Skip to content
Back to announcement

Checklist LK 2025_INTP_310326_part1.pdf

Financial statement Text extracted INTP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 50

Page 1 OCR 0.937
Page 1 of 83

INDOCEMENT
Mabes tenan

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom ,Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom ,N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
Bidang Usaha Pabrik Semen
Jenis penawaran Umum Saham

Desember 2025
Nama Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan
Nama Partner Lukmanul Arsyad, S.E.
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.920
Page 2 0f83

INDOCEMENT
Merdaberg Motor

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung | vV
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi vV
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan December 2025

Dalam jutaan rupiah

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan 17.731.188
Laba (rugi) bruto 5.769.873
EBITDA 3.599.828 |
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 2.248.781

Laba (rugi) komprehensif 2.248.262
Laba per saham (dasar)
(dalam jumlah rupiah penuh) 674,50
Laba per saham (dilusian) N/A

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset 31.725.343
Jumlah Aset Lancar 11.215.313

Jumlah Aset Tidak Lancar 20.510.030

Jumlah Liabilitas 8.522.242
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 6.104.197
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2.418.045

Jumlah Ekuitas 23.203.101 |

Page 3 OCR 0.929
Page 3 of 83

INDOCEMENT
Periode laporan keuangan December 2025
Dalam jutaan rupiah
Modal Disetor 1.757.801
Saldo Laba 22.264.966

Rasio Keuangan”

Rasio Lancar (Yo) 183,7
ROA FFA
ROE 9,9
Ebitda thd pendapatan (96) 20,3

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

dl al al

Laporan arus kas selama periode

ulalulnje

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum

Page 4 OCR 0.944
Page 4 of 83

INDOCEMENT
Medelara Materials

1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,
C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan la
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan Ia
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan Ia
periode pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan Ia
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan la

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Page 5 OCR 0.928
Page 5 of 83

perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

INDOCEMENT
Meidearg Motoris

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate (Catatan ia
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
Nama lokasi
Nama pemilik izin lokasi:
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
OI Nama lokasi:
D Nama pemilik ijin lokasi,
Oi Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Ou
Oo

poroO

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

oo

Page 6 OCR 0.906
Page 6 of 83

INDOCEMENT
"Hetaterg Menara

12) | Khusus Industri Kehutanan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
c) sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang vV Catatan ib
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: vV (Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan vV (Catatan ib
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v (Catatan ib
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Ce Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v (Catatan ic
langsung:
2) | Tempat kedudukan: v (Catatan 1c
3) | Jenis usaha: v (Catatan 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v Catatan 1c
6) | Total Aset: dan v Catatan ic

7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50Yo
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan v

Page 7 OCR 0.928
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

Page 7 of 83

INDOCEMENT
Mirgnberg Moneta

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran v
kembali pinjaman atau uang muka:

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas v

induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan v
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Lo KA

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v (Catatan 1d
audit,

2)

Cakupan manajemen kunci: dan v | (Catatan 1d

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan vV | (Catatan 1d
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Penerbitan Laporan Keuangan |

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan V | Catatan 1d

Page 8 OCR 0.949
Page 8 of 83

khtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

(Catatan 2a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

(Catatan 2a

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

(Catatan 2a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

(Catatan 2a

B0)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

atatan atas Laporan
Keuangan Konsolidasian

Page 9 OCR 0.918
Page 9 of 83

INDOCEMENT
ear beratgranan

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk v Catatan 2b
dan entitas anak:
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan vV
keuangan entitas induk:
Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v
Pengendalian atas entitas anak,
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: v
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan v
nonpengendali: dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v
telah dieliminasi.
Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain: (Catatan 2
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwill: v
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan v
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon: v
(2) akuisisi secara bertahap: dan v
(3) imbalan kontinjensi. v
3) | Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v (Catatan 2c
kas.

Page 10 OCR 0.920
Page 10 of 83

INDOCEMENT
akdaterg Moterian

4 Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

(Catatan 20

KG BURUK XL

LA

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

TEA

Cc) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

La

Page 11 OCR 0.939
Page 11 of 83

INDOCEMENT
erdeterg Motoris

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Page 12 OCR 0.919
Page 12 of 83

husus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari

»|K

INDOCEMENT
H0debora Moterios

rumusan biaya yang digunakan.

konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:
C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, vV Catatan 2i
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. v
12) | Persediaan :
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v (Catatan 2f

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Page 13 OCR 0.926
Page 13 of 83

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

c) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

g) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

SEK LK

Catatan 2g

Page 14 OCR 0.891
Page 14 of 83

INDOCEMENT
Morbern Materai

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v ICatatan 2b
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama vV
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama vV
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud: vV Catatan 2k
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, vV
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Takberwujudj v
€) metode amortisasi yang digunakan: v
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan v
9) riset dan pengembangan (jika ada). v
18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v
19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi: v (Catatan 2j
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: vV
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan v
e) penghentian pengakuan Properti Investasi. v

Page 15 OCR 0.935
Page 15 of 83

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dan

e) Pertanggungan Asuransi.

INDOCEMENT

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain: |
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya | (Catatan 2h
penurunan nilai: dan |
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22) | Khusus Industri Perbankan |
Liabilitas Segera |
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan: dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan Catatan 2t

b) dasar penentuan nilai provisi.

Page 16 OCR 0.943
24)

Page 16 of 83

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 17 OCR 0.930
Page 17 of 83

INDOCEMENT
eroerg Moreno

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v (Catatan 2!
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan vV
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
Cc) Khusus Industri Asuransi v
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate v

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 18 OCR 0.919
Page 18 of 83

28) | Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v (Catatan 2n
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas vV
moneter, dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v (Catatan 2e, Catatan 26
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, v (Catatan 2p
b) ketentuan mengenai saling hapus: v
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan v
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: vV Catatan 2m
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan vV
oleh Perusahaan,
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, vV
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v
3a) | Saham Treasuri v
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, (Catatan 2u

penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Page 19 OCR 0.909
Page 19 of 83

-
INDOCEMENT
Hodebera Meteran

35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk (Catatan 2g
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba ICatatan 2s
(rugi) per saham dilusian.
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 4

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

Page 20 OCR 0.938
Page 20 of 83

INDOCEMENT
erdebera Motors
2) | Khusus Industri Perbankan v

a) Kas vV
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah penyisihan penurunan nilai.

Page 21 OCR 0.909
3)

Page 21 of 83

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debitur:

Cc) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan

1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting

lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

KS KK Ko «

Catatan 5

4

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

SN aa Ra LN

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 22 OCR 0.929
Page 22 of 83

INDOCEMENT
Mba

c) Piutang Reasuransi | v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan v

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan v
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: |

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse):
dan

b) Tagihan Anjak Piutang v

Page 23 OCR 0.949
Page 23 of 83

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

2)

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 24 OCR 0.931
Page 24 of 83

EMENT

INDOCI
Hekdera Mt

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain: |
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang terjadi: dan

8) | Piutang Reverse Repo V
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

9) | Agunan Yang Diambil Alih v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

Page 25 OCR 0.919
Page 25 of 83

INDOCEMENT
Mednbarg Hotero

10) | Piutang Di en dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v
denda kepada pihak lain.
11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v Immaterial
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. vV
12) | Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: v Immaterial
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, v
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang v
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: v
(b) alasan reklasifikasi: dan v
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah v

direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Page 26 OCR 0.929
Page 26 of 83

INDOCEMENT
Medatarg Moteriis

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, vV
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi vV
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v

(Catatan 4

KL

Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,
b) tujuan model usaha yang digunakan:

c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
d) Informasi penting lainnya.

Page 27 OCR 0.939
16)

Page 27 of 83

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

INDOCEMENT
"esetarg Moreras

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

7

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) — Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

1» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Page 28 OCR 0.916
Page 28 of 83

INDOCEMENT
Manabargansa

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika adi

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(S5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(Catatan 6

& Ka ho

TN

Page 29 OCR 0.929
Page 29 of 83

(9)

dan nilai persediaan yang diasura lai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

(Catatan 6

INDOCEMENT
Hagtbera Matana

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
2 Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

ka)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(14) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e)

Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Page 30 OCR 0.923
Page 30 of 83

INDOCEMENT
Mekinlerg Motenots

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit vV

Tambahan pengungkapan antara lain:

(W) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

Page 31 OCR 0.943
23)

Page 31 of 83

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

(Catatan 11

INDOCEMENT
edulera Moteria

22)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Immaterial

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan

ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

(Catatan 26

Page 32 OCR 0.917
Page 32 of 83

INDOCEMENT
edotera Moro

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan v
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. v

27)| Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Cc) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi
harganya tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20Yo v
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan v
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

Immaterial

Ko KAK

9g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi v
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan v

menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan v
investor lain,

») liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk v
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam v

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 33 OCR 0.931
age 33 of 83

INDOCEMENT
MedabargMatenoh

29) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal:
b) Penyisihan periode berjalan,
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.
30) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman,
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.

b'

Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal

Ii. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Page 34 OCR 0.912
Page 34 of 83

INDOCEMENT
Mediibera Motoris

Be en ee Le
i. Pengurangan tahun berjalan |
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan vV

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e) Kondisi hewan ternak:

#) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar v Immaterial
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi sianifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar v
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau v

lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, v
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Page 35 OCR 0.932
Page 35 of 83

INDOCEMENT
Medang aneka.

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas v
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

Pa

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau v
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan v

Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (2) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir v
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan v

untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain Immaterial
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) umur manfaat, v
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi v
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasij
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan:
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan v
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. v
Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: v
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v

Page 36 OCR 0.915
Page 36 of 83

INDOCEMENT
Madara materias

(3) estimasi saat penyelesaian: vV
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian: v
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v

yang layak dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan vV (Catatan 7
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban vV
penyusutan:
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v
ekuitas (jika ada):
&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: vV

Rn IS Ih Ke

Page 37 OCR 0.922
Page 37 of 83

INDOCEMENT
Mnditbern Matari

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v

(3) estimasi saat penyelesaian: v

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v

(5S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam v
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v

yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, v

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v
masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara vw
material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang v
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis v
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

Page 38 OCR 0.917
Page 38 of 83

INDOCEMENT
"Heelerg Morena

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang

(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada v
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:
dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:
€e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan v
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset v
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:
Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:
keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(&) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

Immaterial

c

d

KL

9

h

ME MK Io UK

Page 39 OCR 0.940
Page 39 of 83

INDOCEMENT

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvalu:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

ot ad

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

«|

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Page 40 OCR 0.926
Page 40 of 83

Mt Dera tataran
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yi

ang harus diungkapkan antara I:

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian

dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b. Liabi

1) | Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

(Catatan 8

Ne

2) | Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka v Immaterial
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: v
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: v

Page 41 OCR 0.936
Page 41 of 83

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4 jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

SA

INDOCEMENT
Megaborgatena

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

(Catatan 10

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi

b) laba yang diakui:

6) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 42 OCR 0.930
Page 42 of 83

INDOCEMENT
'merotera Moterals

7) | Khusus Industri Perbankan v
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lai
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan

penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumiah utang menurut mata uang.

Page 43 OCR 0.921
c)

Page 43 of 83

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

INDOCEMENT
"ednierg Matereia

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak

berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e)

)

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

e))

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 44 OCR 0.934
Page 44 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

» Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

INDOCEMENT
age bergtana

2)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

(Catatan 14

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

(Catatan 11

i1

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasij
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

Catatan 12

Page 45 OCR 0.944
Page 45 of 83

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

INDOCEMENT
pad an

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyi an untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimi untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

(Catatan 26
Immaterial

Page 46 OCR 0.940
Page 46 of 83

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

f pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(4) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

9
d)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(4) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

(Catatan 13

Page 47 OCR 0.934
Page 47 of 83

INDOCEMENT
Merdoern Mars

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan v
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: v
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau v
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. v
Khusus Industri Perbankan v

a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

Page 48 OCR 0.936
Page 48 of 83

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

menata

22

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(1) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

CG) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(3) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(Cc) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

Aa

(Catatan 14

Page 49 OCR 0.918
(3)

1G

(5)

(6)

Page 49 of 83

(2) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(PM) imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis,

(i) curtailment: dan

Ci) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang

seluruhnya atau sebagian didanai:

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal

dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan

SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat

diatribusikan pada setiap:

(3) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarialj

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program:

(Pp imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(6) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

Aa

R3 KKR

Ao KM KM

(Catatan 14

Page 50 OCR 0.943
Page 50 of 83

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
10 (sepuluh per seratus):

(FP) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

Ht

MU,

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.29 MB
Published31 Mar 2026
Pages50
Characters88,092
Text sourceOCR
OCR confidence0.928

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Rintis p.1
unresolved org Rianto & Rekan p.1
unresolved org Rekan Nama Partner Lukmanul Arsyad p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×10
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Bank Lai p.42

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result