Back to announcement
20231101_ESTA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31483929_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted ESTASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 62
Page 1
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 31-Dec-22
Rp Rp
ASSETS
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 37.827.167.964 16.277.912.186
Piutang usaha
Pihak ketiga 537.213.518 341.115.255
Pihak berelasi - 13.000.000
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 1.734.563 -
Pihak berelasi 6.042.851.757 -
Persediaan 652.859.944 319.645.555
Pajak dibayar di muka 460.275.514 298.548.113
Beban dibayar di muka
jangka pendek 657.611.353 279.930.325
Uang muka pembelian
aset tetap 95.220.000 2.159.233.251
Total Aset Lancar 46.274.934.613 19.689.384.685
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada saham 6.982.500.000 6.982.500.000
Aset tetap - neto 203.310.272.682 196.734.705.800
Properti investasi - neto 21.186.576.701 21.900.525.635
Aset pajak tangguhan - neto 62.137.785 62.137.785
Total Aset Tidak Lancar 231.541.487.168 225.679.869.220
TOTAL ASET 277.816.421.781 245.369.253.905
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
1
Page 2
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 31-Dec-22
Rp Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS - NETO
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 21.015.263.222 -
Utang usaha pihak ketiga 531.408.620 741.123.469
Utang lain-lain
Pihak ketiga 31.664.322 29.211.973
Pihak berelasi 2.031.903.184 2.620.825.527
Beban akrual 1.859.032.647 1.666.036.337
Utang pajak 381.667.861 397.110.053
Pendapatan diterima di muka
jangka pendek 1.546.121.482 2.235.597.323
Bagian utang jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun :
Utang bank 7.729.864.391 7.227.138.566
Utang pembiayaan konsumen 2.798.915.906 2.029.544.726
Total Liabilitas Jangka Pendek 37.925.841.635 16.946.587.974
NON CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun:
Utang bank 72.333.727.526 78.195.609.621
Utang pembiayaan konsumen 2.652.762.015 2.456.506.190
Pendapatan diterima di muka
jangka panjang 3.083.696.297 3.646.724.084
Liabilitas imbalan kerja karyawan 205.377.408 205.377.408
Utang pembelian aset tetap 652.520.313 654.012.000
Liabilitas pajak tangguhan 7.538.970 7.538.970
Total Liabilitas Jangka Panjang 78.935.622.529 85.165.768.273
TOTAL LIABILITIES 116.861.464.164 102.112.356.247
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2
Page 3
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 31-Dec-22
Rp Rp
EQUITY
Modal saham - nilai nominal
Rp 100 per saham
Modal dasar - 8.116.923.076 saham
pada tanggal 30 September 2023 dan
31 Desember 2022
Modal disetor - 2.425.354.179
pada tanggal 30 September 2023
dan 2.229.230.769 pada tanggal
31 Desember 2022 242.535.417.900 222.923.076.900
Tambahan modal disetor (77.452.547.894) (77.452.547.894)
Deficit (4.151.702.148) (2.237.995.391)
Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Entitas Induk 160.931.167.858 143.232.533.615
Non-controlling interest 23.789.759 24.364.043
TOTAL EQUITY 160.954.957.617 143.256.897.658
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 277.816.421.781 245.369.253.905
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
3
Page 4
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 30-Sep-22
PENDAPATAN 33.931.845.135 29.028.397.682
BEBAN POKOK PENDAPATAN 12.467.074.263 10.762.778.014
LABA KOTOR 21.464.770.872 18.265.619.668
BEBAN USAHA
Beban umum dan administrasi 14.852.535.421 15.366.152.641
Beban peralatan, pemeliharaan, dan energi 2.580.384.473 2.726.253.587
Beban pemasaran 522.450.590 412.789.095
Total Beban Usaha 17.955.370.484 18.505.195.323
LABA (RUGI) USAHA 3.509.400.388 (239.575.655)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba penjualan properti investasi - 2.589.778.176
Laba penjualan aset tetap 92.889.160 8.567.708
Pendapatan keuangan 1.284.536.301 1.523.895.678
Beban keuangan (7.067.870.808) (7.555.472.926)
Lain-lain - neto 266.763.918 673.100.246
Total Pendapatan (Beban) Lain-lain - neto (5.423.681.429) (2.760.131.118)
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT (1.914.281.041) (2.999.706.773)
PAJAK PENGHASILAN
MANFAAT PAJAK PENGHASILAN
Kini - -
Tangguhan - -
TOTAL BEBAN (MANFAAT) PAJAK PENGHASILAN - -
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (1.914.281.041) (2.999.706.773)
Net income (loss) for the year
attributable to:
The Owners of the Company (1.913.706.757) (2.999.706.773)
Non-controlling Interests (574.284) -
Total (1.914.281.041) (2.999.706.773)
Laba (rugi) per saham (1,05) (1,80)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
4
Page 5
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Perusahaan
Modal Ditempatkan dan Tambahan Modal Kepentingan
Notes Defisit Total Total Ekuitas
Disetor Penuh Disetor-neto Nonpengendali
Saldo 1 Januari 2022 63.000.000.000 1.741.249.038 - 5.434.309.996 59.306.939.042 - 59.306.939.042
Laba neto tahun berjalan - - - 2.999.706.773 - 2.999.706.773 - - 2.999.706.773
Akuisisi entitas sepengendali 159.683.059.900 - - 159.683.059.900 - 159.683.059.900
Saldo 30 September 2022 222.683.059.900 1.741.249.038 - 8.434.016.769 215.990.292.169 - 215.990.292.169
Saldo 1 Januari 2023 222.923.076.900 - 77.452.547.894 - 2.237.995.391 143.232.533.615 24.364.043 143.256.897.658
Laba neto tahun berjalan - - - 1.913.706.757 - 1.913.706.757 - 574.284 - 1.914.281.041
Pelaksanaan waran 19.612.341.000 - - 19.612.341.000 - 19.612.341.000
Saldo 30 September 2023 242.535.417.900 - 77.452.547.894 - 4.151.702.148 160.931.167.858 23.789.759 160.954.957.617
Catatan terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
5
Page 6
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 30-Sep-22
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 32.511.543.675 29.575.529.683
Penerimaan dari penghasilan keuangan 1.284.536.301 1.496.821.817
Pembayaran untuk beban keuangan - 7.067.870.808 - 7.555.472.926
Pembayaran kepada karyawan - 5.120.917.750 - 4.925.672.436
Pembayaran kepada pemasok - 7.405.698.703 - 6.606.199.325
Pembayaran beban usaha dan
kegiatan operasional lainnya - 8.285.803.469 - 11.009.587.818
Pembayaran pajak penghasilan - 361.694.659 - 751.200.854
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 5.554.094.587 224.218.141
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap 293.116.633 155.000.000
Penjualan properti investasi - 13.500.000.000
Perolehan aset tetap - 12.625.040.106 - 836.795.060
Penambahan uang muka
pembelian aset tetap 2.000.213.251 - 50.000.000
Penambahan (pembayaran) utang
pembelian aset tetap - 1.491.687 - 1.287.793.520
Penambahan properti investasi - 284.062.500 - 91.050.000
Akuisisi bisnis - - 23.125.000.000
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Investasi - 10.617.264.409 - 11.735.638.580
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Peningkatan modal saham - 23.098.076.900
Pembayaran untuk utang bank jangka panjang - 5.359.156.267 - 21.116.902.541
Penerbitan saham melalui pelaksanaan warran 19.612.341.000 -
Pembayaran utang pembiayaan konsumen - 2.023.828.161 - 1.876.075.389
Pembayaran utang lain-lain - 15.095.780.157 -
Penerimaan dari utang lain-lain 8.463.585.963 -
Penambahan utang bank jangka pendek 21.015.263.222 8.254.892.995
Arus Kas Neto yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan 26.612.425.600 8.359.991.965
(PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS 21.549.255.778 - 3.151.428.474
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 16.277.912.186 27.649.205.114
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 37.827.167.964 24.497.776.640
6
Page 7
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Perusahaan
PT Esta Multi Usaha Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan nama PT Esta Asri Propertindo sesuai Akta
Notaris KunHidayat, SH., No. 34 tanggal 30 September 2011, notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut
telah disahkan olehMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU- 51610.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 24 Oktober 2011, telah didaftarkan dalam Daftar
Perusahaan No. AHU- 0085684.AH.01.09 Tahun 2011 tanggal 24 Oktober 2011, dan diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 93 tanggal 20 November 2012. Grup mengubah nama menjadi PT
Esta Multi Usaha berdasarkanAkta Notaris Maichel Vecky Katuuk, S.H., M.Kn. No. 7 tanggal 15 Mei
2019, perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU- AH.01.03-0266076 tanggal 20 Mei 2019 serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik IndonesiaNo. 065 tanggal 13 Agustus 2019.
Anggaran Dasar Entitas Induk telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir diaktakan
dengan Akta Notaris No. 33 oleh Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., tanggal 10 Agustus 2023
mengenai peningkatan modal ditempatkan / disetor melalui realisasi pengeluaran saham baru hasil
pelaksanaan Waran Seri I. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0109618 tanggal 18 Agustus 2023.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan utama Perusahaan adalah
di bidang penyediaan akomodasi dengan penyediaan makan minum meliputi hotel bintang dua, dengan
kegiatan usaha penunjang melakukan usaha pembelian, penjualan, persewaan dan pengoperasian real
estat, melakukan kegiatan penyewaan dan sewa guna usaha kendaraan tanpa hak opsi dan melakukan
perdagangan. Perusahaan berkedudukan di Gedung "Wisma D'esta" lantai 7, Komplek Komersial
Sektor II Blok AH.2/7A, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten. Perusahaan mulai
melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2012. Sampai dengan tahun 2017,
Perusahaan hanya melakukan kegiatan usaha penyewaan real estat. Pada tahun 2018, Perusahaan
memulai kegiatan usaha perhotelan. Sedangkan pada tahun 2019, Perusahaan memulai kegiatan
usaha penyewaan kendaraan tanpa hak opsi.
Perusahaan memiliki bangunan hotel yang dioperasikan dengan nama D’esta Hotel 88 yang berletak di
Jalan Cut Meutia No. 67, RT 01/02, Kel. Sepanjang Jaya, Kec. Rawa Lumbu, Bekasi.
Entitas Induk langsung dan akhir Perusahaan adalah PT Esta Utama Corpora.
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan dan Aksi Korporasi Lainnya
Penawaran Umum Perdana Saham
Pada tanggal 28 Februari 2020, Grup memperoleh Surat Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan
Pendaftaran No. S-82/D.04/2020 dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) untuk melakukan Penawaran
Umum Perdana Saham kepada masyarakat sebanyak 200.000.000 lembar saham biasa dengan nilai
nominal Rp100 per saham dan harga penawaran Rp120 per saham.
Saham-saham tersebut seluruhnya telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia tanggal 9 Maret 2020.
Dana yang diperoleh Grup dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi dengan
beban - beban emisi sebesar Rp1.241.249.038 dipergunakan untuk meningkatkan modal kerja,
pembangunan hotel, dan peningkatan jumlah kendaraan (Catatan 21).
7
Page 8
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan dan Aksi Korporasi Lainnya
Right Issue
Grup telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas nama
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S-92/D.04/2022 tanggal 9 Juni
2022 untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I
(“PMHMETD I”) sebanyak 1.599.230.769 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
penawaran Rp100 per saham (Catatan 20).
c. Struktur Grup
Entitas Anak, dimana Grup memliki pengendalian secara langsung memiliki setidaknya 50% hak suara,
adalah sebagai berikut:
Mulai
Persentase beroperasi
Entitas Anak Jenis Bisnis Lokasi Total Aset
Kepemilikan secara
komersil
PT Esta Prima Investama Perhotelan Tangerang 99,97% 2009 189.201.983.583
PT Esta Prima Investama (EPI)
PT Esta Prima Investama (“EPI”) didirikan berdasarkan akta Notaris No. 7 tanggal 3 Juni 2009 dari Kun
Hidayat, SH., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
34453.AH.01.01.TH.2009.
Anggaran Dasar PT Esta Prima Investasi (”EPI”) telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir
berdasarkan Akta Notaris No. 28 tanggal 3 Agustus 2022 dari Desra Natasha WN, SH., MH., M.Kn.,
Notaris di Tangerang Selatan, mengenai penambahan bidang usaha EPI. Perubahan tersebut telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat
keputusan No. AHU-0055914.AH.01.02 Tahun 2022 tanggal 8 Agustus 2022.
EPI berkedudukan di Wisma D’Esta, Komplek Komersil Sektor II Blok AH / 7A, BSD, Kel. Rawabuntu,
Kec. Serpong, Kota Tangerang Selata. EPI memulai kegiatan komersialnya pada tahun 2009.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar EPI, kegiatan utama EPI adalah bidang perdagangan besar
atas dasar balas jasa atau kontrak, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil,
bus, truk dan sejenisnya, real estate yang dimiliki sendiri atau disewa dan penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum hotel bintang dua dan tiga.
d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn nomor 23 tanggal 10 Mei 2023 susunan
Dewan Komisaris dan Direksi Grup pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rony Harianto
Komisaris Independen : Drs. Alkie Samuel Sutandra
8
Page 9
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan (lanjutan)
Direksi
Direktur Utama : Melvin Wangkar
Direktur : Andaru Surya Gautama
Manajemen kunci Grup mencakup Dewan Komisaris dan Direksi Grup. Komisaris Grup bertugas
melakukan pengawasan terhadap kegiatan usaha Grup yang dibawahi oleh Direksi. Sedangkan direksi
bertugas menjalankan kegiatan usaha Grup dengan pembagian direktur utama yang membawahi
bidang operasional, direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan serta direktur yang
membawahi bidang sumber daya manusia.
Pada tanggal 6 Januari 2021, berdasarkan Surat Ketetapan Grup No. 001/EMU/S.KET/I/2021, Grup
memberhentikan dengan hormat Aldy Abdurrachman Saleh serta menunjuk Suryanto Witono sebagai
Sekretaris Grup.
Pada tanggal 16 September 2019, berdasarkan Surat Keputusan Komisaris
Grup No. 001/SK-KOM/EMU/IX/19, Grup menunjuk komite audit Grup sebagai berikut:
Ketua Komite Audit : Drs. Alkie Samuel Sutandra
Anggota Komite : Sandi Komaruddin
Anggota Komite : Tony Sompotan
Pada tanggal 18 September 2019, berdasarkan Surat Keputusan Komisaris
Grup No. 001/SK-KOM/EMU/IX/19, Grup menunjuk Irnanda Aditya Cornelius sebagai Audit Internal
Grup.
Pada tanggal 30 Juni 2023, Grup dan Entitas Anaknya (secara kolektif disebut “Grup”) memiliki sejumlah
11 karyawan tetap (tidak diaudit).
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen Grup, yang diwakili oleh Direksi, bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan
konsolidasian ini yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh manajemen Grup pada
tanggal 31 Oktober 2023.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian PT Esta Multi Usaha Tbk dan Entitas Anaknya disusun berdasarkan
standar akuntansi keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator pasar
modal untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
9
Page 10
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)
Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus
mempertahankan kelangsungan usaha.
Laporan keuangan konsolidasian kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual
dan dasar pengukuran dengan menggunakan konsep harga historis, kecuali beberapa akun tertentu
yang disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk
membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
b. Amandemen/Penyesuaian Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan
Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan sejumlah amendemen/ penyesuaian PSAK yang relevan
dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022.
Penerapan atas PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak
memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun
sebelumnya.
PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Konsensi sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021
Amendemen tersebut memperpanjang kebijakan praktis konsesi sewa terkait Covid-19 dimana segala
bentuk pengurangan pembayaran sewa hanya memengaruhi pembayaran sewa pada atau sebelum
tanggal 30 Juni 2022.
PSAK 22 (Amendemen), “Kombinasi Bisnis”: Referensi ke Kerangka Konseptual
Amendemen PSAK 22 ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka
Konseptual Pelaporan Keuangan tanpa mengubah persyaratan akuntansi untuk kombinasi bisnis.
PSAK 57 (Amendemen) “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”: Kontrak
Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak
Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya dalam
menentukan apakah suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan.
Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak terdiri dari biaya yang
berhubungan langsung dengan kontrak. Biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak terdiri dari
biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut (misalnya tenaga kerja langsung atau material) dan
alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak (misalnya alokasi biaya
penyusutan atas aset tetap yang digunakan dalam memenuhi kontrak tersebut).
10
Page 11
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
b. Amandemen/Penyesuaian Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan)
PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), “Instrumen Keuangan”
PSAK 71 (Penyesuaian 2020) mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam terkait
penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah
dikurangi fee (imbalan) yang diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan
atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau
diterima baik peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain.
PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), “Sewa”
PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020) menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian biaya properti
sewaan dari pesewa untuk mengatasi potensi kebingungan terkait perlakuan insentif sewa yang
mungkin timbul karena bagaimana insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut.
c. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak Lancar/Jangka Panjang
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
klasifikasi lancar/tidak lancar atau jangka pendek/jangka panjang. Suatu aset disajikan lancar bila:
i). akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
ii). untuk diperdagangkan,
iii). akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang
dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar. Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
i). akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
ii). untuk diperdagangkan,
iii). akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
iv). tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka
panjang.
d. Prinsip-prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Grup dan entitas-entitas
yang dikendalikan secara langsung oleh Perusahaan.
Laporan keuangan konsolidasian Entitas Anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan
Grup. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah
diterapkan secara konsisten oleh Perusahaan, kecuali dinyatakan lain.
Entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh
pengendalian, sampai dengan tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap
ada ketika Perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui Entitas Anak, lebih dari
setengah kekuasaan suara entitas.
11
Page 12
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)
Secara spesifik, Perusahaan mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal
berikut ini:
a. Kekuasaan atas Investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan
aktivitas relevan investee);
b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya dengan investee; dan
c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan
keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut:
a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain;
b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; dan
c. Hak suara dan hak sura potensial Grup.
Perusahaan menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai ketika Perusahaan memiliki pengendalian atas Entitas Anak dan
berhenti ketika Perusahaan kehilangan pengendalian atas Entitas Anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan
beban atas Entitas Anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian
sampai dengan tanggal Perusahaan menghentikan pengendalian atas Entitas Anak.
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang
saham Perusahaan dan pada kepentingan nonpengendali (KNP), walaupun hasil di kepentingan
nonpengendali mempunyai saldo defisit
Transaksi antar Perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari transaksi
antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan
dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses konsolidasi.
Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan konsolidasian Entitas Anak agar
kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.
Transaksi antar bagian Perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari
transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas
berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan konsolidasian Entitas Anak
agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.
Perubahan kepemilikan pada Entitas Anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi
ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas Entitas Anak, maka Perusahaan:
a. Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas Entitas Anak;
b. Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
c. Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
d. Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
b. Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
c. Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian; dan
d. Mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya
dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup
akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.
12
Page 13
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari Entitas Anak yang tidak dapat
diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada
pemilik Perusahaan.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi
ekuitas.
Jumlah tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk
mencerminkan perubahan kepentingan relatifnya dalam Entitas Anak. Selisih antara jumlah tercatat
kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui
secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.
e. Instrumen Keuangan
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.
Klasifikasi
(i). Aset Keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya
perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain (FVOCI), atau (iii) nilai
wajar melalui laba rugi (FVTPL).
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
dipenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus
kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Grup mengklasifikasikan instrumen utang pada FVOCI jika kedua kondisi berikut dipenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus
kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset
keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI)
testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola
aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.
13
Page 14
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Klasifikasi (lanjutan)
(i). Aset Keuangan (lanjutan)
Pada saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk
mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai wajar melalui laba rugi, apabila
penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran
atau pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch”).
Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain diklasifikasikan
sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
(ii). Liabilitas Keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya pada pengakuan awal sebagai (i) liabilitas
keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
Liabilitas keuangan Grup terdiri atas utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain - pihak ketiga,
utang bank jangka panjang, beban akrual, utang pembiayaan konsumen, dan utang pembelian
aset tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pengakuan dan Pengukuran
(i). Aset Keuangan
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual
aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk
piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup
menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan
pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi.
Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika
Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan
dalam PSAK 72.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset
keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.
14
Page 15
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan)
(i). Aset Keuangan (lanjutan)
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan
apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan
atau keduanya.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim)
diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual
aset tersebut.
Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:
(a). Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan tersebut mempertimbangkan
premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
(ii). Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman, atau sebagai derivatif yang ditetapkan sebagai
instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.
Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar, dan untuk pinjaman sebesar
pinjaman yang diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung.
Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang
tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk
menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika
liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham
sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.
Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:
(a). Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga liabilitas
dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau
premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga
efektif. Amortisasi metode suku bunga efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan
laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya.
15
Page 16
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama periode
yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan
diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode
yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan
terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset
dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang
terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan
(bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan.
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara
wajar oleh pihak- pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions);
penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang
didiskonto; atau model penilaian lain.
Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan
secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.
Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi
dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih.
Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk
biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh instrumen utang
yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus
kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup,
didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut
mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan
bagian integral dari persyaratan kontrak.
16
Page 17
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan)
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan
sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan
secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya,
terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL).
Karena piutang usaha dan aset kontrak tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup
menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, Grup tidak
menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan
ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks provisi berdasarkan
pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking)
atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari
90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam
keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin
menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang
usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah
semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.
Penghentian Pengakuan
(i). Aset Keuangan
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:
(a). Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
(b). Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan
atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang
signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara
substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut,
atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat
atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani
kesepakatan pelepasan (pass-through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer
dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer
pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset
keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur
sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang
diterima Grup yang mungkin harus dibayar kembali.
Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur
dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup.
17
Page 18
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
(i). Aset Keuangan (lanjutan)
Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam
laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang
diklasifikasikan sebagai FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada
penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada
pengakuan awal untuk diukur di FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi
dipindahkan ke saldo laba.
(ii). Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan
yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama
dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat
sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
a. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
b. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai
tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang
relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
18
Page 19
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas
tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input terendah yang
signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identic;
2. Tingkat 2 - Teknik penilaian level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
3. Tingkat 3 - Teknik penilaian level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar
dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
f. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali diperlakukan sesuai dengan PSAK 38. Berdasarkan
PSAK 38, transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada di dalam suatu Grup yang sama, bukan
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak
menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas individu dalam Grup
tersebut.
Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak menyebabkan perubahan substansi
ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah
tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari
entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
periode komparatif sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi
sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian. Jumlah tercatat dari unsur-
unsur laporan keuangan konsolidasian tersebut merupakan jumlah tercatat dari entitas yang bergabung
dalam kombinasi bisnis antitas sepengendali. Selisih antara imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat
dari setiap transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali disajikan di ekuitas dalam pos “tambahan
modal disetor”.
g. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan terdiri atas kas di tangan, kas di bank dan deposito
jangka pendek kurang dari 3 bulan yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang
dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan, tidak digunakan sebagai
jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya.
19
Page 20
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
h. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut:
(i). memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Grup;
(ii). memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau
(iii). personil manajemen kunci Grup
b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal berikut:
(i). entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya Grup, Entitas
Anak, dan Entitas Anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya);
(ii). satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
(iii). kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
(iv). satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga;
(v). entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Grup;
(vi). entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf a);
(vii). orang yang diidentifikasi dalam huruf a) i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau Perusahaan dari entitas); atau
(viii). entitas, atau anggota dari kelompok dimana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup atau kepada
Perusahaan dari Grup.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi
dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan konsolidasian.
i. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih.
Biaya perolehan persediaan Grup ditentukan dengan menggunakan metode first-in, first-out (FIFO).
Nilai realisasi bersih ditentukan berdasarkan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah
dikurangi dengan taksiran beban yang diperlukan untuk menyelesaikan dan menjual persediaan
tersebut. Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan dan persediaan usang ditentukan berdasarkan
penelaahan atas kondisi persediaan pada akhir tahun untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai
realisasi bersih.
Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan dan persediaan usang, jika ada, ditentukan berdasarkan
penelaahan atas kondisi persediaan pada akhir tahun untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai
realisasi bersih.
j. Beban Dibayar di Muka
Beban dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing beban dengan menggunakan
metode garis lurus dan dibebankan selama umur manfaatnya.
20
Page 21
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
k. Aset Tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
nilai, kecuali untuk tanah yang tidak terdepresiasi. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian
aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi
yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis aset tetap, sebagai berikut:
Persentase Tahun
Bangunan 5,00% 20
Kendaraan 12,50% - 25,00% 4-8
Perlengkapan 12,50% - 25,00% 4-8
Perabotan 25,00% 1
Tanah dinyatakan berdasarkan harga perolehan dan tidak disusutkan. Biaya pengurusan legal hak atas
tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah. Biaya
pengurusan perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud
dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek.
Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk
menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, “Aset Tetap”.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau dihentikan,
biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi dari akun.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi
pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
aset tetap. Akumulasi biaya perolehan aset tetap dalam pembangunan akan dipindahkan ke masing-
masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direviu dan disesuaikan setiap akhir tahun,
bila diperlukan.
Aset tetap yang tidak digunakan lagi dan ditujukan untuk dijual dihentikan penyusutannya dan
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual pada akun aset lainnya.
l. Properti Investasi
Properti investasi Grup terdiri dari tanah, bangunan, dan perlengkapan yang dikuasai Grup untuk
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam
produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha
sehari-hari.
Properti investasi berupa tanah diakui sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan.
21
Page 22
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
l. Properti Investasi (lanjutan)
Properti investasi bangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi
akumulasi penyusutan dan penurunan nilai. Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari
properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak
termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.
Penyusutan properti investasi bangunan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat bangunan selama 20 tahun.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut
tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat
diharapkan pada saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi diakui dalam laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan
tersebut.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau
selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan
hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh
pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual.
Untuk transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, biaya yang diperhitungkan
untuk akuntansi selanjutnya adalah nilai wajar pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang
digunakan sendiri oleh Grup menjadi properti investasi, Grup mencatat properti tersebut sesuai dengan
kebijakan aset tetap sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
m. Beban Emisi Saham Ditangguhkan
Beban-beban yang berhubungan secara langsung dengan rencana penawaran umum perdana saham
Grup ditangguhkan dan akan dikurangkan dengan akun tambahan modal disetor yang timbul dari selisih
antara harga penawaran umum perdana dengan nilai nominal saham (jika ada).
n. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
wajar aset atau unit penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset
tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok
aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami
penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya dan rugi
penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut disajikan pada jumlah revaluasian,
di mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai
waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut,
Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-
perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia.
22
Page 23
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
n. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan (lanjutan)
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan
nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin tidak ada lagi atau mungkin
telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset dibalik hanya
jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke
jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah
terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan
nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai
diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali aset yang
bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan nilai
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut
disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi
nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian, kecuali aset yang bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, dalam hal ini
pembalikan kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. Setelah pembalikan
tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah
tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur
manfaatnya.
o. Imbalan Kerja
Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas
bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya.
Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup dimana smua perubahan pada nilai
bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.
Manfaat imbalan pasti
Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan materi penjelasan melalui siaran pers atas persyaratan
pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19
Employee Benefits. Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari
program pensiun berbasis Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki
pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Interpretation Committee
(“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).
Grup telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan, dengan demikian, mengubah kebijakan
akuntansi mengenai atribusi imbalan kerja pada periode jasa. Penerapan ini tidak berdampak material
terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode keuangan sebelumnya.
23
Page 24
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
o. Imbalan Kerja (lanjutan)
Manfaat imbalan pasti (lanjutan)
Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.
35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-undang No. 11/2020
tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan program dana pension manfaat pasti
Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-
unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan
manfaat pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, yang tercermin langsung dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan kepenghasilan komprehensif
lain periode terjadinya untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran
kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen terjadi
atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti
neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
penyelesaian);
Beban atau pendapatan bunga neto; dan
Pengukuran kembali.
Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, keuntungan dan kerugian
kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Grup menerapkan PSAK 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”
Berdasarkan PSAK 72, entitas mengakui pendapatan ketika (atau pada saat) kewajiban pelaksanaan
terpenuhi, yaitu ketika pengendalian barang atau jasa yang mendasari kewajiban pelaksanaan tertentu
dialihkan ke pelanggan.
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh Grup dan jumlahnya dapat
diukur secara handal. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima, tidak termasuk
diskon, rabat, Pajak Hotel dan Restoran (PHR).
Pendapatan hotel
Pendapatan hotel terdiri dari pendapatan jasa perhotelan dan penjualan makanan dan minuman,
sebagai berikut:
Pendapatan jasa perhotelan
Pendapatan jasa perhotelan yang terdiri dari pendapatan kamar dan departemental lainnya diakui
pada saat jasa diberikan.
24
Page 25
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)
Pendapatan hotel (lanjutan)
Penjualan makanan dan minuman
Pendapatan dari penjualan makanan dan minuman diakui bila risiko dan manfaat yang signifikan
telah berpindah kepada pembeli.
Pendapatan sewa bangunan dan kendaraan
Pendapatan sewa bangunan dan kendaraan diakui sebagai sewa operasi sesuai dengan periode yang
sudah berjalan pada tahun yang bersangkutan. Pendapatan yang telah di terima di muka namun belum
dapat diakui dalam laba rugi, dicatat sebagai akun "pendapatan diterima di muka", dan diakui sebagai
pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak yang berlaku.
Pendapatan bunga
Pendapatan bunga merupakan pendapatan yang diperoleh Grup atas penempatan dana di bank yang
diakui pada saat diperoleh atau saat terjadinya.
Penjualan Barang
Pendapatan dari penjualan yang timbul dari pengiriman fisik produk-produk Grup diakui bila risiko dan
manfaat yang signifikan telah berpindah kepada pembeli, yang pada umumnya terjadi pada saat yang
bersamaan dengan pengiriman dan penerimaan barang.
Beban
Beban usaha dan beban lain-lain diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
q. Sewa
Grup menerapkan PSAK 73, “Sewa”.
Perubahan dalam definisi sewa terutama terkait dengan konsep kontrol. PSAK 73 menentukan suatu
kontrak mengandung sewa apabila pelanggan memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset
yang diidentifikasi untuk periode waktu tertentu.
PSAK 73 mensyaratkan penyewa untuk mengakui sebagian besar sewa pada neraca. Standar ini
mencakup dua pengecualian pengakuan untuk penyewa - sewa aset 'bernilai rendah' dan sewa jangka
pendek. Pada tanggal dimulainya sewa, penyewa akan mengakui liabilitas untuk melakukan
pembayaran sewa (liabilitas sewa) dan aset yang mewakili hak untuk menggunakan aset pendasar
selama masa sewa (aset hak- guna). Penyewa akan diminta untuk secara terpisah mengakui beban
bunga atas liabilitas sewa dan biaya penyusutan atas aset hak- guna.
Aset hak-guna awalnya diukur pada biaya perolehan dan kemudian diukur pada biaya perolehan
(tunduk pada pengecualian tertentu) dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
penurunan nilai, disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Liabilitas sewa awalnya
diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa yang belum dibayarkan pada tanggal tersebut. Selanjutnya,
liabilitas sewa disesuaikan antara lain dengan pembayaran bunga dan sewa, serta dampak modifikasi
sewa. Dengan demikian, klasifikasi arus kas juga akan terpengaruh sebagai pembayaran sewa operasi
berdasarkan PSAK 30 disajikan sebagai arus kas operasi; sedangkan berdasarkan model PSAK 73,
pembayaran sewa akan dibagi menjadi bagian pokok dan bagian bunga yang akan disajikan masing-
masing sebagai arus kas pendanaan dan operasi.
25
Page 26
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
q. Sewa (lanjutan)
Berbeda dengan akuntansi penyewa, PSAK 73 tidak mengubah secara substansial cara pesewa
mencatat sewa. Dalam PSAK 73, pesewa tetap mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan
atau sewa operasi dan mencatat kedua jenis sewa tersebut secara berbeda.
Tetapi, PSAK 73 telah mengubah dan memperluas persyaratan pengungkapan, terutama cara pesewa
mengelola risiko yang timbul dari kepentingan residual dalam aset sewa.
Sebagai Penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa.
Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
Grup harus menilai apakah:
Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset identifikasian; dan
Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini
ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan
untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk
tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur
pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan
biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar
dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi
tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat
dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam
asset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan.
Aset hak penggunaan kemudian diukur dengan biaya lebih sedikit akumulasi penyusutan dan
penurunan kerugian. Aset hak penggunaan disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa
yang lebih pendek dan perkiraan kehidupan aset yang berguna yaitu selama 5 tahun.
Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset
pendasar. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna
merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset
pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa.
Selain itu, aset hak penggunaan juga disesuaikan untuk pengukuran kembali tanggung jawab sewa
tertentu. Aset hak guna disajikan sebagai bagian dari "Aset Tetap" dalam laporan posisi keuangan.
26
Page 27
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
q. Sewa (lanjutan)
Sebagai Penyewa (lanjutan)
Grup menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan
mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan aset
penurunan nilai.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang
insentif sewa;
pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan
lebih awal.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas
liabilitas sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
(i). Sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah
Grup memutuskan untuk tidak mengakui asset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka
pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-
rendah. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban operasi dengan
dasar garis lurus selama masa sewa, kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan
pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.
(ii). Modifikasi sewa
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk
menggunakan satu aset pendasar atau lebih; dan
imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk
peningkatan dalam ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut
untuk merefleksikan kondisi kontrak tertentu.
27
Page 28
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
q. Sewa (lanjutan)
Sebagai Penyewa (lanjutan)
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa,
Grup:
mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
menggunakan tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa
dengan melakukan penyesuaian terhadap aset hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan
sebagai suku bunga pinjaman inkremental Grup pada tanggal efektif modifikasi;
menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau
sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui
dalam laba rugi setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa
tersebut; dan
membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.
Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam
pengukuran liabilitas sewa dan asset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam
periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat dalam pos
"Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan penyewa untuk memisahkan komponen nonsewa, dan
mencatat masing-masing komponen sewa dan komponen nonsewa sebagai kesepakatan sewa tunggal.
Grup tidak menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak yang memiliki komponen sewa dan satu atau
lebih sewa tambahan atau komponen non sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap
komponen sewa dengan dasar harga jual relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan jumlah agregat
masing-masing dari komponen non sewa.
Sewa di mana Grup sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi.
Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Seluruh
sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Ketika Grup adalah pesewa-antara, Grup mencatat sewa utama dan subsewa sebagai dua kontrak yang
terpisah. Subsewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi dengan mengacu
pada aset hak-guna yang timbul dari sewa utama.
Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya
langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah
tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.
Dalam sewa pembiayaan, jumlah terutang oleh penyewa diakui sebagai piutang sebesar jumlah yang
sama dengan investasi sewa neto Grup. Pengakuan penghasilan sewa pembiayaan dialokasikan pada
periode akuntansi yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi
bersih pesewa.
Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan PSAK 72 untuk
mengalokasikan imbalan berdasarkan kontrak bagi setiap komponen.
28
Page 29
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
r. Pajak Penghasilan
Pajak final
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.
Mengacu pada revisi PSAK No. 46 (Revisi 2014), pajak final tersebut tidak termasuk dalam lingkup yang
diatur oleh PSAK No. 46. Oleh karena itu, Grup memutuskan untuk menyajikan pajak final sehubungan
dengan aktivitas real estate dan sewa di dalam akun beban usaha - beban umum dan administrasi.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret Tahun 2002, pajak penghasilan untuk
pendapatan sewa ruang perkantoran dan pusat ritel dikenakan pajak bersifat final sebesar 10% dari
nilai pendapatan yang besangkutan.
Berdasarkan peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016 dan Peraturan Menteri
Keuangan No.261/PMK.03/2016, penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan bangunan dikenakan
pajak bersifat final sebesar 2,5%.
Pajak penghasilan tidak final
Beban pajak merupakan pajak tidak final, yang terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui
dalam laba rugi kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas,
dalam hal ini diakui sebagai penghasilan komprehensif lainnya.
Pajak kini
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
keuangan konsolidasian, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan.
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan
(SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban
pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup
mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan
menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Grup.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar
pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan
konsolidasian. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan
beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada
masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer dari aset dan liabilitas antara
pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal laporan. Manfaat pajak masa mendatang, seperti
rugi fiskal yang dapat dikompensasi, diakui sepanjang besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat
direalisasikan.
29
Page 30
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
r. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Pajak tangguhan (lanjutan)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah
tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum
diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar
laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat
aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku
atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan konsolidasian. Pengaruh pajak
terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan,
termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan,
kecuali untuk transaksi- transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke
ekuitas (defisiensi ekuitas).
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan
dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud
untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
s. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
PSAK 70 memberikan pilihan kebijakan dalam pengakuan awal aset atau liabilitas yang timbul dari
pelaksanaan undang-undang pengampunan pajak, yaitu dengan mengikuti SAK yang relevan menurut
sifat aset atau liabilitas yang diakui (PSAK 70 Par. 06) atau mengikuti ketentuan yang diatur dalam
paragraf 10 hingga 23 PSAK 70 (Pendekatan Opsional). Keputusan yang dibuat oleh Grup harus
konsisten untuk semua aset dan liabilitas pengampunan pajak yang diakui.
Aset pengampunan pajak diakui sebesar biaya perolehan berdasarkan Surat Keterangan
Pengampunan Pajak (SKPP). Liabilitas pengampunan pajak diakui sebesar kewajiban kontraktual untuk
menyerahkan kas atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan
perolehan aset pengampunan pajak.
Grup mengakui selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak sebagai
bagian dari tambahan modal disetor di ekuitas. Selisih tersebut tidak dapat diakui sebagai laba rugi
direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba.
Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan dalam laba rugi pada periode diterimanya Surat
Keterangan Pengampunan Pajak.
Grup menyesuaikan saldo klaim, aset pajak tangguhan, dan provisi pajak dalam laba rugi pada periode
diterimanya Surat Keterangan Pengampunan Pajak.
Grup telah memilih untuk mengukur kembali aset dan liabilitas pengampunan pajak berdasarkan nilai
wajar sesuai dengan SAK pada tanggal Surat Keterangan Pengampunan Pajak. Selisih pengukuran
kembali antara nilai wajar tersebut dengan biaya perolehan yang telah diakui sebelumnya, disesuaikan
dalam saldo tambahan modal disetor.
Setelah Grup melakukan pengukuran kembali aset dan liabilitas pengampunan pajak ke nilai wajar
sesuai SAK, Grup mereklasifikasi aset dan liabilitas pengampunan pajak tersebut ke dalam pos aset
dan liabilitas serupa.
30
Page 31
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
t. Informasi Segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara
regular direview oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya
dan menilai kinerja segmen operasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama);
ii. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan
iii. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya
dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara
langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai
untuk segmen tersebut.
u. Laba Per Saham
Laba per saham dihitung dengan membagi total laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
pemilik Enititas Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
v. Peristiwa Setelah Tanggal Pelaporan
Laba per saham dihitung dengan membagi total laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
pemilik Enititas Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
w. Standar, Amandemen/Penyesuaian dan Interpretasi Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun
Berjalan
Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan standar dan sejumlah amendemen/ penyesuaian/
interpretasi PSAK yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai
pada atau setelah 1 Januari 2022.
Standar dan interpretasi standar akuntansi baru tertentu telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2022 adalah sebagai berikut:
Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian”.
Amendemen PSAK 22, “Kombinasi Bisnis: Referensi ke Kerangka Konseptual”.
Amendemen PSAK 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi: Kontrak Memberatkan
– Biaya Memenuhi Kontrak”.
Penyesuaian tahunan PSAK 71, “Instrumen Keuangan”.
31
Page 32
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
x. Standar, Amandemen/Penyesuaian dan Interpretasi Standar Telah Terbit Tapi Belum Diterapkan
Standar revisi yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1
Januari 2023 adalah sebagai berikut:
Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan terhadap Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang”
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan yang
terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya.
Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat keputusan berikut, yang
memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang diungkapkan pada
Catatan 2c.
Penilaian Model Bisnis
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil SPPI dan uji model bisnis. Grup
menentukan model bisnis pada tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola
bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua
bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang
memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi.
Grup memantau aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan
pelepasannya dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki.
Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Grup atas apakah model bisnis di mana aset
keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan dalam model
bisnis dan dengan demikian terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak
ada perubahan yang diperlukan selama periode yang disajikan.
Penentuan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana Grup beroperasi. Mata
uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan.
Berdasarkan penilaian manajemen Grup, mata uang fungsional adalah Rupiah.
Komitmen Sewa Operasi - Sebagai Pesewa
Grup telah mengadakan perjanjian sewa properti investasi. Grup telah menentukan, berdasarkan evaluasi
dari persyaratan dan kondisi perjanjian, bahwa Grup mempertahankan semua risiko dan manfaat signifikan
dari kepemilikan properti ini dan mengakui kontrak tersebut sebagai sewa operasi.
32
Page 33
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
Kelangsungan Usaha
Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kemampuan Perusahaan untuk
mempertahankan kelangsungan usaha dan menilai keyakinan bahwa Perusahaan memiliki sumber daya
untuk melanjutkan bisnis di masa mendatang. Selain itu, manajemen Perusahaan menilai tidak adanya
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan Perusahaan
untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan konsolidasian
dilanjutkan untuk disusun atas basis kelangsungan usaha. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan
32.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal pelaporan
yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang
tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan
masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penilaian Instrumen Keuangan
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan
estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan
bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan
metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat
mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Grup. Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan
diungkapkan pada Catatan 2e dan 28.
Penyusutan Aset Tetap
Biaya perolehan aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara
1 tahun sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan
dapat direvisi. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 2l dan 11.
Provisi Ekspektasi Kerugian Kredit Piutang Usaha
Saat mengukur ECL, Grup menggunakan informasi masa depan yang wajar dan dapat didukung, yang
didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai pendorong ekonomi dan bagaimana
penggerak ini akan saling mempengaruhi.
Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan pada
perbedaan antara arus kas kontraktual terutang dan yang diharapkan akan diterima, dengan
mempertimbangkan arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral.
Probability of default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probability of default adalah perkiraan
kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup data historis,
asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.
Nilai tercatat piutang usaha Grup sebelum penyisihan kerugian kredit ekspektasian pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing diungkapkan dalam Catatan 6.
33
Page 34
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Penyisihan Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang
tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar,
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan
disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi.
Penyusutan Properti Investasi
Biaya perolehan properti investasi, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis
properti investasi 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi
masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan dapat direvisi.
Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 2m dan 12.
Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) melebihi nilai terpulihkannya,
yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi
biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat
dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya
tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model
arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan datang dan
tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Grup atau investasi signifikan dimasa
datang yang akan memutakhirkan kinerja aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh
tingkat diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus
kas masuk di masa datang yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan
ekstrapolasi.
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
Penentuan utang dan liabilitas imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat
diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, umur pensiun, dan tingkat mortalitas. Hasil aktual yang berbeda dari
asumsi yang ditetapkan Grup diakui segera pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan debit atau
kredit ke saldo laba melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Grup
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau
perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas
diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Penjelasan lebih rinci diungkapkan
dalam Catatan 24 dan 19.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha
normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
tambahan pajak penghasilan badan.
34
Page 35
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset pada laporan
keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal
akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen yang signifikan
diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu
terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa
depan.
4. AKUNTANSI ENTITAS ANAK
PT Esta Prima Investama (“EPI”)
Pada tanggal 17 Februari 2022, Perusahaan dan PT Esta Utama Corpora (“EUC”), entitas induk,
menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dalam rangka pengalihan saham (untuk selanjutnya
disebut dengan “PPJB”), dimana Perusahaan sepakat, dengan tunduk kepada syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan dalam PPJB, akan melakukan pembelian saham EPI yang dimiliki oleh EUC sesuai dengan syarat
dan ketentuan sebagaimana disebutkan dalam PPJB dan EPI setuju untuk menerima Perusahaan sebagai
pemegang saham yang baru dalam EPI dengan segala hak dan kewajiban yang melekat sebagai pemegang
saham yang ada di kemudian hari. Rencana Transaksi yang dilakukan menggunakan mekanisme Inbreng
melalui pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PHMETD)
Perusahaan sebanyak 1.599.230.769 lembar saham.
Berdasarkan PPJB tersebut, EUC setuju untuk melepas seluruh kepemilikan EUC pada EPI atau sebesar
99,97% kepada Perusahaan dengan nilai transaksi atas pelepasan kepemilikan tersebut sebesar
Rp159.950.000.000.
EUC, sebagai pembeli siaga, membeli 1.599.230.769 lembar saham Perusahaan pada Harga Pelaksanaan
sebesar Rp100 per saham. Penyetoran modal EUC disetorkan dalam bentuk:
Kepemilikan 99,97% saham EPI dengan harga yang disepakati Rp100 per saham atau seluruhnya
senilai Rp159.950.000.000; dan
Setoran modal secara tunai sebesar Rp26.923.100.
Perusahaan telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas
nama Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S-92/D.04/2022 tanggal 9 Juni
2022 untuk melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I
(“PMHMETD I”) sebanyak 1.599.230.769 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
penawaran Rp100 per saham (Catatan 1b).
Selisih antara harga yang disepakati atas saham EPI sebesar Rp159.950.000.000 dan nilai buku EPI sebesar
Rp78.203.661.986, yang merupakan selisih transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali sebesar
Rp81.746.338.014 dicatat sebagai bagian dari “Tambahan Modal Disetor” pada laporan perubahan ekuitas
konsolidasian neto (Catatan 21).
35
Page 36
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari:
30-Sep-23 31-Dec-22
Kas
Rupiah 79.893.503 111.962.264
Bank
PT Bank Central Asia Tbk 2.103.087.364 2.717.989.885
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 90.405.270 148.375.835
PT Bank KEB Hana Indonesia 42.224.392 289.597.046
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 4.642.145 4.508.497
Bank Jtrust Indonesia 4.488.635 13.002.882.077
PT BPD Sumsel Babel 2.426.655 2.596.582
Deposito
Pihak berelasi
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia 35.500.000.000 -
Total 37.827.167.964 16.277.912.186
Seluruh saldo kas dan setara kas Grup dalam mata uang Rupiah, dan tidak ada saldo kas dan setara kas
yang dibatasi penggunaannya.
Suku bunga deposito berjangka pada tanggal 30 September 2023 sebesar 12%.
6. PIUTANG USAHA
30-Sep-23 31-Dec-22
Pihak ketiga
City Ledger 447.827.563 282.994.038
Guest Ledger 81.380.955 43.789.617
Electronic Data Center 8.005.000 14.331.600
Clearance - -
Other - 6.500.000
Total pihak ketiga 537.213.518 347.615.255
Pihak berelasi - 6.500.000
Total 537.213.518 354.115.255
Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Belum jatuh tempo 147.606.912 129.733.532
1 - 30 hari 351.184.164 203.200.086
31 - 60 hari 35.604.400 6.825.000
61 - 90 hari 2.818.042 8.231.637
Lebih dari 90 hari - 6.125.000
Total 537.213.518 354.115.255
Guest Ledger merupakan piutang usaha dari pelanggan hotel selama masih menginap di hotel. Piutang ini
akan dilunasi pelanggan atau direklasifikasi ke city ledger pada saat pelanggan yang telah memiliki fasilitas
kredit dari Grup check out dari hotel.
City Ledger merupakan piutang usaha dari pelanggan yang telah memiliki fasilitas kredit dari Grup dan sudah
tidak menginap di hotel.
36
Page 37
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA (lanjutan)
Electronic Data Capture merupakan piutang usaha dari pelanggan hotel yang menggunakan sistem
pembayaran menggunakan kartu kredit sehingga terdapat jangka waktu penyelesaian dari bank penerbit
kartu kredit.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, semua piutang usaha Grup merupakan piutang
dalam mata uang Rupiah.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun,
manajemen Grup berkeyakinan tidak perlu dibentuk cadangan kerugian kredit ekspektasian.
7. PERSEDIAAN
Persediaan terdiri atas:
30-Sep-23 31-Dec-22
Food 161.307.820 13.415.774
Printing & stationery 91.677.500 87.794.219
Guest supplies 103.476.704 74.783.179
Solar 65.772.500 31.558.460
Beverage 31.360.808 15.038.111
Promotion Material 23.730.581 15.506.793
Spare part 28.887.200 12.505.500
Cleaning supplies 17.033.064 11.488.414
Engineering supplies 7.296.738 2.553.776
Paper 6.964.588 8.617.508
Miscellaneous 115.352.441 46.383.821
Total 652.859.944 319.645.555
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada penyisihan penurunan nilai persediaan dan persediaan usang untuk menutup kemungkinan
kerugian atas persediaan.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup tidak mengasuransikan persediaannya
8. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DI MUKA
Akun ini terdiri dari:
30-Sep-23 31-Dec-22
Uang Muka
Uang muka pembelian aset tetap 95.220.000 2.159.233.251
Biaya Dibayar Di Muka
Asuransi 309.992.535 157.392.461
Lain-lain 347.618.818 122.537.864
Total 752.831.353 2.439.163.576
37
Page 38
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. SIFAT, TRANSAKSI, DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi berdasarkan harga dan persyaratan yang disepakati
bersama dengan pihak-pihak berelasi.
Hubungan dan sifat transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
No Pihak-pihak berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
1 PT BPR Kredit Mandiri Indonesia Manajemen yang sama Deposito, Pendapatan diterima di
muka dan Pendapatan sewa
2 PT BPR Kredit Mandiri Sulawesi Manajemen yang sama Piutang usaha, Pendapatan diterima
Selatan Sejahtera di muka, dan Pendapatan sewa
3 PT BPR Kredit Mandiri Celebes Manajemen yang sama Piutang usaha, dan Pendapatan sewa
Sejahtera
4 PT Esta Dana Ventura Manajemen yang sama Pendapatan diterima di muka dan
Pendapatan sewa
5 PT Esta Kapital Fintek Manajemen yang sama Pendapatan sewa
Rincian saldo yang timbul dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
a. Deposito
Pada tanggal 30 September 2023, Grup menempatkan deposito kepada PT BPR Kredit Mandiri
Indonesia sebesar Rp35.500.000.000 atau 12,78% dari total aset.
b. Piutang usaha
Akun ini merupakan piutang yang dimiliki Grup atas sewa ruang perkantoran dan kendaraan, dengan
rincian sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Total % Total %
PT BPR Kredit Mandiri - 0,00% 6.500.000 0,00%
Sulawesi Selatan Sejahtera
PT BPR Kredit Mandiri - 0,00% 6.500.000 0,00%
Celebes Sejahtera
- 0,00% 13.000.000 0,01%
*)
Persentase terhadap total aset.
c. Pendapatan diterima di muka
Jangka Pendek 30-Sep-23 31-Dec-22
Total % Total %
PT Esta Dana Ventura 165.185.189 0,14% 441.851.851 0,43%
PT BPR Kredit Mandiri 13.750.000 0,01% 137.500.000 0,13%
Indonesia
PT BPR Kredit Mandiri 50.000.004 0,04% 75.000.000 0,07%
Sulawesi Selatan Sejahtera
228.935.193 0,19% 654.351.851 0,63%
*)
Persentase terhadap total liab ilitas.
38
Page 39
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. SIFAT, TRANSAKSI, DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
c. Pendapatan diterima di muka (lanjutan)
Jangka Panjang 30-Sep-23 31-Dec-22
Total % Total %
PT Esta Dana Ventura 2.850.362.959 2,44% 2.821.585.185 2,76%
PT BPR Kredit Mandiri 41.666.661 0,04% 43.750.000 0,04%
Sulawesi Selatan Sejahtera
2.892.029.620 2,48% 2.865.335.185 2,80%
*)
Persentase terhadap total liabilitas.
PT Esta Dana Ventura menyewa ruko kepada Grup di 3 lokasi berbeda, yaitu Karawang, Serpong dan
Gorontalo.
Karawang
Jangka waktu masa sewa ruko yang berada di Karawang terhitung mulai tanggal 1 Februari 2021
sampai dengan tanggal 28 Februari 2026 dengan harga sewa sebesar Rp222.222.222 selama 5 tahun.
Jangka waktu sewa ruko yang berada di Karawang terhitung mulai tanggal 8 Agustus 2022 sampai
dengan tanggal 8 Agustus 2024 dengan harga sewa sebesar Rp88.888.888 selama 2 tahun.
Serpong
Jangka waktu masa sewa ruko yang berada di Serpong terhitung mulai tanggal 1 Februari 2017 sampai
dengan tanggal 31 Januari 2022 dengan harga sewa sebesar Rp111.111.111 yang dibayarkan setiap
tahunnya. Pada tanggal 2 Februari 2022, PT Esta Dana Ventura memperpanjang masa sewa sampai
dengan tanggal 31 Januari 2024 dengan harga sewa sebesar Rp222.222.222 selama 2 tahun.
Gorontalo
Jangka waktu masa sewa ruko yang berada di Gorontalo terhitung mulai tanggal 1 Desember 2018
sampai dengan tanggal 1 Desember 2023 yang dibayarkan setiap tahunnya dengan rincian sebagai
berikut:
- Tanggal 1 Desember 2018 sampai dengan tanggal 1 Desember 2019 sebesar Rp200.000.000;
- Tanggal 1 Desember 2019 sampai dengan tanggal 1 Desember 2020 sebesar Rp220.000.000;
- Tanggal 1 Desember 2020 sampai dengan tanggal 1 Desember 2021 sebesar Rp240.000.000;
- Tanggal 1 Desember 2021 sampai dengan tanggal 1 Desember 2022 sebesar Rp260.000.000;
- Tanggal 1 Desember 2022 sampai dengan tanggal 1 Desember 2023 sebesar Rp280.000.000;
PT BPR Kredit Mandiri Indonesia menyewa ruko kepada Grup yang berlokasi di Karawang dan
Bandung. Jangka waktu sewa ruko tersebut terhitung mulai tanggal 1 November 2019 sampai dengan
tanggal 1 November 2022 dengan harga sewa masing-masing sebesar Rp225.000.000 dan
Rp270.000.000 selama 3 tahun. Pada tanggal 1 November 2022, PT BPR Kredit Mandiri Indonesia
memperpanjang masa sewa sampai dengan tanggal 31 Oktober 2023 dengan harga sewa masing-
masing sebesar Rp75.000.000 dan Rp90.000.000.
PT BPR Kredit Mandiri Sulawesi Selatan Sejahtera menyewa ruko kepada Grup yang berlokasi di
Makassar. Jangka waktu sewa ruko tersebut terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2022 sampai dengan
tanggal 31 Juli 2025 dengan harga sewa sebesar Rp150.000.000 selama 3 tahun.
39
Page 40
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. SIFAT, TRANSAKSI, DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
d. Pendapatan sewa
Pendapatan Sewa Ruko 30-Sep-23 30-Sep-22
Total % Total %
PT Esta Dana Ventura 359.999.994 1,06% 377.407.407 1,30%
PT BPR Kredit Mandiri 123.750.000 0,36% 123.750.000 0,43%
Indonesia
PT BPR Kredit Mandiri 27.083.335 0,08% 12.500.000 0,04%
Sulawesi Selatan Sejahtera
510.833.329 1,50% 513.657.407 1,77%
*)
Persentase terhadap total pendapatan.
Pendapatan Sewa Kendaraan 30-Sep-23 30-Sep-22
Total % Total %
PT Esta Dana Ventura 3.979.900.000 11,73% 3.256.400.000 11,22%
PT BPR Kredit Mandiri 1.784.800.000 5,26% 1.246.800.000 4,30%
Indonesia
PT BPR Kredit Mandiri 91.000.000 0,27% 6.500.000 0,02%
Sulawesi Selatan Sejahtera
PT Esta Kapital Fintek 64.000.000 0,19% 72.000.000 0,25%
PT BPR Kredit Mandiri 106.500.000 0,31% 58.500.000 0,20%
Celebes Sejahtera
6.026.200.000 17,76% 4.640.200.000 15,99%
*)
Persentase terhadap total pendapatan.
e. Gaji dan tunjangan
Gaji dan tunjangan yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp260.000.000 dan
Rp243.666.667.
10. INVESTASI PADA SAHAM
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan Notaris Ratna Ramli, SH., M.Kn., No. 21, tanggal 16 Maret 2018
tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh, EPI menambah kepemilikan sebesar 8.565
saham MKA dengan nilai Rp856.500.000, sehingga kepemilikan EPI atas MKA meningkat menjadi 27.929
saham, dengan nilai Rp2.792.900.000 yang setara dengan 9,31% kepemilikan.
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan Notaris Ratna Ramli, SH., M.Kn., No. 26, tanggal 18 Juli 2018 tentang
peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh yang diambil bagian oleh pemegang saham MKA secara
proporsional, EPI menambah 9.310 saham MKA, dengan nilai Rp931.000.000, sehingga kepemilikan EPI
atas MKA meningkat menjadi 37.239 saham, dengan nilai Rp3.723.900.000 yang setara dengan 9,31%
kepemilikan.
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan Notaris Ratna Ramli, SH., M.Kn., No. 34, tanggal 29 November 2019
tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh yang diambil bagian oleh pemegang saham MKA
secara proporsional, EPI menambah 4.655 saham MKA, dengan nilai Rp465.500.000, sehingga kepemilikan
Grup atas MKA meningkat menjadi 41.894 saham, dengan nilai Rp4.189.400.000 yang setara dengan 9,31%
kepemilikan.
40
Page 41
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. INVESTASI PADA SAHAM (lanjutan)
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan Notaris Ratna Ramli, SH., M.Kn., No. 57, tanggal 31 Maret 2022
tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui konversi laba yang diambil bagian oleh
pemegang saham MKA secara proporsional dan perubahan nilai nominal saham semula sebesar Rp100.000
menjadi Rp10. Sehingga kepemilikan EPI atas MKA menjadi 698.233.333 saham, dengan nilai
Rp6.982.333.330 yang setara dengan 7,62% kepemilikan.
Berdasarkan Akta MKA yang diaktakan Notaris Flora Elisabeth, SH., M.Kn., No. 1, tanggal 9 Mei 2022 tentang
peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui pengalihan saham, EPI menambah 16.670 saham
MKA, dengan nilai Rp166.670, sehingga kepemilikan EPI atas MKA meningkat menjadi 698.250.000 saham,
dengan nilai Rp6.982.500.000 yang setara dengan 7,62% kepemilikan.
11. ASET TETAP
30-Sep-23
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 80.809.000.000 8.471.795.700 - 89.280.795.700
Bangunan 156.599.980.902 55.000.000 - 156.654.980.902
Kendaraan 21.378.043.784 4.693.072.973 - 357.030.952 25.714.085.805
Perlengkapan 19.665.329.624 396.032.957 - 20.061.362.581
Perabotan 2.753.678.158 86.922.229 - 312.875.813 2.527.724.574
Aset hak guna sewa
Tanah 150.000.000 - - 150.000.000
Aset dalam pembangunan
Bangunan 2.185.435.000 1.911.671.247 - 4.097.106.247
Total Harga Perolehan 283.541.467.468 15.614.495.106 - 669.906.765 298.486.055.809
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 59.629.426.915 5.874.616.993 - 65.504.043.908
Kendaraan 6.509.989.734 2.245.952.861 - 159.920.112 8.596.022.483
Perlengkapan 18.434.313.571 340.027.729 - 18.774.341.300
Perabotan 2.158.031.448 321.853.168 - 309.759.180 2.170.125.436
Aset hak guna sewa
Tanah 75.000.000 56.250.000 - 131.250.000
Total Akumulasi Penyusutan 86.806.761.668 8.838.700.751 - 469.679.292 95.175.783.127
Nilai Buku Neto 196.734.705.800 203.310.272.682
41
Page 42
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
31-Dec-22
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 80.809.000.000 - - 80.809.000.000
Bangunan 156.599.980.902 - - 156.599.980.902
Kendaraan 16.424.601.523 5.727.379.290 - 773.937.029 21.378.043.784
Perlengkapan 18.981.168.609 684.161.015 - 19.665.329.624
Perabotan 2.243.247.975 684.630.527 - 174.200.344 2.753.678.158
Aset hak guna sewa
Tanah 150.000.000 - - 150.000.000
Aset dalam pembangunan
Bangunan 2.137.435.000 48.000.000 - 2.185.435.000
Total Harga Perolehan 277.345.434.009 7.144.170.832 - 948.137.373 283.541.467.468
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 51.797.215.366 7.832.211.549 - 269.090.777 59.360.336.138
Kendaraan 4.436.912.385 2.342.168.126 - 6.779.080.511
Perlengkapan 17.759.675.179 674.638.392 - 18.434.313.571
Perabotan 2.041.453.088 290.778.704 - 174.200.344 2.158.031.448
Aset hak guna sewa
Tanah - 75.000.000 - 75.000.000
Total Akumulasi Penyusutan 76.035.256.018 11.214.796.771 - 443.291.121 86.806.761.668
Nilai Buku Neto 201.310.177.991 196.734.705.800
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup masing-masing memiliki 104 dan 84
kendaraan yang dengan tujuan untuk disewakan. Jumlah kendaraan yang telah disewakan masing-masing
adalah sebanyak 89 dan 83 kendaraan (Catatan 22).
Kepemilikan aset tanah adalah berupa Hak Guna Bangunan yang seluruhnya atas nama Grup yang memiliki
masa manfaat antara 14 sampai 30 tahun yang berlaku sampai dengan antara tahun 2028 sampai 2044.
Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak akan terdapat kesulitan dalam memperpanjang hak atas tanah,
karena aset tersebut diperoleh secara sah dan dilengkapi dengan bukti kepemilikan yang sah.
Penyusutan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
dialokasikan dalam:
30-Sep-23 30-Sep-22
Beban pokok penjualan 2.172.379.735 1.595.357.998
Beban umum dan administrasi 6.666.321.016 6.766.924.239
8.838.700.751 8.362.282.237
Sebagian tanah dan bangunan Grup digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
42
Page 43
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
Rincian dari laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Harga perolehan 357.030.952 600.900.000
Akumulasi depresiasi 159.920.112 229.436.458
Nilai buku bersih 197.110.840 371.463.542
Penerimaan dari penjualan aset tetap 290.000.000 516.000.000
Rugi (laba) penjualan aset tetap 92.889.160 144.536.458
Aset tetap berupa bangunan dan sebagian kendaraan, telah diasuransikan oleh Grup kepada PT Asuransi
Etiqa Internasional Indonesia dan PT Asuransi Raksa Pratikara untuk risiko kebakaran dan risiko lainnya,
dengan nilai pertanggungan sebesar Rp200.481.309.563 pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut telah memadai untuk
menutupi kemungkinan terjadinya kerugian terhadap risiko kerugian yang mungkin terjadi atas aset tetap
bangunan dan kendaraan.
Tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022.
Pada tanggal 30 September 2023, harga perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan adalah sebesar Rp19.955.216.215 dan Rp18.234.179.611.
Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari pengunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia
untuk dijual pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas aset tetap, sehingga tidak
diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset tetap.
12. PROPERTI INVESTASI
Rincian dan mutase properti investasi Grup adalah sebagai berikut:
30-Sep-23
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Tanah 6.156.236.869 - - 6.156.236.869
Bangunan 24.316.185.039 - - 24.316.185.039
Perlengkapan 459.490.624 - - 459.490.624
Aset dalam pembangunan
Bangunan 155.000.000 284.062.500 - 439.062.500
Total Harga Perolehan 31.086.912.532 284.062.500 - 31.370.975.032
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 8.703.631.656 911.856.927 - 9.615.488.583
Perlengkapan 335.045.241 86.154.507 - 421.199.748
Total Akumulasi Penyusutan 9.038.676.897 998.011.434 - 10.036.688.331
Penurunan Nilai
Tanah 147.710.000 147.710.000
Nilai Buku Neto 21.900.525.635 21.186.576.701
43
Page 44
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PROPERTI INVESTASI (lanjutan)
31-Dec-22
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Tanah 8.539.993.942 - - 2.383.757.073 6.156.236.869
Bangunan 33.252.217.966 - - 8.936.032.927 24.316.185.039
Perlengkapan 459.490.624 - - 459.490.624
Aset dalam pembangunan
Bangunan 155.000.000 - - 155.000.000
Total Harga Perolehan 42.406.702.532 - - 11.319.790.000 31.086.912.532
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 7.748.456.698 1.364.743.134 - 409.568.176 8.703.631.656
Perlengkapan 220.172.591 114.872.650 - 335.045.241
Total Akumulasi Penyusutan 7.968.629.289 1.479.615.784 - 409.568.176 9.038.676.897
Penurunan Nilai
Tanah 147.710.000 147.710.000
Nilai Buku Neto 34.290.363.243 21.900.525.635
Beban penyusutan properti investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
2022 masing-masing sebesar Rp998.011.434 dan Rp1.146.945.309 disajikan dalam akun “Penyusutan
Properti Investasi” sebagai bagian dari “Beban Pokok Pendapatan” pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
Rincian dari laba penjualan properti investasi adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Nilai buku bersih - 10.910.221.824
Penerimaan dari penjualan properti investasi - 13.500.000.000
Laba penjualan properti investasi - 2.589.778.176
Tanah dan bangunan Grup digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka panjang pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Properti investasi Grup pada tanggal 30 Septemver 2023 dan 31 Desember 2022 terdiri dari 23 ruko, 1 unit
apartemen, 1 gedung perkantoran dan 4 bidang tanah kosong.
Pada tanggal 30 September 2023, jumlah properti investasi yang telah disewakan sebanyak 21 ruko, 1
gedung perkantoran, dan 1 unit apartemen dengan nilai pendapatan sewa yang diakui untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing masing sebesar Rp1.186.157.398
dan Rp2.170.138.886.
Properti investasi berupa bangunan, telah diasuransikan oleh Grup kepada PT Asuransi Etiqa Internasional
dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya, dengan nilai
pertanggungan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 sebesar Rp19.829.430.800.
Berdasarkan kondisi masing-masing Properti Investasi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas properti investasi yang
lain.
44
Page 45
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG USAHA
Rincian utang usaha berdasarkan nama pemasok adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Benny laundry 49.568.250 33.014.250
Karsum tuna 26.331.500 27.819.750
Lain - lain (di bawah 30 juta) 455.508.868 680.289.469
Total 531.408.618 741.123.469
Rincian utang usaha berdasarkan umur utang adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Belum jatuh tempo - 194.407.032
1 - 30 hari 442.801.433 421.739.270
31 - 60 hari 71.268.047 75.754.530
61 - 90 hari - 27.008.650
Lebih dari 90 hari 17.339.138 22.213.987
Total 531.408.618 741.123.469
13. BEBAN AKRUAL
Rincian beban akrual adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Service charge 1.020.602.470 882.844.196
Other accurad expense 657.572.470 653.600.449
Utilities 70.668.778 65.099.092
Payroll & related 110.188.929 1.777.600
Lain-lain - 62.715.000
Total 1.859.032.647 1.666.036.337
14. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar di muka
30-Sep-23 31-Dec-22
Pajak penghas ilan
Pasal 4 ayat 2 186.587.561 297.041.500
PPh pasal 21 1.506.613 1.506.613
PPh Pas al 23 271.738.731 -
Total 459.832.905 298.548.113
b. Utang pajak
30-Sep-23 31-Dec-22
Pajak hotel dan restoran 347.296.361 363.902.205
Pajak penghasilan
Pasal 4 ayat 2 129.850 953.813
Pasal 21 25.102.015 21.756.000
Pasal 23/26 9.139.635 4.543.704
Pasal 29 - 5.954.331
Total 381.667.861 397.110.053
45
Page 46
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Pajak final
Perhitungan beban pajak final menggunakan tarif pajak final yang berlaku untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 30-Sep-22
Pendapatan sewa bangunan yang 1.821.203.686 1.604.398.141
dikenakan pajak final
Pajak final (10%) 174.965.048 148.712.409
d. Pengampunan pajak
Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak ("SKPP") tanggal 28 September 2016,
Grupmengungkapkan kepemilikan aset sebesar Rp500.000.000 berupa uang tunai. Grup mengakui
aset pengampunan pajak tersebut sebagai bagian dari kas dan bank dan tambahan modal disetor.
Uang tebusan yang dibayar berdasarkan SKPP sebesar Rp10.000.000; dibebankan pada laba rugi
tahun 2016.
15. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA
Rincian pendapatan diterima di muka adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Jangka pendek
Pihak ketiga
PT Bank KEB Hana Indonesia 638.888.888 766.666.667
Gita Wisminarti 120.000.000 -
PT Moladin Digital Indonesia 101.851.852 74.074.075
Lain-lain (di bawah 100 juta) 367.870.377 446.629.127
Pihak berelasi 228.935.193 654.351.851
Subtotal Jangka Pendek 1.457.546.310 1.941.721.720
Jangka panjang
Pihak ketiga
PT Indomarco Prismatama 166.666.677 241.666.667
Lain-lain (di bawah 100 juta) 25.000.000 539.722.232
Pihak berelasi 2.892.029.620 2.865.335.185
Subtotal Jangka Panjang 3.083.696.297 3.646.724.084
Total 4.541.242.607 5.588.445.804
46
Page 47
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK
Utang Bank Jangka Pendek
PT Bank Sahabat Sampoerna
Perusahaan
Pinjaman Rekening Koran
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit No 221/SPPK-SS/V/2023 pada tanggal
29 Mei 2023, PT Bank Sahabat Sampoerna menyetujui permohonan Fasilitas Kredit Modal Kerja - Pinjaman
Rekening Koran dalam jangka waktu 1 (satu) tahun, sejak tanggal 29 Mei 2023 sampai dengan tanggal 29
Mei 2024. Fasilitas tersebut dibebani tingkat suku bunga tahunan sebesar 11,5% (sebelas koma lima persen)
per tahun (floating).
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, saldo fasilitas ini sebesar Rp16.031.957.501.
PT Bank KEB Hana Indonesia
EPI
Pinjaman Rekening Koran
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 012/SPPK/COMB2/KREDIT/III/2023 pada
tanggal 13 Maret 2023, PT Bank KEB Hana Indonesia menyetujui perpanjangan Fasilitas Kredit Modal Kerja
- Pinjaman Rekening Koran dalam jangka waktu 1 (satu) tahun, sejak tanggal 28 Maret 2023 sampai dengan
tanggal 28 Maret 2024. Fasilitas tersebut dibebani tingkat suku bunga tahunan sebesar 9,0% (sembilan
persen) per tahun (floating).
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, saldo fasilitas ini sebesar Rp4.983.305.721.
Utang Bank Jangka Panjang
30-Sep-23 31-Dec-22
Pokok pinjaman:
PT Bank KEB Hana Indonesia
Kredit Investasi II 34.570.078.272 36.914.302.799
Kredit Investasi III 21.637.097.983 23.104.326.820
Working Capital Investment I 15.556.732.379 16.611.646.785
Working Capital Investment II 8.299.683.283 8.792.471.783
Total Pinjaman 80.063.591.917 85.422.748.187
Dikurangi bagian jatuh tempo dalam
waktu satu tahun
PT Bank KEB Hana Indonesia
Kredit Investasi II 3.381.229.579 3.161.325.148
Kredit Investasi III 2.116.280.881 1.978.644.695
Working Capital Investment I 710.781.337 1.422.614.346
Working Capital Investment II 1.521.572.594 664.554.377
Neto bagian jangka pendek 7.729.864.391 7.227.138.566
Neto bagian jangka panjang 72.333.727.526 78.195.609.621
47
Page 48
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK (lanjutan)
Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
PT Bank KEB Hana Indonesia
EPI
Investment Loan 2
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 21 Maret 2016, EPI memperoleh fasilitas Investment Loan 2 (IL 2) dari
PT Bank KEB Hana Indonesia, dengan plafon kredit sebesar Rp64.000.000.000. Jangka waktu pinjaman
selama 96 bulan sejak tanggal pencairan kredit. Fasilitas kredit tersebut ditujukan untuk pengembangan
usaha hotel.
Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 11% per tahun.
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp34.570.078.272 dan RpRp36.914.302.799 pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Investment Loan 2 (IL 2) telah mengalami beberapa kali perubahan. Berdasarkan Surat
Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal 6 September 2021 mengenai
restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 28 Maret 2024 berubah menjadi tanggal 28
Maret 2026.
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 11% per tahun menjadi 9% per tahun.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai dengan tanggal 28 Maret 2026 berubah menjadi tanggal 28 Maret
2030.
Beban bunga fasilitas kredit Investment Loan 2 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp2.422.264.440 dan Rp2.612.806.760.
Working Capital Investment 1
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 21 Maret 2016, EPI memperoleh fasilitas Working Capital Investment
1 (WCI 1) dari PT Bank KEB Hana Indonesia, dengan plafon kredit sebesar Rp24.000.000.000. Jangka waktu
pinjaman selama 120 bulan sejak tanggal pencairan kredit.
Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 12,25% per tahun.
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp15.556.732.379 dan Rp16.611.646.785 pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Working Capital Investment 1 (WCI 1) telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir kali
berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal
6 September 2021 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai
berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 28 Maret 2026 berubah menjadi tanggal 28
Maret 2028.
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 12,25% per tahun menjadi 9% per tahun.
48
Page 49
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK (lanjutan)
Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
PT Bank KEB Hana Indonesia (lanjutan)
EPI (lanjutan)
Working Capital Investment 1 (lanjutan)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 28 Maret 2028 berubah menjadi tanggal 28 Maret 2030.
Beban bunga fasilitas kredit Working Capital Investment 1 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp1.090.032.8 dan Rp779.824.003.
Working Capital Investment 2
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 27 Desember 2017, EPI memperoleh fasilitas Working Capital
Investment 2 (WCI 2) dari PT Bank KEB Hana Indonesia, dengan plafon kredit sebesar Rp15.000.000.000.
Jangka waktu pinjaman selama 60 bulan sejak tanggal pencairan kredit. Fasilitas kredit tersebut ditujukan
untuk pengembangan usaha hotel.
Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 12,5% per tahun.
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp8.299.683.283 dan Rp8.792.471.780 pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Working Capital Investment 2 (WCI 2) telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir kali
berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal 6
September 2021 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai
berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 27 Desember 2022 berubah menjadi tanggal
27 Desember 2024.
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 12,5% per tahun menjadi 9% per tahun.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 27 Desember 2024 berubah menjadi tanggal 27 Maret
2030.
Beban bunga fasilitas kredit Working Capital Investment 2 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp578.892.282 dan Rp618.946.920.
Investment Loan 3
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 23 Februari 2018, EPI memperoleh fasilitas Investment Loan 3 (IL 3)
dari PT Bank KEB Hana Indonesia dengan plafon sebesar Rp41.605.200.000. Jangka waktu pinjaman
selama 60 bulan ditambah Grace Period 1 tahun sejak pencairan kredit. Fasilitas kredit tersebut digunakan
untuk pembelian tanah kavling komersial ICE BSD Lot 5 BSD City, Tangerang, Banten.
Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 11,5% per tahun.
49
Page 50
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK (lanjutan)
Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
EPI (lanjutan)
Investment Loan 3 (lanjutan)
Saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp21.637.097.983 dan Rp23.104.326.820 pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Fasilitas Kredit Investment Loan 3 (IL 3) telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir kali berdasarkan
Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 32/RC19/BGR/IX/2021 pada tanggal 6 September 2021
mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, sebagai berikut :
1. Jangka waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 1 Maret 2024 berubah menjadi tanggal 1
Maret 2026.
2. Grace period terhitung mulai bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Maret 2022.
3. Perubahan suku bunga dari 11,5% per tahun menjadi 9% per tahun.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Nomor 34/004/COM2/Kredit/I/2022 pada tanggal
24 Januari 2022 mengenai restrukturisasi kewajiban EPI kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, yaitu jangka
waktu fasilitas kredit yang semula sampai tanggal 1 Maret 2026 berubah menjadi tanggal 1 Maret 2030.
Beban bunga fasilitas kredit Investment Loan 3 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp1.516.073.311 dan Rp1.084.619.054.
Berdasarkan Surat N0.33/156/COM2/2021 tanggal 29 Desember 2021, EPI telah melunasi sebagian fasilitas
Investment Loan 1 sebesar Rp7.673.662.143.
Pada tanggal 29 Desember 2021 berdasarkan Surat Nomor 33/156/COM2/2021 perihal rencana penarikan
salah satu jaminan aset yang berupa Wisma D’Esta di BSD Tangerang Selatan dan rencana pelunasan
dipercepat fasilitas kredit, EPI diperkenankan oleh PT Bank KEB Hana Indonesia untuk melakukan penarikan
sebagian jaminan 1 (satu) unit Tanah dan Bangunan berupa Esta Tower yang terletak di Kav Ruko Tol
Boulevard Blok AH2 No.0007A, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang, Banten, dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 13304 / Rawa Buntu berakhirnya hak tanggal 17 Mei 2033 dengan luas tanah 500 m2 atas nama
EPI.
Syarat untuk penarikan sebagian jaminan tersebut adalah melakukan pelunasan sebagian fasilitas kredit
sebesar Rp20.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
1. Pelunasan seluruh fasilitas kredit Investment Loan 1 (IL1) sebesar Rp12.326.337.856,85.
2. Pelunasan sebagian fasilitas kredit Investment Loan 3 (IL3) sebesar Rp7.673.662.143.
Pada tanggal 27 Mei 2022 berdasarkan Perubahan ke 18 (delapan belas) Perjanjian Kredit Nomor
045/PK/BGR/2022, pinjaman-pinjaman bank tersebut dijamin oleh:
1. Tanah dan Bangunan Hotel Amaris Pakuan Bogor yang terletak di Jl. Padjajaran Bogor dengan
kepemilikan:
a. SHGB No. 767/Pakuan
b. SHGB No. 768/Pakuan
c. SHGB No. 769/Pakuan
d. SHGB No. 780/Pakuan
e. SHGB No. 781/Pakuan
Dengan luas tanah semuanya 2.418m2 atas nama EPI (Catatan 11 dan 12).
50
Page 51
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK (lanjutan)
Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
EPI (lanjutan)
Investment Loan 3 (lanjutan)
2. Tanah dan Bangunan Hotel Amaris Hertasning Makassar yang terletak di Jl. Hertasning No. 63D,
Masale, Panakkukang dengan kepemillikan:
a. SHGB No. 21963/Masale
b. SHGB No. 21980/Masale
Dengan luas tanah semuanya 876m2 atas nama EPI (Catatan 11).
3. Tanah dan Bangunan Hotel Amaris Gorontalo yang terletak di Jl. Sultan Botutihe no.37 Ipilo, Kota Timur,
Gorontalo dengan kepemilikan SHGB No. 62 dengan luas tanah 819m² atas nama EPI
(Catatan 11).
4. Tanah kavling yang terletak dicommercial ICE BSD Lot 5, BSD City, Tangerang, Banten atas nama EPI
dengan bukti kepemilikan berupa:
a. SHGB No. 05677/Pagedangan
b. SHGB No. 05502/Pagedangan
c. SHGB No. 05507/Pagedangan
17. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengadakan perjanjian pembiayaan
konsumen dengan PT BCA Finance untuk pembelian kendaraan. Rincian utang pembiayaan konsumen
adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Utang pembiayaan konsumen 5.829.315.600 4.832.127.123
Dikurangi beban bunga di masa depan - 377.637.679 - 346.076.207
Nilai tunai pembayaran utang
pembiayaan konsumen 5.451.677.921 4.486.050.916
Dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 2.798.915.906 2.029.544.726
Bagian Jangka Panjang 2.652.762.015 2.456.506.190
Utang pembiayaan konsumen ini dikenai tingkat suku bunga sebesar 7,09% - 12,60% per tahun dengan
menggunakan metode anuitas atau setara dengan bunga flat sebesar 3,55% - 6,45% per tahun dan akan
dilunasi selama tiga tahun melalui angsuran bulanan.
Aset tetap - kendaraan yang diperoleh melalui utang pembiayaan konsumen sebesar Rp13.496.030.249 dan
Rp14.515.234.772 dijadikan sebagai jaminan atas utang pembiayaan konsumen pada tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022.
Pembayaran atas pokok utang pembiayaan konsumen tersebut masing-masing sebesar Rp1.961.850.692
dan Rp2.531.579.824 untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Beban bunga atas utang pembiayaan konsumen tersebut masing-masing sebesar Rp255.170.108 dan
Rp281.241.932 untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
51
Page 52
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN
Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 60 tahun
sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021(PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022
dan Undangundang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Liabilitas imbalan kerja tersebut tidak
didanai.
Tabel berikut menyajikan komponen dari beban imbalan neto yang diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian untuk liabilitas imbalan kerja yang dihitung oleh KKA Nurichwan, aktuaris independen,
berdasarkan laporan tertanggal 14 Maret 2023 untuk perhitungan liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31
Desember 2022. Perhitungan aktuaris menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi
sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Tingkat diskonto 7,36% 7,36%
Tingkat kenaikan gaji tahunan 10,00% 10,00%
Usia pensiun 56 Tahun 56 Tahun
Tingkat mortalita TMI-IV tahun 2019 TMI-IV tahun 2019
Metode penilaian Projected Unit Credit Projected Unit Credit
Liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri atas:
30-Sep-23 31-Dec-22
Nilai kini liabilitas imbalan kerja 205.377.408 205.377.408
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laba-rugi adalah sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Beban jasa kini - 78.042.933
Beban bunga - 14.011.514
Beban imbalan kerja - 92.054.447
Rincian beban imbalan kerja karyawan yang diakui pada ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Keuntungan aktuarial yang timbul dari:
Perubahan asumsi keuangan - - 34.391.478
Total penghasilan imbalan kerja yang diakui pada
penghasilan komprehensif lain - - 34.391.478
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
30-Sep-23 31-Dec-22
Saldo awal tahun 205.377.408 189.600.996
Beban imbalan kerja tahun berjalan - 92.054.447
Pembayaran manfaat tahun berjalan - - 41.886.557
Penghas ilan komprehensif lain - - 34.391.478
Saldo akhir tahun 205.377.408 205.377.408
52
Page 53
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (lanjutan)
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah liabilitas imbalan kerja cukup untuk memenuhi persyaratan PP
35/2021 pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
Analisa sensitivitas untuk risiko tingkat diskonto
Pada tanggal 31 Desember 2022, jika tingkat diskonto meningkat sebesar 1% dengan semua variabel
konstan, maka nilai kini liabilitas imbalan pasti menjadi lebih rendah yaitu sebesar Rp182.221.252,
sedangkan jika tingkat diskonto menurun 1%, maka nilai kini liabilitas imbalan pasti menjadi lebih besar yaitu
sebesar Rp232.239.674.
Jika tingkat kenaikan gaji meningkat sebesar 1% dengan semua variabel konstan, maka nilai kini liabilitas
imbalan pasti menjadi lebih besar yaitu sebesar Rp229.829.995, sedangkan jika tingkat kenaikan gaji
menurun 1%, maka nilai kini liabilitas imbalan pasti menjadi lebih rendah yaitu sebesar Rp183.848.797.
Manajemen Grup telah mereviu asumsi yang digunakan dan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut sudah
memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk menutupi
liabilitas imbalan kerja Grup..
19. MODAL SAHAM
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., No. 5 tanggal 1 April 2022, seluruh
pemegang saham menyetujui rencana Perusahaan untuk mengeluarkan saham dalam simpanan (Portepel)
sehubungan dengan pelaksanaan PMHMETD I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.599.230.759
(satu milyar lima ratus sembilan puluh sembilan juta dua ratus tiga puluh ribu tujuh ratus enam puluh
sembilan) HMETD atas nama, yang mewakili sebanyak-banyaknya 71,7% (tujuh puluh satu koma tujuh
persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I dengan nilai nominal Rp100 per
saham.
Sehingga susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 berdasarkan laporan yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek adalah
sebagai berikut :
30 September 2023
Total Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang saham Disetor Penuh Kepemilikan Total
PT Esta Utama Corpora 1.583.905.199 65,31% 158.390.519.900
PT Bartley Sejahtera Investama 500.000 0,02% 50.000.000
Masyarakat 840.948.980 34,67% 84.094.898.000
Total 2.425.354.179 100,00% 242.535.417.900
31 Desember 2022
Total Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang saham Disetor Penuh Kepemilikan Total
PT Esta Utama Corpora 1.800.081.670 80,75% 180.008.167.000
PT Bartley Sejahtera Investama 500.000 0,02% 50.000.000
Masyarakat 428.649.099 19,23% 42.864.909.900
Total 2.229.230.769 100,00% 222.923.076.900
53
Page 54
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023
dan 31 Desember
2022
Agio saham penawaran umum perdana 4.000.000.000
Aset pengampunan pajak 1.524.100.000
Selisih transaksi restrukturisasi entitas sepengendali - 80.217.896.932
Beban emisi saham - 2.758.750.962
Total - 77.452.547.894
21. PENDAPATAN
30-Sep-23 30-Sep-22
Pendapatan hotel 25.901.741.449 22.610.799.541
Pendapatan sewa kendaraan 6.026.200.000 4.640.200.000
Pendapatan sewa ruko 1.813.703.689 1.603.564.808
Pendapatan service charge 182.700.000 173.000.000
Pendapatan sewa ATM 7.499.997 833.333
Total 33.931.845.135 29.028.397.682
22. BEBAN POKOK PENDAPATAN
30-Sep-23 30-Sep-22
Beban pokok pendapatan hotel
Gaji 2.621.627.699 2.086.028.128
Food & Beverage 2.371.104.676 1.883.646.940
Perlengkapan ruangan 1.280.977.928 1.418.942.074
Jasa manajemen (Catatan xx) 1.035.191.152 877.689.154
Laundry 881.330.734 796.982.995
Housekeeping 453.203.774 487.879.711
Biaya Reservasi 244.133.480 207.343.317
Ruangan 207.650.985 136.867.798
Perbaikan Hotel 153.402.516 114.213.289
Lain-lain (di bawah Rp 50.000.000) 48.060.150 10.881.300
Beban pokok pendapatan sewa bangunan
Penyusutan properti investasi (Catatan xx) 998.011.434 1.146.945.309
Beban pokok pendapatan sewa kendaraan
Penyusutan kendaraan (Catatan xx) 2.172.379.735 1.595.357.998
Total 12.467.074.263 10.762.778.014
54
Page 55
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. BEBAN USAHA
a. Beban umum dan administrasi
30-Sep-23 30-Sep-22
Penyusutan aset tetap 6.666.321.016 6.766.924.239
Gaji dan tunjangan 2.960.893.023 2.565.044.628
Kantor 1.828.113.202 1.780.937.765
Pajak 853.749.262 799.133.738
Tenaga ahli 705.329.633 1.986.587.000
Legal 520.923.363 591.455.966
Asuransi 406.105.391 325.259.481
Perolehan hak atas tanah 256.299.200 -
Perjalanan 188.921.261 159.646.176
Maintenance 155.428.951 76.885.728
Sewa 88.361.107 96.833.323
Listrik, air, dan telepon 87.808.089 82.773.214
Karyawan 40.370.599 32.813.688
Lainnya (di bawah Rp 1 juta) 93.911.324 101.857.695
Total 14.852.535.421 15.366.152.641
b. Beban peralatan, pemeliharaan, dan energi
30-Sep-23 30-Sep-22
Listrik dan air 1.846.485.800 1.853.763.554
Perbaikan dan pemeliharaan 382.001.801 488.508.339
Peralatan 162.629.785 238.372.767
Bahan bakar 22.702.270 64.417.520
Lainnya 166.564.817 81.191.407
Total 2.580.384.473 2.726.253.587
c. Beban pemasaran
30-Sep-23 30-Sep-22
Iklan dan promosi 337.996.498 267.377.003
Perjalanan 100.077.232 67.051.696
Lainnya (di bawah Rp 1 juta) 84.376.860 78.360.396
Total 522.450.590 412.789.095
24. LABA PER SAHAM
30-Sep-23 30-Sep-22
Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat (1.913.706.757) (2.999.706.773)
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan
Rata-rata tertimbang jumlah saham beredar 2.425.354.179 2.227.639.447
Laba (rugi) per saham - 0,79 - 1,35
25. SEGMEN OPERASI
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN MODAL
27. INSTRUMEN KEUANGAN
55
Page 56
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN LAPORAN ARUS KAS
Aktivitas pendanaan dan investasi non-kas yang signifikan
30-Sep-23 31-Dec-22
Akuisisi entitas anak melalui penerbitan saham - 136.825.000.000
Perolehan aset tetap melalui utang
pembiayaan konsumen 2.989.455.000 1.853.110.000
Amortisasi biaya provisi yang belum diamortisasi - 80.768.295
29. IKATAN DAN PERJANJIAN PENTING
Perusahaan
Perjanjian Pengelolaan Hotel
Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel antara Perusahaan dengan PT Waringin Delapan Delapan
(Waringin) tanggal 8 Oktober 2013, Perusahaan menyerahkan pengelolaan D’Esta Hotel 88 kepada Waringin
sesuai standar oprasional hotel yang dikelola oleh Waringin.
Atas pengelolaan hotel oleh waringin, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp10.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui kantor
pusat
3. Hotel 88 Perusahaan yang dimiliki Waringin.
4. Basic fee sebesar 1% dari total pendapatan.
5. Incentive fee sebesar:
a. 5% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 6% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama dengan
60%.
c. 7% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan akan jatuh tempo untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak
bangunan hotel diserahkan kepada Waringin sebagai pengelola. Tanggal penyerahan bangunan hotel
kepada Waringin sebagai pengelola pada tanggal 26 April 2018, sehingga perjanjian ini akan berlaku sampai
dengan tanggal 26 April 2028. Namun Perusahaan maupun Waringin memiliki opsi untuk meninjau jangka
waktu perjanjian ini sesudah perjanjian ini berlangsung selama 5 tahun dengan mengajukan secara tertulis
paling lambat 6 bulan sebelumnya.
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, beban-beban yang ditanggung
Perusahaan masing-masing sebesar Rp250.077.973 dan Rp221.997.579, diakui sebagai beban jasa
manajemen sebagai bagian dari Beban Pokok Pendapatan Hotel (Catatan 24).
EPI
Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo
Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo antara EPI dengan PT Amaris International
Management tanggal 7 Oktober 2011, EPI menyerahkan pengelolaan Hotel Amaris Gorontalo kepada Amaris
sesuai standar operasional hotel yang dikelola oleh Amaris. Hotel Amaris Gorontalo memulai kegiatan
operasionalnya pada tanggal 20 Mei 2014.
56
Page 57
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Atas pengelolaan hotel oleh Amaris, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp15.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui kantor
pusat Hotel Santika.
3. Basic fee sebesar 1% dari total pendapatan.
4. Incentive fee sebesar:
a. 6% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 7% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama dengan
60%
c. 8% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
5. Trademark fee sebesar 0,5% dari pendapatan kamar.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan akan jatuh tempo untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak
kegiatan operasional Hotel Amaris Gorontalo dimulai.
Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Bogor dan Makassar
Berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel Amaris Bogor dan Makassar antara EPI dengan PT Amaris
International Management tanggal 10 Mei 2012 dan 17 April 2013, EPI menyerahkan pengelolaan Hotel
Amaris Bogor dan Makassar kepada Amaris sesuai standar operasional hotel yang dikelola oleh Amaris.
Atas pengelolaan hotel oleh Amaris, beban-beban yang harus ditanggung adalah sebagai berikut:
1. Beban promosi bersama sebesar 1% dari pendapatan kamar.
2. Beban pemesanan kamar sebesar Rp15.000 per kamar untuk setiap pemesanan kamar melalui kantor
pusat Hotel Santika.
3. Basic fee sebesar 1% dari total pendapatan.
4. Incentive fee sebesar:
a. 5% dari Gross Operating Profit (GOP) bila GOP lebih kecil dari 50%.
b. 6% dari GOP bila GOP sama dengan atau lebih besar dari 50% tetapi lebih kecil atau sama dengan
60%
c. 7% dari GOP bila GOP lebih besar dari 60%.
5. Trademark fee sebesar 0,5% dari pendapatan kamar.
Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani dan akan jatuh tempo untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak
Hotel diserahterimakan kepada EPI.
57
Page 58
Lampiran I
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 31-Dec-22
Rp Rp
ASSETS
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 36.852.069.571 14.539.377.444
Piutang usaha
Pihak ketiga 72.952.927 45.838.668
Pihak berelasi - 13.000.000
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 1.734.563 -
Pihak berelasi 21.645.780.157 6.550.000.000
Persediaan 422.046.624 145.340.393
Pajak dibayar di muka 296.426.110 114.534.658
Beban dibayar di muka 386.643.957 240.328.744
Total Aset Lancar 59.677.653.909 21.648.419.907
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada saham 159.950.000.000 159.950.000.000
Aset tetap - neto 28.144.247.781 29.731.668.810
Properti investasi - neto 16.333.327.123 16.715.267.818
Aset pajak tangguhan - neto 62.137.785 62.137.785
Total Aset Tidak Lancar 204.489.712.689 206.459.074.413
TOTAL ASET 264.167.366.598 228.107.494.320
LIABILITAS DAN EKUITAS - NETO
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 16.031.957.501 -
Utang usaha 193.787.572 228.757.728
Utang lain-lain - pihak ketiga 50.786.692 18.791.878
Beban akrual 709.951.642 655.463.507
Utang pajak 70.433.017 68.983.569
Pendapatan diterima di muka
jangka pendek 598.287.044 986.536.538
Bagian utang jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun :
Utang pembiayaan konsumen 1.367.852.527 1.481.175.691
Total Liabilitas Jangka Pendek 19.023.055.995 3.439.708.911
NON CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun:
Utang pembiayaan konsumen 615.117.021 1.367.854.189
Pendapatan diterima di muka
jangka panjang 296.296.297 340.601.860
Utang pihak berelasi
Liabilitas imbalan kerja karyawan 205.377.408 205.377.408
Utang pembelian aset tetap 63.045.313 64.537.000
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.179.836.039 1.978.370.457
TOTAL LIABILITIES 20.202.892.034 5.418.079.368
58
Page 59
Lampiran II
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 31-Dec-22
Rp Rp
EQUITY
Modal saham - nilai nominal
Rp 100 per saham
Modal dasar - 8.116.923.076 saham
pada tanggal 30 September 2023 dan
31 Desember 2022
Modal dis etor - 2.425.354.179
pada tanggal 30 September 2023
dan 2.229.230.769 pada tanggal
31 Desember 2022 242.535.417.900 222.923.076.900
Tambahan modal disetor 1.741.249.038 1.741.249.038
Deficit (312.192.374) (1.974.910.986)
Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Entitas Induk 243.964.474.564 222.689.414.952
Non-controlling interest
TOTAL EQUITY 243.964.474.564 222.689.414.952
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 264.167.366.598 228.107.494.320
59
Page 60
Lampiran III
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 30-Sep-22
PENDAPATAN 9.200.612.463 9.039.208.925
BEBAN POKOK PENDAPATAN 3.519.714.209 3.565.949.432
LABA KOTOR 5.680.898.254 5.473.259.493
BEBAN USAHA
Beban umum dan administrasi 4.134.024.716 5.628.149.553
Beban peralatan, pemeliharaan, dan energi 429.496.814 467.159.380
Beban pemasaran 119.070.309 79.343.410
Total Beban Usaha 4.682.591.839 6.174.652.343
LABA (RUGI) USAHA 998.306.415 (701.392.850)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba penjualan properti investasi - 2.589.778.176
Laba penjualan aset tetap 92.889.160 8.567.708
Pendapatan keuangan 1.279.860.733 1.425.344.124
Beban keuangan (953.514.348) (1.369.259.495)
Lain-lain - neto 245.176.653 667.724.251
Total Pendapatan (Beban) Lain-lain - neto 664.412.198 3.322.154.764
LABA SEBELUM MANFAAT 1.662.718.613 2.620.761.914
PAJAK PENGHASILAN
MANFAAT PAJAK PENGHASILAN
TANGGUHAN
Kini - -
Tangguhan - -
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN - -
LABA TAHUN BERJALAN 1.662.718.613 2.620.761.914
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
pada periode selanjutnya:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja karyawan - -
Beban pajak penghasilan terkait - -
Penghasilan komprehensif lain - setelah pajak - -
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME 1.662.718.613 2.620.761.914
Laba per saham 0,92 1,57
60
Page 61
Lampiran IV
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Additional
Notes Capital Stock Paid-In Capital Deficit Total Equity
Saldo per 1 Januari 2022 63.000.000.000 1.741.249.038 - 5.434.309.996 59.306.939.042
Total laba bersih periode berjalan - - 1.660.639.550 1.660.639.550
Penerbitan saham biasa 159.683.059.900 - - 159.683.059.900
Saldo per 30 September 2022 222.683.059.900 1.741.249.038 - 3.773.670.446 220.650.638.492
Saldo per 1 Januari 2023 222.923.076.900 1.741.249.038 - 1.974.910.986 222.689.414.952
Total laba bersih periode berjalan - - 1.662.718.613 1.662.718.613
Exercise waran 19.612.341.000 - - 19.612.341.000
Saldo per 30 September 2023 242.535.417.900 1.741.249.038 - 312.192.373 243.964.474.565
61
Page 62
Lampiran IV
PT ESTA MULTI USAHA Tbk
(Entitas Induk Saja)
LAPORAN ARUS KAS
Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30-Sep-23 30-Sep-22
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 8.753.943.147 9.622.997.533
Penerimaan dari penghasilan keuangan 1.279.860.733 1.385.344.128
Pembayaran untuk beban keuangan - 953.514.348 - 1.369.259.495
Pembayaran kepada karyawan - 1.736.752.583 - 1.541.507.269
Pembayaran kepada pemasok - 1.347.571.985 - 1.943.324.035
Pembayaran beban usaha dan
kegiatan operasional lainnya - 2.164.839.361 - 3.474.638.607
Pembayaran pajak penghasilan - 365.409.679 - 201.082.107
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 3.465.715.924 2.478.530.148
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap 290.000.000 155.000.000
Penjualan properti investasi - 13.500.000.000
Perolehan aset tetap - 521.007.456 - 78.008.813
Penambahan uang muka
pembelian aset tetap - - 50.000.000
Penambahan (pembayaran) utang
pembelian aset tetap - 1.491.687 - 1.287.793.520
Penambahan properti investasi - 284.062.500 - 91.050.000
Akuisisi bisnis - - 23.125.000.000
Arus Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Investasi - 516.561.643 - 10.976.852.333
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Peningkatan modal saham - 23.098.076.900
Pembayaran untuk utang bank jangka panjang - - 17.814.069.463
Penerbitan saham melalui pelaksanaan warran 19.612.341.000
Pembayaran utang pembiayaan konsumen - 1.184.980.498 - 1.860.349.252
Pembayaran kepada pihak berelasi - 15.095.780.157 -
Penerimaan dari utang lain-lain
Penambahan utang bank jangka pendek 16.031.957.501 4.276.261.565
Arus Kas Neto yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan 19.363.537.846 7.699.919.750
(PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS 22.312.692.127 - 798.402.435
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 14.539.377.444 23.394.271.192
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 36.852.069.571 22.595.868.757
62
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.