Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
Paparan Publik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Rabu, 22 November 2023
Page 2
Agenda Pembukaan Paparan Publik Sesi Tanya Jawab
Page 3
Kinerja Perseroan
Page 4
Analisa Penjualan KRAS Kondisi pasar baja internasional masih
melemah yang dipengaruhi oleh kondisi
Volume Penjualan (KTon) Pendapatan (USD Juta)
global terkait dengan konflik negara
pemasok bahan baku Rusia-Ukraina,
Inflasi yang terjadi di beberapa negara,
kenaikan biaya produksi akibat suku
bunga serta gangguan pasokan energi di
1.843 beberapa negara.
1.588 Demand pasar baja domestik pada
1.263 Triwulan III 2023 mengalami penurunan
w
14%, hal ini menekan harga jual komposit
1.200
w Perseroan yang turun 17% dibandingkan
periode sebelumnya.
Dari sisi internal, keterbatasan pasokan
produksi baja pasca insiden di Pabrik
HSM#1 juga mempangaruhi capaian
volume penjualan Perseroan menjadi
sebesar 1,2 juta ton atau turun 24%
dibandingkan periode sebelumnya.
Penurunan dari sisi volume maupun
harga jual produk baja tersebut
YTD Sept YTD Sept YTD Sept YTD Sept berdampak pada capaian pendapatan
2022 2023 2022 2023 Perseroan menjadi sebesar USD1,26
Milyar atau turun 31% dibandingkan
periode sebelumnya.
4
Page 5
Analisa Profitabilitas KRAS
Capaian EBITDA sampai dengan
EBITDA (USD juta) Laba Bersih (USD juta) September positif sebesar USD27 juta
yang dipengaruhi oleh capaian EBITDA
KS Induk yang masih membukukan
negatif sebesar USD38 juta pasca
insiden HSM#1. Namun berkat sinergi
bersama Krakatau Steel Group, capaian
114 EBITDA masih membukukan positif dari
Subholding Krakatau Sarana Infrastruktur
82 sebesar USD47 dan Subholding
Krakatau Baja Konstruksi sebesar
27 USD13 juta.
w
Sampai dengan September 2023
-59 Perseroan masih mencatatkan rugi
w
bersih sebesar USD59 juta. Hal ini
dikarenakan dari sisi non operasional
Perseroan masih harus menanggung
beban keuangan sebesar USD97 juta
serta terdapat rugi atas selisih kurs
sebesar USD1 juta.
Meski demikian, Perseroan secara
konsisten terus memberikan kontribusi
YTD Sept YTD Sept YTD Sept YTD Sept positif kepada negara dalam bentuk
2022 2023 2022 2023 pembayaran pajak sampai dengan
September 2023 sebesar Rp2,7 Trilliun.
5
Page 6
Posisi Keuangan KRAS
Aset (USD juta) Liabilitas (USD juta) Ekuitas (USD juta)
Posisi Aset Perseroan pada 30 September
2023 adalah sebesar USD2,9 milyar atau
turun sebesar 7,5% dari posisi 31
3.161 Desember 2022, karena Perseroan
berupaya melakukan likuidasi atas piutang
2.923
w maupun persediaan barang jadi untuk
menjaga kas operasi perusahaan serta
adanya divestasi sebagian saham anak
2.610 usaha Perseroan dalam rangka memenuhi
kewajiban restrukturisasi hutang.
2.366
w Posisi Liabilitas Perseroan adalah sebesar
USD2,36 Milyar mengalami penurunan
553 558 9,4% dari 31 Desember 2022 karena
w
pembayaran sebagian pokok hutang
Tranche A dan Tranche B sebesar ±
USD284 juta.
Dari sisi Posisi Ekuitas Perseroan
mengalami peningkatan 0,8% menjadi
sebesar USD558 juta dibandingkan periode
Desember 2022 sebesar USD553 juta.
YTD Sept YTD Sept YTD Sept YTD Sept YTD Sept YTD Sept
2022 2023 2022 2023 2022 2023
6
Page 7
Company Update
Page 8
Permintaan baja meningkat, namun intensitas baja
turun dikarenakan material mobil yang lebih ringan dan
kuat emisi
Setelah pandemi, 4 ~ 7% penurunan berat setiap 10 tahun
permintaan baja global
Melambatnya perdagangan global dan permintaan
diprediksi akan tumbuh kapal kontainer, kapal curah batu bara & kapal tanker
sampai 2,1 Milyar ton di minyak
Kapal untuk NG & smart ships akan memimpin pasar
2035 (CAGR 1,3%),
meskipun pertumbuhannya Meningkatnya permintaan baja global karena investasi
moderat dengan pada sektor konstruksi (‘15-’35) CAGR 2.5%
menurunnya intensitas Urbanisasi, Smart-Green & Mega Cities
Penggunaan Baja High-strength , Intensitas Baja
baja dikarenakan tren
dekarbonisasi *) Meningkatnya investasi pada sektor energi
(‘19-’40) USD 2.673 (Milyar per tahun)
Era transisi global menuju energi baru & terbarukan
*Intensitas Baja= Permintaan Baja / investasi spesifik (ton / k USD)
8
Page 9
KSG memiliki program menuju Karbon Netral tahun 2060 dengan mendorong
Green Behavior, Konservasi Energi & Transformasi Teknologi berbasis H2
Program KSG Menuju Karbon Netral Capaian dan Strategi KS menuju Industri Hijau
>
KSG dan Afiliasi memiliki program untuk mengurangi emisi CO2 Pencapaian & Program Green Behavior
sebesar 33% di tahun 2030 dan mencapai karbon netral pada
tahun 2060 (dengan upaya percepatan di 2050) melalui penerapan 2019-2023 Konservasi Energi
Teknologi Hidrogen di fasilitas pembuatan besi dan baja.
▼27% ▼61% Penurunan
emisi/tahun
Atap transparan Konversi Lampu LED
2023 - 2025 Green Behavior (Quick Wins) ▼21% ▼49%
~ ~8.3 ktCO2
Konservasi energi, energi terbarukan, program
COG di RHF 1 HSM Kompresor udara BFC
ekonomi sirkular & menerapkan perilaku “Go- Penghematan/
Green”dan penelitian terkait reduksi berbasis smelter – ▼31% Others tahun
hydrogen, raw material substitution, EPD & CBAM PLTS Atap Gedung
Transformasi Digital,
Life Cycle Assesment dll
IDR ~67 M
Perkantoran
2025- 2040 Elektrifikasi, CCUS & Hidrogenisasi 2023-2025 Next Step Program Unggulan untuk Industri Hijau
EV Ecosystem, Injeksi Gas Alam dan gas H2 di BF &
CCUS, H2 Hub di Kawasan Industri Krakatau &
reduksi berbasis hidrogen untuk +10 mtpa baja pada
pengembangan BF-BOF & reaktivasi Iron
Go Green ESG Mgmt Energi EPD & EV Eco-Ind.
Steelmaking dan kajian internal terkait H2 steel plant. activities Report (ISO 50001) CBAM Ecosystem Park
2040- 2060 New green field of H2 Steel Plant
Membangun pabrik baru dengan konsep “Green
Steel” dengan menggunakan teknologi terbaru
dan ramah lingkungan secara bertahap.
CCUS: Carbon Capture & Utilization Storage; EPD: Environmental Product Declaration ;
9
CBAM: Carbon Border Adjustment Mechanism
Page 10
This presentationhas been prepared specificallyby KrakatauSteel. Thecontentof this presentation maynot be used,duplicated or
transmitted inany form without thewritten consentfrom Krakatau Steel. All rights reserved.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.