Skip to content
Back to announcement

30032026 KI Perubahan Aset Liabilitas ASHA 2025.pdf

Financial statement Text extracted ASHA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
                                         Jl. Muara Baru Ujung Blok K No. 7D – Jakarta Utara
                                           Telp: (62-21) 66604850 ; Fax: (62-21) 66604577


Nomor         : 2610/CSFI-DIR/III/2026                                            Jakarta, 30 Maret 2026

Kepada Yth,
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
JL. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta 10710

Bursa Efek Indonesia
Jakarta Stock Exchange Building
JL. Jend Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190

Perihal : Penyampaian Keterbukaan Informasi Perubahan Lebih Dari 20% Dari Pos Total Aset dan
Total Liabilitas

Dengan hormat,

Bersama ini kami sampaikan penjelasan kami terkait perubahan yang terjadi pada pos Total Asset dan
Total Liabilitas pada Laporan Keuangan Tahunan Audit Periode 31 Desember 2025.

Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Page 2
Berikut penjelasan manajemen terkait perubahan yang terjadi pada pos Total Asset dan Total
Liabilitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian dari PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk
per 31 Desember 2025 yang jumlahnya diatas 20% jika dibandingkan dengan data yang disajikan pada
laporan.

Pada tanggal 31 Desember 2025 terdapat penurunan pada total aset dan total liabilitas yakni masing-
masing sebesar Rp 28.240.846.183 dan Rp 8.671.474.192.

      Klasifikasi       31 Desember 2025 31 Desember 2024       Nilai                   Persentase
 Total Aset               126.319.865.560 154.560.711.743 (28.240.846.183)               (18,27%)
 Total Liabilitas          18.297.561.345  26.969.035.537 (8.671.474.192)                (32,15%)

Terjadi penurunan pada saldo kas dan setara kas sesuai dengan detail berikut :

      Klasifikasi       31 Desember 2025 31 Desember 2024                  Nilai        Persentase
 Kas dan Bank                 230.491.387    1.009.783.120              (779.291.733)    (77,17%)

Terjadi penurunan pada saldo kas dan bank disebabkan karena perusahaan melakukan pembayaran
atas liabilitas yang jatuh tempo, termasuk pelunasan utang bank serta kewajiban sewa, yang tercermin
dari penurunan signifikan pada total liabilitas.

Terjadi penurunan pada saldo piutang usaha pihak ketiga dengan detail berikut :

       Klasifikasi         31 Desember 2025 31 Desember 2024       Nilai                Persentase
 Piutang usaha               23.252.767.000   39.654.297.605 (16.401.530.605)            (41,36%)

Penurunan disebabkan oleh menurunnya penjualan selama periode berjalan yang mengakibatkan
berkurangnya pembentukan piutang baru. Selain itu, penurunan disebabkan oleh adanya pelunasan
piutang.

Terjadi penurunan pada saldo piutang lain-lain pihak ketiga dengan detail berikut :

       Klasifikasi         31 Desember 2025 31 Desember 2024                Nilai       Persentase
 Piutang lain-lain                       -          187.000                 (187.000)   (100,00%)

Penurunan disebabkan karena adanya pelunasan piutang lain-lain serta tidak ada penambahan piutang
baru yang signifikan selama periode berjalan.

Terjadi kenaikan pada saldo persediaan sesuai dengan detail berikut :

     Klasifikasi        31 Desember 2025 31 Desember 2024                   Nilai       Persentase
 Persediaan                 13.804.407.801 10.065.438.263               3.738.969.538    37,15%

Kenaikan pada saldo persediaan disebabkan karena perusahaan menambah persediaan untuk menjaga
tingkat ketersediaan persediaan untuk mendukung kelancaran operasional dan memastikan
pemenuhan kebutuhan pelanggan. Selain itu, kenaikan juga dipengaruhi oleh penurunan penjualan
selama periode berjalan yang berdampak pada tingkat perputaran persediaan menjadi lebih rendah.
Page 3
Terjadi karena kenaikan pada saldo biaya dibayar dimuka dan uang muka sesuai dengan detail berikut :

     Klasifikasi           31 Desember 2025     31 Desember 2024           Nilai         Persentase
 Biaya dibayar
 dimuka dan uang                 587.367.699          20.066.667       567.301.032       2.827,08%
 muka

Kenaikan pada saldo biaya dibayar dimuka dan uang muka mayoritas disebabkan karena meningkatnya
pembelian ikan ke supplier untuk menambah persediaan ikan.

Terjadi kenaikan pada saldo pajak dibayar dimuka dengan detail berikut :

        Klasifikasi          31 Desember 2025 31 Desember 2024            Nilai      Persentase
 Pajak dibayar dimuka             110.401.167         120.613           110.280.554 91.433,39%

Kenaikan mayoritas disebabkan oleh nilai PPN Terutang yang lebih bayar akibat dari PPN Masukan
lebih besar dibandingkan PPN Keluaran, dan akan dikompensasikan atau direstitusikan pada periode
berikutnya.

Terjadi penurunan pada saldo piutang lain-lain pihak berelasi dengan detail berikut :

       Klasifikasi           31 Desember 2025 31 Desember 2024              Nilai        Persentase
 Piutang lain-lain pihak
                               21.000.000.000      28.182.006.433    (7.182.006.433)       (25,48%)
 berelasi

Penurunan disebabkan karena adanya pelunasan piutang lain-lain pihak berelasi.

Terjadi penurunan pada taksiran tagihan pajak penghasilan dengan detail berikut :

        Klasifikasi          31 Desember 2025 31 Desember 2024              Nilai        Persentase
 Taksiran tagihan pajak
                                1.145.523.173       3.729.975.820    (2.584.452.647)       (69,29%)
 penghasilan

Penurunan mayoritas disebabkan karena adanya penyelesaian dari hasil pemeriksaan pajak tahun
2023.

Terjadi kenaikan pada saldo aset pajak tangguhan – bersih sesuai dengan detail berikut :

        Klasifikasi          31 Desember 2025 31 Desember 2024              Nilai          Persentase
 Aset pajak tangguhan -
                                1.797.501.126       1.113.339.011          684.162.115      61,45%
 bersih

Kenaikan disebabkan oleh bertambahnya perbedaan temporer yang dapat dikurangkan yang
berasal dari penurunan nilai piutang usaha, persediaan, serta perubahan imbalan kerja.

Terjadi penurunan pada saldo utang usaha pihak berelasi sesuai dengan detail berikut :

       Klasifikasi           31 Desember 2025 31 Desember 2024              Nilai          Persentase
 Utang usaha pihak
                                  29.400.000          49.980.000         (20.580.000)      (41,18%)
 berelasi

Penurunan disebabkan karena adanya pembayaran kewajiban yang telah jatuh tempo, serta tidak ada
Page 4
penambahan transaksi yang siginifikan selama periode berjalan.

Terjadi kenaikan pada saldo utang lain-lain pihak berelasi sesuai dengan detail berikut :

       Klasifikasi          31 Desember 2025 31 Desember 2024                   Nilai       Persentase
 Utang lain lain pihak
                               2.085.060.319          946.951.968        1.138.108.351      120,19%
 berelasi

Kenaikan disebabkan karena adanya pemberian pinjaman jangka pendek dari pihak berelasi yang
belum diselesaikan hingga akhir periode.

Terjadi kenaikan pada saldo utang lain-lain pihak ketiga sesuai dengan detail berikut :

        Klasifikasi         31 Desember 2025 31 Desember 2024                   Nilai       Persentase
 Utang lain lain pihak
                               2.128.524.179          455.729.351        1.672.794.828      367,06%
 ketiga

Kenaikan mayoritas disebabkan karena adanya peminjaman hutang kepada pihak ketiga yang belum
diselesaikan hingga akhir periode.

Terjadi penurunan pada saldo utang pajak sesuai dengan detail berikut :

       Klasifikasi          31 Desember 2025 31 Desember 2024                Nilai          Persentase
 Utang Pajak                     113.556.336      960.137.443             (846.581.107)      (88,17%)

Penurunan mayoritas disebabkan oleh pembayaran utang pajak selama periode berjalan dan
menurunnya beban pajak perusahaan seiring dengan penurunan aktivitas usaha. Selain itu,
penurunan mayoritas disebabkan karena perusahaan memiliki saldo lebih bayar pajak tahun
sebelumnya sehingga saldo utang pajak tersebut dikompensasikan ke saldo taksiran pajak perusahaan.

Terjadi kenaikan pada saldo liabilitas kontrak sesuai dengan detail berikut :

         Klasifikasi        31 Desember 2025 31 Desember 2024               Nilai           Persentase
 Liabilitas Kontrak            1.709.251.100      941.816.200              767.434.900       81,48%

Kenaikan mayoritas disebabkan karena adanya uang muka penjualan ekspor yang belum direalisasikan
penjualannya.

Terjadi penurunan pada saldo utang bank sesuai dengan detail berikut :

       Klasifikasi          31 Desember 2025 31 Desember 2024                Nilai          Persentase
 Utang bank                               -     8.466.964.254           (8.466.964.254)     (100,00%)

Penurunan disebabkan oleh perusahaan telah melunasi seluruh angsuran pinjaman serta tidak adanya
penambahan baru selama periode berjalan.

Terjadi kenaikan pada saldo utang pembiayaan konsumen sesuai dengan detail berikut :

       Klasifikasi          31 Desember 2025 31 Desember 2024                   Nilai       Persentase
 Utang pembiayan
                                 311.629.000          113.776.572          197.852.428      173,90%
 konsumen
Page 5
Kenaikan mayoritas disebabkan karena adanya penambahan utang pembiayaan baru pada periode
berjalan.

Terjadi penurunan pada saldo utang liabilitas sewa sesuai dengan detail berikut :

         Klasifikasi       31 Desember 2025 31 Desember 2024               Nilai        Persentase
 Liabilitas Sewa                         -     1.275.234.196          (1.275.234.196)   (100,00%)

Penurunan disebabkan oleh perusahaan telah melakukan pelunasan atas seluruh liabilitas sewa
selama periode berjalan.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.35 MB
Published31 Mar 2026
Pages5
Characters9,632
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible org Bursa Efek Indonesia p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result