Skip to content
Back to announcement

20231031_ADRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31483893_lamp2.pdf

Other Text extracted ADRO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1
PT ADARO ENERGY INDONESIA TBK (IDX: ADRO) – LAPORAN
KINERJA KEUANGAN 9M23

Jakarta, 31 Oktober 2023 – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (BEI: ADRO) hari ini menyampaikan
laporan keuangan konsolidasian untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 (9M23) kepada OJK/BEI. Secara keseluruhan, laba perusahaan tetap kuat
berkat dukungan harga batu bara yang stabil dan operasi yang baik.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer, Bapak Garibaldi Thohir, mengatakan:
“Walaupun menghadapi penurunan harga dan tekanan biaya karena inflasi, model bisnis
kami yang terintegrasi tetap berkinerja baik. Kami berada di posisi yang baik untuk
mencapai target FY23 berkat dukungan eksekusi yang baik di setiap bisnis. Kami juga
berada di tempat yang tepat untuk ambil bagian pada inisiatif hilirisasi Indonesia, yang
menekankan komitmen kami terhadap pertumbuhan berkelanjutan di jangka panjang.”

Iktisar
• ADRO mencatat pertumbuhan 11% pada volume penjualan menjadi 49,12 juta ton, dengan
    pendapatan turun 16% menjadi $4.981 juta, karena penurunan 25% pada harga jual rata-rata
    (ASP).
• ADRO mencatat laba inti $1.418 juta pada 9M23 dan EBITDA operasional sebesar $1.944
    juta.
• Sejalan dengan rencana investasi, belanja modal naik 71% menjadi $473 juta. Belanja modal
    tersebut terutama digunakan untuk investasi pada alat berat, tongkang dan infrastruktur
    pendukung pada rantai pasokan, dan di sisi lain memulai investasi pada smelter aluminium
    dan fasilitas pendukungnya.
• Posisi keuangan ADRO tetap sehat dengan posisi kas bersih sebesar $1.835 juta per akhir
    9M23.




                                             1
Page 2
                                                   Kinerja Keuangan
    ($ juta, kecuali dinyatakan berbeda)                                   9M23              9M22                 % Selisih
     Pendapatan usaha                                                         4.981             5.913                -16%
     Beban pokok pendapatan                                                 (2.993)           (2.548)                 17%
     Laba kotor                                                               1.988             3.365                -41%
     Laba usaha                                                               1.619             3.152                -49%
     Laba inti1                                                               1.418             2.331                -39%
     EBITDA operasional2                                                      1.944             3.798                -49%
     Total aset                                                             10.394             10.032                   4%
     Total liabilitas                                                         2.984             3.743                -20%
     Total ekuitas                                                            7.410             6.289                 18%
     Utang berbunga                                                           1.647             1.643                   0%
     Kas dan setara kas                                                       3.425             3.353                   2%
     Utang (kas) bersih3                                                    (1.835)           (1.843)                   0%
     Belanja modal4                                                             473               277                 71%
     Arus kas bebas5                                                          1.448             2.071                -30%
     Laba per saham (EPS) dasar dalam $                                       0,039             0,061                -36%


                                                    Rasio Keuangan
                                                                              9M23             9M22                % Selisih
    Margin laba kotor (%)                                                         40%              57%                -17%
    Margin usaha (%)                                                              33%              53%                -20%
    Margin EBITDA operasional (%)                                                 39%              64%                -25%
    Utang (kas) bersih terhadap ekuitas (x)                                     (0,25)           (0,29)               -14%
    Utang (kas) bersih terhadap EBITDA operasional 12                           (0,58)           (0,39)               -49%
    bulan terakhir (x)
    Kas dari operasi terhadap belanja modal (x)                                    1,87           11,39                 -84%



1
  Laba periode ini, tidak termasuk komponen non operasional setelah pajak (amortisasi properti pertambangan, penilaian pajak
tahun sebelumnya, penyisihan (pemulihan) piutang tak tertagih, dan provisi biaya penonaktifan)
2
   EBITDA tidak termasuk penilaian pajak tahun sebelumnya, penyisihan (pemulihan) piutang tak tertagih, dan provisi biaya
  penonaktifan)
3
  Setelah dikurangi kas dan setara kas dan porsi lancar dari investasi lainnya
4
  Pengeluaran belanja modal didefinisikan sebagai: pembelian aset tetap – penerimaan hasil penjualan aset tetap + pembayaran atas
penambahan properti pertambangan + penambahan liabilitas sewa
5
  EBITDA operasional – pajak – perubahan pada piutang usaha, persediaan, dan utang usaha – belanja modal tidak termasuk
liabilitas sewa



                                                    Segmen Operasi
           Segmen                                  Pendapatan                                        Laba Bersih
                                    9M23            9M22      % Selisih                   9M23           9M22         %
                                                                                                                      Selisi
    ($ juta)                                                                                                          h
    Pertambangan &                    4.839             5.796                -17%           1.086           1.786       -39%
    perdagangan batu bara
    Jasa pertambangan                   787               627                 25%              73              37        98%
    Lainnya                             488               382                 28%             222             353       -37%
    Eliminasi                       (1.133)             (892)                 27%              (4)             (8)      -50%
    Total                             4.981             5.913                -16%           1.378           2.169       -36%


                                                                2
Page 3
  ANALISIS KINERJA KEUANGAN UNTUK SEMBILAN BULAN PERTAMA TAHUN 2023
                                (9M23)

Pendapatan Usaha, Harga Jual Rata-Rata dan Produksi

Pendapatan ADRO pada 9M23 tercatat sebesar $4.981 juta, atau 16% lebih rendah daripada
pendapatan pada 9M22. Produksi dan penjualan masing-masing naik 12% dan 11% menjadi
50,73 juta ton dan 49,12 juta ton, yang diofset dengan penurunan 25% pada harga jual rata-rata
(ASP).

Beban Pokok Pendapatan

Beban pokok pendapatan naik 17% y-o-y menjadi $2.993 juta, terutama karena beban royalti PT
Adaro Indonesia (AI) lebih tinggi daripada pada periode yang sama tahun lalu. Biaya
penambangan dan biaya pengolahan batu bara juga naik karena adanya kenaikan volume.
Pengupasan lapisan penutup naik 25% menjadi 217,43 juta bcm, dan nisbah kupas tercatat
sebesar 4,29x, atau naik 12% dari 9M22.

Total biaya bahan bakar naik 18% akibat kenaikan 33% pada konsumsi bahan bakar. Biaya kas
batu bara per ton (tidak termasuk royalti) pada 9M23 naik 11% dari 9M22.

Beban Usaha

Beban usaha pada 9M23 naik 43% y-o-y menjadi $332 juta, terutama karena pendapatan negara
bukan pajak (PNBP) dan pendapatan pemerintah daerah yang masih harus dibayar, dan
kenaikan cadangan untuk pembayaran penetapan pemerintah.

Royalti kepada Pemerintah dan Beban Pajak Penghasilan

Royalti kepada pemerintah naik 33% menjadi $1.170 juta dari $882 juta, sementara beban pajak
penghasilan turun 71% menjadi $332 juta dari $1.165 juta. Setelah mendapatkan IUPK-KOP
pada bulan September 2022, mulai 1 Januari 2023, AI menerapkan ketentuan perpajakan dan
pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sesuai peraturan yang berlaku.

Karena IUPK-KOP, tarif royalti AI naik ke kisaran 14% sampai 28%, dari tarif sebesar 13,5%
berdasarkan ketentuan sebelumnya. Namun, tarif pajak penghasilan badan turun dari 45%
menjadi 22%. IUPK-KOP juga mengakibatkan perubahan lainnya terhadap bisnis AI, misalnya
terkait pendapatan negara bukan pajak (PNBP) untuk pemerintah pusat dan porsi pemerintah
daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. AI meliputi 74% produksi Grup Adaro
pada 9M23.

EBITDA Operasional dan Laba Inti

EBITDA operasional ADRO turun 49% y-o-y menjadi $1.944 juta dan laba inti turun 39% menjadi
$1.418 juta pada 9M23 karena penurunan ASP dan kenaikan biaya. Margin EBITDA operasional
pada 9M23 mencapai 39%.

Laba bersih periode ini yang mencapai $1.378 juta telah memperhitungkan PNBP untuk
pemerintah pusat (porsi 4%) dan pemerintah daerah (porsi 6%).

                                              3
Page 4
Total Aset

Total aset per akhir 9M23 naik 4% menjadi $10.394 juta dibandingkan $10.032 juta pada akhir
9M22. Saldo kas per akhir 9M23 naik 2% menjadi $3.425 juta sementara kas dan setara kas
meliputi 33% total aset.

Aset lancar per akhir 9M23 relatif tidak berubah, atau tercatat sebesar $4.537 juta, dibandingkan
$4.548 juta pada akhir 9M22. Aset non lancar pada akhir 9M23 naik 7% dari $5.857 juta pada
periode yang sama sebelumnya karena kenaikan aset tetap dan investasi pada ventura bersama,
terutama dari pembelian alat berat dan kapal, dan investasi awal di KAI dan KPI.

Aset Tetap

Aset tetap per akhir 9M23 sebesar $1.667 juta setara dengan kenaikan 21% dari posisi akhir
9M22 karena perusahaan meningkatkan belanja modal pada periode ini, terutama untuk
pembelian alat berat, kapal, dan investasi pada smelter aluminium serta fasilitas pendukungnya.
Aset tetap meliputi 16% total aset.

Properti Pertambangan

Pada akhir 9M23, properti pertambangan ADRO tercatat 4% lebih rendah secara y-o-y menjadi
$1.005 juta, karena amortisasi tetap. Properti pertambangan meliputi 10% total aset.

Total Liabilitas

Total liabilitas pada akhir 9M23 mencapai $2.984 juta, atau turun 20% dari periode yang sama
tahun lalu, terutama karena penurunan 94% pada utang pajak penghasilan badan, walaupun
beban yang masih harus dibayar naik 174% dan utang pajak lainnya naik 87% seiring perubahan
pada peraturan pemerintah. Liabilitas lancar turun 36% y-o-y menjadi $1.189 juta dan liabilitas
non lancar turun 5% y-o-y menjadi $1.795 juta.

Manajemen Utang dan Likuiditas

Saldo kas ADRO pada akhir 9M23 naik 2% menjadi $3.425 juta dari $3.353 juta y-o-y. ADRO
juga memiliki akses $57 juta pada investasi lainnya dan komitmen fasilitas pinjaman yang belum
ditarik sebesar $1.763 juta dari berbagai pinjaman yang masih ada pada 9M23, sehingga
meningkatkan likuiditas menjadi $5.245 juta pada akhir 9M23. Utang berbunga yang tercatat
sebesar $1.647 juta relatif tidak berubah secara y-o-y.

Ekuitas

Pada akhir 9M23, ekuitas atau modal pemegang saham tercatat $7.410 juta, atau naik 18% y-o-
y berkat kenaikan laba ditahan.

Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Selama 9M23, arus kas ADRO dari aktivitas operasi turun 73% menjadi $799 juta dari $2.907
juta y-o-y karena kenaikan pembayaran royalti dan pajak penghasilan serta pembayaran kepada
suplier. ADRO membayar $1.454 juta dalam bentuk pajak penghasilan badan dan final, atau naik

                                               4
Page 5
216% y-o-y. Selain itu, efektif pada tahun 2023, tarif pajak penghasilan AI turun menjadi 22% dari
45%.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Perusahaan melaporkan arus kas keluar bersih sebesar $392 juta yang digunakan pada aktivitas
investasi, atau turun 30% dari 9M22, terutama karena kenaikan 72% pada pembelian aset tetap
menjadi $412 juta.

Belanja Modal

Belanja modal pada 9M23 naik 71% menjadi $473 juta dari $277 juta pada periode yang sama
tahun lalu. Pengeluaran belanja modal pada periode ini sebagian besar digunakan untuk
pembelian dan penggantian alat berat dan kapal, investasi awal pada smelter aluminium dan
fasilitas pendukungnya, dan investasi pada infrastruktur.

Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan

Arus kas keluar bersih dari aktivitas pembiayaan pada 9M23 naik 35% menjadi $1.058 juta,
terutama karena adanya kenaikan pembayaran dividen. ADRO membagikan dividen tunai
sejumlah $1.000 juta kepada para pemegang saham untuk FY22.




                                                5
Page 6
PT ADARO ENERGY INDONESIA TBK (BEI: ADRO) – LAPORAN
OPERASIONAL KUARTALAN 9M23

IKTISAR 9M23

  •   Volume penjualan ADRO dan anak-anak perusahaannya (Grup Adaro) pada 9M23
      mencapai 49,12 juta ton, atau setara dengan kenaikan 11% dari 9M22. Pencapaian ini
      selaras dengan target volume penjualan FY23 yang ditetapkan sebesar 62 – 64 juta ton.
  •   Volume produksi naik 12% menjadi 50,73 juta ton pada 9M23 sementara volume
      pengupasan lapisan penutup naik 25% menjadi 217,43 Mbcm pada 9M23. Nisbah kupas
      tercatat 4,29x, atau naik 12% dari 9M22 dan selaras dengan target yang ditetapkan 4,2x
      untuk FY23.
  •   Penjualan batu bara metalurgi melalui anak perusahaan, yakni PT Adaro Minerals
      Indonesia Tbk (ADMR), naik 38% menjadi 3,01 juta ton pada 9M23. ADMR mengejar
      target volume penjualan FY23 yang ditetapkan sebesar 3,8 – 4,3 juta ton.
  •   PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) telah memilih seluruh kontraktor utama untuk
      konstruksi dan pemasangan smelter. KAI telah merampungkan pembukaan lahan untuk
      mess permanen, pemecah gelombang jeti (coastal jetty breakwater), dan konstruksi
      fasilitas pendukung, pekerjaan tanah (earthworks), dan melanjutkan konstruksi fasilitas
      terkait infrastruktur lainnya.




                                             6
Page 7
Volume Produksi Kuartalan Historis (juta ton)
 20.0
                                                                                                                                                                                 17.4 17.5                17.7 17.3
                                                                             15.7                                                                                        15.9                      15.7
                                              14.9 15.1              14.7
 15.0                                                        13.8                    13.9 14.4                13.8 13.4                   13.6 13.2 13.1
                                     13.1                                                              12.9                    12.9
                                                                                                                                                                 12.1
                              11.0
 10.0


  5.0


         -



Volume Penjualan Kuartalan Historis (juta ton)
 20.0
                                                                                                                                                                                 16.7 17.2                16.9 16.5
                                              15.5 15.1              15.4 15.9                                                                                           15.3                      15.7
                                                                                     14.5 14.4
 15.0                                                        13.4                                             13.6 13.4
                                     12.9                                                              12.7                    12.6 13.2 13.1 12.7 12.2
                              10.9
 10.0


  5.0


         -



Volume Pengupasan Lapisan Penutup Kuartalan dan Nisbah Kupas Historis
                             150.0                    5.5                                                                                                                                                  6.0
                                               5.3                                5.3
                                       4.9                                                                                                                                                         5.1
                                                                                                                                   4.6
  OB Removal Volume (Mbcm)




                                                             4.6 4.5 4.5                 4.5                                                                                                               5.0
                             120.0                                                                                                         4.4
                                                                                                       4.1 4.2              4.1                          4.0           4.1                  4.1
                                                                                                                     3.7
                                                                                                                    3.5 3.6                       3.5                                                      4.0
                                                                       3.5
                                                                                                                                                                                                                 Strip Ratio (x)

                                                                                                           3.4                  87.6
                              90.0            81.3            82.5
                                                  69.2                                                         71.5         73.4
                                          69.0            66.0                                                                                                                                             3.0
                                                      61.5        62.1                    62.7                     62.1
                                      54.0                                    57.7            57.8        53.9         56.5
                              60.0                                    49.853.2    49.152.5        45.948.2
                                                                                                                                                                                                           2.0

                              30.0
                                                                                                                                                                                                           1.0

                                -                                                                                                                                                                          -
                                                                                         4Q19
                                       1Q18
                                               2Q18
                                                      3Q18
                                                             4Q18
                                                                    1Q19
                                                                           2Q19
                                                                                  3Q19


                                                                                                1Q20
                                                                                                       2Q20
                                                                                                              3Q20
                                                                                                                     4Q20
                                                                                                                            1Q21
                                                                                                                                   2Q21
                                                                                                                                           3Q21
                                                                                                                                                  4Q21
                                                                                                                                                         1Q22
                                                                                                                                                                2Q22
                                                                                                                                                                       3Q22
                                                                                                                                                                              4Q22
                                                                                                                                                                                     1Q23
                                                                                                                                                                                            2Q23
                                                                                                                                                                                                   3Q23




                                                                                                                     7
Page 8
RINGKASAN PENCAPAIAN OPERASIONAL 9M23

                                                                   3Q23 vs.            3Q23 vs.                     9M23 vs.
                                  Unit      3Q23      2Q23                    3Q22                9M23     9M22
                                                                    2Q23                3Q22                         9M22
Volume produksi                juta ton       17,31    17,72            -2%    17,35         0%    50,73    45,37       12%
 AI                            juta ton       12,49    13,17            -5%    12,97        -4%    37,47    35,85         5%
 Balangan Coal Companies       juta ton        2,25     2,15             5%     2,36        -5%     6,29     4,85        30%
 ADMR                          juta ton        1,44     1,32             9%     1,04        39%     3,98     2,56        55%
 MIP                           juta ton        1,14     1,08             6%     1,00        14%     2,98     2,10        42%
Volume penjualan               juta ton       16,50    16,90            -2%    16,68        -1%    49,12    44,17       11%
 Termal - CV sedang            juta ton       11,35    11,44            -1%    11,82        -4%    33,82    32,98         3%
 Termal - E4200                juta ton        3,95     4,50           -12%     3,96         0%    12,29     9,00        37%
 Batu bara metalurgi           juta ton        1,19     0,97            23%     0,90        32%     3,01     2,19        38%
Pengupasan lapisan penutup     juta bcm       87,60    73,38            19%    71,46       23%    217,43   173,52       25%
 AI                            juta bcm       66,58    57,02            17%    57,55        16%   168,58   142,93        18%
 Balangan Coal Companies       juta bcm       10,75     8,27            30%     7,61        41%    25,28    19,53        29%
 ADMR                          juta bcm        6,27     4,25            47%     2,55      145%     13,81     6,05      128%
 MIP                           juta bcm        4,00     3,84             4%     3,75         7%     9,75     5,01        95%
Nisbah kupas                   x               5,06     4,14            22%     4,12       23%      4,29     3,82       12%


PENJUALAN GRUP ADARO BERDASARKAN TUJUAN PENGIRIMAN PADA 9M23

Penjualan Batu Bara Termal



                      India
                       12%                Indonesia
                                             24%
          Asia
       Timur Laut
          18%




                                              China
                                               22%
               Asia Tenggara
                    25%




Indonesia meliputi sekitar 24% penjualan batu bara termal pada 9M23. Walaupun penjualan
kuartalan ke pasar domestik dapat berfluktuasi, dengan kontrak tahunan yang berbasis volume,
perusahaan dapat mempertahankan target untuk berkontribusi lebih dari 25% penjualan ke pasar
domestik.




                                                               8
Page 9
Penjualan Batu Bara Metalurgi ADMR (untuk produksi baja)



                   Korea
                    7%
       Indonesia
          14%                               Jepang
                                             33%




      India
       20%


                             China
                              26%




PILAR ADARO ENERGY

1. MINING

   PT Adaro Indonesia (AI)

   • Volume produksi AI pada 9M23 mencapai 37,47 juta ton, atau naik 5% dari 9M22. Volume
     penjualan periode ini mencapai 43,07 juta ton, atau naik 7% dari 9M22.
   • Total pengupasan lapisan penutup dari tiga tambang AI mencapai 168,58 juta bcm, atau
     naik 18% dari 9M22, sehingga menghasilkan nisbah kupas 4,50x pada 9M23.

                                                               3Q23 vs.         3Q23 vs.                   9M23 vs.
                                     Unit       3Q23     2Q23             3Q22             9M23     9M22
                                                                2Q23             3Q22                       9M22
Pengupasan lapisan penutup       juta bcm        66,58   57,02     17%    57,55     16%    168,58   142,93     18%
Volume produksi                  juta ton        12,49   13,17     -5%    12,97     -4%     37,47    35,85      5%
Volume penjualan                 juta ton        14,21   14,79     -4%    15,10     -6%     43,07    40,37      7%


   Balangan Coal Companies (BCC)

   • Balangan Coal Companies memproduksi 6,29 juta ton batu bara pada 9M23, atau naik 29%
     dari 9M22. Total pengupasan lapisan penutup sejumlah 25,28 juta bcm setara dengan
     kenaikan 29% dari 9M22, sehingga nisbah kupas tercatat 4,02x pada 9M23.
                                                               3Q23 vs.         3Q23 vs.                  9M23 vs.
                                     Unit       3Q23     2Q23             3Q22             9M23     9M22
                                                                2Q23             3Q22                      9M22
Pengupasan lapisan penutup       juta bcm        10,75    8,27     30%     7,61     41%     25,28   19,53     29%
Volume produksi                  juta ton         2,25    2,15      5%     2,36     -5%      6,29    4,86     29%



   PT Mustika Indah Permai (MIP)

   • MIP mencatat kenaikan 42% pada volume produksi dibandingkan 9M22, menjadi 2,98 juta
     ton. Volume penjualan 9M23 mencapai 3,05 juta ton, atau naik 88% dari 9M22.

                                                                9
Page 10
   • Pada 9M23, volume pengupasan lapisan penutup tercatat sebesar 9,75 juta bcm, atau 95%
     lebih tinggi daripada 9M22. Peningkatan ketersediaan dan utilisasi alat berat dan kondisi
     cuaca yang baik mendorong peningkatan pengupasan lapisan penutup. Nisbah kupas pada
     9M23 naik 37% menjadi 3,27x.

                                                      3Q23 vs.         3Q23 vs.                  9M23 vs.
                                Unit    3Q23    2Q23             3Q22             9M23     9M22
                                                       2Q23             3Q22                      9M22
Pengupasan lapisan penutup   juta bcm    4,00    3,84      4%     3,75      7%      9,75    5,01     95%
Volume produksi              juta ton    1,14    1,08      6%     1,00     14%      2,98    2,10     42%
Volume penjualan             juta ton    1,10    1,14     -4%     0,68     62%      3,05    1,62     88%


   Kestrel Mine (Kestrel)

   • Pada 9M23, Kestrel mencatat volume produksi batu bara yang dapat dijual sejumlah 4,15
     juta ton, atau turun 6% dari 9M22. Volume penjualan Kestrel pada 9M23 mencapai 4,02
     juta ton, atau turun 9% dari 9M22.
   • Produksi Kestrel yang dapat dijual pada 9M23 tercapai lebih rendah daripada perkiraan
     karena kapasitas pemrosesan yang lebih rendah akibat tingginya kandungan tanah
     lempung dan dilusi pada persediaan yang diolah fasilitas pemrosesan. Kondisi ini dapat
     mengakibatkan produksi tahunan yang dapat dijual tercapai lebih rendah daripada
     perkiraan awal.
   • Tujuan penjualan Kestrel didominasi para pelanggan di pasar utama Asia. Jepang
     merupakan tujuan penjualan Kestrel yang terbesar pada 9M23, diikuti India dan Korea.
     Adaro Capital Limited (48%), anak perusahaan ADRO, dan EMR Capital Ltd (52%)
     memegang 80% kepemilikan atas Kestrel.

                                                      3Q23 vs.         3Q23 vs.                  9M23 vs.
                                Unit    3Q23    2Q23             3Q22             9M23     9M22
                                                       2Q23             3Q22                      9M22
Produksi yang dapat dijual   juta ton    1,63    1,34     22%     1,26     30%      4,15    4,44     -6%
Volume penjualan             juta ton    1,78    1,10     61%     1,22     46%      4,02    4,40     -9%


2. SERVICES

   PT Saptaindra Sejati (SIS)

   • Pada 9M23, volume pengupasan lapisan penutup SIS naik 21% y-o-y menjadi 166,84 juta
     bcm. Volume produksi SIS pada 9M23 mencapai 46,86 juta ton, atau naik 9% dari 9M22 –
     yang dipicu oleh kenaikan output produksi dari Grup Adaro.
                                                      3Q23 vs.         3Q23 vs.                   9M23 vs.
                                Unit    3Q23    2Q23             3Q22             9M23     9M22
                                                       2Q23             3Q22                       9M22
Pengupasan lapisan penutup   juta bcm   66,80   55,49     20%    53,17     26%    166,84   137,72     21%
Produksi                     juta ton   15,75   16,32     -3%    16,04     -2%     46,86    42,89      9%


3. LOGISTICS

   PT Maritim Barito Perkasa (MBP)

   • Volume angkutan tongkang MBP pada 9M23 naik 15% menjadi 47,71 juta ton, dengan
     volume dari Grup Adaro meliputi hampir seluruh volume angkutan tongkang MBP pada
     periode ini.


                                                   10
Page 11
                                                       3Q23 vs.         3Q23 vs.                 9M23 vs.
                                 Unit    3Q23    2Q23             3Q22             9M23    9M22
                                                        2Q23             3Q22                     9M22
Angkutan tongkang batu bara   juta ton   16,20   16,51     -2%    15,67      3%    47,71   41,63     15%


4. POWER

   Pembangkit listrik ADRO tetap berkinerja baik pada 3Q23. Faktor ketersediaan (availability
   factor – AF) untuk PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW) mencapai 99,97%, dengan rata-rata
   86,91% sampai September 2023. AF PT Tanjung Power Indonesia (TPI) mencapai 81,47%
   pada 3Q23, dengan rata-rata 89,96% untuk 9M23. Sementara itu, karena pemadaman
   terjadwal, AF untuk PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) mencapai 70,23% pada kuartal ini,
   sehingga AF-nya mencapai 81,50% untuk year-to-date (YTD) sampai September 2023.

   PT Adaro Power dan PT Adaro Clean Energy Indonesia terus mengembangkan inisiatif-inisiatif
   hijau Grup Adaro. Solar PV MSW di Kelanis memproduksi 207,68 MWh pada 3Q23, sehingga
   mencapai 602,94 MWh untuk 9M23. Inisiatif pengurangan emisi karbon lainnya meliputi
   melanjutkan co-firing biomassa di MSW pada 3Q23, yang setara dengan pengurangan CO2
   ekuivalen 738,17 Ton CO2e (1,87%), hingga mencapai 2.130,74 Ton CO2e.

   PT Kaltara Power Indonesia (KPI) sedang melaksanakan pekerjaan piling di area pembangkit
   listrik. Pembangkit listrik KPI akan menyediakan listrik bagi smelter aluminium KAI dan
   diperkirakan akan rampung pada saat yang tepat agar smelter dapat memulai produksi pada
   tahun 2025.

5. WATER

   Adaro Water terus mendukung pemerintah Indonesia dalam misi untuk meningkatkan
   distribusi air bersih kepada masyarakat. Bisnis pengolahan air Adaro Water mempertahankan
   kinerja operasional maupun finansial yang selaras dengan proyeksi untuk: (i) PT Drupadi Tirta
   Intan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan yang berkapasitas 500 liter per detik; (ii) PT
   Adaro Tirta Mentaya di Kota Sampit, Kalimantan Tengah yang berkapasitas 320 liter per detik;
   (iii) PT Adaro Tirta Gresik di Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang berkapasitas 400 liter per
   detik; dan (iv) PT Dumai Tirta Persada di Kabupaten Dumai, Riau yang berkapasitas 250 liter
   per detik.

   Selain itu, Adaro Water juga sedang mengembangkan proyek lainnya di Indonesia:

   1. Adaro Water sedang dalam proses memasang meteran air, menangani gangguan-
      gangguan distribusi air bersih dan memperbaiki kebocoran air di bagian utara Kota
      Bandung sebagai bagian dari proyek Air Tak Berekening di lokasi proyek.
   2. Untuk konstruksi fasilitas pengolahan air (WTP) di Bekasi, Jawa Timur, PT Grenex Tirta
      Mandiri sedang membangun WTP berkapasitas 200 liter per detik yang dijadwalkan
      rampung pada kuartal pertama 2024.
   3. Untuk konstruksi fasilitas pengolahan air (WTP) di Medan, Sumatera Utara, PT Adaro Tirta
      Brayan sedang membangun WTP berkapasitas 500 liter per detik yang dijadwalkan
      rampung pada kuartal kedua 2024.
   4. Untuk mendukung aktivitas Grup Adaro lainnya, PT Adaro Tirta Sarana: (i) telah
      membangun WTP berkapasitas 5 liter per detik; dan (ii) dalam fase konstruksi untuk WTP
      berkapasitas 2x100 liter per detik, di kawasan industri di Kaltara untuk mendukung smelter
      aluminium di kawasan industri di Kalimantan Utara.


                                                    11
Page 12
   5. Di bisnis air tambang, operasi pompa slurry dan pengeringan PT Adaro Tirta Sarana terus
      berkembang untuk mendukung aktivitas pertambangan Grup Adaro.


PILAR ADARO MINERALS

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (BEI: ADMR)

PT Maruwai Coal and PT Lahai Coal

• Volume produksi pada 9M23 berjumlah 3,98 juta ton, atau 55% lebih tinggi daripada 9M22,
  dengan volume penjualan naik 38% menjadi 3,01 juta ton. Kenaikan produksi dan penjualan
  ini selaras dengan target penjualan yang lebih tinggi untuk FY23 yang ditetapkan 3,8 - 4,3 juta
  ton.
• Pengupasan lapisan penutup mencapai 13,81 juta bcm pada 9M23, atau naik 128% dari 9M22,
  sehingga nisbah kupas 9M23 tercatat 3,47x, atau naik 47% dari 9M22. Pada periode ini
  perusahaan memulai pengupasan lapisan penutup di konsesi PT Lahai Coal dengan volume
  yang mencapai 1,62 juta bcm.
• Jepang merupakan tujuan penjualan terbesar perusahaan untuk produk batu bara kokas keras
  pada 9M23, dengan meliputi 33% total penjualan.

                                                        3Q23 vs.           3Q23 vs.                   9M23 vs.
                               Unit     3Q23    2Q23               3Q22               9M23    9M22
                                                         2Q23               3Q22                       9M22
Pengupasan lapisan penutup   juta bcm    6,27    4,25       47%     2,55      145%    13,81    6,05      128%
 Maruwai                     juta bcm    4,65    4,25        9%     2,55       82%    12,20    6,05      102%
 Lahai                       juta bcm    1,62     -        100%      -        100%     1,62     -        100%
Volume produksi              juta ton    1,44    1,32        9%     1,04       39%     3,98    2,56       55%
 Maruwai                     juta ton    1,36    1,32        3%     1,04       30%     3,90    2,56       52%
 Lahai                       juta ton    0,08     -        100%      -        100%     0,08     -        100%
Volume penjualan             juta ton    1,19    0,97       23%     0,90       32%     3,01    2,19       38%
 Maruwai                     juta ton    1,19    0,97       23%     0,90       32%     3,01    2,19       38%
 Lahai                       juta ton     -       -            -     -            -     -       -            -


PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI)

• Setelah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman pada 2Q23, KAI, yang merupakan anak
  perusahaan ADMR, memilih seluruh kontraktor utama untuk konstruksi dan pemasangan
  smelternya.
• KAI saat ini berfokus pada tahap pra konstruksi proyek smelter aluminium dan sampai akhir
  3Q23, KAI telah merampungkan pembukaan lahan untuk mess permanen, pemecah
  gelombang jeti (coastal jetty breakwater), dan konstruksi fasilitas pendukung seperti gudang
  laydown luar (outdoor), bengkel alat berat, dan batching plant. KAI juga telah memulai
  pekerjaan piling untuk fondasi area smelter, serta konstruksi fasilitas pendukung lainnya,
  termasuk camp sementara, gudang dalam (indoor), dan pabrik bata.

ADARO GREEN PILLAR

• Pilar Adaro Green dibentuk guna menunjang aspirasi perusahaan untuk membangun Adaro
  yang lebih besar dan lebih hijau dengan memanfaatkan peluang ekonomi hijau Indonesia.
  Melalui ACEI dan anak-anak perusahaannya, Grup Adaro sedang melaksanakan studi
  kelayakan untuk mengembangkan berbagai sumber energi baru terbarukan.

                                                        12
Page 13
• PT Kayan Hydropower Nusantara, yang akan menyediakan listrik ramah lingkungan bagi
  kawasan industri hijau di Kalimantan Utara, melanjutkan aktivitas pengembangannya dan
  pada 3Q23 memberikan kontrak untuk pekerjaan terowongan pengelak (diversion tunnel) dan
  gudang handak (bahan peledak).
• Pada bulan September 2023, Adaro Solar International Pte. Ltd. mendapatkan Persetujuan
  Bersyarat dari Energy Market Authority (EMA) Singapura untuk memasok listrik rendah karbon
  sebesar 0,4GW.
• ACEI melalui anak perusahaannya PT Adaro Sarana Energi Terbarukan (ASET) mengurangi
  konsumsi bahan bakar solar PT Maruwai Coal dengan memasang PLTA mini 4MW. Proyek
  ini sedang memfinalisasi pemilihan kontraktor EPC dan produsen turbin. ASET juga sedang
  melaksanakan studi teknis untuk persiapan pengembangan solar PV hibrid dan penyimpanan
  baterai guna mengurangi konsumsi bahan bakar solar di terminal batu bara Kelanis. ASET
  akan terus mengembangkan proyek-proyek terbarukan dalam Grup Adaro demi memenuhi
  komitmen untuk bertransformasi ke arah ramah lingkungan.

KESEHATAN, KESELAMATAN DAN LINGKUNGAN (K3LH)

Pada 9M23, tercatat sembilan lost-time injuries (LTI) dan satu fatalitas di seluruh operasi Grup
Adaro. Lost-time injury frequency rate (LTIFR) dan severity rate (SR) masing-masing tercatat 0,10
dan 65,55 pada 9M23. Total jam kerja (man-hours) pada 9M23 mencapai 96.111.809 jam.

AKTIVITAS KORPORASI DAN PENGHARGAAN

Juli 2023

• PT Adaro Energy Indonesia Tbk (AEI) dianugerahi penghargaan Padmamitra 2022 oleh
  Kementerian Sosial RI yang bekerja sama dengan Forum CSR Indonesia, untuk kategori
  Pelestarian Lingkungan dan Biodiversity. AEI terpilih berkat upaya untuk melaksanakan
  inisiatif konservasi bekantan dan ekosistem di Taman Wisata Alam Pulau Bakut.

Agustus 2023

• PT Adaro Indonesia (AI) mendapatkan penghargaan Platinum E2S Proving League 2023
  kategori dampak lingkungan untuk program Desa Mamanda (Desa Mandiri dan Berdaya) dari
  Energy and Mining Editor Society (E2S). Tahun ini merupakan kedua kalinya AI mendapatkan
  penghargaan Platinum dari E2S.
• PT Adaro Energy Indonesia Tbk (AEI) mendapatkan penghargaan Best Award dalam ajang
  Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Award (BISRA) 2023 untuk kategori Social
  Element, sebagai pengakuan terhadap keberhasilan dalam program tanggung jawab sosial
  dan lingkungan melalui program Desa Mamanda (Desa Mandiri dan Berdaya).
• PT Adaro Indonesia (AI) mendapatkan penghargaan bergengsi ASEAN Coal Awards 2023
  yang diselenggarakan oleh The ASEAN Centre for Energy dalam kerja sama dengan AFOC
  Council untuk kategori Coal Handling and Distribution. Penghargaan ini merupakan
  pengakuan atas implementasi Praktik Penambangan yang Baik dalam operasinya,
  implementasi praktik terbaik manajemen lingkungan serta program-program pengembangan
  masyarakat yang berkelanjutan.

September 2023



                                               13
Page 14
• PT Adaro Minerals Indonesia Tbk meluncurkan produk Enviromet pada acara Coaltrans Asia
  2023 di Bali. Enviromet adalah produk batu bara kokas keras pertama Indonesia dengan
  kandungan abu dan fosfor yang rendah dan kandungan vitrinit yang tinggi, sehingga
  merupakan produk premium di pasar batu bara metalurgi. Karakteristik ini penting untuk
  mempertahankan proses produksi kokas dan baja yang efisien, berkualitas tinggi dan ramah
  lingkungan.

                                                          ###

Materi ini disusun oleh PT Adaro Energy Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan belum diverifikasi secara independen.
Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung
jawab atas akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan
atau afiliasinya, penasihat atau perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul
dari informasi yang tersaji atau terkandung materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat
diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada jaminan atas akurasinya.

Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-
pernyataan tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau
para pejabatnya sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-
pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,”
“estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke
depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan mengandung risiko dan ketidakpastian, dan
hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut karena
berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk merevisi pernyataan-
pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.

Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu
penawaran, permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di
dalam wilayah hukum mana pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan
sehubungan dengan kontrak, komitmen atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau
mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan nasihat profesional sebagaimana mestinya.

Untuk informasi lebih lanjut, para investor dan pihak media dapat menghubungi:

Investor
Thomas Coombes | Thomas.Coombes@adaro.com

Media
Febriati Nadira | Febriati.Nadira@adaro.com




                                                         14

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.46 MB
Published31 Oct 2023
Pages14
Characters44,256
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result