Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1 OCR 0.935
Ashmore Jakarta, 21 November 2023 No.: 005/BEI/ASH/1123 Kepada Yth., PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Jakarta Tower 1 Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 UP: Direktur Penilaian Perusahaan Perihal: Laporan Pelaksanaan Public Expose Tahunan PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (“Perseroan”) Dengan hormat, Merujuk kepada surat Pereroan Rencana Paparan Publik telah disampaikanoleh nomor 001/BEI/ASH/1123 tanggal 1 November 2023 perihal Pemberitahuan Penyelenggaraan Public Expose Tahunan dan surat Nomor 003/BEI/ASH/1123 tanggal 9 November 2023 perihal Penyampaian Materi Public Expose Tahunan, dengan ini Perseroan menyampaikan Public Expose yang dimaksud telah diselenggarakan dengan rincian sebagai berikut: IL. UMUM A. Latar Belakang Paparan Publik (Public Expose) 2023 PT Ashmore Asset Management Indonesia (“Ashmore” atau “Perseroan”) tahun 2023 diselenggarakan dalam rangka memenuhi ketentuan dari Keputusan Direksi PT. Bursa Efek Jakarta Nomor: Kep-306/BEJ/07- 2004 tentang Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi. Berdasarkan Surat Edaran Nomor: SE-00003/BEI/05-2020 Tata Cara Pelaksanaan Public Expose Secara Elektronik, Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Paparan Publik secara elektronik. B. Waktu Penyelenggaraan Paparan Publik diselenggarakan pada: Hari/Tanggal : Selasa, 16 November 2023 Pukul 117.00 WIB — 17.25 WIB Tempat : Function Room, Pacific Century Place SCBD Lot 10, Jl. Jendral Sudirman Kav 52- 53 Jakarta 12190 Indonesia. Secara elektronik melalui aplikasi “Zoom” dengan tautan: https://bit.Iy/PEAshmore C. Direktur Perseroan yang hadir Secara elektronik 1. Ronaldus Gandahusada, Presiden Direktur Perseroan Secara fisik 2. Arief Wana, Direktur Perseroan 3. FX Eddy Hartanto, Direktur Perseroan 4. Steven Yudha, Direktur Perseroan D. Tim Presentasi Perseroan yang hadir 1. Lydia Toisuta, Corporate Secretary / Chief Finance Officer 2. Kay Jessica, Moderator PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk Pacific Century Place Building 18th Fl. SCBD Lot 10, Jl. Jend Sudirman Kav. 52 - 53 Jakarta 12190 T. 462 21 29539000 F: 462 21 2953 9001 #— www.ashmoregroup.com
Page 2 OCR 0.918
Ashmore E. Susunan Acara 1. Acara dibuka oleh moderator, yang kemudian memperkenalkan Manajemen Perseroan 2. Penyampaian materi presentasi yang membahas antara lain: a. Perkembangan industri dan dana kelolaan e Industri asset manajemen Indonesia selama tiga tahun » Perkembangan dana kelolaan industri Model Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang b. Kinerja 2022/2023 e Highlight keuangan 2022/2023 e Kinerja Investasi # Strategi Pertumbuhan Ashmore e Diversifikasi Aset » Investasi Berkelanjutan e Kontribusi terhadap SDG » Gambaran keuangan dan neraca perusahaan e Prospek investasi Indonesia 3. Acara Tanya Jawab (O&A) Rincian acara Tanya Jawab kami lampirkan dalam Lampiran 1 E. Paparan Publik dihadiri oleh kurang lebih 22 orang peserta yang terdiri dari pemegang saham publik serta perwakilan media cetak maupun elektronik. Daftar hadir para undangan terlampir dalam Lampiran 2 Demikian laporan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan Terima kasih. Hormat kami, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk ydia Toisuta Corporate Secretary PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk Pacific Century Place Building 18th FI. SCBD Lot 10, Jl. Jend Sudirman Kav. 52 - 53 Jakarta 12190 T- 46221 29539000 F: #62 21 2953 9001 www.ashmoregroup.com
Page 3 OCR 0.946
Lampiran 1 — Sesi Tanya Jawab Public Expose 2023 PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk Nama Peserta : Elga Nur Mutia. — Liputan 6 M1 Pertanyaan Bagaimana Kondisi pasar Modal Ditahun Politik? Jawaban Bapak Steven Yudha: Menyikapi kondisi pasar modal ditahun politik, Ashmore tetap memiliki optimisme yang tetap balance (cautious optimism). Hal pertama yang menjadi kritikal adalah siklus suku bunga dimana suku bunga dari bank sentral telah mendekati nilai puncak. Hal tersebut menjadi key issue untuk pergerakan pasar modal di negara-negara berkembang untuk tahun 2024. Pada saat siklus suku bunga sudah mencapai puncak dan mengalami penurunan, Ashmore percaya bahwa arus investasi akan kembali masuk ke negara-negara berkembang. Faktor fundamental domestic tetap berada dalam arah yang stabil dimana pertumbahan ekonomi masih bisa dipertahankan di kisaran angka 4,8”4-5”6. Selain itu current account dan fiscal balance Indonesia berada di angka yang cukup baik dan inflasi relatif terkendali. Sehingga, hal ini menjadi kunci bahwa pasar modal akan tetap memiliki kinerja yang baik. Secara historis, pemilu di periode sebelunya yakni 2019, 2014 dan 2009, stabilitas politik yang relatif baik. Kondusifitas tersebut juga akan berdampak positif pada pergerakan pasar modal dan gairah investor untuk berinvestasi. Ashmore tetap optimis untuk menghadapi tahun politik tersebut. @2 Bagaimana strategi perseroan untuk meningkatkan AUM 2023, dan secara actual tercapai berapa? Bapak Steven Yudha: Fokus perseroan adalah dengan divesifikasi produk. Diversifikasi produk Ashmore dapat menyesuaikan dengan berbagai siklus. Saat ini kepercayaan investor mulai kembali tumbuh akibat inflasi di Amerika dan negara-negara maju yang sudah mengalami penurunan. Terlihat dengan adanya arus investasi masuk pada produk pendapatan tetap maupun produk saham Ashmore. Ashmore terus mengupdate perkembangan pasar kepada nasabah Ashmore dan juga terus mengoptimalkan produk investasi baru seperti beberapa produk pengelolaan dana yang baru dibentuk di 3 bulan terakhir. Ashmore percaya untuk dana kelolaan Ashmore akan terus meningkat hingga 396-5Y6 dari angka saat ini. Saat ini, sekitar Rp32Triliun menjadi target Ashmore yang bersifat moderat dan realistis melihat perkembangan yang terjadi saat ini.
Page 4 OCR 0.959
Pertanyaan @3 | Apa yang membuat dana kelolaan reksandana merosot hingga Oktober 2023? waban Bapak Steven Yudha: Terdapat banyak faktor yang menyebabkan dana kelolaan turun, diantaranya adalah adanya perubahan regulasi dari OJK yang membatasi industri asuransi untuk berinvestasi di produk reksadana sehingga terjadi rotasi/perpindaan dana kelolaan yang semula berinvestasi di reksadana beralih menadi kontrak pengelolaan dana. Selain itu, adanya faktor pergerakan pasar, dimana apabila dilihat dari awal tahun sampai dengan sekarang, bank sentral Amerika sudah menaikan suku bunga yang cukup agresif dan menyebabkan imbal hasil dari obligasi bergerak naik yang menyebabkan harga obligasi mengalami penurunan. Sementara ditahun 2022 dan awal tahun 2023, mayoritas investor berinvestasi di reksadana pendapatan tetap, sehingga ketika terjadi peningkatan nilai suku bunga juga berdampak pada nilai portofolio. Kedua hal tersebut yang dirasa menjadi faktor yang paling critical yang menyebabkan industri reksadana mengalami penurunan value.
Page 5 OCR 0.736
Lampiran 2 — Kehadiran Peserta Host Details | 117612023 | 11/16/2023 16:30:42 17:33:57 1 Yes FX Eddy Hartanto Mean Naa huaa 24 Indonesia Yes Arief Wana 1 Haa aa 31 Indonesia Yes Steven Yudha Peba Pa 50 Indonesia Yes Lydia Toisuta NO 2023 Pu 48 Indonesia 11/16/2023 11/16/2023 Yes Kay Jesicca 49 Indonesia 16:37:20 17:25:32 Attendee Details 11/16/2023 16/2023 57 Indonesia Yes Ta 16:32:27 17:28:43 Yes Willinoy Sitorus 1 11612023 | LA G/2023 42 Indonesia Yes Adi - Trimegah | 1110/2023 | Kuas 142 Indonesia Yes Joshua Y 1 Aa aO23 1 1110/2023 39 Indonesia Yes Yenita (Devi's iPhone) 1 11012023 1111012023 30 Indonesia Yes Jennifer Audrey MAA 202 11/16/2023 35 Indonesia Yes Mawar 11/2023 11/10/2023 30 Indonesia Yes tjandrac 1 Na 1 Bas 26 Indonesia Yes Vidvant Brahmantyo 11/10/2023 k 111012023 26 Indonesia Yes Andreas 1111612023 1 Kab ja 25 Indonesia
Page 6 OCR 0.668
Kharis 11/16/2023 11/16/2023 25 Indonesia 17:00:41 17:25:36 Yes Panca LMK 1 aa 1 LNG 2023 32 Indonesia Yes Ashmore Jakarta Pan Mn 25 Indonesia Yes Elfira ' 11012023 ' 1116/2023 28 Indonesia Yes Ashmore - Myra 1110/2023 111012023 25 Indonesia Yes Denny Apriyanti Pa Mean 29 Indonesia vs | TitodoreSotasten | “IrOsaa | “1gs23 | 20 Indonesia Yes Wahyuni 1 Maa 1 1116/2023 21 Indonesia Yes Keaita Liputan6.com 1 ea 1 Isa ka Indonesia Yes Levina Chandra 1 Mana pia 20 Indonesia
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.