Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
PT INTER DELTA Tbk
MATERI
PUBLIC EXPOSE
TAHUN BUKU 2025
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11%, lebih
tinggi dibandingkan capaian tahun 2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar
5,03%, dan nilai tukar Rupiah terpuruk sepanjang tahun 2025 dan ditutup Rp16.782
per 1 USD, dimana cukup berpengaruh terhadap margin penjualan Perseroan karena
produk yang kami pasarkan sebagian besar adalah impor dan dibayar dengan mata
uang US Dollar.
Tinjauan Operasi per Segmen
Produk dan Penjualan
Penjualan Perseroan mengalami kenaikan sebesar 15,87% yaitu dari Rp31,27 miliar
menjadi Rp36,23 miliar pada tahun 2025.
Penjualan bersih terutama disumbangkan oleh 4 produk yaitu: kertas cetak foto,
bahan kimia pemrosesan foto dan kertas , film dan lain-lain.
Diantara produk ini yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kinerja penjualan
bersih Perseroan adalah penjualan kertas cetak foto yaitu sebesar Rp12,83 miliar atau
sebesar 35,42% dari total penjualan, penjualan bahan kimia sebesar Rp2,27 miliar
atau sebesar 6,26% dari total penjualan, penjualan film sebesar Rp13,42 miliar atau
sebesar 37,06% dari total penjualan dan penjualan usaha lainnya sebesar Rp7,70
miliar atau sebesar 21,26% dari total penjualan.
Pertumbuhan penjualan bersih masing-masing segmen usaha di atas dipengaruhi
oleh beberapa faktor seperti diuraikan di bawah.
Penjualan kertas cetak foto membukukan penjualan bersih sebesar Rp12,83 miliar,
menyumbang 35,42% terhadap total penjualan bersih konsolidasian tahun 2025.
Dibandingkan kontribusinya terhadap kinerja Perseroan tahun 2024, penjualan produk
ini mengalami penurunan sebesar 4,87%.
Penjualan bahan kimia membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,27 miliar, atau
sebesar 6,26% terhadap total penjualan bersih konsolidasian tahun 2025.
1 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 2
Dibandingkan kontribusinya terhadap kinerja Perseroan tahun 2024, penjualan segmen ini turun sebesar 4,50%. Penjualan film dan camera membukukan penjualan bersih Rp13,43 miliar atau sebesar 37,06% terhadap total penjualan bersih konsolidasian tahun 2025. Dibandingkan kontribusinya terhadap kinerja Perseroan tahun 2024 penjualan segmen ini mengalami peningkatan sebesar 56,60%. Usaha lainnya mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp7,70 miliar atau sebesar 21,26% dari total penjualan bersih konsolidasian tahun 2025. Dibandingkan dengan pencapaian Perseroan tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 12,83%. Peningkatan Penjualan ini disebabkan oleh pendekatan terhadap customer dan banyaknya diskon sehingga berpengaruh terhadap penjualan secara keseluruhan. Beban Pokok Penjualan Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, beban pokok penjualan mengalami kenaikan pada tahun 2025. Beban pokok penjualan pada tahun 2025 mencapai Rp30,58 miliar, naik 21,61% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp25,15 miliar. Laba Bruto Pada tahun 2025, Perseroan membukukan laba bruto sebesar Rp5,64 miliar, turun sebesar 7,67% dibanding pencapaian tahun 2024 sebesar Rp6,11 miliar. Penurunan laba bruto ini dikarenakan dampak dari naiknya harga pokok penjualan di tahun 2025. Beban Usaha dan Pendapatan (Beban) Lain-lain Beban penjualan, umum dan administrasi merupakan komponen biaya terbesar setelah harga pokok. Beban penjualan, umum dan administrasi di tahun 2025 mencapai sebesar Rp11,41 miliar atau sebesar 31,49% dari total penjualan bersih. Beban penjualan, umum dan administrasi mengalami penurunan 0,73% yaitu dari Rp11,49 miliar menjadi Rp11,41 miliar di tahun 2025. Pendapatan lain-lain berupa rabat dan pendapatan sewa di tahun 2025 sebesar Rp728 juta. 2 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 3
Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan dan Laba Tahun Berjalan.
Sejalan dengan pertumbuhan penjualan dan laba bruto, laba sebelum manfaat
(beban) pajak penghasilan mengalami penurunan sebesar 33,85% yaitu dari (Rp2,59
miliar) menjadi (Rp3,48 miliar) di tahun 2025.
Laba tahun berjalan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 dari sebesar
(Rp1,69 miliar) menjadi (Rp2,44 miliar). Perseroan membukukan laba tahun berjalan
yang dapat di atribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2025 sebesar
(Rp2,44 miliar), mengalami penurunan sebesar Rp743 juta dibandingkan tahun 2024.
Perseroan mencatat laba per saham dasar sebesar (Rp4,13) pada tahun 2025 dan di
tahun 2024 sebesar (Rp2,87).
Perseroan masih membukukan saldo laba negatif (deficit) sehingga sesuai peraturan
perundang-undangan Perseroan belum diperbolehkan untuk membagikan deviden.
Profitabilitas
Profitabilitas merupakan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba yang
ditunjukan melalui rasio profitabilitas.
Keterangan Tahun 2025 Tahun 2024 Pertumbuhan
Net Profit Margin -6.74% -5.43% -1.31%
Return On Aset ( % ) -6.21% -4.16% -2.05%
Return On Equity ( % ) -6.87% -4.45% -2.42%
EBITDA Margin ( % ) -6.39% -4.44% -1.95%
3 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 4
Dari rasio diatas, terlihat bahwa profitabilitas Perseroan mengalami penurunan. Laba operasi produk kertas cetak foto ditahun 2025 sebesar Rp2,15 miliar mengalami kenaikan sebesar Rp6.766.618,- atau sebesar 0,32% dibandingkan pada 31 Desember 2024. Laba produk bahan kimia turun sebesar Rp202.766.590,- atau sebesar 25,19% dibandingkan tahun 2024 yang mencatat laba sebesar Rp804.822.679,- dan yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp602.056.089,-. Laba produk Film dan Camera mengalami penurunan di tahun 2025 sebesar Rp43.846.015,- atau sebesar 3,66% dibandingkan dengan laba produk Film dan Camera yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp1,20 miliar dan di tahun 2025 sebesar Rp1,15 miliar. Laba produk lain-lain mengalami penurunan ditahun 2025 sebesar Rp229.596.038,- atau sebesar 11,66% dibandingkan dengan laba tahun 2024 yang mencapai Rp1,97 miliar dan pada tahun 2025 mencatat Rp1,74 miliar. Analisa Kinerja Keuangan Begitu pentingnya dalam pengelolaan keuangan yang berhati-hati dan seksama, agar Perseroan dapat secara konsisten mempertahankan posisi keuangan yang kuat. Bahwa posisi keuangan yang kuat akan menciptakan stabilitas internal untuk menghadapi kondisi makroekonomi global dan domestik yang dapat berubah setiap waktu, serta memberikan fleksibilitas dalam mendukung pengembangan usaha. Aset Pada tahun 2025, total aset Perseroan sebesar Rp39,32 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp1,44 miliar. Aset lancar mencapai Rp35,53 miliar atau 90,38% dari total aset Perseroan. Aset tidak lancar sebesar Rp3,78 miliar atau sebesar 9,61 % dari total aset Perseroan. 4 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 5
Aset Lancar Aset lancar Perseroan di tahun 2025 turun sebesar Rp2,47 miliar atau 6,52% dari Rp38,02 miliar menjadi Rp35,54 miliar. Kas dan Setara Kas Kas dan setara kas terdiri atas kas, kas pada bank, baik dalam mata uang Rupiah, Dolar AS maupun mata uang asing lainnya. Kas dan setara kas ditahun 2025 turun sebesar Rp12,91 miliar atau 69,93% menjadi Rp5,55 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp18,46 miliar. Piutang Usaha Piutang usaha mengalami kenaikan sebesar Rp411 juta atau 15,27% dari Rp2,69 miliar di tahun 2024 menjadi Rp3,10 miliar di tahun 2025, masing-masing setelah dikurangi cadangan kerugian sebesar Rp302 juta di tahun 2025 dan sebesar Rp287 juta di tahun 2024. Tingkat Kolektibilitas Piutang Perseroan secara rutin dan berkala melakukan review atas kontrak kerjasama dan kemampuan pelanggan untuk melunasi kewajibannya. Perputaran piutang pada tahun 2025 adalah antara 1 s/d 90 hari, ada peningkatan dibandingkan tahun 2024. Manajemen berkeyakinan bahwa piutang Perseroan dapat ditagihkan sesuai jadwal dan cadangan kerugian senilai Rp302 juta, cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha. Piutang Lain-lain. Piutang lain-lain Perseroan terdiri dari piutang atas piutang karyawan. Piutang lain- lain naik Rp11,50 miliar dari Rp43 juta di tahun 2024 menjadi Rp11,55 miliar di tahun 2025. Persediaan Bersih Persediaan turun sebesar 22,39% dibandingkan tahun 2024. Termasuk didalamnya provisi atas persediaan usang sebesar Rp615 juta pada tahun 2024 dan Rp640 juta ditahun 2025. Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan persediaan usang cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul dari persediaan. 5 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 6
Persediaan telah dilindungi oleh asuransi terhadap risiko kerugian karena bencana alam, kebakaran, dan risiko-resiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp15,80 miliar di tahun 2025 dan Rp17,74 miliar di tahun 2024. Biaya Dibayar di Muka. Biaya dibayar di muka naik Rp1,94 miliar dari Rp602 juta di tahun 2024 menjadi Rp2,54 miliar di tahun 2025, yang terutama berasal dari uang muka import. Aset Tidak Lancar Aset tidak lancar ditahun 2025 naik sebesar Rp1,03 miliar atau 37,61% dari Rp2,74 miliar ditahun 2024 menjadi Rp3,78 miliar di tahun 2025. Liabilitas Pada tahun 2025 total liabilitas Perseroan naik Rp1,16 miliar, dari Rp2,62 miliar di tahun 2024 menjadi Rp3,79 miliar, kenaikan ini terutama disebabkan oleh naiknya liabilitas jangka pendek yang memiliki kontribusi sebesar 56,56% dari total liabilitas. Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas jangka pendek naik sebesar 417,72% menjadi Rp2,14 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp414 juta. Liabilitas Jangka Panjang Liabilitas jangka pajang turun sebesar 25,47 % menjadi sebesar Rp1,64 miliar pada tahun 2025 dibanding tahun 2024 sebesar Rp2,21 miliar. Ekuitas Ekuitas Perseroan terdapat penurunan sebesar 6,84% atau sebesar Rp2,61 miliar, yaitu dari Rp38,13 miliar menjadi Rp35,53 miliar di tahun 2025. Penurunan tersebut diperoleh dari akumulasi saldo laba. Penjualan dan Profitabilitas Penjualan Perseroan tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp4,96 miliar atau 15,87 %. 6 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 7
Laba Bruto
Pada tahun 2025 Perseroan membukukan laba bruto sebesar Rp5,64 miliar, terdapat
penurunan sebesar 7,67% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp6,11 miliar.
Laba komprehensif mengalami penurunan di tahun 2025, dari (Rp1,51 miliar) di tahun
2024 menjadi sebesar (Rp2,61 miliar).
Arus Kas
Perseroan menyakini pentingnya mempertahankan kemampuan untuk menghasilkan
arus kas yang sehat. Untuk mendukung perkembangan usaha dan rencana ekspansi
Perseroan.
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Tahun 2025, kas bersih yang dihasilkan oleh aktivitas operasi (Rp12,97 miliar), turun
Rp17,17 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp4,20 miliar.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi.
Arus Kas yang digunakan untuk Aktivitas Investasi selama tahun 2025 adalah sebesar
Rp40 juta, turun sebesar Rp42 juta dibandingkan tahun 2024.
Kemampuan Membayar Utang
Kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibannya ditunjukkan dengan
menggunakan rasio likuiditas. Sedang untuk mengukur kemampuan memenuhi
seluruh kewajibannya digunakan rasio solvabilitas yang pengukurannya melalui
perbandingan seluruh kewajiban terhadap seluruh aset dan perbandingan seluruh
kewajiban terhadap ekuitas.
1.Rasio Likuiditas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan memenuhi seluruh Liabilitas Jangka
Pendek yang diukur dengan perbandingan antara Aset Lancar dengan total Liabilitas
Jangka Pendek. Aset Lancar Perseroan tercatat sebesar Rp35,53 miliar turun
sebesar 6,51% dibandingkan tahun 2024. Sedangkan Liabilitas Jangka Pendek
Perseroan dan Entitas anak di tahun 2025 tercatat sebesar Rp2,14 miliar naik
7 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 8
sebesar 417,72% dibandingkan tahun 2024. Rasio Likuiditas Perseroan per
Desember 2025 tercatat sebesar 1.656,00 .
2.Solvabilitas.
Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban
yang diukur dengan membandingkan jumlah liabilitas Konsolidasi terhadap jumlah
Ekuitas Konsolidasi dan jumlah Liabilitas Konsolidasi terhadap jumlah Aset
Konsolidasi.
Perbandingan total liabilitas dengan total aset Perseroan dan Entitas Anak per
Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 9,64% dan 6,44%. Sedangkan
perbandingan antara total Liabilitas dengan total Ekuitas masing masing sebesar
10,68% dan 6,88%.
Struktur Permodalan
Struktur modal konsolidasian pada tahun 2025 terdiri dari liabilitas Rp3,79 miliar dan
modal sebesar Rp59,18 miliar, tambahan setoran modal Rp1,91 miliar, pendapatan
komprehensif lain Rp6,58 miliar, saldo laba devisit Rp32,19 miliar, ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Rp35,52 miliar dan kepentingan non pengendali Rp3,49
juta.
Prospek Usaha
Sepanjang tahun 2025 kami telah melakukan evaluasi terutama program-program
yang berhubungan tentang marketing dengan tujuan untuk dapat meningkatkan
penjualan,seperti :
Dalam meningkatkan efektifitas pemasaran dan penjualan tetap melanjutkan
program-program yang telah dilakukan di tahun sebelumnya.
Memperkuat dan mengembangan portofolio bisnis baru.
Terus mencermati setiap perkembangan terutama dunia usaha yang berkaitan
dengan usaha Perseroan seperti perkembangan teknologi dan perubahan
8 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Page 9
harga. Dengan demikian Perseroan akan lebih siap dan lebih mempunyai daya
saing yang semakin kuat.
Walaupun ada beberapa kendala yang dihadapai Perseroan terutama perubahan
teknologi digital yang begitu cepat , pelemahan nilai tukar Rupiah dan tingginya inflasi,
namun berkat praktik pengelolaan risiko yang berhati-hati Perseroan mampu
mengatasi kendala tersebut.
Target Perusahaan Satu Tahun Mendatang
Ditahun 2026 ini Perseroan akan tetap melanjutkan program-program yang telah
dilakukan di tahun sebelumnya, baik untuk program pemasaran, operasional maupun
program peningkatan kapabilitas karyawan melalui pelatIhan-pelatihan yang
diselenggarakan baik internal maupun eksternal.
Perseroan juga akan terus mencermati setiap perkembangan terutama dunia usaha
yang berkaitan dengan usaha Perseroan seperti perkembangan teknologi dan
perubahan harga. Dengan demikian Perseroan akan lebih siap dan lebih mempunyai
daya saing yang semakin kuat.
9 Materi Public Expose PT Inter Delta Tbk Tahun Buku 2025
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.