Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.930
Paye t of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No, VIII.G.17). 2, Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (W) diisi pada kolom 'N/A'. 5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited), Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Surya Toto Indonesia Tbk Bidang Usaha Industri Sanitary Wares, Fitting & Kitchen Jenis penawaran Umum Saham biasa 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan Publik KAP Purwanto Susanti & Surja KAP Purwantono, Sungkoro & Surja Nama Partner Hanny Widyastuti Sugianto Hanny Widyastuti Sugianto Opini Akuntan Wajar tanpa pengecualian Wajar tanpa pengecualian Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesualkan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.864
Page 2 of 84 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung b, Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 2.354.358.428.860 2.311.035.384.234 Laba bruto 630.281.100,639 576.784.786.243 Laba operasi 406.913.611.759 365.682.297.152 EBITDA 586.437.794,395 535.253,385.807 Laba (rugi) neto tahun berjalan 351.151.543.489 314,633.432.509 Laba (rugi) komprehensif 333.679.173.557 327.170.409.980 Laba Per saham (dasar) 34,03 30,49 Laporan Posisi keuangan Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Jumlah Aset 3.519.196.159.093 3.451.053.901,000 Jumlah Aset Lancar 1.706.914.245.281 1,629.576.276,567 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.812,281,913.812 1.821.477.624,433 Jumlah Liabilitas 950,709.256.988 989.206.172.452 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 402,048.718.063 448.729.781.768 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 543.660.538.925 540.4765.390.684 Jumlah Ekuitas 2.568.486.902.105 | 2.461.847.728.548 Modal saham 51.600.000.000 51.600.000.000 Tambahan modal disetor 157.290.000.D00 157.290.000.000 Saldo Laba 2,359.596,902.105 2.252.957.728.548
Page 3 OCR 0.877
Page 3 of 84 Rasio Keuangan?# 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Rasio Lancar (96) 424,55Yo 363,1590 ROA 9,980 9,1290 ROE 13,676 12,78Y9 EBITDA thd pendapatan (S9) 24,919 23,169 #dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. | Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode “ Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Laporan perubahan ekuitas selama periode v v v Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 8 Catatan atas Laporan Keuangan v mlelwln|le Ketentuan Umum Perusahaan wajib rnenyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 2, gambaran Umum Perusahaan,
Page 4 OCR 0.871
Page 4 ol 84 b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, & Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, Sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan 9. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian rnanapun dalam laporan keuangan, dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memaharni laporan keuangan, Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", 2, | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijarminkan. 3 Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan Wajib 4. | diungkapkan alosannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: “ Pendirian perusahaan P3) Riwayat ringkas perusahaan: 2) Nornor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) Kegiatan usaha sesusi anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan 4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau persmpingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya) dan
Page 5 OCR 0.866
Page 5 of 4 86) Narna entitas induk dan nama entitas induk terskhir dalam kelompok usaha (ultimate v parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya, 7) Khusus Industri Media v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut, 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan # Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jike ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v Arca Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Persarcan rneliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: # Nama lokasi, Narna pemilik izin lokasi, Tanggal perolehan izin #kplorasi serta tanggal jatuh termponya) Persentasi kepemilikan saham Perserban pada perusahaan pemilik Ian lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengermbangan meliputi: Narna lokasi) Nama pemilik ijin lokasi: Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik jin lokasi) Jumdah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertitikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan Akurpulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspkoitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,
Page 6 OCR 0.855
Page 6 of 84 12) | Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan b) rincan luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPHj: dan Cc) sisa umur HPH, b, Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efele yang “ diterbitkan dl luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate “ action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. g: Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v langsung, 2) | Tempat kedudukan: v 3) | Jenis usaha: v 4) | Tahun beroperasi secara komersial, v 5) | Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), “ 6) | Total Aset: dan v 7) | Informasi penting lainnya antara lain: v @) Sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apatila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tdak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atsu hak suara potensial atas Investee bidak diikuti dengan pengendalian, Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laperan keuangan kensolidasian dan tanggal atau
Page 7 OCR 0.885
Page 7 of 84 periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) wat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunsi, atau pembayaran kernbali pinjaman atau uang muka) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pads entitas anak yong tidok mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk, dan f) dalarn hat hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: C1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yong diakul dari Wlangnya Pengendatian, dan porsi dan keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahutu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) Jumlah Kas dan Setora Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Labiitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, ysng diikhtisorkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kornite Judi 2) Cakupan manajemen kund dan 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata Jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorksasi laporan keuangan,
Page 8 OCR 0.876
Page 8 of H4 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v bisya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net rea!zabie value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang beriaku. 2) Dagar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v 3) Mata uang Tungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: v a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mats uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yana signifikan: dan €) alasan perubahan rnata uang penyajian (jika ada). » Nasan perubahan pericda pelaporan (jika ada). v Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v bogian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yana dibuat mengensi masa v depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang Memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jurnlah tercatat Aset dan Listilitas dalam pericde pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebegeimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas v laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jurniah tercatat pada akhir perlode pelaparan, d, Kenakan Maa Teraaa meses “—
Page 9 OCR 0.869
Page 0 of 84 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi v Yang harus dijelaskan antara lain: ah ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keyangan entitas Induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan 0) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi, 2) | Kombinasi bisnis v Yang harus dijelaskan antara lain: 3) metode yang digunakan dalarn kambinasi besnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwlli, €) pengukuran setalah pengakuan awal untuk goodwil/: dan G) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (4) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi seacara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjensi, 3) | Kas dan setara kas, v Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.
Page 10 OCR 0.846
4) Instrumen Keuangan 23) b) Page 10 0f 84 Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kotegori, terrmosuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dan instrumen keuangan) (2) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (S) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dori aset keuangan: 16) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan denvatif dan akuntansi Ilndung nilai, selain penjsiasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1). angka (2), angka (3), angka (4), angka (S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kniteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derwatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk, dan (S) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk, dan (5S) aked syariah yang digunakan.
Page 11 OCR 0.885
Page 11 of 84 Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan entaro Isin: 2) Kelampok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemennatahidan C) Dasar penyajian efek-ofek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing Jenls kredit yang diberikan (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksansan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jlka ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dyelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian:
Page 12 OCR 0.853
Page 12 0784 (2) Pertakuen akuntansi atas nil: realsasi piLtang/pernblayaan yang diberkan dengan saldo piutang/permbiayaan yang tidak dapat ditagih dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kernbeli aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: B) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse: bj Penyajian transaksi anjak piutang: C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan G) Perlakuan terhadap kegagalan otas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan), 1) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessme dan/atau lessor. 12) Persediaan yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. 2) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-bebun yang dikapitalisasi, antara bin: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen
Page 13 OCR 0.817
Page 13 of 84 en memam una Keterangan “| Sadar | mdak | N/A |“ “Keterangan —| Biayo perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi, b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Desar kiasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belurn menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, €) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (LI) Hewan ternak telah menghasilkan : la) Metode penilaian, (b) Metode amortisasi (deplesi): dan ic) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: 1 Yang harus dijelaskan antara lain: 6) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: Ch pengelompokan Aset Tetap: 4) metode penyusutan yang digunakan: #) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, @) penghentian pengakuan, n) Nilai residu: dan I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Page 14 OCR 0.864
14) Page 14 of 84 Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada Dsoslasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metede yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 18) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Kriteria dari benituk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis set dan liabilitas yang timbul: dan kal Sistem pembagian hasil, jika ada, 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : @) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat bdak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: @) metode amortisasi yang digunakan: 1) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan G) riset dan pengembangan (jika ada), 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang barus dijelaskan antara tam: 3) b) ketijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijual, dan pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) 2) c) d) e) pengakuan awal Properti Investasi) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: Estimasi umur manfaat dan/stau tarif penyusutan untuk modei biaya, dar penghentian pengakuan Properti Investasi,
Page 15 OCR 0.874
20) Page 15.of 84 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain- a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto) b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai ((mpairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atsu tarif penyusutan dan arnortisasi yang digunakam: dan #) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: B) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nenkeuangan dan pembalikannya. 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segara Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian IlabVlitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan stas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atos simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yong harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lsin:
Page 16 OCR 0.873
Page 16 of 84 b) dasar penentuan nilai provisi. 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: Ba) Perlakuen akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amertisasi atas bisya PLH yang ditangguhkan: €) Metode penyusutan prasarana PLM: dan dj Tabel yang rmembuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi pensmbangan: dan (9) Saldo aktur untuk rmasing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan exsploras yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutanj b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah renemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa arnertisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi) €C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi binya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amertisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur #konomis tambang dan dasar Perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pernbebanan biaya PLH:
Page 17 OCR 0.846
Page 17 of 84 b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan Cc) Metode penyusutan prasarana PLM, 27) Pengakuan Pendapatan B) Yeng barus djelaskan antara lain: (1) kondisi dan rnetade pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. D) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesalan Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. C) Khusus Industri Asuransi (L) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retraaktif: dan (c) Penyagan pendapatan premi dalam laporan laba rugi, (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: fa) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam Proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun bstum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan Ib) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi, 9) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (4) Unsur isya yong kapitalisasi ke proyek pengembangan Resi Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan peda masa mendatang lebih rendah dari nilel tercatat proyek, fa) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setisp unit Real Estat: (5) Maya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, lan
Page 18 OCR 0.862
Page 18 oF34 (6) Unsur biaya yang diakul sebagai bebon pada saat terjadinya, 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyaktas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: 3) ketentuan dalarn penjabaran transaksi dan saido dalam mata wang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang bmbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan €) referensidan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata yang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi) b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lsinkebijakon akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus: C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan) dan 9) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan, 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umum menganai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: Yan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk “curtailment dan penyelesalan, 34) Saham Treasuri
Page 19 OCR 0.855
Page 19 of 34 Yang harus dgelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri, 3S) | Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) | Kuasi-Reorganisasi “ Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar dilakukannya kussi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan GC) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas, Catatan: Bertaku untuk kuasi recrganisasi sebelum 1 Januari 2013, 37) Biaya Pinjaman # Yang harus dijelaskan antara fainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kuaifikasan. 38) Segmen Operasi v Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengktentifikasikan Segmen Operasi. 39) Laba (Rugi) per saham v Yang harus dijalaskan antara sin dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian, 3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a Aset 1) | Kas dan Setara Kas d Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketigay b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta Jenis mata uang asing: C) kasaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan
Page 20 OCR 0.861
d) jumian Page 20 of 84 do Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) Khusus Industri Perbankan 3) b) e) 9 Kas Yang herus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro gada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original), dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI den posisi GWM bank pada saat periade pelaporan, Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan janis dan mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan mal (enpaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaireo)) (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (9) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan,
Page 21 OCR 0.842
Page 21 of84 (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga) (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (B) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuktasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dang tersebut berdasarkan Informasi dan otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumtah penyisihan penurunan nilai. 3) Plutang Usaha v Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur, C) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: €) jumiah cadangan kerugien penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nila secara individual dan kolektif, dan penghapusan plutang: f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, 9) piutang yang dijarinkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, 1) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (L) Jumiah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (oila ada). aj | khusus Industri Asuransi v a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai ontara lain: (4) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dani asuransi, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 22 OCR 0.853
Page 22 of 84 b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jurniah berdasarkan ko-asuradurj (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (9) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam pertitungan solvabiltas. C) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reesuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 4) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara Min: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis mvestasij (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan fa) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan v 3) Piutang Pemblayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis cbyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (9) - Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengombilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko bdak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul: (6) Nilai Gan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaari, (?) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Page 23 OCR 0.851
Page 23 of 84 (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (ip Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan amjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan jurnlah pivtang yang dipercieh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. C) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lsin: (2) Rincian jumlah berdassrkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan mlai kini piutang pembayaran sewa MINIMUM pada akhir perode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini pistang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap peiode berikut: Ca) kurang dari satu tahun (8) lebih dari satu tahun sampai Ima tahun (ec) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterirna: (4) nilai residu yang tdak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj (5) okumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pernbayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam perlodej dan (7) penjelasan umurn Isi perjanyan sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa Operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: Ca) kurang dari satu tahun
Page 24 OCR 0.829
Page 24 of 84 (2) lebih dar satu tahun sampai lima tahun (0) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor, 8) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang barus diungkapkan antara lan: 8) Jumlah piutang dari mesing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajeman akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dri setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui C) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkepkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efck yang ditransaksikan: b) Tanggal don harga diakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: €) Nama pihak/counterparty: dj) Lokasi Efek jaminan: e) Tingkat bunga piutang reverse repo: IN Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan GO) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilal (jika ada).
Page 25 OCR 0.876
9 Page 25 of 84 Agunan Yang Diambil Alih Yang harus dlungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih #ntara nilat realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertaoih: dan C) Laba atau rugi yong timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jurniah tagihan dividen, bunga, dan Gendakepada pihak lain. 1) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun bdak lancar, 3) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang @ipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) nilai tercatat aset keuangan unbuk setiap kelompok dan rincian Investadinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
Page 26 OCR 0.836
Page 26 of 84 (4) biaya perolehan termasuk jumlah prernium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempoj (S) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) Jika terdapat reklasifikasi aset kevangan, maka wajib diungkapkan! la) Jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi, dan Ic) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh ternpo yang telah @ireklasifikasi dalam kelompok bersedia untuk dijuat. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas v atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aser keusngan (jika ada), termasuk mutasinya, v dipisahkan antara aset keuangan yang mengalarni penurunan nilai dan aset keyangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan ndai yang dihitung secara kolektif dan individual, terrnesuk beban penurunan nilai yang diakui dalam lsba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi t yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hinaga jatuh tempo, 13) | Khusus Deposito v Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: D) kisaran suku bunga kontraktusi selama periode pelaporan, C) jenis dan jumlah depesite dalam mata uang asing: dan dd) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. & RN KK 14) | Khusus Investasi pada Sukuk v Tambahan pengunokapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah b) tujuan model usaha yang digunakan, €) jurnlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
Page 27 OCR 0.865
Page 37 of 84 Gd) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pads biaya perolehan 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jurnlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya. 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan 5D) laba stay rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai lsba atau rudi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penertit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, Jenis mata uang, dan uraian tentang sirat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya), 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan, 19) Pinjaman Polls Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonarni dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cedangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: c) Ringan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan
Page 28 OCR 0.853
Page 28 of 84 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: 1) Rindan kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, (1) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap Jumiah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: hn Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: y Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pirmpinan, agen, atau #nggota sindikasi: » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhodap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oteh Bank Indonesia: II Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rindan jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah codanean penghapusan Gan mutasi selama periode berjalan: Cc) Rindan jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan karugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) total jumlah tercatat persedioan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi binya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:
Page 29 OCR 0.827
Page 29 of 84 (4) jumiah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dani setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan 16). kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan, (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnen untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: Ci) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna perlode berjalan, dan Ci) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijominkan, nama pihak yang menerimg jaminan, dan alasan dijanunkan: dan (9) jenis dan ndai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan #suransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan v Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman) (2) Perlengkapanj dan (3) Barang Dagangan, C) Khusus Industri Real Estat v Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan) dan (ec) Umt Bangunan dalam Penyelesaian.
Page 30 OCR 0.865
Page 30 of 84 (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belur diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang, &) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang prornosi dan barter (media cetak), dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. H Khusus Industri Rumah Sakit Y Tarrbahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya G) Khusus Industri Peternakan v C1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, sepert hewan ternak menjadi: (2) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 31 OCR 0.869
Page 31 of 84 Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, ic) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewani ternak telah menghasilkan: (0) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (e) Nilai hewan bernak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atou metode penghapusan langsung: (@) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara lain: 182) (2) (3) ta) (5) (6) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok kepasanj uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesalan penjualan menjadi lebih dari satu tahun: dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual can kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku: dan dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: Ka) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yong lebih rendah antara:
Page 32 OCR 0.856
Page 32 of84 IL Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan Uiklasifikesikan sebagai dirnillki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kernbali yang telah diakui apabila aset otau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk. dijual, dan NI. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (C) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan perlode sajian sebelumnya, 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yong harus diungkapkan antara lain : a) b) 0 d) 2) Tindan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: @lasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugisn penurunan nilai dan dalam hal piutang berelasi nan usaha disajikan dalam aset lancar, Na tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) Ka d) 8) nh 3) nama entitas BSOSIOSI: persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: milai tercatat dan Nilal Wajar investasi dalarn entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: ringkasan informasi kewangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Labilitas, pendapatan, dan Isba atau rugi: alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memliki lebih dari 2095 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: sifat dan tingkatan setiap pembstasan sianifikan atas kemampuan entitas asosiasi Urituk mentransfer dana kepada Perusahaan,
Page 33 OCR 0.881
Page 33 of 84 apabila Perusahann pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode psm kerugian tersebut maupun secara kumulatif: i) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: J) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Lisbilitas entitas asosiasi: dan Kk) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan rnetode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi, 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain riocian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jarninan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan MTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal b) Penyisihan periode berjalani C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan 8) Saldo akhir, 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (C) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lam: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rindan ndal tercatat dan akurnulasi penyusutan menurut jenis tanarnanz
Page 34 OCR 0.839
Page 3 of 84 (2) Rekonsiliasi ndai tercatat awal tahun dan kelompok selama paling sedikit 2 tahun ikhi (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (Ah Nilai tanaman telah menghasitkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan tahun tanarnan untuk setiap : (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (CL) Mutasi tanaman belurn menghasilkan sebapal berikut : la) Saldo awal 1 Tombahan tahun berjalan 1, Biaya langsung (b) Jurniah kapitalisasi bisya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa 4 Pengurangan tahun berjalan Ii, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (3) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalsmm Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusshaan (inti) dan tanaman yang buken milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, €) Nilai arnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: Gd) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkari lokosifarea petemakan, 2) Kondisi hewan temak: f) Persentase kematian selama tiga tahun berakhir, 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
Page 35 OCR 0.875
Page 38 of 84 h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: ji) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jarninan. 33) | Properti Investasi v 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, rnodel Nilai Wajar Btau madel biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal leporan penilaian terakhir: (5) jumiah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi balk dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (CO) perubahan kumulatif dalarn Nilai Wajar yang diakul dalam laba ruci atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelornpok aset yang menggunakan model Kila Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (lp rekonsiliasi antara jurnloh tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir penode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang Gilaporkan dalarn laporan kevangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
Page 36 OCR 0.845
Page 36 of 84 te) Jurnlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan | dan : kembali (b) penyesuaian signifikan lain. C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercetat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasis (3) jumlah penyusutan untuk rnasing-masing pericde penyajian dan alokasi beban penyusutan, (4) Jumlah rugi penurunan nilai yang diskut, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu perode sesual SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persedisan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan) (2) persentase jumlah tercatat berhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesalan, (4) bambatan kelanjutan penyelesalanj (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria &set kualifikasian, maka wajib diungkepkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikep'talisasi selama periode berjalan: dan (bj tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikaptahsasi. 38) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jurnlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian den alokasi beban 2) penyusutan:
Page 37 OCR 0.833
- 2) tj a ) Page 37 ot 84 rugi penurunan nilai dan Jumah yang dijurnai balik yang diakui dalam laba rugi dan @kuitas (jika ada): Juriah komitmen kontraktuei dalarn perolehan Aset Tetap: Jursah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apatila tdak #lungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal sfektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk pertitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) narne Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestirnasi Nilai Wajar aset: (5) jurniah barcatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selarna periode dan pembatasan-pernbatasan distribusi saldo surplus kesada para pemegang saham. Khusus untuk Aset Tatap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan #ntaro lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jurnlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (5humlah pengeluaran yang diakul dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria asat kualifikasian, maka wajib diungkapkan: la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitahsasi selama periode berjalan: don (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, Pengungkapan lainnya antara lain: (Li) jurniah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara: (2) jurnlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dar masih digunakan: (3)jumnlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: te ttA te
Page 38 OCR 0.877
Page 38 of 84 (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset #ihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis yang Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan) v (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset P1 Tetap, (B) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v pemulihan penurunan nilai (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerirna jaminan dan v alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang dlasuranskan, nilai pertanggungan asuransi, dan Tisiko yang ditutup, serta pendapat rmanajemen atas kecukupan pertanggungan #suransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 38) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated dcrewge, Sumur Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (2) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk mesing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (9) Saldo aktur untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo asat Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan, 36) | Aset Tak Berwujud v Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: @) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jurnlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi arncetisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
Page 39 OCR 0.849
8) n 3 h Pave 39 of 84 pet kapitahsasi biaya jaman untuk aset yang memenuhi kriterla aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selsma periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: penjelasan atas jurnlah tercatat dan sisa perlode amortisasl dari setiap Aset Tekberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Aset Takbarwujud yang diperoleh rnelahw Hibah Pernerintah dan awalnya diakul pada Wilai Wajar sesuni SAK yang berlaku, diungkapkan: Ci) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) penlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemiikannya dibatasi dan Jurnlah tertatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas, nilai karnitrnen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: Aset Takberwujud disajikan pada jumtah revaluasian, diungkapkan: (4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumleh tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan modsl biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distnbusi saldo surplus kepada para pemegana saham, 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara Jain tabel yang memuat penjelasan tentang - (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir.
Page 40 OCR 0.872
Bi 8 Page 40 of 84 Yang harus diungkapkanantara lain: (3) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumiah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (ah Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (D) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (0) Blays Pengupesan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : fo) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (eh Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannye evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalem menghitung penurunan nilai tersebut. Biaya Pengembangan Tangguhan Yang barus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: fa) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saldo awal: (C) Penambahan/penguranganj (6) Amcrtisasi, dari (te) Saldo akhir. (2 kaos loro ada yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan blaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (9) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
Page 41 OCR 0.852
Page 41 of #4 (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bela ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) paid terdapat letih dari satu Ares Of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area af Interest. Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: B) jumlah utang usaha yang dipisahkan antars pihok ketiga dan pihak berelasi: b) jumish utang usaha menurut mata uang, dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi 2) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. D) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir perlode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi salarna periode bersangkutan) (4) jumlah yang dibatalkan setarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (S1 peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) urelan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraen saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angkat6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengunakapkan asumsi utara yang mendasan prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wejib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo, 4) Khusus Industri Perbankan
Page 42 OCR 0.824
Page 42 of 84 ema aaa—— — “UKeterangan—— | Maa | ndak Ii wja | “Keterangan | Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenal sifat masing-rnasing kewajiban. 5) Utang Repo v Yang harus diungkapkan antera lain: a) Rincian mengenai jenis dan jurnlsh Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, 8) Khusus Kontrak Konstruksi v Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain babWlitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalarn bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, €) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin), 7 Khusus Industri Perbankan “ 2) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tisp jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktuj (2) Rincian junvah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suky bunga rata-rata per tahun: (4) Jurniah arnortisesi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, mesalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. ) Simpanan dari Bank Lain Yang barus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Page 43 OCR 0.862
Paye 43 of 84 (aj Jumi mortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : Ia) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertenggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (8) Jumlah utang menurut mata uang, €C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Jumlah menurut jenis aswansi: (2) Jurnlah menurut tertanggung: (3) Jumiah menurut mata uang: dan (9) Jurnlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Jurniah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pernisahan antara premi yang belurn merupakan pendapatan kepade pihak beretasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah paca awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
Page 44 OCR 0.860
Page 44 of 84 @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (8) Jurnlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang (8) Jurnlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasurang yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yeng barus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi, h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. » Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya, 10) | Utang Pajak v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya, dan b) informasi mengenal ketetapan pajak. 11) | Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjak Piutang
Page 45 OCR 0.854
Page 45 ot 34 Yang harus diungkapkan antara lain: B) Jumlah labiktas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan bj) Jumtah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, den jatuh tempo serta katan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah usng muka kontrak yang diterima, 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai Gengan pengungkapan utang bank dan lembaga kevangan jangka panjang sebagaimana Giatur dalam Checklist ini, 14) Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkopkan antara lain: (1) Pengungkepsa untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesusi klasfikasi yang dipisahkan antara Pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (o) nila tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) eba atau rugi neto pada setiap liabilitas ksuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi detault). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain « lea) Het ema tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumleh keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkatt, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selarna perode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam ndsi tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Page 46 OCR 0.862
Page 46 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain indan jenis dan jumlahnya, 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain cindan jenis dan jumlahnya, 17) Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, Yang harus diungkapkan antara lain Iabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 16) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : @) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jurnleh utang, D) jumlah utang menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincan jumlah utang berdasarkan nama bank/lermbaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, CJ tanggal jatuh tempo, d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termesuk jumlah dan tujuan perolehaninya: Aa perban yang dilakuken pada penode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman O) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan den kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jominan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, danfatau pembatasan perolehan utang baru: dan » pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga janeka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) name bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan
Page 47 OCR 0.864
Page 47 of f4 (2) ringkasan perjanjian tama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nils tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya.. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dan satu tahun sampai $ (lima) tahun, dan (3) lebih dar S (Ilmajtahun. C) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran mimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-tanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canesilsble subicase) pada tanggal laporan posisi keuangan: &) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincan berdasarkan jenis, mata usng, dan jangka waktu: (2) Rincian jurntah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (8) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaari pemeringkat, (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjien, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting kainnya (Debt Covenance): (?) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan,
Page 48 OCR 0.868
Page 48 of 4 b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tenogol kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tenggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijarninkan, dan persyaratan penting lainnyaf debt covenance): (4) Pendapat ranajermen terkait pemenuhan debt covenancs: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: (2) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jurniah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (9 Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kornitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi M Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : @) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadij dan (4) Saldo akhir, b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: Cc) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagairnana diatur dalarn standar akuntansi keuangan: Gd) Apabils dalarn pos ini terdopat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, ti
Page 49 OCR 0.811
Page 49 of 84 €) Tabal yang memuat penjelasan tentang: —| Nya |” Keterangan | (L) Saklo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo aktur. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (4) gambaran umum mengenai jenis program. v (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalarn: (a) biaya jasa kini, (2) biaya bunga, (CJ) luran oleh peserta program, (Id) keuntungan dan kerugian aktuarial, (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata v vang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (9 imbalan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu Ih) kombinasi bisnis: IU) curteitment: dan Oi) penyelesaian. (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi sakdo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal Gan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, darnpak selarna periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (2) hasil yang diharapkan dari aset programj (b) keuntungan dan kerugian aktuarlal: V (ch perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata Li yang yang berbeda dengan rata uang penyajian: (dj) iuran cleh pemberi pekerja: (e) luran cleh peserta program, (N imbalan yang dibayarkan, tg) kombinasi bisnis dan v SA ba St Ke
Page 50 OCR 0.838
Page 50 044 (h) penyelesaian, (5) rekansilissi mulai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabliitas yang diakul dalam laparan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (2) keuntungen dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalami lsporan posisi keyangan: (C) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (6) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan, 16) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dirnana hal tersebut termasuk: (ta) biaya jasa kini, (D) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan deri aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hek penggantian yang diakui sebagai Aset sesusi dengan SAK: le) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metede koridor V 10496 (sepuluh per seratus): (9 biaya jasa talu, v (9) dampak dari curtailmant terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalarn SAK: (7) jurnlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saido laba, meliputi: la) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v (b) dampak dari batasan dalarn SAK: (B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada v pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprebensif lain sesuai dengan SAK) (9) persentase atau Jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, preperti, dan seluruh aset lain, (10) jurnlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: «tu A £ te
Page 51 OCR 0.861
Paye S1 of 84 (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian v yang diharapkan atas Aset secara kesaluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset prograrn, (12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasii aktual atas setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset, v (13) Asumsi aktusrial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan San diungkapkan dalam ukuran yang absolut dari tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: la) tingkat diskonto: v (b) Yngkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode v yang disajikan dalam laporan keuangan: (0 tngkat Imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (gd) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau varlabel tertentu lainnya dalarn masa program forrnal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (f) asumsi mnaterisi lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dempak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren “ biaya kesetiatan yang diasumsikan pada: la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (B) “akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (C) Delamhal prograrn dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan darnpak persentase kenalkan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dan makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan Inftasi yang rendah, (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode emgat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan Surplus atau defisit pada program: dan v (b) penyesualan yang timbul pada: P3 di) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan Ci) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera satelah dapat ditentukan secara andal, dari “ luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: ee
Page 52 OCR 0.843
Page 52 of 44 Ia) perjanjian kontroktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya 1 Imbalan pesti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan sepert Itu, (b) dalam hat Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: il informasi yang memungkinkan penggune Inparan keuangan untuk v mengevaluasi sKat program imbalan past dan dampak kevangan atas perubahan program selama periode tersebut: UI pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruFa) v butir (£) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (Wijyika Perusahaan rnencatat luran yang terutang untuk perlode sesuai SAK v tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesusi dengan butir (£), butir (2), butir (3), butir (8), butir (9), butir (13), butir (14), Gan butir (16) serta butir II. b) Iuran Pasti v Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus mengungkapkan Jumlah yang diakui sebagai beban untuk prograrm iuran pasti, C) Imbelan Kerja Jangka Panjang Lainnya v Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan junvah imbalan kera jangka panjang lainnya, ) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (4) Iuran program dan jumlah pesangan pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 2a) | utang ovtigasi V Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai janis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) penngkat dan nama Perusahaan Pemneringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan, d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahoan: &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, # pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamenatan:
Page 53 OCR 0.824
Page 53 of84 9) kejadian penting lainnya ra lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk 3) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (CL) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, terrnasuk: (2) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, tc) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk (arah): te) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasif, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah), (#) rencana jadwal dan tata cara pembagian danfatau pembayaran imbalan 3tay bagi hasil: (a) jangka waktu, (Ih) tujuan penerbitannya, dan lih persyaratan penting lain: (2) peringkat dan noma Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (8)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: (S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwalismanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik alarm memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk. (rmisalnya restrukturisasi Sukuk dan kendisi default). 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perclehannya, C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
Page 54 OCR 0.857
Page 54 ot 44 d) kejadian penting lain ra lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondi ing (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f persyaratan penting lainnya, 27) | Obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh ternpo serta persyaratannya, dan penalti, CE) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan Sari sudut pandang pemegang obligasi konversij d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: C) peringkat dan nerna Perusahaan Perneringkat Efek: #) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok Obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): 1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defawit): 1h dalam hal Perusahan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya « Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1 | Modal Saham v Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode: (2) Hok, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
Page 55 OCR 0.853
Page 55 of 84 (3) Saham yang dicadangkan penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, €) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemifikan, yaitu: (3) Pemegang saham yang memiliki 58 (Ima perseratus) atau lebih: (2) Narna direktur dan komisaris yang memiliki sahamj dan (3) Pemegang saham lainnya: Gd) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukurn dan Hak Asasi Manusie, persetujuan dan/atau pemberitahuan Manteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Seham (RUPS) (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right (ssue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalarn rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, 8) Dalem hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar Gisebutkan jumleh saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2 Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber ogio saham: C) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekultas: d) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: &) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, M Pengungkapan untuk selisih nitat transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sernentara: (3) Tanggal @ektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijuel atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut,
Page 56 OCR 0.838
Page 860184 (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau diakhkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (2) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan infornasi antara lain: la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (B) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yong harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemikkan tanpa hilangnya Pengendailan yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama sntitos anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Peneungan selisih transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendaliani Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelapasan Investasi pada saat hilangnya Pengendalian, 4 Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: 8) latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, 7 b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, €C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sehagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembal' serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: ah Alasan dan jumlah penyesualan periode yang lalu (jiks ada):
Page 57 OCR 0.860
Page S7 of $4 D) Perubahan saldo laba pada pencde bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkasi dan C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, 8) Waran Yang herus diungkapkan antara lain: 8) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan €) ikatan-ikatan yang terkat dengan penerbitan waran. » Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen peridepatan komereheasit lainnya. 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincan bagian pemegang saham nonpengendali atas Ckultas masing-masing entitas anak yang tidak dapat distribusikan secara langsung stav tidak langsung pada entitas Induk. Laba Rugi Komprehensif 1 Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain | 8) Jumiah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapstan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: 13) Bunga, (8) Royalti dan/atau (5S) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak. ketiga: D) Rincian jumtah dari kelompok produk/jasa utara: C) Nama pihak pembeli dan jumdah nilai penjualan yang melebihi 1036 (sepuluh perseratus) dari pendapatan,
Page 58 OCR 0.827
Page 58 of 44 0” 7-—-—--eterangani ——————”—.y pas nan ya | Keterangan | @) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang bercakup Salam setiap kategori signffikan dari pendapatan (jika ada), yang dlungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: v (8) Jumlah pendapatan kontrak yang diskui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan, dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Kemlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampal tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: fh Dalam hal Perusahaan memilki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v terpisah, antara lain: (L) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya) can (3) Perincian dari kompoden pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto, 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketantuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif,
Page 59 OCR 0.855
Page 59 of 84 b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tanf: C) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif: dan @) Perjanjian lain yang terkait, 3) | Khusus Industri pemblayaan v Ringan jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapatan sewa, 8) | Khusus Industri Rumah Sakit v Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara Iwin- a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu: dan €) Selisih perhitungan klaim, 8) | khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dan kelompok produk/jasa utama antara lain: 8) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: CT) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan £) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi 1 Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: v
Page 60 OCR 0.856
Page 60 of 84 Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah berdasarkan kelampok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setisp jonis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: Y Pendapatan Yang herus diungkapkan antara lain: b) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalar tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas Jalan tol tersebut harus diungkapkan, 9) | Khusus Industri Perbankan x Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada | a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakui, CS) Efek-efeki dan G) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lsin, 10)| Beban Pokok Penjualan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja) dan (5) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Narna pihek penjual dan nilal pembelian yang melebihi 1046 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan €) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Page 61 OCR 0.877
Page 61 of 8d Yang barus diungkapkan antara a) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan, C) Beban pegowal: d) Beban penyusutan sarana medis: @) Beban pemeliharaan sarana: PP Seban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan #ntara lain rinoan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estirnasi klaim rebensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincien dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempa, klaim nilai tunai, dan klaim kematian, Cc) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan kornisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, 13) Khusus Industri Parhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departernentalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan Cc) Rincian Jumlah unsur-unsur beban departemen Isinnya, 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
Page 62 OCR 0.836
Page 62 of 84 8) Beban penjualan, b) Beban distribusi: don C) Beban umum dan administrasi, 15)| Khusus Industri Perbankan v 3) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah beban beban provisi dan kornisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan niai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjok Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan, 17), Pendapatan dan Beban Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain : a) rindan dan jurmah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya, Cc) Untuk Bisya Keuangan, meliputi : li) biaya pinjarman meliputi: ta) Data KeNGAaN yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga , (Bb) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diskui sesuai SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalarn mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: fb) rugi era Oari instrumen keuangan yang diakul pada Milal Wajar melalui laba rugi, dan (g PRE premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
Page 63 OCR 0.863
Page 63 of 84 (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi UU Ventura Bersama yang Gcatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang Gtungkapkan secara terpisah, 18)| Khusus Industri Perbankan v 9) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkaa antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rokapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan ontara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, 19) | Pendapatan Komprehensif Lain v Yang harus diungkapkan antara lain: 3) perubahan dalam surpius revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan kevangan, Gd) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20) | Pajak Penghasilan v Yang harus diungkapkan antara lain : ah komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesualan yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasat dari perbedaan temporer dan pembalikannyaj (9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,
Page 64 OCR 0.852
Page 64 of 84 (5) jumleh manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelurnnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehansif, dikarenakan tidak dapat @perlskukan secara retrospektif: b) agregat patak kini dan pajak tangauhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, C) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: 4) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi entara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan terif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarir pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar pertitungan tarif pajak yang berlaku, &) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: 1) Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan ternporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: 9) jumlah agregat perbedaan bemporar yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang, entitas ssosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas llabilitas pajak tangguhan yang belum diakul: N) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) taba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan (3) leba kena pajak: I) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:
Page 65 OCR 0.867
Page 65 of 44 J) — vernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: Kk) sebap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan Mabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, @pabta jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilites pajak tangguhan yang diakul dalam laporan posisi keuangan, 1) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: IM) Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas diviten kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumurnkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi Untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: N) uralan pemiah perubahan pada jumleh pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabils Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidok diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan Pp) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (H) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) par Saham Dasar dan Dilusian Yong harus diungkapkan antara lain - a) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar Gan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat Giatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut, Rekonsillasi tersebut mencakup dampak Individual dani setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham,
Page 66 OCR 0.858
Page 66 Of 84 b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa Cigunakan sebagai penyebut dalam 4 penghitungan laba per saham dasar don dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengarul iaba per saham, C) Instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antiditutit untuk periode sajian: @) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen barpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi “dimaksud berjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan @) laba per saharn dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. 22) Transaksi Pihak Berelasi Yong harus diungkapkan antara lain: 2) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang Jumlahnya: (4) lebih dari Rp 1.100,00.000,0D (satu tiliar ruplah) untuk transaksi dengan Oorarig atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,54 (nol koma lime perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi name, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta inforrnssi teritang transaksi Yan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalarn laporan kevangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya tertiadap total Aset atsu Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sirat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:
Page 67 OCR 0.845
3 2) Page 67 of 84 (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nela, beban cadangan kerugian panurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan pengungkapan yang disyaratkan sebensimana dimaksud dalam huruf a) dan b) Gilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk, (2) @ntitas dengan pengendalian bersama atau Pengsruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, 16) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya, seluruh kompensasi yang diberikan kepada rnasing-masing anggota atau kelompok Gireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagal karyawan, dan manajemen kuno lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) Imbalan pascakerja: (3) imbalan kerjs jangka panjang lainnya: (3) pesengon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham. Untuk entitas berelasi dengan pemerintah - (1) nama entitas Lerelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jurnlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, Signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 2) Mats uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 68 OCR 0.872
Page 68 of 84 (1) rincian Gan Hatulitas rmoneter dalam mata usng asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumnulasikan Galam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode, 24) Penurunan Nilai Aset Nonkevangan Yang harus diungkapkan antara lain : @) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas: (th peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pernbalikan rugl penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam Isba rugi selama periode tersebut Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilais (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalarnnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodill yang telah diakul rugi penurunan nilainya: (5) jurntah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periede tersebut: dan (6) jurntah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a@) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan Hasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak peda periode berjalan: dan
Page 69 OCR 0.854
Page 60 of84 (3) perkiraan dampak esbmasi pada mendatang. Dalam hal jumian dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (3) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru membsrikan Informasi yang andai dan relevan, (3) jumlah penyesualan untuk perode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (2) setiap pos laparan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian) (4) jurnlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang Hisajiken, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk pericde-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, C) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (aj) bagi setiap pos laporan keuangan) dani (b) laba per saharn dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal perlode sajian paling awal: dan (9) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabils penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26) Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama penode pelaporan, yaitu: (th nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: (2) tanggal akuisisi:
Page 70 OCR 0.845
(4) (5) (6) Itg) (8) (9) (10) tt) (12) Page 70 of 84 tiaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, perlade berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuites berhak suara yang diperoleh, alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperolah Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui, Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wojar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: (ah jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (D) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (c) estirnasi kisaran hasil (tidak didiskonte) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maks pihak pengakussisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan kelornpok utarna piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (2) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan (ch #stimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jurnlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kekomipok utama Aset yang diperoleh dan Liabditas yang diambil alih: setiap Latilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat stsu jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakirpan peristiwa masa depan, dan (ch jumlah estimesi penggantian yang akan diterirna dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal Nabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
Page 71 OCR 0.857
Page TL of 84 'nformasi sebagaimana dimaksud angka 33 huruf b) angka terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitss tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (8) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakulj dan (B) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (19) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: fa) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diokut pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya) dan (b) teknik penilaian dan Input modal utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang akuisisi yang diukur pada Mila Wajar, (15) dalam hal suatu kornbinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: Ca) Nilal Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pshak pengokussisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai basil dari pengukuran kembail Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan labs rugi komprehens#f untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalarn laporan laba rugi komprehensif pada periode pelapcran: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:
Page 72 OCR 0.853
ka) d) Page 72 of 44 (4) dalam hal akuntansi untuk kombinasi bisnis belum selesal untuk Aset, Wabilitas, kepentingan nonpengendali bertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alesan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi ewalnya balum selesai: dan Ic) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampsi dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau Nabslitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesalan: (bj) sevap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik pendaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi: (3) — Nabihtas kontinjensi yang diakui dalarn kombinasi bisnis, jika ada: (3) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakul pada periade pelaporan yang: (la) terkait dengan aset tendentifikasi yang diperoleh atau Nabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (D) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan kevangan Perusahaan hasil penggabungan: pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhari, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu perinde: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
Page 73 OCR 0.853
Page 73 of 84 (3) Jumlah Kos den Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lmnnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27)| Segmen Operasi v Yang harus diungkapkan antara lan : 2) pengungkapan pada level segmen) li) Informasi umum, yang terdiri dari: la) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) Inforrnasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas ssamen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jurnlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada Jevel entitas (4) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, (2) Informasi wilayah geografis ta) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: |, negara domisili Perusahaan: dan | semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dan suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
Page 74 OCR 0.886
Page 74 of 84 terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara Individual, (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: I. negare domisl Perusahaan: dan Ii semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanagan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1095 (sepwluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: la) fakta, (D) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28)| Oporasi yang Dihentikan 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uratan bentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liatxlitas operasi yang dihentikan, dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sasuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan taba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: fa) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajek penghasilan yang berkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalarn pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan #set atau kelompok lepasan yang terkat dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dmentikan: dan
Page 75 OCR 0.844
Page 78 of 84 (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatnbusikan pada pemilik entitas Induk, 29) Instruman Derivatif selain Derivatif Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, Pecat Indung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menertetkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen denvatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan ketompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, kornoditas atau lain-lain, (2). pihak lawan transaksi (counterparties), (3) tanggal jatuh tempo, 14) nilai keseluruhan kontrak den Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (S5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. €C) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai, termasuk inap dl mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung ndai, dissbutkan tujuennya, 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan v Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dangan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metade, dan asumsi signifikan yang digunekan dolam menentukan Nai Wajar aset keuangan dan Ilabilitas keuangan. 31) Dividen v Yang barus diungkapkan antara lain:
Page 76 OCR 0.843
Paye 76 of 84 2) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideki: n dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pernilik pada periode pelaporan: D) jumlah utang diwiden untuk: () periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setalah Periode pelaparan tetapi sebekim tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak @lakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir pencde pelaporan: dan d) jurnlah dividen preteren kumulatif yang tidak diakul, 32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabiltas kantinjensi lainnya secara terpisah, D) jumlah agregat dari kormitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendahan bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bogian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, llabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terksit dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | Perikatan dan Kontinjensi 2, Perikatan v Yang harus diungkapkan antara lain 1. perikatan yang meliputi: &. perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bontuan manajemen dan royalti, dan lisensi, diungkapkan: |. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, UI. periode berlakunya perikatan, ti, dasar penentuan kompensasi dan denda: Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan VW. pembatasan-pembatasan lainnya)
Page 77 OCR 0.820
Page 77 of 4d kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi, diungkapkan: 4 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian 1 periode berlakunya perikatan: IW, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direslisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: &, Pe jaminan stau garansi, diungkapkan: », & d, pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: latar belakang dikeluarkannya jaminan, periode berlakunya jaminan: dan niat jaminan, 3. fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas VC, cerukan bank: dan 4. uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b. Kontingensi Yang harus diungkapkan antara lsin : 1. perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: 8 b, « d. pihak-pihak yang terkait: jumlah yang diperkarakan: latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan Sarmpak keuangan 2. Peraturan Pemerintah yang berdampak torhodap Perusahaan, misalnya masalah Ingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: 3. kemungkinan Kabilitas pajak tambahan: b. jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau buncanya: dan sikap Perusahsan terhodap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):
Page 78 OCR 0.860
Page 78 of 84 4. peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara | 8, karakteristik aset atau Mabilitos kontinfensi, b. estimasi dari dampak keuangannya: C. Indikasi tentang kebdakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: B) Isi perjanjian kerjasarna IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: @) Hok dan Nabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna: 2) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kejosama: dan f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan 3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risika, termasuk, narnun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) Nsiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempa atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: (fa) analisis jatuh ternpo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: den (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risika yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekvitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen kswangan, 36) Khusus Industri Perbankan &) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Page 79 OCR 0.858
b) dj Page 79 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rindan perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporon posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto manurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksirnum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang barus diungkapkan antara lain dasar hukum yang rnelandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank, Aktivitas Fiduclary Yang harus diungkapkan anitara lain uraian masing-masing aktivitas fiducraryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliput: D) Jumlah saldo negatif yang dielkminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah b) sd d) 8 tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan Keterangan tentang tangga! terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 80 OCR 0.853
b) &) d) &) Page 80 of 84 informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan perrnodalannya, termasul (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2)sirat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahsan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3hcaro Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: ringkasan data kuantitatif tantang bagian yang dikelola sebagai modal: setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perkode sebelumnya: pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Li) &) Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. b) Transaksi tersebut antara Isin berups perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalul penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal, 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) rincian jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: 6) penjelasan mengenei setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan Umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang Miberkan, dan metode penyelesaian: CE) jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelompak opsi saham: d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, 2) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan pakng kurang hal-hal sebagai berikut:
Page 81 OCR 0.845
Page 81 of 84 ra opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang begairnana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) Jurnlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instruman ekvitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut Untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham): 9) Sampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya, 41)| Khusus Industri Asuransi: v 8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (L) Analisis Kekayaan (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumiah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syarah: bj Jenis Akad Asuransi Syariah, €) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat, 43) | Informasi Penting Lainnya v Yang barus diungkapkan antara lin sifat, tenis, jumlah dan darnpak dari: a) Kontrak reasuransij b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan @) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, 44)| Khusus Industri Kehutanan : v
Page 82 OCR 0.853
Page 82 of'84 Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu! b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: C) Realisasi keglatan dan biaya yong berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: 8) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanarnan pada periode berjalan dan akumulasinya, dan I) Sehubungan dengan pernbangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jeribatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45)/ Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima infarrnasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan v pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inforrnasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesusikan jumlah yang diakui dalami laporon keuangannya, atau untuk mengakui peristiws yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan, v "aka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: 41) tanggal terjadinya: (2) Sifat peristiwa: dan (3) estimasi stas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait v dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sirat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan
Page 83 OCR 0.840
Page 83 of 84 d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar, 47) Reklasifikasi 8) Dolam hal Perusahaan mengubah penyayan atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hat reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, meka Perusahaan harus mengungkapkan: (4) alasan tidak rnereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direkiasifikasi. 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hat sebagai berikut: a) sfat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pernerintah yang telah diakui, 49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di nsgorp lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus dungkapkan antara lain: (1) — nngkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.
Page 84 OCR 0.857
Page 84 oF84 - Dalam hat Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara iain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 350) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau v keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 27 Maret 2026 aa Ng.Agus Setiawan ta
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP Purwanto Susanti
p.1
unresolved
org
Purwantono
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukurn dan Hak Asasi Manusie
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
unresolved
person
Ng.Agus Setiawan
p.84
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.