Back to announcement
20260327_MPRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_32055522_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted MPROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 86
Page 1 OCR 0.897
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist : 1. 2 Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecual Emzen dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan £fek (Peraturan No. VIII.G.17). Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Pub ik telah memenuhi persyaratan pergungkapan yang diharuskan dan selanjutnya bada kolom “Keterangan” ditambahkan cross refarsnce ke nomor catatan atas laporan keuangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi paca kolom "Tidak Ada Jengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu seningga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapar yang ada maka tanda (“) diisi pada kolom'N/A'. . Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keyangar audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT MAHA PROPERTI INDONESIA TBK (dahulu PT PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK) Bidang Usaha PROPERTI Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Saham Perdana
Page 2 OCR 0.913
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan Publik KAP. Doli, Bambang, Sulisyanto, Dadang & Ali KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono Nama Partner Doli Diapary Siregar, CPA Desman P.L Tobing Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" “ Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasz Audit di Pasar Modal" “ Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 l 31 Desember 2024 Laba Rugi Komprehensif Dalam Ribuan Rp Pendapatan 3.553.426 7.574.406 Laba bruto 864.518 2.055.278 Laba (rugi) usaha (42.568.455) (22.627.542) EBITDA (41.560.450) (21.009.176) Laba (rugi) Bersih tahun berjalan (61.982.688) (38.961.712) Laba (rugi) komprehensif (62.026.392) (38.946.070) Laba Per saham (dasar) (0,00) (0,00) Laba Per saham (dilusian) Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2025 | 31 Desember 2024 Jumlah Aset 1.675.305.915 1.691.924.390 Jumlah Aset Larcar 13.478.976 19.616.907 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.661.826.939 1.672.307.483
Page 3 OCR 0.897
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist : 1. 2 Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecual Emzen dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan £fek (Peraturan No. VIII.G.17). Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Pub ik telah memenuhi persyaratan pergungkapan yang diharuskan dan selanjutnya bada kolom “Keterangan” ditambahkan cross refarsnce ke nomor catatan atas laporan keuangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi paca kolom "Tidak Ada Jengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu seningga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapar yang ada maka tanda (“) diisi pada kolom'N/A'. . Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keyangar audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT MAHA PROPERTI INDONESIA TBK (dahulu PT PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK) Bidang Usaha PROPERTI Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Saham Perdana
Page 4 OCR 0.913
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan Publik KAP. Doli, Bambang, Sulisyanto, Dadang & Ali KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono Nama Partner Doli Diapary Siregar, CPA Desman P.L Tobing Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" “ Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasz Audit di Pasar Modal" “ Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 l 31 Desember 2024 Laba Rugi Komprehensif Dalam Ribuan Rp Pendapatan 3.553.426 7.574.406 Laba bruto 864.518 2.055.278 Laba (rugi) usaha (42.568.455) (22.627.542) EBITDA (41.560.450) (21.009.176) Laba (rugi) Bersih tahun berjalan (61.982.688) (38.961.712) Laba (rugi) komprehensif (62.026.392) (38.946.070) Laba Per saham (dasar) (0,00) (0,00) Laba Per saham (dilusian) Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2025 | 31 Desember 2024 Jumlah Aset 1.675.305.915 1.691.924.390 Jumlah Aset Larcar 13.478.976 19.616.907 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.661.826.939 1.672.307.483
Page 5 OCR 0.887
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Jumlah Liabilitas 489.744.146 444.336.229 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 488.813.280 443.003.471 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 930.866 1.332.758 Jumlah Ekuitas 1.185.561.769 1.247.588.161 Modal saham 294.250.000 994.250.000 Tambahan setoran modal 22.376.200 22.376.200 Agio saham ai - Komponen lainnya dari ekuitas 266.359 310.063 Defisit (211.965.037) (150.004.492) Rasio Keuangan" Rasio Lancar (x) 0,03 0,04 ROA (22) (3,70) (2,30) EBITDA terhadap pendapatan (46) (1.169,59) (277,37) “dapat disesuaikan berdasarkan indus:rinya
Page 6 OCR 0.913
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checkiist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdir dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode 2 | Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain selama periode 3 | Laporan perubahan ekuites selama periode 4 s all al al Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu keb'jakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuargan atat ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan 4 keuangannya. G Catatan atas Laporan Keuangan 1 Ketentuan Umum
Page 7 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Perusahaar wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: C. informasi ambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan Catatan 5-35 rutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan Isinnya yang antara Iin meliputi: 1) infamesi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, can 2) info-mesi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi ferzetut relevan untak memahami laporan keuangan. 2. | Perusahaer wajib menyatakan dalam tentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya tagar deri suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. 3. | perusahaer wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan. nama pihak yang menerima jaminan. dan alasan dijaminkan. 4. | Dalam hallAset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupar pertarggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Zatatan Atas Laporan Keuangan 1 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: 3. Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkes perusahaan Catatan Ta "2 | Nomordan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dan instansi yang berwenang, Catatan ta dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3 Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode Catatan ta pelaporan, 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan 1a 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaen secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan Ganis ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkar saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
Page 8 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 8) Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the V (roup). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan 1a 7 | Khusus Industri Media v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimliki. 8) | Khusus Industri Jatan Tol v Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 8) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan: v Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Ctoritas yang berwenang 10) | Khusus untuk Industri Perbankan | Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiazan berdasarkan prinsip syariah (ik3 ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Y (Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area ekspiorasi dan ekspibitasi Persercan meliputi 2) Area Eksplorasi, meliputi: Narra lokasi, Narra pemilik izin lokasi: Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggel jatuh temoonya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Jum ah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebacai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, 6) Area Ekszloitasi/Pengembangan meliputi Narra lokasi: Narra pernik jin lokasi: Tanggal peroiehan jjin eksploitasi serta tanggel jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi. Jumah Cadangan Terbukti (P1). keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumah produksi pada tahun berjalan, dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiata1 eksplbitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posssi ketangan.
Page 9 OCR 0.856
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Pa ena nan Manan 12: | Khusus Industri Kehutanan Y Yang harus diungkapkan antara lain: 2) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c) sisa umur HPH. b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di v Catatan tb luar Indonesia: 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan BJ Catatan 1b 4) | Tincakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak v penawaran umum percana sampai dengan periode pelaporan terakhir. c Struktur Perusahaan. entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara Isin: 1) | Nama enttas anak dar/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: Y eniimats 2) | Tempat kedudukan: Catatan 10 3) | Jenis usaha: 4) | Tahan beroperasi secara komersial. 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 6) | Total Aset. dan Catatan 1c Catatan 1c Catatan 1c Catatan 10 al al al al al 7) | intonasi penting lainnya antara lain: a) sitat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun idak langsung melalui enfitas anak, lebih dari 5024 (lima puluh perseratus) V hak suara yang san, b) alasan mengapa kepemilkan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5016 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, 6) akhir periode pelaparan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
Page 10 OCR 0.877
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. tersebut digunacan untuk sun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dar tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalar- kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke anttas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas arak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatibusikan pada pemilik entitas induk. can 1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkaskan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian. (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (9) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jurrlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian @ilesaskarc dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana. Pengenda ian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. aa an & Karyawan, direksi. komisaris, dan kornite audit Yang harus diungkapkan arrara lain: Nama dar jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan 1d Cakupan manajemen kunci, dar 3 Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Catatan 1d Penerbitan Laporan Keuangi Tanggal laporan keuangan diotcrisasi untuk terbit: dan Catatan 37
Page 11 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalem bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa lapcran ketangan telah disusun dan disajikan sesuai Catatan 3a dergan SAK. o. | Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu terdasarcan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cos, nilai realisasi nsto ine" realizabie value), Nilai Wajar (fair value) atau Catatan 3b jurrlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 3b 3) | Mara uang fungsional dan mata uang penyaiian yang digunakan, meliputi a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: Catatan 3b b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usah asing yang signifikan: dan €) alasan perubahan mata uang penyajan (ika ada). 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Tidak ada perubahan periode pelaporan Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Sinifikan oleh Manajemen Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar sebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain (ari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntans dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Catatan 4 2 Perusahaan harus mengungkapkan infcrmasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan 'sumber utama dari estimasi kelidakpastian lain pada akhi- periode pelaporan, yang memiiki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabiltas dalam Periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 4 3 Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebacaimana dimaksud Jalam angka 2). catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kevijakan Akuntansi Tertentu
Page 12 OCR 0.830
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Kebijakan akuntansi tertent. merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akun-znsi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: 4 a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Kensolidasan, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: £ v b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsc'idasikan ke dalam laporan keuangan entitas baut du d Catatan 3c C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: 4 ) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak. @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non “ pengendali: dan 1 pernyataan bahwa saldo pos dan Iransaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah si dielirninasi. 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metoce yang digunakan dalam kombirasi bisxis, termasuk metode yang digunakan untuk 4 mengukur kepentingan nonpengendai: b) pengakuan awal untuk goociwil: C) pengukuran setelah pengakuan awal Lntuk goodwil', dan v Catatan 3d d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, 4 (2) akuisisi secara bertahap. dan (3) #mbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas: Sasar Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. d " 4 | instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Page 13 OCR 0.836
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 'ang harus cijelaskan antara lain: (C) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transakst (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (8) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (6) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (6) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (@) khusus rstrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1). angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan argka (5i, wajib Jitambahkan penjelasan mengenai, (ai ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (bi klas fikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif. dan (C! partakuar akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, bj Investasi pada Sukuk Yang harus cijelaskan antara lain: Klasifikasi dar reklasifikasi investasi pada Sukuk: Catatan 3g a. m2n nh t | V 12) pengakuan awal Sukuk: 13) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: 4) Penyajian pendapatan sukuk: dan 15) penyajian amorfsasi biaya transaksi. c) Sukuk yang diterbitkan 4 Yang harus cijelaskan antara lain: pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: baya tansaksi senerbitan Sukuk: (8) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan 1 a) Giro Wajib Minimum
Page 14 OCR 0.869
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lsin dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo. metode pencatatan dan pengukurannya. Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara la: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai sada investasi untuk se-iap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-mesing jenis kredit yang diberikan. (2) Dasar penyajian atas kradit: (8) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Periskuan akuntansi atos nisi reisasi putangpembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/permbiayaan yang tidak dapat ditagih, dan (8) Perakuan akuntarsi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
Page 15 OCR 0.849
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 9 Khusus urtuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dieleskan antara lain: z1 Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan th Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang terus dijelaskan antara Isin z1 Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): 1 Penyajian transaksi anjak piutang: Ci Pertakuan akuntansi aras perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, den C1 Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau Gkanggung oleh perusahaan) 1) Sewa Yang arus dijelaskan antara lain 3) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung Suatu sewa: 2) kebijakar. penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan 5) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12 Persediaan: yang harus djelaskan antara lsin mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan siaya yang digunakan, 3) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-baban yang dikaptalisasi, antara lain: kewajiban kepada negera, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara Isin: Biaya perolhan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. “
Page 16 OCR 0.797
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. bj Khuses Industr Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang aarus dijelaskan antara lain: (1) Casar klasrikasi untuk jenis tanaman setagai persediaan, tanaman belum menghasikan. atau tanaman telah menghasilkan: (2) Tasar peniksiar dan pengukuran: (8) Kebijakan zkurtansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasikan. (4) Netode penyusutan dan masa manfaat &naman yang disusutkan: dan (6) Kebijakan zkurtansi biaya pinjaman. c) Khusus Industri Peremakan Hewan Ternak Yang harus dijetsskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi ideplesi): dan (C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung. jika ada. (2) Hewan sernak dalam pertumbuhan (belum rr2 1ghasilkan) (@) Metode penilaian: dan (6) Perkiraan waktu yang dibutuhkan umuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah merghasilkan. V 13) Aset Tetao: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran sete ah pengakuan awal Aset Tezp: C) pengelompokan Ase: Tetap: d) metode penyusuan yang digunakan: €) kapitalisasi bizya yang terkait dengan Aset Tear: H) estimasi umur manfaat dan tarf penyusutan, 9) pengheritian penjakuan: h) nilai residu, dan 1) pernyaiaan bahwa manajemen telah mengka. ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhi- periode pelaporan. Ban da da ah Catatan 3j
Page 17 OCR 0.832
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 19 Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara in metode yang d'gunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara 'in metode yang d gunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara ain a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan c) Sistem pembagian hasi, jika ada. “ 17 Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara ain a) pengakuan awal Aset Takbervujud. b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif arortisasi yang digurakan dan umur manfaatnya: @) sumber terjadinya Aset “akbenwujud: &) metode amortisasi yang digutakan: 1 penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) rsetcan pengembangan ijka ada). 18) /Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara ain a) kebijakan tentang peristiwe dan kondisi suatu aset dak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk cijual: dan b) pengukuran aset tidak larcar atau kelbmpos lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara ain: a) pengakuan awal Properti -westasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal P-operi Investssi. 6) metode penyusutan yang digunakan, knusus untuc model biaya: G) @timeS umur manfaat danvstau tarif penyusutan untuk model biaya: dan 8) penghentian pengakuan Proserti Investasi.
Page 18 OCR 0.826
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 20) | Khusus Industr Gas dan Minyak Bumi 'Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan artara lbin a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: t) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmenf) dan penilaian kembali aset (revaluasi). Ci Nslode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: G) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan @) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) kelentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan 4 Lb 22) | Khusus Industr Perbankan Y Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan artara lain dasar penyajian liabiitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan artara lain: 2) Penjelasan atas simpanan: dan t) Desar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Penjelasan atas simoanan dari bank lain, dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Iterbitkan Yang xarus dijelaskan antara lain: 2) Kiteria dan enis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Perlakta1 akuntansi atas premi atau diskonto. 23) | Provisi Yang aarus dijelaskan antara lain: “ 2) ke isi provisi yang harus diakui: dan
Page 19 OCR 0.846
fi PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbx. b) dasar penentuan nilai provisi. 2ay | Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan “ pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan! Penyisihan “ Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lsin a) Perlakuan akuntansi atas erbebanan biaya PLH: bj Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditanggutkan: c) Metcde penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: H) Lckasi penambangan: 12) Saldo awal untuk masing-mesing locasi: 13) Penambahan dan Pengurargan untik masing-masing lokasi penambangan: dan 18) Saldo akhir untuk masing-mas rg loxasi senambangan. 28) | Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan “ Yang harus dijelaskan antara lsin: a) Biaya Eksplorasi yang Ditargguhkar ata: keg atar eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: t) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatar eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: €) Dasar senentuan ditangguhtannya biaya pergerrbangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarane: dan C) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekoncrmis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkurgan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan baya PLH b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
Page 20 OCR 0.892
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Metoda penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan 2) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) delamal terdapat transaksi hubungan keagenan. kebijakan pengakuan pendapatan an penjualan dari hubungan keagenan serta bebar terkait. Catatan 3n b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang dherapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Catatan 3n g Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara ain: a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi rezsuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Fenyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjzlasan yang harus ditambahkan antara 'ain: Ka) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses (penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur tiaya yang kapitalisasi ke proyek pengsmbangan Real Estat (2) Unsur tiaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (8) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mencatang lebin rendah dari nilai tercatat oroyek. (4) Metoce alokasi biaya yang telah dikapitalisas ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat persbahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur tiaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Catatan 3k
Page 21 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Program Loyalitas Pelanggan Yang harus dijelaskan z-tara Isinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan a-tara lsin a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan sakdo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntans selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan 2) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. 35 Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan a-tara lain 2) Dasar penetapan Pihak-pinak berelasi, 8) Pengungkapan Pihz-pinak berelasi dalam Laporan Keuangan. Catatan 3e Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan z-tara leinkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) dasar penentuan tarf pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengeras saling hapus, 2) pengakuan dan per 3ukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (fabiltas) pajak tangguhan. — Catatan 30 Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan e-tara lain a) jenis imbalan kerja vang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mergenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: 0) kebijakan akuntans Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuariat. dan d) pengakuan keunt.ngan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. dna an Catatan 3m Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lsin metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saharr veasuri.
Page 22 OCR 0.869
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. mbayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lsin kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. E3) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar diakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilzi wajar Aset dan Liabilitas: dan 0) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabiltas. Catatan: Berteku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitaisasikan sebacai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) 'Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifkasikan Segmen Operasi. Catatan 3f 29) Laba (Rugil per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rug) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Catatan 3p Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketoa: bj rincian jumlah perempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: CJ) kisaren suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan @) jumlan sakio Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. Baba Catatan 5
Page 23 OCR 0.848
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 2) | Khusus 'ncustri Perbankan 3 Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank IrJonesia berdesarkan .enis mata uang (nilai dalam mata uang onginal): dan 12) Ketentuan Giro Wajib Ninimum (GWM) menuru: BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. 9 Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jeris mata uang: (1) Jumlah penyisihan per-urunan nileii (2) Perubahan penyisihan selamz periode berjalan untuk masing-masing giro: 33) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ket za. 14) -ingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan 5) Pendapat manajemen 3kan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, Penempatan pada Bank Indonesia can Bank Lain Yang harus diungkapkan anlara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalarsi penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan ilai (urimpairedh: (8! Jangka waktu (rata-rats atau per celompok): (8) Jumlah penyisihan perirunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan isimewa can pihak ketiga: (5) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: (7) Jumlah dana yang diblakir dan alasannya:
Page 24 OCR 0.798
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. BA PA RA TE (8) Jumlah dana yang tidak darat dicairkan padz bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk Bingkat kemungkinan Siterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dan otoritas yang serwenangi dan (6) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lan: Catatan 6 a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak: ketiga can pihak berelasi: P1 0) jumlah piutang menurut debitur, 6) jumlah piutang menurut mata uang ) alasan dan dasar pembentukan cadangan keruzian penurunan nilai: @) jumlah cadangan kerugian penururar nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: 1) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas 4 ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan 9) piutang yang djaminkan, nama pihek yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, si h) jumlah diamortisasi dengan mengg-rakan metcde siku bunga efektif. dan adidas i) informasi keterlibatan berkelarjutan atas piuteng yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, bebar bunga, ratensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam pejanj an: dan v (2) jaminan yang diberikan (bila ada). “V 4) | Khusus Industri Asuransi 2) Piutang Premi , Tambahan pengungkapan mengena antarz lain “ (1) Jutnlah piutang berdasartan sranggung Jan asuradur: (2) Jumlah piutang berdasarcan 2ns asurans dan (R) Jumlah piutang premi yang dise-kenankar dalam persitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenraisntara kir: “ (1) Jumlah berdasarkan ko-suradur. (2) Jumlah menurutjenis asurans: dan (8) Jumlah piutang koasurarsi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 25 OCR 0.848
a PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. &) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengerai antara lain: v (1) Jumlah piutang berdesarkan reesuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan 1) Jumlah piutang reasuransi yarg diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 4) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: “ (1) Pemisahan antara pittang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: 12) Jumlah piutang menurut jenis nvestasi: (8) Jumlah piutang menurut mata uang, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lsindain): (2) Rincian umur dari angstran bembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila peruszhaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangxa transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pemb'ayaan, (M) Tingkat suku bunga rata-ate per tahun: dan (6) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. Bj Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah “ tang retensi anjak pirang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Page 26 OCR 0.793
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. ja SS AAN SE SE Bp Be DB REK SIS CB BE Aan GE Se las OP Uas serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan peming yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. c) Plutarg Sewa Pembiayaan Yang “arus diungkapkan antara lain: (1) Rincian :umlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara inzestasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada zkhir perode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kin piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut Bi ta) kurang dari salu tahun () letih dari satu -ahun sampai lima tahun (0) lebih dari lima -ahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (8) nilsi residu yang sidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor: (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rantai kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) perjeasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. G) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkar antara lain: “ (0) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan urtuk setiap periode berikut, 8) kurang dari satu tahun 'D) lebih dari sat. tahun sampai lima tahun 16) lebih dari ima tahun (2) tctal rental kontinjer yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (9) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 27 OCR 0.825
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Jumlan piutang dari masing-masing kontrak consttuksi: dan b) Pendepat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini anta-a lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu a) biaya contrak yano terjadi: b) laba yang diakut: €) kerugian yang terjadi, dan d) peker-aan yang sudah ditagih (termin). 8 Plutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lin: a) Rincan mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: C) Name pihakicounterparty: d) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga piutang reverse repo: N Cadargan kerugian penururan nilai (ke ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai fika ada). 9 Agunan Yang Diambil Alih Yang hanus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Selisin antara nilai realisasi bersih ztas aguran yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagh, dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk baya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. b|
Page 28 OCR 0.856
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 10) Piutang Dividen dan Bung: Yang harus diungkar kan antara lain rircian jenis den jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. 1 Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: aj Rincianjenis dan jumlah piutang. b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajamen atas kecukupan jumlah penyisihan. Catatan 7 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini teleh diterzpkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun cak lancar. a) Pengelompokkan aset kevangar lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. &) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercata: aset keuangan uxtuk setiap kalompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang Gisajikan pada pos pendapatan komprehensif ainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (8) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keyangan selain yarg diukur pada nilai watar melalui laba rugi, (8) biaya perolehan termasuk jumlah premiurr dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat E“ek utang berikut rama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diamoihya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimil ki hingga jatuh tempo: (7). ika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (3) jumlah yang direidasifikasi ce dan dari setiap kategori: (0) alasan reklasrikasi: dan (C) sisa investasi dalam ke ompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kel»mpok tersedia untuk dijual.
Page 29 OCR 0.818
aA PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (E) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yarg serkait dengan penjaminan tersebut: IE) jumlah penurunan rilsi atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang menga ami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalemi penurunan nilai, serta dipisahkan anara penurunan nilai yang dihitung secara kolektf dan individual termasuk teban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan (10) jumlah amorbsasi keurtungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia urtuk cijual yang direklasiikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai artara lain: Catatan 5 a) nema bank, dipisankan antara pihak ketga dan pihak berelasi: 1 bj kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Gi jenis danjumlah deposito dalam mata uang asing. den @) hel-hal lein yang dapat mempengaruhi kualitas pencaran deposito tersebut. t tb 14) | Khusus Investasi pada Sukuk “V Tambahan pengurgkapan mengenai artera lain: a) rircian Sukuk berdasarkan nama penerbit dar acad syariah: b) tuuan model ssana yang digunakan: CJ jumlah investasi yarg direklasifikasikan, jka ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perslshan. 13) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah FI Tambahan pengungkapan mengenai artara lain a) Rincian jumle1 nominal dan nilai pasar efak berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi embayarar bunga: C) Tingkat suku Junga rata-rata per tahun: dan c) Informasi pentingtainnya. 18) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana “ Tambahan pengungkapan mengenai artara ain:
Page 30 OCR 0.843
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. ) unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan bj laka atau rugi neto berdasarkan kiasificasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan ke norehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan Khusis Wesei Tagih Tambehan pengungkapan mengena antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga. jatuh tempo. jenis mata uang. dan uraian tentang s'zt can asal terjadinya idari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khuses Industri Asuransi Tambehan pengungkapan mengena: aset-aset yang menjadi dana jaminan. “ 19) Pinjarran Polis Yang "arus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan a) Seido pinjeman polis menurut jenis mata uang: b) T sgkat suku bunga. 20) Khuses Indusiri Perbankan Kredit Yang terus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah kredit berdasarkar jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolek: aiitas: bj) Jumia- cadangan kerugian penurunar nilai dan mutasi selama periode berjalan: CJ Rincian jumlah kredit berdasarkar pihak berelasi dar pihak ketiga: G) Rasio tredit usaha keci terhadap jumlan kredit yang diberikan: e) —— Tingka: suku bunga rata-rata pertahun: n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: gl Rasic kredit bermasalah terhadap jumleh Aset keuargan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilei Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: hj) Jumtah kredit yang direstruktursas' berdasarkan jenis dan kolektibilitas: D) Jumlah dan persentase bagian benk atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, V
Page 31 OCR 0.889
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. » 3) » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain 3) b) a Rincian jumlah tagihan can liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibiltas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama pericde berjalan Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: “ d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan 3) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatal persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut kiasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual (8) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (8) jumlah setiap penurunan nilai ena desai sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode ber (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondis atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kritera aset kualfikasian, maka diungkapkan: (9 jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan () terif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak d -apitalsasi. (8) persediaan yang diaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
Page 32 OCR 0.895
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. dijaminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang Gitutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak. diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. 8) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus @iLngkapkan antara lain (1) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. “ 9 Khusus Industri Real Estat Tamtahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan. dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan ase: Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. Catatan 10 ad Tanah untuk Pengembangan Tamkahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. Catatan 11 . Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal. impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak)
Page 33 OCR 0.870
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang Sesuai dengan industrinya. 9 Khusus Industri Rumah Sakit “ Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-otatan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (5) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan 1 (W) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. 12) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek / Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah merghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi sakio awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (@ Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mat atau hilang: (e) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup (9 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (a) Perdapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (9) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 34 OCR 0.814
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 23) | Pajak DitayarDi muka Yang harus cit gkapkan antarz lain: a) rncar menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan “Y Catatan 312 bj Uraizn mengenai jumlah restusi pajak yang diajukan dan statusnya. “ 24) | Biaya Dibayar dimuka Yang harus diungkapkan antar: lain rincian menurut jenis dan jumlah. A Catatan 8 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diLngkapkanantara ain: | (1) uraian dari aset yang dimiIki untuk dijual atau celompok lepasan: (2) uraian faka dan keadaan cari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara da- waktu pelepasan. (8) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk ijuel belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkaokan peristiwa atzt keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian benjua'an menjasi lebih dz-i satu tahur: (5) dalam hel Japat citerapkar. segmen yang dilazorkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dergan SAK yang berlaku, dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimJiki untuk dijual atau kelompok lepasa» dihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersetut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: 1. jumlah tercatat 2set tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifkasikan sebagai JimIIki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, arrortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompox lepasan -ersebut Jdak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijuat dan i. jumlah terpulihkan pada saet tanggal keputusan untuk tidak menjual: (bi uraian faktz dan kezdaan yang mengarah kepada keputusan tersebut. dan (C: dampaknya terhada» hasil aperesi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 28) | Piuteng Pihak Berelasi Non-Usaha 1 Yang harus ciungkapkan antara lain - k| a) rincian jeris, nama pihak terelasi, dan jumlah piutang: bj alasar Jan dasar pemba-tukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang p nak berelasi tersebut. C) jumlah zadangar kerug an penurunan nilai beban cadangan kerugian penurunan nilai
Page 35 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutar: Gd) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilsi: dan €) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yarg harus diungkapkan “antara lain: a) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) nilatercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas ascsias yang kuotasi harganya lersedia: 9) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset. Liabiitas, pencapatan, dan laba atau rugi, 8) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2014 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investe2 secara langsung atau tidak langsung: 1 akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika leporan kevangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ektitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau penode yang berbeda: sifat Jan tingkatan setiap pembatasan signifikan ats keramauan entites asosiasi untuk menrransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alisannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, 1) bagian atas Kabiltas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: I) Tiabiltas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liablltas entitas asosiasi. den K) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi. sacara individual atau dalam kelompok. yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, Intal Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi 28) | Kausus Industri Konstruksi Jaminar Yarg harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut 4 serta kortrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 36 OCR 0.859
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan # Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berkut a) Saldo awal: by Penyisihan periode beralan: C) Realisesi yang dilakukan selama periode berjalan: dan @) Saldo akhir. 30) | Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol E Investor tanpe kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (ah Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (by Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (3 Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkar antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rircian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok 'selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telan menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (6) Pebandingan saklo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (5) Tanaman yang dijaminkan. bi Untuk tenaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut (ad Saldoawel IL Tambahan tahun berjalan IL Biaya langsung (&) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
Page 37 OCR 0.839
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Dengurangan tahun berjalan Hi, cumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saido akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasmra yang menjadi milik perusahaan (int) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat'perkebunan plasma): dan (8) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Procuksi - Berumur Panjang Yang harus diungka-kan antara lain: 2) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasi kan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, c) Nilai amorisasi (deplesi) atas hewan ternak telah merghasilkan: d) Nilai hewar ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: e) Kondisi hewan te-nak, 1 Persentase kematian selama tge tahun terakhir, 9) Nilai hewar ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan la-gsung, 1) Nilai adangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: D Pendapat manajamen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai newen ternzs yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. “ 33) Properti Investasi a) Yangharus diungkapkan antara lain: (8) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model baya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukar Nilai Wajar dari Prapert Investasi, (8) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak terdasarkan fakcor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) 'nama Penilsi. tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (6) jumlah yang diakui dalarn laba rugi untuk:
Page 38 OCR 0.848
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (a) penghasilan sewa dari Propert Investasi. (e)beban operasi langsung yang terjadi baik cari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulsiif dalam Nai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelorrpok aset yanc menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (8) keberadaan dan jum'ah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil selepasan: dan () kewajiban kontraktual untuk membeli. membangun atau mengembangkan Properti Investasi arau untuk perbaikan. pemeliharaan atau peningkatan. b) Krusus untuk Propert Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, sengurangan, dan reklasifikasi: 12) saat suatu penilaian terhadap Prcperti Investas disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuargan, maka Perusehaan harus rmengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah cisesuaikar yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: Ka) jumlah agragat dari pengakuan Kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. €) Khusus untuk Proper Investasi yang menggunakan model biaya. selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lsin (T umur manfaat (2 rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi benyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: jumlah penyusutan untuk masing-rrasing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (8! jumlah rugi perurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (6: transfer ke dan dari persediaan dar properti yang digunakan sendiri: dan (6: Nilai Wajar Properti Investasi. G) Khusus untuk Properti Investasi dalam prases pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Tincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadep nilai kontrak:
Page 39 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. | (8) estimasi saat penyelesaiai (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembanguran dan pengembangan: dan (6) dalem hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualfikasian, maka wajib diungkapkan: (8) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (0) tarif capita'isasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikepitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain a) setiap kelompok Aset Tatap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menurjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi. C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan. @) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan (ekuitas (jika ada). &) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: 1) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, alau dihentikan yang dmasukkan dalam laba rugi. apabila tidak diungkapkan secara terpisah peda laporan la»a rugi komprehensif: 9) Calam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): 12) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, 3)nama Penila dan terggal laporan penilaian terakhir, 18) metode dan asumsi sicnifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6)surplus revalasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasar-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. h). Kusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1)rincian Aset Tetep yang sedang dalam pembangunan: bd ani Catatan 9
Page 40 OCR 0.840
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (8) estimasi saat penyelesaian, (6) hambatan kelanjutan penyelesaian (ika ada): (5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan. dan (6) dalam hal terdapat kanitalisasi biaya pinjamar untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikas an, maka wajib diungkapkan: (a) ' jumlah biaya pirjaman yang dikapitalisas: selama periode berjalan: dan (0) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. ) Pengungkapan lainnya antara isin (t)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: PI (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih V digunakan, (@ljumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v diklasifikasikan sebacai tersedia untuk dijual: (4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material | ari jumlah tercatat, (6)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan 4 pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah. agar diungkapkan jenis 'Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, 3 (M perubahan estimasi rasa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset 1 Tetap: (8) Kondisi ateu peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan hr penurunan nilai: (8) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan " penjaminan: dan “ (10)enis Gan nitai aset tetap yang diasuransikan, lai pertanggungan asuransi, dan risiko yang itutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak. v diasuransikan agar diungkapkan alasannya. | 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi Ikhusus untuk perusahaan yarg memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bum) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
Page 41 OCR 0.855
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Tabel yang memuat penjelasan tentang (2) -okasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi (c) Penambahan dan Pengurangan untuk rasing-masirg lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi senambangan (9) Dalarr hai saldo aset Minyak dan Gas Bumi te-sebut mengandung hak :agih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabiitas tagihan tersebut dalem bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: “ a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi. bj alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan 2kumulasi amortisas Aset Takberwujud pada awal dan akhir beriode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang dicunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak 8) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukinc penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: 1 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa pericde amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang materal terhadap laporan keuangan Perusahaan. 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibz1 Pemerntah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yarg berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pergakuan awe atas aset-aset ersebut. (2) jumlah tercatatnya: dan (8) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) keberadaan dan jumlah tercarat Aset Takberwujud yang cepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menaadi jam 1an untuk Libilitas 1) Nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset -akberwujud: ) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diurgkapkan (1) tanggal etektif revaluasi (Tanggal Penila an): (2) rama Penilai dan tanggal taporar penilaian terakhir,
Page 42 OCR 0.850
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (8) jumlah tercatat Aset Tacterwujud yang direvaluasi: 14) metode dan asumsi signi'ikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwu.ud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan srplus revaluas: a-2u rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan cistribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. (6) 37 | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liab'litas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan v Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang:harus diungkapkanantara lain: “ (1) incian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, perambahan dan pengurangan, dan saldo akhir. dan (2) Jumlah aset. Izb tas. penghasilan dan beban. arus kas operasi, dan arus kas nvestasi yang fmbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi senubungan dengan Ia) Metode perrtebaran biaya pengupasan tanah. dan (B) Metode perfitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. & ang Bicya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tarah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (9) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundean masa produksi. meliputi penje asan (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (Cc) Jurriah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditergguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
Page 43 OCR 0.834
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya 2engembangan Tangguhan Yang harus diurgkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan (eh Lokasi 2ksplorasi dan pengembangan. (b) Saldo zwat (ah Penamaahan'pengurangan: (d) Amortisasi, dan (@) Saldo zkhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih (Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi Fs pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihi (9) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang . ui dimana terjadi penundaan mesa produksi, meliputi penjelasan. (er Alasan terjacinya penundaan: (Di Amortirasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (C1 Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang di-angguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Liabilitas Utang Usaha Yang harus diungkapkan anzara lain: a) jumlah urang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 14 2 Provisi a) Pengungkapan untuk provssi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) niai tercata: pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
Page 44 OCR 0.882
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan. (8) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5) peningkatan selama perisde yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto. (6) urzian mengenai karakterstik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi. (M indikasi ketidakpastian waktu atau jumlan arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(8). Dalam nal diperlukan, Perusaraan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantan yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah 'Aset yang telah diakui untuk estimasi pencgantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 16 4 Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uarg: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kawajiban. Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis can jumlah Efek yang dial Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Elek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain lizbilites bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelesan tagihan tersebut, jaga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu: a) biaya kontrak yang terjaci: b) laba yang diakui: c) kerucian yang dialami: dan G) pekerjaan yang sudah ditagih (te-min).
Page 45 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Khusus Industri Perbankan 2) Simpanan Nasabah V Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (8). Rincian simpanan be masalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau diarinkan, (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu. (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (6) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya. misalnya diblokir atau dijaminkan. 8 | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (0 Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan Han asumsi aktuaris dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. bj Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: “N (1) Pemisahar antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang kiaim berdasarkan tertanggung: (8) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (8) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 46 OCR 0.840
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. g Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang 'harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asurarsi. (2) Jumlah menurut tertanggung: (8) Jumlah menurut mata uang: Jan (6) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi narrun belum dilaporkan. An Ae AA AA AI Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, (9) Pemisahan antara prersi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhr pericje yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain (W) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak ba-elasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan kc-asuradur (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumtah menurut umur utang. Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain (W Pemisahan antara utang klaim kepada pihak ba-elasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (8) Jumlah menurut jenis mata uang: (0) Jumlah menurut umur utang: dan (6) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang diselinghapuskan. Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain (1) Jumlah berdasarkan tetanggung dar 2suradur, (2) Jumlah menurut jenis mata Lang: dan (9) Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 47 OCR 0.831
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. 5 I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan | Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat perragang saham: (2) Dasar perhitungan, dan (8) Saldo menurut usia. 2) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan artara lain jenis dan jumlahnya. “ 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jenis dan jumlahnya: dan “ , Catatan 31b B) informasi mengenai ketetapan pajak. " 1) | Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus dungkapkan artara lain: 2) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka arjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piu-ang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak “ Yang harus dungkapkan artara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus dungkapkan artara lain bagian lancar atas liasilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam PI Checktist ini. 18) | Liabilitas Keuangan Lainnya 2) Yang harus diungkapkan zrara lain: (8) Pengungkapan untuk 'iabiltas keuangan lainnya berlaku untuk liabiltas keuangan “ aan ass lainnya yang bersifat jangka pendek dan jargka panjang: anna (2) Perusahaan wajib mangelempokkan sesua klasifikasi yang dipisahkan antara pihak $ ketga dan pihak bereasi: (8) Yang harus diungkapkan antara lsin:
Page 48 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2) nilai 2) i tercatat abilitas keuangan untuk setiap kategori: (0) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan 4 (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi | persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). 8) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang 1 Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (8) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut dan (4) Jumlah utang kcrtinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah @irestrukturisasi. 15) | Khusus Industri Gas dan Vinyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelo'zan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu i Tahun ki Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang 4 Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diurgkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diurgkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan capat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok PI lepasan yang diklasifikasikar sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 13) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : Catatan 32 a) rincian nama pihak be-elasi, jenis, dan jumlah utang. | b) jumlah utang menurut mata uang: dan 4 C9 jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
Page 49 OCR 0.779
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjarg Yang darus diungkapkan antara lain Catatan 13 ari kontrak sewa-anjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal leporan posisi keuangar: a) Tincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: “ b) kisaran suku bunga kontraktual selama pericde pelaporan: Pi c) tanggal jatuh tempo: “ @) jumlan bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: “ &) penjelasan tentang fasilfas pinjaraan yang ciperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: Ad M9 . pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: y 9) kejadian penting lsinnya antara Isin keparuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan “ kondisi utang (misalnyz -estruktur sasi utang dan kondisi default): h) jaminan yang ciberikan dengan menunjuk pcs-pcs yang berhubungan: v 1) persyaratan lain yang penting, seserti adanya pembatasan pembagian dividen, P'| pembatasan rasio tertertu, danz2u pembatasan perolehan utang baru: dan ) pengungkapan informasi sehubungan dengan liasiitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (ka belasi bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebaga liabiltas jangka panjang, antara lain adalah 1 (1) nama banklembaga keuanyan dan jurrlahnya dan (2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu ainjaman, tanggal jatuh temco. dan persyaratan penting, 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diurgkapxan antara lain 1 2) j-miah neto nila tercata: untuk setap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) “ pada tanggal laporan pcsisi keuangan, b) rekonsiliasi antera total pembayaran sewa mizimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kninya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan niai kninye, untuk setiap penode berikut (1) sampai dengan satu tahun: | (2) lebih dari satu tahsa sampzi5 (lima! tahun: dan (3) tebih dari 5 (limajtahun C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: dg) btal pembayaran Minimum sewa-tenjut (sublzases masa depan yang diperkirakan akan diterima “
Page 50 OCR 0.874
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 8 keuntungan atau kerugi transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback). dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain (1) dasar penentuan utang sewa kontinen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian yang ditangguhkan beserta zmortisasinya sehubungan dengan dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (8) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam cerjanjian sewa. / N 21) Khusus Industri Perbankan 3 b) ke) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain (1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi can pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tarun: (8) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah 3mortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjan. tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipen-hi, dan persyaratan penting lainnya 'Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemanuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance): (8) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima cana atau tasiitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan campaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibltas: “
Page 51 OCR 0.846
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (8 Ketentuar minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut SI dan 2esisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelapora-: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kont rjansi. (2) Rincian :umlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, 2 Khusus Industr G2s dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolean dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain a) Murasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (8) Pengeluaran yang terjadi: dan (8) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, 3) Liabilitas bersyarat sahudungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: Apabila dalam p-s ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisan, 2) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pergurangan : (3) Saldo akhi 3 23) Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 21 imbalan Pasti Yang harus diu-gkapkan antara lain (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal can akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terrisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (e) baya iasakin: (&) baya bunga: (C) iuran oleh peserz program. (C) keuntungan dan kerugian aktuarial: Catatan 19
Page 52 OCR 0.834
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (e) perubahan kurs mata ueng asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata vang penya an: (9 imbalar yang dibayarken (0) biaya jasa elu: (h) kombinasi bisnis: () curtalment dan () penyelesaian (8) analisis kewaj ban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya bdak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai. (8) rekensikasi saldo awal dan akar dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir ari setiap hak penggantian yang diakui sebaga Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secera terpisan, dampak selama periode jang czpat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (0 perubatan kurs mata uang asir3 pada program yang diukur dangan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyaj an: (9) iuran oleh pemberi pekerja: (8) iuran oleh peserta program: (9 imbalan yang dibayarkan: (9s kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian, (5) rekcnsilasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butr (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (8) atas Asetdan Liabiltas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, aaling kurang mengungkapkan: (2) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (0) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (C) setiap jumlah yang tidak ciakui sebagai Aset. dikarenakan oleh batasan dalam SAK. () Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: Jan (6) jumlan Iainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk. (@) biaya jasa kini,
Page 53 OCR 0.802
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 8) 0) “9 (12) (13 (b) biaya bunga (0 hasil yang diharzpkan dari ase- program, (9) hasil yang diharapkan dari setiap tak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengar SAK: (e) keuntungan dan kerugian axtuarizl. jika Perusahaan memilih metode koridor 1054 (sepulun per seratus) (9 bisyajasalalu (9) dampak dari curtsilment terutame lerkait dengan penyelesaiannya: dan (9) dampak dari batasan daam SAK jumlah total yarg cizkui dalam pendapatan komprehensif Isin yang akan diakui segera 3elam saldo lata, meliputi: (8) keuntungan dan kerugian atuarisl: dan (5) dampak dari batasan daam SAK jumlah kumulatif dar keuntungan dar kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan “omprehensit Izin, dalam hal Perusanzan mengakui keuntungan dan kerugian dalam sendapatan komprehensif lain sesuai dangan SAK: Fersentase arau jumlan setiap kategcri utama yang merupakan Nilai Wajar total aset axogram, untuk setiap sategori urama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas 3eda, Instrumen ek-itas, Instruman wang. properti, dan seluruh aset lain: jumlah yang mencakt» Nilei Wajar aset program untuk: (8) setiap karegor instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (6) setiap properti au Aset Izin yang digunakan oleh Perusahaan: penjelasan atas dasar yang dicunakan -ntuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Asat secara keselurunan, termasuk dampak kategori utama dari aset zrogram. imbal hasil aktual atas aset program, setta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset. “Asumsi aktuarizl utama yang dig. makan szmpai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan delam ukuran yang absoltr: dan tidak hanya sebagai marjin antara dersentasa dan variabsi lainnya, termasuk (8) bngkat diskonto: (6) #ngkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalar" laporan keuangan. (6) tingkat imbal Fasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan paie setiap hak perggentian yang diakui sebagai Aset: (BD tingkat kenalkan gaji yarg ciha-apkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lsirnya dalam masa Frogrem formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa cepan): V V “
Page 54 OCR 0.876
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kensikan 'aleu penurunan satu angka persentase dalam tingkat ten biaya hatan yang diasumsikan pada: #i biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja penodik neto: dan (6) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalamhal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib ciungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren baya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah perioda tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (8) nilai kini Kewajian imbalan pasi Nisi Wajar aset program dan surplus atau defst pada Program: dan (0) penyesuaian yang timbul pada: (M liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari labilitas program pada akhir periode pelaporan: dan Ni) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (18) estimasi terbaik pemberi kerja. segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (W7) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali. wajib diungkapkan sebagai berikut (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, | (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (@ informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (@ pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan hurut a) butr (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pasti: dan Ki) jka Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK infcrmasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan but (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (8), butir (13), butir (14), dar butir (16) serta butir ii.
Page 55 OCR 0.836
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. b) luran Pasti Perusahzan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yarg diakui sabagai bean untuk program iuran pasti. c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang har is diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. G) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang har ss diungkapkanantara lain: (1) iuran pDgram dan juxlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) panjelesan mengenai liabilitas kontinjan (ika ada). 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, rifai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempe, jadwal pembayaran bunga, suku bunga. bursa tempat obligasi dicatatkan. dan tujuan penerbtannya: b) peringkat dar nama Perusanaan Pemeringkat Efek: 6) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) name Wal Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: 6) jaminan sera embentukan dana untuk palunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. jika ada: 1) pembatasan yang dipersyaratkan dalem Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utarg “misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan HN) persyaratan penting lainnya 25, | Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaar arus mengungkapkan antara lain (1) uraian tertang persyeratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (8) tirgkasan akad syariah dan ske-na transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (9 misi nominat (d) besaran imbalan (untuk Sukuk iarah): (e) prrsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
Page 56 OCR 0.813
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. hasil (untuk Sukuk mudharabah) L) rencana jadwal dan ata cara pembagian danlatau pembaya'an imbalan atau bagi hasil, (0) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya, dan Ki) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (5)bursa tempat Sukuk dicatatkan: ()jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): () pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perweliamanatan: tan (E) kejadian penting lainnya ant:ra Isin kepatuhan Emiten atau Perusaaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya resir Jkturisasi Sukuk dan kondisi ut 25) | Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: V 3) nama krecifur, sifat ikatan, jang«a waktu, jenis mata uang, dan kisaran s.ku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: CJ persyaratan terkait dengan pelunasan utang suborcinasi: G) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kendisi urang (misalnya restrukurisasi utang dan kondisi defaul:): @) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dar f) persyaratan penting lainnya. z7) | Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: “ a) rincian mengenai jenis, nilai norrinal dan nilai tercatat. tanggal jatuh tempo, jadwal pembayarar bunga, suku bunga, bursa tembat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasib konversi, harga pelaksanaan. hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyara-annya, can penalti: C) dampak ilusi apabila seluruh bligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: G) jumlah okligasi yang telah dikorversikan dan dampak dilusinya:
Page 57 OCR 0.862
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. » 9 Lu) D) » » » jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: nama V/ali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: jaminar serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obigasi dengan menunjuk Pos-pos yang berhubungan (jika ada): kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaulf): dalam Fal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib 'diungkepkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: komporen Liabiltas dari obligasi konversi. keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persvaratar: penting lainnya @) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek. Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lin a b) 5 Bag setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham. termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal. dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan #aham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjeasan mengenai s'at dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekutas: 'Susuran pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memilki 544. (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama diraktur dar komisaris yang memiliki saham: dan (8) Pemegang saham lainnya: Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan'atau pemberitahuan Merteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Catatan 20 Catatan ta Catatan 20
Page 58 OCR 0.868
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private plazemenf), pelaksanaan warai sera konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, A4 Catatan 20 penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatker Ji Bursa Efek, agar disebutkar “ jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Eursa Efek 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lsin: 2) Rincian jumah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham, C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: G) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor. | €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: 1 Pengungkaran untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Narradan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendal dari entitas-enfitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat semertara: (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk di ual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai :ercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau dite-ima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan infomasi antara lain: (e) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (0) Ikhtisarjumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan | (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain 2) Uraian ransaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi 1 (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: Catatan 20 PI as Catatan tc |
Page 59 OCR 0.826
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2) Nama entitas anak: dan (8) Nama pihak yang bertransaesi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelesesan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4 Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain a) Latar belakang pembelian kexbali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah 'embar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: c) Tanggal dan jumlah saham treasu-i yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor: d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dileaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelerasan saharr treasuri: dan €) Akumulasi jumlah lembar dan silai saham reasuri. Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yanglalu (ika ada): 8) Perubahan sako laba pada peiode bersangkutan dan persetujan RUPS yang terkait C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Pan 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain 2) jen's waran dan harga pelaksanaan dari masinc-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran €) nilai watan yang belum dan tidak dilaksanakan (cadaluwarsa): @) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serte dampak dilusinya: dan 6) ikatan-ikatan yang terkait: dengar penerbitan waran. Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendaratan komprehensif tanya, Catatan 19
Page 60 OCR 0.839
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lan rincian bagian pemegan3 saham nonpengendaii atas ekuitas “1 Catatan 21 (masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan seccra langsung atau tidak langsung pada erttas Induk. a Laba Rugi Komprehensif :) | pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : 2) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: “ Catatan 22 (6) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketica: E) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: d c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi "Ot (sepuluh perseratus) dari pendapatan: V 0) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup alam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarcan “ pihak berelasi dan pihak ketiga: &) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (e) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan perdapatan kontrak yang diakui dalam Periode berjalan: dan (0 Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses senyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan (a) Jumlah agregat biaye yang terjadi dan labairugi yang diskui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (0) Jumlah retensi: (9) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, mesing-masing sebagai /Aset dan Liabiltas:
Page 61 OCR 0.794
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 1 DO alerr hal Perusahaan memiliki transaksi Fubungar keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: “ (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komis yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan perdapaten izinnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan nato yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaks keaceran, yang antara lain terdiri Jari: te) Pendapatan br-to: (0) Returirabat/dis-on terkait: dan (6) Total pendapatan neto, 2) | Khusus industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif 1 Yang haru d ungkapkan antara lain a) Dasar terentuan tarif: b) Objek ateu aktivitas yang dikenakar tari" c) Masa teraku tarif d) Beseren-arif dan e) Perjarfian lain yarg terca- 3) | Khusus industri pembiayaar Rincian jumlan berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: is a) Pendapatan pemtayaan konsumer: 3) Pendapatan anjak piutang dan c) Pendapatan sewa. 4) | Khusus industri Rumah Sakit Terdiri dari: 8 Jasa pelayanan medis, jas2 penunjang lainnya, jasa dokter. rawat inap. rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang perdapatan, antara isin: a) Resttusi 3) Subsid tidak mampu, dan c) Selisih perhitungan klaim. 2) | Khusus industri Transporasi Rincian jumlan dari kelompok produkljasa utma anara lain: »
Page 62 OCR 0.874
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi. 2) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan @) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 8: | Khusus Industri Telekomunikasi Rinsian pendapatan Usaha antera lain pendapatan usaha jasa interkoneksi. jasa telekomunikasi B' sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7. | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi V Yang harus diungkapkan antara Izin rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi. den penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengar. PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8. | Khusus Industri Jalan Tol: , Pendapatan “ Yang Parus diungkapkan antara ksin 3) Penjualan meliput rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi. b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan Usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 8 | khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga “ Yarg harus diungkapkan antara Iin Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkaran tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: 0) Efek-efek: dan d) Penemparan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
Page 63 OCR 0.829
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lsin: ai Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci (1) Biaya bahan baku, “ (R) Biaya tenaga kerja: dan (8) Biaya overhead ditambah dan dikurangi sakdo awal dan akhi persediaan, b: Nama pihak penjual dan nilai pembeliar yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dari v pendapatan: dan Untuk industn jasa, diungkapkan bebar 2okck berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) | Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harys diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: “ a1 Beban bahan bi Beban jasa pelayanan, & Beban pegawai. G1 Beban penyusutan sarana medis: &1 Beban pemeliharaan sarana, f Beban asuransi, 9! Beban langganan daya dan jasa: hi Beban depresiasi. Catatan 22 12) | Khusus Industri Asuransi: aj Beban Klaim Asuransi Kerugian “ Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rncian dan jumlah beban menurut jenis klaim can manfaat, diantaranya : klsim jatuh tempo, klaim nilai -unai, dan klaim kematian. Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rircian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. “
Page 64 OCR 0.829
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. &) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13: | Khusus Industr Perhotelan Betan Departementalisasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah Unsur-unsur beban departementalisasi: 8) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan ) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) | Betan Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya yaitu antara lain: Catatan 24 a) Beban penjualan: “ b) Beban distitusi, dan v €) Beban umum dan administrasi. S| Catatan 25 15) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Y Yang harus 3 ungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utara. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus 4 ungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi bercasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri 2embiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai Lntuk masing: masing akun Pitang Pembiayean Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewe Pembiayaan. 17 | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain -incian dan jur-lah Pendapatan lainnya. 8) rircian dar jumlah Beban lainnya. 4 c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi (Wi biaya pinjaman meliput: 4 4 Catatan 26 Catatan 27 Catatan 29
Page 65 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (1 Batan keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: (2) 2 kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari trarsaksi instrumen keuangan meliputi Al (a) rugi penurunar nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (0) rugi netc cari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalu laba rugi: dan (6) amortisasi premifdiskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. 3) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan " (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang Siungkapkan secara terpisah. 18) | Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan 1 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlat berdasarkan jenis aset keuangan. 3) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 3) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekaptalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlan berdasarkan jenis. 19) | 2endapatan Komprehensif Lain “ang harus diungkapkan antara lain: 2) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: “Y 3) keunrungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti. “ Catatan 19 3) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: 1) keunungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual. 2) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan ah bagan pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
Page 66 OCR 0.853
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 20) 3 t) 9 9 Yang harus diungkapkan antara lai Penghasilan komporen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban: Paak tangguhan, 16) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan. dan (M) jurilah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan ketijakan axuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehersif, dikarenakan tidak dapat Giperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditcan langsung ke ekuitas, jumlah bajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan comprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas zsosiasi darvatau Ventura Bersama: penjalasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif Pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar serhungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan taril pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang Serlacu: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku can perbancingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temborer yang dapat dikurangkan den rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: “N “ Catatan 31c
Page 67 OCR 0.849
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. )) ) 2 2) 0) 3 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, ' titas asosiasi, dan badian partisipasi dalarr Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) taba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah'dikurangi coreksi postif atau regafif (dirinci). dan (9) laba kena pajak: perhitungan beban dan babilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual dengan ketentuan perundang-undangan bajak yang beriatu: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer Jan setizp jenis “ugi pajak yang belum dikompensasi: (C) jumlah aset dan liabiltas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajiar. dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam leba rugi. apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Habilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: Deban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (C) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bertama dengan jumlah tercait untuk setiap periode sajian: umlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelim Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabiltas dalam laporan kevangar: uraian jumlah perubahan pada jumlan pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihac pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: beristwa atau perubahar keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhar ya-g diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan (umlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tengguhan, apabila: (X) penggunaan aset pajak tancguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari lata pembalikan pe-bedaar temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian paca periode kini atau periode sebelumnya yang Catatan 31c
Page 68 OCR 0.865
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang xarus dungkapkan antara lain a) jumlah yarg digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, 4 Gan rekonsiliasi jumlah te-sebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk (untuk peticde tersabut. Rakonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumlah rata-rata lertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan u laba per saham desar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham: C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjan) yang berpotensi mendilusi | laba per saham desar ci masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena insrumen tersebut bersifat antidilutf untuk periode sajian: ) penjelasar transaxsi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang “ dihitung sesuai dengar SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar paca akrir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dar 8) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. V Catatan 30 22) | Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkaokan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang 1 jumlaarya: (1) letih dar Rp 1.200.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau #nggota keluarga terdekat. dan/atau (2) letih dari 9.58 (rol cma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait cengar Tansaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan 5 hubungan dergan pihax berelasi serta informasi tentang transaksi dan sakio dengan pihak dimaksud: C) terkait cengan ransaksi dengan entitas berelasi meliputi silat dan hubungan dengan pihak-pihak berelas serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potersi dampak hubungan tersebut Catatan 32
Page 69 OCR 0.832
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. e) dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhacap total pendapatan dan beban terkait. (2) jumlah saldo beserta persentasznya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketenmannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan d beriken, untuk senyelesaian: dan (bj rincian garansi yang diberikan atau diterma: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nici, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan koleksi, dan peng-azusan piutang terkait dengan jumlah sakio piutang usaha dan piutang pihak berelasi ron-usawa: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategor berikut (1) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama ztau Pangaruh Signifikan terhadap enttas: (9) entitas anak: (8) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana enitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dani ertitas pelapor atau entitas induknya: dan 7) pihak-pihak berelasi la nnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masirg kategori beriku- (1) imbalan kerja jangka pendek (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjanc leirnya: (4) pesangon pemutusan kont-ak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. ntuk entitas berelasi dengan peme-mah : (5) nama entitas berelasidengan pemeri-tah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: Aa at LEX - Catatan 32 Catatan 32
Page 70 OCR 0.832
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2) sitat dan jumlah setizp transaksi yanc secara individual signifikan: dan v ( PI (3) urtuk transaksi lsinnya yang sezara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kual tatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang As ng a) Mata uang asirg yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. P'| bj Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan labilitas monete- dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uarg fungsicrat, V (2) posisi neto dari aset dan liabilitas maneter dalam mata uang asing. h) (8) rihcian kontrak valuta berjangka dar ekuivalen dalam mata uang fungsional: “ (8) jurlah selisin kurs yang diakui dalarn laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang Y ttmbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dar | (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lsin dan diakumulasikan dalam ,, komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan 1 Yang harus diungkapkan antara lain “ a) untuk setap rugi panurunan hilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas: (C) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui da'am laba rugi selama periode tersebut dan unsur lapa-an laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (8) jumlah pembelikan ruci penurunar nilai yang diakui dalam laba rugi selama perode tersebut dan unsur laporan laba ruci komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi pertrunan nilai yang dibalik: (4) goodwil yang telah diacui rugi penurunan nilsinya: (6) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan ni ai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dzlam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset
Page 71 OCR 0.859
“ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu ah Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkepxan antara lain : (Wi sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlan perubehan estimasi yang brdampak pada periode berjalan: dan (9) perkiraan dampak estimasi pada pericde mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. bj Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain Sifat cari perubahan kebijacan akuntansi: alasan penerepan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (e) setiap 205 laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (0) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal. tcak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapar retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk perioce-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akumansi. Cj Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : sifat cari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreks untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan kevengan, dan (b) laba per saham dasar dan Husian: (3) jumlah koraks pada awal periode sajan paling awal: dan keadaan yang membuat penerapan retrospketi dak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara Jan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif
Page 72 OCR 0.849
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Kombinasi'Bisnis 3) Perusawaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjad selama perioce pelaporan, vaitu: (11 nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: (1 tanggalakuisi (Bt biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: (di persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (51 alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, (Gi penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui, (75 Milai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi unt. « setiap kelompok utama imbalan: (Bi kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi. (a) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (6) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (6) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat iestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat “iestimasikan. Dalam hai jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pangakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (85 Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama Piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok Fitrang lain, yaitu sebagai berikut (3) Nilai Wajar piutang, (6) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (5) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan Sidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang Ciperoleh dan Liabiitas yang diambil alih: (17) setiep liabiltas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar (8) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber “daya ekonomi terjadi: G6) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Page 73 OCR 0.882
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2 ca diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan. dan (C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. dalam hal abilras kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (8) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 hurut bj angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: Galam hal pembelian dengan diskon: (8) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10015 (Seratus persen) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jurrlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi. yang diakui pada tanggal akuis si dan dasar pengukurannya: dan (0) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: dalem kal suats kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (e) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yarg dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (0) jumtah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang “dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi kcmprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut. (“81 Informasi sebagai berikut (8) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yare dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan (6) pendapatan dan laba atau rugi dari enbitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan ber.alan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 74 OCR 0.864
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahazn yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (0) Galem hall akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset Liabiltas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam leporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka dungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (0) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (6) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) “setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalar kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabiltas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (6) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, -ermasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (&) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak cidiskonto) dan alasan perubahan tersebut. dan (&) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan unbk mengukur imbalan kontinjensi: (8) 'liabiltas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (8) rekonsiliasi atas nilaitercatat Goodwil pada awal dan akhir periode pelaporan: ( 8) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada beriode pelaporan yang: Ie) terkait dengan aset teridentifikasi yang dipercleh atau liabiltas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (E) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyatsan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksaraan transaksi kombinasi bisnis: dan
Page 75 OCR 0.822
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Jaan ba au aa aa na aa perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (T— jumlah harga yang ditayarkan: (un & bagian dari harga yan meruzakan Kas dan Setara Kas: jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Fengendalian diperoleh: dan (2 jumlah aset dan labililas seizin Kas can Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi Yang tarus diungkapkan antara len a) zengurgkapan pada level sagman: (t3 Informasi umum, yang terdiri dar “ Catatan 35 (a) faktor-faktor yang cigunakan oleh mangjemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (R! informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset “ segmen, dan kabiltas segmen dari segmen dilaporkan. serta dasar pengukurannya: (3: rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset “ segmen, Habiitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan ketangan Perusanaan: 2) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasz “ Pencapatan cari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, , (2) Informasi wilayah geogreis V (e) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: Ii negara domisil Perusahaan: dan IL semua negara asing secara toral dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pencapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendzpatannya kepada negara
Page 76 OCR 0.875
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. tersebut secara individual. IE) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pas-akerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: 1 negara domisili Perusahaan: dan fi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal ase: dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. 8) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1014 (Sepuluh perseratts) atau lebih dari pendapatan konsolidasi. Perusahaan harus mengungkapkan: ta) takta: (0) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (0) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. “ 28) Operasi yang Dihentikan 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan | (8) pengarun dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak | lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. |») Yang harus diungkaakan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: | (1) analisa atas jurrlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak benghasilan yang terkait dan (D) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya 'umuk menjual a:2u pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan (operasi yang dihenbkan dan beban pajak penghasilan yang terkait. (2) arus kas neto yang darat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan | Cari operasi yang dihertikan: dan (8) jumlah penghas lan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat | Ciatnbusikan pada pemilik entitas induk. T
Page 77 OCR 0.862
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya. yaitu untuk lindung nilai atau tujuan Isinya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menertitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelampok non. lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dar ransaksi, berusa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi icounterpartes): (D tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nila: Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada pericde pelaporan: (6) pos Aset dan'atau Liabilitas yang c lindung nilai, dan (@) persyaratan penting lsinnya. CJ Yang harus diungkapkan antara lain (1) Hak-hal yang diperlukan untuk merrahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan'atzu Liabilitas Can jenis transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksi ikan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Niai Wajar setiap kelomook Aset dan Liabiitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dangan nilai tercatzt dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan labiltas keuangan. Catatan 34 Catatan 3g 31 Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distnbusi kepada perilik pada periode pelaporan. bj jumlah utang dividen unuk:
Page 78 OCR 0.834
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. “iode pelapcran, dan (Zi periode sebel.mnya: C) jimlar diiden dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kesada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan d) jumlah divicen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dzlam Ventura Bersama Yang Farus diungkapkan antara lsin a) jumlah agregat dari lebilitas kontinjensi dengan jumlah liabiitas kontinjensi lainnya secara terpisah: bj jumlah agregat dari komitman modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam “Ventura Bersama secara terpisah dari komtmen lainnya: dafter dan penjelasan bagian partisipasi dalem Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan 9) dalam hal Ventura Barsama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tenteng: 11) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan 12) jumlah agregat sztiap aset lancar, aset tidak lancar, iabilitas jangka pendek, abilitas jangka panjang. penghasilan dan baban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. ci Perikatan dan Kontinjensi a) Peikatan Yang harus diungkapkan antera lan : (15 perikatan yang melkputi: ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan Isensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: ii. periode berlakunya perikatan: li dasar penertuan kompensasi dar denda: Iv. jumlah beban atau pendaparan pada periode pelaporan: dan v. pembatasan-pembatasan la nnyz: 1b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan Gatang. seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, dungkepkar “
Page 79 OCR 0.790
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian. Hi. periode berlakunya perikatan, Hi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan Iv. sanksi-sanksi (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan. yang dipisahkan antara v Fihak berelasi dar pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (6) latar belakang d keluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan, dan (@ nilai jaminan: " (8) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas LIC, cerukan bank: dan ha 18) uraian mengenai sifat jenis, jumlah dan batasan-batasannya. 1 bj Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (5) perkara atau sengketa Fukum, N diungcapkan: (e) pihak-pihak yang serkait, (0) jumlah yang dipercarakan: (C) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (@) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan “ hidup, diungkapcan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: " (3) kemungkinan lizbilitas pajak tambahan: ” (a) jenis keteapan atau tagihan pajak. jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda ata. bunganya: dan (&) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): , (4) peristiwa konlinjensi Isinya, yang diungkapkan antara lain: £. a) karakterisik aset atau iabilitas kontinjensi: (b) estimasi cari dampak keuangannya: (C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
Page 80 OCR 0.853
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. keluar sumber daya. dan (6) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 32) | khusus Industri Perkebunan Perkebunan Irti Rakyat dan Plasria 2 Yang barus diungkapkan antara lain: 3! Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: 3! Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: @. Hak dan liabilitas deri masing-masing pihak dalam kerjasama: 8 Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan 4 Isi perubahan perjanjian, jika ada. 38) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mangevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelciaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (8) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan | tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuidites, antara lain (a) analisis jatuh tempo untuk liabiltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan 4 sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: den () deskrigsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (8) risiko pasar. antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas 4 terdampak paca akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan peda variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas. dan y (9) tisiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. bj Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif an pengungkapar kuartitati untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 1 Catatan 33 z2) | Khusus Industri Pertenkan 2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) s Yarg harus diung-apkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Page 81 OCR 0.851
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. posisi ceuargan: (R) PessilCAR rinimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (8) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. bj Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto rrenurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi ceuangan: (R) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: () Aspek khusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto. & Jaminan Pemerintah terhadap Liabiltas Pembayaran Bank Umum. Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. di Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 377 Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: 8) Jumlah saldo negatif yang dieiminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut cisajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi--eorganisasi: Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- r2organisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum. pada saat dan sesudah kuasi- r2organisasi, & Rincian darijumah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabiltas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit dan Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan osisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke cepan sejak kuasi- reorganisasi. b, 39 Pengeloiaan Modal Yang harus diungkarkan antara lsin : 2) irformasi ktalitatf tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola Catatan 33
Page 82 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyarata1 permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (9) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal: €) setiap perubakan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: ) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak ekstemal (ika ada), dan '&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpaluran. permodalarnya, termasuk: 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain Transaksi peda aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yarg tidak tarmasuk dalarr laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlan Liabilites atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panizng: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu roksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: 0) jumlah can rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal »ksekusi atau selama periode pelaporan: &) saran Yarga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: D penemuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut (5) opsi yang dibenkan selama suatu periode, rata-rata terlimbang Nisi Wajar
Page 83 OCR 0.885
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal (pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuites lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. an Khusus Industri Asuransi: 2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Sotrabilitas Yang harus diungkapkan antara lain (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (9) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (9) Tingkat solvabilitas yang dicanai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan sovabilitas. 42 Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Helhal yang harus diungkapkan: a) in Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah. Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendaparan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat 3 Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting. dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. “) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayul,
Page 84 OCR 0.892
@& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Pemenuhan kabilitas terhadap negara seperti DR IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: C1 Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaar Bina desa hutan dan biayanya: @) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya. dan 1) Serubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (8) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yarg harus diungkapkan antara lain a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada (pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang ciakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya, (2) sifat peristwa: dan (8) estimasi atas dampak keuangan. atau perryataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 48) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan “ Catatan 2 Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: ah judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut Di sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: 3) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan Ji pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
Page 85 OCR 0.831
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. keuangan atau bernyataan manajemen bahwa dampak tersebut idak dapat diketahui atau diesimasi secara wajar. 47) | Reklesifikasi ah Dalan hal Perusahaan mengubah penya an atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan | Catatan 36 keuangan, mata Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) silat rekias kasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direkiasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasi, bi Dalamhal rekdasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Per-sahaan harus mengungkapkan: Pi (1) alasan tidax mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sitat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) | Hibah Perterintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut “ 2) s'at dan luas Hitah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari ba-tuan pemerintah. dan kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjersi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang te'ah diakui. & 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain aj Ketetuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan “ mergeunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar mocal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. bj — Yanz harus diLngkapkar antara lain: (1) -ingkasan perbecaan SAK dengan srendar akuntansi di negara lain: (2) -ekonsiliasi pos-pas yang berbeda urtuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya dan (3) “ekonsiliasi pos-pos yang berbeda urtuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. C Dalamhal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 86 OCR 0.828
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. -ersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) Informasi Penting Lainnya Yang arus diungkapkar antara lain sifat. jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusaraan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan 'hisup perusahaan. di Jakarta, 27 Maret 2026 Hormat Kami, PT Maha Properti Indonesia Tbk PROPERTI | IA Tbk Iwan Kurnia S. irektur Direkiur
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK
p.1 ×4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP. Doli
p.2 ×2
unresolved
person
Suhartono Nama Partner Doli Diapary Siregar
p.2 ×2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.6 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.8 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.14 ×12
unresolved
org
PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbx.
p.19
unresolved
org
Bank IrJonesia
p.23
unresolved
person
Be DB REK SIS CB BE Aan
p.26
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.39
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.57
unresolved
org
Bapepam
p.74 ×2
unresolved
org
IA Tbk
p.86
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.