Skip to content
Back to announcement

20231121_LAND_Laporan Informasi dan Fakta Material_31531153_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted LAND

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 57

Page 1
PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk

      Laporan Keuangan Interim
      Tanggal 30 Juni 2022 dan
   Untuk Periode Enam Bulan yang
   Berakhir pada Tanggal Tersebut
    (Mata Uang Rupiah Indonesia)
Page 2
                                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                                                 LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                                     TANGGAL 30 JUNI 2022
                                               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG
                                              BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                                (MATA UANG RUPIAH INDONESIA)


                                                                      Daftar Isi


                                                                                                                                            Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Interim ……………………………………………………………………...                                                                                 1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Interim……………………………………..                                                                    3

Laporan Perubahan Ekuitas Interim.................................................................................................             4

Laporan Arus Kas Interim.................................................................................................................      5

Catatan atas Laporan Keuangan Interim..........................................................................................              6 - 54



                                                             **************************
Page 3

          
Page 4
                                      PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                                   LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
                                            Tanggal 30 Juni 2022
                         (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



                                                                            30 Juni 2022              31 Desember 2021
                                                       Catatan             (Tidak Diaudit)                (Diaudit)

ASET

ASET LANCAR

Kas dan setara kas                                    2d, 2f, 4, 32             17.922.889.937                 26.802.379.346

Piutang usaha - pihak ketiga - neto                  2f, 2m, 5, 32               6.250.145.743                  4.677.601.148

Piutang lain-lain - pihak ketiga                         2f, 32                  1.391.132.841                  1.463.996.853

Persediaan                                             2h, 2k, 6               205.306.786.758                214.277.845.961

Uang muka dan biaya dibayar di muka                       2i, 7                  4.557.549.724                  6.057.844.003

Pajak dibayar di muka                                   2n, 16a                  5.688.595.032                  5.373.840.721

JUMLAH ASET LANCAR                                                             241.117.100.035                258.653.508.032

ASET TIDAK LANCAR

Persediaan                                             2h, 2k, 6               111.347.109.353                 97.339.467.361

Setara kas yang dibatasi penggunaannya                2e, 2f, 8, 32             61.617.791.039                 68.112.914.289

Aset tetap - neto                                       2j, 2l, 9               35.424.971.529                 37.850.365.314

Uang muka proyek                                           10                   87.079.696.908                 87.079.696.908

Uang muka perolehan aset                                   11                   17.040.030.000                 17.040.030.000

Aset tidak lancar lainnya                              2h, 2l, 12              197.282.000.000                197.282.000.000

JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                                       509.791.598.829                504.704.473.872

JUMLAH ASET                                                                    750.908.698.864                763.357.981.904




                       Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                              laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                    1
Page 5
                                    PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                            LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM (lanjutan)
                                         Tanggal 30 Juni 2022
                       (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



                                                                           30 Juni 2022               31 Desember 2021
                                                      Catatan
                                                                          (Tidak Diaudit)                 (Diaudit)

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK

Utang bank                                            2f, 13, 32                27.632.532.553              19.924.606.980

Utang usaha - pihak ketiga                            2f, 14, 32                13.311.184.187              22.839.440.399

Utang lain-lain - pihak ketiga                          2f, 32                     568.214.793                992.300.513

Beban akrual                                          2f, 15, 32                 1.547.409.678               1.568.466.585

Utang pajak                                            2n, 16b                   6.718.948.565               5.879.866.605

Uang muka dari pelanggan                               2m, 17                 159.983.719.285              162.609.838.932

Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam
 satu tahun:
 Utang bank                                           2f, 13, 32                 6.000.000.000              10.000.000.000
 Utang pembiayaan konsumen                            2f, 18, 32                   355.269.506                 547.755.418

JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                                               216.117.278.567              224.362.275.432

LIABILITAS JANGKA PANJANG

Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
 yang jatuh tempo dalam satu tahun:
 Utang bank                                           2f, 13, 32                62.933.465.000              62.933.465.000
 Utang pembiayaan konsumen                            2f, 18, 32                             -                           -

Liabilitas imbalan pasca kerja                         2o, 19                      166.644.000                220.679.000

JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                63.100.109.000              63.154.144.000

JUMLAH LIABILITAS                                                             279.217.387.567              287.516.419.432

EKUITAS

Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
 Modal dasar - 8.000.000.000 saham
 Modal ditempatkan dan disetor penuh -
   2.792.620.000 saham                                   20                    279.262.000.000             279.262.000.000

Tambahan modal disetor                                 2q, 21                  224.768.190.580             224.768.190.580

Saldo rugi                                                                     (32.338.879.282 )           (28.188.628.108 )

JUMLAH EKUITAS - NETO                                                         471.691.311.298              475.841.562.472

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                 750.908.698.864              763.357.981.904




                    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                           laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                              2
Page 6
                                    PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                                       LAPORAN LABA RUGI DAN
                              PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM
                              Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
                                          Tanggal 30 Juni 2022
                       (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



                                                                             30 Juni 2022                    30 Juni 2021
                                                         Catatan            (Enam Bulan)                    (Enam Bulan)
                                                                            (Tidak Direviu)                    (Direviu)

PENDAPATAN                                                2m, 22                22.140.945.397                 17.983.201.424

BEBAN POKOK PENDAPATAN                                    2m, 23               (11.405.240.110)                (9.082.984.201)

LABA BRUTO                                                                      10.735.705.287                  8.900.217.223

Beban usaha                                               2m, 24               (11.031.988.416)               (11.320.814.407)
Pendapatan operasi lain                                   2m, 25                   916.530.587                     64.236.732
Beban operasi lain                                        2m, 26                  (669.555.282)                  (249.837.133)

RUGI USAHA                                                                          (49.307.824)               (2.606.197.585 )

Pendapatan keuangan                                      2m, 4, 8                 1.324.825.053                 1.329.384.034
Biaya keuangan                                          2k, 2m, 27               (5.061.166.779)               (5.761.372.761)

RUGI SEBELUM PAJAK FINAL
DAN PAJAK PENGHASILAN                                                            (3.785.649.550)               (7.038.186.312 )

PAJAK FINAL                                              2n, 16c                   (392.700.625)                 (285.990.429 )

RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                   (4.178.350.175)               (7.324.176.741 )

PAJAK PENGHASILAN                                         2n,16d                                -                             -

RUGI TAHUN BERJALAN                                                              (4.178.350.175)               (7.324.176.741 )

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:                                   28.099.000                   28.099.000
   Pengukuran kembali program imbalan pasti               2o, 19

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN                                                                  (4.150.251.175 )               (7.296.077.741 )

RUGI PER SAHAM DASAR                                      2p, 28                           (1,50)                        (2,62 )




                     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                            laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                              3
Page 7
                                                           PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                                                       LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM
                                                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
                                                                 Tanggal 30 Juni 2022
                                              (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



                                                                      Modal Ditempatkan            Tambahan Modal                                      Jumlah Ekuitas -
                                                      Catatan         dan Disetor Penuh               Disetor                      Saldo Rugi               Neto

Saldo 1 Januari 2021                                                        279.262.000.000            224.768.190.580              (16.609.090.906)      487.421.099.674

Jumlah rugi komprehensif untuk tahun 2021                                                     -                         -           (11.579.537.202)      (11.579.537.202)

Saldo 31 Desember 2021                                                      279.262.000.000            224.768.190.580              (28.188.628.108)      475.841.562.472

Jumlah rugi komprehensif untuk tahun 2022                                                     -                         -            (4.150.251.175)       (4.150.251.175)

Saldo 30 Juni 2022                                                          279.262.000.000            224.768.190.580              (32.338.879.283)      471.691.311.297




                                            Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                                                   laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                                     4
Page 8
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                                    LAPORAN ARUS KAS INTERIM
                            Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
                                        Tanggal 30 Juni 2022
                     (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



                                                                          30 Juni 2022                    30 Juni 2021
                                                      Catatan            (Enam Bulan)                    (Enam Bulan)
                                                                        (Tidak Direviu)                     Direviu)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                                16.514.850.888                28.365.561.510
Pembayaran kas kepada pemasok                                               (25.991.136.018)                (4.097.961.794)
Pembayaran kas kepada karyawan                                                (2.815.873.682)               (3.483.463.304)
Pembayaran kas untuk beban usaha dan lainnya                                  (3.013.627.116)               (6.600.074.005)
Pembayaran kas untuk pajak final                                                (392.700.625)                (285.990.429)
Penerimaan pendapatan keuangan                                                 1.324.825.053                 1.329.384.034
Pembayaran biaya keuangan                                                    (5.061.166.779)               (5.793.014.777)
Penerimaan dari pendapatan operasi lain                                          916.530.587                    64.236.732

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                  (18.518.297.693)                  9.498.677.967

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penempatan setara kas yang dibatasi
 penggunaannya                                            8                   6.495.123.250                 (6.397.394.238)
Perolehan aset tetap                                      9                    (371.754.627)                   (76.508.640)
Pencairan investasi jangka pendek                                                         -                              -
Pembayaran uang muka perolehan aset                      11                               -                  (705.000.000)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                  6.123.368.623                 (7.178.902.878)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (pembayaran) utang bank jangka
 pendek                                                13, 35                 7.707.925.573                    (1.764.719)
Penerimaan (pembayaran) utang bank
 jangka panjang                                        13, 35                (4.000.000.000)               (4.500.000.000)

Penerimaan (pembayaran) utang pembiayaan
konsumen                                               18, 35                 (192.485.913)                   (310.356.481)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                                  3.515.439.660                (4.812.121.200)

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                                            (8.879.489.410)                (2.492.346.111)

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                26.802.379.346                26.896.260.514

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                            4                  17.922.889.936                24.403.914.403




                  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                          laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                           5
Page 9
                              PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                  Tanggal 30 Juni 2022 dan
               Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

  a. Pendirian dan Informasi Umum

     PT Trimitra Propertindo Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Udin Narsudin, SH,
     MKn No. 46 tanggal 13 Desember 2012. Akta pendirian Perusahaan tersebut telah disahkan oleh
     Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
     No. AHU-38043.AH.01.01.Tahun 2013 tanggal 12 Juli 2013 serta telah diumumkan dalam Berita
     Negara Republik Indonesia No. 76 Tambahan No. 111423 tanggal 20 September 2013. Anggaran
     dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Bastian
     Harijanto, SH, MKn No. 5 tanggal 26 Januari 2021 mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris
     dan Direksi Perusahaan. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi
     Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
     Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0098996
     tanggal 16 Februari 2021.

     Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan
     adalah menjalankan usaha dalam bidang real estat dan perhotelan. Saat ini, kegiatan usaha
     Perusahaan adalah pembangunan, pengembangan dan penjualan unit apartemen, SOHO (Small
     Office Home Office) dan kios pada proyek Apartemen Parkland Avenue Tower A dan B, Apartemen
     Canary dan Apartemen Tower III serta mengoperasikan Hotel Sahid Serpong, yang seluruhnya
     berlokasi di Jalan Raya Serpong No. 89, Serpong, Tangerang Selatan.

     Perusahaan berkedudukan di Komplek Parkland Avenue Lantai Dasar, Jalan Raya Serpong No. 89,
     Serpong, Tangerang Selatan. Perusahaan beroperasi secara komersial pada bulan Mei 2014.

     Pada tanggal 7 Februari 2019, Perusahaan telah memperoleh izin usaha dari Dinas Penanaman
     Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kota Tangerang Selatan untuk mengoperasikan hotel
     dengan nama Hotel Sahid Serpong yang berlaku selama Perusahaan menjalankan kegiatan
     operasi hotel tersebut dan melakukan pendaftaran ulang setiap 2 (dua) tahun sekali kepada
     instansi terkait. Hotel Sahid Serpong beroperasi secara komersial pada bulan April 2019.

     PT Graha Mulia Indotama adalah entitas induk Perusahaan dan pemegang saham pengendali
     Perusahaan adalah Bapak Tan Ping.

  b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

     Pada tanggal 8 Agustus 2018, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
     Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat No. S-107/D.04/2018 untuk
     melakukan penawaran umum perdana saham kepada masyarakat sejumlah 773.300.000 saham
     dengan nilai nominal Rp 100 per saham, yang merupakan saham baru Perusahaan, dengan harga
     penawaran sebesar Rp 390 per saham. Pada tanggal 23 Agustus 2018, seluruh saham
     Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.




                                                6
Page 10
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   c. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Kepala Unit Audit Internal, Sekretaris
      Perusahaan dan Karyawan

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal 3 Januari 2022,
      yang dinyatakan dengan Akta Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn No. 1 pada tanggal yang sama
      dan telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan
      Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
      AHU-AH.01.03-0021556 tanggal 11 Januari 2022, susunan Dewan Komisaris dan Direksi
      Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:

                  Dewan Komisaris                                               Direksi

      Komisaris Utama        : Tan Ping                   Direktur Utama          : Suryadi
      Komisaris Independen   : Bintan Regen Saragih       Direktur                : Willy

      Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal
      26 Januari 2021 yang dinyatakan dalam Akta Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn No. 5 pada
      tanggal yang sama dan telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum
      Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Laporan
      Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0098996 tanggal
      16 Februari 2021, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember
      2021 adalah sebagai berikut:

                  Dewan Komisaris                                               Direksi

      Komisaris Utama        : Tan Ping                   Direktur Utama          : Suryadi
      Komisaris Independen   : Asril Azhari               Direktur                : Willy
                                                          Direktur Independen     : Andi Dharma Alamsyah

      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 03/TMP/SK/I/22 tanggal 12 Januari 2022,
      susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:

      Ketua                              : Bintan Regen Saragih
      Anggota                            : Rio Handono
      Anggota                            : Fitri Hasanah Andini

      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 004/TMP/SK/I/21 tanggal 27 Januari 2021,
      susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:
      Ketua merangkap anggota            : Asril Azhari
      Anggota                            : Rio Handono
      Anggota                            : Achmad Farid

      Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 003/TMP-SK/V/2018 tanggal 18 Mei 2018, Sekretaris
      Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 adalah Reza Mahastra.
      Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 005/DIR-SK/03/2018 tanggal 21 Mei 2018, Kepala Unit
      Audit Internal Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 adalah Ainun Jariah.
      Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, jumlah karyawan Perusahaan masing-masing
      adalah sejumlah 134 dan 134 karyawan (tidak diaudit).


   d. Penyelesaian Laporan Keuangan
      Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
      keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 yang telah diselesaikan dan
      diotorisasi untuk terbit pada tanggal 27 Juli 2022.



                                                      7
Page 11
                              PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                  Tanggal 30 Juni 2022 dan
               Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)




2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
  a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

     Pernyataan Kepatuhan

     Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
     Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan
     Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
     Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Bapepam dan LK, yang fungsinya dialihkan
     kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sejak tanggal 1 Januari 2013, No. VIII.G.7 tentang
     “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” yang terdapat
     dalam Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012.

     Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

     Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual dengan
     menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur berdasarkan
     pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.

     Laporan arus kas menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang
     diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Arus kas dari aktivitas operasi
     disusun dengan menggunakan metode langsung.

     Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
     dibutuhkan pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi:
     - Penerapan kebijakan akuntansi;
     - Jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan atas aset dan liabilitas kontinjensi
        pada tanggal laporan keuangan;
     - Jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama tahun pelaporan.

     Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan
     tindakan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. Estimasi
     dan asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi
     diakui pada tahun dimana estimasi tersebut direvisi dan tahun yang akan datang yang dipengaruhi
     oleh revisi estimasi tersebut.

     Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan
     laporan keuangan Perusahaan diungkapkan pada Catatan 3.

     Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan adalah Rupiah Indonesia, yang
     merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

  b. Perubahan Standar Akuntansi Keuangan

     Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan revisi yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2021:
     - Amandemen PSAK 22, “Kombinasi Bisnis” tentang Definisi Bisnis.
     - Amandemen PSAK 71, “Instrumen Keuangan”, Amandemen PSAK 55, “Instrumen Keuangan:
       Pengakuan dan Pengukuran”, Amandemen PSAK 60, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”,
       Amandemen PSAK 62, “Kontrak Asuransi” dan Amandemen PSAK 73, “Sewa” tentang
       Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2”.

     Implementasi dari standar akuntansi keuangan revisi tersebut di atas tidak menghasilkan
     perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak yang
     material terhadap laporan keuangan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.



                                                 8
Page 12
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)




2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

      Perusahaan menerapkan PSAK 7 (Revisi 2010), “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, yang
      mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk
      komitmen dalam laporan keuangan.

      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor, yang meliputi:
      a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
          tersebut:
          i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
          ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
          iii. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
      b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
          i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
               induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
          ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
               asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, dimana
               entitas lain tersebut adalah anggotanya).
          iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
          iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
               asosiasi dari entitas ketiga.
          v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
               satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
               adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
               berelasi dengan entitas pelapor.
          vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
               huruf (a).
          vii. Orang yang diidentifikasi dalam butir (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
               personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

      Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan
      atas laporan keuangan.

   d. Kas dan Setara Kas

      Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan
      atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi
      penggunaannya.

   e. Setara Kas yang Dibatasi Penggunaannya

      Setara kas yang dijaminkan dan dibatasi penggunaannya dicatat dan disajikan pada akun “Setara
      Kas yang Dibatasi Penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan.




                                                   9
Page 13
                                     PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                         Tanggal 30 Juni 2022 dan
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                       (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   f.   Instrumen Keuangan

        Klasifikasi

        Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
        keuangan.

        i. Aset Keuangan

           Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
           1) Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
           2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) atau melalui
              penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”).

           Klasifikasi aset keuangan tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan
           dan apakah arus kas kontraktual hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga.

           Model bisnis entitas adalah bagaimana entitas mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan
           arus kas dan menciptakan nilai bagi entitas baik dari mengumpulkan arus kas kontraktual,
           menjual aset keuangan, atau keduanya.

           Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi hanya jika memenuhi kedua kondisi
           berikut dan tidak ditetapkan sebagai FVTPL:
           - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
              dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
           - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu
              atas arus kas yang diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah
              pokok terutang.

           Aset keuangan diukur pada FVOCI, hanya jika memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak
           ditetapkan sebagai FVTPL:
           - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
               dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
           - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memenuhi kriteria SPPI.

           Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset
           keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, diklasifikasikan sebagai diukur
           pada FVTPL.

           Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan
           setara kas yang dibatasi penggunaannya yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
           diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada
           FVTPL dan FVOCI.

        ii. Liabilitas keuangan

           Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada
           FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

           Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, beban
           akrual dan utang jangka panjang yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
           dengan biaya diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada
           FVTPL.




                                                   10
Page 14
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   f.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

        Pengakuan awal

        Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
        yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim)
        diakui pada tanggal transaksi, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual
        aset tersebut.

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset
        keuangan dan liabilitas keuangan tidak diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba rugi, nilai
        wajar tersebut ditambah atau dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
        dengan perolehan atau penerbitan aset atau liabilitas keuangan.

        Pengukuran setelah pengakuan awal

        Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan aset
        keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diukur pada nilai
        wajarnya.

        Aset keuangan kelompok biaya perolehan diamortisasi dan liabilitas keuangan lainnya diukur
        pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

        Saling hapus

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan
        posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
        saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan
        terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan
        aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

        Nilai wajar dari instrumen keuangan

        Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang
        terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau
        permintaan (bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir tahun pelaporan.

        Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan
        menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini
        yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s
        length market transactions); penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial
        sama; analisa arus kas yang didiskonto; atau model penilaian lain.

        Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan
        secara andal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.

        Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan

        Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi
        dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih.
        Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan
        termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga
        efektif.




                                                    11
Page 15
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   f.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

        Penurunan nilai aset keuangan

        Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh aset
        keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan
        antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan
        akan diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal.

        ECL diakui dalam dua tahap. Jika belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak
        pengakuan awal, ECL diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang
        mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Namun, jika telah terdapat
        peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk
        kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, terlepas dari jangka waktu gagal bayar
        (ECL sepanjang umurnya).

        Untuk piutang usaha, Perusahaan menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh
        karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur
        penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Perusahaan telah membentuk matriks provisi
        yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan
        masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.

        Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi gagal bayar ketika telah
        menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat
        menganggap aset keuangan dalam keadaan gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal
        menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh
        tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit.

        Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual,
        setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.

        Penghentian pengakuan

        i. Aset keuangan

          Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat:
          (a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
          (b) Perusahaan mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
               keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa
               penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan
               dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
               keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh
               risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer
               pengendalian atas aset keuangan tersebut.

          Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
          menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial
          tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun
          mentransfer pengendalian atas aset, sehingga aset tersebut diakui sejauh keterlibatan
          berkelanjutan Perusahaan terhadap aset keuangan tersebut.

          Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara
          nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang
          diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau
          kerugian kumulatif yang diakui pada penghasilan komprehensif lain harus diakui pada laba rugi.



                                                   12
Page 16
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   f.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

        Penghentian pengakuan (lanjutan)

        ii. Liabilitas keuangan

           Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
           dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa.

           Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama
           dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
           ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
           dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru,
           dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.

   g. Pengukuran Nilai Wajar

        Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
        dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada
        tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk
        menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:
        1. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
        2. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
           tersebut.

        Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.

        Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
        ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
        bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

        Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
        menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
        terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
        tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

        Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
        memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
        diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

        Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau
        liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input
        terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
        1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
            identik;
        2. Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran
            nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
        3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran
            nilai wajar tidak dapat diobservasi.

        Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan,
        maka Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar
        dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah
        yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir tahun pelaporan.




                                                   13
Page 17
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   h. Persediaan

      Persediaan proyek apartemen

      Persediaan proyek apartemen merupakan bangunan apartemen, kios dan SOHO yang telah selesai
      dibangun atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, tidak
      untuk sewa atau kenaikan nilai.

      Persediaan tersebut dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai
      realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Nilai realisasi
      neto adalah taksiran harga penjualan dalam kegiatan usaha normal yang didasarkan pada harga
      pasar pada tanggal pelaporan dan didiskontokan untuk nilai waktu uang, jika material, dikurangi
      taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya untuk melaksanakan penjualan. Penurunan nilai
      persediaan ditetapkan untuk mengurangi nilai tecatat persediaan ke nilai realisasi neto dan
      penurunannya diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
      tahun yang bersangkutan.

      Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan meliputi biaya pra-perolehan tanah dan
      perolehan tanah. Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan akan dipindahkan ke tanah
      yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai dan konstruksi
      dilakukan.

      Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah untuk
      pengembangan, biaya pengembangan langsung dan tidak langsung terkait kegiatan
      pengembangan apartemen serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan
      dipindahkan ke persediaan pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan. Seluruh biaya
      pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area
      yang tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan kepada luas area yang dapat dijual.

      Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
      dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada
      aktivitas pengembangan apartemen dan biaya pinjaman. Biaya yang dikapitalisasi pada bangunan
      dalam penyelesaian dialokasikan untuk setiap unit apartemen menggunakan metode area yang
      dapat dijual.

      Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian dipindahkan ke bangunan tersedia untuk dijual
      pada saat pembangunan telah selesai.

      Biaya pemeliharaan dan perbaikan yang terjadi atas proyek yang sudah selesai dan secara
      substansial siap untuk digunakan sesuai tujuannya dibebankan ke laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya.

      Pengkajian atas estimasi biaya dilakukan pada setiap akhir pelaporan sampai proyek selesai
      secara substansial, jika terjadi perubahan atas rencana pemanfaatan dan penggunaan,
      Perusahaan akan melakukan revisi dan realokasi biaya.

      Beban yang tidak berhubungan dengan proyek apartemen dibebankan ke laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya.




                                                14
Page 18
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   h. Persediaan (lanjutan)

        Persediaan hotel

        Persediaan hotel terdiri dari makanan, minuman, perlengkapan hotel dan lainnya. Nilai awal
        persediaan diakui sebesar biaya perolehan, dan selanjutnya ditentukan sebesar nilai yang lebih
        rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya perolehan terdiri dari biaya pembelian
        dan biaya-biaya lain yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya
        perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Nilai realisasi neto adalah taksiran
        harga jual dalam kegiatan usaha normal dikurangi taksiran biaya yang diperlukan untuk
        melaksanakan penjualan.

        Cadangan kerugian penurunan nilai untuk persediaan usang dan yang perputarannya lambat
        ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan dan harga jual masing-masing persediaan dimaksud
        di masa yang akan datang.

   i.   Biaya Dibayar di Muka

        Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi berdasarkan masa manfaatnya
        dengan menggunakan metode garis lurus.

   j.   Aset Tetap

        Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan
        biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan
        kondisi yang diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen.

        Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
        penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada.

        Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
        penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
        manfaat aset tetap sebagai berikut:
                                                                     Tarif         Tahun
        Unit hotel                                                           5%                20
        Unit kantor                                                          5%                20
        Renovasi unit hotel                                                 10%                10
        Peralatan dan perlengkapan hotel                                    25%                 4
        Peralatan dan perlengkapan kantor                                   25%                 4
        Kendaraan                                                           20%                 5

        Jumlah tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak
        ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba
        atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah
        neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan dalam laba rugi
        pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

        Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa
        atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan
        sepenuhnya.




                                                     15
Page 19
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   j.   Aset Tetap (lanjutan)

        Pengeluaran yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti biaya perbaikan dan pemeliharaan,
        dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Dalam
        situasi dimana dapat dibuktikan secara jelas bahwa pengeluaran tersebut menimbulkan
        peningkatan manfaat ekonomis yang diharapkan diperoleh dari penggunaan aset tetap tersebut di
        masa datang yang melebihi kinerja normalnya, maka pengeluaran tersebut dikapitalisasi sebagai
        tambahan biaya perolehan aset tetap.

        Pada setiap akhir tahun pelaporan, nilai residu, manfaat ekonomis dan metode penyusutan
        dievaluasi, dan jika sesuai keadaan, disesuaikan secara prospektif.

   k. Kapitalisasi Biaya Pinjaman

        Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung pada perolehan, konstruksi atau pembuatan aset
        kualifikasian yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan atau dijual
        sesuai maksudnya dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tersebut.

        Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset
        kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dimulai dan pengeluaran untuk aset
        kualifikasian dan biaya pinjamannya telah terjadi.

        Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara substansial seluruh aktivitas
        yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan
        maksudnya.

        Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan sementara jika aktivitas pembangunan terganggu untuk
        waktu yang berkelanjutan. Beban bunga juga dikapitalisasi ke dalam biaya perolehan dari properti
        yang diperoleh secara spesifik untuk pembangunan tetapi hanya atas aktivitas yang diperlukan
        untuk mempersiapkan properti sedang dalam penyelesaian.

    l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

        Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
        mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan
        nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

        Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara
        nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai
        pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
        independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai
        terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan
        menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang dilanjutkan diakui
        pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai rugi penurunan nilai.

        Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini dengan
        menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas
        nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya
        untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat
        transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai
        wajar aset.




                                                   16
Page 20
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   l.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)

        Penilaian dilakukan pada akhir setiap tahun pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
        penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi atau
        mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah
        terpulihkan aset tersebut.

        Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika
        terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
        tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke
        jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi
        jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi
        penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
        penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

        Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
        mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang
        sistematis selama sisa umur manfaatnya.

        Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan nilai aset nonkeuangan
        pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.

   m. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pengakuan Pendapatan

        Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut:
        1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
        2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
           dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
           pelanggan.
        3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
           suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
           pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
           variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
           diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
           dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
           kontrak.
        4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
           jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika
           tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
           biaya yang diharapkan ditambah marjin.
        5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
           barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
           barang atas jasa tersebut).

        Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, sebagai berikut:
        a) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
        b) Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan).

        Pendapatan diukur berdasarkan nilai yang diharapkan dapat diterima Perusahaan atas pengalihan
        barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagihkan atas
        nama pihak ketiga.




                                                      17
Page 21
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   m. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

      Pengakuan Pendapatan (lanjutan)

      Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajibannya untuk mengalihkan barang atau
      jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang
      atau jasa tersebut. Jumlah pendapatan yang diakui adalah sebesar jumlah yang dialokasikan untuk
      bagian dari kewajiban yang terpenuhi.

      Pendapatan dari penjualan aset real estat diakui pada saat pengendalian atas aset real estat telah
      diterima oleh pelanggan dan Perusahaan tidak memiliki keterlibatan substansial yang berkelanjutan
      dengan real estat tersebut. Perusahaan mengakui pendapatan dari penjualan aset real estat pada
      saat terjadi penyerahan aset real estat kepada pembeli (at a point in time). Uang muka yang
      diperoleh dari pelanggan diakui sebagai liabilitas kontrak dan disajikan dalam akun “Uang Muka
      dari Pelanggan”.

      Pengakuan Beban

      Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).

   n. Perpajakan

      Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan.
      Pajak tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali apabila
      pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui ke ekuitas atau
      penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui langsung pada
      ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.

      Pajak Final

      Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang
      bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas
      transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

      Mengacu pada PSAK 46 tentang Akuntansi Pajak Penghasilan, Perusahaan menggunakan konsep
      akrual dalam mengakui beban, aset dan kewajiban perpajakan sehingga setiap penghasilan
      menurut akuntansi harus diperhitungkan dampak pajak yang harus dibayar pada masa mendatang
      atau telah dibayar pada masa sekarang. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh
      PSAK 46. Oleh karena itu, Perusahaan memutuskan untuk menyajikan beban pajak final
      sehubungan dengan penjualan tanah dan bangunan sebagai pos tersendiri.

      Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 71/2008 tanggal 4 November 2008, efektif tanggal
      1 Januari 2009, penghasilan atas transaksi penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau
      bangunan dikenakan pajak final sebesar 5% dari nilai penjualan atau pengalihan, yang telah
      digantikan oleh Peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016, efektif tanggal
      8 September 2016, penghasilan atas transaksi penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau
      bangunan dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai penjualan atau pengalihan.

      Untuk kegiatan usaha pembangunan dan penjualan apartemen maka selisih nilai tercatat aset dan
      liabilitas yang berhubungan dengan pajak final dengan dasar pengenaan pajaknya, tidak diakui
      sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.

      Selisih antara jumlah pajak final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban
      pajak pada perhitungan pada laba rugi diakui sebagai pajak final dibayar di muka atau utang pajak
      final.



                                                  18
Page 22
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   n. Perpajakan (lanjutan)

      Pajak Kini

      Untuk kegiatan lainnya, maka pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang
      bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang telah berlaku atau
      secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

      Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat
      direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan.

      Manajemen secara periodik melakukan evaluasi atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak
      sehubungan dengan situasi di mana peraturan pajak terkait menjadi subjek interpretasi dan
      menetapkan provisi bila diperlukan.

      Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat diterimanya surat ketetapan pajak atau,
      jika Perusahaan mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut ditetapkan.

      Pajak Tangguhan

      Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada
      tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya
      untuk tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
      semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan
      temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang
      perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan
      untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang.

      Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan apabila
      laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset
      pajak tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan meninjau kembali aset pajak
      tangguhan yang tidak diakui dan mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui
      apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk
      pemulihannya.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
      berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan
      peraturan pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif telah berlaku pada tanggal
      pelaporan.

      Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan disaling-hapuskan jika terdapat hak secara
      hukum untuk melakukan saling hapus antara pajak aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau
      aset dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau entitas bermaksud untuk
      memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.




                                                  19
Page 23
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   o. Imbalan Kerja

      Imbalan kerja jangka pendek

      Imbalan kerja jangka pendek diakui sebagai liabilitas pada saat terhutang kepada karyawan
      berdasarkan metode akrual.

      Imbalan pasca kerja

      Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja kepada karyawan yang berhak sesuai dengan
      peraturan yang berlaku.

      Efektif sejak 2 Februari 2021, besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang
      (“UU”) Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 35/2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu
      Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.

      Pada tanggal 31 Desember 2020, besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan
      UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003.

      UU Cipta Kerja dan UU Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah
      minimal imbalan pensiun, sehingga pada dasarnya, program pensiun berdasarkan UU tersebut
      adalah program imbalan pasti.

      Program imbalan pasti adalah program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang
      akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, biasanya berdasarkan beberapa faktor seperti
      usia, masa kerja atau kompensasi.

      Liabilitas imbalan pasti yang diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai kini kewajiban imbalan
      pasti pada tanggal laporan posisi keuangan. Kewajiban imbalan pasti dihitung oleh aktuaris
      independen menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti
      ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan dengan menggunakan
      tingkat suku bunga Obligasi Pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata uang imbalan
      yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo
      pensiun yang bersangkutan.

      Biaya jasa lalu diakui segera dalam laba atau rugi.

      Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan
      asumsi aktuarial segera diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lain dalam tahun
      terjadinya. Akumulasi saldo pengukuran kembali dilaporkan pada akun saldo rugi.

      Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui
      ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi.

      Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi berikut terpenuhi:
      i. Menunjukkan komitmennya untuk mengurangi secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung
          oleh program; atau
      ii. Mengubah ketentuan dalam program imbalan pasti yang menyebabkan bagian yang material
          dari jasa masa depan pekerja tidak lagi memberikan imbalan atau memberikan imbalan yang
          lebih rendah.

      Penyelesaian program terjadi ketika Perusahaan melakukan transaksi yang menghapuskan semua
      liabilitas hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program imbalan pasti.




                                                   20
Page 24
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

   p. Rugi per Saham

        Rugi per saham dasar dihitung dengan membagi rugi tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
        tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

        Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada
        tanggal 30 Juni 2022 dan 2020, dan oleh karenanya, rugi per saham dilusian tidak dihitung dan
        disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

   q. Biaya Emisi Saham

        Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan kepada masyarakat
        dikurangkan langsung dengan hasil emisi saham tersebut dan disajikan sebagai pengurang akun
        tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.

   r.   Dividen

        Pembagian dividen kepada para pemegang saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan posisi
        keuangan ketika dividen tersebut disetujui atau dideklarasikan oleh para pemegang saham.

   s. Informasi Segmen

        Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan dari kegiatan yang terlibat baik dalam
        menyediakan produk-produk tertentu dan jasa (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk
        dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan
        yang berbeda dari segmen lainnya.

        Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
        keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
        kepada segmen dan menilai kinerjanya.

        Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
        secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
        memadai untuk segmen tersebut.

        Informasi keuangan dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen dalam
        mengevaluasi kinerja setiap segmen dan menentukan pengalokasian sumber daya. Rincian
        informasi segmen tersebut diungkapkan dalam Catatan 30.

   t.   Provisi

        Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
        konstruktif) akibat peristiwa masa lalu dimana besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
        tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
        estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat ditetapkan.

        Provisi ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
        kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat
        ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi dipulihkan.




                                                  21
Page 25
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     u. Kontinjensi

        Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
        laporan keuangan kecuali jika kemungkinan pengeluaran sumber daya yang memiliki manfaat
        ekonomi sangat kecil (remote). Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi
        diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar (probable) arus masuk manfaat ekonomi.

     v. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

        Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
        mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa
        penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi
        setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa nonpenyesuaian),
        apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN
     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
     mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi
     jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan serta
     pengungkapan liabilitas kontinjensi. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
     mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam tahun pelaporan
     berikutnya.
     Pertimbangan

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan
     berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

     Kelangsungan Usaha

     Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan kelangsungan
     usahanya dan berkeyakinan bahwa Perusahaan memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya di
     masa mendatang. Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian material yang dapat
     menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan
     kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha yang
     berkelanjutan.

     Penentuan Mata Uang Fungsional

     Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas beroperasi.
     Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang
     diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen, mata uang fungsional Perusahaan adalah Rupiah
     Indonesia.

     Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

     Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
     liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi.
     Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi
     Perusahaan seperti yang diungkapkan pada Catatan 2f.




                                                   22
Page 26
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN
     (lanjutan)

     Pertimbangan (lanjutan)

     Penetapan Waktu Pemenuhan Kewajiban Pelaksanaan

     Kewajiban pelaksanaan dari kontrak dengan pelanggan pada umumnya dipenuhi pada waktu tertentu.
     Dalam membuat pertimbangan waktu pemenuhan kewajiban pelaksanaan, manajemen Perusahaan
     memperhatikan kriteria terinci untuk pengakuan pendapatan yang ditetapkan dalam PSAK 72 dan,
     khususnya apakah Perusahaan sudah mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada
     pelanggan.

     Pengklasifikasian Properti

     Perusahaan menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh diklasifikasikan sebagai properti yang
     digunakan sendiri, properti investasi atau properti persediaan:
     - Properti yang digunakan sendiri terdiri dari properti yang bertujuan untuk digunakan dalam
        penyediaan barang atau jasa atau tujuan administratif serta disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
     - Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan yang tidak bertujuan untuk digunakan oleh atau
        dalam kegiatan operasi Perusahaan dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Perusahaan, tetapi
        digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa dan peningkatan nilai.
     - Properti persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam kegiatan bisnis
        Perusahaan. Terutama, properti hunian yang dikembangkan oleh Perusahaan dan digunakan untuk
        dijual sebelum atau pada saat penyelesaian konstruksi.

     Estimasi dan Asumsi

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan
     yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
     untuk tahun berikutnya, diungkapkan di bawah ini.

     Perusahaan menyusun asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan
     keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat
     perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam
     asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian Piutang Usaha

     Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung kerugian kredit ekspektasian piutang
     usaha dengan mempertimbangkan jaminan yang diperoleh. Tingkat provisi adalah berdasarkan hari
     jatuh tempo atas kelompok segmen pelanggan yang mempunyai karakteristik risiko kredit yang serupa
     (misalnya berdasarkan geografi, tipe produk, tipe dan/atau peringkat pelanggan, dan nilai
     pertanggungan dari letter of credit dan bentuk lain).

     Matriks provisi pada mulanya didasarkan pada tingkat gagal bayar historis Perusahaan yang
     diobservasi. Perusahaan akan memperbaharui matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian
     kredit historis dengan informasi forward-looking. Sebagai contoh, jika perkiraan atas kondisi ekonomi
     diperkirakan memburuk pada tahun mendatang, yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah gagal
     bayar, tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar
     historis diperbaharui dan perubahan estimasi forward-looking dianalisis.




                                                      23
Page 27
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN
     (lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian Piutang Usaha (lanjutan)

     Penilaian atas korelasi antara tingkat gagal bayar historis yang diobservasi, perkiraan atas kondisi
     ekonomi dan kerugian kredit ekspektasian merupakan estimasi yang signifikan termasuk jaminan yang
     diperoleh. Jumlah kerugian kredit ekspektasian dapat dipengaruhi oleh perubahan keadaan dan
     perkiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan dan perkiraan kondisi
     ekonomi juga mungkin tidak menggambarkan gagal bayar aktual pelanggan di masa yang akan
     datang.

     Nilai tercatat piutang usaha Perusahaan sebelum cadangan kerugian kredit ekspektasian pada
     tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 5.880.943.829 dan
     Rp 4.828.427.344 Penjelasan lebih rinci diungkapkan Catatan 5.

     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Persediaan

     Cadangan kerugian penurunan nilai persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan keadaan yang
     tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual
     pasar dan estimasi biaya yang timbul untuk melakukan penjualan. Pada 30 Juni 2022 dan 31
     Desember 2021, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai persediaan
     sehingga tidak diperlukan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai atas persediaan.
     Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 6.

     Estimasi Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

     Biaya perolehan aset tetap disusutkan berdasarkan metode garis lurus sesuai dengan taksiran masa
     manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap sebagaimana
     diungkapkan dalam Catatan 2j, yang merupakan umur ekonomis yang secara umum berlaku dalam
     industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan
     teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya
     penyusutan masa depan mungkin direvisi. Nilai buku aset tetap pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31
     Desember 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 36.730.799.738 dan Rp 37.850.365.314
     Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 9.

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Penurunan nilai timbul saat nilai tercatat aset atau UPK melebihi jumlah terpulihkannya, yaitu nilai yang
     lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi
     biaya untuk menjual didasarkan pada data yang tersedia dari transaksi penjualan yang mengikat dalam
     transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya
     tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi
     arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
     pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.

     Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
     terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model
     penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan penilaian didasarkan pada lebih
     dari satu penilaian atau penilaian indikator nilai wajar lain yang tersedia. Perhitungan nilai pakai
     didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
     indikasi atas kemungkinan penurunan potensial atas nilai aset non-keuangan pada tanggal
     30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.




                                                     24
Page 28
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN
     (lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Imbalan Pasca Kerja Karyawan

     Penentuan liabilitas imbalan pasca kerja Perusahaan bergantung pada ketentuan UU yang berlaku
     dan pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah
     tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat
     pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Seperti
     dijelaskan pada Catatan 2o, hasil aktual yang berbeda dari asumsi Perusahaan diakui sebagai
     penghasilan komprehensif lain. Dikarenakan kompleksitas dari penilaian, asumsi dan periode jangka
     panjang, kewajiban manfaat pasti sangat sensitif terhadap perubahan ketentuan UU terkait dan
     asumsi. Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa ketentuan UU terkait dan asumsi tersebut
     adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam
     ketentuan UU dan asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas
     imbalan pasca kerja dan beban imbalan pasca kerja. Nilai tercatat liabilitas imbalan pasca kerja
     Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar
     Rp 220.679.000 Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 19.

     Ketidakpastian Liabilitas Perpajakan

     Dalam situasi tertentu, Perusahaan tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka
     pada saat ini atau masa depan karena proses pemeriksaan, atau negosiasi dengan otoritas
     perpajakan. Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks
     dan jumlah serta waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan. Dalam menentukan jumlah yang
     harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Perusahaan menerapkan pertimbangan
     yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan yang harus diakui sesuai
     dengan PSAK 57 (Revisi 2009), “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi”. Perusahaan
     membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika
     liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus dibukukan.

4.   KAS DAN SETARA KAS

     Kas dan setara kas terdiri dari:
                                                                  30 Juni 2022          31 Desember 2021
                                                                 (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
     Kas                                                                 94.354.039              95.097.129
     Bank
      PT Bank Permata Tbk                                             3.263.247.573           8.782.548.707
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                          2.438.738.778           2.231.719.881
      PT Bank OCBC NISP Tbk                                              58.101.094           2.199.720.404
      PT Bank Central Asia Tbk                                        1.387.650.827           2.018.440.159
      PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                       7.683.443             800.206.818
      PT Bank BTPN Tbk                                                  426.261.860             371.276.489
      PT Bank UOB Indonesia                                             202.263.705             201.981.851
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                      36.276.706              93.711.407
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                               8.311.912               7.676.501
     Jumlah bank                                                      7.828.535.898          16.707.282.217

     Deposito berjangka
      PT Bank OCBC NISP Tbk                                          10.000.000.000          10.000.000.000
     Jumlah                                                          17.922.889.937          26.802.379.346



                                                     25
Page 29
                                     PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                         Tanggal 30 Juni 2022 dan
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                       (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


4.       KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

         Semua rekening bank dan deposito berjangka dalam mata uang Rupiah Indonesia ditempatkan pada
         bank pihak ketiga.

         Rekening saldo di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat bunga
         penempatan pada masing-masing bank.

         Tingkat suku bunga deposito berjangka per tahun berkisar antara 3% sampai dengan 3,25% untuk
         tahun 2022 dan 2021.

         Jasa giro yang berasal dari rekening bank dan bunga deposito berjangka disajikan pada laporan laba
         rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai bagian dari “Pendapatan Keuangan”.

         Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang digunakan sebagai jaminan dan dibatasi
         penggunaannya.


5.       PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA

         Rincian piutang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:

         a. Berdasarkan kegiatan usaha
                                                                     30 Juni 2022            31 Desember 2021
                                                                    (Tidak Diaudit               (Diaudit)
            Proyek apartemen
               Unit apartemen                                           4.735.818.533             4.412.652.477
            Hotel Sahid Serpong
              City ledger                                               1.665.153.406               415.774.867
            Jumlah                                                      6.400.971.939             4.828.427.344
            Dikurangi cadangan kerugian kredit ekspektasian              (150.826.196)            (150.826.196)
                                                                                     5.730



            Neto                                                        6.250.145.743             4.677.601.148

         b. Berdasarkan umur
                                                                    30 Juni 2022             31 Desember 2021
                                                                   (Tidak Diaudit)               (Diaudit)
     <




            Belum jatuh tempo                                          2.873.398.722              2.167.482.859
            Telah jatuh tempo:
               1 sampai dengan 30 hari                                 1.946.187.094              1.468.061.893
               31 sampai dengan 60 hari                                1.094.681.047                825.747.707
               61 sampai dengan 90 hari                                  344.439.655                259.820.206
               Lebih dari 90 hari                                        142.265.421                107.314.679
            Jumlah                                                     6.400.971.939              4.828.427.344
            Dikurangi cadangan kerugian kredit ekspektasian             (150.826.196)              (150.826.196
            Neto                                                       6.250.145.743              4.677.601.148




                                                       26
Page 30
                                     PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                         Tanggal 30 Juni 2022 dan
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                       (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


5.       PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan)

         Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                   30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                                  (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
     <




         Saldo awal tahun                                               150.826.196                        -
         Penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 24)                            -              150.826.196
         Saldo akhir tahun                                              150.826.196              150.826.196

         Piutang usaha dari proyek apartemen merupakan piutang pelanggan atas pembelian unit apartemen
         yang telah dilakukan serah terima unit kepada pelanggan.

         Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, piutang usaha dari proyek apartemen dijadikan
         jaminan secara fidusia atas utang bank jangka panjang dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
         sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 13.

         Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah cukup untuk
         menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha. Manajemen berkeyakinan
         bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha.

6.       PERSEDIAAN

         Rincian persediaan adalah sebagai berikut:

         a. Berdasarkan klasifikasi lancar dan tidak lancar
                                                                   30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                                   (Tidak Audit)           (Diaudit)
            Persediaan lancar:
              Bangunan apartemen tersedia untuk dijual:
                Unit apartemen                                      147.511.136.556           154.624.391.823
                Unit kios                                            33.602.963.401            34.390.432.953
                Unit SOHO                                            24.107.817.828            25.159.471.094
               Jumlah bangunan tersedia untuk dijual                205.221.917.785           214.174.295.870
               Barang dan perlengkapan hotel                             84.868.973               103.550.091
            Jumlah persediaan lancar                                205.306.786.758           214.277.845.961
            Persediaan tidak lancar:
              Bangunan apartemen dalam penyelesaian:
                Unit apartemen                                      111.347.109.353            97.339.467.361
            Jumlah                                                  316.653.896.111           311.617.313.322

         b. Berdasarkan kegiatan usaha
                                                                   30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                                  (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
            Proyek apartemen
               Parkland Avenue Tower A dan B                        205.221.917.785           214.174.295.870
               Canary                                               111.347.109.353            97.339.467.361
            Jumlah proyek apartemen                                 316.569.027.138           311.513.763.231
            Hotel - Perlengkapan dan lainnya                             84.868.973               103.550.091
            Jumlah                                                  316.653.896.111           311.617.313.322



                                                         27
Page 31
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



6.   PERSEDIAAN (lanjutan)
     Persediaan proyek apartemen

     Mutasi persediaan proyek apartemen selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2022           31 Desember 2021
                                                                (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
     Saldo awal                                                  311.513.763.231           284.216.386.367
     Penambahan:
       Biaya konstruksi                                               14.108.485.288        44.203.866.023
       Reklasifikasi dari aset tetap - unit hotel (Catatan 9)                      -                     -
     Pengurangan:
       Beban pokok pendapatan (Catatan 23)                            (9.053.221.381)      (16.906.489.159)
     Saldo akhir                                                 316.569.027.138           311.513.763.231


     Persentase penyelesaian proyek apartemen Canary pada tanggal 30 Juni 2022 adalah sebesar
     33,08% dan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2023. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak
     terdapat hambatan yang dapat mempengaruhi penyelesaian apartemen dalam penyelesaian tersebut.

     Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 2020, persediaan unit apartemen, kios dan SOHO atas proyek
     Parkland Avenue digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang dari PT Bank Tabungan
     Negara (Persero) Tbk sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 13.

     Tidak terdapat biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke dalam persediaan atas bangunan dalam
     penyelesaian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.

     Hak legal atas tanah apartemen Parkland Avenue Tower A dan B berupa Hak Guna Bangunan atas
     nama Perusahaan berjangka waktu 30 (tiga puluh) tahun yang akan jatuh tempo pada tahun 2044.
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan tidak terdapat masalah dalam perpanjangan, proses sertifikasi
     hak atas tanah dan balik nama karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
     pemilikan yang memadai.

     Apartemen Parkland Avenue Tower A dan B telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko
     lainnya kepada PT Asuransi Binagriya Upakara, pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan masing-
     masing sebesar Rp 177.000.000.000 dan Rp 216.100.000.000 pada tanggal 30 Juni 2022 dan 2021.
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk
     menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

     Perlengkapan hotel dan lainnya

     Rincian perlengkapan hotel dan lainnya adalah sebagai berikut:
                                                                 30 Juni 2022           31 Desember 2021
                                                                (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
     Perlengkapan hotel                                                  47.733.389            58.353.149
     Makanan dan minuman                                                 30.395.739            26.684.297
     Lainnya                                                              6.739.845            18.512.645
     Jumlah                                                              84.868.973           103.550.091




                                                       28
Page 32
                                    PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2022 dan
                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                      (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


6.   PERSEDIAAN (lanjutan)

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan pada tanggal
     pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai persediaan
     sehingga tidak diperlukan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai atas persediaan.


7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA

     Akun ini terdiri dari:
                                                                30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
     Uang muka operasional proyek                                  3.113.988.276          5.564.401.041
     Asuransi dibayar di muka                                         88.993.806            284.113.328
     Lain-lain                                                     1.354.567.642            209.329.634
     Jumlah                                                        4.557.549.724          6.057.844.003


8. SETARA KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

     Akun ini terdiri dari:
                                                                30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
     Deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya:
      PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”)
       - Untuk pinjaman bank OCBC (Catatan 13)                    27.650.000.000         30.000.000.000
      PT Bank BTPN Tbk (“BTPN”)
       - Untuk pinjaman bank BTPN (Catatan 13)                                   -        5.000.000.000
     Sub jumlah                                                   27.650.000.000         35.000.000.000
     Saldo bank (rekening escrow) yang dibatasi
      penggunaannya:
      PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”)                              16.747.484.282         16.113.909.029
      PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
         (“CCBI”)                                                 13.214.614.023         13.603.321.953
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”)                2.628.780.161          2.628.780.161
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BM”)                           331.604.533            330.291.733
      PT Bank Permata Tbk (“PMT”)                                    860.308.966            251.612.339
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Unit Usaha
         Syariah (“BTNS”)                                            184.999.074            184.999.074
     Sub jumlah                                                   33.967.791.039         33.112.914.289
     Jumlah                                                       61.617.791.039         68.112.914.289

     Saldo deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya pada OCBC dan BTPN merupakan jaminan
     atas utang bank (Catatan 13), sedangkan saldo bank (rekening escrow) pada OCBC, CCBI, BTN, BM,
     PMT dan BTNS merupakan saldo bank Perusahaan yang dibatasi penggunaannya sehubungan
     dengan penjualan unit apartemen melalui fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (“KPA”) melalui bank
     terkait. Dana tersebut akan segera dicairkan oleh pihak bank ke rekening Perusahaan terkait setelah
     Akta Jual Beli ditandatangani, pemecahan sertifikat telah dilakukan dan diserahkan kepada bank yang
     bersangkutan (Catatan 31a).
     Tingkat suku bunga per tahun atas deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya berkisar antara
     2,5% sampai dengan 4,5% untuk tahun 2022 dan 2021



                                                   29
Page 33
                                         PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                             Tanggal 30 Juni 2022 dan
                          Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


9. ASET TETAP

   Rincian aset tetap dan mutasinya adalah sebagai berikut:

                                                    1 Januari 2022     Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi       30 Juni 2022
   Biaya Perolehan
   Pemilikan langsung
   Unit hotel                                        10.540.199.601                -                  -                   -       10.540.199.601
   Unit kantor                                        9.518.663.473                -                  -                   -        9.518.663.473
   Renovasi unit hotel                               20.943.661.138                 -                 -                   -       20.943.661.138
   Peralatan dan perlengkapan hotel                   4.821.463.337                 -                 -                   -        4.821.463.337
   Peralatan dan perlengkapan kantor                  1.827.003.255      149.390.626                  -                   -        1.976.393.881
   Kendaraan                                          3.049.624.527                -                  -                   -        3.049.624.527
   Kendaraan - aset pengampunan pajak                   400.000.000                -                  -                   -          400.000.000
   Pembiayaan konsumen                                                                                -
   Kendaraan                                           3.720.000.000     222.364.000                  -                   -        3.942.364.000
   Jumlah Biaya Perolehan                            54.820.615.331      371.754.626                  -                   -       55.192.369.057
   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan langsung
   Unit hotel                                          1.449.277.445      263.504.990                 -                   -        1.712.782.435
   Unit kantor                                         1.784.749.402      237.966.587                 -                   -        2.022.715.988
   Renovasi unit hotel                                 3.934.925.477    1.047.183.057                 -                   -        4.982.108.534
   Peralatan dan perlengkapan hotel                    3.186.158.803      602.682.917                 -                   -        3.788.841.720
   Peralatan dan perlengkapan kantor                     898.437.657      226.186.508                 -                   -        1.124.624.164
   Kendaraan                                           2.988.134.566       47.624.353                 -                   -        3.035.758.919
   Kendaraan - aset pengampunan pajak                    400.000.000                -                 -                   -          400.000.000
   Pembiayaan konsumen
   Kendaraan                                           2.328.566.667     372.000.000                  -                   -        2.700.566.667
   Jumlah Akumulasi Penyusutan
        5
                                                     16.970.250.017     2.797.148.411                 -                   -       19.767.398.428
   Nilai Buku Neto                                   37.850.365.314                                                               35.424.971.529


                                                    1 Januari 2021     Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi        31 Desember 2021
   Biaya Perolehan
   Pemilikan langsung
   Unit hotel                                        10.540.199.601                -                  -                  -        10.540.199.601
   Unit kantor                                        9.518.663.473                -                  -                 -          9.518.663.473
   Renovasi unit hotel                               19.668.661.138                 -                 -     1.275.000.0001)       20.943.661.138
   Peralatan dan perlengkapan hotel                   4.800.805.337       20.658.000                  -                 -          4.821.463.337
   Peralatan dan perlengkapan kantor                  1.730.774.615       96.228.640                  -                 -          1.827.003.255
   Kendaraan                                          2.560.624.527                -                  -       489.000.000          3.049.624.527
   Kendaraan - aset pengampunan pajak                   400.000.000                -                  -                 -            400.000.000
   Pembiayaan konsumen
   Kendaraan                                           4.209.000.000                -                 -      (489.000.000)          3.720.000.000
   Jumlah Biaya Perolehan                            53.428.728.691      116.886.640                  -     1.275.000.000         54.820.615.331


   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan langsung
   Unit hotel                                            922.267.465      527.009.980                 -                  -          1.449.277.445
   Unit kantor                                         1.308.816.228      475.933.174                 -                 -           1.784.749.402
   Renovasi unit hotel                                 1.904.309.363    2.030.616.114                 -                 -           3.934.925.477
   Peralatan dan perlengkapan hotel                    1.982.084.094    1.204.074.709                 -                 -           3.186.158.803
   Peralatan dan perlengkapan kantor                     485.078.978      413.358.679                 -                 -             898.437.657
   Kendaraan                                           2.448.358.661       99.675.905                 -       440.100.000           2.988.134.566
   Kendaraan - aset pengampunan pajak                    400.000.000                -                 -                 -             400.000.000
   Pembiayaan konsumen
   Kendaraan                                           2.024.666.667     744.000.000                  -      (440.100.000)          2.328.566.667
   Jumlah Akumulasi Penyusutan                       11.475.581.456     5.494.668.561                 -                   -       16.970.250.017
   Nilai Buku Neto                                   41.953.147.235                                                               37.850.365.314

   Catatan:
   1)
      Reklasifikasi dari uang muka perolehan aset (Catatan 11).




                                                                         30
Page 34
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


9.   ASET TETAP (lanjutan)

     Unit hotel merupakan bagian dari proyek Apartemen Parkland Avenue Tower A dan Tower B yang
     digunakan untuk operasional Hotel Sahid Serpong.


     Unit kantor merupakan unit kantor Perusahaan di Parkland Avenue, Serpong, Tangerang Selatan.

     Unit kantor dan hotel didukung oleh sertifikat hak guna bangunan di atas tanah bersama yang masih
     sedang dalam proses pemecahan sertifikat.

     Penyusutan aset tetap dibebankan ke beban umum dan administrasi untuk tahun yang berakhir
     pada tanggal 30 Juni 2022 dan 30 Juni 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 2.797.148.411 dan
     Rp 2.739.338.753 (Catatan 24).

     Jumlah biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan pada
     tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 3.364.245.820 dan
     Rp 3.362.646.820.

     Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai
     sementara atau dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk
     dijual.

     Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, tidak terdapat aset tetap yang berasal dari hibah.

     Unit hotel dan unit kantor digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang dari
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Catatan 13).

     Kendaraan dari pembiayaan konsumen dijaminkan atas pembiayaan yang diperoleh dari perusahaan
     pembiayaan terkait (Catatan 18).

     Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, berdasarkan penelaahan atas estimasi umur
     manfaat, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap, manajemen berkeyakinan bahwa tidak
     terdapat perubahan atas estimasi masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap.

     Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, kendaraan Perusahaan telah diasuransikan
     terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya kepada perusahaan asuransi pihak ketiga,
     dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 2.978.350.000. Manajemen berkeyakinan
     bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko
     tersebut.

     Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang mengindikasikan
     penurunan nilai atas jumlah tercatat aset tetap pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.




                                                   31
Page 35
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


10. UANG MUKA PROYEK

   Akun ini terutama merupakan pembayaran kepada kontraktor atas pekerjaan pembangunan proyek
   Apartemen Canary yang berlokasi di Jalan Raya Serpong No. 89, Serpong, Tangerang Selatan, yang
   akan digunakan sebagai pengurang atas tagihan kontraktor di masa yang akan datang (Catatan 31b).

   Mutasi uang muka proyek selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2022          31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
   Saldo awal                                                  87.079.696.908         103.459.115.405
   Penambahan                                                               -                        -
   Pengurangan                                                              -         (16.379.418.497)
   Saldo akhir                                                 87.079.696.908          87.079.696.908


11. UANG MUKA PEROLEHAN ASET

   Akun ini merupakan uang muka untuk:

                                                             30 Juni 2022          31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
   Perolehan tanah (Catatan 31c)                               16.490.500.000          16.490.500.000
   Renovasi pengembangan unit hotel                               549.530.000             549.530.000
   Jumlah                                                      17.040.030.000          17.040.030.000

   Mutasi uang muka perolehan aset selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2022          31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
   Saldo awal                                                  17.040.030.000          28.665.030.000
   Penambahan                                                               -                       -
   Reklasifikasi ke tanah untuk pengembangan
    (Catatan 12a)                                                             -       (10.350.000.000)
   Reklasifikasi ke aset tetap - renovasi unit hotel
    (Catatan 9)                                                               -        (1.275.000.000)
   Saldo akhir                                                 17.040.030.000          17.040.030.000

   Perolehan tanah

   Akun ini merupakan pembayaran kepada pihak ketiga untuk perolehan tanah dengan rincian sebagai
   berikut:
                                                             30 Juni 2022          31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
   Gunung Sindur, Bogor (Catatan 31c)                          16.490.500.000          16.490.500.000
   Serpong, Tangerang Selatan (Catatan 31c)                                 -                       -
   Jumlah                                                      16.490.500.000          16.490.500.000

   Renovasi pengembangan unit hotel
   Akun ini merupakan pembayaran kepada kontraktor dan rekanan untuk pengembangan dan tambahan
   infrastruktur serta fasilitas lainnya untuk Hotel Sahid Serpong.


                                                       32
Page 36
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


12. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

   Akun ini terdiri dari:
                                                             30 Juni 2022       31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
   Tanah yang belum dikembangkan                             106.263.858.830        106.263.858.830
   Tanah inbreng - dalam proses balik nama                    91.018.141.170         91.018.141.170
   Jumlah                                                    197.282.000.000        197.282.000.000

   a. Tanah yang belum dikembangkan
      Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, Perusahaan memiliki tanah yang belum
      dikembangkan dengan rincian sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2022       31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
       Serpong, Tangerang Selatan                             73.281.778.830         73.281.778.830
       Gunung Sindur, Bogor                                   22.632.080.000         22.632.080.000
       Cisauk, Tangerang                                      10.350.000.000         10.350.000.000
       Jumlah                                                106.263.858.830        106.263.858.830

      Mutasi tanah yang belum dikembangkan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2022       31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
       Saldo awal                                             22.632.080.000         22.632.080.000
       Reklasifikasi dari tanah inbreng (Catatan 12b)         73.281.778.830         73.281.778.830
       Reklasifikasi dari uang muka perolehan aset
        (Catatan 11)                                          10.350.000.000         10.350.000.000
       Jumlah                                                106.263.858.830        106.263.858.830

      Tanah yang belum dikembangkan didukung oleh sertifikat kepemilikan berupa Hak Guna Bangunan
      (“HGB”) atas nama Perusahaan yang akan jatuh tempo pada tahun 2048 dan 2051. Manajemen
      Perusahaan berkeyakinan HGB tersebut akan dapat diperpanjang pada saat jatuh tempo karena
      seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai.

   b. Tanah Inbreng Dalam Proses Balik Nama

      Tanah inbreng merupakan beberapa bidang tanah dalam bentuk sertifikat hak milik (SHM) dan hak
      milik adat (girik) pada awalnya sejumlah Rp 186.932.000.000 yang diserahkan oleh para pemegang
      saham kepada Perusahaan sebagai pemenuhan dalam pengambilan bagian penerbitan saham
      baru Perusahaan. Setelah memperhitungkan penyelesaian proses balik nama beberapa bidang
      tanah menjadi atas nama Perusahaan, saldo tanah inbreng dalam proses balik nama pada tanggal
      30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp 91.018.141.170 dan Rp 164.299.920.000
      dengan total luas tanah masing-masing sejumlah 9.808 meter persegi dan 16.057 meter persegi.

      Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan, proses balik nama kepemilikan tanah
      inbreng seluas 9.808 meter persegi menjadi atas nama Perusahaan serta pemenuhan prosedur
      dan administrasi lainnya masih dalam proses.




                                                   33
Page 37
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


13. UTANG BANK
   Rincian utang bank adalah sebagai berikut:

                                                              30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                             (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
   Utang bank jangka pendek:
     PT Bank OCBC NISP Tbk
       Fasilitas Kredit Rekening Koran                          27.632.532.553         19.924.606.980
     PT Bank BTPN Tbk
       Fasilitas Pinjaman Rekening Koran                                       -                      -

   Jumlah utang bank jangka pendek                              27.632.532.553         19.924.606.980
   Utang bank jangka panjang:
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk -
       Fasilitas Modal Kerja Konstruksi:
     Saldo awal tahun                                           72.933.465.000         80.433.465.000
     Pembayaran selama tahun berjalan                           (4.000.000.000 )       (7.500.000.000 )
     Saldo akhir tahun                                          68.933.465.000         72.933.465.000
     Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun         (6.000.000.000 )      (10.000.000.000 )
   Bagian jangka panjang                                        62.933.465.000         62.933.465.000

   PT Bank OCBC NISP Tbk

   Berdasarkan Perjanjian Pinjaman No. 001/CL/YL/PP/XII/2018 tanggal 27 Desember 2018, yang telah
   diubah dan diperpanjang beberapa kali, terakhir berdasarkan Surat Perubahan Perjanjian Pinjaman
   No. 166/CL/BF/ADD/VIII/2021 tanggal 26 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari
   PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”) dengan rincian sebagai berikut:
   - Fasilitas Kredit Rekening Koran sebesar Rp 20.000.000.000 untuk modal kerja Perusahaan yang
      berlaku sampai dengan tanggal 29 Januari 2023.
   - Fasilitas SKBDN sebesar Rp 10.000.000.000 untuk menjamin pembayaran tagihan kontraktor atas
      pembangunan proyek apartemen yang berlaku sampai dengan tanggal 29 Januari 2023.
   - Fasilitas SKBDN sebesar Rp 7.650.000.000 untuk menjamin pembayaran tagihan kontraktor atas
      pembangunan proyek apartemen yang berlaku sampai dengan tanggal 29 Januari 2023.

   Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan deposito berjangka di OCBC milik Perusahaan (Catatan 8) dan
   dikenakan tingkat suku bunga per tahun sebesar 0,9% di atas suku bunga deposito berjangka OCBC.

   Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, fasilitas Kredit Rekening Koran yang digunakan
   oleh Perusahaan masing-masing sebesar Rp 27.632.532.553 dan Rp 19.924.606.980.




                                                 34
Page 38
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


13. UTANG BANK (lanjutan)

   PT Bank BTPN Tbk
   Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 01 tanggal 13 Mei 2019, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman
   Rekening Koran dari PT Bank BTPN Tbk (“BTPN”) sebesar Rp 4.750.000.000 untuk modal kerja
   Perusahaan. Fasilitas kredit tersebut diberikan untuk jangka waktu 12 (dua belas) bulan serta
   dikenakan tingkat suku bunga per tahun sebesar 1% di atas suku bunga deposito berjangka BTPN.
   Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka di BTPN milik Perusahaan sebesar Rp 5.000.000.000
   (Catatan 8). Selanjutnya, fasilitas kredit tersebut telah diperpanjang beberapa kali, terakhir
   berdasarkan Surat Perubahan Ketiga Perjanjian Kredit tanggal 7 Mei 2021, dimana pinjaman ini jatuh
   tempo tanggal 7 Mei 2022.
   Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, fasilitas Pinjaman Rekening Koran yang
   digunakan oleh Perusahaan masing-masing adalah sebesar Rp Nihil.

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 39 tanggal 10 Juni 2015 yang dibuat di hadapan Desra
   Natasha Warganegara, SH, MKn, Notaris di Tangerang Selatan, Perusahaan memperoleh fasilitas
   Kredit Modal Kerja Konstruksi Non-Revolving dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”)
   dengan jumlah maksimum sebesar Rp 150 miliar yang ditarik secara bertahap sesuai perkembangan
   pembangunan apartemen. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan pembangunan apartemen
   Parkland Avenue di Serpong, Tangerang Selatan. Jangka waktu pinjaman tersebut adalah 48 (empat
   puluh delapan) bulan sampai dengan tanggal 10 Juni 2019 serta dikenakan tingkat suku bunga
   sebesar 13% per tahun dan dapat berubah sesuai ketentuan BTN. Sumber utama pengembalian kredit
   adalah dari penjualan unit apartemen yang pembangunannya dibiayai BTN melalui Kredit Pemilikan
   Apartemen, Cash Keras dan Cash Bertahap serta Tunai.
   Berdasarkan Akta Addendum Perjanjian Kredit No. 64 tanggal 29 September 2017 yang dibuat di
   hadapan Dr. Udin Nasrudin, SH, MHum, Notaris di Tangerang Selatan, BTN menyetujui perpanjangan
   jangka waktu kredit Perusahaan selama 24 (dua puluh empat) bulan menjadi sampai dengan tanggal
   10 Juni 2021 dan mengubah jadwal serta jumlah angsuran pengembalian pokok pinjaman.
   Sehubungan dengan situasi dan kondisi perekonomian nasional yang mengalami penurunan karena
   munculnya wabah COVID-19 sejak awal tahun 2020, Perusahaan telah menyampaikan Surat
   Permohonan Izin Prinsip Penundaan Pembayaran Pokok Pinjaman dan Penurunan Bunga atas
   Fasilitas Kredit Konstruksi kepada BTN pada tanggal 18 Juni 2020 atas bagian pokok pinjaman yang
   jatuh tempo pada akhir Juni 2020 dan perubahan ini telah disetujui oleh BTN berdasarkan Surat
   No. 1714/Clg.II/BCSU/XII/2020 tanggal 21 Desember 2020 dimana BTN menyetujui perpanjangan
   jangka waktu kredit Perusahaan sampai dengan tanggal 6 Desember 2022 dan mengubah
   jadwal serta jumlah angsuran pengembalian pokok pinjaman.
   Selanjutnya, berdasarkan Surat dari BTN No. 596/Clg.II/BCSU/VI/2021 tanggal 25 Juni 2021,
   Perusahaan memperoleh persetujuan perpanjangan jangka waktu kredit dari BTN selama jangka
   waktu 24 bulan dari jadwal sebelumnya tanggal 6 Desember 2022 menjadi sampai dengan tanggal
   6 Desember 2024 dengan perubahan jadwal dan jumlah angsuran pengembalian pokok pinjaman dan
   dikenakan tingkat suku bunga sebesar 12,5% per tahun.
   Jaminan yang diberikan Perusahaan atas fasililtas tersebut adalah sebagai berikut:
   - Tanah di lokasi proyek dan bangunan yang telah ada, maupun yang akan berdiri di atas lahan
     proyek apartemen Parkland Avenue milik Perusahaan.
   - Tanah milik Tan Ping.
   - Jaminan pribadi dari Komisaris dan Direktur Utama Perusahaan.
   - Standing Instruction atas penjualan apartemen.
   - Fidusia/Cessie atas piutang yang berkaitan dengan penjualan unit-unit apartemen, SOHO dan kios
     yang dibiayai oleh bank.



                                                35
Page 39
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



13. UTANG BANK (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (lanjutan)
   Perjanjian pinjaman juga mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa
   persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BTN, antara lain membatasi hak Perusahaan untuk:
   - Mengubah anggaran dasar dan pengurus;
   - Melakukan merger atau akuisisi;
   - Mendapat tambahan pinjaman dari pihak lain kecuali pinjaman dari pemegang saham dan transaksi
     dagang normal;
   - Membubarkan perusahaan dan meminta pernyataan pailit; serta
   - Menyewakan perusahaan, memindahtangankan dalam bentuk, nama, atau maksud apapun kepada
     pihak ketiga.
   Pada tanggal 30 Juni 2022, Perusahaan telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman yang ditetapkan
   dalam perjanjian pinjaman.


14. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
   Rincian utang usaha kepada pihak ketiga dalam mata uang Rupiah Indonesia adalah sebagai berikut:
   a. Berdasarkan kegiatan usaha
                                                             30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
       Proyek apartemen                                        12.543.870.618         22.401.081.043
       Hotel                                                      767.313.569            438.359.356
       Jumlah                                                  13.311.184.187         22.839.440.399

   b. Berdasarkan umur
                                                             30 Juni 2022       31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
       Belum jatuh tempo                                       12.970.723.968        22.255.275.928
       Telah jatuh tempo:
           1 sampai dengan 30 hari                                208.467.024           357.689.451
           Lebih dari 30 hari                                     131.993.195           226.475.020
       Jumlah                                                  13.311.184.187        22.839.440.399



   Pada tanggal 30 Juni 2022, tidak ada jaminan yang diberikan Perusahaan atas perolehan utang
   usaha.




                                                36
Page 40
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



15. BEBAN AKRUAL
   Akun ini merupakan akrual untuk:
                                                             30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
   Jasa manajemen dan royalti (Catatan 31d)                       257.073.706           500.850.104
   Bunga                                                          123.820.140           124.161.822
   Listrik dan air                                                224.570.134            94.624.075
   Lain-lain                                                      941.945.697           848.830.584
   Jumlah                                                       1.547.409.677          1.568.466.585
   Seluruh beban akrual dalam mata uang Rupiah Indonesia.



16. PERPAJAKAN

   a. Pajak Dibayar di Muka

      Akun ini merupakan saldo neto pajak pertambahan nilai masukan setelah dikompensasikan dengan
      pajak pertambahan nilai keluaran.

   b. Utang Pajak

      Akun ini merupakan utang pajak sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
      Pajak penghasilan
       Pasal 21                                                   298.727.768            277.021.813
       Pasal 23                                                   206.189.020            174.470.835
       Pasal 4 (2)                                              5.913.776.357          5.133.484.056
      Pajak pembangunan (PB1)                                     300.255.420            294.889.901
      Jumlah                                                    6.718.948.565          5.879.866.605

   c. Pajak Final

      Pajak final sehubungan dengan penjualan apartemen adalah sebagai berikut:
                                                              30 Juni 2022           30 Juni 2021
                                                             (Enam Bulan)           (Enam Bulan)
                                                            (Tidak Direviu)            (Direviu)
      Pendapatan yang dikenakan pajak final pada
       tarif pajak yang berlaku (Catatan 22)                   15.708.024.996         11.439.617.177
      Tarif pajak final                                                  2,5%                  2,5%
      Pajak final                                                 392.700.625            110.972.644




                                                37
Page 41
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



16. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Pajak Penghasilan

      Tidak terdapat Surat Ketetapan Pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31
      Desember 2021.

      Perusahaan menyampaikan pajak tahunan atas dasar perhitungan sendiri (“self assessment”).
      Sesuai dengan perubahan terakhir atas Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara
      Perpajakan yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2008, Kantor Pajak dapat menetapkan atau
      mengubah besarnya kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal terutangnya
      pajak.



17. UANG MUKA DARI PELANGGAN

   Uang muka dari pelanggan merupakan uang muka yang diterima dari pihak ketiga dalam mata uang
   Rupiah Indonesia sehubungan dengan pemesanan dan pembayaran bertahap atas penjualan
   apartemen dengan rincian sebagai berikut:
                                                              30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                             (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
   Canary                                                      127.912.752.501       123.384.731.196
   Parkland Avenue Tower A dan B                                32.070.966.784        39.225.107.736
   Jumlah                                                      159.983.719.285       162.609.838.932

   Mutasi uang muka dari pelanggan adalah sebagai berikut:
                                                              30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                             (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
   Saldo awal                                                 162.609.838.932        147.950.741.527
   Penambahan                                                  13.994.851.219         44.894.122.704
   Pengurangan:
    Pendapatan (Catatan 22)                                    (15.708.024.996)      (27.869.809.613 )
    Penyesuaian karena pembatalan pemesanan unit
      (Catatan 25)                                                (912.945.870)       (2.365.215.686 )
   Saldo akhir                                                159.983.719.285        162.609.838.932




                                                38
Page 42
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)




18. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

   Perusahaan melakukan perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT Mandiri Tunas Finance,
   PT Maybank Indonesia Finance dan PT Mitsui Leasing Capital Indonesia, perusahaan pembiayaan
   pihak ketiga, untuk perolehan kendaraan. Pembayaran minimum atas pembiayaan tersebut akan jatuh
   tempo dalam waktu 3 (tiga) sampai 4 (empat) tahun, dengan jaminan kendaraan yang bersangkutan
   (Catatan 9).


   Jadwal pembayaran nilai kini utang pembiayaan konsumen berdasarkan jatuh tempo adalah sebagai
   berikut:
                                                             30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                            (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
   Dalam satu tahun                                               370.009.773            570.482.000
   Lebih dari satu tahun tapi tidak lebih dari
    tiga tahun                                                                -                      -
   Jumlah pembayaran sewa masa depan                              370.009.773            570.482.000
   Dikurangi beban keuangan di masa depan                         (14.740.268 )          (22.726.582 )
   Nilai kini pembayaran minimum sewa                             355.269.505            547.755.418
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun            (355.269.505 )         (547.755.418 )
   Bagian jangka panjang                                                      -                      -




19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

   Perusahaan membukukan liabilitas imbalan pasca kerja untuk karyawan yang berhak sesuai peraturan
   yang berlaku.

   Efektif sejak 2 Februari 2021, imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang (“UU”) Cipta
   Kerja dan Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 35/2021 tentang “Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih
   Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja”.

   Pada tanggal 31 Desember 2020, imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan UU Ketenagakerjaan
   No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003.

   Tabel berikut ini merangkum komponen-komponen beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan
   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan liabilitas imbalan pasca kerja yang
   diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan penilaian aktuaria independen yang
   dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Hery Al Hariry (dahulu PT Kappa Konsultan Utama), dalam
   laporannya masing-masing tanggal 22 Februari 2022 untuk tahun 2021 dan 3 Maret 2021 untuk tahun
   2020, dengan menggunakan metode projected unit credit.




                                                 39
Page 43
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)




19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)

   a. Liabilitas Imbalan Pasca Kerja

                                                              30 Juni 2022           31 Desember 2021
                                                             (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
      Nilai kini kewajiban manfaat pasti                            166.644.000                220.679.000



      Perubahan nilai kini kewajiban imbalan manfaat pasti selama tahun berjalan sebagai berikut:

                                                              30 Juni 2022           31 Desember 2021
                                                             (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
      Saldo awal tahun                                              220.679.000                243.407.000
      Biaya jasa kini                                                17.663.000                 36.161.000
      Biaya bunga                                                     8.325.000                 16.649.000
      Biaya jasa lalu                                               (51.924.000 )              (53.132.000
      Kerugian (keuntungan) aktuarial                               (28.099.000 )              (22.406.000
      Saldo akhir tahun                                             166.644.000                220.679.000


      Perubahan liabilitas imbalan pasca kerja selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                               30 Juni 2022          31 Desember 2021
                                                              (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
      Saldo awal tahun                                              220.679.000                243.407.000
      Beban tahun berjalan (Catatan 24)                             (25.936.000)                 (322.000)
      Kerugian (keuntungan) aktuarial tahun berjalan yang
      dibebankan pada penghasilan komprehensif lain                 (28.099.000)               (22.406.000
      Saldo akhir tahun                                             166.644.000                220.679.000



      Kerugian (keuntungan) aktuarial kumulatif yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain adalah
      sebagai berikut:
                                                                30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
      Saldo awal tahun                                                 (6.327.000)               16.079.000
      Kerugian (keuntungan) aktuarial tahun berjalan                 (28.099.000)               (22.406.000
      Saldo akhir tahun                                              (34.426.000)               (6.327.000)




                                                  40
Page 44
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)

   Asumsi-asumsi dasar yang digunakan dalam menentukan liabilitas imbalan pasca kerja pada tanggal
   30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                                 (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
   Usia pensiun                                                          55 Tahun              55 Tahun
   Tingkat diskonto per tahun                                               7,60%                  7,60%
   Tingkat kenaikan gaji                                                       5%                     5%
   Tingkat mortalita                                                        TMI-IV                TMI-IV

   Rata-rata durasi kewajiban imbalan pasti karyawan adalah 11,22 tahun.



   Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                                 (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
   Kurang dari satu tahun                                                        -                      -
   Antara satu dan dua tahun                                                     -                      -
   Antara dua dan lima tahun                                                     -                      -
   Lebih dari lima tahun                                             2.344.163.000          2.344.163.000
   Jumlah                                                            2.344.163.000          2.344.163.000


20. MODAL SAHAM

   Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, susunan pemegang saham dan komposisi
   kepemilikan saham Perusahaan berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek, PT Raya Saham
   Registra, adalah sebagai berikut:

                                             Jumlah Saham
                                            Ditempatkan dan          Persentase
         Pemegang Saham                       Disetor Penuh          Kepemilikan             Jumlah
   PT Graha Mulia Indotama                       1.029.853.200               36,88%       102.985.320.000
   PT Tridaya Bangun Cipta                         989.466.800               35,43%        98.946.680.000
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)          773.300.000               27,69%        77.330.000.000

   Jumlah                                        2.792.620.000              100,00%       279.262.000.000


   Berdasarkan pencatatan Biro Administrasi Efek, tidak ada anggota Dewan Komisaris dan Direksi
   Perusahaan yang memiliki saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.




                                                   41
Page 45
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


21. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:
                                                               30 Juni 2022        31 Desember 2021
                                                              (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
   Selisih antara penerimaan IPO dengan jumlah nilai
      nominal saham:
      Penerimaan IPO                                            301.587.000.000        301.587.000.000
      Jumlah nilai nominal dari 773.300.000 saham
          baru yang diterbitkan sehubungan dengan IPO           (77.330.000.000)       (77.330.000.000 )
      Selisih dana                                              224.257.000.000        224.257.000.000
      Biaya-biaya yang terkait dengan penerbitan
         saham baru sehubungan dengan IPO                        (4.888.809.420)         (4.888.809.420 )
   Jumlah dana IPO - neto                                       219.368.190.580        219.368.190.580
   Aset pengampunan pajak                                         5.400.000.000          5.400.000.000
   Jumlah                                                       224.768.190.580        224.768.190.580

   Biaya-biaya yang terkait dengan penerbitan saham baru sehubungan dengan IPO terdiri dari imbalan
   jasa profesional yang dibayarkan antara lain kepada penjamin pelaksana emisi, akuntan publik,
   penasihat hukum, penilai publik, dan Biro Administrasi Efek serta biaya-biaya yang berkaitan langsung
   dengan proses IPO.

22. PENDAPATAN

   Rincian pendapatan adalah sebagai berikut:
                                                               30 Juni 2022           30 Juni 2021
                                                              (Enam Bulan)           (Enam Bulan)
                                                             (Tidak Direviu)            (Direviu)
   Proyek apartemen:
    Unit apartemen                                               14.179.686.814         11.439.617.177
    Unit SOHO (Small Office Home Office)                          1.528.338.182                      -
   Jumlah pendapatan proyek apartemen (Catatan 17)               15.708.024.996         11.439.617.177
   Hotel Sahid Serpong
    Kamar                                                         3.908.480.228          3.822.229.311
    Makanan dan minuman                                           2.219.448.501          2.300.137.850
    Lainnya                                                         304.991.672            421.217.086
   Jumlah pendapatan hotel Sahid Serpong                          6.432.920.401          6.543.584.247
   Jumlah                                                        22.140.945.397         17.983.201.424

   Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, tidak terdapat
   pendapatan dari pihak berelasi dan pendapatan dari satu pelanggan yang melebihi 10% dari total
   pendapatan.




                                                   42
Page 46
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


23. BEBAN POKOK PENDAPATAN

   Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2022        30 Juni 2021
                                                             (Enam Bulan)        (Enam Bulan)
                                                            (Tidak Direviu)        (Direviu)

   Proyek apartemen:
    Unit apartemen                                              8.265.751.829      6.964.016.447
    Unit SOHO (Small Office Home Office)                          787.469.552                  -
   Jumlah - proyek apartemen (Catatan 6)                        9.053.221.381      6.964.016.447
   Hotel Sahid Serpong
    Kamar                                                       1.605.422.690      1.229.550.935
    Makanan dan minuman                                           721.716.948        856.739.406
    Lainnya                                                        28.479.090         32.677.413
   Jumlah - hotel Sahid Serpong                                 2.352.018.728      2.118.967.754
   Jumlah                                                      11.405.240.110      9.082.984.201

   Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, tidak terdapat
   pembelian dari pihak berelasi.

24. BEBAN USAHA
   Rincian beban usaha adalah sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2022        30 Juni 2021
                                                             (Enam Bulan)        (Enam Bulan)
                                                            (Tidak Direviu)        (Direviu)
   Penjualan:
    Gaji dan tunjangan karyawan                                   518.804.850        646.333.477
    Komisi                                                      1.454.677.100        546.715.656
    Iklan dan promosi                                           1.010.598.339        307.745.673
    Representasi dan jamuan                                        84.131.563        137.256.753
    Lain-lain                                                      24.460.612         82.034.208
   Jumlah beban penjualan                                       3.092.672.464       1.720.085.767

   Umum dan administrasi:
    Gaji dan tunjangan karyawan                                 2.297.068.832       2.837.129.827
    Penyusutan (Catatan 9)                                      2.797.148.412       2.739.338.753
    Jasa profesional                                              866.661.266       1.028.000.000
    Listrik dan air                                               497.723.451         506.172.457
    Pajak dan perijinan                                           579.411.675       1.148.196.740
    Perbaikan dan pemeliharaan                                    201.168.867         119.731.385
    Penyisihan kerugian kredit ekspektasian piutang
    usaha (Catatan 5)                                                                 107.668.013
    Imbalan pasca kerja (Catatan 19)                              (25.936.000)        (25.936.000)
    Perlengkapan kantor                                             70.644.452          54.899.005
    Lain-lain                                                     655.424.997       1.085.528.460
  Jumlah beban umum dan administrasi                            7.939.315.952       9.600.728.640

   Jumlah                                                      11.031.988.416      11.320.814.407
                                                                                                )



                                                 43
Page 47
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)




25. PENDAPATAN OPERASI LAIN
   Rincian pendapatan operasi lain adalah sebagai berikut:
                                                              30 Juni 2022       30 Juni 2021
                                                              (Enam Bulan)       (Enam Bulan)
                                                             (Tidak Direviu)       (Direviu)
   Pendapatan atas pembatalan penjualan unit
    (Catatan 17)                                                   178.923.057        55.308.407
   Pendapatan denda dan ganti nama                                 734.022.812         5.550.222
   Lain-lain                                                         3.584.718         3.378.103
   Jumlah                                                         916.530.587         64.236.732




26. BEBAN OPERASI LAIN
   Rincian beban operasi lain adalah sebagai berikut:
                                                              30 Juni 2022       30 Juni 2021
                                                              (Enam Bulan)       (Enam Bulan)
                                                             (Tidak Direviu)       (Direviu)
   Jasa manajemen dan royalti (Catatan 31d)                        519.912.046        163.674.920
   Lain-lain                                                       149.643.236         86.162.213
   Jumlah                                                         669.555.282        249.837.133




27. BIAYA KEUANGAN

   Rincian biaya keuangan adalah sebagai berikut:
                                                              30 Juni 2022       30 Juni 2021
                                                              (Enam Bulan)       (Enam Bulan)
                                                             (Tidak Direviu)       (Direviu)
   Bunga                                                         5.021.397.683      5.710.184.879
   Bunga pembiayaan konsumen                                                 -         46.573.943
   Administrasi bank                                                39.769.096          4.613.939
   Jumlah                                                        5.061.166.779      5.761.372.761




                                                  44
Page 48
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)




28. RUGI PER SAHAM DASAR

   Perhitungan rugi per saham dasar adalah sebagai berikut:
                                                                  30 Juni 2022              30 Juni 2021
                                                                  (Enam Bulan)              (Enam Bulan)
                                                                 (Tidak Direviu)              (Direviu)
   Rugi tahun berjalan                                               (4.178.350.175)           (7.324.176.741)
   Rata-rata tertimbang jumlah saham
    untuk perhitungan rugi per saham dasar                              2.792.620.000            2.792.620.000
   Rugi per saham dasar                                                         (1,50)                       (2,62)

   Pada tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan tidak memiliki efek yang berpotensi saham biasa
   yang dilutif.



29. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

   Dalam kegiatan usaha yang normal, Perusahaan melakukan transaksi usaha dan bukan usaha dengan
   pihak-pihak berelasi.
   Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
                                                                  30 Juni 2022               30 Juni 2021
                                                                  (Enam Bulan)               (Enam Bulan)
                                                                 (Tidak Direviu)               (Direviu)
   Imbalan kerja jangka pendek
     Manajemen kunci                                                     456.000.000               456.000.000
   Persentase dari jumlah biaya gaji dan tunjangan
     karyawan                                                                28,58%                         13,09%
   Tidak ada pembayaran imbalan kerja jangka panjang, pesangon pemutusan kontrak kerja dan
   pembayaran berbasis saham kepada personel manajemen kunci Perusahaan untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.
   Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
            Pihak-pihak Berelasi              Sifat Hubungan Berelasi                    Jenis Transaksi
       Direksi dan manajemen senior             Manajemen kunci               Imbalan kerja jangka pendek

   Seluruh saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
   laporan keuangan.




                                                  45
Page 49
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)




30. SEGMEN OPERASI

   Informasi segmen di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen
   untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya. Tidak
   terdapat segmen geografis karena saat ini kegiatan bisnis Perusahaan berada di satu wilayah.
   Segmen operasi signifikan yang diidentifikasi adalah apartemen dan jasa perhotelan yang merupakan
   sumber utama pendapatan Perusahaan.
                                                                    30 Juni 2022
                                                                    (Enam Bulan)
                                                                   (Tidak Direviu)
                                                Apartemen               Hotel              Jumlah
   Pendapatan                                    15.708.024.996        6.432.920.401      22.140.945.397

   Hasil segmen                                   6.654.803.615        4.080.901.672      10.735.705.287

   Beban usaha                                   (8.965.072.556)       (2.066.915.860)   (11.031.988.416)
   Pendapatan operasi lain                          912.945.870             3.584.717        916.530.587
   Beban operasi lain                              (214.376.916)         (455.178.366)      (669.555.282)
   Laba (rugi) usaha                            (1.611.699.987)        1.562.392.163         (49.307.824)
   Pendapatan keuangan                            1.324.753.573               71.480       1.324.825.053
   Biaya keuangan                                (5.061.166.779)                   -      (5.061.166.779)
   Pajak final                                     (392.700.625)                   -        (392.700.625)
   Laba (rugi) tahun berjalan                    (5.740.813.818)       1.562.463.643      (4.178.350.175)
   Penghasilan komprehensif lain                     28.099.000                    -          28.099.000
   Jumlah laba (rugi) komprehensif
     tahun berjalan                              (5.712.714.818)       1.562.463.643      (4.150.251.175)


   ASET
   Aset segmen                                  747.582.878.466        3.325.820.398     750.908.698.864
   LIABILITAS
   Liabilitas segmen                            276.172.518.960        3.044.868.606     279.217.387.566




                                                46
Page 50
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

                                                                    30 Juni 2021
                                                                   (Enam Bulan)
                                                                      (Direviu)
                                                Apartemen               Hotel             Jumlah
   Pendapatan                                    11.439.617.177        6.543.584.247     17.983.201.424

   Hasil segmen                                   4.475.600.730        4.424.616.493      8.900.217.223

   Beban usaha                                   (7.297.935.577)      (4.022.878.830)   (11.320.814.407)
   Pendapatan operasi lain                           60.858.628            3.378.104         64.236.732
   Beban operasi lain                               (33.752.907)        (216.084.226)      (249.837.133)
   Rugi usaha                                    (2.795.229.126)        189.031.541      (2.606.197.585)
   Pendapatan keuangan                            1.329.322.404              61.630       1.329.384.034
   Biaya keuangan                                (5.761.372.761)                  -      (5.761.372.761)
   Beban pajak final                               (285.990.429)                  -        (285.990.429)
   Rugi tahun berjalan                           (7.513.269.912)        189.093.171      (7.324.176.741)
   Rugi komprehensif lain                            28.099.000                   -          28.099.000
    Jumlah rugi komprehensif
      tahun berjalan                             (7.485.170.912)        189.093.171      (7.296.077.741)

    ASET
    Aset segmen                                 727.087.046.102      38.535.077.502     765.622.123.604
   LIABILITAS
   Liabilitas segmen                            282.891.830.284        2.605.271.387    285.497.101.671


31. PERJANJIAN PENTING

   a. Perjanjian Kerjasama Pemberian Kredit Pemilikan Apartemen
      Perusahaan mengadakan perjanjian dengan beberapa bank yaitu PT Bank OCBC NISP Tbk,
      PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk,
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Permata Tbk dan PT Bank Tabungan Negara
      (Persero) Tbk - Unit Usaha Syariah dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli
      untuk pemilikan apartemen. Oleh karena itu, saldo bank (rekening escrow) Perusahaan
      dijadikan sebagai jaminan atas pembiayaan yang diberikan tersebut (Catatan 8). Saldo bank
      (rekening escrow) yang dibatasi penggunaannya merupakan sebagian dana yang diperoleh
      Perusahaan dari bank terkait atas penjualan unit apartemen melalui Kredit Pemilikan Apartemen
      (“KPA”) yang dibatasi penggunaannya oleh bank tersebut sampai dengan tercapainya
      penyelesaian persyaratan dan ketentuan sesuai kesepakatan dengan bank terkait.
      Dalam perjanjian kerjasama tersebut antara lain disepakati bahwa Perusahaan akan
      bertanggung jawab sepenuhnya dan mengikatkan diri sebagai penjamin atas pembayaran
      seluruh kewajiban yang terutang dari pembeli kepada bank baik merupakan utang pokok, bunga
      dan biaya-biaya lainnya yang timbul berdasarkan perjanjian kredit yang dibuat oleh dan antara
      pembeli/debitur dengan bank (buy back guarantee) apabila pembeli/debitur belum
      menandatangani Akta Jual Beli (“AJB”), Akta Pemberian Hak Tanggungan (“APHT”), dan
      pembeli telah melalaikan kewajibannya membayar angsuran selama tiga bulan angsuran
      berturut-turut kepada bank. Penjaminan tersebut diberikan selama AJB belum ditandatangani.
      Jaminan dari Perusahaan ini tidak dapat ditarik atau dicabut kembali selama AJB terhadap
      sertifikat hak atas unit dan APHT belum ditandatangani, serta belum diserahkan dan diterima
      oleh bank.




                                                47
Page 51
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


31. PERJANJIAN PENTING (lanjutan)

   b. Perjanjian Jasa Konstruksi

      Perusahaan mengadakan perjanjian jasa konstruksi apartemen Canary dengan beberapa
      kontraktor untuk pembangunan proyek apartemen Canary. Uang muka yang dibayar kepada
      kontraktor tersebut disajikan sebagai bagian dari akun uang muka proyek (Catatan 10).

   c. Perjanjian Perolehan Tanah

      -   Tanah di Gunung Sindur, Bogor:
          Perusahaan mengadakan perjanjian pengikatan jual beli dengan pihak ketiga sehubungan
          dengan perolehan tanah dengan luas keseluruhan 4.777 meter persegi di Gunung Sindur,
          Bogor dengan jumlah nilai pengikatan sebesar Rp 21.974.200.000. Sampai dengan tanggal
          30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, Perusahaan telah membayar uang muka atas perolehan
          tanah tersebut sebesar Rp 16.490.500.000 (Catatan 11). Sampai dengan tanggal penyelesaian
          laporan keuangan, proses pembebasan tanah seluas 2.500 meter persegi masih terus dilakukan
          dan proses balik nama hak kepemilikan tanah seluas 2.277 meter persegi menjadi atas nama
          Perusahaan masih dalam proses.

      -   Tanah di Cisauk, Tangerang:
          Perusahaan mengadakan perjanjian pengikatan jual beli dengan pihak ketiga sehubungan
          dengan perolehan tanah seluas 7.169 meter persegi di Cisauk, Tangerang dengan nilai
          pengikatan sebesar Rp 10.350.000.000 yang telah dibayar oleh Perusahaan dan disajikan
          sebagai bagian dari uang muka perolehan aset pada tanggal 31 Desember 2020 (Catatan 10).
          Selanjutnya, uang muka tersebut telah direklasifikasi ke akun tanah untuk pengembangan pada
          bulan Desember 2021 sehubungan dengan telah selesainya proses balik nama hak kepemilikan
          tanah menjadi atas nama Perusahaan (Catatan 12a)

   d. Perjanjian Manajemen - Hotel Sahid Serpong

      Pada tanggal 7 Desember 2018, Perusahaan dan PT Sahid International Hotel Management &
      Consultant (“SIHMC”) menandatangani Perjanjian Manajemen sehubungan dengan pengoperasian
      dan pengelolaan hotel dengan nama Hotel Sahid Serpong dari unit Apartemen Parkland Avenue
      milik Perusahaan oleh SIHMC. Perjanjian ini berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang
      sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Atas jasa pengoperasian dan pengelolaan yang diberikan
      maka SIHMC akan membebankan jasa manajemen dan royalti sesuai dengan jumlah dan
      perhitungan yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut sejak hotel mulai beroperasi.




                                                48
Page 52
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


32. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN

   Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan disajikan dalam jumlah di mana instrumen tersebut dapat
   dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties) dan memiliki
   pengetahuan, dalam suatu transaksi yang wajar dan bukanlah dalam penjualan akibat kesulitan
   keuangan atau likuidasi yang dipaksakan.

   Berikut metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar:
   - Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan setara kas yang dibatasi
      penggunaannya, utang bank, utang usaha, utang lain-lain dan beban akrual mendekati nilai tercatat
      karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen keuangan tersebut.
   - Nilai wajar dari utang bank jangka panjang mendekati nilai wajarnya disebabkan oleh penggunaan
      suku bunga mengambang, dimana tingkat suku bunga tersebut selalu disesuaikan dengan pasar.
   - Nilai wajar utang pembiayaan konsumen diperkirakan dengan mendiskontokan arus kas masa
      depan menggunakan tingkat suku bunga saat ini bagi pinjaman, yang mempersyaratkan risiko
      kredit dan sisa masa jatuh tempo yang serupa.

   Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas
   keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021:
                                                               30 Juni 2022         31 Desember 2021
                                                              (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
   Aset keuangan
   Aset keuangan lancar
      Kas dan setara kas                                         17.922.889.937          26.802.379.346
      Piutang usaha - neto                                        6.250.145.743           4.677.601.148
      Piutang lain-lain                                           1.391.132.841           1.463.996.853
   Jumlah aset keuangan lancar                                   25.564.168.521          32.943.977.347
   Aset keuangan tidak lancar
      Setara kas yang dibatasi penggunaannya                     61.617.791.039          68.112.914.289
   Jumlah aset keuangan                                          87.181.959.560        101.056.891.636
   Liabilitas keuangan
   Liabilitas keuangan jangka pendek
      Utang bank                                                 27.632.532.553          19.924.606.980
      Utang usaha                                                13.311.184.187          22.839.440.399
      Utang lain-lain                                               568.214.793             992.300.513
      Beban akrual                                                1.547.409.678           1.568.466.585
      Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu
        tahun:
        Utang bank                                                 6.000.000.000         10.000.000.000
        Utang pembiayaan konsumen                                    355.269.505            547.755.418
   Jumlah liabilitas keuangan jangka pendek                      49.414.610.716          55.872.569.895
   Liabilitas keuangan jangka panjang
      Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
         yang jatuh tempo dalam satu tahun:
        Utang bank                                               62.933.465.000          62.933.465.000
        Utang pembiayaan konsumen                                             -                       -
   Jumlah liabilitas keuangan jangka panjang                     62.933.465.000          62.933.465.000
   Jumlah liabilitas keuangan                                   112.348.075.716        118.806.034.895




                                                  49
Page 53
                               PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                   Tanggal 30 Juni 2022 dan
                Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                 (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)



33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Manajemen Risiko

  Liabilitas keuangan utama Perusahaan terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, beban
  akrual dan utang jangka panjang. Perusahaan juga mempunyai aset keuangan yang terdiri dari kas
  dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan setara kas yang dibatasi penggunaannya. Tujuan
  utama dari instrumen keuangan ini adalah untuk membiayai kegiatan operasional Perusahaan.

  Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
  sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi, pengembangan bisnis serta untuk
  mengelola risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Perusahaan yaitu risiko kredit, risiko
  tingkat suku bunga dan risiko likuiditas. Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola
  risiko-risiko yang dirangkum di bawah ini.

  a. Risiko kredit

    Risiko kredit merupakan risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal
    memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko kredit
    yang dihadapi Perusahaan terutama berasal dari kegiatan operasi (terutama dari piutang usaha
    kepada pihak ketiga) dan dari kegiatan pendanaan termasuk saldo pada rekening bank, deposito
    dan simpanan berjangka.

    Eksposur risiko kredit Perusahaan terutama adalah dalam mengelola piutang usaha. Perusahaan
    melakukan pengawasan kolektibilitas piutang usaha sehingga dapat diterima penagihannya secara
    tepat waktu dan juga melakukan penelaahan atas masing-masing piutang pelanggan secara berkala
    untuk menilai potensi timbulnya kegagalan penagihan, termasuk jaminan unit terkait dan permintaan
    jaminan atas penjualan barang dan jasa serta membentuk pencadangan berdasarkan hasil
    penelaahan tersebut, apabila diperlukan.

    Pelanggan yang membeli unit apartemen dengan cara angsuran diikat dengan klausul legal di dalam
    kontrak pembelian dan diminta untuk mengagunkan produk yang dibeli yaitu unit apartemen dan unit
    SOHO atas kewajiban yang tersisa dari harga pembelian. Sebagai tambahan, atas keterlambatan
    pembayaran dari konsumen/pelanggan, denda akan dikenakan kepada pelanggan dan harus
    diselesaikan sebelum unit terkait diserahterimakan kepada pelanggan yang bersangkutan.

    Manajemen risiko kredit untuk piutang usaha dari operasional hotel antara lain dilakukan dengan
    penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses pemilihan pelanggan baru atau bersifat selektif dalam
    melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, meminta pelanggan untuk
    membayar uang jaminan di muka, meminta jaminan pembayaran dari para agen perjalanan dan juga
    untuk pemesanan kamar dalam jumlah besar, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit,
    serta memantau kolektibilitas piutang secara berkala serta pengikatan jaminan terkait untuk
    mengurangi jumlah piutang usaha tak tertagih.

    Risiko kredit yang berasal dari setara kas yang terdiri dari saldo di bank, deposito berjangka serta
    penempatan lainnya dikelola dengan menempatkan kelebihan dana hanya pada bank dan
    Perusahaan dengan peringkat kredit yang tinggi.




                                                 50
Page 54
                                    PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2022 dan
                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                      (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Manajemen Risiko (lanjutan)

   a. Risiko kredit (lanjutan)

     Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit pada aset keuangan muncul dari kelalaian pihak ketiga
     dengan maksimal eksposur sama dengan nilai instrumen tercatat tersebut:
                                                                                          30 Juni 2022               31 Desember 2021
                                                                                         (Tidak Diaudit)                 (Diaudit)
     Pinjaman yang diberikan dan piutang
       Setara kas                                                                           17.922.889.937                      26.707.282.217
       Piutang usaha – neto                                                                  6.250.145.743                       4.677.601.148
       Piutang lain-lain                                                                     1.391.132.841                       1.463.996.853
       Setara kas yang dibatasi penggunaannya                                               61.617.791.039                      68.112.914.289
     Jumlah                                                                                 87.181.959.560                 100.961.794.507
     * Tidak termasuk saldo kas pada tanggal 30 Juni 2022 dan 2021.

     Tidak ada risiko kredit yang signifikan dalam Perusahaan.
     Tabel berikut memberikan kualitas kredit dan analisis umur aset keuangan Perusahaan sesuai
     dengan peringkat kredit pelanggan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021:
                                                                           30 Juni 2022
                                                                         (Tidak Diaudit)
                                                   Telah Jatuh Tempo tetapi Belum Mengalami
                                                                Penurunan Nilai
                            Belum Jatuh                                                                        Telah Jatuh
                          Tempo dan Tidak                                                                      Tempo dan
                             Mengalami         1 hari sampai       31 hari sampai           Lebih dari         Mengalami
                           Penurunan Nilai    dengan 30 hari       dengan 60 hari            60 hari         Penurunan Nilai        Jumlah
     Pinjaman yang
        diberikan dan
        piutang
     Setara kas*            17.922.889.937                  -                     -                    -                   -      17.922.889.937
     Piutang usaha           2.873.398.722      1.946.187.094         1.094.681.047          486.705.076         150.826.196       6.551.798.135
     Piutang lain-lain       1.391.132.841                  -                     -                    -                   -       1.391.132.841
     Setara kas yang
        dibatasi
        penggunaannya       61.617.791.039                     -                     -                   -                  -     61.617.791.039
     Dikurangi:
        cadangan
        kerugian kredit
        ekspektasian                      -                    -                     -                   -      (150.826.196 )      (150.826.196 )
     Jumlah aset
       keuangan             83.805.212.539      1.946.187.094         1.094.681.047          486.705.076                    -     87.332.785.756



                                                                        31 Desember 2021
                                                                             (Diaudit)
                                                   Telah Jatuh Tempo tetapi Belum Mengalami
                                                                Penurunan Nilai
                            Belum Jatuh                                                                        Telah Jatuh
                          Tempo dan Tidak                                                                      Tempo dan
                             Mengalami         1 hari sampai       31 hari sampai           Lebih dari         Mengalami
                           Penurunan Nilai    dengan 30 hari       dengan 60 hari            60 hari         Penurunan Nilai        Jumlah
     Pinjaman yang
        diberikan dan
        piutang
     Setara kas*            26.812.277.641                  -                        -                 -                    -     26.812.277.641
     Piutang usaha           4.210.001.691      1.720.979.621              686.066.102       168.137.327                    -      6.785.184.741
     Piutang lain-lain       1.049.461.655                  -                        -                 -                    -      1.049.461.655
     Setara kas yang
        dibatasi
        penggunaannya       66.433.541.680                     -                     -                   -                  -     66.433.541.680
     Jumlah aset
       keuangan             98.505.282.667      1.720.979.621              686.066.102       168.137.327                    -    101.080.465.717




                                                                      51
Page 55
                                PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2022 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                  (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Manajemen Risiko (lanjutan)

   a. Risiko kredit (lanjutan)

     Kualitas kredit instrumen keuangan dikelola oleh Perusahaan menggunakan peringkat kredit internal.
     Instrumen keuangan diklasifikasikan sebagai “Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan
     nilai” meliputi instrumen dengan kualitas kredit tinggi karena ada sedikit atau tidak ada pengalaman
     kegagalan (default) pada kesepakatan berdasarkan surat kuasa, surat jaminan atau promissory
     note. “Telah jatuh tempo tetapi belum mengalami penurunan nilai” adalah akun-akun dengan
     pengalaman kegagalan (default) yang sering namun demikian jumlah terhutang masih tertagih.
     Terakhir, “Telah jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai” adalah akun yang telah lama belum
     dilunasi dan akan dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai piutang.

   b. Risiko tingkat suku bunga

     Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dalam hal nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
     instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Perusahaan dihadapkan
     pada risiko perubahan suku bunga pasar terutama terkait dengan utang bank yang dikenakan suku
     bunga mengambang.

     Perusahaan mengelola risiko tingkat suku bunga dengan cara sangat berhati-hati dalam mengambil
     pinjaman bank dan membatasinya pada tingkat yang wajar sesuai dengan arus kas Perusahaan.


   c. Risiko likuiditas

     Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa
     penerimaan jangka pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek.

     Kebutuhan likuiditas Perusahaan secara historis timbul dari kebutuhan untuk membiayai investasi
     dan pengeluaran untuk investasi dan renovasi hotel dan apartemen terkait dengan perluasan usaha.

     Dalam mengelola risiko likuiditas, Perusahaan memantau dan menjaga tingkat kas dan setara kas
     yang memadai untuk membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak dari
     fluktuasi arus kas. Perusahaan juga secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas
     aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang bank, utang usaha, utang lain-lain dan beban akrual serta
     utang jangka panjang, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan untuk memelihara fleksibilitas
     pendanaan dengan cara menjaga ketersediaan komitmen fasilitas kredit termasuk restrukturisasi
     fasilitas kredit sesuai ketentuan yang berlaku.




                                                  52
Page 56
                                  PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2022 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                    (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Manajemen Risiko (lanjutan)

   c. Risiko likuiditas (lanjutan)

     Tabel di bawah ini merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan
     arus kas kontraktual (tidak termasuk pembayaran bunga) pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31
     Desember 2021.

                                                                         30 Juni 2022
                                                                        (Tidak Diaudit)
                                                                                   Jatuh tempo
                                                                            Lebih dari        Lebih dari
                                                                         1 tahun sampai    3 tahun sampai   Lebih dari
                                      Jumlah          Dalam 1 tahun      dengan 3 tahun    dengan 5 tahun    5 tahun
     Utang bank                      27.632.532.553    27.632.532.553                  -                -                -
     Utang usaha                     13.311.184.187    13.311.184.187                  -                -                -
     Utang lain-lain                    568.214.793       568.214.793                  -                -                -
     Beban akrual                     1.547.409.678     1.547.409.678                  -                -                -
     Utang bank jangka panjang       68.933.465.000     6.000.000.000     62.933.465.000                -                -
     Utang pembiayaan konsumen          355.269.505       355.269.505                  -                -                -
     Jumlah liabilitas keuangan   112.348.075.716      49.414.610.716     62.933.465.000                -                -



                                                                    31 Desember 2021
                                                                         (Diaudit)
                                                                                   Jatuh tempo
                                                                          Lebih dari          Lebih dari
                                                                       1 tahun sampai      3 tahun sampai   Lebih dari
                                      Jumlah          Dalam 1 tahun    dengan 3 tahun      dengan 5 tahun    5 tahun
     Utang bank                      19.924.606.980    19.924.606.980                  -                -                -
     Utang usaha                     22.839.440.399    22.839.440.399                  -                -                -
     Utang lain-lain                    992.300.513       992.300.513                  -                -                -
     Beban akrual                     1.568.466.585     1.568.466.585                  -                -                -
     Utang bank jangka panjang       72.933.465.000    10.000.000.000     62.933.465.000                -                -
     Utang pembiayaan konsumen          547.755.418       547.755.418                  -                -                -
     Jumlah liabilitas keuangan   118.806.034.895      55.872.569.895     62.933.465.000                -                -



   Manajemen Modal
   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal
   yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

   Selain itu, Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-Undang Perseroan Terbatas efektif tanggal
   16 Agustus 2007 untuk mengkontribusikan sampai dengan 20% dari modal saham ditempatkan dan
   disetor penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan
   eksternal tersebut dipertimbangkan oleh Perusahaan pada Rapat Umum Pemegang Saham.

   Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian terhadap perubahan kondisi
   ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
   menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Tidak
   ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun berjalan.

   Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan
   akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.




                                                         53
Page 57
                                 PT TRIMITRA PROPERTINDO Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2022 dan
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                   (Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain)


34. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS
   Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai
   berikut:
                                                                     30 Juni 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)
                                1 Januari 2022           Arus kas                 Nonkas         30 Juni 2022

   Utang bank                      19.924.606.980         7.707.925.573                    -       27.632.532.553
   Utang bank jangka panjang       72.933.465.000        (4.000.000.000)                   -       68.933.465.000
   Utang pembiayaan konsumen          547.755.418         (192.485.913)                    -          355.269.505



                                                                31 Desember 2021
                                                                  (Tidak Diaudit)
                                1 Januari 2021           Arus kas                 Nonkas       31 Desember 2021

   Utang bank                      24.688.851.188        (4.764.244.208                    -       19.924.606.980
   Utang bank jangka panjang       80.433.465.000        (7.500.000.000)                   -       72.933.465.000
   Utang pembiayaan konsumen        1.262.055.880         (714.300.462)                    -          547.755.418


35. KETIDAKPASTIAN KONDISI EKONOMI
   Pandemi Covid-19 di tahun 2020 telah menyebabkan terjadinya perlambatan ekonomi global dan
   domestik. Luas dampak tersebut bergantung pada beberapa perkembangan tertentu di masa depan
   yang tidak dapat diprediksi pada saat ini, termasuk durasi penyebaran wabah, kebijakan ekonomi dan
   kebijakan lainnya yang diterapkan Pemerintah untuk memberantas ancaman Covid-19. Manajemen
   terus memantau secara seksama operasi, likuiditas dan sumber daya yang dimiliki Perusahaan, serta
   bekerja secara aktif untuk mengurangi dampak saat ini dan dampak masa depan dari situasi ini yang
   belum pernah dialami sebelumnya. Laporan keuangan ini tidak mencakup penyesuaian yang mungkin
   timbul dari ketidakpastian yang diungkapkan di atas.

36. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU

   Standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi
   Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia tetapi tidak wajib diterapkan pada tahun yang berakhir pada
   tanggal 30 Juni 2022 dan belum diterapkan secara dini oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
   - Amandemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
      Pendek atau Jangka Panjang, berlaku efektif pada 1 Januari 2023 dengan penerapan dini
      diperkenankan.
   - Amandemen PSAK 22, “Kombinasi Bisnis” tentang Referensi terhadap Kerangka Konseptual,
      berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dan penerapan dini diperkenankan.
   - Amandemen PSAK 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi” tentang Kontrak
      Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak, berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dan penerapan dini
      diperkenankan.
   - PSAK 74, “Kontrak Asuransi”, berlaku efektif 1 Januari 2025 dengan penerapan dini diperkenankan.
   - Penyesuaian Tahunan atas PSAK 69, “Agrikultur”, PSAK 71, “Instrumen Keuangan” dan PSAK 73,
      “Sewa”, berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan.


37. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU (lanjutan)

   Manajemen sedang mengevaluasi dampak dari penerapan standar akuntansi keuangan baru dan
   revisi tersebut dan  belum     menentukan   dampaknya    terhadap    laporan  keuangan.




                                                    54

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.67 MB
Published21 Nov 2023
Pages57
Characters196,293
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result