Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.916
d Page 1 of 84 «. ARGO 'PANTES CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (vV) diisi pada kolom ,,Ada” apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom ,,Tidak Ada” dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik IPT Argo Pantes Tbk Bidang Usaha Persewaan gudang Jenis penawaran Umum IN/A 2025 20244 Nama Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Anwar & Rekan Nama Partner Soaduon Tampubolon Christiadi Tjahnadi Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian|Wajar Tanpa Pengecualian dengan Paragraf dengan Paragraf — Penjelasan Penjelasan Catatan tentang Opini (jika ada) Going Concern Going Concern x disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Lan 1
Page 2 OCR 0.906
G 3 Page 2 0f84 la, ARGO 'PANTES Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" v Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" v Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 2025 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 112.321.565.520 102.996.849.573 Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 49.488.627.253 (9.997.812.361) EBITDA 37.740.315.383 29.727.876.316 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 71.191.038.752 (8.132.123.747) Laba (rugi) komprehensif 71.202.138.639 (8.678.080.572) Laba Per saham (dasar) 22,43 (2,56) Laba Per saham (dilusian) 22,43 (2,56) Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 1.126.390.266.281 1.120.332.244.899 Jumlah Aset Lancar 207.850.488.124 217.373.805.479 Jumlah Aset Tidak Lancar 918.539.778.157 902.958.439.420 Jumlah Liabilitas 933.306.281.473 998.450.398.730 Jumlah Liabilitas Jangka 422.783.944.325 493.621.615.287 Pendek Jumlah Liabilitas Jangka 510.522.337.148 504.828.783.443 Panjang 2 Jumlah Ekuitas 193.083.984.808 121.881.846.169
Page 3 OCR 0.882
r sg Page 3 of 84 , ARGO 'PANTES Modal Disetor 2.488.882.606.979 2.488.882.606.979 Saldo Laba (2.295.798.622.171) | (2.367.000.760.810) Rasio Keuangant Rasio Lancar (96) 49,16Yo 44,04Yo ROA 6,32Y0 (0,73Y0) ROE 36,71Y0 (6,6790) Ebitda thd pendapatan (90) 33,60Yo 28,86Yo “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesualkan pengungkapan sesual dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode AAA aula |u/N|ju Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasl pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum
Page 4 OCR 0.910
P Page 40f 84 ARGO NTES 1. | Perusahaan wajlb menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran Umum Perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: Cc. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain mellputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetap! informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. 2 Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset " | yang dijamlnkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilal aset yang 3. diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apablla tidak diasuransikan wajib 4, | diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: 3. Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan, Catatan Ia 2) | Nomor dan tanggal akta pendirlan serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang Catatan Ia berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan Ia perlode pelaporan, 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, (Catatan 1a 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan (Catatan Ia melakukan ekspansi atau peramplngan usaha secara signifikan pada perlode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dlmulainya operasi komerslal dari ekspansi atau
Page 5 OCR 0.903
Page 5 of 84 . ARGO PANTES perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan mellputi : a) Area Eksplorasi, mellputi: # Nama lokasi: . Nama pemilik Izin lokasi, . Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan . Jumlah blaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksploitasl/Pengembangan meliputl: . Nama lokasi, . Nama pemilik ijin lokasi, . Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi, . Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikas, . Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan «Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. 6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimilikl. 8) | Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan vi Izin bidang usaha dari Menterl Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10)| Khusus untuk Industri Perbankan V Izin usaha sebagal bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan keglatan berdasarkan prinsip syarlah (jlka ada). 11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v
Page 6 OCR 0.902
Page 6 of 84 . ARGO PANTES 12)| Khusus Industri Kehutanan vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan Cc) sisa umur HPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan ib diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v (Catatan 1b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v (Catatan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v (Catatan 1b action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v langsung, 2) | Tempat kedudukan: v 3) | Jenis usaha, v 4) | Tahun beroperasi secara komersial, v 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), V 6) | Total Aset, dan v 7) | Informasi penting lainnya antara lain: v a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih dari 50Y6 (Ilma puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
Page 7 OCR 0.924
Page 7 of 84 . ARGO PANTES tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolldasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau perlode yang berbeda, sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekultas yang dapat dlatribusikan pada pemilik entitas induk: dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendallan, dan porsi dari keuntungan atau keruglan yang dapat dlatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilal Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite (Catatan 1c audit, 2) | Cakupan manajemen kunci: dan (Catatan 1c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan (Catatan 1c tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan (Catatan 1d
Page 8 OCR 0.911
Page 8 of 84 . ARGO PANTES 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasl laporan keuangan. Catatan 1d Pn Da kai 2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2a Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesual dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaltu berdasarkan blaya historis (historical cost), (Catatan 2b blaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilal Wajar (Falr value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaltu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2b 3) | Mata uang fungslonal dan mata uang penyajlan yang digunakan, meliputi: Catatan 2b dan 3 a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apablia terdapat perubahan mata uang fungslonal Perusahaan maupun keglatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Cc Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam taporan keuangan: 2) | Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa atatan 3 depan, dan sumber utama darl estimasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap Jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam perlode pelaporan berikutnya, dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Llabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode pelaporan. d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Page 9 OCR 0.910
Page 9 of 84 . ARGO PANTES Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara laln: a) ruang Ilngkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk, c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendallan atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendall: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasl bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwill, c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkalt dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akulsisi secara bertahap, dan (3) Imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas, v (Catatan 2g Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk seb
Page 10 OCR 0.907
t Page 10 of 84 ARGO 'PANTES Yang harus laskan antara laii (Catatan 2e (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3) ketentuan saling hapus darl instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nila! dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Indung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka v (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilal untuk tujuan akuntansi Ilndung nilal atas Instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk v Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi blaya transaksi. (Catatan 2e (Catatan 2e (Catatan 2e (Catatan 2e (Catatan 2e LL Ket Y« (Catatan 2e c) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk, dan (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum h
Page 11 OCR 0.919
"1, ARGO PANTES Page 11 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajlan Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilal pada investasi untuk setlap kelompok Obligasi Rekapltalisasi Pemerintah:dan c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendallan risiko portofolio kredit, (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasl. Cc) Agunan yang Diambil Ailh Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilalan dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai reallsasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
Page 12 OCR 0.900
ag." 3 Page 12 of 84 ARGO PANTES 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pemblayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak piutang, c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih plutang diallhkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjlan mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. LL (Catatan 2j ICatatan 2j ICatatan 2j 12) yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. (Catatan 2h a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara laln: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke blaya produksi. d4 S
Page 13 OCR 0.886
Page 13 of 84 b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagal persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasl tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. c) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: y Catatan 2i b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, v Catatan 2! c) pengelompokan Aset Tetap, v (catatan 21 d) metode penyusutan yang digunakan: v catatan 21 e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, vV catatan 21 f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v 9) penghentian pengakuan: v (Catatan 21 h) nilai residu: dan v Catatan 21 I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v metode penyusutan, dan nilal residu pada setlap akhir periode pelaporan. (Catatan 2i aa GP
Page 14 OCR 0.909
14) Page 14 of 84 . ARGO PANTES Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan c) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara laln : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: e) metode amortisasi yang digunakan: f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimillki untuk dijual, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimlliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara laln: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi. Sta ee (Catatan 21 (Catatan 21 (Catatan 21 (Catatan 21 (Catatan 21
Page 15 OCR 0.918
20) Page 15 of 84 Khusus Industri dan Minyak Bumi Aset Min Yang harus dijelaskan antara laln: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan e) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilal: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. (Catatan 2k (Catatan 2k 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
Page 16 OCR 0.923
Hah Page 16 of 84 |, ARGO (PANTES b) dasar penentuan nilai provisi. 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan blaya PLH, b) Metode amortisasi atas blaya PLH yang ditangguhkan, Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, . (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasl. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasl atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan «CC
Page 17 OCR 0.923
“ Page 17 of 84 . ARGO PANTES C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) | Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisl dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v Icatatan 20 digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan v pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesalan suatu kontrak. c) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (c) Penyajian pendapatan prem! dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lan: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadl namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klalm dalam laporan laba rugi. Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitallsasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasl ke setlap unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, dan (6) Unsur biaya yang diakul sebagal beban pada saat terjadinya. d
Page 18 OCR 0.914
28) Page 18 of 84 . ARGO PANTES Program Loyi: Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksl dan saldo dalam mata uang asing, b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas moneter, dan Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. (Catatan 2c (Catatan 2c (Catatan 2c 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara laln: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan (Catatan 2d (Catatan 2d dan 27 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan. BN Catatan 2p (Catatan 2p (Catatan 2p (catatan 2p 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umum mengenal jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarlal, dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. KS Sa Catatan 2m (Catatan 2m (Catatan 2m (Catatan 2m 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
Page 19 OCR 0.918
5 Page 19 of 84 ARGO 1 PANTES d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 35)| Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36)| Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Llabilitas, dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37)| Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lalnkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kualifikasian. 38)| Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk (catatan 2r mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39)| Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara laln dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (Catatan 29 (rugi) per saham dilusian. 1 - | & Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, Catatan 4 b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang Icatatan 4 asing, c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan (catatan 4
Page 20 OCR 0.911
ra ARGO Page 20 of 84 'TPANTES Na na en 2) | Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan Jenis mata uang (nilai dalam mata uang orlginal), dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. c) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan plhak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan: (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
Page 21 OCR 0.905
Page 21 of 84 . ARGO PANTES (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuldasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara laln: v Icatatan 5 a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah piutang menurut debitur, Mayoritas saldo piutang usaha dari pihak berelasi dan jumlah menurut debitur disajikan dl (Catatan 27 Informasi Pihak- Pihak Berelasi. c) jumlah piutang menurut mata uang, v (catatan 5 d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, vV (Catatan 5 @) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nllal secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang, v (Catatan 5 f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan plutang apabila tidak dibentuk cadangan, v Icatatan 5 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, mellputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjlan: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (4) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi 'Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:
Page 22 OCR 0.892
Page 22 of 84 . ARGO PANTES (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. &
Page 23 OCR 0.869
Page 23 of 84 . ARGO PANTES pe TT ——Dketeranga”—————”————”—“—— Aas tidak | YA TC Keterangan Cc) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: @) 2) 3) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, Jumlah plutang atau utang reasuransl yang disallnghapuskan, dan Jumlah plutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) (2) 3) (G2) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, Jumlah piutang menurut jenis Investasi, Jumlah plutang menurut mata uang, dan Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: a) “) 2) 3) Jumlah plutang menurut dan jenis obyek pemblayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): Rincian umur dari angsuran pemblyaan konsumen: Bagian pinjaman yang diblayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja 4 (5) (6) (7) (8) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola plutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan plutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: Nilal dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang pemblayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pemblayaan, Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan Plutang pemblayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagal jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Jumlah tagihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak plutang (tanpa “£
Page 24 OCR 0.917
Page 24 of 84 . ARGO PANTES recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. Cc) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rinclan jumlah berdasarkan plhak berelasi dan plhak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilal kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilal kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir perlode pelaporan, untuk setiap perlode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (4) nilai residu yang tidak dijamin yang dlakru sebagal manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang dlakul sebagal pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor.
Page 25 OCR 0.905
8) Page 25 of 84 . ARGO PANTES Khusus Konti Piutang Retensi Konstruksi Yang harus diungkapkan antara laln: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. » Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakul, Cc) kerugian yang terjadl: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kemball Efek, Cc) Nama pihak/counterparty, d) Lokasi Efek jaminan, e) Tingkat bunga plutang reverse repo: f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara laln: a) Nilai realisasi bersih pada saat dlambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang dlambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk blaya-blaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.
Page 26 OCR 0.918
t, 10) Page 26 of 84 . ARGO PANTES Piutang Dividen Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara laln: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. (Catatan & (Catatan 6 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setlap kelompok dan rincian investasinya, (2) laba atau rugi neto pada setlap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, balk yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi perlode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) (4) blaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. «L
Page 27 OCR 0.922
Page 27 of 84 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direallsasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasl menjadi dimlliki hingga jatuh tempo, 13)| Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenal antara lalin: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14)| Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan, c) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jlka ada, dan penyebabnya, dan d) Nilal Wajar untuk investasi yang diukur pada blaya perolehan. 15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensl pembayaran bunga, c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya. 16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 28 OCR 0.911
P3 Page 28 of 84 : 4 ARGO PANTES a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, balk yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugl periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, klsaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilltas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: c) Rinclan jumlah kredit berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga: d) Raslo kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: ? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesla, 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan keruglan penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankeruglan penurunan nilai Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia: h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, ) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi:
Page 29 OCR 0.858
21 Tw & . ARGO Page 29 of 84 'PANTES Mae erangan Ada “| Tidak | NYA TI Keterangan | » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembellan, jika ada: kh) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, ) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilal. 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan liabllitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama perlode berjalan: Cc) Rinclan jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketlga, d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: “) (2) 3) “@ (5) (6) 7) (8) total jumlah tercatat persedlaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilal Wajar dikurangi biaya untuk menjual: jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama perlode berjalan, jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang dlakul sebagai beban dalam perlode berjalan: jumlah dari setlap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam perlode berjalan: kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilal persediaan yang diturunkan, dalam hal terdapat kapitallsasl blaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kuallfikaslan, maka diungkapkan: (i) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisas! selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitallsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. persediaan yang dijamlnkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan (Catatan 7 (Catatan 24 (catatan 7
Page 30 OCR 0.927
Page 30 of 84 . ARGO PANTES dijaminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib dlungkapkan alasannya. (Catatan 7 b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persedlaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: “) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. ko) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah blaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah blaya bunga dan rugi kurs yang dikapitallsasl ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
Page 31 OCR 0.910
Page 31 of 84 ARGO 'PANTES (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesual dengan Industrinya. f) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lalin: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya (a) 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) (3) (0) &) (@ Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Nilai amortisasl (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (@) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, @ @ n) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematlan atau metode penghapusan langsung: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 32 OCR 0.909
PG Page 32 of 84 . ARGO PANTES 23)| Pajak Dibayar Di muka (Catatan 15a Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenal jumlah restitusl pajak yang dlajukan dan statusnya. 24)| Biaya Dibayar Dimuka Ibatatan 8 Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara laln: (1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, v (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilal, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu M tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perlode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagal aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikaslannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilal yang lebih rendah antara: I jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan v diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesualkan dengan penyusutan, amortisasl atau penilaian kembali yang telah dlakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk v dijual: dan li. jumlah terpullhkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajlan sebelumnya. 26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, (Catatan 27 b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan v terjadinya plutang pihak berelasi tersebut, c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan keruglan penurunan nilal PA
Page 33 OCR 0.906
L Page 33 of 84 ARGO PANTES d) 8) secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutani pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilai: dan dalam hal plutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27)| Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasl, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, C) nilaitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asoslasi yang kuotasl harganya tersedia: d) ringkasan Informasi keuangan entitas asoslasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi, e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung, f) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasl, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau perlode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau perlode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugl entitas asoslasi, balk untuk perlode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: I) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asoslasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain, j) iabilitas kontinjensl yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilltas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28)| Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberlkan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. de TI?
Page 34 OCR 0.928
Page 34 of 84 . ARGO PANTES 29)| Khusus Industri Kehuta: HTI dan HTI dalam pengembangan Berupablaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagal berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. 30)| Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31)| Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal IL. Tambahan tahun berjalan li. Biaya langsung (b) Jumlah kapitallsasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa aG
Page 35 OCR 0.911
Page 35 of 84 . ARGO 'PANTES Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. Ii. Pengurangan tahun berjalan 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 9 d) e) » 9 h) » » 9) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasiikan: Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Nilal amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, Nilal hewan ternak tlap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: Kondisi hewan ternak: Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan rislko yang ditutup: Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematlan atau metode penghapusan langsung: Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: Pendapat manajemen atas kecukupan nilal cadangan kematian, jika ada: dan Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penllalan terakhir, (5) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk: LL (Catatan 21
Page 36 OCR 0.900
"1, ARGO Page 36 of 84 'PANTES b) 9 9) (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang dlakui dalam laba rugi atas penjualan Propert! Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan (7) kewajiban Kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilal Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasl: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsillasi antara penllalan tersebut dan penilalan yang telah disesualkan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat darl pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara laln: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasl penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nllal, selama satu periode sesual SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: LL Lt (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (Catatan 21 (Catatan 11 (Catatan 11 Catatan 11 (Catatan 11
Page 37 OCR 0.899
Page 37 of 84 . ARGO 'PANTES (3) estimasi saat penyelesalan: v (Catatan 11 (4) hambatan kelanjutan penyelesalan: v (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan: v (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitallsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara laln: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v (Catatan 10 kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v penyusutan: d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v ekultas (jika ada), e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v nilal, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tldak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada Jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apablla Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model blaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusl saldo surplus kepada para pemegang saham. h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara v lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, v (Catatan 10 (Catatan 10 Reklasifikasi ke properti Investasi dari diungkapkan dalam catatan 11
Page 38 OCR 0.890
Page 38 of 84 ARGO " PANTES (3) estimasi saat penyelesalan, LX (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontral Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki keglatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, sepertl: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilltas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v (5)jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam v pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterla v aset kuallfikaslan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah blaya pinjaman yang dikapltalisasl selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. I) Pengungkapan lainnya antara lain: (1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara: vV catatan 10 (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v Icatatan 10 masih digunakan: (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v (Catatan 10 diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) darl Aset Tetap yang v (catatan 10 dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, v (7) perubahan estImasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v Catatan 10 pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuranslkan, nilai pertanggungan asuransi, dan v risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan (Catatan 10 asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v
Page 39 OCR 0.894
Page 39 of 84 (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasl: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-maslng lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabllitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasl, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasl yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasij jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasl dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada Nilai Wajar sesual SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilal Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut dlukur setelah pengakuan awal dengan model blaya atau model revaluasi, keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilltas: 1) nilal komitmen kontraktual untuk akulsisl Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir: c, d e. ke) h) aa?
Page 40 OCR 0.928
- Page 40 of 84 3. ARGO 'PANTES (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian blaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, liabllitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang tlmbul darl eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Blaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) blaya pengupasan awal, (2) blaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap raslo rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, mellputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap blaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi aP
Page 41 OCR 0.913
, . ARGO Page 41 of 84 PANTES utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal: (c) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasl, dan (e) Saldo akhir. (2) Blaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah blaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasl belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. LA Catatan 13 Catatan 13 (Catatan 13 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilal tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam perlode bersangkutan:
Page 42 OCR 0.934
ag." ARGO Page 42 of 84 TPANTES (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas Jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setlap perubahan tingkat diskonto, (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. (Catatan 16 4) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rinclan berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilltas bruto dari setiap kontrak konstruksl. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaltu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui: C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). d7
Page 43 OCR 0.911
Page 43 of 84 . ARGO PANTES @) (2) (3) (4) (5) 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan plhak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. lb) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan plhak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasl pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : Rincian berdasarkan program asuransi: Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, Rincian berdasarkan mata uang: Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. (1) (2) (3) 4) b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan Jumlah utang menurut mata uang.
Page 44 OCR 0.917
Page 44 of 84 . ARGO PANTES -) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus dlungkapkan antara laln: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang, dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. Ka) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan plhak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (4) Jumlah menurut umur utang. Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan. )) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 45 OCR 0.888
"h ARGO Page 45 of 84 PANTES h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usla. 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. v atatan 19 10)| Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya, dan v (Catatan 15c v Catatan 15b b) Informasi mengenai ketetapan pajak. 11)| Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan b) Jumlah beban tangguhan, plutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak plutang. 12)| Khusus Kontrak Konstruksi v Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara laln jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagalmana diatur dalam Checklist Ini. 14)| Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: v (catatan 2 urang Bank Lanka (1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas ILain-Lain keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: "C
Page 46 OCR 0.906
Page 46 of 84 . ARGO PANTES (a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau keruglan bersih atas pengallhan aset yang diakui selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilal tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimlliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagal dimlliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rinclan nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata uang, dan c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Klasifikasi sebagai Ilabilltas Jangka Pendek dan Id'ungkapkan dalam Catatan 14| (lihat keterangan checklist bagian b Llabilitas poin 14) aa L
Page 47 OCR 0.921
Page 47 of 84 . ARGO PANTES 19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) b) c) d) e) ? 9) ) » rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, tanggal jatuh tempo: jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: persyaratan lain yang penting, sepertl adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara laln adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang mellputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. Klasifikasi sebagai Ilabilitas Jangka Pendek dan dlungkapkan dalam Catatan 12 (Ilhat keterangan checkilst bagian b Llabilitas poin 14) 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) 9 d) jumlah neto nilal tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilal kininya. Selain Itu wajlb mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampal 5 (Ilma) tahun: dan (3) lebih dari 5 (Ilma)tahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada perlode tersebut, total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:
Page 48 OCR 0.924
5 ? ARGO Page 48 of 84 PANTES e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsl perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjlan sewa. 21) Khusus Industri Perbankan a) b) c) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dlungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjlan, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilal Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance), (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau plhak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,
Page 49 OCR 0.907
F3 ARGO Page 49 of 84 PANTES (2) Rincian jumlah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisl penyisihan penghapusan bank pada saat perlode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadI, dan (4) Saldo akhir. b) Keglatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: c) Llabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen blaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 3) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenal jenis program. v Catatan 19 (2) rekonsillasi saldo awal dan akhir dari nllai kini kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perlode berjalan yang dapat v Icatatan 19 dlatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini, (b) biaya bunga, (c) iuran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial:
Page 50 OCR 0.904
Page 50 of 84 . ARGO PANTES (3) 4 (5) (6) (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (H- Imbalan yang dibayarkan, (9) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis: (I) curtailment, dan () penyelesaian. analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: rekonsiliasi saido awal dan akhir dari Nllal Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selarna periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarlal: (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang dlukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja, (e) Iuran oleh peserta program, (imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesalan, rekonsillasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabllitas yang diakul dalam laporan posisl keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan: (b) btaya jasa lalu yang tIdak diakul dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagal Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setlap hak penggantian yang dlakui sebagai Aset sesual dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan, total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa kini: Catatan 19 (Catatan 19 «TC
Page 51 OCR 0.922
Ps Page 51 of 84 ARGO PANTES 7) (8) (9) (b) biaya bunga, (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setlap hak penggantian yang dlakul sebagai Aset sesual dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarlai, jlka Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus), (f) biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtailment terutama terkalt dengan penyelesalannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK, jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan keruglan aktuarlal: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang dlakul pada pendapatan komprehensif laln, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK: persentase atau jumlah setlap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setlap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekultas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk: (a) setlap kategori Instrumen keuangan millk Perusahaan: dan (b) setlap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang dlakui sebagal Aset: (13) Asumsi aktuarlal utama yang digunakan sampal pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setlap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (c) tingkat Imbal hasil yang diharapkan untuk perlode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenalkan Imbalan masa depan): (Catatan 19 (Catatan 19 (Catatan 19
Page 52 OCR 0.912
Th Page 52 of 84 . ARGO PANTES (e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenalkan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: v (a) blaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja perlodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam Ilngkungan Inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenalkan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: v (a) nilai kini kewajiban Imbalan pastl, Nilal Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (W- liabilltas program dinyatakan sebagal jumlah atau persentase dari liabllitas program pada akhir periode pelaporan, dan (il) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (16) estimasi terbaik pemberl kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan v dimulai setelah perlode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagal berikut: (a) perjanjlan kontraktual atau kebijakan tertulls untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (I) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama perlode tersebut: (li) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pasti: dan (lil)jika Perusahaan mencatat Iuran yang terutang untuk periode sesual SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir il.
Page 53 OCR 0.923
Ph Page 53 of 84 ARGO PANTES b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti. c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jlka ada). 24)| Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenal jenis, nilal nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaltan usaha dengan Perusahaan: e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obllgasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisl utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25)| Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyarlah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (c) nilai nominal, (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk Ijarah), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
Page 54 OCR 0.896
£g 1 . ARGO Page 54 of 84 PANTES hasil (untuk Sukuk mudharabah), (P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu, (hn) tujuan penerbitannya, dan () persyaratan penting laln: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26)| Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v (Catatan 18 kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya, v Peaan Fa Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: v d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v (Catatan 18 persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasl utang dan kondisi default): v e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan v f) persyaratan penting lainnya. v 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 9 d) rincian mengenal jenls, nilal nominal dan nilal tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
Page 55 OCR 0.910
gz Page 55 of 84 ARGO PANTES e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jamlnan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), ) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): J) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalul penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya « Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode, v (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan vV (Catatan 20 persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 546 (Ilma perseratus) atau lebih, (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadl perubahan modal saham dalam periode berjalan: v (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, sepert! pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Page 56 OCR 0.891
Pan Page 56 of 84 ». ARGO “'PANTES Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar v disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa (Catatan 1b dan 20 Efek. 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, M eatatan ba b) Uralan sumber aglo saham: v Catatan 21 Cc) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, @d) Uralan mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v e) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, v Catatan 21 f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara laln: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: v (Catatan 21 (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan aklbat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajlkan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Llabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara laln : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang mellputi: (1) Jenis transaksl dan perubahan persentase kepemilikan: & CL
Page 57 OCR 0.900
Page 57 of 84 "3 . ARGO PANTES (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi, b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan c) Jumlah yang direalisasi Ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4) | Saham Treasuri v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembellan kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilal saham treasuri yang diperoleh, €) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagal pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | Saldo Laba v |Catatan 22 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesualan perlode yang lalu (jika ada), b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 6) | Waran v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-maslng waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, C) nilal waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan €) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya vV Yang harus diungkapkan antara laln keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.
Page 58 OCR 0.919
8) Page 58 of 84 . ARGO PANTES Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekultas masing-maslng entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dar| pendapatan yang diakul selama perlode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa, (3) Bunga, (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah darl kelompok produk/jasa utama, c) Nama pihak pembell dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setlap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara laln: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam perlode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, Catatan 23 (Catatan 23 (Catatan 23 Catatan 23
Page 59 OCR 0.906
Page 59 of 84 , ARGO PANTES ? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara t erpisah, antara laln: (1) Penjualan blasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perinclan dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagal prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdirl dari: (a) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (c) Total pendapatan neto. 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus dlungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktlvitas yang dikenakan tarif, c) Masa berlaku tarif d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak plutang: dan Cc) Pendapatan sewa. 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu, dan Cc) Selisih perhitungan klalm. 5) Khusus Industri Transportasi Rinclan jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 60 OCR 0.928
1 . ARGO Page 60 of 84 PANTES a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rinclan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedislj d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, ferl, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara laln: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: Cc) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
Page 61 OCR 0.905
Page 61 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Blaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Blaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan c) Untuk Industri jasa, dlungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 10)| Beban Pokok Penjualan Penyajian beban dalam Laporan Laba Rugi berdasarkan sifatnya (by ature) 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan, Cc) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis, e) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara laln rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setlap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. c) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
Page 62 OCR 0.895
Page 62 of 84 . ARGO PANTES d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara laln rincian dan jumlah menurut jenis Investasi. 13)| Khusus Industri Perhotelan V Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14)| Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: : a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi. Penyajian beban dalam Laporan Laba Rugl berdasarkan sifatnya (by Inature) BN Ba 15)| Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 16)| Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Plutang Sewa Pembiayaan. 17)| Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : v (catatan 25 (1) biaya pinjaman meliputi: (Catatan 24 (Catatan 24 LL sn
Page 63 OCR 0.887
nd Page 63 of 84 . ARGO PANTES (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pemblayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asIng sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lalnnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melatui laba rugi: dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi darl Entitas Asoslasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama v yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18)| Khusus Industri Perbankan v 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obilgasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dlungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dlungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, 19)| Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara laln: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj v b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, Catatan 19 d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, @) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilal dalam rangka v lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasl dan/atau Ventura Bersama. LL Sa
Page 64 OCR 0.922
Page 64 of 84 ARGO “PANTES ) b) 9 d) e) 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakul pada perlode atas pajak klni yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkalt dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kinl dan beban pajak tangguhan, (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekultas: jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif laln, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini: (1) rekonsillasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsillasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagal aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: (Catatan 15d (Catatan 15d dan 15e Catatan 15d (Catatan 15e Catatan 15d Catatan 15f Catatan 15d
Page 65 OCR 0.910
Page 65 of 84 . ARGO PANTES 9) h) » Kk) m) n) 0) p) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasll rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan setlap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang dlakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terllhat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak tangguhan yang dlakui dalam laporan posisl keuangan, beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama perlode, bersama dengan jumlah terkalt untuk setlap perlode sajian: jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagal Liabilitas dalam laporan keuangan: uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakulsisi apabila Perusahaan adalah plhak pengakulsisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasl bisnis tidak diakul pada tanggal akulsisi tetapi dlakul setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau perlode sebelumnya yang (Catatan 15d (Catatan 15d dan 15e (Catatan 15d (Catatan 15d dan 15e (Catatan 15d dan 15e
Page 66 OCR 0.921
Page 66 of 84 . ARGO IPANTES mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembllang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsillasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagal penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsillasi penyebut tersebut. Rekonsillasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, penjelasan transaksi saham blasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham blasa, selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah Jumlah saham blasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. c) d (Catatan 26 (Catatan 26 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma Ilma perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut (Catatan 27 (Catatan 27 dp
Page 67 OCR 0.919
Page 67 of 84 ARGO PANTES d) e) ? dalam laporan keuangan, paling kuran: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Llabilitas, termasuk komitmen, dan: (3) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan, dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan plutang pihak berelasl non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan keruglan penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entltas pelapor atau entitas Induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (Catatan 27 (Catatan 27
Page 68 OCR 0.902
Id “3 Page 68 of 84 . ARGO PANTES (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v (catatan 30 b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya v Catatan 30 dalam mata uang fungsional: Kcatatan 30 (2) posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing: v a (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungslonal, v (4) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugl, kecuall untuk selisih kurs yang v Laporan Laba Rugi timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan dlakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut v pada awal dan akhir perlode. 24)| Penurunan Nilal Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang dlakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 69 OCR 0.895
jr Page 69 of 84 "3 ARGO 'PANTES a) b) 9 Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : ke) 2 3) sifat dan alasan perubahan estImasi akuntansi, jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada perlode berjalan: dan perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada perlode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : @) 2) (3) 4) (5) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan, jumlah penyesuaian untuk perlode berjalan dan setiap periode lalu sajlan: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan diluslan, jumlah penyesualan yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-perlode sebelum periode-perlode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Perlode Lalu Yang harus diungkapkan antara laln : “) (2) 3) 4 sifat dari kesalahan periode lalu, jumlah koreksi untuk setlap perlode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, jumlah koreksi pada awal periode sajlan paling awal: dan keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu v vr
Page 70 OCR 0.914
Page 70 of 84 . ARGO PANTES 26) | Kombinasi Bisnis (1) 2) (3) (4) (5) (6) 7) (8) (9) (10) (11) a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: nama dan penjelasan tentang plhak yang diakuisisi: tanggal akulsisi biaya terkait akuisisi, dl luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuissi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: Nilal Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akulsisl untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: (a) jumlah yang dlakul pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimaslkan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaltu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar plutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisl atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setlap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilltas yang dlambll alih: setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi) (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal
Page 71 OCR 0.896
2 ARGO PARA (12) (13) (14) (15) Page 71 of 84 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantlan tersebut, dalam hal Ilabilltas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat dlukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perlkatan dan kontijensi: dan (b) alasan Llabilitas tidak dapat diukur secara andal: dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut dlakul: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setlap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilalan dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilal tersebut, untuk setlap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilal Wajar pada tanggal akulsisi atas kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akulsisl: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang dlakul sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimilikl oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakul keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi darl pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akulsisi untuk semua “g
Page 72 OCR 0.902
Page 72 of 84 LA . ARGO PANTES kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal perlode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisl wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabllitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Llabilitas, kepentingan ekultas atau jenis Imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akulsisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau iabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setlap perbedaan yang timbul selama penyelesalan: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilalan dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensl: (3) liabllitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsillasi atas nilal tercatat goodwlll pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setlap keuntungan atau keruglanyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasl yang diperoleh atau Ilabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada perlode pelaporan berjalan atau perlode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan
Page 73 OCR 0.938
Page 73 of 84 . ARGO PANTES d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu perlode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian darl harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabllitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dlikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, llabilltas segmen, dan unsur segmen materlal lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: I. negara domisili Perusahaan) dan li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribuslan pendapatannya kepada negara (Catatan 28 (Catatan 28 (Catatan 28
Page 74 OCR 0.917
Page 74 of 84 Te . ARGO PANTES tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: I. negara domisill Perusahaan: dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memilikl aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terplsah. (3) Informasi pelanggan utama v Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapal 10Yc (sepuluh perseratus) atau lebih darl pendapatan konsolldasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) | Operasi yang Dihentikan v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Ilabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesual SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara laln: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nila! Wajar setelah dikurangi blaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat dlatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemillk entitas Induk.
Page 75 OCR 0.895
Ph 29) Page 75 of 84 . ARGO PANTES Instrumen Derivatif s: Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaltu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (non Ilndung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilal dan kelompok non Ilndung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau laln-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterpartles): (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilal Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada perlode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilltas yang dilindung nilal: dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai, termasuk penjelasan mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya, 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hlerarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan Ilabilitas keuangan. 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara laln: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagal distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk:
Page 76 OCR 0.902
# Page 76 of 84 "4 arco | PANTES (1) perlode pelaporan, dan (2) perlode sebelumnya: c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah perlode pelaporan tetapi sebelum tangga! penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakul sebagal Liabilitas kepada pemilik pada akhir perlode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama V Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabllitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensl lainnya secara terpisah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendallan bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33)| Perikatan dan Kontinjensi vV a) Perikatan Yang harus dlungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjlan, Ii. periode berlakunya perikatan: II. dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V. pembatasan-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjlan yang memerlukan penggunaan dana dl masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:
Page 77 OCR 0.915
b) (2) (3) (4) Page 77 of 84 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, il. periode berlakunya perikatan: . nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi, pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan: fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uralan mengenai sifat, Jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Kontinjensl Yang harus diungkapkan antara lain : (1) (2) (3) “4 perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan, (c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan, Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, kemungkinan Ilabllitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding), peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangannya, (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkalt dengan jumlah atau waktu arus
Page 78 OCR 0.907
Page 78 of 84 keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-plhak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan Ilabilltas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan ?) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagal berikut: (1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilal dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nila: (2) risiko Ilkulditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap perlode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekultas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Pengungkapan sebagalmana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. b (Catatan 30 (Catatan 30 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah raslo kecukupan modal pada tanggal laporan
Page 79 OCR 0.912
ii Page 79 of 84 . ARGO PANTES posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lalin dasar hukum yang melandasi jamlnan atas dana pihak ketiga dl bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus dlungkapkan antara lain uraian masing-masing aktlvitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara laln uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasl dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasl: d) Rincian darl jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan €) Keterangan tentang tanggal terjadInya kuasi-reorganlsasl pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasl. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola (Catatan 20 x YP
Page 80 OCR 0.908
"3, ARGo Page 80 of 84 PANTES (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagal modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagal modal: C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perlode sebelumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (Jika ada): dan e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. (Catatan 20 permodalannya, termasuk: 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pemblayaan, akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. (Catatan 33 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, b) penjelasan mengenal setiap jenis perjanjlan pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu perlode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsl yang diberikan, dan metode penyelesaian, c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama perlode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, €e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir perlode, ? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagal berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Page 81 OCR 0.922
Page 81 of 84 opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilal wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu perlode (yaltu selain opsi saham), 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya. 41)| Khusus Industri Asuransi: v a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus dlungkapkan: a) Ijin Menterl Keuangan atas pendirlan unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah, c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 43)| Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara laln sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: v b) Perjanjlan penting dan Ikatan lainnya, (Catatan 31 C) Rasio keuangan penting: v d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. v 44)| Khusus Industri Kehutanan : v a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): “4
Page 82 OCR 0.909
r Page 82 of 84 1, ARGO 'TPANTES b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: C) Realisasi keglatan dan blaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis keglatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan blayanya, e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perlode berjalan dan akumulasinya: dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada perlode berjalan dan akumulasinya. 45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 34 a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah perlode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan v Icatatan 35 Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
Page 83 OCR 0.923
"3 Page 83 of 84 ARGO PANTES keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47)| Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajlan atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48)| Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara laln: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: 2) rekonsillasl pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan 3) rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 84 OCR 0.885
Page 84 of 84 . 4 ARGO PANTES tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus dlungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. (Catatan 32 Jakarta, 30 Maret 2026 Mengetahui, Kidal AS Humprey (rest Utama Direktur Partner
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Perusahaan Publik IPT Argo Pantes Tbk
p.1
unresolved
org
Nama Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar
p.1
unresolved
org
Anwar & Rekan
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Bank Lain. Cc
p.11
unresolved
org
ARGO
(PANTES
p.16
unresolved
org
Bank Indonesla
p.28
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Bank Lanka
p.45
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.