Skip to content
Back to announcement

20260328_PTSN_Public Expose_32055760_lamp2.pdf

Other Text extracted PTSN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1
Public Expose Presentation
Paparan Publik Kinerja Keuangan




INVESTOR RELATIONS
Page 2
                           TOPIK PEMBAHASAN

Telaahan Kinerja Keuangan Dan Operasional Yang Terkini Yang Dapat Diungkapkan;


Kendala-kendala Yang Dihadapi, Termasuk Kondisi Ketidakpastian;


Upaya Untuk Meningkatkan Kinerja Perseroan;


Outlook Industri Global;


Target Kinerja Perusahaan Tahun Berjalan
Page 3
PERFORMANCE REVIEW
Telaahan Kinerja Keuangan dan Operasional Terkini



   A. CURRENT FINANCIAL & OPERATING PERFORMANCE
Page 4
   REVIEW OF CURRENT FINANCIAL                                                                                                     REVENUE GROWTH / PERTUMBUHAN
                                                                                                                                   +91.67% YoY
                                                                                                                                                                    MAIN DRIVER / PENDORONG
                                                                                                                                                                    Sales - Net

   AND OPERATING PERFORMANCE                                                                                                       REVENUE INCREASE / KENAIKAN
                                                                                                                                   USD 85.07M
                                                                                                                                                                    KEY FOCUS / FOKUS
                                                                                                                                                                    Margin Recovery
   Telaahan Kinerja Keuangan dan Operasional Terkini


INCOME STATEMENT HIGHLIGHTS / Ikhtisar Laba Rugi                                                                         INCREASE IN REVENUE / Kenaikan Pendapatan

Description / Keterangan                               9M 2025 (USD)               9M 2024 (USD)               YoY %     Revenue Breakdown                9M 2025         9M 2024         YoY %
                                                                                        (Restated)


                                                                                                                         Sales - Net                    126,312,068       46,100,641     +173.99%
Revenue
                                                              177,864,866                 92,795,380           +91.7%
Pendapatan
                                                                                                                         Assembling Services              51,552,798     46,694,739           +10.40%
COGS
                                                             (153,261,078)               (72,573,933)          +111.2%
Beban Pokok                                                                                                              Total                          177,864,866      92,795,380           +91.67%

Gross Profit
                                                              24,603,788                   20,221,446          +21.7%
Laba Kotor

Operational Expense
                                                              (11,352,846)                (10,886,373)          +4.3%
Beban Usaha
                                                                                                                           MANAGEMENT TAKEAWAY:
Other Income (Expenses)
Penghasilan (Beban) Lain-lain
                                                                     98,812                    (530,571)        -119%      Strong revenue rebound in 9M 2025 driven by Sales -
                                                                                                                           Net. Key focus remains converting topline momentum
Net Profit Before Tax                                                                                                      into better margins.
                                                                13,349,754                    8,804,501        +51.6%
Laba Bersih Sebelum Pajak
                                                                                                                           CATATAN MANAJEMEN: Pemulihan pendapatan yang
Income Tax
Pajak Penghasilan
                                                               (2,941,360)                  (1,879,835)        +56.5%      kuat pada 9M 2025 didorong Penjualan - Net. Fokus
                                                                                                                           utama adalah konversi momentum pendapatan menjadi
Income for the Year                                                                                                        margin yang lebih baik.
                                                              10,408,394                    6,924,667          +50.3%
Laba Tahun Berjalan


Amounts in USD. Left table compares 9M 2025 vs 9M 2024 | Right table compares 9M 2025 vs 9M 2024.
Angka dalam USD. Tabel kiri membandingkan 9M 2025 vs 9M 2024 | Tabel kanan membandingkan 9M 2025 vs 9M 2024.
Page 5
       CUSTOMER REVENUE ANALYSIS
       ANALISIS PENDAPATAN BERDASARKAN PELANGGAN
      Key Customer Contribution and Revenue Concentration Kontribusi Pelanggan Utama dan Konsentrasi Pendapatan

          TOP CUSTOMER / TERBESAR                                           MAJOR DRIVER / PENDORONG BARU                                    CONCENTRATION / KONSENTRASI

          PT Xiaomi Technology                                              Motorola Mobility LLC                                            Top 5 ≈ 64.64% Revenue
          Largest contributor in assembling services                        New major contributor in 2025 revenue                            Indicates moderate customer concentration
          Kontributor terbesar pada jasa perakitan                          Kontributor baru terbesar pada pendapatan 2025                   Menunjukkan konsentrasi pelanggan cukup tinggi



  MAJOR CUSTOMERS CONTRIBUTION (>10% REVENUE)

   Customer / Pelanggan                                        Rev 2025 (USD)              Rev 2024 (USD)                  2025 %           2024 %


   PT Xiaomi Technology Indonesia                                    32,012,079                  33,625,443                18.00%           36.24%


   Motorola Mobility LLC                                             23,198,590                                  -         13.04%            0.00%


   PT Motorola Mobility Indonesia                                    22,297,271                                  -         12.54%            0.00%


   Asustek Computer Inc.                                             19,683,530                      130,336                   11.07%         0.14%


   Murata Manufacturing                                               17,767,477                  15,707,196                   9.99%        16.93%


   Allied Telesis International                                       13,163,528                   14,193,117                  7.40%        15.30%



  Key Change in Customer Mix                                                            Declining Contribution                                                              Revenue Diversification
  Motorola-related entities emerged as major contributors in 2025, as the
                                                                                        Murata and Allied Telesis experienced lower contribution compared                   Introduction of Motorola revenue improves customer diversification
  recorded   revenue    includes   both   manufacturing   services   and   the
                                                                                        to prior year, reflecting industry shifts.                                          and reduces reliance on single clients.
  procurement of raw materials.
                                                                                        Murata    dan   Allied       Telesis    mengalami   penurunan   kontribusi,         Masuknya Motorola meningkatkan diversifikasi dan mengurangi
  Entitas terkait Motorola menjadi kontributor utama pada tahun 2025 karena
  pendapatan yang dicatat mencakup jasa manufaktur serta pembelian bahan baku.          mencerminkan pergeseran industri.                                                   ketergantungan klien tunggal.

  INVESTOR TAKEAWAY: 2025 growth was supported by new customer Motorola and stable demand from Xiaomi. The evolving customer mix reflects expanding partnerships and improving revenue resilience.
  INVESTOR: Pertumbuhan 2025 didukung oleh pelanggan baru Motorola dan permintaan Xiaomi yang stabil. Perubahan komposisi menunjukkan ekspansi kemitraan dan ketahanan pendapatan yang lebih baik.
Customer revenue values represent customers contributing more than 10% of total net revenue. | Nilai menunjukkan pelanggan dengan kontribusi >10% terhadap total pendapatan bersih.
Page 6
SALES COMPOSITION                                                                                                           Shift in Sales Composition
                                                                                                                            Pergeseran Komposisi Penjualan
KOMPOSISI PENJUALAN
                                                                                                         The charts illustrate the shift in the company's sales composition between 30 September
                                                                                                         2024 and 30 September 2025. As of 30 September 2024, revenue was relatively balanced,
                                                                                                         with 50.3% from assembling services and 49.7% from sales – net. By 30 September 2025,
                                                                                                         the composition shifted significantly, with sales – net increasing to 71.0% while assembling
                                                                                                         services decreased to 29.0%. This change was mainly driven by revenue from the new
                                                                                                         Motorola customer, where the revenue includes the procurement of raw materials in addition
                                                                                                         to manufacturing services.

                                                                                                         Diagram menggambarkan perubahan komposisi penjualan perusahaan antara 30 September
                                                                                                         2024 dan 30 September 2025. Per 30 September 2024, komposisi pendapatan relatif seimbang
                                                                                                         dengan 50,3% berasal dari jasa perakitan dan 49,7% dari penjualan neto. Pada 30 September
                                                                                                         2025, komposisi berubah signifikan dengan penjualan neto meningkat menjadi 71,0% sementara
                                                                                                         jasa perakitan menurun menjadi 29,0%. Perubahan ini terutama didorong oleh pendapatan dari
                                                                                                         pelanggan baru Motorola, dimana pendapatan tersebut mencakup pembelian bahan baku selain
                                                                                                         jasa manufaktur.




                                                              Sales – Net (Industrial Revenue)                                                   Investor Insight
Assembly Services Income
                                                              Penjualan Neto (Pendapatan Industri)                                               Catatan Investor
Pendapatan Jasa Perakitan
Income received from customers where the main raw materials   Revenue from customers that includes raw materials,                         The shift toward Sales – Net indicates higher product-based
are provided by the customer and the company focuses on       manufacturing costs and other components. Under this model,                 revenue due to Motorola. While this increases total revenue, part
assembly processes such as SMT, Back-End, Final Assembly,                                                                                 of the revenue represents raw material procurement and may not
                                                              the company procures raw materials directly from suppliers
Testing and Packaging.                                                                                                                    fully translate into higher margins.
                                                              before carrying out production according to standard
                                                              operating procedures.                                                       Perubahan menuju penjualan neto menunjukkan peningkatan
Pendapatan yang diterima dari pelanggan dimana bahan
                                                              Pendapatan dari pelanggan yang mencakup bahan baku, biaya                   pendapatan berbasis produk Motorola. Meskipun meningkatkan
baku utama disediakan oleh pelanggan dan perusahaan
                                                                                                                                          total pendapatan, sebagian pendapatan tersebut merupakan
berfokus pada proses perakitan seperti SMT, Back-End, Final   manufaktur dan komponen lainnya. Dalam model ini perusahaan
                                                                                                                                          pembelian     bahan     baku     sehingga     tidak   sepenuhnya
Assembly, Testing dan Packaging.                              membeli   bahan   baku   langsung   dari   pemasok    sebelum
                                                                                                                                          mencerminkan peningkatan margin.
                                                              melakukan proses produksi sesuai prosedur operasi standar.
Page 7
   FINANCIAL HIGHLIGHTS
   IKHTISAR KEUANGAN
  Revenue Pendapatan                   Gross Profit Laba Kotor            Gross Margin Margin Laba
  (USD)                                (USD)                              Kotor                                       Financial Performance Overview
                                                                                                                      Ikhtisar Kinerja Keuangan

                                                                                                                      REVENUE / PENDAPATAN
                                                                                                                      Increased by 91.7% YoY, from USD 92.8m to USD
                                                                                                                      177.9m, mainly driven by new Motorola-related
                                                                                                                      revenue.

                                                                                                                      GROSS PROFIT / LABA KOTOR
                                                                                                                      Rose from USD 20.2m to USD 24.6m, supported
                                                                                                                      by higher total revenue and sales expansion.


                                                                                                                      MARGIN / MARGIN
                                                                                                                      Declined from 21.8% to 13.8% due to Sales – Net
                                                                                                                      model including raw material procurement with
    +91.7%                               +21.7%                            -7.96 pts
                                                                                                                      lower margins.


  Gross Profit by Segment / Laba Kotor per Segmen

                                   Gross Profit (USD)      Gross Margin
Segment / Segmen
                                         9M25                 9M25                 Segment Margin Insight
                                                                                   Analisis Margin Segmen
Sales – Net (Industry)
                                     7,903,670               6.26%             Assembly services continue to generate strong margins above 30%, reflecting the operational
Penjualan Neto (Industri)                                                      value-added. By contrast, Sales – Net revenue produces lower margins as it includes raw
                                                                               material procurement.
Assembly Services
                                     16,700,118             32.40%
Jasa Perakitan
                                                                               Jasa perakitan tetap menghasilkan margin tinggi di atas 30%, mencerminkan nilai tambah
                                                                               operasional. Sebaliknya, pendapatan Sales – Net menghasilkan margin lebih rendah karena
Total                                24,603,788              13.83%            mencakup pembelian bahan baku.
Page 8
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION LAPORAN POSISI KEUANGAN

Description Keterangan         30 Sep 2025 (USD)   31 Dec 2024 (USD)    Difference       %    KEY HIGHLIGHTS SOROTAN UTAMA

Current Assets
                                      87,526,844          56,919,296    30,607,548   53.8%
Aset Lancar                                                                                     Total assets increased by 44.3%, from USD 156.2 million to USD
                                                                                                225.5 million. Total aset meningkat 44,3%, dari USD 156,2 juta
Non-Current Assets                                                                              menjadi USD 225,5 juta.
                                     137,929,630          99,303,751    38,625,879   38.9%
Aset Tidak Lancar

                                                                                                Growth driven mainly by higher working capital including
TOTAL ASSETS
                                   225,456,474         156,223,047     69,233,427    44.3%      receivables and inventories. Pertumbuhan terutama didorong
TOTAL ASET
                                                                                                oleh kenaikan modal kerja seperti piutang dan persediaan.
Current Liabilities
                                      70,321,934          21,342,213    48,979,721   229.5%     Fixed assets increased significantly to support production
Liabilitas Jangka Pendek
                                                                                                expansion. Aset tetap meningkat signifikan untuk mendukung
Non-Current Liabilities                                                                         ekspansi kapasitas produksi.
                                      31,262,481          19,723,211    11,539,270   58.5%
Liabilitas Jangka Panjang
                                                                                                Trade payables increased due to higher raw material procurement
Equity                                                                                          under the Sales-Net model. Utang usaha meningkat akibat
                                     123,872,059         115,157,623     8,714,436    7.6%
Ekuitas                                                                                         pembelian bahan baku yang lebih besar pada model
                                                                                                Penjualan -Net.
TOTAL LIABILITIES & EQUITY
                                   225,456,474         156,223,047     69,233,427    44.3%      Equity increased to USD 123.9 million, strengthening the
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS
                                                                                                company’s capital base. Ekuitas meningkat menjadi USD 123,9
                                                                                                juta yang memperkuat struktur permodalan perusahaan.
Page 9
LAPORAN POSISI KEUANGAN

                                                                 Financial Performance Highlights Ikhtisar Kinerja Keuangan
                                                                 (9M25 vs 9M24)
                                        Not-restated
                                                                 The Company recorded improved profitability in 9M25, with Return on Equity increasing to 8.41% from
                                                                 6.10% and Earnings per Share rising to USD 1.96 from USD 1.30, reflecting stronger earnings
                                                                 performance.
Ratio Lancar
                                 1.24     2.75
                                                                 Perseroan mencatat peningkatan profitabilitas pada 9M25, dengan Tingkat Pengembalian Ekuitas
                                4.62%    4.48%                   meningkat menjadi 8,41% dari 6,10% dan Pendapatan Per Saham naik menjadi USD 1,96 dari USD 1,30,
Tingkat Pengembalian Aset
                                                                 mencerminkan kinerja laba yang lebih kuat.

Tingkat Pengembalian Ekuitas    8.41%    6.10%

                                                                 Operational Efficiency Efisiensi Operasional
Pendapatan per Saham           USD 1.96 USD 1.30
                                                                 Return on Assets improved slightly to 4.62%, indicating better utilization of assets to support earnings
                                                                 generation.

                                                                 Tingkat Pengembalian Aset meningkat menjadi 4,62%, menunjukkan pemanfaatan aset yang lebih
                                                                 optimal dalam menghasilkan laba.

Overall Insight Kesimpulan
                                                                 Liquidity Position Posisi Likuiditas
Overall, the Company achieved stronger profitability and
efficiency, while maintaining a manageable liquidity position.   The Current Ratio declined to 1.24 from 2.75, indicating tighter but still manageable liquidity to meet short-
                                                                 term obligations.
Secara keseluruhan, Perseroan mencatat peningkatan
profitabilitas dan efisiensi, dengan likuiditas yang tetap       Ratio Lancar rmenurun menjadi 1,24 dari 2,75, menunjukkan likuiditas yang lebih ketat namun tetap
terjaga.                                                         mampu memenuhi kewajiban jangka pendek.
Page 10
                                                                     In 2025, the Company expanded its production capabilities to serve
  OPERATIONAL OVERVIEW                                               the United States market, marking a significant step in its global
  Ikhtisar Operasional                                               growth strategy. This expansion was driven by shifting geopolitical
                                                                     dynamics, including ongoing trade tensions and the implementation
                                                                     of reciprocal tariffs, which have accelerated the need for diversified
                                                                     manufacturing bases.

                                                                     Pada tahun 2025, Perseroan memperluas kapasitas produksinya untuk
                                                                     melayani pasar Amerika Serikat, sebagai bagian dari langkah strategis
                                                                     dalam ekspansi global. Ekspansi ini didorong oleh dinamika geopolitik
                                                                     yang terus berkembang, termasuk ketegangan perdagangan dan
                                                                     penerapan tarif resiprokal, yang mendorong kebutuhan akan diversifikasi
                                                                     basis manufaktur.

AI Implementation in Production   The Company has begun integrating
Implementasi AI dalam Produksi    Artificial  Intelligence (AI) into its
                                  production      processes   to    enhance
                                  efficiency, accuracy, and overall product
                                  quality. AI-driven systems, particularly in          Strategic Outlook
                                  inspection and quality control, enable
                                  real-time detection of defects and reduce            Pandangan Strategis
                                  reliance on manual checks.                           Moving forward, the Company will continue to
                                                                                       expand AI adoption across its operations as part of
                                  Perseroan mulai mengintegrasikan Artificial          its Industry 4.0 initiative, strengthening its
                                  Intelligence (AI) dalam proses produksinya           competitiveness and readiness to meet evolving
                                  untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan           global manufacturing demands.
                                  kualitas produk secara keseluruhan. Sistem
                                  berbasis AI, khususnya dalam inspeksi dan            Ke depan, Perseroan akan terus memperluas
                                  pengendalian      kualitas,   memungkinkan           penerapan AI di seluruh operasional sebagai bagian
                                  deteksi cacat secara real-time serta                 dari inisiatif Industry 4.0, guna memperkuat daya saing
                                  mengurangi         ketergantungan     pada           dan kesiapan dalam menghadapi dinamika industri
                                  pemeriksaan manual.                                  manufaktur global.
Page 11
Factory 16
Pabrik ke 16




               Factory 16 has been fully completed, with
               several floors already operational and
               supporting the production of smartphones
               and notebooks. The remaining available
               space provides flexibility for future
               expansion and new production lines.

               Factory 16 telah selesai sepenuhnya, dengan
               beberapa lantai sudah beroperasi dan
               digunakan untuk produksi smartphone dan
               notebook.    Sisa    ruang   yang   tersedia
               memberikan fleksibilitas untuk ekspansi di
               masa depan dan pengembangan lini produksi
               baru.
Page 12
Kendala-kendala Yang Dihadapi, Termasuk Kondisi Ketidakpastian;




                                   Tarif Resiprokal




        Kendala Dan
 Ketidakpastian Yang               Merespons Dinamika Perdagangan Global dengan Peningkatan Produksi yang Cepat
       Dihadapi Oleh
          Perseroan
Page 13
  Upaya Untuk Meningkatkan Kinerja Perseroan




Tarif Resiprokal

The implementation of reciprocal tariffs globally has created both challenges and opportunities for the Company. While most
products are affected, certain categories such as smartphones, laptops, and tablets remain exempt. This has led to new orders
for smartphone and tablet production for export to the United States.

Perseroan menghadapi dinamika baru akibat penerapan tarif resiprokal secara global. Meskipun sebagian besar produk
terdampak, kategori tertentu seperti smartphone, laptop, dan tablet mendapatkan pengecualian. Hal ini mendorong masuknya
pesanan baru untuk produksi smartphone dan tablet yang ditujukan untuk ekspor ke Amerika Serikat.



Merespons Dinamika Perdagangan Global dengan Peningkatan Produksi yang Cepat

To capture this opportunity, the Company was required to rapidly set up new production lines within a short timeframe. This
posed operational challenges, particularly in terms of speed, coordination, and resource readiness, while maintaining production
quality and efficiency.


Untuk memanfaatkan peluang ini, Perseroan harus melakukan penyiapan lini produksi baru dalam waktu yang singkat. Hal ini
menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam hal kecepatan, koordinasi, dan kesiapan sumber daya, dengan tetap menjaga
kualitas dan efisiensi produksi.
Page 14
Pandangan Industri Global

The global industry outlook remains uncertain, driven by evolving geopolitical tensions and shifting trade policies. Recent
developments, including the U.S. Supreme Court ruling on tariff authority, have introduced regulatory uncertainty, with trade
measures subject to rapid changes and policy adjustments.

Prospek industri global masih diliputi ketidakpastian, seiring dengan dinamika geopolitik dan perubahan kebijakan perdagangan.
Perkembangan terbaru, termasuk putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait kebijakan tarif, telah menimbulkan ketidakpastian
regulasi dengan potensi perubahan kebijakan yang cepat.

In addition, the ongoing geopolitical conflict between the United States and Iran has disrupted global supply chains and driven
volatility in energy prices, impacting manufacturing costs and economic stability worldwide.

Selain itu, konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran telah mengganggu rantai pasok global serta meningkatkan volatilitas harga
energi, yang berdampak pada biaya produksi dan stabilitas ekonomi global.

Furthermore, the expansion of Section 301 investigations to multiple countries, including key manufacturing economies, may
result in additional tariffs and trade restrictions affecting global supply chains.

Lebih lanjut, perluasan investigasi Section 301 ke berbagai negara, termasuk negara-negara manufaktur utama, berpotensi menimbulkan
tarif tambahan dan pembatasan perdagangan yang dapat memengaruhi rantai pasok global.

Overall, these developments are expected to have a material impact on the Company’s future business environment, requiring
greater agility, supply chain resilience, and strategic adaptability.

Secara keseluruhan, perkembangan ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap prospek bisnis Perseroan, sehingga
diperlukan peningkatan kelincahan, ketahanan rantai pasok, serta kemampuan adaptasi strategis.
Page 15
Target Kinerja Perusahaan Tahun Berjalan

For the current year, the Company expects a potential revenue decline of approximately 20%. This outlook is primarily driven by supply
constraints in key components, particularly chipsets for smartphones and notebooks, as global demand continues to shift toward AI-
related products.

Untuk tahun berjalan, Perseroan memperkirakan potensi penurunan pendapatan sekitar 20%. Proyeksi ini terutama disebabkan oleh keterbatasan
pasokan komponen utama, khususnya chipset untuk smartphone dan notebook, seiring dengan meningkatnya permintaan global terhadap produk
terkait AI.

The tightening supply and rising prices of chipsets are expected to impact end-product demand, potentially leading to softer sales of
smartphones and notebooks over time. In addition, increasing energy prices driven by geopolitical conflicts further add pressure to
production costs and overall market demand.

Keterbatasan pasokan serta kenaikan harga chipset diperkirakan akan memengaruhi permintaan produk akhir, yang berpotensi menekan
penjualan smartphone dan notebook dalam jangka panjang. Selain itu, kenaikan harga energi akibat konflik geopolitik turut memberikan tekanan
terhadap biaya produksi dan daya beli pasar.

Despite these challenges, the Company continues to focus on operational efficiency and strategic positioning to mitigate risks and
capture emerging opportunities.

Di tengah tantangan tersebut, Perseroan tetap berfokus pada peningkatan efisiensi operasional dan penguatan strategi untuk memitigasi risiko
serta menangkap peluang yang ada.


For the current year, the Company aims to maintain its net profit at no less than 80% of the previous year’s level, reflecting a prudent
approach amid ongoing market uncertainties.

Untuk tahun berjalan, Perseroan menargetkan laba bersih tidak kurang dari 80% dari pencapaian tahun sebelumnya, sebagai langkah yang lebih
hati-hati di tengah ketidakpastian pasar yang masih berlangsung.
Page 16
THANK YOU

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.43 MB
Published28 Mar 2026
Pages16
Characters34,119
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org PT Xiaomi Technology p.5
unresolved org Motorola Mobility LLC p.5 ×2
unresolved org PT Xiaomi Technology Indonesia p.5
unresolved org PT Motorola Mobility Indonesia p.5
unresolved org Asustek Computer Inc. p.5
unresolved org Mahkamah Agung p.14

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result