Skip to content
Back to announcement

20231123_BFIN_Public Expose_31531792_lamp1.pdf

Other Text extracted BFIN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1 OCR 0.943
Tangerang Selatan, 23 November 2023
No. Corp/SJN/L/X1/23-0205

Kepada Yth.

PT Bursa Efek Indonesia

Gedung Bursa Efek Jakarta, Lt. 4

Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53

Jakarta 12190

Up.: Direktur Penilaian Perusahaan

Hal: — Hasil Public Expose Tahunan

Dengan hormat,

BFI

FINANCE

Bersama ini kami informasikan hasil Public Expose Tahunan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI) yang telah

dilaksanakan Live melalui Aplikasi Zoom pada tanggal 22 November 2023, sebagai berikut:

1. Public Expose dimulai pukul 14.00 WIB, diikuti oleh 28 peserta. Dari BFI hadir 3 orang anggota Direksi
yaitu Bapak Sudjono - Direktur Keuangan merangkap Corporate Secretary, Bapak Sutadi — Direktur

Bisnis dan Bapak Andrew Adiwijanto — Direktur Operasional.

2. Dalam kesempatan tersebut Direksi BFI memberikan pemaparan mengenai kinerja BFI selama periode 9

bulan tahun 2023.

3. Beberapa pertanyaan yang muncul di dalam Public Expose tersebut antara lain:

a. Bagaimana BFI mampu mengelola Non Performance Financing (NPF) di bawah 296? Dan terkait

kendaraan listrik, bagaimana BFI dapat melihat potensi penjualan ke depan?

Jawaban:

NPF pada bulan Oktober tercatat 1,896 dan pada bulan November dan Desember diharapkan akan
membaik. Kuncinya adalah disiplin dalam pengelolaan NPF yaitu menjaga Risk Appetite sesuai
policy pembiayaan, dan dari sisi kapasitas dan kapabilitas collection, di mana telah dilakukan
penambahan jumlah karyawan dan dari sisi teknologi, dilakukan peningkatan teknologi dari
berbagai sisi, begitu juga dilakukan antisipasi terhadap kondisi perekonomian di tahun depan.

Realita saat ini, market EV (Electric Vehicle) roda empat Non Japanese brand (dari Korea atau
China) belum mencapai volume yang diharapkan. BFI akan fokus terlebih dahulu pada pembiayaan

EV roda dua daripada roda empat.

PT BFI Finance Indonesia Tbk
FI Tower, Sunburst CBD Lot.1.2 P 462 21 2965 0300, 2965 0500
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo F 462 21 2966 0757, 29660758
BSD City - Tangerang Selatan 15322 BFI.COID

X

#SelaluAdaJalan
Page 2 OCR 0.953
Berapa target laba BFI Finance pada akhir tahun 2023 di tengah penurunan laba?

Jawaban:

Kinerja 04-2023 termasuk pencapaian laba diharapkan kembali normal seperti sebelum terjadinya
cyber attack, namun karena adanya gangguan operasional yang berdampak pada penurunan
kinerja di A2-2023 hingga 03-2023, target laba secara tahunan diperkirakan akan sedikit di bawah
pencapaian tahun 2022.

Terkait peningkatan suku bunga apa pengaruhnya terhadap bisnis BFI di tahun yang akan datang?

Jawaban:

Meskipun Bank Indonesia telah menetapkan peningkatan suku bunga, namun secara keseluruhan
suku bunga BFI di tahun 2023 masih stabil pada pada level relative rendah (average 74). BFI selama
ini mendapatkan kepercayaan dari bank baik dalam maupun luar negeri serta pasar obligasi dan
memiliki positioning yang bagus.

Dari sisi stabilisasi pertumbuhan ekonomi dan kondisi sosial di masyarakat menjelang pemilu
terlihat lebih baik dari sebelumnya, namun yang menjadi tantangan adalah adanya perlambatan
ekonomi dunia yang apabila meluas dan terjadi sentimen sosial, akan berdampak pada bisnis.
Namun sejauh ini kami tidak melihat adanya gangguan dari sisi ekonomi baik mikro maupun makro.

Diharapkan pada tahun 2024 BFI akan dapat bertumbuh di atas 1095 dengan mengoptimalkan
produk yang sudah dimiliki.

Terkait rencana kerja, aksi korporasi apa yang akan dilakukan oleh BFI?

Jawaban:
Aksi korporasi yang akan dilakukan BFI terkait penerbitan obligasi dan pembagian dividen.

NT Asian Discovery merupakan pemegang saham asing yang masuk sebagai pemegang saham BFI.
Pemegang saham asing mana saja dan berapa porsi saham asing di BFI saat ini serta bagaimana
proyeksi pembiayaan untuk ke depannya?

Jawaban BFI:

NT Asian Discovery adalah salah satu pemegang saham publik di BFI, dan merupakan perusahaan
jasa investasi dari Thailand, dan bukan merupakan pemegang saham baru di BFI meskipun
memegang porsi yang cukup besar. NT Asian Discovery pernah memiliki saham BFI hingga 10X dan
karena mereka merupakan pemegang saham yang bersifat publik maka BFI tidak dapat mengontrol
dan mengetahui kapan mereka akan membeli atau menjual sahamnya. Penambahan saham yang
terjadi saat ini dapat berarti bahwa mereka memiliki keyakinan yang baik terhadap kinerja dan
management perusahaan. BFI selalu berusaha memberikan informasi yang transparan kepada para
pemegang saham termasuk pada saat terjadi cyber attack, BFI melakukan Keterbukaan Informasi
kepada publik terkait proses recovery dan lain-lain sehingga membentuk adanya kepercayaan yang
tinggi dari pemegang saham.

Pemegang saham asing yang ada di BFI saat ini sekitar 7046. Di Industri Pembiayaan, BFI termasuk

perusahaan yang cukup banyak dicover oleh analis karena memiliki informasi yang transparan yang
dapat diakses oleh para investor dan analis perusahaan.

£
Page 3 OCR 0.961
Pembiayaan investasi (alat berat dan machinery) memiliki kontribusi 2096 dari total portfolio. Ada
potensi ekspansi di tahun 2024 untuk pembiayaan multiguna maupun modal kerja, contohnya
dalam pembiayaan multiguna yaitu pembiayaan mobil bekas khususnya di pulau Jawa. BFI sedang
melakukan beberapa inisiatif untuk memperbesar porsi kolaborasi dengan partner baru di luar
industri pembiayaan.

BFI belum ada rencana melakukan penambahan jumlah jaringan fisik baru karena difokuskan pada
strategi perluasan jaringan digitalisasi.

Bagaimana terkait proyeksi penyaluran pembiayaan Syariah sampai akhir tahun dan berapa porsi
pembiayaan Syariah?

Jawaban:

Pertumbuhan pembiayaan syariah sampai dengan September masih relatif baik yaitu naik sekitar
3596 dibandingkan tahun lalu. Sampai dengan akhir tahun, bisnis Syariah diharapkan mampu
berkontribusi sampai dengan Rp400 miliar. Potensi pertumbuhan cukup baik walaupun saat ini
masih memberikan kontribusi hanya sekitar 296 dari total portofolio BFI.

Berapa nilai yang akan diterbitkan untuk Obligasi dan akan digunakan untuk apa saja?

Jawaban:

BFI berencana akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI dengan target Rp6 triliun dan target
penerbitan di tahun 2024 direncanakan akan mencapai sekitar Rp3 triliun dalam beberapa tahap
dan akan diterbitkan paling cepat di antara A2-03 tergantung kondisi perbankan, kondisi bisnis,
dan kebutuhan dana.

Berapa besaran Dividen yang akan dibagikan?

Jawaban:
BFI biasanya akan membagikan dividen dalam 2 tahap, dividen interim dan dividen final.
Besarannya sekitar 504 dari profit.

Bagaimana teknologi baru dapat membantu kinerja BFI di masa depan pasca cyber attack untuk
mencapai misi perusahaan?

Jawaban:

Pada saat cyber attack, BFI melakukan assesment yang melibatkan perusahaan security and
technology untuk mengetahui sumber penyebaran dari mana dan bagaimana BFI mampu
memitigasi hal tersebut ke depannya. BFI melakukan perbaikan agar mampu mengontrol dan
memantau serta mendapatkan update untuk mengidentifikasi permasalahan lebih dini. Kerjasama
dilakukan dengan perusahaan-perusahaan teknologi dan menyempurnakan sistem aplikasi yang
digunakan sehingga lebih relevan dan sebagian dari proses kerja dapat dialihkan menggunakan
sistem berbasis cloud.
Page 4 OCR 0.955
j-. Apa yang dilakukan oleh management untuk transformasi teknologi dan kerjasama apa yang
dijalankan?

Jawaban:

BFI bekerjasama dengan konsultan terkemuka untuk menjalankan proses transformasi dengan baik
dan tepat guna. BFI juga melakukan transfer SDM dari sebuah perusahaan software menjadi
karyawan BFI untuk mempercepat proses transformasi.

k. Bagaimana siasat perusahaan dalam menanggulangi industri otomotif yang melambat dalam
beberapa bulan terakhir?

Jawaban:
Porsi penjualan mobil baru maupun bekas di BFI hanya 1196 dari total portfolio sehingga tidak
berimbas secara langsung kepada bisnis BFI.

Public Expose berakhir pada pukul 15.06 WIB setelah tidak ada lagi pertanyaan dari peserta yang hadir.
Untuk bahan dokumentasi, bersama ini kami lampirkan pula daftar hadir pelaksanaan Public Expose
tersebut.

Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT BFI Finance Indonesia Tbk

udjono
Direkt

Tembusan Yth :
1. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
2. The Indonesia Capital Market Institue — TICMI
Page 5 OCR 0.948
Zoom Attendee - Public Expose 2023

No | Nama Kategori | Perusahaan/Media
1 | Alfi Dinil Hag Media Warta Ekonomi

2 | Arif Ferdianto Media Kontan

3 | Bagus Kasanjanu Media Investortrust.id

4 | Budi M Individu

5 | D. Vega Individu

6 | Dicky Media Infobank

7 | Dimas Laksana Yudharaputra | Individu

8 | Dinar Fitra Maghiszha Media MNC Portal

9 | Edwin Y Individu

10 | Fitriana Monika Sari Media VALIDNEWS

11 | H. Setiawan Harjono Individu

12 | Handiman Individu

13 | Hendra Gunawan Individu

14 | Idham Nur Indrajaya Media Trensia

15 | Idris Media Merdeka.com

16 | John Marco Rasjid Individu

17 | Kenny Individu

18 | Kiki Safitri Media Kompas.com

19 | Mahar Media Tempo

20 | Mis Fransiska Media Bloombergtechnoz
21 | Pernita Hestin Untari Media Bisnis Indonesia
22 | Pulina Nitya Media Kontan

23 | Samuel Bolivar Sitanggang Individu

24 | Suheriadi Media Fortune Indonesia
25 | Susanto Wijaya Individu

26 | Thiana C Individu

27 | Wulandari Media Republika

28 | Yonatan Pratama Wijaya Individu

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.23 MB
Published23 Nov 2023
Pages5
Characters9,165
Text sourceOCR
OCR confidence0.952

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result