Back to announcement
PT BTEK - Cheklist LK 31 Desember 2025.pdf
Financial statement Text extracted BTEKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.931
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: Is Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). Tanda (v) diisi pada kolom -Ada“ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom -Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom -N/A". Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum INama Emiten/Perusahaan Publik PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk Bidang Usaha F&B, Agro Industri Jenis penawaran Umum Tahun 2025 Tahun 2024 Tahun 2023 Tahun 2022 Tahun 2021 Nama Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, | Kanaka Puradiredja, Kanaka Puradiredja, Kanaka Puradiredja, |Kanaka Puradiredja, Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Nama Partner Muhammad Rizal, CPA|Muhammad Rizal, CPA| ') Muhammad Rizal, CPA | Muhammad Rizal, CPA Yoyo Sukaryo Djenal, M.Ak., CA, Opini Akuntan Wajar dengan Wajar dengan Wajar dalam semua hal (Wajar dalam semua hal| Wajar dalam semua pengecualian pengecualian yang meterial yang meterial hal yang meterial Catatan tentang Opini (jika ada) £ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.911
Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G. 11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” V Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” | Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Desember 31 Desember 2025 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 72.018.586.764 635.627.019.063 Laba (rugi) bruto (118.104.882.313) (19.853.662.106) Laba (rugi) usaha/operasional (1658.436.681.180 (70.304.626.092) EBITDA (402,314,700,988) (388.441.308.839) Laba (rugi) Bersih periode berjalan (420.421.249.800) (719.271.050.228) Laba (rugi) komprehensif (178.822.527.833) (644.344.242.053) Laba Per saham (dasar) (9,08) (15,54) Laba Per saham (dilusian) Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 3.509.836.103.119 3.894.062.592.724 Jumlah Aset Lancar 48.117.560.456 162.456.423.374 Jumlah Aset Tidak Lancar 3.461.718.542.663 3.731.606.169.350 Jumlah Liabilitas 3.226.158.254.931 3.431.562.216.702 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 7.750.236.355 69.967.087.494 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.218.408.018.576 3.361.595.129.208 Jumlah Ekuitas 283.677.843.188 462.500.376.022 Halaman 2 dari 85 Paraf:
Page 3 OCR 0.922
Halaman 3 dari 126 Modal Disetor 578.468.704.700 578.468.704.700 Saldo Laba (1.968.359.605.561) (1.580.886.296.291) Rasio Keuangan” Rasio Lancar (Yo) 6.21 2,32 ROA (0.12) (0,18) ROE (1.48) (1,56) Ebitda thd pendapatan (Yo) (5.59) (0,61) “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode 2|2lajal Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau Ni membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. aaluln| 6 Catatan atas Laporan Keuangan S'| He dus 1 Ketentuan Umum Halaman 3 dari 85
Page 4 OCR 0.897
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a, gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, €. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi kevangan, laporan faba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesua! dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d.. pengungkapan lainnya yang'antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuanganj.dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk. menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib.disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari-ekspansi atau 2: Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, riama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. 3. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikari, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang “ditutup serta pendapat 4 manajemen atas kecukupan pertanggungan astiransi, apabila tidak diasuransikan wajib “ dlungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas.Laporan Keuangan 1 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lan: a. Pendirian perusahaan 1 Riwayat ringkas pertisahaan, | 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang V berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode: V pelaporan, 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersiai. Dalam hal perusahaan | Halaman 4 dari 85 Poraf: —
Page 5 OCR 0.852
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada), Namia entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent Y Of thie group). Dalam hai tidak.dapat.diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) 1 Khusus Industri Media Y Penjelasan rinci.tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol Y Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus-untuk Asuransi dan Pembiayaan N Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10 | Khusus untuk Industri Perbankan KI 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: “ « Nama lokasi, « Nama pemilik izin lokasi: «e Tanggal perolehan.izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: » Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan & Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengem bangan meliputi: | « Nama lokasi: « Nama pemilik ijin lokasi, # Tanggal perolehan ifin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, « Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik (jin lokasi, a Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang-pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, « Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan # Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksplobitasi/pengembangan “oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. Halaman. dari 85 Paraf: FP
Page 6 OCR 0.834
15 Khusus Industri Kehutanan Yang harus.diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan) b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama. masa sisa manfaat HPH: dan Cc) Sisa umur HPH. LL a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik tangsung maupun tidak langsung melalui entitas-anak, lebih dari 5095 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, GC). akhir periode pelaporani.dari laporan keuangan entitas anak apabila taporan keuangan b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran Umum, termasuk penawaran Efek. yang diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: | 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan V 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate. action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. | « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yarig harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara fangsung maupun tidak | langsung, 2) | Tempat kedudukan, N 3) | Jenis usaha, V 4) | Tahun-beroperasi secara komersial, | — 3. persentase kepemilikan dan proporsi. hak suara (jika berbeda), In 6) | Total Aset, dan v 7) | Informasi penting-tainnya antara lain: Halaman 6 dari 85 Paraf:
Page 7 OCR 0.909
9) 8 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangai dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, Sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana Ke entitas.induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali-pinjaman-atau uang muka, suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemillkan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada peinilik entitas Induk: dan dalam. hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari.keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset-dan Liabilitas. selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak-atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, 2) Cakupan manajemen kunci: dan 3) Jumlah Karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dah. entitas anak, Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tangga! laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Halaman 7 dari 85 Paraf :
Page 8 OCR 0.878
Halaman 8 dari 85 Pihak yang bertanggun Ikhtisar Kebijakan Ak Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Y Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan teiah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. db, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1)| Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan-biaya.historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost),.nilai realisasi neto (net-realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2)| Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. V 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: $| b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang. fungsional Perusahaan 1 maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan h Cc) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). N ,01 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). V (oa Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan 'akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak. yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, 2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama “dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang merigakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam. angka. 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan, d. Kebijakan Akuntansi Tertentu Paraf:
Page 9 OCR 0.846
2 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan. akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: 3) ruang lingkup Laporan” Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos-entitas induk. Pi dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Si Induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan: kepemilikan tanpa kehilangan v Pengendalian atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, N &) kebijakan akuntansi sehubungan derigan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan v 9 pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah N dieliminasi. 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan anitars lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan Y untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwill, V €). pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/: dan v @) kebijakan lainnya' yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara jain: (1) pembellan dengan diskon, V (2) akuisisi secara bertahap: dan v (3) imbalan kontinjensi. v 3) | Kas dan setara kas, Yang harus dijelaskan antara ftainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara VA kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Halaman dari 85 Paraf:
Page 10 OCR 0.833
Yang harus jelaskan antara lain (4) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuanatas biaya v transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, N (3) ketentuan salirig hapus dari instrumen keuangan, V (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, Y (5) metode perhitungan yang digunakan untuk meneritukan penurunan nilai dari aset | keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan “akuntansi lindung nilai, selain | penjelasan sebagairnana dimaksud dalam angka (L),-angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: N (2) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: Al (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas: Instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan-akuntansi lindung nilai untuk.tujuan akuntansi lindung nilai. AN b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, V (2) pengakuan awal Sukuk: V (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, “ (4) Penyajian pendapatan.sukuk: dan V (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. V €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus: dijelaskan antara lain: S'/ (a) pengakuan awal Sukuk V (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, V (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, “ (4) posisi penyajian Sukuk, dan N (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan Y ah) Giro Wajib Minimum Halaman 10 dari 85 Paraf.: —
Page 11 OCR 0.906
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus: dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank. Lain, €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain: 8) Piutang Reverse Repo Yang harus.dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang difniliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko 11ssetilama kredit, (HM Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank.akan agunan kredit. b) Tagihan/ Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. @ Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaani yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. Sa Halaman 11 dari 85 Paraf:
Page 12 OCR 0.903
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian 12sset jika perusahaan-menarik 12sset12a 12sset pernbiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: @) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak piutang: Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan @d) Perlakuan terhadap kegagalan-atas tagihan anjak piutang(ditagihkan 12sseti2a ke kilen'atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang. harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertiridak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara latn mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTi Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-bebani yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. V HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan,.i2utase pembebanan Ke biaya produksi. V Halaman 12 dari 85 Paraf: FP
Page 13 OCR 0.859
b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman. sebagai persediaan, tanaman belum N menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar'penilaian dan pengukuran: | (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah PI meng hasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan N (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. Ni G) Khusus.Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskanantara lain: (4) Hewan ternak telah menghasilkan : N (3) Metode penilaian, “ (b) Metode amortisasi (deplesi), dan N (c) Cadangan kematian atau metode.penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak'dalarm pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan N (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak V telah menghasilkan. 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah perigakuan awal Aset Tetap: c) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan, 8) kapitalisasi blaya.yang terkait dengan Aset Tetap: H9 estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan: h) nilai residu, dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang.atas estimasi umur ekonornis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. AL Halaman 13 dari 85 Paraf:
Page 14 OCR 0.879
Yang harus dijelaskan.antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang: harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi'dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk 14sset14amaj b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis 14sset dan liabilitas yang timbul: dan €) “Sistem pembagian hasil,.jika ada. Kh, 7 Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan-awal Aset Takberwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, Cc) umur manfaat tidak: terbatas atau. terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan. dan umur manfaatnya: @) sumber terjadinya Aset Takberwujud, &) metode amortisasi.yang digunakan: f penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. (Le. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan &) penghentian pengakuan Properti. Investasi. Be Halaman 14 dari 85 Paraf :
Page 15 OCR 0.886
Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d). Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan e) Pertanggungan Asuransi. 21 Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara 'lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya pehurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian iabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang. harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian-dari masing-masing kategori-simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank.lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus dlakui, dan Halaman 15 dari 85. Paraf:
Page 16 OCR 0.867
b) dasar penentuan nilai provisi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas. pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang mernuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing fokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-miasing lokasi penambangan. 24) | Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan N pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Halaman 16 dari 85 Paraf:
Page 17 OCR 0.875
36) Khusus Industri Pertambangan Umur Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan La dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan Si adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulatnya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya AV pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode ariortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka AJ waktu perijinan-penambangan, taksiran umur @konomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuari akuntansi atas pembebanan biaya PLHj si b) Metode.amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan “ C) Metode penyusutan prasarana PLH. V 27) | Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan , pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. V b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesalan suatu kontrak. halaman 17 dari 85. Paraf:
Page 18 OCR 0.882
ken & 9 Khusus Industri Asuransi Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk'transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam faporan faba rugi. Beban Klaim Penjelasari yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban kiaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban: penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. (1) (2) (3) (G2) (5) (6) @& Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, Penyisihan.atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada-estimasi ni, Gan Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. LL LoL LL Halaman 18 dari 85 Paraf.:
Page 19 OCR 0.909
Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program toyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liablitas moneter, dan €) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. 30) Transaksi'dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuanganj dan 31) Hibah Pemerintah Yang. harus: dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harusdijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus, C) pengakuan dan pengukuran.aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lai a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi.umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk.curtailment dan penyelesaian. 34) Saham Treasuri Yang harus.dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. Halaman 19 dari 85 Paraf:
Page 20 OCR 0.882
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian, Pengungkapan-atas Pos-Pos Laporan Keuangan: Pembayaran Berbasis Saham “v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melajui Kas, termasuk pengukurannya. 36)! Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilal wajar.Aset dan Llabilitas: dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1-Januari N 37)| Biaya Pinjaman V Yang harus-dijelaskari antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagal bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38)| Segmen Operasi Y Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39)| Laba (Rugi) per saham | Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara. lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing, GC) -kisaran"suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama- periode pelaporan, dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan Halaman 20.dari 85 Paraf:
Page 21 OCR 0.898
a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. 4) @) b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro-pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. (1) (2 (3) (4) C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: Jumlah penyisihan penurunan nilai: Perubahan penyisihan selama perlode berjalan untuk masing-masing giro: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) ken) (2) (3) (4 (5) (8) (7) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 9) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (Unimpaired): Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): Jumlah penyisihan penurunan nila! dan mutasiselama periode berjalan, Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan.pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, Jumlah dana. yang diblokir dan alasannya, Halaman 21 dari 85 Paraf:
Page 22 OCR 0.840
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana: tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9). Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penuruaan nilai. 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan-antars lain: a) jumlah plutang yang-dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, V b) jumlah piutang menurut debitur, Cc) jumlah piutang menurut mata uang) Lan, d) alasan'dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, @) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai N secara.Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang. f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak. dibentuk cadangan, 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan ! dijaminkan: , h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan “ i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting N lain yang diatur dalam perjanjian: dan | (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 2) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara-lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, V (2) Jumlah plutang berdasarkan jenis asuransi, dan $| V (3) Jumlah piutang. premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: v (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, v (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan “ (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. s1 Halaman 22 dari 85. Paraf : TC
Page 23 OCR 0.858
9 Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara. lain: (1) Jumtah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan (3) Jumlah piutang reasuransi-yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. N d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pernisahan antara-plutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah ptutang menurut jenis Investasi: (3) Jumlah piutari9g menurut mata uarig, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. N 5) | Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, (3) Bagian.pinjaman yang dibiayai. bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja AN (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan ptutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam: rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan-atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,-dan (8) Piutang pembiayaan konsurnen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Y jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan. antara lain: (Ll) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta V jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa Halaman 23 dari 85. Poraf:
Page 24 OCR 0.860
recourse).serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur-dalam perjanjian anjak piutang. 9 PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lai! (H Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi'dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi aritara investasi sewa bruto dan niial kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: ta) kurang dari-satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari tima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterirria, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan UMUM isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari-satu tahun sampai Ilma tahun (C) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan UMUM isi perjanjian. sewa lessor. aan Ban Halaman 24 dari85 Paraf:
Page 25 OCR 0.885
Khusus Kontrak Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak Konstruksi, dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang. harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalatri penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam.bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: Cc) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang:sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara:lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: c) Nama pihak/counterparty/ d) Lokasi Efek jaminan, e) Tingkat bunga piutang reverse repo, f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih, dan C) Laba-atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambiialihan agunan tersebut. Halaman 25: dari 85 Paraf : —
Page 26 OCR 0.869
10) | Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan 'antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan d dendakepada pihak lain. 14) | Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v ! b) Jurnlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan V CG) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. N 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang. bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat.aset keuangan untuk setiap kelompok. dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi heto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan buriga yang dihiturig menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (9)biaya perolehari termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v untuk Etek dimiliki hingga jatuh tempo, (S)peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (G)uraian teritarig alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset Keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7)jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) alasan reklasifikasi,.dan (c) sisa. investasi dalam kelompok. dimiliki hingga jatuh tempo yang telah N direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. Halaman 26 dari 85 Paraf: PP
Page 27 OCR 0.891
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan. aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dthitung-secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10)jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi.atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki tempo. hingga jatuh a) nama b) kisaran.suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi — kualitas pencairan deposito tersebut. 14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara.lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan rnodel usaha yang-digunakanj C) jumJah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada blaya perolehan. 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah “Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggai jatuh tempo'dan frekuensi pembayaran bunga, Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara iain: Halaman 27 dari 85
Page 28 OCR 0.864
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos. pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih Taribahan pengungkapan mengeriaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan-asal terjadinya (dari transaksi Pi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri.Asuransi Tambahari perigungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan, “ 19) | pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, h b) Tingkat suku bunga. h| 20) | Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitasj b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Cc) Rifcian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, 8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, H Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor danjumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: A h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, D- Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: 1 Halaman 28 dari'85 Paraf : .
Page 29 OCR 0.309
: foxng 58 Hip 6 UDUIO/DH N veseje vep “usulwef ewlsuslu BusA yeyid eweu 'ueyumuefip bueA veepasiad (8) “sesipeyidenip x8Ap) GueA uewefujd eAeig yejumf ueynyudusu: ynjun veyeunbip BueA rsesijendes Jie (1) uep 'uejelsag apouad ewejas Isesjeydeyip SueA uewefuid eAelg ugjunf (1) suexdeySunip Eye 'UeISENIjjeN JaSe Ejia1 jUnuaWaLu BueA ueepasuad xnjun uewefuid eAeig isesyendey jedepuay jey wejep (/) teeyunanyp bueA uperpasiad :eju ueyunwad eAujpelay gegaAuad emysuad nee IsIpUON (9) 'uejeluag apouad wejep vegag 1e6eges Inyejp BuRA ueepasiad yajumf Bueinbuad lebegas InyeIp BueA rejru UBunaNusd deas Jep veyunwad depas uep yejuinf (s) Yuejeuag apouad wWejep vegag tebegas jnyeip bueh uselpasuad yejuunf Businbuad 1e6egas Inyelp bueA Iejiu Ueuninuad dehas ugjunf (p) luejepag apolad ewejas vegag lebegas Inxeip BURA UBejpasaad Yejlunf (£) Henfuaw yngun ekeig Gueanyip Jelem Jen uebuap JeyedIp GugA ueejpasuad yeyedua) yejunf” (G) luseyesnaag 1689 1ensas bueA Iseyyisep Ininusw Je3edua) fellu yejuunf uep ueeipasuad Jeyedia) yejuunf (e101 (T) zurej s6Jue veydejGunip snaey buek (B upepasang | (GC jsendasye veybe3 NX Iejlu upununuad venue Yp6Uepeb yejuinf uednynoay. Yee Uswafeuew Jedepudd — (Pp Tebnax xeuid Uep Isejanag yeud UeyesepIag sEjIggI| Yep UeU6e3 yejuunf uepura (» tupjekag apojsad euuejos IsejnLu Lep vesndeybuad ve6uep2 yejunf “seNNaNNSION veydey6Sunip Iseydosyie Upyi6e1 ayun (4 fodwaj unjef uep “Guen ejew 'Meyid unyuesepasg seyjlaen Uep UEYISe) Yejunf vepu (8 jujej paejue vexdey6unyp snJey GueA Isegdosxy seyilgeN uep uey:BeL | (TC N MEJIU uguninuad uejBnJO» UR6Ueped yejLunf uednynday eye Lowsleuews yedepuad ( #eIsauopuy XUeg Yyalo uexdeyanp BueA (Hawa) Mp34N Ueyagulag WNWISMEW SE1Eg Gepeijua) YUeg LejeRjaN VEXE usluafeueLi Jedepiad & Yepe oyif "ueyagwad apound unyiesepisg Nddg Mop Up3N Uejagwad JesNUNI €
Page 30 OCR 0.883
ijaminkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan, dan (3) Barang Dagangan. g Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lairi: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan: dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. LL 2 9) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan -utang. e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): Halaman 30 dari 85 Paraf:
Page 31 OCR 0.891
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. 9 Khusus Industri Rumah Sakit Tambatian pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya (3) 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan ka (0) to) Ka) (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus. diungkapkan antara lain: Total jurnlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok.selama paling tidak 2 tahun terakhir, Nilai arnortisasi. (deples!) atas hewan ternak telah menghasilkan: Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: & Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, @ (9) m Jika 3iaka da asuransi untuk wabah penyakit, periu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dani Nilai hewan ternak yang dijarninkan dan nama pihak yang menerirna jaminan. Halaman 31 dari 85 Paraf :
Page 32 OCR 0.887
Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan b) “uraian mengenai jumilah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) | Biaya Dibayar Dimuka | Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uralan dari 32ebag yang dirniliki-untuk-dijual atav kelompok lepasan, V (2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang N diharapkan, serta cara-dan-waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, Si (4) dalam hal 32ebag yang dimiliki untuk dijual belum “dapat direalisasikan dalam satu v tahun, diungkapkan peristiwa atau .keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi Jebih:dari-satu tahun, (5) dalam hai dapat diterapkan, seg men yang dilaporkan-dari 32ebag yang dimiliki untuk N dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal 32ebag yang diklasifikasikan sebagai 32ebag yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan: (a)nilai dari 3Zebag tersebut, yaitu nilai yang lebih reridah antara: i. jumlah tercatat 32ebag tersebut sebelum 32ebag atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesualkan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian 32ebagia yang telah diakui apabila 32ebag atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan il. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) Oda mpaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian bil 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jehis, nama pihak berglasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Halaman 32 dari 85 Paraf :
Page 33 OCR 0.852
secara d) pendapat manajemen akan kecukupan jumiah cadangan kerugian penurunan nilai, dan @) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada. Entitas Asosiasi Yang harusdjung kapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi, N b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta “ alasannya) VN Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang. Kuotasi harganya tersedia, d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, | pendapatan, dan laba atau rugi: @) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 S| (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara: potensial investee Secara langsung atau tidak langsung, f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, 33ebagi laporan V keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau Fi periode yang berbeda: 9) sifat:dan-tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, S h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila — Perusahaan menghentikan pengakuan. bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, Si Ih bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi 33ebagia-sama dengan Investor lain, | j) — Nabilitas kontinjensi yarig terjadi karena investor berkewajiban 33ebagia-sama untuk Pi semua atau 33ebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan k) ringkasah Informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam , kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total V Aset, total Llabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan NX Yang harus diungkapkan antara Jain. Fincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. Halaman 33 dari 85. Paraf :
Page 34 OCR 0.876
Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Yang harus dlungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian. nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat. awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanz (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (d) — Mutasi tanaman belur menghasilkan sebagai berikut : ta) Saldo awal i. Tambahan tahun berjalan lie Biaya langsung (b) Jurnlah kapitalisasi biaya-pinjamian, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan “ sebagai berikut: a) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan, Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan d) Saldo akhir. 30) | Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tot V Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi'hasil. tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi.proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan v Halaman 34 dari 85 Poraf:
Page 35 OCR 0.865
Pengurangan tahun berjalan » Jurilah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (Cc) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalami Perkebunan Inti Rakyat/ Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman-yang bukan milik perusahaan (perkebtinan rakyat/perkebunan plasma), dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada. plasma. 32) | Khusus Industri Peternakan a) b) 2) d) e) ? 9 n » 3) 3 Hewan Ternak Produksi . Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: Pengelompokan hewan ternak dalami pertumbuhan (belum menghasifkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Nilai amortisasi (deplesi) atas-hewan ternak telah menghasilkan, Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, Kondisi hewan ternak: Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang utupj Jika 35sset3st asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika-ada, Pendapat manajemen atas kecukupan nilai. cadangan kematian, jika ada, dan Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi a) Yang harusdiung kapkan antara lain: A (4) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, Ad (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau Ni lebih banyak berdasarkan 35sset35 lain karena sifat 35sset35ty tersebut dan I keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, (4) nama'Penilai, tanggal penilaian, dan tanggai laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: Halaman 35 dari 85 Paraf:
Page 36 OCR 0.890
b) ka) 9) penghasilan sewa dari Properti Investasi (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selarna periode tersebut, dan (c) perubahan kumulatifdalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok 36sset yang menggunakan model biaya ke-kelompok 36sset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) Keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau.untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan: model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimiaria dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara'lain: (L) rekonsiliasi-antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilalanterhadap Properti Investasi disesuaikan secara: signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus. untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam 'huruf a) ditambahkan pengungkapan. antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada. awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutanj (4) jumlah rugi penurunan nila yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan hilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Khusus Untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang barus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, Halaman 36 dari 85 Paraf:
Page 37 OCR 0.877
(3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumiah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi. biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisas! selama-periode berjalan,.dan (8) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 3ay Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah. berdasarkan kepemilikan-aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsillasi jumiah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode-dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, c) jumlah penyusutan untuk.masing-masing periode penyajian:dan alokasi beban penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekultas (jika ada)j €) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penturunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diyngkapkan:-secara terpisah pada laporan laba rugi.komprehensif, 9) Dalaim hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap tintuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian (3) nama Penilai'dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode. dan asumsi signffikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6)surplus. revatuasi atau rugi penurunan nilaf, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang Saham. h) Khusus untuk-Aset Tetapdalam proses. pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, N v Halaman 37 dari 85 Paraf :
Page 38 OCR 0.859
Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus. untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu rninyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) persentase jurnlati tercatat terhadap nilai kontra Ni (3) estimasi saat penyelesaian, N| (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), Si (S5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam | pembangunan: dan . (6) dalam fal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria “ aset kualifikasian, maka wajib-diungkapkan: ta)jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan Bi (b)tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman Ni yang layak dikapitalisasi, h Pengungkapan lainnya antara' lain: Pi (1) jumlah tercatat Aset Tetap-yang tidak dipakai sementara, , (2) jumlah tercatat bruto dari setiap-Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih “ digunakan, (3) jumlah tercatat Aset. Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak V diklasifikasikan sebagai tersedia. untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara | material.dari jumlah tercatat, | (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari. Aset Tetap yang N dihentikan pengakuannya, V (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, Pi (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan v penurunan nilai, PI (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama.pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan , (10) Jenis dan nilai aset.tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi V Halaman 38 dari 85 Poraf:
Page 39 OCR 0.881
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan.dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalarm ha! saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umiur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah bjaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: €) jumlah tercatat.Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset. Takberwujud yang dinilai dengan umur-manfaat tidak.terbatas: ? enjelasan atas jumlah tercatat dan sisa. periode amortisasi dari setiap Aset 'akberwujud yang. material terhadap laporan keuangan Perusahaan, @) Aset Takberwujud yang diperoleh #nelalui Hibah Pemerintah dan awalnya-diakul pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1)Nilal Wajar pada pengakuan awai atas aset-aset tersebut, (2)Jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasis keberadaan dan jumlah tercatat. Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilltas, i) nilai komitmen kontraktuat untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada. jumlah revaluasian, diungkapkan: h (Lytanggal efektif revaluasi (Tanggai Penilaian): (2)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: LL Le Halaman 39 dari 85 Paraf:
Page 40 OCR 0.897
(3)jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi Ni (4) metode dan asumsi signifikan yang. digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar V aset: 1 (5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat derigan model biaya, dan (G) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama v periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan “ Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain-tabel yang mernuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3). Saldo akhir. H) Aset Eksplorasi dan Evaluasi | Yang harus diungkapkanantara lain: (4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang mencakup saido awal, penambahan dan pengurangan, dan-saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Jiabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. 9 Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. N Yang harus diungkapkan antara tain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan blaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan'atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan, tb) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya. produksi, lan (ce) Jumlah penurunan. (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi Halaman 40.dari 85 Paraf : Pe
Page 41 OCR 0.876
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. 9 Bh Yang harus diungkapkan antara lain : (1). Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi-dan pengembangan, (b) Saido awal: (c) Penambahan/pengurangan: (6) Amortisasi, dan (€). Saldo.akhir. 2D Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan. pengembangan yang masih erjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan- manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumiah biaya 'eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus.diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. b. Liabilitas 1) | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahikan antara pihak.ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2 | Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (W)nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2)provisi tambahan dalam periode bersangkutan, Halaman 41 dori 85 Paraf :
Page 42 OCR 0.884
(3)jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (Mjjumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5) peningkatan selarna periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak. dari setiap perubahan tingkat diskonto, (S)uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalarn hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa. masa depan: dan (8)jumlah. estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset vana. telah diakul untuk estimasi nenanantian tersehut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah-dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan V Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Urajar. mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) | Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah-Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi N Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). Halaman 42 dari 85 Poraf :
Page 43 OCR 0.874
b 7) | Khusus Industri Perbankan la) Simpanan Nasabah Yang -harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah.amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau.dijaminkan. 8) | Khusus:Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan (3)Rincian berdasarkan mata uang, (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5).Rekonsiltasi jumlah pada awal dan.akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2)Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jurnlah utang menurut mata uang. Halaman 43:dari 85 Paraf:
Page 44 OCR 0.850
(1) 2 (3) (ea) C) Estimasi Klaim Retensi Sen Yang harus diungkapkan antara lain: Jumlah menurut jenis asuransi, Jumlah menurut tertanggung: Jumlah menurut.mata uang, dan Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. (1) (2) (3) (4) (5) d) Premi'yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lairi: Jurniah menurut program asuransi, Jumlah menurut jenis pertanggungan, Pemisahan.antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, Metode perhitungan yang digunakan: dan Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhirperiode. yang memperlihatkan penambahan dan pengurangani. (1) (2) (3) (4) F) 0) (2) (3) (4 (5) e) Utang Koasuransi (rewrita) Yang harus diungkapkan antara lain: Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, Jumlah berdasarkan ko-asuradur, Jumlah menurut jenis, mata uang: dan Jumlah menurut umur utang. Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: Pernjisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, Jumlah berdasarkan reasuradur, Jumlah menurut jenis mata uang: Jumlah menurut umur utang, dan Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. (1) 2 (3) 9) Utang Komisi | Yang harus diungkapkan antara lain: Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur Jumlah menurut jenis mata uang, dan Jumlah menurut jenis-asuransi. Halaman 44 dari 85 Paraf:
Page 45 OCR 0.871
asuransi. » Ftak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan, dan (3 Saldo menurut usia. (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga-dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: 9) | LMiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya, dan V b) informasi mengenai ketetapan pajak. N 11) | Khusus Industri Pembiayaan Y Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jurnlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi KI Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima 13) | BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan. antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai v dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalarn Checklist ini: 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan. antara lain: ki) Pengungkapan untuk liabilitass — keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas N keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, Si Halaman 45 dari 85 Paraf:
Page 46 OCR 0.887
bifitas.keuangan untuk setiap katego: (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan. (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misafnya restrukturisasi utang dan kondisi default). Hy Dalam hai terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara tain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan. dan penyelesalan utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jurniah keuntungan atau kerugian “bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. LL DL Khiusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. KB) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan 'antara lain rincian jenis-dan. jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus.diungkapkan-antara lain liabilitas-terkait.aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok. lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang Utang Pihak Berelasi Non- Usahayang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata uang, dan Cc) jaminan yahg diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Halarhan 46 dari 85 Paraf : -—
Page 47 OCR 0.893
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan narna barik/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama.periode pelaporan: C) tanggal jatuh tempo: @) jumlah bagian yang akan jatuh tempo-dalam waktu 12 (dua belas) bulan: @) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan peroleharinya: f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjamanj g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan. dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang.dan kondisi defauit): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 1) persyaratan lain yang-penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berburiga jangka panjang yang akan jatuh tempo-dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi-tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjarnan, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting, 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus-diungkapkan antara lain : a) jumlah neto hilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal faporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan-pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai'S (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. pernbayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi kesangan: c Halaman 47 dari 85: Paraf :
Page 48 OCR 0.897
keuntungan atau kerugian yang dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan penjelasan-umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pernbeilan dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan 3) b) 2) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis,. mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4). Rincian berdasarkan peringkat.efek dan perusahaan pemeringkat, (5) Jumtah amortisasl pada. tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus. dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan, Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan-pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt covenance), (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dari kolektibilitas, Halaman 48 dari 85 Paraf:
Page 49 OCR 0.888
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah peniyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dani kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan koritinjensi. 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus-diungkapkan antara lain : a) b) c) d e) Mutasl taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir, Kegiatan PLH yang. telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: Wabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal) (2) Penambahan dan Pengurangan | (3) Saido akhir. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (4) gambaran umum mengenai'jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini, (b) biaya bunga: (ce) iuran oleh peserta: program, (d) keuntungan dan kerugian-aktuarial, Halaman 49 dari 85 Paraf: F2
Page 50 OCR 0.880
(3) (C3 (5) (8 (te) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengah mata uang penyajian: (HD - imbalan yang dibayarkan) (Gg) biaya jasa lalu: (hh kombinasi bisnis: (i) curtailment: dan (G) penyelesaian. analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program. yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: rekonsiliasi saido.awali dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang-diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak. selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: la) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan.kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang.yang berbeda'dengan mata uang penyajian, (d) iuran oleh pemberi pekerja: (e) iuran oleh peserta program, (f). imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesaian, rekonsiliasi nilai Kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Asetdan — Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap jumlah yarig tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari.setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan (e) jumtah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, total beban yang-diakui di laba rugi untuk.setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (2) biaya jasa Kini, Halaman 50 dari 85 Paraf:
Page 51 OCR 0.900
(7) (8) (9) (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keunturigan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1015 (sepuluh per seratus): () biaya jasa lalu, (9) dampak dari curtailment.terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK, jumlah total yang. diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalarn saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian-aktuarial: dan (b). dampak dari batasan dalam SAK: jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain Sesuai dengan SAK, persentase atau jumlah setiap Kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (19) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori. instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset.lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat.pengembalian yang diharapkan “atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas-aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, td) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan), Halaman 51 dari 85 Paraf':
Page 52 OCR 0.907
(e) tingkat tren biaya kesehatan) dan (DP asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kensikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yarig diasumsikan pada: (a) biayajasa-kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk. biaya kesehatan. (Cc) Dalam hal program dioperasikan. dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam'lingkungan. inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini.dan periode empat.tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset-program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: Ki) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan (ii) .aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari Juran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian. kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi. sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (id pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang. menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan Cili)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang -untuk periode- sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir(3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. Halaman 52 dari85 Paraf':
Page 53 OCR 0.853
b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran-pastiharus mengungkapkan jurnlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang barus'diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harusdlungkapkanantara lain: (4) iuran program dan jumiah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tangga! jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan perierbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, Cc) jumlah bagian yang-akan jatuh tempo dalam waktu. 12 (dua belas) bulan, d) nama Walj Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: 6) jaminari serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos:pos yang berhubungan, jika ada, #) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: kejadian penting lainriya antara lain kepatuhan. Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dah kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit), dan . h persyaratan penting lainnya. Do LL LL Lo pn La 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: la) ringkasan akad syariah dan skema. transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (c) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi Halaman 53 dari 85 Paraf :
Page 54 OCR 0.874
c, d 8) 9 h) » hasil (untuk Sukuk mud harabah) (fb rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya, dan (i) persyaratan penting fain, peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: bursa tempat Sukuk dicatatkan, jumlah bagian yang akan jatuh tempo.dalam waktu 12 (dua belas) bulan, nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), pembatasan yang dipersyaratkan.dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyafatan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). £n Le LD Le Le a) b) 9 d) 2) ) 26) | Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: Hama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan tujuan perolehannyaj persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan persyaratan penting lainnya. a) » a d 27) | obligasi Konversi Yarig harus diungkapkan antara lain: rinclan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, dampak dilusi apabila seiuruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi Konversi, jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak. dilusinya, Halaman 54-dari 85 Paraf:
Page 55 OCR 0.859
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efel » jumlah bagian. yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, | g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan H menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), h kejadian penting lainnya “antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondist utang: (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), v » dalam hat Perusahaan menerbitkan obifgasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, Fa k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: Pi Dj keberadaan fitur derivatif melekat: dan y mj persyaratan penting lainnya N & Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: AN (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap. jenis saham, v termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan Y saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat.dan tujuan setiap.pos cadangan dalam ekuitas, Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lem bar-saham dan “V persentase.kepemilikan, yaitu: (1) Pernegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih N (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan Y (3) Pemegang saham lainnya: Si d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalarn periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti 4 pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara fain dari kapitalisasi agio, saldo laba, N penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Halaman 55 dari 85 Paraf: FP
Page 56 OCR 0.874
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka “ekspansi, e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa. Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa. Efek. Memesan Efek Terlebih Dahulu (Fight issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: 1) (2) (3) (4) (5) (6) ?) 2) | Tambahan Madal.Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan. antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham, C). Rincian biaya emisi Efek-ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenaisifatdan asal selisih kurs atas modal disetor, &) Uraian mengenai sifat dan .asal tambahan modal disetor lainnya, f) Pengungkapan untuk selisih nilal transaksi dengan entitas. sepengendali, antara lain: Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis. yang berkombinasi: Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: Tanggal efektif transaksi, Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat.kombinasi bisnis tersebut, Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, Nilai tercatat bisnis yang — dikombinasikan atau dialihkan — serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah.imbalan yang diserahkan atau diterima, dan Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: | (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (D) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (C) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. Ke La, PL LL Pa | &» 3) Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: Halaman 56 dari 85 Poraf :
Page 57 OCR 0.852
(2) Nama entitas anal (3) Nama pihak yang bertransaksi, b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya Pengenda lia n. Na 4) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modai disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengari harga pelepasan saham treasuri: dan 8) Akumulasi-jumlah lembar dan nilal saham treasuri. La La LL 3) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (ikaada), b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS.yang terkait, dan C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap'pos cadangan. 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan. Nilai Wajar waran) CG) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan @) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan Waran. Beban La 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Halaman 57 dari 85 Baraf: F2
Page 58 OCR 0.818
Kepentingan Nonpengendai Yang harus diungkapkan afitara lain rincian. bagian pemegang saham rionpengendali atas X ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. d. Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus.diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, V termasuk pendapatan yang berasal dari: 4 (Lt) Penjualan barang: v (2) Penjualan jasa) v (3) Bunga, | (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak | ketiga: | b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, C) Nama. pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) | dart pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga: e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan.antara lain: (Pendapatan kontrak konstruksi: v ta) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode v berjalan: (b) Metode yang digunakan.untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui | dalam periode berjalan, dan (C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, @D Pekerjaan-dalam proses. penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: | (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal A pelaporan, at (b) Jumlah uang-muka yang diterima, dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai v Aset dan Liabilitas,, Holaman 58dari 85. Paraf:
Page 59 OCR 0.890
? Dalam hal Perusahaan memii terpisah, antara Iain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 0) d) & Dasar ketentuan tarif, Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, Masa. berlaku tarif: Besa ran tarif, dan Perjanjian lain yang.terkait 4 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah- berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang, dan Cc) Pendapatan sewa. 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu: dan Le Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok.produk/jasa utama antara fain: Halaman 59 dari 85 Paraf:
Page 60 OCR 0.879
a) Rincian pendapatan bersih jasa transporta: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan) dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan. ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tar bahan untuk provisi dan kornisi yang diakui, c) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi V Rincian peridapatan Usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi. yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: Y Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok.premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan.62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: V Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan: jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyeleriggaraan sejumlah ruasjalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 8) | Khusus Industri Perbankan N Halaman 60.dari 85 Paraf :
Page 61 OCR 0.867
Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara Jain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok.produksi yang dirinci: (4) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3)Blaya overhead. ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan Cc) Untuk industri jasa, dlungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 15 Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: t) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis e) Beban pemeliharaan sarana, f) Beban-asuransi, g) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian-dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto,.klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk. setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumtah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya. : klaim jatuh ternpo, klaim nilal tunai, dan klaim kematian. Cc) Komisi Neto Yang hatus diungkapkan antara-lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk: setiap'jenis asuransi. Halaman 61 dari 85 Paraf :
Page 62 OCR 0.901
d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian-dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a). Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan Kategori fungsinya, Yaitu antara lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan Cc) Beban umum dan administrasi. 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara-tain rincian. jumlah beban. bunga. berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi.dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing. akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 7 Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus'diungkapkan- antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: Halaman 62: dari 85 Paraf:
Page 63 OCR 0.889
(a) beban keuangan yang itung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban Keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dart transaksi instrumen keuangan mellputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi'tersedia untuk dijual, (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (c) amortisasi premi/diskonito kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari-masing-masing-entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. aa aan 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan, b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus'diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 2) perubahan dalam surplus revaluasi-Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian 63nstrumen atas program manfaat pasti, c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari 63nstr keuangan tersedia untuk dijual, e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian 63nstrument lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif fain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Halaman 63 dari 85 Paraf:
Page 64 OCR 0.891
2) b) ke d) &) ) 20) i Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (4) beban (penghasilan) pajak kini, (2) penyesuaian yang diakui pada perlode atas pajak kini yang berasal dari periode. lalu, (3) jurnlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, jurntah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak.tangguhan, (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya-atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat-pajak kini dan-pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak.dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut tni: (“4 (1) rekonsiliasi.antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian'laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang beriaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, jumlah (dan batas: waktu penggunaan, jika ada) perbedaan. temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai 6derja pajak tangguhan dalam laporan keuangan: S.. at N J “ Halaman 64 dari 85 Paraf:
Page 65 OCR 0.883
9 h) » k) m) ui 9) p mlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama atas liabilitas. pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi 65erjas dan. perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau 6Serjasam (dirinci): dan (3) laba kena pajak, perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak. hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis.perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (4) jumlah 65erja dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posis! (2 jumlah beban (penghasilan) pajak tarigguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terilhat dar) perubahan jumlah 65erja atau llabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, beban pajak. terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas. penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan norrnal atas operasi yang dihentikan selama periode, 65erjasa dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: jumlah konsekuensl pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai — Liabilitas dalarn laporan keuangan: uraian jumlah perubahan-pada jumlah pengakuan untuk 65Serja pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisis! tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan jumlah 65erja pajak tangguhan dan-alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas 6Serja pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan &5Serja pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode. sebelumnya yang Halaman 65 dari 85 Paraf:
Page 66 OCR 0.879
mengakibatkan diakuinya 66erja pajak tangguhan terkait. 2) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis 66erjasama66 yang mempengaruhi jaba per sa ham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut “dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut. mericakup dampak individual dari setiap jenis 66erjasama66 yang mempengaruhi laba per saham, Cc) 66erjasama66 (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara-kontinjen) yang. berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun: tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena 66erjasama66 tersebut bersifat 66erjasama6666e untuk periode sajian: penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi 66erjasama66 berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuat dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan. dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau GG6erjasama66 berpotensi. saham biasa yang beredar pada 'akhir periode tersebut seandainya. transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan &) laba per saham dasar dan dilusian untuk-operasi yang dihentikan. d 23j Transaksi Pihak Berelasi Yarig harus diungkapkan antara lain: la) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (d) lebih dari Rp 1.000:000.000,09 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,5Ys (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan.hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang. transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak beretasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang-diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut Si 2. Halaman 66 dari 85 Paraf:
Page 67 OCR 0.861
alam laporan keuangan, paling kuran (b) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban (6) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (8) persyaratan dan ketentuannya, termasuk-apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan-diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (d) jumlah cadangan:kerugian penurunan nilai,.beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha,.dan (8) alasan dari dasar.pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika| dilakukan pembentukan, N “ RL LL d) pergungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (4) entitas induk, (2) entitas dengan. pengendalian 67erjasa atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dirnaria entitas merupakan 67erjasa, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka 67erjasa lainnya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham, f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (T) riama entitas-berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, Tn Halaman 67 dari 85 Paraf:
Page 68 OCR 0.840
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas juasnya transaksi tersebut. AN 23) | Aset dan Liabilitas-dalam Mata Uang Asing Y a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: V (1) rincian 68erja dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam rnata uang fungsional, Fi (2) posisi neta dari.68erja dan .liabilitas moneter dalam mata uang asing: v (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang vV timbul pada 68erjasamia68. keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui jaba rugi, dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan | dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut. pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilai.Aset Nonkeuangan Yang harus-diungkapkan antara lain : (f) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode | (4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi N penurunan nilaf, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut V dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, d (3) jumlah. pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya. 4 tercakup. rugi penurunan nilai yang dibalik, I N (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: Y (5) jumlah rugi penurunan nilai atas 68erja revaluasian yang diakui dalam V pendapatan (6) jumlah peribalikan rugi penurunan nila! atas 68erja revaluasian yang diakui v dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan. sebagaimana dimaksud dalarn angka (1) dilakukan untuk setiap Halaman 68 dari 85. Parof:
Page 69 OCR 0.882
Perubahan Estimasi Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus-diungkapkan antara lain : (1) sifat dan-alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkiraari dam pak estimasi pada periode mendatang. Dalam hai jumlah dampak pada periode meridatang. tidak praktis, fakta tersebut harus diung kapkan, b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaiah.untuk periode berjalan dan setiap periode lalu-sajian: (a) 'setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per-saham-dasar dan dilusianj (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum-perlode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan. (S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode. tertentu atau untuk. periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. c) Kesajahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jurnlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan. keuangan: dan (b). laba per saham dasar dan diluslan, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis. dilakukan dan penjelasan merigenat cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian 69erjasa retrospektif tidak praktis, N Halaman 69 dari 85 Paraf:
Page 70 OCR 0.862
KG) (5) (6) 7) (8) 9) (10) (it) a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) 2) (3) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisi, tanggal akuisisi, biaya terkalt akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, alasan utama untuk kombinasi.bisnisdan penjelasan tentang:cara pihak pengakuisisi mernperoleh Pengendalian atas pihak. yang diakuisisi, penjelasan kualitatif tentang 70erjas yang membentuk goodwill yang.diakul, Nila) Wajar pada saat-tanggal.akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, kesepakatan imbalan kontinjensi-dan 70erja Indemnifikasi: ta)jumlah yang diakui.pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu. sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang, (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas konitraktual yang diperkirakan tidak. tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: setiap liabilitas kontinjensi yang — diakui pada Nilai Wajar: la) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan Lb Ab 2 Da KL Halaman 70 dari 85 Paraf :
Page 71 OCR 0.893
(13) (14) (15) (16) Halaman 71 dari 85. @ jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang. telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal Ifabilitas kontinjensi tidak diakui karenaNliat Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskon: (2) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba-rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang “alasan transaksi tersebut. menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi bisnis.dimana pihak pengakuisisi memiliki.kurang dari 10096 (7lerjasam perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (7erjasam perseratus) dari. kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang. diakui pada. tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) 7terjas penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, dalam. hal-suatu — kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimlliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (bp jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran 7lerjasa Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisis!: sebelum. kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan Informasi sebagai berikut: Paraf :
Page 72 OCR 0.857
(a)jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dirnasukkan dalam laporan faba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) peridapatan dan iaba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjaian seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan: b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombiniasi-bisnis yang materiai.atau secara kolektif material: (9) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis: belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya Kavrikat nahulcihba maka Ananta (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisriis belum selesai, (b)'Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang 'akuntansi awalnya belum selesai,.dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (MN setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan 72erjasam 72erja Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan llabilitas imbalan kontinjensi atariIlshilikac tardahstk Mihatalkan atasi louiat wabtu maba dirmakankan (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama. penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) 72erjas penilaian dan Input model utara yang-digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, (4 rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: Halaman 72 dari 85 Paraf:
Page 73 OCR 0.882
| (a) terkait dengan 73erja teridentifikasi yang diperoleh atau fiabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya, dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian.relevan yang diungkapkan untuk memahani | laporan keuangan-Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan | transaksi kombinasi bisnis: dan Halaman 73 dari85 Paraf::
Page 74 OCR 0.861
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: ii.semua negara asing secara total! dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, terrnasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara CL) jumlah harga'yang dibayarkan: N (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, V (3) jumlah -Kas:dan Setara Kas pada entitas anak-atau bisnis lainnya apabila Pi Pengendalian diperoleh: dan (9) jumlah 74erja dan.liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau Ad bisnis lainnya apabila Perigendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori-utamanya. 27) | Segmen Operasi: Yang harus diungkapkan 'antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (dl) informasi umum, yang terdiri dari: N (a) 74erjas-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi seg men dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen N dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan.dan beban N tertentu, 74erja segmen, dan liabilitas segmen dari segmen-dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen N ditaporkan, 74erja segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (W Informasi produk dan jasa S| Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan.dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: i, negara domisili Perusahaan: dan Pi Halaman 74.dari 85 Paraf:
Page 75 OCR 0.899
tersebut secara Individual. (id Aset tidak lancar selain 7Serjasama75 keuangan, 75Serja pajak yang ditangguhkan, 75Serja Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: i. negara domisili Perusahaan, dan Ii. semua negara-asing secara total dimana Perusahaan memiliki 75erja. Dalam: hal 75erja dari suatu negara asing secara individual jumlahnya metxal, maka 7Serja tersebut diungkapkan secara terpisah. Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan “eksternal tunggal mencapai. 106 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c).. identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan (j) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan: dari 75erja dan liabilitas operasi yang dihentikan:.dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari 75Serja tidak lancar atau Kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan 'atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) 75erjasa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (k) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan () laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai “Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan 75erja atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasitan yang terkait, (2) arus kas neto. yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk. Halaman 75.dari 85. Paraf :
Page 76 OCR 0.861
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat Ja) Perusahaan wajib mengelompokkan 76erjasama76 7Gerjasama76 sesuai dengan tujuannya,yaitu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (hon indung nilai), seperti untuk distribusi kepada pemilik.pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: tujuan spekulasi, V b). Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan 76erjasama76 76erjasama76 wajib mengungkapkan untuk setiap. kontrak 76erjasama76 76erjasama76 dalam kelompok klasifikasi Indung nilaf dan kelompok non lindung nilai: (Ll) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, Pi bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): V (3) tanggal jatuh tempo: Aa (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal japoran posisi keuangan: V (5S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: Si (6) pos Aset dan/atau.Liabilitas yang dilindung nilai: dan v (7) persyaratan penting lainnya. N c) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi 76erjasama76 dan v strateg! untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk N penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas danjenis transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi 76erjasama76 yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan V tujuannya. 30) | Nifai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok 76erja keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang v memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hlerarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar N 76erja keuangan dan tiabilitas keuangan. 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: 3) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai Pi Halaman 76-dari 85. Paraf:
Page 77 OCR 0.887
(LX) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: Cj jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan d)jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jurnlah agregat dari labilitas kontinjensi dengan jumlah Iiabilitas: kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jlrniah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari. komitmen lainnya, C) daftar-dan penjelasan bagian partisipasi dalam. Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian 77erjasa entitas, dan d) -dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian 77erjasa entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap 77erja lancar, 77erja tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka 77erjasa, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | Perikatan dan Kontinjensi (m) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (4) perikatan yang meliputi: (n) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, 77erjasa, dan lisensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: li. periode berlakunya perikatan: lil, dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan v. pembatasan-pembatasan lainnya, (o) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, sepertiipembangunan pabrik, perjanjian pembellan, ikatan untuk investasi, diungkapkan: Halaman 77 dari 85 Paraf:
Page 78 OCR 0.884
(2) (3) (4 Cd) (2) (3) (62) pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, periode berlakunya perikatan, Ill. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi, pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (d) pihak-pihak yang dijamin dan yarg menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi.dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (9 periode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jamihan, fasilitas kredit yang belum digunakan, misainya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan 78erjasa-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara.lain : perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (Cc) latar belakang, Isi dan status: perkaradan pendapat hukum (legai opinion): dan (d) dampak keuangan, Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, divngkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding), peristiwa kontinjerisi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik 78erja atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya, (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus an Halaman 78 dari 85. Paraf:
Page 79 OCR 0.899
keluar'sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 39) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma, Yang harus diungkapkan antara Jain: s| a) Isi perjanjian 79erjasama IR/Piasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam. 79erjasama, c) Lokasi 79erja dan jangka waktu pengelofaan: d) Hakdan liabilitas dari masing-masing pihak dalam 79erjasama, e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian 79erjasama, dan f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuarigan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuhtempo atau tidak: mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisisjatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan. nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenal caraPerusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir perlode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang-dimiliki oleh Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36) | Khusus Industri Perbankan 3) Rasio Kecukupan Modai (Capital Adeguacy Ratio) v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupari modal pada tanggal iaporan Halaman 79 dari 85 Paraf:
Page 80 OCR 0.889
posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. e) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa. reto. menurut jenis mata vang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. f) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara: lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas'dana pihak ketiga di bank. 9) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain.uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa. 80ustodian, wali'amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara Jain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelurn, pada saat dan sesudah kuasireorganisasi, d) Rinclan.dari. jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasl- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola Halaman 80 dari 85. Paraf:
Page 81 OCR 0.893
permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan “dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian'yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan “dari pihak eksternal (jika ada), dan e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan' permodalan dari pihak. eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 3g) Transaksi Nonkas Yang'harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi.melalui penerbitan saham, dan konversi utang-menjadi modal. 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : @) rindanjumlahUabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka 81nstrumj b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu :periode, termasuk syarat dan Ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, e) kisarari harga eksekusi dan Fata-rata tertimbang sisa umur-kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, DH penentuan Nilai Wajar.dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan Halaman 81.dari85 Paraf:
Page 82 OCR 0.890
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar 82nstrument ekuitas tersebut padatangga| pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk 82nstrument ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham), 9). dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: C) Analisis kekayaan-dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas V Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas ting kat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang: harus dipenuhij (4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal.yang harus diungkapkan: | a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah, C) Rincian Aset, Uabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan d) -Zakat. 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harusdiungkapkan antara Jain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: | B8) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, c) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan 8) Peristiwa-atau keadaan yang mempengaruhi kinerja-atau kelangsungan hidup perusahaan, 44) | khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), V b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan. penanaman 82embali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam). Halaman 82 dari 85 Paraf:
Page 83 OCR 0.892
d) Realisasijenis kegiatan sehubungan'pelaksanaan Bina desa hutan-dan biayanya: @e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan P. Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45 Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus dlungkapkan-antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang. kondisi yang ada pada' akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa'setelah periode pelaporari yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dafaim hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas: dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. LL 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b). sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai.dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. Halaman 83 dari 85 Paraf:
Page 84 OCR 0.897
Reklasifikasi 48) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian. atau pengkiasifikasian pos-pos dalam b) laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (L)sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3)alasan reklasifikasi, Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan. harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 3) b) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan denganmenggunakan. standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan Otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan-perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda. untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengurigkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di Negara: tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam Japoran keuangan. 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus. mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk V lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belurn' terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah | yang telah diakui. 49) | Rekonsiltasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain Halaman 84-dari 85 Paraf:
Page 85 OCR 0.936
50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 31 Maret 2026 PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk Direktur yang membawahi bidang Akuntansi dan Keuangan, - Halaman 85 dari 85 Paraf : aa
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja
p.1
unresolved
person
Suhartono Suhartono Suhartono Nama Partner Muhammad Rizal
p.1 ×4
unresolved
person
CPA Yoyo Sukaryo Djenal
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.73 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.