Skip to content
Back to announcement

20231116_WIKA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31519904_lamp1.pdf

Other Text extracted WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
Nomor         : SE.01.01/A.CORSEC.01771/2023                         10 November 2023
Lampiran      : -
Kepada Yth.
Kepala Divisi Penilai Perusahaan 2
PT Bursa Efek Indonesia (”BEI”)
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53
Jakarta Pusat 12190


           Perihal   :   Tanggapan atas Permintaan Penjelasan dan Dokumen Tambahan
                         PT Wijaya Karya (Persero) Tbk


Dengan hormat,
Menindaklanjuti surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-09706/BEI.PP2/11-2023 tanggal
7 November 2023 perihal Permintaan Penjelasan dan Dokumen Tambahan PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk (“Perseroan”), dengan ini kami sampaikan penjelasan sebagaimana berikut :
1. Penjelasan atas perolehan persetujuan standstill dari seluruh kreditur WIKA
   a. Rincian status pengajuan standstill per saat ini (Per 08 November 2023)
      Saat ini Perseroan telah memperoleh persetujuan 12 lenders perbankan dari total 15
      lenders perbankan Perseroan. Pokok – pokok persetujuan seperti nilai dan rincian
      kreditur dalam rencana tersebut belum dapat kami sampaikan karena masih dalam
      tahap negosiasi oleh Perseroan dengan masing-masing lenders. Dalam hal sudah
      terjadi finalisasi atas kesepakatan tersebut yang akan tertuang pada Master
      Restructuring Agreement (MRA) Perseroan akan melakukan keterbukaan informasi
      kepada publik.

  b. Rincian skema pembayaran utang apabila pengajuan standstill telah disetujui
     Perseroan mengajukan usulan skema pembayaran utang yang pada intinya Perseroan
     akan memprioritaskan kebutuhan pendanaan untuk modal kerja operasional Perseroan
     dan fokus pada perbaikan kondisi Perseroan sebagai penerapan solusi restrukturisasi
     jangka panjang dengan para kreditur perbankan. Namun begitu skema secara final baru
     dapat disampaikan apabila sudah dilakukan penandatanganan Master Restructuring
     Agreement (MRA).

  c. Hambatan yang dialami oleh Perseroan untuk memperoleh persetujuan tersebut
     Tantangan untuk memperoleh persetujuan standstill dikarenakan masing-masing
     kreditur memiliki syarat perjanjian tersendiri dan adanya perbedaan prosedur pada
     proses persetujuan standstill. Hingga saat ini Perseroan terus melakukan diskusi
     dengan para kreditur untuk dapat memperoleh persetujuan standstill.
Page 2
  d. Apakah terdapat strategi alternatif lain yang akan diambil Perseroan apabila tidak
     seluruh kreditur menyetujui pengajuan standstill tersebut
     Beberapa kreditur telah menyampaikan pendapat mereka untuk langsung melakukan
     proses restrukturisasi melalui MRA. Sehingga ditargetkan finalisasi MRA akan tetap
     dapat dilakukan bersama dengan seluruh kreditur.

2. Perseroan mengusulkan 8 metode penyehatan keuangan sebagai metode
   restrukturisasi yang akan dilakukan. Salah satu dari upaya tersebut adalah perbaikan
   Portofolio Orderbook untuk mengurangi defisit kas, Penjelasan terkait hal tersebut :
   a. Hal yang mengakibatkan Perseroan mengalami defisit kas dan kebutuhan modal
      kerja.
      - Pembayaran kepada pemasok Perseroan lebih besar dari penerimaan pelanggan
          Perseroan termasuk kebutuhan biaya usaha dan pembayaran pajak. Hal ini
          diakibatkan karena Perseroan masih belum menerima pembayaran sepenuhnya
          dari para pemberi kerja yang masih mengalami dampak akibat pandemi covid dan
          beberapa pemberi kerja yang masih dalam proses financial closing sementara
          pekerjaannya sudah diselesaikan oleh Perseroan;
      - Adanya beban bunga yang ditanggung oleh Perseroan untuk modal kerja yang
          penerimaan terminnya belum sepenuhnya masuk dan kebutuhan pendanaan untuk
          proyek investasi jangka panjang yang didanai dengan pinjaman;
      - Adanya kebutuhan untuk membiayai proyek investasi yang masih berjalan agar
          dapat diselesaikan, sehingga dapat dilakukan asset recycling atas proyek tersebut.

  b. Agar dijelaskan secara rinci proses yang akan dilaksanakan Perseroan dalam
     perbaikan Portfolio Orderbook?
     Sebagai salah satu bentuk metode penyehatan perusahaan, Perseroan saat ini terus
     melakukan upaya refocusing pada bisnis berbasis proyek (tanpa melakukan investasi
     baru) dengan cara mengutamakan perolehan proyek-proyek dengan pola pembayaran
     rutin bulanan dengan uang muka serta melalui mekanisme seleksi four eyes principles
     sebagai bentuk seleksi terhadap project owner. Adapun secara total 92% portofolio dari
     seluruh orderbook Perseroan saat ini merupakan proyek yang berasal dari pemberi
     kerja eksternal, sehingga mampu menghasilkan penerimaan termin baru bagi
     Perseroan. Sesuai yang tercatat dalam monitoring perusahaan, hingga Oktober 2023
     terdapat lebih dari 65% proyek yang merupakan proyek-proyek berasal dari Pemerintah
     dan BUMN dengan pola pembayaran rutin bulanan. Hal ini meningkat signifikan
     dibandingkan tahun 2019 yang mana proyek Pemerintah dan BUMN dahulu hanya
     sebesar 29%. Dengan model pembayaran ini, Perseroan mengupayakan pengelolaan
     arus kas dapat dilakukan secara mandiri di setiap proyek tersebut serta meminimalisasi
     terjadinya defisit pada arus kas di proyek.

3. Penjelasan Perseroan atas jumlah pegawai induk per Juli 2023 yang sejumlah 4.849
   orang, turun 930 orang dibandingkan posisi Februari 2022.
   Latar belakang penurunan jumlah pegawai Perseroan
   Atas penurunan jumlah pegawai Perseroan saat ini dilatar belakangi oleh penerapan salah
   satu langkah dari 8 metode penyehatan keuangan sebagai metode restrukturisasi, dimana
   Perseroan sedang fokus untuk menurunkan biaya usaha Perseroan. Pada aspek
Page 3
  kepegawaian, langkah tersebut ditempuh dengan cara minus employee growth sebagai
  berikut:
   - Perseroan tidak melakukan perpanjangan masa kerja atas pegawai yang telah
       memasuki masa pensiun;
   - Perseroan tidak melakukan perekrutan untuk menggantikan pegawai yang telah
       memasuki masa pensiun; dan
   - Perseroan tidak melakukan perpanjangan kontrak bagi pegawai waktu tertentu yang
       bekerja di proyek apabila proyek tersebut telah selesai.

4. Berdasarkan surat Perseroan No. SE.01.01/A.CORSEC.01656/2023 tanggal 24
   Oktober 2023 perihal Penyampaian Hasil RUPSU atas Sukuk Mudharabah
   Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020, Pemegang Sukuk dalam RUPSU
   menolak usulan perpanjangan jatuh tempo Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I
   Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A dengan opsi pelunasan dipercepat dan
   menolak usulan pengesampingan kewajiban keuangan sebagaimana yang diatur
   dalam Perjanjian Perwaliamanatan untuk periode Laporan Keuangan konsolidasian
   tahunan per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut berikut penjelasan Perseroan
   a. Langkah Perseroan untuk dapat membayar Obligasi dan Sukuk secara tepat
      waktu
       Langkah-langkah perbaikan yang dilakukan Perseroan telah masuk dalam bagian 8
       stream penyehatan khususnya pada :
       - Restrukturisasi Keuangan
       - Percepatan penagihan piutang bermasalah
       - Asset recycling
       - Penurunan operating expenses
       - Penguatan struktur permodalan

  b. Sumber pendanaan yang akan digunakan untuk membayar sukuk mudharabhah
     berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A yang akan jatuh tempo
     pada 18 Desember 2023
     Perseroan akan melakukan RUPSU PUB I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 kembali
     pada tanggal 30 November 2023 dimana Perseroan mengajukan usulan atas
     penundaan pembayaran obligasi dan sukuk yang jatuh tempo di Desember 2023 dan
     pengesampingan rasio keuangan atas laporan keuangan konsolidasian per 31
     Desember 2023, namun untuk kupon Perseroan merencanakan untuk tetap dibayarkan
     dengan jadwal dan besaran yang tetap sebagai bentuk win-win solution bagi para
     stakeholders.

  c. Upaya Perseroan untuk tetap memenuhi kewajiban keuangan sebagaimana yang
     diatur dalam perjanjian perwaliamanatan untuk periode Laporan Keuangan
     konsolidasian tahunan per 31 Desember 2023
     Saat ini Perseroan tengah mengajukan usulan atas pengesampingan kewajiban
     keuangan untuk periode laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2023
     sebagaimana diatur dalam perjanjian perwaliamanatan. Dimana Perseroan telah
     melakukan panggilan pada surat kabar berperedaran nasional kepada pemegang
     obligasi dan sukuk untuk dilakukan RUPO dan RUPSU.
Page 4
5. Informasi/fakta/kejadian penting materiasl lain yang dapat mempengaruhi harga efek
   Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan?
   Sampai saat ini tidak ada kejadian material yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
   perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.


Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami mengucapkan terima
kasih.
                                                                  Corporate Secretariat




                                                                   Mahendra Vijaya
                                                                  Corporate Secretary

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.43 MB
Published16 Nov 2023
Pages4
Characters9,057
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result