Skip to content
Back to announcement

20231128_BBTN_Public Expose_31543351_lamp2.pdf

Other Text extracted BBTN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1
Public Expose Live Tahun 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jakarta, 29 November 2023
Page 2
Sekilas Bank BTN
Page 3
Sekilas Tentang Bank BTN

     Struktur Kepemilikan Saham (Per 30 September 2023)                                                                Gambaran Umum Perseroan


                                                                                                5th     Bank Terbesar ke-5 dengan total aset lebih dari Rp 400 Triliun dan
                                                                                                        melayani lebih dari 8 juta nasabah di seluruh Indonesia
     Pemerintah Republik Indonesia                                  Publik
                                                                                                        Bank penyedia KPR terbesar di Indonesia dengan lebih dari 125
                           60,00%                          40,00%                                       tahun melayani masyarakat (sejak Postpaarbank berdiri)


                                                                                                        738 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia


                     Demografi Investor BBTN                                                            Pelopor Sekuritisasi KPR KIK- EBA pertama di Indonesia, dengan
                         terhadap total saham Publik                                                    total penerbitan Rp13,3 Triliun dengan rating AAA.
                                                                      Regional Asia
Amerika selain USA                                                                                                                                 Menjadi pelopor
                                                                        103,48 jt lembar
                                                                                                                     Pertama kali                    utama dalam
    6,15 jt lembar                                                          (1,84%)
       (0.11%)               Regional Eropa                            Top 3 : Malaysia, UAE,
                                                                                                                 menerbitkan obligasi                mensukseskan
                                290,19 jt lembar                                                                dan awal melaksnakan                Program Sejuta
                                                                            Singapura
                                                                                                                   kegiatan umum                  Rumah untuk rakyat
                                    (5,17%)
                          Top 3 : Swedia, Irlandia, Inggris
                                                                                                                                                    dari Pemerintah

            USA                                                         Indonesia                                          1989
      868,56 jt lembar
                                                                                                        1976                            2009            2015           2025
                                                                     4.267,88 jt lembar
         (15.47%)                                                        (76,03%)
                         Persemakmuran Inggris                                                   Mendapat mandat dalam           Pelopor Sekuritisasi KPR
                                                                                                                                                                     Visi menjadi “The
                                   42,01 jt lembar                                                                                                                 best mortgage bank
                                                                                                 pembiayaan perumahan           pertama di Indonesia dan
                                                                                                                                                                    in Southeast Asia”
                                       (0,75%)                                                     dari Pemerintah dan        melakukan Penawaran Umum
                          Cayman Isl. , Virgin Isl., Bermuda Isl.                                melakukan Realisasi KPR      Saham Perdana (IPO) di Bursa
                                                                                                   BTN pertama kali di                Efek Indonesia
                                                                                                         Semarang
                                                                                                                                                                                         3
Page 4
BTN memiliki posisi strategis dalam sektor perumahan
Sebagai bank yang fokus dan memiliki sejarah panjang di sektor perumahan, BTN siap untuk berkontribusi dalam mengurangi
backlog perumahan dan menaikkan kontribusi dari sektor perumahan terhadap PDB.
                                                                                                                                                                       Rasio KPR terhadap PDB
                                                                                                Distribusi backlog kepemilikan rumah di Indonesia
                                                                                                                      (Rumah tangga)


                                                                                                                                                                                                          44.8%
                                                                                                                                                                                                 38.4%
                                                                                                                                                                 Rata-rata:27.3%
                                                                                                                                                                                       22.3%



                                                                                                                                                                   3.0%      3.8%


                                                                                                                                                                  Indonesia Filipina   Thailand Malaysia Singapura


                                                                                                                                                                   Dampak dari sektor perumahan
                                                                                                                                                                      (dlm setiap IDR 1 input)


           Backlog kepemilikan rumah                                                                    Backlog rumah
              (jutaan rumah tangga)                                                                millennial Home Backlog
                                                                                     3%
                                                                           11%                           di area urban               13%
                                                                                                                                                   26%
                                                                                                                                                                Kenaikan output            Kenaikan jumlah
                                                                          Backlog
                                                                                                                                                               ekonomi nasional           tenaga kerja yang
                                                                                                                              14%      Pendapatan
                                                                        kepemilikan       47%                 76.5%                     Millennial                   2.15x                 dibutuhkan oleh
                                                                                                                                                                                                0.23x
                          12.7                                      38%   per usia

                                                                                                                                             44%               > 7000 Pengembang properti
                                                                                                                                                                  yng didominasi oleh pengembang
                                                               Gen Z : 8-23y              Millennials : 24 - 40y             <Rp 1,5 jt        Rp 1,5-3,4 Jt     rumah subsidi yang fokus menyasar
                                                                                                                             Rp 3,5-4,9 jt     Rp 5,0-9,9 jt
                                                               Gen X : 40-55y             Baby Boomer : 56-74y
                                                                                                                             > Rp 10 jt
                                                                                                                                                                     segmen menengah-bawah
                                                               Pre Boomer : >75y

      Sumber: Profil Generasi Millenial Indonesia 2018, Kementerian PUPR 2021, CDS                                                                                                                                   4
                                                                                                                                                                                                                     5
Page 5
Kebijakan Pemerintah yang akan Mempengaruhi Kinerja BTN

                        Peraturan Perumahan Baru                                                              Insentif Likuiditas Baru

❑ Penyesuaian Terakhir pada Batas Harga Rumah Bersubsidi                              ❑ Insentif Giro Wajib Minimum (GWM)
   o Kenaikan harga rata-rata pada tahun 2023 adalah sekitar 7% dibandingkan              o Insentif GWM maksimal 4% efektif mulai 1 Oktober 2023 akan memberikan
     dengan harga 2021, sedangkan kenaikan harga rata-rata pada tahun 2024                  kelonggaran pada likuiditas industri (setara dengan sekitar Rp 80 Triliun untuk
     adalah sekitar 3%.                                                                     setiap insentif RRR 1%) dalam mendukung pertumbuhan kredit industri ke
                                                              Harga Baru                    depan.
                                          Harga
              Daerah (Rp Jt)                       Harga    % thd    Harga    % thd
                                          2021
                                                   2023     2021     2024     2023    ❑ Penyangga Likuiditas Makroprudensial

       Jawa (kecuali Jabodetabek) dan                                                     o Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Oktober
       Sumatera (kecuali Riau, Bangka     150.50   162.00   7.64%    166.00   2.47%         2023 tersebut, BI akan memberlakukan pelonggaran likuiditas dengan
       Belitung, Mentawai)                                                                  menurunkan rasio penyangga likuiditas makroprudensial sebesar 100
                                                                                            bps dari 6% menjadi 5% untuk Bank Umum, dengan fleksibilitas repo
       Kalimantan                         164.50   177.00   7.60%    182.00   2.82%         sebesar 5% berlaku efektif mulai 1 Desember 2023.
       Sulawesi, Bangka Belitung,
                                          156.50   168.00   7.35%    173.00   2.98%
       Mentawai, Riau                                                                     o Fleksibilitas pengelolaan likuiditas melalui kebijakan ini dapat mendukung
       Jabodetabek, Bali, Nusa Tenggara                                                     penyaluran kredit yang lebih tinggi.
                                          168.00   181.00   7.74%    185.00   2.21%
       & Maluku
       Papua & Papua Barat                219.00   234.00   6.85%    240.00   2.56%
                                                                                                         Spin Off Unit Usaha Syariah
❑ Kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah Terbaru untuk Sektor Properti
   o    Kementerian Keuangan menggulirkan insentif untuk sektor properti              ❑ Kebijakan Baru Spin Off Unit Usaha Syariah pada POJK 12/2023
        terutama untuk segmen MBR dengan anggaran sebesar Rp 3,2 triliun
        untuk memacu permintaan perumahan.                                               Melalui POJK 12/2023 tentang Spin Off Unit Usaha Syariah (UUS), OJK
                                                                                         mengatur bahwa Bank Umum Konvensional wajib melakukan divestasi Unit
   o    Pemerintah akan menanggung 100% Pajak Pertambahan Nilai (PPN)                    Usaha Syariah dengan penambahan modal minimal Rp1 Triliun apabila :
        untuk pembelian harga rumah hingga Rp 5 miliar hingga Juni 2024, dan
        selanjutnya 50% untuk periode Juni – Desember 2024.                                • Memiliki aset lebih dari 50% dari induk, dan/atau;
                                                                                           • Total aset UUS lebih dari Rp 50 Triliun (berdasarkan laporan triwulanan).
   o    Insentif administrasi Rp 4 juta untuk rumah bersubsidi (tapak dan rusun)
        dengan harga maksimal Rp 350 Jt, akan diberikan hingga Desember 2024.
                                                                                                                                                                              5
Page 6
  Tantangan dan Peluang Bagi Bank BTN

                                Kekuatan                                                                                   Tantangan

❑ Pertumbuhan kredit yang sebesar 9,9% yoy per 30 September 2023,                 Makroekonomi (Pergerakan Suku Bunga)                                           BI Rate
  sejalan dengan target 2023, didorong oleh KPR yang tumbuh sebesar                                                                                              Beban Bunga (yoy)

  9,9% yoy. Dalam mempertahankan tren pertumbuhan kredit dan menjaga                                                                                                              6,00%
  NIM higga akhir tahun, realisasi kredit pada high yield asset (KUR, KRING,                                                                                           5,75%
  dan KAR) akan terus didorong.                                                                                                           5,50%
                                                                                           BI7DRRR meningkat sekitar
❑ Menumbuhkan porsi dari fee-based income dari aktivitas transaksional                     64% sejak kenaikan pertama                                                  43,87%
  sebagai sumber pendapatan untuk mengurangi ketergantungan pada aset                      (3,50% -> 5,75%)
  yang sensitif terhadap suku bunga. Hingga 9M23, porsi FBI terhadap total
  pendapatan telah mencapai 10,2% atau sebesar Rp 2,4 Triliun.
                                                                                                                                  4,25%
         % FBI         7,6       8,0       8,9            7,0          10,2
     thdp pendapatan
                                                       +67,32% yoy
                                                                     2.362                                3,50%
       FBI             1.596    1.624          1.810




                                                                                    FY20




                                                                                                                    FY21




                                                                                                                                                  FY22
                                                                                                   1H21




                                                                                                                                  1H22




                                                                                                                                                                1H23


                                                                                                                                                                           9M23
                                                                                            1Q21




                                                                                                             9M21




                                                                                                                           1Q22




                                                                                                                                          9M23




                                                                                                                                                         1Q23




                                                                                                                                                                                   10M23
                                                         1.411
      (Rp Mil)

                                                                                  ❑ BI Policy Rate meningkat sebesar 225 bps (naik 64% dari kenaikan
                       9M19     9M20           9M21      9M22        9M23           suku bunga pertama) dan memberikan tekanan pada beban bunga
                                                                                    BTN (beban bunga tumbuh sebesar 43,9% per 9M23), namun tetap
❑ Efisiensi kegiatan operasional yang                      Biaya Operasional        terkendali.
  berkelanjutan untuk menstabilkan                              (Rp Mil)
  PPOP.                                                               4,85% yoy   ❑ Tekanan likuiditas lanjutan dari peluncuran instrumen Operasi Pasar
                                                       10.024                       Terbuka BI yang baru, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
❑ Mendorong produk pendanaan yang                                      9.538
  sedikit lebih sensitif seperti produk                                           ❑ Dalam menjaga likuiditas hingga akhir tahun pada kondisi likuiditas yang
  pendanaan ritel dan giro operasional, dari                                        ketat, BTN menawarkan special rate dengan kenaikan CoF, yang
  sebelumnya yang bergantung pada                                                   memberi tekanan pada NIM.
                                                       Sep-22         Sep-23
  deposito komersial.

                                                                                                                                                                                           6
                                                                                                                                                                                           8
Page 7
Strategi Bisnis BTN Tahun 2023

           Mengoptimalkan KPR Non Subsidi                                   Meningkatkan Kredit High Yield dari
                                                                                                                                                         Fokus Penghimpunan DPK Low Cost
           dengan pengembangan bisnis pada                                  nasabah captive melalui KUR, KRING
                                                                                                                                                         dan peningkatan CASA.
           segmen emerging affluent.                                        dan KAR.
                                                                 Outstanding (Rp T)                           Strategi KUR                    Outstanding DPK (Rp T)
3 Lokasi Consumer Sales Center            27,9% YoY     (Rp T)
                                                                                              21,5%                                                                                    Total DPK
                                                                                                         •    Implementasi Transformasi
(Kelapa Gading Square, BSD, Surabaya)                                            13,3         Total           Kredit SME, Decision Engine,         313           324                     3,5%
                                                       13,2                                                   dan Aplikasi KUR (B-Maps).
                                                                  10,9          1,6           163,0%                                                                                    TD Insti
                                         10,3                                                            •    Penambahan KCP KUR
Fokus pada Developer Top tier                                     0,6                          KUR
                                                                                                              menjadi 30 outlet pada                              138                    -5,2%
                                                                                                              Sep-23 (vs 10 outlet pada
                                                                                                                                                   146
                                                                                                                                                                                       TD Ritel
                                                                                7,3                           Jun-23)
                                                                   6,6                        16,4%                                                               26                    8,6%
                                                                                                             Strategi KRING & KAR                   24                     low cost
                                                                                               KAR
                                                                                                                                                                            funding
                                                                                                         •    Penawaran fasilitas top-up                                                CASA
                                        9M22           9M23                                   17,6%           pinjaman melalui tele-sales          144            160      (CASA +
                                                                                                                                                                                        11,6%
                                                                   3,7          4,3           KRING           pada 10 cabang pilot project.                                TD Ritel)
                                           Penyaluran                                                    •    Penambahan personel yang
                                         KPR Non Subsidi                                      Growth          berdedikasi.                                                              Growth
                                                                  9M22         9M23            yoy                                                Sep-22        Sep-23                   yoy


                                                                                                                                                     Mempercepat penyelesaian kredit
            Mengembangkan bisnis berbasis                                   Meningkatkan FBI dari sumber-sumber
                                                                                                                                                     macet dan Perbaikan Proses Bisnis dari
            digital & transaction banking                                   baru.
                                                                                                                                                     berbagai aktivitas



                            75
                                        Q1 – Q2 – Q3             Fee Based Income (Rp Mil)        9M22         9M23            YoY
                                                                                                                                                   Penjualan aset NPL dengan nominal sekitar Rp
                                                                 Non Recurring Income                  447      1.291          188,60%        1    900 miliar dari segmen komersial.
                                                                  Transaksi Treasuri                    16         593        3.659,53%
                                                                  Recovery Asset                       184         370          100,32%
                                                                  Lainnya                              247         329            33,18%           Bank BUMN pertama yang akan melakukan
                                         Lebih dari 75 fitur     Recurring Income                      964      1.070            11,03%
                                                                                                                                              2    skema penjualan aset secara masif
                                         telah dikembangkan



                 15
                                                                  Transaksi Terkait Kredit             250         333            32,99%
                                         sepanjang tahun
                                         2023                     Transaksi Terkait Dana,
                                                                                                       660         672             1,80%           Transaksi penjualan akan melibatkan Perusahaan
                                                                  Servis & Digital
                            Fitur baru yang akan
                                                                                                                                              3    Pengelola Aset (PPA)
                                                                  Transaksi Terkait Syariah             53          65            22,19%
                  dikembangkan pada Kuartal IV tahun
                  2023                                           Total                                1.411     2.362            67,32%


                                                                                                                                                                                                    77
Page 8
Kerangka & Strategi ESG BTN ke Depan
 BTN bertujuan untuk membangun proses bisnis berkelanjutan yang sejalan dengan strategi bisnis BTN dengan
 mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan, tata kelola yang baik, dan sosial dalam kerangka ESG yang komprehensif.



 Roadmap ESG BTN                                              Enam Komponen Framework BTN                           9 Tema Strategis ESG BTN
                                                                                                               o Melakukan Operasi    Bisnis   yang
                           Accelerate Phase                                                                      Berkelanjutan
                           (2026 – 2028)                                Sustainable Finance
                                                                                                               o Mengembangkan produk bank dan
                                                                                                                 manajemen        portofolio yang
                                                                                                                 berkelanjutan dan inklusif
Advance Phase                                                     Climate Change & Ecosystems
(2025 – 2026)                                                                                                  o Mengintegrasikan komponen ESG
                                                                                                                 dalam kerangka kerja dan program
                                                                                                                 manajemen risiko perusahaan

                                                                       People & Community                      o Mengembangkan budaya ESG dan
                                                                                                                 program pemimpin yang bertanggung
                                                                                                                 jawab
                                              Action Phase
                                              (2023 – 2025)           ESG in the Value Chain                   o Membangun lingkungan kontrol yang
                                                                                                                 terintegrasi dengan komponen ESG

                                                                                                               o Menetapkan program pemantauan,
                                                                                                                 komunikasi, dan pelaporan ESG
                                                                     Stakeholder Inclusiveness
                                                                                                               o Menetapkan manajemen data ESG

          BTN berupaya meningkatkan praktik ESG                                                                o Menavigasi tren dalam aturan dan
              yang berkorelasi positif terhadap                           Integrated GRC                         regulasi ESG
           lingkungan, ekonomi, dan masyarakat
                melalui Roadmap ESG BTN.                                                                       o Membangun kemitraan dan kerjasama


                                                                                                                                                      8
Page 9
Kinerja Keuangan
Per 30 September 2023
Page 10
Ikhtisar Keuangan Utama per 30 September 2023


                                         Total Aset                    NIM
                                                         5,2% yoy

                                            Rp   409,7 T            3,76 %
                                         Total Kredit               NPL (Gross)
                                                         9,9% yoy

                                            Rp   318,3 T            3,53 %
                                         Total DPK                  ROE (Tier 1)
                                                        3,5% yoy

                                            Rp   323,9 T            12,38 %
      Laba Bersih
                        1,7% yoy         PPOP                          ROA

          Rp 2,3 T
                                                         6,4% yoy

                                                Rp   5,9 Tn         0,96 %
Page 11
Komposisi Kredit & Pembiayaan

                                      Des-20                Des-21               Des-22                 Sep-22                  Jun-23                 Sep-23
  Segmen Kredit (Rp Mil)                                                                                                                                                  QoQ          YoY
                                  Outs         %        Outs         %       Outs         %        Outs          %        Outs           %        Outs          %
Kredit Perumahan              234.785        90,26% 244.823       89,08% 261.705       87,74%     256.487      88,54%     269.483    87,59% 277.422          87,16%        2,95%       8,16%
KPR Subsidi                       120.720    46,41%     130.683   47,55%     145.860   48,90%     140.976      48,66%     152.167    49,46% 157.716          49,55%        3,65%      11,87%
KPR Non Subsidi                    79.938    30,73%      83.251   30,29%      87.824   29,44%      87.115      30,07%      90.839    29,52%       92.896     29,19%        2,26%       6,64%
Kredit Perumahan Lainnya            7.256      2,79%      6.976      2,54%     6.970      2,34%     6.882        2,38%       7.255       2,36%     7.559        2,37%      4,18%       9,82%
Kredit Konstruksi                  26.871    10,33%      23.914      8,70%    21.051      7,06%    21.512        7,43%     19.222        6,25%    19.251        6,05%      0,15%      -10,51%
Kredit Non Perumahan              25.329     9,74%      30.012    10,92%     36.576    12,26%      33.207      11,46%      38.186    12,41%       40.891     12,84%        7,05%      23,14%
Kredit Konsumer                     5.119      1,97%      6.559      2,39%     7.010      2,35%     6.740        2,33%       6.543       2,13%     6.762        2,12%      3,34%       0,33%
Kredit Komersial                    8.270      3,18%      9.512      3,46%    11.563      3,88%     9.567        3,30%     10.294        3,35%    11.141        3,50%      8,22%      16,45%
Kredit Korporasi                   11.940      4,59%     13.942      5,07%    18.004      6,04%    16.900        5,83%     21.349        6,94%    22.975        7,22%      7,62%      35,95%
Total Kredit & Pembiayaan     260.114 100,00% 274.835 100,00% 298.282 100,00%                     289.693 100,00% 307.669 100,00% 318.300 100,00%                          3,46%       9,87%
Total KPR                         200.658    77,14% 213.934       77,84% 233.684       78,34%     228.092      78,74% 243.006        78,98% 250.612          78,73%        3,13%       9,87%


         Kredit 5 Tahun Terakhir (IDR Tn)                                                                   Komposisi Berdasarkan Segmen                                Non Housing
                                                                                                                                                                         Kredit       Loans
                                                                                                                                                                                Non Perumahan
                                                                      +9,87% yoy
                                                                                                                                                                        Housing  Loans
                                                                                                                                                                         Kredit Perumahan
                                                                             318.30
                                                                                                  10,36%       10,28%     9,74%      10,92%       12,26%                   11,46%      12,84%
                                               298,28
                                                                  289,69
                                    274,84
               255,83    260,11




                                                                                                                            90,26%
                                                                                                                 89,72%
                                                                                                   89,64%




                                                                                                                                         89,08%




                                                                                                                                                                             88,54%
                                                                                                                                                    87,74%




                                                                                                                                                                                         87,16%
    238,30

                       CAGR 6,7%


   Dec-18
    2018      Dec-19
               2019      Dec-20
                          2020      Dec-21
                                    2021       Dec-22
                                               2022               Sep-22
                                                                   3Q22       Sep-23
                                                                              3Q23                Dec-18
                                                                                                  2018         Dec-19
                                                                                                               2019       Dec-20
                                                                                                                           2020      Dec-21
                                                                                                                                     2021         Dec-22
                                                                                                                                                   2022                    Sep-22
                                                                                                                                                                           3Q22         Sep-23
                                                                                                                                                                                        3Q23
                                                                                                                                                                                                  11
Page 12
Komposisi Dana Pihak Ketiga

      Komposisi DPK (Rp Mil)                                                            Tren Cost of Fund – DPK (% YTD)
                                                      Break
                                                              QoQ      YoY
 Pertumbuhan CASA         +11,61% yoy                 down                        7,75 7,69


                                                                                               6,96 6,85
           321.937   319.068                323.908   100%    3,40%   3,54%
 312.846                          313.256                                                                  6,49
                                                                                                                  6,22

                                                                                  5,71 5,68                                                                                     5,75
                                                                                               5,28 5,16                                                                   6,17 5,14 5,16
                                                                                 5,25                      4,98
                     152.798                          50,52% 14,41% -3,31%                                        4,79 4,56
           165.736                143.038   163.648
 169.255                                                                                       4,27                             4,33
                                                                                        4,17                                           4,14
                                                                                                                                              4,00
                                                                                 4,15                                    3,69                                              3,62 3,58 3,60
                                                                                                 3,96                           3,45                 3,50        3,46
                                                                                                        3,74                           3,28
                                                                                                                                                     3,19 3,13 3,13
                                                                                                               3,61                           3,13
                     39.405       41.541                                                                                 2,74                                       2,60
           42.195                           42.199    13,03% 1,58% -7,68%                                                       2,46                 2,41
                                                                                                                                       2,33 2,21            2,35 2,36
                                                                                                                                                                                       2,25
 45.709                                                                                                                                                                    2,16 2,21
                                                                                                                                                     1,67 1,59                         1,79
                                                                                                           2,10 2,05 2,06                                        1,59 1,59 1,741,77
                                                                                  1,88 1,84 1,89 1,96                           1,86
                                                                                                                                       1,73 1,63
                     127.405      128.677   118.061                                                                                                             1,35
 97.882
           114.007                                    36,45% -8,25% 20,62%                                                                       1,22 1,22 1,31




 Sep-22    Dec-22    Mar-23       Jun-23    Sep-23

                           Giro                  Tabungan             Deposito             Total DPK                            BI7DRRR
                                                                                                                                                                                          12
Page 13
Laporan Laba & Rugi

       Ringkasan Laba Rugi (IDR Bn)       3Q22         2Q23       3Q23       QoQ       YoY       9M22       9M23       YoY

Pendapatan Bunga                            6.300        6.846      7.311     6,80%     16,05%    18.977     20.833      9,78%

Beban Bunga                                (2.491)      (3.489)    (3.647)    4,52%     46,42%    (7.431)   (10.691)    43,87%

Pendapatan Bunga Bersih                    3.809        3.357      3.665      9,16%    -3,80%    11.546     10.142     -12,16%

Pendapatan Operasional Lainnya                402          840        646    -23,16%    60,48%     1.411      2.362     67,32%

Beban Operasional Lainnya (diluar CKPN)    (2.675)      (2.128)    (2.246)    5,58%    -16,02%    (7.408)    (6.601)   -10,90%

Pre Provision Operating Profit (PPOP)      1.537        2.070      2.064     -0,28%    34,30%     5.550       5.903     6,37%

CKPN                                        (546)       (1.197)     (989)    -17,37%    81,13%    (2.616)    (2.937)    12,28%

Laba Operasional                             991          873      1.075     23,16%     8,49%     2.934       2.966     1,11%

Pendapatan (Beban) Non Operasional               (9)       (21)       (25)   21,34%    164,91%       (35)       (50)    43,47%

Laba Sebelum Pajak                            981          852      1.050    23,21%      6,97%     2.899      2.916      0,60%

Laba Bersih                                  804          673        838     24,48%     4,29%     2.275       2.313     1,67%



                                                                                                                                 13
Page 14
BTN Guidance Tahun 2023




                                    Guidance   Realisasi
                                      2023      9M23
          Pertumbuhan Kredit        10-11%      9,87%

          Pertumbuhan DPK            5-7%       3,54%

          Pertumbuhan Laba Bersih     ±8%       1,67%

          Cost of Credit            1,2-1,4%    1,28%

          NPL Gross                  <3,5%      3,53%


                                                           14
Page 15
Outlook Perekonomian Tahun 2024
Dengan indikator makro yang semakin kondusif, kondisi perekonomian dan perbankan nasional di tahun 2024 diprediksi
akan semakin membaik yang akan didorong oleh beberapa stimulus


                                                                             Insentif GWM yang diberikan
          Potensi Penurunan BI7DRR                                           Maksimal 4% per 1 Oktober 2023

           BI7DRR sebesar 6,0%, yang baru                                    Per 1 Oktober 2023, Bank Indonesia telah
           dinaikkan 25bps di bulan Oktober 2023                             memberikan insentif GWM maksimum
           dan terdapat potensi penurunan BI7DRR                             400 bps, sehingga likuiditas diproyeksikan
           pada sepanjang tahun 2024, sehingga CoF                           kembali meningkat dan Bank dapat
           berpeluang untuk dapat turun di FY24F.                            menyalurkan kredit dengan optimal




                        Insentif PPN DTP hingga Akhir Tahun                                  Sektor Perumahan yang Masih
                        2024                                                                 Menjanjikan

                           Kebijakan PPN DTP terbaru di sektor properti                      Pasar properti diprediksi masih menjanjikan
                           untuk pembelian rumah dengan harga                                ditengah tahun politik dan Pemilu 2024,
                           sampai dengan Rp5 Miliar dengan insentif                          dengan semua kandidat yang memiliki
                           sebesar 100% untuk dasar pengenaan PPN                            program perumahan sebagai salah satu
                           DTP maksimal Rp 2 Miliar dari harga                               prioritas. Sementara itu, harga rumah
                           rumah tersebut sd Juni 2024 dan 50%                               subsidi yang yang telah naik 7% pada
                           untuk periode Juli - Desember 2024.                               tahun 2023 dan 3% pada tahun 2024.



                                                                                                                                            15
                                                                                                                                           15
Page 16
Thank You
Investor Relations
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Menara BTN 16th Floor
Jl. Gajah Mada No. 1
Jakarta 10130

Telp: +62 21 63870107
Email: investor_ relations@btn.co.id
Website: www.btn.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.96 MB
Published28 Nov 2023
Pages16
Characters50,195
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result