Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1
PAPARAN PUBLIK
2022/2023
Jakarta, 16 November 2023
Page 2
Mata acara Rapat Umum Pemegang Saham
2023
Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan Keuangan Tahunan yang berakhir pada 30 Juni
#01 2023
Penetapan atas penggunaan laba bersih Perseroan pada tahun buku 2021/2022 yang berakhir pada 30 Juni
#02 2023
Persetujuan atas delegasi otoritas dari Pemegang Saham kepada Dewan Komisaris Perseroan atas
#03 penetapan gaji dan tunjangan Komisaris dan Dewan Direksi
Penunjukkan Kantor Akuntan Publik sebagai auditor Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun
#04 buku 2024
Pelaporan realisasi penggunaan dana hasil Initial Public Offering (IPO)
#05
Persetujuan rencana pembelian kembali saham
#06
Page 3
Ikhtisar
Ketidakpastian memberikan volatilitas pada Pasar Negara Berkembang
• Penurunan tingkat likuiditas berdampak pada sektor-sektor utama seperti teknologi di awal H1
• Pembukaan kembali pasar Tiongkok lebih lambat dari perkiraan
• Kenaikan suku bunga pada awalnya membawa volatilitas pada obligasi pemerintah sebelum kembali normal di H2
• Kinerja investasi meningkat secara signifikan yang menunjukkan keunggulan manajemen investasi aktif
Fokus pada pertumbuhan di tengah tantangan regulasi
• Pada tahun 2022/23, Ashmore membentuk delapan KPD sebagai tanggapan atas peraturan tahun 2022 yang
membatasi asuransi untuk membeli reksa dana
• Meskipun ada aksi ambil untung yang mendorong redemption, AuM Perusahaan tetap datar sepanjang tahun
• Manajemen biaya yang efektif dengan pertumbuhan biaya operasional yang sebagian besar berasal dari biaya
pemasaran untuk memastikan AuM di masa depan
• Marjin EBITDA sebesar 56% di atas tren historis Neraca keuangan yang kuat dan kebijakan dividen yang tetap
dipertahankan
Prospek pasar negara berkembang tetap menjanjikan
• Harga aset di pasar negara berkembang masih menarik mengingat pada potensi pertumbuhannya
• Perekonomian makro Indonesia yang tangguh memberikan ketahanan terhadap perubahan kebijakan global
• Ekuitas Indonesia masih undervalued dibandingkan dengan obligasi pemerintah Indonesia
Page 4
Snapshot perkembangan industri tiga tahun
Pertumbuhan jumlah investor masih berlanjut namun tidak diikuti dengan pertumbuhan jumlah investasi
Investasi per SID (Rp juta) Rasio populasi yang Dana kelolaan (AuM) terhadap
berinvestasi PDB
780.4
4.0%
5.3%
3.8%
359.3
1.4%
180.6
48.7
2020 Dec 2023 June 2020 Dec 2023 June 2020 Dec 2023 June
MF All Capital Market
Sumber: OJK, KSEI
Page 5
Perkembangan dana kelolaan industri
Mandat mulai bergerak menuju Kontrak Pengelolaan Dana sejak tahun 2021
900,000
800,000
700,000
600,000
Rp milyar
500,000
400,000
300,000
200,000
100,000
-
2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 Jun-23
Total AUM Reksadana
Page 6
Model Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
Page 7
2022/2023: Agility and adaptability to enhance value
Page 8
Kinerja Investasi
Kinerja investasi selama satu tahun Kinerja investasi selama tiga tahun
64% kinerja baik pada FY22/23 vs 7% pada FY21/22 98% kinerja baik pada FY22/23 vs 31% pada FY21/22
52.3%
92.5% 92.5% 97.4%
100.0% 100.0% 100.0% 99.7% 100.0% 100.0%
Equity Local Debt External Debt Blended Debt Multi Asset
Equity Local Debt External Debt Blended Debt Multi Asset
Underperform Outperform
Underperform Outperform
• Kinerja yang meningkat secara signifikan di FY22/23 mencerminkan filosofi manajemen yang aktif terutama untuk kelas aset ekuitas
• Meskipun terdapat kenaikan suku bunga, obligasi mampu membalikkan kinerja dan mengungguli tolak ukurnya karena investor
mengakui nilai dan stabilitas Pasar Negara Berkembang
Page 9
Diversifikasi Aset
Dana Kelolaan mencapai US$2,1 miliar pada bulan Juni dengan pendapatan bersih sebesar US$14 juta
100% Retail , 1% Retail , 1% Other**, 3% Other**, 2%
90%
Fixed Income Fixed Income ,
Intermediaries , , 28% 28%
80%
40%
Intermediaries , Mutual fund
70% 55% , 55%
Mutual fund ,
60%
79%
50%
Institutional
foreign , 28% Institutional
40%
foreign , 9%
Equity , 69% Equity , 71%
30%
Discretionary , 45%
20% Institutional
Institutional
domestic , 35%
domestic , 31%
10% Discretionary , 21%
0%
AuM* Revenue AuM* Revenue AuM* Revenue
Client Product Theme
*AuM* = Asset under management dalam rincian tersebut merupakan rata-rata aset yang dikelola selama 12 bulan
Other ** = termasuk pasar uang, ETF, CPF and balance
Page 10
Investasi Berkelanjutan
Sumber: Laporan Keberlanjutan Perseroan 2022
Page 11
Kontribusi terhadap SDG
Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Energi dan Sumber daya
Target:
Target:
• Peningkatan pendapatan dan distribusi nilai manfaat bagi • Peningkatan efisiensi energi dan pengurangan emisi
pemangku kepentingan. • Penurunan jumlah pemakaian kertas dan limbah yang dihasilkan
• Perluasan jangkauan pasar
• Peningkatan literasi instrumen keuangan dan investasi
Kesejahteraan Karyawan Perubahan iklim
Target: Target:
• Peningkatan kompetensi dan produktivitas karyawan. • Peningkatan jumlah investasi yang sejalan dengan prinsip
• Peningkatan kesehatan dan kesejahteraan kerja. keberlanjutan.
• Peningkatan kepuasan kerja • Peningkatan tingkat keberhasilan proyek penyeimbangan
karbon.
• Peningkatan luas lahan yang dikonservasi.
Sumber: Laporan Keberlanjutan Perseroan 2022
Page 12
Gambaran Keuangan
Pertumbuhan 54.2%
Asset under
Management, 41.66
6.3%
Pertumbuhan
pendapatan
berbasis
biaya, 4.5%
53.9% 35.81
+30 bps
5% CAGR
Jun-20 Jun-23 2020 2023
CAGR Juni 2020 - 2023 EBITDA margin EPS
Page 13
Hasil Keuangan - Neraca
• Neraca yang stabil dan likuid dengan kas dan setara
kas sebesar Rp142 miliar per Juni 2023
• Modal awal sebesar Rp104 miliar dalam dua reksa
dana pendapatan tetap
• Perusahaan juga tidak memiliki utang
2019 2020 2021 2022 2023
Cash Seed capital
101.4 104.2
• Mengoptimalkan penggunaan neraca keuangan dan
mendukung penciptaan produk baru
• Pada tahun fiskal 2012/2013, investasi saham kami
menghasilkan keuntungan yang belum direalisasi
sebesar Rp2,7 milyar dan menghasilkan pendapatan
keuangan sebesar Rp86 juta
10.055
2021 2022 2023
Page 14
Prospek investasi Indonesia
Aset-aset di Pasar Negara Berkembang masih tertinggal dari ekuitas global
• Namun, kesenjangan antara pertumbuhan PDB pasar negara berkembang
dan pasar negara maju cenderung melebar dari 1,2% pada tahun 2022
menjadi 3,6% dan 3,0% pada tahun 2023 dan 2024
Ketahanan ekonomi makro Indonesia
• Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara dengan tingkat utang
yang rendah sehingga menawarkan fleksibilitas untuk beradaptasi dengan
kebijakan global yang tidak menentu
• PDB per kapita Indonesia diperkirakan akan mencapai US$5.000 sehingga
memberikan peluang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi
Indonesia
Valuasi yang menarik
• Indonesia telah didukung oleh investor domestik yang solid dan aliran dana
asing namun belum kembali ke level historis
• Investor domestik dalam satu tahun terakhir telah masuk ke obligasi
Pemerintah sehingga memberikan kesenjangan valuasi dengan investor
ekuitas
Page 15
Q&A
Page 16
THANK YOU
Page 17
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.