Back to announcement
20231122_HMSP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31531635_lamp2.pdf
Other Text extracted HMSPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1 OCR 0.886
0ttag
ea
# #
jas
PT HM SAMPOERNA Tbk.
Nomor 1 155/CLD/HMS/XI/2023
Lampiran 1 Salinan Siaran Pers
Perihal : Keterbukaan Informasi PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. ("Perseroan")
Jakarta, 22 November 2023
Kepada Yth.
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta - 12190
U.p.: Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I - Bapak Adi Pratomo Aryanto
Dengan hormat,
Dengan ini kami untuk dan atas nama Perseroan menyampaikan Laporan Informasi atau
Fakta Material sebagai berikut:
Nama Emiten/ Perusahaan Publik : PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Bidang Usaha 1 Industri Rokok
Telepon 1 021- 5151234
Faksimili 1. 021-51402481
Alamat surat elektronik (email) 1 Investor.relations@sampoerna.com
1. | Tanggal kejadian : | 22 November 2023
2. | Jenis Informasi atau Fakta Material : | Informasi atau Fakta Material lainnya
3. | Uraian Informasi atau Fakta Material : | Pada tanggal 22 November 2023, Perseroan
mengumumkan Siaran Pers mengenai
“Sampoerna Perkuat Komitmen Investasi
untuk Penciptaan Nilai Berkelanjutan di
Indonesia”
4.| Dampak kejadian, informasi atau fakta |: | Tidak terdapat dampak pada kegiatan
material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau
operasional, hukum, kondisi keuangan, kelangsungan usaha Emiten atau
atau kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik.
Perusahaan Publik
5. | Keterangan lain-lain : | Sebagaimana terlampir pada Siaran Pers.
Page 2 OCR 0.833
ang # Pi apa 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT HM Sampoerna Tbk. SAYA Sekretaris Perusahaan
Page 3 OCR 0.957
ntah 2g ca 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. SIARAN PERS Sampoerna Perkuat Komitmen Investasi untuk Penciptaan Nilai Berkelanjutan di Indonesia Sejalan dengan prioritas Pemerintah untuk mendorong hilirisasi industri, inovasi, dan penyerapan tenaga kerja demi penciptaan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem yang lebih luas Jakarta, 22 November 2023 — PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/IDX: HMSP) memantapkan posisinya sebagai salah satu perusahaan dengan nilai investasi dan serapan tenaga kerja yang signifikan, serta pemimpin industri tembakau di Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui komitmennya dalam menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan utamanya: konsumen dewasa, karyawan dan mitra bisnis, serta masyarakat luas. Sampoerna yang telah beroperasi selama 110 tahun di Indonesia menganut Prinsip Keberlanjutan yang meliputi topik Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). “Kerangka kerja ini diintegrasikan ke dalam setiap aspek bisnis dan aktivitas kami melalui program payung “Sampoerna untuk Indonesia” untuk memastikan peran kami dalam melaksanakan program yang memiliki dampak nyata terhadap ekonomi, pelestarian lingkungan, dan masyarakat luas” kata Presiden Direktur Sampoerna Vassilis Gkatzelis. Sebagai perusahaan dengan nilai investasi lebih dari US$6,3 miliar sejak tahun 2005, Sampoerna merealisasikan tambahan investasi di awal tahun 2023 dengan fasilitas produksi baru untuk produk tembakau inovatif bebas asap di Karawang, Jawa Barat dengan fokus ekspor ke Kawasan Asia Pasifik dan pasar domestik. Satu bulan setelahnya, Sampoerna memperkenalkan inovasi terkini berbasis sains dan teknologi paling mutakhir untuk produk tembakau bebas asap, yaitu /@OS ILUMA. Pada kuartal 3 2023, seiring dengan fasilitas produksinya yang baru, Sampoerna juga telah menyelesaikan pembangunan Laboratorium Pengujian dan Analisis berkelas dunia dengan fasilitas termutakhir, khususnya untuk produk tembakau inovatif bebas asap. “Pencapaian-pencapaian ini merupakan sebuah langkah penting dalam menyediakan produk bebas asap yang dikembangkan berdasarkan sains dan teknologi. Meskipun tidak bebas risiko, produk tembakau bebas asap ini merupakan alternatif yang lebih baik bagi perokok dewasa yang memutuskan untuk terus merokok,” kata Vassilis. Realisasi investasi ini merupakan upaya Sampoerna untuk turut mendukung prioritas pemerintah dalam mendorong investasi, meningkatkan ekspor barang jadi bernilai tinggi, dan hilirisasi industri. “Investasi jangka panjang Sampoerna merupakan bukti kepercayaan kami akan kepastian iklim investasi dan usaha di Indonesia. Sampoerna mewujudkan komitmen penciptaan nilai tambah ekonomi dan dampak sosial dengan peningkatan kapasitas penelitian, pengembangan produk bebas-asap berlandaskan sains, penyerapan tenaga kerja berketerampilan tinggi, pembelian pasokan tembakau lokal, pemberdayaan UMKM, pengoperasian pusat layanan digital, dan peningkatan kinerja ekspor,” kata Vassilis. Dinamika Industri Hasil Tembakau Nasional Seiring dengan komitmen dalam penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingannya, Sampoerna terus berupaya untuk mempertahankan posisi kompetitifnya dan mengatasi tekanan dalam industri tembakau sebagai akibat dari kenaikan tarif cukai yang tinggi dan jauh di atas angka inflasi, semakin melebarnya jarak tarif cukai antara Golongan 1 dengan segmen Golongan dibawahnya yang bertarif cukai lebih rendah, serta meningkatnya peredaran rokok ilegal. Secara keseluruhan, pada periode Januari hingga September 2023, volume industri rokok turun sebesar 5,096 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan perbaikan pangsa pasar di mana sampai kuartal 3 2023 mencapai sekitar 2796. Perbaikan kinerja SKT mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir setelah segmen ini mengalami penurunan pangsa pasar berkelanjutan, yaitu dari 3796 pada
Page 4 OCR 0.958
a00, # # as 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. tahun 2006 menjadi 174 pada tahun 2019. Pemulihan segmen SKT didorong oleh kebijakan Pemerintah untuk cukai produk tembakau, khususnya sejak 2021, yang mempertimbangkan aspek serapan tenaga kerja pada segmen SKT. Rencana Penyerapan Puluhan Ribu Tenaga Kerja Baru dengan Pembukaan Fasilitas Produksi SKT Sejalan dengan tren pemulihan segmen SKT, Sampoerna sebagai produsen SKT dengan merek dagang Dji Sam Soe dan Sampoerna Kretek, mengumumkan rencana penyerapan puluhan ribu tenaga kerja baru yang akan tersebar di provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Barat untuk fasilitas produksi SKT. Penyerapan tenaga kerja ini akan secara langsung membuka lapangan kerja baru, sekaligus juga menciptakan efek berganda bagi masyarakat setempat. Realisasi rencana tersebut akan dimulai dengan pembukaan fasilitas produksi baru SKT Sampoerna di Kota Blitar, Jawa Timur, dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Semester 1 2024. Saat ini, pemilihan lokasi dan proses persiapan tengah dilakukan di kedua area tersebut, termasuk rencana perekrutan karyawan. “Sebagai perusahaan yang telah beroperasi selama 110 tahun di Indonesia, penambahan fasilitas produksi SKT Sampoerna melalui investasi mencapai Rp638 miliar (sekitar US$42 juta) akan memperkuat portofolio SKT Sampoerna yang telah dimulai sejak tahun 1913. Dengan pembukaan fasilitas produksi SKT dan tambahan tenaga kerja baru, kami optimistis bahwa langkah Sampoerna ini akan meningkatkan kesempatan kerja di sektor formal bagi masyarakat setempat sekaligus menciptakan multiplier effect yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi dan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan di wilayah-wilayah tersebut,” kata Vassilis. “Kami mengapresiasi upaya Pemerintah untuk menjaga iklim usaha dan investasi yang kondusif serta terprediksi di Indonesia, termasuk kebijakan yang mendorong kinerja sektor padat karya SKT. Upaya ini secara langsung berdampak positif pada penciptaan lapangan kerja di sektor formal dan perputaran ekonomi daerah yang selanjutnya turut meningkatkan perekonomian nasional,” lanjut Vassilis. Dalam kesempatan terpisah, Sampoerna telah melaporkan rencana ini kepada Kepala Daerah dan dinas terkait setempat. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan positif serta dukungan pemerintah daerah terhadap rencana kami untuk menambah serapan tenaga kerja di Kota Blitar dan Kabupaten Tegal. Kami berharap dukungan pemerintah daerah maupun pusat terus berlanjut dalam bentuk kebijakan yang mendukung sektor industri padat karya SKT,” Vassilis menambahkan. Saat ini, Sampoerna mengoperasikan 4 fasilitas produksi SKT di Surabaya, Malang, dan Probolinggo, 2 fasilitas produksi sigaret mesin di Pasuruan dan Karawang: serta 1 fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap di Karawang. Selain itu, Sampoerna juga bermitra dengan 38 Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang tersebar di 28 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa. MPS dimiliki dan dioperasikan oleh pengusaha daerah dan/atau koperasi setempat untuk memproduksi merek-merek SKT Sampoerna. Total tenaga kerja Sampoerna saat ini mencapai lebih dari 76.000 orang, secara langsung dan tidak langsung, di mana sekitar 90X di antaranya adalah pekerja fasilitas produksi SKT. Selain pembukaan fasilitas produksi SKT Sampoerna di Kota Blitar dan Kabupaten Tegal, juga akan terjadi penambahan serapan puluhan ribu tenaga kerja baru yang dilakukan oleh MPS di provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat, serta penambahan 5 MPS baru yang akan berlokasi di Jawa Timur dan Jawa Tengah di Semester 1 2024. “Pada tahun 2024, mitra kami dalam memproduksi SKT Sampoerna akan menjadi 43 MPS yang tersebar di di Pulau Jawa. Penambahan fasilitas produksi Sampoerna maupun MPS tidak saja akan menambah kemitraan dengan pengusaha daerah/koperasi setempat serta total serapan tenaga kerja, namun juga akan meningkatkan penyerapan
Page 5 OCR 0.948
Pd Ta “ as 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. bahan baku tembakau dan cengkih dari petani Indonesia. Seperti diketahui, penggunaan bahan baku rokok buatan tangan membutuhkan dua kali lebih banyak tembakau dan cengkih dibandingkan rokok buatan mesin,” jelas Vassilis. Vassilis menuturkan, Sampoerna konsisten mendukung kesejahteraan para karyawan SKT. “Kami bangga dengan penciptaan nilai yang dilakukan oleh Sampoerna selama 110 tahun. Karyawan SKT kami didominasi oleh perempuan yang mayoritasnya mengemban peran ganda sebagai tulang punggung keluarga,” kata Vassilis. Kelangsungan industri tembakau nasional bergantung pada kerangka kerja yang terprediksi, meliputi kebijakan cukai, regulasi produk tembakau, serta kebijakan lain yang yang berperan penting dalam mendorong inovasi dan teknologi, berdasarkan sains untuk menawarkan alternatif produk tembakau yang lebih baik bagi perokok dewasa. Hal ini akan berdampak langsung terhadap produsen, serapan tenaga kerja, penggunaan bahan baku tembakau dan cengkih, dan keseluruhan rantai nilai sehingga menciptakan nilai ekonomi di tingkat daerah dan nasional. “Kami berharap penambahan puluhan ribu karyawan ini, yang dilakukan melalui pembukaan pabrik Sampoerna di Kota Blitar dan Kabupaten Tegal, penambahan 5 MPS baru, serta penambahan karyawan pada MPS yang telah ada sebelumnya, akan meningkatkan serapan tenaga kerja di sektor formal dan berkontribusi pada ekonomi daerah dan nasional. Inilah salah satu wujud komitmen Sampoerna untuk ekosistem rantai nilai yang lebih luas,” tutur Vassilis optimistis. Tentang PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) Didirikan pada tahun 1913, Sampoerna - afiliasi dari Philip Morris International Inc. — adalah perusahaan tembakau terkemuka di Indonesia. Ruang lingkup kegiatan Perseroan terdiri dari usaha manufaktur dan perdagangan rokok serta produk tembakau bebas asap dan produk mengandung nikotin. Sampoerna memproduksi beberapa merek kretek terkenal seperti Sampoerna A, “Raja Kretek" legendaris Dji Sam Soe, dan Sampoerna Kretek. Sampoerna juga mendistribusikan produk rokok merek Marlboro ke seluruh Indonesia melalui perjanjian distribusi jangka panjang dengan PT Philip Morris Indonesia. Sampoerna mengoperasikan tujuh fasilitas produksi yang berlokasi di Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Malang, dan Karawang, termasuk fasilitas manufaktur untuk produk tembakau inovatif bebas-asap dengan focus ekspor ke Asia Pasifik dan pasar domestik. Sampoerna juga bermitra dengan 38 Mitra Produksi Sigaret di seluruh Jawa, yang mempekerjakan — secara langsung dan tidak langsung — lebih dari 76.000 karyawan, sebagian besar dalam produksi sigaret kretek tangan. Sampoerna mendistribusikan produknya melalui 109 kantor penjualan dan kantor distribusi wilayah di seluruh Indonesia. Sampoerna merupakan salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia. Saham Sampoerna diperdagangkan dengan kode saham “HMSP”. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.sampoerna.com Kontak Media: Reza Juniarshah Kepala Komunikasi Perusahaan PT HM Sampoerna Tbk. Email: contact@sampoerna.com
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.