Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 55
Page 1
Nomor Surat 068/CS/MNCLAND/X/2023
Nama Emiten MNC Land Tbk
Kode Emiten KPIG
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT MNC Lido Lapangan Bogor 1995 Beroperasi 283.625 JUTAAN IDR 99.84
Resort Golf
2 PT MNC Lido Resor & Hotel Bogor 1995 Beroperasi 281.150 JUTAAN IDR 99.99
Hotel
3 PT GLD Pengembang Jakarta 1997 Beroperasi 2.313.409 JUTAAN IDR 99.99
Property properti
4 PT MNC Land Pengembang Jakarta 2009 Beroperasi 1.091.239 JUTAAN IDR 98.46
Surabaya properti
5 PT MNC Pengembang Jakarta 2006 Beroperasi 19.607 JUTAAN IDR 99.99
Graha Bali properti
6 PT MNC Pengembang Jakarta 2007 Beroperasi 254.381 JUTAAN IDR 99.99
Graha properti
Surabaya
7 PT Global Jasa Jakarta 2010 Beroperasi 287.170 JUTAAN IDR 99.67
Jasa keamanan
Sejahtera
8 PT MNC Land Resor, Jakarta 1997 Beroperasi 8.323.552 JUTAAN IDR 99.99
Bali Lapangan
Golf & Hotel
9 PT MNC Land Resor, Jakarta 2006 Beroperasi 9.674.616 JUTAAN IDR 99.99
Lido Lapangan
Golf & Hotel
10 PT Nusadua Hotel & Jakarta 1988 Beroperasi 610.548 JUTAAN IDR 53.98
Graha Konvensi
International
11 PT MNC Taman Jakarta 2014 Beroperasi 3.098.169 JUTAAN IDR 94.32
Wahana Rekreasi
Wisata
Dokumen ini merupakan dokumen resmi MNC Land Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. MNC Land Tbk
bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas MNC Land Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas KPIG Entity code
Nomor identifikasi entitas AA325 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E5. Consumer Services Subsector
Industri E51. Tourism & Recreation Industry
Subindustri E512. Hotels, Resorts & Cruise Subindustry
Lines
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
142,193,265,683 206,304,439,753
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current financial
yang diukur pada nilai 481,547,983,277 888,302,661,701 assets at fair value
wajar melalui laba rugi through profit or loss
Aset keuangan lancar Current financial
nilai wajar melalui assets fair value
160,095,191,800 207,077,778,581
pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset keuangan biaya Current financial
perolehan diamortisasi 3,113,017,314 4,980,930,767 assets amortized cost
lancar investments
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
41,867,024,766 32,830,004,168
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
297,995,398,753 301,620,343,853
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
12,648,393,879 41,646,829,360
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat lancar Current real estate
1,332,331,096,027 1,328,136,290,345
assets
Persediaan lancar 41,150,076,534 41,381,359,415 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
8,554,175,000 6,963,001,774
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
363,789,473,072 345,098,527,110
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
96,737,645,587 117,459,911,102
lancar
Jumlah aset lancar 2,982,022,741,692 3,521,802,077,929 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 10,605,564,307 1,894,053,394 funds
lancar
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Other non-current
498,338,204,170 438,475,381,903
lancar lainnya advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
375,000,000,000 375,000,000,000
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 32,964,384,130 32,787,648,815 Deferred tax assets
Properti investasi 9,459,790,932,317 9,302,235,062,334 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
16,420,528,250,886 16,060,532,093,625
equipment
Tanah Belum Undeveloped land
Page 5
Dikembangkan 1,377,661,700,090 1,381,304,712,907
Aset hak guna 8,205,794,737 8,205,794,737 Right of use assets
Goodwill 1,444,841,650 1,444,841,650 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
1,398,717,757,777 832,078,778,861
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 29,583,257,430,064 28,433,958,368,226 Total non-current assets
Jumlah aset 32,565,280,171,756 31,955,760,446,155 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
238,696,895,885 214,973,768,308
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
33,189,701,187 26,694,515,149
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
236,555,694,810 164,659,185,523
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
1,983,542,257 1,784,095,219
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
87,973,804,371 53,059,277,553
pendek pihak third parties
ketiga
Liabilitas keuangan Other current financial
948,014,336,428 732,056,538,016
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
103,274,356,483 127,236,968,957
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 11,972,400,770 9,371,083,727 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 28,477,321,100 24,308,562,116 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
12,660,609,939 19,588,274,086
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 745,238,474,553 679,161,358,337
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 10,120,580,583 3,226,863,222 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 1,082,832,999,283 1,083,095,400,434
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
3,540,990,717,649 3,139,215,890,647
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
Page 6
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
6,634,733,223 7,089,922,201
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 3,115,846,415,792 3,215,937,251,843 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
18,018,825,574 846,747,954
liabilitas sewa
pembiayaan
Pendapatan diterima Non-current unearned
6,675,190,157 6,675,190,157
dimuka jangka panjang revenue
Uang jaminan jangka Non-current deposits
23,118,968,843 22,854,326,983
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 60,147,834,048 61,309,474,298 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
13,925,648,875 14,171,077,855
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
3,244,367,616,512 3,328,883,991,291
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 6,785,358,334,161 6,468,099,881,938 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 8,868,829,933,000 8,868,829,933,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
536,839,610,813 536,839,610,813
disetor capital
Opsi saham 59,771,464,426 59,771,464,426 Stock options
Cadangan revaluasi 10,101,005,556,773 10,070,492,930,247 Revaluation reserves
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran 37,924,573 35,076,803 differences on
translation
Cadangan keuntungan Reserve of gains
(kerugian) investasi (losses) from
( 365,612,385,700 ) ( 318,629,798,500 )
pada instrumen ekuitas investments in equity
instruments
Komponen ekuitas Other components of
299,969,421,065 299,969,421,065
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 11,000,000,000 10,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 6,036,098,420,144 5,749,326,818,147 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
25,547,939,945,094 25,276,635,456,001
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
231,981,892,501 211,025,108,216
non-pengendali
Jumlah ekuitas 25,779,921,837,595 25,487,660,564,217 Total equity
Page 7
Jumlah liabilitas dan 32,565,280,171,756 31,955,760,446,155 Total liabilities and equity ekuitas
Page 8
[2321000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,046,628,682,345 748,916,701,205
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 649,827,433,616 ) ( 497,224,123,150 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 396,801,248,729 251,692,578,055 Total gross profit
Beban penjualan ( 34,581,676,803 ) ( 15,549,258,771 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 227,105,227,271 ) ( 173,145,080,984 )
expenses
Pendapatan keuangan 928,982,106 824,196,196 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 128,382,996,530 ) ( 166,296,320,528 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
8,378,552,685 ( 33,575,509,841 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 293,376,686,460 201,562,779,023 Other income
Keuntungan (kerugian) lainnya 424,363,000 346,384,496 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
309,839,932,376 65,859,767,646
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 1,111,546,094 ) ( 1,040,641,141 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
308,728,386,282 64,819,126,505
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 308,728,386,282 64,819,126,505 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan ( 16,469,960,674 ) ( 12,349,507,170 ) that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, before tax
sebelum pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 16,469,960,674 ) ( 12,349,507,170 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, 2,847,770 278,392 exchange differences on
sebelum pajak translation, before tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 2,847,770 278,392 that may be reclassified
ke laba rugi, sebelum to profit or loss, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 16,467,112,904 ) ( 12,349,228,778 ) income, before tax
sebelum pajak
Page 9
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
( 16,467,112,904 ) ( 12,349,228,778 )
komprehensif lainnya, setelah income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 292,261,273,378 52,469,897,727 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
287,771,601,997 75,234,485,145
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 20,956,784,285 ( 10,415,358,640 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 271,304,489,093 62,885,256,367 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 20,956,784,285 ( 10,415,358,640 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 3.24 0.89 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 10
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Ekuitas yang dapat
Cadangan selisih kurs Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada dengan pihak ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
penjabaran ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas non-pengendali penggunaannya entitas induk
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of exchange Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Additional paid-in capital Stock options Revaluation reserves from investments in equity transactions with Non-controlling interests Equity
differences on translation earnings earnings entity
instruments non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 8,868,829,933,000 536,839,610,813 59,771,464,426 10,070,492,930,247 35,076,803 ( 318,629,798,500 ) 299,969,421,065 10,000,000,000 5,749,326,818,147 25,276,635,456,001 211,025,108,216 25,487,660,564,217 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 8,868,829,933,000 536,839,610,813 59,771,464,426 10,070,492,930,247 35,076,803 ( 318,629,798,500 ) 299,969,421,065 10,000,000,000 5,749,326,818,147 25,276,635,456,001 211,025,108,216 25,487,660,564,217 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 287,771,601,997 287,771,601,997 20,956,784,285 308,728,386,282 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 30,512,626,526 2,847,770 ( 46,982,587,200 ) ( 16,467,112,904 ) ( 16,467,112,904 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000,000,000 ( 1,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Posisi ekuitas, akhir periode 8,868,829,933,000 536,839,610,813 59,771,464,426 10,101,005,556,773 37,924,573 ( 365,612,385,700 ) 299,969,421,065 11,000,000,000 6,036,098,420,144 25,547,939,945,094 231,981,892,501 25,779,921,837,595 Equity position, end of the period
Page 11
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Ekuitas yang dapat
Cadangan selisih kurs Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada dengan pihak ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
penjabaran ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas non-pengendali penggunaannya entitas induk
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of exchange Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Additional paid-in capital Stock options Revaluation reserves from investments in equity transactions with Non-controlling interests Equity
differences on translation earnings earnings entity
instruments non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 8,062,572,666,400 537,216,175,130 59,771,464,426 9,786,573,979,006 34,669,259 ( 62,569,709,500 ) 299,969,421,065 9,000,000,000 5,570,387,040,391 24,262,955,706,177 208,251,358,494 24,471,207,064,671 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 8,062,572,666,400 537,216,175,130 59,771,464,426 9,786,573,979,006 34,669,259 ( 62,569,709,500 ) 299,969,421,065 9,000,000,000 5,570,387,040,391 24,262,955,706,177 208,251,358,494 24,471,207,064,671 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 75,234,485,145 75,234,485,145 ( 10,415,358,640 ) 64,819,126,505 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 278,392 ( 12,349,507,170 ) ( 12,349,228,778 ) ( 12,349,228,778 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000,000,000 ( 1,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Penerbitan saham biasa 806,257,266,600 806,257,266,600 806,257,266,600 Issuance of common stocks
Biaya emisi efek ( 376,564,317 ) ( 376,564,317 ) ( 376,564,317 ) Stock issuance costs
Posisi ekuitas, akhir periode 8,868,829,933,000 536,839,610,813 59,771,464,426 9,786,573,979,006 34,947,651 ( 74,919,216,670 ) 299,969,421,065 10,000,000,000 5,644,621,525,536 25,131,721,664,827 197,835,999,854 25,329,557,664,681 Equity position, end of the period
Page 12
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,047,248,825,914 714,145,883,551
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 673,624,271,966 ) ( 658,531,261,089 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 90,064,615,737 ) ( 22,363,664,943 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
283,559,938,211 33,250,957,519
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
928,982,106 824,196,196
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 94,004,320,492 ) ( 103,567,915,041 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 16,102,928,076 ) ( 14,138,945,375 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
174,381,671,749 ( 83,631,706,701 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
561,000,000,000
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 439,111,687,244 ) ( 280,633,437,191 )
properti investasi investment properties
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
424,363,000 358,287,829
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 382,608,469,900 ) ( 265,725,277,326 )
aset tetap property and equipment
Pencairan (penempatan) aset Withdrawal (placement) of
keuangan yang diukur pada 484,721,043,819 62,995,152,708 financial assets at fair value
nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 640,321,347,115 ) ( 83,953,957,691 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 415,896,097,440 ) ( 566,959,231,671 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 689,636,929,027 143,151,656,649 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 505,958,534,400 ) ( 95,918,632,754 ) Payments of bank loans
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
27,571,187,738 2,040,105,701
pembiayaan liabilities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
Page 13
pembiayaan ( 3,505,392,757 ) ( 6,417,203,774 ) liabilities
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 22,653,500,000 ) ( 168,486,772,362 )
lainnya
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from
( 8,711,510,913 ) 595,088,293
penggunaannya dari aktivitas financing activities
pendanaan
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
805,880,702,285
saham biasa common stocks
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
176,379,178,695 680,844,944,038
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 65,135,246,996 ) 30,254,005,666
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
206,304,439,753 89,064,523,547
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
1,024,072,926 2,852,758,164
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
142,193,265,683 122,171,287,377
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha dan biaya Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian perolehan, kecuali untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana statements
diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait. Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dengan
menggunakan basis akrual, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian yang disusun berdasarkan
basis kas. Laporan arus kas konsolidasian disusun berdasarkan metode langsung dengan
mengelompokan arus kas atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Kebijakan akuntansi
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian konsisten dengan yang
digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022, kecuali untuk penerapan beberapa amendemen dan penyesuaian PSAK
dan ISAK baru yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023, seperti yang diungkapkan dalam
catatan terkait. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia
mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi
penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas
kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi.
Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal dimana asumsi
dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 4 atas laporan
keuangan konsolidasian.
Prinsip-prinsip konsolidasi Entitas Anak adalah seluruh entitas dimana Kelompok Usaha memiliki pengendalian. Kelompok Usaha Principles of consolidation
mengendalikan investee ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil. Kelompok Usaha menilai kembali
apakah Kelompok Usaha mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak
dimulai sejak tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir
ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak. Penghasilan dan beban entitas
anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya
pengendalian sampai dengan tanggal ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas
anak. Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan kepentingan nonpengendali, meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan
nonpengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan
entitas anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha.
Mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra
Kelompok Usaha terkait dengan transaksi antar entitas konsolidasi. Perubahan dalam bagian
kepemilikan atas entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian pada entitas anak
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali
yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara langsung di ekuitas
dan mengatribusikannya kepada pemilik entitas induk. Jika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian
atas entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi dan dihitung sebagai selisih antara
(i) jumlah nilai wajar pembayaran yang diterima dan nilai wajar sisa investasi dan (ii) Jumlah tercatat
Page 15
aset, termasuk goodwill, dan liabilitas entitas anak dan setiap kepentingan nonpengendali sebelumnya.
Seluruh jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain terkait dengan entitas
anak tersebut dicatat dengan dasar yang sama yang disyaratkan jika Kelompok Usaha telah
melepaskan secara langsung aset dan liabilitas terkait. Ini berarti bahwa jumlah yang sebelumnya
diakui dalam penghasilan komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi atau dialihkan ke kategori
lain di ekuitas sebagaimana dipersyaratkan oleh standar terkait.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan Cash and cash equivalents
atau kurang sejak tanggal penempatannya dan tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi
penggunaannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam
kondisi dan lokasi saat ini, dimana ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai
realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya
yang diperlukan untuk melakukan penjualan. Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan
tersebut diakui sebagai beban pada tahun dimana pendapatan terkait diakui. Penyisihan penurunan
nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan lambatnya perputaran ditentukan
berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan untuk mencerminkan nilai
realisasi neto pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai persediaan ke nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai atau kerugian terjadi.
Jumlah setiap pemulihan penyisihan penurunan nilai persediaan karena kenaikan nilai realisasi neto,
diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pada periode
terjadinya pemulihan tersebut. Persediaan real estat - Persediaan real estat terdiri dari tanah matang,
kavling tanah dan bangunan/kondominium yang siap dijual, bangunan yang sedang dikonstruksi dan
tanah dalam pematangan. Persediaan real estat adalah properti yang diperoleh atau dikonstruksi untuk
dijual dalam kegiatan usaha normal dan bukan untuk disewakan atau kenaikan nilai. Aset ini dimiliki
sebagai persediaan dan dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto (?NRV?), mana
yang lebih rendah. Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah
yang belum dimatangkan ditambah dengan biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang
dapat diatribusikan pada aset pengembangan real estat serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang
dikembangkan akan dipindahkan ke bangunan yang sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut
selesai dimatangkan atau dipindahkan ke aset tanah bila tanah tersebut siap dijual berdasarkan luas
areal yang bisa dijual. Biaya perolehan bangunan yang sedang dikonstruksi meliputi biaya perolehan
tanah yang telah selesai dikembangkan, biaya konstruksi dan biaya pinjaman yang dikapitalisasi serta
dipindahkan ke aset tanah dan bangunan yang siap dijual pada saat selesai dibangun dan siap dijual.
Pembayaran komisi yang tidak dapat dikembalikan kepada agen penjualan atau pemasaran dalam
rangka penjualan unit real estat dibebankan pada saat terjadinya. Nilai realisasi neto (?NRV?) adalah
perkiraan harga penjualan dalam kegiatan usaha normal, berdasarkan harga pasar pada tanggal
pelaporan, dikurangi biaya penyelesaian dan perkiraan biaya penjualan. Nilai tercatat persediaan
dikurangi melalui penggunaan akun cadangan dan nilai kerugian dibebankan pada laba rugi. Biaya
persediaan yang diakui dalam laba rugi ditentukan dengan mengacu pada biaya tertentu sehubungan
dengan properti yang dijual dan alokasi biaya yang nonspesifik. Total biaya yang dialokasikan pro-rata
berdasarkan ukuran relatif dari properti yang dijual. Tanah belum dimatangkan - Tanah belum
dimatangkan merupakan tanah mentah yang belum dimatangkan dan dinyatakan sebesar biaya
Page 16
perolehan atau NRV mana yang lebih rendah. NRV adalah perkiraan harga penjualan dalam kegiatan
usaha normal, dikurangi biaya penyelesaian dan biaya penjualan. Biaya meliputi biaya pengembangan
dan perbaikan dari properti. Pada saat awal pembangunan, biaya terkait tanah ditransfer ke
persediaan real estat. Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek
pengembangan real estat adalah: ? Biaya praperolehan tanah; ? Biaya perolehan tanah; ? Biaya yang
secara langsung berhubungan dengan proyek; ? Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
pengembangan real estat; ? Biaya pinjaman. Biaya pinjaman yang secara langsung dapat diatribusikan
dengan kegiatan pengembangan dikapitalisasi ke proyek pengembangan. Kapitalisasi dihentikan pada
saat proyek pengembangan tersebut ditangguhkan/ditunda pelaksanaannya atau secara substansial
siap untuk digunakan sesuai tujuannya. Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah: ?
Biaya praperolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh; dan ? Kelebihan biaya dari hasil
yang diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersialkan, yang dijual atau dialihkan,
sehubungan dengan penjualan unit. Kelompok Usaha tetap melakukan akumulasi biaya ke proyek
pengembangan walaupun realisasi pendapatan pada masa depan lebih rendah dari nilai tercatat
proyek. Atas perbedaan yang terjadi Kelompok Usaha melakukan penyisihan secara periodik. Jumlah
penyisihan tersebut akan mengurangi nilai tercatat proyek dan dibebankan ke laba rugi berjalan.Biaya
yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat dialokasikan ke setiap unit real estat
dengan metode identifikasi khusus. Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap
akhir periode pelaporan sampai proyek selesai secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar
Kelompok Usaha akan melakukan revisi dan realokasi biaya. Beban yang tidak berhubungan dengan
proyek real estat diakui pada saat terjadinya. Persediaan Hotel - Persediaan merupakan makanan dan
minuman, perlengkapan operasional dan bahan pemeliharaan gedung yang dinyatakan berdasarkan
biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Persediaan dicatat ke nilai realisasi neto ketika rusak, atau menjadi usang
seluruhnya atau sebagian.
Properti investasi Manajemen menggunakan metode nilai wajar sebagai kebijakan akuntansi pengukuran selanjutnya Investment property
untuk properti investasi dikarenakan manajemen berpendapat bahwa model nilai wajar dapat
menghasilkan laporan keuangan yang lebih informatif dan relevan karena didasarkan pada nilai kini.
Nilai wajar properti investasi diakui berdasarkan kondisi pasar. Perubahan nilai wajar properti investasi
diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Perpindahan ke
properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, adanya perubahan dalam penggunaan yang
ditunjukkan dengan berakhirnya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak
lain. Perpindahan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, adanya perubahan penggunaan
yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan yang
ditujukan untuk dijual. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika
properti investasi tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa
depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian
atau pelepasan properti investasi diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian pada tahun terjadinya penghentian atau pelepasan.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri dari harga Fixed assets
pembelian dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
dan kondisi yang diinginkan supaya aset siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Biaya pengurusan legal awal untuk hak atas
tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah dan biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang
berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi
selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi tanah, mana yang lebih pendek. Sesuai dengan
Page 17
ISAK 36, Kelompok Usaha menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah
alam bentuk Hak Guna Usaha (?HGU?), Hak Guna Bangunan (?HGB?) dan Hak Pakai (?HP?) dalam
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika hak
atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Kelompok Usaha,
melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Kelompok Usaha menerapkan
perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak
atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Kelompok Usaha menerapkan PSAK
16 ?Aset tetap?. Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui
sebagai aset yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat
ekonomi di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Kelompok Usaha dan biaya
tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya
pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan
dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.Manajemen
memutuskan untuk menggunakan metode nilai wajar sebagai kebijakan akuntansi pengukuran
selanjutnya untuk tanah yang akan berlaku secara prospektif. Manajemen berpendapat bahwa model
nilai wajar dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih informatif dan relevan karena didasarkan
pada nilai kini. Tanah dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar pada tanggal
revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk memastikan bahwa jumlah
tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar
pada tanggal laporan posisi keuangan. Aset tanah yang tidak menjalani perubahan nilai wajar secara
signifikan, wajib direvaluasi paling kurang setiap 3 (tiga) tahun. Kenaikan yang berasal dari revaluasi
tanah diakui pada penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada akun ?surplus
revaluasi aset tetap?, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang sama pernah diakui
dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat
revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laporan laba rugi. Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari
revaluasi tanah dibebankan dalam laporan laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi saldo surplus
revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada. Surplus revaluasi tanah yang telah disajikan dalam ekuitas
dipindahkan langsung ke saldo laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya. Penyusutan
dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan jumlah tersusutkan selama estimasi
masa manfaat aset tetap. Tidak terdapat penyusutan yang dibebankan terkait dengan aset dalam
penyelesaian. Nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir
tahun keuangan atas pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi yang berlaku prospektif.
Jumlah tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali jika jumlah tercatat
aset lebih besar dari jumlah yang dapat terpulihkan tersebut. Aset dalam penyelesaian dinyatakan
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai. Aset dalam penyelesaian
direklasifikasi ke aset tetap yang bersangkutan pada aset tersebut saat selesai dan siap untuk
digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal aset tersebut siap digunakan. Item aset tetap
dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset, dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
dari aset tetap, diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.
Tanah belum dikembangkan Tanah untuk pengembangan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan Undeveloped land
Nilai Realisasi Neto (?NRV?). Biaya perolehan tanah untuk pengembangan, yang terdiri dari biaya
pra-perolehan dan perolehan tanah, dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada saat
pengembangan tanah dilakukan.
Page 18
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai
aset (yaitu aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, atau aset takberwujud yang belum
dapat digunakan) diperlukan, maka Kelompok Usaha membuat estimasi jumlah terpulihkan atas aset
tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset
tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok
aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar
nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan
ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian
pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Kerugian penurunan nilai dari operasi
yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten
dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.
Pengakuan pendapatan dan beban Kelompok Usaha mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK 72, Kelompok Usaha Revenue and expense recognition
mengakui pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan
mencerminkan jumlah yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha dalam pertukaran untuk
barang atau jasa tersebut. Dalam menerapkan Standar ini, Kelompok Usaha mempertimbangkan
syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan yang relevan. Pendapatan diakui menggunakan
penilaian 5 langkah: 1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan - Kontrak adalah kesepakatan antara
dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat dipaksakan. 2. Identifikasi
Kewajiban Pelaksanan dalam Kontrak - Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk
mengalihkan barang atau jasa (atau sekumpulan barang atau jasa) yang berifat dapat dibedakan; atau
serangkaian barang atau jasa bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki
pola pengalihan yang sama kepada pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan,
atau dapat diidentifikasi secara terpisah. 3. Penetapan Harga Transaksi - Harga transaksi adalah
jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Kelompok Usaha dalam pertukaran untuk mengalihkan
barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga
(misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah
variable Kelompok Usaha mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam
pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi
jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban
Pelaksanaan - Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi. 5. Pengakuan
Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi - Pendapatan dari penjualan diakui sebagai
representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang secara tepat mewakili kewajiban yang
dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut.
Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan sepanjang waktu atau pada
waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan. Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi
sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur kemajuan penyelesaian kewajiban
pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik ?Metode Keluaran? atau
?Metode Masukan?. Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau dapat diterima.
Pendapatan dikurangi dengan estimasi retur pelanggan, rabat dan cadangan lain yang serupa. Biaya
Mendapatkan Kontrak - Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui
sebagai aset jika Kelompok Usaha mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental
Page 19
tersebut adalah biaya yang timbul untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan
terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh. Biaya Pemenuhan Kontrak - Suatu aset diakui
untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi semua kriteria
berikut:1. biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik
dapat diidentifikasi oleh Kelompok Usaha; b. biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya
Kelompok Usaha yang akan digunakan untuk memenuhi (atau terus memenuhi) kewajiban
pelaksanaan di masa depan; dan c. biaya diharapkan dapat dipulihkan. Aset yang dihasilkan akan
diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul dalam memenuhi
kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut diperhitungkan sesuai
dengan Pernyataan lainnya. Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi Sesuai dengan PSAK 7, ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?, suatu pihak dianggap berelasi jika Transactions with related parties
salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara
langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam
kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan
operasional. Seluruh transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 38
atas laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 tanggal 6 September 2017, penghasilan dari persewaan Income taxes
tanah dan/atau bangunan dikenakan Pajak Penghasilan yang bersifat final sebesar 10% dari jumlah
bruto nilai persewaan tanah dan/atau bangunan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 71/2008
tanggal 4 November 2008, efektif tanggal 1 Januari 2009, penghasilan dari penjualan atau pengalihan
tanah dan bangunan dikenakan pajak final sebesar 5% dari nilai penjualan atau pengalihan, Peraturan
tersebut telah digantikan oleh Peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016, efektif
tanggal 8 September 2016, penghasilan dari penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan bangunan
dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai penjualan atau pengalihan. Pajak final atas pendapatan
dari real estat - Perbedaan nilai tercatat antara aset dan liabilitas yang terkait pajak penghasilan final
dan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan. Beban pajak
periode berjalan sehubungan dengan pajak penghasilan final dihitung secara proporsional terhadap
jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui selama tahun berjalan. Perbedaan antara pajak
penghasilan final yang dibayarkan dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak penghasilan
final dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian diakui sebagai pajak
dibayar di muka atau utang pajak. Pajak final merupakan pajak final atas pendapatan dari real estat.
Pajak penghasilan tidak final - Beban pajak penghasilan merupakan jumlah atau nilai neto dari pajak
penghasilan badan tahun berjalan dan pajak tangguhan. Pajak kini - Pajak terutang kini didasarkan
pada laba kena pajak tahun berjalan. Laba kena pajak berbeda dari laba yang dilaporkan dalam laba
rugi masing-masing entitas dalam Kelompok Usaha karena tidak termasuk pos-pos dari pendapatan
atau beban yang dapat dikenakan pajak atau dikurangkan di tahun-tahun lainnya dan selanjutnya tidak
termasuk pos-pos yang tidak dapat dikenakan pajak atau dikurangkan dari pajak. Liabilitas pajak kini
masing-masing entitas di dalam Kelompok Usaha dihitung dengan menggunakan tarif pajak berlaku
atau secara substansial berlaku pada tanggal pelaporan. Manajemen secara berkala mengevaluasi
jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (?SPT?) terkait dengan keadaan
dimana peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi dan, jika diperlukan, manajemen akan
menghitung provisi atas jumlah yang mungkin timbul. Pajak tangguhan - Pajak tangguhan diakui
dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak dari
aset dan liabilitas, dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan konsolidasian. Liabilitas
pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak, kecuali bagi liabilitas pajak
tangguhan yang berasal dari (a) pengakuan awal goodwill; atau (b) pada saat pengakuan awal aset
Page 20
atau liabilitas dari transaksi yang (i) bukan transaksi kombinasi bisnis, dan (ii) pada waktu transaksi
tidak memengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk
seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal belum dikompensasi,
bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat
dikurangkan, dan rugi fiskal belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali jika aset pajak
tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang (a) bukan transaksi
kombinasi bisnis dan; (b) tidak memengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset
pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang
belum diakui dinilai kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar
laba kena pajak di masa yang akan datang memungkinkan aset pajak tangguhan dipulihkan. Aset dan
liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada tahun
saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang
berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan dapat saling hapus, jika dan hanya jika, (a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan (b) aset serta liabilitas
pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama.
Provisi Provisi diakui jika Kelompok Usaha mempunyai liabilitas kini (hukum maupun konstruktif) sebagai Provisions
akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan jumlah liabilitas tersebut dapat diestimasi
secara andal. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan liabilitas
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. Jika dampak nilai waktu dari uang cukup
material, maka jumlah provisi adalah nilai kini dari perkiraan pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan liabilitas. Ketika provisi didiskontokan, peningkatan jumlah provisi dikarenakan
berlalunya waktu diakui sebagai biaya keuangan.
Laba per saham Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan ke Entitas Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama tahun
yang bersangkutan. Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih tahun
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham dengan jumlah rata-rata tertimbang saham
yang beredar yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek saham yang berpotensi dilutif
(seperti waran).
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis,
pihak pengakuisisi mengukur kepentingan nonpengendali pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai
wajar ataupun pada proporsi kepemilikan kepentingan nonpengendali atas aset bersih yang
teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan
disertakan dalam beban-beban administrasi Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Perusahaan
atau entitas anak mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas
keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi
terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Hal ini termasuk pemisahan derivatif melekat dalam kontrak
utama oleh pihak yang diakuisisi. Setiap imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi
diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset
Page 21
atau liabilitas yang merupakan instrumen keuangan dan termasuk dalam ruang lingkup PSAK 71:
Instrumen Keuangan diukur pada nilai wajar dengan perubahan pada nilai wajar diakui baik dalam laba
rugi atau penghasilan komprehensif lain. Jika imbalan kontinjensi tidak termasuk dalam ruang lingkup
PSAK 71 diukur dengan PSAK yang sesuai. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas
tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Jika suatu kombinasi bisnis
dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki
sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan mengakui
keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba rugi. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya
diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan
dan jumlah setiap kepentingan nonpengendali atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih yang
telah diidentifikasi dari entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laba rugi. Untuk
pembelian dengan diskon, sebelum mengakui keuntungan dari pembelian dengan diskon, pihak
pengakuisisi menilai kembali apakah telah mengidentifikasi dengan tepat seluruh aset yang diperoleh
dan liabilitas yang diambil alih serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang dapat
diidentifikasi dalam pengkajian kembali tersebut. Jika selisih lebih itu tetap ada setelah identifikasi
dilakukan, maka pihak pengakuisisi mengakui keuntungan yang dihasilkan dalam laba rugi pada
tanggal akuisisi. Keuntungan akan didistribusikan kepada pihak pengakuisisi. Setelah pengakuan awal,
goodwill diukur pada harga perolehan dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji
penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi,
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Kelompok Usaha yang diharapkan akan
bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi
tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan
atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan
bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi: (a) di pasar utama (principal
market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau (b) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
menguntungkan (most advantageous market) untuk aset atau liabilitas tersebut. Kelompok Usaha
mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya. Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomis dengan
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya (highest and best use) atau dengan
menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya. Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan
dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi. Hierarki nilai wajar dikategorikan dalam 3 (tiga) level input untuk teknik penilaian yang
digunakan dalam pengukuran nilai wajar, sebagai berikut: Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses entitas pada
Page 22
tanggal pengukuran. Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang
dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung. Input Level 3 -
input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas. Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada
laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Kelompok Usaha menentukan apakah terjadi
transfer antara Level di dalam hierarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan input level
terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan. Kelompok
Usaha menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset dan
liabilitas, dan level hierarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Mata Uang Fungsional dan Penyajian - Mata uang fungsional Kelompok Usaha adalah Rupiah, kecuali Foreign currency transactions and balances
Shorewood dan SC Properties yang menentukan mata uang fungsionalnya sendiri dan pos-pos dalam
laporan keuangan Shorewood dan SC Properties diukur dengan menggunakan mata uang fungsional
tersebut. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
adalah Rupiah. Untuk tujuan konsolidasi, aset dan liabilitas dari entitas anak, yang menyelenggarakan
pembukuan/mencatat akun-akunnya dalam mata uang asing dan mata uang fungsionalnya tidak
menggunakan Rupiah, dijabarkan ke Rupiah dengan menggunakan kurs tukar yang berlaku pada
tanggal laporan posisi keuangan, akun-akun ekuitas dijabarkan dengan menggunakan kurs tukar
historis, sedangkan pendapatan dan beban serta arus kas dijabarkan dengan menggunakan kurs tukar
rata-rata. Selisih kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan ke akun ?Selisih atas Penjabaran
Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing? yang disajikan di bagian ekuitas di laporan posisi
keuangan konsolidasian. Transaksi dan Saldo - Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata
uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk
mencerminkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut.
Pos nonmoneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan nilai historis tidak dijabarkan
kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan penjabaran kembali pos-pos
moneter diakui dalam laba rugi. Kurs yang digunakan per satuan mata uang asing terhadap Rupiah
(dalam Rupiah penuh) adalah sebagai berikut: 1 Euro (EUR) 16.404 1 Dolar Amerika Serikat (USD)
15.526 1 Dolar Singapura (SGD) 11.334 1 Ringgit Malaysia (MYR) 3.300 1 China Yuan (CNY) 2.124 1
Dolar Hongkong (HKD) 1.985. Transaksi dalam mata uang asing lainnya dianggap tidak signifikan.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses
Liabilitas atas kontrak Liabilitas sewa pada awalnya diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa yang terutang selama masa Contract liabilities
sewa, didiskontokan pada suku bunga implisit dalam sewa jika hal itu dapat segera ditentukan. Jika
suku bunga implisit tersebut tidak dapat segera ditentukan, Kelompok Usaha menggunakan suku
bunga pinjaman inkremental.
Page 23
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset
Aset tetap, awal periode Revaluasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of Revaluation of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
12,535,145,012,922 4,574,522,432 30,512,626,526 12,570,232,161,880
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
1,317,538,629,397 196,470,000 1,317,735,099,397
langsung improvement,
directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 44,988,804,119 5,028,161,734 ( 529,621,477 ) 49,487,344,376 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 35,020,091,535 1,993,600,000 ( 1,791,300,000 ) 35,222,391,535 directly owned
langsung
Lainnya, dimiliki Others, directly
430,655,233,654 2,393,648,166 433,048,881,820
langsung owned
Dimiliki langsung 14,363,347,771,627 9,611,879,900 ( 2,320,921,477 ) 4,574,522,432 30,512,626,526 14,405,725,879,008 Directly owned
Lainnya, aset hak Others, right of use
5,512,021,170 5,512,021,170
guna assets
Aset hak guna Right of use
5,512,021,170 5,512,021,170
assets
Bangunan, dalam Building, assets
2,650,341,765,795 372,996,590,000 3,023,338,355,795
penyelesaian under construction
Aset dalam Assets under
2,650,341,765,795 372,996,590,000 3,023,338,355,795
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
17,019,201,558,592 382,608,469,900 ( 2,320,921,477 ) 4,574,522,432 30,512,626,526 17,434,576,255,973
and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold accumulated
602,927,723,198 34,682,248,968 637,609,972,166
langsung improvement, depreciation
directly owned
Perabot dan Furniture and office
Page 24
peralatan kantor, 17,141,386,298 15,769,591,220 ( 522,870,436 ) 32,388,107,082 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 27,658,082,772 2,653,201,335 ( 1,791,300,000 ) 28,519,984,107 directly owned
langsung
Lainnya, dimiliki Others, directly
309,438,994,198 4,211,849,409 313,650,843,607
langsung owned
Dimiliki langsung 957,166,186,466 57,316,890,932 ( 2,314,170,436 ) 1,012,168,906,962 Directly owned
Lainnya, aset hak Others, right of use
1,503,278,501 375,819,624 1,879,098,125
guna assets
Aset hak guna Right of use
1,503,278,501 375,819,624 1,879,098,125
assets
Aset dalam Assets under
0 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
958,669,464,967 57,692,710,556 ( 2,314,170,436 ) 1,014,048,005,087
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
16,060,532,093,625 16,420,528,250,886
and equipment
Page 25
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran Penurunan
Entitas
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi aset (pemulihan) Aset tetap, akhir
anak baru
periode tetap aset tetap tetap keuangan tetap nilai aset periode
aset tetap
aset tetap tetap
Translation New Impairment
Property, plant, and Disposals in Reclassifications of adjustment subsidiaries Revaluation of (recovery) of
Addition in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, property, plant, and in property, in property, property, plant, and property,
plant, and equipment equipment, end period
period and equipment equipment plant, and plant, and equipment plant, and
equipment equipment equipment
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
12,248,240,339,744 122,588,300 2,863,133,637 283,918,951,241 12,535,145,012,922
perolehan, langsung owned amount,
kotor Bangunan dan Building and gross
fasilitasnya, leasehold
878,772,766,063 229,413,800 438,536,449,534 1,317,538,629,397
dimiliki improvement,
langsung directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, equipment,
0
dimiliki directly owned
langsung
Alat berat, Heavy
dimiliki 0 equipment,
langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, equipment,
0
dimiliki directly owned
langsung
Perabot dan Furniture and
(
peralatan office
150,911,990,344 11,572,683,268 117,495,869,493 44,988,804,119
kantor, dimiliki equipment,
)
langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
(
bermotor, directly owned
33,689,514,153 3,036,428,972 1,705,851,590 35,020,091,535
dimiliki
)
langsung
Pesawat, Aircraft,
dimiliki 0 directly owned
langsung
Page 26
Kapal, dimiliki 0 Vessels,
langsung directly owned
Lainnya, Others,
dimiliki 254,356,306,473 1,869,507,407 174,429,419,774 430,655,233,654 directly owned
langsung
Dimiliki ( Directly
langsung 13,565,970,916,777 16,830,621,747 1,705,851,590 498,333,133,452 0 0 283,918,951,241 ( 0 ) 14,363,347,771,627 owned
)
Mesin, aset Machinery,
hak guna 0 right of use
assets
Alat Transportation
pengangkutan, equipment,
0
aset hak guna right of use
assets
Alat berat, aset Heavy
hak guna equipment,
0
right of use
assets
Bangunan, Building, right
0
aset hak guna of use assets
Perabot dan Furniture and
peralatan office
kantor, aset 0 equipment,
hak guna rights of use
assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset 0 rights of use
hak guna assets
Pesawat, aset Aircraft, right
0
hak guna of use assets
Kapal, aset Vessels, right
0
hak guna of use assets
Lainnya, aset Others, right of
5,052,686,072 459,335,098 5,512,021,170
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
5,052,686,072 459,335,098 (0) 0 0 0 0 (0) 5,512,021,170
assets
Bangunan, Building,
( 83,202,594,283
dalam 2,365,742,081,351 367,802,278,727 2,650,341,765,795 assets under
)
penyelesaian construction
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy
penyelesaian 0 equipment,
Page 27
assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
penyelesaian 0 under
construction
Aset dalam ( 83,202,594,283 Assets under
2,365,742,081,351 367,802,278,727 (0) 0 0 0 ( 0 ) 2,650,341,765,795
penyelesaian ) construction
Aset tetap ( Property,
15,936,765,684,200 385,092,235,572 1,705,851,590 415,130,539,169 0 0 283,918,951,241 ( 0 ) 17,019,201,558,592 plant, and
) equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying
depresiasi fasilitasnya, leasehold amount,
564,519,170,432 38,408,552,766 602,927,723,198
dimiliki improvement, accumulated
langsung directly owned depreciation
Perabot dan Furniture and
(
peralatan office
124,277,768,437 17,045,891,150 124,182,273,289 17,141,386,298
kantor, dimiliki equipment,
)
langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
(
bermotor, directly owned
25,931,189,611 3,420,841,418 1,693,948,257 27,658,082,772
dimiliki
)
langsung
Lainnya, Others,
dimiliki 180,384,960,663 4,871,760,246 124,182,273,289 309,438,994,198 directly owned
langsung
Dimiliki ( Directly
langsung 895,113,089,143 63,747,045,580 1,693,948,257 0 0 0 0 (0) 957,166,186,466 owned
)
Lainnya, aset Others, right of
1,002,185,668 501,092,833 1,503,278,501
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
1,002,185,668 501,092,833 (0) 0 0 0 0 (0) 1,503,278,501
assets
Aset dalam Assets under
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
penyelesaian construction
Aset tetap ( Property,
896,115,274,811 64,248,138,413 1,693,948,257 0 0 0 0 (0) 958,669,464,967 plant, and
) equipment
Nilai Aset tetap Property, Carrying
perolehan 15,040,650,409,389 16,060,532,093,625 plant, and amount
equipment
Page 28
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, sebagian aset tetap kendaraan bermotor Disclosure of notes for property, plant and
digunakan sebagai jaminan atas utang ke lembaga pembiayaan (Catatan 24) dan aset tanah seluas equipment
1.064 m2 yang berlokasi di Jl. Wahid Hasyim, Jakarta digunakan sebagai jaminan atas dana syirkah
temporer (Catatan 23). Pada tanggal 30 September 2023, aset tetap kecuali tanah, telah diasuransikan
kepada PT MNC Asuransi Indonesia, pihak berelasi, dan beberapa perusahaan asuransi pihak ketiga
lainnya terhadap risiko kebakaran, gempa bumi dan risiko lainnya, dengan total pertanggungan
sebesar USD150.150.000 dan Rp2.104.446.765.585. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. Penentuan
nilai wajar aset tetap diperoleh atas dasar laporan penilaian independen dari KJPP Dino Farid &
Rekan. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal pelaporan.
Page 29
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode awal Aset hak guna, periode akhir
Right of use assets, beginning
Right of use assets, end period
period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 9,518,721,896 9,518,721,896 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 9,518,721,896 9,518,721,896 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 1,312,927,159 1,312,927,159 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 1,312,927,159 1,312,927,159 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 8,205,794,737 8,205,794,737 Right of use assets Carrying amount
Page 30
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna
akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 9,518,721,896 9,518,721,896 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 9,518,721,896 9,518,721,896 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 656,463,580 656,463,579 1,312,927,159 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 656,463,580 656,463,579 1,312,927,159 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 8,862,258,316 8,205,794,737 Right of use assets Carrying amount
Page 31
[2612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Saldo aset hak-guna pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah Disclosure of notes for right of use assets
sebesar Rp8.205.794.737.
Page 32
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, tidak terdapat pendapatan Disclosure of notes for revenue
dari satu pelanggan yang melebihi 10% dari total pendapatan konsolidasian.
Page 33
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa Hotel, resor dan Service revenue 1
584,457,281,487 291,870,689,188
1 golf
Pendapatan dari jasa Jasa keamanan Service revenue 2
318,963,547,714 291,565,032,812
2 dan lainnya
Pendapatan dari jasa Sewa ruang Service revenue 3
136,854,387,019 157,823,006,239
3 perkantoran
Pendapatan dari jasa Apartemen dan Service revenue 4
6,353,466,125 7,657,972,966
4 properti lainnya
Pendapatan dari jasa 1,046,628,682,345 748,916,701,205 Service revenue
Tipe pendapatan 1,046,628,682,345 748,916,701,205 Type of revenue
Page 34
[2620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 42,112,463,668 34,262,732,017 IDR Third party
USD 1,871,008,761 2,183,419,068 USD
Mata uang 43,983,472,429 ( 2,116,447,663 ) 41,867,024,766 36,446,151,085 ( 3,616,146,917 ) 32,830,004,168 Currency
Pihak berelasi IDR 297,995,398,753 301,620,343,853 IDR Related party
Mata uang 297,995,398,753 297,995,398,753 301,620,343,853 (0) 301,620,343,853 Currency
Page 35
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
38,041,572,739 62,012,042,982
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 50,729,206,063 68,536,646,753 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 10,882,649,392 30,682,990,562 1 - 60 days
1 - 90 hari 32,864,689,423 19,864,310,815 1 - 90 days
1 - 180 hari 209,460,753,565 156,970,503,826 1 - 180 days
Umur 303,937,298,443 276,054,451,956 Aging
Jatuh tempo Umur 341,978,871,182 ( 2,116,447,663 ) 339,862,423,519 338,066,494,938 ( 3,616,146,917 ) 334,450,348,021 Aging Due status
Page 36
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Kelompok Usaha membentuk cadangan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan estimasi nilai Disclosure of notes for trade receivables
tidak terpulihkan secara individual dan kolektif berdasarkan pengalaman Kelompok Usaha atas
tertagihnya piutang di masa lalu. Kelompok usaha memiliki jaminan atau peningkatan kredit lainnya
atas piutang berupa deposit penyewa dalam bentuk tunai. Manajemen berpendapat bahwa cadangan
kerugian penurunan nilai piutang pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
cukup untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya piutang tersebut.
Page 37
[2621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - Property Industry
Page 38
[2621100] Notes to the financial statements - Notes Payable Interest Information - Property Industry
Page 39
[2621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - Property Industry
Page 40
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Tanah 769,345,644,039 769,345,644,039 Land
Bangunan siap jual 450,922,935,240 450,340,307,640 Building available for sale
Aset real estat lainnya 112,062,516,748 108,450,338,666 Other real estate assets
Aset real estat kotor Real estate assets,
1,332,331,096,027 1,328,136,290,345
gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
(0) (0)
aset real estat of real estate assets
Aset real estat 1,332,331,096,027 1,328,136,290,345 Real estate assets
Aset real estat lancar 1,332,331,096,027 1,328,136,290,345 Current real estate assets
Perlengkapan 34,331,008,969 34,015,217,175 Supplies
Lainnya 6,819,067,565 7,366,142,240 Other inventories
Persediaan, kotor 41,150,076,534 41,381,359,415 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
(0) (0)
persediaan of inventories
Persediaan 41,150,076,534 41,381,359,415 Inventories
Persediaan lancar 41,150,076,534 41,381,359,415 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of Real
0 0
Penurunan Nilai Aset Real Estat Estate Assets, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
Penurunan Nilai Aset Real 0 0 Real Estate Assets, ending
Estat balance
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 41
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Hotel dan Golf - Manajemen berkeyakinan bahwa nilai realisasi neto dari persediaan hotel dan golf Disclosure of notes for inventories
melebihi nilai biaya perolehan, sehingga tidak perlu dilakukan penyisihan atas persediaan tersebut.
Aset Real Estat - Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan aset real estat
terdiri dari aset dalam penyelesaian dan kavling tanah milik MLL di kawasan Sukabumi, Jawa Barat,
kavling tanah dan unit resort milik MLB di kawasan Tanah Lot, Bali, dan aset dalam penyelesaian milik
MLS di Surabaya, Jawa Timur. Hak legal atas tanah yang dimilki oleh MLL dan entitas anaknya,
berupa Hak Guna Bangunan (?HGB?). Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh HGB tersebut dapat
diperpanjang pada akhir masa berlakunya.
Page 42
[2640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Property Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 183,186,318,351 160,892,528,650 IDR Third party
EUR 38,877,503,700 39,608,933,100 EUR
SGD 10,578,827,045 8,612,312,892 SGD
USD 6,054,246,789 5,859,993,666 USD
Mata uang 238,696,895,885 214,973,768,308 Currency
Pihak berelasi IDR 33,189,701,187 26,694,515,149 IDR Related party
Mata uang 33,189,701,187 26,694,515,149 Currency
Page 43
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Page 44
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Beban jasa 649,827,433,616 497,224,123,150 Service Cost
Jumlah biaya produksi 649,827,433,616 497,224,123,150 Total production cost
Harga pokok produksi 649,827,433,616 497,224,123,150 Cost of goods manufactured
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
649,827,433,616 497,224,123,150
pendapatan
Page 45
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, tidak terdapat pembelian dari Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan satu pemasok yang nilainya melebihi 10% dari total beban pokok pendapatan konsolidasian.
Page 46
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in foreign
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency currency
Bank Rakyat Indonesia IDR 920,084,999,976 920,084,999,976 945,188,999,977 945,188,999,977 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 920,084,999,976 945,188,999,977 Currency (Persero) Tbk
Bank Syariah Indonesia IDR 30,241,533,975 30,241,533,975 IDR Bank Syariah Indonesia
Tbk Mata uang 30,241,533,975 Currency Tbk
Bank Mayapada IDR 250,000,000,000 250,000,000,000 250,000,000,000 250,000,000,000 IDR Bank Mayapada
Internasional Tbk Mata uang 250,000,000,000 250,000,000,000 Currency Internasional Tbk
Bank KB Bukopin Tbk IDR 663,639,679,555 663,639,679,555 715,820,710,810 715,820,710,810 IDR Bank KB Bukopin Tbk
Mata uang 663,639,679,555 715,820,710,810 Currency
Pinjaman sindikasi IDR 551,691,533,598 551,691,533,598 568,191,533,598 568,191,533,598 IDR Syndicated bank loans
Mata uang 551,691,533,598 568,191,533,598 Currency
Bank lokal lainnya IDR 1,462,437,359,752 1,462,437,359,752 1,431,173,266,256 1,431,173,266,256 IDR Other local banks
Mata uang 1,462,437,359,752 1,431,173,266,256 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 3,878,095,106,856 3,910,374,510,641 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 3,878,095,106,856 3,910,374,510,641 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 17,010,216,511 ) ( 15,275,900,461 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 3,861,084,890,345 3,895,098,610,180 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
745,238,474,553 679,161,358,337
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 3,115,846,415,792 3,215,937,251,843 Long-term bank loans
Page 47
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank MNC Internasional Tbk - MLH - Pada tanggal 24 Februari 2023, MLH menandatangani Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang perjanjian pinjaman dengan PT Bank MNC Internasional Tbk dan mendapatkan fasilitas Pinjaman
Investasi dengan pinjaman sebesar Rp19.500.000.000. Periode pinjaman adalah 120 bulan. Saldo
pinjaman pada tanggal 30 September 2023 adalah sebesar Rp18.816.750.190. Pinjaman ini dikenakan
tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 10% pada tanggal 30 September 2023. PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk - Perusahaan - Utang Bilateral - Pada tanggal 18 Desember 2014,
Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(?BRI?), dimana Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman kredit investasi dengan maksimum
pinjaman sebesar Rp1.159.191.000.000. Periode pinjaman adalah 108 bulan (termasuk grace period
36 bulan), dimulai dari tanggal 18 Desember 2014 hingga tanggal 17 Desember 2023. Berdasarkan
surat pemberitahuan putusan kredit tanggal 28 Desember 2017, maksimum pinjaman kredit investasi
turun menjadi Rp1.009.091.000.000. Fasilitas pinjaman ini jatuh tempo pada 22 Desember 2026. Saldo
pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar
Rp920.084.999.976 dan Rp945.188.999.977. Pinjaman tersebut dijamin dengan proyek yang
bersangkutan (Catatan 14). Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun
masing-masing sebesar 10% pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Utang
Sindikasi - Pada tanggal 28 November 2017, Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman
sindikasi dengan BRI, PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri (Bank Riau Kepri), PT Bank
Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) dan PT Bank Raya Indonesia Tbk, yang
dikoordinasi oleh BRI, dimana Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman kredit investasi dengan
maksimum pinjaman sebesar Rp600.000.000.000. Periode pinjaman adalah 73 bulan (termasuk grace
period 13 bulan) sampai dengan 23 Desember 2023. Fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang dan
akan jatuh tempo pada Desember 2026. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp551.691.533.598 dan Rp568.191.533.598.
Pinjaman tersebut dijamin dengan proyek yang bersangkutan (Catatan 14). Pinjaman ini dikenakan
tingkat suku bunga efektif per tahun masing-masing sebesar 11,25% pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022. PT Bank ICBC Indonesia - Perusahaan - Pada tanggal 27 April 2017,
Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank ICBC Indonesia (?ICBC?), dimana
Perusahaan mendapatkan beberapa fasilitas pinjaman sebagai berikut: 1. Fasilitas pinjaman Tetap on
Installment (?PTI?) dengan maksimum pinjaman sebesar Rp475.000.000.000. Periode pinjaman
adalah 85 bulan dimulai dari tanggal 27 April 2017 sampai dengan tanggal 24 Juni 2024. Pada tanggal
28 April 2017, Perusahaan telah mencairkan seluruh fasilitas kredit tersebut. Pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman adalah sebesar Rp352.958.818.067 dan
Rp364.958.818.067. 2. Fasilitas pinjaman Tetap on Demand B (?PTD-B?) dengan maksimum
pinjaman sebesar Rp325.000.000.000. Periode pinjaman adalah 60 bulan dimulai dari tanggal 27 April
2017 sampai dengan tanggal 27 April 2022. Sampai dengan bulan Juli 2017, Perusahaan telah
mencairkan seluruh fasilitas kredit tersebut. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
saldo pinjaman masing-masing adalah sebesar Rp313.000.000.000 dan Rp321.000.000.000. Pinjaman
ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo masing - masing pada 24 Juni 2027 dan 27 April 2025.
Fasilitas pinjaman dari ICBC di atas dijaminkan dengan sebagian tanah beserta bangunan di atasnya
Page 48
yang terletak di Jakarta Pusat (Catatan 14), fidusia atas tagihan dan klaim asuransi, Corporate Guarantee, dan rekening yang dibatasi penggunaannya di ICBC (Catatan 5). Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 12,00% pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. MGS - Pada tanggal 14 Desember 2016, MGS mendapatkan fasilitas Pinjaman Tetap on Installment (?PTI-2?) dari ICBC dengan maksimum pinjaman sebesar Rp100.000.000.000. Periode pinjaman adalah 84 bulan dimulai dari tanggal 15 Desember 2016 hingga tanggal 15 Desember 2023. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, masing-masing adalah sebesar Rp16.012.500.000 dan Rp32.025.000.000. Pinjaman tersebut dijamin dengan sebidang tanah serta bangunan di atasnya, yang terletak di Surabaya (Catatan 14) dan Corporate Guarantee. Fasilitas ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada 15 Juni 2024. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 12,25% pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. PT Bank KB Bukopin Tbk - Perusahaan - Perusahaan mendapat beberapa fasilitas pinjaman dari PT Bank KB Bukopin Tbk (?Bukopin?) sebagai berikut: 1. Pada tanggal 1 Juli 2015, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit investasi dengan maksimum pinjaman sebesar Rp100.000.000.000. Periode pinjaman 120 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2025. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman masing-masing adalah sebesar Rp46.200.069.889 dan Rp55.973.902.975. 2. Pada tanggal 8 Desember 2017, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit investasi dengan maksimum pinjaman sebesar Rp75.000.000.000. Periode pinjaman 120 bulan dimulai dari tanggal 8 Desember 2017 sampai dengan tanggal 8 Desember 2027. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman adalah sebesar Rp56.001.308.677 dan Rp59.673.075.744. 3. Pada tanggal 8 Desember 2017, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit investasi dengan maksimum pinjaman sebesar Rp30.000.000.000. Periode pinjaman 60 bulan dimulai dari tanggal 8 Desember 2017 sampai dengan tanggal 8 Desember 2022. Fasilitas pinjaman ini telah dilunasi pada 2022. Fasilitas pinjaman dari Bukopin di atas dijaminkan dengan sejumlah tanah yang terletak di Denpasar Bali, Jakarta Barat, dan Bogor. Suku bunga efektif per tahun 10,50% pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. MLS - Pada tanggal 26 Desember 2019, MLS menandatangani perjanjian pinjaman dengan Bukopin dan memperoleh pinjaman untuk take over pinjaman di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (?BTN?) serta refinancing Oakwood Hotel dan One East Residence, yang terdiri dari fasilitas-fasilitas sebagai berikut: 1. Fasilitas kredit modal kerja take over kredit investasi BTN sebesar outstanding pinjaman pada saat tanggal take over, dengan nilai maksimum sebesar Rp138.350.000.000. Periode pinjaman adalah 60 bulan mulai dari tanggal 26 Desember 2019. 2. Fasilitas kredit modal kerja take over kredit modal kerja BTN sebesar outstanding pinjaman pada saat tanggal take over, dengan nilai maksimum sebesar Rp9.200.000.000. Periode pinjaman adalah 36 bulan mulai dari tanggal 26 Desember 2019. 3. Fasilitas kredit investasi take over kredit konstruksi BTN sebesar outstanding pinjaman pada saat tanggal take over, dengan nilai maksimum sebesar Rp82.675.000.000. Periode pinjaman adalah 120 bulan mulai dari tanggal 26 Desember 2019. 4. Fasilitas kredit investasi refinancing Oakwood Hotel dan One East Residence, dengan nilai maksimum sebesar Rp169.775.000.000. Periode pinjaman adalah 120 bulan mulai dari tanggal 26 Desember 2019. Pada tanggal 27 Oktober 2020, MLS menandatangani adendum perjanjian dengan Bukopin dimana kedua belah pihak menyetujui: 1. Melakukan penggabungan plafon atas 2 fasilitas kredit modal kerja take over kredit investasi BTN dengan plafon masing-masing sebesar Rp138.350.000.000 dan Rp9.200.000.000, sehingga total plafon menjadi Rp147.550.000.000. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp125.957.937.932 dan Rp135.264.251.523. 2. Melakukan penggabungan plafon atas 2 fasilitas kredit, yaitu kredit investasi take over kredit konstruksi BTN dan refinancing Oakwood Hotel dan One East Residence dengan plafon masing-masing sebesar Rp82.675.000.000 dan Rp169.775.000.000, sehingga total plafon menjadi Rp252.450.000.000. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023
Page 49
dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp237.068.929.807 dan Rp238.070.692.180. Pinjaman-pinjaman tersebut dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 10,5% pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Pada tanggal 17 Maret 2020, MLS menandatangani perjanjian pinjaman dengan Bukopin dan memperoleh fasilitas kredit modal kerja, dengan nilai maksimum sebesar Rp200.000.000.000. Tingkat suku bunga efektif per tahun adalah sebesar 11% per tahun. Perjanjian ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada Desember 2023. Nilai fasilitas yang telah digunakan dan saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp97.401.954.379 dan Rp162.401.954.380. Pinjaman tersebut dijamin dengan proyek bersangkutan yang terletak di Surabaya (Catatan 8,12 dan 14). MLH - Pada tanggal 28 November 2019, MLH menandatangani perjanjian kredit Investasi dan IDC dengan Bukopin dengan fasilitas kredit maksimum sebesar Rp170.000.000.000 dan akan jatuh tempo dalam waktu 120 bulan. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 saldo pinjaman tersebut adalah sebesar Rp101.009.478.871 dan Rp64.436.834.008. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun masing-masing sebesar 10,5% pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk - Perusahaan - Pada tanggal 15 Maret 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk dan mendapatkan fasilitas Pinjaman Tetap dengan pinjaman sebesar Rp300.000.000.000. Periode pinjaman adalah 36 bulan, dengan grace period 12 bulan. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 adalah sebesar Rp300.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 12% pada tanggal 30 September 2023. PT Bank Mayapada Internasional Tbk - Perusahaan - Pada tanggal 6 November 2018, Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (?Mayapada?) dan mendapatkan fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran dengan pinjaman sebesar Rp250.000.000.000. Periode pinjaman adalah 60 bulan, dengan grace period 36 bulan. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp250.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 12% pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Pinjaman tersebut dijamin dengan tanah yang terletak di Sukabumi. PT Bank Nationalnobu Tbk - Perusahaan - Pada tanggal 23 Oktober 2020, Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank Nationalnobu Tbk (?Nobu?) dan mendapatkan dua fasilitas yaitu Pinjaman Tetap Angsuran-On Demand (?PTA-OD?) 1 dengan limit sebesar Rp100.000.000.000 dan Pinjaman Tetap Angsuran-On Demand (?PTA-OD?) 2 dengan limit sebesar Rp100.000.000.000 dengan menjaminkan sebagian tanah di Bogor. Periode pinjaman adalah 36 bulan, dengan grace period 12 bulan dan bunga 9% per tahun. Pada tanggal 7 Januari 2022, Perusahaan menandatangani Perubahan Perjanjian Kredit dengan Nobu dimana Perusahaan mendapatkan tambahan jangka waktu pinjaman hingga April 2025 dan perubahan bunga menjadi 7% dimana pembayaran bunga hingga April 2023 sebesar 5%. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp200.000.000.000. PT Bank Maspion Indonesia Tbk - NGI - Pada tanggal 31 Maret 2021, NGI mendapatkan 3 fasilitas pinjaman dari PT Bank Maspion Indonesia Tbk (?Maspion?) yaitu Kredit Investasi Sliding 1 (?KIS 1?), Kredit Investasi Sliding 2 (?KIS 2?) dan Fixed Loan Sliding (?FLS?) dengan limit masing-masing sebesar Rp15.000.000.000, Rp11.000.000.000 dan Rp74.000.000.000. Periode pinjaman adalah 60 bulan, tidak termasuk grace period 12 bulan sejak tanggal pencairan pertama dan bunga 10,5% per tahun. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp73.006.258.161 dan Rp88.083.203.306. Pada tanggal 25 Mei 2022, NGI mendapatkan 1 fasilitas pinjaman tambahan dari Maspion yaitu Fixed Loan Sliding 2 (?FLS 2?) dengan limit sebesar Rp20.000.000.000. Periode pinjaman adalah 60 bulan, tidak termasuk grace period 12 bulan sejak tanggal pencairan pertama dan bunga 10,25% per tahun. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp19.000.000.000 dan
Page 50
Rp20.000.000.000. PT Bank JTrust Indonesia Tbk - GJS - Pada tanggal 13 April 2023, GJS menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank JTrust Indonesia Tbk, dan mendapatkan fasilitas Pinjaman bersifat Non Revolving Basis dengan limit pinjaman sebesar Rp80.000.000.000. Periode pinjaman adalah 60 bulan, dengan grace period 3 bulan. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 adalah sebesar Rp80.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 11% pada tanggal 30 September 2023. PT Bank Syariah Indonesia Tbk - MLL - Pada tanggal 12 Oktober 2021, MLL memperoleh fasilitas Line Facility Musyarakah Mutanaqisah sebesar Rp180.000.000.000, jangka waktu maksimal 96 bulan sejak penandatanganan perjanjian dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (?BSI?). Porsi bagi hasil dapat berubah sesuai dengan jumlah porsi kepemilikan masing-masing pihak terhadap properti, sebagaimana ditentukan dalam daftar angsuran/cicilan pembelian porsi kepemilikan bank. Pada tanggal 31 Maret 2023, MLL menandatangani akad realisasi pembiayaan dan mendapat pembiayaan sebesar Rp12.365.745.000 dan akan jatuh tempo pada 20 Desember 2029. Pada tanggal 24 Mei 2023, MLL menandatangani akad realisasi pembiayaan dan mendapat pembiayaan sebesar Rp17.885.788.975 dan akan jatuh tempo pada 20 Desember 2029. Beban dari bagi hasil sehubungan dengan fasilitas ini dicatat pada bagian ?Biaya Keuangan? dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Saldo pembiayaan pada tanggal 30 September 2023 adalah sebesar Rp30.241.533.975. PT Bank Victoria International Tbk - MLL - Pada tanggal 26 Juli 2022, MLL mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Victoria International Tbk dengan limit sebesar Rp30.000.000.000. Periode pinjaman adalah 96 bulan, termasuk grace period 12 bulan sejak tanggal pencairan pertama dan bunga 10% per tahun. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp29.285.700.000 dan Rp30.000.000.000. PT Bank Victoria Syariah - MLL - Pada tanggal 26 Juli 2022, MLL mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Victoria Syariah dengan limit sebesar Rp20.000.000.000. Periode pinjaman adalah 96 bulan, termasuk grace period 12 bulan sejak tanggal pencairan pertama dan bunga 10% per tahun. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp19.524.000.000 dan Rp20.000.000.000. PT Bank KEB Hana Indonesia - Perusahaan - Pada tanggal 23 Februari 2016, Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank KEB Hana Indonesia (?Hana?), dimana Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman kredit investasi 1 dan 2 dengan maksimum pinjaman masing-masing sebesar Rp150.000.000.000 dan Rp50.000.000.000. Periode pinjaman adalah 96 bulan, dimulai dari tanggal 23 Februari 2016 sampai dengan tanggal 23 Februari 2024. Pada tanggal 21 September 2016, Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan Hana, dimana Perusahaan mendapatkan tambahan fasilitas pinjaman kredit investasi 3 dengan maksimum pinjaman sebesar Rp75.000.000.000. Periode pinjaman adalah 96 bulan, dimulai dari tanggal 21 September 2016 sampai dengan tanggal 21 September 2024. Pada tanggal 26 Juli 2018, Perusahaan menandatangani perjanjian pinjaman dengan Hana, dimana Perusahaan mendapatkan tambahan fasilitas pinjaman kredit investasi 4 dengan maksimum pinjaman sebesar Rp200.000.000.000. Periode pinjaman adalah 60 bulan, dimulai dari tanggal 26 Juli 2018 sampai dengan tanggal 26 Juli 2023. Pada tanggal 16 September 2021, Perusahaan menandatangani Perubahan Perjanjian Kredit dengan Hana, dimana Perusahaan mendapatkan perpanjangan jangka waktu kredit untuk fasilitas pinjaman kredit investasi 1 dan 2 sampai dengan 23 Februari 2026, fasilitas pinjaman kredit investasi 3 sampai dengan 21 September 2026 dan fasilitas pinjaman kredit investasi 4 sampai dengan 26 Juli 2025. Pinjaman ini telah dilunasi pada Maret 2023, sehingga saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar RpNihil dan Rp303.772.911.549.
Page 51
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
30 September 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
uang asing jangka panjang panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term bank
currency loan loan
Bank Rakyat Indonesia IDR IDR Bank Rakyat Indonesia
920,084,999,976 22 Desember 2026 0.1
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR 30,241,533,975 20 Desember 2029 Bagi hasil IDR Bank Syariah Indonesia Tbk
Bank Mayapada Internasional IDR IDR Bank Mayapada Internasional
250,000,000,000 6 November 2023 0.12
Tbk Tbk
Bank KB Bukopin Tbk IDR 30 Juni 2025, 8 IDR Bank KB Bukopin Tbk
Desember 2027, 26
663,639,679,555 Desember 2024, 26 0.105
Desember 2029, 28
November 2029
Pinjaman sindikasi IDR 551,691,533,598 Desember 2026 0.1125 IDR Syndicated bank loans
Bank lokal lainnya IDR 1,462,437,359,752 IDR Other local banks
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
uang asing jangka panjang panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term bank
currency loan loan
Bank Rakyat Indonesia IDR IDR Bank Rakyat Indonesia
945,188,999,977 22 December 2026 0.1
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mayapada Internasional IDR IDR Bank Mayapada Internasional
250,000,000,000 6 November 2023 0.12
Tbk Tbk
Bank KB Bukopin Tbk IDR 30 Juni 2025, 8 IDR Bank KB Bukopin Tbk
Desember 2027, 26
715,820,710,810 10,5% - 11%
Desember 2024, 26
Desember 2029
Pinjaman sindikasi IDR 568,191,533,598 Desember 2026 0.1125 IDR Syndicated bank loans
Page 52
Bank lokal lainnya IDR 1,431,173,266,256 IDR Other local banks
Page 53
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 54
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 55
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.