Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 168
Page 1
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
MENJAGA HARAPAN
MENGUATKAN KETAHANAN
Maintaining Hope, Strengthening Resiliency
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
2025
Page 2
MENJAGA HARAPAN,
MENGUATKAN KETAHANAN
Nurturing Hopes, Strengthening Resiliency
Tantangan perjalanan Ancol tahun 2025 ini adalah menghadapi
ketidakpastian ekonomi dan minat pariwisata kota yang masih dalam proses
pemulihan. Namun demikian, seiring dengan 65 tahun Ancol berkiprah di
Indonesia menjadikan Perseroan untuk tetap menjaga harapan dan terus
memperkokoh ketahanan bisnisnya dengan berfokus pada penguatan
kinerja bisnis utama dibidang properti dan pariwisata melalui peningkatan
kualitas lingkungan, konservasi keanekaragaman hayati, serta inovasi
layanan wisata yang lebih bertanggung jawab dan relevan bagi kebutuhan
saat ini. Pendekatan ini menegaskan bahwa meskipun tantangan masih
terasa, upaya yang konsisten dan terarah akan memperkuat fondasi jangka
panjang perusahaan, sekaligus memastikan bahwa Ancol tetap menjadi
Perusahaan properti terkemuka di Indonesia dan juga menjadi ruang
rekreasi yang bernilai bagi masyarakat dan lingkungan di masa depan.
The challenges faced by Ancol in 2025 include ongoing economic uncertainty
and urban tourism demand that is under on-going recovery. Nevertheless,
marking its 65 years of contribution in Indonesia, Ancol remains optimistic
and committed to strengthening its business resilience by focusing on
enhancing the performance of its core businesses in the property and tourism
sectors. This is pursued through continuous improvements in environmental
quality, biodiversity conservation, and the development of more responsible
and relevant tourism service innovations aligned with current needs. This
approach affirms that, despite persisting challenges, consistent and well-
directed efforts will reinforce the Company’s long-term foundation, while
ensuring that Ancol continues to position itself as a leading property
company in Indonesia and a valuable recreational destination that delivers
lasting benefits for society and the environment in the future.
2
Page 3
Laporan Keberlanjutan 2025 3 Sustainability Report 2025
Page 4
Profil
DaftarPerusahaan
Isi
Table of Content
Company Profile
DAFTAR ISI
Table of Content
2 Penjelasan Tema 55 Manajemen Risiko
About the Theme Risk Management
4 Daftar Isi 57 Kode Etik
Table of Content Code of Ethics
6 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 59 Pelibatan Pemangku Kepentingan
Sustainability Performance Highlights Stakeholder Engagement
12 Strategi Keberlanjutan 60 Tantangan dan Peluang Penerapan
Sustainability Strategy Keberlanjutan
Challenges and Opportunities In the
14 Penjelasan Direksi
Implementation of Sustainability
Message from the Board of Directors
62
22 Tentang Laporan Keberlanjutan
KINERJA EKONOMI
About the Sustainability Report
KEBERLANJUTAN
23 Topik Dalam Laporan Keberlanjutan Sustainable Economic Performance
Material Topics
64 Sekilas Perekonomian Indonesia dan DKI
30
Jakarta Tahun 2025
PROFIL PERSEROAN
Overview of Indonesia’s and Jakarta’s Economy
Company Overview
in 2025
30 Selintas Perseroan 65 Kinerja Sektor Pariwisata Indonesia dan DKI
Company at a Glance Jakarta Tahun 2025
Performance of Tourism Sector in Indonesia
36 Informasi Tentang Karyawan
and Jakarta in 2025
Employees Information
66 Kebijakan Strategis Ancol Tahun 2025
38 Pekerja Bukan Karyawan
Strategic Initiatives for Ancol in 2025
Non-Employee Workers
68 Perbandingan Target dan Kinerja Pendapatan
39 Rantai Pasok
dan Laba/Rugi Tahun 2025
Supply Chain
Comparison of Targets and Revenue and
42 Pendekatan atau Prinsip Pencegahan Profit/Loss Performance in 2025
Preventive Approach or Principle
70 Perbandingan Target dan Realisasi
43 Keanggotaan dalam Asosiasi Pembiayaan/Investasi pada Proyek yang
Membership in Associations Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Comparison of Targets and Realization of
46
Financing/Investment in Projects Aligned with
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Sustainable Finance
Sustainability Governance
71 Distribusi Nilai Ekonomi
47 Struktur dan Komposisi Tata Kelola Distribution of Economic Value
Governance Structure and Composition
4
Page 5
74 Kewajiban Perusahaan atas Program Imbalan
Pasti
Company’s Obligations under the Defined
118 KINERJA SOSIAL BERKELANJUTAN
Sustainable Social Performance
Benefit Program 119 Pengelolaan Karyawan
Employee Management
76 Implikasi Finansial serta Risiko dan Peluang
Lain akibat Perubahan iklim 125 Pengembangan Kompetensi
Financial Implications, Risks, and Opportunities Competence Development
due to Climate Change
127 Kesetaraan Peluang
77 Bantuan Finansial yang Diterima dari Equal Opportunity
Pemerintah
128 Lingkungan Kerja Yang Layak dan Aman
Financial Assistance from the Government
Decent and Safe Working Environment
80
134 Tanggung Jawab Produk dan Layanan
KINERJA LINGKUNGAN
Product and Services Responsibilites
BERKELANJUTAN
Sustainable Environmental 140 Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Performance Responsibility to the Community
152
80 Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
LAMPIRAN
Sustainable Environmental Performance
Appendix
81 Penggunaan Material yang Ramah
Lingkungan 152 Lembar Umpan Balik
Use of Environmentally Friendly Materials Feedback Sheet
83 Pengelolaan Energi 154 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Energy Management Sebelumnya
Response to Previous Year’s Report Feedback
87 Pengelolaan Emisi
Emission Management 155 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
91 Pengelolaan Air
POJK.03/2017
Water Management
List of Disclosures in accordance with Financial
94 Pengelolaan Limbah dan Air Limbah Services Authority Regulation Number 51/
Waste and Wastewater Management POJK.03/2017
96 Keanekaragaman Hayati 158 Indeks Konten GRI
Biodiversity GRI Content Index
114 Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup 166 Keselarasan Laporan Keberlanjutan/Tahunan
Environmental-related Complaints dengan Metrik ESG IDX
Alignment of the Sustainability/Annual Report
with the ESG IDX Metrics
Laporan Keberlanjutan 2025 5
Sustainability Report 2025
Page 6
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Operasional
Operational Performance
JUMLAH PENGUNJUNG
Number of Visitors
Ancol Taman Impian Dufan Ancol Samudra Ancol
2025 9.621.764 2025 1.580.666 2025 914.816
2024 9.983.344 2024 2.208.884 2024 1.245.793
2023 11.144.860 2023 2.238.160 2023 1.473.275
Orang Orang Orang
People People People
Atlantis Ancol Sea World Ancol Persentase Okupansi
Putri Duyung Ancol
Occupancy Percentage of Putri
Duyung Ancol
2025 392.327 2025 793.376 2025 51%
2024 516.883 2024 1.129.920 2024 46%
2023 657.135 2023 1.335.082 2023 54%
Orang Orang dalam Persen
People People in Percentage
6
Page 7
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
KINERJA EKONOMI [OJK B.1]
Economic Performance
Pendapatan atau Penjualan Laba/(Rugi) Bersih Pelibatan Pemasok Lokal
Revenue or Sales Net Profit/(Loss) Local Supplier Involvement
1.121.209 179.964 931
2025 2025 2025
1.265.897 176.286 1.510
2024 2024 2024
1.273.834 241.306 1.735
2023 2023 2023
Juta Rupiah Juta Rupiah Perusahaan/Mitra
Million Rupiah Million Rupiah Companies/Partners
Kuantitas Produk/Jasa
Products/Services Quantities
3 Segmen
Segments
Pariwisata
Tourism
Real Estat
Real Estate
Perdagangan dan Jasa
Trade and Services
Laporan Keberlanjutan 2025 7
Sustainability Report 2025
Page 8
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
KINERJA LINGKUNGAN [OJK B.2]
Environmental Performance
Penggunaan Energi Pengambilan Air
Energy Consumption Water Withdrawal
Energi Listrik Energi Bahan Bakar Minyak
Electricity Fuel Energy Consumption
2025 114.385,20 2025 295,35 2025 1.967,63
2024 119.539,59 2024 369,21 2024 1.989,69
2023 122.080,84 2023 445,54 2023 1.683,71
Gigajoule Gigajoule Megaliter
Emisi GRK
GHG Emissions
Cakupan-1 Cakupan-2 Cakupan-3
Scope-1 20,02% Scope-2 4,31% Scope-3 0,39%
2025 21,02 2025 27.643,09 2025 15,55
2024 26,28 2024 28.888,73 2024 15,49
2023 31,78 2023 29.502,87 2023 4,68
ton CO2e ton CO2e ton CO2e
Penambahan/(Pengurangan) Limbah Penggunaan Kertas
Increase/(Decrease) in Waste Paper Consumption
Limbah Non-B3 Limbah B3
(Sampah Properti & Rekreasi) Hazardous Waste
Non-hazardous waste
(Property & Recreation Waste)
2025 49.784,83 2025 5,833 2025 896
2024 59.727,79 2024 4,117 2024 891
2023 50.949,87 2023 7,003 2023 934
m3 ton Rim
Reams
8
Page 9
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Conservation
Jenis Flora Jenis Fauna (Mamalia laut, Mamalia Jenis Fauna (Ikan)
Flora species darat, Aves) Fauna species (Fish)
Fauna species (Marine & Terrestrial
Mammals, Birds)
2025 92 2025 95 2025 254
2024 87 2024 94 2024 178
2023 75 2023 94 2023 188
Spesies Spesies Spesies
Species Species Species
Kelahiran Satwa Hasil Kulit Kerang Hijau dari Kegiatan Relawan dari Sekolah, Instansi
Perkembangbiakan Terkontrol Restorasi Kerjang Hijau Pemerintah, dan Perusahaan Swasta
Births from Controlled Breeding Green Mussel Shells Collected from Volunteers Participating (Schools,
Programs Restoration Activities Government Agencies, Private
Companies)
2025 1.126 2025 4.200 2025 517
2024 999 2024 11.250 2024 554
2023 808 2023 1.800 2023 134
Individu kg Orang
Individuals People
Biaya Lingkungan Hasil Transplantasi Terumbu Karang (Jumlah Koloni) per Desember 2025
Environmental Costs Coral Reef Transplantation Results (Number of Colonies) as of December 2025
2025 7.130 Favia 10
2024 10.470 Favites 4
2023 9.078 Turbinaria 6
Juta Rupiah koloni
Million Rupiah Colonies
Laporan Keberlanjutan 2025 9
Sustainability Report 2025
Page 10
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
KINERJA SOSIAL [OJK B.3]
Social Performance
Penyaluran Dana CSR Masyarakat Penerima Rata-rata Kepuasan Konsumen
CSR Funds Distribution Program CSR Customer Satisfaction
Beneficiaries of CSR Programs
2025 2.488 2025 257.024 2025 90,36%
2024 3.809 2024 252.211 2024 89,69%
2023 2.351 2023 284.621 2023 86,46%
Juta Rupiah Orang Persen
Million Rupiah People Percentage
Total Pegawai Pegawai Wanita Jumlah Kecelakaan Kerja Fatal
Number of Employees Female Workers Number of Fatal Occupational
Accidents
2025 577 2025 118 2025 0
2024 568 2024 113 2024 0
2023 601 2023 114 2023 0
Orang Orang Kasus Fatalitas
Person Person Fatality Cases
10
Page 11
Laporan Keberlanjutan 2025 11 Sustainability Report 2025
Page 12
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
STRATEGI KEBERLANJUTAN [OJK A.1.]
Sustainability Strategy
Strategi keberlanjutan dapat membantu perusahaan A sustainability strategy enables the Company to
mengelola dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola manage Environmental, Social, and Governance (ESG)
(LST) secara lebih terarah, sehingga operasional impacts more purposefully, ensuring that operations are
dapat berjalan secara bertanggung jawab sekaligus conducted responsibly and remain sustainable over the
berkelanjutan dalam jangka panjang. Dengan long term. Through a structured approach, the Company
pendekatan yang terstruktur, perusahaan mampu is able to mitigate risks, enhance operational efficiency,
memitigasi risiko, meningkatkan efisiensi operasional, and build business resilience against climate change,
dan membangun ketahanan bisnis menghadapi regulatory developments, and evolving stakeholder
perubahan iklim, perkembangan regulasi, serta expectations.
ekspektasi pemangku kepentingan.
Ancol telah menetapkan tiga strategi keberlanjutan, Ancol has established three core sustainability strategies:
yaitu Ancol Global Eco-Partnership, Ancol Urban Forest Ancol Global Eco-Partnership, Ancol Urban Forest and
dan Eco Venture, serta Ancol Green Company yang Eco Venture, and Ancol Green Company, all of which are
telah terintegrasi dalam seluruh operasional dan proses integrated into every operational aspect and decision-
pengambilan keputusan. Melalui pendekatan ini, Ancol making process. Through this approach, Ancol not only
tidak hanya memenuhi tanggung jawab sosial dan fulfills its social and environmental responsibilities but
lingkungannya, tetapi juga membuka peluang untuk also unlocks opportunities for innovation, improves
inovasi, meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing efficiency, strengthens long-term competitiveness,
jangka panjang, serta memberikan kontribusi terhadap and contributes to the achievement of the Sustainable
pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Development Goals (SDGs).
INTEGRASI NILAI KEBERLANJUTAN INTEGRATING SUSTAINABILITY VALUES
DALAM OPERASIONAL PERUSAHAAN INTO COMPANY OPERATIONS [OJK F.1.]
[OJK F.1.]
Di tahun 2025, Ancol secara konsisten memperkuat Throughout 2025, Ancol has consistently reinforced its
komitmennya dalam mewujudkan kawasan rekreasi commitment to establishing a world-class recreational
berkelas dunia yang berkontribusi pada agenda dan area that contributes to global agendas and
komitmen global. Strategi keberlanjutan Ancol berfokus commitments. Ancol’s sustainability strategy is focused
pada peningkatan kualitas layanan, pengembangan on enhancing service quality, regional development, and
kawasan, dan pengelolaan lingkungan yang responsible environmental management to generate
bertanggung jawab untuk menciptakan nilai jangka long-term value for all stakeholders.
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
12
Page 13
Sorotan Strategi Keberlanjutan Ancol 2025 Ancol Sustainability Strategy 2025 Highlights
PENGALAMAN LEBIH BAIK DAN
LINGKUNGAN YANG TERJAGA PENGEMBANGAN KAWASAN
Environmental Preservation Better Experience and Region Development
●● Restorasi kerang hijau yang berhasil ●● Peningkatan standar layanan dan fasilitas
memperkuat ekosistem pesisir; pedagang di kawasan Ancol;
Green mussel restoration that successfully Enhancement of service standards and facilities
strengthens the coastal ecosystem; for vendors within the Ancol area;
●● Kampanye bebas plastik sekali pakai dan ●● Persetujuan reklamasi seluas 65 hektar untuk
pengelolaan ruang terbuka hijau sebagai mendukung pertumbuhan bisnis di masa
habitat flora dan fauna; mendatang;
Single-use plastic-free campaigns and the Approval of a 65-hectare reclamation project
management of green open spaces as habitats to support future business growth;
for flora and fauna;
●● Dukungan terhadap pembagunan Depo
●● Pengurangan jejak karbon melalui kampanye MRT untuk mempermudah akses masyarakat
“Satu Jam untuk Bumi” dan layanan uji emisi gratis; terhadap kawasan wisata Ancol di masa depan.
Carbon footprint reduction through the “One Support for the development of the MRT
Hour for Earth” campaign and the provision of Depot to improve public accessibility to the
free emission testing services; Ancol recreational area in the future.
●● Uji coba transplantasi terumbu karang
untuk mendukung pemulihan ekosistem laut
dan meningkatkan keanekaragaman hayati
perairan Ancol.
Coral reef transplantation pilot to support
marine ecosystem recovery and enhance
biodiversity in Ancol waters.
Laporan Keberlanjutan 2025 13
Sustainability Report 2025
Page 14
Penjelasan Direksi
Board Of Directors Explanation
PENJELASAN DIREKSI [OJK D.1.] [GRI 2-22]
ECREASEMessage From The Board of Directors [OJK D.1.] [GRI 2-22]
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU DEAR VALUED SHAREHOLDERS AND
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT, STAKEHOLDERS,
Tahun 2025 berlangsung dalam situasi ekonomi yang The year 2025 unfolded amidst a fluctuating economic
masih berfluktuasi, disertai perubahan perilaku wisatawan landscape, characterized by evolving tourist behaviors
serta meningkatnya perhatian publik terhadap kualitas and heightened public concern regarding environmental
lingkungan di Provinsi DKI Jakarta. Di tengah kondisi quality in the DKI Jakarta Province. In the face of these
tersebut, kami bersyukur Ancol dapat menjaga kinerja conditions, we are grateful that Ancol has maintained
operasional secara sehat dan tetap menjadi ruang a resilient operational performance while remaining
rekreasi yang dekat dengan masyarakat. Pendapatan a preferred recreational space for the community. Our
usaha tahun 2025 tercatat menurun 11,43% dibandingkan total revenue in 2025 recorded a decrease of 11.43%
tahun sebelumnya. Dukungan para pemegang saham, compared to the previous year. The unwavering support
pengunjung, mitra usaha, serta pemerintah menjadi of our shareholders, visitors, business partners, and
faktor penting yang memungkinkan Perseroan terus the government has been instrumental in enabling
beradaptasi dan mempertahankan daya saing. the Company to continuously adapt and sustain its
competitive advantage.
ANCOL DAN PEMBANGUNAN ANCOL AND SUSTAINABLE
BERKELANJUTAN DEVELOPMENT
Ancol memandang keberlanjutan sebagai dasar Ancol views sustainability as the foundation of its
pengelolaan kawasan dan arah pertumbuhan jangka regional management and the trajectory for long-term
panjang, sejalan dengan komitmen nasional terhadap growth, aligned with the national commitment to the
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Dalam Sustainable Development Goals (SDGs). In practice,
praktiknya, Perseroan berupaya menjaga kualitas the Company strives to preserve coastal environmental
lingkungan pesisir dan pemeliharaan ruang terbuka hijau, quality and maintain green open spaces, while ensuring
sambil memastikan kawasan tetap aman dan inklusif the area remains safe and inclusive for all visitors. This
bagi seluruh pengunjung. Komitmen ini diwujudkan commitment is realized through three primary strategies:
dengan menetapkan tiga strategi utama: Ancol Global Ancol Global Eco-Partnership, Ancol Urban Forest and Eco
Eco-Partnership, Ancol Urban Forest dan Eco Venture, Venture, and Ancol Green Company. The implementation
serta Ancol Green Company. Penerapan prinsip-prinsip of these sustainability principles is integrated into all
keberlanjutan ini diintegrasikan dalam seluruh aspek operational aspects and the Company’s decision-making
operasional dan pengambilan keputusan Perseroan. processes.
Ancol juga terus memperkuat kontribusi sosial melalui Furthermore, Ancol continues to strengthen its social
berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat dan contribution through various community empowerment
peningkatan layanan publik yang relevan dengan initiatives and the enhancement of public services relevant
kebutuhan warga sekitar. Ancol berupaya memberikan to the needs of local residents. Ancol is committed
nilai jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan to delivering long-term value for the environment,
perekonomian daerah, sekaligus mendukung pencapaian society, and the regional economy, while supporting the
TPB secara berkesinambungan. continuous achievement of the SDGs.
14
Page 15
KEBIJAKAN ANCOL UNTUK MERESPONS ANCOL’S POLICY IN RESPONDING
TANTANGAN DALAM PEMENUHAN TO CHALLENGES IN ACHIEVING
STRATEGI KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY STRATEGIES
Dalam menjalankan operasional di kawasan wisata In managing operations within the largest tourism
terbesar di Provinsi DKI Jakarta, Ancol dihadapkan pada area in DKI Jakarta Province, Ancol faces various
berbagai tantangan keberlanjutan, mulai dari tekanan sustainability challenges, ranging from pressures
terhadap lingkungan pesisir, peningkatan volume on the coastal environment and increasing visitor
pengunjung, hingga ekspektasi publik terhadap volumes to public expectations for safe, inclusive, and
layanan yang aman, inklusif, dan berkualitas. Untuk high-quality services. To address these challenges,
menjawab tantangan tersebut, Perseroan menetapkan the Company has established a sustainability policy
kebijakan keberlanjutan yang menjadi acuan dalam that serves as a benchmark for planning and decision-
perencanaan dan pengambilan keputusan. making.
Kebijakan ini menekankan pentingnya menjaga This policy emphasizes the importance of maintaining
keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan a balance between business growth and environmental
pelestarian lingkungan. Ancol memperkuat preservation. Ancol is strengthening waste
pengelolaan limbah, pemantauan kualitas air, dan management, water quality monitoring, and energy
efisiensi energi untuk memastikan kawasan tetap efficiency to ensure the area remains comfortable
nyaman dan memiliki daya dukung ekologis yang while maintaining its ecological carrying capacity.
terjaga. Upaya ini juga dilengkapi dengan peningkatan These efforts are further bolstered by enhancing
kapasitas sistem pengelolaan lingkungan, termasuk environmental management system capacities,
pengawasan yang lebih terstruktur dan evaluasi including more structured oversight and periodic
berkala di seluruh area operasional. Selama tahun evaluations across all operational areas. Throughout
pelaporan, Ancol berhasil melanjutkan efisiensi energi the reporting year, Ancol successfully continued
dan menurunkan emisi GRK Cakupan-1 sebesar 5,26 its energy efficiency initiatives and reduced GHG
ton CO2e dan Cakupan-2 sebesar 1.245,64 ton CO2e emissions by 5.26 ton CO2e for Scope 1 and 1,245.64
dibandingkan tahun sebelumnya. ton CO2e for Scope 2 from the previous year’s.
Di aspek sosial, kebijakan keberlanjutan diarahkan On the social front, the sustainability policy is
untuk meningkatkan manfaat kawasan bagi masyarakat directed toward maximizing the area’s benefits for
dan pengunjung. Ancol mendorong layanan yang lebih the community and visitors. Ancol promotes services
aman, ramah keluarga, dan inklusif, serta menjalankan that are safer, family-friendly, and inclusive, while
program pemberdayaan masyarakat yang mendukung implementing community empowerment programs
kesejahteraan warga sekitar. Pendekatan ini that support the well-being of local residents. This
memastikan bahwa pertumbuhan kawasan membawa approach ensures that regional growth delivers
dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh positive impacts felt directly by the community.
masyarakat. Di tahun ini, rerata kepuasan konsumen This year, the average customer satisfaction score
mencapai 90,72%, meningkat dibandingkan capaian reached 90.72%, an increase from the previous year’s
tahun sebelumnya. achievement.
Laporan Keberlanjutan 2025 15
Sustainability Report 2025
Page 16
Penjelasan Direksi
Board Of Directors Explanation
Dalam hal tata kelola, Ancol mengintegrasikan prinsip Regarding governance, Ancol integrates Environmental,
Environment, Social, dan Governance (ESG) ke dalam Social, and Governance (ESG) principles into its risk
proses manajemen risiko, memastikan bahwa setiap management processes, ensuring that every project
proyek dan pengembangan memperhitungkan and development comprehensively accounts for
dampak lingkungan dan sosial secara menyeluruh. environmental and social impacts. The Company is also
Perseroan juga memperkuat transparansi dan akurasi strengthening reporting transparency and accuracy
pelaporan sebagai bagian dari komitmen untuk as part of its commitment to meeting stakeholder
memenuhi harapan pemangku kepentingan dan expectations and sustainability reporting standards.
standar pelaporan keberlanjutan. Perseroan memiliki The Company’s sustainability values—comprising
nilai-nilai keberlanjutan yang diintegrasikan ke dalam Integrity, Continuous Learning, Passionate Calling, Care
budaya Perseroan, meliputi Integritas, Belajar Terus- for Others, Creative Thinking, and Responsibility—are
Menerus, Terpanggil, Peduli Sesama, Berpikir Kreatif, integrated into the corporate culture. These values guide
dan Bertanggung Jawab. Nilai-nilai ini menjadi pedoman “Insan Ancol” (Ancol’s employees) in interacting with all
bagi Insan Ancol dalam berinteraksi dengan segenap stakeholders, supported by the implementation of the
pemangku kepentingan, didukung oleh penerapan Code Code of Conduct.
of Conduct (Kode Etik Perseroan).
Melalui kebijakan yang lebih terarah dan terintegrasi ini, Through these more targeted and integrated policies,
Ancol memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis selaras Ancol ensures that all business activities are aligned with
dengan strategi keberlanjutan Perseroan, sekaligus the Company’s sustainability strategy, while building
membangun ketahanan kawasan dalam menghadapi regional resilience to face both current and future
tantangan masa kini maupun di masa mendatang. challenges.
16
Page 17
PENERAPAN KEUANGAN/KEGIATAN IMPLEMENTATION OF SUSTAINABLE
BERKELANJUTAN [OJK D.2.] FINANCE AND ACTIVITIES [OJK D.2.]
Ancol mengadopsi Keuangan Berkelanjutan yang Ancol adopts Sustainable Finance, defined as operational
dimaknai sebagai kegiatan operasional Perseroan yang activities that integrate economic, environmental, and
memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. social aspects. Ancol’s response to sustainability issues
Respons Ancol terhadap isu keberlanjutan berfokus pada focuses on solidifying its position as a conservation
pemantapan Ancol sebagai lembaga konservasi dan institution and a center for sustainable education. The
pusat edukasi berkelanjutan. Ancol terus memperkuat Company continues to strengthen the implementation
penerapan Keuangan Berkelanjutan sebagai bagian of Sustainable Finance to ensure that every work plan
dari upaya memastikan bahwa setiap rencana kerja and investment is aligned with sustainability principles.
dan investasi selaras dengan prinsip keberlanjutan. This implementation is not only to comply with OJK
Penerapan ini tidak hanya untuk memenuhi ketentuan (Financial Services Authority) regulations but also to
OJK, tetapi juga sebagai respons terhadap kebutuhan respond to operational needs that demand efficiency,
operasional kawasan yang menuntut efisiensi, ketahanan environmental resilience, and broader social benefits.
lingkungan, dan manfaat sosial yang lebih luas.
Dalam praktiknya, Ancol mengarahkan sebagian In practice, Ancol allocates a portion of its budget and
anggaran dan sumber daya untuk mendukung program resources to support priority environmental programs,
prioritas lingkungan, peningkatan kualitas kawasan, regional quality enhancements, and social activities
serta kegiatan sosial yang relevan bagi masyarakat relevant to the local community. Budget management
sekitar. Pengelolaan anggaran dilakukan dengan is conducted by considering ESG-related risks and
mempertimbangkan risiko dan peluang terkait ESG, opportunities, ensuring that financing decisions are
sehingga keputusan pembiayaan menjadi lebih terukur more measurable and capable of delivering long-term
dan mampu memberikan nilai jangka panjang. Selain value. Furthermore, the Company continuously improves
itu, Perseroan terus memperbaiki proses pelaporan dan internal reporting and oversight processes to ensure all
pengawasan internal agar seluruh aktivitas keberlanjutan sustainability activities are monitored transparently and
dapat dipantau secara transparan dan akuntabel. accountably.
Aspek Ekonomi Economic Aspect
Per 31 Desember 2025, Perseroan mencatat As of December 31, 2025, the Company recorded total
pendapatan usaha sebesar Rp1.121.209 juta, atau revenue of Rp1,121,209 million, representing 96% of
setara dengan 96% dari target Rencana Kerja dan the target set in the 2025 Revised Work Plan and Budget
Anggaran Perusahaan Perubahan (RKAP-P) Tahun (RKAP-P) of Rp1,165,602 million. This achievement
2025 yang ditetapkan sebesar Rp1.165.602 juta. reflects a decrease compared to the 2024 revenue of
Capaian tersebut menunjukkan menurun dibandingkan Rp1,265,897 million. This performance was primarily
realisasi pendapatan usaha pada tahun 2024 yang driven by the dynamics of key business segments,
tercatat sebesar Rp1.265.897 juta. Perubahan kinerja including revenue from hotels and restaurants,
pendapatan tersebut terutama dipengaruhi oleh attraction ticket sales, and contributions from events
dinamika kinerja pada segmen usaha utama, antara lain held throughout the reporting year.
pendapatan dari hotel dan restoran, penjualan tiket
wahana, serta kontribusi dari kegiatan dan event yang
diselenggarakan sepanjang tahun pelaporan.
Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat Meanwhile, the profit for the year attributable to owners
diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun of the parent entity in 2025 was recorded at Rp180.194
2025 tercatat sebesar Rp180.194 atau 178,20% dari target or 178,20% of the 2025 RKAP target of Rp101,117
RKAP Tahun 2025 sebesar Rp101.117 juta. Pencapaian million. This profit achievement represents an increase
laba tersebut menunjukkan meningkat dibandingkan compared to the previous year, influenced by effective
tahun sebelumnya, yang antara lain dipengaruhi oleh operational cost controls, optimized asset utilization,
efektivitas pengendalian biaya operasional, optimalisasi and efficiency strategies implemented across the
Laporan Keberlanjutan 2025 17
Sustainability Report 2025
Page 18
Penjelasan Direksi
Board Of Directors Explanation
pemanfaatan aset, serta strategi efisiensi yang diterapkan Company’s business activities. Overall, the Company’s
Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya. economic performance in 2025 reflects ongoing efforts
Secara keseluruhan, kinerja ekonomi Perseroan pada to balance business growth, operational efficiency, and
tahun 2025 mencerminkan upaya berkelanjutan value creation for stakeholders.
dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan
usaha, efisiensi operasional, dan penciptaan nilai bagi
pemangku kepentingan.
Ancol berkomitmen menjaga keseimbangan
ekosistem pesisir melalui pengelolaan lingkungan
yang bertanggung jawab.”
Ancol is committed to maintaining the balance of coastal ecosystems through responsible
environmental management.
Aspek Sosial Social Aspect
Pemenuhan aspek sosial dilakukan Perseroan melalui The fulfillment of social aspects is carried out through
pelaksanaan tanggung jawab kepada seluruh pemangku the balanced execution of responsibilities toward all
kepentingan secara berimbang. Kepada karyawan, stakeholders. For employees, the Company upholds
Perseroan menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia human rights principles by ensuring zero-tolerance
dengan memastikan tidak adanya praktik diskriminasi, for discrimination, providing equal employment
memberikan kesempatan kerja yang setara, tidak opportunities, prohibiting child labor, and eliminating all
mempekerjakan anak, serta meniadakan segala bentuk forms of forced labor. The Company consistently supports
kerja paksa. Perseroan juga secara konsisten mendukung employee competency development and fosters a
pengembangan kompetensi karyawan serta menciptakan healthy, safe, and conducive working environment.
lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman.
Dalam kaitannya dengan konsumen atau pengunjung, In relation to customers and visitors, the Company
Perseroan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan strives to enhance service quality and innovate products
serta melakukan inovasi produk dan wahana guna and attractions to meet expectations and elevate the
memenuhi ekspektasi dan meningkatkan pengalaman visitor experience. The Company views sustainability as
pengunjung. Perseroan memandang keberlanjutan an effort to create long-term value, including intangible
sebagai upaya penciptaan nilai jangka panjang, termasuk value for society. Throughout 2025, Ancol realized this
nilai tidak berwujud (intangible value) bagi masyarakat. commitment by providing free access on selected
Sepanjang tahun 2025, Ancol merealisasikan komitmen occasions, such as Labor Day and Indonesian National
tersebut melalui pemberian akses masuk gratis pada Armed Forces (TNI) Day, as well as facilitating visits for
momen tertentu, seperti Hari Buruh dan Hari TNI, orphanages and other eligible parties in accordance
serta fasilitasi kunjungan bagi yayasan yatim piatu dan with the Company’s established criteria. Overall, Ancol
pihak lain yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan provided a total of 100,781 free admissions to the
Perseroan. Secara keseluruhan, Ancol telah memberikan public, representing an equivalent economic value of
sebanyak 100.781 akses masuk gratis kepada masyarakat, IDR13,431 million. Regarding suppliers, the Company
dengan nilai ekonomi yang setara sebesar Rp13.431 applies principles of transparency and accountability
juta. Sementara itu, terhadap pemasok, Perseroan across all procurement processes, including fair and
menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam open tender mechanisms.
seluruh proses pengadaan barang dan jasa, termasuk
melalui mekanisme tender yang adil dan terbuka.
18
Page 19
Bagi masyarakat, Perseroan menjalankan tanggung For the community, the Company fulfills its social
jawab sosial melalui penyelenggaraan berbagai program responsibility through various Corporate Social
tanggung jawab sosial (CSR) dengan total realisasi biaya Responsibility (CSR) programs with a total expenditure
sebesar Rp2,488 miliar. Adapun kepada negara, Perseroan of Rp2.488 billion. To the State, the Company fulfills its
memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu, tax obligations in a timely manner, including income
antara lain melalui pembayaran pajak penghasilan sebesar tax payments of Rp44,834 billion, entertainment tax of
Rp44.834 juta, pajak hiburan sebesar Rp74.212 juta, serta Rp74,212 billion, and land and building tax of Rp65,017
pajak bumi dan bangunan sebesar Rp65.017 juta. Terkhusus billion. Specifically for shareholders, the Company
kepada pemegang saham, Perseroan membagikan dividen distributed dividends totaling Rp38,400 billion as a
dengan total nilai sebesar Rp38.400 juta yang dibagi tahun testament to its commitment to creating sustainable
2025 atas laba tahun 2024 sebagai wujud komitmen dalam economic value.
menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Aspek Lingkungan Environmental Aspect
Komitmen Perseroan terhadap aspek lingkungan The Company’s commitment to environmental aspects
diwujudkan melalui penerapan operasional yang ramah is realized through eco-friendly operations guided by
lingkungan dengan berpedoman pada prinsip 3R (Reduce, the 3R principles (Reduce, Reuse, and Recycle). These
Reuse, dan Recycle). Prinsip tersebut diimplementasikan principles are implemented through fuel and electricity
melalui penghematan penggunaan bahan bakar minyak conservation, which contributes to the reduction of
dan energi listrik, yang sekaligus berkontribusi pada Greenhouse Gas (GHG) emissions—a primary driver of
penurunan emisi gas rumah kaca sebagai salah satu climate change and global warming.
penyebab perubahan iklim dan pemanasan global.
Sejalan dengan itu, Perseroan mengelola sumber daya Concurrently, the Company responsibly manages water
air, air limbah, serta limbah bahan berbahaya dan resources, wastewater, as well as hazardous (B3) and
beracun (B3) maupun non-B3 secara bertanggung jawab non-hazardous waste in accordance with prevailing laws
dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- and regulations. Beyond operational management, the
undangan. Selain pengelolaan operasional, Perseroan Company carries out continuous biodiversity conservation
juga melaksanakan program konservasi keanekaragaman programs, both ex-situ through breeding activities—
hayati secara berkelanjutan, baik ex-situ melalui kegiatan encompassing 18 species with 1,126 individuals born
pembiakan (breeding) sebanyak 18 species dengan hasil in 2025—and in-situ through green mussel restoration
1.126 ekor pada tahun 2025, maupun in-situ melalui and coral reef transplantation pilot initiatives as part of
restorasi kerang hijau serta inisiatif uji coba transplantasi efforts to maintain coastal ecosystem balance.
terumbu karang sebagai bagian dari upaya menjaga
keseimbangan ekosistem pesisir.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengalokasikan biaya Throughout 2025, the Company allocated environmental
lingkungan sebesar Rp7,13 miliar untuk mendukung expenditures amounting to IDR 7.13 billion to support the
pengelolaan taman dan ruang terbuka hijau, kebersihan management of parks and green open spaces, cleanliness
kawasan wisata, pengelolaan limbah dan air limbah, of tourist areas, wastewater and air emissions management,
serta pemantauan dan mitigasi dampak lingkungan. as well as environmental monitoring and impact mitigation.
STRATEGI PENCAPAIAN TARGET [OJK D.3.] TARGET ACHIEVEMENT STRATEGY [OJK D.3.]
Untuk mencapai sasaran keberlanjutan yang telah To achieve the established sustainability goals, Ancol
ditetapkan, Ancol menerapkan strategi yang terintegrasi implements a strategy that is fully integrated with the
dengan rencana bisnis dan operasional Perseroan. Strategi Company’s business and operational plans. This strategy
ini berfokus pada peningkatan kinerja kawasan melalui focuses on enhancing regional performance through asset
optimalisasi aset, pengembangan layanan yang lebih optimization, developing services that are more responsive
responsif terhadap kebutuhan pengunjung, serta perbaikan to visitor needs, and refining business processes to be
proses kerja agar lebih efisien dan ramah lingkungan. more efficient and environmentally friendly.
Laporan Keberlanjutan 2025 19
Sustainability Report 2025
Page 20
Penjelasan Direksi
Board Of Directors Explanation
Dalam mengelola risiko keberlanjutan, Ancol menerapkan In managing sustainability risks, Ancol implements a
sistem manajemen risiko dengan merujuk pada Pedoman risk management system guided by the Company’s Risk
Manajemen Risiko Perseroan dan standar internasional Management Guidelines and international standards
seperti ISO 31000:2018. Pengelolaan risiko dilakukan such as ISO 31000:2018. Risk management is conducted
secara periodik untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan periodically to identify, analyze, and mitigate risks across
memitigasi risiko di aspek ekonomi, lingkungan, maupun economic, environmental, and social dimensions that
sosial, yang berpotensi menghalangi pencapaian target. could potentially impede the achievement of targets.
Perseroan juga mendorong inovasi melalui pemanfaatan The Company also fosters innovation through the
teknologi digital, baik untuk meningkatkan pengalaman utilization of digital technology, both to elevate the
pengunjung maupun untuk memastikan pengelolaan visitor experience and to ensure more effective regional
kawasan dilakukan secara lebih efektif. Di sisi lain, management. Furthermore, strengthening the capital
penguatan struktur permodalan dan pengelolaan sumber structure and resource management remains a priority
daya menjadi prioritas untuk mendukung pembiayaan to support the financing of long-term sustainability
program keberlanjutan yang bersifat jangka panjang. programs.
Komitmen terhadap pengembangan organisasi turut A commitment to organizational development is also
menjadi bagian penting dari strategi ini. Ancol terus a vital component of this strategy. Ancol continuously
meningkatkan kapasitas dan kompetensi karyawan enhances employee capacity and competency to ensure
agar mampu menjalankan prinsip keberlanjutan dalam the practical application of sustainability principles in
aktivitas sehari-hari, sehingga target-target Perseroan daily activities, enabling the consistent and continuous
dapat dicapai dengan konsisten dan berkesinambungan. attainment of corporate targets.
Melalui strategi yang terarah dan eksekusi yang disiplin, Through a targeted strategy and disciplined execution,
Ancol berupaya memastikan bahwa tujuan keberlanjutan Ancol seeks to ensure that sustainability goals are not
tidak hanya menjadi deklarasi, tetapi benar-benar merely declarations but are genuinely reflected in
tercermin dalam kinerja operasional dan nilai yang operational performance and the value delivered to
diberikan kepada pengunjung, pemangku kepentingan, visitors, stakeholders, and the environment.
dan lingkungan.
PROSPEK DAN PELUANG PROSPECTS AND OPPORTUNITIES
Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi yang Indonesia targets solid economic growth in the coming
solid dalam beberapa tahun ke depan, termasuk years, with the tourism sector projected to continue
sektor pariwisata yang diproyeksikan terus membaik its recovery in line with increased public mobility and
sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat dan the restoration of purchasing power. For Ancol, this
pemulihan daya beli. Untuk Ancol, tren ini membuka trend presents an opportunity to develop recreational
peluang pengembangan layanan rekreasi yang lebih services that are more eco-friendly, innovative, and
ramah lingkungan, inovatif, dan berbasis pengalaman. experience-based.
Prospek sektor pariwisata yang optimistik pada The optimistic outlook for the tourism sector in 2026
tahun 2026, menjadi peluang utama Ancol dengan serves as a primary opportunity for Ancol. The Company
memanfaatkan momentum ini melalui lima inisiatif aims to capitalize on this momentum through five strategic
strategis, termasuk Organic Growth Enhancement, initiatives—including Organic Growth Enhancement,
Diversification, dan Digital Transformation, untuk Diversification, and Digital Transformation—to maximize
memaksimalkan daya saing dan inovasi. Peluang lain competitiveness and innovation. Further opportunities
muncul dari meningkatnya kesadaran publik terhadap arise from heightened public environmental awareness,
lingkungan hidup, yang mendorong permintaan which has driven demand for green open spaces,
terhadap ruang terbuka hijau, edukasi lingkungan, dan environmental education, and more sustainable travel
destinasi wisata yang lebih berkelanjutan. Dengan aset destinations. Given its extensive regional assets and
kawasan yang luas dan posisinya sebagai ikon wisata its status as a tourism icon in Jakarta, Ancol is well-
Jakarta, Ancol berada pada posisi yang kuat untuk positioned to leverage these opportunities.
memanfaatkan peluang tersebut.
20
Page 21
Ancol menyadari faktor eksternal seperti fluktuasi Ancol acknowledges that external factors, such as
harga komoditas dan peningkatan biaya energi dapat commodity price fluctuations and rising energy costs,
memengaruhi keberlanjutan. Strategi diversifikasi may impact sustainability. To address this, the Company
portofolio produk dan sustainability roadmap jangka has implemented a product portfolio diversification
panjang diterapkan untuk mengubah faktor eksternal strategy and a long-term sustainability roadmap to
ini menjadi peluang. Ancol juga akan memperkuat transform these external challenges into opportunities.
kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi Furthermore, Ancol will strengthen its collaboration with
kendala akses dan infrastruktur. the regional government to address accessibility and
infrastructure constraints.
PENUTUP CLOSING
Direksi berkomitmen untuk menjadikan Ancol The Board of Directors is committed to establishing Ancol
sebagai destinasi rekreasi publik yang aman, inklusif, as a safe, inclusive, and sustainable public recreational
dan berkelanjutan. Melalui strategi yang terarah, destination. Through a well-defined strategy, disciplined
implementasi kebijakan yang disiplin, serta dukungan policy implementation, and the unwavering support of
seluruh pemangku kepentingan, Perseroan akan terus all stakeholders, the Company will continue to preserve
menjaga kualitas kawasan dan meningkatkan kontribusi the quality of the area and enhance its contribution to
terhadap pembangunan berkelanjutan di DKI Jakarta. sustainable development in DKI Jakarta.
Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang We express our sincere appreciation to all parties who
turut memperkuat perjalanan Ancol di tahun 2025, dan have strengthened Ancol’s journey throughout 2025.
berharap kolaborasi ini terus membawa dampak positif We look forward to this ongoing collaboration, which
bagi masyarakat, lingkungan, dan pemegang saham. continues to deliver positive impacts for society, the
environment, and our shareholders.
Jakarta, 3 Maret 2026
Jakarta, March 3, 2026
Atas nama Direksi,
On behalf of the Board of Directors,
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
Winarto
Direktur Utama
President Director
Laporan Keberlanjutan 2025 21
Sustainability Report 2025
Page 22
Tentang Laporan Keberlanjutan
About The Sustainability Report
TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN [2-2, 2-3, 2-4]
About the Sustainability Report
Ancol menerbitkan Laporan Keberlanjutan setiap tahun Ancol publishes its Sustainability Report annually as a
sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi atas dampak manifestation of accountability and transparency regarding
kegiatan usahanya terhadap aspek ekonomi, sosial, dan the impacts of its business activities on economic, social, and
lingkungan. Laporan ini merupakan bagian yang tidak environmental aspects. This report is an integral part of the
terpisahkan dari Laporan Tahunan dan mencakup kinerja Annual Report and covers the Company’s performance for the
Perseroan untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember period from January 1 to December 31, 2025. The reporting
2025. Pelaporan mencakup kinerja Perseroan dan sebagian scope encompasses the performance of the Company and
Entitas Anak, yaitu PT Taman Impian Jaya Ancol (PT TIJA), several of its subsidiaries, namely PT Taman Impian Jaya
PT Seabreez Indonesia (PT SI), PT Jaya Ancol (PT JA), dan Ancol (PT TIJA), PT Seabreez Indonesia (PT SI), PT Jaya Ancol
PT Sarana Tirta Utama (PT STU). Terdapat informasi yang (PT JA), and PT Sarana Tirta Utama (PT STU). There are certain
dinyatakan ulang dalam Laporan ini, antara lain data disclosures that have been restated in this Report, including the
kinerja rata-rata jam pelatihan karyawan dan data emisi data on the average employee training hours and greenhouse
GRK. Perubahahan pada keduanya disebabkan oleh gas (GHG) emissions. The revisions to both sets of data were
penyesuaian metode penghitungan. made due to adjustments in the calculation methodology.
Perseroan menyambut baik kritik dan saran atas Laporan The Company welcomes constructive feedback and
Keberlanjutan yang diterbitkan. Pemangku kepentingan suggestions regarding this Sustainability Report.
dan menyampaikan masukannya melalui: Stakeholders may submit their inquiries through:
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
Gedung Ecovention
Jalan Lodan Timur No. 7 Ancol Taman Impian
Jakarta Utara 14430, Indonesia
Telepon : (+62-21) 6454567
E-mail : corsec@ancol.com
RUJUKAN LAPORAN REPORT REFERENCES
Laporan ini disusun mengacu pada POJK No.51/ This report has been prepared in reference to POJK No. 51/
POJK.03/2017 dengan panduan SEOJK No.16/ POJK.03/2017, guided by SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
SEOJK.04/2021, serta sesuai dengan Standar GRI 2021. and in accordance with the GRI Standards 2021. To assist
Untuk memudahkan pembaca dalam menemukan readers in locating specific information, the Company
informasi yang diinginkan, Perseroan telah has included a compliance index table at the end of this
mencantumkan tabel indeks kesesuaian dengan standar report.
pada bagian akhir laporan.
PENJAMINAN ISI LAPORAN [GRI 2-5] [OJK G.1.] EXTERNAL ASSURANCE [GRI 2-5] [OJK G.1.]
Saat ini Perseroan belum melakukan penjaminan At present, the Company has not sought external
laporan oleh pihak ketiga independen. Namun, seluruh assurance from an independent third party for this report.
data dan informasi yang disajikan dalam Laporan ini However, all data and information presented herein have
telah diperiksa dan divalidasi oleh unit kerja terkait di been thoroughly reviewed and validated by the relevant
internal Perseroan. internal business units within the Company.
22
Page 23
Topik Dalam Laporan Keberlanjutan
Sustainability Topics
TOPIK DALAM LAPORAN KEBERLANJUTAN [GRI 3-1]
Material Topics
Ancol telah melaksanakan proses penilaian materialitas Ancol has conducted a materiality assessment process
untuk mengidentifikasi topik-topik keberlanjutan yang to identify the sustainability topics most relevant and
paling relevan dan berdampak bagi Perseroan maupun impactful to both the Company and its stakeholders
pemangku kepentingan pada tahun 2024. Proses ini in 2024. This process involved the engagement of
dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan both internal and external stakeholders. Through this
internal serta pemangku kepentingan eksternal. Melalui involvement, Ancol ensures that the material topics of
pelibatan ini, Ancol memastikan bahwa topik material the Sustainability Report reflect shared priorities and
Laporan Keberlanjutan mencerminkan prioritas support more effective impact management.
bersama dan mendukung pengelolaan dampak secara
lebih efektif.
PROSES PENENTUAN TOPIK MATERIAL
Process to Determine Material Topics
Mengidentifikasi dan Menilai Dampak Menentukan topik material
Secara Berkesinambungan untuk pelaporan
Identifying and Assessing Impacts Continuously Determining Material Topics
for Reporting
Melibatkan berbagai pemangku Menguji topik material dengan
kepentingan dan pakar yang relevan pakar dan pengguna informasi
Involving various stakeholders and Testing material topics with
relevant experts experts and information users
1 2 3 4
Memahami konteks Mengidentifikasi Menilai signifikasi Memprioritaskan
organisasi dampak aktual dan dampak dampak paling
Understanding potensial Assessing the signifikan untuk
the organizational Identifying actual significance of pelaporan
context and potential impacts Prioritizing the most
impacts significant impacts
for reporting
Laporan Keberlanjutan 2025 23
Sustainability Report 2025
Page 24
Topik Dalam Laporan Keberlanjutan
Sustainability Topics
Perseroan telah melakukan tinjauan ulang terhadap The Company conducted a review of its material topics in
topik material di tahun 2025 melalui Focus Group 2025 through a Focus Group Discussion (FGD) involving
Discussion dengan melibatkan karyawan serta konsultan employees and partner consultants. Based on the results
mitra. Berdasarkan hasil diskusi, Perseroan menetapkan of the discussion, the Company has determined changes
perubahan terhadap topik material berdasarkan to its material topics, aligned with the Company’s
kesesuaian terhadap konteks bisnis Perseroan serta business context and the significance of its impacts.
signifikansi dampaknya.
Topik-topik seperti Antikorupsi, Dampak Ekonomi Topics such as Anti-corruption, Indirect Economic
Tidak Langsung, dan Pemasaran & Pelabelan tidak lagi Impacts, and Marketing & Labeling are no longer
dinyatakan sebagai topik material. Untuk Antikorupsi designated as material topics. For Anti-corruption and
dan Dampak Ekonomi Tidak Langsung, keduanya dinilai Indirect Economic Impacts, both were assessed to have
memiliki tingkat dampak yang relatif lebih rendah serta a relatively lower level of impact and are effectively
telah tertangani melalui kebijakan dan mekanisme tata managed through existing corporate governance policies
kelola yang sudah berjalan. and mechanisms.
Sementara itu, Pemasaran & Pelabelan tidak lagi menjadi Meanwhile, Marketing & Labeling is no longer a material
topik material karena sifat bisnis Ancol yang bergerak topic due to the nature of Ancol’s business in the
di sektor rekreasi dan pengelolaan kawasan wisata recreation and tourism regional management sector. It
tidak bergantung pada pelabelan produk atau praktik does not rely on product labeling or high-risk marketing
pemasaran yang berisiko tinggi sebagaimana sektor practices typical of the manufacturing or consumer goods
manufaktur atau produk konsumen. Seluruh informasi sectors. All information provided to visitors is managed
kepada pengunjung telah ditangani melalui standar through applicable service standards, ticketing terms and
pelayanan, ketentuan tiket, dan pedoman komunikasi conditions, and communication guidelines. [GRI 3-2]
yang berlaku. [GRI 3-2]
24
Page 25
DAFTAR TOPIK MATERIAL [GRI 3-2]
List of Material Topics
NO. TOPIK MATERIAL PENJELASAN TOPIK PENGUNGKAPAN
Material Topics Topic Description DALAM STANDAR GRI
Disclosure according to
GRI standard
TOPIK EKONOMI
Economic Topics
1. Kinerja Ekonomi Menggambarkan capaian dan kontribusi ekonomi 201-1
Economics Performance Perseroan selama tahun pelaporan, termasuk
pertumbuhan usaha, nilai ekonomi yang dihasilkan,
serta manfaat bagi pemangku kepentingan.
Describes the Company’s economic achievements
and contributions during the reporting year, including
business growth, economic value generated, and
benefits provided to stakeholders.
2. Praktik Pengadaan Menjelaskan komitmen Perseroan dalam menerapkan 204-1
Procurement Practice pengadaan yang bertanggung jawab, termasuk
pemberdayaan pemasok lokal dan peningkatan rantai
pasok yang berkelanjutan.
Outlines the Company’s commitment to implementing
responsible procurement, including the empowerment
of local suppliers and the enhancement of a sustainable
supply chain.
TOPIK LINGKUNGAN
Environmental Topics
3. Keanekaragaman Hayati Menguraikan upaya Perseroan dalam melindungi dan 101-1, 101-2, 101-3, 101-4
Biodiversity menjaga kelestarian lingkungan, khususnya konservasi
flora dan fauna yang berada di area operasional.
Outlines the Company’s efforts to protect and preserve
the environment, specifically the conservation of flora
and fauna within its operational areas.
4. Energi Menyajikan langkah Perseroan dalam mengelola 302-1, 302-3
Energy konsumsi energi secara efisien dan mendorong
penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan
seiring dengan keterbatasan sumber daya energi.
Presents the Company’s steps in managing energy
consumption efficiently and promoting the use of more
environmentally friendly energy in response to limited
energy resources.
5. Limbah Menjelaskan pengelolaan limbah yang dilakukan 306-3
Waste Perseroan untuk mencegah pencemaran dan
meminimalkan dampak lingkungan, termasuk
pengurangan, pemilahan, dan pemanfaatan kembali
limbah.
Explains the Company’s waste management practices
to prevent pollution and minimize environmental
impacts, including waste reduction, segregation, and
reuse.
6. Emisi Menggambarkan strategi dan tindakan Perseroan 305-1, 305-2, 305-3, 305-4
Emission untuk mengendalikan dan mengurangi emisi Gas
Rumah Kaca (GRK) serta kontribusinya terhadap
mitigasi perubahan iklim.
Describes the Company’s strategies and actions to
control and reduce Greenhouse Gas (GHG) emissions,
as well as its contribution to climate change mitigation.
7. Air Menjelaskan upaya Perseroan dalam mengelola 303-3
Water penggunaan air secara bertanggung jawab, menjaga
kualitas air, serta mengolah limbah air agar tidak
mencemari lingkungan.
Explains the Company’s efforts in managing water
consumption responsibly, maintaining water quality,
and treating wastewater to prevent environmental
pollution.
Laporan Keberlanjutan 2025 25
Sustainability Report 2025
Page 26
Topik Dalam Laporan Keberlanjutan
Sustainability Topics
NO. TOPIK MATERIAL PENJELASAN TOPIK PENGUNGKAPAN
Material Topics Topic Description DALAM STANDAR GRI
Disclosure according to
GRI standard
TOPIK SOSIAL
Social Topics
8. Ketenagakerjaan Menggambarkan komitmen Perseroan dalam 401-1, 401-2, 401-3
Employment pengelolaan sumber daya manusia, termasuk
pemenuhan hak-hak tenaga kerja dan peningkatan
kesejahteraan pegawai.
Describes the Company’s commitment to human
resource management, including the fulfillment of
labor rights and the enhancement of employee well-
being.
9. Hubungan Ketenagakerjaan Menjelaskan bagaimana Perseroan membangun 402-1
Labour/Management Relations hubungan industrial yang harmonis, terbuka, dan
konstruktif dengan seluruh tenaga kerja.
Explains how the Company builds harmonious,
transparent, and constructive industrial relations with
the entire workforce.
10. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Menguraikan komitmen Perseroan dalam menciptakan 403-9
Occupational Health and Safety tempat kerja yang aman, sehat, dan nyaman melalui
penerapan sistem K3 dan mitigasi risiko kecelakaan
kerja.
Outlines the Company’s commitment to creating a
safe, healthy, and comfortable workplace through the
implementation of Occupational Health and Safety
(OHS) systems and the mitigation of work-related
accident risks.
11. Pelatihan dan Pendidikan Menjelaskan upaya Perseroan dalam meningkatkan 404-1, 404-2, 404-3
Training and Education kompetensi karyawan melalui program pelatihan,
pendidikan, dan pengembangan karier yang
berkelanjutan.
Explains the Company’s efforts to enhance employee
competencies through training programs, education,
and sustainable career development.
12. Keberagaman dan Kesempatan Menggambarkan kebijakan dan komitmen Perseroan 405-1, 405-2
yang Setara untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif,
Diversity and Equal Opportunity menghargai perbedaan, dan memastikan kesetaraan
kesempatan bagi seluruh pegawai.
Describes the Company’s policies and commitment
to creating an inclusive work environment, respecting
differences, and ensuring equal opportunities for all
employees
13. Non Diskriminasi Menjelaskan kebijakan dan tindakan Perseroan dalam 406-1
Non-discrimination mencegah praktik diskriminatif serta memastikan
perlakuan yang adil bagi seluruh pegawai.
Elaborates the Company’s policies and actions in
preventing discriminatory practices and ensuring fair
treatment for all employees.
14. Masyarakat Lokal Menggambarkan kontribusi Perseroan dalam 413-1, 413-2
Local Communities memberdayakan masyarakat sekitar melalui program
sosial, kolaborasi, dan keterlibatan komunitas secara
berkelanjutan.
Describes the Company’s contribution to empowering
local communities through social programs,
collaboration, and sustainable community engagement
15. Kesehatan dan Keselamatan Menjelaskan komitmen Perseroan dalam menjaga 416-1, 416-2
Pelanggan keamanan dan kenyamanan pelanggan melalui standar
Customer Health and Safety layanan, fasilitas yang aman, serta manajemen risiko
keselamatan pelanggan.
Encompasses the Company’s commitment to ensuring
customer safety and comfort through service standards,
secure facilities, and customer safety risk management.
26
Page 27
Laporan Keberlanjutan 2025 27 Sustainability Report 2025
Page 28
Profil Perusahaan
Company Profile
28
Page 29
Profil
Perusahaan
Company Overview
Laporan Keberlanjutan 2025 29
Sustainability Report 2025
Page 30
Profil Perusahaan
Company Profile
PROFIL PERUSAHAAN
01 Company Overview
SELINTAS PERSEROAN COMPANY AT A GLANCE
IDENTITAS UMUM GENERAL IDENTITY
Nama Perusahaan [GRI 2-1] PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
Company Name
Bidang Usaha [GRI 2-6] Real Estat (pembangunan, penjualan, dan penyewaan bangunan,
Line of Busines serta penjualan tanah kavling) dan Pariwisata, termasuk
mengelola taman bermain dan area rekreasi, pasar seni, dan
dermaga.
Real Estate (development, sale, and leasing of buildings, as well
as the sale of land plots) and Tourism, including the management
of amusement parks and recreational areas, art markets, and
marinas.
Tanggal Pendirian dan 23 Desember 1960
Beroperasi 23 December 1960
Date of Establishment and
Operation
Dasar Hukum Pendirian Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 1960 tentang Peruntukan
Legal Basis of Establishment & Penggunaan Tanah Antjol, dan Keputusan Presiden No.
338 Tahun 1960 tentang Pembentukan Panitia Perencana
Pembangunan Antjol.
Akta Notaris No. 33 tanggal 10 Juli 1992 dibuat di hadapan
Notaris Pengganti Achmad Abid, SH, notaris di Jakarta, yang
telah diperbarui dengan Akta No. 98 tanggal 22 Agustus 1992
dan Akta No. 134 tanggal 8 September 1992 dibuat di hadapan
Notaris Sutjipto, SH, notaris di Jakarta, dan telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C27514. HT.01.01. TH.92 tanggal 11 September 1992, serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 95
tanggal 27 November 1992, Tambahan No. 6071.
Government Regulation No. 51 of 1960 concerning the Allocation
and Use of Antjol Land, and Presidential Decree No. 338 of 1960
regarding the Establishment of the Antjol Development Planning
Committee.
Notarial Deed No. 33 dated 10 July 1992, executed before
Achmad Abid, S.H., Substitute Notary in Jakarta, as subsequently
amended by Deed No. 98 dated 22 August 1992 and Deed No.
134 dated 8 September 1992, executed before Sutjipto, S.H.,
Notary in Jakarta, and approved by the Minister of Justice of the
Republic of Indonesia pursuant to Decree No. C2-7514.HT.01.01.
TH.92 dated 11 September 1992, and published in the State
Gazette of the Republic of Indonesia No. 95 dated 27 November
1992, Supplement No. 6071.
Tanggal Perubahan Nama 10 Juli 1992, dari semula Badan Pelaksana Pembangunan Proyek
Date of Name Change Ancol (BPP Proyek Ancol) menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol.
10 July 1992, from Badan Pelaksana Pembangunan Proyek Ancol
(BPP Proyek Ancol) to PT Pembangunan Jaya Ancol.
Dasar Hukum Perubahan Akta Notaris No. 33 tanggal 10 Juli 1992.
Nama Notarial Deed No. 33 dated 10 July 1992.
Legal Basis for Name Change
Alasan Perubahan Nama Meningkatkan profesionalisme dan memantapkan
Reason for Name Change status BPP Proyek Ancol secara legal formal.
To enhance professionalism and to formally strengthen the legal
status of BPP Proyek Ancol.
NPWP 01.300.238.1-054.000 NIB
Tax ID Number
30
Page 31
Total Karyawan [GRI 2-7] [OJK 577 Orang*
C.3] 577 Employees*
Operational Areas *Karyawan PJA & TIJA
*Employees of PJA & TIJA
Kode Saham PJAA
Shares Code
Modal Dasar Rp1.440.000.000.000,-
Authorized Capital
Modal Ditempatkan dan Rp400.000.000.000,- atau 1.599.999.998 lembar saham
Disetor Penuh Rp400.000.000.000 or Rp1.599.999.998 shares
Subscribed and Fully Paid
Capital
Pencatatan Saham di Bursa 2 Juli 2004 di Bursa Efek Indonesia
Saham July 2, 2004 in Indonesian Stock Exchange (IDX)
Share Listing in Stock Exchange
Jaringan Usaha [GRI 2-1] [GRI 7 Entitas Anak | 7 Subsidiaries
2-6] ▪ PT Taman Impian Jaya Ancol (“TIJA”)
Business Network ▪ PT Seabreez Indonesia (“SI”)
▪ PT Jaya Ancol (“JA”)
▪ PT Sarana Tirta Utama (“STU”)
▪ PT Jaya Ancol Pratama Tol (“JAPT”)
▪ PT Taman Impian (“TI”)
▪ PT Genggam Anugerah Lumbung Kuliner (“GALK”)
5 Entitas Asosiasi | 5 Associated Entities
▪ PT Jakarta Akses Tol Priok (“JATP”)
▪ PT Fauna Land Ancol (“FLA”)
▪ PT Philindo Sporting Amusement and Tourism Corporation
(“PSATC”)
▪ PT Jaya Kuliner Lestari (“JKL”)
▪ PT Kawasan Ekonomi Khusus Marunda Jakarta (“KEKMJ”)
2 Investasi Jangka Panjang Lainnya | 2 Other Long-term
Investments
▪ PT Jakarta Tollroad Development (“JTD”)
▪ PT Jaya Bowling Indonesia (“JBI”)
2 Ventura Bersama | 2 Joint Ventures
▪ KSO Pembangunan Jaya Property
▪ KSO Ancol Batavia
Alamat Kantor Pusat [GRI 2-1] Gedung Ecovention
[OJK C.2] Jl. Lodan Timur No. 7 Ancol Taman Impian
Head Office Address Jakarta Utara 14430, Indonesia
Email: corsec@ancol.com
WhatsApp: +62 877-8222-2422
Website: www.ancol.com
Gedung Econvention
Jl. Lodan Timur No. 7 Ancol Taman Impian
North Jakarta 14430, Indonesia
Email: corsec@ancol.com
WhatsApp: +62 877-8222-2422
Website: www.ancol.com
Media Sosial Facebook: TamanImpianJayaAncol
Social Media Twitter: @ancoltmnimpian
Instagram: Ancoltamanimpian
YouTube: Ancoltamanimpian
Whatapps: Ancol Customer Care (+62 877-8222-2422)
Kontak Perseroan Sekretaris Perseroan
Company Contacts Corporate Secretary
Agung Praptono
Telp: (+62-21) 645 4567
Email: corsec@ancol.com
Kepemilikan Saham [OJK C.3] 72,00% Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Share Ownership Provincial Government of DKI Jakarta
18,01% PT Pembangunan Jaya
9,99% Masyarakat
Public
Laporan Keberlanjutan 2025 31
Sustainability Report 2025
Page 32
Profil Perusahaan
Company Profile
Selintas Perseroan [GRI 2-1] [OJK C.3] Company Overview [GRI 2-1] [OJK C.3]
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (yang selanjutnya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (hereinafter referred
disebut “Ancol” atau “Perseroan”) merupakan salah to as “Ancol” or the “Company”) is one of the largest
satu kawasan rekreasi dan hiburan terpadu terbesar di integrated recreational and entertainment destinations in
Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Pademangan, Indonesia, located in Pademangan District, North Jakarta.
Jakarta Utara. Perseroan mengelola Ancol Taman Impian The Company manages Ancol Taman Impian, covering
dengan luas wilayah kurang lebih 500 hektare yang an area of approximately 500 hectares, which comprises
mencakup wahana rekreasi, kawasan pantai, fasilitas recreational attractions, coastal areas, culinary facilities,
kuliner, area seni dan budaya, hingga pengembangan art and cultural zones, as well as property development
properti yang terintegrasi dengan pusat wisata. Seluruh integrated with a tourism hub. All operations are carried
pengelolaan dilakukan dengan berlandaskan prinsip out based on sustainability principles, with the aim of
keberlanjutan, demi menciptakan kawasan rekreasi yang creating a recreational area that is safe, inclusive, and
aman, inklusif, dan membawa nilai manfaat bagi publik. delivers added value to the public.
Sejarah Ancol bermula pada tahun 1960 melalui The history of Ancol began in 1960 with the issuance of
penerbitan Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 1960 Government Regulation No. 51 of 1960 concerning the
tentang Peruntukan dan Penggunaan Tanah Antjol, designation and use of Antjol land, as well as Presidential
serta Keputusan Presiden No. 338 Tahun 1960 mengenai Decree No. 338 of 1960 on the establishment of the Antjol
pembentukan Panitia Perencanaan Pembangunan Antjol. Development Planning Committee. Subsequently, on 19
Kemudian, pada 19 Oktober 1966, Gubernur DKI Jakarta October 1966, the Governor of DKI Jakarta, Ali Sadikin,
Ali Sadikin membentuk Badan Pelaksana Pembangunan established the Badan Pelaksana Pembangunan Proyek
Proyek Ancol (BPP Proyek Ancol) yang menjadi tonggak Ancol (BPP Proyek Ancol), which marked a milestone
pengembangan kawasan. Berbagai fasilitas mulai in the development of the area. Several facilities were
dibangun dan dioperasikan, seperti Putri Duyung Ancol, subsequently developed and operated, including Putri
Pasar Seni Ancol, Marina Jaya Ancol, serta sejumlah Duyung Ancol, Pasar Seni Ancol, Marina Jaya Ancol, and
wahana wisata lainnya yang menjadi ikon hiburan di Ibu other recreational attractions that have since become
Kota. iconic entertainment destinations in the capital city.
Dalam perjalanan selanjutnya, pada 10 Juli 1992, In its subsequent development, on 10 July 1992, BPP
BPP Proyek Ancol ditingkatkan statusnya menjadi Proyek Ancol was elevated to the status of a limited
badan hukum Perseroan Terbatas dengan nama liability company under the name PT Pembangunan
PT Pembangunan Jaya Ancol, dengan kepemilikan Jaya Ancol, with a shareholding composition of 80%
saham 80% Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 20% held by the Provincial Government of DKI Jakarta and
PT Pembangunan Jaya. Untuk memperkuat struktur 20% by PT Pembangunan Jaya. To strengthen its capital
permodalan dan mendukung ekspansi usaha, pada structure and support business expansion, on 2 July
2 Juli 2004 Perseroan melakukan Penawaran Umum 2004 the Company conducted an Initial Public Offering
Perdana Saham (IPO/ Initial Public Offering) di Bursa (IPO) on the Indonesia Stock Exchange. Following the
Efek Indonesia. Setelah IPO, struktur kepemilikan saham IPO, the shareholding structure changed to 72% held by
berubah menjadi 72% Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, the Provincial Government of DKI Jakarta, 18.01% by PT
18,01% PT Pembangunan Jaya, dan 9,99% masyarakat. Pembangunan Jaya, and 9.99% by the public.
Transformasi sebagai Perseroan terbuka mendorong The transformation into a publicly listed company
Ancol untuk memperkuat identitas merek melalui prompted Ancol to strengthen its brand identity through
peluncuran logo baru “Ancol Taman Impian”. Pembaruan the launch of a new logo, “Ancol Taman Impian.” A further
identitas merek kembali dilakukan pada 10 Juli 2022, yang renewal of the brand identity was undertaken on 10
menggambarkan kedekatan emosional dengan keluarga July 2022, reflecting a closer emotional connection with
Indonesia, semangat pembaruan, serta optimisme untuk Indonesian families, a spirit of renewal, and optimism for
tumbuh berkelanjutan di masa mendatang. Rebranding sustainable growth in the future. This rebranding was
ini mendapat sambutan positif dari publik, yang turut positively received by the public and further strengthened
memperkuat posisi Ancol sebagai destinasi wisata Ancol’s position as a leading tourism destination.
unggulan.
32
Page 33
Sebagai ikon pariwisata nasional, Ancol secara konsisten As a national tourism icon, Ancol consistently enhances the
meningkatkan kualitas hiburan melalui penyediaan quality of its entertainment offerings through the provision
berbagai wahana dan penyelenggaraan atraksi berskala of a wide range of attractions and the organization of large-
besar. Sepanjang tahun 2025, Ancol menghadirkan scale events. Throughout 2025, Ancol presented a diverse
beragam kegiatan dan event tematik yang mencakup range of thematic events encompassing education, culture,
unsur edukasi, budaya, sportainment, kemanusiaan, hingga sportainment, humanitarian initiatives, and international-
pertunjukan berkelas internasional. Rangkaian acara class performances. The event lineup included Liburan
tersebut antara lain Liburan Penuh Ceria di awal tahun, Penuh Ceria at the beginning of the year, Ramadhan Jazz
Ramadhan Jazz Night, Animal Parade dan Edukasi Satwa, Night, Animal Parade and Wildlife Education programs,
Magical Night Special Fireworks, Merdekaria Ancol Beach Magical Night Special Fireworks, Merdekaria Ancol Beach
Fest, Wonders of Jakarta, serta Semarak Nandak Ondel- Fest, Wonders of Jakarta, as well as Semarak Nandak Ondel-
Ondel Betawi dan Indonesia International Culture Festival Ondel Betawi and the Indonesia International Culture
sebagai bentuk pelestarian budaya. Festival as part of cultural preservation efforts.
Ancol juga menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga Ancol also hosted various sporting events and competitions
dan kompetisi seperti International Dragon Boat Festival, such as the International Dragon Boat Festival, Jakarta Water
Jakarta Water Sport, Aquathlon, dan Iseka Run. Di sisi Sport, Aquathlon, and Iseka Run. In the entertainment
hiburan, sejumlah konser dan pertunjukan musik digelar, segment, numerous concerts and music performances were
termasuk The Sound Project, Saosin Indonesia Tour, held, including The Sound Project, Saosin Indonesia Tour, DJ
DJ Performance DJ T’Boonee & ARVN, serta konser performances by DJ T’Boonee & ARVN, and the international
internasional Muse & Foo Fighters Live in Concert. Selain concert Muse & Foo Fighters Live in Concert. In addition,
itu, Ancol turut menyelenggarakan konser kemanusiaan Ancol organized the Peduli Sumatra humanitarian concert
Peduli Sumatra yang menghadirkan pertunjukan drone light featuring a drone light show, encouraging visitors to donate
show sekaligus mengajak pengunjung untuk berdonasi dan and pray for communities affected by disasters in Sumatra.
mendoakan masyarakat terdampak bencana di Sumatra.
Untuk memperingati momen-momen kebangsaan dan To commemorate national milestones and public holidays,
hari besar nasional, Ancol secara rutin menyelenggarakan Ancol regularly organizes special attractions and activities
atraksi dan kegiatan khusus yang melibatkan partisipasi that encourage public participation, such as the raising of
masyarakat, seperti Pengibaran Bendera Merah Putih di the Indonesian national flag (the Red and White) at the
Kolam Pelangi Atlantis dan rangkaian permainan tradisional Atlantis Rainbow Pool and a series of traditional games as
dalam perayaan Hari Kemerdekaan. Seluruh kegiatan ini part of the Independence Day celebrations. These activities
tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga are not only intended to provide entertainment, but also to
memperkuat peran Ancol sebagai ruang publik yang reinforce Ancol’s role as a public space that fosters social
mendorong interaksi sosial dan pelestarian nilai budaya. interaction and the preservation of cultural values.
Konsistensi Ancol dalam menghadirkan pengalaman Ancol’s consistency in delivering high-quality recreational
rekreasi terbaik serta komitmen terhadap tata kelola yang experiences, together with its commitment to good
baik membuahkan apresiasi dari berbagai pemangku corporate governance, has earned recognition from
kepentingan. Pada tahun 2025, Ancol mendapatkan various stakeholders. In 2025, Ancol received several
beberapa penghargaan yaitu: awards and acknowledgements, including:
Juara 2 Annual Report Award 2024 kategori BUMD Piagam Penghargaan Apresiasi Masyarakat
1 4
klaster perusahaan dengan revenue Rp1-5 Triliun. Peduli Lingkungan tahun 2025 untuk kategori
Second Place in the Annual Report Award 2024, Pengelolaan Sampah di Kawasan dan Perusahaan
Regional-Owned Enterprises (BUMD) category, Terbaik tingkat Provinsi DKI Jakarta.
cluster of companies with revenue ranging from Certificate of Appreciation – Community Environmental
IDR 1–5 trillion Awareness Award 2025 (Piagam Penghargaan
Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan), Best
Area and Corporate Waste Management Category,
Disway Award 2025, Anugerah Brand Populer Provincial Level of DKI Jakarta.
2
Indonesia untuk Kategori Priwisata (Kawasan Wisata).
Indonesia Popular Brand Award for the Tourism
Category (Tourism Destination) at the Disway Penghargaan Indonesia Best BUMD Award 2025
5
Award 2025 sebagai Top BUMD 2025 with Strong Support for
Local Economy and Environmental Sustainability,
Category Tourism Service Industry.
3 Penghargaan Derap Kerjasama Jakarta Award 2025 Indonesia Best BUMD Award 2025 as Top BUMD
kategori Lingkungan. 2025 with Strong Support for the Local Economy
Derap Kerjasama Jakarta Award 2025, Environment and Environmental Sustainability, Tourism Service
Category. Industry Category (July 30, 2025)
Laporan Keberlanjutan 2025 33
Sustainability Report 2025
Page 34
Profil Perusahaan
Company Profile
Saat ini, Ancol terus mengembangkan kawasan dengan At present, Ancol continues to develop its area by
memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan maintaining a balance between business growth,
bisnis, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial environmental sustainability, and the social welfare of
masyarakat. Pada tahun 2025, PT Pembangunan Jaya the surrounding community. In 2025, PT Pembangunan
Ancol Tbk (PJA) menerima Sertifikat Perizinan Reklamasi Jaya Ancol Tbk (PJA) received the Reclamation Permit
dan PT Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) menerima Surat Certificate, while PT Taman Impian Jaya Ancol (TIJA)
Izin Pemanfaatan Jenis Ikan yang diserahkan oleh obtained the Fish Species Utilization Permit issued by the
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Ministry of Marine Affairs and Fisheries of the Republic of
Perizinan ini memperkuat kepastian pelaksanaan proyek Indonesia. These permits strengthen the legal certainty
reklamasi tahun 2026 serta menegaskan komitmen for the implementation of the 2026 reclamation project
Perseroan terhadap konservasi dan pengelolaan biota and reaffirm the Company’s commitment to sustainable
perairan secara berkelanjutan. conservation and management of aquatic biodiversity.
VISI, MISI, SIKAP DASAR DAN BUDAYA VISION, MISSION, CORE VALUES, AND
PERSEROAN [GRI 2-23] [OJK C.1] CORPORATE CULTURE [GRI 2-23] [OJK C.1]
Visi | Vision
Menjadi Perseroan pengembang properti dengan
kawasan wisata terpadu, terbesar di Asia Tenggara.
To become the largest integrated tourism destination–
based property development company in Southeast Asia.
Misi | Mission
Sebagai komunitas pembaharuan kehidupan
masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa.
Senantiasa menciptakan lingkungan sosial yang lebih
baik melalui sajian hiburan berkualitas yang berunsur
seni, budaya dan pengetahuan.
To serve as a community that fosters the renewal of
social life and represents a source of national pride,
while consistently creating a better social environment
by providing high-quality entertainment with elements
of art, culture, and knowledge.
Sikap Dasar dan Budaya Perseroan | Core Values and Corporate Culture
Dalam mengelola Sumber Daya Manusia (SDM), Perseroan mewajibkan seluruh karyawannya untuk senantiasa
mengimplementasikan sikap dasar dan nilai- nilai budaya kerja yang memiliki arti penting dalam merealisasikan visi
dan misi Perseroan. Penjabaran sikap dasar dan budaya Perseroan adalah sebagai berikut:
In managing Human Resources (HR), the Company requires all employees to consistently implement its core values
and work culture principles, which play a crucial role in realizing the Company’s vision and mission. The Company’s
core values and cultural principles are as follows:
Integritas Belajar Terus Terpanggil Peduli Berpikir Bertanggung
Integrity Menerus Commitment Sesama Kreatif Jawab
Continuous Caring for Creative Responsibility
Learning Others Thinking
34
Page 35
KEGIATAN, PRODUK, DAN JASA [GRI 2-6] [OJK ACTIVITIES, PRODUCTS AND SERVICES [GRI
C.4] 2-6] [OJK C.4]
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan In accordance with Article 3 of the Company’s Articles of
sebagaimana dikukuhkan melalui Akta No. 90 tanggal Association, as ratified by Notarial Deed No. 90 dated 24
24 Agustus 2020, Perseroan memiliki maksud dan August 2020, the Company’s business objectives cover the
tujuan usaha di bidang konstruksi (termasuk real estat construction sector (including real estate and supporting
dan aktivitas penunjang angkutan), serta bidang jasa transportation activities) as well as the services sector,
yang mencakup aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis. which encompasses professional, scientific, and technical
Seluruh kegiatan usaha yang dijalankan merupakan activities. All business activities undertaken are legally
bidang usaha yang legal dan tidak termasuk dalam permissible and do not fall under categories prohibited
kategori yang dilarang untuk beroperasi di Indonesia. from operating in Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan berfokus pada In its operations, the Company focuses on business
kegiatan usaha yang menjadi kompetensi utama, serta activities that constitute its core competencies and
tidak menjalankan aktivitas konstruksi umum dan does not engage in general construction or specialized
konstruksi khusus pekerjaan bangunan gedung dan construction of buildings and civil structures, including
bangunan sipil, termasuk aktivitas konsultasi manajemen management consulting activities unrelated to the
yang tidak terkait dengan inti bisnis Perseroan. Company’s core business.
Sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang, In alignment with its long-term growth strategies, the
Perseroan akan terus melakukan inovasi dalam Company will continue to innovate in the development of
pengembangan jasa rekreasi dan properti yang ramah recreation and property services that are environmentally
lingkungan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan friendly, inclusive, and focused on enhancing the quality
kualitas pengalaman pengunjung, sehingga memastikan of visitor experiences, thereby ensuring a sustainable
kontribusi yang berkelanjutan terhadap pariwisata contribution to national tourism and the regional
nasional dan perekonomian daerah. economy.
PASAR YANG DILAYANI [GRI 2-6] SERVED MARKETS [GRI 2-6]
Perseroan dan entitas anak membagi layanan produk The Company and its subsidiaries segment their products
dan jasa ke dalam beberapa segmen pasar utama, yaitu: and services into several main market segments, namely:
segmen Pariwisata, segmen Properti, segmen Resor, Tourism, Property, Resort, Culinary, and Meeting,
segmen Kuliner, serta segmen Meeting, Incentives, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE). Detailed
Conference and Exhibition (MICE). Informasi selengkapnya information regarding the Company’s Activities, Products,
mengenai Kegiatan, Produk, dan Jasa, serta Pasar yang and Services, as well as Served Markets, is presented in
Dilayani disampaikan pada Laporan Tahunan Perseroan the Company Profile section of the 2025 Annual Report.
tahun 2025 bagian Profil.
Laporan Keberlanjutan 2025 35
Sustainability Report 2025
Page 36
Profil Perusahaan
Company Profile
SKALA PERSEROAN [GRI 2-6] [OJK C.3] COMPANY SCALE [GRI 2-6] [OJK C.3]
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Karyawan Orang 577 575 601
Number of Employees Person
Jumlah Segmen Usaha Segmen Pariwisata Pariwisata Pariwisata
Number of Business Segments Segment Real Estat Real Estat Real Estat
Perdagangan & Jasa Perdagangan & Jasa Perdagangan &
Tourism Tourism Jasa
Real Estate Real Estate Tourism
Trade & Services Trade & Services Real Estate
Trade & Services
Liabilitas Juta Rupiah 1.773.590 1.857.852 2.075.180
Liabilities Million Rupiah
Ekuitas Juta Rupiah 1.860.064 1.733.877 1.668.240
Equity Million Rupiah
Aset Juta Rupiah 3.633.654 3.591.729 3.743.420
Assets Million Rupiah
Pendapatan Juta Rupiah 1.121.209 1.265.897 1.273.834
Revenue Million Rupiah
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Juta Rupiah 180.194 177.791 235.173
yang Dapat Diatribusikan kepada Million Rupiah
Pemilik Entitas Induk
Net Profit (Loss) for the Year
Attributable to Owners of the
Parent Entity
INFORMASI TENTANG KARYAWAN EMPLOYEES INFORMATION
[GRI 2-7] [OJK C.3] [GRI 2-7] [OJK C.3]
Per 31 Desember 2025, Perseroan mempekerjakan As of 31 December 2025, the Company employed
577 karyawan yang seluruhnya beroperasi di wilayah 577 employees, all of whom operate in the Jakarta
Jakarta. Jumlah tersebut terdiri dari karyawan berstatus area. This total comprises permanent employees
PKWTT, PKWT, serta jajaran manajemen. Penyesuaian (PKWTT), contract employees (PKWT), and members of
jumlah tenaga kerja dibandingkan tahun sebelumnya management. Adjustments to the workforce compared
dilakukan sebagai upaya efisiensi serta optimalisasi to the previous year were carried out as part of
produktivitas operasional. Rincian komposisi tenaga efforts to improve efficiency and optimize operational
kerja berdasarkan status, jenis kelamin, jabatan, usia, productivity. A detailed breakdown of employees by
pendidikan, dan masa kerja ditampilkan dalam bagian employment status, gender, position, age, education,
Profil pada Laporan Tahunan Perseroan. and length of service is presented in the Profile section
of the Company’s Annual Report.
36
Page 37
KOMPOSISI KARYAWAN [S-03]
Composition of Employees
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah karyawan berdasarkan jenis kelamin
Number of employees by gender
Laki-laki Orang 459 463 483
Male People
Perempuan Orang 118 112 116
Female People
Jumlah Orang 577 575 599
Total People
Jumlah karyawan berdasarkan status ketenagakerjaan
Number of employees by employment status
Karyawan tetap Laki-laki 393 411 425
Permanent employees Male
Perempuan 98 100 102
Female
Jumlah Orang 491 511 527
Total People
Karyawan kontrak Laki-laki 66 52 58
Contract employees Male
Perempuan 20 12 14
Female
Jumlah Orang 86 64 72
Total People
Total 577 575 599
Jumlah karyawan berdasarkan status ketenagakerjaan
Number of employees by age
<30 tahun Laki-laki 41 24 21
<30 years old Male
Perempuan 19 13 11
Female
Jumlah Orang 60 37 32
Total People
30 - 50 tahun Laki-laki 315 321 329
30 - 50 years old Male
Perempuan 89 88 91
Female
Jumlah Orang 404 409 420
Total People
>50 tahun Laki-laki 103 118 133
>50 years old Male
Perempuan 10 11 14
Female
Jumlah Orang 113 129 147
Total People
Total 577 575 599
Jumlah karyawan berdasarkan jenjang jabatan
Number of employees by position level
Operator Laki-laki 66 70 71
Male
Perempuan 11 10 12
Female
Jumlah Orang 77 80 83
Total People
Officer Laki-laki 151 166 178
Male
Perempuan 25 23 21
Female
Orang 176 189 199
People
Laporan Keberlanjutan 2025 37
Sustainability Report 2025
Page 38
Profil Perusahaan
Company Profile
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Supervisor Laki-laki 161 146 150
Male
Perempuan 44 47 47
Female
Jumlah Orang 205 193 197
Total People
Manager Laki-laki 57 57 63
Male
Perempuan 29 25 25
Female
Jumlah Orang 86 82 88
Total People
Vice President Laki-laki 19 16 17
Male
Perempuan 9 8 9
Female
Jumlah Orang 28 24 26
Total People
Senior Vice President Laki-laki 5 4 4
Male
Perempuan 0 0 0
Female
Jumlah Orang 5 4 4
Total People
Jumlah ▪ Total 577 572 597
PEKERJA BUKAN KARYAWAN [GRI 2-8] NON-EMPLOYEE WORKERS [GRI 2-8] [OJK C.3]
[OJK C.3] [IDX S-04] [IDX S-04]
Selain tenaga kerja langsung, Perseroan juga didukung In addition to direct employees, the Company is
oleh pekerja bukan karyawan yang berkontribusi dalam supported by non-employee workers who contribute
mendukung kelancaran operasional kawasan wisata to the smooth operation of the recreational area and
dan bisnis terkait. Pekerja bukan karyawan tersebut related businesses. These non-employee workers are
merupakan individu yang bekerja untuk Perseroan individuals who perform work for the Company but
namun tidak berada dalam hubungan kerja langsung, are not in a direct employment relationship; instead,
melainkan melalui Perseroan penyedia jasa tenaga kerja they are engaged through third-party labor providers
(alih daya), program pemagangan, atau penugasan kerja (outsourcing), internship programs, or other work
lainnya. assignments.
Pengelolaan pekerja bukan karyawan tetap dilakukan The management of non-employee workers is carried
dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan out in accordance with sustainability principles and
kepatuhan pada peraturan ketenagakerjaan di Indonesia, compliance with labor regulations in Indonesia, including
termasuk pemenuhan aspek keselamatan dan kesehatan compliance with occupational health and safety
kerja, jam kerja yang wajar, serta standar perlindungan standards, reasonable working hours, and protection of
hak-hak tenaga kerja yang diatur melalui perjanjian kerja workers’ rights as stipulated in agreements with service
sama dengan penyedia jasa. Perseroan juga memastikan providers. The Company also ensures that vendors or
bahwa vendor atau mitra ketenagakerjaan menjalankan labor partners implement responsible practices and do
praktik yang bertanggung jawab dan tidak melakukan not engage in discriminatory actions.
tindakan diskriminatif.
Pada tahun 2025, Perseroan berpartisipasi untuk pertama In 2025, the Company participated for the first time in
kalinya dalam Program MagangHub, sebuah program the MagangHub Program, a national internship initiative
pemagangan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian initiated by the Ministry of Manpower. From hundreds of
Ketenagakerjaan. Dari ratusan pendaftar, sebanyak 131 applicants, a total of 131 participants were selected and
peserta terpilih dan ditempatkan di berbagai unit kerja placed across various work units within the Ancol area,
di lingkungan Ancol, termasuk Taman Impian, Dufan, Sea including Taman Impian, Dufan, Sea World, Samudra,
World, Samudra, Atlantis, dan Putri Duyung. Atlantis, and Putri Duyung.
38
Page 39
KOMPOSISI PEKERJA BUKAN KARYAWAN [S-04]
Composition of Non-Employee Workers
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Tenaga alih daya Orang
751 1.032 1.062
Outsourced workers People
Tenaga magang/relawan Orang
207* 183 135
Interns/Volunteers People
Jumlah Orang
958 1.215 1.197
Total People
Catatan I Note:
*Angka termasuk peserta MagangHub.
The figures include participants of the MagangHub internship program.
RANTAI PASOK [GRI 2-6, 204-1] SUPPLY CHAIN [GRI 2-6, 204-1]
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor As a company operating in the tourism, recreation, and
pariwisata, rekreasi, dan layanan pendukungnya, supporting services sectors, the Company manages a
Perseroan mengelola rantai pasok yang beragam untuk diverse supply chain to ensure operational continuity and
memastikan keberlangsungan operasional dan kualitas the highest quality of services for visitors. The Company
layanan terbaik bagi pengunjung. Perseroan meyakini believes that a responsibly managed supply chain is a
bahwa rantai pasok yang dikelola secara bertanggung key component in achieving business sustainability while
jawab merupakan bagian penting dalam mewujudkan also providing economic benefits to the surrounding
keberlanjutan bisnis sekaligus memberikan manfaat communities.
ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Perseroan memiliki kebijakan dalam menjalin kerja sama The Company has a policy for engaging with suppliers
dengan pemasok barang dan jasa, yang mencakup standar of goods and services, covering competency standards,
kompetensi, kepatuhan hukum, serta integritas yang sejalan legal compliance, and integrity in line with the
dengan tata kelola Perseroan yang baik. Sebagian besar Company’s good governance principles. The majority of
kebutuhan pengadaan dipenuhi melalui pemasok nasional procurement needs are met through domestic suppliers
yang berdomisili dan menjalankan usaha di Indonesia, based and operating in Indonesia, including local
termasuk pelaku usaha lokal dan Usaha Mikro, Kecil, dan businesses and Micro, Small, and Medium Enterprises
Laporan Keberlanjutan 2025 39
Sustainability Report 2025
Page 40
Profil Perusahaan
Company Profile
Menengah (UMKM) di wilayah DKI Jakarta. Pendekatan (MSMEs) in the DKI Jakarta area. This approach aims
ini bertujuan mendukung pemberdayaan ekonomi to support regional economic empowerment, promote
daerah, mendorong pertumbuhan bisnis lokal, serta local business growth, and reduce the carbon footprint
mengurangi jejak karbon dari aktivitas pengadaan melalui of procurement activities by minimizing distribution
pemangkasan jarak distribusi. Apabila kebutuhan tertentu distances. If certain needs cannot be fulfilled by
tidak dapat dipenuhi oleh pemasok nasional, Perseroan domestic suppliers, the Company will engage with
akan bekerja sama dengan pemasok internasional dengan international suppliers while maintaining a focus on
tetap mengutamakan efisiensi, kualitas, dan kepatuhan efficiency, quality, and compliance with applicable
terhadap ketentuan yang berlaku. [GRI 3-3] regulations. [GRI 3-3]
Untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta To enhance transparency, accountability, and the
efektivitas proses pengadaan, Perseroan menerapkan effectiveness of the procurement process, the Company
sistem pengadaan elektronik (e-Procurement) sejak has implemented an electronic procurement system
tahun 2014. Sistem ini terus dikembangkan untuk (e-Procurement) since 2014. This system is continuously
memastikan proses yang lebih terstandar dan developed to ensure a more standardized and well-
terdokumentasi dengan baik. Melalui penerapan documented process. Through the implementation of
e-Procurement, Perseroan mewujudkan berbagai tujuan e-Procurement, the Company achieves several strategic
strategis, antara lain: objectives, including:
1 2 3 4 5
Mengedepankan Meningkatkan Pelayanan dan Penghematan Pembuatan surat
proses yang partisipasi dan pengendalian anggaran dan perjanjian dan Surat
transparan dan kompetisi usaha yang lebih baik, peningkatan Perintah Kerja (SPK)/
akuntabel sehingga yang adil dan cepat, efisien dan produktivitas; Purchase Order
dapat diaudit dan terbuka; efektif; Achieving (PO) sesuai alur dan
dimonitor secara Increasing Providing better, cost savings batas kewenangan
real-time; participation and faster, more and enhanced pengembangan dan
Prioritizing fair, open business efficient, and productivity; penyesuaian sistem
transparent and competition; effective services e-Procurement sejalan
accountable process and control; dengan kebijakan
that can be audited Perseroan.
and monitored in Generating
real-time; agreements and
Work Orders (SPK)/
Purchase Orders (PO)
in accordance with
the workflow and
authority limits, as well
as adjustments of the
e-Procurement system
that aligned with the
Company’s policies.
Sistem e-Procurement juga dilengkapi dengan The e-Procurement system is also equipped with
fitur-fitur pendukung yang mempermudah administrasi supporting features that facilitate administration and
serta seleksi pemasok, seperti filter PKP/Non-PKP, supplier selection, such as Taxable Entrepreneur or Non-
mekanisme penawaran digital, dan integrasi dengan Taxable Entrepreneur (PKP/Non-PKP) filtering, digital
dokumen pendukung untuk memudahkan proses bidding mechanisms, and integration with supporting
evaluasi. documents to streamline the evaluation process.
40
Page 41
JUMLAH PEMASOK BARANG [GRI 204-1]
Number of Goods Suppliers
JUMLAH PEMASOK BARANG NILAI KONTRAK PEKERJAAN (JUTA RUPIAH)
PEMASOK Number of Service Suppliers Contract Value (Million Rupiah)
Supplier
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Indonesia 396 620 825 18.160 34.841 46.327
Domestic
Luar Negeri 0 0 0 0 0 0
Foreign
Jumlah 396 620 825 18.160 34.841 46.327
Total
JUMLAH PEMASOK JASA
Number of Service Suppliers
JUMLAH PEMASOK BARANG NILAI KONTRAK PEKERJAAN (JUTA RUPIAH)
PEMASOK Number of Service Suppliers Contract Value (Million Rupiah)
Supplier
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Indonesia 535 890 910 153.938 230.156 212.512
Domestic
Luar Negeri 0 0 0 0 0 0
Foreign
Jumlah 535 890 910 153.938 230.156 212.512
Total
PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA SIGNIFICANT CHANGES IN ORGANIZATION
ORGANISASI DAN RANTAI PASOKAN AND SUPPLY CHAIN
[GRI 2-6] [OJK C.6] [GRI 2-6] [OJK C.6]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan memastikan Throughout 2025, the Company ensured that business
pengelolaan usaha dan struktur organisasi tetap operations and organizational structure remained
berjalan secara stabil dan terkendali. Tidak terdapat stable and well-controlled. There were no material
perubahan yang bersifat signifikan terkait kepemilikan changes in share ownership, management structure, or
saham, struktur manajemen, maupun model operasional operational model that could materially affect business
yang dapat mempengaruhi keberlanjutan bisnis secara sustainability. Nonetheless, the Company continued to
material. Namun demikian, Perseroan terus melakukan make adjustments and optimizations in work processes
penyesuaian dan optimalisasi dalam proses kerja dan and supply chain management as part of efforts to
tata kelola rantai pasokan sebagai bagian dari upaya enhance efficiency and service reliability.
peningkatan efisiensi dan keandalan layanan.
Perubahan dalam rantai pasokan terutama dilakukan Changes in the supply chain were primarily carried
melalui evaluasi pemilihan mitra kerja dan pemasok out through more selective evaluation of partners and
secara lebih selektif untuk memastikan kualitas, suppliers to ensure quality, compliance with sustainability
kepatuhan terhadap standar keberlanjutan, serta standards, and alignment with operational needs across
kesesuaian dengan kebutuhan operasional di seluruh all business units. This policy encourages the Company
unit usaha. Kebijakan ini mendorong Perseroan untuk to collaborate with suppliers capable of upholding social,
bekerja sama dengan pemasok yang mampu memenuhi environmental, and business ethics principles, thereby
prinsip tanggung jawab sosial, lingkungan, dan fostering long-term, mutually supportive partnerships.
etika bisnis, sehingga tercipta kemitraan yang saling
mendukung dalam jangka panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025 41
Sustainability Report 2025
Page 42
Profil Perusahaan
Company Profile
PENDEKATAN ATAU PRINSIP PREVENTIVE APPROACH OR
PENCEGAHAN [GRI 2-23] PRINCIPLE [GRI 2-23]
Perseroan menerapkan prinsip pencegahan sebagai The Company implements a preventive principle as the
landasan utama dalam memastikan keberlanjutan main foundation to ensure operational sustainability
operasional dan pencapaian sasaran strategis. Setiap and the achievement of strategic objectives. Every
potensi risiko yang dapat memengaruhi kinerja potential risk that could affect economic, social, or
ekonomi, sosial, maupun lingkungan diidentifikasi dan environmental performance is identified and managed
dikendalikan sejak tahap perencanaan, baik dalam from the planning stage, both in the preparation of the
penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan Company’s Work Plan and Budget (RKAP) and in the
(RKAP) maupun dalam pelaksanaan kegiatan operasional execution of daily operational activities.
harian.
Melalui penerapan sistem manajemen risiko yang Through the implementation of a structured risk
terstruktur, Perseroan menilai tingkat kemungkinan dan management system, the Company assesses the
dampak risiko, serta merancang langkah mitigasi yang likelihood and impact of risks, and designs comprehensive
komprehensif untuk mencegah terjadinya gangguan mitigation measures to prevent disruptions to service
terhadap keandalan layanan, keselamatan pengunjung reliability, visitor and employee safety, as well as the
dan pekerja, serta kualitas lingkungan kawasan Ancol. environmental quality of the Ancol area. This approach
Pendekatan ini diterapkan secara konsisten melalui is applied consistently through strengthened internal
penguatan pengawasan internal, kepatuhan pada supervision, compliance with applicable regulations,
peraturan yang berlaku, dan peningkatan kesiapsiagaan and enhanced preparedness for emergencies or external
terhadap kondisi darurat atau ketidakpastian eksternal. uncertainties.
42
Page 43
KEANGGOTAAN DALAM ASOSIASI MEMBERSHIP IN ASSOCIATIONS [GRI
[GRI 2-28] [OJK C.5] 2-28] [OJK C.5]
Perseroan menyadari pentingnya kolaborasi dan sinergi The Company recognizes the importance of collaboration
dengan berbagai pemangku kepentingan industri. and synergy with various industry stakeholders.
Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan menjadi anggota Throughout the reporting year, the Company was an
aktif sejumlah asosiasi dan perhimpunan yang relevan active member of several associations and organizations
dengan bidang usaha, baik di tingkat nasional maupun relevant to its business, both at the national and
internasional. Keikutsertaan dalam asosiasi bertujuan international levels. Participation in these associations
untuk memperkuat jejaring kerja, bertukar wawasan aims to strengthen networking, exchange insights on
terkait praktik terbaik, serta mengikuti perkembangan best practices, and stay updated on policy developments,
kebijakan, regulasi, dan isu strategis terbaru di sektor regulations, and the latest strategic issues in the tourism,
pariwisata, rekreasi, lingkungan, dan tata kelola. recreation, environmental, and governance sectors.
Perhimpunan Kebun Binatang Perhimpunan Usaha Tempat Indonesia Corporate Secretary
Seluruh Indonesia Rekreasi Indonesia (PUTRI) Association (ICSA)
Nasional | National Nasional | National Nasional | National
Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) The International Association of
Amusement Park and Attraction (IAAPA)
Nasional | National Internasional | International
Anggota | Member Anggota | Member
Laporan Keberlanjutan 2025 43
Sustainability Report 2025
Page 44
Tata Kelola Keberlanjutan
Aximinci atemolum
Sustainability Governance
Aximinci atemolum
44
Page 45
Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance
Laporan Keberlanjutan 2025 45
Sustainability Report 2025
Page 46
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
02 Sustainability Governance
Dengan skala operasi yang luas
dan keragaman layanan, tata
kelola yang kuat menjadi fondasi
untuk menjaga kepercayaan
publik, memastikan keberlanjutan
usaha, dan meningkatkan daya
saing Ancol ”
With its broad operational scale, diverse services, and daily interactions
with the public, strong governance serves as the foundation for maintaining
public trust, ensuring business sustainability, and enhancing the Company’s
competitiveness.
Penerapan tata kelola yang baik dapat The implementation of good governance
meningkatkan efisiensi, transparansi, dan can enhance efficiency, transparency,
akuntabilitas sebuah perusahaan, sekaligus and accountability within a company,
membangun kepercayaan pemangku while also building stakeholder trust.
kepentingan. Ancol secara konsisten Accordingly, Ancol consistently applies
menerapkan tata kelola perusahaan good corporate governance to ensure
yang baik untuk memastikan usaha yang that its business continues to grow and
dijalankan terus tumbuh dan berkembang. develop.
Penerapan tata kelola yang baik sangat As one of the largest and most influential
penting bagi Ancol sebagai salah satu tourism destinations in Indonesia, the
destinasi wisata terbesar dan paling implementation of good governance
berpengaruh di Indonesia. Dengan skala is essential for Ancol. With its broad
operasi yang luas, keragaman layanan, serta operational scale, diverse services, and
interaksi harian dengan masyarakat, tata daily interactions with the public, strong
kelola yang kuat menjadi fondasi untuk governance serves as the foundation
menjaga kepercayaan publik, memastikan for maintaining public trust, ensuring
keberlanjutan usaha, dan meningkatkan business sustainability, and enhancing the
daya saing perusahaan. Company’s competitiveness.
46
Page 47
STRUKTUR DAN KOMPOSISI TATA GOVERNANCE STRUCTURE AND
KELOLA [GRI 2-9] COMPOSITION [GRI 2-9]
Ancol telah memiliki struktur tata kelola sebagaimana Ancol has established a governance structure in accordance
diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang with Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
Perseroan Terbatas, yang terdiri dari Rapat Umum comprising the General Meeting of Shareholders, the
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, serta Direksi. Board of Commissioners, and the Board of Directors.
STRUKTUR TATA KELOLA ANCOL
Ancol’s Governance Structure
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Komite Audit
Audit Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
forum dimana para pemegang saham Perseroan memiliki forum in which shareholders have the authority to hold
kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban the Board of Commissioners and the Board of Directors
kepada Dewan Komisaris dan Direksi atas pengelolaan accountable for the management of the company, and to
perusahaan, serta kewenangan lainnya yang tidak dapat exercise other powers that cannot be delegated to either
didelegasikan kepada Dewan Komisaris maupun Direksi. the Board of Commissioners or the Board of Directors.
Ancol dapat melaksanakan dua jenis RUPS, yaitu (1) RUPS Ancol may convene two types of GMS: (1) the Annual
Tahunan yang wajib diselenggarakan satu kali dalam GMS, which must be held once a year, no later than
setahun, paling lambat enam bulan setelah berakhirnya six months after the end of the fiscal year; and (2) the
tahun buku, serta (2) RUPS Luar Biasa yang dapat Extraordinary GMS, which may be held as required by the
dilaksanakan sesuai kebutuhan Perseroan. Company.
Sepanjang tahun 2025, Ancol telah melaksanakan satu Throughout 2025, Ancol held one Annual GMS in accordance
kali RUPS Tahunan sesuai kewajiban pada April 2025 serta with its statutory obligations in April 2025, and one
satu kali RUPS Luar Biasa pada September 2025. Extraordinary GMS in September 2025.
Laporan Keberlanjutan 2025 47
Sustainability Report 2025
Page 48
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Dewan Komisaris memiliki peranan untuk melakukan The Board of Commissioners is responsible for supervising
pengawasan serta memberikan nasihat kepada and providing advice to the Board of Directors with
Direksi terkait pengurusan, kepentingan, serta tujuan respect to the management, interests, and objectives
Perseroan. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit of the Company. In carrying out its duties, the Board of
dan serta Komite Nominasi dan Remunerasi dalam Commissioners is assisted by the Audit Committee and
melaksanakan perannya. the Nomination and Remuneration Committee.
Terdapat perubahan pada susunan Dewan In connection with the Annual GMS and the Extraordinary
Komisaris Ancol di tahun 2025 sehubungan dengan GMS held in 2025, there were changes to the composition
dilaksanakannya RUPS Tahunan dan RUPS Luar of Ancol’s Board of Commissioners. The composition of
Biasa. Perubahan komposisi Dewan Komisaris per 31 the Board of Commissioners as of 31 December 2025 is
Desember 2025 disajikan dalam tabel berikut: presented in the following table:
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Composition of the Board of Commissioners
NAMA JABATAN JENIS KELAMIN MASA JABATAN
Name Title Gender Term of Office
Irfan Setiaputra* Komisaris Utama dan Laki-laki 2025 – 2029
Komisaris Independen Male
President Commissioner and
Independent Commissioner
Sutiyoso** Komisaris Laki-laki 2025 – 2029
Commissioner Male
Lies Hartono** Komisaris Laki-laki 2025 – 2029
Commisssioner Male
Suharini Eliawati*** Komisaris Perempuan 2025 – 2029
Commisssioner Female
Trisni Puspitaningtyas*** Komisaris Independen Perempuan 2025 – 2029
Independent Commissioner Female
*Menjabat sebagai Komisaris Utama dan Independen Perseroan sejak 25 April 2025 berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan
*Appointed as President Commissioner and Independent Commissioner of the Company as of 25 April 2025 pursuant to the resolutions of the
Annual GMS
** Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak 25 April 2025 berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan
**Appointed as Commissioner of the Company as of 25 April 2025 pursuant to the resolutions of the Annual GMS
***Menjabat sejak 19 September 2025 berdasarkan hasil keputusan RUPS Luar Biasa
***Appointed as of 19 September 2025 pursuant to the resolutions of the Extraordinary GMS
Direksi Board of Directors
Direksi bertanggung jawab penuh atas pengelolaan The Board of Directors is fully responsible for the management
Perseroan dan dipimpin oleh Direktur Utama sebagai of the Company and is led by the President Director as the
pimpinan tertinggi dalam manajemen. [GRI 2-11] highest authority within management. [GRI 2-11]
48
Page 49
Terdapat perubahan pada susunan Direksi Ancol di In connection with the Extraordinary GMS held in September
tahun 2025 sehubungan dengan dilaksanakannya RUPS 2025, there were changes to the composition of Ancol’s
Luar Biasa pada September 2025. Perubahan komposisi Board of Directors. The composition of the Board of Directors
Direksi per 31 Desember 2025 disajikan dalam tabel as of 31 December 2025 is presented in the following table:
berikut:
KOMPOSISI DIREKSI
Composition of the Board of Directors
NAMA JABATAN JENIS KELAMIN MASA JABATAN
Name Title Gender Term of Office
Winarto Direktur Utama Laki-laki 2022 – saat ini
President Director Male 2022 - present
Daniel Nainggolan Direktur Laki-laki 2022 – saat ini
Director Male 2022 - present
Cahyo Satrio Prakoso Direktur Laki-laki 2022 – saat ini
Director Male 2022 - present
Eddy Prastiyo Direktur Laki-laki 2022 – saat ini
Director Male 2022 - present
Syahmudrian Lubis* Direktur Laki-laki 2025 – saat ini
Director Male 2022 - present
*Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak 19 September 2025 berdasarkan hasil keputusan RUPS Luar Biasa
*Appointed as the Director of the Company as of 19 September 2025 pursuant to the resolutions of the Extraordinary GMS
Profil lengkap anggota Dewan Komisaris dan Direksi The complete profiles of the Board of Commissioners and the
dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Board of Directors’ member are presented in the Company
Tahunan Ancol tahun 2025. Profile chapter of Ancol’s 2025 Annual Report.
NOMINASI DAN SELEKSI [GRI 2-10] NOMINATION AND SELECTION [GRI 2-10]
Proses nominasi dan seleksi Dewan Komisaris dan Direksi Ancol’s Board of Commissioners and Board of Directors
Ancol dilakukan melalui RUPS. Pemegang saham Seri are nominated and appointed through the GMS. Series
A berhak mencalonkan hingga empat anggota Dewan A Shareholders are entitled to nominate up to four
Komisaris yang memiliki kompetensi yang relavan dengan members of the Board of Commissioners who passes
kebutuhan Perseroan, termasuk Komisaris Utama, relevant competence aligned with the Company’s interest,
sedangkan pemegang saham Seri B dapat mencalonkan including the President Commissioner, while Series B
satu anggota. Setiap anggota Dewan Komisaris diangkat Shareholders may nominate one member. Each member
oleh RUPS untuk masa jabatan hingga penutupan RUPS of the Board of Commissioners is appointed by the GMS
Tahunan keempat, tanpa mengurangi kewenangan RUPS for a term of office until the closing of the fourth Annual
untuk memberhentikannya sewaktu-waktu. GMS, without prejudice to the authority of the GMS to
dismiss such member at any time.
Pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi The appointment and dismissal of the Board of Directors’
juga ditetapkan melalui RUPS. Kandidat Direksi dapat member are also determined by the GMS. Both Indonesian
berasal dari Warga Negara Indonesia maupun Warga and foreign citizens may be candidates for the Board of
Negara Asing dengan kompetensi yang relevan Directors, provided they possess competencies relevant to
dengan kebutuhan Perseroan, serta sesuai dengan the Company’s needs and in accordance with the provisions
ketentuan perundang-undangan. Sama seperti Dewan of the law. Similar to the Board of Commissioners, members
Komisaris, anggota Direksi menjabat hingga RUPS of the Board of Directors serve until the closing of the fifth
Tahunan kelima, kecuali diberhentikan melalui RUPS. Annual GMS, unless dismissed through a GMS resolution.
Laporan Keberlanjutan 2025 49
Sustainability Report 2025
Page 50
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
PERAN BADAN TATA KELOLA DALAM THE ROLE OF THE GOVERNANCE BODY IN
PENGELOLAAN ASPEK KEBERLANJUTAN [GRI MANAGING SUSTAINABILITY ASPECTS [GRI
2-12, 2-14] 2-12, 2-14]
Dewan Komisaris dan Direksi berperan dalam The Board of Commissioners and the Board of Directors
menyetujui kebijakan dan strategi keberlanjutan play a role in approving the Company’s sustainability
Perseroan, serta mengawasi pelaksanaannya. policies and strategies, as well as supervising their
Keduanya memberikan arahan serta rekomendasi implementation. Both boards provide guidance and
kepada tim pelaksana inisiatif keberlanjutan dan recommendations to the sustainability implementation
memastikan implementasinya berjalan selaras dengan team and ensure that the implementation aligns with the
prinsip tata kelola yang baik. principles of good governance.
Dewan Komisaris dan Direksi juga terlibat dalam pelaksanaan The Board of Commissioners and the Board of Directors
due diligence untuk mengelola dampak Ancol terhadap aspek are also involved in conducting due diligence to manage
ekonomi, lingkungan, dan sosial. Pembahasan mengenai Ancol’s impacts on economic, environmental, and social
isu keberlanjutan dilakukan dalam rapat Dewan Komisaris aspects. Sustainability issues are discussed in the Board
yang dilaksanakan satu kali dalam satu bulan; serta dalam of Commissioners’ meetings, held once a month, and in
rapat Direksi sebanyak satu kali dalam satu minggu dengan the Board of Directors’ meetings, held once a week, with
pembahasan yang menekankan pada mitigasi dan adaptasi discussions focusing on climate change mitigation and
perubahan iklim serta efisiensi energi. adaptation as well as energy efficiency.
Dalam praktik pelaporan keberlanjutan, Direksi melalui In sustainability reporting practices, the Board of
Sekretaris Perusahaan berperan dalam menyetujui Directors, through the Corporate Secretary, plays a role in
topik material yang dipilih serta mengesahkan Laporan approving the selected material topics and endorsing the
Keberlanjutan yang disampaikan kepada regulator Sustainability Report submitted to regulators each year in
setiap tahun sesuai ketentuan. accordance with the applicable regulations.
DELEGASI PENGELOLAAN ASPEK DELEGATION OF SUSTAINABILITY
KEBERLANJUTAN [OJK E.1.] [GRI 2-13] MANAGEMENT [OJK E.1.] [GRI 2-13]
Tanggung jawab pengelolaan aspek keberlanjutan The responsibility for managing the Company’s
Perseroan didelegasikan kepada Departemen Corporate sustainability aspects is delegated to the Corporate Social
Social Responsibility, Departemen Sustainability & Responsibility Department, the Sustainability & HSSE
HSSE, Departemen Energy Eficiency dan Departemen Department, the Energy Efficiency Department, and the
Conservation. Tugas dan tanggung jawab masing- Conservation Department. The duties and responsibilities
masing departemen diuraikan dalam tabel berikut: of each department are outlined in the following table:
50
Page 51
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEBERLANJUTAN
Duties and Responsibilities of Sustainability Management
NAMA DEPARTEMEN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
Department Duties and Responsibilities
Departemen Corporate Social • Merancang dan mengelola program-program Corporate Social Responsibility yang
Responsibility (di bawah Divisi mengacu kepada tiga pilar keberlanjutan yaitu sosial, lingkungan serta pemberdayaan
Corporate Affairs ) masyarakat sekitar
Corporate Social Responsibility Design and manage Corporate Social Responsibility programs based on the three
Department pillars of sustainability; social, environmental, and community empowerment.
(under the Corporate Affairs Division)
• Melaksanakan pembinaan komunitas serta membangun jejaring dengan lembaga dan
institusi yang berkaitan dengan sosial dan lingkungan.
Conduct community development and build networks with institutions and
organizations related to social and environmental issues.
Departemen Sustainability & HSSE • Memonitor pelaksanaan program pengelolaan sampah dan limbah di Kawasan Ancol,
(di bawah Divisi Sustainability & Implement waste and effluent management programs in the Ancol area,
Energy Efficiency)
Sustainability & HSSE Department • Memantau dan menguji kualitas air laut, udara, dan lingkungan kerja secara rutin melalui
(under Sustainability & Energy koordinasi dengan instansi terkait,
Efficiency Division) Monitor and regularly test the quality of seawater, air, and workplace environment through
coordination with relevant agencies,
• Pemantauan higiene dan sanitasi, serta sarana dan prasarana K3,
Hygiene & sanitation and Occupational Health and Safety (OHS) facilities and
infrastructure,
• Pendataan pengelolaan sampah rekreasi dan pengelolaan limbah B3,
Data collection on the management of recreational waste and the management of
hazardous and toxic waste (B3),
• Mencari peluang program lingkungan kolaboratif yang menghasilkan dampak ekonomi
berkelanjutan.
Design collaborative environmental program impacting to sustainable economy.
Departemen Energy Efficiency • Melaksanakan upaya efisiensi energi serta membuka peluang kolaborasi dengan
( dibawah Divisi Sustainability & berbagai pihak yang menghasilkan nilai ekonomi bagi Perseroan secara berkelanjutan.
Energy Efficiency) Implement energy efficiency initiatives and develop collaboration opportunities with
Energy Efficiency Department (under several parties that generate sustainable economic value for the Company.
the Sustainability
& Energy Efficiency Division)
Departemen Conservation • Melaksanakan program konservasi fauna di lingkungan Taman Impian Jaya Ancol,
(bagian dari Divisi Conservation & mplement fauna conservation programs within Taman Impian Jaya Ancol.
Landscape)
Conservation Department • Melaksanakan perawatan fauna serta pengembangbiakannya,
(part of the Conservation & Maintain, take care, and breed fauna.
Landscape Division)
• Melaksanakan edukasi konservasi yang berkelanjutan seperti program restorasi kerang
hijau.
Conduct sustainable conservation education programs, such as green mussel
restoration.
BENTURAN KEPENTINGAN [IDX G-09] [GRI 2-15] CONFLICT OF INTEREST [IDX G-09] [GRI 2-15]
Ancol telah menetapkan kebijakan internal untuk Ancol has established internal policies to prevent and
mencegah dan mengelola benturan kepentingan manage conflicts of interest as part of the implementation
sebagai bagian dari penerapan GCG. Direksi dan Dewan of Good Corporate Governance (GCG). The Board of
Komisaris wajib mematuhi ketentuan terkait benturan Directors and the Board of Commissioners are required to
kepentingan sebagaimana diatur dalam Kode Tata Laku. comply with provisions related to conflicts of interest as
stipulated in the Code of Conduct.
Laporan Keberlanjutan 2025 51
Sustainability Report 2025
Page 52
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Selain itu, benturan kepentingan yang berkaitan dengan In addition, conflicts of interest related to transactions are
transaksi telah diatur melalui Surat Keputusan Direksi tentang regulated through a Board of Directors’ Decree on Insider
Insider Trading serta kebijakan Transaksi dengan Pihak Berelasi Trading as well as the policy on Related Party and Affiliated
dan Afiliasi. Kebijakan tersebut menjadi pedoman dalam Transactions. These policies serve as guidelines to ensure
memastikan seluruh transaksi dilakukan secara transparan, that all transactions are conducted in a transparent and
wajar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. fair manner and in compliance with applicable regulations.
KOMUNIKASI MASALAH PENTING COMMUNICATION OF MATERIAL MATTERS
[GRI 2-16] [GRI 2-16]
Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan melalui The Company provides a complaint mechanism through
Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana bagi the Whistleblowing System (WBS) as a channel for
pemangku kepentingan untuk menyampaikan isu terkait stakeholders to report issues related to potential
dampak negatif yang mungkin timbul dari operasional negative impacts arising from the Company’s operations.
perusahaan. Setiap laporan yang diterima ditindaklanjuti Each report received is followed up by the WBS Team
oleh Tim WBS (Internal Audit), dan direncanakan untuk (Internal Audit). Starting next year, oversight of the
tahun berikutnya dilakukan oleh Dewan Komisaris/ mechanism is planned to be carried out by the Board of
Komisaris Utama. Masalah yang bersifat kritis akan Commissioners, including the President Commissioner.
dibahas lebih lanjut bersama Direksi dan Dewan Critical issues are further discussed with the Board of
Komisaris melalui rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris, Directors and the Board of Commissioners through
atau rapat gabungan. Board of Directors’ meetings, Board of Commissioners’
meetings, or joint meetings.
Ancol juga memperkuat peran Departemen CSR, Ancol also strengthens the roles of the CSR Department,
Departemen Konservasi, dan Departemen Sustainability the Conservation Department, and the Sustainability &
& Energy Efficiency yang berfungsi sebagai pendukung Energy Efficiency Department as governance support
tata kelola yang bertanggung jawab dalam pengambilan units responsible for making decisions related to
keputusan terkait aspek keberlanjutan. sustainability aspects.
Selama tahun pelaporan, tidak terdapat isu kritis terkait During the reporting year, there were no critical
keberlanjutan yang dibahas hingga level rapat gabungan sustainability issues discussed at the level of joint
bersama Dewan Komisaris dan Direksi. meetings involving the Board of Commissioners and the
Board of Directors.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT SUSTAINABLE FINANCE COMPETENCY
KEUANGAN BERKELANJUTAN DEVELOPMENT
[OJK E.2., F.1.] [IDX G-05] [GRI 2-17] [OJK E.2., F.1.] [IDX G-05] [GRI 2-17]
Ancol mendukung Dewan Komisaris, Direksi, serta Ancol supports the Board of Commissioners, the Board
pimpinan dan staf Departemen CSR, Departemen of Directors, as well as the leaders and staff of the
Konservasi, dan Health Safety and Environment (HSE) CSR Department, the Conservation Department, the
serta Departemen Sustainability & Energy Efficiency Health, Safety, and Environment (HSE) Department, and
untuk meningkatkan kompetensi mereka sebagai the Sustainability & Energy Efficiency Department in
penanggung jawab pelaksanaan keuangan dan kegiatan enhancing their competencies as responsible parties for
berkelanjutan. Pengembangan kompetensi tersebut the implementation of sustainable finance and activities.
dapat dilakukan melalui pelatihan, workshop, seminar, Competency development can be conducted through
sertifikasi, dan bentuk peningkatan kapasitas lainnya. training, workshops, seminars, certification programs,
and other capacity-building initiatives.
Beberapa program pelatihan terkait keberlanjutan Several sustainability-related training programs
yang telah dilaksanakan di tahun 2025, disajikan conducted in 2025 are presented in the following table.
dalam tabel berikut.
52
Page 53
PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT KEBERLANJUTAN DI 2025
Sustainability Competency Development in 2025
JENIS
WAKTU
NAMA DAN JABATAN PELATIHAN TEMA/JUDUL PELATIHAN PENYELENGGARA
PELAKSANAAN
Name and Title Type of Training theme/title Organizer
Time Conducted
Training
DIREKSI
Board of Directors
• Winarto - President Director ESG Pelatihan BUMD Leaders Forum 22 April 2025 Badan Pembinaan
• Cahyo Satriyo Prakoso - 2025 - “Transformasi BUMD Badan Usaha Milik
Director of Property dalam Mengakselerasi Jakarta Daerah
• Daniel Nainggolan - Finance Top #50 Global City: Tantangan
Director & Peluang Ekonomi Global”
• Eddy Prastiyo - Operations
Director
DEPARTEMEN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, KONSERVASI, DAN HSE
CSR, Conservation, and HSE Departments
• Sofia Cakti - Energy Efficiency ESG Webinar “Greenhouse Gases 14 Mei 2025 Karisman
Department Head (GHG) Emissions Introduction” Consulting
• Husin Alatas - CSR Program &
Community Development Unit Head
• Winna Amanda Oktaviani - ESG Webinar “Mewujudkan 28 Mei 2025 Dinas
Recruitment Officer Kesetaraan Gender di Pemberdayaan,
• Annida Yuliza Akmal - Career & Lingkungan Kerja” Perlindungan Anak
Performance Unit Head dan Pengendalian
Penduduk
Pemerintahan
Provinsi DKI Jakarta
• Adi Bahar Mizarrdi - Conservation Conservation Gathering 22 Mei 2025 Perhimpunan
Conservation, Education & “Mendukung Keberlanjutan Kebun Binatang se
Research Department Head (Plt) Spesies Ex-Situ” Indonesia
• Winna Amanda Oktaviani - ESG Bimtek “Sensitivitas Disabilitas” 22 Mei 2025 Dinas Tenaga Kerja,
Recruitment Officer Transmigrasi dan
• Annida Yuliza Akmal - Career & Energi Pemerintah
Performance Unit Head Provinsi DKI Jakarta
• Eko Kustanto - Industrial Relation HSSE Peningkatan Pelaksanaan 28 Agustus 2025 Dinas Tenaga Kerja,
& Outsource Management Unit Norma K3 Tentang HIV/AIDS Transmigrasi dan
Head dan TBC Energi Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta
• Eko Kustanto - Industrial Relation ESG Penguatan Layanan 5 Agustus 2025 Dinas Tenaga Kerja,
& Outsource Management Unit Ketenagakerjaan Inklusif Transmigrasi dan
Head Melalui Sistem Digital Layanan Energi Pemerintah
Unit Layanan Disabilitas Bidang Provinsi DKI Jakarta
Ketenagakerjaan
• Bambang Yundari Asyhar - ESG CCEP Tour “Customer 21 Agustus 2025 Coca Cola
Tenant Management Unit Head Sustainability Day” Europacific Partners
• Arif Rahman - Sponsorship (CCEP)
Operation Officer
• Marjoko - Building Management ESG Bimtek Industri Pariwisata 18 September 2025 Suku Dinas
Department Head “Kegiatan Peran Pelaku Pariwisata dan
• Istihar Fadli - Maintenance & Usaha Pariwisata pada Ekonomi Kreatif
Controling Office Penanggulangan Bencana serta Pemerintahan
Bahaya Kebakaran” Provinsi DKI Jakarta
Laporan Keberlanjutan 2025 53
Sustainability Report 2025
Page 54
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT KEBERLANJUTAN DI 2025
Sustainability Competency Development in 2025
JENIS
WAKTU
NAMA DAN JABATAN PELATIHAN TEMA/JUDUL PELATIHAN PENYELENGGARA
PELAKSANAAN
Name and Title Type of Training theme/title Organizer
Time Conducted
Training
DEPARTEMEN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, KONSERVASI, DAN HSE
CSR, Conservation, and HSE Departments
• Eko Harianto - Utility & Electrical HSSE Pembinaan Norma K3 Angkatan 11 September 2025 Dinas Tenaga Kerja,
Officer IV “Norma K3 Listrik dan Transmigrasi dan
Instalasi Penyalur Petir” Energi Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta
• Indah Furnamasari - HSSE HSSE Pembinaan Norma K3 Angkatan 18 September 2025 Dinas Tenaga Kerja,
System Management Unit Head III “Norma K3 Lingkungan Kerja” Transmigrasi dan
Energi Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta
• Moch. Wicaksono W. S. - HSSE Pelatihan Ahli Keselamatan dan 3-15 November Dinas Tenaga Kerja,
Conservation & HSSE Unit Head Kesehatan Kerja (AK3) Umum 2025 Transmigrasi
Angkatan 3
EVALUASI KINERJA DEWAN KOMISARIS PERFORMANCE EVALUATION OF THE BOARD
DAN DIREKSI [GRI 2-18] OF COMMISSIONERS AND BOARD OF
DIRECTORS [GRI 2-18]
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, The performance evaluation of the Board of Commissioners
termasuk Komisaris Utama dan Direktur Utama, and the Board of Directors, including the President
dilakukan setiap tahun atau sesuai kebutuhan. Commissioner and the President Director, is conducted
Evaluasi kinerja dilakukan mengacu kepada KPI dalam annually or as needed. The evaluation refers to the KPIs set
Perjanjian Kinerja, dengan kriteria yang mencakup out in the Performance Agreement, with criteria covering
aspek keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, financial aspects, customers, internal business processes,
serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penilaian as well as learning and growth. The assessment is carried
dilakukan oleh Badan Pembinaan Badan Usaha Milik out by the Regional-Owned Enterprises Development
Daerah (BPBUMD), dan hasilnya disampaikan kepada Agency (BPBUMD), and the results are submitted to the
Gubernur. Governor.
REMUNERASI [GRI 2-19, 2-20] REMUNERATION [GRI 2-19, 2-20]
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan The remuneration of the Board of Commissioners and
dengan mengacu pada Peraturan Gubernur Provinsi the Board of Directors is determined with reference
DKI No. 79 Tahun 2019 tentang Pedoman Penetapan to the Governor of DKI Jakarta Regulation No. 79
Penghasilan Direksi, Dewan Pengawas, dan Dewan of 2019 concerning Guidelines for Determining the
Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD); serta Remuneration of the Directors, Supervisory Board, and
mempertimbangkan kinerja perusahaan, pencapaian Board of Commissioners of Regional-Owned Enterprises
KPI, dan remunerasi yang berlaku dalam industri. (BUMD); and takes into account the Company’s
Besaran remunerasi yang telah ditetapkan telah performance, achievement of KPIs, and prevailing
ditelaah oleh Dewan Komisaris dan disetujui oleh industry remuneration. The remuneration amounts set
pemegang saham melalui RUPS. have been reviewed by the Board of Commissioners
and approved by the shareholders through the General
Meeting of Shareholders (GMS).
54
Page 55
Komponen remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi The components of the remuneration for the Company’s
Perseroan terdiri dari: Board of Commissioners and Board of Directors consist of:
1. Honorarium (untuk Dewan Komisaris) dan gaji 1. Honorarium (for the Board of Commissioners) and
(untuk Direksi), salaries (for the Board of Directors),
2. Tunjangan, 2. Allowances
3. Fasilitas, dan 3. Facilities, and
4. Tantiem/insentif kerja. 4. Tantiem/work incentives
MANAJEMEN RISIKO [OJK E.3.] RISK MANAGEMENT [OJK E.3.]
Ancol menerapkan mekanisme pengelolaan dan Ancol implements a risk management and control
pengendalian risiko berdasarkan Pedoman Manajemen mechanism based on the Risk Management Guidelines,
Risiko, yang mencakup prosedur identifikasi, pengukuran, which include risk identification, assessment, monitoring,
pemantauan, dan pengendalian risiko. Informasi lengkap and control. Further information about these Guidelines
mengenai Pedoman ini dapat diakses melalui situs resmi can be accessed via the Company’s official website or
Perseroan atau melalui tautan https://korporat.ancol. through the following https://korporat.ancol.com/
com/kebijakan-manajemen-risiko--42. kebijakan-manajemen-risiko--42.
Dokumen tersebut disusun dengan mengacu The document was prepared with reference to a number
pada sejumlah standar dan regulasi, termasuk ISO of standards and regulations, including ISO 31000:2018
31000:2018 Risk Management Guidelines, Keputusan Risk Management Guidelines, the Governor of DKI
Gubernur DKI Jakarta No. 96 Tahun 2004 tentang Decree No. 96 of 2004 concerning the implementation
penerapan GCG di BUMD, serta Pedoman Good of GCG in Regional-Owned Enterprise (BUMD), as well as
Corporate Governance perusahaan. the Company’s Good Corporate Governance Guidelines.
Proses manajemen risiko di Ancol melibatkan Ancol’s risk management process involves several
berbagai pihak, seperti Dewan Komisaris, Direksi, parties, including the Board of Commissioners, the Board
Unit Manajemen Risiko, pemilik risiko di setiap of Directors, the Risk Management Unit, risk owners
departemen, dan pemangku kepentingan eksternal. in each department, and external stakeholders. In its
Dalam implementasinya, Direktur Utama meninjau dan/ implementation, the President Director reviews and/
atau menyetujui Laporan Manajemen Risiko Perseroan or approves the Company’s Risk Management Report
sebelum menyampaikannya kepada Dewan Komisaris before submitting it to the Board of Commissioners
bersama langkah penanganan yang diperlukan. along with the necessary mitigation measures.
Laporan Keberlanjutan 2025 55
Sustainability Report 2025
Page 56
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
MEKANISME MANAJEMEN RISIKO
Risk Management Mechanism
KOMISARIS
LHA & laporan
Board of
Penerapan
Commissioners
Manajemen
Risiko
Persetujuan LHA & RM
Menetapkan
Mitigasi dan Implementation
kebijakan risiko &
Anggaran Risiko Report
Konteks
Establishing risk Utama/ Kritis
BOD
policy & Context Approves mitigation
Board of Directors
and budget for key/
critical risk
Mengusulkan Risiko Utama/
Konteks Profil Risiko Laporan Tindak
UNIT MR Kritis
Proposes Context Risk Profile lanjut Risiko
Risk Management Unit Key/critical risk
termasuk Risiko
Produk baru dan
kejadian luar
biasa
Risk Follow-up
GM/KEPALA Reports including
DEPARTEMEN Analisis Risiko, new Product Risks
GM/ Departement Head Evaluasi Risiko, and extraordinary
Identifikasi Risiko Sisa Risiko dan
Menyusun events
Identifies Risk Perlakuan Risiko
Pengendalian
Risiko Conducts risk analysis,
Develops risk risk evaluation,
control residual risk, and risk
treatment
UNIT KERJA
Work Unit
Risk Based Audit
SPI Risk Based Audit
Internal Audit Unit:
Riskbased Audit
Untuk menyesuaikan dengan perkembangan terkini, To adapt to current developments, Ancol is finalizing a
Ancol sedang melakukan finalisasi draft Pedoman Risk draft Risk Management Guideline, which is based on the
Management yang disusun dengan mengacu pada ISO ISO 31000:2018 Risk Management Guideline described in
31000 : 2018 Risk Management Guidelines. the previous SR.
Update pedoman manajemen risiko perlu dilakukan Updating the risk management guideline is necessary
karena Ancol menjadikan proses manajemen risiko (hasil because Ancol uses the risk management process
identifikasi, analisis, evaluasi, dan penanganan terhadap (including risk identification, analysis, evaluation, and
risiko) sebagai dasar pemikiran untuk melakukan adaptasi treatment) as the basis for managing and adjusting
risiko strategis dalam pengambilan keputusan. Selain strategic risks in decision-making. Furthermore, this
itu, pembaruan juga perlu dilakukan karena manajemen update is necessary because effective risk management
risiko signifikan untuk meningkatkan efektivitas dan is crucial for improving the effectiveness and efficiency
efisiensi proses bisnis berdasarkan pemikiran risiko of business processes based on strategic risk thinking to
strategis untuk mencapai hasil kerja yang optimal. achieve optimal performance results.
56
Page 57
KODE ETIK [GRI 2-23, 2-24] [IDX G-07] CODE OF ETHICS [GRI 2-23, 2-24] [IDX G-07]
Ancol telah menetapkan Kode Tata Laku sebagai Ancol has established a Code of Conduct as a guideline
pedoman untuk menjaga integritas dan profesionalisme to uphold the Company’s integrity and professionalism
Perseroan sebagai perusahaan yang berinteraksi as a company that directly interacts with the public in
langsung dengan masyarakat di sektor pariwisata dan the tourism and real estate sectors. The Code of Conduct
real estate. Dokumen Kode Tata Laku tersebut dapat document can be accessed through the Company’s
diakses melalui situs resmi Perseroan. official website.
Pedoman ini berlaku bagi seluruh karyawan, termasuk This Code of Conduct applies to all employees, including
Dewan Komisaris dan Direksi, serta ditegaskan melalui members of the Board of Commissioners and the Board
penandatanganan pernyataan komitmen kepatuhan setiap of Directors, and is reinforced through the annual
tahun. Kode Tata Laku juga memuat ketentuan mengenai signing of a compliance commitment statement. The
pelanggaran, sanksi, serta mekanisme penegakannya. Code of Conduct also stipulates provisions on violations,
sanctions, and enforcement mechanisms.
Ancol mengkomunikasikan Kode Tata Laku kepada Ancol communicates its Code of Conduct to employees
karyawan dan mitra usaha melalui sosialisasi dan and business partners through regular socialization and
refreshment secara berkala, termasuk dalam orientasi refresher activities, including employee onboarding
karyawan, media komunikasi internal, serta edaran programs, internal communication channels, and corporate
kebijakan perusahaan, sehingga dapat dipahami dan policy circulars, to ensure consistent understanding and
dipenuhi secara konsisten. Lebih lanjut, Ancol juga compliance. In addition, Ancol publishes the Code of
mempublikasikan kebijakan Kode Tata Laku di situs Conduct policy on the Company’s official website as part
resmi Perseroan sebagai upaya dalam menjalankan of its commitment to Good Corporate Governance (GCG),
prinsip GCG, yaitu transparansi. particularly the principle of transparency.
Sepanjang tahun 2025, terdapat satu kasus pelanggaran Throughout 2025, there were one case of violations of the
Kode Tata Laku, dengan tindak lanjut yang dijelaskan Code of Conduct, with the follow-up actions presented in
dalam tabel berikut. the following table.
KASUS PELANGGARAN KODE TATA LAKU DAN TINDAK LANJUTNYA
Code of Conduct Violation Cases and Follow-Up Actions
JENIS SANKSI
Type of Sanction
SURAT SURAT
BOBOT PERINGATAN PERINGATAN
PELANGGARAN SURAT SURAT
KETIGA BERUPA KETIGA BERUPA
Breach Severity PERINGATAN PERINGATAN
TEGURAN LISAN SANKSI PENGUNDURAN
PERTAMA KEDUA
Verbal Warning Third Written DIRI
First Written Second Written
Warning with Third Written
Warning Warning
Disciplinary Warning Resulting
Sanction in Resignation
Ringan 0 1 0 0 0
Minor
Sedang 0 0 0 0 0
Moderate
Berat 0 0 0 0 0
Severe
Laporan Keberlanjutan 2025 57
Sustainability Report 2025
Page 58
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penentuan bobot pelanggaran dan pengenaan The determination of the severity of violations and the
sanksi merupakan kewenangan Perseroan dengan imposition of sanctions are under the Company’s authority,
mempertimbangkan secara objektif faktor, kondisi, dan taking into account objective considerations of the factors,
situasi yang melatarbelakangi pelanggaran, serta norma conditions, and circumstances underlying the violation, as
yang berlaku di Perseroan dan masyarakat. well as the norms applicable within the Company and society.
Perseroan menetapkan sanksi secara berjenjang The Company applies a graduated sanction system
berdasarkan tingkat pelanggaran dan frekuensi based on the level of violation and the frequency of
kejadian. Pelanggaran ringan dan sedang dikenakan occurrence. Minor and moderate violations are subject
sanksi yang meningkat pada setiap pengulangan, mulai to progressively increased sanctions for each recurrence,
dari teguran lisan hingga Surat Peringatan Ketiga/ ranging from verbal warnings to a Third/Final Warning
Terakhir, sedangkan pelanggaran berat dikenakan sanksi Letter. Severe violations result in the immediate issuance
langsung berupa Surat Peringatan Ketiga/Terakhir. of a Third/Final Warning Letter. The Third/Final Warning
Surat Peringatan Ketiga/Terakhir dapat disertasi sanksi Letter may be accompanied by further sanctions,
lanjutan berupa pemutusan hubungan kerja, demosi, including termination of employment, demotion, or
maupun keterbatasan pengembangan karier. limitations on career development opportunities.
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN WHISTLEBLOWING SYSTEM
[GRI 2-25, 2-26] [IDX S-07, S-08] [GRI 2-25, 2-26] [IDX S-07, S-08]
Ancol telah memiliki Sistem Pelaporan Pelanggaran Ancol has established a Whistleblowing System (WBS)
(Whistleblowing System/WBS) untuk mendeteksi, mencegah, to detect, prevent, and address violations, while
dan menangani pelanggaran, sekaligus memperkuat budaya strengthening a culture of integrity and transparency. The
integritas dan transparansi. WBS dikelola oleh Divisi Internal WBS is managed by the Internal Audit Division, which is
Audit yang sekaligus bertanggung jawab untuk menentukan also responsible for determining follow-up actions on all
langkah tindak lanjut dari seluruh laporan yang diterima. reports received. Comprehensive information regarding
Informasi lengkap mengenai Pedoman Sistem Pelaporan the Whistleblowing System Guidelines is available on the
Pelanggaran telah tersedia di situs resmi Perseroan atau Company’s official website or can be accessed through
dapat diakses melalui tautan https://korporat.ancol.com/ the following https://korporat.ancol.com/mekanisme-
mekanisme-sistem-pelaporan-pelanggaran--43. sistem-pelaporan-pelanggaran--43.
Pemangku kepentingan didorong untuk dapat Stakeholders are encouraged to utilize the whistleblowing
memanfaatkan saluran pelaporan pelanggaran yang reporting channels provided should they identify any
disediakan apabila menemukan dugaan pelanggaran suspected violations of laws or other unethical conduct.
hukum maupun perbuatan tidak etis lainnya. Perseroan The Company ensures the confidentiality and protection
menjamin kerahasiaan dan perlindungan identitas pelapor. of the whistleblower’s identity.
SALURAN PELAPORAN PELANGGARAN
Whistleblowing Reporting Channels
Telepon : +62 21 645 4567
Phone
Email : ancol.spp@ancol.com
Website : www.ancol.com
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
Ecovention Building, Jl. Lodan Timur
Mengirimkan langsung laporan ke alamat: No. 7 Ancol Taman Impian Jakarta
Submitting reports directly to the following address 14430 – Indonesia
58
Page 59
PELAPORAN PELANGGARAN 2025 DAN TINDAK LANJUT
Violation Reporting and Follow-up in 2025
STATUS TINDAK LANJUT PELAPORAN
JUMLAH PELAPORAN Reporting Follow-up Status
Reporting Counts
SELESAI BELUM SELESAI
Resolved Not Resolved
6 6 0
Ancol terus meningkatkan kemudahan akses terhadap Ancol continues to enhance the accessibility of its
sistem pelaporan pelanggaran, termasuk memastikan fitur whistleblowing system, including ensuring the reporting
pelaporan melalui situs resmi dapat diakses dengan lebih feature on its website can be accessed more quickly and
cepat dan mudah ditemukan. is easier to locate.
KEPATUHAN TERHADAP HUKUM COMPLIANCE WITH LAWS AND
[GRI 2-27] REGULATIONS [GRI 2-27]
Ancol berkomitmen untuk mengelola kegiatan usaha Ancol is committed to managing its business activities
secara bertanggung jawab dan mematuhi seluruh responsibly and in compliance with all applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sepanjang and regulations. Throughout 2025, there were no cases
tahun 2025, tidak terdapat kasus ketidakpatuhan yang of non-compliance that resulted in fines or sanctions
mengakibatkan denda maupun sanksi terhadap Perseroan. imposed on the Company.
PELIBATAN PEMANGKU STAKEHOLDER ENGAGEMENT
KEPENTINGAN [OJK E.4.] [GRI 2-29] [OJK E.4.] [GRI 2-29]
Perseroan senantiasa membangun hubungan yang The Company consistently builds harmonious
harmonis dengan pemangku kepentingan untuk relationships with its stakeholders to foster trust
membangun kepercayaan dan kerja sama jangka and long-term cooperation that support business
panjang yang dapat mendukung keberlanjutan bisnis. sustainability. Ancol defines stakeholders as groups or
Ancol mendefinisikan pemangku kepentingan sebagai individuals who may be affected by, or may influence,
kelompok atau individu yang dapat terpengaruh the Company’s business activities, products, and services.
atau memengaruhi kegiatan usaha, produk, serta jasa The identification of stakeholder groups is conducted
Perseroan. Identifikasi kelompok pemangku kepentingan with reference to the AA1000 Stakeholder Engagement
dilakukan dengan merujuk pada AA1000 Stakeholder Standard 2015.
Engagement Standard 2015.
Daftar kelompok pemangku kepentingan beserta The stakeholder groups and their respective engagement
metode pelibatannya disajikan dalam tabel berikut. methods are presented in the following table.
Laporan Keberlanjutan 2025 59
Sustainability Report 2025
Page 60
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
DAFTAR KELOMPOK PEMANGKU KEPENTINGAN DAN METODE PELIBATANNYA
List of Stakeholder Groups and Engagement Methods
KELOMPOK PEMANGKU
TUJUAN PELIBATAN METODE PELIBATAN
KEPENTINGAN
Engagement Objectives Engagement Methods
Stakeholder Classification
Pemegang Saham Dividen/ pengembangan RUPS dan RUPSLB
Shareholders usaha/ tata kelola/ manajemen General Meeting of Shareholders
Dividends/business development/ (GMS) and Extraordinary GMS
governance/ management
Pelanggan Hubungan komersial/ ●● Situs web
Customers customer retention/ Website
kualitas layanan ●● Media sosial
Commercial relationships/ Social media
customer retention/ service quality ●● Kunjungan langsung
Direct visits
●● Customer Care
Customer Care
●● Pengukuran kepuasan
Satisfaction surveys
Karyawan Ketenagakerjaan/ kesejahteraan Rapat kerja dengan
Employees Employment matters/ Welfare serikat pegawai
Working meetings with
employee unions
Pemerintah dan Pembuat Kebijakan Pembangunan/ ●● Dengar pendapat DPRD
Government and Policymakers pengembangan usaha/ Investasi Hearings with the Regional House of
Development/ business expansion/ Representatives (DPRD)
Investment ●● Pelaporan kerja yang teratur kepada
regulator dan pemerintah
Regular reporting to regulators and
government authoritiesi
Mitra Kerja dan Pemasok Hubungan komersial ●● Kontrak kerja
Business Partners and Suppliers Commercial relationships Contratcts
●● Mitra investasi
Investment partners
●● Koordinasi operasional
Operational coordination
Media Massa Pelaksanaan program keberlanjutan ●● Press release
Mass Media maupun inisiatif lainnya ●● Media visit
Implementation of sustainability ●● Press Gathering
programs and other initiatives ●● Press conference
Masyarakat Rencana dan aktualisasi Pertemuan forum CSR dan PKBL
Communities kegiatan-kegiatan CSR CSR and Partnership and Community
Planning and implementation Development Program (PKBL) forum meetings
of CSR activities
TANTANGAN DAN PELUANG CHALLENGES AND OPPORTUNITIES
PENERAPAN KEBERLANJUTAN IN THE IMPLEMENTATION OF
[OJK E.5.] SUSTAINABILITY [OJK E.5.]
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata, As a company operating in the tourism, recreation,
rekreasi, dan pengelolaan kawasan pesisir, Ancol and coastal area management sectors, Ancol faces
menghadapi dinamika operasional yang kompleks. complex operational dynamics. The implementation
Penerapan prinsip keberlanjutan menjadi aspek penting of sustainability principles is a critical aspect in
untuk memastikan operasional yang bertanggung ensuring responsible operations while maintaining
jawab sekaligus mempertahankan daya saing jangka long-term competitiveness. In this regard, Ancol
panjang. Dalam implementasinya, Ancol mengidentifikasi has identified a number of strategic challenges
sejumlah tantangan maupun peluang strategis yang and opportunities that influence the Company’s
mempengaruhi kinerja keberlanjutan Perseroan. sustainability performance.
60
Page 61
TANTANGAN DAN PELUANG KEBERLANJUTAN
Sustainability Challenges and Opportunities
TANTANGAN PELUANG
Challenges Opportunities
Tingginya volume sampah dan tekanan lingkungan akibat Pengembangan program pengelolaan sampah, ekonomi sirkular,
aktivitas wisata dan aliran sampah dari hulu serta edukasi lingkungan bagi pengunjung
High volumes of waste and environmental pressure resulting Development of waste management programs, circular economy
from tourism activities and upstream waste flows initiatives, and environmental education for visitors
Risiko perubahan iklim dan kondisi pesisir Jakarta (banjir rob, Kolaborasi dalam program restorasi pesisir, konservasi
abrasi, kenaikan permukaan laut) mangrove, dan peningkatan ketahanan iklim kawasan
Climate change risks and Jakarta’s coastal conditions (tidal Collaboration in coastal restoration programs, mangrove
flooding, coastal erosion, sea level rise) conservation, and enhancement of the area’s climate resilience
Keseimbangan antara pengembangan bisnis rekreasi dengan Menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang mengintegrasikan
upaya konservasi lingkungan ekowisata, konservasi, dan ruang hijau sebagai nilai tambah
Balancing recreational business development with Positioning as a sustainable tourism destination that integrates
environmental conservation efforts ecotourism, conservation, and green spaces as value-added
offerings
Ekspektasi regulator, masyarakat, dan pemangku kepentingan Penguatan transparansi, tata kelola, dan reputasi perusahaan
yang semakin meningkat terhadap praktik GCG dan sebagai BUMD yang akuntabel dan berorientasi keberlanjutan
keberlanjutan Strengthening transparency, governance, and corporate
Increasing expectations from regulators, communities, and reputation as an accountable and sustainability-oriented
stakeholders regarding GCG and sustainability practices regional-owned enterprise
Kebutuhan modernisasi fasilitas untuk meningkatkan efisiensi Penerapan teknologi energi terbarukan, sistem efisiensi energi,
energi, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung dan peningkatan fasilitas ramah lingkungan
Need for facility modernization to improve energy efficiency, Adoption of renewable energy technologies, energy efficiency
safety, and visitor comfort systems, and environmentally friendly facility upgrades
Koordinasi lintas unit dalam implementasi program Pengembangan sistem manajemen keberlanjutan yang
keberlanjutan terintegrasi, termasuk peningkatan kapasitas seluruh unit
Cross-unit coordination challenges in the implementation of Development of an integrated sustainability management
sustainability programs system, including capacity building across all units
Kebutuhan penguatan budaya keberlanjutan di internal Program pelatihan, sertifikasi, dan keterlibatan karyawan untuk
perusahaan mendorong budaya kerja yang pro-keberlanjutan
Need to strengthen an internal sustainability culture Training programs, certifications, and employee engagement
initiatives to foster a pro-sustainability work culture
Tekanan operasional pada area hijau, ekosistem, dan satwa Perluasan dan optimalisasi Taman, Nursery, Ecopark, dan
akibat kegiatan pariwisata massal program konservasi berbasis edukasi pengunjung
Operational pressure on green areas, ecosystems, and wildlife Expansion and optimization of Parks, Nurseries, Ecoparks, and
due to mass tourism activities conservation programs supported by visitor educationg
Ketergantungan pada operasional intensif energi dan air Peluang efisiensi biaya melalui manajemen energi, energi
Dependence on energy- and water-intensive operations terbarukan, dan konservasi air
Cost efficiency opportunities through energy management,
renewable energy adoption, and water conservation
Kompleksitas tuntutan pengunjung terhadap keamanan, Inovasi layanan berbasis digital dan smart tourism untuk
kebersihan, dan kenyamanan meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung
Complexity of visitor demands related to safety, cleanliness, and Digital service innovation and smart tourism solutions to
comfort enhance the overall visitor experience
Laporan Keberlanjutan 2025 61
Sustainability Report 2025
Page 62
Kinerja Ekonomi
AximinciBerkelanjutan
atemolum
Sustainable Economic
Aximinci Performance
atemolum
62
Page 63
KINERJA EKONOMI
BERKELANJUTAN
Sustainable Economic Performance
Laporan Keberlanjutan 2025 63
Sustainability Report 2025
Page 64
Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance
KINERJA EKONOMI BERKELANJUTAN
03 Sustainable Economic Performance
SEKILAS PEREKONOMIAN OVERVIEW OF INDONESIA’S
INDONESIA DAN DKI AND JAKARTA’S ECONOMY
JAKARTA TAHUN 2025 IN 2025
Tahun 2025 menunjukkan dinamika In 2025, Indonesia’s economic conditions
perekonomian yang tetap positif meskipun remained resilient amid global challenges
menghadapi tantangan global dan and external uncertainties. Based on data
ketidakpastian eksternal. Data dari Badan published by Statistics Indonesia (BPS),
Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa the national economy recorded stable and
perekonomian Indonesia terus mencatatkan consistent growth throughout the year.
pertumbuhan yang stabil sepanjang tahun In the first quarter of 2025, Indonesia’s
ini. Pada triwulan I-2025, ekonomi Indonesia economy grew by 4.87% year-on-year
tumbuh sebesar 4,87% year-on-year (yoy), indicating the strength of underlying
(yoy), mencerminkan ketahanan ekonomi economic fundamentals despite ongoing
nasional di tengah tekanan global sekaligus global pressures. Economic growth during
fundamental perekonomian yang kuat. this period was primarily supported by
Pertumbuhan ini terutama didukung oleh household consumption, as well as the
konsumsi rumah tangga yang tetap solid performance of the agricultural and
serta kinerja sektor pertanian dan jasa. services sectors.
Memasuki triwulan II-2025, momentum Economic momentum strengthened
pertumbuhan nasional semakin menguat further in the second quarter of 2025,
dengan pencapaian 5,12% (yoy), menunjukkan with growth reaching 5.12% (yoy). This
bahwa indikator pertumbuhan mampu kembali development reflects the economy’s
menyentuh level di atas lima persen di tengah capacity to maintain growth above
kondisi global yang kurang kondusif. Sektor five percent in a less favorable global
jasa dan ekspor barang serta jasa menjadi environment. The services sector, together
kontributor penting dalam memperkuat with exports of goods and services,
kinerja ekonomi pada periode ini. Selanjutnya, contributed significantly to overall
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan economic performance during the period.
III-2025 juga menunjukkan tren positif dengan In the third quarter of 2025, economic
angka 5,04% (yoy), menegaskan fundamental growth remained positive at 5.04% (yoy),
perekonomian nasional yang tangguh dan demonstrating the sustainability of
kapasitas pertumbuhan berkelanjutan dalam national economic growth and its resilience
berbagai kondisi. across varying economic conditions.
Di tingkat regional, perekonomian Provinsi At the regional level, the economy of the
DKI Jakarta tetap menjadi salah satu motor Special Capital Region of Jakarta (DKI
utama pertumbuhan ekonomi nasional. Jakarta) continued to play a strategic role
Menurut data BPS Provinsi DKI Jakarta, in supporting national economic growth.
ekonomi Jakarta pada triwulan III-2025 According to data from Statistics Indonesia of
tumbuh sebesar 4,96% (yoy) dibandingkan DKI Jakarta Province, the regional economy
periode yang sama tahun lalu, dengan grew by 4.96% (yoy) in the third quarter
64
Page 65
kontribusi signifikan dari lapangan usaha seperti of 2025 compared to the same period in the previous
akomodasi dan penyediaan makanan, konstruksi, serta year. This growth was supported by several key sectors,
konsumsi pemerintah. Pertumbuhan ini menunjukkan including accommodation and food and beverage services,
peran Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi, construction, and government consumption. These sectors
perdagangan, jasa keuangan, dan sektor transportasi reflect Jakarta’s function as a major center for economic
yang dinamis. activity, trade, financial services, and transportation.
Secara keseluruhan, perekonomian Indonesia dan DKI Overall, economic performance at both the national
Jakarta pada tahun 2025 menunjukkan tren pertumbuhan and regional levels in 2025 reflects a stable and resilient
yang solid di tengah tantangan global, didukung oleh economic environment. Growth was supported by
konsumsi rumah tangga, ekspor, investasi, serta kinerja household consumption, exports, investment activities,
sektor jasa. Kondisi ini mencerminkan ketahanan ekonomi and the services sector, contributing to broader
nasional sekaligus peluang pemulihan berkelanjutan indirect economic impacts and providing a foundation
yang berdampak positif terhadap kegiatan ekonomi for sustainable economic development at the national
domestik maupun regional. and regional levels.
KINERJA SEKTOR PARIWISATA INDONESIA PERFORMANCE OF TOURISM SECTOR
DAN DKI JAKARTA TAHUN 2025 IN INDONESIA AND JAKARTA IN 2025
Sektor pariwisata Indonesia pada tahun 2025 terus Indonesia’s tourism sector demonstrated a significant
menunjukkan penguatan sebagai salah satu motor strengthening in performance throughout 2025,
pemulihan ekonomi nasional. Berdasarkan data Badan solidifying its role as a key driver of national economic
Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan recovery. According to data from Statistics Indonesia,
mancanegara (wisman) hingga Juli 2025 mencapai international tourist arrivals reached 8.53 million visits
8,53 juta kunjungan, meningkat 10,04% dibandingkan by July 2025, marking a notable 10.04% increase
capaian pada periode yang sama tahun 2024. Tren compared to the same period in 2024. This positive
kenaikan ini berlanjut hingga September 2025, dengan trend continued, with total international tourist
total kunjungan mencapai 11,43 juta wisman, yang arrivals climbing to 11.43 million visits by September
mencerminkan semakin pulihnya minat wisata global 2025, reflecting a consistent recovery in global travel
terhadap destinasi Indonesia. Pergerakan wisatawan demand for Indonesian destinations. The domestic
nusantara (wisnus) turut memperkuat kinerja sektor tourism market also provided substantial support to
pariwisata, dengan BPS mencatat 100,20 juta perjalanan the sector’s robust performance. Statistics Indonesia
wisnus hingga Juli 2025 atau naik sekitar 29,72% secara reported 100.20 million domestic tourist trips by July
tahunan. Peningkatan mobilitas ini berkontribusi pada 2025, an approximate 29.72% increase year-on-year.
tumbuhnya permintaan terhadap layanan transportasi, This heightened mobility among domestic travelers
akomodasi, dan rekreasi di berbagai daerah. significantly boosted demand for essential services such
as transportation, accommodation, and recreational
activities across various regions of the country.
Kinerja positif tersebut juga terlihat di DKI Jakarta. Positive developments were particularly evident in
Berdasarkan laporan BPS Provinsi DKI Jakarta, jumlah the Special Capital Region of Jakarta. Data published
perjalanan wisnus di Jakarta pada Triwulan I-2025 by Statistics Indonesia of DKI Jakarta Province
mencapai lebih dari 23 juta perjalanan, tumbuh indicates that domestic tourist trips within Jakarta
17,74% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan surpassed 23 million during the first quarter of 2025.
ini mencerminkan semakin kuatnya posisi Jakarta This represents a 17.74% growth compared to the
sebagai salah satu tujuan wisata utama, baik untuk previous year, reinforcing Jakarta’s strategic position
rekreasi, bisnis, maupun kegiatan budaya. Secara as a prominent destination for leisure, business, and
keseluruhan, perkembangan pariwisata nasional dan cultural engagements. Overall, these favorable trends in
regional tersebut memberikan landasan yang kokoh both national and regional tourism performance have
bagi peningkatan aktivitas ekonomi wisata serta established a strong foundation for increased tourism-
mendukung penciptaan nilai tambah bagi berbagai related economic activity and fostered significant value
sektor pendukung pariwisata. creation across associated sectors.
Laporan Keberlanjutan 2025 65
Sustainability Report 2025
Page 66
Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance
KEBIJAKAN STRATEGIS ANCOL STRATEGIC INITIATIVES FOR ANCOL
TAHUN 2025 [GRI 3-3] IN 2025 [GRI 3-3]
Ancol menyadari bahwa kinerja ekonomi yang Ancol recognizes that achieving sustainable economic
berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui performance necessitates a balanced integration
keseimbangan antara pertumbuhan usaha, pengelolaan of business growth, robust risk management, and
risiko, serta penciptaan nilai bagi seluruh pemangku comprehensive value creation for all stakeholders.
kepentingan. Perseroan menetapkan berbagai kebijakan In alignment with this philosophy, the Company has
dan inisiatif strategis yang diarahkan untuk menjaga proactively developed a range of policies and strategic
pertumbuhan pendapatan, meningkatkan efisiensi initiatives. These are specifically designed to ensure
operasional, dan memastikan kesinambungan bisnis consistent revenue growth, enhance operational
jangka panjang. efficiency, and secure long-term business sustainability.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menjalankan Throughout 2025, the Company strategically reinforced
strategi penguatan kinerja ekonomi dengan berfokus its economic performance by prioritizing increased
pada peningkatan jumlah kunjungan dan kualitas visitor numbers and significantly elevating the quality
pengalaman pengunjung di seluruh unit usaha. of visitor experiences across all its business units.
Program promosi dan penyelenggaraan event Promotional programs and event initiatives throughout
sepanjang tahun 2025 dirancang secara adaptif 2025 were designed adaptively by taking into account
dengan mempertimbangkan tren pasar, segmentasi market trends, visitor segmentation, as well as national
pengunjung, serta kalender nasional dan internasional, and international calendars, with the aim of sustainably
guna mendorong peningkatan jumlah kunjungan dan increasing visitor traffic and business revenue. Various
pendapatan usaha secara berkelanjutan. Berbagai promotional initiatives were implemented in an
inisiatif promosi dilaksanakan secara terpadu di seluruh integrated manner across all business units, including
unit usaha, antara lain melalui paket bundling dan bundling packages and family promotions, special
promo keluarga, program harga khusus pada periode pricing programs during certain periods such as
66
Page 67
tertentu seperti Ramadhan, skema flash sale dan early Ramadan, flash sale and early bird schemes, as well
bird, serta menghadirkan promo tematik dan berbasis as thematic and community-based promotions. These
komunitas, termasuk harga khusus bagi anggota Ancol, initiatives included special offers for Ancol members,
rombongan, RT/RW, pengguna transportasi publik, group visitors, neighborhood communities (RT/RW),
serta kolaborasi event dan aktivitas gaya hidup seperti public transportation users, and collaborations through
nobar, work from Ancol, dan paket perayaan maupun events and lifestyle activities such as public screenings,
pernikahan. work-from-Ancol programs, and celebration or
wedding packages.
Selain penguatan aktivitas pemasaran konvensional, Beyond enhancing traditional marketing efforts, Ancol
Perseroan juga terus mengoptimalkan pemasaran continued to strategically optimize its digital marketing
digital sebagai bagian dari strategi pertumbuhan presence. This involved leveraging various digital
ekonomi melalui pemanfaatan platform digital, media platforms and social media channels, alongside fostering
sosial, serta kolaborasi dengan agen perjalanan, collaborations with travel agents, creator communities,
komunitas kreator, dan pelaku industri pariwisata. and key stakeholders within the tourism industry. This
comprehensive approach forms an integral part of the
Company’s economic growth strategy.
Seluruh program dan kebijakan yang dijalankan pada All programs and policies implemented throughout
tahun 2025 merupakan implementasi dari inisiatif 2025 directly reflect the execution of the Company’s
strategis Perseroan sebagaimana direncanakan strategic initiatives, as formally outlined in the 2025
dalam RKAP Tahun 2025. Inisiatif strategis tersebut RKAP. These strategic initiatives are meticulously
diarahkan untuk mendukung pencapaian kinerja designed to support the achievement of sustainable
ekonomi yang berkelanjutan melalui penguatan bisnis economic performance through several core pillars:
inti (organic growth), diversifikasi sumber pendapatan strengthening fundamental business activities (organic
guna meningkatkan recurring income, percepatan growth), diversifying revenue streams to cultivate
Laporan Keberlanjutan 2025 67
Sustainability Report 2025
Page 68
Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance
transformasi digital untuk meningkatkan produktivitas recurring income, accelerating digital transformation
dan kualitas layanan, penguatan struktur permodalan, to enhance productivity and service quality, fortifying
serta pengembangan organisasi dan kapabilitas sumber the capital structure, and continuously developing
daya manusia. organizational capabilities and human capital.
Dalam mendukung realisasi inisiatif strategis tersebut, To effectively support the implementation of these
Perseroan mengalokasikan belanja modal (CAPEX) strategic initiatives, Ancol allocated a capital expenditure
tahun 2025 sebesar Rp123,14 miliar, yang difokuskan of Rp123.14 billion for 2025. This significant investment
pada pengembangan dan revitalisasi aset, peningkatan was primarily directed towards asset development and
kualitas fasilitas, serta proyek-proyek strategis yang revitalization, enhancing the quality of existing facilities,
diharapkan mampu mendorong pertumbuhan and executing strategic projects specifically designed
pendapatan dan efisiensi biaya operasional. Program to stimulate revenue growth and optimize operational
dan kegiatan prioritas pada tahun 2025 mencakup cost efficiency. Key priority programs and activities for
pengembangan properti di Tugu Permai dan penerbitan 2025 were carefully formulated, including property
Izin Pelaksanaan Reklamasi, yang disusun dengan development at Tugu Permai and the issuance of the
mempertimbangkan potensi pasar, kontribusi terhadap Reclamation Implementation Permit, taking into account
kinerja keuangan, serta keselarasan dengan visi jangka prevailing market potential, their projected contribution
panjang Perseroan. to financial performance, and their alignment with the
Company’s overarching long-term vision.
Perseroan menyadari bahwa kinerja ekonomi tidak The Company acknowledges that its economic
terlepas dari pengaruh faktor eksternal, seperti performance is intrinsically influenced by various
kondisi perekonomian nasional dan regional, daya beli external factors. These include the broader national and
masyarakat, serta perkembangan industri pariwisata. regional economic conditions, the purchasing power
Oleh karena itu, kebijakan strategis tahun 2025 juga of the public, and dynamic developments within the
diarahkan untuk meningkatkan ketahanan bisnis melalui tourism industry itself. Consequently, Ancol’s strategic
pengelolaan risiko yang prudent, efisiensi operasional, policies for 2025 were also proactively oriented towards
serta fleksibilitas strategi dalam merespons perubahan bolstering business resilience. This was achieved through
lingkungan usaha. diligent risk management practices, a continuous focus
on operational efficiency, and cultivating strategic
flexibility to effectively adapt to evolving conditions
within the business environment..
PERBANDINGAN TARGET DAN COMPARISON OF TARGETS AND
KINERJA PENDAPATAN DAN LABA/ REVENUE AND PROFIT/LOSS
RUGI TAHUN 2025 PERFORMANCE IN 2025
Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan target In 2025, the Company set a revenue target of Rp1.17
pendapatan usaha sebesar Rp1,17 triliun sebagaimana trillion as stipulated in the 2025 RKAP-P. As of the end
tercantum dalam RKAP-P Tahun 2025. Hingga akhir of the reporting period, the Company recorded realized
periode pelaporan, Perseroan membukukan realisasi operating revenue of Rp1.12 trillion representing 96%
pendapatan usaha sebesar Rp1,12 triliiun atau mencapai of the established target. This achievement reflects
96% dari target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut an decrease compared to the revenue realized in the
menunjukkan penurunan dibandingkan dengan realisasi previous year.
tahun sebelumnya.
Realisasi pendapatan tahun 2025 dipengaruhi oleh Revenue realization in 2025 was influenced by several
beberapa faktor utama, antara lain dinamika jumlah key factors, including fluctuations in visitor numbers,
kunjungan wisatawan, perubahan pola belanja changes in visitor spending patterns, and external
pengunjung, serta kondisi eksternal yang berdampak conditions affecting accessibility and operational
pada aksesibilitas dan aktivitas operasional kawasan activities within the Ancol area. At the same time,
Ancol. Di sisi lain, berbagai program pemasaran, various marketing programs, the organization of events,
68
Page 69
penyelenggaraan acara, serta peningkatan kualitas and improvements in service quality contributed to
layanan turut berkontribusi dalam menjaga kinerja maintaining the Company’s revenue performance
pendapatan Perseroan sepanjang tahun pelaporan. throughout the reporting year.
Sejalan dengan pencapaian pendapatan tersebut, laba In line with the revenue performance, profit for the year
tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik attributable to the owners of the parent entity in 2025
entitas induk pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp180,19 amounted to Rp180.19 billion representing 178,20%
miliar atau sebesar 178,20% dari target laba dalam of the profit target set in the 2025 RKAP of Rp101.12
RKAP 2025 sebesar Rp101,12 miliar. Realisasi laba ini billion showing an. This profit realization reflects
mencerminkan efektivitas pengelolaan biaya operasional, the effectiveness of operational cost management,
optimalisasi portofolio usaha, serta langkah efisiensi optimization of the business portfolio, and efficiency
yang diterapkan secara konsisten oleh Manajemen. measures implemented consistently by Management.
Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Compared to the previous year, profit performance in
kinerja laba tahun 2025 mengalami peningkatan 2025 recorded an increase primarily driven by changes
yang terutama dipengaruhi oleh perubahan struktur in the revenue structure, operating expenses, and
pendapatan, beban operasional, serta kebijakan strategic policies adopted by the Company to maintain
strategis yang diambil Perseroan untuk menjaga business sustainability amid a dynamic environment.
keberlanjutan usaha di tengah kondisi yang dinamis. Overall, the comparison between target and realized
Secara keseluruhan, perbandingan antara target revenue and profit/loss for 2025 serves as an important
dan realisasi pendapatan serta laba/rugi tahun 2025 evaluation basis for the Company in refining its business
menjadi bahan evaluasi penting bagi Perseroan dalam strategy, enhancing competitiveness, and ensuring the
menyempurnakan strategi bisnis, meningkatkan daya achievement of sustainable economic performance in
saing, serta memastikan pencapaian kinerja ekonomi future periods. [OJK F.2]
yang berkelanjutan pada periode mendatang. [OJK F.2]
PERBANDINGAN TARGET DAN KINERJA (JUTA RUPIAH)
Comparison of Target and Performance (in million Rupiah)
2025 2024 2023
TARGET TARGET
TARGET
DALAM DALAM
INDIKATOR DALAM
RKAP RKAP
Indicator RKAP REALISASI REALISASI REALISASI
% Target % Target %
Target Realization Realization Realization
mentioned mentioned
mentioned in
in CWPB in CWPB
CWPB (RKAP)
(RKAP) (RKAP)
Pendapatan 1.165.602 1.121.209 96,19 1.260.884 1.265.897 100,40 1.218.536 1.273.834 104,54
Usaha
Operating
revenue
Laba Bersih 101.117 180.194 178,20 128.986 177.791 137,84 196.312 235.173 119,80
Tahun Berjalan
yang dapat
Diatribusikan
kepada Pemilik
Entitas Induk
Net Profit for the
Year Attributable
to Owners of the
Parent Entity
Aset 3.692.074 3.633.654 82,82 4.110.398 3.591.729 87,38 4.389.599 3.743.420 85,28
Asset
Laporan Keberlanjutan 2025 69
Sustainability Report 2025
Page 70
Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance
PERBANDINGAN TARGET DAN COMPARISON OF TARGETS AND
REALISASI PEMBIAYAAN/ REALIZATION OF FINANCING/
INVESTASI PADA PROYEK YANG INVESTMENT IN PROJECTS ALIGNED
SEJALAN DENGAN KEUANGAN WITH SUSTAINABLE FINANCE [OJK F.3]
BERKELANJUTAN [OJK F.3]
Sebagai perusahaan terbuka yang bergerak di sektor As a publicly listed company operating in the tourism,
pariwisata, real estat, dan perhotelan, Ancol memiliki real estate, and hospitality sectors, Ancol is committed
komitmen untuk menerapkan prinsip keuangan to implementing sustainable finance principles as
berkelanjutan sebagaimana diatur dalam Peraturan stipulated in the Financial Services Authority (Otoritas
Otoritas Jasa Keuangan mengenai Keuangan Jasa Keuangan/OJK) regulations on Sustainable Finance.
Berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui This commitment is realized through the allocation
pengalokasian pembiayaan dan investasi pada proyek- of financing and investment to projects that not
proyek yang tidak hanya mendukung kinerja ekonomi, only support economic performance but also deliver
tetapi juga memberikan manfaat lingkungan dan sosial sustainable environmental and social benefits.
secara berkelanjutan.
Kriteria proyek keuangan berkelanjutan Perseroan The Company’s sustainable finance project criteria
ialah: include:
Mengutamakan upaya Mencegah/membatasi/ Memberikan solusi
1 efisiensi dan efektivitas 2 mengurangi/memperbaiki 3 bagi masyarakat yang
penggunaan sumber kerusakan lingkungan hidup, menghadapi dampak
daya alam secara peningkatan polusi, limbah, perubahan iklim.
berkelanjutan; kerusakan ekosistem, dan Providing solutions for
Prioritizing efforts to ketidakadilan/kesenjangan communities affected
improve efficiency sosial; atau by climate change.
and effectiveness in Preventing, limiting,
the sustainable use of reducing, and/or remediating
natural resources; environmental damage,
increased pollution, waste
generation, ecosystem
degradation, and social
inequality or disparity; or
Pembiayaan dan investasi berkelanjutan pada tahun Sustainable financing and investment in 2025 were
2025 antara lain dialokasikan untuk pelaksanaan allocated, among others, to the implementation of Social
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan and Environmental Responsibility (Tanggung Jawab Sosial
(TJSL) yang diimplementasikan melalui berbagai dan Lingkungan – TJSL) programs, which were carried
program Corporate Social Responsibility (CSR), out through various Corporate Social Responsibility
termasuk program pemberdayaan masyarakat, (CSR) initiatives. These initiatives included community
pengurangan kesenjangan sosial, serta peningkatan empowerment programs, efforts to reduce social
akses masyarakat dan literasi lingkungan. Selain itu, disparities, and activities aimed at improving public access
Perseroan juga mengembangkan proyek-proyek and environmental literacy. In addition, the Company
operasional yang selaras dengan prinsip keberlanjutan developed operational projects aligned with sustainability
di bidang pariwisata dan rekreasi, real estat, serta principles across the tourism and recreation, real estate,
perhotelan, seperti program konservasi lingkungan, and hospitality sectors, such as environmental conservation
edukasi dan kampanye lingkungan bersama programs, community-based environmental education
masyarakat, serta inisiatif pemberdayaan ekonomi and campaigns, and initiatives to strengthen the economic
masyarakat di sekitar kawasan Ancol. empowerment of communities surrounding the Ancol area.
70
Page 71
PROGRAM PEMBIAYAAN
Funding Programs
2025
DESKRIPSI SATUAN
Description Unit TARGET REALISASI
Target Realization
Pembiayaan pembelian/penyewaan kendaraan listrik untuk Unit 2 2
operasional (mobil listrik wara wiri)
Financing for the purchase/lease of electric vehicles for
operational use (electric shuttle vehicles)
Kerja sama penyediaan Stasiun Pemantauan Kualitas Udara Unit 1 1
(SPKU) dengan DLH
Collaboration for the provision of Air Quality Monitoring Stations
(AQMS) with the Environmental Agency (DLH)
DISTRIBUSI NILAI EKONOMI DISTRIBUTION OF ECONOMIC VALUE
[GRI 3-3] [GRI 201-1] [GRI 3-3] [GRI 201-1]
Sejalan dengan capaian kinerja ekonomi Perseroan In line with the Company’s economic performance
sepanjang tahun 2025, Ancol menghitung dan throughout 2025, Ancol calculated and disclosed
mengungkapkan distribusi nilai ekonomi sebagai bagian the distribution of economic value as part of its
dari komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas commitment to transparency and accountability to
kepada seluruh pemangku kepentingan. Distribusi all stakeholders. This distribution reflects how the
nilai ekonomi tersebut mencerminkan bagaimana nilai economic value generated from the Company’s
yang dihasilkan dari aktivitas usaha Perseroan dikelola business activities is managed and responsibly
dan didistribusikan secara bertanggung jawab untuk distributed to support business sustainability while
mendukung keberlanjutan bisnis serta memberikan delivering broader economic benefits.
manfaat ekonomi yang lebih luas.
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan merupakan total The direct economic value generated represents the
pendapatan yang diperoleh Perseroan dari kegiatan total operating revenue earned by the Company from
operasional utamanya di bidang pariwisata, rekreasi, its core business activities in the tourism, recreation, real
real estat, dan perhotelan. Nilai ini menjadi dasar utama estate, and hospitality sectors. This value serves as the
dalam menciptakan kontribusi ekonomi bagi berbagai primary basis for creating economic contributions to
pemangku kepentingan serta mendukung kelangsungan various stakeholders and for supporting the continuity
dan pengembangan usaha Perseroan. and development of the Company’s business.
Selanjutnya, nilai ekonomi yang didistribusikan Furthermore, the economic value distributed reflects
mencerminkan kontribusi nyata Perseroan kepada para the Company’s tangible contributions to stakeholders
pemangku kepentingan melalui berbagai pengeluaran, through various expenditures, including payments
antara lain pembayaran gaji dan tunjangan karyawan, of employee wages and benefits, tax payments to
pembayaran pajak kepada negara dan pemerintah the central and regional governments, dividend
daerah, pembayaran dividen kepada pemegang distributions to shareholders, payments to suppliers and
saham, pembayaran kepada pemasok dan mitra usaha, business partners, as well as the distribution of funds
serta penyaluran dana kepada masyarakat melalui to communities through the implementation of Social
pelaksanaan TJSL yang diimplementasikan dalam and Environmental Responsibility programs carried
berbagai program CSR. Distribusi nilai ekonomi ini out under various CSR initiatives. This distribution of
merupakan wujud peran Perseroan dalam mendorong economic value represents the Company’s role in
pertumbuhan ekonomi, menciptakan nilai tambah, promoting economic growth, creating added value,
serta meningkatkan kesejahteraan sosial secara and enhancing social welfare in a sustainable manner.
berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 71
Sustainability Report 2025
Page 72
Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance
Adapun nilai ekonomi yang disimpan merupakan Economic value retained represents the difference
selisih antara nilai ekonomi langsung yang dihasilkan between direct economic value generated and economic
dengan nilai ekonomi yang didistribusikan. Nilai ini value distributed. This value is utilized by the Company
digunakan oleh Perseroan untuk memperkuat struktur to strengthen its financial structure, support business
keuangan, mendukung pengembangan dan ekspansi development and expansion, improve service quality,
usaha, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan and ensure the long-term operational sustainability of
keberlanjutan operasional Ancol dalam jangka Ancol. Through balanced management of economic
panjang. Melalui pengelolaan distribusi nilai ekonomi value distribution, the Company seeks to foster inclusive
yang seimbang, Perseroan berupaya menciptakan and sustainable growth for all stakeholders.
pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan bagi
seluruh pemangku kepentingan.
DISTRIBUSI NILAI EKONOMI
Economic Value Distribution
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN
Direct Economic Value Generated
Pendapatan Usaha Rp Juta 1.121.209 1.265.897 1.273.834
Operating Revenue Million Rp
Penghasilan Bunga Rp Juta 9.364 17.747 23.775
Interest Income Million Rp
Penghasilan Lainnya Rp Juta 224.658 23.242 103.841
Other Income Million Rp
Bagian Laba (Rugi) Bersih Entitas Asosiasi Rp Juta 1.161 (155) 24.016
Share of Net Profit (Loss) of Associates Million Rp
Bagian Laba (Rugi) Bersih Investasi Rp Juta (995) 983 (763)
Ventura Bersama Million Rp
Share of Net Profit (Loss) of Joint Ventures
Total Nilai Ekonomi Langsung yang Rp Juta 1.355.397 1.307.714 1.424.703
Dihasilkan Million Rp
Total Direct Economic Value Generated
NILAI EKONOMI YANG DISTRIBUSIKAN
Economic Value Distributed
Beban Pokok Pendapatan dan Beban Rp Juta (609.546) (599.124) (576.883)
Langsung (Termasuk beban sub kontrak Million Rp
tenaga kerja, gaji, dan upah karyawan)
Cost of Revenue and Direct Expenses
(including subcontracted labor costs,
employee salaries, and wages)
Keuntungan (Kerugian) Penjualan Aset Tetap Rp Juta (428) (470) 33
– Bersih Million Rp
Gain (Loss) on Disposal of Fixed Assets – Net
Keuntungan (Kerugian) Selisih Kurs – Bersih Rp Juta (2) (22) (551)
Gain (Loss) on Foreign Exchange Million Rp
Differences – Net
Beban Penjualan (dan Promosi) Rp Juta (31.506) (31.231) (28.331)
Selling (and Promotion) Expenses Million Rp
Beban Umum dan Administrasi Rp Juta (274.159) (261.678) (250.260)
(Termasuk imbalan pasca kerja dan Million Rp
penghargaan kerja lainnya)
General and Administrative Expenses
(Including post-employment benefits
and other employee benefits)
Beban Lain-lain Rp Juta (114.738) (41.999) (98.246)
Other Expenses Million Rp
72
Page 73
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Beban Keuangan Rp Juta (72.066) (95.656) (96.369)
Operating Revenue Million Rp
Beban Pajak Final Rp Juta (28.070) (28.272) (16.981)
Final Tax Expenses Million Rp
Beban Pajak Penghasilan Rp Juta (44.918) (72.976) (115.809)
Income Tax Expenses Million Rp
Pengeluaran kepada Masyarakat: CSR Rp Juta 2.488 3.809 (2.351)
Payments to Communities: CSR Million Rp
Total Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Rp Juta 1.177.921 (1.135.237) (1.185.748)
Total Economic Value Distributed Million Rp
Nilai Ekonomi yang Disimpan Rp Juta 177.476 172.477 238.955
Economic Value Retained Million Rp
Laporan Keberlanjutan 2025 73
Sustainability Report 2025
Page 74
Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance
Sesuai tabel di atas, nilai ekonomi langsung yang In accordance with the table above, the economic value
dihasilkan Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat directly generated by the Company as of 31 December
sebesar Rp1.355.397 juta, mengalami kenaikan sebesar 2025 amounted to Rp1,355,397 million, representing
Rp47.683 juta atau 3,65% dibandingkan tahun 2024 an increase of Rp47,683 million or 3,65% compared to
yang mencapai Rp1.307.714 juta. Perubahan tersebut 2024, which stood at Rp1,307,714 million. This change
terutama dipengaruhi oleh dinamika pendapatan usaha was primarily driven by fluctuations in the Company’s
Perseroan, termasuk kinerja unit bisnis pariwisata dan operating revenues, including the performance of the
perhotelan, serta fluktuasi penghasilan bunga dan tourism and hospitality business units, as well as variations
penghasilan lainnya seiring dengan kondisi ekonomi dan in interest income and other income in line with economic
operasional sepanjang tahun pelaporan. and operational conditions throughout the reporting year.
Adapun nilai ekonomi langsung yang didistribusikan Meanwhile, the economic value distributed by the end
hingga akhir tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.177.921 juta, of 2025 amounted to Rp1,177,921 million, increasing
meningkat sebesar Rp42.684 juta atau 3,76% dibandingkan by Rp42,684 million or 3,76% compared to the previous
tahun sebelumnya. Nilai ekonomi yang didistribusikan year. The distributed economic value reflects the
tersebut mencerminkan kontribusi Perseroan kepada para Company’s tangible contribution to its stakeholders,
pemangku kepentingan, antara lain melalui pembayaran including payments of employee salaries and benefits,
gaji dan tunjangan karyawan, pajak kepada negara dan taxes to the central and regional governments, payments
pemerintah daerah, pembayaran kepada pemasok, to suppliers, dividends to shareholders, as well as funding
dividen kepada pemegang saham, serta pendanaan for various Social and Environmental Responsibility
berbagai kegiatan TJSL atau CSR. Penyaluran nilai ekonomi or CSR programs. The distribution of economic value
ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk forms part of the Company’s commitment to supporting
mendukung kesejahteraan sosial dan pembangunan social welfare and sustainable economic development in
ekonomi yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasional. communities surrounding its operational areas.
Sementara itu, nilai ekonomi yang disimpan dan Furthermore, the economic value retained and utilized
dimanfaatkan untuk pengembangan usaha Perseroan for the Company’s business development as of 31
per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp177.476 juta, December 2025 amounted to Rp177,476 million, higher
lebih tinggi dibandingkan tahun 2024. Perubahan nilai than in 2024. Changes in economic value retained
ekonomi yang disimpan tersebut dipengaruhi oleh kinerja were influenced by operating revenue performance,
pendapatan usaha, pengelolaan beban operasional, serta management of operating expenses, and the
kebijakan Perseroan dalam mengalokasikan sumber Company’s policies in allocating financial resources to
daya keuangan untuk memperkuat struktur permodalan, strengthen its capital structure, enhance service quality,
meningkatkan kualitas layanan, dan mendukung and support the long-term sustainability and growth of
keberlanjutan serta pertumbuhan usaha Ancol dalam Ancol’s business.
jangka panjang.
KEWAJIBAN PERUSAHAAN ATAS COMPANY’S OBLIGATIONS UNDER THE
PROGRAM IMBALAN PASTI [GRI 201-3] DEFINED BENEFIT PROGRAM [GRI 201-3]
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi hak-hak The Company is committed to fulfilling employees’ rights
karyawan secara bertanggung jawab sebagai bagian in a responsible manner as part of its efforts to maintain
dari upaya menjaga hubungan kerja yang berkelanjutan. sustainable employment relationships. This commitment
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan is realized through the management of employee benefit
program imbalan kerja yang memberikan perlindungan programs that provide protection and certainty of
dan kepastian manfaat bagi karyawan, baik selama masa benefits for employees, both during active service and
kerja aktif maupun setelah memasuki masa pensiun. after entering retirement.
Skema imbalan kerja yang diterapkan Perseroan mencakup The employee benefit schemes implemented by the
imbalan kerja jangka pendek, imbalan pasca kerja, serta Company include short-term employee benefits, post-
manfaat pemutusan hubungan kerja. Pengelolaannya employment benefits, and termination benefits. These
mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan schemes are managed in accordance with prevailing
ketenagakerjaan yang berlaku, termasuk Undang-Undang labor laws and regulations, including Undang-Undang
74
Page 75
Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana No. 13 of 2003 tentang Ketenagakerjaan, as amended
telah disempurnakan melalui Undang-Undang Nomor 6 by Undang-Undang No. 6 of 2023 tentang Cipta Kerja.
Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Dengan berpedoman pada By adhering to these regulations, the Company ensures
regulasi tersebut, Perseroan memastikan pemenuhan hak that the fulfillment of employees’ rights is carried out in
karyawan dilakukan secara adil, transparan, dan konsisten. a fair, transparent, and consistent manner.
Perseroan menetapkan usia pensiun karyawan pada 55 The Company has set the retirement age for employees
tahun. Pada saat memasuki masa purnabakti, karyawan at 55 years. Upon entering retirement, employees are
berhak menerima manfaat berupa uang pesangon dan entitled to receive benefits in the form of severance pay
uang penghargaan masa kerja. Untuk mendukung kesiapan and long-service awards. To support employees’ financial
finansial menjelang pensiun, Perseroan memberikan preparedness prior to retirement, the Company provides a
fasilitas Uang Muka Pesangon, yaitu pencairan sebagian Severance Pay Advance Facility, which allows employees to
hak pesangon hingga sebesar 50% satu tahun sebelum withdraw up to 50% of their severance entitlement one year
masa pensiun. Selama tahun 2025, tercatat sebanyak 17 prior to retirement. During 2025, a total of 17 employees
karyawan memasuki masa pensiun. reached retirement age.
Selain kewajiban imbalan pasca kerja sesuai ketentuan In addition to post-employment benefits in accordance
ketenagakerjaan, Perseroan juga menyelenggarakan with labor regulations, the Company also operates a
program pensiun iuran pasti yang dikelola melalui dana defined contribution pension program managed through
pensiun lembaga keuangan. Program ini dilaksanakan a financial institution pension fund. This program is
sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun implemented in compliance with Undang-Undang No. 11
1992 tentang Dana Pensiun dan Peraturan Otoritas of 1992 tentang Dana Pensiun dan Peraturan Otoritas Jasa
Jasa Keuangan Nomor 5/POJK.05/2017. Besaran iuran Keuangan No. 5/POJK.05/2017. Contribution amounts
ditetapkan berdasarkan persentase dari gaji pokok, are determined as a percentage of basic salary, with
dengan kontribusi sebesar 5% dari karyawan dan 10% contributions of 5% from employees and 10% from the
dari Perseroan, yang seluruhnya dibebankan pada Company. All contributions are recognized as expenses in
laporan laba rugi pada saat terutang. the statement of profit or loss when incurred.
Dalam rangka memastikan keberlanjutan kewajiban To ensure the sustainability of its long-term obligations,
jangka panjang, Perseroan secara berkala melakukan the Company periodically records and measures employee
pencatatan dan pengukuran liabilitas imbalan kerja sesuai benefit liabilities in accordance with applicable accounting
standar akuntansi yang berlaku. Per 31 Desember 2025, standards. As of 31 December 2025, the Company’s total
total liabilitas imbalan kerja Perseroan tercatat sebesar employee benefit liabilities amounted to Rp186.58 billion,
Rp186,58 miliar, yang terdiri atas liabilitas program imbalan consisting of defined benefit liabilities of Rp180.25 billion,
pasti sebesar Rp180,25 miliar, cuti panjang sebesar Rp4,10 long-service leave liabilities of Rp4.10 billion, and long-
miliar, dan penghargaan masa kerja sebesar Rp2,27 miliar. service award liabilities of Rp2.27 billion. The management
Pengelolaan kewajiban ini mencerminkan komitmen of these obligations reflects the Company’s commitment
Perseroan dalam menjaga kesejahteraan karyawan to safeguarding employee welfare while supporting long-
sekaligus mendukung keberlanjutan usaha. term business sustainability.
LIABILITAS IMBALAN KERJA
Employee Benfit Liabilities
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Entitas Induk Rp Juta 86.263 75.263 72.425
Parent Entity Million Rp
Entitas Anak Rp Juta 100.312 87.010 76.404
Subsidiaries Million Rp
Jumlah Liabilitas Imbalan Pasca Kerja Rp Juta 186.575 162.273 148.829
Total Post-Employment Benefit Liabilitie Million Rp
Laporan Keberlanjutan 2025 75
Sustainability Report 2025
Page 76
Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance
IMPLIKASI FINANSIAL SERTA FINANCIAL IMPLICATIONS, RISKS,
RISIKO DAN PELUANG LAIN AKIBAT AND OPPORTUNITIES DUE TO
PERUBAHAN IKLIM [GRI 201-2] CLIMATE CHANGE [GRI 201-2]
Perubahan iklim sebagai dampak dari pemanasan Climate change as a result of global warming
global merupakan tantangan global yang semakin represents an increasingly tangible global
nyata dan berpotensi memengaruhi keberlanjutan challenge and has the potential to affect the
berbagai sektor usaha, termasuk sektor pariwisata. sustainability of various business sectors, including
Berbagai fenomena iklim ekstrem yang terjadi dalam tourism. Extreme climate phenomena observed
beberapa tahun terakhir, seperti anomali cuaca, in recent years—such as weather anomalies,
perubahan pola curah hujan, peningkatan frekuensi changes in rainfall patterns, increased frequency of
banjir dan rob, gelombang panas, kekeringan, serta coastal flooding and tidal inundation, heatwaves,
kenaikan suhu dan tinggi muka air laut, berpotensi droughts, as well as rising temperatures and sea
menimbulkan risiko operasional, lingkungan, maupun levels—pose potential operational, environmental,
finansial bagi Perseroan. Sebagai kawasan wisata and financial risks to the Company. As a coastal
pesisir, Ancol menghadapi risiko fisik perubahan iklim tourism destination, Ancol faces relatively higher
yang relatif lebih tinggi, khususnya yang berkaitan physical climate change risks, particularly those
dengan dinamika wilayah pesisir dan perairan laut. related to coastal and marine dynamics.
Dari sisi operasional, dampak perubahan iklim dapat From an operational perspective, the impacts of
memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengunjung, climate change may affect visitor comfort and safety,
keberlangsungan operasional wahana dan fasilitas, serta the continuity of operations of attractions and
ketahanan infrastruktur kawasan. Salah satu risiko utama facilities, and the resilience of area infrastructure.
76
Page 77
yang dihadapi Perseroan adalah terjadinya banjir rob dan One of the main risks faced by the Company is coastal
sedimentasi di area pesisir dan dermaga, yang berpotensi flooding and sedimentation in coastal and marina
mengganggu aktivitas pelayaran wisata, operasional areas, which may disrupt marine tourism activities,
dermaga Marina , serta aksesibilitas kawasan. Selain the operations of Marina, and overall site accessibility.
itu, cuaca ekstrem juga dapat berdampak pada fluktuasi In addition, extreme weather conditions may lead
jumlah kunjungan, peningkatan biaya pemeliharaan aset, to fluctuations in visitor numbers, increased asset
serta kebutuhan adaptasi infrastruktur agar tetap andal maintenance costs, and the need for infrastructure
dalam jangka panjang. adaptation to ensure long-term reliability.
Untuk memitigasi risiko tersebut, Perseroan secara To mitigate these risks, the Company continuously
berkelanjutan melakukan pengerukan sedimentasi di undertakes sediment dredging activities at the Marina,
dermaga Marina, peninggian dan penguatan tanggul, elevates and reinforces coastal embankments, and
serta perbaikan sistem drainase di area-area rawan improves drainage systems in vulnerable areas. At
terdampak. Di sisi lain, perubahan iklim juga mendorong the same time, climate change has encouraged the
Perseroan untuk memperkuat ketahanan bisnis melalui Company to strengthen business resilience through the
penerapan langkah-langkah adaptasi dan operasional implementation of more sustainable adaptation and
yang lebih berkelanjutan, seperti peningkatan efisiensi operational measures, including improvements in energy
energi, pengelolaan sumber daya yang bertanggung efficiency, responsible resource management, and the
jawab, serta penguatan infrastruktur ramah lingkungan. enhancement of environmentally friendly infrastructure.
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi These initiatives are aimed not only at risk mitigation, but
risiko, tetapi juga menciptakan peluang peningkatan also at creating opportunities for efficiency improvements
efisiensi dan nilai jangka panjang bagi Perseroan. Hingga and long-term value creation for the Company. As of the
tahun pelaporan 2025, Perseroan belum melakukan 2025 reporting year, the Company has not yet conducted
penghitungan kuantitatif atas implikasi finansial yang a quantitative assessment of the financial implications
secara langsung diakibatkan oleh perubahan iklim. directly attributable to climate change.
BANTUAN FINANSIAL YANG FINANCIAL ASSISTANCE FROM THE
DITERIMA DARI PEMERINTAH GOVERNMENT
[GRI 201-4] [GRI 201-4]
Pada tahun 2025, Perseroan memperoleh manfaat In 2025, the Company benefited from government-
dari pembangunan infrastruktur yang didukung oleh supported infrastructure development through the
Pemerintah melalui Program National Capital Integrated National Capital Integrated Coastal Development
Coastal Development (NCICD), khususnya pembangunan (NCICD) Program, particularly the construction of the
tanggul laut Ancol Barat. Berdasarkan informasi resmi Ancol West sea wall. Based on official information
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga periode from the Provincial Government of DKI Jakarta, as of
pelaporan, progres pembangunan tanggul NCICD the reporting period, the construction progress of the
Ancol Barat telah mencapai 95,32%. Pembangunan Ancol West NCICD sea wall had reached 95.32%. This
tanggul tersebut merupakan bagian dari upaya strategis development forms part of the Government’s strategic
Pemerintah dalam mengendalikan risiko banjir rob serta efforts to mitigate tidal flooding (rob) risks and to protect
melindungi kawasan pesisir Jakarta, termasuk kawasan Jakarta’s coastal areas, including the Ancol tourism area.
pariwisata Ancol.
Pembangunan tanggul NCICD tersebut dilaksanakan The construction of the NCICD sea wall was implemented
dan dibiayai oleh Pemerintah sebagai infrastruktur and fully financed by the Government as a public
publik dan tidak merupakan bantuan finansial infrastructure project and does not constitute direct
langsung kepada Perseroan. Namun demikian, financial assistance to the Company. Nevertheless, the
keberadaan infrastruktur tersebut memberikan infrastructure provides indirect benefits to the Company,
manfaat tidak langsung bagi Perseroan, antara lain particularly in enhancing environmental resilience,
dalam meningkatkan ketahanan lingkungan kawasan supporting business continuity, and strengthening the
operasional, menjaga keberlangsungan aktivitas long-term sustainability of the Company’s operations.
usaha, serta mendukung keberlanjutan jangka panjang
pengelolaan destinasi wisata.
Laporan Keberlanjutan 2025 77
Sustainability Report 2025
Page 78
Kinerja Lingkungan Aximinci atemolumBerkelanjutan Aximinci atemolum Sustainable Environmental Performance
Page 79
KINERJA
LINGKUNGAN
BERKELANJUTAN
Sustainable Environmental Performance
Page 80
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
KINERJA LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
04 Sustainable Environmental Performance
KINERJA LINGKUNGAN SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL
BERKELANJUTAN PERFORMANCE
Sebagai pengelola kawasan pariwisata As the operator of an integrated tourism
terpadu di pesisir Jakarta, Perseroan area on the Jakarta coastline, the Company
memahami bahwa keberlangsungan recognizes that the sustainability of its
usaha sangat bergantung pada kelestarian business is closely linked to environmental
lingkungan hidup. Ekosistem pesisir, preservation. Coastal ecosystem, green
ruang terbuka hijau, serta kualitas udara open space, and the quality of air and water
dan air merupakan aset penting yang are vital assets that must be managed
harus dikelola secara bertanggung jawab responsibly to continue providing
agar dapat terus memberi manfaat bagi benefits for visitors, community, and all
pengunjung, masyarakat, dan seluruh stakeholders.
pemangku kepentingan.
Selaras dengan pelaksanaan operasional In line with its environmentally friendly
ramah lingkungan, Perseroan konsisten operational practices, the Company
menerapkan kebijakan yang bertujuan consistently implements policies aimed
meningkatkan daya dukung lingkungan. at enhancing the environmental carrying
Di setiap pembangunan dan pengelolaan capacity. In its construction and management
wahana, Perseroan memastikan of recreational attractions, the Company
pemenuhan aspek Analisis Mengenai ensures compliance with Environmental
Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Impact Assessment (AMDAL) requirements,
melakukan Upaya Pengelolaan Lingkungan as well as Environmental Management and
Hidup serta Upaya Pemantauan Monitoring Efforts (UKL-UPL). Furthermore,
Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Selain itu, the Company is committed to meeting
Perseroan berkomitmen memenuhi seluruh all environmental quality standards in
baku mutu lingkungan sesuai regulasi accordance with applicable regulations. As a
yang berlaku. Sebagai bentuk kepatuhan, demonstration of compliance, the Company
Laporan UKL-UPL secara rutin disampaikan submits UKL-UPL reports regularly to the
kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Provincial Environment Agency
DKI Jakarta setiap enam bulan sekali. every six months.
Perseroan juga berupaya meminimalkan The Company also strives to minimize
dampak lingkungan pada setiap proses environmental impacts across all business
bisnis, termasuk efisiensi energi, processes, including energy efficiency,
pengelolaan emisi, konservasi air, dan emission management, water conservation,
penanganan limbah yang bertanggung and responsible waste management.
jawab. Di sisi lain, Perseroan terus In addition, the Company continues to
memperkuat kolaborasi dengan strengthen collaboration with government
pemerintah, komunitas, dan mitra usaha agencies, communities, and business
untuk memperluas dampak positif bagi partners to expand positive impacts on
lingkungan pesisir dan keanekaragaman coastal environments and biodiversity.
hayati.
80
Page 81
LANDASAN KEBIJAKAN [GRI 3-3] POLICY BASIS [GRI 3-3]
Perseroan menjalankan operasional dan program The Company conducts its operations and
keberlanjutan dengan berlandaskan pada kepatuhan sustainability programs based on compliance with
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di the applicable laws and regulations in Indonesia. All
Indonesia. Seluruh kebijakan lingkungan yang diterapkan environmental policies implemented refer to the
mengacu pada kerangka regulasi nasional, termasuk national regulatory framework, including Undang-
Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Undang No. 32 of 2009 on Environmental Protection
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang No. and Management, Undang-Undang No. 30 of 2007 on
30 Tahun 2007 tentang Energi, serta Undang-Undang No. Energy, and Undang-Undang No. 18 of 2008 on Waste
18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Perseroan Management. The Company also refers to Undang-
juga merujuk Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Undang No. 6 of 2003 concerning the Ratification
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- of Government Regulation in Lieu of Undang-
Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang No. 2 of 2022 on Job Creation into Law,
Undang-Undang, yang memberikan arah kebijakan dalam which provides policy direction for environmental
perizinan dan pengelolaan lingkungan. permitting and management.
Selain itu, Perseroan mengadopsi ketentuan pada tingkat The Company also adopts provisions at the government
peraturan pemerintah, seperti Peraturan Pemerintah No. regulation level, such as Government Regulation No. 70
70 Tahun 2009 tentang Konservasi Energi, Peraturan of 2009 on Energy Conservation, Government Regulation
Pemerintah No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan No. 101 of 2014 on the Management of Hazardous and
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, serta Peraturan Toxic Waste, and Government Regulation No. 22 of 2021
Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan on the Implementation of Environmental Protection and
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Management, which serves as technical guidelines for
yang menjadi pedoman teknis pengendalian dampak controlling environmental impacts.
lingkungan.
Dalam mendukung tata kelola lingkungan yang In support of effective and efficient environmental
efektif dan efisien, Perseroan juga memperhatikan governance, the Company also considers national
kebijakan nasional terkait konservasi sumber daya, policies on resource conservation, including Presidential
termasuk Instruksi Presiden No. 13 Tahun 2011 tentang Instruction No. 13 of 2011 concerning Energy and Water
Penghematan Energi dan Air. Di samping itu, sebagai Conservation. In addition, as a publicly listed company,
emiten di pasar modal, Perseroan menerapkan prinsip the Company implements sustainable finance principles
keuangan berkelanjutan sesuai Peraturan Otoritas Jasa in accordance with the Financial Services Authority (OJK)
Keuangan No. 51/POJK.03/2017. Regulation No. 51/POJK.03/2017.
Dengan landasan kebijakan yang komprehensif tersebut, With this comprehensive policy foundation, the Company
Perseroan memastikan bahwa setiap aktivitas usaha dan ensures that all business activities and area development
pengembangan kawasan tidak hanya memberikan nilai not only deliver economic value but also align with
ekonomi, tetapi juga selaras dengan upaya perlindungan environmental protection efforts and meet stakeholder
lingkungan serta pemenuhan ekspektasi pemangku expectations.
kepentingan.
PENGGUNAAN MATERIAL YANG USE OF ENVIRONMENTALLY
RAMAH LINGKUNGAN FRIENDLY MATERIALS
Perseroan menyadari bahwa pemanfaatan material The Company recognizes that the use of
ramah lingkungan merupakan bagian penting dalam environmentally friendly materials is essential to
mengurangi dampak ekologis. Dalam aktivitas reducing ecological impacts. In its operations, the
operasionalnya, Perseroan memanfaatkan material yang Company utilizes more sustainable materials, such
lebih berkelanjutan, seperti kertas dan air daur ulang as recycled paper and treated greywater (wastewater
hasil pengolahan grey water (air limbah non-kakus dari not from toilets, originating from daily activities such
kegiatan sehari-hari seperti mandi dan mencuci). Kertas as bathing and washing). Paper is widely used for
Laporan Keberlanjutan 2025 81
Sustainability Report 2025
Page 82
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
digunakan secara luas untuk administrasi pada seluruh administrative purposes across all business segments,
segmen usaha, sedangkan pemanfaatan air daur ulang while the use of recycled water is specifically applied
diterapkan secara khusus pada segmen properti. in the property segment.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan, As a demonstration of its commitment to sustainability,
Perseroan terus melakukan efisiensi penggunaan kertas the Company continues to improve efficiency in paper
yang dalam proses produksinya membutuhkan sumber usage, which in its production consumes natural
daya alam, energi, dan menghasilkan emisi. Upaya ini resources, energy, and generates emissions. This effort
sekaligus mendukung pengurangan penebangan pohon, also supports the reduction of tree cutting, water and
penggunaan air, energi listrik, serta bahan bakar fosil. electricity consumption, as well as the use of fossil fuels.
Digitalisasi menjadi strategi utama dalam menekan Digitalization has become a key strategy to reduce paper
kebutuhan kertas, melalui penerapan online ticketing, demand through the implementation of online ticketing,
e-document, surat elektronik, dan aplikasi pendukung e-documents, electronic mail, and work-supporting
kerja berbasis teknologi informasi. Selain itu, Perseroan applications based on information technology. In
menerapkan kebijakan paperless office dengan mekanisme addition, the Company implements a paperless office
pengendalian penggunaan kertas secara ketat, termasuk policy with strict control mechanisms over paper usage,
proses persetujuan kebutuhan kertas sebelum digunakan, including approval processes before paper is used,
pencetakan bolak-balik, dan optimalisasi penggunaan double-sided printing, and the optimization of used
kertas bekas untuk kebutuhan sementara. paper for temporary needs.
Per 31 Desember 2025, volume penggunaan kertas As of 31 December 2025, the volume of paper used
tercatat sebesar 896 rim, meningkat dibandingkan was recorded at 896 reams, an increase compared
tahun 2024 yang mencapai 891 rim. Peningkatan ini to 891 reams in 2024. This increase reflects the
mencerminkan kebutuhan operasional Perseroan Company’s slightly higher operational requirements
yang sedikit lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. compared to the previous year. Nevertheless, the
Meskipun demikian, Perseroan tetap menjalankan Company remains committed to its paperless office
komitmen kebijakan paperless office untuk mengurangi policy to reduce paper consumption and enhance
penggunaan kertas dan mendukung efisiensi operational efficiency. [OJK F.5]
operasional. [OJK F.5]
Di sisi lain, langkah penghematan air diwujudkan On the other hand, water-saving measures are
melalui pemanfaatan grey water sebagai sumber air implemented through the use of greywater as a
daur ulang. Penggunaan air daur ulang ini mendukung source of recycled water. The use of this recycled
konservasi sumber daya air, khususnya dalam water supports the conservation of water resources,
pengelolaan fasilitas properti. Berdasarkan dokumen particularly in the management of property facilities.
Perencanaan Sistem Perpipaan Daur Ulang Air Kotor Based on the Wastewater Recycling Piping System
pada Condominium Ancol Sea Front, pemanfaatan grey Planning document for Ancol Sea Front Condominium,
water tersebut berpotensi menurunkan kebutuhan air the utilization of greywater has the potential to reduce
bersih hingga sekitar 12% atau setara dengan 64,95 m³ clean water demand by approximately 12%, equivalent
per hari / 1.945,5 m³ per bulan, sehingga berkontribusi to 64.95 m³ per day / 1,945.5 m³ per month, thereby
pada pengurangan tekanan terhadap ketersediaan air contributing to alleviating pressure on the availability
bersih wilayah. [OJK F.5] of clean water in the area. [OJK F.5]
Penggunaan Kertas
Paper Usage
896 Rim
Reams 891 Rim
Reams 934 Rim
Reams
2025 2024 2023
82
Page 83
PENGELOLAAN ENERGI ENERGY MANAGEMENT
Operasional Perseroan memerlukan dukungan energi The Company’s operations require energy support
dari dua sumber utama, yaitu listrik dan bahan bakar from two main sources, namely electricity and fuel
minyak (BBM) yang dipasok oleh pihak ketiga. Listrik oil, which are supplied by third parties. Electricity is
digunakan untuk mendukung penyediaan penerangan, used to support lighting provision and the operation
pengoperasian sarana dan prasarana elektronik of electronic office facilities and infrastructure,
perkantoran, kawasan properti, resor, kuliner, serta property areas, resorts, culinary facilities, and various
berbagai wahana rekreasi. Sementara itu, BBM seperti recreational attractions. Meanwhile, fuel oil, such as
bensin dan solar dimanfaatkan sebagai sumber gasoline and diesel, is utilized as an energy source for
energi kendaraan operasional, genset, dan peralatan operational vehicles, generators, and other supporting
pendukung lainnya. [GRI 3-3] equipment. [GRI 3-3]
Sebagai pelaku usaha di sektor rekreasi dan pariwisata As an energy-intensive business operating in the
yang intensif dalam penggunaan energi, Perseroan recreation and tourism sector, the Company recognizes
menyadari bahwa keberlanjutan pasokan energi fosil that the availability of fossil energy is increasingly
semakin terbatas dan pemanfaatannya berdampak limited and that its utilization has a significant
signifikan terhadap peningkatan emisi gas rumah impact on the increase in greenhouse gas emissions.
kaca. Oleh karena itu, Perseroan secara konsisten Therefore, the Company consistently implements
menerapkan strategi efisiensi energi untuk menurunkan energy efficiency strategies to reduce electricity and
konsumsi listrik dan BBM sekaligus mendukung upaya fuel consumption while supporting efforts to reduce
pengurangan emisi. [GRI 302-5] [GRI 305-5] emissions. [GRI 302-5] [GRI 305-5]
Langkah penghematan listrik dilakukan melalui Electricity-saving measures are implemented through
berbagai kebijakan, antara lain penggunaan lampu various policies, including the use of more energy-
LED yang lebih hemat energi di area publik maupun efficient LED lighting in public areas and recreational
wahana, pengaturan suhu air conditioner pada kisaran attractions, the regulation of air conditioner temperature
20–24°C, serta pengelolaan operasional peralatan settings within the range of 20–24°C, and the operation
listrik sesuai kebutuhan. Penerapan digitalisasi dalam of electrical equipment based on actual needs. The
layanan dan proses internal juga berkontribusi implementation of digitalization in services and internal
mengurangi intensitas penggunaan peralatan yang processes also contributes to reducing the intensity of
membutuhkan energi tinggi. use of high energy–consuming equipment.
Laporan Keberlanjutan 2025 83
Sustainability Report 2025
Page 84
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
Di sisi lain, efisiensi pemanfaatan BBM dilakukan dengan On the other hand, fuel efficiency is achieved through
pengendalian ketat terhadap penggunaan kendaraan strict control over the use of operational vehicles,
operasional, termasuk seleksi dan otorisasi permintaan including the selection and authorization of fuel requests
BBM pada setiap unit. Selain itu, Perseroan melanjutkan for each unit. In addition, the Company continues to
kebijakan penyelenggaraan rapat secara daring, yang implement a policy of conducting meetings virtually,
terbukti efektif mengurangi mobilitas dan penggunaan which has proven effective in reducing mobility and
kendaraan yang berdampak pada konsumsi energi fosil. vehicle use that contribute to fossil fuel consumption.
[GRI 302-4] [GRI 302-5] [OJK F.7] [OJK F.12] [GRI 302-4] [GRI 302-5] [OJK F.7] [OJK F.12]
Untuk konsumsi energi di luar organisasi (rantai nilai), For energy consumption outside the organization (value
Perseroan masih menghadapi keterbatasan data karena chain), the Company continues to face data limitations,
belum terdapat ketentuan pencatatan energi oleh as there are currently no provisions requiring suppliers
pemasok dalam perjanjian kerja sama. Per 31 Desember to record energy consumption within cooperation
2025, total konsumsi listrik Perseroan tercatat sebesar agreements. As of 31 December 2025, the Company’s
31.773.667,38 kWh dan konsumsi BBM tercatat sebesar total electricity consumption was recorded at
8.925 liter. Perseroan akan terus meningkatkan kinerja 31,773,667.38 kWh, while fuel consumption amounted
efisiensi energi melalui adopsi teknologi yang lebih to 8,925 liters. The Company will continue to enhance
rendah emisi serta optimalisasi operasional di seluruh its energy efficiency performance through the adoption
lini usaha. of lower-emission technologies and the optimization of
operations across all business lines.
TOTAL KONSUMSI ENERGI PERSEROAN [GRI 302-1] [OJK F.6] [IDX E-03]
Total Energy Consumption of the Company
JENIS ENERGI SATUAN 2025 2024 2023
Type of Energy Unit PJA TIJA PJA TIJA PJA TIJA
Bensin Gigajoule 44,38 250,97 59,60 307,49 96,86 326,59
Gasoline
Energi tidak Diesel Gigajoule 0 0 0 2,12 22,09 0
terbarukan Diesel
Non-renewable Listrik (PLN) Gigajoule 12.355,89 102.029,31 12.947,63 106.591,96 8.742,50* 113.338,34*
energy Electricity
(PLN)
Total Gigajoule 12.400,27 102.280,28 13.007,23 106.901,57 8.861,45* 113.664,93*
Total konsumsi energi dalam Gigajoule 114.680,55 119.908,80 122.526,38*
Perseroan*
Total energy consumption
within the Company*
Catatan | Notes: Asumsi | Assumption
Unit Bisnis | Business Units Penggunaan bahan bakar bensin jenis RON 90 dan diesel jenis CN 51.
-Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Type of gasoline used in RON 90 and diesel used is CN 51.
-Taman Impian Jaya Ancol (TIJA)
Konversi Faktor | Factor Conversion
• Net Calorific Values (NCV) Bensin: 44,3 TJ/Gg; dan Diesel 43,0 TJ/Gg (IPCC Sektor Energi 2006 - Pendahuluan)
• Densitas RON 90: 747,0 kg/m3; dan Solar CN 51: 836,7 kg/m3 (Laporan Nilai Faktor Emisi CO2 Nasional BBM.
• Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian ESDM 2021)
• Net Calorific Values (NCV) Gasoline: 44,3 TJ/Gg; dan Diesel 43,0 TJ/Gg (IPCC Sector Energy 2006 - Introduction)
• Density RON 90: 747,0 kg/m3; dan Solar CN51: 836,7 kg/m3 (Laporan Nilai Faktor Emisi CO2 Nasional BBM - Badan Penelitian dan
Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian ESDM 2021)
*Angka telah dinyatakan kembali karena perubahan metodologi perhitungan.
Numberhas been restated due to changes in the calculation methodology.
84
Page 85
Dari hasil rekapitulasi tabel di atas, konsumsi energi BBM Based on the recapitulation of the table above, fuel and
dan listrik mengalami penurunan dibandingkan tahun electricity consumption decreased compared to the
sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya upaya efisiensi previous year, as a result of energy efficiency measures
energi yang diterapkan oleh Perseroan. [GRI 302-4] implemented by the Company. [GRI 302-4]
Dalam rangka memantau intensitas konsumsi listrik serta n order to control the intensity of electricity consumption
mengevaluasi efektivitas praktik efisiensi energi yang and evaluate the effectiveness of the energy efficiency
diterapkan, Ancol melakukan penghitungan intensitas practices implemented, Ancol calculates energy use
pemanfaatan energi dengan menggunakan formula intensity using a formula in accordance with applicable
perhitungan yang sesuai ketentuan. Hasil penghitungan provisions. The results of this calculation are then
tersebut kemudian dibandingkan dengan Indeks Konsumsi compared with the Energy Consumption Index (ECI)
Energi (IKE) gedung kantor pemerintah yang dikeluarkan for government office buildings issued by the Ministry
oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai of Energy and Mineral Resources as a benchmark for
acuan penilaian kinerja pemanfaatan energi listrik. Saat assessing electricity energy performance. At present,
ini, Ancol belum melaksanakan audit energi listrik secara Ancol has not yet conducted a comprehensive electricity
menyeluruh sehingga perbandingan dengan standar IKE energy audit; therefore, comparison with the ECI standard
digunakan sebagai langkah alternatif dalam mengukur is used as an alternative approach to objectively and
capaian efisiensi energi secara objektif dan terukur. measurably assess the achievement of energy efficiency.
Jumlah Konsumsi Listrik (kWh)
Total Electrictity Comsumption (kWh)
Jumlah Luas Bangunan (m2) Intensitas Konsumsi Energi (IKE)
Total Floor Area (m2) Energy Comsumption Intensity (ECI)
INTENSITAS KONSUMSI ENERGI (IKE) GEDUNG KANTOR
Energy Consumption Intensity (ECI) for Office Buildings
RUANGAN BER-AC RUANGAN TANPA AC
KRITERIA Air-Conditioned Rooms Non-Air-Conditioned Rooms
Criteria KWH/M2/BULAN KWH/M2/TAHUN* KWH/M2/BULAN KWH/M2/TAHUN*
kWh/m2/month kWh/m2/year* kWh/m2/month kWh/m2/year*
Sangat Efisien <8,5 <102 <3,4 <40,8
Very Efficient
Efisien 8,5 – 14 102 – 144 3,4 – 5,6 40,8 – 67,2
Efficient
Cukup Efisien 14 – 18,5 168 – 222 5,6 – 7,4 67,2 – 88,8
Moderately Efficient
Boros >18,5 >222 >7,4 >88,8
Inefficient
Catatan
Notes:
Rujukan IKE berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 tentang Penghematan
Pemakaian Tenaga Listrik
*Konversi dalam Setahun
ECI benchmarks refer to the Regulation of the Minister of Energy and Mineral Resources of the Republic of Indonesia No. 13 of 2012 on
Electricity Conservation.
* Annualized conversion.
Laporan Keberlanjutan 2025 85
Sustainability Report 2025
Page 86
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
INTENSITAS ENERGI
LISTRIK (KWH/M2/
KATEGORI INTENSITAS
UNIT BISNIS BULAN)
2025 2024 2023 Intensity Category
Business Unit Electricity Energy Intensity
(kWh/m2/month)
2025 2024 2023 2025 2024 2023
PJA (PEMBANGUNAN JAYA ANCOL)
Konsumsi Listrik (kWh) 3.432.191,74 3.596.564 2.428.472* 3,48 3,65 2,47* Sangat Sangat Sangat
Electricity Consumption Efisien Efisien Efisien
(kWh) Very Very Very
Efficient Efficient Efficient
Luas Bangunan (m2) 985.000 985.000 985.000
Total Floor Area (m2)
TIJA (TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL)
Konsumsi Listrik (kWh) 28.341.475,75 29.608.877 31.482.872* 16,89 17,64 18,76 Cukup Cukup Boros
Electricity Consumption Efisien Efisien Inefficient
(kWh) Moderately Moderately
Efficient Efficient
Luas Bangunan (m2) 1.678.400 1.678.400 1.678.400
Total Floor Area (m2)
TOTAL
Konsumsi Listrik (kWh) 31.773.667,38 33.205.441* 33.911.344* 11,93 12,47 12,73* Efisien Efisien Sangat
Electricity Consumption Efficient Efficient Efisien
(kWh) Very
Efficient
Luas Bangunan (m2) 2.663.400 2.663.400 2.663.400
Total Floor Area (m2)
*Angka telah dinyatakan kembali karena perubahan metodologi perhitungan.
Figures have been restated due to changes in the calculation methodology.
Hasil perhitungan IKE tahun 2025 menurun The results of the 2025 Energy Consumption Intensity
dibandingkan tahun 2024 dan termasuk ke dalam (ECI) calculation has decreased compared to 2024 and
kategori ‘efisien’. fall into the ‘efficient’ category.
Selanjutnya, intensitas energi secara keseluruhan Furthermore, overall energy intensity increased compared
mengalami peningkatan dibandingkan tahun to the previous year, as presented in the table below.
sebelumnya, dapat dilihat pada tabel berikut.
INTENSITAS ENERGI PERSEROAN [GRI 302-3] [OJK F.6]
Energy Intensity of the Company
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Total Konsumsi Energi Perseroan Gigajoule 114.680,55 119.908,80 132.967,39
Total Company Energy Consumption
Jumlah Pendapatan Juta Rupiah 1.121.209 1.265.897 1.273.834
Total Revenue Million Rupiah
Intensitas Energi Gigajoule/ 0,10 0,09 0,10
Energy Intensity Juta Rupiah
Gigajoule/
Million Rupiah
Catatan | Notes:
*Angka tahun 2024 dan 2023 telah dinyatakan kembali karena perubahan metodologi perhitungan.
Figures for 2024 and 2023 have been restated due to changes in the calculation methodology.
86
Page 87
PENGELOLAAN EMISI [IDX E-07] EMISSION MANAGEMENT [IDX E-07]
Ancol memahami bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) yang Ancol recognizes that greenhouse gas (GHG) emissions
dihasilkan dari operasional Perseroan turut berkontribusi generated from the Company’s operations can contribute
terhadap pemanasan global dan perubahan iklim. to global warming and climate change. These phenomenon
Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan frekuensi have the potential to increase the frequency of extreme
cuaca ekstrem, banjir pesisir, hingga menurunkan kualitas weather events, coastal flooding, and the degradation
lingkungan yang menjadi bagian penting ekosistem of environmental quality, which plays an essential role in
kawasan pariwisata. Atas dasar itu, pengendalian dan the tourism area ecosystem. Accordingly, controlling and
penurunan emisi ditetapkan sebagai bagian strategis dari reducing emissions have been established as a strategic
komitmen keberlanjutan Ancol. component of Ancol’s sustainability commitment.
Laporan Keberlanjutan 2025 87
Sustainability Report 2025
Page 88
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menjadikan kebijakan In its implementation, the Company adopts energy
efisiensi energi sebagai pendekatan utama dalam mitigasi efficiency policies as the primary approach to emissions
emisi, mengingat mayoritas emisi GRK bersumber dari mitigation, considering that GHG emissions mainly
konsumsi listrik dan bahan bakar fosil. Ancol berupaya originate from electricity consumption and the use of fossil
mengoptimalkan penggunaan energi melalui penerapan fuels. Ancol strives to optimize energy use through the
sarana hemat energi seperti lampu LED, pengaturan implementation of energy-efficient measures, including the
suhu AC secara terukur, perawatan berkala peralatan use of LED lighting, regulated air-conditioning temperature
operasional, serta digitalisasi proses kegiatan internal settings, regular maintenance of operational equipment,
sehingga dapat meminimalkan kebutuhan perjalanan and the digitalization of internal processes to minimize the
dinas dan penggunaan kendaraan. need for business travel and the use of vehicles.
Pengelolaan emisi dilakukan secara terukur Emissions management is conducted in a measured
menggunakan pendekatan kontrol operasional di unit manner through an operational control approach at the
bisnis Pembangunan Jaya Ancol (PJA) dan Tampan Impian Pembangunan Jaya Ancol (PJA) and Taman Impian Jaya
Jaya Ancol (TIJA), dengan mengidentifikasi tiga kategori Ancol (TIJA) business units by identifying three categories
sumber emisi, yaitu emisi langsung dari penggunaan of emission sources, namely direct emissions from
bahan bakar untuk kendaraan dan genset (Cakupan-1), fuel consumption for vehicles and generators (Scope
emisi tidak langsung dari pemanfaatan listrik yang 1), indirect emissions from electricity consumption
disuplai PLN (Cakupan-2), serta emisi tidak langsung supplied by the state-owned utility PLN (Scope 2), and
lainnya yang berasal dari perjalanan dinas menggunakan other indirect emissions arising from business travel
pesawat (Cakupan-3). Metodologi perhitungan emisi by air (Scope 3). The calculation methodology for GHG
GRK menggunakan Greenhouse Gas (GHG) Protocol, emissions utilizes the Greenhouse Gas (GHG) Protocol,
sehingga hasil pelaporan dapat dipertanggungjawabkan ensuring that the reported results are accountable and
dan sejalan dengan standar internasional. aligned with international standards.
Setiap tahun, Perseroan memantau hasil pengelolaan Each year, the Company monitors emissions management
emisi dengan mencermati tren konsumsi energi dan outcomes by observing trends in energy consumption
realisasi efisiensi yang sudah diterapkan. Pemantauan ini and the implementation of efficiency measures. This
tidak hanya bertujuan untuk menilai kinerja, tetapi juga monitoring is not only intended to assess performance,
sebagai masukan dalam meningkatkan inisiatif penurunan but also to serve as input for enhancing emissions
emisi pada tahun berikutnya. Evaluasi berkelanjutan reduction initiatives in subsequent years. Continuous
mendorong penguatan tata kelola lingkungan, termasuk evaluation supports the strengthening of environmental
pengembangan metode pencatatan yang lebih baik serta governance, including the development of more robust
perluasan cakupan data emisi hingga ke rantai pasokan di data recording methods and the future expansion of
masa mendatang. [GRI 3-3] emissions data coverage across the supply chain. [GRI 3-3]
Emisi GRK Data Aktivitas Faktor Emisi
GHG Emissions Data Activity Emissions Factor
88
Page 89
EMISI GAS RUMAH KACA PERSEROAN [GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3] [OJK F.11] [IDX E-01]
Company GHG Emissions
TOTAL EMISI YANG DIHASILKAN (TON CO2E) KENAIKAN/(PENURUNAN)
DESKRIPSI Total Emissions (ton CO₂e) 2025:2023
Description
2025 2024 2023 Increase/(Decrease) 2025:2023
EMISI GRK LANGSUNG (CAKUPAN-1)
Direct GHG Emissions (Scope 1)
Bensin (RON 90) 21,02 26,12* 30,13* (30,24%)
Gasoline (RON 90)
Solar (CN 51) 0 0,16 1,65* (100,00%)
Diesel Fuel (CN 51)
Total Emisi GRK Cakupan-1) 21,02 26,28* 31,78* (33,86%)
Total Scope 1 GHG Emissions
EMISI GRK TIDAK LANGSUNG (CAKUPAN-2)
Indirect GHG Emissions (Scope 2)
Listrik 27.643,09 28.888,73* 29.502,87* (6,30%)
Electricity
Total Emisi GRK Cakupan-2 27.643,09 28.888,73* 29.502,87* (6,30%)
Total Scope 2 GHG Emissions
EMISI GRK TIDAK LANGSUNG LAINNYA (CAKUPAN-3)
Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
Perjalanan Dinas dengan 15,55 15,49 4,68 232,26%
Pesawat
Business Travel by Air
Total Emisi GRK Cakupan-3 15,55 15,49 4,68 232,26%
Total Scope 3 GHG Emissions
Total Emisi GRK Cakupan-1 27.664,11 28.915,01* 29.534,65* (6,34%)
dan Cakupan-2
Total GHG Emissions Scope-1,
Scope-2
Total Emisi GRK Cakupan-1, 27.679,66 28.930,50* 29.539,33* (6,30%)
Cakupan-2, dan Cakupan-3
Total GHG Emissions Scope-1,
Scope-2, Scope-3
Catatan:
• Batasan organisasi menggunakan pendekatan kontrol operasional (PJA dan TIJA)
• Gas yang termasuk dalam perhitungan ialah CO2, CH4, N2O untuk Cakupan-1, dan CO2 untuk Cakupan-2 serta Cakupan-3
• Tahun dasar perhitungan emisi GRK ialah tahun 2023
• Faktor emisi menggunakan Tier-1 dari IPCC 2006 untuk bensin (CO2= 69.300 kg/TJ, CH4= 33 kg/TJ, N2O= 3,2 kg/TJ) dan solar (CO2= 74.100 Kg/TJ,
CH4= 10 kg/TJ, N2O= 0,6 kg/TJ)
• Faktor emisi menggunakan GATRIK ESDM 2019 wilayah Jamali (0,87 kg CO2/MWh) untuk energi listrik, karena area operasional Ancol berada di
Jakarta
• Perhitungan emisi perjalanan dinas menggunakan International Civil Aviation Organization (ICAO) berdasarkan kelas kabin ekonomi dan bisnis
• Perhitungan emisi perjalanan dinas 2024 dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi, sedangkan tahun 2023 hanya Direksi saja
• Nilai Global Warming Potential mengacu pada Sixth Assessment Report (Nilai GWP CO2= 1, CH4 Fossil= 29,8, N2O= 273)
• *Hasil perhitungan emisi telah disampaikan kembali karena perubahan metodologi perhitungan
Notes:
• The organizational boundary is determined using the operational control approach (PJA and TIJA)
• The gases included in the emissions calculation comprises of CO₂, CH₄, and N₂O for Scope 1, and CO₂ for Scope 2 and Scope 3
• The base year for GHG emissions calculation is 2023
• Emission factors for gasoline and diesel fuel are based on Tier 1 IPCC 2006, amounting to (CO2= 69.300 kg/TJ, CH4= 33 kg/TJ, N2O= 3,2 kg/TJ)
and (CO2= 74.100 Kg/TJ, CH4= 10 kg/TJ, N2O= 0,6 kg/TJ), respectively.
• Emission factors for electricity consumption refers to ESDM GATRIK 2019 for the Jamali grid (0.87 kg CO₂/MWh), as Ancol’s operational area is
located in Jakarta
• Emissions from business travel are calculated using the International Civil Aviation Organization (ICAO) Carbon Emissions Calculator, based on
economy and business class
• Business travel emissions for 2024 include travel by the Board of Commissioners, Board of Directors, and employees, while 2023 calculations
include Board of Directors only
• Global Warming Potential (GWP) values refer to the GHG Protocol (CO₂ GWP = 1, CH4 Fossil= 29,8, N2O= 273)
• *The emissions calculation results have been restated due to changes in the calculation methodology.
Laporan Keberlanjutan 2025 89
Sustainability Report 2025
Page 90
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
Berdasarkan tabel di atas, total emisi GRK Perseroan Based on the table above, the Company’s Scope 1 GHG
Cakupan-1 mengalami penurunan dibandingkan tahun emissions decreased compared to the previous year.
sebelumnya. Adapun total emisi GRK Perseroan Cakupan-2 In addition, the Company’s Scope 2 GHG emissions,
yang berasal dari penggunaan energi listrik yang dibeli which are derived from the consumption of purchased
menjadi sumber emisi GRK terbesar di Ancol. Di tahun electricity, come up as the largest source of GHG
2025, emisi GRK Cakupan-1 dan Cakupan-2 mengalami emissions at Ancol. In 2025, Scope 1 and Scope 2
penurunan dibanding tahun sebelumnya, hal ini sejalan emissions recorded a decrease compared to the previous
dengan kebijakan efisiensi milik Ancol. Sedangkan total year, in line with the Company’s electricity efficiency
emisi GRK Perseroan Cakupan-3 dari perjalanan dinas policies and optimization measures. The Company’s
menggunakan pesawat terbang mengalami sedikit Scope 3 GHG emissions from business travel by air
peningkatan dibanding tahun sebelumnya dikarenakan shows a slight increased compared to the previous year,
perhitungan emisi GRK diklasifikasikan antara kelas primarily due to GHG emission calculations are classified
ekonomi dan bisnis, yang menyebabkan perbedaan angka between economy and business class, resulting in
faktor emisi di setiap perjalanannya. Saat ini, perjalanan different emission factor values for each trip. Currently,
dinas yang termasuk dalam perhitungan yaitu perjalanan business travel included in the emissions calculation
yang dilakukan oleh Direksi. covers trips undertaken by the Board of Directors.
Perseroan juga menghitung intensitas emisi GRK setiap The Company also calculates its GHG emissions intensity
tahunnya. Di tahun 2025, intensitas emisi GRK tercatat on an annual basis. In 2025, the GHG emissions intensity
sebesar 0,025 ton CO2e/Juta Rupiah, lebih tinggi was recorded at 0.025 tons CO2e/Million Rupiah, higher
dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 0,023 ton CO2e/ than the previous year, which stood at 0.023 tons CO2e/
Juta Rupiah. Million Rupiah.
INTENSITAS EMISI GAS RUMAH KACA PERSEROAN [GRI 305-4] [IDX E-02]
GHG Emissions Intensity of the Company
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
Total Emisi GRK (Cakupan-1, Cakupan-2, ton CO2e 27.679,66 28.930,50* 29.539,33*
dan Cakupan-3) tons CO2e
Total GHG Emissions (Scope 1, Scope 2,
and Scope 3)
Jumlah Pendapatan Juta Rupiah 1.121.209 1.265.897 1.273.834
Total Revenue Million Rupiah
Intensitas Emisi GRK ton CO2e/Juta 0,025 0,023* 0,023*
GHG Emissions Intensity Rupiah
tons CO₂e/
Million Rupiah
Catatan | Notes:
*Hasil perhitungan telah disampaikan kembali karena perubahan metodologi perhitungan
The emissions calculation results have been restated due to changes in the calculation methodology.
Selain melalui upaya efisiensi energi, Ancol juga In addition to energy efficiency efforts, Ancol also
melakukan berbagai langkah mitigasi berbasis alam undertakes various nature-based mitigation measures
untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. to support the reduction of greenhouse gas emissions.
Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan One manifestation of this commitment is reflected
melalui peningkatan tutupan hijau di kawasan in the enhancement of green coverage across the
operasional Perseroan, terutama pada area publik yang Company’s operational areas, particularly within public
menjadi bagian integral dari destinasi pariwisata Ancol. spaces that constitute an integral part of Ancol’s
tourism destinations.
Perseroan telah melanjutkan pelaksanaan penanaman The Company continued the implementation of tree-
pohon sebagai strategi penyerapan karbon alami (carbon planting activities as a natural carbon sequestration
sequestration), di mana pohon berperan menyerap emisi strategy, whereby trees absorb CO₂ emissions from the
90
Page 91
CO₂ dari atmosfer dan sekaligus menghasilkan oksigen atmosphere while simultaneously producing oxygen
yang bermanfaat bagi kualitas udara. Pada tahun that supports air quality. In the 2025 reporting year, the
pelaporan 2025, kegiatan penanaman pohon kembali tree-planting initiative was further carried out as part
dilanjutkan sebagai program berkelanjutan yang of a sustainable program, reflecting Ancol’s tangible
mencerminkan upaya nyata Ancol dalam mendukung efforts to support climate resilience in coastal areas,
ketahanan iklim kawasan pesisir dengan sebanyak 188 through the planting of 188 trees in Ancol Taman
batang pohon di area taman dan pantai Ancol Taman Impian parks and beach areas. [GRI 305-5]
Impian. [GRI 305-5]
Sebagai bentuk pendekatan ilmiah dalam pengelolaan As part of a science-based approach to environmental
lingkungan, pada tahun 2022 telah dilaksanakan management, a Carbon Stock Measurement was
Pengukuran Stok Karbon (Carbon Stock Measurement) conducted at Ecopark Ancol in 2022. This activity was
di Ecopark Ancol. Kegiatan ini dilakukan untuk carried out to assess the carbon sequestration potential
mengetahui potensi serapan karbon yang dimiliki of vegetation within the area as an indicator of its
oleh vegetasi di area tersebut sebagai salah satu contribution to climate change mitigation. The results of
indikator kontribusi terhadap mitigasi perubahan the assessment identified and mapped a total of 2,368
iklim. Hasil pengukuran menunjukkan sebanyak trees, of which 1,076 trees were selected as complete
2.368 pohon berhasil diidentifikasi dan dipetakan, measurement samples, with 25 species analyzed
di mana 1.076 pohon menjadi sampel pengukuran for their carbon stocks. Based on the measurement,
lengkap serta 25 spesies dianalisis stok karbonnya. the estimated carbon stock stored in the vegetation
Dari kegiatan tersebut, diperoleh estimasi stok karbon biomass of Ecopark Ancol amounted to 83.5 tons of
sebesar 83,5 ton CO₂ yang tersimpan dalam biomassa CO₂. In 2025, the Company conducted an inventory of
vegetasi Ecopark. Pada tahun 2025, telah dilakukan trees located on the eastern side of the Taman Impian
penghitungan pohon yang berada di sisi timur kawasan area. A total of 4,094 trees, representing 90 different
Taman Impian, tercatat 4.094 batang pohon dengan plant species, were recorded, distributed from the East
90 jenis variasi tumbuhan tersebar mulai dari Gerbang Gate to the Carnaval Ancol Gate.
Timur sampai dengan Gerbang Carnaval Ancol.
PENGELOLAAN AIR [GRI 3-3] [GRI 303-1] WATER MANAGEMENT [GRI 3-3] [GRI 303-1]
[GRI 303-2] [GRI 303-2]
Sebagai kawasan rekreasi terpadu di wilayah pesisir As an integrated recreational area located on the
Jakarta Utara, Perseroan beroperasi dalam kondisi coast of North Jakarta, the Company operates in
lingkungan air yang rentan terhadap abrasi, intrusi air a water environment that is vulnerable to coastal
laut, serta kualitas air permukaan yang terpengaruh erosion, seawater intrusion, and surface water quality
oleh aktivitas perkotaan. Kondisi ini memunculkan degradation resulting from urban activities. These
tantangan dalam memastikan ketersediaan air bersih conditions pose challenges in ensuring the availability
bagi kegiatan rekreasi dan kebutuhan masyarakat yang of clean water for recreational activities as well as
beraktivitas di kawasan Ancol. Pemahaman atas kondisi for the needs of communities within the Ancol area.
air sekitar menjadi dasar pengelolaan Perseroan dalam Accordingly, an understanding of the surrounding
menjaga keberlanjutan operasional dan lingkungan. water conditions serves as a fundamental basis for the
Company’s management in maintaining operational
and environmental sustainability.
Kegiatan rekreasi, fasilitas publik, serta aktivitas tenant Recreational activities, public facilities, and tenant
berpotensi meningkatkan beban air limbah domestik operations have the potential to increase the domestic
apabila tidak dikelola secara memadai. Dampak wastewater load if not managed adequately. The
negatif yang dapat timbul meliputi penurunan kualitas negative impacts of such inadequacy may include
badan air, peningkatan risiko pencemaran lingkungan the degradation of water body quality, heightened
pesisir, serta potensi keluhan dari masyarakat dan risks of coastal environmental pollution, and potential
pemangku kepentingan. Sementara itu, dampak complaints from communities and stakeholders.
positif yang dihasilkan dari pengelolaan air yang baik Conversely, effective water management generates
meliputi meningkatnya kesehatan lingkungan wisata, positive impacts, including improved environmental
Laporan Keberlanjutan 2025 91
Sustainability Report 2025
Page 92
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
kenyamanan pengunjung, serta terjaganya ekosistem health in tourist areas, enhanced visitor comfort, and the
kawasan pesisir yang menjadi nilai utama destinasi preservation of coastal ecosystems, which constitute a
Ancol. core value of the Ancol destination.
Untuk mengidentifikasi dan mengelola dampak To identify and manage these impacts, the Company
tersebut, Perseroan menerapkan pemantauan kualitas conducts regular water quality monitoring at
air secara berkala pada titik buangan air limbah di wastewater discharge points across recreational
fasilitas rekreasi, restoran, gedung, serta kawasan facilities, buildings, and tenant areas. Monitoring is
tenant. Pemantauan juga dilakukan terhadap kualitas also carried out on surface water quality in receiving
air permukaan di badan air penerima, yaitu sungai di water bodies, namely rivers surrounding the Ancol area.
sekitar Ancol. Pemantauan dilakukan mengacu pada All monitoring activities are conducted in accordance
standar baku mutu yang ditetapkan pemerintah yang with government-established water quality standards,
pelaksanaan pengujiannya dilakukan oleh laboratorium with testing performed by accredited laboratories. The
terakreditasi. Perseroan juga menjalin koordinasi dan Company also maintains coordination and exchanges
pertukaran informasi dengan instansi pemerintah information with relevant government authorities in
terkait dalam pengawasan kondisi perairan Teluk monitoring the water conditions of Jakarta Bay as part
Jakarta sebagai bagian dari pelestarian sumber daya of the preservation of shared natural resources.
bersama.
Untuk memenuhi kebutuhan operasional kawasan, To meet the operational needs of the area, the Company
Perseroan memanfaatkan beragam sumber air, yaitu air utilizes various water sources, including seawater that
laut yang diolah menjadi air bersih, serta pasokan dari is treated into clean water, as well as supplies from
PDAM. Penggunaan air bersih atau air tawar mencakup the Regional Water Utility (PDAM). The use of clean
kebutuhan domestik perkantoran, sarana mandi, water or freshwater, covers domestic office needs
cuci, dan kakus (MCK) di seluruh fasilitas rekreasi dan and sanitation facilities (bathing, washing, and toilets)
properti Perseroan, baik untuk pengunjung, tenant, across recreational facilities and Company properties,
instansi pemerintah, maupun pelaku usaha lainnya di serving visitors, tenants, government authorities, and
kawasan Ancol. other business operators within the Ancol area.
Berdasarkan Aqueduct Water Risk Atlas yang diterbitkan According to the Aqueduct Water Risk Atlas published
oleh World Resources Institute (WRI) yang diakses pada by the World Resources Institute (WRI), accessed on 9
9 Desember 2025, kawasan Ancol berada pada zona December 2025, the Ancol area is classified as being in
water stress kategori tinggi (40–80%), yang menandakan a high water stress zone (40–80%), indicating significant
keterbatasan dan tekanan signifikan terhadap limitations and pressure on freshwater resources in the
sumber daya air tawar di wilayah tersebut. Dengan region. In light of these conditions, the Company does
mempertimbangkan kondisi tersebut, Perseroan tidak not utilize groundwater for its operations and prioritizes
menggunakan air tanah dalam kegiatan operasionalnya the use of alternative sources to meet its water needs.
dan mengutamakan pemenuhan kebutuhan air melalui
sumber lain.
Perseroan membuat sarana pengolahan air limbah The Company has installed wastewater treatment
pada setiap outlet buangan restoran dan gedung untuk systems at each discharge outlet of restaurants and
memastikan kualitas buangan tetap sesuai standar buildings to ensure that effluent quality complies with
sebelum dialirkan ke badan air atau saluran tersier. applicable standards prior to being discharged into
Untuk mengurangi pemborosan penggunaan air, kran water bodies or tertiary drainage channels. To reduce
dengan sensor otomatis dipasang di area bilas pantai water wastage, automatic sensor faucets have been
serta di beberapa wastafel di unit rekreasi, seperti Dufan installed at beach rinse areas as well as at selected
dan unit lainnya. Upaya-upaya ini memperlihatkan washbasins in Dufan. These initiatives demonstrate the
komitmen Perseroan dalam melakukan pencegahan Company’s commitment to pollution prevention and
pencemaran serta efisiensi pemanfaatan air secara the sustainable and efficient use of water resources.
berkelanjutan.
92
Page 93
Di sisi lain, Perseroan juga melakukan upaya The Company has also undertaken efforts to optimize
optimalisasi Seawater Reverse Osmosis (SWRO) yang its Seawater Reverse Osmosis (SWRO) facilities, which
mampu mengubah air laut menjadi air bersih, termasuk are capable of converting seawater into clean water,
pemanfaatan air limbah sebagai bahan baku dengan including the use of wastewater as feedwater through
proses mixing sebagai bentuk penyempurnaan sistem a mixing process as part of system enhancements
sejak 2022. Dalam menjaga keberlanjutan sumber implemented since 2022. To maintain the sustainability
daya air sebagai aset bersama, Perseroan melakukan of water resources as a shared asset, the Company
komunikasi dan sosialisasi kepada tenant, mitra usaha, conducts communication and awareness programs
serta pengunjung untuk meningkatkan kepatuhan for tenants, business partners, and visitors to improve
dalam pengolahan awal air limbah serta mendorong compliance with preliminary wastewater treatment
perilaku hemat air. Kolaborasi ini turut mendukung requirements and to encourage water-saving behavior.
pengurangan potensi pencemaran dan meningkatkan This collaboration contributes to reducing potential
kualitas lingkungan pesisir yang merupakan daya tarik pollution and enhancing the quality of the coastal
utama kawasan wisata Ancol. environment, which constitutes a key attraction of the
Ancol tourism area.
Perseroan berkomitmen untuk memperkuat kapasitas The Company is committed to strengthening its
pengolahan air limbah dan meningkatkan efisiensi wastewater treatment capacity and increasing the water
penggunaan air setiap tahun. Penguatan sistem usage eficiency on an annual basis. The enhancement of
pemantauan kualitas air dan perluasan titik-titik water quality monitoring systems and the expansion of
pengawasan juga terus dilakukan agar upaya perbaikan monitoring points are also being undertaken to ensure
dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan dampak that improvement efforts are more targeted and deliver
positif yang terukur bagi lingkungan dan keberlanjutan measurable positive impacts on the environment and
bisnis. the sustainability of the Company’s business.
Selama tahun 2025, pengambilan air bersih mengalami Throughout 2025, the Company’s clean water
penurunan dibanding tahun sebelumnya. Penurunan withdrawal decreased compared to the previous year.
ini sejalan dengan program penghematan yang This reduction was in line with the water conservation
dijalankan Ancol. programs implemented by Ancol.
VOLUME PENGAMBILAN AIR [GRI 303-3] [OJK F.8] [IDX E-04]
Water Withdrawal
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Description Unit
PJA & TIJA
Air Laut Megaliter 1.057,85 939,29 622,96
Seawater Megaliters
Air yang Berasal dari Pihak Ketiga Megaliter 909,78 1.150,46 1.152,14
Water Sourced from Third Parties Megaliters
Jumlah Pengambilan Air Megaliter 1.967,63 1.989,69* 1.683,71*
Total Water Withdrawal Megaliters
Catatan | Notes:
*Data telah dinyatakan kembali karena koreksi angka dari laporan keberlanjutan tahun 2024.
The data has been restated due to corrections to the figures reported in the 2024 Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan 2025 93
Sustainability Report 2025
Page 94
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
PENGELOLAAN LIMBAH DAN AIR WASTE AND WASTEWATER
LIMBAH [GRI 3-3] [GRI 303-1] [GRI 303-2] MANAGEMENT [GRI 3-3] [GRI 303-1] [GRI 303-2]
Perseroan memahami bahwa kegiatan operasional The Company recognizes that the operational activities of
kawasan rekreasi menghasilkan berbagai tipe limbah, a recreational area can generate various types of waste,
mulai dari limbah padat organik dan anorganik, limbah ranging from organic and inorganic solid waste, liquid
cair/domestik (efluen), hingga limbah Bahan Berbahaya or domestic waste (effluent), to hazardous and toxic
dan Beracun (B3) yang jika tidak dikelola dengan tepat waste (B3), which, if not properly managed, may result in
berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap adverse impacts on soil, water bodies, and public health.
tanah, badan air, dan kesehatan publik. Sebagai In response, the Company prioritizes waste management
respons, Perseroan mengutamakan pengelolaan limbah practices that emphasize pollution prevention, source
dengan pencegahan pencemaran, pemisahan sumber, segregation, category-appropriate treatment, and
pemrosesan yang sesuai kategori, serta kepatuhan compliance with applicable environmental regulations.
terhadap peraturan lingkungan.
Untuk mengidentifikasi dan memahami dampak To identify and understand its operational impacts
operasional terhadap lingkungan, Perseroan melakukan on the environment, the Company conducts regular
pemantauan berkala yang mencakup pengujian kualitas monitoring, which includes wastewater quality testing
air limbah sebelum dibuang ke badan air yang mengacu prior to discharge into water bodies in accordance
pada baku mutu lingkungan peraturan terkait melalui with applicable environmental quality standards and
laboratorium terakreditasi untuk parameter efluen, regulations, using accredited laboratories to analyze
misalnya pH, Total Suspended Solid (TSS), minyak effluent parameters, such as pH, Total Suspended Solids
dan lemak, Biological Oxygen Demand (BOD), dan (TSS), oil and grease, Biological Oxygen Demand (BOD),
Chemical Oxygen Demand (COD) sesuai kebutuhan, and (COD), as required. The monitoring also includes the
serta pencatatan timbulan limbah padat berdasarkan recording of solid waste generation by category. The
kategori. Frekuensi pemantauan dan sampling dilakukan frequency of monitoring and sampling is carried out
secara rutin sesuai persyaratan perizinan dan pedoman routinely in compliance with permitting requirements
teknis yang berlaku. Data hasil survei dan pemantauan and applicable technical guidelines. Data obtained from
dianalisis untuk mengidentifikasi tren, titik kritis, dan surveys and monitoring activities are analyzed to identify
kebutuhan perbaikan teknis atau manajerial. trends, critical points, and the need for technical or
managerial improvements
Perseroan juga bermitra dengan Perumda PALJAYA The Company also partners with Perumda PALJAYA in the
untuk pengembangan Instalasi Pengolahan Air Limbah development of a communal Wastewater Treatment Plant
(IPAL) Komunal yang menerapkan konsep edutainment (IPAL), which adopts an edutainment concept whereby
sehingga fasilitas pengolahan juga menjadi sarana the facility also serves as a public education platform. The
edukasi publik. IPAL dioperasikan untuk memastikan IPAL is operated to ensure that effluent meets applicable
94
Page 95
bahwa efluen memenuhi baku mutu sebelum dialirkan quality standards prior to discharge into water bodies
ke badan air atau saluran tersier. Hasil uji laboratorium or tertiary drainage channels. External laboratory test
eksternal selama periode pelaporan menunjukkan results during the reporting period indicate that key
bahwa parameter utama berada di bawah ambang batas parameters remained below the prescribed thresholds,
yang ditetapkan, yang mencerminkan efektivitas proses reflecting the effectiveness of the treatment processes
pengolahan yang diterapkan. implemented.
Untuk limbah padat, Perseroan menerapkan pemilahan For solid waste, the Company implements source
di sumber, penyimpanan sementara yang memenuhi segregation, standard-compliant temporary storage,
standar, pemberian label, dan pengangkutan terjadwal proper labeling, and scheduled transportation to
ke fasilitas pembuangan yang berizin, sedangkan limbah licensed disposal facilities. B3 waste, meanwhile, is
B3 ditangani hanya oleh mitra berizin dengan prosedur handled exclusively by licensed partners in accordance
penyimpanan, pengangkutan, dan pemusnahan yang with regulatory requirements for storage, transportation,
sesuai regulasi, disertai dokumentasi dan pelaporan and final disposal, supported by comprehensive
lengkap. Sistem pencatatan internal dan audit kontraktor documentation and reporting. Internal record-keeping
dilakukan untuk memastikan rantai pengelolaan limbah systems and contractor audits are conducted to ensure a
tertutup secara aman. secure and closed waste management chain.
Selama periode pelaporan tidak tercatat insiden tumpahan During the reporting period, there were no recorded
limbah B3 maupun peristiwa pembuangan yang incidents of B3 waste spills or disposal events that
mengakibatkan pencemaran signifikan atau ancaman resulted in significant pollution or posed health risks to
kesehatan bagi tenaga kerja dan masyarakat. [OJK F.15] employees and the community. [OJK F.15].
VOLUME TIMBULAN LIMBAH [GRI 306-3] [OJK F.13] [IDX E-05]
Waste Generation Volume
JENIS LIMBAH UNIT USAHA JENIS LIMBAH SATUAN
2025 2024 2023
Waste Category Business Unit Type of Waste Unit
Limbah B3 PJA e-Waste ton 0,487 0,855 1,209
B3 Waste (Pembangunan e-Waste
Jaya Ancol) Filter bekas ton 0,039 0,007 0,003
dan Used filters
TIJA (Taman
Kemasan terkontaminasi ton 0,532 0,682 0,730
Impian Jaya
Contaminated packaging
Ancol)
Air terkontaminasi ton 1,221 0,600 1,065
Contaminated water
Majun terkontaminasii ton 0,309 0,248 0,230
Contaminated textile waste
Limbah medis ton 0,270 0,242 0,400
Medical waste
Minyak kotor ton - - -
Oil sludge
Aki bekas ton 2,775 0,326 0,180
Used batteries
Oli bekas ton 0,200 0,400 1,675
Used lubricating oil
Pelumas/gemuk ton - 0,044 0,069
Grease/lubricants
Bahan kimia kadaluwarsa ton - 0,713 1,442
Expired chemicals
Total ton 5,833 4,117* 7,003
Limbah Non-B3 PJA Sampah domestik TIJA m3 35.561,71 40.486 32.699,87*
Non-B3 Waste (Pembangunan Domestic waste-TIJA
Jaya Ancol) Sampah domestik PJA m3 14.223,12 19.242 18.250*
dan Domestic waste-PJA
TIJA (Taman
Impian Jaya
Ancol)
Laporan Keberlanjutan 2025 95
Sustainability Report 2025
Page 96
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
METODE PENGELOLAAN LIMBAH [GRI 306-4] [GRI 306-5] [OJK F.14]
Waste Management Methods
JENIS LIMBAH UNIT USAHA DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Waste Category Business Unit Description Unit
Limbah B3 PJA Dipergunakan kembali ton 0 0 0
B3 Waste (Pembangunan Reused
Jaya Ancol)
Daur ulang ton 0 0 0
Recycled
dan
Diserahkan kepada ton 5,833 4,117* 7,003
TIJA (Taman pihak ketiga
Impian Jaya Handed Over to Third Parties
Ancol)
Landfill ton 0 0 0
Landfilled
Total ton 5,833 4,117* 7,003
Limbah Non-B3 PJA Dipergunakan kembali m 3
0 0 0
Non-B3 Waste (Pembangunan Reused
Jaya Ancol)
Daur ulang m3 0 0 0
Recycled
dan
Diserahkan kepada m3 49.784,83 59,728 50.949,87*
TIJA (Taman pihak ketiga
Impian Jaya Handed Over to Third Parties
Ancol)
Landfill m3 0 0 0
Landfilled
Total m3 49.784,83 59,728 50.949,87*
Catatan | Notes:
*Data telah dinyatakan kembali karena koreksi angka dari laporan keberlanjutan tahun 2024.
The data has been restated due to corrections to the figures reported in the 2024 Sustainability Report.
KEANEKARAGAMAN HAYATI BIODIVERSITY
[GRI 101-1, 101-2, 101-3, 101-4] [OJK F.9.] [GRI 101-1, 101-2, 101-3, 101-4] [OJK F.9.]
Perseroan menyadari bahwa keberadaan dan kualitas The Company recognizes that the existence and quality of
keanekaragaman hayati, khususnya ekosistem pesisir biodiversity, particularly coastal and marine ecosystems,
dan laut, memiliki keterkaitan erat dengan keberlanjutan are closely linked to the sustainability of operations within
operasional kawasan wisata terpadu yang dikelola the integrated tourism area managed by the Company.
Perseroan. Aktivitas operasional, pengembangan Operational activities, area development, and visitor
kawasan, serta intensitas kunjungan berpotensi intensity may potentially affect marine ecosystems and
memberikan dampak terhadap ekosistem laut, dan green open spaces. Therefore, biodiversity management
ruang terbuka hijau. Oleh karena itu, pengelolaan forms an integral part of Ancol’s sustainability strategy
keanekaragaman hayati menjadi bagian penting to maintain a balance between business growth and
dari strategi keberlanjutan Ancol dalam menjaga environmental protection.
keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan
perlindungan lingkungan.
Komitmen Ancol terhadap pelestarian keanekaragaman The Company’s commitment to biodiversity conservation
hayati telah ditetapkan secara formal melalui peran has been formally established through its role as a
Perseroan sebagai lembaga konservasi, sebagaimana conservation institution, as stipulated in the Decree of
tercantum dalam Keputusan Menteri Kehutanan Republik the Minister of Forestry of the Republic of Indonesia
Indonesia No. SK.405/Menhut-II/2004. Komitmen ini No. SK.405/Menhut-II/2004. This commitment is
diwujudkan melalui penerapan kebijakan, prosedur, dan implemented through the consistent application of
program konservasi lingkungan yang dijalankan secara environmental conservation policies, procedures, and
konsisten oleh Perseroan dan entitas anak. programs by the Company and its subsidiaries.
96
Page 97
Dalam mendukung pengelolaan yang efektif, Ancol To support effective management, Ancol periodically
secara berkala melakukan pemetaan dan identifikasi conducts mapping and identification of potential
potensi dampak terhadap keanekaragaman hayati, impacts on biodiversity, including in areas located near
termasuk di area yang berdekatan dengan kawasan sites with high biodiversity value outside protected forest
bernilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan areas. Key areas of focus include the Ecopark green open
hutan lindung. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian space, Samudra Ancol, the Putri Duyung Ancol resort
utama meliputi ruang terbuka hijau Ecopark, Samudra area, Bidadari Island, and property areas developed by
Ancol, kawasan resort Putri Duyung Ancol dan Pulau the Company.
Bidadari serta kawasan properti yang dikembangkan
oleh Perseroan.
Pendekatan manajemen keanekaragaman hayati Ancol Ancol’s biodiversity management approach begins with
dimulai dari identifikasi dan pemetaan potensi dampak the identification and mapping of potential impacts
terhadap ekosistem di area operasional dan sekitarnya, on ecosystems within and surrounding its operational
termasuk wilayah pesisir, perairan laut, dan kawasan areas, including coastal zones, marine waters, and green
hijau. Proses ini dilakukan melalui kajian lingkungan, areas. This process is carried out through environmental
pemantauan kondisi ekosistem, serta koordinasi dengan assessments, ecosystem condition monitoring, and
pemangku kepentingan terkait, seperti pemerintah coordination with relevant stakeholders, such as local
daerah, otoritas lingkungan, akademisi, dan komunitas governments, environmental authorities, academics, and
lokal. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar local communities. The outcomes of this identification
dalam penyusunan kebijakan, rencana pengelolaan, process serve as the basis for the formulation of policies,
dan program konservasi yang terintegrasi dengan management plans, and conservation programs that are
pengelolaan kawasan. integrated into area management.
Laporan Keberlanjutan 2025 97
Sustainability Report 2025
Page 98
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
Perseroan menjalankan kegiatan usaha berbasis rekreasi The Company conducts recreation- and education-
dan edukasi dengan memanfaatkan jenis ikan hidup based business activities that utilize live fish species
melalui kegiatan aquaria yang dikelola pada media through aquarium operations managed within controlled
terkontrol sebagai habitat buatan. Hingga saat ini, environments as artificial habitats. To date, the Company
Perseroan belum memiliki kebijakan Perseroan yang has not established a specific corporate policy governing
secara khusus mengatur Access and Benefit Sharing (ABS) Access and Benefit Sharing (ABS) as stipulated under
sebagaimana diatur dalam Protokol Nagoya yang telah the Nagoya Protocol, which has been ratified by the
diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia melalui Undang- Government of Indonesia through Law Number 11 of
Undang Nomor 11 Tahun 2013. Meskipun demikian, 2013. Nevertheless, the utilization of fish species by
pemanfaatan jenis ikan oleh Perseroan dilakukan secara the Company is carried out in a limited and controlled
terbatas dan terkendali, serta hanya ditujukan untuk manner and is solely intended for the collection and
kegiatan koleksi dan peragaan ikan hidup sebagai sarana exhibition of live fish as a means of public education.
edukasi publik. Kegiatan tersebut tidak mencakup aktivitas These activities do not include research, development, or
penelitian, pengembangan, maupun komersialisasi commercialization of genetic resources. [GRI 101-3]
sumber daya genetik. [GRI 101-3]
Pengelolaan dan pemanfaatan keanekaragaman The management and utilization of biodiversity by the
hayati oleh Perseroan dilaksanakan sesuai dengan Company are conducted in accordance with prevailing
ketentuan peraturan perundang-undangan yang laws and regulations through the possession of relevant
berlaku melalui kepemilikan perizinan yang relevan. permits and licenses. The Company has been designated
Perseroan telah ditetapkan sebagai Lembaga Konservasi as a Conservation Institution based on the Decree of the
berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Minister of Forestry of the Republic of Indonesia Number
Indonesia Nomor SK.405/Menhut-II/2004. Selain SK.405/Menhut-II/2004. In addition, the Company holds
itu, Perseroan juga memiliki Surat Izin Pemanfaatan a Fish Species Utilization Permit Surat Izin Pemanfaatan
Jenis Ikan (SIPJI) untuk kegiatan aquaria dengan Jenis Ikan (SIPJI) for aquarium activities under Permit
Nomor I-202506022013017142101, yang mengatur Number I-202506022013017142101, which regulates the
pemanfaatan jenis ikan secara terbatas dan terkendali limited and controlled use of fish species for educational
untuk tujuan edukasi dan konservasi. Dalam mendukung and conservation purposes. To support fish health
pengendalian kesehatan ikan dan pencegahan risiko control and prevent the risk of disease transmission,
penyebaran penyakit, Perseroan turut memiliki Izin the Company also holds a Fish Quarantine Permit under
Karantina Ikan dengan Nomor 2634/KI.600/A7/2025. Number 2634/KI.600/A7/2025.
Seluruh kegiatan pemanfaatan jenis ikan dilaksanakan All activities related to the utilization of fish species
berdasarkan perizinan resmi Pemerintah Republik are conducted based on official permits issued by the
Indonesia melalui mekanisme Perizinan Berusaha Government of the Republic of Indonesia through
Berbasis Risiko. Kepemilikan SIPJI memastikan bahwa the Risk-Based Business Licensing mechanism. The
jenis ikan yang dimanfaatkan, termasuk yang dilindungi possession of a SIPJI ensures that the fish species
dan/atau tercantum pada Appendiks CITES, berasal utilized, including protected species and/or those listed
dari sumber yang sah serta dikelola sesuai ketentuan under the CITES Appendices, originate from legitimate
peraturan perundang-undangan yang berlaku. sources and are managed in accordance with applicable
laws and regulations.
Penerapan prinsip akses yang bertanggung jawab The application of responsible access principles is
diwujudkan melalui kepatuhan terhadap seluruh reflected through full compliance with all licensing
persyaratan perizinan sebagai bentuk persetujuan requirements as a form of official state consent for
resmi negara atas pemanfaatan sumber daya hayati. the utilization of biological resources. The benefits
Manfaat yang dihasilkan dari kegiatan tersebut bersifat derived from these activities are non-financial in
non-finansial, antara lain berupa peningkatan edukasi nature, including increased public education and
dan kesadaran masyarakat mengenai keanekaragaman awareness of marine biodiversity, support for ex-situ
hayati laut, dukungan terhadap upaya konservasi ex- conservation efforts, and the provision of educational
situ, serta penyediaan wahana pembelajaran yang facilities that promote species protection and the
mendorong perlindungan spesies dan pemanfaatan sustainable use of biodiversity.
keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.
98
Page 99
KONSERVASI SECARA EX-SITU [OJK F.10.] EX-SITU CONSERVATION [OJK F.10.]
Ancol secara berkelanjutan melaksanakan program Ancol continuously implements ex-situ wildlife breeding
pengembangbiakan satwa secara ex-situ sebagai bagian programs as a part of its commitment to biodiversity
dari komitmen pelestarian keanekaragaman hayati. conservation. These programs focus on endangered
Program ini difokuskan pada spesies terancam punah dan and protected species, with the objective of supporting
dilindungi, dengan tujuan mendukung keberlangsungan population sustainability and reducing the extraction of
populasi serta mengurangi pengambilan satwa dari alam. wildlife from natural habitats.
Kegiatan konservasi ex-situ dikelola oleh Lembaga Ex-situ conservation activities are managed by the Ancol
Konservasi Ancol sesuai dengan ketentuan perizinan dan Conservation Institution in accordance with applicable
prinsip kesejahteraan satwa. Hingga 31 Desember 2025, licensing requirements and animal welfare principles. As of
Ancol telah berhasil melakukan pengembangbiakan 31 December 2025, Ancol has successfully carried out ex-
ex-situ terhadap sejumlah spesies, yang mencerminkan situ breeding of several species, reflecting the Company’s
kontribusi Perseroan dalam mendukung upaya konservasi contribution to supporting sustainable biodiversity
dan edukasi keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. conservation and environmental education efforts.
HASIL BREEDING PT TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL 2025
Breeding Results of PT Taman Impian Jaya Ancol in 2025
NO NAMA SPESIES NAMA LOKAL JUMLAH (INDIVIDU)
Species name Local name Counts (individual)
1 Sturnus melanopterus Jalak Putih 6
2 Psittacula alexandri Betet Jawa 1
3 Cervus timorensis Rusa Timor 7
4 Axis axis Rusa Totol 1
5 Spheniscus humboldti Penguin Humboldt 6
6 Leucopsar rothschildi Jalak Bali 1
7 Garrulax laucolophus Poksay Mandarin 1
8 Mollucan eclectus Nuri Bayan 2
9 Symphalagus syndactylus Siamang 1
10 Porphyrio porphyrio Mandar Biru 1
11 Aonix cinereus Berang-berang Cakar Kecil 3
Lumba-lumba Hidung Botol
12 Tursiops aduncus 1
Indo-pasifik
13 Chiloscyllium plagiosum Hiu Bambu Batik 43
14 Atelomycterus marmoratus Hiu Tokek Karang 11
15 Cacatua galerita triton Kakatua Triton 2
16 Lorius lory Nuri Kepala hitam 1
17 Aix galericulata Bebek Mandarin 3
18 Aurelia aurita Ubur-Ubur Bulan 1.035
Jumlah
1.126
Total
Sejalan dengan komitmen terhadap konservasi lingkungan, In line with its commitment to environmental conservation,
Ancol secara berkala melakukan identifikasi dan pendataan Ancol periodically conducts the identification and inventory
spesies yang dikelola, serta mengklasifikasikannya of species under its management and classifies them in
berdasarkan International Union for Conservation of accordance with the International Union for Conservation
Nature (IUCN) Red List. Klasifikasi ini digunakan sebagai of Nature (IUCN) Red List. This classification is used as a
dasar pemantauan status konservasi dan pengelolaan basis for monitoring conservation status and implementing
spesies secara bertanggung jawab. Sebagai bagian dari responsible species management. As part of its compliance
kepatuhan terhadap ketentuan perizinan, Perseroan juga with applicable licensing requirements, the Company also
menyampaikan laporan pengelolaan dan pendataan submits quarterly reports on species management and
spesies secara triwulanan kepada Balai Konservasi Sumber inventory to the Jakarta Natural Resources Conservation
Daya Alam (BKSDA) Jakarta. Tabel berikut menyajikan Agency (Balai Konservasi Sumber Daya Alam, BKSDA) Jakarta.
daftar spesies yang dikelola Ancol berdasarkan klasifikasi The following table presents a list of species managed by
IUCN Red List tahun 2025. Ancol based on the 2025 IUCN Red List classification.
Laporan Keberlanjutan 2025 99
Sustainability Report 2025
Page 100
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
HASIL BREEDING PT TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL 2025
Breeding Results of PT Taman Impian Jaya Ancol in 2025
STATUS KONSERVASI
NAMA SPESIES NAMA LOKAL
No BERDASARKAN IUCN RED LIST
Species name Local name
IUCN Red List Conservation Status
1 Chelonia mydas Penyu Hijau Least Concern
2 Haliastur indus Elang Bondol Least Concern
3 Nisaetus cirrhatus Elang Brontok Least Concern
4 Haliaeetus leucogaster Elang laut Dada Putih Least Concern
5 Pernis ptilorhynchus Elang Sikep Madu Asia Least Concern
6 Cacatua galerita triton Kakatua Besar Jambul Kuning Least Concern
7 Cacatua sanguinea Kakatua Rawa Least Concern
8 Trichoglossus haematodus Nuri Pelangi Least Concern
9 Trichoglossus ornatus Perkici Dora Least Concern
10 Anthracoceros albirostris Kangkareng Perut Putih Least Concern
11 Chalcopsitta scintillata Nuri Aru Least Concern
12 Lorius lory Nuri Kepala Hitam Least Concern
13 Chalcopsitta atra Nuri Hitam Least Concern
14 Eos bornea Nuri Merah Least Concern
15 Eclectus roratus Nuri Bayan Least Concern
16 Pseudeos fuscata Dusky Lory Least Concern
17 Otaria byronia Singa Laut Least Concern
18 Arctocephalus australis Fur Seal Amerika Selatan Least Concern
19 Trachemys scripta elegans Kura-kura Brazil Least Concern
20 Axis axis Rusa totol Least Concern
21 Ara chloropterus Green Winged Macaw Least Concern
22 Ara ararauna Blue and Gold Macaw Least Concern
23 Ducula pinon Pergam Pinon Least Concern
24 Psittacula eupatria Parkit Alexandrine Least Concern
25 Sturnia pagodarum Jalak Brahmana Least Concern
26 Turdoides striata Jungle Babbler Least Concern
27 Taeniura lymma Pari Totol Biru Least Concern
28 Enteroctopus dofleini Gurita Pasifik Raksasa Least Concern
29 Tursiops aduncus Lumba-Lumba Hidung Botol Near Threatened
30 Cacatua goffiniana Kakatua Tanimbar Near Threatened
31 Probosciger aterrimus Kakatua Raja Near Threatened
32 Psittacula alexandri Betet Jawa Near Threatened
33 Chiloscyllium plagiosum Hiu Bambu Near Threatened
100
Page 101
STATUS KONSERVASI
NAMA SPESIES NAMA LOKAL
No BERDASARKAN IUCN RED LIST
Species name Local name
IUCN Red List Conservation Status
34 Atelomycterus marmoratus Hiu Tokek Near Threatened
35 Hemiscyllium halmahera Hiu Berjalan Halmahera Near Threatened
36 Helarctos malayanus Beruang Madu Vulnerable
37 Arctictis binturong Binturong Vulnerable
38 Amyda cartilaginea Labi-Labi Vulnerable
39 Trachypithecus auratus Lutung Jawa Vulnerable
40 Cervus timorensis Rusa timor Vulnerable
41 Rhyticeros undulatus Julang Emas Vulnerable
42 Lorius garrulus Nuri Maluku Vulnerable
43 Centropus nigrorufus Bubut Jawa Vulnerable
44 Aonyx cinereus Berang-berang Cakar Kecil Vulnerable
45 Spheniscus humboldti Penguin Humboldt Vulnerable
46 Nebrius ferrugineus Hiu Buto Vulnerable
47 Carcharhinus melanopterus Hiu Sirip Hitam Vulnerable
48 Symphalangus syndactylus Siamang Endangered
49 Pavo muticus Merak Hijau Endangered
50 Cacatua alba Kakatua Besar Jambul Putih Endangered
51 Cacatua moluccensis Kakatua Seram Endangered
52 Acridotheres melanopterus Jalak Putih Endangered
53 Psittacus erithacus African Grey Endangered
54 Aratinga solstitialis Sun Conure Endangered
55 Himantura undulata Pari Macan Endangered
56 Rhinopetera javanica Pari Hidung Pesek Endangered
57 Cheilinus undulatus Ikan Napoleon Endangered
58 Eretmochelys imbricata Penyu Sisik Critically Endangered
59 Orlitia borneensis Kura-kura Biuku Critically Endangered
60 Leucopsar rothschildi Jalak Bali Critically Endangered
61 Cacatua sulphurea Kakatua Jambul Kuning Kecil Crtitically Endangered
Laporan Keberlanjutan 2025 101
Sustainability Report 2025
Page 102
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
DAFTAR NAMA FLORA
List of Flora
NAMA SPESIES NAMA LOKAL JUMLAH
No
Species name Local name Total
1 Akasia Acacia mangium 4
2 Alpukat Persea americana 1
3 Angsana Pterocarpus indicus 66
4 Api Api Avicennia alba 8
5 Asem Jawa Tamarindus indica 5
6 Atamimi Kigelia sp 79
7 Baobab Adansonia digitata 10
8 Belimbing Averrhoa carambola L 1
9 Beringin Ficus benjamina 73
10 Beringin Sabre Ficus Maclellandii 9
11 Bintaro Cerbera manghas L. 6
12 Biola Cantik Ficus lyrata 22
13 Bisbul Diospyros discolor 3
14 Bismarkia Silver Bismarckia nobilis 2
15 Palem Bismarkia Bismarckia nobilis 104
16 Bodhi Ficus religiosa 8
17 Buni Keraton Antidesma bunius L. 12
18 Bunut Ficus virens 1
19 Buttercup Cochlospermum vitifolium 1
20 Butun Barringtonia asiatica 28
21 Cemara Angin Casuarina junghuhniana 2
22 Cemara Laut Casuarina equisetifolia L. 1
23 Cermai Phyllanthus acidus (L.) Skeels 2
24 Cordia Kendal Sari Cordia dichotoma 1
25 Flamboyan Delonix regia 48
26 Glodogan Tiang Polyalthia longifolia 33
27 Jambu Psidium guajava L. 4
28 Jambu Air Syzygium aqueum 5
29 Jambu Klutuk Psidium guajava 1
30 Jaranan Lannea coromandelica 2
31 Jati Mas Tectona grandis L. 1
32 Jeruk Citrus sinensis (L.) 1
33 Jeruk Purut Citrus hystrix DC. 1
34 Kamboja Plumeria alba 57
102
Page 103
NAMA SPESIES NAMA LOKAL JUMLAH
No
Species name Local name Total
35 Kamboja Kuning — 22
36 Kamboja Merah — 3
37 Kamboja Pink — 33
38 Kamboja Pink Cendana — 4
39 Kamboja Pink Putih — 2
40 Kamboja Putih — 33
41 Kamboja Tricolor — 22
42 Kamboja Tricolor Cendana — 18
43 Kapuk Randu Ceiba pentandra 5
44 Karet Munding Ficus elastica 118
45 Kayu Hitam Diospyros celebica 97
46 Keben Barringtonia asiatica 3
47 Kelapa Cocos nucifera 536
48 Kelapa Sawit Elaeis guineensis 1
49 Kelengkeng Dimocarpus longan 3
50 Ketapang Terminalia catappa 35
51 Ketapang Kencana/Mini Terminalia mantaly 45
52 Kol Banda Pisonia alba 2
53 Kupu Kupu Bauhinia purpurea 43
54 Lohansung Podocarpus macrophyllus 22
55 Mahoni Swietenia mahagoni 13
56 Mangga Mangifera indica 32
57 Mindi Melia azedarach 17
58 Nangka Artocarpus heterophyllus 2
59 Nyamplung Calophyllum inophyllum 23
60 Palem Dop/Palem Botol Hyophorbe lagenicaulis 11
61 Palem Ekor Tupai Wodyetia bifurcata 2
62 Palem Jepang Ptychosperma macarthurii 12
63 Palem Kenari Phoenix canariensis 44
64 Palem Kurma Phoenix dactylifera 3
65 Palem Putri Adonidia merrillii 410
66 Palem Raja Roystonea regia 59
67 Palem Sadeng Saribus rotundifolius 1.172
68 Palem Segitiga Dypsis decaryi 5
69 Pandan Laut Pandanus odorifer 2
70 Parahiba Schizolobium parahyba 14
Laporan Keberlanjutan 2025 103
Sustainability Report 2025
Page 104
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
NAMA SPESIES NAMA LOKAL JUMLAH
No
Species name Local name Total
71 Patah Tulang Euphorbia tirucalli 1
72 Pilang Vachellia leucophloea 1
73 Pohon Buas Buas Premna serratifolia 1
74 Pohon Roda Hura crepitans 6
75 Polongan Pongamia pinnata 61
76 Pulai Alstonia scholaris 19
77 Sawo Manilkara zapota 1
78 Sawo Kecik Manilkara kauki 1
79 Sengon Paraserianthes falcataria 13
80 Spathodea Spathodea campanulata 1
81 Srikaya Annona squamosa L. 2
82 Sukun Artocarpus altilis 6
83 Tabebuya Tabebuia rosea 19
84 Tabebuya Kuning Handroanthus chrysotrichus 14
85 Tanjung Mimusops elengi 23
86 Trembesi Samanea saman 299
87 Walisongo Schefflera arboricola 1
88 Waru Hibiscus tiliaceus 143
89 Waru Maroon Hibiscus tiliaceus 7
90 Waru Varigata Hibiscus tiliaceus 5
Jumlah I Total 4.094
104
Page 105
PENGELOLAAN HABITAT PENYU SISIK DI HAWKSBILL SEA TURTLE HABITAT
PULAU BIDADARI MANAGEMENT ON BIDADARI ISLAND
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga As part of the Company’s commitment to conserving
keanekaragaman hayati pesisir dan laut, Ancol bersama coastal and marine biodiversity, Ancol, in collaboration
BKSDA Jakarta melakukan kajian ilmiah terhadap area with BKSDA Jakarta, conducted a scientific assessment
operasional yang memiliki nilai ekologis penting. Salah of operational areas with significant ecological value.
satu kajian tersebut adalah Kajian Kesesuaian Pulau One such assessment was the Suitability Study of
Bidadari, Kepulauan Seribu, sebagai Habitat Peneluran Bidadari Island, Kepulauan Seribu, as a Hawksbill Turtle
Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) yang dilaksanakan (Eretmochelys imbricata) nesting habitat, which was
pada tahun 2025. Kajian ini menjadi dasar ilmiah bagi carried out in 2025. This study serves as the scientific
pelaksanaan kegiatan konservasi in-situ di kawasan basis for the implementation of in-situ conservation
Pulau Bidadari. activities on Bidadari Island.
Hasil kajian menunjukkan bahwa Pulau Bidadari secara The results of the study indicate that Bidadari
umum masih memiliki karakteristik biofisik pantai yang Island generally still possesses coastal biophysical
sesuai untuk mendukung aktivitas peneluran Penyu characteristics suitable for supporting Hawksbill Turtle
Sisik. Berdasarkan pengukuran lapangan, pantai Pulau nesting activities. Based on field measurements, the
Bidadari memiliki lebar rata-rata sekitar 18,46 meter beach of Bidadari Island has an average width of
dengan kemiringan pantai landai berkisar 5,48°–6,39°, approximately 18.46 meters with a gentle slope ranging
kondisi yang dinilai ideal bagi penyu untuk mengakses from 5.48° to 6.39°, conditions considered ideal for turtle
lokasi peneluran. Tekstur sedimen pantai didominasi oleh access to nesting sites. The beach sediment texture is
pasir sedang hingga kasar dengan proporsi lebih dari dominated by medium to coarse sand, accounting for
90%, yang mendukung kestabilan sarang, pertukaran more than 90% of the composition, which supports nest
gas, serta tingkat kelembapan yang sesuai bagi proses stability, gas exchange, and appropriate moisture levels
inkubasi telur penyu. for turtle egg incubation.
Dari sisi kualitas mikrohabitat, kadar air pasir Pulau In terms of microhabitat quality, the sand moisture
Bidadari berada pada kisaran 2–12% dengan rata-rata content on Bidadari Island ranges from 2% to 12%, with
sekitar 7,8%, yang masih berada dalam rentang optimal an average of approximately 7.8%, remaining within the
bagi perkembangan embrio penyu. Uji kelembutan pasir optimal range for turtle embryo development. Sand
menunjukkan bahwa sebagian area pantai masih mudah softness tests indicate that several beach areas are still
digali hingga kedalaman sarang alami penyu, meskipun easily excavated to the natural nesting depth of turtles.
terdapat beberapa titik yang mengalami penurunan However, certain locations have experienced a decline
kualitas akibat abrasi, struktur bangunan, serta perakaran in quality due to abrasion, built structures, and dense
vegetasi yang rapat. Kondisi ini menjadi salah satu faktor vegetation root systems. These conditions represent
pembatas yang perlu dikelola secara adaptif dalam limiting factors that require adaptive management in the
pengelolaan kawasan. overall area management approach.
Kajian juga mengidentifikasi bahwa Pulau Bidadari The study also identified that Bidadari Island has
masih memiliki sejarah aktivitas peneluran Penyu Sisik recorded Hawksbill Turtle nesting activity within the past
dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata ditemukan five years, with an average of approximately 4–5 nests
sekitar 4–5 sarang per tahun. Keberadaan predator alami per year. The presence of natural predators, such as
seperti biawak masih berada dalam tingkat kepadatan monitor lizards, remains at relatively normal population
yang relatif normal dibandingkan pulau-pulau lain di densities compared to other islands in the Kepulauan
Kepulauan Seribu. Sementara itu, pengelolaan sampah Seribu. Meanwhile, the management of inorganic waste
anorganik di kawasan pantai dinilai cukup baik, along the beach area is considered adequate and does
sehingga tidak menjadi hambatan utama bagi aktivitas not constitute a major barrier to turtle nesting activities.
peneluran penyu.
Laporan Keberlanjutan 2025 105
Sustainability Report 2025
Page 106
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
Dari hasil perhitungan Indeks Kesesuaian Habitat Based on the calculation of the Habitat Suitability Index
(IKH), Pulau Bidadari memperoleh nilai sebesar 2,83 (HSI), Bidadari Island obtained a score of 2.83, indicating
yang mengindikasikan kategori sesuai sebagai habitat that the island falls within the “suitable” category as
peneluran Penyu Sisik. Faktor pembatas utama yang perlu a Hawksbill Turtle nesting habitat. The main limiting
mendapatkan perhatian lebih lanjut adalah tingginya factors requiring further attention include high canopy
tutupan vegetasi tajuk dan gangguan cahaya buatan dari vegetation cover and artificial light disturbance from
fasilitas wisata serta aktivitas perairan di sekitar pulau. tourism facilities and surrounding marine activities.
Kajian merekomendasikan pengelolaan pencahayaan The study recommends the implementation of wildlife-
ramah satwa, pengendalian vegetasi secara selektif, serta friendly lighting management, selective vegetation
penguatan upaya perlindungan sarang sebagai langkah control, and strengthened nest protection measures to
peningkatan daya dukung habitat. enhance habitat carrying capacity.
Kajian ini menjadi landasan ilmiah bagi Ancol dalam This study serves as a scientific foundation for Ancol in
melaksanakan program konservasi Penyu Sisik secara implementing sustainable Hawksbill Turtle conservation
berkelanjutan di Pulau Bidadari, termasuk kegiatan programs on Bidadari Island, including hatchling
pelepasliaran tukik, perlindungan sarang alami, serta release activities, protection of natural nests, and public
edukasi publik. education initiatives.
106
Page 107
RESTORASI KERANG HIJAU, GREEN MUSSEL RESTORATION: ANCOL’S
KEANEKARAGAMAN HAYATI LAUT ANCOL MARINE BIODIVERSITY TODAY AND
KINI DAN NANTI TOMORROW
Sebagai kawasan wisata pesisir yang berlokasi di Teluk As a coastal tourism destination located in Jakarta Bay,
Jakarta, Ancol menghadapi tantangan kualitas perairan Ancol faces marine water quality challenges influenced
laut yang dipengaruhi oleh aktivitas perkotaan, termasuk by urban activities, including domestic and industrial
limpasan limbah domestik dan industri dari wilayah wastewater runoff from surrounding areas. These
sekitarnya. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas conditions have the potential to degrade seawater
air laut, serta memengaruhi kesehatan ekosistem quality and adversely affect the health of coastal
pesisir. Paparan pencemar, termasuk logam berat seperti ecosystems. Exposure to pollutants, including heavy
merkuri (Hg), kadmium (Cd), timbal (Pb), kromium (Cr), metals such as mercury (Hg), cadmium (Cd), lead (Pb),
dan timah (Sn), telah teridentifikasi pada biota laut di chromium (Cr), and tin (Sn), has been identified in marine
wilayah Teluk Jakarta dan menjadi perhatian dalam biota in Jakarta Bay and remains a key concern in coastal
pengelolaan lingkungan pesisir. environmental management.
Menanggapi tantangan tersebut, sejak tahun 2018 In response to these challenges, since 2018 the Company
Perseroan menginisiasi Program Jernih Laut Jakarta has initiated the Jakarta Clear Sea Program, which
yang berfokus pada restorasi kerang hijau sebagai salah focuses on green mussel restoration as a nature-based
satu solusi berbasis alam untuk mendukung pemulihan solution to support the recovery of marine water quality
kualitas air laut dan keanekaragaman hayati pesisir. and coastal biodiversity. Green mussels (Perna viridis)
Kerang hijau (Perna viridis) memiliki peran ekologis play an important ecological role as natural filter feeders
sebagai organisme penyaring alami (filter feeder) yang capable of reducing particulate matter and pollutants in
mampu membantu mengurangi beban partikel dan zat seawater. Their presence contributes to improved water
pencemar di perairan laut, sehingga keberadaannya quality and enhanced ecosystem stability.
berkontribusi terhadap peningkatan kualitas perairan
dan stabilitas ekosistem.
Laporan Keberlanjutan 2025 107
Sustainability Report 2025
Page 108
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
Berdasarkan hasil penelitian dan eksperimen yang Based on research and experimental activities conducted
dilakukan oleh tim konservasi Ancol, diketahui bahwa by Ancol’s conservation team, it was found that every
setiap 1 kilogram kerang hijau mampu menyaring 1 kilogram of green mussels is capable of filtering
sekitar 3 liter air laut per jam. Sepanjang tahun 2025, approximately 3 liters of seawater per hour. Throughout
kegiatan restorasi kerang hijau telah mencapai total 2025, green mussel restoration activities reached a total
4.200 kilogram dan melibatkan partisipasi 517 orang of 4,200 kilograms and involved the participation of
dari berbagai komunitas yang secara keseluruhan 517 individuals from various communities, collectively
turut mendukung upaya perbaikan kualitas perairan di supporting efforts to improve water quality in the Ancol
kawasan Ancol. area.
Selain aspek restorasi, Program Jernih Laut Jakarta juga Beyond restoration activities, the Jakarta Clear Sea
diperkuat melalui kegiatan edukasi dan kolaborasi. Program is also strengthened through education and
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup collaboration initiatives. In commemoration of World
dan Hari Laut Sedunia pada 8 Juni 2025, Perseroan Environment Day and World Oceans Day on 8 June
berkolaborasi dengan Komunitas Karya Pelajar Mengabdi 2025, the Company collaborated with the Komunitas
Bangsa Indonesia (KOMIB) dalam penyelenggaraan Karya Pelajar Mengabdi Bangsa Indonesia (KOMIB) to
Side Event Youth Water Forum. Kegiatan ini menjadi organize the Youth Water Forum Side Event. This activity
sarana peningkatan kesadaran generasi muda terhadap served as a platform to raise awareness among young
pentingnya perlindungan ekosistem laut dan peran people regarding the importance of protecting marine
langsung dalam menjaga keberlanjutan lingkungan ecosystems and their direct role in supporting the
pesisir. sustainability of coastal environments.
Pada tahun 2025, Perseroan mengembangkan video
animasi edukasi mengenai Program Restorasi Kerang
Hijau yang dipublikasikan melalui kanal YouTube resmi
Ancol sebagai sarana peningkatan edukasi publik, dan
dapat diakses melalui QR code berikut :
In 2025, the Company also developed an educational
animated video on the Green Mussel Restoration
Program, which was published through Ancol’s official
YouTube channel as part of its public education efforts. Ruang Keajaiban
The video can be accessed via the following QR code:
108
Page 109
PROGRAM UJI COBA TRANSPLANTASI CORAL REEF TRANSPLANTATION PILOT
TERUMBU KARANG PROGRAM
Sejak tahun 2023, terumbu karang mulai ditemukan di Since 2023, coral reefs have begun to be observed at
beberapa titik perairan Ancol, khususnya di area gugusan several locations in Ancol waters, particularly within the
restorasi kerang hijau, dan menunjukkan perkembangan green mussel restoration clusters, and have continued to
pada tahun-tahun berikutnya. Temuan ini memberikan show development in subsequent years. These findings
indikasi adanya potensi pertumbuhan dan pemulihan indicate the potential for coral reef growth and recovery
terumbu karang di perairan Ancol, terutama dari jenis Favia. in Ancol waters, especially for coral species from the Favia
Berdasarkan temuan tersebut, Perseroan menginisiasi genus. Based on these observations, Perseroan initiated
uji coba transplantasi terumbu karang di perairan Ancol a pilot coral transplantation program in Ancol waters
melalui kerja sama dengan Lembaga Pengembangan in collaboration with the Institute for Tourism Potential
Potensi Pariwisata dan Konservasi Kelautan (LP3K2) Development and Marine Conservation (LP3K2) of the
Kepulauan Seribu. Thousand Islands.
Sebagai pengembang dan pengelola kawasan wisata As the developer and operator of a coastal tourism
pesisir yang berada di Teluk Jakarta, PJAA mengambil area located in Jakarta Bay, PJAA plays an active role
peran aktif dalam upaya pemulihan kualitas perairan laut in restoring marine water quality through a seawater
melalui program penjernihan air laut yang terintegrasi purification program integrated with green mussel and
dengan restorasi kerang hijau dan terumbu karang. coral reef restoration. This program is implemented on a
Program ini dijalankan secara berkelanjutan dan telah continuous basis and has generated positive impacts on
memberikan dampak positif terhadap keanekaragaman marine biodiversity in Ancol waters, while also serving as
hayati perairan Ancol, sekaligus berfungsi sebagai wahana a platform for environmental education for the public and
edukasi lingkungan bagi masyarakat dan pengunjung. visitors.
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, The program has been implemented in stages, beginning
diawali dengan pemetaan dasar laut pada tahun 2018, with seabed mapping conducted in 2018, followed by
dilanjutkan dengan pelibatan komunitas dan masyarakat community and public engagement initiatives starting
sejak tahun 2019 hingga saat ini, serta perhitungan area in 2019 and continuing to the present, as well as the
terdampak dan pemantauan keanekaragaman hayati calculation of affected areas and ongoing monitoring of
laut yang dilakukan secara berkelanjutan. Berdasarkan marine biodiversity. Based on observations conducted
hasil pengamatan pada tahun 2025, tercatat keberadaan in 2025, a total of 20 coral individuals from the genera
20 individu terumbu karang dari jenis Favia, Favites, dan Favia, Favites, and Turbinaria were recorded in the coral
Turbinaria di area uji coba transplantasi. transplantation pilot area.
Selain kegiatan di kawasan Ancol, Perseroan juga In addition to activities carried out within the Ancol area,
berpartisipasi dalam aksi peduli terumbu karang di Perseroan also participated in coral reef conservation
Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Tidung Kecil dan actions in the Thousand Islands, specifically on Tidung
Pulau Pramuka, melalui kegiatan Coral Triangle Day yang Kecil Island and Pramuka Island, through Coral Triangle Day
diselenggarakan pada 25–26 Juni 2025 sebagai bagian activities held on 25–26 June 2025. This participation forms
dari komitmen Perseroan dalam mendukung upaya part of the Company’s commitment to supporting broader
pelestarian terumbu karang dan ekosistem laut secara coral reef conservation and marine ecosystem protection
lebih luas di wilayah Kepulauan Seribu. efforts throughout the Thousand Islands region.
Laporan Keberlanjutan 2025 109
Sustainability Report 2025
Page 110
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
PELEPASLIARAN TUKIK PENYU SISIK DI PULAU BIDADARI - SERIBU
TUKIK SEJUTA HARAPAN
Release of Hawksbill Turtle Hatchlings on Bidadari Island - A Thousand
Hatchlings, A Million Hopes
Sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian As a form of commitment to marine biodiversity
keanekaragaman hayati laut, Perseroan tidak hanya conservation, the Company does not only focus on ex-
berfokus pada upaya konservasi ex-situ, tetapi juga situ conservation efforts but also actively supports coastal
secara aktif mendukung konservasi ekosistem pesisir ecosystem conservation through an in-situ approach.
melalui pendekatan in-situ. Salah satu wujud nyata One concrete manifestation of this commitment is the
dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan kegiatan release of Hawksbill turtle hatchlings (Eretmochelys
pelepasliaran tukik Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) imbricata) on Bidadari Island, Thousand Islands, as part
di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, sebagai bagian of the Company’s ongoing efforts to protect endangered
dari upaya berkelanjutan Perseroan dalam melindungi marine species.
spesies laut yang terancam punah.
Penyu sisik merupakan salah satu dari enam spesies penyu The Hawksbill turtle is one of six turtle species found in
yang terdapat di Indonesia dan dikategorikan berstatus Indonesia and is categorized as critically endangered by
kritis oleh IUCN. Berdasarkan kajian kesesuaian habitat the IUCN. Based on a habitat suitability study conducted
yang dilakukan oleh BKSDA Jakarta, Pulau Bidadari by BKSDA Jakarta, Bidadari Island is considered
dinilai masih mendukung sebagai habitat peneluran supportive as a nesting and growth habitat for Hawksbill
dan pertumbuhan penyu sisik. Karakteristik pantai yang turtles. The adequate beach characteristics, suitable sand
memadai, kualitas pasir yang sesuai, serta tingkat predasi quality, and predation levels that remain within normal
yang masih dalam batas normal menjadikan kawasan ini limits make this area vital in supporting the survival of
penting dalam mendukung kelangsungan hidup spesies the species.
tersebut.
110
Page 111
Pada 15 Desember 2025, sebanyak 150 tukik penyu Subsequently, on December 16, 2025, all 150
sisik berhasil menetas secara alami di Pulau Bidadari. hatchlings were released into the open sea. The
Keberhasilan penetasan ini menunjukkan bahwa Pulau release was carried out by the Ancol Conservation
Bidadari masih berfungsi sebagai habitat penting dan Team with facilitation from the Ministry of Marine
alami bagi penyu sisik untuk bertelur dan berkembang Affairs and Fisheries as part of ongoing efforts to
biak. Selanjutnya, pada 16 Desember 2025, seluruh support turtle population recovery and safeguard
tukik tersebut dilepasliarkan ke laut lepas. kegiatan marine biodiversity. This initiative reinforces the
pelepasliaran dilakukan oleh Tim Konservasi Ancol Company’s long-term commitment to protecting
dengan asistensi dari Kementerian Kelautan dan endangered marine species while maintaining the
Perikanan (KKP) sebagai bagian dari upaya pelestarian ecological integrity of coastal and marine ecosystems.
populasi penyu dan perlindungan keanekaragaman
hayati laut.
Selain Konservasi ex situ, Perseroan juga mendorong
konservasi in-situ diantaranya melakukan pelepasliaran
tukik penyu sisik serta menjaga keaslian habitat penyu
sisik di Pulau Bidadari.”
“In addition to ex-situ conservation efforts, the Company also promotes in-situ conservation, including the
release to wildlife for Small-spotted catshark, as well as preservation of the natural habitat for hawksbill sea
turtle in Bidadari Island. In December 2025.”
Laporan Keberlanjutan 2025 111
Sustainability Report 2025
Page 112
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
TIGA PULUH TIGA TAHUN SEA WORLD ANCOL:
INISIATIF KONSERVASI IKAN HIU BERJALAN SEBAGAI BIOTA LAUT ENDEMIK
Thirty-Three Years of Sea World Ancol: Walking Shark Conservation Initiative as Endemic
Marine Biota
Dalam rangka memperingati 33 tahun operasionalnya In commemoration of its 33rd anniversary of operations
pada 2 Oktober 2025, Sea World Ancol menegaskan on October 2, 2025, Sea World Ancol reaffirms its role
kembali perannya sebagai destinasi eduwisata kelautan as a marine edutourism destination that prioritizes
yang mengedepankan edukasi, konservasi, dan riset. education, conservation, and research. Since starting
Sejak beroperasi pada tahun 1992, Sea World Ancol tidak operations in 1992, Sea World Ancol has not only
hanya menghadirkan sarana rekreasi, tetapi juga secara provided recreational facilities but has also consistently
konsisten berkontribusi dalam peningkatan kesadaran contributed to increasing public awareness and
publik serta pelestarian ekosistem laut Indonesia. preserving Indonesia’s marine ecosystems.
Momentum perayaan ulang tahun ke-33 ini ditandai The momentum of this 33rd-anniversary celebration
dengan kehadiran biota baru, yaitu Hiu Berjalan is marked by the introduction of a new biota, the
Halmahera (Hemiscyllium halmahera), spesies hiu Halmahera Walking Shark (Hemiscyllium halmahera), an
endemik dari Maluku Utara yang berstatus Hampir endemic shark species from North Maluku listed as Near
Terancam menurut International Union for Conservation Threatened by the International Union for Conservation
of Nature. Kehadiran spesies ini merupakan hasil of Nature. The presence of this species is the result of a
112
Page 113
Hiu Berjalan Halmahera ini adalah salah satu bukti
nyata kekayaan laut Indonesia yang unik di dunia. Di
usia ke-33 tahun, kami ingin menegaskan bahwa Sea
World Ancol tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi
juga menjadi pusat pembelajaran dan konservasi yang
berkelanjutan.”
“This Halmahera Walking Shark is concrete evidence of Indonesia’s marine wealth, which is unique in the world.
In this 33rd anniversary, we want to emphasize that Sea World Ancol does not only provide entertainment but
also serves as a center for sustainable learning and conservation,”
kolaborasi program riset dan konservasi bersama Badan collaborative research and conservation program with
Riset dan Inovasi Nasional sebagai bagian dari upaya the National Research and Innovation Agency (BRIN)
pelestarian spesies laut endemik Indonesia. as part of efforts to preserve Indonesia’s endemic
marine species.
Melalui program pengembangbiakan terkontrol dan Through controlled breeding programs and the
penyediaan sarana edukasi bagi pengunjung, Sea World provision of educational facilities for visitors, Sea
Ancol memperkuat kontribusinya dalam konservasi World Ancol strengthens its contribution to marine
keanekaragaman hayati laut serta peningkatan literasi biodiversity conservation and the enhancement of
lingkungan. environmental literacy.
“Hiu Berjalan Halmahera ini adalah salah satu bukti nyata “This Halmahera Walking Shark is concrete evidence of
kekayaan laut Indonesia yang unik di dunia. Di usia ke-33 Indonesia’s marine wealth, which is unique in the world.
tahun, kami ingin menegaskan bahwa Sea World Ancol In this 33rd anniversary, we want to emphasize that
tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi Sea World Ancol does not only provide entertainment
pusat pembelajaran dan konservasi yang berkelanjutan.” but also serves as a center for sustainable learning
ujar Eddy Prastiyo – Direktur Operasional PT and conservation,” said Eddy Prastiyo – Director of
Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Operations of PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Laporan Keberlanjutan 2025 113
Sustainability Report 2025
Page 114
Kinerja Lingkungan Berkelanjutan
Sustainable Environmental Performance
PENGADUAN TERKAIT LINGKUNGAN ENVIRONMENTAL-RELATED
HIDUP [GRI 2-27] [OJK F.16] COMPLAINTS [GRI 2-27] [OJK F.16]
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan operasional The Company is committed to conducting its operations
secara bertanggung jawab dan mematuhi seluruh responsibly and in full compliance with applicable
regulasi lingkungan hidup yang berlaku sebagai bagian environmental regulations as part of its sustainability
dari penerapan prinsip keberlanjutan. Komitmen principles. This commitment is reflected in various
tersebut tercermin dalam berbagai praktik pengelolaan environmental management practices, ranging from
lingkungan, mulai dari pengelolaan limbah dan air limbah compliant waste and wastewater management, the
yang sesuai ketentuan, penerapan efisiensi sumber daya, implementation of resource efficiency measures,
hingga upaya konservasi kawasan hijau dan ekosistem to conservation efforts for green areas and coastal
pesisir di lingkungan Ancol. Perseroan juga secara ecosystems within the Ancol area. The Company also
berkelanjutan melaksanakan rehabilitasi lingkungan, continuously undertakes environmental rehabilitation
seperti penanaman mangrove, pelestarian ekosistem initiatives, such as mangrove planting, coastal ecosystem
pantai, dan perlindungan biota laut sebagai kontribusi preservation, and marine biodiversity protection, as a
nyata terhadap keberlanjutan keanekaragaman hayati. tangible contribution to biodiversity sustainability.
Meskipun Perseroan terus meminimalkan dampak Although the Company continuously strives to minimize
lingkungan melalui berbagai program mitigasi, Perseroan environmental impacts through various mitigation
tetap menjaga prinsip keterbukaan dan akuntabilitas programs, it upholds the principles of transparency and
dengan menyediakan mekanisme pengaduan bagi accountability by providing grievance mechanisms for the
masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya. public and other stakeholders. Any party affected by the
Setiap pihak yang merasa terdampak oleh kegiatan Company’s operational activities may submit complaints
operasional Perseroan dapat menyampaikan pengaduan through the available official channels, including
melalui saluran resmi yang tersedia, yaitu chat melalui WhatsApp chat, the Company’s website, and electronic
aplikasi WhatsApp, situs web, maupun surat elektronik mail (email), which are managed by the relevant units.
(email) yang dikelola oleh unit terkait. Setiap laporan All reports or complaints received are recorded, verified,
atau pengaduan yang diterima akan dicatat, diverifikasi, and followed up in accordance with internal procedures,
dan ditindaklanjuti sesuai prosedur internal, termasuk including cross-unit coordination where necessary, to
koordinasi lintas-unit jika diperlukan, guna memastikan ensure prompt, objective, and compliant handling in line
penanganan yang cepat, objektif, dan sesuai ketentuan with applicable laws and regulations.
perundang-undangan.
Sepanjang periode pelaporan hingga 31 Desember Throughout the reporting period up to 31 December 2025,
2025, Perseroan tidak menerima pengaduan terkait the Company did not receive any environmental-related
lingkungan hidup dari masyarakat maupun pemangku complaints from the public or other stakeholders. The
kepentingan lainnya. Tidak adanya pengaduan ini sejalan absence of complaints is consistent with the Company’s
dengan kinerja pengelolaan lingkungan yang efektif, effective environmental management performance and
serta menunjukkan bahwa implementasi kebijakan indicates that the implementation of environmental
dan prosedur kepatuhan lingkungan berjalan dengan compliance policies and procedures has been carried
baik. Selain itu, pada tahun pelaporan, Perseroan tidak out properly. Furthermore, during the reporting year,
dikenakan sanksi, denda, ataupun tindakan administratif the Company was not subject to any sanctions, fines, or
lainnya atas ketidakpatuhan terhadap peraturan other administrative actions related to non-compliance
lingkungan hidup, sehingga mengukuhkan komitmen with environmental regulations, thereby reinforcing the
Perseroan dalam mematuhi seluruh ketentuan dan Company’s commitment to regulatory compliance and
menjaga harmoni antara kegiatan operasional dan to maintaining harmony between its operations and
kelestarian lingkungan. environmental sustainability.
114
Page 115
Catatan | Notes:
Pohon Paku kapal yang merupakan Pohon tertua dengan usia lebih dari 100 tahun di kawasan Ancol
The ship fern tree is believed to be the oldest tree in the Ancol area, with an estimated age of over 100 years
BIAYA LINGKUNGAN [OJK F.4] ENVIRONMENTAL COSTS [OJK F.4]
Perseroan secara konsisten mengalokasikan anggaran The Company consistently allocates a dedicated budget
khusus untuk mendukung program-program to support environmental management programs as
pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen part of its commitment to responsible and sustainable
terhadap operasional yang bertanggung jawab dan operations. These environmental expenditures cover
berkelanjutan. Biaya lingkungan tersebut mencakup a range of activities aimed at minimizing potential
berbagai aktivitas yang bertujuan meminimalkan negative environmental impacts while ensuring that
potensi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus all operational activities comply with applicable laws
memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional and regulations. Throughout 2025, the Company
memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan incurred total environmental costs of IDR 7.13 billion
yang berlaku. Sepanjang tahun 2025, Perseroan to support the management of parks and green open
mengeluarkan biaya lingkungan sebesar Rp 7,13 miliar spaces, maintenance of cleanliness across tourist areas,
untuk mendukung kegiatan pengelolaan taman dan waste and wastewater management, environmental
ruang terbuka hijau, pemeliharaan kebersihan area wisata, quality monitoring, and other environmental mitigation
pengelolaan limbah dan air limbah, serta pemantauan initiatives.
kualitas lingkungan dan mitigasi lingkungan lainnya.
Biaya Lingkungan
Environmental Costs
7,13 Miliar Rupiah
Billion Rupiah 10,47 Miliar Rupiah
Billion Rupiah 9,08 Miliar Rupiah
Billion Rupiah
2025 2024 2023
Laporan Keberlanjutan 2025 115
Sustainability Report 2025
Page 116
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Aximinci atemolum
Sustainable Social Performance
Aximinci atemolum
116
Page 117
Kinerja Sosial
Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
Laporan Keberlanjutan 2025 117
Sustainability Report 2025
Page 118
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
KINERJA SOSIAL BERKELANJUTAN
05 Sustainable Social Performance
Ancol mengelola karyawan secara
menyeluruh melalui proses
rekrutmen, pengembangan
kompetensi, pengelolaan kinerja,
serta pemenuhan kesejahteraan
sesuai regulasi ketenagakerjaan.
Perseroan memastikan lingkungan
kerja yang inklusif, adil, dan bebas
diskriminasi, serta menyediakan
berbagai program pelatihan
untuk mendukung peningkatan
kompetensi karyawan.”
“Ancol manages its workforce comprehensively through structured recruitment
processes, competency development, performance management, and the
fulfillment of employee welfare in accordance with applicable labor regulations.
The Company ensures an inclusive, fair, and non-discriminatory work environment,
while providing various training and development programs to continuously
enhance employee competencies.”
Karyawan merupakan aset yang berharga Employees are valuable assets to a company,
bagi sebuah perusahaan karena mereka as they play a crucial role in executing
memiliki peran penting dalam menjalankan business strategies, maintaining service
strategi, menjaga kualitas layanan, dan quality, and driving innovation. Effective
mendorong inovasi. Pengelolaan karyawan employee management contributes to
yang baik dapat menciptakan operasional operational efficiency, superior customer
yang efisien, pengalaman pelanggan yang experience, and the development of a
unggul, serta budaya kerja yang positif. positive and productive work culture.
118
Page 119
PENGELOLAAN KARYAWAN [GRI 3-3] EMPLOYEE MANAGEMENT [GRI 3-3]
Ancol mengelola karyawan secara komprehensif mulai Ancol manages its employees comprehensively,
dari proses rekrutmen, pengembangan kompetensi, covering recruitment, competency development, career
pengembangan karier, kesejahteraan, dan evaluasi kinerja. development, employee welfare, and performance
Pengelolaan karyawan menjadi tanggung jawab Human evaluation. Employee management is the responsibility
Capital Division. Per Desember 2025, Ancol mengelola of the Human Capital Department. As of December 2025,
sebanyak 577 orang karyawan. Jumlah tersebut mencakup Ancol employed a total of 577 employees This figure
karyawan PJA dan TIJA. includes employees of PJA and TIJA..
REKRUTMEN RECRUITMENT
Perseroan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dalam The Company upholds the principle of equal
kesempatan bekerja dan melarang keras penggunaan employment opportunity and strictly prohibits the use
tenaga kerja paksa maupun tenaga kerja anak di of forced labor and child labor throughout its entire
seluruh rantai bisnisnya. Di tahun 2025, Ancol merekrut business operations. In 2025, Ancol recruited a total of
karyawan baru sebanyak 34 orang. Hire rate karyawan 34 new employees. The hire rate by gender increased
baru berdasarkan gender mengalami peningkatan jika compared to the previous year, with a hire rate of 5.7%
dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan hire for male employees and 6.8% for female employees.
rate karyawan baru laki-laki sebesar 5,7% dan karyawan
baru perempuan sebesar 6,8%.
Berdasarkan kelompok usia, hire rate juga menunjukkan By age group, the hire rate increased across all categories,
peningkatan pada seluruh kelompok usia, kecuali except for employees under the age of 30, for which the
kelompok usia di bawah 30 tahun yang mengalami hire rate declined to 10.5% compared to the previous
penurunan menjadi 10,5% dibandingkan tahun reporting year. [OJK F.19]
sebelumnya. [OJK F.19.]
TENAGA KERJA BARU (ORANG) [GRI 401-1]
New Employee Hires (People)
BERDASARKAN GENDER
By Gender
DESKRIPSI
2025 2024 2023
Description
Laki-laki 26 3 4
Male
Perempuan 8 5 2
Female
TOTAL 34 8 6
HIRE RATE BERDASARKAN GENDER
Laki-laki 6.8%
Male
Perempuan
Female
4,5% 5,7%
1,8 %
0,3%
0,9%
2023 2024 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 119
Sustainability Report 2025
Page 120
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
TENAGA KERJA BARU (ORANG) [GRI 401-1]
New Employee Hires (People)
BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
By Age Group
DESKRIPSI
2025 2024 2023
Description
<30 tahun 25 8 3
<30 years old
30 - 49 tahun 4 0 0
30 - 49 years old
>50 tahun 5 0 3
>50 years old
TOTAL 34 8 6
HIRE RATE BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
11,3%
<30 tahun
10,5%
<30 years old
30 - 49 tahun
30 - 49 years old
>50 tahun 6,7%
>50 years old 4,7%
3,0%
1,5%
0,0%
0,0%
2023 2024 2025
PERPUTARAN KARYAWAN EMPLOYEE TURNOVER
Ancol terus berupaya menciptakan lingkungan kerja Ancol continuously strives to create a positive and
yang positif agar menjadi pilihan terbaik bagi karyawan supportive working environment in order to remain an
maupun calon talenta. Meski demikian, perputaran employer of choice for both existing employees and
karyawan merupakan dinamika yang tidak dapat prospective talent. Nevertheless, employee turnover is
dihindari. Pada tahun 2025, terdapat 26 orang karyawan an inherent part of workforce dynamics. In 2025, a total
yang meninggalkan Perseroan. of 26 employees left the Company.
Alasan karyawan meninggalkan Perseroan meliputi The reasons for employee departures included
pengunduran diri, berakhirnya masa kontrak, memasuki voluntary resignations, expiration of employment
masa pensiun, dan alasan pribadi lainnya. Untuk menjaga contracts, retirement, and other personal reasons. To
tingkat turnover tetap terkendali, Perseroan mengambil maintain a manageable turnover rate, the Company
sejumlah langkah strategis, antara lain menerapkan implemented several strategic measures, including
struktur kompensasi yang kompetitif berdasarkan offering competitive compensation structures aligned
standar pasar industri sejenis, menyediakan benefit with industry benchmarks, providing attractive
yang menarik, serta membuka peluang pengembangan employee benefits, and expanding career development
karier melalui mekanisme lelang jabatan dan berbagai opportunities through internal job postings and various
program pelatihan yang relevan dengan profesi dan training programs tailored to employees’ respective
kompetensi masing-masing karyawan. roles and competencies.
120
Page 121
PERPUTARAN KARYAWAN (ORANG) [GRI 401-1] [S-03]
Employee Turnover (People)
BERDASARKAN GENDER
By Gender
DESKRIPSI
2025 2024 2023
Description
Laki-laki 22 29 8
Male
Perempuan 4 4 2
Female
TOTAL 26 33 10
TURNOVER RATE BEDASARKAN GENDER
Laki-laki 6,0%
Male
Perempuan
Female 4,8%
3,6%
3,4%
1,8%
1,7%
2023 2024 2025
BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
By Age Group
DESKRIPSI
2025 2024 2023
Description
<30 tahun 2 4 1
<30 years old
30 - 49 tahun 6 8 2
30 - 49 years old
>50 tahun 18 21 7
>50 years old
TOTAL 26 33 10
TURNOVER RATE BERDASARKAN KELOMPOK UMUR
<30 tahun
<30 years old 24,0%
30 - 49 tahun 18,6%
30 - 49 years old
>50 tahun
>50 years old
7,1%
5,6%
1,6% 2,3%
0,5% 0,8%
1,9%
2023 2024 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 121
Sustainability Report 2025
Page 122
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
KESEJAHTERAAN KARYAWAN [IDX S-09, S-10] EMPLOYEE WELFARE [IDX S-09, S-10]
Ancol memastikan bahwa seluruh kebijakan dan praktik Ancol ensures that all employment policies and labor
ketenagakerjaan dijalankan sesuai dengan peraturan practices are implemented in compliance with applicable
perundang-undangan yang berlaku. Perseroan laws and regulations. The Company is committed to
berkomitmen untuk memenuhi hak dan kesejahteraan fulfilling employees’ rights and welfare through the
karyawan melalui pemenuhan upah minimum, provision of at least the minimum wage, participation
pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan dan in mandatory employment and health social security
kesehatan, pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat, programs, regulated working and rest hours, and the
serta penyediaan fasilitas kerja yang aman dan layak. availability of safe and decent working facilities.
Selain itu, Ancol secara berkala meninjau kebijakan In addition, Ancol periodically reviews its internal policies
internal agar tetap sejalan dengan regulasi terbaru to ensure alignment with the latest regulations and the
dan kebutuhan karyawan. Dengan demikian, Perseroan evolving needs of employees. Through this approach,
tidak hanya memenuhi kepatuhan hukum, tetapi juga the Company not only ensures legal compliance but also
memastikan terciptanya lingkungan kerja yang adil, fosters a fair, safe, and supportive working environment
aman, dan mendukung kesejahteraan seluruh karyawan. that promotes employee well-being.
Berdasarkan status ketenagakerjaan, Ancol Based on employment status, Ancol employs two categories
mempekerjakan dua jenis karyawan, yaitu karyawan of employees, namely permanent and non-permanent
tetap dan tidak tetap. Status ketenagakerjaan tersebut employees. These employment statuses determine the
memengaruhi jenis tunjangan yang diterima karyawan. types of benefits and entitlements received by employees.
JENIS TUNJANGAN YANG DITERIMA KARYAWAN [GRI 401-2]
Types of Benefits Received by Employees
Karyawan Tetap Jenis Tunjangan Karyawan Tidak Tetap
Permanent Employee Type of Benefits Non Permanent Employee
BONUS KINERJA
Performance Bonus
BANTUAN GRADE
Grade Allowance
TUNJANGAN HARI RAYA
Religious Holiday Allowance (THR)
TUNJANGAN AKHIR TAHUN
Year-End Allowance
FASILITAS REKREASI DAN KESEHATAN
Recreation and Health Facilites
UPAH MINIMUM REGIONAL REGIONAL MINIMUM WAGE
Ancol memastikan struktur dan skala upah diberikan Ancol ensures that its wage structure and scale are
secara adil, kompetitif dengan industri sejenis, serta implemented in a fair manner, competitive with
bebas dari diskriminasi. Setiap perbedaan besaran comparable industries, and free from any discrimination.
upah didasarkan pada kinerja dan pencapaian Any differences in wage levels are based on individual
individu. performance and achievement.
122
Page 123
Sistem pengupahan Perseroan dirancang untuk The Company’s remuneration system is designed to
memenuhi kebutuhan hidup layak, dengan support a decent standard of living by considering basic
mempertimbangkan harga kebutuhan pokok, inflasi, living costs, inflation, living wage standards, and the
standar kelayakan hidup, serta ketentuan upah minimum applicable minimum wage regulations. In accordance
yang berlaku di Provinsi DKI Jakarta. Sesuai regulasi, with prevailing regulations, Ancol provides wages for
Ancol memberikan upah bagi karyawan tetap level permanent employees at the lowest level that are at least
terendah setara Upah Minimum Provinsi. equal to the Provincial Minimum Wage of DKI Jakarta.
RASIO UPAH PEGAWAI TINGKAT TERENDAH TERHADAP UPAH MINIMUM [OJK F.20]
Ratio of the Lowest-Level Employee Wage to the Minimum Wage
100,6% 100,6%
LAKI - LAKI PEREMPUAN
Male Female
CUTI MELAHIRKAN MATERNITY LEAVE
Ancol memastikan pemenuhan hak-hak normatif Ancol ensures the fulfillment of employees’ statutory
karyawan, termasuk fasilitas cuti melahirkan. Sesuai rights, including maternity leave entitlements. In
Perjanjian Kerja Bersama (PKB), karyawan perempuan accordance with the Collective Labor Agreement, female
berhak atas 1,5 bulan cuti sebelum melahirkan dan employees are entitled to 1.5 months of maternity leave
2 bulan setelah melahirkan, sehingga mereka dapat prior to childbirth and 2 months after childbirth, enabling
mempersiapkan proses persalinan dengan optimal. them to adequately prepare for and recover from the
Setelah masa cuti berakhir, karyawan kembali delivery process. Upon completion of the maternity leave
menempati posisi semula. Sementara itu, karyawan period, employees return to their previous positions.
laki-laki memperoleh cuti selama dua hari kerja saat Meanwhile, male employees are entitled to two working
istrinya melahirkan. days of leave upon the birth of their spouse’s child.
Pada tahun 2025, seluruh karyawan (100%) yang In 2025, all employees (100%) who took parental
mengambil cuti orang tua (parental leave) telah leave returned to work and remained employed by the
kembali bekerja dan tetap menjadi bagian dari Company for at least 12 months following the end of their
Perseroan hingga 12 bulan setelah masa cuti berakhir. parental leave period.
Laporan Keberlanjutan 2025 123
Sustainability Report 2025
Page 124
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
CUTI ORANG TUA [GRI 401-3]
Parental Leave
DESKRIPSI
2025
Description
Jumlah karyawan yang berhak mengambil cuti orang tua Perempuan 118
Number of employees eligible for parental leave Female
Laki-laki 459
Male
Jumlah karyawan yang mengambil cuti orang tua Perempuan 3
Number of employees taking parental leave Female
Laki-laki 10
Male
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah mengambil cuti Perempuan 3
orang tua Female
Number of employees returning to work after parental leave
Laki-laki 10
Male
Jumlah karyawan yang kembali dari cuti orang tua dan masih Perempuan 3
bekerja setelah 12 bulan Female
Number of employees remaining employed 12 months after
returning from parental leave Laki-laki 10
Male
HUBUNGAN INDUSTRIAL INDUSTRIAL RELATIONSHIP
Terciptanya hubungan industrial yang baik sangat Maintaining harmonious industrial relations is essential
penting dalam menjaga kelancaran operasional to ensuring smooth operations and fostering a conducive
dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. working environment. The Company ensures transparent
Perseroan memastikan adanya komunikasi yang and equitable communication between management and
transparan dan setara antara manajemen dan employees, while upholding the rights and obligations
karyawan, dengan menghormati hak serta kewajiban of both parties in accordance with the provisions of the
sesuai ketentuan Anggaran Dasar. Articles of Association.
Ancol juga menjamin kebebasan karyawan untuk Ancol also guarantees employees’ freedom of association
berserikat melalui Serikat Pekerja (SP) yang telah through the Labor Union, which has been established
berdiri sejak 1999, sebagai sarana penyampaian since 1999 as a platform for channeling aspirations and
aspirasi dan perlindungan hak karyawan. SP secara protecting employee rights. The Labor Union regularly
berkala berkomunikasi dengan manajemen dan engages in dialogue with management and acts as a
berperan sebagai mediator apabila terjadi perselisihan. mediator in the event of industrial disputes. Throughout
Tidak terdapat sengketa perburuhan yang terjadi di the reporting period, there were no labor disputes within
lingkungan Perseroan sepanjang periode pelaporan. the Company.
Komitmen terhadap hubungan industrial yang The Company’s commitment to fair and constructive
adil diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Bersama industrial relations is further formalized through the
(PKB), yang menetapkan hak dan kewajiban para Collective Bargaining Agreement (CBA), which sets out
pihak, ketentuan kerja, serta prosedur penyelesaian the rights and obligations of the parties, employment
sengketa. Di lingkungan Ancol, PKB telah ditetapkan terms and conditions, as well as dispute resolution
pada lingkup PJA dengan cakupan 100% karyawan. mechanisms. Within the Ancol Group, the CBA has been
Sementara itu, pengaturan mengenai hak dan established and implemented at PJA, covering 100% of
kewajiban perusahaan serta karyawan pada lingkup its employees. Meanwhile, the rights and obligations of
TIJA diatur melalui Peraturan Perusahaan. [GRI 2-30] the company and employees at TIJA are governed by the
Company Regulation. [GRI 2-30]
124
Page 125
Pemberitahuan Perubahan Operasional Operational Changes Notification
[GRI 3-3, 402-1] [GRI 3-3, 402-1]
Ancol menetapkan masa pemberitahuan minimum Ancol stipulates a minimum notice period of one to two
selama satu hingga dua bulan kepada karyawan sebelum months for employees prior to the implementation of
diberlakukannya perubahan operasional yang masif, significant operational changes, which may be extended
yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan Perseroan. as required by the Company.
Pemberitahuan perubahan akan disampaikan melalui Notification of such changes is communicated through an
memo internal yang disampaikan secara virtual melalui internal memo delivered virtually via email and Whatsapp.
surat elektronik (email) dan aplikasi Whatsapp. Bagi For employees covered under the Collective Bargaining
karyawan yang tercakup dalam PKB, ketentuan mengenai Agreement (CBA), provisions regarding the notice period,
masa pemberitahuan, serta proses konsultasi dan as well as consultat ion and negotiation processes with
perundingan dengan perwakilan pekerja, telah diatur employee representatives, are clearly stipulated in the
secara jelas dalam PKB. Melalui pengaturan ini, perusahaan CBA. Through these arrangements, the Company ensures
memastikan bahwa setiap perubahan operasional that any significant operational changes are managed
signifikan dikelola secara transparan dan menghormati transparently and with due respect for employees’ rights in
hak-hak pekerja sesuai perjanjian yang berlaku. accordance with the applicable agreements.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI COMPETENCE DEVELOPMENT
[GRI 3-3] [OJK F.22.] [GRI 3-3] [OJK F.22.]
Ancol mempekerjakan 577 orang karyawan yang seluruhnya Ancol employs 577 employees, all of whom play an important
memegang peranan penting dalam mencapai target-target role in achieving the Company’s performance targets. To
kinerja Perseroan. Untuk mengembangkan kompetensi enhance employee competencies and unlock individual
serta potensi masing-masing karyawan, Ancol menyusun potential, Ancol develops structured plans and implements
perencanaan serta melaksanakan berbagai program various training and development programs tailored to
pelatihan sesuai dengan kebutuhan agar karyawan dapat organizational and employee needs, enabling employees to
tumbuh dan berkembang bersama Perseroan. grow and develop together with the Company.
Pelaksanaan program pengembangan kompetensi The implementation of competency development
terbagi dalam empat kategori, yaitu Leadership & programs is classified into four categories: Leadership
Managerial Excellence, Culture & System Excellence, & Managerial Excellence, Culture & System Excellence,
Business & Functional Excellence, dan Personal Excellence. Business & Functional Excellence, and Personal Excellence.
Masing-masing kategori memiliki topik pelatihan Each category features diverse training topics, including
yang beragam, termasuk sertifikasi, in-house training certification, in-house training focused on service
yang menyasar pada service excellence, peningkatan excellence, technical competency enhancement tailored
kompetensi teknis sesuai dengan posisi karyawan, to employee positions, leadership, communication skills,
leadership, communication skills, dan decision making. and decision-making.
Pemetaan kebutuhan pelatihan dilakukan dengan Training needs assessment is conducted by considering
mempertimbangkan priority job family & business priority job families & business processes, regulatory
process, kebutuhan pemenuhan regulasi, serta compliance requirements, & competency fulfillment
pemenuhan kompetensi sesuai dengan fungsi jabatan based on job functions, and planned through both
yang telah direncanakan melalui pelatihan rutin maupun routine training & sessions proposed by respective work
pelatihan yang diusulkan oleh masing-masing unit kerja. units. Additionally, Ancol ensures the readiness of new
Selain itu, Ancol juga memastikan kesiapan karyawan employees through an onboarding process conducted as
baru melalui proses onboarding yang dilaksanakan in-house training via the Ancol Executive Development
dalam bentuk in-house training melalui program Ancol Program (AEDP).
Executive Development Program (AEDP).
Di tahun pelaporan, Ancol mengeluarkan biaya During the reporting year, Ancol allocated Rp524.09
sebesar Rp524,09 juta untuk kegiatan pelatihan dan million for employee training and competency
pengembangan kompetensi karyawan. development programs.
Laporan Keberlanjutan 2025 125
Sustainability Report 2025
Page 126
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN [GRI 404-1] [IDX S-05]
Training and Development
JUMLAH KARYAWAN YANG RATA-RATA JAM PELATIHAN
MEMPEROLEH PELATIHAN JAM PELATIHAN SETIAP PEKERJA
DESKRIPSI Number of Employees Receiving Training Hours Average Training Hours Per
Description Training Employee
2025 2024* 2023 2025 2024* 2023 2025 2024* 2023
Keseluruhan 582 361 561 11.561 10.703 894.158 20 30 3,37
Total
Berdasarkan Gender
By Gender
Laki-laki 463 264 362 8.484 7.420 2.792 18,3 28 2,37
Male
Perempuan 119 83 199 3.076 3.283 1.600 25,8 39 2,12
Female
Berdasarkan Jenjang Jabatan
By Job Level
Manajemen 109 124 258 3.723 4.594 1.856 34 37 2,87
Management
Staf 473 237 277 7.838 6.109 2.648 16,5 25,8 1,87
Staff
*Data 2024 dinyatakan ulang dikarenakan terdapat penyesuaian metode penghitungan
*The 2024 data has been restated following adjustments to the calculation methodology
PROGRAM PENSIUN [GRI 404-2] RETIREMENT PROGRAM [GRI 404-2]
Selain memfasilitasi pelatihan untuk karyawan aktif, In addition to providing training for active employees,
Ancol juga menyediakan program pelatihan untuk Ancol also facilitates training programs for employees
karyawan yang akan memasuki masa pensiun. Melalui approaching retirement. Through these programs,
program-program yang tersedia, Ancol membantu Ancol supports employees in preparing for their post-
karyawan mempersiapkan diri dengan pengetahuan dan employment phase by equipping them with relevant
keterampilan untuk menjalani masa purna tugas secara knowledge and skills, enabling them to transition into
mandiri dan tetap produktif. retirement independently and remain productive.
PELATIHAN PERSIAPAN MASA PENSIUN
Pre-Retirement Training Program
NAMA PELATIHAN WAKTU PELAKSANAAN JUMLAH PESERTA
NO.
Training Title Implementation Time Number of Participants
1. Pelatihan Pengembangan Skill Karyawan 3 September 2025 32
Masa Persiapan Pensiun
Pre-Retirement Skills Development Training
2. Pelatihan Pengembangan Skill Karyawan 12 Desember 2025 42
Masa Persiapan Pensiun
Pre-Retirement Skills Development Training
EVALUASI KINERJA KARYAWAN DAN EMPLOYEE PERFORMANCE EVALUATION
PENGEMBANGAN KARIER [GRI 404-3] AND CAREER DEVELOPMENT [GRI 404-3]
Penilaian kinerja karyawan dapat memperkuat komunikasi Employee performance evaluation plays a key role in
antara atasan dan karyawan, sehingga mendorong kinerja strengthening communication between supervisors and
yang lebih baik dan peningkatan produktivitas organisasi employees, thereby fostering improved performance and
secara keseluruhan. Melalui proses ini, Perseroan dapat enhancing overall organizational productivity. Through this
mengidentifikasi kekuatan dan area pengembangan process, the Company is able to identify employees’ strengths
karyawan, merencanakan program peningkatan and development areas, design targeted competency
kompetensi, serta memberikan penghargaan atau tindak development programs, and provide recognition or follow-
lanjut yang lebih adil dan objektif. up actions in a fair and objective manner.
126
Page 127
Ancol melakukan penilaian kinerja karyawan berdasarkan Ancol conducts employee performance evaluations
pencapaian terhadap Key Performance Indicator (KPI) based on the achievement of Key Performance Indicators
untuk level jabatan Manager ke atas; dan berdasarkan (KPI) for managerial-level positions and above, and Key
Key Behaviour Indicator (KBI) untuk level Staff. Behaviour Indicators (KBI) for staff-level employees.
Karyawan dengan penilaian kinerja baik dan kompetensi Employees who demonstrate strong performance results
yang memadai dapat diajukan untuk mengisi posisi and adequate competencies may be proposed to fill
manajerial yang sesuai dengan kemampuan mereka managerial positions in line with their capabilities and
dan kebutuhan perusahaan. Sementara itu, bagi the Company’s needs. Meanwhile, employees whose
karyawan yang kompetensinya dinilai belum mencukupi, competencies are assessed as not yet sufficient will be
perusahaan akan memberikan rekomendasi untuk recommended to participate in relevant development
mengikuti program pengembangan diri pada tahun programs in the following year. Where performance
berikutnya. Selain itu, jika hasil evaluasi menunjukkan evaluations identify competency gaps between
adanya gap kompetensi antara karyawan dan jabatan employees and the targeted positions, the findings are
yang dituju, temuan tersebut akan digunakan sebagai used as the basis for designing appropriate competency
dasar dalam penyusunan program pengembangan development initiatives.
kompetensi yang diperlukan.
Ancol telah melaksanakan evaluasi kinerja kepada In 2025, Ancol conducted performance evaluations for
seluruh karyawannya (100%) di tahun 2025. Berdasarkan all employees (100%). Based on the evaluation results,
hasil penilaian, sebanyak 23 karyawan mendapatkan 23 employees were promoted, 477 employees were
promosi, 477 karyawan menjalani mutasi, dan tidak ada reassigned through internal rotation, and no employees
karyawan yang didemosi. were demoted during the reporting period.
KESETARAAN PELUANG EQUAL OPPORTUNITY
[GRI 3-3] [IDX S-01] [OJK F.18.] [GRI 3-3] [IDX S-01] [OJK F.18.]
Ancol berkomitmen menciptakan lingkungan kerja Ancol is committed to fostering an inclusive, equitable,
yang inklusif, setara, dan bebas dari segala bentuk and non-discriminatory working environment. The
diskriminasi. Perseroan meyakini bahwa keberagaman, Company believes that diversity—across gender, age,
baik dari sisi gender, usia, latar belakang pendidikan, educational background, and professional experience—
maupun pengalaman, merupakan kekuatan strategis constitutes a strategic strength that drives innovation,
yang mendorong inovasi, meningkatkan kualitas enhances service quality, and strengthens overall
layanan, serta memperkuat daya saing perusahaan. competitiveness.
Dalam menjalankan praktik ketenagakerjaan, Ancol In implementing its employment practices, Ancol
memastikan bahwa seluruh proses rekrutmen, ensures that all processes related to recruitment, career
pengembangan karier, penilaian kinerja, hingga development, performance evaluation, and remuneration
remunerasi dilaksanakan berdasarkan kompetensi, are carried out based on competence, performance, and
kinerja, dan profesionalisme. Perseroan secara tegas professionalism. The Company strictly prohibits any
melarang diskriminasi dalam bentuk apa pun, termasuk form of discrimination, including discrimination based
diskriminasi gender, suku, agama, status pernikahan, on gender, ethnicity, religion, marital status, or physical
maupun kondisi fisik. Tidak terdapat insiden diskriminasi condition. During the 2025 reporting period, no incidents
yang terjadi di lingkungan kerja Perseroan sepanjang of discrimination were reported within the Company’s
tahun 2025. [GRI 406-1] working environment. [GRI 406-1]
Komitmen Ancol terhadap kesetaraan peluang dan Ancol’s commitment to equal opportunity and non-
nondiskriminasi juga tercermin dalam kebijakan discrimination is further reflected in its internal policies,
internal yang menjamin setiap karyawan mendapatkan which guarantee equal opportunities for all employees
kesempatan yang setara untuk berkembang dan to develop and contribute to the organization. Ancol also
berkontribusi. Perseroan juga menetapkan gaji pokok applies equal basic salary and remuneration for female
dan remunerasi yang sama antara karyawan perempuan and male employees at the same job level. [GRI 405-2]
dan laki-laki di level jabatan apa pun. [GRI 405-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 127
Sustainability Report 2025
Page 128
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
KEBERAGAMAN [GRI 405-1] [IDX G-01]
Diversity
Dewan Komisaris Direksi Karyawan
Board of Commissioner Directors Employee
40% 60% 100% 20% 80%
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
LINGKUNGAN KERJA YANG LAYAK DECENT AND SAFE WORKING
DAN AMAN [GRI 3-3] [IDX S-11] [OJK F.21.] ENVIRONMENT [GRI 3-3] [IDX S-11] [OJK F.21.]
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan Occupational Health and Safety (OHS) is a top priority
prioritas utama bagi Ancol karena berkaitan langsung for Ancol, as it is directly related to the protection of
dengan perlindungan karyawan, pengunjung, mitra employees, visitors, business partners, and all of the
kerja, dan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan parties operating within the Ancol tourism area. As
wisata Ancol. Sebagai destinasi rekreasi terbesar di Jakarta’s largest recreational destination, which involves
Jakarta yang melibatkan beragam aktivitas operasional a wide range of operational activities and intensive
serta interaksi intensif dengan jutaan pengunjung setiap interaction with millions of visitors each year, the
tahun, potensi risiko keselamatan relatif tinggi jika tidak potential for safety risks remains relatively high if not
dikelola dengan baik. properly managed.
Untuk memastikan standar keselamatan yang tinggi, Ancol To ensure high safety standards, Ancol manages OHS
mengelola aspek K3 dengan mengacu pada praktik terbaik aspects by referring to best practices as well as national
serta pedoman nasional dan internasional. Meskipun and international guidelines. Although the Company has
belum memperoleh sertifikasi formal, penerapan prosedur not yet obtained formal certification, OHS procedures
K3 dilakukan secara konsisten dan terus ditingkatkan untuk are implemented consistently and continuously
memastikan lingkungan kerja dan kawasan wisata yang enhanced to ensure a safe working environment and
aman bagi seluruh pemangku kepentingan. [GRI 403-1] tourism area for all stakeholders. [GRI 403-1]
Dengan skala operasional yang luas dan
interaksi pengunjung yang tinggi, pengelolaan
K3 yang efektif menjadi fondasi penting bagi
keberlanjutan bisnis dan mutu layanan Ancol.”
“With extensive operational scale and high levels of visitor interaction, effective OHS management serves as a
critical foundation for Ancol’s business sustainability and service quality.”
128
Page 129
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN HAZARD IDENTIFICATION AND RISK
RISIKO [GRI 403-2] ASSESSMENT [GRI 404-2]
Proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko telah The hazard identification and risk assessment process
dilaksanakan di Dunia Fantasi dengan menggunakan has been implemented at Dunia Fantasi using the
metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining
Determining Control (HIRADC). Proses ini dilaksanakan Control (HIRADC) method. This process is carried out by
oleh personel yang kompeten dan telah tersertifikasi competent personnel who hold certified occupational
K3. Hasil penilaian risiko tersebut digunakan sebagai health and safety (OHS) qualifications. The results of
dasar penyempurnaan sistem pengelolaan K3, termasuk the risk assessment serve as the basis for continuous
penerapan hierarchy of controls untuk menghilangkan improvement of the OHS management system, including
atau meminimalkan risiko. the application of the hierarchy of controls to eliminate
or minimize identified risks.
Perseroan menerapkan mekanisme pelaporan kondisi As part of its commitment to occupational health and
bahaya sebagai bagian dari komitmen terhadap safety, the Company has established a hazard reporting
penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. mechanism that can be utilized by both employees and
Mekanisme ini dapat dimanfaatkan oleh karyawan business partners/vendors. This mechanism enables
maupun mitra kerja/vendor untuk melaporkan potensi the reporting of potential hazardous conditions and
kondisi dan tindakan tidak aman melalui atasan unsafe acts through direct supervisors, designated
langsung, penanggung jawab area/unit terkait, serta area or unit representatives, as well as established HSE
kanal pelaporan HSE yang telah ditetapkan. Setiap reporting channels. All reports received are verified and
laporan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh unit terkait followed up by the relevant units, with due regard to the
dengan mengedepankan prinsip no blame culture dan principles of a no-blame culture and the protection of
perlindungan kerahasiaan pelapor, serta menjadi dasar whistleblower confidentiality. The reported information
dalam pengendalian risiko dan peningkatan kinerja K3 is used as an input for risk control measures and
secara berkelanjutan. continuous improvement of OHS performance.
Ancol mengakui hak karyawan dan mitra usaha untuk The Company also recognizes the right of employees
memprioritaskan keselamatan di tempat kerja. Dalam and vendors to prioritize safety in the workplace. In
kondisi ditemukannya potensi bahaya yang serius, situations where a serious and imminent hazard is
karyawan dan mitra didorong untuk segera melaporkan identified, employees and vendors are encouraged to
kondisi tersebut serta dapat menghentikan pekerjaan immediately report the condition and may temporarily
sementara hingga langkah pengendalian yang tepat halt work activities until appropriate control measures
telah diterapkan sesuai dengan prosedur K3. are implemented, in accordance with internal OHS
procedures.
Perseroan menerapkan prosedur penyelidikan dan To ensure effective incident management, the Company
analisis insiden/kecelakaan K3 yang dilakukan secara implements a systematic and structured OHS incident
sistematis dan terstruktur. Setiap insiden atau kecelakaan and accident investigation procedure. Every occupational
kerja wajib segera dilaporkan kepada atasan langsung incident or accident must be reported promptly to
dan ditindaklanjuti dengan pengisian laporan awal the direct supervisor and followed up through the
(preliminary accident/incident report) yang disampaikan completion of a preliminary accident/incident report,
kepada tim HSE maksimal 24 jam setelah kejadian. which is submitted to the HSE team no later than 24
hours after the incident occurs.
Selanjutnya, laporan awal ditinjau untuk memastikan The preliminary report is reviewed to ensure data
kelengkapan dan akurasi data, sebelum dilakukan completeness and accuracy, followed by a detailed
penyelidikan lanjutan guna mengidentifikasi penyebab investigation to identify root causes and develop
insiden dan menyusun rekomendasi perbaikan. Hasil corrective and preventive actions. The investigation
penyelidikan dituangkan dalam laporan final dan outcomes are documented in a final report and
ditindaklanjuti melalui pemantauan pelaksanaan tindakan monitored to ensure effective implementation. As part
perbaikan dan pencegahan. Sebagai bagian dari upaya of organizational learning and prevention of recurring
Laporan Keberlanjutan 2025 129
Sustainability Report 2025
Page 130
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
pembelajaran dan pencegahan kejadian berulang, hasil incidents, investigation results are communicated
penyelidikan disosialisasikan kepada seluruh karyawan to all employees through the Company’s internal
melalui media komunikasi internal Perseroan. communication channels.
Sebagai wujud komitmen dalam menciptakan As a manifestation of its commitment to creating a safe
lingkungan kerja yang aman dan nyaman, Ancol and comfortable working environment, Ancol provides
menyediakan berbagai sarana dan prasarana K3, various OHS facilities and infrastructure, including
termasuk untuk menghadapi situasi darurat. Fasilitas emergency response equipment. These facilities include
tersebut mencakup Alat Pelindung Diri (APD) seperti personal protective equipment (PPE) such as masks,
masker, sarung tangan, safety shoes, helm, pelampung, gloves, safety shoes, helmets, life jackets, safety belts,
safety belt, serta perlengkapan P3K. and first aid kits.
Selain itu, Perseroan juga melengkapi area kerja dengan In addition, the Company equips its work areas
fasilitas pendukung, antara lain laboratorium, poliklinik, with supporting facilities, including laboratories,
tabung oksigen, sistem proteksi kebakaran, APAR, heat clinics, oxygen cylinders, fire protection systems, fire
detector, smoke detector, penangkal petir, sprinkler, extinguishers (APAR), heat detectors, smoke detectors,
perangkat komunikasi, perlengkapan selam, hingga lightning protection systems, sprinklers, communication
ambulans. devices, diving equipment, and ambulances.
LAYANAN KESEHATAN [GRI 403-3, 403-6] HEALTH SERVICES [GRI 403-3, 403-6]
Ancol menyediakan layanan kesehatan kerja yang Ancol provides comprehensive occupational health
ditujukan untuk meminimalkan risiko kesehatan dan services to minimize health and safety risks in the
keselamatan di lingkungan kerja. Layanan ini mencakup workplace. These services include regular medical
pemeriksaan kesehatan berkala, pemantauan check-ups, monitoring of employees exposed to specific
kondisi kesehatan pekerja yang terpapar potensi hazards, workplace environment surveillance, and
bahaya tertentu, surveilans lingkungan kerja, serta medical support during risk assessment and fitness-for-
pendampingan medis dalam proses identifikasi risiko work evaluations.
dan evaluasi kelayakan kerja.
Untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga, Ancol To maintain high-quality care, Ancol employs qualified
menempatkan tenaga medis dan profesional K3 yang medical staff and certified Occupational Health and
kompeten dan menerapkan standar pelayanan sesuai Safety (OHS) professionals, ensuring compliance with
regulasi yang berlaku. Ancol juga memfasilitasi akses applicable regulations. The Company also facilitates
pekerja terhadap layanan kesehatan kerja melalui access to occupational health services through on-site
penyediaan klinik di lokasi kerja. Dengan demikian, clinics, ensuring that all workers—including employees
seluruh pekerja, baik karyawan maupun pekerja yang and contractors under the Company’s supervision—can
aktivitasnya berada di bawah kendali perusahaan, dapat access safe and reliable health services.
memperoleh layanan kesehatan kerja yang aman dan
mudah diakses.
Ancol berupaya melakukan mitigasi kesehatan karyawan Ancol strives to mitigate employee health risks through
melalui kegiatan olahraga bersama secara terjadwal, scheduled group exercise activities and by holding an
serta mengadakan kegiatan Pekan Olahraga karyawan Employee Sports Week at least once every two years
setidaknya dua tahun sekali yang melibatkan seluruh involving all of the staff. In addition, Ancol also actively
karyawan. Selain itu, Ancol juga aktif mengikuti kompetisi participates in sports competitions organized by the
olahraga yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Regional-Owned Enterprises Development Agency
Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD). (BPBUMD).
130
Page 131
PARTISIPASI, KONSULTASI, DAN PARTICIPATION, CONSULTATION, AND
KOMUNIKASI [GRI 403-3] [403-4] COMMUNICATION [GRI 403-3] [403-4]
Perseroan memiliki Panitia Pembina Keselamatan dan The Company has an Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja (P2K3) yang bertugas untuk mengelola Committee (P2K3) responsible for managing OHS
aspek K3 yang dimulai dari perencanaan, pengawasan, aspects, including planning, supervision, monitoring,
pemantauan, serta evaluasi. P2K3 Ancol melakukan and evaluation. The Ancol P2K3 holds regular
pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali. meetings quarterly.
Sementara itu, kegiatan partisipasi, konsultasi, dan Meanwhile, OHS participation, consultation, and
komunikasi K3 dilakukan melalui berbagai forum communication activities are conducted through various
dan media internal, antara lain rapat K3, safety internal forums and channels, including OHS meetings,
briefing, HSE induction, sosialisasi dan pelatihan safety briefings, HSE inductions, OHS socialization and
K3, serta penyampaian informasi melalui media training, as well as information dissemination via internal
komunikasi internal. communication media.
Laporan Keberlanjutan 2025 131
Sustainability Report 2025
Page 132
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
PELATIHAN K3 [GRI 403-5] OHS TRAINING [GRI 403-5]
Ancol melaksanakan pelatihan K3 secara internal Ancol conducted occupational health and safety
maupun eksternal bekerja sama dengan pihak ketiga (OHS) training both internally and externally in
yang kompeten. Pelatihan K3 yang dilaksanakan di tahun collaboration with competent third parties. The OHS
2025 telah disajikan di halaman 55 dalam Laporan ini. training implemented in 2025 is presented on page
55 of this Report.
PENCEGAHAN DAMPAK K3 DARI PIHAK PREVENTION OF OHS IMPACTS FROM THIRD
KETIGA [GRI 403-7] PARTIES [GRI 403-7]
Ancol mengelola dampak K3 yang timbul dari aktivitas Ancol manages OHS impacts arising from third-party
pihak ketiga melalui mekanisme pengendalian yang activities through a structured control mechanism. This
terstruktur. Pengelolaan dimulai dari evaluasi pra- process begins with vendor pre-qualification, which
kualifikasi vendor, termasuk penilaian sistem dan rekam includes the assessment of the vendor’s OHS management
jejak K3, kompetensi tenaga kerja, serta kelengkapan system, safety performance record, workforce competency,
prosedur dan peralatan kerja. Vendor yang tidak and compliance with safety procedures and equipment
memenuhi persyaratan K3 tidak diperkenankan requirements. Vendors that do not meet OHS standards
melaksanakan pekerjaan. are not permitted to perform the work.
Selama pelaksanaan pekerjaan, Ancol menerapkan During the execution phase, Ancol implements approval
persetujuan rencana kerja K3, inspeksi lapangan, of OHS work plans, on-site inspections, and continuous
dan pengawasan kepatuhan terhadap prosedur monitoring to ensure compliance with established safety
keselamatan. Setelah pekerjaan selesai, dilakukan procedures. Upon completion of the work, Ancol conducts
evaluasi hasil pekerjaan dan kinerja K3 vendor sebagai an evaluation of both work results and the vendor’s OHS
dasar perbaikan berkelanjutan dan pertimbangan kerja performance as part of continuous improvement and as
sama di masa mendatang. a consideration for future engagements.
132
Page 133
KINERJA K3 [GRI 403-8, 403-9], [IDX S-06] OHS PERFORMANCE [GRI 403-8, 403-9], [IDX S-06]
Dengan pengelolaan K3 yang baik, Ancol tidak mencatat With effective occupational health and safety (OHS)
kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian pada management, Ancol recorded no work-related fatalities
tahun 2025. Perseroan belum melakukan pencatatan in 2025. The Company has not yet tracked OHS
kinerja K3 oleh pihak ketiga, sehingga informasi mengenai performance for third parties; therefore, information
kinerja K3 vendor belum dapat disajikan. Kinerja on vendors’ OHS performance is not yet available. The
pengelolaan K3 Perseroan pada tahun 2025 diuraikan Company’s OHS management performance in 2025 is
dalam tabel berikut. presented in the following table.
KINERJA K3
OHS Performance
DESKRIPSI SATUAN
2025 2024 2023
Types of Training Unit
Karyawan
Employees
Jumlah jam kerja Jam kerja 1.148.000 1.148.576 1.189.224
Total working hours Manhours
Kematian Jumlah kasus 0 0 0
Fatalities Case(s)
Rate 0 0 0
Rate
Kecelakaan kerja berat Jumlah kasus 1 3* 0
(tidak termasuk kematian) Case(s)
Severe Work-Related
Injuries (excluding fatalities)
Rate 0,174 0,522 0
Rate
Recordable work-related Jumlah kasus 2 0 0
injury Case(s)
Rate 0,348 0 0
Rate
Catatan | Notes:
Tingkat Kecelakaan kerja berat (tidak termasuk kematian) dan Recordable work-related injury dihitung per 200.000 jam kerja,
Severe Work-Related Injuries (excluding fatalities) and total recordable work-related injuries rate are calculated per 200,000 working hours.
Laporan Keberlanjutan 2025 133
Sustainability Report 2025
Page 134
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
Melalui pengawasan yang terstruktur dan
mekanisme evaluasi berkelanjutan, Ancol terus
meningkatkan mutu layanan guna memastikan
pengalaman yang aman dan terpercaya bagi
seluruh pengunjung.”
“Through structured oversight and continuous evaluation mechanisms, Ancol continuously enhances service
quality to ensure a safe and reliable experience for all visitors.”
TANGGUNG JAWAB PRODUK DAN PRODUCT AND SERVICES
LAYANAN RESPONSIBILITES
Tanggung jawab atas produk dan jasa merupakan Responsibility for products and services is a critical
aspek yang sangat penting bagi Ancol karena langsung aspect for Ancol, as it is directly related to the safety,
berkaitan dengan keselamatan, kenyamanan, dan comfort, and satisfaction of all visitors. As an integrated
kepuasan seluruh pengunjung. Sebagai kawasan recreational destination serving millions of visitors
rekreasi terpadu yang melayani jutaan pengunjung each year, all rides, facilities, and services provided by
setiap tahun, setiap wahana, fasilitas, dan layanan Ancol are required to meet high standards of quality
yang disediakan Ancol harus memenuhi standar and safety.
kualitas dan keamanan yang tinggi.
Ancol menerapkan prosedur keselamatan yang ketat Ancol implements stringent and consistent safety
dan konsisten, termasuk melalui sistem manajemen procedures, including the application of the ISO
mutu ISO 9001:2015, untuk memastikan setiap atraksi 9001:2015 quality management system, to ensure
beroperasi dengan aman dan meminimalkan risiko that all attractions operate safely and to minimize
kesehatan maupun keselamatan. Pendekatan ini potential health and safety risks. This approach helps
menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan maintain public trust while ensuring a safe and reliable
pengalaman rekreasi yang aman dan andal. recreational experience.
DAMPAK PRODUK DAN JASA [OJK F.28.] PRODUCT AND SERVICE IMPACTS [OJK F.28.]
Produk dan jasa Ancol memberikan dampak Ancol’s products and services have a direct impact on
langsung terhadap keselamatan, kenyamanan, serta the safety, comfort, and overall experience of visitors and
pengalaman pengunjung dan pengguna kawasan. area users. In addition to recreational business units—
Selain unit rekreasi seperti wahana permainan, area such as amusement rides, beach areas, performances,
pantai, pertunjukan, dan fasilitas publik, Ancol juga and public facilities—Ancol also manages property
mengelola bisnis properti yang mencakup penyediaan businesses, including the provision of land, residential,
lahan, hunian, komersial, dan fasilitas penunjang commercial, and supporting facilities within the area.
kawasan. Seluruh layanan ini memberikan manfaat All of these services deliver benefits in the form of
berupa ruang rekreasi dan properti yang aman, layak, safe, decent, and value-added recreational spaces and
serta bernilai bagi masyarakat. property offerings for the community.
Di sisi lain, setiap aktivitas tersebut membawa potensi At the same time, these activities entail potential
risiko, termasuk risiko keselamatan pada wahana, risks, including safety risks related to rides, visitor
kepadatan pengunjung, kualitas layanan, hingga risiko crowd density, service quality, as well as technical
134
Page 135
teknis terkait pembangunan, pemanfaatan lahan, dan risks associated with construction, land utilization,
penggunaan fasilitas properti. Untuk meminimalkan and the use of property facilities. To mitigate these
dampak ini, Ancol menerapkan standar keselamatan potential impacts, Ancol implements stringent safety
dan kualitas yang ketat, melakukan inspeksi dan and quality standards, conducts regular inspections
pemeliharaan rutin, memastikan kepatuhan teknis and maintenance, ensures technical compliance in
pada pembangunan dan operasional properti, serta property development and operations, and provides
menyediakan fasilitas kesehatan dan pertolongan health and first aid facilities across the tourism area.
pertama di kawasan wisata.
Perseroan juga memastikan informasi keselamatan The Company also ensures that safety information and
dan panduan penggunaan fasilitas disampaikan facility usage guidelines are clearly communicated,
secara jelas, serta menyediakan saluran pengaduan and that complaint handling channels are available for
bagi pengunjung dan pengguna properti untuk visitors and property users to enable prompt response
memastikan penanganan cepat dan peningkatan and continuous service improvement. Through
layanan. Melalui pendekatan ini, Ancol memastikan this approach, Ancol ensures that all products and
bahwa seluruh produk dan jasa, baik rekreasi services—both recreational and property-related—
maupun properti, memberikan pengalaman yang deliver a safe, comfortable, and responsible experience
aman, nyaman, dan bertanggung jawab bagi seluruh for all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Dengan pengelolaan yang baik, tidak terdapat produk With effective management in place, there were no
dan/atau jasa Perseroan yang ditarik kembali selama Company products and/or services subject to recall
periode pelaporan. [OJK F.29.] during the reporting period. [OJK F.29.]
KESEHATAN DAN KESELAMATAN CUSTOMER HEALTH AND SAFETY
PELANGGAN [OJK F.27] [GRI 3-3] [OJK F.27] [GRI 3-3]
Ancol mengelola dampak kesehatan dan keselamatan Ancol manages customer health and safety impacts
pengunjung melalui serangkaian prosedur pengawasan through a series of stringent monitoring procedures
dan pengendalian risiko yang ketat. Setiap wahana and risk control measures. Each ride and operational
dan fasilitas operasional menjalani inspeksi dan facility undergoes routine inspections and testing
pengujian rutin sebelum mulai beroperasi, serta prior to commencing operations, as well as regular
overhaul rutin setiap low season untuk memastikan overhauls during the low season, to ensure that
seluruh sistem berfungsi dengan aman, serta untuk all systems operate safely and to enable the early
mendeteksi potensi bahaya sejak dini. Tindakan detection of potential hazards. Preventive actions
preventif segera dilakukan apabila ditemukan indikasi are promptly implemented whenever risk indicators
risiko, sehingga kemungkinan terjadinya kecelakaan are identified, thereby minimizing the potential of
dapat diminimalkan. [GRI 416-1] accidents. [GRI 416-1]
Per Desember 2025, Perseroan mencatat total As of December 2025, the Company recorded a total of
kunjungan sebesar 9.621.764 orang. Selama periode 9,621,764 visitors. During the reporting period, several
tersebut, terdapat sejumlah kasus medis seperti medical cases were reported, such as fainted, nausea,
pingsan, mual, pusing, yang umumnya dipicu oleh and dizziness, which were generally associated with
karakteristik wahana yang bersifat menantang. the challenging nature of certain attractions. There
Tidak terdapat insiden keselamatan pelanggan yang were no customer safety incidents resulting from
disebabkan oleh ketidakpatuhan perusahaan, maupun the Company’s non-compliance, nor were there any
kejadian yang berujung pada sanksi atau denda cases that led to sanctions or penalties throughout the
sepanjang tahun pelaporan. [GRI 416-2] reporting year. [GRI 416-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 135
Sustainability Report 2025
Page 136
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
PENANGANAN MEDIS
Medical Treatment
ATLANTIS WATER
DIAGNOSA TAMAN IMPIAN OCEAN DREAM SAMUDRA
NO. ADVENTURES
Diagnosis
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
1 Pingsan 73 112 56 4 3 39 4 3 2
Fainted
2 Pusing, mual, panas, 469 821 525 96 126 20 427 207 275
demam
Dizzines, nausea, fever
3 Maag, diare, sakit perut 544 692 34 5 16 11 131 94 10
Maag, diarrhea,
stomachache
4 Keseleo/memar 5 24 17 23 14 2 22 40 28
Sprains/bruises
5 Luka robek, lecet, fraktur 1.389 1.080 482 136 172 279 277 120 36
Open wound, scratch,
fractures
6 Perawatan sampai ke 21 16 15 1 17 15 1 5 2
rumah sakit (luka robek
besar)
Treatment to hospital
(lacerations)
7 Lain-lain 1.122 820 15 56 73 7 454 129 178
Others
8 Jumlah yang disebabkan 19 13 15 68 87 0 30 3 4
oleh wahana
Number caused by ride
Total 3.642 3.578 1.159 389 508 373 1.346 601 785
DIAGNOSA DUFAN ECOPARK SEA WORLD JAKARTA BIRDLAND
NO.
Diagnosis 2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
1 Pingsan 18 37 39 1 2 3 4 2 3 1 0 0
Fainted
2 Pusing, mual, panas, 3.367 3.493 2.806 0 2 1 301 234 178 55 4 5
demam
Dizzines, nausea,
fever
3 Maag, diare, sakit 198 284 309 0 0 0 427 140 49 36 1 0
perut
Maag, diarrhea,
stomachache
4 Keseleo/memar 192 138 102 2 1 1 13 14 1 8 3 5
Sprains/bruises
5 Luka robek, lecet, 838 1.081 846 8 6 7 358 127 67 26 11 8
fraktur
Open wound,
scratch, fractures
6 Perawatan sampai 22 39 27 0 0 0 2 4 0 0 0 0
ke rumah sakit (luka
robek besar)
Treatment to
hospital (lacerations)
7 Lain-lain 588 869 817 1 0 0 43 63 43 0 5 0
Others
8 Jumlah yang 14 6 2 0 0 5 0 0 0 0 0 0
disebabkan oleh
wahana
Number caused by
ride
Total 5.121 5.947 4.948 12 11 17 1.148 584 341 126 24 19
136
Page 137
KEPUASAN PELANGGAN [OJK F.30.] CUSTOMER SATISFACTION [OJK F.30.]
Ancol melaksanakan survei kepuasan pelanggan secara Ancol conducts regular customer satisfaction surveys
rutin untuk memahami kebutuhan, preferensi, dan tingkat to understand visitors’ needs, preferences, and levels
kepuasan mereka terhadap layanan dan fasilitas yang of satisfaction with the services and facilities provided.
tersedia. Survei ini membantu Perseroan mengidentifikasi These surveys enable the Company to identify areas
area yang perlu ditingkatkan serta merespons masukan for improvement and to respond to feedback and
dan keluhan secara cepat dan tepat. Temuan survei complaints in a timely and effective manner. The survey
juga menjadi dasar penting dalam merumuskan strategi results also serve as an important basis for formulating
pengembangan dan inovasi yang lebih relevan. more relevant development and innovation strategies.
Di tahun 2025, tingkat kepuasan rata-rata pelanggan In 2025, the average customer satisfaction level reached
mencapai 90,72% meningkat dari tahun sebelumnya 90.72%, representing an increase compared to the
yang sebesar 88,56%. previous year’s level of 88.56%.
INDEKS KEPUASAN PELANGGAN TAHUN 2025
2025 Customer Satisfaction Index
UNIT REKREASI
2025 2024 2023
Recreation Units
Taman dan pantai
85,11 85,90 83,07
Parks and beaches
Dufan 89,15 89,42 85,60
Atlantis 90,92 90,24 87,18
Samudra 91,08 92,13 86,54
Sea World 91,03 84,42 80,67
Jakarta Birdland 94,87 93,81 85,37
Ecopark N/A N/A 89,91
FnB 92,20 N/A N/A
Merchandise 95,92 84,00 90,91
Putri Duyung Anco N/A 80,00 86,18
Rata-rata
90,72 89,32 84,74
Average
Laporan Keberlanjutan 2025 137
Sustainability Report 2025
Page 138
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
LAYANAN SETARA UNTUK PENGUNJUNG EQUAL ACCESS TO SERVICES FOR VISITORS
[OJK F.17.] [OJK F.17.]
Ancol berkomitmen untuk memberikan layanan yang Ancol is committed to provide equal, safe, and high-
setara, aman, dan berkualitas bagi seluruh pengunjung quality services to all visitors without discrimination
tanpa membedakan latar belakang, usia, gender, kondisi based on background, age, gender, physical condition,
fisik, maupun status sosial. Fasilitas di lingkungan Ancol or social status. Facilities across the Ancol area are
telah dilengkapi dengan infrastruktur yang memastikan equipped with infrastructure designed to ensure
kemudahan akses untuk pengunjung, termasuk individu accessibility for all visitors, including individuals with
dengan kebutuhan khusus. special needs.
Komitmen ini sekaligus menjadi bentuk kepatuhan Ancol This commitment also reflects Ancol’s compliance with
terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen, yang Consumer Protection regulations, which require business
mewajibkan pelaku usaha untuk menyediakan layanan actors to deliver services in an honest, transparent, safe,
secara jujur, transparan, aman, dan tidak diskriminatif. and non-discriminatory manner. By ensuring that every
Dengan memastikan bahwa setiap pengunjung visitor has equitable access to services and adequate
mendapatkan akses layanan yang layak dan perlindungan protection, Ancol strives to deliver a positive, responsible
yang memadai, Ancol berupaya memberikan pengalaman recreational experience in line with consumers’ rights.
rekreasi yang positif, bertanggung jawab, dan sesuai
dengan hak-hak konsumen
INOVASI PENGEMBANGAN PRODUK ATAU PRODUCT OR SERVICE DEVELOPMENT
JASA [OJK F.26.] INNOVATION [OJK F.26.]
Dengan visi untuk menjadi perusahaan pengembang Equipped with a vision to become the largest integrated
properti dengan kawasan wisata terpadu terbesar tourism-area property developer in Southeast Asia, Ancol
di Asia Tenggara, Ancol telah menyiapkan peta jalan has established a long-term development roadmap
pengembangan jangka panjang yang tidak hanya that not only enhances the attractiveness of the area,
meningkatkan daya tarik kawasan, tetapi juga memperkuat but also strengthens the Company’s contribution to
kontribusi Perseroan terhadap keberlanjutan lingkungan, environmental, social, and economic sustainability.
sosial, dan ekonomi.
Di tengah meningkatnya persaingan destinasi wisata, Amid increasing competition among tourism destinations,
Ancol berkomitmen menjaga daya saing melalui Ancol remains committed to maintaining its competitiveness
revitalisasi kawasan eksisting, pengembangan waterfront through the revitalization of existing areas, the development of
dan pantai, serta penyelenggaraan festival, event olahraga, waterfront and beach zones, and the organization of festivals,
dan berbagai kegiatan berskala besar. Area Ancol Timur sporting events, and other large-scale activities. The Ancol East
juga mulai dimaksimalkan kembali sebagai ruang event area has also begun to be reactivated as an outdoor event
outdoor yang mampu menarik segmen pengunjung baru. space aimed at attracting new visitor segments.
Pengembangan infrastruktur juga menjadi bagian Infrastructure development is an integral part of the area’s
penting dari transformasi kawasan. Ancol menargetkan transformation. Ancol is planning the introduction of new
hadirnya fasilitas F&B baru dan Masjid Apung sebagai food and beverage facilities and the development of a Floating
magnet pariwisata religi. Selain itu, pembangunan Mosque as a religious tourism attraction. In addition, the
koneksi menuju Jakarta International Stadium (JIS) akan construction of connectivity to Jakarta International Stadium
meningkatkan integrasi kawasan sekaligus membuka (JIS) is expected to enhance area integration while opening
potensi pendapatan baru melalui kerja sama operasional. new revenue opportunities through operational partnerships.
Melalui rangkaian inovasi ini, Ancol menegaskan Through these innovations, Ancol reaffirms its
komitmennya untuk terus bertumbuh, memperluas commitment to sustainable growth, expanding shared
manfaat bagi masyarakat, serta menghadirkan pengalaman value for society, and delivering safer, greener, and
rekreasi dan kawasan hunian yang lebih aman, hijau, dan higher-quality recreational and residential environments
berkualitas untuk generasi mendatang. for future generations.
138
Page 139
Laporan Keberlanjutan 2025 139 Sustainability Report 2025
Page 140
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
Melalui program pendidikan, kesehatan,
perlindungan lingkungan, dan kegiatan
filantropi, Ancol berkomitmen mendukung
pembangunan yang inklusif dan sejalan dengan
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(SDGs).”
“Through education, health, environmental protection, and philanthropic programs, Ancol is committed to
support inclusive development and contribute to the achievement of the Sustainable Development Goals
(SDGs).”
TANGGUNG JAWAB TERHADAP RESPONSIBILITY TO THE
MASYARAKAT [IDX S-12] COMMUNITY [IDX S-12]
Tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) Social and environmental responsibility (TJSL/CSR) is an
merupakan hal yang tidak terpisahkan dari strategi integral part of a sustainable business strategy. Through
bisnis yang berkelanjutan. Melalui CSR, perusahaan its CSR initiatives, the Company not only focuses on
tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai ekonomi, creating economic value, but also actively contributes
tetapi juga berperan aktif dalam memberikan dampak positive impacts to the communities and the environment
positif bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar surrounding its areas of operation. This approach supports
wilayah operasionalnya. Pendekatan ini membantu the development of mutually beneficial relationships
membangun hubungan yang saling menguntungkan between the Company and its stakeholders.
antara perusahaan dan para pemangku kepentingan.
DAMPAK OPERASI TERHADAP OPERATIONAL IMPACT TO THE TIGER
MASYARAKAT SEKITAR [OJK F.23.] [OJK F.23.]
Kegiatan operasional Ancol memberikan dampak Ancol’s operational activities generate significant social
sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat and economic impacts on surrounding communities,
sekitar, khususnya di wilayah Jakarta Utara. Operasional particularly in North Jakarta. The Company’s operations
Perseroan berkontribusi pada penciptaan lapangan contribute to job creation, increased local economic
kerja, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, serta activity, and the development of micro and small
pengembangan usaha mikro dan kecil melalui kemitraan enterprises through partnerships with local business
dengan pelaku usaha di sekitar kawasan wisata. actors in and around the tourism area.
Di sisi lain, Perseroan menyadari bahwa aktivitas At the same time, the Company recognizes that its
operasional juga berpotensi menimbulkan dampak operations may also give rise to potential social and
sosial dan lingkungan, seperti peningkatan kepadatan environmental impacts, such as increased traffic
lalu lintas, kebisingan, serta timbulan sampah pada congestion, noise, and waste generation during peak
periode kunjungan tinggi. Untuk memitigasi potensi visitor periods. To mitigate these potential impacts,
dampak tersebut, Ancol menerapkan berbagai upaya Ancol implements various management measures,
pengelolaan, antara lain pengaturan operasional including regulated area operations, integrated waste
kawasan, pengelolaan sampah dan kebersihan management and cleanliness programs, the application
secara terpadu, penerapan standar keselamatan dan of visitor safety and comfort standards, as well as
kenyamanan pengunjung, serta kolaborasi dengan collaboration with relevant stakeholders.
pemangku kepentingan.
140
Page 141
Melalui pengelolaan dampak yang bertanggung jawab, Through responsible impact management, Ancol ensures
Ancol memastikan bahwa keberadaan dan aktivitas that its presence and activities not only deliver economic
Ancol tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi benefits, but also support social well-being, harmonious
juga mendukung kesejahteraan sosial, keharmonisan relations with surrounding communities, and improved
dengan masyarakat sekitar, serta kualitas lingkungan environmental quality.
hidup yang lebih baik.
KEGIATAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL SOCIAL RESPONSIBILITY ACTIVITIES
[OJK F.25.] [GRI 3-3. 413-1, 413-2] [OJK F.25.] [GRI 3-3. 413-1, 413-2]
Ancol melaksanakan program CSR setiap tahun sebagai Ancol implements Corporate Social Responsibility (CSR)
bentuk kontribusi positif terhadap kehidupan masyarakat programs on an annual basis as a form of positive
sekitar sekaligus kepatuhan terhadap Undang-Undang contribution to surrounding communities, as well as to
Perseroan Terbatas (PT) yang mewajibkan PT untuk comply with the Indonesian Limited Liability Company
melaksanakan CSR. Pengelolaan CSR diarahkan untuk Law, which requires companies to carry out CSR activities.
memaksimalkan dampak positif kegiatan usaha terhadap CSR management is directed toward maximizing the
masyarakat, sekaligus meminimalkan potensi dampak positive impacts of business activities on society, while at
sosial yang timbul dari aktivitas operasional kawasan the same time minimizing potential social impacts arising
wisata terpadu Ancol. from the operations of Ancol’s integrated tourism area.
Pendekatan pengelolaan CSR Ancol dilaksanakan Ancol’s CSR management approach is carried out
melalui kebijakan, program, dan inisiatif yang terstruktur, through structured policies, programs, and initiatives,
dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat sekitar, with a focus on community empowerment, improvement
peningkatan kualitas hidup, serta dukungan terhadap of quality of life, and support for environmental
pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Sesuai dengan conservation and local cultural preservation. In line with
kebijakan perusahaan, program CSR diprioritaskan untuk the Company’s policy, CSR programs are prioritized
dialokasikan kepada masyarakat yang berada di wilayah for communities located within the Company’s Ring
Ring 1 perusahaan, yaitu Kecamatan Pademangan, serta 1 area, namely Pademangan District, as well as Ring
Ring 2 yang mencakup wilayah Jakarta Utara. Seluruh 2, which covers the North Jakarta area. All programs
program dirancang dengan mempertimbangkan are designed by taking into account the needs
kebutuhan masyarakat sekitar, sehingga pelaksanaannya of surrounding communities, ensuring that their
relevan, inklusif, dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan. implementation is relevant, inclusive, and aligned with
sustainability principles.
Pengelolaan CSR Ancol berada di bawah koordinasi CSR management at Ancol is coordinated by the CSR
Departemen CSR dengan tanggung jawab yang meliputi Department, which is responsible for program planning,
perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi implementation, monitoring, and evaluation. Ancol also
program. Ancol juga menjalin kolaborasi dengan collaborates with local governments, local communities,
pemerintah daerah, komunitas lokal, serta mitra strategis and other strategic partners to enhance the effectiveness
lainnya untuk memperkuat efektivitas dan jangkauan and reach of its CSR programs.
dampak program CSR.
Melalui pengelolaan CSR yang berorientasi pada dampak Through impact-oriented CSR management with a
jangka panjang, Ancol berupaya berkontribusi secara long-term perspective, Ancol seeks to make a tangible
nyata terhadap pembangunan yang inklusif yang sejalan contribution to inclusive development in line with the
dengan pencapaian SDGs. achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).
Laporan Keberlanjutan 2025 141
Sustainability Report 2025
Page 142
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
SEKOLAH RAKYAT ANCOL
Sekolah Rakyat Ancol (SRA) didirikan pada Juni 2004, Sekolah Rakyat Ancol (SRA) was established in June
berawal dari inisiatif Bapak Bambang Sasongko 2004, originating from an initiative led by Mr. Bambang
bersama rekan-rekan melalui program Tempat Kegiatan Sasongko together with his colleagues through the
Belajar Mandiri Harapan Mulya (TKBM HM). Program Harapan Mulya Independent Learning Activity Center
ini bertujuan memberikan akses dan kesempatan (Tempat Kegiatan Belajar Mandiri Harapan Mulya/
pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu TKBM HM). The program aims to provide access to
di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, dan sekitarnya, and opportunities for education for children from
yang menghadapi keterbatasan ekonomi untuk underprivileged families in Pademangan, North Jakarta,
melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah and surrounding areas who face economic constraints in
Pertama (SMP). Ancol memberikan dukungan intensif continuing their education to the junior secondary school
terhadap pengembangan SRA sejak tahun kedua (SMP) level. Ancol has provided intensive support for the
operasional. development of SRA since its second year of operation.
SRA berlokasi di kawasan Ancol Barat dan didukung SRA is located in the Ancol Barat area and is supported
oleh fasilitas pembelajaran yang memanfaatkan by learning facilities utilizing modified container-based
bangunan berbasis kontainer yang telah dimodifikasi. buildings. These facilities include three classrooms,
Fasilitas tersebut meliputi tiga ruang belajar, ruang guru, a teachers’ room, a multifunctional classroom for
ruang kelas multifungsi untuk praktik komputer dan computer practice and music arts activities, futsal and
142
Page 143
kegiatan seni musik, lapangan futsal dan basket, serta basketball courts, and a place of worship. To further
tempat ibadah. Untuk mendukung peningkatan literasi support literacy improvement within the surrounding
masyarakat sekitar, Perseroan juga menyediakan Mobil community, the Company also provides a “Mobil Pintar”
Pintar yang berfungsi sebagai perpustakaan keliling, (Smart Mobile Library) that functions as a mobile library,
dengan pengelolaan operasional yang melibatkan siswa with its operational management involving SRA students
dan alumni SRA. and alumni.
Keberadaan SRA memberikan manfaat nyata bagi The presence of SRA delivers tangible benefits to the
masyarakat, khususnya anak-anak di sekitar kawasan community, particularly children living around the Ancol
Ancol, karena seluruh kegiatan pembelajaran area, as all educational activities are provided free of
diselenggarakan tanpa dipungut biaya. Tingginya charge. Strong community interest is reflected in the
antusiasme masyarakat tercermin dari jumlah pendaftar number of applicants, which can reach approximately
yang dapat mencapai sekitar 80 orang setiap periode, 80 candidates per intake period, while partner schools
sementara daya tampung sekolah mitra terbatas pada have a limited capacity of 36 students. Accordingly, the
36 siswa, sehingga proses seleksi dilakukan secara adil selection process is conducted in a fair and transparent
dan transparan. manner.
Hingga saat ini, SRA telah meluluskan lebih dari 646 siswa, To date, SRA has graduated a total of 646 students, the
dengan sebagian besar alumni berhasil melanjutkan majority of whom have successfully continued their
pendidikan ke jenjang SMA/SMK, serta meraih beasiswa education to senior secondary schools (SMA/SMK),
untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi pada with some alumni also receiving scholarships to pursue
tahun 2025, SRA memiliki 109 siswa dan didukung higher education. In 2025, SRA had 109 students and
oleh 13 tenaga pengajar. Atas kontribusinya dalam was supported by 13 teaching staff. In recognition of its
bidang pendidikan, pada Januari 2025 SRA memperoleh contribution to education, SRA received the Padmamitra
Padmamitra Award 2024 dari Pemerintah Provinsi DKI Award 2024 from the Provincial Government of DKI
Jakarta untuk kategori Pendidikan. Jakarta in January 2025 in the Education category.
Pencapaian Sekolah Rakyat Ancol
Sekolah Rakyat Ancol’s Achievements
646 siswa students 109 siswa students Memenangkan
Padmamitra
Alumni Sekolah Rakyat Ancol Siswa baru yang diterima di Award 2024
hingga tahun 2025 tahun 2025 untuk kategori pendidikan
Alumni Sekolah Rakyat Ancol up New students admissioned in 2025 Awarded Padmamitra Award 2024
to 2025 for education category
Kesesuaian dengan SDGs*
Alignment with the SDGs*
TARGET 4.1
Menjamin semua anak perempuan dan laki-laki menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah tanpa
dipungut biaya
Ensuring all children complete free, equitable, and quality primary and secondary education
*Target SDGs disunting untuk keperluan penyajian
*SDG Target edited for presentation purpose
Laporan Keberlanjutan 2025 143
Sustainability Report 2025
Page 144
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
MEMBANGUN GENERASI SEHAT MELALUI PENCEGAHAN STUNTING
Building a Healthy Generation through Stunting Prevention
Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan As part of its commitment to improving the quality of life
kualitas hidup masyarakat sekitar, Ancol melaksanakan of surrounding communities, Ancol implements a stunting
program penanganan stunting guna mendukung intervention program to support efforts to reduce the
upaya penurunan angka stunting di Provinsi DKI Jakarta stunting prevalence rate in DKI Jakarta Province toward
menuju target 14%. Fokus intervensi diarahkan ke the 14% target. The intervention focuses on Pademangan
wilayah Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, yang Sub-district, North Jakarta, which is located near the
merupakan kawasan sekitar operasional Perseroan. Company’s operational area. The program has been
Program ini telah dijalankan sejak tahun 2022 melalui implemented since 2022 through collaboration with the
kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Utara dan North Jakarta Municipal Government and Pademangan
Puskesmas Pademangan. Community Health Center (Puskesmas).
Ancol berpartisipasi aktif dalam Program Klenting Ancol actively participates in the Klenting Puspa Program
Puspa (Kolaborasi Intervensi Penanganan Stunting (Collaborative Intervention for Stunting Management of
Puskesmas Pademangan) melalui dukungan Pademangan Community Health Center) by supporting
pemenuhan gizi balita stunting dengan menyediakan nutritional fulfillment for stunted toddlers through the
susu, telur, serta paket makanan bergizi seimbang. provision of milk, eggs, and balanced nutritious food
Seluruh paket intervensi disusun berdasarkan packages. All intervention packages are prepared based
rekomendasi tenaga kesehatan untuk memenuhi on recommendations from health professionals to meet
kebutuhan gizi esensial balita. the essential nutritional needs of toddlers.
Sejak pelaksanaannya, Program Klenting Puspa Since its implementation, the Klenting Puspa Program
menunjukkan tingkat keberhasilan dalam membantu has demonstrated a consistent level of effectiveness in
perbaikan gizi balita peserta program, dengan capaian supporting improvements in the nutritional status of
sebagai berikut: participating toddlers, with the following outcomes:
144
Page 145
• Klenting Puspa 1 (2022): tingkat keberhasilan sebesar • Klenting Puspa 1 (2022): a success rate of 22.22%,
22,22%, dengan 36 dari 162 balita peserta program with 36 out of 162 participating toddlers no longer
tidak lagi dikategorikan sebagai balita stunting, classified as stunted.
• Klenting Puspa 2 (2023): tingkat keberhasilan sebesar • Klenting Puspa 2 (2023): a success rate of 20.83%,
20,83% dengan 10 dari 48 balita peserta program with 10 out of 48 participating toddlers no longer
tidak lagi dikategorikan sebagai balita stunting, classified as stunted.
• Kleting Puspa 3 (2024): tingkat keberhasilan sebesar • Klenting Puspa 3 (2024): a success rate of 20.58%,
20,58% dengan 49 dari 238 balita peserta program with 49 out of 238 participating toddlers no longer
tidak lagi dikategorikan sebagai balita stunting, classified as stunted.
• Klenting Puspa 4 (2025): tingkat keberhasilan sebesar • Klenting Puspa 4 (2025): a success rate of 21%,
21% dengan 40 dari 190 balita peserta program with 40 out of 190 participating toddlers no longer
tidak lagi dikategorikan sebagai balita stunting. classified as stunted.
Pada tahun 2025, bentuk kolaborasi difokuskan melalui In 2025, the collaboration was focused on the Kedai
kegiatan Kedai Gizi Balita, yang menyediakan paket Gizi Balita initiative, which provided healthy and
makan siang sehat dan bergizi sebagai bagian dari nutritious lunch packages as part of efforts to improve
upaya peningkatan status gizi balita peserta program. the nutritional status of participating toddlers. Through
Melalui program CSR penanganan stunting ini, Ancol this stunting prevention CSR program, Ancol seeks to
berupaya memberikan kontribusi berkelanjutan dalam deliver a sustainable contribution to improving child
meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini health from an early age and to support government
dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan efforts in developing a healthy, resilient, and
generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. competitive future generation.
Pencapaian program Klenting Puspa
Klenting Puspa program Achievements
638 balita toddler(s) 190 balita toddler(s) 40 balita toddler(s)
Menerima intervensi gizi dari Menerima intervensi gizi di Peserta program di tahun 2025
tahun 2022 hingga 2025 tahun 2025 tidak lagi dikategorikan sebagai
Receiving nutrition intervention Receiving nutrition intervention balita stunting
in 2025 Program participants in 2025 were
no longer classified as stunting
toddlers
Kolaborasi multipihak
antara PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Puskesmas Pademangan, dan Bubur Onic
Multi-stakeholder collaboration between PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Puskesmas Pademangan,
and Bubur Onic
Kesesuaian dengan SDGs*
Alignment with the SDGs*
TARGET 2.2 TARGET 3.2 TARGET 17.17
Menghilangkan Mengakhiri kematian Mendorong dan meningkatkan
segala bentuk balita yang dapat kerja sama pemerintah, swasta,
kekurangan gizi dicegah dan masyarakat sipil yang efektif
End all forms of End preventable deaths Encourage and promote
malnutrition of newborns and effective public, public-private,
children under five and civil society partnerships.
*Target SDGs disunting untuk keperluan penyajian
*SDG Target edited for presentation purpose
Laporan Keberlanjutan 2025 145
Sustainability Report 2025
Page 146
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
PROGRAM CSR LAINNYA OTHER CSR PROGRAMS
Ancol mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat Ancol supports the economic empowerment of
sekitar dengan memberikan akses usaha yang terkelola surrounding communities by providing managed
di kawasan rekreasi Ancol. Melalui skema ini, masyarakat business access within the Ancol recreational area.
setempat diberikan kesempatan untuk menjalankan Through this scheme, local communities are given
kegiatan usaha guna memenuhi kebutuhan opportunities to conduct business activities that meet
pengunjung, sekaligus mendukung keberlanjutan mata visitor needs, while simultaneously supporting the
pencaharian lokal. sustainability of local livelihoods.
Hingga saat ini, terdapat 253 pelaku usaha mikro yang As of the reporting period, this initiative has engaged
menyediakan berbagai kebutuhan pengunjung, 149 253 micro-entrepreneurs providing various services and
nelayan lokal yang melayani wisata bahari di Pantai products for visitors, 149 local fishermen supporting marine
Ancol, serta 10 ibu rumah tangga yang terlibat dalam tourism activities at Ancol Beach, and 10 local housewives
penyediaan layanan kantin karyawan. involved in the provision of employee canteen services.
Perseroan juga melaksanakan program konservasi flora The Company also implemented flora and fauna
dan fauna di sepanjang tahun 2025. Penjelasan lengkap conservation programs throughout 2025. A comprehensive
mengenai program konservasi Ancol dapat dilihat pada description of Ancol’s conservation initiatives is presented
bagian Keanekaragaman Hayati dalam laporan ini. in the Biodiversity section of this report.
146
Page 147
KEGIATAN FILANTROPI PROGRAM FILANTROPI DAN AKTIVITAS LAINNYA DI 2025
Philanthropy Programs and Other Engagement Activities in 2025
Philantropy Activities
Selain pelaksanaan program CSR
yang dilaksanakan sesuai dengan
kebutuhan masyarakat dan agenda
pembangunan berkelanjutan,
Ancol juga menjalankan berbagai Bantuan Korban Banjir Cililitan
kegiatan filantropi sebagai bentuk Disaster Relief for Victims of the
kepedulian sosial terhadap Cililitan Flood
masyarakat. Kegiatan filantropi
100 paket sembako untuk warga
yang dilaksanakan di tahun 2025
terdampak.
dijelaskan sebagai berikut.
Distribution of 100 basic food
In addition to implementing
packages to affected communities.
the CSR programs aligned
with community needs and the
sustainable development agenda,
Ancol also carries out various
philanthropic activities as a form
of social responsibility toward the
community. The philanthropic Santunan Anak Yatim &
initiatives implemented in 2025 are Dhuafa
Support for Orphans & Poors
described as follows.
1.000 penerima manfaat (kolaborasi
Baznas DKI, YBJA, Pemuda
Berjamaah, Yayasan Skema).
Provided support to 1,000
beneficiaries through collaboration
with BAZNAS DKI Jakarta, YBJA,
Pemuda Berjamaah, and Yayasan
Skema.
Penyaluran Zakat Bantuan Korban Kebakaran
Zakat Distribution di Penjaringan
Assistance for Fire Victims in
Penyaluran sebesar Rp120 Penjaringan
juta melalui Baznas DKI
Jakarta. Serah terima bantuan korban
IDR120 million disbursed kebakaran di Penjaringan bersama
through Baznas DKI komunitas dan anggota DPRD DKI
Jakarta. Jakarta.
Handover of humanitarian
assistance to fire victims in
Penjaringan was carried out in
collaboration with community
groups and members of the
DKI Jakarta Regional House of
Representatives (DPRD).
Laporan Keberlanjutan 2025 147
Sustainability Report 2025
Page 148
Kinerja Sosial Berkelanjutan
Sustainable Social Performance
PROGRAM FILANTROPI DAN AKTIVITAS LAINNYA DI 2025
Philanthropy Programs and Other Engagement Activities in 2025
Bantuan Bencana Sumatera
Disaster Relief for Sumatra
Penyerahan bantuan bencana
Sumatera berupa 500 buah selimut
dan 500 buah kain sarung.
Provision of disaster relief at
Sumatra in the form of 500
blankets and 500 sarongs.
Penanaman Mangrove
Mangrove Planting
Penanaman Mangrove bersama
Kementerian Kelautan dan
Perikanan (KKP) di Kamal Muara.
Mangrove Planting in
Collaboration with the Ministry of
Marine Affairs and Fisheries (KKP)
at Kamal Muara.
.
Pendataan Pohon
Tree Inventory
Kolaborasi bersama komunitas Teens Go Green
Indonesia (TGGI) untuk pendataan jenis, tinggi,
dan lingkar pohon di area pantai bagian timur
pada Mei hingga Agustus 2025. Hasil kegiatan ini
akan menjadi dasar penghitungan serapan emisi
karbon Perseroan.
The Company collaborated with the Teens Go
Green Indonesia (TGGI) community to conduct
a tree inventory covering species identification,
tree height, and trunk circumference in the
eastern coastal area from May to August 2025.
The results of this activity will serve as the basis
for calculating the Company’s carbon emission
sequestration.
148
Page 149
PENGADUAN MASYARAKAT [OJK F.24.] [GRI 3-3] COMMUNITY COMPLAINTS [OJK F.24.] [GRI 3-3]
Ancol membuka ruang partisipasi publik dengan Ancol provides channels for public participation by
menyediakan mekanisme pengaduan bagi masyarakat establishing a grievance mechanism for communities
dan pihak lain yang terdampak oleh kegiatan operasional and other parties affected by the Company’s operational
Perseroan. Pengaduan dapat disampaikan secara activities. Complaints may be submitted directly or
langsung maupun melalui saluran resmi, yaitu: through the following official channels:
SALURAN PENGADUAN
Complaint Channel
WhatsApp Situs web
WhatsApp Website
+62 877 8222 2422 http://www.ancol.com/
Setiap pengaduan yang diterima akan dicatat dan Each complaint received is recorded and followed up
ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait sesuai dengan by the relevant work unit in accordance with applicable
prosedur dan standar layanan yang berlaku, guna procedures and service standards, to ensure timely and
memastikan penyelesaian yang tepat dan responsif. responsive resolution. Throughout 2025, Ancol received
Sepanjang tahun 2025, Ancol menerima sebanyak 890 a total of 890 community complaints, all of which were
pengaduan dari masyarakat, dimana seluruhnya telah properly addressed and resolved.
ditangani dan diselesaikan dengan baik.
Laporan Keberlanjutan 2025 149
Sustainability Report 2025
Page 150
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
150
Page 151
Lampiran
Appendix
Laporan Keberlanjutan 2025 151
Sustainability Report 2025
Page 152
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
LEMBAR UMPAN BALIK [OJK G.2.]
06 Feedback Sheet
Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara Thank you for taking the time to read
yang telah membaca Laporan Keberlanjutan the 2025 Sustainability Report of PT
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tahun Pembangunan Jaya Ancol Tbk To
2025. Untuk meningkatkan kualitas isi continuously improve the quality and
Laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun relevance of our Sustainability Report in
mendatang, kami berharap Bapak/Ibu/ the coming years, we kindly invite you to
Saudara bersedia mengisi Lembar Umpan complete this Feedback Form by circling
Balik ini dengan melingkari salah satu the appropriate responses and filling in
jawaban dan mengisi titik-titik yang tersedia the spaces provided.
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja
ekonomi, sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh Ancol
This Sustainability Report has provided clear information regarding Ancol’s economic,
social, and environmental performance
a. Setuju b.Tidak setuju c. Tidak tahu
Agree Disagree I don’t know
2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan
tanggung jawab sosial dan lingkungan Ancol
This Sustainability Report has provided clear information regarding the fulfillment of
Ancol’s social and environmental responsibilities
a. Setuju b.Tidak setuju c. Tidak tahu
Agree Disagree I don’t know
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami
The materials and data in this Sustainability Report are easy to understand and comprehend.
a. Setuju b.Tidak setuju c. Tidak tahu
Agree Disagree I don’t know
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap
The materials and data in this Sustainability Report are sufficiently complete.
a. Setuju b.Tidak setuju c. Tidak tahu
Agree Disagree I don’t know
5. Desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus.
The design, layout, graphics, and photos in this Sustainability Report are properly presented
a. Setuju b.Tidak setuju c. Tidak tahu
Agree Disagree I don’t know
152
Page 153
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What is the most useful information could be drawn from this Sustainability Report?
......................................................................................................................................................................................................................................
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information are remarked as less-useful could be drawn from this Sustainability Report?
......................................................................................................................................................................................................................................
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
Keberlanjutan mendatang?
What information are considered as need to be improved from this Sustainability Report and required to include
in the next Sustainability Report?
.......................................................................................................................................................................................................................................
9. Informasi Anda
Your details
Nama : ........................................................................................................................................................................................................
Name
Email : ........................................................................................................................................................................................................
Email
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan (beri tanda √ yang sesuai)
Identification by stakeholders category (check all that apply):
Pemegang saham Pegawai
Share holders Staff
Pemerintah dan Pembuat Kebijakan Mitra Kerja, Pemasok
Government and Policy Makers Business Partners, Suppliers
Media massa Masyarakat, Komunitas Lokal
Mass media Communities, Local Communities
Lain-lain, sebutkan………...........................….................................................................................................................................................
Other, please specify
Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan kepada kami melalui:
Please send back this feedback sheet to
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL TBK
Gedung Ecovention
Jalan Lodan Timur No. 7 Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Indonesia 14430
Telepon : (+62-21) 6454567
Faksimile : (+62-21) +62 21 647 10502
E-mail : investor@ancol.com
Laporan Keberlanjutan 2025 153
Sustainability Report 2025
Page 154
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
TANGGAPAN TERHADAP UMPAN BALIK RESPONSE TO PREVIOUS YEAR’S
LAPORAN SEBELUMNYA [OJK G.3.] REPORT FEEDBACK [OJK G.3.]
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk senantiasa menghargai PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk continuously values
setiap masukan, kritik, dan saran yang disampaikan every input, criticism, and suggestion provided by
oleh para pemangku kepentingan sebagai bagian dari stakeholders as part of its ongoing efforts to improve the
upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan quality and relevance of this report in the future. In the
relevansi laporan ini di masa mendatang. Pada periode previous reporting period, the Company did not receive
pelaporan sebelumnya, Perseroan tidak menerima formal feedback on the published report. Nevertheless,
umpan balik formal atas laporan yang telah diterbitkan. the Company remains committed to being open to all
Meskipun demikian, Perseroan tetap berkomitmen forms of stakeholder input to support the enhancement
untuk terbuka terhadap setiap bentuk masukan dari of transparency and sustainability performance.
pemangku kepentingan guna mendukung peningkatan
transparansi dan kinerja keberlanjutan.
154
Page 155
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI LIST OF DISCLOSURES IN ACCORDANCE
PERATURAN OTORITAS JASA WITH FINANCIAL SERVICES AUTHORITY
KEUANGAN NOMOR 51/POJK.03/2017 REGULATION NUMBER 51/POJK.03/2017
[OJK G.4.] [OJK G.4.]
NO. INDEKS NAMA INDEKS HALAMAN
Index Number Index Name Page
A. STRATEGI KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 12-13
Descriptions of Sustainability Strategy
B. IKHTISAR KINERJA ASPEK KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY ASPECT PERFORMANCE HIGHLIGHTS
B.1 Aspek Ekonomi 7
Economic aspect
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 8-9
Environmental aspects
B.3 Aspek Sosial 10
Social aspects
C. PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
C.1 Visi, Misi dan Nilai Keberlanjutan 34
Vision, mission, and sustainability values
C.2 Alamat Perusahaan 31
Company’s address
C.3 Skala Usaha
Business scale
a. Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban 31
a. Total assets or asset capitalization, and total liabilities
b. Informasi mengenai karyawan 31
b. Information on employees
c. Persentase kepemilikan saham (publik dan pemerintah) 31
c. Percentage of share ownership (public and government)
d. Wilayah operasional 32
d. Operational areas
C.4 Penjelasan singkat mengenai produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan 35
A brief description of the products, services and business activities carried out a brief
description of the products, services and business activities
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 43
Membership in association
C.6 Perubahan signifikan, antara lain terkait dengan penutupan atau pembukaan cabang, 41
dan struktur kepemilikan
Significant changes, among others, related to the closure or opening of branches, and
ownership structure
D. PENJELASAN DIREKSI
EXPLANATIONS FROM THE BOARD OF DIRECTORS
D.1 Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan 14-21
Policies to respond to challenges of sustainability strategy fulfillment
D.2 Penerapan Keuangan Berkelanjutan 17
Sustainable finance implementation
D.3 Strategi pencapaian target 19
Target achievement strategy
E. TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 50
Responsible Person for Sustainable Finance Implementation
E.2 Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan 52
Competency Development Related to Sustainable Finance
Laporan Keberlanjutan 2025 155
Sustainability Report 2025
Page 156
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
NO. INDEKS NAMA INDEKS HALAMAN
Index Number Index Name Page
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 55
Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 59
Relations with Stakeholders
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 60
Issues on the Implementation of Sustainable Finance
F. KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 52
Activities to Build a Culture of Sustainability
KINERJA EKONOMI / ECONOMIC PERFORMANCE
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau 69
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
Comparison between Production Target and Performance, Portfolio, Financing Target,
or Investment, Income and Profit and Loss
KINERJA LINGKUNGAN HIDUP / ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 115
Environmental costs
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 82
The use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi / Energy Aspect
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 84
The Amount and Intensity of Energy Used
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 84
Energy Efficiency Efforts and Achievements and the Use of Renewable Energy
Aspek Air / Water Aspect
F.8 Penggunaan Air 93
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati / Biodiversity Aspect
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau 96
Memiliki Keanekaragaman Hayati
Impacts from Operational Areas that are Near or in Conservation Areas or Have
Biodiversity
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 99
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi / Emissions Aspect
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 89
Amount and Intensity of Emissions Produced By Type
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 84
Efforts and Achievement of Emission Reductions
Aspek Limbah dan Efluen / Waste and Effluent Aspect
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 95
Amount of Waste and Effluent Generated By Type
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 96
Waste and Effluent Management Mechanism
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) 95
Spills That Occurred (If Any)
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 114
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
156
Page 157
NO. INDEKS NAMA INDEKS HALAMAN
Index Number Index Name Page
KINERJA SOSIAL / SOCIAL PERFORMANCE
F.17 Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk memberikan layanan atas 138
produk dan/atau jasa yang setara kepada konsumen
The Company’s commitment to provide equal products and/ or services to consumers
Aspek Ketenagakerjaan / Employment Aspect
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 127
Equal Employment Opportunity
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 119
Child Labor and Forced Labor
F.20 Upah Minimum Regional 123
Regional Minimum Wage
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 128
Decent and Safe Work Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 125
Training and Capacity Building of Employees
Aspek Masyarakat / Community Aspect
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 140
Impact of Operations on Surrounding Communities
F.24 Pengaduan Masyarakat 149
Community Complaints
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 141
Environmental Social Responsibility Activities (CSR)
TANGGUNG JAWAB PENGEMBANGAN PRODUK/JASA BERKELANJUTAN / RESPONSIBILITY FOR SUSTAINABLE
PRWODUCT/SERVICE DEVELOPMENT
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk Berkelanjutan 138
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 135
Products/Services that Have Been Evaluated for Safety for Customers
F.28 Dampak Produk/Jasa 138
Impact of Products/Services
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 135
Number of Products Recalled
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 137
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
LAIN-LAIN / OTHERS
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 22
Written Verification from an Independent Party (if any)
G.2 Lembar Umpan Balik 152
Reader’s Survey
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 154
Responses to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK No.51/POJK.03/2017 155
List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number 51/
POJK.03/2017
Laporan Keberlanjutan 2025 157
Sustainability Report 2025
Page 158
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
INDEKS KONTEN GRI GRI CONTENT INDEX
PERNYATAAN PENGGUNAAN PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam
STATEMENT OF USE indeks isi GRI untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2025 sesuai dengan Standar GRI.
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk has reported the information cited in this GRI
content index for the period of January 1st – December 31st 2025 in accordance to the
GRI Standards.
GRI 1 YANG DIGUNAKAN GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 USED
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
PENGUNGKAPAN UMUM
GENERAL DISCLOSURES
GRI 2: 2-1 Rincian Organisasi 30-31
Pengungkapan Organizational details
Umum 2021
General
Disclosures
2021
2-2 Entitas yang disertakan 22
dalam Laporan
Keberlanjutan Perseroan
Entities included in
the organization’s
Sustainability Reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, 22
dan poin kontak
Reporting period, frequency,
and contact point
2-4 Informasi yang dinyatakan 22
ulang
Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal 22
External assurance
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan 30
hubungan bisnis lain
Activities, value chain, and
other business relationships
2-7 Ketenagakerjaan 31, 36-38
Employees
2-8 Pekerja yang bukan pekerja 38-39
langsung
Workers who are not
employees
2-9 Struktur dan komposisi 47-49
tata kelola
Governance structure
and composition
2-10 Pencalonan dan 49
pemilihan badan tata
kelola tertinggi
Nomination and
selection of the highest
governance body
158
Page 159
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
2-11 Ketua badan tata kelola 48
tertinggi
Chair of the highest
governance body
2-12 Peran badan tata kelola 50
tertinggi dalam mengawasi
manajemen dampak
Role of the highest
governance body in
overseeing the management
of impacts
2-13 Delegasi penanggungjawab 50
dalam pengelolaan dampak
Delegation of responsibility
for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola 50
tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan
Role of the highest
governance body in
sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan 51
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah penting 52
Communication of critical
concerns
2-17 Pengetahuan kolektif dari 52
badan tata kelola tertinggi
Collective knowledge of the
highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata 54
kelola tertinggi
Evaluation of the performance
of the highest governance
body
2-19 Kebijakan remunerasi 54
Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan 54
remunerasi
Process to determine
remuneration
2-21 Rasio kompensasi total Laporan
tahunan Tahunan
Annual total compensation Annual
ratio Report
2-22 Pernyataan strategi 14-21
pembangunan berkelanjutan
Statement on sustainable
development strategy
2-23 Komitmen kebijakan 34
Policy commitments
2-24 Menanamkan 57
komitmen kebijakan
Embedding policy
commitments
Laporan Keberlanjutan 2025 159
Sustainability Report 2025
Page 160
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
2-25 Proses untuk memperbaiki 58
dampak negatif
Process to remediate negative
impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari 58
nasihat dan mengemukakan
masalah
Mechanisms for seeking
advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum 59
dan peraturan
Compliance with laws and
regulations
2-28 Keanggotaan asosiasi 43
Membership associations
2-29 Keterlibatan pemangku 59
kepentingan
Approach to stakeholder
engagement
2-30 Perjanjian perundingan 124
kolektif
Collective bargaining
agreements
KEANEKARAGAMAN HAYATI
BIODIVERSITY
GRI 101: 101-1 Kebijakan untuk 96-113
Keanekaragaman menghentikan dan
Hayati mengembalikan
Biodiversity hilangnya keanekaragaman
hayati
Policies to halt and reverse
biodiversity loss
101-2 Manajemen dampak 96-113
keanekaragaman hayati
Management of biodiversity
impacts
101-3 Akses dan berbagi manfaat 98
Access and benefit-sharing
101-4 Identifikasi dampak 96-113
keanekaragaman hayati
Identification of biodiversity
impacts
TOPIK EKONOMI
ECONOMICS TOPICS
KINERJA EKONOMI
ECONOMICS PERFORMANCE
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 71-73
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 201: 201-1 Kinerja Ekonomi 71-73
Kinerja Ekonomi Economics Performance
2016
Economic
Performance 2016
160
Page 161
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
PRAKTIK PENGADAAN
SOURCING PRACTICE
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 39-40
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 204: 204-1 Proporsi Pengeluaran untuk 39-41
Praktik Pengadaan Pemasok Lokal
2016 Proportion of Spending on
Procurement Local Suppliers
Practices 2016
TOPIK LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL TOPICS
ENERGI
ENERGY
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 83
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 302: 302-1 Konsumsi Energi dalam 84
Energi 2016 Organisasi Energy
Energy 2016 Consumption in The
Organization
302-3 Intensitas Energi 86
Energy Intensity
AIR DAN EFLUEN
WATER AND EFFLUENT
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 91
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 303: 303-3 Pengambilan Air 93
Air dan Efluen Water Intake
2018
Water and
Effluents 2018
EMISI
EMISSIONS
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 87-88
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material topics
2021
GRI 305: 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 89
Emisi 2016 Langsung
Emissions 2016 Direct (Scope 1) GHG
Emissions
305-2 Emisi Energi GRK (Cakupan 2) 89
Tidak Langsung
Energy Indirect (Scope 2) GHG
Emissions
Laporan Keberlanjutan 2025 161
Sustainability Report 2025
Page 162
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) 89
Tidak Langsung Lainnya
Other indirect (Scope 3)
GHG Emissions
305-4 Intensitas Emisi GRK 90
GHG Emissions Intensity
LIMBAH
WASTE
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 94-95
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material topics
2021
GRI 306: 306-3 Timbulan Limbah 95-96
Limbah 2020 Waste Generated
Waste 2020
TOPIK SOSIAL
SOCIAL TOPICS
KETENAGAKERJAAN
EMPLOYMENT
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 119
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru dan 119
Kepegawaian 2016 pergantian karyawan
Employment 2016 New employee hires and
employee turnover
401-2 Tunjangan yang diberikan 122
kepada karyawan penuh
waktu yang tidak diberikan
kepada karyawan tidak tetap
atau paruh waktu
Benefits provided tof ull-time
employees that are not
provided to temporary or
part-time employees
401-3 Cuti Melahirkan 124
Parental Leave
HUBUNGAN TENAGA KERJA/MANAJEMEN
LABOR/MANAGEMENT RELATIONS
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 125
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 402: 402-1 Periode Pemberitahuan 125
Hubungan Tenaga Minimum Terkait Perubahan
Kerja/Manajemen Operasional
2016 Minimum Notice Periods
Labor/ Regarding Operational
Management Changes
Relations 2016
162
Page 163
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen 128
Keselamatan dan keselamatan dan kesehatan
kesehatan kerja kerja
2018 Occupational health and
Occupational safety management system
Health and Safety
2018
403-2 Identifikasi bahaya, penilaian 129
risiko, dan investigasi insiden
Hazard identification, risk
assessment, and incident
investigation
403-3 Partisipasi, konsultasi, dan 130
komunikasi pekerja tentang
keselamatan dan kesehatan
kerja
Worker participation,
consultation, and
communication on
occupational health and safety
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan 131
komunikasi pekerja tentang
keselamatan dan kesehatan
kerja
Worker participation,
consultation, and
communication on
occupational health and safety
403-5 Pelatihan bagi pekerja 132
mengenai keselamatan dan
kesehatan kerja
Worker training on
occupational health and safety
403-6 Peningkatan kualitas 130
kesehatan pekerja
Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan mitigasi 132
dampak dari keselamatan dan
kesehatan kerja yang secara
langsung terkait hubungan
bisnis
Prevention and mitigation of
occupational health and safety
impacts directly linked by
business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup 133
dalam sistem manajemen
keselamatan dan kesehatan
kerja
Workers covered by an
occupational health and safety
management system
403-9 Kecelakaan Kerja 133
Work-related Injuries
Laporan Keberlanjutan 2025 163
Sustainability Report 2025
Page 164
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
TRAINING AND EDUCATION
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 125
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam Pelatihan per 126
Pelatihan dan Tahun per Karyawan
pendidikan Average Hours of Training per
2016 Year per Employee
Training and
Education 2016
404-2 Program untuk Meningkatkan 126
Keterampilan Karyawan dan
Program Bantuan Peralihan
Programs for Upgrading
Employee Skills and Transition
Assistance Programs
404-3 Persentase Karyawan 126-127
yang Menerima Tinjauan
Rutin terhadap Kinerja
dan pengembangan karier
Percentage of employees
receiving regular performance
and career development
reviews
KEBERAGAMAN DAN KESEMPATAN YANG SETARA
DIVERSITY AND EQUAL OPPORTUNITY
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 127
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 405: 405-1 Keberagaman badan tata 128
Keberagaman dan kelola dan karyawan
Peluang Setara Diversity of governance
2016 bodies and employees
Diversity and Equal
Opportunity 2016
405-2 Rasio gaji pokok dan 127
remunerasi perempuan
dibandingkan laki-laki
Ratio of basic salary and
remuneration of women to
men
NON-DISKRIMINASI
NON-DISCRIMINATION
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 127
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
164
Page 165
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI TIDAK MENCANTUMKAN
GRI Standards Disclosure Location Omission
PERSYARATAN ALASAN PENJELASAN
YANG TIDAK Reason Explanation
DICANTUMKAN
Requirement(S)
Omitted
GRI 406: 406-1 Insiden diskriminasi dan 127
Non-Diskriminasi tindakan perbaikan yang
2016 dilakukan
Non- Discrimination incidents and
Discrimination corrective actions taken
2016
MASYARAKAT LOKAL
LOCAL COMMUNITIES
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 141
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 413: 413-1 Operasi dengan Keterlibatan 141
Masyarakat Lokal Masyarakat Lokal, Penilaian
2016 Dampak, dan Program
Local Communities Pengembangan
2016 Operations with Local
Community Engagement,
Impact Assessments, and
Development Programs
413-2 Operasi yang Secara Aktual 141
dan yang Berpotensi Memiliki
Dampak Negatif Signifikan
terhadap Masyarakat Lokal
Operations with Significant
Actual and Potential
Negative Impacts on Local
Communities
KESEHATAN DAN KESELAMATAN PELANGGAN
CUSTOMER HEALTH AND SAFETY
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 135
Topik Material Management of Material
2021 Topics
Material Topics
2021
GRI 416: 416-1 Penilaian Dampak Kesehatan 135
Kesehatan dan dan Keselamatan dari
Keselamatan Berbagai Kategori Produk dan
Pelanggan 2016 Jasa
Customer Health Assessment of The Health and
and Safety 2016 Safety Impacts of Product and
Service Categories
416-2 Insiden Ketidakpatuhan 135
Sehubungan dengan Dampak
Kesehatan dan Keselamatan
dari Produk dan Jasa
Incidents of Non-compliance
Concerning The Health and
Safety Impacts of Products
and Services
Laporan Keberlanjutan 2025 165
Sustainability Report 2025
Page 166
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
KESELARASAN LAPORAN ALIGNMENT OF THE SUSTAINABILITY/
KEBERLANJUTAN/TAHUNAN DENGAN ANNUAL REPORT WITH THE ESG IDX
METRIK ESG IDX METRICS
KODE NAMA METRIK HALAMAN
Code Metric Name Page
LINGKUNGAN
ENVIRONMENT
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca 89
Greenhouse Gas Emission Report
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca 90
Greenhouse Gas Emission Intensity
E-03 Konsumsi Energi Listrik 84
Electricity Consumption
E-04 Konsumsi Air 93
Water Consumption
E-05 Limbah yang Dihasilkan 95
Generated Waste
E-06 Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission -
Company Commitment to Achieving The Net Zero Emission Target
E-07 Komitmen Perusahaan untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca 87
Company Commitment to Reduce Greenhouse Gas Emissions
SOSIAL
SOCIAL
S-01 Kesetaraan Gender 127
Gender Equality
S-02 Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur 37-38
Employees By Gender and Age Group
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai 121
Employee Turnover Rate
S-04 Jumlah Pegawai Sementara 39
Total Non-Permanent Employee
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai 126
Employee Training and Development
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja 133
Total Workplace Accidents
S-07 Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia 58-59
Human Rights Violation Incidents
S-08 Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-Diskriminasi 58-59
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
S-09 Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia -
Human Rights Policy
S-10 Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa 122
Child Labor and/or Forced Labor Policy
S-11 Kebijakan Kesehatan, Keselamatan serta Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak 128
Occupational Health, Safety and A Safe and Decent Work Environment Policy
S-12 Tanggung Jawab Sosial Masyarakat 140
Corporate Social Responsibility
166
Page 167
KODE NAMA METRIK HALAMAN
Code Metric Name Page
TATA KELOLA
GOVERNANCE
G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi 128
Management Diversity and Independence
G-02 Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan Laporan Tahunan
Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings Annual Report
G-03 Kebijakan Pemisahan Chairman of The Board dan CEO Laporan Tahunan
Policy on The Separation of Chairman of The Board and CEO Annual Report
G-04 Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris Laporan Tahunan
Board of Directors and Commissioners Assessment Policy Annual Report
G-05 Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris 52
Board of Directors and Commissioners Training Policy
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan Direksi dan Komisaris Laporan Tahunan
Special Criteria for Election of Board Annual Report
G-07 Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi 57
Code of Ethics and/or Anti-Corruption
G-08 Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham Laporan Tahunan
Policy on Fair Treatment of Shareholders Annual Report
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan 51-52
Conflict of Interest Prevention
Laporan Keberlanjutan 2025 167
Sustainability Report 2025
Page 168
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
Ecovention Building, Jl. Lodan Timur
No. 7, Taman Impian Jaya Ancol,
RW.10, Ancol, Kec. Pademangan, Kota
Jakarta Utara, DKI Jakarta 14430
(021) 6454567
(021) 64710502
korporat.ancol.com
168
Names mentioned 84 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.17 ×3
unresolved
org
PT TIJA
p.22 ×2
unresolved
org
PT Seabreez Indonesia
p.22 ×3
unresolved
org
PT SI
p.22 ×2
unresolved
org
PT Jaya Ancol
p.22 ×4
unresolved
org
PT JA
p.22 ×2
unresolved
org
PT Sarana Tirta Utama
p.22 ×3
unresolved
org
PT STU
p.22 ×2
unresolved
person
Pengganti Achmad Abid
p.30 ×2
unresolved
person
Sutjipto
· Notaris
p.30 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.30
unresolved
org
Minister of Justice
p.30
unresolved
org
Pelaksana Pembangunan Proyek
p.30
unresolved
org
Pelaksana Pembangunan Proyek Ancol
p.30
unresolved
org
PT Pembangunan Jaya Ancol. Dasar
p.30
unresolved
org
PT Jaya Ancol Pratama Tol
p.31
unresolved
org
PT Genggam Anugerah Lumbung Kuliner
p.31
unresolved
org
PT Jakarta Akses Tol Priok
p.31
unresolved
org
PT Fauna Land Ancol
p.31
unresolved
org
PT Philindo Sporting Amusement
p.31
unresolved
org
Tourism Corporation
p.31
unresolved
org
PT Jaya Kuliner Lestari
p.31
unresolved
org
PT Kawasan Ekonomi Khusus Marunda
p.31
unresolved
org
PT Jaya Bowling Indonesia
p.31
unresolved
org
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Share Ownership
p.31
unresolved
org
PT Pembangunan Jaya
p.31 ×4
unresolved
org
Pelaksana Pembangunan
p.32
unresolved
org
Pelaksana Pembangunan Proyek Proyek Ancol
p.32
unresolved
org
Pemerintah Provinsi DKI
p.32 ×3
unresolved
org
PT Pembangunan Jaya. To
p.32
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.32
unresolved
org
Pembangunan Ancol Tbk
p.34 ×2
unresolved
org
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
p.34
unresolved
org
Ministry of Marine Affairs and Fisheries
p.34
unresolved
org
Ministry of Manpower. From
p.38
unresolved
person
Male
· Komisaris Independen
p.48 ×8
unresolved
person
Laki-laki
· Komisaris
p.48 ×7
unresolved
—
Lies Hartono**
p.48
unresolved
—
Suharini Eliawati***
p.48
unresolved
person
Female
· Commissioner
p.48
unresolved
person
Cahyo Satrio Prakoso
· Direktur
p.49
unresolved
—
Syahmudrian Lubis*
p.49
unresolved
org
Departemen Corporate
p.50
unresolved
org
Departemen Sustainability
p.50 ×2
unresolved
org
Departemen Energy Eficiency dan Departemen
p.50
unresolved
org
Departemen Corporate Social
p.51
unresolved
org
Departemen Sustainability & HSSE
p.51
unresolved
org
Departemen Energy Efficiency
p.51
unresolved
org
Departemen Conservation
p.51
unresolved
org
Departemen CSR
p.52 ×2
unresolved
org
Departemen Konservasi
p.52
unresolved
org
Departemen Sustainability & Energy Efficiency
p.52
unresolved
person
ESG
· President Director
p.53 ×2
unresolved
org
Pembinaan
p.53
unresolved
org
Milik Director of Property
p.53
unresolved
org
Pembinaan Badan Usaha Milik
p.54
unresolved
org
Milik Daerah
p.54
unresolved
org
Pemerintah dan Pembuat Kebijakan
p.60
unresolved
—
Government and Policymakers
p.60
unresolved
org
Business Partners and Suppliers
p.60
unresolved
—
Mass Media
p.60
unresolved
org
Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral
p.84
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.84 ×2
unresolved
org
Penelitian
p.84
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.85
unresolved
org
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
p.85
unresolved
org
Minister of Energy and Mineral Resources
p.85
unresolved
org
Menteri Kehutanan Republik
p.96 ×2
unresolved
org
Minister of Forestry
p.96 ×2
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.98
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.