Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 35
Page 1
Nomor Surat 054/BATA-CS/XI/2023
Nama Emiten Sepatu Bata Tbk
Kode Emiten BATA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Sepatu Perdagangan Jakarta 2022 Sudah 724.073.958 RIBUAN IDR 99.0
Bata Online eceran melalui Beroperasi
media untuk
komoditi
tekstil,
pakaian, alas
kaki dan
barang
keperluan
pribadi dan
portal web
dan/atau
platform
digital.
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Sepatu Bata Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Sepatu Bata
Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Sepatu Bata Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BATA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA010 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E4. Apparel & Luxury Goods Subsector
Industri E32. Sport Equipment & Industry
Hobbies Goods
Subindustri E412. Footwear Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
7,478,247 2,479,231
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
14,214,142 15,848,394
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
2,211,877 3,680,339
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
0 0
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
672,613 766,267
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 314,142,238 289,450,848 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
9,733,379 5,475,174
lancar
Jaminan lancar 14,477,644 14,477,644 Current guarantees
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
15,780,427 28,671,078
lancar
Klaim atas pengembalian Current claims for tax
30,427,859 6,497,547
pajak lancar refund
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
1,743,596 2,508,485
lainnya assets
Jumlah aset lancar 410,882,022 369,855,007 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
2,802,807 728,712
tidak lancar expenses
Pajak dibayar dimuka Non-current prepaid taxes
13,781,598 29,545,545
tidak lancar
Aset pajak tangguhan 0 2,700,591 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
161,704,756 171,047,293
equipment
Aset takberwujud selain Intangible assets other
137,989,000 145,084,053
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
4,946,052 5,112,757
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 321,224,213 354,218,951 Total non-current assets
Jumlah aset 732,106,235 724,073,958 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
79,649,514 62,300,000
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
104,238,774 99,114,237
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
133,978,492 112,387,673
berelasi related parties
Liabilitas keuangan Other current financial
Page 5
jangka pendek lainnya 13,245,477 26,634,173 liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
15,809,842 12,743,057
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 1,530,901 2,762,679 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 10,288,977 4,905,797 Taxes payable
Liabilitas Other current
non-keuangan jangka 37,550,528 37,987,948 non-financial liabilities
pendek lainnya
Jumlah liabilitas Total current
396,292,505 358,835,564
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
451,487
tangguhan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 19,936,517 17,696,639 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
28,982,190 27,774,127
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
49,370,194 45,470,766
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 445,662,699 404,306,330 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 13,000,000 13,000,000 Common stocks
Komponen ekuitas Other components of
4,562,342 5,416,060
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 276,000 276,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 268,936,855 301,282,715 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
286,775,197 319,974,775
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 331,661 ) ( 207,147 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas 286,443,536 319,767,628 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
732,106,235 724,073,958
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
335,767,386 320,326,205
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 198,218,591 ) ( 182,412,913 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 137,548,795 137,913,292 Total gross profit
Beban penjualan ( 101,991,542 ) ( 105,080,195 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 58,891,772 ) ( 47,810,630 )
expenses
Pendapatan keuangan 67,182 38,612 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 6,380,000 ) ( 2,922,648 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya ( 244,934 ) 394,134 Other income
Beban lainnya ( 67,757 ) ( 86,933 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya 0 2,572,521 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 29,960,028 ) ( 14,981,847 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 2,510,346 ) 596,397 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 32,470,374 ) ( 14,385,450 )
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from discontinued
0
dihentikan operations
Jumlah laba (rugi) ( 32,470,374 ) ( 14,385,450 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 853,718 ) ( 412,891 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 853,718 ) ( 412,891 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 853,718 ) ( 412,891 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 33,324,092 ) ( 14,798,341 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 32,345,860 ) ( 14,328,236 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 124,514 ) ( 57,214 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Page 7
Laba rugi komprehensif yang ( 33,199,578 ) ( 14,741,127 ) Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 124,514 ) ( 57,214 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 24.88 ) ( 11.02 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 13,000,000 5,416,060 276,000 301,282,715 319,974,775 ( 207,147 ) 319,767,628 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 13,000,000 5,416,060 276,000 301,282,715 319,974,775 ( 207,147 ) 319,767,628 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 32,345,860 ) ( 32,345,860 ) ( 124,514 ) ( 32,470,374 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 853,718 ) ( 853,718 ) ( 853,718 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 13,000,000 4,562,342 276,000 268,936,855 286,775,197 ( 331,661 ) 286,443,536 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 13,000,000 6,450,902 276,000 407,199,285 426,926,187 ( 694 ) 426,925,493 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 13,000,000 6,450,902 276,000 407,199,285 426,926,187 ( 694 ) 426,925,493 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 14,328,236 ) ( 14,328,236 ) ( 57,214 ) ( 14,385,450 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 412,891 ) ( 412,891 ) ( 412,891 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 13,000,000 6,038,011 276,000 392,871,049 412,185,060 ( 57,908 ) 412,127,152 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
368,435,464 356,279,611
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
0 1,233,778
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 6,794,376 ) ( 866,721 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 277,181,559 ) ( 288,177,134 )
tunjangan allowances
Pembayaran royalti dan Payments for royalties and
(0) ( 90,060 )
iuran eksploitasi exploitation fees
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 10,668,524 ) ( 3,341,064 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
73,791,005 65,038,410
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
53,601 30,890
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 3,022,516 ) ( 409,651 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 30,374,666 ) ( 8,598,881 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 40,447,424 56,060,768 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
40,447,424 56,060,768
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 4,786,736 ) ( 5,442,151 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
11,350 ( 6,786,917 )
aset takberwujud intangible assets
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 4,775,386 ) ( 12,229,068 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 46,023,022 ) ( 33,615,626 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
22,050,000 16,200,000
borrowings
Page 11
Pembayaran pinjaman ( 6,700,000 ) ( 27,000,000 ) Payments of other borrowings
lainnya
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 30,673,022 ) ( 44,415,626 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
4,999,016 ( 583,926 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
2,479,231 2,791,111
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
7,478,247 2,207,185
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian interim telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan (?SAK?), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan statements
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan - Peraturan serta Pedoman
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK. Laporan keuangan
konsolidasian interim disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali untuk laporan arus kas, dan
menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian interim yang relevan. Kelompok Usaha telah menyusun laporan keuangan
konsolidasian interim dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus beroperasi secara
berkesinambungan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian
interim adalah Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Kelompok Usaha. Laporan arus
kas konsolidasian yang disajikan dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan
dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Kelompok Usaha adalah selaras bagi periode
yang dicakup oleh laporan keuangan konsolidasian interim, kecuali untuk standar akuntansi baru dan
revisi seperti diungkapkan pada Catatan 2c dibawah ini.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian interim meliputi aset dan liabilitas Perusahaan dan Entitas Anaknya Principles of consolidation
dimana Perusahaan, baik secara langsung ataupun tidak langsung, memiliki lebih dari setengah hak
suara dan memiliki kemampuan mengendalikan kebijakan keuangan dan operasional entitas kecuali,
dalam keadaan yang jarang, dapat ditunjukkan secara jelas bahwa kepemilikan tersebut tidak diikuti
dengan pengendalian atau Perusahaan memiliki kemampuan mengendalikan entitas walaupun
memiliki kurang dari atau sama dengan setengah hak suara. Entitas Anak dikonsolidasi sejak tanggal
ketika Perusahaan memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak dikonsolidasikan lagi sejak
tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian. Saldo dan transaksi antar perusahaan yang signifikan
telah dieliminasi pada laporan keuangan konsolidasian interim. Laporan keuangan konsolidasian
interim mencakup laporan keuangan Entitas Anak dimana Perusahaan, secara langsung, memiliki lebih
dari 50% kepemilikan.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri dari kas, bank dan deposito Cash and cash equivalents
jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo antara (tiga) 3 bulan atau kurang pada saat
penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya, dan mana yang memiliki risiko tidak signifikan dari
perubahan nilai.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha diakui dan disajikan sebesar nilai tagihan dikurangi cadangan penurunan nilai. Trade and other receivables
Kebijakan akuntansi untuk cadangan penurunan nilai dijabarkan dalam Catatan 2r.
Page 13
Persediaan Persediaan dinilai berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan rata-rata atau nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan barang dalam proses produksi dan barang jadi termasuk bagian tetap dan variabel
dari beban produksi tak langsung. Cadangan persediaan yang lambat pergerakannya untuk bahan
baku dan barang jadi dilakukan berdasarkan analisa umur persediaan yang bersangkutan dan hasil
penelaahan terhadap keadaan persediaa pada akhir periode. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga
jual dalam kegiatan usaha normal, setelah dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian dan estimasi
biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.
Aset tetap Aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya Fixed assets
tambahan yang dapat di atribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Aset tetap,
kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan
dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (?carrying amount?) aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang
tidak memenuhi kriteria pengakuan, diakui sebagai laba atau rugi pada saat terjadinya. Penyusutan
aset tetap, kecuali tanah, dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan maksud
penggunaannya oleh Kelompok Usaha dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus sesuai
estimasi masa manfaat dari aset yang bersangkutan. Estimasi masa manfaat untuk tiap-tiap jenis aset
tetap adalah sebagai berikut: Bangunan: 30 Tahun Mesin, perlatan dan sarana penunjang toko: 10 ?
15 Tahun Cetakan: 2 Tahun Kendaraan bermotor: 4 Tahun Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dan tidak diamortisasi karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah
tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo. Biaya pengurusan legal hak atas
tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (?HGB?) Ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun ?Aset Tetap? dan tidak diamortisasi. Legal hak atas
tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur
ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. Jumlah tercatat aset tetap direviu atas penurunan nilai jika
terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat mungkin
tidak dapat seluruhnya terealisasi. Pekerjaan dalam penyelesaian mencerminkan akumulasi
biaya-biaya yang berhubungan dengan pekerjaan dalam penyelesaian sampai pada tanggal aset
selesai dan siap digunakan. Akumulasi biaya ini dialihkan ke akun aset tetap yang bersangkutan pada
saat aset telah selesai dan siap digunakan. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada
saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan
atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan
sebagai laba atau rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya. Pada setiap akhir periode
pelaporan, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan direviu, dan jika sesuai dengan
keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, atau pada saat pengujian penurunan nilai
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
atau Unit Penghasil Kas (?UPK?) dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya, kecuali aset
tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok
aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar
nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan laba rugi
Page 14
dan penghasilan komprehensif lain sebagai ?rugi penurunan nilai?. Dalam menghitung nilai pakai,
estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas
aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Kelompok Usaha menggunakan model
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh
penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang
berkelanjutan, jika ada, diakui sebagai laba atau rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten
dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah
tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan,
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai laba atau rugi. Setelah pembalikan
tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah
tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur
manfaatnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Penjualan barang Pendapatan dari penjualan barang diakui pada suatu waktu pada saat terjadinya Revenue and expense recognition
perpindahan kepemilikan dan pengendalian atas barang kepada pelanggan, yaitu pada saat barang
dikirimkan kepada dan diterima oleh pelanggan. Penjualan lokal kepada pengecer diakui sebagai
pendapatan pada saat barang dijual kepada pembeli akhir. Penjualan lokal kepada distributor dan
ekspor diakui sebagai pendapatan pada saat barang dikirimkan kepada dan diterima oleh pelanggan
Beban Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi Kelompok Usaha mempunyai transaksitransaksi dengan pihak-pihak berelasi, dengan definisi yang Transactions with related parties
diuraikan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (?PSAK?) No. 7. Transaksi-transaksi ini
dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan
tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak
berelasi. Semua transaksi-transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak yang berelasi telah
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim yang relevan.
Pajak penghasilan Pajak kini Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan Income taxes
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak penghasilan kini diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak yang berkaitan dengan item yang diakui di
luar laba atau rugi, baik pada penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas. Manajemen
secara periodik melakukan evaluasi atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak sehubungan
dengan situasi di mana peraturan pajak terkait menjadi subyek interpretasi dan menetapkan provisi bila
diperlukan. Penyesuaian terhadap kewajiban perpajakan dicatat pada saat surat ketetapan pajak
diterima atau jika Kelompok Usaha mengajukan banding, apabila: (1) pada saat hasil dari banding
tersebut ditetapkan, kecuali bila terdapat ketidakpastian yang signifikan atas hasil banding tersebut,
maka koreksi berdasarkan surat ketetapan pajak terhadap kewajiban perpajakan tersebut dicatat pada
saat pengajuan banding dibuat, atau (2) pada saat dimana berdasarkan pengetahuan dari
perkembangan atas kasus lain yang serupa dengan kasus yang sedang dalam proses banding,
berdasarkan ketentuan dari Pengadilan Pajak atau Mahkamah Agung, dimana hasil yang diharapkan
dari proses banding secara signifikan tidak pasti, maka pada saat tersebut perubahan kewajiban
perpajakan berdasarkan surat ketetapan pajak yang sedang dalam proses banding, diakui. Bunga dan
penalti atas pajak penghasilan disajikan sebagai bagian dari pendapatan atau beban usaha lainnya
karena dianggap bukan merupakan bagian dari beban pajak penghasilan. Pajak tangguhan Pajak
Page 15
tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal
pelaporan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan
pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi pajak belum dikompensasi, bila kemungkinan
besar laba kena pajak akan tersedia, sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut, dan
rugi pajak belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali: i. jika aset pajak tangguhan terkait
dengan beda temporer yang dapat dikurangkan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam
transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis dan tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba
kena pajak atau rugi pajak; atau ii. ii. dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas investasi
pada entitas anak, aset pajak tangguhan hanya diakui bila besar kemungkinannya bahwa beda
temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat dan laba kena pajak dapat dikompensasi dengan
beda temporer tersebut. Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan
dan nilai tercatatnya disesuaikan berdasarkan ketersediaan laba kena pajak di masa mendatang. Aset
dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku
pada periode saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak yang peraturan
pajak yang berlaku atau yang telah secara substansial berlaku pada tanggal pelaporan. Perubahan
nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan perubahan tarif pajak dibebankan
pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan
atau dikreditkan ke ekuitas. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan disaling-hapuskan jika
terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini, atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau Kelompok Usaha
yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pinjaman Pinjaman Jangka Pendek Di bawah ini adalah rincian fasilitas pinjaman yang diberikan oleh Standard Borrowings
Chartered Bank (?SCB?) kepada Perusahaan: Sesuai dengan Perjanjian Kredit yang berlaku
tertanggal 15 Oktober 2019 yang kemudian diperbaharui melalui Perubahan atas Surat Fasilitas
tertanggal 19 Januari 2023, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit dengan jumlah maksimum
sebesar Rp69 milyar (Rupiah penuh) untuk periode enam bulan untuk kebutuhan modal kerja.
Perusahaan juga mendapatkan fasilitas Overdraft sebesar Rp2 milyar (Rupiah penuh) untuk kebutuhan
modal kerja, fasilitas LC impor (dijamin dan tidak dijamin) masing-masing sebesar Rp30 milyar (Rupiah
penuh) untuk periode enam bulan untuk penerbitan LC mencakup impor atas barang dengan
korespondensi akseptasi untuk pelepasan barang yang dibeli secara berjangka, dan fasilitas Obligasi
dan Jaminan sebesar Rp5 milyar (Rupiah penuh) untuk periode satu tahun ditambah periode klaim
sampai 30 hari, antara lain untuk penerbitan bid bond, performance bond, pembayaran dimuka dan
custom bond terkait dengan aktivitas bisnis perusahaan. Pinjaman dalam mata uang Rupiah dikenakan
suku bunga tahunan sebesar 8,50% untuk periode Enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2023 (2022: 6,20%). Saldo terutang atas fasilitas-fasilitas ini masingmasing sebesar Rp77.650.000
pada tanggal 30 Juni 2023 (2022: Rp23.200.000). Selama tahun 2023, pembayaran pinjaman jangka
pendek yang dilakukan Perusahaan kepada SCB adalah sebesar RpNihil (2022: RpNihil).
Fasilitas-fasilitas pinjaman akan berakhir pada tanggal 30 November 2023 dan akan diperpanjang
secara otomatis untuk basis periode setiap 12 bulan, kecuali ditentukan lain oleh bank dari waktu ke
waktu.
Imbalan kerja karyawan Efektif pada tanggal 2 Februari 2021, Kelompok Usaha menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Employee benefits
Tahun 2022 (PP 35/2022), untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020
mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya, untuk
karyawan di kantor Jakarta. Kelompok Usaha masih mengakui liabilitas atas imbalan pasca kerja
karyawan berdasarkan Undang-Undang No.13/2003 tanggal 25 Maret 2003 untuk karyawan di kantor
Purwakarta. Kelompok Usaha mengakui liabilitas imbalan kerja jangka panjang berdasarkan jumlah
Page 16
mana yang lebih besar antara jumlah yang dihitung berdasarkan Undang-Undang No.13/2003 tanggal
25 Maret 2003 untuk karyawan di kantor Purwakarta (Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021
(PP 35/2021) untuk karyawan di kantor Jakarta) dengan jumlah menurut program pension imbalan
pasti dari Kelompok Usaha. Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial,
segera diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau
dikreditkan kepada saldo laba melalui PKLpada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak
direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada
saat yang lebih awal antara: ? ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan ? ketika entitas
mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. Bunga neto dihitung dengan menerapkan
tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Kelompok Usaha mengakui
perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun ?Beban Pokok Penjualan? dan ?Beban
Umum dan Administrasi? pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:. ?
Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
(curtailment) tidak rutin, dan ? Beban atau penghasilan bunga neto. Perubahan Kebijakan Akuntansi
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK IAI?)
menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24:
Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan
informasi bahwa pola fakta umum dari program pension berbasis undang-undang ketenagakerjaan
yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan
dalam IFRS Intepretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Service IAS 19. Pada tahun-tahun sebelumnya, Kelompok Usaha mengatribusikan imbalan
berdasarkan formula imbalan program imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja
memberikan jasa hingga usia pensiun. Mulai April 2022, berdasarkan siaran pers, Kelompok Usaha
telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk mengatribusikan imbalan berdasarkan program
tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali menghasilkan imbalan dalam program
sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak akan menghasilkan jumlahimbalan yang
material dibawah program tersebut. Namun, perubahan dari kebijakan akuntansi tersebut tidak
berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian dan telah dibebankan pada periode
berjalan.
Laba per saham Rugi Per Saham Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada Earnings per share
tanggal 30 Juni 2023. Rugi per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham yang
beredar selama periode/tahun yang bersangkutan. Rugi periode berjalan yang digunakan dalam
menghitung laba per saham dasar untuk periode Enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
adalah sebesar Rp44.723.068 (30 Juni 2022: Rp13.402.587). Jumlah rata-rata tertimbang saham yang
digunakan sebagai pembagi dalam menghitung rugi per saham untuk periode Enam bulan yang
berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 adalah 1.300.000.000 saham.
Dividen Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan tanggal 21 Juli 2022 dan 16 Juni 2021, Dividends
telah diputuskan tidak ada pembagian dividen final, masing-masing untuk tahun finansial 2021 dan
2020.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Mata uang penyajian Kelompok Usaha diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, yang merupakan Foreign currency transactions and balances
mata uang fungsional Kelompok Usaha. Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang
fungsional berdasarkan nilai tukar yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan
Page 17
kurs yang digunakan oleh Bata Shoe Organisation (BSO) pada tanggal transaksi terakhir untuk
periode/tahun yang bersangkutan, dan laba rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada
operasi periode yang bersangkutan. Nilai tukar yang digunakan adalah sebagai berikut (Rupiah
penuh): 30 Juni 2023 31 Desember 2022 1 Dolar Amerika Serikat (Dolar AS)/Rupiah 14.994 15.568 1
EUR/Rupiah 16.398 16.661 1 Dolar Singapura/Rupiah 11.082 11.607 1 Dolar Australia 10.009 10.608
Aset hak guna Kelompok Usaha mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (misalnya pada saat aset Right of use assets
tersebut siap untuk digunakan). Aset hak guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan kerugian penurunan nilai dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas
sewa. Harga perolehan aset hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung
awal, dan pembayaran sewa dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, dikurangi insentif sewa
yang diterima. Aset hak guna disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan masa
sewa dan estimasi masa manfaat dari aset, mana yang lebih pendek, sebagai berikut: Bangunan: 2 ? 5
Tahun Jika kepemilikan aset sewaan mentransfer ke Kelompok Usaha pada akhir masa sewa atau
biaya perolehan merefleksikan pelaksanaan opsi beli, depresiasi dihitung menggunakan umur manfaat
aset. Aset hak guna dikenakan penurunan nilai (Catatan 2l).
Aset takberwujud Aset tidak berwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada pengakuan awal sebesar biaya Intangible assets
perolehan. Biaya perolehan aset tidak berwujud yang diperoleh dalam kombinasi bisnis adalah nilai
wajarnya pada tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, aset tidak berwujud dicatat sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Aset tak berwujud
yang dihasilkan secara internal, tidak termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi, tidak
dikapitalisasi dan pengeluaran terkait tercermin dalam laba rugi pada periode pengeluaran tersebut
terjadi. Masa manfaat aset tidak berwujud dinilai sebagai terbatas atau tidak terbatas. Aset tidak
berwujud dengan umur yang terbatas diamortisasi selama masa manfaat ekonomi dan dinilai
penurunan nilainya setiap kali terdapat indikasi bahwa aset tidak berwujud mungkin mengalami
penurunan nilai. Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset tidak berwujud dengan masa
manfaat terbatas ditelaah setidaknya pada setiap akhir periode pelaporan. Perubahan masa manfaat
yang diharapkan atau pola konsumsi yang diharapkan dari manfaat ekonomi masa depan yang
terkandung dalam aset dianggap memodifikasi periode atau metode amortisasi, jika sesuai, dan
diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi atas aset takberwujud dengan
umur terbatas diakui dalam laporan laba rugi dalam kategori beban yang sesuai dengan fungsi aset
takberwujud tersebut. Aset tidak berwujud diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
selama estimasi umur manfaatnya: Perangkat Lunak: 4 Tahun Aset takberwujud dengan masa manfaat
tidak terbatas tidak diamortisasi, tetapi diuji penurunan nilainya setiap tahun, baik secara individual
maupun pada tingkat unit penghasil kas. Penilaian kehidupan tidak terbatas ditinjau setiap tahun untuk
menentukan apakah kehidupan tidak terbatas terus dapat didukung. Jika tidak, perubahan masa
manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas dilakukan secara prospektif. Aset tidak berwujud
dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan (yaitu, pada tanggal penerima memperoleh kendali)
atau ketika tidak ada manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung
sebagai perbedaan antara hasil pelepasan neto dan jumlah tercatat aset) dimasukkan dalam laporan
laba rugi.
Modal saham Bafin (Nederland) B.V.: 10.661.874.000 CitiBank Singapore A/C CTSLA/C ASI-Indonesia Equity FD: Share capital
639.542.000 Masyarakat umum dan badan usaha (dibawah 5%): 1.698.584.000 Total jumlah modal
yang ditempatkan dan disetor penuh: 13.000.000.000 Tidak ada saham yang dimiliki oleh Komisaris
dan Direksi Kelompok Usaha pada tanggal pelaporan. Pengelolaan modal Tujuan utama pengelolaan
modal Kelompok Usaha adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk
Page 18
mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. Selain itu, Kelompok Usaha
dipersyaratkan oleh Undang-Undang Perseroan Terbatas efektif tanggal 16 Agustus 2007 untuk
mengkontribusikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke dalam
dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah
dipertimbangkan oleh Perusahaan dengan pembentukan cadangan umum (Catatan 17). Kelompok
Usaha mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian terhadap perubahan kondisi
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Kelompok Usaha dapat
menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru atau
mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun
proses pada tanggal 30 Juni 2023. Kebijakan Kelompok Usaha adalah mempertahankan struktur
permodalan yang sehat untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menambah nilai aset keuangan bagi satu entitas dan Financial instruments
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain. Mulai tanggal 1 Januari 2020, Kelompok Usaha
melakukan penerapan PSAK No. 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai
Aset keuangan Pengakuan awal Kelompok Usaha menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut
pada pengakuan awal aset terkait. Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada: (i)
bisnis model Kelompok Usaha; dan (ii) karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan terkait, apakah
semata terdiri dari pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam tiga
kategori sebagai berikut: 1. Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; 2. Aset keuangan
yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau FVTPL; dan 3. Aset keuangan yang diukur
melalui penghasilan komprehensif lain atau FVOCI. Agar aset keuangan dapat diklasifikasikan dan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, diperlukan memperoleh arus kas yang
semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok terhutang. Aset keuangan
dengan arus kas yang bukan semata-mata pembayaran pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur
pada FVTPL, terlepas dari model bisnis Kelompok Usaha. Model bisnis Kelompok Usaha untuk
mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana ia mengelola aset keuangannya untuk
menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan
arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Aset keuangan diklasifikasikan dan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dikuasai dalam model bisnis dengan tujuan untuk memegang
aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual, sedangkan aset keuangan yang
diklasifikasikan dan diukur pada FVOCI dikuasai dalam model bisnis dengan tujuan memegang hak
untuk mengumpulkan arus kas kontraktual dan penjualan. Selain aset keuangan yang diukur dengan
FVTPL, dimana biaya transaksi pembelian aset terkait langsung dibebankan dalam laporan laba rugi,
semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya
transaksi. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun
waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim)
diakui pada tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Kelompok Usaha berkomitmen untuk membeli
atau menjual aset tersebut. Pengukuran setelah pengakuan awal Pengukuran aset keuangan setelah
pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: ? Aset keuangan yang diukur dengan
biaya yang diamortisasi Aset keuangan yang diukur dengan biaya yang diamortisasi adalah aset
keuangan non-derivatif yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, tidak termasuk dalam kelompok
aset yang secara aktif diperdagangkan dan memiliki arus kas kontraktual yang semata dari
pembayaran pokok dan bunga. Setelah pengakuan awal, aset keuangan tersebut dicatat pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan keuntungan atau
kerugian terkait diakui dalam laporan laba rugi pada saat asset keuangan tersebut dihentikan
pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, atau melalui proses amortisasi. Kelompok Usaha
Page 19
memiliki kas dan setara kas, piutang usaha, piutang pegawai, piutang lain-lain dan aset lancar lainnya dalam kategori ini. Penghentian pengakuan aset keuangan Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan, atau bila dapat diterapkan, untuk bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa, terjadi bila: i. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau ii. Kelompok Usaha tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut namun menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan; atau iii. Kelompok Usaha mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut dan: (a) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mengalihkan pengendalian atas aset keuangan tersebut. Penurunan nilai dari aset keuangan Kelompok Usaha menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) tersebut terhadap kas dan setara kas, piutang usaha, piutang pegawai, piutang lain-lain dan aset lancar lainnya pada kategori ini. Di bawah pendekatan ini, Kelompok Usaha tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, tetapi sebaliknya mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan, disesuaikan dengan faktor-faktor pandangan ke depan untuk spesifik debitur dan lingkungan ekonomi. ECLdidasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha, didiskontokan pada perkiraan tingkat bunga efektif awal. Liabilitas keuangan Pengakuan awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dan liabilitas keuangan lain yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan atau tidak ditetapkan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi konsolidasian. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar dari jumlah yang diterima dan, dalam hal pinjaman dan utang, dikurangi dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Liabilitas keuangan Kelompok Usaha meliputi pinjaman jangka pendek, liabilitas sewa, utang usaha, beban akrual, liabilitas sewa, liabilitas imbalan kerja jangka pendek dan uang jaminan dari penyalur. Pengukuran setelah pengakuan awal Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasi. - Utang dan pinjaman Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dikategorikan dan diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Pada tanggal pelaporan keuangan, biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah dari nilai pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas lancar. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian ketika liabilitas dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Pinjaman jangka pendek, liabilitas sewa, utang usaha, beban akrual, liabilitas imbalan kerja jangka pendek dan uang jaminan dari penyalur diklasifikasikan dalam kategori pinjaman dan utang. Penghentian pengakuan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dibayar atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan yang masih ada ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi. Saling hapus dari instrumen keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan
Page 20
konsolidasian jika, dan hanya jika, memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Page 21
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 16,243,648 16,243,648 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 72,574,898 72,574,898 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 383,148,411 2,277,169 ( 1,482,561 ) 1,984,924 385,927,943 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 13,416,539 1,991,844 15,408,383 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,614,786 2,614,786
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 487,998,282 4,269,013 ( 1,482,561 ) 1,984,924 492,769,658 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
2,694,043 460,354 ( 1,984,924 ) 1,169,473
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
2,694,043 460,354 ( 1,984,924 ) 1,169,473
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
490,692,325 4,729,367 ( 1,482,561 ) 0 493,939,131
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 36,426,067 1,183,517 37,609,584 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 266,617,904 12,501,231 ( 1,383,596 ) 277,735,539 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 13,167,531 288,191 13,455,722 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,614,786 2,614,786
dimiliki langsung owned
Page 22
Lainnya, dimiliki 818,744 818,744 Others, directly owned
langsung
Dimiliki langsung 319,645,032 13,972,939 ( 1,383,596 ) 332,234,375 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
319,645,032 13,972,939 ( 1,383,596 ) 332,234,375
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
171,047,293 161,704,756
equipment
Page 23
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 16,243,648 16,243,648 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 72,574,898 72,574,898 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 373,125,066 16,822,146 ( 8,301,143 ) 1,502,342 383,148,411 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 14,663,074 137,559 ( 1,384,094 ) 13,416,539 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,614,786 2,614,786
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 479,221,472 16,959,705 ( 9,685,237 ) 1,502,342 487,998,282 Directly owned
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
1,539,338 2,832,045 ( 1,677,340 ) 2,694,043
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
1,539,338 2,832,045 ( 1,677,340 ) 2,694,043
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
480,760,810 19,791,750 ( 9,685,237 ) ( 174,998 ) 490,692,325
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 34,052,828 2,373,239 36,426,067 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 248,089,125 26,355,260 ( 7,826,481 ) 266,617,904 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 14,122,311 429,314 ( 1,384,094 ) 13,167,531 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
Page 24
dimiliki langsung 2,614,786 2,614,786 owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
818,744 818,744
langsung
Dimiliki langsung 298,879,050 29,976,557 ( 9,210,575 ) 319,645,032 Directly owned
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Aset dalam Assets under
0 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
298,879,050 29,976,557 ( 9,210,575 ) 319,645,032
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
181,881,760 171,047,293
equipment
Page 25
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Page 26
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 312,930,512 281,583,635 Finished goods
Barang dalam proses 3,041,962 11,035,828 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
13,730,721 5,431,136
pembantu
Persediaan, kotor 329,703,195 298,050,599 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 15,560,957 ) ( 8,599,751 )
persediaan of inventories
Persediaan 314,142,238 289,450,848 Inventories
Persediaan lancar 314,142,238 289,450,848 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
8,599,751 12,206,210
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 6,961,206 ( 3,606,459 ) allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
15,560,957 8,599,751
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 27
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 28
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 4,279,516 5,690,429 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 38,119,350 44,042,640 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 12,267,568 5,449,116 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 30,131,298 44,233,953 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 4,905,873 5,659,559 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 6,387,321 6,893,085 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 41,424,492 56,786,597 Total production cost
Barang setengah jadi awal 11,035,828 7,529,433 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 3,041,962 7,204,735 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 49,418,358 57,111,295 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 274,135,504 200,252,685 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 173,497,437 162,685,742 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 298,832,708 237,636,809 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
198,218,591 182,412,913
pendapatan
Page 29
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 30
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 31
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 32
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 33
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank asing lainnya IDR 79,649,514 79,649,514 62,300,000 62,300,000 IDR Other foreign banks
Mata uang 79,649,514 62,300,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 79,649,514 62,300,000 Currency Creditor bank name
Page 34
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 35
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term
bank loans
Utang bank jangka pendek, nilai dalam
mata uang asing
Short-term bank loan, amount in foreign
currency
Bank asing lainnya IDR 62,300,000 IDR Other foreign banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.