Statement (RAS)
(RAS) yang merupakan pernyataan kualitatif which provides both qualitative and quantitative
serta ukuran kuantitatif dari risiko-risiko utama measures of the Bank's key risks. The RAS is
Bank. Pengungkapan RAS dilakukan secara disclosed in writing and thoroughly documented
tertulis dan didokumentasikan dengan baik oleh by the Risk Management Unit. The limits for the
Satuan Kerja Manajemen Risiko. Penetapan RAS are established by the Board of
Limit RAS dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Commissioners and the Board of Directors.
Direksi. Dalam penetapan RAS, telah When setting the RAS, considerations include
memperhatikan keberlanjutan ekonomi, economic sustainability, environmental
keberlanjutan lingkungan dan keberlanjutan sustainability, and social sustainability, which
sosial yang kemudian diselaraskan pada are then integrated into the development of the
penyusunan Rencana Kerja Anggaran Company’s Budget Work Plan, Risk Appetite,
Perusahaan, Risk Appetite, Risk Tolerance dan Risk Tolerance, and Recovery Plan.
Recovery Plan.
BTN telah menyusun rencana aksi pemulihan BTN has prepared a recovery action plan as
sebagaimana diatur pada stipulated in OJK Regulation No. 5 of 2024
Peraturan OJK No. 5 Tahun 2024 tentang concerning the Determination of Supervision
Penetapan Status Pengawasan dan Status and Handling of Commercial Bank
Penanganan Permasalahan Bank Umum. Issues. The Recovery Plan is a plan to address
Recovery Plan merupakan rencana untuk financial problems that may arise at the Bank.
mengatasi permasalahan keuangan yang The Bank has also prepared a resolution plan in
mungkin terjadi di Bank. Bank juga telah accordance with the provisions of
Menyusun rencana resolusi (resolution plan) PLPS No. 2 of 2024. The resolution plan is a
sesuai dengan aturan pada plan of resolution actions to maintain the
PLPS No. 2 Tahun 2024. Resolution plan continuity of the Bank's critical economic
merupakan rencana Tindakan resolusi dalam functions without causing disruption to the
rangka menjaga keberlangsungan fungsi stability of the financial system.
ekonomi penting (critical economic function)
Bank tanpa menyebabkan gangguan pada
stabilitas system keuangan.
324
Page 960
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Guna melengkapi pengukuran risiko khususnya In measuring risks, particularly market risk and
risiko pasar dan risiko likuiditas, Bank melakukan liquidity risk, the Bank conducts stress testing
stress test dengan worst case scenario. Selain using worst case scenario in addition to
melakukan scenario analysis terhadap aktivitas scenario analysis of the Bank's activities as a
bank secara keseluruhan, Bank juga melakukan whole. The Bank also performs scenario
scenario analysis terhadap aktivitas tertentu, analysis on specific activities, especially new
khususnya aktivitas baru, yang berpotensi activity, which could potentially increase the
meningkatkan eksposur risiko suku bunga. interest rate risk exposure. Currently, the stress
Stress Test yang dilakukan oleh Bank fokus pada tests conducted by the Bank is focused on 3
3 (tiga) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar (three) types of risks, namely, credit risk, market
dan risiko likuiditas. Untuk menyempurnakan risk (including interest rate risk) and liquidity
pengukuran risiko khususnya risiko pasar, risiko risk. To improve the measurement of market
likuiditas dan risiko kredit, Bank melakukan risk, liquidity risk and credit risk, the Bank
stress test terhadap worst case scenario conduct stress test on worst case scenario as
sebagaimana diatur dalam PT.8-A.6 regulated in PT.8-A.6 Implementation for Stress
Pelaksanaan Stress Test perihal Petunjuk Testing regarding The Guidelines of
Pelaksanaan Stress Testing dengan frekuensi Implementation for Stress Testing with a
minimal 1 (satu) tahun sekali untuk risiko kredit minimum frequency of 1 (one) year for credit
dan risiko pasar serta per triwulan untuk risiko risk and market risk and quarterly for liquidity
likuiditas. risk.
Bank melakukan stress testing secara berkala The bank conducts stress testing on a regular
untuk menilai kecukupan modal dalam hal basis to assess capital adequacy in the event of
terjadinya kejadian-kejadian risiko yang bersifat extreme or catastrophic risk events. During the
ekstrim atau catastrophe. Selama periode yang period in question, four stress tests were
dimaksud, telah dilakukan 6 (lima) kali stress conducted on liquidity risk, credit risk, and
testing atas Risiko Likuiditas, Risiko Kredit, dan market risk. Three of these were internal stress
Risiko Pasar. Empat di antaranya merupakan tests based on the fourth quarter of 2024, the
stress testing internal yang mengacu pada based first quarter of 2025, and the second quarter of
number Triwulan IV Tahun 2024, Triwulan I 2025. The other stress test was a BUST stress
Tahun 2025, Triwulan II Tahun 2025, dan test based on the fourth quarter of 2024, which
Triwulan III Tahun 2025. Sementara dua stress was submitted to the Financial Services
testing lainnya merupakan stress test BUST Authority (OJK) and approved by the Board of
dengan based number Triwulan IV Tahun 2024 Directors.
dan reverse stress test dengan based numer Juni
2025, yang telah disampaikan kepada Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) dan memperoleh
persetujuan dari Direksi.
325
Page 961
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Dalam melakukan proses penerapan Manajemen In carrying out an effective Risk Management
Risiko yang efektif, Bank melengkapi sistem process, the Bank supports its internal control
pengendalian internal yang bertujuan untuk system to protect the Bank's assets, ensure
menjaga aset Bank, menjamin tersedianya reliable financial and managerial reporting,
pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat enhance compliance with laws and regulations,
dipercaya, meningkatkan kepatuhan terhadap and minimize the risk of losses, deviations, and
ketentuan dan peraturan perundang-undangan, breaches of prudence. The establishment of a
serta mengurangi risiko terjadinya kerugian, reliable and effective internal control system is
penyimpangan dan pelanggaran aspek kehati- the responsibility of all operational units,
hatian. Terselenggaranya sistem pengendalian supporting units, and the Internal Audit Unit.
internal yang handal dan efektif menjadi
tanggung jawab dari seluruh satuan kerja
operasional dan satuan kerja pendukung serta
Satuan Kerja Audit Internal.
Dalam penguatan kebijakan dan prosedur In strengthening risk management policies and
manajemen risiko, dalam pelaksanaannya BTN procedures, BTN also incorporates risk
juga memasukkan manajemen risiko sebagai management as one of the pillars of BTN’s
salah satu pilar budaya perusahaan BTN, corporate culture. One of these cultural pillars is
dimana salah satu pilar budaya perusahaan Governance & Risk Culture. The Governance &
adalah Governance & Risk Culture. Pilar Risk Culture pillar is crucial to reinforce,
Governance & Risk Culture merupakan pilar ensuring that all business processes are
yang krusial untuk diperkuat sehingga seluruh conducted prudently and in compliance.
proses bisnis berjalan dengan prudent dan
comply.
Dalam rangka meningkatkan dan In order to improve and optimize services to the
mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat public, especially in the Commercial and
khususnya dalam bisnis Commercial dan Corporate Loan business, as well as to increase
Corporate Loan serta meningkatkan pendapatan Bank revenue through the provision of Credit
Bank dapat melalui pemberian fasilitas Credit Line facilities to Non-Financial Institutions. In
Line kepada Non Lembaga Keuangan. Dalam the process of granting Credit Line Facilities for
proses pemberian Fasilitas Credit Line kepada Non-Financial Institutions, the credit risk
Non Lembaga Keuangan sudah melibatkan unit management unit has been involved, starting
manajemen risiko kredit mulai dari pengumpulan from data collection to the decision process for
data hingga proses keputusan pemberian granting Credit Line Facilities for Non-Financial
Fasilitas Credit Line kepada Non Lembaga Institutions. The results of the limit
Keuangan. Hasil penetapan limit fasilitas Credit determination of Credit Line facilities to
Line kepada Counterparty didasarkan atas Counterparties are based on analysis of legal
analisa aspek legal, rating perusahaan, aspek aspects, company ratings, management
manajemen, aspek keuangan, aspek industri, aspects, financial aspects, industrial aspects,
aspek pemasaran, dan aspek agunan. marketing aspects, and collateral aspects.
Manajemen Risiko Pasar juga melakukan Market Risk Management also monitors
pengawasan transaksi terhadap limit fasilitas transactions on Credit Line facility limits for Non-
Credit Line kepada Non Lembaga Keuangan Financial Institutions on a daily basis.
secara harian.
326
Page 962
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko Risk Management Structure
Tata kelola risiko Bank yang berlandaskan The Bank’s risk governance, which is based on
prinsip GCG terwujud dari terlibatnya seluruh the principles of GCG, involves the entire Bank
organ Bank dalam pengelolaan manajemen in managing risks. This can be seen in the
risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan composition of the Bank's risk management
organisasi manajemen risiko Bank. Dewan organizational structure. The Board of
Komisaris dan Direksi bertanggung jawab untuk Commissioners (BOC) and Board of Directors
memastikan penerapan Manajemen Risiko telah (BOD) are responsible for ensuring the proper
memadai sesuai dengan karakteristik, implementation of risk management in
kompleksitas dan profil risiko Bank. Dewan accordance to the characteristics, complexity
Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses and risk profile of the Bank. The BOC and BOD
manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko play an active role in the risk management
Bank melalui Kualitas Penerapan Manajemen process in order to mitigate the risk of the Bank
Risiko yang meliputi tata kelola risiko, kerangka through Quality of Risk Management
manajemen risiko, proses manajemen risiko, Implementation which covers risk governance,
kecukupan sumber daya manusia, dan risk management framework, risk management
kecukupan sistem informasi manajemen risiko, process, the adequacy of human resources and
serta kecukupan sistem pengendalian risiko. risk management information systems, as well
as the adequacy of risk management systems.
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko bertugas dan The Risk Monitoring Committee is responsible
bertanggung jawab dalam memberikan for providing recommendations to the Board of
rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan Commissioners by evaluating the Bank's risk
melakukan evaluasi atas pedoman kebijakan management policy guidelines (Credit Risk,
manajemen risiko Bank (Risiko Kredit, Risiko Market Risk, Liquidity Risk, Operational Risk,
Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Strategic Risk, Compliance Risk and
Risiko Hukum, Risiko Stratejik, Risiko Kepatuhan Reputational Risk), evaluating according to the
dan Risiko Reputasi), melakukan evaluasi policy guidelines and monitoring the duties of
kesesuaian antara pedoman kebijakan Risk Management Comittee. In carrying out its
manajemen risiko dengan pelaksanaannya dan duties, the Risk Monitoring Committee with the
melakukan pemantauan serta mengevaluasi Enterprise Risk Management Division regularly
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko discuss issues about Risk Profile, Bank
dan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi. Soundness Level, Recovery Plan and other
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung matters related to Bank risk management
jawabnya, Komite Pemantau Risiko mengadakan including reviewing the Risk Management
rapat dengan Enterprise & ESG Risk Policy Guidelines in which there are Risk
Management Division secara berkala membahas Appetite and Risk Tolerance Bank.
isu-isu terkini, Profil Risiko Triwulanan (Individu &
Konsolidasi), Tingkat Kesehatan Bank (Individu
& Konsolidasi), Recovery Plan dan hal-hal yang
terkait dengan manajemen risiko Bank termasuk
ikut mereview Pedoman Kebijakan Manajemen
Risiko yang didalamnya terdapat Risk Appetite
dan Risk Tolerance Bank.
327
Page 963
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko (KMR) berperan aktif The Bank’s Risk Management Committee (RMC)
dalam memberikan pertimbangan-pertimbangan is actively involved in providing advice on the
terhadap risiko yang melekat pada kebijakan inherent risks associated to new policies to be
yang akan ditetapkan Direksi maupun established by the BOD and providing evaluation
memberikan evaluasi terhadap ketentuan- to the regulations that are considered to be
ketentuan yang dinilai kurang sesuai dengan outdated and require updating. The RMC is also
perkembangan terkini dan perlu dilakukan actively involved in conducting risk measurement
penyesuaian. KMR terlibat secara aktif dalam of the risks associated to new products and/or
melakukan penilaian risiko yang melekat pada services to enable the Bank to take the
setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru necessary mitigating actions. The RMC may
sehingga Bank dapat melakukan langkah- evaluate the Risk Management Policy
langkah mitigasi yang diperlukan. Selain itu Guidelines, if necessary.
apabila dipandang perlu, KMR dapat melakukan
evaluasi terhadap Pedoman Kebijakan
Manajemen Risiko (PKMR).
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Integrated Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi memiliki The Integrated Risk Management Committee
peran yang sangat penting dalam memberikan plays a very important role in providing
pertimbangan terkait risiko yang dapat considerations related to risks that may affect
mempengaruhi eksposur Risiko Konglomerasi Financial Conglomerate Risk exposure,
Keuangan, terutama yang terkait dengan especially those related to policies to be
kebijakan yang akan ditetapkan oleh Direksi. determined by the Board of Directors. This
Komite ini juga bertugas mengevaluasi committee is also tasked with evaluating
ketentuan-ketentuan yang dinilai sudah tidak provisions that are deemed no longer in line with
sesuai dengan perkembangan terkini dan current developments and require adjustment.
memerlukan penyesuaian. Komite Manajemen The Integrated Risk Management Committee is
Risiko Terintegrasi terlibat langsung dalam directly involved in the integrated risk
penilaian risiko terintegrasi yang terkait dengan assessment of each new product, service, or
setiap produk, layanan, atau aktivitas baru, activity, enabling the Bank to take appropriate
sehingga Bank dapat mengambil langkah- mitigation measures. If deemed necessary, this
langkah mitigasi yang tepat. Apabila dianggap Committee may also evaluate the Integrated
perlu, Komite ini juga dapat melakukan evaluasi Risk Management Policy Guidelines (PKMR).
terhadap Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko
Terintegrasi (PKMR).
328
Page 964
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Komite ESG ESG Committee
Komite ESG berperan dalam memetakan dan The ESG Committee plays a role in mapping and
menyusun kebijakan/strategi Program ESG dan formulating policies/strategies for the ESG and
TJSL serta melakukan monitoring dan evaluasi SJSL Program as well as monitoring and
pelaksanaan Program ESG dan TJSL. Komite evaluating the implementation of the ESG and
ESG menetapkan langkah-langkah perbaikan SJSL Program. The ESG Committee determines
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan corrective measures on matters relating to the
Program ESG dan TJSL mencakupi Community ESG and CSR Programs including Community
Development, Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil Development, Funding for Micro and Small
(PUMK), Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, Enterprises (PUMK), Sustainable Finance Action
serta kegiatan bisnis dalam rangka tanggung Plan, as well as business activities in the context
jawab Bank kepada masyarakat atas risiko bisnis of the Bank's responsibility to the community for
yang ditimbulkan oleh Bank dan melaporkannya business risks incurred by the Bank and reports
kepada Direksi. Selain itu, Komite ESG juga them to the Board of Directors. In addition, the
memantau penerapan monitoring atas ESG Committee also monitors the
implementasi Strategi dan Roadmap ESG Bank. implementation of the Bank's ESG Strategy and
Roadmap.
Satuan Kerja Manajemen Risiko Risk Management Division
Enterprise & ESG Risk Management Division Enterprise & ESG Risk Management Division
(ERMD) merupakan Satuan Kerja Manajemen (ERMD) is a Risk Management Working Unit
Risiko (SKMR) pada Bank, dipimpin oleh (RMWU) at the Bank, led by a Division Head that
seorang Kepala Divisi yang bertanggung jawab is responsible directly to the Risk Management
langsung kepada Direktur Risk Management. Director.
329
Page 965
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Satuan Kerja Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Division (continued)
Struktur organisasi Enterprise & ESG Risk The organizational structure of the Enterprise &
Management Division terdiri dari Market & ESG Risk Management Division consists of the
Liquidity Risk Management Department, Credit Market & Liquidity Risk Management
Portofolio Risk Management Department, Department, Credit Portofolio Risk Management
Integrated Risk Management Department, Department, Integrated Risk Management
Environmental, Social, & Governance (ESG) Department, Environmental, Social, &
Department, Model Development Department Governance (ESG) Department, Model
dan Model Validation Department. Development Department and Model Validation
Department.
Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional & Digital & Operations Risk Management Division
Digital
Digital & Operations Risk Management Division Digital & Operations Risk Management Division
(DORD) merupakan Satuan Kerja Manajemen (DORD) is a Risk Management Work Unit
Risiko (SKMR) pada Bank, dipimpin oleh seorang (SKMR) at the Bank, led by a Division Head who
Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung is directly responsible to the Director of Risk
kepada Direktur Risk Management. Struktur Management. The organizational structure of the
organisasi Digital & Operations Risk Digital & Operational Risk Management Division
Management Division terdiri dari Fraud Risk consists of the Fraud Risk Management
Management Department, Digital Risk Department, Digital Risk Management
Management Department, Operational Risk Department, Operational Risk Management
Management Department, Regional Operational Department, Regional Operational Risk Control
Risk Control Department, dan Operational Risk Department, and Operational Risk Control
Control (ORC) Departement yang terdiri dari 4 Department (ORC) which consists of 4
Bidang Direktorat yaitu ORC Retail Banking, Directorate Fields, namely ORC Retail Banking,
ORC Wholesale Banking, ORC Risk & Assets ORC Wholesale Banking, ORC Risk & Assets
Management, dan ORC Operation & Human Management, and ORC Operation & Human
Capital. Capital.
Bank telah memiliki panduan kebijakan di bidang The Bank’s risk management policies are
manajemen risiko yaitu Pedoman Kebijakan formalized in the RMPM. RMPM sets out the
Manajemen Risiko (PKMR) di mana di dalamnya minimum requirements based on Bank Indonesia
telah mencakup ketentuan-ketentuan minimal regulations. A regular review is conducted on
yang disyaratkan di dalam Peraturan Bank internal policies to comply with the prevailing
Indonesia. Pengkajian ulang terhadap kebijakan regulations from regulatory bodies. Gap analysis
internal juga dilakukan agar sesuai dengan are performed and best practices are applied to
ketentuan terkini dari regulator dengan enhance the quality of the risk management
melakukan gap analysis serta mengakomodasi implementation.
best practices yang lazim digunakan untuk
meningkatkan kualitas penerapan manajemen
risiko.
330
Page 966
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Risk Management Policies and Procedures
Manajemen Risiko
Sistem informasi manajemen risiko pada tahap The Bank also performs risk management on
awal difokuskan pada pengumpulan dan information systems which focuses on risk
perbaikan database risiko yang diharapkan dapat database collection and improvement. The data
dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam is gradually developed and applied in the
sistem teknologi informasi secara bertahap agar information technology system so that risk
proses pengukuran risiko dan pemantauan risiko measurement and monitoring can be integrated
dapat dilakukan secara terintegrasi dan dapat into the Bank’s risk management on a timely
disajikan secara tepat waktu. basis.
Profil Risiko Risk Profile
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Based on Financial Services Authority
(POJK) No. 38/POJK.03/2017 tentang Regulation (POJK) No. 38/POJK.03/2017
Penerapan Manajemen Risiko secara concerning the Implementation of Consolidated
Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan Risk Management for Bank Controlling
Pengendalian terhadap Perusahaan Anak, Subsidiary Companies, the ERMD is obligated to
ERMD memiliki kewajiban untuk menyampaikan submit consolidated and individual risk profile
laporan profil risiko secara konsolidasi maupun reports to the Financial Services Authority (OJK)
individual kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap on a quarterly basis. These reports cover
triwulan. Laporan tersebut mencakup eksposur exposures to various types of risks, including:
terhadap berbagai jenis risiko, antara lain: risiko credit risk, market risk, liquidity risk, operational
kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko risk, compliance risk, legal risk, reputational risk,
operasional, risiko kepatuhan, risiko hukum, and strategic risk. Additionally, the regulation
risiko reputasi, dan risiko strategis. Selain itu, also stipulates the Bank’s obligation to submit
peraturan tersebut juga mengatur kewajiban consolidated and individual Bank Soundness
Bank untuk menyampaikan laporan tingkat Level reports, which are submitted
kesehatan Bank baik secara konsolidasi maupun semi-annually. Furthermore, referring to POJK
individual, yang disampaikan secara semesteran. No. 4/POJK.03/2016 dated January 26, 2016,
Di samping itu, merujuk pada POJK and SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 dated
No. 4/POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 March 17, 2017, concerning the Assessment of
dan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal Commercial Banks’ Soundness Level, the
17 Maret 2017 tentang Penilaian Tingkat assessment evaluates the risk profile factor,
Kesehatan Bank Umum, penilaian dilakukan which includes an assessment of inherent risks
terhadap faktor profil risiko, yang mencakup and the quality of risk management
penilaian atas risiko inheren serta kualitas implementation in the Bank’s operational
penerapan manajemen risiko dalam kegiatan activities
operasional Bank.
331
Page 967
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara In general, the Bank’s composite risk profile
self assessment Profil Risiko Bank Konsolidasi during the third quarter of 2025 is low to
dan Individu triwulan III tahun 2025, diupayakan moderate, which is reflected in the moderate
berada pada tingkat Low to Moderate yang inherent risk level and satisfactory level of quality
tercermin dari tingkat risiko inherent moderate of risk management implementation. Inherent
dan tingkat kualitas penerapan manajemen risiko risks include business strategy, business
dengan peringkat satisfactory. Risiko Inheren characteristics, complexity of products and
meliputi strategi bisnis, karakteristik bisnis, activities of the Bank, the industry in which the
kompleksitas produk dan aktivitas Bank, industri Bank conducts business, as well as
dimana Bank melakukan kegiatan usaha, serta macroeconomic conditions. The quality of risk
kondisi makro ekonomi. Kualitas Penerapan management implementation covers risk
Manajemen Risiko meliputi tata kelola risiko, governance, risk management framework, risk
kerangka manajemen risiko, proses manajemen management process, the adequacy of human
risiko, kecukupan sumber daya manusia, dan resources and risk management information
kecukupan sistem informasi manajemen risiko, systems, as well as the adequacy of the risk
serta kecukupan sistem pengendalian risiko. management system.
Risiko Operasional Operational Risk
Risiko Operasional yang timbul harus segera Operational risk arising should be anticipated.
diantisipasi. Pencadangan modal yang dilakukan Provision of capital held by bank is calculated
Bank dihitung berdasarkan kebutuhan modal based on minimum Capital Adequacy Ratio
minimum (CAR) merupakan salah satu langkah (CAR) which is one of anticipatory measures in
antisipasi agar eksposur Risiko Operasional tidak order the operational risk exposure not interfere
sampai mengganggu permodalan. Bank’s capital structure.
Dalam rangka menghitung kebutuhan modal In order to calculate the minimum Capital
minimum (CAR) untuk risiko operasional, Bank Adequacy Ratio (CAR) for operational risk, the
menerapkan Pendekatan Standar (Standardized Bank applies the Standardized Approach, in
Approach), sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa accordance with Financial Services Autority
Keuangan Nomor 6/SEOJK.03/2020 tanggal Circular Letter No. 6/SEOJK.03/2020 dated
29 April 2020 tentang Perhitungan Aset April 29, 2020 regarding the calculation of Risk
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Weighted Assets (RWA) for Operational Risk
Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Calculated using Standardized Approach (SA).
Standar Bagi Bank Umum.
Dalam penerapan manajemen risiko operasional, In implementing operational risk management,
Digital and Operations Risk Management the Digital and Operations Risk Management
Division (DORD) berfungsi memastikan proses Division (DORD) functions to ensure that the
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan process of identifying, measuring, monitoring and
pengendalian risiko berjalan dengan efektif pada controlling risks runs effectively in every
setiap aktivitas fungsional, produk atau layanan functional activity, new product or service.
baru.
332
Page 968
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Dalam rangka melakukan proses identifikasi In order to make the process of identifying risks,
risiko, saat ini Bank sedang mengembangkan the Bank is currently developing applications
aplikasi Operational Risk Management Operations Risk Management Information
Information System (ORMIS). Aplikasi ORMIS ini System (ORMIS). The ORMIS application
terdiri dari tiga modul utama yang terintegrasi consists of three main integrated modules,
yaitu LED, RCSA, dan KRI. namely LED, RCSA, and KRI.
Modul LED (Loss Event Database) dirancang The LED (Loss Event Database) module is
terhubung dengan Kantor Wilayah dan Kantor designed to be connected to Regional Offices
Cabang. Dengan demikian Kantor Wilayah dan and Branch Offices. In this way, Regional Offices
Kantor Cabang dapat secara periodik and Branch Offices can periodically send loss
mengirimkan data loss event masing-masing event data for each office online via ORMIS.
kantor secara online melalui ORMIS.
Data yang terkumpul selanjutnya akan diolah dan The Data collected will be processed and
dianalisis. Dari hasil pengolahan dan analisis analyzed. Processing and analysis of the results
tersebut diharapkan akan teridentifikasi peta are expected to be identified as a risk exposure
eksposur risiko yang diperoleh, selanjutnya akan maps are obtained, further mitigation measures
dilakukan langkah mitigasi terhadap eksposur will be performed against the identified risk
risiko yang teridentifikasi tersebut. exposures.
Modul RCSA (Risk and Control Self-Assessment) The RCSA (Risk and Control Self-Assessment)
digunakan dalam proses identifikasi dan module is used in the process of identifying and
pengukuran risiko operasional yang melekat measuring operational risks inherent in all Bank
pada seluruh aktivitas unit kerja Bank. Oleh work unit activities. Therefore, in completing the
karena itu dalam mengisi RCSA seluruh unit RCSA, all work units are required to be able to
kerja dituntut untuk dapat mengidentifikasi dan identify and measure operational risks that are
mengukur risiko-risiko operasional yang melekat inherent in daily activities and have an impact on
pada aktivitas sehari-hari dan berdampak achieving work unit targets, including
pencapaian sasaran unit kerja termasuk determining the type of control in order to ensure
menetapkan jenis kontrol dalam rangka that all potential risks in each work unit can be
memastikan seluruh potensi risiko pada masing- controlled.
masing unit kerja dapat dikendalikan.
Sedangkan modul KRI merupakan perangkat Meanwhile, the KRI module is a tool for
untuk memantau tren risiko berdasarkan monitoring risk trends based on established risk
indikator risiko yang ditetapkan. Atas indikator indicators. These risk indicators will become the
risiko tersebut akan menjadi dasar untuk basis for preparing anticipatory and corrective
penyusunan langkah antisipasi maupun steps in the future.
perbaikan di masa yang akan datang.
333
Page 969
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Pengendalian dan mitigasi risiko operasional Controlling and mitigating operational risk is
dilaksanakan oleh seluruh satuan kerja Bank. conducted by risk taking units within the Bank.
Digital and Operations Risk Management The Digital and Operations Risk Management
Division bertugas untuk memastikan bahwa Bank Division ensures that the Bank has adequate
telah memiliki kebijakan dan prosedur policies and procedures, which must be complied
pengendalian dan mitigasi risiko operasional and carried out by each risk taking unit in
yang memadai yang wajib dipatuhi dan conducting its daily transactions and activities
dilaksanakan oleh setiap satuan kerja dalam accurately, efficiently and in a timely manner.
melaksanakan transaksi dan aktivitas dengan
akurat, efisien dan tepat waktu.
Dalam pengendalian risiko operasional, In operational risk control, the implementation of
pelaksanaan kaji ulang manajemen risiko operational risk management reviews is carried
operasional dilakukan oleh Internal Audit Division out by the Internal Audit Division (IAD) which
(IAD) yang mencakup keandalan kerangka includes the reliability of the operational risk
manajemen risiko operasional dan penerapan management framework and the implementation
manajemen risiko operasional oleh unit of operational risk management by business
bisnis/aktivitas pendukung. units/supporting activities.
Risiko Hukum Legal Risk
Pengukuran risiko hukum dilaksanakan oleh Legal risk measurement is conducted together by
Enterprise Risk Management Division bersama- Enterprise Risk Management Division and Legal
sama Legal Division berdasarkan laporan hasil Division based on the evaluation report resulting
evaluasi atas analisis kasus-kasus hukum secara from the analysis of individual legal cases on
individual terhadap liabilitas kontinjensi yang contingent liabilities arising from legal litigation.
timbul dari tuntutan hukum yang terjadi.
Pemantauan risiko hukum dilaksanakan oleh Legal risk monitoring is conducted by Legal
Legal Division untuk mengevaluasi efektivitas Division to evaluate the effectiveness of policies.
dari implementasi kebijakan. prosedur dan procedures and compliance with the Bank’s
kepatuhan terhadap kebijakan. regulasi hukum policies and prevailing laws and regulations.
serta batas ketentuan Bank. Pemantauan Periodic monitoring is conducted on all legal risk
dilaksanakan secara berkala terhadap seluruh exposures.
posisi risiko hukum.
Dalam melaksanakan pengendalian risiko To mitigate legal risk. Legal Division provides
hukum. Legal Division memberi masukan hukum legal advice and recommendation to each
dan rekomendasi kepada setiap divisi dan satuan division and risk taking units and also conducts a
kerja serta melakukan review secara berkala regular review of agreements and partnership
terhadap perjanjian dan kontrak kerjasama contracts with counterparty.
dengan counterparty.
334
Page 970
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi Reputational Risk
Identifikasi risiko reputasi dilakukan pada faktor- Reputational risk is identified an inherent risk
faktor risiko yang melekat pada aktivitas factors associated to functional activities
fungsional yang mencakup keterbukaan including disclosure requirements, customer
(disclosure requirement), keluhan nasabah complaints against the Bank, employee attitude
terhadap pelayanan Bank, perilaku karyawan when providing services to customers, and the
Bank dalam melayani nasabah, dan sistem Bank’s communication systems.
komunikasi Bank.
Pengukuran risiko reputasi dilakukan Reputation risk measurement is based on the
berdasarkan hasil assesment terhadap faktor- results of assessment on the reputation risk
faktor risiko reputasi. Risiko reputasi Bank factors. Bank reputation risk is managed by
dikelola oleh Corporate Secretary Division (CSD) Corporate Secretary Division (CSD) and
dan Customer Experience Division (CXD) serta Costumer Experience Division and reported to
dilaporkan ke OJK oleh ERMD dalam laporan OJK by ERMD in the risk profile report.
profil risiko.
Dalam rangka pemantauan risiko reputasi. In order to monitor reputational risk. the Bank
dikembangkan aplikasi Sistem Pengaduan developed an application called Customer
Nasabah (SPN) untuk mendukung layanan dan Complaint System (CCS) to support customer
penanganan pengaduan nasabah yang service and complaint handling that allows online
memungkinkan proses penanganan pengaduan complaints handling process between the parties
secara online antar pihak-pihak yang terkait related to the issues at branch offices and head
dengan permasalahan di Kantor Cabang dan office. This will be useful to ensure sustained
Kantor Pusat. Hal ini berguna untuk memastikan customer satisfaction.
terjaganya kepuasan nasabah.
Dalam pengendalian risiko reputasi, satuan kerja Corporate Secretary Division is responsible for
yang berfungsi sebagai corporate secretary implementing policies related to managing and
bertanggung jawab dalam penerapan kebijakan settling negative issues or avoiding counter-
yang berkaitan dengan penanganan dan productive information and performs the Public
penyelesaian berita negatif atau menghindari Service Obligation (PSO) function in connection
informasi kontra produktif serta untuk with carrying out corporate social responsibility.
menjalankan fungsi Public Service Obligation
(PSO) dalam rangka melaksanakan tanggung
jawab sosial perusahaan (corporate social
responsibility).
Kegiatan corporate social responsibility tidak Corporate social responsibility is not focused
terfokus kepada kegiatan charity saja, tetapi juga only on charity, but also in the form of a
dalam bentuk program yang berkesinambungan. sustainable program. This can be realized in the
Hal ini dapat diwujudkan dalam bentuk form of credit subsidies and implementation of
pemberian kredit subsidi dan pelaksanaan the Social and Environmental Responsibility
Program Tanggung Jawab Sosial dan Program (SERP).
Lingkungan (TJSL).
335
Page 971
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Stratejik Strategic Risk
Risiko stratejik merupakan risiko akibat Strategic risk is the risk arising from the
ketidaktepatan Bank dalam pengambilan inaccuracies in the decision making and/or the
dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik execution of a strategic decision and failure to
serta kegagalan dalam mengantisipasi anticipate changes in the business environment.
perubahan lingkungan bisnis. Identifikasi risiko Strategic risk identification is based on the
stratejik dilakukan berdasarkan atas faktor-faktor strategic risk factors on specific functional
risiko stratejik pada aktivitas fungsional tertentu, activities, such as lending, treasury and
seperti aktivitas perkreditan, treasuri dan investment activities, as well as operations and
investasi, serta operasional dan jasa melalui services through a business plan prepared by the
business plan yang disusun oleh satuan kerja strategic working unit as elaborated in the
stratejik sebagaimana yang dijabarkan dalam General Policy of the BOD.
Kebijakan Umum Direksi.
Pengukuran Risiko Stratejik dan parameter Strategic risk and parameter measurement are
pengukurannya dilakukan berdasarkan kinerja based on the Bank's performance by comparing
Bank yaitu dengan membandingkan hasil aktual actual results with targets that have been set.
dengan target yang telah ditetapkan. Strategic risk monitoring is carried out by CSPD
Pemantauan risiko stratejik dilakukan oleh CSPD periodically to monitor the achievement of Key
secara berkala dengan memonitor pencapaian Performance Indicator and risk exposure
Key Perfomance Indicator dan risk exposure compared to the Bank's risk appetite.
dibandingkan dengan risk appetite bank.
Selanjutnya, Dewan Komisaris, Direksi, Divisi Furthermore, the BOC, BOD, Divisions and
dan Kantor Cabang mereviu strategi dasar yang Branch Offices are reviewing the basic strategy
fokus pada perubahan-perubahan antara lain that focuses on changes in among others, the
struktur organisasi Bank, perkreditan komersial, organizational structure of the Bank, commercial
pembiayaan perdagangan, treasuri, operasional lending, trade finance, treasury, operations and
dan kekuatan serta kelemahan sistem teknologi the strengths and weaknesses of information
informasi. technology systems.
Dalam pengendalian risiko stratejik, Corporate In controlling strategic risk, the Corporate
Strategy and Planning Division (CSPD) berfungsi Strategy and Planning Division (CSPD) analyzes
menganalisa laporan aktual dan target rencana actual results against target and periodically
bisnis dan menyampaikannya kepada Direksi reports to the BOD.
secara berkala.
336
Page 972
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko Kepatuhan merupakan risiko yang timbul Compliance Risk is a risk that arises as a result
akibat Bank tidak mematuhi dan/atau tidak of the Bank not complying with and/or not
melaksanakan peraturan perundang-undangan implementing applicable laws and regulations. In
dan ketentuan yang berlaku. Dalam identifying compliance risks, the Compliance
mengidentifikasi risiko kepatuhan, Compliance Division (CMGD) conducts studies related to
Division (CMGD) melakukan kajian terkait Compliance Risk exposure to external provisions
dengan eksposur Risiko Kepatuhan terhadap that are attached to internal regulations. In
ketentuan eksternal yang melekat pada addition, CMGD analyzes events that cause
ketentuan internal. Di samping itu, CMGD compliance risks and informs DORD and
menganalisis kejadian yang menyebabkan KOMAR for review.
timbulnya risiko kepatuhan dan
menginformasikan hal tersebut ke DORD dan
KOMAR untuk direviu.
Dalam rangka meminimalkan timbulnya Risiko In order to minimize the Compliance Risk,
Kepatuhan, Compliance Division (CMGD) telah Compliance Division (CMGD) has provided a
menyediakan portal khusus yang bernama special access called Compliance Regulatory
Compliance Regulatory Management System Management System (CRMS) for easy access to
(CRMS) untuk memudahkan seluruh unit bisnis the Government regulations for the entire
melakukan akses terhadap ketentuan Regulator. business units. In addition, CRMS is also used by
Di samping itu, CRMS juga digunakan oleh CMGD to monitor and remind the Bank’s
CMGD untuk melakukan monitoring serta reporting obligations and inform to all relevant
reminder terhadap komitmen kewajiban work units.
pelaporan Bank dan menginformasikan hal
tersebut ke seluruh satuan kerja terkait.
Pengukuran risiko kepatuhan dilakukan untuk Compliance risk is assessed by measuring the
mengukur potensi kerugian yang disebabkan potential loss caused by the Bank’s non-
oleh ketidakpatuhan dan ketidakmampuan Bank compliance or inability to comply with prevailing
dalam memenuhi ketentuan yang berlaku. regulations. The level of compliance risk is
Besarnya risiko kepatuhan diestimasi estimated based on the Bank’s ability to comply
berdasarkan kemampuan Bank untuk memenuhi with prevailing and upcoming regulations. These
seluruh peraturan pada waktu yang lampau dan activities include reviewing all penalties,
yang akan datang. Kegiatan-kegiatan ini litigations and complaints received by the Bank.
termasuk mereviu semua penalti, litigasi, dan
keluhan yang pernah diterima Bank.
Dalam pemantauan risiko kepatuhan, DORD dan In monitoring compliance risk, DORD and CMGD
CMGD bertugas untuk mengevaluasi efektivitas are responsible to evaluate the effectiveness of
implementasi manajemen risiko dengan the implementation of risk management by
memantau secara berkala seluruh jenis kegiatan monitoring regularly all kinds of activities that
yang berpotensi menimbulkan risiko kepatuhan. could potentially pose a compliance risk.
Secara berkala, IAD melakukan pemantauan Periodically, IAD monitors and follow-up results
terhadap hasil tindak lanjut audit baik dari intern of both internal and external audits.
maupun ekstern.
337
Page 973
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide information
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset about the expected maturities of the Bank’s
dan liabilitas keuangan: financial assets and liabilities:
31 Desember/December 31, 2025
> 6 - 12
>1-6 Bulan/
Lainnya/ ≤ 1 Bulan/ Bulan/ >6 - 12 > 12 Bulan/
Total Others *) ≤ 1 Month Months Months >12 Months
ASET ASSETS
Kas 2.154.839 - 2.154.839 - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 33.797.873 - 33.797.873 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 2.513.921 (2.050) 2.515.971 - - - other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 12.929.938 - 12.929.938 - - - and other banks
Efek-efek 22.052.969 (52) 4.950.061 5.571.734 4.947.093 6.584.133 Securities
Obligasi Pemerintah 38.106.638 - 5.065.121 25.592.719 690.400 6.758.398 Government bonds
Efek-efek yang Dibeli Dengan Securities Purchased under
Janji Dijual Kembali 1.683.840 - 1.683.840 - - - Agreement to Resell
Tagihan Akseptasi 574.777 (124) 574.901 - - - Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - - - - - - Derivative Receivables
Penyertaan Saham - - - - - 29 Equity Participation
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 385.261.851 (15.314.236) 7.409.930 16.515.256 4.695.218 371.955.682 financing/receivables
Bunga yang masih akan
diterima 12.222.824 - 12.222.824 - - - Interest receivable
Aset lain-lain**) 828.871 - 828.871 - - - Other assets**)
Total 512.128.341 (15.316.462) 84.134.169 47.679.709 10.332.711 385.298.242 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera ***) 1.865.471 - 1.865.471 - - - Liabilities due immediately***)
Simpanan nasabah 405.499.731 - 290.451.143 113.471.332 1.554.294 22.962 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 96.481 - 96.481 - - Deposits from other banks
Surat berharga yang
diterbitkan 3.985.083 - - - - 3.985.083 Securities issued
Liabilitas akseptasi 574.901 - 574.901 - - - Acceptance payable
Efek-efek yang Dijual dengan Securites sold under
Janji Dibeli Kembali 349.076 - 349.076 - - - repurchase agreements
Pinjaman yang diterima 37.991.851 - - 1.000.000 8.500.000 28.491.851 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 497.893 - 497.893 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain****) 310.923 - 310.923 - - - Other liabilities****)
Pinjaman dan efek- Subordinated Loan and
efek subordinasi 5.492.133 - - - 1.500.000 3.992.133 Securities
Total 456.663.543 - 294.145.888 114.471.332 11.554.294 36.492.029 Total
Perbedaan jatuh tempo 55.464.798 (15.316.462) (210.011.719) (66.791.623) (1.221.583) 348.806.213 Maturity gap
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan. *) Allowance for impairment losses on financial assets.
**) Terdiri atas tagihan pihak ketiga. **) Consists of third party receivables.
***) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga. bagi hasil yang belum dibagikan. deposito ***) Consists of third party payables. undistributed profit sharing. matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
****) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ****) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
338
Page 974
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
e. Manajemen Risiko (lanjutan) e. Risk Management (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide information
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset about the expected maturities of the Bank’s
dan liabilitas keuangan: (lanjutan) financial assets and liabilities: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
> 6 - 12
>1-6 Bulan/
Lainnya/ ≤ 1 Bulan/ Bulan/ >6 - 12 > 12 Bulan/
Total Others *) ≤ 1 Month Months Months >12 Months
ASET ASSETS
Kas 2.105.620 - 2.105.620 - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 22.739.920 - 22.739.920 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 5.949.175 (2.571) 5.951.746 - - - other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 4.661.104 - 4.661.104 - - - and other banks
Efek-efek 25.362.623 (787) 6.858.084 7.992.795 4.516.767 5.995.764 Securities
Obligasi Pemerintah 35.475.529 - 9.056.220 3.379.524 1.294.839 21.744.946 Government bonds
Efek-efek yang Dibeli Dengan Securities Purchased under
Janji Dijual Kembali 175.625 - 175.625 - - - Agreement to Resell
Tagihan Akseptasi 939.911 (1.987) 941.898 - - - Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 102.843 - 102.843 - - - Derivative Receivables
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 344.915.745 (13.057.187) 2.209.265 7.280.870 6.193.238 342.289.559 financing/receivables
Bunga yang masih akan
diterima 11.518.574 - 11.518.574 - - - Interest receivable
Aset lain-lain**) 1.781.884 - 1.781.884 - - - Other assets**)
Total 455.728.553 (13.062.532) 68.102.783 18.653.189 12.004.844 370.030.269 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera ***) 2.258.154 - 2.258.154 - - - Liabilities due immediately***)
Simpanan nasabah 352.437.480 - 244.316.185 104.484.549 3.588.478 48.268 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 70.035 - 70.035 - - Deposits from other banks
Surat berharga yang
diterbitkan 5.444.524 - 599.620 995.934 3.848.970 Securities issued
Liabilitas akseptasi 941.898 - 941.898 - - - Acceptance payable
Liabilitas Derivatif - - - - Derivative payable
Pinjaman yang diterima 33.485.084 - 4.419.676 7.000.000 22.065.408 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 658.070 - 658.070 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain****) 313.931 - 313.931 - - - Other liabilities****)
Pinjaman dan efek- Subordinated Loan and
efek subordinasi 6.328.105 - 4.828.105 - - 1.500.000 Securities
Total 401.937.281 - 253.386.378 109.503.845 11.584.412 27.462.646 Total
Perbedaan jatuh tempo 53.791.272 (13.062.532) (185.283.595) (90.850.656) (420.432) 342.567.623 Maturity gap
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan. *) Allowance for impairment losses on financial assets.
**) Terdiri atas tagihan pihak ketiga. **) Consists of third party receivables.
***) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga. bagi hasil yang belum dibagikan. deposito ***) Consists of third party payables. undistributed profit sharing. matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
****) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ****) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
339
Page 975
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
f. Informasi Lainnya f. Other Information
1. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 1. As of December 31, 2025 and
31 Desember 2024 rasio aset produktif December 31, 2024, the Bank’s
yang diklasifikasikan non-performing non-performing assets to total earning
terhadap jumlah aset produktif (non- assets (non-performing ratio) are 2.59%
performing ratio) masing-masing adalah dan 2.60%, respectively.
sebesar 2,59% dan 2,60%.
2. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2. As of December 31, 2025 and
31 Desember 2024 jumlah cadangan December 31, 2024 the ratio of allowance
kerugian penurunan nilai aset keuangan for impairment losses on financial assets
yang telah dibentuk berdasarkan PSAK based on SFAS No. 109 to minimum
No. 109 terhadap jumlah minimum allowance for impairment losses based on
cadangan kerugian penurunan nilai aset Financial Service Authorithy regulation is
keuangan sesuai ketentuan Otoritas Jasa 140.33% and 104.73%, respectively.
Keuangan masing-masing sebesar
140,33% dan 104,73%.
3. Kegiatan Jasa Kustodian 3. Custodian Services Activities
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
menyelenggarakan Jasa Kustodian (bank provides Custodian Services (custodian
kustodian) sejak tahun 2023 berdasarkan bank) since 2023 based on Decree of the
Surat Keputusan Dewan Komisioner Board of Commissioners of the Financial
Otoritas Jasa Keuangan Services Authority No. KEP-37/PM.2/2022
No. KEP-37/PM.2/2022 tanggal dated November 17, 2022.
17 November 2022.
340
Page 976
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
f. Informasi Lainnya (lanjutan) f. Other Information (continued)
3. Kegiatan Jasa Kustodian (lanjutan) 3. Custodian Services Activities (continued)
Jasa kustodian yang diselenggarakan Custodian services provided are under the
berada dibawah Divisi Financial Institution Financial Institution and Capital Market
and Capital Market. Jasa yang Division. Services provided include the
diselenggarakan meliputi sebagai berikut : following:
a. Jasa penyimpanan dan a. Storage and administration services
pengadministrasian (safe keeping (safe keeping services);
services);
b. Jasa Penyelesaian transaksi efek b. Securities transaction settlement
(settlement handling); services (Settlement Handling);
c. Jasa pengurusan hak nasabah terkait c. Customer rights management
dengan efek yang disimpan di services related to securities held at
kustodian (corporate action) the custodian (corporate action)
d. Jasa perwalian/ mewakili nasabah d. Trustee services/representing
untuk menghadiri dan meneruskan customers to attend and transmit
suara dalam RUPS, RUPSLB, RUPO votes at the GMS, EGMS, RUPO
(proxy services); (proxy services);
e. Jasa Informasi dan pelaporan; e. Information and reporting services;
(Information & Reporting, antara lain : (Information & Reporting, including:
Portfolio Valuation Report, Settlement Portfolio Valuation Report, Settlement
Report, Corporate Action Report). Report, Corporate Action Report).
f. Jasa Custody untuk kontrak f. Custody services for fund
pengelolaan dana, reksa dana yang management contracts, mutual funds
diterbitkan oleh manajer investasi issued by investment managers
Aset milik nasabah yang diadministrasikan Customer-owned assets administered by
oleh kustodian BTN per 31 Desember 2025 BTN custodian as of December 31, 2025
dan 2024 sebesar ekuivalen Rp11.795.555 and 2024 amount to the equivalent of
dan Rp12.077.710 juta yang terdiri dari Rp11,795,555 and Rp12,077,710 million
saham, surat berharga Negara (SBN), consisting of shares. government
obligasi koorporasi baik dalam mata uang securities (SBN), corporate bonds both in
rupiah maupun USD. rupiah and USD.
Asset yang diadministrasikan jasa Assets administered by custodian services
kustodian tidak termasuk dalam laporan are not included in the consolidated
posisi keuangan konsolidasian. statement of consolidated financial
position.
341
Page 977
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 53. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
f. Informasi Lainnya (lanjutan) f. Other Information (continued)
4. Kontribusi Pendapatan Pajak dan PNBP 4. Contribution of Tax and Non Tax Revenue
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 BTN's
kontribusi BTN rhadap Pendapatan Pajak contribution to tax and non tax revenue are
dan PNBP adalah sebagai berikut (tidak as follows (unaudited):
diaudit):
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Jenis Kontribusi Type of Contribution
Pajak Tax
Pajak Penghasilan 3.584.869 3.715.115 Income Tax
Pajak Pertambahan Nilai dan Added Value Tax and
Pajak Penjualan atas Barang Mewah 16.172 25.904 Luxury Good Sales Tax
Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, dan Import/Export Duty, Customs, and
Bea Materai 3.946 9.353 Stamp Duty
Pajak Bumi dan Bangunan. Land and Building Tax.
P3 (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan) 14.831 13.434 Estate, Forestry, Mining Tax
Pajak Pemerintah Pusat Lainnya Other Central Government Tax
(Pajak Karbon) - - (Carbon Tax)
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah - - Regional Government Tax and Levies
Total Kontribusi Pajak 3.619.819 3.763.806 Total of Tax Contribution
Penerimaan Negara Bukan Pajak Non Tax Revenue
Dividen 451.099 420.119 Dividend
Penerimaan Negara Bukan Pajak Lainnya - - Other Non Tax Revenue
Total Kontribusi Penerimaan Negara
Bukan Pajak 451.099 420.119 Total of Non Tax Revenue
Total Kontribusi kepada Negara 4.070.918 4.183.925 Total of Contribution to Nation
*Pajak Penghasilan terdiri dari PPh Badan, PPh Pasal 21 Perorangan, PPh Pasal 22, PPh *Income Tax consists of Corporate Income Tax, PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23,
Pasal 23, PPh Pasal 26, dan PPh Pasal 4 ayat 2 PPh Pasal 26, and PPh Pasal 4 ayat 2
342
Page 978
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
54. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 54. EVENT AFTER THE REPORTING DATE
PELAPORAN
Melalui surat dari PT Danantara Asset Management Through a letter from PT Danantara Asset
(Persero) (selanjutnya disebut DAM) nomor Management (Persero) (hereinafter referred to as
SR.001/DI-DAM/DO/2026 tanggal 6 Januari 2026, DAM) number SR.001/DI-DAM/DO/2026 dated
disampaikan bahwa telah dilakukan January 6, 2026, it is hereby informed that an
penandatanganan perjanjian pengalihan sebagian agreement has been signed regarding the transfer
Saham Seri B milik DAM pada Bank kepada Badan of a portion of DAM's Series B Shares in the Bank to
the State-Owned Enterprises Regulatory Body
Pengaturan BUMN (selanjutnya disebut BP BUMN)
(hereinafter referred to as BP BUMN), following
yang selanjutnya saham dimaksud akan
which the said shares shall be classified as Series A
diklasifikasikan menjadi Saham Seri A Dwiwarna. Dwiwarna Shares.
Pelaksanaan transaksi pengalihan kepemilikan The execution of the share ownership transfer was
saham telah dilakukan dengan penandatanganan carried out through the signing of the Agreement on
Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara the Transfer of State-Owned Shares of the Republic
Republik Indonesia Berupa Saham Seri B Pada of Indonesia in the Form of Series B Shares in SOEs
BUMN Kepada Badan Pengaturan Badan Usaha to the State-Owned Enterprises Regulatory Body,
Milik Negara Nomor PERJ-1/BPU/01/2026 dan Number PERJ-1/BPU/01/2026 and Number
Nomor LGL1.001/PERJ/DI-DAM.DO/2026 tanggal LGL1.001/PERJ/DI-DAM.DO/2026, dated January
5 Januari 2026 antara Kepala BP BUMN dan DAM, 5, 2026, between the Head of BP BUMN and DAM.
dimana DAM telah menyerahkan saham BBTN Under this agreement, DAM has transferred BBTN
shares to BP BUMN; consequently, BP BUMN now
kepada BP BUMN dengan demikian BP BUMN
holds a 1% (one percent) stake of the total State
memiliki saham sebesar 1% (satu persen) dari ownership in BBTN held through BP BUMN and
jumlah kepemilikan Negara melalui BP BUMN dan DAM.
DAM dalam BBTN.
Sehingga jumlah saham pada Bank menjadi: Consequently, the shareholding composition in the
Bank is as follows:
1 (satu) lembar saham Seri A Dwiwarna 1 (one) Series A Dwiwarna share owned
milik BP BUMN. by BP BUMN.
84.206.665 (delapan puluh empat juta 84,206,665 (eighty-four million two
dua ratus enam ribu enam ratus enam hundred six thousand six hundred sixty-
puluh lima) lembar saham Seri B milik BP five) Series B shares owned by BP
BUMN. BUMN.
8.336.459.982 (delapan miliar tiga ratus 8,336,459,982 (eight billion three hundred
tiga puluh enam juta empat ratus lima thirty-six million four hundred fifty-nine
puluh sembilan ribu sembilan ratus thousand nine hundred eighty-two) Series
delapan puluh dua) lembar saham seri B B shares owned by DAM.
milik DAM.
Persentase Hak Suara: Voting Rights Percentage:
BP BUMN : 0,60% (nol koma enam nol BP BUMN: 0.60% (zero point six zero
persen) percent)
DAM : 59,40% (lima puluh sembilan koma DAM: 59.40% (fifty-nine point four zero
empat nol persen) percent)
343
Page 979
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
54. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 54. EVENT AFTER THE REPORTING DATE
PELAPORAN (lanjutan) (continued)
Pada tanggal 7 Januari 2026, bertempat pada On January 7, 2026, an Extraordinary General
Menara BTN Jl Gajah Mada No.1, Jakarta Pusat Meeting of Shareholders (EGMS) was held at
telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Menara BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Central Jakarta.
Luara Biasa (RUPSLB). Selanjutnya, terdapat Consequently, three (3) resolutions were approved
3 (tiga) mata acara yang disepakati dalam agenda during the EGMS agenda, consisting of:
RUPSLB yang terdiri dari:
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Amendments to the Company’s Articles of
Association;
Pendelegasian Kewenangan Pesetujuan Delegation of Authority for the Approval of
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahan the Company’s Business Plan and Budget
Tahun 2026 for the Year 2026;
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, Changes to the Composition of the
dengan mengangkat Sdr. Didyk Choiroel Company’s Management, through the
sebagai Komisaris perseroan. appointment of Mr. Didyk Choiroel as
Commissioner of the Company.
Bahwa keputusan dalam Rapat tersebut telah The resolutions of said Meeting have been
dituangkan dalam Akta “Risalah Rapat Umum incorporated into the Deed of "Minutes of the
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Tabungan Extraordinary General Meeting of Shareholders of
Negara Tbk Nomor 9 tanggal 7 Januari 2026, yang PT Bank Tabungan Negara Tbk" No. 9, dated
dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. January 7, 2026, executed before Notary Ashoya
Ratam, S.H., M.Kn
55. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 55. COMPLETION OF THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Manajemen BTN bertanggung jawab atas The management of BTN is responsible for the
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan preparation and fair presentation of these
konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntansi consolidated financial statements in accordance
Keuangan di Indonesia, yang diselesaikan dan with Indonesian Financial Accounting Standards,
diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi BTN pada which were completed and authorized for issuance
tanggal 10 Februari 2026. by the Board of Directors of BTN on
February 10, 2026.
56. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI ENTITAS 56. PARENT ENTITY'S SEPARATE FINANCIAL
INDUK INFORMATION
Informasi keuangan tersendiri Entitas Induk hanya The Parent Entity's separate financial information
menyajikan informasi laporan posisi keuangan only presents information on the statement of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan laporan financial position as of December 31, 2025, and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, 2024 and the statement of profit or loss and other
laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas comprehensive income, the statement of changes in
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal equity and the statement of cash flow for the year
31 Desember 2025 dan 2024 dan catatan atas ended December 31, 2025 and 2024 and notes on
investasi pada entitas anak disajikan dengan investments in subsidiaries presented using the cost
metode biaya. method.
Laporan keuangan tersendiri Entitas Induk disajikan The Parent Entity's separate financial statements
pada halaman 345 - 357. are presented on pages 345 - 357.
344
Page 980
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION - PARENT
ENTITY
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
ASET ASSETS
KAS 2.032.540 2a,2e 2.105.620 CASH
CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK INDONESIA 30.830.097 2a,2e, 22.739.920 WITH BANK INDONESIA
2g
CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK LAIN 2a,2f, WITH OTHER BANKS
Pihak ketiga 1.355.571 2e,2g 886.415 Third parties
Pihak berelasi 1.160.208 5.065.331 Related parties
2.515.779 5.951.746
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.047) 2f (2.571) impairment losses
2.513.732 5.949.175
PLACEMENTS WITH
PENEMPATAN PADA BANK 2a,2e BANK INDONESIA
INDONESIA DAN BANK LAIN 2h,2g AND OTHER BANKS
Pihak ketiga 4.669.528 2d 4.661.043 Third parties
Pihak berelasi - 61 Related parties
4.669.528 4.661.104
EFEK-EFEK 2a, SECURITIES
Pihak ketiga 16.588.867 2e,2i, 19.874.205 Third parties
Pihak berelasi 5.412.377 2d 5.489.205 Related parties
22.001.244 25.363.410
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52) (787) impairment losses
22.001.192 25.362.623
OBLIGASI PEMERINTAH 2a,2d, GOVERNMENT BONDS
Pihak berelasi 31.732.429 2i 35.475.529 Related parties
SECURITIES PURCHASED
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN 2e,2w UNDER AGREEMENT
JANJI DIJUAL KEMBALI TO RESELL
Pihak ketiga 1.412.420 175.625 Third parties
Pihak Berelasi 271.420 - Related parties
1.683.840 175.625
KREDIT YANG DIBERIKAN
DAN PEMBIAYAAN/ 2d,2e,2f LOANS AND SHARIA
PIUTANG SYARIAH 2j,2k FINANCING/RECEIVABLES
Kredit yang diberikan Loans
Pihak ketiga 312.576.503 286.144.106 Third parties
Pihak berelasi 33.126.421 27.935.999 Related parties
345.702.924 314.080.105
Cadangan kerugian 2f Allowance for
penurunan nilai (13.959.557) (11.727.934) impairment losses
331.743.367 302.352.171
345
Page 981
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION - PARENT
(lanjutan) ENTITY (continued)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
KREDIT YANG DIBERIKAN
DAN PEMBIAYAAN/ 2d,2e,2f LOANS AND SHARIA
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) 2j,2k FINANCING/RECEIVABLES
Pembiayaan/piutang syariah Loans
Pihak ketiga - 43.681.345 Third parties
Pihak berelasi - 211.482 Related parties
-
- 43.892.827
Cadangan kerugian 2f Allowance for
penurunan nilai - (1.329.253) impairment losses
- 42.563.574
331.743.367 344.915.745
TAGIHAN DERIVATIF 2e,2ap DERIVATIVE RECEIVABLES
Pihak ketiga - 102.843 Third parties
Pihak berelasi - - Related parties
- 102.843
TAGIHAN AKSEPTASI 2d,2e ACCEPTANCES RECEIVABLES
Pihak ketiga 420.439 2f,2l 508.190 Third parties
Pihak berelasi 154.462 433.708 Related parties
574.901 941.898
Cadangan kerugian 2f Allowance for
penurunan nilai (124) (1.987) impairment losses
574.777 939.911
PENYERTAAN SAHAM 7.188.001 - INVESTMENT IN SHARES
ASET TETAP 2n,2p PREMISES AND EQUIPMENT
Biaya perolehan/nilai revaluasi 15.714.662 14.059.957 Cost/revaluation value
Akumulasi penyusutan (5.253.682) (4.883.826) Accumulated depreciation
10.460.980 9.176.131
BUNGA YANG MASIH AKAN
DITERIMA 11.960.177 2e 11.518.574 INTEREST RECEIVABLES
ASET PAJAK DEFERRED TAX
TANGGUHAN - NETO 1.209.688 2ag 2.286.038 ASSETS - NET
BIAYA DIBAYAR DIMUKA 575.603 2r 985.821 PREPAID EXPENSE
PAJAK DIBAYAR DIMUKA 981.970 754.095 PREPAID TAXES
ASET TIDAK BERWUJUD INTANGIBLE ASSET
Biaya perolehan 782.364 2o 137.531 Cost value
Akumulasi penyusutan (58.290) (15.523) Accumulated depreciation
724.074 122.009
2e,2p,2o,2s
ASET LAIN-LAIN 1.580.656 2q,2am 2.343.739 OTHER ASSETS
TOTAL ASET 462.462.651 469.614.502 TOTAL ASSETS
346
Page 982
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION - PARENT
(lanjutan) ENTITY (continued)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS SEGERA 2.128.213 2e,2t 2.275.949 LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
SIMPANAN DARI NASABAH 2d,2e,2u DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro Demand deposits
Pihak ketiga 113.526.347 89.112.534 Third parties
Pihak berelasi 28.817.269 51.910.728 Related parties
142.343.616 141.023.262
Giro Wadiah Wadiah demand deposits
Pihak ketiga - 15.853.349 Third parties
Pihak berelasi - 3.029.417 Related parties
- 18.882.766
142.343.616 159.906.028
Tabungan Saving deposits
Pihak ketiga 34.562.225 36.825.185 Third parties
Pihak berelasi 643.032 874.964 Related parties
35.205.257 37.700.149
Tabungan Wadiah Wadiah saving deposits
Pihak ketiga - 1.520.491 Third parties
Pihak berelasi - 1.441 Related parties
- 1.521.932
35.205.257 39.222.081
Deposito berjangka Time deposits
Pihak ketiga 139.829.959 92.959.773 Third parties
Pihak berelasi 61.291.574 60.349.598 Related parties
201.121.533 153.309.371
Total simpanan dari nasabah 378.670.406 352.437.480 Total deposits from customers
347
Page 983
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION - PARENT
(lanjutan) ENTITY (continued)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2e,2v DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Pihak ketiga 96.481 70.035 Third parties
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN 2d,2e SECURITIES SELL UNDER
JANJI DIBELI KEMBALI 2w,2u AGREEMENT TO REPURCHASED
Pihak ketiga 349.076 2.446.384 Third parties
Pihak berelasi - 963.042 Related parties
349.076 3.409.426
LIABILITAS AKSEPTASI 2d,2e,2l ACCEPTANCES PAYABLE
Pihak ketiga 168.480 251.423 Third parties
Pihak berelasi 406.421 690.475 Related parties
574.901 941.898
UTANG PAJAK 105.943 2e,2p 368.473 TAXES PAYABLE
SURAT-SURAT BERHARGA
YANG DITERBITKAN 1c,2d, SECURITIES ISSUED
Pihak ketiga 2.129.119 2e,2x 2.880.741 Third parties
Pihak berelasi 1.509.069 2.563.783 Related parties
3.638.188 5.444.524
PINJAMAN YANG DITERIMA 2d,2e,2y FUND BORROWINGS
Pihak ketiga 10.240.697 10.132.859 Third parties
Pihak berelasi 21.440.869 23.352.225 Related parties
31.681.566 33.485.084
BUNGA YANG MASIH
HARUS DIBAYAR 497.893 2e 658.070 INTEREST PAYABLE
ESTIMATED LOSSES ON
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN 2b,2e COMMITMENTS
DAN KONTINJENSI 438 3.385 AND CONTINGENCIES
LIABILITAS IMBALAN KERJA 2.299.789 2d, 2ag 1.745.282 EMPLOYEE BENEFITS
PINJAMAN SUBORDINASI SUBORDINATED LOAN
DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 2d,2e,2z AND SECURITIES
Pihak ketiga 1.795.858 4.828.105 Third parties
Pihak berelasi 3.696.275 1.500.000 Related parties
5.492.133 6.328.105
LIABILITAS LAIN-LAIN 561.717 2e,2p 626.886 OTHER LIABILITIES
TOTAL LIABILITAS 426.096.744 407.794.597 TOTAL LIABILITIES
348
Page 984
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION - PARENT
(lanjutan) ENTITY (continued)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
SIMPANAN NASABAH 2d,2e,2ac DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro Mudharabah Mudharabah current accounts
Pihak ketiga - 929.940 Third parties
Pihak berelasi - 11.985 Related parties
- 941.925
Tabungan Mudharabah Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga - 6.161.887 Third parties
Pihak berelasi - 125.893 Related parties
- 6.287.780
Deposito berjangka Mudharabah Mudharabah time deposits
Pihak ketiga - 15.129.659 Third parties
Pihak berelasi - 6.857.408 Related parties
- 21.987.067
Total simpanan nasabah - 29.216.772 Total deposits from customers
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2e,2ac DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Giro Mudharabah Mudharabah current accounts
Pihak ketiga - 9.214 Third parties
Tabungan Mudharabah Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga - 21.730 Third parties
Deposito berjangka Mudharabah Mudharabah time deposits
Pihak ketiga - 300 Third parties
Total simpanan dari bank lain - 31.244 Total deposits from other banks
TOTAL DANA SYIRKAH TOTAL TEMPORARY
TEMPORER - 29.248.016 SYIRKAH FUNDS
349
Page 985
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION - PARENT
(lanjutan) ENTITY (continued)
31 Desember 2025/ Catatan/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nominal
Rp500 (Rupiah penuh) Capital stock - Rp500
per saham masing-masing par value per share (full amount)
pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and
dan 2024 2024, respectively
Modal dasar 20.478.432.000 Authorized capital 20,478,432,000
saham (nilai penuh) shares (full amount)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A (consisting of 1 share of Series A
Dwiwarna dan 20.478.431.999 Dwiwarna and 20,478,431,999
lembar saham seri B) shares of series B)
masing-masing pada tanggal as of December 31, 2025 and
31 Desember dan 2024 2024 , respectively
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid capital
14.034.444.413 saham 14,034,444,413 shares
(nilai penuh) (terdiri dari 1 lembar (full amount) (consisting of 1
saham seri A Dwiwarna share of series A Dwiwarna and
dan 14.034.444.412 lembar 14,034,444,412 shares of series B)
Saham seri B) masing-masing as of December 31, 2025
pada tanggal 31 Desember 2025 and 2024
dan 2024. 7.017.222 2a 7.017.222
Tambahan modal disetor 4.712.307 4.418.900 Additonal paid-in capital
Dana setoran modal Capital deposit fund
Kerugian neto yang belum Net unrealized loss
direalisasi dan cadangan kerugian allowance for and
penurunan nilai atas impairment losses on
efek-efek dan obligasi pemerintah securities and government
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain- comprehensive income
setelah pajak tangguhan (591.702) 2i (1.107.982) net of deferred tax
Pengukuran kembali Remeasurement
program imbalan pasti - of defined benefit plan
setelah pajak tangguhan (579.209) 2ag (424.015) - net of deferred tax
Bagian efektif lindung nilai Effective portion of
arus kas 2ah (44.082) cash flow hedge
Revaluation surplus of premises
Surplus revaluasi aset tetap 3.988.158 2n 3.565.773 and equipment
Saldo laba*) Retained earnings*)
Telah ditentukan penggunaannya 18.237.500 15.982.004 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 3.581.631 2c,2ab 3.164.069 Unappropriated
Total Saldo Laba 21.819.131 19.146.073 Total Retained Earning
TOTAL EKUITAS 36.365.907 32.571.889 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS, DANA TOTAL LIABILITIES,
SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS 462.462.651 469.614.502 FUNDS AND EQUITY
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi- *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 was eliminated
reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. as a result of quasireorganization on May 31, 2007.
350
Page 986
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN - ENTITAS INDUK COMPREHENSIVE INCOME - PARENT ENTITY
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Income
Bagi Hasil 2ad,2ae from Profit Sharing
Bunga 31.879.842 25.472.625 Interest
Profit sharing and margin
Bagi hasil dan marjin unit syariah 4.132.105 2af 4.068.967 from sharia unit
Total Pendapatan Bunga dan Total Interest Income and
Bagi Hasil 36.011.947 29.541.592 Income from Profit Sharing
Beban Bunga, Bagi Hasil Interest, Profit Sharing and
dan Bonus Bonus Expenses
Bunga (15.702.025) 2ad (15.913.459) Interest
Beban pendanaan lainnya (208.578) (200.476) Other financing expenses
Bonus simpanan Wadiah (263.041) 2af (153.446) Wadiah Bonus
Hak pihak ketiga atas bagi Third parties’ share on return
hasil Mudharabah (1.855.904) 2af (1.781.559) of Mudharabah
Total Beban Bunga, Bagi Hasil Total Interest, Profit Sharing
dan Bonus (18.029.548) (18.048.940) and Bonus Expenses
Pendapatan Bunga dan Bagi Interest Income and Income
Hasil - Neto 17.982.399 11.492.652 from Profit Sharing - Net
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
Pungutan administrasi dan Administration fees and
denda atas simpanan dan penalties on
kredit yang diberikan 1.067.127 1.072.304 deposits and loans
Pendapatan dari penerimaan kredit Income from recovery of
yang dihapusbukukan 1.020.140 1.338.753 loans written-off
Keuntungan dari penjualan
efek-efek - neto 1.118.772 2i 932.900 Gain on sale of securities - net
Keuntungan dari penjualan Gain on sale of government
obligasi pemerintah - neto 178.270 2i 49.049 bonds – net
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
efek-efek - neto 46.906 2i 30.175 securities - net
Lain-lain 666.348 1.152.738 Others
Total Pendapatan Operasional
Lainnya 4.097.563 4.575.919 Total Other Operating Income
Penyisihan Kerugian Penurunan Provision for Impairment
Nilai Aset Keuangan dan Losses on Financial
Aset Non Keuangan (6.155.526) 2e,2g (1.981.495) and Non-financial Assets
Pembalikan Estimasi Reversal of
Kerugian Penurunan Estimated losses on
Nilai Komitmen dan Kontinjensi 2.947 195 Comitment and Contingencies
351
Page 987
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN - ENTITAS INDUK (lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME - PARENT ENTITY
(continued)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL (lanjutan) FROM OPERATIONS (continued)
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
Umum dan administrasi (5.156.320) (4.456.861) General and administrative
Gaji karyawan (4.974.305) 2ag, 2d (4.445.575) Salaries and employee benefits
Premi program penjaminan Premium on government’s
pemerintah (846.280) (729.685) guarantee program
Kerugian yang belum direalisasi Unrealized losses on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of government
obligasi pemerintah - neto (6.893) (40.444) bonds - net
Lain-lain (683.223) (589.993) Others
Total Beban Operasional Lainnya (11.667.021) (10.262.558) Total Other Operating Expenses
LABA OPERASIONAL 4.260.362 3.842.713 INCOME FROM OPERATIONS
Pendapatan (Beban) Bukan Non-Operating
Operasional - neto 27.908 (51.872) Income (Expenses) - net
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK 4.288.270 3.772.841 TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK (863.379) 2ai (765.513) TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 3.424.891 3.007.328 INCOME FOR THE YEAR
Penghasilan Komprehensif Lain: Other Comprehensive Income:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Surplus revaluasi aset tetap 422.385 2n - Surplus revaluation of fixed asset
Pengukuran kembali program imbalan Remeasurement of defined
pasti (191.598) 2ag 168.301 benefit plan
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that will
yang tidak akan direklasifikasi not be reclassified
ke laba rugi 36.404 (31.977) to profit or loss
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Bagian efektif lindung nilai Effective part of hedging-
arus kas 54.423 (14.490) cash flow
Keuntungan (kerugian) neto yang
belum direalisasi atas perubahan nilai
efek-efek dan obligasi Net unrealized gain (loss) on
pemerintah yang diukur pada changes in value of fair value through
nilai wajar melalui other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain 631.965 2i (421.538) securities and government bonds
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that
yang akan direklasifikasi will be reclassified
ke laba rugi (126.026) 85.311 to profit or loss
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 4.252.444 2.792.935 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar (nilai penuh) 244 2ak 214 Basic (full Amount)
352
Page 988
The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY
Keuntungan
(Kerugian) yang
belum direalisasi
dan cadangan
kerugian
penurunan nilai
atas efek-efek dan
obligasi pemerintah
yang diukur pada
nilai wajar melalui
penghasilan Saldo laba/Retained earnings
komprehensif Pengukuran
Modal lain-neto/ (loss) kembali Bagian efektif
ditempatkan Unrealized gain program imbalan Surplus lindung nilai
dan disetor and allowance for pasti - neto/ revaluasi arus kas/
penuh/ Tambahan Dana setoran impaiment losses remeasurement aset tetap/ Efective Telah Belum
Issued and modal disetor/ modal/ on FVTOCI securities of defined Surplus of portion ditentukan ditentukan
Catatan/ fully paid-up Additional Deposit capital and government benefit premises and of cash penggunaannya/ penggunaannya/ Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital fund bonds - net plan - net equipment flow hedges Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo per 31 Desember 2023 7.017.222 4.418.900 - (769.001) (560.339) 3.565.773 (32.346) 13.181.214 3.657.729 30.479.152 Balance as of December 31, 2023
Total laba (rugi) komprehensif tahun berjalan 2h - - - (338.981) 136.324 - (11.736) - 3.007.328 2.792.935 Total comprehensive income for the year
Penerbitan saham - - - - - - - - - - Shares issuance
Dana setoran modal - - - - - - - - - - Capital deposit fund
Dividen - - - - - - - - (700.198) (700.198) Dividend
Pembentukan cadangan umum dan cadangan tujuan - - - - - - - 2.800.790 (2.800.790) - Appropriation for general and special reserves
Saldo per 31 Desember 2024 7.017.222 4.418.900 - (1.107.982) (424.015) 3.565.773 (44.082) 15.982.004 3.164.069 32.571.889 Balance as of December 31, 2024
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
353
Page 989
The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY
Keuntungan
(Kerugian) yang
belum direalisasi
dan cadangan
kerugian
penurunan nilai
atas efek-efek dan
obligasi pemerintah
yang diukur pada
nilai wajar melalui
penghasilan Saldo laba/Retained earnings
komprehensif Pengukuran
Modal lain-neto/ (loss) kembali Bagian efektif
ditempatkan Unrealized gain program imbalan Surplus lindung nilai
dan disetor and allowance for pasti – neto/ revaluasi arus kas/
penuh/ Tambahan Dana setoran impairment losses remeasurement aset tetap/ Efective Telah Belum
Issued and modal disetor/ modal/ on FVTOCI securities of defined Surplus of portion ditentukan ditentukan
Catatan/ fully paid-up Additional Deposit capital and government benefit premises and of cash penggunaannya/ penggunaannya/ Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital fund bonds - net plan - net equipment flow hedges Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo per 31 Desember 2024 7.017.222 4.418.900 - (1.107.982) (424.015) 3.565.773 (44.082) 15.982.004 3.164.069 32.571.889 Balance as of December 31, 2024
Total laba (rugi) komprehensif tahun berjalan 2h - - - 516.280 (155.194) 422.385 44.082 - 3.424.891 4.252.444 Total comprehensive income for the year
Penerbitan saham - - - - - - - - - - Shares issuance
Dana setoran modal - 293.407 - - - - - - - 293.407 Capital deposit fund
Dividen - - - - - - - - (751.833) (751.833) Dividend
Pembentukan cadangan umum dan cadangan tujuan - - - - - - - 2.255.496 (2.255.496 ) - Appropriation for general and special reserves
Saldo per 31 Desember 2025 7.017.222 4.712.307 - (591.702) (579.209) 3.988.158 - 18.237.500 3.581.631 36.365.907 Balance as of December 31, 2025
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
354
Page 990
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN ARUS KAS - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF CASH FLOWS - PARENT ENTITY
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, bagi hasil,
dan marjin 31.350.408 29.689.639 Interest, profit sharing, and margin
Pembayaran bunga dan bonus, Interest and bonus, fees and
provisi dan komisi (18.141.395) (17.973.763) commissions paid
Penerimaan kredit yang telah Recoveries from loan
dihapusbukukan 1.020.140 1.421.221 debts written-off
Pembayaran pajak penghasilan
badan (391.358) (912.208) Corporate income tax paid
Pendapatan operasional lainnya 3.152.907 3.213.023 Other Operating Income
Beban operasional lainnya (14.974.627) (9.585.564) Other operating expense
Pendapatan (Beban) bukan Other non-operating
operasional lainnya - neto 27.931 (63.538) income (expenses) - net
Penerimaan kas sebelum perubahan Cash receipts before changes in
aset dan liabilitas operasi 2.044.006 5.788.810 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
Penurunan (kenaikan) dalam Decrease (increase) in operating
aset operasi: assets:
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar Fair value through profit or loss
Melalui laba rugi 3.763.859 (18.286.677) securities
Obligasi pemerintah yang diukur pada Fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi 174.072 490.445 government bonds
Tagihan akseptasi 366.997 (397.331) Acceptance receivable
Tagihan derivatif 146.925 (70.666) Derivative receivable
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ Loans and sharia financing/
piutang syariah 11.302.381 (27.739.554) receivables
Aset lain-lain 216.831 (136.021) Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam Increase (decrease) in operating
Liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera (255.922) (441.930) Liabilites due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customer
Giro 1.320.356 11.653.971 Demand deposits
Giro Wadiah (18.882.765) 5.443.299 Wadiah demand deposits
Tabungan (2.494.892) (22.012) Savings deposits
Tabungan Wadiah (1.521.932) 245.340 Savings deposits Wadiah
Deposito berjangka 47.812.161 12.615.733 Time deposits
Simpanan dari bank lain 26.445 (21.277) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (366.997) 397.331 Acceptance payables
Liabilitas lain-lain 587.600 (416.997) Other liabilities
Dana syirkah temporer (29.248.017) 2.141.920 Temporary syirkah funds
Kas Neto Diperoleh/(Digunakan Untuk) Net Cash Provided/(Used in)
dari Aktivitas Operasi 14.991.108 (8.755.616) by Operating Activities
355
Page 991
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN ARUS KAS - ENTITAS INDUK (lanjutan) STATEMENTS OF CASH FLOWS - PARENT ENTITY
(continued)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Acquisitions of premises and
Perolehan aset tetap (1.845.754) (1.634.521) equipment
Penyertaan saham (7.188.001) - Investmnent in shares
(Pembelian) penerimaan efek-efek (Purchase) receipt in fair value
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (527.841) (31.199) income securities
Pembelian obligasi pemerintah
diukur pada nilai Purchase in fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain (6.405.458) (1.163.910) income government bonds
Penerimaan (Pembelian) saat jatuh tempo
dari efek-efek Receipt (Purchase) from matured
biaya perolehan diamortisasi 189.716 (2.878.561) amortized cost securities
Penerimaan obligasi pemerintah Receipt of amortized cost
pada biaya perolehan diamortisasi 10.389.053 562.232 government bonds
Penempatan efek-efek yang dibeli Placement of securities purchased
dengan janji dijual kembali (152.522.635) (20.867.689) under agreement to resell
Penerimaan efek-efek yang dibeli Receipt from securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali 51.039.138 20.704.263 under agreement to resell
Penjualan aset tetap 1.155 3.045 Sales of premises and equipment
Kas Neto Diperoleh/(Digunakan untuk) Net Cash Provided/(Used in)
dari Aktivitas Investasi (6.870.627) (5.306.340) by Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan atas surat Proceeds of securities
Berharga yang diterbitkan 300.000 680.913 issued
Pembayaran atas
surat-surat berharga yang Payment of matured
diterbitkan jatuh tempo (1.724.605) (3.572.500) securities issued
Pembayaran atas
pinjaman subordinasi yang Payment of matured
jatuh tempo (4.828.500) (3.000.000) subordinated borrowing
Penerimaan dari pinjaman Proceeds from
subordinasi 4.000.000 - subordinated borrowings
Penerimaan atas Proceeds from
efek-efek yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali 51.431.824 143.153.604 repurchase agreements
Pembayaran atas efek-efek Payments of matured
yang dijual dengan janji securities sold under
dibeli kembali yang jatuh tempo (54.544.966) (139.744.766) repurchase agreements
Pembayaran dividen (751.833) (700.198) Payments of dividends
Penerimaan dari pinjaman Payment of
yang diterima 5.402.696 11.144.193 fund borrowings
Pembayaran dari pinjaman Payment of
yang diterima (3.020.603) (11.385.262) fund borrowings
Penerbitan saham 293.407 Issuance of shares
Pembayaran liabilitas sewa (88.347) (93.408) Payment of lease liabilities
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Pendanaan (3.530.927) (3.517.424) Financing Activities
KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO NET INCREASE/(DECREASE)
KAS DAN SETARA KAS 4.589.554 (17.579.380)CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 35.458.390 53.037.770 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 40.047.944 35.458.390 AT END OF YEAR
356
Page 992
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Then Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN ARUS KAS - ENTITAS INDUK (lanjutan) STATEMENTS OF CASH FLOWS - PARENT ENTITY
(continued)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
Rincian kas dan setara The details of cash and cash
kas akhir tahun adalah equivalents at end of year
sebagai berikut: are as follows:
Kas 2.032.540 2a 2.105.620 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 30.830.097 2g 22.739.920 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 2.515.779 2g 5.951.746 with other banks
Placements with
Penempatan pada Bank Bank Indonesia
Indonesia dan bank and other banks -
lain - jangka waktu jatuh tempo maturing within three
tiga bulan atau kurang months or less since
sejak tanggal perolehan 4.669.528 2h 4.661.104 the acquisition date
Total 40.047.944 35.458.390 Total
357
Page 993
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen
Page 994
Page 995
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi
Halaman
Laporan Auditor Independen
Laporan Posisi Keuangan ............................................................................................................... 1
Laporan Penghasilan Komprehensif ............................................................................................... 2
Laporan Perubahan Aset Neto ........................................................................................................ 3
Laporan Arus Kas ............................................................................................................................ 4
Catatan atas Laporan Keuangan .................................................................................................... 5-17
*************************
Page 996
Laporan Auditor Independen
Laporan No. 00147/2.1505/AU.2/10/1681-3/1/III/2026
Pengelola Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Opini
Kami telah mengaudit laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (“PUMK”) terlampir, yang terdiri dari laporan posisi
keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan penghasilan komprehensif, laporan
perubahan aset neto, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, dan
catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang
material, posisi keuangan PUMK tanggal 31 Desember 2025, serta aktivitas dan arus kasnya
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
Entitas Privat di Indonesia.
Basis opini
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut
dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan
kami. Kami independen terhadap PUMK berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit
kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya
berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah
cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini kami.
KAP Purwanto Susanti dan Surja
i
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 997
Laporan Auditor Independen (lanjutan)
Laporan No. 00147/2.1505/AU.2/10/1681-3/1/III/2026 (lanjutan)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola terhadap
laporan keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat di Indonesia, dan atas pengendalian
internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan
keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan
maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai
kemampuan PUMK dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi PUMK
atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan PUMK.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas laporan keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor independen yang
mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan
dianggap material jika, baik secara individual maupun agregat, dapat diekspektasikan secara
wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami
menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan
prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang
cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu
kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang
disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan,
penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian atas pengendalian
internal.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 998
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 999
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah)
Catatan 31 Desember 2025 31 Desember 2024*)
ASET
Kas dan Setara Kas 2b,2j,4,11 4.545.603.135 11.036.287.064
Piutang Pinjaman Mitra Binaan – neto
(Setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai sebesar
Rp36.061.047.896 dan Rp36.675.501.169
Masing-Masing Pada Tanggal
31 Desember 2025 dan 2024) 2c,2e,5 361.849.483 4.193.604.781
Piutang Kerjasama PUMK
Kepada mitra binaan – neto
(Setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai sebesar
Rp657.385.193 dan Rp34.878.957
Masing-Masing Pada Tanggal
31 Desember 2025 dan 2024) 2c,2e,6 11.134.098.076 13.676.060.027
Piutang Kerjasama PUMK kepada BRI 7,11,12 17.740.010.163 4.415.454.240
TOTAL ASET 33.781.560.857 33.321.406.112
LIABILITAS DAN ASET NETO
ASET NETO
Aset Neto Tidak Terikat 2f,8 33.781.560.857 33.321.406.112
TOTAL LIABILITAS DAN ASET NETO 33.781.560.857 33.321.406.112
*) setelah reklasifikasi (Catatan 12)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 1000
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal
Catatan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
PENDAPATAN
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 2g,9 467.838.014 1.501.968.937
Pendapatan Lain-Lain 2h,10 369.694 113.765.972
TOTAL PENDAPATAN 468.207.708 1.615.734.909
BEBAN LAIN-LAIN
(Beban) / pembalikan cadangan kerugian
penurunan nilai 2i,5c,6c (8.052.963) 183.476.964
TOTAL (BEBAN) PENDAPATAN LAIN-LAIN (8.052.963) 183.476.964
LABA BERSIH 460.154.745 1.799.211.873
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - -
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF 460.154.745 1.799.211.873
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 1001
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN PERUBAHAN ASET NETO
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal
Catatan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
PERUBAHAN ASET NETO
Saldo awal 2f,8 33.321.406.112 31.522.194.239
Kenaikan tahun berjalan 2f,8 460.154.745 1.799.211.873
Saldo akhir 33.781.560.857 33.321.406.112
Penghasilan komprehensif lain - -
TOTAL ASET NETO 33.781.560.857 33.321.406.112
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 1002
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal
Catatan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pengalihan Pengelolaan Dana Mitra Binaan 7 (11.000.000.000) (10.000.000.000)
Penerimaan Pokok Angsuran 4.407.074.564 8.501.789.249
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 9b 62.737.806 1.450.172.764
Penerimaan Piutang Pinjaman Mitra Binaan 5d 39.134.007 -
Pendapatan Lain-Lain 10 369.694 113.765.071
KAS NETO YANG (DIGUNAKAN UNTUK)/
DIPEROLEH DARI (6.490.683.929) 65.727.084
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO DALAM KAS
DAN SETARA KAS (6.490.683.929) 65.727.084
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 11.036.287.064 10.970.559.980
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 4.545.603.135 11.036.287.064
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
4
Page 1003
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk (“Perusahaan”) dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Badan
Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik
Negara, yang antara lain mengatur bahwa, sebagaimana disebut dalam Pasal 23 ayat (3),
laporan keuangan dan pelaksanaan Program TJSL BUMN dilaporkan menjadi satu kesatuan
dalam laporan berkala dan laporan tahunan kinerja BUMN Pembina.
Selain hal di atas, antara lain, sebagaimana diatur dalam Pasal 23 ayat (4), untuk laporan
keuangan dan pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil tahunan tetap
dilaporkan tersendiri dan harus diaudit oleh Kantor Akuntan Publik secara terpisah dari audit
laporan keuangan BUMN Pembina.
Definisi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil mengacu kepada Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
Usaha Milik Negara dan ketentuan-ketentuan peraturan pelaksanaannya adalah tentang
Program Pendanaan UMK yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar
menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana BUMN.
b. Kegiatan Utama
Kegiatan utama Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) adalah penyaluran
pinjaman dan penyaluran dana pembinaan. Dana Program Pendanaan UMK kepada Mitra Binaan
disalurkan dalam bentuk:
a. Berdasarkan Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara No. S-721/MBU/11/2022 tanggal
10 November 2022 (Poin 3), kementerian merekomendasikan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk sebagai pengelola Kerja Sama Program PUMK, sehingga sejak tahun 2023,
Perusahaan sudah tidak melakukan penyaluran pinjaman.
b. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan.
c. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek dalam rangka
memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan.
d. Beban pembinaan:
1) Untuk membiayai pendidikan, pelatihan, penelitian, pemagangan, pemasaran, promosi,
yang menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemampuan
pengelolaan usahanya;
2) Beban pembinaan hanya dapat diberikan kepada atau untuk kepentingan Mitra Binaan.
c. Struktur Organisasi dan Susunan Pengelola
Susunan pengelola Program Pendanaan UMK BTN pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan
2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Pembina Nixon L.P. Napitupulu Nixon L.P. Napitupulu
Hermita* Muhammad Iqbal*
Program Pendanaan UMK
Pimpinan Bramantyo Tri Adi Nugroho** Roganda S. Mangapul**
Pelaksana Royansyah Putra Ginting*** Ardi Darmawan***
Pelaksana Agusri Naufal**** Mayang Shafira S****
Pelaksana - Diandary Denovari****
5
Page 1004
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM (lanjutan)
c. Struktur Organisasi dan Susunan Pengelola (lanjutan)
Tahun 2025
*) Menjadi Pembina Program Pendanaan UMK sejak Maret 2025
**) Menjadi Pimpinan Program Pendanaan UMK sejak Maret 2025
***) Menjadi Pelaksana Program Pendanaan UMK sejak April 2025
****) Menjadi Pelaksana Program Pendanaan UMK sejak September 2025
Tahun 2024
*) Menjadi Pembina Program Pendanaan UMK s.d. Maret 2025
**) Menjadi Pimpinan Program Pendanaan UMK s.d. Maret 2025
***) Menjadi Pelaksana Program Pendanaan UMK s.d. April 2025
****) Menjadi Pelaksana Program Pendanaan UMK s.d. September 2025
Mulai tahun 2023, struktur pengelola Program TJSL BUMN mengikuti peraturan terbaru dari Menteri
BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 dimana Program TJSL BUMN dilaporkan terpisah dan menjadi
satu kesatuan dari laporan keuangan BUMN Pembina.
d. Ketentuan Program Pendanaan UMK Mengacu kepada Peraturan Menteri BUMN No. PER-
1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
1) Program Pendanaan UMK adalah program untuk meningkatkan kemampuan usaha mikro
dan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri.
2) Dalam peraturan di atas diatur tentang kriteria usaha mikro dan usaha kecil yang berhak
menjadi mitra binaan BUMN, antara lain, sebagai berikut:
i) Dimiliki oleh warga negara Indonesia.
ii) Belum memenuhi kriteria atau memiliki akses pinjaman kepada lembaga pendanaan
atau perbankan.
iii) Diutamakan usaha mikro dan usaha kecil dengan jenis usaha yang sejalan dengan
bidang dan/atau mendukung bisnis BUMN.
iv) Diutamakan usaha mikro dan usaha kecil yang berlokasi di wilayah kerja BUMN.
v) Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang
dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi secara langsung maupun tidak langsung, dengan
usaha menengah atau usaha besar.
vi) Berbentuk usaha orang perseorangan dan/atau sekelompok orang, badan usaha yang
tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum.
vii) Mempunyai potensi dan prospek usaha untuk dikembangkan.
3) Bentuk dan maksimum pendanaannya adalah sebagai berikut:
a. Pemberian modal kerja dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dengan
jumlah pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk setiap usaha mikro dan usaha
kecil paling banyak Rp250.000.000.
b. Pendanaan tambahan dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk
membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek maksimal 1 tahun untuk memenuhi
pesanan dari rekanan usaha mikro dan usaha kecil dengan jumlah paling banyak
Rp100.000.000.
c. Modal kerja dalam bentuk pinjaman sebagaimana dimaksud pada huruf a dikenakan
jasa administrasi sebesar:
- 3% (tiga persen) efektif per tahun;
- suku bunga flat (tetap) yang setara dengan 3% (tiga persen) efektif per tahun; atau
- ketentuan lain yang ditetapkan Menteri,
dengan jangka waktu/tenor pinjaman paling lama 3 (tiga) tahun.
d. Pembiayaan syariah sebagaimana dimaksud pada huruf a diberikan berdasarkan:
- Prinsip jual beli, maka proyeksi margin yang dihasilkan disetarakan dengan margin
sebesar jasa administrasi sebagaimana dimaksud pada huruf 3c; atau
- Prinsip bagi hasil, maka rasio bagi hasil yang diterima BUMN mulai dari 10%
(sepuluh persen) sampai dengan paling banyak 50% (lima puluh persen)
berdasarkan perjanjian.
6
Page 1005
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM (lanjutan)
d. Ketentuan Program Pendanaan UMK Mengacu kepada Peraturan Menteri BUMN No. PER-
1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 (lanjutan)
4) Syarat dan kondisi:
Untuk tata cara penyaluran pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dalam Program
Pendanaan UMK diatur syarat dan kondisi yang harus dipenuhi calon usaha binaan, antara
lain, harus menyampaikan rencana dan/atau proposal kegiatan usaha kepada BUMN
Pembina yang nanti akan dilakukan seleksi dan evaluasi atas permohonan yang diajukan
oleh calon usaha mikro dan usaha kecil.
BUMN Pembina yang nanti akan dilakukan seleksi dan evaluasi atas permohonan yang
diajukan oleh calon usaha mikro dan usaha kecil.
Bagi calon binaan yang memenuhi syarat dan terpilih akan dibuatkan surat perjanjian
dan/atau kontrak yang berisi syarat dan kondisi tentang hak dan kewajiban yang harus
dipenuhi para pihak. Namun, sebelum dilakukan perjanjian, calon usaha mikro dan usaha
kecil binaan tersebut harus terlebih dahulu menyelesaikan proses administrasi terkait
dengan rencana pemberian modal kerja oleh perusahaan/BUMN bersangkutan.
5) Teknis pelaksanaan penyaluran Program Pendanaan UMK:
Dalam pelaksanaan penyaluran Program Pendanaan UMK, BUMN Pembina dapat
bekerjasama dengan BUMN lain, Anak perusahaan BUMN atau Perusahaan terafiliasi
BUMN yang memiliki bisnis sebagai lembaga pembiayaan dan perbankan atau memiliki
kemampuan dalam menyalurkan pinjaman.
Ketentuan pelaksanaan kerja sama dimaksud di atas dituangkan dalam surat perjanjian
dan/atau kontrak yang paling sedikit memuat hak dan kewajiban serta tugas dan tanggung
jawab masing-masing pihak.
6) Sumber dana Program TJSL BUMN berasal dari:
i) Anggaran kegiatan yang diperhitungkan sebagai biaya pada BUMN Pembina dalam
tahun anggaran berjalan.
ii) Penyisihan sebagian laba bersih BUMN Pembina pada tahun anggaran sebelumnya
dan/atau.
iii) Sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
7) Sumber dana untuk Program Pendanaan UMK, selain sumber dana sebagaimana dimaksud
pada angka 6) di atas, dapat berasal dari:
i) Saldo dana Program Pendanaan UMK yang teralokasi sampai dengan akhir tahun 2015;
dan/atau;
ii) Jasa administrasi pinjaman/marjin/bagi hasil, bunga deposito dan/atau jasa giro dari
dana Program Pendanaan UMK
8) Besaran dana Program TJSL BUMN sebagaimana dijelaskan pada angka 6.i dan angka 6.ii
di atas, ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan yang disahkan oleh
RUPS/Menteri.
9) Pembebanan beban operasional Program TJSL BUMN:
- Pembebanan beban operasional Program TJSL BUMN menjadi beban BUMN Pembina.
- Pembebanan beban kepada usaha mikro dan usaha kecil menjadi bagian dari biaya
Program TJSL BUMN.
7
Page 1006
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP)
yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2025 menggantikan Standar Akuntansi Keuangan
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia dan mempertimbangkan Surat Edaran Menteri Negara
BUMN RI No. 1 Tahun 2026 tanggal 7 Januari 2026 tentang Pedoman Akuntansi Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Badan Usaha Milik Negara yang mulai berlaku sejak
penyusunan Laporan Keuangan Program PUMK Tahun Buku 2025 menggantikan Surat Edaran
Kementerian BUMN No. SE-02/MBU/WK/2012 yang dikeluarkan tanggal 23 Februari 2012 perihal
penetapan pedoman akuntansi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Sehubungan dengan
dicabutnya PSAK No. 45 tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Nirlaba oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan, selanjutnya penyajian laporan keuangan menggunakan Interpretasi
Standar Akuntansi Keuangan (ISAK 35) tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi
Nonlaba.
Perubahan yang timbul dari penerapan SAK-EP tersebut tidak berdampak material terhadap
laporan keuangan Program PUMK yang berakhir pada 31 Desember 2024, sehingga tidak
memerlukan penyajian kembali.
Laporan keuangan disusun menggunakan dasar akrual kecuali untuk Laporan Arus Kas disusun
menggunakan dasar kas. Laporan Arus Kas menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas
yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan yang disusun
dengan menggunakan metode langsung (direct method). Tahun buku Program Pendanaan UMK
BTN adalah 1 Januari 2025 sampai 31 Desember 2025 dan mata uang penyajian yang digunakan
dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Program
Pendanaan UMK BTN.
b. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas adalah saldo kas dan bank yang dapat dipergunakan secara bebas untuk
membiayai kegiatan Program Pendanaan UMK tidak digunakan sebagai jaminan. Saldo kas dan
setara kas dicatat sebesar nilai nominalnya.
c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan
Piutang pinjaman mitra binaan adalah pinjaman yang disalurkan oleh PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk kepada mitra binaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saldo piutang
pinjaman mitra binaan termasuk piutang pinjaman mitra binaan yang disalurkan oleh Perusahaan
dan piutang pinjaman mitra binaan yang disalurkan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk sesuai dengan Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara No.S-721/MBU/11/2022 tanggal 10
November 2022 (Poin 3), kementerian merokemendasikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk sebagai pengelola Kerja Sama Program PUMK.
Piutang pinjaman mitra binaan diakui pada saat pinjaman disalurkan kepada mitra binaan dan
diukur serta dicatat sebesar jumlah bersih yang diharapkan dapat ditagih dari mitra binaan.
Penggolongan kualitas piutang pinjaman mitra binaan dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri
BUMN serta dengan ketentuan sebagai berikut:
i) Lancar, dalam hal pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman tepat
waktu atau terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi
pinjaman paling lambat 30 hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai
dengan perjanjian yang telah disetujui bersama,
ii) Kurang lancar, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau
jasa administrasi pinjaman yang telah melampaui 30 hari sampai dengan 180 hari dari
tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui
bersama,
8
Page 1007
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan (lanjutan)
Penggolongan kualitas piutang pinjaman mitra binaan dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri
BUMN serta dengan ketentuan sebagai berikut: (lanjutan)
iii) Diragukan, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 180 hari sampai dengan 270 hari dari tanggal
jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui
bersama,
iv) Macet, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 270 hari dari tanggal jatuh tempo
pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
d. Piutang Jasa Administrasi Pinjaman
Piutang bunga/jasa administrasi pinjaman mitra binaan terkait dengan piutang bunga jasa
administrasi atas pinjaman yang dicatat secara akrual untuk piutang pinjaman mitra binaan yang
disalurkan oleh Perusahaan dan piutang pinjaman mitra binaan yang disalurkan melalui PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dibentuk oleh Perusahaan pada akhir periode akuntansi.
e. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Cadangan kerugian penurunan nilai piutang pinjaman adalah besarnya cadangan atas piutang
pinjaman yang mungkin tidak tertagih dihitung berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat
ditagih.
Cadangan kerugian penurunan nilai piutang pinjaman diakui saat akhir periode akuntansi dan
diukur dan dicatat sebesar estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih. Penyisihan penurunan nilai
piutang pinjaman dihitung secara kolektif berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan
(collection) data historis yang ada.
f. Aset Neto
Aset neto adalah aset dikurangi dengan liabilitas. Aset neto diklasifikasikan menjadi Aset Neto
Terikat (ANT) dan Aset Neto Tidak Terikat (ANTT).
ANT adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu atau tidak dapat
digunakan untuk kegiatan operasi normal. ANTT adalah sumber daya yang penggunaannya tidak
dibatasi untuk tujuan tertentu.
g. Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman
Pendapatan jasa administrasi pinjaman adalah pendapatan jasa yang dipungut atas pinjaman
dana Program Pendanaan UMK yang disalurkan kepada mitra binaan. Akrual pendapatan jasa
administrasi pinjaman diakui hanya untuk piutang dengan status lancar dan kurang lancar dan
diukur serta dicatat berdasarkan nilai yang telah jatuh tempo sesuai dengan kontrak.
h. Pendapatan Lain-lain
Pendapatan lain-lain adalah pendapatan yang tidak dapat digolongkan menurut klasifikasi
pendapatan yang telah disebutkan di atas dan diakui pada saat diterima. Pendapatan lain-lain
diukur dan dicatat sebesar nilai yang diterima Program Pendanaan UMK BTN.
i. Beban (Pembalikan) Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
Beban (pembalikan) cadangan kerugian penurunan nilai piutang pinjaman adalah beban
(pendapatan) yang timbul akibat pembentukan (pembalikan) cadangan kerugian penurunan nilai
atas piutang pinjaman yang mungkin tidak tertagih.
9
Page 1008
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
j. Transaksi dengan pihak berelasi
Program Pendanaan UMK BTN melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang
didefinisikan dalam SAK tentang "Pengungkapan Transaksi Pihak Berelasi", yang didefinisikan
antara lain:
a. Pihak yang memiliki pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas
entitas;
b. Entitas dimana entitas tersebut mempunyai pengendalian, pengendalian bersama, atas
pengaruh signifikan;
c. Personel manajemen kunci dari entitas dan entitas induknya (secara agregat); dan
d. Pihak berelasi.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI
a. Pertimbangan
Sesuai Peraturan Menteri BUMN, beban operasional Program Pendanaan UMK menjadi beban
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku BUMN Pembina.
Mata uang fungsional Program Pendanaan UMK BTN adalah mata uang dari lingkungan ekonomi
primer dimana Program Pendanaan UMK BTN beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang
yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. Program Pendanaan UMK
BTN menentukan bahwa mata uang fungsionalnya adalah Rupiah.
b. Estimasi dan asumsi
Setiap akhir periode pelaporan, Program Pendanaan UMK BTN menelaah cadangan kerugian
penurunan nilai secara kolektif terhadap risiko kredit mitra binaan yang dikelompokkan
berdasarkan karakteristik kredit yang sama, yang meskipun tidak diidentifikasi secara spesifik
memerlukan penyisihan tertentu, memiliki risiko yang lebih besar tidak tertagih dibandingkan
dengan piutang yang diberikan kepada mitra binaan. Cadangan kerugian penurunan nilai piutang
pinjaman mitra binaan dihitung berdasarkan kajian nilai terkini dan historis tingkat ketertagihan dari
piutang.
Cadangan kerugian penurunan nilai piutang mitra binaan dihitung berdasarkan estimasi kerugian
yang tidak dapat ditagih yaitu secara kolektif berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan
(collection) data historis yang ada (minimal 2 tahun). Cadangan kerugian ini disesuaikan secara
berkala untuk mencerminkan hasil aktual dan estimasi.
4. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan Setara Kas merupakan penempatan dana Program Pendanaan UMK pada rekening giro di
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang terdiri dari:
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Program Pendanaan UMK yaitu:
- Rekening Giro Kantor Pusat 4.545.603.135 11.036.287.064
Total Kas dan Setara Kas 4.545.603.135 11.036.287.064
10
Page 1009
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN
a. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Wilayah
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Wilayah DKI Jakarta dan Banten 10.703.684.465 13.130.145.743
Wilayah Kalimantan, Sulawersi, Maluku dan Papua 8.011.135.635 8.759.471.702
Wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT 5.285.132.312 4.837.619.646
Wilayah Jawa Barat 4.788.434.868 5.084.263.634
Wilayah Sumatera 4.613.485.693 5.152.579.970
Wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah 3.011.375.213 3.856.242.055
Total Piutang Pinjaman 36.413.248.186 40.820.322.750
Dikurangi penyisihan penurunan
nilai piutang pinjaman (36.061.047.896) (36.675.501.169)
352.200.290 4.144.821.581
Piutang pendapatan jasa administrasi 9.649.193 48.783.200
Neto 361.849.483 4.193.604.781
b. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Kualitas Pinjaman
31 Desember 2025
Cadangan Kerugian
Penurunan NIlai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 10.692.663 491.312 10.201.351
Kurang Lancar 89.014.817 16.248.304 72.766.513
Diragukan 467.636.517 198.404.091 269.232.426
Macet 35.845.904.189 35.845.904.189 -
Total Piutang Pinjaman 36.413.248.186 36.061.047.896 352.200.290
31 Desember 2024
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 388.990.786 17.595.221 371.395.565
Kurang Lancar 1.633.765.518 422.831.115 1.210.934.403
Diragukan 3.483.833.821 921.342.208 2.562.491.613
Macet 35.313.732.625 35.313.732.625 -
Total Piutang Pinjaman 40.820.322.750 36.675.501.169 4.144.821.581
11
Page 1010
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN (lanjutan)
c. Perubahan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Pinjaman (lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai piutang pinjaman kepada mitra binaan pada tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Saldo awal tahun 36.675.501.169 36.893.857.090
Beban cadangan kerugian penurunan
nilai piutang pinjaman selama tahun berjalan (614.453.273) (218.355.921)
Saldo akhir tahun 36.061.047.896 36.675.501.169
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang yang telah dibentuk
telah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang pinjaman mitra
binaan.
d. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Sektor Ekonomi
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Perdagangan 19.834.828.023 23.018.799.642
Jasa 4.315.112.607 5.205.772.661
Peternakan 3.831.629.158 3.857.289.615
Pertanian 3.357.699.913 3.407.007.234
Industri 2.836.490.735 3.039.535.211
Perikanan 805.251.542 834.495.525
Perkebunan 243.517.861 265.287.847
Industri Kreatif 88.559.395 91.976.063
Usaha Lainnya 1.100.158.952 1.100.158.952
Total Piutang Pinjaman 36.413.248.186 40.820.322.750
Dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai piutang pinjaman (36.061.047.896) (36.675.501.169)
352.200.290 4.144.821.581
Piutang pendapatan jasa administrasi 9.649.193 48.783.200
Neto 361.849.483 4.193.604.781
6. PIUTANG KERJASAMA PUMK MITRA BINAAN
a. Piutang kerjasama PUMK kepada mitra binaan merupakan penyaluran PUMK kepada Mitra Binaan
yang dilakukan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sesuai dengan Perjanjan
Kerjasama No. 03/PKS/SMBDX/2023 pada tanggal 13 Oktober 2023. PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam rangka
pelaksanaan penyaluran program PUMK dengan jangka waktu perjanjian kerjasama selama 5 (lima)
tahun. Pada saat perjanjian kerjasama telah selesai dilakukan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk akan mengembalikan dana program PUMK yang dikerjasamakan secara bertahap kepada
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
12
Page 1011
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
6. PIUTANG KERJASAMA PUMK MITRA BINAAN (lanjutan)
b. Rincian Piutang Kerjasama Mitra Binaan Berdasarkan Sektor Ekonomi
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Perdagangan 7.077.102.552 5.208.034.422
Jasa 2.408.890.928 2.170.845.917
Industri 1.057.502.038 549.553.070
Pertanian 346.613.124 60.681.610
Perikanan 246.560.026 186.340.858
Peternakan 222.142.980 188.193.474
Perkebunan 50.000.000 -
Usaha Lainnya 382.671.621 5.347.289.633
Total piutang pinjaman 11.791.483.269 13.710.938.984
Dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai piutang pinjaman (657.385.193) (34.878.957)
Neto 11.134.098.076 13.676.060.027
c. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
2025 2024
Saldo awal 34.878.957 -
Pembentukan cadangan kerugian
penurunan nilai 622.506.236 34.878.957
Saldo akhir 657.385.193 34.878.957
d. Rincian Piutang Kerjasama Mitra Binaan Berdasarkan Wilayah
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah 4.648.320.278 2.553.683.655
Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua 3.375.961.614 6.475.955.305
Wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT 1.934.968.271 1.867.636.532
Wilayah Jawa Barat 1.331.730.821 2.583.663.492
Wilayah DKI Jakarta dan Banten 353.567.629 -
Wilayah Sumatera 146.934.656 230.000.000
Total piutang pinjaman 11.791.483.269 13.710.938.984
Dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai piutang pinjaman (657.385.193) (34.878.957)
Neto 11.134.098.076 13.676.060.027
13
Page 1012
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
6. PIUTANG KERJASAMA PUMK MITRA BINAAN (lanjutan)
e. Rincian Piutang Kerjasama Mitra Binaan Berdasarkan Kualitas Pinjaman
31 Desember 2025
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 10.712.435.669 65.098.141 10.647.337.528
Kurang Lancar 525.183.338 125.137.538 400.045.800
Diragukan 183.304.944 96.590.196 86.714.748
Macet 370.559.318 370.559.318 -
Total Piutang Pinjaman 11.791.483.269 657.385.193 11.134.098.076
31 Desember 2024
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 13.520.127.798 17.518.878 13.502.608.920
Kurang Lancar 176.209.886 17.360.079 158.849.807
Diragukan 14.601.300 - 14.601.300
Macet - - -
Total Piutang Pinjaman 13.710.938.984 34.878.957 13.676.060.027
7. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA BRI
Berdasarkan Perjanjan Kerjasama No. 03/PKS/SMBDX/2023 pada tanggal 13 Oktober 2023,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk dalam rangka pelaksanaan penyaluran program PUMK dengan jangka waktu perjanjian kerjasama
selama 5 (lima) tahun. Pada saat perjanjian kerjasama telah selesai dilakukan, PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk akan mengembalikan dana program PUMK yang dikerjasamakan secara
bertahap kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Piutang ini merupakan piutang pihak
berelasi (Catatan 11).
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Piutang BUMN Penyaluran BRI 17.334.909.955 4.289.061.016
Piutang Jasa Administrasi BUMN Penyaluran BRI 405.100.208 126.393.224
Total 17.740.010.163 4.415.454.240
Rincian piutang kerjasama PUMK kepada BRI sebagai berikut:
31 Desember 2025
Penerimaan
Penerimaan Jasa Administrasi Dana yang Saldo Akhir Dana
Saldo Awal Dana Tambahan Dana Pokok Pinjaman Dipinjamkan kepada PUMK
PUMK Kepada BRI PUMK kepada BRI dari Mitra Binaan dari Mitra Binaan Mitra Binaan Kepada BRI
4.415.454.240 11.000.000.000 8.473.755.715 405.100.208 (6.554.300.000) 17.740.010.163
31 Desember 2024
Penerimaan
Penerimaan Jasa Administrasi Dana yang Saldo Akhir Dana
Saldo Awal Dana Tambahan Dana Pokok Pinjaman Dipinjamkan kepada PUMK
PUMK Kepada BRI PUMK Kepada BRI dari Mitra Binaan dari Mitra Binaan Mitra Binaan Kepada BRI
7.214.000.000 10.000.000.000 1.924.861.016 126.393.224 (14.849.800.000) 4.415.454.240
14
Page 1013
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
8. ASET NETO
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Aset Neto Tidak Terikat
Saldo awal 33.321.406.112 31.522.194.239
Kenaikan aset neto tidak terikat 460.154.745 1.799.211.873
Saldo Akhir 33.781.560.857 33.321.406.112
9. PENDAPATAN JASA ADMINISTRASI PINJAMAN
a. Rincian Pendapatan Jasa Administrasi Berdasarkan Wilayah
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua 162.647.791 185.837.468
Wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa tengah 133.816.866 53.061.590
Wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT 82.526.281 90.650.486
Wilayah Jawa Barat 65.935.257 55.963.900
Wilayah DKI Jakarta dan Banten 12.488.123 1.075.880.797
Wilayah Sumatera 10.423.696 40.574.696
Total 467.838.014 1.501.968.937
b. Rincian Pendapatan Jasa Administrasi Berdasarkan Penyaluran Kerjasama
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Pendapatan jasa administrasi atas pinjaman
Mitra Binaan – penyaluran BTN 62.737.806 1.375.575.713
Pendapatan jasa administrasi atas pinjaman
Mitra Binaan – penyaluran BRI 405.100.208 126.393.224
Total 467.838.014 1.501.968.937
10. PENDAPATAN LAIN-LAIN
Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan yang berasal dari sumber di luar kegiatan utama Program
Pendanaan UMK dan tidak bersifat rutin yakni berupa denda keterlambatan pembayaran angsuran oleh
debitur. Pendapatan lain-lain pada tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan
2024, masing-masing sebesar Rp369.694 dan Rp113.765.972.
11. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
a. Jenis hubungan dan unsur transaksi dengan pihak berelasi
Pihak berelasi Jenis hubungan Unsur transaksi pihak berelasi
PT Bank Tabungan Negara BUMN Pembina Penempatan Dana
(Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia Pengendalian melalui Pemerintah Piutang kepada BUMN Pembina
(Persero) Tbk Pusat Republik Indonesia Lain/Lembaga penyalur
15
Page 1014
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
11. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Aset
Kas di bank 4.545.603.135 11.036.287.064
Piutang kerjasama PUMK
kepada BRI 17.740.010.163 4.415.454.240
Total 22.285.613.298 15.451.741.304
Persentase total aset pada pihak
berelasi terhadap total aset 65,96% 46,37%
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember
2025 2024
Pendapatan
Pendapatan jasa administrasi (Catatan 9) 405.100.208 126.393.224
405.100.208 126.393.224
Persentase total pendapatan kepada pihak
berelasi terhadap total pendapatan 86,52% 7,82%
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember
2025 2024
Beban
Beban cadangan kerugian
penurunan nilai piutang pinjaman 622.506.236 34.878.957
622.506.236 34.878.957
Persentase total beban kepada pihak
berelasi terhadap total beban 7.730,15% (19,00%)
12. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN
Beberapa akun dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 telah direklasifikasi
sehingga sesuai dengan penyajian laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut. Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Sebelum Setelah
Reklasifikasi Reklasifikasi Reklasifikasi
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 11.036.287.064 11.036.287.064 -
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - neto
(Setelah dikurangi cadangan kerugian
Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
sebesar Rp36.675.501.169) 4.193.604.781 4.193.604.781 -
TOTAL ASET LANCAR 15.229.891.845 15.229.891.845 -
16
Page 1015
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
12. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN (lanjutan)
Beberapa akun dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 telah direklasifikasi
sehingga sesuai dengan penyajian laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut. Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah sebagai berikut:
(lanjutan)
31 Desember 2024
Sebelum Setelah
Reklasifikasi Reklasifikasi Reklasifikasi
ASET TIDAK LANCAR
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - neto
(Setelah dikurangi cadangan kerugian
Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
sebesar Rp34.878.957) 13.676.060.027 13.676.060.027 -
Piutang Kerjasama PUMK kepada BRI 4.415.454.240 4.415.454.240 -
TOTAL ASET TIDAK LANCAR 18.091.514.267 18.091.514.267 -
TOTAL ASET 33.321.406.112 33.321.406.112 -
31 Desember 2024
Sebelum Setelah
Reklasifikasi Reklasifikasi Reklasifikasi
ASET
Kas dan setara kas - 11.036.287.064 11.036.287.064
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - neto
(Setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai piutang pinjaman
sebesar Rp36.675.501.169) - 4.193.604.781 4.193.604.781
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - neto
(Setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai piutang pinjaman
sebesar Rp34.878.957) - 13.676.060.027 13.676.060.027
Piutang Kerjasama PUMK kepada BRI - 4.415.454.240 4.415.454.240
TOTAL ASET - 33.321.406.112 33.321.406.112
13. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan ini diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh pengelola pada tanggal
12 Maret 2026.
17
Page 1016
Page 1017
Peringkat oleh Pefindo berdasarkan data dan informasi dari Perusahaan serta Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2025.
Page 1018
2025 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Menara BTN Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130 Telp: 62-21 6336789, 6332666 Fax: 62-21 6346704 E-mail: csd@btn.co.id Contact Center: 1500 286
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Sistemik
p.3 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3 ×22
unresolved
org
PT Bank Tabungan
p.17 ×5
unresolved
org
Negara (Persero) Tbk
p.17
unresolved
org
Permodalan Negara (Persero) Tbk.
p.23
unresolved
org
Bank Pembangunan Multilateral
p.31 ×13
unresolved
org
Internasional dan Badan Ekstra Internasional
p.41 ×8
unresolved
org
PT. Fitch Ratings
p.57 ×4
unresolved
org
PT Pemeringkat
p.57 ×4
unresolved
org
Dana Pensiun BTN
p.153
unresolved
org
Milik Negara
p.176 ×2
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.176
unresolved
org
Bank Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan
p.182
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.182
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.184
unresolved
person
Pedoman
· Komisaris
p.187
unresolved
org
Kelola Perusahaan
p.190
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.