Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Nomor : 121-JKT/AMI-CS/HG-L/XI/23 Jakarta, 29 November 2023
Lampiran : 1 berkas
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up. Direktur Penilaian Perusahaan, Bapak I Gede Nyoman Yetna
Perihal: Laporan Hasil Public Expose 2023 PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Dengan hormat,
Sesuai dengan Poin III.3. pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-
00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi, bersama ini kami sampaikan bahwa PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (“Perseroan”) telah
menyelenggarakan Public Expose 2023 pada:
Hari & tanggal : Senin, 27 November 2023
Waktu : 11.00-11.45 WIB
Tempat : Public Expose Live 2023 oleh Bursa Efek Indonesia (BEI)
Manajemen yang hadir : 1. Wakil Presiden Direktur, Iwan Dewono Budiyuwono
2. Direktur & Corporate Secretary, Heri Gunawan
3. Direktur, Hendri Tamrin
4. Direktur, Totok Azhariyanto
5. Direktur, Wito Krisnahadi
6. Legal, Erwin Sundoro
7. Investor Relations, Danuta Komar
Acara Public Expose ini dihadiri secara online oleh investor dan analis yang berjumlah 305 peserta.
Public Expose dibuka dengan presentasi oleh Danuta Komar yang mencakup telaahan kinerja
keuangan dan operasi yang terkini, tantangan yang dihadapi, upaya untuk meningkatkan kinerja
Perseroan, target kinerja Perseroan tahun berjalan, dan hal-hal lainnya yang dipandang perlu
diungkapkan kepada publik.
Setelah presentasi, acara Public Expose dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan ringkasan
sebagai berikut:
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Cyber 2 Tower Lantai 34 | Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 No. 13 | Jakarta 12950
T +62-21-2553 3060 F +62-21-2553 3059 E corsec@adarominerals.id www.adarominerals.id
Page 2
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Nomor: 121-JKT/AMI-CS/HG-L/XI/23
1. Suyono
Pertanyaan:
Untuk bahan baku smelter PT Kalimantan Aluminium Industry (“KAI”) nantinya, bagaimana
sistem kontraknya dan apakah sudah ada komitmen dengan tambang bauksit mana saja?
Mohon info berapa nilai estimasi capital expenditure (capex) sepanjang tahun 2023 dan
anggaran capex 2024?
Jawaban:
Terkait bahan baku aluminium smelter, kami mendapatkannya dari alumina refinery, bukan
dari tambang bauksit, karena kami tidak me-refine bauksit menjadi alumina, tetapi kami
mengambil alumina dan melakukan smelting menjadi aluminium. Terkait suplai alumina, kami
akan fokus pada sumber-sumber dari dalam negeri. Kami telah bekerja sama menandatangani
nota kesepahaman dengan beberapa supplier alumina, baik produsen langsung maupun dari
trader. Kami utamakan dari penghasil langsung dari dalam negeri.
Capex tahun 2023 selama 9 bulan berjalan ini sudah mencapai US$96 juta, meningkat
signifikan jika dibandingkan tahun lalu. Hal ini sejalan dengan pembangunan aluminium
smelter kami dan juga infrastruktur tambang. Untuk guidance tahun 2024, saat ini masih dalam
tahap finalisasi budget dan rencananya akan kami sampaikan di awal tahun depan dengan
guidance-guidance lainnya. Kurang lebih penganggaran capex masih akan berfokus untuk
kelanjutan pembangunan smelter maupun infrastruktur tambang batubara.
2. Aldo Bakti
Pertanyaan:
Berapa persen kepemilikan Adaro Minerals pada smelter aluminium tersebut? Apakah Adaro
Minerals hanya memasok batubara ke smelter tersebut atau nantinya akan mendapatkan
sebagian laba dari operasional smelter tersebut?
Jawaban:
Terkait aluminium smelter, Perseroan memiliki kepemilikan secara tidak langsung sebanyak
65% saham di KAI. Oleh karena itu, Perseroan berhak atas laba yang dihasilkan oleh KAI
yang tentunya akan disalurkan melalui dividend payment.
Terkait apakah Adaro Minerals memasok batubara, saat ini Perseroan memfokuskan diri untuk
melakukan penambangan metallurgical coal, bukan thermal coal. Sehingga saat ini Adaro
Minerals belum berencana memasok thermal coal untuk proyek smelter di KAI ini.
3. Lukman Aditya
Pertanyaan:
Apakah langkah-langkah yang akan dilakukan Adaro jika carbon tax diimplementasi?
Halaman 2 dari 3
Page 3
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Nomor: 121-JKT/AMI-CS/HG-L/XI/23
Jawaban:
Memang ada rencana pemerintah untuk menerapkan carbon tax untuk user. Namun, saat ini
hal tersebut masih belum diimplementasikan. Hal yang terpenting adalah Adaro berkomitmen
untuk Net Zero Emission. Sesuai arahan pemerintah, kami akan mendukung Net Zero Carbon
Emission di tahun 2060 dengan tentunya terus menyiapkan program-program, khususnya
terkait dekarbonisasi. Beberapa hal yang bisa saya jelaskan di sini, pertama ada penggunaan
biofuel, sampai saat ini kami sudah B35 di semua operation kami. Lalu ada elektrifikasi, yang
mana sebanyak mungkin kami akan melakukan elektrifikasi untuk peralatan dan infrastruktur
tambang kami. Kemudian ada penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT). Kami sedang
merencanakan pembangunan mini hydro. Kemudian, kami juga melakukan program
dekarbonisasi lainnya seperti penanaman Daerah Aliran Sungai (DAS). Pada intinya, kita
jangan melupakan bahwa operasi yang efisien sangat dibutuhkan untuk dekarbonisasi. Hal
yang lebih penting lagi adalah Manajemen memiliki komitmen yang kuat dalam energi ramah
lingkungan.
Ke depannya, di tahun 2030, menurut perkiraan kami, sekitar 50% dari revenue stream Adaro
group akan berasal dari non-batubara thermal.
Public Expose ditutup dengan konferensi pers secara online yang dihadiri oleh 27 wartawan media
cetak, media online, dan media elektronik.
Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT ADARO MINERALS INDONESIA TBK
___________________
Heri Gunawan
Direktur dan Sekretaris Perusahaan
Halaman 3 dari 3
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.