Skip to content
Back to announcement

20231110_BNGA_Penyampaian Bukti Iklan_31508119_lamp1.pdf

Other Text extracted BNGA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
MARKETS &                                                                                                                                                                                                                                                                                           9
CORPORATE                                                                                                                                                                                                                                             JUMAT, 10 NOVEMBER 2023


                                     6.838,2                                             477,4                                            909,6                                                  222,5                                 15.656,7                                                  16.695,7

                                        ▲                                                 ▼                                                ▲                                                      ▲                                        ▲                                                           ▲
                                       34,12                                             0,00                                             2,89                                                   0,64                                    33,70                                                      3,69




                                                                                                                                                                                       Bahana TCW-Bank
                                                                                                                                                                                       DBS Indonesia
                                                                                                                                                                                       Direktur Bahana TCW Invest-
                                                                                                                                                                                                                              Barito Pacific
                                                                                                                                                                                       ment Management Doni Firdaus
                                                                                                                                                                                       (kiri) bersama Direktur Con-
                                                                                                                                                                                       sumer Banking PT Bank DBS
                                                                                                                                                                                                                            Terbitkan Obligasi
                                                                                                                                                                                       Indonesia Rudy Tandjung, usai
                                                                                                                                                                                       menandatangani nota kesepa-
                                                                                                                                                                                       haman untuk menghadirkan
                                                                                                                                                                                                                               Rp 1 Triliun
                                                                                                                                                                                       Pengelolaan Dana Nasabah
                                                                                                                                                                                       Individu (PDNI) atau Kontrak            JAKARTA, ID - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) akan
                                                                                                                                                                                       Pengelolaan Dana (KPD) di Ja-       menerbitkan obligasi berkelanjutan III tahap II tahun
                                                                                                                                                                                       karta, Rabu (8/11/2023). Bank       2023 senilai Rp 1 triliun untuk pembiayaan kembali
                                                                                                                                                                                       DBS Indonesia bekerja sama          (refinancing) utang perseroan. Obligasi tersebut meru-
                                                                                                                                                                                       dengan Bahana TCW Invest-           pakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan
                                                                                                                                                                                       ment menghadirkan Pengelo-          (PUB) obligasi berkelanjutan III Barito Pacific dengan
                                                                                                                                                                                       laan Portofolio Nasabah Secara      target dana Rp 3 triliun.
                                                                                                                                                                                       Individual (PDNI), sebuah jasa          Manajemen Barito Pacific dalam prospektus yang
                                                                                                                                                                                       pengelolaan portofolio efek         diterbitkan Kamis (9/11/2023) mengungkapkan, ob-
                                                                                                                                                                                       dan/atau dana oleh Man-             ligasi senilai Rp 1 triliun akan ditawarkan dalam dua
                                                                                                                                                                                       ager Investasi kepada nasabah       seri, yakni Seri A sebesar Rp 700 triliun dengan tingkat
                                                                                                                                                                                       tertentu berdasarkan perjanjian     bunga tetap 8,5% per tahun dan berjangka waktu tiga
                                                                                                                                                                                       bilateral.                          tahun sejak tanggal emisi. Sementara Seri B senilai Rp
                                                                                                                                                      Investor Daily/David Gita Roza                                       300 miliar ditawarkan dengan tingkat bunga tetap 9,5%
                                                                                                                                                                                                                           per tahun, berjangka waktu lima tahun.
                                                                                                                                                                                                                               Emiten petrokimia dan energi milik konglomerat
                                                                                                                                                                                                                           Prajogo Pangestu ini akan memulai penawaran umum

                      Proyek Way Ratai Pertamina                                                                                                                                                                           obligasi berkelanjutan III tahap II tahun 2023 pada
                                                                                                                                                                                                                           21-23 November 2023, disusul tanggal penjatahan pada
                                                                                                                                                                                                                           24 November 2023, tanggal pengembalian uang peme-
                                                                                                                                                                                                                           sanan dan tanggal d istribusi obligasi secara elektronik

                Geothermal-Chevron Telan Dana Rp 3,4 T                                                                                                                                                                     pada 28 November 2023, serta pencatatan obligasi di
                                                                                                                                                                                                                           Bursa Efek Indonesia pada 29 November 2023.
                                                                                                                                                                                                                               Barito Pacific telah menunjuk PT BCA Sekuritas dan
                                                                                                                                                                                                                           PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi
                                                                                                                                                                                                                           obligasi, serta PT Bank Tabungan Negara Tbk sebagai
                JAKARTA, ID - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE mengestimasikan belanja modal (capital                                                                                                    wali amanat pelaksanaan aksi korporasi ini. “Penawaran
                 expenditure/capex) indikatif sebesar US$ 220 juta atau setara Rp 3,4 triliun untuk pengembangan wilayah kerja                                                                                             umum obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh,”
                                                                                                                                                                                                                           tegas manajemen BRPT.
               panas bumi (WKP) Blok Way Ratai di Lampung. Way Ratai merupakan proyek konsorsium antara PGE dan Chevron                                                                                                        Manajemen Barito mengungkapkan, seluruh dana
                                                                                                                                                                                                                           yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi ini
                dengan rencana pengembangan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) berkapasitas 55 MW dari
                                                                       Geothermal Working Areas
                                                                                                                                                                                                                           akan digunakan perseroan untuk memenuhi kewajiban
                          total cadangan sekitar 100 MW, yang diestimasikan dapat beroperasi komersial pada 2031.                                                                                                          pembayaran kepada pihak terkait. Dengan rincian sebe-
                                                                                                                                                                                                                           sar Rp 271 miliar untuk pembayaran penuh atas sisa
                                                                                                                                                                                                                           saldo utang obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2019
                    Area Kerja PT PERTAMINA Geothermal Energy Tbk
Pertamina Geothermal Energy is critical to the Global Geothermal Industry with 35 years of experience
                                                                                                                                                                                                                           Seri B; Rp 136 miliar untuk sisa saldo utang obligasi
                                                                                                                                                                                                                           berkelanjutan I tahap II tahun 2020 Seri B; Rp 86,32
                                                                                                                                    Lahendong Unit 1-6 (120 MW)
                                                                                                                                                                                                                           miliar untuk utang obligasi berkelanjutan I tahap III
                                                                   Lumut Balai Unit 1 (55MW)                                        Sulawesi Utara
                                                                                                                                                                                                Own operation              tahun 2020 Seri C; Rp 185,6 miliar untuk utang obligasi
Seulawah                                                           Lumut Balai Unit 2 (55 MW)
    Aceh
                                            Sibayak (12 MW)
                                            Sumatera Utara         Sumatera Selatan
                                                                                                                                                                                                                           berkelanjutan II tahap II tahun 2022 Seri A; US$ 9,56
                                                                                                                                                                                                   Exploration
                                                                                                                  Kotamobagu**                                                                                             juta atau sekitar Rp 152,93 miliar untuk pembayaran
                                                  Sungai Penuh         Kamojang unit 1-5 (235 MW)                 Sulawesi Utara)
                                                  (1x55 MW)            Jawa Barat
                                                                                                                                                                                                  Development              sebagian utang perseroan dari PT Bank Negara Indo-
                                                  Jambi
                                                                                                                                                                                        Joint Operation Contract
                                                                                                                                                                                                                           nesia Tbk; dan US$ 10 juta atau setara Rp 160 miliar
                                                                                                                                                                                                                           untuk pembayaran utang perseroan kepada Bangkok
           JOC Sarulla (330 MW)                                                                                                                                                                                            Bank Public Company Limited.
                Sumatera Utara
                                                                                                                                                                                                                               “Dalam rangka penawaran obligasi Rp 1 triliun ini,
                                                                                                                                                                                                                           perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan id A+
                                                                                                                                                                                                                           atau single A plus dari PT Pemeringkat Efek Indonesia
                  Hululais (2x55 MW)
                            Bengkulu                               JOC Wayang Windu                                                                                                                                        (Pefindo),” ungkap manajemen BRPT. (va)
                                                                            (227MW)
               Hululais Ext. (Bukit Daun)                                 Jawa Barat
                                Bengkulu

                                                                                                           JOC Bedugul
                                  Ulubelu Unit 1-4 (220MW)                                                 Bali
                                                   Lampung

                                        JOC Gn.Salak (377MW)
                                                  Jawa Barat                  JOC Darajat ( 271 MW)
                                                                              Jawa Barat

                                               Karaha unit 1 (30 MW)
                                                         Jawa Barat




                                                                                                          13                                                     672
                                                                                                            Geothermal Working Areas                              MW of total installed

               Oleh Muawwan Daelami                                                                         and 1merupakan
                                                                                     memilih Chevron karena dia    Assignment Working
                                                                                                                                    perusa-  Area sebesar 50% darigeothermal
                                                                                                                                                                   laba
                                                                                                                                                                             capacity within
                                                                                                                                                                        bersih yang diperoleh pada
                                                                                                            *Assignment from PT Pertamina (Persero)               own operations




              D
                                                                                     haan terkemuka. Dan ke depan kami akan melihat 2023, sebagaimana yang dijanjikan dalam pros-
                          irektur Eksplorasi dan Pengemban-                          perusahaan berstandar dunia lain dengan kriteria- pektus penawaran umum perdana (initial public
                          gan Pertamina Geothermal Rachmat                           kriteria yang dapat melengkapi kemampuan PGE offering/IPO) perusahaan awal tahun ini. Walau
                          Hidajat mengungkapkan bahwa kemi-                          untuk mendunia         di industri
                                                                                                    *as of December           panas bumi,”
                                                                                                                    31, 2021) **Assignment                     begitu, kebijakan pembagian dividen tersebut
                                                                                                                                                      ujar(Persero)
                                                                                                                                           from PT Pertamina
                          traan bersama perusahaan terkemuka                         Rachmat baru-baru ini.                                                    tidak membatasi hak para pemegang saham untuk
                          berstandar dunia seperti Chevron                               Direktur Keuangan Pertamina Geothermal Nel- menentukan kebijakan lain dalam Rapat Umum
               merupakan kunci bagi PGEO untuk terus ber-                            win Aldriansyah membenarkan bahwa capex yang Pemegang Saham (RUPS). “Kalau pemegang saham
               tumbuh. “Jadi, partership ini menjadi kunci. Kami                     disiapkan untuk pengembangan Blok Way Ratai meminta lebih tinggi atau rela tidak membagikan
                                                                                     sebesar US$ 220 juta, yang mana 40% menjadi dividen, tentu kami siap untuk menjalankan apa
                                                                                     porsi PGE dan 60% lainnya ditanggung Chevron. pun keputusan pemegang saham. Tapi yang jelas,
                                                                                         “US$ 220 juta itu juga sudah mencakup komit- panduannnya adalah 50%,” tutur Nelwin.
                            — RUMOR —                                                men eksplorasi sebesar US$ 28,85 juta,” ucap                                   Hingga akhir kuartal III-2023, anak usaha PT                    PENGUMUMAN RENCANA PERUBAHAN
                                                                                     Nelwin kepada Investor Daily, Kamis (9/11/2023). Pertamina (Persero) ini berhasil meraih peningka-                                     KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF (“KIK”) DAN PROSPEKTUS

           ICON Menuju Rp 80                                                             Sesuai rencana, Nelwin melanjutkan, total inv- tan kinerja produksi mencapai 4,3% year on year
                                                                                     estasi di Blok Way Ratai tersebut akan dibelanjakan (YoY) dengan mencatatkan 3.586 GWh dari target
                                                                                                                                                                                                                           REKSA DANA-REKSA DANA PT AURORA ASSET MANAGEMENT
                                                                                                                                                                                                                            PT Aurora Asset Management, selaku Manajer Investasi dari reksa
                                                                                                                                                                                                                            dana-reksa dana yang disebutkan di bawah ini, dengan ini mengumumkan
     Saham PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) di-                               secara bertahap selama empat sampai lima tahun. 4.524 GWh pada 2023. Pada periode ini, Kamojang                                        rencana perubahan KIK dan Prospektus dari reksa dana-reksa dana sebagai
                                                                                         Tentunya, kata dia, untuk mendanai per- menjadi area paling produktif dengan produksi                                              berikut:
 kabarkan segera ditarik ke Rp 80 dari posisi sekarang Rp                                                                                                                                                                   1. REKSA DANA AURORA BERIMBANG;
 51, seiring bisnis katering perusahaan yang terus melesat                           tumbuhan yang bersifat anorganik, termasuk sebesar 1.281 GWh, kemudian disusul Lahendong                                               2. REKSA DANA AURORA EQUITY;
                                                                                                                                                                                                                            3. REKSA DANA SYARIAH AURORA SYARIAH SAHAM AMANAH;
 usai pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari perolehan laba                         seperti kemitraan bersama multinational company 664 GWh.                                                                               4. REKSA DANA AURORA DANA EKUITAS; dan

 tahun berjalan ICON yang melonjak 151,3% pada paruh                                 enterprise (MNE), perseroan akan mengoptimalkan                                Direktur Operasi Pertamina Geothermal                   5. REKSA DANA AURORA BALANCE
                                                                                                                                                                                                                            (untuk selanjutnya secara bersama-sama disebut ”REKSA DANA AURORA AM”).
 pertama 2023.                                                                       sumber-sumber dana dari kas internal perusahaan. Ahmad Yani mengungkapkan, terdapat sejumlah                                           Adapun rencana penyesuaian ketentuan dalam KIK dan Prospektus REKSA DANA
     Tak hanya di usaha katering, perseroan juga memiliki                            “Kami masih memiliki kas yang cukup besar sekitar faktor utama yang memberikan stimulus. Keber-                                        AURORA AM di atas adalah penyesuaian terkait teknis administratif pembubaran
                                                                                                                                                                                                                            dan likuidasi, termasuk ketentuan mengenai pembagian hasil likuidasi dalam
 bisnis di bidang properti. Perseroan melalui anak usahanya                          US$ 660 juta,” ujar dia.                                                  hasilan perseroan dalam menanggulangi bottleneck             bentuk serah aset sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa
                                                                                                                                                                                                                            Keuangan Nomor 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 tentang Reksa Dana
 yakni PT Bhumi Lestari Makmur akan mengembangkan 35                                     Lebih lanjut, perseroan akan memprioritaskan pada Ulubelu (Unit 1-4) menjadi faktor penentu                                        Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif jis. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
 unit vila di Jimbaran, Bali, yang bakal menyasar tamu wisa-                         untuk menghasilkan pertumbuhan anorganik yang berkontribusi positif terhadap peningkatan                                               2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan
                                                                                                                                                                                                                            Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk
 tawan asing. Valuasi yang menarik dengan book value per                             yang berasal dari ekuitas internal. Namun begitu, produksi PGE sepanjang kuartal ketiga ini.                                           Kontrak Investasi Kolektif dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 Tahun
                                                                                     untuk mengoptimalkan pengembalian investasi,                                   Faktor utama lainnya adalah pemeliharaan area           2023 tanggal 30 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Otoritas
 share Rp 141,5 dan rasio PBV 0,36 kali, turut menjadi senti-                                                                                                                                                               Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak
 men positif bagi saham perseroan berkode ICON tersebut.                             perseroan juga tidak menutup kemungkinan akan Karaha dari November 2021 hingga Maret 2022,                                             Investasi Kolektif (“POJK Tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi
                                                                                                                                                                                                                            Kolektif”).
                                                                                     melakukan refinancing melalui perbankan atau serta adanya sejumlah perbaikan yang dilakukan                                            Rincian rencana perubahan KIK dan Prospektus dapat diperoleh di
                                                                                     obligasi global. “Intinya, kami upayakan return dari secara besar-besaran pada sejumlah area pembang-                                  Manajer Investasi atau dapat dilihat pada website Manajer Investasi yaitu
                                                                                                                                                                                                                            www.aurora-am.co.id.
                                                                                     inorganic growth bisa meningkatkan return PGE kit listrik panas bumi (PLTP). “Perbaikan tersebut
                             DISCLAIMER                                                                                                                                                                                     Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan
                                                                                     dengan struktur financing yang optimal,” imbuh dia. sudah kami kerjakan pada PLTP Ulubelu Unit 3                                       REKSA DANA AURORA AM serta pihak-pihak yang berkepentingan.
    Materi tulisan ini hanya memberikan informasi dan bukan                                                                                                    pada kuartal II-2022, PLTP Lahendong Unit 5 &                                         Jakarta, 10 November 2023
  sebagai ajakan kepada siapapun untuk membeli atau menjual                          Payout Ratio 50%                                                          6 di kuartal I-2022, dan inspeksi tahun pertama                                           Manajer Investasi,
                                                                                                                                                                                                                                                      REKSA DANA AURORA AM
      efek tertentu. Keputusan melakukan transaksi saham
        sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemodal.
                                                                                         Perihal pembagian dividen, Nelwin menegas- PLTP Lumut Balai unit 1 pada kuartal III-2022,”                                                                 PT Aurora Asset Management
                                                                                                                                                                                                                                   Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
                                                                                     kan, perseroan akan menargetkan payout ratio pungkas dia.

                                                                                                                                                                                                                         PENGUMUMAN 2 X 100 MMK Investor
Page 2

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.35 MB
Published10 Nov 2023
Pages2
Characters35,189
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result