Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
PUBLIC EXPOSE 2025 PT Dafam Property Indonesia Tbk dafamproperty.com
Page 2
ABOUT US PT Dafam Property Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan yang berada di bawah naungan Dafam Group, yang bergerak di bidang pengembangan properti dan hospitality di Indonesia. Perusahaan ini memiliki beberapa lini bisnis, yaitu pengembang real estate, properti komersial dan perhotelan yang meliputi pengembangan bangunan komersial. Melalui tiga lini bisnis ini, perusahaan berupaya menghadirkan berbagai proyek properti yang tidak hanya bernilai investasi, tetapi juga memberikan pengalaman hunian dan layanan yang berkualitas bagi masyarakat. Secara historis, PT Dafam Property Indonesia Tbk didirikan pada tahun 2011. Perusahaan telah beroperasi lebih dari 1 dekade, dan terus berkembang hingga menjadi salah satu perusahaan properti yang aktif melakukan pengembangan di berbagai daerah. Sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan dan memperluas ekspansi bisnis, perusahaan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2018. Saat ini, perusahaan telah beroperasi di enam kota di Indonesia, dengan portofolio yang mencakup berbagai proyek seperti hotel, proyek hunian (residential), serta bangunan komersial. Keberagaman portofolio ini menjadi salah satu kekuatan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri properti dan hospitality. Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki oleh Dafam Group, PT Dafam Property Indonesia Tbk terus berkomitmen untuk mengembangkan proyek-proyek properti yang inovatif, berkualitas, serta memiliki nilai tambah bagi para investor, pelanggan, dan masyarakat.
Page 3
Line of Business
Real Estate; and
Professional scientific, technical activities,
(other management consulting activities)
Legal Base of Establishment
Deed of Company’s Establishment No. 3
dated September 12, 2011
Authorized Capital
Rp. 480,000,000,000,-
Subscribed and Fully Paid-Up Capital
Rp. 189.978.285.000,-
Share Listing Date
April 27, 2018
Share Code
DFAM
16YEARS 6CITIES
177EMPLOYEES
2COMMERCIAL BUILDING
6RESIDENTIAL DEVELOPMENT
5HOTEL
440ROOMS
For more information about our project https://dafamproperty.com/projects
Page 4
CORPORATE STRUCTURE
PT Dafam Property Indonesia Tbk
99.00% 99.60%
PT DAFAM MAMBO
PT DAFAM MAJU BERSAMA
INTERNATIONAL
99.00% 99.97% 99.63% 94.60%
PT BUANA KARYA PT DAFAM MATARAM
PT HOTEL CILACAP INDAH PT CLANIXX JAYA SENTOSA
SUGIARTHA INTERNATIONAL
OWNERSHIP COMPOSITION
PT DAFAM PROPERTY INDONESIA TBK
53.43 %
36.83 % 9.75 %
PT Dafam Billy Dahlan Masyarakat
Public
*Cut off December 31, 2023
Page 5
Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
yang sedang menjabat saat ini sebagaimana dinyatakan
dalam akta terkini perseroan adalah sebagai berikut:
Board of Board of
Directors Commisioner
Billy Dahlan F. Soleh Dahlan
President Director President Commissioner
Wijaya Dahlan Junaidi Dahlan
Director Commissioner
Jaeni, SE.M.Si.Ak.CA.CBV, CMA
Independent Commissioner/
Head of Audit
Page 6
FINANCIAL PERFORMANCE 2025
Total Asset Total Liabilities Total Equities
5,7% 1,9% 46,5%
Net Revenues Net loss for the Year Perfrom of the Year
4,6% 48,6% 14,3%
Detailed Net Revenue (Operational Highlight)
Hotel Real Estate Rent
9,2% 49,1% 19,6%
Others
8,6%
PROJECTION 2026
Total Assets 210,4 Billion
Total Liabilities 203,3 Billion
Total Equity 7,1 Billion
Net Revenues 70,3 Billion
Cost of Revenues 31,3 Billion
Gross Profit 39 Billion
Net Profit (Loss) for the Year (2,9) Billion
Page 7
OVERVIEW 2025 Pada tahun 2025, perekonomian global masih menghadapi berbagai tantangan yang mempengaruhi stabilitas pasar dan aktivitas bisnis. Beberapa faktor utama yang menjadi perhatian adalah volatilitas suku bunga global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan kebijakan moneter di berbagai negara yang berdampak pada arus investasi dan dinamika perdagangan internasional. Di sisi domestik, pelaku usaha juga dihadapkan pada ketidak pastian kebijakan pemerintah yang dapat berubah seiring dengan penyesuaian regulasi dan prioritas pembangunan nasional. Perubahan kebijakan ini berpotensi mempengaruhi iklim investasi, perizinan usaha, serta arah pengembangan berbagai sektor industri. Namun demikian, perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tetap menunjukkan ketahanan yang relatif baik. Hal ini didukung oleh kuatnya konsumsi domestik, pertumbuhan sektor industri, serta pengembangan kawasan industri baru di berbagai wilayah yang mendorong peningkatan investasi dan aktivitas ekonomi. Dengan kondisi tersebut, Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif, meskipun perlu mengantisipasi dinamika ekonomi global maupun perubahan kebijakan domestik.
Page 8
HOSPITALITY PROSPECT Prospek Industri Hospitality Memasuki tahun 2025, industri hospitality menunjukkan sejumlah tren yang membuka peluang pertumbuhan bagi para pelaku usaha di sektor ini. Salah satu tren utama adalah meningkatnya bleisure travel, yaitu kombinasi antara perjalanan bisnis dan rekreasi. Banyak pelaku bisnis kini memanfaatkan perjalanan kerja sekaligus untuk menikmati destinasi wisata, sehingga hotel perlu menghadirkan fasilitas yang mampu mendukung kedua kebutuhan tersebut. Selain itu, digitalisasi dalam proses pemesanan hotel juga semakin berkembang. Pemanfaatan platform digital dan online travel agent (OTA) membuat konsumen lebih mudah dalam mencari informasi, membandingkan harga, serta melakukan reservasi secara cepat dan praktis. Di samping itu, tren hospitality experience juga semakin meningkat, di mana para tamu tidak hanya mencari tempat menginap, tetapi juga pengalaman yang unik, autentik, dan berkesan selama mereka berada di suatu destinasi. Hal ini mendorong hotel untuk menghadirkan konsep layanan dan pengalaman yang lebih menarik bagi para tamu. Tantangan Industri Hospitality Di sisi lain, industri hospitality juga menghadapi beberapa tantangan yang perlu diantisipasi oleh para pelaku usaha. Salah satunya adalah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang berdampak pada berkurangnya kegiatan resmi yang biasanya diselenggarakan di hotel. Selain itu, terdapat penurunan aktivitas MICE dari instansi pemerintah, yang selama ini menjadi salah satu sumber permintaan penting bagi industri perhotelan, khususnya di kota-kota besar. Kondisi ini mendorong pelaku industri hospitality untuk lebih adaptif dalam mencari sumber permintaan baru, serta memperkuat segmen pasar lain seperti korporasi, wisatawan domestik, dan wisatawan individu, guna menjaga tingkat okupansi dan kinerja bisnis.
Page 9
Prospek Industri Properti Pada tahun 2025, industri properti masih memiliki sejumlah peluang pertumbuhan yang didukung oleh perkembangan ekonomi dan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu faktor yang mendorong peluang tersebut adalah pertumbuhan kawasan industri di berbagai daerah. Pembangunan kawasan industri baru tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga menciptakan kebutuhan terhadap berbagai fasilitas pendukung, termasuk hunian bagi pekerja serta fasilitas komersial di sekitarnya. Selain itu, peningkatan jumlah tenaga kerja di kawasan industri juga mendorong kebutuhan akan hunian, baik dalam bentuk rumah tapak maupun hunian vertikal. Hal ini membuka peluang bagi pengembang properti untuk menghadirkan proyek hunian yang terjangkau dan strategis di sekitar pusat aktivitas industri. Dengan perkembangan tersebut, sektor properti masih memiliki potensi pertumbuhan yang cukup baik, khususnya pada proyek hunian yang terintegrasi dengan kawasan industri dan pusat aktivitas ekonomi baru. Tantangan Industri Hospitality Di sisi lain, industri properti juga menghadapi beberapa tantangan yang perlu diantisipasi oleh para pengembang. Salah satu tantangan utama adalah kenaikan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dapat mempengaruhi kemampuan masyarakat dalam mengakses pembiayaan untuk membeli properti. Kenaikan suku bunga ini berpotensi menurunkan daya beli sebagian konsumen di pasar properti. Selain itu, industri properti juga menghadapi kenaikan biaya konstruksi, yang dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan bangunan serta biaya tenaga kerja. Kondisi ini dapat memberikan tekanan terhadap biaya pengembangan proyek dan margin keuntungan bagi pengembang. Oleh karena itu, pelaku industri properti perlu mengelola biaya secara lebih efisien serta menyesuaikan strategi pengembangan proyek, agar tetap mampu menjaga daya saing di tengah dinamika pasar.
Page 10
STRATEGY 2026 Hospitality Menghadapi dinamika industri pada tahun 2025, Perseroan menerapkan beberapa strategi utama untuk memperkuat kinerja bisnis dan memperluas sumber pendapatan. Strategi pertama adalah market diversification. Perseroan berupaya memperluas segmen pasar dengan tidak hanya bergantung pada satu jenis pelanggan, tetapi menjangkau berbagai segmen seperti corporate market, individual guest, travel agent, serta online travel agent (OTA). Diversifikasi pasar ini diharapkan dapat menjaga tingkat okupansi serta memperluas basis pelanggan. Strategi kedua adalah digital transformation. Perseroan terus meningkatkan pemanfaatan teknologi melalui digital marketing, penguatan saluran distribusi online, serta penerapan data driven pricing untuk mengoptimalkan strategi penetapan harga berdasarkan data pasar dan perilaku konsumen. Selain itu, Perseroan juga mengembangkan alternative revenue streams untuk meningkatkan sumber pendapatan non-room. Hal ini dilakukan melalui pengembangan berbagai layanan tambahan seperti food & beverage, wellness services, coworking space, serta penyelenggaraan event experience, yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi para tamu sekaligus memperkuat pendapatan perusahaan.
Page 11
Property Salah satu fokus utama adalah pengembangan hunian yang berlokasi di sekitar kawasan industri, yang memiliki permintaan tinggi dari para pekerja dan pelaku industri di area tersebut. Selain itu, Perseroan juga menargetkan design hunian yang sesuai bagi generasi milenial dan Gen Z, yang saat ini mulai memasuki fase kebutuhan untuk memiliki hunian pertama. Untuk mendukung pengembangan proyek secara optimal, Perseroan juga menjalin strategic partnership, guna memperkuat proses pembangunan, pembiayaan, serta pemasaran proyek properti. Salah satu peluang besar yang menjadi perhatian Perseroan adalah pengembangan kawasan Industri Batang, yang diperkirakan akan mendorong peningkatan kebutuhan hunian baru di wilayah tersebut. Perseroan tetap optimis terhadap prospek bisnis baik di sektor hospitality maupun properti. Optimisme ini didukung oleh beberapa fokus strategis, antara lain optimalisasi aset yang dimiliki perusahaan, peningkatan pendapatan dari sektor hospitality, serta percepatan penjualan proyek properti yang sedang dikembangkan. Perseroan juga terus berupaya melakukan penguatan efisiensi operasional, sehingga dapat menjaga kinerja bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan. Melalui berbagai langkah tersebut, Perseroan menargetkan perbaikan tingkat profitabilitas, serta penguatan struktur keuangan dalam jangka menengah dan panjang. Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi dinamika industri. Dengan memanfaatkan berbagai peluang pertumbuhan di sektor properti dan hospitality, serta didukung oleh pengelolaan bisnis yang berkelanjutan, Perseroan optimis dapat meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.
Page 12
Head Office
Jl. Raung No.15, Gajahmungkur
Semarang 50232
Central Java - Indonesia
Phone +62 24 831 2735
+62 24 850 6459
Email corporate@dafamproperty.com
dafamproperty.com
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT DAFAM MAMBO
p.4
unresolved
org
PT DAFAM MAJU BERSAMA INTERNATIONAL
p.4
unresolved
org
PT BUANA KARYA
p.4
unresolved
org
PT DAFAM MATARAM
p.4
unresolved
org
PT HOTEL CILACAP INDAH
p.4
unresolved
org
PT CLANIXX JAYA SENTOSA SUGIARTHA
p.4
unresolved
person
Jaeni
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.