Skip to content
Back to announcement

20231130_SMGR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31543961_lamp1.pdf

Other Text extracted SMGR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 110

Page 1

          
Page 2
1.
2.
3.
Page 3
                                  PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK (“Perseroan”)

                                    KETERBUKAAN INFORMASI
                              Sehubungan dengan Transaksi Material
 DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR
17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA TERTANGGAL 20 APRIL 2020

                                   DISCLOSURE OF INFORMATION
                               In connection with Material Transaction
      IN COMPLIANCE WITH THE REGULATION OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY REGULATION OF THE
   REPUBLIC OF INDONESIA NUMBER 17/POJK.04/2020 CONCERNING MATERIAL TRANSACTIONS AND CHANGES IN
                               BUSINESS ACTIVITIES DATED 20 APRIL 2020




                                           PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK.

                                                 Berkedudukan di Jakarta
                                                Kegiatan Usaha Utama:
       Industri semen, termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam
       industri semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen
                          serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya.

                                                     Domiciled in Jakarta
                                                 Main Business Activities:
        Cement industry, including production activities, mining and/or digging for materials needed in the cement
         industry or other industries, trading, marketing and distribution related to the cement industry as well as
                             providing services for the cement industry and/or other industries.

                                                  Kantor Pusat / Head Office :
                                         Gedung South Quarter Tower A, Lantai 19-20
                                 Jalan R.A Kartini, Kaveling 8, Cilandak, Jakarta Selatan 12430
                                                    Telepon : (021) 526 1174
                                                    Fax      : (021) 526 1175
                                                      Website : www.sig.id

 DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA
 ATAS KEBENARAN DARI SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN MENEGASKAN,
 BAHWA SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA DAN SEPANJANG SEPENGETAHUAN DAN KEYAKINAN MEREKA, INFORMASI
 MATERIAL YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG DIHILANGKAN
 SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR, TIDAK LENGKAP ATAU
 MENYESATKAN.

 THE BOARD OF DIRECTORS AND THE BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY ARE SOLELY OR COLLECTIVELY RESPONSIBLE FOR THE
 ACCURACY OF ALL INFORMATION OR MATERIAL FACTS CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE AND AFFIRMING, AS AFTER FINALLY AS
 AFFIRMATION, AFFIRMATION OF THIS INFORMATION THE INFORMATION CONTAINED IN THIS DISCLOSURE IS TRUE AND NO MATERIAL FACTS ARE
 OMITTED SO THAT CAUSE THE INFORMATION CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE TO BE TRUE, COMPLETE OR MISLEADING.


Keterbukaan informasi sehubungan dengan Transaksi Afiliasi ini (“Keterbukaan Informasi”) memuat informasi mengenai transaksi
antara PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) dengan PT Sinergi Mitra Investama (“SMI”). SMI merupakan anak
perusahaan Perseroan dengan kepemilikan saham Perseroan sebesar 97,00% (sembilan puluh tujuh koma nol nol persen). Perseroan
melakukan penambahan setoran modal kepada SMI (“Transaksi”) dengan nilai Transaksi sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh
empat miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu Rupiah) berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa SMI Tanggal 29 November 2023. Transaksi ini tidak termasuk Transaksi Material sebagaimana diatur di dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020.
This Disclosure of Information in connection with Affiliated Transactions (“Disclosure of Information”) contains information
regarding transactions between PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (the “Company”) with PT Sinergi Mitra Investama (“SMI”). SMI
is a subsidiary of the Company with a share ownership of 97.00% (ninety-seven point zero zero percent). The Company performs
additional capital contribution to SMI (“Transaction”) with transaction value of IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two
hundred  and fifty million six
       Keterbukaan             hundred andini
                            Informasi      five diterbitkan
                                                thousand Rupiah)
                                                               dibased on the pada
                                                                  Jakarta     Shareholders'
                                                                                    tanggal Decision
                                                                                                 [30inNovember]
                                                                                                      the SMI’s Extraordinary
                                                                                                                       2023.General
Meeting of Shareholders dated 29 November 2023. This transaction is not a material transaction as stipulatedthin the Financial Services
       This Disclosure of Information is published in Jakarta on [November 30 ], 2023.
Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020.


   Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal [30 November] 2023.
   This Disclosure of Information is published in Jakarta on [November 30th], 2023.
Page 4
Definisi
Definitions

  Afiliasi                             :   Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Undang-
  Affiliate                                Undang Pasar Modal.
                                           Affiliates as referred to in Article 1 of the Capital Market
                                           Law.
                                       :
  KJPP                                     Kantor Jasa Penilai Publik Firman, Suryantoro, Sugeng,
  KJPP                                     Suzy, Hartono dan Rekan yang memiliki ijin usaha dari
                                           Kementerian Keuangan Nomor : 2.09.0074 melalui Surat
                                           Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 1359/KM.1/2009,
                                           tanggal 8 Desember 2009 dan terdaftar sebagai profesi
                                           penunjang pasar modal di Bapepam - LK dengan Surat
                                           Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari
                                           Bapepam - LK Nomor: S-865/BL/2010, tanggal 29 Januari
                                           2010.
                                           Office of Public Appraisal Service Firman, Suryantoro,
                                           Sugeng, Suzy, Hartono and Partners which has a business
                                           license from the Ministry of Finance Number: 2.09.0074
                                           through the Decree of the Minister of Finance Number:
                                           1359/KM.1/2009, dated December 8, 2009 and is
                                           registered as a capital market supporting profession in
                                           Bapepam - LK with Certificate of Registration of Capital
                                           Market Supporting Profession from Bapepam - LK Number:
                                           S-865/BL/2010, January 29, 2010.
  OJK                                  :   Lembaga independen dan bebas dari campur tangan pihak
  OJK                                      lain, yang mempunyai fungsi dan wewenang pengaturan,
                                           pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana
                                           dimaksud dalam Undang-Undang No. 21 tahun 2011
                                           tanggal 22 November 2011. Sejak tanggal 31 Desember
                                           2012 fungsi, tugas dan wewenang pengaturan dan
                                           pengawasan kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal
                                           beralih dari Menteri Keuangan dan Bapepam-LK ke OJK.
                                           Independent institution and free from interference from
                                           other parties, which has the function and authority to
                                           regulate, supervise, examine and investigate as referred to
                                           in Law No. 21 of 2011 dated 22 November 2011. Since 31
                                           December 2012, the functions, duties and authorities of
                                           regulating and supervising financial services activities in
                                           the capital market sector have shifted from the Minister of
                                           Finance and Bapepam-LK to OJK.
  Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020    :   Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
  OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020       Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
                                           OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020 concerning Material
                                           Transactions and Changes in Business Activities.
  Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015    :   Peraturan     Otoritas     Jasa     Keuangan     Nomor
  OJK Regulation No. 31/POJK.04/2015       31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi
                                           atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
                                           Peraturan     Otoritas     Jasa     Keuangan     Nomor
                                           31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi
                                           atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
  Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020    :   Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
  OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020       Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
                                           OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated
Page 5
                                       Transactions and Conflict of Interest Transactions.
Perseroan                          :   PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, suatu perseroan
Company                                terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara
                                       Republik Indonesia berkedudukan di Jakarta.
                                       PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, a Limited Liability
                                       Company established under the laws of the Republic of
                                       Indonesia is domiciled in Jakarta.
SMI                                :   PT Sinergi Mitra Investama yang didirikan berdasarkan Akta
SMI                                    Pendirian Perseroan Terbatas No. 281 tertanggal 29
                                       Desember 2011 yang dibuat di hadapan Slamet Wahjudi,
                                       S.H., M.Kn., Notaris di Gresik.
                                       PT Sinergi Mitra Investama which was established based on
                                       the Deed of Establishment of a Limited Liability Company
                                       No. 281 dated December 29, 2011, drawn up before Slamet
                                       Wahjudi, S.H., M.Kn., Notary in Gresik.
Transaksi                          :   Perseroan melakukan penambahan setoran modal kepada
Transaction                            SMI sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat
                                       miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu
                                       Rupiah).
                                       The company performs additional capital contribution to
                                       SMI with a transaction value of IDR 74,250,605,000.00
                                       (seventy-four billion two hundred and fifty million six
                                       hundred and five thousand Rupiah).
Transaksi Afiliasi                 :   Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Affiliated Transaction                 OJK No. 42/POJK.04/2020 Pasal 1 Ayat 3.
                                       Affiliated Transactions as referred to in OJK Regulation No.
                                       42/POJK.04/2020 Article 1 Paragraph 3.
Transaksi Material                 :   Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Material Transaction                   OJK No. 17/POJK.04/2020 Pasal 1 Ayat 1.
                                       Material Transactions as referred to in OJK Regulation No.
                                       17/POJK.04/2020 Article 1 Paragraph 1.
Undang-Undang Pasar Modal          :   Undang-Undang No. 8 Tahun 1995.
Capital Market Law                     Law No. 8 of 1995.
Undang-Undang Perseroan Terbatas   :   Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Limited Liability Company Law          Terbatas.
                                       Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
                                       Companies.
Page 6
                                PENDAHULUAN | PRELIMINARY

Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka mematuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 Pasal
4 Ayat 1 butir b, yang mewajibkan Perseroan untuk melakukan keterbukaan informasi atas setiap
Transaksi Afiliasi. Perseroan dan SMI merupakan pihak terafiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Pasar Modal. Penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan
dan SMI dijelaskan dalam bagian II poin C dari Keterbukaan Informasi ini. Tindakan Perseroan
melakukan penambahan setoran modal kepada SMI merupakan Transaksi Afiliasi.
This Information Disclosure is made to comply with OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 Article 4
Paragraph 1 point b, which requires the Company to disclose information on every Affiliated
Transaction. The Company and SMI are affiliated parties as referred to in the Capital Market Law.
Further explanation regarding the Affiliate relationship between the Company and SMI is explained in
part II point C of this Disclosure of Information. The Company's action to perform additional capital
contribution to SMI is an Affiliated Transaction.


I.    URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN | BRIEF DESCRIPTION OF THE
      COMPANY

      A.   Riwayat Singkat | Brief History

           Perseroan pada mulanya didirikan dengan nama NV. Pabrik Semen Gresik, pada tanggal
           25 Maret 1953, berdasarkan Akta Pendirian No. 41 tanggal 25 Maret 1953 yang dibuat di
           hadapan Raden Meester Soewandi, Notaris di Jakarta yang telah disahkan oleh Menteri
           Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. J.A. 5/51/5 tertanggal 8
           Juni 1953 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 61 tertanggal 31
           Juli 1953 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 451/1953. Selanjutnya
           pada tahun 1969, status Perseroan diubah menjadi Perseroan Terbatas, dengan nama PT
           Semen Gresik (Persero) dengan Akta No. 81 tanggal 24 Oktober 1969 yang dibuat di
           hadapan J.N. Siregar, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari
           Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. J.A.5/129/5
           tanggal 18 Nopember 1969 dan diumumkan dalam Berita·Negara Republik Indonesia No.
           95 tanggal 28 Nopember 1969 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.
           255/1969. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan
           sebagaimana diubah terakhir berdasarkan Akta No. 38 tanggal 17 April 2023 yang dibuat
           di hadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan.
           Pemberitahuan perubahan ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia berdasarkan surat No. AHU-AH.01.03-0060717 tanggal 8 Mei 2023.
           The company was originally established under the name NV. Semen Gresik Factory, on
           March 25, 1953, based on the Deed of Establishment No. 41 dated March 25, 1953 drawn
           up before Raden Meester Soewandi, Notary in Jakarta which has been ratified by the
           Minister of Justice of the Republic of Indonesia based on Decree No. J.A. 5/51/5 dated
           June 8, 1953 and announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 61
           dated July 31, 1953 and the Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia
           No. 451/1953. Subsequently in 1969, the status of the Company was changed to a Limited
           Liability Company, under the name PT Semen Gresik (Persero) with Deed No. 81 of 24
           October 1969 made in the presence of J.N. Siregar, SH., Notary in Jakarta and has received
           approval from the Minister of Justice of the Republic of Indonesia based on Decree No.
           J.A.5/129/5 dated November 18, 1969 and announced in the State Gazette of the Republic
           of Indonesia No. 95 dated November 28, 1969 and the Supplement to the State Gazette
           of the Republic of Indonesia No. 255/1969. The Company's Articles of Association have
           been amended several times as last amended by Deed No. 38 dated April 17, 2023, drawn
           up before Aulia Taufani, Bachelor of Law, Notary in South Jakarta Administrative City.
           Notification of this change has been received by the Minister of Law and Human Rights of
           the Republic of Indonesia based on letter No. AHU-AH.01.03-0060717 dated May 8, 2023.
Page 7
B.   Bidang Usaha | Business fields

     Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan menurut Anggaran Dasar adalah menjalankan
     usaha dalam bidang Industri pengolahan (semen dan turunannya, mortar, beton siap
     pakai, kapur, gipsum, asbes, bata, sejenisnya yang tahan api); Pertambangan dan
     penggalian (batu kapur, kerikil, tanah dan tanah liat, gipsum, tras, mineral, bahan kimia
     dan bahan pupuk, kuarsa dan aktivitas penunjang pertambangan dan pengalian lainnya);
     Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor
     (perdagangan besar genteng, batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat, kapur, semen
     atau kaca, perdagangan besar semen, kapur, pasir, berbagai macam material bangunan,
     atas dasar balas jasa atau kontrak, barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai (scrap));
     Aktivitas professional, ilmiah dan teknis; Aktivitas keuangan dan asuransi; Pengadaan
     listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin; Treatment air, treatment air limbah, treatment
     dan pemulihan material sampah dan aktivitas remediasi; Real Estat; Pengangkutan dan
     pergudangan; Informasi dan komunikasi; Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa
     hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya; Aktivitas
     kesehatan manusia dan aktivitas sosial; Kesenian, hiburan dan rekreasi. Perseroan
     memperoleh izin untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut berdasarkan Nomor Induk
     Berusaha (NIB) Nomor 8120214023617 tanggal 31 Oktober 2018 sebagaimana diubah
     terakhir tanggal 29 Mei 2023, yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal,
     yang berlaku selama Pelaku Usaha masih menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan
     peraturan perundang-undangan, serta telah disesuaikan menjadi NIB Berbasis Risiko. NIB
     ini menerangkan hal-hal sebagai berikut:
     The scope of the Company's business activities according to the Articles of Association is
     to carry out business in the processing industry (cement and its derivatives, mortar, ready-
     mix concrete, lime, gypsum, asbestos, brick, the like which are fire-resistant); Mining and
     quarrying (limestone, gravel, soil and clay, gypsum, traces, minerals, chemicals and
     fertilizer materials, quartz and other mining and quarrying support activities); Wholesale
     and retail trade, repair and maintenance of cars and motorbikes (wholesale trade in roof
     tiles, bricks, tiles and the like from clay, lime, cement or glass, wholesale trade in cement,
     lime, sand, various kinds of building materials, on a fee basis or contracts, used goods and
     unused remains (scrap)); Professional, scientific and technical activities; Financial and
     insurance activities; Procurement of electricity, gas, steam/hot water and cold air; Water
     treatment, waste water treatment, waste material treatment and recovery and remediation
     activities; Real Estate; Transportation and warehousing; Information and communication;
     Rental and leasing activities without option rights, employment, travel agents and other
     business support; Human health activities and social activities; Arts, entertainment and
     recreation. The Company obtained permission to carry out these activities based on
     Business Identification Number (NIB) Number 8120214023617 dated 31 October 2018 as
     last amended on 29 May 2023, issued by the Investment Coordinating Board, which is
     valid as long as the Business Actor is still carrying out business activities in accordance
     with regulatory provisions. legislation, and has been adjusted to become a Risk-Based NIB.
     This NIB explains the following things:

      Nama Perusahaan                       :   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT SEMEN
                                                INDONESIA Tbk
      Alamat Kantor/Korespondensi           :   South Quarter Tower A Lantai 19-20,
                                                Jl. RA Kartini Kav. 8, Kelurahan Cilandak Barat,
                                                Kecamatan Cilandak, Kota Administratif Jakarta
                                                Selatan, Provinsi DKI Jakarta.
      NPWP                                  :   01.001.631.9-051.000
      Nomor Telepon                         :   0215261174
      Status Penanaman Modal                :   PMDN
      Jenis API                             :   API-P
      Status API                            :   Aktif
      Akses Kepabeanan                      :   Ekspor dan Impor
Page 8
 Company Name                         :   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT SEMEN
                                          INDONESIA Tbk
 Office Address/Correspondence        :   South Quarter Tower A Level 19-20,
                                          Jl. RA Kartini Kav. 8, West Cilandak Urban Village,
                                          Cilandak Sub District, Administrative City of South
                                          Jakarta, DKI Jakarta Province.
 TIN                                  :   01.001.631.9-051.000
 Phone Number                         :   0215261174
 Investment Status                    :   PMDN
 API Type                             :   API-P
 API Status                           :   Active
 Customs Access                       :   Export and Import

A. Tabel Kegiatan Usaha yang Memiliki Perizinan yang Berlaku Efektif sebelum
   Implementasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja
A. Table of Business Activities that Have Effective Permits before Implementation of Law
   Number 11 of 2020 concerning Job Creation

 No.   Kode KBLI                               Nama KBLI
 1       23941        INDUSTRI SEMEN
 2       38220        TREATMENT DAN PEMBUANGAN LIMBAH BERBAHAYA
 3       82920        AKTIVITAS PENGEPAKAN
 4       71209        ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA
 5       08102        PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING
 6       46634        PERDAGANGAN BESAR SEMEN, KAPUR, PASIR, DAN BATU

 No.   KBLI Code                             KBLI Name
 1       23941        CEMENT INDUSTRY
 2       38220        TREATMENT AND DISPOSAL OF HAZARDOUS WASTE
 3       82920        PACKING ACTIVITIES
 4       71209        OTHER TECHNICAL ANALYSIS AND TESTS
 5       08102        LIME/LIME STONE EXCAVATION
 6       46634        LARGE TRADE OF CEMENT, LIME, SAND AND STONE

B. Tabel Kegiatan Usaha Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
B. Table of Risk-Based Business Licensing Business Activities

 No.   Kode KBLI                             Nama KBLI
 1       71202        JASA PENGUJIAN LABORATORIUM
 2       08105        PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT
 3       82920        AKTIVITAS PENGEPAKAN
 4       08103        PENGGALIAN KERIKIL/SIRTU
 5       61200        AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL

 No.   KBLI Code                             KBLI Name
 1       71202        LABORATORY TESTING SERVICES
 2       08105        SOIL AND CLAY EXCAVATION
 3       82920        PACKING ACTIVITIES
 4       08103        GRAVEL/SIRT EXCAVATION
 5       61200        WIRELESS TELECOMMUNICATION ACTIVITIES
Page 9
C.   Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham | Capital Structure and Share
     Ownership

     Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan berdasarkan No. 38 tanggal 17
     April 2023 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris di Kota
     Administrasi Jakarta Selatan sebagai berikut:
     The Company's capital structure and share ownership based on Deed No. 38 April 17, 2023
     drawn up before Aulia Taufani, Bachelor of Law, Notary in South Jakarta Administrative
     City as follows:

     Modal Dasar                         : Rp2.000.000.000.000,00
     Modal Ditempatkan dan Disetor       : Rp675.154.008.900,00
     Authorized Capital                  : IDR 2,000,000,000,000.00
     Issued and Paid-Up Capital          : IDR 675,154,008,900.00

     Modal dasar terdiri dari:
     a. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal seluruhnya Rp100,00 (seratus
         Rupiah)
     b. 6.751.540.088 (enam miliar tujuh ratus lima puluh satu juta lima ratus empat puluh
         ribu delapan puluh delapan) saham Seri B, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
         Rp675.154.008.800,00 (enam ratus tujuh puluh lima miliar seratus lima puluh empat
         juta delapan ribu delapan ratus Rupiah).
     The authorized capital consists of:
     a. 1 (one) Series A Dwiwarna share with a total nominal value of IDR 100.00 (one
         hundred Rupiah)
     b. 6,751,540,088 (six billion seven hundred fifty-one million five hundred fourty
         thousand eighty-eight) Series B shares, with a total nominal value of IDR
         675,154,008,800.00 (six hundred seventy-five billion one hundred fifty-four million
         eight thousand eight hundred Rupiah).

     Susunan Pemegang Saham Perseroan adalah sebagai berikut:
     The composition of the Company's Shareholders is as follows:


                                                             NILAI NOMINAL
        PEMEGANG
                                  JUMLAH SAHAM             Rp 100,00 (SERATUS             %
          SAHAM
                                                           RUPIAH) PER SAHAM

      Negara Republik             3.457.023.005                     345.702.300.500,00   51,20
      Indonesia            (1 Saham Seri A Dwiwarna &
                           3.457.023.004 Saham Seri B)
      Masyarakat                   3.294.517.084                    329.451.708.400,00   48,80
                                  (Saham Seri B)
      TOTAL                       6.751.540.089               675.154.008.900,00         100



                                                            NOMINAL VALUE IDR
      SHAREHOLDERS            NUMBER OF SHARES             100.00 (HUNDREDS OF            %
                                                            RUPIAH) PER SHARE

      Republic of                  3,457,023,005                    345,702,300,500.00   51.20
      Indonesia             (1 Dwiwarna Series A Shares
                              & 3,457,023,004 Series B
                                      Shares)
Page 10
                                                              NOMINAL VALUE IDR
      SHAREHOLDERS             NUMBER OF SHARES              100.00 (HUNDREDS OF            %
                                                              RUPIAH) PER SHARE

      Public                        3,294,517,084                  329,451,708,400.00     48.80
                                   (Series B Shares)
      TOTAL                        6,751,540,089                675,154,008,900.00         100



D.   Pengurus dan Pengawas Perseroan | Company Management and Supervisor

     Berdasarkan Akta susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir dimuat dalam Akta Nomor
     No. 38 tanggal 17 April 2023 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris
     di Kota Administrasi Jakarta Selatan., susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
     adalah sebagai berikut:
     Based on the latest Deed of composition of the Board of Directors and Board of
     Commissioners contained in Deed Number 38 dated April 17, 2023 drawn up before Aulia
     Taufani, Bachelor of Law, Notary in South Jakarta Administrative City., the composition of
     the Board of Commissioners and Board of Directors of the Company is as follows:

     Direksi

     Direktur Utama                             :       Donny Arsal
     Direktur Supply Chain                      :       Yosviandri
     Direktur Operasi                           :       Reni Wulandari
     Direktur Bisnis dan Pemasaran              :       Subhan
     Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum      :       Agung Wiharto
     Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio :       Andriano Hosny Panangian

     Komisaris

     Komisaris Utama                                :   Rudiantara
     Komisaris Independen                           :   Nasaruddin Umar
     Komisaris Independen                           :   Saor Siagian
     Komisaris                                      :   Arief Prasetyo Adi
     Komisaris                                      :   Yustinus Prastowo
     Komisaris                                      :   Sony Subrata
     Komisaris                                      :   Lydia Silvanna Djaman

     Directors

     President Director                             :   Donny Arsal
     Supply Chain Director                          :   Yosviandri
     Operation Director                             :   Reni Wulandari
     Business & Marketing Director                  :   Subhan
     Human Capital & General Affair Director        :   Agung Wiharto
     Finance & Portfolio Management Director        :   Andriano Hosny Panangian

     Commissioners

     President Commissioner                         :   Rudiantara
     Independent Commissioner                       :   Nasaruddin Umar
     Independent Commissioner                       :   Saor Siagian
     Commissioner                                   :   Arief Prasetyo Adi
     Commissioner                                   :   Yustinus Prastowo
Page 11
           Commissioner                                    :   Sony Subrata
           Commissioner                                    :   Lydia Silvanna Djaman


II.   INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI MATERIAL |
      INFORMATION ABOUT AFFILIATED TRANSACTION AND MATERIAL TRANSACTION

      A.   Uraian Mengenai Transaksi Material | Description of Material Transactions

           1.   Obyek Transaksi | Transaction Object

                       Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa SMI tanggal
                       29 November 2023 (“Keputusan RUPSLB”), Perseroan melakukan
                       penambahan setoran modal ke SMI dengan nilai transaksi sebesar
                       Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus lima puluh juta enam
                       ratus lima ribu Rupiah).
                       Based on the Shareholders' Decision in the Extraordinary General Meeting of
                       Shareholders dated 29 November 2023 (“Shareholders' Decision”), The
                       Company performs additional capital contribution to SMI with a transaction
                       value of IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two hundred and fifty
                       million six hundred and five thousand Rupiah).

           2.   Nilai Transaksi | Transaction Value

                (i)    Berdasarkan Keputusan RUPSLB tersebut, nilai transaksi tambahan setoran
                       modal SMI oleh SIG adalah sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat
                       miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu Rupiah)
                       Based on the Shareholders’ Decision, the transaction value of additional capital
                       contribution SMI by SIG is IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two
                       hundred and fifty million six hundred and five thousand Rupiah).

                (ii)   Besarnya ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2023,
                       yang telah direviu oleh Akuntan Publik Ade Ikhwan, S.E., CPA dari KAP
                       Heliantono & Rekan adalah sebesar Rp46.293.438 juta. Nilai Transaksi adalah
                       sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus lima puluh
                       juta enam ratus lima ribu Rupiah). Dengan demikian, rencana Transaksi bukan
                       merupakan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam POJK No.
                       17/POJK.04/2020 Tentang Batasan Nilai Transaksi Material, “Suatu transaksi
                       dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan
                       20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka”.
                       Transaksi yang akan dilakukan bukan merupakan transaksi material karena nilai
                       Transaksi sebesar 0,16% (nol koma satu enam persen) dari total ekuitas
                       Perseroan per 30 Juni 2023.
                       The amount of the Company's equity based on the financial report as of June
                       30 2023, which has been reviewed by Public Accountant Ade Ikhwan, S.E., CPA
                       from KAP Heliantono & Partners is IDR 46,293,438 million. The transaction
                       value is IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two hundred fifty million
                       six hundred and five thousand Rupiah). Thus, the proposed Transaction is not
                       a material transaction as defined in POJK No. 17/POJK.04/2020 Regarding
                       Limitations on Material Transaction Value, "A transaction is categorized as a
                       Material Transaction if the transaction value is equal to 20% (twenty percent)
                       or more of the Public Company's equity." The transaction to be carried out is
                       not a material transaction because the transaction value is 0.16% (zero-point
                       sixteen percent) of the Company's total equity as of June 30, 2023
Page 12
        (iii)   Transaksi yang dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi karena Perseroan
                melakukan transaksi dengan anak perusahaan dengan porsi kepemilikan
                Perseroan di SMI sebesar 97,00%.
                The carried-out Transaction is Affiliated Transactions as the Company conducts
                transactions with subsidiaries with a 97.00% ownership portion of the Company
                in SMI.

        (iv)    Transaksi ini memerlukan pendapat kewajaran atas transaksi dari kantor jasa
                penilai publik, karena termasuk Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
                Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 Pasal 1 Ayat 3.
                This Transaction requires a fairness opinion on the transaction from a public
                appraisal service office, since it is an Affiliated Transaction as intended in OJK
                Regulation No. 42/POJK.04/2020 Article 1 Paragraph 3.

        (v)     Perseroan telah menerima pendapat kewajaran atas Transaksi dari pihak KJPP
                sebagai penilai independen melalui Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana
                Transaksi Setoran Modal oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., Nomor
                00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023, tanggal 2 Oktober 2023, dengan
                pendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.
                The Company has received a fairness opinion on the Transaction from KJPP as
                an independent appraiser through the Fairness Opinion Report on the
                Transaction Plan for capital contribution by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.,
                Number 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023, dated October 2, 2023, with
                the opinion that the Transaction Plan is fair.

B.   Pihak Yang Melakukan Transaksi Dan Hubungan Dengan Perseroan | Parties
     Conducting Transactions and Relationships with the Company

        SMI merupakan suatu perseroan terbatas yang didirikan di Negara Republik Indonesia
        berdasarkan Akta No. 281 tanggal, 29 Desember 2011, yang dibuat di hadapan Slamet
        Wahjudi, S.H., M.Kn., Notaris di Gresik. Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari
        Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-
        11180.AH.01.01 Tahun 2012, tanggal 29 Februari 2012.
        SMI is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on
        Deed No. 281 dated December 29, 2011, drawn up before Slamet Wahjudi, S.H.,
        M.Kn., Notary in Gresik. The deed has been approved by the Minister of Law and
        Human Rights of the Republic of Indonesia with No. AHU-11180.AH.01.01 Year 2012,
        February 29, 2012.

        Anggaran Dasar SMI telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan
        terakhir didasarkan pada Akta No. 01, tanggal 04 Juli 2023, yang dibuat di hadapan
        Lolitawati, S.H., M.Kn., Notaris di Gresik, mengenai perubahan anggaran dasar
        perseroan. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
        Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0100383.Tahun
        2023, tanggal 31 Juli 2023.
        SMI’s Articles of Association have been amended several times, with the latest
        amendment based on Deed No. 01, dated July 04, 2023, drawn up before Lolitawati,
        S.H., M.Kn., Notary in Gresik, regarding the change in the Articles of Association. The
        deed was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
        Indonesia based on Decree No. AHU-AH.01.03-0100383.Year 2023, 31 July 2023.

        Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha SMI adalah menjalankan usaha dalam bidang
        Perdagangan Besar & Eceran, Penyediaan Akomodasi Dan Penyediaan Makan dan
        Minum, Real Estat, Aktivitas Penyewaan Dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
        Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan Dan Penunjang Usaha Lainnya, Aktivitas Penyedia
        Tenaga Kerja Waktu Tertentu, Industri Pengolahan/Kegiatan Jasa Penunjang
        Percetakan, Treatment Air, Treatment Air Limbah, Treatment dan Pemulihan Material
Page 13
Sampah, Aktivitas Remediasi. SMI berkedudukan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
SMI memulai kegiatan komersialnya pada tanggal 29 Desember 2011.
The purpose and objectives and business activities of SMI are to carry out business in
Wholesale & Retail Trade, Providing Accommodation and Providing Food and Drink,
Real Estate, Rental and Leasing Activities Without Option Rights, Employment, Travel
Agents and Other Business Support, Activities Providing Specific Time Labor,
Processing Industry/Printing Support Services Activities, Water Treatment, Waste
Water Treatment, Waste Material Treatment and Recovery, Remediation Activities.
SMI is domiciled in The Gresik Regency East Java. SMI started its commercial activities
on December 29, 2011.

Berdasarkan Akta Nomor: 01 tanggal 4 Juli 2023 yang dibuat dihadapan Lolitawati,
S.H., M.Kn., Notaris di Gresik, permodalan dan pemegang saham SMI adalah sebagai
berikut:
Based on Deed Number: 01 dated July 4, 2023 drawn up before Lolitawati, S.H., M.Kn.,
Notary in Gresik, the capital and shareholders of SMI are as follows:


                                 NILAI NOMINAL RP 10.000.000,00
   PERMODALAN                   (sepuluh juta Rupiah) PER SAHAM
                                SAHAM                          Rupiah

  Modal Dasar                    10.000                  100.000.000.000,00

  Modal Disetor dan
                                 2.500                   25.000.000.000,00
  Ditempatkan



                                    NOMINAL VALUE IDR 10,000,000.00
      CAPITAL                       (ten million Rupiah) PER SHARE
                                SHARE                          Rupiah

  Authorized Capital             10,000                  10,000,000,000.00

  Paid-in and
                                 2,500                   25,000,000,000.00
  Issued Capital


                                              NILAI NOMINAL RP
    PEMEGANG                                    10.000.000,00
                       JUMLAH SAHAM                                           %
      SAHAM                                      (sepuluh juta
                                              Rupiah) PER SAHAM
  PT Semen                   2.425               24.250.000.000,00          97.00
  Indonesia
  (Persero) Tbk
  Koperasi                     75                 750.000.000,00            3.00
  Konsumen Warga
  Semen Gresik
  KWSG
  TOTAL                      2.500                25.000.000.000             100
Page 14
                                                            NOMINAL VALUE
                                       NUMBER OF           IDR 10,000,000.00
                 SHAREHOLDERS                                                          %
                                        SHARES            (ten million Rupiah)
                                                              PER SHARE
                 PT Semen                  2,425              24,250,000,000          97.00
                 Indonesia
                 (Persero) Tbk
                 Koperasi                    75                750,000,000            3.00
                 Konsumen Warga
                 Semen Gresik
                 KWSG
                 TOTAL                     2,500             25,000,000,000            100

               Susunan Direksi dan Dewan Komisaris SMI berdasarkan laporan keuangan yang telah
               di reviu oleh akuntan independen per-30 Juni 2023, adalah sebagai berikut:
               The composition of SMI's Board of Directors and Board of Commissioners based on
               financial reports that have been reviewed by independent accountant as of 30 June
               2023, is as follows:

                 Direksi
                 Direktur Utama              :     Wahyu Afandi Harun
                 Direktur                    :     Muhtadi
                 Direktur                    :     Bagus Febru Saptono

                 Komisaris
                 Komisaris Utama             :     Yosviandri
                 Komisaris                   :     Vita Mahreyni
                 Komisaris                   :     Mickael Bobby Hoelman

                 Directors
                 President Director          :     Wahyu Afandi Harun
                 Director                    :     Muhtadi
                 Director                    :     Bagus Febru Saptono

                 Commissioners
                 President Commissioner      :      Yosviandri
                 Commissioner                :      Vita Mahreyni
                 Commissioner                :      Mickael Bobby Hoelman

       C.   Sifat Hubungan Afiliasi Dari Pihak Yang Melakukan Transaksi Afiliasi dan
            Transaksi Material | Nature of the Affiliated Relationship of the Party
            Conducting Affiliated Transactions and Material Transactions

            Perseroan dan SMI, merupakan pihak terafiliasi karena SMI merupakan anak perusahaan
            Perseroan yang dikendalikan secara langsung oleh Perseroan dengan kepemilikan saham
            97,00%.
            The Company and SMI are affiliated parties as SMI is a subsidiary of the Company which
            is directly controlled by the Company with 97.00% share ownership.


III.   LATAR BELAKANG DAN ALASAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI |
       BACKGROUND AND REASONS OF TRANSACTIONS WITH AFFILIATED PARTIES

       Latar belakang dilakukan Transaksi Perseroan dengan SMI adalah untuk perbaikan struktur
       permodalan SMI dan secara langsung memperbaiki posisi keuangan Perseroan secara
Page 15
      konsolidasian, dengan pelunasan hutang Notional Pooling yang digunakan dalam pembelian
      gedung di South Quarter Tower A Lantai 12 maka secara konsolidasian Perseroan akan ada
      penghematan biaya administrasi Notional Pooling 0,025 persen/tahun dari pokok pinjaman
      Notional Pooling SMI.
      The background to the Company's Transaction with SMI is to improve SMI's capital structure
      and directly improve the Company's financial position on a consolidated basis, by paying off the
      Notional Pooling debt used in the purchase of the building at South Quarter Tower A Floor 12,
      then on a consolidated basis the Company will save on Notional Pooling administration costs
      0.025 percent/year from the SMI Notional Pooling loan principal.


IV.   RINGKASAN PENDAPAT PIHAK INDEPENDEN | SUMMARY OF OPINION OF
      INDEPENDENT PARTY

      KJPP sebagai penilai independen dalam rangka memberikan pendapat atas kewajaran Transaksi
      menggunakan laporan keuangan konsolidasian PT Semen Indonesia (Persero) Tbk per 30 Juni
      2023 yang telah di-reviu oleh Akuntan Publik Ade Ikhwan dari KAP Heliantono & Rekan
      (“Auditor”) dengan hasil reviu menyatakan tidak ada hal-hal yang menjadi perhatian Auditor
      yang menyebabkan Auditor percaya bahwa laporan keuangan konsolidasian Perseroan tidak
      menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi
      Keuangan di Indonesia. Berikut adalah ringkasan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana
      Transaksi Setoran Modal oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang termuat dalam Laporan
      Pendapat Kewajaran Nomor 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023, tanggal 2 Oktober 2023.
      KJPP as an independent appraiser in order to provide an opinion on the fairness of the
      Transaction uses the consolidated financial report of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk as of
      30 June 2023 which has been reviewed by Public Accountant Ade Ikhwan from KAP Heliantono
      & Rekan ("Auditor") with the results of the review stating There are no matters that come to
      the Auditor's attention that cause the Auditor to believe that the Company's consolidated
      financial statements do not present fairly, in all material respects, in accordance with Indonesian
      Financial Accounting Standards. The following is a summary of the Fairness Opinion Report on
      the Proposed Transaction for the capital contribution by the Company which is contained in the
      Fairness Opinion Report No. 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023 dated October 2, 2023.

      1. Pihak-Pihak yang Terkait dalam Transaksi
         Parties Involved to the Transaction
              -   Perseroan merupakan pihak yang melakukan penambahan setoran modal ke SMI
                  The Company is the party that performs additional capital contribution to SMI
              -   SMI merupakan anak perusahaan Perseroan yang dikendalikan secara langsung
                  oleh Perseroan dengan kepemilikan saham 97,00%
                  SMI is a subsidiary of the Company which is directly controlled by the Company
                  with 97,00% share ownership

      2. Objek Transaksi Pendapat Kewajaran
         Object of Fairness Opinion Transaction
          Objek rencana transaksi dalam pendapat kewajaran adalah rencana penambahan setoran
          modal ke SMI oleh Perseroan senilai Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua
          ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu Rupiah).
         Transaction object within the fairness opinion is the intention of capital contribution addition
         to SMI by the Company in the amount of IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two
         hundred and fifty million six hundred and five thousand Rupiah).

      3. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
         Purpose and objectives of Fairness Opinion
          Tujuan penilaian adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
          setoran modal ke SMI oleh Perseroan.
          The purpose of the assessment is to provide a fairness opinion on the Transaction Plan to
          make capital contribution of SMI by the Company.
Page 16
   Maksud dari penilaian adalah untuk memenuhi POJK No. 42/POJK.04/2020 Tentang
   Transaksi Afiliasi.
   The purpose of the assessment is to comply with POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning
   Affiliated Transactions.

4. Asumsi dan Kondisi Pembatas
   Assumptions and Limiting Conditions
   -   Laporan penilaian usaha bersifat non-disclaimer opinion.
       The business appraisal report is a non-disclaimer opinion.
    -   Laporan pendapat kewajaran ini dipersiapkan untuk memenuhi persyaratan,
        khususnya dalam mendukung Perseroan untuk memperoleh pandangan yang wajar
        dari sisi pendapat yang independen terkait dengan Rencana Transaksi setoran modal
        ke SMI oleh Perseroan, dimana pendapat kewajaran ini akan ditujukan kepada para
        pemegang saham, namun tidak ditujukan untuk selain hal tersebut. Jika terdapat
        pihak-pihak lain yang menggunakan laporan ini untuk tujuan lain, maka kami
        menyatakan bahwa laporan ini tidak bisa digunakan, termasuk sebagai acuan atau
        ditunjukan kepada pihak lain, kecuali jika atas perintah pengadilan atau pihak
        berwenang, tanpa izin tertulis dari kami. KJPP Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy,
        Hartomo & Rekan (“FAST”) tidak bertanggung jawab atas penggunaan isi laporan ini
        kepada pihak lain diluar Perseroan.
        This fairness opinion report was prepared to meet the requirements, especially in
        supporting the Company to obtain a fair view from an independent opinion regarding
        the Transaction Plan to make capital contribution of SMI by the Company, where this
        fairness opinion will be addressed to the shareholders, but not addressed to other than
        that. If there are other parties who use this report for other purposes, then we declare
        that this report cannot be used, including as a reference or shown to other parties,
        unless by order of a court or the authorities, without our written permission. KJPP
        Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo & Partner (“FAST”) is not responsible for
        the use of the contents of this report to other parties outside the Company.
    -   Dalam melakukan penugasan profesional, penilai telah melaksanakan penilaian secara
        independen.
        In carrying out professional assignments, the appraiser has conducted independent
        assessment.
    -   Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
        proses penilaian.
        The appraiser has reviewed the documents used in the appraisal process.
    -   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
        keakuratannya.
        The data and information obtained come from sources that can be trusted for
        accuracy.
    -   Penilai usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
        keuangan.
        The business appraiser is responsible for the implementation of the assessment and
        the fairness of financial projections.
    -   Laporan penilaian usaha bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
        bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
        The business appraisal report is open to the public unless there is confidential
        information that may affect the company's operations.
    -   Penilai usaha bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran.
        The business appraiser is responsible for the fairness opinion report.
    -   Tidak terdapat masalah hukum atas objek penilaian.
        There are no legal issues with the object of assessment.
    -   Laporan pendapat kewajaran yang menyatakan hasil analisis, pendapat dan
        kesimpulan ini, dibuat berdasarkan pada POJK No.35/POJK.04/2020, SEOJK
        No.17/SEOJK.04/2020 dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 yang
        ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), dan Kode Etik Penilai
        Indonesia (KEPI).
Page 17
        The fairness opinion report stating the results of this analysis, opinion and conclusion,
        is based on POJK No.35/POJK.04/2020, SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 and the
        Indonesian Valuation Standard (SPI) Edition VII-2018 set by Indonesian Appraisal
        Professional Society (MAPPI) and Indonesian Appraiser Code of Ethics.
    -   Laporan keuangan per 30 Juni 2023 yang disusun oleh Manajemen Perseroan dan
        telah di-reviu oleh Kantor Akuntan Publik.
        Financial report as of June 30, 2023, prepared by the Company's Management and
        has been reviewed by Registered Public Accountant.
    -   Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
        kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
        pencapaiannya (fiduciary duty).
        Using financial projections that have been adjusted reflecting the fairness of financial
        projections made by management with the ability to achieve (fiduciary duty).
    -   Data proyeksi laporan keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta dampak
        keuangan dari Rencana Transaksi kami peroleh dari Manajemen Perseroan.
        Data on financial report projections before and after the Proposed Transaction as well
        as the financial impact of the Proposed Transaction are obtained from the Company's
        Management.

5. Metodologi Penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran
   Fairness Opinion Report Preparation Methodology
   Metode penyusunan laporan yang dilaksanakan adalah dengan menggabungkan informasi
   kuantitatif dan kualitatif berdasarkan data yang diperoleh dari pihak Manajemen Perseroan
   dan pihak eksternal lain yang relevan dan kompeten. Kajian yang dilakukan difokuskan
   pada aspek-aspek yang sangat substansial serta pendekatan yang paling memungkinkan
   diterapkan, tanpa mengurangi validitas dari hasil kajian.
   The reporting method implemented is by combining quantitative and qualitative information
   based on data obtained from the Company's Management and other relevant and
   competent external parties. The studies carried out focused on very substantial aspects as
   well as the most likely approach to be applied, without compromising the validity of the
   study results.

6. Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
   Fairness Opinion on the Proposed Transaction
   Berikut adalah hasil analisis kewajaran Rencana Transaksi :
   The following is the result of the fairness analysis of the Proposed Transaction
        a. Berdasarkan laporan penilaian yang dilakukan oleh KJPP FAST terhadap nilai pasar
           100,00% saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada SMI per 30 Juni
           2023 sebagaimana termuat dalam laporan KJPP FAST No. 00046/2.0074-
           02/BS/04/0097/1/IX/2023 tertanggal 29 September 2023, adalah sebesar
           Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus sembilan ribu Rupiah) per lembar saham.
           Apabila nilai ini dibandingkan dengan nilai transaksi yang akan dilakukan Perseroan
           sebesar Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus sembilan ribu Rupiah) per lembar
           saham maka tidak terdapat simpangan. Berdasarkan POJK 35/2020, nilai transaksi
           tidak boleh melebihi batas atas dan batas bawah sebesar 7,5% dari nilai pasarnya.
           Mengingat nilai penyertaan saham pada SMI oleh Perseroan tersebut tidak terdapat
           simpangan dari nilai pasarnya, maka transaksi dapat dikatakan wajar.
           Based on the assessment report carried out by KJPP FAST on the market value of
           100.00% of the shares that have been issued and fully paid up with SMI as of 30
           June 2023 as contained in the KJPP FAST report No. 00046/2.0074-
           02/BS/04/0097/1/IX/2023 dated 29 September 2023, amounting to IDR
           10,109,000.00 (ten million one hundred and nine thousand Rupiah) per share. If
           this value is compared with the transaction value to be carried out by the Company
           of IDR 10,109,000.00 (ten million one hundred and nine thousand Rupiah) per
           share, there is no deviation. Based on POJK 35/2020, the transaction value cannot
           exceed the upper and lower limits of 7.5% of the market value. Considering that
Page 18
                  the value of the shares invested in SMI by the Company has no deviation from the
                  market value, the transaction can be said to be fair.
             b. Rencana Transaksi setoran modal ke SMI oleh Perseroan tidak memberikan
                dampak yang negatif terhadap laporan keuangan Perseroan.
                  The Transaction plan to perform capital contribution by the Company will not have
                  a negative impact on the Company's financial statements.
             c.   Rencana Transaksi setoran modal untuk memperbaiki posisi keuangan SMI dan
                  secara langsung memperbaiki pula posisi keuangan Perseroan secara
                  konsolidasian, pendanaan melalui setoran modal tidak menimbulkan beban bunga
                  sehingga tidak menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI, dengan
                  adanya setoran modal dapat digunakan untuk melunasi pinjaman Notional Pooling
                  SMI, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada penghematan biaya administrasi
                  Notional Pooling 0,025 persen/tahun dari pokok pinjaman Notional Pooling SMI.
                  The Transaction Plan to make capital contribution to improve SMI financial position
                  and also directly improve the Company's financial position on a consolidated basis,
                  funding through capital deposits does not incur interest charges so it does not
                  cause an increase in financial costs for SMI, with the capital deposit it can be used
                  to pay off SMI's Notional Pooling loan, So, on a consolidated basis, the Company
                  will save Notional Pooling administration costs of 0.025 percent/year from the SMI
                  Notional Pooling loan principal.

         Berdasarkan analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif dan analisis kewajaran
         transaksi, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Afiliasi untuk setoran modal ke SMI
         oleh Perseroan adalah wajar.
         Based on transaction analysis, qualitative analysis, quantitative analysis and fairness
         analysis of transactions, we are of the opinion that the Proposed Affiliated Transactions for
         capital contribution to SMI by the Company is fair.


V.   PROFORMA DAMPAK TRANSAKSI TERHADAP KEUANGAN PERSEROAN | PRO
     FORMA OF THE IMPACT OF THE TRANSACTION ON THE COMPANY'S FINANCIALS

     Laporan keuangan yang digunakan untuk pembuatan proforma mengacu pada laporan
     keuangan yang telah di-reviu secara terbatas (limited review) oleh Kantor Akuntan Publik
     berdasar pada aturan POJK nomor 42 tahun 2020 tentang transaksi afiliasi dan transaksi
     benturan kepentingan. Laporan posisi keuangan proforma Perseroan sebelum dan sesudah
     Transaksi adalah sebagai berikut:
     Financial reports used to prepare proforma refer to financial reports that have been reviewed
     on a limited basis (limited reviewed) by a Public Accounting Firm based on POJK rule number
     42 of 2020 concerning affiliate transactions and conflict of interest transactions. The Company's
     proforma statement of financial position before and after the Transaction is as follows:

                                                                                 (dalam jutaan rupiah)
                                              Sebelum Transaksi                      Setelah Transaksi
                    KETERANGAN                                     Penyesuaian
                                                 30 Juni 2023                          30 Juni 2023
       ASET
       Aset Lancar
       Kas dan setara kas                              4.462.487        (73.819)             4.388.668
       Investasi jangka pendek                            66.381               0                66.381
       Piutang usaha                                   4.398.914               0             4.398.914
       Piutang lain-lain                                 403.460               0               403.460
       Persediaan                                      5.912.692               0             5.912.692
       Uang muka                                         364.547               0               364.547
       Pajak lain-lain dibayar dimuka                    593.744               0               593.744
       Beban dibayar dimuka                              236.361               0               236.361
       Aset lancar lainnya                               110.307               0               110.307
Page 19
                                      Sebelum Transaksi                      Setelah Transaksi
             KETERANGAN                                     Penyesuaian
                                         30 Juni 2023                          30 Juni 2023
Jumlah Aset Lancar                            16.548.893        (73.819)            16.475.074
Aset Tidak Lancar
Kas & setara kas yang dibatasi
penggunaannya                                    118.355               0               118.355
Aset pajak tangguhan                             177.426               0               177.426
Investasi pada ventura bersama                    60.066               0                60.066
Properti investasi                                93.662               0                93.662
Aset tetap & tanah pertambangan               57.032.013               0            57.032.013
Tagihan pengembalian pajak                       796.227               0               796.227
Goodwill & Aset tak berwujud                   3.809.088               0             3.809.088
Aset tidak lancar lainnya                        827.487               0               827.487
Jumlah Aset Tidak Lancar                      62.914.324               0            62.914.324
TOTAL ASET                                    79.463.217        (73.819)            79.389.398
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jk Pendek
Utang usaha                                     6.734.088              0             6.734.088
Utang lain-lain                                   273.660              0               273.660
Utang pajak                                       267.132              0               267.132
Akrual                                          1.023.127              0             1.023.127
Uang muka penjualan                               915.453              0               915.453
Liabilitas imbalan kerja jk pendek                283.475              0               283.475
Pinjaman bank jk pendek                           653.922       (74.250)               579.672
Pinjaman bank jk panjang yg jatuh
tempo:                                         4.232.172               0             4.232.172
Jumlah Liabilitas Jk Pendek                   14.383.029        (74.250)            14.308.779
Liabilitas Jk Panjang
Liabilitas pajak tangguhan                     3.783.283                 0           3.783.283
Pinjaman bank jk Panjang                       9.049.958                 0           9.049.958
Liabilitas imbalan kerja jk panjang            2.607.635                 0           2.607.635
Provisi jk Panjang                               400.568                 0             400.568
Liabilitas jk panjang lainnya                    595.306                 0             595.306
Jumlah Liabilitas Jk Panjang                  16.436.750                 0          16.436.750
TOTAL LIABILITAS                              30.819.779                 0          30.745.529
DANA SYIRKAH TEMPORER                          2.350.000                 0           2.350.000
EKUITAS
Modal saham                                      675.154              0                675.154
Tambahan modal disetor                         6.217.241              0              6.217.241
Selisih transaksi ekuitas                      1.046.451              0              1.046.451
Penghasilan komprehensif lainnya                 418.597              0                418.597
Saldo laba                                    33.484.004            431             33.484.435
Kepentingan non pengendali                     4.451.991              0              4.451.991
TOTAL EKUITAS                                 46.293.438            431             46.293.869
TOTAL LIABILITAS, DANA SYRIKAH
TEMPORER DAN EKUITAS                          79.463.217        (73.819)            79.389.398


                                                                             (in million rupiah)
                                      Before Transaction                     After Transaction
            DESCRIPTION                                     Adjustment
                                        June 30, 2023                          June 30, 2023
ASSET
Current assets
Cash and cash equivalents                      4,462,487        (73,819)             4,388,668
Short term investment                             66,381               0                66,381
Page 20
                                        Before Transaction                     After Transaction
            DESCRIPTION                                       Adjustment
                                          June 30, 2023                          June 30, 2023
Accounts receivable                               4,398,914              0              4,398,914
Other receivables                                   403,460              0                403,460
Inventories                                       5,912,692              0              5,912,692
Down payment                                        364,547              0                364,547
Other taxes paid in advance                         593,744              0                593,744
Prepaid Expenses                                    236,361              0                236,361
Other current assets                                110,307              0                110,307
Total Current Assets                             16,548,893       (73,819)             16,475,074
Non-Current Assets
Cash and cash equivalent whose use is
restricted                                         118,355               0               118,355
Deferred tax assets                                177,426               0               177,426
Investment in joint venture                         60,066               0                60,066
Investment property                                 93,662               0                93,662
Fixed assets & mining land                      57,032,013               0            57,032,013
Tax refund bill                                    796,227               0               796,227
Goodwill and intangible assets                   3,809,088               0             3,809,088
Other non-current assets                           827,487               0               827,487
Total Non-Current Assets                        62,914,324               0            62,914,324
TOTAL ASSET                                     79,463,217        (73,819)            79,389,398
LIABILITY AND EQUITY
LIABILITY
Short Term Liabilities
Accounts payable                                 6,734,088               0             6,734,088
Other Debt                                         273,660               0               273,660
Tax debt                                           267,132               0               267,132
Accrual                                          1,023,127               0             1,023,127
Down payment                                       915,453               0               915,453
Short-term employee benefit liability              283,475               0               283,475
Short-term bank loan                               653,922        (74,250)               579,672
Long-term bank loan maturing                     4,232,172               0             4,232,172
Total Short Term Liabilities                    14,383,029               0            14,308,779
Long Term Liabilities
Deferred tax liability                           3,783,283                 0           3,783,283
Long-term bank loan                              9,049,958                 0           9,049,958
Long-term employee benefit liability             2,607,635                             2,607,635
Long term provision                                400,568                 0             400,568
Other long term liabilities                        595,306                 0             595,306
Total Long Term Liabilities                     16,436,750                 0          16,436,750
TOTAL LIABILITY                                 30,819,779                 0          30,745,529
TEMPORARY SYIRKAH FUND                            2,350,00                 0           2,350,000
EQUITY
Capital stock                                      675,154              0                675,154
Additional paid-in capital                       6,217,241              0              6,217,241
Differences in equity transactions               1,046,451              0              1,046,451
Other comprehensive income                         418,597              0                418,597
Retain earning                                  33,484,004            431             33,484,435
Non-controlling interests                        4,451,991              0              4,451,991
TOTAL EQUITY                                    46,293,438            431             46,293,438
TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
SYRIKAH FUNDS AND EQUITY                        79,463,217        (73,819)            79,389,398
Page 21
      Laporan laba (rugi) proforma Perseroan sebelum dan sesudah Transaksi sebagai berikut:
      The Company's proforma statement of profit (loss) before and after the Transaction is as
      follows:

                                                                                         (dalam jutaan rupiah)
                                                 Sebelum Transaksi                   Setelah Transaksi
                     KETERANGAN                                        Penyesuaian
                                                    30 Juni 2023                       30 Juni 2023
        Pendapatan                                          17.031.759             0          17.031.759
        Beban pokok pendapatan                            (12.615.904)             0        (12.615.904)
        Laba (rugi) kotor                                    4.415.855             0            4.415.855
        Beban distribusi & penjualan                       (1.157.550)             0          (1.157.550)
        Beban umum dan administrasi                        (1.388.741)             0          (1.388.741)
        Penghasilan keuangan                                    94.210         (789)               93.421
        Beban keuangan                                       (684.502)         1.372            (683.130)
        Bagian hasil bersih entitas asosiasi &
        venture bersih                                          2.395                0                  2.395
        Pendapatan (beban) operasi lainnya -
        bersih                                                 22.506                0                 22.506
        Laba (rugi) sebelum beban pajak
        penghasilan                                         1.304.173             583               1.304.756
        Beban pajak penghasilan                             (409.388)           (152)               (409.540)
        Laba (rugi) tahun berjalan                            894.785             431                 895.216
        Pendapatan (beban) komprehensif lain                (143.828)               0               (143.828)
        Total Laba komprehensif                               750.957             431                 751.388

                                                                                            (in million rupiah)
                                                 Before Transaction                        After Transaction
                    DESCRIPTION                                         Adjustment
                                                  June 30, 2023                             June 30, 2023
         Revenue                                           17,031,759              0                17,031,759
         Cost of Revenue                                 (12,615,904)              0              (12,615,904)
        Gross Profit                                        4,415,855              0                 4,415,855
         Selling & distribution expenses                  (1,157,550)              0               (1,157,550)
         General and administrative expenses              (1,388,741)              0               (1,388,741)
         Financial income                                      94,210          (789)                    93,421
         Financial expense                                  (684,502)          1,372                 (683,130)
         Share of net proceeds from associates
         & net ventures                                         2,395                0                  2,395
         (Expenses)/Other Operating Income –
         net                                                   22,506              0                   22,506
        Profit before income tax expense                    1,304,173            583                1,304,756
        Income tax expense                                  (409,388)          (152)                (409,540)
        Current year profit                                   894,785            431                  895,216
        Other comprehensive income                          (143,828)              0                (143,828)
        Total Comprehensive Profit                            750,957            431                  751,388



VI.   PERNYATAAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS | STATEMENTS OF THE BOARD OF
      DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS

      Sehubungan dengan Transaksi Afiliasi ini, Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menyatakan
      bahwa Transaksi Afiliasi tidak mengandung Benturan Kepentingan, dan setelah melakukan
      pemeriksaan yang wajar dan sepanjang pengetahuan serta keyakinan mereka, semua informasi
      material telah diungkapkan dalam keterbukaan informasi ini dan informasi tersebut tidak
      menyesatkan.
      Regarding this Affiliated Transaction, the Board of Commissioners and Board of Directors of the
      Company declare that the Affiliate Transaction does not contain a Conflict of Interest, and after
      conducting a fair examination and to the best of their knowledge and belief, all material
Page 22
    information has been disclosed in this information disclosure and the information is not
    misleading.


VII. INFORMASI TAMBAHAN | ADDITIONAL INFORMATION

    Pemegang Saham yang memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan
    sehubungan dengan keterbukaan informasi ini dapat menghubungi:
    Shareholders who have questions or require additional information in connection with this
    information disclosure may contact:

                           PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK

         Gedung South Quarter Tower A, Lantai 19-20, Jalan R.A Kartini, Kaveling 8,
                            Cilandak, Jakarta Selatan 12430
                                Telepon (021) 526 1174
                                Faksimili (021) 526 1175
                                 Website : www.sig.id

                                Jakarta, 30 November 2023
                                  Up. Corporate Secretary
Page 23

          
Page 24

          
Page 25
                                                  LAPORAN
                              PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
                             SETORAN MODAL PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
                                   KEPADA PT SINERGI MITRA INVESTAMA




                          KA NTO R JA SA               P ENILA I   PUBLIK




                   Keputusan Menteri Keuangan RI No. 1359/KM.1/2009, No. Izin 2.09.0074




Jakarta Branch Office :
Jl. Kendal No. 19, Menteng, Jakarta 10310, Indonesia
Telp. (021) 31908422, 3140626 Fax. (021) 31908421
Email : corsec@fastvalue.co.id, fast.kjpp@gmail.com
Page 26
Jakarta, 2 Oktober 2023

No. Laporan: 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023


Kepada Yth.
Direksi
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
South Quarter, Tower A, Lt 19-20
JI. R.A. Kartini Kav.8
Cilandak Barat, Jakarta Selatan,
DKI Jakarta, 12430


Perihal:         PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI

Dengan hormat,
Sehubungan dengan penugasan yang diberikan kepada kami, Kantor Jasa Penilai Publik Firman,
Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo dan Rekan (“KJPP FAST”), sebagaimana yang tercantum dalam
Purchase Order (“PO”) No. 6600030572, tanggal 28 Agustus 2023 dari PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk (“Perseroan” atau “SIG”), dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah memberikan pendapat
independen atas kewajaran rencana transaksi Perseroan atas transaksi afiliasi dengan PT Sinergi Mitra
Investama (“SMI”) berupa tambahan modal ke SMI sebagai tambahan ekuitas.

LATAR BELAKANG
Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-listed
company), yang didirikan pada tahun 1953. Perseroan berusaha dalam bidang industri semen,
termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam industri
semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen
serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya.
Berdasarkan informasi yang kami terima, salah satu Anak Perusahaan (“AP”) Perseroan, yaitu SMI
berencana untuk menerbitkan saham dalam portepel sejumlah 7.345 (tujuh ribu tiga ratus empat puluh
lima) lembar saham dengan nilai nominal Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus
lima puluh juta enam ratus lima ribu rupiah) atau Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus sembilan ribu
rupiah) per lembar saham (“Rencana Transaksi”). Atas Rencana Transaksi tersebut, Perseroan akan
mengambil semua saham tersebut sejumlah 7.345 (tujuh ribu tiga ratus empat puluh lima) lembar
saham, sehingga meningkatkan kepemilikannya pada SMI menjadi sebesar 99,24%.

STATUS PENILAI
KJPP FAST merupakan persekutuan perdata (partnership) yang bergerak dalam bidang penilaian
properti dan bisnis. KJPP FAST memiliki kompetensi sebagai penilai publik dengan izin dari Menteri
Keuangan Republik Indonesia No. 2.09.0074 tanggal 8 Desember 2009, dan terdaftar atas nama KJPP
FAST sebagai profesi penunjang pasar modal berdasarkan surat Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”), saat ini disebut Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”),
No.S- 865/BL/2010 tanggal 29 Januari 2010.
Penilai Publik yang bertanggungjawab adalah Ir. Suzy Israwati, MAPPI (Cert.) dengan Ijin Penilai No.
B-1.09.00097, Register Menteri Keuangan (RMK) No. 2017.00098, Surat Tanda Terdaftar (STTD)
Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB-14/PJ-1/PM.02/2023 (Penilai Bisnis), dan STTD Profesi
Penunjang Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) No. 048/NB.122/STTD-P/2017, serta aktif mengikuti
pelatihan pengembangan profesi (Continuing Professional Development/CPD) yang disyaratkan.
Page 27
PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas yaitu Perseroan yang merupakan induk usaha dari SMI. Pemberi Tugas beralamat di
South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini Kav.8, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta,
12430 | telepon (021) 215261174-5 | fax (021) 215261176 | surel info@sig.id | situs web: www.sig.id.


PENGGUNA LAPORAN
Laporan ini akan digunakan oleh Perseroan.


TRANSAKSI AFILIASI
Dalam kerangka Rencana Transaksi ini Perseroan dan SMI memiliki sifat hubungan afiliasi sebagai
berikut:
▪ Perseroan merupakan induk usaha dari SMI, dimana Perseroan adalah pemegang saham
    mayoritas (97,00% saham).
▪ Direktur Operasi Perseroan dan Komisaris Utama SMI dijabat oleh individu yang sama.
Mengingat sifat hubungan afiliasi tersebut di atas, maka Perseroan memandang bahwa pelaksanaan
Rencana Transaksi melibatkan atau berkaitan (baik secara langsung maupun tidak langsung) dengan
SMI yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, dan karenanya merupakan transaksi afiliasi
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Berdasarkan informasi dari Perseroan, Rencana Transaksi merupakan suatu transaksi afiliasi namun
bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.
Sesuai POJK 42/2020, Perseroan dipersyaratkan untuk memperoleh Laporan Pendapat Kewajaran
(fairness opinion) untuk menentukan kewajaran dari Rencana Transaksi yang disiapkan dan diterbitkan
oleh pihak penilai independen.


PARA PIHAK YANG TERLIBAT DALAM RENCANA TRANSAKSI
Para pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
▪ Perseroan selaku pihak yang akan melakukan penyertaan saham portepel yang diterbitkan SMI.
▪ SMI selaku pihak yang akan menerbitkan saham portepelnya kepada Perseroan.

TUJUAN PENUGASAN
Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi ketentuan-ketentuan
sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 dan POJK 42/2020 di atas, Perseroan telah menunjuk KJPP
FAST sebagai penilai independen untuk memberikan pendapat atas kewajaran (fairness opinion)
(“Pendapat Kewajaran”) dari Rencana Transaksi tersebut.


OBJEK RENCANA TRANSAKSI
Objek Rencana Transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini adalah penyusunan Pendapat Kewajaran
(fairness opinion) atas RencanaTransaksi.


TANGGAL EFEKTIF (CUT-OFF DATE) PENDAPAT KEWAJARAN
Tanggal efektif (cut-off date) atas Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut adalah pada
tanggal 30 Juni 2023, parameter dan laporan keuangan yang digunakan dalam analisis menggunakan
data per tanggal 30 Juni 2023.

MASA BERLAKUNYA LAPORAN
Sesuai dengan POJK 35/2020, masa berlaku Pendapat Kewajaran, yaitu selama 6 (enam)
bulan sejak tanggal efektif penilaian (cut-off date) dalam Pendapat Kewajaran.
Page 28
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, KJPP FAST bertindak secara independen tanpa
adanya benturan kepentingan (conflict of interest) dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-
pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.
KJPP FAST juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan jasa yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang
dihasilkan. KJPP FAST hanya menerima imbalan sesuai dengan PO No. 6600030572, tanggal
28 Agustus 2023.


PERNYATAAN PENILAI
Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian
Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar. Penilai bertanggung jawab atas Pendapat
Kewajaran.

RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Pendapat Kewajaran yang dilakukan dalam kaitan dengan Transaksi hanya merupakan
penyusunan Pendapat Kewajaran dari Transaksi yang mengacu kepada:
▪ Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
   Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”),
▪ Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Agustus 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
   Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK 17/2020”), dan
▪ Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018, Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320 dan SPI 330
   tanggal 1 Maret 2020 (“SPI Edisi VII-2018”) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai
   Indonesia (MAPPI), dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).

DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN
Dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami telah menelaah,
mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi sebagai berikut:
▪ Draft rapat umum para pemegang saham luar biasa secara sirkuler sehubungan dengan Rencana
   Transaksi.
▪ Draft keterbukaan informasi kepada pemegang saham Perseroan sehubungan dengan Rencana
   Transaksi.
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anak untuk enam bulan yang berakhir pada
   tanggal 30 Juni 2022 yang telah direviu (limited review) oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono &
   Rekan (“KAP HR") sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00098/2.0459/RA/04/0916-
   1/1/IX/2023 tertanggal 12 September 2023.
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (“KAP IR”) sebagaimana
   tertuang dalam laporannya No. 00045/2.1265/AU.1/04/0565-1/1/III/2023 tertanggal 10 Maret 2023
   dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (“KAP
   TWRR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00234/2.1025/AU.1/04/0222-3/1/II/2022
   tertanggal 25 Februari 2022 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2020 yang telah diaudit oleh KAP TWRR sebagaimana tertuang dalam laporannya No.
   00192/2.1025/AU.1/04/0222-2/1/II/2021 tertanggal 26 Februari 2021 dengan opini wajar dalam
   semua hal yang material.
▪ Proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   30 Juni 2023 atas Rencana Transaksi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
▪ Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi selama
   periode 1 Juli 2023 hingga 31 Desember 2028, yang disusun oleh manajemen Perseroan.
▪ Laporan tahunan (annual report) 2022 dari Perseroan.
Page 29
▪ Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-
  hal lain yang terkait dengan Rencana Transaksi.
▪ Dokumen-dokumen lain, berasal dari internal Perseroan maupun pihak ketiga terpercaya lain, yang
  relevan dengan penugasan.


KONDISI PEMBATAS
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, kami mendasarkan analisis kami terhadap proyeksi
keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi keuangan, berbagai
asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan
rencana manajemen Perseroan di masa yang akan datang. Di samping itu, berbagai informasi dan
saran yang relevan diberikan oleh manajemen Perseroan sehubungan dengan perubahan-perubahan
pada setiap faktor dalam jangka waktu yang telah ditetapkan juga turut menjadi bahan pertimbangan.
Berikut adalah pokok-pokok syarat pembatas yang kami asumsikan dalam proyeksi keuangan yang
digunakan dalam penelaahan atas Pendapat Kewajaran:
1. Tidak ada perubahan yang material mengenai kondisi politik, ekonomi, hukum atau undang-undang
    yang akan mempengaruhi aktivitas Perseroan, industri atau negara atau wilayah di mana
    Perseroan beroperasi.
2. Tidak ada perubahan yang material mengenai tarif pajak, bea cukai, nilai tukar mata uang, dan
    suku bunga yang dipergunakan dalam asumsi proyeksi yang dapat mempengaruhi secara material
    kinerja Perseroan selain yang telah diproyeksikan.
3. Tidak ada perubahan yang material pada struktur dan aktivitas utama Perseroan atau pada sumber
    utama penghasilan Perseroan selain yang telah diproyeksikan.
4. Tidak ada perubahan yang material pada manajemen Perseroan, kecuali yang telah diungkapkan.
5. Tidak ada hambatan-hambatan yang berarti yang berasal dari perselisihan industri, atau
    pengadaan tenaga kerja atau hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan.
6. Tidak terdapat perubahan-perubahan yang signifikan atas kondisi pasar dan harga dari produk-
    produk serta jasa-jasa yang saat ini dihasilkan Perseroan, kecuali yang telah diproyeksikan.
7. Tidak ada perubahan yang material terhadap struktur biaya maupun beban-beban lain atas
    Perseroan, kecuali yang telah diproyeksikan.
8. Tidak ada pembelian aset tetap yang material selain yang diproyeksikan.
9. Tidak ada pengecualian atas pencadangan yang harus dibuat, kecuali yang telah diproyeksikan,
    atas kewajiban kontinjen atau arbitrase litigasi terhadap ancaman atau sebaliknya, piutang tak
    tertagih yang luar biasa, kontrak atau aset lain yang belum dipenuhi.
10. Tidak ada perubahan yang material terhadap perjanjian-perjanjian dan ketentuan-ketentuan yang
    ada.
11. Pencapaian kinerja keuangan Perseroan selama periode proyeksi akan digunakan seluruhnya
    untuk pengembangan Perseroan sebagaimana telah diproyeksikan selama periode proyeksi dan
    tidak digunakan untuk kepentingan-kepentingan lainnya.
12. Tidak terdapat penggunaan dana atau transaksi afiliasi yang secara signifikan dapat
    mempengaruhi operasi Perseroan.
13. Rencana bisnis Perseroan berjalan sesuai yang telah direncanakan dan diproyeksikan.
14. Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan, dan pihak lain yang
    terkait secara langsung, dalam kaitannya dengan Rencana Transaksi, dimana Pendapat
    Kewajaran tersebut akan digunakan untuk membantu manajemen dalam proses keterbukaan
    informasi yang terkait dengan Rencana Transaksi, dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, untuk
    kepentingan lain atau dicetak ulang, disebarluaskan, dikutip, atau dirujuk pada setiap saat, dengan
    cara atau untuk tujuan apapun tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari kami. Pendapat Kewajaran
    bukan merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk melakukan tindakan lainnya
    dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan tidak dapat digunakan secara demikian oleh
    pemegang saham.
15. Kejadian-kejadian yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran mungkin mempunyai
    pengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja Perseroan selama periode proyeksi. Kami tidak
    berkewajiban untuk memperbaharui laporan ini atau untuk merevisi analisis dikarenakan kejadian
    dan transaksi yang terjadi setelah tanggal efektif analisis yang digunakan, yaitu tanggal 30 Juni
    2023.
Page 30
ASUMSI-ASUMSI POKOK
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami
oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum, dan kami tidak melakukan dan karenanya tidak
bertanggung jawab atas pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta
yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.
Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga tidak
memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa yang kami berikan
kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya merupakan evaluasi keuangan dan
penilaian atas kewajaran (arms-length) dari Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit,
atau perpajakan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur
tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk
mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam
laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang ada untuk Perseroan.
Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar, kondisi perekonomian, kondisi umum
bisnis dan kondisi keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal laporan ini
diterbitkan.
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi lainnya, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak yang terlibat dalam Rencana
Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah dijelaskan sesuai dengan jangka
waktu yang telah ditetapkan, serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang
diungkapkan oleh manajemen Perseroan.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR ANALISIS KEWAJARAN
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan analisis
melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi dari hal-hal sebagai berikut:
A. Analisis atas transaksi;
B. Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi;
C. Analisis atas kewajaran Nilai Transaksi; dan
D. Analisis atas faktor lain yang relevan.

KEJADIAN SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan penilaian ini, tidak ada peristiwa yang dapat berdampak
secara material terhadap hasil analisis penilaian atas Rencana Transaksi.
Page 31
                                                                                      Kiltot lasa Penllai Publik


                                                                   E{ilSr            FlrmanSaryantoru
                                                                                     $ugeng $uzy llafiomo a Belan
                                                                                      Registered Eusiness & Praperly Appraisers



KESIMPULAN
Berdasarkan tujuan penugasan, ruang lingkup, data dan informasi yang digunakan, asumsi-asumsi
pokok, kondisi pembatas, pendekatan dan prosedur analisis kewajaran, analisis kewajaran Rencana
Transaksisebagaimana diuraikan dalam analisa pendapat kewajaran diatas, KJPP FAST berpendapat
bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.


DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN
Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan dalam kaitannya dengan
Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, atau untuk kepentingan lain. Pendapat
Kewajaran tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk menyetujui Rencana
Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan tidak dapat
digunakan secara demikian oleh pemegang saham.
Pendapat Kewajaran harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran.
Pendapat Kewajaran juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang ada pada saat ini.
Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran karena
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran. Pendapat Kewajaran tidak sah
apabila tidak dibubuhitanda tangan pihak yang berwenang dari KJPP FAST.




Hormat kami,
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
FIRIT'IAN, SURYANTORO, SUGENG, SUZY, HARTOIT'IO DAN REKAN
Registered Business & Property Appraisers

Rekan,


                         1116!iSIrI'llt!n
                         3c!.agttEr
                          Iftrra s B6t8o
               *Siili.tll ?,.rrmrlI!tlirsrt

lr. Suzv lsrawati. MAPPI {Cert.}
ljin Penilai        : 8-1.09.00097
KualifikasiPenilai : PenilaiBisnis
STTD Pasar Modal : STTD.PB-'|4|PM.A2|2A23
STTD IKNB           : 048/NB,1221STTD-P12017
No. RMK             :2017.00098
No. MAPPI ,         :92-5-0021
Page 32
                                                                                      Nantor Jasa Penilai Publlk



                                                                   E{ilgr             fitmansaryantoru
                                                                                      Sagcng$w flafiomoanehn
                                                                                      Registered Eusiness & Property Apptlisers




                                  PERNYATAAN PENILAI

1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian ini adalah benar sesuai dengan
   pemahaman terbaik dari Penilai;
2. Penilai bertanggungjawab atas Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi;
3. Penugasan penilaian profesionaltelah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada Tanggal Penilaian
   (Cut-Off Date) 30 Juni 2023,
4. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
    Kewajaran atas Rencana Transaksi;
5. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-
   undangan yang berlaku;
6. Kesimpulan yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
   kesimpulan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi;
7. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
8. Kesimpulan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksitelah sesuai dengan asumsi-asumsidan
   kondisi pembatas; dan
9. Data ekonomidan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksidiperoleh
   dari berbagai sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.


  Nomor                              Nama                                    Tandatangan
     1.     Penanggung Jawab
            lr. Suzy lsrawati, MAPPI (Cert.)
            ljin Penilai: B-1.09.00097
            RMK-2017.00098


    2.      Reviewer
            Hanandewa, S.T., M.M., M.Sc., D.B.A., MAPPI(Cert.)
            ljin Penilai: B-1.19.00537
            RMK-2017.00801


    3.      Penilai
            La Halufi, S.E., M.Ec.Dev
            RMK-2022.04293
            No. MAPPI: 21-P-11195
Page 33
                                 RINGKASAN EKSEKUTIF

1)   Berdasarkan analisis manfaat dan risiko, manfaat dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah
     bahwa (i) Perseroan mengalami perbaikan pada likuiditas dan solvabilitas karena penurunan
     beban keuangan yang dimiliki Perseroan, sehingga Perseroan memiliki kemampuan dalam
     memenhuhi kewajiban atau melunasi utang jangka pendeknya; dan (ii). meningkatkan borrowing
     capacity SMI agar mampu menggalang pendanaan eksternal di masa mendatang serta
     mengurangi ketergantungan pendanaan internal yang dapat digunakan untuk pengembangan
     bisnis lainnya yang pada akhirnya berpotensi pula meningkatkan kinerja Perseroan secara
     konsolidasian. Sementara risiko dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah terdapat
     kemungkinan rencana pengembangan usaha yang akan dilakukan SMI di masa depan tidak
     berjalan sebagaimana diharapkan sehingga menyebabkan kinerja SMI maupun Perseroan secara
     konsolidasian yang direncanakan tidak tercapai.



2)   Berdasarkan analisis keuntungan dan kerugian, keuntungan dari Rencana Transaksi bagi
     Perseroan adalah (i) memperbaiki posisi keuangan SMI dan secara langsung memperbaiki pula
     posisi keuangan Perseroan secara konsolidasian; (ii) pendanaan melalui penyertaan saham tidak
     menimbulkan beban bunga sehingga tidak menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI;
     dan (iii) dengan adanya tambahan modal yang dipakai untuk melunasi pinjaman Notional Poling
     SMI senilai Rp74.251.000.000, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada penghematan biaya
     administrasi Notional Poling 0,25 per mil/tahun dari pokok pinjaman Notional Poling SMI.
     Sementara kerugian dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah (i) terdapat opportunity cost
     atas penambahan investasi pada SMI dimana dana yang diinvestasikan pada SMI mungkin akan
     memberikan imbal hasil (return) yang lebih baik apabila diinvestasikan pada aset atau instrumen
     keuangan lainnya; dan (ii) pendanaan melalui penyertaan saham pada dasarnya memiliki biaya
     modal yang lebih mahal apabila dibandingkan dengan pendanaan melalui pinjaman, mengingat
     biaya modal ekuitas secara teoritis lebih tinggi daripada biaya modal hutang.



3)   Produksi industri semen lima tahun terakhir mengalami tren pertumbuhan yang menurun dimana
     rata-rata produksi semen tahun 2018-2022 sebesar 3,90%, sedangkan produksi semen pada
     semester I tahun 2023 sebesar 29,3 juta metrik ton. Produk semen Indonesia memiliki keunggulan
     untuk dapat menarik perhatian investor seperti kapasitas produksi sebesar 59,1% dapat
     memenuhi kebutuhan semen dalam negeri. Produk semen Indonesia memiliki kelemahan seperti
     kelebihan pasokan kapasitas atau oversupplay kapasitas semen menyebabkan kondisi industri
     tidak kondusif dikarenakan banyak produk semen yang tidak terserap oleh pasar. Disisi lain,
     terdapat ancaman yang dimiliki perusahaan semen Indonesia, yaitu hadirnya perusahaan lokal
     baru yang berbasis diluar Indonesia dengan kapasitas produksi yang besar dan dengan harga
     murah yang bisa mengurangi pangsa pasar perusahan semen Indonesia. Namun, industri semen



                                                   ii
Page 34
     Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan penjualan karena pemerintah sedang melakukan
     akselerasi pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan proyek ibu kota baru
     Nusantara. Berdasarkan analisis industri tersebut, industri semen Indonesia perlu melakukan
     beberapa hal seperti memperluas pangsa pasar dengan melakukan ekspor dan berinovasi sesuai
     dengan kebutuhan pasar. Dengan melakukan ekspor (semen dan klinker) menggunakan mata
     uang asing seperti USD dapat menambah angka pendapatan karena kurs USD sedang menguat.
     Ekspor tujuannya lebih kepada pemanfaatan produk oversupply karena jumlah permintaan dalam
     negeri tidak sebanding dengan jumlah produk yang dihasilkan. Selain memperluas pasar ekspor,
     opsi lain adalah melakukan inovasi agar dapat menghasilkan produk turunan yang memenuhi
     kebutuhan pasar dan memiliki nilai tambah lebih baik. Sementara pemerintah dapat membantu
     dengan menggiatkan investasi pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa dengan semen
     domestik.




4)   Berdasarkan laporan penilaian yang dilakukan oleh KJPP FAST terhadap nilai pasar 100,00%
     saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada SMI per 30 Juni 2023 sebagaimana
     termuat dalam laporan KJPP FAST No. 00046/2.0074-02/BS/04/0097/1/IX/2023 tertanggal
     29 September 2023, adalah sebesar Rp10.109.000,00 per lembar saham. Rencana Transaksi
     yang akan dilakukan Perseroan adalah dengan nilai transaksi sebesar Rp10.109.000,00 per
     lembar saham. Berdasarkan POJK 35/2020, nilai transaksi tidak boleh melebihi batas atas dan
     batas bawah sebesar 7,5% dari nilai pasarnya. Mengingat nilai transaksi dari Rencana Transaksi
     yang akan dilakukan Perseroan tersebut tidak terdapat simpangan, maka Rencana Transaksi
     masih dapat dikatakan wajar. Selanjutnya, nilai nominal Rencana Transaksi adalah
     Rp74.250.605.000,00 atau 7.345 lembar saham baru pada nilai Rp10.109.000,00 per lembar
     saham, dan secara teoritis merepresentasikan 74,61% dari seluruh saham setelah Rencana
     Transaksi. Perseroan akan mengambil bagian seluruh penerbitan 7.345 lembar saham baru SMI
     tersebut. Sehingga tidak ada selisih persentase relatif antara persentase saham baru teoritis dan
     persentase saham baru yang diterbitkan. Oleh karena itu, berdasarkan POJK 35/2020 maka
     persentase saham baru yang diperoleh Perseroan dalam Rencana Transaksi masih dapat
     dikatakan wajar.




5)   Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan, dari perbandingan rasio tingkat profitabilitas,
     terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat profitabilitas sebelum dan setelah Rencana
     Transaksi dengan rata-rata rasio tingkat profitabilitas historisnya mengalami perbaikan
     sebagaimana diindikasikan dari penurunan marjin laba kotor. Secara umum ada indikasi outlier
     antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
     profitabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat rentabilitas, terlihat bahwa rata-
     rata proyeksi rasio tingkat rentabilitas sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara umum lebih
     tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara umum ada indikasi


                                                   iii
Page 35
     outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
     rentabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat likuiditas, terlihat bahwa rata-rata
     proyeksi rasio tingkat likuiditas sebelum Rencana Transaksi dan setelah Rencana Transaksi
     Transaksi lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara
     umum ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
     historis atas rasio tingkat likuiditas Perseroan. Sementara perbandingan tingkat solvabilitas antara
     rata-rata proyeksi rasio tingkat solvabilitas setelah Rencana Transaksi dengan rata-rata
     historisnya mengalami perbaikan sebagaimana diindikasikan dari penurunan rasio DAR dan DER.
     Dan tidak ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
     historis atas rasio tingkat solvabilitas Perseroan. Berdasarkan analisis outlier tersebut
     sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa proyeksi keuangan yang ada adalah masih dalam
     kewajaran.



6)   Berdasarkan proyeksi rasio keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi, Dari sisi
     pengukuran profitabilitas, rata-rata marjin kotor, marjin laba sebelum bunga dan pajak dan marjin
     laba bersih antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga
     dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih
     relatif baik. Sedangkan dari sisi rentabilitas, rata-rata proyeksi ROE (return on equity) tidak
     mengalami perubahan, seangkan rata-rata proyeksi ROA (return on assets), dan ROIC (return on
     invested capital) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara rata-rata mengalami
     peningkatan masing-masing sebesar 0,01%, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah
     Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik, mengingat proyeksi ROA
     dan ROIC mengalami peningkatan. Dari sisi likuiditas, rata-rata proyeksi rasio kas (cash ratio),
     rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio) antara sebelum dan setelah Rencana
     Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana
     Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik. Sementara dari sisi solvabilitas, rata-
     rata proyeksi DAR (debt to total asset ratio) dan DER (debt to equity ratio) antara sebelum dan
     setelah Rencana Transaksi mengalami perbaikan, dimana DAR mengalami penurunan sebesar
     0,08%, dan DER mengalami penurunan sebesar 0,13%, sehingga dapat diindikasikan bahwa
     terdapat dampak terhadap tingkat solvabilitas antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi,
     yaitu rasio utang menurun. Dengan demikian, secara keseluruhan dapat diindikasikan bahwa
     dengan adanya Rencana Transaksi akan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan
     Perseroan.



7)   Berdasarkan proforma laporan keuangan, pengukuran tingkat likuiditas Perseroan berubah
     sebagaimana diindikasikan dari rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana Transaksi dilakukan
     mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Selain itu tingkat
     likuiditas Perseroan ini masih relatif baik mengingat rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana
     Transaksi dilakukan masih berada pada 100%. Hal yang sama juga terjadi pada tingkat solvabilitas


                                                    iv
Page 36
     Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan mengalami perubahahan sebagaimana
     diindikasikan dari DAR dan DER apabila Rencana Transaksi dilakukan. Selanjutnya pengukuran
     tingkat profitabilitas Perseroan juga tidak berubah sebagaimana diindikasikan dari ROA, ROE,
     marjin laba kotor, marjin operasi, dan marjin laba bersih apabila Rencana Transaksi dilakukan
     tidak mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Sehingga
     secara umum dapat diindikasikan bahwa posisi keuangan Perseroan apabila Rencana Transaksi
     dilakukan masih relatif baik.



8)   Berdasarkan analisis inkremental yang dilakukan dengan membandingkan kemampuan
     Perseroan menghasilkan laba bersih antara apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan dengan
     apabila Rencana Transaksi dilakukan, serta tingkat diskonto biaya modal rata-rata tertimbang
     sebesar 11,95%, nilai kini laba bersih inkremental menunjukkan nilai yang positif. Sehingga dapat
     diindikasikan bahwa Rencana Transaksi tidak berpotensi memberikan dampak negatif bagi
     Perseroan.




                                                  v
Page 37
                                                           DAFTAR ISI


BAB 1.   PENDAHULUAN .................................................................................................................. 1-1
1.1      Latar Belakang ..................................................................................................................... 1-1
1.2      Pemberi tugas ...................................................................................................................... 1-1
1.3      Pengguna Laporan ............................................................................................................... 1-1
1.4      Transaksi Afiliasi .................................................................................................................. 1-1
1.5      Para Pihak Yang Terlibat Dalam Rencana Transaksi ......................................................... 1-2
1.6      Tujuan Penugasan ............................................................................................................... 1-2
1.7      Objek Rencana Transaksi .................................................................................................... 1-2
1.8      Tanggal Efektif (Cut-Off Date) Pendapat Kewajaran ........................................................... 1-2
1.9      Masa Berlakunya Laporan ................................................................................................... 1-2
1.10     Independensi Penilai ............................................................................................................ 1-3
1.11     Pernyataan Penilai ............................................................................................................... 1-3
1.12     Ruang Lingkup ..................................................................................................................... 1-3
1.13     Data dan Informasi Yang Digunakan ................................................................................... 1-3
1.14     Kondisi Pembatas ................................................................................................................ 1-4
1.15     Asumsi-Asumsi Pokok ......................................................................................................... 1-6
1.16     Pendekatan dan Prosedur Analisis Kewajaran .................................................................... 1-6
1.17     Kejadian Setelah Tanggal Penilaian .................................................................................... 1-7
BAB 2.   ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................................................... 2-1
2.1      Identifikasi Dan Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................... 2-1
2.2      Perjanjian Dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Rencana Transaksi .......................... 2-2
2.3      Penilaian Atas Risiko Dan Manfaat Dari Transaksi Yang Akan Dilakukan .......................... 2-4
BAB 3.   ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI ..................................................... 3-1
3.1      Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................................. 3-1
3.1.1    Perseroan ............................................................................................................................. 3-1
3.1.2    SMI ....................................................................................................................................... 3-2
3.2      Analisis Industri Dan Lingkungan ......................................................................................... 3-4
3.2.1    Makro Ekonomi Indonesia .................................................................................................... 3-4
3.2.2    Industri Konstruksi dan Infrastruktur .................................................................................... 3-8
3.2.3    Industri Semen ................................................................................................................... 3-12
3.3      Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan................................................................. 3-16
3.3.1    Kegiatan Usaha Perseroan ................................................................................................ 3-16
3.3.2    Segemen Usaha dan Operasioanl Perseroan ................................................................... 3-16
3.3.3    Pemasaran Perseroan ....................................................................................................... 3-21
3.3.4    Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi ............................................................................ 3-22
3.3.5    Prospek Perseroan ............................................................................................................ 3-23
3.4      Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi ......................................................................... 3-24
3.5      Penilaian Atas Keuntungan dan Kerugian Dari Rencana Transaksi ................................. 3-24

                                                                       vi
Page 38
BAB 4.   ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI .................................................. 4-1
4.1      Penilaian Kinerja Historis ..................................................................................................... 4-1
4.1.1    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain ................................................... 4-1
4.1.2    Laporan Posisi Keuangan .................................................................................................... 4-2
4.1.3    Laporan Arus Kas ................................................................................................................ 4-5
4.1.4    Rasio Keuangan ................................................................................................................... 4-7
4.2      Penilaian Atas Proyeksi Keuangan Perseroan .................................................................... 4-8
4.3      Analisis Rasio Keuangan ................................................................................................... 4-10
4.4      Analisis Laporan Keuangan Proforma ............................................................................... 4-11
4.5      Analisis Inkremental ........................................................................................................... 4-14
4.5.1    Kontribusi Nilai Tambah ..................................................................................................... 4-14
4.5.2    Biaya Dan Pendapatan Relevan ........................................................................................ 4-17
4.5.3    Informasi Non Keuangan Relevan ..................................................................................... 4-17
4.5.4    Prosedur Pengambilan Keputusan .................................................................................... 4-17
4.5.5    Hal-Hal Material Lain .......................................................................................................... 4-17
4.6      Analisis Sensitivitas ............................................................................................................ 4-17
BAB 5.   ANALISIS FAKTOR RELEVAN LAIN .................................................................................. 5-1
5.1      Faktor Risiko Bisnis Perseroan ............................................................................................ 5-1
5.2      Faktor Risiko Pendanaan SMI ............................................................................................. 5-3
BAB 6.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ................................................... 6-1
BAB 7.   KESIMPULAN ...................................................................................................................... 7-1




                                                                   vii
Page 39
                                                  DAFTAR TABEL

Tabel 3-1: Susunan Pemegang Saham Perseroan ............................................................................. 3-1
Tabel 3-2: Susunan Pemegang Saham SMI ....................................................................................... 3-3
Tabel 4-1: Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ............................. 4-2
Tabel 4-2: Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ......................................... 4-4
Tabel 4-3: Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ...................................................... 4-7
Tabel 4-4: Rasio Keuangan Konsolidasian Perseroan ........................................................................ 4-8
Tabel 4-5: Perbandingan Rasio Keuangan Proyeksi dan Historis ....................................................... 4-9
Tabel 4-6: Selisih Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ................................... 4-10
Tabel 4-7: Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ................................................................... 4-11
Tabel 4-8: Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi ................................................................ 4-11
Tabel 4-9: Proforma Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) .......... 4-12
Tabel 4-10: Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ..................... 4-13
Tabel 4-11: Proforma Rasio Keuangan Perseroan ............................................................................ 4-14
Tabel 4-12: Proyeksi Laba Bersih Inkremental (Rp Juta) .................................................................. 4-17
Tabel 4-13: Sensitivitas Persentase Perubahan EBIT Perseroan .................................................... 4-18




                                                               viii
Page 40
                                                DAFTAR GAMBAR

Gambar 3-1: Perkembangan dan Tingkat Pertumbuhan PDB ............................................................ 3-4
Gambar 3-2: Perkembangan IHK dan Inflasi ....................................................................................... 3-5
Gambar 3-3: Perkembangan Inflasi Daerah ........................................................................................ 3-6
Gambar 3-4: Perkembangan Cadangan Devisa dan Nilai Tukar Rupiah ............................................ 3-7
Gambar 3-5: Distribusi PDB Atas Dasar Harga Berlaku Kuartal II 2023 ............................................. 3-8
Gambar 3-6: Anggaran Pembangunan Infrastruktur ......................................................................... 3-12
Gambar 3-7: Permintaan dan Kapasitas Semen Indonesia .............................................................. 3-14
Gambar 3-8: Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi ...................................................................... 3-23




                                                                 ix
Page 41
                     DAFTAR ISTILAH DAN DEFINISI

AP                              Anak Perusahaan
Bapepam-LK                      Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
                                Keuangan Republik Indonesia

DAR                             Debt to total asset ratio

DER                             Debt to equity ratio

KAP HR                          Kantor Akuntan Publik Herliantono & Rekan

KAP IR                          Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan

KAP TWRR                        Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis
                                & Rekan

KEPI                            Kode Etik Penilai Indonesia

KJPP FAST                       Kantor Jasa Penilai Publik Firman, Suryantoro,
                                Sugeng, Suzy, Hartomo & Rekan

MAPPI                           Masyarakat Profesi Penilai Indonesia

OJK                             Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia

Perseroan                       PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

POJK 35/2020                    Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei
                                2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
                                Penilaian Bisnis di Pasar Modal

POJK 42/2020                    Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli
                                2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
                                Benturan Kepentingan

Rencana Transaksi               Tambahan modal ka SMI sebagai tambahan ekuitas

ROA                             Return on assets

ROE                             Return on equity

ROIC                            Return on invested capital

SEOJK 17/2020                   Surat   Edaran     Otoritas   Jasa   Keuangan   No.
                                17/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Agustus 2020 tentang
                                Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
                                Bisnis di Pasar Modal

SMI                             PT Sinergi Mitra Investama

SPI Edisi VII-2018              Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018




                                   x
Page 42
BAB 1.          PENDAHULUAN


1.1     LATAR BELAKANG

        Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-
        listed company), didirikan pada tahun 1953. Perseroan terutama bergerak di bidang industri
        semen, termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan
        dalam industri semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait
        dengan industri semen serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya.

        Berdasarkan informasi yang kami terima, salah satu Anak Perusahaan (“AP”) Perseroan, yaitu
        SMI berencana untuk menerbitkan saham dalam portepel sejumlah 7.345 (tujuh ribu tiga ratus
        empat puluh lima) lembar saham dengan nilai nominal Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh
        empat miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu rupiah) atau Rp10.109.000,00
        (sepuluh juta seratus sembilan ribu rupiah) per lembar saham (“Rencana Transaksi”). Atas
        Rencana Transaksi tersebut, Perseroan akan mengambil semua saham tersebut sejumlah
        7.345 (tujuh ribu tiga ratus empat puluh lima) lembar saham, sehingga meningkatkan
        kepemilikannya pada SMI menjadi sebesar 99,24%.

        Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, KJPP FAST sebagai pihak yang
        independen, telah ditunjuk oleh Perseroan untuk memberikan pendapat independen atas
        kewajaran Rencana Transaksi, sesuai dengan PO No. 6600030572, tanggal 28 Agustus 2023.


1.2     PEMBERI TUGAS

        Pemberi Tugas yaitu Perseroan yang merupakan induk usaha dari SMI. Pemberi Tugas
        beralamat di South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini Kav.8, Cilandak Barat, Jakarta
        Selatan, DKI Jakarta, 12430 | telepon (021) 215261174-5 | fax (021) 215261176 | surel
        info@sig.id | situs web: www.sig.id.


1.3     PENGGUNA LAPORAN

       Laporan akan digunakan oleh Perseroan.


1.4     TRANSAKSI AFILIASI

        Dalam kerangka Rencana Transaksi ini Perseroan dan SIG memiliki sifat hubungan afiliasi
        sebagai berikut:
        ▪   Perseroan merupakan induk usaha dari SMI, dimana Perseroan adalah pemegang saham
            mayoritas (97,00% saham).
        ▪   Direktur Operasi Perseroan dan Komisaris Utama SMI dijabat oleh individu yang sama.




                                                                                                         1-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 43
        Mengingat sifat hubungan afiliasi tersebut di atas, maka Perseroan memandang bahwa
        pelaksanaan Rencana Transaksi melibatkan atau berkaitan (baik secara langsung maupun
        tidak langsung) dengan SMI yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, dan karenanya
        merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.

        Berdasarkan informasi dari Perseroan, Rencana Transaksi merupakan suatu transaksi afiliasi
        namun bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam
        POJK 42/2020.

        Sesuai POJK 42/2020, Perseroan dipersyaratkan untuk memperoleh Laporan Pendapat
        Kewajaran (fairness opinion) untuk menentukan kewajaran dari Rencana Transaksi yang
        disiapkan dan diterbitkan oleh pihak penilai independen.


1.5     PARA PIHAK YANG TERLIBAT DALAM RENCANA TRANSAKSI

        Para pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
        ▪   Perseroan selaku pihak yang akan melakukan penyertaan saham portepel yang diterbitkan
            SMI.
        ▪   SMI selaku pihak yang akan menerbitkan saham portepelnya kepada Perseroan.


1.6     TUJUAN PENUGASAN

        Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi ketentuan-ketentuan
        sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 dan POJK 42/2020 di atas, Perseroan telah
        menunjuk KJPP FAST sebagai penilai independen untuk memberikan Pendapat Kewajaran
        dari Rencana Transaksi tersebut.


1.7     OBJEK RENCANA TRANSAKSI

        Objek Rencana Transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini adalah penyusunan Pendapat
        Kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi.


1.8     TANGGAL EFEKTIF (CUT-OFF DATE) PENDAPAT KEWAJARAN

        Tanggal efektif (cut-off date) atas Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut adalah
        pada tanggal 30 Juni 2023, parameter dan laporan keuangan yang digunakan dalam analisis
        menggunakan data per tanggal 30 Juni 2023.


1.9     MASA BERLAKUNYA LAPORAN

        Sesuai dengan POJK 35/2020, masa berlaku Pendapat Kewajaran, yaitu selama 6 (enam)
        bulan sejak tanggal efektif penilaian (cut-off date) dalam Pendapat Kewajaran.




                                                                                                        1-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 44
1.10    INDEPENDENSI PENILAI

        Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, KJPP FAST bertindak secara independen
        tanpa adanya benturan kepentingan (conflict of interest) dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
        ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

        KJPP FAST juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
        penugasan ini. Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
        merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima adalah sama sekali tidak
        dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan. KJPP FAST hanya menerima imbalan sesuai
        dengan PO No. 6600030572, tanggal 28 Agustus 2023.


1.11    PERNYATAAN PENILAI

        Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, perhitungan dan analisis dalam rangka
        pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar. Penilai bertanggung jawab atas
        Pendapat Kewajaran.


1.12    RUANG LINGKUP

        Ruang lingkup Pendapat Kewajaran yang dilakukan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi
        hanya merupakan penyusunan Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi yang mengacu
        kepada:
        ▪   POJK 35/2020,
        ▪   SEOJK 17/2020, dan
        ▪   SPI Edisi VII-2018 yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI),
            dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).


1.13    DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

        Dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami telah menelaah,
        mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi sebagai
        berikut:
        ▪   Draft rapat umum para pemegang saham luar biasa secara sirkuler sehubungan dengan
            Rencana Transaksi.
        ▪   Draft keterbukaan informasi kepada pemegang saham Perseroan sehubungan dengan
            Rencana Transaksi.
        ▪   Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anak untuk enam bulan yang
            berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 yang telah direviu (limited review) oleh KAP HR
            sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00098/2.0459/RA/04/0916-1/1/IX/2023
            tertanggal 12 September 2023.




                                                                                                          1-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 45
        ▪   Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
            laporannya No. 00045/2.1265/AU.1/04/0565-1/1/III/2023 tertanggal 10 Maret 2023 dengan
            opini wajar dalam semua hal yang material.
        ▪   Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TWRR sebagaimana tertuang dalam
            laporannya No. 00234/2.1025/AU.1/04/0222-3/1/II/2022 tertanggal 25 Februari 2022
            dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
        ▪   Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP TWRR sebagaimana tertuang dalam
            laporannya No. 00192/2.1025/AU.1/04/0222-2/1/II/2021 tertanggal 26 Februari 2021
            dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
        ▪   Proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
            tanggal 30 Juni 2023 atas Rencana Transaksi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
        ▪   Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanpa dan dengan Rencana
            Transaksi selama periode 1 Juli 2023 hingga 31 Desember 2028, yang disusun oleh
            manajemen Perseroan.
        ▪   Laporan tahunan (annual report) 2022 dari Perseroan.
        ▪   Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, mengenai alasan, latar belakang,
            dan hal-hal lain yang terkait dengan Rencana Transaksi.
        ▪   Dokumen-dokumen lain, berasal dari internal Perseroan maupun pihak ketiga terpercaya
            lain, yang relevan dengan penugasan.


1.14    KONDISI PEMBATAS

        Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, kami mendasarkan analisis kami terhadap proyeksi
        keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi keuangan,
        berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya
        dan berdasarkan rencana manajemen Perseroan di masa yang akan datang. Di samping itu,
        berbagai informasi dan saran yang relevan diberikan oleh manajemen Perseroan sehubungan
        dengan perubahan-perubahan pada setiap faktor dalam jangka waktu yang telah ditetapkan
        juga turut menjadi bahan pertimbangan.

        Berikut adalah pokok-pokok syarat pembatas yang kami asumsikan dalam proyeksi keuangan
        yang digunakan dalam penelaahan atas Pendapat Kewajaran:
        1. Tidak ada perubahan yang material mengenai kondisi politik, ekonomi, hukum atau
            undang-undang yang akan mempengaruhi aktivitas Perseroan, industri atau negara atau
            wilayah di mana Perseroan beroperasi.
        2. Tidak ada perubahan yang material mengenai tarif pajak, bea cukai, nilai tukar mata uang,
            dan suku bunga yang dipergunakan dalam asumsi proyeksi yang dapat mempengaruhi
            secara material kinerja Perseroan selain yang telah diproyeksikan.


                                                                                                       1-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 46
        3. Tidak ada perubahan yang material pada struktur dan aktivitas utama Perseroan atau pada
            sumber utama penghasilan Perseroan selain yang telah diproyeksikan.
        4. Tidak ada perubahan yang material pada manajemen Perseroan, kecuali yang telah
            diungkapkan.
        5. Tidak ada hambatan-hambatan yang berarti yang berasal dari perselisihan industri, atau
            pengadaan tenaga kerja atau hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha
            Perseroan.
        6. Tidak terdapat perubahan-perubahan yang signifikan atas kondisi pasar dan harga dari
            produk-produk serta jasa-jasa yang saat ini dihasilkan Perseroan, kecuali yang telah
            diproyeksikan.
        7. Tidak ada perubahan yang material terhadap struktur biaya maupun beban-beban lain atas
            Perseroan, kecuali yang telah diproyeksikan.
        8. Tidak ada pembelian aset tetap yang material selain yang diproyeksikan.
        9. Tidak ada pengecualian atas pencadangan yang harus dibuat, kecuali yang telah
            diproyeksikan, atas kewajiban kontinjen atau arbitrase litigasi terhadap ancaman atau
            sebaliknya, piutang tak tertagih yang luar biasa, kontrak atau aset lain yang belum
            dipenuhi.
        10. Tidak ada perubahan yang material terhadap perjanjian-perjanjian dan ketentuan-
            ketentuan yang ada.
        11. Pencapaian kinerja keuangan Perseroan selama periode proyeksi akan digunakan
            seluruhnya untuk pengembangan Perseroan sebagaimana telah diproyeksikan selama
            periode proyeksi dan tidak digunakan untuk kepentingan-kepentingan lainnya.
        12. Tidak terdapat penggunaan dana atau transaksi afiliasi yang secara signifikan dapat
            mempengaruhi operasi Perseroan.
        13. Rencana bisnis Perseroan berjalan sesuai yang telah direncanakan dan diproyeksikan.
        14. Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan, dan pihak lain
            yang terkait secara langsung, dalam kaitannya dengan Rencana Transaksi, dimana
            Pendapat Kewajaran tersebut akan digunakan untuk membantu manajemen dalam proses
            keterbukaan informasi yang terkait dengan Rencana Transaksi, dan tidak untuk digunakan
            oleh pihak lain, untuk kepentingan lain atau dicetak ulang, disebarluaskan, dikutip, atau
            dirujuk pada setiap saat, dengan cara atau untuk tujuan apapun tanpa izin tertulis terlebih
            dahulu dari kami. Pendapat Kewajaran bukan merupakan rekomendasi kepada pemegang
            saham untuk melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan
            tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.
        15. Kejadian-kejadian yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran mungkin mempunyai
            pengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja Perseroan selama periode proyeksi. Kami
            tidak berkewajiban untuk memperbaharui laporan ini atau untuk merevisi analisis
            dikarenakan kejadian dan transaksi yang terjadi setelah tanggal efektif analisis yang
            digunakan, yaitu tanggal 30 Juni 2023.




                                                                                                          1-5
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 47
1.15    ASUMSI-ASUMSI POKOK

        Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
        kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
        kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum, dan kami tidak melakukan dan
        karenanya tidak bertanggung jawab atas pemeriksaan independen terhadap informasi-
        informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
        mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
        kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

        Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
        tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa yang
        kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya merupakan
        evaluasi keuangan dan penilaian atas kewajaran (arms-length) dari Rencana Transaksi dan
        bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.

        Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
        ditafsirkan dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
        prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
        dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau
        penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak
        mempunyai kewenangan dan tidak mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya
        yang ada untuk Perseroan.

        Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar, kondisi perekonomian, kondisi
        umum bisnis dan kondisi keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal
        laporan ini diterbitkan.

        Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi
        lainnya, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak yang
        terlibat dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah
        dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan, serta keakuratan informasi
        mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.


1.16    PENDEKATAN DAN PROSEDUR ANALISIS KEWAJARAN

        Dalam menyusun Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
        analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi dari hal-hal sebagai
        berikut:
        A. Analisis atas transaksi;
        B. Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi;
        C. Analisis atas kewajaran Nilai Transaksi; dan
        D. Analisis atas faktor lain yang relevan.




                                                                                                        1-6
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 48
1.17    KEJADIAN SETELAH TANGGAL PENILAIAN

       Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan penilaian ini, tidak ada peristiwa yang dapat
       berdampak secara material terhadap hasil analisis penilaian atas Rencana Transaksi.




                                                                                                  1-7
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 49
BAB 2.          ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI


2.1     IDENTIFIKASI DAN HUBUNGAN ANTARA PIHAK-PIHAK YANG BERTRANSAKSI

        Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-
        listed company), didirikan pada tahun 1953. Perseroan terutama bergerak di bidang industri
        semen, termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan
        dalam industri semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait
        dengan industri semen serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya.
        Perseroan berdomisili dan berkantor pusat di South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini
        Kav.8, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia; telepon (+6221) 5261 1745,
        fax (+6221) 5261 176; surel info@sig.id dan situs jejaring www.sig.id. Perseroan adalah induk
        usaha dari SMI, dimana saham mayoritas SMI dengan kepemilikan langsung sebesar 97,00%
        saham dipegang oleh Perseroan.

        SMI merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (closely-held
        company), didirikan pada tahun 2011. SMI terutama bergerak di bidang perdagangan besar
        bahan bakar, real estat, restoran/kafe, penyedia jasa penunjang fasilitas, aktivitas penyewaan
        dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, serta aktivitas konsultasi manajemen lainnya.
        SMI berdomisili dan berkantor pusat di Jl. Awikoen Blok A-7, Gresik 61122, Jawa Timur.

        Rencana Transaksi berupa pemberian tambahan modal ke SMI sebagai tambahan ekuitas.


                       Gambar 2-1: Hubungan Perseroan dan SMI per 30 Juni 2023


                                                     Perseroan
                                   Pemegang saham:
                                   - Pererintah Negara Republik Indonesia (51,20%)
                                   - Publik (48,80%)




                            SMI
         Pemegang saham:
                                                                               Entitas anak lain
         - Perseroan (97%)
         - Koperasi Warga Semen Gresik (3%)




                                                                                                          2-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 50
2.2     PERJANJIAN DAN PERSYARATAN YANG DISEPAKATI DALAM RENCANA TRANSAKSI

        Ringkasan mengenai pokok-pokok dan syarat ketentuan yang disepakati terkait Rencana
        Transaksi, berdasarkan Draft Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa Secara Sirkuler
        adalah sebagai berikut:

        (i)    Para pihak                   :   a. Perseroan, pemilik dan pemegang 2.425 (dua
                                                   ribu empat ratus dua puluh lima) lembar saham,
                                                   mewakili 97% (sembilan puluh tujuh persen) dari
                                                   jumlah saham yang telah dikeluarkan secara sah
                                                   oleh SMI; dan
                                                b. Koperasi Warga Semen Gresik pemilik dan
                                                   pemegang 75 (tujuh puluh lima) lembar saham,
                                                   mewakili 3% (tiga persen) dari jumlah saham
                                                   yang telah dikeluarkan secara sah oleh SMI.

        (ii)   Keputusan                    :   a. Meningkatkan           modal      ditempatkan/disetor
                                                   sebesar       Rp74.250.605.000,00        (tujuh   puluh
                                                   empat miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus
                                                   lima ribu rupiah) dengan nilai per lembar saham
                                                   sebesar Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus
                                                   sembilan ribu rupiah) atau sejumlah 7.345 (tujuh
                                                   ribu tiga ratus empat puluh lima) lembar,
                                                   sehingga semula modal ditempatkan/disetor
                                                   berjumlah Rp.25.000.000.000,00 (dua puluh lima
                                                   miliar rupiah) atau sejumlah 2.500 (dua ribu lima
                                                   ratus) lembar saham dengan nilai nominal per
                                                   lembar saham Rp10.000.000,00 (sepuluh juta
                                                   rupiah) menjadi Rp98.450.000.000,00 (sembilan
                                                   puluh delapan miliar empat ratus lima puluh juta
                                                   rupiah) atau sejumlah 9.845 (sembilan ribu
                                                   delapan ratus empat puluh lima) lembar saham.
                                                   Selanjutnya disebut “Rencana Peningkatan
                                                   Modal”.

                                                b. Perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar SMI,
                                                   sehingga keseluruhan bunyi Pasal 4 ayat (1) dan
                                                   Pasal     4    ayat    (2)    Anggaran    Dasar    SMI
                                                   selanjutnya menjadi sebagai berikut:

                                                   a) Modal              dasar      SMI         berjumlah
                                                       Rp100.000.000.000,- (seratus milyar rupiah)


                                                                                                             2-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 51
                                         terbagi atas 10.000 (sepuluh ribu) saham,
                                         masing-masing       saham      bernilai   nominal
                                         Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
                                      b) Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan
                                         dan disetor 98,45% (sembilan puluh delapan
                                         koma empat lima persen) atau sejumlah
                                         9.845 (sembilan ribu delapan ratus empat
                                         puluh lima) saham dengan nilai nominal
                                         seluruhnya     sebesar       Rp98.459.000.000,-
                                         (sembilan puluh delapan miliar empat ratus
                                         lima puluh juta rupiah), oleh masing-masing
                                         pemegang saham, dengan rincian serta nilai
                                         nominal saham yang akan disebutkan pada
                                         bagian sebelum akhir akta.

                                   c. Sehingga dengan demikian susunan Pemegang
                                      Saham    SMI     setelah      peningkatan     modal
                                      ditempatkan    dan    disetor    dalam   Perseroan
                                      menjadi sebagai berikut:

                                      a) Perseroan         terbatas      PT.       SEMEN
                                         INDONESIA (PERSERO) TBK, tersebut,
                                         sebanyak 9.770 (sembilan ribu tujuh ratus
                                         tujuh puluh) lembar saham, dengan nilai
                                         nominal            seluruhnya             sebesar
                                         Rp97.700.000.000,00 (sembilan puluh tujuh
                                         miliar tujuh ratus juta rupiah).
                                      b) Koperasi KOPERASI KONSUMEN WARGA
                                         SEMEN GRESIK sebanyak 75 (tujuh puluh
                                         lima) lembar saham, dengan nilai nominal
                                         seluruhnya     sebesar       Rp.750.000.000,00
                                         (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).
                                      c) Sehingga     seluruhnya       berjumlah     9.845
                                         (sembilan ribu delapan ratus empat puluh
                                         lima) lembar saham, dengan nilai nominal
                                         seluruhnya sebesar Rp.98.450.000.000,00
                                         (sembilan puluh delapan miliar empat ratus
                                         lima puluh juta rupiah).

                                   d. Seluruh tambahan modal disetor yang didapat
                                      akan digunakan SMI untuk:




                                                                                             2-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 52
                                                         a) Melunasi pinjaman Notional Pooling yang
                                                             diambil    untuk        pendanaan     investasi
                                                             pembelian gedung SQ; dan
                                                         b) Menjalankan      investasi    pembelian     dan
                                                             penyewaan gedung SQ.

                                                    e. Para Pemegang Saham SMI menyatakan dan
                                                         mengakui bahwa tindakan-tindakan tersebut
                                                         dilakukan untuk kepentingan bisnis terbaik bagi
                                                         SMI.

                                                    f.   Para Pemegang Saham dengan ini memberi
                                                         kuasa dengan hak substitusi kepada setiap
                                                         direktur Perseroan dan SMI untuk menyatakan
                                                         keputusan-keputusan ini dalam bentuk akta
                                                         notaris    dalam   Bahasa     Indonesia   (apabila
                                                         diperlukan) dan untuk keperluan itu menghadap
                                                         notaris,      membuat,           menandatangani,
                                                         menyampaikan       setiap     akta   sebagaimana
                                                         diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-
                                                         undangan Republik Indonesia yang berlaku.

        (iv)    Hukum yang mengatur             :   Hukum Republik Indonesia.




2.3     PENILAIAN ATAS RISIKO DAN MANFAAT DARI TRANSAKSI YANG AKAN DILAKUKAN

        Manfaat dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
        ▪      Perseroan mengalami perbaikan pada likuiditas dan solvabilitas karena penurunan beban
               keuangan yang dimiliki Perseroan, sehingga Perseroan memiliki kemampuan dalam
               memenhuhi kewajiban atau melunasi utang jangka pendeknya.
        ▪      Meningkatkan borrowing capacity SMI agar mampu menggalang pendanaan eksternal di
               masa mendatang serta mengurangi ketergantungan pendanaan internal yang dapat
               digunakan untuk pengembangan bisnis lainnya yang pada akhirnya berpotensi pula
               meningkatkan kinerja Perseroan secara konsolidasian.

        Risiko dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
        ▪      Terdapat kemungkinan rencana pengembangan usaha yang akan dilakukan SMI di masa
               depan tidak berjalan sebagaimana diharapkan sehingga menyebabkan kinerja SMI
               maupun Perseroan secara konsolidasian yang direncanakan tidak tercapai.




                                                                                                               2-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 53
BAB 3. ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA
       TRANSAKSI

3.1      RIWAYAT PERUSAHAAN DAN SIFAT KEGIATAN USAHA

3.1.1    Perseroan

3.1.1.1 Pendirian

         Perseroan didirikan dengan nama NV Pabrik Semen Gresik pada tanggal 25 Maret 1953
         dengan Akta Notaris Raden Mr. Soewandi No. 41. Pada tanggal 17 April 1961, NV Pabrik
         Semen Gresik dijadikan Perusahaan Negara (Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah No.
         132 Tahun 1961, kemudian berubah menjadi PT Semen Gresik (Persero) berdasarkan Akta
         Notaris J.N. Siregar, S.H. No. 81 tanggal 24 Oktober 1969.

         Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu, terakhir antara
         lain mengenai tugas, wewenang dan kewajiban Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan
         Akta Notaris No. 42 tanggal 21 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H.,
         Notaris di Jakarta. Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
         Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal 4 Januari 2022, melalui surat keputusan No.
         AHU002716.AH.01.03 tanggal 4 Januari 2022. Perubahan susunan pengurus Perseroan
         terakhir sebagaimana tertuang dalam Akta Notaris No. 68 tanggal 31 Maret 2022 yang dibuat
         di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta. Pemberitahuan perubahan data Perseroan
         telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
         Surat No. AHU-AH.01.09-0002842 tanggal 8 April 2022.


3.1.1.2 Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham

         Susunan pemegang saham Perseroan per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:


                                Tabel 3-1: Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                                      Nilai Nominal
                     Pemegang Saham               Jumlah Saham                        Persentase Saham
                                                                        (Rp Juta)
      Saham seri A
         Pemerintah Negara Republik Indonesia                  1                  0                0%
      Saham seri B
         Pemerintah Negara Republik Indonesia      3.457.023.004           345.702              51,20%
         Agung Wiharto (Direktur)                         93.500                  9                0%
         Aulia Mulki Oemar (Direktur)                      3.900                  0                0%
         Andriano Hosny P (Direktur)                         800                  0                0%
         Masyarakat                                3.294.418.884           329.442              48,80%
      Jumlah                                       6.751.540.089           675.154             100,00%




                                                                                                         3-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 54
3.1.1.3 Pengurus dan Pengawasan

        Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada 30 Juni 2023 adalah sebagai
        berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                   : Rudiantara
        Komisaris Independen              : Saor Siagian
        Komisaris Independen              : Nasaruddin Umar
        Komisaris                         : Arief Prasetyo Adi
        Komisaris                         : Yustinus Prastowo
        Komisaris                         : Sony Subrata
        Komisaris                         : Lydia Silvanna Djaman

        Direksi
        Direktur Utama                    : Donny Arsal
        Direktur                          : Subhan
        Direktur                          : Andriano Hosny Panangian
        Direktur                          : Reni Wulandari
        Direktur                          : Yosviandri
        Direktur                          : Agung Wiharto


3.1.1.4 Kegiatan Usaha

        Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan menurut Anggaran Dasar antara lain adalah
        menjalankan usaha dalam bidang industri semen, termasuk kegiatan produksi, menambang
        dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam industri semen atau industri lainnya,
        perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen serta pemberian jasa
        untuk industri semen dan/atau industri lainnya.

        Perseroan memiliki pabrik semen dan entitas anak (Grup) berada di Gresik dan Tuban di Jawa
        Timur, Rembang dan Cilacap di Jawa Tengah, Narogong di Jawa Barat, Indarung di Sumatera
        Barat, Lhoknga di Aceh, Pangkep di Sulawesi Selatan, Quang Ninh di Vietnam, Baturaja,
        Palembang dan Panjang di Lampung.

        Kantor pusat Perseroan berada di South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini Kav.8,
        Cilandak Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia.


3.1.2   SMI

3.1.2.1 Pendirian

        SMI (dahulu PT SGG Energi Prima) didirikan berdasarkan Akta No. 281 tanggal 29 Desember
        2011 dari Slamet Wahjudi, S.H., M. Kn., notaris di Gresik. Akta pendirian ini disahkan oleh
        Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.
        AHIJ 11180.AH.01.01. TAHUN 2012 tanggal 29 Februari 2012.

                                                                                                      3-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 55
          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 02 tanggal
          4 Juli 2023 dari Lolitawati, S.H., M.Kn., notaris di Gresik, sehubungan dengan perubahan data
          Perseroan sehubungan dengan perubahan tersebut. Akta perubahan ini telah memperoleh
          persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
          Keputusan No. AHU-AH.01.09.0147329 tanggal 3 Agustus 2023.


3.1.2.2 Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham

          Susunan pemegang saham SMI per 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:


                               Tabel 3-2: Susunan Pemegang Saham SMI
                                                                                         Persentase
             Pemegang saham                    Jumlah saham     Nilai nominal (Rp)
                                                                                           saham
  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.                    2.425        24.250.000.000             97,00%
  Koperasi Warga Semen Gresik                              75           750.000.000             3,00%
  Total                                                2.500        25.000.000.000             100,0%


3.1.2.3 Pengurus dan Pengawasan

          Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi SIG pada 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama          : Yosviandri
          Komisaris                : Vita Mahreyni
          Komisaris                : Mickael Bobby Hoelman

          Direksi:
          Direktur Utama           : Wahyu Afandi Harun
          Direktur                 : Muhtadi
          Direktur                 : Bagus Febru Saptono

          Berdasarkan Akta Notaris Lolitawati S.H., M,Kn. No. 02 tanggal 04 Juli 2023 dan telah diterima
          oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
          AHU-AH.01.09-0147329 tanggal 03 Agustus 2023, para Pemegang Saham SMI menyetujui
          pergantian dan pengangkatan komisaris menjadi sebagai berikut : Antonius Ardian Bermana
          sebagai Komisaris Utama, Vita Mahreyni, Mickael Bobby Hoelman dan Wing Bharoto Wibowo
          sebagai Komisaris.

3.1.2.4 Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan usaha SMI menurut Anggaran Dasar antara lain adalah meliputi bidang
          perdagangan besar bahan bakar, real estat, restoran/kafe, penyedia jasa penunjang fasilitas,
          aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, serta aktivitas konsultasi
          manajemen lainnya.

          SMI berdomisili di Jl. Awikoen Blok A-7, Gresik 61122, Jawa Timur.

                                                                                                           3-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 56
3.2     ANALISIS INDUSTRI DAN LINGKUNGAN

3.2.1   Makro Ekonomi Indonesia

        Pertumbuhan ekonomi global 2023 diprakirakan tetap sebesar 2,7%, namun disertai dengan
        pergeseran sumber pertumbuhan. Pertumbuhan Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara
        maju di Eropa diprakirakan lebih baik, dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga seiring dengan
        perbaikan upah dan keyakinan konsumen. Pertumbuhan ekonomi Jepang diprakirakan masih
        kuat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga dan ekspor yang membaik. Sementara itu,
        pertumbuhan ekonomi Tiongkok lebih rendah sejalan dengan tertahannya konsumsi dan
        investasi terutama sektor properti. Tekanan inflasi di negara maju masih relatif tinggi
        dipengaruhi oleh perekonomian yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat. Hal ini
        diprakirakan akan mendorong kenaikan lebih lanjut suku bunga kebijakan moneter di negara
        maju, termasuk Federal Funds Rate (FFR). Perkembangan tersebut mendorong aliran modal
        ke negara berkembang lebih selektif dan meningkatkan tekanan nilai tukar di negara
        berkembang, termasuk Indonesia, sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan untuk
        memitigasi risiko rambatan global.


                                Gambar 3-1: Perkembangan dan Tingkat Pertumbuhan PDB
                             6.000.000                                                                  10,0%
                                                                                                        8,0%
                             5.000.000
                                                                                                        6,0%
                             4.000.000                                                                  4,0%
                 Rp miliar




                                                                                                        2,0%
                             3.000.000
                                                                                                        0,0%
                             2.000.000                                                                  -2,0%
                                                                                                        -4,0%
                             1.000.000
                                                                                                        -6,0%
                                    0                                                                   -8,0%
                                         Q1-15


                                         Q1-16

                                         Q4-16

                                         Q3-17

                                         Q2-18
                                         Q3-18

                                         Q2-19

                                         Q1-20

                                         Q4-20


                                         Q4-21

                                         Q3-22

                                         Q2-23
                                         Q2-15
                                         Q3-15
                                         Q4-15
                                         Q2-16
                                         Q3-16
                                         Q1-17
                                         Q2-17
                                         Q4-17
                                         Q1-18

                                         Q4-18
                                         Q1-19
                                         Q3-19
                                         Q4-19
                                         Q2-20
                                         Q3-20
                                         Q1-21
                                         Q2-21
                                         Q3-21
                                         Q1-22
                                         Q2-22
                                         Q4-22
                                         Q1-23




                                                                    .
                                                       PDB              Pertumbuhan PDB


                                                       Sumber: Bank Indonesia



        Pertumbuhan              ekonomi   Indonesia    tetap    baik      didukung       oleh   permintaan     domestik.
        Perekonomian domestik pada triwulan II 2023 diprakirakan tumbuh lebih baik dari proyeksi,
        ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga
        meningkat didorong oleh terus naiknya mobilitas, membaiknya ekspektasi pendapatan, dan
        terkendalinya inflasi, serta dampak positif dari Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan
        pemberian gaji ke-13 kepada Aparatur Sipil Negara. Investasi juga meningkat terutama
        investasi nonbangunan sejalan dengan kinerja ekspor yang positif dan berlanjutnya hilirisasi.
        Sementara itu, ekspor barang diprakirakan melambat sejalan ekonomi global yang melemah,
        sedangkan ekspor jasa tumbuh tinggi dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan

                                                                                                                            3-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 57
        mancanegara. Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang
        Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Informasi dan Komunikasi.
        Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh pertumbuhan
        wilayah Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan terjaganya permintaan
        domestik. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan dapat
        mencapai kisaran 4,5-5,3%. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal
        Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan
        ekonomi, khususnya dari sisi permintaan.

        Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mendukung ketahanan eksternal. Neraca
        perdagangan triwulan II 2023 mencatat surplus yang lebih rendah dipengaruhi oleh penurunan
        harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. Sementara itu, ketidakpastian pasar
        keuangan global berdampak pada net outflows aliran modal asing dalam bentuk investasi
        portofolio pada triwulan II 2023 sebesar 1,3 miliar dolar AS. Namun demikian, pada triwulan III
        2023 aliran modal asing hingga 21 Juli 2023 kembali masuk sehingga mencatat net inflows
        sebesar 0,3 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2023 tercatat tinggi
        sebesar 137,5 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor
        dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
        internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, kinerja NPI pada 2023 diprakirakan akan tetap
        baik dengan transaksi berjalan terjaga dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4%
        dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan juga tetap terjaga, ditopang oleh
        aliran masuk modal asing dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) maupun investasi
        portofolio, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional.



                                  Gambar 3-2: Perkembangan IHK dan Inflasi
                            116                                                          6,00
                            114
                                                                                         5,00
                            112
                            110                                                          4,00
                                                                                                Persentase




                            108
                   Indeks




                                                                                         3,00
                            106
                            104                                                          2,00
                            102
                                                                                         1,00
                            100
                             98                                                          0,00
                                  Jun-20
                                  Aug-20




                                  Jun-21
                                  Aug-21




                                  Jun-22
                                  Aug-22
                                  Oct-20




                                  Jun-23
                                  Nov-20




                                  Oct-21
                                  Nov-21




                                  Oct-22
                                  Nov-22
                                   Jan-20




                                    Jul-20




                                   Jan-21




                                    Jul-21




                                   Jan-22




                                    Jul-22




                                   Jan-23
                                  Feb-20

                                  May-20


                                  Sep-20



                                  Feb-21

                                  May-21


                                  Sep-21



                                  Feb-22

                                  May-22


                                  Sep-22



                                  Feb-23

                                  May-23
                                  Mar-20




                                  Mar-21




                                  Mar-22




                                  Mar-23
                                  Dec-20




                                  Dec-21
                                  Apr-20




                                  Apr-21




                                  Apr-22




                                  Apr-23
                                  Des-22




                                                     IHK    Inflasi


                                              Sumber: Bank Indonesia


        Inflasi IHK pada bulan Juni 2023 tercatat 3,52% (yoy) sehingga berada di dalam sasaran
        3,0±1%. Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Juni 2023 tercatat 2,58% (yoy),
        lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,66% (yoy)

                                                                                                             3-5
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 58
        dipengaruhi oleh stabilnya nilai tukar, turunnya harga komoditas global, rendahnya dampak
        lanjutan dari inflasi volatile food, dan terkendalinya ekspektasi inflasi. Inflasi kelompok volatile
        food tercatat 1,20% (yoy), turun dari inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,28% (yoy). Inflasi
        kelompok administered prices juga menurun dari 9,52% (yoy) menjadi 9,21% (yoy).
        Kembalinya inflasi ke dalam sasaran sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter
        serta eratnya sinergi pengendalian inflasi pangan antara Bank Indonesia dan Pemerintah
        (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah.
        Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali dalam
        kisaran 3,0±1% pada sisa tahun 2023 dan 2,5±1% pada 2024.


                                   Gambar 3-3: Perkembangan Inflasi Daerah




                                               Sumber: Bank Indonesia



        Likuiditas perbankan tetap longgar sehingga berpotensi mendorong berlanjutnya peningkatan
        kredit/pembiayaan. Rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi,
        yakni 26,73% pada Juni 2023, sejalan dengan stance kebijakan likuiditas longgar Bank
        Indonesia. Perkembangan likuiditas tersebut berperan positif terhadap perkembangan suku
        bunga perbankan. Di pasar uang, suku bunga IndONIA cukup rendah yakni 5,61% pada 24 Juli
        2023. Di pasar obligasi, imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 5,99%, sementara imbal
        hasil SBN tenor jangka panjang tercatat 6,22% pada tanggal yang sama. Di perbankan, suku
        bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada Juni 2023 terjaga rendah, yaitu sebesar
        4,14% dan 9,34%. Bank Indonesia terus memastikan kecukupan likuiditas untuk terjaganya
        stabilitas sistem keuangan dan meningkatnya kredit/pembiayaan guna berlanjutnya pemulihan
        ekonomi nasional.

        Kredit/pembiayaan perbankan tumbuh melambat karena menurunnya permintaan kredit dari
        dunia usaha. Di tengah longgarnya sisi penawaran oleh tersedianya likuiditas, tingginya
        rencana penyaluran kredit, serta longgarnya standar penyaluran kredit/pembiayaan
        perbankan, korporasi cenderung mempercepat pelunasan kredit, dan berperilaku wait and see
        dalam meningkatkan rencana investasinya ke depan. Kredit perbankan pada Juni 2023 tumbuh


                                                                                                               3-6
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 59
        sebesar 7,76% (yoy), terutama ditopang oleh sektor Jasa Dunia Usaha, Jasa Sosial, dan
        Pertambangan. Pembiayaan syariah juga tumbuh tinggi mencapai 17,09% (yoy) pada Juni
        2023. Di segmen UMKM, pertumbuhan kredit terus berlanjut, yaitu mencapai 7,34% (yoy) pada
        Juni 2023. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong penyaluran kredit/pembiayaan
        dari sisi penawaran perbankan dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang
        berkelanjutan. Untuk itu, kebijakan insentif likuiditas makroprudensial difokuskan pada sektor-
        sektor yang memiliki daya ungkit lebih tinggi bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan
        lapangan kerja, khususnya pada sektor hilirisasi (minerba, pertanian, peternakan, dan
        perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata, inklusif (termasuk UMKM,
        KUR, dan ultra mikro/UMi), serta ekonomi keuangan hijau. Bank Indonesia memprakirakan
        pertumbuhan kredit pada 2023 dalam kisaran 9-11% (yoy).


                 Gambar 3-4: Perkembangan Cadangan Devisa dan Nilai Tukar Rupiah
                                  160                                                                                                                                                                                                17.000
                                  140                                                                                                                                                                                                16.500
                                                                                                                                                                                                                                     16.000
                                  120
                                                                                                                                                                                                                                     15.500




                                                                                                                                                                                                                                              Rp ribu/US$
                    US$ Miliyar




                                  100                                                                                                                                                                                                15.000
                                   80                                                                                                                                                                                                14.500
                                   60                                                                                                                                                                                                14.000
                                                                                                                                                                                                                                     13.500
                                   40
                                                                                                                                                                                                                                     13.000
                                   20                                                                                                                                                                                                12.500
                                    0                                                                                                                                                                                                12.000
                                        Jan-20
                                                 Mar-20
                                                          May-20
                                                                   Jul-20
                                                                            Sep-20
                                                                                     Nov-20
                                                                                              Jan-21
                                                                                                       Mar-21
                                                                                                                May-21
                                                                                                                         Jul-21
                                                                                                                                  Sep-21
                                                                                                                                           Nov-21
                                                                                                                                                    Jan-22
                                                                                                                                                             Mar-22
                                                                                                                                                                      May-22
                                                                                                                                                                               Jul-22
                                                                                                                                                                                        Sep-22
                                                                                                                                                                                                 Nov-22
                                                                                                                                                                                                          Jan-23
                                                                                                                                                                                                                   Mar-23
                                                                                                                                                                                                                            May-23




                                                                                                                Cadangan Devisa                                                Kurs


                                                                                                         Sumber: Bank Indonesia



        Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, terjaga. Permodalan perbankan kuat
        dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 26,07% pada Mei
        2023. Risiko kredit tetap terkendali, tecermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing
        Loan/NPL) yang rendah, yaitu 2,52% (bruto) dan 0,77% (neto) pada Mei 2023. Likuiditas
        perbankan pada Juni 2023 terjaga, dipengaruhi oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK)
        sebesar 5,79% (yoy). Hasil stress test Bank Indonesia juga menunjukkan ketahanan
        perbankan tetap kuat. Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan KSSK dalam
        memitigasi berbagai risiko ekonomi domestik dan global yang dapat mengganggu ketahanan
        sistem keuangan serta momentum pemulihan ekonomi.

        Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran
        yang aman, lancar, dan andal. Nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada triwulan II 2023
        meningkat 14,82% (yoy) sehingga mencapai Rp111,35 triliun, sementara nilai transaksi digital
        banking tercatat Rp13.827 triliun atau tumbuh sebesar 11,6% (yoy). Nominal transaksi QRIS
        terus menunjukkan pertumbuhan sebesar 104,64% (yoy) sehingga mencapai Rp49,65 triliun,


                                                                                                                                                                                                                                                            3-7
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 60
        dengan jumlah pengguna 37,0 juta dan jumlah merchant 26,7 juta yang sebagian besar UMKM.
        Bank Indonesia terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran untuk inklusi
        ekonomi keuangan dan kerja sama antarnegara. Dalam pada itu, nilai transaksi pembayaran
        menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit mencapai Rp2.115,57 triliun atau
        tumbuh sebesar 3,0% (yoy). Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang
        Diedarkan (UYD) pada triwulan II 2023 meningkat 8,74% (yoy) sehingga menjadi Rp992,2
        triliun. Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang
        terjaga di seluruh wilayah NKRI, antara lain dengan melanjutkan kerja sama kelembagaan
        dalam pengedaran uang Rupiah ke daerah 3T (Terluar, Terdepan, Terpencil) melalui kegiatan
        kas keliling, kas titipan, dan Ekspedisi Rupiah Berdaulat.



3.2.2   Industri Konstruksi dan Infrastruktur
        Pembangunan infrastruktur merupakan mobil penggerak pembangunan nasional. Keberadaan
        infrastruktur yang memadai akan berkontribusi pada kelancaran produksi maupun distribusi
        barang dan jasa yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan
        pemerataan ekonomi di wilayah-wilayah. Pembangunan infrastruktur merupakan bagian
        integral dari pembangunan kelembagaan dan perekonomian yang bertumpu pada peningkatan
        produktivitas. Walaupun paska masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, dimana berbagai
        sektor masih merasakan imbasnya. Pembangunan Infrastruktur harus terus berjalan karena
        menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional.

        Saat ini, pemerintah berfokus pada meningkatkan investasi, baik investasi publik maupun
        swasta, guna menaikkan ekspansi ekonomi Indonesia. Khususnya investasi di bidang
        infrastruktur dalam rangka meningkatkan konektivitas di seluruh nusantara. Pembangunan
        infrastruktur di Indonesia menjadi salah satu faktor meningkatnya peran sektor konstruksi
        terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari besarnya persentase sektor
        konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 9,42% pada kuartal II 2023.



                  Gambar 3-5: Distribusi PDB Atas Dasar Harga Berlaku Kuartal II 2023
                                      [13,83%]                                              [13,35%]
                          Penyediaan Akomodasi dan Makan                            Pertanian, Kehutanan, dan
                           Minum; Jasa Perusahaan; Jasa…                                    Perikanan

                               [9,40%]
                                                                                                  [10,48%]
                            Pengadaan Air,                                                    Pertambangan dan
                         Pengelolaan Sampah,                                                      Penggalian
                       Limbah dan Daur Ulang;
                          Jasa Lainnya; Jasa
                       Keuangan dan Asuransi;
                          dan Administrasi …


                           [5,87%]                                                              [32,12%]
                       Transportasi dan                                                  Perdagangan Besar dan
                         Pergudangan                                                     Eceran, Reparasi Mobil
                                                                                           dan Sepeda Motor;
                            [1,20%]                                                     Industri Pengolahan; dan
                      Jasa Kesehatan dan         [9,42%]                                Pengadaan Listrik dan Gas
                              Soial             Konstruksi

                                                    Sumber: Badan Pusat Statistik



                                                                                                                    3-8
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 61
        Peran sektor konstruksi berkaitan erat dengan penyerapan tenaga kerja, penanaman modal,
        jumlah proyek infrastruktur dan bangunan, hubungan timbal balik dengan sektor-sektor
        pendukung, bahkan menjadi fasilitator dalam pergerakan dan pertumbuhan barang dan jasa.
        Pemerataan pembangunan untuk semua sektor juga didukung oleh sektor konstruksi antara
        lain ketahanan pangan di tiap daerah, pemenuhan kebutuhan listrik dan energi nasional,
        peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan, akses jalan yang memadai untuk
        pengangkutan barang dan jasa, dan peningkatan daya tarik pariwisata.

        Pada Maret 2020, Kementerian PUPR mengeluarkan Instruksi Menteri No. 02/IN/M/2020
        tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam penyelengaraan jasa konstruksi,
        dengan instruksi tersebut, aktivitas jasa konstruksi masih dapat berjalan dengan
        memperhatikan protokol yang ada, namun masing-masing proyek dapat dihentikan sementara
        jika memiliki risiko tinggi antara lain berada di daerah pusat sebaran, terdapat pekerja yang
        positif Covid-19 atau memiliki status pasien dalam pengawasan. Kondisi tak terduga ini
        menyebabkan pemerintah perlu melakukan program-program khusus dalam menanggulangi
        masa pandemi Covid-19. Salah satu program yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum
        dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah melakukan refocusing anggaran sebesar Rp44,58
        triliun.

        Kondisi pandemi menyebabkan pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan akibat turunnya
        investasi serta aktivitas impor dan ekspor sehingga aktivitas yang dapat dilakukan pemerintah
        untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yaitu melalui belanja infrastruktur. Namun
        hingga Oktober 2020, serapan anggaran PUPR masih berada di angka 59,50%. Pada
        September 2020, pemerintah menyusun program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang
        ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial akibat pandemi Covid-
        19. Program tersebut memiliki 6 (enam) Program prioritas, antara lain peningkatan ketahanan
        pangan, pengembangan konektivitas, peningkatan kesehatan dan lingkungan masyarakat,
        peningkatan investasi dengan memberikan dukungan pada kawasan strategis nasional,
        penguatan jaring pengaman nasional lewat program Padat Karya Tunai (PKT) serta pembelian
        produk rakyat dan pengusaha lokal (UMKM), dan peningkatan ketahanan bencana dan
        perubahan iklim.

        Salah satu strategi pemerintah untuk mengungkit percepatan PEN ditengah pandemi Covid-19
        adalah dengan tetap melanjutkan pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Pelaksanaan
        pembangunan infrastruktur dalam kondisi tidak normal ini tentunya memerlukan langkah-
        langkah dan terobosan yang tidak biasa, diperlukan protokol penanganan khusus, serta
        penyesuaian penyelenggaraan jasa konstruksi. Setidaknya, dukungan jasa konstruksi untuk
        PEN adalah dengan (i) adaptasi penyelenggaraan jasa konstruksi, (ii) dukungan pengelolaan
        Material Peralatan Konstruksi (MPK) dan usaha untuk mendorong penggunaan produk dalam
        negeri, (iii) penguatan pelaku usaha menengah dan kecil di sektor konstruksi, (iv)
        penyederhanaan perizinan berusaha, dan (v) pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi,
        termasuk untuk proyek padat karya.


                                                                                                        3-9
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 62
        Salah satu aspek krusial yang perlu diperhatikan dalam menyelenggarakan pembangunan
        infrastruktur yang berkualitas adalah kesiapan rantai pasok MPK. Pemerintah Pusat melalui
        Kementerian PUPR telah menerbitkan beberapa kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan
        pemanfaatan MPK dalam negeri dengan tetap menjamin mutu dan kualitas produk/jasa
        konstruksi yang dihasilkan. Sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi
        dan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksana UU Nomor 2
        Tahun 2017 diamanatkan bahwa Pemerintah Pusat bertanggung jawab atas meningkatnya
        kualitas penggunaan material dan peralatan konstruksi serta teknologi konstruksi dalam negeri
        dan mengutamakan serta mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri/lokal.

        Mengusung peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Maju
        2045, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus kebijakan pemerintah di tahun 2023
        mendatang. Ada dua prioritas pemerintah yang berkaitan dengan infrastruktur di 2023.
        Pertama, mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Kedua,
        mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
        Untuk kawasan inti pusat pemerintahan, ini menjadi domain pemerintah yang dibangun melalui
        APBN. Tetapi untuk kawasan-kawasan penyangganya, itu yang ditawarkan kepada investor
        atau kepada pihak lain untuk ikut membangun IKN.

        Pada 2023, Kementerian PUPR memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp125,18 triliun.
        Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan pagu anggaran tahun 2022 sejumlah Rp116,37
        triliun. Kendati demikian, Kementerian PUPR menyatakan dalam pelaksanaan program belanja
        infrastruktur tahun anggaran 2023, Kementerian PUPR akan fokus pada penyelesaian
        pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan, khususnya Proyek Strategis Nasional (PSN) yang
        ditargetkan dapat rampung pada semester I Tahun 2024 atau sebelum periode Pemerintahan
        Kabinet   Indonesia   Maju   berakhir.   Kementerian    PUPR     menargetkan    penyelesaian
        pembangunan infrastruktur prioritas dan infrastruktur dasar atau konektivitas pada tahun 2023,
        atau paling lambat pada semester I tahun 2024. Selain itu, Kementerian PUPR juga akan
        membangun infrastruktur pada empat bidang utama yaitu sumber daya air, jalan dan jembatan,
        permukiman, serta perumahan. Pada bidang sumber daya air, salah satu yang vital adalah
        pembangunan bendungan yang akan menopang kebutuhan pertanian dan ketahanan pangan
        masyarakat.

        Di samping itu, Kementerian PUPR akan terus mengoptimalkan infrastruktur yang sudah
        terbangun melalui pendekatan Operasi, Pemeliharaan, Optimalisasi, dan Rehabilitasi (OPOR).
        Harapannya agar infrastruktur yang telah dibangun PUPR benar-benar bisa bermanfaat bagi
        masyarakat. Di samping pendekatan OPOR, pada 2023 Kementerian PUPR juga akan
        memfokuskan alokasi anggaran untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui program
        padat karya dengan alokasi anggaran sebesar Rp14,34 triliun untuk penyerapan tenaga kerja
        sebanyak 701 ribu orang, yang tersebar pada beberapa kegiatan padat karya, diantaranya di
        bidang sumber daya air, jalan dan jembatan, infrastruktur permukiman, dan perumahan.




                                                                                                         3-10
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 63
        Langkah ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja dalam skala besar serta membantu
        menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, Kementerian PUPR menyebutkan bahwa ke depan
        tantangan pembangunan infrastruktur akan semakin besar, khususnya kebutuhan pendanaan
        yang terus meningkat setiap tahunnya. Sebab itu, Basuki berharap dapat tercipta terobosan
        sumber-sumber pembiayaan baru. Penerbitan Sukuk Negara untuk pembiayaan infrastruktur
        serta pelibatan swasta dalam membangun infrastruktur dengan skema kerja sama antara
        pemerintah dan badan usaha (KPBU) adalah sebuah langkah awal yang baik. Kementrian
        PUPR terus mendorong pengembangan creative innovative financing melalui sinergitas
        dengan berbagai instrumen pendanaan lainnya agar pembangunan infrastruktur dapat
        berlangsung secara berkelanjutan.

        Kementerian PUPR telah menetapkan output dan outcome utama Rencana Strategis (Renstra)
        untuk tahun 2023. Sektor Sumber Daya Air (SDA), antara lain 76% penyediaan air baku untuk
        air bersih, 57,1 meter kubik/kapita/tahun kapasitas tampung per kapita, 27 unit bendungan, 470
        unit pembangunan embung, 120.000 hektar pembangunan daerah irigasi, 512.500 hektar
        rehabilitasi jaringan irigasi, 14,9 meter kubik/detik ketersediaan air baku dan 485,8 kilometer
        pengendali banjir dan pengaman pantai. Sektor Cipta Karya adalah 89,93% peningkatan
        pelayanan infrastruktur permukiman yang layak dan aman melalui pendekatan smart living.
        Akses air minum layak sebesar 97,9% termasuk 30% jaringan perpipaan, 86% akses sanitasi
        layak yang 15% termasuk aman, 2.974 hektar penanganan permukiman kumuh, 92,21%
        hunian dengan akses sampah terkelola baik di perkotaan, 1.118 unit pembangunan dan
        rehabilitasi sarana prasarana pendidikan, olahraga dan pasar. Untuk Sektor Perumahan
        ditargetkan 58,71% pemenuhan kebutuhan rumah layak huni, 15.900 unit rumah susun, 2.138
        unit rumah khusus, 177.925 unit rumah swadaya, 70.000 unit PSU perumahan. Selain itu, untuk
        target output dan outcome utama Sektor Bina Marga adalah 2,08 jam/100 kilometer waktu
        tempuh di lintas utama pulau, 646,8 kilometer pembangunan jalan tol, 672 kilometer
        pembangunan jalan baru, 5.038 meter pembangunan jembatan, serta 7.070 meter
        pembangunan fly over/underpass.

        Alokasi anggaran Renstra PUPR 2023, antara lain pembangunan bendungan dianggarkan
        sebesar Rp20,4 triliun, ketersediaan air baku Rp4.9 triliun, pembangunan daerah irigasi Rp13.1
        triliun, rehabilitasi jaringan irigasi Rp20.2 triliun, infrastruktur pengendali banjir dan pengaman
        pantai Rp14.09 trilliun, jalan tol Rp5.9 triliun, jalan baru Rp10.1 triliun, jembatan Rp4.2 triliun,
        serta flyover/underpass Rp4.08 triliun. Sementara itu, untuk sektor Perumahan dan
        Permukiman, Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dialokasikan sebesar
        Rp2.6 triliun, pengelolaan air limbah Rp3.8 triliun, penanganan persampahan Rp2.9 triliun,
        serta penanganan kawasan kumuh Rp3.5 triliun, Pengembangan Sarana Pendidikan,
        Olahraga dan Pasar (PSPOP) dialokasikan sebesar Rp3.3 triliun, Rumah Susun Rp5.08 triliun,
        rumah khusus Rp498.1 miliar, rumah swadaya Rp7.0 triliun dan Prasarana, Sarana dan Utilitas
        (PSU) Perumahan Rp 980 miliar.




                                                                                                               3-11
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 64
                       Gambar 3-6: Anggaran Pembangunan Infrastruktur




                                               Sumber: Databoks


        Terdapat 249 kawasan prioritas yang terkait infrastruktur PUPR dalam RPJMN 2020-2024
        dimana BPIW telah menyusun super prioritisasi menjadi 91 kawasan. Menurutnya, ada tiga
        aspek utama yang digunakan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW)
        Kementerian PUPR untuk memilih kawasan-kawasan yang diprioritaskan mendapat dukungan
        infrastruktur PUPR. Aspek pertama adalah fokus kawasan. Pada aspek ini BPIW fokus pada
        dukungan infrastruktur PUPR pada kawasan-kawasan dalam rangka menuntaskan program
        RPJMN dan kawasan yang dipilih berada di koridor pertumbuhan atau pemerataan. Aspek
        kedua adalah aspek ekonomi dan kesejahteraan. Kriteria tersebut terdiri dari pertumbuhan
        sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Berikutnya adalah aspek dukungan daerah yakni
        berupa indeks kapasitas fiskal daerah. Dengan menggunakan permodelan tersebut,
        diharapkan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang optimal bagi
        masyarakat.

        Sektor konstruksi diproyeksikan dapat menyerap sampai dengan 8,7 juta tenaga kerja pada
        tahun 2023. Selain itu, sektor konstruksi juga berperan aktif dalam penyerapan tenaga kerja.
        Rata-rata tren pertumbuhan tenaga kerja sektor konstruksi dari tahun 2017-2019 dan 2021
        ialah sebesar 2,83%, sehingga diproyeksikan pada tahun 2022 sektor konstruksi dapat
        menyerap sebanyak 8.528.463 juta tenaga kerja dan 8.769.798 tenaga kerja pada tahun 2023.


3.2.3   Industri Semen

        Kementerian Perindustrian mendorong penguatan industri semen di dalam negeri, di antaranya
        melalui upaya penerapan kebijakan moratorium atau pengaturan investasi baru. Langkah
        strategis ini dalam rangka memperhatikan kondisi kelebihan kapasitas (overcapacity) di industri
        semen nasional. Kondisi overcapacity industri semen terjadi hampir di seluruh wilayah, kecuali
        Bali-Nusa Tenggara dan Maluku-Papua. Persentase overcapacity terbesar terjadi di Pulau
        Jawa, yaitu lebih dari 55,4 persen. Produksi semen pada semester I tahun 2023 sebesar 29,3




                                                                                                          3-12
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 65
        juta ton, dengan kebutuhan semen nasional mencapai 28 juta ton. Sedangkan, produksi semen
        sepanjang tahun 2022 lebih dari 64 juta ton, dengan kebutuhan sekitar 63 juta ton.

        Saat ini, industri semen nasional terdiri dari 15 perusahaan semen terintegrasi yang tersebar
        mulai dari Aceh hingga Papua, dengan total kapasitas terpasang sebesar 116 juta ton per
        tahun. Industri semen masih mengalami overcapacity sebesar 51,8 juta ton atau sebesar 45
        persen. Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh industri semen untuk mengatasi
        kondisi overcapacity saat ini adalah melalui peningkatan ekspor. Total ekspor semen
        dan clinker pada semester I 2023 mengalami peningkatan sebesar 11,57 persen dibanding
        periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan di
        pasar luar negeri. Di samping itu, kenaikan harga batubara internasional yang terjadi sejak
        Desember tahun 2020, memberikan efek yang signifikan bagi industri semen. Tidak hanya
        mengakibatkan terjadinya kenaikan biaya produksi, namun juga menghambat pasokan
        batubara di industri semen. Batubara bagi industri semen merupakan bahan baku dan bahan
        bakar utama yang memiliki persentase hingga 40 persen dalam struktur biaya produksi. Guna
        mengatasi dan mengantisipasi kenaikan harga batubara yang melonjak tinggi, pemerintah
        sedang menyusun regulasi terkait Badan Layanan Umum (BLU) batubara.

        Industri semen memiliki peluang untuk bertumbuh pada tahun 2023 meski masih dibayangi
        oleh sentimen kelebihan pasokan produksi. Kelebihan pasokan produksi tersebut menimbulkan
        moratorium investasibaru pada industry semen. Aturan baru tersebut dimaksudkan untuk
        memperkuat sektor lokal dalam menghadapi tingkat pemanfaatan yang hanya sebesar 53%.
        Kebijakan moratorium dan/atau pengaturan investasi baru telah diterapkan pada proyek pabrik
        semen baru. Sebaliknya, perusahaan diminta untuk fokus pada wilayah Papua, Papua Barat,
        Maluku dan Maluku Utara, dimana permintaan semen lebih tinggi dibandingkan dengan
        kemampuan produksi lokal. Ignatius Warsito, Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan
        Tekstil Kementerian Perindustrian, mengatakan aturan baru tersebut akan ditinjau kembali
        setelah tingkat utilisasi kapasitas mencapai 85%.

        Langkah-langkah lain yang juga sedang dipertimbangkan pemerintah adalah dengan
        meningkatkan ekspor semen, mengubah peraturan terkait Badan Layanan Umum (BLU)
        batubara, dan meningkatkan transportasi darat. Pada poin terakhir tersebut, pihak berwenang
        dan produsen semen sedang mempertimbangkan bagaimana biaya logistik dapat menghindari
        kenaikan dalam menghadapi kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) yang akan
        datang. Proposal yang diajukan oleh sektor ini mencakup penerapan kebijakan multi-poros
        untuk truk dan peningkatan kualitas jalan tertentu untuk memungkinkan kendaraan
        berkapasitas lebih tinggi.

        Seperti yang ditunjukkan oleh salah satu bidang fokus pemerintah, batu bara, harga bahan
        bakar telah menjadi beban bagi sektor semen dalam beberapa tahun terakhir. Warsito
        mencatat, harga batu bara internasional mulai naik pada akhir tahun 2020. Hal ini kemungkinan
        besar disebabkan oleh kekacauan logistik yang disebabkan oleh pandemi virus corona
        terhadap perekonomian global. Harga batu bara yang lebih tinggi menimbulkan dampak

                                                                                                        3-13
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 66
        “signifikan” terhadap industri semen baik melalui kenaikan biaya produksi maupun pembatasan
        pasokan. Ironisnya, Indonesia adalah salah satu produsen batu bara terkemuka di dunia.
        Donny Arsal, pimpinan Semen Indonesia, mengatakan kepada pemerintah pada tahun 2022
        bahwa perang di Ukraina telah menarik perusahaan batubara lokal untuk mengekspor lebih
        banyak batubara karena kenaikan harga internasional. Saat ini pendekatan ke pemerintah
        untuk menggunakan subsidi Domestic Market Obligation (DMO) lokal agar dapat memberikan
        pelayanan yang lebih baik kepada sektor semen dengan memberikan lebih banyak batu bara
        dengan harga tetap.

       Diharapkan pada tahun 2023, DMO (batubara) harus tetap jalan agar industri semen stoknya
       tetap terjaga baik sehingga supply pasok semen bisa lancar. Terkait pentingnya ekspor semen
       tersebut, Peneliti dari Center of Economic and Law Studies (Celios), menyatakan bahwa
       dengan adanya ekspor, utilisasi akan meningkat. Dari kapasitas produksi sebesar 59,1% hanya
       untuk dalam negeri menjadi 69,62% dengan ekspor. Maka untuk meningkatkan utilisasinya
       dapat dilakukan dengan meningkatkan penjualan ekspor. Dengan melakukan ekspor (semen
       dan klinker) menggunakan mata uang asing seperti USD dapat menambah angka pendapatan
       karena kurs USD sedang menguat. Ekspor tujuannya lebih kepada pemanfaatan produk
       oversupply karena jumlah permintaan dalam negeri tidak sebanding dengan jumlah produk
       yang dihasilkan. Selain memperluas pasar ekspor, opsi lain adalah melakukan inovasi agar
       dapat menghasilkan produk turunan yang memenuhi kebutuhan pasar dan memiliki nilai
       tambah lebih baik. Sementara pemerintah dapat membantu dengan menggiatkan investasi
       pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa dengan semen domestik.


                        Gambar 3-7: Permintaan dan Kapasitas Semen Indonesia




                                            Sumber: Global Cement



        Kelebihan kapasitas telah menjadi ciri yang berulang di pasar semen Indonesia setidaknya
        sejak tahun 1990an seiring dengan pertumbuhan permintaan dan kapasitas yang kadang-
        kadang tidak seimbang. Tingkat pemanfaatan kapasitas mencapai 90% pada awal tahun
        1990an dan turun menjadi 50% pada akhir dekade tersebut karena krisis keuangan Asia. Baru-
        baru ini Holcim meninggalkan pasar pada tahun 2019 ketika menjual bisnisnya ke PT Semen

                                                                                                      3-14
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 67
        Indonesia (Persero) Tbk. Perusahaan milik negara tersebut mengkonsolidasikan lebih dari
        separuh kapasitas produksi semen negara saat itu. Berdasarkan data kuartal I 2023, PT Semen
        Indonesia memiliki pangsa pasar 51% dan pangsa kapasitas produksi 46%. Sekitar 92%
        permintaan lokal dipenuhi dari empat dari 14 produsen di negara tersebut, diantaranya yaitu:
        Semen Indonesia; Indocement; Conch; dan Merah Putih.

        Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh surat kabar Jakarta Post menunjukkan bahwa
        setelah paruh pertama tahun 2023 yang buruk, permintaan semen diperkirakan akan pulih dan
        menciptakan pertumbuhan tahunan yang moderat pada akhir tahun. Alasan utama dari
        perkiraan ini adalah peningkatan belanja infrastruktur pemerintah, pembangunan ibu kota baru
        di Nusantara, dan antisipasi stabilitas harga. Proyek kota baru, misalnya, diperkirakan
        membutuhkan 1,6 juta ton semen pada periode 2022-2024. Tentu saja ada banyak faktor risiko
        seperti perlambatan ekonomi global, masalah keuangan di beberapa perusahaan konstruksi
        milik pemerintah seperti Waskita Karya, dan kapasitas baru. Pabrik baru berkapasitas 8 juta
        ton/tahun yang dimiliki oleh perusahaan lokal Kobexindo dan Honshi Cement yang berbasis di
        Tiongkok, misalnya, dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun 2023 di Kalimantan
        Timur. Meskipun pemerintah mengatakan bahwa unit baru tersebut akan mengekspor 90%
        produksinya, hal ini akan memberikan tekanan pada pabrik lain yang sudah ada dengan
        harapan dapat meningkatkan ekspor.

        Disisi lain, konsolidasi dari sejumlah perusahaan semen dan meningkatnya permintaan semen
        untuk pembangunan infrastruktur menjadi pemacu bagi industri ini untuk bertumbuh. Selain itu,
        transisi energi turut menyumbang sentimen positif terhadap pertumbuhan tersebut. Dua
        perusahaan semen raksasa domestik, yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT
        Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, menunjukkan kinerja positif sejak awal tahun 2023. Pada
        triwulan I-2023, Semen Indonesia membukukan laba bersih Rp 562 miliar atau tumbuh 11
        persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Adapun Indocement membukukan laba
        bersih Rp 371,4 miliar atau tumbuh 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun
        sebelumnya.

        Diproyeksikan penjualan semen pada tahun ini dapat bertumbuh meski tidak terlalu signifikan.
        Pertumbuhan itu diproyeksikan antara 0 persen dan 5 persen dibandingkan tahun lalu yang
        justru minus 3 persen. Perusahaan semen memiliki prospek untuk bertumbuh pada tahun 2023.
        Namun, secara umum, masih akan tetap oversupply (kelebihan pasokan). Ini terjadi karena
        banyak pemain baru setelah sektor properti mulai booming pada tahun 2010 sampai 2014
        sehingga membuat kompetisi kian meningkat dan pabrik-pabrik semen baru pun bermunculan.

        Kelebihan pasokan semen tersebut tampak dari ketimpangan antara jumlah produksi dan
        kebutuhan semen dalam negeri. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, produksi semen
        pada tahun 2022 telah mencapai 116,8 ton, sedangkan permintaan domestik hanya 63 ton.
        Dengan demikian, tingkat utilitas (utilization rate) produksi semen dalam negeri mencapai 54
        persen. Upaya konsolidasi dari perusahaan-perusahaan semen dinilai cukup meredam iklim
        kompetisi dalam industri semen. Pada tahun 2022, Semen Indonesia melakukan akuisisi

                                                                                                        3-15
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 68
        dengan menerima pengalihan 7,5 miliar lembar saham seri B atau setara 75 persen porsi
        kepemilikan PT Semen Baturaja Tbk. Di sisi lain, pada tahun yang sama, Indocement juga
        melakukan kontrak sewa guna usaha untuk menyewa aset (operating lease) dari PT Semen
        Bosowa Maros selama 3 tahun hingga 5 tahun. Jika diakumulasikan, kedua aksi akuisisi oleh
        dua perusahaan semen raksasa tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 69 persen atau
        meningkat 6 persen dibandingkan sebelumnya.

        Pemacu pertumbuhan pada industri semen juga datang dari permintaan sektor infrastruktur
        dan konstruksi. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan terhadap semen curah (bulk)
        meningkat hingga 27 persen pada tahun 2022. Adapun permintaan terhadap semen zak (bag),
        kata Emma, stagnan antara 70 dan 80 persen, bahkan turun hingga 73 persen pada tahun
        2022. Tahun ini pemerintah telah menaikkan anggaran pembangunan infrastruktur menjadi Rp
        392 triliun dari tahun 2022 sebesar Rp 365,8 triliun. Anggaran itu akan difokuskan untuk
        pelayanan dasar, seperti pembangunan rumah, sekolah, penyediaan air minum, dan
        pembangunan jalan. Hingga April 2023, realisasi belanja infrastruktur baru mencapai Rp 59,7
        triliun atau setara 15,2 persen total anggaran 2023. Realisasi belanja infrastruktur perlu
        dipercepat untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, baik dalam jangka pendek
        maupun jangka panjang. Dengan akselerasi pembangunan infrastruktur, tingkat permintaan
        semen juga akan mengalami kenaikan.



3.3     ANALISIS OPERASIONAL DAN PROSPEK PERUSAHAAN

3.3.1   Kegiatan Usaha Perseroan

        Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perseroan adalah
        menjalankan usaha dalam bidang industri semen, termasuk kegiatan produksi, menambang
        dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam industri semen atau industri lainnya,
        perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen serta pemberian jasa
        untuk industri semen dan/atau industri lainnya.

        Perseroan memiliki pabrik semen dan Entitas Anak (“Group”) yang tersebar di beberapa
        wilayah yaitu di Gresik dan Tuban di Jawa Timur, Rembang dan Cilacap di Jawa Tengah,
        Narogong di Jawa Barat, Indarung di Sumatera Barat, Lhoknga di Aceh, Pangkep di Sulawesi
        Selatan, Quang Ninh di Vietnam, Baturaja, Palembang dan Panjang di Lampung.


3.3.2   Segemen Usaha dan Operasioanl Perseroan

        Perseroan memiliki 4 (empat) segmen usaha pembentuk pendapatan usaha yang terdiri dari
        semen kantong, produk beton, produk agregat dan turunan semen dan jasa dan lainnya.


3.3.2.1 Semen Kantong

        Perubahan struktural pada pengeluaran masyarakat, diikuti lemahnya daya beli, menyebabkan
        pertumbuhan permintaan semen kantong melamban. Menurut Asosiasi Semen Indonesia

                                                                                                      3-16
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 69
        (ASI), konsumsi semen nasional di tahun 2022 mencapai 63,02 juta ton, turun 4,8%
        dibandingkan tahun 2021. Konsumsi semen kantong mencapai 50,22 juta ton, 9% di bawah
        pencapaian 2021. Perseroan memproduksi semen kantong yang terdiri dari:

        Semen Serbaguna. Produk dari semen serbaguna adalah semen PCC. Semen ini memiliki
        kelebihan seperti daya rekat yang lebih baik, lebih mudah dikerjakan, suhu beton lebih rendah
        sehingga tidak mudah retak dan hasil akhir kuat dan permukaan lebih halus.

        Semen Aplikasi Khusus. Produk dari semen ini adalah dynamix extra power dan dynamix
        mansory. Dynamix extra power memiliki kelebihan diantaranya lebih mudah dikerjakan, lebih
        kedap air, Suhu beton lebih rendah sehingga tidak mudah retak dan Hasil beton lebih kuat
        tanpa aditif tambahan.

        Sedankan dynamix mansory memiliki kegunaan sebagai Semen khusus untuk aplikasi non
        struktural seperti pasangan bata dan keramik, plesteran, acian, profil dan sudut.


3.3.2.2 Semen Curah

        Pada tahun 2022, permintaan semen curah mencatatkan pertumbuhan yang positif.
        Pertumbuhan ini ditopang oleh proyek-proyek infrastruktur strategis pemerintah mulai dari
        Mass Rapid Transit (MRT) Tahap III di wilayah Jabodetabek, jalan tol sepanjang ribuan
        kilometer di pulau-pulau besar, serta berbagai fasilitas konektivitas dasar seperti bandara dan
        pelabuhan yang mendorong permintaan semen curah pada tahun 2022. Beberapa produk dari
        semen curah adalah:

        EzPro. EzPro memiliki kelebihan seperti mudah dikerjakan dan memiliki daya rekat tinggi, hal
        ini dapat mempermudah proses pengerjaan sebuah konstruksi dengan hasil akhir beton yang
        kuat serta permukaan lebih halus. EzPro memiliki kegunaan seperti stabilitas tanah, konstruksi
        beton umum, perumahaan dan saluran irigasi.

        PwrPro. PwrPro diproduksi dengan formula yang ramah lingkungan untuk mencapai performa
        kuat tekan awal lebih cepat sehingga dapat mendukung produktivitas konstruksi dengan mutu
        terjaga. PwrPro telah memperoleh predikat sebagai Green Product dengan rating Gold dari
        Green Product Council Indonesia. PwrPro memiliki kegunaan antara lain beton cor dan
        pracetak mutu sedang atau tinggi, paving, batako, genteng beton dan industri drymix mortar.

        UltraPro. UltraPro memadukan kemudahan pengerjaan dan hasil akhir dengan kekuatan
        maksimal sehingga cocok untuk konstruksi kokoh yang membutuhkan kuat tekan awal dan
        akhir yang tinggi. UltraPro memiliki kegunaan seperti beton cor dan pracetak mutu tinggi,
        industri drymix mortar struktural dan landasan pacu pesawat terbang.

        SprintPro. SprintPro menawarkan kecepatan terbaik dalam mencapai kuat tekan awal dengan
        panas hidrasi yang tetap terjaga. SprintPro memiliki kegunaan anatara lain beton pre-stress,
        seperti box grider, industri bata ringan dan industri fiber cement board.




                                                                                                          3-17
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 70
        DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR. DuPro+ SBC, LH, HSR &
        MSR DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR menghasilkan beton dengan panas hidrasi rendah dan
        ketahanan optimal terhadap sulfat serta klorida. DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR DuPro+ SBC,
        LH, HSR & MSR memilik kegunaan seperti konstruksi di perairan laut, power plant, smelter,
        saluran air limbah dan tunne.

        SuperTermo. SuperTermo diproduksi dengan spesifikasi API 10A yang dapat memberikan
        respon yang baik terhadap ligno-sulfonate retardes dan memiliki waktu pengentalan yang
        sesuai dengan aplikasi well cementing. SuperTermo memiliki kegunaan seperti tambang
        minyak dan gas, pembangkit listrik tenaga panas bumi, dapat digunakan untuk spesifikasi
        desain class g hsr dan dapat di kombinasikan dengan silica untuk strength retrogeration.

        MAxStrength. Max Strength Cement merupakan semen portland slag yang diformulasikan
        khusus bagi industri ready mix dan precast untuk kebutuhan pembangunan mega proyek
        seperti High Rise Building, fly over, terowongan bawah tanah, sesuai dengan kebutuhan
        bangunan masyarakat modern saat ini. Produk ini memiliki kegunaan untu konstruksi umum
        seperti jalan beton dan bangunan gedung dan konstruksi dengan persyaratan ketahanan sulfat
        tinggi dan panas hidrasi rendah, seperti jembatan terpapar air laut, dermaga, power plant,
        fasilitas pengolahan limbah.


3.3.2.3 Produk Beton

        Beberapa produk dari Produk Beton yang dihasilkan Perseroan adalah:

        MiniMix. MiniMix adalah armada truk pengantar beton inovatif berukuran sepertiga truk
        pengantar beton biasa sehingga mampu melalui jalanan yang lebih sempit dan dapat
        memenuhi permintaan konsumsi beton dalam volume yang lebih kecil. Cocok untuk rumah
        maupun toko, konstruksi penuh maupun renovasi. Produk ini dapat digunakan pada jalan desa,
        atap, kanopi, tangga, dan lantai beton dan dinding beton.

        SpeedCrete. SpeedCrete, solusi inovatif beton teraplikasi yang dapat kering dalam hitungan
        jam. SpeedCrete terbukti efektif mengurangi kemacetan yang biasa ditimbulkan oleh perbaikan
        jalan di area berlalu-lintas ramai. Produk ini dapat digunakan pada pelabuhan, busway, jalan
        arteri dan jalan tol

        PakCrete. PakCrete adalah solusi beton instan yang datang dalam kemasan khusus, terdiri
        dari agregat, semen, zat aditif khusus, tanpa air. Kualitas PakCrete sama dengan beton siap
        pakai yang ada di perkotaan, diproduksi dengan menggunakan proses pengadukan yang sama
        dengan command batch dan proses command QC yang sama namun dalam volume lebih kecil.
        PakCrete dapat diproduksi dengan spesifikasi tertentu sesuai dengan kebutuhan proyek.
        PakCrete telah memperoleh sertifikasi TKDN dari Kementerian Perindustrian Republik
        Indonesia. Produk ini dapat digunakan untuk kebutuhan beton proyek yang ada di area
        terpencil sesuai spesifikasi proyek yang dibutuhkan.



                                                                                                       3-18
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 71
        ThruCrete. ThruCrete adalah solusi beton teraplikasi yang berdaya serap tinggi, secara cepat
        mampu memindahkan air hujan dari jalanan, permukaan lahan parkir, garasi maupun trotoar
        kedalam tanah atau bak penampungan. Sebagai wujud teknologi muktahir, ThruCrete juga bisa
        mendukung program KDH 30% Zero Run off. Dengan performa melebihi standar yang telah
        ditentukan bagi permukaan beton berpori, ThruCrete merupakan sebuah solusi berkelanjutan
        yang menggabungkan daya tahan beton dengan teknologi serapan air terkini. Produk ini dapat
        digunakan pada bahu bandara dan lajur taksi, trek jogging dan taman, area pejalan kaki dan
        trotoar

        MassCrete. MassCrete adalah solusi total untuk pengecoran masal, menggabungkan beton
        berperforma tinggi dengan layanan bernilai tambah. Setiap adukan beton MassCrete memiliki
        temperatur puncak yang rendah guna mengurangi retak termal. Manajemen pengecoran
        kontinu juga diberikan guna menghindari persoalan sambungan dingin selama proses
        pengecoran, termasuk manajemen on-site dan pengawasan pasokan bahan bangunan.
        Produk ini dapat digunakan pada Kolom berukuran besar dan pondasi rakit.

        ApexCrete. ApexCrete adalah solusi beton teraplikasi untuk menjawab tantangan dalam
        pembangunan lantai gudang atau berbagai fasilitas industri. ApexCrete diformulasikan oleh
        ahli-ahli kami yang berpengalaman, dengan menggunakan bahan serta peralatan berkualitas
        tinggi, teknologi laser screed serta 3D profiler yang menjadi solusi terpadu bagi konstruksi lantai
        industrial. Produk ini cocok untuk area konstruksi berukuran besar, biaya perawatan rendah,
        Lantai super rata, angka FF/Fl tinggi dan lantai tanpa sambungan.

        OptimaCrete. Adukan OptimaCrete diformulasikan untuk memberi kekuatan serta daya tahan
        yang dibutuhkan oleh struktur dan lingkungan proyek-proyek gedung bertingkat. OptimaCrete
        memiliki kuat tekan minimal 60Mpa, dan turut berkontribusi dalam pengurangan ukuran
        komponen struktural serta penggunaan bahan bangunan. Produk ini dapat digunakan pada
        infrastruktur: kolom jembatan, dan balok bentang lebar dan gedung bertingkat: dinding geser
        dan kolom.

        ComfiPlas. ComfilPlas adalah solusi beton teraplikasi dengan material ringan yang berfungsi
        sebagai lapisan pondasi bawah struktur jalan atau sebagai lapisan pondasi oprit jembatan.
        Produk ini dapat digunakan pada Kolom berukuran besar dan pondasi rakit. ComfilPlas
        memiliki konsistensi yang baik sehingga mudah diaplikasikan. Produk ini dapat digunakan pada
        Jalan Raya, Jalan Tol dan Oprit Jembatan.

        DekoCrete. DekoCrete adalah koleksi beton teraplikasi dekoratif berwarna yang inovatif, cocok
        untuk lantai internal dan eksternal. DekoCrete hadir dengan berbagai pilihan warna dan pola
        berkualitas tinggi. Campurannya dirancang untuk memenuhi standar persyaratan berestetika
        tinggi yang seluruhnya tahan lama dan mengurangi penggunaan cat. DekoCrete dapat
        digunakan bersama ThruCrete untuk meningkatkan fungsi penyerapan air pada trotoar beton.
        DekoCrete juga dapat dibentuk untuk menyerupai permukaan lantai granit, keramik serta batu
        alam. Tekstur alaminya membuatnya anti slip bagi para pejalan kaki. Dengan perawatan yang


                                                                                                              3-19
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 72
        tepat, DekoCrete akan tampil seindah hari mereka dipasang, tahun demi tahun. Produk ini
        dapat digunakan pada area parkir, taman, jalan dan area pejalan kaki dan trotoar.

        EzyfloCrete. EzyfloCrete adalah solusi berupa beton yang mudah mengalir tanpa segregasi
        sehingga dapat dituang secara mudah ke dalam bekisting dan menutup tulangan dengan
        sempurna. Aplikasi EzyfloCrete memastikan penghematan anggaran berkat pengecoran yang
        lebih cepat dengan vibrasi dan tenaga kerja yang lebih sedikit untuk menghasilkan permukaan
        yang lebih halus, akurat secara geometris, serta tahan lebih lama. Produk ini dapat digunakan
        pada Screed, Elemen Precast, Struktur Horizontal dan Vertikal, Elemen dengan Bentuk Unik
        dan Pondasi.

        MarineCrete. MarineCrete didesain dengan kepadatan tinggi serta bahan-bahan khusus yang
        dapat mengurangi korosi pada pembesian di lingkungan berklorida tinggi. Berkat sifat- sifatnya
        ini, MarineCrete dapat mengurangi muai dan susut beton. MarineCrete tahan terhadap klorida,
        memiliki rasio air terhadap semen yang rendah, dan dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi.
        Produk ini dapat digunakan pada Pelabuhan, Dermaga, Pembangkit Tenaga Listrik dan Proyek
        Minyak dan Gas.

        StilCrete. StilCrete adalah solusi untuk permasalahan yang muncul pada pekerjaan struktur
        beton di wilayah dengan kandungan Sulfat & Klorida tinggi yang mengakibatkan terjadinya
        kerusakan pada struktur beton dan korosif pada tulangan beton. Hal ini disebabkan karena
        performa beton tidak mampu menahan dan melindungi tulangan dan beton itu sendiri. Produk
        ini dapat digunakan pada Pelabuhan, Dermaga, PLTU dan Jalan di daerah banjir rob.



3.3.2.4 Produk Agregat dan Turunan Semen

        Beberapa produk dari Produk Agregat dan Turunan Semen yang dihasilkan Perseroan adalah:

       Mortar Indonesia. Merupakan semen instan serbaguna yang dapat digunakan langsung untuk
       merekatkan berbagai bahan bangunan dalam proses konstruksi. Mortar Indonesia diproduksi
       dalam berbagai formulasi untuk diaplikasikan sebagai perekat khusus, seperti untuk aplikasi
       bata ringan, bata & plester, acian plester & beton, keramik dan granit. Dengan komposisi
       campuran semen, pasir, dan bahan pilihan yang tercampur secara homogeny sehingga hasil
       aplikasi lebih maksimal dan berkualitas. Produk ini dapat digunakan pada Gedung perkantoran
       & komersial, Perumahan, Taman, Plester dinding dan Perekat bahan bangunan.

       Agregat. Agregat adalah sekumpulan butir-butir batu pecah, kerikil, pasir, atau mineral lainnya
       baik berupa hasil alam maupun buatan. Agregat diproses melalui tiga tahap penghancuran,
       hingga pelanggan dapat menentukan sendiri gradasi, indeks serbuk serta tingkat kehilangan
       saat pencucian (washing loss). Produk ini dapat digunakan pada Pengadukan aspal,
       Pengadukan beton readymix, Pengadukan beton pracetak, Penahan ombak, Pembangunan
       jalan, Pembangunan rel kereta api dan Dinding penahan beban.




                                                                                                         3-20
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 73
        Expose Concrete. 3D concrete tile bernilai seni dan fungsional dengan penggunaan bahan
        yang tidak biasa, serta bentuk atau kombinasi warna yang belum ada sebelumnya. Expose
        Concrete adalah solusi sempurna untuk menghadirkan sentuhan kesegaran dan orisinalitas
        pada dekorasi dinding dan lantai. Produk ini Cocok untuk dekorasi eksterior maupun interior
        dinding dan lantai.

        Precast. Pengembangan produk Beton Precast/ Prestressed dengan segala bentuk variannya,
        seperti canal U, balok girder, square pile, spun pile, bantalan kereta, dan lain-lain. Produk ini
        dapat digunakan pada Box Culvert, Sheet Pile, Slab, Girder, Tiang Pancang dan Produk
        Precast Custom lainnya.

        Ground Granulated Blast Furnace Slag. Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS)
        adalah produk ramah lingkungan (green product) digunakan untuk membangun concrete yang
        kokoh dan tahan lama setelah dikombinasikan dengan Ordinary Portland Cemen (OPC) dan
        atau material pozolan. Keunggulan lainnya antara lain membuat beton dan mortar lebih stabil
        secara kimia, menambah kuat tekan, permukaaan akhir yang baik serta warna yang lebih
        terang. Sangat cocok digunakan untuk proyek infrastruktur seperti pelabuhan, jembatan, jalan
        dan gedung bertingkat. Produk ini dapat digunakan sebagai Agregat pengganti pasir dan
        Pengganti semen.



3.3.2.5 Jasa dan Lainnya

        Beberapa Jasa dan Lainnya yang dihasilkan Perseroan adalah Produksi kantong,
        Perdagangan bahan bangunan, Jasa Angkutan dan Bongkar Muat, Kawasan Industri,
        Perdagangan Internasional, Jasa penambangan, Teknologi Informasi, Pengembang Properti
        dan Pengelolaan Limbah Industri (Nathabumi).


3.3.3   Pemasaran Perseroan
        Perseroan menargetkan untuk memaksimalkan penggunaan teknologi informasi untuk
        meluncurkan, memperluas jangkauan pemasaran, dan membangun hubungan pelanggan
        dengan barang dan jasanya melalui kampanye pemasaran digital. Dengan memanfaatkan
        platform SobatBangun, AksesToko, dan Online Official Store, Perseroan memungkinkan
        konsumen untuk mengakses produk dan layanan Perseroan dengan mudah, kapan pun dan di
        mana pun mereka mau. Dari sisi pemasaran, Perseroan telah merumuskan strategi yang
        dipandang sesuai dan efektif dalam menghadapi kompetisi di industri sebagai berikut:

        Sobat Bangun. Melalui SobatBangun, Perseroan memberikan solusi satu atap untuk
        pembangunan atau renovasi rumah, termasuk arsitek, tukang bangunan, pemasok bahan, dan
        opsi   pembiayaan.    SobatBangun      juga   mengusulkan     gagasan    “Rumah     2.0”,   yang
        memungkinkan perluasan ruang di masa depan dengan memanfaatkan bahan bangunan
        berkualitas tinggi, tahan lama, dan ramah lingkungan. Itu juga dirancang untuk lebih hemat
        energi, baik dengan menggunakan sumber energi alternatif atau dengan memanfaatkan tata


                                                                                                            3-21
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 74
        letak rumah yang memaksimalkan cahaya alami dan aliran udara sambil meminimalkan
        penggunaan energi.

        AksesToko. Distributor dan toko retail dapat mengakses dan memesan semua item SIG,
        memperbarui alamat pengiriman, membayar menggunakan berbagai pilihan pembayaran, dan
        mendapatkan dukungan fasilitas pembiayaan melalui platform online AksesToko yang
        merupakan inovasi digital dari Perseroan.

        Official Store SIG di Tokopedia. Dengan membuka Perseroan Official Store di marketplace
        Tokopedia, Perseroan memudahkan para konsumen untuk memenuhi kebutuhan bahan
        bangunan berkualitas tinggi. Keberadaan official store ini membantu merampingkan proses
        transaksi dengan mengurangi aktivitas pembelian langsung, terutama selama pandemi.



3.3.4   Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi

        Perseroan memiliki segmen pasar nasional dan internasional. Kondisi ini dapat dilihat pada
        ketersediaan pabrik semen terintegrasi, pabrik pengantongan, pabrik penggilingan dan
        Pelabuhan yang tersebar dalam negeri maupun luar negeri.

        Pabrik Pengantongan. Perseroan memiliki pabrik pengantongan yang tersebar di Indonesia
        yaitu Lhokseumawe, Malahayati, Belawan, Dumai, Batam, Teluk Bayur, Bengkulu, Palembang,
        Lampung, Ciwandan, Tanjung Priok, Banyuwangi, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan,
        Samarinda, Makassar, Mamuju, Palu, Biringkassi, Kendari, Bitung, Celukan Bawang Maluku
        Utara, Ambon dan Sorong.

        Pabrik Semen Terintegrasi. Perseroan memiliki pabrik semen terintegrasi dengan kapasitas
        yang berbeda dalam dan luar negeri baik yang dimiliki Perseroan maupun AP, yaitu Quang
        Ninh Plant – Vietnam dengan Kapasitas 2,3 Juta ton/tahun, Lhoknga Plant dengan Kapasitas
        1,8 Juta ton/tahun, Indarung Plant dengan Kapasitas 8 Juta ton/tahun, Narogong Plant dengan
        Kapasitas 6 Juta ton/tahun, Rembang Plant dengan Kapasitas 3 Juta ton/tahun, Cilacap Plant
        dengan Kapasitas 3,4 Juta ton/tahun, Tuban Plant milik Perseroan dengan Kapasitas 13,5 Juta
        ton/tahun dan milik AP (PT Solusi Bangun Indonesia Tbk) dengan Kapasitas 3,6 Juta ton/
        tahun, Pangkep Plant dengan Kapasitas 7,4 Juta ton/tahun dan Baturaja Plant dengan
        Kapasitas 3,9 Juta ton/tahun.

        Pabrik Penggilingan. Perseroan memiliki pabrik penggilingan yang juga tersebar di Indonesia
        maupun luar negeri yaitu Ho Chi Minh City, Kuala Indah, Dumai, Cigading, Ciwandan, Gresik,
        Palembang dan Panjang.

        Pelabuhan. Perseroan memiliki pabrik pelabuhan yang juga tersebar di Indonesia maupun luar
        negeri yaitu Thang Long Port, Lhoknga, Dumai, Teluk Bayur, Tuban, Gresik dan Biringkassi.




                                                                                                      3-22
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 75
                      Gambar 3-8: Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi




                                   Sumber: Laporan Tahunan 2022 Perseroan



3.3.5   Prospek Perseroan

        Dengan populasi lebih dari 275 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan bagi
        industri properti, konstruksi, dan bahan bangunan. Beragam survei menunjukkan adanya
        kebutuhan untuk pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur di Indonesia. Terdapat
        potensi besar bagi sektor lapangan usaha konstruksi dan real estat, yang dapat menggairahkan
        permintaan untuk bahan bangunan, termasuk semen. Pasca akuisisi PT Semen Baturaja Tbk,
        Perseroan memiliki pabrik semen terintegrasi di 9 lokasi dengan kapasitas 52,9 juta ton, pabrik
        pengemasan di 26 lokasi, 8 pabrik penggilingan semen, 7 pelabuhan, dan didukung oleh
        ratusan distributor di Indonesia dan Vietnam, serta puluhan ribu toko retail di Indonesia. SIG
        mengendalikan jaringan distribusi dan transportasi terluas di Indonesia untuk industri semen,
        sehingga mampu unggul dalam persaingan di industri semen Indonesia.

        Prospek industri semen di Indonesia masih menjanjikan, meskipun saat ini kondisi industri
        semen masih mengalami kelebihan pasokan. Konsumsi semen per kapita Indonesia saat ini
        masih di bawah rata-rata negara-negara Asia Tenggara yang berkisar di atas 300 kg. Hal
        tersebut menjadi salah satu indikator potensi pertumbuhan industri semen di masa depan.
        Permintaan semen juga diproyeksikan masih akan meningkat seiring dengan pertumbuhan
        jumlah penduduk Indonesia yang diestimasikan tumbuh sebesar 1% setiap tahunnya yang
        tentunya akan terus meningkatkan kebutuhan rumah tinggal.

        Permintaan semen di Indonesia masih didominasi oleh semen kantong yang saat ini
        menguasai sekitar 73% dari keseluruhan permintaan semen, sementara porsi curah tercatat
        sebesar 27%. Penggerak permintaan semen kantong utamanya berasal dari sektor properti
        ritel dan renovasi. Prospek sektor tersebut, khususnya rumah tapak, diperkirakan akan tetap
        solid. Hal ini terlihat dari pertumbuhan populasi Indonesia serta backlog perumahan yang masih
        tercatat tinggi di tahun 2022. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus
        berkomitmen dalam mengatasi backlog perumahan dengan menargetkan pembangunan unit
        rumah bersubsidi yang jumlahnya terus meningkat.


                                                                                                          3-23
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 76
        Permintaan semen curah terutama berasal dari proyek pembangunan infrastruktur pemerintah,
        proyek swasta dalam skala besar, serta pabrikan bahan bangunan berbahan dasar semen.
        Komitmen dalam meningkatkan kualitas iklim investasi Indonesia dan pemerataan
        pertumbuhan ekonomi kawasan tertinggal Indonesia, mendorong pemerintah untuk terus
        melakukan peningkatan kualitas infrastruktur. Hal ini salah satunya tercermin dari komitmen
        pemerintah menyelesaikan Proyek Strategis Nasional dan masih tingginya alokasi APBN untuk
        pembangunan infrastruktur.

        Selain itu, potensi pertumbuhan permintaan semen juga diharapkan berasal dari proyek multi-
        tahun untuk membangun ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. Total anggaran
        pembangunan ibu kota baru Nusantara diperkirakan sebesar Rp466 triliun untuk
        mengembangkan kawasan secara komprehensif, yang akan menjadi rumah bagi sekitar 10
        juta orang dengan potensi peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.


3.4     ALASAN DILAKUKANNYA RENCANA TRANSAKSI

        Perseroan merupakan induk Perusahaan dan pemegang saham mayoritas SMI yang selama
        ini telah menjalankan bisnisnya secara independen, maka salah satu dukungan yang dilakukan
        Perseroan sebagai induk perusahaan adalah memberikan tambahan modal kepada AP dalam
        hal ini SMI. Hal tersebut dilakukan agar dapat mengembangkan usaha dan memperbaiki capital
        structure SMI.



3.5     PENILAIAN ATAS KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI RENCANA TRANSAKSI

        Keuntungan dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
        ▪   Memperbaiki posisi keuangan SMI dan secara langsung memperbaiki pula posisi
            keuangan Perseroan secara konsolidasian.
        ▪   Pendanaan melalui penyertaan saham tidak menimbulkan beban bunga sehingga tidak
            menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI.
        ▪   Dengan adanya tambahan modal yang dipakai untuk melunasi pinjaman Notional Poling
            SMI senilai Rp74.251.000.000, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada
            penghematan biaya administrasi Notional Poling 0,25 per mil/tahun dari pokok pinjaman
            Notional Poling SMI.


        Kerugian dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
        ▪   Terdapat opportunity cost atas penambahan investasi pada SMI dimana dana yang
            diinvestasikan pada SMI mungkin akan memberikan imbal hasil (return) yang lebih baik
            apabila diinvestasikan pada aset atau instrumen keuangan lainnya.
        ▪   Pendanaan melalui penyertaan saham pada dasarnya memiliki biaya modal yang lebih
            mahal apabila dibandingkan dengan pendanaan melalui pinjaman, mengingat biaya modal
            ekuitas secara teoritis lebih tinggi daripada biaya modal hutang.



                                                                                                      3-24
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 77
BAB 4.            ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA
                  TRANSAKSI

4.1     PENILAIAN KINERJA HISTORIS

4.1.1   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

        Di tahun 2022, Perseroan mencatat pendapatan total sebesar Rp36.379 miliar, menurun 0,9%
        dibandingkan tahun sebelumnya, terutama berasal dari penurunan pendapatan semen dan
        terak sebesar Rp248 miliar. Kondisi tersebut sejalan dengan permintaan semen nasional yang
        terkontraksi, serta dipengaruhi oleh penurunan penjualan ekspor semen dan terak karena
        terbatasnya ketersediaan batubara pada harga DMO.

        Beban pokok pendapatan Perseroan tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp725
        miliar, atau 2,9% dari tahun sebelumnya.

        Pada 2022, Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang
        diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp318 miliar. Peningkatan ini utamanya
        berasal dari kemampuan Perseroan untuk menurunkan beban keuangan pada 2022.

        Di tahun 2021, Perseroan mencatat pendapatan total sebesar Rp34.958 miliar, menurun 0,6%
        dibandingkan tahun sebelumnya, terutama berasal dari penurunan pendapatan semen dan
        terak sebesar Rp179 miliar. Hal ini sehubungan dengan semakin agresifnya pemain harga
        murah yang menggunakan strategi penurunan harga, yang perlu direspons dengan
        menerapkan strategi fighting brand secara selektif pada tahun 2021. SIG juga mencatatkan
        peningkatan porsi penjualan regional yang sebagian besar berupa produk klinker untuk
        mengoptimalkan utilisasi kapasitas produksi.

        Beban pokok pendapatan Perseroan tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp657
        miliar, atau 2,8% dari tahun sebelumnya.

        Pandemi COVID-19 telah membuat permintaan terhadap produk semen dan bahan bangunan
        mengalami penurunan. Hal tersebut tercermin dari pendapatan yang dibukukan SIG di tahun
        2020 yang menurun 12,87% menjadi Rp35.172 miliar.

        Jumlah beban pokok pendapatan Perseroan tahun 2020 tercatat sebesar Rp23.555 miliar,
        turun 14,82% dari tahun sebelumnya Rp27.654 miliar. Penurunan ini selain karena turunnya
        volume produksi sebagai akibat dari turunnya permintaan dalam negeri terhadap produk semen
        dan bahan bangunan, juga merupakan hasil dari efisiensi dan inisiatif Operational Excellence
        yang dilakukan Perseroan.

        Di tengah pandemi COVID-19 dan berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2020,
        Perseroan berhasil membukukan peningkatan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada
        pemilik entitas induk sebesar 16,72% menjadi Rp2.792 miliar, dari tahun sebelumnya Rp2.392
        miliar.


                                                                                                       4-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 78
            Perseroan membukukan peningkatan pendapatan dan beban yang meningkat signifikan di
            tahun 2019 sehubungan dengan telah dikonsolidasikannya SBI ke dalam Perseroan sehingga
            meningkatkan volume penjualan sebesar 29,6% dan volume produksi terak dan semen
            masing-masing 29% dan 30% dibandingkan tahun 2018.

            Jumlah beban pokok pendapatan tahun 2019 tercatat sebesar Rp27.654 miliar, meningkat
            29,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp21.357 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan
            peningkatan volume penjualan sebesar 29,6%, kenaikan pendapatan sebesar 31,5%, serta
            kenaikan volume produksi terak dan semen masingmasing 29% dan 30% dibandingkan tahun
            2018 yang terutama dikarenakan telah diakuisisi dan dikonsolidasikannya SBI ke dalam
            Perseroan.

            Perseroan mencatat laba bruto di tahun 2019 sebesar Rp12.714 miliar atau naik sebesar 36,3%
            dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp9.331 miliar, laba usaha tahun 2019 sebesar Rp6.185
            miliar atau naik sebesar 26,7% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp4.881 miliar.



                    Tabel 4-1: Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
                      Uraian                             31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22        30-Jun-23


Pendapatan                                                   40.368.107       35.171.668       36.702.301       36.378.597       17.031.759

Beban pokok pendapatan                                      -27.654.124      -23.347.636      -24.975.639      -25.700.993      -12.615.904

Laba (rugi) bruto                                            12.713.983       11.824.032       11.726.662       10.677.604        4.415.855

Beban distribusi & penjualan                                 -3.084.107       -3.009.752       -3.296.981       -2.954.272       -1.157.550
Beban umum & administrasi                                    -3.536.797       -3.161.626       -3.193.532       -3.154.186       -1.388.741
Penghasilan keuangan                                            217.823          214.077          170.728           98.583           94.210
Beban keuangan                                               -3.205.298       -2.320.781       -1.808.086       -1.427.618         -684.502
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama           -1.793          -52.889          -32.746            2.396            2.395
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih                      91.964           -4.411          -28.341           56.328           22.506

Laba (rugi) sebelum beban pajak                               3.195.775        3.488.650        3.537.704        3.298.835        1.304.173

Beban pajak penghasilan                                        -824.542         -814.307       -1.420.468         -799.752         -409.388

Laba (rugi) tahun berjalan                                    2.371.233        2.674.343        2.117.236        2.499.083         894.785

Pendapatan (beban) komprehensif lain                           -103.082         -357.107          41.267          419.518          -143.828

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                       2.268.151        2.317.236        2.158.503        2.918.601         750.957




4.1.2        Laporan Posisi Keuangan

4.1.2.1 Aset

             Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2022 tercatat sebesar Rp82.960 miliar, meningkat
             1,5% dari tahun sebelumnya. Peningkatan total aset terjadi pada kelompok Aset Lancar yang
             mengalami peningkatan Rp2.693 miliar atau 16,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
             Komposisi aset Perseroan di tahun 2022 masih didominasi oleh Aset Tidak Lancar yang
             tercatat sebesar Rp64.081 miliar, setara dengan 77,2% dari Total Aset Perseroan.

             Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2021 tercatat sebesar Rp76.504 miliar, menurun
             1,9% dari tahun sebelumnya. Penurunan total aset terjadi baik pada kelompok Aset Lancar
             yang mengalami penurunan Rp294 miliar atau 1,9% maupun pada Aset Tidak lancar yang
             menurun Rp1.208 miliar atau turun 1,9% dari tahun 2020. Komposisi aset Perseroan di tahun

                                                                                                                                              4-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 79
        2021 masih didominasi oleh Aset Tidak Lancar yang tercatat sebesar Rp61.234 miliar, setara
        dengan 80,0% dari Total Aset Perseroan.

        Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp78.006 miliar, menurun
        2,26% dari tahun sebelumnya Rp79.807 miliar. Penurunan total aset terjadi baik pada
        kelompok Aset Lancar yang mengalami penurunan Rp1.094 miliar atau 6,57%, maupun pada
        Aset Tidak lancar yang menurun.

        Pada 31 Desember 2019, total aset Grup tercatat sebesar Rp79.807 miliar, meningkat 57,1%
        dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp50.784 miliar. Peningkatan total aset tersebut
        utamanya disebabkan kenaikan aset tidak lancar sebesar 82% dari tahun 2018, terutama
        sebagai hasil dari akuisisi PT Holcim Indonesia Tbk.




                                                                                                     4-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 80
                    Tabel 4-2: Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
                       Uraian                          31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22        30-Jun-23


Aset                                                       79.807.067       78.006.244       81.766.327       82.960.012       79.463.217

  Aset lancar                                              16.658.531       15.564.604       16.185.508       18.878.979       16.548.893
   Kas & setara kas                                         3.950.448        2.930.598        2.954.992        6.007.333        4.462.487
   Investasi jangka pendek                                     67.222        1.103.469        1.357.454           59.981           66.381
   Piutang usaha                                            6.489.861        5.777.254        5.690.879        5.521.338        4.398.914
   Piutang lain-lain                                          369.730          260.784          358.626          363.328          403.460
   Persediaan                                               4.641.646        4.547.825        4.848.528        5.610.233        5.912.692
   Uang muka                                                  136.159          114.340          124.092          137.313          364.547
   Pajak lain-lain dibayar dimuka                             763.878          600.520          623.486          893.677          593.744
   Beban dibayar dimuka                                       215.667          197.417          195.625          179.401          236.361
   Aset lancar lainnya                                         23.920           32.397           31.826          106.375          110.307

  Aset tidak lancar                                        63.148.536       62.441.640       65.580.819       64.081.033       62.914.324
   Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya                57.356           60.564          156.634          173.211          118.355
   Aset pajak tangguhan                                       658.262          551.979          468.244          178.106          177.426
   Investasi pada ventura bersama                              52.108           53.087           55.272           57.669           60.066
   Properti investasi                                         119.602          110.102          100.434           94.089           93.662
   Aset tetap & tanah pertambangan                         56.601.702       56.053.483       58.839.075       57.805.992       57.032.013
   Tagihan pengembalian pajak                                 443.133          847.015        1.218.766        1.158.799          796.227
   Goodwill & aset takberwujud                              4.260.059        3.961.695        3.845.206        3.853.494        3.809.088
   Aset tidak lancar lainnya                                  867.313          768.582          897.188          759.673          827.487

Liabilitas & ekuitas                                       79.807.067       78.006.244       81.766.327       82.960.012       79.463.217

  Liabilitas jangka pendek                                 12.240.252       11.506.163       14.632.232       13.061.027       14.383.029
    Utang usaha                                             5.669.759        6.520.699        7.855.288        8.095.924        6.734.088
    Utang lain-lain                                           575.126          307.317          306.570          354.182          273.660
    Utang pajak                                               625.630          561.562          414.756          449.889          267.132
    Akrual                                                  1.222.508        1.129.537        1.161.975        1.233.028        1.023.127
    Uang muka penjualan                                       119.918          103.909           85.435        1.000.679          915.453
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                    735.066          772.724          823.893          652.850          283.475
    Pinjaman bank jangka pendek                             1.211.916          495.986          506.706          498.951          653.922
    Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun        2.080.329        1.614.429        3.477.609          775.524        4.232.172

  Liabilitas jangka panjang                                31.674.891       29.065.511       22.477.848       20.209.625       16.436.750
    Liabilitas pajak tangguhan                              3.838.407        3.363.550        4.031.938        3.656.435        3.783.283
    Pinjaman bank jangka panjang                           24.749.702       21.843.994       14.607.097       13.076.888        9.049.958
    Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                 2.235.955        2.887.419        2.781.595        2.475.624        2.607.635
    Provisi jangka panjang                                    264.891          303.799          386.572          392.868          400.568
    Liabilitas jangka panjang lainnya                         585.936          666.749          670.646          607.810          595.306

  Dana syirkah temporer                                     2.000.000        1.781.235        1.781.235        2.450.000        2.350.000

  Ekuitas                                                  33.891.924       35.653.335       42.875.012       47.239.360       46.293.438
   Modal saham                                                593.152          593.152          593.152          675.154          675.154
   Tambahan modal disetor                                   1.458.258        1.458.258        1.458.258        6.217.241        6.217.241
   Selisih transaksi ekuitas                                   28.928           28.928        1.046.451        1.046.451        1.046.451
   Penghasilan komprehensif lainnya                           422.194           53.246           26.941          538.804          418.597
   Saldo laba                                              29.774.283       32.039.825       33.123.277       34.270.564       33.484.004
   Kepentingan non-pengendali                               1.615.109        1.479.926        4.361.511        4.491.146        4.451.991




4.1.2.2 Liabilitas

             Pada akhir tahun 2022, jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp33.271 miliar, turun
             10,3% dari tahun sebelumnya. Sama seperti tahun sebelumnya, komposisi liabilitas Perseroan
             tahun 2022 juga masih didominasi oleh liabilitas jangka panjang, yaitu sebesar Rp20.210 miliar
             atau 60,7% dari jumlah liabilitas. Sedangkan jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan tahun
             2022 tercatat sebesar Rp13.061 miliar atau 39,3% dari jumlah liabilitas.

             Pada akhir tahun 2021, jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp34.940 miliar, turun
             13,9% dari tahun sebelumnya. Sama seperti tahun sebelumnya, komposisi liabilitas Perseroan
             tahun 2021 juga masih didominasi oleh liabilitas jangka panjang, yaitu sebesar Rp20.730 miliar
             atau 59,3% dari jumlah liabilitas. Sedangkan jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan tahun
             2021 tercatat sebesar Rp14.210 miliar atau 40,7% dari jumlah liabilitas.




                                                                                                                                            4-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 81
        Pada akhir tahun 2020 jumlah liabiltas Perseroan tercatat sebesar Rp40.572 miliar, turun
        7,61% dari tahun sebelumnya Rp43.915 miliar. Penurunan jumlah liabilitas tersebut utamanya
        disebabkan usaha Perseroan dalam melakukan pelunasan pinjaman bank.

        Pada 31 Desember 2019, total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp43.915 miliar, meningkat
        141,7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp18.169 miliar. Peningkatan total liabilitas
        tersebut utamanya disebabkan meningkatnya pinjaman Perseroan sebesar Rp18.439 miliar
        dibandingkan tahun 2018.



4.1.2.3 Ekuitas

        Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2022 tercatat sebesar Rp47.239 miliar,
        meningkat 10,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

        Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2021 tercatat sebesar Rp39.783 miliar,
        meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya.

        Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp35.653 miliar,
        meningkat 5,20% dibandingkan tahun sebelumnya Rp33.892 miliar.

        Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2019 tercatat sebesar Rp33.892 miliar,
        meningkat 3,9% dibandingkan tahun sebelumnya Rp32.615 miliar.



4.1.3   Laporan Arus Kas

        Jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi Perseroan tahun 2022 menurun Rp856 miliar,
        atau 12,4% dari tahun 2021. Perubahan ini terutama berasal dari peningkatan pembayaran
        kepada pemasok yang lebih tinggi dari peningkatan penerimaan dari pelanggan.

        Pada 2022, Perseroan mencatatkan penurunan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
        investasi sebesar Rp1.288 miliar, atau 69,4%, dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini
        disebabkan adanya pencairan investasi jangka pendek di 2022.

        Arus kas untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun 2022 tercatat menurun sebesar
        Rp2.913 miliar. Perubahan tersebut disebabkan adanya pembayaran dan penerimaan utang
        bank, dana syirkah dan obligasi secara neto sebesar Rp3.421 miliar.

        Jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi Perseroan tahun 2021 menurun Rp533 miliar,
        atau 7,4% dari tahun 2020. Perubahan ini terutama berasal dari penurunan penerimaan dari
        pelanggan dan peningkatan pembayaran kepada pemasok.

        Pada 2021, Perseroan mencatatkan penurunan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
        investasi sebesar Rp462 miliar, atau 20,5%, dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini
        disebabkan jumlah penempatan investasi jangka pendek yang lebih rendah daripada 2020.




                                                                                                        4-5
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 82
        Arus kas untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun 2021 mencatat penurunan sebesar
        Rp643 miliar. Perubahan tersebut disebabkan adanya pembayaran hutang bank dan kewajiban
        sewa pembiayaan sebesar Rp7.960 miliar. Perseroan juga melakukan pembayaran dividen
        sebesar Rp Rp1.133 miliar (termasuk dividen kepada kepentingan nonpengendali).
        Sehubungan dengan transaksi Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan Efek
        Terlebih Dahulu (HMETD) yang dilakukan oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI),
        Perseroan mencatat Penerimaan dari saham entitas anak yang diterbitkan kepada kepentingan
        non pengendali sebesar Rp3.120 miliar.

        Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tahun 2020 mencapai Rp.7.221 miliar,
        meningkat 28,74% dari Rp5.609 miliar di tahun 2019. Kenaikan ini terutama berasal dari
        pengelolaan arus kas yang ketat dan disiplin dalam upaya Perseroan menjaga likuiditas di
        masa pandemi COVID-19, dimana Perseroan dapat mengelola cash cycle yang lebih optimal.

        Jumlah arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tahun 2020 mencapai Rp2.251
        miliar, turun dibandingkan tahun sebelumnya Rp17.161 miliar. Penurunan ini disebabkan
        aktivitas capital expenditure (capex) pada tahun 2020 sebagian besar diarahkan untuk
        menjaga operasional rutin (selective capex) Perseroan, sementara aktivitas capex 2019 jauh
        lebih besar terutama sehubungan dengan akuisisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (Dahulu
        PT Holcim Indonesia Tbk).

        Tahun 2020, SIG mencatat arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
        Rp6.003 miliar. Sepanjang tahun 2020, secara neto, Perseroan telah melakukan pembayaran
        pinjaman baik jangka pendek maupun jangka panjang serta dana syirkah temporer sebesar
        Rp5.384 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah pinjaman yang jatuh tempo
        di tahun 2020 sebagaimana jadwal pembayarannya.

        Arus kas bersih yang diperoleh Perseroan dari aktivitas operasi adalah sebesar Rp5.609 miliar,
        naik 25,8% dari tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp4.459 miliar.

        Arus kas untuk aktivitas investasi selama tahun 2019 adalah sebesar Rp17.161 miliar atau naik
        Rp15.372 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.789 miliar.

        Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tahun 2019 adalah sebesar
        Rp10.285 miliar.




                                                                                                         4-6
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 83
                          Tabel 4-3: Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
                              Uraian                                  31-Dec-19        31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22       30-Jun-23


Arus kas dari aktivitas operasi                                           5.608.931        7.221.931       6.893.908       6.037.529       1.595.983
  Penerimaan dari pelanggan                                              40.470.215       35.481.279      36.500.500      37.387.696      18.152.409
  Pembayaran kepada pemasok                                             -27.448.166      -21.289.821     -22.545.572     -24.994.782     -13.747.998
  Pembayaran kepada karyawan                                             -3.804.203       -3.863.736      -4.136.722      -4.097.937      -2.154.979
  Penghasilan keuangan yang diterima                                        213.468          214.043         171.620         101.998          93.806
  Pembayaran pajak penghasilan badan                                       -616.721       -1.195.316      -1.227.909      -1.035.764         -11.389
  Pembayaran beban keuangan                                              -3.163.479       -2.292.863      -1.782.312      -1.377.071        -717.551
  Penerimaan (pembayaran) lainnya                                           -42.183          168.345         -85.697          53.389         -18.315

Arus kas dari aktivitas investasi                                       -17.160.548       -2.251.195      -1.854.450        -566.637       -618.389
  Pembelian aset tetap                                                   -1.639.080       -1.279.575      -1.738.723      -1.838.776       -619.499
  Perolehan properti investasi                                               -2.309                0          -1.868            -734         -2.146
  Penambahan aset takberwujud                                                -2.116           -6.413          -5.068         -33.397        -57.060
  Pencairan (penempatan) investasi jangka pendek                            -58.769       -1.036.247        -253.985       1.297.473         -6.400
  Penempatan kas yang dibatasi penggunaannya                                 -4.755           -3.209         -42.879         -16.577         54.857
  Hasil penjualan aset tetap                                                  6.708           74.249         188.073          25.374         11.859
  Akuisisi entitas anak                                                 -15.459.602                0               0               0              0
  Penambahan investasi pada entitas asosiasi                                   -625                0               0               0              0

Arus kas dari aktivitas pendanaan                                        10.284.852       -6.003.870      -5.354.353      -2.440.997      -2.491.796
  Penerimaan dari transaksi supplier financing                                     0          71.919         285.675          86.904          14.514
  Pembayaran atas transaksi supplier financing                                     0         -72.593        -288.337         -87.484         -14.857
  Penerimaan utang bank jangka pendek                                     6.451.326        3.677.059         629.572       3.974.451         300.000
  Pembayaran utang bank jangka pendek                                    -8.506.886       -4.392.989        -618.852      -3.982.206        -145.028
  Penerimaan utang bank jangka panjang                                   33.214.334        1.650.000         497.627       6.894.097         901.425
  Pembayaran utang bank jangka panjang                                  -25.109.036       -6.099.130      -7.241.394      -8.856.443      -1.593.609
  Penerimaan penerbitan saham entitas anak kepada kepentingan non-pengendali       0               0       3.119.909               0               0
  Biaya penerbitan saham entitas anak                                              0               0         -14.702               0               0
  Penerimaan dana syirkah temporer                                        2.000.000                0               0       2.450.000        -100.000
  Pembayaran dana syirkah temporer                                                          -218.765               0      -1.781.235               0
  Penerimaan utang obligasi                                               4.078.000                0               0         880.400               0
  Pembayaran utang obligasi                                                                        0               0      -3.000.000               0
  Pembayaran liabilitas sewa                                                -337.938        -364.899        -591.022        -465.227        -157.362
  Pembayaran dividen:
    Pemilik entitas induk                                                -1.231.646        -239.215       -1.116.928      -1.024.054      -1.655.385
    Kepentingan non-pengendali                                               -13.302        -15.257          -15.901         -40.257         -41.494
  Penerimaan saham yang diterbitkan                                                0              0                0       2.563.460               0
  Biaya emisi saham yang diterbitkan                                               0              0                0         -53.403               0
  Pemberian pinjaman kepada entitas ventura bersama                         -260.000              0                0               0               0

Arus kas bersih                                                          -1.266.765       -1.033.134       -314.895       3.029.895       -1.514.202

Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                     -28.518          13.284         339.289          22.446          -30.644

Kas & setara kas awal tahun                                               5.245.731       3.950.448       2.930.598       2.954.992       6.007.333

Kas & setara kas akhir tahun                                              3.950.448       2.930.598       2.954.992       6.007.333       4.462.487




4.1.4       Rasio Keuangan

            Rasio profitabilitas
            Tingkat likuiditas perusahaan dihitung berdasarkan perbandingan antara aset lancar
            dibandingkan dengan liabilitas lancar yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam
            memenuhi liabilitas-liabilitas jangka pendeknya. Rata-rata rasio lancar (current ratio) untuk
            periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 1,28x. Sedangkan, rata-rata rasio
            cepat (quick ratio) untuk periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 1,17x.

            Rasio solvabilitas
            Tingkat solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui perbandingan
            antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan antara jumlah liabilitas
            dengan jumlah ekuitas. Rata-rata rasio jumlah liabilitas terhadap total ekuitas (DER) untuk
            periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 55,82%. Sedangkan rata-rata rasio
            jumlah liabilitas terhadap total aset (DAR) untuk periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni
            2023 adalah 27,26%.


                                                                                                                                                       4-7
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 84
          Rasio profitabilitas
          Tingkat imbal hasil aset (ROA) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
          laba bersih dari aset yang dimilikinya. Rata-rata tingkat imbal hasil aset untuk periode 31
          Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 2,63%. Sementara tingkat imbal hasil ekuitas
          (ROE) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari ekuitas
          yang ditanamkan. Rata-rata tingkat imbal hasil ekuitas untuk periode 31 Desember 2019-2022
          dan 30 Juni 2023 adalah 5,33%. Selanjutnya, margin laba menunjukkan berapa persentase
          laba yang diperoleh dari setiap penjualan. Selama periode 31 Desember 2019-2022 dan 30
          Juni 2023, rata-rata marjin laba kotor, marjin laba sebelum pajak, dan marjin laba bersih
          Perseroan adalah 30,47%, 8,84%, dan 6,27%, berturut-turut.


                                    Tabel 4-4: Rasio Keuangan Konsolidasian Perseroan
                   Uraian                      31-Dec-19     31-Dec-20     31-Dec-21     31-Dec-22     30-Jun-23


Profitabilitas
  Marjin laba kotor                                31,50%        33,62%        31,95%        29,35%        25,93%
  Marjin laba sebelum pajak                         7,92%         9,92%         9,64%         9,07%         7,66%
  Marjin laba bersih                                5,87%         7,60%         5,77%         6,87%         5,25%
  ROE (return on equity)                            7,00%         7,50%         4,94%         5,29%         1,93%
  ROA (return on assets)                            2,97%         3,43%         2,59%         3,01%         1,13%
  ROIC (return on invested capital)                 3,83%         4,49%         3,44%         4,06%         1,49%

Likuiditas
  Rasio kas                                           0,32          0,25          0,20          0,46          0,31
  Rasio cepat                                         1,24          1,25          1,02          1,32          1,03
  Rasio lancar                                        1,36          1,35          1,11          1,45          1,15

Solvabilitas
 DAR (debt to total assets ratio)                  37,64%        32,99%        24,92%        20,25%        20,50%
 DER (debt to equity ratio)                        88,64%        72,18%        47,52%        35,57%        35,18%




4.2       PENILAIAN ATAS PROYEKSI KEUANGAN PERSEROAN

          Proyeksi keuangan Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi yang disiapkan oleh
          manajemen Perseroan, pada prinsipnya memiliki asumsi-asumsi yang sama, kecuali bahwa
          dengan Rencana Transaksi ada peningkatan kinerja, khususnya dari belanja modal berupa
          pembelian lantai 12 gedung South Quarter yang nantinya akan disewakan, serta perbaikan
          profitabilitas dan struktur modal sehingga dapat mengembangkan bisnis dengan lebih baik.

          Untuk menilai kewajaran proyeksi dapat dilakukan analisis outlier terhadap rata-rata rasio
          keuangan historis, proyeksi tanpa Rencana Transaksi, dan proyeksi dengan Rencana
          Transaksi, sebagai berikut:




                                                                                                                     4-8
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 85
                                    Tabel 4-5: Perbandingan Rasio Keuangan Proyeksi dan Historis
                                                                   Rata-rata                                         Outlier
                   Uraian                                       Proyeksi tanpa    Proyeksi dengan
                                              Historis                                              Batas bawah       IQR             Batas atas
                                                                     RT                 RT


Profitabilitas
  Marjin laba kotor                                30,47%               29,93%            29,93%          29,52%            0,27%           30,60%
  Marjin laba sebelum pajak                         8,84%               14,35%            14,35%           7,46%            2,76%           18,48%
  Marjin laba bersih                                6,27%                9,95%             9,95%           5,35%            1,84%           12,70%
  ROE (return on equity)                            5,33%                7,41%             7,42%           4,81%            1,04%            8,98%
  ROA (return on assets)                            2,63%                5,05%             5,06%           2,01%            1,22%            6,88%
  ROIC (return on invested capital)                 3,46%                6,64%             6,65%           2,66%            1,59%            9,03%

Likuiditas
  Rasio kas                                              0,31              0,62              0,62            0,23              0,16            0,86
  Rasio cepat                                            1,17              1,46              1,46            1,10              0,15            1,68
  Rasio lancar                                           1,28              1,56              1,57            1,21              0,14            1,78

Solvabilitas
 DAR (debt to total assets ratio)                  27,26%               11,02%            10,94%           -1,26%          8,16%            31,38%
 DER (debt to equity ratio)                        55,82%               17,57%            17,45%          -11,27%         19,19%            65,47%
 FCC (fixed charge coverage)                          2,73                15,22             15,41            -0,53           6,34             24,82


             Keterangan:
             1. RT : Rencana Transaksi,
             2. IQR : interquartile range.


             Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan, dari perbandingan rasio tingkat
             profitabilitas, terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat profitabilitas sebelum dan setelah
             Rencana Transaksi dengan rata-rata rasio tingkat profitabilitas historisnya mengalami
             perbaikan sebagaimana diindikasikan dari penurunan marjin laba kotor. Secara umum ada
             indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas
             rasio tingkat profitabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat rentabilitas,
             terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat rentabilitas sebelum dan setelah Rencana
             Transaksi secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas
             historisnya. Secara umum ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana
             Transaksi dengan historis atas rasio tingkat rentabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan
             rasio tingkat likuiditas, terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat likuiditas sebelum
             Rencana Transaksi dan setelah Rencana Transaksi Transaksi lebih tinggi dibandingkan
             dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara umum ada indikasi outlier antara
             proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat likuiditas
             Perseroan. Sementara perbandingan tingkat solvabilitas antara rata-rata proyeksi rasio tingkat
             solvabilitas setelah Rencana Transaksi dengan rata-rata historisnya mengalami perbaikan
             sebagaimana diindikasikan dari penurunan rasio DAR dan DER. Dan tidak ada indikasi outlier
             antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
             solvabilitas Perseroan.

             Berdasarkan analisis outlier tersebut sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa proyeksi
             keuangan yang ada adalah masih dalam kewajaran.




                                                                                                                                                      4-9
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 86
4.3         ANALISIS RASIO KEUANGAN

            Dampak keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi dapat dianalisis melalui
            perubahan proyeksi rasio keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi. Dari sisi
            pengukuran profitabilitas, rata-rata marjin kotor, marjin laba sebelum bunga dan pajak dan
            marjin laba bersih antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami
            perubahan, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat
            profitabilitas Perseroan masih relatif baik. Sedangkan dari sisi rentabilitas, rata-rata proyeksi
            ROE (return on equity) tidak mengalami perubahan, sedangkan rata-rata proyeksi ROA (return
            on assets), dan ROIC (return on invested capital) antara sebelum dan setelah Rencana
            Transaksi secara rata-rata mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0,01%, sehingga
            dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan
            masih relatif baik, mengingat proyeksi ROA dan ROIC mengalami peningkatan. Dari sisi
            likuiditas, rata-rata proyeksi rasio kas (cash ratio), rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat
            (quick ratio) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami perubahan,
            sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas
            Perseroan masih relatif baik. Sementara dari sisi solvabilitas, rata-rata proyeksi DAR (debt to
            total asset ratio) dan DER (debt to equity ratio) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi
            mengalami perbaikan, dimana DAR mengalami penurunan sebesar 0,08%, dan DER
            mengalami penurunan sebesar 0,13%, sehingga dapat diindikasikan bahwa terdapat dampak
            terhadap tingkat solvabilitas antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi, yaitu rasio utang
            menurun.



                  Tabel 4-6: Selisih Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
                   Uraian             31-Dec-23     31-Dec-24     31-Dec-25     31-Dec-26     31-Dec-27     31-Dec-28     Proyeksi


Profitabilitas
  Marjin laba kotor                        0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
  Marjin laba sebelum pajak                0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
  Marjin laba bersih                       0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
  ROE (return on equity)                   0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
  ROA (return on assets)                   0,00%         0,01%         0,01%         0,01%         0,01%         0,01%         0,01%
  ROIC (return on invested capital)        0,01%         0,01%         0,01%         0,01%         0,01%         0,01%         0,01%

Likuiditas
  Rasio kas                                  0,00          0,00          0,00          0,00          0,00          0,00         0,00
  Rasio cepat                                0,00          0,00          0,00          0,00          0,00          0,01         0,00
  Rasio lancar                               0,00          0,00          0,00          0,00          0,00          0,01         0,00

Solvabilitas
 DAR (debt to total assets ratio)          -0,07%        -0,07%        -0,08%        -0,08%        -0,08%        -0,08%       -0,08%
 DER (debt to equity ratio)                -0,15%        -0,14%        -0,13%        -0,12%        -0,11%        -0,10%       -0,13%




                                                                                                                                       4-10
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 87
                                      Tabel 4-7: Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
                   Uraian                     31-Dec-23     31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26     31-Dec-27     31-Dec-28      Proyeksi


Profitabilitas
  Marjin laba kotor                               28,89%          29,07%       29,47%         30,16%        30,99%        30,99%         29,93%
  Marjin laba sebelum pajak                       11,02%          12,90%       13,83%         15,06%        16,52%        16,76%         14,35%
  Marjin laba bersih                               7,33%           8,99%        9,64%         10,50%        11,53%        11,69%          9,95%
  ROE (return on equity)                           6,15%           7,31%        7,47%          7,72%         8,05%         7,78%          7,41%
  ROA (return on assets)                           3,46%           4,48%        4,87%          5,41%         6,07%         6,02%          5,05%
  ROIC (return on invested capital)                4,64%           6,02%        6,47%          7,12%         7,90%         7,68%          6,64%

Likuiditas
  Rasio kas                                          0,45           0,43          0,48           0,55          0,74          1,08          0,62
  Rasio cepat                                        1,15           1,27          1,25           1,33          1,71          2,06          1,46
  Rasio lancar                                       1,24           1,37          1,34           1,43          1,82          2,17          1,56

Solvabilitas
 DAR (debt to total assets ratio)                 21,12%          15,99%       12,79%          8,57%         4,08%         3,56%         11,02%
 DER (debt to equity ratio)                       37,52%          26,08%       19,61%         12,23%         5,41%         4,60%         17,57%




                                      Tabel 4-8: Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi
                   Uraian                     31-Dec-23     31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26     31-Dec-27     31-Dec-28      Proyeksi


Profitabilitas
  Marjin laba kotor                               28,89%          29,07%       29,47%         30,16%        30,99%        30,99%         29,93%
  Marjin laba sebelum pajak                       11,03%          12,90%       13,84%         15,06%        16,53%        16,76%         14,35%
  Marjin laba bersih                               7,33%           8,99%        9,64%         10,50%        11,53%        11,69%          9,95%
  ROE (return on equity)                           6,15%           7,32%        7,47%          7,72%         8,05%         7,78%          7,42%
  ROA (return on assets)                           3,46%           4,49%        4,88%          5,42%         6,08%         6,02%          5,06%
  ROIC (return on invested capital)                4,64%           6,03%        6,48%          7,13%         7,91%         7,68%          6,65%

Likuiditas
  Rasio kas                                          0,45           0,43          0,47           0,54          0,74          1,08          0,62
  Rasio cepat                                        1,15           1,27          1,25           1,33          1,71          2,06          1,46
  Rasio lancar                                       1,24           1,37          1,35           1,43          1,83          2,18          1,57

Solvabilitas
 DAR (debt to total assets ratio)                 21,05%          15,91%       12,71%          8,50%         4,00%         3,49%         10,94%
 DER (debt to equity ratio)                       37,36%          25,93%       19,47%         12,11%         5,30%         4,50%         17,45%




4.4         ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PROFORMA

            Asumsi-asumsi yang digunakan dalam membentuk proforma laporan keuangan konsolidasian
            Perseroan adalah sebagai berikut:
            ▪      Laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan
                   komprehensif lain konsolidasian Perseroan untuk periode dua belas bulan yang berakhir
                   30 Juni 2023 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
                   Indonesia, dan disusun dengan basis kelangsungan usaha dan telah diaudit.
            ▪      Perseroan             berencana        untuk    melakukan             peningkatan       SMI        dengan        sebanyak
                   Rp74.251.000.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus lima puluh satu juta rupiah) dan
                   secara simultan melunasi pinjaman bank jangka pendek pada SMI.

            Berikut ini adalah proforma laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dan laporan posisi
            keuangan konsolidasian Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi.




                                                                                                                                                  4-11
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 88
   Tabel 4-9: Proforma Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
                                                            30 Juni 2023
                    Uraian                           Tanpa               Dengan        Selisih           Selisih
                                                Rencana Transaksi Rencana Transaksi     nilai              %


Pendapatan                                               17.031.759       17.031.759                0              0,00%

Beban pokok pendapatan                                   -12.615.904     -12.615.904                0              0,00%

Laba (rugi) bruto                                         4.415.855        4.415.855                0              0,00%

Beban distribusi & penjualan                              -1.157.550      -1.157.550                 0              0,00%
Beban umum & administrasi                                 -1.388.741      -1.388.741                 0              0,00%
Penghasilan keuangan                                          94.210          93.421              -789             -0,84%
Beban keuangan                                              -684.502        -683.130             1.372             -0,20%
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama         2.395           2.395                 0              0,00%
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih                   22.506          22.506                 0              0,00%

Laba (rugi) sebelum beban pajak                           1.304.173        1.304.756              583              0,04%

Beban pajak penghasilan                                    -409.388         -409.540              -152             0,04%

Laba (rugi) tahun berjalan                                  894.785         895.216               431              0,05%

Pendapatan (beban) komprehensif lain                       -143.828         -143.828                0              0,00%

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                     750.957         751.388               431              0,06%




                                                                                                                            4-12
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 89
        Tabel 4-10: Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
                                                          30 Juni 2023
                  Uraian                           Tanpa               Dengan        Selisih         Selisih
                                              Rencana Transaksi Rencana Transaksi     nilai            %


Aset                                                   79.463.217       79.389.398         -73.819         -0,09%

  Aset lancar                                          16.548.893       16.475.074         -73.819         -0,45%
   Kas & setara kas                                     4.462.487        4.388.668         -73.819         -1,65%
   Investasi jangka pendek                                 66.381           66.381               0          0,00%
   Piutang usaha                                        4.398.914        4.398.914               0          0,00%
   Piutang lain-lain                                      403.460          403.460               0          0,00%
   Persediaan                                           5.912.692        5.912.692               0          0,00%
   Uang muka                                              364.547          364.547               0          0,00%
   Pajak lain-lain dibayar dimuka                         593.744          593.744               0          0,00%
   Beban dibayar dimuka                                   236.361          236.361               0          0,00%
   Aset lancar lainnya                                    110.307          110.307               0          0,00%

  Aset tidak lancar                                    62.914.324       62.914.324               0             0,00%
   Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya           118.355          118.355               0             0,00%
   Aset pajak tangguhan                                   177.426          177.426               0             0,00%
   Investasi pada ventura bersama                          60.066           60.066               0             0,00%
   Properti investasi                                      93.662           93.662               0             0,00%
   Aset tetap & tanah pertambangan                     57.032.013       57.032.013               0             0,00%
   Tagihan pengembalian pajak                             796.227          796.227               0             0,00%
   Goodwill & aset takberwujud                          3.809.088        3.809.088               0             0,00%
   Aset tidak lancar lainnya                              827.487          827.487               0             0,00%

Liabilitas & ekuitas                                   79.463.217       79.389.398         -73.819         -0,09%

  Liabilitas jangka pendek                             14.383.029       14.308.779         -74.250         -0,52%
    Utang usaha                                         6.734.088        6.734.088               0          0,00%
    Utang lain-lain                                       273.660          273.660               0          0,00%
    Utang pajak                                           267.132          267.132               0          0,00%
    Akrual                                              1.023.127        1.023.127               0          0,00%
    Uang muka penjualan                                   915.453          915.453               0          0,00%
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                283.475          283.475               0          0,00%
    Pinjaman bank jangka pendek                           653.922          579.672         -74.250        -11,35%
    Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun    4.232.172        4.232.172               0          0,00%

  Liabilitas jangka panjang                            16.436.750       16.436.750               0             0,00%
    Liabilitas pajak tangguhan                          3.783.283        3.783.283               0             0,00%
    Pinjaman bank jangka panjang                        9.049.958        9.049.958               0             0,00%
    Liabilitas imbalan kerja jangka panjang             2.607.635        2.607.635               0             0,00%
    Provisi jangka panjang                                400.568          400.568               0             0,00%
    Liabilitas jangka panjang lainnya                     595.306          595.306               0             0,00%

  Dana syirkah temporer                                 2.350.000        2.350.000               0             0,00%

  Ekuitas                                              46.293.438       46.293.869             431             0,00%
   Modal saham                                            675.154          675.154               0             0,00%
   Tambahan modal disetor                               6.217.241        6.217.241               0             0,00%
   Selisih transaksi ekuitas                            1.046.451        1.046.451               0             0,00%
   Penghasilan komprehensif lainnya                       418.597          418.597               0             0,00%
   Saldo laba                                          33.484.004       33.484.435             431             0,00%
   Kepentingan non-pengendali                           4.451.991        4.451.991               0             0,00%




          Berdasarkan proforma laporan keuangan di atas, pengukuran tingkat likuiditas Perseroan
          berubah sebagaimana diindikasikan dari rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana
          Transaksi dilakukan mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak
          dilakukan. Selain itu tingkat likuiditas Perseroan ini masih relatif baik mengingat rasio cepat
          dan rasio lancar apabila Rencana Transaksi dilakukan masih berada pada 100%. Hal yang
          sama juga terjadi pada tingkat solvabilitas Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan
          mengalami perubahahan sebagaimana diindikasikan dari DAR dan DER apabila Rencana


                                                                                                                       4-13
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 90
           Transaksi dilakukan. Selanjutnya pengukuran tingkat profitabilitas Perseroan juga tidak
           berubah sebagaimana diindikasikan dari ROA, ROE, marjin laba kotor, marjin operasi, dan
           marjin laba bersih apabila Rencana Transaksi dilakukan tidak mengalami perubahan
           dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Sehingga secara umum dapat
           diindikasikan bahwa posisi keuangan Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan masih
           relatif baik.


                                   Tabel 4-11: Proforma Rasio Keuangan Perseroan
                                                        30 Juni 2023
                   Uraian                        Tanpa               Dengan            Selisih            Selisih
                                            Rencana Transaksi Rencana Transaksi         nilai               %


Rasio likuiditas
 Rasio lancar (current ratio)                         115,06%           115,14%                   0,08%              0,07%
 Rasio cepat (quick ratio)                             34,29%            33,95%                  -0,34%             -0,99%

Rasio solvabilitas
 DER (total debt to equity ratio)                      35,18%            35,02%                  -0,16%             -0,46%
 DAR (total debt to total asset ratio)                 20,50%            20,42%                  -0,07%             -0,36%

Rasio profitabilitas
 ROA (return on asset)                                  0,95%             0,95%                  0,00%              0,15%
 ROE (return on equity)                                 1,62%             1,62%                  0,00%              0,06%
 Marjin laba kotor                                     25,93%            25,93%                  0,00%              0,00%
 Marjin laba operasi                                    0,00%             0,00%                  0,00%              0,00%
 Marjin laba bersih                                     4,41%             4,41%                  0,00%              0,06%




4.5        ANALISIS INKREMENTAL

4.5.1      Kontribusi Nilai Tambah

           Berdasarkan proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan (sebelum dan setelah
           Rencana Transaksi) selama periode 1 Juli 2023-31 Desember 2028, dilakukan analisis nilai
           tambah (inkremental) untuk melihat dampak terhadap laba bersih Perseroan apabila Rencana
           Transaksi dilakukan dibandingkan dengan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan.

           Untuk mendiskonto laba bersih, maka tingkat diskonto yang relevan adalah biaya modal rata-
           rata tertimbang (weighted average cost of capital/WACC). Adapun WACC ditentukan dengan
           menggunakan persamaan sebagai berikut:

                                            𝑊𝐴𝐶𝐶 = (𝑘𝑒 ∙ 𝑊𝑒 ) + (𝑘𝑑 ∙ [1 − 𝑇] ∙ 𝑊𝑑 )


          dimana:           WACC         : biaya modal rata-rata tertimbang,
                            ke           : biaya modal ekuitas/saham biasa,
                            kd           : biaya modal hutang,
                            We           : bobot ekuitas dalam struktur kapital,
                            Wd           : bobot hutang dalam struktur kapital, dan
                            T            : pajak penghasilan perusahaan.




                                                                                                                             4-14
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 91
        Sebelum dapat menetapkan besarnya WACC, maka terlebih dahulu harus dihitung biaya
        modal perusahaan secara individual yang dalam hal ini meliputi biaya ekuitas dan biaya utang.
        Dalam penilaian ini biaya hutang (kd) diasumsikan sebesar 9,30% (sebelum pajak) yang
        merupakan rata-rata tingkat bunga kredit investasi dari bank milik pemerintah (persero) per
        tanggal penilaian. Sedangkan biaya ekuitas dihitung menggunakan capital asset pricing model
        (CAPM) dengan persamaan sebagai berikut:


                                              𝐸(𝑅𝑖 ) = 𝑅𝑓 + 𝛽 ∙ 𝑅𝑃𝑚
       dimana:      E(Ri)          : balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                    Rf             : tingkat balikan yang tersedia untuk sekuritas bebas risiko (risk free
                                     rate),
                    β              : beta,
                    RPm            : premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                                     premium)


        Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki
        kemungkinan gagal bayar (bebas risiko). Dalam penilaian ini, instrumen bebas risiko yang
        dapat digunakan adalah tingkat balikan obligasi pemerintah Republik Indonesia untuk jatuh
        tempo selama 30 tahun yaitu sebesar 6,79% (sumber: IBPA). Angka tersebut selanjutnya kami
        gunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko (Rf).

        RPm adalah selisih antara tingkat yield investasi bebas risiko dengan tingkat balikan investasi
        dalam bentuk penyertaan ekuitas. Penentuan equity market risk premium memasukkan premi
        untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premium) seperti volatilitas harga saham
        untuk menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan risiko-risiko
        ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka
        pendek di pasar sekuritas. Dalam penilaian ini, kami menggunakan tingkat premi risiko ekuitas
        (RPm) Indonesia yaitu sebesar 9,23% berdasarkan studi Prof. Aswath Damodaran dari New
        York University yang diterbitkan pada Januari 2023 (sumber: www.damodaran.com).

        Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan dikalikan
        dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium atas Obyek Penilaian.
        Untuk memperoleh faktor beta yang sesuai yang akan digunakan dalam penilaian ini, kami
        menggunakan beta pembanding dari hasil studi Prof. Aswath Damodaran, dimana beta
        tersebut dihitung dari rata-rata unlevered beta perusahaan-perusahaan pembanding. Cara ini
        dilakukan untuk menetralisir pengaruh leverage yang ada di masing-masing perusahaan
        pembanding terhadap betanya. Perusahaan yang sama dengan leverage yang berbeda akan
        memiliki cost of equity yang berbeda pula, oleh karena itu pengaruh leverage yang ada di tiap
        perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung beta unlevered. Beta levered dari
        perusahaan pembanding di-unlevered-kan dengan menggunakan formula sebagai berikut:




                                                                                                             4-15
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 92
                                                             𝛽𝐿
                                              𝛽𝑈 =
                                                     {1 + (1 − 𝑇) ∙ 𝐷𝐸𝑅}


       dimana:      T              : tingkat pajak,
                    DER            : debt to equity ratio,
                    βL             :   beta levered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang
                                       diukur secara obyektif dari responsifitas pengembalian perusahaan
                                       terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila
                                       dibandingkan dengan portofolio pasar dengan pengaruh hutang.
                    βU             :   beta unlevered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham
                                       yang diukur secara obyektif dari responsifitas pengembalian
                                       perusahaan terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar
                                       apabila dibandingkan dengan portofolio pasar tanpa pengaruh
                                       hutang.


        Selanjutnya rata-rata beta unlevered perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan
        ini kemudian di-relevered-kan kembali dengan mengunakan rata-rata tingkat leverage (DER)
        dari perusahaan-perusahaan pembanding tersebut dengan formula sebagai berikut:

                                            𝛽𝐿 = 𝛽𝑈 ∙ (1 + [1 − 𝑇] ∙ 𝐷𝐸𝑅)

        Dengan persamaan tersebut diatas dan berdasarkan rata-rata beta unlevered dari perusahaan
        pembanding yaitu sebesar 0,7872 dan dengan DER sebesar 45,55% maka didapatkan beta
        levered Perseroan adalah sebesar 1,0669. Beta levered ini diturunkan menggunakan data
        historis sehingga perlu disesuaikan untuk mencerminkan beta yang bersifat forward-looking
        menggunakan formula Merrill Lynch menjadi beta adjusted sebesar 1,0443. Selanjutnya
        dengan menggunakan persamaan CAPM diperoleh biaya modal ekuitas Perseroan adalah
        sebesar 14,09%.

        Setelah biaya secara individual dari masing-masing modal yang digunakan dalam Perseroan
        dapat ditentukan dan dengan mengunakan DER rata-rata dari perusahaan pembanding yaitu
        sebesar 45,55% tersebut maka, biaya modal rata-rata tertimbang Perseroan dapat dihitung
        sebagai berikut:
                                       𝑊𝐴𝐶𝐶 = (𝑘𝑒 ∙ 𝑊𝑒 ) + (𝑘𝑑 ∙ [1 − 𝑇] ∙ 𝑊𝑑 )


        Dengan demikian maka biaya modal rata-rata tertimbang (WACC) yang akan digunakan
        sebagai tingkat diskonto atas laba bersih Perseroan adalah sebesar 11,95%.

        Hasil perhitungan nilai kini dari laba bersih inkremental Perseroan antara apabila Rencana
        Transaksi dilakukan dengan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan, menunjukkan nilai
        yang positif. Hal ini mengindikasikan bahwa Rencana Transaksi berpotensi memberikan
        dampak positif dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.



                                                                                                            4-16
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 93
                                         Tabel 4-12: Proyeksi Laba Bersih Inkremental (Rp Juta)
                     Uraian                  30-Jun-23       31-Dec-23         31-Dec-24         31-Dec-25         31-Dec-26         31-Dec-27         31-Dec-28


Laba bersih (tanpa Rencana Transaksi)                             2.079.796         3.817.657         4.213.028         4.718.962         5.352.055         5.607.195

Laba bersih (dengan Rencana Transaksi)                            2.080.227         3.818.692         4.214.063         4.719.997         5.353.133         5.608.274

Laba bersih inkremental                                                  431            1.035             1.035             1.035             1.078             1.078

Faktor PV
  Periode                                                               0,50              1,50              2,50              3,50              4,50              5,50
  Tingkat diskonto                                                  11,95%            11,95%            11,95%            11,95%            11,95%            11,95%
  Faktor diskonto                                                    0,9451            0,8442            0,7541            0,6735            0,6016            0,5374

PV laba bersih inkremental                                               408               874               781               697               649               579
NPV laba bersih inkremental                          3.987




4.5.2          Biaya dan Pendapatan Relevan

               Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak manajemen Perseroan, tidak terdapat biaya
               atau pendapatan relevan lain yang signifikan terkait dengan Transaksi, selain yang telah
               diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.


4.5.3          Informasi Non Keuangan Relevan

               Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak manajemen Perseroan tidak terdapat
               informasi non keuangan relevan lain yang mempengaruhi Rencana Transaksi.


4.5.4          Prosedur Pengambilan Keputusan

               Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses pengambilan
               keputusan atas Rencana Transaksi telah dilakukan melalui proses yang sesuai prosedur
               Anggaran Dasar Perseroan. Sebelum Direksi mengusulkan usulan Rencana Transaksi, Direksi
               telah melalui tahapan proses analisis internal, yakni salah satunya mendapatkan rekomendasi
               dari Komite Investasi dan Komite Audit Perseroan, sebagaimana termuat dalam Surat
               Keputusan Direksi No. 002919/HK.01/NTR/50032577/2000/05.2023. Dengan demikian,
               manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
               menentukan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.


4.5.5          Hal-Hal Material Lain

               Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak manajemen Perseroan tidak terdapat hal-
               hal material lain yang mempengaruhi Rencana Transaksi.


4.6            ANALISIS SENSITIVITAS

               Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan dengan Rencana Transaksi selama
               periode 1 Juli 2023-31 Desember 2028, dilakukan analisis sensitivitas terhadap beberapa
               variabel untuk menguji variabel mana yang lebih sensitif memberikan dampak pada EBIT
               Perseroan. Variabel tersebut meliputi perubahan atas pendapatan serta biaya pokok
               pendapatan Perseroan.

                                                                                                                                                                         4-17
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 94
                               Hasil analisis sensitivitas menunjukan bahwa perubahan pada pendapatan Perseroan lebih
                               sensitif mengakibatkan perubahan pada EBIT Perseroan. Sebagaimana diindikasikan dari
                               peningkatan pendapatan sebesar 2,5% mengakibatkan peningkatan EBIT sebesar 15,3%.
                               Sementara penurunan beban pokok pendapatan sebesar 2,5% mengakibatkan peningkatan
                               EBIT sebesar 10,7%.


                                           Tabel 4-13: Sensitivitas Persentase Perubahan EBIT Perseroan
                                                                                Perubahan pada HPP


                                   0   -15,0%   -12,5%   -10,0%    -7,5%    -5,0%    -2,5%     0,0%    2,5%    5,0%    7,5%   10,0%   12,5%   15,0%
                               15,0%   156,1%   145,4%   134,7%   124,0%   113,3%   102,7%    92,0%   81,3%   70,6%   59,9%   49,2%   38,5%   27,8%
  Perubahan pada pendapatan




                               12,5%   140,8%   130,1%   119,4%   108,7%    98,0%    87,3%    76,6%   65,9%   55,3%   44,6%   33,9%   23,2%   12,5%
                               10,0%   125,5%   114,8%   104,1%    93,4%    82,7%    72,0%    61,3%   50,6%   39,9%   29,2%   18,6%    7,9%   -2,8%
                                7,5%   110,1%    99,4%    88,7%    78,1%    67,4%    56,7%    46,0%   35,3%   24,6%   13,9%    3,2%   -7,5% -18,2%
                                5,0%    94,8%    84,1%    73,4%    62,7%    52,0%    41,3%    30,7%   20,0%    9,3%   -1,4% -12,1% -22,8% -33,5%
                                2,5%    79,5%    68,8%    58,1%    47,4%    36,7%    26,0%    15,3%    4,6%   -6,1% -16,7% -27,4% -38,1% -48,8%
                                0,0%    64,1%    53,5%    42,8%    32,1%    21,4%    10,7%     0,0% -10,7% -21,4% -32,1% -42,8% -53,5% -64,1%
                               -2,5%    48,8%    38,1%    27,4%    16,7%     6,1%    -4,6%   -15,3% -26,0% -36,7% -47,4% -58,1% -68,8% -79,5%
                               -5,0%    33,5%    22,8%    12,1%     1,4%    -9,3%   -20,0%   -30,7% -41,3% -52,0% -62,7% -73,4% -84,1% -94,8%
                               -7,5%    18,2%     7,5%    -3,2%   -13,9%   -24,6%   -35,3%   -46,0% -56,7% -67,4% -78,1% -88,7% -99,4% -110,1%
                              -10,0%     2,8%    -7,9%   -18,6%   -29,2%   -39,9%   -50,6%   -61,3% -72,0% -82,7% -93,4% -104,1% -114,8% -125,5%
                              -12,5%   -12,5%   -23,2%   -33,9%   -44,6%   -55,3%   -65,9%   -76,6% -87,3% -98,0% -108,7% -119,4% -130,1% -140,8%
                              -15,0%   -27,8%   -38,5%   -49,2%   -59,9%   -70,6%   -81,3%   -92,0% -102,7% -113,3% -124,0% -134,7% -145,4% -156,1%




                                                                                                                                                      4-18
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 95
BAB 5.          ANALISIS FAKTOR RELEVAN LAIN


5.1     FAKTOR RISIKO BISNIS PERSEROAN

        ▪   Persaingan bisnis

            Kompetitor yang masuk kedalam industri semen yang memiliki kegiatan usaha yang
            serupa dengan Perseroan cukup banyak. Terdapat banyak kompetitor Persroan yang
            menjalankan kegiatan usaha dalam industri tersebut dengan harga dan kualitas yang
            bersaing. Banyaknya kompetitor yang terjun dalam kegiatan usaha ini menyebabkan
            timbulnya persaingan yang ketat dengan merebutkan pangsa pasar yang ada. Dengan
            banyaknya kompetitor yang menyediakan semen yang sejenis dengan Persroan,
            konsumen akan memiliki kriteria tersendiri dalam memilih kebutuhannya. Apabila Persroan
            tidak dapat menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen, maka konsumen dapat memilih
            produk komersial lain daripada produk Perseroan sehingga akan berdampak merugikan
            pada kinerja keuangannya.

        ▪   Kekuatan nama/ image

            Kekuatan image merupakan salah satu elemen pendukung yang sangat penting atas
            keberhasilan suatu produk dan/atau jasa. Perseroan saat ini telah menjadi Holding BUMN
            sektor semen dengan unit-unit usaha seperti Produksi Semen, Perdagangan, Transportasi,
            Jasa Bongkar Muat dan Konstruksi, Pengembangan Kawasan, Jasa Penambangan Batu
            Kapur dan Tanah Liat, Persewaan Bangunan, Produksi Beton Siap Pakai, Sistem
            Informasi, Jasa Pelayanan, Manajemen Logistik dan Investasi, Bahan Bangunan,
            Pengadaan Barang dan Jasa Umum, Pengantongan dan Distribusi Semen, Jasa
            Pengurusan Transportasi, Jasa Ketenagakerjaan, Jasa Transportasi Laut, Beton Jadi dan
            Tambang Agregat, Perijinan Tambang Agregat, Jasa Konsultansi, Izin Usaha Tambang
            (IUP),   Aktivitas     Tambang,   serta   Perdagangan,   Pembangunan,     Perindustrian
            Pengangkutan Darat dan Jasa. Setiap unit bisnis tersebut berhasil membangun kekuatan
            dari masing-masing karakter produk, seperti Semen Gresik sebagai produk semen
            terbesar di Indonesia dan Solusi Bangun Beton sebagai beton jadi di Indonesia. Seluruh
            pencapaian telah melengkapi Holding BUMN sektor semen sebagai Perusahaan induk
            semen terintegrasi, kuat dan terus berkembang.

            Untuk membangun suatu image dipengaruhi oleh reputasi yang baik serta kepercayaan di
            kalangan konsumen. Apabila Perseroan lalai atau melakukan kesalahan dalam
            memelihara posisi kekuatan nama yang dimiliki, terdapat risiko dimana reputasi Perseroan
            akan menurun sehingga kepercayaan konsumen terhadap Perseroan yang dimiliki
            menurun. Sehingga pendapatan Perseroan akan menurun dan membawa dampak negatif
            pada kinerja keuangannya.



                                                                                                       5-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 96
        ▪   Kondisi perekonomian global

            Kondisi perlambatan perekonomian global mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap
            kinerja perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk bagi Perseroan. Penguatan
            ataupun pelemahan perekonomian di suatu negara, akan memberikan pengaruh langsung
            terhadap tingkat permintaan dan penawaran yang terjadi di negara tersebut. Selain itu,
            secara tidak langsung akan berpengaruh pada negara yang mempunyai hubungan
            kerjasama dengan negara yang mengalami perubahan kondisi perekonomian tersebut.
            Kondisi perekonomian global juga dipengaruhi oleh kejadian-kejadian yang signifikan
            seperti kurangnya likuiditas di pasar kredit dan hipotek subprima Amerika Serikat pada
            semester kedua tahun 2007. Bencana seperti tsunami pada tahun 2011 di Jepang dan
            pandemi Covid-19 pada tahun 2020-Juni 2023 juga merupakan hambatan dalam
            menstabilkan ekonomi global.

            Melemahnya perekonomian global yang signifikan dapat pula mempengaruhi stabilitas
            perekonomian Indonesia. Tidak stabilnya perekonomian Indonesia akan mempengaruhi
            produksi dan penjualan perusahaan sehingga intensitas penjualan Persroan menurun.
            Kondisi tersebut dapat merugikan kegiatan usaha, kondisi keuangan dan kinerja
            operasional Perseroan.

        ▪   Dampak adanya pandemi Covid-19

            Dengan adanya pandemi Covid-19, berdampak pada kontraksi perekonomian Indonesia
            termasuk pada industri semen. Ketika kasus pertama Covid-19 diumumkan secara resmi,
            industri semen secara langsung terdampak pada berkurangnya omset usaha yang salah
            satunya penjualan. Beberapa produsen sudah mengurangi biaya operasional dengan
            menyeleksi keperluan berdasarkan fungsi utama yang dibutuhkan. Di masa pandemi,
            usaha semen perlu melakukan efisiensi baik dalam hal operasional, maupun keuangan
            melalui pengelolaan utilitas produksi, efisiensi penggunaan bahan baku untuk tetap
            mendapatkan keuntungan. Saat ini kondisi industri semen sudah mulai membaik.

       ▪ Risiko Perubahan Teknologi

            Perseroan telah dapat menyeimbangkan perubahan teknologi saat ini dengan bisnis yang
            dijalani, hal tersebut dapat ditunjukan dengan eksistensi Perseroan untuk memberikan
            penyediaan layanan teknologi dan informasi holding BUMN sektor semen. Namun kondisi
            tersebut masih belum memberikan dampak yang signifikan sehingga Perseroan berupaya
            memitigasi dan mengembangkan program di sektor digital dengan usaha mengembangkan
            aplikasi pada unit-unit usaha yang dimiliki Perseroan.

       ▪ Risiko Kebijakan Pemerintah

            Risiko yang timbul akibat dikeluarkannya hukum dan peraturan perundang-undangan baru
            oleh institusi pemerintah. Beberapa upaya mitigasi yang dapat dilakukan Perseroan untuk
            menghadapi risiko ini yaitu diantaranya menyesuaikan sistem internal peraturan
            perusahaan untuk cepat tanggap dalam mengantisipasi kebijakan-kebijakan baru dari

                                                                                                      5-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 97
            pemerintah, mengawasi perkembangan serta perubahan peraturan perundang-undangan
            yang berlaku, dan mengevaluasi penerapan kepatuhan terhadap perundang-undangan
            dilaksanakan melalui audit umum dan audit khusus



5.2     FAKTOR RISIKO PENDANAAN SMI

        ▪   Likuiditas saham
            Investasi Perseroan pada SMI bersifat tidak likuid, karena investasi pada instrumen saham
            memiliki tingkat risiko likuiditas yang berbeda dibandingkan instrumen investasi lainnya
            seperti deposito, reksadana, emas, dan sebagainya. Kondisi makro dan mikro ekonomi
            yang melingkupi SMI berkontribusi dalam mempengaruhi likuiditas saham SMI. Risiko-
            risiko spesifik yang dapat memiliki dampak negatif dan materiil kepada likuiditas saham,
            kegiatan usaha, hasil operasi, arus kas dan kondisi keuangan SMI termasuk antara lain
            kondisi politik, sosial dan ekonomi yang tidak stabil; perang, aksi terorisme, dan konflik
            sipil; intervensi pemerintah, termasuk dalam hal tarif, proteksi dan subsidi; perubahan
            dalam peraturan, perpajakan dan struktur hukum; kesulitan dan keterlambatan dalam
            memperoleh atau memperpanjang perizinan; tindakan-tindakan yang diambil oleh
            pemerintah; kurangnya infrastruktur energi, transportasi dan lainnya; dan penyitaan atau
            pengambilalihan aset.

        ▪   Pembagian dividen

            Kemampuan SMI untuk mengumumkan pembagian dividen akan bergantung pada kinerja
            keuangan Perseroan di masa depan yang juga bergantung pada keberhasilan
            implementasi strategi pertumbuhan SMI dan faktor-faktor lainnya yang berada di luar
            kendali SMI. Apabila SMI membukukan kerugian atas hasil kinerja operasionalnya dalam
            laporan keuangan SMI, maka SMI tidak dapat membagikan dividen. Selain itu, SMI dapat
            mencatatkan biaya atau kewajiban yang akan mengurangi atau meniadakan kas yang
            tersedia untuk pembagian dividen. Salah satu faktor ini dapat berdampak pada
            kemampuan SMI untuk membayar dividen kepada pemegang sahamnya. Oleh karena itu,
            SMI tidak dapat memberikan jaminan bahwa SMI akan dapat membagikan dividen.

        ▪   Pemenuhan kepatuhan

            Skema transaksi yang dilakukan untuk proses pembelian pendanaan yang cukup singkat
            yang memiliki potensi terhadap ketidaksesuian skema transaksi yang akan berdampak
            pada SMI ataupun Perseroan berupa teguran atau sanksi keuangan ataupun administrasi
            atas pelaksanaan skema transaksi tersebut.




                                                                                                         5-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 98
BAB 6.          ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA
                TRANSAKSI

1)   Berdasarkan analisis manfaat dan risiko, manfaat dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah
     bahwa (i) Perseroan mengalami perbaikan pada likuiditas dan solvabilitas karena penurunan
     beban keuangan yang dimiliki Perseroan, sehingga Perseroan memiliki kemampuan dalam
     memenhuhi kewajiban atau melunasi utang jangka pendeknya; dan (ii). meningkatkan borrowing
     capacity SMI agar mampu menggalang pendanaan eksternal di masa mendatang serta
     mengurangi ketergantungan pendanaan internal yang dapat digunakan untuk pengembangan
     bisnis lainnya yang pada akhirnya berpotensi pula meningkatkan kinerja Perseroan secara
     konsolidasian. Sementara risiko dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah terdapat
     kemungkinan rencana pengembangan usaha yang akan dilakukan SMI di masa depan tidak
     berjalan sebagaimana diharapkan sehingga menyebabkan kinerja SMI maupun Perseroan secara
     konsolidasian yang direncanakan tidak tercapai.


2)   Berdasarkan analisis keuntungan dan kerugian, keuntungan dari Rencana Transaksi bagi
     Perseroan adalah (i) memperbaiki posisi keuangan SMI dan secara langsung memperbaiki pula
     posisi keuangan Perseroan secara konsolidasian; (ii) pendanaan melalui penyertaan saham tidak
     menimbulkan beban bunga sehingga tidak menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI;
     dan (iii) dengan adanya tambahan modal yang dipakai untuk melunasi pinjaman Notional Poling
     SMI senilai Rp74.251.000.000, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada penghematan biaya
     administrasi Notional Poling 0,25 per mil/tahun dari pokok pinjaman Notional Poling SMI.
     Sementara kerugian dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah (i) terdapat opportunity cost
     atas penambahan investasi pada SMI dimana dana yang diinvestasikan pada SMI mungkin akan
     memberikan imbal hasil (return) yang lebih baik apabila diinvestasikan pada aset atau instrumen
     keuangan lainnya; dan (ii) pendanaan melalui penyertaan saham pada dasarnya memiliki biaya
     modal yang lebih mahal apabila dibandingkan dengan pendanaan melalui pinjaman, mengingat
     biaya modal ekuitas secara teoritis lebih tinggi daripada biaya modal hutang.


3)   Produksi industri semen lima tahun terakhir mengalami tren pertumbuhan yang menurun dimana
     rata-rata produksi semen tahun 2018-2022 sebesar 3,90%, sedangkan produksi semen pada
     semester I tahun 2023 sebesar 29,3 juta metrik ton. Produk semen Indonesia memiliki keunggulan
     untuk dapat menarik perhatian investor seperti kapasitas produksi sebesar 59,1% dapat
     memenuhi kebutuhan semen dalam negeri. Produk semen Indonesia memiliki kelemahan seperti
     kelebihan pasokan kapasitas atau oversupplay kapasitas semen menyebabkan kondisi industri
     tidak kondusif dikarenakan banyak produk semen yang tidak terserap oleh pasar. Disisi lain,
     terdapat ancaman yang dimiliki perusahaan semen Indonesia, yaitu hadirnya perusahaan lokal
     baru yang berbasis diluar Indonesia dengan kapasitas produksi yang besar dan dengan harga
     murah yang bisa mengurangi pangsa pasar perusahan semen Indonesia. Namun, industri semen


                                                                                                       6-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 99
     Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan penjualan karena pemerintah sedang melakukan
     akselerasi pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan proyek ibu kota baru
     Nusantara. Berdasarkan analisis industri tersebut, industri semen Indonesia perlu melakukan
     beberapa hal seperti memperluas pangsa pasar dengan melakukan ekspor dan berinovasi sesuai
     dengan kebutuhan pasar. Dengan melakukan ekspor (semen dan klinker) menggunakan mata
     uang asing seperti USD dapat menambah angka pendapatan karena kurs USD sedang menguat.
     Ekspor tujuannya lebih kepada pemanfaatan produk oversupply karena jumlah permintaan dalam
     negeri tidak sebanding dengan jumlah produk yang dihasilkan. Selain memperluas pasar ekspor,
     opsi lain adalah melakukan inovasi agar dapat menghasilkan produk turunan yang memenuhi
     kebutuhan pasar dan memiliki nilai tambah lebih baik. Sementara pemerintah dapat membantu
     dengan menggiatkan investasi pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa dengan semen
     domestik.



4)   Berdasarkan laporan penilaian yang dilakukan oleh KJPP FAST terhadap nilai pasar 100,00%
     saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada SMI per 30 Juni 2023 sebagaimana
     termuat dalam laporan KJPP FAST No. 00046/2.0074-02/BS/04/0097/1/IX/2023 tertanggal
     29 September 2023, adalah sebesar Rp10.109.000,00 per lembar saham. Rencana Transaksi
     yang akan dilakukan Perseroan adalah dengan nilai transaksi sebesar Rp10.109.000,00 per
     lembar saham. Berdasarkan POJK 35/2020, nilai transaksi tidak boleh melebihi batas atas dan
     batas bawah sebesar 7,5% dari nilai pasarnya. Mengingat nilai transaksi dari Rencana Transaksi
     yang akan dilakukan Perseroan tersebut tidak terdapat simpangan, maka Rencana Transaksi
     masih dapat dikatakan wajar. Selanjutnya, nilai nominal Rencana Transaksi adalah
     Rp74.250.605.000,00 atau 7.345 lembar saham baru pada nilai Rp10.109.000,00 per lembar
     saham, dan secara teoritis merepresentasikan 74,61% dari seluruh saham setelah Rencana
     Transaksi. Perseroan akan mengambil bagian seluruh penerbitan 7.345 lembar saham baru SMI
     tersebut. Sehingga tidak ada selisih persentase relatif antara persentase saham baru teoritis dan
     persentase saham baru yang diterbitkan. Oleh karena itu, berdasarkan POJK 35/2020 maka
     persentase saham baru yang diperoleh Perseroan dalam Rencana Transaksi masih dapat
     dikatakan wajar.




5)   Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan, dari perbandingan rasio tingkat profitabilitas,
     terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat profitabilitas sebelum dan setelah Rencana
     Transaksi dengan rata-rata rasio tingkat profitabilitas historisnya mengalami perbaikan
     sebagaimana diindikasikan dari penurunan marjin laba kotor. Secara umum ada indikasi outlier
     antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
     profitabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat rentabilitas, terlihat bahwa rata-
     rata proyeksi rasio tingkat rentabilitas sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara umum lebih
     tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara umum ada indikasi
     outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat

                                                                                                           6-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 100
     rentabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat likuiditas, terlihat bahwa rata-rata
     proyeksi rasio tingkat likuiditas sebelum Rencana Transaksi dan setelah Rencana Transaksi
     Transaksi lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara
     umum ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
     historis atas rasio tingkat likuiditas Perseroan. Sementara perbandingan tingkat solvabilitas antara
     rata-rata proyeksi rasio tingkat solvabilitas setelah Rencana Transaksi dengan rata-rata
     historisnya mengalami perbaikan sebagaimana diindikasikan dari penurunan rasio DAR dan DER.
     Dan tidak ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
     historis atas rasio tingkat solvabilitas Perseroan. Berdasarkan analisis outlier tersebut
     sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa proyeksi keuangan yang ada adalah masih dalam
     kewajaran.


6)   Berdasarkan proyeksi rasio keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi, Dari sisi
     pengukuran profitabilitas, rata-rata marjin kotor, marjin laba sebelum bunga dan pajak dan marjin
     laba bersih antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga
     dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih
     relatif baik. Sedangkan dari sisi rentabilitas, rata-rata proyeksi ROE (return on equity) tidak
     mengalami perubahan, seangkan rata-rata proyeksi ROA (return on assets), dan ROIC (return on
     invested capital) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara rata-rata mengalami
     peningkatan masing-masing sebesar 0,01%, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah
     Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik, mengingat proyeksi ROA
     dan ROIC mengalami peningkatan. Dari sisi likuiditas, rata-rata proyeksi rasio kas (cash ratio),
     rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio) antara sebelum dan setelah Rencana
     Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana
     Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik. Sementara dari sisi solvabilitas, rata-
     rata proyeksi DAR (debt to total asset ratio) dan DER (debt to equity ratio) antara sebelum dan
     setelah Rencana Transaksi mengalami perbaikan, dimana DAR mengalami penurunan sebesar
     0,08%, dan DER mengalami penurunan sebesar 0,13%, sehingga dapat diindikasikan bahwa
     terdapat dampak terhadap tingkat solvabilitas antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi,
     yaitu rasio utang menurun. Dengan demikian, secara keseluruhan dapat diindikasikan bahwa
     dengan adanya Rencana Transaksi akan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan
     Perseroan.


7)   Berdasarkan proforma laporan keuangan, pengukuran tingkat likuiditas Perseroan berubah
     sebagaimana diindikasikan dari rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana Transaksi dilakukan
     mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Selain itu tingkat
     likuiditas Perseroan ini masih relatif baik mengingat rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana
     Transaksi dilakukan masih berada pada 100%. Hal yang sama juga terjadi pada tingkat solvabilitas
     Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan mengalami perubahahan sebagaimana
     diindikasikan dari DAR dan DER apabila Rencana Transaksi dilakukan. Selanjutnya pengukuran


                                                                                                              6-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 101
     tingkat profitabilitas Perseroan juga tidak berubah sebagaimana diindikasikan dari ROA, ROE,
     marjin laba kotor, marjin operasi, dan marjin laba bersih apabila Rencana Transaksi dilakukan
     tidak mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Sehingga
     secara umum dapat diindikasikan bahwa posisi keuangan Perseroan apabila Rencana Transaksi
     dilakukan masih relatif baik.



8)   Berdasarkan analisis inkremental yang dilakukan dengan membandingkan kemampuan
     Perseroan menghasilkan laba bersih antara apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan dengan
     apabila Rencana Transaksi dilakukan, serta tingkat diskonto biaya modal rata-rata tertimbang
     sebesar 11,95%, nilai kini laba bersih inkremental menunjukkan nilai yang positif. Sehingga dapat
     diindikasikan bahwa Rencana Transaksi tidak berpotensi memberikan dampak negatif bagi
     Perseroan.




                                                                                                         6-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 102
BAB 7.          KESIMPULAN

Berdasarkan tujuan penugasan, ruang lingkup, data dan informasi yang digunakan, asumsi-asumsi
pokok, kondisi pembatas, pendekatan dan prosedur analisis kewajaran, analisis kewajaran Rencana
Transaksi sebagaimana diuraikan dalam analisa pendapat kewajaran di atas, KJPP FAST berpendapat
bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.


Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, atau untuk kepentingan lain.
Pendapat Kewajaran tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk menyetujui
Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.


Pendapat Kewajaran harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran.


Pendapat Kewajaran juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang ada pada saat ini.
Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran karena
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran. Pendapat Kewajaran tidak sah
apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dari KJPP FAST.




                                                                                                    7-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 103
                                         LAMPIRAN

▪   Proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan sebelum Rencana Transaksi;
▪   Proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan sebelum Rencana Transaksi;
▪   Proyeksi laporan arus kas Perseroan sebelum Rencana Transaksi;
▪   Proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan setelah Rencana Transaksi;
▪   Proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan setelah Rencana Transaksi;
▪   Proyeksi laporan arus kas Perseroan setelah Rencana Transaksi;
▪   Perhitungan tingkat diskonto Perseroan.
Page 104
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI & PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): TANPA RENCANA TRANSAKSI


                      Uraian                             30-Jun-23        31-Dec-23        31-Dec-24        31-Dec-25        31-Dec-26        31-Dec-27        31-Dec-28


Pendapatan                                                   17.031.759       23.532.345       42.485.921       43.693.706       44.937.214       46.427.305       47.966.600

Beban pokok pendapatan                                      -12.615.904      -16.229.342      -30.137.081      -30.816.111      -31.383.190      -32.040.008      -33.102.293

Laba (rugi) bruto                                             4.415.855        7.303.003       12.348.839       12.877.595       13.554.024       14.387.297       14.864.307

Beban distribusi & penjualan                                 -1.157.550       -1.742.679       -2.868.281       -2.930.638       -2.993.964       -3.071.020       -3.172.840
Beban umum & administrasi                                    -1.388.741       -1.821.836       -3.223.085       -3.321.079       -3.410.895       -3.506.325       -3.604.425
Penghasilan keuangan                                             94.210          130.409          299.397          235.794          172.233          159.860          232.568
Beban keuangan                                                 -684.502         -665.122       -1.063.765         -803.752         -540.714         -284.711         -268.796
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama            2.395                0                0                0                0                0                0
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih                      22.506          -36.101          -13.595          -13.595          -13.595          -13.595          -13.595

Laba (rugi) sebelum beban pajak                               1.304.173        3.167.675        5.479.510        6.044.325        6.767.089        7.671.507        8.037.219

Beban pajak penghasilan                                        -409.388       -1.087.879       -1.661.853       -1.831.298       -2.048.127       -2.319.452       -2.430.024

Laba (rugi) tahun berjalan                                     894.785         2.079.796        3.817.657        4.213.028        4.718.962        5.352.055        5.607.195

Pendapatan (beban) komprehensif lain                           -143.828               0                0                0                0                0                0

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                        750.957         2.079.796        3.817.657        4.213.028        4.718.962        5.352.055        5.607.195
Page 105
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): TANPA RENCANA TRANSAKSI


                       Uraian                          30-Jun-23        31-Dec-23        31-Dec-24        31-Dec-25        31-Dec-26        31-Dec-27        31-Dec-28


Aset                                                       79.463.217       85.940.418       85.135.668       86.471.359       87.180.574       88.175.014       93.156.559

  Aset lancar                                              16.548.893       22.328.872       21.586.089       23.407.586       24.947.509       26.669.635       32.459.632
   Kas & setara kas                                         4.462.487        8.135.619        6.819.160        8.309.122        9.536.525       10.889.118       16.213.605
   Investasi jangka pendek                                     66.381           65.082           65.082           65.082           65.082           65.082           65.082
   Piutang usaha                                            4.398.914        6.156.591        6.448.273        6.631.584        6.820.317        7.046.474        7.280.100
   Piutang lain-lain                                          403.460          395.566          395.566          395.566          395.566          395.566          395.566
   Persediaan                                               5.912.692        6.296.587        6.578.580        6.726.805        6.850.592        6.993.967        7.225.852
   Uang muka                                                  364.547          357.414          357.414          357.414          357.414          357.414          357.414
   Pajak lain-lain dibayar dimuka                             593.744          582.127          582.127          582.127          582.127          582.127          582.127
   Beban dibayar dimuka                                       236.361          231.736          231.736          231.736          231.736          231.736          231.736
   Aset lancar lainnya                                        110.307          108.149          108.149          108.149          108.149          108.149          108.149

  Aset tidak lancar                                        62.914.324       63.611.546       63.549.580       63.063.773       62.233.066       61.505.379       60.696.926
   Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya               118.355          125.983          131.746          137.509          143.271          149.034          154.796
   Aset pajak tangguhan                                       177.426          188.862          197.500          206.139          214.778          223.417          232.055
   Investasi pada ventura bersama                              60.066           63.937           66.862           69.787           72.711           75.636           78.560
   Properti investasi                                          93.662           99.699          104.259          108.819          113.380          117.940          122.500
   Aset tetap & tanah pertambangan                         57.032.013       57.350.100       57.001.729       56.229.517       55.112.405       54.098.312       53.003.455
   Tagihan pengembalian pajak                                 796.227          847.547          886.314          925.082          963.850        1.002.617        1.041.385
   Goodwill & aset takberwujud                              3.809.088        4.054.597        4.240.058        4.425.520        4.610.981        4.796.443        4.981.904
   Aset tidak lancar lainnya                                  827.487          880.821          921.111          961.401        1.001.690        1.041.980        1.082.270

Liabilitas & ekuitas                                       79.463.217       85.940.418       85.135.668       86.471.359       87.180.574       88.175.014       93.156.559

  Liabilitas jangka pendek                                 14.383.029       17.954.121       15.722.988       17.420.079       17.494.820       14.621.690       14.956.382
    Utang usaha                                             6.734.088        9.088.228        9.495.245        9.709.186        9.887.855       10.094.797       10.429.489
    Utang lain-lain                                           273.660          365.557          365.557          365.557          365.557          365.557          365.557
    Utang pajak                                               267.132          356.837          356.837          356.837          356.837          356.837          356.837
    Akrual                                                  1.023.127        1.366.699        1.366.699        1.366.699        1.366.699        1.366.699        1.366.699
    Uang muka penjualan                                       915.453        1.222.868        1.222.868        1.222.868        1.222.868        1.222.868        1.222.868
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                    283.475          378.668          378.668          378.668          378.668          378.668          378.668
    Pinjaman bank jangka pendek                               653.922          560.407          560.407          560.407          560.407          560.407          560.407
    Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun        4.232.172        4.614.858        1.976.708        3.459.858        3.355.930          275.858          275.858

  Liabilitas jangka panjang                                16.436.750       17.263.063       14.871.789       10.297.361        6.212.874        4.728.388        3.768.045
    Liabilitas pajak tangguhan                              3.783.283        3.400.741        3.149.562        2.872.772        2.563.209        2.212.637        1.862.065
    Pinjaman bank jangka panjang                            9.049.958       10.623.176        8.722.326        4.688.326        1.208.254          408.254          132.396
    Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                 2.607.635        2.343.968        2.170.841        1.980.063        1.766.697        1.525.064        1.283.432
    Provisi jangka panjang                                    400.568          360.065          333.471          304.165          271.389          234.271          197.153
    Liabilitas jangka panjang lainnya                         595.306          535.112          495.589          452.036          403.325          348.162          292.999

  Dana syirkah temporer                                     2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000

  Ekuitas                                                  46.293.438       48.373.234       52.190.891       56.403.919       61.122.881       66.474.936       72.082.131
   Modal saham                                                675.154          675.154          675.154          675.154          675.154          675.154          675.154
   Tambahan modal disetor                                   6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241
   Selisih transaksi ekuitas                                1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451
   Penghasilan komprehensif lainnya                           418.597          418.597          418.597          418.597          418.597          418.597          418.597
   Saldo laba                                              33.484.004       35.563.800       39.381.457       43.594.485       48.313.447       53.665.502       59.272.697
   Kepentingan non-pengendali                               4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991
Page 106
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): TANPA RENCANA TRANSAKSI


                     Uraian                        30-Jun-23        31-Dec-23        31-Dec-24        31-Dec-25        31-Dec-26        31-Dec-27        31-Dec-28


Arus kas dari aktivitas operasi                           944.705      -27.893.100        3.179.286        3.580.459        4.014.776        4.549.853        4.836.767
  Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan          750.957        2.079.796        3.817.657        4.213.028        4.718.962        5.352.055        5.607.195
  Depresiasi                                            1.069.614      -30.437.707                0                0                0                0                0
  Perubahan modal kerja
    Piutang usaha                                       1.122.424       -1.757.677         -291.683         -183.311         -188.733         -226.158         -233.626
    Piutang lain-lain                                     -40.132            7.894                0                0                0                0                0
    Persediaan                                           -302.459         -383.895         -281.993         -148.224         -123.787         -143.376         -231.885
    Uang muka                                            -227.234            7.133                0                0                0                0                0
    Pajak lain-lain dibayar dimuka                        299.933           11.617                0                0                0                0                0
    Beban dibayar dimuka                                  -56.960            4.625                0                0                0                0                0
    Aset lancar lainnya                                    -3.932            2.158                0                0                0                0                0
    Aset pajak tangguhan                                      680          -11.436           -8.639           -8.639           -8.639           -8.639           -8.639
    Tagihan pengembalian pajak                            362.572          -51.320          -38.768          -38.768          -38.768          -38.768          -38.768
    Utang usaha                                        -1.361.836        2.354.140          407.017          213.941          178.669          206.942          334.693
    Utang lain-lain                                       -80.522           91.897                0                0                0                0                0
    Utang pajak                                          -182.757           89.705                0                0                0                0                0
    Akrual                                               -209.901          343.572                0                0                0                0                0
    Uang muka penjualan                                   -85.226          307.415                0                0                0                0                0
    Liabilitas imbalan kerja                             -237.364         -168.475         -173.126         -190.778         -213.367         -241.632         -241.632
    Liabilitas pajak tangguhan                            126.848         -382.542         -251.180         -276.790         -309.563         -350.572         -350.572

Arus kas dari aktivitas investasi                        -272.557       29.804.539          109.373          533.213          878.114          775.093          855.859
  Investasi jangka pendek                                  -6.400            1.299                0                0                0                0                0
  Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya             54.856           -7.628           -5.763           -5.763           -5.763           -5.763           -5.763
  Investasi pada ventura bersama                           -2.397           -3.871           -2.925           -2.925           -2.925           -2.925           -2.925
  Properti investasi                                          427           -6.037           -4.560           -4.560           -4.560           -4.560           -4.560
  Aset tetap & tanah pertambangan                        -295.635       30.119.620          348.372          772.212        1.117.113        1.014.092        1.094.857
  Goodwill & aset takberwujud                              44.406         -245.509         -185.461         -185.461         -185.461         -185.461         -185.461
  Aset tidak lancar lainnya                               -67.814          -53.334          -40.290          -40.290          -40.290          -40.290          -40.290

Arus kas dari aktivitas pendanaan                      -2.216.994        1.761.693       -4.605.118       -2.623.710       -3.665.486       -3.972.353         -368.139
  Pinjaman bank jangka pendek                             154.971          -93.515                0                0                0                0                0
  Pinjaman bank jangka panjang                           -570.282        1.955.904       -4.539.000       -2.550.850       -3.584.000       -3.880.072         -275.858
  Provisi jangka panjang                                    7.700          -40.503          -26.594          -29.306          -32.776          -37.118          -37.118
  Liabilitas jangka panjang lainnya                       -12.504          -60.194          -39.524          -43.553          -48.710          -55.163          -55.163
  Dana syirkah temporer                                  -100.000                0                0                0                0                0                0
  Penghasilan komprehensif lainnya                       -120.207                0                0                0                0                0                0
  Kepentingan non-pengendali                              -39.155                0                0                0                0                0                0
  Dividen                                              -1.696.879                0                0                0                0                0                0
  Koreksi                                                 159.362                0                0                0                0                0                0

Arus kas bersih                                        -1.544.846        3.673.132       -1.316.459        1.489.962        1.227.403        1.352.593        5.324.487

Kas & setara kas awal tahun                             6.007.333        4.462.487        8.135.619        6.819.160        8.309.122        9.536.525       10.889.118

Kas & setara kas akhir tahun                            4.462.487        8.135.619        6.819.160        8.309.122        9.536.525       10.889.118       16.213.605
Page 107
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI & PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): DENGAN RENCANA TRANSAKSI


                      Uraian                             30-Jun-23        31-Dec-23        31-Dec-24        31-Dec-25        31-Dec-26        31-Dec-27        31-Dec-28


Pendapatan                                                   17.031.759       23.532.345       42.485.921       43.693.706       44.937.214       46.427.305       47.966.600

Beban pokok pendapatan                                      -12.615.904      -16.229.342      -30.137.044      -30.815.998      -31.383.002      -32.039.744      -33.101.953

Laba (rugi) bruto                                             4.415.855        7.303.003       12.348.877       12.877.708       13.554.212       14.387.561       14.864.647

Beban distribusi & penjualan                                 -1.157.550       -1.742.679       -2.868.281       -2.930.638       -2.993.964       -3.071.020       -3.172.840
Beban umum & administrasi                                    -1.388.741       -1.821.836       -3.223.085       -3.321.079       -3.410.895       -3.506.325       -3.604.425
Penghasilan keuangan                                             94.210          129.620          296.188          232.585          169.024          156.705          229.412
Beban keuangan                                                 -684.502         -663.750       -1.059.144         -799.206         -536.244         -280.316         -264.477
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama            2.395                0                0                0                0                0                0
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih                      22.506          -36.101          -13.595          -13.595          -13.595          -13.595          -13.595

Laba (rugi) sebelum beban pajak                               1.304.173        3.168.258        5.480.961        6.045.776        6.768.539        7.673.010        8.038.723

Beban pajak penghasilan                                        -409.388       -1.088.031       -1.662.268       -1.831.713       -2.048.542       -2.319.877       -2.430.449

Laba (rugi) tahun berjalan                                     894.785         2.080.227        3.818.692        4.214.063        4.719.997        5.353.133        5.608.274

Pendapatan (beban) komprehensif lain                           -143.828               0                0                0                0                0                0

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                        750.957         2.080.227        3.818.692        4.214.063        4.719.997        5.353.133        5.608.274
Page 108
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): DENGAN RENCANA TRANSAKSI


                       Uraian                          30-Jun-23        31-Dec-23        31-Dec-24        31-Dec-25        31-Dec-26        31-Dec-27        31-Dec-28


Aset                                                       79.463.217       85.866.599       85.062.885       86.399.610       87.109.861       88.105.378       93.088.001

  Aset lancar                                              16.548.893       22.255.053       21.513.305       23.335.837       24.876.795       26.600.000       32.391.075
   Kas & setara kas                                         4.462.487        8.061.800        6.746.376        8.237.373        9.465.812       10.819.483       16.145.048
   Investasi jangka pendek                                     66.381           65.082           65.082           65.082           65.082           65.082           65.082
   Piutang usaha                                            4.398.914        6.156.591        6.448.273        6.631.584        6.820.317        7.046.474        7.280.100
   Piutang lain-lain                                          403.460          395.566          395.566          395.566          395.566          395.566          395.566
   Persediaan                                               5.912.692        6.296.587        6.578.580        6.726.805        6.850.592        6.993.967        7.225.852
   Uang muka                                                  364.547          357.414          357.414          357.414          357.414          357.414          357.414
   Pajak lain-lain dibayar dimuka                             593.744          582.127          582.127          582.127          582.127          582.127          582.127
   Beban dibayar dimuka                                       236.361          231.736          231.736          231.736          231.736          231.736          231.736
   Aset lancar lainnya                                        110.307          108.149          108.149          108.149          108.149          108.149          108.149

  Aset tidak lancar                                        62.914.324       63.611.546       63.549.580       63.063.773       62.233.066       61.505.379       60.696.926
   Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya               118.355          125.983          131.746          137.509          143.271          149.034          154.796
   Aset pajak tangguhan                                       177.426          188.862          197.500          206.139          214.778          223.417          232.055
   Investasi pada ventura bersama                              60.066           63.937           66.862           69.787           72.711           75.636           78.560
   Properti investasi                                          93.662           99.699          104.259          108.819          113.380          117.940          122.500
   Aset tetap & tanah pertambangan                         57.032.013       57.350.100       57.001.729       56.229.517       55.112.405       54.098.312       53.003.455
   Tagihan pengembalian pajak                                 796.227          847.547          886.314          925.082          963.850        1.002.617        1.041.385
   Goodwill & aset takberwujud                              3.809.088        4.054.597        4.240.058        4.425.520        4.610.981        4.796.443        4.981.904
   Aset tidak lancar lainnya                                  827.487          880.821          921.111          961.401        1.001.690        1.041.980        1.082.270

Liabilitas & ekuitas                                       79.463.217       85.866.599       85.062.885       86.399.610       87.109.861       88.105.378       93.088.001

  Liabilitas jangka pendek                                 14.383.029       17.879.871       15.648.738       17.345.829       17.420.570       14.547.440       14.882.132
    Utang usaha                                             6.734.088        9.088.228        9.495.245        9.709.186        9.887.855       10.094.797       10.429.489
    Utang lain-lain                                           273.660          365.557          365.557          365.557          365.557          365.557          365.557
    Utang pajak                                               267.132          356.837          356.837          356.837          356.837          356.837          356.837
    Akrual                                                  1.023.127        1.366.699        1.366.699        1.366.699        1.366.699        1.366.699        1.366.699
    Uang muka penjualan                                       915.453        1.222.868        1.222.868        1.222.868        1.222.868        1.222.868        1.222.868
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                    283.475          378.668          378.668          378.668          378.668          378.668          378.668
    Pinjaman bank jangka pendek                               653.922          486.157          486.157          486.157          486.157          486.157          486.157
    Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun        4.232.172        4.614.858        1.976.708        3.459.858        3.355.930          275.858          275.858

  Liabilitas jangka panjang                                16.436.750       17.263.063       14.871.789       10.297.361        6.212.874        4.728.388        3.768.045
    Liabilitas pajak tangguhan                              3.783.283        3.400.741        3.149.562        2.872.772        2.563.209        2.212.637        1.862.065
    Pinjaman bank jangka panjang                            9.049.958       10.623.176        8.722.326        4.688.326        1.208.254          408.254          132.396
    Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                 2.607.635        2.343.968        2.170.841        1.980.063        1.766.697        1.525.064        1.283.432
    Provisi jangka panjang                                    400.568          360.065          333.471          304.165          271.389          234.271          197.153
    Liabilitas jangka panjang lainnya                         595.306          535.112          495.589          452.036          403.325          348.162          292.999

  Dana syirkah temporer                                     2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000        2.350.000

  Ekuitas                                                  46.293.438       48.373.665       52.192.358       56.406.420       61.126.417       66.479.550       72.087.824
   Modal saham                                                675.154          675.154          675.154          675.154          675.154          675.154          675.154
   Tambahan modal disetor                                   6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241        6.217.241
   Selisih transaksi ekuitas                                1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451        1.046.451
   Penghasilan komprehensif lainnya                           418.597          418.597          418.597          418.597          418.597          418.597          418.597
   Saldo laba                                              33.484.004       35.564.231       39.382.924       43.596.986       48.316.983       53.670.116       59.278.390
   Kepentingan non-pengendali                               4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991        4.451.991
Page 109
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): DENGAN RENCANA TRANSAKSI


                     Uraian                        30-Jun-23        31-Dec-23        31-Dec-24        31-Dec-25        31-Dec-26        31-Dec-27        31-Dec-28


Arus kas dari aktivitas operasi                           944.705      -27.892.669        3.180.322        3.581.494        4.015.811        4.550.931        4.837.845
  Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan          750.957        2.080.227        3.818.692        4.214.063        4.719.997        5.353.133        5.608.274
  Depresiasi                                            1.069.614      -30.437.707                0                0                0                0                0
  Perubahan modal kerja
    Piutang usaha                                       1.122.424       -1.757.677         -291.683         -183.311         -188.733         -226.158         -233.626
    Piutang lain-lain                                     -40.132            7.894                0                0                0                0                0
    Persediaan                                           -302.459         -383.895         -281.993         -148.224         -123.787         -143.376         -231.885
    Uang muka                                            -227.234            7.133                0                0                0                0                0
    Pajak lain-lain dibayar dimuka                        299.933           11.617                0                0                0                0                0
    Beban dibayar dimuka                                  -56.960            4.625                0                0                0                0                0
    Aset lancar lainnya                                    -3.932            2.158                0                0                0                0                0
    Aset pajak tangguhan                                      680          -11.436           -8.639           -8.639           -8.639           -8.639           -8.639
    Tagihan pengembalian pajak                            362.572          -51.320          -38.768          -38.768          -38.768          -38.768          -38.768
    Utang usaha                                        -1.361.836        2.354.140          407.017          213.941          178.669          206.942          334.693
    Utang lain-lain                                       -80.522           91.897                0                0                0                0                0
    Utang pajak                                          -182.757           89.705                0                0                0                0                0
    Akrual                                               -209.901          343.572                0                0                0                0                0
    Uang muka penjualan                                   -85.226          307.415                0                0                0                0                0
    Liabilitas imbalan kerja                             -237.364         -168.475         -173.126         -190.778         -213.367         -241.632         -241.632
    Liabilitas pajak tangguhan                            126.848         -382.542         -251.180         -276.790         -309.563         -350.572         -350.572

Arus kas dari aktivitas investasi                        -272.557       29.804.539          109.373          533.213          878.114          775.093          855.859
  Investasi jangka pendek                                  -6.400            1.299                0                0                0                0                0
  Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya             54.856           -7.628           -5.763           -5.763           -5.763           -5.763           -5.763
  Investasi pada ventura bersama                           -2.397           -3.871           -2.925           -2.925           -2.925           -2.925           -2.925
  Properti investasi                                          427           -6.037           -4.560           -4.560           -4.560           -4.560           -4.560
  Aset tetap & tanah pertambangan                        -295.635       30.119.620          348.372          772.212        1.117.113        1.014.092        1.094.857
  Goodwill & aset takberwujud                              44.406         -245.509         -185.461         -185.461         -185.461         -185.461         -185.461
  Aset tidak lancar lainnya                               -67.814          -53.334          -40.290          -40.290          -40.290          -40.290          -40.290

Arus kas dari aktivitas pendanaan                      -2.216.994        1.687.443       -4.605.118       -2.623.710       -3.665.486       -3.972.353         -368.139
  Pinjaman bank jangka pendek                             154.971         -167.765                0                0                0                0                0
  Pinjaman bank jangka panjang                           -570.282        1.955.904       -4.539.000       -2.550.850       -3.584.000       -3.880.072         -275.858
  Provisi jangka panjang                                    7.700          -40.503          -26.594          -29.306          -32.776          -37.118          -37.118
  Liabilitas jangka panjang lainnya                       -12.504          -60.194          -39.524          -43.553          -48.710          -55.163          -55.163
  Dana syirkah temporer                                  -100.000                0                0                0                0                0                0
  Penghasilan komprehensif lainnya                       -120.207                0                0                0                0                0                0
  Kepentingan non-pengendali                              -39.155                0                0                0                0                0                0
  Dividen                                              -1.696.879                0                0                0                0                0                0
  Koreksi                                                 159.362                0                0                0                0                0                0

Arus kas bersih                                        -1.544.846        3.599.313       -1.315.424        1.490.997        1.228.438        1.353.671        5.325.565

Kas & setara kas awal tahun                             6.007.333        4.462.487        8.061.800        6.746.376        8.237.373        9.465.812       10.819.483

Kas & setara kas akhir tahun                            4.462.487        8.061.800        6.746.376        8.237.373        9.465.812       10.819.483       16.145.048
Page 110
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
WEIGHTED AVERAGE COST OF CAPITAL (WACC) AS AT 30 JUNE 2023


                           Description                       Return


Cost of debt (before tax)                                          9,30%
Risk-free rate (before tax)                                        6,79%
Beta unlevered                                                     0,7872
Beta relevered                                                     1,0669
Beta adjusted (Merill Lynch formula)                               1,0443
Equity risk premium                                                9,23%
Default spread                                                     2,33%
Cost of equity (before specific risk)                             14,09%
Company specific risk premium                                      0,00%
Cost of equity (after size and company specific risks)            14,09%
DER                                                               45,55%
Target for debt portion                                           31,29%
Target for equity portion                                         68,71%
WACC                                                              11,95%

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.58 MB
Published30 Nov 2023
Pages110
Characters372,027
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result