Skip to content
Back to announcement

20260331_SMFP_Laporan Informasi dan Fakta Material_32056573_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted SMFP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 31

Page 1
Nomor    : S-0741/DIR/SMF/III/2026                                            Jakarta, 31 Maret 2026
Lampiran : 1 set

Kepada Yth.
Direksi
PT Bursa Efek Indonesia
Stock Exchange Building, Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190

U.P : Bapak I Gede Nyoman Yetna Setia, Direktur Penilaian Perusahaan

Perihal : Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBA-SP SMF-BTN07 Periode yang
berakhir 31 Desember 2025

Berdasarkan Ketentuan III.1.1.5.1. Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi yang mengatur batas waktu penyampaian Laporan Keuangan Interim, bersama ini
kami sampaikan:

1. Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBA-SP SMF-BTN07 periode yang berakhir 31
   Desember 2025.
2. Copy bukti publikasi Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBA-SP SMF-BTN07 periode
   yang berakhir 31 Desember 2025 yang diterbitkan pada tanggal 31 Maret 2026 di harian
   berskala nasional Investor Daily.

Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero )   PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero )




Ditandatangani secara elektronik oleh :      Ditandatangani secara elektronik oleh :
Heliantopo                                   Harya Narendra
Direktur Bisnis                              Kepala Divisi Manajemen Kredit



"Layanan Pengaduan Pemangku Kepentingan dan Whistle Blowing System:
Apabila terdapat pegawai SMF yang menerima/meminta gratifikasi dan suap dapat dilaporkan
melalui https://wbs.smf-indonesia.co.id/ dan/atau terdapat keluhan dapat disampaikan melalui
surat elektronik stakeholder.care@smf-indonesia.co.id."
Page 2
              EFEK BERAGUN ASET
      BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
      SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL
        BANK TABUNGAN NEGARA 07
               (EBA-SP SMF-BTN07)

                    Laporan Keuangan
         Per 31 Desember 2025 dan 2024
 Serta Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Page 3
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)



Daftar Isi

                                                                       Halaman

Surat Pernyataan Penerbit (PT Sarana Multigriya Finansial (Persero))

Surat Pernyataan Bank Kustodian (PT Bank Mandiri (Persero) Tbk)

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan
Per 31 Desember 2025 dan 2024
Serta Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024

 Laporan Posisi Keuangan                                                  1
 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                      2
 Laporan Perubahan Aset Bersih                                            3
 Laporan Arus Kas                                                         4
 Catatan atas Laporan Keuangan                                            5
Page 4
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                Catatan                  2025                    2024

Aset
Kas dan Setara Kas                          2c, 2d, 3, 18, 19        23.395.784.966          19.676.042.316
Rekening Titipan                              2c, 4, 18, 19           3.928.171.265           5.521.293.838
Piutang Kredit Pemilikan Rumah                2c, 5, 18, 19         203.146.145.161         286.224.132.719
Piutang Lain-lain                             2c, 6, 18, 19           1.041.320.089             933.634.091
Aset Pajak Tangguhan                           2c, 2f, 17c              228.654.166             130.768.970
Jumlah Aset                                                         231.740.075.647         312.485.871.934


Liabilitas dan Aset Bersih
Liabilitas
Utang Bunga                                   2c, 18, 19                174.728.968             263.124.662
Utang Pajak                                     2c, 17a               1.235.210.445           1.004.206.433
Biaya yang Masih Harus Dibayar               2c,8, 18, 19               157.738.325             721.689.029
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A              2c,9, 18, 19           163.382.930.974         246.038.644.517
Utang Lain-lain                              2c,10, 18, 19            4.342.696.598           5.957.293.840
Jumlah Liabilitas                                                   169.293.305.310         253.984.958.481

Aset Bersih
Sertifikat EBA-SP Kelas B                        11, 18              47.500.001.416          47.500.001.416
Saldo Laba                                                           14.946.768.921          11.000.912.037
Jumlah Aset Bersih                                                   62.446.770.337          58.500.913.453
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                                   231.740.075.647         312.485.871.934




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
                                                keseluruhan

                                                      1
Page 5
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILA KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                      Catatan               2025                  2024


Pendapatan Investasi
Pendapatan Bunga                                     2e,12, 18         35.818.498.246        47.926.182.279
Pendapatan Denda Keterlambatan                       2e,12, 18            540.120.248           446.992.133
Jumlah Pendapatan Investasi                                            36.358.618.494        48.373.174.412

Beban Investasi
Beban Bunga                                          2e, 13, 18        16.706.465.012        23.408.691.079
Beban Jasa Penunjang                               2e, 14, 18, 20       7.227.897.591        10.082.182.155
Beban Penyisihan Piutang                              2e,16,18            444.932.710           594.404.411
Beban Investasi Lain-lain                             2e,15,18             93.161.069           143.170.327
Jumlah Beban Investasi                                                 24.472.456.382        34.228.447.972

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                         11.886.162.112        14.144.726.440

Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Pajak Kini                                             2f, 17b         (2.501.788.917)       (3.066.045.678)
Pajak Tangguhan                                        2f, 17c             97.885.196            77.361.449
Jumlah (Beban) Pajak Penghasilan                                       (2.403.903.721)       (2.988.684.229)

Laba Tahun Berjalan                                                     9.482.258.391        11.156.042.211
Penghasilan Komprehensif Lain                                                       -                     -
Laba Komprehensif Tahun Berjalan                                        9.482.258.391        11.156.042.211




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
                                                keseluruhan

                                                      2
Page 6
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                            Sertifikat EBA-SP                                Jumlah Aset
                                                  Kelas B               Saldo Laba             Bersih

Saldo Per 1 Januari 2024                        47.500.001.416         5.112.706.320        52.612.707.736
Disitribusi Kepada Pemegang EBA-SP
 Kelas B                                                     -        (5.267.836.494)       (5.267.836.494)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan                             -        11.156.042.211        11.156.042.211
Saldo Per 31 Desember 2024                      47.500.001.416        11.000.912.037        58.500.913.453

Saldo Per 1 Januari 2025                        47.500.001.416        11.000.912.037        58.500.913.453
Distribusi Kepada Pemegang EBA-SP
 Kelas B                                                     -        (5.536.401.507)       (5.536.401.507)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan                             -         9.482.258.391         9.482.258.391
Saldo Per 31 Desember 2025                      47.500.001.416        14.946.768.921        62.446.770.337




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
                                                keseluruhan

                                                      3
Page 7
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
LAPORAN PERUBAHAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                       2025                      2024

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah                           82.633.054.848           86.002.978.330
Penerimaan Bunga dan Denda KPR                                      36.237.527.105           48.343.896.092
Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro                                458.338.101              709.169.136
Pembayaran aset piutang KPR                                           (444.932.710)            (594.404.411)
Pembayaran Jasa Penunjang                                           (7.791.848.295)         (10.194.670.808)
Pembayaran Pajak                                                    (2.271.293.366)          (5.139.582.925)
Pembayaran Lain-lain                                                   (92.652.608)            (143.170.327)
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi                                                 108.728.193.075          118.984.215.087

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran Pokok EBA-SP Kelas A                                    (82.655.713.543)         (88.033.279.964)
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B                                    (16.794.860.706)         (23.502.837.780)
Pembayaran Distribusi kepada Pemegang
 EBA-SP Kelas B                                                     (5.536.401.507)          (5.267.836.494)
Pemulihan dana cadangan                                                (21.474.669)                       2
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan                                              (105.008.450.425)        (116.803.954.236)

Kenaikan (Penurunan) Bersih
 Kas dan Setara Kas                                                  3.719.742.650           2.180.260.851
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                                  19.676.042.316          17.495.781.465
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun                                 23.395.784.966          19.676.042.316




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
                                                keseluruhan

                                                      4
Page 8
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

1.   Umum

     Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Tabungan
     Negara 07 (EBA-SP SMF-BTN07), yang selanjutnya disebut "Entitas" diterbitkan oleh Penerbit,
     PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) – (“SMF”), berdasarkan akta perjanjian penerbitan
     EBA-SP SMF-BTN07 No. 07 tanggal 26 Oktober 2022 antara PT Sarana Multigriya Finansial
     (Persero) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
     Handari Adi Warsito, SH. Notaris di Jakarta. EBA-SP SMF-BTN07 merupakan efek hasil
     sekuritisasi atas kumpulan tagihan dari portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terpilih
     (Kumpulan Tagihan) yang dibeli dari Bank Tabungan Negara (Kreditur Asal) sejumlah
     Rp500.000.001.416 (lima ratus miliar seribu empat ratus enam belas Rupiah) yang bersama-sama
     diwakili oleh Wali Amanat dan Penerbit serta ditatausahakan oleh Bank Kustodian,
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

     EBA-SP SMF-BTN07 diterbitkan dalam 2 (dua) kelas yaitu EBA-SP SM-BTN07 Kelas A dengan
     total nilai nominal sebesar Rp452.500.000.000 (empat ratus lima puluh dua miliar lima ratus juta
     Rupiah) mewakili nilai 90,50% (sembilan puluh koma lima nol persen) dari keseluruhan Jumlah
     Pokok Terutang atas Kumpulan Tagihan pada Tanggal Cut-Off Final Holding Period dengan tingkat
     bunga tetap sebesar 7,70% (tujuh koma tujuh nol persen) per tahun dan EBA-SP SMF-BTN07
     Kelas B dengan total nominal sebesar Rp47.500.001.416 (empat puluh tujuh miliar lima ratus
     Rupiah) mewakili 9,50% (sembilan koma lima nol persen) dari keseluruhan Jumlah Pokok
     Rp500.000.001.416 (lima ratus miliar seribu empat ratus enam belas vrupiah). Terutang atas
     Kumpulan Tagihan pada Tanggal Cut-Off Final Holding Period. Tanggal Jatuh Tempo Final
     EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A jatuh pada tanggal 7 Januari 2034. Pemegang EBA-SP SMF-BTN07
     Kelas A berhak untuk mendapatkan pembayaran bunga setiap 3 (tiga) bulan sekali pada Tanggal
     Pembayaran. Bersamaan dengan itu dilakukan juga pembayaran pokok atas EBA-SP SMF-BTN07
     Kelas A sesuai dengan Urutan Prioritas Pembayaran.

     EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A diklasifikasikan sebagai Efek bersifat utang berarus kas tetap,
     sedangkan Kelas B diklasifikasikan sebagai Efek bersifat ekuitas berarus kas tidak tetap. EBA-SP
     SMF-BTN07 Kelas A dan EBA-SP SMF-BTN07 Kelas B dapat dipindahtangankan. Hanya EBA-SP
     SMF-BTN07 Kelas A yang akan ditawarkan kepada publik, dan dicatatkan pada Bursa Efek
     Indonesia. EBA-SP SMF-BTN07 dikeluarkan dalam satuan nominal pokok terutang Rp1
     (satu Rupiah) sebagai bukti hak milik bersama secara proporsional yang tidak terbagi atas
     Kumpulan Tagihan.

     EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A telah mendapatkan surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
     Keuangan (OJK) sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Eksekutif OJK S-1126/PM.21/2022
     tanggal 19 Desember 2022 untuk ditawarkan kepada publik. EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A
     merupakan sertifikat tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo EBA Kelas A yang diterbitkan atas
     nama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti kepesertaan untuk kepentingan
     pemegang EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A.

     Entitas memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan nomor 61.484.871.1-019.000.




                                                 5
Page 9
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

2.     Informasi Kebijakan Akuntansi Material

2.a.   Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan
       Laporan keuangan Entitas telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
       (SAK) di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan
       Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), serta Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan (POJK) untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya dan ketentuan akuntansi
       lainnya yang lazim berlaku di Pasar Modal.

2.b.   Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan
       Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
       kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan
       laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
       didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
       akun tersebut.

       Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
       aktivitas operasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, dibulatkan dan
       disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), sebagai mata uang fungsional Entitas kecuali bila
       dinyatakan secara khusus.

2.c.   Instrumen Keuangan
       Entitas mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
       keuangan berdasarkan PSAK 109. PSAK 109 membahas klasifikasi, pengukuran dan penghentian
       pengakuan dari aset dan liabilitas keuangan, memperkenalkan aturan baru untuk akuntansi lindung
       nilai dan model penurunan nilai baru untuk aset keuangan.

       1)    Aset Keuangan
             Pengukuran aset keuangan diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu: biaya perolehan yang
             diamortisasi, diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/Fair Value Through Profit or Loss
             (FVTPL), dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain/Fair Value
             through Other Comprehensive Income (FVOCI). Klasifikasi aset keuangan tersebut
             berdasarkan model bisnis dan karakteristik arus kas kontraktualnya.

             Aset keuangan dapat diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi jika dimiliki
             dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual (hold to collect) dan menghasilkan arus
             kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
             pokok terutang (Solely Payments of Principal and Interest – SPPI). Jumlah pokok adalah
             nilai wajar dari aset keuangan saat pengakuan awal, sedangkan bunga merupakan imbalan
             untuk nilai waktu atas uang, risiko kredit terkait jumlah pokok terutang pada periode waktu
             tertentu, dan risiko serta biaya peminjaman standar dan marjin laba.

             Kategori aset tersebut membutuhkan penilaian persyaratan kontraktual pada saat
             pengakuan awal untuk menentukan apakah kontrak mengandung persyaratan yang dapat
             mengubah waktu atau jumlah dari arus kas yang tidak konsisten dengan persyaratan SPPI.
             Penilaian persyaratan kontraktual mempertimbangkan:
             • Kejadian kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas
             • Fitur leverage
             • Persyaratan pelunasan dipercepat atau perpanjangan fasilitas

             Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect ketika terjadi peningkatan risiko kredit.
             Penghentian dengan alasan lain diperkenankan dengan frekuensi penjualan yang tidak
             signifikan.


                                                   6
Page 10
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

           Aset keuangan berupa instrumen utang dimana tujuan model bisnis dicapai dengan
           mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset (hold to collect and sell) dan memiliki
           arus kas SPPI, diklasifikasikan sebagai FVOCI. Laba rugi yang belum direalisasi
           ditangguhkan pada pendapatan komprehensif lain sampai aset tersebut dihentikan
           pengakuannya.

           Penurunan Nilai
           Dalam mengestimasi kerugian akibat penurunan nilai, Entitas telah menerapkan PSAK 109
           dengan menggunakan model Expected Credit Loss (ECL). Model ECL berlaku untuk
           instrumen keuangan yang tidak diukur dengan FVTPL, yaitu:
           • Aset keuangan yang merupakan instrumen utang
           • Kontrak jaminan yang diberikan
           • Komitmen pinjaman yang diberikan

           Terdapat dua cara pengukuran estimasi menurut model ECL yaitu secara life time atau
           selama 12 bulan. Estimasi kerugian penurunan nilai Debitur atau kelompok Debitur dihitung
           menggunakan model ECL life time. Kondisi tertentu yang dihitung menggunakan model ECL
           12 bulan yaitu:
           • Efek investasi utang yang memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan
           • Instrumen keuangan lain (selain piutang sewa guna usaha) yang risiko kreditnya tidak
              meningkat signifikan sejak penerbitan awal

           Pinjaman yang dikategorikan mengalami penurunan nilai adalah pinjaman yang memiliki hari
           tunggakan lebih dari 180 hari dan pinjaman yang direstrukturisasi. Suatu instrumen
           dianggap tidak lagi mengalami gagal bayar jika tidak lagi memenuhi kriteria gagal bayar
           tersebut. Estimasi membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kemungkinan terjadinya
           wanprestasi, dari rasio kerugian yang terkait dan koreksi gagal bayar antar pihak. Entitas
           mengukur risiko kredit menggunakan Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD),
           dan Exposure at Default (EAD).

           ECL ditentukan dengan memproyeksikan PD, LGD, dan EAD untuk setiap bulan ke depan
           dan untuk setiap eksposur individu atau segmen kolektif. Ketiga komponen dikalikan dengan
           kemungkinan eksposur selama life time, yang kemudian didiskontokan kembali ke tanggal
           pelaporan dan dijumlahkan. Tingkat diskonto yang digunakan adalah suku bunga efektif atau
           rata-rata suku bunga efektif.

           PD life time ditentukan dengan mempertimbangkan profil jatuh tempo dari titik pengakuan
           awal sampai sepanjang umur pinjaman. Profil jatuh tempo didasarkan pada data historis
           yang diamati dan diasumsikan sama untuk semua aset dalam suatu portofolio dan peringkat
           kreditnya. EAD 12 bulan dan life time ditentukan berdasarkan profil pembayaran yang
           diharapkan, yang bervariasi berdasarkan jenis produk.

           Aset Keuangan yang dicatat pada Biaya Perolehan Diamortisasi
           Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi,
           Entitas pertama kali menentukan secara individual apakah terdapat bukti objektif mengenai
           penurunan nilai atas aset keuangan yang signifikan secara individual atau secara kolektif
           untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.

           Jika Entitas menentukan tidak terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai atas aset
           keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau
           tidak, maka Entitas memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang
           memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok
           tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu


                                                  7
Page 11
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

            kerugian penurunan nilai diakui atau terus diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan
            nilai secara kolektif.

       2)   Liabilitas Keuangan
            Pengakuan Awal dan Pengukuran
            Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK 109 diklasifikasikan sebagai liabilitas
            keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau
            utang dan pinjaman. Entitas menetapkan klasifikasi atas liabilitas keuangan pada saat
            pengakuan awal.

            Pengakuan awal liabilitas keuangan dicatat pada nilai wajar, dalam hal utang dan pinjaman,
            termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pada tanggal laporan
            posisi keuangan, Entitas memiliki liabilitas keuangan.

            Pengukuran setelah Pengakuan Awal
            Utang dan pinjaman diukur setelah pengakuan awal dengan metode harga perolehan
            diamortisasi menggunakan tingkat bunga efektif.

            Penghentian Pengakuan
            Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas yang ditetapkan
            dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

            Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dan pemberi
            pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda atau bila
            persyaratan dan liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran
            atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas
            keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
            masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi.

       3)   Lainnya
            Saling Hapus Instrumen Keuangan
            Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai bersihnya disajikan dalam
            laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
            melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan
            tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan
            aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

            Nilai Wajar Instrumen Keuangan
            Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal
            pelaporan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar pada akhir periode
            pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya transaksi.

            Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan
            menggunakan teknik penilaian yang di ijinkan oleh PSAK 113 seperti dengan mengacu pada
            transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm's length transaction); mengacu
            kepada nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas
            yang didiskonto atau model penilaian lainnya.

2.d.   Kas dan Setara Kas
       Kas dan setara kas mencakup kas dan bank.




                                                   8
Page 12
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

2.e.   Pengakuan Pendapatan dan Beban
       Pendapatan bunga dari Kredit Pemilikan Rumah dan penempatan pada deposito diakui secara
       akrual berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku yang
       memperhitungkan hasil efektif aset tersebut.

       Pendapatan denda keterlambatan diakui pada saat diterima oleh Entitas dan beban diakui pada
       saat terjadinya secara akrual.

2.f.   Pajak Penghasilan
       EBA berbentuk surat partisipasi adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan,
       kongsi atau firma. Objek pajak penghasilan Entitas diatur dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal
       Pajak No. KEP-147/PJ/2003 Tanggal 13 Mei 2003 tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan
       yang diterima atau diperoleh Entitas dan para investornya, serta ketentuan pajak yang berlaku.
       Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Entitas. Sedangkan
       pembayaran imbal hasil yang dibayarkan Entitas kepada Pemegang EBA dengan arus kas tetap
       merupakan objek pajak penghasilan final.

       Perhitungan pajak penghasilan Entitas mengikuti ketentuan pajak penghasilan badan. Sementara
       imbal hasil yang dibayarkan kepada para pemegang EBA dengan arus kas tidak tetap bukan
       merupakan objek pajak.

       Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh dikurangi
       dengan biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan pada periode yang
       bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

       Pajak tangguhan tidak diakui karena tidak terdapat perbedaan temporer yang berdampak terhadap
       pengakuan aset atau liabilitas tangguhan.

       Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak final yang dicatat dalam
       laporan laba rugi. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto dari aktivitas
       operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang
       berlaku.

       Pajak penghasilan final
       Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
       penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
       sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
       dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan
       laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak
       diakui adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan.

       Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda
       dengan dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau
       liabilitas pajak tangguhan.

       Pajak penghasilan tidak final
       Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto yang dapat diatribusikan kepada
       pemegang unit dari aktivitas operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
       berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul
       dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
       pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
       temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer boleh

                                                    9
Page 13
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

       dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
       dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pajak tangguhan diukur
       dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal
       laporan posisi keuangan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi
       dan penghasilan komprehensif lain.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan posisi keuangan atas
       dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.

2.g.   Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
       Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai
       adalah sesuai dengan yang diatur dalam PSAK 224 "Pengungkapan pihak-pihak berelasi".

       Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Entitas (sebagai entitas
       pelapor), yang meliputi:

       a)   Orang atau anggota keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
            orang tersebut:
            I.   Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
            II. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
            III. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

       b)   Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
            I.   Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                 entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
            II. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
                 asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
                 mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
            III. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
            IV. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                 entitas asosiasi dari entitas ketiga.
            V. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
                 salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
                 pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
                 juga berelasi dengan entitas pelapor.
            VI. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                 dalam huruf (a); atau
            VII. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                 personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

       Sesuai dengan Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2014 pasal 13, diatur bahwa Penerbit dilarang
       memiliki hubungan berelasi dengan Kreditur Asal, Bank Kustodian, dan/atau Wali Amanat, serta
       Kreditur Asal dilarang memiliki hubungan berelasi dengan Bank Kustodian dan/atau Wali Amanat,
       kecuali hubungan berelasi yang terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah,
       baik langsung maupun tidak langsung.

       Semua transaksi dan saldo atas dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, apakah yang
       dilaksanakan dengan atau tidak dengan syarat atau kondisi normal yang sama dengan pihak yang
       tidak berelasi, diungkapkan dalam laporan keuangan.

2.h.   Sumber Estimasi Ketidakpastian dan Pertimbangan Akuntansi yang Penting
       Penyusunan laporan keuangan EBA-SP SMF-BTN07 mengharuskan Penerbit dan Bank Kustodian
       untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan
       dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada

                                                     10
Page 14
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
     mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode
     pelaporan berikutnya.

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal
     pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
     aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. EBA-SP SMF-BTN07
     mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
     disusun. Asumsi utama berkaitan dengan masa mendatang serta sumber utama ketidakpastian
     estimasi lain pada tanggal laporan posisi keuangan , yang memiliki risiko signifikan menyebabkan
     penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku berikutnya.

     1.   Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting

          Pajak Penghasilan
          Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
          Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
          sepanjang kegiatan usaha normal. EBA-SP SMF-BTN07 mengakui liabilitas atas pajak
          penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan
          badan.

          Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
          Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi
          keuangan tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik
          penilaian termasuk penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal
          dari data pasar yang bisa diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa
          diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan Penerbit dan Bank Kustodian diperlukan untuk
          menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan
          masukan model seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu panjang dan
          tingkat diskonto, tingkat pelunasan dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.

     2.   Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
          Pertimbangan berikut ini dibuat oleh Penerbit dan Bank Kustodian dalam rangka penerapan
          kebijakan akuntansi EBA-SP SMF-BTN07 yang memiliki pengaruh paling signifikan atas
          jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

          Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
          Entitas menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
          liabilitas. Berdasarkan PSAK 109 yang sesuai dengan kebijakan akuntansi EBA-SP
          SMF-BTN07 seperti diungkapkan pada Catatan 2.c.

          Klasifikasi aset keuangan dalam PSAK 109 dapat diukur melalui biaya perolehan diamortisasi,
          nilai wajar penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).
          • Aset keuangan diukur melalui biaya perolehan diamortisasi meliputi kas dan giro pada
              bank;
          • Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain;
          • Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FTVPL).




                                                 11
Page 15
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

3.   Kas dan Setara Kas

     Akun ini merupakan rekening giro yang terdapat di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dikelola oleh Bank Kustodian per 31 Desember 2025 dan
     2024 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                 2025                  2024

     Bank
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
       Rekening Koleksi                                        8.027.414.996         9.062.081.248
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      Rekening Bunga                                          15.265.916.847        10.600.472.700
       Rekening Pokok                                            102.453.123            13.488.368
     Jumlah                                                   23.395.784.966        19.676.042.316
     Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

4.   Rekening Titipan

     Akun ini merupakan rekening titipan yang terdapat di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dibentuk
     oleh pihak Pendukung Kredit dan Kreditur Asal. Rekening titipan per 31 Desember 2025 dan 2024
     adalah sebagai berikut:

                                                                 2025                  2024

      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       Rekening Dana Cadangan                                  3.732.906.006          5.326.960.208
       Rekening Dana Transisi Penyedia Jasa                      195.265.259           194.333.630
      Jumlah                                                   3.928.171.265          5.521.293.838

     Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

5.   Piutang Kredit Pemilikan Rumah

     Piutang Kredit Pemilikan Rumah (Piutang KPR) merupakan aset Kredit Pemilikan Rumah yang
     dibeli dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dengan Akta Jual Beli No. 48 tanggal
     26 Oktober 2022 dan yang dibeli dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan Akta
     Jual Beli No. 48 tanggal 26 Oktober 2022.




                                                12
Page 16
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Jumlah piutang secara terus menerus akan menurun sesuai dengan pelunasan pokok utang dari
     Kredit Pemilikan Rumah yang dilakukan oleh para Debitur, saldo piutang kredit pemilikan rumah
     per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                  2025                  2024

      Piutang Kredit Pemilikan Rumah                           204.428.243.740      287.061.298.588
      Dikurangi:
       Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian                      1.282.098.579         837.165.869
      Jumlah - Bersih                                          203.146.145.161      286.224.132.719

     Rincian Piutang KPR berdasarkan tingkat kolektabilitasnya yaitu:

                                                                  2025                  2024

      Kolektabilitas 1 (Lancar)                                154.495.055.004      231.050.823.707
      Kolektabilitas 2 (1-90 Hari)                              24.915.307.974       32.557.818.744
      Kolektabilitas 3 (91-120 Hari)                              1.811.274.741       2.617.865.120
      Kolektabilitas 4 (121-180 Hari)                             3.257.659.492       3.701.284.088
      Kolektabilitas 5 (>180 Hari)                              19.948.946.528       17.133.506.929
                                                               204.428.243.740      287.061.298.588
      Dikurangi:
       Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian                     1.282.098.579          837.165.869
      Jumlah - Bersih                                          203.146.145.161      286.224.132.719

     Rincian Piutang KPR berdasarkan sisa waktu jatuh tempo (remained term of maturity) yaitu:

                                                                  2025                  2024

      Hingga 1 Tahun                                              8.142.253.147       1.811.420.209
      1 - 2 Tahun                                               20.831.166.531       17.004.387.081
      2 - 3 Tahun                                              101.460.157.533       33.124.357.360
      3 - 4 Tahun                                               52.650.221.929      140.408.610.752
      4 - 5 Tahun                                               20.102.726.722       69.069.426.384
      Lebih dari 5 Tahun                                          1.241.717.878      25.643.096.802
                                                               204.428.243.740      287.061.298.588
      Dikurangi:
       Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian                      1.282.098.579         837.165.869
      Jumlah - Bersih                                          203.146.145.161      286.224.132.719

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian yang dibentuk telah
     memadai untuk menutup kemungkinan kerugian akibat tidak tertagihnya piutang KPR.




                                                 13
Page 17
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Perubahan cadangan kerugian kredit ekspektasian piutang kredit pemilikan rumah adalah sebagai
     berikut:
                                                                 2025                    2024


      Saldo Awal                                                  837.165.869          242.761.458
      Penambahan                                                  444.932.710          594.404.411
      Saldo Akhir                                               1.282.098.579          837.165.869

     Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

6.   Piutang Lain-lain

     Piutang lain-lain merupakan piutang atas penerimaan pokok dan denda keterlambatan kredit
     pemilikan rumah dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk per 31 Desember 2025 dan 2024
     sebesar Rp1.041.320.089 dan Rp933.634.090.

     Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

7.   Utang Bunga

     Utang bunga merupakan bunga terutang kepada Pemegang Sertifikat Efek Beragun Aset
     Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A per 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp174.728.968
     dan Rp263.124.662.

     Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

8.   Biaya Yang Masih Harus Dibayar

     Akun ini merupakan biaya yang masih harus dibayar per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan
     rincian sebagai berikut:

                                                               2025                  2024

      Utang Biaya Agen Pembayar                                  2.929.168             3.041.997
      Utang Biaya Audit                                        100.000.000           100.000.000
      Utang Pendukung Kredit                                    18.108.884            22.445.934
      Utang Biaya Kustodian                                     16.836.117            16.834.441
      Utang Biaya Penerbit                                      12.094.156            16.834.456
      Utang Wali Amanat                                          7.770.000             7.770.000
      Utang Biaya Penyedia Jasa                                          -           554.762.201
      Jumlah                                                   157.738.325           721.689.029

     Lihat Catatan 18, pihak berelasi.




                                               14
Page 18
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

9.    Utang Sertifikat EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A

      Utang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank
      Tabungan Negara 07 kelas A merupakan instrumen keuangan bersifat liabilitas kepada pemegang
      sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank
      Tabungan Negara 07 kelas A. Utang ini dikenakan bunga sebesar 7,70% (tujuh koma tujuh nol
      persen) per tahun untuk pemegang sertifikat kelas A.

      Rincian utang sertifikat EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah
      sebagai berikut:

                                                                 2025                   2024
      PT Sarana Multigriya Finansial (Peresero)                 61.213.249.304       92.181.140.315
      DPLK Bank Rakyat Indonesia- Pendapatan Tetap              27.080.043.808       40.779.885.832
      Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia                        18.053.362.538       27.186.590.554
      Dana Pensiun Bank Mandiri                                 14.442.690.031       21.749.272.443
      Dana Pensiun Bank Tabungan Negara                         10.832.017.523       16.311.954.333
      Perorangan                                                 8.292.196.469       12.487.233.318
      YKP. Bank Tabungan Negara                                  7.221.345.016       10.874.636.222
      PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor             3.610.672.507        5.437.318.110
        Efek Indonesia
      PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)                    3.610.672.507        5.437.318.110
      PT Asuransi Ciputra Indonesia                              1.805.336.254        2.718.659.056
      Dana Pensiun Bank Banten dan Jabar - Prog.
        Manf. Lain                                               1.805.336.254        2.718.659.056
      PT Asuransi Binagriya Upakara                              1.805.336.254        2.718.659.056
      Dana Pensiun GPIB                                          1.805.336.254        2.718.659.056
      Dana Pensiun BPD Jabar                                     1.805.336.254        2.718.659.056
      Jumlah                                                   163.382.930.974      246.038.644.517

      Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

10.   Utang Lain-Lain

      Utang lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk mencatat dana cadangan dari Pendukung
      Kredit dan dana transisi penyedia jasa dari Penyedia Jasa per 31 Desember 2025 dan 2024
      dengan rincian sebagai berikut:

                                                                  2025                  2024

      Dana Cadangan                                             4.147.431.338         5.762.960.210
      Dana Transisi - Penyedia Jasa                               195.265.260           194.333.630
      Jumlah                                                    4.342.696.598         5.957.293.840

      Lihat Catatan 18, pihak berelasi.




                                                   15
Page 19
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

11.   Sertifikat EBA-SP SMF-BTN07 Kelas B

      Sertifikat Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi kelas B merupakan instrumen bersifat
      ekuitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi kelas B,
      dimana pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:

      a.   Menutup kekurangan, bila ada, untuk keperluan pajak, biaya-biaya senior atau jasa
           pendukung, imbalan jasa penyedia jasa, dan bunga EBA-SP SMF-BTN07 kelas A.
      b.   Pokok EBA-SP SMF-BTN07 kelas A sampai dibayar penuh seluruhnya.
      c.   Pemulihan dana dalam rekening cadangan sesuai dengan jumlah maksimum ambang batas
           rekening cadangan.

      Rincian setoran Sertifikat EBA-SP SMF-BTN07 per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
      berikut:

                                                                 2025                  2024

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   41.500.000.000        41.500.000.000
      PT Asuransi Binagriya Upakara                            3.000.001.416         3.000.001.416
      Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN                        3.000.000.000         3.000.000.000
      Jumlah                                                  47.500.001.416        47.500.001.416

      Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B dibayarkan kepada pemegang
      sertifikat B yang pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:
      a. Pajak.
      b. Biaya-biaya senior.
      c. Imbalan jasa penyedia jasa.
      d. Bunga EBA-SP SMF-BTN07 kelas A.
      e. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum ambang batas
            rekening cadangan.
      f.    Transfer ke rekening koleksi pokok dalam urutan prioritas berikut ini untuk menutup:
            1) Tiap tagihan dalam kumpulan tagihan yang menjadi tagihan tertunggak selama 3 (tiga)
                 periode koleksi sebelumnya.
            2) Tiap tagihan tertunggak yang belum tergantikan.
      g. Menutup tagihan yang tertunggak selama 3 (tiga) periode dan tagihan tertunggak yang belum
            tergantikan.
      h. Pembayaran kembali ke dalam rekening koleksi pokok yang dibayarkan untuk menutup
            kekurangan pembayaran bunga.
      i.    Imbalan jasa pendukung kredit.
      j.    Membayar ke rekening dana transisi penyedia jasa atas hasil investasi dana dalam rekening
            dana transisi penyedia jasa.
      k. Membayar kepada Pendukung Kredit atas setiap jumlah yang dikeluarkan dari rekening
            cadangan karena melebihi jumlah maksimum ambang batas rekening cadangan.
      l.    Biaya-biaya junior yang dibayarkan secara pari passu dan pro-rata di antara mereka, dan
      m. Jumlah tersisa dibayarkan kepada pemegang EBA-SP SMF-BTN07 kelas B.




                                                 16
Page 20
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      Para pemegang sertifikat kelas B menerima penghasilan arus kas tidak tetap yang bersifat
      mengambang berupa bunga, dengan ketentuan maksimal 13% per tahun dari saldo sertifikat kelas
      B pada awal periode bunga. Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas B atau
      Dividen untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
      masing adalah sebesar Rp5.536.401.507 dan Rp5.267.836.494

      Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

12.   Pendapatan Investasi

      Pendapatan investasi untuk tahun-tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
      adalah sebagai berikut:

                                                                2025                 2024

      Pendapatan Bunga
       Bunga KPR                                             35.360.160.145       47.217.013.143
       Bunga Deposito                                            73.068.494          358.308.218
       Bunga Jasa Giro - Rekening Bunga                         239.266.311          187.212.558
       Bunga Jasa Giro - Rekening Pokok                         146.003.296          163.648.360
                                                             35.818.498.246       47.926.182.279

      Pendapatan Denda Keterlambatan KPR                        540.120.248          446.992.133
      Jumlah                                                 36.358.618.494       48.373.174.412

      Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

13.   Beban Bunga EBA-SP Kelas A

      Beban bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A untuk tahun-tahun
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar Rp16.706.465.012 dan
      Rp23.408.691.079.

      Lihat catatan 18, pihak berelasi.




                                               17
Page 21
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

14.   Beban Jasa Penunjang

      Beban jasa penunjang untuk untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tanggal 31 Desember
      2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                2025                  2024

      Penyedia jasa                                          6.075.285.309        7.418.517.590
      Pemulihan Penyedia Jasa                                            -        1.239.279.617
      Pendukung Kredit                                         232.102.846          307.197.103
      Audit                                                    150.000.000          233.300.000
      Penerbit                                                 172.598.710          230.397.828
      Kustodian                                                200.170.559          230.397.828
      Jasa pemeringkat                                         194.250.000          194.250.000
      Wali Amanat                                               93.240.000           93.240.000
      Listing BEI                                               65.544.695           88.996.761
      Iklan                                                     22.505.472           22.505.472
      Agen Pembayar                                             11.100.000           12.999.956
      Registrar KSEI                                            11.100.000           11.100.000
      Jumlah                                                 7.227.897.591       10.082.182.155

      Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

15.   Beban Investasi Lain-lain

      Akun ini merupakan beban administrasi pada rekening pokok dan bunga serta beban pajak
      deposito dan beban pajak jasa giro untuk untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                             2025                  2024
      Beban admin bank                                           984.992               1.336.499
      Beban pajak deposito                                    14.613.699             70.172.184
      Beban pajak jasa giro                                   77.053.917             71.661.644
      Lain-lain                                                  508.461                      -
      Jumlah Beban Lain-lain                                  93.161.069            143.170.327

      Lain-lain berisi beban PPh 23 atas Advertising Fee, Audit Fee dan Manajemen Fee sebesar
      Rp508.461

      Lihat Catatan 18, pihak berelasi.

16.   Beban Penyisihan Piutang

      Akun ini merupakan beban penyisihan piutang kredit pemilikan rumah untuk tahun-tahun yang
      berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp631.568.498 dan
      Rp594.404.441.




                                               18
Page 22
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)


17.   Perpajakan

      a.   Utang Pajak
           Akun ini merupakan utang pajak per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                              2025                   2024
           PPh 25                                               62.340.441            256.121.135
           PPh 23                                                    508.461                      -
           PPh 29                                             1.172.361.543            748.085.298
           Jumlah                                             1.235.210.445          1.004.206.433


      b.   Pajak Kini
           Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi komersial
           dengan estimasi laba fiskal adalah sebagai berikut:

                                                              2025                   2024
           Laba Bersih Sebelum Pajak Penghasilan             11.886.162.112         14.144.726.440

           Beda Temporer:
           Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian               444.932.710            594.404.411

           Beda Tetap:
           Penghasilan yang Pajaknya Bersifat Final            (458.338.101)          (709.169.136)
           Biaya Mendapat, Menagih, Memelihara
             Penghasilan yang Pajaknya Bersifat Final          302.702.460            634.159.267
           Laba Kena Pajak                                   12.175.459.181         14.664.120.982
           Laba Kena Pajak - Dibulatkan                      12.175.459.000         14.664.121.000

           Beban Pajak Penghasilan
           Dengan Fasilitas                                    176.812.063             160.060.942
           Tanpa Fasilitas                                    2.324.976.854          2.905.984.736
                                                              2.501.788.917          3.066.045.678

           Dikurangi Kredit Pajak Penghasilan                 1.329.427.374         (2.317.960.380)
           Taksiran Kurang Bayar Pajak Badan                  1.172.361.543           748.085.298




                                                      19
Page 23
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      c.   Pajak Tangguhan
           Rincian dari pajak tangguhan per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                            2025
                                                                       Dikreditkan ke
                                                    Saldo Awal           Laba Rugi            Saldo Akhir
           Cadangan Kerugian
            Kredit Ekspektasian                         130.768.970        97.885.196         228.654.166
           Jumlah Aset Pajak
            Tangguhan                                   130.768.970        97.885.196         228.654.166

                                                                            2024
                                                                       Dikreditkan ke
                                                    Saldo Awal           Laba Rugi            Saldo Akhir
           Cadangan Kerugian
            Kredit Ekspektasian                          53.407.521        77.361.449         130.768.970
           Jumlah Aset Pajak
            Tangguhan                                    53.407.521        77.361.449         130.768.970


           Jumlah manfaat pajak tangguhan pada tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
           2025 dan 2024 adalah sebesar Rp97.885.196 dan Rp77.361.449.

18.   Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi

      Kepemilikan         :   EBA-SP SMF-BTN07 berelasi dengan PT Sarana Multigriya Finansial
                              (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara
                              (Persero) Tbk. Namun secara aktivitas operasional masing-masing pihak
                              bebas mandiri (independen)

      Pemegang            :   PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan PT Bank Tabungan Negara
      Sertifikat EBA-SP       (Persero) Tbk
      SMF-BTN07
      Kelas A dan B

      Jenis Transaksi     :   Pihak Berelasi                          Sifat Hubungan
                              PT Bank Tabungan Negara                 sebagai penyedia jasa
                              (Persero) Tbk

                              PT Sarana Multigriya Finansial          sebagai penerbit dan pendukung
                              (Persero)                               kredit

                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           sebagai wali amanat

      Saldo akun-akun pada laporan posisi keuangan per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan pihak
      berelasi adalah sebagai berikut:




                                                   20
Page 24
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                      2025                   2024
      Kas dan Setara Kas                                          23.395.784.966          19.676.042.316
      Rekening Titipan                                             3.928.171.265           5.521.293.838
      Piutang Kredit Pemilikan Rumah                             203.146.145.161         286.224.132.719
      Piutang Lain-lain                                             1.041.320.089            933.634.091
      Biaya yang Masih Harus Dibayar                                   42.715.001            601.812.576
      Utang Bunga Kelas A                                             174.728.968            263.124.662
      Utang Lain-lain                                               4.342.696.598          5.957.293.840
      Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                             61.213.249.304          92.181.140.315
      Sertifikat EBA-SP kelas B                                   47.500.001.416          41.500.000.000
      Distribusi kepada Pemegang EBA Kelas B                        5.536.401.507          5.267.836.494

      Jumlah transaksi dengan pihak berelasi untuk untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                     2025                    2024
      Pendapatan Investasi - Bunga                                35.818.498.246          47.926.182.279
      Pendapatan Investasi - Denda Keterlambatan                     540.120.248             446.992.133
      Beban Investasi - Bunga EBA-SP Kelas A                      16.706.465.012          32.982.656.642
      Beban Jasa Penunjang                                         6.573.226.865           9.211.832.863

19.   Manajemen Risiko Keuangan

      a.   Risiko Kredit
           Risiko Kredit adalah potensi kerugian yang terjadi karena tidak terbayarnya kewajiban pokok
           dan bunga yang menjadi hak pemegang EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A. Kumpulan Tagihan
           yang disekuritisasi merupakan portofolio tagihan kredit perumahan, sehingga terdapat potensi
           kerugian apabila terjadi kegagalan pembayaran angsuran dari Debitur KPR. Dengan demikian
           sumber utama dari resiko kredit adalah kemauan dan kemampuan dari debitur KPR untuk
           memenuhi kewajibannya. Dalam hal telah terjadi tagihan macet, maka terdapat potensi
           kerugian yang mungkin timbul karena hasil likuidasi Properti Dibiayai tidak dapat memenuhi
           sisa kewajiban terutang Debitur.

           EBA-SP SMF-BTN07 melakukan perhitungan cadangan kerugian kredit ekspektasian
           menggunakan model Expected Credit Loss (ECL) yang diambil dari total outstanding
           tunggakan dikalikan dengan tingkat kerugian atau Loss Given Default (LGD) dan Probability
           Default (PD). Probability of Default (PD) diambil dari rata-rata persentase Net Performing Loan
           (NPL), sedangkan Loss Given Default (LGD) diambil dari perkalian antara total outstanding
           dengan nilai kini estimasi kerugian. Pinjaman yang dikategorikan mengalami penurunan nilai
           adalah pinjaman yang memiliki hari tunggakan lebih dari 180 hari dan pinjaman yang
           direstrukturisasi.

      b.   Konsentrasi Geografis atas Properti Dibiayai
           Risiko ini terjadi apabila properti dibiayai terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu. Apabila
           daerah tersebut mengalami bencana alam atau perubahan kondisi geografis yang
           menyebabkan penurunan nilai ekonomis dari properti dibiayai, maka terdapat potensi kerugian
           apabila Debitur KPR wanprestasi dan hasil likuidasi penjualan properti dibiayai tidak
           mencukupi sisa kewajiban terutang.

                                                    21
Page 25
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     c.   Risiko Likuiditas
          Risiko likuiditas adalah potensi kerugian yang terjadi karena ketidakmampuan melakukan
          penjualan kembali EBA-SP SMF-BTN07 kelas A di pasar sekunder. Selain itu, risiko likuiditas
          bagi Entitas adalah risiko kerugian yang timbul karena Entitas tidak memiliki arus kas yang
          cukup untuk memenuhi liabilitasnya. Rasio Likuiditas Entitas per 31 Desember 2025 dan 2024
          adalah sebagai berikut:

                                                                 2025                  2024

          Liabilitas Keuangan
          Utang Bunga                                            174.728.968           263.124.662
          Biaya yang Masih Harus Dibayar                         157.738.325           721.689.029
          Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                    163.382.930.974       246.038.644.517
          Utang Lain-lain                                       4.342.696.598         5.957.293.840
          Jumlah Liabilitas Keuangan                         168.058.094.865       252.980.752.048

          Aset keuangan
          Kas dan Setara Kas                                  23.395.784.966        19.676.042.316
          Rekening Titipan                                      3.928.171.265         5.521.293.838
          Piutang - Kredit Pemilikan Rumah                   203.146.145.161       286.224.132.719
          Piutang Lain-lain                                     1.041.320.089          933.634.091
                                                             231.511.421.481       312.355.102.964
          Surplus                                             63.453.326.616        59.374.350.916

     d.   Risiko Pasar
          Risiko Pasar adalah potensi kerugian yang terjadi karena perubahan harga EBA-SP
          SMF-BTN07 Kelas A dalam perdagangan di pasar sekunder. Besarnya kerugian risiko pasar
          direalisasikan pada saat terjadi penjualan oleh pemegang EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A atau
          pada periode penutupan tahun buku.

     e.   Risiko Pelunasan Dipercepat (Prepayment Risk)
          Prepayment risk atau risiko pelunasan lebih awal adalah potensi pemegang EBA-SP
          SMF-BTN07 Kelas A kehilangan kesempatan mendapatkan pendapatan bunga karena
          pembayaran pokok yang dipercepat oleh debitur KPR, dan pelaksanaan opsi Clean-up Call
          oleh penyedia jasa.

     f.   Risiko Hukum
          Risiko Hukum adalah potensi kerugian yang terjadi karena kelemahan aspek-aspek yuridis
          didalam perjanjian, pelaksanaan likuidasi jaminan dan penatausahaan EBA-SP SMF-BTN07,
          termasuk sehubungan adanya perselisihan di antara para pihak yang terlibat dalam transaksi
          sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN07.

     g.   Risiko Operasional
          Risiko Operasional adalah potensi kerugian yang terjadi karena kegagalan ataupun kesalahan
          sistim dan prosedur dalam melakukan penatausahaan EBA-SP SMF-BTN07 yang dilakukan
          oleh Penerbit, Wali Amanat, Bank Kustodian dan Penyedia Jasa.




                                                22
Page 26
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

20.   Nilai Wajar Instrumen Keuangan

      Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen
      keuangan yang tercatat per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                               2025
                                                              Nilai Tercatat           Nilai Wajar

      Aset Keuangan
      Kas dan Setara Kas                                       23.395.784.966          23.395.784.966
      Rekening Titipan                                           3.928.171.265          3.928.171.265
      Piutang - Kredit Pemilikan Rumah                        203.146.145.161         203.146.145.161
      Piutang lain-lain                                         1.041.320.089           1.041.320.089
      Jumlah                                                  231.511.421.481         231.511.421.481

      Liabilitas Keuangan
      Utang Bunga                                                 174.728.968             174.728.968
      Biaya yang Masih Harus Dibayar                              157.738.325             157.738.325
      Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                         163.382.930.974         166.838.300.243
      Utang Lain-lain                                            4.342.696.598          4.342.696.598
      Jumlah                                                  168.058.094.865         171.513.464.134


                                                                               2024
                                                              Nilai Tercatat           Nilai Wajar
      Aset Keuangan
      Kas dan Setara Kas                                       19.676.042.316          19.676.042.316
      Rekening Titipan                                           5.521.293.838          5.521.293.838
      Piutang - Kredit Pemilikan Rumah                        286.224.132.719         286.224.132.719
      Piutang Lain-lain                                           933.634.091             933.634.091
      Jumlah                                                  312.355.102.964         312.355.102.964

      Liabilitas Keuangan
      Utang Bunga                                                 263.124.662             263.124.662
      Biaya yang Masih Harus Dibayar                              721.689.029             721.689.029
      Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                         246.038.644.517         247.457.003.174
      Utang Lain-lain                                            5.957.293.840          5.957.293.840
      Jumlah                                                  252.980.752.048         254.399.110.705

      Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dan setiap
      golongan instrumen keuangan entitas:

      a.   Kas dan Setara Kas serta Rekening Titipan
           Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh
           tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
           mencerminkan nilai wajar dan aset keuangan tersebut.


                                                 23
Page 27
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      b.   Piutang Kredit Pemilikan Rumah
           Piutang kredit pemilikan rumah dilakukan penilaian kembali atas nilai wajarnya menggunakan
           pendekatan pendapatan, dimana terdapat penurunan nilai dan nilai tecatat. Penurunan nilai
           tersebut untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar
           Rp202.959.509.373 dan Rp286.224.132.719

      c.   Piutang Bunga, Piutang Lain-lain
           Piutang bunga dan piutang lain-lain merupakan piutang yang akan jatuh tempo dalam waktu
           12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah mencerminkan nilai
           wajar dari aset keuangan tersebut.

      d.   Utang Bunga, Biaya Yang Masih Harus Dibayar, Utang Lain-lain
           Seluruh kewajiban keuangan diatas merupakan kewajiban jangka pendek yang akan jatuh
           tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
           mencerminkan nilai wajar dan aset keuangan tersebut.

      e.   Utang Sertifikat EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A
           Utang sertifikat efek beragun aset berbentuk surat partisipasi kelas A dinilai dengan
           menggunakan model penilaian yang dilakukan oleh lembaga Penilai Harga Efek Indonesia
           (PHEI) atau biasa dikenal sebagai Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), dengan harga
           bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal dan 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
           masing sebesar 102,114890% dan 100,576478%.

21.   Perjanjian Penting

      a.   Perjanjian Induk Sekuritisasi Nomor: 270/PIS/EBA-SP-SMF-BTN07/X/2022 dibuat pada
           tanggal 26 Oktober 2022, oleh dan antara:
           1) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Kreditur Asal dan Penyedia Jasa,
           2) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai Penerbit dan Pendukung Kredit, serta
           3) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian, selanjutnya
               bersama-sama disebut Para Pihak.

           EBA-SP SMF-BTN07 akan diterbitkan menurut Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN07
           dalam bentuk satu Sertifikat Jumbo EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A dan Sertifikat EBA-SP
           SMF-BTN07 Kelas B, pada Tanggal Penutupan, setelah syarat-syarat pendahuluan telah
           dipenuhi. EBA-SP SMF-BTN07 Kelas A ditawarkan kepada umum melalui penawaran umum,
           sedangkan EBA-SP SMF-BTN07 Kelas B tidak ditawarkan kepada umum.

      b.   Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN07 Nomor: 47 tanggal 26 Oktober 2022
           menerangkan penunjukan Wali Amanat dan Bank Kustodian kepada PT Bank Mandiri
           (Perseo) Tbk. Tugas pokok Wali Amanat adalah mewakili kepentingan pemegang EBA-SP
           SMF-BTN07 berdasarkan perjanjian penerbitan EBA-SP SMF-BTN07 ini dan peraturan
           perundang-undangan yang berlaku, dan tugas-tugas lainnya.

           Tugas pokok Bank Kustodian adalah bertindak untuk kepentingan pemegang EBA-SP
           MF-BTN07 sebagai pemilik Bersama atas Kumpulan Tagihan, menyimpan Hasil Koleksi, dan
           mendistribusikan Hasil Koleksi berdasarkan Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN07 ini
           dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tugas-tugas lainnya.

      c.   Perjanjian Penyedia Jasa Nomor: 308/PPJ/EBA-SP-SMF-BTN07/XII/2022 tertanggal
           23 Desember 2022 antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Wali Amanat dan PT Bank
           Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Penyedia Jasa menerangkan bahwa peran PT Bank
           Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi EBA-SP SMF-
           BTN07 antara lain:

                                                  24
Page 28
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          1) Menyimpan dan memelihara Dokumentasi Kredit termasuk berkas Utang.
          2) Mengatur atau mengurus penagihan harian dan akumulasi hasil koleksi, termasuk
              menagih pembayaran yang telah lewat waktu dari Debitur, menurut prosedur penagihan
              yang umum berlaku terhadap Penyedia Jasa.
          3) Menyimpan hasil koleksi dalam suatu rekening pada Penyedia Jasa yang wajib dibuka
              paling lambat pada tanggal cut-off final yang diberi nama Rekening EBA-SP
              SMF-BTN07, terpisah dari semua dana milik Penyedia Jasa.
          4) Memindahkan hasil koleksi sejak tanggal cut-off final holding period sampai dengan
              tanggal penutupan ke dalam Rekening EBA-SP SMF-BTN07, paling lambat 5 (lima) hari
              kerja setelah tanggal penutupan.
          5) Melaksanakan eksekusi Properti Dibiayai sesuai dengan prosedur umum Penyedia Jasa.
          6) Memelihara catatan harian dari hasil koleksi dalam sistem komputer Penyedia Jasa
              sehingga jumlah hasil koleksi dapat diidentifikasikan setiap waktu.
          7) Sesudah tanggal cut-off final holding period, mentransfer hasil koleksi sampai dengan hari
              terakhir dari tiap periode koleksi sebelumnya ke Rekening Koleksi yang dibuka atas nama
              Wali Amanat untuk kepentingan para pemegang EBA-SP SMF-BTN07.
          8) Memelihara kelangsungan polis asuransi kebakaran mengenai Properti Dibiayai dan
              asuransi jiwa para Debitur.
          9) Melakukan segala upaya terbaik yang diperlukan untuk menjaga kualitas kredit dari para
              Debiturnya, dan
          10) Tugas-tugas lain yang akan ditentukan di kemudian hari (bila ada) atas kesepakatan
              bersama.

     d.   Perjanjian Pendukung Kredit Nomor: 271/PPK/EBA-SP SMF-BTN07/X/2022 pada tanggal 26
          Oktober 2022 antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat atau
          Bank Kustodian, dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bertindak sebagai Pendukung
          Kredit menerangkan bahwa:
          1) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bersedia untuk menyediakan dana tidak kurang
              dari jumlah Maksimum Ambang Batas Rekening Cadangan ke dalam Rekening Cadangan
              sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN07.
          2) Dana tidak kurang dari jumlah Maksimum Rekening Cadangan Tambahan ke dalam
              Rekening Cadangan Tambahan sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penerbitan
              EBA-SP SMF-BTN07.

          Dana tersebut wajib disetorkan oleh Pendukung Kredit ke dalam Rekening Cadangan paling
          lambat pada Tanggal Penutupan. Kelebihan dana di atas Jumlah Maksimum Ambang Batas
          Rekening Cadangan yang berubah sehubungan dengan pembayaran-pembayaran pada tiap
          Tanggal Pembayaran wajib dikembalikan kepada Pendukung Kredit sesuai dengan Urutas
          Prioritas Pembayaran. Pendukung Kredit menyadari dan memahami risiko tidak diterimanya
          pengembalian secara penuh dari Bank Kustodian atas nama EBA-SP SMF-BTN07 atas dana
          yang disetorkan Pendukung Kredit ke dalam Rekening Cadangan dalam hal terjadinya
          kegagalan pembayaran oleh para Debitur atas Kumpulan Tagihan. Pendukung Kredit dengan
          ini membebaskan Bank Kustodian dari segala tanggung jawab sehubungan dengan risiko
          tersebut.

     e.   Perjanjian Pendaftaran EBA-SP SMF-BTN07 di KSEI Nomor: SP-002/EBASP/KSEI/1022
          dibuat pada tanggal 26 Oktober 2022 antara PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dengan
          PT Sarana Multigriya Finansial sebagai Penerbit Efek yang selanjutnya disebut Para Pihak.
          Para pihak menerangkan bahwa KSEI adalah perseroan yang menjalankan kegiatan usaha
          sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana dimaksud dalam Undang-
          Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Selanjutnya, Penerbit Efek bermaksud
          untuk mendaftarkan Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipan yang akan didaftarkan di
          KSEI.



                                                 25
Page 29
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     f.   Perjanjian Agen Pembayaran Nomor: 50 tanggal 28 Oktober 2022 antara
          PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Wali
          Amanat menerangkan bahwa sesuai dengan Peraturan KSEI yang mengatur ketentuan
          layanan jasa kustodian sentral ditetapkan bahwa pelaksanaan pembayaran penghasilan,
          bunga, pokok dan hak-hak lain berupa dana dilaksanakan oleh KSEI selaku Agen
          Pembayaran.

     g.   Perjanjian Pengelolaan Administrasi Nomor: SP-002/PA-EBASP/KSEI/1022 tanggal
          28 Oktober 2022 antara PT Kustodian Sentral Efek dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          selaku Bank Kustodian menerangkan bahwa Bank Kustodian ditunjuk untuk
          mengadministrasikan EBA-SP SMF-BTN07 oleh Penerbit Efek, sehingga Bank Kustodian
          wajib membuat perjanjian dengan KSEI terkait dengan pelaksanaan administrasi
          EBA-SP SMF-BTN07 yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya
          sehubungan dengan kewajiban Bank Kustodian antara lain untuk melakukan
          menyelenggarakan administrasi dan pembukuan dalam rangka penitipan dan penatausahaan
          terkait EBA-SP SMF-BTN07 yang terdaftar di KSEI, maka Bank Kustodian wajib memenuhi
          ketentuan, persyaratan, dan prosedur yang ditetapkan oleh KSEI.

     h.   Perjanjian Pendahuluan Pencatatan EBA-SP SMF-BTN07 Nomor: SP00001/BEI.PP3/10/2022
          tanggal 26 Oktober 2022 antara PT Bursa Efek Indonesia dengan PT Sarana Multigriya
          Finansial (Persero) menerangkan bahwa PT Sarana Multigriya Finansial bermaksud untuk
          mencatatkan EBA-SP SMF-BTN07 di Bursa Efek Indonesia.

     i.   Perjanjian Pemberian Porsi Pemulihan Tagihan EBA-SP SMF-BTN07 Nomor: 309/PPT/EBA
          SP-SMF-BTN07/XII/2022 tanggal 26 Oktober 2022 antara PT Sarana Multigriya Finansial
          (Persero) sebagai Penerbit, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat dan PT
          Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Penyedia Jasa. Penerbit, Wali Amanat dan
          Penyedia Jasa menerangkan bahwa untuk mengapresiasi usaha dan prestasi Penyedia Jasa
          dalam melakukan pembinaan, pengurusan dan pengelolaan Kumpulan Tagihan sehingga
          mendukung diperolehnya imbal hasil yang diharapkan Pemegang EBA-SP SMF-BTN07 kelas
          B, maka Pemegang EBA-SM SMF-BTN077 kelas B dalam hal ini diwakili oleh Wali Amanat
          dan Penerbit sepakat untuk memberikan penghargaan (reward) bagi Penyedia Jasa berupa
          Porsi Pemulihan Tagihan.

     j.   Akta Jual Beli Nomor: 49 tanggal 26 Oktober 2022 bahwa PT Sarana Multigriya Finansial
          (Persero) sebagai Penjual dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai Bank Kustodian dan
          Wali Amanat yang bertidak untuk mewakili kepentingan para Pemegang EBA-SP SMF-BTN07
          untuk selanjutnya disebut Pembeli. Selanjutnya Penjual dan Pembeli bersama-sama akan
          disebut Para Pihak. Para Pihak menerangkan bahwa:
          1) Penjual membeli dan menerima pengalihan Kumpulan Tagihan dari PT Bank Tabungan
              Negara (Persero) Tbk selaku Kreditur Asal melalui Akta Jual Beli (Tahap 1) tertanggal
              27 Desember 2019 Nomor 64 dan Akta Jual Beli (Tahap 1) tertanggal 29 Desember 2020
              Nomor 89.
          2) Kumpulan Tagihan termasuk dokumen-dokumen Surat Kuasa Membebankan Hak
              Tanggungan (SKMHT), Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), dan Sertifikat Hak
              Tanggungan (SHT) tidak diperiksa secara keseluruhan, tetapi hanya berdasarkan
              pemeriksaan atas sejumlah sampel Dokumentasi Pembiayaan sebagaimana dinyatakan
              dalam Laporah Hasil Uji Tuntas dari Segi Hukum tertanggal 26 Oktober 2022.
          3) Bahwa untuk melaksanakan jual beli atas Kumpulan Tagihan, para pihak telah sepakat
              untuk menandatangani Akta Jual Beli ini.

     k.   Akta Jual Beli Nomor: 48 tanggal 26 Oktober 2022 menjelaskan bahwa PT Bank Tabungan
          Negara (Persero) sebagai Penjual, dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai



                                                26
Page 30
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 07 (EBA-SP SMF-BTN07)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Pembeli (selanjutnya Penjual dan Pembeli bersama-sama akan disebut Para Pihak) telah
          dibuat Perjanjian KPR dalam bentuk standar perjanjian yang memenuhi Kriteria Seleksi.

          Berdasarkan Perjanjian Induk dan Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN07, Penjual telah
          sepakat menjual Kumpulan Tagihan kepada Pembeli sesuai dengan format Akta Jual Beli
          yang dilampirkan pada Lampiran 3 Perjanjian Induk. Kumpulan Tagihan, termasuk dokumen-
          dokumen SKMHT, Akta Pemberian Hak Tanggungan, dan Sertifikat Hak Tangguhan, tidak
          diperiksa secara keseluruhan, tetapi hanya berdasarkan pemeriksaan atas sejumlah sampel
          Dokumentasi Pembiayaan sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Hasil Uji Tuntas dari Segi
          Hukum tertanggal 26 Oktober 2022. Selanjutnya untuk melaksanakan jual beli atas Kumpulan
          Tagihan, Para Pihak sepakat untuk menandatangani Akta Jual Beli ini.

22.   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

      Sampai dengan tanggal penyajian laporan keuangan, tidak terdapat peristiwa setelah tanggal
      pelaporan yang signifikan.

23.   Tanggung Jawab dan Penerbitan Laporan Keuangan

      Penerbit dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan
      keuangan yang diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 17 Maret 2026.




                                               27
Page 31
    9                           ENERGY
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       SELASA, 31 MARET 2026




 Menanti Parameter Revisi Produksi Batu Bara
   JAKARTA, ID - Pelaku usaha batu bara menantikan parameter harga maupun
    tingkat permintaan global terkait dengan rencana pemerintah merevisi target                                                                                                                                                                                                          EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
                                                                                                                                                                                                                                                                                         SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 08
    produksi batu bara nasional 2026. Adapun target produksi batu bara tahun ini                                                                                                                                                                                                         (EBA-SP SMF-BTN08)
                                                                                                                                                                                                                                                                                         LAPORAN KEUANGAN
   sekitar 600 juta ton. Besaran target tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi
                                                                                                                                                                                                                   LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                 LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
                      produksi 2025 yang mencapai 790 juta ton.                                                                                                                                             Per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024                                                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
                                                                                                                                                                                                                         (Dalam Rupiah)                                                                  31 Desember 2025 dan 2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               (Dalam Rupiah)
                                                                                                                                                                                                                                                     2025                 2024                                                                  2025                   2024
Oleh Rangga Prakoso                                             permintaan global, atau indikator                                katan produksi itu akan diberikan
                                                                                                                                                                                           Aset                                                                                           Pendapatan Investasi
                                                                lain yang objektif dan transparan.                               dengan mempertimbangan kondisi                            Kas dan Setara Kas                                19.425.177.749           19.747.385.144      Pendapatan Bunga                                 53.281.041.466       66.867.712.332
                                                                Intinya kami masih menunggu,”                                    penawaran dan permintaan (supply                          Rekening Titipan                                   5.279.487.747            6.768.023.725      Pendapatan Denda Keterlambatan                      467.703.606          594.860.214




K
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Jumlah Pendapatan Investasi                      53.748.745.072       67.462.572.546
            ementerian Energi                                   kata Gita kepada Investor Daily di                               and demand) global.                                       Piutang Kredit Pemilikan Rumah                   349.767.061.855          440.308.674.754
                                                                                                                                                                                           Pajak Dibayar di Muka                                416.393.385                        -      Beban Investasi
            dan Sumber Daya Min-                                Jakarta, Senin (30/3/2026).                                          Menteri ESDM Bahlil Lahadalia                         Aset Pajak Tangguhan                                 340.561.171              178.743.841      Beban Bunga                                      24.205.894.044       30.823.008.336
            eral (ESDM) melaku-                                     Gita menuturkan menentukan                                   mengatakan pergerakan harga batu                          Jumlah Aset                                      375.228.681.907          467.002.827.464
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Beban Jasa Penunjang                             19.219.265.858       23.870.752.760
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Beban Lain-lain                                      23.524.773           23.758.173
            kan penyesuaian target                              harga batu bara yang dianggap ba-                                bara dan nikel sudah dilaporkan                           Liabilitas dan Aset Bersih                                                                     Jumlah Beban Investasi                           43.448.684.675       54.717.519.269
            produksi batu bara dan                              gus memang tidak bisa disederhana-                               kepada Presiden Prabowo Subianto                          Liabilitas                                                                                     Pendapatan/(Beban) Lain-lain
nikel nasional sejak awal tahun.                                kan dalam satu angka tertentu. Hal                               pada Rabu (25/3/2026) malam.                              Utang Bunga                                            225.071.993            290.531.452      Penyisihan Piutang KPR                             (735.533.317)        (810.137.829)
                                                                                                                                                                                           Utang Pajak                                                      -          1.138.534.208      Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain                (735.533.317)        (810.137.829)
Pemangkasan produksi itu bertu-                                 ini karena sangat bergantung pada                                Meskipun harga kedua komoditas                            Biaya yang Masih Harus Dibayar                         840.220.657            822.288.577      Laba Sebelum Pajak Penghasilan                    9.564.527.080       11.934.915.448
juan untuk mengerek harga kedua                                 kualitas batu bara, struktur biaya                               global itu menguat, ia menegaskan                         Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                    304.608.711.123        393.200.458.289
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
komoditas tersebut. Mengingat,                                  masing-masing perusahaan, serta                                  belum ada perubahan kebijakan                             Utang Lain-lain                                      5.279.487.747          6.768.023.725      Pajak Kini                                       (2.177.893.740)      (2.685.544.400)
Indonesia merupakan salah satu                                  kondisi logistik dan pasar. “Perlu                               hingga saat ini terkait pengelolaan                       Jumlah Liabilitas                                310.953.491.520          402.219.836.251      Pajak Tangguhan
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Jumlah Manfaat/(Beban) Pajak
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              161.817.330          178.230.322

eksportir terbesar batu bara dan                                diingat juga bahwa sebagian besar                                kedua komoditas tersebut.                                 Aset Bersih
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Penghasilan                                    (2.016.076.410)      (2.507.314.078)
                                                                                                                                                                                           Sertifikat EBA-SP Kelas B                         55.200.020.055           55.200.020.055
nikel dunia.                                                    produksi Indonesia adalah batu bara                                  “Kebijakan kita belum ada yang                        Saldo Laba                                         9.955.419.220            9.582.971.158
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Laba Tahun Berjalan                               7.548.450.670        9.427.601.370

    Direktur Eksekutif Asosiasi                                 kalori rendah hingga menengah,                                   berubah, tapi kita memperhatikan                          Jumlah Aset Bersih                                65.155.439.275           64.782.991.213      Penghasilan Komprehensif Lain                                   -                   -

Pertambangan Batu Bara Indonesia                                yang secara harga memang tidak                                   perkembangan untuk melakukan                              Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                376.108.930.795          467.002.827.464      Laba Komprehensif Tahun Berjalan                  7.548.450.670        9.427.601.370

(APBI) Gita Mahyarani mengapre-                                 berada pada level premium seperti                                relaksasi,” kata Bahlil usai meninjau
                                                                                                                                                                                                              LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH                                                                            LAPORAN ARUS KAS
siasi rencana pemerintah untuk                                  kalori tinggi,” tuturnya.                                        kesiapan mudik di SPBU di Solo,                                                Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
mengevaluasi target produksi batu                                   Pemerintah terus mencermati                                  Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).                                                  31 Desember 2025 dan 2024                                                                      31 Desember 2025 dan 2024
                                                                                                                                                                                                                        (Dalam Rupiah)                                                                                 (Dalam Rupiah)
bara nasional. Pihaknya pun me-                                 pergerakan harga komoditas global                                    Bahlil menerangkan relaksasi                                                                Sertifikat                             Jumlah Aset
                                                                                                                                                                                                                                                     Saldo Laba                                                                                 2025                   2024
nantikan parameter yang akan                                    khususnya batu bara dan nikel. Kon-                              produksi batu bara dan nikel akan                                                             EBA-SP Kelas B                             Bersih
ditetapkan pemerintah.                                          sistensi level harga merupakan salah                             diberikan dengan pendekatan yang                          Saldo Per 1 Januari 2024            55.200.020.055        7.331.372.396 62.531.392.451
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Arus kas dari Aktivitas Operasi:
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah         89.806.079.582     105.584.685.627
    “Parameter terukur itu didefin-                             satu instrumen bagi pemerintah                                   terukur. Bahlil menekankan bahwa                          Distribusi EBA-SP Kelas B
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Penerimaan Bunga dan Denda KPR                    52.466.974.200       66.923.326.680
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Penerimaan Bunga Jasa Giro dan Deposito              401.521.984          539.245.866
isikan secara jelas apakah berba-                               untuk mendongkrak produksi batu                                  kebijakan tersebut tidak boleh                              (Catatan 11)                                       - (7.176.002.608) (7.176.002.608)         Penerimaan Lain-lain                                           -                    -
sis level harga tertentu, kondisi                               bara dan nikel nasional. Pening-                                 memicu kelebihan pasokan yang                                                                                                                            Pembayaran Jasa Penunjang                         (9.459.631.681)     (11.412.120.283)
                                                                                                                                                                                           Laba Komprehensif                                                                              Pembayaran Pajak                                  (3.732.821.333)      (3.867.525.474)
                                                                                                                                 justru menekan harga komoditas                              Tahun Berjalan                                     -    9.427.601.370      9.427.601.370     Pembayaran Lain-Lain                              (9.765.226.870)    (12.817.338.900)
  Pemanfaatan Batubara                                                                                                           nasional di pasar global. “Yang
                                                                                                                                                                                           Saldo Per 31 Desember 2024          55.200.020.055        9.582.971.158 64.782.991.213
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Aktivitas Operasi                              119.716.895.882     144.950.273.516
  Capaian Tahun 2025                                                                                                             namanya relaksasi terukur, terbatas
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
                                                                                                                                 dan tetap menjaga supply & demand                                                                                                                        Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A            (88.591.747.166)    (103.689.773.804)
                                                                                                                                                                                           Saldo Per 1 Januari 2025            55.200.020.055        9.582.971.158 64.782.991.213
                                   Domestik: listrik dan non-kelistrikan                                                         dan harga,” terangnya.                                                                                                                                   Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A                  (24.271.353.503)     (30.899.623.556)
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Pembagian Dividen EBA-SP Kelas B                  (7.176.002.608)      (7.176.002.608)
                                                                                                                                     Sementara itu, Direktur Jen-                          Distribusi EBA-SP Kelas B                                                                      Pembayaran Utang Lain-lain                                     -          (33.302.900)
                                                                                                                                                                                             (Catatan 11)                                       - (7.176.002.608) (7.176.002.608)
                                                                                      Domestik                                   deral Mineral dan Batu Bara Kemen-                                                                                                                       Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Aktivitas Pendanaan                           (120.039.103.277)    (141.798.702.868)
                                                                                       32% 254
                                                                                                                                 terian ESDM Tri Winarno menga-                            Laba Komprehensif
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas                  (322.207.395)       3.151.570.648
                                                                                           Juta Ton
                                                                                                                                 takan pihaknya masih mencermati                             Tahun Berjalan                                     -    7.548.450.670      7.548.450.670
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                19.747.385.144      16.595.814.496
                                                        Total
                                                                                                                                 pergerakan harga batu bara global.                        Saldo Per 31 Desember 2025          55.200.020.055        9.955.419.220 65.155.439.275         Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun               19.425.177.749      19.747.385.144
                                                      790
            kelistrikan                               Juta Ton                                                                   Ia menyebut penyesuaian kuota
           Ekspor                                                                                                                produksi batu bara tetap berlaku                              Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi                          Kreditur Asal & Penyedia Jasa                               Wali Amanat & Bank Kustodian
           65,1% 514
                 Juta Ton
                                                                                                                                 meskipun harga komoditas tersebut
                                                                                Stok                                             meroket hingga lebih dari US$130
                                                                                      22
                                                                               2,8%   Juta Ton                                   per ton. Adapun harga batu bara
                                                                                                                                 berada di bawah US$120 per ton                                    PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.


                                                                                                                                 sejak awal 2026.                                         Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
                                                                                                                                                                                          Nomor 08 (“EBA-SP SMF-BTN08”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN08 Per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
                                                                                                                                     “Jangan sampai nanti dinaikkan                       dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
                                                                                                                                 [kuota produksi batu bara], jor-
                                                                                                                                 joran [produksinya], terus habis itu                                                         Penerbit
                                                                                                                                                                                                                                                                             Jakarta, 31 Maret 2026
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Wali Amanat & Bank Kustodian
                                                                                                                                 [harganya] turun lagi. Cari keseim-                                           PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

                                                                                                                                 bangan lah,” kata Tri dikutip dari
                                                                                                                                                                                                                               Heliantopo                                                                                         Arie Sus Miyanti
                                                                                                 SUMBER: KEMENTERIAN ESDM
                                                                                                                                 kantor berita Antara.                                                                          Direktur                                                                                       Executive Vice President




                                                                                                     EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI                                                                                                                                       EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
                                                                                                     SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK MANDIRI 01                                                                                                                                       SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 07
                                                                                                     (EBA-SP SMF-BMRI01)                                                                                                                                                                 (EBA-SP SMF-BTN07)
                                                                                                     LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                                                                    LAPORAN KEUANGAN

                           LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                    LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN                                                           LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                  LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
                    Per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024                                                    Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                            Per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024                                                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
                                 (Dalam Rupiah)                                                                     31 Desember 2025 dan 2024                                                                            (Dalam Rupiah)                                                                   31 Desember 2025 dan 2024
                                                                                                                          (Dalam Rupiah)                                                                                                                                                                        (Dalam Rupiah)
                                                             2025                  2024                                                                 2025                2024                                                                     2025                 2024                                                                  2025                   2024

   Aset                                                                                             Pendapatan Investasi                                                                   Aset                                                                                           Pendapatan Investasi
   Kas dan Setara Kas                                    6.615.107.466          8.384.804.094         Bunga                                         2.410.901.463       5.046.085.779      Kas dan Setara Kas                                  23.395.784.966         19.676.042.316      Pendapatan Bunga                                 35.818.498.246       47.926.182.279
                                                                                                      Denda Keterlambatan                              46.261.000          54.496.151      Rekening Titipan                                     3.928.171.265          5.521.293.838      Pendapatan Denda Keterlambatan                      540.120.248          446.992.133
   Rekening Titipan                                        184.472.012            186.335.440
                                                                                                    Jumlah Pendapatan Investasi                     2.457.162.463       5.100.581.930      Piutang Kredit Pemilikan Rumah                     202.959.509.373        286.224.132.719      Jumlah Pendapatan Investasi                      36.358.618.494       48.373.174.412
   Piutang Kredit Pemilikan Rumah                       12.086.830.480         28.284.557.259
                                                                                                    Beban Investasi                                                                        Piutang Lain-lain                                    1.041.320.089            933.634.091      Beban Investasi
   Pajak Dibayar di Muka                                   318.426.815            146.229.177
                                                                                                      Beban Jasa Penunjang                            804.774.820       1.102.184.526      Aset Pajak Tangguhan                                   138.945.070            130.768.970      Beban Bunga                                      16.706.465.012       23.408.691.079
   Aset Pajak Tangguhan                                     41.692.907             48.622.843         Bunga EBA Kelas A                                         -         407.472.801                                                                                                     Beban Jasa Penunjang                              7.227.897.590       10.082.182.155
                                                                                                      Beban Lain-lain                                  23.074.774          23.254.772      Jumlah Aset                                        231.463.730.763        312.485.871.934
   Jumlah Aset                                          19.246.529.680         37.050.548.813                                                                                                                                                                                             Beban Penyisihan Piutang                            631.568.498          594.404.411
                                                                                                    Jumlah Beban Investasi                            827.849.594       1.532.912.099                                                                                                     Beban Lain-lain                                     308.656.374          143.170.327
                                                                                                                                                                                           Liabilitas dan Aset Bersih
   Liabilitas dan Aset Bersih                                                                       Pendapatan/(Beban) Lain-lain                                                                                                                                                          Jumlah Beban Investasi                           24.874.587.474       34.228.447.972
                                                                                                                                                                                           Liabilitas
   Liabilitas                                                                                         Penyisihan Piutang KPR                           31.499.710           69.254.112     Utang Bunga                                            174.728.968            263.124.662      Laba Sebelum Pajak Penghasilan                   11.484.031.020       14.144.726.440
   Utang Pajak                                                        -            62.791.855         Lain-lain                                         3.800.543                    -
                                                                                                                                                                                           Utang Pajak                                          1.469.645.890          1.004.206.433      Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
                                                                                                    Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain                35.300.253           69.254.112                                                                                                    Pajak Kini                                        (2.520.729.057)     (3.066.045.678)
   Biaya yang Masih Harus Dibayar                           369.968.257           219.132.666                                                                                              Biaya yang Masih Harus Dibayar                         157.738.325            721.689.029
   Utang Lain-lain                                          250.631.276           252.494.704       Laba Sebelum Pajak Penghasilan                  1.664.613.122       3.636.923.943      Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                    163.382.930.974        246.038.644.517      Pajak Tangguhan                                        8.176.100          77.361.449
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Pajak Pendapatan Bunga Deposito EBA
                                                                                                    Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan                                                      Utang Lain-lain                                      4.342.696.597          5.957.293.840
   Jumlah Liabilitas                                        620.599.533           534.419.225                                                                                                                                                                                             Jumlah (Beban) Pajak Penghasilan                  (2.512.552.957)     (2.988.684.229)
                                                                                                    Pajak Kini                                       (177.068.980)        (409.493.643)    Jumlah Liabilitas                                  169.527.740.754        253.984.958.481
                                                                                                    Pajak Tangguhan                                    (6.929.936)         (15.235.905)                                                                                                   Laba Tahun Berjalan                                8.971.478.063      11.156.042.211
   Aset Bersih
                                                                                                    Jumlah Manfaat/(Beban) Pajak                                                           Aset Bersih                                                                                    Penghasilan Komprehensif Lain                                   -                   -
   Sertifikat EBA-SP Kelas B                            14.449.673.433         32.574.246.293         Penghasilan                                    (183.998.916)        (424.729.548)                                                                                                   Pos-pos yang dapat direklasifikasi
                                                                                                                                                                                           Sertifikat EBA-SP Kelas B                            47.500.001.416        47.500.001.416
   Saldo Laba                                            4.176.256.714          3.941.883.295                                                                                                                                                                                              ke laba rugi                                                   -                   -
                                                                                                    Laba Tahun Berjalan                             1.480.614.206       3.212.194.395      Saldo Laba                                           14.435.988.593        11.000.912.037
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Pos-pos yang tidak dapat direklasifikasi
   Jumlah Aset Bersih                                   18.625.930.147         36.516.129.588       Penghasilan Komprehensif Lain                                 -                  -     Jumlah Aset Bersih                                   61.935.990.009        58.500.913.453       ke laba rugi                                                 -                    -
   Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                    19.246.529.680         37.050.548.813       Laba Komprehensif Tahun Berjalan                1.480.614.206       3.212.194.395      Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                  231.463.730.763        312.485.871.934      Laba Komprehensif Tahun Berjalan                  8.971.478.063       11.156.042.211


                          LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH                                                                           LAPORAN ARUS KAS                                                            LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH                                                                             LAPORAN ARUS KAS
                            Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                     Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
                              31 Desember 2025 dan 2024                                                                       31 Desember 2025 dan 2024                                                           31 Desember 2025 dan 2024                                                                      31 Desember 2025 dan 2024
                                    (Dalam Rupiah)                                                                                  (Dalam Rupiah)                                                                      (Dalam Rupiah)                                                                                 (Dalam Rupiah)
                                           Sertifikat                            Jumlah Aset                                                            2025                2024                                                 Sertifikat                             Jumlah Aset                                                             2025                   2024
                                                              Saldo Laba                                                                                                                                                                              Saldo Laba
                                         EBA-SP Kelas B                            Bersih                                                                                                                                      EBA-SP Kelas B                             Bersih
                                                                                                    Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                                                                                                                                       Arus kas dari Aktivitas Operasi
   Saldo Per 1 Januari 2024              43.500.134.976      3.727.519.594      47.227.654.570        Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah     18.616.194.067      24.880.560.011     Saldo Per 1 Januari 2024            47.500.001.416        5.112.706.320 52.612.707.736         Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah         82.633.054.848       86.002.978.330
                                                                                                    Penerimaan bunga dan denda keterlambatan            46.261.000       4.978.447.209                                                                                                    Penerimaan Bunga dan Denda KPR                    36.424.162.893       48.343.896.092
   Distribusi EBA-SP Kelas B                                                                                                                                                               Disitribusi Kepada Pemegang
                                                                                                    Penerimaan bunga jasa giro                          23.933.885          52.880.609                                                                                                    Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro              458.338.101          709.169.136
     (Catatan 8)                                        -    (2.997.830.694)     (2.997.830.694)                                                                                                                                                                                          Pembayaran aset piutang KPR                         (631.568.498)        (594.404.411)
                                                                                                    Penerimaan lain-lain                                 3.800.543                   -       EBA-SP Kelas B                                      - (5.267.836.494) (5.267.836.494)
   Pembayaran Pokok                                                                                 Penerimaan restitusi pajak                         146.229.177         296.799.844                                                                                                    Pembayaran Jasa Penunjang                         (7.791.848.294)     (10.194.670.808)
     Sertifikat Kelas B                 (10.925.888.683)                   -    (10.925.888.683)    Pembayaran jasa penunjang                         (653.939.230)     (1.138.841.757)    Laba Komprehensif                                                                              Pembayaran Pajak                                  (2.362.960.982)      (5.139.582.925)
                                                                                                    Pembayaran pajak                                  (558.287.650)       (576.624.216)                                                                                                   Pembayaran Lain-lain                                    (984.992)        (143.170.327)
                                                                                                                                                                                             Tahun Berjalan                                      - 11.156.042.211      11.156.042.211
   Laba Komprehensif                                                                                Pembayaran lain-lain                               (23.074.774)        (23.254.772)                                                                                                   Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
     Tahun Berjalan                                     -    3.212.194.395       3.212.194.395      Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari                                                                                                                                                     Aktivitas Operasi                              108.728.193.076      118.984.215.087
                                                                                                                                                                                           Saldo Per 31 Desember 2024          47.500.001.416 11.000.912.037 58.500.913.453
                                                                                                      Aktivitas Operasi                             17.601.117.018      28.469.966.928                                                                                                    Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
   Saldo Per 31 Desember 2024            32.574.246.293      3.941.883.295      36.516.129.588
                                                                                                    Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                                                                                                                                     Pembayaran Pokok EBA-SP Kelas A                  (82.655.713.543)     (88.033.279.964)
   Saldo Per 1 Januari 2025              32.574.246.293      3.941.883.295      36.516.129.588        Pembayaran utang EBA-SP Kelas A                            -     (15.418.434.792)                                                                                                   Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B                  (16.794.860.706)     (23.502.837.780)
                                                                                                      Pembayaran Pokok EBA-SP Kelas B              (18.124.572.860)    (10.925.888.683)    Saldo Per 1 Januari 2025            47.500.001.416 11.000.912.037 58.500.913.453               Pembayaran Distribusi kepada Pemegang
   Distribusi EBA-SP Kelas B                                                                                                                                                                                                                                                              EBA-SP Kelas B                                    (5.536.401.507)      (5.267.836.494)
                                                                                                      Pembagian Dividen EBA-SP Kelas B              (1.246.240.787)     (2.997.830.694)
     (Catatan 8)                                        -    (1.246.240.787)     (1.246.240.787)      Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A                            -        (539.985.682)                                                                                                   Pemulihan dana cadangan                              (21.474.670)                   2
                                                                                                                                                                                           Distribusi Kepada Pemegang
   Pembayaran Pokok                                                                                   Pembayaran utang lain-lain                                 -         (50.029.998)    EBA-SP Kelas B                                        - (5.536.401.507) (5.536.401.507)        Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
     Sertifikat Kelas B                 (18.124.572.860)                   -    (18.124.572.860)    Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk                                                                                                                                                    Aktivitas Pendanaan                           (105.008.450.426)    (116.803.954.236)
                                                                                                      Aktivitas Pendanaan                          (19.370.813.647)    (29.932.169.849)    Laba Komprehensif                                                                              Kenaikan (Penurunan) Bersih
   Laba Komprehensif                                                                                                                                                                                                                                                                      Kas dan Setara Kas                                 3.719.742.650        2.180.260.851
                                                                                                    Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas             (1.769.696.629)     (1.462.202.921)      Tahun Berjalan                                      -   8.971.478.063      8.971.478.063
     Tahun Berjalan                                     -    1.480.614.206       1.480.614.206                                                                                                                                                                                            Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                19.676.042.316       17.495.781.465
                                                                                                    Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun               8.384.804.094       9.847.007.015
   Saldo Per 31 Desember 2025            14.449.673.433      4.176.256.714      18.625.930.147      Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun              6.615.107.465       8.384.804.094     Saldo Per 31 Desember 2025          47.500.001.416 14.435.988.593 61.935.990.009               Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun               23.395.784.966       19.676.042.316



        Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi                           Kreditur Asal & Penyedia Jasa                             Wali Amanat & Bank Kustodian                       Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi                          Kreditur Asal & Penyedia Jasa                               Wali Amanat & Bank Kustodian




             PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                     PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.


   Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Mandiri Nomor 1                     Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Nomor
   (“EBA-SP SMF-BMRI01) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BMRI01 Per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus                     7 (“EBA-SP SMF-BTN07) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN07 Per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus
   kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                                                  kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.


                                                                                      Jakarta, 31 Maret 2026                                                                                                                                                                  Jakarta, 31 Maret 2026
                                          Penerbit                                                                                    Wali Amanat & Bank Kustodian                                                              Penerbit                                                                                      Wali Amanat & Bank Kustodian
                           PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                        PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.



                                         Heliantopo                                                                                         Arie Sus Miyanti                                                                    Heliantopo                                                                                             Tjandraningrum
                                          Direktur                                                                                       Executive Vice President                                                                Direktur                                                                                               Vice President

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.16 MB
Published31 Mar 2026
Pages31
Characters149,216
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Sarana Multigriya Finansial p.1 ×87
linked org BANK TABUNGAN NEGARA p.2 ×89
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.3 ×62
linked org Dana Pensiun p.18 ×6
linked org Yayasan Kesejahteraan p.19
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.8 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia- p.18 ×13
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved person I Gede Nyoman Yetna Setia p.1
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.8 ×2
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.8
unresolved org Bank Rakyat Indonesia- Pendapatan Tetap p.18
unresolved org Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia p.18
unresolved org Dana Pensiun Bank Mandiri p.18
unresolved org Dana Pensiun Bank Tabungan Negara p.18
unresolved org PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor p.18
unresolved org PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) p.18
unresolved org PT Asuransi Ciputra Indonesia p.18
unresolved org Dana Pensiun Bank Banten p.18
unresolved org PT Asuransi Binagriya Upakara p.18 ×2
unresolved org Dana Pensiun GPIB p.18
unresolved org Dana Pensiun BPD Jabar p.18
unresolved org Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN p.19
unresolved org PT Bank Tabungan Negara Sertifikat EBA-SP p.23
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.28 ×3
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek p.29
unresolved org Menteri ESDM Bahlil Lahadalia p.31
unresolved org Kantor Akuntan Publik Arif p.31 ×3
unresolved org KEMENTERIAN ESDM p.31
unresolved person Executive Vice · Direktur p.31 ×3
unresolved person Vice · Direktur p.31

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result