Skip to content
Back to announcement

Checklist OJK PEVE December 31 2025.pdf

Financial statement Text extracted PEVE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 79

Page 1
                                                                                    Page 1 of 79


                                                      CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
                                                                INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA



Petunjuk Pengisian Checklist:

1.    Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek.
      Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2.    Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ‘Keterangan’ ditambahkan
      cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3.    Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda √) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’ dengan menambahkan keterangan alasannya
      pada kolom keterangan.
4.    Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (√) diisi pada kolom ‘N/A’.
5.    Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).


Data Umum

     Nama Emiten/Perusahaan Publik               PT Penta Valent Tbk dan Entitas Anaknya

     Bidang Usaha                                Perdagangan umum, distribusi dan farmasi

     Jenis penawaran Umum                        Penawaran Umum Perdana



                                                                 Tahun 2025                                   Tahun 2024

     Nama Kantor Akuntan Publik                   KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra       KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra

     Nama Partner                                 Drs. Nursal, Ak., CA., CPA                 Drs. Nursal, Ak., CA., CPA

     Opini Akuntan                                Wajar tanpa modifikasian                   Wajar tanpa modifikasian

     Catatan tentang Opini (jika ada)             -                                          -

* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

                                                                                   Ya               Tidak

     Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi          √
     Atas Laporan Keuangan”

     Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang        √
     Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Page 2
                                                                                  Page 2 of 79


Data Keuangan Penting

   Periode laporan keuangan                                     2025                        2024
  Laporan Laba Rugi Komprehensif
  Penjualan bersih                                            3.547.994.057.564          3.012.741.052.449
  Laba bruto                                                    376.849.441.222            348.984.389.706
  Laba sebelum beban pajak penghasilan                           71.283.748.652              61.892.022.811
  Laba periode berjalan                                          55.122.391.876              48.011.565.682
  Laba (rugi) komprehensif periode berjalan                      58.776.532.882              54.784.778.566
  Laba per saham                                                          31,75                          27,55
  Laporan Posisi keuangan
  Jumlah Aset                                                 1.390.549.622.001          1.163.512.822.645
  Jumlah Aset Lancar                                          1.347.319.519.348          1.122.431.848.108
  Jumlah Aset Tidak Lancar                                       43.230.102.653              41.080.974.537
  Jumlah Liabilitas                                           1.043.498.538.041            876.518.271.567
  Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                             1.012.946.315.534            844.276.672.360
  Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               30.552.222.507              32.241.599.207
  Jumlah Ekuitas                                                347.051.083.960            286.994.551.078
  Modal ditempatkan dan disetor penuh                            35.312.500.000             35.312.500.000
  Tambahan modal disetor                                        140.955.814.296            140.955.814.296
  Penghasilan komprehensif lain                                   5.925.998.217                  2.271.857.211
  Saldo Laba                                                    163.680.661.534            108.353.847.280
  Rasio Keuangan*
   Rasio Lancar (x)                                                        1,33                           1,33
   ROA (%)                                                                 3,96                           4,13
   ROE (%)                                                                15,88                          16,73
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:
    1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada
         Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut
         dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
    2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman
         Akuntansi Perusahaan Efek.


   No                                          Keterangan                                                Ada        Tidak          N/A              Keterangan
           Laporan Keuangan Terdiri dari:
    1      Laporan posisi keuangan pada akhir periode                                                √
Page 3
                                                                                       Page 3 of 79


     No                                              Keterangan                                            Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     2         Laporan laba rugi komprehensif selama periode                                           √
     3         Laporan perubahan ekuitas selama periode                                                √
     4         Laporan arus kas selama periode                                                         √
     5         Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat                √
               Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
               membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
               mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
     6         Catatan atas Laporan Keuangan                                                           √



               Ketentuan Umum
          1.   Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai         √
               berikut:
               a. gambaran umum Perusahaan;
               b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
                  diterapkan;
               c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
                  laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
                  sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
               d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
                  1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
                      dalam laporan keuangan; dan
                  2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
                      informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
          2.   Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
               adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
               Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
          3.
               yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
          4.
               Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
               diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
               manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
               diungkapkan alasannya.

               Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1.             Gambaran Umum Perusahaan
               Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

     a.        Pendirian perusahaan                                                                    √
Page 4
                                                                                  Page 4 of 79


No                                             Keterangan                                             Ada   Tidak       N/A          Keterangan
 1)    Riwayat ringkas perusahaan;                                                                √                           Catatan 1a

 2)    Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang   √                           Catatan 1a
       berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara;

 3)    Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada            √                           Catatan 1a
       periode pelaporan;

 4)    Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha;                               √                           Catatan 1a

 5)    Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan              √                           Catatan 1a
       melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
       disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
       perampingan usaha dan kapasitas produksinya; dan

 6)    Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate          √                           Catatan 1a
       parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

 7)    Khusus Industri Media                                                                                        √
       Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

 8)    Khusus Industri Jalan Tol                                                                                    √
       Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
       tol tersebut.

 9)    Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan                                                                         √

       Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.


 10)   Khusus untuk Industri Perbankan                                                                              √
       Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
       menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

 11)   Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum                                                    √
       Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
       Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
       a) Area Eksplorasi, meliputi:
           •    Nama lokasi;
           •    Nama pemilik izin lokasi;
           •    Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
           •    Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan
           •    Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
                per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
Page 5
                                                                                       Page 5 of 79


No                                            Keterangan                                                  Ada   Tidak       N/A          Keterangan
           b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
                •   Nama lokasi;
                •   Nama pemilik ijin lokasi;
                •   Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
                •   Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
                •   Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
                    sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
                •   Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
                •   Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
                    Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

     12)   Khusus Industri Kehutanan                                                                                    √
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           a)   pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
           b)   rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
           c)   sisa umur HPH.

b.         Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

     1)    Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang          √                           Catatan 1b
           diterbitkan di luar Indonesia;

     2)    Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan;                                                     √                           Catatan 1b

     3)    Bursa tempat Efek dicatatkan; dan                                                          √                           Catatan 1b

     4)    Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate        √                           Catatan 1b
           action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

c.         Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
           Yang harus diungkapkan antara lain:

     1)    Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak         √                           Catatan 1c
           langsung;

     2)    Tempat kedudukan;                                                                          √                           Catatan 1c

     3)    Jenis usaha;                                                                               √                           Catatan 1c

     4)    Tahun beroperasi secara komersial;                                                         √                           Catatan 1c

     5)    Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda);                              √                           Catatan 1c

     6)    Total Aset; dan                                                                            √                           Catatan 1c
Page 6
                                                                                       Page 6 of 79


No                                                 Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A          Keterangan
     7)   Informasi penting lainnya antara lain:
          a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
             memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50%
             (lima puluh perseratus) hak suara yang sah;
          b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima
             puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
             pengendalian;
          c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
             tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
             periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
             tanggal atau periode yang berbeda;
          d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
             mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
             kembali pinjaman atau uang muka;
          e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
             induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
             yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan
          f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
             mengungkapkan:
              (1)   keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
                    porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
                    sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
                    hilangnya Pengendalian;
              (2)   jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan;
              (3)   jumlah harga yang diterima;
              (4)   bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
              (5)   jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
                    Pengendalian dilepaskan; dan
              (6)   jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
                    lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
                    utamanya.

d.        Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
          Yang harus diungkapkan antara lain:

     1)   Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite              √                       Catatan 1d
          audit;

     2)   Cakupan manajemen kunci; dan                                                                   √                       Catatan 1d, 17
Page 7
                                                                                               Page 7 of 79


     No                                                 Keterangan                                                 Ada   Tidak       N/A          Keterangan
          3)   Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan           √                           Catatan 1d
               tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
               anak.

 e.            Penerbitan Laporan Keuangan

          1)   Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan                                          √                           Catatan 1e

          2)   Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.                                    √                           Catatan 1e



2.             Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
               Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

 a.            Pernyataan kepatuhan terhadap SAK                                                               √                           Catatan 3a
               Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
               sesuai dengan SAK.

     b.        Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

          1)   Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),           √                           Catatan 3a
               biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
               (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

          2)   Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.          √                           Catatan 3a

          3)   Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
               a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;                                            √                           Catatan 3a
               b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional                                    √
                  Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
               c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).
                                                                                                                                 √

          4)   Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).                                                                    √

     c.        Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

          1)   Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau               √                           Catatan 4
               bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
               manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
               signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;

          2)   Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa               √                           Catatan 4
               depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
Page 8
                                                                                      Page 8 of 79


No                                                Keterangan                                             Ada   Tidak   N/A          Keterangan
          yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
          tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan

     3)   Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas     √                       Catatan 4
          laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
          pelaporan.

d.        Kebijakan Akuntansi Tertentu
          Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
          relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
          tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

     1)   Prinsip-prinsip konsolidasi
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          a)   ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk     √                       Catatan 3c
               dan entitas anak;
          b)   dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan         √                       Catatan 3c
               entitas induk;
          c)   kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
                                                                                                     √                       Catatan 3c
               Pengendalian atas entitas anak;
                                                                                                     √                       Catatan 3c
          d)   kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
          e)   kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
               nonpengendali; dan                                                                    √                       Catatan 3c

          f)   pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi    √                       Catatan 3c
               telah dieliminasi.
Page 9
                                                                                      Page 9 of 79



2)   Kombinasi bisnis
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a)   metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
          untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
     b)   pengakuan awal untuk goodwill;
     c)   pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan
     d)   kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
          Perusahaan, antara lain:
          (1)   pembelian dengan diskon;
          (2)   akuisisi secara bertahap; dan
          (3)   imbalan kontinjensi.

3)   Kas dan setara kas;
     Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara             √       Catatan 5
     kas.

4)   Instrumen Keuangan
     a)    Instrumen Keuangan selain Sukuk
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas             √       Catatan 3e
               biaya transaksi;                                                                               Catatan 3e
           (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori;                  √       Catatan 3e
           (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan;                                        √       Catatan 3e
           (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan;                 √       Catatan 3e
           (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset           √       Catatan 3e
               keuangan;
                                                                                                      √       Catatan 3e
           (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan;
           (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
                                                                                                          √
               penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
               (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
                (a)   ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
                (b)   klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
                      keuangan derivatif; dan
                (c)   perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Page 10
                                                                               Page 10 of 79



     b)   Investasi pada Sukuk                                                                  √

          Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1)   klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
          (2)   pengakuan awal Sukuk;
          (3)   pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
          (4)   Penyajian pendapatan sukuk; dan
          (5)   penyajian amortisasi biaya transaksi.
                                                                                                √
     c)   Sukuk yang diterbitkan
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1)   pengakuan awal Sukuk;
          (2)   pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
          (3)   biaya transaksi penerbitan Sukuk;
          (4)   posisi penyajian Sukuk; dan
          (5)   akad syariah yang digunakan.

5)   Khusus Industri Perbankan                                                                  √
     a)   Giro Wajib Minimum
          Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
     b)   Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
          Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
          Lain.
     c)   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
          Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
          dan Bank Lain.

6)   Piutang Reverse Repo                                                                       √
     Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
     dan pengukurannya.

7)   Khusus Industri Perbankan                                                                  √
     Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
     b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
        Pemerintah;dan
     c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
Page 11
                                                                                       Page 11 of 79



 8)   Khusus Industri Perbankan                                                                            √
      a)    Kredit
            Yang harus dijelaskan antara lain:
            (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
            (2) Dasar penyajian atas kredit;
            (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
            (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
            (5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
      b)    Tagihan/Kewajiban Akseptasi
            Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
      c)    Agunan yang Diambil Alih
            Yang harus dijelaskan antara lain:
            (1)   Dasar penilaian dan penyajian;
            (2)   Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
                  saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan
            (3)   Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

 9)   Khusus untuk Industri Pembiayaan                                                                     √
      Piutang Pembiayaan Konsumen
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
      b)   Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
           konsumennya.

10)   Anjak Piutang                                                                                        √
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
      b)   Penyajian transaksi anjak piutang;
      c)   Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
           piutang dialihkan; dan
      d)   Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
           atau ditanggung oleh perusahaan).

11)   Sewa
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa;                                   √       Catatan 3l
      b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan               √       Catatan 3l
      c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
                                                                                                       √       Catatan 3l
Page 12
                                                                               Page 12 of 79



12)   Persediaan :
      yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan        √       Catatan 3h
      rumusan biaya yang digunakan.

      a) Khusus Industri Kehutanan                                                                 √
         HTI Dalam Pengembangan
         Yang harus dijelaskan antara lain:
         Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
         sarana dan pra-sarana.
         HTI Siap Panen
         Yang harus dijelaskan antara lain:
         Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

      b) Khusus Industri Perkebunan                                                                √
         Tanaman Perkebunan
         Yang harus dijelaskan antara lain:
         (1)   Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
               menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan;
         (2)   Dasar penilaian dan pengukuran;
         (3)   Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
               menghasilkan;
         (4)   Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan; dan
         (5)   Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

      c) Khusus Industri Peternakan                                                                √
         Hewan Ternak
         Yang harus dijelaskan antara lain:
         (1)   Hewan ternak telah menghasilkan :
               (a)   Metode penilaian;
               (b)   Metode amortisasi (deplesi); dan
               (c)   Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
         (2)   Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
               (a)   Metode penilaian; dan
               (b)   Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
                     ternak telah menghasilkan.
Page 13
                                                                                   Page 13 of 79



13)   Aset Tetap:
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   pengakuan awal Aset Tetap;                                                              √       Catatan 3j
      b)   pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;                                           √       Catatan 3j
      c)   pengelompokan Aset Tetap;                                                               √       Catatan 3j
      d)   metode penyusutan yang digunakan;                                                       √       Catatan 3j
      e)   kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap;                                      √       Catatan 3j

      f)   estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;                                             √       Catatan 3j

      g)   penghentian pengakuan;                                                                  √       Catatan 3j

      h)   nilai residu; dan                                                                       √       Catatan 3j

      i)   pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,            √       Catatan 3j

           metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14)   Investasi pada Entitas Asosiasi                                                                  √
      Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
      asosiasi.

15)   Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama                                                         √
      Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
      partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)   Pola Kerjasama                                                                                   √
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Kriteria dari bentuk kerjasama;
      b)   Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul; dan
      c)   Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)   Aset Tak Berwujud
      Yang harus dijelaskan antara lain :                                                              √
       a) pengakuan awal Aset Takberwujud;
       b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud;
       c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
           diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya;
       d) sumber terjadinya Aset Takberwujud;
       e) metode amortisasi yang digunakan;
       f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan
Page 14
                                                                                   Page 14 of 79


      g) riset dan pengembangan (jika ada).

18)   Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual                               √
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
           sebagai aset yang dimiliki untuk dijual; dan
      b)   pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)   Properti Investasi :                                                                             √
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   pengakuan awal Properti Investasi;
      b)   pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi;
      c)   metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
      d)   estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya; dan
      e)   penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi                                                              √
      Aset Minyak dan Gas Bumi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto;
      b)   Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
           (revaluasi);
      c)   Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
      d)   Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan
      e)   Pertanggungan Asuransi.

21)   Penurunan Nilai Aset Non-keuangan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya               √       Catatan 3k
         penurunan nilai; dan
      b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.         √       Catatan 3k

22)   Khusus Industri Perbankan                                                                        √
      Liabilitas Segera
      Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
      Simpanan Nasabah
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Penjelasan atas simpanan; dan
      b)   Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Page 15
                                                                                Page 15 of 79


      Simpanan dari bank lain
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
      b)   Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
      Surat Berharga yang Diterbitkan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
      b)   Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)   Provisi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) kondisi provisi yang harus diakui; dan                                                 √       Catatan 3t
      b) dasar penentuan nilai provisi.                                                         √       Catatan 3t

24)   Utang Repo                                                                                    √
      Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
      pengukurannya.

25)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
      Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
      b)   Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
      c)   Metode penyusutan prasarana PLH; dan
      d)   Tabel yang memuat penjelasan tentang:
           (1)   Lokasi penambangan;
           (2)   Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
           (3)   Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
           (4)   Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)   Khusus Industri Pertambangan Umum
      Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
           dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
           bersangkutan;
Page 16
                                                                                    Page 16 of 79


      b)   Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
           adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
           dilaksanakan pada saat dimulainya produksi;
      c)   Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
           pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
      d)   Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
           waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
           perhitungan amortisasi.
      Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
      Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
      b)   Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
      c)   Metode penyusutan prasarana PLH.

27)   Pengakuan Pendapatan                                                                             √       Catatan 3o
      a) Yang harus dijelaskan antara lain:
         (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
              digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan
         (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
              pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

      b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase                               √
         penyelesaian
           Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
           penyelesaian suatu kontrak.

      c)   Khusus Industri Asuransi
           (1)   Pengakuan pendapatan premi
                 Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
                 (a)   Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
                       pendapatan;
                 (b)   Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
                 (c)   Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
           (2)   Beban Klaim
                 Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
                 (a)   Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
                       proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
                       penyelesaian klaim; dan
                 (b)   Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
Page 17
                                                                                     Page 17 of 79



      d) Khusus Industri Real Estate
           Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1)   Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat;
           (2)   Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
           (3)   Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
                 tercatat proyek;
           (4)   Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
           (5)   Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini;
                 dan
           (6)   Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)   Program Loyalitas Pelanggan                                                                        √
      Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)   Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing;                           √
      b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
         moneter; dan
      c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
         uang asing.

30)   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;                                                       √       Catatan 3d
      b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan                               √       Catatan 17

31)   Hibah Pemerintah                                                                                   √
      Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
      laporan keuangan.

32)   Pajak Penghasilan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan;                √       Catatan 3m
      b)   ketentuan mengenai saling hapus;                                                          √       Catatan 3m
      c)   pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan                                        √       Catatan 3m
      d)   metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.                    √       Catatan 3m

33)   Imbalan Kerja
Page 18
                                                                                    Page 18 of 79


      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;                                        √       Catatan 3n
      b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan              √       Catatan 3n
         oleh Perusahaan;
                                                                                                    √       Catatan 3n
      c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
         dan
      d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.                      √       Catatan 3n

34)   Saham Treasuri                                                                                    √
      Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
      penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)   Pembayaran Berbasis Saham
      Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis          √
      saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
      termasuk pengukurannya.

36)   Kuasi-Reorganisasi                                                                                √
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
      b)   Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan
      c)   Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
      Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)   Biaya Pinjaman
      Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman                         √
      dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)   Segmen Operasi
      Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk                   √       Catatan 3q
      mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39)   Laba (Rugi) per saham
      Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba      √       Catatan 3r
      (rugi) per saham dilusian.
Page 19
                                                                                           Page 19 of 79




3.             Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

     a.        Aset

          1)   Kas dan Setara Kas
               Yang harus diungkapkan antara lain:
               a)     unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga;                       √       Catatan 5

               b)     rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang        √       Catatan 5
                      asing;

               c)     kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan; dan         √       Catatan 5

               d)     jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh          √
                      kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

          2)   Khusus Industri Perbankan

               a)     Kas                                                                                      √
                      Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

               b)     Giro pada Bank Indonesia                                                                 √
                      Yang harus diungkapkan antara lain:

                      (1)   Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
                            dalam mata uang original); dan

                      (2)   Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
                            saat periode pelaporan.

               c)     Giro pada Bank Lain                                                                      √
                      Yang harus diungkapkan antara lain:

                      Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;

                      (1)   Jumlah penyisihan penurunan nilai;

                      (2)   Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro;

                      (3)   Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
                            hubungan istimewa dan pihak ketiga;

                      (4)   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan

                      (5)   Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
               d)     Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain                                             √

                      Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 20
                                                                                  Page 20 of 79



           (1)    Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang;

           (2)    Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
                  dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired);

           (3)    Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);

           (4)    Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;

           (5)    Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
                  istimewa dan pihak ketiga;

           (6)    Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;

           (7)    Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;

           (8)    Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
                  operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
                  tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan

           (9)    Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3)   Piutang Usaha
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;                    √       Catatan 6
     b) jumlah piutang menurut debitur;                                                           √       Catatan 6
     c) jumlah piutang menurut mata uang;                                                         √       Catatan 6
     d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai;                           √       Catatan 3g
     e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai         √       Catatan 6
        secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
     f)   pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen              √       Catatan 6
          atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
     g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan;             √
     h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif; dan                         √
     i)   informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:                √
          (1)    jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
                 lain yang diatur dalam perjanjian; dan

          (2)    jaminan yang diberikan (bila ada).

4)   Khusus Industri Asuransi

     a)   Piutang Premi
          Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
Page 21
                                                                                    Page 21 of 79




          (1)    Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur;

          (2)    Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan

          (3)    Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

     b) Piutang Koasuransi
          Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

          (1)    Jumlah berdasarkan ko-asuradur;

          (2)    Jumlah menurut jenis asuransi; dan

          (3)    Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

     c)   Piutang Reasuransi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

          (1)    Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;

          (2)    Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan

          (3)    Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

     d) Piutang Hasil Investasi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

          (1)    Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;

          (2)    Jumlah piutang menurut jenis investasi;

          (3)    Jumlah piutang menurut mata uang; dan

          (4)    Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)   Khusus Industri Pembiayaan

     a)    Piutang Pembiayaan Konsumen
           Yang harus diungkapkan antara lain:

           (1)    Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
                  bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain);

           (2)    Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen;

           (3)    Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

           (4)    sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
                  pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
                  tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas;

           (5)    Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;
Page 22
                                                                           Page 22 of 79



     (6)
     (7)   Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
           pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan;

     (8)   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan

     (9)   Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
           jaminan atas utang.
b)   Tagihan Anjak Piutang
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     (1)   Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
           jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
           recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan

     (2)   Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
           diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c)   Piutang Sewa Pembiayaan

     Yang harus diungkapkan antara lain:

     (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;

     (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
         minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
         investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
         periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

           (a) kurang dari satu tahun

           (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

           (c) lebih dari lima tahun

     (3) pendapatan keuangan yang belum diterima;

     (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor;

     (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum;

     (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan

     (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.


d)   Piutang Sewa Operasi

     Yang harus diungkapkan antara lain:

     (1)   jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
           yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;

           (a)   kurang dari satu tahun
Page 23
                                                                                Page 23 of 79



                 (b)   lebih dari satu tahun sampai lima tahun

                 (c)   lebih dari lima tahun

           (2)   total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan

           (3)   penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6)   Khusus Kontrak Konstruksi
     Piutang Retensi

     Yang harus diungkapkan antara lain:

     a)   Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan

     b)   Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7)   Tagihan Bruto kepada Pelanggan                                                             √

     Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
     konstruksi.
     Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
     a)   biaya kontrak yang terjadi;

     b)   laba yang diakui;

     c)   kerugian yang terjadi; dan

     d)   pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)   Piutang Reverse Repo
                                                                                                √
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan;

     b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek;

     c) Nama pihak/counterparty;

     d) Lokasi Efek jaminan;

     e) Tingkat bunga piutang reverse repo;

     f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan

     g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)   Agunan Yang Diambil Alih                                                                   √

     Yang harus diungkapkan antara lain:

     a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
Page 24
                                                                                   Page 24 of 79



      b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
         yang tidak tertagih; dan

      c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
         agunan tersebut.

10)   Piutang Dividen dan Bunga                                                                        √

      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
      denda kepada pihak lain.

11)   Piutang Lain-Lain

      Yang harus diungkapkan antara lain:

      a) Rincian jenis dan jumlah piutang;                                                         √       Catatan 7

      b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan                                          √

      c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.                                      √       Catatan 7

12)   Aset Keuangan Lainnya
      Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
      maupun tidak lancar.

      a)   Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak        √
           ketiga dan pihak berelasi.

      b)   Yang harus diungkapkan antara lain:                                                         √

           (1)   nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya;          √

           (2)   laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,       √
                 baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
                 diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;

           (3)   total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif            √
                 untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;

           (4)   biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,         √
                 untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo;

           (5)   peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).                             √

           (6)   uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang           √
                 diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;

           (7)   jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:                    √

                 (a)   jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori;

                 (b)   alasan reklasifikasi; dan
Page 25
                                                                                  Page 25 of 79



               (c)   sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
                     direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

         (8)   jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas             √
               atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
               tersebut;

         (9)   jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,                 √
               dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
               keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
               penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
               penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan

         (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi              √
              yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
              tempo.

13)   Khusus Deposito
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

      a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;                               √       Catatan 10


      b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;                                    √       Catatan 10


      c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan                                            √


      d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.                  √       Catatan 10


14)   Khusus Investasi pada Sukuk
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

      a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah;

      b) tujuan model usaha yang digunakan;

      c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan

      d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)   Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

      a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;

      b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;

      c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan

      d) Informasi penting lainnya.

      Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Page 26
                                                                                     Page 26 of 79



16)   Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

      a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan

      b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
         komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)   Khusus Wesel Tagih
      Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
      jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
      usaha atau lainnya).

18)   Khusus Industri Asuransi
      Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)   Pinjaman Polis

      Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:

      a)   Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang;

      b)   Tingkat suku bunga.

20)   Khusus Industri Perbankan

      Kredit
      Yang harus diungkapkan antara lain:

      a)       Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
               waktu serta kolektibilitas;

      b)       Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;

      c)       Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;

      d)       Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan;

      e)       Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;

      f)       Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
               menurut ketentuan Bank Indonesia;

      g)       Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
               cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
               jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
               ketentuan Bank Indonesia;

      h)       Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas;
      i)       Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
               agen, atau anggota sindikasi;
Page 27
                                                                                   Page 27 of 79



      j)    Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
            agen, atau anggota sindikasi;

      k)    Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada;

      l)    Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
            Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;

      m)    Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)   Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:

      a)   Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo;

      b)   Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
           dan mutasi selama periode berjalan;

      c)   Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;

      d)   Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
           tagihan akseptasi

22)   Persediaan

      a)   Yang harus diungkapkan antara lain:

           (1)   total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi    √   Catatan 8
                 yang sesuai bagi Perusahaan;

           (2)   jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya        √   Catatan 3h
                 untuk menjual;

           (3)   jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan;              √   Catatan 8

           (4)   jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan     √   Catatan 8
                 yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;

           (5)   jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
                 pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
                 berjalan;

           (6)   kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
                 diturunkan;

           (7)   dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
                 memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
                 (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
                 (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
                      yang layak dikapitalisasi.
Page 28
                                                                           Page 28 of 79



     (8)   persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan               √
           dijaminkan; dan

     (9)   jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan   √       Catatan 8
           risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
           asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)   Khusus Industri Perhotelan

     Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
     diungkapkan antara lain:

     (1)    Makanan dan minuman;

     (2)    Perlengkapan; dan

     (3)    Barang Dagangan.

c)   Khusus Industri Real Estat
     Tambahan pengungkapan antara lain:

     (1)   Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
           (a)   Tanah Matang;
           (b)   Unit Bangunan; dan
           (c)   Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
     (2)   Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
           berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
           akan dialihkan, bila ada.

d)   Tanah untuk Pengembangan

     Tambahan pengungkapan antara lain:

     (1)   Lokasi, luas tanah, proses perizinan;                                                  √

     (2)   Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk                    √
           pengembangan; dan

     (3)   Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.                                           √


e)   Khusus Industri Media

     Tambahan pengungkapan antara lain:

     (1)   Materi program : lokal, impor (media televisi);

     (2)   Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak);
Page 29
                                                                                Page 29 of 79



      (3)     Barang promosi dan barter (media cetak); dan

      (4)     Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f)    Khusus Industri Rumah Sakit

      Tambahan pengungkapan antara lain:
      (1)     Obat-obatan;
      (2)     Perlengkapan medis (disposable); dan
      (3)     Persediaan lainnya

g) Khusus Industri Peternakan

     (1)    Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
            seperti hewan ternak menjadi:

            (a)   Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan

            (b)   Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

     (2)    Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
            Yang harus diungkapkan antara lain:

            (a)   Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
                  telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan;

            (b)   Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
                  tidak 2 tahun terakhir;

            (c)   Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;

            (d)   Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
                  persediaan yang mati atau hilang;

            (e)   Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
                  risiko yang ditutup;

            (f)   Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
                  atau metode penghapusan langsung;

            (g)   Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan

            (h)   Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
                  jaminan.
Page 30
                                                                                   Page 30 of 79



23)   Pajak Dibayar Di muka

      Yang harus diungkapkan antara lain:

      a)    rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan                              √       Catatan 18

      b)    uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)   Biaya Dibayar Dimuka

      Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.                            √       Catatan 9

25)   Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
      Yang harus diungkapkanantara lain:                                                                  √

      (1)    uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan;
      (2)    uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
             yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
      (3)    kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai;
      (4)    dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
             tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
             penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
      (5)    dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
             dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan
      (6)    dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
             kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
             (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
                   i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
                       diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
                       penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
                       atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
                       dijual; dan
                   ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
             (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan
             (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
                   sebelumnya.

26)   Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)    rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang;                                       √
      b)    alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan               √
            terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
      c)    jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai             √
            secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
      d)    pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai;
                                                                                                          √
            dan
Page 31
                                                                                   Page 31 of 79


      e)    dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus    √
            dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)   Investasi pada Entitas Asosiasi                                                              √
      Yang harusdiungkapkan antara lain:
      a) nama entitas asosiasi;
      b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya;
      c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
         tersedia;
      d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
         Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
      e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20%
         (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
         atau tidak langsung;
      f)   akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
           keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
           periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
           periode yang berbeda;
      g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
         untuk mentransfer dana kepada Perusahaan;
      h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
         menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
         terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
      i)   bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
           investor lain;
      j)   liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
           semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
      k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
         kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
         Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)   Khusus Industri Konstruksi
      Jaminan

      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
      tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 32
                                                                                    Page 32 of 79



29)   Khusus Industri Kehutanan
      HTI dan HTI dalam pengembangan
      Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
      sebagai berikut:
      a)   Saldo awal;
      b)   Penyisihan periode berjalan;
      c)   Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
      d)   Saldo akhir.

30)   Khusus Industri Jalan Tol
      Hak Bagi Hasil Tol
      Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
      (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;
      (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;
      (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan
      (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)   Khusus Industri Perkebunan
      Tanaman Perkebunan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Untuk tanaman telah menghasilkan
           (1)   Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman;
           (2)   Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
                 kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir;
           (3)   Status tanah yang digunakan untuk menanam;
           (4)   Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman;
           (5)   Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
                 dan
           (6)   Tanaman yang dijaminkan.
      b) Untuk tanaman belum menghasilkan
           (1)   Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
                 (a) Saldo awal
                     i.    Tambahan tahun berjalan
                     ii.   Biaya langsung
                 (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
                     luar biasa
                     i.    Pengurangan tahun berjalan
                     ii.   Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
Page 33
                                                                                  Page 33 of 79


                  (c) Pengurangan lainnya
                  (d) Saldo akhir;
           (2)    Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
                  menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
                  (perkebunan rakyat/perkebunan plasma); dan
           (3)    Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)   Khusus Industri Peternakan
      Hewan Ternak Produksi – Berumur Panjang
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
           ternak telah menghasilkan;
      b)   Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
           tahun terakhir;
      c)   Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
      d)   Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan;
      e)   Kondisi hewan ternak;
      f)   Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
      g)   Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
           ditutup;
      h)   Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
           metode penghapusan langsung;
      i)   Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada;
      j)   Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada; dan
      k)   Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)   Properti Investasi
      a)   Yang harus diungkapkan antara lain:                                                    √
            (1)    model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
                   atau model biaya;
            (2)    metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
                   dari Properti Investasi;
            (3)    pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
                   lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
                   keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan;
            (4)    nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir;
            (5)    jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
                   (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
                   (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi
                       yangmenghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
                       selama periode tersebut; dan
Page 34
                                                                           Page 34 of 79


           (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
               penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
               model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar;
     (6)   keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
           pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan
     (7)   kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
           Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b)   Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
     pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
     antara lain:
     (1)   rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
           periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
     (2)   saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
           untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
           rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
           dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
           (a)   jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
                 kembali; dan
           (b)   penyesuaian signifikan lain.
c)   Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
     pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
     antara lain:
     (1)   umur manfaat;
     (2)   rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
           pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
           dan reklasifikasi;
     (3)   jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
           penyusutan;
     (4)   jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
           nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku;
     (5)   transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
     (6)   Nilai Wajar Properti Investasi.
d)   Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1)   rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan;
     (2)   persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
     (3)   estimasi saat penyelesaian;
     (4)   hambatan kelanjutan penyelesaian;
     (5)   jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
           dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan
     (6)   dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
           memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
Page 35
                                                                                   Page 35 of 79


                    (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
                    (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
                        yang layak dikapitalisasi.

34)   Aset Tetap
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan                  √       Catatan 11
           kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan;
      b)   rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal          √       Catatan 11
           dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
      c)   jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
           penyusutan;                                                                               √       Catatan 11

      d)   rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan           √
           ekuitas (jika ada);
      e)   jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap;                                       √
      f)   jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan                 √
           nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
           diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
      g)   Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
                                                                                                         √
           (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
           (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
               untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian;
           (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
           (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
               aset;
           (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
               model biaya; dan
           (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
               periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
               pemegang saham.
      h)   Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
           lain:
           (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan;                                         √
           (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;                                        √
           (3) estimasi saat penyelesaian;                                                               √
           (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada);                                              √
           (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam                     √
               pembangunan; dan
           (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria          √
               aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
              (a)    jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
Page 36
                                                                                   Page 36 of 79


              (b)   tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
                    yang layak dikapitalisasi.
      i)   Pengungkapan lainnya antara lain:
           (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara;                                √
           (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan        √       Catatan 11
               masih digunakan;
           (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak              √
               diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
           (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara          √
               material dari jumlah tercatat;
           (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang        √       Catatan 11
               dihentikan pengakuannya;
           (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis           √
               Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
           (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset              √
               Tetap;
           (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau                 √
               pemulihan penurunan nilai;
           (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan          √
               alasan penjaminan; dan
           (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan   √       Catatan 11
              risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
              asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35)   Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
      Aset Minyak dan Gas Bumi
      (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage, sumur
          dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
          dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan;
      (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
            (a) Lokasi penambangan;
            (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
            (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
            (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
      (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
          Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
          analisa umur tagihan.
Page 37
                                                                                  Page 37 of 79



36)   Aset Tak Berwujud                                                                           √
      Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
      a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi;
      b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
         komprehensif;
      c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
         awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
         reklasifikasi;
      d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
         kualifikasian, maka harus diungkapkan:
           (1)   jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
           (2)   tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                 layak dikapitalisasi;
      e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
         penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
         terbatas;
      f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
         Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
      g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
         Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
           (1)   Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
           (2)   jumlah tercatatnya; dan
           (3)   Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
                 revaluasi;
      h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
         jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
      i)   nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud;
      j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
           (1)   tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
           (2)   nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
           (3)   jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
           (4)   metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
                 aset;
           (5)   jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
                 dengan model biaya; dan
           (6)   surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
                 periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
                 pemegang saham.
Page 38
                                                                                  Page 38 of 79



37)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

      a)   Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
           Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
           Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
           (1)    Saldo awal;
           (2)    Penambahan dan pengurangan;
           (3)    Saldo akhir.

      b)   Aset Eksplorasi dan Evaluasi
           Yang harus diungkapkanantara lain:
           (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
                mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
           (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
                investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

      c)   Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
                  (a)    Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
                  (b)    Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
           (2)    Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
                  pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
                  perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya;
           (3)    Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
           (4)    Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
                  produksi, meliputi penjelasan :
                  (a)    Alasan terjadinya penundaan;
                  (b)    Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
                  (c)    Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
                         terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
                         utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

      d)   Biaya Pengembangan Tangguhan
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
               dengan menunjukkan:
                 (a)    Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
                 (b)    Saldo awal;
                 (c)    Penambahan/pengurangan;
                 (d)    Amortisasi, dan
Page 39
                                                                                 Page 39 of 79


                (e)   Saldo akhir.
           (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
               masih berjalan;
           (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
               tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan;
           (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
               penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
                (a)   Alasan terjadinya penundaan;
                (b)   Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan
                (c)   Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
                      terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
                      yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
           (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
               dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b.    Liabilitas

 1)   Utang Usaha
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;                √       Catatan 14
      b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan                                                 √       Catatan 14
      c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.              √

 2)   Provisi
      a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka             √
         panjang.
      b) Yang harus diungkapkan antara lain:
         (1)    nilai tercatat pada awal dan akhir periode;
         (2)    provisi tambahan dalam periode bersangkutan;
         (3)    jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan;
         (4)    jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
                digunakan;
         (5)    peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
                karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto;
         (6)    uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
                keluar sumber daya ekonomi;
         (7)    indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
                dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
                utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
         (8)    jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
                Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
Page 40
                                                                                    Page 40 of 79



3)    Beban akrual
      Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum         √       Catatan 16
      jatuh tempo.

4)    Khusus Industri Perbankan
      Liabilitas Segera
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
      b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)    Utang Repo
      Yang harus diungkapkan antara lain:                                                               √

      a)   Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo;
      b)   Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)    Khusus Kontrak Konstruksi
      Utang Bruto kepada Pelanggan
      Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
      konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
      yaitu :
      a) biaya kontrak yang terjadi;
      b) laba yang diakui;
      c) kerugian yang dialami; dan
      d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7)    Khusus Industri Perbankan
     a)    Simpanan Nasabah
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
           (1)   Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
           (2)   Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (3)   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
           (4)   Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
           (5)   Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
                 dijaminkan; dan
           (6)   Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
     b)    Simpanan dari Bank Lain
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
Page 41
                                                                                  Page 41 of 79


          (2)    Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          (3)    Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
          (4)    Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan
          (5)    Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
                 atau dijaminkan.

8)   Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
     a)    Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1)    Rincian berdasarkan program asuransi;
           (2)    Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
           (3)    Rincian berdasarkan mata uang;
           (4)    Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
           (5)    Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
                  penambahan dan pengurangan.
     b)    Utang Klaim
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (2)    Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
           (3)    Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan
           (4)    Jumlah utang menurut mata uang.
     c)    Estimasi Klaim Retensi Sendiri
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    Jumlah menurut jenis asuransi;
           (2)    Jumlah menurut tertanggung;
           (3)    Jumlah menurut mata uang; dan
           (4)    Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

     d)    Premi yang belum merupakan Pendapatan
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    Jumlah menurut program asuransi;
           (2)    Jumlah menurut jenis pertanggungan;
           (3)    Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
                  berelasi dan pihak ketiga;
           (4)    Metode perhitungan yang digunakan; dan
           (5)    Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
                  penambahan dan pengurangan.
     e)    Utang Koasuransi (rewrite)
Page 42
                                                                                Page 42 of 79


           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (2)   Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
           (3)   Jumlah menurut jenis mata uang; dan
           (4)   Jumlah menurut umur utang.
      f)   Utang Reasuransi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (2)   Jumlah berdasarkan reasuradur;
           (3)   Jumlah menurut jenis mata uang;
           (4)   Jumlah menurut umur utang; dan
           (5)   Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
      g)   Utang Komisi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
           (2)   Jumlah menurut jenis mata uang; dan
           (3)   Jumlah menurut jenis asuransi.

      h)   Titipan Premi
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

      i)   Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
           Yang harus diungkapkan:
           (1)   Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;
           (2)   Dasar perhitungan; dan
           (3)   Saldo menurut usia.

9)    Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
      Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.                                       √

10)   Utang Pajak
      Yang harus diungkapkan antara lain:                                                       √       Catatan 18
      a) jenis dan jumlahnya; dan                                                               √       Catatan 18
      b) informasi mengenai ketetapan pajak.

11)   Khusus Industri Pembiayaan
      Kewajiban Anjak Piutang
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan
Page 43
                                                                                   Page 43 of 79


      b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
         penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)   Khusus Kontrak Konstruksi
      Uang Muka Kontrak
      Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)   Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
      Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai           √
      dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
      diatur dalam Checklist ini.

14)   Liabilitas Keuangan Lainnya
      a)   Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas           √       Catatan 12
                 keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
           (2)   Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
                 pihak ketiga dan pihak berelasi;                                                  √       Catatan 12
           (3)   Yang harus diungkapkan antara lain:
                 (a)   nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori;
                                                                                                   √       Catatan 12
                 (b)   laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan
                 (c)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam                 √
                       memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
                       dan kondisi default).
      b)   Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1)   Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
                 utang;
           (2)   Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
                 yang terkait;
           (3)   Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
                 selama periode tersebut; dan
           (4)   Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
                 direstrukturisasi.

15)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
      dalam Satu Tahun
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)   Khusus Industri Pertambangan Umum
      Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
      Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Page 44
                                                                                  Page 44 of 79


      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)   Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.                          √
      Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
      dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
      lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

      Liabilitas Jangka Panjang

18)   Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
      Yang Harus diungkapkan antara lain :                                                           √       Catatan 17
      a)   rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang;                                     √       Catatan 17
      b)   jumlah utang menurut mata uang; dan
                                                                                                         √
      c)   jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)   Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
      Yang Harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata                √       Catatan 13
           uang;
      b)   kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;                                  √       Catatan 13

      c)   tanggal jatuh tempo;                                                                      √       Catatan 13
      d)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;                     √       Catatan 13
      e)   penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
                                                                                                     √       Catatan 13
           perolehannya;
      f)   pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas             √       Catatan 13
           pinjaman;
                                                                                                     √       Catatan 13
      g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
           persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
      h)   jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;                          √       Catatan 13
      i)   persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,               √       Catatan 13
           pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan
      j)   pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
           akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan                √
           posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
           lain adalah:
           (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan
           (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
               waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)   Utang Sewa Pembiayaan
      Yang harus diungkapkan antara lain :                                                               √
      a)   jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
           pada tanggal laporan posisi keuangan;
Page 45
                                                                                 Page 45 of 79


      b)   rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
           laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
           pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
           dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
           (1) sampai dengan satu tahun;
           (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan
           (3) lebih dari 5 (lima)tahun.
      c)   pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut;
      d)   total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
           akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
           sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
      e)   keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
           dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
      f)   penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
           (1)   dasar penentuan utang sewa kontinjen;
           (2)   ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
                 pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
           (3)   pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)   Khusus Industri Perbankan
      a)   Surat Berharga yang Diterbitkan
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
           (2)   Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (3)   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
           (4)   Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
           (5)   Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
           (6)   Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
                 perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
                 persyaratan penting lainnya (Debt Covenance);
           (7)   Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
                 yang diterbitkan.
      b)   Pinjaman Diterima
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
           (2)   Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (3)   Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
                 perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
                 dan persyaratan penting lainnya(debt covenance);
           (4)   Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance;
Page 46
                                                                                      Page 46 of 79


            (5)    Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
                   lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
                   manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
                   terhadap laba bersih.
      c)    Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)    Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas;
            (2)    Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
            (3)    Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
            (4)    Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
                   menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
                   pelaporan; dan
            (5)    Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
                   komitmen dan kontinjensi.

22)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)   Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
           (1)    Saldo awal;
           (2)    Penyisihan yang dibentuk;
           (3)    Pengeluaran yang terjadi; dan
           (4)    Saldo akhir.
      b)   Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
      c)   Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
           sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
      d)   Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
           penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
           terpisah;
      e)   Tabel yang memuat penjelasan tentang:
           (1)    Saldo awal;
           (2)    Penambahan dan Pengurangan ;
           (3)    Saldo akhir.

23)   Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
      a) imbalan Pasti
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    gambaran umum mengenai jenis program.                                               √   Catatan 19
                                                                                                      √   Catatan 19
           (2)    rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
Page 47
                                                                         Page 47 of 79


      menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
      diatribusikan ke dalam:
      (a)   biaya jasa kini;
      (b)   biaya bunga;
      (c)   iuran oleh peserta program;
      (d)   keuntungan dan kerugian aktuarial;
      (e)   perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
            uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
      (f)   imbalan yang dibayarkan;
      (g)   biaya jasa lalu;
      (h)   kombinasi bisnis;
      (i)   curtailment; dan
      (j)   penyelesaian.
(3)   analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program          √
      yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
      seluruhnya atau sebagian didanai;
(4)   rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal       √
      dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
      SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
      diatribusikan pada setiap:
      (a)   hasil yang diharapkan dari aset program;
      (b)   keuntungan dan kerugian aktuarial;
      (c)   perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
            uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
      (d)   iuran oleh pemberi pekerja;
      (e)   iuran oleh peserta program;
      (f)   imbalan yang dibayarkan;
      (g)   kombinasi bisnis; dan
      (h)   penyelesaian;
(5)   rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir   √       Catatan 19
      (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
      Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
      mengungkapkan:
      (a)   keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
            posisi keuangan;
      (b)   biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan;
      (c)   setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
            dalam SAK;
      (d)   Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
            diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
Page 48
                                                                        Page 48 of 79


      (e)   jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
(6)   total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos     √       Catatan 19
      dimana hal tersebut termasuk:
      (a)   biaya jasa kini;
      (b)   biaya bunga;
      (c)   hasil yang diharapkan dari aset program;
      (d)   hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
            sesuai dengan SAK;
      (e)   keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
            10% (sepuluh per seratus);
      (f)   biaya jasa lalu;
      (g)   dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya; dan
      (h)   dampak dari batasan dalam SAK;
(7)   jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui       √       Catatan 19
      segera dalam saldo laba, meliputi:
      (a)   keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
      (b)   dampak dari batasan dalam SAK;
(8)   jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada               √
      pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
      kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9)   persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total          √
      aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
      namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
      seluruh aset lain;
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:                                    √
      (a)   setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan
      (b)   setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian              √
     yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
     utama dari aset program;
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak          √
     penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan           √       Catatan 19
     dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
     antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
      (a)   tingkat diskonto;
      (b)   tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
            yang disajikan dalam laporan keuangan;
      (c)   tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
            laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
      (d)   tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
Page 49
                                                                             Page 49 of 79


           variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
           sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan);
     (e)   tingkat tren biaya kesehatan; dan
     (f)   asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria;
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren                      √       Catatan 19
     biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
     (a)   biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
           pascakerja periodik neto; dan
     (b)   akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
     (c)   Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
           wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
           tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
           angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:                     √       Catatan 19
     (a)   nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
           defisit pada program; dan
     (b)   penyesuaian yang timbul pada:
           (i)    liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
                  liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan
           (ii)   aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
                  program pada akhir periode pelaporan;
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
     iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan                          √
     dimulai setelah periode pelaporan;
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas                             √
     sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
     (a)   perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
           imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
     (b)   dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
           maka Perusahaan mengungkapkan:
           (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
                 mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
                 perubahan program selama periode tersebut;
           (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
                 butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
                 kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
                 pasti; dan
           (iii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
                 informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
                 butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
                 dan butir (16) serta butir ii.
Page 50
                                                                                 Page 50 of 79


      b) Iuran Pasti                                                                             √
           Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
           jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
      c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya                                                    √
           Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
           panjang lainnya.
      d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
                                                                                                 √
           Yang harus diungkapkanantara lain:
           (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
           (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)   Utang Obligasi
                                                                                                 √
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
           asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
           obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
      b)   peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
      c)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
      d)   nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
      e)   jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
           menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada;
      f)   pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan;
      g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
           persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
           dan
      h)   persyaratan penting lainnya.

25)   Sukuk
                                                                                                 √
      a)   Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
      b)   Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
           (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
               (a)   ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan;
               (b)   Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari;
               (c)   nilai nominal;
               (d)   besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
               (e)   prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
                     hasil (untuk Sukuk mudharabah);
               (f)   rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
Page 51
                                                                                   Page 51 of 79


               (g)   jangka waktu;
               (h)   tujuan penerbitannya; dan
               (i)   persyaratan penting lain;
           (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
           (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;
           (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
           (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
           (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
           (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
           (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
               dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
               dan kondisi default).

26)   Utang Subordinasi                                                                            √

      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
           kontraktual selama periode pelaporan
      b)   tujuan perolehannya;
      c)   persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi;
      d)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
           persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
      e)   pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
      f)   persyaratan penting lainnya.

27)   Obligasi Konversi                                                                            √
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
           pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
           tujuan penerbitannya;
      b)   periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
           pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti;
      c)   dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
           tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
           dari sudut pandang pemegang obligasi konversi;
      d)   jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
      e)   peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
      f)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
      g)   nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
      h)   jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
           menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
Page 52
                                                                                  Page 52 of 79


      i)    kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
            persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
      j)    dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
            wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
      k)    komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
      l)    keberadaan fitur derivatif melekat; dan
      m)    persyaratan penting lainnya

c.    Ekuitas

      Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

 1)   Modal Saham
      Yang harus diungkapkan antara lain :
       a)    Bagi setiap jenis saham, antara lain:
             (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode;                     √       Catatan 20

             (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,                √
                 termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal; dan
             (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak                    √
                 penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan;
       b)    Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas;                √       Catatan 20
       c)    Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan                    √       Catatan 20
             persentase kepemilikan, yaitu:
            (1)   Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) atau lebih;
            (2)   Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan
            (3)   Pemegang saham lainnya;
       d)    Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
            (1)   Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,                 √       Catatan 20
                  seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
                  dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
                  Pemegang Saham (RUPS);
            (2)   Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,   √       Catatan 20
                  penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
                  Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
                  waran, serta konversi obligasi; dan
            (3)   Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
                                                                                                        √
                  penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
                                                                                                        √
       e)    Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
             disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
             Efek.
Page 53
                                                                                    Page 53 of 79



2)   Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
     Yang harus diungkapkan antara lain:                                                              √       Catatan 21

     a) Rincian jumlah tambahan modal disetor;                                                        √       Catatan 20
     b) Uraian sumber agio saham;                                                                         √
     c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas;
                                                                                                          √
     d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor;
     e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya;                                    √

     f)   Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:            √
          (1)   Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi;
          (2)   Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
                bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
          (3)   Tanggal efektif transaksi;
          (4)   Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
                akibat kombinasi bisnis tersebut;
          (5)   Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
                yang terjadi;
          (6)   Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
                tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima; dan
          (7)   Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
                (a)   Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
                      untuk periode yang disajikan kembali;
                (b)   Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
                      dikombinasikan;
                (c)   Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
                (d)   Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)   Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali                                                         √

     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a)   Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
          (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan;
          (2) Nama entitas anak; dan
          (3) Nama pihak yang bertransaksi;
     b)   Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian;
          dan
     c)   Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
          Pengendalian.

4)   Saham Treasuri                                                                                       √
     Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 54
                                                                                     Page 54 of 79


          a)    Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
                disetor;
          b)    Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
                diperoleh;
          c)    Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
                disetor;
          d)    Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
                harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan
          e)    Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

     5)   Saldo Laba
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a)    Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada);                              √
          b)    Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait;
                                                                                                         √
                dan
          c)    Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.         √

     6)   Waran                                                                                          √
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran;
          b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;
          c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa);
          d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan
          e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

     7)   Pendapatan Komprehensif Lainnya                                                                √
          Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
          komponen pendapatan komprehensif lainnya.

     8)   Kepentingan Nonpengendali
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas        √       Catatan 22
          ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
          tidak langsung pada entitas induk.

d.        Laba Rugi Komprehensif

     1)   Pendapatan
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          a)   Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,         √       Catatan 23
               termasuk pendapatan yang berasal dari:
               (1) Penjualan barang;
Page 55
                                                                                Page 55 of 79


          (2) Penjualan jasa;
          (3) Bunga;
          (4) Royalti; dan/atau
          (5) Dividen;
          diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
     b)   Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama;                                          √       Catatan 23

     c)   Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh                     √
          perseratus) dari pendapatan;
     d)   Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup                √
          dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
          berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
     e)   Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:                                    √
          (1) Pendapatan kontrak konstruksi:
              (a)   Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
                    berjalan;
              (b)   Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
                    dalam periode berjalan; dan
              (c)   Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak;
          (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
              (a)   Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
                    pelaporan;
              (b)   Jumlah uang muka yang diterima; dan
              (c)   Jumlah retensi;
          (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
              Aset dan Liabilitas;
     f)   Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara                √
          terpisah, antara lain:
          (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
          (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
              keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
          (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
              prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
              (a)   Pendapatan bruto;
              (b)   Retur/rabat/diskon terkait; dan
              (c)   Total pendapatan neto.

2)   Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
     Ketentuan Tarif
     Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 56
                                                                               Page 56 of 79


     a)   Dasar ketentuan tarif;
     b)   Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
     c)   Masa berlaku tarif;
     d)   Besaran tarif; dan
     e)   Perjanjian lain yang terkait.

3)   Khusus Industri pembiayaan
     Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
     a) Pendapatan pembiayaan konsumen;
     b) Pendapatan anjak piutang; dan
     c) Pendapatan sewa.

4)   Khusus Industri Rumah Sakit
     Terdiri dari:
     Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
     penunjang medis,
     Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
     a) Restitusi;
     b) Subsidi tidak mampu; dan
     c) Selisih perhitungan klaim.

5)   Khusus Industri Transportasi
     Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
     a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
     b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi;
     c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;
     d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan
     e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
        dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
        tersebut.

6)   Khusus Industri Telekomunikasi
     Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
     telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
     pihak lain.

7)   Khusus Industri Asuransi:
     Pendapatan Premi
Page 57
                                                                                   Page 57 of 79


      Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
      premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
      untuk setiap jenis asuransi.
      Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)    Khusus Industri Jalan Tol:
      Pendapatan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
           dan rincian pendapatan kerjasama operasi;
      b)   Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
           pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)    Khusus Industri Perbankan
      Pendapatan Bunga
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
      a)   Obligasi Pemerintah;
      b)   Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui;
      c)   Efek-efek; dan
      d)   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)   Beban Pokok Penjualan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:                 √
           (1) Biaya bahan baku;
           (2) Biaya tenaga kerja; dan
           (3) Biaya overhead
           ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
      b)   Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari      √       Catatan 24
           pendapatan; dan                                                                             √
      c)   Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)   Khusus Industri Rumah Sakit
      Beban Departementalisasi/Beban Operasional
      Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
      a)   Beban bahan;
      b)   Beban jasa pelayanan;
      c)   Beban pegawai;
Page 58
                                                                                  Page 58 of 79


      d)   Beban penyusutan sarana medis;
      e)   Beban pemeliharaan sarana;
      f)   Beban asuransi;
      g)   Beban langganan daya dan jasa;
      h)   Beban depresiasi.

12)   Khusus Industri Asuransi:
      a)   Beban Klaim Asuransi Kerugian
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
           bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
           setiap jenis asuransi.

      b)   Beban Klaim Asuransi Jiwa
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
           tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
      c)   Komisi Neto
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
           pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

      d)   Hasil Investasi
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)   Khusus Industri Perhotelan
      Beban Departementalisasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi;
      b)   Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
      c)   Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)   Beban Usaha
      Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
      lain:
      a)   Beban penjualan;                                                                                 Catatan 25
                                                                                                    √
      b)   Beban distribusi; dan                                                                        √
      c)   Beban umum dan administrasi.
                                                                                                    √       Catatan 26

15)   Khusus Industri Perbankan
      a)   Beban Bunga
Page 59
                                                                                      Page 59 of 79


           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
           produk/jasa utama.

      b)   Beban Provisi dan Komisi
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
           berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)   Khusus Industri Pembiayaan
      Beban Kerugian Penurunan Nilai
      Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
      masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
      Pembiayaan.

17)   Pendapatan dan Beban Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain :                                                            √
      a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
      b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
      c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
           (1)   biaya pinjaman meliputi:
                 (a)   beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
                       efektif;
                 (b)   beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
                       berlaku; dan
                 (c)   selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
                       selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga;
           (2)   biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
                 (a)   rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual;
                 (b)   rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
                       rugi; dan
                 (c)   amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
                       nilai.
      d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
           (1)   bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
                 yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
           (2)   bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
                 diungkapkan secara terpisah.

18)   Khusus Industri Perbankan
      a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
         Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
Page 60
                                                                                Page 60 of 79


      b)   Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
           dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

      c)   Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
           Pemerintah
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)   Pendapatan Komprehensif Lain
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud;                       √
                                                                                                         Catatan 19
      b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti;                           √
      c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan;                                            √
      d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual;                             √

      e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka            √
         lindung nilai arus kas; dan                                                                 √
           bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20)   Pajak Penghasilan
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)    komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
                                                                                                 √       Catatan 18
            (1) beban (penghasilan) pajak kini;
            (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode       √
                lalu;
            (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan           √       Catatan 18
                temporer dan pembalikannya;
                                                                                                     √
            (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
                pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru;
            (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya             √
                atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
                beban pajak kini dan beban pajak tangguhan;
                                                                                                     √
            (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
                penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
            (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan          √
                kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
                dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
      b)    agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
            atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
Page 61
                                                                               Page 61 of 79


c)   jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif               √
     lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
     dan/atau Ventura Bersama;
d)   penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam             √       Catatan 18
     satu atau kedua bentuk berikut ini:
     (1)   rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
           dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
           tarif pajak yang berlaku; atau
     (2)   rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
           dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
e)   penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan            √       Catatan 18
     tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
f)   jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat                   √
     dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
     tangguhan dalam laporan keuangan;
g)   jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
                                                                                                   √
     cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
     pajak tangguhan yang belum diakui;
h)   rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:         √       Catatan 18

     (1)   laba sebelum pajak menurut akuntansi;
     (2)   ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan
     (3)   laba kena pajak;
i)   perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai          √       Catatan 18
     dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
                                                                                               √       Catatan 18
j)   pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
     SPT Tahunan PPh Badan;
k)   setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum                        √
     dikompensasi:
     (1)   jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
           keuangan untuk periode sajian; dan
     (2)   jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
           apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
           pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
l)   beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:                                           √
     (1)   keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan
     (2)   laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
           bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian;
Page 62
                                                                                Page 62 of 79


      m)   jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham                  √
           Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
           untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
      n)   uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan                 √
           praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
           bisnis;
      o)   peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
                                                                                                    √
           wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
           tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
      p)   jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas          √
           aset pajak tangguhan, apabila:
           (1)   penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
                 mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
                 yang telah ada; dan
           (2)   entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
                 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)   Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
         dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat      √       Catatan 29
         diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
         mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
         saham;
      b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
         penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
                                                                                                √       Catatan 29
         Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
         mempengaruhi laba per saham;
      c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi         √
         mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
         penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
         untuk periode sajian;
      d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,          √
         selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
         pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
         berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
         dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan; dan
                                                                                                    √
      e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)   Transaksi Pihak Berelasi
Page 63
                                                                           Page 63 of 79


Yang harus diungkapkan antara lain:
a)   Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
     jumlahnya:
     (1)   lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan        √       Catatan 17
           orang atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
     (2)   lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
                                                                                             √       Catatan 17
           dengan entitas berelasi.
b)   terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
                                                                                                 √
     nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
     dan saldo dengan pihak dimaksud;
c)   terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
     pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
     komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
     dalam laporan keuangan, paling kurang:
     (1)   jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban        √       Catatan 17
           terkait;
     (2)   jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,           √       Catatan 17
           termasuk komitmen, dan:
           (a)   persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
                 sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
           (b)   rincian garansi yang diberikan atau diterima;
     (3)   jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian                     √
           penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
           dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
     (4)   alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika                  √
           dilakukan pembentukan;
d)   pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)                √       Catatan 17
     dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
     (1)   entitas induk;
     (2)   entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
           entitas;
     (3)   entitas anak;
     (4)   entitas asosiasi;
     (5)   Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
     (6)   personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan
     (7)   pihak-pihak berelasi lainnya.                                                     √       Catatan 17
Page 64
                                                                                        Page 64 of 79


      e)     seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
             direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
             manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
             (1)    imbalan kerja jangka pendek;
             (2)    imbalan pascakerja;
             (3)    imbalan kerja jangka panjang lainnya;
             (4)    pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
             (5)    pembayaran berbasis saham.
      f)     untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
             (1)    nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan                    √
                    Perusahaan;
             (2)    sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
             (3)    untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
                    signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
                    tersebut.

23)   Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
                                                                                                            √
       a)    Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
                                                                                                            √
       b)    Yang harus diungkapkan antara lain:
             (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya               √
                 dalam mata uang fungsional;
             (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing;                        √
             (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional;                 √
             (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
                 timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;             √
                 dan
             (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan             √
                 dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
                 pada awal dan akhir periode.

24)   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)    untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
            untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
            (1)    peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi            √       Catatan 3k
                   penurunan nilai;
            (2)    jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
                                                                                                        √
                   dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi                       Catatan 3k
                   penurunan nilai;
Page 65
                                                                                   Page 65 of 79


           (3)    jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama        √       Catatan 3k
                  periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
                  tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;                                              Catatan 3k
                                                                                                   √
           (4)    goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;                                      Catatan 3k
           (5)    jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan   √
                  komprehensif lain selama periode tersebut; dan
           (6)    jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam   √       Catatan 3k
                  pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
      b)   Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap                    √
           kelompok aset.

25)   Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
      Periode Lalu                                                                                     √
      a)    Perubahan Estimasi Akuntansi
            Yang harus diungkapkan antara lain :
            (1)    sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
            (2)    jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan
            (3)    perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
                   dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
                   diungkapkan.
      b)    Perubahan Kebijakan Akuntansi
            Yang harus diungkapkan antara lain :
            (1)    sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
            (2)    alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
                   dan relevan;
            (3)    jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
                   (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
                   (b) laba per saham dasar dan dilusian;
            (4)    jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
                   disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya;
                   dan
            (5)    keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
                   periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
                   disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
      c)    Kesalahan Periode Lalu
            Yang harus diungkapkan antara lain :
            (1)    sifat dari kesalahan periode lalu;
Page 66
                                                                                    Page 66 of 79


            (2)   jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
                  (a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
                  (b) laba per saham dasar dan dilusian;
            (3)   jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
            (4)   keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
                  penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
                  kembali retrospektif tidak praktis.

26)   Kombinasi Bisnis                                                                                 √
      a)   Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
           bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
           (1)    nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi;
           (2)    tanggal akuisisi;
           (3)    biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
                  periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis;
           (4)    persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;
           (5)    alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
                  pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
           (6)    penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui;
           (7)    Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
                  Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan;
           (8)    kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
                  (a)   jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi;
                  (b)   penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran;
                        dan
                  (c)   estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
                        dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
                        dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
                        terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut;
           (9)    Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
                  kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
                  langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
                  (a)   Nilai Wajar piutang;
                  (b)   jumlah piutang bruto kontraktual; dan
                  (c)   estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
                        yang diperkirakan tidak tertagih;
Page 67
                                                                        Page 67 of 79


(10)   jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
       yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
(11)   setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
       (a)   uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
             sumber daya ekonomi terjadi;
       (b)   indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
             diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
             mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
       (c)   jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
             jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut;
(12)   dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
       diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
       (a)   informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
             terkait perikatan dan kontijensi; dan
       (b)   alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13)   dalam hal pembelian dengan diskon:
       (a)   jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
             komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
       (b)   penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
(14)   setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100%
       (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
       tanggal akuisisi:
       (a)   jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
             diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
       (b)   teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
             nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
             diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
(15)   dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
       (a)   Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
             diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
             akuisisi; dan
       (b)   jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
             pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
             yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
             bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
             keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikut:
Page 68
                                                                              Page 68 of 79


           (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
                tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
                pada periode pelaporan; dan
           (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
                periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
                kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
                sejak awal periode pelaporan.
b)   Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
     sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
     informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
     material:
     (1)   dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
           Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
           yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
           hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
           (a)   alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
           (b)   Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
                 awalnya belum selesai; dan
           (c)   sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
                 selama periode pelaporan
     (2)   setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
           mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
           sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
           liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
           (a)   setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
                 yang timbul selama penyelesaian;
           (b)   setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
                 perubahan tersebut; dan
           (c)   teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
                 imbalan kontinjensi;
     (3)   liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada;
     (4)   rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan;
     (5)   jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
           periode pelaporan yang:
           (a)   terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
                 diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
                 periode pelaporan sebelumnya; dan
Page 69
                                                                                  Page 69 of 79


                (b)        ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
                           laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
      c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
         transaksi kombinasi bisnis; dan
      d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
         dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
         (1)    jumlah harga yang dibayarkan;
         (2)    bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
         (3)    jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
                Pengendalian diperoleh; dan
         (4)    jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
                bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
                kategori utamanya.

27)   Segmen Operasi
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) pengungkapan pada level segmen;
         (1)   informasi umum, yang terdiri dari:
               (a)    faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi              Catatan 30
                                                                                                  √
                      segmen dilaporkan; dan                                                          Catatan 30
                                                                                                  √
               (b)    jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
                      dilaporkan;
         (2)   informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban            √
               tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar       Catatan 30
               pengukurannya;
         (3)   rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
               dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya      √   Catatan 30
               terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;
      b) pengungkapan pada level entitas
         (1)   Informasi produk dan jasa
                                                                                                  √
               Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap           Catatan 30
               kelompok produk dan jasa yang serupa.
         (2)   Informasi wilayah geografis
               (a)    Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:              √   Catatan 30
                      i.    negara domisili Perusahaan; dan
                                                                                                      Catatan 30
                      ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh            √
                          pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Page 70
                                                                                   Page 70 of 79


                            individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
                            terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
                            tersebut secara individual.
                 (b)   Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,   √
                       aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
                       berlokasi di:
                                                                                                    √
                       i.   negara domisili Perusahaan; dan
                       ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
                           Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya       √
                           material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
           (3)   Informasi pelanggan utama
                 Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal             √
                 mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
                 Perusahaan harus mengungkapkan:
                 (a)   fakta;
                 (b)   total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
                 (c)   identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)   Operasi yang Dihentikan                                                                       √
      a)    Yang harus diungkapkan antara lain:
             (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
             (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
                 yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
                 yang dihentikan; dan
             (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
                 aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
      b)    Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
            dihentikan, antara lain:
             (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
                 komprehensif meliputi:
                   (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
                       dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
                   (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
                       dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
                       yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
                       yang terkait;
             (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
                 pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
             (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
                 yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 71
                                                                                   Page 71 of 79



29)   Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat                                                        √
      a)    Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
            yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
            spekulasi;
      b)    Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
            mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
            lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
            (1)   hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
                  valuta, bunga, komoditas atau lain-lain;
            (2)   pihak lawan transaksi (counterparties);
            (3)   tanggal jatuh tempo;
            (4)   nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
                  keuangan;
            (5)   beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
            (6)   pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
            (7)   persyaratan penting lainnya.
      c)    Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)   Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
                  untuk mencapai tujuan tersebut;
            (2)   Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
                  penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
                  nilai; dan
            (3)   Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
                  tujuannya.

30)   Nilai Wajar Instrumen Keuangan
      Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
      antara lain:
      a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang                    √       Catatan 32
         memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
         keuangan; dan
      b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar          √       Catatan 32
         aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31)   Dividen
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan                    √
         sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;
      b) jumlah utang dividen untuk:
           (1) periode pelaporan, dan                                                                     √

           (2) periode sebelumnya;
Page 72
                                                                                      Page 72 of 79


      c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah                  √
         periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
         diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
      d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.                                             √


32)   Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama                                                            √
      Yang harus diungkapkan antara lain:
       a)   jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
            secara terpisah;
       b)   jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
            Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
       c)   daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
            bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan
       d)   dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
            ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
            (1)    metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan
            (2)    jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
                   liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
                   partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)   Perikatan dan Kontinjensi
      a) Perikatan
         Yang harus diungkapkan antara lain :
         (1)      perikatan yang meliputi:
                  (a)   perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,               Catatan 28
                                                                                                      √
                        royalti, dan lisensi, diungkapkan:
                        i.      pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
                        ii.     periode berlakunya perikatan;
                        iii.    dasar penentuan kompensasi dan denda;
                        iv.     jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
                        v.      pembatasan-pembatasan lainnya;
                  (b)   kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
                        akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
                                                                                                          √
                        untuk investasi, diungkapkan:
                        i.     pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
                        ii. periode berlakunya perikatan;
                        iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
Page 73
                                                                                 Page 73 of 79


                     iv. sanksi-sanksi;
         (2)   pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
               (a)   pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan          √
                     antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin;
               (b)   latar belakang dikeluarkannya jaminan;
               (c)   periode berlakunya jaminan; dan
               (d)   nilai jaminan;
         (3)   fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan   √

         (4)   uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.                       √
      b) Kontinjensi                                                                              √
         Yang harus diungkapkan antara lain :
         (1)   perkara atau sengketa hukum,
               diungkapkan:
               (a)   pihak-pihak yang terkait;
               (b)   jumlah yang diperkarakan;
               (c)   latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
                     dan
               (d)   dampak keuangan;
         (2)   Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
               lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
               dampak keuangannya;
         (3)   kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
               (a)   jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
                     pokok dan denda atau bunganya; dan
               (b)   sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
                     banding);
         (4)   peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
               (a)   karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
               (b)   estimasi dari dampak keuangannya;
               (c)   indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
                     keluar sumber daya; dan
               (d)   kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)   Khusus Industri Perkebunan
      Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
      Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 74
                                                                                     Page 74 of 79


      a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma;
      b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
      c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
      d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
      e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
      f)   Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)   Manajemen Risiko Keuangan
      a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
         laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
         keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
         pada risiko sebagai berikut:
                                                                                                            Catatan 31
           (1)   risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh       √
                 tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
                 akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai;                            Catatan 31
           (2)   risiko likuiditas, antara lain:                                                        √
                 (a)   analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
                       menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
                       pemahaman terhadap periode arus kas; dan
                 (b)   deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
           (3)   risiko tingkat bunga, antara lain risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan
                                                                                                        √   Catatan 31
                 akan berfluktuasi karena perubahan tingkat suku bunga di pasar; dan
           (4)   risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.                                          √   Catatan 31
      b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
         kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari                 Catatan 31
                                                                                                        √
         instrumen keuangan.

36)   Khusus Industri Perbankan
      a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
                 posisi keuangan;
           (2)   Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
           (3)   Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

      b) Posisi Devisa Neto
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
                 laporan posisi keuangan;
           (2)   Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia;
Page 75
                                                                                 Page 75 of 79


           (3)   Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

      c)   Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
           Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
           pihak ketiga di bank.

      d) Aktivitas Fiduciary
           Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
           meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)   Kuasi-Reorganisasi
      Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang              √
      meliputi:
      a)    Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
            tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
      b)   Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
           setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
      c)   Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
           reorganisasi;
      d)   Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
           digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
      e)   Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
           laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
           reorganisasi.

38)   Pengelolaan Modal
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
         permodalannya, termasuk:
           (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal;                               √       Catatan 20

           (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk         √       Catatan 20
               memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
           (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya;                   √       Catatan 20

      b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal;                    √       Catatan 20

      c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya;                      √       Catatan 20

                                                                                                   √       Catatan 20
      d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
         eksternal (jika ada); dan
                                                                                                   √       Catatan 20
      e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
         terjadi ketidakpatuhan.
Page 76
                                                                                  Page 76 of 79


39)   Transaksi Nonkas
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas        √       Catatan 27
      dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
      Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
      akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)   Pembayaran Berbasis Saham
      Yang harus diungkapkan antara lain :                                                             √

      a)    rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
            ataupun jangka panjang;
      b)    penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
            pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
            kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
            penyelesaian;
      c)    jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
            opsi saham;
      d)    untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
            pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
      e)    kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
            yang beredar pada akhir periode;
      f)    penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
            berikut:
            (1)   opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
                  opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
                  Wajar tersebut diukur; dan
            (2)   jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
                  tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
                  untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
                  opsi saham);

      g)    dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
            suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)   Khusus Industri Asuransi:
      a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
      Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) Analisis Kekayaan;
           (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
Page 77
                                                                                  Page 77 of 79


           (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
           (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
           (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)   Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah                                        √
      Hal-hal yang harus diungkapkan:
      a)   Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
      b)   Jenis Akad Asuransi Syariah;
      c)   Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah;
           dan
      d)   Zakat.

43)   Informasi Penting Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
      a)   Kontrak reasuransi;                                                                        √
                                                                                                      √
      b)   Perjanjian penting dan ikatan lainnya;
                                                                                                      √
      c)   Rasio keuangan penting;
                                                                                                      √
      d)   Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
                                                                                                      √
      e)   Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
                                                                                                      √
           perusahaan.

44)   Khusus Industri Kehutanan :
      a)   Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
      b)   Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
           lainnya;
      c)   Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
           kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
           kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
      d)   Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya;
      e)   Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
           dan akumulasinya; dan
      f)   Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
           (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya; dan
           (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan                                                                 Catatan 33
      Yang harus diungkapkan antara lain:                                                         √
Page 78
                                                                                  Page 78 of 79


      a)   dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
           yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
           pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
           contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
           menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
           peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
      b)   dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
           maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
           (1)   tanggal terjadinya;
           (2)   sifat peristiwa; dan
           (3)   estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
                 tersebut tidak dapat dibuat.

46)   Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
      dengan Aktivitas Perusahaan
      Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
      dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
      harus diungkapkan antara lain:
      a)   judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;                                           √
                                                                                                          Catatan 2a
      b)   sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi;    √       Catatan 2b
      c)   tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan                         √
      d)   pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan              √
           keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
           atau diestimasi secara wajar.

47)   Reklasifikasi
      a)   Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam           √       Catatan 32
           laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
           (1)   sifat reklasifikasi;
           (2)   jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi;
                 dan
           (3)   alasan reklasifikasi.
      b)   Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka              √
           Perusahaan harus mengungkapkan:
           (1)   alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan
           (2)   sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)   Hibah Pemerintah                                                                                √
Page 79

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.39 MB
Published31 Mar 2026
Pages79
Characters205,316
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Penta Valent Tbk p.1 ×2
unresolved org Teramihardja p.1 ×2
unresolved person Drs. Nursal p.1 ×4
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.35
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.52
unresolved org Bapepam p.69 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result