Skip to content
Back to announcement

YPAS Report Lap Keu 30 September 2023.pdf

Financial statement Text extracted YPAS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 51

Page 1
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK

LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT)
DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(MATA UANG RUPIAH INDONESIA)
Page 2

          
Page 3
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT)
DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)




                                       DAFTAR ISI

                                                                    Halaman


Laporan Posisi Keuangan ……………………………………………………………………..                   1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain …………………………………         3

Laporan Perubahan Ekuitas …………………………………………………………………..                     4

Laporan Arus Kas ………………………………………………………………………………                           5

Catatan atas Laporan Keuangan ……………………………………………………………..               6 - 48



                                  **************************
Page 4
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)




                                                         Catatan       30 September 2023       31 Desember 2022

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                                                  2d, 4             163.024.335          462.059.401
Piutang usaha
    Pihak berelasi                                         2e, 2f,
                                                          5, 6, 12              962.126.145          348.477.425
    Pihak ketiga - bersih                                2e, 5, 12           71.229.477.467       95.180.533.650
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                                408.559.230        2.416.342.425
Persediaan - bersih                                      2g, 7, 12           59.575.289.908       65.767.928.320
Biaya dibayar di muka                                           2h              237.034.673           11.295.099
Uang muka pembelian                                              8            3.508.771.098        4.613.135.151

Jumlah Aset Lancar                                                         136.084.282.856       168.799.771.471


ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan - bersih                               2q, 14            1.447.569.991        1.140.070.514
                                                        2i, 2j, 2k,
Aset tetap - bersih                                          9, 12         106.983.813.352       113.746.593.588
Taksiran klaim pajak penghasilan                            2q, 14           6.522.324.079         6.345.858.060
Aset hak-guna - bersih                                      2u, 10              17.010.400            68.041.602
Aset tidak lancar lain-lain                                     11             600.000.000           400.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                   115.570.717.822       121.700.563.764

JUMLAH ASET                                                                251.655.000.678       290.500.335.235




                              Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian
                            yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                          1
Page 5
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)



                                                         Catatan       30 September 2023       31 Desember 2022

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                         12          50.946.097.458       93.375.029.020
Utang usaha
    Pihak berelasi                                        2f, 6, 13             893.274.176          949.987.109
    Pihak ketiga                                                 13          12.650.852.211       11.050.688.396
Utang pajak                                                 2q, 14              446.161.547          736.072.780
Beban harus dibayar                                              15           3.420.480.939        4.384.816.626
Uang muka dari pelanggan                                         19             647.349.569        1.191.471.260
Liabilitas sewa jangka pendek                               2u, 10                        -           75.173.844
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                      2p, 15            6.349.188.157        5.439.512.228

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                              75.353.404.057      117.202.751.263

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pihak berelasi                                           2f, 6         50.000.000.000       50.000.000.000
Estimasi liabilitas atas imbalan kerja
    karyawan                                                  2p, 23          2.874.168.849        2.655.101.524

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                             52.874.168.849       52.655.101.524

Jumlah Liabilitas                                                          128.227.572.906       169.857.852.787

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
    Modal dasar - 2.000.000.000 saham
    Modal ditempatkan dan disetor penuh -
        668.000.089 saham                                         16         66.800.008.900       66.800.008.900
Tambahan modal disetor - bersih                               2s, 17         28.054.021.637       28.054.021.637
Saldo laba
    Telah ditentukan penggunaannya
        untuk dana cadangan umum                                             14.000.000.000       14.000.000.000
    Belum ditentukan penggunaannya                                           14.573.397.235       11.788.451.911

Jumlah Ekuitas                                                             123.427.427.772       120.642.482.448

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                              251.655.000.678       290.500.335.235




                              Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian
                            yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                          2
Page 6
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)




                                                                            2023                     2022
                                                      Catatan          (Sembilan Bulan)         (Sembilan Bulan)

 PENJUALAN BERSIH                                   2f, 2n, 6, 19         255.654.322.704         275.956.369.587

 BEBAN POKOK PENJUALAN                              2f, 2n, 6, 20        (229.938.151.080 )      (259.511.774.008)

 LABA BRUTO                                                                 25.716.171.624         16.444.595.579

 Beban penjualan                                             2n, 21         (7.119.536.360 )       (6.508.526.945)
 Beban umum dan administrasi                                 2n, 21        (11.986.709.185 )      (13.332.651.960)
 Beban keuangan                                              2n, 22         (4.805.826.962 )       (4.868.907.646)
 Laba penjualan aset tetap                                        9            604.900.901                      -
 Rugi penghapusan aset tetap                                      9                      -         (1.582.027.539)
 Selisih kurs - bersih                                           2o             12.118.823             54.658.479
 Pendapatan bunga                                                2n                975.705              1.384.451
 Lain-lain - bersih                                              2n             15.876.337            (80.307.351)

 LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT
 PAJAK PENGHASILAN                                                           2.437.970.883         (9.871.782.932)

 MANFAAT PAJAK PENGHASILAN
 Pajak tangguhan                                             2q, 14            316.183.970           269.540.212

 Manfaat Pajak Penghasilan                                                     316.183.970           269.540.212

 LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN                                                2.754.154.853         (9.602.242.720)

 LABA KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang Tidak akan Direklasifikasi
     ke Laba Rugi
 Keuntungan aktuarial
     atas program imbalan pasti                                                  39.474.964          193.609.304
 Pajak penghasilan atas keuntungan
     aktuarial atas program imbalan pasti                                        (8.684.493 )         (42.594.047)

 Laba Komprehensif Lain - Setelah Pajak                                          30.790.471          151.015.257

 JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 PERIODE BERJALAN                                                            2.784.945.324         (9.451.227.463)

 LABA (RUGI) PER SAHAM                                       2r, 27                      4,12              (14,37)




                             Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian
                           yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                         3
Page 7
 q




PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)



                                                                                                               Saldo Laba
                                                               Tambahan
                                                              Modal Disetor -           Belum Ditentukan        Telah Ditentukan
                                         Modal Saham             Bersih                  Penggunaannya          Penggunaannya          Jumlah            Jumlah Ekuitas

Saldo 31 Desember 2021                    66.800.008.900         28.054.021.637             22.442.393.883            14.000.000.000   36.442.393.883      131.296.424.420

Laba komprehensif lain - setelah pajak                 -                        -              151.015.257                         -     151.015.257           151.015.257

Rugi periode berjalan                                  -                        -           (9.602.242.720 )                       -   (9.602.242.720)       (9.602.242.720)


Saldo 30 September 2022                   66.800.008.900         28.054.021.637              3.707.849.598            14.000.000.000   17.707.849.598      112.561.880.135


Saldo 31 Desember 2022                    66.800.008.900         28.054.021.637             11.788.451.911            14.000.000.000   25.788.451.911      120.642.482.448

Laba komprehensif lain - setelah pajak                 -                        -               30.790.471                         -      30.790.471            30.790.471

Laba periode berjalan                                  -                        -            2.754.154.853                         -    2.754.154.853        2.754.154.853


Saldo 30 September 2023                   66.800.008.900         28.054.021.637             14.573.397.235            14.000.000.000   28.573.397.235      123.427.427.772




                                                     Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian
                                                   yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                                    4
Page 8
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
LAPORAN ARUS KAS
SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)



                                                                            2023                     2022
                                                      Catatan          (Sembilan Bulan)         (Sembilan Bulan)
Penerimaan kas dari pelanggan                                            278.447.738.476          265.429.127.570
Pembayaran kas kepada pemasok                                           (173.943.129.609 )       (221.503.863.522)
Pembayaran kas kepada karyawan                                           (41.983.268.000 )        (44.147.457.622)
Pembayaran beban usaha                                                   (13.750.021.990 )        (14.642.785.503)
Kas yang diperoleh dari
     (digunakan untuk) operasi                                             48.771.318.877         (14.864.979.077)
Pembayaran beban keuangan                                                  (4.819.786.925 )        (2.863.594.543)
Pajak penghasilan dan
     pajak pertambahan nilai                                                 (466.507.252 )        (1.541.572.728)
Pendapatan bunga                                                                  975.705               1.384.451
Lain-lain                                                                   1.374.840.712          (1.424.123.677)
Kas Bersih yang Diperoleh dari
    (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi                                    44.860.841.117         (20.692.885.574)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                            9          (3.251.923.957 )       (20.780.294.741)
Hasil penjualan aset tetap                                      9             604.900.901                       -
Kas Bersih yang Digunakan untuk
    Aktivitas Investasi                                                    (2.647.023.056 )       (20.780.294.741)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari pinjaman bank jangka pendek                   12           20.039.754.312          68.637.449.665
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek                        12          (62.468.685.874 )       (26.241.620.226)
Pembayaran liabilitas sewa                                    10              (83.349.000 )           (83.349.000)
Kas Bersih yang Diperoleh dari
    (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan                                 (42.512.280.562 )        42.312.480.439
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN BANK                                                                 (298.462.501 )          839.300.124

DAMPAK BERSIH PERUBAHAN
NILAI TUKAR ATAS KAS DAN BANK                                                      (572.565 )         (36.444.918)

KAS DAN BANK AWAL PERIODE                                                     462.059.401            758.742.879

KAS DAN BANK AKHIR PERIODE                                                    163.024.335           1.561.598.085




                            Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian
                          yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                       5
Page 9
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


1.   UMUM

     a. Pendirian Perusahaan

        PT Yanaprima Hastapersada Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Indonesia pada tanggal
        14 Desember 1995 berdasarkan akta Notaris Emmy Hartati Yunizar, S.H., No. 38. Akta pendirian
        tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
        No. C2-3253.HT.01.01.TH.1996 tanggal 1 Maret 1996 dan telah diumumkan dalam Berita Negara
        Republik Indonesia No. 40 tanggal 17 Mei 1996, Tambahan No. 4599. Anggaran Dasar
        Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta Notaris Rusnaldy,
        S.H., No. 8 tanggal 15 Mei 2015, sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan,
        untuk disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tahun 2014. Akta perubahan
        tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
        Indonesia melalui Surat No. AHU-AH.01.03-0939930 tanggal 11 Juni 2015.

        Sesuai anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama adalah
        bergerak dalam bidang industri karung plastik dan yang sejenisnya.

        Perusahaan berkedudukan di Jakarta, dengan kantor pusat berlokasi di Gedung Graha Irama
        Lantai 2E, Jalan H.R. Rasuna Said Blok. X/1 Kav. 1-2, Jakarta Selatan, sedangkan pabriknya,
        saat ini berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya
        pada bulan Juli 1997.

        PT Hastagraha Bumipersada adalah entitas induk terakhir dari Perusahaan.

     b. Penawaran Umum Efek Saham Perusahaan

        Pada tanggal 22 Februari 2008, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
        Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM & LK) (sekarang Otoritas Jasa
        Keuangan/OJK) dengan suratnya No. S-1109/BL/2008 untuk melakukan penawaran umum atas
        68.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga penawaran Rp 545 per
        saham serta penerbitan 68.000.000 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp 680 setiap waran
        yang menyertai saham biasa atas nama Perusahaan kepada masyarakat. Perusahaan telah
        mencatatkan seluruh sahamnya beserta waran terkait pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada
        tanggal 5 Maret 2008.

     c. Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

        Susunan anggota Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan
        31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

        Komisaris
        Komisaris Utama                       :   Alexander Tanzil
        Komisaris                             :   Santoso Wijaya
        Komisaris Independen                  :   Sri Wahjuningsih

        Direksi
        Direktur Utama                        :   Jap Irwan Susanto
        Direktur Keuangan
            (Direktur Independen)             :   Rinawati




                                                  6
Page 10
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


1.   U M U M (lanjutan)

     c. Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan (lanjutan)

        Susunan anggota komite audit Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
        2022 adalah sebagai berikut:

        Ketua                                 :   Sri Wahjuningsih
        Anggota                               :   Rinna Yohana
        Anggota                               :   Patricia Sulistya Riani

        Jumlah remunerasi yang diberikan kepada komisaris dan direksi Perusahaan adalah sekitar
        952 juta dan Rp 674 juta, masing-masing untuk periode 2023 dan 2022. Pada tanggal
        30 September 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah karyawan tetap Perusahaan, masing-masing
        sejumlah 20 orang dan 16 orang (tidak diaudit).

     d. Penyelesaian Laporan Keuangan

        Laporan keuangan telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada
        tanggal 23 Oktober 2023.


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

        Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
        (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan-Peraturan serta Pedoman
        Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
        (“OJK”).

        Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras
        dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan posisi keuangan tanggal
        31 Desember 2022 dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan
        ekuitas dan laporan arus kas untuk sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
        2022.

        Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas, dengan
        menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan atas laporan
        keuangan yang relevan.

        Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus
        kas dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

        Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah, yang merupakan
        mata uang fungsional Perusahaan.

     b. Perubahan Kebijakan Akuntansi

        Standar baru dan amandemen standar yang telah diterbitkan dan relevan bagi Perusahaan yang
        wajib diterapkan untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai
        berikut:



                                                  7
Page 11
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     b. Perubahan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)

        Standar baru dan amandemen standar yang telah diterbitkan dan relevan bagi Perusahaan yang
        wajib diterapkan untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai
        berikut:

        •      Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas diklasifikasikan sebagai
               jangka pendek atau jangka panjang.
        •      Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang pengungkapan kebijakan
               akuntansi.
        •      Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan.
        •      Amendemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”
               tentang definisi estimasi akuntansi.
        •      Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan” tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
               yang timbul dari transaksi tunggal.

        Implementasi dan standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah
        yang dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.

     c. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

        Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi
        lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:

        i. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
        ii. untuk diperdagangkan,
        iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali
             yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam
             paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

        Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

        Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:

        i.     akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
        ii.    untuk diperdagangkan,
        iii.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau.
        iv.    tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
               setelah tanggal pelaporan.

        Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

        Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset lancar dan liabilitas pajak tangguhan
        diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.




                                                         8
Page 12
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     d. Kas dan Bank

          Kas dan bank terdiri atas kas dan penempatan di bank yang tidak dibatasi penggunaannya, dan
          tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dan perjanjian fasilitas kredit lainnya.

     e. Piutang Usaha

          Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih setelah dikurangi dengan penyisihan penurunan nilai
          piutang usaha. Kebijakan akuntansi untuk penyisihan atas penurunan nilai dijabarkan dalam
          Catatan 2l.

     f.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

          Perusahaan menerapkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

          Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam
          catatan atas laporan keuangan.

     g. Persediaan

          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih.
          Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata bergerak. Penyisihan
          penurunan nilai persediaan dibentuk berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan
          pada akhir periode, untuk menyesuaikan nilai tercatat persediaan menjadi nilai realisasi bersih.

     h. Biaya Dibayar di Muka

          Biaya dibayar di muka dibebankan sesuai masa manfaat masing-masing biaya yang bersangkutan
          dengan menggunakan metode garis lurus.

     i.   Aset Tetap

          Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan
          biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan
          kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan.

          Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
          penyusutan dan kerugian penurunan nilai.

          Pada setiap akhir periode pelaporan, taksiran masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap
          ditelaah oleh manajemen dan jika perlu disesuaikan secara prospektif.

          Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan
          maksud penggunaannya dan dihitung dengan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
          manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut:

                                                                                               Tahun

          Bangunan dan prasarana                                                                  20
          Mesin dan peralatan                                                                   4 - 20
          Perlengkapan pabrik                                                                   4-8
          Peralatan kantor                                                                      4-8
          Kendaraan                                                                             4-8

                                                    9
Page 13
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     i.   Aset Tetap (lanjutan)

          Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen
          berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang
          pada saat jatuh tempo.

          Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna
          Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
          bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. Sementara
          biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk HGU,
          HGB dan HP diakui pada laporan posisi keuangan dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih
          pendek antar umur hukum hak dan umur ekonomi tanah.

          Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain pada saat terjadinya; pengeluaran dalam jumlah signifikan dan yang
          memperpanjang masa manfaat aset atau yang memberikan tambahan manfaat aset atau yang
          memberikan tambahan manfaat ekonomis dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak
          dipergunakan lagi atau yang dijual, dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan dan
          laba atau rugi yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
          periode yang bersangkutan.

     j.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

          Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
          mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi
          untuk aset individual. Jika tidak mungkin untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual,
          maka Perusahaan menentukan nilai terpulihkan dari Unit Penghasilan Kas (UPK) yang mana aset
          tercakup (aset dari UPK).

          Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih
          tinggi antara nilai wajarnya dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya. Jika nilai tercatat
          aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami
          penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi
          penurunan nilai diakui pada laba rugi sebagai “rugi penurunan nilai”. Dalam menghitung nilai
          pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat
          diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko
          spesifik atas aset.

          Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar
          terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model
          penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini di dikuatkan
          oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar lain yang tersedia.

          Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang
          konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.

          Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
          penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin tidak ada
          lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas mengestimasi jumlah
          terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya
          untuk suatu aset dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
          menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.

                                                      10
Page 14
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)

          Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya
          maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui
          untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba
          rugi. Setelah pembalikan tersebut diakui sebagai laba rugi, penyusutan aset tersebut disesuaikan
          di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang nilai
          sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

     k. Aset Dalam Penyelesaian

          Aset dalam penyelesaian (disajikan sebagai bagian dari akun “Aset Tetap” pada laporan posisi
          keuangan) dinyatakan berdasarkan biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan akan
          direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat aset tersebut telah diselesaikan dan siap untuk
          digunakan.

     l.   Instrumen Keuangan

          1. Aset Keuangan

             Pengakuan dan pengukuran awal

             Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang
             diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
             melalui pendapatan komprehensif lainnya, dan (c) aset keuangan yang diukur pada biaya
             perolehan diamortisasi.

             Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan aset
             tidak lancar lain-lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya
             diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
             laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

             Perusahaan menggunakan 2 (dua) metode untuk mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu
             model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas
             kontraktual dari aset keuangan (“SPPI”).

             Pengujian SPPI

             Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Perusahaan menilai persyaratan kontraktual
             keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

             Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan
             pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada
             pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).

             Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas
             nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Perusahaan
             menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor- faktor yang relevan seperti mata uang
             dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan.

             Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas
             risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan
             pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus
             seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair Value through Profit or Loss
             (“FVTPL”).

                                                    11
Page 15
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     l.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          1.   Aset Keuangan (lanjutan)

               Penilaian model bisnis

               Perusahaan menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan
               bagaimana Perusahaan mengelola kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan
               bisnisnya.

               Model bisnis Perusahaan tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada
               tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang
               dapat diamati seperti:

               •   Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
                   tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci;
               •   Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam
                   model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
               •   Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada
                   nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
               •   Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting
                   dari penilaian Perusahaan.

               Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa
               mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah
               pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan,
               Perusahaan tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model
               bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset
               keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.

               Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola
               dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan
               arus kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal
               tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) dari
               jumlah pokok terutang.

               Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
               diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya
               perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif.

               Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat
               dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai “Pendapatan
               Keuangan”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang
               dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui didalam laporan keuangan sebagai “Kerugian
               penurunan nilai”.




                                                     12
Page 16
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     l.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          2.   Liabilitas Keuangan

               Pengakuan dan pengukuran awal

               Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
               melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan
               menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

               Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat
               diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan
               yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar
               liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat
               diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
               wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.

               Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, beban
               harus dibayar, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, uang muka dari pelanggan, liabilitas
               sewa dan utang pihak berelasi. diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
               dengan biaya diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada
               nilai wajar melalui laba rugi.

               Pengukuran selanjutnya

               Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya
               perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.

               Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman
               terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam
               laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi
               SBE.

               Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium
               atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE.
               Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban Keuangan” dalam laba rugi.

               Penghentian pengakuan

               Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan
               dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

               Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
               pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan
               dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi
               persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan
               pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
               keuangan tersebut diakui pada laba rugi.




                                                      13
Page 17
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     l.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          3. Reklasifikasi Instrumen Keuangan

             Perusahaan diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki
             jika Perusahaan mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Perusahaan
             tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas liabilitas keuangan.

             Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan
             operasional Perusahaan seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis.
             Selain itu, Perusahaan perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada pihak
             eksternal.

             Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan
             dengan aset keuangan tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi
             pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset
             keuangan antara bagian dari Perusahaan dengan model bisnis berbeda.

          4. Saling Hapus dari Instrumen Keuangan

             Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam
             laporan posisi keuangan jika Perusahaan memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum
             untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk
             menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
             secara simultan. Hak saling hapus harus ada pada saat ini daripada bersifat kontinjen atas
             terjadinya suatu peristiwa di masa depan dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam
             situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan.

     m. Pengukuran Nilai Wajar

          Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan
          pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
          pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

          Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non- keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
          pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
          tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
          menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

          Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai
          tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati
          (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati
          (unobservable).

          Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
          dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang
          signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:




                                                    14
Page 18
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     m. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

        i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
             identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
        ii) Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
             signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara
             langsung atau tidak langsung.
        iii) Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
             signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
             langsung atau tidak langsung.

        Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan
        menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi
        ulang atas penetapan kategori (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan
        terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.

     n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Perusahaan menerapkan PSAK 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, yang
        mensyaratkan pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut:

        1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
        2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
           janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
           ke pelanggan.
        3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak
           pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
           diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
        4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
           jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
           Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
           berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
        5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
           barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
           barang atau jasa tersebut).

        Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui,
        pada saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu).

        Penerimaan kas dari pelanggan sehubungan dengan transaksi penjualan yang belum memenuhi
        kriteria pengakuan pendapatan, dicatat sebagai bagian dari ”Uang Muka dari Pelanggan” dalam
        laporan posisi keuangan.

        Pengakuan beban

        Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).

     o. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

        Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi
        dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
        asing disesuaikan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs rata-rata Bank Indonesia yang berlaku pada
        tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi, dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi
        periode berjalan.

                                                   15
Page 19
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     o. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing (lanjutan)

        Pada tanggal laporan posisi keuangan, kurs rata-rata dari mata uang asing yang digunakan
        adalah sebagai berikut:

        Mata Uang Asing                                       30 September 2023       31 Desember 2022
        Dolar Amerika Serikat (US$) 1                                   15.526,00              15.731,00
        Euro Eropa (EUR) 1                                              16.404,01              16.712,63

     p. Imbalan Kerja Karyawan

        Imbalan kerja jangka pendek

        Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan
        dan imbalan atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa
        tersebut diberikan.

        Imbalan pascakerja

        Perusahaan telah menerapkan PSAK No. 24 “Imbalan Kerja”. Penyisihan tersebut diestimasi
        dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode "Project Unit Credit”.

        Perusahaan telah menerapkan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) No. 11 Tahun 2020 dan
        peraturan penerapan terkaitnya PP 35 Tahun 2021 yang diterbitkan di bulan Februari 2021.

        Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian akturial, segera diakui pada laporan
        posisi keuangan dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui
        penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi
        ke laba rugi periode berikutnya.

        Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
        i) ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; atau
        ii) ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

        Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas
        imbalan kerja. Perusahaan mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada
        laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain:
        i) biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas
            penyelesaian (curtailment) tidak rutin dan
        ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

     q. Pajak Penghasilan

        Pajak kini

        Aset atau liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat
        direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
        digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif
        telah berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat Perusahaan beroperasi dan menghasilkan
        pendapatan kena pajak. Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban
        operasi lain karena tidak dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.



                                                   16
Page 20
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q. Pajak Penghasilan (lanjutan)

          Pajak kini (lanjutan)

          Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain karena tidak
          dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.

          Pajak tangguhan

          Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
          pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir
          periode pelaporan.

          Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap perbedaan temporer kena pajak.

          Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
          fiskal belum dikompensasi, sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan
          tersedia untuk dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal
          belum dikompensasi.

          Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan
          diturunkan ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang
          memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi.
          Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak
          diakui sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba
          kena pajak mendatang akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
          berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan
          peraturan pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

          Pajak Pertambahan Nilai

          Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN“)
          kecuali:
          •  PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor
             pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai
             bagian dari item beban-beban yang diterapkan; dan
          •  Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

          Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai
          bagian dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan.

     r.   Laba (Rugi) per Saham

          Pada periode 2023 dan 2022, Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham yang bersifat
          dilutif, oleh karena itu, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain.

          Laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) periode berjalan dengan jumlah rata-
          rata tertimbang saham yang beredar dalam periode yang bersangkutan yaitu sejumlah
          668.000.089 saham.



                                                      17
Page 21
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     s. Biaya Emisi Efek Ekuitas

          Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum saham Perusahaan kepada
          masyarakat dicatat dan disajikan sebagai pengurang terhadap akun “Tambahan Modal Disetor -
          Bersih” (agio saham) yang berasal dari penawaran umum saham tersebut (Catatan 1b dan 17).

     t.   Informasi Segmen

          Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan
          jasa (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi
          tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

          Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
          keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
          kepada segmen dan menilai kinerjanya.

          Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan
          langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
          kepada segmen tersebut.

     u. Sewa

          Perusahaan menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya,
          jika kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset terindentifikasi untuk suatu
          periode waktu sebagai imbalan untuk imbalan.

          Sebagai Penyewa

          Perusahaan menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk seluruh sewa,
          kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui liabilitas
          sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang memberikan hak untuk
          menggunakan aset pendasarnya.

          Pembayaran sewa minimum harus dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan
          dan bagian yang merupakan pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu
          tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan dibebankan
          langsung pada laba rugi.

          Aset hak-guna

          Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak
          guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang
          disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
          ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan
          dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset
          pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang
          diterima.

          Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan
          hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.



                                                    18
Page 22
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     u. Sewa (lanjutan)

        Sebagai Penyewa (lanjutan)

        Aset hak-guna (lanjutan)

        Jika kepemilikan aset sewa beralih kepada Perusahaan pada akhir masa sewa atau biaya
        perolehan merefleksikan penyewa akan mengeksekusi opsi beli, depresiasi dihitung dengan
        menggunakan estimasi umur manfaat aset. Aset hak-guna juga diuji penurunan nilainya sesuai
        dengan PSAK 48 “Penurunan Nilai Aset“.

        Liabilitas sewa

        Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini
        pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup
        pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa,
        pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan
        akan dibayar di bawah jaminan nilai sisa. Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan
        dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan dan pembayaran
        denda untuk penghentian sewa, jika masa sewa mencerminkan Perusahaan melaksanakan opsi
        untuk mengakhiri. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui
        sebagai beban (kecuai terjadi untuk menghasilkan persediaan) pada periode di mana peristiwa
        atau kondisi yang memicu terjadinya pembayaran.

        Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman
        inkremental pada tanggal dimulainya sewa karena tingkat suku bunga implisit dalam sewa tidak
        dapat segera ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk
        mencerminkan penambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain
        itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa
        (misalnya, perubahan pembayaran masa depan akibat perubahan indeks atau kurs yang
        digunakan untuk pembayaran sewa) atau perubahan peniliaian opsi untuk membeli aset yang
        mendasarinya.

        Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai - Rendah

        Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-
        pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas aset bernilai, rendah.
        Perusahaan mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar
        garis lurus selama masa sewa.

        Sebagai pemberi sewa

        Sewa yang dalam pengaturannya Perusahan tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko
        dan manfaat terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
        Pendapatan sewa yang timbul dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa dan
        disertakan dalam pendapatan pada laba rugi karena sifat operasinya. Biaya langsung awal yang
        timbul dalam negosiasi dan pengaturan sewa operasi ditambahkan ke nilai tercatat dari aset
        sewaan dan diakui selama masa sewa atas dasar yang sama dengan pendapatan sewa.

        Metode untuk mengalokasikan penerimaan kotor ke periode akuntansi disebut sebagai “metode
        aktuarial“. Metode aktuarial mengalokasikan sewa antara pendapatan keuangan dan pembayaran
        kembali dari modal di setiap periode akuntansi dimana pendapatan keuangan akan muncul
        sebagai tingkat imbal balik tetap pada investasi bersih penyewa di dalam suatu sewa.


                                                   19
Page 23
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     v. Provisi

         Provisi diakui jika Perusahaan memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
         konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut
         mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang
         andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dibuat.

         Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
         estimasi kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumberdaya yang mengandung
         manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi dibatalkan.


3.   SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN

     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan
     manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan
     dalam laporan keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat
     estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah
     estimasi yang dibuat.

     Pertimbangan

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
     Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan:

     Penentuan mata uang fungsional

     Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana
     Perusahaan beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan
     beban dari penjualan barang dan jasa yang diberikan.

     Perpajakan

     Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks dan perubahan peraturan
     perpajakan, jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan dapat menyebabkan
     penyesuaian di masa depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat.

     Estimasi juga diperlukan dalam menentukan cadangan untuk pajak penghasilan badan. Transaksi dan
     perhitungan tertentu yang selama kegiatan usaha normal selalu dikenakan pajak.

     Perusahaan mengakui liabilitas untuk masalah pajak penghasilan badan berdasarkan perkiraan
     apakah tambahan pajak penghasilan badan akan jatuh tempo.

     Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

     Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
     liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi.
     Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi
     Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2l.



                                                    20
Page 24
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


3.   SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

     Pertimbangan (lanjutan)

     Sewa

     Perusahaan menerapkan PSAK 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan
     dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai 'Sewa Operasi'.

     Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung,
     sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
     mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
     dengan imbalan.

     Estimasi dan Asumsi

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode
     pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset
     dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan
     asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan
     situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi
     diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
     terjadinya.

     Cadangan atas penurunan nilai piutang usaha

     Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL atas piutang usaha. Tarif provisi
     didasarkan pada hari yang lewat jatuh tempo untuk mengelompokan pelanggan ke segmen yang
     memiliki pola kerugian serupa. Matriks provisi awalnya berdasarkan tarif default yang diamati
     Perusahaan secara historis. Perusahaan akan mengkalibrasi matriks tersebut untuk menyesuaikan
     pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi kedepan. Misalnya, jika prakiraan kondisi
     ekonomi diperkirakan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah
     default di sektor usaha Perusahaan, tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal
     pelaporan, tarif default yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimasi ke
     depan dianalisa kembali.

     Penilaian korelasi antara tingkat default yang dapat diamati secara historis, taksiran kondisi ekonomi
     dan ECL adalah estimasi yang signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan
     taksiran kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan dan perkiraan kondisi
     ekonomi mungkin juga tidak mewakili aktual default pelanggan yang sebenarnya di masa depan.

     Penyusutan Aset Tetap

     Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
     masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
     sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur secara umum diharapkan dalam industri dimana
     Perusahaan menjalankan bisnisnya.

     Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat
     ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
     Nilai tercatat bersih aset tetap Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
     masing-masing adalah sebesar Rp 106.983.813.352 dan Rp 113.746.593.588. Penjelasan lebih rinci
     diungkapkan dalam Catatan 9.


                                                    21
Page 25
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


3.   SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)
     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Penyusutan aset hak-guna
     Biaya perolehan aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
     manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset hak-guna 3 (tiga)
     tahun, yang merupakan umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan
     menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
     mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa
     depan mungkin direvisi.
     Imbalan Kerja
     Penentuan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
     oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara
     lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan,
     tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi
     tersebut adalah wajar dan sesuai. Nilai tercatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan
     Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, masing-masing adalah
     sebesar Rp 2.874.168.849 dan Rp 2.655.101.524. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan
     23.

     Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
     transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
     kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
     estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

4.   KAS DAN BANK

     Akun ini terdiri dari:

                                                             30 September 2023     31 Desember 2022

     Kas                                                             74.045.232            74.914.129
     Bank
     Pihak ketiga
     Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                    29.286.099            70.016.254
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               21.557.180             9.760.404
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                       7.166.267            17.060.304
         PT Bank Permata Tbk                                                  -             1.319.929
     Dolar Amerika Serikat
         PT Bank Central Asia Tbk
             (US$ 1.995 pada tanggal 30 September 2023 dan
             US$ 18.371 pada tanggal 31 Desember 2022)               30.969.557           288.988.381
     Jumlah Kas dan Bank                                           163.024.335            462.059.401


     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat kas dan bank Perusahaan
     yang dibatasi penggunaannya atau ditempatkan pada pihak berelasi.


                                                 22
Page 26
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


5.   PIUTANG USAHA

     Rincian piutang usaha:

                                                                      30 September 2023               31 Desember 2022
     Pihak Berelasi (Catatan 6)
     Rupiah                                                                      962.126.145                348.477.425

     Pihak Ketiga
     Rupiah                                                                71.628.896.131                96.028.669.504
     Dolar Amerika Serikat
         (US$ 83.970 pada tanggal 30 September 2023 dan
         US$ 67.206 pada tanggal 31 Desember 2022)                               842.049.615                581.771.751
     Jumlah                                                                72.470.945.746                96.610.441.255
     Dikurangi penyisihan penurunan nilai piutang usaha                        (1.241.468.279 )          (1.429.907.605)
     Jumlah pihak ketiga - bersih                                          71.229.477.467                95.180.533.650
     Piutang Usaha - Bersih                                                72.191.603.612                95.529.011.075


     Analisis umur piutang usaha tersebut pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
     adalah sebagai berikut:

                                                                    Mata Uang Asing

                                                                                     Ekuivalen               Jumlah
     30 September 2023                Rupiah                 Jumlah                Dalam Rupiah           Dalam Rupiah

     Belum jatuh tempo               52.087.185.263                        -                      -          52.087.185.263
     Lewat jatuh tempo:
         1 - 30 hari                 15.271.734.342                        -                      -          15.271.734.342
         31 - 60 hari                 4.118.201.003                        -                      -           4.118.201.003
         61 - 90 hari                   315.306.600                        -                      -             315.306.600
         >90 hari                       798.595.068                   83.970            842.049.615           1.640.644.683

     Jumlah                          72.591.022.276                   83.970            842.049.615          73.433.071.891



                                                                    Mata Uang Asing

                                                                                     Ekuivalen               Jumlah
     31 Desember 2022                 Rupiah               Jumlah (US$)            dalam Rupiah           dalam Rupiah

     Belum jatuh tempo               60.058.166.932                        -                      -          60.058.166.932
     Lewat jatuh tempo:
         1 - 30 hari                 17.116.637.788                        -                      -          17.116.637.788
         31 - 60 hari                 8.576.097.004                        -                      -           8.576.097.004
         61 - 90 hari                 2.904.658.443                        -                      -           2.904.658.443
         >90 hari                     7.721.586.762                   67.206            581.771.751           8.303.358.513

     Jumlah                          96.377.146.929                   67.206            581.771.751          96.958.918.680




                                                      23
Page 27
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


5.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Mutasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                              2023                         2022
                                                                         (Sembilan Bulan)             (Sembilan Bulan)
     Saldo awal periode                                                          1.429.907.605            1.014.928.218
     Perubahan selama periode berjalan:
         Penyisihan (pemulihan) periode berjalan                                  (188.439.326)             401.821.867
     Saldo akhir periode                                                         1.241.468.279            1.416.750.085


     Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha tersebut cukup untuk
     menutupi kemungkinan kerugian yang timbul akibat tidak tertagihnya piutang.

     Pada tanggal 30 September 2023, piutang usaha Perusahaan dijadikan sebagai jaminan dengan
     penyerahan hak secara fidusia atas fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk, sebagaimana
     yang dijelaskan dalam Catatan 12.


6.   SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

     Perusahaan, dalam kegiatan usaha normal, melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Rincian
     saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
                                                                                          Persentase Terhadap
                                                      Jumlah                                Jumlah Aset (%)
                                       30 September 2023   31 Desember 2022       30 September 2023    31 Desember 2022
     Piutang Usaha
     PT Forindoprima Perkasa                 961.226.145          348.477.425                  0,38                 0,12
     PT Yanasurya Bhaktipersada                  900.000                    -                  0,00                    -

     Jumlah                                  962.126.145          348.477.425                  0,38                 0,12


                                                                                          Persentase Terhadap
                                                      Jumlah                              Jumlah Liabilitas (%)
                                       30 September 2023   31 Desember 2022       30 September 2023    31 Desember 2022

     Utang Usaha
     PT Forindoprima Perkasa                 893.274.176          949.987.109                  0,70                 0,56

     Utang Pihak Berelasi
     (lihat Catatan 25)
           PT Hastagraha Bumipersada      50.000.000.000        50.000.000.000                38,99                29,44


                                                                                          Persentase Terhadap
                                                                                           Jumlah Akun yang
                                                      Jumlah                               Bersangkutan (%)
                                            2023                2022                   2023                 2022
                                       (Sembilan Bulan)    (Sembilan Bulan)       (Sembilan Bulan)     (Sembilan Bulan)

     Penjualan Bersih
     PT Forindoprima Perkasa               4.282.761.553         6.442.898.336                 1,68                 2,34
     PT Yanasurya Bhaktipersada            3.373.407.932         3.760.866.466                 1,32                 1,36
     Jumlah                                7.656.169.485        10.203.764.802                 3,00                 3,70



                                                           24
Page 28
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


6.   SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
                                                                                         Persentase Terhadap
                                                                                          Jumlah Akun yang
                                                       Jumlah                             Bersangkutan (%)
                                           2023                  2022                 2023                   2022
                                      (Sembilan Bulan)      (Sembilan Bulan)     (Sembilan Bulan)       (Sembilan Bulan)
     Pembelian
     PT Forindoprima Perkasa                2.863.496.076        1.149.419.500                1,12                      0,42
     PT Yanasurya Bhaktipersada                         -          108.900.000                   -                      0,04

     Jumlah                                 2.863.496.076        1.258.319.500                1,12                      0,46

     Beban Umum dan Administrasi -
     Beban Sewa (Catatan 25)
     Alexander Tanzil                          3.750.000             3.750.000               50,00                     50,00
     Santoso Wijaya                            3.750.000             3.750.000               50,00                     50,00

     Jumlah                                    7.500.000             7.500.000             100,00                     100,00


     Rincian transaksi dan saldo berdasarkan sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai
     berikut:
       No.        Pihak-pihak Berelasi                      Sifat Relasi                            Jenis Transaksi

       1.      PT Hastagraha Bumipersada       Pemegang saham Perusahaan                Transaksi keuangan
       1.      PT Yanasurya Bhaktipersada      Entitas dengan pengendalian bersama      Transaksi usaha
       2.      PT Forindoprima Perkasa         Entitas dengan pengendalian bersama      Transaksi usaha

     Jumlah kompensasi personil manajemen kunci (komisaris dan direksi) dalam Perusahaan:

                                                                                 2023                      2022
                                                                            (Sembilan Bulan)          (Sembilan Bulan)
     Imbalan kerja jangka pendek
        (dalam jutaan Rupiah)                                                             952                           674


     Jumlah dalam tabel di atas merupakan jumlah yang diakui sebagai biaya selama periode pelaporan
     sehubungan dengan kompensasi yang diberikan kepada personil manajemen kunci tersebut.

     Manajemen kunci Perusahaan meliputi semua anggota komisaris dan direksi.


7.   PERSEDIAAN

     Persediaan terdiri dari:

                                                                           30 September 2023         31 Desember 2022

     Barang jadi                                                               11.383.605.114            20.100.483.088
     Barang dalam proses                                                       19.734.653.521            25.588.239.685
     Bahan baku dan bahan pembantu                                             29.245.988.014            20.868.162.288
     Jumlah                                                                    60.364.246.649            66.556.885.061
     Dikurangi penyisihan penurunan nilai persediaan                             (788.956.741 )            (788.956.741)
     Bersih                                                                    59.575.289.908            65.767.928.320




                                                            25
Page 29
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


7.   PERSEDIAAN (lanjutan)

     Mutasi penyisihan atas penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:

                                                                     2023                 2022
                                                                (Sembilan Bulan)     (Sembilan Bulan)
     Saldo awal periode                                               788.956.741         788.956.741
     Perubahan selama periode berjalan:
         Penyisihan periode berjalan                                             -                   -
     Saldo akhir periode                                              788.956.741         788.956.741


     Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk
     menutupi kemungkinan kerugian yang terjadi akibat penurunan nilai persediaan.

     Pada tanggal 30 September 2023, persediaan Perusahaan dijadikan sebagai jaminan dengan
     penyerahan hak secara fidusia atas fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk, sebagaimana
     yang dijelaskan dalam Catatan 12.

     Pada tanggal 30 September 2023, persediaan tersebut telah diasuransikan terhadap risiko kerugian
     kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan secara keseluruhan sekitar
     US$ 5.000.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
     kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.


8.   UANG MUKA PEMBELIAN

     Akun ini merupakan uang muka pembelian kepada pihak ketiga atas pembelian bahan baku dan
     bahan pembantu, dengan rincian sebagai berikut:

                                                              30 September 2023      31 Desember 2022
     Pihak Ketiga
     Rupiah                                                           190.096.000                    -
     Dolar Amerika Serikat
         (US$ 215.408 pada tanggal 30 September 2023 dan
         US$ 287.755 pada tanggal 31 Desember 2022)                 3.318.675.098        4.477.111.673
     Euro Eropa
         (EUR 8.306 pada tanggal 31 Desember 2022)                               -        136.023.478
     Jumlah                                                         3.508.771.098        4.613.135.151




                                                   26
Page 30
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


9.   ASET TETAP

     Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                     30 September 2023
                                Saldo Awal       Penambahan            Pengurangan        Reklasifikasi       Saldo Akhir
     Nilai Tercatat
     Pemilikan Langsung
     Tanah                      35.817.601.419                -                       -                   -    35.817.601.419
     Bangunan dan prasarana     64.929.439.865       59.590.000                       -                   -    64.989.029.865
     Mesin dan peralatan       172.151.619.276    2.593.485.280           2.620.763.365                   -   172.124.341.191
     Perlengkapan pabrik         3.189.371.470       16.308.784                       -                   -     3.205.680.254
     Peralatan kantor            1.907.922.367       53.940.505                       -                   -     1.961.862.872
     Kendaraan                   2.640.038.148                -                       -                   -     2.640.038.148
     Jumlah Nilai Tercatat     280.635.992.545    2.723.324.569           2.620.763.365                   -   280.738.553.749
     Aset dalam Penyelesaian
     Mesin dan peralatan                     -     528.599.388                        -                   -      528.599.388
     Jumlah Nilai Tercatat     280.635.992.545    3.251.923.957           2.620.763.365                   -   281.267.153.137

     Akumulasi Penyusutan
     Pemilikan Langsung
     Bangunan dan prasarana     38.861.959.011    2.158.313.611                       -                   -    41.020.272.622
     Mesin dan peralatan       120.530.021.079    7.776.902.684           2.620.763.365                   -   125.686.160.398
     Perlengkapan pabrik         3.161.988.418        9.612.967                       -                   -     3.171.601.385
     Peralatan kantor            1.695.392.304       69.874.931                       -                   -     1.765.267.235
     Kendaraan                   2.640.038.145                -                       -                   -     2.640.038.145
     Jumlah Akumulasi
        Penyusutan             166.889.398.957   10.014.704.193           2.620.763.365                   -   174.283.339.785
     Nilai Buku                113.746.593.588                                                                106.983.813.352


                                                                  31 Desember 2022
                                Saldo Awal       Penambahan            Pengurangan        Reklasifikasi       Saldo Akhir

     Nilai Tercatat
     Pemilikan Langsung
     Tanah                      35.817.601.419                -                       -                   -    35.817.601.419
     Bangunan dan prasarana     56.396.519.865    8.532.920.000                       -                   -    64.929.439.865
     Mesin dan peralatan       169.122.835.206   16.905.229.590          13.876.445.520                   -   172.151.619.276
     Perlengkapan pabrik         3.169.966.470       19.405.000                       -                   -     3.189.371.470
     Peralatan kantor            1.775.563.956      132.358.411                       -                   -     1.907.922.367
     Kendaraan                   2.668.593.417                -              28.555.269                   -     2.640.038.148

     Jumlah Nilai Tercatat     268.951.080.333   25.589.913.001          13.905.000.789                   -   280.635.992.545

     Akumulasi Penyusutan
     Pemilikan Langsung
     Bangunan dan prasarana     36.001.697.886    2.860.261.125                       -                   -    38.861.959.011
     Mesin dan peralatan       122.901.420.668    9.923.018.656          12.294.418.245                   -   120.530.021.079
     Perlengkapan pabrik         3.150.952.668       11.035.750                       -                   -     3.161.988.418
     Peralatan kantor            1.618.806.041       76.586.263                       -                   -     1.695.392.304
     Kendaraan                   2.668.593.414                -              28.555.269                   -     2.640.038.145

     Jumlah Akumulasi
          Penyusutan           166.341.470.677   12.870.901.794          12.322.973.514                   -   166.889.398.957

     Nilai Buku                102.609.609.656                                                                113.746.593.588



     Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
     sebesar Rp 10.014.704.193 dan Rp 9.407.872.727, masing-masing untuk periode 2023 dan 2022
     yang dibebankan sebagai berikut:




                                                          27
Page 31
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


9.   ASET TETAP (lanjutan)

                                                                    2023                  2022
                                                               (Sembilan Bulan)      (Sembilan Bulan)
     Beban pabrikasi                                                9.626.885.779        9.042.595.241
     Beban umum dan administrasi (Catatan 21)                         387.818.414          365.277.486
     Jumlah                                                       10.014.704.193         9.407.872.727

     Rincian penjualan aset tetap pada periode 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                          2023
                                                                                     (Sembilan Bulan)
     Nilai tercatat                                                                      2.620.763.365
     Akumulasi penyusutan                                                                2.620.763.365
     Nilai buku                                                                                     -
     Harga jual                                                                           604.900.901
     Laba penjualan aset tetap                                                            604.900.901


     Rincian penghapusan aset tetap pada periode 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                          2022
                                                                                     (Sembilan Bulan)
     Nilai tercatat                                                                      9.438.096.878
     Akumulasi penyusutan                                                                7.856.069.339
     Nilai buku                                                                          1.582.027.539
     Harga jual                                                                                      -
     Rugi penghapusan aset tetap                                                         1.582.027.539


     Pada periode 2023 dan 2022, laba penjualan aset tetap dan rugi penghapusan aset tetap disajikan
     sebagai akun “Laba Penjualan Aset Tetap” dan “Rugi Penghapusan Aset Tetap” dalam laporan laba
     rugi dan penghasilan komprehensif lain.

     Pada tanggal 30 September 2023, aset tetap tersebut telah diasuransikan terhadap risiko kerugian
     kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 87 milyar dan US$ 16.000.000.
     Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
     kerugian atas risiko tersebut.

     Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dari seluruh aset Perusahaan tersebut dapat dipulihkan,
     sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai atas aset tersebut.

     Pada tanggal 30 September 2023, aset tetap berupa tanah dan bangunan pabrik dijadikan sebagai
     jaminan atas fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk, sebagaimana yang dijelaskan dalam
     Catatan 12.

     Pada tanggal 30 September 2023, Hak Guna Bangunan (HGB) Perusahaan memiliki sisa jangka
     waktu yang berkisar antara 2-18 tahun. Manajemen berpendapat bahwa jangka waktu HGB tersebut
     dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo.

                                                   28
Page 32
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


10. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA

    Rincian aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                                                                   30 September 2023

                                            Saldo Awal       Penambahan         Penghapusan        Saldo Akhir

    Harga perolehan
    Sewa ruangan kantor                       204.124.808                 -                   -       204.124.808

    Akumulasi penyusutan
    Sewa ruangan kantor                       136.083.206        51.031.202                   -       187.114.408

    Nilai tercatat - bersih                     68.041.602                                             17.010.400



                                                                    31 Desember 2022

                                            Saldo Awal       Penambahan         Penghapusan        Saldo Akhir

    Harga perolehan
    Sewa ruangan kantor                       204.124.808                 -                   -       204.124.808

    Akumulasi penyusutan
    Sewa ruangan kantor                         68.041.603       68.041.603                   -       136.083.206

    Nilai tercatat - bersih                   136.083.205                                              68.041.602



    Rincian liabilitas sewa adalah sebagai berikut:

                                                               30 September 2023           31 Desember 2022
    Liabilitas sewa
    Bagian jangka pendek                                                               -            75.173.844


    Jumlah yang diakui dalam laporan arus kas adalah sebagai berikut:

                                                                     2023                          2022
                                                                (Sembilan Bulan)              (Sembilan Bulan)
    Jumlah kas keluar untuk
       Pembayaran liabilitas sewa                                         75.173.844                67.800.536
       Pembayaran bunga                                                    8.175.156                15.548.464
    Jumlah                                                                83.349.000                83.349.000


    Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai
    berikut:

                                                                     2023                          2022
                                                                (Sembilan Bulan)              (Sembilan Bulan)
    Bunga liabilitas sewa                                                  8.175.156                15.548.464
    Beban penyusutan aset hak-guna (Catatan 21)                           51.031.202                51.031.202




                                                      29
Page 33
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


10. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA (lanjutan)

    Ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul dari sewa adalah sebagai berikut:

                                                               30 September 2023       31 Desember 2022
    Saldo awal                                                          75.173.844            142.974.380
    Arus kas                                                           (75.173.844 )          (67.800.536)
    Saldo akhir                                                                   -            75.173.844



11. ASET TIDAK LANCAR LAIN-LAIN

    Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tidak lancar lain-lain merupakan uang
    jaminan untuk proyek tender masing-masing sebesar Rp 600.000.000 dan Rp 400.000.000.


12. UTANG BANK

    Utang bank terdiri dari:

                                                               30 September 2023       31 Desember 2022
    Utang bank jangka pendek
    PT Bank Central Asia Tbk
       Time Loan Revolving                                         35.000.000.000          55.000.000.000
       Kredit Lokal                                                15.946.097.458          38.375.029.020
    Jumlah                                                         50.946.097.458          93.375.029.020


    PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA)

    Pada tanggal 7 September 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit lokal dan time loan revolving
    dari Bank BCA dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 75.000.000.000 dan
    Rp 100.000.000.000, yang ditujukan untuk modal kerja. Fasilitas kredit ini memiliki jangka waktu
    selama 12 (dua belas), terakhir telah diperpanjang sampai dengan tanggal 7 Desember 2023. Fasilitas
    tersebut dikenakan tingkat bunga per tahun sebesar 7,00% pada periode 2023.

    Pada tanggal 14 Desember 2022, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit dari bank BCA
    berupa fasilitas kredit investasi I dan fasilitas kredit investasi II dengan jumlah fasilitas maksimum,
    masing-masing sebesar Rp 8.500.000.000 dan Rp 16.500.000.000, yang ditujukan untuk membiayai
    pembelian mesin produksi dan pembangunan tambahan ruang produksi. Fasilitas kredit ini memiliki
    jangka waktu selama 12 (dua belas) bulan sampai dengan tanggal 14 Desember 2023. Fasilitas
    tersebut dikenakan tingkat bunga per tahun sebesar 7,00%.

    Fasilitas tersebut dijamin dengan tanah dan bangunan Perusahaan, piutang usaha (senilai Rp 70
    milyar), persediaan (senilai Rp 50 milyar) dan jaminan perusahaan dari PT Hastagraha Bumipersada
    (pemegang saham Perusahaan).




                                                   30
Page 34
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


12. UTANG BANK (lanjutan)

    Sehubungan dengan fasilitas di atas, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi persyaratan tertentu
    seperti menjaga rasio keuangan tertentu (rasio EBITDA per (interest ditambah installment) lebih dari
    1 kali, current ratio lebih dari 1 kali dan Debt per Equity kurang dari 2 kali. Pada tanggal
    30 September 2023, Perusahaan telah memenuhi persyaratan sehubungan dengan fasilitas kredit di
    atas.

    Beban bunga atas seluruh pinjaman di atas sebesar Rp 4.707.730.754 dan Rp 4.802.824.414,
    masing-masing untuk periode 2023 dan 2022, dan disajikan sebagai bagian dari “Beban Keuangan”
    pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


13. UTANG USAHA

    Akun ini merupakan liabilitas yang timbul dari pembelian bahan baku dan bahan pembantu, dengan
    rincian sebagai berikut:

                                                              30 September 2023     31 Desember 2022
    Pihak berelasi (lihat Catatan 6)
    PT Forindoprima Perkasa                                         893.274.176            949.987.109

    Pihak ketiga - lokal
    Rupiah                                                        10.144.053.636        10.559.881.196
    Dolar Amerika Serikat
        (US$ 150.730 pada tanggal 30 September 2023 dan
        US$ 31.200 pada tanggal 31 Desember 2022)                  2.340.238.327           490.807.200
    Euro Eropa
        (EUR 10.154 pada tanggal 30 September 2023)                 166.560.248                        -
    Jumlah pihak ketiga                                           12.650.852.211        11.050.688.396
    Jumlah                                                        13.544.126.387        12.000.675.505


    Pemasok utama Perusahaan antara lain adalah PT Bukit Mega Masabadi dan PT Puranusa Persada.

    Rincian umur utang dihitung sejak tanggal terjadinya utang:

                                                              30 September 2023     31 Desember 2022
    Sampai dengan 1 bulan                                          9.585.269.999         7.447.568.520
    > 1 bulan - 3 bulan                                            3.907.467.372         4.542.719.595
    > 3 bulan - 6 bulan                                               40.141.375             2.905.250
    > 6 bulan - 1 tahun                                               11.247.641             7.482.140
    Jumlah                                                        13.544.126.387        12.000.675.505




                                                   31
Page 35
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


14. PERPAJAKAN

    a. Utang pajak

       Utang pajak terdiri dari:

                                                             30 September 2023      31 Desember 2022
       Pajak Penghasilan:
           Pasal 21                                                  21.189.450              4.748.657
           Pasal 23                                                  16.452.923             22.529.028
           Pasal 4 Ayat 2                                                     -              8.676.100
       Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Keluaran                       408.519.174            700.118.995
       Jumlah                                                       446.161.547            736.072.780


    b. Manfaat pajak penghasilan

       Rekonsiliasi antara laba( rugi) sebelum manfaat pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain dengan taksiran laba (rugi) fiskal untuk periode yang berakhir pada
       tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                  2023                    2022
                                                             (Sembilan Bulan)        (Sembilan Bulan)
       Laba (rugi) sebelum manfaat
          pajak penghasilan menurut laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain                       2.437.970.883         (9.871.782.932)
       Beda temporer:
          Penyusutan aset tetap                                     302.897.523            375.873.111
          Kompensasi PKWT                                         1.088.342.016            645.108.681
          Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan           258.542.289           (197.801.677)
          Penyisihan (pemulihan) atas penurunan nilai
             piutang usaha                                         (188.439.326 )          401.821.867
          Transaksi sewa                                            (24.142.642 )              180.800
       Beda tetap:
          Kesejahteraan karyawan                                     57.617.100            113.623.500
          Sumbangan dan representasi                                 46.071.220             43.243.735
          Penghasilan yang pajaknya bersifat final                  (50.975.705 )           (1.384.451)
          Lain-lain - bersih                                        235.915.011            298.765.079
       Taksiran laba (rugi) fiskal - periode berjalan             4.163.798.369         (8.192.352.287)
       Akumulasi taksiran rugi fiskal pada tahun:
          2017                                                                -        (12.433.633.550)
          2018                                                   (7.489.932.739 )       (7.489.932.739)
          2021                                                   (8.352.832.447 )       (8.352.832.447)
       Penyesuaian taksiran rugi fiskal atas:
          hasil pemeriksaan tahun 2021                            2.652.537.445                      -
          hasil pemeriksaan tahun 2018                              592.220.513            592.220.513
          hasil pemeriksaan tahun 2017                                        -             72.371.729
       Akumulasi taksiran rugi fiskal akhir periode              (8.434.208.859 )      (35.804.158.781)




                                                        32
Page 36
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


14. PERPAJAKAN (lanjutan)

    b. Manfaat pajak penghasilan (lanjutan)

       Sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan Indonesia, pajak penghasilan badan secara tahunan.
       Laporan keuangan tanggal 30 September 2023 dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir
       pada tanggal tersebut tidak dapat digunakan untuk menghitung pajak penghasilan badan tahunan.

       Dalam laporan keuangan ini, jumlah taksiran penghasilan kena pajak untuk periode sembilan
       bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 didasarkan atas perhitungan sementara.
       Jumlah tersebut mungkin berbeda dari penghasilan kena pajak yang dilaporkan dalam Surat
       Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajak penghasilan badan.

       Beban pajak penghasilan (periode berjalan) dan perhitungan taksiran klaim pajak penghasilan
       adalah sebagai berikut:

                                                                 2023                    2022
                                                            (Sembilan Bulan)        (Sembilan Bulan)
       Taksiran rugi fiskal (dibulatkan)                        (8.434.208.000 )     (35.804.158.000)
       Beban pajak penghasilan - periode berjalan                              -                    -
       Pajak penghasilan dibayar di muka
           (Pasal 22)                                           2.066.038.056          3.357.544.635
           (Pasal 23)                                               2.085.845              4.198.007
       Taksiran klaim pajak penghasilan                         2.068.123.901          3.361.742.642


       Taksiran klaim pajak penghasilan pada tanggal laporan posisi keuangan terdiri dari klaim untuk
       tahun pajak sebagai berikut:
                                                           30 September 2023       31 Desember 2022
       Taksiran klaim pajak penghasilan:
          Periode 2023                                          2.068.123.901                      -
          Tahun 2022                                            4.454.200.178          4.454.200.178
          Tahun 2021                                                        -          1.891.657.882
       Jumlah                                                   6.522.324.079          6.345.858.060


       Pada periode 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) pajak
       penghasilan No. 00035/406/21/054/23 tertanggal 27 Maret 2023 atas pajak penghasilan badan
       tahun pajak 2021 yang menetapkan klaim atas pajak penghasilan Perusahaan sebesar
       Rp 1.891.657.871.

       Pada tahun 2022, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) pajak
       penghasilan No. 00045/406/20/054/22 tertanggal 8 April 2022 atas pajak penghasilan badan tahun
       pajak 2020 yang menetapkan klaim atas pajak penghasilan Perusahaan sebesar
       Rp 1.308.416.982.




                                                33
Page 37
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


14. PERPAJAKAN (lanjutan)

    b. Manfaat pajak penghasilan (lanjutan)

       Rekonsiliasi antara manfaat (beban) pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif
       pajak yang berlaku dari laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan dengan manfaat
       (beban) pajak penghasilan seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022
       adalah sebagai berikut:

                                                                    2023                  2022
                                                               (Sembilan Bulan)      (Sembilan Bulan)

       Laba (rugi) sebelum manfaat
          pajak penghasilan menurut laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain                        2.437.970.883        (9.871.782.932)
       Manfaat pajak penghasilan dengan
          tarif pajak yang berlaku                                   536.353.594        (2.171.792.245)
       Pengaruh pajak atas beda tetap:
          Kesejahteraan karyawan                                      12.675.762            24.997.170
          Sumbangan dan representasi                                  10.135.668             9.513.622
          Penghasilan yang pajaknya bersifat final                   (11.214.655 )            (304.579)
          Lain-lain - bersih                                          51.901.302            65.728.317
       Rugi (laba) fiskal periode berjalan yang tidak diakui
          sebagai aset pajak tangguhan                              (916.035.641 )       1.802.317.502

       Manfaat pajak penghasilan
          menurut laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain                             (316.183.970 )        (269.540.213)


    c. Aset pajak tangguhan - bersih

       Pajak tangguhan yang berasal dari pengaruh beda temporer yang signifikan antara pelaporan
       komersial dan pajak adalah sebagai berikut:

                                                               30 September 2023     31 Desember 2022
       Aset (liabilitas) pajak tangguhan
       Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan               632.317.146           584.122.336
       Penyisihan atas penurunan nilai persediaan                    173.570.483           173.570.483
       Penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha                 273.123.021           314.579.673
       Penyisihan atas penurunan nilai piutang lain-lain             115.133.326           115.133.326
       Penyusutan aset tetap                                        (301.513.932 )        (368.151.388)
       Kompensasi PKWT                                               558.682.235           319.246.991
       Transaksi sewa                                                 (3.742.288 )           1.569.093
       Aset pajak tangguhan - bersih                               1.447.569.991         1.140.070.514




                                                    34
Page 38
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


14. PERPAJAKAN (lanjutan)

    d. Administrasi

        Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan
        membayar secara sendiri pajak penghasilannya (self-assessment). Direktorat Jenderal Pajak
        (DJP) dapat menetapkan atau mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak
        saat terutangnya pajak.

        Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
        Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 yang menetapkan, antara lain, penurunan tarif
        pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 25%
        menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021 dan 20% mulai tahun pajak 2022 dan seterusnya,
        serta pengurangan lebih lanjut tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam negeri yang
        memenuhi persyaratan tertentu.

        Pada Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 tahun 2021
        tentang harmonisasi peraturan perpajakan yang mengubah tarif pajak penghasilan badan dari
        20% menjadi 22% untuk tahun 2022 dan seterusnya. Tarif pajak yang baru tersebut digunakan
        sebagai acuan untuk pengukuran aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan Perusahaan.


15. BEBAN AKRUAL

    Akun ini terdiri dari:
                                                            30 September 2023     31 Desember 2022
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek
    Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan                       6.349.188.157         5.439.512.228

    Beban harus dibayar
    Pengangkutan                                                1.639.581.798         1.692.300.000
    Listrik, air dan telepon                                    1.509.422.846         1.530.779.273
    Bunga                                                         194.924.965           306.981.136
    Lain-lain                                                      76.551.330           854.756.217
    Jumlah                                                      3.420.480.939         4.384.816.626



16. MODAL SAHAM

    Rincian pemilikan saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
    adalah sebagai berikut:

                                                                   Persentase
    Pemegang Saham                           Jumlah Saham           Pemilikan           Jumlah
    PT Hastagraha Bumipersada                    597.650.500            89,469%       59.765.050.000
    Alexander Tanzil (Komisaris Utama)             1.174.750             0,176%          117.475.000
    Santoso Wijaya (Komisaris)                     1.174.750             0,176%          117.475.000
    Lain-lain (masing-masing dengan
       pemilikan di bawah 5%)                     68.000.089            10,179%        6.800.008.900
    Jumlah                                       668.000.089            100,00%       66.800.008.900




                                                35
Page 39
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


16. MODAL SAHAM (lanjutan)

    Anggota Komisaris yang memiliki saham Perusahaan, sesuai Daftar Pemegang Saham Perusahaan
    pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, adalah sebagai berikut:

                                                                  Persentase
    Pemegang Saham                          Jumlah Saham           Pemilikan           Jumlah
    Komisaris
    Alexander Tanzil                                1.174.750           0,176%          117.475.000
    Santoso Wijaya                                  1.174.750           0,176%          117.475.000
    Jumlah                                          2.349.500           0,352%          234.950.000


    Pengelolaan Modal

    Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal
    yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

    Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 untuk
    menyisihkan dan mempertahankan suatu dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan sampai
    dana cadangan tersebut mencapai 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh. Persyaratan
    permodalan eksternal tersebut akan dipertimbangkan oleh Perusahaan dalam Rapat Umum
    Pemegang Saham (“RUPS”) tahunan berikutnya.

    Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan
    kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
    menyesuaikan usulan pembayaran dividen kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru atau
    mengusahakan tambahan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan
    maupun proses dalam manajemen modal untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal
    30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

    Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan struktur pemodalan yang sehat untuk mengamankan
    akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar, antara lain dengan memonitor permodalan
    menggunakan rasio debt to equity dan rasio gearing.


17. TAMBAHAN MODAL DISETOR- BERSIH

    Rincian tambahan modal disetor pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
    sebagai berikut:

    Agio saham sehubungan penawaran umum saham (Catatan 1b)                         30.260.000.000
    Biaya emisi efek ekuitas (Catatan 1b dan 2s)                                    (2.206.029.983)
    Agio saham sehubungan - pelaksanaan Waran Seri I                                        51.620

    Bersih                                                                          28.054.021.637




                                               36
Page 40
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


18. DIVIDEN TUNAI

    Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan pada tanggal
    23 Juni 2023, para pemegang saham menyetujui untuk tidak membagikan dividen kepada para
    pemegang saham.

    Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan pada tanggal 22 Juli 2022,
    para pemegang saham menyetujui untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham.

19. PENJUALAN BERSIH

    Akun ini terdiri dari:

                                                                               2023                         2022
                                                                          (Sembilan Bulan)             (Sembilan Bulan)
    Lokal                                                                    247.953.044.302               269.129.768.024
    Ekspor                                                                     7.701.278.402                 6.826.601.563
    Jumlah                                                                   255.654.322.704               275.956.369.587

    Sebagian penjualan, yaitu sekitar 3,00% dan 3,70%, masing-masing pada periode 2023 dan 2022,
    dilakukan kepada pihak berelasi (Catatan 6).

    Pada periode 2023 dan 2022, penjualan kepada pihak ketiga dengan jumlah penjualan melebihi 10%
    dari jumlah penjualan bersih adalah sebagai berikut:

                                                                                                    Persentase
                                                                                                 Terhadap Jumlah
                                                              Jumlah                            Penjualan Bersih (%)

                                                  2023                 2022                  2023                  2022
                                             (Sembilan Bulan)     (Sembilan Bulan)      (Sembilan Bulan)      (Sembilan Bulan)

    Penjualan Bersih
    PT Conch International Trade Indonesia      62.004.723.022         54.681.670.581              24,25                 19,82



    Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki uang muka dari
    pelanggan (pihak ketiga) sebesar Rp 647.349.569 dan Rp 1.191.471.260.

20. BEBAN POKOK PENJUALAN
    Akun ini terdiri dari:
                                                                               2023                         2022
                                                                          (Sembilan Bulan)             (Sembilan Bulan)
    Bahan baku yang digunakan                                                106.582.418.780               150.779.793.231
    Upah buruh langsung                                                       22.602.854.022                26.142.306.583
    Upah buruh tidak langsung                                                 14.924.828.323                14.257.027.716
    Beban pabrikasi                                                           70.179.667.293                77.786.764.677
    Jumlah Beban Produksi                                                    214.289.768.418               268.965.892.207
    Persediaan barang dalam proses
        Awal periode                                                           25.588.239.685               23.870.829.927
        Akhir periode                                                         (19.734.653.521)             (31.138.922.652)
    Beban Pokok Produksi                                                     220.143.354.582               261.697.799.482

                                                         37
Page 41
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


20. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan)

                                                                           2023                         2022
                                                                      (Sembilan Bulan)             (Sembilan Bulan)
    Persediaan barang jadi
        Awal periode                                                       20.100.483.088               12.245.261.779
        Pembelian                                                           2.252.316.236                4.730.877.241
        Pemakaian sendiri                                                  (1.174.397.712)              (1.423.874.901)
        Akhir periode                                                     (11.383.605.114)             (17.738.289.593)
    Beban Pokok Penjualan                                                229.938.151.080               259.511.774.008

    Sebagian pembelian, yaitu sekitar 1,12% dan 0,46% pada periode 2023 dan 2022, dilakukan dengan
    pihak berelasi (Catatan 6).
    Pada periode 2023 dan 2022, pembelian dari pemasok pihak ketiga dengan jumlah pembelian
    melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih adalah sebagai berikut:
                                                                                                Persentase
                                                                                             Terhadap Jumlah
                                                          Jumlah                            Penjualan Bersih (%)

                                            2023                   2022                  2023                  2022
                                       (Sembilan Bulan)       (Sembilan Bulan)      (Sembilan Bulan)      (Sembilan Bulan)

    Pembelian
    PT Bukit Mega Masabadi                  30.625.905.000         22.872.235.000              11,98                   8,29




21. BEBAN USAHA
    Rincian beban usaha adalah sebagai berikut:
                                                                            2023                        2022
                                                                       (Sembilan Bulan)            (Sembilan Bulan)
    Beban Penjualan
    Pengangkutan dan transportasi                                           6.459.702.194                6.131.420.530
    Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan                                     406.716.667                  221.750.000
    Lain-lain                                                                 253.117.499                  155.356.415
    Jumlah                                                                  7.119.536.360                6.508.526.945
    Beban Umum dan Administrasi
    Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan                                   5.217.087.206                4.440.801.503
    Beban kantor                                                            3.567.589.881                5.821.295.602
    Asuransi                                                                  498.345.203                  413.959.248
    Penyusutan (Catatan 9)                                                    387.818.414                  365.277.486
    Perjalanan dinas                                                          277.392.393                  267.984.045
    Penyusutan aset hak-guna (Catatan 10)                                      51.031.202                   51.031.202
    Lain-lain                                                               1.987.444.886                1.972.302.874
    Jumlah                                                                 11.986.709.185               13.332.651.960
    Jumlah Beban Usaha                                                     19.106.245.545               19.841.178.905




                                                     38
Page 42
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


22. BEBAN KEUANGAN

    Rincian beban keuangan adalah sebagai berikut:

                                                                      2023                  2022
                                                                  (Sembilan Bulan)     (Sembilan Bulan)
    Bunga pinjaman bank                                               4.707.730.754        4.802.824.414
    Provisi dan administrasi bank                                        98.096.208           66.083.232
    Jumlah                                                            4.805.826.962        4.868.907.646


23. ESTIMASI LIABILITAS ATAS IMBALAN KERJA KARYAWAN

    Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 30 September
    2023 dan 31 Desember 2022. Pada laporan keuangan tahun 2022, berdasarkan perhitungan aktuaria
    yang dilakukan oleh KKA Agus Setyadi, aktuaris independen, berdasarkan laporannya tanggal
    25 Januari 2023, yang menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

    Asumsi-asumsi pokok yang digunakan dalam perhitungan aktuaria tersebut adalah sebagai berikut:
    Tingkat diskonto                               :    5,67% per tahun
    Tingkat kenaikan gaji                          :    10%
    Referensi tingkat mortalitas                   :    TMI-2019
    Tingkat cacat tahunan                          :    5% dari tingkat mortalitas
    Umur pensiun                                   :    55 tahun

    Analisis liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang disajikan sebagai “Estimasi Liabilitas
    atas Imbalan Kerja Karyawan” di laporan posisi keuangan pada tanggal 30 September 2023 dan
    31 Desember 2022, masing-masing adalah sebesar Rp 2.874.168.849 dan Rp 2.655.101.524.

    Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan
    yang berlaku.

24. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING

    Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki aset dan liabilitas
    moneter dalam mata uang asing adalah sebagai berikut:
                                                                           30 September 2023
                                                                                          Ekuivalen
                                                                 Mata Uang Asing        Dalam Rupiah
    Aset
    Kas dan bank                                                US$            1.995          30.969.557
    Piutang usaha                                               US$           83.970         842.049.615
    Jumlah                                                                                   873.019.172
    Liabilitas
    Utang usaha                                                 US$         150.730        2.340.238.327
                                                                EUR          10.154          166.560.248
    Jumlah                                                                                 2.506.798.575
    Liabilitas - Bersih                                                                    1.633.779.403


                                                   39
Page 43
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


24. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING (lanjutan)

                                                                       31 Desember 2022
                                                                                       Ekuivalen
                                                             Mata Uang Asing         Dalam Rupiah
    Aset
    Kas dan bank                                            US$          18.371          288.988.381
    Piutang usaha                                           US$          67.206          581.771.751
    Jumlah                                                                               870.760.132
    Liabilitas
    Utang usaha                                             US$          31.200          490.807.200
    Aset - Bersih                                                                        379.952.932


    Perusahaan tidak memiliki pinjaman bank dalam mata uang asing, namun demikian manajemen
    secara berkelanjutan senantiasa mengevaluasi struktur aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
    asing. Pada tanggal 23 Oktober 2023 (tanggal penyelesaian laporan keuangan), kurs rata-rata mata
    uang asing yang dikeluarkan Bank Indonesia adalah: US$ 1 = Rp 15.856,00 dan
    EUR 1 = Rp 16.759,81.

25. PERJANJIAN PENTING DAN KONTINJENSIa

    a. Pada tanggal 17 Desember 2018, Perusahaan memiliki perjanjian sewa ruangan kantor dengan
       Yuandala Kolopaking untuk kantor pusat Perusahaan yang berlokasi di Gedung Graha Irama
       Lantai 2E, Jalan H.R. Rasuna Said Blok. X/1 Kav. 1-2, Jakarta Selatan, yang berlaku untuk
       periode 2 (dua) tahun, dari tanggal 21 Januari 2019 sampai dengan tanggal 20 Januari 2021,
       dengan nilai sewa sebesar Rp 185.220.000, terakhir telah diperpanjang kembali sampai dengan
       tanggal 20 Januari 2024 dengan nilai sewa sebesar Rp 227.830.000. Jumlah beban sewa pada
       periode 2023 dan 2022 sebesar Rp 69.457.500.

    b. Pada tanggal 3 Agustus 2018, Perusahaan memperoleh pinjaman dari PT Hastagaha
       Bumipersada (pemegang saham Perusahaan) dengan jumlah pinjaman maksimum
       Rp 50.000.000.000, yang ditujukan untuk modal kerja. Pinjaman ini memiliki jangka waktu selama
       12 (dua belas) bulan, terakhir telah diperpanjang kembali sampai dengan tanggal 3 Agustus 2024
       dan tidak dikenakan bunga (Catatan 6). Sehubungan dengan hal tersebut, Perusahaan telah
       melakukan      Keterbukaan       Informasi    melalui   surat    No.    06/11/CS/18     tanggal
       22 November 2018 ke OJK.

    c. Pada tanggal 21 Maret 2022, Perusahaan memiliki perjanjian sewa atas sebagian ruangan kantor
       di Rukan Golden Palace Blok A No. 21-23, Surabaya dengan Alexander Tanzil dan Santoso
       Wijaya (pemegang saham Perusahaan) untuk kantor pemasaran Perusahaan, yang berlaku untuk
       periode 21 Maret 2022 sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, dengan nilai sewa sebesar
       Rp 10.000.000. Perjanjian sewa tersebut, terakhir telah diperpanjang kembali sampai dengan
       tanggal 31 Desember 2023. Jumlah beban sewa pada periode 2023 dan 2022, masing-masing
       adalah sebesar Rp 7.500.000 (Catatan 6).




                                                 40
Page 44
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


26. INFORMASI SEGMEN

    Segmen Usaha

    Kegiatan usaha Perusahaan dikelompokkan dalam 4 (empat) segmen usaha utama, yaitu Karung
    Plastik, Kantong Semen, Roll Sheet dan Sandwich Sheet dan Lain-lain. Segmen ini digunakan
    sebagai dasar pelaporan informasi segmen usaha. Pembebanan harga antar segmen, jika ada,
    didasarkan pada harga pokok segmen (at cost).

    Informasi mengenai segmen usaha Perusahaan tersebut adalah sebagai berikut:
                                         Karung          Kantong            Roll Sheet dan
    30 September 2023                    Plastik          Semen            Sandwich Sheet      Lain-lain        Jumlah

    PENJUALAN BERSIH

    Pihak eksternal                    107.890.637.561   114.970.110.776      18.017.024.278   14.776.550.089   255.654.322.704

    HASIL

    Hasil segmen (laba bruto)            6.500.098.623     8.246.039.556       6.654.495.064    4.315.538.381    25.716.171.624

    Beban penjualan dan
       beban umum dan administrasi
       tidak dapat dialokasikan                                                                                 (19.106.245.545 )
    Beban keuangan                                                                                               (4.805.826.962 )
    Lain-lain - bersih                                                                                              633.871.766

    Laba sebelum beban pajak
       penghasilan                                                                                                2.437.970.883

    Manfaat pajak penghasilan                                                                                      316.183.970

    Laba periode berjalan                                                                                         2.754.154.853

    Laba komprehensif lain
       - setelah pajak                                                                                               30.790.471

    Jumlah laba komprehensif
          periode berjalan                                                                                        2.784.945.324

    Aset segmen
       Persediaan-bersih                23.334.414.001    16.377.102.090      13.023.487.132    6.840.286.685    59.575.289.908

    Aset tidak dapat dialokasi                                                                                  192.079.711.215

    Jumlah aset                                                                                                 251.655.000.678

    Liabilitas tidak dapat dialokasi                                                                            128.227.572.906

    Jumlah liabilitas                                                                                           128.227.572.906

    Penambahan aset tetap                                                                                         3.251.923.957

    Penyusutan                                                                                                   10.014.704.193




                                                                   41
Page 45
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


26. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

    Segmen Usaha (lanjutan)

                                         Karung          Kantong            Roll Sheet dan
    30 September 2022                    Plastik          Semen            Sandwich Sheet       Lain-lain             Jumlah

    PENJUALAN BERSIH

    Pihak eksternal                    135.015.717.372   105.951.169.487      13.320.397.533    21.669.085.195        275.956.369.587

    HASIL

    Hasil segmen (laba bruto)            3.307.367.990     1.120.287.787       1.078.992.629    10.937.947.173         16.444.595.579

    Beban penjualan dan
       beban umum dan administrasi
       tidak dapat dialokasikan                                                                                       (19.841.178.905 )
    Beban keuangan                                                                                                     (4.868.907.646 )
    Lain-lain - bersih                                                                                                 (1.606.291.960 )

    Rugi sebelum beban pajak
      penghasilan                                                                                                      (9.871.782.932 )

    Manfaat pajak penghasilan                                                                                            269.540.212

    Rugi periode berjalan                                                                                              (9.602.242.720)

    Laba komprehensif lain
       - setelah pajak                                                                                                   151.015.257

    Jumlah rugi komprehensif
          periode berjalan                                                                                             (9.451.227.463 )



                                         Karung          Kantong            Roll Sheet dan
    31 Desember 2022                     Plastik          Semen            Sandwich Sheet       Lain-lain             Jumlah

    Aset segmen
       Persediaan-bersih                23.817.437.599    19.780.378.990      15.887.832.386     6.282.279.345         65.767.928.320

    Aset tidak dapat dialokasi                                                                                        224.732.406.915

    Jumlah aset                                                                                                       290.500.335.235

    Liabilitas tidak dapat dialokasi                                                                                  169.857.852.787

    Jumlah liabilitas                                                                                                 169.857.852.787

    Penambahan aset tetap                                                                                              25.589.913.001

    Penyusutan                                                                                                         12.870.901.794



    Segmen Geografis

    Aset utama Perusahaan berlokasi di Sidoarjo, Surabaya. Analisis penjualan bersih berdasarkan
    wilayah pemasaran adalah sebagai berikut:

                                                                                     2023                         2022
                                                                                (Sembilan Bulan)             (Sembilan Bulan)

    Lokal                                                                          247.953.044.302               269.129.768.024
    Ekspor
       Asia                                                                            6.965.641.303               6.826.601.563
       Amerika Selatan                                                                   735.637.099                           -

    Jumlah                                                                         255.654.322.704               275.956.369.587




                                                                   42
Page 46
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


27. LABA (RUGI) PER SAHAM

    Laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) periode berjalan dengan rata-rata
    tertimbang jumlah saham yang beredar pada periode yang bersangkutan. Perhitungannya adalah
    sebagai berikut:

                                                                     2023                     2022
                                                                (Sembilan Bulan)         (Sembilan Bulan)

    Laba (rugi) periode berjalan                                     2.754.154.853          (9.602.242.720)

    Jumlah rata-rata tertimbang saham
       yang beredar                                                    668.000.089             668.000.089

    Laba (rugi) per saham                                                      4,12                 (14,37)



28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN

    Risiko utama dari instrumen keuangan adalah risiko pasar (termasuk risiko fluktuasi harga bahan
    baku, risiko perubahan nilai tukar mata uang asing dan risiko tingkat bunga), risiko kredit serta risiko
    likuiditas. Kebijakan keuangan Perusahaan dimaksudkan untuk mengurangi dampak keuangan dari
    fluktuasi tingkat bunga dan nilai tukar mata uang asing serta meminimalisir potensi kerugian yang
    dapat berdampak pada risiko keuangan Perusahaan.

    Faktor-faktor Risiko Keuangan

    a. Risiko Pasar

        Risiko Fluktuasi Harga Bahan Baku

        Risiko usaha utama yang dihadapi oleh Perusahaan adalah fluktuasi harga bahan baku biji plastik
        Polypropylene (PP). PP merupakan produk komoditas yang mana harga pasarnya ditentukan oleh
        permintaan dan penawaran di dunia. Harga PP dapat diklasifikasikan menjadi 2 area yaitu harga
        PP nasional dan regional. Secara regional, PP di Indonesia diimpor dari Asean, Asia Selatan dan
        Arab Saudi. Harga pasar yang terbentuk di Indonesia merupakan ekuilbrium dari harga PP
        nasional, Asean, Asia Selatan dan Arab Saudi.

        Walaupun secara umum, harga PP dipengaruhi oleh harga minyak karena PP merupakan produk
        turunan dari minyak, namun korelasi antara harga PP dan harga minyak ini cukup kecil dan faktor
        yang paling dominan adalah permintaan dan penawaran.

        Risiko Perubahan Nilai Tukar Mata Uang Asing

        Pembelian bahan baku adalah dalam mata uang asing (Dolar Amerika Serikat). Seiring dengan
        meningkatnya harga minyak dunia, nilai kurs mata uang dunia selalu berubah. Untuk mengatasi
        hal ini, Perusahaan mengadakan pembelian bahan baku yang terjadwal dengan memperhatikan
        fluktuasi kurs dolar setiap saat dan juga dengan memperkuat pasar ekspor, dimana harga jual
        juga dalam valuta asing (Dolar Amerika Serikat) sehingga gejolak nilai tukar dapat diminimalisasi.




                                                    43
Page 47
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN (lanjutan)
    Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan)
    a. Risiko Pasar (lanjutan)

       Risiko Tingkat Bunga

       Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan
       berfluktuasi karena perubahan tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan
       tingkat bunga mengambang menimbulkan risiko suku bunga atas arus kas.

       Risiko tingkat bunga Perusahaan terutama terkait dengan pinjaman yang diperoleh Perusahaan.
       Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan suku bunga untuk mengelola
       risiko suku bunga.

       Tabel berikut menyajikan nilai tercatat instrumen keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan yang
       terpengaruh oleh risiko suku bunga berdasarkan tanggal jatuh tempo:
                                                                  30 September 2023

                                                 Kurang                Lebih
                                               dari 1 tahun         dari 1 tahun        Nilai tercatat

       Suku bunga mengambang
       Kas di bank                                  88.979.103                     -          88.979.103
       Utang bank jangka pendek                (50.946.097.458)                    -     (50.946.097.458 )

       Bersih                                  (50.857.118.355)                    -     (50.857.118.355 )


                                                                  31 Desember 2022
                                                 Kurang                Lebih
                                               dari 1 tahun         dari 1 tahun        Nilai tercatat
       Suku bunga mengambang
       Kas di bank                                 387.145.272                     -         387.145.272
       Utang bank jangka pendek                (93.375.029.020)                    -     (93.375.029.020 )
       Bersih                                  (92.987.883.748)                    -     (92.987.883.748 )


       Instrumen keuangan lainnya yang dimiliki Perusahaan yang tidak dimasukkan di tabel di atas
       adalah yang tidak dikenakan bunga atau tidak signifikan sehingga tidak terpengaruh risiko tingkat
       bunga.
    b. Risiko Kredit
       Perusahaan tidak memiliki risiko yang signifikan terhadap risiko kredit. Perusahaan memiliki
       kebijakan untuk memastikan keseluruhan penjualan produk dilakukan kepada pelanggan dengan
       reputasi dan riwayat kredit yang baik. Selain itu, Perusahaan senantiasa melakukan penelaahan
       berkala atas kredit pelanggan yang ada.




                                                 44
Page 48
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN (lanjutan)

    Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan)

    c. Risiko Likuiditas

        Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati mensyaratkan tersedianya kas dan setara kas yang
        memadai untuk memenuhi kebutuhan modal operasional. Perusahaan dalam menjalankan
        kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas dan setara kas yang
        memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai.

        Manajemen mengelola risiko likuiditas dengan senantiasa memantau perkiraan cadangan
        likuiditas Perusahaan berdasarkan arus kas yang diharapkan serta menelaah kebutuhan
        pembiayaan untuk modal kerja dan aktivitas pendanaan secara teratur dan pada saat yang
        dianggap perlu.

    Nilai Wajar Instrumen Keuangan

    Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan yang dicatat di laporan
    posisi keuangan tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                       30 September 2023

                                                               Nilai tercatat         Nilai wajar

    Aset Keuangan Lancar
    Kas dan bank                                                   163.024.335           163.024.335
    Piutang usaha
        Pihak berelasi                                             962.126.145           962.126.145
        Pihak ketiga - bersih                                   71.229.477.467        71.229.477.467
    Piutang lain-lain - pihak ketiga                               408.559.230           408.559.230

    Jumlah aset keuangan lancar                                 72.763.187.177        72.763.187.177

    Aset Keuangan Tidak Lancar
    Aset tidak lancar lain-lain                                    600.000.000           600.000.000

    Jumlah Aset Keuangan                                        73.363.187.177        73.363.187.177
    Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
    Utang bank jangka pendek                                    50.946.097.458        50.946.097.458
    Utang usaha
        Pihak berelasi                                             893.274.176           893.274.176
        Pihak ketiga                                            12.650.852.211        12.650.852.211
    Beban harus dibayar                                          3.420.480.939         3.420.480.939
    Uang muka dari pelanggan                                       647.349.569           647.349.569
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                       6.349.188.157         6.349.188.157

    Jumlah liabilitas keuangan jangka pendek                    74.907.242.510        74.907.242.510




                                                 45
Page 49
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN (lanjutan)

    Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan)

                                                             30 September 2023
                                                     Nilai tercatat         Nilai wajar
    Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
    Utang pihak berelasi                              50.000.000.000        50.000.000.000

    Jumlah liabilitas keuangan jangka panjang         50.000.000.000        50.000.000.000

    Jumlah Liabilitas Keuangan                       124.907.242.510       124.907.242.510


                                                              31 Desember 2022
                                                     Nilai tercatat         Nilai wajar
    Aset Keuangan Lancar
    Kas dan bank                                         462.059.401           462.059.401
    Piutang usaha
        Pihak ketiga - bersih                         95.180.533.650        95.180.533.650
        Pihak berelasi                                   348.477.425           348.477.425
    Piutang lain-lain - pihak ketiga                   2.416.342.425         2.416.342.425
    Jumlah aset keuangan lancar                       98.407.412.901        98.407.412.901
    Aset Keuangan Tidak Lancar
    Aset tidak lancar lain-lain                          400.000.000           400.000.000
    Jumlah Aset Keuangan                              98.807.412.901        98.807.412.901
    Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
    Utang bank jangka pendek                          93.375.029.020        93.375.029.020
    Utang usaha
        pihak ketiga                                  11.050.688.396        11.050.688.396
        pihak berelasi                                   949.987.109           949.987.109
    Beban harus dibayar                                4.384.816.626         4.384.816.626
    Uang muka dari pelanggan                           1.191.471.260         1.191.471.260
    Liabilitas sewa jangka pendek                         75.173.844            75.173.844
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek             5.439.512.228         5.439.512.228
    Jumlah liabilitas keuangan
       jangka pendek                                 116.466.678.483       116.466.678.483
    Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
    Utang pihak berelasi                              50.000.000.000        50.000.000.000
    Jumlah liabilitas keuangan jangka panjang         50.000.000.000        50.000.000.000
    Jumlah Liabilitas Keuangan                       166.466.678.483       166.466.678.483




                                                46
Page 50
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN (lanjutan)

    Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan)

    Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan ditentukan berdasarkan jumlah dimana instrumen tersebut
    dapat dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties) dan
    bukan merupakan penjualan yang dipaksakan atau likuidasi.

    Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
    disajikan dalam jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya
    atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.

    Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok
    instrumen keuangan yang praktis untuk memperkirakan nilai tersebut:

    Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek

    Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang terdiri dari kas dan
    bank, piutang usaha, piutang lain-lain, utang bank jangka pendek, utang usaha, beban harus dibayar,
    imbalan kerja jangka pendek dan uang muka dari pelanggan.

    Manajemen menetapkan bahwa nilai wajar aset dan liabilitas jangka pendek diasumsikan sama
    dengan nilai tercatatnya karena akan jatuh tempo dalam waktu singkat.

    Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang

    Manajemen menetapkan bahwa nilai wajar aset dan liabilitas keuangan jangka panjang yang tidak
    memiliki kuotasi harga di pasar aktif dan/atau nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal (aset tidak
    lancar lain-lain) adalah kurang lebih sebesar nilai tercatatnya.


29. PERISTIWA KEBAKARAN PABRIK

    Pada tanggal 31 Maret 2021, Perusahaan mengalami musibah kebakaran di salah satu Pabrik
    Perusahaan yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Aset tetap Perusahaan yang terbakar dan
    mengalami kerusakan adalah bangunan dan prasarana dan mesin dan peralatan dengan jumlah nilai
    buku sebesar Rp 2.432.259.527 (harga perolehan Rp 5.923.550.886 dan akumulasi penyusutan
    Rp 3.491.291.359). Perusahaan telah melindungi seluruh aset tetapnya dengan asuransi.

    Pada tanggal 23 September 2022, Perusahaan telah mengajukan klaim asuransi atas musibah
    kebakaran ini kepada PT Asuransi Perisai Listrik Nasional dan jumlah klaim asuransi yang disetujui
    adalah sebesar Rp 6.312.259.750, dan disajikan sebagai “Pendapatan Klaim Asuransi” pada laporan
    laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal
    31 Desember 2022. Perusahaan telah menerima sebesar Rp 4.000.000.000 atas klaim asuransi
    tersebut pada bulan November dan Desember 2022, dan sebesar Rp 2.312.259.750 disajikan sebagai
    bagian dari “Piutang Lain-lain” pada laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2022. Pada bulan
    Januari 2023, Perusahaan telah menerima klaim asuransi sebesar Rp 2.312.259.750 tersebut.




                                                    47
Page 51
PT YANAPRIMA HASTAPERSADA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2023 DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)


30. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS

    Aktivitas non-kas

                                                                         2023                        2022
                                                                    (Sembilan Bulan)            (Sembilan Bulan)

    Penambahan aset tetap dari reklasifkasi
       uang muka pembelian aset tetap                                                   -          3.781.666.163
    Penambahan aset tetap melalui
       utang pembelian aset tetap                                                       -            363.414.000


    Rekonsiliasi utang neto
                                                                            Transaksi
                                1 Januari 2023           Arus Kas           Non Kas              30 September 2023

    Utang bank jangka pendek      93.375.029.020    (42.428.931.562 )                       -        50.946.097.458


                                                                            Transaksi
                                1 Januari 2022           Arus Kas           Non Kas              30 September 2022

    Utang bank jangka pendek      59.763.107.885        42.395.829.439                      -       102.158.937.324




31. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF

    Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan Perusahaan
    namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan
    standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Perusahaan pada saat efektif.

    Berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024

    -   Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Liabilitas Jangka Panjang
        dengan Kovenan.

    -   Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Klasifikasi Liabilitas Lancar dan
        Tidak Lancar.

    -   Amandemen PSAK No. 73, “Sewa” terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik.

    Berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025

    -   PSAK 74: Kontrak Asuransi; dan

    -   Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
        Informasi Komparatif.

    Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, Perusahaan masih mempelajari dampak yang
    mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amandemen
    PSAK tersebut pada laporan keuangan belum dapat ditentukan.




                                                   48

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.13 MB
Published1 Nov 2023
Pages51
Characters165,113
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-III-YPAS.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result