Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Bersama ini kami kirimkan penjelasan kenaikan dan penurunan Aset dan Liabilitas posisi
31 Desember 2025 sebagai berikut :
Total Aset per 31 Desember 2025 meningkat sebesar 14,59% dari posisi per
31 Desember 2024, dimana peningkatan tersebut terjadi pada :
1. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain dibandingkan posisi 31 Desember 2024
mengalami peningkatan sebesar Rp. 672,217 Miliar. Hal ini terjadi karena adanya
penambahan pada fasilitas penempatan dana jangka pendek dalam bentuk term deposit dan
deposit facility Bank Indonesia serta interbank call money pada bank lain.
2. Giro pada bank lain
Giro pada bank lain dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar
Rp. 86,032 Miliar. Hal ini disebabkan karena adanya penurunan akibat transaksi pemakaian
dari nasabah.
3. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dibandingkan posisi
31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp. 429,698 Miliar. Penurunan tersebut
disebabkan karena adanya RR SUN yang jatuh tempo di awal tahun 2025.
4. Aset lain-lain
Aset lain-lain dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar
Rp. 174,254 Miliar. Penurunan tersebut disebabkan karena adanya penurunan pada saldo
untuk transaksi QRIS pada Bank Indonesia.
Total Liabilitas per 31 Desember 2025 meningkat dibanding per 31 Desember 2024 sebesar
16,02%, dimana peningkatan ini terjadi pada :
5. Liabilitas Segera
Liabilitas Segera dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar
Rp. 55,203 Miliar. Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh penurunan kewajiban
Bank yang berasal dari transaksi pada jaringan ATM Prima.
6. Simpanan dari bank lain
Simpanan dari bank lain – Pihak ketiga dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami
penurunan sebesar Rp. 1,998 Miliar. Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya pencairan
deposito dari bank lain.
Page 2
7. Liabilitas tagihan akseptasi
Liabilitas tagihan akseptasi dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami penurunan
sebesar Rp. 3,370 Miliar. Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya penurunan kegiatan
dari transaksi ekspor import nasabah.
8. Utang Pajak
Utang Pajak dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar
Rp. 3,512 Miliar. Peningkatan tersebut didominasi oleh jumlah pajak penghasilan (PPh)
pasal 21 dan pasal 29. Peningkatan PPh pasal 21 disebabkan karena adanya penambahan
jumlah karyawan serta kantor cabang baru, sedangkan untuk peningkatan PPh pasal 29
dikarenakan adanya peningkatan pada perhitungan laba kena pajak secara fiskal.
Demikian penjelasan atas peningkatan Total Aset dan Total Liabilitas posisi 31 Desember 2025
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024.
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.