Skip to content
Back to announcement

20260331_ANTM_Laporan Informasi dan Fakta Material_32056500_lamp1.pdf

Other Text extracted ANTM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
  Kinerja Tangguh 2025 , ANTAM Catatkan Pendapatan dan Laba Bersih
                Tertinggi Sepanjang Sejarah Perusahaan

Jakarta, 31 Maret 2026 – PT ANTA M (Persero) Tbk (ANTM) atau ANTAM kembali menegaskan
ketangguhan fundamental bisnisnya dengan membukukan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025
(Januari–Desember 2025, FY25). Di tengah tekanan global yang ditandai volatilitas harga
komoditas, ketidakpastian makroekonomi, serta dinamika regu          lasi, ANTAM mampu menjaga
momentum pertumbuhan yang           kuat didukung oleh eksekusi strategi yang terarah melalui
optimalisasi portofolio komoditas dan peningkatan kinerja operasional, untuk memperkuat nilai
tambah bisnis di tahun berjalan. Capaian kinerja keuangan tertinggi dalam sejarah Perusahaan ini
juga disertai dengan akselerasi investasi hilirisasi yang akan memberi fondasi kuat           untuk
pertumbuhan Perusahaan dijangka panjangnya.

Didukung oleh penguatan operasional dan pengelolaan biaya yang semakin efisien, ANTAM
berhasil mengakselerasi profitabilitas secara signifikan, dengan mencatatkan pendapatan dan laba
bersih tertinggi sepanjang sejarah Perusahaan. Pencapaian ini tidak hanya       memperkuat posisi
ANTAM sebagai pemain kunci di industri, tetapi juga memberikan fondasi yang kokoh untuk
pertumbuhan berkelanjutan serta penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham           .
Pada FY25, laba tahun berjalan ANTAM tercatat sebesar Rp7,92 triliun, meningkat signifikan 10 6%
dari capaian laba tahun berjalan tahun buku 202 4 (Januari-Desember 202 4, FY24) sebesar Rp3, 85
triliun. Selaras dengan pertumbuhan laba tahun berjalan,          Earnings Before Interest, Taxes,
Depreciation, and Amortization (EBITDA) Perusahaan juga meningkat 56% dengan capaian EBITDA
FY25 sebesar Rp10,51 triliun, dibandingkan EBITDA FY2 4 sebesar Rp6,73 triliun.

Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto menyampaikan, capaian kinerja              ANTAM pada
FY25 memperkuat posisi          Perusahaan sebagai perusahaan pertambangan mineral
terintegrasi yang berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang, serta mampu
memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pemegang saham, pemangku kepentingan, dan
pembangunan industri nasional.

Pertumbuhan profitabilitas ANTAM pada FY25 juga tercermin dari capaian laba kotor sebesar
Rp13,68 triliun, meningkat signifikan 1 11% dibandingkan capaian laba kotor pada     FY24 sebesar
Rp6,50 triliun. Sejalan dengan hal tersebut, laba usaha     ANTAM pada FY25 turut mencatatkan
pertumbuhan yang signifikan dengan capaian sebesar Rp 8,40 triliun, melonjak 180% dari capaian
FY24 sebesar Rp 3,00 triliun. Pertumbuhan profitabilitas tersebut, juga didukung oleh penurunan
beban keuangan di FY25 sebesar 30% menjadi Rp1 67,10 miliar dibandingkan FY24 sebesar
Rp237,14 miliar. Peningkatan kinerja ANTAM mendorong kenaikan laba bersih per saham dasar
pada FY25 sebesar Rp299,98 per saham dasar, atau meningkat 98% dari laba bersih per saham dasar
FY24 sebesar Rp151,77 per saham dasar.




Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi
Wisnu Danandi Haryanto
Sekretaris Perusahaan
E-mail: corsec@antam.com
www.antam.com
Page 2
Pada laporan posisi keuangan, ANTAM membukukan kenaikan aset pada           FY25 sebesar Rp52,53
triliun, meningkat 18 % dari capaian FY24 sebesar Rp4 4,52 triliun. Pertumbuhan aset ini
mencerminkan ekspansi operasional yang terukur, penguatan kas dari aktivitas usaha, serta
kesinambungan investasi pada proyek -proyek strategis berbasis hilirisasi. Selain itu, nilai ekuitas
ANTAM pada FY25 juga meningkat menjadi Rp3 6,60 triliun, tumbuh 14% dari nilai ekuitas pada
FY24 sebesar Rp32,20 triliun.

Pada posisi arus kas, ANTAM mencatatkan capaian arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar
Rp5,62 triliun, meningkat 53% dari periode FY24 sebesar Rp3,68 triliun . Capaian ini menunjukkan
efektivitas Perusahaan dalam menghasilkan arus kas positif dari kegiatan operasional utamanya.
Implementasi strategi operasional dan manajemen keuangan yang tepat, mendorong
pertumbuhan posisi kas dan setara kas Perusahaan pada FY25 sebesar 77% atau Rp8,43 triliun, dari
capaian FY24 sebesar Rp4,75 triliun.

Kinerja Operasional Tangguh            , Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Perusahaan terus memperkuat penerapan operation excellence memastikan pencapaian target
produksi dan penjualan . Kinerja operasional FY25 menunjukkan hasil yang optimal, didorong oleh
kinerja produksi dan penjualan pada komoditas utama termasuk pencapaian tertinggi dalam lebih
dari satu dekade untuk bijih nikel, rekor sepanjang sejarah pada bauksit dan alumina, serta kinerja
penjualan emas yang tetap solid se iring dengan kuatnya permintaan domestik.

"Kinerja operasional yang optimal menjadi kontributor utama dalam memperkuat kinerja
keuangan Perusahaan,        didukung dengan pengelolaan keuangan yang              prudent dalam
menjaga soliditas struktur neraca dan posisi keuangan. Hal ini tercermin pada capaian
finansial yang solid yang didukung oleh kontribusi positif dari portofolio komoditas utama
Perusahaan ", tambah Untung.

ANTAM mencatatkan pertumbuhan pendapatan Perusahaan ("Penjualan ") sebesar 22% menjadi
Rp84,64 triliun pada FY25 jika dibandingkan Penjualan pada periode FY24 sebesar Rp69,19 triliun.
Pasar domestik masih menjadi fondasi utama kinerja ANTAM pada FY25, dengan kontribusi Penjualan
mencapai Rp81,10 triliun atau sekitar 96% dari total penjualan bersih FY25, mencerminkan kuatnya
positioning Perusahaan dalam menangkap peluang pertumbuhan dari pasar dalam negeri.

Di tengah dinamika pasar global yang dipengaruhi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, serta
volatilitas pasar keuangan dan tekanan inflasi, permintaan domestik terhadap emas sebagai
instrumen lindung nilai tetap terjaga kuat. ANTAM secara proaktif mengar ahkan strategi sourcing
pada penguatan pasokan emas dari dalam negeri guna memperkuat daya saing Perusahaan.
Kondisi tersebut menjaga kinerja penjualan emas ANTAM tetap solid dan memberikan kontribusi
yang signifikan terhadap kinerja Perusahaan. Pada FY25, segmen emas berkontribusi sekitar 79%
terhadap Penjualan ANTAM. Penjualan emas pada FY25 mengalami pertumbuhan sebesar 15%
dengan nilai Rp 66,47 triliun jika dibandingkan dengan Penjualan emas FY24 senilai Rp57,56 triliun.



Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi
Wisnu Danandi Haryanto
Sekretaris Perusahaan
E-mail: corsec@antam.com
www.antam.com
Page 3
Melalui penguatan strategi pemasaran domestik yang diiringi dengan keberhasilan penyesuaian
dan optimalisasi suplai dalam negeri , ANTAM membukukan volume penjualan emas sebesar 37.365
kg (1.201.313 troy oz.) pada FY25 .

Segmen nikel (produk feronikel dan bijih nikel) mencatatkan kontribusi sebesar 18% atau Rp1 4,85
triliun terhadap total Penjualan di FY25 . Capaian positif kinerja segmen nikel ini meningkat secara
signifikan sebesar 56% dari Rp9,50 triliun pada FY24 selaras dengan tingginya permintaan serta
keunggulan kualitas produk bijih nikel ANTAM untuk memenuhi permintaan di dalam negeri.

Sepanjang FY25, produksi bijih nikel ANTAM mencapai sebesar 16,11 juta       wet metric ton (wmt),
meningkat 62% dibandingkan capaian produksi pada          FY24 sebesar 9,94 juta wmt.      Dari sisi
pemasaran, penjualan bijih nikel pada FY25 tercatat sebesar 14,58 juta wmt, tumbuh 75%
dibandingkan FY24 sebesar 8,35 juta wmt. Didorong dengan meningkatnya permintaan domestik,
FY25 menandai kinerja produksi dan penjualan bijih nikel ANTAM sebagai yang tertinggi dalam
lebih dari satu dekade terakhir sejak pemberlakuan larangan ekspor mineral.

Sementara untuk produk feronikel di tengah dinamika regulasi dalam negeri sepanjang FY25         ,
ANTAM menjaga stabilitas operasional dengan membukukan         produksi sebesar 16.064 ton nikel
dalam feronikel (TNi), dengan volume penjualan sebesar 10.528 TNi.

Segmen bauksit dan alumina, pada    FY25 membukukan kontribusi sebesar 3% terhadap total
Penjualan ANTAM dengan nilai Penjualan mencapai Rp 2,92 triliun. Penjualan segmen bauksit dan
alumina meningkat 6 2% dibandingkan capaian pada FY24 sebesar Rp1,80 triliun.

Melalui optimalisasi kapasitas dan produktivitas tambang serta meningkatnya serapan pasar
domestik, pada FY25 ANTAM membukukan capaian produksi dan penjualan bauksit tertinggi
sepanjang sejarah Perusahaan. Produksi bauksit pada FY25 tercatat sebesar 2,83 juta wmt,
meningkat signifikan 112% dibandingkan FY24 sebesar 1,33 juta wmt. Sementara, penjualan bauksit
pada FY25 mencapai 1,89 juta wmt, meningkat signifikan 157% dibandingkan FY24 sebesar 736.188
wmt.

Dengan strategi ANTAM dalam mengoptimalkan operasi Pabrik CGA Perusahaan, produksi alumina
berupa chemical grade alumina (CGA) pada FY25 mencapai 181.690 ton alumina, meningkat 23%
dibandingkan FY24 sebesar 147.826 ton alumina. Sementara, penjualan CGA mencapai 179.828 ton
alumina, tumbuh 1% dibandingkan FY24 sebesar 177.178 ton alumina. Capaian pada FY25 tersebut,
menjadikan tingkat produksi dan penjualan      CGA sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah
Perusahaan.

Mewujudkan Nilai Tambah Perusahaan melalui Implementasi Keberlanjutan

Sebagai wujud komitmen ANTAM terhadap pelaksanaan Environmental, Social, and Governance
(ESG), pada FY25 ANTAM melakukan inisiatif pembelian Renewable Energy Certificate (REC) yang



Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi
Wisnu Danandi Haryanto
Sekretaris Perusahaan
E-mail: corsec@antam.com
www.antam.com
Page 4
digunakan dalam operasional Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia dan Unit Bisnis
Pertambangan Emas .

Berdasarkan data Sustainalytics ESG Risk Rating Report , ANTAM mencatatkan perbaikan kinerja ESG
yang tercermin dari penurunan skor risiko Sustainalytics . Pada tahun 2025, skor risiko Sustainalytics
ANTAM tercatat mengalami penurunan menjadi 33,36 (high risk ), dari tahun 2024 sebesar 42,06
(severe risk ). Penurunan risiko ini, mencerminkan penguatan manajemen ris iko, pengungkapan
informasi yang lebih baik serta tata kelola Perusahaan yang semakin solid.

Konsistensi dalam penerapan ESG diyakini akan memperkuat ketahanan usaha di tengah dinamika
industri, meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, serta menciptakan nilai jangka
panjang yang berkelanjutan bagi Perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.

Pengembangan Bisnis Berkelanjutan Melalui Hilirisasi Mineral

Mengacu pada Asta Cita ke -5, yang merupakan salah satu dari delapan agenda prioritas
pembangunan nasional Indonesia yang berfokus pada hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam
untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri       . ANTAM berkomitmen memperkuat hilirisasi
mineral secara terintegrasi untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan di dalam negeri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan berbagai proyek hilirisasi mineral
Perusahaan, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang Perusahaan.

Pada segmen emas, ANTAM sedang melaksanakan proyek pengembangan fasilitas manufaktur logam
mulia di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur, yang saat ini
sedang memasuki fase konstruksi. Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah
segmen usaha emas melalui peningkatan kapasitas manufaktur emas Logam Mulia.

Pada segmen nikel, ANTAM telah mencapai sejumlah milestone penting dalam proyek kerja sama
pengembangan ekosistem EV Battery di Indonesia bersama Mitra CBL (Grup CATL) yang mencakup
penyelesaian pekerjaan awal, proses perizinan, serta persiapan pendanaan untuk mendukung
kesiapan konstruksi sesuai target. Proyek telah memasuki fase konstruksi di Halmahera Timur yang
ditandai dengan dimulainya aktivitas konstruksi EPC pada tri wulan 4 tahun 2025 sebagai bagian dari
pengembangan ekosistem EV Battery nasional.

Selain itu, ANTAM juga semakin menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung percepatan
ekosistem baterai terintegrasi nasional melalui pengembangan inisiatif berikutnya bersama
PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan mitra strategis HYD (yang
dipimpin oleh korporasi global Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd) dalam penandatanganan Framework
Agreement sebagai landasan pengembangan investasi terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari
pengelolaan sumber daya nikel, pengolahan dan pemurnian, hingga produksi baterai.




Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi
Wisnu Danandi Haryanto
Sekretaris Perusahaan
E-mail: corsec@antam.com
www.antam.com
Page 5
Dalam upaya memperkuat hilirisasi komoditas bauksit, ANTAM berkomitmen penuh mendorong
integrasi industri aluminium nasional melalui Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR)
Mempawah Fase 1 dengan kapasitas produksi SGA sebesar 1 juta ton alumina.

Sejalan dengan rencana mulai beroperasinya SGAR Fase 1 yang ditargetkan di tahun 2026 ini, telah
dilaksanakan pula groundbreaking Proyek SGAR Fase II di Februari 2026 ini dengan rencana tambahan
kapasitas SGA hingga 1 juta ton alumina per tahun yang akan dikemban gkan secara bertahap, guna
mendukung ketahanan mineral nasional serta memastikan ketersediaan bahan baku bagi industri
manufaktur domestik, sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Melalui berbagai inisiatif pengembangan yang dijalankan, ANTAM memperluas ruang
pertumbuhan jangka panjang yang lebih stabil dan berkelanjutan untuk memberikan kontribusi
positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.


                                               ###




Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi
Wisnu Danandi Haryanto
Sekretaris Perusahaan
E-mail: corsec@antam.com
www.antam.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.62 MB
Published31 Mar 2026
Pages5
Characters13,527
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Untung Budiharto p.1
linked person Wisnu Danandi Haryanto p.1 ×5
unresolved org ANTA M (Persero) Tbk p.1 ×2
unresolved org PT Industri Baterai Indonesia p.4
unresolved org Indonesia Battery Corporation p.4
unresolved org Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result