Back to announcement
20220602_HITS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31104738_lamp3.pdf
Financial statement Text extracted HITSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 64
Page 1
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT)
Page 2
Page 3
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK TIGA BULAN YANG
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT)
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3
Laporan Laba Rugi komprehensif Konsolidasian 4-5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 - 61
Page 4
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 MARET 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Mar 2022 31 Des 2021
ASET
Aset lancar
Kas dan setara kas 3f,3q,5 22,677,325 19,112,521
Piutang usaha : 3q,7
- Pihak ketiga - setelah dikurangi
cadangan penurunan nilai
sebesar AS$3.608.073;
(2021: AS$3.946.197) 12,844,230 12,108,614
- Pihak berelasi 3d,7 2,470,898 2,959,792
Persediaan 3g,8 4,180,475 3,845,261
Pajak dibayar di muka 29a 2,154,650 729,693
Biaya dibayar di muka 9 1,116,001 627,297
Aset keuangan lancar lainnya 3q,10 3,935,731 3,891,683
Aset lancar lainnya 3q,11 500,945 317,510
Total aset lancar 49,880,255 43,592,371
Aset tidak lancar
Dana yang dibatasi penggunaanya 3f,3r,6 1,168,786 2,492,486
Pinjaman kepada pihak berelasi 3d,38 9,722,000 9,722,000
Piutang kepada pihak yang berelasi 3d,38 2,523,843 2,342,734
Aset tetap - setelah dikurangi
akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai
sebesar AS$233.077.689 3h,3i
(2021: AS$228.073.509) 3j,14 128,646,345 126,095,791
Aset hak guna,neto 3k,15 23,504,637 26,936,690
Beban tangguhan, setelah dikurangi
akumulasi amortisasi
sebesar AS$87.188
(2021: AS$87.188) 809,203 -
Penyertaan saham, setelah dikurangi
penyisihan penurunan nilai
sebesar AS$149.004.251 13 7,269,074 7,269,074
Uang jaminan 3r,16 4,476,190 3,594,715
Aset pajak tangguhan 29d 129,132 102,095
Aset tidak lancar lainnya 17 856,689 1,435,125
Total aset tidak lancar 179,105,899 179,990,710
TOTAL ASET 228,986,154 223,583,081
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
1
Page 5
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 MARET 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Mar 2022 31 Des 2021
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 3q,18 10,796,502 9,160,376
Utang pajak 3n,29b 5,977,121 4,535,193
Utang lain-lain 3q,19 2,361,863 2,918,548
Liabilitas imbalan kerja
Jangka pendek 3p,20 67,373 84,267
Beban yang masih harus dibayar 3q,21 12,409,070 10,651,802
Uang muka dari pihak ketiga 22 1,000,143 673,113
Pendapatan ditangguhkan 3q,23 - 37,906
Utang kepada pihak-pihak berelasi 3d,25 1,851,250 2,896,797
Pinjaman bank jangka pendek 1,863,261 1,892,903
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang :
- Liabilitas sewa 3q,3k,25 9,128,427 7,851,694
- Pinjaman bank jangka panjang 3q,26 11,212,854 11,509,154
Total liabilitas jangka pendek 56,667,864 52,211,753
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas keuangan
jangka panjang lainnya 3q,30 52,770,114 52,770,114
Liabilitas jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun:
- Liabilitas sewa 3q,3k,25 19,967,215 23,982,879
- Pinjaman bank jangka panjang 3q,26 10,371,902 9,605,521
- Pinjaman dari pihak ketiga 28 19,442,397 19,442,397
Liabilitas imbalan kerja
jangka panjang 3p,27 2,128,532 2,040,153
Total liabilitas jangka panjang 104,680,160 107,841,064
TOTAL LIABILITAS 161,348,024 160,052,817
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2
Page 6
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 MARET 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Mar 2022 31 Des 2021
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham - nilai nominal
Rp50 (angka penuh) per saham
Modal dasar - 18.644.734.616 saham
Modal ditempatkan dan disetor
penuh - 7.101.084.801 saham 33 95,964,635 95,964,635
Tambahan modal disetor 34 (29,968,401) (29,968,401)
Selisih nilai transaksi dengan
pihak non-pengendali 7,839,866 7,839,866
Pendapatan komprehensif lainnya 3e,3q,37 (41,711,890) (42,021,451)
Saham treasuri 3u,33a (8,959,424) (8,959,424)
Saldo laba/(akumulasi rugi)
sebesar AS$95.470.428
telah dieliminasi melalui
kuasi reorganisasi
per 31 Desember 2015 :
- Ditentukan penggunaannya 33d 80,000 80,000
- Belum ditentukan penggunaannya 33d 21,949,905 18,591,325
Total ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 45,194,691 41,526,550
Kepentingan non-pengendali 3b,31 22,443,439 22,003,714
TOTAL EKUITAS 67,638,130 63,530,264
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 228,986,154 223,583,081
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
3
Page 7
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Mar 2022 31 Mar 2021
Pendapatan Usaha 3d,3o,40 25,739,343 17,885,575
Beban Pokok Usaha 3o,42 16,988,361 16,162,687
Laba/(Rugi) Bruto 8,750,982 1,722,888
Beban Usaha :
Penjualan 43 (123,793) (147,931)
Umum dan administrasi 43 (2,656,489) (2,059,675)
Pendapatan operasi lainnya 44 101,153 576,116
Beban operasi lainnya 45 (942,168) (57,755)
Total Beban Usaha (3,621,297) (1,689,245)
Laba/(Rugi) Usaha 5,129,685 33,643
Pendapatan keuangan 46 28,873 391,680
Biaya keuangan 46 (704,221) (809,478)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Final dan
Pajak Penghasilan 4,454,337 (384,155)
Beban Pajak Final 29c (299,677) (208,655)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 4,154,660 (592,810)
Beban Pajak Penghasilan, neto 3n,29c (180,441) (46,600)
Laba Periode Berjalan 3,974,219 (639,410)
(Rugi)/Pendapatan Komprehensif
lain tahun berjalan,
setelah pajak:
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan 3e, 37 309,561 (87,944)
Total Laba Komprehensif
Tahun Berjalan 4,283,780 (727,354)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
4
Page 8
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Mar 2022 31 Mar 2021
Laba yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 3,358,580 (730,979)
Kepentingan non-pengendali 3b,31 615,639 91,569
3,974,219 (639,410)
Total Laba Komprehensif
yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 3,668,141 (818,923)
Kepentingan non-pengendali 3b,31 615,639 91,569
4,283,780 (727,354)
Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk (dinyatakan dalam nilai
penuh AS Dolar per saham) 3t,32 0.00049 (0.00011)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
5
Page 9
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Saldo laba
Pendapatan
Ditentukan Belum ditentukan
Selisih transaksi dengan komprehensif Saham yang diperoleh Kepentingan non-
penggunaannya penggunaannya
Modal Saham Tambahan modal disetor pihak Non-pengendali lainnya kembali pengendali Total ekuitas
Saldo 1 Januari 2021 95,964,635 (29,968,401) (128,803) (37,729,066) (8,959,424) 80,000 32,561,400 16,189,772 68,010,113
Laba tahun berjalan - - - - - - (730,979) 91,569 (639,410)
Rugi komprehensif lainnya - - - (87,944) - - - - (87,944)
6
Lainnya - - - - - - - (38,303) (38,303)
Saldo 31 Maret 2021 95,964,635 (29,968,401) (128,803) (37,817,010) (8,959,424) 80,000 31,830,421 16,243,038 67,244,456
Saldo 1 Januari 2022 95,964,635 (29,968,401) 7,839,866 (42,021,451) (8,959,424) 80,000 18,591,325 22,003,714 63,530,264
Laba tahun berjalan - - - - - - 3,358,580 615,639 3,974,219
Rugi komprehensif lainnya - - - 309,561 - - - - 309,561
Lainnya - - - - - - - (175,914) (175,914)
Saldo 31 Maret 2022 95,964,635 (29,968,401) 7,839,866 (41,711,890) (8,959,424) 80,000 21,949,905 22,443,439 67,638,130
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Page 10
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Arus kas dari aktivitas operasi:
Penerimaan kas dari pelanggan 25,343,690 17,934,300
Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan (17,496,849) (16,941,682)
Pembayaran bunga (704,222) (809,479)
Pembayaran pajak penghasilan dan pajak lainnya (483,255) (258,450)
Arus kas neto yang (digunakan untuk)/diperoleh
dari aktivitas operasi 6,659,364 (75,311)
Arus kas dari aktivitas investasi:
Penerimaan dari penjualan aset tetap - -
Pinjaman kepada pihak berelasi - (54,103)
Perolehan aset tetap (3,450,000) -
Uang muka pengedokan - (2,887,556)
Penerimaan pendapatan bunga 57,745 417,153
Arus kas neto yang (digunakan untuk)/diperoleh
dari aktivitas investasi (3,392,255) (2,524,506)
Arus kas dari aktivitas pendanaan:
Pinjaman bank jangka panjang:
Penerimaan 3,225,835 102,937
Pembayaran (1,987,627) (4,865,579)
Kenaikan/(penurunan) dana yang dibatasi penggunaannya 1,323,700 116,500
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan (2,064,297) (2,550,107)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (17,474) (9,763)
Arus kas neto yang (digunakan untuk)/diperoleh
dari aktivitas pendanaan 480,137 (7,206,012)
Pengaruh perubahan kurs neto
dari kas dan setara kas (182,442) (47,786)
Kenaikan/(penurunan) neto kas dan
setara kas 3,564,804 (9,853,615)
Kas dan setara kas pada awal periode 19,112,521 21,928,303
Kas dan setara kas pada akhir periode 22,677,325 12,074,688
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
7
Page 11
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
Anggaran Dasar PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (“perseroan”) telah diubah beberapa kali dengan
perubahan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris Firdhonal, S.H., No. 13 tanggal 27 Mei 2015,
sehubungan dengan penyesuaian atas beberapa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Perubahan ini telah
diketahui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
AH.01.03.0945597 tanggal 24 Juni 2015.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan perseroan meliputi bidang
transportasi laut dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan transportasi laut. perseroan telah
memperoleh Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) dari Direktorat Jenderal Perhubungan
Laut Departemen Perhubungan No. BXXV-155/AL.58 tanggal 23 Januari 1993, yang telah diperbaharui
dengan SIUPAL No. BXXV-70/AL.58 tanggal 12 Juli 2018. Perseroan memulai operasi komersialnya sejak
tanggal 1 Januari 1993.
Perseroan berdomisili di Jakarta.
Kegiatan Perseroan dan entitas anaknya (secara kolektifi disebut sebagai “Grup”) terutama mencakup
pengiriman gas alam cair (“LNG”), minyak mentah, bahan bakar minyak, bahan kimia, peti kemas, batu bara
serta kargo laut lainnya. Grup juga menyediakan anak buah kapal, jasa manajemen kepada pemilik-pemilik
kapal, jasa keruk, dan jasa penyimpanan regasifikasi terapung.
Perseroan adalah entitas induk dari Grup.
b. Penawaran Umum Efek perseroan dan Aksi Korporasi Kegiatan perseroan lainnya
Ringkasan aksi korporasi perseroan yang mempengaruhi efek yang diterbitkan perseroan sejak tanggal
penawaran umum perdana sampai dengan tanggal 31 Maret 2022 adalah sebagai berikut:
Kegiatan perseroan Jumlah Saham Tanggal
Penawaran umum perdana pencatatan 74,000,000 24 November 1997
sebagian saham perseroan
Pencatatan saham perseroan 376,000,000 15 Desember 1997
di Bursa Efek Jakarta
Perubahan nilai nominal saham dari Rp500
menjadi Rp100 per saham (stock split) 1,800,000,000 19 Desember 2005
Perubahan nilai nominal saham dari Rp100
menjadi Rp50 per saham (stock split) 2,250,000,000 13 Sepember 2007
Pembagian dividen saham 161,183,654 30 Desember 2008
Penerbitan saham baru tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu ("HMETD") 108,349,056 27 Desember 2013
Penerbitan saham baru tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu ("HMETD") 2,331,552,091 15 Desember 2014
Total 7,101,084,801 *
* Total ini termasuk 263.494.375 saham yang dibeli kembali.
8
Page 12
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan
Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, susunan Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai
berikut:
31 Maret 2022
Komisaris Utama Abdul Rachim Sofyan
Komisaris Tonny Aulia Achmad
Direktur Utama Kemal Imam Santoso
Direktur Dedi Hudayana
31 Desember 2021
Komisaris Utama Abdul Rachim Sofyan
Komisaris Tonny Aulia Achmad
Direktur Utama Kemal Imam Santoso
Direktur Dedi Hudayana
Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, susunan Komite Audit Perseroan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2022
Ketua Tonny Aulia Achmad
Anggota HM Roy Sembel
Anggota Mirawati Sudjono
31 Desember 2021
Ketua Tonny Aulia Achmad
Anggota HM Roy Sembel
Anggota Tammy Meidharma Sumarna
Susunan Komite Audit Perseroan pada tanggal 21 Maret 2022 berdasarkan Surat Keputusan Dewan
Komisaris No. 005/SK/DEKOM-HIT/III/2022 tanggal 15 Juli 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2018, Sekretaris Perseroan adalah Okty Saptarini Minanti berdasarkan Surat
Keputusan Direksi tanggal 1 November 2018.
Berdasarkan Keputusan Direksi Perseroan tanggal 1 Desember 2017, Direksi memutuskan pengangkatan
Kastam Priyatna sebagai Kepala Departemen Audit Internal. Pada tanggal 2 Februari 2022, Dani Ardiansyah
menggantikan Kastam Priyanta sebagai Kepala Departemen Audit Internal.
Pada tanggal 31 Maret 2022, Perseroan mempekerjakan 232 karyawan dan 1.851 awak kapal (734 milik
Perseroan dan 885 milik pihak ketiga yang dikelola Perseroan) (2021, Perseroan mempekerjakan 223
karyawan dan 1.596 awak kapal) (tidak diaudit).
Manajemen kunci meliputi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
d. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Perseroan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah diselesaikan dan
diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perseroan pada tanggal 30 Mei 2022.
2. PENYERTAAN PADA ENTITAS ANAK DAN ENTITAS ASOSIASI
Perincian dari penyertaan dan kepemilikan perseroan pada entitas anak adalah sebagai berikut:
Mulai
Entitas anak, Beroperasi Persentase Kepemilikan Total Aset
Domisili, Secara Efektif Sebelum Eliminasi
dan Kegiatan Usaha Komersial 31 Mar 2022 31 Des 2021 31 Mar 2022 31 Des 2021
Pemilikan langsung
PT Humpuss Transportasi Kimia (“HTK”)
Indonesia
Jasa sewa kapal 2004 100% 100% AS$85.316.170 AS$81.633.671
PT MISI Hutama Internasional ("MISI") 2016 100% 100% AS$18.250.606 AS$18.242.226
Indonesia
Jasa manajemen awak kapal
9
Page 13
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
2. PENYERTAAN PADA ENTITAS ANAK DAN ENTITAS ASOSIASI (LANJUTAN)
Perincian dari penyertaan dan kepemilikan perseroan pada entitas anak adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Mulai
Entitas anak, Beroperasi Persentase Kepemilikan Total Aset
Domisili, Secara Efektif Sebelum Eliminasi
dan Kegiatan Usaha Komersial 31 Mar 2022 31 Des 2021 31 Mar 2022 31 Des 2021
Pemilikan tidak langsung melalui HTK
PT Baraka Alam Sari (“BAS”)
Indonesia
Jasa sewa kapal 2012 99% 99% AS$29.927.311 AS$29.553.346
PT Hateka Trans Internasional ("HTI2")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2013 99% 99% AS$82.183.001 AS$82.182.655
PT PCS Internasional ("PCSI")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2013 99% 99% AS$9.458.913 AS$9.467.546
PT OTS Internasional ("OTSI")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2013 99% 99% AS$24.935.013 AS$27.441.048
PT GTS Internasional ("GTSI")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2013 85% 85% AS$67.220.260 AS$68.182.243
PT Hutama Trans Kencana ("HTK2")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2013 99% 99% AS$45.426.283 AS$44.536.414
PT Bhaskara Inti Samudera ("BIS")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2016 43% 43% AS$29.485.072 AS$28.014.815
PT Hikmah Sarana Bahari ("HSB")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2015 81% 81% AS$40.287.863 AS$38.009.122
PT Humolco LNG Indonesia ("HLI")
Indonesia
Jasa manajemen kapal 2016 85% 85% AS$2.426.261 AS$1.924.933
PT Hutama Trans Kontinental ("HTK3")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2016 100% 100% AS$13.542.914 AS$10.326.086
PT Hummingbird Trans Ocean ("HTO")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2017 100% 100% AS$953.746 AS$957.557
PT Permata Khatulistiwa Regas ("PKR")
Indonesia
Jasa perdagangan bahan bakar 2018 85% 85% AS$19.502.756 AS$18.630.052
PT Anoa Regas ("Anoa")
Indonesia
Jasa manajemen 2020 85% 85% AS$8.167.474 AS$8.744.514
PT Sulawesi Regas Satu ("SRGS")
Indonesia
Jasa dan industri lepas pantai 2020 85% 85% AS$28.909.644 AS$ 31.459.764
Pemilikan tidak langsung melalui MISI
PT MCS Internasitonal ("MCSI")
Indonesia
Jasa manajemen awak kapal 2016 100% 100% AS$1.691.409 AS$2.031.395
PT ETSI Hutama Maritim ("ETSI")
Indonesia
Jasa pelatihan awak kapal 2016 100% 100% AS$190.312 AS$137.920
PT LIS Internasional ("LISI")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2016 100% 100% AS$7.269.705 AS$5.955.552
10
Page 14
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
2. PENYERTAAN PADA ENTITAS ANAK DAN ENTITAS ASOSIASI (LANJUTAN)
Perincian dari penyertaan dan kepemilikan perseroan pada entitas anak adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Mulai
Entitas anak, Beroperasi Persentase Kepemilikan Total Aset
Domisili, Secara Efektif
dan Kegiatan Usaha Komersial 31 Mar 2022 31 Des 2021 31 Mar 2022 31 Des 2021
PT Humpuss Transportasi Curah ("HTC")
Indonesia
Jasa sewa kapal 2004 100% 100% AS$19.791.882 AS$19.714.015
PT Energi Maritim Indonesia (“EMI”)
Indonesia
Jasa transportasi air 2015 100% 100% AS$1.316.140 AS$1.316.140
PT CTS Internasional (“CTSI”)
Indonesia
Jasa transportasi air 2012 100% 100% AS$17.520 AS$17.520
Transaksi Penawaran Umum Efek pada Entitas Anak:
Berdasarkan Akta Notaris No. 105 tertanggal 14 Juni 2021, para pemegang saham GTSI memutuskan dan
menyetujui perubahan status GTSI dari Perusahaan Tertutup menjadi Perusahaan Terbuka dan perubahan nama
GTSI menjadi PT GTS Internasional Tbk.
Pada tanggal 31 Agustus 2021, GTSI mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
dengan suratnya No. S-163/D.04/2021 untuk melakukan penawaran umum perdana (“IPO”) sebanyak
15.819.142.767 saham biasa dengan nominal saham sebesar Rp50 per saham dengan harga penawaran saham
sebesar Rp100 per saham. Pada tanggal 7 September 2021, saham GTSI telah dicatat pada Bursa Efek
Indonesia (“BEI”) berdasarkan Surat No. S-06410/BEI.PP2/09-2021 perihal Persetujuan Pencatatan Efek
tertanggal 6 September 2021. GTSI memperoleh dana IPO sebesar AS$15.662.243 (setelah dikurangi biaya
penerbitan saham), sehingga kepemilkan saham Perusahaan pada GTSI berubah dari 99% menjadi 85%.
Sehingga Grup masih mempunyai kendali atas GTSI.
Atas transaksi ini Perusahaan mencatatkan selisih transaksi kepemilikan non-pengendali sebesar:
Hasil dari IPO 15,2% kepemilkan saham 15,662,242
Aset bersih yang diatribusikan kepada
kepentingan non-pengendali (7,693,573)
Kenaikan ekuitas dari selisih transaksi
kepemilikan non-pengendali 7,968,669
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian interm telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia ("SAK"), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK") yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
("DSAK"), serta Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan ("BAPEPAM-LK) No.
VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat
di dalam peraturan dan pedoman penyajian dan pegungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK.
Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan
lain.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep
akrual dengan menggunakan konsep harga historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas atas dasar kegiatan operasi, investasi dan pendanaan.
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Dolar Amerika Serikat ("Dolar AS"/"AS$"), yang merupakan
mata uang fungsional dan penyajian Grup.
Periode pelaporan keuangan Perseroan adalah 1 Januari - 31 Desember.
11
Page 15
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
b. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Maret 2022 dan tiga bulan
yang berakhir pada tanggal tersebut.
Entitas anak merupakan entitas dimana Perseroan terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan entitas tersebut dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
melalui kekuasaannya atas entitas tersebut.
Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki hal berikut ini:
- Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberi kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas
relevan investee ).
- Eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya dengan investee, dan
- Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil
investor
Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas atau hak yang sama dari investee, Grup dapat
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah kekuasaan atas investee,
termasuk:
- Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain
- Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; dan
- Hak suara dan hak suara potensila Perseroan
Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak
dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan berhenti ketika Grup kehilangan
pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau
dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham
entitas induk Grup dan pada kepentingan non pengendali ("KNP"), walaupun hasil di kepentingan non
pengendali mempunyai saldo defisit. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas
anak agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Semua aset dan liabilitas,
ekuitas, penghasilan, beban,dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup akan dieliminasi
secara penuh dalam proses konsolidasi.
Semua saldo dan transaksi antar anggota Grup yang material, termasuk keuntungan atau kerugian yang
belum direalisasi, jika ada, dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil operasi Grup sebagai
satu kesatuan usaha.
Entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Grup memperoleh pengendalian,
sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian.
Kepentingan Non Pengendali (“KNP”) mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas
anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada entitas induk yang masing-
masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk.
Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada Kepentingan Non Pengendali (“KNP”)
bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup:
· menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
· menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
· menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
· mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
· mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
· mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi;
dan
12
Page 16
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
b. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup:
· mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai pendapatan komprehensif
ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba, sebagaimana mestinya.
c. Kombinasi Bisnis
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur
pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan jumlah setiap
KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada
entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar maupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang
teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan
disertakan dalam beban-beban administrasi.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup menentukan dan mengklasifikasikan aset keuangan yang
diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
Setiap Imbalan kontijensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi.
Imbalan kontijensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya
adalah diperhitungkan dalam ekuitas.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai
wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak
diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah
imbalan yang dialihan, kepentingan non pengendali yang diakui, dan kepentingan yang sebelumnya dimiliki
pengakuisisi lebih rendah dari nilai wajar aset bersih entitas anak yang diakuisisi dalam kasus pembelian
diskon, selisihnya diakui dalam laporan laba rugi.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur berdasarkan harga perolehan yang merupakan selisih lebih
nilai agregat imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas jumlah aset teridentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi,
selisih tersebut diakui di dalam laporan laba rugi konsolidasian.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari perseroan yang diharapkan akan bermanfaat dari
sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi dialokasikan
kepada UPK tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dilepas, maka
goodwill yang terkait dengan operasi yang dilepas tersebut dimasukkan ke dalam jumlah tercatat operasi
tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepas tersebut diukur
berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
d. Transaksi dengan pihak berelasi
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang diatur
dalam PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.
Transaksi restrukturisasi dengan entitas sepengendali, termasuk pembelian atau penjualan aset, liabilitas,
saham dan instrumen ekuitas lainnya dibukukan sesuai dengan PSAK No. 38, "Kombinasi bisnis entitas
sepengendali". Selisih antara harga pengalihan dengan nilai buku dari transaksi restrukturisasi antara entitas
sepengendali dicatat sebagai "tambahan modal disetor", yang merupakan bagian dari ekuitas.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan atas
laporan keuangan konsolidasian yang relevan.
13
Page 17
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
e. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada
akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing Grup dijabarkan ke Dolar AS
dengan menggunakan kurs tengah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan
terakhir untuk tahun yang bersangkutan.
Laba atau rugi nilai tukar yang diakibatkan oleh penjabaran tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian berjalan. Perbedaan nilai tukar yang timbul atas aset atau
liabilitas moneter intraGrup, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang tidak dapat dieliminasi satu
sama lainnya, diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.
Nilai tukar yang digunakan adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
AS$1/Rupiah 14,349.01 14,269.01
AS$1/EUR 0.90 0.88
AS$1/SG$ 1.35 1.35
AS$1/JP¥1 121.66 115.18
f. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan atau
kurang dari tanggal penempatannya dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.
Deposito berjangka dengan jangka waktu lebih dari 3 (tiga) bulan tapi tidak melebihi 1 (satu) tahun dari tanggal
penempatannya disajikan sebagai bagian dari “aset keuangan lancar lainnya”.
Kas yang dibatasi penggunaannya disajikan secara terpisah dari kas dan setara kas. Apabila akan
digunakan untuk membayar kewajiban yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 (satu) tahun disajikan sebagai
bagian dari aset lancar dan apabila akan digunakan untuk membayar kewajiban yang akan jatuh tempo dalam
waktu lebih dari 1 (satu) tahun disajikan sebagai bagian dari aset tidak lancar.
g. Persediaan
Persediaan dinyatakan menurut nilai yang terendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya
perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang dan mencakup harga pembelian dan
biaya lainnya yang timbul hingga persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap untuk dipakai.
Persediaan dinilai berdasarkan biaya perolehan. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode
rata-rata tertimbang dan mencakup harga pembelian dan biaya lainnya yang timbul hingga persediaan berada
dalam kondisi dan tempat yang siap untuk dipakai.
Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi persediaan pada
akhir periode pelaporan.
h. Aset tetap dan penyusutan
Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya
tambahan yang dapat di atribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan
supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen.
Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut
terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya
inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika
memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian ketika terjadi.
14
Page 18
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
h. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan)
Kapal milik Grup mengalami pengedokan setiap dua hingga dua setengah tahun dan biaya pengedokan
tersebut dikapitalisasi sepanjang pengeluarannya dapat menunjukkan peningkatan manfaat ekonomis
mendatang kapal. Kapitalisasi biaya tersebut dicatat sebagai penambahan ke harga perolehan kapal untuk
kapal yang dimiliki sendiri dan kapal yang diperoleh melalui sewa pembiayaan, atau dicatat sebagai biaya
ditangguhkan untuk kapal yang disewa melalui sewa operasi, dan disusutkan selama periode hingga jadwal
pengedokan berikutnya. Total biaya pengedokan terdahulu yang tersisa, jika ada, dihentikan pengakuannya,
dan dibebankan ke laporan laba rugi komprehensif konsolidasian periode berjalan.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama estimasi umur manfaat aset tetap
sebagai berikut:
Tahun
Kapal, kapal tunda dan tongkang 10 - 40
Bangunan 20
Perabotan dan peralatan kantor 4 - 10
Kendaraan 4-5
Peti kemas 10
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah bersih hasil pelepasan dengan
jumlah tercatat aset) diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian pada periode aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah, dan
disesuaikan secara prospektif, jika relevan. Berdasarkan hasil penelaahan manajemen perseroan atas nilai
residu, umur manfaat dan metode penyusutan aset, tidak terdapat perubahan atas estimasi nilai residu, umur
manfaat dan metode penyusutan aset tetap pada tanggal 31 Maret 2022.
Uang muka pengedokan kapal merupakan pembayaran ke galangan kapal sehubungan dengan pengedokan
kapal yang belum selesai pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Aset tetap yang tidak digunakan lagi dan ditujukan untuk dijual dihentikan penyusutannya dan diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual. Aset yang dimiliki untuk dijual diukur berdasarkan nilai yang lebih
rendah antara nilai buku atau nilai wajar.
i. Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perseroan atas nilai wajar aset neto
entitas anak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi. Goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun dan dicatat
sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi kerugian penurunan nilai. Kerugian penurunan nilai atas
goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan dan kerugian pelepasan entitas mencakup jumah goodwil yang
terkait dengan entitas yang dijual.
Goodwill dialokasikan pada unit penghasil kas dalam rangka menguji penurunan nilai. Alokasi dibuat untuk
unit penghasil kas yang diharapkan mendapat manfaat dari kombinasi bisnis dimana goodwill tersebut timbul.
j. Biaya pinjaman
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi, atau pembuatan aset
kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Kapitalisasi biaya pinjaman
dihentikan ketika aset kualifikasian telah selesai dan siap digunakan.
k. Sewa
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai
imbalan untuk imbalan.
Grup sebagai penyewa
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai
imbalan untuk imbalan.
15
Page 19
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
k. Sewa (lanjutan)
i) Aset hak pakai
Grup mengakui aset hak pakai pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset yang mendasari tersedia
untuk digunakan). Aset hak pakai diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset
hak pakai mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang timbul, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang
diterima. Aset hak pakai disusutkan dengan metode garis lurus selama periode sewa yang lebih pendek
dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:
Tahun/Years
Kapal 2
Bangunan 10
Kendaraan 4-5
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa
Aset hak pakai juga mengalami penurunan nilai. Lihat kebijakan akuntansi pada bagian Penurunan nilai
aset non-keuangan
ii) Kewajiban sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran
sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap
(termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa
variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar di bawah
Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan
dilaksanakan oleh Grup dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika masa sewa mencerminkan
Grup melaksanakan opsi untuk mengakhiri. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada
indeks atau tarif diakui sebagai beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan persediaan) pada periode di
mana peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya pembayaran.
Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga pinjaman tambahan pada
tanggal dimulainya sewa karena tingkat bunga implisit dalam sewa tidak dapat segera ditentukan. Setelah
tanggal dimulainya, jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan penambahan bunga dan
dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali
jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, perubahan
pembayaran masa depan akibat perubahan indeks atau kurs yang digunakan untuk pembayaran sewa)
atau perubahan penilaian opsi untuk membeli aset yang mendasarinya.
iii) Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah
Grup menerapkan pembebasan pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa mesin dan peralatan jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal mulai dan
tidak mengandung opsi pembelian). Hal ini juga berlaku untuk sewa pembebasan pengakuan aset bernilai
rendah untuk sewa peralatan kantor yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka
pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama masa
Berdasarkan PSAK 73, lessor tetap mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau sewa
operasi dan memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut secara berbeda. Sewa dimana Grup
mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, jika tidak maka akan diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal awal dan dinilai kembali hanya jika ada modifikasi sewa.
16
Page 20
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
k. Sewa (lanjutan)
iii) Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah (lanjutan)
Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat dengan dasar garis lurus selama masa sewa dan
dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya. Biaya langsung awal
yang dikeluarkan untuk menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari
aset sewaan dan diakui selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa
kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.
Jika suatu perjanjian mengandung komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan PSAK 72:
Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan untuk mengalokasikan pertimbangan dalam kontrak.
Semua sub-sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi dengan pembayaran sewa
diakui sebagai pendapatan. Berdasarkan PSAK 73, lessor perantara bertanggung jawab atas sewa utama
dan menyewakan sebagai dua kontrak terpisah. Lessor perantara diharuskan untuk mengklasifikasikan
sub- sewa sebagai sewa pembiayaan atau operasi dengan mengacu pada aset hak pakai yang timbul dari
sewa kepala (dan bukan dengan mengacu pada aset yang mendasarinya).
l. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian tahunan penurunan nilai aset (yaitu, aset tidak
berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset tidak berwujud yang belum dapat digunakan, atau
goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal
jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus
kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih
besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset
diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang dilanjutkan diakui
pada laba rugi konsolidasian sebagai “rugi penurunan nilai”.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai waktu
dari uang dan risiko spesifik dari aset. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika
tersedia. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang dilanjutkan, jika ada, diakui pada laba rugi konsolidasian
sesuai dengan kategori beban yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin
telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
terdapat perubahan asumsi- asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak
rugi penurunan nilai terakhir diakui.
Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga
jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat - neto setelah penyusutan,
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut,
penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang
direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
17
Page 21
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
l. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)
Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap akhir periode pelaporan dan ketika keadaan yang mengindikasikan
bahwa nilai tercatat mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai goodwill ditetapkan dengan menentukan
jumlah tercatat tiap UPK (atau kelompok UPK) dimana goodwill terkait. Jika jumlah terpulihkan dari UPK
kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Kerugian penurunan nilai yang berhubungan
dengan goodwill tidak dapat dibalik pada periode berikutnya.
m. Pendapatan ditangguhkan
Pendapatan untuk periode buku mendatang dicatat sebagai pendapatan ditangguhkan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian periode berjalan dan diamortisasi ketika pendapatan telah layak untuk diakui dan
dapat direalisasi.
n. Perpajakan
Grup menerapkan PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan”. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur
oleh PSAK No. 46. Oleh karena itu, beban pajak atas pendapatan yang dikenakan pajak final dipisahkan
menjadi pos tersendiri dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Pajak Final
Penghasilan Grup atas pendapatan dari jasa perkapalan domestik dan jasa keruk yang diberikan kepada
perusahaan Indonesia dikenakan pajak final dengan tarif 1,20% dan 3% sesuai dengan Undang-undang
Perpajakan di Indonesia.
Mengacu pada revisi PSAK No. 46 yang disebutkan di atas, pajak final tersebut tidak termasuk dalam lingkup
yang diatur dalam oleh PSAK No. 46. Oleh karena itu, Grup memutuskan untuk menyajikan beban pajak final
sehubungan dengan jasa perkapalan sebagai pos tersendiri.
Untuk pendapatan selain dari jasa perkapalan, beban pajak kini ditentukan berdasarkan taksiran laba kena
pajak dalam tahun yang berjalan. Penghasilan kena pajak berbeda dengan laba yang dilaporkan dalam
laporan laba rugi komprehensif karena penghasilan kena pajak tidak termasuk item-item pendapatan atau
beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan di tahun-tahun lainnya dan tidak termasuk item-item yang tidak
pernah dikenakan pajak atau dikurangkan. Pajak penghasilan badan kini yang terutang dihitung dengan
menggunakan tarif pajak berdasarkan peraturan perpajakan yang telah ditetapkan atau secara substansial
ditetapkan pada akhir periode pelaporan.
Pajak Kini
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari
atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak berjalan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang
berlaku.
Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini” dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Perseroan dan entitas anaknya juga
menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini”.
Koreksi terhadap kewajiban perpajakan dicatat pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, jika Grup
mengajukan banding, apabila: (1) pada saat hasil dari banding tersebut ditetapkan, kecuali bila terdapat
ketidakpastian yang signifikan atas hasil banding tersebut, maka koreksi berdasarkan surat ketetapan pajak
terhadap kewajiban perpajakan tersebut dicatat pada saat pengajuan banding dibuat, atau (2) pada saat
dimana berdasarkan pengetahuan dari perkembangan atas kasus lain yang serupa dengan kasus yang
sedang dalam proses banding, berdasarkan ketentuan dari Pengadilan Pajak atau Mahkamah Agung, dimana
hasil yang diharapkan dari proses banding secara signifikan tidak pasti, maka pada saat tersebut perubahan
kewajiban perpajakan berdasarkan ketetapan pajak diakui.
18
Page 22
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
n. Perpajakan (lanjutan)
Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum
dikompensasi, sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia untuk dimanfaatkan
dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi.
Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan ketika
tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang memungkinkan semua atau
sebagian dari aset pajak tangguhan terdapat untuk direalisasi.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat aset
direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah
secara substantif telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan
penyisihan untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai “Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan, Tangguhan” dan
termasuk dalam laba atau rugi neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Grup menyajikan penyesuaian pajak penghasilan dari tahun-tahun sebelumnya, jika ada, sebagai bagian dari
"Pajak Kini (Beban)/Manfaat" dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling menghapuskan jika secara legal dapat saling menghapuskan
antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan aset pajak tangguhan terhadap liabilitas pajak
tangguhan atau kelompok usaha bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas lancar berdasarkan
o. Pengakuan pendapatan dan beban
Perseroan menerapkan PSAK No. 72, "Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan", yang mensyaratkan
pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan
nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan di kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
sendiri realtif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharpkan
ditambah margin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau
jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut)
Pendapatan dari jasa sewa kapal, jasa keruk, dan jasa pengelolaan kapal diakui pada saat penyerahaan jasa
kepada pelanggan. Jika pendapataan dari sewa kapal berbasis waktu (Vessel time charter)mencakup lebih
dari satu periode akuntansi maka pengakuan pendapatan diakui secara proposional sesuai dengan periode
yang dicakup.
Pendapatan dalam hubungan keagenan dicatat sebesar jumlah tagihan bruto kepada pelanggan ketika Grup
bertindak sebagai prinsipal dalam penjualan barang dan jasa. Pendapatan dicatat sebesar jumlah bersih yang
diperoleh (jumlah yang dibayarkan pelanggan dikurangi jumlah yang dibayarkan kepada pemasok) ketika
secara substansi, Grup bertindak sebagai agen dan memperoleh komisi dari pemasok atas penjualan barang
dan jasa.
Beban diakui pada saat terjadinya.
19
Page 23
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
p. Liabilitas imbalan kerja
Grup menerapkan PSAK No. 24, “Imbalan Kerja” dimana semua keuntungan dan kerugian aktuaria telah
diakui segera dalam penghasilan komprehensif lain (other comprehensive income method).
Program pensiun didanai dari iuran karyawan dan pemberi kerja masing-masing sebesar 3% dan 6% dari gaji
bulanan karyawan. Sedangkan iuran dana pensiun untuk Direksi perseroan sebesar 9% dari gaji bulanan,
yang seluruhnya ditanggung oleh Direksi dan tidak ada kontribusi Grup.
Grup mencatat liabilitas imbalan kerja karyawan jangka panjang untuk memenuhi dan menutup imbalan
minimum yang harus dibayar kepada karyawan sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan No. 13/2003
("undang-undang tenaga kerja"). Liabilitas tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuaria
dengan metode "Projected Unit Credit".
Grup tertentu mengakui laba atau rugi dari kurtailmen pada saat kurtailmen terjadi, yaitu apabila terdapat
komitmen untuk melakukan pengurngan material terhadap jumlah karyawan yang ditanggung oleh suatu
program atau apabila terdapat perubahan terhadap ketentuan-ketentuan pada suatu program imbalan pasti,
dimana bagian yang material untuk jasa yang diberikan oleh karyawan pada masa depan tidak lagi
memberikan suatu imbalan, atau memberikan imbalan yang lebih rendah. Laba atau rugi penyelesaian diakui
apabila terdapat transaksi yang menghapuskan semua kewajiban hukum atau konstruktif atas seluruh imbalan
dalam program manfaat pasti.
Keutungan atau kerugian kurtailmen terdiri dari perubahan yang terjadi dalam nilai kini dari liabilitas dan
keuntungan atau kerugian aktuaria dan biaya jasa lalu yang belum diakui sebelumnya.
Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas
jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan.
q. Instrumen keuangan
Sesudah 1 Januari 2020
Grup mengkalsifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen
keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada suatu entitas dan liabilitas keuangan
atau instrumen ekuitas pada entitas lain. Perseroan mengadopsi PSAK 71 pada 1 Januari 2020.
Aset Keuangan
Pengakuan dan pengukuran awal aset keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar melalui OCI (“FVTOCI”), dan nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset
keuangan dan model bisnis Grup untuk mengelolanya. Dengan pengecualian piutang dagang yang tidak
mengandung komponen pembiayaan signifikan atau yang Grup telah menerapkan kebijakan praktis, Grup
awalnya mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah, dalam hal aset keuangan tidak pada FVTPL,
transaksi biaya.
Derivatif yang melekat pada kontrak hybrid, dengan aset finansial atau host non-finansial, dipisahkan dari host
dan dicatat sebagai derivatif terpisah jika: karakteristik ekonomi dan risiko tidak terkait erat dengan host;
instrumen terpisah dengan ketentuan yang sama dengan derivatif melekat akan memenuhi definisi derivatif;
dan kontrak hybrid tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Derivatif melekat diukur pada nilai wajar
dengan perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi. Penilaian kembali hanya terjadi jika ada perubahan
dalam syarat-syarat kontrak yang secara signifikan mengubah arus kas yang sebaliknya akan diperlukan atau
reklasifikasi aset keuangan dari nilai wajar melalui kategori laba atau rugi.
Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan signifikan atau yang Grup telah menerapkan
kebijakan praktis diukur pada harga transaksi yang ditentukan berdasarkan PSAK 72.
20
Page 24
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
q. Instrumen keuangan (lanjutan)
Agar aset keuangan dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset
tersebut harus menimbulkan arus kas yang semata-mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
yang belum dibayar. Penilaian ini disebut sebagai pembayaran semata- mata untuk pembayaran pokok dan
bunga dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset
keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan pengiriman aset dalam jangka waktu yang
ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di pasar (perdagangan cara regular) diakui di perdagangan tanggal,
yaitu, tanggal di mana Grup berkomitmen untuk menjual aset.
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori:
1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
2. Aset keuangan pada nilai wajar melalui OCI dengan daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif
(instrumen utang)
3. Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan kerugian
kumulatif setelah penghentian pengakuan (instrumen ekuitas)
4. Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi (Instrumen Utang)
Kategori ini adalah yang paling relevan dengan Grup. Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
1. Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk
mengumpulkan arus kas kontraktual; dan
2. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya
merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku
bunga efektif (“EIR”) dan dapat mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi
ketika aset tersebut dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan
Grup pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas, dana yang dibatasi penggunaannya,
piutang usaha - neto, surat berharga - neto, aset keuangan lancar lainnya, pinjaman kepada pihak berelasi,
piutang kepada pihak berelasi, penyertaan saham, aset lancar lainnya
- piutang lain-lain dan setoran jaminan.
Penurunan nilai aset keuangan
Kerugian Krdit yang Diekspektasi ("ECL")
Grup mengakui penyisihan ECL untuk semua instrumen utang yang tidak dinilai pada FVTPL. ECL didasarkan
pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang
diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan pada perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang
diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang
merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan
sejak pengakuan awal, ECL diberikan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah ada peningkatan
signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang
diharapkan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL seumur hidup).
21
Page 25
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
q. Instrumen keuangan (lanjutan)
Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh
karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi sebaliknya mengakui penyisihan kerugian
berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah membentuk matriks provisi yang
didasarkan pada pengalaman historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor forward looking
khusus untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
Grup mempertimbangkan aset keuangan secara default ketika pembayaran kontraktual jatuh tempo 90 hari.
Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default
ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah kontrak
penuh sebelum mempertimbangkan peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup.
Piutang dagang dihapuskan ketika ada kemungkinan kecil untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah
semua upaya pengumpulan telah dilakukan dan telah sepenuhnya disediakan untuk penyisihan.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup)
ketika:
1. Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; Atau
2. Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban
untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga
berdasarkan pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan secara substansial
semua risiko dan manfaat aset, atau
(b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah
mengalihkan pengendalian aset.
Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani
perjanjian pass- through, Grup mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan
manfaat kepemilikan. Ketika Grup tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko
dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang ditransfer
tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas
terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki
Grup.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah
dari nilai tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang mungkin diminta untuk dibayar kembali oleh
Grup.
i. Liabilitas Kuangan
Pengakuan dan pengukuran awal liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuagan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau sebagai derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen
lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.
Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar, dan untuk pinjaman sebesar pinjaman yang
diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai:
1. Kewajiban keuangan pada FVTPL atau
2. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Grup termasuk utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, pinjaman
jangka panjang, liabilitas sewa dan utang pembiayaan konsumen.
Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
22
Page 26
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
i. Liabilitas Kuangan (lanjutan)
Kategori ini adalah yang paling relevan dengan Grup. Setelah pengakuan awal, pinjaman dengan bunga dan
pinjaman lainnya selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode EIR.
Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi ketika liabilitas dihentikan pengakuannya serta melalui
proses amortisasi EIR. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan setiap diskon atau
premi atas perolehan dan biaya atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR.
Amortisasi EIR termasuk sebagai biaya keuangan dalam laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku
untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset dan liabilitas keuangan dilakukan saling hapus dan jumlah bersih dilaporkan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang dapat ditegakkan secara hukum untuk saling hapus jumlah
yang diakui dan ada niat untuk menyelesaikannya secara neto, atau merealisasikan aset dan
menyelesaikannya kewajiban secara bersamaan.
Hak untuk saling hapus tidak boleh bergantung pada peristiwa di masa depan dan harus dapat ditegakkan
secara hukum dalam semua keadaan berikut:
I Kegiatan bisnis normal
II Kondisi Kegagalan usaha, dan
III Kondisi gagal bayar atau kebangkrutan atas Grup dan semua pihak lainnya
Peghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas tersebut dilepaskan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa. Ketika kewajiban keuangan yang ada digantikan oleh yang lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, atau persyaratan dari kewajiban yang ada secara
substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
kewajiban awal dan pengakuan kewajiban baru. Selisih nilai tercatat masing-masing diakui pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Nilai wajar instrumen keuangan
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
terjadi:
1. Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
2. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
r. Segmen usaha
Segmen adalah bagian khusus dari persroan yang terlibat dalam menyediakan jasa (segmen usaha), maupun
dalam menyediakan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan
imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.
Segmen pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk komponen-komponen yang dapat
diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
kepada segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar perseroan , dieliminasi
sebagai bagian dari proses konsolidasi.
23
Page 27
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
r. Segmen usaha (lanjutan)
Informasi pelaporan segmen usaha disajikan di Catatan 42 untuk menunjukkan aset dan hasil usaha
perseroan yang berasal dari tiap segmen berdasarkan bidang usaha.
s. Laba per saham dasar
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar, tidak termasuk saham treasuri, pada periode yang
bersangkutan. Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar untuk tahun yang berakhir pada 31 Maret
2022 dan 31 Desember 2021 masing- masing adalah 6.837.590.426 saham dan 6.837.590.426 saham
(Catatan 35).
t. Saham treasuri
Saham treasuri dicatat dengan menggunakan metode biaya (cost method). Saham treasuri dicatat sesuai
dengan harga perolehan kembali dan disajikan sebagai pengurang ekuitas.
u. Provisi
Provisi diakui jika perseroan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai total kewajiban
tersebut dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini
terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk
menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi dibatalkan.
v. Pembayaran berbasis saham
Manajemen dan karyawan Perseroan menerima remunerasi dalam bentuk pembayaran berbasis saham,
dimana manajemen dan karyawan memberikan jasa sebagai imbalan untuk instrumen ekuitas (transaksi yang
diselesaikan dengan instrumen ekuitas).
Suatu pembayaran berbasis saham kepada manajemen dan karyawan menjadi vested ketika telah menjadi
hak manajemen dan karyawan. Kondisi vesting adalah kondisi yang menentukan apakah Perseroan
menerima jasa yang memberikan hak kepada manajemen dan karyawan untuk menerima instrumen ekuitas
Perseroan, dalam perjanjian pembayaran berbasis saham. Untuk memenuhi kondisi memiliki, dalam perjanjian
pembayaran berbasis saham, hak manajemen dan karyawan untuk menerima instrumen ekuitas Perseroan
menjadi vested jika hak manajemen dan karyawan tidak lagi bergantung kepada kondisi vesting.
Pemberian atas instrumen ekuitas yang telah vested secara seketika dikarenakan jasa yang telah diberikan
oleh manajemen dan karyawan dibebankan secara penuh pada tanggal pemberian (grand date ).
Setelah suatu transaksi yang diselesaikan dengan instrumen ekuitas telah vested, Perseroan tidak melakukan
penyesuaian atas biaya yang telah diakui, meskipun instrumen yang menjadi subjek dari transaksi kemudian
menjadi hangus.
w. Perubahan dalam kebijakan akuntansi
Pada tanggal 1 Januari 2020, perseroan menerapkan pernyataan standar akuntansi keuangan dan
interpretasi standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang efektif sejak tanggal tersebut. Perubahan
kebijakan akuntansi perseroan telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan ketentuan transisi dalam
masing-masing standar dan interpretasi.
24
Page 28
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
w. Perubahan dalam kebijakan akuntansi (lanjutan)
Penerapan standar dan interpretasi yang baru dan direvisi berikut ini tidak menghasilkan perubahan besar
terhadap kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material pada jumlah yang dilaporkan untuk
tahun keuangan saat ini atau sebelumnya :
· Amaendemen PSAK No 22: Definisi Bisnis, yang berlaku efektif 1 Januari 2021
. Amademen PSAK No 55: Instrument Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran
. Amademen PSAK No 60: Instrumen Keuangan Pengungkapan
. Amademen PSAK No 62: Kontrak Asuransi
. Amademen PSAK No 71: Instrumen Keuangan
. Amademen PSAK No 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga Tahap 2
4. PERTIMBANGAN DAN ESTIMASI
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian perseroan mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas pendapatan, beban, aset dan
liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
dalam periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi perseroan yang
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan ditetapkan oleh
perseroan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No.71 dipenuhi. Dengan demikian
aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti dijelaskan pada Catatan
Sewa
Grup mempunyai perjanjian-perjanjian sewa dimana kelompok usaha bertindak sebagai lessor atau lesse untuk
beberapa aset tetap tertentu. Kelompok usaha mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat yang signifikan
dari aset sewa yang dialihkan berdasarkan PSAK No. 73 "Sewa", yang mensyaratkan kelompok usaha untuk
membuat pertimbangan dan estimasi dari pengalihan risiko dan manfaat terkait dengan kepemilikan aset.
Penentuan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional perseroan merupakan mata uang dalam lingkungan ekonomi dimana masing-masing entitas
beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan dan beban pokok
pendapatan. Berdasarkan penilaian manajemen perseroan, mata uang fungsional Perseroan adalah Dolar AS.
Estimasi dan Asumsi
Penyisihan Kerugian kredit ekspektasian dari piutang
Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL untuk piutang. Tarif provisi didasarkan pada hari lewat
jatuh tempo untuk pengelompokan berbagi segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu,
menurut geografi, jenis produk, jenis dan perinigkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan
bentuk asuransi kredit lainnya).
Matriks penyediaan awalnya didasarkan pada tarif default yang diamati secara historis kelompok usaha. Kelompok
usaha akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi
berwawasan ke depan. Misalnya, jika perkiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto) diperkirakan akan
semakin memburuktahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah default di sektor manufaktur,
tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tarif default yang diamati secara historis
diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianailisis.
25
Page 29
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
4. PERTIMBANGAN DAN ESTIMASI (LANJUTAN)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Penyisihan Kerugian kredit ekspektasian dari piutang (lanjutan)
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan ECL adalah
perkiraan yang signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan perkiraan kondisi ekonomi.
Pengalaman kerugian kredit historis perseroan dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin juga tidak mewakili default
pelanggan sebenernya di masa depan. Informasi tentang ECL pada piutang perseroan diungkapkan dalam catatan
7.
Penyusutan aset tetap dan nilai sisa
Manajemen menentukan estimasi masa manfaat dan beban penyusutan dari aset tetap. Depresiasi dihitung
berdasarkan biaya komponen-komponen aset tetap dikurangi dengan nilai sisa. Estimasi utama mencakup
estimasi masa manfaat kapal yang bisa berbeda signifikan dengan masa manfaat sesungguhnya. Masa manfaat
sesungguhnya akan bergantung pada berbagai faktor seperti pemeliharaan, perkembangan teknologi, dan
sebagainya. Nilai sisa kapal juga sulit diestimasi karena lamanya masa manfaat kapal dan ketidakpastian akan
kondisi ekonomi. Nilai sisa diestimasi setiap tahun berdasarkan kondisi terakhir kapal tersebut.
Jika estimasi masa manfaat dan nilai sisa harus direvisi, tambahan beban depresiasi dapat terjadi di masa yang
akan datang. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 3i dan 14.
Imbalan pasca-kerja
Nilai kini liabilitas pasca-kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial
berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya bersih imbalan pasca-kerja
mencakup tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat pengembalian investasi. Perubahan asumsi-asumsi
ini akan mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan pasca-kerja.
Tingkat diskonto ditentukan pada akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga untuk menentukan nilai kini
arus kas keluar masa depan estimasian yang diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas imbalan pasca-kerja.
Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, perseroan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi
pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang Rupiah, mata uang yang mana imbalan akan dibayar, dan
yang memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas imbalan pasca-kerja yang terkait.
Asumsi utama yang digunakan untuk penentuan liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya termasuk asumsi kondisi
pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 3q dan 28.
Provisi pajak
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan maupun pajak lainnya
atas transaksi tertentu. Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks
dan jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus diakui
terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Grup menerapkan pertimbangan yang sama yang akan digunakan
dalam menentukan jumlah cadangan yang harus diakui sesuai dengan PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi”. Grup membuat analisa terhadap semua posisi pajak yang terkait dengan pajak
penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus diakui.
Perseroan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan
pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 3n dan 30.
Aset pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan total aset pajak tangguhan yang
dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan pajak
masa depan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 3n dan 30.
26
Page 30
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
4. PERTIMBANGAN DAN ESTIMASI (LANJUTAN)
Instrumen keuangan
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif
yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi penilaian
yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung
laporan laba atau rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian perseroan. Penjelasan lebih lanjut
diungkapkan dalam Catatan 3q dan 49.
Penurunan nilai aset non-keuangan
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau UPK melebihi nilai terpulihkannya, yaitu yang lebih besar
antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal
atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan
dengan pelepasan aset.
Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Arus kas diproyeksikan untuk sepuluh
tahun ke depan dan tidak mencakup aktivitas restrukturisasi yang belum ada komitmennya atau investasi signifikan
di masa depan yang akan meningkatkan kinerja UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling sensitif terhadap tingkat
diskonto yang digunakan untuk model arus kas yang didiskontokan dan juga arus kas masuk masa depan yang
diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi. Manajemen berkeyakinan bahwa
tidak diperlukan pencatatan kerugian penurunan nilai pada tanggal pelaporan.
5. KAS DAN SETARA KAS
Rincian kas dan setara kas berdasarkan jenis mata uang dan nama bank sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Kas
Rupiah
(Mar. 2022: Rp1.791 juta;
Des. 2021: Rp1.431 juta) 124,826 100,305
Dolar Amerika Serikat 27,047 35,436
Total kas 151,873 135,741
Bank
Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Mar. 2022: Rp166.443 juta;
Des. 2021: Rp146.293 juta) 11,599,631 10,252,482
PT Bank Pan Indonesia, Tbk.
(Mar. 2022: Rp1.132 juta;
Des. 2021: Rp3.493 juta) 78,902 244,832
PT Bank Syariah Bukopin, Tbk.
(Mar. 2022: Rp18.643 juta;
Des. 2021: Rp46.847 juta) 1,299,240 3,283,092
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.
(Mar. 2022: Rp3.589 juta;
Des. 2021: Rp9.063 juta) 249,897 635,144
PT Bank Bukopin Tbk.
(Mar. 2022: Rp0.557 juta;
Des. 2021: Rp10.411 juta) 38,836 729,639
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.
(Mar. 2022: Rp27 juta;
Des. 2021: Rp27 juta) 1,880 1,894
PT Bank BRI Syariah.
(Mar. 2022: Rp16 juta;
Des. 2021: Rp83 juta) 1,110 5,804
PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
(Mar. 2022: Rp61 juta;
Des. 2021: Rp16 juta) 4,240 1,101
27
Page 31
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN SETARA KAS (LANJUTAN)
Rincian kas dan setara kas berdasarkan jenis mata uang dan nama bank sebagai berikut:(lanjutan)
31 Mar 2022 31 Des 2021
Bank (lanjutan)
Rupiah (lanjutan)
PT Bank Central Asia, Tbk.
(Mar. 2022: Rp5 juta;
Des. 2021: Rp2 juta) 317 164
PT Bank Permata, Tbk.
(Mar. 2022: Rp586.587;
Des. 2021: Rp585.029) 41 41
PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk
(Mar. 2022: Rp.10.064 Juta;
Des. 2021: Rp1.039 juta) 701,346 72,836
Sub-total 13,975,440 15,227,029
Bank
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 2,540,180 3,552,005
PT Bank Bukopin Tbk. 751,069 49,353
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. 1,963 1,964
PT Bank BRISyariah 2,322 1,851
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 24,895 31,233
PT Bank Central Asia Tbk. 866 1,056
Mizuho Corporate Bank Ltd. 159 158
Sub-total 3,321,454 3,637,620
Total Bank 17,296,894 18,864,649
Deposito Berjangka -
tiga bulan atau kurang
Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Mar. 2022: Rp46.478 juta;
Des. 2021: Rp1.599 juta) 3,239,092 112,131
Sub-total 3,239,092 112,131
Dolar AS
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 1,989,467 -
Total Deposito Berjangka 5,228,559 112,131
Total kas dan setara kas 22,677,326 19,112,521
Tingkat bunga deposito berjangka per tahun berkisar antara:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Rupiah 3,50% - 6,00% 2.60% - 2.85%
Dolar Amerika Serikat 0,20% - 1,25% -
Pada tanggal 31 Desember 2021, deposito berjangka ini saldo yang tersisa secara otomatis diperpanjang untuk
periode April 2022.
Semua rekening bank dan deposito berjangka ditempatkan pada bank pihak ketiga.
28
Page 32
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
6. DANA YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA
Rincian dana yang dibatasi penggunaannya berdasarkan jenis mata uang dan nama bank sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Bank
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 804,177 -
Sub-total 804,177 -
Rupiah
PT Bank Syariah Bukopin, Tbk.
(Mar. 2022: Rp5.228 juta);
Des. 2021: Rp3.026 juta) 364,360 212,042
PT Bank Pan Indonesia, Tbk.
(Mar. 2022: RpNihil);
Des. 2021: Rp1.477 Juta) - 103,498
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Mar. 2022: RpNihil);
Des. 2021: Rp31.063 Juta) - 2,176,946
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Mar. 2022: Rp3 juta);
Des. 2021: RpNihil) 249 -
Total bank 1,168,786 2,492,486
Pada tanggal 31 Maret 2022, dana yang ditempatkan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank
Syariah Bukopin Tbk., merupakan sinking funds yang dialokasikan oleh Perseroan, HTK HTK2, dan HTC, entitas
anak, sebagaimana dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman kredit. (Catatan 27).
7. PIUTANG USAHA
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Pihak ketiga:
- PT Pertamina (Persero) 625,424 2,614,223
- Pertamina International Shipping PT (IDR) 2,526,731 -
- PT Pelindo Energi Listrik 2,226,947 2,688,570
- PT PLN Gas dan Geothermal 2,510,208 3,982,616
- PT Indonesia Power 919,800 918,904
- PT Pengerukan Indonesia - 1,249,264
- PT Samudra Gemilang Bahari 328,535 573,431
- PT Pelindo IV 1,875,533 1,036,212
- PT Pelayaran Hauma Megah 301,066 302,754
- PT Jalur Anugerah Indonesia 208,832 -
- Asia Port Maritime Limited 274,500 274,500
- PT Keluarga Jaya Shipping 251,958 253,371
- PT Adhitana Sejahtera 167,538 168,477
- PT Bukit Prima Bahari 95,874 91,265
- PT Trans Varuna Lancar Indonesia 158,835 159,265
- BP Berau Ltd 516,871 -
Saka Indonesia Pangkah Limited 343,229
Arung Lautan Jaya, PT (IDR) 205,991
PT Pelabuhan Cipta Nusantara Indonesia 118,416
- PT Lalang Sarana Samudera 116,733 117,387
- PT Wilmar Nabati Indonesia 813,094 127,823
- PT Usda Seroja - -
- Lain-lain (kurang dari AS$100.000) 1,866,187 1,496,749
16,452,302 16,054,811
Dikurangi cadangan
penurunan nilai piutang (3,608,073) (3,946,197)
Pihak berelasi:
- PT. Humpuss 2,470,898 2,959,792
Piutang usaha, neto 15,315,128 15,068,406
29
Page 33
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG USAHA (LANJUTAN)
Piutang usaha terutama merupakan piutang dari pemberian jasa sewa kapal, jasa pengerukan dan reklamasi, dan
jasa unit penyimpanan dan regasifikasi terapung (FSRU).
Total piutang usaha berdasarkan umur sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Belum jatuh tempo 5,233,322 9,188,242
Lewat jatuh tempo:
- 1 hingga 30 hari 5,297,959 3,948,512
- 31 hingga 60 hari 3,133,264 251,462
- 61 hingga 90 hari 1,116,472 228,042
- lebih dari 90 hari 4,142,184 5,398,345
18,923,201 19,014,603
Dikurangi cadangan
penurunan nilai piutang (3,608,073) (3,946,197)
Piutang usaha, neto 15,315,128 15,068,406
Saldo piutang tersebut di atas terdiri atas piutang dalam Dolar Amerika Serikat dan Rupiah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
- Dolar Amerika Serikat 8,240,368 4,639,977
- Rupiah
(Mar. 2022: Rp153.288 juta;
Des. 2021: Rp205.112 juta) 10,682,832 14,374,626
Dikurangi:
Cadangan penurunan nilai piutang (3,608,073) (3,946,197)
Piutang usaha - bersih 15,315,128 15,068,406
Mutasi saldo penyisihan penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Saldo awal tahun 3,946,197 3,670,521
Mutasi tahun berjalan:
- Pemulihan piutang - (15,934)
- Penambahan - 346,770
- Selisih kurs (338,124) (55,160)
Saldo akhir tahun 3,608,073 3,946,197
Pada tanggal 31 Maret 2022, Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan penyisihan kredit ekspektasian piutang
usaha cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang usaha. Manajemen juga
berkeyakinan bahwa tidak ada konsentrasi risiko kredit yang signifikan atas piutang kepada pihak ketiga.
8. PERSEDIAAN
Persediaan terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Bahan bakar kapal 2,699,987 2,314,956
Suku cadang, perlengkapan kapal dan minyak pelumas 1,469,707 1,519,524
Air bersih 10,781 10,781
4,180,475 3,845,261
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas kerugian penurunan nilai persediaan atau keusangan persediaan
tidak diperlukan, mengingat semua persediaan dapat digunakan.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022, jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pokok
pendapatan sebesar AS$2.164.482
Grup tidak mengasuransikan persediaan mengingat jenis, sifat dan risiko masing-masing persediaan.
Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, tidak terdapat persediaan yang digunakan sebagai jaminan.
30
Page 34
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
Biaya dibayar dimuka terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Asuransi dibayar dimuka 736,443 442,553
Sewa 278,378 51,043
Lain-lain 101,180 133,701
1,116,001 627,297
Per 31 Maret 2022, fasilitas jaminan merupakan penerbitan custom bonds terkait kapal Hua Xiang 8 untuk proyek
FSRU dengan PT PLN Gas dan Geothermal (PLNGG).
10. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA
Akun ini terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Piutang lain-lain:
- PT Sarana Niaga Buana 7,512,073 7,603,298
- PT Pelindo I - 244,173
- MOL LNG Transport Co. Ltd. - 73,424
- Lain-lain (kurang dari AS$50.000) 1,169,697 353,183
8,681,770 8,274,078
Dikurangi:
Penyisihan penurunan penempatan dana (4,746,039) (4,382,395)
3,935,731 3,891,683
PT Anoa Sulawesi Regas (‘Anoa’) (entitas anak PT GTS Internasional Tbk.) menyepakati perjanjian pengelolaan
dana dengan PT Sarana Niaga Buana (SNB). Pada tanggal 30 Agustus 2021, Anoa telah menempatkan dana
sebesar AS$7.603.298 dibawah pengelolan SNB. Perjanjian meliputi periode sampai dengan tanggal 30 Agustus
Penurunan nilai atas dana yang dikelola diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan.
Aset keuangan lancar lainnya terutama merupakan piutang pembayaran dana talangan, biaya manajemen, kru
kapal, dan jaminan proyek.
11. ASET LANCAR LAINNYA
31 Mar 2022 31 Des 2021
Pihak-pihak ketiga:
Uang muka 256,699 175,827
Lain-lain 244,246 141,683
500,945 317,510
Uang muka merupakan uang muka pembelian unit kapal, suku cadang kapal dan operasional kapal.
Uangmukalain-lainmerupakanuangmuka operasional proyek.
12. ASET DERIVATIF
Pada tanggal 23 November 2018, PKR, entitas anak, menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Jawa Satu
Regas (“JSR”). Berdasarkan perjanjian ini, PKR setuju untuk memberikan pinjaman sebesar AS$19.297.000 yang
akan digunakan oleh JSR untuk membangun terminal FSRU. Pinjaman ini wajib dikonversi ke ekuitas setidaknya
50% dari total pinjaman selambat-lambatnya 17 Desember 2021 (Catatan 47d).
Pada saat dimulainya perjanjian pinjaman, manajemen mengklasifikasikan bagian dari fitur konversi ekuitas
pinjaman sebagai aset derivatif. Per 13 Desember 2021, PKR telah melakukan konversi aset derivatif menjadi
penyertaan pada perusahaan asosiasi.
31
Page 35
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
12. ASET DERIVATIF (LANJUTAN)
31 Mar 2022 31 Des 2021
Jumlah nosional - 19,297,000
Porsi Pinjaman - (14,998,890)
Aset derivatif dari
konversi ekuitas - 4,298,110
Kerugian yang timbul dari perubahan
nilai wajar aset derivatif tahun sebelumnya (catatan 45b) - 1,443,805
Laba/(rugi) perubahan nilai wajar - 691,542
Konversi menjadi investasi - (6,433,457)
- -
13. PENYERTAAN SAHAM
31 Maret 2022
% Nilai Tercatat Penambahan Bagian laba Selisih kurs Nilai tercatat
kepemilikan 1 Jan 2022 karena 31 Mar 22
penjabaran
Investasi dicatat pada nilai perolehan
Perseroan
Metode biaya perolehan
Humpuss Sea Transport Pte. Ltd. 100% - - - - -
Penyisihan penurunan nilai
Sub total - - - - -
Perusahaan asosiasi
Perseroan
Metode ekuitas
PT. Jawa Satu Regas 25% 7,269,074 - - - 7,269,074
Total 7,269,074 - - - 7,269,074
31 Desember 2021
% Nilai Tercatat Penambahan Bagian laba Selisih kurs Nilai tercatat
kepemilikan 1 Jan 2021 karena 31 Des 21
penjabaran
Investasi dicatat pada nilai perolehan
Perseroan
Metode biaya perolehan
Humpuss Sea Transport Pte. Ltd. 100% 149,004,251 - - - 149,004,251
Penyisihan penurunan nilai (149,004,251) - - - (149,004,251)
Sub total - - - - -
Perusahaan asosiasi
Perseroan
Metode ekuitas
PT. Jawa Satu Regas 25% - 11,710,347 (130,753) (4,310,520) 7,269,074
Total - 11,710,347 (130,753) (4,310,520) 7,269,074
Tabel berikut menyajikan informasi keuangan atas entitas asosiasi:
2022 2021
PT Jawa Satu Regas
Total aset 307,611,740 312,432,303
Total liabilitas 277,441,816 291,897,392
Ekuitas 186,058 20,534,911
Pada tanggal 13 Desember 2021, penambahan investasi terdiri dari reklasifikasi nilai pinjaman kepada pihak
berelasi dan aset derivatif sebesar masing-masing AS$5.276.890 dan AS$6.433.457, sehubungan dengan konversi
wajib kepada PT Jawa Satu Regas (JSR) pada 13 Desember 2021.
Investasi pada PT Jawa Satu Regas (“JSR”), entitas asosiasi, merupakan investasi PT Permata Khatulistiwa
Regas (“PKR”), entitas anak, dengan persentase kepemilikan sebesar 25%. Penyertaan pada entitas asosiasi ini
dicatat menggunakan metode ekuitas.
Efektif sejak tanggal 20 Januari 2012, sehubungan dengan perintah likuidasi (order of winding up) yang diterbitkan
Pengadilan Tinggi Republik Singapura kepada HST (Catatan 48), Perseroan tidak lagi memiliki pengendalian atas
HST dan entitas anaknya, dan oleh karenanya laporan keuangan konsolidasian HST dan entitas anaknya tidak
dikonsolidasikan dalam laporan keuangan konsolidasian Grup.
32
Page 36
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP
31 Maret 2022
Pengurangan
Beda Nilai
Saldo Awal Penambahan dan Saldo Akhir
Tukar
Penyesuaian
Harga perolehan
Pemilikan langsung
Kapal, kapal tunda dan
tongkang 348,403,696 5,399,952 947,294 (67,056) 354,683,887
Perabotan dan
perlengkapan kantor 4,393,091 1,244,394 28,568 (2,737) 5,663,316
Kendaraan 721,964 35,560 (31,232) - 726,292
Peti kemas 134,622 - - - 134,622
Kapal dalam
penyelesaian 515,917 - - - 515,917
354,169,290 6,679,906 944,631 (69,793) 361,724,034
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Kapal, kapal tunda dan
tongkang 223,824,742 5,990,036 (994,116) (145,277) 228,675,386
Perabotan dan
perlengkapan kantor 2,837,937 318,246 (86,463) (7,190) 3,062,530
Kendaraan 482,708 9,597 (79,618) - 412,687
Peti kemas 134,622 - - - 134,622
227,280,009 6,317,879 (1,160,197) (152,467) 232,285,225
-Penurunan nilai Kapal
793,500 - - (1,036) 792,464
228,073,509 6,317,879 (1,160,197) (153,503) 233,077,689
Nilai Buku 126,095,781 128,646,345
31 Desember 2021
Pengurangan
Beda Nilai
Saldo Awal Penambahan dan Saldo Akhir
Tukar
Penyesuaian
Harga perolehan
Pemilikan langsung
Kapal, kapal tunda dan
tongkang 350,818,226 11,042,940 (13,236,645) (220,825) 348,403,696
Perabotan dan
perlengkapan kantor 3,888,492 629,401 (124,802) - 4,393,091
Kendaraan 722,837 191,355 (218,030) 25,802 721,964
Peti kemas 134,622 - - - 134,622
Kapal dalam
penyelesaian 258,015 280,554 (22,652) - 515,917
355,822,192 12,144,250 (13,602,129) (195,023) 354,169,290
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Kapal, kapal tunda dan
tongkang 211,531,873 17,816,857 (5,381,834) (142,154) 223,824,742
Perabotan dan
perlengkapan kantor 2,646,297 220,655 (24,960) (4,055) 2,837,937
Kendaraan 547,588 80,915 (145,795) - 482,708
Peti kemas 134,622 - - - 134,622
214,860,380 18,118,427 (5,552,589) (146,209) 227,280,009
-Penurunan nilai Kapal 5,636,883 629,070 (5,471,608) (845) 793,500
220,810,934 18,768,576 (11,357,280) (148,721) 228,073,509
Nilai Buku 135,936,693 126,095,781
33
Page 37
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP (LANJUTAN)
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Beban pokok usaha 4,786,123 2,368,359
Beban umum dan administrasi 174,022 105,640
Saldo awal dari akuisisi entitas anak - -
4,960,145 2,473,999
Pada tanggal 31 Maret 2022,kapal-kapal yang dimiliki oleh Perseroan dan entitas anak terdiri dari:
Nilai Buku
Jenis Kapal Nama Kapal
31 Mar 2022
Kapal minyak jadi 1. Griya Jawa $ 7,548,750
2. Griya Gayo $ 6,742,500
3. Griya Enim $ 6,095,833
Kapal minyak mentah 1. Griya Cirebon $ 7,755,645
Kapal gas alam cair 1. Eka Putra 1 $ 30,600,272
2. Triputra $ 15,025,053
Kapal kimia cair 1. Griya melayu $ 1,960,000
2. Jabbar energy $ 5,527,500
3. Griya Bugis $ 2,582,993
4. Griya Ternate $ 3,478,067
Kapal tambat 1. Raja Pandita $ 42,730
Kapal keruk 1. Dewi Arimbi $ 4,697,495
Kapal tongkang 1. Baruna Antasena 1 $ 1,543,773
2. Baruna Antasena 2 $ 1,543,773
Tongkang 1. Box Tujuh belas $ -
2. Box Delapan Belas $ 441,695
3. Box Sembilan Belas $ 562,622
4. Box Dua Puluh $ 562,622
Kapal tunda 1. Semar 81 $ 3,679,133
2. Semar 82 $ 5,519,816
3. Semar 83 $ 5,451,045
Kapal tunda 1. Semar lima belas $ 92,150
2. Semar tujuh belas $ 146,330
3. Semar Empat $ -
4. Semar Tujuh $ -
5. Semar Sebelas $ 68,239
6. Semar Enam Belas $ -
7. Semar Delapan Belas $ 269,523
8. Semar Sembilan Belas $ 346,658
9. Semar Dua Puluh $ 346,658
10. Semar Dua Puluh Satu $ 364,013
11. Semar Dua Puluh Dua $ 324,926
12. Semar Dua Puluh Tiga $ 424,111
13. Semar Dua Puluh Enam $ 380,330
14. Semar Dua Puluh Tujuh $ 763,609
15. Semar Dua Puluh Empat $ 763,609
34
Page 38
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP (LANJUTAN)
Kapal-kapal yang dijaminkan kepada kreditur adalah sebagai berikut:
Perusahaan Kreditur Kapal
PT LIS Internasional PT Bank Pan Indonesia, Tbk Dewi Arimbi
PT Humpuss PT Bank Negara Indonesia Griya Ambon
Transportasi Kimia Raja Pandita
PT Baraka PT Bank Negara Indonesia Semar 81
Alam Sari Semar 82
Semar 83
PT Hutama PT Bank Negara Indonesia Griya Cirebon
Trans Kencana Semar 77
Griya Jawa
Griya Enim
PT Hutama PT KB Bukopin Syariah Griya Melayu
Trans Kencana
PT Hutama PT KB Bukopin Syariah Jabbar Energy
Trans Kontinental Griya Bugis
PT Humpuss PT Bank Pan Indonesia, Tbk Semar empat
Transportasi Curah Semar enam belas
Semar sembilan belas
Semar dua puluh
Semar dua puluh satu
Semar dua puluh dua
Semar dua puluh tiga
Semar dua puluh lima
Semar dua puluh enam
Box delapan belas
Box sembilan belas
Box dua puluh
Beberapa aset milik perseroan dengan total nilai buku pada tanggal 31 Maret 2022 sebesar AS$376.353 digunakan
sebagai jaminan atas pinjaman bank jangka panjang tertentu (Catatan 27).
Pada tanggal 1 November 2021, HTC, entitas anak, dan PT Citra Bangun Lestari, menandatangani MOA, dimana
HTC setuju untuk menjual Semar 8 dengan harga jual masing-masing sebesar AS$31.076 dan AS$70.567.
Transaksi jual beli berlaku secara efektif pada tanggal 1 November 2021, berdasarkan tanggal PODA. Entitas anak
mengakui kerugian penjualan aset tetap masing-masing sebesar AS$11.214 dan AS$29.220 saat pelepasan kapal
Pada tanggal 28 Oktober 2021, HTC, entitas anak, dan PT Pelayaran Anugerah Wijaya, menandatangani MOA,
dimana HTC setuju untuk membeli kapal Semar 25 dan 26 dengan total harga beli sebesar AS$1.576.845.
Transaksi jual beli kapal berlaku secara efektif pada tanggal 28 Oktober 2021, berdasarkan tanggal PODA.
Pada tanggal 28 Juli 2021, HTK3, entitas anak, dan Akane Tanker Limited, menandatangani MOA, dimana HTK3
setuju untuk membeli kapal Griya Bugis dengan harga beli sebesar AS$2.600.000. Transaksi jual beli box berlaku
secara efektif pada tanggal 21 Juli 2021, berdasarkan tanggal PODA.
Pada tanggal 31 Maret 2021, HTK2, entitas anak, dan PT Samudra Marine Indonesia, menandatangani MOA,
dimana HTK2 setuju untuk menjual Ghina Energy dengan harga jual sebesar AS$2.687.426. Transaksi jual beli
berlaku secara efektif pada tanggal 31 Maret 2021, berdasarkan tanggal PODA. Entitas anak mengakui
keuntungan penjualan aset tetap sebesar AS$206.275 saat pelepasan kapal ini.
Pada tanggal 18 November 2020, HTC, entitas anak dan PT Singa Laut Perkasa, menandatangani MOA dimana
HTC setuju untuk menjual Kapal Semar Sembilan dan Box Dua Puluh Dua dengan harga jual sebesar AS$318.742
dan AS$729.565. Transaksi jual beli kapal dan box berlaku secara efektif pada tanggal 23 November 2020.
berdasarkan tanggal PODA.
35
Page 39
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP (LANJUTAN)
Pada tanggal 23 Desember 2021, HTK3, entitas anak, dan PT Brotojoyo Maritime, menandatangani MOA, dimana
HTK3 setuju untuk membeli kapal Griya Ternate dengan harga jual sebesar AS$ 3.466.250. Transaksi jual beli box
berlaku secara efektif pada tanggal 22 Februari 2022, berdasarkan tanggal PODA.
Kapal-kapal yang dimiliki sendiri telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar AS$299.137.312 yang
meliputi penutupan kerugian atas kerusakan rangka dan mesin-mesin kapal. Manajemen Grup berkeyakinan
bahwa nilai pertanggungan untuk aset tetap kapal tersebut adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian
atas aset yang dipertanggungkan.
15. ASET HAK GUNA, NETO
Akun ini terdiri dari :
31 Mar 2022
01/01/2022 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31/03/2022
Harga perolehan
Kapal 40,381,600 - - - 40,381,600
Bangunan 4,209,000 - (141,547) - 4,067,453
Kendaraan 1,041,708 (35,560) (262) - 1,005,886
45,632,308 (35,560) (141,809) - 45,454,940
Akumulasi penyusutan
Kapal 17,691,402 3,255,823 - - 20,947,225
Bangunan 497,294 - - - 497,294
Kendaraan 506,923 (1,139) - - 505,784
18,695,619 3,254,684 - - 21,950,303
Nilai buku neto 26,936,689 23,504,637
31 Des 2021
01/01/2021 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31/12/2021
Harga perolehan
Kapal 25,167,617 15,213,983 - - 40,381,600
Bangunan - 4,202,506 - 6,494 4,209,000
Kendaraan 726,942 317,955 (794) (2,395) 1,041,708
25,894,559 19,734,444 (794) 4,099 45,632,308
Akumulasi penyusutan
Kapal 6,144,005 11,547,397 - - 17,691,402
Bangunan - 496,578 716 497,294
Kendaraan 331,522 178,665 (794) (2,470) 506,923
6,475,527 12,222,640 (794) (1,754) 18,695,619
Nilai buku neto 32,370,086 26,936,689
16. UANG JAMINAN
Akun ini terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Jaminan sewa kapal 1,950,000 1,950,000
Garansi bank 1,100,000 1,100,000
Uang jaminan 413,818 413,818
Jaminan sewa kantor 134,463 109,747
Lain-lain 877,909 21,150
4,476,190 3,594,715
Jaminan sewa kapal pada tanggal 31 Maret 2022 merupakan jaminan atas sewa kapal Hua Xiang 8 oleh SRGS,
entitas anak, kepada Zhejiang Huaxiang Shipping Co.Ltd
Garansi bank pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021 merupakan jaminan atas kontrak sewa kapal
jangka panjang LNG HTK, entitas anak, terhadap PT Pelindo Energi Logistik.
Uang jaminan pada tanggal 31 Desember 2021 merupakan jaminan atas kontrak sewa kapal LNG HSB terhadap
BP Berau Ltd, jaminan atas kontrak sewa kapal LNG SRGS, entitas anak, terhadap PT PLN Gas and Geothermal
(“PLNGG”), dan uang jaminan yang ditempatkan di PT Bank Bukopin Tbk. oleh BIS, entitas anak, terkait dengan
tender kontrak sewa kapal dengan PT Pelindo Energi Logistik.
36
Page 40
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
17. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
Akun ini terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Uang muka pengedokan - -
Uang muka pembelian aset tetap 52,795 561,291
Goodwill 803,894 803,894
Lain-lain - 69,940
856,689 1,435,125
Goodwill berasal dari transaksi akuisisi HTC oleh yang merupakan selisih atas harga beli dengan nilai wajar aset
neto yang dapat diidentifikasi (Catatan 2a). Pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada
penurunan nilai goodwill.
Uang muka pembelian aset tetap merupakan projek pembangunan gedung oleh MCSI, entitas anak, sebesar
AS$42,627 di Kalibata
18. UTANG USAHA
Utang usaha merupakan hutang usaha kepada pihak ketiga sehubungan dengan, antara lain:
(i) pembelian persediaan dan suku cadang yang digunakan untuk keperluan kapal-kapal yang dimiliki oleh Grup
(ii) utang atas biaya pengedokan kapal-kapal yang dimiliki oleh Grup dan utang atas sewa kapal
Rincian utang usaha berdasarkan jenis mata uang adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Pihak ketiga:
- Rupiah
(Mar. 2022: Rp132.818 juta;
Des. 2021: Rp116.204 juta) 9,256,223 8,143,777
- Dolar Amerika Serikat 1,396,771 871,503
- Yen Jepang
(Mar. 2022: JP¥745.076;
Des. 2021: JP¥10.304) 6,124 89
- Dolar Singapura
(Mar. 2022: SG$185.475;
Des. 2021: SG$187.748) 137,079 138,601
- Euro
(Mar. 2022: EUR273;
Des. 2021: EUR5.668) 305 6,406
10,796,502 9,160,376
Saldo utang usaha per 31 Maret 2022 tidak memiliki jaminan. Tidak ada surat jaminan yang diberikan maupun
diterima untuk utang usaha. Untuk penjelasan tentang manajemen risiko likuiditas perseroan, lihat Catatan 50.
19. UTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Pihak-pihak ketiga
- PT Bahtera Digital Komunikasi 141,393.00 -
- PT Setiya Putera Adji 43,717.00 -
- PT Barokah Manfaat Dunia Akhirat 1,609,963.00 1,525,461
- PT Sarana Niaga Buana 471,065 682,281
- MOL LNG Transport Co.Ltd - 188,556
- PT Bina Nusantara Perkasa - 61,502
- Lain-lain (kurang dari AS$50.000) 95,725.00 460,748
2,361,863 2,918,548
Utang lain-lain merupakan utang lain-lain kepada pihak ketiga sehubungan dengan, antara lain: (i) utang atas
operasional awak kapal; dan (ii) utang atas relokasi dan reinstalasi kapal.
37
Page 41
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PENDEK
Akun ini terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
- Dana pensiun 47,620 52,300
- Jaminan sosial tenaga kerja 19,753 31,967
67,373 84,267
Akun ini merupakan imbalan kerja jangka pendek yang terdiri dari iuran dana pensiun dan iuran jaminan sosial
tenaga kerja.
21. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Akun ini terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Bunga 3,966,628 3,671,912
Operasi kapal 1,634,484 1,343,874
Jasa profesional 298,519 749,117
Lain-lain 6,509,439 4,886,899
12,409,070 10,651,802
22. UANG MUKA DARI PIHAK KETIGA
Akun ini terdiri dari:
31 Mar 2022 31 Des 2021
PT MOL Indonesia 594,199 288,660
Lain-lain (kurang dari AS$150.000) 405,944 384,453
1,000,143 673,113
Pada 2021, uang muka diterima dari PT MOL Indonesia, pihak ketiga, merupakan uang muka yang diterima untuk
biaya operasional FSRU Jawa Satu sehubungan dengan perjanjian pengelolaan kapal yang dibuat antara
Perusahaan dengan PT MOL Indonesia.
23. PENDAPATAN DITANGGUHKAN
Rincian pendapatan tangguhan adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Saldo awal 37,906 74,436
- Penambahan - 37,906
- Amortisasi (37,906) (74,436)
- Efek perubahan kurs - -
Saldo akhir tahun - 37,906
Dikurangi bagian
yang dimanfaatkan dalam
waktu satu tahun - (37,906)
Bagian jangka panjang - -
Pendapatan ditangguhkan merupakan tagihan pendapatan kontrak sewa kapal dari PT Pelindo IV dan penyewa
lainnya untuk tahun buku berikutnya dan penerimaan dimuka yang akan dicatat sebagai pendapatan setelah
kontrak pendapatan terpenuhi.
24. UTANG KEPADA PIHAK BERELASI
31 Mar 2022 31 Des 2021
PT Humpuss Trading 390,944 1,893,092
PT Humpuss 1,460,306 1,003,705
1,851,250 2,896,797
Utang ke PT Humpuss dan PT Humpuss Trading sehubungan pembayaran biaya operasional atas nama Grup.
38
Page 42
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
25. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
Liabilitas sewa Group pada tanggal 31 Maret 2022 dan 2020 adalah sebagai berikut:
a. Kapal dan bangunan
31 Mar 2022 31 Des 2021
Saldo awal 31,384,883 20,882,642
Penambahan 25,143 19,416,490
Beban bunga 570,727 1,772,114
Pembayaran (3,037,927) (10,690,310)
Efek selisih kurs 3,947
Total liabilitas
sewa pembiayaan 28,942,826 31,384,883
Dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun (9,238,531) (7,704,889)
Bagian jangka panjang 19,704,295 23,679,994
Liabilitas sewa atas kapal, merupakan liabilitas sewa yang timbul dari hak guna atas kapal FSRU Hua Xiang 8
sampai dengan 23 Desember 2023.
Liabilitas sewa atas bangunan, merupakan liabilitas sewa yang timbul dari hak guna atas Gedung Mangkuluhur
Office Tower One selama 10 tahun.
b. Kendaraan
31 Mar 2022 31 Des 2021
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia 168,765 200,866
PT BNI Multi Finance 75,844 101,125
PT Maybank Indonesia Finance 48,135 63,004
PT Toyota Astra Financial Services 31,635 38,705
PT Clipan Finance Indonesia 44,117 32,499
PT U Finance Indonesia - 7,392
PT BCA Finance 4,362 5,831
PT Federal International Finance 166 268
Total liabilitas
sewa pembiayaan 373,024 449,690
Dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun (110,104) (146,805)
Bagian jangka panjang 262,920 302,885
26. PINJAMAN BANK
PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK
31 Mar 2022 31 Des 2021
PT Bank Pan Indonesia Tbk. 1,863,261 1,892,903
PT Bank Bukopin Tbk. - -
1,863,261 1,892,903
PT Bank Pan Indonesia Tbk.
Berdasarkan Akta Notaris Sri Rahayuningsih, S.H. No. 23 tanggal 21 Agustus 2019, PT Bank Pan Indonesia Tbk.
("Panin") menyetujui penambahan fasilitas kredit kepada HTC berupa pinjaman rekening koran 1 dengan nilai
maksimum sebesar Rp8.000 juta, mengubah pinjaman rekening koran 2 dengan nilai maksimal sebesar Rp1.500
juta menjadi sebesar Rp3.500 juta dan pinjaman berulang tetap dengan nilai maksimum sebesar Rp20.000 juta.
Selama 2021, HTC, entitas anak, tidak menggunakan fasilitas pinjaman ini. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar
11,75% per tahun (2020: 11,75%) dan akan jatuh tempo pada 8 Oktober 2022.
Pada tanggal 31 Maret 2022, saldo terutang atas fasilitas kredit ini sebesar Rp26.734 juta atau setara dengan
AS$1.863.261 (2021: AS$1.892.903).
39
Page 43
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
26. PINJAMAN BANK (LANJUTAN)
PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG
Pinjaman bank jangka panjang terdiri dari:
31 Maret 2022 31 Desember 2021
Jatuh tempo Jatuh tempo Jatuh tempo Jatuh tempo
dalam satu lebih dari satu Jumlah dalam satu lebih dari satu Jumlah
tahun tahun tahun tahun
PT Bank Rakyat Indonesia
("BRI") 866,762 - 866,762
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. ("BNI") 9,876,553 1,061,253 10,937,806 9,575,206 3,551,516 13,126,722
PT Bank Syariah Bukopin
("BSB") 2,158,229 6,029,580 8,187,809 1,087,888 5,195,931 6,283,819
PT Bank Pan Indonesia
Tbk. ("Panin") 788,892 811,311 1,600,203 874,529 859,205 1,733,734
13,690,436 7,902,144 21,592,580 11,537,623 9,606,652 21,144,275
Dikurangi :
Biaya pinjaman yang belum
diamortisasi (29,183) (417) (7,824) (28,469) (1,131) (29,600)
13,661,253 7,901,727 21,584,756 11,509,154 9,605,521 21,114,675
Pada tanggal 31 Mei 2021, HTK dan HTK2 sepakat untuk merestrukturisasi fasilitas pinjaman investasi jangka
panjang dari BNI.
Jenis pinjaman dan jumlah Tanggal jatuh tempo
Kreditur Jadwal pembayaran Bunga Peruntukkan
batas pinjaman fasilitas
PT Bank Fasilitas Pinjaman Investasi II a) - Tingkat bunga Jatuh tempo November Pembiayaan
Negara 6,25% per tahun 2021 kembali atas
Indonesia AS$19.600.000 pembelian kapal
Tbk.
Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo Agustus 2022 Pembiayaan
4 kali sebesar AS$380.000 dengan 7.5% per tahun kembali atas
pembayaran terakhir sebesar pembelian kapal
AS$285.000
Fasilitas Pinjaman Investasi I Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo Mei 2023 Pengembangan
14 kali sebesar AS$2.125.100 7,5% per tahun usaha
AS$4.843.388 dengan pembayaran terakhir
sebesar AS$100.000
Fasilitas Pinjaman Investasi III Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo Mei 2023 Pembiayaan
15 kali sebesar AS$1.357.833 7,5% per tahun kembali atas
AS$3.004.000 dengan pembayaran terakhir pembelian kapal
sebesar AS$90.000
Fasilitas Pinjaman Investasi IV Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo Mei 2023 Pembiayaan
14 kali sebesar AS$1.258.340 7,5% per tahun kembali atas
AS$1.849.556 dengan pembayaran terakhir pembelian kapal
sebesar AS$10.000
Fasilitas Pinjaman Modal Kerja I Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo September Fasilitas kredit
6 kali sebesar AS$324.412 dengan 7,5% per tahun 2022 berjangka untuk
AS$634.000 pembayaran terakhir sebesar modal kerja
AS$45.000 pengedokan dan
pembelian suku
cadang
Fasilitas Pinjaman Investasi V Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo Januari 2023 Fasilitas kredit
10 kali sebesar AS$807.812 dengan 7,5% per tahun berjangka untuk
AS$1.133.291 pembayaran terakhir sebesar modal kerja
AS$10.000 pengedokan dan
pembelian suku
cadang
Fasilitas Pinjaman Investasi VI Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo Februari 2023 Fasilitas kredit
11 kali sebesar AS$3.032.450 7.5% per tahun berjangka untuk
AS$4.391.378 dengan pembayaran terakhir modal kerja
sebesar AS$50.000 pengedokan dan
pembelian suku
cadang
Fasilitas Pinjaman Modal Kerja III Sisa pembayaran bulanan sebanyak Tingkat bunga Jatuh tempo Mei 2023 Fasilitas kredit
14 kali sebesar AS$671.999 dengan 7,5% per tahun berjangka untuk
AS$879.424 pembayaran terakhir sebesar modal kerja
AS$5.000 pengedokan dan
pembelian suku
cadang
40
Page 44
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
26. PINJAMAN BANK (LANJUTAN)
PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)
Jenis pinjaman dan jumlah Tanggal jatuh tempo
Kreditur Jadwal pembayaran Bunga Peruntukkan
batas pinjaman fasilitas
PT Bank Fasilitas Musyarakah b) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Mei 2026 Pembiayaan
Syariah Mutanaqisa I Rp.21.040 juta atau setara 11% per tahun kembali atas
Bukopin Rp. 24.214 juta dengan AS$1.466.328 pembelian kapal
Fasilitas Musyarakah c) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Juni 2026 Pembiayaan
Mutanaqisa II Rp.9.138 juta atau setara 11% per tahun pembelian kapal
Rp. 10.585 juta dengan AS$641.039
Fasilitas Musyarakah d) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Juni 2026 Fasilitas kredit
Rp. 14.500 juta Rp.12.600 juta atau setara 11% per tahun modal kerja
dengan AS$878.070 mobilisasi
dan repair
maintenance
Fasilitas Musyarakah e) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo November 2026 Pembiayaan
Mutanaqisa III Rp.43.327 juta atau setara 11% per tahun kembali atas
Rp. 45.058 juta dengan AS$3.019.513 pembelian kapal
Fasilitas pinjaman tetap f) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Maret 2027 Fasilitas kredit
modal angsuran Rp.31.888 juta atau setara 11% per tahun modal kerja
Rp. 31.888 juta dengan AS$2.222.350 mobilisasi
dan repair
maintenance
PT Bank Fasilitas pinjaman tetap g) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Agustus 2022 Fasilitas kredit
Pan modal angsuran Rp.3.239 juta atau setara 11,75% per modal kerja
Indonesia Rp. 12.000 juta dengan AS$223.419 tahun pengedokan
Tbk. dan repair
maintenance
Fasilitas pinjaman tetap h) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Oktober 2024 Fasilitas kredit
modal angsuran Rp.24.300 juta atau setara 10% per tahun pembayaran
Rp. 25.000 juta dengan AS$1.676.325 hutang Debitur
Fasilitas pinjaman tetap i) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Oktober 2024 Pembiayaan
modal angsuran Rp.24.300 juta atau setara 10% per tahun kembali atas
Rp. 16.000 juta dengan AS$1.676.325 pembelian kapal
PT Bank Fasilitas kredit modal j) Sisa pembayaran sebesar Tingkat bunga Jatuh tempo Januari 2023 Modal kerja
Rakyat angsuran kerja konstruksi Rp.12.437 juta atau setara 11% per tahun pengerjaan
Indonesia Rp. 17.309 juta dengan AS$867.972 proyek jasa
Tbk. konstruksi
a) Fasilitas pinjaman ini telah dilunasi HTK pada tanggal 25 April 2021. Sehubungan dengan pelunasan fasilitas pinjaman ini, jaminan yang diberikan oleh HTK telah
dilepaskan.
b) Berdasarkan Akte Notari Muchlis Patanha, SH., Mkn. No.20, tanggal 27 Mei 2021, PT Bank Bukopin Syariah memberikan fasilitas pinjaman dengan plafond senilai
Rp.24.214 juta atau setara dengan AS$1.696.965 selama jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga sebesar 11% per tahun
c) Berdasarkan Akte Notari Muchlis Patanha, SH., Mkn. No.9, tanggal 22 Juni 2021, PT Bank Bukopin Syariah memberikan fasilitas pinjaman Musyarakah Mutanaqisah
dengan plafond senilai Rp.10.586 juta atau setara dengan AS$741.818 selama jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga sebesar 11% per tahun
d) Berdasarkan Akte Notari Muchlis Patanha, SH., Mkn. No.11, tanggal 24 Juni 2021, PT Bank Bukopin Syariah memberikan fasilitas pinjaman Musyarakah Mutanaqisah
dengan plafond senilai Rp.14.500 juta atau setara dengan AS$1.016.189 selama jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga sebesar 11% per tahun
e) Berdasarkan Akte Notari Muchlis Patanha, SH., Mkn. No.36, tanggal 29 November 2021, PT Bank Bukopin Syariah memberikan fasilitas pinjaman Musyarakah Mutanaqisah
dengan plafond senilai Rp.45.058 juta atau setara dengan AS$3.157.755 selama jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga sebesar 11% per tahun
f) Berdasarkan Akte Notari Muchlis Patanha, SH., Mkn. No.11, tanggal 23 Maret 2022, PT Bank Bukopin Syariah memberikan fasilitas pinjaman Musyarakah Mutanaqisah
dengan plafond senilai Rp.31.888 juta atau setara dengan AS$2.222.314 selama jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga sebesar 11% per tahun
g) Berdasarkan akta Notaris Sri Rahayuningsih, SH No. 30, tanggal 23 Desember 2021, Panin dan HTC sepakat untuk mengubah tingkat bunga menjadi 10% per tahun dan
memperpanjang periode pinjaman hingga October 2022.
h) Berdasarkan akta Notaris Sri Rahayuningsih, SH No. 30, tanggal 23 Desember 2021, Panin memberikan fasilitas pinjaman jangka menengah dengan plafond senilai
Rp25.000 atau setara AS$1.752.050 dengan periode hingga Mei 2024 dan dikenakan bunga sebesar 10% per tahun.
i) Berdasarkan akta Notaris Sri Rahayuningsih, SH No. 30, tanggal 23 Desember 2021, Panin memberikan fasilitas pinjaman jangka menengah dengan plafond senilai
Rp16.000 atau setara AS$1.121.312 dengan periode hingga Oktober 2024 dan dikenakan bunga sebesar 10% per tahun.
j) Berdasarkan akta Notaris DR.Abraham Yazdi Martin, SH, M.Kn No. 88, tanggal 26 Januari 2022, PT BRI memberikan kepada LISI fasilitas pinjaman Kredit Modal Kerja
Konstruksi Withdrawal Approval dengan plafond senilai Rp 26 Miliar atau setara AS$1.811.972 selama jangka waktu 1 tahun dan dikenakan bunga 10% per tahun.
41
Page 45
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
26. PINJAMAN BANK (LANJUTAN)
PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)
Jaminan-jaminan
BNI
Fasilitas-fasilitas pinjaman tersebut di atas dijamin dengan, diantaranya:
1. Hipotik atas tujuh kapal yang dimiliki HTK dan entitas anak (Catatan14):
2. Fidusiari atas Raja Panditia, kapal yang dimiliki HTK
BSB
Fasilitas-fasilitas pinjaman tersebut di atas dijamin dengan, diantaranya:
1. Hipotik atas Griya Melayu yang dimiliki HTK2 (Vatatan 14) dan satu kapal yang akan dibeli.
2. Hipotik atas Jabbar Energy dan Griya Bugis yang dimiliki HTK3 (Catatan 14).
3. Jaminan Perusahaan dan performa dari perusahaan.
Panin
Fasilitas-fasilitas pinjaman tersebut di atas dijamin dengan, diantaranya:
1. Hipotik atas 9 kapal tunda dan 4 kapal tongkang yang dibeli dan terdaftar atas nama HTC
2. Jaminan fidusia atas tagihan piutang
3. Jaminan fidusia atas tagihan klaim asuransi
Pembatasan
Berdasarkan perjanjian fasilitas pinjaman bank jangka panjang, perseroan diwajibkan untuk mematuhi beberapa
pembatasan yang dipersyaratkan oleh para kreditur, antara lain, dengan rincian sebagai berikut:
Kreditur Pembatasan
BNI 1. Melakukan pembayaran dividend di atas 50% (lima puluh persen) laba HTK dan
anak-anak usahanya/Distribution of dividends above 50% of the HTK and its
subsidiaries’s profit.
2. HTK dan anak-anak usahanya wajib mempertahankan dan meningkatkan kinerja
keuangan dengan indikator keuangan sebagai berikut: i) Rasio lancar minimum 1 kali;
ii) Rasio Debt to Equity maksimum 2,5 kali; dan iii) Rasio Debt Service Coverage
minimal 100%.
3.Jaminan akan dinilai setiap dua tahun oleh konsultan penilai yang terdaftar di BNI.
Panin 1. Jaminan akan dinilai ulang setiap tahun oleh konsultan penilai yang terdaftar di Panin
dan polis asuransi juga termasuk Banker's Clause .
2. Mengasuransikan semua kapal yang dijadikan jaminan oleh perusahaan asuransi
yang disetujui oleh Panin dan polis asuransi termasuk Banker's Clause .
3. Tidak diperkenankan untuk melunasi pinjaman dari pemegang saham, perusahaan
terafiliasi, dan pihak ketiga tanpa persetujuan tertulis dari Panin.
4. Tidak diperkenankan untuk melakukan merger, akuisisi, transfer aset atau
penghasutan aset, kecuali untuk kegiatan operasi, tanpa persetujuan tertulis dari
pemegang saham.
BSB 1. Tidak diperkenankan menjual, mentransfer, memindahkan hak, penghapusan
(Bank Syariah Bukopin) sebagian besar atau seluruh harta kekayaan atau menjaminkannya/mengagunkan
barang-barang bergerak maupun barang-barang tidak bergerak milik dengan cara
bagaimanapun juga dan kepada orang/pihak siapapun, atas barang yang menjadi
agunan seluruh fasilitas pembiayaan ini kecuali atas izin bank.
2. Melakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Syariah,
antara lain perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdangan yang dilarang.
3. Menerima tambahan fasilitas pinjaman atau fasilitas keuangan lainnya dari pihak
manapun juga kecuali yang berasal dari pemilik atau pengurus HTK atau yang
berhubungan dengan kegiatan usaha sehari-hari HTK.
Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, Perseroan telah memenuhi seluruh pembatasan pinjaman
bank atau memperoleh keringanan yang diperlukan sebagaimana dipersyaratkan.
42
Page 46
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
27. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG
Perseroan dan entitas anak tertentu mempunyai program pensiun iuran pasti yang meliputi seluruh karyawan
tetap, yang didanai melalui iuran tetap bulanan kepada Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk. Dana Pensiun ini didirikan berdasarkan persetujuan dari Menteri Keuangan dalam Surat
Keputusannya No. 301/KM 17/1993. Program pensiun imbalan pasti telah disesuaikan untuk memenuhi imbalan
minimum sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Tidak ada pendanaan ats tambahan imbalan
berdasarkan Undang-undang ini. Usia pensiun normal adalah 56 tahun.
Perseroan dan entitas anak tertentu melakukan penyisihan untuk liabilitas imbalan kerja jangka panjang. Liabilitas
imbalan kerja jangka panjang pada tanggal 31 Maret 2022 dan Per 31 Desember 2021 adalah berdasarkan
perhitungan yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits (sebelumnya bernama PT
Dayamandiri Dharmakonsilindo), aktuaris independen, sesuai laporannya masing-masing tanggal 24 Januari 2022
dan 11 Januari 2021, menggunakan metode projected unit credit .
Asumsi-asumsi utama yang digunakan adalah sebagai berikut:
Tingkat diskonto per tahun : 7,5% (2021: 7.2%)
Tingkat kenaikan gaji tahunan : 7,0% (2021: 7,0%)
Tingkat mortalitas : TMII 4 2019
Tingkat pengunduran diri tahunan : 3% pada umur 20 tahun dan menurun secara linear menjadi
1% pada umur 45 tahun dan setelahnya.
a. Beban imbalan kerja karyawan
31 Mar 2022 31 Des 2021
Biaya jasa kini 118,724 207,607
Biaya bunga 68,696 138,308
Biaya jasa lalu - (164,649)
Pengakuan segera keuntungan
aktuarial - imbalan kerja
lainnya jangka panjang - (3,623)
Total 187,421 177,643
b. Mutasi liabilitas imbalan kerja yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian
31 Mar 2022 31 Des 2021
Saldo awal tahun 2,040,153 2,275,615
Saldo dari akuisisi entitas anak (catatan 2b) - -
Beban imbalan kerja (catatan 44) 187,421 177,643
Keuntungan/(rugi) aktuarial yang diakui sebagai
kerugian komprehensif lainnya (130,472)
Pembayaran manfaat (42,936) (248,067)
Efek perubahan kurs (56,106) (34,566)
Saldo akhir tahun 2,128,532 2,040,153
28. PINJAMAN - PIHAK KETIGA
31 Mar 2022 31 Des 2021
Jangka panjang
Bamboo Mountain Power B.V 19,442,397 19,442,397
19,442,397 19,442,397
Pinjaman jangka panjang dari pihak ketiga merupakan pinjaman di GTSI, entitas anak, yang diperoleh dari Bamboo
Mountain Power B.V. untuk proyek FSRU (Floating Storage Regasification Unit) Jawa Satu Regas sebesar
AS$19.442.397 dan Mitsui O.S.K Lines Ltd. (“MOL”). Pinjaman ini tanpa jaminan, dengan denominasi Dollar AS,
dan dikenakan bunga sebesar 6,08% setiap tahun saat sebelum tanggal penyelesaian proyek dan 8,93% setelah
tanggal penyelesaian proyek dan 3% setiap tahun. Pinjaman tersebut jatuh tempo pada bulan Februari 2047
29. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar dimuka
31 Mar 2022 31 Des 2021
Perseroan:
Pajak pertambahan nilai 62,420 -
Piutang pajak lainnya 1,067 -
63,487 -
43
Page 47
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
29. PERPAJAKAN (LANJUTAN)
a. Pajak dibayar dimuka (lanjutan)
31 Mar 2022 31 Des 2021
Entitas anak:
Pajak pertambahan nilai 1,932,376 693,957
Pajak penghasilan jasa perkapalan - -
Piutang pajak lainnya 158,787 35,736
2,091,163 729,693
2,154,650 729,693
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan dan perhitungan beban pajak penghasilan serta
utang pajak penghasilan badan
b. Utang pajak
31 Mar 2022 31 Des 2021
Perseroan:
Pajak Pertambahan Nilai 48,071.90 965,802
Pajak impor 1,200,522.60 241,451
Pajak penghasilan - Pasal 21 51,411.41 147,829
Pajak penghasilan - Pasal 4(2) 29,122.39 29,286
Pajak penghasilan - Pasal 23 15,408.14 14,903
1,344,536 1,399,271
Entitas anak:
Pajak penghasilan - Pasal 26 2,536,468 2,365,708
Pajak pertambahan nilai 1,609,982 225,501
Pajak penghasilan - Pasal 21 96,774 107,287
Pajak penghasilan jasa perkapalan 168,200 193,412
Pajak penghasilan - Pasal 29 166,984 145,605
Pajak penghasilan - Pasal 23 52,244 58,750
Pajak penghasilan - Pasal 4(2) 1,932 39,659
4,632,585 3,135,922
5,977,121 4,535,193
c. Analisa beban pajak penghasilan
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Pajak final
Entitas anak 299,677 208,655
Pajak penghasilan badan
Entitas anak
Pajak kini 184,062 49,795
Manfaat pajak tangguhan (3,621) (3,195)
180,441 46,600
d. Aset pajak tangguhan neto
Penggunaan aset pajak tangguhan yang diakui perseroan tergantung pada kelebihan laba fiskal pada masa
mendatang atas penghasilan yang timbul dari pemulihan perbedaan temporer kena pajak yang ada. Pajak
tangguhan yang tidak diakui sehubungan dengan rugi fiskal yang dapat dikompensasi dan penyisihan
penurunan nilai piutang karena realisasi aset pajak tangguhan tersebut pada saat ini belum dapat dipastikan.
Pada tanggal 27 Desember 2019, Perseroan menerima Surat Penetapan Kembali Tarif dan Nilai Pabean
(“SPKTNP”) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (“DJBC”) yang mencerminkan kurang bayar pajak sebesar
Rp24.182.403.000 atau setara dengan AS$1.739.616 yang berisi pajak impor, PPN, PPh 22 dan denda pajak.
Perseroan menerima SPKTNP dan mencatat ke laporan laba rugi tahun berjalan. Pada tanggal 23 Maret 2020,
Perseroan mendapatkan Surat Paksa atas SPKTNP sebesar Rp7.095.232.200 atau setara dengan
AS$427.218 yang terdiri dari pajak impor dan denda pajak.
44
Page 48
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
29. PERPAJAKAN (LANJUTAN)
e. Hasil pemeriksaan pajak (lanjutan)
Perseroan membayarkan kurang bayar sebesar Rp8.069.087.600 atau setara dengan AS$572.073 pada
tanggal 12 Oktober 2020. Pada tanggal 23 Maret 2020, Perseroan menerima Surat Pemberitahuan Piutang
Pajak dalam Rangka Impor kepada Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Perusahaan Masuk Bursa perihal pengalihan piutang pajak PPN dan
PPh Pasal 22. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, Perusahaan belum
menerima hasil keputusan pemeriksaan tersebut.
f. Administrasi
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, perseroan melaporkan pajak berdasarkan self-assessment.
Grup melakukan perhitungan laba/(rugi) kena pajak dan pelaporan surat pemberitahuan pajak tahunan (“SPT”)
sendiri. SPT konsolidasian tidak diperkenankan dalam peraturan perpajakan di Indonesia. DJP dapat
menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
g. Lainnya
Perubahan tarif pajak
Pada tanggal 31 Maret 2020, pemerintah menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang
republikIndonesia Nomor 1 tahun 2020 yang menetapkan, antara lain, penurunan tarif pajak penghasilan wajib
pajak badan dalam negri dan bentuk usaha tetap dari semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan
2021 dan 20% mulai tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta pengurangan lebih lanjut tarif pajak sebesar 3%
untuk wajib pajak dalam negri yang memenuhi persyaratan tertentu.
Tarif pajak yang baru tersebut digunakan sebagai acuan untuk pengukuran aset dan liabilitas pajak kini dan
tangguhan mulai sejak tanggal berlakunya peraturan tersebut.
30. LIABILITAS KEUANGAN JANGKA PANJANG LAINNYA
31 Mar 2022 31 Des 2021
Humpuss Sea Transport Pte. Ltd. 52,770,114 52,770,114
52,770,114 52,770,114
Liabilitas kepada Humpuss Sea Transport Pte. Ltd. (“HST”) merupakan utang Perseroan yang diakui berdasarkan
Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tertanggal 26 November 2012 sehubungan dengan PKPU atas
Perseroan (Catatan 48b).
Sesuai dengan keputusan PKPU, utang ke HST akan diselesaikan dengan cara pembayaran pada tahun pertama
setelah keputusan PKPU sebesar AS$10 juta dengan aset dan tunai, sedangkan sisanya akan dibayar sekaligus
pada tanggal 3 Maret 2033 atau dengan zero coupon convertible bond yang jatuh tempo pada 3 Maret 2033 yang
akan diterbitkan setelah PKPU.
Zero coupon convertible bond akan dikonversi ke saham perseroan pada saat jatuh tempo berdasarkan harga
saham yang tertinggi antara nilai nominal saham dengan harga pasar rata-rata saham perseroan untuk periode
mulai dari tanggal 1 Januari 2033 sampai dengan 3 Maret 2033.
Pada tanggal 27 November 2013, Perseroan mendapatkan Surat Penyampaian Salinan Putusan Dalam Perkara
Gugatan Lain-Lain yang diputuskan pada tanggal 21 November 2013 No. 15/Pdt.Sus/Gugatan Lain-
Lain/2013/PN.Niaga. Jkt.Pst jo. No. 40/Pdt.Sus/PKPU/2012/PN.Niaga. Jkt.Pst yang amar putusannya antara lain
memerintahkan Perseroan untuk menunda pembayaran kewajiban kepada HST sebagaimana dinyatakan dalam
Putusan PKPU tertanggal 26 November 2012 sampai dengan adanya putusan pengadilan yang berkekuatan
hukum berkenaan dengan tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan (investigasi audit) atas Perseroan.
Sehubungan dengan keputusan pengadilan tersebut dimana belum dapat dibentuk jadwal pembayaran utang
kepada HST, maka perseroan mencatat utang tersebut senilai yang diputuskan dalam PKPU tanpa
mempertimbangkan dampak waktu dari pembayarannya.
45
Page 49
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
30. LIABILITAS KEUANGAN JANGKA PANJANG LAINNYA (LANJUTAN)
Pada tanggal 25 Januari, 2019, Perseroan mendapat pemberitahuan adanya putusan Pengadilan Tinggi Singapura
yang menyetujui gugatan Kurator HST. Catatan 48 atas laporan keuangan mengungkapkan posisi Manajemen
atas putusan ini.
31. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
Mutasi kepentingan nonpengendali adalah sebagai berikut :
31 Mar 2022 31 Des 2021
Saldo awal 22,003,714 16,189,772
Bagian atas laba/(rugi) 615,639 1,060,369
Aset bersih yang diatribusikan kepada
kepentingan non-pengendali - 7,693,573
Lain-lain (175,914) (2,940,000)
Saldo akhir 22,443,439 22,003,714
32. (RUGI)/LABA NETO PER SAHAM DASAR
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Mar 2021
(Rugi)/Laba neto yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
entitas induk untuk perhitungan
laba neto per saham dasar 3,358,580 (730,979)
Total rata-rata tertimbang
saham beredar (lembar) 6,837,590,426 6,837,590,426
Laba neto per saham dasar
yang dapat diaribusikan
kepada pemilik entitas induk
(Rupiah penuh) 0.00049 (0.00011)
33. MODAL SAHAM
Rincian modal disetor Perseroan dengan nilai nominal Rp50 (angka penuh) per saham pada tanggal 31 Maret
2022, berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT EDI Indonesia, Biro Administrasi Efek adalah sebagai berikut:
31 Maret 2022
Nilai dalam Persentase
Pemegang saham Jumlah saham Ribuan Rupiah kepemilikan
Non manajemen:
PT Humpuss 3,232,699,113 161,634,956 47.28%
PT Menara Cakra Buana 2,331,552,091 116,577,605 34.10%
Hutomo Mandala Putra S. H. 738,692,651 36,934,633 10.80%
Masyarakat
(masing-masing dengan
kepemilikan kurang dari 5%) 534,646,571 26,732,329 7.82%
6,837,590,426 341,879,523 100%
Ditambah:
Saham treasuri 263,494,375 13,174,719
7,101,084,801 355,054,242 *
*Setara dengan AS$95.964.635
46
Page 50
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
33. MODAL SAHAM (LANJUTAN)
31 Desember 2021
Nilai dalam Persentase
Pemegang saham Jumlah saham Ribuan Rupiah kepemilikan
Non manajemen:
PT Humpuss 3,232,699,113 161,634,956 47.28%
PT Menara Cakra Buana 2,331,552,091 116,577,605 34.10%
Hutomo Mandala Putra S. H. 738,692,651 36,934,633 10.80%
Masyarakat
(masing-masing dengan
kepemilikan kurang dari 5%) 534,646,571 26,732,329 7.82%
6,837,590,426 341,879,523 100.00%
Ditambah:
Saham treasuri 263,494,375 13,174,719
7,101,084,801 355,054,242 *
*Setara dengan AS$95.964.635
Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, seluruh saham Perseroan telah dicatat di Bursa Efek
a. Saham treasuri
Berdasarkan hasil RUPSLB perseroan pada tanggal 24 Agustus 2004 yang diaktakan dengan akta notaris Ny.
Poerbaningsih Adi Warsito, S.H. No. 32 tanggal 24 Agustus 2004, para pemegang saham menyetujui, antara lain,
pembelian kembali saham perseroan maksimal sebanyak 7% dari saham yang di tempatkan atau 31.500.000
saham dengan harga pembelian kurang lebih Rp100.000.000 dalam jangka waktu 12 bulan.
Sampai dengan tanggal 23 Sepember 2004, perseroan telah melakukan transaksi pembelian saham kembali
sebanyak 31.500.000 saham dengan total harga perolehan sebesar Rp97.864.672 atau setara dengan
AS$10.707.295. Saham tersebut dicatat sebagai dalam akun “Saham treasuri” yang merupakan bagian dari
Pada tanggal 27 Desember 2004, Perseroan menjual saham yang dibeli kembali sebanyak 577.500 saham pada
harga Rp1.783 juta (setara AS$191.730). Perbedaan sebesar Rp 11 juta (setara AS$1.194) antara harga
pembelian kembali dengan harga penjualan dibebankan ke saldo laba. Jumlah saham yang dibeli kembali yang
tersisa setelah penjualan adalah sebanyak 30.922.500 saham. Setelah perubahan nilai nominal saham (stock split)
di tahun 2005 dan 2007, jumlah saham yang dibeli kembali meningkat menjadi 309.225.000 saham.
Sehubungan dengan Program Opsi Saham Manajemen ("MSOP") dan Program Opsi Saham Karyawan ("ESOP")
(Catatan 35e) yang disetujui melalui RUPSLB pada tanggal 18 Mei 2017, Perseroan melepas saham treasuri
sebanyak 7.730.625 saham pada harga Rp.4.870 juta (setara dengan AS$359.989). Perbedaan sebesar Rp1.314
juta (setara dengan AS$97.129) antara harga pelepasan dengan harga pembelian kembali dibebankan ke
tambahan modal disetor. Jumlah saham treasuri yang tersisa setelah penjualan adalah sebanyak 301.494.375
Pada tanggal 28 Agustus 2018, Perseroan melakukan penjualan atas saham treasuri sebanyak 38.000.000 saham
pada harga Rp20.520 juta (setara dengan AS$1.404.135). Perbedaan sebesar Rp3.040 juta (setara dengan
AS$112.047) antara harga pembelian kembali dengan harga penjualan dicatat sebagai tambahan modal disetor
(Catatan 36). Jumlah saham treasuri yang tersisa setelah penjualan sebanyak 263.494.375 saham.
b. Kuasi reorganisasi
Grup melakukan kuasi reorganisasi untuk merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan akumulasi rugi
sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) No. IX.L.1
Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No. KEP-718/BL/2012 tanggal 28 Desember 2012 tentang Kuasi
Reorganisasi (“Peraturan Kuasi”) menggunakan laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember
2015. Kuasi reorganisasi ini telah disetujui oleh para pemegang saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) yang telah diselenggarakan pada tanggal 26 Mei 2016 dan telah diaktakan dengan
Akta Notaris No. 8 dari Firdhonal, S.H., dengan tanggal yang sama.
Eliminasi saldo akumulasi rugi konsolidasian sebesar AS$95.470.428 dilakukan dengan menggunakan agio
saham yang disajikan sebagai bagian dari akun tambahan modal disetor (Catatan 37) yang dimiliki perseroan pada
tanggal 31 Desember 2015. Kelebihan saldo agio saham setelah eliminasi saldo akumulasi rugi disajikan sebagai
sisa agio saham yang termasuk dalam akun tambahan modal disetor di bagian ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
47
Page 51
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
33. MODAL SAHAM (LANJUTAN)
c. Kompensasi berbasis saham
Berdasarkan hasil RUPSLB Perseroan pada tanggal 18 Mei 2017, yang diaktakan dengan akta notaris No. 05
tanggal 18 Mei 2017, dari Firdhonal, S. H., para pemegang saham menyetujui, antara lain, melepas saham treasuri
Perseroan sebanyak 7.730.625 lembar melalui Program Opsi Saham Manajemen ("MSOP") dan Program Opsi
Saham Karyawan ("ESOP") masing-masing sebanyak 2.319.139 lembar dan 5.411.486 lembar, dengan harga
pelaksanaan sebesar Rp630/saham.
Ketentuan pelaksanaan program MSOP dan ESOP diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Saham Penghargaan diberikan oleh Perseroan secara cuma - cuma kepada seluruh karyawan peserta
program MSOP dan ESOP yang memenuhi persyaratan atas nama masing-masing karyawan;
b. Karyawan yang dapat diikutsertakan dalam program MSOP dan ESOP adalah karyawan yang memenuhi
persyaratan kepesertaan sebagai berikut: (i) Berstatus karyawan tetap dan masih aktif bekerja dengan
peringkat jabatan minimum staff pada saat pelaksanaan, dan (ii) memiliki masa kerja minimum 3 bulan pada
saat pelaksanaan;
c. Saham Penghargaan memiliki periode lock-up selama 12 bulan ke depan.
d. Selama masa lock-up period, bilamana pegawai mengundurkan diri, diberhentikan atau terlibat perkara
kriminal, maka karyawan akan kehilangan hak atas Saham Perhargaan; dan
e. Peserta program MSOP dan ESOP tidak dikenakan biaya atas kepemilikan Saham Penghargaan. Biaya atas
saham penghargaan dan pajak penghasilan terkait akan menjadi beban Perseroan.
Beban sehubungan dengan perolehan saham program MSOP dan ESOP dan pajak penghasilan terkait, telah
dibebankan pada beban dan administrasi masing-masing senilai AS$359.988 dan AS$82.162.
d. Penyisihan Saldo Laba
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Perseroan wajib menyisihkan dari
laba bersih setiap tahun buku untuk cadangan. Penyisihan cadangan tersebut dilakukan sampai dengan paling
sedikit 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor.
Sampai dengan 31 Maret 2022, perseroan telah melakukan pencadangan umum sebesar AS$80.000.
34. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
Agio saham sehubungan
penawaran umum perdana
saham perseroan 2,398,148 2,398,148
Agio saham sehubungan dividen
saham 5,372,788 5,372,788
Agio saham sehubungan konversi utang
ke saham (Catatan 36) 130,078,586 130,078,586
Agio saham sehubungan program opsi
saham manajemen dan program
opsi saham karyawan 97,129 97,129
Agio saham sehubungan penjualan
saham treasury 112,047 112,047
138,058,698 138,058,698
Eliminasi ke akumulasi rugi
dalam rangka kuasi reorganisasi (95,470,428) (95,470,428)
Agio saham 42,588,270 42,588,270
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas
sepengendali sebesar (Catatan 38) (72,556,671) (72,556,671)
(29,968,401) (29,968,401)
48
Page 52
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
35. SELISIH NILAI TRANSAKSI RESTRUKTURISASI ENTITAS SEPENGENDALI
Pada tanggal 30 September 2000, SDI mengambil alih 44% saham CSI yang sebelumnya dimiliki Humpuss Inc.
melalui perjanjian novasi dengan HST dengan harga pengalihan sebesar AS$99.592.020. Nilai buku aset neto CSI
pada saat akuisisi adalah sebesar AS$27.035.349. Transaksi ini menghasilkan selisih nilai transaksi restrukturisasi
entitas sepengendali sebesar AS$72.556.671.
36. SELISIH NILAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK NON-PENGENDALI
Rincian selisih nilai transaksi dengan pihak non- pengendali adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Des 2021
PT Humolco LNG Indonesia ("HLI")
Perubahan kepemilikan
kepentingan non-pengendali (128,803) (128,803)
PT GTSI Internasional Tbk ("GTSI")
Penawaran saham perdana GTSI
(Catatan 2) 7,968,669 7,968,669
7,839,866 7,839,866
37. PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Akun ini merupakan selisih kurs yang timbul dari penjabaran investasi pada entitas asosiasi tertentu yang
menyelenggarakan pembukuan dalam mata uang Rupiah menjadi Dolar AS, mata uang penyajian laporan
keuangan konsolidasian, dan selisih kurs yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian pada saat
perubahan mata uang fungsional Perseroan efektif mulai 1 Januari 2013 dan pengukuran kembali atas program
Rekonsiliasi selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Saldo awal tahun (42,021,451) (37,729,066)
Penghasilan/(rugi) komprehensif lainnya 302,138 (87,944)
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti 7,422 -
Saldo akhir tahun (41,711,890) (37,817,010)
38. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
Perseroan merupakan bagian dari suatu kelompok usaha, dan sebagaimana dijelaskan di bawah, dalam
menjalankan operasinya berhubungan dan melakukan transaksi dengan pihak berelasi.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi yang disepakati masing-masing pihak.
Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak berelasi
Sifat Hubungan Pihak berelasi Transaksi
Entitas dengan pengaruh signifikan - PT Humpuss Pembayaran biaya operasional atas
terhadap Perseroan nama Perseroan dan jasa transportasi
kimia.
Entitas Asosiasi - PT Jawa Satu Pinjaman dan pendapatan bunga
Regas
Lain-lain - PT Humpuss Pembelian bunker kapal oleh Grup
Trading
PT Wisma Biaya sewa
-
Purnayudha Putra kantor
Koperasi Biaya operasional
- Karyawan Bhakti
Samudra
49
Page 53
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
38. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
· Transaksi signifikan dengan pihak berelasi
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Pendapatan usaha
Entitas Induk:
PT Humpuss 2,714,853 1,703,090
2,714,853 1,703,090
Persentase antara total
pendapatan usaha dari
pihak berelasi dengan
total pendapatan usaha
konsolidasian 10.55% 9.52%
· Saldo dengan pihak berelasi
31 Mar 2022 31 Des 2021
Piutang usaha
Entitas induk:
PT Humpuss 2,470,898 1,110,368
Sebagai persentase
terhadap total asset
konsolidasian 1.08% 0.50%
31 Mar 2022 31 Des 2021
· Piutang kepada pihak berelasi
Entitas asosiasi:
PT Jawa Satu Regas 2,523,843 1,707,947
Sebagai persentase
terhadap total asset
konsolidasian 1.10% 0.76%
31 Mar 2022 31 Des 2021
· Utang kepada pihak-pihak berelasi
Entitas induk:
PT Humpuss 1,460,306 554,991
Pihak berelasi lainnya:
PT Humpuss Trading 390,944 383,600
1,460,306 938,591
Sebagai persentase
terhadap total liabilitas
konsolidasian 0.91% 0.59%
31 Mar 2022 31 Des 2021
· Pinjaman kepada pihak berelasi
Entitas asosiasi:
PT Jawa Satu Regas 9,722,000 14,998,890
9,722,000 14,998,890
Sebagai persentase
terhadap total liabilitas
konsolidasian 4.25% 6.71%
Pinjaman kepada pihak berelasi merupakan pinjaman dari PKR, anak perusahaan, kepada PT Jawa Satu Regas,
perusahaan asosiasi. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 4,3% per tahun sampai tanggal operasi komersial dari
konstruksi FSRU, dan bunga sebesar 8% per tahun setelah itu. Pinjaman akan dibayar kembali dengan angsuran
bulanan mulai Mei 2022 dan akan jatuh tempo pada Oktober 2039. (Catatan 47e)
Pada 13 Desember 2021 (tanggal konversi), pinjaman yang dapat dikonversi diakui sebagai pinjaman kepada pihak
berelasi sejumlah US$9,722,000. Selisih pada pinjaman di tahun 2020 sejumlah US$5,276,890 dicatat sebagai
biaya investasi. (Catatan 13)
50
Page 54
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
38. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
· Kompensasi manajemen kunci
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Direksi
Imbalan kerja jangka pendek
(Mar 2022 :Rp.1.261juta
Mar 2021 :Rp.598 juta) 87,871 41,877
Imbalan kerja berbasis saham
Komisaris
Imbalan kerja jangka pendek
(Mar 2022: Rp.585 juta;
Mar 2021: Rp.574 juta) 40,804 40,180
Imbalan kerja berbasis saham
128,675 82,057
Sebagai persentase
terhadap total beban
umum dan administrasi 4.63% 3.72%
39. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Mata uang asing Setara dengan
31 Maret 2022
Aset
Kas dan setara kas Rp(*) 248,803 17,339,358
Dana yang dibatasi pengunaannya Rp(*) 31,237 2,176,946
Piutang usaha, neto:
- pihak-pihak ketiga Rp(*) 153,288 10,682,832
Aset keuangan lancar lainnya Rp(*) 56,474 3,935,731
Total aset Rp(*) 489,802 34,134,867
Liabilitas
Utang usaha:
- pihak-pihak ketiga Rp(*) 132,818 9,256,223
SG$ 185,475 137,079
JP¥ - 6,124
EUR - 305
Utang lain-lain Rp(*) 33,890 2,361,863
Beban yang masih harus dibayar Rp(*) 178,058 12,409,070
Utang kepada pihak berelasi Rp(*) 20,954 1,460,306
Liabilitas imbalan
kerja jangka pendek Rp(*) 967 67,373
Liabilitas sewa pembiayaan Rp(*) 5,353 373,024
Pinjaman bank jangka pendek Rp(*) 26,736 1,863,261
Pinjaman bank jangka panjang Rp(*) 157,581 10,982,046
Total liabilitas Rp(*) 556,357 38,773,166
SG$ 185,475 137,079
JP¥ - 6,124
EUR - 305
Aset neto Rp(*) (66,555) (4,638,300)
SG$ 185,475 137,079
JP¥ - 6,124
EUR - 305
(4,494,792)
51
Page 55
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
39. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING (LANJUTAN)
Mata uang asing Setara dengan
31 Desember 2021
Aset
Kas dan setara kas Rp(*) 26,077 1,817,338
Dana yang dibatasi pengunaannya Rp(*) 1,511 105,303
Piutang usaha, neto:
- pihak-pihak ketiga Rp(*) 68,187 4,752,035
- pihak berelasi Rp(*) 42 2,927
Aset keuangan lancar lainnya Rp(*) 82,408 5,743,114
Piutang jangka panjang lainnya Rp(*) 5,905 411,527
Utang dari pihak berelasi lainnya Rp(*) 365,486 25,471,165
Total aset Rp(*) 549,616 38,303,409
Liabilitas
Utang usaha:
- pihak-pihak ketiga Rp(*) 116,204 8,098,398
SG$ 187,748 211,317
JP¥ - 452
EUR 5,668 11
Utang dividen Rp(*) 111 7,736
Utang lain-lain Rp(*) 35,317 2,461,285
Beban yang masih harus dibayar Rp(*) 150,470 10,486,438
Utang kepada pihak berelasi Rp(*) 41,334 2,880,617
Liabilitas imbalan
kerja jangka pendek Rp(*) 1,202 83,769
Utang pembiayaan konsumen Rp(*) 2,033 141,682
Liabilitas sewa Rp(*) 339,268 23,644,001
Pinjaman bank jangka pendek Rp(*) 27,010 1,882,360
Pinjaman bank jangka panjang Rp(*) 164,756 11,482,046
Total liabilitas Rp(*) 877,705 61,168,331
SG$ 187,748 211,317
JP¥ - 452
EUR 5,668 11
Aset neto Rp(*) (328,089) (22,864,922)
SG$ (187,748) (211,317)
JP¥ - (452)
EUR (5,668) (11)
(23,076,702)
* Dalam jutaan rupiah
Apabila nilai tukar pada tanggal 31 Maret 2022, digunakan untuk menyajikan kembali saldo aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing pada tanggal 31 Maret 2022, aset neto di atas akan turun sekitar AS$73.005
40. PENDAPATAN USAHA
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Pihak ketiga:
PT Pertamina (Persero) 11,359,963 4,462,837
PT Nusantara Regas 1,495,260 1,495,260
PT Pelindo IV 2,091,173 1,515,572
PT Samudera Gemilang Bahari - 522,000
PT Indonesia Power 2,700,000 2,809,799
PT PLN Gas & Geothermal 2,226,257 3,123,565
PT Wilmar Nabati 1,806,133 -
Lain-lain (kurang dari AS$1.000.000) 1,345,705 2,253,452
23,024,490 16,182,485
Pihak berelasi:
PT Humpuss 2,714,853 1,703,090
Total pendapatan usaha 25,739,344 17,885,575
52
Page 56
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
40. PENDAPATAN USAHA (LANJUTAN)
Pendapatan usaha menurut jenis jasa yang diberikan adalah sebagai berikut:
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Jasa sewa kapal:
- Gas Alam Cair 7,798,012 3,317,171
- Minyak mentah dan bahan bakar minyak 3,223,651 3,348,557
- Bahan kimia 4,113,026 2,628,997
- Penunjang kegiatan lepas pantai 4,472,394 2,873,959
- Jasa Pengerukan 2,149,434 1,417,349
- Unit penyimpanan dan regasifikasi terapung 2,226,257 3,123,565
- Penunjang armada laut 365,710 500,643
24,348,483 17,210,241
Jasa pengelolaan kapal 930,984 271,657
Jasa pengelolaan awak kapal 366,673 349,340
Pusat pelatihan awak kapal 93,204 54,337
Total pendapatan usaha 25,739,344 17,885,575
Rincian pelanggan dengan nilai pendapatan melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha adalah sebagai berikut:
Pendapatan Persentase
31 Mar 2022 31 Mar 2021 31 Mar 2022 31 Mar 2021
PT Pertamina (Persero) 11,359,963 4,462,837 44% 25%
PT Indonesia Power 2,700,000 2,809,799 10% 16%
14,059,963 7,272,636 54.62% 40.66%
41. INFORMASI SEGMEN USAHA
Perseroan dikelola dan dikelompokan dalam divisi usaha yang terdiri dari jasa sewa kapal dan jasa anak buah
kapal dan pengelolaan kapal. Divisi usaha ini digunakan sebagai dasar pelaporan informasi segmen. Penetapan
harga antar segmen didasarkan pada kesepakatan masing-masing pihak.
42. BEBAN POKOK USAHA
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Biaya penyusutan aset tetap 3,889,506 5,157,283
Biaya anak buah kapal 2,241,961 1,925,006
Biaya persediaan kapal 2,511,714 3,160,904
Biaya sewa kapal 2,953,990 2,635,224
Biaya penyusutan hak guna usaha 2,660,238 -
Biaya perbaikan dan perawatan 430,616 2,275,403
Biaya pelabuhan 594,127 367,260
Biaya asuransi kapal 364,364 364,544
Lainnya 1,341,845 277,063
Total beban pokok usaha 16,988,361 16,162,687
43. UMUM DAN ADMINISTRASI
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Beban tenaga kerja 1,188,275 1,112,213
Beban kantor 314,222 335,432
Jasa pengadaan staf 35,458 21,158
Jasa profesional 499,041 70,377
Perjalanan dinas 45,958 39,274
Biaya penyusutan 174,022 105,640
Biaya amortisasi 121,404 -
Beban kendaraan 21,546 21,287
Biaya penjualan 123,793 147,931
Lain-lain 256,563 354,294
2,780,282 2,207,606
53
Page 57
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
44. PENDAPATAN OPERASI LAINNYA
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 pendapatan operasi lainnya terdiri dari keuntungan dari penjualan aset
tetap, klaim asuransi, jasa pelatihan dan pendapatan keagenan.
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Laba selisih kurs, neto - 372,549
Lain-lain 101,153 203,567
101,153 576,116
45. BEBAN OPERASI LAINNYA
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Pajak dan denda 374,350 3,831
Rugi penurunan nilai atas
pengelolaan dana 454,869 -
Rugi selisih kurs, neto 91,320 -
Lain-lain 21,629 53,924
942,168 57,755
46. PENDAPATAN DAN BIAYA KEUANGAN
a. Pendapatan Keuangan
Pada tanggal 31 Desember 2021, pendapatan keuangan terutama merupakan bunga dari pinjaman kepada
pihak berelasi.
b. Biaya Keuangan
31 Mar 2022 31 Mar 2021
Beban bunga liabilitas sewa 439,739 -
Beban bunga dari bank 264,482 809,478
704,221 809,478
47. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING
Perseroan telah mengadakan kontrak sewa kapal jangka panjang dengan beberapa pihak sebagai berikut:
a. Pada tanggal 7 Januari 2022, HSB, entitas anak, dan BP Berau Ltd. telah menandatangani Time Charter Party
Agreement (Perjanjian Sewa Berdasarkan Waktu) kapal milik HSB selama 365 hari sejak bulan Januari 2022
sebesar AS$16.825.000, Grup telah mengadakan kontrak-kontrak sewa kapal jangka panjang dengan
beberapa pihak sebagai berikut (lanjutan):
b. Berdasarkan Time Charter Party Agreement (Perjanjian Sewa Berdasarkan Waktu) antara HTK, BIS, entitas
anak, dengan PT Pelindo Energi Logistik, kapal milik BIS disewakan kepada PT Pelindo Energi Logistik untuk
pengangkutan LNG selama 7 tahun sampai dengan tanggal 31 Maret 2023. Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021, Grup mencatat pendapatan sebesar AS$1.434.319.
c. Berdasarkan Perjanjian Sewa Kapal Tunda dan Kapal Tambat (“Perjanjian”) antara HTK, entitas anak dengan
PT Nusantara Regas, pihak ketiga, dimana PT Nusantara Regas setuju untuk menyewa 2 unit kapal tunda tipe
Cycloidal Propellers, 1 unit kapal tunda tipe Azimuth Stern Drives dan 1 kapal tambat dari HTK mulai dari
tanggal penyerahan kapal selama 10 tahun sampai dengan tanggal 31 Desember 2022. HTK telah
menyerahkan 1 unit kapal tunda tipe Azimuth Stern Drives yaitu kapal Semar 81, 2 unit kapal tunda tipe
Cycloidal Propellers yaitu Semar 82 dan Semar 83, dan 1 kapal tambat yaitu Raja Pandita kepada PT
Nusantara Regas pada bulan Oktober 2012 dengan nilai sewa masing-masing sebesar AS$4.600, AS$5.757,
AS$5.757 dan AS$500 per hari.
54
Page 58
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
47. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (LANJUTAN)
Perseroan telah mengadakan kontrak sewa kapal jangka panjang dengan beberapa pihak sebagai
d. Pada tanggal 31 Desember 2018, PT Permata Khatulistiwa Regas (“PKR”), dan Mitsui O.S.K. Lines Ltd.
(“MOL”) telah menandatangani perjanjian pinjaman dimana PKR telah memperoleh fasilitas pinjaman dari MOL
sebesar AS$19.442.397 dengan tingkat bunga 6,08% per tahun untuk periode sebelum tanggal operasi
komersial dan 8,93% per tahun untuk periode selanjutnya. Pinjaman ini dijamin dengan saham GTSI dan
Koperasi Karyawan Bhakti Samudera di PKR. Tujuan pinjaman adalah untuk membiayai partisipasi PKR pada
proyek FSRU di PT Jawa Satu Regas (“JSR”), entitas asosiasi. Pinjaman ini dibayar kembali mulai dari Mei
2022 sampai dengan jatuh tempo terakhir pada bulan Februari 2047.
e. Pada tanggal 23 November, 2018, PKR dan JSR telah menandatangani Perjanjian Pinjaman Subordinasi
(“SLA”) di mana berdasarkan SLA, PKR telah mensubordinasi fasilitas pinjaman sebesar AS$ 19.297.000 ke
JSR dengan tingkat bunga 4,3% per tahun hingga dijadwalkan tanggal operasi komersial konstruksi FSRU,
dan pada tingkat 8% per tahun sesudahnya. Pinjaman ini wajib dikonversi ke ekuitas setidaknya 50% dari total
pinjaman pada tanggal operasi komersial yang tidak lebih dari 17 Desember 2021. Jumlah pinjaman yang
tersisa harus dibayar kembali dari Mei 2022 hingga tanggal jatuh tempo terakhir pada Oktober 2039.
Pada 8 Maret 2019, MOL dan PKR sepakat untuk amendemen perjanjian mengubah pemberi pinjaman dari
MOL menjadi Bamboo Mountain Power B.V ("Bambu") dan peminjam dari PKR ke PT GTS Internasional
("GTSI"). Pinjaman dari GTSI di konversi menjadi kontribusi modal saham kepada PKR sebesar
f. Berdasarkan Perjanjian Sewa Kapal Tunda dan Kapal Tambat antara HTC, entitas anak, dengan PT Pelindo
IV (Persero) (“Pelindo IV”), pihak ketiga, dimana Pelindo IV setuju untuk menyewa 5 unit kapal tunda untuk di
beberapa Cabang Pelindo IV dengan jangka waktu berkisar dari tanggal 29 Desember 2019 hingga 4 Juni
g. Pada Bulan Februari 2020 SRGS, entitas anak, dan PT PLN Gas & Geothermal, telah menandatangani
perjanjian sewa, operasi & pemeliharaan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi terapung selama 15 tahun dari
tanggal 19 September 2020.
h. Pada tanggal 28 Februari 2020, SRGS, entitas anak, dan Zhejiang Huaxiang Shipping Co.Ltd. Telah
menandatangani perjanjian sewa kapal Huaxiang 8 selama 2 tahun dari tanggal 27 Juni 2020 sampai dengan
31 Desember 2023
i. Pada tanggal 24 Februari 2021, SRGS, entitas anak, dan PT Energy Trading Co.Ltd ("PPT") telah
menandatangani perjanjian pinjaman dimana SRGS telah memperoleh fasilitas pinjaman dari PPT sebesar
AS$711.809.
j. Pada tanggal 7 Januari 2022, HSB, entitas anak, dan BP Berau Ltd. telah menandatangani Time Charter Party
Agreement (Perjanjian Sewa Berdasarkan Waktu) kapal milik HSB selama 365 hari dari bulan Januari 2022
sebesar AS$16.825.000.
Perseroan menghadapi berbagai kasus hukum dengan eksposur tuntutan signifikan yang diajukan oleh berbagai
pihak. Latar belakang dan perkembangan kasus-kasus hukum tersebut sampai dengan tanggal 31 Maret 2022
sebagai berikut:
a. Gugatan Hukum di Pengadilan Singapura
Pada tanggal 18 Agustus 2014, Likuidator Humpuss Sea Transport Pte. Ltd. (“HST”) mengajukan gugatan di
Pengadilan Tinggi Singapura terhadap Perseroan. Dalam laporan klaim yang diajukan, Likuidator mengklaim
dan meminta pembayaran kembali dari Perseroan sehubungan dengan pinjaman antar perusahaan sebesar
AS$72.608.916. Likuidator juga meminta pembayaran kembali dari PT Humpuss Transportasi Kimia (“HTK”),
yang sepenuhnya dimiliki oleh Perseroan, sehubungan dengan pinjaman antar perusahaan sebesar
AS$39.542.815 dan klaim terkait dengan transaksi restrukturisasi dan pembelian kapal berjumlah
AS$58.179.185. Jumlah klaim ini diambil dari laporan keuangan HST yang tidak diaudit pada tanggal 31
Desember 2009.
Berdasarkan hasil putusan yang terdaftar tanggal 5 Juli 2019, Pengadilan Tinggi Singapura mengabulkan
semua klaim likuidator HST. Melalui keputusannya, Pengadilan Tinggi Singapura memerintahkan Perseroan
dan HTK untuk membayar semua klaim dari likuidator HST sejumlah AS$170 juta ditambah pre-judgment
interest mulai dari 18 Agustus 2014 hingga 26 Juni 2019 pada tingkat 5,33% per tahun untuk Perseroan dan
0,5% untuk HTK, serta post-judgement interest sebesar 5,33% untuk Perseroan dan HTK. Perseroan dan HTK
juga wajib membayar biaya pengadilan kepada HST masing-masing sebesar S$200.000 dan S$137.608.
55
Page 59
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
47. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (LANJUTAN)
a. Gugatan Hukum di Pengadilan Singapura (lanjutan)
Perseroan tidak mengambil tindakan hukum lebih lanjut terhadap keputusan Pengadilan Tinggi Singapura
tersebut karena Perseroan berpendapat bahwa penyelesaian tuntutan dan tuntutan terhadap Perusahaan
harus dilakukan sesuai dengan putusan dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) tanggal 26
November 2012.
Pada bulan Maret 2020, dua pemegang saham HIT mengajukan gugatan terhadap Perseroan di PN Jakarta
Selatan untuk memerintahkan Perseroan yang antara lain untuk tidak melaksanakan putusan Pengadilan
Tinggi Singapura secara sukarela dan tunduk pada putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tanggal 26
November 2012 sehubungan dengan PKPU Perseroan. Gugatan ini dimediasi dan kedua belah pihak telah
menandatangani perjanjian perdamaian yang pada intinya menyatakan setuju untuk tidak menerapkan putusan
Pengadilan Tinggi Singapura dan tunduk kepada seluruh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tanggal 26
November 2012 sehubungan dengan PKPU Perseroan. Pada tanggal 5 Mei 2020, PN Jakarta Selatan
menerbitkan putusan untuk menghukum Perseroan dan penggugat untuk manaati dan melaksanakan
Sehubungan dengan keputusan-keputusan pengadilan ini, Perseroan telah memperoleh opini hukum dari
Penasihat Hukum Perseroan yang intinya menyatakan bahwa berdasarkan prinsip kedaulatan wilayah dan
kedaulatan judisial yang dianut oleh Indonesia, putusan pengadilan asing tidak dapat diakui dan dilaksanakan
di Indonesia tanpa kesepakatan atau perjanjian internasional yang mendasarinya. Indonesia tidak menjadi
anggota atau meratifikasi Convention of Recognition and Enforcement of Foreign Judgement. Sehingga
keputusan Pengadilan Tinggi Singapura tidak dapat dilaksanakan terhadap Perseroan karena keputusan
tersebut tidak diakui di Indonesia. Selanjutnya, Perseroan juga diwajibkan untuk mematuhi putusan
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tanggal 26 November 2012 sehubungan dengan putusan PKPU.
b. Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (“PKPU”) atas perseroan.
Proses PKPU
Pada tangal 26 Sepember 2012, PT Jasmanindo Sapta Perkasa (“JSP”), pihak ketiga, mengajukan
permohonan PKPU ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (“Pengadilan Niaga”)
terhadap perseroan sehubungan dengan tunggakan tagihan sebesar Rp1.753.057 berkaitan dengan proses
docking kapal Batang Anai dan kapal Griya Bali.
Pada tanggal 12 Oktober 2012, Pengadilan Niaga mengeluarkan keputusan atas permohonan PKPU yang
diajukan oleh JSP, antara lain: i) mengabulkan permohonan JSP untuk seluruhnya, ii) menyatakan perseroan
dalam keadaan PKPU, iii) penunjukan Hakim pengawas dan iv) penunjukan Kurator dan Pengurus PKPU.
Dengan dikeluarkannya keputusan tersebut, maka segala pengurusan perseroan dibawah kewenangan
pengurus PKPU.
Pada tanggal 15 Oktober 2012, Hakim Pengawas Pengadilan Niaga menetapkan, diantaranya bahwa: i)
memerintahkan Pengurus PKPU untuk mengumumkan putusan PKPU sementara, ii) menetapkan rapat
pertama kreditor perseroan tanggal 19 Oktober 2012, iii) menetapkan batas akhir pengajuan tagihan kreditur
perseroan tanggal 29 Oktober 2012; iv) menetapkan batas verifikasi utang pajak perseroan tanggal 2
November 2012, v) menetapkan rapat kreditur perseroan dengan agenda pencocokan piutang dan
pembahasan rencana perdamaian pada 9 November 2012 dan vi) menetapkan tanggal sidang pengesahan
atau homologasi rencana perdamaian yang diajukan perseroan pada tanggal 26 November 2012.
Pada tanggal 19 Oktober 2012, rapat pertama kreditur perseroan dilakukan tujuan, antara lain untuk
menerangkan latar belakang PKPU dan mekanisme proses PKPU beserta segala akibat hukumnya kepada
kreditur perseroan.
Pada tanggal 9 November 2012, rapat kreditur dilakukan dengan agenda pencocokan piutang dan
pembahasan rencana perdamaian. Dalam rapat tersebut diketahui bahwa: i) Hanjin mengajukan tagihan
kepada Pengurus PKPU, namun tagihannya ditolak karena tagihan tersebut masih dalam sengketa hukum dan
ii) Empire, Parbulk dan GO, yang dikuasakan melalui likuidator HST, dimana HST dinyatakan pailit atau
likuidasi oleh Pengadilan Singapura, tidak bersedia turut serta dalam proses PKPU dan tidak bersedia
mendaftarkan tagihannya kepada Pengurus PKPU.
56
Page 60
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
47. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (LANJUTAN)
b. Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (“PKPU”) atas perseroan.(lanjutan)
Proses PKPU lanjutan)
Pada tanggal 14 November 2012, perseroan mengadakan RUPSLB terkait dengan adanya permohonan PKPU
terhadap perseroan dan untuk membahas proposal rencana perdamaian yang diajukan perseroan
sehubungan dengan proses PKPU tersebut. Berdasarkan RUPSLB, pemegang saham perseroan
memutuskan antara lain yaitu menyetujui proposal rencana perdamaian sehubungan proses PKPU perseroan
dan memberi wewenang Direksi perseroan untuk menyampaikannya kepada kreditur perseroan.
Pada tanggal 23 November 2012, rapat kreditur dilakukan dengan agenda pemungutan suara (voting) atas
proposal rencana perdamaian yang diajukan perseroan. Rapat ini dihadiri oleh 1 kreditur separatis yang
merupakan 100% dari kreditur separatis yang haknya diakui dan 49 kreditir konkuren yang merupakan 89,1%
dari total kreditor konkuren yang haknya diakui. Hasil pemungutan suara adalah diberikannya persetujuan dari
1 kreditur separatis yang dan diberikannya persetujuan dari 48 kreditur konkuren yang mewakili 98,9% dari
total kreditur konkuren. Dari hasil pemungutan suara tersebut, jumlah yang menyetujui proposal rencana
perdamaian yang diajukan perseroan telah memenuhi kuorum sesuai peraturan perundang-undangan.
Pengurus PKPU kemudian menyampaikan laporan kepada Hakim Pengawas dan memohon untuk
pengesahan (homologasi) proposal rencana perdamaian yang diajukan perseroan pada persidangan
berikutnya yang telah ditetapkan tanggal 26 November 2012.
Pada tanggal 26 November 2012, Pengadilan Niaga mengeluarkan keputusan antara lain: i) mengesahkan
(menghomologasi) proposal rencana perdamaian yang diajukan perseroan kepada krediturnya dan ii)
menghukum perseroan dan krediturnya untuk mentaati putusan ini.
Dengan telah disahkannya proposal rencana perdamaian yang diajukan perseroan oleh Pengadilan Niaga,
maka proses PKPU telah berakhir.
c. Permohonan Pemeriksaan Perseroan
Pada tanggal 3 Juli 2013, Komite Audit perseroan mengajukan permohonan pemeriksaan perseroan (yang
kemudian diubah dengan perubahan permohonan pemeriksaan perseroan tertanggal 9 Sepember 2013)
kepada PN Jaksel untuk melakukan pemeriksaan khususnya transaksi pengadaan, sewa dan jual kapal-kapal,
likuidasi entitas anak perseroan yaitu HST, serta transaksi utang-piutang antara perseroan dengan HST
(intercompany loan) yang dilakukan oleh direksi perseroan pada periode tahun 2007-2008.
Pada tanggal 12 Sepember 2013, Majelis Hakim PN Jaksel menetapkan dan menyatakan bahwa perseroan
dalam status terperiksa, memerintahkan direksi dan karyawan perseroan untuk menyediakan seluruh data dan
informasi yang diperlukan dalam rangka pemeriksaan, menetapkan dan mengangkat:
W.E. Daniel
Mochamad Abadan
Markus Kumesan
Untuk melakukan pemeriksaan terhadap perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember
2007 sampai dengan tanggal 31 Desember 2012, khususnya transaksi pengadaan, sewa dan jual kapal-kapal,
likuidasi entitas anak perseroan yaitu HST, serta transaksi utang-piutang antara perseroan dengan HST (inter-
company loan). PN Jaksel menetapkan jangka waktu pemeriksaan paling lambat 90 hari sejak tanggal
Pada tanggal 27 Februari 2014, Komite Audit Perseroan telah menerima laporan hasil pemeriksaan Perseroan
dari PN Jaksel. Perseroan telah melaporkan hasil Pemeriksaan Perseroan kepada pemegang saham
Perseroan dalam RUPS tanggal 23 Juli 2014.
Sebagai tindak lanjut atas hasil pemeriksaan Perseroan, pada tanggal 19 Desember 2016, Direktur Utama
Perseroan bertindak untuk dan atas nama Perseroan telah menyampaikan kepada Bareskrim Mabes Polri
Nomor TBL/1898/XII/2016/Bareskrim sehubungan dengan adanya tindak pidana Penggelapan atau Penipuan.
Pada 30 Agustus 2019, Bareskrim Mabes Polri mengeluarkan pemberitahuan tentang perkembangan
investigasi kasus bahwa investigasi dihentikan karena kurangnya bukti.
57
Page 61
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
47. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (LANJUTAN)
c. Permohonan Pemeriksaan Perseroan (lanjutan)
Manajemen Perseroan berkeyakinan penghentian proses di Bareskrim tidak akan segera menghentikan
investigasi audit. Sampai tanggal penyelesaian laporan keuangan ini, Perseroan masih berkoordinasi dengan
pihak-pihak terkait untuk melanjutkan investigasi audit sebagaimana diamanatkan oleh pemegang saham
Perseroan.
d. Gugatan Lain-Lain terhadap perseroan
Sehubungan dengan dikeluarkannya penetapan PN Jaksel yang menetapkan dan menyatakan perseroan
dalam status terperiksa, khususnya untuk transaksi pengadaan, sewa dan jual kapalkapal, likuidasi entitas
anak perseroan yaitu HST, serta transaksi hutang piutang antara perseroan dengan HST (inter-company
loan), maka pada tanggal 16 Oktober 2013, PT Graha Dana Abadi dan PT Samudera Jaya Sakti mengajukan
gugatan lain-lain terhadap perseroan di Pengadilan Niaga dengan tuntutan agar Pengadilan Niaga
memerintahkan perseroan untuk menunda melakukan kewajibannya terhadap HST sebagaimana dinyatakan
dalam Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi) Pengadilan Niaga No.
Pada tanggal 27 November 2013, perseroan mendapatkan Surat Penyampaian Salinan Putusan Dalam
Perkara Gugatan Lain-Lain yang diputuskan pada tanggal 21 November 2013 No. 15/Pdt.Sus/Gugatan Lain-
Lain/2013/PN.Niaga. Jkt.Pst jo. No. 40/Pdt.Sus/PKPU/2012/PN.Niaga. Jkt.Pst yang amar putusannya antara
lain sebagai berikut:
1. Mengabulkan gugatan Para Penggugat untuk seluruhnya; dan
2. Memerintahkan Tergugat (perseroan) untuk menunda pembayaran kewajibannya kepada HST
sebagaimana dinyatakan dalam Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi) Pengadilan Niaga No.
40/PKPU/2012/PN. Niaga.Jkt.Pst tertanggal 26 November 2012 sampai dengan adanya putusan
pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewisjde) berkenaan dengan tindak lanjut dari
hasil pemeriksaan (investigasi audit) atas Tergugat.
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian ini, belum ada putusan pengadilan
yang berkekuatan hukum tetap berkenaan dengan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan (investigasi audit) atas
Tergugat, sehingga Perseroan belum melanjutkan proses penyelesaian utangnya ke HST.
e. Kasus Hukum dengan Parbulk II AS
Pada tanggal 11 Desember 2007, Heritage Maritime Ltd. SA (“HML”), entitas anak Humpuss Sea
Transportation (“HST”), menandatangani perjanjian Bareboat Charter (“BBC)”, Perjanjian Sewa Kapal Kosong,
dengan Parbulk II AS (“Parbulk”), pihak ketiga, dimana Parbulk setuju untuk menyewakan kapal MV Mahakam
kepada HML dengan tarif sewa AS$38.500 per hari untuk jangka waktu 60 bulan sejak tanggal penerimaan
kapal, yaitu tanggal 14 Desember 2007. Perjanjian ini dijamin dengan jaminan perusahaan dari Perseroan
melalui Letter of Undertaking tertanggal 11 Desember 2007.
Pada tanggal 5 Oktober 2009, Perseroan mengajukan gugatan perdata di PN Jaksel untuk pembatalan Letter
of Undertaking yang diterbitkan Perseroan kepada Parbulk tertanggal 11 Desember 2007.
Pada tanggal 11 Mei 2011, PN Jaksel mengeluarkan keputusan No.1485/Pdt.G/2009/ PN.Jkt.Sel, antara lain:
(i) menerima sebagian klaim yang diajukan Perseroan, (ii) memutuskan bahwa penerbitan surat adalah
perbuatan melawan hukum dan (iii) Letters of Undertaking tidak mengikat Perseroan dan selanjutnya Letters
of Undertaking mengikat kepada Komisaris dan Direksi 2007. Komisaris dan Direksi 2007 mengajukan
banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta (“Pengadilan Tinggi”) atas keputusan PN Jaksel.
Pada tanggal 17 Sepember 2013, Pengadilan Tinggi telah memustuskan perkara banding dengan amar
putusan, antara lain: (i) menerima permohonan banding dari Komisaris dan Direksi 2007, (ii) Menguatkan
keputusan PN Jaksel tanggal 11 Mei 2011 No. 1485/pdt.G/2009/PN.Jkt.Sel.
Salah satu Tergugat mengajukan Kasasi pada tanggal 17 Februari 2014 ke Makamah Agung dan Perseroan
mengajukan Kontra Memori Kasasi pada tanggal 2 Maret 2015.
58
Page 62
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
47. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (LANJUTAN)
e. Kasus Hukum dengan Parbulk II AS (lanjutan)
Pada tanggal 14 Desember 2016, Makamah Agung telah memutuskan perkara kasasi dengan amar
keputusan, antara lain: Mengadili (i) menerima permohonan kasasi dari tergugat (ii) membatalkan Putusan
Pengadilan Tinggi Jakarta jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 1485/Pdt.G/2009/PN.Jkt.Sel
tanggal 11 Mei 2011, (iii) menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak berwenang memeriksa dan
Atas putusan kasasi tersebut, Perseroan akan menempuh upaya hukum luar biasa yaitu Peninjauan Kembali
atas putusan kasasi Makamah Agung tanggal 14 Desember 2016.
f. Kasus Hukum dengan Golden Ocean
Pada tanggal 18 Maret 2008, GML menandatangani Time Charter (“TC”), Perjanjian Penyewaan Kapal
Berdasarkan Waktu, dengan Golden Ocean Group Limited (“GO”), Bermuda, pihak ketiga, dimana GML setuju
menyewakan kapal MV Barito kepada GO dengan biaya sewa AS$65.000 per hari untuk periode minimum 11
bulan sampai maksimum 13 bulan sejak tanggal penyerahan kapal yaitu tanggal 2 Agustus 2008.
GO mengembalikan lebih awal kapal MV Barito kepada GML pada tanggal 25 Maret 2009 dan mengklaim
kepada GML atas kelebihan pembayaran sewa kapal untuk periode mulai tanggal 14 Maret 2009 sampai
dengan 29 Maret 2009 sebesar AS$938.438 dan penggantian biaya bahan bakar sebesar AS$933.281. GML
juga mempunyai klaim terhadap GO sebesar AS$4.032.222 setelah dikurangi klaim GO yang bisa diakui GML.
Pada tanggal 7 Februari 2011, GO mengajukan gugatan ke Pengadilan Inggris. GO meminta keputusan dari
Pengadilan sehubungan dengan pihak yang terlibat dalam kontrak sewa atas kapal MV Barito.
Pada tanggal 16 Juni 2011, Pengadilan Inggris telah mengeluarkan keputusan bahwa sengketa hukum antara
GO dan Perseroan sehubungan pihak yang terlibat sewa kapal akan dirujuk kepada Arbitrase London.
Pada tanggal 6 Oktober 2011, GO mengajukan point of claim kepada arbitrator. Sebagai dijelaskan dalam
point of claim bahwa GO berpendapat bahwa pihak sebagai pemilik dalam kontrak sewa kapal adalah
Perseroan. Pada tanggal 17 November 2011, Perseroan mengajukan point of defense atas klaim yang
diajukan oleh GO kepada arbitrator. Sebagai dijelaskan dalam point of defense, Perseroan menolak semua
klaim GO dan meyakini bahwa pihak yang berkaitan dengan kontrak sewa kapal adalah GML bukan
Pada tanggal 1 November 2012, majelis arbitrase telah mengeluarkan putusan final dimana majelis arbitrase
memutuskan pihak yang terlibat sewa kapal adalah GO dan Perseroan. Lebih lanjut, majelis arbitrase juga
memutuskan Perseroan untuk membayar klaim yang diajukan oleh GO ditambah dengan bunga sebesar 5%
per tahun sejak tanggal putusan arbitrase sampai dengan tanggal pembayaran.
Sehubungan dengan proses PKPU yang diajukan terhadap Perseroan, maka proposal rencana perdamaian
yang diajukan likuidator HST, untuk menyelesaikan tuntutan diantaranya dari GO, tidak dilanjutkan, karena
seluruh penyelesaian klaim dan tagihan terhadap Perseroan dilakukan sesuai dengan hasil keputusan proses
PKPU (Catatan 48b).
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian ini, tidak ada tindakan GO untuk
mengeksekusi keputusan Arbitrase Inggris terhadap Perseroan di Pengadilan Indonesia sehingga Perseroan
tidak mengakui hasil keputusan tersebut diatas.
48. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan ditentukan berdasarkan jumlah dimana instrumen tersebut dapat
dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan ( willing parties), dan bukan merupakan
penjualan yang dipaksakan atau likuidasi
Berikut metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar untuk setiap instrumen keuangan :
. Nilai wajar kas dan setara kas, dana yang dibatasi pengunaannya, piutang usaha, neto, piutang kepada pihak
berelasi, aset keuangan lancar lainnya, dana yang dibatasi penggunaannya, uang jaminan, utang usaha, utang
dividen, utang lain-lain, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, beban yang masih harus dibayar, utang kepada
pihak berelasi mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen
keuangan tersebut
. Nilai wajar dari liabilitas sewa pembiayaan, utang pembiayaan konsumen dan pinjaman bank jangka panjang
dengan suku mengambang mendekati nilai wajarnya karena selalu dinilai ulang secara berkala
. Nilai wajar surat berharga dihitung menggunakan nilai kuotasi pasar terkini.
59
Page 63
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
48. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (LANJUTAN)
Selain aset dan liabilitas keuangan diatas, tidak terdapat aset dan liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai
wajar. Sehingga tidak ada pengungkapan nilai wajar yang berdasarkan hirarki nilai wajar
49. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN
Risiko pasar
Risiko pasar adalah risiko nilai wajar arus kas masa depan suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi karena
perubahan harga pasar yang menggambarkan risiko tingkat suku bunga dan risiko mata uang asing. Harga pasar
mengandung dua tipe risiko: risiko tingkat suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing.
Risiko tingkat suku bunga
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana arus kas di masa depan akan berfluktuasi karena perubahan
tingkat suku bunga pasar. perseroan terpengaruh risiko perubahan suku bunga pasar terutama terkait dengan kas
dan setara kas, pinjaman dari pihak berelasi dan pinjaman bank jangka panjang yang dimiliki Grup.
Tidak ada kebijakan formal untuk lindung nilai sehubungan dengan eksposur tingkat suku bunga. Eksposur
terhadap risiko tingkat suku bunga dipantau secara berkelanjutan.
Risiko nilai tukar mata uang asing
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Risiko yang dihadapi oleh perseroan nya
sebagai akibat fluktuasi nilai tukar terutama terkait dengan pinjaman bank jangka panjang, utang usaha, utang lain-
lain, dan biaya yang masih harus dibayar dalam mata uang Rupiah.
Risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa perseroan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak
lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. perseroan mengelola dan mengendalikan risiko kredit
dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk pelanggan individu dan memantau risiko
terkait dengan batasan-batasan tersebut.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum perseroan terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
masing-masing kategori dari aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Risiko likuiditas
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas perseroan menunjukkan bahwa pendapatan
jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
Kebutuhan likuiditas kas perseroan terutama berasal dari kebutuhan untuk melakukan pembayaran biaya
operasional kapal dan pelunasan atas pinjaman bank jangka panjang. Sumber dana pembayaran berasal dari
kontrak sewa kapal jangka pendek, menengah dan panjang.
Grup secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas actual dan terus menerus menjaga kestabilan hari
pembayaran utang dan penerimaan piutangnya.
Pengelolaan modal
Tujuan utama pengelolaan modal perseroan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk
mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.
Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan perubahan kondisi
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan pembayaran
dividen kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman.
Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses pengelolaan modal selama tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2022.
Perseroan mengawasi modal menggunakan rasio utang terhadap ekuitas, yang merupakan nilai utang dibagi
dengan total ekuitas.
60
Page 64
PT HUMPUSS INTERMODA TRANSPORTASI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 MARET 2022 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
49. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN (LANJUTAN)
Pengelolaan modal (lanjutan)
Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Maret 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
dibuat berdasarkan asumsi kelangsungan usaha perseroan. Seperti terlihat di laporan keuangan konsolidasian,
liabilitas lancar perseroan melebihi aset lancarnya sebesar AS$6.787.609 pada tanggal 31 Maret 2022.
Sehubungan dengan hal tersebut. Manajemen telah menetapkan rencana keuangan perseroan untuk tahun depan.
Manajemen percaya bahwa perseroan memiliki kemampuan untuk memenuhi semua kewajibannya tepat waktu.
Ditengah kondisi makroekonomi yang menantang. Perseroan berhasil mencapai pertumbuhan kinerja pada tahun
2020. Perseroan telah memulai jasa storage (FSRU - Floating Storage Regasification Unit) yang akan diberikan
selama 15 tahun kedepan untuk proyek amurang dan 25 tahun kedepan untuk proyek Java one. Perseroan juga
mampu memaksimalkan penggunaan kapal dan mempertahankan laba bersih yang positif untuk tahun berjalan.
Persroan juga melakukan evaluasi atas kemungkinan pembiayaan kembali untuk saldo kewajiban saat ini dengan
instrumen keuangan yang lebih efisien agar bisa mencapai biaya pendaan yang lebih optimal.
Berdasarkan fakta dan rencana-rencana yang diungkapkan di atas. Manajemen berkeyakinan bahwa perseroan
akan mampu melanjutkan sebagai entitas yang memiliki keberlangsungan usaha.
50. STANDAR AKUNTANSI BARU
Berikut ini adalah beberapa standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
(DSAK) yang dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan Perusahaan dan akan berlaku efektif untuk periode
pelaporan yang dimulai pada atau setelah tanggal:
Efektif berlaku pada atau tanggal setelah tanggal 1 Januari 2022:
• Amademen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis Rujukan ke Kerangka konseptual.
• Perbaikan tahunan 2020 - PSAK No. 71: "Insturmen Keuangan - Imbalan dalam pengujian '10 persen' untuk
penghentian pengakuan liabilitas keuangan"
• Perbaikan Tahunan 2020 - PSAK 73: "Sewa"
• Amademen PSAK No 57: Provisi, Liabilitas kkontijensi, dan aset kontijensi tentang kontrak merugi - biaya
memenuhi kontrak
Efektif berlaku pada atau tanggal setelah tanggal 1 Januari 2023:
• Amendemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
atau Jangka Panjang efektif 1 Januari 2023, dan penerapan lebih awal diizinkan”
• Amandemen PSAK 1: “Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”
• Amandemen PSAK 25: “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi
Estimasi Akuntansi”
• Amandemen PSAK 46: “Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul
Dari Transaksi Tunggal”
Efektif berlaku pada atau tanggal setelah tanggal 1 Januari 2023:
• Amendemen PSAK 16: “Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan”
Pada saat penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari
penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan konsolidasian Grup.
51. PANDEMI COVID-19
Operasi Grup telah dan mungkin terus dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Dampak pandemi Covid-19 terhadap
ekonomi global dan Indonesia meliputi pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, penurunan pasar modal,
peningkatan risiko kredit, depresiasi nilai tukar mata uang asing dan gangguan operasi bisnis. Dampak pandemi ini
terhadap Grup belum memberikan pengaruh signifikan. Pengaruh lebih lanjut yang signifikan dari pandemi ini, bila
ada, akan direfleksikan dalam pelaporan keuangan Grup di periode-periode berikutnya.
61
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.