Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 24
Page 1
Penyedia Pembiayaan Perumahan Terbesar di Indonesia PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - BBTN IJ Equity Jakarta, 29 November 2023
Page 2
11 Sekilas Bank BTN
Strategi & Pencapaian
12 Tahun 2023
Kinerja Keuangan sd
13
31 Agustus 2023
Guidance 2023 & Outlook
14
Tahun 2023
2
Page 3
Sekilas Bank BTN
Page 4
Investment Proposition:
Potensi pertumbuhan berkelanjutan dengan indikator keuangan yang baik
Kebutuhan perumahan yang Fokus pada segmen pertumbuhan Perbaikan kinerja keuangan
tinggi tinggi dan niche market dan bisnis yang berkelanjutan
Compound Annual Growth Rate (CAGR) 5 thn
12,71jt Backlog Perumahan
47% Didominasi oleh generasi 5,8 Juta Milenial*
Kredit
muda Belum memiliki rumah
5.77%
Total Aset
±90% Milenial* DPK
7.03% 8.74%
700 – 800 Ribu Dengan penghasilan sebesar
Tambahan keluarga baru per tahun <10 juta per bulan
Per 8M23 Target 2023
38,3% keluarga Rp200 – 400 Juta Kredit 9.84% Kredit ±10%
Menghuni rumah yang tidak Harga terjangkau untuk segmen DPK 3.30% DPK ±8%
layak milenial* Laba Bersih 1.07% Laba Bersih ±5%
*Mengacu pada populasi berusia 21-40 tahun
Inovator terkemuka dalam bisnis terkait perumahan
Pioneer Sekuritisasi Aset Rumah dari digital mortgage ecosystem Bisnis terkait perumahan secara menyeluruh
Kredit Konstruksi Bisnis Wholesale
KPR Subsidi Perumahan
EBA Pertama di Total Sekuritisasi
Indonesia pada Rp 13.3 Tn
2009
Rating Sekuritisasi Kredit beragun
idAAA KPR Non rumah
Subsidi
4
Page 5
BTN sebagai penyedia KPR terbesar di Indonesia…
Sebagai satu-satunya bank di Indonesia yang fokus ke perumahan.. BTN mendominasi pasar KPR
Proporsi dari kredit perumahan dan non-perumahan Posisi outstanding KPR (IDR Tn)
Housing Loans Non Housing Loans BTN 243
BCA 115
10.36% 10.28% 9.74% 10.92% 12.26% 11.96% 12.41%
90.26% BNI 55
89.72%
89.64%
Mandiri 52
89.08%
88.04%
87.74%
87.59%
BRI 48
CIMB
Niaga
42
2018 2019 2020 2021 2022 1H22 1H23 Note : as of 1H23
Pangsa pasar KPR Pangsa pasar KPR Subsidi
Per Juni 2023 Per Juni 2023
Other Banks
Other Banks
17%
61%
Total Subsidized
Mortgage Mortgage
BTN
39%
BTN
83%
Sumber: BTN, SPI OJK, diolah Source : BTN, SPI OJK, diolah
5
Page 6
BTN memiliki posisi strategis dlm sektor perumahan
Sebagai bank yang fokus dan memiliki sejarah panjang di sektor perumahan, BTN siap untuk berkontribusi dalam mengurangi
backlog perumahan dan menaikkan kontribusi dari sektor perumahan terhadap PDB.
Rasio KPR terhadap PDB
Distribusi backlog kepemilikan rumah di Indonesia
(Rumah tangga)
44.8%
38.4%
Rata-rata:27.3%
22.3%
3.0% 3.8%
Indonesia Filipina Thailand Malaysia Singapura
Dampak dari sektor perumahan
(dlm setiap IDR 1 input)
Backlog kepemilikan rumah Backlog rumah
(jutaan rumah tangga) 3% millennial Home Backlog
11% di area urban 13%
26%
Kenaikan output Kenaikan jumlah
Backlog
ekonomi nasional tenaga kerja yang
14% Pendapatan
kepemilikan 47% 76.5% Millennial 2.15x dibutuhkan oleh
0.23x
12.7 38% per usia
44% > 7000 Pengembang properti
yng didominasi oleh pengembang
Gen Z : 8-23y Millennials : 24 - 40y <IDR1.5 Mil IDR1.5-3.4 Mil rumah subsidi yang fokus menyasar
IDR3.5-4.9 Mil IDR5.0-9.9 Mil
Gen X : 40-55y Baby Boomer : 56-74y
>IDR10 Mil
segmen menengah-bawah
Pre Boomer : >75y
Sumber: Profil Generasi Millenial Indonesia 2018, Kementerian PUPR 2021, CDS 6
5
Page 7
Posisi strategis BTN di ekosistem perumahan nasional
BTN berfungsi sebagai:
• Institusi Keuangan yang menyediakan produk pembiayaan ke semua pemangku kepentingan, baik dari sisi permintaan
maupun penawaran
• Inisiator dan Integrator dari berbagai institusi untuk bekerjasama meningkatkan ketersediaan rumah
Regulator Pemerintah
Ketersediaan Kebutuhan
bahan pendukung
material & SUPPLY RING 1 DEMAND
profesi
pendukung
MBR:
KPR Subsidi RING 2 – SEKTOR
RING 2 – PENDUNKUNG TERDAMPAK
i 000 Per
Industri terkait: alu >5 m
el ng Se in Sekolah
m ba g Pasar
Semen Baja em
en ti
ta n m
n p er
m
g
an asy
ga op
Fasilitas kesehatan
e
Profesi terkait:
Kem aan den e pr
KP arakat
sk
R di
Arsitek Notaris Fasilitas perumahan lainnya
Akse
Pendapatan
Penilai
semua
Konsultan Menengah
itr
publik keatas RING 3 – SEKTOR
KPR TERDAMPAK
ENABLER &
RING 3 – PENDUKUNG Komersial
INTEGRATOR Ring 2 Industri terkait:
Ring 2 Industri terkait: Tekstil Perabot
Penambangan batu Logistik Farmasi
Penambangan
batubara
TWP AD
Penambangan mineral • BP TAPERA: pembiayaan untuk segmen menengah bawah
• BP TAPERA, BP Jamsostek, TWP AD: Mengelola dana
HOUSING ECOSYSTEM STAKEHOLDERS tabungan peserta
• SMF: Pembiayaan melalui sekuritisasi aset
• Sumber pembiayaan lainnya 7
Page 8
Kunci kekuatan dan tantangan BBTN
Kekuatan Tantangan
❑ Pertumbuhan kredit yang solid (+9.84% yoy per Agustus 2023), sejalan Kondisi ekonomi makro (pergerakan suku bunga kebijakan)
dengan target 2023, ditopang oleh pertumbuhan KPR (+10.03% yoy).
Melanjutkan pertumbuhan kredit terutama segmen dengan yield lebih BI Policy Rate RDG BI BI telah menahan suku bunga acuan
Fed Funds Rate FOMC Meeting
tinggi (KUR, KRING, and KAR). sampai Okt-23 dimana BI menaikkan
25bps
6.00
5.75
❑ Kontribusi fee-based income (FBI) dari transaksi perbankan sebagai 5.25
5.50
motor pertumbuhan pendapatan selain pendapatan bunga. Di 8M23, 4.75
4.25 5.50
FBI menyumbang 10.39% terhadap total pendapatan (IDR 2.12 Tn). 5.25 5.25 5.50
3.75 5.00
3.50 4.75
4.50
Fee-Based Income 8M23 4.00 Note :
3.25
1.75 BI Policy Rate = BI7DRRR
2.50
% FBI 1.00
Thd pendapatan 7.95 7.85 8.25 7.37 11.26 10.39 0.25
0.50
1,716 2,119
FBI 1,103 1,053 1,128 1,009
(IDR Bn)
1H19 1H20 1H21 1H22 1H23 Aug-23
❑ Suku bunga referensi BI mengalami kenaikan sebanyak 250 bps
(naik 71% dari kenaikan pertama dengan potensi tambahan 25 – 50
bps sampai akhir tahun 2023) dan telah memberikan tekanan pada
❑ Peningkatan dari sisi efisiensi operasional biaya bunga BTN (+43.30% di 8M23), masih terkelola dengan baik.
Beban operasional
untuk menyokong PPOP (Laba operasional (IDR Tn)
sebelum biaya provisi). ❑ Tambahan tantangan likuiditas dari peluncuran instrumen Open
7.40% yoy Market Operation terbaru, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
❑ Fokus pada sumber pendanaan yang
murah, seperti giro operasional dan 6.35 ❑ Untuk mengamankan likuiditas di tengah kondisi pasar likuiditas yang
produk DPK retail, dari yang sebelumnya 5.88 terbatas, BTN menawarkan special rates yang akan menaikkan CoF,
berupa produk deposito berjangka komersil. dimana nantinya akan berdampak kepada NIM.
Aug-22 Aug-23
8
Page 9
Beberapa regulasi terbaru
Peraturan Rumah Subsidi Terbaru Insentif likuiditas terbaru
❑ Kenaikan harga rumah subsidi terbaru ❑ Insentif Giro Wajib Minimum
o Harga rata-rata rumah subsidi di 2023 naik 7% dibandingkan harga 2021, o Insentif terbaru terkait Giro Wajib Minimum (GWM) sebanyak maksimal
sementara harga rata-rata rumah subsidi di 2024 akan naik c.3%. 4% efektif per 1 Oktober dapat memberikan tambahan likuiditas di sistem
Harga baru (setara dengan +/- IDR 80 Tn untuk setiap penurunan 1% insentif GWM)
Harga untuk menyokong pertumbuhan kredit industri ke depannya.
Harga % Harga %
Daerah 2021
2023 terhadap 2024 terhadap
(Rp jt)
(Rp jt) 2021 (Rp jt) 2023 ❑ Penyangga Likuiditas Makro Prudensial
Java (diluar Jabodetabek) and
o Melalui rapat moneter terakhir Bank Indonesia (BI) di October 2023, BI akan
Sumatera (diluar Riau, Bangka 150.5 162.0 7.64% 166.0 2.47% memberlakukan pelonggaran likuiditas dengan menurunkan rasio
Belitung, Mentawai) Penyangga Likuiditas Makro Prudensial sebanyak 100 bps dari 6% ke
Kalimantan 164.5 177.0 7.60% 182.0 2.82% 5% untuk Bank Komersial, dengan fleksibilitas repo 5% efektif per 1
Desember 2023.
Sulawesi, Bangka Belitung,
156.5 168.0 7.35% 173.0 2.98% o Fleksibilitas manajemen likuiditas untuk BTN diharapkan bisa membantu
Mentawai, Riau penyaluran kredit ke depannya.
Jabodetabek, Bali, Nusa
168.0 181.0 7.74% 185.0 2.21%
Tenggara & Maluku
Papua & Papua Barat 219.0 234.0 6.85% 240.0 2.56%
Ketentuan Dividen Terbaru
❑ Insentif PPN DTP dan BBA untuk sektor properti ❑ Ketentuan terkait kebijakan dividen berdasarkan POJK 17/2023
tentang Tata Kelola Bank Komersil
o Kementerian Keuangan memberikan insentif terhadap sektor properti,
terutama segmen menengah-bawah dengan total alokasi anggaran IDR o Melalui POJK 17/2023 tentang Tata Kelola Bank Komersil, OJK mensyaratkan
3.2 Tn untuk menstimulasi permintaan perumahan. bahwa Bank harus mempunyai kebijakan dividen dan
o Pemerintah akan menanggung 100% dari PPN untuk pembelian rumah mengkomunikasikannya ke shareholders mencakup:
dengan max harga Rp 5 Miliar yang akan ditanggung sampai nilai transaksi • Jumlah dividen yang akan dibayarkan;
Rp 5 Miliar selama November 2023 sampai Juni 2024, dan PPN DTP sebesar • Mekanisme terkait dengan persetujuan pembagian dividen serta
50% untuk periode Juni sampai dengan Desember 2024. pendistribusiannya; dan
o Bantuan Biaya Administrasi (BBA) sebesar max IDR 4 Mn untuk rumah • Periode kebijakan dividen diperbarui.
subsidi (tapak maupun rusunami) dengan harga tertinggi senilai IDR
350 Mn, berlaku dari November 2023 hingga Desember 2024
9
Page 10
Strategi & Pencapaian Tahun 2023
Page 11
Mengembangkan Bisnis Transaction Banking Melalui Strategi Cross Selling
5 Sektor Sasaran dengan Potensi Cross Selling One-Stop Solution pada Ekosistem Transaction Banking
Customer Pembayaran ke
Vendors
Pendidikan Vendor
Mendirikan Unit Wholesale (BTN CMS)
5 Sektor Utama Transactions khusus untuk Atau SCF* ke
Kesehatan
untuk meningkatkan aktivitas trade Pembayaran dari Vendor
Customers
Pengembangan finance dan aktivasi CMS (Virtual Account)
Perumahan
Ekosistem sekaligus meningkatkan
Pegawai
Transaction cross-selling produk ritel
Perdagangan
untuk nasabah payroll
Banking Nasabah Institusi
Payroll ke
Kawasan Industri pegawai Kantor Pajak
menggunakan
Kredit berbasis
payroll
CMS BTN Pembayaran Pajak
menggunakan (BTN CMS)
KRING BTN *Supply Chain Financing
Pengembangan Cash Management System (CMS)
Kinerja Aktivitas Trade Finance
CMS 1 2 3
Merumuskan Roadmap Peningkatan kemampuan Peningkatan layanan & Fee Based Income Volume Transaksi
Roadmap dan kompetensi proses bisnis
percontohan bisnis pada
3 ekosistem yang
ditargetkan
Transaksi Rp 22.19 Miliar Rp 1.35 Triliun
Bank Guarantee
(as of 1H2023) +241.66% yoy +14.71% yoy
+27.68% +32.14%
1281 as of Jun 23 MoM
37 Tn s/d Juni 23 MoM 17.7 Tn s/d Juni 23
Jumlah Akun (Unit) Volume Transaksi (Rp) Giro dengan CMS
Transaksi
Trade Finance Rp 10.71 Miliar Rp 1.50 Triliun
(as of 1H2023) +222.08% yoy +59.03% yoy
CMS BTN terus tumbuh secara signifikan dalam hal transaksi hingga Semester 1 2023.
11
Page 12
Mengembangkan Bisnis Transaction Banking untuk Ritel dan Menambah
Product Holdings Melalui Strategi Cross Selling
Upaya Cross Selling BTN Bisnis dengan Nasabah KUR dan
EDC untuk Meningkatkan Rata-Rata Transaksi
Saldo tabungan BTN
Bisnis pada area padat
bisnis
VoA NoA
Area Outlet :
66.75% YoY 166.80% YoY
HOS Cokroaminoto, Rp 2.43 Triliun 27 ribu
Kuningan, JKT (per Juni 2023) (per Juni 2023)
Buah Batu, Bandung
Dramaga, Bogor
Teluk Jambe, Karawang Juni-23 32.44% mom Juni-23 40.63% mom
Palu, Palu Mei-23 Mei-23
Rp 249 M
Total saldo BTN Bisnis Rp 90 M
Rp 188 M Rp 64 M
pada area-area tersebut
Rp 135 Miliar
Rata-rata saldo BTN Bisnis VoA Bundling KUR VoA Bundling EDC
pada area tersebut
Rp 27 Miliar • Rata-rata saldo tabungan BTN Bisnis dari bundling KUR & EDC 2x lipat
(per outlet) lebih tinggi dari rata-rata saldo tabungan nasabah BTN Bisnis reguler.
• Jumlah transaksi melalui bundling BTN Bisnis dengan KUR & EDC juga
3x lipat lebih tinggi dari nasabah BTN Bisnis reguler
12
Page 13
Inisiatif Transformasi Outlet Telah Membuahkan Hasil Positif Seiring dengan
Peningkatan Produktivitas Cabang
Transformasi outlet telah dilakukan untuk mengalihkan 534 outlet dari sebelumnya point of services menjadi point of sales.
Lebih dari 96 kantor Cabang Pembantu telah dipindahkan Kinerja dari Top 5 KCP Sangat Produktif Komposisi karyawan akan lebih
ke area berpotensi tinggi sejak tahun 2020 dan telah (Rp Miliar) difokuskan pada unit terkait bisnis
menghasilkan peningkatan kinerja outlet ke depannya
Total Realisasi Kredit 428,949
Langkah
Total DPK 2,140,227 Sebelumnya Eksisiting
Selanjutnya
Outlet Mayang
Total Laba Bersih 54,892 Unit
Bisnis 40 60 65
(%)
Anduonohu Outlet (IDR)
42 Bn
Operasional
(%)
60 40 35
39 Bn
Deposits Loan
Outlet Pulomas Disbursement Dikarenakan peningkatan produktivitas
dalam beberapa tahun terakhir, kinerja
Outlet Cimanggu,
keuangan juga meningkat
Outlet Duta Plaza Anduonohu Outlet
Outlet Pulomas (Rp) Outlet Cimanggu (Rp) 27% meningkatkan produktivitasnya
dari cabang Kurang Produktif
menjadi Sangat Produktif
(Des 2022 hingga Juni 2023)
763 M 107 M 79 M Cabang Sangat Produktif: atau 51 KCP
47 M • Pertumbuhan Kredit Optimal,
DPK DPK
DPK Realisasi Kredit KCP Sangat Produktif memiliki indikator keuangan yang
Pertumbuhan DPK Optimal, dan
lebih baik dibandingkan dengan KCP Kurang Produktif
Pertumbuhan Laba Bersih Tinggi
70%
Cabang Kurang Produktif:
Rp 78 M
Lebih tinggi
Outlet Mayang (Rp) Outlet Duta Plaza (Rp) • Pertumbuhan Kredit Sedang, Rata-Rata DPK
Pertumbuhan DPK Sedang, dan 53%
42 M 173 M 30 M Rata-Rata Realisasi
Rp 78 M
13 M Pertumbuhan Laba Bersih Sedang Lebih tinggi
DPK Realisasi Kredit
Deposits Loan Kredit Baru
Disbursement
131%
Rata-Rata Laba
Rp 1.5 M
Lebih tinggi
190+ 230+
Bersih
50+
Outlet dengan laba bersih Outlet dengan DPK>Rp50 Outlet dengan Pendapatan
24%
>Rp1 Miliar Miliar fee-based >Rp500 Juta Rata-Rata Pendapatan
Rp 0.3 M
Lebih tinggi
Fee-Based
Page 14
Progres Penyaluran KPR Emerging Affluent Melalui Consumer Sales
Center yang Baru Dibentuk
Consumer Sales Center
3 Lokasi Consumer Sales Kinerja Sales Center BSD & Kelapa Gading sejak Peluncuran
• Berfokus pada pasar segmen emerging
affluent (dengan plafon KPR >Rp 750 Center
•
Juta).
Model operasional baru: terpisah dari
(Kelapa Gading Square, Bumi Serpong Target
Damai, Surabaya) Sales Center
Kantor Cabang
70%
• Fokus dalam mendekati 27 developer Kelapa Gading Implementasi Sales
berskala nasional Center ditargetkan
Sales Center menambah Rp 500
BSD Miliar realisasi per bulan
terhadap total realisasi
total representasi pasar Sales Center KPR Non-Subsidi
emerging affluent di Indonesia Surabaya
Di 3 titik tersebut
Sales Center Official Launch in BSD & Kelapa Gading
Realisasi KPR Non-Subsidi
(Rp Miliar)
12.30% YoY
Ticket Size 6,114
>Rp 750 Juta 4,968 5,079 4,749 5,026
4,476
KPR
Emerging
Affluent
1Q22 2Q22 3Q22 4Q22 1Q23 2Q23
• Rata-rata realisasi KPR emerging affluent per bulan telah
mencapai Rp 140 Miliar
• Besaran realisasi ini sekitar 10% dari total realisasi KPR Non-
Subsidi per bulan
Page 15
Progres Terkini pada Inisiatif Kredit High Yield
Posisi KUR s/d Semester I 2023 Pendorong Peningkatan Penyaluran KUR di 2023 Strategi KUR untuk mencapai target Realisasi hingga akhir tahun
(Rp Miliar)
Posisi KUR terhadap 10 KUR Center Pilot Project di Jabodetabek dan
1 2 3 4
K 123.10% YoY
1,192
Total Kredit Jawa Timur yang dilengkapi sales force khusus
KUR. Menambah outlet
U
Produk Bermitra dengan Optimalisasi
Rata-rata realisasi KUR/sales person s/d Juni-23 KUR Center lagi bundling KUR E-Commerce pemrosesan
dengan target
682
0.18% ±Rp 750 Juta & KPR BTN untuk KUR &
R 513
1H22
0.39%
1H23
100 outlet KUR
Center pada akhir
untuk nasabah
KPR wiraswasta
meningkatkan
realisasi KUR BTN
peningkatan
kapabilitas sales
±Rp 136 Mliar Rata-rata Realisasi KUR per tahun 2023 force
Jun-22 2022 Jun-23 bulan.
Potensi Top up untuk Skema Kredit Agunan Rumah (KAR) Realisasi KAR Baru Meningkat Pesat (Rp Miliar) Model Bisnis Baru untuk Realisasi yang Lebih Agresif
K
400 ribu +2%
tambahan yield
QoQ
YoY
: +13.86%
:+147.29% 1 Intensifikasi telesales untuk mempromosikan top-up KAR
Potensi Debitur
10.39% 539
A o Kredit telah berjalan selama 8.37% 292 347
451 451 2
Mengimplementasikan platform pinjaman digital ‘BTN Ready’
dengan fitur KAR Top Up
>5 sampai 10 tahun
R o Usia maksimal 45 tahun
Personal Tenaga penjualan yang terdedikasi di unit
o Kolektibilitas 1 selama 1 3 Banking Unit bisnis yang baru didirikan untuk
tahun terakhir Rata-rata yield Rata-rata yield 2Q22 3Q22 4Q22 1Q23 2Q23 meningkatkan promosi & strategi KAR
KPR KAR New Unit
Pertumbuhan Selektif pada Kredit Konsumer yang Memiliki Yield Yield Kredit Meningkat Didorong oleh Peningkatan
o Realisasi KRING yang agresif sepanjang Semester I 2023
K Tinggi (KRING)
(Rp Miliar)
Yield pada Kredit Konsumer dengan Yield Tinggi
mampu meningkatkan yield kredit konsumer menjadi
Pertumbuhan % Yield
R 6,893 6,740 7,010
6,407 6,543 (% Yoy) (s/d Juni 23)
9,76% pada Juni 2023.
o Realisasi baru KRING hingga Juni-23 telah mencapai Rp
I 3,235 2,923 3,056 2,348 2,307 Total Kredit
Konsumer -5.08% 9.73% s/d8.96%
Juni 22 940 Miliar dengan rata-rata pertumbuhan realisasi baru
sebesar 10,49% yoy.
N 4,236 1)
3,658 3,817 3,954 4,058 Kredit konsumer
low yield -28.70% 7.04% o Fokus pada penawaran dan promosi melalui telesales,
G 1H22 3Q22
High Yield Consumer Loan
FY22 1Q23 1H23
Low Yield Consumer Loan
Kredit konsumer 2)
high yield 15.82% 10.73%
nasabah payroll, dan joint financing untuk membantu
mendongkrak realisasi KRING.
1) Pinjaman jangka pendek (Swadana), Kredit Lunak
untuk Pegawai
2) Kredit Lunak (Kring), Multimanfaat iB (Syariah), Pembiayaan Kendaraan
Bermotor iB (Syariah)
15
Page 16
Peningkatan Kapabilitas Digital BTN Mobile Melalui Penambahan Fitur Baru
Fitur-fitur baru terus dihadirkan untuk meningkatkan pengalaman dan gaya hidup digital pengguna
E-Deposito
e-Deposito
Performa BTN Felas & e-
Deposito s/d Juni-23 What’s Next?
Nikmati bunga menarik e-Deposito Rupiah New BTN Mobile 2.0
Rp 196
untuk investasi anda Saldo BTN Felas
Juta More than just Banking
Rp 160
Saldo E-Deposito
Juta
Rate s/d: Investment
Deposito BTN Ritel
Valas 4.25% p.a Total NoA
*e-Deposito go live pada
4,399
UI Revamp
Per Juni 2023 untuk e-Deposito
Mutual Fund SBN Bancassurance
Rupiah Februari 2023 sementara BTN
Felas go live di bulan Mei 2023 Produk-produk baru untuk
More Advanced meningkatkan gaya hidup digital
BTN Felas Mobile Features
nasabah
dikembangkan
akan
dan
terus
segera
ditambahkan ke dalam fitur BTN
Fasilitas transaksi valas mulai dari info Mobile.
kurs, transfer valas, dan jual beli valas Integrasi Gaya Hidup Digital
yang terintegrasi dalam aplikasi BTN dengan Beberapa Brand
Digital Lifestyle
Mobile.
Integration
16
Page 17
Performa Digital Channel BTN
Performa digital channel BTN sampai dengan Semester I 2023 tumbuh secara signifikan yang didorong oleh pengembangan pada mobile
banking, QRIS Merchant, serta EDC
Mobile Banking Performance Performa QRIS Merchant Performa EDC
1H23 1,082,759 Jumlah 1H23 1,678,393 Jumlah
Akuisisi Pengguna (Ribu) Volume Transaksi (Rp Tn) 527 % Transaksi 167 %
Transaksi
78% YoY 47% YoY YoY 1H22 YoY
1H22 172,681 (unit) 627,630 (unit)
1H23 593 1H23 24.3
1H22 332 1H22 16.6
1H23 7,940 Akuisisi 1H23 10,482 Akuisisi
111% 49 %
Pengguna Pengguna
1H22 2,500 YoY 1H22 7,026 YoY
(unit) (unit)
Jumlah Transaksi (Juta)
66% YoY
1H23 99,926 Volume
698 % Transaksi
1H23 355,198
119 % Volume
1H23 145.4 YoY Transaksi
1H22 12,521 YoY (Rp M) 1H22 162,505 (Rp M)
1H22 87.4
Roadmap Pengembangan Fitur BTN Mobile di Tahun 2023
Q2 Q3 Q4
Rp 20.88 Juta
Rata-rata saldo pengguna BTN Mobile o Loan Tracking
o Online Open o Investasi o Aktivasi dan Delivery
Second Account Reksadana Kartu Debit
o Online FX Open o Gamification
Nasabah yang telah melakukan registrasi BTN Mobile o Pengajuan Kredit o Pelaporan Pajak Online
Account & FX SME
Banking memiliki saldo tabungan 4,1 kali lipat lebih besar Transfer o Virtual Card
o Investasi Obligasi o Gift Card
dibandingkan dengan nasabah yang belum melakukan Negara
registrasi BTN Mobile Banking.
17
Page 18
Ekosistem Perumahan Digital
Menciptakan Rantai Nilai Berkelanjutan dalam Ekosistem Perumahan Digital
(per Juni 2023)
Mitra Developer
(MSi, DEWE,
CRI)
Layanan kepada pengembang properti untuk Layanan bagi calon nasabah KPR yang memberikan Layanan after sales untuk memenuhi kebutuhan
dapat melakukan manajemen stok secara kemudahan akses secara online dan tersedia setiap saat masyarakat akan transaksi pembayaran rutin perumahan
online dan tersedia setiap saat (Listrik, Air & Tagihan, Biaya Keamanan, Biaya Parkir, Biaya
Perawatan, dan lain-lain)
7,974 Key Features: 28.7 Juta Key Features:
Pengembang Pengunjung 27 Key Features:
Properti BTN Properti for Developer Terintegrasi dengan Sistem Perumahan
berbasis Mobile. Perumahan Pemerintah
448 Ribu (Sikasep) Billing Payment
12,689 Member 7.5 Thou
Dashboard monitoring Persetujuan Instan Member Utilities
Proyek
Perumahan
User Management
Rp 768 Miliar Jasa Perumahan
Realisasi Virtual Expo
910 Ribu Rp 6.56 Miliar
Pengajuan KPR Online Nilai Transaksi
Property
Listing 10,630 Online Loan Tracking
Pengajuan
18
18
Page 19
Kinerja Keuangan sd 31 Agustus 2023
Page 20
Update Kinerja Keuangan sd Agustus 2023
Beberapa indikator keuangan tumbuh lebih baik dan untuk mencapai akhir tahun 2023
Highlight Keuangan Tahun Penuh * Agustus
Pertumbuhan
(Rp Miliar) 2018 2019 2020 2021 2022 2022 2023
Total Aset 306,436 311,777 361,208 371,868 402,148 383,946 407,912 6.24% yoy
Total Kredit dan Pembiayaan 238,298 255,825 260,114 274,835 298,282 286,109 314,264 9.84% yoy
Total Dana Pihak Ketiga 230,264 225,401 279,135 295,976 321,937 310,701 320,950 3.30% yoy
Ekuitas 23,840 23,836 19,988 21,407 25,909 21,899 28,843 31.71% yoy
PPOP 5,350 3,922 4,584 6,664 7,975 4,998 5,091 1.85% yoy
Laba Bersih 2,808 209 1,602 2,376 3,045 1,979 2,001 1.07% yoy
CAR (Tier 1) 15.97% 15.60% 13.64% 13.80% 16.13% 13.45% 17.13% 368 Bps
CAR (BI) 18.21% 17.32% 19.34% 19.14% 20.17% 17.89% 20.19% 230 Bps
NIM 4.32% 3.32% 3.06% 3.99% 4.40% 4.47% 3.70% (77) bps
CIR 52.28% 58.08% 53.85% 48.18% 46.66% 47.84% 47.80% (4) bps
ROE 14.89% 1.00% 10.02% 13.64% 16.42% 16.51% 12.06% (444) bps
ROA 1.34% 0.13% 0.69% 0.81% 1.02% 1.02% 0.93% (9) bps
LDR 103.49% 113.50% 93.19% 92.86% 92.65% 92.09% 97.92% (583) bps
CASA 43.40% 43.37% 41.11% 44.30% 48.52% 45.14% 51.93% 679 bps
Cost of Credit 0.80% 1.40% 0.88% 1.35% 1.42% 1.28% 1.27% (1) bps
20
Page 21
Guidance Tahun 2023 & Outlook 2024
Page 22
Rencana Bisnis BTN Tahun 2023
Bank BTN akan mengusung tema disrupsi digital di tahun 2023 untuk melanjutkan perjalanan menjadi The Best
Mortgage Bank in Southeast Asia.
Sejalan dengan transformasi Bank BTN menuju Best
Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025, tema Target Bisnis DPK
transformasi tahun 2023 yakni Disrupsi Digital Untuk Bank BTN
Dana Pihak Ketiga
Menguasai Sektor Perumahan, dengan inisiatif :
Tahun 2023 (DPK) tumbuh ± 8%
dengan fokus pada
1 Mengoptimalkan KPR Non Subsidi dengan
peningkatan pada Giro dan
pengembangan bisnis pada segmen emerging affluent.
Tabungan.
2 Meningkatkan Kredit High Yield dari nasabah Kredit
captive melalui KUR, KRING dan KAR. NPL
Kredit tumbuh ± 10%
Fokus Penghimpunan DPK Low Cost dan ditopang oleh KPR Subsidi,
3 NPL di targetkan di
peningkatan CASA. KPR Non Subsidi, kredit
high yield bawah 3.5%
Mengembangkan bisnis berbasis digital &
4
transaction banking
5 Meningkatkan FBI dari sumber-sumber baru. FBI Efisiensi
Mempercepat penyelesaian kredit macet dan
6 Fee Based Income CIR < 50% dimana
Perbaikan Proses Bisnis dari berbagai aktivitas
ditargetkan sebesar Beban operasional
± Rp3 triliun hanya tumbuh ±6%.
22
22
Page 23
Outlook Perekonomian Tahun 2024
Dengan indikator makro yang semakin kondusif, kondisi perekonomian dan perbankan nasional di tahun 2024 diprediksi akan
semakin membaik yang akan didorong oleh beberapa stimulus
Insentif GWM yang diberikan
Potensi Penurunan BI7DRR Maksimal 4% per 1 Oktober 2023
BI7DRR sebesar 6,0%, yang baru Per 1 Oktober 2023, Bank Indonesia akan
dinaikkan 25bps di bulan Oktober 2023 kembali memberikan insentif GWM
dan terdapat potensi penurunan BI7DRR di maksimum 400 bps, sehingga likuiditas
2H24F, sehingga CoF berpeluang untuk diproyeksikan akan kembali meningkat dan
dapat turun di FY24F. Bank dapat menyalurkan kredit dengan
optimal
Membaiknya Kemampuan Debitur Tahun politik 2024
Dengan kondisi perekonomian yang Pasar properti diprediksi akan tetap kokoh
semakin kondusif ditandai dengan meski diterpa sentimen menjelang tahun
pertumbuhan PDB yang juga turut politik menyambut Pemilu 2024, diikuti
membaik, kemampuan membayar dengan harga rumah subsidi yang yang
debitur diproyeksikan semakin membaik telah naik 7% pada tahun 2023 dan 3%
di tahun 2024. pada tahun 2024.
23
23
Page 24
Thank You Investor Relations PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Menara BTN 16th Floor Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130 Telp: +62 21 63870107 Email: investor_ relations@btn.co.id Website: www.btn.co.id
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.