Skip to content
Back to announcement

02. VIII.G.7 SMIL Desember 2025.pdf

Financial statement Text extracted SMIL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 76

Page 1 OCR 0.929
Page 1 of 76 -
SML/

Rental)

)

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan
Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (N) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan'
ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) isi pada kolom “
alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

lak Ada' dengan menambahkan keterangan

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT SARANA MITRA LUAS TBK
Bidang Usaha Penyewaan, Angkutan dan Perdagangan
Jenis penawaran SAHAM
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Nama Kantor Akuntan Publik KAP Suharli Sugiharto & Rekan | KAP Suharli Sugiharto & Rekan
Nama Partner Ridho Fathoni, CPA Ridho Fathoni, CPA
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.893
Page 2 of 76

Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Si

Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan “

Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 31 Desember 2024

Laba Rugi Komprehensif

Penjualan 409.278.809.028 365.929.419.071
Laba (rugi) bruto 157.092.881.109 138.380.038.888
Laba (rugi) usaha/operasional 109.824.057.854 98.805.857.980
EBITDA 241.925.844.343 215.974.610.890
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 6.028.802.615 80.612.752.559

Laba (rugi) komprehensif 65.914.559.998 80.769.648.305
Laba Per saham (dasar) 1,56 9,21
Laba Per saham (dilusian)

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset 1.155.794.618.770 1.118.591.197.778
Jumlah Aset Lancar 374.464.644.598 528.493.818.341
Jumlah Aset Tidak Lancar 181.329.974172 590.097.379.437

Jumlah Liabilitas 419.385.514.601 396.711.319.313

itas Jangka Pendek 100.968.756.629 95.064.567.058

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 318.416.757.972 301.646.752.255

Jumlah Ekuitas 736.409.104.169 721.879.878.465
Modal Disetor 502.210.993.369 521.381.840.000
Saldo Laba (Defisit) 234.198.110.800 200.498.038.465

Page 3 OCR 0.904
Page 3 ot 76

Rasio Keuangan“
Rasio Lancar (2) 3719 5561
ROA 69 7
ROE 99 189
EBITDA thd pendapatan (96) 599 59K

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan
pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan
tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang
Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode “ Halaman 1-3
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode “ Halaman 4
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode V Halaman 5-6
4 Laporan arus kas selama periode “ Halaman 7-8
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu “ Catatan 36
kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau
ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan “ - - Halaman 9-56
Ketentuan Umum
T5

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan
dan penyajian masing-masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan: dan

Page 4 OCR 0.916
Page 4 of 76

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut

relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari
suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan,
nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

& Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan La
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan Catatan La
nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan La
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan La
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau Catatan La
perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya
operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group).
Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang di
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Page 5 OCR 0.911
10)

Page 5 of 76

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

.......

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

......

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal
sertifikasi:
Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegjatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga
tanggal laporan posisi keuangan.

d2 2 2

122)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
€) sisa umur HPH.

Page 6 OCR 0.920
Page 6 of 76

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggai dan/atau nomor Surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar

Catatan 1.b

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

Catatan 1.b

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

Catatan Lb

3)

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak
penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung:

2)

Tempat kedudukan:

3

Jenis usaha,

4

Tahun beroperasi secara komersial:

5)

Persentase keper n dan proporsi hak suara (jika berbeda),

6)

Total Aset: dan

aa al al) al

1

Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung
maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 504 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendal

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke
entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

&) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas induk, dan

1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari
keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian:

Page 7 OCR 0.921
Page 7 of 76

(2) “jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima:
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasi

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara la

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan Ld
2) | cakupan manajemen kunci: dan Catatan Ld
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama Catatan Ld
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan Le

2) | Pihak yang bertanggungjawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikntisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hathal sebagai berikut:

Catatan Le

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2.2
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan
SAK.
Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini Catatan 2.b
realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan taporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2.b
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: Catatan 2.b

a)

mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun
kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

6) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Page 8 OCR 0.885
Page 8 of 76

Aj | Atasan perubahan periode pelaporan jika ada). “
Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari - Catatan 3
catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memi lampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan,
2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa sep n, dan Catatan 3
sumber utama dari estimasi ketidakpa: In pada akhir periode pelaporan, yang memi
yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalami periode
pelaporan berikutnya, dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan Catatan 3
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:
1 konsolidasi
laskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: “
b)  dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: “
0) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas
entitas anak, 4
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: 4
&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan 4
1 pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. x
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur
kepentingan nonpengendali 4
b) pengakuan awal untuk goodwi 4
CG) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, dan “
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon: “
“

(2) akuisisi secara bertahap: dan

Page 9 OCR 0.881
Page 9 of 76

(3) “Imbalan kontinjensi.

3

Kas dan setara kas
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.

4

Instrumen Keuangan

3)

b)

9

Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana
dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib
ditambahkan penjelasan mengeni

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
derivatif. dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung ni
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

aa Bau Na SN 2

Daan

mn nb

Page 10 OCR 0.897
Page 10 of 76

5)

Khusus Industri Perbankan

3

b)

9

Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

n

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lai

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang di
b) Pengakuan

pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

-

8

Khusus Industri Perbankan

2

b)

@

Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masingrmasingjenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (ika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lai
(1) Dasar penilaian dan penyaj

(2) Perekuanakuntansi atas niairealsasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perekuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Lo na

Page 11 OCR 0.922
Page 11 of 76

9

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung
oleh perusahaan).

nh

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

-

12)

Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-
sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Page 12 OCR 0.859
Page 12 of76

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau
tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan:
(A) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

aa 2

6) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
la) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,
6) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapital
D estimas
@ penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan,

i biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
mur manfaat dan tarif penyusutan:

dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

LL Ll

Catatan 2.h
Catatan 2.h
Catatan 2h
Catatan 2.h
Catatan 2h
Catatan 2.h
Catatan 2h
Catatan 2.h
Catatan 2.h

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

45)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura
Bersama.

Page 13 OCR 0.890
Page 13 of 76

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

-

17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

2) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif
'amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

tahan

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

a Ikan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagaiasetyang
untuk dijual, dan
pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang di

b) untuk dijual,

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

CG) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

NAN 2

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi):
Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

na

Page 14 OCR 0.916
Page 14 of 76

GI) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amorusasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 2.i
Catatan 2.i

22)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenisjenis surat berharga yang diterbitkan: dan
bj Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

24)

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

Catatan 2.k

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

Page 15 OCR 0.875
Page 15 of 76

D) Metode amorisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: T
c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d)  Tabol yang memuat penjelasan tentang: “
(1) Lokasi penambangan: v
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: “
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan 4
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
28) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan 4
mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi: V
C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi “
dan prasarana: dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu p 1
penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain: “
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: “
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan “
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
21) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan - Catatan 2m
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. - Catatan 2.m
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu PI

kontrak.

2) Khusus Industri Asuransi

Page 16 OCR 0.911
Page 16 of 76

(TH) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim,
dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat
proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Ran

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uangasing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uangasing
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uangasing.

&

Catatam 2.n
Catatam 2.n
Catatam 2.n

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

Catatan 2.d
Catatan 2.d

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

Page 17 OCR 0.874
Page 17 of 76

32) | pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: “ Catatan 2.0
b) ketentuan mengenai saling hapus: Pi Cananai
6) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan P
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. 1 Catatan 2.0
Catatan 2.0
33) | imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: “ Catatan 2j
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: v Catatan 2j
&) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan .
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
34) | saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau s
pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
36) | KuasiReorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) Dasar dilakukannya kuasireorganisasi,
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
6) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai
bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen
Operasi. “ Catatan 2.9
39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rug) per saham dasar dan laba (rugi) per saham “ Catatan 2.p

dilusian.

Page 18 OCR 0.910
Page 18 of76

Aset
1) | Kasgan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uangasing: Catatan 4
0) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Catatan 4
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang sighifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha
disertai pendapat manajemen.
2 | knusus Industri Perbankan

3

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang
original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode
pelaporan.

9

Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa
dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

9)

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Page 19 OCR 0.922
Page 19 of 76

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak
mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak
ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau
idasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
Yformasi dari otoritas yang berwenang dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)
Kej

9

K5)

"

»

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
jumlah piutang menurut debitur,
jumlah piutang menurut mata uang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
dan kolektif, dan penghapusan piutang:

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan
piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan

informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfor, meliputi:
(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur

Lo»

Catatan 6

Catatan 6

Catatan 6

Catatan 6

Catatan 6

Page 20 OCR 0.901
Page 20 of 76

dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Catatan 6

2

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,
(3) Jumlah piutang menurut mata uang dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Dn.

Khusus Industri Pembiayaan

Page 21 OCR 0.895
5)

2)

Page 21 of 76

Plutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik,
rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(ay sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut
dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang: pembiayaan konsumen
yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang,

»)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa racourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang

retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak
piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta
ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

9

PlutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini
piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode 1

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari ima tahun

Page 22 OCR 0.892
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Page 22 of 76

»

9)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(&) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat

dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

-

do 2

8

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3

b)

Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

3

biaya kontrak yang terjadi,

Page 23 OCR 0.846
Page 23 of 76

b) laba yang diakui
c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
€) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

1? Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

@& Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

d2 2. 2 2

»

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak
lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

Catatan 7

Page 24 OCR 0.912
Page 24 of 76

Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

a)  Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

2 ta atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
jikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
era berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(al biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek
hingga jatuh tempo:

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan
dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi, dan

(6) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam
kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas

kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara
aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami
penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan
individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk.

dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

Khusus Deposito

Page 25 OCR 0.907
Page 25 of 76

13)

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Catatan 5

Catatan 5

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Ician Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:
€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

2.

18)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

2

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis
mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Page 26 OCR 0.894
Page 26 of 76

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
C) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

&) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia:

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian
penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

n Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolel

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota
sindikasi,

Lo.

) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

Bj Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabiltas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

Page 27 OCR 0.895
Page 27 of 76

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektil
'selama periode berjalan:

e) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

S, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi

-

22)

Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(A) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi
Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persedisan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurangjumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

(B) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, dan

Catatan 8

(B) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan, dan

Page 28 OCR 0.898
Page 28 of 76

(3) Barang Dagangan.

d

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang

(b) Unit Bangunan: dan

(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

@)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

9

Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

1 Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obatobatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable), dan

Page 29 OCR 0.908
Page 29 of 76

(3) Persediaan lainnya

8 Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak
menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi -Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan
dan hewan ternak belum menghasilkan:

saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan
yang mati atau hilang:

(6) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

(P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

23

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masingmasing pajaknya, dan

b) — uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 15a

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Page 30 OCR 0.903
Page 30 of 76

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1)
2

3)
KG)
(5)
(2)

uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:
uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan,
serta cara dan waktu pelepasan,
kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai
dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan
peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari
satu tahun:
dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok
lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang di
pengklasifikasiannya, diungkapkan:
si dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai

dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali
apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
i untuk dijual: dan

fi. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.

liki untuk dijual atau kelompok lepasan

an

-

Nan

26)

Piutang Pihak Beretasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

3
b)

Kol

9
Ka)

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,
alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang
pihak berelasi tersebut,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
dan kolektif, dan penghapusan piutang

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan

dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta
diungkapkan alasannya.

Catatan 30

27

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:

3)
b)
9
d)

nama entitas asosiasi:
persentase kep: In dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
ilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan,
dan laba atau rugi:

Page 31 OCR 0.875
Page 31 of 76

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20 (dua puluh

perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung, 4
H akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan 1
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:
9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer
dana kepada Perusahaan: “
h) bagian rugl entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan 1
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif: “
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:
j) Iiabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau N
sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan 4
K) tingkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba
atau rugi.
28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta
kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. “
29) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal, “
b) Penyisihan periode berjalan: “
0) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan Pi
d) Saldoakhir. Pi
30) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: "
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: y
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan 1
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Page 32 OCR 0.863
Page 32 of 76

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) i nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
kit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
I. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
Ii. Pengurangan tahun berjalan
Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan
plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

Tata oa pa Da Jeda

na 2

-

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,

6) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

9) hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan

€) Kondisi hewan ternak:

? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

@ Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

binaan

Page 33 OCR 0.894
Page 33 of 76

N Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan T
K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) | Properti Investasi
a)  Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model 1
biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti
Investasi, PI
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak “
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat
diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, “
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: 1
((a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan “
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan
(G) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan 4
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset
yang menggunakan model Nilai Wajar: v
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran
penghasilan dan hasil pelepasan, dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi
atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan v
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan “
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian “
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, “
dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan
(b) penyesuaian signifikan lain. N
ce) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana 1
dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lai
(4) umur manfaat: PI
2) jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, “
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: A
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama “
ie sesuai SAK yang berlaku:

Page 34 OCR 0.910
Page 34 of 76

d)

(5) ansier ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara |

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

- Lb

Pn

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

3

b)

"

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu
aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:
rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika adi
jumalah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nii
dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan
laba rugi komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluas

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan
(pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Lo

LoL

Catatan 12

Catatan 12
Catatan 122

Catatan 126
Catatan 128

Page 35 OCR 0.921
Page 35 of 76

(3) estimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitali
1) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan:

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari
jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat,
dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan
nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Catatan 12

Catatan 12h
Catatan 12f
Catatan 12h

Catatan 12b

Catatan 12c

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegjatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas

dalam pengerjaan:
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing masing lokasi penambangan

-

Na Sa Tn

Page 36 OCR 0.889
Page 36 of 76

(8) Dalam hai saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait,
perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif,

periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenul
maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

&) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

1 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material
terhadap laporan keuangan Perusahaai

@) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai
SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas asetaset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat
Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
H) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model
biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

-

an 2

Lon LoL. LL LL

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

Page 37 OCR 0.885
Page 37 of 76

TT) Saldo awat,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldoakhir,

-

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo
awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang
timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

9

Bagjan dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan
awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio
aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi
penjelasan :

(a)  Masan terjadinya penundaan:
(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(Cc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.

& nb

La

9

Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(e) Saidoakhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang
menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

Dn Ll

Page 38 OCR 0.884
Page 38 of 76

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa

produksi, meliputi penjelasan: PI
(a) Alasan terjadinya penundaan: 1
(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produ
(G) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang |
ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut. 1
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap:tiap Area of Interest.
Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Pi Cetania
b) jumlah utang usaha menurut mata uang dan - Catatan 14
6) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. z
2 | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lai 4
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: 1
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: /
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya “
waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: 1
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya
ekonomi:
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angkat6). 4
Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah “
diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Bebanakrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. - Catatan 16
a) | khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain: “
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang dan 4

Page 39 OCR 0.884
Page 39 of 76

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5) | Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) — Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) — Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Catatan 19
Catatan 19

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Iiabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu:

2) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Pa NN

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan.

man

an nb

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 40 OCR 0.829
Page 40 of 76

(TJ Rincian berdasarkan program asuransi, 7
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: Pi
(3) Rincian berdasarkan mata uang: 1
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan “
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memporlihatkan penambahan dan 1
pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain: 1
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung “
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan “
(4) Jumlah utang menurut mata uang. PI
G) — Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi: Pi
(2) Jumlah menurut tertanggung: “
(3) Jumlah menurut mata uang dan Pi
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. y
d) — Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut progam asuransi: “
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: “
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak 4
ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan '
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain: 4
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah berdasarkan ko-asuradur “
(3) Jumlah menurut jenis mata uang dan “
“

4

Jumlah menurut umur utang.

Page 41 OCR 0.856
Page 41 of 76

N Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang
(4) Jumlah menurut umur utang dan
(5) Jumlah utangatau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

an 2

@ Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

mnt

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
M— Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegangsaham:

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

aa

9

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan. jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 15.b
Catatan 3

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya
yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

2

Page 42 OCR 0.882
Page 42 of 76

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. “
13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan Catatan 17, Catatan 18
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini.
12) | Uaviltas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabiitas keuangan lainnya 4
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi: A
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: “
(b)  taba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan 4
dan kondisi utang (rmisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: “
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait v
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode N
tersebut, dan 4
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. “
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. “
47) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dir untuk dijual
sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang 1

diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Page 43 OCR 0.877
Page 43 of 76

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang.

b) jumlah utang menurut mata uang dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

2) tincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang

bj Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

0) tanggal jatuh tempo:

@) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya:
1 pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman:

9 kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio
tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

D pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang: akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang. antara lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman,
tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

mn nh

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan
posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di
masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai Kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan
(3) lebih dari 5 (limajtahun.

A

an

Page 44 OCR 0.915
Page 44 of 76

9
d)

e)

»

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari
kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi
keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi
penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan
eskalasi beserta syaratsyaratnya, dan

(3)  pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

23

-

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

b)

9

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh
tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang
diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh tempo, Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya(debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan

tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan
mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Lan

2

Page 45 OCR 0.846
Page 45 of 76

Yang harus diungkapkan antara jain: v
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang. dan kolektibilitas, A
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berolasi dan pihak ketiga: “
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan “
posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan PI
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi,
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara ain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal: “
(2) Penyisihan yang dibentuk: “
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan “
(4) Saldo akhir. v
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, “
€)  Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam 1
standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan “N
tambang maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:
@) Tabel yang memuat penjelasan tentang 4
(4) Saldo awal: PI
(2) Penambahan dan Pengurangan: 4
(3) Saldoakhir.
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. . an 20
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara
terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini: Catatan 20
(b) biaya bunga: - Catatan 20
(c) iuran oleh peserta program: “

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Catatan 20

Page 46 OCR 0.876
Page 46 of 76

3)
4

(Ol

(E) “perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang.
berbeda dengan mata uang penyajian:

(P) imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

Ki) curtailment: dan

(i) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya
tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai:

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara
terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian

(d) iuran oleh pemberi pekerj
(e) iuran oleh peserta program:

(P imbalan yang dibayarkan:

@ isnis: dan

(h) penyelesaian,

ini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai

Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang
diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:
(G) setiap jumlah yangtidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK.

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut
termasuk:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga:

(C) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuai
per seratus):

jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh

aa

aa

aa

-

Kn na na al

Catatan 20
Catatan 20

Catatan 20
Catatan 20

Catatan 20
Catatan 20
Catatan 20

Catatan 20
Catatan 20

Catatan 20

Page 47 OCR 0.907
Page 47 of 76

(ea)

(3)

9)

(biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam
saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan
komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program,

untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada,
instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan

atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang

diakui sebagai Aset,

(43) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan

dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel
lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan:

(C) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan
pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu
lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan
masa depan):

(e) tingkattren biaya kesehatan: dan
(P) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan

yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik
neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan
dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang

Pn

-

Catatan 20

Catatan 20
Catatan 20

Catatan 20

Catatan 20

Catatan 20

Catatan 20

Page 48 OCR 0.908
Page 48 of 76

TESUMSIkan dar makna yang serupa dengan Sau angka persentase dalam lingkungan
inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada
program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i)  iabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program
pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada
akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari uran yang
diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode
pelaporan,

(47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto
atau bukti bahwa tidak ada kebijakan sepert itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka

Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengovaluasi sifat
program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode
tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan hurufa) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif

masuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti dan

Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi

tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2),

butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.

b) turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui
sebagai beban untuk program iuran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinien Jika ada).

Pa

Page 49 OCR 0.894
Page 49 of 76

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

2

b)
9
d)
1

?
tj

n

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh
tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya:

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan, jika ada:

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

persyaratan penting lainnya.

Catatan 19
Catatan 19

Catatan 19

Catatan 19
Catatan 19
Catatan 19

25)

Sukuk

2)
b)

Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah):

(P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil,
(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumtah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

hn 2 2in el LL 2 dad

Page 50 OCR 0.845
Page 50 of 76

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain: v
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang dan Kisaran suku bunga kontraktual selama

periode pelaporan
b) tujuan perolehannya: M
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi

utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): “
&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan 1
?) persyaratan penting lainnya.

27) | Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenaijenis, inal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, 4
suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak 1
konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

GC) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau 1
harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi
konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v

@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: N

HP) jumlah bagian yangakan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, PI

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: “

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos 1
yang berhubungan (jika ada):

1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi PI
utang (isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

ji) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib v
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: “

K) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan “

m) persyaratan penting lainnya Pi

Page 51 OCR 0.898
Page 51 of 76

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lai

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,
termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

G) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (ima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(L) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait,
dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba, penerbitan
'saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman,
atau pemenuhan kecukupan modal:

&) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah
'saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

an

Catatan 21

batatan 21

Catatan 21
Catatan 21
Catatan 21

Catatan 21

Catatan 21.

Catatan 21

Catatan 21

2

Tambahan Modal Disetor (Additional Pald-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham:

6) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

&) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

1 Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendal, antara lain:

an

ma 2

Catatan 22
Catatan 22
Catatan 22

Page 52 OCR 0.903
Page 52 of 76

(en)
2

3
4

S5)
(6)

7)

Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa
hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

Tanggal efektif transaksi,

Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi
bisnis tersebut,

Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi:

Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode
yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d)  Intisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Rn on 2,

2 2

3

Selisin Transaksidengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

(2) Nama entitas anak: dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi:

Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.

a)

b)
9

nan

4

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor:
Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,

3)
b)
9
d)

8

Tanggal dan jumlah saham treasuri yan|

lepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan

dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

an

5)

Saido Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada:

3)

Page 53 OCR 0.872
Page 53 of 76

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan : T
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
8) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: V
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: “
0) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan |
@)  ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan
komprehensif lainnya. | Catatan 15e dan Catatan 20
8) | Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing
masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. 4
Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan
yang berasal dari:
(1) Penjualan barang h/ - Catatan 23
(2) Penjualan jasa: . £ Catatan 23
(3) Bunga: '
(4) Royalti: dan/atau “
(5) Dividen: “v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10X (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: -
“ Catatan 23

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori
signifikan dari pendapatan Jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga,

&) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

Page 54 OCR 0.877
Page 54 of 76

(Hj Pendapatan kontrak Konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode
berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:
(8) Jumlah tagihan dan u

1) Dalam hal Perusahaan me
lain:

bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas,
transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan
pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(Cc) Total pendapatan neto.

aa

aa Nan

2

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif

bj Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

Dn

3

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang dan

c) Pendapatan sewa.

-

Page 55 OCR 0.914
Page 55 of 76

4

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu, dan

c) Selisih perhitungan klaim.

2

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) — Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
&) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan) dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat
udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

Lana

8

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi seni
telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

»

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi,
dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk
“setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

Page 56 OCR 0.896
Page 56 of 76

»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a)
b)
9
9)

Obligasi Pemerintah:

Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
Efek-efek dan

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

na

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)
ke)

Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

(4) Biaya bahan baku:

(2) Biaya tenaga kerja: dan

(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 104 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan
Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

mn

Catatan 24
Catatan 24
Catatan 24
Catatan 24
Catatan 24

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

3
b)
GO)
9
aa)
?
3)
n

Beban bahan,

Beban jasa pelayanan:

Beban pegawai:

Beban penyusutan sarana medis:
Beban pemeliharaan sarana,
Beban asuransi:

Beban langganan daya dan jasa:
Beban depresiasi.

Rana

12)

Khusus Industri Asuransi:

a)

Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b)

Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 57 OCR 0.905
Page 57 of 76

Rincian dan jumlah beban menurut jenis Klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai
tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan
beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

0) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

an

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 25

Catatan 26

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara Ik
kelompok produk/jasa utama.

incian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugjan Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masingmasing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

Catatan 27
Catatan 27

Page 58 OCR 0.898
Page 58 of 76

(HI) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunj

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a)  tugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar mel
(c)  amortisasi premi/diskonto Kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung ni

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat
dengan menggunakan metode ekuitas: dan

2 bagian iaba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara
terpisah,

laba rugi, dan
i.

2)

Catatan 28

Catatan 28

18)

Khusus industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Niiatas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) urat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Suratsurat Berharga dan Obligasi Rekaptaisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,
GC) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung n
dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

i dalam rangka lindung nilai arus kas:

Pn

Catatan 20 dan Catatan 15e

20)

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lai

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:

Catatan 15c

Page 59 OCR 0.932
Page 59 of 76

b)

9

d)

9

n

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang
diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan
secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan

langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali

untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua

bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif
pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang

berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi

pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang entitas

asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum

fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2)  ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan
perundangundangan pajak yang berlaku:

Catatan 15c

Catatan 15d

Catatan 15d

Catatan 15d
Catatan 15d
Catatan 15d

Catatan 15d

Page 60 OCR 0.925
Page 60 of 76

m)

m

9

p

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan

PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk
periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui
dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan
jumlah terkait untuk setiap periode sajian

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang

diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui

sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila

Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila

manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi

tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak

tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan
diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Catatan 15e

Catatan 15e

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

d

saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam pen,
karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
ah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk

periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata &
'saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

imbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per

strumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi men
ungan laba per saham

Catatan 29

Page 61 OCR 0.903
Page 61 of 76

Gd) penjelasan transaksi Saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung
sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan
mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode
tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yangjumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orangatau anggota
keluarga terdekat dan/atau

(2) lebih dari 0,54 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk iransaksi dengan entitas
berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:
6) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen,
dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan
yangakan diberikan, untuk penyelesaian) dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha
dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan ni
pembentukan:

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam hurufa) dan b) dilakukan secara
terpisah untuk masingmasing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

ain

Catatan 30

Catatan 30

Catatan 30

Page 62 OCR 0.892
Page 62 of 76

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris,
pemegang saham utama yangjuga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing:
masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.
1 untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi
secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

Pan

ba 2» L 2

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang
fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
(8) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
lah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
istrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan

) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.

&

24,

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara laii

a) untuk setiap rugi penurunai i yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai:
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

Page 63 OCR 0.871
Page 63 of 76

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan 1
unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang Pi
dibalik,

(4)  goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: “

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif
lain selama periode tersebut, dan 4

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan “
komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, “
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan v
(8) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode V
mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain : 4
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan y
(8) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan 4
(b) laba per saham dasar dan dilusian: “
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan Pi
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau
untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya PI
perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu 4
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan “
(b) laba per saham dasar dan dilusian: “

(8) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

Page 64 OCR 0.862
Page 64 of 76

(2) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan v
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak
praktis.
26) | Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: “
(2) tanggal akui v
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan
'akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: “
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: “
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi 1
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, i
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal Fi
akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) — kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
Ke) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: Y
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan
(e) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat P|
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak 1
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama 1
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang
lain, yaitu sebagai berikut: “
(a) Nilai Wajar piutang: ,
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan y
(6) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan
tidak tertagih: v
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan
Liabilitas yang diambil alih:
G1) litas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: “

uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya
ekonomi terjadi:

Page 65 OCR 0.920
Page 65 of 76

b)

(&) “Indikasi ketidakpastian Saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan: dan

(C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang

ui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara

andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan

tidak dapat diukur secara andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui, dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memi rang dari 1004 (seratus
perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut,
untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada
Nilai Wajar:
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
di i oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut,
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang
dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan
berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama
tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.
Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan
yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang material atau secara kolektif material:

Page 66 OCR 0.903
Page 66 of 76

9

d)

(H) — dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabiitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul selama periode
pelaporan
2 setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan,
menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan
menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu,
maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul

selama penyelesaian:
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut,
dan
(6) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi:
(8) Iiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan
yang
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam
kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya:
dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan:
pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi
bisnis, dan
Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan
atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(4) jumlah harga yang dibayarkan
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(8) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh: dan
(a) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anakatau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Page 67 OCR 0.899
Page 67 of 76

27) | segmen Operasi

@)

2

3

(1)

2

3

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:

informasi umum, yang terdiri dari:

(a) — faktorfaktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan:
dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset

litas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset

itas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam

taporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk
dan jasa yang serupa.
Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
1. negara domisili Perusahaan: dan
Hi, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam
hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya mai
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatri
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan
pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

negara domisili Perusahaan, dan

isian

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari
suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.

Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1056
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(0) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

2

Catatan 2g
Catatan 33

Catatan 33

Page 68 OCR 0.912
Page 68 of 76

28)

Operasi yang Dihentikan

a) Yang harus diungkapkan antara lair
(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar
atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan
beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk
menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari
operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan di: perasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengel

kkan in:

nilai atau tujuan lain,

kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,
komoditas atau lain-ain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(8) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)  Hakhal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai
tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

LL

Page 69 OCR 0.929
Page 69 of 76

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat
diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan
dan liabilitas keuangan.

Catatan 32

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan
tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada
pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

Catatan 22

32)

Baglan Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama
secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka
panjang penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:

Page 70 OCR 0.850
Page 70 of 76

bj

2

(8)
“4

(@@) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
periode berlakunya perikatan:

li. dasar penentuan kompensasi dan denda:

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yangakan datang,
seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

periode berlakunya perikatan,

Nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi,

pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(0 periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilaijaminan,

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

“)

2

3

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

la) pihak-pihak yangterkait:

jumlah yang diperkarakan:

latar belakang isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan
(d) — dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan
hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda
atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding),

DLL XL 2 Ltd 2 hb Lb La

-

Catatan 34
Catatan 34

Page 71 OCR 0.851
Page 71 of 76

(G) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: "
estimasi dari dampak keuangannya: 4
(0) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber 1
daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
32) | Knusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: s|
b)  Pihakcpihak yang terkait dalam kerjasama: “
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: A
9) Hak dan liabiitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: “
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan “
M Isi perubahan perjanjian, jika ada. PI
35) | Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam
pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
(A) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak
mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak Cat 32
mengalami penurunan nilai:
te
atuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan . catatan 32
sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas:
dan Catatan 32
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,
(8) Fisiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas :
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel
isiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan 4
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Pi
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf ) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. Pi

Page 72 OCR 0.900
Page 72 of 76

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bankindonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

-

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
bank.
d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

an

37)

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan
selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang.

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi,

@) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk
mengeliminasi defisit, dan

&) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi
keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya,
termasuk

(d) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

Page 73 OCR 0.907
Page 73 of 76

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan

@e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.

-

NN Nan

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas
yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 35

Catatan 35

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka
panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada Suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu
maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

0) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:
O) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal
eksekusi atau selama periode pelaporan:
€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar
pada akhir periode:
1 penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hathal sebagai berikut:
(4) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada
tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas
lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):
@ dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode
dan terhadap posisi keuangannya.

Page 74 OCR 0.867
Page 74 of 76

41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan: “
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: :
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: Ki
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan “
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. “
22) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: v
b) Jenis Akad Asuransi Syariah: '
6) — Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan y
d) Zakat
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: “
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: : Lu
Cc) Rasio keuangan penting: 4
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan 4
&) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.
24) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): “
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: “
C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam “
(TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk
kelestarian alam): SI
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: “
&) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulesinya:
dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : Mi

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Page 75 OCR 0.924
Page 75 of 76

45)

Peristiwa Setelah Perlode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yangada pada

akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai

dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak

diakui:

dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka

Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan

(8) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak
dapat dibuat.

»

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas
Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
Co)
9)

judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
Sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau
pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

47)

Reklasifikasi

3)

b)

Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan

(8) alasan reklasifikasi.

Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

Catatan 36
Catatan 36

Page 76 OCR 0.909
Page 76 of 76

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
bantuan pemerintah: dan

bj kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah
diakui.

Pn

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan
standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau
dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta

penjelasannya.

0) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan
tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu
yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan.

Cikarang, 31 Maret 2026

PE ama

ANA aa Las Tbk

rmin

Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan
keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.16 MB
Published31 Mar 2026
Pages76
Characters148,885
Text sourceOCR
OCR confidence0.894

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SARANA MITRA LUAS TBK p.1 ×2
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik KAP Suharli Sugiharto & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Suharli Sugiharto p.1
unresolved org Suharli Sugiharto p.1
unresolved org Suharli Sugiharto & Rekan p.1
unresolved org Rekan Nama Partner Ridho Fathoni p.1
unresolved person CPA Ridho Fathoni p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×12
unresolved org Bank Lain. Penempatan p.10
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.34
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.51
unresolved org Bapepam p.66 ×2
unresolved org Las Tbk p.76

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result