Skip to content
Back to announcement

20260331_FMII_Public Expose_32056309_lamp1.pdf

Other Text extracted FMII

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 19

Page 1
PT Fortune Mate Indonesia Tbk.
   Materi Paparan Publik Dalam Rangka HUT
            Pencatatan Saham FMII
Page 2
                         DAFTAR ISI
I.     PROFILE PERUSAHAAN
II.    KINERJA KEUANGAN DAN OPERASI
        Ikhtisar Data Keuangan
        Analisis Pembahasan Manajemen

III.   KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI PERSEROAN
        Kendala yang dihadapi
IV.    UPAYA PENINGKATAN KINERJA PERSEROAN
        Prospek Usaha
        Rencana Manajemen

V.     TARGET DAN REALISASI 2025
Page 3
Dewan Komisaris & Direksi

 DEWAN KOMISARIS

  • Presiden Komisaris     : Teddy Gunawan
  • Komisaris              : Harijanto
  • Komisaris Independen   : Lisajana

 DEWAN DIREKSI


  • Presiden Direktur      : Tjandra Mindharta Gozali
  • Direktur               : Yongki Tedja
  • Direktur               : Olivia Gunawan
  • Direktur               : Heranita Cintya


                                                        4
Page 4
Struktur Perseroan
(Per 31 Des 2025)
Page 5
KINERJA KEUANGAN DAN OPERASI
Page 6
IKHTISAR DATA KEUANGAN
                                (dalam jutaan Rupiah, kecuali untuk laba bersih per saham dan rata-rata saham yang beredar)
                                                                                           31 Desember
                                Uraian
                                                                               2025             2024             2023
ASET
Aset Lancar                                                                    168.876           177.130          184.696
Aset Tidak Lancar                                                              589.730           600.180          597.639
Jumlah ASET                                                                    758.606           777.310          782.335
Liabilitas Jangka Pendek                                                        61.886            84.398           89.642
Liabilitas Jangka Panjang                                                        1.984            13.247           23.375
Jumlah Liabilitas                                                               63.870            97.645          113.017
Ekuitas                                                                                          679.665          669.318
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                                                   63.870           777.310          782.335
Penjualan Bersih                                                                32.026            35.317            42.580
Beban Pokok Penjualan                                                            7.670            14.257            12.669
Laba Kotor                                                                      24.356            21.060            29.911
Jumlah Beban Bersih                                                             (8.963)          (10.044)          (11.480)
Laba Sebelum Pajak                                                              15.395            11.016            18.431
Taksiran Beban Pajak                                                              (859)             (652)           (1.068)
Laba tahun berjalan                                                             14.536            10.364            17.363

Laba yg dapat diatribusikan ke Entitas Induk                                    14.537            10.365            17.361
Laba Bersih Per Saham Dasar (Rp)                                                  2,27              1,62              2,71
Page 7
PERTUMBUHAN PENJUALAN BERSIH
1. Pada tahun 2023, penjualan bersih yang dicapai Perseroan adalah sebesar
   Rp.42,580 miliar yang berarti mengalami penurunan sebesar 18,7 % jika
   dibandingkan dengan penjualan tahun 2022 sebesar Rp. 52,37 miliar
2. Pada tahun 2024, penjualan bersih yang dicapai Perseroan adalah sebesar
   Rp.35,318 miliar yang berarti mengalami penurunan sebesar 17,06 % jika
   dibandingkan dengan penjualan tahun 2023 sebesar Rp. 42,580 miliar
3. Pada tahun 2025, penjualan bersih yang dicapai Perseroan adalah sebesar
   Rp.32,026 miliar yang berarti mengalami penurunan sebesar 9 % jika dibandingkan
   dengan penjualan tahun 2024 sebesar Rp. 35,318 miliar
                      42.580
                                   35.318
                                                32.026




                     2023        2024         2025
Page 8
PERTUMBUHAN LABA
LABA KOTOR

1. Pada tahun 2023 laba Kotor yang dicapai Perseroan adalah sebesar Rp 29,911
   miliar atau mengalami penurunan sebesar 3 % dari periode yang sama tahun 2022
   sebesar Rp. 30,84 milyar.

2. Pada tahun 2024 laba Kotor yang dicapai Perseroan adalah sebesar Rp.21,060
   miliar atau mengalami penurunan sebesar 29,59 % dari periode yang sama tahun
   2023 sebesar Rp. 29,911 milyar.

3. Pada tahun 2025 laba Kotor yang dicapai Perseroan adalah sebesar Rp. 24,356
   miliar atau mengalami kenaikan sebesar 15,65 % dari periode yang sama tahun
   2024 sebesar Rp. 21,060 milyar.
Page 9
PERTUMBUHAN LABA (lanjutan)
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KE ENTITAS INDUK

1. Pada tahun 2023 mencatat Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke Entitas
   Induk sebesar Rp 17,36 miliar sedangkan dari periode yang sama tahun 2022
   mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan Entitas Induk sebesar
   Rp.17,29 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 0,38 % dari periode yg sama
   tahun 2022
2. Pada tahun 2024 mencatat Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke Entitas
   Induk sebesar Rp 10,37 miliar sedangkan dari periode yang sama tahun 2023
   mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan Entitas Induk sebesar
   Rp.17,36 miliar atau mengalami penurunan sebesar 40,29 % dari periode yg sama
   tahun 2023
3. Pada tahun 2025 mencatat Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke Entitas
   Induk sebesar Rp 14,54 miliar sedangkan dari periode yang sama tahun 2024
   mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan Entitas Induk sebesar
   Rp.10,37 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 40,25 % dari periode yg sama
   tahun 2024
Page 10
Grafik Pertumbuhan Laba Kotor dan
Laba Tahun Berjalan Yang Dapat diatribusikan
ke Entitas Induk
                        Laba Kotor    Laba diatirbusikan ke Entitas Induk

          29.911



                                                                     24.356

                                     21.060

                   17.360

                                                                              14.537


                                               10.365




           2023                       2024                            2025
Page 11
ASET DAN EKUITAS
ASET
1. Aset Perseroan pada tahun 2023 sebesar Rp.782,335 miliar dibanding tahun
    2022 sebesar Rp. 752,86 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 3,91 %
2. Aset Perseroan pada tahun 2024 sebesar Rp.777,309 miliar dibanding tahun
    2023 sebesar Rp. 782,335 miliar atau mengalami penurunan sebesar 0,64 %
3. Aset Perseroan pada tahun 2025 sebesar Rp.758,606 miliar dibanding tahun
    2024 sebesar Rp. 777,310 miliar atau mengalami penurunan sebesar 2,41 %

                     782.335
                                   777.310




                                               758.606




                    2023         2024        2025
Page 12
ASET DAN EKUITAS (Lanjutan)
EKUITAS
1.   Ekuitas Perseroan pada tahun 2023 sebesar Rp. 669,318 miliar dibandingkan
     tahun 2022 sebesar Rp. 652 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 2,66 %
2.   Ekuitas Perseroan pada tahun 2024 sebesar Rp. 679,664 miliar dibandingkan
     tahun 2023 sebesar Rp. 669,318 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 1,55 %
3.   Ekuitas Perseroan pada tahun 2025 sebesar Rp.694,736 miliar dibandingkan
     tahun 2024 sebesar Rp. 679,665 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 2,22 %
                                                    694.736




                                       679.665



                          669.318




                        2023         2024         2025
Page 13
KENDALA-KENDALA
YANG DIHADAPI PERSEROAN
Page 14
KENDALA KENDALA YANG DIHADAPI
Ketegangan geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel yang terjadi pada tanggal
28 Pebruari 2026 patut terus kita cermati. Pasalnya, dinamika konflik ini diprediksi banyak pengamat tidak akan berlangsung
singkat, sehingga akan membawa dampak ter-hadap perekonomian dunia termasuk Indonesia. Seperti diketahui, sektor
properti sangat dipengaruhi stabilitas makroekonomi dan sentimen jangka panjang. Terlebih mengingat kawasan Timur Tengah
merupakan sumber dan jalur distribusi penting bagi energi dunia.

Dengan situasi itu, risiko terjadinya gangguan pada makroekonomi nasional menjadi terbuka lebar dari mulai potensi
terjadinya :
1.lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM),
2.Kenaikan harga bahan material bangunan,
3.Inflasi tinggi,
4.Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing akan melemah,
5.Tingkat suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) tinggi hingga anjloknya daya beli masyarakat.

Dalam kondisi geopolitik dunia yang tidak dapat diprediksi akan berlangsung berapa lama tersebut, tentu akan ada distorsi dan
konsekuensi bagi bisnis properti. Dipastikan pengembang akan menghadapi situasi-situasi baru yang dapat memengaruhi
keberlang-sungan bisnisnya.

Untuk itu, sebagai pelaku usaha dituntut agar mampu beradaptasi dan menggunakan pengalaman-pengalaman yang dimiliki
untuk mengantisipasi hal-hal terburuk yang mungkin terjadi di masa mendatang. Antisipasi juga perlu dilakukan dengan
membuka awareness terhadap apa yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Agar kondisi apa pun yang nanti terjadi
dampaknya sudah diantisipasi dan diukur.

Kita juga meyakini bahwa pemerintah akan melakukan berbagai dukungan agar sektor properti terutama subsektor perumahan
tetap dapat bertahan di tengah pengaruh konflik geopolitik dunia ini. Hal itu mengingat program pembangunan 3 juta rumah
hingga saat ini masih merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang harus berhasil.

Jika subsektor ini tidak mendapatkan dukungan dan insentif, maka kita patut mem-pertanyakan kembali keseriusan
pemerintah dalam program 3 juta rumah ini!
Page 15
UPAYA PENINGKATAN
KINERJA PERSEROAN
Dengan indikator berlanjutnya ekonomi Indonesia, termasuk sektor properti,
Perseroan telah merumuskan berbagai strategi yang akan dijalankan secara konsisten
untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja, sebagai berikut:

• Mempertahankan jumlah cadangan lahan yang sudah ada (existing) dengan cara
  akuisisi atau pembelian lahan seluas lahan yang terjual (replenishing).
• Aktif mencari dan mengembangkan properti di daerah-daerah baru dengan
  melakukan kerjasama (partnership) dengan mitra lokal.
• Menciptakan produk properti yang berkualitas unggul dan penuh dengan inovasi.
• Mengembangkan properti yang eco-friendly dalam rangka menciptakan
  keseimbangan dengan lingkungan.
• Mengoptimalkan sumber daya keuangan dalam rangka menunjang ekspansi usaha
  melalui kombinasi yang proporsional dan prudent atas pembiayaan internal,
  pendanaan perbankan maupun pasar modal.

Untuk itu Perseroan telah menetapkan rencana jangka panjang, yang antara lain
Tetap berfokus pada usaha real estat dan properti, terutama pada pengembangan
pembangunan pergudangan dan perumahan.
Page 16
PROSPEK USAHA
PROSPEK USAHA TAHUN 2026
Berdasarkan analisis data makroekonomi dan fundamental perusahaan, outlook untuk tahun
2026 sebagai berikut:
1. Fase Akselerasi: Tahun 2026 diprediksi akan menjadi fase percepatan pemulihan sektor
   properti. Kombinasi suku bunga KPR yang lebih rendah (hasil transmisi kebijakan BI
   2025) dan batas akhir insentif PPN DTP akan mendorong lonjakan permintaan.
2. Puncak Penjualan: Kami memperkirakan paruh kedua 2026 akan mencatat rekor
   penjualan tertinggi dalam siklus ini, didorong oleh perilaku konsumen yang ingin
   mengamankan pembelian sebelum insentif pajak berakhir pada 31 Desember 2026.
3. Keseimbangan Baru: Sektor perkantoran dan apartemen sewa akan mencapai titik
   keseimbangan baru, dengan tingkat hunian yang membaik secara perlahan.

KESIMPULAN
Sektor properti Indonesia menutup tahun 2025 dengan fundamental yang kokoh dan
memasuki tahun 2026 dengan optimisme yang beralasan. Dukungan penuh dari kebijakan
moneter (suku bunga rendah 4,75%) dan fiskal (PPN DTP 100% hingga 2026) menciptakan
lingkungan yang sangat kondusif bagi pertumbuhan.
Page 17
TARGET DAN REALISASI 2025
                                                                                   Kenaikan
                                  2025                     2025
      Penjualan                                                                  (Penurunan)
                                (Target )                (Realisasi)
                                                                                     (%)

       Property             Tidak ada target           32,026 miliar                 Nihil

Realisasi target akhir tahun 2025 seperti yang telah ditargetkan pada tahun buku 2024 bahwa Perseroan
tidk menargetkan penjualannya karena situasi perekonomian selama tahun 2025 masih tidak menentu

Penjualan
Realisasi Penjualan tahun 2025 adalah sebesar Rp.32,026 miliar atau turun sebesar 9,32 % dari tahun
2024 sebesar Rp.35,317 miliar .

Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan ke Entitas Induk
Realisasi Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik Entitas Induk tahun 2025 adalah
sebesar sebesar Rp.14,54 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 40,25% dari periode yang sama tahun
2024 sebesar Rp.10,37 miliar.
Page 18
Sangkalan (Disclaimer)
Presentasi ini dan/atau dokumen lainnya ditulis dan disajikan oleh PT. Fortune Mate
Indonesia Tbk. ("Fortune"). Informasi dalam dokumen ini belum diverifikasi secara
independen. Tidak ada pernyataan atau jaminan yang tersurat maupun tersirat yang
dibuat untuk, dan tidak ada ketergantungan yang harus ditempatkan pada,
kewajaran, akurasi, kelengkapan atau kebenaran informasi atau pendapat tersebut
yang terkandung di sini. Baik Fortune, maupun afiliasi, penasihat atau perwakilannya
tidak mempunyai kewajiban apapun (dalam kelalaian atau lainnya) atas kerugian
apapun yang timbul dari penggunaan dokumen ini atau isinya atau lainnya yang
timbul sehubungan dengan dokumen ini.

Tidak ada pembenaran yang dimaksudkan atau tersirat meskipun ada distribusi
presentasi dan/atau dokumen lainnya. Bahan-bahan dan informasi dalam presentasi
dan dokumen lainnya hanya untuk tujuan informasi saja, dan bukan penawaran atau
ajakan untuk pembelian atau penjualan surat berharga atau instrumen keuangan
atau untuk memberikan layanan investasi atau nasehat investasi.
Page 19
Terima Kasih
 Untuk pertanyaan lebih
Lanjut silahkan hubungi :
  corsec@fmiindo.com
   www.fmiindo.com
  Head Office :
  Gedung Gozco Lantai 3
  Jl. Raya Darmo 54-56
  Surabaya, Indonesia
  Telephone: +62 31 561 2818
  Fax: +62 31 562 0968

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.94 MB
Published31 Mar 2026
Pages19
Characters14,854
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Fortune Mate Indonesia Tbk. p.1 ×5
linked person Teddy Gunawan p.3
linked person Tjandra Mindharta Gozali p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result