Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.873
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN GEDUNG SUMITRO DIOJOHADIKUSUMO, AL LAPANGAN BANTENG TIMUR NO. 2-4, JAKARTA 10710 TELEPONYC2Y 9858001 FAKSIMLE (021) 3857821 SITUS weebapenam old "1! Desember 2012 Yth. Para Direksi Emiten dan Perusahaan Publik SURAT EDARAN Nomor: SE-..!4:-.../B1/2012 Tentang PENGGUNAAN CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SEMUA JENIS INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Sehubungan dengan program peningkatan kualitas Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik, dengan ini diwajibkan kepada Saudara agar menggunakan Checkiist Pengungkapan Laporan Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di Indonesia dan menyempelkan pertama kali ke Bapepam-LK bersamaan dengan panyampslan Laporan Keuangan Tahunan par 31 Desember 2012, sejak ditetapkannya Surat Edaran ini. Demikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. “NIP 19550530 197711 1001 Tembusan Yth: Sekretaris Badan, Kepala Biro PKP Sektor Jasa: Kepala Biro PKP Sektor Riil: Para Tenaga Pengkaji di Lingkungan Bapepam-LK: Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). nana
Page 2 OCR 0.907
Page 1 of 83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIILG.17). 2. Tanda (v) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Bidang Usaha Industri Konstruksi dan Engineering, Jasa Pemborongan, Pengelolaan dan Penyewaan Gedung/Kawasan Niaga Terpadu, erdagangan dan Pemeliharaan Peralatan serta Material Konstruksi, Realti dan Properti, Industri Pendukung Konstruksi angunan Gedung, Investasi, Penyediaan Ruang (Space Provider) dan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan (City uilder) Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Perdana Saham 30 Sep 2023 31 Des 2022 31 Mar 2022 31 Des 2021 Narna Kantor Akuntan Publik |Amir Abadi Jusuf, Aryanto, |Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Amir Abadi Jusuf, (Amir Abadi Jusuf, Mawar & Rekan Mawar & Rekan Aryanto, Mawar & Rekan (Aryanto, Mawar & Nara Partner IRudi Hartono Purba (Rudi Hartono Purba Padi Hartono Purba Rusli Opini Akuntan WTP WTP wr (WTP Catatan tentang Opini (jika ada) | L — “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. "
Page 3 OCR 0.894
Page 2 0f83 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No. VIII.G.11 Tentang "Tanggung Ya Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No. VIII.A.2 tentang “Independensi Ya Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Moda!" yang telah dicabut oleh POJK No. 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan Data Keuangan Penting dalam jutaan rupiah Periode laporan keuangan 30 Sep 2023 31 Des 2022 31 Mar 2022 31 Des 2021 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 2,574,489 2,366,260 470.35 3,168,198 Laba (rugi) bruto 192,568 228,053 30,103 270,481 Laba (rugi) usaha/operasional 130,474 167,125 14,957 115,454 EBITDA 155,382 283.921 33,736 340,782 Laba (rugi) Bersih periode 21,286 230,257 29,978 216,388 berjalan Laba (rugi) komprehensif 21,066 232,150 31,326 217413 Laba Per saham (dasar) 2.24 24.03 3.08 22.34 Laba Per saham (dilusian) d 0 fa) fil Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 5,295,357 5424428 5461426 5,973,999 Jumlah Aset Lancar 3,967,847 3,979,835 4,002,111 4,456,582 Jumlah Aset Tidak Lancar 1,327,510 1,444,593 1,459,235 1,517,417 Jumlah Liabilitas 2,757,448 2,884,422 3,048,508 3,592,408 | Jumlah Liabilitas Jangka 1,858,498 2,077,724 2,212,787 3,062,982 Pendek Jumiah Liabilitas Jangka 898,950 876,697 835,721 529426 Panjang Jumlah Ekuitas 2,537,909 2,540,006 2,412,917 2,381,591
Page 4 OCR 0.852
Page 3 of 83 Periode laporan keuangan 30 Sep 2023 31 Des 2022 31 Mar 2022 “31 Des 2021 Modal Disetor 957.200 957.200 557.200 | 957.200 Saldo Laba 1,044,806 1.046.728 887,503 858,083 Rasio Keuangan? Rasio Lancar (kali) 213 1,98 181 | 145 ROA (Fo) DAOa KeIya 0,554 Ie20 ROE (Ia) D8 IA 1,245 9095, EBITDA terhadap Pendapatan Bersih (Y0) 6.01 12.0076 50554 10, 7696 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. 1 Laporan Keuangan Terdiri dari: Ka 1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Laporan Keuangan Halaman 1-2 2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Halaman 3 3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode” v Halaman 4 4 | Laporan arus kas selama periode vV Halaman 5 5 | Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang v disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 | Catatan atas Laporan Keuangan v Halaman 6 sid 114
Page 5 OCR 0.156
ed E83OP
Page 6 OCR 0.867
Page Sof 83 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 2. gambaran umum Perusahaan) b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan #kuntansi signifikan yang diterapkan, C, Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan pasisi keuangan, laporan kaba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian leporan dani penyajian masing-masing pos: dan &. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahary laporan keuangan Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Pa atatanla. atatanZa-2an piran Catatan 5 dan 18 (Catatan 18 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: a Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan: Catatan Ia. 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nornor serta tanggal Berita Negara, Catatan la. 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada perlode pelaporan: Catatan la. 4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan la. 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dirnulainya operasi kornersial dari ekspansi atau KISI II KI Catatan Ia. “dl
Page 7 OCR 0.847
Page 6 of 83 perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 8) Narna entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalem kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalarn hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya, 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. » Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umurni, sebagai bank devisa (jika ada), serta tin untuk menjalankan kegatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). Li) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Ekspiottasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: # Nama lokasi: «Nama pemilik izin lokasi, « Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tempanya: . Persentasi kepemilikan saharn Perseroan pada perusahaan penlik izin lokasi: dan «Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggsl Laporan Posisi Keuangan: b) Ares Eksploitasi/Pengembangan rneliputi: «Nama lokasi, & Nama pemilik ijin lokasi: « Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh bemponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik ijin lokasi: . Jurniah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang (hak yang melakukan Sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: - Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan 8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/penpembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,
Page 8 OCR 0.814
Page 7of43 aa Aa ea Ea 12) Khusus Industri Kehutanan puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan Yang harus diungkapkan antara lain: PA a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan) b) rincian luas areal sisa hutan yang belurn dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan €) sisa umur HPH, b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v diterbitkan di luar Indonesia) 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Ad 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan) dan Jd 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate: v section) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, & Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Narna entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan Ic. langsung: 2) | Tempat kedudukan: v atatan Ic. 3) | Jenis usaha: NI (Catatan 1. 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v (Catatan Ic. 5) | Persentase kepermilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v (Catatan Ic, 6) | Total Aset: dan vV atatan Ic, 7) | Informasi penting lainnya antara lain: : Tn a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak. v linduk Tidak memiliki Entitas meriliki baik langsung maupun tdak langsung melalui entitas anak, letih dari 5096 Anak kurang dari S0? yang Wina puluh perseratus) hak suara yang sah: dikonsolidasi. b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dan 5094 (lima V idak Iliki Entitas ak lebih dari 5086 yang #1
Page 9 OCR 0.855
Page 8 of'83 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau N/ (Akhir periode pelaporan periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan Laporan keuangan entitas anak tanggal atau periode yang berbeda, kama dengan induk. d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalarn kemampuan entitas anak untuk | mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran V (Tidak ada transaksi tersebut. kembali pinjaman atau uang muka, €) suatu rindan yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas V aa ada perubahan bagian induk pada erititas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendakan atas ekuitas ilikan. yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan () dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan Iridak ada hilangnya porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan Tag nyi Sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal pengendalian. hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepernilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima/ (3) bagian Cari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis leinnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Uabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Ni Catatan 1b. audit, L KAK 4 2) | Cakupan manajemen kunci: dan NI Catatan Ib. 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perkade atau rata-rata jumlah karyawan dd Catatan Ib. tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. « Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Ni Catatan 49.
Page 10 OCR 0.897
Page 9 of 83 | Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesual dengan SAK. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya histeris (Iistarical cost), bisya perolehan kini (current cost), nilai reaksasi neto (net reslizatile vakue), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 2b. 3 Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrusi, kecuali untuk laporan arus kas. (Catatan 2b. 3 Mata uang Tungsionai dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan miata uang penyajian (Jika ada). LI Catatan 2b Tidak ada perubahan mata luang fungsional. 4 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada), Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen t) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi sigeifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling Sanifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Catatan 3. 2) Perusahaon harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan (Catatan 3. 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rindan atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 46. Kebijakan Akuntansi Tertentu Pn
Page 11 OCR 0.832
Page 10 of43 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memaharni laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: t) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang kngkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pas entitas Induk dan entitas anak: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk, CE) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: &) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan monpengendali: dan (pernyataan bahwa sakio pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsoldasi telah dielrninasi, 3 Aa 5 MR 'atatan 2c. 'atatan 26. atatan 2c, 'atatan 2c. 26. atatan 2c. 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwi: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwiif, dan GO) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (d1) pembelian dengan diskon: (2) akusisi secara bertahap: dan (3) imbatan kontinjensi. LL LL 3) Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalarn menentukan komgonen kas dan setara kas. Catatan 2g. “ Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk ii
Page 12 OCR 0.850
Page 11 of 83 b) 31 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi) (2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, (9) metode yana digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan) (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus instrumen keuangan denwvatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal, fa) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: den (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, Investasi pada Sukuk Yang harus dijejaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk) (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: ta) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan, H3 agan, Te ab LL 'atatan 2v 'atatan 2v atatan 2 'atatan 2v atatan 2y Catatan 2v 5) Khusus Industri Perbankan Giro Wajib Minimum Lo | saga,
Page 13 OCR 0.864
Pape 12 of 83 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lai, 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan Gan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara Isin: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah,dan Cc) Dasar penyajian efak-efok dalam taparan keuangan, Na 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara Isin: (1) Perjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, Cc) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas rai realsas plutang/pembayaan yang diberikan dengan sakdo piutang/pembiayoan yang tidak dapat ditagih: dan (GB) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. ab aa kena KL 4
Page 14 OCR 0.874
Page 13 of83 Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan v b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari N konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: B) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): "4 b) Penyajian transaksi anjak piutang: V €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih X piutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). v 1) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, NI b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sawa pembiayaan atau sewa operasi: dan v C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. & 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. Catatan 2j. 2) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelsskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada pegara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana “V HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke bisya produksi, v
Page 15 OCR 0.862
Page 14 of83 Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Ketvjakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. KLKL 4 b) Khusus Industri Perkebunan €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian, (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan): ta) Metode penilaian: dan (0) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. LL KLH 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunekan: €) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan, h) nilai residu, dan U pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. badan kaan ana Catatan 20, Catatan 20. Catatan 20. atatan 20. 'atatan 20. 'atatan 20, atatan 20. atatan 20.
Page 16 OCR 0.859
14) Page 13 of 83 Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada Bsosiasi. (Catatan 2x. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. Catatan 2x. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama) b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan lisbilitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jka ode, Catatan 17, Catatan 17, 43. Catatan 17, 48, t7) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : B) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setsiah pengakuan awal Aset Takberwujud) C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif arnortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amertisasi yang digunakan: f penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9). riset dan pengembangan (ika ado). An aa an 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: &) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak tarncar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. aa 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk modei biaya, dan @) penghentian pengakuan Praperti Investasi. bana an bahan Catatan 2n, Catatan 2n, 16 Catatan 2n Catatan 2n Catatan 2n
Page 17 OCR 0.855
Page 16 of 83 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat brutoj b) Kriteris kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan arnortisasi yang digunakan: G) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan arnortisasi yang digunakan: dan LL LL €) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang barus dijelaskan antara kain: 2) ketentuan penstiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilaij dan PA (Catatan 2p b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkevangan dan pembalikannya. Catatan 2p. 22) | Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. N Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Penjelasan atas simpanan: can b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan "3 LL LL b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) | Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan v LL #1
Page 18 OCR 0.877
Page 17 of 43 b) dasar penentuan nilai prowisi, 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH) dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (3) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan, KL Lah, 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan Haa pe yarsan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang b) Biaye Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti derigan penjelasan bahwa amorbsasinya baru akan @Baksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amertisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lan: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amurtisasi atas biaya PLH yang ditangguhkanj dan LL AA ban
Page 19 OCR 0.874
Pare 18 of 83 Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan 8) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunaken berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. (Catatan 2r 5) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Catatan 2r c) Khusus Industri Asuransi li) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: fa) Tarif yang digunakan dalarn perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi ressuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim: yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klairn dalam laporan laba rugi, KL 4 & kk d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) —aa yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: mn (6) Unsur binya yang diakui sebegai beban pada seat terjadinya, BL LM #4
Page 20 OCR 0.856
28) Page 19 of 83 Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: 2) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. | LL Catatan 2e Catatan 2e Catatan ?e 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak beretasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan ban Catatan 2f (Catatan 2f, 38 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang rnetode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus, €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tengguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (llabilitas) pajak tangguhan. £, (Catatan 2s 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: B) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerje yang diselenggarakan oleh Perusahaan) C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtament dan penyelesalan, LL LL Sea 2 atatan 2t Hae 2» atatan 2t 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
Page 21 OCR 0.847
Page 20 of 83 35) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, V termasuk pengukurannya, 36) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-neorganisasi, D) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan LL €) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labilitas. Catatan: Beriaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari btaya perolehan aset kualifikasian, v Catatan 2v. 38). Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, N Catatan Ju. 39) | Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. N Catatan 22. 3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara kain: 8) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak bereiasi dan pihak ketiga: N Te aratan b) macan jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang vV asing: Katatan 4, Cc) kisaran suku bunga kontraktusi dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan N @) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. Y
Page 22 OCR 0.855
Page 21 of 83 2) | Khusus Industri Perbankan a) Kas Yong barus diungkapkan odaloh rincian jurnlah kas berdasarkan jenis mata kang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang originsi): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. £ c) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rindan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: - (Lt) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketigas (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan d) (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mista uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalarni penurunan nilai (unimpaired), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: LIL LT KL KEK SASAK
Page 23 OCR 0.849
Page 22 0183 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dani otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 8) b) 9 3) e) n E)) n » jumlah plutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Jumlah piutang menurut debitur: Jumlah piutang menurut mata uang: alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijarinkan : Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting Iain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). SSL yaaa SX Khusus Industri Asuransi 3) Piutang Prami Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutong prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (2) Jurnlah menung jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, SLS Ia Tidak ada piutang yang
Page 24 OCR 0.825
Page 23 of 83 Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Cc) Piutang Reasuransi (4) Jumiah piutang berdasarkan reasuradur, v (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan v (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. V d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: vV (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, NI (3) Jurnlah piutang menurut mata uang: dan 4 (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan 3) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan V bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, v (3) Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja N (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola puitang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak Jd tertagihnye piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakur a (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang V pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai v jaminan atas utang. v b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jin mlah utang retensi anlek peitang dan pendapatan njok pisang (tanpa K 44
Page 25 OCR 0.838
Pape 24 of 83 recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. “ Cc) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (Lt) Rinoan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, vV (2) rekonsitasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: ta) kurang dari satu tahun v (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v (c) lebih dari lima tahun v (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (8) mulai residu yang tdak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessarj v (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, v (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan v (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material, 7 d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (Lt) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa aperasi yang tidak dapat dibata'kan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun v (b) lebih dari satu tahun sampai lime tahun PI (cl lebih dari ima tahun AA (2) total rental kantinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umur Isi perjanjian sewa lessor, 7 #4
Page 26 OCR 0.821
6) Page 28 of 83 Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lam: Ja) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan s (Catatan 6 b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi, (Catatan 6 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yeng harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dan setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirino dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, N Catatan 7 b) laba yang diakui, v Catatan 7 C) kerugian yang terjadi: dan NI Catatan / d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v Catatan ? 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: &) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek C) Nama pihak/oounterparty, d) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga piutang reverse rep: f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). LN NN Nan ia 3) Agunan Yang Diambil Alih Yang barus diungkapkan antara lain: a) Nilai reaksasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilaih dengan saldo piutang yong tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-bsaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. SA 4,
Page 27 OCR 0.868
10) Page 26 of 83 Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) Plutang Lain-Lain Yang herus diungkapkan antara lain: @) Rincian jenis dan jumlah plutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPAY: dan C) Pendapat manajemen stas kecukupan jumlah penyisihan, bana (Catatan 14. (Catatan 14. 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersfat lancar maupun tdak lancar. a) Pengelompokan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan mncian investasinya) (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang Glakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: Catatan 14,21 Catatan 14,21 bunga. |Tidak ada Pendapatan (S) peringkat Efok utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraran tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang Oiklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (bo) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. NN an LL, P4
Page 28 OCR 0.859
Page 27of83 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalarni penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi, dan (10) jurmiah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) name bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) Jenis dan jumlah deposito dalam mata ang asing, dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. LL 4 Catatan 4 Catatan 4 Catatan 4 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan narna penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. hb ba 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rindan jumlah nominal dan nilai pasar ofek berdasarkan jenis: b) Tanggat jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya. PPA 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengensi bntara lain: p
Page 29 OCR 0.859
Page 28 of 83 a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih Teribahan pengungkapan mengenaientara lsin, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dan transaksi NI usaha atau lainnya). 16) | Khusus Industri Asuransi Taribahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan, v 19) | Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mota uang: bj Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibtlitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, ec) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: (31 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonssis, @ Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilsi Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, stau anggota sindikasi, tas ba Lo KKKS 4 LL
Page 30 OCR 0.857
) k) » Page 29 of 43 Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nttai, Lana) 21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) d d) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh ternpo: Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, Jurniah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pinak ketioaj Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nitai tagihan akseotasi daki ang 22) Persediaan 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumian tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi baya untuk menjual) (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selamg periode berjalan: (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (S) jumlah dari setiap pemulihan dari sebap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, (8) persediaan yang Gijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan Lo LK X Catatan 9. Persediaan dinilai berdasarkan hargu perolehan Catatan 9, Tidak ada penurunan nilai (persediaan. Tidak ada pemulihan persediaan Tidak ada yang dikapitalisasi Jada yang dijaminkan #1
Page 31 OCR 0.841
Page 30 of 83 dijaminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wapb diungkapkan alasannya. atatan 9. Tidak ada asuransi Is terhadap persediaan, lamun terdapat asuransi yek yang di dalamnya masuk pertanggungan untuk ?) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilal tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman) (2) Perlengkapan, dan (3) Barang Dagangan. LS le Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (2) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan) dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. ban ban asal 4 Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jurniah biaya bunga dan tugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan) dan Catatan 9. Tidak ada bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi (3) Proporsi tanah yana dijadikan jaminan utang. Dijaminkan £) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program: lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): LL -
Page 32 OCR 0.841
Page 31 of83 aa MEN MEN NE MEN (3) Barang promosi dani barter (media cetak): dan (a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. jeng f) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable), dan (3) Persediaan lainnya Tan am Tm (1) 9) Khusus Industri Peternakan Pengungkapan jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: la) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual, dan (2) (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang barus diungkapkan antara lain: (a) Total jurmlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Mila amnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (dj Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang miati atau hilang: SI (e) Nilai hewan ternak yang diasuranskan, nilai pertanggungan asuransi dani risiko yang ditutup: (f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. SKA FG KA
Page 33 OCR 0.836
Page 32 of 83 23) | Pajak Dibayar DI muka Yang harus diungkapkan antara lain: J le ia atatan 10.2. fi menurut | : a) we Jenis dan jumiah masing-masing pajaknya: dan v Hidak ada restitusi ssi ak. b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) | Biaya Dibayar Di muka Yang barus diungkapkan antara lain rincan menurut jenis dan jumlah. v (Catatan 12, 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uralan dan aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj Sd (2) uraian fakta dan keadaan dan penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: N/ (3) kerugian penurunan nilsi atau keuntungan pemulihan penurunan nilai) P4 (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu N tehun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk “A dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebegai aset yang dimiliki untuk dijual atau keiompok lepasan dihentikan pengklasifikasisnnya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: 1 jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan d diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok tepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan li, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, P4 (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian v sebelumnya. Ni 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) rindan jenis, nama pihek berelasi, dan jumlah piutang) v Catatan 14. b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan NA terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: E Cc 14 C) jumlah cadangan turunan nilai, beban cadangan kerugian pemurunan nilai : rt
Page 34 OCR 0.853
Page 33 of 83 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarnaset lancar, hal tersebut harus @ibuktikan serta diungkapkan alasennya. £, 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: @) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jurnlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memliki lebih dari 2015 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: P) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas #sosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya stas rugi entitas esosiasi, baik untuk perinde terjadinya kerugian tersebut maupun secara kurnulatif, 1) bagian atas Tatvlitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain) D-Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liatxlitas entitas asosiasi: dari k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara indivktual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Uabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi, KLS SA LL LK 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang horus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. Catatan 43. iki
Page 35 OCR 0.859
29), Page 34 of 83 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HT, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. Naa 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan armortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. pa, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsillasi nBal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelornpok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) pukat Saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: n (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal LL Tambahan tahun berjalan Ii, Biaya langsung (b) Jumiah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa LL, LL
Page 36 OCR 0.838
Pape 35 of 83 | Pengurangan tahun berjalan Ii Jumlah yang direklssifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanarnan yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain D) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak bap kelompok berdasarkan lokasifarea peternakan, &) Kondisi hewan ternak, PD. Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir 9) ba hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang tutup, h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: 1) Nilsi cadangan kematian atau rmetode penghapusan kngsung, jiks ada: JI) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang djaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: li) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar Gari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar ateu lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (dh) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: en angan anangan Kat sean an an (Catatan 16 Catatan 16 Catatan 16 Catatan 16 (Catatan 16 FI KK 3
Page 37 OCR 0.858
Pape 36 of 83 b) 4 (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (€) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilal Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pernelihiaraan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi ysng menggunskan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir penode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu perulaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiltasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (ta) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali dan tb) penyesuaian #gndikan lain, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 2) ditambahkan pengungkapan antara lain: (Lt) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir penode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumtah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang barus diungkapkan antara lain: (Ll) rincian Properti Investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, MN KA & LL KEL Lu (Catatan 16 (Catatan 16
Page 38 OCR 0.842
Page 37 of 83 (3) estimasi saat penyelesalan, (9) hambatan kelanjutan penyelesaian: (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi delam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. LL LL 38) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: B8) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan okhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, Cc) jurnlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, G) rugi penurunan nilat dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekultas (jika ada), €) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: 0) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak @iungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jurnlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (HL) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penitasan): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nemu Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (9) metode dan @surnsI signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandairiya &set tersebut dicatat dengan model biayaj dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: Sd SL LL LL LL idak ada rugi penurunan ilai dan hilang ai
Page 39 OCR 0.868
Page 38 of 83 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nila kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriberis aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (D) tarif kapitahsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. I) Pengungkapan lainnya antara lain: (i)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, (2) jurnlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan Inasih digunakan: (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual (4) delam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjusian neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang @ihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: » pengahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset 'etapj (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggunpan asuransi, apabila tdak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. babak Ta LK KL L LL Lu Tidak ada biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tap. (Catatan 18, Semua aset tetap dipakai. Tidak ada aset tetap yang dihentikan pengakuannya. Tidak ada aset tetap dari hibah. Catatan 18, 22. Catatan 18. 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara tain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage. waperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
Page 40 OCR 0.830
Paye 39 of 83 (a) Lokasi penambangan, (&) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (Cc) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator berkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan, Poo atas NN ART Ona Adek PANAI Ketaranaan | Lo LL 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: @) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: 6) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akummulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kumiifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jurnlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan peniksannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan urnur manfaat tidak terbatas, 0) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setalah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang kepernilikannya dibatasi dan jumnleh tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: IU) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, )) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) narns Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, LL ban Tn bi & KL KK “KL
Page 41 OCR 0.879
Page 40 of 83 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (a) metode dan asumsi Sgnifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) jurvah tercetak untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. LL 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang mernuat penjelasan tentang : (L) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir, KL b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang barus diungkapkanantara lain: (l) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Sa og c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: ti) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan tb) Metode perhitungan Rasis Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi Me aa
Page 42 OCR 0.857
Page 41 of 83 utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. cd) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, (ch) Penambahan/pengurangan: (d) Amnortsasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan blaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumiah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi Penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: la) Alasan terjadinya penundaan) (B) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (Cc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bils ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utarng yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. LL, IL LK , Uabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) yumtah utang usaha menurut mata uang: dan €) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, SL 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: LL LL KK
Page 43 OCR 0.872
Page 41 of 83 jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlan yang belum digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi kareno berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi) (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asurrsi utara yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8). jemlah estimasi penggantian yang dkan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telan diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utarna beban yang belum Jatuh tempo. Catatan 24, 4 Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uralan mengenai sifat masing-rnasing kewajiban, LL 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo) b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, LL 6) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Iabilitas bruto dari sotiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabei yaitu: a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, €) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrmin). Lana, #1
Page 44 OCR 0.849
Page 43 of 83 7) | Khusus Industri Perbankan 8) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rindan berdasarkan mate uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pernberian fasilitas istimewa kepada pernilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, KL LK (2) Rincian jurnlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunge rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan rnata uang, (4) Dasar perhitungan dah asumsi aktuaris, dan (5) Rekonsiliasi jurvlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan NAKAL bahan Tan kanan penambahan dan pengurangan. “b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Perrisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jurniah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata yang. ajaaa,
Page 45 OCR 0.826
Page 44 of 83 Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jurrilah menurut mata uang: dan (4) Jumlah esomasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. kaan, da) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumiah menurut jenis pertanggungan (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (a) Metode perhitungan yang digunakan, dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perode yang memeerlihatkan penambeban dan pengurangan. KL LK 8) n Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klam kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jurniah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang, Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (8) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskani. kenjeran ina 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan entara Isin: (1) Jurniah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jurniah menurut jenis mata yang, dan (3) Jurniah menurut jenis asuransi. SSL
Page 46 OCR 0.843
Page 45 of 83 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara kain rindan menurut jenis asuransi, W) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham| (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jenis dan jumlahnya, dan N Catatan 10.b. b) informasi mengenai ketetapan pajak. "4 Tidak ada Surat Ketetapan Pajak. L KAL Oh 11) | Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan "4 b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh ternpo serta katan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. X 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima, v (Catatan 25. 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana Ag tatan 25, 27 | diatur dalam Checklist ini, (Catat , 27. 14) | Uabilitas Keuangan Lainnya 3) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk babilitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas v keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang) (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus dungkapkan antara lain: LL 74
Page 47 OCR 0.884
Page 46 of 83 (a) nilai tercatat Itabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) lobo atau rugi neto pada setiap llabilitas keuangan: dan (ch kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lait: (L) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan utang, (2) Jumiah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yan terkait, (3) Jumvah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama pericde tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telat direstrukturisasi. ajaa, ti LG 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain: aj rincian nama pihak barelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, bahan (Catatan 25, 39. (Catatan 25, 39, ai
Page 48 OCR 0.847
Page 47 of 83 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain, B8) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, Ch tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh bempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: €) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, PP pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: Gg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: » persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan j) pengungkapan informasi sehubungan dengan Iiabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi kevangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: MR SR RA, Le (1) nama bank/lembaga kevangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan sntars Isin: a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain Itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa MINIMUM Gi masa depan pada tanggal laporan posisi kevangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun) (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut: Gd) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subisase) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancsllabls sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan, LL &, LK
Page 49 OCR 0.870
Page 48 of 83 €) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta arnortisasinya sehubungan Jd dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan HN penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: y (L) dasar penentuan utang sewa kontinjenj (2) ada odaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan Vv 1, (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan 8) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (5) jumlah arnortisast pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Coyenance): (7?) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan, b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, Jenis, dan mata uang: (2) Rincian jurniah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset barik yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt covenance), (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih, Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: X LK, LL paha #4
Page 50 OCR 0.863
Page 49 of 83 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selarna periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kornitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai kornitmen dan kontinjensi, 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibantuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. bj Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Soldo awal (2) Penambahan dan Pengurangan: (3) Saida akhir. La 0 2anana 23) Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saido awal San akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (2) biaya jasa kini, (b) biaya bunga: (ce) turan oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial, & LL karatan 2, 28. 'atatan 28. atatan 28. atatan 23. atatan 28. #1
Page 51 OCR 0.827
Page 50 of 83 (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan rata idak ada perubahan kurs mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: g asing. (MN imbalan yang dibayarkan, v Catatan 28. (g) biaya jasa lalu: PI , 'atatan 28, (h) kombinasi bisnis: A ca 1 Aa idak ada Curtailmen. (1) penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap Jumlah yang dihasilkan dari program V atatan 28. yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan aktir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama penode yang dapat Gistribusikan pada setiap: Y atatan 28: la) hasil yang diharapkan dari aset program: Jd atatan 28. (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: 28. (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang Glukur dengan mata v vang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (aj turan oleh pemberi pekerja: V atatan 28. (e) turan oleh peserta program) PA Jatatan 28. (Imbalan yang dibayarkan V atatan 28. (la) kornbinasi bisnis: dan v Tidak ada kombinaasi bisnis (h) penyelesaian, V (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimaha dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: v (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: PU (C) setiap jumlah yang tidak diakui sebayai Aset, dikarenakan oleh batasan d Galam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang af diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: Av (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (8) biaya jasa kini: "4 Catatan 28.
Page 52 OCR 0.839
Page 51 of 83 (b) biaya bunga, 4 (Cc) hasi yang diharapkan dari aset program: N (d) hasd yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset d sesuat dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor ii memilih 1085 (sepuluh per seratus): v san (1) biaya jasa lalu: V (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannya) dan N idak ada curtailment (th) dampak dari batasan dalam SAK: S4 (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam sakdo laba, meliputi: la) keuntungan dan kerugian aktuarlal, dan vV (b) dampak dari batasan dalam SAK: v (B) jumlah kumulat# dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan kornprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yong merupakan Nilai Wajar total aset prograrn, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jurniat yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan lb) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dan aset program) (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagsi marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (2) tingkat diskonto) (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (C) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbslan masa depan): & 4 S z 5 RI RI egoke) 2. 885 88 23 Catatan 28, Catatan 23. Catatan 28. GL LL (Catatan 28.
Page 53 OCR 0.848
Page S1 of 83 (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan N (DO asurnsi material Isin yang digunakan dalam aktuaria: Jd Cat 28. (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan pada: Cp) binya jasa kini agregat dan kompanen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neta: dan (b) akurnulesi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka SS, persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (1S) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: Ca) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Wilai Wajar aset program Gan surplus atau V Catatan 28. defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (U) habilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan vV Catatan 28. (W) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset P4 Catatan 28, program pada akhir periode pelaparan: (16) estimasi berbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan “V dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan past yang membagi risiko sntar entitas sepengendal, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya SJ "mbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hat Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (W) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk N mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan prograrn selama periode tersebut, Y (W). pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstrukt# termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (iijjika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK “ informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan (Catatan 28. butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), Gan butir (16) serta butir Il.
Page 54 OCR 0.844
Page 53 0f83 b) Yuran Pasti | Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan v 'atatan 28, Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. X 9) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kera: dan (2) penjelasan mengenai llabilitas kontinjen (ika ada), (Tidak ada liabiltas kontijensi. bala 74) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: €) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: €) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika adaj T) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj 9G) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defautt): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk B) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan) (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: Yo KK LL 4 tc) nilai nominal, (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagy hasil, dan besaran nisbah bagi KL LL 7
Page 55 OCR 0.838
Page 54 of 83 hasil (untuk Sukuk mudharabah), (P- rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan btau bagi hasil: (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya: dan () persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (@)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (S) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan) (G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lsinnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default), 26) | Utang Subordinasi Yang barus diungkapkan antara Isin: La) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, Jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selarna penode pelaporan b) tujuan perclehannya: €) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: 0) kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan 1) persyaratan penting lainnya, 27) | Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: Ba) Nncian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasto konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, 6) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinyaj an han Da ba en banda KL 4 SL
Page 56 OCR 0.867
Page 58 of83 e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, M) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (Cs belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) taminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), 1) kejadian penting lainnya antars lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 1) datam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: 1) keberadaan fitur denvatif melekat, dan m) persyaratan penting lainnya PL KL Yah Ekuitas | Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain: a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perinda: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saharn, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, C) Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumiah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lina perseratus) atau lebih) (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo lata, penertitan saham baru dari Penawarati Umum dengan dan/atau tanpa Hak LL Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29 Tidak ada Direktur dan isaris yang memiliki Perseroan, 'atatan 29 - 29 #1
Page 57 OCR 0.863
Page 56 of $3 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan model saham, antara lain dalam rangka ekspansi, P4 (Catatan 29. penyeleseian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, 28) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar 3 'atatan Ia. disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. atatan 29. 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan medal disetar, b) Uraian sumber agio saham, €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, 1") Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas segengendali, antara tain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, | (2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3). Tanggal efektif tronsoksi (4). Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (?) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Labilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan (C) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain: @) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, GL LL LL KAL AKMAL & #1
Page 58 OCR 0.828
Page 57 of 83 (2) Nama entitas anak: dan (3) Narna pihak yang bertratsaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan C) Jumlah yang drealsasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian, (Catatan 33. Catatan 33, 4 Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau penode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: C) Tanggal dan jumlah saham treasun yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasun yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilat saham treasun. engan ay “Z 5) Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan Cc) Saido laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, & LX 6) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: C) mulai waran yang belum dan bdak dilaksanakan (kadaluwarsa): @) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan @) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, bana enakan ka 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang herus diungkapkan entara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya, Halaman 3.
Page 59 OCR 0.855
Page S8 of 83 Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas v (Catatan 33. ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat distribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Laba Rugi Komprehensir Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendspatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berclasi dan pihak ketiga) b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna, C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) rei pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode alan (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul dalam periode berjalan: dan (Ic) Metode yang digunakan untuk mehentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: ta) Jumlah agregat bsaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumtah tagihan den utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabiltas, (Catatan 34 Catatan 34 LL KAL Catatan 34 (Catatan 34 LL Catatan 34 & Catatan 34 Catatan 2r catatan 2r 'atatan 13 atatan 25. Jatatan 6. atatan 7 KALA Yah
Page 60 OCR 0.844
Page 89 of 83 Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenen, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan kornisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang dipercieh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, (b) Retur/rebat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkopkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif: n LG LL b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tanf: C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan Cc) Pendapatan sewa, a) | xnusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jatan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: 3) Restitusij b) Subsidi tidak mampu, dan FLA tatanan LL C) Selisih perhitungan klaim, S) | Khusus Industri Transportasi Rinclan jurnlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain:
Page 61 OCR 0.859
Page 60 of 83 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, D) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan olat transportasi: Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Recian pendapatan usaha dari keagenan: dan €) Rindan peridapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan btas dasar kepernilikan armada tersebut. ba Mi an ba 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. Rs » Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) prenu yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rindan pendapatan jasa tol sendiri, rindan pendapatan jasa lain, Gan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 3 3 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdin dan dan tidak terbatas pada: a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan korresi yang diakui: C) Efek-efek: dan | d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. bana ana
Page 62 OCR 0.829
Page 61 Of 83 Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan aknir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang neiebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan €C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. LL KAL Catatan 35. Il) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rindan beban departernentalisasi: 3) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan C1 Beban pegawai, dj) Beban penyusutan sarana medis: &) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. Aan kan kan anna Tan 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klairn reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. 3 b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian €) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain nncisn dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan kornisi den beban kornisi untuk setiap jenis asuransi #4
Page 63 OCR 0.857
Page 62 of 83 9) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. vV 13) | Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: Ba) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara Jain: Kn a) Beban penjualan: b) Beban distribusi, dan c) Beban umum dan administrasi. 2 (Catatan 36. 15) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga 2 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok v produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban behan provisi dan kornisi ih berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16)| Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkepkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- Ad masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17)| Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban leinnya. Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi: (1) biaya pinjaman meliputi: Catatan 37. Catatan 37. baba 41
Page 64 OCR 0.880
Page 63 of 83 (2) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang berlaku) dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepbnjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: la) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (D) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (Cc) amortisasi prerni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung rilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi: (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. SEL LL (Catatan 19. 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan, 5) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah berdasarkan jenis, CI Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara loin rincian jumlah berdasarkan jenis. le 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 3) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, b) keuntungan can kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nila arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, LKS Catatan 28,
Page 65 OCR 0.883
20) Page 64 of 83 Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) 9 €) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (L) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada penode atas pajak kini yang berasal dan penode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pernbalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau pererapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfoot yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan setara retrospektif: agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Veritura Bersarna, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi daam satu atau kedus bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku) atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak sfektif rata-rata dan tanf pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, Jurnlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belurn dikompensasi yang tidak diakui sebagal aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: LS KBK KK 4. & (Catatan 1Ob.
Page 66 OCR 0.851
» » th m 9) » Page 65 of 83 jumlah ogregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi) (2) ditambah/dikurang! koreksi positif atau negatif (dirind): dan (3) laba kena pajak, perhitungan beban dan lisbilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tatunan PPh Badan, setiap Jenis perbedaan temperer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah asat dan Itabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jurntah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apatxis jurnlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau fiabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laparan posisi keuangan) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Parusanaan yang diusulkan atau diumumken sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Labilitas dalam laporan keuangan, uraiari jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan rnanfaat pajak tangguhan wajib diakui apatila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kornbinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakul sebelah tanggal akuisisi: dan Jutmlah asat pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan ba Nian ana Daan Sd Ne
Page 67 OCR 0.842
Page 66 of 83 mengakibatkan diakulnya aset palak tanoguhan terkait. 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain: 3) jumlan yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v catatan 32, dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat Giatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham b) jumlah rata-rata tertimbang saharn biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam V Catatan 32, penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempangaruhi laba per saham) GC) instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi A mendilusi laba per saharn dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, “4 selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jurniah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir perkxde tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan @) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. "A 22) | Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transsksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang Jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000,000.000,00 (satu millar rupiah) untuk transaksi dengan NI Catatan 39, orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,598 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi Ai nama, sifat dan hubungan dengan pihak beralasi serta informasi tentang transaksi £ bun z2. (Catatan 39. dan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berslasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan sakio, termasuk komitrnen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
Page 68 OCR 0.839
9 ce) Page 67 of 83 dalam laporan keuangan, paling kurang: (4) jurniah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilkas, termasuk kornitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, terrnasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (Bb) nncian garansi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usahs dan piutang pihak berelasi non-usahe: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan milai, jika diakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam buruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk rnasing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi: (S) Ventura Bersarna dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak bereiasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelampok Gireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham, untuk entitas berelasi dengan pemerintah: (1) nara entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, LL KK abu kan kan Ui an Ra, Catatan 39. 'atatanlb. atatanib. atatunlb.
Page 69 OCR 0.848
Page 68 of 83 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan Ni (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi af tersebut. 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. NI Catatan 2e b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian aset dan Ilabiltas moneter dalam rnata yang asing serta ekuivalennya “4 Catatan 2c dalam mata uang fungsional, | (2) posisi neto dan aset dan Mabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, (4) jurnlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang PA timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (Catatan 2e dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan Sd Malam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan aknir periode, 24) | Penurunan Nilai Aset Non keuangan Yang harus diungkapkan antara lain: a) untuk setiap rugi penurunan mili yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi v penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwil! yang telah diakul rugi penurunan nilainya) (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang dlakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagakmana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 2 Ri & ban Han Mi an #1
Page 70 OCR 0.851
25) Page 69 of 83 Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada perede berjalan, dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah darnpak pada periode rpendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevanj (3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: Ia) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusaanj (a) jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) kendaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu penede tertentu atau untuk pencde-periode sebelum periode-periade tersebut disajikan dan tanggal dimularnya perubahan kebijakan akuntansi. C) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setap pencde sajian: (la) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrosokstif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apatsia penyajian kembali retrospektif tidak praktis, Na LL NN Maa Otto
Page 71 OCR 0.865
Page 70 of 83 K3 t2) (3 (4 (5) (@) » (8) (9) (10) (11) 26) | Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: Narna dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggal akuisisi: biaya terkait akuisisi, di luar Diaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh slasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, penjelasan kualitatir tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akutsisi untuk setiap kelompok utarna Imbalan: kesepakatan imbalari kontinjensi dan aset indemnifikasi: fa) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jurnlah pembayaran, dan (c) estimasi kisaran hasil (tksak didiskonto) atau, jika apabda kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, Maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utarna plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: ta) Ndai Wajar piutang) (b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan (ce) estimasi terbaik peda tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih) Jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih) setiap babiitas kentinjensi yang diakui pada Ndai Wajar: la) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkirasn saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal dh bi eka Madu ta data LL Kn KK ti
Page 72 OCR 0.833
Page 71 of 83 Mipertukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (ce) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan Jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal Ilabiitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andai, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: () Informasi sebagaimana dimaksud dalarn angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontjensi: dan (b) alasan Labditas tidak dapat diukur secara andal) (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b). penjelasan tentang alasan transaks: tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana whak pengakuisisi memiliki kurang dari 10045 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakulsisi pada tanggal akuisisi: Ca) jumlah cari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuksisi, yang diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input rnodel utara yang digunakan dalam penentuan 4 nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (2S) dalarn hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: & Ka KG Si ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihsk yang diakussisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal Ad akuisisi: dan tb) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak V yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagus berikut: (2) yumiah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak vV tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan dan (B) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk NA periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk sernus
Page 73 OCR 0.831
Page 720183 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal perlode palaporan, b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada perlode sekarang dan perode sebelurnnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi benkut untuk setiap kambinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (L) dalarn hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakut dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: la) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: P2 tb) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi Jd awalnya belum selesai dan (Cc) sat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul selama periode pelaporan v (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sermpai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: fa) setiap perubahan dalam jurnlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan V yang timbul selarna penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak dkdiskonto) dan alasan V perubahan tersebut: dan (ch teknk penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Tg Imbalan kontinjensi: (3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, dl (4) — rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan) Ta (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada pericde pelaporan yang: ta) terkait dengan aset terdantifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang # diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami v laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan N | #4
Page 74 OCR 0.867
Page 73 of 83 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) — jumlah harga yang dibayarkan) (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasi (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anek atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. LL 2?) Segman Oparasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) pengungkapan pada levei segmen, (L) informasi umurn, yang terdiri dari: (8) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen @Glaporkan (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset sagrmen, dan liatilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran taba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan kevangari Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wdayah geografis Ca) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang distribusikan kepada: |. negara domisili Perusahaan) dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negarg asing secara Individual jumlahnya maternal, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termesuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara 4g uu 4 (Catatan 42, Catatan 42. Catatan 42. Catatan 42. (Catatan 42. (Catatan 42.
Page 75 OCR 0.881
Page 74 of 83 tersebut secara Individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: | negara domisl Perusahaan) dan UI, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliia aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan setara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dar transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1094 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ca) Faktaj (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. katana atan 34. atatan 34, Catatan 34, 28) Operasi yang Dihentikan &) Yang harus diungkapken antara lain: (1) uraian tentang alasan sperasi dihentikan) (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok Iepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelurn pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas Induk. M3 Ri en Ta
Page 76 OCR 0.823
29) Page 75 of 83 Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat 3) b) 33 Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Nindung nkai dan kelompok non lindung ndai: (i) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilsi Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (5) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strateai untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Ilndung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebegai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya, an an Ma kan Dilan an jan Oa aa an asa Eee Ega PR WA ikaterangaa 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan ilabilitas keyangan antara lain: 2) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Uabrlitas tersebut dengan cara yang b) sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, Jumlah utang dividen untuk: memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi Catatan 46. keuangan: dan b) twerarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar ca aset keuangan dan liabilitas keuangan. tatan 46. 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumiah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan Catatan 31.
Page 77 OCR 0.853
Page 76 of 83 (1) periode pelaporan, dan N atatan 31 (2) periode sebelurnnya: V atatan 31 GC) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusuikan atau dideklarasikan setelah v periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan Y dj) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari Habilitas kentinjansi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya v secara terpesah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partsipasinya dalam TI Catatan 20. Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan y Catatan 20. bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersarna diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan N Catatan 20, (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, llabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian Ni Catatan 20. partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) | Perikatan dan Kontinjensi 8) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lan: (1) perikatan yang meliput: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan : 4 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v MW periode berlakunya perikatan, vV Ni, dasar penentuan kompensasi dan denda: v Iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v V- pembatasan-pembatasan lainnya) v (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunsan dans di masa yang MN Akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan Catatan 43. untuk investasi, diungkapkan: 4€
Page 78 OCR 0.835
Page 77 043 L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: H. periode berlakunya perikatan: IU, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan IV. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: fa) pihak-pihak yang dijamin dan yang meperirna jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, tc) periode berlakunya jaminan: dan (d) mia jaminan: (9) fasilitas kredit yang balum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan (4) uraian mengenai sifat, Jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atsu bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4d) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau Iiabilitss kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangonnya: (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus BLK &. & Sel LALU #t
Page 79 OCR 0.849
Page 78 of 83 kelutr sumber daya, dan ld) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. le 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pibak-pihak yang terkait dalam kerjasarna: €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: dj) Hak dan Wabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerasama: dan ? Isi perubahan perjanjlan, jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang mernungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis urnur aset keusngan yang belum jatuh V tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh bermpo pada akhir periode pelaporan tetap bdak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang d (Catatan 45. menunjukkan sa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk an kan kan nana (Catatan 45, pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak Catatan 45. Catatan 45. bana perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risikodainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, 36) | Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Rincian perhitungan dan jurniah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan v Catatan 45. Catatan 45, LL 71
Page 80 OCR 0.848
Page 70 of 83 posisi keuangan) (2) Posisi CAR mminimurn berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, aa b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devise neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, C) Jaminan Pemerintah terhadap Uabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclaryyang meliputi jsse kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana, & LL « 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain ursian mengenai kegiatan kuasi-rearganisasi yang meliputi: a) Jumlah soido negatif yang dieliminasi dalarn taporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pernegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liatilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan te) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. SR Ki 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain: 2) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola | 17
Page 81 OCR 0.837
Page 80 of 83 bermodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modais (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk tpemenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (9) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalarn mengelola permedalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagianyang dikelola sebagai modal: C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dan penode sebelumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan C) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dan pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) | Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain: Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memeriukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam leporan &rus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rindian jumlah Liabilitas atas pernbayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek v Ataupun jangka penjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada Y pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metada penyelesalan: C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok d opsi saham d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham 4 pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa urnur kontrak untuk opsi saham V yang beredar pada akhir periode: penentuan Nilal Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Y LL KEL 4 £ #4
Page 82 OCR 0.838
Pape 91 of 83 opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Mllai Wajar tersebut diukur: dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham)/ 9) dampak transaksi pernbayaran berbasis saham ternadap laba rugi Perusahaan dalam Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. B3 41) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Analisis Kekayaan) (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Aa aa 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: B) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah, C) Rincian Aset, Liatilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah) dan 9) Zakat. 0. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, yenes, jurnlah dan dampak dan: a) Kontrak reasuransij b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa dtau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, Catatan 43, 44) Khusus Industri Kehutanan: 8) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): & KK #4
Page 83 OCR 0.868
Page 82 of 83 b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan juran wajib lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan btaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lsinnya untuk kelestarian alam), O) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, &) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan Gan akumulasinyaj den #) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana: (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya) dani (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. LK KK GX 15) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir penode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan Contoh penstiwa setelah perinde pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesusi yang material setelah periode pelaparan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, rnisalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dari (3) estirnasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. Ia, 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahasa, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum bertaku efektir atau perubahan kebijakan akuntarsi: C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK den peraturan baru atas laporan LL, 'atatan 2d. 'atatan 2d. Jatatan 2d. #1
Page 84 OCR 0.858
Page $3 Of R3 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. A7) | Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pes-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: v Catatan 47. (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasis HA v Catatan 47. (3) alasan reklasifikasi. “ Catatan 47, b) Oalam hei reklasfikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (4) alasan tidak mereklasifikesi junlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hat sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemenntah yang diakul dalam laporan kevangan dan indikasi N bentuk lain dari bantuan pemerintah) dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan V pernerintah yang telah diakui, H4, 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain 2) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun lagoran keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, bj) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi kompreherisif beserta penjelasannya. C) Datarn hel Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara & ba MN Dani
Page 85 OCR 0.889
Page 84 of 83 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang | mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 28 November 2023 Ba ana dan Mandjemen Risiko PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.