Skip to content
Back to announcement

COIN - Checklist OJK - 31 Des 2025.pdf

Financial statement Text extracted COIN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.927
Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Pi
yang merupakan Perusahaan Efek.

3: Apabila Emiten/Perusahaan Publik
dengan menambahkan keterangan

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik|
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'

5. Checklist ini wajib ditandatangani 0

Data Umumi

Page 1 of84

HECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

blik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada'

alasannya pada kolom keterangan.

tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

leh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk iaporan keuangan audited).

Nama Emiten/Perusahaan Pubiik

PT Indokripto Koin Semesta Tbk

Bidang Usaha

Aktivitas perusahaan holding dan konsultasi manajemen lainnya serta Kegiatan Bursa
Berjangka Aset Kripto dan Jasa Kustodian Aset Kripto melalui Perusahaan Anak

Jenis penawaran Umum

Penawaran Umum Perdana Saham

31 Desember 2025

31 Desember 2024

Nama Kantor Akuntan Publik

Amir Abadi Jusuf,
Aryanto, Mawar & Rekan

Amir Abadi Jusuf,
Aryanto, Mawar & Rekan

Nama Partner

Jul Edy Siahaan

Jul Edy Siahaan

Opini Akuntan

Tanpa Modifikasian

Tanpa Modifikasian

Catatan tentang Opini (jika ada)

N/A

N/A

“ disesuaikan dengan periode penyaji

laporan keuangan.

Page 2 OCR 0.847
Page 2 0184

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangah”
Pemenuhan Peraturan No.VIIILA.2 tentang “Independensi vV
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Data Keuangan Penting
Periode Laporan Keuangan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
| fisudiy (Diaudit)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 284,751,460,249 101,288,618,787
Laba bruto 66,214,310,070 39,725,465,852
Laba (rugi) usaha/cperasional 76,242,728,878 43,695,330,927
Laba (rugi) bersih periode berjalan 76,242,728,878 42,966,354,537
Laba (rugi) komprehensif 148,998,703,431 142,979,898,537
Laba (rugi) Per saham (dasar) 3.6 8.24
Laba (rugi) Per saham (dilusian)

Page 3 OCR 0.903
Page 3 of84

Periode Laporan Keuangan 30 September 2025 31 Desember 2024
(Tidak Diaudit) (Diaudit)
Laporan posisi keuangan '
Jumlah Aset 1,585,989,914,722 1,526,573,914,857
Jumlah Aset Lancar 427,870,589,576 377,488,298,347
Jumlah Aset Tidak Lancar 1,158,119,325,146 1,149,085,616,510
Jurnlah Liabilitas 46,256,568,525 234,992,302,967
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 45,897,783,525 231,950,098,563
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 358,785,000 3,042,704,404
Jumlah Ekuitas 1,539,733,346,197 1,291,581,111,890
Modal Disetor 1,470,588,240,000 1,250,000,000,000
Saldo Laba 84,277,377,676 13,196,488,733
Rasio Keuangan
Rasio lancar (96) 932.22 162.75
ROA 9,03 0,03
ROE 0,03 0,03

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik, |

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIFI.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v

Laporan laba rugi komprehensif sejama periode v

Page 4 OCR 0.896
Page 4 of 84

3 | laporan perubahan ekuitas selam4 periode v

4 Laporan arus kas selama periode . v
5 | taporan posisi keuangan pada awgi periode komparatif yang disajikan saat. v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akutansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pps laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam lapdran keuangannya.

6 | Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatar atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,
& Informasi tambahan untuk pos-pos|yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antarallain meliputi:
1) informasi yang naa Ga SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidaklmenggunakan kata "sebagian",
2. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
3. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggurlgan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
4. | diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan keuangan

1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Page 5 OCR 0.869
Page 5 of84

Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan, Catatan 1a
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang Catatan 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | kegiatan usaha sesuai anggaran dasar! Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan Ia
perlode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan La
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingari usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
2) | khusus Industri Media
Penjelasan rindi tentang Perizinan yang dimiliki,
8) | Khusus Industri Jatan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,
10)| Khusus untuk Industri Perbankan |
Izin usaha sebagai bank umum, sebagi bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prihsip syariah Gika ada).
11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bimi dan Pertambangan Umum

|
Area Eksplorasi dan Fkapioitasi/Pengerpbangan,

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
- Nama lokasi,
8 Nama pemilik izinfokasi: — |
& Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

Page 6 OCR 0.855
|

|

!

Page 6 of 84

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pe lokasi: dan

«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagal Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Ksuangan:
b) Area Ekspioitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi:
Nama pemilik ifin fokasi: |

.
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj
.
.

'
Persentasi kepemilikan saharh Perseroan pada perusahaan pemilik ijin tokasi:
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspioitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

.

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaah hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
2) sisa umur HPH. |

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v
diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi juralah Efek yang diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, |dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain: |
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak Catatan 1d
langsung:
2) | Tempat kedudukan, Catatan id
3) | Jenis usaha: Catatan 1d

Page 7 OCR 0.873
Page 7 0184

4) | Tahun beroperasi secara komersial Catatan 1d
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi Hak suara (jika berbeda): Catatan 1d
6) | Totai Aset: dan Catatan 1d
7) | informasi penting lainnya antara lain:

2) sifat hubungan antara entitas indul

dan entitas anak, apabila entitas induk tidak

memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096

(lima puluh perseratus) hak suara

b) alasan mengapa kepemilikan baik |
(lima puluh perseratus) hak suara
dengan pengendalian:

K3

ng sah,

ngsung maupun tidak langsung lebih dari 50y
ta hak suara potensial atas Investee tidak diikuti

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan urtuk menyusun laporan keuangan konsolidastan dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal lapor
tanggal atau periode yang berbeda

n keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk
kembali pinjaman atau uang muka:
Suatu rincian yang menunjukkan di
Induk pada entitas anak yang tidak
yang dapat diatribusikan pada pemi

e

lalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

Impak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Imengakibatkan hilangnya Pengendatian atas ekuitas
ik entitas induk: dan

?) dalam hal hilangnya Pengendalian dtas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (ji
dan porsi dari keuntungan a
pengakuan sisa investasi padi
tanggal hilangnya Pengendali

a ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
u kerugian yang dapat diatribusikan pada
entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
n:

(2) jumlah persentase kepemilikah yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merurkan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas
Pengendallan dilepaskan: dan|

Ia entitas anak atau bisnis lainnya dimana

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

utamanya.

Page 8 OCR 0.877
Page 80184

Karyawai reksi, komisaris, dan

Ite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | ama dan jabatan untuk masing-masihg anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan 1c
Audit,

2) | Cakupan manajemen kundij dan v Catatan 1c

3) | 3umtah karyawan tetap pada masing-ntasing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas v Catatan 16
anak. |

& Penerbitan Laporan Keuangan |
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan 32

Pihak yang bertanggung jawab mengotbrisasi laporan keuangan.

Catatan 32

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hgi-hal sebagai berikut:
a Pernyataan kepatuhan terhadap san v Catatan 22
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yditu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan 2b
biaya perolehan Kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
Gair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

23 | Dasar penyusunan laporan keuangan, Yaitu dasar akrual, kecuati untuk laporan arus kas. v Catatan 2b

3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v Catatan 2b

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata Uang fungslonal v
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). v

4) | Atasan perubahan periode pelaporan (ika ada). v
« | Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen |

Page 9 OCR 0.898
1)

Page 9 of 84

bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat

manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Perusahaan harus mengungkapkan 250 ikhtisar kebijakan akuntansi

2)

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah

tercatat Aset dan Liabilitas dalam perigde pelaporan berikutnyaj dan

Catatan 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas Sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan meh atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode

pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu | .

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memabami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1»

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk, |

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan ja perubahan kepemilikan tanpa kehilangan

Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk

Pengendalian atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,
6) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan |
1 pernyataan bahwa saldo pos dan tiansaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

&«

Catatan 2d

2

i
|

Kombinasi bisnis |

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metade yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

Catatan 2r

Page 10 OCR 0.865
Page 19 of 84
b) pengakuan awal untuk goodwill, v
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/: dan v
&) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan|
(3) imbalan kontinjensi.
Kas dan setara kas,
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 29
kas.
Instrumen Keuangan |
a) Instrumen Keuangan selain ke
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Instrumen jan setiap kategori, termasuk perlakuan atas V Catatan 2g
biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah peweai awal instrumen keuangan setiap kategori: v
(3) ketentuan saling hapus dari men keuangan, v
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilsi Wajar instrumen keuangan: v
(5) metode perhitungan yang digknakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v
keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan: v
(7) khusus Instrumen keuangan Herivatif dan akuntansi lindung nilai, selain v
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:
(a) ketentuan pemenuhan Kriteria akuntansi lindung nilai:
(b) klasifikasi lindung ntuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan
(9) perlakuan akuntansi lindung nila? untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk v
Yang harus dijelaskan antara iain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:

Page 11 OCR 0.889
Page 11 of84

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukul
(9) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lairi:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(a) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
P) Siro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain! dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan
Bank Lain.
Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang barus dijelaskan antara lain! dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lam.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara ain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah!
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan |
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan

7
II
a) Kredit !

Page 12 OCR 0.880
|
| Page 12 of84
|

|

|

|

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-maling jenis kredit yana diberikan
(2) Dasar penyajian atas kredit!
(8) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b)  Tagihan/Kewajiban Aksepi
Yang harus dijelaskan antara lain|dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyaji ! 4

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan "
dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas kejintungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.

2)

Khusus untuk Industri Pembiayaa

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antata lain: |

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika per ln menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari

konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dar: |

@) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

|

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi,
dan !

C9 kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau iessor.

Catatan 2j

Page 13 OCR 0.884
Page 13 0184

12

|
Persediaan : |
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan,

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus difelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, ahtara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain: |
Biaya perolehan, mutasi pembebarian ke biaya produksi,

b) Khusus Industri Perkebunan |!

Tanaman Perkebunan |

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tnaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reasifkasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masd manfaat tanaman yang disusutkanj dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,

Cc) Khusus Industri Peternakan |
Hewan Ternak |
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian, |
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(3) Metode penilaian: dan!
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

Page 14 OCR 0.830
|
| Page 14 of 84
|

13)| Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lala: —

a) pengakuan awal Aset Tetap: | Catatan 2i

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

€) pengelompokan Aset Tetap: |

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

HD estimasi umur manfaat dan tarif pehyusutan

g) penghentian pengakuan: :

h) nilei residu, dan !

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Na

14)! Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain mel
asosiasi.

le yang digunakan untuk mencatat investasi pada

8

15)| gagian partisipasi dalam ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama. |

16)| Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara lain: — |
a) Kriteria dari bentuk kerjasama: |
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbut, dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada. |

17)| Aset Tak Berwujud |

Yang harus dijelaskan antara lain :—

a) pengakuan awal Aset Takberwujudi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

@) metode amortisasi yang digunakan:

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

Catatan 21

do KAL

«ta

Page 15 OCR 0.867
Page 15 0184

aa aw

18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain: — |

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak fancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)| Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi |

Yang harus dijelaskan antora fain: |

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

&) Pertanggungan Asuransi. !

21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang harus dijelaskan antara lain: — |

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya,

22)| Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Page 16 OCR 0.877
Page 16 o184

Simpanan dari bank
Yang harus dijelaskan antara laii !
a) Penjelasan atas simpanan dari barik lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan |

Yang harus dijelaskan antara lain: |

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)| Provisi | v
Yang harus dijelaskan antara lain: — |
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

b) dasar penentuan nilai provisi. |

2ay| Utang Repo ! v
Yang harus dijelaskan antara fain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya. !

25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Rekiamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan, :
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)| Khusus Industri Pertambangan Umum v
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dij

Page 17 OCR 0.897
Page 17 o£84

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai Janda waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan: :

|

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
Gilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi. :

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain: — |

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

&) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan i
a) Yang harus dijelaskan antara lain:!
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) daiam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan

pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 20

hb) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian :

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Cc) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
fa) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif:
dan

Page 18 OCR 0.900
Page 18 01 84

tc) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim :
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, Klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

@) Khusus Industri Real Estate |

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lai

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari
nilai tercatat proyek: i

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(B) Biaya yang direvisi dan direalokasi alabat perubahan mendasar pada estimasi
kini dan

(S) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelanggan !
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara fain: |

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas
moneter, dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo datam mata
uang asing.

KAL

Catatan 2e

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berclasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuanganj dan

Catatan 2f

31)

Hibah Pemerintah

Page 19 OCR 0.861
Page 19 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain: — |
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak Kini dan pajak tangguhan: v Catatan 2p
b) ketentuan mengenai saling hapus: : v
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan v
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v
33)| Imbalan Kerja |
Yang harus dijelaskan antara lain: —
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 2n
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v
oleh Perusahaan:
0) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, Ly
dan !
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v
34)| Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara Jain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35M Pembayaran Berbasis Saham i
Yang harus dijelaskan antara jainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalul Kas,
termasuk pengukurannya.
36)| Kuasi-Reorganisasi ' T
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
&) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorgenisasi sebelum 1 Januari 2013. «
37)| Biaya pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

Page 20 OCR 0.877
38)

Page 20 084

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasaf yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39)

Laba (Rugi) per saham :
Yang harus dfjelas tara lain dasar perhitungan faba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan 2s

Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 4
b) rincian jurnlah penempatan di bahk berdasarkan nama bank serta jenis mata Lang
asing: |
CG) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan v
@) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh v
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan v
a) Kas v
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Siro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.
&) Siro pada Bank Lain v

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

Page 21 OCR 0.904
Page 21 of84

(2) Perubahan penyisihan selama pertode berjalan untuk masing-masing giro

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan
(5) Pendapat manajemen akan, kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumtah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpalred):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumiah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(6J Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(B) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan! kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi: v Catatan 5

b) jumlah piutang menurut debitur: v

C) jumlah piutang menurut mata uang: v

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai v

@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutangj

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen v Catatan 5
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: v v

Page 22 OCR 0.855
Page 22 0184

Mn) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan v

D informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(A) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting v
lain yang diatur dalam perjanjian, dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi v
a) Piutang Premi V

Tambahan pengungkapan mengerialantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi , v

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(G) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

&) Piutang Reasuransi vV
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:
ten Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
& Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan
3 Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jurnlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(Aj Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan v

Page 23 OCR 0.906
Page 23 of 84

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(S) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun) dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjlan anjak plutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berefasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini ptutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(aj kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

Page 24 OCR 0.872
Page 24 ot 84

acar

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,

(2) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagat pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

dj). Piutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

Ka) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(0 lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
& | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) faba yang diakui:

c) kerugian yang terjadij dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo . v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 25 OCR 0.904
Page 25 of34

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kernbali Efek,
Cc) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

6) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan Ta

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jurnlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jenis dan jumlah piutang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,

Catatan 6

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat tancar
maupun tidak tancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
Pihak ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

Page 26 OCR 0.888
(3

(3)
“@)

(oa)
&)

7

(8)

3

Page 26 of 84

baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempoj

jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yana diraklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direkiasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan
penjaminan tersebut,

jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalarni penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi

yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan Klasifikasi, .

LL Ld

BN

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan
6) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

@) hal-hat lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

DS

Page 27 OCR 0.893
Page 27 0£84

Tambahan pengungkapan mengenai antara lai!

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan,

G) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
“Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nila! pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

&) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih dan

b) faba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, balk yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Esai

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 28 OCR 0.886
Page 28 of 84

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

bh Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutast selama periode berjalan:

cd Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilal Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas

1» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

33 Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

DI Pendapat manajemen akan kecukupan jumtah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lin:

3

Rincian jumiah tagihan dan Habifitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempoj

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:
&) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
22)| persediaan

a)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.906
Page 29 of 84

(2) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesual bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjualj

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(a) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) juralah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkanj dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,
dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya,

SKA KI

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) — Makanan dan minumanj
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

(31

Khusus Industri Real Estat
"Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persedisan menurut klasifikasi:

Page 30 OCR 0.888
Page 30 0184

nm

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan, dan
(0 Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumtah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada,

d) Tanah untuk Pengembangan v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(8) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

&) Khusus Industri Media v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(4) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (dispasabie): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan v

(dl) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(3) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual: dan

Page 31 OCR 0.888
Page 31 0184

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir iewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jurnlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(6) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(P Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(8) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)| Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) (incian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 16
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v

24)| Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. v

25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

(2) Uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

Page 32 OCR 0.894
Page 320184

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku: dan

(5) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antar

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset

atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

il. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(0 dampaknya terhadap hasil operasi untuk pertode tersebut dan pertode sajian
sebelumnya,

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak beretasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

@) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya,

6) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Labilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

&«

Page 33 OCR 0.915
Page 33 0184

atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
perlode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap perbatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain:

H) labilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
'semua atau sebagian Liabllitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung

v

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilakukan selarna periode berjalan, dan

d) Saldo akhir

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

Page 34 OCR 0.891
Page 3d of 84

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasiftkasi proyek kerjasama Operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasiikan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nltai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama pating sedikit 2 tahun terakhilr,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman,
(5) Perbandingan satdo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
an
KS) Tanaman yang dijaminkan,
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
Ca) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
Hi. Biaya langsung
(b) Jumiah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Pengurangan tahun berjalan

Ti. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanamen yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (betum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

Page 35 OCR 0.914
b)

2
3)
e)
n
39

n)
»
D
2)

Page 35 of 84

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Nilat amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

Kondisi hewan ternak:

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jike ada,

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33)

3)

b)

Properti Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasij

(B3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karana sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(a) nama Penilai, tanggal penilalan, dan tanggal taporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

Page 36 OCR 0.901
Page 36 of 84

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhi

periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifika:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
Gilaporkan dalam japoran keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nllai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
hilal, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan)
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakut dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b)tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

3a)| Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:
v Catatan 8

Page 37 OCR 0.904
Page 37 of84

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan

kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal

dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

&) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban

penyusutan,

@) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

ekuitas (jika ada):

@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan

nilat, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(LX) — tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan

antara lain:

t1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian,

ta hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hral terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi Kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.

1) Pengungkapan lainnya antara lain:

KL

Catatan 8

Catatan 8

Page 38 OCR 0.904
Pace 38 of 84

gg...

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

2 jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedja untuk dijual,

(G3 dalarn hat model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat:

3) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dikentikan pengakuannya,

(S) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan
jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(3) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulikan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan: dan

(19) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,
dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, Sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(2) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(2) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)| Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

Page 39 OCR 0.895
Page 39 0184

Catatan 10
Catatan 10

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

&) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada v Catatan 10
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kuakifikasian, maka harus diungkapkan: v
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi,

6) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak v
terbatas,

P penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periade amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan Keuangan Perusahaan, v

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: v
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
evaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas v

1) hilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan modei biaya, dan

(S) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham..

«ti

Kt

37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) “Saldo akhir,

Page 40 OCR 0.894
Page 40 of 34

b) Aset Eksplarasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v
Yang harus diungkapkan antara lein:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(3) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(8) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan?
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimnulainya produksi, dan
Ke) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(&) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(2) Saldo akhir
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

Page 41 OCR 0.910
Page 41 of84

Ka Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terj

penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan

(@ Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.
2) | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
(a) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomij

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v Catatan 15

jatuh tempo.

K| Ate

Page 42 OCR 0.853
Page 42 01 84

ia

Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera |
Yang harus diungkapkah antara lain:
2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
) Uraian mengenai sifat masing-masing kewafiban.
4) | Utang Repo . v
Yang harus diungkapkah antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
bb) Tanggal dan hargadilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
5) | khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
3 biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakut:
@—kerugian yang disldmi: dan
@j pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
6) | Khusus Industri Perbankan v
a) Simpanan Nasab:
Yang harus diungkapkan antara tain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6). Pemberian failitas Istimewa kepada pemilik rekening giro.
) Simpanan dari Bank Lain “
P Yang harus diungkgpkan antara Isi
- (W) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Page 43 OCR 0.900
Page 43 0184

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, an

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjafan untuk sertifikat deposito
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
7) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang karus diungkapkan antara laln :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang,
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumtah utang kjaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jusalah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(a) Jumlah utang menurut mata uang.

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Juralah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihtak ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

Page 44 OCR 0.903
Page 44 0184

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

31

Utang Koasuransi (reverite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(8) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

»

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jurnlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h

Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

8) | Uiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Catatan 18
9) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lai
jenis dan jumlahnya, dan Catatan 16b

a)

Page 45 OCR 0.891
b) informasi mengenal ketetapan pajak. v

Page 45 of 84

3)

b)

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk Habilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas

2
3

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,
Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

Yang harus diungkapkan antara lain:

ka) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

(b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalarn
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (miselnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

ke,
2
8
“4

Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

10)| Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah Nabilitas anfak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan
b) Juralah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
11)) Khusus Kontrak Konstruksi v
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara jain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
12y| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai Catatan 9
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
13) Liabilitas Keuangan Lainnya v

Page 46 OCR 0.897
Page 4G 0284

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jumlahnya.

14)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

15)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain fiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang dildasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

16)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rindan nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

17)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diwngkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

GC) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo delam waktu 12 (dua befas) bulan,

&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumiah dan tujuan
erolehannya,

#) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

G9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kandisi default)

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

Page 47 OCR 0.909
Page 47 ot84

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,

pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang barus dan

pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang

yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal

laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka

panjang, antara lain adalah:

(L)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan,
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

18)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

9
9

4
la)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) tebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (Iima)tahun.
pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada perlode tersebut:

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausui yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembefian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

19)

Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 48 OCR 0.896
Page 48 of84

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(a) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara Jain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj

(3) Ringkasan perjanjtan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

G) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(MD) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

20)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liablfitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
aa) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(ad) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk,

Page 49 OCR 0.888
Page 49 0184

(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan fiabilitas bersyarat Jainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(4) Saldo awal:
(2) penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir

21)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain: ,

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perfode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

(i) curtailment, dan

G) penyelesaian,

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanal,

(4) rekonsiliasi satdo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
'SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) turan oleh pemberi pekerja:

fe) iuran oleh peserta program:

LL

Kat tao 4

£

Catatan 18

Page 50 OCR 0.878
Page 50 0184

(aa

(#) imbalan yang dibayarkan,
(9) kombinasi bisnis, dan
(h) penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir v
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Catatan 18
Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam faporan
posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir perlode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini
(b) biaya bunga:

CX

(9 hasil yang diharapkan dari aset program: v
(dj rasi yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK, v
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor 16Y5 (sepuluh per seratus), v
(t) biaya jasa lalu, v
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan v
h) dampak dari batasan dalam SAK: v
(7) jurnlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul v
segera dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuariat, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:
(B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarlal yang diakui pada v
pendapatan komprehensif lain, dalam hat Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen Utang, properti, dan
seluruh aset lain, v
(20) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaanj dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(21) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program, v

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang diakui sebaual Aset: v

Page 51 OCR 0.912
Page 51 ot34

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin

antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(2) tingkat diskonto, v

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam japoran keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan datam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan), v

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan
satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: v

(2) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(H)  labilitas program dinyatakan sebagai jurnlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

&«d

KAL OM

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, v
dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan: v

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(2) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
(b) dalarn hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai

SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan

Page 52 OCR 0.874
Oo ONMO(rO aa wu

Page 52 0184

kewafiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan
(utyjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13),
butir (14), dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakut sebagai beban untuk program iuran pasti.
£) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

22)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaanj

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

H pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondist default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

Psi

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
ta) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:

Page 53 OCR 0.885
Page 53 of 84

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(9 nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasit (untuk Sukuk mudharabah):

(F) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:
(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannyaj dan
(1) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi
Sukuk dan kondisi default).

24)| Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
?) persyaratan penting lainnya.
25)| Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak Konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Page 54 OCR 0.931
Page 54 of 84

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

jumtah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

jaminan serta pembentukan dana untuk pejunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting iainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kandisi default),
dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

Imi..persyaratan penting lainnya"

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

23)

b)
c)

9

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (ima perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya,

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

Catatan 19

Page 55 OCR 0.889
2

(3)

Page 55 0184

dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo
laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham

€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas

Gd) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

P) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

ke)
2

3)
(ga)

(5)
&
Gg)

Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij

Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

Tanggal efektif transaksi:

Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan
yang terjadi,

Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

Ka) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

Cb) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(4) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Page 56 OCR 0.889
Page 56 of 84

3) | Sefisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
n
€) Jumiah yang dircalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
2) | saham Treasari
Yang harus diungkapkan antara tain:
2) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
lisetor
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara iain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait, dan
&) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) -ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

Page 57 OCR 0.891
Page 57 ot84

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tilak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk,

d. | Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara Jai

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(HD Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa, v
(3) Bunga,
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividenj
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
B) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v
C9 Nama pihak pembell dan jurnlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh v
perseratus) dari pendapatan,
@) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan v
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
&) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

Page 58 OCR 0.872
Page 58 0284

(2) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,
(by Jurnlah uang muka yang diterima: dan
(C) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,
?) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(2) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara tain terdiri dari:

(2) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
Ce) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

Cj Masa berlaku tarif,

dj Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3

Khusus Industri pembiayaan .

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

Ec) Pendapatan sewa.

9

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

Page 59 OCR 0.921
Page 59 0184

a) Restitusis
b) Subsidi tidak mampu, dan
&) Selisih perhitungan klaim.

5) | Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

€) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rindian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 60 OCR 0.858
Page 60 of 84

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakulj
9) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)| Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: v
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerjas dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1046 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
1i)| Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan: «
C) Beban pegawai:
d) Beban penyusutan sarana medis,
2) Beban pemeliharaan sarana,
D Beban asuransi:
9) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.
12)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim

bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 61 OCR 0.912
Page G1 of 84

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nifai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

6) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

6) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 21

15)

16,

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
Khusus Industri Pembiayaan .
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk
masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Plutang
Sewa Pernbiayaan.

Page 62 OCR 0.894
Page 62 0184

17)| Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang “-
berlaku: dan

(0 selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
Ka) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

Catatan 22

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan :
(0 amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

'(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.
18)| Khusus Industri Perbankan vV

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara tain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)| Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 63 OCR 0.905
a)
b)
c)
d9)
e)

?

Page 63 of 84

perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud
keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai datam rangka
Indung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

.9

9

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhanj

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

KK taat AI

Page 64 OCR 0.905
1

n

»

h)

D

Kk)

m)

Page 64 0f84

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, fika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belur dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(4) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) taba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak Kini dengan menerapkan tarif pajak sesuat

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang beriaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2 jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau llabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2 laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jurnlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusutkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun fidak diakut sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

Page 65 OCR 0.910
Page 65 0184

- n)  uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhai

praakuisisi apabila Perusahaan adatah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakut pada tanggat akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

P) jumlah aset pajak tengguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pemballkan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan ditusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setlap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut,
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

8) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 23

22)| Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara tain:

Page 66 OCR 0.906
2)

b)

9

d

Page 660184

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang

jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas beretasi.

terkait dengan transaksi dengar orang atau anggota keluarga terdekat meliputi

nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi

dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap totai pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap totat Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumiah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersarna atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

&

NN 3

Catatan 24

Page 67 OCR 0.895
Page GT of 84

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
@) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata kang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,

(3) rindian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:

(aj jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbut pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui taba rugi,
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

Page 68 OCR 0.908
Page 68 o?84

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi

penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) Go0dWII yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul datam pendapatan
komprehensif fain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
lompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(A) sifat dari perubahan Kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-perlode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

Page 69 OCR 0.900
5)

Page 69 0784

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

ke)
2

(3)
&

Sifat dari kesalahan periode lalu,

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuanganj dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awali: dan

keadaan yang membuat penerapan retraspketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

ke)
2)
3)

(3
(5)

(9)
kes)

(3)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi,

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,

periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak

pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jurnlah
pembayaran: dan

(9) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut
tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

SL KK 44

Catatan 1d

Page 70 OCR 0.901
Page TO of 84

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
Iangsung, dan kelompok piutang fain, yaitu sebagai berikut:
(2) Nilai Wajar piutang
(b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan
(9 estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:
(20) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset v
Yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:
(d1) setiap llabilitas kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar v
sumber daya ekonomi terjadi

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam
haldiperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depanj dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
(43) dalam hal pembelian dengan diskon: v
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10045
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi: v
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:
(45) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: v

Page 71 OCR 0.921
b)

Page 71 of 84

(a) Nilai Wajar pada tanggat akuisisi atas kepentingan ekultas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pitrak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan Iaba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk
semuakombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau je balan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(8) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap perlode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumiah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbui selama penyelesaian,

Page 72 OCR 0.885
Page 72 o£84

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,

(3) Iabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumiah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(2) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan kevangan Perusahaan hasil penggabungan:

3) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan v
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hai berikut secara keseturuhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis fainnya selama suatu periode:
(1) jumiah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

Ka) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas ahak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

SS .x

Segmen Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada levei segmen,
(2) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
ditaporkan:

Page 73 OCR 0.906
2

3)

Page 73 of84

informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumiah yang terkait dalarn laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

ed)

2

3

Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk satiap produk dan jasa atau setiap

kelompok produk dan jasa yang serupa.

Informasi wilayah geografis

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

negara domisili Perusahaan: dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh

pendapatan. Dalam hat pendapatan dari suatu negara asing secara

individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

1. egara domisili Perusahaanj dan

II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

( faktaj

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 74 OCR 0.904
Page 74 0184

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok fepasan disajikan sesual SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan iaba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
Yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib

mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Iindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan
(7) persyaratan penting fainnya.
€) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 75 OCR 0.908
Page 75 of 84

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap Klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas kewangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan
posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan Ilabilitas keuangan.

Catatan 26a

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara fain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang djusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

G) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah Iabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan datam pengendaiian bersama entitas: dan

Page 76 OCR 0.893
Page 76 0284

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Iiabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian
periode berlakunya perikatan
dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(6) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

i- pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
II. periode berlakunya perikatan:
ITL nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi dan
iv. sanksi-sanksij
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jurolah dan batasan-batasannya.

«

Page 77 OCR 0.858
Page TT of 84

b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara !ah
(4) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
Ka) pihak-pihak yang terkait
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

(3) kemungkinan Habilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kantinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lsi
(a) karakteristik aset atau iiabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumiah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

(dj kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
3a)| Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Piasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan Iiabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Page 78 OCR 0.905
Page 78 of 84

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan tuas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelotaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

Ca) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif
yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

bj Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan,

Catatan 26c

36)|

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rindian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tangga! laporan
posisi keuangan:
(2) Posis! CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tangga! laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Page 79 OCR 0.898
Page 79 of 84

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

379)| Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going cancern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

Cc) Penyajian laporan posisi Keuangan sebelum, pada saat dan sesudah
kuasi-reorganisasij

&) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Iiabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

&) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun satdo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak
kuasi-reorganisasi.

38)| Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodaiannya, termasul
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

Page 80 OCR 0.892
Page 800184

TT PANEN dari aren Pe permodalan dari pihak. nuri apa , wa - .

terjadi ketidakpatuhan.

39)| Transaksi Monkas v
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)| Pembayaran Berbasis Saham v

Yang barus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian)

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
obsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

8) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas Jain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Page 81 OCR 0.890
Page B1 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain : Kn an

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(6) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syarlah v

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

&) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat.

43)| Informasi Penting Lainnya vV

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting:

9j Pendapatan, beban dan hasil underwritings dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup .
perusahaan.

44)| Khusus Industri Kehutanan : . vV

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan fiabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya:

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

Page 82 OCR 0.910
8

uj

Pape 82 0184

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinyaj dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannyaj dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)| Peristiwa Setelah Periade Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan v
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalarn laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v Catatan 30
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektifatau perubahan kebijakan akuntansi: “
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v
d) pembahasan mengenaidampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas
laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat
diketahui atau diestimasi secara wajar.
47) Rektasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam

laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

Page 83 OCR 0.900
Page 83 ot 84

(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan
(3) alasan reklasifikasi,
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak pfaktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alesan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)| Hibah Pemerintah v

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hat sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam taporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui,

49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara iain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiltasi pos-pas yang berbeda untuk japoran posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
Cc) Dalam hat Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk.
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)| Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 84 OCR 0.746
Page 84 of 84

Jakarta, 31 Maret 2026

|) INDOKRIPTO
STA

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.31 MB
Published31 Mar 2026
Pages84
Characters149,195
Text sourceOCR
OCR confidence0.890

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Indokripto Koin Semesta Tbk p.1 ×2
linked person Amir Abadi Jusuf p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.1
unresolved org Mawar & Rekan p.1 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Bank Lain. Cc p.11
unresolved org Bank Lam. p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result