Back to announcement
20231116_TBIG_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31520100_lamp2.pdf
Other Text extracted TBIGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 31
Page 1
INFORMASI TAMBAHAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN V I TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TAHAP II TAH
INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE -2 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT
UTANG YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL -HAL TERSEBUT
ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS
KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL, SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGK AS
INI.
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk
KEGIATAN USAHA UTAMA
Penyedia Jasa Infrastruktur Telekomunikasi Terintegrasi melalui Perusahaan Anak
Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
KANTOR PUSAT
The Convergence Indonesia, lantai 11
Kawasan Rasuna Epicentrum
Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940 - Indonesia
Telepon : (62 21) 2924 8900; Faksimili : (62 21) 2157 2015
E-mail: corporate.secretary@tower -bersama.com
www.tower-bersama.com
KANTOR REGIONAL
18 kantor regional yang terletak di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Padang, Lampung, Jakarta, Banten, Bandung,
Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Makassar dan Papua
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN
SEBANYAK-BANYAKNYA Rp20.000.000.000.000 (DUA PULUH TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI BERKE LANJUTAN VI”)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI tersebut, Perseroan telah menerbitkan
obligasi sebesar Rp1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan :
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TAHAP II TAHUN 2023
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp Rp1.513.100.000.000 (SATU TRILIUN LIMA RATUS TIGA BELAS MILIAR SERATUS JUTA RUPIAH)
(”OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dengan tin gkat bunga tetap sebesar 6,75%
(enam koma tujuh lima persen persen) per tahun dan jangka waktu 370 Hari Kalen der sejak Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, dimana
Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 5 Maret 2024, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasa n Obligasi akan dibayarkan
pada tanggal 15 Desember 2024.
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TAHAP III DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITETAPKAN KEMUDIAN.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG
BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI
PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG
OBLIGASI ADALAH PAR I PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK -HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN
DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH
ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI
TAMBAHAN.
1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUYBACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU
SELURUH OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN BUYBACK OBLIGASI TERSEBUT SEBAGAI PELUNASAN POKOK
OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG -UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI
OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN PADA PENDAPATAN SEWA JANGKA PANJANG DARI
PELANGGAN PERSEROAN SEHINGGA TERPENGARUH OLEH KELAYAKAN KREDIT DAN KEKUATAN FINANSIAL PARA PELANGGAN PERSEROAN.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI OLEH INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM
PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DIKAR ENAKAN TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”)
DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA
(“FITCH”) DENGAN PERINGKAT :
AA+ (i d n ) (Double A Plus)
KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”).
Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan kesanggupan penuh ( full
commitment) terhadap Penawaran Umum Obligasi ini.
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT Trimegah
PT Indo Premier PT UOB Kay Hian PT Aldiracita
PT CIMB Niaga Sekuritas Sekuritas Indonesia PT BNI Sekuritas
Sekuritas Sekuritas Sekuritas Indonesia
Tbk
WALI AMANAT
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk .
Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 16 November 2023.
Page 2
JADWAL
Tanggal Efektif : 27 Juni 2023
Masa Penawaran Umum : 28 – 29 November 2023
Tanggal Penjatahan : 1 Desember 2023
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 5 Desember 2023
Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik : 5 Desember 2023
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 6 Desember 2023
PENAWARAN UMUM
NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2023.
MATA UANG OBLIGASI
Mata uang Obligasi ini adalah Rupiah.
JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Obligasi
ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk
kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh
Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tert ulis yang
diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan
Rekening Efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi dengan Pemegang Rekening.
HARGA PENAWARAN
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
JUMLAH POKOK OBLIGASI, BUNGA OBLIGASI, DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebesar Rp 1.513.100.000.000 (satu triliun lima
ratus tiga belas miliar seratus juta Rupiah), dengan tingkat bunga tetap 6,75% (enam koma tujuh lima persen)
per tahun dan jangka waktu 370 Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
pembelian kembali (buyback) sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
Obligasi sesuai ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga
yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang
Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Sifat dan besarnya tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulan, terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran masing -masing Bunga Obligasi.
Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi
dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan Denda.
1
Page 3
Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah sebagai berikut :
Bunga ke- Tanggal
1 5 Maret 2024
2 5 Juni 2024
3 5 September 2024
4 15 Desember 2024
PERHITUNGAN BUNGA OBLIGASI
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah hari yang lewat dari Tanggal Emisi dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 Hari Kalender.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh Obligasi sebelum Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk
kemudian dijual kembali dengan harga pasar dengan ketentuan hal tersebut baru dapat dilakukan 1 (satu)
tahun setelah Tanggal Penjatahan. Perseroan wajib mengumumkan rencana pembelian kembali Obligasi paling
lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembal i tersebut dimulai, paling
sedikit melalui situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing dengan ketentuan bahasa asing
yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris, dan situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
TATA CARA PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI DAN POKOK OBLIGASI
Pembayaran Bunga Obligasi dan Pokok Obligasi akan dilakukan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal
Pelunasan Obligasi berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi.
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
SATUAN PERDAGANGAN
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
JAMINAN
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian
hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentua n dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-
hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak -hak kreditur
Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan
ada di kemudian hari.
PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN PERSEROAN
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan
sehubungan dengan penerbitan Obligasi, Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak
diperkenankan untuk melakukan tindakan-tindakan (dengan memperhatikan adanya pengaturan beberapa
pengecualian tertentu), antara lain : melakukan penggabungan atau peleburan dengan perusahaan lain,
merubah kegiatan usaha utama, mengurangi modal dasar dan modal disetor, melepaskan aset tetap Perseroan
dan/atau Perusahaan Anak dalam satu atau rangkaian transaksi dalam tahun buku berjalan yang jumlahnya
2
Page 4
melebihi 10% dari total aset Perseroan, dan memberikan pinjaman kepada pihak ketiga, kecuali kepada
Perusahaan Anak.
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
i. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi
yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan
Pokok Obligasi.
ii. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja s ebelum Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan Peraturan KSEI. Dengan demikian jika terjadi
transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada
periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan
KSEI yang berlaku.
iii. Apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembay aran Bunga Obligasi dan pelunasan
Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Obligasi, maka
Perseroan harus membayar Denda. Denda tersebut dihitung secara harian berdasarkan jumlah hari yang
terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender. Denda
yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi oleh Agen Pembayaran akan
diberikankepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligas i yang dimilikinya.
iv. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama -sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
(dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
Perseroan dan/atau Afiliasinya, mengajukan perm intaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”) dengan melampirkan asli Konfirmasi Tertulis
untuk RUPO (“KTUR”). Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan
sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan
permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum
dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah
mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat. Permintaan tersebut wajib disampaikan secara
tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat
permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
v. Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
Obligasi yang dimilikinya
Penjelasan lebih lanjut mengenai Obligasi dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.
HASIL PEMERINGKATAN
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum
Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“ POJK No. 36/2014”) dan Peraturan OJK No.
49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember 2020 tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk
(“POJK No. 49/2020”), dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan
dari Fitch sesuai dengan Surat No. 109/DIR/RATLTR/VI/2023 tanggal 26 Juni 2023, yang telah ditegaskan
kembali berdasarkan Surat No. 189/DIR/RATLTR/XI/2023 tanggal 15 November 2023 perihal Peringkat PT
Tower Bersama Infrastructure Tbk, dengan peringkat :
3
Page 5
AA+ (idn)
(Double A Plus)
Penjelasan lebih lanjut mengenai hasil pemeringkatan dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.
KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“ Bank BTN”) bertindak
sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi
sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lemba ran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 No. 4,
Tambahan No.6845 (“UUPS2K”). Bank BTN sebagai Wali Amanat telah terdaftar di OJK dengan No. 10/STTD-
WA/PM/1996 tanggal 14 Agustus 1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini telah dibuat Perjanjian
Perwaliamanatan antara Perseroan dengan Bank BTN.
Bank BTN sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan ( due diligence) terhadap Perseroan, dengan
Surat Pernyataan No. 563/FICD/FS/XI/2023 tanggal 14 November 2023 sebagaimana diatur dalam Peraturan
OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang
dan/atau Sukuk.
Bank BTN sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No. 564/FICD/FS/XI/2023 tanggal 14 November
2023 menyatakan bahwa sejak penandatanganan Perjanjian Perwaliamanatan sampai dengan berakhirnya
tugas Wali AmanatPeraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Bank Umum yang
Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat :
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
Tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari 25% dari obligasi yang
diwaliamanati;
Tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam
penerbitan Obligasi;
Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan berdasarkan pertimbangan Wali
Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi.
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut :
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Menara Bank BTN, lantai 18
Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130, Indonesia
Telepon : (021) 633-6789
Website : www.btn.co.id
Untuk Perhatian : Wali Amanat - Financial Services Department
Financial Institution & Capital Market Division (FICD)
Penjelasan lebih lanjut mengenai Wali Amanat dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.
PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Penawaran Umum Obligasi dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan dalam POJK No.
36/2014, sebagai berikut :
4
Page 6
i. Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI akan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun
dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI
terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak Pernyataan Pendaftaran
menjadi Efektif. Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obliga si
Berkelanjutan VI telah menjadi efektif pada tanggal 27 Juni 2023 berdasarkan Surat OJK No. S -
156/D.04/2023 perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
ii. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyamp aian
Pernyataan Pendaftaran kepada OJK, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan menjadi
perusahaan publik sejak tanggal 15 Oktober 2010 berdasarkan Surat Bapepam -LK No. S-9402/BL/2010
perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran dal am rangka Penawaran Umum Perdana
Saham.
iii. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh
Perseroan dengan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 12 April 2023 dan Laporan Akuntan
Independen atas Penerapan Prosedur yang Disepakati Sehubungan Dengan Pembayaran Liabilitas kepada
Kreditur Dalam Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bers ama
Infrastructure Tahap I Tahun 2023 No. 081/7.T053/STM.1/12.22/AUP tanggal 12 April 2023, keduanya
menyatakan Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar (i) selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan; dan (ii) sejak 2
(dua) tahun terakhir sebelum melunasi Efek yang bersifat utang sampai dengan tanggal Pernyataan
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan. Gagal Bayar berarti kondisi dimana
Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang
nilainya lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari modal disetor. Perseroan selanjutnya telah
memperbaharui Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar pada tanggal 15 November 2023 yang
menyatakan bahwa Perseroan tidak sedang mengalami Gagal Bayar sampai dengan penyampaian
Informasi Tambahan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini.
iv. Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
(empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang
dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil
pemeringkatan AA+ (idn) (Double A Plus) dari Fitch.
Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti ketentuan sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 36/2014.
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, se telah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan
dipinjamkan oleh Perseroan :
(i) sebesar US$62.160.000 atau setara dengan Rp975,8 miliar kepada PT Tower Bersama (“TB”) untuk
melakukan pembayaran seluruh pokok pinjaman yang menjadi kewajiban keuangan TB; dan
(ii) sisanya sampai dengan sebesar-besarnya US$34.000.000 atau setara dengan Rp533,8 miliar kepada PT
Solu Sindo Kreasi Pratama (“SKP”) untuk melakukan pembayaran sebagian pokok pinjaman yang menjadi
kewajiban keuangan SKP,
yang keduanya terkait dengan fasilitas pinjaman revolving dalam US$325.000.000 Facility Agreement
tertanggal 18 April 2023 yang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui United Overseas Bank Limited
sebagai Agen.
Mengingat kewajiban keuangan yang akan dibayarkan dalam mata uang Dolar AS, maka dana yang diperoleh
dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya -biaya Emisi, akan dikonversi ke dalam mata
uang Dolar AS pada nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar AS yang berlaku pada tanggal pembayaran.
5
Page 7
Dalam hal nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar AS mengalami penguatan sehingga terdapat sisa dana
hasil Penawaran Umum Obligasi setelah Perseroan melakukan pembayaran fasilitas pinjaman dalam
US$325.000.000 Facility Agreement, Perseroan akan meminjamkan dana tersebut kepad a TB dan SKP,
Perusahaan Anak, untuk digunakan sebagai modal kerja, antara lain untuk pembayaran beban keuangan.
Penjelasan lebih lanjut mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.
PERNYATAAN UTANG
Pada tanggal 30 Juni 2023, Grup Tower Bersama mempunyai liabilitas yang seluruhnya berjumlah Rp32.314,9
miliar, yang terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp12.225,3 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar
Rp20.089,6 miliar.
Sejak tanggal 30 Juni 2023 sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Grup Tower
Bersama telah melakukan (i) pencairan pinjaman sebesar US$ 137,2 juta dan Rp8.252,4 miliar, termasuk
penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap I Tahun 2023 (“Obligasi
Berkelanjutan VI Tahap I”); dan (ii) pembayaran pinjaman sebesar US$150,0 juta dan Rp7.053,6 miliar,
termasuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2022 (“Obligasi
Berkelanjutan V Tahap IV”) Seri A, Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastructure Tahap I Tahun
2020 (“Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I”) Seri B dan Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure
Tahap V Tahun 2022 (“Obligasi Berkelanjutan V Tahap V”).
Utang yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Informasi Tambahan Ringkas ini adalah
sebesar Rp4.100,1 miliar, yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastructure Tahap II
Tahun 2020 Seri B sebesar Rp455,0 miliar, fasilitas pinjaman revolving PT Bank UOB Indonesia (“PT UOB”)
sebesar Rp500,0 miliar, fasilitas pinjaman revolving PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) sebesar
Rp749,7 miliar, fasilitas pinjaman revolving PT Bank HSBC Indonesia (“PT HSBC”) sebesar Rp650,0 miliar,
fasilitas pinjaman PT Bank QNB Indonesia Tbk (“QNB”) sebesar Rp3,1 miliar, fasilitas pinjaman revolving PT
Bank Maybank Indonesia (“Maybank”) sebesar Rp449,7 miliar, fasilitas pinjaman revolving dari PT Bank DBS
Indonesia sebesar Rp792,6 miliar, dan fasilitas pinjaman revolving dari Bank of China (“BoC”) sebesar Rp500,0
miliar. Kewajiban ini akan dibayar dengan arus kas dari kegiatan operasi Perusahaan Anak dan/atau fasilitas
pinjaman bank.
Penjelasan lebih lengkap mengenai pernyataan utang dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan
(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 serta untuk periode
6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022; dan (ii) laporan keuangan
konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 serta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, yang telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia, yang seluruhnya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini.
Informasi keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
dan 2021 serta untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 202 3 dan 2022 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang disajikan dalam tabel di bawah ini
diambil dari :
(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 serta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang tidak diaudit dan tidak direviu;
6
Page 8
(ii) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2022 serta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 yang telah direviu berdasarkan SPR 2410
oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bamban g & Rekan, penanggung jawab Sutomo, S.E.,
Ak., MM, CPA, CA, SAS;
(iii) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022 serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto
Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum
dalam laporan auditor independen No. 00531/2.1068/AU.1/06/0117 -1/1/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023 yang
ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. 0117)
dengan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf “hal lain” yang menyatakan tujuan diterbitkannya
laporan auditor independen tersebut; dan
(iv) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2021 serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto
Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI , sebagaimana tercantum
dalam laporan auditor independen No. 00532/2.1068/AU.1/06/0007 -3/1/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023 yang
ditandatangani oleh Sutomo, S.E., Ak., MM, CPA, CA, SAS (Registrasi Akuntan Publik No. 0007) dengan
opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf “hal lain” yang menyatakan tujuan diterbitkannya laporan
auditor independen tersebut.
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
2023 (1) 2022 2021
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 909.148 966.386 629.125
Piutang usaha - pihak ketiga 516.357 270.041 538.715
Piutang lain-lain 50.125 38.993 75.506
Pendapatan yang masih harus diterima 993.048 721.057 500.283
Persediaan dan perlengkapan 513.043 621.652 226.408
Uang muka dan beban dibayar di muka 174.717 108.365 81.336
Pajak dibayar dimuka 1.120.396 839.310 969.880
Jumlah Aset Lancar 4.276.834 3.565.804 3.021.253
Aset Tidak Lancar
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 34.479.743 34.427.639 33.637.904
Properti investasi - nilai wajar 468.155 465.478 447.045
Aset hak guna - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 3.750.293 3.667.843 3.463.007
Uang jaminan 1.072 1.023 1.605
Aset keuangan derivatif 180.638 563.351 900.363
Goodwill 400.656 390.368 381.189
Aset tidak lancar lainnya 60.076 58.462 18.069
Jumlah Aset Tidak Lancar 39.340.633 39.574.164 38.849.182
JUMLAH ASET 43.617.467 43.139.968 41.870.435
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - pihak ketiga 72.277 255.607 37.435
Utang dividen 834.902 - -
7
Page 9
(dalam jutaan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
2023 (1) 2022 2021
Utang lain-lain 6.063 23.442 12.227
Utang pajak 207.981 123.066 169.374
Pendapatan yang diterima di muka 1.848.054 1.103.585 1.316.692
Beban masih harus dibayar 1.025.733 974.904 1.107.497
Liabilitas sewa - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 142.472 126.567 174.858
Surat utang - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 6.852.182 5.914.573 5.465.457
Pinjaman bank - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Pihak ketiga 1.235.637 206.438 148.885
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 12.225.301 8.728.182 8.432.425
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 545.972 533.136 503.822
Surat utang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 16.941.460 18.678.155 17.676.845
Pinjaman bank - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
Pihak ketiga 2.483.638 4.160.396 5.455.157
Provisi jangka panjang 97.847 107.400 -
Cadangan imbalan pasca-kerja 20.665 12.316 12.948
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 20.089.582 23.491.403 23.648.772
JUMLAH LIABILITAS 32.314.883 32.219.585 32.081.197
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh 453.140 453.140 453.140
Saham treasuri (52.817) (766.238) (1.028.268)
Tambahan modal disetor - bersih 1.604.720 1.594.466 (641.456)
Penghasilan komprehensif lain 3.977.940 4.465.195 7.062.417
Saldo laba
Cadangan wajib 63.600 63.100 62.600
Belum ditentukan penggunaannya 4.639.429 4.519.772 3.364.348
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk 10.686.012 10.329.435 9.272.781
Kepentingan non-pengendali 616.572 590.948 516.457
JUMLAH EKUITAS 11.302.584 10.920.383 9.789.238
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 43.617.467 43.139.968 41.870.435
Catatan :
(1) tidak diaudit dan tidak direviu.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 6 (enam) bulan yang Tahun yang berakhir pada
berakhir pada tanggal 30 Juni tanggal 31 Desember
2023 (1) 2022 (2) 2022 2021
PENDAPATAN 3.279.861 3.303.552 6.524.369 6.179.584
Beban pokok pendapatan (773.261) (924.083) (1.783.325) (1.472.780)
LABA KOTOR 2.506.600 2.379.469 4.741.044 4.706.804
Beban usaha (343.788) (224.754) (458.573) (400.889)
LABA DARI OPERASI 2.162.812 2.154.715 4.282.471 4.305.915
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba selisih kurs - Bersih 6.108 2.851 1.779 1.382
8
Page 10
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 6 (enam) bulan yang Tahun yang berakhir pada
berakhir pada tanggal 30 Juni tanggal 31 Desember
2023 (1) 2022 (2) 2022 2021
Pendapatan bunga 8.796 6.794 13.785 12.156
Beban kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan (47.896) (19.078) (24.997) (2.271)
Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang (843.715) (871.915) (1.699.072) (1.925.209)
Beban keuangan - Lainnya (167.581) (72.992) (129.780) (210.836)
Kenaikan nilai wajar atas properti investasi - - 15.656 57.638
Lainnya - Bersih (28.302) (19.581) (54.643) (18.304)
Beban lain-lain - Bersih (1.072.590) (973.921) (1.877.272) (2.085.444)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK
PENGHASILAN 1.090.222 1.180.794 2.405.199 2.220.471
Beban pajak final (303.404) (234.865) (493.433) (284.507)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 786.818 945.929 1.911.766 1.935.964
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
Kini (70.296) (96.881) (222.325) (285.346)
Tangguhan - - - (49.265)
Beban pajak penghasilan - Bersih (70.296) (96.881) (222.325) (334.611)
LABA BERSIH PERIODE/TAHUN BERJALAN 716.522 849.048 1.689.441 1.601.353
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Surplus (defisit) revaluasi (743.346) 239.325 (1.407.805) (151.875)
Keuntungan (kerugian) aktuaria 125 109 (722) (19.662)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Selisih translasi mata uang asing (3.409) (99) 72.043 (86)
Perubahan lindung nilai arus kas 484.269 (157.874) (904.151) (67.365)
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
PERIODE/
TAHUN BERJALAN 454.161 930.509 (551.194) 1.362.365
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 688.796 826.143 1.637.579 1.548.975
Kepentingan non-pengendali 27.726 22.905 51.862 52.378
Jumlah 716.522 849.048 1.689.441 1.601.353
Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat
diatribusikan
kepada :
Pemilik entitas induk 432.903 896.539 (625.646) 1.311.014
Kepentingan non-pengendali 21.258 33.970 74.452 51.351
Jumlah 454.161 930.509 (551.194) 1.362.365
Laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan
kepada pemegang saham biasa Entitas induk
(nilai penuh) 30,57 37,54 73,44 74,25
Catatan :
(1) tidak diaudit dan tidak direviu
(2) reviu
9
Page 11
DATA KEUANGAN LAINNYA
(dalam jutaan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
2023 2022 2022 2021
EBITDA (1) 2.843.644 2.887.081 5.661.915 5.428.813
Belanja Modal 1.341.502 1.605.543 3.903.082 7.176.244
Pinjaman Bersih (2) 26.766.822 25.071.140 28.258.429 28.418.165
Catatan :
(1) EBITDA = Laba dari operasi + Amortisasi perizinan + Penyusutan menara dan menara bergerak + Penyusutan aset hak guna +
Penyusutan aset tetap.
(2) Pinjaman bersih = Pinjaman - Kas dan setara kas.
RASIO-RASIO PENTING
30 Juni 31 Desember
2023 2022 2022 2021
RASIO PERTUMBUHAN (%)
Pendapatan (0,7%) (1) 11,2% (1) 5,6% 16,0%
Laba kotor 5,3% (1) 6,1% (1) 0,7% 11,2%
Laba dari operasi 0,4% (1) 6,2% (1) (0,5%) 12,8%
Laba bersih periode/tahun berjalan (15,6%) (1) 23,1% (1) 5,5% 50,1%
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun berjalan (51,2%) (1) 17,7% (1) (140,5%) (69,0%)
EBITDA (1,0%) (1) 10,6% (1) 4,3% 17,6%
Jumlah aset 1,1% (2) 1,9% (3) 3,0% 14,6%
Jumlah liabilitas 0,3% (2) (8,0%) (3) 0,4% 17,9%
Jumlah ekuitas 3,5% (2) 34,4% (3) 11,6% 5,2%
RASIO USAHA (%)
Laba kotor / Pendapatan 76,4% 72,0% 72,7% 76,2%
Laba dari operasi / Pendapatan 65,9% 65,2% 65,6% 69,7%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Pendapatan 21,8% 25,7% 25,9% 25,9%
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun berjalan /
Pendapatan 13,8% 28,2% (8,4%) 22,0%
EBITDA / Pendapatan 86,7% 86,9% 86,8% 87,9%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Jumlah ekuitas 6,3% (4) 6,5% (4) 15,5% 16,4%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Jumlah aset 1,6% (4) 2,0% (4) 3,9% 3,8%
RASIO KEUANGAN (x)
Aset lancar / Liabilitas jangka pendek 0,3x 0,4x 0,4x 0,4x
Jumlah liabilitas / Jumlah ekuitas 2,9x 2,2x 3,0x 3,3x
Jumlah liabilitas / Jumlah aset 0,7x 0,7x 0,7x 0,8x
Interest coverage ratio (5) 3,5x (7) 3,5x (7) 3,3x 2,8x
Debt coverage service ratio (6) 0,6x (7) 0,8x (7) 0,7x 0,7x
Catatan :
(1) Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
(2) Dibandingkan dengan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2022.
(3) Dibandingkan dengan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2021
(4) Dihitung dengan menggunakan laba bersih periode berjalan.
(5) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan beban keuangan - bunga.
(6) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan jumlah dari beban keuangan - bunga, surat utang bagian jangka pendek, dan
pinjaman jangka panjang - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun.
(7) Dihitung dengan EBITDA dan beban keuangan - bunga kuartal terakhir disetahunkan.
10
Page 12
RASIO-RASIO DALAM PERJANJIAN PINJAMAN
Persyaratan Keuangan 30 Juni 2023
Perseroan
Surat Utang
Rasio utang terhadap Arus Kas Teranualisasi maksimum 6,25x 4,6x
PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (“GHON”)
Fasilitas pinjaman revolving PT UOB dan fasilitas pinjaman QNB
Debt to EBITDA yang disesuaikan dan dianualisasi maksimum 3,75x 1,86x
Top tier revenue minimum 50% 88,02%
Debt to Equity maksimum 2,00x 0,38x
Debt Service Coverage Ratio minimum 2,00x 4,08x
Fasilitas pinjaman revolving PT Bank KEB Hana Indonesia (“Bank Hana”)
Debt to EBITDA yang disesuaikan dan dianualisasi maksimum 3,50x 1,86x
Debt to Equity maksimum `1,50x 0,38x
Debt Service Coverage Ratio minimum 2,00x 4,08x
Perseroan telah mempublikasikan (i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada
tanggal 30 Juni 2023 serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022;
dan (ii) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 serta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 di dalam situs web Perseroan
www.tower-bersama.com.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan yang disajikan ini harus dibaca bersama -sama dengan “Ikhtisar Data Keuangan
Penting” dan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak beserta catatan atas laporan
keuangan konsolidasian yang telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan tidak
tercantum dalam Informasi Tambahan. Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam bab ini merupakan
tambahan informasi dari analisis dan pembahasan yang terdapat pada Prospektus Obligasi Berkelanjutan VI
Tahap I.
Informasi keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 serta untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 yang disajikan dalam bab ini diambil dari :
(i) Laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 serta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang tidak diaudit dan tidak direviu; dan
(i) Laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bers ama pada tanggal 30 Juni 2022 serta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 telah direviu berdasarkan SPR 2410 oleh
Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan, penanggung jawab Sutomo, S.E., Ak.,
MM, CPA, CA, SAS.
Pembahasan ini dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang ( forward
looking statement) dan merefleksikan pandangan Perseroan saat ini berkenaan dengan peristiwa dan kinerja
keuangan di masa mendatang yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari faktor -
faktor yang telah diuraikan pada Bab Faktor Risiko yang terdapat pada Prospektus Obligasi Berkelanjutan VI
Tahap I.
11
Page 13
Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit
berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.
HASIL KEGIATAN OPERASIONAL
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Pendapatan. Pendapatan turun sebesar 0,7% menjadi Rp3.279,9 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp3.303,6 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022, sejalan dengan penambahan penyewaan bersih yang lebih rendah karena IOH tidak memperpanjang
beberapa penyewaan yang habis masa sewanya sebagai akibat dari konfigurasi ulang jaringan setelah
penggabungan usaha antara PT Hutchison 3 Indonesia dan PT Indosat Tbk. Jumlah sites telekomunikasi Grup
Tower Bersama meningkat menjadi 22.136 per 30 Juni 2023 d ari 21.376 per 30 Juni 2022, dan jumlah
penyewaan meningkat menjadi 41.428 per 30 Juni 2023 dari 40.294 per 30 Juni 2022. Rasio kolokasi turun
menjadi 1,88x per 30 Juni 2023 dari 1,89x per 30 Juni 2022.
Beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan turun sebesar 16,3% menjadi Rp773,3 miliar untuk periode
6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp924,1 miliar untuk periode yang
sama pada tahun 2022, terutama dikarenakan penurunan penyusutan menara.
Penyusutan menara. Beban penyusutan menara turun sebesar 33,6% menjadi Rp300,3 miliar untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp452,1 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh perubahan manfaat ekonomis me nara
telekomunikasi menjadi 40 tahun.
Penyusutan aset hak guna. Beban penyusutan aset hak guna naik sebesar 3,4% menjadi Rp219,7 miliar
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp212,5 miliar
untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah sites menara
telekomunikasi.
Perbaikan dan pemeliharaan. Beban perbaikan dan pemeliharaan turun sebesar 5,8% menjadi Rp134,2
miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 3 0 Juni 2023 dari sebelumnya Rp142,4
miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh keberhasilan Grup Tower
Bersama meningkatkan efisiensi kegiatan pemeliharaan menara telekomunikasi melalui skema klasterisasi
serta didukung skala ekonomi yang semakin besar.
Amortisasi perizinan. Amortisasi perizinan turun sebesar 10,1% menjadi Rp37,1 miliar untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp41,3 miliar untuk periode yang
sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh penambahan jumlah sites menara telekomunikasi untuk
periode 6 (enam) bulan pertama tahun 2023 yang lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada
tahun 2022.
Keamanan. Beban keamanan naik sebesar 2,4% menjadi Rp27,2 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp26,6 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah sites menara telekomunikasi.
Asuransi. Beban asuransi naik sebesar 7,7% menjadi Rp18,4 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp17,1 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah penyewaan yang harus diasuransikan oleh Grup
Tower Bersama.
Listrik. Beban listrik naik sebesar 4,3% menjadi Rp14,8 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
12
Page 14
pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp14,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022,
terutama disebabkan oleh meningkatnya pemakaian listrik yang menjadi beban Grup Tower Bersama .
Penyusutan menara bergerak. Beban penyusutan menara bergerak untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 tercatat sebesar Rp6.8 miliar.
Lainnya. Beban lainnya naik sebesar 32,4% menjadi Rp14,7 miliar untuk periode 6 (e nam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp11,1 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022.
Laba kotor. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba kotor Grup Tower Bersama meningkat
sebesar 5,3% menjadi Rp2.506,6 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
dari sebelumnya Rp2.379,5 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Beban usaha. Beban usaha meningkat sebesar 53,0% menjadi Rp343,8 miliar untuk periode 6 (enam) bula n
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp224,8 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022, terutama dikarenakan kenaikan beban penyusutan, dan beban gaji dan tunjangan. Beban penyusutan
meningkat sebesar 567,0% menjadi Rp114,1 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp17,1 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama dikarenakan
penambahan aset tetap berupa serat optik sebagai penunjang infrastruktur menara. Beban gaji da n tunjangan
meningkat sebesar 6,8% menjadi Rp155,2 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2023 dari sebelumnya Rp145,3 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama dikarenakan
kenaikan gaji pokok tahunan.
Laba dari operasi. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba dari operasi Grup Tower Bersama
meningkat sebesar 0,4% menjadi Rp2.162,8 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp2.154,7 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Beban lain-lain - Bersih. Beban lain-lain - Bersih Grup Tower Bersama meningkat sebesar 10,1% menjadi
Rp1.072,6 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya
Rp973,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Laba selisih kurs - Bersih. Laba selisih kurs - Bersih naik sebesar 114,2% menjadi Rp6,1 miliar untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp2,9 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2022. Hal tersebut terutama disebabkan oleh dampak dari nilai tukar Rupiah
yang melemah dari Rp14.848 per 1 Dolar AS pada tanggal 30 Juni 2022 menjadi Rp15.026 per 1 Dolar AS
pada tanggal 30 Juni 2023. Dikarenakan Perseroan umumnya me lakukan lindung nilai untuk utang
berdenominasi Dolar AS secara penuh, laba selisih kurs terutama timbul dari transaksi bank harian.
Pendapatan bunga. Pendapatan bunga naik sebesar 29,5% menjadi Rp8,8 miliar untuk periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp6,8 miliar untuk periode yang sama
pada tahun 2022, terutama sebagai akibat saldo kas dan bank rata -rata yang lebih tinggi selama periode
6 (enam) bulan pertama tahun 2023.
Beban kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan. Beban kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan
naik sebesar 151,1% menjadi Rp47,9 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2023 dari sebelumnya sebesar Rp19,1 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, teru tama
disebabkan oleh putusan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari PT Net Satu Indonesia
dan kenaikan tingkat inflasi selama tahun 2023.
Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang. Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang turun sebesar
3,2% menjadi Rp843,7 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari
13
Page 15
sebelumnya Rp871,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh
penurunan rata-rata tingkat bunga surat utang selama semester pertama tahun 2023 dibandingkan rata-
rata tingkat bunga surat utang untuk periode yang sama tahun 2022.
Beban keuangan - Lainnya. Beban keuangan - naik meningkat sebesar 129,6% menjadi Rp167,6 miliar
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp73,0 miliar
untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh pembebanan langsung biaya
pinjaman atas pembatalan US$375.000.000 Facility Agreement dan US$275.000.000 Facility Agreement
yang berlaku efektif pada 3 Mei 2023.
Lainnya - Bersih. Beban lainnya - Bersih naik sebesar 44,5% menjadi Rp28,3 miliar untuk periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp19,6 miliar untuk periode yang sama
pada tahun 2022, terutama dikarenakan pembebanan piutang Pajak Penghasilan Pasal 23 yang tidak dapat
dikreditkan.
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
laba Grup Tower Bersama sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan menurun sebesar 7,7% menjadi
Rp1.090,2 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya
Rp1.180,8 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Beban pajak final. Beban pajak final naik sebesar 29,2% menjadi Rp303,4 miliar untuk periode 6 (enam) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp234,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022, terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan sewa menara dari kontrak penyewaan yang
ditandatangani pada atau setelah 2 Januari 2018, dimana tarif pajak penghasilan final sebesar 10% dari nilai
bruto sewa dibebankan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2017 tentang “Pajak Penghasilan
atas Penghasilan dari Persewaan Tanah dan/atau Bangunan” , yang mulai diterapkan pada bulan Januari 2018.
Laba sebelum pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba Grup Tower
Bersama sebelum beban pajak penghasilan menurun sebesar 16,8% menjadi Rp786,8 miliar untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp945,9 miliar untuk periode yang
sama pada tahun 2022.
Beban pajak penghasilan. Beban pajak penghasilan turun sebesar 27,4% menjadi Rp70,3 miliar untuk periode
6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp96,9 miliar untuk periode yang
sama pada tahun 2022.
Pajak kini. Beban pajak kini turun sebesar 27,4% menjadi Rp70,3 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp96,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022, terutama disebabkan oleh penurunan laba fiskal Perusahaan Anak.
Pajak tangguhan. Grup Tower Bersama tidak mencatatkan beban pajak tangguhan untuk periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.
Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk . Laba bersih periode
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menurun sebesar 16,6% menjadi Rp688,8 miliar
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp826,1 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2022.
Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali. Sebagai akibat
dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan
non-pengendali meningkat sebesar 21,0% menjadi Rp27,7 miliar untuk period e 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp22,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
14
Page 16
Laba bersih periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan
Grup Tower Bersama menurun sebesar 15,6% menjadi Rp716,5 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp849,0 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Penghasilan komprehensif lain. Grup Tower Bersama mencatatkan penghasilan komprehensif lain sebesar
Rp(262,4) miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan
penghasilan komprehensif lain sebesar Rp81,5 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022. Penurunan
ini terutama dikarenakan turunnya surplus revaluasi dan perubahan lindung nilai arus kas.
Surplus (defisit) revaluasi. Grup Tower Bersama mencatatkan defisit revaluasi sebesar Rp743,3 miliar
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan surplus revaluasi
sebesar Rp239,3 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, berdasarkan perhitungan manajemen.
Perubahan lindung nilai arus kas. Grup Tower Bersama mencatatkan perubahan lindung nilai arus kas
sebesar Rp484,3 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari
sebelumnya Rp(157,9) miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh
perubahan nilai tukar Rupiah dari Rp15.731 per 1 Dolar AS pada tanggal 31 Desember 2022 menj adi
Rp15.026 per 1 Dolar AS pada tanggal 30 Juni 2023 dan penyelesaian kontrak lindung nilai selama periode
6 (enam) bulan pertama tahun 2022.
Jumlah penghasilan komprehensif lain periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
jumlah penghasilan komprehensif lain periode berjalan turun sebesar 51,2% menjadi Rp454,2 miliar untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dari sebelumnya Rp930,5 miliar untuk periode
yang sama pada tahun 2022.
ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS
Aset
Posisi tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022
Jumlah aset Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 meningkat sebesar 1,1% menjadi sebesar
Rp43.617,5 miliar dibandingkan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp43.140,0 miliar.
Peningkatan tersebut terutama berasal dari peningkatan pajak dibayar dimuka, pendapatan yang masih harus
diterima, serta piutang usaha pihak ketiga.
Jumlah aset lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 meningkat sebesar 19,9% menjadi
Rp4.276,8 miliar dibandingkan jumlah aset lancar pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp3.565,8 miliar,
terutama disebabkan oleh kenaikan pajak dibayar di muka, pendapatan yang masih harus diterima dan piutang
usaha pihak ketiga. Pajak dibayar di muka naik sebesar 33,5% menjadi Rp1.120,4 miliar pada tanggal 30 Juni
2023 dari Rp839,3 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 terutama timbul dari pajak pertambahan nilai -
masukan dan Pajak Penghasilan Pasal 28. Pendapatan yang m asih harus diterima naik sebesar 37,7% menjadi
Rp993,0 miliar pada tanggal 30 Juni 2023 dari Rp721,1 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 terutama timbul
dari pendapatan sewa menara telekomunikasi, serat optik dan properti investasi yang belum dapat ditagi h
sehubungan dengan proses pengujian fisik menara dan verifikasi dokumen yang belum selesai pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian. Piutang usaha - pihak ketiga juga naik sebesar 91,2% menjadi Rp516,4
miliar pada tanggal 30 Juni 2023 dari Rp270,0 miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Grup Tower Bersama
secara konsisten menerapkan kebijakan piutang usaha yang cermat, dengan didukung oleh proses pemantauan
secara berkala terhadap kualitas kredit dan kemampuan pelanggan untuk memenuhi kewajiban mer eka. Per
30 Juni 2023, 83,5% dari piutang usaha Grup Tower Bersama masuk dalam kategori belum jatuh tempo.
Peningkatan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan persediaan dan perlengkapan sebesar 17,5%
menjadi Rp513,0 miliar pada tanggal 30 Juni 2023 dari Rp621,7 miliar pada tanggal 31 Desember 2022
terutama disebabkan oleh penurunan material menara dan serat kabel optik yang digunakan dalam
15
Page 17
pembangunan menara build-to-suit dan pemasangan serat kabel optik.
Jumlah aset tidak lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 turun sebesar 0,6% menjadi
Rp39.340,6 miliar dibandingkan jumlah aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp39.574,2
miliar, terutama disebabkan oleh penurunan aset keuangan derivatif sebesar 67,9% menjadi Rp180,6 miliar
pada tanggal 30 Juni 2023 dari Rp563,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 sejalan dengan nilai tukar
Rupiah yang menguat dari Rp15.731 per 1 Dolar AS pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp15.026 per 1
Dolar AS pada tanggal 30 Juni 2023 . Penurunan tersebut di-offset dengan kenaikan aset hak guna dan aset
tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan masing-masing sebesar 2,2% menjadi Rp3.750,3 miliar pada
tanggal 30 Juni 2023 dari Rp3.667,8 miliar pada tanggal 31 Desember 2022, dan 0,2% menjadi Rp34.479,7
miliar pada 30 Juni 2023 dari Rp34.427,6 miliar pada 31 Desember 2022, sejalan dengan peningkatan jumlah
sites menara telekomunikasi.
Liabilitas
Posisi tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022
Jumlah liabilitas Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 meningkat sebesar 0,3% menjadi Rp32.314,9
miliar dibandingkan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp32.219,6 miliar. Peningkatan
tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan yang diterim a di muka dan utang dividen yang
sebagian di-offset dengan penurunan pinjaman bank dan surat utang.
Jumlah liabilitas jangka pendek Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 Meningkat sebesar 40,1%
menjadi Rp12.225,3 miliar dibandingkan jumlah liabilit as jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp8.728,2 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan porsi pinjaman bank dan surat utang yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun masing-masing sebesar 498,6% menjadi Rp1.235,6 miliar pada tanggal
30 Juni 2023 dari Rp206,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 dan 15,9% menjadi Rp6.852,2 miliar pada
tanggal 30 Juni 2023 dari Rp5.914,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Grup Tower Bersama juga
mencatatkan kenaikan pendapatan yang diterima di muka se besar 67,5% menjadi Rp1.848,1 miliar pada
tanggal 30 Juni 2023 dari Rp1.103,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 sejalan dengan penerimaan
pembayaran dari operator untuk periode sewa ke depan, serta utang dividen sebesar Rp834,9 miliar pada
tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan utang usaha - pihak ketiga
sebesar 71,7% menjadi Rp72,3 miliar pada tanggal 30 Juni 2023 dari Rp255,6 miliar pada tanggal 31 Desember
2022.
Jumlah liabilitas jangka panjang Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 turun sebesar 14,5% menjadi
Rp20.089,6 miliar dibandingkan jumlah liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp23.491,4 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan porsi surat utang dan pinjaman bank ja ngka panjang
– setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun masing -masing sebesar 9,3% menjadi
Rp16.941,5 miliar pada tanggal 30 Juni 2023 dari Rp18.678,2 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 dan
sebesar 40,3% menjadi Rp2.483,6 miliar pada tanggal 30 Juni 2023 dari Rp4.160,4 miliar pada tanggal
31 Desember 2022 sejalan dengan kenaikan porsi surat utang dan pinjaman bank yang akan jatuh tempo dalam
waktu satu tahun.
Per 30 Juni 2023, Grup Tower Bersama mampu menjaga posisi keuangan yang kuat a gar mampu memenuhi
seluruh kewajiban pinjaman. Rasio pinjaman senior bersih dengan menggunakan kurs lindung nilainya ( net
senior debt at hedged rate) terhadap EBITDA kuartal kedua tahun 2023 yang disetahunkan adalah 0,5x, yang
berada jauh di bawah batas yang ditetapkan untuk fasilitas kredit Perseroan yaitu rasio pinjaman senior bersih
dengan menggunakan kurs lindung nilainya terhadap EBITDA bulan terakhir yang disesuaikan dan
disetahunkan untuk di bawah 5,0x. Rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs li ndung nilainya (total debt
at hedged rate) terhadap EBITDA kuartal kedua tahun 2023 yang disetahunkan adalah 4, 6x, jauh di bawah
pembatasan dari surat utang Perseroan yaitu rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung nilainya
terhadap EBITDA triwulan terakhir yang disetahunkan untuk tidak lebih dari 6,25x. Grup Tower Bersama masih
16
Page 18
memiliki ruang untuk penambahan pinjaman berdasarkan covenant yang disyaratkan oleh fasilitas bank dan
surat utang.
Ekuitas
Posisi tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022
Jumlah ekuitas Grup Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 meningkat sebesar 3,5% menjadi Rp11.302,6
miliar dibandingkan jumlah ekuitas pada 31 Desember 2022 sebesar Rp10.920,4 miliar, terutama disebabkan
oleh penjualan saham treasuri yang dicatatkan pada tambahan modal disetor dan tambahan saldo laba periode
berjalan. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan penghasilan komprehensif lain.
LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN
Penggunaan utama dari kas Grup Tower Bersama adalah untuk ekspansi portofolio sites dengan membangun
sites baru, akuisisi perusahaan penyewaan menara dan/atau portofolio sites mereka, dan penambahan
kolokasi. Sumber likuiditas utama Grup Tower Bersama adalah kas yang diterima dari pelanggan, pinjaman
bank serta surat utang. Grup Tower Bersama saat ini mengandalkan arus kas dari kegiatan operasi dan
pinjaman bank untuk mendanai kegiatan operasi, konstruksi sites baru dan akuisisi perusahaan penyewaan
menara dan/atau portofolio sites mereka.
Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa dengan memperhitungkan dana dari hasil Penawaran Umum ini, kas
yang diharapkan akan dihasilkan dari kegiatan operasi dan sumber keuangan yang saat ini tersedia untuk Grup
Tower Bersama, Grup Tower Bersama memiliki likuiditas yang cukup untuk kebutuhan modal kerja, kewajiban
pembayaran utang dan kebutuhan akan kas lainnya untuk saat ini dan 12 bulan setelah tanggal Informasi
Tambahan ini diterbitkan. Pada tanggal 30 Juni 2023, Gru p Tower Bersama memiliki fasilitas pinjaman yang
belum ditarik sebesar US$159,9 juta dan Rp4.185,2 miliar.
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, arus kas bersih diperoleh da ri aktivitas
operasi Perseroan turun sebesar 21,9% menjadi Rp2.206,1 miliar dari sebelumnya Rp2.823,9 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2022, terutama dikarenakan penurunan penerimaan dari pelanggan sebesar
13,3% menjadi sebesar Rp3.456,5 miliar dari sebelumnya Rp3.986,2 miliar. Penurunan tersebut sebagian di -
offset dengan penurunan pembayaran pajak penghasilan sebesar 2,9% menjadi Rp531,4 miliar dari
sebelumnya Rp547,1 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi adalah sebesar Rp1.341,5 miliar dan Rp1.605,5 miliar
masing-masing untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, yang terutama
terdiri dari penambahan aset hak guna dan aset tetap.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, arus kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan mengalami penurunan sebesar 20,5% menjadi Rp905,6 miliar dari sebelumnya Rp1.138,4
miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama digunakan untuk pembayaran pinjaman bank dan
surat utang sebesar Rp12.370,3 miliar dan pembayaran bunga dan biaya pinjaman bank dan surat utang
sebesar Rp909,1 miliar. Pembayaran tersebut terutama diperoleh dari pencairan pinjaman bank sebesar
Rp9.282,8 miliar dan penerbitan surat utang sebesar Rp2.486,0 miliar, dan penjualan saham treasuri sebesar
Rp892,9 miliar.
17
Page 19
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR
Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha Grup Tower Bersama yang terjadi setelah tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Grup
Tower Bersama pada tanggal 30 Juni 2023 serta untuk per iode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan
2022, yaitu 28 Juli 2023, sampai dengan tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan, selain hal -hal sebagai
berikut :
a. Pencairan pinjaman
• Fasilitas pinjaman revolving PT UOB
Pada berbagai tanggal di bulan Agustus sampai dengan 13 November 2023, Perseroan dan GHON,
Perusahaan Anak telah menarik sebagian fasilitas pinjaman revolving dari PT UOB sebesar Rp1.244,0
miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving BNI
Pada tanggal 1 Agustus, 26 Oktober, 1 November, 8 November dan 15 November 2023, Perseroan
telah menarik sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari BNI masing-masing sebesar
Rp50,0 miliar, Rp400,0 miliar, Rp100,0 miliar, Rp100,0 miliar dan Rp14 9,7 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving PT HSBC
Pada berbagai tanggal di bulan Agusus sampai dengan 14 November 2023, Perseroan telah menarik
sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari PT HSBC sebesar Rp1.349,7 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving BoC
Pada tanggal 14 Agustus, 1 September, 3 Oktober dan 16 Oktober 2023, Perseroan telah menarik
sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari BoC masing-masing sebesar Rp100,0 miliar,
Rp100,0 miliar, Rp100,0 miliar dan Ro50,0 miliar .
• Fasilitas pinjaman revolving Maybank
Pada berbagai tanggal di bulan Oktober sampai dengan 26 Oktober 2023, Perseroan telah menarik
sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari Maybank sebesar Rp599,4 miliar
• Fasilitas pinjaman revolving Bank Hana
Pada tanggal 15 September, 2 Oktober, 27 Oktober dan 31 Oktober 2023, GHON, Perusahaan Anak
telah menarik sebagian fasilitas pinjaman revolving dari Bank Hana sebesar Rp10,8 miliar, Rp25,3
miliar, Rp22,5 miliar dan Rp25,3 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving PT Bank DBS Indonesia (“DBSI”)
Pada berbagai tanggal di bulan Agustus sampai dengan 26 Oktober 2023, Perseroan telah menarik
sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari DBSI sebesar Rp892,6 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving dalam US$325.000.000 Facility Agreement
Pada tanggal 14 Agustus dan 16 Agustus 2023, Perusahaan Anak telah menarik sebagian fasilitas
18
Page 20
pinjaman revolving dalam US325.000.000 Facility Agreement masing-masing sebesar US$98,6 juta
dan US$38,6 juta.
b. Pembayaran pinjaman
• Fasilitas pinjaman revolving PT UOB
Pada berbagai tanggal di bulan Agustus sampai dengan 13 November 2023, Perseroan dan GHON,
Perusahaan Anak telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman revolving dari PT UOB sebesar Rp788,3
miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving BNI
Pada tanggal 28 Agustus dan berbagai tanggal di bulan September sampai dengan 27 Oktober 2023,
Perseroan telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari BNI sebesar
Rp950,0 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving PT HSBC
Pada berbagai tanggal di bulan Agustus sampai dengan 10 November 2023, Perseroan telah melunasi
sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari PT HSBC sebesar Rp1.229,7 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving QNB
Pada berbagai tanggal di bulan Agustus sampai dengan 27 Oktober 2023, GHON, Perusahaan Anak
telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman revolving dari QNB sebesar Rp27,3 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving Maybank
Pada tanggal 1 Agustus, dan 19 Oktober 2023, Perseroan telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman
uncommitted revolving dari Maybank masing-masing sebesar Rp50,0 miliar dan Rp149,7 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving Bank Hana
Pada tanggal 25 September dan 25 Oktober 2023, GHON, Perusahaan Anak telah melunasi sebagian
fasilitas pinjaman revolving dari Bank Hana masing-masing sebesar Rp0,2 miliar dan Rp0,6 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving BoC
Pada tanggal 14 September 2023, Perseroan telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman uncommitted
revolving dari BoC sebesar Rp100,0 miliar.
• Fasilitas pinjaman revolving dalam US$325.000.000 Facility Agreement
Pada tanggal 18 Agustus 2023 dan 13 September 2023, Perusahaan Anak tela h melunasi sebagian
fasilitas pinjaman revolving dalam US325.000.000 Facility Agreement masing-masing sebesar
US$38,6 juta dan US$11,0 juta.
• Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV Seri A
Pada tanggal 18 Agustus 2023, Perseroan telah melunasi Obligasi Berkel anjutan V Tahap IV Seri A
dengan nilai nominal Rp1.478,6 miliar.
19
Page 21
• Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Seri B
Pada tanggal 8 September 2023, Perseroan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Seri B
dengan nilai nominal Rp469,0 miliar.
• Obligasi Berkelanjutan V Tahap V
Pada tanggal 31 Oktober 2023, Perseroan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan V Tahap V dengan
nilai nominal Rp1.000,0 miliar.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN SERTA KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA
RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Sejak Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I sampai dengan tanggal Informasi Tambahan
Ringkas ini diterbitkan, anggaran dasar Perseroan tidak mengalami perubahan . Anggaran dasar Perseroan
terakhir adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No.
116 tanggal 23 Mei 2022, yang dibuat dihadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan
(”Akta No. 116/2022”), yang telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU -
0038668.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU -
0106607.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022. Berdasarkan Akta No. 116/2022, para pemegang saham
dalam RUPS Perseroan telah menyetujui diantaranya : perubahan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan dalam
rangka penyelarasan dan penyesuaian dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020.
Berdasarkan ketentuan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan
investasi atau penyertaan pada perusahaan lain yang bergerak di bidang kegiatan penunjang telekomunikasi
dan berusaha dalam bidang jasa, khususnya jasa penunjang telekomunikasi. Untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha utama yaitu aktivitas perusah aan holding dan
aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Untuk menunjang kegiatan usaha utama tersebut, Perseroan dapat
melakukan kegiatan usaha penunjang, yaitu konstruksi sentral telekomunikasi, instalasi telekomunikasi dan
aktivitas telekomunikasi dengan kabel.
Pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan telah melakukan seluruh kegiatan usaha
sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan dengan melakukan investasi atau penyertaan secara
langsung dan tidak langsung pada 21 Perusahaan Anak, yang bergerak di bidang penyediaan jasa
telekomunikasi, menara, jaringan fiber optik, dan pekerjaan telekomunikasi dan investasi.
Beberapa kejadian penting yang terjadi pada Perseroan sejak menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I
sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan adalah sebagai berikut :
Tanggal Keterangan
4 & 6 September 2023 Perseroan telah menjual saham treasuri sebanyak 81.585.300 saham kepada Bersama Digital
Infrastructure Asia Pte Ltd (“BDIA”) dengan harga penjualan Rp2.055 per saham. Sebagai akibat dari
penjualan ini, kepemilikan BDIA di Perseroan meningkat menjadi 75,40% dari seluruh saham yang
mempunyai hak suara yang dikeluarkan oleh Perseroan, dan hal ini tidak merubah pihak pengendali
Perseroan maupun pihak penerima manfaat akhir Perseroan. Setelah penjualan saham tersebut,
Perseroan masih memiliki sejumlah 20.460.700 saham treasuri. Seluruh saham treasuri tersebut
merupakan saham yang dahulu dibeli kembali oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan P eraturan OJK
No. 2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau
Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan .
20
Page 22
STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 31 Oktober 2023 yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku
Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut :
Keterangan Nilai Nominal Rp20 per Saham % (1)
Jumlah Nilai Nominal
Jumlah Saham
(Rupiah)
Modal Dasar 72.100.600.000 1.442.012.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd. 17.067.840.623 341.356.812.460 75,40
PT Wahana Anugerah Sejahtera 2.098.321.840 41.966.436.800 9,27
Edwin Soeryadjaya 71.481.830 1.429.636.600 0,32
Hardi Wijaya Liong 68.359.905 1.367.198.100 0,30
Budianto Purwahjo 5.025.000 100.500.000 0,02
Herman Setya Budi 4.625.000 92.500.000 0,02
Helmy Yusman Santoso 3.125.000 62.500.000 0,01
Masyarakat (kepemilikan di bawah 5%) 3.317.759.547 66.355.190.940 14,66
22.636.538.745 452.730.774.900 100,00
Saham treasuri 20.460.700 409.214.000 -
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 22.656.999.445 453.139.988.900 100,00
Saham Dalam Portepel 49.443.600.555 988.872.011.100
Catatan:
(1) Perhitungan berdasarkan hak suara
PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN
Berdasarkan Akta No. 116/2022, yang telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0019739 tanggal 8 Juni 2022 dan didaftarkan
pada Daftar Perseroan dengan No. AHU-0106607.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022, susunan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut :
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Edwin Soeryadjaya
Komisaris : Verena Lim
Komisaris Independen : Ludovicus Sensi Wondabio
Komisaris Independen : Heri Sunaryadi
Direksi
Presiden Direktur : Herman Setya Budi
Wakil Presiden Direktur : Hardi Wijaya Liong
Direktur : Budianto Purwahjo
Direktur : Helmy Yusman Santoso
Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah memenuhi ketentuan sebagaimana
diatur dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham
(“RUPS”). Masa jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal
RUPS Tahunan yang mengangkat anggota Direksi dan Dewan Komisaris sampai dengan penutupan RUPS
Tahunan Perseroan dan dapat diangkat kembali sesuai keputusan dalam RUPS Tahunan Perseroan. Masa
21
Page 23
jabatan seluruh Direksi dan Dewan Komisaris di atas berlaku sampai dengan ditutupkan RUPS Tahunan tahun
2025.
KETERANGAN MENGENAI PERUSAHAAN ANAK
Pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan memiliki penyertaan secara langsung dan
tidak langsung pada 21 Perusahaan Anak, sebagai berikut :
Tahun Tahun Kepemilikan (%)
Nama Tahun
No. Kegiatan Usaha (1) Domisili Penyertaan Operasi Secara Secara Tidak
Perusahaan Pendirian
Perseroan Komersial Langsung Langsung
1. PT Telenet Jasa telekomunikasi, Jakarta 2004 1999 1999 99,50% -
Internusa menara dan Selatan
pekerjaan
telekomunikasi
2. PT United Jasa telekomunikasi, Jakarta 2005 2004 2004 99,90% 0,10% melalui TB
Towerindo menara dan Selatan
pekerjaan
telekomunikasi
3. PT Batavia Jasa telekomunikasi, Jakarta 2005 2005 2006 - 89,90% melalui
Towerindo menara dan Selatan UT dan 10,10%
pekerjaan melalui TB
telekomunikasi
4. TB Jasa telekomunikasi, Jakarta 2006 2006 2006 99,99% 0,01% melalui TO
konsultasi Selatan
telekomunikasi,
pengembangan
jaringan
telekomunikasi,
penyewaan menara
dan peralatan
telekomunikasi dan
pekerjaan
telekomunikasi
5. PT Jasa telekomunikasi, Jakarta 2011 2009 2009 0,02% 99,98% melalui
Towerindo menara dan Selatan TB
Konvergensi pekerjaan
telekomunikasi
6. PT Prima Jasa telekomunikasi, Jakarta 2009 2003 2003 0,01% 99,99% melalui
Media menara dan Selatan TB
Selaras pekerjaan
telekomunikasi
7. PT Mitrayasa Jasa telekomunikasi, Jakarta 2011 2004 2004 - 70,00% melalui
Sarana konsultasi Selatan TB dan 30,00%
Informasi telekomunikasi, melalui SKP
pembangunan
sarana dan
prasarana
telekomunikasi dan
pekerjaan
telekomunikasi
8. PT Metric Perusahaan Jakarta 2010 2010 2010 98,74% 1,26% melalui TB
Solusi investasi Selatan
Integrasi
9. SKP Jasa telekomunikasi, Jakarta 2010 1999 1999 - 99,71% melalui
konsultasi selatan MSI
telekomunikasi,
pengembangan
jaringan
22
Page 24
Tahun Tahun Kepemilikan (%)
Nama Tahun
No. Kegiatan Usaha (1) Domisili Penyertaan Operasi Secara Secara Tidak
Perusahaan Pendirian
Perseroan Komersial Langsung Langsung
telekomunikasi,
penyewaan menara
dan peralatan
telekomunikasi, dan
pekerjaan
telekomunikasi
10. PT Tower Perusahaan Jakarta 2007 2006 2006 99,90% -
One investasi Selatan
11. PT Bali Jasa telekomunikasi, Jakarta 2008 2003 2003 0,01% 99,99% melalui
Telekom menara dan Selatan TO
pekerjaan
telekomunikasi
12. PT Triaka Jasa telekomunikasi, Jakarta 2009 2009 2009 90,00% 10,00% melalui
Bersama menara dan Selatan TB
pekerjaan
telekomunikasi
13. PT Solusi Jasa telekomunikasi, Jakarta 2011 2011 2012 70,03% 29,97% melalui
Menara menara dan Selatan SKP
Indonesia pekerjaan
telekomunikasi
14. TBG Global Perusahaan Singapura 2013 2013 2013 100,00% -
Pte. Ltd. investasi
15. PT Menara Perusahaan Jakarta 2013 2013 belum 99,99% 0,01% melalui TB
Bersama investasi Selatan beroperasi
Terpadu
16. PT Jaringan Jasa pemeliharaan Jakarta 2016 2015 2016 0,08% 83,36% melalui
Pintar peralatan Pusat TB
Indonesia telekomunikasi dan
konsultasi bidang
telekomunikasi
17. GHON Jasa penunjang Jakarta 2018 2001 2001 50,43% -
telekomunikasi Barat
18. PT Visi Jasa penyediaan Jakarta 2018 1995 1995 51,09% -
Telekomuni- infrastruktur Selatan
kasi telekomunikasi,
Infrastruktur melakukan investasi
Tbk atau penyertaan
pada perusahaan
lain yang bergerak di
bidang kegiatan
penunjang
telekomunikasi, dan
jasa penunjang
telekomunikasi
19. PT Permata Jasa penyewaan Jakarta 2018 2013 2013 - 99,99% melalui
Karya menara dan Selatan GOLD
Perdana peralatan
telekomunikasi
20. PT Unicom Jasa penyewaan Jakarta 2022 2020 2021 - 80,00% melalui
Muda Utama jaringan fiber optik Barat UT
21. PT Global Jasa penyewaan Tangerang 2023 2018 2021 - 70,00% melalui
Patra jaringan fiber optik Selatan GHON
Sinertama
Catatan :
(1) kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan oleh masing-masing Perusahaan Anak.
23
Page 25
KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
USAHA
Perseroan, didirikan pada tahun 2004, merupakan perusahaan holding yang melakukan investasi atau
penyertaan secara langsung dan tidak langsung pada perusahaan -perusahaan, yang bergerak di bidang
penyediaan jasa telekomunikasi, menara, jaringan serat optik, dan pekerjaan telekomunikasi dan investasi,
dan saat ini merupakan salah satu perusahaan menara terbesar di Indonesia yang dikenal dengan Grup Tower
Bersama. Kegiatan usaha utama Grup Tower Bersama adalah menyewakan ruangan pada sites sebagai tempat
pemasangan perangkat telekomunikasi untuk transmisi sinyal berdasarkan skema perjanjian sewa jangka
panjang dengan operator telekomunikasi. Grup Tower Bersama juga menyediakan akses untuk operator
telekomunikasi ke jaringan IBS milik Grup Tower Bersama di gedun g-gedung perkantoran dan pusat-pusat
perbelanjaan yang terletak pada wilayah perkotaan. Selain itu, Grup Tower Bersama memiliki dan
mengoperasikan infrastruktur komunikasi seperti serat optik. Per 30 Juni 2023, Grup Tower Bersama
mengoperasikan sekitar 22.136 sites telekomunikasi, yang terdiri dari 22.026 sites menara telekomunikasi dan
110 jaringan In-Building System (“IBS”), dan Grup Tower Bersama memiliki 41.428 penyewaan pada sites
telekomunikasi dengan 4 (empat) operator telekomunikasi berbeda. Sekitar 81,3% dan 85,6% dari pendapatan
Grup Tower Bersama masing-masing untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
dan 2022 berasal dari penyewaan menara telekomunikasi dengan PT Telekomunikasi Selular, PT Indosat Tbk
dan PT XL Axiata Tbk. Grup Tower Bersama menyewakan tower space dan jaringan serat optik melalui
perjanjian sewa jangka panjang umumnya sampai dengan jangka waktu 10 tahun dan menyewakan akses
terhadap IBS milik Grup Tower Bersama melalui perjanjian sewa jangka panjang umumnya dengan jangka
waktu 5 (lima) sampai 8 (delapan) tahun. Per 30 Juni 2023, rata -rata sisa periode perjanjian sewa seluru h
penyewaan Perseroan adalah sekitar 5,5 tahun dan Grup Tower Bersama memiliki pendapatan kontrak yang
akan diterima dari penyewa untuk semua jenis penyewaan sebesar Rp34.615,9 miliar. Pendapatan Grup Tower
Bersama dari penyewaaan tower space, serat optik, dan properti investasi masing-masing memberikan
kontribusi sebesar 95,8%, 4,1%, dan 0,1% dari pendapatan Grup Tower Bersama untuk periode 6 (enam) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023.
Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa industri penyewaan menara di Indonesia memiliki potensi yang
besar untuk terus bertumbuh baik melalui pembangunan menara baru maupun penambahan jumlah kolokasi
dari menara telekomunikasi yang ada. Grup Tower Bersama ha nya membangun sites telekomunikasi baru dan
mengakuisisi portofolio menara telekomunikasi hanya apabila telah memenuhi kriteria investasi Grup Tower
Bersama yang mencakup, antara lain, tingkat pengembalian investasi, potensi kolokasi masa yang akan
datang, kemudahan untuk membeli atau menyewa lahan, kemudahan mendapatkan perizinan warga dari
masyarakat sekitar dan kualitas kredit calon penyewa. Grup Tower Bersama memiliki suatu kebijakan hanya
akan membangun sites telekomunikasi baru ketika Grup Tower Bersa ma telah mendapatkan komitmen
penyewaan dari pelanggan. Meskipun Grup Tower Bersama telah membangun site menara di hampir seluruh
provinsi di Indonesia, sebagian besar site menara Grup Tower Bersama berada di wilayah padat penduduk
dengan 82,6% site menara di Jawa, Bali dan Sumatra dan 17,4% site di wilayah lain di Indonesia per
31 Desember 2022.
Grup Tower Bersama berupaya secara konsisten untuk terus meningkatkan jumlah kolokasi dari menara
telekomunikasi yang ada untuk mendukung peningkatan arus kas da n marjin laba operasi. Hal ini terjadi karena
biaya tambahan yang timbul sehubungan dengan kolokasi relatif rendah dibandingkan dengan tambahan
pendapatan atas kolokasi tersebut. Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa operator telekomunikasi
Indonesia telah dan akan terus mencari untuk memenuhi kebutuhan peningkatan cakupan dan kapasitas
jaringan, sementara di saat yang sama mengendalikan belanja modal mereka dari kegiatan -kegiatan non-inti,
seperti dengan pengalihan kegiatan pembangunan sites dan penyewaan tower space kepada perusahaan
penyewaan menara independen. Per 30 Juni 2023, Grup Tower Bersama memiliki rasio kolokasi 1,88x.
Pendapatan Grup Tower Bersama untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan
30 Juni 2022 masing-masing sebesar Rp3.279,9 miliar dan Rp3.303,6 miliar. EBITDA dan marjin EBITDA Grup
Tower Bersama untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar
24
Page 26
Rp2.843,6 miliar atau mencapai 86,7%, dan EBITDA dan marjin EBITDA Grup Tower Bersama untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 adalah sebesar Rp2.887,1 miliar atau mencapai 87,4%.
Perseroan berkantor pusat di The Convergence Indonesia, lantai 11, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R.
Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940 – Indonesia dan mengoperasikan 18 (delapan belas) titik pelayanan
regional yang terletak di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Padang, Lampung, Jakarta, Banten,
Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Makassar dan
Papua, melalui Perusahaan Anak.
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Wali Amanat : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Notaris : Kantor Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
Konsultan Hukum : Indrawan Darsyah Santoso
Perusahaan Pemeringkat Efek : PT Fitch Ratings Indonesia
Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini menyatakan
tidak ada hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi, para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di
bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat Obligasi secara kesanggupan penuh ( full
commitment). Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi menghapuskan perikatan sejenis baik tertulis maupun
tidak tertulis yang telah ada sebelumnya dan yang akan ada di kemudian hari antara Persero an dan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi.
Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum Obligasi ini adalah PT UOB Kay
Hian Sekuritas.
Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota sindika si Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai berikut :
Porsi Penjaminan
No. Keterangan Rp %
1. PT Indo Premier Sekuritas 502.065.000.000 33,18%
2. PT CIMB Niaga Sekuritas 238.000.000.000 15,73%
3. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 225.935.000.000 14,93%
4. PT UOB Kay Hian Sekuritas 151.000.000.000 9,98%
5. PT Aldiracita Sekuritas Indonesia 226.000.000.000 14,94%
6. PT BNI Sekuritas 170.100.000.000 11,24%
Jumlah 1.513.100.000.000 100%
Selanjutnya para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam
Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing -masing sesuai dengan
Peraturan No. IX.A.7, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam -LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember
2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum (“Peraturan No. IX.A.7”).
Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obli gasi dengan tegas menyatakan tidak
mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
25
Page 27
TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan mela lui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai
berikut :
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat -lambatnya pada Tanggal Emisi.
KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
b. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek d i KSEI,
yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
c. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
lainnya yang melekat pada Obligasi;
d. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas
Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang be rsangkutan adalah
yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang -undangan yang
berlaku;
e. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan KTUR asli
yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan
di KSEI sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerj a
sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO (R-4) sampai dengan berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan
adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;
f. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.
PEMESAN YANG BERHAK
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
berhak membeli Obligasi sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.A.7.
PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Obligasi
sebagaimana tercantum pada Bab XII dalam Informasi Tambahan, baik dalam bentuk fisik ( hardcopy) maupun
bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail. Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh
pemesan. Setelah FPPO diisi dengan lengkap dan ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut wajib
disampaikan kembali baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail,
kepada Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO tersebut.
Setiap pihak hanya berhak mengajukan 1 (satu) FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan
dengan melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan huk um)
26
Page 28
serta tanda bukti sebagai nasabah anggota bursa dan melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan. Bagi
pemesan asing, di samping melampirkan fotokopi paspor, pada FPPO wajib mencantumkan nama dan alamat
di luar negeri dan/atau domisili hukum yang sah dari pemesan secara lengkap dan jelas serta melakukan
pembayaran sebesar jumlah pesanan.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila pemesanan
pembelian Obligasi dilakukan menyimpang dari ketentuan -ketentuan dalam FPPO.
JUMLAH MINIMUM PEMESANAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang -kurangnya satu satuan perdagangan yaitu
sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya .
MASA PENAWARAN OBLIGASI
Masa Penawaran Umum Obligasi dilakukan pada tanggal 28 November 2023 dan 29 November 2023 sejak
pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.
TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Selama Masa Penawaran Umum Obligasi, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi den gan
mengajukan FPPO selama jam kerja mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB kepada para Penjamin
Emisi Obligasi , sebagaimana dimuat pada Bab XII dalam Informasi Tambahan, pada tempat dimana pemesan
memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO.
BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali kepada pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya dalam bentuk fisik ( hardcopy)
maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi.
Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan .
PENJATAHAN OBLIGASI
Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang
dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan
masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing -masing. Tanggal
Penjatahan adalah tanggal 1 Desember 2023.
Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
Obligasi untuk Penawaran Umum Obligasi ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti
bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk
Penawaran Umum Obligasi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan
Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formu lir pemesanan Obligasi yang pertama kali
diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum Obligasi kepada
OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai deng an Peraturan No. IX.A.2,
Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum .
Manajer Penjatahan, dalam hal ini PT UOB Kay Hian Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
pada Peraturan No. VIII.G.12, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep -17/PM/2004 tanggal 13 April 2004
tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham
Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum Obligasi .
27
Page 29
PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesan dapat melaksanakan pembayaran, yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer, dengan ditujukan
kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada
rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya pada tanggal 4 Desember 2023 (in good funds)
ditujukan pada rekening di bawah ini :
PT Indo Premier Sekuritas Bank Permata
Cabang Sudirman Jakarta
No. Rekening : 0701528093
A/n : PT Indo Premier Sekuritas
PT CIMB Niaga Sekuritas Bank CIMB Niaga
Cabang Graha CIMB Niaga
No. Rekening : 800163442600
A/n PT CIMB Niaga Sekuritas
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Bank Rakyat Indonesia
Cabang Bursa Efek Indonesia
No. Rekening : 0671.01.000645.30.4
A/n PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk
PT UOB Kay Hian Sekuritas Bank UOB Indonesia
Cabang UOB Plaza
No. Rekening : 3273078256
A/n : PT UOB Kay Hian Sekuritas, PT QQ Tower Bersama
Infrastructure Tbk
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia Bank Sinarmas
Cabang KFO Thamrin
No. Rekening : 0055054347
A/n PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
PT BNI Sekuritas Bank Negara Indonesia
Cabang Mega Kuningan
No. Rekening : 7888899787
A/n: PT BNI Sekuritas
DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 5 Desember 2023, Perseroan wajib
menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI
untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah
dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata -mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI. Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi
instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Obligasi Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obli gasi sesuai dengan pembayaran yang telah dilakukan
Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian penjaminan masing -masing. Dengan telah dilaksanakannya
pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi
semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan .
PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI
Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau
seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan dan uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh
masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan belum dibayarkan
28
Page 30
kepada Perseroan, maka masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi
bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pemesanan kepada para pemesan Obligasi paling lambat 2
(dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan. Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat
dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan
tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi wajib
dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
setelah tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.
Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalia n uang pemesanan kepada pemesan Obligasi, sehingga
terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar kepada para pemesan
Obligasi untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Ob ligasi
dari jumlah dana yang terlambat dibayar, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 Hari Kalender. Denda dikenakan sejak hari ke -3 (ketiga) setelah Tanggal Penjatahan
atau tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.
Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama
pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil
langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin
Emisi Obligasi dimana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO. Dalam hal pengembalian atas
pembayaran pemesanan telah dipenuhi kepada para pemesan dengan cara transfer melalui rekeni ng para
pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan atau tanggal keputusan pembatalan
Penawaran Umum, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan
membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan.
PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Informasi Tambahan dan FPPO dapat diperoleh selama Masa Penawaran Umum, yang berlangsung pada
tanggal 28 November 2023 dan 29 November 2023, dengan cara mengirimkan email kepada para Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi di bawah ini :
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI EFEK
PT Indo Premier Sekuritas PT CIMB Niaga Sekuritas
Pacific Century Place, lantai 16 Graha CIMB Niaga, lantai 25
SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Jakarta 12190 Telp: (62 21) 5084 7848
Telp: (62 21) 5088 7168 Faks: (62 21) 5084 7849
Faks: (62 21) 5088 7167 E-mail: jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id
E-mail: fixed.income@ipc.co.id www.cimb.com
www.indopremier.com
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk PT UOB Kay Hian Sekuritas
Gedung Artha Graha, lantai 18 & 19 UOB Plaza Thamrin Nine, lantai 36
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 -53 Jl M.H. Thamrin Kav. 8-10
Jakarta 12190 Jakarta 10230
Telp: (62 21) 2924 9088 Telp: (62 21) 2993 3888
Faks: (62 21) 2924 9168 Faks: (62 21) 3190 7608
E-mail: fit@trimegah.com E-mail: uobkhindcf@uobkayhian.com
www.trimegah.com www.uobkayhian.co.id
29
Page 31
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia PT BNI Sekuritas
Menara Tekno, lantai 9 Sudirman Plaza, Indofood Tower, lantai 16
Jl. Fachrudin No. 19 Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78
Jakarta 10250 Jakarta 12910
Telp: (62 21) 3970 5858 Telp: (62 21) 2554 3946
Faks: (62 21) 3970 5850 Faks: (62 21) 5793 6934
E-mail: investmentbanking@aldiracita.com dan E-mail: dcm@bnisekuritas.co.id
fixedincome@aldiracita.com www.bnisekuritas.co.id
www.aldiracita.com
SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN
30
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.