Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 37
Page 1
Nomor Surat 1003/IPC-FA/X/23
Nama Emiten PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk
Kode Emiten GRIA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Ingria Pratama Capitalindo Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas GRIA Entity code
Nomor identifikasi entitas AB200 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management Industry
& Development
Subindustri H111. Real Estate Development Subindustry
& Management
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Page 3
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
55,515,901,884 7,761,536,872
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
4,759,540,000 4,679,578,500
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
12,492,655,287 7,780,371,954
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat lancar Current real estate
122,969,872,610 107,197,509,554
assets
Persediaan lancar Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
105,158,621 70,856,321
lancar
Jumlah aset lancar 195,843,128,402 127,489,853,201 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Aset real estat tidak Non-current real estate
53,893,106,791 46,489,141,433
lancar assets
Aset tetap Property, plant, and
1,884,634,421 2,221,193,383
equipment
Tanah Belum Undeveloped land
236,298,611,583 217,227,655,694
Dikembangkan
Aset imbalan pasca kerja Post-employment benefit
116,068,480 116,068,480
assets
Aset tidak lancar Other non-current
57,774,310 57,774,311
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 292,250,195,585 266,111,833,301 Total non-current assets
Jumlah aset 488,093,323,987 393,601,686,502 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
15,408,500,000 41,836,517,607
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
1,320,755,425 3,715,129,470
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
276,993,886 1,292,656,529
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
4,567,851,401 3,089,696,511
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
47,442,216,997 37,550,577,173
pendek expenses
Page 5
Utang pajak 341,998,941 296,487,904 Taxes payable
Jumlah liabilitas Total current
69,358,316,650 87,781,065,194
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pemegang Non-current due to
0 96,086,480,968
saham jangka panjang stockholders
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 25,111,500,000 0 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 9,122,545,611 126,838,464,924 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 559,168,000 559,168,000 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
34,793,213,611 223,484,113,892
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 104,151,530,261 311,265,179,086 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 147,514,413,480 40,916,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
248,407,611,185 56,084,000,000
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 11,980,230,939 ) ( 14,663,492,584 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
383,941,793,726 82,336,507,416
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 383,941,793,726 82,336,507,416 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
488,093,323,987 393,601,686,502
ekuitas
Page 6
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
33,281,961,061 17,017,982,565
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 22,046,329,777 ) ( 10,971,464,120 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 11,235,631,284 6,046,518,445 Total gross profit
Beban penjualan ( 2,542,917,359 ) ( 1,178,105,039 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 6,083,506,606 ) ( 5,433,914,390 )
expenses
Pendapatan keuangan 251,043,641 25,907,128 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 70,356,980 ) ( 67,933,509 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 47,930,060 99,670,157 Other income
Beban lainnya ( 65,792,902 ) (0) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
2,772,031,138 ( 507,857,208 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 88,769,493 ) ( 17,971,360 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
2,683,261,645 ( 525,828,568 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 2,683,261,645 ( 525,828,568 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 0 0 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 0 0 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 0 0 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 2,683,261,645 ( 525,828,568 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
2,683,261,645 ( 525,828,568 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 2,683,261,645 ( 525,828,568 ) attributable to parent entity
induk
Page 7
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.52 ( 0.47 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning
40,916,000,000 56,084,000,000 ( 14,663,492,584 ) 82,336,507,416 82,336,507,416
kembali of period
Posisi ekuitas, awal periode Equity position, beginning of the
40,916,000,000 56,084,000,000 ( 14,663,492,584 ) 82,336,507,416 82,336,507,416
period
Laba (rugi) 2,683,261,645 2,683,261,645 2,683,261,645 Profit (loss)
Penerbitan saham biasa 34,500,000,000 172,500,000,000 207,000,000,000 207,000,000,000 Issuance of common stocks
Biaya emisi efek ( 4,164,456,302 ) ( 4,164,456,302 ) ( 4,164,456,302 ) Stock issuance costs
Pelaksanaan instrumen yang dapat Exercise of convertible instruments
16,014,413,480 80,072,067,487 96,086,480,967 96,086,480,967
dikonversi
Transaksi ekuitas lainnya 56,084,000,000 ( 56,084,000,000 ) 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 147,514,413,480 248,407,611,185 ( 11,980,230,939 ) 383,941,793,726 383,941,793,726 Equity position, end of the period
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan ekuitas
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor lainnya
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Other equity interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
30,000,000,000 34,036,471,430 ( 13,579,948,062 ) 50,456,523,368 50,456,523,368
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 30,000,000,000 34,036,471,430 ( 13,579,948,062 ) 50,456,523,368 50,456,523,368 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 525,828,568 ) ( 525,828,568 ) ( 525,828,568 ) Profit (loss)
Pelaksanaan instrumen yang dapat Exercise of convertible instruments
10,916,000,000 19,084,000,000 30,000,000,000 30,000,000,000
dikonversi
Transaksi ekuitas lainnya 37,000,000,000 ( 34,036,471,430 ) ( 2,963,528,570 ) 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 40,916,000,000 56,084,000,000 0 ( 17,069,305,200 ) 79,930,694,800 79,930,694,800 Equity position, end of the period
Page 10
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
33,387,497,922 20,730,423,440
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
47,930,060 125,577,285
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 19,704,368,387 ) ( 16,192,326,941 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 3,730,948,217 ) ( 3,771,000,173 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 3,786,082,761 ) ( 2,457,471,655 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
6,214,028,617 ( 1,564,798,044 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
251,043,641 25,907,128
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 144,538,531 ) (0)
penghasilan badan income tax
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
6,320,533,727 ( 1,538,890,916 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 121,991,191 ) ( 68,548,299 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 159,963,203,616 ) ( 17,020,976,749 )
tanah dalam pengembangan land for development
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 160,085,194,807 ) ( 17,089,525,048 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 39,000,000,000 8,000,000,000 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 40,316,517,606 ) ( 5,826,750,000 ) Payments of bank loans
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
0 13,317,654,135
berelasi parties
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
207,000,000,000 0
saham biasa common stocks
Pembayaran biaya emisi Payments of stock issuance
( 4,164,456,302 ) (0)
saham costs
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
201,519,026,092 15,490,904,135
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
47,754,365,012 ( 3,137,511,829 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Page 11
Kas dan setara kas arus kas, 7,761,536,872 16,068,640,181 Cash and cash equivalents cash
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
55,515,901,884 12,931,128,352
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank, dan deposito. Cash and cash equivalents
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha - pihak ketiga terdiri atas piutang dari bank terkait kegiatan penjualan rumah dan Trade and other receivables
apartemen melalui fasilitas kredit kepemilikan rumah dan tagihan sisa retensi. Jika piutang diperkirakan
dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang, piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika
tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya
diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode bunga efektif apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai. Provisi penurunan nilai piutang diukur berdasarkan kerugian kredit
ekspektasian dengan melakukan penelaahan atas kolektibilitas saldo secara individual atau kolektif
sepanjang umur piutang menggunakan pendekatan yang disederhanakan dengan mempertimbangkan
informasi yang bersifat forward-looking yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan. Selanjutnya,
lihat Catatan 2d - Aset Keuangan terkait penurunan nilai dan penghentian pengakuan aset keuangan.
Persediaan Persediaan, terdiri dari bangunan rumah dan apartemen yang siap dijual dan bangunan dalam Inventories
penyelesaian, dinyatakan sebesar nilai terendah antara harga perolehan atau nilai realisasi bersih.
Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal dikurangi taksiran
biaya penyelesaian dan biaya penjualan. Penyisihan penurunan nilai persediaan ditentukan
berdasarkan peninjauan terhadap keadaan persediaan. Harga perolehan bangunan rumah dan
apartemen dalam penyelesaian meliputi biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan ditambah
dengan biaya konstruksi, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
pengembangan rumah dan apartemen. Biaya yang dikapitalisasi dalam konstruksi dialokasikan
berdasarkan jumlah unit rumah dan apartemen yang dapat dijual. Biaya perolehan tanah yang sedang
dikembangkan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang, meliputi harga perolehan tanah yang
dikembangkan, biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada
kegiatan pengembangan tanah serta biaya pinjaman yang dapat diatribusikan pada aktivitas
pengembangan tanah. Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan untuk jalan dan
prasarana atau area yang tidak dijual, dialokasikan berdasarkan jumlah unit rumah yang dibangun.
Biaya perolehan bangunan rumah dan apartemen dalam penyelesaian dipindahkan ke persediaan siap
dijual pada saat pembangunan telah selesai. Pengkajian atas estimasi biaya dilakukan pada setiap
akhir periode pelaporan sampai proyek selesai secara substansial. Perusahaan akan melakukan revisi
dan realokasi biaya jika terjadi perubahan mendasar selama pengembangan. Biaya-biaya yang tidak
berkaitan dengan proyek pengembangan lahan dan pembangunan rumah diakui sebagai beban pada
saat terjadinya pada laporan laba rugi.
Aset tetap Aset tetap diakui sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan rugi Fixed assets
penurunan nilai. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk
Page 13
mengalokasikan biaya perolehan hingga mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa manfaatnya
sebagai berikut: Tahun/Years Peralatan dan perlengkapan kantor 4 ? 8 Komputer 4 ? 8 Kendaraan 4 ?
8 Nilai sisa, masa manfaat dan metode penyusutan setiap aset ditinjau dan jika perlu disesuaikan,
pada setiap tanggal pelaporan. Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui sebagai bagian dari
nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, hanya apabila
kemungkinan besar Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis masa depan berkenaan
dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat komponen
yang diganti tidak lagi diakui. Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan lainnya diakui pada laporan
laba rugi pada saat terjadinya. Nilai tercatat aset segera diturunkan menjadi nilai yang dapat diperoleh
kembali jika nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali. Keuntungan
atau kerugian yang timbul dari pelepasan aset ditentukan sebesar perbedaan antara penerimaan hasil
pelepasan dan jumlah tercatat aset tersebut dan diakui dalam akun Penghasilan lainnya.
Tanah belum dikembangkan Tanah untuk dikembangkan dinyatakan sebesar harga perolehan dikurangi penurunan nilai, jika ada. Undeveloped land
Tanah untuk dikembangkan tidak disusutkan. Harga perolehan tanah untuk dikembangkan meliputi
harga perolehan tanah, biaya-biaya langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada
kegiatan perolehan tanah serta biaya-biaya pinjaman berkenaan dengan pinjaman yang diterima untuk
mendanai perolehan tanah. Biaya awal untuk memperoleh hak guna atas tanah diperhitungkan
sebagai bagian dari harga perolehan, dan tidak disusutkan. Tanah untuk dikembangkan dipindahkan
ke persediaan pada saat pengembangan tanah akan dimulai dan konstruksi dilakukan. Pengkajian
atas estimasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai tanah siap dikembangkan.
Perusahaan akan melakukan revisi biaya jika terjadi perubahan biaya. Tanah untuk dikembangkan diuji
terhadap penurunan nilainya apabila terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat
dipulihkan. Kerugian atas penurunan nilai diakui sebesar jumlah nilai tercatat aset yang melebihi
jumlah terpulihannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan nilai Impairment of non-financial assets
bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset
tersebut tidak dapat terpulihkan. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih lebih antara
nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat terpulihkan dari aset tersebut. Nilai yang dapat terpulihkan
adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset.
Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan
arus kas terpisah.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha dan utang lain-lain diakui sebesar nilai wajar pada saat pengakuan awalnya dan Trade payables and other liabilities
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga
efektif. Utang usaha dan utang lain-lain diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal).
Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan menerapkan PSAK No. 72 ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan? yang Revenue and expense recognition
mensyaratkan pengakuan pendapatan memenuhi 5 langkah penilaian sebagai berikut: A. Identifikasi
kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria berikut: 1. Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait
dalam kontrak. 2. Perusahaan dapat mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu
pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan. 3. Kontrak memiliki substansi komersial. 4.
Besar kemungkinan Perusahaan akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan. B.
Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. C.
Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
Page 14
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak. D. Alokasi harga transaksi ke
setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga
jual berdiri sendiri relative diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. E.
Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut: a) Pada waktu tertentu
(umumnya janji untuk mengalihkan barang ke pelanggan); atau b) Sepanjang waktu (umumnya janji
untuk mengalihkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu,
Perusahaan memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang
harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pendapatan diukur berdasarkan nilai
yang diharapkan dapat diterima Perusahaan atas pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada
pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagihkan atas nama pihak ketiga. Pendapatan diakui ketika
Perusahaan memenuhi kewajibannya untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada
pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut. Jumlah
pendapatan yang diakui adalah sebesar jumlah yang dialokasikan untuk bagian dari kewajiban yang
terpenuhi. Pendapatan dari penjualan rumah dan apartemen diakui pada saat semua kondisi berikut
terpenuhi: ? Proses penjualan telah selesai dimana Perusahaan telah mengalihkan risiko dan manfaat
yang signifikan dari kepemilikan unit bangunan yang dijual kepada pembeli; ? Perusahaan tidak lagi
memiliki keterlibatan substansial yang berkelanjutan atau kendali efektif atas unit bangunan yang
dijual; ? Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal; ? Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang
terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Perusahaan; dan ? Biaya yang terjadi atau yang
akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan andal. Pembayaran harga
transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui apabila kewajiban pelaksanaan yang telah
dipenuhi melebihi pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan. Liabilitas kontrak diakui ketika
pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan melebihi kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Liabilitas kontrak akan direalisasi menjadi pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi.
Aset kontrak disajikan dalam ?Piutang usaha? dan liabilitas kontrak disajikan dalam ?Uang muka
pelanggan?. Biaya yang secara langsung berhubungan untuk mendapatkan kontrak dicatat sebagai
persediaan dan dibebankan pada beban pokok pendapatan pada saat pengakuan pendapatan. Beban
yang tidak secara langsung berhubungan untuk mendapatkan kontrak diakui pada saat terjadinya
(accrual basis).
Pajak penghasilan PSAK No. 46 mengisyaratkan Perusahaan untuk memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan Income taxes
mendatang dari pemulihan (penyelesaian) jumlah tercatat aset (liabilitas) masa depan yang diakui
dalam laporan posisi keuangan, dan transaksi dan kejadian lain dari periode kini yang diakui dalam
laporan keuangan. Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Beban pajak diakui dalam
laba rugi tahun berjalan, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui
di luar laba rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas). Dalam
hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain maupun di ekuitas.
Pajak final Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi diterapkan bahkan ketika pihak
yang melakukan transaksi mengalami kerugian. Mengacu pada PSAK No. 46 yang disebutkan di atas,
beban pajak final tersebut tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 46. Oleh karena
Page 15
itu, Perusahaan memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan dengan pengalihan hak
atas tanah dan/atau bangunan sebagai beban pajak final. Pajak kini Beban pajak kini ditentukan
berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
yang berlaku. Pajak tangguhan Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak
periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan
keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba
kena pajak pada masa datang. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
pajak yang diekspektasikan berlaku dalam tahun ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan
dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
akhir tahun pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi
pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan ekspektasikan, pada akhir periode pelaporan, untuk
memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak
tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika
kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan saling hapus ketika Perusahaan memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan
dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
perpajakan yang sama serta Perusahaan yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan
liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pinjaman Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang
kecuali yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Biaya yang dibayar
untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman
ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan
sebagai pembayaran di muka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang
terkait. iaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan akuisisi atau konstruksi aset
kualifikasian (?qualifying asset?), dikapitalisasi hingga aset tersebut selesai secara substansial. Biaya
pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada tahun terjadinya.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek merupakan liabilitas kepada karyawan atas Employee benefits
gaji dan bonus diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual. Imbalan
pascakerja Perusahaan Imencatat kewajiban imbalan pascakerja yang tidak didanakan berdasarkan
Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia No. 35 tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu
Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. Liabilitas imbalan pensiun diakui pada
laporan posisi keuangan sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan.
Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris yang independen dengan menggunakan
metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan
arus kas keluar yang diestimasi dengan menggunakan imbal hasil obligasi pemerintah yang
didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh
tempo mendekati jangka waktu kewajiban pensiun. Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laporan
Page 16
laba rugi. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan
perubahan asumsi-asumsi aktuarial dibebankan atau dikreditkan pada ekuitas di dalam pendapatan
komprehensif lainnya pada saat terjadinya. Keuntungan atau kerugian dari kurtailmen atau
penyelesaian program imbalan pasti diakui di laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut
terjadi. Pesangon Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Perusahaan memberhentikan
hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau Ketika seorang pekerja menerima penawaran
mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Perusahaan mengakui
pesangon pemutusan kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara: (i) ketika Perusahaan tidak
dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Perusahaan mengakui biaya untuk
restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK No. 57 dan melibatkan pembayaran pesangon.
Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela,
pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan yang diharapkan menerima
penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan
didiskontokan menjadi nilai kininya.
Laba per saham Perusahaan menyajikan data laba atau rugi bersih per saham dasar untuk saham biasa. Laba atau rugi Earnings per share
bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham
biasa yang beredar selama tahun yang bersangkutan.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang Segment reporting
secara reguler direviu oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber
daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: i. yang
terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); ii.
yang hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan iii. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian
kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap bidang usaha.
Page 17
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, gross
475,208,000 71,344,496 546,552,496
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0
owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
316,698,830 50,646,695 367,345,525
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
4,166,030,000 4,166,030,000
langsung
Dimiliki langsung 4,957,936,830 121,991,191 5,079,928,021 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
4,957,936,830 121,991,191 5,079,928,021
equipment
Akumulasi depresiasi Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, accumulated
222,907,760 44,723,469 267,631,229
langsung directly owned depreciation
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
172,134,957 23,261,372 195,396,329
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
2,341,700,730 390,565,312 2,732,266,042
langsung
Dimiliki langsung 2,736,743,447 458,550,153 3,195,293,600 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,736,743,447 458,550,153 3,195,293,600
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,221,193,383 1,884,634,421
equipment
Page 18
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, gross
468,380,000 6,828,000 475,208,000
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0
owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
252,576,730 64,122,100 316,698,830
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
3,734,605,000 431,425,000 4,166,030,000
langsung
Dimiliki langsung 4,455,561,730 502,375,100 4,957,936,830 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
4,455,561,730 502,375,100 4,957,936,830
equipment
Akumulasi depresiasi Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, accumulated
164,319,603 58,588,157 222,907,760
langsung directly owned depreciation
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
140,182,686 31,952,271 172,134,957
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,861,393,073 480,307,657 2,341,700,730
langsung
Dimiliki langsung 2,165,895,362 570,848,085 2,736,743,447 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,165,895,362 570,848,085 2,736,743,447
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,289,666,368 2,221,193,383
equipment
Page 19
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Seluruh penyusutan dialokasikan ke beban umum dan administrasi Satu kendaraan milik Perusahaan Disclosure of notes for property, plant and
diasuransikan kepada PT Asuransi Astra Buana, pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan sejumlah equipment
Rp 458.425.000. Aset tetap lainnya tidak diasuransikan. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat
indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap
pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal
pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas operasi Perusahaan. Tidak terdapat aset-aset yang
telah disusutkan penuh dan masih digunakan dalam kegiatan operasional. Pada tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset tetap yang tidak digunakan sementara, dihentikan
dari penggunaan aktif dan diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual oleh Perusahaan. Pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan tidak mempunyai komitmen belanja modal.
Page 20
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Page 21
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Lainnya 1,352,511,061 105,907,565 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 1,352,511,061 105,907,565 Service revenue
Pendapatan dari New Mahakan Product revenue 1
25,578,125,000 13,324,500,000
produk 1 Grande
Pendapatan dari Bukit Esma Product revenue 2
4,432,495,000 1,053,500,000
produk 2 Cicalengka
Pendapatan dari Product revenue 3
The Valley Esma 883,820,000 451,500,000
produk 3
Pendapatan dari Gria Panorama Product revenue 4
743,465,000 1,441,775,000
produk 4 Cimanggung
Pendapatan dari Gria Indah Product revenue 5
158,100,000 168,000,000
produk 5 Cibarusah
Pendapatan dari Gria Panorama Product revenue 6
133,445,000 296,400,000
produk 6 Sumedang
Pendapatan dari Apartement Product revenue 7
produk 7 Epicentrum 0 176,400,000
Sepatan
Pendapatan dari Product revenue
31,929,450,000 16,912,075,000
produk
Tipe pendapatan 33,281,961,061 17,017,982,565 Type of revenue
Page 22
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 3,618,935,500 2,183,878,500 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 1,127,104,500 7,000,000 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 13,500,000 19,500,000 31 - 60 days
61 - 90 hari 0 62,200,000 61 - 90 days
91 - 180 hari 0 334,000,000 91 - 180 days
Lebih dari 180 hari 0 2,073,000,000 More than 180 days
Umur 1,140,604,500 2,495,700,000 Aging
Jatuh tempo Umur 4,759,540,000 (0) 4,759,540,000 4,679,578,500 (0) 4,679,578,500 Aging Due status
Page 23
[2620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Property Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, trade Trade receivables, Trade receivables,
impairment of Trade receivables impairment of Trade receivables
receivables gross gross
trade receivables trade receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Bank Tabungan Rank 1, counterparty Third party
3,796,662,000 4,397,314,500
Negara(Persero)Tbk
Pihak 2 PT Bank Rank 2, counterparty
Pembangunan
506,610,000 0
Daerah Kalimantan
Timur
Pihak 3 PT Bank Rank 3, counterparty
Pembangunan
57,998,000 28,999,000
Daerah Jawa Barat,
Tbk
Pihak 4 PT Bank Mandiri Rank 4, counterparty
13,300,000 13,300,000
(Persero) Tbk
Pihak 5 Lain-lain 384,970,000 239,965,000 Rank 5, counterparty
Rincian pihak List of
4,759,540,000 (0) 4,759,540,000 4,679,578,500 (0) 4,679,578,500
counterparty
Page 24
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Piutang usaha dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terdiri atas piutang terkait kegiatan Disclosure of notes for trade receivables
penjualan rumah dan apartemen melalui fasilitas kredit kepemilikan rumah dan tagihan sisa retensi.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif atas penurunan nilai piutang dikarenakan
seluruh piutang usaha tersebut dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan
nilai piutang usaha. Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah Pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022, seluruh saldo piutang usaha dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
digunakan sebagai jaminan pinjaman bank.
Page 25
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Bangunan dalam Building under
113,381,272,771 110,102,331,621
konstruksi construction
Bangunan siap jual 63,431,341,130 43,584,319,366 Building available for sale
Aset real estat lainnya 50,365,500 0 Other real estate assets
Aset real estat kotor Real estate assets,
176,862,979,401 153,686,650,987
gross
Aset real estat 176,862,979,401 153,686,650,987 Real estate assets
Aset real estat lancar 122,969,872,610 107,197,509,554 Current real estate assets
Aset real estat tidak lancar Non-current real estate
53,893,106,791 46,489,141,433
assets
Page 26
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Sebagian persediaan rumah dan apartemen Disclosure of notes for inventories
digunakan sebagai jaminan atas utang bank (lihat Catatan 14). Pada bulan April 2023, bangunan
apartemen yang sudah jadi telah diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas, pihak ketiga, terhadap
semua resiko kebakaran dan resiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 20.000.000.000.
Page 27
[2640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Property Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 989,478,005 2,417,854,357 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 64,842,540 774,425,113 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 208,930,000 130,000,000 31 - 60 days
61 - 90 hari 55,004,880 250,000,000 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 2,500,000 142,850,000 More than 90 days
Umur 331,277,420 1,297,275,113 Aging
Jatuh tempo Umur 1,320,755,425 3,715,129,470 Aging Due status
Page 28
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 WINARTA 102,000,000 341,107,188 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Trihadi Agus Wibowo 369,801,966 397,285,235 Rank 2, counterparty
Pihak 3 MUHAMAD MAULID 143,038,834 Rank 3, counterparty
Pihak 4 MERKURIUS UKUNG 100,000,000 100,000,000 Rank 4, counterparty
Pihak 5 SUPIAN 60,000,000 441,305,313 Rank 5, counterparty
Pihak 6 Ujang Tarsa 50,000,000 250,000,000 Rank 6, counterparty
Pihak 7 KHOIRUN 499,964,687 Rank 7, counterparty
Pihak 8 AHMAD IVAN Rank 8, counterparty
300,000,000
DAVANDI
Pihak 9 UMAN WIBOWO 250,000,000 Rank 9, counterparty
Pihak 10 GERALD S JONIOR 174,000,000 Rank 10, counterparty
Pihak lainnya Lain-lain 495,914,625 961,467,047 Others, counterparty
Rincian pihak 1,320,755,425 3,715,129,470 List of counterparty
Page 29
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang usaha - pihak ketiga masing-masing Disclosure of notes for trade payables
sebesar Rp 1.320.755.425 dan Rp 3.715.129.470 merupakan utang kepada pemasok dan kontraktor
pihak ketiga perorangan sehubungan dengan pembelian material dan pekerjaan konstruksi. Seluruh
utang usaha dalam mata uang Rupiah dan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Page 30
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Material 1,528,432,186 1,933,713,490 Material usage
Biaya pelaksanaan proyek 9,720,457,878 2,617,198,630 Project implementation costs
Subkontraktor 22,378,970,494 9,160,039,431 Subcontractor
Sewa 125,100,000 370,810,000 Rent cost
Beban utilitas 49,558,658 352,205,315 Utilities expense
Biaya pabrikasi lainya 11,369,773,475 1,649,394,275 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 45,172,292,691 16,083,361,141 Total production cost
Barang setengah jadi awal 46,489,141,433 44,844,989,367 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 53,893,106,791 50,805,734,712 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 37,768,327,333 10,122,615,796 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 107,197,509,554 93,081,980,451 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 122,919,507,110 92,233,132,127 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
22,046,329,777 10,971,464,120
pendapatan
Page 31
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Page 32
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Tabungan Negara IDR 25,111,500,000 IDR Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk Mata uang 25,111,500,000 Currency (Persero) Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 25,111,500,000 Currency Creditor bank name
Page 33
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Fasilitas kredit yang diberikan BTN bersifat non-revolving dalam mata uang Rupiah dan dikenakan Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang tingkat bunga pinjaman berkisar 11,5% - 12% per tahun. Fasilitas pinjaman yang diperoleh
Perusahaan dijamin dengan tanah dan bangunan yang berdiri dan akan berdiri di atas masing-masing
proyek perumahan dan personal guarantee Perusahaan. Perjanjian pinjaman juga mengatur
pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perusahaan sebagai berikut: a. Menjaga nilai rasio
debt-to-equity (?DER?) tidak melebihi 500%. b. Menjaga kecukupan modal disetor minimal sebesar
10% dari hutang di BTN sampai dengan kredit lunas. Pada 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, Perusahaan telah memenuhi rasio DER dan kecukupan modal disetor minimum yang diwajibkan.
Sehubungan dengan perjanjian kredit tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari pihak BTN, Perusahaan
tidak diperkenankan untuk, antara lain: a. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan
dengan proyek yang didanai BTN, kecuali pinjaman dari pemegang saham dan transaksi dagang yang
lazim. b. Mengikat diri sebagai penjamin dan atau menjamin harta. c. Mengubah Anggaran Dasar dan
Pengurus Perusahaan. d. Melakukan merger atau akuisisi. e. Melunasi hutang atau memberikan
piutang kepada pemegang saham/perusahaan afiliasi/ grup perusahaan. f. Membubarkan Perusahaan
dan meminta dinyatakan pailit. g. Menyewakan Perusahaan kepada pihak ketiga. h. Membagi deviden
Perusahaan. i. Memindahtangankan Perusahaan dalam bentuk apapun, dengan cara apapun serta
atas nama apapun. j. Melakukan transaksi penjualan dan operasional proyek menggunakan rekening
selain rekening atas nama Perusahaan di BTN. Sehubungan dengan persyaratan kewajiban yang
tercantum dalam surat tanggapan Persetujuan penggabungan usaha yang diterbitkan BTN tertanggal 8
Februari 2023, Perusahaan telah melunasi seluruh pinjaman bank (termasuk bunga) atas nama BSP
dan ESM masing-masing sejumlah Rp 28.655.517.607 dan Rp 3.381.000.000 pada tanggal 20 Maret
2023. Fasilitas-fasilitas pinjaman tersebut telah berakhir. Hingga 30 September 2023, Perusahaan
telah melakukan penarikan pinjaman dari BTN untuk proyek Apartemen Epicentrum Sepatan sebesar
Rp 3.500.000.000, proyek New Mahakam Grande sebesar Rp 25.600.000.000, proyek Bukit Esma
Cicalengka sebesar Rp 7.020.000.000, dan proyek The Valley Esma sebesar Rp 2.880.000.000. serta
Perusahaan melakukan pembayaran cicilan utang bank untuk proyek New Mahakam Grande sebesar
Rp 5.301.000.000, proyek Apartemen Epicentrum Sepatan sebesar Rp 1.149.000.000, proyek Bukit
Esma Cicalengka sebesar Rp 1.0140.000.000 dan proyek Gria Panorama Sumedang sebesar Rp
816.000.000.
Page 34
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Page 35
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Tabungan Negara IDR 15,408,500,000 41,836,517,607 IDR Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk Mata uang 15,408,500,000 41,836,517,607 Currency (Persero) Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 15,408,500,000 41,836,517,607 Currency Creditor bank name
Page 36
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Fasilitas kredit yang diberikan BTN bersifat non-revolving dalam mata uang Rupiah dan dikenakan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek tingkat bunga pinjaman berkisar 11,5% - 12% per tahun. Fasilitas pinjaman yang diperoleh
Perusahaan dijamin dengan tanah dan bangunan yang berdiri dan akan berdiri di atas masing-masing
proyek perumahan dan personal guarantee Perusahaan. Perjanjian pinjaman juga mengatur
pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perusahaan sebagai berikut: a. Menjaga nilai rasio
debt-to-equity (?DER?) tidak melebihi 500%. b. Menjaga kecukupan modal disetor minimal sebesar
10% dari hutang di BTN sampai dengan kredit lunas. Pada 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, Perusahaan telah memenuhi rasio DER dan kecukupan modal disetor minimum yang diwajibkan.
Sehubungan dengan perjanjian kredit tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari pihak BTN, Perusahaan
tidak diperkenankan untuk, antara lain: a. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan
dengan proyek yang didanai BTN, kecuali pinjaman dari pemegang saham dan transaksi dagang yang
lazim. b. Mengikat diri sebagai penjamin dan atau menjamin harta. c. Mengubah Anggaran Dasar dan
Pengurus Perusahaan. d. Melakukan merger atau akuisisi. e. Melunasi hutang atau memberikan
piutang kepada pemegang saham/perusahaan afiliasi/ grup perusahaan. f. Membubarkan Perusahaan
dan meminta dinyatakan pailit. g. Menyewakan Perusahaan kepada pihak ketiga. h. Membagi deviden
Perusahaan. i. Memindahtangankan Perusahaan dalam bentuk apapun, dengan cara apapun serta
atas nama apapun. j. Melakukan transaksi penjualan dan operasional proyek menggunakan rekening
selain rekening atas nama Perusahaan di BTN. Sehubungan dengan persyaratan kewajiban yang
tercantum dalam surat tanggapan Persetujuan penggabungan usaha yang diterbitkan BTN tertanggal 8
Februari 2023, Perusahaan telah melunasi seluruh pinjaman bank (termasuk bunga) atas nama BSP
dan ESM masing-masing sejumlah Rp 28.655.517.607 dan Rp 3.381.000.000 pada tanggal 20 Maret
2023. Fasilitas-fasilitas pinjaman tersebut telah berakhir. Hingga 30 September 2023, Perusahaan
telah melakukan penarikan pinjaman dari BTN untuk proyek Apartemen Epicentrum Sepatan sebesar
Rp 3.500.000.000, proyek New Mahakam Grande sebesar Rp 25.600.000.000, proyek Bukit Esma
Cicalengka sebesar Rp 7.020.000.000, dan proyek The Valley Esma sebesar Rp 2.880.000.000. serta
Perusahaan melakukan pembayaran cicilan utang bank untuk proyek New Mahakam Grande sebesar
Rp 5.301.000.000, proyek Apartemen Epicentrum Sepatan sebesar Rp 1.149.000.000, proyek Bukit
Esma Cicalengka sebesar Rp 1.0140.000.000 dan proyek Gria Panorama Sumedang sebesar Rp
816.000.000.
Page 37
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.