Skip to content
Back to announcement

Ceklist (Peraturan No.VIII.G.17) 2026.pdf

Financial statement Text extracted POLA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1 OCR 0.929
Page 10f67

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI
DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek.
Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan
cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan
alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V)

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

pada kolom 'N/A'.

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Pool Advista Finance Tbk
Pembiayaan Multiguna, Pembiayaan Investasi, Pembiayaan

Bidang Usaha Modal Kerja, dan Pembiayaan Syariah.
Jenis Penawaran Umum Saham

31 Desember 2025 31 Desember 2024
Nama Kantor Akuntan Publik Jimy Abadi Heliantono & Rekan
Nama Partner Jimy Abadi, S.A., CPA Heliantono
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) Tidak ada. Tidak ada.

# disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

K9,
Page 2 OCR 0.725
Page 20167

Ya Tidak

Direksi Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 Pai 31 Desember 2024
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 25.012.656.284 17.567:919.283 17.567.919.283
Laba/(rugi) sebelum Pajak Penghasilan 3.874.325.053 (28:200.890.7607| — (29.853.250.760)
Laba/rugi) Usaha/operasional 1.757.269.809 (25.962.855.526)| — (27.615.215.520)
EBITDA 4.872/119.896 (26300.786.226)| — (26:900.786.226)
Laba/(rugi) tahun berjalan 3.711.367.510 (27.093:453427)| —— (28.745.813.427)
Laba/(rugi) komprehensif tahun berjalan 3.686.512.127 (27.016.052.358)/ — (28.668.412.358)
Laba/(rugi) per saham - Dasar dan Dilusian Li (8.09) (Ea
Laporan Posisi Keuangan
Jumlak aset 228.884.439.860 225.030.774791 214-891.221.458
Jumlah aset lancar 177.106.001.964 172.129.544.325 172.120.544.324
Jum'ah aset tidak lancar 51.778.437.896 52.901.230.468 2.711.677.134
Jumtah Ilabilitas 7.184.736.143 7.017.583.221 7.017.583.221
Jum ah Tiabilitas jangka pendek. 5.688.980.889 5.973.724.316 74.645.702
Jum ah Nabilitas jangka panjang 1.495.755.254 1.043.858.905 6.942.933.519
Jumlah ekuitas 221.699.703.717 218.013.191.570 207.823.638.237
Modal disetor 335.107.560.000 335.107.560.000 385:107.560.000
Saldo laba (defisit) (137.308.722.226)) — (140295234373) — (151.166.145.534)

Page 3 OCR 0.818
Page 3 0f67

i. ST Desember 2024

Periode laporan keuangan | 31 Desember 2025 | aa Dejamier apain | 31 Desember 2024
Rasio Keuangan”
ROA 17896 “11,872 “12,579
ROE 17696 -11,8320 “12,561
EBITDA terhadap Pendapatan 13,0616 -182,9006 -182, 901
Gearing Ratio 0,00x 0,00x 0,00x
Financing to Asset Ratio (FAR) 36, 1086 43,030 45,079
Rasio Piutang Pembiayaan Bersih
terhadap Total Pinjaman/Pendanaan 0,00 00016 Oe0016
Rasio Piutang Pembiayaan Investasi
dan Modal Kerja terhadap Total 44,941 32,099 40,719
Piutang Pembiayaan
Rasio Piutang Pembiayaan
Bermasalah - Bersih (NPF-Nett) pedia 18,8610 18,869
Rasio Permodalan 208,5490 145,990 125,946
Rasio Modal Sendiri terhadap Modal
Rasio M 66,1606 65,069 62,026

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

(W) Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau ticak dapat diterapkan pada

Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesual dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut
dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

(2) Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman

Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dai
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Halaman No. 1 - 2.
2 Taporan laba rugi komprehensif selama periode v Halaman No. 3 - 4.
3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode v Halaman No. 5.
4 | Laporan arus kas selama periode v Halaman No. 6 - 7.
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Y Halaman No. 1 -— 2.
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika
Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan v Catatan atas Laporan Keuangan “CALK”
Halaman No. 8 - 87.

Page 4 OCR 0.910
Page 4 of 67

ae Ti

Ketentuan Umum

1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan, v CALK No. Ia.
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan v CALK No. 2b.
yang diterapkan:
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, v CALK No. 4-31,

laporan laba rugi komprehensis, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian v
manapun dalam laporan keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, v
tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2 Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan v
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai v
Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang v CALK No. 14,
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1, Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

a Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: v CALK No. Ia.

2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi v CALK No. Ia.
yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

3) TT Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan v CALK No. Ta.
pada periode pelaporan,

4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: v CALK No. Ja.

v CALK No. la.

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan
yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

G7 | Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ult mate v CALK No. ia.
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Page 5 OCR 0.884
Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan
jalan tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. v CALK No. 1a.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk v
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksptoitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
» Area Eksplorasi, meliputi: v
«Nama lokasi, v
«Nama pemilik izin lokasi, v
» Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj v
«  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: v
dan
« Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas v
Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
«Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: v
« Nama lokasij v
«Nama pemilik ijin lokasi, v
« Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, v
-  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilix ijin lokasi, v
« Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan v
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:
«Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan v
» Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/ pengembangan oleh v
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, v
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, v
dan
C) sisa umur HPH.
b, | Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek v CALK No. 1b.
yang diterbitkan di luar Indonesia,
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v CALK No. 1b.
3 Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v CALK No. 1b.
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan v
(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan
terakhir,

Page 6 OCR 0.897
Page 6 of 67

LANos|
c.

Struktur Perusahaan, entitas ai
Yang harus diungkapkan antara lai

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v
langsung:
2) Tempat kedudukan v
3 Jenis usaha, v
4) | Tahun beroperasi secara komersial) v
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v
6) Total Aset, dan v
7 Informasi penting lainnya antara lain: v

2) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

bj alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak
diikuti dengan pengendallan,

c) akhir periode pelaporan dari taporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan
tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan
alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

@) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tuna, atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka,

&) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagiar kepemilikan

entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian

atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan

dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas

induk harus mengungkapkan:

(3) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengaxuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu
dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan

£

berdasarkan kategori utamanya.

Page 7 OCR 0.928
Page 7 of 67

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite CALK No. 1c.

audit:
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v CALK No. 1c dan No. 30a.
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah v CALK No. 1c dan No. 19.

karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk

Perusahaan dan entitas anak.

Penerbitan Laporan Keuangan

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v CALK No. 1d.

v

CALK No. 1d.

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Sigi
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material

terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v CALK No, Za.
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v CALK No. 2b.
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(falr value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus v CALK No. 2b.
kas.

3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: v CALK No, 2b.
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional

Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

c Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v CALK No. 3.
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai v CALK No. 3.

Page 8 OCR 0.908
Page 8 of 67

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan 'CALK No. 3.
atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir
periode pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan
dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu
meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) 7 Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas v
induk dan entitas anak,
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan v
entitas induk:
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v
Pengendalian atas entitas anak,
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas v
anak:
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan v
nonpengendali: dan
1 pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v
telah dieliminasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwillls v
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/: dan v
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon, v
(2) akuisisi secara bertahap: dan v
(3) imbalan kontinjensi. v
3) TJ Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan CALK 2e.
setara kas.

Page 9 OCR 0.908
Page 9 ot 67

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk v CALK No. 2d.
perlakuan atas biaya transaksi,
(ea) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap v CALK No. 2d.
ategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, v CALK No. 2d.
(3) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen v CALK No. 2d.
keuangan,
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan v CALK No. 2d.
nilai dari aset keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: v CALK No. 2d.
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, v
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen v
keuangan derivatif: dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, v
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, v
(2) pengakuan awal Sukuk, v
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, v
(9) penyajian pendapatan sukuk: dan v
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi. v
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk: v
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: v
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, v
(a) posisi penyajian Sukuk: dan v
(5) akad syariah yang digunakan. v
5) | Khusus Industri Perbankan
Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v
a) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan
Bank Lain.
b) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
v

ba
Page 10 OCR 0.902
Page 10 0167

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode
pencatatan dan pengukurannya,

Transaksi tersebut tidak terdapat pada tahun
berjalan.

7»

Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimil

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah: dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

&

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lai
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaar yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.

b:

aa

Lt

9

Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumenj dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

St

CALK No. 2f.
CALK No. 2f.

Io)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan
jumlah bersih piutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan
kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).

Lo Kan

CALK No. 2f.
(CALK No. 2f.
CALK No. 2f.

CALK No. 2f.

1)

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung Suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi:
dan

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Le

CALK No. 2r.
CALK No. 2r.

CALK No. 2r,

Page 11 OCR 0.891
Page 11 0167

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, v
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. v
b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
«Dasar klasifikasi untuk jenistanaman sebagai persediaan, tanaman belum v
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,
. Dasar penilaian dan pengukuran: v
« Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke v
tanaman telah menghasilkan:
« Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan v
» Kebijakan akuntansi blaya pinjaman. v
c) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
«Hewan ternak telah menghasilkan :
- Metode penilaian: v
» Metode amortisasi (deplesi): dan v
» Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika v
ada.
« Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
“Metode penilaian: dan v
. Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah v

menjadi hewan ternak telah menghasilkan.

13

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

c) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

#) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9g) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

KEK tt

CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No.

Page 12 OCR 0.892
14)

Page 120167

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi

15)

pasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

SL

7

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

e) metode amortisasi yang digunakan,

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

Na

CALK No.
CALK No.
CALK No.

CALK No.

CALK No.

CALK No.

2j.
2.
2.
2j.
.2j.
2j.

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran asct tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimil

i untuk dijual.

&

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e). penghentian pengakuan Properti Investasi.

Kaka

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak

Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

&) Pertanggungan Asuransi,

SL tt

Page 13 OCR 0.896
Page 13067

Penurunan 9

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.

CALK No. 2k.

CALK No. 2k.

25

Khusus Industri Perbankan Li: as Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

LL

LL.

23)

Provi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus dlakui, dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

CALK No. 21.
CALK No. 21.

24)

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PI.H yang ditangguhkan:
&) Metode penyusutan prasarana PLHj dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan:
dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

an

BN an

Page 14 OCR 0.925
Page 14 of67

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan v
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah v
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya
baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan
dj Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, v
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan v
c) Metode penyusutan prasarana PLH. v
27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang CALK No. 29.
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan v
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode
persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap v
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:
tb) Kebijakan akuntansi Untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif,
dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(dy Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam v
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dlaporkan dan
beban penyelesaian klaim: dan
(e) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. v

Page 15 OCR 0.909
Page 15 of67

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, v
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, v
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari v
Nilaittercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, v
(5) Biaya yang direvisi dan direalokast akibat perubahan mendasar pada estimasi v
kini: dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v
28) | Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan v
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan v
liabilitas moneter: dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan
saldo dalam mata uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v CALK No. 2c.
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v CALK No. 2c.
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam v
laporan keuangan.
32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak v CALK No. 2s,
tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus: v CALK No. 2s.
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan v CALK No. 2s.
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v CALK No. 2s.
33) J Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, v CALK No. 2m.
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang v CALK No. 2m.
diselenggarakan oleh Perusahaan,
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan v CALK No. 2m.
kerugian aktuarial: dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan v CALK No. 2m.

penyelesaian.

Page 16 OCR 0.923
Page 16 of 67

kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, v
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran v
berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya.
36) T kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, v
(2) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan v
(3) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v CALK No. 2u.
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan v CALK No. 2p.
laba (rugi) per saham dilusian.
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. | Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: v CALK No. 4.
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis “ CALK No. 4.
mata uang asing,
€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode v CALK No. 4.
pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh v

Page 17 OCR 0.920
Page 17 0167

Sa

2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. v
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai, v
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: v
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yarg mempunyai v
hubungan istimewa dan pihak ketiga,
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, v
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) v
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan v
istimewa dan pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: v
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku v
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali
dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v

Page 18 OCR 0.884
Page 18 0167

3)
b)
a
9
8

Dj
»

n
»

Te
Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

jumlah piutang menurut debitur:

jumlah piutang menurut mata uang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan niai,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan

nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan

manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

dijaminkan,

jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan

informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

SL L

CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No.
CALK No,

CALK No.

GALK No.

6,7, 8, 9, 10, L1, dan No.

6, 7, 8,9, 10, 11, dan No.

9, 10, 11, dan No.
9, 10, 11, dan No.
, 9,10, 11, dan No,
9
9

30.
30.
30.

. 30.
. 30.

30.

4)

Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

aa

b)

Piutang Koasuransi

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3 Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

LL

ta)

Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

KL

d)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara plutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(8) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabllitas.

Ka

Page 19 OCR 0.915
Page 19of67

Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan v CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: v CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja v CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan “ CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko
tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi
di atas,
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, v CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang v CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan v CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai v CALK No. 6, 7, 8, 9, 10, dan No. 11.

jaminan atas utang
Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(D Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta v CALK No. 7.
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse) dan,
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlat piutang yang v CALK No. 7.
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran
sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor
mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(8) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterimaj
(9 nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

b)

tea att

61
Page 20 OCR 0.895
Page 20 of 67

d) Piutang Sewa Opera:

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
Yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
Ca) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(2 total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan Jmum isi perjanjian sewa lessor.

MEA KL

8)

Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara faii
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

by. Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

SK

7

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk
tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi)

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjadi: dan

d). pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

aa

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repoj

#) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9). Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

SEL

2)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nlai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo
piutang yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

SS

1oj

Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga,
dan denda kepada pihak lain.

Page 21 OCR 0.920
Page 210167

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang, v CALK No, 12,
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v CALK No. 12.
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v CALK No. 12.
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancar maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara CALK No. 12.
pihak ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain: v CALK No. 12.
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, v CALK No. 12.
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga v CALK No. 12,
efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi:
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum v CALK No. 12,
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan v
yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: v
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasij dan
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
(d) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk v
Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut:
(e) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk v CALK No, 12.
mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan
nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta
dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan
individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi:
dan
(P jumtah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas v CALK No. 12.
investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki
hingga jatuh tempo.
13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v CALK No. 4.
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v CALK No. 4.
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v

Page 22 OCR 0.912
Page 22 of 67

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

KAK

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

ta

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pospendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

CALK No. 5.
CALK No. 5.

17

Khusus Wesel Ta
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

15)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

LX

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka

waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

€) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

BN na na

LL

Page 23 OCR 0.910
Page 23 0167

»

3)

»

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembeliar, jika ada,
Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

9
d9)

Rincian jumlah tagihan dan Iiabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo:

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

LL AK .

22)

Persediaan
ay Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat merurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah

persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai

pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode

berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(W) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
IL jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
ti. tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya

pinjaman yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jamiran, dan alasan
dijaminkanj dan

(6) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,
dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.

(5,

KK AK Ko.

AN

b,

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nila! tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan.

KL

Page 24 OCR 0.884
Page 240167

Ada dal

Cc) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
IL Tanah Matang:

ii. Unit Bangunan, dan
Ii. Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait
yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2 Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3). Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

2) Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi)

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable), dan

(3). Persediaan lainnya

Khusus Industri Peternakan

(W) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menja

1 Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

Ii.” Hewan Ternak dalam Pertumbuhan

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

IL Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

Hi. Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

Hi, Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

Iv. Pendapat manajeren atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hilang

v. Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

vi. Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

vii. Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

vili, Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

AN

KK

Sta

LL

KR

Ba Sa aa 2

Page 25 OCR 0.927
Page 25 of 67

23)

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

CALK No, 18a.

2a)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

CALK No. 13.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hat dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
ta) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelcmpok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila
aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual: dan

fi, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

NN NN

&

Lt

28)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

LK LK at

CALK No. 12 dan No. 30
CALK No. 12 dan No. 30

CALK No. 12 dan No. 30
CALK No. 12 dan No. 30

CALK No. 12 dan No. 30

Page 26 OCR 0.915
Page 28 0167

Investasi pada Entitas Asosia:
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi, v

b) persentase kesemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta v
alasannya,

Cc) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi v
harganya tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, v
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki tebih dari v
2006 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara
langsung atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan v
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekJitas dan tanggal
atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal
atau periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama v
dengan investor lain:

j) Nabilitas kontirjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama v
untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam v
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah v

jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan

tersebut.

39) “| Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang

disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awalj v

a) Penyisihan periode berjalan: v

b) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan v

Cc) Saldo akhir. v

S
Page 27 OCR 0.905
Page 27 a67

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tot.
31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi peranaman,

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun, dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
Il. Biaya langsung
(&) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa
Il. Pengurangan tahun berjalan
iv. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang v
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v

32) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan
hewan ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak

2 tahun terakhir,

cg) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e) Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

@) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau

(metode penghapusan langsung:

KE

Ko KK tt

LL

SL

Ko KAK

ba
Page 28 OCR 0.911
Page 28 067

Tt

(b) penyesuaian signifikan lain.

LN Kana s 2 7
W) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, v
ji) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan v
K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v

33) Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar v
atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,
(ah nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(fa) penghasilan sewa dari Properti Investasi, v
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang v
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
selama periode tersebut: dan
(J perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas v
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau v
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir v
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dar reklasifikasi,
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan
yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara
terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telan ditambahkan v
kembali, dan
v

Page 29 OCR 0.911
Page 29 067

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) umur manfaat, v
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi v
pada awai dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan:
Ka) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi v
penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan v
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. v
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: v
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, v
(3) estimasi saat penyelesaian, v
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian, v
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti 'nvestasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya v
pinjaman yang layak dikapitalisasi.
34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan CALK No. 14.
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal CALK No. 14.
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:
&) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban CALK No. 14.
penyusutan:
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan CALK No. 14.
ekuitas (jika ada):
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v
#) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
nilat, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Page 30 OCR 0.897
Page 30 of 67

9

hn

Bara
Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus
diungkapkan:

(eh,
2

3)
(3)

5)
8

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan
antara lain:

ken)
&)
(3)
@
5

@

Pengungkapan lainnya antara lain:

d)
(2

3
4
(5)
(31
»
(3)

tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
estimasi saat penyelesaian:

hambatan kelanjutan penyelesalan (jika ada):

jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam

pembangunan: dan

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi

kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

jurnlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakanj

jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat

nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan
jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis
Aset Tetap:

Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

SK KK ht

Std

SL

KK AKA KA tt

Page 31 OCR 0.907
Page 31 of 67

NG)
dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, v CALK No. 14.
dan risiko yang ditutun, serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan
alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan
gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, v
sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,
kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan: v
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: v
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, v
dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan v
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hax tagih kepada v
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk
tabel analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, v CALK No. 15.
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi v CALK No. 15.
komprehensif:
c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud v CALK No. 15.
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah tiaya pinjaman v
yang layak dikapitalisasi,
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,
#) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset v CALK No. 15.
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:
@) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul
pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(d) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: v
(2) jumlah tercatatnya, dan v
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model v

evaluasi,

Page 32 OCR 0.913
Page 32 of 67

1

1)
»

Et

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi

dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut
dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3)

b:

9

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(4) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
fa) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan
mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(aj Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(e) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

SUK

AL

LL

Page 33 OCR 0.907
Page 33 of 67

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

keluar sumber daya ekonomi:

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun v
berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, v
(8) Saldo awalj v
(b) Penambahan/pengurangan: v
(c) Amortisasi, dan v
(d) Saldo akhir. v
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang v
masih berjalan
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan v
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(3) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana
terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan, v
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilairya produksi, dan v
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, v
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan v
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of
Interest.
b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pikak berelasi, v
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan v
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang v
berhubungan.
2 ( Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi v
jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: v
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: v
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode v
bersangkutan,
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum v
digunakan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi v
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus v

tt
Page 34 OCR 0.917
Pago 34 of 67

Provisi
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud v
dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang CALK No. 16 dan No, 34.
belum jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan v
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi
repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. v
8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi, v
b) laba yang diakui, v
c) kerugian yang dialami: dan v
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
») Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, v
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, v
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau v
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. v
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, v
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: v
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan v
v

(S5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya
diblokir atau dijaminkan.

Page 35 OCR 0.889
Page 35 of 67

a)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

aa

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,

(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(a) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

KAK

b.

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(di) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

KEK

s)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(8) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Sate

4)

Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Lo)

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

BEKAL aa aa

»

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

SKK

Page 36 OCR 0.917
Page 36 of67

9) Utang Komi:
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi,

Ka Da

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

ke banana

10)

Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

CALK No. 18b.
CALK No. 18b.

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah Nlabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta
ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang
diterima,

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang
sebagaimana diatur dalam Checklist ini.

1a)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(u) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Jiabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan
(0) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

NN

CALK No. 17.

CALK No. 17.

CALK No. 17.

CALK No. 17.
CALK No. 17.

Page 37 OCR 0.912
Page 37 of 67

Kn 1

ngan.

T ani
Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian v
utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v
yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui v
selama periode tersebut, dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah v
direstrukturisasi.
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. v
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. v
17) | tiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang v
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset
tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara Iein :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, v
b) jumlah utang menurut mata uang dan v
c) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v
uang,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v
c) tanggal jatuh tempo, v
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan v
perolehannya:
$ pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v
pinjaman,
@) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v

Page 38 OCR 0.908
Page 38 of 67

Ha

1

“Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

ada

i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, v
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang
yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
panjang, antara lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan v
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, v
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara Izin :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v
pada tanggal laporan posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun, v
(2) lebih dari satu tahun sampai S (lima) tahun, dan v
(3) lebih dari 5 (lima) tahun v
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, v
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublcase) masa depan yang diperkirakan v
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-
cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan v
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback): dan
1) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, v
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau v
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan
(3) pembatasan-pembatasar yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. v
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: v
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: v
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, v
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),
v

G) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat
berharga yang diterbitkan.

Page 39 OCR 0.909
Page 39 0167

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: v
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt covenance),
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, v
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau v
pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar
maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan
dampaknya terhadap laba bersih.
&) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas v
(2 Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: vV
ta) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi v
menurut BI dan pesisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v
komitmen dan kontinjensi.
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(l) Saldo awal: v
(2) Penyisihan yang dibentuk: v
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan v
(4 Saldo akhir. v
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, v
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya v
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya v
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos
yang terpisah,
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal: v
(2) Penambahan dan Pengurangan: v
(3) Saldo akhir. B4

£ GS
Page 40 OCR 0.908
Page 40 of 67

23)

“)
2)

3

“4

(5)

Liabilitas Imbalan
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

Kerja Jangka Panjang

gambaran umum mengenai jenis program.

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang

dapat diatribusikan ke dalam:

ta) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

()- curtailment: dan

G) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari

program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari

program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal

dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan

SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat

diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diuk.ar dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(Imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam

butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4)

atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling

kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diaku dalam laporan
posisi keuangan:

(by biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(dy Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

St

«

SALAK KL Da

KK KK

CALK No.

CALK No.
CALK No.

CALK No.

CALK No.
CALK No.

Ag
Page 41 OCR 0.907
Page 41 of67

al beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
mana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini, v CALK No. 19.
tb) biaya bunga, v CALK No. 19.
(c) hasil yang diharapkan dari aset program, v
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai v

Aset sesuai dengan SAK:
(eb keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor 1096 (sepuluh per seratus):

() biaya jasa lalu, v CALK No. 19.
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan v
(h) dampak dari batasan dalam SAK: vV

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarials dan v
(b) dampak dari batasan dalam SAK, v
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada v CALK No. 19.

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan
dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(2) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar v
total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang,
properti, dan seluruh aset lain

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat v
pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk
dampak kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak v
penggantian yang diakui sebagai Aset

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto: v CALK No. 19,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk v CALK No. 19.
periode yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v CALK No. 19.
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau v CALK No. 19.
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan v CALK No. 19.

(P asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: v CALK No. 19.

Page 42 OCR 0.933
Page 42 ot 67

Keteranga

b'

ka

d)

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan
satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(45) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(2) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus

atau defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(D) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

Cii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal,
dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode
tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

(47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risike antar entitas
sepengencali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai
SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:
ti) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk

mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan
atas perubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan
huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang
menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran
kewajiban imbalan pasti: dan

(ii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode
sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan
disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4),
butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir il.

Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan

jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan palng kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka

panjang lainnya.

Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) iuran program dan jumlan pesangon pemutusan Kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

SL

CALK Na. 19.

Page 43 OCR 0.896
Page 43 of 67

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)
J
d)
e)

9
9

h)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanazan,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misainya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

persyaratan penting lainnya,

P3

&«

LK Kh

&

25)

Sukuk

a)

b)

Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
fa) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(&) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(MN rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,
(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
G) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi
Sukuk dan kondisi default).

«

BEE LK LL heran

Page 44 OCR 0.902
Page 44 of 67

2 Sen
Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannyaj v
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, v
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v
?) persyaratan penting lainnya. v
27) | obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal v
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, v
harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan
penalti,
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan v
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise pricej yang paling
menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
#) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
H- kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran v
umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, v
I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan v
m) persyaratan penting lainnya v

Page 45 OCR 0.922
Page 45 of67

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lai

3)

b)
9

9

8

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo
laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

(39 Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa

Efek.

CALK No. 20.

CALK No. 20.

CALK No. 20.

CALK No. 20,

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
ka!
d)
e)
n

Rincian jumlah tambahan modal disetor,

Uraian sumber agio saham:

Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

Uralan mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor

Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara

lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(8) Tanggal efektif transaksi,

W) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikan akibat kombirasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan
yang terjadi,

Para

KK at

CALK No. 21.
CALK No. 21.
CALK No. 21.

64
Page 46 OCR 0.886
Page 46 of 67

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara
Nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima.
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
Ka) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:
(0 Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

SL OK ot

3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tampa hilangnya
Pengendalian, dan

&) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Lo atau

4 Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasuri.

BLK KK ot

5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), v CALK No. 38

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang v Penyesuaian/perubahan atas saldo laba barul
terkait, dan saja dilakukan pada Audit Per 31 Desembei

2025, sehingga masih belum dilakukan RUPSI
sehubungan dengan hal tersebut.

&) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v CALK No. 22.

86 | waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

an SN

Page 47 OCR 0.907
Pago 47 ot 67

Yang harus diungkapkan antara laln keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Penjelasan termasuk di dalam CALK No. 18d
dan No. 19.

8)

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali
atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama
periode, termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga,

(9) Royalti: dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(4) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam
periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(ay Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai
tanggal pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumiah retensi:
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

1) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara

terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
ta) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

“

SAK KAK et

aa en SN 0

KAK OK Ke

CALK No. 23 dan No. 24.

Page 48 OCR 0.900
Page 48 of 67

i yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif: v
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: v
c) Masa berlaku tarif v
d) Besaran tarif: dan v
e) Perjanjian lain yang terkait. v
3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen, v CALK No. 23 dan No. 24.
b) Pendapatan anjak piutang: dan v Rincian pendapatan anjak piutang masul
dalam pendapatan pembiayaan modal kerja,|
CALK No. 23 dan No. 24.
c) Pendapatan sewa. v Rincian pendasatan anjak piutang masu
dalam pendapatan pembiayaan modal kerja,|
'CALK No. 23 dan No. 24.
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan
dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi: v
b) Subsidi tidak mampu: dan v
c) Selisih perhitungan klaim. v
5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, Y
by Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, v
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: v
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan vV
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, v
tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan
armada tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa v
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi v
bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Page 49 OCR 0.903
Page 49 of 67

Khusus Industri Jalan T.

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah rues jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang
diakui,

Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

KA tt

10)

Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(4) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan: dan

CG) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

KS AK

In

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

c) Beban pegawai

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana:

8 Beban asuransi:

@) Beban langganan daya dan jasa:

1) Beban depresiasi.

Kragan

12)

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain tincian dan jumlah berdasarkan kelompok
klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi.

&«

Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim v
jatuh tempo, klaim nilai tunal, dan klaim kematian.

Page 50 OCR 0.922
Page 500f67

Nasi

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

(Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

Da

12)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu
antara lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi, dan

&) Beban umum dan administrasi.

CALK No. 27.

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Te)

Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk
masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan
piutang Sewa Pembiayaan.

CALK No. 28.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,
(a) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan
(b) selisih kurs yang berasai dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

SLS

CALK No. 26.
CALK No. 29.

Bj
Page 51 OCR 0.914
Page 51 0167

(1) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan
meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: v
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang dlakul pada Nilai Wajar melalui v CALK No. 25.
laba rugi, dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk v
Indung nilai,
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(4) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset v
keuangan.
Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v
€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v

b'

19) Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

N) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dar/atau Ventura
Bersama.

CALK No. 18d dan No. 19.

SKA

20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
2) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: vV CALK No. 18c.

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v CALK No, 18c.
latu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v CALK No. 18d.
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v CALK No. 18d.
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

v CALK No. 18c.

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakuf sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk
mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

Page 52 OCR 0.935
Page 52 0167

b)

ka

d)

e

9

h

K)

m

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi
dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan

komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas

asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset

pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas

anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas

Iabilitas pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan

Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam iaporan

keuangan:

LL

CALK No.

CALK No.

CALK No.

CALK No.

CALK No.

CALK No.

CALK No.

18c.

18c.

18c.
18c,

18c.

18d.

Page 53 OCR 0.931
Page 53 0167

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakulsisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan
jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan
atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

p)

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham
dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi
tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

CJ instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang
berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham
biasa, selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah
periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau
instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut
seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

CALK No. 31.

CALK No. 31.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,595 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

CALK No. 30.

CALK No. 30,

Page 54 OCR 0.908
Page 54 of 67

a

d)

K3

»

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan

dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,

termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan
tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:
fa) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan

sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilal secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang
terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-
usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas Induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(8) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan

manajemen kundi lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja:

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,

signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi

tersebut.

Lu

SL

KL LK Kata

CALK No. 30.

'CALK No. 30.

CALK No. 6, 8, 9, 10, 11, 12 dan No. 30.

CALK No. 30.
CALK No, 30.

CALK No. 30.
CALK No. 30.

CALK No. 30.

Page 55 OCR 0.920
Page 55 of 67

Heo 1
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serza ekulvalennya v
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: v
(3) Tincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata ueng fungsional: v
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang v
timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugij dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan v
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.
2a) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
ay untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama perlode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilat,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan taba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup
rugi penurunan nilai:
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama v
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya, v
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam v
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaltasian yang diakui v
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap v
kelompok aset
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan
Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: v
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan v
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah v
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, v
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal v
dan relevan:

Page 56 OCR 0.913
Page 56 of 67

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode
yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

KL. Ss

&

c) Kesalahan Periode Lalu v CALK No. 38.
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu, v CALK No. 38.

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: v CALK No. 38,

(a) bagi setiap pos faporan keuangan, dan v CALK No. 38.

(b) laba per saham dasar dan dilusian: v CALK No. 38.

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan v CALK No. 38.

(a) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan v
penjelasan mengenai cara dan Waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26) Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama perode pelaporan, yaitu:

(3) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

(2) tanggal akuisisi,

(3) biaya terkait akuisisi, di luar blaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan
Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut
tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperolen berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

KL KA taat

SS.

KLT

Page 57 OCR 0.930
Page 57 of 67

ta

(10) jumlah yang diakui pada tanggat akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkar:

(ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(43) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
Giakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekui-as pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis
dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

SKK

Page 58 OCR 0.931
Page 58 ot 67

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(2) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, v
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi v
awalnya belum selesai: dan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi,
atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi
atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan v
yang timbul selama penyelesaian:
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan v
perubahan tersebut, dan
(0 teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur v
imbalan kontinjensi,
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, v
(a) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: v
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang v
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan v
transaksi kombinasi bisnis, dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,
sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama
suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan, v
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, v
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila v
Pengendalian diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau v
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

Page 59 OCR 0.925
Page 59 of 67

27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi CALK No. 32.
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen CALK No, 32.
dilaporkan:
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban CALK No. 32.
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta
dasar pengukurannya:
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen CALK No. 32.
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,
b) pengungkapan pada level entitas v
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau
setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(2) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i, negara domisili Perusahaan: dan v
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh v
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya
kepada negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang berlokasi di:
I. negara domisili Perusahaan: dan v
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. v
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) faktaj v
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan vV
(Cc) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. v
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: v
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada v
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan: dan
v

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

Page 60 OCR 0.917
Page 60 of 67

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai
Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan v
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, v
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk
tujuan spekulasi,
by Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk v
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties), v
(3) tanggal jatuh tempo: v
(4) "nila keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi v
keuangan,
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan v
(7) persyaratan penting lainnya. v
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan v
strategi untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang
dilindung nilai, dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, v
disebutkan tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain: CALK No. 34
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan Untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan
posisi keuangan, dan
v

Page 61 OCR 0.897
Page 61 of 67

Nor: | TT
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan v
(2) periode sebelumnya, v
() jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari llabilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya v
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersarna secara terpisah dari komitmen leinnya,
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan v
dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan v
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, v
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v
Il. periode berlakunya perikatan: v
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda, v
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v
v. pembatasan-pembatasan lainnya: v
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v
li. periode berlakunya perikatan, v
Hii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan v
iv, sanksi-sanksij v

kh
Page 62 OCR 0.879
Page 62 of67

Na:

b

(2)

(3)
(3)

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

“)

2D

(3)

(4

Ta tete

pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan, dan

(d) nilai jaminan:

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank,

dan

uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

SL

perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:

(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya

masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan

estimasi dampak keuangannya:

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah v
pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding),

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
arus keluar sumber daya: dan

(dj kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

CALK No. 36
CALK No. 36
CALK No. 36

St

CALK No. 36

&

SN

34)

Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama) dan

Isi perubahan perjanjian, jika ada.

a)
b)
9
a
e)
n

BELLA

Page 63 OCR 0.921
Page 63 0167

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna

laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan tuas risiko yang timbul dari

instrumen keuangan, serta kel kan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun
tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh v CALK No. 34.
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif v CALK No. 34.
yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: v CALK No. 34,

(8) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar v CALK No. 34.
dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan
dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap laba rugi dan ekuitas, dan

(a) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v CALK No. 39.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan v CALK No. 34.
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

36)

Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(U) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesa: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Posisi Devisa Neta

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tanggal laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas
dana pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang v
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Lt

b'

KK 4

Page 64 OCR 0.919
Page 64 of 67

0.
37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah v
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi':
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham v
setelah kuasi- reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang:
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasij
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.
38) ! Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:
(4) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, v
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan v
untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak
eksternal, dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: v
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, v
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak v
eksternal (jika ada): dan
&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari bihak eksternal, v
apabila terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas v
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan
Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka v
pendek ataupun jangka panjang)
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada v
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian,
seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan
metode penyelesaian:
C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok v

opsi saham:

8,
Page 65 OCR 0.895
Page 65 0167

e)

9

erangai

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga

saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa Umur kontrak untuk opsi

sahara yang beredar pada akhir periode:

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba "ugi Perusahaan

dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

4,

Khusus Industri Asuransi:

3)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus
diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(8) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

Ga) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

SKK

42,

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

3
b)
)

9

Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah

Jenis Akad Asuransi Syariah:

Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

Zakat.

SEK,

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

3
b)
9
9
3)

Kontrak reasuransi:
Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

Rasio keuangan penting:

Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

LL.

CALK No. 35.

Page 66 OCR 0.917
Khusus Industri Kehutanan

Page 66 of 67

laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

44)
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), v
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran v
wajib lainnya,
&) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, v
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan v
dan akumulasinyaj dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan v
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode peaporan tentang v CALK No. 37.
kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, m salnya:
(1) tanggal terjadinya, v CALK No. 37.
(2) sifat peristiwa: dan v CALK No, 37.
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi v CALK No. 37.
tersebut tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang
Terkait dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: v CALK No. 2b.
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan v CALK No. 2b.
akuntansi,
&) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan dan v GALK No. 2b.
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas v CALK No. 2b.

Page 67 OCR 0.912
Page 67 of 67

47) | Reklasifika:
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan artara lain:
(1) sifat reklasifikasi: v
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi v
dan
(3) alasan reklasifikasi. v
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan v
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. v

48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal

sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan v
pemerintah yang telah diakui

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan v
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di necara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

&) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain
untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di
negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan

| keuangan. ian 0.

50) | Informasi Penting Lainnya v

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan

yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

KL tt

CALK No. 36.

Jakarta, 27 Maret 2026
Mengetahui,
PT Pool Advista Finance Tbk

yu

Direktur Utama Direktur

- Ladvista | finance

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.99 MB
Published30 Mar 2026
Pages67
Characters153,885
Text sourceOCR
OCR confidence0.906

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Pool Advista Finance Tbk p.1 ×5
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik Jimy Abadi Heliantono & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Jimy Abadi Heliantono p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.9 ×12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.30
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.45
unresolved org Bapepam p.58 ×2
unresolved org Bank Indonesa p.63

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result