Skip to content
Back to announcement

CHEKLIST OJK ARGO 31Des2025.pdf

Financial statement Text extracted ARGO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.916
d Page 1 of 84
«. ARGO
'PANTES

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (vV) diisi pada kolom ,,Ada” apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ,,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom ,,Tidak Ada”
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik IPT Argo Pantes Tbk
Bidang Usaha Persewaan gudang
Jenis penawaran Umum IN/A
2025 20244
Nama Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Anwar & Rekan
Nama Partner Soaduon Tampubolon Christiadi Tjahnadi
Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian|Wajar Tanpa Pengecualian
dengan Paragraf dengan Paragraf
— Penjelasan Penjelasan
Catatan tentang Opini (jika ada) Going Concern Going Concern

x disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Lan 1
Page 2 OCR 0.906
G 3 Page 2 0f84
la, ARGO
'PANTES
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" v
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" v
Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan 2025 2024
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 112.321.565.520 102.996.849.573
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 49.488.627.253 (9.997.812.361)
EBITDA 37.740.315.383 29.727.876.316
Laba (rugi) Bersih periode
berjalan 71.191.038.752 (8.132.123.747)
Laba (rugi) komprehensif 71.202.138.639 (8.678.080.572)

Laba Per saham (dasar) 22,43 (2,56)

Laba Per saham (dilusian) 22,43 (2,56)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 1.126.390.266.281 1.120.332.244.899
Jumlah Aset Lancar 207.850.488.124 217.373.805.479
Jumlah Aset Tidak Lancar 918.539.778.157 902.958.439.420
Jumlah Liabilitas 933.306.281.473 998.450.398.730
Jumlah Liabilitas Jangka 422.783.944.325 493.621.615.287
Pendek

Jumlah Liabilitas Jangka 510.522.337.148 504.828.783.443
Panjang 2
Jumlah Ekuitas 193.083.984.808 121.881.846.169

Page 3 OCR 0.882
r sg Page 3 of 84
, ARGO
'PANTES
Modal Disetor 2.488.882.606.979 2.488.882.606.979
Saldo Laba (2.295.798.622.171) | (2.367.000.760.810)

Rasio Keuangant

Rasio Lancar (96) 49,16Yo 44,04Yo
ROA 6,32Y0 (0,73Y0)
ROE 36,71Y0 (6,6790)
Ebitda thd pendapatan (90) 33,60Yo 28,86Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesualkan pengungkapan sesual
dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

AAA

aula |u/N|ju

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasl pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Page 4 OCR 0.910
P

Page 40f 84

ARGO
NTES

1. | Perusahaan wajlb menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran Umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:
Cc. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain mellputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetap!
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
2 Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset
" | yang dijamlnkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilal aset yang
3. diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apablla tidak diasuransikan wajib
4, | diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
3. Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, Catatan Ia
2) | Nomor dan tanggal akta pendirlan serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang Catatan Ia
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan Ia
perlode pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, (Catatan 1a
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan (Catatan Ia

melakukan ekspansi atau peramplngan usaha secara signifikan pada perlode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dlmulainya operasi komerslal dari ekspansi atau

Page 5 OCR 0.903
Page 5 of 84

. ARGO
PANTES

perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan mellputi :
a) Area Eksplorasi, mellputi:
# Nama lokasi:
. Nama pemilik Izin lokasi,
. Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

. Jumlah blaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasl/Pengembangan meliputl:
. Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi,
. Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikas,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimilikl.

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan vi
Izin bidang usaha dari Menterl Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)| Khusus untuk Industri Perbankan V
Izin usaha sebagal bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan keglatan berdasarkan prinsip syarlah (jlka ada).

11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v

Page 6 OCR 0.902
Page 6 of 84

. ARGO
PANTES

12)| Khusus Industri Kehutanan vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Cc) sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan ib
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v (Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v (Catatan 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v (Catatan 1b
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v
langsung,
2) | Tempat kedudukan: v
3) | Jenis usaha, v
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), V
6) | Total Aset, dan v
7) | Informasi penting lainnya antara lain: v
a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih dari 50Y6
(Ilma puluh perseratus) hak suara yang sah,
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:
C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 7 OCR 0.924
Page 7 of 84
. ARGO
PANTES

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolldasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau perlode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka,

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekultas
yang dapat dlatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendallan, dan
porsi dari keuntungan atau keruglan yang dapat dlatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilal Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite (Catatan 1c
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan (Catatan 1c
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan (Catatan 1c
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan (Catatan 1d

Page 8 OCR 0.911
Page 8 of 84

. ARGO

PANTES

2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasl laporan keuangan. Catatan 1d
Pn Da kai
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2a
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesual dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaltu berdasarkan blaya historis (historical cost), (Catatan 2b
blaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilal Wajar
(Falr value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaltu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2b
3) | Mata uang fungslonal dan mata uang penyajlan yang digunakan, meliputi: Catatan 2b dan 3
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,
b) fakta dan alasan perubahan, apablia terdapat perubahan mata uang fungslonal
Perusahaan maupun keglatan usaha asing yang signifikan: dan
C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Cc Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam taporan keuangan:
2) | Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa atatan 3
depan, dan sumber utama darl estimasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap Jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam perlode pelaporan berikutnya, dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Llabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode
pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 9 OCR 0.910
Page 9 of 84

. ARGO
PANTES

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara laln:

a) ruang Ilngkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendallan atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendall: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasl bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill,
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkalt dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akulsisi secara bertahap, dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas, v (Catatan 2g

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

seb
Page 10 OCR 0.907
t Page 10 of 84
ARGO
'PANTES

Yang harus laskan antara laii
(Catatan 2e

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,
(3) ketentuan saling hapus darl instrumen keuangan,
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nila! dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Indung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka v
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilal untuk tujuan akuntansi Ilndung nilal atas Instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk v

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi blaya transaksi.

(Catatan 2e
(Catatan 2e
(Catatan 2e
(Catatan 2e

(Catatan 2e

LL Ket Y«

(Catatan 2e

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum h

Page 11 OCR 0.919
"1, ARGO
PANTES

Page 11 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajlan Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

»

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilal pada investasi untuk setlap kelompok Obligasi Rekapltalisasi
Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendallan risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasl.
Cc) Agunan yang Diambil Ailh
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilalan dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai reallsasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Page 12 OCR 0.900
ag."

3

Page 12 of 84

ARGO
PANTES

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pemblayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
plutang diallhkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjlan mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

LL

(Catatan 2j
ICatatan 2j
ICatatan 2j

12)

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

(Catatan 2h

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara laln:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke blaya produksi.

d4 S

Page 13 OCR 0.886
Page 13 of 84

b) Khusus Industri Perkebunan v

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagal persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasl tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap: y Catatan 2i
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, v Catatan 2!
c) pengelompokan Aset Tetap, v (catatan 21
d) metode penyusutan yang digunakan: v catatan 21
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, vV catatan 21
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v
9) penghentian pengakuan: v (Catatan 21
h) nilai residu: dan v Catatan 21
I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v

metode penyusutan, dan nilal residu pada setlap akhir periode pelaporan. (Catatan 2i

aa GP
Page 14 OCR 0.909
14)

Page 14 of 84

. ARGO
PANTES

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara laln :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

e) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimillki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimlliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara laln:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Sta ee

(Catatan 21
(Catatan 21
(Catatan 21
(Catatan 21
(Catatan 21

Page 15 OCR 0.918
20)

Page 15 of 84

Khusus Industri dan Minyak Bumi Aset Min

Yang harus dijelaskan antara laln:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilal: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

(Catatan 2k

(Catatan 2k

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Page 16 OCR 0.923
Hah Page 16 of 84
|, ARGO
(PANTES

b) dasar penentuan nilai provisi.

24) Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan blaya PLH,
b) Metode amortisasi atas blaya PLH yang ditangguhkan,
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
. (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasl.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasl atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

«CC

Page 17 OCR 0.923
“ Page 17 of 84
. ARGO
PANTES

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisl dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v Icatatan 20
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan v
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesalan suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan prem! dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lan:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadl namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klalm dalam laporan laba rugi.

Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitallsasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasl ke setlap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagal beban pada saat terjadinya.

d

Page 18 OCR 0.914
28)

Page 18 of 84

. ARGO
PANTES

Program Loyi: Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksl dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas
moneter, dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

(Catatan 2c

(Catatan 2c
(Catatan 2c

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara laln:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

(Catatan 2d
(Catatan 2d dan 27

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan.

BN

Catatan 2p
(Catatan 2p
(Catatan 2p
(catatan 2p

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenal jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarlal,

dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

KS Sa

Catatan 2m
(Catatan 2m
(Catatan 2m

(Catatan 2m

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Page 19 OCR 0.918
5 Page 19 of 84
ARGO
1 PANTES

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

35)| Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)| Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Llabilitas, dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)| Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lalnkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kualifikasian.

38)| Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk (catatan 2r
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39)| Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara laln dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (Catatan 29
(rugi) per saham dilusian.

1 -
|
& Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, Catatan 4
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang Icatatan 4

asing,

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan (catatan 4

Page 20 OCR 0.911
ra ARGO Page 20 of 84
'TPANTES

Na na en

2) | Khusus Industri Perbankan
a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan Jenis mata uang (nilai
dalam mata uang orlginal), dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan plhak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

Page 21 OCR 0.905
Page 21 of 84

. ARGO
PANTES

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuldasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara laln: v Icatatan 5
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah piutang menurut debitur, Mayoritas saldo piutang usaha
dari pihak berelasi dan jumlah
menurut debitur disajikan dl
(Catatan 27 Informasi Pihak-
Pihak Berelasi.
c) jumlah piutang menurut mata uang, v (catatan 5
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, vV (Catatan 5
@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nllal
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang, v (Catatan 5
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan plutang apabila tidak dibentuk cadangan, v Icatatan 5
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, mellputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjlan: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(4) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
'Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

Page 22 OCR 0.892
Page 22 of 84
. ARGO
PANTES

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

&

Page 23 OCR 0.869
Page 23 of 84

. ARGO
PANTES

pe TT ——Dketeranga”—————”————”—“—— Aas tidak | YA TC Keterangan

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@)
2)
3)

Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
Jumlah plutang atau utang reasuransl yang disallnghapuskan, dan
Jumlah plutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1)
(2)
3)
(G2)

Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
Jumlah piutang menurut jenis Investasi,

Jumlah plutang menurut mata uang, dan

Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

“)

2)
3)

Jumlah plutang menurut dan jenis obyek pemblayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

Rincian umur dari angsuran pemblyaan konsumen:
Bagian pinjaman yang diblayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

4

(5)

(6)

(7)
(8)

sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola plutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan plutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

Nilal dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang
pemblayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pemblayaan,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

Plutang pemblayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagal
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara laln:

(1)

Jumlah tagihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak plutang (tanpa

“£
Page 24 OCR 0.917
Page 24 of 84

. ARGO
PANTES

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) PiutangSewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rinclan jumlah berdasarkan plhak berelasi dan plhak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilal kini plutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilal kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
perlode pelaporan, untuk setiap perlode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang dlakru sebagal manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang dlakul sebagal pendapatan pada periode, dan
(3) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor.

Page 25 OCR 0.905
8)

Page 25 of 84
. ARGO
PANTES

Khusus Konti
Piutang Retensi

Konstruksi

Yang harus diungkapkan antara laln:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul,

Cc) kerugian yang terjadl: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kemball Efek,
Cc) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga plutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara laln:
a) Nilai realisasi bersih pada saat dlambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang dlambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk blaya-blaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Page 26 OCR 0.918
t,

10)

Page 26 of 84
. ARGO
PANTES

Piutang Dividen Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara laln:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

(Catatan &

(Catatan 6

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setlap kelompok dan rincian investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setlap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
balk yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi perlode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi)

(4) blaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

«L

Page 27 OCR 0.922
Page 27 of 84

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas

atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direallsasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasl menjadi dimlliki hingga jatuh
tempo,

13)| Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenal antara lalin:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)| Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

c) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jlka ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilal Wajar untuk investasi yang diukur pada blaya perolehan.

15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensl pembayaran bunga,

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 28 OCR 0.911
P3 Page 28 of 84
: 4 ARGO
PANTES

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, balk yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugl periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, klsaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilltas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
c) Rinclan jumlah kredit berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga:

d) Raslo kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesla,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan keruglan penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankeruglan penurunan nilai Aset keuangan sesual
ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Page 29 OCR 0.858
21
Tw

& . ARGO

Page 29 of 84

'PANTES
Mae erangan Ada “| Tidak | NYA TI Keterangan |

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembellan, jika ada:

kh) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilal.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabllitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama perlode berjalan:
Cc)  Rinclan jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketlga,
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

“)
(2)

3)
“@

(5)

(6)

7)

(8)

total jumlah tercatat persedlaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilal Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama perlode berjalan,

jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan
yang dlakul sebagai beban dalam perlode berjalan:

jumlah dari setlap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam perlode
berjalan:

kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilal persediaan yang
diturunkan,

dalam hal terdapat kapitallsasl blaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kuallfikaslan, maka diungkapkan:

(i) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisas! selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitallsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

persediaan yang dijamlnkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

(Catatan 7

(Catatan 24

(catatan 7

Page 30 OCR 0.927
Page 30 of 84

. ARGO
PANTES

dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib dlungkapkan alasannya.

(Catatan 7

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persedlaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

“) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

ko)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah blaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah blaya bunga dan rugi kurs yang dikapitallsasl ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e)

Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Page 31 OCR 0.910
Page 31 of 84

ARGO
'PANTES

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesual dengan Industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lalin:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

(a)

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b)

(3)

(0)

&)
(@

Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

Nilai amortisasl (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(@)

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup,

@

@
n)

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematlan
atau metode penghapusan langsung:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

Page 32 OCR 0.909
PG

Page 32 of 84

. ARGO
PANTES

23)| Pajak Dibayar Di muka
(Catatan 15a
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenal jumlah restitusl pajak yang dlajukan dan statusnya.
24)| Biaya Dibayar Dimuka Ibatatan 8
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara laln:
(1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, v
(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilal,
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu M
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perlode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagal aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikaslannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilal yang lebih rendah antara:
I jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan v
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesualkan dengan
penyusutan, amortisasl atau penilaian kembali yang telah dlakul apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk v
dijual: dan
li. jumlah terpullhkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajlan
sebelumnya.
26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, (Catatan 27
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya plutang pihak berelasi tersebut,
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan keruglan penurunan nilal PA

Page 33 OCR 0.906
L

Page 33 of 84

ARGO

PANTES

d)

8)

secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutani
pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilai:
dan

dalam hal plutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)| Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasl,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asoslasi yang kuotasl harganya
tersedia:

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asoslasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
atau tidak langsung,

f) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasl, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
perlode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
perlode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugl entitas asoslasi, balk untuk perlode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

I) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asoslasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

j) iabilitas kontinjensl yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilltas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)| Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberlkan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

de TI?

Page 34 OCR 0.928
Page 34 of 84

. ARGO
PANTES

29)| Khusus Industri Kehuta:
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupablaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagal berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

30)| Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)| Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
IL. Tambahan tahun berjalan
li. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitallsasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

aG
Page 35 OCR 0.911
Page 35 of 84

. ARGO
'PANTES

Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

Ii. Pengurangan tahun berjalan

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)

9
d)
e)
»
9

h)
»

»
9)

Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasiikan:

Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Nilal amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

Nilal hewan ternak tlap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
Kondisi hewan ternak:

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan rislko yang
ditutup:

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematlan atau
metode penghapusan langsung:

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
Pendapat manajemen atas kecukupan nilal cadangan kematian, jika ada: dan
Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi

a)

Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penllalan terakhir,
(5) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk:

LL

(Catatan 21

Page 36 OCR 0.900
"1, ARGO

Page 36 of 84

'PANTES

b)

9

9)

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang dlakui dalam laba rugi atas
penjualan Propert! Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban Kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilal Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasl:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsillasi antara penllalan tersebut dan penilalan yang telah disesualkan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat darl pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara laln:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasl penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nllal, selama satu periode sesual SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

LL

Lt

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(Catatan 21
(Catatan 11

(Catatan 11

Catatan 11

(Catatan 11

Page 37 OCR 0.899
Page 37 of 84
. ARGO
'PANTES

(3) estimasi saat penyelesalan: v (Catatan 11
(4) hambatan kelanjutan penyelesalan: v
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v

dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan: v

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitallsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v (Catatan 10
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v
ekultas (jika ada),

e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
nilal, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tldak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada Jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apablla Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model blaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusl saldo surplus kepada para
pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara v
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

v (Catatan 10

(Catatan 10

Reklasifikasi ke properti
Investasi dari diungkapkan

dalam catatan 11

Page 38 OCR 0.890
Page 38 of 84

ARGO
" PANTES

(3) estimasi saat penyelesalan,

LX

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontral

Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki keglatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, sepertl: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilltas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v

(5)jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam v
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterla v
aset kuallfikaslan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah blaya pinjaman yang dikapltalisasl selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.
I) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara: vV catatan 10

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v Icatatan 10
masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v (Catatan 10
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v
material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) darl Aset Tetap yang v (catatan 10
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, v

(7) perubahan estImasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v Catatan 10
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuranslkan, nilai pertanggungan asuransi, dan v
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan (Catatan 10
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Page 39 OCR 0.894
Page 39 of 84

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasl:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-maslng lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabllitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasl,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kuallfikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasl yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang
layak dikapitalisasij

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasl dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesual SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilal Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut dlukur setelah pengakuan awal dengan model blaya atau model
revaluasi,

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilltas:

1) nilal komitmen kontraktual untuk akulsisl Aset Takberwujud:

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir:

c,

d

e.

ke)

h)

aa?
Page 40 OCR 0.928
- Page 40 of 84
3. ARGO
'PANTES

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian blaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabllitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang tlmbul darl eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Blaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) blaya
pengupasan awal, (2) blaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap raslo rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, mellputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap blaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

aP
Page 41 OCR 0.913
, . ARGO

Page 41 of 84

PANTES

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:

(c) Penambahan/pengurangan,

(d) Amortisasl, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Blaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah blaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasl belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

LA

Catatan 13
Catatan 13
(Catatan 13

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilal tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam perlode bersangkutan:

Page 42 OCR 0.934
ag." ARGO

Page 42 of 84

TPANTES

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas Jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setlap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

(Catatan 16

4)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rinclan berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilltas bruto dari setiap kontrak
konstruksl. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaltu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

d7

Page 43 OCR 0.911
Page 43 of 84

. ARGO
PANTES

@)
(2)
(3)
(4)
(5)

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan plhak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
lb) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara laln:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan plhak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasl pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Rincian berdasarkan program asuransi:
Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
Rincian berdasarkan mata uang:

Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

(1)
(2)
(3)
4)

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

Jumlah utang menurut mata uang.

Page 44 OCR 0.917
Page 44 of 84

. ARGO
PANTES

-)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus dlungkapkan antara laln:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak

berelasi dan pihak ketiga,
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Ka)

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan plhak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan.

))

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 45 OCR 0.888
"h ARGO Page 45 of 84
PANTES

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usla.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. v atatan 19
10)| Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya, dan v (Catatan 15c
v Catatan 15b

b) Informasi mengenai ketetapan pajak.

11)| Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah Ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan

b) Jumlah beban tangguhan, plutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak plutang.

12)| Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara laln jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagalmana
diatur dalam Checklist Ini.

14)| Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lain: v (catatan 2 urang Bank Lanka
(1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas ILain-Lain

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

"C
Page 46 OCR 0.906
Page 46 of 84
. ARGO
PANTES

(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan, dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau keruglan bersih atas pengallhan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilal tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimlliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagal dimlliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rinclan nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Klasifikasi sebagai Ilabilltas
Jangka Pendek dan
Id'ungkapkan dalam Catatan 14|
(lihat keterangan checklist
bagian b Llabilitas poin 14)

aa L

Page 47 OCR 0.921
Page 47 of 84

. ARGO
PANTES

19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a)

b)
c)
d)
e)

?

9)
)

»

rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

tanggal jatuh tempo:

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

perolehannya:

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas

pinjaman:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, sepertl adanya pembatasan pembagian dividen,

pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara

laln adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang mellputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

Klasifikasi sebagai Ilabilitas
Jangka Pendek dan
dlungkapkan dalam Catatan 12
(Ilhat keterangan checkilst
bagian b Llabilitas poin 14)

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

2)
b)

9
d)

jumlah neto nilal tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilal kininya. Selain Itu wajlb mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampal 5 (Ilma) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (Ilma)tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada perlode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Page 48 OCR 0.924
5

? ARGO

Page 48 of 84

PANTES

e)

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsl perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjlan sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

b)

c)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dlungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjlan, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilal Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau plhak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

Page 49 OCR 0.907
F3 ARGO Page 49 of 84
PANTES

(2) Rincian jumlah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisl penyisihan penghapusan bank pada saat perlode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadI, dan
(4) Saldo akhir.
b) Keglatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) Llabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen blaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
3) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenal jenis program. v Catatan 19
(2) rekonsillasi saldo awal dan akhir dari nllai kini kewajiban Imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perlode berjalan yang dapat v Icatatan 19

dlatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Page 50 OCR 0.904
Page 50 of 84

. ARGO
PANTES

(3)

4

(5)

(6)

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(H- Imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

(I)  curtailment, dan

() penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

rekonsiliasi saido awal dan akhir dari Nllal Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selarna periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarlal:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang dlukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja,

(e) Iuran oleh peserta program,

(imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesalan,

rekonsillasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabllitas yang diakul dalam laporan posisl keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan:

(b) btaya jasa lalu yang tIdak diakul dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagal Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setlap hak penggantian yang
dlakui sebagai Aset sesual dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

Catatan 19

(Catatan 19

«TC

Page 51 OCR 0.922
Ps

Page 51 of 84

ARGO
PANTES

7)

(8)

(9)

(b) biaya bunga,
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setlap hak penggantian yang dlakul sebagai Aset
sesual dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarlai, jlka Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus),

(f) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkalt dengan penyelesalannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul

segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan keruglan aktuarlal: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang dlakul pada

pendapatan komprehensif laln, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan

kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK:

persentase atau jumlah setlap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total

aset program, untuk setlap kategori utama dari aset program, yang mencakup,

namun tidak terbatas pada, instrumen ekultas, instrumen utang, properti, dan

seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk:

(a) setlap kategori Instrumen keuangan millk Perusahaan: dan
(b) setlap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang dlakui sebagal Aset:

(13) Asumsi aktuarlal utama yang digunakan sampal pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin

antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setlap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat Imbal hasil yang diharapkan untuk perlode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenalkan Imbalan masa depan):

(Catatan 19

(Catatan 19

(Catatan 19

Page 52 OCR 0.912
Th Page 52 of 84
. ARGO
PANTES

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenalkan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada: v
(a) blaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan

pascakerja perlodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam Ilngkungan Inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenalkan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: v
(a) nilai kini kewajiban Imbalan pastl, Nilal Wajar aset program dan surplus atau

defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(W- liabilltas program dinyatakan sebagal jumlah atau persentase dari

liabllitas program pada akhir periode pelaporan, dan

(il) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberl kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan v
dimulai setelah perlode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagal berikut:

(a) perjanjlan kontraktual atau kebijakan tertulls untuk pembebanan biaya
Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(I) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama perlode tersebut:

(li) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pasti: dan

(lil)jika Perusahaan mencatat Iuran yang terutang untuk periode sesual SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir il.

Page 53 OCR 0.923
Ph

Page 53 of 84

ARGO
PANTES

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jlka ada).

24)| Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilal nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaltan usaha dengan Perusahaan:

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obllgasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisl utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25)| Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyarlah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(c) nilai nominal,

(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk Ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 54 OCR 0.896
£g

1 . ARGO

Page 54 of 84

PANTES

hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu,

(hn) tujuan penerbitannya, dan

() persyaratan penting laln:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26)| Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v (Catatan 18
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya, v Peaan Fa
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: v
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v (Catatan 18
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasl utang dan kondisi default): v
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan v
f) persyaratan penting lainnya.
v

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

9

d)

rincian mengenal jenls, nilal nominal dan nilal tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:
dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Page 55 OCR 0.910
gz Page 55 of 84
ARGO
PANTES

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jamlnan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

J) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalul penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode, v
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v

c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan vV (Catatan 20
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 546 (Ilma perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadl perubahan modal saham dalam periode berjalan: v

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
sepert! pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Page 56 OCR 0.891
Pan Page 56 of 84

». ARGO
“'PANTES

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan

waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar v
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa (Catatan 1b dan 20
Efek.

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, M eatatan ba
b) Uralan sumber aglo saham: v Catatan 21
Cc) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
@d) Uralan mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v
e) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, v Catatan 21
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara laln:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: v (Catatan 21

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
aklbat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajlkan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Llabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara laln :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang mellputi:
(1) Jenis transaksl dan perubahan persentase kepemilikan:

& CL
Page 57 OCR 0.900
Page 57 of 84

"3 . ARGO
PANTES

(2) Nama entitas anak, dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

c) Jumlah yang direalisasi Ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) | Saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembellan kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilal saham treasuri yang
diperoleh,

€) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagal pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba v |Catatan 22
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesualan perlode yang lalu (jika ada),
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:

dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-maslng waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

C) nilal waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
€) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya vV

Yang harus diungkapkan antara laln keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Page 58 OCR 0.919
8)

Page 58 of 84

. ARGO
PANTES

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekultas masing-maslng entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dar| pendapatan yang diakul selama perlode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah darl kelompok produk/jasa utama,

c) Nama pihak pembell dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setlap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara laln:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam perlode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

Catatan 23

(Catatan 23
(Catatan 23

Catatan 23

Page 59 OCR 0.906
Page 59 of 84

, ARGO
PANTES

? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
t

erpisah, antara laln:
(1) Penjualan blasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perinclan dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagal
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdirl dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus dlungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktlvitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak plutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

4

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klalm.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rinclan jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 60 OCR 0.928
1 . ARGO

Page 60 of 84

PANTES

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rinclan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedislj

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, ferl, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara laln:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Page 61 OCR 0.905
Page 61 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Blaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Blaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan
c) Untuk Industri jasa, dlungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

10)| Beban Pokok Penjualan

Penyajian beban dalam
Laporan Laba Rugi
berdasarkan sifatnya (by
ature)

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana:

f) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara laln rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setlap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 62 OCR 0.895
Page 62 of 84
. ARGO
PANTES

d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara laln rincian dan jumlah menurut jenis Investasi.

13)| Khusus Industri Perhotelan V
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:

b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)| Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain: :

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Penyajian beban dalam
Laporan Laba Rugl
berdasarkan sifatnya (by
Inature)

BN Ba

15)| Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama,

16)| Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Plutang Sewa
Pembiayaan.

17)| Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : v (catatan 25
(1) biaya pinjaman meliputi:

(Catatan 24
(Catatan 24

LL

sn
Page 63 OCR 0.887
nd Page 63 of 84
. ARGO
PANTES

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pemblayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asIng sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lalnnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melatui laba
rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi darl Entitas Asoslasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama v
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)| Khusus Industri Perbankan v

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obilgasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dlungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus dlungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,

19)| Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara laln:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

Catatan 19

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilal dalam rangka v
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasl dan/atau Ventura Bersama.

LL

Sa
Page 64 OCR 0.922
Page 64 of 84

ARGO

“PANTES

)

b)

9

d)

e)

20) | Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakul pada perlode atas pajak klni yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkalt dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kinl dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekultas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

laln, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asoslasi

dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsillasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsillasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagal aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

(Catatan 15d

(Catatan 15d dan 15e

Catatan 15d

(Catatan 15e

Catatan 15d

Catatan 15f

Catatan 15d

Page 65 OCR 0.910
Page 65 of 84

. ARGO
PANTES

9)

h)

»

Kk)

m)

n)

0)

p)

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasll rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setlap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang dlakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terllhat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas
pajak tangguhan yang dlakui dalam laporan posisl keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama perlode,
bersama dengan jumlah terkalt untuk setlap perlode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagal Liabilitas dalam laporan keuangan:

uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakulsisi apabila Perusahaan adalah plhak pengakulsisi dalam suatu kombinasi

bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasl bisnis

tidak diakul pada tanggal akulsisi tetapi dlakul setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau perlode sebelumnya yang

(Catatan 15d

(Catatan 15d dan 15e

(Catatan 15d

(Catatan 15d dan 15e

(Catatan 15d dan 15e

Page 66 OCR 0.921
Page 66 of 84
. ARGO
IPANTES

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembllang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsillasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagal penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsillasi penyebut tersebut.
Rekonsillasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

penjelasan transaksi saham blasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham blasa,
selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah Jumlah saham blasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

c)

d

(Catatan 26

(Catatan 26

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma Ilma perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

(Catatan 27

(Catatan 27

dp
Page 67 OCR 0.919
Page 67 of 84

ARGO

PANTES

d)

e)

?

dalam laporan keuangan, paling kuran:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Llabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(3) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan, dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan plutang pihak berelasl non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan keruglan penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entltas pelapor atau entitas Induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

(Catatan 27

(Catatan 27

Page 68 OCR 0.902
Id “3 Page 68 of 84
. ARGO
PANTES

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v (catatan 30
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya v Catatan 30
dalam mata uang fungsional: Kcatatan 30
(2) posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing: v a
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungslonal, v
(4) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugl, kecuall untuk selisih kurs yang v Laporan Laba Rugi
timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan dlakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut v
pada awal dan akhir perlode.

24)| Penurunan Nilal Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama perlode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang dlakul dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya,

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama perlode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Page 69 OCR 0.895
jr Page 69 of 84
"3 ARGO
'PANTES

a)

b)

9

Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

ke)
2
3)

sifat dan alasan perubahan estImasi akuntansi,
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada perlode berjalan: dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada perlode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

@)
2)

(3)

4)

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan,

jumlah penyesuaian untuk perlode berjalan dan setiap periode lalu sajlan:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan diluslan,

jumlah penyesualan yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu

periode tertentu atau untuk periode-perlode sebelum periode-perlode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Perlode Lalu
Yang harus diungkapkan antara laln :

“)
(2)

3)
4

sifat dari kesalahan periode lalu,

jumlah koreksi untuk setlap perlode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

jumlah koreksi pada awal periode sajlan paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu

v

vr
Page 70 OCR 0.914
Page 70 of 84

. ARGO
PANTES

26) | Kombinasi Bisnis

(1)
2)
(3)

(4)
(5)

(6)
7)

(8)

(9)

(10)

(11)

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

nama dan penjelasan tentang plhak yang diakuisisi:
tanggal akulsisi

biaya terkait akuisisi, dl luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuissi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilal Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akulsisl untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
(a) jumlah yang dlakul pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimaslkan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaltu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar plutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisl atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setlap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilltas yang dlambll alih:

setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi)

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal

Page 71 OCR 0.896
2
ARGO
PARA

(12)

(13)

(14)

(15)

Page 71 of 84

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantlan tersebut,
dalam hal Ilabilltas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
dlukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perlkatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Llabilitas tidak dapat diukur secara andal:
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut dlakul: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setlap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilalan dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilal tersebut, untuk setlap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilal Wajar pada tanggal akulsisi atas kepentingan ekultas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akulsisl: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang dlakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimilikl oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakul
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi darl pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akulsisi untuk semua

“g
Page 72 OCR 0.902
Page 72 of 84

LA

. ARGO
PANTES

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan

sejak awal perlode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisl wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabllitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Llabilitas, kepentingan ekultas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akulsisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau
iabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setlap perbedaan
yang timbul selama penyelesalan:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilalan dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensl:

(3) liabllitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsillasi atas nilal tercatat goodwlll pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setlap keuntungan atau keruglanyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasl yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada perlode pelaporan berjalan atau
perlode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

Page 73 OCR 0.938
Page 73 of 84
. ARGO
PANTES

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu perlode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian darl harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabllitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dlikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, llabilltas segmen, dan unsur segmen materlal lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
I. negara domisili Perusahaan) dan

li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribuslan pendapatannya kepada negara

(Catatan 28

(Catatan 28

(Catatan 28

Page 74 OCR 0.917
Page 74 of 84

Te

. ARGO
PANTES

tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

I. negara domisill Perusahaan: dan

Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memilikl aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terplsah.

(3) Informasi pelanggan utama v

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapal 10Yc (sepuluh perseratus) atau lebih darl pendapatan konsolldasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Ilabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesual SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara laln:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nila! Wajar setelah
dikurangi blaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat dlatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemillk entitas Induk.

Page 75 OCR 0.895
Ph

29)

Page 75 of 84

. ARGO
PANTES

Instrumen Derivatif s: Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaltu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (non Ilndung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilal dan kelompok non Ilndung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau laln-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterpartles):
(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilal Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada perlode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilltas yang dilindung nilal: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai, termasuk
penjelasan mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya,

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hlerarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan Ilabilitas keuangan.

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagal distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:

Page 76 OCR 0.902
# Page 76 of 84
"4 arco |

PANTES

(1) perlode pelaporan, dan

(2) perlode sebelumnya:

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
perlode pelaporan tetapi sebelum tangga! penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakul sebagal Liabilitas kepada pemilik pada akhir perlode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama V
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabllitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensl lainnya
secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendallan bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek,
Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33)| Perikatan dan Kontinjensi vV
a) Perikatan
Yang harus dlungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjlan,

Ii. periode berlakunya perikatan:

II. dasar penentuan kompensasi dan denda,

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjlan yang memerlukan penggunaan dana dl masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

Page 77 OCR 0.915
b)

(2)

(3)
(4)

Page 77 of 84

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
il. periode berlakunya perikatan:
. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi,
pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uralan mengenai sifat, Jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensl
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

(2)

(3)

“4

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan,

(c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

kemungkinan Ilabllitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding),

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkalt dengan jumlah atau waktu arus

Page 78 OCR 0.907
Page 78 of 84

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-plhak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan Ilabilltas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

?) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna

laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen

keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagal berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilal dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nila:

(2) risiko Ilkulditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap perlode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekultas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagalmana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan.

b

(Catatan 30

(Catatan 30

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah raslo kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 79 OCR 0.912
ii

Page 79 of 84

. ARGO
PANTES

posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lalin dasar hukum yang melandasi jamlnan atas dana
pihak ketiga dl bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus dlungkapkan antara lain uraian masing-masing aktlvitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara laln uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasl dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasl:

d) Rincian darl jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadInya kuasi-reorganlsasl pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasl.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

(Catatan 20

x YP
Page 80 OCR 0.908
"3, ARGo

Page 80 of 84

PANTES

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagal modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagal modal:

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perlode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (Jika ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

(Catatan 20

permodalannya, termasuk:

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pemblayaan,
akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

(Catatan 33

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenal setiap jenis perjanjlan pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu perlode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsl yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama perlode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

€e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir perlode,

? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagal
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Page 81 OCR 0.922
Page 81 of 84

opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilal wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu perlode (yaltu selain
opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya.

41)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus dlungkapkan:
a) Ijin Menterl Keuangan atas pendirlan unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan
d) Zakat.
43)| Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara laln sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: v
b) Perjanjlan penting dan Ikatan lainnya, (Catatan 31
C) Rasio keuangan penting: v
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan. v
44)| Khusus Industri Kehutanan : v

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

“4

Page 82 OCR 0.909
r Page 82 of 84

1, ARGO
'TPANTES

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib

lainnya:

C) Realisasi keglatan dan blaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis keglatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan blayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perlode berjalan
dan akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada perlode berjalan dan akumulasinya.

45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 34
a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah perlode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan v Icatatan 35

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

Page 83 OCR 0.923
"3

Page 83 of 84
ARGO
PANTES

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)| Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajlan atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48)| Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.
49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara laln:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

2) rekonsillasl pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

3) rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 84 OCR 0.885
Page 84 of 84
. 4 ARGO
PANTES

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus dlungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

(Catatan 32

Jakarta, 30 Maret 2026

Mengetahui,

Kidal AS

Humprey
(rest Utama Direktur

Partner

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.99 MB
Published30 Mar 2026
Pages84
Characters152,702
Text sourceOCR
OCR confidence0.909

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ARGO 'PANTES p.1 ×59
possible org ARGO 1 PANTES p.19
unresolved org Perusahaan Publik IPT Argo Pantes Tbk p.1
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar p.1
unresolved org Anwar & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Bank Lain. Cc p.11
unresolved org ARGO (PANTES p.16
unresolved org Bank Indonesla p.28
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Bank Lanka p.45
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-Tahunan-ARGO.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result