Back to announcement
20231130_SMGR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31543961_lamp1.pdf
Other Text extracted SMGRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 110
Page 1
Page 2
1. 2. 3.
Page 3
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK (“Perseroan”)
KETERBUKAAN INFORMASI
Sehubungan dengan Transaksi Material
DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR
17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA TERTANGGAL 20 APRIL 2020
DISCLOSURE OF INFORMATION
In connection with Material Transaction
IN COMPLIANCE WITH THE REGULATION OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY REGULATION OF THE
REPUBLIC OF INDONESIA NUMBER 17/POJK.04/2020 CONCERNING MATERIAL TRANSACTIONS AND CHANGES IN
BUSINESS ACTIVITIES DATED 20 APRIL 2020
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK.
Berkedudukan di Jakarta
Kegiatan Usaha Utama:
Industri semen, termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam
industri semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen
serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya.
Domiciled in Jakarta
Main Business Activities:
Cement industry, including production activities, mining and/or digging for materials needed in the cement
industry or other industries, trading, marketing and distribution related to the cement industry as well as
providing services for the cement industry and/or other industries.
Kantor Pusat / Head Office :
Gedung South Quarter Tower A, Lantai 19-20
Jalan R.A Kartini, Kaveling 8, Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Telepon : (021) 526 1174
Fax : (021) 526 1175
Website : www.sig.id
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA
ATAS KEBENARAN DARI SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN MENEGASKAN,
BAHWA SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA DAN SEPANJANG SEPENGETAHUAN DAN KEYAKINAN MEREKA, INFORMASI
MATERIAL YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG DIHILANGKAN
SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR, TIDAK LENGKAP ATAU
MENYESATKAN.
THE BOARD OF DIRECTORS AND THE BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY ARE SOLELY OR COLLECTIVELY RESPONSIBLE FOR THE
ACCURACY OF ALL INFORMATION OR MATERIAL FACTS CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE AND AFFIRMING, AS AFTER FINALLY AS
AFFIRMATION, AFFIRMATION OF THIS INFORMATION THE INFORMATION CONTAINED IN THIS DISCLOSURE IS TRUE AND NO MATERIAL FACTS ARE
OMITTED SO THAT CAUSE THE INFORMATION CONTAINED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE TO BE TRUE, COMPLETE OR MISLEADING.
Keterbukaan informasi sehubungan dengan Transaksi Afiliasi ini (“Keterbukaan Informasi”) memuat informasi mengenai transaksi
antara PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) dengan PT Sinergi Mitra Investama (“SMI”). SMI merupakan anak
perusahaan Perseroan dengan kepemilikan saham Perseroan sebesar 97,00% (sembilan puluh tujuh koma nol nol persen). Perseroan
melakukan penambahan setoran modal kepada SMI (“Transaksi”) dengan nilai Transaksi sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh
empat miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu Rupiah) berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa SMI Tanggal 29 November 2023. Transaksi ini tidak termasuk Transaksi Material sebagaimana diatur di dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020.
This Disclosure of Information in connection with Affiliated Transactions (“Disclosure of Information”) contains information
regarding transactions between PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (the “Company”) with PT Sinergi Mitra Investama (“SMI”). SMI
is a subsidiary of the Company with a share ownership of 97.00% (ninety-seven point zero zero percent). The Company performs
additional capital contribution to SMI (“Transaction”) with transaction value of IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two
hundred and fifty million six
Keterbukaan hundred andini
Informasi five diterbitkan
thousand Rupiah)
dibased on the pada
Jakarta Shareholders'
tanggal Decision
[30inNovember]
the SMI’s Extraordinary
2023.General
Meeting of Shareholders dated 29 November 2023. This transaction is not a material transaction as stipulatedthin the Financial Services
This Disclosure of Information is published in Jakarta on [November 30 ], 2023.
Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020.
Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal [30 November] 2023.
This Disclosure of Information is published in Jakarta on [November 30th], 2023.
Page 4
Definisi
Definitions
Afiliasi : Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Undang-
Affiliate Undang Pasar Modal.
Affiliates as referred to in Article 1 of the Capital Market
Law.
:
KJPP Kantor Jasa Penilai Publik Firman, Suryantoro, Sugeng,
KJPP Suzy, Hartono dan Rekan yang memiliki ijin usaha dari
Kementerian Keuangan Nomor : 2.09.0074 melalui Surat
Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 1359/KM.1/2009,
tanggal 8 Desember 2009 dan terdaftar sebagai profesi
penunjang pasar modal di Bapepam - LK dengan Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari
Bapepam - LK Nomor: S-865/BL/2010, tanggal 29 Januari
2010.
Office of Public Appraisal Service Firman, Suryantoro,
Sugeng, Suzy, Hartono and Partners which has a business
license from the Ministry of Finance Number: 2.09.0074
through the Decree of the Minister of Finance Number:
1359/KM.1/2009, dated December 8, 2009 and is
registered as a capital market supporting profession in
Bapepam - LK with Certificate of Registration of Capital
Market Supporting Profession from Bapepam - LK Number:
S-865/BL/2010, January 29, 2010.
OJK : Lembaga independen dan bebas dari campur tangan pihak
OJK lain, yang mempunyai fungsi dan wewenang pengaturan,
pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang No. 21 tahun 2011
tanggal 22 November 2011. Sejak tanggal 31 Desember
2012 fungsi, tugas dan wewenang pengaturan dan
pengawasan kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal
beralih dari Menteri Keuangan dan Bapepam-LK ke OJK.
Independent institution and free from interference from
other parties, which has the function and authority to
regulate, supervise, examine and investigate as referred to
in Law No. 21 of 2011 dated 22 November 2011. Since 31
December 2012, the functions, duties and authorities of
regulating and supervising financial services activities in
the capital market sector have shifted from the Minister of
Finance and Bapepam-LK to OJK.
Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 : Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020 Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020 concerning Material
Transactions and Changes in Business Activities.
Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
OJK Regulation No. 31/POJK.04/2015 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi
atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi
atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 : Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated
Page 5
Transactions and Conflict of Interest Transactions.
Perseroan : PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, suatu perseroan
Company terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara
Republik Indonesia berkedudukan di Jakarta.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, a Limited Liability
Company established under the laws of the Republic of
Indonesia is domiciled in Jakarta.
SMI : PT Sinergi Mitra Investama yang didirikan berdasarkan Akta
SMI Pendirian Perseroan Terbatas No. 281 tertanggal 29
Desember 2011 yang dibuat di hadapan Slamet Wahjudi,
S.H., M.Kn., Notaris di Gresik.
PT Sinergi Mitra Investama which was established based on
the Deed of Establishment of a Limited Liability Company
No. 281 dated December 29, 2011, drawn up before Slamet
Wahjudi, S.H., M.Kn., Notary in Gresik.
Transaksi : Perseroan melakukan penambahan setoran modal kepada
Transaction SMI sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat
miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu
Rupiah).
The company performs additional capital contribution to
SMI with a transaction value of IDR 74,250,605,000.00
(seventy-four billion two hundred and fifty million six
hundred and five thousand Rupiah).
Transaksi Afiliasi : Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Affiliated Transaction OJK No. 42/POJK.04/2020 Pasal 1 Ayat 3.
Affiliated Transactions as referred to in OJK Regulation No.
42/POJK.04/2020 Article 1 Paragraph 3.
Transaksi Material : Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Material Transaction OJK No. 17/POJK.04/2020 Pasal 1 Ayat 1.
Material Transactions as referred to in OJK Regulation No.
17/POJK.04/2020 Article 1 Paragraph 1.
Undang-Undang Pasar Modal : Undang-Undang No. 8 Tahun 1995.
Capital Market Law Law No. 8 of 1995.
Undang-Undang Perseroan Terbatas : Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Limited Liability Company Law Terbatas.
Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Companies.
Page 6
PENDAHULUAN | PRELIMINARY
Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka mematuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 Pasal
4 Ayat 1 butir b, yang mewajibkan Perseroan untuk melakukan keterbukaan informasi atas setiap
Transaksi Afiliasi. Perseroan dan SMI merupakan pihak terafiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Pasar Modal. Penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan
dan SMI dijelaskan dalam bagian II poin C dari Keterbukaan Informasi ini. Tindakan Perseroan
melakukan penambahan setoran modal kepada SMI merupakan Transaksi Afiliasi.
This Information Disclosure is made to comply with OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 Article 4
Paragraph 1 point b, which requires the Company to disclose information on every Affiliated
Transaction. The Company and SMI are affiliated parties as referred to in the Capital Market Law.
Further explanation regarding the Affiliate relationship between the Company and SMI is explained in
part II point C of this Disclosure of Information. The Company's action to perform additional capital
contribution to SMI is an Affiliated Transaction.
I. URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN | BRIEF DESCRIPTION OF THE
COMPANY
A. Riwayat Singkat | Brief History
Perseroan pada mulanya didirikan dengan nama NV. Pabrik Semen Gresik, pada tanggal
25 Maret 1953, berdasarkan Akta Pendirian No. 41 tanggal 25 Maret 1953 yang dibuat di
hadapan Raden Meester Soewandi, Notaris di Jakarta yang telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. J.A. 5/51/5 tertanggal 8
Juni 1953 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 61 tertanggal 31
Juli 1953 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 451/1953. Selanjutnya
pada tahun 1969, status Perseroan diubah menjadi Perseroan Terbatas, dengan nama PT
Semen Gresik (Persero) dengan Akta No. 81 tanggal 24 Oktober 1969 yang dibuat di
hadapan J.N. Siregar, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. J.A.5/129/5
tanggal 18 Nopember 1969 dan diumumkan dalam Berita·Negara Republik Indonesia No.
95 tanggal 28 Nopember 1969 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.
255/1969. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan
sebagaimana diubah terakhir berdasarkan Akta No. 38 tanggal 17 April 2023 yang dibuat
di hadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Pemberitahuan perubahan ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan surat No. AHU-AH.01.03-0060717 tanggal 8 Mei 2023.
The company was originally established under the name NV. Semen Gresik Factory, on
March 25, 1953, based on the Deed of Establishment No. 41 dated March 25, 1953 drawn
up before Raden Meester Soewandi, Notary in Jakarta which has been ratified by the
Minister of Justice of the Republic of Indonesia based on Decree No. J.A. 5/51/5 dated
June 8, 1953 and announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 61
dated July 31, 1953 and the Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia
No. 451/1953. Subsequently in 1969, the status of the Company was changed to a Limited
Liability Company, under the name PT Semen Gresik (Persero) with Deed No. 81 of 24
October 1969 made in the presence of J.N. Siregar, SH., Notary in Jakarta and has received
approval from the Minister of Justice of the Republic of Indonesia based on Decree No.
J.A.5/129/5 dated November 18, 1969 and announced in the State Gazette of the Republic
of Indonesia No. 95 dated November 28, 1969 and the Supplement to the State Gazette
of the Republic of Indonesia No. 255/1969. The Company's Articles of Association have
been amended several times as last amended by Deed No. 38 dated April 17, 2023, drawn
up before Aulia Taufani, Bachelor of Law, Notary in South Jakarta Administrative City.
Notification of this change has been received by the Minister of Law and Human Rights of
the Republic of Indonesia based on letter No. AHU-AH.01.03-0060717 dated May 8, 2023.
Page 7
B. Bidang Usaha | Business fields
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan menurut Anggaran Dasar adalah menjalankan
usaha dalam bidang Industri pengolahan (semen dan turunannya, mortar, beton siap
pakai, kapur, gipsum, asbes, bata, sejenisnya yang tahan api); Pertambangan dan
penggalian (batu kapur, kerikil, tanah dan tanah liat, gipsum, tras, mineral, bahan kimia
dan bahan pupuk, kuarsa dan aktivitas penunjang pertambangan dan pengalian lainnya);
Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor
(perdagangan besar genteng, batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat, kapur, semen
atau kaca, perdagangan besar semen, kapur, pasir, berbagai macam material bangunan,
atas dasar balas jasa atau kontrak, barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai (scrap));
Aktivitas professional, ilmiah dan teknis; Aktivitas keuangan dan asuransi; Pengadaan
listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin; Treatment air, treatment air limbah, treatment
dan pemulihan material sampah dan aktivitas remediasi; Real Estat; Pengangkutan dan
pergudangan; Informasi dan komunikasi; Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa
hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya; Aktivitas
kesehatan manusia dan aktivitas sosial; Kesenian, hiburan dan rekreasi. Perseroan
memperoleh izin untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut berdasarkan Nomor Induk
Berusaha (NIB) Nomor 8120214023617 tanggal 31 Oktober 2018 sebagaimana diubah
terakhir tanggal 29 Mei 2023, yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal,
yang berlaku selama Pelaku Usaha masih menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan, serta telah disesuaikan menjadi NIB Berbasis Risiko. NIB
ini menerangkan hal-hal sebagai berikut:
The scope of the Company's business activities according to the Articles of Association is
to carry out business in the processing industry (cement and its derivatives, mortar, ready-
mix concrete, lime, gypsum, asbestos, brick, the like which are fire-resistant); Mining and
quarrying (limestone, gravel, soil and clay, gypsum, traces, minerals, chemicals and
fertilizer materials, quartz and other mining and quarrying support activities); Wholesale
and retail trade, repair and maintenance of cars and motorbikes (wholesale trade in roof
tiles, bricks, tiles and the like from clay, lime, cement or glass, wholesale trade in cement,
lime, sand, various kinds of building materials, on a fee basis or contracts, used goods and
unused remains (scrap)); Professional, scientific and technical activities; Financial and
insurance activities; Procurement of electricity, gas, steam/hot water and cold air; Water
treatment, waste water treatment, waste material treatment and recovery and remediation
activities; Real Estate; Transportation and warehousing; Information and communication;
Rental and leasing activities without option rights, employment, travel agents and other
business support; Human health activities and social activities; Arts, entertainment and
recreation. The Company obtained permission to carry out these activities based on
Business Identification Number (NIB) Number 8120214023617 dated 31 October 2018 as
last amended on 29 May 2023, issued by the Investment Coordinating Board, which is
valid as long as the Business Actor is still carrying out business activities in accordance
with regulatory provisions. legislation, and has been adjusted to become a Risk-Based NIB.
This NIB explains the following things:
Nama Perusahaan : PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT SEMEN
INDONESIA Tbk
Alamat Kantor/Korespondensi : South Quarter Tower A Lantai 19-20,
Jl. RA Kartini Kav. 8, Kelurahan Cilandak Barat,
Kecamatan Cilandak, Kota Administratif Jakarta
Selatan, Provinsi DKI Jakarta.
NPWP : 01.001.631.9-051.000
Nomor Telepon : 0215261174
Status Penanaman Modal : PMDN
Jenis API : API-P
Status API : Aktif
Akses Kepabeanan : Ekspor dan Impor
Page 8
Company Name : PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT SEMEN
INDONESIA Tbk
Office Address/Correspondence : South Quarter Tower A Level 19-20,
Jl. RA Kartini Kav. 8, West Cilandak Urban Village,
Cilandak Sub District, Administrative City of South
Jakarta, DKI Jakarta Province.
TIN : 01.001.631.9-051.000
Phone Number : 0215261174
Investment Status : PMDN
API Type : API-P
API Status : Active
Customs Access : Export and Import
A. Tabel Kegiatan Usaha yang Memiliki Perizinan yang Berlaku Efektif sebelum
Implementasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja
A. Table of Business Activities that Have Effective Permits before Implementation of Law
Number 11 of 2020 concerning Job Creation
No. Kode KBLI Nama KBLI
1 23941 INDUSTRI SEMEN
2 38220 TREATMENT DAN PEMBUANGAN LIMBAH BERBAHAYA
3 82920 AKTIVITAS PENGEPAKAN
4 71209 ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA
5 08102 PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING
6 46634 PERDAGANGAN BESAR SEMEN, KAPUR, PASIR, DAN BATU
No. KBLI Code KBLI Name
1 23941 CEMENT INDUSTRY
2 38220 TREATMENT AND DISPOSAL OF HAZARDOUS WASTE
3 82920 PACKING ACTIVITIES
4 71209 OTHER TECHNICAL ANALYSIS AND TESTS
5 08102 LIME/LIME STONE EXCAVATION
6 46634 LARGE TRADE OF CEMENT, LIME, SAND AND STONE
B. Tabel Kegiatan Usaha Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
B. Table of Risk-Based Business Licensing Business Activities
No. Kode KBLI Nama KBLI
1 71202 JASA PENGUJIAN LABORATORIUM
2 08105 PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT
3 82920 AKTIVITAS PENGEPAKAN
4 08103 PENGGALIAN KERIKIL/SIRTU
5 61200 AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL
No. KBLI Code KBLI Name
1 71202 LABORATORY TESTING SERVICES
2 08105 SOIL AND CLAY EXCAVATION
3 82920 PACKING ACTIVITIES
4 08103 GRAVEL/SIRT EXCAVATION
5 61200 WIRELESS TELECOMMUNICATION ACTIVITIES
Page 9
C. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham | Capital Structure and Share
Ownership
Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan berdasarkan No. 38 tanggal 17
April 2023 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Selatan sebagai berikut:
The Company's capital structure and share ownership based on Deed No. 38 April 17, 2023
drawn up before Aulia Taufani, Bachelor of Law, Notary in South Jakarta Administrative
City as follows:
Modal Dasar : Rp2.000.000.000.000,00
Modal Ditempatkan dan Disetor : Rp675.154.008.900,00
Authorized Capital : IDR 2,000,000,000,000.00
Issued and Paid-Up Capital : IDR 675,154,008,900.00
Modal dasar terdiri dari:
a. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal seluruhnya Rp100,00 (seratus
Rupiah)
b. 6.751.540.088 (enam miliar tujuh ratus lima puluh satu juta lima ratus empat puluh
ribu delapan puluh delapan) saham Seri B, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp675.154.008.800,00 (enam ratus tujuh puluh lima miliar seratus lima puluh empat
juta delapan ribu delapan ratus Rupiah).
The authorized capital consists of:
a. 1 (one) Series A Dwiwarna share with a total nominal value of IDR 100.00 (one
hundred Rupiah)
b. 6,751,540,088 (six billion seven hundred fifty-one million five hundred fourty
thousand eighty-eight) Series B shares, with a total nominal value of IDR
675,154,008,800.00 (six hundred seventy-five billion one hundred fifty-four million
eight thousand eight hundred Rupiah).
Susunan Pemegang Saham Perseroan adalah sebagai berikut:
The composition of the Company's Shareholders is as follows:
NILAI NOMINAL
PEMEGANG
JUMLAH SAHAM Rp 100,00 (SERATUS %
SAHAM
RUPIAH) PER SAHAM
Negara Republik 3.457.023.005 345.702.300.500,00 51,20
Indonesia (1 Saham Seri A Dwiwarna &
3.457.023.004 Saham Seri B)
Masyarakat 3.294.517.084 329.451.708.400,00 48,80
(Saham Seri B)
TOTAL 6.751.540.089 675.154.008.900,00 100
NOMINAL VALUE IDR
SHAREHOLDERS NUMBER OF SHARES 100.00 (HUNDREDS OF %
RUPIAH) PER SHARE
Republic of 3,457,023,005 345,702,300,500.00 51.20
Indonesia (1 Dwiwarna Series A Shares
& 3,457,023,004 Series B
Shares)
Page 10
NOMINAL VALUE IDR
SHAREHOLDERS NUMBER OF SHARES 100.00 (HUNDREDS OF %
RUPIAH) PER SHARE
Public 3,294,517,084 329,451,708,400.00 48.80
(Series B Shares)
TOTAL 6,751,540,089 675,154,008,900.00 100
D. Pengurus dan Pengawas Perseroan | Company Management and Supervisor
Berdasarkan Akta susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir dimuat dalam Akta Nomor
No. 38 tanggal 17 April 2023 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris
di Kota Administrasi Jakarta Selatan., susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
adalah sebagai berikut:
Based on the latest Deed of composition of the Board of Directors and Board of
Commissioners contained in Deed Number 38 dated April 17, 2023 drawn up before Aulia
Taufani, Bachelor of Law, Notary in South Jakarta Administrative City., the composition of
the Board of Commissioners and Board of Directors of the Company is as follows:
Direksi
Direktur Utama : Donny Arsal
Direktur Supply Chain : Yosviandri
Direktur Operasi : Reni Wulandari
Direktur Bisnis dan Pemasaran : Subhan
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum : Agung Wiharto
Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio : Andriano Hosny Panangian
Komisaris
Komisaris Utama : Rudiantara
Komisaris Independen : Nasaruddin Umar
Komisaris Independen : Saor Siagian
Komisaris : Arief Prasetyo Adi
Komisaris : Yustinus Prastowo
Komisaris : Sony Subrata
Komisaris : Lydia Silvanna Djaman
Directors
President Director : Donny Arsal
Supply Chain Director : Yosviandri
Operation Director : Reni Wulandari
Business & Marketing Director : Subhan
Human Capital & General Affair Director : Agung Wiharto
Finance & Portfolio Management Director : Andriano Hosny Panangian
Commissioners
President Commissioner : Rudiantara
Independent Commissioner : Nasaruddin Umar
Independent Commissioner : Saor Siagian
Commissioner : Arief Prasetyo Adi
Commissioner : Yustinus Prastowo
Page 11
Commissioner : Sony Subrata
Commissioner : Lydia Silvanna Djaman
II. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI MATERIAL |
INFORMATION ABOUT AFFILIATED TRANSACTION AND MATERIAL TRANSACTION
A. Uraian Mengenai Transaksi Material | Description of Material Transactions
1. Obyek Transaksi | Transaction Object
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa SMI tanggal
29 November 2023 (“Keputusan RUPSLB”), Perseroan melakukan
penambahan setoran modal ke SMI dengan nilai transaksi sebesar
Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus lima puluh juta enam
ratus lima ribu Rupiah).
Based on the Shareholders' Decision in the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated 29 November 2023 (“Shareholders' Decision”), The
Company performs additional capital contribution to SMI with a transaction
value of IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two hundred and fifty
million six hundred and five thousand Rupiah).
2. Nilai Transaksi | Transaction Value
(i) Berdasarkan Keputusan RUPSLB tersebut, nilai transaksi tambahan setoran
modal SMI oleh SIG adalah sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat
miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu Rupiah)
Based on the Shareholders’ Decision, the transaction value of additional capital
contribution SMI by SIG is IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two
hundred and fifty million six hundred and five thousand Rupiah).
(ii) Besarnya ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2023,
yang telah direviu oleh Akuntan Publik Ade Ikhwan, S.E., CPA dari KAP
Heliantono & Rekan adalah sebesar Rp46.293.438 juta. Nilai Transaksi adalah
sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus lima puluh
juta enam ratus lima ribu Rupiah). Dengan demikian, rencana Transaksi bukan
merupakan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam POJK No.
17/POJK.04/2020 Tentang Batasan Nilai Transaksi Material, “Suatu transaksi
dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan
20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka”.
Transaksi yang akan dilakukan bukan merupakan transaksi material karena nilai
Transaksi sebesar 0,16% (nol koma satu enam persen) dari total ekuitas
Perseroan per 30 Juni 2023.
The amount of the Company's equity based on the financial report as of June
30 2023, which has been reviewed by Public Accountant Ade Ikhwan, S.E., CPA
from KAP Heliantono & Partners is IDR 46,293,438 million. The transaction
value is IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two hundred fifty million
six hundred and five thousand Rupiah). Thus, the proposed Transaction is not
a material transaction as defined in POJK No. 17/POJK.04/2020 Regarding
Limitations on Material Transaction Value, "A transaction is categorized as a
Material Transaction if the transaction value is equal to 20% (twenty percent)
or more of the Public Company's equity." The transaction to be carried out is
not a material transaction because the transaction value is 0.16% (zero-point
sixteen percent) of the Company's total equity as of June 30, 2023
Page 12
(iii) Transaksi yang dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi karena Perseroan
melakukan transaksi dengan anak perusahaan dengan porsi kepemilikan
Perseroan di SMI sebesar 97,00%.
The carried-out Transaction is Affiliated Transactions as the Company conducts
transactions with subsidiaries with a 97.00% ownership portion of the Company
in SMI.
(iv) Transaksi ini memerlukan pendapat kewajaran atas transaksi dari kantor jasa
penilai publik, karena termasuk Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 Pasal 1 Ayat 3.
This Transaction requires a fairness opinion on the transaction from a public
appraisal service office, since it is an Affiliated Transaction as intended in OJK
Regulation No. 42/POJK.04/2020 Article 1 Paragraph 3.
(v) Perseroan telah menerima pendapat kewajaran atas Transaksi dari pihak KJPP
sebagai penilai independen melalui Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana
Transaksi Setoran Modal oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., Nomor
00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023, tanggal 2 Oktober 2023, dengan
pendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.
The Company has received a fairness opinion on the Transaction from KJPP as
an independent appraiser through the Fairness Opinion Report on the
Transaction Plan for capital contribution by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.,
Number 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023, dated October 2, 2023, with
the opinion that the Transaction Plan is fair.
B. Pihak Yang Melakukan Transaksi Dan Hubungan Dengan Perseroan | Parties
Conducting Transactions and Relationships with the Company
SMI merupakan suatu perseroan terbatas yang didirikan di Negara Republik Indonesia
berdasarkan Akta No. 281 tanggal, 29 Desember 2011, yang dibuat di hadapan Slamet
Wahjudi, S.H., M.Kn., Notaris di Gresik. Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-
11180.AH.01.01 Tahun 2012, tanggal 29 Februari 2012.
SMI is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on
Deed No. 281 dated December 29, 2011, drawn up before Slamet Wahjudi, S.H.,
M.Kn., Notary in Gresik. The deed has been approved by the Minister of Law and
Human Rights of the Republic of Indonesia with No. AHU-11180.AH.01.01 Year 2012,
February 29, 2012.
Anggaran Dasar SMI telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan
terakhir didasarkan pada Akta No. 01, tanggal 04 Juli 2023, yang dibuat di hadapan
Lolitawati, S.H., M.Kn., Notaris di Gresik, mengenai perubahan anggaran dasar
perseroan. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0100383.Tahun
2023, tanggal 31 Juli 2023.
SMI’s Articles of Association have been amended several times, with the latest
amendment based on Deed No. 01, dated July 04, 2023, drawn up before Lolitawati,
S.H., M.Kn., Notary in Gresik, regarding the change in the Articles of Association. The
deed was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia based on Decree No. AHU-AH.01.03-0100383.Year 2023, 31 July 2023.
Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha SMI adalah menjalankan usaha dalam bidang
Perdagangan Besar & Eceran, Penyediaan Akomodasi Dan Penyediaan Makan dan
Minum, Real Estat, Aktivitas Penyewaan Dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan Dan Penunjang Usaha Lainnya, Aktivitas Penyedia
Tenaga Kerja Waktu Tertentu, Industri Pengolahan/Kegiatan Jasa Penunjang
Percetakan, Treatment Air, Treatment Air Limbah, Treatment dan Pemulihan Material
Page 13
Sampah, Aktivitas Remediasi. SMI berkedudukan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
SMI memulai kegiatan komersialnya pada tanggal 29 Desember 2011.
The purpose and objectives and business activities of SMI are to carry out business in
Wholesale & Retail Trade, Providing Accommodation and Providing Food and Drink,
Real Estate, Rental and Leasing Activities Without Option Rights, Employment, Travel
Agents and Other Business Support, Activities Providing Specific Time Labor,
Processing Industry/Printing Support Services Activities, Water Treatment, Waste
Water Treatment, Waste Material Treatment and Recovery, Remediation Activities.
SMI is domiciled in The Gresik Regency East Java. SMI started its commercial activities
on December 29, 2011.
Berdasarkan Akta Nomor: 01 tanggal 4 Juli 2023 yang dibuat dihadapan Lolitawati,
S.H., M.Kn., Notaris di Gresik, permodalan dan pemegang saham SMI adalah sebagai
berikut:
Based on Deed Number: 01 dated July 4, 2023 drawn up before Lolitawati, S.H., M.Kn.,
Notary in Gresik, the capital and shareholders of SMI are as follows:
NILAI NOMINAL RP 10.000.000,00
PERMODALAN (sepuluh juta Rupiah) PER SAHAM
SAHAM Rupiah
Modal Dasar 10.000 100.000.000.000,00
Modal Disetor dan
2.500 25.000.000.000,00
Ditempatkan
NOMINAL VALUE IDR 10,000,000.00
CAPITAL (ten million Rupiah) PER SHARE
SHARE Rupiah
Authorized Capital 10,000 10,000,000,000.00
Paid-in and
2,500 25,000,000,000.00
Issued Capital
NILAI NOMINAL RP
PEMEGANG 10.000.000,00
JUMLAH SAHAM %
SAHAM (sepuluh juta
Rupiah) PER SAHAM
PT Semen 2.425 24.250.000.000,00 97.00
Indonesia
(Persero) Tbk
Koperasi 75 750.000.000,00 3.00
Konsumen Warga
Semen Gresik
KWSG
TOTAL 2.500 25.000.000.000 100
Page 14
NOMINAL VALUE
NUMBER OF IDR 10,000,000.00
SHAREHOLDERS %
SHARES (ten million Rupiah)
PER SHARE
PT Semen 2,425 24,250,000,000 97.00
Indonesia
(Persero) Tbk
Koperasi 75 750,000,000 3.00
Konsumen Warga
Semen Gresik
KWSG
TOTAL 2,500 25,000,000,000 100
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris SMI berdasarkan laporan keuangan yang telah
di reviu oleh akuntan independen per-30 Juni 2023, adalah sebagai berikut:
The composition of SMI's Board of Directors and Board of Commissioners based on
financial reports that have been reviewed by independent accountant as of 30 June
2023, is as follows:
Direksi
Direktur Utama : Wahyu Afandi Harun
Direktur : Muhtadi
Direktur : Bagus Febru Saptono
Komisaris
Komisaris Utama : Yosviandri
Komisaris : Vita Mahreyni
Komisaris : Mickael Bobby Hoelman
Directors
President Director : Wahyu Afandi Harun
Director : Muhtadi
Director : Bagus Febru Saptono
Commissioners
President Commissioner : Yosviandri
Commissioner : Vita Mahreyni
Commissioner : Mickael Bobby Hoelman
C. Sifat Hubungan Afiliasi Dari Pihak Yang Melakukan Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Material | Nature of the Affiliated Relationship of the Party
Conducting Affiliated Transactions and Material Transactions
Perseroan dan SMI, merupakan pihak terafiliasi karena SMI merupakan anak perusahaan
Perseroan yang dikendalikan secara langsung oleh Perseroan dengan kepemilikan saham
97,00%.
The Company and SMI are affiliated parties as SMI is a subsidiary of the Company which
is directly controlled by the Company with 97.00% share ownership.
III. LATAR BELAKANG DAN ALASAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI |
BACKGROUND AND REASONS OF TRANSACTIONS WITH AFFILIATED PARTIES
Latar belakang dilakukan Transaksi Perseroan dengan SMI adalah untuk perbaikan struktur
permodalan SMI dan secara langsung memperbaiki posisi keuangan Perseroan secara
Page 15
konsolidasian, dengan pelunasan hutang Notional Pooling yang digunakan dalam pembelian
gedung di South Quarter Tower A Lantai 12 maka secara konsolidasian Perseroan akan ada
penghematan biaya administrasi Notional Pooling 0,025 persen/tahun dari pokok pinjaman
Notional Pooling SMI.
The background to the Company's Transaction with SMI is to improve SMI's capital structure
and directly improve the Company's financial position on a consolidated basis, by paying off the
Notional Pooling debt used in the purchase of the building at South Quarter Tower A Floor 12,
then on a consolidated basis the Company will save on Notional Pooling administration costs
0.025 percent/year from the SMI Notional Pooling loan principal.
IV. RINGKASAN PENDAPAT PIHAK INDEPENDEN | SUMMARY OF OPINION OF
INDEPENDENT PARTY
KJPP sebagai penilai independen dalam rangka memberikan pendapat atas kewajaran Transaksi
menggunakan laporan keuangan konsolidasian PT Semen Indonesia (Persero) Tbk per 30 Juni
2023 yang telah di-reviu oleh Akuntan Publik Ade Ikhwan dari KAP Heliantono & Rekan
(“Auditor”) dengan hasil reviu menyatakan tidak ada hal-hal yang menjadi perhatian Auditor
yang menyebabkan Auditor percaya bahwa laporan keuangan konsolidasian Perseroan tidak
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia. Berikut adalah ringkasan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi Setoran Modal oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang termuat dalam Laporan
Pendapat Kewajaran Nomor 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023, tanggal 2 Oktober 2023.
KJPP as an independent appraiser in order to provide an opinion on the fairness of the
Transaction uses the consolidated financial report of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk as of
30 June 2023 which has been reviewed by Public Accountant Ade Ikhwan from KAP Heliantono
& Rekan ("Auditor") with the results of the review stating There are no matters that come to
the Auditor's attention that cause the Auditor to believe that the Company's consolidated
financial statements do not present fairly, in all material respects, in accordance with Indonesian
Financial Accounting Standards. The following is a summary of the Fairness Opinion Report on
the Proposed Transaction for the capital contribution by the Company which is contained in the
Fairness Opinion Report No. 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023 dated October 2, 2023.
1. Pihak-Pihak yang Terkait dalam Transaksi
Parties Involved to the Transaction
- Perseroan merupakan pihak yang melakukan penambahan setoran modal ke SMI
The Company is the party that performs additional capital contribution to SMI
- SMI merupakan anak perusahaan Perseroan yang dikendalikan secara langsung
oleh Perseroan dengan kepemilikan saham 97,00%
SMI is a subsidiary of the Company which is directly controlled by the Company
with 97,00% share ownership
2. Objek Transaksi Pendapat Kewajaran
Object of Fairness Opinion Transaction
Objek rencana transaksi dalam pendapat kewajaran adalah rencana penambahan setoran
modal ke SMI oleh Perseroan senilai Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua
ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu Rupiah).
Transaction object within the fairness opinion is the intention of capital contribution addition
to SMI by the Company in the amount of IDR 74,250,605,000.00 (seventy-four billion two
hundred and fifty million six hundred and five thousand Rupiah).
3. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Purpose and objectives of Fairness Opinion
Tujuan penilaian adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
setoran modal ke SMI oleh Perseroan.
The purpose of the assessment is to provide a fairness opinion on the Transaction Plan to
make capital contribution of SMI by the Company.
Page 16
Maksud dari penilaian adalah untuk memenuhi POJK No. 42/POJK.04/2020 Tentang
Transaksi Afiliasi.
The purpose of the assessment is to comply with POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning
Affiliated Transactions.
4. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Assumptions and Limiting Conditions
- Laporan penilaian usaha bersifat non-disclaimer opinion.
The business appraisal report is a non-disclaimer opinion.
- Laporan pendapat kewajaran ini dipersiapkan untuk memenuhi persyaratan,
khususnya dalam mendukung Perseroan untuk memperoleh pandangan yang wajar
dari sisi pendapat yang independen terkait dengan Rencana Transaksi setoran modal
ke SMI oleh Perseroan, dimana pendapat kewajaran ini akan ditujukan kepada para
pemegang saham, namun tidak ditujukan untuk selain hal tersebut. Jika terdapat
pihak-pihak lain yang menggunakan laporan ini untuk tujuan lain, maka kami
menyatakan bahwa laporan ini tidak bisa digunakan, termasuk sebagai acuan atau
ditunjukan kepada pihak lain, kecuali jika atas perintah pengadilan atau pihak
berwenang, tanpa izin tertulis dari kami. KJPP Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy,
Hartomo & Rekan (“FAST”) tidak bertanggung jawab atas penggunaan isi laporan ini
kepada pihak lain diluar Perseroan.
This fairness opinion report was prepared to meet the requirements, especially in
supporting the Company to obtain a fair view from an independent opinion regarding
the Transaction Plan to make capital contribution of SMI by the Company, where this
fairness opinion will be addressed to the shareholders, but not addressed to other than
that. If there are other parties who use this report for other purposes, then we declare
that this report cannot be used, including as a reference or shown to other parties,
unless by order of a court or the authorities, without our written permission. KJPP
Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo & Partner (“FAST”) is not responsible for
the use of the contents of this report to other parties outside the Company.
- Dalam melakukan penugasan profesional, penilai telah melaksanakan penilaian secara
independen.
In carrying out professional assignments, the appraiser has conducted independent
assessment.
- Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
proses penilaian.
The appraiser has reviewed the documents used in the appraisal process.
- Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya.
The data and information obtained come from sources that can be trusted for
accuracy.
- Penilai usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan.
The business appraiser is responsible for the implementation of the assessment and
the fairness of financial projections.
- Laporan penilaian usaha bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
The business appraisal report is open to the public unless there is confidential
information that may affect the company's operations.
- Penilai usaha bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran.
The business appraiser is responsible for the fairness opinion report.
- Tidak terdapat masalah hukum atas objek penilaian.
There are no legal issues with the object of assessment.
- Laporan pendapat kewajaran yang menyatakan hasil analisis, pendapat dan
kesimpulan ini, dibuat berdasarkan pada POJK No.35/POJK.04/2020, SEOJK
No.17/SEOJK.04/2020 dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII-2018 yang
ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), dan Kode Etik Penilai
Indonesia (KEPI).
Page 17
The fairness opinion report stating the results of this analysis, opinion and conclusion,
is based on POJK No.35/POJK.04/2020, SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 and the
Indonesian Valuation Standard (SPI) Edition VII-2018 set by Indonesian Appraisal
Professional Society (MAPPI) and Indonesian Appraiser Code of Ethics.
- Laporan keuangan per 30 Juni 2023 yang disusun oleh Manajemen Perseroan dan
telah di-reviu oleh Kantor Akuntan Publik.
Financial report as of June 30, 2023, prepared by the Company's Management and
has been reviewed by Registered Public Accountant.
- Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
Using financial projections that have been adjusted reflecting the fairness of financial
projections made by management with the ability to achieve (fiduciary duty).
- Data proyeksi laporan keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta dampak
keuangan dari Rencana Transaksi kami peroleh dari Manajemen Perseroan.
Data on financial report projections before and after the Proposed Transaction as well
as the financial impact of the Proposed Transaction are obtained from the Company's
Management.
5. Metodologi Penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran
Fairness Opinion Report Preparation Methodology
Metode penyusunan laporan yang dilaksanakan adalah dengan menggabungkan informasi
kuantitatif dan kualitatif berdasarkan data yang diperoleh dari pihak Manajemen Perseroan
dan pihak eksternal lain yang relevan dan kompeten. Kajian yang dilakukan difokuskan
pada aspek-aspek yang sangat substansial serta pendekatan yang paling memungkinkan
diterapkan, tanpa mengurangi validitas dari hasil kajian.
The reporting method implemented is by combining quantitative and qualitative information
based on data obtained from the Company's Management and other relevant and
competent external parties. The studies carried out focused on very substantial aspects as
well as the most likely approach to be applied, without compromising the validity of the
study results.
6. Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
Fairness Opinion on the Proposed Transaction
Berikut adalah hasil analisis kewajaran Rencana Transaksi :
The following is the result of the fairness analysis of the Proposed Transaction
a. Berdasarkan laporan penilaian yang dilakukan oleh KJPP FAST terhadap nilai pasar
100,00% saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada SMI per 30 Juni
2023 sebagaimana termuat dalam laporan KJPP FAST No. 00046/2.0074-
02/BS/04/0097/1/IX/2023 tertanggal 29 September 2023, adalah sebesar
Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus sembilan ribu Rupiah) per lembar saham.
Apabila nilai ini dibandingkan dengan nilai transaksi yang akan dilakukan Perseroan
sebesar Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus sembilan ribu Rupiah) per lembar
saham maka tidak terdapat simpangan. Berdasarkan POJK 35/2020, nilai transaksi
tidak boleh melebihi batas atas dan batas bawah sebesar 7,5% dari nilai pasarnya.
Mengingat nilai penyertaan saham pada SMI oleh Perseroan tersebut tidak terdapat
simpangan dari nilai pasarnya, maka transaksi dapat dikatakan wajar.
Based on the assessment report carried out by KJPP FAST on the market value of
100.00% of the shares that have been issued and fully paid up with SMI as of 30
June 2023 as contained in the KJPP FAST report No. 00046/2.0074-
02/BS/04/0097/1/IX/2023 dated 29 September 2023, amounting to IDR
10,109,000.00 (ten million one hundred and nine thousand Rupiah) per share. If
this value is compared with the transaction value to be carried out by the Company
of IDR 10,109,000.00 (ten million one hundred and nine thousand Rupiah) per
share, there is no deviation. Based on POJK 35/2020, the transaction value cannot
exceed the upper and lower limits of 7.5% of the market value. Considering that
Page 18
the value of the shares invested in SMI by the Company has no deviation from the
market value, the transaction can be said to be fair.
b. Rencana Transaksi setoran modal ke SMI oleh Perseroan tidak memberikan
dampak yang negatif terhadap laporan keuangan Perseroan.
The Transaction plan to perform capital contribution by the Company will not have
a negative impact on the Company's financial statements.
c. Rencana Transaksi setoran modal untuk memperbaiki posisi keuangan SMI dan
secara langsung memperbaiki pula posisi keuangan Perseroan secara
konsolidasian, pendanaan melalui setoran modal tidak menimbulkan beban bunga
sehingga tidak menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI, dengan
adanya setoran modal dapat digunakan untuk melunasi pinjaman Notional Pooling
SMI, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada penghematan biaya administrasi
Notional Pooling 0,025 persen/tahun dari pokok pinjaman Notional Pooling SMI.
The Transaction Plan to make capital contribution to improve SMI financial position
and also directly improve the Company's financial position on a consolidated basis,
funding through capital deposits does not incur interest charges so it does not
cause an increase in financial costs for SMI, with the capital deposit it can be used
to pay off SMI's Notional Pooling loan, So, on a consolidated basis, the Company
will save Notional Pooling administration costs of 0.025 percent/year from the SMI
Notional Pooling loan principal.
Berdasarkan analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif dan analisis kewajaran
transaksi, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Afiliasi untuk setoran modal ke SMI
oleh Perseroan adalah wajar.
Based on transaction analysis, qualitative analysis, quantitative analysis and fairness
analysis of transactions, we are of the opinion that the Proposed Affiliated Transactions for
capital contribution to SMI by the Company is fair.
V. PROFORMA DAMPAK TRANSAKSI TERHADAP KEUANGAN PERSEROAN | PRO
FORMA OF THE IMPACT OF THE TRANSACTION ON THE COMPANY'S FINANCIALS
Laporan keuangan yang digunakan untuk pembuatan proforma mengacu pada laporan
keuangan yang telah di-reviu secara terbatas (limited review) oleh Kantor Akuntan Publik
berdasar pada aturan POJK nomor 42 tahun 2020 tentang transaksi afiliasi dan transaksi
benturan kepentingan. Laporan posisi keuangan proforma Perseroan sebelum dan sesudah
Transaksi adalah sebagai berikut:
Financial reports used to prepare proforma refer to financial reports that have been reviewed
on a limited basis (limited reviewed) by a Public Accounting Firm based on POJK rule number
42 of 2020 concerning affiliate transactions and conflict of interest transactions. The Company's
proforma statement of financial position before and after the Transaction is as follows:
(dalam jutaan rupiah)
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
KETERANGAN Penyesuaian
30 Juni 2023 30 Juni 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 4.462.487 (73.819) 4.388.668
Investasi jangka pendek 66.381 0 66.381
Piutang usaha 4.398.914 0 4.398.914
Piutang lain-lain 403.460 0 403.460
Persediaan 5.912.692 0 5.912.692
Uang muka 364.547 0 364.547
Pajak lain-lain dibayar dimuka 593.744 0 593.744
Beban dibayar dimuka 236.361 0 236.361
Aset lancar lainnya 110.307 0 110.307
Page 19
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
KETERANGAN Penyesuaian
30 Juni 2023 30 Juni 2023
Jumlah Aset Lancar 16.548.893 (73.819) 16.475.074
Aset Tidak Lancar
Kas & setara kas yang dibatasi
penggunaannya 118.355 0 118.355
Aset pajak tangguhan 177.426 0 177.426
Investasi pada ventura bersama 60.066 0 60.066
Properti investasi 93.662 0 93.662
Aset tetap & tanah pertambangan 57.032.013 0 57.032.013
Tagihan pengembalian pajak 796.227 0 796.227
Goodwill & Aset tak berwujud 3.809.088 0 3.809.088
Aset tidak lancar lainnya 827.487 0 827.487
Jumlah Aset Tidak Lancar 62.914.324 0 62.914.324
TOTAL ASET 79.463.217 (73.819) 79.389.398
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jk Pendek
Utang usaha 6.734.088 0 6.734.088
Utang lain-lain 273.660 0 273.660
Utang pajak 267.132 0 267.132
Akrual 1.023.127 0 1.023.127
Uang muka penjualan 915.453 0 915.453
Liabilitas imbalan kerja jk pendek 283.475 0 283.475
Pinjaman bank jk pendek 653.922 (74.250) 579.672
Pinjaman bank jk panjang yg jatuh
tempo: 4.232.172 0 4.232.172
Jumlah Liabilitas Jk Pendek 14.383.029 (74.250) 14.308.779
Liabilitas Jk Panjang
Liabilitas pajak tangguhan 3.783.283 0 3.783.283
Pinjaman bank jk Panjang 9.049.958 0 9.049.958
Liabilitas imbalan kerja jk panjang 2.607.635 0 2.607.635
Provisi jk Panjang 400.568 0 400.568
Liabilitas jk panjang lainnya 595.306 0 595.306
Jumlah Liabilitas Jk Panjang 16.436.750 0 16.436.750
TOTAL LIABILITAS 30.819.779 0 30.745.529
DANA SYIRKAH TEMPORER 2.350.000 0 2.350.000
EKUITAS
Modal saham 675.154 0 675.154
Tambahan modal disetor 6.217.241 0 6.217.241
Selisih transaksi ekuitas 1.046.451 0 1.046.451
Penghasilan komprehensif lainnya 418.597 0 418.597
Saldo laba 33.484.004 431 33.484.435
Kepentingan non pengendali 4.451.991 0 4.451.991
TOTAL EKUITAS 46.293.438 431 46.293.869
TOTAL LIABILITAS, DANA SYRIKAH
TEMPORER DAN EKUITAS 79.463.217 (73.819) 79.389.398
(in million rupiah)
Before Transaction After Transaction
DESCRIPTION Adjustment
June 30, 2023 June 30, 2023
ASSET
Current assets
Cash and cash equivalents 4,462,487 (73,819) 4,388,668
Short term investment 66,381 0 66,381
Page 20
Before Transaction After Transaction
DESCRIPTION Adjustment
June 30, 2023 June 30, 2023
Accounts receivable 4,398,914 0 4,398,914
Other receivables 403,460 0 403,460
Inventories 5,912,692 0 5,912,692
Down payment 364,547 0 364,547
Other taxes paid in advance 593,744 0 593,744
Prepaid Expenses 236,361 0 236,361
Other current assets 110,307 0 110,307
Total Current Assets 16,548,893 (73,819) 16,475,074
Non-Current Assets
Cash and cash equivalent whose use is
restricted 118,355 0 118,355
Deferred tax assets 177,426 0 177,426
Investment in joint venture 60,066 0 60,066
Investment property 93,662 0 93,662
Fixed assets & mining land 57,032,013 0 57,032,013
Tax refund bill 796,227 0 796,227
Goodwill and intangible assets 3,809,088 0 3,809,088
Other non-current assets 827,487 0 827,487
Total Non-Current Assets 62,914,324 0 62,914,324
TOTAL ASSET 79,463,217 (73,819) 79,389,398
LIABILITY AND EQUITY
LIABILITY
Short Term Liabilities
Accounts payable 6,734,088 0 6,734,088
Other Debt 273,660 0 273,660
Tax debt 267,132 0 267,132
Accrual 1,023,127 0 1,023,127
Down payment 915,453 0 915,453
Short-term employee benefit liability 283,475 0 283,475
Short-term bank loan 653,922 (74,250) 579,672
Long-term bank loan maturing 4,232,172 0 4,232,172
Total Short Term Liabilities 14,383,029 0 14,308,779
Long Term Liabilities
Deferred tax liability 3,783,283 0 3,783,283
Long-term bank loan 9,049,958 0 9,049,958
Long-term employee benefit liability 2,607,635 2,607,635
Long term provision 400,568 0 400,568
Other long term liabilities 595,306 0 595,306
Total Long Term Liabilities 16,436,750 0 16,436,750
TOTAL LIABILITY 30,819,779 0 30,745,529
TEMPORARY SYIRKAH FUND 2,350,00 0 2,350,000
EQUITY
Capital stock 675,154 0 675,154
Additional paid-in capital 6,217,241 0 6,217,241
Differences in equity transactions 1,046,451 0 1,046,451
Other comprehensive income 418,597 0 418,597
Retain earning 33,484,004 431 33,484,435
Non-controlling interests 4,451,991 0 4,451,991
TOTAL EQUITY 46,293,438 431 46,293,438
TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
SYRIKAH FUNDS AND EQUITY 79,463,217 (73,819) 79,389,398
Page 21
Laporan laba (rugi) proforma Perseroan sebelum dan sesudah Transaksi sebagai berikut:
The Company's proforma statement of profit (loss) before and after the Transaction is as
follows:
(dalam jutaan rupiah)
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
KETERANGAN Penyesuaian
30 Juni 2023 30 Juni 2023
Pendapatan 17.031.759 0 17.031.759
Beban pokok pendapatan (12.615.904) 0 (12.615.904)
Laba (rugi) kotor 4.415.855 0 4.415.855
Beban distribusi & penjualan (1.157.550) 0 (1.157.550)
Beban umum dan administrasi (1.388.741) 0 (1.388.741)
Penghasilan keuangan 94.210 (789) 93.421
Beban keuangan (684.502) 1.372 (683.130)
Bagian hasil bersih entitas asosiasi &
venture bersih 2.395 0 2.395
Pendapatan (beban) operasi lainnya -
bersih 22.506 0 22.506
Laba (rugi) sebelum beban pajak
penghasilan 1.304.173 583 1.304.756
Beban pajak penghasilan (409.388) (152) (409.540)
Laba (rugi) tahun berjalan 894.785 431 895.216
Pendapatan (beban) komprehensif lain (143.828) 0 (143.828)
Total Laba komprehensif 750.957 431 751.388
(in million rupiah)
Before Transaction After Transaction
DESCRIPTION Adjustment
June 30, 2023 June 30, 2023
Revenue 17,031,759 0 17,031,759
Cost of Revenue (12,615,904) 0 (12,615,904)
Gross Profit 4,415,855 0 4,415,855
Selling & distribution expenses (1,157,550) 0 (1,157,550)
General and administrative expenses (1,388,741) 0 (1,388,741)
Financial income 94,210 (789) 93,421
Financial expense (684,502) 1,372 (683,130)
Share of net proceeds from associates
& net ventures 2,395 0 2,395
(Expenses)/Other Operating Income –
net 22,506 0 22,506
Profit before income tax expense 1,304,173 583 1,304,756
Income tax expense (409,388) (152) (409,540)
Current year profit 894,785 431 895,216
Other comprehensive income (143,828) 0 (143,828)
Total Comprehensive Profit 750,957 431 751,388
VI. PERNYATAAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS | STATEMENTS OF THE BOARD OF
DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS
Sehubungan dengan Transaksi Afiliasi ini, Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menyatakan
bahwa Transaksi Afiliasi tidak mengandung Benturan Kepentingan, dan setelah melakukan
pemeriksaan yang wajar dan sepanjang pengetahuan serta keyakinan mereka, semua informasi
material telah diungkapkan dalam keterbukaan informasi ini dan informasi tersebut tidak
menyesatkan.
Regarding this Affiliated Transaction, the Board of Commissioners and Board of Directors of the
Company declare that the Affiliate Transaction does not contain a Conflict of Interest, and after
conducting a fair examination and to the best of their knowledge and belief, all material
Page 22
information has been disclosed in this information disclosure and the information is not
misleading.
VII. INFORMASI TAMBAHAN | ADDITIONAL INFORMATION
Pemegang Saham yang memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan
sehubungan dengan keterbukaan informasi ini dapat menghubungi:
Shareholders who have questions or require additional information in connection with this
information disclosure may contact:
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
Gedung South Quarter Tower A, Lantai 19-20, Jalan R.A Kartini, Kaveling 8,
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Telepon (021) 526 1174
Faksimili (021) 526 1175
Website : www.sig.id
Jakarta, 30 November 2023
Up. Corporate Secretary
Page 23
Page 24
Page 25
LAPORAN
PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
SETORAN MODAL PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
KEPADA PT SINERGI MITRA INVESTAMA
KA NTO R JA SA P ENILA I PUBLIK
Keputusan Menteri Keuangan RI No. 1359/KM.1/2009, No. Izin 2.09.0074
Jakarta Branch Office :
Jl. Kendal No. 19, Menteng, Jakarta 10310, Indonesia
Telp. (021) 31908422, 3140626 Fax. (021) 31908421
Email : corsec@fastvalue.co.id, fast.kjpp@gmail.com
Page 26
Jakarta, 2 Oktober 2023 No. Laporan: 00047/2.0074-02/BS/04/0097/1/X/2023 Kepada Yth. Direksi PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK South Quarter, Tower A, Lt 19-20 JI. R.A. Kartini Kav.8 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12430 Perihal: PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI Dengan hormat, Sehubungan dengan penugasan yang diberikan kepada kami, Kantor Jasa Penilai Publik Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo dan Rekan (“KJPP FAST”), sebagaimana yang tercantum dalam Purchase Order (“PO”) No. 6600030572, tanggal 28 Agustus 2023 dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan” atau “SIG”), dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah memberikan pendapat independen atas kewajaran rencana transaksi Perseroan atas transaksi afiliasi dengan PT Sinergi Mitra Investama (“SMI”) berupa tambahan modal ke SMI sebagai tambahan ekuitas. LATAR BELAKANG Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-listed company), yang didirikan pada tahun 1953. Perseroan berusaha dalam bidang industri semen, termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam industri semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya. Berdasarkan informasi yang kami terima, salah satu Anak Perusahaan (“AP”) Perseroan, yaitu SMI berencana untuk menerbitkan saham dalam portepel sejumlah 7.345 (tujuh ribu tiga ratus empat puluh lima) lembar saham dengan nilai nominal Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu rupiah) atau Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus sembilan ribu rupiah) per lembar saham (“Rencana Transaksi”). Atas Rencana Transaksi tersebut, Perseroan akan mengambil semua saham tersebut sejumlah 7.345 (tujuh ribu tiga ratus empat puluh lima) lembar saham, sehingga meningkatkan kepemilikannya pada SMI menjadi sebesar 99,24%. STATUS PENILAI KJPP FAST merupakan persekutuan perdata (partnership) yang bergerak dalam bidang penilaian properti dan bisnis. KJPP FAST memiliki kompetensi sebagai penilai publik dengan izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 2.09.0074 tanggal 8 Desember 2009, dan terdaftar atas nama KJPP FAST sebagai profesi penunjang pasar modal berdasarkan surat Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”), saat ini disebut Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), No.S- 865/BL/2010 tanggal 29 Januari 2010. Penilai Publik yang bertanggungjawab adalah Ir. Suzy Israwati, MAPPI (Cert.) dengan Ijin Penilai No. B-1.09.00097, Register Menteri Keuangan (RMK) No. 2017.00098, Surat Tanda Terdaftar (STTD) Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB-14/PJ-1/PM.02/2023 (Penilai Bisnis), dan STTD Profesi Penunjang Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) No. 048/NB.122/STTD-P/2017, serta aktif mengikuti pelatihan pengembangan profesi (Continuing Professional Development/CPD) yang disyaratkan.
Page 27
PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas yaitu Perseroan yang merupakan induk usaha dari SMI. Pemberi Tugas beralamat di
South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini Kav.8, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta,
12430 | telepon (021) 215261174-5 | fax (021) 215261176 | surel info@sig.id | situs web: www.sig.id.
PENGGUNA LAPORAN
Laporan ini akan digunakan oleh Perseroan.
TRANSAKSI AFILIASI
Dalam kerangka Rencana Transaksi ini Perseroan dan SMI memiliki sifat hubungan afiliasi sebagai
berikut:
▪ Perseroan merupakan induk usaha dari SMI, dimana Perseroan adalah pemegang saham
mayoritas (97,00% saham).
▪ Direktur Operasi Perseroan dan Komisaris Utama SMI dijabat oleh individu yang sama.
Mengingat sifat hubungan afiliasi tersebut di atas, maka Perseroan memandang bahwa pelaksanaan
Rencana Transaksi melibatkan atau berkaitan (baik secara langsung maupun tidak langsung) dengan
SMI yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, dan karenanya merupakan transaksi afiliasi
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Berdasarkan informasi dari Perseroan, Rencana Transaksi merupakan suatu transaksi afiliasi namun
bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.
Sesuai POJK 42/2020, Perseroan dipersyaratkan untuk memperoleh Laporan Pendapat Kewajaran
(fairness opinion) untuk menentukan kewajaran dari Rencana Transaksi yang disiapkan dan diterbitkan
oleh pihak penilai independen.
PARA PIHAK YANG TERLIBAT DALAM RENCANA TRANSAKSI
Para pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
▪ Perseroan selaku pihak yang akan melakukan penyertaan saham portepel yang diterbitkan SMI.
▪ SMI selaku pihak yang akan menerbitkan saham portepelnya kepada Perseroan.
TUJUAN PENUGASAN
Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi ketentuan-ketentuan
sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 dan POJK 42/2020 di atas, Perseroan telah menunjuk KJPP
FAST sebagai penilai independen untuk memberikan pendapat atas kewajaran (fairness opinion)
(“Pendapat Kewajaran”) dari Rencana Transaksi tersebut.
OBJEK RENCANA TRANSAKSI
Objek Rencana Transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini adalah penyusunan Pendapat Kewajaran
(fairness opinion) atas RencanaTransaksi.
TANGGAL EFEKTIF (CUT-OFF DATE) PENDAPAT KEWAJARAN
Tanggal efektif (cut-off date) atas Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut adalah pada
tanggal 30 Juni 2023, parameter dan laporan keuangan yang digunakan dalam analisis menggunakan
data per tanggal 30 Juni 2023.
MASA BERLAKUNYA LAPORAN
Sesuai dengan POJK 35/2020, masa berlaku Pendapat Kewajaran, yaitu selama 6 (enam)
bulan sejak tanggal efektif penilaian (cut-off date) dalam Pendapat Kewajaran.
Page 28
INDEPENDENSI PENILAI Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, KJPP FAST bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan (conflict of interest) dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak- pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP FAST juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan. KJPP FAST hanya menerima imbalan sesuai dengan PO No. 6600030572, tanggal 28 Agustus 2023. PERNYATAAN PENILAI Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar. Penilai bertanggung jawab atas Pendapat Kewajaran. RUANG LINGKUP Ruang lingkup Pendapat Kewajaran yang dilakukan dalam kaitan dengan Transaksi hanya merupakan penyusunan Pendapat Kewajaran dari Transaksi yang mengacu kepada: ▪ Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), ▪ Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Agustus 2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK 17/2020”), dan ▪ Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018, Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320 dan SPI 330 tanggal 1 Maret 2020 (“SPI Edisi VII-2018”) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI). DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN Dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami telah menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi sebagai berikut: ▪ Draft rapat umum para pemegang saham luar biasa secara sirkuler sehubungan dengan Rencana Transaksi. ▪ Draft keterbukaan informasi kepada pemegang saham Perseroan sehubungan dengan Rencana Transaksi. ▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anak untuk enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 yang telah direviu (limited review) oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (“KAP HR") sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00098/2.0459/RA/04/0916- 1/1/IX/2023 tertanggal 12 September 2023. ▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (“KAP IR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00045/2.1265/AU.1/04/0565-1/1/III/2023 tertanggal 10 Maret 2023 dengan opini wajar dalam semua hal yang material. ▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (“KAP TWRR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00234/2.1025/AU.1/04/0222-3/1/II/2022 tertanggal 25 Februari 2022 dengan opini wajar dalam semua hal yang material. ▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP TWRR sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00192/2.1025/AU.1/04/0222-2/1/II/2021 tertanggal 26 Februari 2021 dengan opini wajar dalam semua hal yang material. ▪ Proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 atas Rencana Transaksi yang disusun oleh manajemen Perseroan. ▪ Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi selama periode 1 Juli 2023 hingga 31 Desember 2028, yang disusun oleh manajemen Perseroan. ▪ Laporan tahunan (annual report) 2022 dari Perseroan.
Page 29
▪ Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-
hal lain yang terkait dengan Rencana Transaksi.
▪ Dokumen-dokumen lain, berasal dari internal Perseroan maupun pihak ketiga terpercaya lain, yang
relevan dengan penugasan.
KONDISI PEMBATAS
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, kami mendasarkan analisis kami terhadap proyeksi
keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi keuangan, berbagai
asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan
rencana manajemen Perseroan di masa yang akan datang. Di samping itu, berbagai informasi dan
saran yang relevan diberikan oleh manajemen Perseroan sehubungan dengan perubahan-perubahan
pada setiap faktor dalam jangka waktu yang telah ditetapkan juga turut menjadi bahan pertimbangan.
Berikut adalah pokok-pokok syarat pembatas yang kami asumsikan dalam proyeksi keuangan yang
digunakan dalam penelaahan atas Pendapat Kewajaran:
1. Tidak ada perubahan yang material mengenai kondisi politik, ekonomi, hukum atau undang-undang
yang akan mempengaruhi aktivitas Perseroan, industri atau negara atau wilayah di mana
Perseroan beroperasi.
2. Tidak ada perubahan yang material mengenai tarif pajak, bea cukai, nilai tukar mata uang, dan
suku bunga yang dipergunakan dalam asumsi proyeksi yang dapat mempengaruhi secara material
kinerja Perseroan selain yang telah diproyeksikan.
3. Tidak ada perubahan yang material pada struktur dan aktivitas utama Perseroan atau pada sumber
utama penghasilan Perseroan selain yang telah diproyeksikan.
4. Tidak ada perubahan yang material pada manajemen Perseroan, kecuali yang telah diungkapkan.
5. Tidak ada hambatan-hambatan yang berarti yang berasal dari perselisihan industri, atau
pengadaan tenaga kerja atau hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan.
6. Tidak terdapat perubahan-perubahan yang signifikan atas kondisi pasar dan harga dari produk-
produk serta jasa-jasa yang saat ini dihasilkan Perseroan, kecuali yang telah diproyeksikan.
7. Tidak ada perubahan yang material terhadap struktur biaya maupun beban-beban lain atas
Perseroan, kecuali yang telah diproyeksikan.
8. Tidak ada pembelian aset tetap yang material selain yang diproyeksikan.
9. Tidak ada pengecualian atas pencadangan yang harus dibuat, kecuali yang telah diproyeksikan,
atas kewajiban kontinjen atau arbitrase litigasi terhadap ancaman atau sebaliknya, piutang tak
tertagih yang luar biasa, kontrak atau aset lain yang belum dipenuhi.
10. Tidak ada perubahan yang material terhadap perjanjian-perjanjian dan ketentuan-ketentuan yang
ada.
11. Pencapaian kinerja keuangan Perseroan selama periode proyeksi akan digunakan seluruhnya
untuk pengembangan Perseroan sebagaimana telah diproyeksikan selama periode proyeksi dan
tidak digunakan untuk kepentingan-kepentingan lainnya.
12. Tidak terdapat penggunaan dana atau transaksi afiliasi yang secara signifikan dapat
mempengaruhi operasi Perseroan.
13. Rencana bisnis Perseroan berjalan sesuai yang telah direncanakan dan diproyeksikan.
14. Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan, dan pihak lain yang
terkait secara langsung, dalam kaitannya dengan Rencana Transaksi, dimana Pendapat
Kewajaran tersebut akan digunakan untuk membantu manajemen dalam proses keterbukaan
informasi yang terkait dengan Rencana Transaksi, dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, untuk
kepentingan lain atau dicetak ulang, disebarluaskan, dikutip, atau dirujuk pada setiap saat, dengan
cara atau untuk tujuan apapun tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari kami. Pendapat Kewajaran
bukan merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk melakukan tindakan lainnya
dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan tidak dapat digunakan secara demikian oleh
pemegang saham.
15. Kejadian-kejadian yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran mungkin mempunyai
pengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja Perseroan selama periode proyeksi. Kami tidak
berkewajiban untuk memperbaharui laporan ini atau untuk merevisi analisis dikarenakan kejadian
dan transaksi yang terjadi setelah tanggal efektif analisis yang digunakan, yaitu tanggal 30 Juni
2023.
Page 30
ASUMSI-ASUMSI POKOK Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum, dan kami tidak melakukan dan karenanya tidak bertanggung jawab atas pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya merupakan evaluasi keuangan dan penilaian atas kewajaran (arms-length) dari Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang ada untuk Perseroan. Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar, kondisi perekonomian, kondisi umum bisnis dan kondisi keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal laporan ini diterbitkan. Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi lainnya, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan, serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan. PENDEKATAN DAN PROSEDUR ANALISIS KEWAJARAN Dalam menyusun Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi dari hal-hal sebagai berikut: A. Analisis atas transaksi; B. Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi; C. Analisis atas kewajaran Nilai Transaksi; dan D. Analisis atas faktor lain yang relevan. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PENILAIAN Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan penilaian ini, tidak ada peristiwa yang dapat berdampak secara material terhadap hasil analisis penilaian atas Rencana Transaksi.
Page 31
Kiltot lasa Penllai Publik
E{ilSr FlrmanSaryantoru
$ugeng $uzy llafiomo a Belan
Registered Eusiness & Praperly Appraisers
KESIMPULAN
Berdasarkan tujuan penugasan, ruang lingkup, data dan informasi yang digunakan, asumsi-asumsi
pokok, kondisi pembatas, pendekatan dan prosedur analisis kewajaran, analisis kewajaran Rencana
Transaksisebagaimana diuraikan dalam analisa pendapat kewajaran diatas, KJPP FAST berpendapat
bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN
Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan dalam kaitannya dengan
Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, atau untuk kepentingan lain. Pendapat
Kewajaran tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk menyetujui Rencana
Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan tidak dapat
digunakan secara demikian oleh pemegang saham.
Pendapat Kewajaran harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran.
Pendapat Kewajaran juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang ada pada saat ini.
Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran karena
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran. Pendapat Kewajaran tidak sah
apabila tidak dibubuhitanda tangan pihak yang berwenang dari KJPP FAST.
Hormat kami,
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
FIRIT'IAN, SURYANTORO, SUGENG, SUZY, HARTOIT'IO DAN REKAN
Registered Business & Property Appraisers
Rekan,
1116!iSIrI'llt!n
3c!.agttEr
Iftrra s B6t8o
*Siili.tll ?,.rrmrlI!tlirsrt
lr. Suzv lsrawati. MAPPI {Cert.}
ljin Penilai : 8-1.09.00097
KualifikasiPenilai : PenilaiBisnis
STTD Pasar Modal : STTD.PB-'|4|PM.A2|2A23
STTD IKNB : 048/NB,1221STTD-P12017
No. RMK :2017.00098
No. MAPPI , :92-5-0021
Page 32
Nantor Jasa Penilai Publlk
E{ilgr fitmansaryantoru
Sagcng$w flafiomoanehn
Registered Eusiness & Property Apptlisers
PERNYATAAN PENILAI
1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian ini adalah benar sesuai dengan
pemahaman terbaik dari Penilai;
2. Penilai bertanggungjawab atas Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi;
3. Penugasan penilaian profesionaltelah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada Tanggal Penilaian
(Cut-Off Date) 30 Juni 2023,
4. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran atas Rencana Transaksi;
5. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
6. Kesimpulan yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
kesimpulan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi;
7. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
8. Kesimpulan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksitelah sesuai dengan asumsi-asumsidan
kondisi pembatas; dan
9. Data ekonomidan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksidiperoleh
dari berbagai sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.
Nomor Nama Tandatangan
1. Penanggung Jawab
lr. Suzy lsrawati, MAPPI (Cert.)
ljin Penilai: B-1.09.00097
RMK-2017.00098
2. Reviewer
Hanandewa, S.T., M.M., M.Sc., D.B.A., MAPPI(Cert.)
ljin Penilai: B-1.19.00537
RMK-2017.00801
3. Penilai
La Halufi, S.E., M.Ec.Dev
RMK-2022.04293
No. MAPPI: 21-P-11195
Page 33
RINGKASAN EKSEKUTIF
1) Berdasarkan analisis manfaat dan risiko, manfaat dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah
bahwa (i) Perseroan mengalami perbaikan pada likuiditas dan solvabilitas karena penurunan
beban keuangan yang dimiliki Perseroan, sehingga Perseroan memiliki kemampuan dalam
memenhuhi kewajiban atau melunasi utang jangka pendeknya; dan (ii). meningkatkan borrowing
capacity SMI agar mampu menggalang pendanaan eksternal di masa mendatang serta
mengurangi ketergantungan pendanaan internal yang dapat digunakan untuk pengembangan
bisnis lainnya yang pada akhirnya berpotensi pula meningkatkan kinerja Perseroan secara
konsolidasian. Sementara risiko dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah terdapat
kemungkinan rencana pengembangan usaha yang akan dilakukan SMI di masa depan tidak
berjalan sebagaimana diharapkan sehingga menyebabkan kinerja SMI maupun Perseroan secara
konsolidasian yang direncanakan tidak tercapai.
2) Berdasarkan analisis keuntungan dan kerugian, keuntungan dari Rencana Transaksi bagi
Perseroan adalah (i) memperbaiki posisi keuangan SMI dan secara langsung memperbaiki pula
posisi keuangan Perseroan secara konsolidasian; (ii) pendanaan melalui penyertaan saham tidak
menimbulkan beban bunga sehingga tidak menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI;
dan (iii) dengan adanya tambahan modal yang dipakai untuk melunasi pinjaman Notional Poling
SMI senilai Rp74.251.000.000, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada penghematan biaya
administrasi Notional Poling 0,25 per mil/tahun dari pokok pinjaman Notional Poling SMI.
Sementara kerugian dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah (i) terdapat opportunity cost
atas penambahan investasi pada SMI dimana dana yang diinvestasikan pada SMI mungkin akan
memberikan imbal hasil (return) yang lebih baik apabila diinvestasikan pada aset atau instrumen
keuangan lainnya; dan (ii) pendanaan melalui penyertaan saham pada dasarnya memiliki biaya
modal yang lebih mahal apabila dibandingkan dengan pendanaan melalui pinjaman, mengingat
biaya modal ekuitas secara teoritis lebih tinggi daripada biaya modal hutang.
3) Produksi industri semen lima tahun terakhir mengalami tren pertumbuhan yang menurun dimana
rata-rata produksi semen tahun 2018-2022 sebesar 3,90%, sedangkan produksi semen pada
semester I tahun 2023 sebesar 29,3 juta metrik ton. Produk semen Indonesia memiliki keunggulan
untuk dapat menarik perhatian investor seperti kapasitas produksi sebesar 59,1% dapat
memenuhi kebutuhan semen dalam negeri. Produk semen Indonesia memiliki kelemahan seperti
kelebihan pasokan kapasitas atau oversupplay kapasitas semen menyebabkan kondisi industri
tidak kondusif dikarenakan banyak produk semen yang tidak terserap oleh pasar. Disisi lain,
terdapat ancaman yang dimiliki perusahaan semen Indonesia, yaitu hadirnya perusahaan lokal
baru yang berbasis diluar Indonesia dengan kapasitas produksi yang besar dan dengan harga
murah yang bisa mengurangi pangsa pasar perusahan semen Indonesia. Namun, industri semen
ii
Page 34
Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan penjualan karena pemerintah sedang melakukan
akselerasi pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan proyek ibu kota baru
Nusantara. Berdasarkan analisis industri tersebut, industri semen Indonesia perlu melakukan
beberapa hal seperti memperluas pangsa pasar dengan melakukan ekspor dan berinovasi sesuai
dengan kebutuhan pasar. Dengan melakukan ekspor (semen dan klinker) menggunakan mata
uang asing seperti USD dapat menambah angka pendapatan karena kurs USD sedang menguat.
Ekspor tujuannya lebih kepada pemanfaatan produk oversupply karena jumlah permintaan dalam
negeri tidak sebanding dengan jumlah produk yang dihasilkan. Selain memperluas pasar ekspor,
opsi lain adalah melakukan inovasi agar dapat menghasilkan produk turunan yang memenuhi
kebutuhan pasar dan memiliki nilai tambah lebih baik. Sementara pemerintah dapat membantu
dengan menggiatkan investasi pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa dengan semen
domestik.
4) Berdasarkan laporan penilaian yang dilakukan oleh KJPP FAST terhadap nilai pasar 100,00%
saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada SMI per 30 Juni 2023 sebagaimana
termuat dalam laporan KJPP FAST No. 00046/2.0074-02/BS/04/0097/1/IX/2023 tertanggal
29 September 2023, adalah sebesar Rp10.109.000,00 per lembar saham. Rencana Transaksi
yang akan dilakukan Perseroan adalah dengan nilai transaksi sebesar Rp10.109.000,00 per
lembar saham. Berdasarkan POJK 35/2020, nilai transaksi tidak boleh melebihi batas atas dan
batas bawah sebesar 7,5% dari nilai pasarnya. Mengingat nilai transaksi dari Rencana Transaksi
yang akan dilakukan Perseroan tersebut tidak terdapat simpangan, maka Rencana Transaksi
masih dapat dikatakan wajar. Selanjutnya, nilai nominal Rencana Transaksi adalah
Rp74.250.605.000,00 atau 7.345 lembar saham baru pada nilai Rp10.109.000,00 per lembar
saham, dan secara teoritis merepresentasikan 74,61% dari seluruh saham setelah Rencana
Transaksi. Perseroan akan mengambil bagian seluruh penerbitan 7.345 lembar saham baru SMI
tersebut. Sehingga tidak ada selisih persentase relatif antara persentase saham baru teoritis dan
persentase saham baru yang diterbitkan. Oleh karena itu, berdasarkan POJK 35/2020 maka
persentase saham baru yang diperoleh Perseroan dalam Rencana Transaksi masih dapat
dikatakan wajar.
5) Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan, dari perbandingan rasio tingkat profitabilitas,
terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat profitabilitas sebelum dan setelah Rencana
Transaksi dengan rata-rata rasio tingkat profitabilitas historisnya mengalami perbaikan
sebagaimana diindikasikan dari penurunan marjin laba kotor. Secara umum ada indikasi outlier
antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
profitabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat rentabilitas, terlihat bahwa rata-
rata proyeksi rasio tingkat rentabilitas sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara umum lebih
tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara umum ada indikasi
iii
Page 35
outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
rentabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat likuiditas, terlihat bahwa rata-rata
proyeksi rasio tingkat likuiditas sebelum Rencana Transaksi dan setelah Rencana Transaksi
Transaksi lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara
umum ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
historis atas rasio tingkat likuiditas Perseroan. Sementara perbandingan tingkat solvabilitas antara
rata-rata proyeksi rasio tingkat solvabilitas setelah Rencana Transaksi dengan rata-rata
historisnya mengalami perbaikan sebagaimana diindikasikan dari penurunan rasio DAR dan DER.
Dan tidak ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
historis atas rasio tingkat solvabilitas Perseroan. Berdasarkan analisis outlier tersebut
sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa proyeksi keuangan yang ada adalah masih dalam
kewajaran.
6) Berdasarkan proyeksi rasio keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi, Dari sisi
pengukuran profitabilitas, rata-rata marjin kotor, marjin laba sebelum bunga dan pajak dan marjin
laba bersih antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga
dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih
relatif baik. Sedangkan dari sisi rentabilitas, rata-rata proyeksi ROE (return on equity) tidak
mengalami perubahan, seangkan rata-rata proyeksi ROA (return on assets), dan ROIC (return on
invested capital) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara rata-rata mengalami
peningkatan masing-masing sebesar 0,01%, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah
Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik, mengingat proyeksi ROA
dan ROIC mengalami peningkatan. Dari sisi likuiditas, rata-rata proyeksi rasio kas (cash ratio),
rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio) antara sebelum dan setelah Rencana
Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana
Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik. Sementara dari sisi solvabilitas, rata-
rata proyeksi DAR (debt to total asset ratio) dan DER (debt to equity ratio) antara sebelum dan
setelah Rencana Transaksi mengalami perbaikan, dimana DAR mengalami penurunan sebesar
0,08%, dan DER mengalami penurunan sebesar 0,13%, sehingga dapat diindikasikan bahwa
terdapat dampak terhadap tingkat solvabilitas antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi,
yaitu rasio utang menurun. Dengan demikian, secara keseluruhan dapat diindikasikan bahwa
dengan adanya Rencana Transaksi akan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan
Perseroan.
7) Berdasarkan proforma laporan keuangan, pengukuran tingkat likuiditas Perseroan berubah
sebagaimana diindikasikan dari rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana Transaksi dilakukan
mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Selain itu tingkat
likuiditas Perseroan ini masih relatif baik mengingat rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana
Transaksi dilakukan masih berada pada 100%. Hal yang sama juga terjadi pada tingkat solvabilitas
iv
Page 36
Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan mengalami perubahahan sebagaimana
diindikasikan dari DAR dan DER apabila Rencana Transaksi dilakukan. Selanjutnya pengukuran
tingkat profitabilitas Perseroan juga tidak berubah sebagaimana diindikasikan dari ROA, ROE,
marjin laba kotor, marjin operasi, dan marjin laba bersih apabila Rencana Transaksi dilakukan
tidak mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Sehingga
secara umum dapat diindikasikan bahwa posisi keuangan Perseroan apabila Rencana Transaksi
dilakukan masih relatif baik.
8) Berdasarkan analisis inkremental yang dilakukan dengan membandingkan kemampuan
Perseroan menghasilkan laba bersih antara apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan dengan
apabila Rencana Transaksi dilakukan, serta tingkat diskonto biaya modal rata-rata tertimbang
sebesar 11,95%, nilai kini laba bersih inkremental menunjukkan nilai yang positif. Sehingga dapat
diindikasikan bahwa Rencana Transaksi tidak berpotensi memberikan dampak negatif bagi
Perseroan.
v
Page 37
DAFTAR ISI
BAB 1. PENDAHULUAN .................................................................................................................. 1-1
1.1 Latar Belakang ..................................................................................................................... 1-1
1.2 Pemberi tugas ...................................................................................................................... 1-1
1.3 Pengguna Laporan ............................................................................................................... 1-1
1.4 Transaksi Afiliasi .................................................................................................................. 1-1
1.5 Para Pihak Yang Terlibat Dalam Rencana Transaksi ......................................................... 1-2
1.6 Tujuan Penugasan ............................................................................................................... 1-2
1.7 Objek Rencana Transaksi .................................................................................................... 1-2
1.8 Tanggal Efektif (Cut-Off Date) Pendapat Kewajaran ........................................................... 1-2
1.9 Masa Berlakunya Laporan ................................................................................................... 1-2
1.10 Independensi Penilai ............................................................................................................ 1-3
1.11 Pernyataan Penilai ............................................................................................................... 1-3
1.12 Ruang Lingkup ..................................................................................................................... 1-3
1.13 Data dan Informasi Yang Digunakan ................................................................................... 1-3
1.14 Kondisi Pembatas ................................................................................................................ 1-4
1.15 Asumsi-Asumsi Pokok ......................................................................................................... 1-6
1.16 Pendekatan dan Prosedur Analisis Kewajaran .................................................................... 1-6
1.17 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian .................................................................................... 1-7
BAB 2. ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................................................... 2-1
2.1 Identifikasi Dan Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................... 2-1
2.2 Perjanjian Dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Rencana Transaksi .......................... 2-2
2.3 Penilaian Atas Risiko Dan Manfaat Dari Transaksi Yang Akan Dilakukan .......................... 2-4
BAB 3. ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI ..................................................... 3-1
3.1 Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................................. 3-1
3.1.1 Perseroan ............................................................................................................................. 3-1
3.1.2 SMI ....................................................................................................................................... 3-2
3.2 Analisis Industri Dan Lingkungan ......................................................................................... 3-4
3.2.1 Makro Ekonomi Indonesia .................................................................................................... 3-4
3.2.2 Industri Konstruksi dan Infrastruktur .................................................................................... 3-8
3.2.3 Industri Semen ................................................................................................................... 3-12
3.3 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan................................................................. 3-16
3.3.1 Kegiatan Usaha Perseroan ................................................................................................ 3-16
3.3.2 Segemen Usaha dan Operasioanl Perseroan ................................................................... 3-16
3.3.3 Pemasaran Perseroan ....................................................................................................... 3-21
3.3.4 Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi ............................................................................ 3-22
3.3.5 Prospek Perseroan ............................................................................................................ 3-23
3.4 Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi ......................................................................... 3-24
3.5 Penilaian Atas Keuntungan dan Kerugian Dari Rencana Transaksi ................................. 3-24
vi
Page 38
BAB 4. ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI .................................................. 4-1
4.1 Penilaian Kinerja Historis ..................................................................................................... 4-1
4.1.1 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain ................................................... 4-1
4.1.2 Laporan Posisi Keuangan .................................................................................................... 4-2
4.1.3 Laporan Arus Kas ................................................................................................................ 4-5
4.1.4 Rasio Keuangan ................................................................................................................... 4-7
4.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan Perseroan .................................................................... 4-8
4.3 Analisis Rasio Keuangan ................................................................................................... 4-10
4.4 Analisis Laporan Keuangan Proforma ............................................................................... 4-11
4.5 Analisis Inkremental ........................................................................................................... 4-14
4.5.1 Kontribusi Nilai Tambah ..................................................................................................... 4-14
4.5.2 Biaya Dan Pendapatan Relevan ........................................................................................ 4-17
4.5.3 Informasi Non Keuangan Relevan ..................................................................................... 4-17
4.5.4 Prosedur Pengambilan Keputusan .................................................................................... 4-17
4.5.5 Hal-Hal Material Lain .......................................................................................................... 4-17
4.6 Analisis Sensitivitas ............................................................................................................ 4-17
BAB 5. ANALISIS FAKTOR RELEVAN LAIN .................................................................................. 5-1
5.1 Faktor Risiko Bisnis Perseroan ............................................................................................ 5-1
5.2 Faktor Risiko Pendanaan SMI ............................................................................................. 5-3
BAB 6. ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ................................................... 6-1
BAB 7. KESIMPULAN ...................................................................................................................... 7-1
vii
Page 39
DAFTAR TABEL
Tabel 3-1: Susunan Pemegang Saham Perseroan ............................................................................. 3-1
Tabel 3-2: Susunan Pemegang Saham SMI ....................................................................................... 3-3
Tabel 4-1: Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ............................. 4-2
Tabel 4-2: Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ......................................... 4-4
Tabel 4-3: Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ...................................................... 4-7
Tabel 4-4: Rasio Keuangan Konsolidasian Perseroan ........................................................................ 4-8
Tabel 4-5: Perbandingan Rasio Keuangan Proyeksi dan Historis ....................................................... 4-9
Tabel 4-6: Selisih Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ................................... 4-10
Tabel 4-7: Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ................................................................... 4-11
Tabel 4-8: Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi ................................................................ 4-11
Tabel 4-9: Proforma Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) .......... 4-12
Tabel 4-10: Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta) ..................... 4-13
Tabel 4-11: Proforma Rasio Keuangan Perseroan ............................................................................ 4-14
Tabel 4-12: Proyeksi Laba Bersih Inkremental (Rp Juta) .................................................................. 4-17
Tabel 4-13: Sensitivitas Persentase Perubahan EBIT Perseroan .................................................... 4-18
viii
Page 40
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3-1: Perkembangan dan Tingkat Pertumbuhan PDB ............................................................ 3-4
Gambar 3-2: Perkembangan IHK dan Inflasi ....................................................................................... 3-5
Gambar 3-3: Perkembangan Inflasi Daerah ........................................................................................ 3-6
Gambar 3-4: Perkembangan Cadangan Devisa dan Nilai Tukar Rupiah ............................................ 3-7
Gambar 3-5: Distribusi PDB Atas Dasar Harga Berlaku Kuartal II 2023 ............................................. 3-8
Gambar 3-6: Anggaran Pembangunan Infrastruktur ......................................................................... 3-12
Gambar 3-7: Permintaan dan Kapasitas Semen Indonesia .............................................................. 3-14
Gambar 3-8: Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi ...................................................................... 3-23
ix
Page 41
DAFTAR ISTILAH DAN DEFINISI
AP Anak Perusahaan
Bapepam-LK Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan Republik Indonesia
DAR Debt to total asset ratio
DER Debt to equity ratio
KAP HR Kantor Akuntan Publik Herliantono & Rekan
KAP IR Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan
KAP TWRR Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis
& Rekan
KEPI Kode Etik Penilai Indonesia
KJPP FAST Kantor Jasa Penilai Publik Firman, Suryantoro,
Sugeng, Suzy, Hartomo & Rekan
MAPPI Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
OJK Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
Perseroan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
POJK 35/2020 Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei
2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal
POJK 42/2020 Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli
2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan
Rencana Transaksi Tambahan modal ka SMI sebagai tambahan ekuitas
ROA Return on assets
ROE Return on equity
ROIC Return on invested capital
SEOJK 17/2020 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
17/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Agustus 2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal
SMI PT Sinergi Mitra Investama
SPI Edisi VII-2018 Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018
x
Page 42
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-
listed company), didirikan pada tahun 1953. Perseroan terutama bergerak di bidang industri
semen, termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan
dalam industri semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait
dengan industri semen serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya.
Berdasarkan informasi yang kami terima, salah satu Anak Perusahaan (“AP”) Perseroan, yaitu
SMI berencana untuk menerbitkan saham dalam portepel sejumlah 7.345 (tujuh ribu tiga ratus
empat puluh lima) lembar saham dengan nilai nominal Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh
empat miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus lima ribu rupiah) atau Rp10.109.000,00
(sepuluh juta seratus sembilan ribu rupiah) per lembar saham (“Rencana Transaksi”). Atas
Rencana Transaksi tersebut, Perseroan akan mengambil semua saham tersebut sejumlah
7.345 (tujuh ribu tiga ratus empat puluh lima) lembar saham, sehingga meningkatkan
kepemilikannya pada SMI menjadi sebesar 99,24%.
Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, KJPP FAST sebagai pihak yang
independen, telah ditunjuk oleh Perseroan untuk memberikan pendapat independen atas
kewajaran Rencana Transaksi, sesuai dengan PO No. 6600030572, tanggal 28 Agustus 2023.
1.2 PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas yaitu Perseroan yang merupakan induk usaha dari SMI. Pemberi Tugas
beralamat di South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini Kav.8, Cilandak Barat, Jakarta
Selatan, DKI Jakarta, 12430 | telepon (021) 215261174-5 | fax (021) 215261176 | surel
info@sig.id | situs web: www.sig.id.
1.3 PENGGUNA LAPORAN
Laporan akan digunakan oleh Perseroan.
1.4 TRANSAKSI AFILIASI
Dalam kerangka Rencana Transaksi ini Perseroan dan SIG memiliki sifat hubungan afiliasi
sebagai berikut:
▪ Perseroan merupakan induk usaha dari SMI, dimana Perseroan adalah pemegang saham
mayoritas (97,00% saham).
▪ Direktur Operasi Perseroan dan Komisaris Utama SMI dijabat oleh individu yang sama.
1-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 43
Mengingat sifat hubungan afiliasi tersebut di atas, maka Perseroan memandang bahwa
pelaksanaan Rencana Transaksi melibatkan atau berkaitan (baik secara langsung maupun
tidak langsung) dengan SMI yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, dan karenanya
merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.
Berdasarkan informasi dari Perseroan, Rencana Transaksi merupakan suatu transaksi afiliasi
namun bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam
POJK 42/2020.
Sesuai POJK 42/2020, Perseroan dipersyaratkan untuk memperoleh Laporan Pendapat
Kewajaran (fairness opinion) untuk menentukan kewajaran dari Rencana Transaksi yang
disiapkan dan diterbitkan oleh pihak penilai independen.
1.5 PARA PIHAK YANG TERLIBAT DALAM RENCANA TRANSAKSI
Para pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
▪ Perseroan selaku pihak yang akan melakukan penyertaan saham portepel yang diterbitkan
SMI.
▪ SMI selaku pihak yang akan menerbitkan saham portepelnya kepada Perseroan.
1.6 TUJUAN PENUGASAN
Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi ketentuan-ketentuan
sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 dan POJK 42/2020 di atas, Perseroan telah
menunjuk KJPP FAST sebagai penilai independen untuk memberikan Pendapat Kewajaran
dari Rencana Transaksi tersebut.
1.7 OBJEK RENCANA TRANSAKSI
Objek Rencana Transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini adalah penyusunan Pendapat
Kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi.
1.8 TANGGAL EFEKTIF (CUT-OFF DATE) PENDAPAT KEWAJARAN
Tanggal efektif (cut-off date) atas Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut adalah
pada tanggal 30 Juni 2023, parameter dan laporan keuangan yang digunakan dalam analisis
menggunakan data per tanggal 30 Juni 2023.
1.9 MASA BERLAKUNYA LAPORAN
Sesuai dengan POJK 35/2020, masa berlaku Pendapat Kewajaran, yaitu selama 6 (enam)
bulan sejak tanggal efektif penilaian (cut-off date) dalam Pendapat Kewajaran.
1-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 44
1.10 INDEPENDENSI PENILAI
Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, KJPP FAST bertindak secara independen
tanpa adanya benturan kepentingan (conflict of interest) dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.
KJPP FAST juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
penugasan ini. Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima adalah sama sekali tidak
dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan. KJPP FAST hanya menerima imbalan sesuai
dengan PO No. 6600030572, tanggal 28 Agustus 2023.
1.11 PERNYATAAN PENILAI
Dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran ini, perhitungan dan analisis dalam rangka
pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar. Penilai bertanggung jawab atas
Pendapat Kewajaran.
1.12 RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Pendapat Kewajaran yang dilakukan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi
hanya merupakan penyusunan Pendapat Kewajaran dari Rencana Transaksi yang mengacu
kepada:
▪ POJK 35/2020,
▪ SEOJK 17/2020, dan
▪ SPI Edisi VII-2018 yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI),
dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
1.13 DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN
Dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami telah menelaah,
mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi sebagai
berikut:
▪ Draft rapat umum para pemegang saham luar biasa secara sirkuler sehubungan dengan
Rencana Transaksi.
▪ Draft keterbukaan informasi kepada pemegang saham Perseroan sehubungan dengan
Rencana Transaksi.
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anak untuk enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 yang telah direviu (limited review) oleh KAP HR
sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00098/2.0459/RA/04/0916-1/1/IX/2023
tertanggal 12 September 2023.
1-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 45
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00045/2.1265/AU.1/04/0565-1/1/III/2023 tertanggal 10 Maret 2023 dengan
opini wajar dalam semua hal yang material.
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TWRR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00234/2.1025/AU.1/04/0222-3/1/II/2022 tertanggal 25 Februari 2022
dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
▪ Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP TWRR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00192/2.1025/AU.1/04/0222-2/1/II/2021 tertanggal 26 Februari 2021
dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
▪ Proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023 atas Rencana Transaksi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
▪ Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanpa dan dengan Rencana
Transaksi selama periode 1 Juli 2023 hingga 31 Desember 2028, yang disusun oleh
manajemen Perseroan.
▪ Laporan tahunan (annual report) 2022 dari Perseroan.
▪ Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, mengenai alasan, latar belakang,
dan hal-hal lain yang terkait dengan Rencana Transaksi.
▪ Dokumen-dokumen lain, berasal dari internal Perseroan maupun pihak ketiga terpercaya
lain, yang relevan dengan penugasan.
1.14 KONDISI PEMBATAS
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, kami mendasarkan analisis kami terhadap proyeksi
keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi keuangan,
berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya
dan berdasarkan rencana manajemen Perseroan di masa yang akan datang. Di samping itu,
berbagai informasi dan saran yang relevan diberikan oleh manajemen Perseroan sehubungan
dengan perubahan-perubahan pada setiap faktor dalam jangka waktu yang telah ditetapkan
juga turut menjadi bahan pertimbangan.
Berikut adalah pokok-pokok syarat pembatas yang kami asumsikan dalam proyeksi keuangan
yang digunakan dalam penelaahan atas Pendapat Kewajaran:
1. Tidak ada perubahan yang material mengenai kondisi politik, ekonomi, hukum atau
undang-undang yang akan mempengaruhi aktivitas Perseroan, industri atau negara atau
wilayah di mana Perseroan beroperasi.
2. Tidak ada perubahan yang material mengenai tarif pajak, bea cukai, nilai tukar mata uang,
dan suku bunga yang dipergunakan dalam asumsi proyeksi yang dapat mempengaruhi
secara material kinerja Perseroan selain yang telah diproyeksikan.
1-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 46
3. Tidak ada perubahan yang material pada struktur dan aktivitas utama Perseroan atau pada
sumber utama penghasilan Perseroan selain yang telah diproyeksikan.
4. Tidak ada perubahan yang material pada manajemen Perseroan, kecuali yang telah
diungkapkan.
5. Tidak ada hambatan-hambatan yang berarti yang berasal dari perselisihan industri, atau
pengadaan tenaga kerja atau hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha
Perseroan.
6. Tidak terdapat perubahan-perubahan yang signifikan atas kondisi pasar dan harga dari
produk-produk serta jasa-jasa yang saat ini dihasilkan Perseroan, kecuali yang telah
diproyeksikan.
7. Tidak ada perubahan yang material terhadap struktur biaya maupun beban-beban lain atas
Perseroan, kecuali yang telah diproyeksikan.
8. Tidak ada pembelian aset tetap yang material selain yang diproyeksikan.
9. Tidak ada pengecualian atas pencadangan yang harus dibuat, kecuali yang telah
diproyeksikan, atas kewajiban kontinjen atau arbitrase litigasi terhadap ancaman atau
sebaliknya, piutang tak tertagih yang luar biasa, kontrak atau aset lain yang belum
dipenuhi.
10. Tidak ada perubahan yang material terhadap perjanjian-perjanjian dan ketentuan-
ketentuan yang ada.
11. Pencapaian kinerja keuangan Perseroan selama periode proyeksi akan digunakan
seluruhnya untuk pengembangan Perseroan sebagaimana telah diproyeksikan selama
periode proyeksi dan tidak digunakan untuk kepentingan-kepentingan lainnya.
12. Tidak terdapat penggunaan dana atau transaksi afiliasi yang secara signifikan dapat
mempengaruhi operasi Perseroan.
13. Rencana bisnis Perseroan berjalan sesuai yang telah direncanakan dan diproyeksikan.
14. Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan, dan pihak lain
yang terkait secara langsung, dalam kaitannya dengan Rencana Transaksi, dimana
Pendapat Kewajaran tersebut akan digunakan untuk membantu manajemen dalam proses
keterbukaan informasi yang terkait dengan Rencana Transaksi, dan tidak untuk digunakan
oleh pihak lain, untuk kepentingan lain atau dicetak ulang, disebarluaskan, dikutip, atau
dirujuk pada setiap saat, dengan cara atau untuk tujuan apapun tanpa izin tertulis terlebih
dahulu dari kami. Pendapat Kewajaran bukan merupakan rekomendasi kepada pemegang
saham untuk melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.
15. Kejadian-kejadian yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran mungkin mempunyai
pengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja Perseroan selama periode proyeksi. Kami
tidak berkewajiban untuk memperbaharui laporan ini atau untuk merevisi analisis
dikarenakan kejadian dan transaksi yang terjadi setelah tanggal efektif analisis yang
digunakan, yaitu tanggal 30 Juni 2023.
1-5
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 47
1.15 ASUMSI-ASUMSI POKOK
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum, dan kami tidak melakukan dan
karenanya tidak bertanggung jawab atas pemeriksaan independen terhadap informasi-
informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa yang
kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya merupakan
evaluasi keuangan dan penilaian atas kewajaran (arms-length) dari Rencana Transaksi dan
bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau
penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak
mempunyai kewenangan dan tidak mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya
yang ada untuk Perseroan.
Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar, kondisi perekonomian, kondisi
umum bisnis dan kondisi keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal
laporan ini diterbitkan.
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi
lainnya, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak yang
terlibat dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah
dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan, serta keakuratan informasi
mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
1.16 PENDEKATAN DAN PROSEDUR ANALISIS KEWAJARAN
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi dari hal-hal sebagai
berikut:
A. Analisis atas transaksi;
B. Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi;
C. Analisis atas kewajaran Nilai Transaksi; dan
D. Analisis atas faktor lain yang relevan.
1-6
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 48
1.17 KEJADIAN SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan penilaian ini, tidak ada peristiwa yang dapat
berdampak secara material terhadap hasil analisis penilaian atas Rencana Transaksi.
1-7
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 49
BAB 2. ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI
2.1 IDENTIFIKASI DAN HUBUNGAN ANTARA PIHAK-PIHAK YANG BERTRANSAKSI
Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-
listed company), didirikan pada tahun 1953. Perseroan terutama bergerak di bidang industri
semen, termasuk kegiatan produksi, menambang dan/atau menggali bahan yang diperlukan
dalam industri semen atau industri lainnya, perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait
dengan industri semen serta pemberian jasa untuk industri semen dan/atau industri lainnya.
Perseroan berdomisili dan berkantor pusat di South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini
Kav.8, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia; telepon (+6221) 5261 1745,
fax (+6221) 5261 176; surel info@sig.id dan situs jejaring www.sig.id. Perseroan adalah induk
usaha dari SMI, dimana saham mayoritas SMI dengan kepemilikan langsung sebesar 97,00%
saham dipegang oleh Perseroan.
SMI merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (closely-held
company), didirikan pada tahun 2011. SMI terutama bergerak di bidang perdagangan besar
bahan bakar, real estat, restoran/kafe, penyedia jasa penunjang fasilitas, aktivitas penyewaan
dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, serta aktivitas konsultasi manajemen lainnya.
SMI berdomisili dan berkantor pusat di Jl. Awikoen Blok A-7, Gresik 61122, Jawa Timur.
Rencana Transaksi berupa pemberian tambahan modal ke SMI sebagai tambahan ekuitas.
Gambar 2-1: Hubungan Perseroan dan SMI per 30 Juni 2023
Perseroan
Pemegang saham:
- Pererintah Negara Republik Indonesia (51,20%)
- Publik (48,80%)
SMI
Pemegang saham:
Entitas anak lain
- Perseroan (97%)
- Koperasi Warga Semen Gresik (3%)
2-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 50
2.2 PERJANJIAN DAN PERSYARATAN YANG DISEPAKATI DALAM RENCANA TRANSAKSI
Ringkasan mengenai pokok-pokok dan syarat ketentuan yang disepakati terkait Rencana
Transaksi, berdasarkan Draft Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa Secara Sirkuler
adalah sebagai berikut:
(i) Para pihak : a. Perseroan, pemilik dan pemegang 2.425 (dua
ribu empat ratus dua puluh lima) lembar saham,
mewakili 97% (sembilan puluh tujuh persen) dari
jumlah saham yang telah dikeluarkan secara sah
oleh SMI; dan
b. Koperasi Warga Semen Gresik pemilik dan
pemegang 75 (tujuh puluh lima) lembar saham,
mewakili 3% (tiga persen) dari jumlah saham
yang telah dikeluarkan secara sah oleh SMI.
(ii) Keputusan : a. Meningkatkan modal ditempatkan/disetor
sebesar Rp74.250.605.000,00 (tujuh puluh
empat miliar dua ratus lima puluh juta enam ratus
lima ribu rupiah) dengan nilai per lembar saham
sebesar Rp10.109.000,00 (sepuluh juta seratus
sembilan ribu rupiah) atau sejumlah 7.345 (tujuh
ribu tiga ratus empat puluh lima) lembar,
sehingga semula modal ditempatkan/disetor
berjumlah Rp.25.000.000.000,00 (dua puluh lima
miliar rupiah) atau sejumlah 2.500 (dua ribu lima
ratus) lembar saham dengan nilai nominal per
lembar saham Rp10.000.000,00 (sepuluh juta
rupiah) menjadi Rp98.450.000.000,00 (sembilan
puluh delapan miliar empat ratus lima puluh juta
rupiah) atau sejumlah 9.845 (sembilan ribu
delapan ratus empat puluh lima) lembar saham.
Selanjutnya disebut “Rencana Peningkatan
Modal”.
b. Perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar SMI,
sehingga keseluruhan bunyi Pasal 4 ayat (1) dan
Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar SMI
selanjutnya menjadi sebagai berikut:
a) Modal dasar SMI berjumlah
Rp100.000.000.000,- (seratus milyar rupiah)
2-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 51
terbagi atas 10.000 (sepuluh ribu) saham,
masing-masing saham bernilai nominal
Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
b) Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan
dan disetor 98,45% (sembilan puluh delapan
koma empat lima persen) atau sejumlah
9.845 (sembilan ribu delapan ratus empat
puluh lima) saham dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp98.459.000.000,-
(sembilan puluh delapan miliar empat ratus
lima puluh juta rupiah), oleh masing-masing
pemegang saham, dengan rincian serta nilai
nominal saham yang akan disebutkan pada
bagian sebelum akhir akta.
c. Sehingga dengan demikian susunan Pemegang
Saham SMI setelah peningkatan modal
ditempatkan dan disetor dalam Perseroan
menjadi sebagai berikut:
a) Perseroan terbatas PT. SEMEN
INDONESIA (PERSERO) TBK, tersebut,
sebanyak 9.770 (sembilan ribu tujuh ratus
tujuh puluh) lembar saham, dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar
Rp97.700.000.000,00 (sembilan puluh tujuh
miliar tujuh ratus juta rupiah).
b) Koperasi KOPERASI KONSUMEN WARGA
SEMEN GRESIK sebanyak 75 (tujuh puluh
lima) lembar saham, dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp.750.000.000,00
(tujuh ratus lima puluh juta rupiah).
c) Sehingga seluruhnya berjumlah 9.845
(sembilan ribu delapan ratus empat puluh
lima) lembar saham, dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp.98.450.000.000,00
(sembilan puluh delapan miliar empat ratus
lima puluh juta rupiah).
d. Seluruh tambahan modal disetor yang didapat
akan digunakan SMI untuk:
2-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 52
a) Melunasi pinjaman Notional Pooling yang
diambil untuk pendanaan investasi
pembelian gedung SQ; dan
b) Menjalankan investasi pembelian dan
penyewaan gedung SQ.
e. Para Pemegang Saham SMI menyatakan dan
mengakui bahwa tindakan-tindakan tersebut
dilakukan untuk kepentingan bisnis terbaik bagi
SMI.
f. Para Pemegang Saham dengan ini memberi
kuasa dengan hak substitusi kepada setiap
direktur Perseroan dan SMI untuk menyatakan
keputusan-keputusan ini dalam bentuk akta
notaris dalam Bahasa Indonesia (apabila
diperlukan) dan untuk keperluan itu menghadap
notaris, membuat, menandatangani,
menyampaikan setiap akta sebagaimana
diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan Republik Indonesia yang berlaku.
(iv) Hukum yang mengatur : Hukum Republik Indonesia.
2.3 PENILAIAN ATAS RISIKO DAN MANFAAT DARI TRANSAKSI YANG AKAN DILAKUKAN
Manfaat dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
▪ Perseroan mengalami perbaikan pada likuiditas dan solvabilitas karena penurunan beban
keuangan yang dimiliki Perseroan, sehingga Perseroan memiliki kemampuan dalam
memenhuhi kewajiban atau melunasi utang jangka pendeknya.
▪ Meningkatkan borrowing capacity SMI agar mampu menggalang pendanaan eksternal di
masa mendatang serta mengurangi ketergantungan pendanaan internal yang dapat
digunakan untuk pengembangan bisnis lainnya yang pada akhirnya berpotensi pula
meningkatkan kinerja Perseroan secara konsolidasian.
Risiko dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
▪ Terdapat kemungkinan rencana pengembangan usaha yang akan dilakukan SMI di masa
depan tidak berjalan sebagaimana diharapkan sehingga menyebabkan kinerja SMI
maupun Perseroan secara konsolidasian yang direncanakan tidak tercapai.
2-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 53
BAB 3. ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA
TRANSAKSI
3.1 RIWAYAT PERUSAHAAN DAN SIFAT KEGIATAN USAHA
3.1.1 Perseroan
3.1.1.1 Pendirian
Perseroan didirikan dengan nama NV Pabrik Semen Gresik pada tanggal 25 Maret 1953
dengan Akta Notaris Raden Mr. Soewandi No. 41. Pada tanggal 17 April 1961, NV Pabrik
Semen Gresik dijadikan Perusahaan Negara (Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah No.
132 Tahun 1961, kemudian berubah menjadi PT Semen Gresik (Persero) berdasarkan Akta
Notaris J.N. Siregar, S.H. No. 81 tanggal 24 Oktober 1969.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu, terakhir antara
lain mengenai tugas, wewenang dan kewajiban Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan
Akta Notaris No. 42 tanggal 21 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H.,
Notaris di Jakarta. Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal 4 Januari 2022, melalui surat keputusan No.
AHU002716.AH.01.03 tanggal 4 Januari 2022. Perubahan susunan pengurus Perseroan
terakhir sebagaimana tertuang dalam Akta Notaris No. 68 tanggal 31 Maret 2022 yang dibuat
di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta. Pemberitahuan perubahan data Perseroan
telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Surat No. AHU-AH.01.09-0002842 tanggal 8 April 2022.
3.1.1.2 Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Susunan pemegang saham Perseroan per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 3-1: Susunan Pemegang Saham Perseroan
Nilai Nominal
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Saham
(Rp Juta)
Saham seri A
Pemerintah Negara Republik Indonesia 1 0 0%
Saham seri B
Pemerintah Negara Republik Indonesia 3.457.023.004 345.702 51,20%
Agung Wiharto (Direktur) 93.500 9 0%
Aulia Mulki Oemar (Direktur) 3.900 0 0%
Andriano Hosny P (Direktur) 800 0 0%
Masyarakat 3.294.418.884 329.442 48,80%
Jumlah 6.751.540.089 675.154 100,00%
3-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 54
3.1.1.3 Pengurus dan Pengawasan
Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada 30 Juni 2023 adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rudiantara
Komisaris Independen : Saor Siagian
Komisaris Independen : Nasaruddin Umar
Komisaris : Arief Prasetyo Adi
Komisaris : Yustinus Prastowo
Komisaris : Sony Subrata
Komisaris : Lydia Silvanna Djaman
Direksi
Direktur Utama : Donny Arsal
Direktur : Subhan
Direktur : Andriano Hosny Panangian
Direktur : Reni Wulandari
Direktur : Yosviandri
Direktur : Agung Wiharto
3.1.1.4 Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan menurut Anggaran Dasar antara lain adalah
menjalankan usaha dalam bidang industri semen, termasuk kegiatan produksi, menambang
dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam industri semen atau industri lainnya,
perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen serta pemberian jasa
untuk industri semen dan/atau industri lainnya.
Perseroan memiliki pabrik semen dan entitas anak (Grup) berada di Gresik dan Tuban di Jawa
Timur, Rembang dan Cilacap di Jawa Tengah, Narogong di Jawa Barat, Indarung di Sumatera
Barat, Lhoknga di Aceh, Pangkep di Sulawesi Selatan, Quang Ninh di Vietnam, Baturaja,
Palembang dan Panjang di Lampung.
Kantor pusat Perseroan berada di South Quarter, Tower A, Lt 19-20, JI. R.A. Kartini Kav.8,
Cilandak Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia.
3.1.2 SMI
3.1.2.1 Pendirian
SMI (dahulu PT SGG Energi Prima) didirikan berdasarkan Akta No. 281 tanggal 29 Desember
2011 dari Slamet Wahjudi, S.H., M. Kn., notaris di Gresik. Akta pendirian ini disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.
AHIJ 11180.AH.01.01. TAHUN 2012 tanggal 29 Februari 2012.
3-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 55
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 02 tanggal
4 Juli 2023 dari Lolitawati, S.H., M.Kn., notaris di Gresik, sehubungan dengan perubahan data
Perseroan sehubungan dengan perubahan tersebut. Akta perubahan ini telah memperoleh
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.09.0147329 tanggal 3 Agustus 2023.
3.1.2.2 Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Susunan pemegang saham SMI per 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
Tabel 3-2: Susunan Pemegang Saham SMI
Persentase
Pemegang saham Jumlah saham Nilai nominal (Rp)
saham
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. 2.425 24.250.000.000 97,00%
Koperasi Warga Semen Gresik 75 750.000.000 3,00%
Total 2.500 25.000.000.000 100,0%
3.1.2.3 Pengurus dan Pengawasan
Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi SIG pada 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Yosviandri
Komisaris : Vita Mahreyni
Komisaris : Mickael Bobby Hoelman
Direksi:
Direktur Utama : Wahyu Afandi Harun
Direktur : Muhtadi
Direktur : Bagus Febru Saptono
Berdasarkan Akta Notaris Lolitawati S.H., M,Kn. No. 02 tanggal 04 Juli 2023 dan telah diterima
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
AHU-AH.01.09-0147329 tanggal 03 Agustus 2023, para Pemegang Saham SMI menyetujui
pergantian dan pengangkatan komisaris menjadi sebagai berikut : Antonius Ardian Bermana
sebagai Komisaris Utama, Vita Mahreyni, Mickael Bobby Hoelman dan Wing Bharoto Wibowo
sebagai Komisaris.
3.1.2.4 Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha SMI menurut Anggaran Dasar antara lain adalah meliputi bidang
perdagangan besar bahan bakar, real estat, restoran/kafe, penyedia jasa penunjang fasilitas,
aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, serta aktivitas konsultasi
manajemen lainnya.
SMI berdomisili di Jl. Awikoen Blok A-7, Gresik 61122, Jawa Timur.
3-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 56
3.2 ANALISIS INDUSTRI DAN LINGKUNGAN
3.2.1 Makro Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan ekonomi global 2023 diprakirakan tetap sebesar 2,7%, namun disertai dengan
pergeseran sumber pertumbuhan. Pertumbuhan Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara
maju di Eropa diprakirakan lebih baik, dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga seiring dengan
perbaikan upah dan keyakinan konsumen. Pertumbuhan ekonomi Jepang diprakirakan masih
kuat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga dan ekspor yang membaik. Sementara itu,
pertumbuhan ekonomi Tiongkok lebih rendah sejalan dengan tertahannya konsumsi dan
investasi terutama sektor properti. Tekanan inflasi di negara maju masih relatif tinggi
dipengaruhi oleh perekonomian yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat. Hal ini
diprakirakan akan mendorong kenaikan lebih lanjut suku bunga kebijakan moneter di negara
maju, termasuk Federal Funds Rate (FFR). Perkembangan tersebut mendorong aliran modal
ke negara berkembang lebih selektif dan meningkatkan tekanan nilai tukar di negara
berkembang, termasuk Indonesia, sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan untuk
memitigasi risiko rambatan global.
Gambar 3-1: Perkembangan dan Tingkat Pertumbuhan PDB
6.000.000 10,0%
8,0%
5.000.000
6,0%
4.000.000 4,0%
Rp miliar
2,0%
3.000.000
0,0%
2.000.000 -2,0%
-4,0%
1.000.000
-6,0%
0 -8,0%
Q1-15
Q1-16
Q4-16
Q3-17
Q2-18
Q3-18
Q2-19
Q1-20
Q4-20
Q4-21
Q3-22
Q2-23
Q2-15
Q3-15
Q4-15
Q2-16
Q3-16
Q1-17
Q2-17
Q4-17
Q1-18
Q4-18
Q1-19
Q3-19
Q4-19
Q2-20
Q3-20
Q1-21
Q2-21
Q3-21
Q1-22
Q2-22
Q4-22
Q1-23
.
PDB Pertumbuhan PDB
Sumber: Bank Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik.
Perekonomian domestik pada triwulan II 2023 diprakirakan tumbuh lebih baik dari proyeksi,
ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga
meningkat didorong oleh terus naiknya mobilitas, membaiknya ekspektasi pendapatan, dan
terkendalinya inflasi, serta dampak positif dari Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan
pemberian gaji ke-13 kepada Aparatur Sipil Negara. Investasi juga meningkat terutama
investasi nonbangunan sejalan dengan kinerja ekspor yang positif dan berlanjutnya hilirisasi.
Sementara itu, ekspor barang diprakirakan melambat sejalan ekonomi global yang melemah,
sedangkan ekspor jasa tumbuh tinggi dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan
3-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 57
mancanegara. Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang
Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Informasi dan Komunikasi.
Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh pertumbuhan
wilayah Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan terjaganya permintaan
domestik. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan dapat
mencapai kisaran 4,5-5,3%. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal
Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi, khususnya dari sisi permintaan.
Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mendukung ketahanan eksternal. Neraca
perdagangan triwulan II 2023 mencatat surplus yang lebih rendah dipengaruhi oleh penurunan
harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. Sementara itu, ketidakpastian pasar
keuangan global berdampak pada net outflows aliran modal asing dalam bentuk investasi
portofolio pada triwulan II 2023 sebesar 1,3 miliar dolar AS. Namun demikian, pada triwulan III
2023 aliran modal asing hingga 21 Juli 2023 kembali masuk sehingga mencatat net inflows
sebesar 0,3 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2023 tercatat tinggi
sebesar 137,5 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor
dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, kinerja NPI pada 2023 diprakirakan akan tetap
baik dengan transaksi berjalan terjaga dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4%
dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan juga tetap terjaga, ditopang oleh
aliran masuk modal asing dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) maupun investasi
portofolio, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional.
Gambar 3-2: Perkembangan IHK dan Inflasi
116 6,00
114
5,00
112
110 4,00
Persentase
108
Indeks
3,00
106
104 2,00
102
1,00
100
98 0,00
Jun-20
Aug-20
Jun-21
Aug-21
Jun-22
Aug-22
Oct-20
Jun-23
Nov-20
Oct-21
Nov-21
Oct-22
Nov-22
Jan-20
Jul-20
Jan-21
Jul-21
Jan-22
Jul-22
Jan-23
Feb-20
May-20
Sep-20
Feb-21
May-21
Sep-21
Feb-22
May-22
Sep-22
Feb-23
May-23
Mar-20
Mar-21
Mar-22
Mar-23
Dec-20
Dec-21
Apr-20
Apr-21
Apr-22
Apr-23
Des-22
IHK Inflasi
Sumber: Bank Indonesia
Inflasi IHK pada bulan Juni 2023 tercatat 3,52% (yoy) sehingga berada di dalam sasaran
3,0±1%. Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Juni 2023 tercatat 2,58% (yoy),
lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,66% (yoy)
3-5
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 58
dipengaruhi oleh stabilnya nilai tukar, turunnya harga komoditas global, rendahnya dampak
lanjutan dari inflasi volatile food, dan terkendalinya ekspektasi inflasi. Inflasi kelompok volatile
food tercatat 1,20% (yoy), turun dari inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,28% (yoy). Inflasi
kelompok administered prices juga menurun dari 9,52% (yoy) menjadi 9,21% (yoy).
Kembalinya inflasi ke dalam sasaran sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter
serta eratnya sinergi pengendalian inflasi pangan antara Bank Indonesia dan Pemerintah
(Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah.
Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali dalam
kisaran 3,0±1% pada sisa tahun 2023 dan 2,5±1% pada 2024.
Gambar 3-3: Perkembangan Inflasi Daerah
Sumber: Bank Indonesia
Likuiditas perbankan tetap longgar sehingga berpotensi mendorong berlanjutnya peningkatan
kredit/pembiayaan. Rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi,
yakni 26,73% pada Juni 2023, sejalan dengan stance kebijakan likuiditas longgar Bank
Indonesia. Perkembangan likuiditas tersebut berperan positif terhadap perkembangan suku
bunga perbankan. Di pasar uang, suku bunga IndONIA cukup rendah yakni 5,61% pada 24 Juli
2023. Di pasar obligasi, imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 5,99%, sementara imbal
hasil SBN tenor jangka panjang tercatat 6,22% pada tanggal yang sama. Di perbankan, suku
bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada Juni 2023 terjaga rendah, yaitu sebesar
4,14% dan 9,34%. Bank Indonesia terus memastikan kecukupan likuiditas untuk terjaganya
stabilitas sistem keuangan dan meningkatnya kredit/pembiayaan guna berlanjutnya pemulihan
ekonomi nasional.
Kredit/pembiayaan perbankan tumbuh melambat karena menurunnya permintaan kredit dari
dunia usaha. Di tengah longgarnya sisi penawaran oleh tersedianya likuiditas, tingginya
rencana penyaluran kredit, serta longgarnya standar penyaluran kredit/pembiayaan
perbankan, korporasi cenderung mempercepat pelunasan kredit, dan berperilaku wait and see
dalam meningkatkan rencana investasinya ke depan. Kredit perbankan pada Juni 2023 tumbuh
3-6
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 59
sebesar 7,76% (yoy), terutama ditopang oleh sektor Jasa Dunia Usaha, Jasa Sosial, dan
Pertambangan. Pembiayaan syariah juga tumbuh tinggi mencapai 17,09% (yoy) pada Juni
2023. Di segmen UMKM, pertumbuhan kredit terus berlanjut, yaitu mencapai 7,34% (yoy) pada
Juni 2023. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong penyaluran kredit/pembiayaan
dari sisi penawaran perbankan dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Untuk itu, kebijakan insentif likuiditas makroprudensial difokuskan pada sektor-
sektor yang memiliki daya ungkit lebih tinggi bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan
lapangan kerja, khususnya pada sektor hilirisasi (minerba, pertanian, peternakan, dan
perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata, inklusif (termasuk UMKM,
KUR, dan ultra mikro/UMi), serta ekonomi keuangan hijau. Bank Indonesia memprakirakan
pertumbuhan kredit pada 2023 dalam kisaran 9-11% (yoy).
Gambar 3-4: Perkembangan Cadangan Devisa dan Nilai Tukar Rupiah
160 17.000
140 16.500
16.000
120
15.500
Rp ribu/US$
US$ Miliyar
100 15.000
80 14.500
60 14.000
13.500
40
13.000
20 12.500
0 12.000
Jan-20
Mar-20
May-20
Jul-20
Sep-20
Nov-20
Jan-21
Mar-21
May-21
Jul-21
Sep-21
Nov-21
Jan-22
Mar-22
May-22
Jul-22
Sep-22
Nov-22
Jan-23
Mar-23
May-23
Cadangan Devisa Kurs
Sumber: Bank Indonesia
Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, terjaga. Permodalan perbankan kuat
dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 26,07% pada Mei
2023. Risiko kredit tetap terkendali, tecermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing
Loan/NPL) yang rendah, yaitu 2,52% (bruto) dan 0,77% (neto) pada Mei 2023. Likuiditas
perbankan pada Juni 2023 terjaga, dipengaruhi oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK)
sebesar 5,79% (yoy). Hasil stress test Bank Indonesia juga menunjukkan ketahanan
perbankan tetap kuat. Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan KSSK dalam
memitigasi berbagai risiko ekonomi domestik dan global yang dapat mengganggu ketahanan
sistem keuangan serta momentum pemulihan ekonomi.
Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran
yang aman, lancar, dan andal. Nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada triwulan II 2023
meningkat 14,82% (yoy) sehingga mencapai Rp111,35 triliun, sementara nilai transaksi digital
banking tercatat Rp13.827 triliun atau tumbuh sebesar 11,6% (yoy). Nominal transaksi QRIS
terus menunjukkan pertumbuhan sebesar 104,64% (yoy) sehingga mencapai Rp49,65 triliun,
3-7
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 60
dengan jumlah pengguna 37,0 juta dan jumlah merchant 26,7 juta yang sebagian besar UMKM.
Bank Indonesia terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran untuk inklusi
ekonomi keuangan dan kerja sama antarnegara. Dalam pada itu, nilai transaksi pembayaran
menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit mencapai Rp2.115,57 triliun atau
tumbuh sebesar 3,0% (yoy). Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang
Diedarkan (UYD) pada triwulan II 2023 meningkat 8,74% (yoy) sehingga menjadi Rp992,2
triliun. Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang
terjaga di seluruh wilayah NKRI, antara lain dengan melanjutkan kerja sama kelembagaan
dalam pengedaran uang Rupiah ke daerah 3T (Terluar, Terdepan, Terpencil) melalui kegiatan
kas keliling, kas titipan, dan Ekspedisi Rupiah Berdaulat.
3.2.2 Industri Konstruksi dan Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur merupakan mobil penggerak pembangunan nasional. Keberadaan
infrastruktur yang memadai akan berkontribusi pada kelancaran produksi maupun distribusi
barang dan jasa yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan
pemerataan ekonomi di wilayah-wilayah. Pembangunan infrastruktur merupakan bagian
integral dari pembangunan kelembagaan dan perekonomian yang bertumpu pada peningkatan
produktivitas. Walaupun paska masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, dimana berbagai
sektor masih merasakan imbasnya. Pembangunan Infrastruktur harus terus berjalan karena
menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional.
Saat ini, pemerintah berfokus pada meningkatkan investasi, baik investasi publik maupun
swasta, guna menaikkan ekspansi ekonomi Indonesia. Khususnya investasi di bidang
infrastruktur dalam rangka meningkatkan konektivitas di seluruh nusantara. Pembangunan
infrastruktur di Indonesia menjadi salah satu faktor meningkatnya peran sektor konstruksi
terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari besarnya persentase sektor
konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 9,42% pada kuartal II 2023.
Gambar 3-5: Distribusi PDB Atas Dasar Harga Berlaku Kuartal II 2023
[13,83%] [13,35%]
Penyediaan Akomodasi dan Makan Pertanian, Kehutanan, dan
Minum; Jasa Perusahaan; Jasa… Perikanan
[9,40%]
[10,48%]
Pengadaan Air, Pertambangan dan
Pengelolaan Sampah, Penggalian
Limbah dan Daur Ulang;
Jasa Lainnya; Jasa
Keuangan dan Asuransi;
dan Administrasi …
[5,87%] [32,12%]
Transportasi dan Perdagangan Besar dan
Pergudangan Eceran, Reparasi Mobil
dan Sepeda Motor;
[1,20%] Industri Pengolahan; dan
Jasa Kesehatan dan [9,42%] Pengadaan Listrik dan Gas
Soial Konstruksi
Sumber: Badan Pusat Statistik
3-8
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 61
Peran sektor konstruksi berkaitan erat dengan penyerapan tenaga kerja, penanaman modal,
jumlah proyek infrastruktur dan bangunan, hubungan timbal balik dengan sektor-sektor
pendukung, bahkan menjadi fasilitator dalam pergerakan dan pertumbuhan barang dan jasa.
Pemerataan pembangunan untuk semua sektor juga didukung oleh sektor konstruksi antara
lain ketahanan pangan di tiap daerah, pemenuhan kebutuhan listrik dan energi nasional,
peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan, akses jalan yang memadai untuk
pengangkutan barang dan jasa, dan peningkatan daya tarik pariwisata.
Pada Maret 2020, Kementerian PUPR mengeluarkan Instruksi Menteri No. 02/IN/M/2020
tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam penyelengaraan jasa konstruksi,
dengan instruksi tersebut, aktivitas jasa konstruksi masih dapat berjalan dengan
memperhatikan protokol yang ada, namun masing-masing proyek dapat dihentikan sementara
jika memiliki risiko tinggi antara lain berada di daerah pusat sebaran, terdapat pekerja yang
positif Covid-19 atau memiliki status pasien dalam pengawasan. Kondisi tak terduga ini
menyebabkan pemerintah perlu melakukan program-program khusus dalam menanggulangi
masa pandemi Covid-19. Salah satu program yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah melakukan refocusing anggaran sebesar Rp44,58
triliun.
Kondisi pandemi menyebabkan pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan akibat turunnya
investasi serta aktivitas impor dan ekspor sehingga aktivitas yang dapat dilakukan pemerintah
untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yaitu melalui belanja infrastruktur. Namun
hingga Oktober 2020, serapan anggaran PUPR masih berada di angka 59,50%. Pada
September 2020, pemerintah menyusun program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang
ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial akibat pandemi Covid-
19. Program tersebut memiliki 6 (enam) Program prioritas, antara lain peningkatan ketahanan
pangan, pengembangan konektivitas, peningkatan kesehatan dan lingkungan masyarakat,
peningkatan investasi dengan memberikan dukungan pada kawasan strategis nasional,
penguatan jaring pengaman nasional lewat program Padat Karya Tunai (PKT) serta pembelian
produk rakyat dan pengusaha lokal (UMKM), dan peningkatan ketahanan bencana dan
perubahan iklim.
Salah satu strategi pemerintah untuk mengungkit percepatan PEN ditengah pandemi Covid-19
adalah dengan tetap melanjutkan pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Pelaksanaan
pembangunan infrastruktur dalam kondisi tidak normal ini tentunya memerlukan langkah-
langkah dan terobosan yang tidak biasa, diperlukan protokol penanganan khusus, serta
penyesuaian penyelenggaraan jasa konstruksi. Setidaknya, dukungan jasa konstruksi untuk
PEN adalah dengan (i) adaptasi penyelenggaraan jasa konstruksi, (ii) dukungan pengelolaan
Material Peralatan Konstruksi (MPK) dan usaha untuk mendorong penggunaan produk dalam
negeri, (iii) penguatan pelaku usaha menengah dan kecil di sektor konstruksi, (iv)
penyederhanaan perizinan berusaha, dan (v) pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi,
termasuk untuk proyek padat karya.
3-9
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 62
Salah satu aspek krusial yang perlu diperhatikan dalam menyelenggarakan pembangunan
infrastruktur yang berkualitas adalah kesiapan rantai pasok MPK. Pemerintah Pusat melalui
Kementerian PUPR telah menerbitkan beberapa kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan
pemanfaatan MPK dalam negeri dengan tetap menjamin mutu dan kualitas produk/jasa
konstruksi yang dihasilkan. Sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi
dan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksana UU Nomor 2
Tahun 2017 diamanatkan bahwa Pemerintah Pusat bertanggung jawab atas meningkatnya
kualitas penggunaan material dan peralatan konstruksi serta teknologi konstruksi dalam negeri
dan mengutamakan serta mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri/lokal.
Mengusung peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Maju
2045, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus kebijakan pemerintah di tahun 2023
mendatang. Ada dua prioritas pemerintah yang berkaitan dengan infrastruktur di 2023.
Pertama, mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Kedua,
mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
Untuk kawasan inti pusat pemerintahan, ini menjadi domain pemerintah yang dibangun melalui
APBN. Tetapi untuk kawasan-kawasan penyangganya, itu yang ditawarkan kepada investor
atau kepada pihak lain untuk ikut membangun IKN.
Pada 2023, Kementerian PUPR memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp125,18 triliun.
Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan pagu anggaran tahun 2022 sejumlah Rp116,37
triliun. Kendati demikian, Kementerian PUPR menyatakan dalam pelaksanaan program belanja
infrastruktur tahun anggaran 2023, Kementerian PUPR akan fokus pada penyelesaian
pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan, khususnya Proyek Strategis Nasional (PSN) yang
ditargetkan dapat rampung pada semester I Tahun 2024 atau sebelum periode Pemerintahan
Kabinet Indonesia Maju berakhir. Kementerian PUPR menargetkan penyelesaian
pembangunan infrastruktur prioritas dan infrastruktur dasar atau konektivitas pada tahun 2023,
atau paling lambat pada semester I tahun 2024. Selain itu, Kementerian PUPR juga akan
membangun infrastruktur pada empat bidang utama yaitu sumber daya air, jalan dan jembatan,
permukiman, serta perumahan. Pada bidang sumber daya air, salah satu yang vital adalah
pembangunan bendungan yang akan menopang kebutuhan pertanian dan ketahanan pangan
masyarakat.
Di samping itu, Kementerian PUPR akan terus mengoptimalkan infrastruktur yang sudah
terbangun melalui pendekatan Operasi, Pemeliharaan, Optimalisasi, dan Rehabilitasi (OPOR).
Harapannya agar infrastruktur yang telah dibangun PUPR benar-benar bisa bermanfaat bagi
masyarakat. Di samping pendekatan OPOR, pada 2023 Kementerian PUPR juga akan
memfokuskan alokasi anggaran untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui program
padat karya dengan alokasi anggaran sebesar Rp14,34 triliun untuk penyerapan tenaga kerja
sebanyak 701 ribu orang, yang tersebar pada beberapa kegiatan padat karya, diantaranya di
bidang sumber daya air, jalan dan jembatan, infrastruktur permukiman, dan perumahan.
3-10
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 63
Langkah ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja dalam skala besar serta membantu
menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, Kementerian PUPR menyebutkan bahwa ke depan
tantangan pembangunan infrastruktur akan semakin besar, khususnya kebutuhan pendanaan
yang terus meningkat setiap tahunnya. Sebab itu, Basuki berharap dapat tercipta terobosan
sumber-sumber pembiayaan baru. Penerbitan Sukuk Negara untuk pembiayaan infrastruktur
serta pelibatan swasta dalam membangun infrastruktur dengan skema kerja sama antara
pemerintah dan badan usaha (KPBU) adalah sebuah langkah awal yang baik. Kementrian
PUPR terus mendorong pengembangan creative innovative financing melalui sinergitas
dengan berbagai instrumen pendanaan lainnya agar pembangunan infrastruktur dapat
berlangsung secara berkelanjutan.
Kementerian PUPR telah menetapkan output dan outcome utama Rencana Strategis (Renstra)
untuk tahun 2023. Sektor Sumber Daya Air (SDA), antara lain 76% penyediaan air baku untuk
air bersih, 57,1 meter kubik/kapita/tahun kapasitas tampung per kapita, 27 unit bendungan, 470
unit pembangunan embung, 120.000 hektar pembangunan daerah irigasi, 512.500 hektar
rehabilitasi jaringan irigasi, 14,9 meter kubik/detik ketersediaan air baku dan 485,8 kilometer
pengendali banjir dan pengaman pantai. Sektor Cipta Karya adalah 89,93% peningkatan
pelayanan infrastruktur permukiman yang layak dan aman melalui pendekatan smart living.
Akses air minum layak sebesar 97,9% termasuk 30% jaringan perpipaan, 86% akses sanitasi
layak yang 15% termasuk aman, 2.974 hektar penanganan permukiman kumuh, 92,21%
hunian dengan akses sampah terkelola baik di perkotaan, 1.118 unit pembangunan dan
rehabilitasi sarana prasarana pendidikan, olahraga dan pasar. Untuk Sektor Perumahan
ditargetkan 58,71% pemenuhan kebutuhan rumah layak huni, 15.900 unit rumah susun, 2.138
unit rumah khusus, 177.925 unit rumah swadaya, 70.000 unit PSU perumahan. Selain itu, untuk
target output dan outcome utama Sektor Bina Marga adalah 2,08 jam/100 kilometer waktu
tempuh di lintas utama pulau, 646,8 kilometer pembangunan jalan tol, 672 kilometer
pembangunan jalan baru, 5.038 meter pembangunan jembatan, serta 7.070 meter
pembangunan fly over/underpass.
Alokasi anggaran Renstra PUPR 2023, antara lain pembangunan bendungan dianggarkan
sebesar Rp20,4 triliun, ketersediaan air baku Rp4.9 triliun, pembangunan daerah irigasi Rp13.1
triliun, rehabilitasi jaringan irigasi Rp20.2 triliun, infrastruktur pengendali banjir dan pengaman
pantai Rp14.09 trilliun, jalan tol Rp5.9 triliun, jalan baru Rp10.1 triliun, jembatan Rp4.2 triliun,
serta flyover/underpass Rp4.08 triliun. Sementara itu, untuk sektor Perumahan dan
Permukiman, Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dialokasikan sebesar
Rp2.6 triliun, pengelolaan air limbah Rp3.8 triliun, penanganan persampahan Rp2.9 triliun,
serta penanganan kawasan kumuh Rp3.5 triliun, Pengembangan Sarana Pendidikan,
Olahraga dan Pasar (PSPOP) dialokasikan sebesar Rp3.3 triliun, Rumah Susun Rp5.08 triliun,
rumah khusus Rp498.1 miliar, rumah swadaya Rp7.0 triliun dan Prasarana, Sarana dan Utilitas
(PSU) Perumahan Rp 980 miliar.
3-11
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 64
Gambar 3-6: Anggaran Pembangunan Infrastruktur
Sumber: Databoks
Terdapat 249 kawasan prioritas yang terkait infrastruktur PUPR dalam RPJMN 2020-2024
dimana BPIW telah menyusun super prioritisasi menjadi 91 kawasan. Menurutnya, ada tiga
aspek utama yang digunakan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW)
Kementerian PUPR untuk memilih kawasan-kawasan yang diprioritaskan mendapat dukungan
infrastruktur PUPR. Aspek pertama adalah fokus kawasan. Pada aspek ini BPIW fokus pada
dukungan infrastruktur PUPR pada kawasan-kawasan dalam rangka menuntaskan program
RPJMN dan kawasan yang dipilih berada di koridor pertumbuhan atau pemerataan. Aspek
kedua adalah aspek ekonomi dan kesejahteraan. Kriteria tersebut terdiri dari pertumbuhan
sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Berikutnya adalah aspek dukungan daerah yakni
berupa indeks kapasitas fiskal daerah. Dengan menggunakan permodelan tersebut,
diharapkan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang optimal bagi
masyarakat.
Sektor konstruksi diproyeksikan dapat menyerap sampai dengan 8,7 juta tenaga kerja pada
tahun 2023. Selain itu, sektor konstruksi juga berperan aktif dalam penyerapan tenaga kerja.
Rata-rata tren pertumbuhan tenaga kerja sektor konstruksi dari tahun 2017-2019 dan 2021
ialah sebesar 2,83%, sehingga diproyeksikan pada tahun 2022 sektor konstruksi dapat
menyerap sebanyak 8.528.463 juta tenaga kerja dan 8.769.798 tenaga kerja pada tahun 2023.
3.2.3 Industri Semen
Kementerian Perindustrian mendorong penguatan industri semen di dalam negeri, di antaranya
melalui upaya penerapan kebijakan moratorium atau pengaturan investasi baru. Langkah
strategis ini dalam rangka memperhatikan kondisi kelebihan kapasitas (overcapacity) di industri
semen nasional. Kondisi overcapacity industri semen terjadi hampir di seluruh wilayah, kecuali
Bali-Nusa Tenggara dan Maluku-Papua. Persentase overcapacity terbesar terjadi di Pulau
Jawa, yaitu lebih dari 55,4 persen. Produksi semen pada semester I tahun 2023 sebesar 29,3
3-12
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 65
juta ton, dengan kebutuhan semen nasional mencapai 28 juta ton. Sedangkan, produksi semen
sepanjang tahun 2022 lebih dari 64 juta ton, dengan kebutuhan sekitar 63 juta ton.
Saat ini, industri semen nasional terdiri dari 15 perusahaan semen terintegrasi yang tersebar
mulai dari Aceh hingga Papua, dengan total kapasitas terpasang sebesar 116 juta ton per
tahun. Industri semen masih mengalami overcapacity sebesar 51,8 juta ton atau sebesar 45
persen. Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh industri semen untuk mengatasi
kondisi overcapacity saat ini adalah melalui peningkatan ekspor. Total ekspor semen
dan clinker pada semester I 2023 mengalami peningkatan sebesar 11,57 persen dibanding
periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan di
pasar luar negeri. Di samping itu, kenaikan harga batubara internasional yang terjadi sejak
Desember tahun 2020, memberikan efek yang signifikan bagi industri semen. Tidak hanya
mengakibatkan terjadinya kenaikan biaya produksi, namun juga menghambat pasokan
batubara di industri semen. Batubara bagi industri semen merupakan bahan baku dan bahan
bakar utama yang memiliki persentase hingga 40 persen dalam struktur biaya produksi. Guna
mengatasi dan mengantisipasi kenaikan harga batubara yang melonjak tinggi, pemerintah
sedang menyusun regulasi terkait Badan Layanan Umum (BLU) batubara.
Industri semen memiliki peluang untuk bertumbuh pada tahun 2023 meski masih dibayangi
oleh sentimen kelebihan pasokan produksi. Kelebihan pasokan produksi tersebut menimbulkan
moratorium investasibaru pada industry semen. Aturan baru tersebut dimaksudkan untuk
memperkuat sektor lokal dalam menghadapi tingkat pemanfaatan yang hanya sebesar 53%.
Kebijakan moratorium dan/atau pengaturan investasi baru telah diterapkan pada proyek pabrik
semen baru. Sebaliknya, perusahaan diminta untuk fokus pada wilayah Papua, Papua Barat,
Maluku dan Maluku Utara, dimana permintaan semen lebih tinggi dibandingkan dengan
kemampuan produksi lokal. Ignatius Warsito, Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan
Tekstil Kementerian Perindustrian, mengatakan aturan baru tersebut akan ditinjau kembali
setelah tingkat utilisasi kapasitas mencapai 85%.
Langkah-langkah lain yang juga sedang dipertimbangkan pemerintah adalah dengan
meningkatkan ekspor semen, mengubah peraturan terkait Badan Layanan Umum (BLU)
batubara, dan meningkatkan transportasi darat. Pada poin terakhir tersebut, pihak berwenang
dan produsen semen sedang mempertimbangkan bagaimana biaya logistik dapat menghindari
kenaikan dalam menghadapi kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) yang akan
datang. Proposal yang diajukan oleh sektor ini mencakup penerapan kebijakan multi-poros
untuk truk dan peningkatan kualitas jalan tertentu untuk memungkinkan kendaraan
berkapasitas lebih tinggi.
Seperti yang ditunjukkan oleh salah satu bidang fokus pemerintah, batu bara, harga bahan
bakar telah menjadi beban bagi sektor semen dalam beberapa tahun terakhir. Warsito
mencatat, harga batu bara internasional mulai naik pada akhir tahun 2020. Hal ini kemungkinan
besar disebabkan oleh kekacauan logistik yang disebabkan oleh pandemi virus corona
terhadap perekonomian global. Harga batu bara yang lebih tinggi menimbulkan dampak
3-13
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 66
“signifikan” terhadap industri semen baik melalui kenaikan biaya produksi maupun pembatasan
pasokan. Ironisnya, Indonesia adalah salah satu produsen batu bara terkemuka di dunia.
Donny Arsal, pimpinan Semen Indonesia, mengatakan kepada pemerintah pada tahun 2022
bahwa perang di Ukraina telah menarik perusahaan batubara lokal untuk mengekspor lebih
banyak batubara karena kenaikan harga internasional. Saat ini pendekatan ke pemerintah
untuk menggunakan subsidi Domestic Market Obligation (DMO) lokal agar dapat memberikan
pelayanan yang lebih baik kepada sektor semen dengan memberikan lebih banyak batu bara
dengan harga tetap.
Diharapkan pada tahun 2023, DMO (batubara) harus tetap jalan agar industri semen stoknya
tetap terjaga baik sehingga supply pasok semen bisa lancar. Terkait pentingnya ekspor semen
tersebut, Peneliti dari Center of Economic and Law Studies (Celios), menyatakan bahwa
dengan adanya ekspor, utilisasi akan meningkat. Dari kapasitas produksi sebesar 59,1% hanya
untuk dalam negeri menjadi 69,62% dengan ekspor. Maka untuk meningkatkan utilisasinya
dapat dilakukan dengan meningkatkan penjualan ekspor. Dengan melakukan ekspor (semen
dan klinker) menggunakan mata uang asing seperti USD dapat menambah angka pendapatan
karena kurs USD sedang menguat. Ekspor tujuannya lebih kepada pemanfaatan produk
oversupply karena jumlah permintaan dalam negeri tidak sebanding dengan jumlah produk
yang dihasilkan. Selain memperluas pasar ekspor, opsi lain adalah melakukan inovasi agar
dapat menghasilkan produk turunan yang memenuhi kebutuhan pasar dan memiliki nilai
tambah lebih baik. Sementara pemerintah dapat membantu dengan menggiatkan investasi
pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa dengan semen domestik.
Gambar 3-7: Permintaan dan Kapasitas Semen Indonesia
Sumber: Global Cement
Kelebihan kapasitas telah menjadi ciri yang berulang di pasar semen Indonesia setidaknya
sejak tahun 1990an seiring dengan pertumbuhan permintaan dan kapasitas yang kadang-
kadang tidak seimbang. Tingkat pemanfaatan kapasitas mencapai 90% pada awal tahun
1990an dan turun menjadi 50% pada akhir dekade tersebut karena krisis keuangan Asia. Baru-
baru ini Holcim meninggalkan pasar pada tahun 2019 ketika menjual bisnisnya ke PT Semen
3-14
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 67
Indonesia (Persero) Tbk. Perusahaan milik negara tersebut mengkonsolidasikan lebih dari
separuh kapasitas produksi semen negara saat itu. Berdasarkan data kuartal I 2023, PT Semen
Indonesia memiliki pangsa pasar 51% dan pangsa kapasitas produksi 46%. Sekitar 92%
permintaan lokal dipenuhi dari empat dari 14 produsen di negara tersebut, diantaranya yaitu:
Semen Indonesia; Indocement; Conch; dan Merah Putih.
Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh surat kabar Jakarta Post menunjukkan bahwa
setelah paruh pertama tahun 2023 yang buruk, permintaan semen diperkirakan akan pulih dan
menciptakan pertumbuhan tahunan yang moderat pada akhir tahun. Alasan utama dari
perkiraan ini adalah peningkatan belanja infrastruktur pemerintah, pembangunan ibu kota baru
di Nusantara, dan antisipasi stabilitas harga. Proyek kota baru, misalnya, diperkirakan
membutuhkan 1,6 juta ton semen pada periode 2022-2024. Tentu saja ada banyak faktor risiko
seperti perlambatan ekonomi global, masalah keuangan di beberapa perusahaan konstruksi
milik pemerintah seperti Waskita Karya, dan kapasitas baru. Pabrik baru berkapasitas 8 juta
ton/tahun yang dimiliki oleh perusahaan lokal Kobexindo dan Honshi Cement yang berbasis di
Tiongkok, misalnya, dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun 2023 di Kalimantan
Timur. Meskipun pemerintah mengatakan bahwa unit baru tersebut akan mengekspor 90%
produksinya, hal ini akan memberikan tekanan pada pabrik lain yang sudah ada dengan
harapan dapat meningkatkan ekspor.
Disisi lain, konsolidasi dari sejumlah perusahaan semen dan meningkatnya permintaan semen
untuk pembangunan infrastruktur menjadi pemacu bagi industri ini untuk bertumbuh. Selain itu,
transisi energi turut menyumbang sentimen positif terhadap pertumbuhan tersebut. Dua
perusahaan semen raksasa domestik, yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT
Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, menunjukkan kinerja positif sejak awal tahun 2023. Pada
triwulan I-2023, Semen Indonesia membukukan laba bersih Rp 562 miliar atau tumbuh 11
persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Adapun Indocement membukukan laba
bersih Rp 371,4 miliar atau tumbuh 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya.
Diproyeksikan penjualan semen pada tahun ini dapat bertumbuh meski tidak terlalu signifikan.
Pertumbuhan itu diproyeksikan antara 0 persen dan 5 persen dibandingkan tahun lalu yang
justru minus 3 persen. Perusahaan semen memiliki prospek untuk bertumbuh pada tahun 2023.
Namun, secara umum, masih akan tetap oversupply (kelebihan pasokan). Ini terjadi karena
banyak pemain baru setelah sektor properti mulai booming pada tahun 2010 sampai 2014
sehingga membuat kompetisi kian meningkat dan pabrik-pabrik semen baru pun bermunculan.
Kelebihan pasokan semen tersebut tampak dari ketimpangan antara jumlah produksi dan
kebutuhan semen dalam negeri. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, produksi semen
pada tahun 2022 telah mencapai 116,8 ton, sedangkan permintaan domestik hanya 63 ton.
Dengan demikian, tingkat utilitas (utilization rate) produksi semen dalam negeri mencapai 54
persen. Upaya konsolidasi dari perusahaan-perusahaan semen dinilai cukup meredam iklim
kompetisi dalam industri semen. Pada tahun 2022, Semen Indonesia melakukan akuisisi
3-15
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 68
dengan menerima pengalihan 7,5 miliar lembar saham seri B atau setara 75 persen porsi
kepemilikan PT Semen Baturaja Tbk. Di sisi lain, pada tahun yang sama, Indocement juga
melakukan kontrak sewa guna usaha untuk menyewa aset (operating lease) dari PT Semen
Bosowa Maros selama 3 tahun hingga 5 tahun. Jika diakumulasikan, kedua aksi akuisisi oleh
dua perusahaan semen raksasa tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 69 persen atau
meningkat 6 persen dibandingkan sebelumnya.
Pemacu pertumbuhan pada industri semen juga datang dari permintaan sektor infrastruktur
dan konstruksi. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan terhadap semen curah (bulk)
meningkat hingga 27 persen pada tahun 2022. Adapun permintaan terhadap semen zak (bag),
kata Emma, stagnan antara 70 dan 80 persen, bahkan turun hingga 73 persen pada tahun
2022. Tahun ini pemerintah telah menaikkan anggaran pembangunan infrastruktur menjadi Rp
392 triliun dari tahun 2022 sebesar Rp 365,8 triliun. Anggaran itu akan difokuskan untuk
pelayanan dasar, seperti pembangunan rumah, sekolah, penyediaan air minum, dan
pembangunan jalan. Hingga April 2023, realisasi belanja infrastruktur baru mencapai Rp 59,7
triliun atau setara 15,2 persen total anggaran 2023. Realisasi belanja infrastruktur perlu
dipercepat untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, baik dalam jangka pendek
maupun jangka panjang. Dengan akselerasi pembangunan infrastruktur, tingkat permintaan
semen juga akan mengalami kenaikan.
3.3 ANALISIS OPERASIONAL DAN PROSPEK PERUSAHAAN
3.3.1 Kegiatan Usaha Perseroan
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perseroan adalah
menjalankan usaha dalam bidang industri semen, termasuk kegiatan produksi, menambang
dan/atau menggali bahan yang diperlukan dalam industri semen atau industri lainnya,
perdagangan, pemasaran dan distribusi terkait dengan industri semen serta pemberian jasa
untuk industri semen dan/atau industri lainnya.
Perseroan memiliki pabrik semen dan Entitas Anak (“Group”) yang tersebar di beberapa
wilayah yaitu di Gresik dan Tuban di Jawa Timur, Rembang dan Cilacap di Jawa Tengah,
Narogong di Jawa Barat, Indarung di Sumatera Barat, Lhoknga di Aceh, Pangkep di Sulawesi
Selatan, Quang Ninh di Vietnam, Baturaja, Palembang dan Panjang di Lampung.
3.3.2 Segemen Usaha dan Operasioanl Perseroan
Perseroan memiliki 4 (empat) segmen usaha pembentuk pendapatan usaha yang terdiri dari
semen kantong, produk beton, produk agregat dan turunan semen dan jasa dan lainnya.
3.3.2.1 Semen Kantong
Perubahan struktural pada pengeluaran masyarakat, diikuti lemahnya daya beli, menyebabkan
pertumbuhan permintaan semen kantong melamban. Menurut Asosiasi Semen Indonesia
3-16
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 69
(ASI), konsumsi semen nasional di tahun 2022 mencapai 63,02 juta ton, turun 4,8%
dibandingkan tahun 2021. Konsumsi semen kantong mencapai 50,22 juta ton, 9% di bawah
pencapaian 2021. Perseroan memproduksi semen kantong yang terdiri dari:
Semen Serbaguna. Produk dari semen serbaguna adalah semen PCC. Semen ini memiliki
kelebihan seperti daya rekat yang lebih baik, lebih mudah dikerjakan, suhu beton lebih rendah
sehingga tidak mudah retak dan hasil akhir kuat dan permukaan lebih halus.
Semen Aplikasi Khusus. Produk dari semen ini adalah dynamix extra power dan dynamix
mansory. Dynamix extra power memiliki kelebihan diantaranya lebih mudah dikerjakan, lebih
kedap air, Suhu beton lebih rendah sehingga tidak mudah retak dan Hasil beton lebih kuat
tanpa aditif tambahan.
Sedankan dynamix mansory memiliki kegunaan sebagai Semen khusus untuk aplikasi non
struktural seperti pasangan bata dan keramik, plesteran, acian, profil dan sudut.
3.3.2.2 Semen Curah
Pada tahun 2022, permintaan semen curah mencatatkan pertumbuhan yang positif.
Pertumbuhan ini ditopang oleh proyek-proyek infrastruktur strategis pemerintah mulai dari
Mass Rapid Transit (MRT) Tahap III di wilayah Jabodetabek, jalan tol sepanjang ribuan
kilometer di pulau-pulau besar, serta berbagai fasilitas konektivitas dasar seperti bandara dan
pelabuhan yang mendorong permintaan semen curah pada tahun 2022. Beberapa produk dari
semen curah adalah:
EzPro. EzPro memiliki kelebihan seperti mudah dikerjakan dan memiliki daya rekat tinggi, hal
ini dapat mempermudah proses pengerjaan sebuah konstruksi dengan hasil akhir beton yang
kuat serta permukaan lebih halus. EzPro memiliki kegunaan seperti stabilitas tanah, konstruksi
beton umum, perumahaan dan saluran irigasi.
PwrPro. PwrPro diproduksi dengan formula yang ramah lingkungan untuk mencapai performa
kuat tekan awal lebih cepat sehingga dapat mendukung produktivitas konstruksi dengan mutu
terjaga. PwrPro telah memperoleh predikat sebagai Green Product dengan rating Gold dari
Green Product Council Indonesia. PwrPro memiliki kegunaan antara lain beton cor dan
pracetak mutu sedang atau tinggi, paving, batako, genteng beton dan industri drymix mortar.
UltraPro. UltraPro memadukan kemudahan pengerjaan dan hasil akhir dengan kekuatan
maksimal sehingga cocok untuk konstruksi kokoh yang membutuhkan kuat tekan awal dan
akhir yang tinggi. UltraPro memiliki kegunaan seperti beton cor dan pracetak mutu tinggi,
industri drymix mortar struktural dan landasan pacu pesawat terbang.
SprintPro. SprintPro menawarkan kecepatan terbaik dalam mencapai kuat tekan awal dengan
panas hidrasi yang tetap terjaga. SprintPro memiliki kegunaan anatara lain beton pre-stress,
seperti box grider, industri bata ringan dan industri fiber cement board.
3-17
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 70
DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR. DuPro+ SBC, LH, HSR &
MSR DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR menghasilkan beton dengan panas hidrasi rendah dan
ketahanan optimal terhadap sulfat serta klorida. DuPro+ SBC, LH, HSR & MSR DuPro+ SBC,
LH, HSR & MSR memilik kegunaan seperti konstruksi di perairan laut, power plant, smelter,
saluran air limbah dan tunne.
SuperTermo. SuperTermo diproduksi dengan spesifikasi API 10A yang dapat memberikan
respon yang baik terhadap ligno-sulfonate retardes dan memiliki waktu pengentalan yang
sesuai dengan aplikasi well cementing. SuperTermo memiliki kegunaan seperti tambang
minyak dan gas, pembangkit listrik tenaga panas bumi, dapat digunakan untuk spesifikasi
desain class g hsr dan dapat di kombinasikan dengan silica untuk strength retrogeration.
MAxStrength. Max Strength Cement merupakan semen portland slag yang diformulasikan
khusus bagi industri ready mix dan precast untuk kebutuhan pembangunan mega proyek
seperti High Rise Building, fly over, terowongan bawah tanah, sesuai dengan kebutuhan
bangunan masyarakat modern saat ini. Produk ini memiliki kegunaan untu konstruksi umum
seperti jalan beton dan bangunan gedung dan konstruksi dengan persyaratan ketahanan sulfat
tinggi dan panas hidrasi rendah, seperti jembatan terpapar air laut, dermaga, power plant,
fasilitas pengolahan limbah.
3.3.2.3 Produk Beton
Beberapa produk dari Produk Beton yang dihasilkan Perseroan adalah:
MiniMix. MiniMix adalah armada truk pengantar beton inovatif berukuran sepertiga truk
pengantar beton biasa sehingga mampu melalui jalanan yang lebih sempit dan dapat
memenuhi permintaan konsumsi beton dalam volume yang lebih kecil. Cocok untuk rumah
maupun toko, konstruksi penuh maupun renovasi. Produk ini dapat digunakan pada jalan desa,
atap, kanopi, tangga, dan lantai beton dan dinding beton.
SpeedCrete. SpeedCrete, solusi inovatif beton teraplikasi yang dapat kering dalam hitungan
jam. SpeedCrete terbukti efektif mengurangi kemacetan yang biasa ditimbulkan oleh perbaikan
jalan di area berlalu-lintas ramai. Produk ini dapat digunakan pada pelabuhan, busway, jalan
arteri dan jalan tol
PakCrete. PakCrete adalah solusi beton instan yang datang dalam kemasan khusus, terdiri
dari agregat, semen, zat aditif khusus, tanpa air. Kualitas PakCrete sama dengan beton siap
pakai yang ada di perkotaan, diproduksi dengan menggunakan proses pengadukan yang sama
dengan command batch dan proses command QC yang sama namun dalam volume lebih kecil.
PakCrete dapat diproduksi dengan spesifikasi tertentu sesuai dengan kebutuhan proyek.
PakCrete telah memperoleh sertifikasi TKDN dari Kementerian Perindustrian Republik
Indonesia. Produk ini dapat digunakan untuk kebutuhan beton proyek yang ada di area
terpencil sesuai spesifikasi proyek yang dibutuhkan.
3-18
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 71
ThruCrete. ThruCrete adalah solusi beton teraplikasi yang berdaya serap tinggi, secara cepat
mampu memindahkan air hujan dari jalanan, permukaan lahan parkir, garasi maupun trotoar
kedalam tanah atau bak penampungan. Sebagai wujud teknologi muktahir, ThruCrete juga bisa
mendukung program KDH 30% Zero Run off. Dengan performa melebihi standar yang telah
ditentukan bagi permukaan beton berpori, ThruCrete merupakan sebuah solusi berkelanjutan
yang menggabungkan daya tahan beton dengan teknologi serapan air terkini. Produk ini dapat
digunakan pada bahu bandara dan lajur taksi, trek jogging dan taman, area pejalan kaki dan
trotoar
MassCrete. MassCrete adalah solusi total untuk pengecoran masal, menggabungkan beton
berperforma tinggi dengan layanan bernilai tambah. Setiap adukan beton MassCrete memiliki
temperatur puncak yang rendah guna mengurangi retak termal. Manajemen pengecoran
kontinu juga diberikan guna menghindari persoalan sambungan dingin selama proses
pengecoran, termasuk manajemen on-site dan pengawasan pasokan bahan bangunan.
Produk ini dapat digunakan pada Kolom berukuran besar dan pondasi rakit.
ApexCrete. ApexCrete adalah solusi beton teraplikasi untuk menjawab tantangan dalam
pembangunan lantai gudang atau berbagai fasilitas industri. ApexCrete diformulasikan oleh
ahli-ahli kami yang berpengalaman, dengan menggunakan bahan serta peralatan berkualitas
tinggi, teknologi laser screed serta 3D profiler yang menjadi solusi terpadu bagi konstruksi lantai
industrial. Produk ini cocok untuk area konstruksi berukuran besar, biaya perawatan rendah,
Lantai super rata, angka FF/Fl tinggi dan lantai tanpa sambungan.
OptimaCrete. Adukan OptimaCrete diformulasikan untuk memberi kekuatan serta daya tahan
yang dibutuhkan oleh struktur dan lingkungan proyek-proyek gedung bertingkat. OptimaCrete
memiliki kuat tekan minimal 60Mpa, dan turut berkontribusi dalam pengurangan ukuran
komponen struktural serta penggunaan bahan bangunan. Produk ini dapat digunakan pada
infrastruktur: kolom jembatan, dan balok bentang lebar dan gedung bertingkat: dinding geser
dan kolom.
ComfiPlas. ComfilPlas adalah solusi beton teraplikasi dengan material ringan yang berfungsi
sebagai lapisan pondasi bawah struktur jalan atau sebagai lapisan pondasi oprit jembatan.
Produk ini dapat digunakan pada Kolom berukuran besar dan pondasi rakit. ComfilPlas
memiliki konsistensi yang baik sehingga mudah diaplikasikan. Produk ini dapat digunakan pada
Jalan Raya, Jalan Tol dan Oprit Jembatan.
DekoCrete. DekoCrete adalah koleksi beton teraplikasi dekoratif berwarna yang inovatif, cocok
untuk lantai internal dan eksternal. DekoCrete hadir dengan berbagai pilihan warna dan pola
berkualitas tinggi. Campurannya dirancang untuk memenuhi standar persyaratan berestetika
tinggi yang seluruhnya tahan lama dan mengurangi penggunaan cat. DekoCrete dapat
digunakan bersama ThruCrete untuk meningkatkan fungsi penyerapan air pada trotoar beton.
DekoCrete juga dapat dibentuk untuk menyerupai permukaan lantai granit, keramik serta batu
alam. Tekstur alaminya membuatnya anti slip bagi para pejalan kaki. Dengan perawatan yang
3-19
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 72
tepat, DekoCrete akan tampil seindah hari mereka dipasang, tahun demi tahun. Produk ini
dapat digunakan pada area parkir, taman, jalan dan area pejalan kaki dan trotoar.
EzyfloCrete. EzyfloCrete adalah solusi berupa beton yang mudah mengalir tanpa segregasi
sehingga dapat dituang secara mudah ke dalam bekisting dan menutup tulangan dengan
sempurna. Aplikasi EzyfloCrete memastikan penghematan anggaran berkat pengecoran yang
lebih cepat dengan vibrasi dan tenaga kerja yang lebih sedikit untuk menghasilkan permukaan
yang lebih halus, akurat secara geometris, serta tahan lebih lama. Produk ini dapat digunakan
pada Screed, Elemen Precast, Struktur Horizontal dan Vertikal, Elemen dengan Bentuk Unik
dan Pondasi.
MarineCrete. MarineCrete didesain dengan kepadatan tinggi serta bahan-bahan khusus yang
dapat mengurangi korosi pada pembesian di lingkungan berklorida tinggi. Berkat sifat- sifatnya
ini, MarineCrete dapat mengurangi muai dan susut beton. MarineCrete tahan terhadap klorida,
memiliki rasio air terhadap semen yang rendah, dan dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi.
Produk ini dapat digunakan pada Pelabuhan, Dermaga, Pembangkit Tenaga Listrik dan Proyek
Minyak dan Gas.
StilCrete. StilCrete adalah solusi untuk permasalahan yang muncul pada pekerjaan struktur
beton di wilayah dengan kandungan Sulfat & Klorida tinggi yang mengakibatkan terjadinya
kerusakan pada struktur beton dan korosif pada tulangan beton. Hal ini disebabkan karena
performa beton tidak mampu menahan dan melindungi tulangan dan beton itu sendiri. Produk
ini dapat digunakan pada Pelabuhan, Dermaga, PLTU dan Jalan di daerah banjir rob.
3.3.2.4 Produk Agregat dan Turunan Semen
Beberapa produk dari Produk Agregat dan Turunan Semen yang dihasilkan Perseroan adalah:
Mortar Indonesia. Merupakan semen instan serbaguna yang dapat digunakan langsung untuk
merekatkan berbagai bahan bangunan dalam proses konstruksi. Mortar Indonesia diproduksi
dalam berbagai formulasi untuk diaplikasikan sebagai perekat khusus, seperti untuk aplikasi
bata ringan, bata & plester, acian plester & beton, keramik dan granit. Dengan komposisi
campuran semen, pasir, dan bahan pilihan yang tercampur secara homogeny sehingga hasil
aplikasi lebih maksimal dan berkualitas. Produk ini dapat digunakan pada Gedung perkantoran
& komersial, Perumahan, Taman, Plester dinding dan Perekat bahan bangunan.
Agregat. Agregat adalah sekumpulan butir-butir batu pecah, kerikil, pasir, atau mineral lainnya
baik berupa hasil alam maupun buatan. Agregat diproses melalui tiga tahap penghancuran,
hingga pelanggan dapat menentukan sendiri gradasi, indeks serbuk serta tingkat kehilangan
saat pencucian (washing loss). Produk ini dapat digunakan pada Pengadukan aspal,
Pengadukan beton readymix, Pengadukan beton pracetak, Penahan ombak, Pembangunan
jalan, Pembangunan rel kereta api dan Dinding penahan beban.
3-20
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 73
Expose Concrete. 3D concrete tile bernilai seni dan fungsional dengan penggunaan bahan
yang tidak biasa, serta bentuk atau kombinasi warna yang belum ada sebelumnya. Expose
Concrete adalah solusi sempurna untuk menghadirkan sentuhan kesegaran dan orisinalitas
pada dekorasi dinding dan lantai. Produk ini Cocok untuk dekorasi eksterior maupun interior
dinding dan lantai.
Precast. Pengembangan produk Beton Precast/ Prestressed dengan segala bentuk variannya,
seperti canal U, balok girder, square pile, spun pile, bantalan kereta, dan lain-lain. Produk ini
dapat digunakan pada Box Culvert, Sheet Pile, Slab, Girder, Tiang Pancang dan Produk
Precast Custom lainnya.
Ground Granulated Blast Furnace Slag. Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS)
adalah produk ramah lingkungan (green product) digunakan untuk membangun concrete yang
kokoh dan tahan lama setelah dikombinasikan dengan Ordinary Portland Cemen (OPC) dan
atau material pozolan. Keunggulan lainnya antara lain membuat beton dan mortar lebih stabil
secara kimia, menambah kuat tekan, permukaaan akhir yang baik serta warna yang lebih
terang. Sangat cocok digunakan untuk proyek infrastruktur seperti pelabuhan, jembatan, jalan
dan gedung bertingkat. Produk ini dapat digunakan sebagai Agregat pengganti pasir dan
Pengganti semen.
3.3.2.5 Jasa dan Lainnya
Beberapa Jasa dan Lainnya yang dihasilkan Perseroan adalah Produksi kantong,
Perdagangan bahan bangunan, Jasa Angkutan dan Bongkar Muat, Kawasan Industri,
Perdagangan Internasional, Jasa penambangan, Teknologi Informasi, Pengembang Properti
dan Pengelolaan Limbah Industri (Nathabumi).
3.3.3 Pemasaran Perseroan
Perseroan menargetkan untuk memaksimalkan penggunaan teknologi informasi untuk
meluncurkan, memperluas jangkauan pemasaran, dan membangun hubungan pelanggan
dengan barang dan jasanya melalui kampanye pemasaran digital. Dengan memanfaatkan
platform SobatBangun, AksesToko, dan Online Official Store, Perseroan memungkinkan
konsumen untuk mengakses produk dan layanan Perseroan dengan mudah, kapan pun dan di
mana pun mereka mau. Dari sisi pemasaran, Perseroan telah merumuskan strategi yang
dipandang sesuai dan efektif dalam menghadapi kompetisi di industri sebagai berikut:
Sobat Bangun. Melalui SobatBangun, Perseroan memberikan solusi satu atap untuk
pembangunan atau renovasi rumah, termasuk arsitek, tukang bangunan, pemasok bahan, dan
opsi pembiayaan. SobatBangun juga mengusulkan gagasan “Rumah 2.0”, yang
memungkinkan perluasan ruang di masa depan dengan memanfaatkan bahan bangunan
berkualitas tinggi, tahan lama, dan ramah lingkungan. Itu juga dirancang untuk lebih hemat
energi, baik dengan menggunakan sumber energi alternatif atau dengan memanfaatkan tata
3-21
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 74
letak rumah yang memaksimalkan cahaya alami dan aliran udara sambil meminimalkan
penggunaan energi.
AksesToko. Distributor dan toko retail dapat mengakses dan memesan semua item SIG,
memperbarui alamat pengiriman, membayar menggunakan berbagai pilihan pembayaran, dan
mendapatkan dukungan fasilitas pembiayaan melalui platform online AksesToko yang
merupakan inovasi digital dari Perseroan.
Official Store SIG di Tokopedia. Dengan membuka Perseroan Official Store di marketplace
Tokopedia, Perseroan memudahkan para konsumen untuk memenuhi kebutuhan bahan
bangunan berkualitas tinggi. Keberadaan official store ini membantu merampingkan proses
transaksi dengan mengurangi aktivitas pembelian langsung, terutama selama pandemi.
3.3.4 Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi
Perseroan memiliki segmen pasar nasional dan internasional. Kondisi ini dapat dilihat pada
ketersediaan pabrik semen terintegrasi, pabrik pengantongan, pabrik penggilingan dan
Pelabuhan yang tersebar dalam negeri maupun luar negeri.
Pabrik Pengantongan. Perseroan memiliki pabrik pengantongan yang tersebar di Indonesia
yaitu Lhokseumawe, Malahayati, Belawan, Dumai, Batam, Teluk Bayur, Bengkulu, Palembang,
Lampung, Ciwandan, Tanjung Priok, Banyuwangi, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan,
Samarinda, Makassar, Mamuju, Palu, Biringkassi, Kendari, Bitung, Celukan Bawang Maluku
Utara, Ambon dan Sorong.
Pabrik Semen Terintegrasi. Perseroan memiliki pabrik semen terintegrasi dengan kapasitas
yang berbeda dalam dan luar negeri baik yang dimiliki Perseroan maupun AP, yaitu Quang
Ninh Plant – Vietnam dengan Kapasitas 2,3 Juta ton/tahun, Lhoknga Plant dengan Kapasitas
1,8 Juta ton/tahun, Indarung Plant dengan Kapasitas 8 Juta ton/tahun, Narogong Plant dengan
Kapasitas 6 Juta ton/tahun, Rembang Plant dengan Kapasitas 3 Juta ton/tahun, Cilacap Plant
dengan Kapasitas 3,4 Juta ton/tahun, Tuban Plant milik Perseroan dengan Kapasitas 13,5 Juta
ton/tahun dan milik AP (PT Solusi Bangun Indonesia Tbk) dengan Kapasitas 3,6 Juta ton/
tahun, Pangkep Plant dengan Kapasitas 7,4 Juta ton/tahun dan Baturaja Plant dengan
Kapasitas 3,9 Juta ton/tahun.
Pabrik Penggilingan. Perseroan memiliki pabrik penggilingan yang juga tersebar di Indonesia
maupun luar negeri yaitu Ho Chi Minh City, Kuala Indah, Dumai, Cigading, Ciwandan, Gresik,
Palembang dan Panjang.
Pelabuhan. Perseroan memiliki pabrik pelabuhan yang juga tersebar di Indonesia maupun luar
negeri yaitu Thang Long Port, Lhoknga, Dumai, Teluk Bayur, Tuban, Gresik dan Biringkassi.
3-22
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 75
Gambar 3-8: Wilayah Operasi dan Fasilitas Distribusi
Sumber: Laporan Tahunan 2022 Perseroan
3.3.5 Prospek Perseroan
Dengan populasi lebih dari 275 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan bagi
industri properti, konstruksi, dan bahan bangunan. Beragam survei menunjukkan adanya
kebutuhan untuk pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur di Indonesia. Terdapat
potensi besar bagi sektor lapangan usaha konstruksi dan real estat, yang dapat menggairahkan
permintaan untuk bahan bangunan, termasuk semen. Pasca akuisisi PT Semen Baturaja Tbk,
Perseroan memiliki pabrik semen terintegrasi di 9 lokasi dengan kapasitas 52,9 juta ton, pabrik
pengemasan di 26 lokasi, 8 pabrik penggilingan semen, 7 pelabuhan, dan didukung oleh
ratusan distributor di Indonesia dan Vietnam, serta puluhan ribu toko retail di Indonesia. SIG
mengendalikan jaringan distribusi dan transportasi terluas di Indonesia untuk industri semen,
sehingga mampu unggul dalam persaingan di industri semen Indonesia.
Prospek industri semen di Indonesia masih menjanjikan, meskipun saat ini kondisi industri
semen masih mengalami kelebihan pasokan. Konsumsi semen per kapita Indonesia saat ini
masih di bawah rata-rata negara-negara Asia Tenggara yang berkisar di atas 300 kg. Hal
tersebut menjadi salah satu indikator potensi pertumbuhan industri semen di masa depan.
Permintaan semen juga diproyeksikan masih akan meningkat seiring dengan pertumbuhan
jumlah penduduk Indonesia yang diestimasikan tumbuh sebesar 1% setiap tahunnya yang
tentunya akan terus meningkatkan kebutuhan rumah tinggal.
Permintaan semen di Indonesia masih didominasi oleh semen kantong yang saat ini
menguasai sekitar 73% dari keseluruhan permintaan semen, sementara porsi curah tercatat
sebesar 27%. Penggerak permintaan semen kantong utamanya berasal dari sektor properti
ritel dan renovasi. Prospek sektor tersebut, khususnya rumah tapak, diperkirakan akan tetap
solid. Hal ini terlihat dari pertumbuhan populasi Indonesia serta backlog perumahan yang masih
tercatat tinggi di tahun 2022. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus
berkomitmen dalam mengatasi backlog perumahan dengan menargetkan pembangunan unit
rumah bersubsidi yang jumlahnya terus meningkat.
3-23
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 76
Permintaan semen curah terutama berasal dari proyek pembangunan infrastruktur pemerintah,
proyek swasta dalam skala besar, serta pabrikan bahan bangunan berbahan dasar semen.
Komitmen dalam meningkatkan kualitas iklim investasi Indonesia dan pemerataan
pertumbuhan ekonomi kawasan tertinggal Indonesia, mendorong pemerintah untuk terus
melakukan peningkatan kualitas infrastruktur. Hal ini salah satunya tercermin dari komitmen
pemerintah menyelesaikan Proyek Strategis Nasional dan masih tingginya alokasi APBN untuk
pembangunan infrastruktur.
Selain itu, potensi pertumbuhan permintaan semen juga diharapkan berasal dari proyek multi-
tahun untuk membangun ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. Total anggaran
pembangunan ibu kota baru Nusantara diperkirakan sebesar Rp466 triliun untuk
mengembangkan kawasan secara komprehensif, yang akan menjadi rumah bagi sekitar 10
juta orang dengan potensi peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
3.4 ALASAN DILAKUKANNYA RENCANA TRANSAKSI
Perseroan merupakan induk Perusahaan dan pemegang saham mayoritas SMI yang selama
ini telah menjalankan bisnisnya secara independen, maka salah satu dukungan yang dilakukan
Perseroan sebagai induk perusahaan adalah memberikan tambahan modal kepada AP dalam
hal ini SMI. Hal tersebut dilakukan agar dapat mengembangkan usaha dan memperbaiki capital
structure SMI.
3.5 PENILAIAN ATAS KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI RENCANA TRANSAKSI
Keuntungan dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
▪ Memperbaiki posisi keuangan SMI dan secara langsung memperbaiki pula posisi
keuangan Perseroan secara konsolidasian.
▪ Pendanaan melalui penyertaan saham tidak menimbulkan beban bunga sehingga tidak
menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI.
▪ Dengan adanya tambahan modal yang dipakai untuk melunasi pinjaman Notional Poling
SMI senilai Rp74.251.000.000, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada
penghematan biaya administrasi Notional Poling 0,25 per mil/tahun dari pokok pinjaman
Notional Poling SMI.
Kerugian dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai berikut:
▪ Terdapat opportunity cost atas penambahan investasi pada SMI dimana dana yang
diinvestasikan pada SMI mungkin akan memberikan imbal hasil (return) yang lebih baik
apabila diinvestasikan pada aset atau instrumen keuangan lainnya.
▪ Pendanaan melalui penyertaan saham pada dasarnya memiliki biaya modal yang lebih
mahal apabila dibandingkan dengan pendanaan melalui pinjaman, mengingat biaya modal
ekuitas secara teoritis lebih tinggi daripada biaya modal hutang.
3-24
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 77
BAB 4. ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA
TRANSAKSI
4.1 PENILAIAN KINERJA HISTORIS
4.1.1 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Di tahun 2022, Perseroan mencatat pendapatan total sebesar Rp36.379 miliar, menurun 0,9%
dibandingkan tahun sebelumnya, terutama berasal dari penurunan pendapatan semen dan
terak sebesar Rp248 miliar. Kondisi tersebut sejalan dengan permintaan semen nasional yang
terkontraksi, serta dipengaruhi oleh penurunan penjualan ekspor semen dan terak karena
terbatasnya ketersediaan batubara pada harga DMO.
Beban pokok pendapatan Perseroan tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp725
miliar, atau 2,9% dari tahun sebelumnya.
Pada 2022, Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang
diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp318 miliar. Peningkatan ini utamanya
berasal dari kemampuan Perseroan untuk menurunkan beban keuangan pada 2022.
Di tahun 2021, Perseroan mencatat pendapatan total sebesar Rp34.958 miliar, menurun 0,6%
dibandingkan tahun sebelumnya, terutama berasal dari penurunan pendapatan semen dan
terak sebesar Rp179 miliar. Hal ini sehubungan dengan semakin agresifnya pemain harga
murah yang menggunakan strategi penurunan harga, yang perlu direspons dengan
menerapkan strategi fighting brand secara selektif pada tahun 2021. SIG juga mencatatkan
peningkatan porsi penjualan regional yang sebagian besar berupa produk klinker untuk
mengoptimalkan utilisasi kapasitas produksi.
Beban pokok pendapatan Perseroan tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp657
miliar, atau 2,8% dari tahun sebelumnya.
Pandemi COVID-19 telah membuat permintaan terhadap produk semen dan bahan bangunan
mengalami penurunan. Hal tersebut tercermin dari pendapatan yang dibukukan SIG di tahun
2020 yang menurun 12,87% menjadi Rp35.172 miliar.
Jumlah beban pokok pendapatan Perseroan tahun 2020 tercatat sebesar Rp23.555 miliar,
turun 14,82% dari tahun sebelumnya Rp27.654 miliar. Penurunan ini selain karena turunnya
volume produksi sebagai akibat dari turunnya permintaan dalam negeri terhadap produk semen
dan bahan bangunan, juga merupakan hasil dari efisiensi dan inisiatif Operational Excellence
yang dilakukan Perseroan.
Di tengah pandemi COVID-19 dan berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2020,
Perseroan berhasil membukukan peningkatan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk sebesar 16,72% menjadi Rp2.792 miliar, dari tahun sebelumnya Rp2.392
miliar.
4-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 78
Perseroan membukukan peningkatan pendapatan dan beban yang meningkat signifikan di
tahun 2019 sehubungan dengan telah dikonsolidasikannya SBI ke dalam Perseroan sehingga
meningkatkan volume penjualan sebesar 29,6% dan volume produksi terak dan semen
masing-masing 29% dan 30% dibandingkan tahun 2018.
Jumlah beban pokok pendapatan tahun 2019 tercatat sebesar Rp27.654 miliar, meningkat
29,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp21.357 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan
peningkatan volume penjualan sebesar 29,6%, kenaikan pendapatan sebesar 31,5%, serta
kenaikan volume produksi terak dan semen masingmasing 29% dan 30% dibandingkan tahun
2018 yang terutama dikarenakan telah diakuisisi dan dikonsolidasikannya SBI ke dalam
Perseroan.
Perseroan mencatat laba bruto di tahun 2019 sebesar Rp12.714 miliar atau naik sebesar 36,3%
dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp9.331 miliar, laba usaha tahun 2019 sebesar Rp6.185
miliar atau naik sebesar 26,7% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp4.881 miliar.
Tabel 4-1: Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
Uraian 31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 30-Jun-23
Pendapatan 40.368.107 35.171.668 36.702.301 36.378.597 17.031.759
Beban pokok pendapatan -27.654.124 -23.347.636 -24.975.639 -25.700.993 -12.615.904
Laba (rugi) bruto 12.713.983 11.824.032 11.726.662 10.677.604 4.415.855
Beban distribusi & penjualan -3.084.107 -3.009.752 -3.296.981 -2.954.272 -1.157.550
Beban umum & administrasi -3.536.797 -3.161.626 -3.193.532 -3.154.186 -1.388.741
Penghasilan keuangan 217.823 214.077 170.728 98.583 94.210
Beban keuangan -3.205.298 -2.320.781 -1.808.086 -1.427.618 -684.502
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama -1.793 -52.889 -32.746 2.396 2.395
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih 91.964 -4.411 -28.341 56.328 22.506
Laba (rugi) sebelum beban pajak 3.195.775 3.488.650 3.537.704 3.298.835 1.304.173
Beban pajak penghasilan -824.542 -814.307 -1.420.468 -799.752 -409.388
Laba (rugi) tahun berjalan 2.371.233 2.674.343 2.117.236 2.499.083 894.785
Pendapatan (beban) komprehensif lain -103.082 -357.107 41.267 419.518 -143.828
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 2.268.151 2.317.236 2.158.503 2.918.601 750.957
4.1.2 Laporan Posisi Keuangan
4.1.2.1 Aset
Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2022 tercatat sebesar Rp82.960 miliar, meningkat
1,5% dari tahun sebelumnya. Peningkatan total aset terjadi pada kelompok Aset Lancar yang
mengalami peningkatan Rp2.693 miliar atau 16,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Komposisi aset Perseroan di tahun 2022 masih didominasi oleh Aset Tidak Lancar yang
tercatat sebesar Rp64.081 miliar, setara dengan 77,2% dari Total Aset Perseroan.
Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2021 tercatat sebesar Rp76.504 miliar, menurun
1,9% dari tahun sebelumnya. Penurunan total aset terjadi baik pada kelompok Aset Lancar
yang mengalami penurunan Rp294 miliar atau 1,9% maupun pada Aset Tidak lancar yang
menurun Rp1.208 miliar atau turun 1,9% dari tahun 2020. Komposisi aset Perseroan di tahun
4-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 79
2021 masih didominasi oleh Aset Tidak Lancar yang tercatat sebesar Rp61.234 miliar, setara
dengan 80,0% dari Total Aset Perseroan.
Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp78.006 miliar, menurun
2,26% dari tahun sebelumnya Rp79.807 miliar. Penurunan total aset terjadi baik pada
kelompok Aset Lancar yang mengalami penurunan Rp1.094 miliar atau 6,57%, maupun pada
Aset Tidak lancar yang menurun.
Pada 31 Desember 2019, total aset Grup tercatat sebesar Rp79.807 miliar, meningkat 57,1%
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp50.784 miliar. Peningkatan total aset tersebut
utamanya disebabkan kenaikan aset tidak lancar sebesar 82% dari tahun 2018, terutama
sebagai hasil dari akuisisi PT Holcim Indonesia Tbk.
4-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 80
Tabel 4-2: Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
Uraian 31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 30-Jun-23
Aset 79.807.067 78.006.244 81.766.327 82.960.012 79.463.217
Aset lancar 16.658.531 15.564.604 16.185.508 18.878.979 16.548.893
Kas & setara kas 3.950.448 2.930.598 2.954.992 6.007.333 4.462.487
Investasi jangka pendek 67.222 1.103.469 1.357.454 59.981 66.381
Piutang usaha 6.489.861 5.777.254 5.690.879 5.521.338 4.398.914
Piutang lain-lain 369.730 260.784 358.626 363.328 403.460
Persediaan 4.641.646 4.547.825 4.848.528 5.610.233 5.912.692
Uang muka 136.159 114.340 124.092 137.313 364.547
Pajak lain-lain dibayar dimuka 763.878 600.520 623.486 893.677 593.744
Beban dibayar dimuka 215.667 197.417 195.625 179.401 236.361
Aset lancar lainnya 23.920 32.397 31.826 106.375 110.307
Aset tidak lancar 63.148.536 62.441.640 65.580.819 64.081.033 62.914.324
Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya 57.356 60.564 156.634 173.211 118.355
Aset pajak tangguhan 658.262 551.979 468.244 178.106 177.426
Investasi pada ventura bersama 52.108 53.087 55.272 57.669 60.066
Properti investasi 119.602 110.102 100.434 94.089 93.662
Aset tetap & tanah pertambangan 56.601.702 56.053.483 58.839.075 57.805.992 57.032.013
Tagihan pengembalian pajak 443.133 847.015 1.218.766 1.158.799 796.227
Goodwill & aset takberwujud 4.260.059 3.961.695 3.845.206 3.853.494 3.809.088
Aset tidak lancar lainnya 867.313 768.582 897.188 759.673 827.487
Liabilitas & ekuitas 79.807.067 78.006.244 81.766.327 82.960.012 79.463.217
Liabilitas jangka pendek 12.240.252 11.506.163 14.632.232 13.061.027 14.383.029
Utang usaha 5.669.759 6.520.699 7.855.288 8.095.924 6.734.088
Utang lain-lain 575.126 307.317 306.570 354.182 273.660
Utang pajak 625.630 561.562 414.756 449.889 267.132
Akrual 1.222.508 1.129.537 1.161.975 1.233.028 1.023.127
Uang muka penjualan 119.918 103.909 85.435 1.000.679 915.453
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 735.066 772.724 823.893 652.850 283.475
Pinjaman bank jangka pendek 1.211.916 495.986 506.706 498.951 653.922
Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun 2.080.329 1.614.429 3.477.609 775.524 4.232.172
Liabilitas jangka panjang 31.674.891 29.065.511 22.477.848 20.209.625 16.436.750
Liabilitas pajak tangguhan 3.838.407 3.363.550 4.031.938 3.656.435 3.783.283
Pinjaman bank jangka panjang 24.749.702 21.843.994 14.607.097 13.076.888 9.049.958
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2.235.955 2.887.419 2.781.595 2.475.624 2.607.635
Provisi jangka panjang 264.891 303.799 386.572 392.868 400.568
Liabilitas jangka panjang lainnya 585.936 666.749 670.646 607.810 595.306
Dana syirkah temporer 2.000.000 1.781.235 1.781.235 2.450.000 2.350.000
Ekuitas 33.891.924 35.653.335 42.875.012 47.239.360 46.293.438
Modal saham 593.152 593.152 593.152 675.154 675.154
Tambahan modal disetor 1.458.258 1.458.258 1.458.258 6.217.241 6.217.241
Selisih transaksi ekuitas 28.928 28.928 1.046.451 1.046.451 1.046.451
Penghasilan komprehensif lainnya 422.194 53.246 26.941 538.804 418.597
Saldo laba 29.774.283 32.039.825 33.123.277 34.270.564 33.484.004
Kepentingan non-pengendali 1.615.109 1.479.926 4.361.511 4.491.146 4.451.991
4.1.2.2 Liabilitas
Pada akhir tahun 2022, jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp33.271 miliar, turun
10,3% dari tahun sebelumnya. Sama seperti tahun sebelumnya, komposisi liabilitas Perseroan
tahun 2022 juga masih didominasi oleh liabilitas jangka panjang, yaitu sebesar Rp20.210 miliar
atau 60,7% dari jumlah liabilitas. Sedangkan jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan tahun
2022 tercatat sebesar Rp13.061 miliar atau 39,3% dari jumlah liabilitas.
Pada akhir tahun 2021, jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp34.940 miliar, turun
13,9% dari tahun sebelumnya. Sama seperti tahun sebelumnya, komposisi liabilitas Perseroan
tahun 2021 juga masih didominasi oleh liabilitas jangka panjang, yaitu sebesar Rp20.730 miliar
atau 59,3% dari jumlah liabilitas. Sedangkan jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan tahun
2021 tercatat sebesar Rp14.210 miliar atau 40,7% dari jumlah liabilitas.
4-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 81
Pada akhir tahun 2020 jumlah liabiltas Perseroan tercatat sebesar Rp40.572 miliar, turun
7,61% dari tahun sebelumnya Rp43.915 miliar. Penurunan jumlah liabilitas tersebut utamanya
disebabkan usaha Perseroan dalam melakukan pelunasan pinjaman bank.
Pada 31 Desember 2019, total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp43.915 miliar, meningkat
141,7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp18.169 miliar. Peningkatan total liabilitas
tersebut utamanya disebabkan meningkatnya pinjaman Perseroan sebesar Rp18.439 miliar
dibandingkan tahun 2018.
4.1.2.3 Ekuitas
Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2022 tercatat sebesar Rp47.239 miliar,
meningkat 10,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2021 tercatat sebesar Rp39.783 miliar,
meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp35.653 miliar,
meningkat 5,20% dibandingkan tahun sebelumnya Rp33.892 miliar.
Jumlah ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2019 tercatat sebesar Rp33.892 miliar,
meningkat 3,9% dibandingkan tahun sebelumnya Rp32.615 miliar.
4.1.3 Laporan Arus Kas
Jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi Perseroan tahun 2022 menurun Rp856 miliar,
atau 12,4% dari tahun 2021. Perubahan ini terutama berasal dari peningkatan pembayaran
kepada pemasok yang lebih tinggi dari peningkatan penerimaan dari pelanggan.
Pada 2022, Perseroan mencatatkan penurunan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
investasi sebesar Rp1.288 miliar, atau 69,4%, dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini
disebabkan adanya pencairan investasi jangka pendek di 2022.
Arus kas untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun 2022 tercatat menurun sebesar
Rp2.913 miliar. Perubahan tersebut disebabkan adanya pembayaran dan penerimaan utang
bank, dana syirkah dan obligasi secara neto sebesar Rp3.421 miliar.
Jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi Perseroan tahun 2021 menurun Rp533 miliar,
atau 7,4% dari tahun 2020. Perubahan ini terutama berasal dari penurunan penerimaan dari
pelanggan dan peningkatan pembayaran kepada pemasok.
Pada 2021, Perseroan mencatatkan penurunan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
investasi sebesar Rp462 miliar, atau 20,5%, dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini
disebabkan jumlah penempatan investasi jangka pendek yang lebih rendah daripada 2020.
4-5
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 82
Arus kas untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun 2021 mencatat penurunan sebesar
Rp643 miliar. Perubahan tersebut disebabkan adanya pembayaran hutang bank dan kewajiban
sewa pembiayaan sebesar Rp7.960 miliar. Perseroan juga melakukan pembayaran dividen
sebesar Rp Rp1.133 miliar (termasuk dividen kepada kepentingan nonpengendali).
Sehubungan dengan transaksi Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (HMETD) yang dilakukan oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI),
Perseroan mencatat Penerimaan dari saham entitas anak yang diterbitkan kepada kepentingan
non pengendali sebesar Rp3.120 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tahun 2020 mencapai Rp.7.221 miliar,
meningkat 28,74% dari Rp5.609 miliar di tahun 2019. Kenaikan ini terutama berasal dari
pengelolaan arus kas yang ketat dan disiplin dalam upaya Perseroan menjaga likuiditas di
masa pandemi COVID-19, dimana Perseroan dapat mengelola cash cycle yang lebih optimal.
Jumlah arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tahun 2020 mencapai Rp2.251
miliar, turun dibandingkan tahun sebelumnya Rp17.161 miliar. Penurunan ini disebabkan
aktivitas capital expenditure (capex) pada tahun 2020 sebagian besar diarahkan untuk
menjaga operasional rutin (selective capex) Perseroan, sementara aktivitas capex 2019 jauh
lebih besar terutama sehubungan dengan akuisisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (Dahulu
PT Holcim Indonesia Tbk).
Tahun 2020, SIG mencatat arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
Rp6.003 miliar. Sepanjang tahun 2020, secara neto, Perseroan telah melakukan pembayaran
pinjaman baik jangka pendek maupun jangka panjang serta dana syirkah temporer sebesar
Rp5.384 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah pinjaman yang jatuh tempo
di tahun 2020 sebagaimana jadwal pembayarannya.
Arus kas bersih yang diperoleh Perseroan dari aktivitas operasi adalah sebesar Rp5.609 miliar,
naik 25,8% dari tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp4.459 miliar.
Arus kas untuk aktivitas investasi selama tahun 2019 adalah sebesar Rp17.161 miliar atau naik
Rp15.372 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.789 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tahun 2019 adalah sebesar
Rp10.285 miliar.
4-6
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 83
Tabel 4-3: Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
Uraian 31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 30-Jun-23
Arus kas dari aktivitas operasi 5.608.931 7.221.931 6.893.908 6.037.529 1.595.983
Penerimaan dari pelanggan 40.470.215 35.481.279 36.500.500 37.387.696 18.152.409
Pembayaran kepada pemasok -27.448.166 -21.289.821 -22.545.572 -24.994.782 -13.747.998
Pembayaran kepada karyawan -3.804.203 -3.863.736 -4.136.722 -4.097.937 -2.154.979
Penghasilan keuangan yang diterima 213.468 214.043 171.620 101.998 93.806
Pembayaran pajak penghasilan badan -616.721 -1.195.316 -1.227.909 -1.035.764 -11.389
Pembayaran beban keuangan -3.163.479 -2.292.863 -1.782.312 -1.377.071 -717.551
Penerimaan (pembayaran) lainnya -42.183 168.345 -85.697 53.389 -18.315
Arus kas dari aktivitas investasi -17.160.548 -2.251.195 -1.854.450 -566.637 -618.389
Pembelian aset tetap -1.639.080 -1.279.575 -1.738.723 -1.838.776 -619.499
Perolehan properti investasi -2.309 0 -1.868 -734 -2.146
Penambahan aset takberwujud -2.116 -6.413 -5.068 -33.397 -57.060
Pencairan (penempatan) investasi jangka pendek -58.769 -1.036.247 -253.985 1.297.473 -6.400
Penempatan kas yang dibatasi penggunaannya -4.755 -3.209 -42.879 -16.577 54.857
Hasil penjualan aset tetap 6.708 74.249 188.073 25.374 11.859
Akuisisi entitas anak -15.459.602 0 0 0 0
Penambahan investasi pada entitas asosiasi -625 0 0 0 0
Arus kas dari aktivitas pendanaan 10.284.852 -6.003.870 -5.354.353 -2.440.997 -2.491.796
Penerimaan dari transaksi supplier financing 0 71.919 285.675 86.904 14.514
Pembayaran atas transaksi supplier financing 0 -72.593 -288.337 -87.484 -14.857
Penerimaan utang bank jangka pendek 6.451.326 3.677.059 629.572 3.974.451 300.000
Pembayaran utang bank jangka pendek -8.506.886 -4.392.989 -618.852 -3.982.206 -145.028
Penerimaan utang bank jangka panjang 33.214.334 1.650.000 497.627 6.894.097 901.425
Pembayaran utang bank jangka panjang -25.109.036 -6.099.130 -7.241.394 -8.856.443 -1.593.609
Penerimaan penerbitan saham entitas anak kepada kepentingan non-pengendali 0 0 3.119.909 0 0
Biaya penerbitan saham entitas anak 0 0 -14.702 0 0
Penerimaan dana syirkah temporer 2.000.000 0 0 2.450.000 -100.000
Pembayaran dana syirkah temporer -218.765 0 -1.781.235 0
Penerimaan utang obligasi 4.078.000 0 0 880.400 0
Pembayaran utang obligasi 0 0 -3.000.000 0
Pembayaran liabilitas sewa -337.938 -364.899 -591.022 -465.227 -157.362
Pembayaran dividen:
Pemilik entitas induk -1.231.646 -239.215 -1.116.928 -1.024.054 -1.655.385
Kepentingan non-pengendali -13.302 -15.257 -15.901 -40.257 -41.494
Penerimaan saham yang diterbitkan 0 0 0 2.563.460 0
Biaya emisi saham yang diterbitkan 0 0 0 -53.403 0
Pemberian pinjaman kepada entitas ventura bersama -260.000 0 0 0 0
Arus kas bersih -1.266.765 -1.033.134 -314.895 3.029.895 -1.514.202
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing -28.518 13.284 339.289 22.446 -30.644
Kas & setara kas awal tahun 5.245.731 3.950.448 2.930.598 2.954.992 6.007.333
Kas & setara kas akhir tahun 3.950.448 2.930.598 2.954.992 6.007.333 4.462.487
4.1.4 Rasio Keuangan
Rasio profitabilitas
Tingkat likuiditas perusahaan dihitung berdasarkan perbandingan antara aset lancar
dibandingkan dengan liabilitas lancar yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam
memenuhi liabilitas-liabilitas jangka pendeknya. Rata-rata rasio lancar (current ratio) untuk
periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 1,28x. Sedangkan, rata-rata rasio
cepat (quick ratio) untuk periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 1,17x.
Rasio solvabilitas
Tingkat solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh
liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui perbandingan
antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan antara jumlah liabilitas
dengan jumlah ekuitas. Rata-rata rasio jumlah liabilitas terhadap total ekuitas (DER) untuk
periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 55,82%. Sedangkan rata-rata rasio
jumlah liabilitas terhadap total aset (DAR) untuk periode 31 Desember 2019-2022 dan 30 Juni
2023 adalah 27,26%.
4-7
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 84
Rasio profitabilitas
Tingkat imbal hasil aset (ROA) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba bersih dari aset yang dimilikinya. Rata-rata tingkat imbal hasil aset untuk periode 31
Desember 2019-2022 dan 30 Juni 2023 adalah 2,63%. Sementara tingkat imbal hasil ekuitas
(ROE) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari ekuitas
yang ditanamkan. Rata-rata tingkat imbal hasil ekuitas untuk periode 31 Desember 2019-2022
dan 30 Juni 2023 adalah 5,33%. Selanjutnya, margin laba menunjukkan berapa persentase
laba yang diperoleh dari setiap penjualan. Selama periode 31 Desember 2019-2022 dan 30
Juni 2023, rata-rata marjin laba kotor, marjin laba sebelum pajak, dan marjin laba bersih
Perseroan adalah 30,47%, 8,84%, dan 6,27%, berturut-turut.
Tabel 4-4: Rasio Keuangan Konsolidasian Perseroan
Uraian 31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 30-Jun-23
Profitabilitas
Marjin laba kotor 31,50% 33,62% 31,95% 29,35% 25,93%
Marjin laba sebelum pajak 7,92% 9,92% 9,64% 9,07% 7,66%
Marjin laba bersih 5,87% 7,60% 5,77% 6,87% 5,25%
ROE (return on equity) 7,00% 7,50% 4,94% 5,29% 1,93%
ROA (return on assets) 2,97% 3,43% 2,59% 3,01% 1,13%
ROIC (return on invested capital) 3,83% 4,49% 3,44% 4,06% 1,49%
Likuiditas
Rasio kas 0,32 0,25 0,20 0,46 0,31
Rasio cepat 1,24 1,25 1,02 1,32 1,03
Rasio lancar 1,36 1,35 1,11 1,45 1,15
Solvabilitas
DAR (debt to total assets ratio) 37,64% 32,99% 24,92% 20,25% 20,50%
DER (debt to equity ratio) 88,64% 72,18% 47,52% 35,57% 35,18%
4.2 PENILAIAN ATAS PROYEKSI KEUANGAN PERSEROAN
Proyeksi keuangan Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi yang disiapkan oleh
manajemen Perseroan, pada prinsipnya memiliki asumsi-asumsi yang sama, kecuali bahwa
dengan Rencana Transaksi ada peningkatan kinerja, khususnya dari belanja modal berupa
pembelian lantai 12 gedung South Quarter yang nantinya akan disewakan, serta perbaikan
profitabilitas dan struktur modal sehingga dapat mengembangkan bisnis dengan lebih baik.
Untuk menilai kewajaran proyeksi dapat dilakukan analisis outlier terhadap rata-rata rasio
keuangan historis, proyeksi tanpa Rencana Transaksi, dan proyeksi dengan Rencana
Transaksi, sebagai berikut:
4-8
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 85
Tabel 4-5: Perbandingan Rasio Keuangan Proyeksi dan Historis
Rata-rata Outlier
Uraian Proyeksi tanpa Proyeksi dengan
Historis Batas bawah IQR Batas atas
RT RT
Profitabilitas
Marjin laba kotor 30,47% 29,93% 29,93% 29,52% 0,27% 30,60%
Marjin laba sebelum pajak 8,84% 14,35% 14,35% 7,46% 2,76% 18,48%
Marjin laba bersih 6,27% 9,95% 9,95% 5,35% 1,84% 12,70%
ROE (return on equity) 5,33% 7,41% 7,42% 4,81% 1,04% 8,98%
ROA (return on assets) 2,63% 5,05% 5,06% 2,01% 1,22% 6,88%
ROIC (return on invested capital) 3,46% 6,64% 6,65% 2,66% 1,59% 9,03%
Likuiditas
Rasio kas 0,31 0,62 0,62 0,23 0,16 0,86
Rasio cepat 1,17 1,46 1,46 1,10 0,15 1,68
Rasio lancar 1,28 1,56 1,57 1,21 0,14 1,78
Solvabilitas
DAR (debt to total assets ratio) 27,26% 11,02% 10,94% -1,26% 8,16% 31,38%
DER (debt to equity ratio) 55,82% 17,57% 17,45% -11,27% 19,19% 65,47%
FCC (fixed charge coverage) 2,73 15,22 15,41 -0,53 6,34 24,82
Keterangan:
1. RT : Rencana Transaksi,
2. IQR : interquartile range.
Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan, dari perbandingan rasio tingkat
profitabilitas, terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat profitabilitas sebelum dan setelah
Rencana Transaksi dengan rata-rata rasio tingkat profitabilitas historisnya mengalami
perbaikan sebagaimana diindikasikan dari penurunan marjin laba kotor. Secara umum ada
indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas
rasio tingkat profitabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat rentabilitas,
terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat rentabilitas sebelum dan setelah Rencana
Transaksi secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas
historisnya. Secara umum ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana
Transaksi dengan historis atas rasio tingkat rentabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan
rasio tingkat likuiditas, terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat likuiditas sebelum
Rencana Transaksi dan setelah Rencana Transaksi Transaksi lebih tinggi dibandingkan
dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara umum ada indikasi outlier antara
proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat likuiditas
Perseroan. Sementara perbandingan tingkat solvabilitas antara rata-rata proyeksi rasio tingkat
solvabilitas setelah Rencana Transaksi dengan rata-rata historisnya mengalami perbaikan
sebagaimana diindikasikan dari penurunan rasio DAR dan DER. Dan tidak ada indikasi outlier
antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
solvabilitas Perseroan.
Berdasarkan analisis outlier tersebut sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa proyeksi
keuangan yang ada adalah masih dalam kewajaran.
4-9
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 86
4.3 ANALISIS RASIO KEUANGAN
Dampak keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi dapat dianalisis melalui
perubahan proyeksi rasio keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi. Dari sisi
pengukuran profitabilitas, rata-rata marjin kotor, marjin laba sebelum bunga dan pajak dan
marjin laba bersih antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami
perubahan, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat
profitabilitas Perseroan masih relatif baik. Sedangkan dari sisi rentabilitas, rata-rata proyeksi
ROE (return on equity) tidak mengalami perubahan, sedangkan rata-rata proyeksi ROA (return
on assets), dan ROIC (return on invested capital) antara sebelum dan setelah Rencana
Transaksi secara rata-rata mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0,01%, sehingga
dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan
masih relatif baik, mengingat proyeksi ROA dan ROIC mengalami peningkatan. Dari sisi
likuiditas, rata-rata proyeksi rasio kas (cash ratio), rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat
(quick ratio) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami perubahan,
sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas
Perseroan masih relatif baik. Sementara dari sisi solvabilitas, rata-rata proyeksi DAR (debt to
total asset ratio) dan DER (debt to equity ratio) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi
mengalami perbaikan, dimana DAR mengalami penurunan sebesar 0,08%, dan DER
mengalami penurunan sebesar 0,13%, sehingga dapat diindikasikan bahwa terdapat dampak
terhadap tingkat solvabilitas antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi, yaitu rasio utang
menurun.
Tabel 4-6: Selisih Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Uraian 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28 Proyeksi
Profitabilitas
Marjin laba kotor 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Marjin laba sebelum pajak 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Marjin laba bersih 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
ROE (return on equity) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
ROA (return on assets) 0,00% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01%
ROIC (return on invested capital) 0,01% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01%
Likuiditas
Rasio kas 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Rasio cepat 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,01 0,00
Rasio lancar 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,01 0,00
Solvabilitas
DAR (debt to total assets ratio) -0,07% -0,07% -0,08% -0,08% -0,08% -0,08% -0,08%
DER (debt to equity ratio) -0,15% -0,14% -0,13% -0,12% -0,11% -0,10% -0,13%
4-10
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 87
Tabel 4-7: Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
Uraian 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28 Proyeksi
Profitabilitas
Marjin laba kotor 28,89% 29,07% 29,47% 30,16% 30,99% 30,99% 29,93%
Marjin laba sebelum pajak 11,02% 12,90% 13,83% 15,06% 16,52% 16,76% 14,35%
Marjin laba bersih 7,33% 8,99% 9,64% 10,50% 11,53% 11,69% 9,95%
ROE (return on equity) 6,15% 7,31% 7,47% 7,72% 8,05% 7,78% 7,41%
ROA (return on assets) 3,46% 4,48% 4,87% 5,41% 6,07% 6,02% 5,05%
ROIC (return on invested capital) 4,64% 6,02% 6,47% 7,12% 7,90% 7,68% 6,64%
Likuiditas
Rasio kas 0,45 0,43 0,48 0,55 0,74 1,08 0,62
Rasio cepat 1,15 1,27 1,25 1,33 1,71 2,06 1,46
Rasio lancar 1,24 1,37 1,34 1,43 1,82 2,17 1,56
Solvabilitas
DAR (debt to total assets ratio) 21,12% 15,99% 12,79% 8,57% 4,08% 3,56% 11,02%
DER (debt to equity ratio) 37,52% 26,08% 19,61% 12,23% 5,41% 4,60% 17,57%
Tabel 4-8: Rasio Keuangan Dengan Rencana Transaksi
Uraian 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28 Proyeksi
Profitabilitas
Marjin laba kotor 28,89% 29,07% 29,47% 30,16% 30,99% 30,99% 29,93%
Marjin laba sebelum pajak 11,03% 12,90% 13,84% 15,06% 16,53% 16,76% 14,35%
Marjin laba bersih 7,33% 8,99% 9,64% 10,50% 11,53% 11,69% 9,95%
ROE (return on equity) 6,15% 7,32% 7,47% 7,72% 8,05% 7,78% 7,42%
ROA (return on assets) 3,46% 4,49% 4,88% 5,42% 6,08% 6,02% 5,06%
ROIC (return on invested capital) 4,64% 6,03% 6,48% 7,13% 7,91% 7,68% 6,65%
Likuiditas
Rasio kas 0,45 0,43 0,47 0,54 0,74 1,08 0,62
Rasio cepat 1,15 1,27 1,25 1,33 1,71 2,06 1,46
Rasio lancar 1,24 1,37 1,35 1,43 1,83 2,18 1,57
Solvabilitas
DAR (debt to total assets ratio) 21,05% 15,91% 12,71% 8,50% 4,00% 3,49% 10,94%
DER (debt to equity ratio) 37,36% 25,93% 19,47% 12,11% 5,30% 4,50% 17,45%
4.4 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PROFORMA
Asumsi-asumsi yang digunakan dalam membentuk proforma laporan keuangan konsolidasian
Perseroan adalah sebagai berikut:
▪ Laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian Perseroan untuk periode dua belas bulan yang berakhir
30 Juni 2023 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, dan disusun dengan basis kelangsungan usaha dan telah diaudit.
▪ Perseroan berencana untuk melakukan peningkatan SMI dengan sebanyak
Rp74.251.000.000,00 (tujuh puluh empat miliar dua ratus lima puluh satu juta rupiah) dan
secara simultan melunasi pinjaman bank jangka pendek pada SMI.
Berikut ini adalah proforma laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dan laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi.
4-11
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 88
Tabel 4-9: Proforma Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
30 Juni 2023
Uraian Tanpa Dengan Selisih Selisih
Rencana Transaksi Rencana Transaksi nilai %
Pendapatan 17.031.759 17.031.759 0 0,00%
Beban pokok pendapatan -12.615.904 -12.615.904 0 0,00%
Laba (rugi) bruto 4.415.855 4.415.855 0 0,00%
Beban distribusi & penjualan -1.157.550 -1.157.550 0 0,00%
Beban umum & administrasi -1.388.741 -1.388.741 0 0,00%
Penghasilan keuangan 94.210 93.421 -789 -0,84%
Beban keuangan -684.502 -683.130 1.372 -0,20%
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama 2.395 2.395 0 0,00%
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih 22.506 22.506 0 0,00%
Laba (rugi) sebelum beban pajak 1.304.173 1.304.756 583 0,04%
Beban pajak penghasilan -409.388 -409.540 -152 0,04%
Laba (rugi) tahun berjalan 894.785 895.216 431 0,05%
Pendapatan (beban) komprehensif lain -143.828 -143.828 0 0,00%
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 750.957 751.388 431 0,06%
4-12
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 89
Tabel 4-10: Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (Rp Juta)
30 Juni 2023
Uraian Tanpa Dengan Selisih Selisih
Rencana Transaksi Rencana Transaksi nilai %
Aset 79.463.217 79.389.398 -73.819 -0,09%
Aset lancar 16.548.893 16.475.074 -73.819 -0,45%
Kas & setara kas 4.462.487 4.388.668 -73.819 -1,65%
Investasi jangka pendek 66.381 66.381 0 0,00%
Piutang usaha 4.398.914 4.398.914 0 0,00%
Piutang lain-lain 403.460 403.460 0 0,00%
Persediaan 5.912.692 5.912.692 0 0,00%
Uang muka 364.547 364.547 0 0,00%
Pajak lain-lain dibayar dimuka 593.744 593.744 0 0,00%
Beban dibayar dimuka 236.361 236.361 0 0,00%
Aset lancar lainnya 110.307 110.307 0 0,00%
Aset tidak lancar 62.914.324 62.914.324 0 0,00%
Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya 118.355 118.355 0 0,00%
Aset pajak tangguhan 177.426 177.426 0 0,00%
Investasi pada ventura bersama 60.066 60.066 0 0,00%
Properti investasi 93.662 93.662 0 0,00%
Aset tetap & tanah pertambangan 57.032.013 57.032.013 0 0,00%
Tagihan pengembalian pajak 796.227 796.227 0 0,00%
Goodwill & aset takberwujud 3.809.088 3.809.088 0 0,00%
Aset tidak lancar lainnya 827.487 827.487 0 0,00%
Liabilitas & ekuitas 79.463.217 79.389.398 -73.819 -0,09%
Liabilitas jangka pendek 14.383.029 14.308.779 -74.250 -0,52%
Utang usaha 6.734.088 6.734.088 0 0,00%
Utang lain-lain 273.660 273.660 0 0,00%
Utang pajak 267.132 267.132 0 0,00%
Akrual 1.023.127 1.023.127 0 0,00%
Uang muka penjualan 915.453 915.453 0 0,00%
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 283.475 283.475 0 0,00%
Pinjaman bank jangka pendek 653.922 579.672 -74.250 -11,35%
Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun 4.232.172 4.232.172 0 0,00%
Liabilitas jangka panjang 16.436.750 16.436.750 0 0,00%
Liabilitas pajak tangguhan 3.783.283 3.783.283 0 0,00%
Pinjaman bank jangka panjang 9.049.958 9.049.958 0 0,00%
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2.607.635 2.607.635 0 0,00%
Provisi jangka panjang 400.568 400.568 0 0,00%
Liabilitas jangka panjang lainnya 595.306 595.306 0 0,00%
Dana syirkah temporer 2.350.000 2.350.000 0 0,00%
Ekuitas 46.293.438 46.293.869 431 0,00%
Modal saham 675.154 675.154 0 0,00%
Tambahan modal disetor 6.217.241 6.217.241 0 0,00%
Selisih transaksi ekuitas 1.046.451 1.046.451 0 0,00%
Penghasilan komprehensif lainnya 418.597 418.597 0 0,00%
Saldo laba 33.484.004 33.484.435 431 0,00%
Kepentingan non-pengendali 4.451.991 4.451.991 0 0,00%
Berdasarkan proforma laporan keuangan di atas, pengukuran tingkat likuiditas Perseroan
berubah sebagaimana diindikasikan dari rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana
Transaksi dilakukan mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak
dilakukan. Selain itu tingkat likuiditas Perseroan ini masih relatif baik mengingat rasio cepat
dan rasio lancar apabila Rencana Transaksi dilakukan masih berada pada 100%. Hal yang
sama juga terjadi pada tingkat solvabilitas Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan
mengalami perubahahan sebagaimana diindikasikan dari DAR dan DER apabila Rencana
4-13
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 90
Transaksi dilakukan. Selanjutnya pengukuran tingkat profitabilitas Perseroan juga tidak
berubah sebagaimana diindikasikan dari ROA, ROE, marjin laba kotor, marjin operasi, dan
marjin laba bersih apabila Rencana Transaksi dilakukan tidak mengalami perubahan
dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Sehingga secara umum dapat
diindikasikan bahwa posisi keuangan Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan masih
relatif baik.
Tabel 4-11: Proforma Rasio Keuangan Perseroan
30 Juni 2023
Uraian Tanpa Dengan Selisih Selisih
Rencana Transaksi Rencana Transaksi nilai %
Rasio likuiditas
Rasio lancar (current ratio) 115,06% 115,14% 0,08% 0,07%
Rasio cepat (quick ratio) 34,29% 33,95% -0,34% -0,99%
Rasio solvabilitas
DER (total debt to equity ratio) 35,18% 35,02% -0,16% -0,46%
DAR (total debt to total asset ratio) 20,50% 20,42% -0,07% -0,36%
Rasio profitabilitas
ROA (return on asset) 0,95% 0,95% 0,00% 0,15%
ROE (return on equity) 1,62% 1,62% 0,00% 0,06%
Marjin laba kotor 25,93% 25,93% 0,00% 0,00%
Marjin laba operasi 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Marjin laba bersih 4,41% 4,41% 0,00% 0,06%
4.5 ANALISIS INKREMENTAL
4.5.1 Kontribusi Nilai Tambah
Berdasarkan proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan (sebelum dan setelah
Rencana Transaksi) selama periode 1 Juli 2023-31 Desember 2028, dilakukan analisis nilai
tambah (inkremental) untuk melihat dampak terhadap laba bersih Perseroan apabila Rencana
Transaksi dilakukan dibandingkan dengan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan.
Untuk mendiskonto laba bersih, maka tingkat diskonto yang relevan adalah biaya modal rata-
rata tertimbang (weighted average cost of capital/WACC). Adapun WACC ditentukan dengan
menggunakan persamaan sebagai berikut:
𝑊𝐴𝐶𝐶 = (𝑘𝑒 ∙ 𝑊𝑒 ) + (𝑘𝑑 ∙ [1 − 𝑇] ∙ 𝑊𝑑 )
dimana: WACC : biaya modal rata-rata tertimbang,
ke : biaya modal ekuitas/saham biasa,
kd : biaya modal hutang,
We : bobot ekuitas dalam struktur kapital,
Wd : bobot hutang dalam struktur kapital, dan
T : pajak penghasilan perusahaan.
4-14
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 91
Sebelum dapat menetapkan besarnya WACC, maka terlebih dahulu harus dihitung biaya
modal perusahaan secara individual yang dalam hal ini meliputi biaya ekuitas dan biaya utang.
Dalam penilaian ini biaya hutang (kd) diasumsikan sebesar 9,30% (sebelum pajak) yang
merupakan rata-rata tingkat bunga kredit investasi dari bank milik pemerintah (persero) per
tanggal penilaian. Sedangkan biaya ekuitas dihitung menggunakan capital asset pricing model
(CAPM) dengan persamaan sebagai berikut:
𝐸(𝑅𝑖 ) = 𝑅𝑓 + 𝛽 ∙ 𝑅𝑃𝑚
dimana: E(Ri) : balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
Rf : tingkat balikan yang tersedia untuk sekuritas bebas risiko (risk free
rate),
β : beta,
RPm : premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
premium)
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki
kemungkinan gagal bayar (bebas risiko). Dalam penilaian ini, instrumen bebas risiko yang
dapat digunakan adalah tingkat balikan obligasi pemerintah Republik Indonesia untuk jatuh
tempo selama 30 tahun yaitu sebesar 6,79% (sumber: IBPA). Angka tersebut selanjutnya kami
gunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko (Rf).
RPm adalah selisih antara tingkat yield investasi bebas risiko dengan tingkat balikan investasi
dalam bentuk penyertaan ekuitas. Penentuan equity market risk premium memasukkan premi
untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premium) seperti volatilitas harga saham
untuk menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan risiko-risiko
ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka
pendek di pasar sekuritas. Dalam penilaian ini, kami menggunakan tingkat premi risiko ekuitas
(RPm) Indonesia yaitu sebesar 9,23% berdasarkan studi Prof. Aswath Damodaran dari New
York University yang diterbitkan pada Januari 2023 (sumber: www.damodaran.com).
Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan dikalikan
dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium atas Obyek Penilaian.
Untuk memperoleh faktor beta yang sesuai yang akan digunakan dalam penilaian ini, kami
menggunakan beta pembanding dari hasil studi Prof. Aswath Damodaran, dimana beta
tersebut dihitung dari rata-rata unlevered beta perusahaan-perusahaan pembanding. Cara ini
dilakukan untuk menetralisir pengaruh leverage yang ada di masing-masing perusahaan
pembanding terhadap betanya. Perusahaan yang sama dengan leverage yang berbeda akan
memiliki cost of equity yang berbeda pula, oleh karena itu pengaruh leverage yang ada di tiap
perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung beta unlevered. Beta levered dari
perusahaan pembanding di-unlevered-kan dengan menggunakan formula sebagai berikut:
4-15
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 92
𝛽𝐿
𝛽𝑈 =
{1 + (1 − 𝑇) ∙ 𝐷𝐸𝑅}
dimana: T : tingkat pajak,
DER : debt to equity ratio,
βL : beta levered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang
diukur secara obyektif dari responsifitas pengembalian perusahaan
terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila
dibandingkan dengan portofolio pasar dengan pengaruh hutang.
βU : beta unlevered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham
yang diukur secara obyektif dari responsifitas pengembalian
perusahaan terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar
apabila dibandingkan dengan portofolio pasar tanpa pengaruh
hutang.
Selanjutnya rata-rata beta unlevered perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan
ini kemudian di-relevered-kan kembali dengan mengunakan rata-rata tingkat leverage (DER)
dari perusahaan-perusahaan pembanding tersebut dengan formula sebagai berikut:
𝛽𝐿 = 𝛽𝑈 ∙ (1 + [1 − 𝑇] ∙ 𝐷𝐸𝑅)
Dengan persamaan tersebut diatas dan berdasarkan rata-rata beta unlevered dari perusahaan
pembanding yaitu sebesar 0,7872 dan dengan DER sebesar 45,55% maka didapatkan beta
levered Perseroan adalah sebesar 1,0669. Beta levered ini diturunkan menggunakan data
historis sehingga perlu disesuaikan untuk mencerminkan beta yang bersifat forward-looking
menggunakan formula Merrill Lynch menjadi beta adjusted sebesar 1,0443. Selanjutnya
dengan menggunakan persamaan CAPM diperoleh biaya modal ekuitas Perseroan adalah
sebesar 14,09%.
Setelah biaya secara individual dari masing-masing modal yang digunakan dalam Perseroan
dapat ditentukan dan dengan mengunakan DER rata-rata dari perusahaan pembanding yaitu
sebesar 45,55% tersebut maka, biaya modal rata-rata tertimbang Perseroan dapat dihitung
sebagai berikut:
𝑊𝐴𝐶𝐶 = (𝑘𝑒 ∙ 𝑊𝑒 ) + (𝑘𝑑 ∙ [1 − 𝑇] ∙ 𝑊𝑑 )
Dengan demikian maka biaya modal rata-rata tertimbang (WACC) yang akan digunakan
sebagai tingkat diskonto atas laba bersih Perseroan adalah sebesar 11,95%.
Hasil perhitungan nilai kini dari laba bersih inkremental Perseroan antara apabila Rencana
Transaksi dilakukan dengan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan, menunjukkan nilai
yang positif. Hal ini mengindikasikan bahwa Rencana Transaksi berpotensi memberikan
dampak positif dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4-16
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 93
Tabel 4-12: Proyeksi Laba Bersih Inkremental (Rp Juta)
Uraian 30-Jun-23 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Laba bersih (tanpa Rencana Transaksi) 2.079.796 3.817.657 4.213.028 4.718.962 5.352.055 5.607.195
Laba bersih (dengan Rencana Transaksi) 2.080.227 3.818.692 4.214.063 4.719.997 5.353.133 5.608.274
Laba bersih inkremental 431 1.035 1.035 1.035 1.078 1.078
Faktor PV
Periode 0,50 1,50 2,50 3,50 4,50 5,50
Tingkat diskonto 11,95% 11,95% 11,95% 11,95% 11,95% 11,95%
Faktor diskonto 0,9451 0,8442 0,7541 0,6735 0,6016 0,5374
PV laba bersih inkremental 408 874 781 697 649 579
NPV laba bersih inkremental 3.987
4.5.2 Biaya dan Pendapatan Relevan
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak manajemen Perseroan, tidak terdapat biaya
atau pendapatan relevan lain yang signifikan terkait dengan Transaksi, selain yang telah
diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.
4.5.3 Informasi Non Keuangan Relevan
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak manajemen Perseroan tidak terdapat
informasi non keuangan relevan lain yang mempengaruhi Rencana Transaksi.
4.5.4 Prosedur Pengambilan Keputusan
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses pengambilan
keputusan atas Rencana Transaksi telah dilakukan melalui proses yang sesuai prosedur
Anggaran Dasar Perseroan. Sebelum Direksi mengusulkan usulan Rencana Transaksi, Direksi
telah melalui tahapan proses analisis internal, yakni salah satunya mendapatkan rekomendasi
dari Komite Investasi dan Komite Audit Perseroan, sebagaimana termuat dalam Surat
Keputusan Direksi No. 002919/HK.01/NTR/50032577/2000/05.2023. Dengan demikian,
manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
menentukan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
4.5.5 Hal-Hal Material Lain
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak manajemen Perseroan tidak terdapat hal-
hal material lain yang mempengaruhi Rencana Transaksi.
4.6 ANALISIS SENSITIVITAS
Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan dengan Rencana Transaksi selama
periode 1 Juli 2023-31 Desember 2028, dilakukan analisis sensitivitas terhadap beberapa
variabel untuk menguji variabel mana yang lebih sensitif memberikan dampak pada EBIT
Perseroan. Variabel tersebut meliputi perubahan atas pendapatan serta biaya pokok
pendapatan Perseroan.
4-17
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 94
Hasil analisis sensitivitas menunjukan bahwa perubahan pada pendapatan Perseroan lebih
sensitif mengakibatkan perubahan pada EBIT Perseroan. Sebagaimana diindikasikan dari
peningkatan pendapatan sebesar 2,5% mengakibatkan peningkatan EBIT sebesar 15,3%.
Sementara penurunan beban pokok pendapatan sebesar 2,5% mengakibatkan peningkatan
EBIT sebesar 10,7%.
Tabel 4-13: Sensitivitas Persentase Perubahan EBIT Perseroan
Perubahan pada HPP
0 -15,0% -12,5% -10,0% -7,5% -5,0% -2,5% 0,0% 2,5% 5,0% 7,5% 10,0% 12,5% 15,0%
15,0% 156,1% 145,4% 134,7% 124,0% 113,3% 102,7% 92,0% 81,3% 70,6% 59,9% 49,2% 38,5% 27,8%
Perubahan pada pendapatan
12,5% 140,8% 130,1% 119,4% 108,7% 98,0% 87,3% 76,6% 65,9% 55,3% 44,6% 33,9% 23,2% 12,5%
10,0% 125,5% 114,8% 104,1% 93,4% 82,7% 72,0% 61,3% 50,6% 39,9% 29,2% 18,6% 7,9% -2,8%
7,5% 110,1% 99,4% 88,7% 78,1% 67,4% 56,7% 46,0% 35,3% 24,6% 13,9% 3,2% -7,5% -18,2%
5,0% 94,8% 84,1% 73,4% 62,7% 52,0% 41,3% 30,7% 20,0% 9,3% -1,4% -12,1% -22,8% -33,5%
2,5% 79,5% 68,8% 58,1% 47,4% 36,7% 26,0% 15,3% 4,6% -6,1% -16,7% -27,4% -38,1% -48,8%
0,0% 64,1% 53,5% 42,8% 32,1% 21,4% 10,7% 0,0% -10,7% -21,4% -32,1% -42,8% -53,5% -64,1%
-2,5% 48,8% 38,1% 27,4% 16,7% 6,1% -4,6% -15,3% -26,0% -36,7% -47,4% -58,1% -68,8% -79,5%
-5,0% 33,5% 22,8% 12,1% 1,4% -9,3% -20,0% -30,7% -41,3% -52,0% -62,7% -73,4% -84,1% -94,8%
-7,5% 18,2% 7,5% -3,2% -13,9% -24,6% -35,3% -46,0% -56,7% -67,4% -78,1% -88,7% -99,4% -110,1%
-10,0% 2,8% -7,9% -18,6% -29,2% -39,9% -50,6% -61,3% -72,0% -82,7% -93,4% -104,1% -114,8% -125,5%
-12,5% -12,5% -23,2% -33,9% -44,6% -55,3% -65,9% -76,6% -87,3% -98,0% -108,7% -119,4% -130,1% -140,8%
-15,0% -27,8% -38,5% -49,2% -59,9% -70,6% -81,3% -92,0% -102,7% -113,3% -124,0% -134,7% -145,4% -156,1%
4-18
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 95
BAB 5. ANALISIS FAKTOR RELEVAN LAIN
5.1 FAKTOR RISIKO BISNIS PERSEROAN
▪ Persaingan bisnis
Kompetitor yang masuk kedalam industri semen yang memiliki kegiatan usaha yang
serupa dengan Perseroan cukup banyak. Terdapat banyak kompetitor Persroan yang
menjalankan kegiatan usaha dalam industri tersebut dengan harga dan kualitas yang
bersaing. Banyaknya kompetitor yang terjun dalam kegiatan usaha ini menyebabkan
timbulnya persaingan yang ketat dengan merebutkan pangsa pasar yang ada. Dengan
banyaknya kompetitor yang menyediakan semen yang sejenis dengan Persroan,
konsumen akan memiliki kriteria tersendiri dalam memilih kebutuhannya. Apabila Persroan
tidak dapat menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen, maka konsumen dapat memilih
produk komersial lain daripada produk Perseroan sehingga akan berdampak merugikan
pada kinerja keuangannya.
▪ Kekuatan nama/ image
Kekuatan image merupakan salah satu elemen pendukung yang sangat penting atas
keberhasilan suatu produk dan/atau jasa. Perseroan saat ini telah menjadi Holding BUMN
sektor semen dengan unit-unit usaha seperti Produksi Semen, Perdagangan, Transportasi,
Jasa Bongkar Muat dan Konstruksi, Pengembangan Kawasan, Jasa Penambangan Batu
Kapur dan Tanah Liat, Persewaan Bangunan, Produksi Beton Siap Pakai, Sistem
Informasi, Jasa Pelayanan, Manajemen Logistik dan Investasi, Bahan Bangunan,
Pengadaan Barang dan Jasa Umum, Pengantongan dan Distribusi Semen, Jasa
Pengurusan Transportasi, Jasa Ketenagakerjaan, Jasa Transportasi Laut, Beton Jadi dan
Tambang Agregat, Perijinan Tambang Agregat, Jasa Konsultansi, Izin Usaha Tambang
(IUP), Aktivitas Tambang, serta Perdagangan, Pembangunan, Perindustrian
Pengangkutan Darat dan Jasa. Setiap unit bisnis tersebut berhasil membangun kekuatan
dari masing-masing karakter produk, seperti Semen Gresik sebagai produk semen
terbesar di Indonesia dan Solusi Bangun Beton sebagai beton jadi di Indonesia. Seluruh
pencapaian telah melengkapi Holding BUMN sektor semen sebagai Perusahaan induk
semen terintegrasi, kuat dan terus berkembang.
Untuk membangun suatu image dipengaruhi oleh reputasi yang baik serta kepercayaan di
kalangan konsumen. Apabila Perseroan lalai atau melakukan kesalahan dalam
memelihara posisi kekuatan nama yang dimiliki, terdapat risiko dimana reputasi Perseroan
akan menurun sehingga kepercayaan konsumen terhadap Perseroan yang dimiliki
menurun. Sehingga pendapatan Perseroan akan menurun dan membawa dampak negatif
pada kinerja keuangannya.
5-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 96
▪ Kondisi perekonomian global
Kondisi perlambatan perekonomian global mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap
kinerja perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk bagi Perseroan. Penguatan
ataupun pelemahan perekonomian di suatu negara, akan memberikan pengaruh langsung
terhadap tingkat permintaan dan penawaran yang terjadi di negara tersebut. Selain itu,
secara tidak langsung akan berpengaruh pada negara yang mempunyai hubungan
kerjasama dengan negara yang mengalami perubahan kondisi perekonomian tersebut.
Kondisi perekonomian global juga dipengaruhi oleh kejadian-kejadian yang signifikan
seperti kurangnya likuiditas di pasar kredit dan hipotek subprima Amerika Serikat pada
semester kedua tahun 2007. Bencana seperti tsunami pada tahun 2011 di Jepang dan
pandemi Covid-19 pada tahun 2020-Juni 2023 juga merupakan hambatan dalam
menstabilkan ekonomi global.
Melemahnya perekonomian global yang signifikan dapat pula mempengaruhi stabilitas
perekonomian Indonesia. Tidak stabilnya perekonomian Indonesia akan mempengaruhi
produksi dan penjualan perusahaan sehingga intensitas penjualan Persroan menurun.
Kondisi tersebut dapat merugikan kegiatan usaha, kondisi keuangan dan kinerja
operasional Perseroan.
▪ Dampak adanya pandemi Covid-19
Dengan adanya pandemi Covid-19, berdampak pada kontraksi perekonomian Indonesia
termasuk pada industri semen. Ketika kasus pertama Covid-19 diumumkan secara resmi,
industri semen secara langsung terdampak pada berkurangnya omset usaha yang salah
satunya penjualan. Beberapa produsen sudah mengurangi biaya operasional dengan
menyeleksi keperluan berdasarkan fungsi utama yang dibutuhkan. Di masa pandemi,
usaha semen perlu melakukan efisiensi baik dalam hal operasional, maupun keuangan
melalui pengelolaan utilitas produksi, efisiensi penggunaan bahan baku untuk tetap
mendapatkan keuntungan. Saat ini kondisi industri semen sudah mulai membaik.
▪ Risiko Perubahan Teknologi
Perseroan telah dapat menyeimbangkan perubahan teknologi saat ini dengan bisnis yang
dijalani, hal tersebut dapat ditunjukan dengan eksistensi Perseroan untuk memberikan
penyediaan layanan teknologi dan informasi holding BUMN sektor semen. Namun kondisi
tersebut masih belum memberikan dampak yang signifikan sehingga Perseroan berupaya
memitigasi dan mengembangkan program di sektor digital dengan usaha mengembangkan
aplikasi pada unit-unit usaha yang dimiliki Perseroan.
▪ Risiko Kebijakan Pemerintah
Risiko yang timbul akibat dikeluarkannya hukum dan peraturan perundang-undangan baru
oleh institusi pemerintah. Beberapa upaya mitigasi yang dapat dilakukan Perseroan untuk
menghadapi risiko ini yaitu diantaranya menyesuaikan sistem internal peraturan
perusahaan untuk cepat tanggap dalam mengantisipasi kebijakan-kebijakan baru dari
5-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 97
pemerintah, mengawasi perkembangan serta perubahan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, dan mengevaluasi penerapan kepatuhan terhadap perundang-undangan
dilaksanakan melalui audit umum dan audit khusus
5.2 FAKTOR RISIKO PENDANAAN SMI
▪ Likuiditas saham
Investasi Perseroan pada SMI bersifat tidak likuid, karena investasi pada instrumen saham
memiliki tingkat risiko likuiditas yang berbeda dibandingkan instrumen investasi lainnya
seperti deposito, reksadana, emas, dan sebagainya. Kondisi makro dan mikro ekonomi
yang melingkupi SMI berkontribusi dalam mempengaruhi likuiditas saham SMI. Risiko-
risiko spesifik yang dapat memiliki dampak negatif dan materiil kepada likuiditas saham,
kegiatan usaha, hasil operasi, arus kas dan kondisi keuangan SMI termasuk antara lain
kondisi politik, sosial dan ekonomi yang tidak stabil; perang, aksi terorisme, dan konflik
sipil; intervensi pemerintah, termasuk dalam hal tarif, proteksi dan subsidi; perubahan
dalam peraturan, perpajakan dan struktur hukum; kesulitan dan keterlambatan dalam
memperoleh atau memperpanjang perizinan; tindakan-tindakan yang diambil oleh
pemerintah; kurangnya infrastruktur energi, transportasi dan lainnya; dan penyitaan atau
pengambilalihan aset.
▪ Pembagian dividen
Kemampuan SMI untuk mengumumkan pembagian dividen akan bergantung pada kinerja
keuangan Perseroan di masa depan yang juga bergantung pada keberhasilan
implementasi strategi pertumbuhan SMI dan faktor-faktor lainnya yang berada di luar
kendali SMI. Apabila SMI membukukan kerugian atas hasil kinerja operasionalnya dalam
laporan keuangan SMI, maka SMI tidak dapat membagikan dividen. Selain itu, SMI dapat
mencatatkan biaya atau kewajiban yang akan mengurangi atau meniadakan kas yang
tersedia untuk pembagian dividen. Salah satu faktor ini dapat berdampak pada
kemampuan SMI untuk membayar dividen kepada pemegang sahamnya. Oleh karena itu,
SMI tidak dapat memberikan jaminan bahwa SMI akan dapat membagikan dividen.
▪ Pemenuhan kepatuhan
Skema transaksi yang dilakukan untuk proses pembelian pendanaan yang cukup singkat
yang memiliki potensi terhadap ketidaksesuian skema transaksi yang akan berdampak
pada SMI ataupun Perseroan berupa teguran atau sanksi keuangan ataupun administrasi
atas pelaksanaan skema transaksi tersebut.
5-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 98
BAB 6. ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA
TRANSAKSI
1) Berdasarkan analisis manfaat dan risiko, manfaat dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah
bahwa (i) Perseroan mengalami perbaikan pada likuiditas dan solvabilitas karena penurunan
beban keuangan yang dimiliki Perseroan, sehingga Perseroan memiliki kemampuan dalam
memenhuhi kewajiban atau melunasi utang jangka pendeknya; dan (ii). meningkatkan borrowing
capacity SMI agar mampu menggalang pendanaan eksternal di masa mendatang serta
mengurangi ketergantungan pendanaan internal yang dapat digunakan untuk pengembangan
bisnis lainnya yang pada akhirnya berpotensi pula meningkatkan kinerja Perseroan secara
konsolidasian. Sementara risiko dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah terdapat
kemungkinan rencana pengembangan usaha yang akan dilakukan SMI di masa depan tidak
berjalan sebagaimana diharapkan sehingga menyebabkan kinerja SMI maupun Perseroan secara
konsolidasian yang direncanakan tidak tercapai.
2) Berdasarkan analisis keuntungan dan kerugian, keuntungan dari Rencana Transaksi bagi
Perseroan adalah (i) memperbaiki posisi keuangan SMI dan secara langsung memperbaiki pula
posisi keuangan Perseroan secara konsolidasian; (ii) pendanaan melalui penyertaan saham tidak
menimbulkan beban bunga sehingga tidak menyebabkan peningkatan biaya keuangan pada SMI;
dan (iii) dengan adanya tambahan modal yang dipakai untuk melunasi pinjaman Notional Poling
SMI senilai Rp74.251.000.000, maka secara konsolidasi Perseroan akan ada penghematan biaya
administrasi Notional Poling 0,25 per mil/tahun dari pokok pinjaman Notional Poling SMI.
Sementara kerugian dari Rencana Transaksi bagi Perseroan adalah (i) terdapat opportunity cost
atas penambahan investasi pada SMI dimana dana yang diinvestasikan pada SMI mungkin akan
memberikan imbal hasil (return) yang lebih baik apabila diinvestasikan pada aset atau instrumen
keuangan lainnya; dan (ii) pendanaan melalui penyertaan saham pada dasarnya memiliki biaya
modal yang lebih mahal apabila dibandingkan dengan pendanaan melalui pinjaman, mengingat
biaya modal ekuitas secara teoritis lebih tinggi daripada biaya modal hutang.
3) Produksi industri semen lima tahun terakhir mengalami tren pertumbuhan yang menurun dimana
rata-rata produksi semen tahun 2018-2022 sebesar 3,90%, sedangkan produksi semen pada
semester I tahun 2023 sebesar 29,3 juta metrik ton. Produk semen Indonesia memiliki keunggulan
untuk dapat menarik perhatian investor seperti kapasitas produksi sebesar 59,1% dapat
memenuhi kebutuhan semen dalam negeri. Produk semen Indonesia memiliki kelemahan seperti
kelebihan pasokan kapasitas atau oversupplay kapasitas semen menyebabkan kondisi industri
tidak kondusif dikarenakan banyak produk semen yang tidak terserap oleh pasar. Disisi lain,
terdapat ancaman yang dimiliki perusahaan semen Indonesia, yaitu hadirnya perusahaan lokal
baru yang berbasis diluar Indonesia dengan kapasitas produksi yang besar dan dengan harga
murah yang bisa mengurangi pangsa pasar perusahan semen Indonesia. Namun, industri semen
6-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 99
Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan penjualan karena pemerintah sedang melakukan
akselerasi pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan proyek ibu kota baru
Nusantara. Berdasarkan analisis industri tersebut, industri semen Indonesia perlu melakukan
beberapa hal seperti memperluas pangsa pasar dengan melakukan ekspor dan berinovasi sesuai
dengan kebutuhan pasar. Dengan melakukan ekspor (semen dan klinker) menggunakan mata
uang asing seperti USD dapat menambah angka pendapatan karena kurs USD sedang menguat.
Ekspor tujuannya lebih kepada pemanfaatan produk oversupply karena jumlah permintaan dalam
negeri tidak sebanding dengan jumlah produk yang dihasilkan. Selain memperluas pasar ekspor,
opsi lain adalah melakukan inovasi agar dapat menghasilkan produk turunan yang memenuhi
kebutuhan pasar dan memiliki nilai tambah lebih baik. Sementara pemerintah dapat membantu
dengan menggiatkan investasi pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa dengan semen
domestik.
4) Berdasarkan laporan penilaian yang dilakukan oleh KJPP FAST terhadap nilai pasar 100,00%
saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada SMI per 30 Juni 2023 sebagaimana
termuat dalam laporan KJPP FAST No. 00046/2.0074-02/BS/04/0097/1/IX/2023 tertanggal
29 September 2023, adalah sebesar Rp10.109.000,00 per lembar saham. Rencana Transaksi
yang akan dilakukan Perseroan adalah dengan nilai transaksi sebesar Rp10.109.000,00 per
lembar saham. Berdasarkan POJK 35/2020, nilai transaksi tidak boleh melebihi batas atas dan
batas bawah sebesar 7,5% dari nilai pasarnya. Mengingat nilai transaksi dari Rencana Transaksi
yang akan dilakukan Perseroan tersebut tidak terdapat simpangan, maka Rencana Transaksi
masih dapat dikatakan wajar. Selanjutnya, nilai nominal Rencana Transaksi adalah
Rp74.250.605.000,00 atau 7.345 lembar saham baru pada nilai Rp10.109.000,00 per lembar
saham, dan secara teoritis merepresentasikan 74,61% dari seluruh saham setelah Rencana
Transaksi. Perseroan akan mengambil bagian seluruh penerbitan 7.345 lembar saham baru SMI
tersebut. Sehingga tidak ada selisih persentase relatif antara persentase saham baru teoritis dan
persentase saham baru yang diterbitkan. Oleh karena itu, berdasarkan POJK 35/2020 maka
persentase saham baru yang diperoleh Perseroan dalam Rencana Transaksi masih dapat
dikatakan wajar.
5) Berdasarkan proyeksi laporan keuangan Perseroan, dari perbandingan rasio tingkat profitabilitas,
terlihat bahwa rata-rata proyeksi rasio tingkat profitabilitas sebelum dan setelah Rencana
Transaksi dengan rata-rata rasio tingkat profitabilitas historisnya mengalami perbaikan
sebagaimana diindikasikan dari penurunan marjin laba kotor. Secara umum ada indikasi outlier
antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
profitabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat rentabilitas, terlihat bahwa rata-
rata proyeksi rasio tingkat rentabilitas sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara umum lebih
tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara umum ada indikasi
outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan historis atas rasio tingkat
6-2
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 100
rentabilitas Perseroan. Berdasarkan perbandingan rasio tingkat likuiditas, terlihat bahwa rata-rata
proyeksi rasio tingkat likuiditas sebelum Rencana Transaksi dan setelah Rencana Transaksi
Transaksi lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata rasio tingkat likuiditas historisnya. Secara
umum ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
historis atas rasio tingkat likuiditas Perseroan. Sementara perbandingan tingkat solvabilitas antara
rata-rata proyeksi rasio tingkat solvabilitas setelah Rencana Transaksi dengan rata-rata
historisnya mengalami perbaikan sebagaimana diindikasikan dari penurunan rasio DAR dan DER.
Dan tidak ada indikasi outlier antara proyeksi sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
historis atas rasio tingkat solvabilitas Perseroan. Berdasarkan analisis outlier tersebut
sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa proyeksi keuangan yang ada adalah masih dalam
kewajaran.
6) Berdasarkan proyeksi rasio keuangan antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi, Dari sisi
pengukuran profitabilitas, rata-rata marjin kotor, marjin laba sebelum bunga dan pajak dan marjin
laba bersih antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga
dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih
relatif baik. Sedangkan dari sisi rentabilitas, rata-rata proyeksi ROE (return on equity) tidak
mengalami perubahan, seangkan rata-rata proyeksi ROA (return on assets), dan ROIC (return on
invested capital) antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi secara rata-rata mengalami
peningkatan masing-masing sebesar 0,01%, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah
Rencana Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik, mengingat proyeksi ROA
dan ROIC mengalami peningkatan. Dari sisi likuiditas, rata-rata proyeksi rasio kas (cash ratio),
rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio) antara sebelum dan setelah Rencana
Transaksi tidak mengalami perubahan, sehingga dapat diindikasikan juga bahwa setelah Rencana
Transaksi tingkat profitabilitas Perseroan masih relatif baik. Sementara dari sisi solvabilitas, rata-
rata proyeksi DAR (debt to total asset ratio) dan DER (debt to equity ratio) antara sebelum dan
setelah Rencana Transaksi mengalami perbaikan, dimana DAR mengalami penurunan sebesar
0,08%, dan DER mengalami penurunan sebesar 0,13%, sehingga dapat diindikasikan bahwa
terdapat dampak terhadap tingkat solvabilitas antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi,
yaitu rasio utang menurun. Dengan demikian, secara keseluruhan dapat diindikasikan bahwa
dengan adanya Rencana Transaksi akan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan
Perseroan.
7) Berdasarkan proforma laporan keuangan, pengukuran tingkat likuiditas Perseroan berubah
sebagaimana diindikasikan dari rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana Transaksi dilakukan
mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Selain itu tingkat
likuiditas Perseroan ini masih relatif baik mengingat rasio cepat dan rasio lancar apabila Rencana
Transaksi dilakukan masih berada pada 100%. Hal yang sama juga terjadi pada tingkat solvabilitas
Perseroan apabila Rencana Transaksi dilakukan mengalami perubahahan sebagaimana
diindikasikan dari DAR dan DER apabila Rencana Transaksi dilakukan. Selanjutnya pengukuran
6-3
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 101
tingkat profitabilitas Perseroan juga tidak berubah sebagaimana diindikasikan dari ROA, ROE,
marjin laba kotor, marjin operasi, dan marjin laba bersih apabila Rencana Transaksi dilakukan
tidak mengalami perubahan dibandingkan apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan. Sehingga
secara umum dapat diindikasikan bahwa posisi keuangan Perseroan apabila Rencana Transaksi
dilakukan masih relatif baik.
8) Berdasarkan analisis inkremental yang dilakukan dengan membandingkan kemampuan
Perseroan menghasilkan laba bersih antara apabila Rencana Transaksi tidak dilakukan dengan
apabila Rencana Transaksi dilakukan, serta tingkat diskonto biaya modal rata-rata tertimbang
sebesar 11,95%, nilai kini laba bersih inkremental menunjukkan nilai yang positif. Sehingga dapat
diindikasikan bahwa Rencana Transaksi tidak berpotensi memberikan dampak negatif bagi
Perseroan.
6-4
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 102
BAB 7. KESIMPULAN
Berdasarkan tujuan penugasan, ruang lingkup, data dan informasi yang digunakan, asumsi-asumsi
pokok, kondisi pembatas, pendekatan dan prosedur analisis kewajaran, analisis kewajaran Rencana
Transaksi sebagaimana diuraikan dalam analisa pendapat kewajaran di atas, KJPP FAST berpendapat
bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.
Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan manajemen Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, atau untuk kepentingan lain.
Pendapat Kewajaran tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk menyetujui
Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi, dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.
Pendapat Kewajaran harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran.
Pendapat Kewajaran juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang ada pada saat ini.
Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran karena
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran. Pendapat Kewajaran tidak sah
apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dari KJPP FAST.
7-1
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Page 103
LAMPIRAN ▪ Proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan sebelum Rencana Transaksi; ▪ Proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan sebelum Rencana Transaksi; ▪ Proyeksi laporan arus kas Perseroan sebelum Rencana Transaksi; ▪ Proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan setelah Rencana Transaksi; ▪ Proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan setelah Rencana Transaksi; ▪ Proyeksi laporan arus kas Perseroan setelah Rencana Transaksi; ▪ Perhitungan tingkat diskonto Perseroan.
Page 104
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI & PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): TANPA RENCANA TRANSAKSI
Uraian 30-Jun-23 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Pendapatan 17.031.759 23.532.345 42.485.921 43.693.706 44.937.214 46.427.305 47.966.600
Beban pokok pendapatan -12.615.904 -16.229.342 -30.137.081 -30.816.111 -31.383.190 -32.040.008 -33.102.293
Laba (rugi) bruto 4.415.855 7.303.003 12.348.839 12.877.595 13.554.024 14.387.297 14.864.307
Beban distribusi & penjualan -1.157.550 -1.742.679 -2.868.281 -2.930.638 -2.993.964 -3.071.020 -3.172.840
Beban umum & administrasi -1.388.741 -1.821.836 -3.223.085 -3.321.079 -3.410.895 -3.506.325 -3.604.425
Penghasilan keuangan 94.210 130.409 299.397 235.794 172.233 159.860 232.568
Beban keuangan -684.502 -665.122 -1.063.765 -803.752 -540.714 -284.711 -268.796
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama 2.395 0 0 0 0 0 0
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih 22.506 -36.101 -13.595 -13.595 -13.595 -13.595 -13.595
Laba (rugi) sebelum beban pajak 1.304.173 3.167.675 5.479.510 6.044.325 6.767.089 7.671.507 8.037.219
Beban pajak penghasilan -409.388 -1.087.879 -1.661.853 -1.831.298 -2.048.127 -2.319.452 -2.430.024
Laba (rugi) tahun berjalan 894.785 2.079.796 3.817.657 4.213.028 4.718.962 5.352.055 5.607.195
Pendapatan (beban) komprehensif lain -143.828 0 0 0 0 0 0
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 750.957 2.079.796 3.817.657 4.213.028 4.718.962 5.352.055 5.607.195
Page 105
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): TANPA RENCANA TRANSAKSI
Uraian 30-Jun-23 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Aset 79.463.217 85.940.418 85.135.668 86.471.359 87.180.574 88.175.014 93.156.559
Aset lancar 16.548.893 22.328.872 21.586.089 23.407.586 24.947.509 26.669.635 32.459.632
Kas & setara kas 4.462.487 8.135.619 6.819.160 8.309.122 9.536.525 10.889.118 16.213.605
Investasi jangka pendek 66.381 65.082 65.082 65.082 65.082 65.082 65.082
Piutang usaha 4.398.914 6.156.591 6.448.273 6.631.584 6.820.317 7.046.474 7.280.100
Piutang lain-lain 403.460 395.566 395.566 395.566 395.566 395.566 395.566
Persediaan 5.912.692 6.296.587 6.578.580 6.726.805 6.850.592 6.993.967 7.225.852
Uang muka 364.547 357.414 357.414 357.414 357.414 357.414 357.414
Pajak lain-lain dibayar dimuka 593.744 582.127 582.127 582.127 582.127 582.127 582.127
Beban dibayar dimuka 236.361 231.736 231.736 231.736 231.736 231.736 231.736
Aset lancar lainnya 110.307 108.149 108.149 108.149 108.149 108.149 108.149
Aset tidak lancar 62.914.324 63.611.546 63.549.580 63.063.773 62.233.066 61.505.379 60.696.926
Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya 118.355 125.983 131.746 137.509 143.271 149.034 154.796
Aset pajak tangguhan 177.426 188.862 197.500 206.139 214.778 223.417 232.055
Investasi pada ventura bersama 60.066 63.937 66.862 69.787 72.711 75.636 78.560
Properti investasi 93.662 99.699 104.259 108.819 113.380 117.940 122.500
Aset tetap & tanah pertambangan 57.032.013 57.350.100 57.001.729 56.229.517 55.112.405 54.098.312 53.003.455
Tagihan pengembalian pajak 796.227 847.547 886.314 925.082 963.850 1.002.617 1.041.385
Goodwill & aset takberwujud 3.809.088 4.054.597 4.240.058 4.425.520 4.610.981 4.796.443 4.981.904
Aset tidak lancar lainnya 827.487 880.821 921.111 961.401 1.001.690 1.041.980 1.082.270
Liabilitas & ekuitas 79.463.217 85.940.418 85.135.668 86.471.359 87.180.574 88.175.014 93.156.559
Liabilitas jangka pendek 14.383.029 17.954.121 15.722.988 17.420.079 17.494.820 14.621.690 14.956.382
Utang usaha 6.734.088 9.088.228 9.495.245 9.709.186 9.887.855 10.094.797 10.429.489
Utang lain-lain 273.660 365.557 365.557 365.557 365.557 365.557 365.557
Utang pajak 267.132 356.837 356.837 356.837 356.837 356.837 356.837
Akrual 1.023.127 1.366.699 1.366.699 1.366.699 1.366.699 1.366.699 1.366.699
Uang muka penjualan 915.453 1.222.868 1.222.868 1.222.868 1.222.868 1.222.868 1.222.868
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 283.475 378.668 378.668 378.668 378.668 378.668 378.668
Pinjaman bank jangka pendek 653.922 560.407 560.407 560.407 560.407 560.407 560.407
Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun 4.232.172 4.614.858 1.976.708 3.459.858 3.355.930 275.858 275.858
Liabilitas jangka panjang 16.436.750 17.263.063 14.871.789 10.297.361 6.212.874 4.728.388 3.768.045
Liabilitas pajak tangguhan 3.783.283 3.400.741 3.149.562 2.872.772 2.563.209 2.212.637 1.862.065
Pinjaman bank jangka panjang 9.049.958 10.623.176 8.722.326 4.688.326 1.208.254 408.254 132.396
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2.607.635 2.343.968 2.170.841 1.980.063 1.766.697 1.525.064 1.283.432
Provisi jangka panjang 400.568 360.065 333.471 304.165 271.389 234.271 197.153
Liabilitas jangka panjang lainnya 595.306 535.112 495.589 452.036 403.325 348.162 292.999
Dana syirkah temporer 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000
Ekuitas 46.293.438 48.373.234 52.190.891 56.403.919 61.122.881 66.474.936 72.082.131
Modal saham 675.154 675.154 675.154 675.154 675.154 675.154 675.154
Tambahan modal disetor 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241
Selisih transaksi ekuitas 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451
Penghasilan komprehensif lainnya 418.597 418.597 418.597 418.597 418.597 418.597 418.597
Saldo laba 33.484.004 35.563.800 39.381.457 43.594.485 48.313.447 53.665.502 59.272.697
Kepentingan non-pengendali 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991
Page 106
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): TANPA RENCANA TRANSAKSI
Uraian 30-Jun-23 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Arus kas dari aktivitas operasi 944.705 -27.893.100 3.179.286 3.580.459 4.014.776 4.549.853 4.836.767
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan 750.957 2.079.796 3.817.657 4.213.028 4.718.962 5.352.055 5.607.195
Depresiasi 1.069.614 -30.437.707 0 0 0 0 0
Perubahan modal kerja
Piutang usaha 1.122.424 -1.757.677 -291.683 -183.311 -188.733 -226.158 -233.626
Piutang lain-lain -40.132 7.894 0 0 0 0 0
Persediaan -302.459 -383.895 -281.993 -148.224 -123.787 -143.376 -231.885
Uang muka -227.234 7.133 0 0 0 0 0
Pajak lain-lain dibayar dimuka 299.933 11.617 0 0 0 0 0
Beban dibayar dimuka -56.960 4.625 0 0 0 0 0
Aset lancar lainnya -3.932 2.158 0 0 0 0 0
Aset pajak tangguhan 680 -11.436 -8.639 -8.639 -8.639 -8.639 -8.639
Tagihan pengembalian pajak 362.572 -51.320 -38.768 -38.768 -38.768 -38.768 -38.768
Utang usaha -1.361.836 2.354.140 407.017 213.941 178.669 206.942 334.693
Utang lain-lain -80.522 91.897 0 0 0 0 0
Utang pajak -182.757 89.705 0 0 0 0 0
Akrual -209.901 343.572 0 0 0 0 0
Uang muka penjualan -85.226 307.415 0 0 0 0 0
Liabilitas imbalan kerja -237.364 -168.475 -173.126 -190.778 -213.367 -241.632 -241.632
Liabilitas pajak tangguhan 126.848 -382.542 -251.180 -276.790 -309.563 -350.572 -350.572
Arus kas dari aktivitas investasi -272.557 29.804.539 109.373 533.213 878.114 775.093 855.859
Investasi jangka pendek -6.400 1.299 0 0 0 0 0
Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya 54.856 -7.628 -5.763 -5.763 -5.763 -5.763 -5.763
Investasi pada ventura bersama -2.397 -3.871 -2.925 -2.925 -2.925 -2.925 -2.925
Properti investasi 427 -6.037 -4.560 -4.560 -4.560 -4.560 -4.560
Aset tetap & tanah pertambangan -295.635 30.119.620 348.372 772.212 1.117.113 1.014.092 1.094.857
Goodwill & aset takberwujud 44.406 -245.509 -185.461 -185.461 -185.461 -185.461 -185.461
Aset tidak lancar lainnya -67.814 -53.334 -40.290 -40.290 -40.290 -40.290 -40.290
Arus kas dari aktivitas pendanaan -2.216.994 1.761.693 -4.605.118 -2.623.710 -3.665.486 -3.972.353 -368.139
Pinjaman bank jangka pendek 154.971 -93.515 0 0 0 0 0
Pinjaman bank jangka panjang -570.282 1.955.904 -4.539.000 -2.550.850 -3.584.000 -3.880.072 -275.858
Provisi jangka panjang 7.700 -40.503 -26.594 -29.306 -32.776 -37.118 -37.118
Liabilitas jangka panjang lainnya -12.504 -60.194 -39.524 -43.553 -48.710 -55.163 -55.163
Dana syirkah temporer -100.000 0 0 0 0 0 0
Penghasilan komprehensif lainnya -120.207 0 0 0 0 0 0
Kepentingan non-pengendali -39.155 0 0 0 0 0 0
Dividen -1.696.879 0 0 0 0 0 0
Koreksi 159.362 0 0 0 0 0 0
Arus kas bersih -1.544.846 3.673.132 -1.316.459 1.489.962 1.227.403 1.352.593 5.324.487
Kas & setara kas awal tahun 6.007.333 4.462.487 8.135.619 6.819.160 8.309.122 9.536.525 10.889.118
Kas & setara kas akhir tahun 4.462.487 8.135.619 6.819.160 8.309.122 9.536.525 10.889.118 16.213.605
Page 107
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI & PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): DENGAN RENCANA TRANSAKSI
Uraian 30-Jun-23 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Pendapatan 17.031.759 23.532.345 42.485.921 43.693.706 44.937.214 46.427.305 47.966.600
Beban pokok pendapatan -12.615.904 -16.229.342 -30.137.044 -30.815.998 -31.383.002 -32.039.744 -33.101.953
Laba (rugi) bruto 4.415.855 7.303.003 12.348.877 12.877.708 13.554.212 14.387.561 14.864.647
Beban distribusi & penjualan -1.157.550 -1.742.679 -2.868.281 -2.930.638 -2.993.964 -3.071.020 -3.172.840
Beban umum & administrasi -1.388.741 -1.821.836 -3.223.085 -3.321.079 -3.410.895 -3.506.325 -3.604.425
Penghasilan keuangan 94.210 129.620 296.188 232.585 169.024 156.705 229.412
Beban keuangan -684.502 -663.750 -1.059.144 -799.206 -536.244 -280.316 -264.477
Bagian hasil bersih entitas asosiasi & ventura bersama 2.395 0 0 0 0 0 0
Pendapatan (beban) operasi lainnya - bersih 22.506 -36.101 -13.595 -13.595 -13.595 -13.595 -13.595
Laba (rugi) sebelum beban pajak 1.304.173 3.168.258 5.480.961 6.045.776 6.768.539 7.673.010 8.038.723
Beban pajak penghasilan -409.388 -1.088.031 -1.662.268 -1.831.713 -2.048.542 -2.319.877 -2.430.449
Laba (rugi) tahun berjalan 894.785 2.080.227 3.818.692 4.214.063 4.719.997 5.353.133 5.608.274
Pendapatan (beban) komprehensif lain -143.828 0 0 0 0 0 0
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 750.957 2.080.227 3.818.692 4.214.063 4.719.997 5.353.133 5.608.274
Page 108
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): DENGAN RENCANA TRANSAKSI
Uraian 30-Jun-23 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Aset 79.463.217 85.866.599 85.062.885 86.399.610 87.109.861 88.105.378 93.088.001
Aset lancar 16.548.893 22.255.053 21.513.305 23.335.837 24.876.795 26.600.000 32.391.075
Kas & setara kas 4.462.487 8.061.800 6.746.376 8.237.373 9.465.812 10.819.483 16.145.048
Investasi jangka pendek 66.381 65.082 65.082 65.082 65.082 65.082 65.082
Piutang usaha 4.398.914 6.156.591 6.448.273 6.631.584 6.820.317 7.046.474 7.280.100
Piutang lain-lain 403.460 395.566 395.566 395.566 395.566 395.566 395.566
Persediaan 5.912.692 6.296.587 6.578.580 6.726.805 6.850.592 6.993.967 7.225.852
Uang muka 364.547 357.414 357.414 357.414 357.414 357.414 357.414
Pajak lain-lain dibayar dimuka 593.744 582.127 582.127 582.127 582.127 582.127 582.127
Beban dibayar dimuka 236.361 231.736 231.736 231.736 231.736 231.736 231.736
Aset lancar lainnya 110.307 108.149 108.149 108.149 108.149 108.149 108.149
Aset tidak lancar 62.914.324 63.611.546 63.549.580 63.063.773 62.233.066 61.505.379 60.696.926
Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya 118.355 125.983 131.746 137.509 143.271 149.034 154.796
Aset pajak tangguhan 177.426 188.862 197.500 206.139 214.778 223.417 232.055
Investasi pada ventura bersama 60.066 63.937 66.862 69.787 72.711 75.636 78.560
Properti investasi 93.662 99.699 104.259 108.819 113.380 117.940 122.500
Aset tetap & tanah pertambangan 57.032.013 57.350.100 57.001.729 56.229.517 55.112.405 54.098.312 53.003.455
Tagihan pengembalian pajak 796.227 847.547 886.314 925.082 963.850 1.002.617 1.041.385
Goodwill & aset takberwujud 3.809.088 4.054.597 4.240.058 4.425.520 4.610.981 4.796.443 4.981.904
Aset tidak lancar lainnya 827.487 880.821 921.111 961.401 1.001.690 1.041.980 1.082.270
Liabilitas & ekuitas 79.463.217 85.866.599 85.062.885 86.399.610 87.109.861 88.105.378 93.088.001
Liabilitas jangka pendek 14.383.029 17.879.871 15.648.738 17.345.829 17.420.570 14.547.440 14.882.132
Utang usaha 6.734.088 9.088.228 9.495.245 9.709.186 9.887.855 10.094.797 10.429.489
Utang lain-lain 273.660 365.557 365.557 365.557 365.557 365.557 365.557
Utang pajak 267.132 356.837 356.837 356.837 356.837 356.837 356.837
Akrual 1.023.127 1.366.699 1.366.699 1.366.699 1.366.699 1.366.699 1.366.699
Uang muka penjualan 915.453 1.222.868 1.222.868 1.222.868 1.222.868 1.222.868 1.222.868
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 283.475 378.668 378.668 378.668 378.668 378.668 378.668
Pinjaman bank jangka pendek 653.922 486.157 486.157 486.157 486.157 486.157 486.157
Pinjaman bank jangka panjang jatuh tempo 1 tahun 4.232.172 4.614.858 1.976.708 3.459.858 3.355.930 275.858 275.858
Liabilitas jangka panjang 16.436.750 17.263.063 14.871.789 10.297.361 6.212.874 4.728.388 3.768.045
Liabilitas pajak tangguhan 3.783.283 3.400.741 3.149.562 2.872.772 2.563.209 2.212.637 1.862.065
Pinjaman bank jangka panjang 9.049.958 10.623.176 8.722.326 4.688.326 1.208.254 408.254 132.396
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2.607.635 2.343.968 2.170.841 1.980.063 1.766.697 1.525.064 1.283.432
Provisi jangka panjang 400.568 360.065 333.471 304.165 271.389 234.271 197.153
Liabilitas jangka panjang lainnya 595.306 535.112 495.589 452.036 403.325 348.162 292.999
Dana syirkah temporer 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000 2.350.000
Ekuitas 46.293.438 48.373.665 52.192.358 56.406.420 61.126.417 66.479.550 72.087.824
Modal saham 675.154 675.154 675.154 675.154 675.154 675.154 675.154
Tambahan modal disetor 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241 6.217.241
Selisih transaksi ekuitas 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451 1.046.451
Penghasilan komprehensif lainnya 418.597 418.597 418.597 418.597 418.597 418.597 418.597
Saldo laba 33.484.004 35.564.231 39.382.924 43.596.986 48.316.983 53.670.116 59.278.390
Kepentingan non-pengendali 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991 4.451.991
Page 109
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (IDR JUTA): DENGAN RENCANA TRANSAKSI
Uraian 30-Jun-23 31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Arus kas dari aktivitas operasi 944.705 -27.892.669 3.180.322 3.581.494 4.015.811 4.550.931 4.837.845
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan 750.957 2.080.227 3.818.692 4.214.063 4.719.997 5.353.133 5.608.274
Depresiasi 1.069.614 -30.437.707 0 0 0 0 0
Perubahan modal kerja
Piutang usaha 1.122.424 -1.757.677 -291.683 -183.311 -188.733 -226.158 -233.626
Piutang lain-lain -40.132 7.894 0 0 0 0 0
Persediaan -302.459 -383.895 -281.993 -148.224 -123.787 -143.376 -231.885
Uang muka -227.234 7.133 0 0 0 0 0
Pajak lain-lain dibayar dimuka 299.933 11.617 0 0 0 0 0
Beban dibayar dimuka -56.960 4.625 0 0 0 0 0
Aset lancar lainnya -3.932 2.158 0 0 0 0 0
Aset pajak tangguhan 680 -11.436 -8.639 -8.639 -8.639 -8.639 -8.639
Tagihan pengembalian pajak 362.572 -51.320 -38.768 -38.768 -38.768 -38.768 -38.768
Utang usaha -1.361.836 2.354.140 407.017 213.941 178.669 206.942 334.693
Utang lain-lain -80.522 91.897 0 0 0 0 0
Utang pajak -182.757 89.705 0 0 0 0 0
Akrual -209.901 343.572 0 0 0 0 0
Uang muka penjualan -85.226 307.415 0 0 0 0 0
Liabilitas imbalan kerja -237.364 -168.475 -173.126 -190.778 -213.367 -241.632 -241.632
Liabilitas pajak tangguhan 126.848 -382.542 -251.180 -276.790 -309.563 -350.572 -350.572
Arus kas dari aktivitas investasi -272.557 29.804.539 109.373 533.213 878.114 775.093 855.859
Investasi jangka pendek -6.400 1.299 0 0 0 0 0
Kas & setara kas yang dibatasi penggunaannya 54.856 -7.628 -5.763 -5.763 -5.763 -5.763 -5.763
Investasi pada ventura bersama -2.397 -3.871 -2.925 -2.925 -2.925 -2.925 -2.925
Properti investasi 427 -6.037 -4.560 -4.560 -4.560 -4.560 -4.560
Aset tetap & tanah pertambangan -295.635 30.119.620 348.372 772.212 1.117.113 1.014.092 1.094.857
Goodwill & aset takberwujud 44.406 -245.509 -185.461 -185.461 -185.461 -185.461 -185.461
Aset tidak lancar lainnya -67.814 -53.334 -40.290 -40.290 -40.290 -40.290 -40.290
Arus kas dari aktivitas pendanaan -2.216.994 1.687.443 -4.605.118 -2.623.710 -3.665.486 -3.972.353 -368.139
Pinjaman bank jangka pendek 154.971 -167.765 0 0 0 0 0
Pinjaman bank jangka panjang -570.282 1.955.904 -4.539.000 -2.550.850 -3.584.000 -3.880.072 -275.858
Provisi jangka panjang 7.700 -40.503 -26.594 -29.306 -32.776 -37.118 -37.118
Liabilitas jangka panjang lainnya -12.504 -60.194 -39.524 -43.553 -48.710 -55.163 -55.163
Dana syirkah temporer -100.000 0 0 0 0 0 0
Penghasilan komprehensif lainnya -120.207 0 0 0 0 0 0
Kepentingan non-pengendali -39.155 0 0 0 0 0 0
Dividen -1.696.879 0 0 0 0 0 0
Koreksi 159.362 0 0 0 0 0 0
Arus kas bersih -1.544.846 3.599.313 -1.315.424 1.490.997 1.228.438 1.353.671 5.325.565
Kas & setara kas awal tahun 6.007.333 4.462.487 8.061.800 6.746.376 8.237.373 9.465.812 10.819.483
Kas & setara kas akhir tahun 4.462.487 8.061.800 6.746.376 8.237.373 9.465.812 10.819.483 16.145.048
Page 110
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK
WEIGHTED AVERAGE COST OF CAPITAL (WACC) AS AT 30 JUNE 2023
Description Return
Cost of debt (before tax) 9,30%
Risk-free rate (before tax) 6,79%
Beta unlevered 0,7872
Beta relevered 1,0669
Beta adjusted (Merill Lynch formula) 1,0443
Equity risk premium 9,23%
Default spread 2,33%
Cost of equity (before specific risk) 14,09%
Company specific risk premium 0,00%
Cost of equity (after size and company specific risks) 14,09%
DER 45,55%
Target for debt portion 31,29%
Target for equity portion 68,71%
WACC 11,95%
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.