Back to announcement
20260330_YOII_Laporan Informasi dan Fakta Material_32055920_lamp2.pdf
Other Text extracted YOIISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 30
Page 1
INFORMASI PENTING SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK
MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (“PMHMETD I”) KEPADA PEMEGANG SAHAM
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN
ATAU KECUKUPAN ISI KETERBUKAAN INFORMASI INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM.
KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN
DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT ASURANSI DIGITAL BERSAMA TBK (”PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI.
PT ASURANSI DIGITAL BERSAMA TBK
Kegiatan Usaha Utama
Aktivitas Asuransi Umum Konvensional
Kantor Pusat: Kantor Perwakilan:
Gedung Tamansari Parama Lt. 9 Pangandaran Semarang
Jl. Wahid Hasyim Kav. 84-88 Jl.Parapat No.15, Pangandaran Jl. Kelud Raya No. 58, Semarang
Jakarta 10340
Tel.: +62 21 2234 6065 Surabaya Bandung
Fax.: +62 21 2234 6055 Jl. Genteng Kali No.65B, Jl. BKR No. 98D, Bandung
E-mail: corsec@adbinsure.com Surabaya
Website: www.adbinsure.com
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (”PMHMETD I”) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM DALAM
RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (”HMETD”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus) saham biasa atas nama yang merupakan
Saham Baru dan dikeluarkan dari portepel Perseroan (”Saham Baru”) atau sebesar 16,67% (enam belas koma enam tujuh persen) dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor
penuh dalam Perseroan setelah PMHMETD I dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham (”Saham Yang Ditawarkan”), yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan Harga
Pelaksanaan sebesar Rp100,- (seratus Rupiah). Sehingga jumlah dana yang diperoleh dari PMHMETD I dalam rangka penerbitan HMETD seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya
sebesar Rp 68.493.750.000 ,- (enam puluh delapan miliar empat ratus sembilan puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah).
Setiap pemegang 5 (lima) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 26 Juni 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 (satu) HMETD dimana
setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian
saham. Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan saham dalam penambahan modal dengan me mberikan HMETD tersebut menjadi
milik Perseroan dan akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.
Seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini akan dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dengan memperhatikan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saham Baru dari PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal, yaitu hak-hak yang berkaitan dengan saham, antara
lain hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”), hak atas pembagian dividen, hak atas saham bonus, dan hak atas HMETD.
Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Adi Wibowo Adisaputro selaku pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 1.448.710.000 (satu miliar empat ratus empat
puluh delapan juta tujuh ratus sepuluh ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 289.742.000 (dua ratus delapan puluh sembilan juta tujuh ratus empat puluh dua
ribu) HMETD menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I ini, dan akan mengalihkan seluruh HMETD yang akan
diperolehnya kepada Qoala Technology Pte. Ltd ("Qoala"). Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Djajus Adisaputro selaku pemegang saham utama Perseroan yang
memiliki 934.110.000 (sembilan ratus tiga puluh empat juta seratus sepuluh ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 186.822.000 (seratus delapan puluh enam
juta delapan ratus dua puluh dua ribu) HMETD menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I ini, dan akan mengalihkan
sebagian HMETD sebesar 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh lima) yang akan diperolehnya kepada Qoala. Berdasarkan Surat
Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Qoala selaku pemegang saham Perseroan yang memiliki 170.087.500 (seratus tujuh puluh juta delapan puluh tujuh ribu lima ratus) Saham dalam
Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 34.017.500 (tiga puluh empat juta tujuh belas ribu lima ratus) HMETD menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan
diperolehnya dalam PMHMETD I, serta akan menerima pengalihan sebanyak 289.742.000 HMETD dan 101.734.775 HMETD dari Adi Wibowo Adisaputro dan Djajus Adisaputro, serta
melaksanakan seluruh HMETD tersebut ("Komitmen Qoala"). Qoala menyatakan memiliki kecukupan dana untuk melaksanakan Komitmen Qoala sebagaimana didukung dengan bukti
kecukupan dana berupa Statement of Assets per 28 Februari 2026 dari UBS AG Singapore Branch. Jika Saham Yang Ditawarkan dalam PMHMETD I setelah dikurangi porsi Komitmen Qoala
tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang saham Perseroan atau pemegang HMETD, maka sisa Saham Yang Ditawarkan akan dialokasikan kepada pemegang saham atau pemegang
bukti HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang
saham atau pemegang bukti HMETD yang memesan Saham Tambahan. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan
Perseroan dari portepel. HMETD yang tidak dilaksanakan pada tanggal terakhir pelaksanaan HMETD tidak berlaku lagi.
Perseroan dalam melakukan PMHMETD I ini telah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) sebagaimana tercantum dalam Akta Berita Acara
Rapat No.4 tanggal 3 Maret 2026 yang dibuat oleh Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN YAITU RISIKO ASURANSI. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB VI
PROSPEKTUS.
PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HMETD AKAN MENGALAMI DILUSI MAKSIMUM SEBESAR 16,67% (ENAM BELAS KOMA ENAM TUJUH
PERSEN) SETELAH PELAKSANAAN HMETD.
PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM DALAM PMHMETD I INI, TETAPI SAHAM-SAHAM TERSEBUT AKAN DIDISTRIBUSIKAN SECARA
ELEKTRONIK YANG AKAN DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”)
Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Maret 2026
Page 2
JADWAL SEMENTARA
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : 03 Maret 2026
Efektif Pernyataan Pendaftaran : 15 Juni 2026
Daftar Pemegang saham yang Berhak Memperoleh HMETD (Recording Date) : 26 Juni 2026
Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 24 Juni 2026
Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 25 Juni 2026
Cum-HMETD di Pasar Tunai : 26 Juni 2026
Ex-HMETD di Pasar Tunai : 29 Juni 2026
Distribusi Sertifikat HMETD : 29 Juni 2026
Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 30 Juni 2026
Periode Perdagangan HMETD : 30 Juni – 13 Juli 2026
Periode Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD : 30 Juni – 13 Juli 2026
Periode Distribusi Saham Hasil HMETD : 16 - 29 Juli 2024
Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 15 Juli 2026
Penjatahan Efek Tambahan : 16 Juli 2026
Distribusi Saham Hasil Penjatahan : 16 Juli 2026
Pengembalian Uang Pemesanan : 20 Juli 2026
PENAMBAHAN MODAL DENGAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui rencana PMHMETD I
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) tanggal 3 Maret 2026, dengan hasil keputusan
antara lain menyetujui rencana peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dalam jumlah sebanyak-
banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus)
saham melalui Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dengan cara
menerbitkan HMETD. Hasil RUPSLB tersebut telah diumumkan pada website Perseroan
(https://adbinsure.com/), dan website BEI pada tanggal 4 Maret 2026, sesuai dengan Peraturan OJK No.15/2020.
Perseroan dengan ini melakukan PMHMETD I kepada para pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan
HMETD atas Saham Baru sebanyak-banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan
ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus) saham biasa atas nama (“Saham Baru”) atau 16,67% (enam belas koma
enam tujuh persen) dari total modal ditempatkan atau disetor penuh setelah PMHMETD I, dengan nilai nominal
Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 100,- (seratus
Rupiah), sehingga jumlah dana yang diperoleh dari PMHMETD I dalam rangka penerbitan HMETD seluruhnya
berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 68.493.750.000,- (enam puluh delapan miliar empat ratus sembilan
puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah). Setiap pemegang 5 (lima) Saham Lama yang namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 26 Juni 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 (satu)
HMETD.
Seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini akan dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan
dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Saham Baru dari PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas
dividen dengan saham lain yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
HMETD dapat diperdagangkan baik di dalam maupun di luar BEI sesuai Peraturan OJK No. 32/2015 selama 10
(sepuluh) Hari Kerja mulai tanggal 30 Juni 2026 sampai dengan 13 Juli 2026. Pencatatan Saham Hasil
Pelaksanaan HMETD akan dilakukan di BEI dimulai pada tanggal 30 Juni 2026. Tanggal terakhir pelaksanaan
HMETD adalah tanggal 13 Juli 2026 sehingga HMETD yang tidak dilaksanakan sampai dengan tanggal tersebut
tidak akan berlaku.
Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Adi Wibowo Adisaputro selaku pemegang saham
utama Perseroan yang memiliki 1.448.710.000 (satu miliar empat ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus
sepuluh ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 289.742.000 (dua ratus delapan
puluh sembilan juta tujuh ratus empat puluh dua ribu) HMETD menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh
HMETD yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I ini, dan akan mengalihkan seluruh HMETD
yang akan diperolehnya kepada Qoala Technology Pte. Ltd ("Qoala"). Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal
Page 3
18 Maret 2026, Djajus Adisaputro selaku pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 934.110.000
(sembilan ratus tiga puluh empat juta seratus sepuluh ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk
memperoleh 186.822.000 (seratus delapan puluh enam juta delapan ratus dua puluh dua ribu) HMETD
menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I
ini, dan akan mengalihkan sebagian HMETD sebesar 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat
ribu tujuh ratus tujuh puluh lima) yang akan diperolehnya kepada Qoala. Berdasarkan Surat Pernyataan
tertanggal 18 Maret 2026, Qoala selaku pemegang saham Perseroan yang memiliki 170.087.500 (seratus tujuh
puluh juta delapan puluh tujuh ribu lima ratus) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh
34.017.500 (tiga puluh empat juta tujuh belas ribu lima ratus) HMETD menyatakan akan melaksanakan seluruh
HMETD yang akan diperolehnya dalam PMHMETD I, serta akan menerima pengalihan sebanyak 289.742.000
HMETD dan 101.734.775 HMETD dari Adi Wibowo Adisaputro dan Djajus Adisaputro, serta melaksanakan
seluruh HMETD tersebut ("Komitmen Qoala"). Qoala menyatakan memiliki kecukupan dana untuk
melaksanakan Komitmen Qoala sebagaimana didukung dengan bukti kecukupan dana berupa Statement of
Assets per 28 Februari 2026 dari UBS AG Singapore Branch. Jika Saham Yang Ditawarkan dalam PMHMETD I
setelah dikurangi porsi Komitmen Qoala tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang saham Perseroan atau
pemegang HMETD, maka sisa Saham Yang Ditawarkan akan dialokasikan kepada pemegang saham atau
pemegang bukti HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional
berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham atau pemegang
bukti HMETD yang memesan Saham Tambahan. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan,
maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel. HMETD yang tidak dilaksanakan pada
tanggal terakhir pelaksanaan HMETD tidak berlaku lagi.
STRUKTUR PERMODALAN DAN PEMEGANG SAHAM
Struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan pada saat Keterbukaan Informasi ini diterbitkan
berdasarkan (i) Akta No. 57/2025 dan (ii) Komposisi Kepemilikan Saham Perseroan berdasarkan Daftar
Pemegang Saham ("DPS") per 28 Februari 2026 sebagaimana dimuat dalam Surat Biro Administrasi Efek No.
OPR-0623/AJK/032026 tanggal 27 Maret 2026, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase
(Lembar) (Rupiah) (%)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28%
Dapen BPD DKI 85.586.500 8.558.650.000 2,50%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60%
Dapen BPD Jateng 246.179.600 24.617.960.000 7,19%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25%
Yayasan BPD Jateng 22.460.000 2.246.000.000 0,66%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97%
Masyarakat Lainnya 414.463.900 41.446.390.000 12,10%
Modal Ditempatkan dan Disetor 3.424.687.500 342.468.750.000 100,00%
Saham Dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000
Apabila HMETD yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini dilaksanakan seluruhnya oleh pemegang saham
Perseroan, selain Adi Wibowo Adisaputro dan Djajus Adisaputro yang akan mengalihkan HMETD yang akan
diperolehnya, masing-masing sebanyak 289.742.000 (dua ratus delapan puluh sembilan juta tujuh ratus empat
puluh dua ribu) HMETD dan 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh
puluh lima) HMETD, kepada Qoala dan Qoala akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya
tersebut, serta sisa HMETD Djajus Adisaputro yaitu sebanyak 85.087.225 (delapan puluh lima juta delapan puluh
tujuh ribu dua ratus dua puluh lima) dapat diserap oleh pemegang saham publik atau pihak ketiga lain sesuai
dengan ketentuan berlaku, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan
setelah PMHMETD I secara proforma adalah sebagai berikut:
Page 4
Sebelum pelaksanaan PMHMETD I Setelah pelaksanaan PMHMETD I
Nilai Nominal Rp100,- per saham Nilai Nominal Rp100,- per saham
Keterangan
Jumlah Nilai Nominal Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham (%)
(Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30% 1.448.710.000 144.871.000.000 35,25%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28% 934.110.000 93.411.000.000 22,73%
Dapen BPD DKI 85.586.500 8.558.650.000 2,50% 102.703.800 10.270.380.000 2,50%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60% 65.760.000 6.576.000.000 1,60%
Dapen BPD Jateng 246.179.600 24.617.960.000 7,19% 295.415.520 29.541.552.000 7,19%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25% 51.228.000 5.122.800.000 1,25%
Yayasan BPD Jateng 22.460.000 2.246.000.000 0,66% 26.952.000 2.695.200.000 0,66%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16% 6.720.000 672.000.000 0,16%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97% 595.581.775 59.558.177.500 14,49%
Masyarakat Lainnya <5% 414.463.900 41.446.390.000 12,10% 582.443.905 58.244.390.500 14,17%
Jumlah Modal Ditempatkan
3.424.687.500 342.468.750.000 100,00% 4.109.625.000 410.962.500.000 100,00%
dan Disetor Penuh
Sisa Saham dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000 5.890.375.000 589.037.500.000
Apabila HMETD yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini seluruhnya tidak dilaksanakan, kecuali atas HMETD yang
dimiliki Qoala berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan pada saat Keterbukaan Informasi ini
diterbitkan serta HMETD yang akan diperoleh Qoala melalui pengalihan dari Adi Wibowo Adisaputro dan Djajus
Adisaputro, masing-masing sebanyak 289.742.000 (dua ratus delapan puluh sembilan juta tujuh ratus empat
puluh dua ribu) HMETD dan 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh
puluh lima) HMETD, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah
PMHMETD I secara proforma adalah sebagai berikut:
Sebelum pelaksanaan PMHMETD I Setelah pelaksanaan PMHMETD I
Nilai Nominal Rp100,- per saham Nilai Nominal Rp100,- per saham
Keterangan
Jumlah Nilai Nominal Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham (%)
(Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30% 1.448.710.000 144.871.000.000 37,63%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28% 934.110.000 93.411.000.000 24,26%
Dapen BPD DKI 85.586.500 8.558.650.000 2,50% 85.586.500 8.558.650.000 2,22%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60% 54.800.000 5.480.000.000 1,42%
Dapen BPD Jateng 246.179.600 24.617.960.000 7,19% 246.179.600 24.617.960.000 6,39%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25% 42.690.000 4.269.000.000 1,11%
Yayasan BPD Jateng 22.460.000 2.246.000.000 0,66% 22.460.000 2.246.000.000 0,58%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16% 5.600.000 560.000.000 0,15%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97% 595.581.775 59.558.177.500 15,47%
Masyarakat Lainnya <5% 414.463.900 41.446.390.000 12,10% 414.463.900 41.446.390.000 10,76%
Jumlah Modal Ditempatkan
3.424.687.500 342.468.750.000 100,00% 3.850.181.775 385.018.177.500 100,00%
dan Disetor Penuh
Sisa Saham dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000 6.149.818.225 614.981.822.500
Saham Baru yang berasal dari PMHMETD I ini, akan dicatatkan pada BEI bersama dengan saham-saham yang
telah dicatatkan sebelumnya oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang
berlaku.
Dengan memperhatikan bahwa jumlah Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini seluruhnya
berjumlah sebanyak-banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh
tujuh ribu lima ratus) saham biasa atas nama, maka pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk
membeli Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini sesuai dengan HMETD-nya akan mengalami
penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi atas saham Perseroan sampai dengan maksimum 16,67%
(enam belas koma enam tujuh persen).
Page 5
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PMHMETD I
Dana yang diperoleh dari PMHMETD I, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, akan digunakan seluruhnya
untuk modal kerja dalam rangka memperkuat struktur permodalan Perseroan dengan rincian sebagai berikut:
1. Sekitar 90% akan dipergunakan untuk biaya marketing untuk mendukung strategi usaha, distribusi produk,
dan brand awareness Perseroan.
2. Sekitar 10% akan dipergunakan untuk pengembangan aplikasi yang mencakup Data Center, Web Hosting,
dan System Security dan pengembangan sumber daya manusia, dimana di dalamnya terdapat biaya
pengembangan karyawan profesional/spesialis guna mendukung pengembangan produk baru Perseroan,
serta mendukung aspek Information Technology, Teknis, dan Operasional Perseroan.
Penjelasan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana hasil PMHMETD I dapat dilihat pada Bab
Penggunaan Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum dalam Prospektus.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini disusun berdasarkan angka-angka yang dikutip dari dan
harus dibaca dengan mengacu pada Laporan Keuangan tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31
Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan tersebut
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini tanpa modifikasian, yang
ditandatangani oleh Benedictus Yuliando dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP.1905 dengan tanggal 17
Maret 2026.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
1 Januari 2024/
Keterangan
2025 2024 31 Desember 2023
(Audit) (Disajikan Kembali) (Disajikan kembali)
ASET 347.248.096 250.853.733 222.843.499
LIABILITAS 136.222.247 89.953.254 127.222.634
EKUITAS 211.025.849 160.900.479 95.620.865
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 347.248.096 250.853.733 222.843.499
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
2025 2024
Keterangan
(Audit) (Disajikan Kembali)
PENDAPATAN USAHA BERSIH 464.710.631 121.012.447
BEBAN USAHA 445.968.016 116.093.733
LABA USAHA 18.742.615 4.918.714
PENGHASILAN LAIN-LAIN - BERSIH 1.396.985 12.012.137
LABA SEBELUM PAJAK 20.139.600 16.930.851
BEBAN (MANFAAT) PAJAK TANGGUHAN 6.251.235 (2.115.305)
LABA TAHUN BERJALAN 13.888.365 19.046.156
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 730.372 1.233.458
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF 14.618.737 20.279.614
LABA BERSIH PER SAHAM
(nominal penuh) 4,06 6,56
RASIO-RASIO PENTING
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rasio Pertumbuhan (%)
Pendapatan Usaha 284,02% -
Laba Usaha 281,05% -
Page 6
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Laba Bersih -27,08% -
Aset 38,43% 12,57%
Liabilitas 51,44% -29,29%
Ekuitas 31,15% 68,27%
Rasio Usaha (%)
Laba Usaha / Pendapatan Usaha 4,03% 4,06%
Laba Bersih / Pendapatan Usaha 2,99% 15,74%
Laba Usaha / Ekuitas 8,88% 3,06%
Laba Bersih / Ekuitas (ROE) 6,58% 11,84%
Laba Usaha / Aset 5,40% 1,96%
Laba Bersih / Aset (ROA) 4,00% 7,59%
Rasio Keuangan (%)
Jumlah Liabilitas / Ekuitas 64,55% 55,91%
Jumlah Liabilitas / Aset 39,23% 35,86%
Pendapatan Usaha / Aset 133,83% 48,24%
Catatan:
Sehubungan dengan penerapan standar akuntansi baru, yaitu perubahan dari PSAK 62 menjadi PSAK 117,
Perseroan melakukan penyajian kembali (restatement) atas laporan keuangan untuk periode 2023–2025. Untuk
tahun 2023, penyajian kembali dilakukan pada saldo awal (beginning balance) laporan posisi keuangan saja. Oleh
karena itu, angka laporan laba rugi dan rasio keuangan tahun 2023 berdasarkan PSAK 117 tidak tersedia.
Penjelasan lebih lengkap mengenai Ikhtisar Data Keuangan Penting dapat dilihat pada bab IV dalam Prospektus.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan Pembahasan Manajemen ini harus dibaca bersama-bersama dengan Ikhtisar Data Keuangan
Penting. Laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan terkait, dan informasi keuangan
lainnya, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus. Laporan Keuangan tersebut telah disajikan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini disusun berdasarkan angka-angka yang dikutip dari dan
harus dibaca dengan mengacu pada Laporan Keuangan tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31
Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan tersebut
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini tanpa modifikasian, yang
ditandatangani oleh Benedictus Yuliando dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1905 dengan tanggal 17
Maret 2026.
Kecuali disebutkan secara khusus, seluruh pembahasan informasi keuangan Perseroan dalam bagian ini disajikan
berdasarkan informasi keuangan Perseroan.
ANALISIS KEUANGAN
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Tabel berikut merupakan tabel laba rugi Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
2024
Keterangan 2025
(Disajikan
(Audit)
Kembali)
HASIL JASA ASURANSI
Pendapatan jasa asuransi 730.699.594 327.801.480
Beban jasa asuransi (268.688.309) (204.778.524)
Pendapatan (beban) dari kontrak reasuransi milikan (3.296.149) (5.363.455)
Page 7
31 Desember
2024
Keterangan 2025
(Disajikan
(Audit)
Kembali)
Hasil jasa asuransi bersih 458.715.136 117.659.501
Hasil Investasi – bersih 7.157.944 5.075.664
Pendapatan (beban) usaha lainnya 41.663 (109.660)
Beban keuangan bersih dari kontrak asuransi (1.204.112) (1.495.625)
Beban keuangan bersih dari kontrak reasuransi - (117.433)
PENDAPATAN USAHA BERSIH 464.710.631 121.012.447
BEBAN USAHA 445.968.016 116.093.733
LABA USAHA 18.742.615 4.918.714
PENGHASILAN LAIN-LAIN - BERSIH 1.396.985 12.012.137
LABA SEBELUM PAJAK 20.139.600 16.930.851
BEBAN (MANFAAT) PAJAK TANGGUHAN 6.251.235 (2.115.305)
LABA TAHUN BERJALAN 13.888.365 19.046.156
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan
nilai investasi pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (117.902) 546.698
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan revaluasi tanah dan bangunan 923.902 581.007
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti – bersih 526.410 100.443
Keuntungan (kerugian) atas kontrak asuransi PSAK No. 117 (602.038) 5.310
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 730.372 1.233.458
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF 14.618.737 20.279.614
LABA BERSIH PER SAHAM
(nominal penuh) 4,06 6,56
PENDAPATAN JASA ASURANSI
Berikut ini merupakan rincian Pendapatan Jasa Asuransi Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Asuransi Kredit 16.133.733 82.124.130
Kendaraan Bermotor 1.143.750 356.068
Kecelakaan Diri 334.658.152 225.279.461
Harta Benda 344.445 431.512
Tanggung Gugat - 5.600
Pengangkutan 150 59.972
Rekayasa - -
Page 8
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Aneka 378.419.363 19.544.737
Jumlah 730.699.594 327.801.480
Pendapatan Jasa Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Pendapatan Jasa Asuransi untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 730.699.549
ribu, meningkat sangat signifikan sebesar 122,91% dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp
327.801.480 ribu. Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan pesat pada segmen "Aneka" yang
mencapai Rp 378.419.363 ribu (dari sebelumnya Rp 19.544.737 ribu) yang diakibatkan oleh meningkatnya
penjualan produk asuransi perjalanan dan terdapat peningkatan pada pendapatan asuransi Kecelakaan Diri yaitu
sebesar Rp 109.378.691 ribu.
BEBAN JASA ASURANSI
Berikut ini merupakan rincian Beban Jasa Asuransi Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Asuransi Kredit 15.225.167 83.147.085
Kendaraan Bermotor 1.041.891 (152.269)
Kecelakaan Diri 193.862.073 120.015.834
Harta Benda 178.544 276.201
Tanggung Gugat - (54.036)
Pengangkutan - -
Rekayasa - 1.097
Aneka 58.380.633 1.544.612
Jumlah 268.688.309 204.778.524
Beban Jasa Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Beban Jasa Asuransi pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 268.688.309 ribu, meningkat 31,21% dari Rp
204.778.524 ribu pada tahun 2024. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan pendapatan jasa asuransi, terutama
disebabkan oleh peningkatan klaim pada lini usaha Kecelakaan Diri dan "Aneka". Meskipun demikian, secara
rasio, beban jasa asuransi terhadap pendapatan jasa asuransi mengalami perbaikan dibandingkan tahun
sebelumnya.
Pendapatan (beban) Dari Kontrak Reasuransi Milikan
Pendapatan (beban) Dari Kontrak Reasuransi Milikan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Beban bersih dari kontrak reasuransi yang dimiliki pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 3.296.149 ribu, menurun
38,43% dari beban Rp 5.363.455 ribu pada tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan kondisi yang lebih positif,
dimana pada tahun 2024 terdapat pencatatan recovery atas piutang reasuransi yang telah dibayarkan,
sementara pada tahun 2025 tidak terdapat klaim signifikan yang berkaitan dengan kontrak reasuransi.
Page 9
JUMLAH HASIL INVESTASI – BERSIH
Berikut ini merupakan rincian Jumlah Hasil Investasi – Bersih Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31
Desember 2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Bunga deposito berjangka 5.299.729 3.677.133
Bunga obligasi 1.877.904 1.454.821
Dividen 44.775 -
Amortisasi premium obligasi (64.464) (56.290)
Jumlah 7.157.944 5.075.664
Jumlah Hasil Investasi – Bersih yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Hasil investasi bersih pada tahun 2025 adalah sebesar Rp 7.157.944 ribu, meningkat 41,02% dari Rp 5.075.664
ribu pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan bunga dari deposito
berjangka dan obligasi, sejalan dengan peningkatan portofolio investasi Perseroan.
PENDAPATAN USAHA BERSIH
Pendapatan Usaha Bersih yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Pendapatan Usaha Bersih Perseroan melonjak dari Rp121.012.447 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 464.710.631
ribu di tahun 2025, atau tumbuh sebesar 284,02%. Pertumbuhan signifikan ini merupakan hasil kombinasi dari
peningkatan drastis pada hasil jasa asuransi bersih dan pertumbuhan positif pada hasil investasi.
BEBAN USAHA
Berikut ini merupakan rincian Beban Usaha Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Pemasaran
Beban Akuisisi & Komisi – Non-Attributable 411.276.177 94.732.972
Jumlah Pemasaran 411.276.177 94.732.972
Umum dan Administrasi
Gaji dan tunjangan 18.630.378 11.927.051
Beban kantor dan umum 4.368.357 3.157.888
Jasa profesional 3.443.724 1.439.079
Imbalan kerja jangka panjang 1.015.538 713.967
Penyusutan 978.156 1.025.738
Penyisihan piutang 799.725 610.955
Telepon dan faksimili 309.027 423.909
Pendidikan dan latihan 220.466 117.377
Kendaraan 199.687 138.978
Page 10
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Perjalanan dinas 141.858 80.796
Lain-lain 4.584.923 1.727.023
Jumlah Umum & Administrasi 34.691.839 21.360.761
Jumlah 445.968.016 116.093.733
Beban usaha yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Total Beban Usaha Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 445.968.016 ribu, meningkat sangat
signifikan sebesar 284,14% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 116.093.733 ribu. Peningkatan ini sejalan
dengan lonjakan Pendapatan Usaha Bersih yang juga tumbuh pesat.
Beban Pemasaran meningkat drastis dari Rp 94.732.972 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 411.276.177 ribu di tahun
2025, atau naik 334,14 %. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan beban akuisisi dan komisi seiring
dengan melonjaknya pendapatan premi, khususnya pada segmen "Aneka" (asuransi perjalanan) dan asuransi
Kecelakaan Diri.
Beban Umum dan Administrasi juga meningkat dari Rp 21.360.761 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 34.691.839
ribu di tahun 2025, atau naik 62,41%. Kenaikan ini terutama didorong oleh gaji dan tunjangan naik 56,20% (dari
Rp 11.927.051 ribu menjadi Rp 18.630.378 ribu), seiring dengan peningkatan aktivitas bisnis dan penambahan
sumber daya manusia, jasa profesional naik 139,30% (dari Rp 1.439.079 ribu menjadi Rp 3.443.724 ribu), terkait
dengan berbagai kebutuhan konsultan dan profesional seiring ekspansi bisnis dan persiapan IPO, dan lain-lain
naik 165,48% (dari Rp 1.727.023 ribu menjadi Rp 4.584.923 ribu), mencakup berbagai biaya operasional yang
meningkat sejalan dengan skala bisnis yang membesar. Meskipun beban usaha meningkat signifikan,
peningkatan ini masih sebanding dengan pertumbuhan pendapatan.
LABA USAHA
Berikut ini merupakan rincian Laba Usaha Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Laba Usaha 18.742.615 4.918.714
Jumlah 18.742.615 4.918.714
Laba usaha yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Laba Usaha Perseroan melonjak dari Rp 4.918.714 ribu pada tahun 2024 menjadi Rp 18.742.615 ribu pada tahun
2025 atau sebesar 281,05%. Peningkatan ini tidak hanya didorong oleh pertumbuhan volume premi, namun juga
oleh kualitas pendapatan yang lebih baik, tercermin dari profil risiko yang lebih sehat dan penurunan rasio klaim.
Pertumbuhan Pendapatan Usaha Bersih yang melampaui kenaikan Beban Usaha mencerminkan peningkatan
efisiensi dan profitabilitas operasional Perseroan.
Page 11
PENGHASILAN LAIN-LAIN – BERSIH
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Penghapusan utang premi reasuransi 1.189.451 10.817.146
Jasa giro 532.964 428.551
Administrasi polis 33.798 52.328
Keuntungan penjualan aset tetap 100 11.821
Laba (rugi) selisih kurs - bersih (71) (5)
Pengurangan piutang - 933.530
Lain-lain (359.257) (231.234)
Jumlah 1.396.985 12.012.137
Penghasilan Lain-Lain - Bersih yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Penghasilan Lain-lain - Bersih Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 1.396.985 ribu, menurun signifikan
sebesar 88,37% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 12.012.137 ribu. Penurunan ini terutama disebabkan
oleh adanya penghasilan bersifat tidak berulang (non-recurring income) pada tahun 2024 berupa penghapusan
utang premi reasuransi sebesar Rp 10.817.146 ribu yang berasal dari penyelesaian bisnis lama yang sudah tidak
dijalankan oleh Perseroan, sementara pada tahun 2025 tidak terdapat transaksi serupa.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
ASET
Tabel berikut merupakan laporan posisi keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
1 Januari 2024/
31 Desember
Keterangan
2025 2024 2023/
(Disajikan (Disajikan kembali)
(Audit) Kembali)
Aset 347.248.096 250.853.733 222.843.499
Liabilitas 136.222.247 89.953.254 127.222.634
Ekuitas 211.025.849 160.900.479 95.620.865
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 347.248.096 250.853.733 222.843.499
JUMLAH ASET
Tabel berikut merupakan laporan posisi Aset Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2025 dan 2024 yang telah disajikan kembali.
Page 12
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
1 Januari 2024/
Keterangan 31 Desember
2025 2024 2023/ (Disajikan
(Audit) (Disajikan kembali) kembali)
ASET
Kas 47.187.031 19.076.379 17.635.043
Piutang lain-lain - setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai masing-masing
sebesar Rp 15.828.793, Rp 104.988.266,
dan Rp 110.694.600 pada tanggal 31
Desember 2025 dan 2024 dan 1 Januari
2024/31 Desember 2023 70.294.094 17.821.773 13.418.293
Investasi
Deposito berjangka 112.000.000 80.000.000 73.250.000
Penyertaan saham 4.946.842 5.097.998 4.397.103
Obligasi - dimiliki hingga jatuh tempo 27.034.645 20.120.034 18.122.934
Sukuk 2.293.591 2.300.668 2.307.765
Aset kontrak reasuransi 2.025.204 7.619.739 4.266.341
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
masing-masing sebesar Rp 3.742.708 dan
Rp 4.060.780 dan Rp 4.648.374 masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024 dan 1 Januari 2024/31 Desember
2023 32.448.417 32.276.590 32.410.735
Uang muka klaim 1.091.344 9.384.262 4.099.789
Aset pajak tangguhan 46.802.956 53.169.411 51.236.633
Aset lain - lain 1.123.972 3.986.879 1.698.863
Jumlah Aset 347.248.096 250.853.733 222.843.499
Jumlah Aset yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Jumlah Aset Perseroan per 31 Desember 2025 adalah Rp 347.248.096 ribu, meningkat 38,43% dari Rp
250.853.733 ribu pada tahun 2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan signifikan pada pos Kas,
Piutang Lain-lain, dan Investasi.
Jumlah Aset yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Jumlah Aset Perseroan per 31 Desember 2024 adalah Rp 250.853.733 ribu, meningkat 12,57% dari Rp
222.843.499 ribu pada tahun 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada pos Investasi, Uang
Muka Klaim, Piutang Lain-lain dan Aset Kontrak Reasuransi.
KAS
Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal
31 Desember 2024
Kas per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 47.187.031 ribu, melonjak 147,36% dari Rp 19.076.379 ribu di
tahun 2024. Peningkatan ini terutama berasal dari arus kas aktivitas pendanaan dari hasil Penawaran Umum
Page 13
Perdana (IPO) serta dukungan arus kas operasi yang sehat, mencerminkan fundamental bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Kas per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 19.076.379 ribu, meningkat 8,17% dari Rp 17.635.043 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini berasal dari arus kas operasi yang positif. PIUTANG LAIN-LAIN Piutang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Piutang Lain-lain (bersih) per 31 Desember 2025 adalah Rp 70.294.094 ribu, meningkat sangat signifikan dari Rp 17.821.773 ribu di tahun 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh melonjaknya tagihan premi dari Rp15.799.769 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 67.032.071 ribu di tahun 2025, sejalan dengan pertumbuhan bisnis yang pesat. Meskipun demikian, rasio perputaran piutang (receivable turnover days) tetap terjaga dan tidak menunjukkan perpanjangan waktu penagihan, mencerminkan efektivitas manajemen piutang Perseroan di tengah peningkatan volume usaha. Piutang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Piutang Lain-lain (bersih) per 31 Desember 2024 adalah Rp17.821.773 ribu, meningkat 32,84% dari Rp 13.418.293 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan tagihan premi sejalan dengan pertumbuhan bisnis. INVESTASI Investasi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Total investasi (deposito, saham, obligasi, sukuk) per 31 Desember 2025 adalah Rp 146.275.078 ribu, meningkat 71,09% dari Rp 107.518.700 ribu di tahun 2024. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan penempatan pada deposito berjangka dan obligasi. Investasi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Total investasi per 31 Desember 2024 adalah Rp107.518.700 ribu, meningkat 35,87% dari Rp 98.077.082 ribu di tahun 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan penempatan pada deposito berjangka dan obligasi. ASET KONTRAK REASURANSI Aset Kontrak Reasuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Aset Kontrak Reasuransi per 31 Desember 2025 adalah Rp 2.025.204 ribu, menurun drastis 73,42% dari Rp 7.619.739 ribu di tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya hak tagih Perseroan kepada perusahaan reasuransi atas klaim-klaim periode sebelumnya yang telah terealisasi, serta tidak terdapatnya klaim
Page 14
signifikan yang memerlukan pemulihan dari reasuradur di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan efektivitas manajemen risiko dan seleksi portofolio bisnis yang direasuransikan. Aset Kontrak Reasuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Aset Kontrak Reasuransi per 31 Desember 2024 adalah Rp 7.619.739 ribu, meningkat 78,60% dari Rp 4.266.341 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya tagihan kepada perusahaan reasuransi atas klaim- klaim dari portofolio bisnis lama yang masih memiliki perlindungan reasuransi, dan pada tahun 2024 terdapat klaim yang dapat dipulihkan (recoverable) dari reasuradur. ASET TETAP Aset Tetap yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Aset Tetap (bersih) per 31 Desember 2025 adalah Rp 32.448.417 ribu, relatif stabil dengan sedikit peningkatan 0,53% dari Rp 32.276.590 ribu di tahun 2024. Penambahan aset berupa komputer dan inventaris kantor diimbangi oleh penyusutan, sementara kenaikan nilai juga berasal dari surplus revaluasi tanah dan bangunan sebesar Rp 923.902 ribu. Aset Tetap yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Aset Tetap (bersih) per 31 Desember 2024 adalah Rp 32.276.590 ribu, relatif stabil dengan sedikit penurunan 0,41% dari Rp 32.410.735 ribu di tahun 2023. Penambahan aset baru diimbangi oleh penyusutan aset yang ada. UANG MUKA KLAIM Uang Muka Klaim yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Uang Muka Klaim per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 1.091.344 ribu, turun signifikan 88,37% dari Rp 9.384.262 ribu di tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan telah berhasil menyelesaikan sejumlah besar klaim yang sebelumnya diberikan uang muka. Uang Muka Klaim yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Uang Muka Klaim per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 9.384.262 ribu, meningkat 128, 90% dari Rp 4.099.789 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan aktivitas klaim seiring pertumbuhan bisnis. ASET PAJAK TANGGUHAN Aset Pajak Tangguhan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Aset Pajak Tangguhan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 46.802.956 ribu, menurun 11,97% dari Rp 53.169.411 ribu di tahun 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pemanfaatan rugi fiskal dan realisasi perbedaan temporer lainnya di tahun berjalan.
Page 15
Aset Pajak Tangguhan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Aset Pajak Tangguhan per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 53.169.411 ribu, meningkat 3,77% dari Rp
51.236.633 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini berasal dari akumulasi rugi fiskal dan perbedaan temporer
lainnya.
ASET LAIN-LAIN
Aset Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Aset Lain-lain per 31 Desember 2025 adalah Rp 1.123.972 ribu, turun 71,81% dari Rp 3.986.879 ribu di tahun
2024, terutama karena penurunan saldo uang muka yang telah direklasifikasi atau direalisasikan.
Aset Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Aset Lain-lain per 31 Desember 2024 adalah Rp 3.986.879 ribu, meningkat 134,68% dari Rp 1.698.863 ribu di
tahun 2023, terutama karena peningkatan saldo uang muka dan biaya dibayar dimuka.
LIABILITAS
Tabel berikut merupakan laporan posisi Liabilitas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
1 Januari
2024/31
Keterangan
2024 Desember 2023
2025 (Disajikan (Disajikan
(Audit) Kembali) kembali)
LIABILITIAS
Liabilitas kontrak asuransi 62.703.029 64.614.634 71.626.217
Utang pajak 1.975.853 577.865 216.709
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2.243.112 2.240.810 3.660.223
Utang lain - lain 69.300.253 22.519.945 51.719.485
Jumlah Liabilitas 136.222.247 89.953.254 127.222.634
JUMLAH LIABILITAS
Jumlah Liabilitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Jumlah Liabilitas per 31 Desember 2025 adalah Rp 136.222.247 ribu, meningkat signifikan 51,44% dari Rp
89.953.254 ribu di tahun 2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan Utang Lain-lain.
Jumlah Liabilitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Jumlah Liabilitas per 31 Desember 2024 adalah Rp 89.953.254 ribu, menurun 29,28% dari Rp 127.222.634 ribu di
tahun 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan Liabilitas Kontrak Asuransi dan Utang Lain-lain.
Page 16
LIABILITAS KONTRAK ASURANSI Liabilitas Kontrak Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Liabilitas Kontrak Asuransi per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 62.703.029 ribu, menurun 2,96% dari Rp 64.614.634 ribu di tahun 2024. Penurunan ini sejalan dengan penurunan Aset Kontrak Reasuransi, dan mencerminkan perubahan dalam estimasi arus kas masa depan dari kontrak asuransi yang diterbitkan. Liabilitas Kontrak Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Liabilitas Kontrak Asuransi per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 64.614.634 ribu, menurun 9,79% dari Rp 71.626.217 ribu di tahun 2023. Penurunan ini mencerminkan penyelesaian kewajiban kontrak asuransi periode sebelumnya. UTANG PAJAK Utang Pajak yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Utang Pajak per 31 Desember 2025 melonjak menjadi Rp 1.975.853 ribu dari Rp 577.865 ribu di tahun 2024, atau naik 241,92 %. Hal ini mengindikasikan peningkatan laba kena pajak dan utang atas pajak penghasilan badan serta pajak lainnya di akhir tahun 2025. Utang Pajak yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Utang Pajak per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 577.865 ribu, meningkat 166,65% dari Rp 216.709 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan laba sebelum pajak di tahun 2024. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang per 31 Desember 2025 adalah Rp 2.243.112 ribu, relatif stabil dengan sedikit peningkatan 0,10% dari Rp 2.240.810 di tahun 2024. Kenaikan kecil ini disebabkan oleh adanya biaya jasa lalu dan penyesuaian aktuaria, yang diimbangi oleh pembayaran manfaat. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang per 31 Desember 2024 adalah Rp 2.240.810 ribu, menurun 38,78% dari Rp 3.660.223 ribu di tahun 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh program pensiun dini dan pembayaran manfaat kepada karyawan.
Page 17
UTANG LAIN-LAIN
Utang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Utang Lain-lain per 31 Desember 2025 melonjak menjadi Rp 69.300.253 ribu dari Rp22.519.945 ribu di tahun
2024, atau meningkat 207,73%. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan beban operasional yang mencerminkan
peningkatan aktivitas bisnis dan volume penjualan produk asuransi di tahun 2025.
Utang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Utang Lain-lain per 31 Desember 2024 adalah Rp 22.519.945 ribu, menurun 56,46% dari Rp 51,719,485 ribu di
tahun 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penyelesaian utang-utang kepada pihak ketiga.
EKUITAS
Tabel berikut merupakan laporan posisi Ekuitas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
1 Januari
2024/31
Keterangan
2024 Desember 2023
2025 (Disajikan (Disajikan
(Audit) Kembali) kembali)
EKUITAS
Modal Saham
Nilai nominal Rp 100 (nominal penuh)
Modal dasar
10.000.000.000 lembar saham (nominal
penuh)
Modal ditempatkan dan disetor penuh
3.426.750.000 lembar (nominal penuh) pada
tanggal 31 Desember 2025, 3.012.600.000
lembar(nominal penuh) pada 31 Desember
2024 dan 2.562.600.000 lembar (nominal
penuh) pada tanggal 1 Januari 2024/31
Desember 2023 342.468.750 301.260.000 256.260.000
Biaya emisi saham (5.702.117) - -
Komponen ekuitas lainnya 2.911.751 3.631.691 3.079.683
Selisih revaluasi aset tetap - bersih 29.954.487 29.030.585 28.449.578
Saldo laba (defisit)
Ditentukan penggunaannya 9.490.045 9.490.045 9.490.045
Belum ditentukan penggunaannya (168.097.067) (182.511.842) (201.658.441)
Jumlah Ekuitas 211.025.849 160.900.479 95.620.865
Page 18
TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Total Ekuitas per 31 Desember 2025 adalah Rp211.025.849 ribu, meningkat 31,15% dari Rp160.900.479 ribu di
tahun 2024. Peningkatan ini didorong oleh tambahan modal disetor dari hasil IPO sebesar Rp41.208.750 ribu,
laba tahun berjalan sebesar Rp13.888.365 ribu, dan penghasilan komprehensif lain.
Total Ekuitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Total Ekuitas per 31 Desember 2024 adalah Rp160.900.479 ribu, meningkat 68,27% dari Rp 95.620.865 ribu di
tahun 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh tambahan modal disetor sebesar Rp45.000.000 ribu dan
laba tahun berjalan sebesar Rp19.046.156 ribu.
RASIO KEUANGAN PERSEROAN
Solvabilitas merupakan parameter/alat ukur untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh
liabilitasnya. Solvabilitas diukur dengan membandingkan jumlah liabilitas Perseroan dengan jumlah aset atau
ekuitas Perseroan:
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Liabilitas terhadap Aset 39,23% 35,86%
Liabilitas terhadap Ekuitas 64,55% 55,91%
Rasio Liabilitas terhadap Aset Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 39,23%, meningkat
dari 35,86% di tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan bahwa porsi liabilitas dalam struktur permodalan
Perseroan mengalami kenaikan, sejalan dengan peningkatan utang lain-lain yang signifikan untuk mendukung
ekspansi bisnis.
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 64,55%, meningkat
dari 55,91% di tahun 2024. Meskipun meningkat, rasio ini masih dalam tingkat yang sehat dan menunjukkan
bahwa Perseroan masih memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhi seluruh liabilitasnya dengan modal
yang dimiliki.
Profitabilitas
Profitabilitas merupakan indikator kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba pada suatu periode waktu
tertentu. Profitabilitas dapat dilihat dari imbal hasil investasi (Return on Asset / ROA) dan imbal hasil ekuitas
(Return on Equity / ROE).
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Imbal Hail Aset (ROA) 4,00 % 7,59 %
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 6,58 % 11,84 %
Imbal Hasil Aset (ROA) per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 4,00 %, menurun dari 7,59 % di tahun 2024.
Penurunan ini disebabkan oleh peningkatan total aset yang signifikan (38,43 %) dari hasil IPO, sementara laba
Page 19
tahun berjalan mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa aset baru yang diperoleh belum memberikan
kontribusi laba yang optimal dalam jangka pendek.
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 6,58 %, menurun dari 11,84 % di tahun 2024.
Penurunan ini sejalan dengan peningkatan ekuitas dari hasil IPO, sementara laba tahun berjalan menurun.
Meskipun demikian, Perseroan tetap mampu menghasilkan imbal hasil yang positif bagi pemegang saham.
LAPORAN ARUS KAS
Berikut ini merupakan rincian Laporan Arus Kas Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi 24.253.803 5 .002.591
Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi (31.649.784) (3.561.255)
Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan 35.506.633 -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 28.110.652 1.441.336
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 19.076.379 17.635.043
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 47.187.031 19.076.379
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Laporan Arus Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2025 mencapai Rp 24.253.803 ribu, meningkat
signifikan sebesar 384,82% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 5.002.591 ribu. Peningkatan ini terutama
didorong oleh lonjakan penerimaan premi yang mencapai Rp 657.626.000 ribu di tahun 2025 dibandingkan Rp
315.456.343 ribu di tahun 2024, sejalan dengan ekspansi bisnis Perseroan. Pertumbuhan penerimaan premi yang
signifikan ini mencerminkan kualitas pendapatan Perseroan yang semakin baik, dimana peningkatan volume
bisnis diikuti dengan kolektabilitas premi yang terjaga, sejalan dengan ekspansi bisnis yang sehat dan
berkelanjutan.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Laporan Arus Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun 2025 mencapai Rp31.649.784 ribu,
meningkat signifikan dibandingkan Rp 3.561.255 ribu di tahun 2024. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya
penempatan dana pada deposito berjangka sebesar Rp 45.750.000 ribu dan pembelian obligasi sebesar Rp
6.972.000 ribu, sejalan dengan peningkatan kas dari aktivitas operasi yang memberikan likuiditas lebih bagi
Perseroan untuk melakukan investasi produktif guna optimalisasi dana.
Page 20
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Laporan Arus Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Pada tahun 2025, Perseroan memperoleh arus kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 35.506.633 ribu yang
berasal dari tambahan modal disetor melalui Penawaran Umum Perdana (IPO), sementara pada tahun 2024
tidak terdapat aktivitas pendanaan yang mempengaruhi kas.
OPERASI PER SEGMEN
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Asuransi Kredit 16.133.733 82.124.130
Kendaraan Bermotor 1.143.750 356.068
Kecelakaan Diri 334.658.152 225.279.461
Harta Benda 344.445 431.512
Tanggung Gugat - 5.600
Pengangkutan 150 59.972
Rekayasa - -
Aneka 378.419.363 19.544.737
Jumlah 730.699.594 327.801.480
LIKUIDITAS PERSEROAN
Sumber likuiditas secara internal dan eksternal
Terkait likuiditas secara internal, Perseroan mempunyai sumber likuiditas yang cukup baik dilihat dari nilai kas
dan investasi untuk saat ini. Mempertimbangkan liabilitas yang harus dibayarkan Perseroan, Perseroan
mempunyai aset yang lebih dari cukup untuk membayar liabilitas tersebut. Sedangkan untuk sumber likuiditas
secara eskternal, Perseroan berasal dari pendapatan premi.
Sumber likuiditas yang material yang belum digunakan
Perseroan mempunyai sumber likuiditas yang saat ini sedang diinvestasikan sebagai deposito, obligasi dan
penempatan saham.
Kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang
mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Emiten
Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap
likuiditas.
Pernyataan Emiten mengenai kecukupan modal kerja atau jika modal kerja tidak mencukupi, langkah yang
akan dilakukan Emiten untuk mendapatkan modal kerja tambahan yang diperlukan.
Untuk saat ini, Perseroan mempunyai modal kerja yang dinilai cukup untuk membiayai kegiatan operasional
sehari-hari.
KOMITMEN INVESTASI BARANG MODAL YANG MATERIAL
Perseroan tidak mempunyai komitmen untuk melakukan investasi terhadap barang modal.
Page 21
RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING ATAU SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN DAN PENGARUHNYA
TERHADAP HASIL USAHA ATAU KEADAAN KEUANGAN EMITEN
Perseroan tidak mempunyai pinjaman atau perikatan atau komitmen yang mempunyai eksposur terhadap mata
uang asing atau suku bunga acuan.
KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL ATAU PERUBAHAN PENTING DALAM EKONOMI YANG
DAPAT MEMPENGARUHI JUMLAH PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS
Perseroan tidak mempunyai kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan
penting dalam ekonomi yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang dilaporkan dalam
laporan keuangan yang telah diaudit.
KOMPONEN PENTING DARI PENDAPATAN ATAU BEBAN
Perseroan perlu memperhatikan pendapatan premi bruto dibandingkan dengan beban klaim karena Perseroan
membutuhkan pendapatan premi yang cukup untuk membayar klaim-klaim yang akan terjadi.
PENINGKATAN YANG MATERIAL DARI PENJUALAN ATAU PENDAPATAN BERSIH
Kenaikan atas penjualan atau pendapatan bersih dari Perseroan telah dijelaskan pada perubahan-perubahan
pos-pos akun keuangan di atas.
DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH EMITEN SERTA LABA
OPERASI EMITEN SELAMA 3 (TIGA) TAHUN TERAKHIR
Tidak terdapat dampak material atas dampak perubahan harga, inflasi dan perubahan kurs valuta asing terhadap
penjualan dan pendapatan bersih Emiten serta laba operasi Emiten selama 3 (tiga) tahun terakhir.
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DALAM JANGKA WAKTU 3 (TIGA) TAHUN BUKU TERAKHIR
Perseroan tidak melakukan perubahan kebijakan akuntansi yang material dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun
buku terakhir, dan karenanya tidak terdapat dampak kuantitatif dari perubahan tersebut terhadap kinerja
keuangan Emiten.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN INSTITUSI LAINNYA DALAM BIDANG FISKAL, MONETER, EKONOMI PUBLIK, DAN
POLITIK YANG BERDAMPAK PADA KEGIATAN USAHA DAN INVESTASI EMITEN
Sampai saat ini, belum ada kebijakan pemerintah dan institusi lainnya dalam bidang fiskal, moneter, ekonomi
publik, dan politik yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan usaha dan investasi
Perseroan.
JUMLAH PINJAMAN YANG MASIH TERUTANG PADA TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR
Sampai dengan tanggal laporan keuangan Perseroan terakhir tidak mempunyai pinjaman.
INVESTASI BARANG MODAL YANG DIKELUARKAN DALAM RANGKA PEMENUHAN PERSYARATAN REGULASI
DAN ISU LINGKUNGAN HIDUP
Perseroan tidak mempunyai komitmen investasi barang modal dan Perseroan bergerak di bidang usaha Asuransi
Umum Konvensional dan dalam melaksanakan kegiatan usahanya tidak memiliki dampak material terhadap
lingkungan hidup.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha
Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tanggal 17 Maret 2026 atas Laporan
Keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31
Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (member of Moore Global Network Limited) dengan opini tanpa
modifikasian yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Benedictus Yuliando dengan Registrasi Akuntan Publik No.
AP. 1905, sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
Page 22
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
USAHA
A. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan adalah suatu Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan
berkedudukan di Jakarta Pusat. Perseroan didirikan dengan nama PT Sarana Lindung Upaya sebagaimana
termaktub dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 48 tanggal 25 April 1987 yang dibuat di hadapan Joeni
Moeljani, S.H., Notaris di Semarang, yang telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia
(saat ini bernama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia) sesuai dengan Surat Keputusan No
C2-597-HT0101 th.88 tanggal 28 Januari 1988, serta telah didaftarkan dalam Buku Daftar pada Kepaniteraan
Pengadilan Negeri Semarang dengan No. 54A/1988/II tanggal 10 Februari 1988 serta telah diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 1364 tanggal 14 Juli 1989, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.
56 (“Akta Pendirian”).
Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan, struktur permodalan Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.000.000,- per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase
(Lembar) (Rupiah) (%)
Modal Dasar 2.000 2.000.000.000
1. Panoet Harsono 200 200.000.000 40,00%
2. Djajoes Adisapoetro 200 200.000.000 40,00%
3. Eko Santoso 50 50.000.000 10,00%
4. Dwi Sampoerno 50 50.000.000 10,00%
Modal Ditempatkan dan Disetor 500 500.000.000 100,00%
Saham Dalam Portepel 1.500 1.500.000.000
Anggaran dasar Perseroan telah diubah untuk menyesuaikan dengan UUPT, yaitu sebagaimana termaktub dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 6 tanggal 4 Juni 2009, yang dibuat di hadapan Sonny Ambaryono, S.H.,
Notaris di Semarang, yang telah memperoleh persetujuan dari Menkum sesuai dengan Surat Keputusan No.
AHU-35106.AH.01.02. Tahun 2010 tanggal 13 Juli 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan No.
AHU-0052732.AH.01.09 Tahun 2010 tanggal 13 Juli 2010.
Perseroan telah beberapa kali mengubah anggaran dasarnya tersebut dan terakhir kali perubahannya adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 57
tanggal 15 Januari 2025 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., Notaris di Jakarta (“Akta No. 57/2025”)
sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (2) mengenai modal ditempatkan dan disetor serta susunan
pemegang saham Perseroan. Akta No. 57/2025 telah memperoleh penerimaan pemberitahuan dari Menkum
berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0031734 tanggal 4
Februari 2025, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0020771.AH.01.11.
TAHUN 2025 tanggal 4 Februari 2025.
B. SUSUNAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat Keterbukaan Informasi ini diterbitkan
berdasarkan (i) Akta No. 57/2025 dan (ii) Komposisi Kepemilikan Saham Perseroan berdasarkan Daftar
Pemegang Saham ("DPS") per 28 Februari 2026 sebagaimana dimuat dalam Surat Biro Administrasi Efek No.
OPR-0623/AJK/032026 tanggal 27 Maret 2026, adalah sebagai berikut:
Page 23
Nilai Nominal Rp100,- per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase
(Lembar) (Rupiah) (%)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28%
Dapen BPD DKI 85.586.500 8.558.650.000 2,50%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60%
Dapen BPD Jateng 246.179.600 24.617.960.000 7,19%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25%
Yayasan BPD Jateng 22.460.000 2.246.000.000 0,66%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97%
Masyarakat Lainnya 414.463.900 41.446.390.000 12,10%
Modal Ditempatkan dan Disetor 3.424.687.500 342.468.750.000 100,00%
Saham Dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000
C. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN
Sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Asuransi Digital Bersama No. 3 tanggal 2
Mei 2024 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn ., Notaris di Jakarta Selatan (“Akta 3/2024”) yang
telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dari
Menkum dengan No. AHU-AH.01.09-0176001 tanggal 2 Mei 2024 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan
dengan No. AHU-0084967.AH.01.11.TAHUN.2024 tanggal 2 Mei 2024, susunan anggota Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan sampai dengan tanggal diterbitkannya Keterbukaan Informasi ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Dwijawanti Widiatmadja
Komisaris Independen : Banua P Sianturi
Komisaris Independen : Achmad Hadad Rauf
Direksi
Direktur Utama : Adi Wibowo Adisaputro
Direktur Keuangan : Randy Tandra
Direktur Kepatuhan : Dr. Sofi Suryasnia
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini diterbitkan berdasarkan HMETD sebagaimana dimaksud
dalam POJK 32/2015. Perseroan telah menunjuk PT Adimitra Jasa Korpora sebagai pelaksana pengelolaan
administrasi saham dan sebagai agen pelaksana, sebagaimana termuat dalam Akta Perjanjian Pengelolaan
Administrasi Saham.
1. PEMESAN YANG BERHAK
Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal 26 Juni 2026 pukul 16.00 WIB berhak
untuk mengajukan pembelian Saham Baru dalam rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap
pemegang saham yang memiliki 5 (lima) Saham Lama berhak memperoleh 1 (satu) HMETD, dimana 1 (satu)
HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan nilai nominal
Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham, dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 100,- (seratus Rupiah) per saham
yang harus dibayar penuh pada saat pengajuan pemesanan pembelian saham.
Pemesan yang berhak untuk membeli Saham Baru adalah para pemegang HMETD yang sah, yaitu:
Page 24
a. para pemegang Sertifikat Bukti HMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat HMETD atau yang
memperoleh HMETD secara sah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
b. para pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif KSEI sampai dengan tanggal
terakhir periode perdagangan HMETD.
Pemesan dapat terdiri dari perorangan dan/atau lembaga/badan hukum indonesia/asing sebagaimana dalam
UUPM.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak maka bagi
pemegang saham di luar Penitipan Kolektif KSEI (warkat) yang belum terdaftar dalam DPS Perseroan dan akan
menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD disarankan untuk mendaftar di BAE Perseroan sebelum batas
akhir pendaftaran pemegang saham yaitu tanggal 26 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
2. DISTRIBUSI HMETD
a. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI,
HMETD akan didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank
Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan
pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 26 Juni 2026. Prospektus dan petunjuk
pelaksanaan akan diunggah dalam situs web Perseroan https://adbinsure.com/ dan situs web Bursa
Efek Indonesia www.idx.co.id.
b. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di
KSEI, Perseroan akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak. Para Pemegang
Saham Yang Berhak dapat menghubungi BAE melalui email ke opr@adimitra-jk.co.id dengan
menyebutkan (i) nama, (ii) alamat, (iii) nomor rekening bank dari pemegang saham yang akan
digunakan untuk membayar pembelian saham dan melampirkan
- Copy KTP
- Copy surat kolektif saham atas nama pemegang saham
Biro Administrasi Efek Perseroan
PT Adimitra Jasa Korpora
KIRANA BOUTIQUE OFFICE
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5
Kelapa Gading – Jakarta Utara 14250
Telp: 021-29745222 (Hunting) Fax: 021-29289961
Mobile: +62 817 4831438
Email: opr@adimitra-jk.co.id
Dalam kondisi pandemi ini disarankan agar pemegang saham mengkonversi saham warkat menjadi saham tanpa
warkat dan dimasukkan dalam pentipan kolektif KSEI.
3. PENDAFTARAN PELAKSANAAN HMETD
Para Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan
permohonan pelaksanaan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya.
Selanjutnya Anggota Bursa/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise)
melalui sistem Central Depository-Book Entry Settlement System (“C-BEST”) sesuai dengan prosedur yang telah
ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan, Anggota Bursa/Bank Kustodian harus memenuhi
ketentuan sebagai berikut:
i) Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan
tersebut;
ii) Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening
efek Pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
Page 25
1 (satu) Hari Kerja berikutnya KSEI akan menyampaikan daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di
KSEI yang melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening
Bank Perseroan Saham Tambahan hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan oleh Perseroan/BAE Perseroan
dalam bentuk elektronik ke rekening yang telah ditentukan oleh KSEI untuk selanjutnya didistribusikan ke
masing-masing rekening efek Pemegang HMETD yang bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI.
Saham Tambahan hasil pelaksanaan akan didistribusikan Perseroan/BAE Perseroan selambatnya 2 (dua) Hari
Kerja setelah permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in
good funds) di rekening bank Perseroan.
Para Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang akan melaksanakan HMETD-nya harus
mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE Perseroan, dengan mengirimkan scan copy melalui
email kepada BAE dokumen sebagai berikut:
- SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
- Bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank
tempat menyetorkan pembayaran yang mencantumkan nama penyetor; dan
- KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran
susunan direksi/pengurus (bagi lembaga / badan hukum).
Pemegang HMETD akan diarahkan untuk menerima Saham Tambahan hasil pelaksanaan dalam bentuk
elektronik dengan membuka sub rekening efek di perusahaan efek dan/atau bank kustodian partisipan KSEI; dan
BAE akan memberikan informasi proses pembukaan sub rekening efek yang diperlukan.
Perseroan akan menerbitkan saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik SKS jika pemegang SBHMETD
tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk
elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung
sepenuhnya oleh Pemegang Saham yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 30 Juni 2026 sampai dengan tanggal 13 Juli 2026
pada hari dan jam kerja (Senin s/d Jumat, 09.00-16.00 WIB).
Bilamana pengisian SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang tercantum
dalam SBHMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya
dianggap telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds)
di rekening bank Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.
4. PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Pemegang saham yang tidak menjual HMETD-nya atau pembeli/pemegang HMETD yang namanya tercantum
dalam Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI dapat memesan Saham
Baru melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian Saham Tambahan yang
telah disediakan pada Sertifikat Bukti HMETD dan atau FPPS Tambahan dalam jumlah sekurang-kurangnya 100
(seratus) saham atau kelipatannya.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Tambahan hasil pelaksanaannya
dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank
Kustodian. Sedangkan Pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang tetap menginginkan saham hasil
pelaksanaannya dalam bentuk warkat/fisik SKS dapat mengajukan sendiri permohonan kepada BAE Perseroan.
a. Bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan Saham Baru hasil
penjatahannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui
Anggota Bursa/Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
Page 26
- Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah diisi lengkap dan benar;
- Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa/Bank Kustodian untuk mengajukan
permohonan pemesanan pembelian Saham Tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas Saham
Baru hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan
sehubungan dengan pemesanan pembelian Saham Tambahan atas nama pemberi kuasa;
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi anggaran dasar dan
lampiran susunan direksi/pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/badan hukum);
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
bank tempat menyetorkan pembayaran;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan
pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan oleh BAE Perseroan;
- Pelaksanaan tambahan ke dalam elektronik akan dikenakan biaya sebesar tarif di BAE Perseroan per
Sertifikat Bukti HMETD.
b. Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang
telah didistribusikan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang menjadi partisipan
KSEI dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
- Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui sistem C-BEST yang
sesuai atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif
KSEI yang telah melaksanakan haknya melalui sistem C-BEST);
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan
pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan oleh BAE Perseroan;
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
bank tempat menyetorkan pembayaran.
c. Bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan Saham Baru hasil
penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan
dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
- Asli Sertifikat Bukti HMETDyang telah diisi dengan lengkap dan benar;
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan
lampiran susunan direksi/pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/badan hukum);
- Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan
fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
bank tempat menyetorkan pembayaran.
Seluruh proses atau mekanisme pemesanan dan pembelian saham Perseroan selama masa penawaran dilakukan
secara hybrid. Biro Administrasi Efek hanya akan melayani pemesanan dengan prosedur sebagai berikut:
- Pemesan dapat melakukan permintaan formulir pesan tambah dengan mengirimkan email permintaan ke
alamat opr@adimitra-jk.co.id dengan subject “PERMINTAAN FORM PESAN TAMBAH”;
- Email yang akan diikutkan dalam proses pemesanan adalah email yang diterima pada pukul 09.00 - 15.00
WIB;
- Pengembalian formulir pesanan tambahan harus datang langsung ke kantor BAE;
- Pengembalian harus Melampirkan syarat syarat antara lain fotokopi KTP, bukti penebusan right dari KSEI
dan bukti transfer pemesanan tambahan, beserta denga Form penyetoran efek dari KSEI (dalam bentuk soft
copy).
Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
- Konfirmasi penerimaan dokumen;
- Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap. Pemesanan pembelian saham yang dilakukan
menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut tidak akan dilayani. Setiap pemesan saham harus telah
memiliki rekening efek pada perusahaan efek/bank kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening pada
KSEI.
Pembayaran atas pemesanan pembelian Saham Tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima
pada rekening bank Perseroan sebagaimana tercantum pada Sub Bab Persyaratan Pembayaran dalam Bab ini
Page 27
selambat-lambatnya pada tanggal 15 Juli 2026 dalam keadaan baik (in good funds). Pemesanan yang tidak
memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
5. PENJATAHAN PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Penjatahan pemesanan pembelian Saham Tambahan akan dilakukan pada tanggal 16 Juli 2026 dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Bila jumlah seluruh Saham Baru yang dipesan termasuk pemesanan pembelian Saham Tambahan tidak
melebihi jumlah seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini maka seluruh pesanan atas
Saham Tambahan akan dipenuhi.
b. Bila jumlah seluruh Saham Baru yang dipesan, termasuk pemesanan pembelian Saham Tambahan melebihi
jumlah seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini maka kepada pemesan yang melakukan
pemesanan pembelian Saham Tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional
berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham atau
pemegang bukti HMETD yang meminta pemesanan pembelian Saham Tambahan.
Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari
pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, Lampiran Keputusan Ketua
Bapepam No. Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April 2003 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas
Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan POJK 32/2015 paling lambat 30 (tiga puluh)
hari sejak tanggal penjatahan.
6. PERSYARATAN PEMBAYARAN
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya
diajukan langsung kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh dalam mata uang Rupiah atau USD pada saat
pengajuan pemesanan secara tunai atau cek, wesel atau bilyet giro, atau pemindahbukuan (transfer) dengan
mencantumkan nomor Sertifikat Bukti HMETD atau nomor FPPS Tambahan. Pembayaran dapat disetor ke
rekening Perseroan yaitu:
PT Asuransi Digital Bersama Tbk.
Bank Mandiri – KCP Jakarta Menara Danareksa
No. Rekening: 1030007077007
Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek dan
wesel bank tersebut ditolak oleh bank, maka pemesanan pembelian saham yang bersangkutan dianggap batal.
Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro, maka tanggal pembayaran
dihitung berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/giro yang dananya telah diterima dengan baik
(in good funds) di rekening bank Perseroan tersebut di atas.
Untuk pembelian Saham Tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran
tersebut harus diterima dengan baik (in good funds) dalam rekening bank Perseroan tersebut di atas paling
lambat tanggal 15 Juli 2026.
Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham dalam rangka PMHMETD I ini menjadi beban
pemesan. Pemesanan saham akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
7. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM
Pada saat penerimaan pengajuan pemesanan pembelian saham, BAE atas nama Perseroan akan menyampaikan
kepada para pemohon bukti tanda terima pemesanan saham yang merupakan bagian dari HMETD, yang telah
dicap dan ditandatangani sebagai bukti permohonan. Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan
Page 28
mendapat konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari sistem C-BEST di KSEI melalui Pemegang
Rekening KSEI.
8. PEMBATALAN PEMBELIAN SAHAM BARU
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru secara keseluruhan atau sebagian dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan Saham Baru akan
diumumkan bersamaan dengan pengumuman penjatahan pemesanan pembelian Saham Tambahan.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan saham antara lain:
a. Pengisian Sertifikat Bukti HMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat
pemesanan saham yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau FPPS Tambahan dan Prospektus.
b. Persyaratan pembayaran tidak terpenuhi.
c. Persyaratan kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi.
9. PENGEMBALIAN UANG PESANANAN PEMBELIAN SAHAM
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan pembelian Saham Tambahan atau
dalam hal terjadi pembatalan pemesanan Saham Baru maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau
seluruh uang pemesanan tersebut dengan menggunakan cek/transfer atas nama pemesan. Pengembalian uang
pemesanan saham tersebut dilakukan maksimal 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan dan dapat diambil
oleh pemesan atau kuasanya di kantor BAE pada hari dan jam kerja (Senin - Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB).
Uang pengembalian pemesanan saham hanya bisa diambil oleh pemesan atau kuasanya dengan menunjukkan
Formulir Konfirmasi Penjatahan, asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (bagi perorangan), fotokopi anggaran
dasar dan perubahannya yang terakhir serta susunan pengurus terbaru (bagi badan hukum/lembaga) serta asli
surat kuasa yang telah ditandatangani di atas materai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dengan menunjukkan asli
dan menyerahkan fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa (bagi yang
dikuasakan).
Pengembalian uang pemesanan saham yang melampaui 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan atau
setelah tanggal diumumkannya pembatalan PMHMETD I berdasarkan bukti pembayaran oleh Perseroan akan
disertai bunga yang diperhitungkan mulai Hari Kerja ketiga setelah tanggal penjatahan atau setelah tanggal
diumumkannya pembatalan PMHMETD I sampai dengan tanggal pengembalian uang.
Besar bunga atas keterlambatan pengembalian uang pemesanan saham tersebut dihitung sebesar rata-rata
tingkat suku bunga deposito 1 (satu) bulan sesuai dengan maksimum bunga deposito Bank Indonesia yang
berlaku pada saat pengembalian. Perseroan tidak memberikan bunga atas keterlambatan pengembalian uang
pemesanan saham apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemesan yang tidak mengambil uang
pengembalian sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Bagi pemesan saham dalam Penitipan Kolektif KSEI maka uang pemesanan akan dikembalikan ke dalam
Rekening Efek yang melakukan permohonan tersebut oleh KSEI.
10. PENYERAHAN SURAT KOLEKTIF SAHAM HASIL PELAKSANAAN HMETD DAN PENGKREDITAN KE REKENING
EFEK
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui
KSEI akan dikreditkan pada Rekening Efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD
diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD
sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja
Page 29
setelah permohonan diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good
funds) oleh Perseroan.
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan pembelian Saham Tambahan dapat diambil dalam bentuk
SKS atau dapat didistribusikan secara elektronik ke dalam Penitipan Kolektif KSEI selambat-lambatnya 2 (dua)
Hari Kerja setelah proses penjatahan.
11. ALOKASI TERHADAP HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN
Jika seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I seluruhnya diambil oleh Pemegang Saham
Perseroan lainnya atau pemegang bukti HMETD yang berhak, maka sisa Saham Baru akan dialokasikan kepada
Pemegang Saham Perseroan lainnya yang telah melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan Saham Baru
tambahan sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD secara proporsional dengan ketentuan: (i) bila
jumlah seluruh Saham Baru yang dipesan termasuk pemesanan Saham Baru tambahan tidak melebihi jumlah
seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham
atau pemegang bukti HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional
berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham atau pemegang
bukti HMETD yang memesan Saham Tambahan. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan,
maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS, SERTIFIKAT BUKTI HMETD DAN FORMULIR LAINNYA
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui iklan melalui
website Perseroan dan website BEI.
● Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribukan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di
KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD,
yaitu tanggal 26 Juni 2026. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan
kepada KSEI dan dapat diperoleh oleh pemegang saham dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank
Kustodiannya.
● Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan Sertifikat Bukti HMETD atas nama pemegang saham.
Sertifikat Bukti HMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dapat diambil langsung oleh pemegang
saham Perseroan yang tercatat dalam DPS Perseroan mulai tanggal 30 Juni 2026 sampai dengan 13 Juli 2026
pada hari dan jam kerja (Senin - Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB) dengan menyerahkan bukti jati diri yang sah
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopinya serta asli surat kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri
pada BAE Perseroan di:
PT Adimitra Jasa Korpora
Rukan Kirana Boutique Office
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5
Kelapa Gading
Jakarta Utara 14250
Telp: 021-29745222 (hunting)
Fax: 021-29289961
E-mail: opr@adimitra-jk.co.id
Apabila pemegang saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan per tanggal 26
Juni 2026 belum menerima atau mengambil Sertifikat Bukti HMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir
lainnya dan tidak menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin
Page 30
timbul bukan menjadi tanggung jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan
tanggung jawab para pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada
pemegang saham melalui Pemegang Rekening KSEI.
SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU INI
MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Qoala Technology Pte. Ltd
p.1 ×6
unresolved
person
Liestiani Wang
· Notaris
p.1
unresolved
org
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
Yayasan BPD Jateng
p.3 ×4
unresolved
org
PT BPD Jateng
p.3 ×4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
p.5 ×3
unresolved
org
Moore Global Network Limited
p.21
unresolved
org
PT Sarana Lindung Upaya
p.22
unresolved
person
Joeni Moeljani
· Notaris
p.22
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.22
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.22
unresolved
org
Pengadilan Negeri Semarang
p.22
unresolved
person
Sonny Ambaryono
· Notaris
p.22
unresolved
person
Jose Dima Satria
· Notaris
p.22 ×2
unresolved
person
Dr. Sofi Suryasnia TATA CARA PEMESANAN
p.23
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.23
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora KIRANA BOUTIQUE OFFICE
p.24
unresolved
org
Bank Kustodian. Sedangkan Pemegang HMETD
p.25
unresolved
org
Bapepam
p.27 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.28
unresolved
org
Bank Kustodiannya.
p.29
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora Rukan Kirana Boutique Office
p.29
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.