Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 43
Page 1
Nomor Surat 063/TMR/X/2023
Nama Emiten Tirta Mahakam Resources Tbk
Kode Emiten TIRT
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Tirta Mahakam Resources Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Tirta Mahakam Resources Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas Tirta Mahakam Resources Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas TIRT Entity code
Nomor identifikasi entitas AA315 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor B. Basic Materials Sector
Subsektor B1. Basic Materials Subsector
Industri B15. Forestry & Paper Industry
Subindustri B151. Timber Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya S. Mannan, Ardiansyah & Prior year auditor
Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Nur Eko Saputro, CPA
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
840,108,832 1,995,889,373
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
0 0
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
99,709,566 163,056,961
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 31,856,627,900 31,880,420,377 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
9,387,909,673 10,797,327,164
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
1,379,429,974 1,460,630,487
lancar
Jumlah aset lancar 43,563,785,945 46,297,324,362 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
651,888,000 651,888,000
ventura bersama ventures
Aset tetap Property, plant, and
187,899,330,247 203,419,174,237
equipment
Beban tangguhan Deferred charges
Beban tangguhan Other deferred charges
1,729,646,701 1,729,646,701
lainnya
Jumlah aset tidak lancar 190,280,864,948 205,800,708,938 Total non-current assets
Jumlah aset 233,844,650,893 252,098,033,300 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
0 140,005,900,000
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
3,922,500 19,026,535
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
34,131,947 85,900,997
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
0 877,895,351
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
685,719,645 368,195,705
pendek expenses
Utang pajak 107,774,537 38,745,158 Taxes payable
Jumlah liabilitas Total current
831,548,629 141,395,663,746
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Page 5
Liabilitas pajak 16,527,061,060 16,527,061,060 Deferred tax liabilities
tangguhan
Utang pihak berelasi Non-current due to
89,156,050,000 90,140,050,000
jangka panjang related parties
Utang pemegang Non-current due to
746,638,338,953 603,295,543,953
saham jangka panjang stockholders
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 2,634,269,715 2,634,269,715 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
854,955,719,728 712,596,924,728
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 855,787,268,357 853,992,588,474 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 126,471,843,750 126,471,843,750 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
16,238,938,833 16,238,938,833
disetor capital
Cadangan revaluasi 83,772,507,960 83,772,507,960 Revaluation reserves
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 12,918,436,037 ) ( 12,918,436,037 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 900,000,000 900,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 836,407,471,970 ) ( 816,359,409,680 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
( 621,942,617,464 ) ( 601,894,555,174 )
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas ( 621,942,617,464 ) ( 601,894,555,174 ) Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
233,844,650,893 252,098,033,300
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
19,272,455 849,747,748
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 19,718,951,508 ) ( 21,139,469,591 )
pendapatan
Jumlah laba bruto ( 19,699,679,053 ) ( 20,289,721,843 ) Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 6,391,989,515 ) ( 6,320,691,770 )
expenses
Pendapatan keuangan 7,461,832 15,355,467 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 1,067,524,055 ) ( 7,239,485,818 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
6,112,364,870 ( 29,847,828,174 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 991,303,631 1,989,920,339 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 20,048,062,290 ) ( 61,692,451,799 )
pajak penghasilan
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 20,048,062,290 ) ( 61,692,451,799 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 20,048,062,290 ) ( 61,692,451,799 ) Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif ( 20,048,062,290 ) ( 61,692,451,799 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 20,048,062,290 ) ( 61,692,451,799 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 20,048,062,290 ) ( 61,692,451,799 ) attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham ( ( Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 19.81474857916745 60.97449239467579 share from continuing
dilanjutkan ) ) operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham ( ( Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 19.81474857916745 60.97449239467579 share from continuing
dilanjutkan ) ) operations
Page 7
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves remeasurements of Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
126,471,843,750 16,238,938,833 83,772,507,960 ( 12,918,436,037 ) 900,000,000 ( 816,359,409,680 ) ( 601,894,555,174 ) ( 601,894,555,174 )
period
Posisi ekuitas, awal periode 126,471,843,750 16,238,938,833 83,772,507,960 ( 12,918,436,037 ) 900,000,000 ( 816,359,409,680 ) ( 601,894,555,174 ) ( 601,894,555,174 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 20,048,062,290 ) ( 20,048,062,290 ) ( 20,048,062,290 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 126,471,843,750 16,238,938,833 83,772,507,960 ( 12,918,436,037 ) 900,000,000 ( 836,407,471,970 ) ( 621,942,617,464 ) ( 621,942,617,464 ) Equity position, end of the period
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves remeasurements of Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
126,471,843,750 16,238,938,833 83,772,507,960 ( 12,121,075,995 ) 900,000,000 ( 730,013,929,491 ) ( 514,751,714,943 ) ( 514,751,714,943 )
period
Posisi ekuitas, awal periode 126,471,843,750 16,238,938,833 83,772,507,960 ( 12,121,075,995 ) 900,000,000 ( 730,013,929,491 ) ( 514,751,714,943 ) ( 514,751,714,943 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 61,692,451,799 ) ( 61,692,451,799 ) ( 61,692,451,799 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 126,471,843,750 16,238,938,833 83,772,507,960 ( 12,121,075,995 ) 900,000,000 ( 791,706,381,290 ) ( 576,444,166,742 ) ( 576,444,166,742 ) Equity position, end of the period
Page 9
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
19,272,455 849,747,747
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 2,813,899,061 ) ( 4,877,633,511 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 5,570,580,166 ) ( 7,707,729,509 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 1,231,204,777 ) ( 1,901,253,556 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 9,596,411,549 ) ( 13,636,868,829 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 319,123,326 ) ( 353,851,147 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 95,840,892 ( 42,448,415 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 9,819,693,983 ) ( 14,033,168,391 ) activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 9,819,693,983 ) ( 14,033,168,391 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
1,150,000,000 4,810,105,904
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 5,050,000 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 4,504,505 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,150,000,000 4,809,560,409
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 132,877,000,000 ) ( 64,689,642,500 ) Payments of bank loans
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
1,800,000,000
berelasi parties
Penerimaan utang pemegang Proceeds from due to
141,475,600,000 77,865,000,000
saham stockholders
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
Page 10
aktivitas pendanaan ( 1,067,524,055 ) ( 7,239,485,818 ) activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
7,531,075,945 7,735,871,682
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 1,138,618,038 ) ( 1,487,736,300 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
1,995,889,373 4,120,928,638
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 17,162,503 ) 1,296,668
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
840,108,832 2,634,489,006
akhir periode cash flows, end of the period
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual dan biaya perolehan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian historis, kecuali beberapa akun tertentu yang diukur dengan cara sebagaimana yang diuraikan dalam statements
kebijakan akuntansi di akun yang bersangkutan. Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung
yang mengelompokkan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas ke dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, disajikan dalam Rupiah (?Rp?),
kecuali dinyatakan lain.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas adalah investasi yang sifatnya likuid, berjangka pendek dan yang dengan cepat Cash and cash equivalents
dapat dijadikan kas. Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas, bank, dan deposito berjangka waktu
kurang dari tiga bulan dan tidak dijaminkan serta tidak dibatasi pengunaannya.
Persediaan Persediaan dicatat sebesar nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya Inventories
perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata- rata tertimbang. Penyisihan persediaan
usang dibentuk untuk mengurangi jumlah tercatat persediaan ke nilai realisasi netonya yang ditentukan
melalui pengujian berkala atas estimasi penggunaan atau penjualan masing-masing jenis persediaan
di masa yang akan datang. Biaya perolehan yang timbul untuk menyiapkan setiap produk kepada
lokasi dan kondisi tersedia untuk dijual dicatat sebagai berikut:- Bahan baku, barang dalam perjalanan,
suku cadang dan perlengkapan pabrik-biaya pembelian.- Barang jadi dan persediaan dalam proses
biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja dan proporsi biaya pabrikasi overhead berdasarkan
kapasitas operasi normal tetapi tidak termasuk biaya pinjaman.Nilai realisasi bersih persediaan adalah
estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi
biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Aset tetap Aset tetap, kecuali tanah, dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, Fixed assets
atau untuk tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi
penyusutan dan akumulasi kerugian, jika ada. Tanah dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang
merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi
setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk memastikan
bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan
menggunakan nilai wajar pada tanggal laporan posisi keuangan. Kenaikan yang berasal dari tanah
diakui pada pendapatan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus
revaluasian, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam
laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat
revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laporan laba rugi komprehensif. Penurunan jumlah tercatat yang
berasal dari revaluasi tanah dibebankan dalam laporan laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi
saldo surplus revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada. Surplus revaluasi tanah yang telah disajikan
dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya
atau dijual. Keuntungan atau kerugian bersih atas pelepasan aset tetap ditentukan dengan
membandingkan hasil yang diterima dengan nilai tercatat dan diakui pada pendapatan/ beban lain-lain
Page 12
- bersih dalam laporan laba rugi. Penyusutan diakui sebagai penghapusan biaya perolehan aset
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
sebagai berikut: Jenis Aset Tahun Bangunan dan prasarana 5 ? 20 Mesin dan peralatan 4 ? 15
Kendaraan 4 ? 10 Kendaraan air 5 ? 10 Perlengkapan kantor 4 ? 10 Pendingin udara dan lemari es 5 ?
10 Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya
lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki aset tetap
dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di
masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat
diukur secara andal. Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka nilai tercatat dikeluarkan
dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan tersebut termasuk
biaya pinjaman yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari utang yang digunakan untuk
pembangunan aset tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset
tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Efektif tanggal 1 Januari 2016, Perusahaan menerapkan PSAK No. 48 (Revisi 2014), ?Penurunan Impairment of non-financial assets
Nilai?. Perubahan PSAK revisi ini terutama berkaitan dengan perubahan definisi dan pengaturan nilai
wajar sebagaimana diatur dalam PSAK No. 68. Penerapan standar revisi ini tidak memberikan
pengaruh material terhadap laporan keuangan. Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut
atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (yaitu aset tidak berwujud dengan umur manfaat tidak
terbatas, aset tidak berwujud yang belum dapat digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu
kombinasi bisnis) diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi dari jumlah terpulihkan aset
tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset
tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok
aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan laba rugi
komprehensif sebagai ?Rugi Penurunan Nilai?. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa
depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam
menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika
tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Kelompok Usaha menggunakan model penilaian yang
sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia. Kerugian penurunan nilai operasi yang
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi komprehensif sesuai dengan kategori biaya yang
konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. Penilaian dilakukan pada akhir setiap
periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui
dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah
menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
goodwill dibalik hanya jika tidak terdapat perubahan asumsiasumsi yang digunakan untuk menentukan
jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi
jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi
penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
penurunan nilai diakui dalam laba atau rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan yang
dibebankan disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang
Page 13
direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas kemungkinan penurunan nilai potensial
atas aset tetap dan aset non-keuangan tidak lancar lainnya yang disajikan pada laporan posisi
keuangan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha Trade payables and other liabilities
normal dari pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang tersebut disajikan
sebagai liabilitas jangka panjang. Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari penjualan barang diakui bila seluruh kondisi berikut dipenuhi:- Perusahaan telah Revenue and expense recognition
memindahkan risiko secara signifikan dan memindahkan manfaat kepemilikan barang kepada
pembeli;- Perusahaan tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan
atas barang ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual;- Jumlah pendapatan
tersebut dapat diukur dengan handal;- Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan
transaksi akan mengalir kepada Perusahaan; dan- Biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan
transaksi penjualan tersebut dapat diukur dengan andal.Pendapatan bunga diakui berdasarkan waktu
terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang dan tingkat bunga yang sesuai. Beban diakui pada
saat terjadinya.
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai adalah Transactions with related parties
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 7 (Revisi 2010), "Pengungkapan
pihak-pihak berelasi". Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan
(entitas pelapor): a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor
jika orang tersebut: i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor; atau ii.
Memiliki pengaruh signifikan entitas pelapor; atau iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas
pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika
memenuhi salah satu hal berikut: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha
yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan
entitas lainnya). ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak
ketiga yang sama. iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain
adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca
kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas
pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas
sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama
oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a).Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak pihak
berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan sama dengan pihak ketiga maupun tidak,
diungkapkan pada laporan keuangan.
Pajak penghasilan Efektif tanggal 1 Januari 2015, Perusahaan menerapkan PSAK No. 46 (Revisi 2014), ?Pajak Income taxes
Penghasilan?. PSAK revisi ini mengatur perlakuan akuntansi untuk pajak penghasilan. Penerapan
standar revisi ini tidak memberikan pengaruh material terhadap laporan keuangan. Pajak penghasilan
tidak finalBeban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas
konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas
menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas kecuali perbedaan yang
Page 14
berhubungan dengan pajak penghasilan final. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang
boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena
pajak pada masa datang. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak
yang diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan
tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir
periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak
yang sesuai dengan cara Perusahaan ekspektasikan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan
atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji
ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba
kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau
seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas
memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset dan liabilitas
pajak kini terhadap pajak kini dan ketika aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang berbeda
yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Pajak kini dan
pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi, kecuali sepanjang pajak
penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba rugi (baik dalam
pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga
diakui di luar laba rugi atau yang timbul dari pencatatan akuntansi awal dari penggabungan
usaha.Pajak penghasilan finalAtas penghasilan sewa, jasa pelayanan dan pemeliharaan yang
dikenakan pajak penghasilan final, beban pajak diakui proposional dengan jumlah pendapatan menurut
akuntansi yang diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan final terutang
dengan jumlah yang dibebankan sebagai pajak kini pada laporan laba rugi komprehensif diakui
sebagai pajak dibayar di muka atau utang pajak. Akun pajak penghasilan final dibayar di muka
disajikan terpisah dari utang. Aset atau liabilitas yang timbul dan berhubungan dengan pajak
penghasilan final tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Pinjaman Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya Borrowings
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih
antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi
selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif. Biaya yang dibayar untuk
memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar kemungkinan
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan
sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai
pembayaran di muka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait. Biaya
pinjaman yang terjadi untuk konstruksi aset kualifikasian, dikapitalisasi selama periode waktu yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi aset dan mempersiapkannya sampai dapat digunakan
sesuai tujuan yang dimaksudkan atau untuk dijual. Biaya pinjaman lainnya dibebankan pada laporan
laba rugi. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Perusahaan memiliki hak
tanpa syarat untuk menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Provisi Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Provisions
yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan
arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi
terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode
Page 15
pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Jumlah
yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang
diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian
akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya. Iuran Employee benefits
yang ditanggung Perusahaan diakui sebagai beban pada laba rugi. Perusahaan menyelenggarakan
program pensiun imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya. Perusahaan juga membukukan
imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai Undang Undang Ketenagakerjaan No.
13/2003. Perusahaan menghitung selisih antara imbalan yang diterima karyawan berdasarkan Undang
Undang yang berlaku dengan manfaat yang diterima dari program pensiun untuk pensiun normal.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan
penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran kembali,
terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan dari
imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi
keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam penghasilan komprehensif lain periode terjadinya.
Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin sebagai pos terpisah pada
penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklas ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui
dalam laba rugi pada periode amandemen program. Bunga neto dihitung dengan mengalihkan tingkat
diskonto pada awal periode imbalan pasti dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan
pasti dikategorikan sebagai berikut:- Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini,biaya jasa lalu serta
keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyesuaian).- Beban atau pendapatan bunga neto.-
Pengukuran kembali.Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti dilaba
rugi, keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. Liabilitas imbalan pensiun
yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau surplus aktual dalam program
imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat
ekonomik yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa
depan ke program.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Earnings per share
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun berjalan. Laba (rugi) usaha dan
laba (rugi) bersih per saham dihitung dengan membagi laba usaha dan laba (rugi) bersih dengan
jumlah rata-rata saham sebanyak 1.011.774.750 saham masing-masing untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Efektif tanggal 1 Januari 2012, Perusahaan menerapkan PSAK No. 10 (Revisi 2010), ?Pengaruh Foreign currency transactions and balances
Perubahan Nilai Tukar Mata Uang Asing?, yang menggambarkan bagaimana memasukkan transaksi
mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan keuangan entitas dan menjabarkan
laporan keuangan ke dalam mata uang penyajian. Penerapan PSAK revisi ini tidak memberikan
pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan. Transaksi dalam tahun berjalan yang
menyangkut mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah sesuai dengan kurs yang berlaku
pada saat Transaksi terjadi. Pada tanggal neraca, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam Rupiahsesuai dengan kurs tengah yang berlaku pada tanggal neraca.
Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi tahun
Page 16
yang bersangkutan. Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank
Indonesia masing masing pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: 2023
2022 Euro 16.404 14.716 Euro 100 Yen Jepang 10.420 10.536 Japanese Yen 100 Dolar Amerika
Serikat 15.526 15.247 Dollar Amerika Serikat Dolar Singapura 11.334 10.563 Singapore Dollar
Investasi pada entitas asosiasi Investasi jangka panjang dalam bentuk saham dengan kepemilikan di bawah 20% dinyatakan Investment in associates
berdasarkan metode biaya.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka terdiri dari biaya pengelolaan, biaya produksi, biaya pengadaan, biaya distribusi, Prepaid expenses
biaya usaha dan biaya sewa. Untuk biaya pengelolaan, biaya produksi, biaya pengadaan, biaya
distribusi dan biaya usaha dibebankan secara proporsional dengan pendapatan yang diakui pada
setiap periode. Untuk biaya sewa dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya
dengan menggunakan metode garis lurus.
Biaya emisi efek ekuitas Biaya yang terjadi dalam rangka penawaran umum dan penjualan sejumlah saham kepada masyarakat Stock issuance cost
dan penawaran umum terbatas kepada para pemegang saham dibukukan sebagai pengurang dari agio
saham.
Instrumen keuangan Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang Financial instruments
ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada
tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli ataumenjual aset
tersebut. Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada saat awal pengakuannya
atau pada aspek kontraktual.i. Aset KeuanganPengakuan AwalPada pengakuan awal, Perusahaan
mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi, dalam hal aset keuangan tidak
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (?NWLR?). Piutang usaha yang tidak mengandung komponen
pembiayaan yang signifikan, dimana Perusahaan telah menerapkan cara praktis, diukur pada harga
transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?NWPKL?), aset
keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPB?)
dari jumlah pokok terutang.Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat
instrumen. Model bisnis Perusahaan untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana
mereka mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah
arus kas akan dihasilkan dari penerimaan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau
keduanya. Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat
kategori:- Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang),- Aset keuangan pada
NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang),- Aset keuangan
pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas pelepasan (instrumen
ekuitas), dan- NWLR. Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada
klasifikasinya sebagai berikut ini:- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk
memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual, dan- Persyaratan kontraktual
dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang merupakan SPPB dari jumlah
Page 17
pokok terutang.Aset keuangan Perusahaan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas, piutang usaha, aset keuangan lancar lainnya dan aset keuangan tidak lancar lainnya.Untuk instrumen keuangan yang diukur pada NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi mata uang asing dan kerugian penurunan nilai atau pembalikan diakui dalam laporan laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama seperti untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui di PKL. Pada saat penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang diakui di PKL direklasifikasi ke laba rugi. Aset keuangan Perusahaan yang diukur pada NWPKL termasuk investasi pada saham. Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur melalui NWLR.Penghentian pengakuanAset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan dari laporan posisi keuangan Perusahaan) ketika:- Hak untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir, atau- Perusahaan telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga berdasarkan kesepakatan ?pass-through?, dan salah satu dari (a) Perusahaan ketiga berdasarkan kesepakatan ?passthrough?, dan salah satu dari (a) Perusahaan telah mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b)Perusahaan tidak mengalihkan maupun tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah mengalihkan kendali atas aset.Ketika Perusahaan telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah menandatangani kesepakatan ?passthrough?, Perusahaan mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Perusahaan masih mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Perusahaan tidak mengalihkan maupun seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan kendali atas aset, Perusahaan tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya. Dalam kasus tersebut, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait.Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Perusahaan. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Perusahaan untuk membayar kembali.Penurunan nilai asset keuanganPerusahaan mengakui penyisihan Kerugian Kredit Ekspektasian (?KKE?) untuk semua instrumen utang yang bukan diukur pada NWLR dan kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual menurut kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Perusahaan, yang didiskontokan dengan perkiraan SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam ketentuan kontrak. KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan).Namun, bila telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE sepanjang umurnya). Karena piutang usaha tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Perusahaan tidak menelurusi perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Perusahaan membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman
Page 18
Perusahaan atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan gagal bayar atas piutang. Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan. Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah tercatat akun cadangan piutang diakui dalam laba rugi.ii. Liabilitas KeuanganPengakuan dan pengukuran awalLiabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, utang dan pinjaman, atau derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, mana yang sesuai. Perusahaan menetapkan klasifikasi atas liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari pinjaman bank jangka pendek, utang usaha, liabilitas jangka pendek lainnya, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, beban akrual, utang sukuk, utang bank jangka panjang dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.Pengakuan selanjutnyaSetelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, beban bunga akrual dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai ?Beban Keuangan? dalam laba rugi.Penghentian pengakuanSuatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan, dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika suatu liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut dimodifikasi secara substansial, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi.iii. Reklasifikasi instrumen keuanganPerusahaan diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Perusahaan mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas liabilitas keuangan. Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan operasional Perusahaan seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis.Selain itu, Perusahaan perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada pihak eksternal. Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya
Page 19
sementara pasar tertentu untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari
Perusahaan dengan model bisnis berbeda.iv. Saling hapus instrumen keuanganAset keuangan dan
liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika
Perusahaan memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas
jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus harus ada pada saat ini
daripada bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa depan dan harus dieksekusi oleh
pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan,
atau kebangkrutan.v. Pengukuran nilai wajarPerusahaan mengukur pada pengakuan awali nstrumen
keuangan pada nilai wajar, dan asetd an liabilitas yang diakuisisi pada kombinasi bisnis. Perusahaan
juga mengukur jumlah terpulihkan dari UPK tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan
(?FVLCD?). Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi:i. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atauii. jika tidak
terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk asetatau liabilitas tersebut.Pasar
utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Perusahaan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023- PSAK Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif No.1 (Amandemen 2021): ?Penyajian laporan keuangan? - Klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek effective
atau jangka panjang.- PSAK No.16 (Amandemen 2021): Aset tetap.-PSAK No.1 (Amandemen 2021):
?Penyajian laporan keuangan? ? Pengungkapan kebijakan akuntansi.- PSAK No.1 (Amandemen
2021): ?Penyajian laporan keuangan? ? Liabilitas jangka panjang dengan kovenan.- PSAK No. 25
(Amandemen 2021): Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi dan kesalahan.- PSAK No. 46
(Amandemen 2021): Pajak penghasilan.Perusahaan masih mempelajari dampak yang mungkin timbul
atas penerbitan standar akuntansi keuangan tersebut.
Page 20
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment plant, and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 113,319,000,000 113,319,000,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 49,443,632,794 49,443,632,794 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
445,672,828,045 ( 431,152,947 ) 445,241,675,098
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
11,248,342,492 11,248,342,492
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,786,433,661 6,786,433,661
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 1,605,423,973 ( 1,401,927,973 ) 203,496,000 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 372,343,687 372,343,687 Others, directly owned
Dimiliki langsung 628,448,004,652 ( 1,833,080,920 ) 626,614,923,732 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
176,404,463 176,404,463
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
176,404,463 176,404,463
construction
Aset tetap Property, plant, and
628,624,409,115 ( 1,833,080,920 ) 626,791,328,195
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 40,374,968,678 1,261,457,732 41,636,426,410 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
365,422,400,703 13,770,663,312 ( 247,424,913 ) 378,945,639,102
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
11,206,085,306 42,496,341 11,248,581,647
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,262,835,312 253,350,852 6,516,186,164
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 1,571,019,942 7,200,844 ( 1,401,927,973 ) 176,292,813 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 367,924,937 946,875 368,871,812 Others, directly owned
Dimiliki langsung 425,205,234,878 15,336,115,956 ( 1,649,352,886 ) 438,891,997,948 Directly owned
Page 21
Aset tetap Property, plant, and
425,205,234,878 15,336,115,956 ( 1,649,352,886 ) 438,891,997,948
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
203,419,174,237 187,899,330,247
equipment
Page 22
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 113,319,000,000 113,319,000,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 49,443,632,794 49,443,632,794 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
449,777,086,063 ( 4,104,258,018 ) 445,672,828,045
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
11,248,342,492 11,248,342,492
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,929,283,661 ( 142,850,000 ) 6,786,433,661
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 9,686,790,907 ( 8,081,366,934 ) 1,605,423,973 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 369,893,687 5,050,000 ( 2,600,000 ) 372,343,687 Others, directly owned
Dimiliki langsung 640,774,029,604 5,050,000 ( 12,331,074,952 ) 628,448,004,652 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
176,404,463 176,404,463
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
176,404,463 176,404,463
construction
Aset tetap Property, plant, and
640,950,434,067 5,050,000 ( 12,331,074,952 ) 628,624,409,115
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 38,585,163,139 1,789,805,539 40,374,968,678 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
349,301,975,872 18,091,267,753 ( 1,970,842,922 ) 365,422,400,703
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
11,133,731,913 72,353,393 11,206,085,306
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,067,884,176 337,801,136 ( 142,850,000 ) 6,262,835,312
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 8,627,698,717 271,537,135 ( 7,328,215,910 ) 1,571,019,942 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 369,893,687 631,250 ( 2,600,000 ) 367,924,937 Others, directly owned
Dimiliki langsung 414,086,347,504 20,563,396,206 ( 9,444,508,832 ) 425,205,234,878 Directly owned
Page 23
Aset tetap Property, plant, and
414,086,347,504 20,563,396,206 ( 9,444,508,832 ) 425,205,234,878
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
226,864,086,563 203,419,174,237
equipment
Page 24
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Beban Disclosure of notes for property, plant and
produksi (Catatan 22) 15.058.859.388 20.179.218.760 Beban umum dan administrasi (Catatan 23) equipment
277.256.568 384.177.446 Jumlah 15.336.115.956 20.563.396.206 Sejak tanggal 31 Desember 2013,
Perusahaan melakukan revaluasi aset tanah secara berkesinambungan, terakhir untuk valuasi
penilaian 31 Desember 2020 dengan tanggal laporan 8 Maret 2021 oleh penilai independen
Benedictus Darmapuspita & Rekan, dengan menggunakan pendekatan harga pasar.Jika aset tetap
berupa tanah dicatat sebesar biaya perolehan, nilai tercatatnya adalah sebesar Rp 5.918.348.769.
Aset tetap Perusahaan digunakan sebagai jaminan pinjaman bank. (Catatan 14).Penjualan aset tetap
masing-masing pada 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: 2023 2022 Penerimaan
dari penjualan aset tetap 1.150.000.000 4.810.105.904 Jumlah tercatat (183.728.034) (2.886.566.199)
Keuntungan penjualan aset tetap 966.271.966 1.923.539.785 Pada tanggal 30 September 2023, aset
tetap dilindungi dengan asuransi terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan paket polis
dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 139.065.000.000 (31 Desember 2022: Rp
139.065.000.000). Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Page 25
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 17,543,437 Third party 1
Pihak ketiga lainnya 1,729,018 143,720,652 Other third parties
Pihak ketiga 19,272,455 849,747,748 Third parties
Tipe pihak 19,272,455 849,747,748 Type of parties
Page 26
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan 2023 2022 Kayu Lapis 19.272.455 434.240.909 Blockboard - 415.506.839 Jumlah 19.272.455 Disclosure of notes for revenue
849.747.748 Seluruh penjualan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
2022 dilakukan dengan pihak ketiga.Penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih
masing-masing pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: 2023 2022 Agus
Riyadi 17.543.437 - PT SLJ Global Tbk - 429.735.945 PT Kalimantan Ferro Industry - 276.291.151
Jumlah 17.543.437 706.027.096
Page 27
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Page 28
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Page 29
[1621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 30
[1621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 31
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 5,401,837,119 5,407,633,189 Finished goods
Barang dalam proses 1,736,911,944 1,736,911,944 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
256,246,881 256,246,881
pembantu
Suku cadang 27,781,485,663 27,799,482,070 Spareparts
Persediaan, kotor 35,176,481,607 35,200,274,084 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 3,319,853,707 ) ( 3,319,853,707 )
persediaan of inventories
Persediaan 31,856,627,900 31,880,420,377 Inventories
Persediaan lancar 31,856,627,900 31,880,420,377 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
3,319,853,707 2,861,904,812
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
3,319,853,707 3,319,853,707
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 32
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan keusangan/ kerugian persediaan diatas adalah cukup Disclosure of notes for inventories
untuk menurunkan nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi netonya.Persediaan Perusahaan
digunakan sebagai jaminan pinjaman bank (Catatan 14).Persediaan telah diasuransikan terhadap
risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya bersamaan dengan aset tetap.
Page 33
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 3,922,500 19,026,535 IDR Third party
Mata uang 3,922,500 19,026,535 Currency
Pihak berelasi IDR 34,131,947 85,900,997 IDR Related party
Mata uang 34,131,947 85,900,997 Currency
Page 34
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 35
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 256,246,881 1,085,891,268 Beginning raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 256,246,881 256,246,881 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 0 829,644,387 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 1,810,593,458 2,923,843,987 Wages and direct labor
Depresiasi 15,058,859,388 15,167,704,565 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 874,937,436 328,850,487 Repairs and maintenance
Biaya pabrikasi lainya 1,968,765,156 1,704,832,514 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 19,713,155,438 20,954,875,940 Total production cost
Barang setengah jadi awal 1,736,911,944 1,736,911,944 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 1,736,911,944 1,736,911,944 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 19,713,155,438 20,954,875,940 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 5,407,633,189 5,621,699,174 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 5,401,837,119 5,437,105,523 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
19,718,951,508 21,139,469,591
pendapatan
Page 36
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 37
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 38
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 39
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 40
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek
pendek
mata uang asing uang asing
Short-term bank loan,
Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency
currency
Bank asing lainnya USD 8,900,000 140,005,900,000 USD Other foreign banks
Mata uang 140,005,900,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 140,005,900,000 Currency Creditor bank name
Page 41
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Akun ini merupakan pinjaman fasilitas revolving dari PT Bank DBS Indonesia dalam mata uang Dolar Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Amerika Serikat. Saldo pinjaman pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp
140.005.900.000 (USD 8.900.000).Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Perbankan No.
508/STC-DBSI/XII/2011 tanggal 2 Desember 2011 yang telah diubah beberapa kali dengan perubahan
terakhir berdasarkan Perubahan Pertama atas Perubahan dan Penegasan Kembali Perjanjian Fasilitas
Perbankan No.280/PFPA-DBSI/IX/1-2/2022 tanggal 28 September 2022, Perusahaan mendapat
fasilitas perbankan dari PT Bank DBS Indonesia sebesar USD 8.900.000 yang merupakan
uncommitted revolving credit facilty untuk kegiatan impor. Bunga yang dikenakan adalah sebesar
5,45% - 6,50% per tahun dan jatuh tempo pinjaman tanggal 31 Agustus 2023 serta dapat
diperpanjang.Jaminan atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:a. Hak tanggungan peringkat
pertama atas sebidang tanah dan segala sesuatu, termasuk bangunan yang melekat diatasnya,
sebagaimana termaktub dalam SHGB No. 00782/Kelurahan Bukuan (dahulu SHGB No.6/Bukuan)
seluas 157.770 m2, yang terletak di Desa Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Dati II Samarinda,
Propinsi Kalimantan Timur, yang terdaftar atas nama PT Tirta Mahakam Resources Tbk, dengan masa
berlaku hak hingga tanggal 12 Oktober 2052.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar Rp
75.297.744.895.b. Hak tanggungan atas sebidang tanah dan segala sesuatu, termasuk bangunan
yang melekat diatasnya, sebagaimana termaktub dalam SHGB No. 729/Bukuan seluas 20.000 m2,
yang terletak di Desa Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur, yang
terdaftar atas nama PT Tirta Mahakam Resources Tbk, dengan masa berlaku hak hingga tanggal 2
Maret 2036.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar Rp 9.545.255.105.c. Hak tanggungan
atas sebidang tanah dan segala sesuatu, termasuk bangunan yang melekat diatasnya, sebagaimana
termaktub dalam:i. SHGB No.38/Bukuan, seluas 71.135 m2 yang terletak di Desa Bukuan, Kecamatan
Palaran, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur yang terdaftar atas nama PT Tirta Mahakam
Resources Tbk, dengan masa berlaku hak hingga tanggal 30 Agustus 2025.ii. SHGB No.39/Bukuan,
seluas 103.164 m2, yang terletak di Desa Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Propinsi
Kalimantan Timur, yang terdaftar atas nama PT Tirta Mahakam Resources Tbk, dengan masa berlaku
hak hingga tanggal 30 Agustus 2025.Dengan nilai penjaminan, sebagai berikut:- peringkat pertama
sekurang-kurangnya sebesar Rp 13.595.322.000.- peringkat kedua sekurang-kurangnya sebesar Rp
16.906.678.000.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar Rp 30.502.000.000.d. Hak
tanggungan peringkat pertama atas sebidang tanah dan segala sesuatu, termasuk bangunan yang
melekat diatasnya, sebagaimana termaktub dalam SHGB No. 44/Bukuan, seluas 130.732 m2, yang
terletak di Desa Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur, yang
terdaftar atas nama PT Tirta Mahakam Resources Tbk, dengan masa berlaku hak hingga tanggal 7
Maret 2027.Dengan nilai penjaminan, sebagai berikut:- peringkat pertama sekurang-kurangnya
sebesar Rp 4.444.888.000.- peringkat kedua sekurang-kurangnya sebesar Rp 7.321.112.000Total nilai
penjaminan sekurang-kurangnya sebesar Rp 11.766.000.000.e. Hak tanggungan peringkat pertama
atas beberapa bidang tanah dan segala sesuatu, termasuk bangunan SHGB No. 95, seluas 120.531
m2, yang terletak di Desa Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur,
yang terdaftar atas nama PT Tirta Mahakam Resources Tbk, dengan masa berlaku hak hingga tanggal
17 Mei 2029.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar Rp 9.040.000.000.f. Jaminan fidusia
Page 42
atas mesin-mesin sebagaimana termaktub dalam Sertipikat Jaminan Fidusia No. W7-016131.AH.05.01.TH2012/STD tanggal 24 April 2012 yang terletak di Jalan Pangeran Antasari No.61, Desa Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar Rp 112.317.721.120.g. Jaminan fidusia atas persedian barang, sebagaimana termaktub dalam Sertipikat Jaminan Fidusia No. W7-016129.AH.05.01.TH2012/STD tanggal 24 April 2012, yang terletak di Jalan Pangeran Antasari No. 61, Desa Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar USD 32.500.000.h. Jaminan fidusia atas tagihan piutang yang dibiayai oleh bank, sebagaimana termaktub dalam Sertipikat Jaminan Fidusia No. W7-016130.AH.05.01.TH 2012/STD tanggal 24 April 2012.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar USD 5.000.000.i. Perjanjian pengalihan hak secara cessie atas rekening-rekening bank, sebagaimana termaktub dalam Akta Pengalihan Secara Bersyarat Hak Atas Rekening Bank No. 17 tanggal 2 Desember 2011 yang dibuat di hadapan Veronica Nataadmadja, SH., M. Corp. Admin., M. Com (Business Law), Notaris di Jakarta.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar USD 40.000.000.j. Hak tanggungan peringkat pertama atas sebidang tanah dan segala sesuatu, termasuk bangunan yang melekat diatasnya, sebagaimana termaktub dalam SHM No. 3684/Grogol Selatan, seluas 952 m2, yang terletak di jalan Sultan Iskandar Muda (Jalan Komplek Simprug Garden Blok D2), Kecamatan Kebayoran Lama, Kotamadya Jakarta Selatan, Propinsi DKI Jakarta, yang terdaftar atas nama Rita Indriawati.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar Rp 13.159.000.000.k. Jaminan pribadi yang diberikan oleh Tuan Lim Gunardi Hariyanto, sebagaimana termaktub dalam Akta Perjanjian Jaminan Pribadi- Penanggungan No. 18 tanggal 2 Desember 2011, yang dibuat dihadapan Veronica Nataadmadja, SH., M. Corp. Admin., M. Com (Business Law), Notaris di Jakarta.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar 100%.l. Jaminan pribadi yang diberikan oleh Tuan Lim Gunawan Hariyanto, sebagaimana termaktub dalam Akta Perjanjian Jaminan Pribadi-Penanggungan No. 19 tanggal 2 Desember 2011, yang dibuat dihadapan Veronica Nataadmadja, SH., M. Corp. Admin., M. Com (Business Law), Notaris di Jakarta.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar 100%.m. Jaminan korporasi yang diberikan oleh PT Harita Jayaraya, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum negara Indonesia, sebagaimana termaktub dalam Akta Perjanjian Jaminan Korporasi-Penanggungan No. 20 tanggal 2 Desember 2011, yang dibuat dihadapan Veronica Nataadmadja, SH., M. Corp. Admin., M. Com (Business Law), Notaris di Jakarta.Total nilai penjaminan sekurang-kurangnya sebesar 100%.Pada tanggal 25 Januari 2023 Perusahaan melunasi semua pinjaman bank sebesar Rp 140.005.900.000 (USD 8.900.000) kepada PT Bank DBS Indonesia.Dengan pelunasan ini semua fasilitas perbankan berdasarkan Perjanjian Fasilitas Perbankan No.508/STC-BSI/XII/2011 tanggal 2 Desember 2011 yang telah diubah beberapa kali dengan perubahan terakhir berdasarkan Perubahan Pertama atas Perubahan dan Penegasan Kembali Perjanjian Fasilitas Perbankan No.280/PFPA-DBSI/IX/1-2/2022 tanggal 28 September 2022 telah ditarik oleh PT Bank DBS Indonesia. Di sisi lain, semua jaminan yang melekat dengan perjanjian tersebut telah dikembalikan oleh pihak Bank kepada Perusahaan.
Page 43
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank asing lainnya USD 8,900,000 31 Agustus 2023 0.065 tingkat bunga tetap USD Other foreign banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.