Skip to content
Back to announcement

20260327_MPRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_32055522_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted MPRO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 86

Page 1 OCR 0.897
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist :

1.

2

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecual Emzen dan Perusahaan Publik yang
merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan £fek (Peraturan No. VIII.G.17).

Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Pub ik telah memenuhi persyaratan pergungkapan yang diharuskan dan selanjutnya bada kolom
“Keterangan” ditambahkan cross refarsnce ke nomor catatan atas laporan keuangan.

. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi paca kolom "Tidak Ada Jengan menambahkan

keterangan alasannya pada kolom keterangan.

. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu seningga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapar yang ada maka tanda (“) diisi pada

kolom'N/A'.

. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keyangar audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT MAHA PROPERTI INDONESIA TBK (dahulu PT
PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK)

Bidang Usaha PROPERTI

Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Saham Perdana

Page 2 OCR 0.913
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

31 Desember 2025

31 Desember 2024

Nama Kantor Akuntan Publik

KAP. Doli, Bambang, Sulisyanto,
Dadang & Ali

KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono

Nama Partner

Doli Diapary Siregar, CPA

Desman P.L Tobing

Opini Akuntan

Wajar Tanpa Modifikasian

Wajar Tanpa Modifikasian

Catatan tentang Opini (jika
ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" “
Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasz Audit di Pasar Modal" “
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 l 31 Desember 2024
Laba Rugi Komprehensif Dalam Ribuan Rp
Pendapatan 3.553.426 7.574.406
Laba bruto 864.518 2.055.278
Laba (rugi) usaha (42.568.455) (22.627.542)
EBITDA (41.560.450) (21.009.176)
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan (61.982.688) (38.961.712)
Laba (rugi) komprehensif (62.026.392) (38.946.070)
Laba Per saham (dasar) (0,00) (0,00)
Laba Per saham (dilusian)
Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2025 | 31 Desember 2024
Jumlah Aset 1.675.305.915 1.691.924.390
Jumlah Aset Larcar 13.478.976 19.616.907
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.661.826.939 1.672.307.483

Page 3 OCR 0.897
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist :

1.

2

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecual Emzen dan Perusahaan Publik yang
merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan £fek (Peraturan No. VIII.G.17).

Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Pub ik telah memenuhi persyaratan pergungkapan yang diharuskan dan selanjutnya bada kolom
“Keterangan” ditambahkan cross refarsnce ke nomor catatan atas laporan keuangan.

. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi paca kolom "Tidak Ada Jengan menambahkan

keterangan alasannya pada kolom keterangan.

. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu seningga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapar yang ada maka tanda (“) diisi pada

kolom'N/A'.

. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keyangar audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT MAHA PROPERTI INDONESIA TBK (dahulu PT
PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK)

Bidang Usaha PROPERTI

Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Saham Perdana

Page 4 OCR 0.913
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

31 Desember 2025

31 Desember 2024

Nama Kantor Akuntan Publik

KAP. Doli, Bambang, Sulisyanto,
Dadang & Ali

KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono

Nama Partner

Doli Diapary Siregar, CPA

Desman P.L Tobing

Opini Akuntan

Wajar Tanpa Modifikasian

Wajar Tanpa Modifikasian

Catatan tentang Opini (jika
ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" “
Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasz Audit di Pasar Modal" “
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 l 31 Desember 2024
Laba Rugi Komprehensif Dalam Ribuan Rp
Pendapatan 3.553.426 7.574.406
Laba bruto 864.518 2.055.278
Laba (rugi) usaha (42.568.455) (22.627.542)
EBITDA (41.560.450) (21.009.176)
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan (61.982.688) (38.961.712)
Laba (rugi) komprehensif (62.026.392) (38.946.070)
Laba Per saham (dasar) (0,00) (0,00)
Laba Per saham (dilusian)
Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2025 | 31 Desember 2024
Jumlah Aset 1.675.305.915 1.691.924.390
Jumlah Aset Larcar 13.478.976 19.616.907
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.661.826.939 1.672.307.483

Page 5 OCR 0.887
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Jumlah Liabilitas 489.744.146 444.336.229
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 488.813.280 443.003.471
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 930.866 1.332.758

Jumlah Ekuitas 1.185.561.769 1.247.588.161

Modal saham 294.250.000 994.250.000
Tambahan setoran modal 22.376.200 22.376.200
Agio saham ai -
Komponen lainnya dari ekuitas 266.359 310.063
Defisit (211.965.037) (150.004.492)

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (x) 0,03 0,04
ROA (22) (3,70) (2,30)
EBITDA terhadap pendapatan (46) (1.169,59) (277,37)

“dapat disesuaikan berdasarkan indus:rinya

Page 6 OCR 0.913
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri
apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checkiist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17
tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdir dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode

2 | Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain selama periode
3 | Laporan perubahan ekuites selama periode
4
s

all al al

Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan

menerapkan suatu keb'jakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali
pos-pos laporan keuargan atat ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan 4
keuangannya.

G Catatan atas Laporan Keuangan 1

Ketentuan Umum

Page 7 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Perusahaar wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
a gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:
C. informasi ambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan
laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan Catatan 5-35
rutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan Isinnya yang antara Iin meliputi:
1) infamesi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan, can
2) info-mesi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
ferzetut relevan untak memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaer wajib menyatakan dalam tentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya tagar deri suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. | perusahaer wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang
dijaminkan. nama pihak yang menerima jaminan. dan alasan dijaminkan.
4. | Dalam hallAset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupar pertarggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Zatatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
3. Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkes perusahaan Catatan Ta
"2 | Nomordan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dan instansi yang berwenang, Catatan ta
dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3 Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode Catatan ta
pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan 1a
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaen secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan Ganis
ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkar saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Page 8 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

8) Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the V
(roup). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan 1a
7 | Khusus Industri Media v

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimliki.

8) | Khusus Industri Jatan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.

8) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan: v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Ctoritas yang berwenang
10) | Khusus untuk Industri Perbankan |

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiazan berdasarkan prinsip syariah (ik3 ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Y
(Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area ekspiorasi dan ekspibitasi Persercan meliputi

2) Area Eksplorasi, meliputi:

Narra lokasi,

Narra pemilik izin lokasi:

Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggel jatuh temoonya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jum ah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebacai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan,

6) Area Ekszloitasi/Pengembangan meliputi

Narra lokasi:

Narra pernik jin lokasi:

Tanggal peroiehan jjin eksploitasi serta tanggel jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi.

Jumah Cadangan Terbukti (P1). keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi,

dan tanggal sertifikasi,

Jumah produksi pada tahun berjalan, dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiata1 eksplbitasi/pengembangan oleh

Perseroan hingga tanggal laporan posssi ketangan.

Page 9 OCR 0.856
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Pa ena nan Manan

12: | Khusus Industri Kehutanan Y

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c)
sisa umur HPH.

b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di v Catatan tb
luar Indonesia:

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1b

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan BJ Catatan 1b

4) | Tincakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak v
penawaran umum percana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

c Struktur Perusahaan. entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara Isin:

1) | Nama enttas anak dar/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: Y eniimats

2) | Tempat kedudukan: Catatan 10

3) | Jenis usaha:

4) | Tahan beroperasi secara komersial.

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):
6) | Total Aset. dan

Catatan 1c

Catatan 1c
Catatan 1c
Catatan 10

al al al al al

7) | intonasi penting lainnya antara lain:
a) sitat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik
langsung maupun idak langsung melalui enfitas anak, lebih dari 5024 (lima puluh perseratus) V
hak suara yang san,

b) alasan mengapa kepemilkan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5016 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian,

6) akhir periode pelaparan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 10 OCR 0.877
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

tersebut digunacan untuk sun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode
berbeda dar tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode
yang berbeda:
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalar- kemampuan entitas anak untuk mentransfer
dana ke anttas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau
uang muka,
€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas arak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatibusikan
pada pemilik entitas induk. can
1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkaskan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari
keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian.
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(9) jumlah harga yang diterima:
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jurrlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
@ilesaskarc dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana.
Pengenda ian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

aa an

&

Karyawan, direksi. komisaris, dan kornite audit
Yang harus diungkapkan arrara lain:

Nama dar jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit:

Catatan 1d

Cakupan manajemen kunci, dar

3

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.

Catatan 1d

Penerbitan Laporan Keuangi

Tanggal laporan keuangan diotcrisasi untuk terbit: dan

Catatan 37

Page 11 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalem bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa lapcran ketangan telah disusun dan disajikan sesuai Catatan 3a
dergan SAK.
o. | Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu terdasarcan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan kini (current cos, nilai realisasi nsto ine" realizabie value), Nilai Wajar (fair value) atau Catatan 3b
jurrlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 3b
3) | Mara uang fungsional dan mata uang penyaiian yang digunakan, meliputi
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:
Catatan 3b

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usah asing yang signifikan: dan

€) alasan perubahan mata uang penyajan (ika ada).

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Tidak ada perubahan periode
pelaporan

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Sinifikan oleh Manajemen

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar sebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain
(ari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat

manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntans dan memiliki dampak yang paling signifikan
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Catatan 4

2

Perusahaan harus mengungkapkan infcrmasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan
'sumber utama dari estimasi kelidakpastian lain pada akhi- periode pelaporan, yang memiiki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabiltas dalam
Periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 4

3

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebacaimana dimaksud Jalam angka 2). catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

Kevijakan Akuntansi Tertentu

Page 12 OCR 0.830
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Kebijakan akuntansi tertent. merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akun-znsi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut
1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain: 4
a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Kensolidasan, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas
anak:
£ v
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsc'idasikan ke dalam laporan keuangan entitas
baut
du d Catatan 3c
C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak: 4
) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak.
@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non “
pengendali: dan
1 pernyataan bahwa saldo pos dan Iransaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah si
dielirninasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metoce yang digunakan dalam kombirasi bisxis, termasuk metode yang digunakan untuk 4
mengukur kepentingan nonpengendai:
b) pengakuan awal untuk goociwil:
C) pengukuran setelah pengakuan awal Lntuk goodwil', dan v Catatan 3d
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon, 4
(2) akuisisi secara bertahap. dan
(3) #mbalan kontinjensi.
3) | Kas dan setara kas: Sasar
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. d "
4 | instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 13 OCR 0.836
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

'ang harus cijelaskan antara lain:

(C) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transakst

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(8) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(6) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(6) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan:
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(@) khusus rstrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan

sebagaimana dimaksud dalam angka (1). angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
argka (5i, wajib Jitambahkan penjelasan mengenai,

(ai ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(bi klas fikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan
derivatif. dan

(C!  partakuar akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
bj Investasi pada Sukuk

Yang harus cijelaskan antara lain:
Klasifikasi dar reklasifikasi investasi pada Sukuk:

Catatan 3g

a. m2n nh t

|
V

12) pengakuan awal Sukuk:

13) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

15) penyajian amorfsasi biaya transaksi.

c) Sukuk yang diterbitkan 4
Yang harus cijelaskan antara lain:

pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
baya tansaksi senerbitan Sukuk:

(8) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan 1
a) Giro Wajib Minimum

Page 14 OCR 0.869
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lsin dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo. metode pencatatan dan
pengukurannya.

Khusus Industri Perbankan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus
dijelaskan antara la:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai sada investasi untuk se-iap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-mesing jenis kredit yang diberikan. (2)
Dasar penyajian atas kradit:
(8) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4)
Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b)  Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain: (1)
Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Periskuan akuntansi atos nisi reisasi putangpembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/permbiayaan yang tidak dapat ditagih, dan
(8) Perakuan akuntarsi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Page 15 OCR 0.849
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

9

Khusus urtuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen Yang

harus dieleskan antara lain:

z1 Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

th Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang terus dijelaskan antara Isin

z1 Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

1 Penyajian transaksi anjak piutang:

Ci Pertakuan akuntansi aras perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan, den

C1 Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau
Gkanggung oleh perusahaan)

1)

Sewa
Yang arus dijelaskan antara lain

3) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung Suatu sewa:

2) kebijakar. penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
5) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12

Persediaan:

yang harus djelaskan antara lsin mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan
siaya yang digunakan,

3) Khusus Industri Kehutanan HTI
Dalam Pengembangan Yang harus
dijelaskan antara lain:
Beban-baban yang dikaptalisasi, antara lain: kewajiban kepada negera, pemeliharaan sarana dan
pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara Isin:
Biaya perolhan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

“

Page 16 OCR 0.797
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

bj Khuses Industr Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang aarus dijelaskan antara lain:

(1) Casar klasrikasi untuk jenis tanaman setagai persediaan, tanaman belum
menghasikan. atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Tasar peniksiar dan pengukuran:

(8) Kebijakan zkurtansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasikan.

(4) Netode penyusutan dan masa manfaat &naman yang disusutkan: dan

(6) Kebijakan zkurtansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peremakan
Hewan Ternak
Yang harus dijetsskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a)
Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi ideplesi): dan
(C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung. jika ada. (2)
Hewan sernak dalam pertumbuhan (belum rr2 1ghasilkan)
(@) Metode penilaian: dan

(6) Perkiraan waktu yang dibutuhkan umuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
merghasilkan.

V

13)

Aset Tetao:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran sete ah pengakuan awal Aset Tezp:

C) pengelompokan Ase: Tetap:

d) metode penyusuan yang digunakan:

€) kapitalisasi bizya yang terkait dengan Aset Tear:

H) estimasi umur manfaat dan tarf penyusutan,

9) pengheritian penjakuan:

h) nilai residu, dan

1) pernyaiaan bahwa manajemen telah mengka. ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhi- periode pelaporan.

Ban da da ah

Catatan 3j

Page 17 OCR 0.832
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

19

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara in metode yang d'gunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara 'in metode yang d gunakan untuk mencatat bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara ain

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan c) Sistem
pembagian hasi, jika ada.

“

17

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara ain

a) pengakuan awal Aset Takbervujud.

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan
tarif arortisasi yang digurakan dan umur manfaatnya:

@) sumber terjadinya Aset “akbenwujud:

&) metode amortisasi yang digutakan:

1 penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) rsetcan pengembangan ijka ada).

18)

/Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara ain

a) kebijakan tentang peristiwe dan kondisi suatu aset dak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk cijual: dan
b) pengukuran aset tidak larcar atau kelbmpos lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara ain:

a) pengakuan awal Properti -westasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal P-operi Investssi.

6) metode penyusutan yang digunakan, knusus untuc model biaya:

G) @timeS umur manfaat danvstau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
8) penghentian pengakuan Proserti Investasi.

Page 18 OCR 0.826
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

20) | Khusus Industr Gas dan Minyak Bumi

'Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan artara lbin

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

t) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmenf) dan penilaian kembali aset
(revaluasi).

Ci Nslode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

G) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

@) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kelentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan
nilai dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 4

Lb

22) | Khusus Industr Perbankan Y
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan artara lain dasar penyajian liabiitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan artara lain:

2) Penjelasan atas simpanan: dan

t) Desar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Penjelasan atas simoanan dari bank lain, dan b)

Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Iterbitkan

Yang xarus dijelaskan antara lain:

2) Kiteria dan enis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b)
Perlakta1 akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi
Yang aarus dijelaskan antara lain: “
2) ke isi provisi yang harus diakui: dan

Page 19 OCR 0.846
fi PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbx.

b) dasar penentuan nilai provisi.

2ay | Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan “
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan! Penyisihan “
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lsin
a) Perlakuan akuntansi atas erbebanan biaya PLH:
bj Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditanggutkan:
c)  Metcde penyusutan prasarana PLH: dan d)
Tabel yang memuat penjelasan tentang:
H) Lckasi penambangan:
12) Saldo awal untuk masing-mesing locasi:
13) Penambahan dan Pengurargan untik masing-masing lokasi penambangan: dan
18) Saldo akhir untuk masing-mas rg loxasi senambangan.

28) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan “

Yang harus dijelaskan antara lsin:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditargguhkar ata: keg atar eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

t) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatar eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi:

€) Dasar senentuan ditangguhtannya biaya pergerrbangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarane: dan

C) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekoncrmis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkurgan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan baya PLH
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Page 20 OCR 0.892
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Metoda penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
2) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) delamal terdapat transaksi hubungan keagenan. kebijakan pengakuan pendapatan
an penjualan dari hubungan keagenan serta bebar terkait.

Catatan 3n

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang dherapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Catatan 3n

g

Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara ain:
a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi rezsuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Fenyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjzlasan yang harus ditambahkan antara 'ain:

Ka) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
(penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim:
dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur tiaya yang kapitalisasi ke proyek pengsmbangan Real Estat

(2) Unsur tiaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(8) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mencatang lebin rendah dari nilai
tercatat oroyek.

(4) Metoce alokasi biaya yang telah dikapitalisas ke setiap unit Real Estat:
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat persbahan mendasar pada estimasi kini: dan
(6) Unsur tiaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Catatan 3k

Page 21 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan z-tara Isinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan a-tara lsin
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan sakdo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntans selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter:
dan

2) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing.

35

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan a-tara lain

2) Dasar penetapan Pihak-pinak berelasi,

8) Pengungkapan Pihz-pinak berelasi dalam Laporan Keuangan.

Catatan 3e

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan z-tara leinkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan.

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) dasar penentuan tarf pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengeras saling hapus,

2) pengakuan dan per 3ukuran aset pajak tangguhan: dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (fabiltas) pajak tangguhan.

—

Catatan 30

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan e-tara lain

a) jenis imbalan kerja vang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mergenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan:

0) kebijakan akuntans Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuariat.
dan

d) pengakuan keunt.ngan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

dna an

Catatan 3m

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lsin metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,
atau pembatalan saharr veasuri.

Page 22 OCR 0.869
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

mbayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lsin kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

E3)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar diakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilzi wajar Aset dan Liabilitas: dan

0) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabiltas.
Catatan: Berteku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitaisasikan sebacai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)

'Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifkasikan Segmen Operasi.

Catatan 3f

29)

Laba (Rugil per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba

(rug) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan 3p

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketoa:

bj rincian jumlah perempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing:
CJ) kisaren suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
@)  jumlan sakio Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok

usaha disertai pendapat manajemen.

Baba

Catatan 5

Page 23 OCR 0.848
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

2) | Khusus 'ncustri Perbankan

3

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank IrJonesia berdesarkan .enis mata uang (nilai dalam mata

uang onginal): dan

12) Ketentuan Giro Wajib Ninimum (GWM) menuru: BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

9

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jeris mata uang:

(1) Jumlah penyisihan per-urunan nileii

(2) Perubahan penyisihan selamz periode berjalan untuk masing-masing giro:

33) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ket za.

14) -ingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
5) Pendapat manajemen 3kan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

Penempatan pada Bank Indonesia can Bank Lain
Yang harus diungkapkan anlara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalarsi penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan ilai (urimpairedh:

(8! Jangka waktu (rata-rats atau per celompok):
(8) Jumlah penyisihan perirunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan isimewa
can pihak ketiga:

(5) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:
(7) Jumlah dana yang diblakir dan alasannya:

Page 24 OCR 0.798
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

BA PA RA TE

(8) Jumlah dana yang tidak darat dicairkan padz bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk Bingkat kemungkinan Siterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dan otoritas yang serwenangi dan

(6) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lan: Catatan 6

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak: ketiga can pihak berelasi: P1

0) jumlah piutang menurut debitur,

6) jumlah piutang menurut mata uang

) alasan dan dasar pembentukan cadangan keruzian penurunan nilai:

@) jumlah cadangan kerugian penururar nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

1) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas 4
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan

9) piutang yang djaminkan, nama pihek yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, si
h) jumlah diamortisasi dengan mengg-rakan metcde siku bunga efektif. dan

adidas

i) informasi keterlibatan berkelarjutan atas piuteng yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, bebar bunga, ratensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam pejanj an: dan v

(2) jaminan yang diberikan (bila ada). “V

4) | Khusus Industri Asuransi

2) Piutang Premi ,
Tambahan pengungkapan mengena antarz lain “

(1) Jutnlah piutang berdasartan sranggung Jan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarcan 2ns asurans dan
(R) Jumlah piutang premi yang dise-kenankar dalam persitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenraisntara kir: “

(1) Jumlah berdasarkan ko-suradur.

(2) Jumlah menurutjenis asurans: dan
(8) Jumlah piutang koasurarsi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 25 OCR 0.848
a PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

&) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengerai antara lain: v
(1) Jumlah piutang berdesarkan reesuradur:
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
1) Jumlah piutang reasuransi yarg diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

4) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: “

(1) Pemisahan antara pittang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
12) Jumlah piutang menurut jenis nvestasi:

(8) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
elektronik, rumah, dan lsindain):

(2) Rincian umur dari angstran bembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila peruszhaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalam rangxa transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pemb'ayaan,

(M) Tingkat suku bunga rata-ate per tahun: dan

(6) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
atas utang.
Bj Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah “
tang retensi anjak pirang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

Page 26 OCR 0.793
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

ja SS AAN SE SE Bp Be DB REK SIS CB BE Aan GE Se las OP Uas

serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh
serta ikatan peming yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c)  Plutarg Sewa Pembiayaan
Yang “arus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian :umlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara inzestasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
zkhir perode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai
kin piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode
berikut

Bi

ta) kurang dari salu tahun
() letih dari satu -ahun sampai lima tahun
(0) lebih dari lima -ahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(8) nilsi residu yang sidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rantai kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) perjeasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

G) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkar antara lain: “

(0) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan urtuk setiap periode berikut,

8) kurang dari satu tahun

'D) lebih dari sat. tahun sampai lima tahun

16) lebih dari ima tahun
(2) tctal rental kontinjer yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(9) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 27 OCR 0.825
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Jumlan piutang dari masing-masing kontrak consttuksi: dan

b)  Pendepat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini anta-a lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu

a) biaya contrak yano terjadi:

b) laba yang diakut:

€) kerugian yang terjadi, dan

d) peker-aan yang sudah ditagih (termin).

8

Plutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lin:

a) Rincan mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Name pihakicounterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

N Cadargan kerugian penururan nilai (ke ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai fika ada).

9

Agunan Yang Diambil Alih
Yang hanus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisin antara nilai realisasi bersih ztas aguran yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
tertagh, dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk baya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut.

b|

Page 28 OCR 0.856
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

10)

Piutang Dividen dan Bung:

Yang harus diungkar kan antara lain rircian jenis den jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda
kepada pihak lain.

1

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
aj Rincianjenis dan jumlah piutang.
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajamen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 7

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini teleh diterzpkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun
cak lancar.

a) Pengelompokkan aset kevangar lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi.

&) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercata: aset keuangan uxtuk setiap kalompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
Gisajikan pada pos pendapatan komprehensif ainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan:

(8) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keyangan selain yarg diukur pada nilai watar melalui laba rugi,

(8) biaya perolehan termasuk jumlah premiurr dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek
dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat E“ek utang berikut rama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diamoihya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimil ki hingga jatuh tempo:

(7). ika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (3) jumlah
yang direidasifikasi ce dan dari setiap kategori:
(0) alasan reklasrikasi: dan

(C) sisa investasi dalam ke ompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kel»mpok tersedia untuk dijual.

Page 29 OCR 0.818
aA PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(E) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas
kontinjensi serta syarat dan kondisi yarg serkait dengan penjaminan tersebut:

IE) jumlah penurunan rilsi atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang menga ami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalemi penurunan nilai, serta dipisahkan anara penurunan nilai yang dihitung
secara kolektf dan individual termasuk teban penurunan nilai yang diakui dalam laba
rugi, dan

(10) jumlah amorbsasi keurtungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang
tersedia urtuk cijual yang direklasiikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai artara lain: Catatan 5

a) nema bank, dipisankan antara pihak ketga dan pihak berelasi: 1
bj kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
Gi jenis danjumlah deposito dalam mata uang asing. den

@) hel-hal lein yang dapat mempengaruhi kualitas pencaran deposito tersebut. t

tb

14) | Khusus Investasi pada Sukuk “V
Tambahan pengurgkapan mengenai artera lain:

a) rircian Sukuk berdasarkan nama penerbit dar acad syariah:

b) tuuan model ssana yang digunakan:

CJ jumlah investasi yarg direklasifikasikan, jka ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai
Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perslshan.

13) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah FI
Tambahan pengungkapan mengenai artara lain

a) Rincian jumle1 nominal dan nilai pasar efak berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi embayarar bunga:

C) Tingkat suku Junga rata-rata per tahun: dan c)

Informasi pentingtainnya.

18) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana “
Tambahan pengungkapan mengenai artara ain:

Page 30 OCR 0.843
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

) unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

bj laka atau rugi neto berdasarkan kiasificasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
ke norehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Khusis Wesei Tagih

Tambehan pengungkapan mengena antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga. jatuh tempo.
jenis mata uang. dan uraian tentang s'zt can asal terjadinya idari transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khuses Industri Asuransi
Tambehan pengungkapan mengena: aset-aset yang menjadi dana jaminan.

“

19)

Pinjarran Polis

Yang "arus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan
a) Seido pinjeman polis menurut jenis mata uang:

b) T sgkat suku bunga.

20)

Khuses Indusiri Perbankan

Kredit
Yang terus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah kredit berdasarkar jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolek: aiitas:

bj) Jumia- cadangan kerugian penurunar nilai dan mutasi selama periode berjalan:
CJ Rincian jumlah kredit berdasarkar pihak berelasi dar pihak ketiga:

G) Rasio tredit usaha keci terhadap jumlan kredit yang diberikan:

e) —— Tingka: suku bunga rata-rata pertahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia:

gl Rasic kredit bermasalah terhadap jumleh Aset keuargan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilei Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

hj) Jumtah kredit yang direstruktursas' berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

D) Jumlah dan persentase bagian benk atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
anggota sindikasi,

V

Page 31 OCR 0.889
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

»
3)

»

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain

3)
b)

a

Rincian jumlah tagihan can liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibiltas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi
selama pericde berjalan

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

“

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi
22) | Persediaan

3)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatal persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut kiasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual

(8) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(8) jumlah setiap penurunan nilai ena desai sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode ber

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondis atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kritera aset kualfikasian, maka diungkapkan:
(9 jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
() terif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
d -apitalsasi.
(8) persediaan yang diaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

Page 32 OCR 0.895
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang

Gitutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak.
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

8)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
@iLngkapkan antara lain

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

“

9

Khusus Industri Real Estat
Tamtahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan. dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan ase: Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

Catatan 10

ad

Tanah untuk Pengembangan
Tamkahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Catatan 11

.

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal. impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak)

Page 33 OCR 0.870
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang Sesuai dengan industrinya.

9 Khusus Industri Rumah Sakit

“
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-otatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(5) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan 1

(W) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

12) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek /
Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
merghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi sakio awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(@ Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan
yang mat atau hilang:

(e) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup

(9 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

(a) Perdapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan
(9) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Page 34 OCR 0.814
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

23) | Pajak DitayarDi muka

Yang harus cit gkapkan antarz lain:
a) rncar menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan “Y Catatan 312
bj Uraizn mengenai jumlah restusi pajak yang diajukan dan statusnya. “
24) | Biaya Dibayar dimuka

Yang harus diungkapkan antar: lain rincian menurut jenis dan jumlah. A Catatan 8

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diLngkapkanantara ain: |

(1) uraian dari aset yang dimiIki untuk dijual atau celompok lepasan:

(2) uraian faka dan keadaan cari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara da- waktu pelepasan.

(8) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk ijuel belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkaokan peristiwa atzt keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
benjua'an menjasi lebih dz-i satu tahur:

(5) dalam hel Japat citerapkar. segmen yang dilazorkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesuai dergan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimJiki untuk dijual atau kelompok
lepasa» dihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersetut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
1. jumlah tercatat 2set tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifkasikan sebagai JimIIki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, arrortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompox lepasan -ersebut Jdak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijuat dan
i. jumlah terpulihkan pada saet tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(bi uraian faktz dan kezdaan yang mengarah kepada keputusan tersebut. dan
(C: dampaknya terhada» hasil aperesi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

28) | Piuteng Pihak Berelasi Non-Usaha 1
Yang harus ciungkapkan antara lain - k|
a) rincian jeris, nama pihak terelasi, dan jumlah piutang:

bj alasar Jan dasar pemba-tukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya
piutang p nak berelasi tersebut.

C) jumlah zadangar kerug an penurunan nilai beban cadangan kerugian penurunan nilai

Page 35 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutar:

Gd) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilsi:
dan

€) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan
serta diungkapkan alasannya.

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yarg harus diungkapkan “antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

C) nilatercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas ascsias yang kuotasi harganya lersedia:

9) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset. Liabiitas,
pencapatan, dan laba atau rugi,

8) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2014 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial investe2 secara langsung atau tidak langsung:

1 akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika leporan kevangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ektitas dan tanggal atau periode yang berbeda

dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau penode yang berbeda:

sifat Jan tingkatan setiap pembatasan signifikan ats keramauan entites asosiasi untuk

menrransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alisannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya
kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

1) bagian atas Kabiltas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:

I) Tiabiltas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liablltas entitas asosiasi. den

K) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi. sacara individual atau dalam kelompok. yang
tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, Intal Liabilitas,
Pendapatan, dan laba atau rugi

28) | Kausus Industri Konstruksi
Jaminar

Yarg harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut 4
serta kortrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 36 OCR 0.859
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

29) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan #
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
berkut

a) Saldo awal:

by Penyisihan periode beralan:

C)  Realisesi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
@) Saldo akhir.

30) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol E
Investor tanpe kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(ah Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(by Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(3 Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkar antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rircian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
'selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telan menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(6) Pebandingan saklo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
(5) Tanaman yang dijaminkan.

bi Untuk tenaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut
(ad Saldoawel
IL Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung
(&) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa

Page 37 OCR 0.839
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Dengurangan tahun berjalan
Hi, cumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saido akhir,
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasmra yang menjadi

milik perusahaan (int) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat'perkebunan plasma): dan

(8) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Procuksi - Berumur Panjang
Yang harus diungka-kan antara lain:

2) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasi kan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

c) Nilai amorisasi (deplesi) atas hewan ternak telah merghasilkan:

d) Nilai hewar ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e) Kondisi hewan te-nak,

1 Persentase kematian selama tge tahun terakhir,

9) Nilai hewar ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan la-gsung,

1) Nilai adangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

D Pendapat manajamen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai newen ternzs yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

“

33)

Properti Investasi
a) Yangharus diungkapkan antara lain:
(8) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model
baya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukar Nilai Wajar dari
Prapert Investasi,

(8) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak terdasarkan fakcor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data
pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) 'nama Penilsi. tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(6) jumlah yang diakui dalarn laba rugi untuk:

Page 38 OCR 0.848
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(a) penghasilan sewa dari Propert Investasi.

(e)beban operasi langsung yang terjadi baik cari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan
(c) perubahan kumulsiif dalam Nai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelorrpok aset yanc menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,
(8) keberadaan dan jum'ah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil selepasan: dan
() kewajiban kontraktual untuk membeli. membangun atau mengembangkan
Properti Investasi arau untuk perbaikan. pemeliharaan atau peningkatan. b)

Krusus untuk Propert Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, sengurangan, dan reklasifikasi:

12) saat suatu penilaian terhadap Prcperti Investas disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuargan, maka Perusehaan harus rmengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah cisesuaikar yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:

Ka) jumlah agragat dari pengakuan Kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali:
dan

(b) penyesuaian signifikan lain.
€) Khusus untuk Proper Investasi yang menggunakan model biaya. selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lsin
(T umur manfaat
(2 rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi benyusutan Properti Investasi pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-rrasing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(8! jumlah rugi perurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama
satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(6: transfer ke dan dari persediaan dar properti yang digunakan sendiri: dan
(6: Nilai Wajar Properti Investasi.

G) Khusus untuk Properti Investasi dalam prases pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:
(1) Tincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadep nilai kontrak:

Page 39 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

|

(8) estimasi saat penyelesaiai

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembanguran dan pengembangan: dan

(6) dalem hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualfikasian, maka wajib diungkapkan:

(8) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(0) tarif capita'isasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikepitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain

a) setiap kelompok Aset Tatap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan
aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir

periode dengan menurjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi.

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan.

@) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
(ekuitas (jika ada).

&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

1) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
alau dihentikan yang dmasukkan dalam laba rugi. apabila tidak diungkapkan secara terpisah
peda laporan la»a rugi komprehensif:

9) Calam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

12) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

3)nama Penila dan terggal laporan penilaian terakhir,

18) metode dan asumsi sicnifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya:
dan

(6)surplus revalasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan
pembatasar-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

h). Kusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:
(1)rincian Aset Tetep yang sedang dalam pembangunan:

bd ani

Catatan 9

Page 40 OCR 0.840
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(8) estimasi saat penyelesaian,
(6) hambatan kelanjutan penyelesaian (ika ada):

(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan. dan

(6) dalam hal terdapat kanitalisasi biaya pinjamar untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikas an, maka wajib diungkapkan:

(a) ' jumlah biaya pirjaman yang dikapitalisas: selama periode berjalan: dan
(0) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

) Pengungkapan lainnya antara isin
(t)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: PI
(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih V
digunakan,
(@ljumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebacai tersedia untuk dijual:
(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material |
ari jumlah tercatat,
(6)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan 4
pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah. agar diungkapkan jenis
'Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, 3
(M perubahan estimasi rasa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset 1
Tetap:
(8) Kondisi ateu peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan hr
penurunan nilai:
(8) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan "
penjaminan: dan “
(10)enis Gan nitai aset tetap yang diasuransikan, lai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
itutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak. v
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
| 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
Ikhusus untuk perusahaan yarg memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bum) Yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas
dalam pengerjaan:

Page 41 OCR 0.855
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Tabel yang memuat penjelasan tentang

(2) -okasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk rasing-masirg lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi senambangan
(9) Dalarr hai saldo aset Minyak dan Gas Bumi te-sebut mengandung hak :agih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabiitas tagihan tersebut dalem bentuk tabel analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: “
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi.

bj alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan 2kumulasi amortisas Aset Takberwujud pada awal dan
akhir beriode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka harus diungkapkan
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(2) tarif kapitalisasi yang dicunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak

8) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukinc penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

1 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa pericde amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang materal terhadap laporan keuangan Perusahaan.

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibz1 Pemerntah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yarg berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pergakuan awe atas aset-aset ersebut.
(2) jumlah tercatatnya: dan
(8) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:

h) keberadaan dan jumlah tercarat Aset Takberwujud yang cepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menaadi jam 1an untuk Libilitas

1) Nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset -akberwujud:

) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diurgkapkan
(1) tanggal etektif revaluasi (Tanggal Penila an):
(2) rama Penilai dan tanggal taporar penilaian terakhir,

Page 42 OCR 0.850
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) jumlah tercatat Aset Tacterwujud yang direvaluasi:

14) metode dan asumsi signi'ikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:
(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwu.ud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

srplus revaluas: a-2u rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan cistribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

(6)

37 | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liab'litas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan v

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang:harus diungkapkanantara lain: “
(1) incian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup
saldo awal, perambahan dan pengurangan, dan saldo akhir. dan
(2) Jumlah aset. Izb tas. penghasilan dan beban. arus kas operasi, dan arus kas
nvestasi yang fmbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi senubungan dengan
Ia) Metode perrtebaran biaya pengupasan tanah. dan
(B) Metode perfitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
& ang Bicya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan

awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio
aktual tarah menutup terhadap rasio rata-ratanya:
(9) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundean masa produksi.
meliputi penje asan
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(Cc)  Jurriah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap
biaya yang ditergguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

Page 43 OCR 0.834
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya 2engembangan Tangguhan
Yang harus diurgkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan
(eh Lokasi 2ksplorasi dan pengembangan.
(b) Saldo zwat
(ah Penamaahan'pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(@) Saldo zkhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih

(Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi Fs pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihi

(9) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang . ui dimana terjadi penundaan
mesa produksi, meliputi penjelasan.

(er Alasan terjacinya penundaan:
(Di Amortirasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(C1 Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang di-angguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya

Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan anzara lain:

a) jumlah urang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi.
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 14

2

Provisi
a) Pengungkapan untuk provssi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) niai tercata: pada awal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

Page 44 OCR 0.882
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan. (8)
jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama perisde yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto.

(6) urzian mengenai karakterstik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekonomi.

(M indikasi ketidakpastian waktu atau jumlan arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka(8). Dalam nal diperlukan, Perusaraan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantan yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
'Aset yang telah diakui untuk estimasi pencgantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

Catatan 16

4

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uarg: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kawajiban.

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis can jumlah Efek yang dial Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Elek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain lizbilites bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelesan tagihan tersebut, jaga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu:

a) biaya kontrak yang terjaci:

b) laba yang diakui:

c) kerucian yang dialami: dan

G) pekerjaan yang sudah ditagih (te-min).

Page 45 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Khusus Industri Perbankan

2) Simpanan Nasabah V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(8). Rincian simpanan be masalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau diarinkan,

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu.

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(6) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya. misalnya diblokir atau
dijaminkan.

8 | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(0 Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan Han asumsi aktuaris dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

bj Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain: “N
(1) Pemisahar antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah utang kiaim berdasarkan tertanggung:
(8) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(8) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 46 OCR 0.840
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

g

Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang

'harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asurarsi.

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(8) Jumlah menurut mata uang: Jan

(6) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi narrun belum dilaporkan.

An Ae AA AA AI

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(9) Pemisahan antara prersi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi
dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhr pericje yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain

(W) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak ba-elasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan kc-asuradur

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumtah menurut umur utang.

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain

(W Pemisahan antara utang klaim kepada pihak ba-elasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(8) Jumlah menurut jenis mata uang:

(0) Jumlah menurut umur utang: dan

(6) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang diselinghapuskan.

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah berdasarkan tetanggung dar 2suradur,

(2) Jumlah menurut jenis mata Lang: dan
(9) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 47 OCR 0.831
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. 5
I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan |
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat perragang saham:
(2) Dasar perhitungan, dan
(8) Saldo menurut usia.
2) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan artara lain jenis dan jumlahnya. “

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) jenis dan jumlahnya: dan “ , Catatan 31b
B) informasi mengenai ketetapan pajak. "

1) | Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus dungkapkan artara lain:

2) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka arjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piu-ang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi

Uang Muka Kontrak “

Yang harus dungkapkan artara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus dungkapkan artara lain bagian lancar atas liasilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam PI
Checktist ini.

18) | Liabilitas Keuangan Lainnya
2) Yang harus diungkapkan zrara lain:

(8) Pengungkapan untuk 'iabiltas keuangan lainnya berlaku untuk liabiltas keuangan “ aan ass
lainnya yang bersifat jangka pendek dan jargka panjang: anna
(2) Perusahaan wajib mangelempokkan sesua klasifikasi yang dipisahkan antara pihak $
ketga dan pihak bereasi:

(8) Yang harus diungkapkan antara lsin:

Page 48 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) nilai

2) i tercatat abilitas keuangan untuk setiap kategori:
(0) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan 4

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi |
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

8) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang 1
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(8) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut dan

(4) Jumlah utang kcrtinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
@irestrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Vinyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelo'zan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu i
Tahun ki

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang 4
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diurgkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diurgkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk

dijual sesuai dengan dan capat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok PI
lepasan yang diklasifikasikar sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

13) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :

Catatan 32
a) rincian nama pihak be-elasi, jenis, dan jumlah utang. |
b) jumlah utang menurut mata uang: dan 4
C9 jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 49 OCR 0.779
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjarg
Yang darus diungkapkan antara lain

Catatan 13

ari kontrak sewa-anjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal
leporan posisi keuangar:

a)  Tincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: “
b) kisaran suku bunga kontraktual selama pericde pelaporan: Pi
c) tanggal jatuh tempo: “
@)  jumlan bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: “
&) penjelasan tentang fasilfas pinjaraan yang ciperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya: Ad
M9 . pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: y
9) kejadian penting lsinnya antara Isin keparuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan “
kondisi utang (misalnyz -estruktur sasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang ciberikan dengan menunjuk pcs-pcs yang berhubungan: v
1) persyaratan lain yang penting, seserti adanya pembatasan pembagian dividen, P'|
pembatasan rasio tertertu, danz2u pembatasan perolehan utang baru: dan
) pengungkapan informasi sehubungan dengan liasiitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (ka belasi bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebaga liabiltas jangka panjang, antara lain adalah 1
(1) nama banklembaga keuanyan dan jurrlahnya dan
(2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
ainjaman, tanggal jatuh temco. dan persyaratan penting,
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diurgkapxan antara lain 1
2) j-miah neto nila tercata: untuk setap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) “
pada tanggal laporan pcsisi keuangan,
b) rekonsiliasi antera total pembayaran sewa mizimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kninya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan niai kninye, untuk setiap penode berikut
(1) sampai dengan satu tahun: |
(2) lebih dari satu tahsa sampzi5 (lima! tahun: dan
(3) tebih dari 5 (limajtahun
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
dg) btal pembayaran Minimum sewa-tenjut (sublzases masa depan yang diperkirakan akan diterima “

Page 50 OCR 0.874
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

8

keuntungan atau kerugi
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback). dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain
(1) dasar penentuan utang sewa kontinen:
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian

yang ditangguhkan beserta zmortisasinya sehubungan dengan

dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(8) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam cerjanjian sewa.

/
N

21)

Khusus Industri Perbankan

3

b)

ke)

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi can pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tarun:

(8) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah 3mortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjan.
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipen-hi, dan persyaratan penting
lainnya 'Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemanuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang
diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya(debt covenance):

(8) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima cana atau tasiitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan
tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan campaknya terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibltas:

“

Page 51 OCR 0.846
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(8 Ketentuar minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut SI dan 2esisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelapora-: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen
dan kont rjansi.

(2) Rincian :umlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

2

Khusus Industr G2s dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolean dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Murasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo
awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(8) Pengeluaran yang terjadi: dan
(8) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,
3) Liabilitas bersyarat sahudungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
Apabila dalam p-s ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisan,
2) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1)
Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pergurangan : (3)
Saldo akhi

3

23)

Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
21 imbalan Pasti
Yang harus diu-gkapkan antara lain
(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal can akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terrisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(e) baya iasakin:
(&) baya bunga:
(C) iuran oleh peserz program.
(C) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Catatan 19

Page 52 OCR 0.834
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(e) perubahan kurs mata ueng asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata vang penya an:

(9 imbalar yang dibayarken
(0) biaya jasa elu:

(h) kombinasi bisnis:

()  curtalment dan

() penyelesaian

(8) analisis kewaj ban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya bdak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai.

(8) rekensikasi saldo awal dan akar dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
ari setiap hak penggantian yang diakui sebaga Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secera terpisan, dampak selama periode jang czpat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(0 perubatan kurs mata uang asir3 pada program yang diukur dangan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyaj an:

(9) iuran oleh pemberi pekerja:
(8) iuran oleh peserta program:

(9 imbalan yang dibayarkan:

(9s kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

(5) rekcnsilasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butr (2) dan Nilai
Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (8) atas Asetdan Liabiltas yang
diakui dalam laporan posisi keuangan, aaling kurang mengungkapkan:

(2) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan:

(0) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(C) setiap jumlah yang tidak ciakui sebagai Aset. dikarenakan oleh batasan dalam
SAK.

() Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK: Jan

(6) jumlan Iainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk.

(@) biaya jasa kini,

Page 53 OCR 0.802
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

8)

0)

“9

(12)

(13

(b) biaya bunga
(0 hasil yang diharzpkan dari ase- program,
(9) hasil yang diharapkan dari setiap tak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengar SAK:
(e) keuntungan dan kerugian axtuarizl. jika Perusahaan memilih metode koridor
1054 (sepulun per seratus)
(9 bisyajasalalu
(9) dampak dari curtsilment terutame lerkait dengan penyelesaiannya: dan
(9) dampak dari batasan daam SAK
jumlah total yarg cizkui dalam pendapatan komprehensif Isin yang akan diakui segera
3elam saldo lata, meliputi:
(8) keuntungan dan kerugian atuarisl: dan
(5) dampak dari batasan daam SAK
jumlah kumulatif dar keuntungan dar kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
“omprehensit Izin, dalam hal Perusanzan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
sendapatan komprehensif lain sesuai dangan SAK:
Fersentase arau jumlan setiap kategcri utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
axogram, untuk setiap sategori urama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas
3eda, Instrumen ek-itas, Instruman wang. properti, dan seluruh aset lain:

jumlah yang mencakt» Nilei Wajar aset program untuk:
(8) setiap karegor instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(6) setiap properti au Aset Izin yang digunakan oleh Perusahaan:
penjelasan atas dasar yang dicunakan -ntuk menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Asat secara keselurunan, termasuk dampak kategori utama dari aset
zrogram.
imbal hasil aktual atas aset program, setta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset.
“Asumsi aktuarizl utama yang dig. makan szmpai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan delam ukuran yang absoltr: dan tidak hanya sebagai marjin antara
dersentasa dan variabsi lainnya, termasuk
(8) bngkat diskonto:
(6) #ngkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalar" laporan keuangan.
(6) tingkat imbal Fasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan paie setiap hak perggentian yang diakui sebagai Aset:
(BD tingkat kenalkan gaji yarg ciha-apkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lsirnya dalam masa Frogrem formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa cepan):

V

V

“

Page 54 OCR 0.876
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kensikan 'aleu penurunan satu angka persentase dalam tingkat ten biaya
hatan yang diasumsikan pada:

#i biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
penodik neto: dan

(6) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalamhal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
ciungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren baya kesehatan
yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah perioda tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(8) nilai kini Kewajian imbalan pasi Nisi Wajar aset program dan surplus atau defst pada
Program: dan
(0) penyesuaian yang timbul pada:

(M liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari labilitas

program pada akhir periode pelaporan: dan

Ni) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program

pada akhir periode pelaporan:

(18) estimasi terbaik pemberi kerja. segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang
diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode
pelaporan,

(W7) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas

sepengendali. wajib diungkapkan sebagai berikut
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan
pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
| (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

(@ informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut:

(@ pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan hurut a)
butr (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban
konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pasti: dan

Ki) jka Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
infcrmasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
but (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (8), butir (13), butir (14),
dar butir (16) serta butir ii.

Page 55 OCR 0.836
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b) luran Pasti
Perusahzan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah
yarg diakui sabagai bean untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang har is diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang
lainnya.
G) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang har ss diungkapkanantara lain:
(1) iuran pDgram dan juxlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) panjelesan mengenai liabilitas kontinjan (ika ada).

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, rifai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal
jatuh tempe, jadwal pembayaran bunga, suku bunga. bursa tempat obligasi dicatatkan. dan
tujuan penerbtannya:

b) peringkat dar nama Perusanaan Pemeringkat Efek:

6) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) name Wal Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

6) jaminan sera embentukan dana untuk palunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan. jika ada:

1) pembatasan yang dipersyaratkan dalem Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utarg “misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

HN) persyaratan penting lainnya

25, | Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b)  Perusahaar arus mengungkapkan antara lain
(1) uraian tertang persyeratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(8) tirgkasan akad syariah dan ske-na transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(9 misi nominat

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk iarah):

(e) prrsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 56 OCR 0.813
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

hasil (untuk Sukuk mudharabah)
L)

rencana jadwal dan ata cara pembagian danlatau pembaya'an imbalan atau bagi
hasil,

(0) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya, dan

Ki) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(5)bursa tempat Sukuk dicatatkan:
()jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
() pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perweliamanatan: tan

(E) kejadian penting lainnya ant:ra Isin kepatuhan Emiten atau Perusaaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya resir Jkturisasi Sukuk dan kondisi

ut

25) | Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain: V

3) nama krecifur, sifat ikatan, jang«a waktu, jenis mata uang, dan kisaran s.ku bunga kontraktual
selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

CJ persyaratan terkait dengan pelunasan utang suborcinasi:

G) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kendisi urang (misalnya restrukurisasi utang dan kondisi defaul:):

@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dar f)
persyaratan penting lainnya.

z7) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain: “

a) rincian mengenai jenis, nilai norrinal dan nilai tercatat. tanggal jatuh tempo, jadwal pembayarar
bunga, suku bunga, bursa tembat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasib konversi, harga
pelaksanaan. hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyara-annya, can penalti:

C) dampak ilusi apabila seluruh bligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

G) jumlah okligasi yang telah dikorversikan dan dampak dilusinya:

Page 57 OCR 0.862
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

»
9
Lu)

D)
»

»
»

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

nama V/ali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

jaminar serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obigasi dengan menunjuk
Pos-pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaulf):

dalam Fal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
'diungkepkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

komporen Liabiltas dari obligasi konversi.

keberadaan fitur derivatif melekat: dan m)

persvaratar: penting lainnya

@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek.

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk

|

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lin

a

b)
5

Bag setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham. termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal. dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
#aham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjeasan mengenai s'at dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekutas:

'Susuran pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memilki 544. (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama diraktur dar komisaris yang memiliki saham: dan

(8) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan'atau
pemberitahuan Merteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS).

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan
saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Catatan 20

Catatan ta

Catatan 20

Page 58 OCR 0.868
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private plazemenf), pelaksanaan warai

sera konversi obligasi, dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, A4 Catatan 20
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatker Ji Bursa Efek, agar disebutkar “
jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Eursa Efek

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lsin:

2) Rincian jumah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham,

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

G) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor. |

€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

1 Pengungkaran untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Narradan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendal dari entitas-enfitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat semertara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk di ual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang
terjadi,

(6) Nilai :ercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau dite-ima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan infomasi antara lain:
(e) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(0) Ikhtisarjumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
| (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali,
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain
2) Uraian ransaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi 1

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Catatan 20

PI

as

Catatan tc

|

Page 59 OCR 0.826
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) Nama entitas anak: dan
(8) Nama pihak yang bertransaesi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelesesan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Latar belakang pembelian kexbali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah 'embar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:

c) Tanggal dan jumlah saham treasu-i yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor:

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dileaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelerasan saharr treasuri: dan

€) Akumulasi jumlah lembar dan silai saham reasuri.

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yanglalu (ika ada):

8) Perubahan sako laba pada peiode bersangkutan dan persetujan RUPS yang terkait

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Pan

8)

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain

2) jen's waran dan harga pelaksanaan dari masinc-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran

€) nilai watan yang belum dan tidak dilaksanakan (cadaluwarsa):

@) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serte dampak dilusinya: dan

6) ikatan-ikatan yang terkait: dengar penerbitan waran.

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
pendaratan komprehensif tanya,

Catatan 19

Page 60 OCR 0.839
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lan rincian bagian pemegan3 saham nonpengendaii atas ekuitas “1 Catatan 21
(masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan seccra langsung atau tidak langsung pada
erttas Induk.

a Laba Rugi Komprehensif

:) | pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

2) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa:

“ Catatan 22

(6) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketica:
E) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: d
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi "Ot (sepuluh perseratus)

dari pendapatan: V
0) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

alam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarcan “

pihak berelasi dan pihak ketiga:
&) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(e) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan perdapatan kontrak yang diakui dalam
Periode berjalan: dan
(0 Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses senyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan
(a) Jumlah agregat biaye yang terjadi dan labairugi yang diskui sampai tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(0) Jumlah retensi:
(9) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, mesing-masing sebagai
/Aset dan Liabiltas:

Page 61 OCR 0.794
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

1 DO

alerr hal Perusahaan memiliki transaksi Fubungar keagenan, diungkapkan secara terpisah,
antara lain: “
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komis yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan perdapaten izinnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan nato yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaks keaceran, yang antara lain terdiri Jari:

te) Pendapatan br-to:
(0) Returirabat/dis-on terkait: dan
(6) Total pendapatan neto,

2) | Khusus industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif 1
Yang haru d ungkapkan antara lain

a) Dasar terentuan tarif:

b) Objek ateu aktivitas yang dikenakar tari"
c) Masa teraku tarif

d) Beseren-arif dan

e) Perjarfian lain yarg terca-

3) | Khusus industri pembiayaar
Rincian jumlan berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: is
a) Pendapatan pemtayaan konsumer:
3) Pendapatan anjak piutang dan

c) Pendapatan sewa.

4) | Khusus industri Rumah Sakit

Terdiri dari: 8

Jasa pelayanan medis, jas2 penunjang lainnya, jasa dokter. rawat inap. rawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang perdapatan, antara isin:
a) Resttusi
3) Subsid tidak mampu, dan

c) Selisih perhitungan klaim.

2) | Khusus industri Transporasi
Rincian jumlan dari kelompok produkljasa utma anara lain: »

Page 62 OCR 0.874
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi.

2) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

@) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat
udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

8: | Khusus Industri Telekomunikasi

Rinsian pendapatan Usaha antera lain pendapatan usaha jasa interkoneksi. jasa telekomunikasi B'
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

7. | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi V
Yang harus diungkapkan antara Izin rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi

reasuransi. den penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengar. PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8. | Khusus Industri Jalan Tol: ,

Pendapatan “

Yang Parus diungkapkan antara ksin

3) Penjualan meliput rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi.

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
Usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

8 | khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga “
Yarg harus diungkapkan antara Iin

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkaran tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
0) Efek-efek: dan

d) Penemparan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Page 63 OCR 0.829
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lsin:
ai Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci
(1) Biaya bahan baku, “
(R) Biaya tenaga kerja: dan
(8) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi sakdo awal dan akhi persediaan,
b: Nama pihak penjual dan nilai pembeliar yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan: dan
Untuk industn jasa, diungkapkan bebar 2okck berdasarkan pada jasa yang dijual.
11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harys diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: “
a1 Beban bahan
bi Beban jasa pelayanan,
& Beban pegawai.
G1 Beban penyusutan sarana medis:
&1 Beban pemeliharaan sarana,
f Beban asuransi,
9! Beban langganan daya dan jasa:
hi Beban depresiasi.

Catatan 22

12) | Khusus Industri Asuransi:
aj Beban Klaim Asuransi Kerugian “

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rncian dan jumlah beban menurut jenis klaim can manfaat, diantaranya : klsim jatuh tempo, klaim
nilai -unai, dan klaim kematian.

Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rircian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

“

Page 64 OCR 0.829
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

&) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
13: | Khusus Industr Perhotelan
Betan Departementalisasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah Unsur-unsur beban departementalisasi:
8) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14) | Betan Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya yaitu antara lain:

Catatan 24
a) Beban penjualan: “
b) Beban distitusi, dan v
€) Beban umum dan administrasi. S| Catatan 25

15) | Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga Y
Yang harus 3 ungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utara.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus 4 ungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
bercasarkan kelompok produk/jasa utama.

16) | Khusus Industri 2embiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai Lntuk masing: masing akun
Pitang Pembiayean Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewe Pembiayaan.

17 | Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain

-incian dan jur-lah Pendapatan lainnya.

8) rircian dar jumlah Beban lainnya. 4

c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi
(Wi biaya pinjaman meliput: 4

4 Catatan 26

Catatan 27

Catatan 29

Page 65 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif,

(1 Batan keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku:

(2) 2 kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari trarsaksi instrumen keuangan meliputi Al
(a) rugi penurunar nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(0) rugi netc cari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalu laba rugi: dan
(6) amortisasi premifdiskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.
3) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat

dengan menggunakan metode ekuitas: dan "
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
Siungkapkan secara terpisah.
18) | Khusus Industri Perbankan
3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan 1

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlat berdasarkan jenis aset keuangan.

3) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
3) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekaptalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlan berdasarkan jenis.

19) | 2endapatan Komprehensif Lain
“ang harus diungkapkan antara lain:
2) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: “Y
3) keunrungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti. “ Catatan 19
3) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

1) keunungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual.

2) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas: dan

ah

bagan pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Page 66 OCR 0.853
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

20)

3

t)

9

9

Yang harus diungkapkan antara lai

Penghasilan

komporen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer
dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban:
Paak tangguhan,

16) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan. dan

(M) jurilah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan ketijakan axuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehersif, dikarenakan tidak dapat
Giperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditcan langsung ke ekuitas,

jumlah bajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan comprehensif lain, kecuali
untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas zsosiasi darvatau Ventura Bersama:
penjalasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif
Pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar serhungan tarif pajak yang berlaku:
atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan taril pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang Serlacu:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku can perbancingan dengan tarif pajak

yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temborer yang dapat dikurangkan

den rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan

keuangan:

“N

“

Catatan 31c

Page 67 OCR 0.849
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

))

)

2

2)

0)

3

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
' titas asosiasi, dan badian partisipasi dalarr Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang
belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) taba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah'dikurangi coreksi postif atau regafif (dirinci). dan

(9) laba kena pajak:

perhitungan beban dan babilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual dengan
ketentuan perundang-undangan bajak yang beriatu:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer Jan setizp jenis “ugi pajak yang belum

dikompensasi:

(C) jumlah aset dan liabiltas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan
untuk periode sajiar. dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam leba rugi. apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Habilitas pajak tangguhan yang diakui
dalam laporan posisi keuangan:

Deban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(C) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bertama dengan jumlah tercait untuk setiap periode sajian:
umlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelim Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabiltas dalam laporan kevangar:
uraian jumlah perubahan pada jumlan pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
apabila Perusahaan adalah pihac pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:
beristwa atau perubahar keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhar ya-g diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan
(umlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tengguhan, apabila:
(X) penggunaan aset pajak tancguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebih besar dari lata pembalikan pe-bedaar temporer kena pajak yang telah ada: dan
(2) entitas mengalami kerugian paca periode kini atau periode sebelumnya yang

Catatan 31c

Page 68 OCR 0.865
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang xarus dungkapkan antara lain

a) jumlah yarg digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, 4
Gan rekonsiliasi jumlah te-sebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
(untuk peticde tersabut. Rakonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
Instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

b) jumlah rata-rata lertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan u
laba per saham desar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjan) yang berpotensi mendilusi |
laba per saham desar ci masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena insrumen tersebut bersifat antidilutf untuk periode sajian:

) penjelasar transaxsi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang “
dihitung sesuai dengar SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
paca akrir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan:
dar

8) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. V

Catatan 30

22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkaokan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang 1
jumlaarya:
(1) letih dar Rp 1.200.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
#nggota keluarga terdekat. dan/atau
(2) letih dari 9.58 (rol cma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi.
b) terkait cengar Tansaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan 5
hubungan dergan pihax berelasi serta informasi tentang transaksi dan sakio dengan pihak
dimaksud:

C) terkait cengan ransaksi dengan entitas berelasi meliputi silat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelas serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan
untuk memahami potersi dampak hubungan tersebut

Catatan 32

Page 69 OCR 0.832
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

e)

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhacap total pendapatan dan beban terkait.

(2) jumlah saldo beserta persentasznya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketenmannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat
imbalan yang akan d beriken, untuk senyelesaian: dan

(bj rincian garansi yang diberikan atau diterma:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nici, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan koleksi, dan peng-azusan piutang terkait dengan jumlah sakio piutang
usaha dan piutang pihak berelasi ron-usawa: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategor berikut

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama ztau Pangaruh Signifikan terhadap enttas:
(9) entitas anak:

(8) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana enitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dani ertitas pelapor atau entitas induknya: dan

7) pihak-pihak berelasi la nnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainnya untuk masing-masirg kategori beriku-

(1) imbalan kerja jangka pendek

(2) imbalan pascakerja:

(3) imbalan kerja jangka panjanc leirnya:

(4) pesangon pemutusan kont-ak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

ntuk entitas berelasi dengan peme-mah :

(5) nama entitas berelasidengan pemeri-tah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

Aa at

LEX

-

Catatan 32

Catatan 32

Page 70 OCR 0.832
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) sitat dan jumlah setizp transaksi yanc secara individual signifikan: dan v
( PI

(3) urtuk transaksi lsinnya yang sezara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan,
indikasi secara kuantitatif atau kual tatif atas luasnya transaksi tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang As ng
a) Mata uang asirg yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. P'|
bj Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan labilitas monete- dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata

uarg fungsicrat, V
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas maneter dalam mata uang asing. h)
(8) rihcian kontrak valuta berjangka dar ekuivalen dalam mata uang fungsional: “
(8) jurlah selisin kurs yang diakui dalarn laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang Y
ttmbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dar
|
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lsin dan diakumulasikan dalam ,,
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan 1
Yang harus diungkapkan antara lain “

a) untuk setap rugi panurunan hilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas:

(C) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
nilai:

(8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui da'am laba rugi selama periode tersebut dan unsur
lapa-an laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(8) jumlah pembelikan ruci penurunar nilai yang diakui dalam laba rugi selama perode
tersebut dan unsur laporan laba ruci komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
pertrunan nilai yang dibalik:

(4) goodwil yang telah diacui rugi penurunan nilsinya:

(6) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut. dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan ni ai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dzlam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok
aset

Page 71 OCR 0.859
“ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu
ah Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkepxan antara lain :
(Wi sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlan perubehan estimasi yang brdampak pada periode berjalan: dan
(9) perkiraan dampak estimasi pada pericde mendatang. Dalam hal jumlah dampak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
bj Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain
Sifat cari perubahan kebijacan akuntansi:
alasan penerepan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan:
jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(e) setiap 205 laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(0) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal. tcak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapar retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk perioce-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akumansi.

Cj Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

sifat cari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreks untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan kevengan, dan
(b) laba per saham dasar dan Husian:
(3) jumlah koraks pada awal periode sajan paling awal: dan
keadaan yang membuat penerapan retrospketi dak praktis dilakukan dan penjelasan

mengenai cara Jan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif

Page 72 OCR 0.849
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Kombinasi'Bisnis
3)  Perusawaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjad selama perioce pelaporan, vaitu:
(11 nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(1 tanggalakuisi
(Bt biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(di persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
(51 alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,
(Gi penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,
(75 Milai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi unt. « setiap kelompok utama imbalan:
(Bi kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi.
(a) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,
(6) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(6) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
iestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
“iestimasikan. Dalam hai jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pangakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(85 Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama

Piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok

Fitrang lain, yaitu sebagai berikut

(3) Nilai Wajar piutang,

(6) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(5) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan Sidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang

Ciperoleh dan Liabiitas yang diambil alih:

(17) setiep liabiltas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar

(8) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber
“daya ekonomi terjadi:

G6) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 73 OCR 0.882
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2

ca

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

mendasari prakiraan peristiwa masa depan. dan

(C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

dalam hal abilras kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur

secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(8) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 hurut bj angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

Galam hal pembelian dengan diskon:

(8) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10015

(Seratus persen) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jurrlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi. yang diakui pada
tanggal akuis si dan dasar pengukurannya: dan

(0) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
diukur pada Nilai Wajar:

dalem kal suats kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(e) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yarg dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(0) jumtah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
“dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan
laba rugi kcmprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut.

(“81 Informasi sebagai berikut

(8) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yare dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan, dan

(6) pendapatan dan laba atau rugi dari enbitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan ber.alan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 74 OCR 0.864
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal

periode pelaporan.
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahazn yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(0) Galem hall akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset Liabiltas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
leporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
dungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(0) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya
belum selesai: dan

(6) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan

(2) “setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalar kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabiltas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(6) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, -ermasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian:

(&) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak cidiskonto) dan alasan perubahan
tersebut. dan

(&) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan unbk mengukur imbalan
kontinjensi:

(8) 'liabiltas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(8) rekonsiliasi atas nilaitercatat Goodwil pada awal dan akhir periode pelaporan: (

8) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
beriode pelaporan yang:

Ie) terkait dengan aset teridentifikasi yang dipercleh atau liabiltas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(E) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyatsan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksaraan transaksi
kombinasi bisnis: dan

Page 75 OCR 0.822
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Jaan ba au aa aa na aa
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(T— jumlah harga yang ditayarkan:

(un
&

bagian dari harga yan meruzakan Kas dan Setara Kas:

jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Fengendalian diperoleh: dan

(2 jumlah aset dan labililas seizin Kas can Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

27) | Segmen Operasi
Yang tarus diungkapkan antara len

a) zengurgkapan pada level sagman:
(t3 Informasi umum, yang terdiri dar

“ Catatan 35
(a) faktor-faktor yang cigunakan oleh mangjemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:
(R! informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset “
segmen, dan kabiltas segmen dari segmen dilaporkan. serta dasar pengukurannya:
(3: rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset

“
segmen, Habiitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan ketangan Perusanaan:

2) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasz

“
Pencapatan cari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa, ,
(2) Informasi wilayah geogreis V
(e) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

Ii negara domisil Perusahaan: dan

IL semua negara asing secara toral dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pencapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendzpatannya kepada negara

Page 76 OCR 0.875
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

tersebut secara individual.
IE) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
imbalan pas-akerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
1 negara domisili Perusahaan: dan
fi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal ase: dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
8) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1014
(Sepuluh perseratts) atau lebih dari pendapatan konsolidasi. Perusahaan harus
mengungkapkan:
ta) takta:
(0) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(0) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

“

28)

Operasi yang Dihentikan
2) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang

diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan
| (8) pengarun dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
| lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
|») Yang harus diungkaakan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara lain:
| (1) analisa atas jurrlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak benghasilan yang terkait dan
(D) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
'umuk menjual a:2u pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan
(operasi yang dihenbkan dan beban pajak penghasilan yang terkait.
(2) arus kas neto yang darat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
| Cari operasi yang dihertikan: dan
(8) jumlah penghas lan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
| Ciatnbusikan pada pemilik entitas induk.

T

Page 77 OCR 0.862
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya. yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan Isinya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menertitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelampok non.
lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dar ransaksi, berusa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi icounterpartes):
(D tanggal jatuh tempo:
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nila: Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada pericde pelaporan:

(6) pos Aset dan'atau Liabilitas yang c lindung nilai, dan

(@) persyaratan penting lsinnya.
CJ Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Hak-hal yang diperlukan untuk merrahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan'atzu Liabilitas Can jenis transaksi yang dilindung nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksi ikan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Niai Wajar setiap kelomook Aset dan Liabiitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dangan nilai tercatzt dalam laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
keuangan dan labiltas keuangan.

Catatan 34

Catatan 3g

31

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai
distnbusi kepada perilik pada periode pelaporan.
bj jumlah utang dividen unuk:

Page 78 OCR 0.834
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

“iode pelapcran, dan
(Zi periode sebel.mnya:
C) jimlar diiden dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode

pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kesada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan

d) jumlah divicen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dzlam Ventura Bersama
Yang Farus diungkapkan antara lsin
a) jumlah agregat dari lebilitas kontinjensi dengan jumlah liabiitas kontinjensi lainnya secara
terpisah:
bj jumlah agregat dari komitman modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
“Ventura Bersama secara terpisah dari komtmen lainnya:
dafter dan penjelasan bagian partisipasi dalem Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
9) dalam hal Ventura Barsama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tenteng:
11) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
12) jumlah agregat sztiap aset lancar, aset tidak lancar, iabilitas jangka pendek, abilitas jangka

panjang. penghasilan dan baban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama.

ci

Perikatan dan Kontinjensi
a) Peikatan
Yang harus diungkapkan antera lan :
(15 perikatan yang melkputi:
ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
Isensi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ii. periode berlakunya perikatan:
li dasar penertuan kompensasi dar denda:
Iv. jumlah beban atau pendaparan pada periode pelaporan: dan v.
pembatasan-pembatasan la nnyz:
1b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
Gatang. seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi,
dungkepkar

“

Page 79 OCR 0.790
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian.
Hi. periode berlakunya perikatan,
Hi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan

Iv. sanksi-sanksi
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan. yang dipisahkan antara v
Fihak berelasi dar pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(6) latar belakang d keluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan, dan
(@ nilai jaminan: "
(8) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas LIC, cerukan bank: dan ha
18) uraian mengenai sifat jenis, jumlah dan batasan-batasannya. 1
bj Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(5) perkara atau sengketa Fukum, N
diungcapkan:
(e) pihak-pihak yang serkait,
(0) jumlah yang dipercarakan:
(C) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):

dan
(@) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan “

hidup, diungkapcan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: "

(3) kemungkinan lizbilitas pajak tambahan: ”

(a) jenis keteapan atau tagihan pajak. jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda ata. bunganya: dan

(&) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): ,
(4) peristiwa konlinjensi Isinya, yang diungkapkan antara lain: £.

a) karakterisik aset atau iabilitas kontinjensi:

(b) estimasi cari dampak keuangannya:

(C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

Page 80 OCR 0.853
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

keluar sumber daya. dan

(6) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

32) | khusus Industri Perkebunan Perkebunan
Irti Rakyat dan Plasria 2

Yang barus diungkapkan antara lain:
3! Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

3!  Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

@. Hak dan liabilitas deri masing-masing pihak dalam kerjasama:

8 Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

4 Isi perubahan perjanjian, jika ada.

38) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan

keuangan untuk mangevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelciaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(8) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau

tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan |
tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuidites, antara lain

(a) analisis jatuh tempo untuk liabiltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan 4
sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus
kas: den

() deskrigsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(8) risiko pasar. antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas 4
terdampak paca akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan peda
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas. dan y

(9) tisiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

bj Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif
an pengungkapar kuartitati untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 1

Catatan 33

z2) | Khusus Industri Pertenkan
2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) s
Yarg harus diung-apkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 81 OCR 0.851
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

posisi ceuargan:
(R)  PessilCAR rinimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(8) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

bj Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto rrenurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi ceuangan:

(R) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
() Aspek khusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto.
& Jaminan Pemerintah terhadap Liabiltas Pembayaran Bank Umum.

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga
di bank.

di Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi
jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

377

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:
8) Jumlah saldo negatif yang dieiminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
cisajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi--eorganisasi:
Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
r2organisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum. pada saat dan sesudah kuasi-

r2organisasi,
& Rincian darijumah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabiltas sebelum digunakan
untuk mengeliminasi defisit dan
Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
osisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke cepan sejak kuasi- reorganisasi.

b,

39

Pengeloiaan Modal
Yang harus diungkarkan antara lsin :
2) irformasi ktalitatf tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Catatan 33

Page 82 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyarata1 permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(9) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal:

€) setiap perubakan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak ekstemal
(ika ada), dan

'&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpaluran.

permodalarnya, termasuk:

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain

Transaksi peda aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara
Kas yarg tidak tarmasuk dalarr laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi
melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlan Liabilites atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun
jangka panizng:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu roksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

0) jumlah can rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal »ksekusi atau selama periode pelaporan:

&) saran Yarga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar
pada akhir periode:

D penemuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut
(5) opsi yang dibenkan selama suatu periode, rata-rata terlimbang Nisi Wajar

Page 83 OCR 0.885
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
(pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekuites lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.

an

Khusus Industri Asuransi:
2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Sotrabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(9) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(9) Tingkat solvabilitas yang dicanai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan sovabilitas.

42

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Helhal yang harus diungkapkan:

a) in Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah.

Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendaparan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat

3

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting. dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

“)

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayul,

Page 84 OCR 0.892
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Pemenuhan kabilitas terhadap negara seperti DR IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

C1 Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali
hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaar Bina desa hutan dan biayanya:

@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya. dan

1) Serubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(8) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yarg harus diungkapkan antara lain

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
(pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan
jumlah yang ciakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya
tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristwa: dan

(8) estimasi atas dampak keuangan. atau perryataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat.

48) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan “ Catatan 2

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:

ah judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut

Di sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

3) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

Ji pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

Page 85 OCR 0.831
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

keuangan atau bernyataan manajemen bahwa dampak tersebut idak dapat diketahui atau
diesimasi secara wajar.

47) | Reklesifikasi

ah Dalan hal Perusahaan mengubah penya an atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan | Catatan 36
keuangan, mata Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) silat rekias kasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direkiasifikasi,
dan

(3) alasan reklasifikasi,

bi Dalamhal rekdasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Per-sahaan harus mengungkapkan: Pi

(1) alasan tidax mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sitat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Perterintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut “

2) s'at dan luas Hitah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
dari ba-tuan pemerintah. dan

kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjersi lain yang melekat atas bantuan pemerintah
yang te'ah diakui.

&

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

aj Ketetuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan “
mergeunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
mocal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

bj — Yanz harus diLngkapkar antara lain:
(1) -ingkasan perbecaan SAK dengan srendar akuntansi di negara lain:
(2) -ekonsiliasi pos-pas yang berbeda urtuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya dan
(3) “ekonsiliasi pos-pos yang berbeda urtuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.
C Dalamhal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 86 OCR 0.828
@ PT.

MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

-ersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya
Yang arus diungkapkar antara lain sifat. jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu
yang mempengaruhi kinerja perusaraan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan
'hisup perusahaan.

di

Jakarta, 27 Maret 2026

Hormat Kami,
PT Maha Properti Indonesia Tbk

PROPERTI | IA Tbk

Iwan Kurnia S.
irektur Direkiur

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.42 MB
Published27 Mar 2026
Pages86
Characters153,115
Text sourceOCR
OCR confidence0.852

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. p.1 ×264
possible person Kanaka Puradiredja p.2 ×2
unresolved org PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK p.1 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP. Doli p.2 ×2
unresolved person Suhartono Nama Partner Doli Diapary Siregar p.2 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.6 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.8 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.14 ×12
unresolved org PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbx. p.19
unresolved org Bank IrJonesia p.23
unresolved person Be DB REK SIS CB BE Aan p.26
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.39
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.57
unresolved org Bapepam p.74 ×2
unresolved org IA Tbk p.86

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result