Back to announcement
20231031_ARKA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31483833_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted ARKASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 61
Page 1
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
Laporan Keuangan
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 September 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal
31 Desember 2022
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Surat pernyataan direksi
Laporan posisi keuangan 1-2
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain 3
Laporan perubahan ekuitas 4
Laporan arus kas 5
Catatan atas laporan keuangan 6 - 58
Page 3
Page 4
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Periode 30 September 2023 dengan angka perbandingan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2b,4 3.350.246.070 4.773.465.076
Piutang usaha pihak ketiga - neto 5 84.676.242.898 82.513.535.353
Pajak dibayar dimuka 2.329.948.564 1.803.347.010
Persediaan 2c,6 102.093.144.552 105.165.261.352
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 2d,7 76.004.044.751 75.990.278.000
Total Aset Lancar 268.453.626.835 270.245.886.791
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 2h,11d 9.791.010.900 9.791.010.900
Aset tetap - neto 2f,8 60.514.312.953 72.091.230.280
Piutang lain-lain - pihak berelasi 2p,24 126.128.001.914 128.456.217.128
Total Aset Tidak Lancar 196.433.325.767 210.338.458.308
TOTAL ASET 464.886.952.602 480.584.345.099
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
1
Page 5
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Periode 30 September 2023 dengan angka perbandingan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha - pihak ketiga 9 46.644.928.294 68.903.118.246
Beban akrual 10 50.901.413.006 53.482.225.894
Utang pajak 2i,11b 21.711.415.673 16.189.429.083
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam dari satu tahun:
Utang bank 13 33.820.575.143 34.120.575.143
Utang pembiayaan konsumen 12 6.061.651.641 6.151.651.641
Total Liabilitas Jangka Pendek 159.139.983.757 178.847.000.007
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
Utang bank jangka panjang 13 191.421.313.561 197.102.088.396
Liabilitas imbalan kerja 2h,14 3.545.829.656 3.545.829.656
Total Liabilitas Jangka Panjang 194.967.143.217 200.647.918.052
Total Liabilitas 354.107.126.974 379.494.918.059
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
Rp100 per lembar saham
Modal dasar - 6.000.000.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor -
2.000.000.000 saham pada tanggal
30 Desember 2022 dan 2021 15 200.000.000.000 200.000.000.000
Tambahan modal disetor 63.558.268.075 63.558.268.075
Penghasilan komprehensif lain 643.162.041 643.162.041
Saldo laba (153.421.604.488) (163.112.003.075)
Ekuitas - Neto 110.779.825.628 101.089.427.041
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 464.886.952.602 480.584.345.099
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
2
Page 6
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 September 2023 30 September 2022
PENDAPATAN NETO 2g,16 135.691.657.407 145.606.172.671
BEBAN LANGSUNG 2g,17 (112.534.850.722) (121.498.506.165)
LABA BRUTO 23.156.806.685 24.107.666.506
Beban pemasaran 18 (7.223.532.486) (4.784.916.997)
Beban umum dan administrasi 2g,19 (10.475.144.789) (15.163.555.667)
Pendapatan bunga 20 4.843.184.305 6.913.068.428
Beban keuangan 21 (623.065.835) (928.313.278)
Pendapatan (beban) lain-lain 2g,22 12.150.707 160.925.755
LABA (RUGI) USAHA 9.690.398.587 10.304.874.748
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN)
PAJAK PENGHASILAN 9.690.398.587 10.304.874.748
MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN 2i,11c
Kini - (2.686.518)
Tangguhan -
Beban Pajak Penghasilan - Neto - (2.686.518)
LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN 9.690.398.587 10.302.188.230
RUGI KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasikan
lebih lanjut ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan kerja - -
Pajak penghasilan terkait 2i,11e - -
Laba (Rugi) Komprehensif Lain - Neto - -
LABA KOMPREHENSIF NETO
TAHUN BERJALAN 9.690.398.587 10.302.188.230
LABA (RUGI) NETO PER SAHAM DASAR 2o,23 4,85 5,15
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
3
Page 7
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tambahan Penghasilan
Modal Saham Modal Disetor Komprehensif Lain Saldo Laba Ekuitas - Neto
Saldo 1 Januari 2022 200.000.000.000 63.558.268.075 652.077.793 (169.222.067.064) 94.988.278.804
Penerbitan saham - - - -
Agio saham - - - - -
Laba neto tahun berjalan 10.302.188.230 10.302.188.230
Laba komprehensif lain - neto - - -
Saldo 30 September 2022 200.000.000.000 63.558.268.075 652.077.793 (158,919,878,834) 105,290,467,034
Saldo 1 Januari 2023 200.000.000.000 63.558.268.075 643.162.041 (163.112.003.075) 101.089.427.041
Laba neto tahun berjalan - - - 9.690.398.587 9.690.398.587
Laba komprehensif lain - neto - - - - -
Saldo 30 September 2023 200.000.000.000 63.558.268.075 643.162.041 (153.421.604.488) 110.779.825.628
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
4
Page 8
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 September 2023 30 September 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 133.528.949.863 109.259.509.126
Pembayaran kepada pemasok (120.138.526.545) (83.054.736.058)
Pembayaran untuk beban operasional (14.771.270.324) (15.952.725.793)
Penerimaan bunga 13.122.130 20.862.183
Pembayaran beban bunga (623.065.835) (928.313.278)
Pembayaran pajak (526.601.554) (682.337.165)
Penerimaan (Pengeluaran) dari (untuk) operasi lainnya
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi (2.517.392.265) 8.662.259.015
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan aset tetap (5.480.000) (3.068.132.676)
Penerimaan dari piutang pihak berelasi 7.158.277.387 2.215.692.368
Pembayaran pinjaman dari pihak berelasi
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi 7.152.797.386 (852.440.308)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (pembayaran) utang bank jangka panjang (5.980.774.835) (6.268.000.001)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (90.000.000) (50.000.000)
Tambahan setoran modal - -
Agio saham - -
Arus Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan (6.070.774.835) (6.318.000.001)
KENAIKAN NETO KAS DAN BANK (1.435.369.713) 1.491.818.706
Pengaruh Selisih Kurs Mata Uang Asing 12.150.707 160.925.755
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 4.773.465.076 706.000.828
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE 3.350.246.070 2.358.745.289
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
5
Page 9
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Arkha Jayanti Persada Tbk. (“Perusahaan“) didirikan berdasarkan akta No. 83 tanggal
24 November 1999 yang dibuat dihadapan Notaris B. Wirastuti Puntaraksma, S.H., M.Kn., Notaris di
Depok. Akta pendirian tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-11154.HT.01.01.TH.2003 tanggal
21 Mei 2003.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir Berdasarkan akta No.
03 tanggal 6 Januari 2020, yang dibuat dihadapan Notaris Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta
Selatan dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0001116.AH.01.02.Tahun 2020 dan AHU-AH.01.03-
0008009 Tanggal 8 Januari 2020.
b. Bidang dan Lokasi Usaha
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
Perusahaan meliputi Perdagangan lokal, Antar pulau, ekspor, impor, pengecer, agen, suplier, leveransir,
grosir, distributor, perwakilan dari perusahaan lain baik atas tanggungan sendiri maupun atas
tanggungan orang lain, secara amanat atau komisi. Ruang lingkup kegiatan Perusahaan saat ini
meliputi bidang pabrikasi komponen alat berat, jasa pengangkutan batu bara dan pembuatan dump
truck.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2009.
Perusahaan berkedudukan di Jl. Lanbau No. 8 Kampung Gudang RT.06 RW.09, Kelurahan Karang
Asam Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor 16810.
c. Susunan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
Dewan
Komisaris
Komisaris utama Tatit Jatmiko
Komisaris Independen Wawan Setyawan
Direksi
Direktur Utama Dwi Hartanto
Direktur Baharaja Sianipar
6
Page 10
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan dan Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia serta Peraturan VIII.G.7 mengenai “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik” yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah selaras dengan
kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, kecuali untuk penerapan standar baru yang berlaku
efektif tanggal 1 Januari 2020 seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.
Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan
konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan
basis lain seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah
(Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Baru dan Direvisi
Perusahaan telah menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif:
1 Januari 2022
- PSAK No. 1 (Penyesuaian Tahunan 2021): Penyajian Laporan Keuangan
- PSAK No. 48 (Penyesuaian Tahunan 2021): Penurunan Nilai Aset
- Amendemen PSAK No. 55: Instrumen Keuangan - Pengakuan dan Pengukuran, PSAK No. 60:
Instrumen Keuangan - Pengungkapan, PSAK No. 62: Kontrak Asuransi, PSAK No. 71: Instrumen
Keuangan dan PSAK No. 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga Tahap 2
1 April 2022
- Amendemen PSAK No. 73: Konsensi Sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021
Penerapan standar yang direvisi tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi
Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun berjalan.
7
Page 11
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
b. Kas dan Bank
Kas dan bank mencakup saldo kas dan bank yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau
kurang, dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.
c. Persediaan
Persediaan dinilai berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya
perolehan meliputi biaya pembelian serta biaya lainnya yang dapat diatribusikan dengan perolehan
barang. Biaya perolehan ditentukan dengan metode Masuk Pertama Keluar Pertama (FIFO).
Penyisihan persediaan using ditentukan berdasarkan hasil penelaahan atas keadaan persediaan pada
akhir periode pelaporan.
d. Beban Dibayar Dimuka
Beban dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing beban dengan
menggunakan metode garis lurus.
e. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs penutup. Kurs yang
digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing
dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui di dalam laporan laba
rugi komprehensif.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan dengan kas dan setara kas disajikan pada
laporan laba rugi komprehensif sebagai kerugian/keuntungan selisih kurs.
Perubahan nilai wajar efek moneter yang didenominasikan dalam mata uang asing yang
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dianalisa antara selisih penjabaran yang timbul dari
perubahan biaya perolehan diamortisasi efek dan perubahan nilai tercatat efek lainnya. Selisih
penjabaran terkait dengan perubahan biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam laporan laba rugi,
dan perubahan nilai tercatat lainnya diakui pada laba komprehensif lainnya.
8
Page 12
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing pada
tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
30 September 2023 30 September 2022
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.526 14.347
Euro (EUR) 16.404 16.196 30
f. Aset Tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat aset.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset adalah sebagai berikut:
Taksiran Masa Manfaat /
Tarif Penyusutan
Bangunan 20 tahun
Kendaraan 8 tahun
Mesin dan peralatan pabrik 8 tahun
Inventaris kantor 5 tahun
Manajemen menelaah masa manfaat aset, metode penyusutan dan nilai sisa ditelaah dan disesuaikan,
jika diperlukan, pada setiap akhir periode pelaporan.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya; biaya
penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya dan jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke
Perusahaan, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya
pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari
penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan
aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.
g. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pada tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan menerapkan PSAK No. 72 “Pendapatan dari Kontrak
dengan Pelanggan”. Berdasarkan standar baru ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara
bertahap sepanjang umur kontrak (over the time) atau pada waktu tertentu (at a point of time).
Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan telah memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika
pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
9
Page 13
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
h. Imbalan Kerja
Perusahaan menentukan liabilitas imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-undang
Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“Undang-Undang”) tanggal 25 Maret 2003. PSAK No. 24 mensyaratkan
entitas menggunakan metode “Projected Unit Credit” untuk menentukan nilai kini kewajiban imbalan
pasti, biaya jasa kini terkait, dan biaya jasa lalu.
Ketika entitas memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka entitas mengukur aset imbalan pasti
pada jumlah yang lebih rendah antara surplus program imbalan pasti dan batas atas aset yang
ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto.
Pengukuran kembali terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset dana pensiun
(tidak termasuk bunga neto) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar
aset atau kewajiban pensiun bersih diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan nilai
penuh dari defisit dan surplus dana pensiun. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada
periode berikutnya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen atau kurtailmen
terjadi dan ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya,
biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama periode vesting
masa depan.
i. Pajak Penghasilan
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak periode berjalan.
Pajak penghasilan dalam laba rugi periode berjalan terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Pajak
penghasilan diakui dalam laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi yang
diakui langsung dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain, dalam hal ini diakui dalam ekuitas
atau penghasilan komprehensif lain.
10
Page 14
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas memiliki hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui; dan memiliki
intensi untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas untuk
tujuan komersial dan tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk
seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan sepanjang besar kemungkinan perbedaan
temporer yang boleh dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak
pada masa yang akan datang. Manfaat pajak di masa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum
digunakan, diakui sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada
periode ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas
memiliki hak secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh
otoritas perpajakan atas entitas kena pajak, yang sama atau entitas kena pajak berbeda yang
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan yang mana
jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima dan/atau, jika
Perusahaan mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
banding telah ditetapkan.
Pajak Penghasilan Final
Beban pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan jumlah pendapatan menurut
akuntansi yang diakui selama periode berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang
dibayar dengan jumlah yang dibebankan pada penghitungan laba rugi tahun berjalan, diakui sebagai
pajak dibayar dimuka atau utang pajak.
Jika penghasilan telah dikenakan pajak penghasilan final, perbedaan antara jumlah tercatat aset dan
liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
j. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
Perusahaan menerapkan PSAK No. 70, “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, secara
prospektif. Standar ini mengatur perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak
sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak (UU Pengampunan
Pajak). Pernyataan ini berlaku efektif sejak tanggal pengesahan UU Pengampunan Pajak.
11
Page 15
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Perusahaan telah memilih pendekatan opsional terkait dengan pengukuran, penyajian dan
pengungkapan aset dan liabilitas Pengampunan Pajak.
Aset Pengampunan Pajak diukur sebesar biaya perolehan atas aset yang timbul dari Pengampunan
Pajak berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak (“Surat Keterangan”). Liabilitas
Pengampunan Pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas
untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset Pengampunan Pajak.
Perusahaan mengakui selisih antara aset Pengampunan Pajak dan liabilitas Pengampunan Pajak di
ekuitas dalam akun “Tambahan Modal Disetor”. Jumlah tersebut tidak dapat diakui sebagai laba rugi
direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba. Uang tebusan yang dibayarkan diakui dalam laba rugi
pada periode Surat Keterangan disampaikan.
Setelah pengukuran awal, Perusahaan mengukur aset dan liabilitas Pengampunan Pajaknya mengacu
pada SAK yang relevan. Selanjutnya, entitas diperkenankan, namun tidak disyaratkan untuk mengukur
kembali aset dan liabilitas Pengampunan Pajak berdasarkan nilai wajar sesuai dengan SAK yang
relevan pada tanggal Surat Keterangan.
Selisih pengukuran kembali antara nilai wajar pada tanggal Surat Keterangan dengan biaya perolehan
aset dan liabilitas Pengampunan Pajak yang telah diakui sebelumnya disesuaikan dalam saldo
tambahan modal disetor.
k. Instrumen Keuangan
Perusahaan menerapkan PSAK No. 71 “Instrumen Keuangan”. Perusahaan mengakui aset dan
liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu
pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen keuangan tersebut.
1. Aset Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini:
diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau diukur melalui laba rugi.
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Perusahaan dan persyaratan kontraktual arus kas.
a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga”.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai
wajar dikurangi biaya transaksi yang terkait.
12
Page 16
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi aset
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.
b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:
(i) Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan dimana arus
kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain,
kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, penghasilan bunga
(termasuk biaya transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan, serta keuntungan atau kerugian dari
selisih kurs diakui pada laba rugi.
Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar
kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada
laba rugi.
(ii) Investasi ekuitas dimana Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan
keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi
ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari
revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan
komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak
direklasifikasi pada laba rugi. Deviden diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima
pembayaran telah ditetapkan.
c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini, dimana dalam semua kasus, biaya
transaksi dibebankan pada laba rugi:
(i) Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya
akan dicatat pada laba rugi.
(ii) Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan
dividen terkait diakui pada laba rugi.
13
Page 17
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan
tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan Perusahaan telah mentransfer secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Pada saat penghentian pengakuan aset
keuangan, selisih antara jumlah tercatat dengan imbalan yang diterima diakui dalam laba rugi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian masa depan diharuskan untuk: instrumen utang yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, piutang sewa dan piutang usaha yang tidak memberi hak tanpa syarat untuk
menerima imbalan.
Perusahaan mengakui provisi atas kerugian penurunan nilai untuk kerugian kredit ekspektasian
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Provisi atas kerugian
penurunan nilai piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama dengan kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya adalah
kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar
sepanjang umur yang diharapkan dari suatu instrumen keuangan.
Ketika menentukan apakah risiko kredit dari suatu aset keuangan telah meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal dan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian, Perusahaan
mempertimbangkan informasi relevan yang wajar dan dapat dibuktikan dan tersedia tanpa biaya
atau usaha yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif,
berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit dan termasuk informasi masa
depan.
Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pelanggan tidak mampu membayar
kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan
ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana
Perusahaan terekspos terhadap risiko kredit.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit.
Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan penerimaan kas (yaitu
perbedaan antara arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang
Perusahaan harapkan untuk diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan pada tingkat
bunga efektif dari aset keuangan tersebut.
2. Liabilitas Keuangan
Pada saat pengakuan awal, Perusahaan mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar ditambah
atau dikurangi, biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas
keuangan. Perusahaan mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya ke dalam kategori
liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
14
Page 18
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba
rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai,
dan melalui proses amortisasi.
Perusahaan mengeluarkan liabilitas keuangan dari laporan posisi keuangannya jika, dan hanya
jika, kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang berakhir atau yang dialihkan ke pihak lain,
dan imbalan yang dibayarkan, termasuk aset nonkas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung
diakui dalam laba rugi.
3. Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikannya
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
4. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan
dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir
periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar
ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
(arm’s-length market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya.
l. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika terdapat
indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat
aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset
dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas - yang dapat diidentifikasi
(unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan
untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai.
Pemulihan rugi penurunan nilai, diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang
digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali.
Pemulihan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset yang diukur
dengan menggunakan model revaluasi yang diperlukan oleh PSAK yang lain.
15
Page 19
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
m. Provisi dan Kontinjensi
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan
besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan
dalam laporan keuangan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan, jika terdapat
kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan diperoleh.
n. Informasi Segmen
Perusahaan mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis dan menggunakan “pendekatan
manajemen” dalam menyajikan informasi segmen menggunakan dasar yang sama seperti halnya
pelaporan internal. Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal
yang disampaikan kepada pengambil keputusan operasional. Dalam hal ini pengambil keputusan
operasional yang mengambil keputusan strategis adalah Direksi.
o. Laba Per Saham Dasar
Perusahaan menghitung jumlah laba per saham dasar atas laba rugi yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa dan, jika disajikan, laba rugi dari operasi yang dilanjutkan yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa tersebut.
p. Transaksi Pihak Berelasi
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan ketentuan PSAK No. 7
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan pelapor.
1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan pelapor jika orang
tersebut:
a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan pelapor; atau
c. Personil manajemen kunci Perusahaan pelapor.
16
Page 20
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2) Suatu Perusahaan berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
a. Perusahaan dan Perusahaan pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
b. Satu Perusahaan adalah Perusahaan asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
Perusahaan asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha,
yang mana Perusahaan lain tersebut adalah anggotanya).
c. Kedua Perusahaan tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
d. Satu Perusahaan adalah ventura bersama dari Perusahaan ketiga dan entitas yang lain adalah
Perusahaan asosiasi dari Perusahaan ketiga.
e. Perusahaan tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
satu Perusahaan pelapor atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan pelapor. Jika
Perusahaan pelapor adalah Perusahaan yang menyelenggarakan program tersebut, maka
Perusahaan sponsor juga berelasi dengan Perusahaan pelapor.
f. Perusahaan yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
angka (i).
g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (i) (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
Sifat dan besarnya transaksi dengan pihak-pihak yang mana Perusahaan mempunyai kemampuan untuk
mengendalikan, atau dengan pihak yang mana entitas mempunyai pengaturan khusus atau transaksi yang
signifikan dan juga apakah transaksi telah dilakukan atau dengan kondisi dan syarat sebagaimana
dilakukan dengan pihak yang berelasi telah diuraikan dalam laporan keuangan.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan
liabilitas, pengungkapan nilai aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, serta jumlah
pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Estimasi, asumsi dan pertimbangan akan dievaluasi
secara berkelanjutan dan didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lainnya, termasuk
harapan peristiwa di masa mendatang yang memungkinkan.
Perusahaan telah mengidentifikasi kebijakan akuntansi penting berikut ini dimana pertimbangan, estimasi
dan asumsi signifikan telah dibuat dan dimana hasil actual dapat berbeda dari estimasi tersebut
berdasarkan asumsi dan kondisi yang berbeda dan secara material dapat mempengaruhi hasil keuangan
atau posisi keuangan yang dilaporkan di periode mendatang. Rincian lebih lanjut mengenai sifat dari
asumsi-asumsi dan kondisi-kondisi tersebut dapat ditemukan dalam catatan yang relevan atas laporan
keuangan.
17
Page 21
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan berdasarkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 71. Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan
diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti diungkapkan pada Catatan 2.
Taksiran nilai realisasi neto persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
Nilai realisasi neto untuk persediaan yang telah selesai ditentukan berdasarkan keadaan pasar dan harga
yang tersedia pada tanggal pelaporan dan ditentukan oleh Perusahaan sesuai dengan transaksi pasar
terkini.
Nilai realisasi neto untuk persediaan dalam penyelesaian ditentukan berdasarkan harga pasar pada tanggal
pelaporan untuk persediaan sama yang telah selesai, dikurangi dengan taksiran biaya penyelesaian
konstruksi dan taksiran nilai waktu uang sampai dengan tanggal penyelesaian persediaan.
Menilai jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang
tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar,
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali
dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi.
Jumlah terpulihkan aset nonkeuangan didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai prospek
pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan mengenai
pendapatan masa depan. Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak material
terhadap pengukuran jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan nilai
yang sudah dibukukan.
Menentukan pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah
akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Penyusutan aset tetap
Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor
seperti kondisi teknis dan perkembangan teknologi di masa depan.
18
Page 22
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Perusahaan akan menyesuaikan beban penyusutan jika masa manfaatnya berbeda dari estimasi
sebelumnya atau manajemen akan menghapusbukukan atau melakukan penurunan nilai atas aset yang
secara teknis telah usang atau aset non-strategis yang dihentikan penggunaannya atau dijual.
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap adalah 4-8
tahun. Umur masa manfaat ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana
Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan
mungkin direvisi.
19
Page 23
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Kas 513.001.886 341.299.649
Bank
Rupiah
PT Bank Permata Tbk 1.880.461.549 131.317.178
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 522.901.940 3.878.221.129
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 6.647.260 2.682.643
PT Bank Victoria Syariah 245.461.713 245.709.713
PT Bank Commonwealth 31.047.916 31.137.916
PT Bank UOB Indonesia 11.213.359 11.528.359
PT Bank MNC Internasional Tbk. 1.957.904 2.182.904
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. 1.687.727 1.867.727
PT Bank Central Asia Tbk 9.788.237 1.453.118
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 3.000.000 1.000.000
PT Indonesia Eximbank 72.076 72.075
Sub total 2.714.239.681 4.307.172.762
Dollar Amerika
PT Bank MNC Internasional Tbk. - 89.164.624
PT Bank UOB Indonesia 15.000.000 15.000.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 13.311.986 13.883.079
PT Bank CIMB Niaga Tbk. 91.645.616 3.704.587
PT Bank Permata Tbk. 161.920 161.920
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 146.196 146.196
PT Bank Commonwealth 2.738.785 2.932.259
Sub total 123.004.503 124.992.665
Total Kas dan Setara Kas 3.350.246.070 4.773.465.076
Tidak ada kas dan setara kas yang ditempatkan kepada pihak berelasi.
20
Page 24
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan)
30 September 2023 31 Desember 2022
Tingkat Bunga deposito berjangka dan
on call pertahun
Rupiah 3,00% - 4,35% 2,05% - 6,05%
Dollar Amerika Serikat 2,40% - 3,00% 0,45 % - 4,00%
5. PIUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Rupiah
PT Swadaya Graha 38.989.678.571 38.989.678.571
PT Legon Pari 18.810.166.667 18.810.166.667
PT Komatsu Indonesia 11.764.577.732 9.902.853.379
PT Pama Persada Nusantara 6.653.504.929 6.653.504.929
PT Hino Motors Sales Indonesia 5.056.050.001 11.682.750.000
PT Indo Truck Utama 4.022.215.000 1.787.100.000
PT Bangun Bejana Baja 3.520.766.376 3.520.766.376
RDMP Balikpapan JO 2.668.824.868 1.489.050.751
Victor Dua Tiga Mega 2.585.343.167 2.585.343.167
PT Pindad (Persero) 2.241.507.234 2.241.507.234
KSO Haka Modern Mitra 2.132.603.018 2.132.603.018
PT Eman Mulia Perkasa 2.082.590.705 2.082.590.705
PT Borneo Mitra Strategi 1.458.810.342 -
PT Krakatau Engineering 1.362.354.539 -
PT Hutama Karya 1.114.989.398 1.114.989.398
PT Chakra Jawara 1.024.047.883 291.447.883
PT Mitra Profitamas Motor 797.500.000 797.500.000
PT Manna Jaya 735.870.359 735.870.359
PT Caturpilar Perkasa 583.058.000 583.058.000
PT. Dayamitra Telekomunikasi 549.866.099 549.866.099
PT Arkha Jasa Mekanika 492.190.394 492.190.394
PT Hutama Modern 402.353.969 402.353.969
21
Page 25
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)
PT Caturpilar Tuju Wali Wali 341.400.000 341.400.000
PT Eptco Dian Persada 289.986.314 289.986.314
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 200.000.200 200.000.200
PT Lonceng Kencana Perkasa 187.867.500 187.867.500
PT Huawei Tech Investment 77.740.186 77.740.186
Lain-lain 5.035.587.152 5.157.635.306
Sub Total 115.181.450.602 113.099.820.404
Dollar Amerika
S-Tank Engineering Co.,Ltd. 2.712.945.793 2.631.868.449
Total Piutang Usaha
Cadangan penurunan nilai piutang usaha (Catatan 24) (33.218.153.500) (33.218.153.500)
Piutang Usaha - Neto 84.676.242.898 82.513.535.353
30 September 2023 31 Desember 2022
Mutasi atas cadangan penurunan nilai piutang:
Saldo awal 33.218.153.500 33.218.153.500
Penambahan - -
Saldo Akhir 33.218.153.500 33.218.153.500
Berdasarkan hasil penelaahan atas penurunan nilai piutang usaha pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan
bahwa cadangan penurunan nilai piutang usaha cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul dari
tidak tertagihnya piutang usaha.
22
Page 26
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)
Rincian piutang usaha berdasarkan kelompok umur adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Lancar 12.027.007.019 35.649.898.264
Jatuh tempo 1 - 30 hari 8.418.586.232 6.284.692.556
Jatuh tempo 31 - 60 hari 3.349.855.194 2.968.122.503
Jatuh tempo 61 - 90 hari 860.673.256 566.729.012
Jatuh tempo lebih dari 91 hari 93.238.274.694 70.262.246.518
117.894.396.395 115.731.688.853
Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 terdapat piutang usaha yang digunakan sebagai jaminan atas
utang bank (lihat Catatan 13).
6. PERSEDIAAN
30 September 2023 31 Desember 2022
Bahan baku 45.340.451.946 40.359.233.535
Bahan pembantu 14.447.692.844 9.730.848.386
Barang jadi 18.037.556.841 1.760.291.878
Barang dalam proses 24.267.442.921 53.314.887.553
Total 102.093.144.552 105.165.261.352
Perusahaan tidak melakukan penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal 30 September 2023 dan
2022.
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya menggunakan jasa asuransi dari
PT Asuransi Binagriya Upakara pada tahun 2022 dengan nilai total sebesar Rp 5.000.000.000.
Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
yang dapat timbul dari risiko tersebut.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 terdapat persediaan yang digunakan sebagai jaminan atas utang
Bank (lihat Catatan 13).
23
Page 27
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DIMUKA
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Proyek 74.937.881.714 74.912.881.714
Pembelian 1.066.163.037 1.065.863.037
Jaminan 11.533.249
Total 76.004.044.751 75.990.278.000
Uang muka proyek pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2020, merupakan pembayaran dimuka
kepada pemasok atas pembelian bahan baku dan bahan pembantu yang digunakan untuk pekerjaan atas
proyek-proyek Perusahaan antara lain RDMP Jo Balikpapan, Manggarai, Supply, Fabrication, dan Installation of
Steel Structure Package 1 - 3 JTB Project.
Uang muka dan biaya dibayar dimuka lain-lain merupakan uang muka pembelian barang konsumabel dan uang
muka operasional yang belum dipertanggung jawabkan.
8. ASET TETAP
Saldo Saldo
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 30 September 2023
Biaya Perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 21.910.047.978 - - 21.910.047.978
Bangunan 38.124.094.874 - - 38.124.094.874
Kendaraan 53.880.589.000 - - 53.880.589.000
Mesin dan peralatan pabrik 139.341.185.752 5.480.000 - 139.346.665.752
Inventaris kantor 1.764.896.332 - - 1.764.896.332
Sub total 255.020.813.936 5.480.000 - 255.026.293.936
Sewa Pembiayaan
Kendaraan 21.996.440.000 - - 21.996.440.000
Total Biaya Perolehan 277.017.253.936 5.480.000 - 277.022.733.936
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 24.715.404.331 1.387.528.558 - 26.102.932.889
Kendaraan 37.789.627.260 4.348.213.969 - 42.137.841.229
Mesin dan peralatan pabrik 119.088.101.099 5.746.053.512 - 124.834.154.611
Inventaris kantor 1.664.310.341 26.984.102 - 1.691.294.443
Sub total 183.257.443.031 11.508.780.140 - 194.766.223.171
Sewa Pembiayaan
Kendaraan 21.668.580.625 73.617.188 - 21.742.197.813
Total Akumulasi Penyusutan 204.926.023.656 11.582.397.328 - 216.508.420.983
Jumlah Tercatat 72.091.230.280 60.514.312.953
24
Page 28
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP (Lanjutan)
Saldo Saldo
1 Januari 2022 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 21.910.047.978 - - 21.910.047.978
Bangunan 38.120.534.874 3.560.000 - 38.124.094.874
Kendaraan 53.880.589.000 - - 53.880.589.000
Mesin dan peralatan pabrik 136.106.178.076 3.235.007.676 - 139.341.185.752
Inventaris kantor 1.725.831.332 39.065.000 - 1.764.896.332
Sub total 251.743.181.260 3.277.632.676 - 255.020.813.936
Sewa Pembiayaan
Kendaraan 21.996.440.000 - - 21.996.440.000
Total Biaya Perolehan 273.739.621.260 3.277.632.676 - 277.017.253.936
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan 22.902.624.831 1.812.779.500 - 24.715.404.331
Kendaraan 31.992.008.636 5.797.618.624 - 37.789.627.260
Mesin dan peralatan pabrik 110.863.856.474 8.224.244.625 - 119.088.101.099
Inventaris kantor 1.630.298.761 34.011.580 - 1.664.310.341
Sub total 167.388.788.702 15.868.654.329 - 183.257.443.031
Sewa Pembiayaan
Kendaraan 20.465.674.895 1.202.905.730 21.668.580.625
Total Akumulasi Penyusutan 187.854.463.597 17.071.560.059 - 204.926.023.656
Jumlah Tercatat 85.885.157.663 72.091.230.280
Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Beban langsung (Catatan 17) 11.512.395.145 16.978.223.815
Beban usaha 70.002.183 93.336.244
Total 11.582.397.328 17.071.560.059
25
Page 29
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP (Lanjutan)
Aset bangunan pabrik dan kantor merupakan aset yang berdiri diatas tanah berlokasi di Jalan Lanbau dan Jalan
Bumi Pabuaran – Bogor Jawa Barat Seluas 17.439 m2.
Aset tetap mesin dan bangunan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya. Pada tahun 2022,
Perusahaan menggunakan jasa asuransi dari PT Asuransi Bintang, Tbk dengan nilai total pertanggungan Rp
174.856.921.950.
Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
yang dapat timbul dari resiko tersebut.
Berdasarkan hasil penelaahan, manajemen Perusahaan berkeyakinan tidak ada situasi atau keadaan yang
mengindikasikan penurunan nilai aset tetap.
Aset tetap berupa mesin dan bangunan telah dijaminkan atas utang Bank (lihat Catatan 13).
9. UTANG USAHA
Akun ini merupakan utang usaha kepada:
30 September 2023 31 Desember 2022
Rupiah
PT Multi Bangun Sejahtera 14.758.531.054 33.050.880.004
PT Sinarindo Megah Perkasa 4.025.469.301 4.397.917.301
PT Hyva Indonesia 3.403.416.715 2.779.643.011
PT Krakatau Wajatama 3.111.888.330 -
PT Krakatau Steel 2.097.739.125 -
PT Synergy Jayatama 1.857.386.823 1.857.386.823
PT Wahana Sentra Niaga 1.653.885.980 1.746.596.383
PT Paradise Perkasa 1.607.455.350 2.507.455.350
PT Indoglobal Traktor 1.343.100.000 -
PT Adhiyaksa Daya Sentosa 1.174.578.900 1.174.578.900
PT Multi Sukses Mandiri 622.249.072 622.249.072
PT Multi Gapura Pembangunan Semesta 494.501.916 4.510.956.338
PT Union Tetap Jaya 482.994.041 429.061.916
PT Prima Hokarbon Internusa 463.221.837 -
PT Fanah Jaya Maindo 454.019.824 454.019.824
PT Zink Power Austrindo 394.966.643 328.439.415
PT Hanwa Indonesia 392.661.922 448.661.922
PT Petrotec Air Power 338.550.000 338.550.000
PT Pendawa Jaya Abadi 327.400.000 327.400.000
26
Page 30
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. UTANG USAHA (Lanjutan)
30 September 2023 31 Desember 2022
PT Mitra Logam Pratama 299.946.001 299.946.001
PT Kinmasaru Ranggun Mandiri 273.826.729 2.575.627.205
PT Industri Vendopaint Indonesia 247.521.600 -
PT Pelita Jaya 246.402.897 565.150.299
PT Arthanindo cemerlang 225.967.206 225.967.206
PT Hamasa Steel Centre 210.439.001 210.439.001
Lain-lain 4.873.548.126 8.811.315.769
Sub Total 45.381.668.393 67.662.241.739
Dollar Amerika Serikat
PT Indoprima Mandiri Utama 397.139.554 399.607.461
PT Cipta Satria Informatika 206.867.061 191.158.235
PT Bima Bisalloy 81.697.812 87.944.290
PT Quadra Solution 95.691.770 88.425.242
PT Istpro Inti Nusa 26.521.864 24.507.878
Trimble Solution 5.123.256 4.734.213
Sub total 813.041.316 796.377.319
Euro
PT Optimus Machinery 450.218.585 444.499.188
Total Utang usaha 46.644.928.294 68.903.118.246
Berikut ini rincian utang usaha berdasarkan kelompok umur sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Lancar 10.835.790.628 12.703.558.133
Jatuh tempo 1 - 30 hari - 17.198.023.706
Jatuh tempo 31 - 60 hari - 4.011.184.137
Jatuh tempo 61 - 90 hari - 4.800.684.321
Jatuh tempo lebih dari 91 hari 35.809.137.666 30.189.667.949
Total 46.644.928.294 68.903.118.246
27
Page 31
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. BEBAN AKRUAL
30 September 2023 31 Desember 2022
Bunga pinjaman bank 48.968.331.754 50.893.331.755
Denda Utang sewa pembiayaan 800.000.000 800.000.000
Gaji 1.126.207.514 753.862.901
BPJS 6.873.738 6.873.738
Lainnya - 1.028.157.500
Total 50.901.413.006 53.482.225.894
Akrual denda pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 merupakan beban yang timbul terkait solusi
penyelesaian yang ditawarkan Perusahaan kepada lembaga pembiayaan atas penarikan dan penjualan
aset pembiayaan. Bunga pinjaman bank merupakan beban bunga atas pinjaman bank yang belum
dibayarkan oleh Perusahaan yang terdiri dari beban bunga PT Indonesia Exim Bank dan PT Bank MNC
Internasional dengan rincian sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
PT Indonesia Exim Bank 37.322.562.357 39.247.562.358
PT Bank MNC Internasional 11.645.769.397 11.645.769.397
Total 48.968.331.754 50.893.331.755
11. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
30 September 2023 31 Desember 2022
PPh Psl 28 A 259.687.524 259.687.524
PPh Pasal 23 2.070.261.040 1.543.659.486
Total 2.329.948.564 1.803.347.010
b. Utang Pajak
30 September 2023 31 Desember 2022
Pajak Penghasilan
PPN Keluaran 20.312.541.758 14.809.704.466
PPN SKP/STP 1.398.873.915 1.341.174.725
Pasal 23 34.602.294
Pasal 29 3.947.598
Total 21.711.415.673 16.189.429.083
28
Page 32
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (Lanjutan)
c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
30 September 2023 31 Desember 2022
Pajak kini - -
Pajak tangguhan - (869.886.288)
Neto - (869.886.288)
d. Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan dengan taksiran laba kena pajak
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain 9.690.398.587 6.949.950.276
Beda temporer
Beban imbalan kerja - 545.417.587
(Laba) rugi aktuaria - 11.430.451
Beban penyisihan piutang tak tertagih - (5.154.844.789)
Sewa guna usaha (16.382.813) 1.052.905.728
Sub total (16.382.813) (3.545.091.023)
Beda tetap
Pendapatan bunga - -
Entertainment 26.441.000 5.050.939.429
Lain-lain 16.975.000 (8.560.981.757)
Sub total 43.416.000 (3.510.042.328)
Taksiran laba kena pajak 9.717.431.774 (105.183.075)
Kompensasi rugi fiskal 9.717.431.774 -
Akumulasi Kerugian Fiskal - (105.183.075)
Beban pajak kini - -
Kredit pajak:
Pajak penghasilan pasal 23 - -
Utang Pajak Penghasilan Pasal 29 - -
29
Page 33
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (Lanjutan)
Taksiran laba kena pajak hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan
Tahunan Pajak Penghasilan Badan Perusahaan.
e. Pajak Tangguhan
Dikreditkan ke
Penghasilan
Saldo Dikreditkan ke Komprehensif Saldo
1 Januari 2023 Laba Rugi Lain 30 September 2023
Liabilitas imbalan kerja 780.082.524 - - 780.082.524
Penyisihan piutang tak tertagih 7.307.993.770 - - 7.307.993.770
Sewa guna usaha 1.702.934.605 - - 1.702.934.605
Aset Pajak Tangguhan 9.791.010.898 - - 9.791.010.900
Dikreditkan ke
Penghasilan
Saldo Dikreditkan ke Komprehensif Saldo
1 Januari 2022 Laba Rugi Lain 31 Desember 2022
Liabilitas imbalan kerja 715.027.519 62.540.306 2.514.699 780.082.524
Penyisihan piutang tak tertagih 8.442.059.624 (1.134.065.854) - 7.307.993.770
Sewa guna usaha 1.471.295.345 231.639.260 - 1.702.934.605
Aset Pajak Tangguhan 10.628.382.487 (839.886.288) 2.514.699 9.791.010.900
30
Page 34
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (Lanjutan)
f. Surat Ketetapan Pajak
Daftar Sisa Tagihan Pajak
Berdasarkan daftar sisa pajak terutang dari Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi, Perusahaan masih
memiliki kewajiban perpajakan dengan rincian sebagai berikut:
Tanggal
Nomor SKP/STP Tanggal Terbit Jatuh Tempo Sisa Tagihan Pajak
00019/206/11/431/15 2015 01/06/2016 661.412.873
00163/207/11/431/15 2015 01/06/2016 175.815.229
00002/109/11/431/17 2017 16/05/2017 283.652.119
00003/109/11/431/17 2017 16/05/2017 583.988.960
00534/207/16/431/18 26/06/2018 28/07/2018 1.566.874.833
Total 3.271.744.014
Pada tahun 2018 Perusahaan telah menerima Surat Ketetapan Pajak (SKP) dan Surat Tagihan Pajak
(STP) dari Direktorat Jenderal Pajak KPP Pratama Depok atas pemeriksaan pajak penghasilkan
dengan rincian sebagai berikut:
Tanggal
Nomor SKP/STP Tanggal Terbit Jatuh Tempo Sisa Tagihan Pajak
00023/201/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 112.875.444
00051/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.184.000
00052/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.184.000
00053/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.184.000
00054/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.184.000
00055/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.184.000
00056/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.184.000
00057/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.152.000
00058/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.136.000
00059/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.120.000
00060/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.104.000
00061/240/16/412/18 13/07/2018 12/08/2018 1.088.000
Total 125.579.444
31
Page 35
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (Lanjutan)
Pada tangal 31 Januari 2017 Perusahaan mendapatkan surat teguran No.ST00123/WPJ.33/KP.0604/2017
yang dikeluarkan oleh DJP KPP Pratama Depok Cimanggis, atas objek pajak sebagai berikut:
Nomor Produk Hukum Tahun Pajak Pokok (SKP) Sanksi (SKP) Jumlah (SKP)
00004/201/12/412/16 2012 625,186,871 300,089,698 925,276,569
00001/203/11/412/16 2011 29,006,855 13,923,290 42,930,145
00001/201/11/412/16 2011 80,523,200 38,651,136 119,174,336
Total 1,087,381,050
12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Akun ini merupakan utang pembiayaan atas kendaraan kepada:
30 September 2023 31 Desember 2022
Rupiah
PT Bank Victoria Syariah 247.714.949 337.714.949
PT Dipo Star Finance 127.888.001 127.888.001
Sub total 375.602.950 465.602.950
Dollar Amerika
PT Chandra Sakti Utama Leassing 800.000.000 800.000.000
PT Indomobil Finance Indonesia 4.886.048.691 4.886.048.691
Sub total 5.686.048.691 5.686.048.691
Total 6.061.651.641 6.151.651.641
Dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun - 0
Bagian Jangka Panjang 6.061.651.641 6.151.651.641
PT Bank Victoria Syariah
Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. 012/OL-BVIS/COMM/IX/13 tanggal 30 September 2013
antara Perusahaan dengan PT Bank Victoria Syariah, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai
berikut:
32
Page 36
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (Lanjutan)
Penggunaan fasilitas : Take Over Fasilitas PT Yustika Utama Energi
Jenis aset : Dua Unit Excavator Kobelco HD SK480LC-8 Super X
Pembiayaan : Rp4.425.000.000
Harga beli bank : Rp4.425.000.000
Harga jual bank : Rp5.522.186.831
Bunga : 15%
Jangka waktu : 36 bulan
Jadual angsuran pokok atas pinjaman pembiayaan kepada PT Bank Victoria Syariah, yang telah jatuh
tempo sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan belum terdapat restrukturisasi jadual
angsuran pinjaman.
PT Dipo Star Finance
Berdasarkan surat No. 0026296/2/01/11/2014 tanggal 26 Januari 2015 antara Perusahaan dengan PT Dipo
Star Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :
Jenis aset : Mitsubishi L200 Strada E-2 Double Cab CR-HD-X Triton TH.2014 Plat Hitam
Harga perolehan : Rp900.000.000
Pembiayaan : Rp720.000.000
Uang muka : Rp180.000.000
Bunga : 5% Flat
Jangka waktu : 24 bulan
Jadual angsuran pokok atas pinjaman pembiayaan kepada PT Dipo Star Finance, yang telah jatuh tempo
sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan belum terdapat restrukturisasi jadual angsuran
pinjaman.
PT Indomobil Finance Indonesia
Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. 00008/CAD-FLEET/III/14 tanggal 12 Mei 2014 antara
Perusahaan dengan PT Indomobil Finance Indonesia, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai
berikut :
Penjual/Supplier : PT Mitra Profitamas Motor
Jenis Aset : 10 Unit Hino ZY5041 8X4 700
Pembiayaan : USD138.061/unit
Imbalan Jasa : USD20.004,92
Jangka Waktu : 36 Bulan
Berdasarkan perjanjian diatas diketahui bahwa pada akhir masa sewa guna usaha, Perusahaan
mempunyai hak opsi untuk membeli aset tersebut atau untuk memperpanjang masa sewa guna usaha.
33
Page 37
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (Lanjutan)
PT BTMU – BRI Finance
a. Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. F035522 tanggal 26 November 2013 antara Perusahaan
dengan PT BTMU – BRI Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :
Penjual/Supplier : PT Tri Swardana Utama
Jenis Aset : Delapan Unit Mercedes Benz Actros 3939K+ (2013)
Pembiayaan : USD168.300/unit
Imbalan Jasa : USD1.000.000
Jaminan : USD346.400
Imbalan jasa : SIBOR (6M) + per tahun
Jangka Waktu : 36 Bulan
b. Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. F036897 tanggal 20 Oktober 2014 antara Perusahaan
dengan PT BTMU – BRI Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :
Penjual/Supplier : PT Tri Swardana Utama
Jenis Aset : Man TGS 40 480
Jumlah : 10 Unit
Tahun : 2 unit 2012, 5 unit 2013 dan 3 unit 2012
Harga perolehan : USD1.482.800
Jangka Waktu : 36 Bulan
c. Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. F036895 tanggal 24 Oktober 2014 antara Perusahaan
dengan PT BTMU – BRI Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :
Penjual/Supplier : PT Tri Swardana Utama
Jenis Aset : Dua Unit Komatsu Bulldozer D85E-SS-2
Harga perolehan : USD517.000
Uang muka 20% : USD103.400
Pembiayaan : USD413.600
Imbalan Jasa : Berdasarkan Rate H-3
Jangka Waktu : 36 Bulan
Berdasarkan perjanjian diatas diketahui bahwa pada akhir masa sewa guna usaha, Perusahaan
mempunyai hak opsi untuk membeli aset tersebut atau untuk memperpanjang masa sewa guna usaha.
Berdasarkan Novasi perjanjian No. 009LA2017011 tanggal 19 Juli 2017 antara BRI-Finance (“BRIF”)
dengan PT Victor Dua Tiga Mega (“VDTM”) (selanjutnya disebut “Perjanjian Pengalihan Hak dan
Kewajiban”) telah terjadi pengalihan hak dan kewajiban dari Perseroan kepada VDTM yang akan
mengambil alih dan mengoperasikan barang modal serta menjalankan kewajiban pembayaran uang
sewa guna usaha kepada BRIF Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh VDTM berdasarkan surat
keterangan yang dikeluarkan oleh VDTM kepada pihak-pihak yang berkepentingan No. 024/SK/VDTM-
Legal/III/18. Perusahaan telah melepaskan aset-aset sewa guna usaha berupa Delapan Unit Mercedes
Benz Actros 3939K, Lima Unit Man TGS 40.400, Lima Unit Man TGS 40.480 dan Dua Unit Komatsu
Bulldozer D85E-SS-2 kepada PT BTMU - BRI Finance (catatan 8 dan 12).
34
Page 38
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (Lanjutan)
PT Chandra Sakti Utama Leasing (CSUL)
Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha yang dibuat antara Perusahaan dengan PT Chandra Sakti Utama
Leasing (CSUL) No.10.30.2013.08.08678 tanggal 19 Agustus 2013 yang telah diubah berdasarkan surat
No.354/CSUL/IV/2014, dan berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No.10.30.2014.04.00209 tanggal 10
April 2014 yang telah diubah berdasarkan surat No.0287/CSUL/III/2014 perincian sewa guna usaha antara
lain sebagai berikut :
Penjual/Supplier : PT Tri Swardana Utama
Jenis Aset : 10 Unit Mercedez Benz Actros 4843K (8x4) dan 7 Unit Mercedez Benz Actros
3939K (6x4)
Pembiayaan : USD1.545.775,00 dan USD966.042,00
Jangka Waktu : 31 Bulan
Berdasarkan putusan Pengadilan Niaga dengan Surat Putusan No. 62/PDT.SUS-PKPU/2016/PN dan
No. 90/PDT.SUS-PKPU/2016/PN Jakarta Pusat, CSUL telah melakukan gugatan kepada Perusahaan
terkait tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran angsuran aset pembiayaan sejak tahun 2016, didalam
putusan, Hakim memutuskan menolak semua tuntutan hak tagih CSUL kepada Perusahaan atas sisa
kewajiban pembayaran yang dianggap oleh CSUL belum dibayarkan, dikarenakan tagihan tersebut tidak
dapat dibuktikan secara sederhana. CSUL menganggap Perusahaan masih memiliki sisa kewajiban yang
masih harus dibayarkan, sementara Perusahaan menyatakan CSUL telah melakukan penjualan atas
seluruh objek leasing dan hasil penjualan objek leasing tersebut telah melebihi seluruh kewajiban
Perusahaan kepada CSUL berdasarkan Perjanjian Leasing CSUL I dan Perjanjian Leasing CSUL II,
sehingga Perusahaan tidak memiliki kewajiban pembayaran apapun kepada CSUL. Dikarenakan tuntutan
CSUL mengenai sisa kewajiban telah dibantah oleh Perusahaan, maka diperlukan adanya pembuktian dari
CSUL mengenai sisa kewajiban Perusahaan tersebut. Oleh karena itu masih ada upaya hukum yang dapat
dilakukan CSUL terhadap Perusahaan yaitu mengajukan gugatan Perdata terhadap Perusahaan pada
Pengadilan Negeri sebagaimana diamanahkan dalam Pasal 25 ayat (2) syarat dan ketentuan Perjanjian
Leasing CSUL I dan Perjanjian Leasing CSUL II. Namun demikian, sampai dengan tanggal diterbitkannya
laporan keuangan CSUL tidak melakukan pengajuan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri.
Perusahaan dengan CSUL telah beberapa kali melakukan komunikasi guna mencapai kesepakatan dalam
penyelesesian permasalahan tersebut diatas, terakhir, berdasarkan komunikasi dan pembahasan antara
Manajemen Perusahaan dengan CSUL, melalui surat Nomor 049/LIT/HO/CSUL/VI/2019 tanggal 13 Juni
2019, CSUL memberikan persetujuan penyelesaian kewajiban Perusahaan senilai Rp5.000.000.000
(catatan 8 dan 29).
Semua utang sewa pembiayaan tersebut diatas, merupakan transaksi kepada pihak ketiga.
35
Page 39
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK
30 September 2023 31 Desember 2022
PT Indonesia Exim Bank 194.576.093.604 200.556.868.439
PT Bank MNC Internasional Tbk 30.665.795.100 30.665.795.100
Total Utang Bank 225.241.888.704 231.222.663.539
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
satu tahun 33.820.575.143 34.120.575.143
Bagian Jangka Panjang 191.421.313.561 197.102.088.396
PT Indonesia Exim Bank
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Indonesia Exim Bank berdasarkan Perjanjian Kredit Modal
Kerja Ekspor No. 60 tanggal 20 Mei 2013 yang dibuat dihadapan Notaris Sri Rahayuningsih, SH. Perjanjian
kredit tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan. Berdasarkan surat No. BS.0079/RSA/06/2016
tanggal 9 Juni 2016 dan surat No. BS.0083/RSA/06/2016 tanggal 28 Juni 2016, Perusahaan dan PT
Indonesia Exim Bank setuju untuk melakukan penurunan suku bunga dan perubahan (konversi) valuta
mata uang seluruh fasilitas pembiayaan atas nama PT Arkha Jayanti Persada Tbk. dari valuta Dolar
Amerika Serikat (USD) menjadi valuta Rupiah (IDR) dengan menggunakan nilai tukar/kurs USD ke IDR
sesuai pada saat dilakukannya penandatanganan Perjanjian Restrukturisasi (1 USD = Rp13.345). Terakhir,
berdasarkan surat No. BS.0107/RSA/03/209 tanggal 29 Maret 2019, Perusahaan dan PT Indonesia Exim
Bank setuju untuk melakukan perubahan jadwal angsuran dan perubahan covenant pinjaman. Rincian
fasilitas kredit setelah restrukturisasi adalah sebagai berikut:
a. Jenis Kredit : Modal Kerja Ekspor - I
Sifat Kredit : Non Revolving
Nilai Plafond : Rp26.428.989.838
Suku Bunga : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
Jatuh tempo : 30 September 2028
Ketentuan KMKE 1
Digunakan untuk pembiayaan modal kerja industri komponen alat berat (Take Over dari CIMB niaga &
Tambahan Modal Kerja)
b. Jenis Kredit : Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - II
Sifat Kredit : Revolving
Nilai Plafond : Rp94.395.998.555
Suku Bunga : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
Jatuh tempo : 30 September 2028
Ketentuan KMKE 2
Modal Kerja Untuk Pembuatan komponen alat-alat berat
36
Page 40
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
c. Jenis Kredit : Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - III
Sifat Kredit : Tetap
Nilai Plafond : Rp39.643.848.757
Suku Bunga : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
Jatuh tempo : 30 September 2028
d. Jenis Kredit : Pembiayaan Investasi Ekspor - I
Sifat Kredit : Tetap
Nilai Plafond : Rp51.870.529.302
Suku Bunga : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
Jatuh tempo : 30 September 2028
e. Fasilitas Kredit Investasi Ekspor - II dengan nilai plafond USD2.800.000 dihapuskan.
f. Jenis Kredit : Tunggakan Bunga yang dijadwalkan atas Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - I, II & III
Sifat Kredit : Non Revolving
Nilai Plafond : Rp26.137.887.428
Suku Bunga : Tidak dikenakan suku bunga
Jatuh tempo : 28 September 2028
g. Jenis Kredit : Tunggakan Bunga Yang Dijadwalkan atas Pembiayaan Investasi Ekspor - I
Sifat Kredit : Non Revolving
Nilai Plafond : Rp8.659.297.063
Suku Bunga : Tidak dikenakan suku bunga
Jatuh tempo : 28 September 2028
h. Jenis Kredit : Bunga Yang Ditangguhkan atas Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - I, II dan III
Sifat Kredit : Non Revolving
Nilai Plafond : Rp3.260.989.565
Suku Bunga : Tidak dikenakan suku bunga
Jatuh tempo : 28 September 2028
i. Jenis Kredit : Bunga Yang Ditangguhkan atas Pembiayaan Investasi Ekspor - I
Sifat Kredit : Non Revolving
Nilai Plafond : Rp1.016.458.535
Suku Bunga : Tidak dikenakan suku bunga
Jatuh tempo : 28 September 2028
Jaminan:
a. Satu bidang tanah dan bangunan, SHGB No. 665 yang berlokasi Perumahan Jatijajar, Kecamatan
Cimanggis, Kabupaten Bogor, dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar
Rp511.800.000
37
Page 41
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
b. Satu bidang tanah dan bangunan, SHM No. 19 yang berlokasi di Perumahan Duren Village Blok C4
No. 12C, Kelurahan Sudimara Selatan, dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar
Rp412.890.000
c. Satu bidang tanah dan pabrik, SHM No. 10571 yang berlokasi di Desa Pabuaran, Kecamatan Cibinong,
Bogor, dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar Rp6.467.641.000
d. Tujuh bidang tanah dan bangunan pabrik terdiri dari SHM No. 1321, 1322, 1405, 1324, 1325, 1326 dan
1327 yang berlokasi di Karang Asem Barat dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar
Rp32.514.800.000
e. Enam bidang tanah dan bangunan pabrik terdiri dari SHM No. 159, 160, 161, 162, 163 dan 164 yang
berlokasi di Cimahi dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar Rp43.198.270.000
f. Satu bidang tanah dan pabrik dengan nilai Rp23.750.000.000
g. Fidusia atas mesin dan peralatan pabrik milik Perusahaan yang berlokasi di Pabuaran dengan nilai
Rp10.005.729.000
h. Fidusia atas mesin dan peralatan pabrik milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Lanbau No. 8 dengan
nilai Rp25.824.450.000
i. Fidusia atas mesin dan peralatan pabrik milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Kosambi Curug
dengan nilai Rp26.973.810.000.
j. Fidusia atas mesin milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Lanbau No. 8 dengan nilai Rp9.500.000.000
k. Fidusia atas mesin milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Kosambi Curug dengan nilai
Rp33.250.000.000
l. Fidusia atas seluruh piutang milik Perusahaan dengan nilai Rp10.000.000.000
m. Fidusia atas seluruh persediaan milik Perusahaan dengan nilai Rp10.000.000.000
n. Fidusia atas seluruh utang milik Perusahaan dengan nilai Rp100.000.000.000
o. Fidusia atas seluruh persediaan barang berupa alat baja milik Perusahaan yang berlokasi di Jl.
Kampung Padurenan dengan nilai Rp80.000.000.000
p. Corporate Guarantee atas nama Perusahaan.
q. Personal Guarantee atas nama Tatit Jatmiko.
r. Personal Guarantee atas nama Dwi Hartanto.
s. Personal Guarantee atas nama Lasmini Nurhayati Novi.
Selama Debitur masih memiliki kewajiban membayar kepada Kreditur dan/atau selama jangka waktu
Perjanjian Kredit, maka tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Kreditur, Debitur dilarang melakukan
hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan merger atau akuisisi yang dapat menghambat kewajiban pembayaran fasilitas Kredit
kepada Kreditur jika Debitur merupakan badan hukum Perusahaan Terbatas.
2. Dalam hal Debitur merupakan badan hukum Perusahaan Terbatas atau badan usaha Perusahaan
Komanditer, terkait struktur dan aset perusahaan
a. Melakukan konsolidasi usaha dan/atau penyertaan modal dan/atau pembelian saham kepada
perusahaan lain; dan/atau,
b. Mengubah anggaran dasar atau mengubah status Debitur; dan/atau,
c. Membagikan deviden atau keuntungan usaha dalam bentuk apapun juga dan/atau dalam jumlah
beberapapun juga kepada pemegang sahamnya atau pemilik modalnya; dan/atau,
38
Page 42
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
d. Mengubah atau memperbolehkan struktur permodalannya diubah; dan/atau,
e. Mengubah komposisi pemegang saham atau pemilik modal Debitur dan/atau susuna pengurus
Debitur (anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris) atau susunan pesero Debitur
(anggota pesero pengurus dan/atau anggota pesero Komanditer).
3. Syarat lainnya sesuai Syarat-syarat Umum Perjanjian Kredit PT Indonesia Exim Bank.
Hal yang harus dilakukan debitur:
1. Menyampaikan ke kreditur :
a. Laporan Keuangan yang diaudit KAP yang terdaftar sbg rekanan kreditur selambatnya 180 hari
b. Laporan Keuangan triwulan yang di tanda tangan direksi debitur yang berwenang selambatnya 60
hari kalender setelah akhir periode laporan
c. Laporan. Penilaian atas seluruh jaminan yang dijaminkan debitur (aktiva tetap) & jaminan dari
pihak ketiga yang dijaminkan
2. Memelihara D.E.R. maks. 3 kali
3. Jaga rasio persediaan barang & piutang dagang serta uang muka pembelian bahan baku min. 125%
dari baki debet KMKE 1 & 2
4. Lapor secara tertulis ke kreditur atas tambahan hutang dari bank atau lembaga pembiayaan lain
5. Pembagian deviden bisa dilakukan dahulu, dengan pemberitahuan ke kreditur paling lambat 14 hari
setelah deviden dibagi
6. Pejabat berwenang yang mewakili debitur telah melakukan pengikatan atas seluruh jaminan dalam
perjanjian kredit secara yuridis sempurna & diserahkan kreditur maks. 3 bulan sejak tanggal
penandatangan perjanjian pengikatan jaminan
Permohonan Persetujuan
Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi dan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan
dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan Rencana Transaksi, Perusahaan dengan ini mengajukan
permohonan persetujuan untuk mengubah dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka (Go
Public) dengan No 011/AJP/LO-IEB/VI/18 tanggal 28 Juni 2018.
Permohonan Perubahan
Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana IPO dan dengan mengingat status Perusahaan setelah
pelaksanaan Rencana IPO sebagai suatu perusahaan terbuka, maka Perusahaan dengan ini mengajukan
perubahan oleh Bank atas ketentuan dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan kewajiban Perusahaan
untuk mengajukan permohonan persetujuan tertulis terlebih dahulu kepada Bank sebelum melaksanakan
perubahan susunan pemegang saham Perusahaan dan untuk meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu
kepada Bank untuk membayar atau menyatakan dapat dibayar suatu deviden.
Surat permohonan perubahan negative covenant telah disampaikan kepada pihak Bank dan telah
mendapatkan persetujuan perubahan/restrukturisasi Nomor BS.0059/RSA/09/2018 tanggal 27 September
2018 dengan perubahan sebagai berikut:
39
Page 43
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
Selama Debitur masih memiliki kewajiban membayar kepada kreditur dan/atau selama jangka waktu
Perjanjian Kredit, maka tanpa pemberitahuan secara tertulis terlebihdahulu dalam jangka waktu 30 Hari
(tigapuluh) hari kalender kepada LPEI Debitur dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. Melakukan konsolidasi usaha dan/atau penyertaan modal dan/atau pembelian saham kepada
perusahaan lain; dan/atau,
b. Mengubah anggaran dasar atau mengubah status Debitur; dan/atau,
c. Membagikan deviden atau keuntungan usaha dalam bentuk apapun juga dan/atau dalam jumlah
beberapapun juga kepada pemegang sahamnya atau pemilik modalnya; dan/atau,
d. Mengubah atau memperbolehkan struktur permodalannya diubah; dan/atau,
e. Mengubah komposisi pemegang saham atau pemilik modal Debitur dan/atau susuna pengurus Debitur
(anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris) atau susunan pesero Debitur (anggota pesero
pengurus dan/atau anggota pesero Komanditer).
Berikut mutasi atas pembayaran utang bank masing-masing fasilitas:
30 September 2023 31 Desember 2022
KMKE I 3.332.669.465 1.546.484.756
KMKE II 1.626.541.214 3.354.478.446
KMKE III 1.021.564.156 1.945.816.452
KIE I - 1.849.720.347
Total Pembayaran 5.980.774.835 8.696.500.001
PT Bank MNC Internasional Tbk
Berdasarkan Surat Nomor 723/SAMG-AJP/XI18 tanggal 23 Nopember 2018 dari PT Bank MNC
Internasional Tbk ("Kreditur") mengenai Persetujuan Permohonan Addendum Atas Perubahan Susunan
Pengurus dan Permodalan dan IPO (Go Publik) PT Arkha Jayanti Persada ("Debitur"), dengan syarat dan
kondisi sebagai berikut:
1. Kreditur : PT Bank MNC International, Tbk
2. Debitur : PT Arkha Jayanti Persada, Tbk.
3. Kondisi Khusus :
a. Bank menyetujui debitur untuk melakukan IPO (Go Publik) menjadi perusahaan terbuka;
b. Dalam kaitan proses IPO tersebut Bank menyetujui untuk:
- Perubahan Anggaran Dasar Debitur.
- Perubahan Susunan Pengurus Debitur.
- Perubahan Pemegang Saham Debitur, sesuai surat debitur diatas.
c. Memberikan persetujuan bank dan merubah Negative Covenant (Tidak Diperkenankan Tanpa
Persetujuan Tertulis dari Bank) menjadi Affirmative Covenant (Diperkenankan Dengan
Pemberitahuan Secara Tertulis Kepada Bank) minimal 30 hari sebelum perubahan tersebut
dilaksanakan, dengan rincian sebagai berikut:
40
Page 44
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
- Pembagian deviden kepada pemegang saham (khususnya pemegang saham public)
- Perubahan Struktur Permodalan
- Perubahan Pemegang Saham
- Perubahan Susunan Pengurus
d. Mewajibkan Bpk. Dwi Hartanto dan Bpk. Tatit Jatmiko mempertahankan kepemilikan Mayoritas.
e. Melakukan pembayaran pokok pinjaman kepada Bank MNC sebesar Rp10 Milyar (hasil dari IPO)
paling lambat 30 hari setelah hasil IPO diterima debitur.
f. Debitur wajib menyerahkan dan melakukan pengikatan Hak Tanggungan atas Sertifikat Jaminan
SHM 1458 dan SHM 1460, yang belum diserahkan ke Bank MNC paling lambat 1 bulan sejak dana
IPO diterima debitur.
g. Debitur wajib menyerahkan dan mengupdate Jaminan Fidusia Piutang (Account Receivable) dan
Persediaan (Inventory).
4. Hal-hal Yang Wajib dilakukan Debitur (Positive Covenant) :
Tetap, merujuk kepada Pasal 6 perihal "Ketentuan Khusus", ayat 1a "Debitur Wajib melakukan hal-hal"
dalam Akta Perjanjian Kredit No. 270, 271 dan 272 tanggal 26 September 2018 yang dibuat dihadapan
Notaris Herry Sosiawan, SH, Notaris di Tangerang berikut seluruh turutannya dan seluruh
perubahannya dengan mengubah dan menambahkan point-point sebagai berikut:
a. Menyampaikan update proses IPO menjadi emiten ke Bank MNC per triwulan.
b. Menyampaikan surat pernyataan dari Direksi dan Dewan Komisaris baru (sesuai rencana IPO)
untuk tetap berkomitmen terkait pemenuhan kewajiban debitur kepada Bank MNC.
c. Jika Debitur Batal melakukan IPO, maka akan dilakukan perubahan kembali atas perubahan
positive dan negative covenant yang terkait dengan IPO.
5. Hal-hal Yang Tidak Boleh Dilakukan (Negative Covenants):
Tetap, sesuai Perjanjian Kredit Merujuk kepada Pasal 6 perihal "Ketentuan Khusus", ayat 1b "Tanpa
persetujuan Tertulis terlebih dahulu dari bank, Debitur tidak diperkenankan melakukan tindakan-
tindakan dalam Akta Perjanjian Kredit No. 270,271 dan 272 tanggal 26 September 2013 yang dibuat
dihadapan Notaris Herry Sosiawan, SH, Notaris di Tangerang berikut seluruh turutannya dan seluruh
perubahannya, kecuali yang disetujui dalam kondisi khusus diatas (point 3).
6. Struktur Pinjaman :
Outstanding : Rp33.584.572.360
Tunggakan Bunga : Rp1.849.268.911,50 (Dibayar diakhir periode)
Bunga Deffered : Rp3.009.292.035,40 (Dibayar diakhir periode)
Denda : Rp2.165.983.778,64 (Dihapuskan)
Suku Bunga : 10% pa (subject to review)
Tenor : 36 bulan (sesuai jangka waktu sebelumnya)
Pembayaran Pokok : a.Upfront : Rp 10 Milyar (paling lambat 30 hari setelah IPO)
b.Tahun I : Rp333.333.333/bulan
c.Tahun II : Rp1.000.000.000/bulan
d.Tahun III : Rp1.500.000.000/bulan
41
Page 45
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
7. Jaminan:
1. Tanah kosong rencana perluasan pabrik di Jl. Lanbau No. 8 Kampung Gudang RT.06 RW.09
Dewa Karang Asem, Kec. Citeureup, Bogor, SHM.1458, 1460 an. Dwi Hartanto sudah diserahkan
ke Bank dan SHM.1452 dan 1455 belum diserahkan ke Bank.
2. Fiducia atas Persediaan/Inventory PT Arkha Jayanti Persada Rp25 Milyar.
3. Fiducia atas Piutang/Account Receivable PT Arkha Jayanti Persada Rp25 Milyar.
4. PG an. Tatit Jatmiko, Dwi Hartanto, Lasmini N Novi.
8. Biaya-biaya : Biaya asuransi, appraisal, notaris dan seluruh biaya yang timbul dikemudian hari yang
berkaitan dengan fasilitas ini menjadi beban Debitur.
9. Ketentuan Lainnya: Tetap dan tidak berubah sesuai dengan Perjanjian Kredit terdahulu yang sudah
disepakati.
Berdasarkan surat perubahan No. 122/MNCB-AJP/PTK/Add/10/2016 tanggal 31 Oktober 2016,
Perusahaan dan PT Bank MNC Internasional Tbk setuju untuk melakukan alokasi seluruh jumlah
kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak menjadi fasilitas pinjaman baru dan melakukan perubahan
(konversi) valuta mata uang seluruh kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak atas nama PT Arkha
Jayanti Persada Tbk. dari valuta Dolar Amerika Serikat (USD) menjadi valuta Rupiah (IDR), dengan rincian
sebagai berikut:
a. Mengalokasikan seluruh jumlah kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak menjadi fasilitas
Pinjaman Transaksi Khusus 2 dan mengkonversi seluruh jumlah kewajiban pokok fasilitas kredit yang
tertunggak berdasarkan perjanjian Transaksi Khusus yaitu sebesar USD1.877.616 kedalam mata uang
Rupiah sehingga menjadi sebesar Rp24.502.888.800 dan sekaligus menggabungkan jumlah tersebut
dengan jumlah kewajiban pokok berdasarkan Pinjaman Investasi - II yaitu sebesar Rp9.687.906.300
sehingga jumlah keseluruhan kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak adalah sebesar
Rp34.190.795.100.
Jenis Kredit : Pinjaman Transaksi Khusus
Jumlah kewajiban pokok yang : USD1.877.616
tertunggak
Jumlah kewajiban bunga tertunggak : USD47.882,66
yang ditangguhkan pembayarannya
(Deffered)
Jumlah kewajiban bunga tertunggak : USD95.387,46
s.d tanggal 30 September 2016
Jenis Kredit : Pinjaman Investasi - II
Jumlah kewajiban pokok yang : Rp9.687.906.300
tertunggak
Jumlah kewajiban bunga tertunggak : Rp325.932.678
yang ditangguhkan pembayarannya
(Deffered)
Jumlah kewajiban bunga tertunggak : Rp902.702.706
s.d tanggal 30 September 2016
42
Page 46
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
Sehingga rincian fasilitas kredit setelah alokasi dan konversi (restrukturisasi) menjadi sebagai berikut:
Jenis Kredit : Pinjaman Transaksi Khusus - II
Nilai Plafond : Rp34.190.795.100
Sifat : On Liquidation Basis
Suku Bunga : 10% p.a - 12% p.a
Jangka Waktu : 1 Oktober 2016 s.d 25 April 2021
b. Mengkonversi seluruh kewajiban bunga fasilitas kredit tertunggak yang ditangguhkan pembayarannya
berdasarkan perjanjian Transaksi Khusus yaitu sebesar USD47.882,66 ke dalam mata uang Rupiah
sehingga menjadi sebesar Rp624.868.713 dan menggabungkan jumlah tersebut dengan bunga fasilitas
kredit tertunggak yang ditangguhkan pembayarannya berdasarkan Pinjaman Investasi - II yaitu sebesar
Rp325.932.678. Sehingga jumlah keseluruhan kewajiban bunga fasilitas kredit tertunggak yang
ditangguhkan pembayarannya adalah sebesar Rp950.801.391.
c. Mengkonversi seluruh kewajiban bunga fasilitas kredit yang terunggak berdasarkan perjanjian
Transaksi Khusus sampai dengan tanggal 30 September 2016 yaitu sebesar USD95.387,46 kedalam
mata uang Rupiah sehingga menjadi sebesar Rp1.244.806.353 dan menggabungkan jumlah tersebut
dengan kewajiban bunga fasilitas kredit yang tertunggak berdasarkan Pinjaman Investasi - II yaitu
sebesar Rp902.702.706. Sehingga jumlah keseluruhannya menjadi Rp2.147.509.059,43.
Jaminan :
a. Hak tanggungan atas tanah yang masih berstatus (AJB) atas nama Dwi Hartanto dan Tatit Jatmiko
yang terletak di Karang Asem Barat, Bogor.
b. Fidusia atas tagihan atas nama Perusahaan sebesar Rp25.000.000.000
c. Fidusia atas inventory atas nama Perusahaan sebesar Rp25.000.000.000
d. Fidusia atas mesin atas nama Perusahaan sebesar Rp11.375.000.000
e. Personal Guarantee dari pemegang saham sebesar plafond.
f. Cash Collateral sebesar 20% dari nilai opening letter of credit/SKBDN
Negative Covenants
1. Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari kreditur, debitur tidak diperkenankan melakukan
tindakan dibawah ini, kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur sehari-hari yang tidak
mempengaruhi kemampuan DEBITUR untuk melaksnakan:
- Menjual dan atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/memyerahkan
pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik DEBITUR baik berupa barang bergerak maupun
tidak bergerak.
- Menjaminkan/mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan DEBITUR kepada orang/pihak
lain, kecuali menjaminkan/mengagunkan kekayaan kepada KREDITUR sebagaimana termaktub
dalam perjanjian jaminan.
43
Page 47
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
- Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban membayar kepada pihak ketiga,
termasuk memberikan jaminan secara langsung maupun tidak langsung atas kewajiban pihak
ketiga.
- Memberikan pinjaman kepada atau menerima pinjaman dari pihak lain.
2. Tindakan yang berkaitan dengan struktur perusahaan debitur, namun tidak terbatas pada:
- Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur ;
- Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan (corporate structure) antara lain
peleburan, penggabungan dan pengambilalihan.
Syarat dan Ketentuan Umum Fasilitas Kredit
1. Mengasuransikan seluruh jaminan
2. Menyalurkan transaksi keuangan melalui rekening Debitur
Memberikan pada Bank setiap waktu, baik diminta maupun tidak diminta segala dokumen dan atau
transaksi/informasi/keterangan/data secara lengkap, tepat, benar dan terkini serta sesuai dengan
kedaan sebenarnya berkenaan dengan:
a. Keadaan keuangan dan usaha debitur (seperti namun tidak terbatas pada laporan keuangan)
b. Perubahan anggaran dasar berikut seluruh pengesahan, persetujuan dan atau pelaporan oleh dan
kepada pihak yang berwenang, serta pendaftaran keapda pihak berwenang
3. Menyerahkan laporan keuangan tahunan (audited) paling lambat 120 Hari
4. Menyerahkan laporan keuangan tahunan yang merupakan lampiran SPT PPh tahunan Perusahaan
5. Menyerahkan laporan penjualan, aging piutang dan persediaan per 3 bulanan
Permohonan Persetujuan
Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi dan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan
dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan Rencana Transaksi, Perusahaan dengan ini mengajukan
permohonan persetujuan untuk mengubah dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka (Go
Public) dengan No 015/AJP/LO-MNC-VI/18 tanggal 28 Juni 2018.
Permohonan Perubahan
Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana IPO dan dengan mengingat status Perusahaan setelah
pelaksanaan Rencana IPO sebagai suatu perusahaan terbuka, maka Perusahaan dengan ini mengajukan
pencabutan oleh Bank atas ketentuan dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan kewajiban Perusahaan
untuk mengajukan permohonan persetujuan tertulis terlebih dahulu kepada Bank sebelum melaksanakan
perubahan susunan pemegang saham Perusahaan dan untuk meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu
kepada Bank untuk membayar atau menyatakan dapat dibayar suatu deviden,
Surat permohonan perubahan negative covenant telah disampaikan kepada pihak Bank dan telah
mendapatkan persetujuan perubahan/restrukturisasi Berdasarkan Surat Nomor 723/SAMG-AJP/XI18
tanggal 23 November 2018 mengenai Persetujuan Permohonan Addendum Atas Perubahan Susunan
Pengurus.
44
Page 48
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK (Lanjutan)
Berikut mutasi atas pembayaran utang bank masing-masing fasilitas:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pinjaman Transaksi Khusus - II - 1.550.000.000
14. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Perusahaan telah menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan tetap, uang
penghargaan masa kerja dan ganti kerugian dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja. Perhitungan
dilakukan berdasarkan Undang-undang Tenaga Kerja No. 13 tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003. Tidak ada
pendanaan khusus yang disisihkan sehubungan dengan imbalan pasti pasca-kerja tersebut.
Liabilitas imbalan kerja Perusahaan yang diakui pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 oleh KKAMarcel
{ryadarshi Soepeno, aktuaris independen, dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
laporannya tanggal 28 Maret 2023 dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Tingkat mortalita TMI IV TMI IV
Tingkat diskonto 7,50% 7,50%
Tingkat kenaikan gaji tahunan 5,00% 5,00%
Umur pensiun 58 tahun 58 tahun
Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 3.545.829.656 3.545.829.656
Pembayaran imbalan - -
Beban tahun berjalan (Catatan 24) - -
Penghasilan komprehensif lain - -
Saldo Akhir Tahun 3.545.829.656 3.545.829.656
Rincian beban imbalan kerja yang diakui di laba rugi adalah:
30 September 2023 31 Desember 2022
Beban jasa masa kini - 320.115.239
Beban bunga - 243.759.382
Biaya jasa masa lalu - (279.600.505)
Beban yang diakui dalam laba rugi - 284.274.116
45
Page 49
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain:
30 September 2023 31 Desember 2022
Kerugian aktuaria yang timbul dari:
Deviasi asumsi dengan realisasi - 7.880.912
Perubahan asumsi - 3.549.539
Total - 11.430.451
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai
berikut:
Perubahan Dampak terhadap Kewajiban Imbalan Pasti
Asumsi Kenaikan Penurunan
30 September 2023
Tingkat diskonto 1,00% - -
Tingkat kenaikan gaji 1,00% - -
31 Desember 2022
Tingkat diskonto 1,00% 292.360.855 353.280.121
Tingkat kenaikan gaji 1,00% 353.759.820 291.532.496
15. MODAL SAHAM
Komposisi pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, adalah sebagai
berikut:
30 September 2023
Jumlah Saham Persentase Total
Pemegang Saham Scripless (Lembar) Pemilikan (Rupiah)
PT Arkha Tanto Prima 892.326.600 44,62% 89.232.660.000
PT JAF Asia Investment 200.000.000 10,00% 20.000.000.000
Masyarakat 907.673.400 45,38% 90.767.340.000
Total 2.000.000.000 100% 200.000.000.000
Jumlah Saham Persentase Total
Pemegang Saham Scrip (Lembar) Pemilikan (Rupiah)
Tn. Dwi Hartanto 1.250.000 0,06% 125.000.000
46
Page 50
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. MODAL SAHAM (Lanjutan)
31 Desember 2022
Jumlah Saham Persentase Total
Pemegang Saham (Lembar) Pemilikan (Rupiah)
PT Arkha Tanto Prima 992.468.600 49,62% 99.246.860.000
PT JAF Asia Investment 332.817.800 16,64% 33.281.780.000
Tn. Dwi Hartanto 1.250.000 0,06% 125.000.000
Masyarakat 673.463.600 33,67% 67.346.360.000
Total 2.000.000.000 100,00% 200.000.000.000
Berdasarkan akta No. 09 tanggal 18 Desember 2019, yang dibuat dihadapan Notaris Rahayu Ningsih, S.H.,
Notaris di Jakarta Selatan dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0375269 dan AHU-AH.01.03-
0375270 Tanggal 19 Desember 2019, mengenai peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan
dari sebanyak 1.500.000.000 (satu milyar lima ratus) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp150.000.000.000 (seratus lima puluh milyar Rupiah) menjadi 2.000.000.000 (dua milyar) saham dengan
nilai nominal seluruhnya sebesar Rp200.000.000.000 (dua ratus milyar Rupiah), sehingga terjadi
peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebesar 500.000.000 (lima ratus juta) saham dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp50.000.000.000 (lima puluh milyar Rupiah), peningkatan tersebut
sehubungan dengan pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan.
16. PENJUALAN
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022
Kontruksi baja 20.591.498.741 70.758.569.807
Komponen 42.491.139.796 44.365.670.964
Body dump 72.609.018.870 30.481.931.900
Total 135.691.657.407 145.606.172.671
Rincian pelanggan dengan jumlah pendapatan melebihi 10% dari total pendapatan adalah sebagai berikut:
30 September 2023 30 September 2022
PT Hino Motors Sales Indonesia 55.645.018.870 30.481.931.900
RDMP BALIKPAPAN JO 14.924.216.338 63.493.120.925
PT Komatsu Indonesia 42.491.139.796 44.244.080.964
Total 113.060.375.004 138.219.133.789
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 seluruh transaksi penjualan
Perusahaan merupakan penjualan kepada pihak ketiga dan tidak ada penjualan kepada pihak berelasi.
47
Page 51
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. BEBAN LANGSUNG
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan Bahan Baku
Bahan Baku Awal 40.359.233.535 42.513.257.117
Pembelian 60.016.680.726 49.339.549.577
Bahan Baku Akhir (45.340.451.946) (31.416.604.079)
Bahan Baku Yang Digunakan 55.035.462.315 60.436.202.615
Biaya Penyusutan (catatan 8) 11.512.395.145 13.007.258.374
Biaya Tenaga Kerja 6.393.372.867 6.388.717.983
Biaya Pabrikasi 2.090.086.982 802.925.401
Biaya Pemeliharaan 1.367.162.101 776.014.480
Biaya Overhead Lainnya 23.366.191.643 29.416.725.397
Total Biaya Produksi 99.764.671.053 110.827.844.250
Barang Dalam Proses
Barang Dalam Proses Awal 53.314.887.553 22.776.480.712
Barang Dalam Proses Akhir (24.267.442.921) (10.215.232.245)
Beban Pokok Produksi 128.812.115.685 123.389.092.717
Persediaan Barang Jadi
Barang Jadi Awal 1.760.291.878 1.324.879.946
Barang Jadi Akhir (18.037.556.841) (3.215.466.497)
Total Beban Pokok Penjualan 112.534.850.722 121.498.506.165
18. BEBAN PEMASARAN
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022
Pemasaran 4.327.786.721 78.250.000
Entertainment 2.239.262.000 3.412.941.671
Pengiriman Barang 324.347.595 1.121.476.300
Bahan Bakar Minyak dan Pelumas 332.136.170 172.249.026
Lain-Lain -
Total 7.223.532.486 4.784.916.997
48
Page 52
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. BEBAN USAHA
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022
Gaji dan tunjangan 5.273.917.813 3.938.604.590
Perizinan 1.374.161.395 2.702.903.473
Listrik, air dan telepon 2.006.032.850 2.236.358.226
Perjalanan dinas 270.235.950 435.692.733
Pemeliharaan 375.584.046 354.578.464
Imbalan Pasca Kerja - -
Retribusi dan sumbangan - 103.375.000
Penyusutan (Catatan 8) 70.002.183 70.002.183
Asuransi 237.901.157 108.131.550
Perlengkapan kantor 364.206.858 294.391.678
Sewa 244.910.000 472.958.090
Lain-lain 258.192.537 4.446.559.680
Total 10.475.144.789 15.163.555.667
20. PENDAPATAN BUNGA
30 September 2023 30 September 2022
Pendapatan bunga atas piutang berelasi 4.830.062.172 6.892.206.245
Jasa giro 13.122.133 20.862.183
Total 4.843.184.305 6.913.068.428
21. BEBAN KEUANGAN
30 September 2023 30 September 2022
Bunga pinjaman bank dan pinalti 471.223.192 742.577.777
Bunga pinjaman dan denda pembiayaan 151.842.643 185.735.501
Total 623.065.835 928.313.278
49
Page 53
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022
Penghasilan Lain-lain
Laba selisih kurs 12.150.707 40.597.594
Pendapatan lain-lain - 120.328.161
Subtotal 12.150.707 160.925.755
Beban Keuangan
Denda pajak - -
Lain-lain - -
Cadangan kerugian piutang - -
Rugi selisih kurs - -
Subtotal - -
Neto 12.150.707 160.925.755
23. LABA PER SAHAM
30 September 2023 30 September 2022
Laba neto periode/tahun berjalan 9.690.398.587 10.302.188.230
Jumlah rata-rata tertimbang
saham beredar 2.000.000.000 2.000.000.000
Laba Neto Per Saham Dasar/Dilusian 4,85 5,15
Perusahaan tidak memiliki efek yang bersifat dilutive per 30 Juni 2023 dan 2022.
24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI
a. Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi:
Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah hubungan berada di bawah pengendalian bersama
melalui sebagian kepemilikan yang sama dan/atau memiliki sebagian direksi dan/atau komisaris yang
sama dengan Perusahaan.
Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau tidak langsung berhubungan
dengan kegiatan usaha utama Perusahaan, yang didefinisikan sebagai transaksi benturan kepentingan.
Syarat dan kondisi dengan pihak berelasi kecuali transaksi piutang lain-lain dengan karyawan, memiliki
syarat dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga.
50
Page 54
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI (Lanjutan)
Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal
31 Desember 2021 adalah sebesar Rp 1.550.250.000.
Tabel berikut ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi yang bertransaksi dengan Perusahaan, termasuk
sifat hubungan dan sifat transaksinya:
Pihak Berelasi Sifat Dari Hubungan Sifat Dari Transaksi
PT Arkha Forging Indonesia Memiliki Kesamaan Personil Manajemen Piutang lain-lain
Kunci
PT Prima Mulia Engineering Memiliki Kesamaan Personil Manajemen Piutang lain-lain
Kunci
PT Arkha Tanto Prima Memiliki Kesamaan Personil Utang lain-lain
Manajemen Kunci dan Pemegang Saham
Perusahaan
Tn. Dwi Hartanto Komisaris dan Pemegang Saham Piutang/Utang lain-lain
Perusahaan
b. Rincian piutang lain-lain pihak berelasi adalah sebagai berikut :
30 September 2023 31 Desember 2022
Pihak Berelasi (Catatan 26)
PT Arkha Forging Indonesia 86.753.320.415 88.498.560.528
Prima Mulia Engineering 39.374.681.499 39.957.656.600
Total 126.128.001.914 128.456.217.128
Piutang lain-lain kepada pihak berelasi PT Arkha Forging Indonesia (PT ARFI) dan PT Prima Mulia
Engineering (PT PME) merupakan pengeluaran modal kerja, berdasarkan surat pemberian modal kerja
Nomor 02/AJP-ARFI/PPMK/VIII/2018 tanggal 7 Agustus 2018 dan Nomor 09/AJP-PME/PPMK/I/2018
tanggal 4 Januari 2018. Pemberian modal kerja tersebut pada periode 31 Agustus 2018 telah
dikenakan bunga masing-masing sebesar 6% dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak tanggal
penandatanganan perjanjian dan berakhir pada tanggal 31 Juli 2020 dan para pihak sepakat
ketentuan-ketentuan yang diatur dalam perjanjian ini telah diberlakukan dan mengikat sejak bulan
Januari 2012 sampai dengan telah dipenuhinya seluruh kewajiban. Pinjaman modal kerja yang
diberikan Perusahaan kepada pihak berelasi tersebut antara lain digunakan untuk:
1. Pembelian bahan baku dan bahan pembantu;
2. Utilisasi;
3. Gaji dan tunjangan;
4. Biaya lain-lain.
51
Page 55
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI (Lanjutan)
Berdasarkan Surat Nomor : 01/AJP-ARFI/PPMK/ADD/II/2019 dan Nomor : 01/AJP-PME/PPMK/ADD/II/
2019 tanggal 11 Februari 2019 mengenai perubahan Perjanjian Pemberian Modal Kerja tersebut diatas,
terdapat perubahan pada Pasal 3 "Bunga", dimana tingkat penetapan bunga yang sebelumnya sebesar 6%
(enam persen) per tahun berubah menjadi sebesar 8% (delapan persen) terhitung dari saldo sejak tanggal
perubahan perjanjian ini dilakukan oleh kedua belah pihak. Ketentuan-ketentuan selain dari perubahan
tersebut di atas masih tetap berlaku sebagaimana tercantum dalam perjanjian ini.
Berdasarkan perjanjian diatas, para pihak sepakat sewaktu-waktu saldo pokok pemberian modal kerja
tersebut dapat dikonversi menjadi penyertaan modal, dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
1. Hak dan Kewajiban Perusahaan
A. Hak :
1) Menerima pengembalian total modal kerja berikut bunga (Pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) Perjanjian
Pemberian Modal Kerja;
2) Setiap saat selama jangka waktu Perjanjian Pemberian Modal Kerja, Perusahaan berhak
memilih untuk melaksanakan konversi Total Modal Kerja yang tercatat pada Jurnal Modal Kerja
menjadi saham atas nama Perusahaan dengan cara menyampaikan pernyataan tertulis untuk
melaksanakan hak konversi saham (Pasal 6 ayat (1) Perjanjian Pemberian Modal Kerja.
B. Kewajiban :
1) Memberikan modal kerja tambahan apabila terdapat permintaan tertulis untuk meningkatkan
kegiatan operasional usaha pihak berelasi tersebut (Pasal 2 ayat (1) Perjanjian Pemberian
Modal Kerja.
2. Hak dan Kewajiban Penerima Modal Kerja
A. Hak :
1) Menerima total modal kerja dan modal kerja tambahan (Pasal 1 dan Pasal 2 Perjanjian
Pemberian Modal Kerja;
2) Dalam kondisi dan waktu tertentu, pihak berelasi dapat meminta Modal Kerja Tambahan
kepada Perusahaan yang disampaikan secara tertulis (Pasal 2 ayat (1) Perjanjian Pemberian
Modal Kerja.
B. Kewajiban :
1) Jumlah total bunga sampai dengan bulan Agustus 2018 beserta jumlah total bunga bulan-bulan
berikutnya selama Jangka Waktu Perjanjian ini akan berlaku dan wajib dibayarkan pada saat
Perusahaan memilih menerima pengembalian Total Modal Kerja berikut bunga (Pasal 3 ayat (1)
Perjanjian Pemberian Modal Kerja);
2) Dalam hal Perusahaan memilih menerima pengembalian Total Modal Kerja berikut bunga dari
pihak berelasi yang berhutang maka, jumlah total bunga sampai dengan bulan Agustus 2018
beserta jumlah total bunga bulan-bulan berikutnya selama Jangka Waktu Perjanjian Pemberian
Modal Kerja akan dibayarkan sekaligus kepada Perusahaan selambat-lambatnya pada 7 (tujuh)
hari kerja setelah tanggal berakhirnya Perjanjian Pemberian Modal Kerja (Pasal 3 ayat (2)
Perjanjian Pemberian Modal Kerja);
52
Page 56
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI (Lanjutan)
3) Untuk melaksanakan konversi Total Modal Kerja menjadi saham, maka dalam waktu selambat-
lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal Pernyataan Konversi Saham, Penerima
Modal Kerja (pihak berelasi) wajib menerbitkan saham-saham baru baik dengan cara
menambah modal dasar atau tidak, dalam jumlah dan nilai yang setara dengan nilai Total
Modal Kerja yang tercatat Jurnal Modal Kerja pada waktu tanggal Pernyataan Konversi Saham,
yang akan diambil seluruhnya oleh Perusahaan (Pasal 6 ayat (2) Perjanjian Pemberian Modal
Kerja); dan
4) Apabila sampai dengan tanggal berakhirnya Jangka Waktu Perjanjian Pemberian Modal Kerja,
Perusahaan tidak melaksanakan haknya untuk melakukan konversi Total Modal Kerja dengan
saham, maka selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah tanggal berakhirnya Jangka
Waktu Perjanjian Pemberian Modal Kerja wajib melakukan pembayaran kembali secara
sekaligus atas Total Modal Kerja yang tercatat pada Jurnal Modal Kerja berikut seluruh bunga
(Pasal 6 ayat (4) Perjanjian Pemberian Modal Kerja).
25. INFORMASI SEGMEN USAHA
Berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh Direksi sebagai pengambil keputusan operasional
dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang dimilikinya, manajemen
menetapkan segmen berdasarkan aktivitas.
Manajemen menentukan segmen operasi berdasarkan aktivitas penjualannya menjadi komponen alat berat,
body dump, Jasa pengakutan batu bara, dan konstruksi baja sesuai keputusan strategis yang diambil oleh
Manajemen atas segmen tersebut
30 September 2023
Jawa Barat Kalimantan Total
Penjualan 135.691.657.407 - 135.691.657.407
Beban pokok penjualan 112.534.850.722 - 112.534.850.722
Laba Bruto 23.156.806.686 - 23.156.806.685
Beban pemasaran (7.223.532.486)
Beban umum dan administrasi (10.475.144.789)
Pendapatan bunga 4.843.184.305
Beban keuangan (623.065.835)
Pendapatan (beban) lain-lain 12.150.707
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 9.690.398.587
Pajak penghasilan -
Laba Setelah Pajak Penghasilan 9.690.398.587
Laba Komprehensif Lainnya -
Jumlah Laba Komprehensif
Tahun Berjalan 9.690.398.587
53
Page 57
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. INFORMASI SEGMEN USAHA (Lanjutan)
30 September 2022
Jawa Barat Kalimantan Total
Penjualan 82.113.051.746 63.493.120.925 145.606.172.671
Beban pokok penjualan 68.517.789.739 52.980.716.426 121.498.506.165
Laba Bruto 13.595.262.007 10.512.404.499 24.107.666.506
Beban pemasaran (4.784.916.997)
Beban umum dan administrasi (15.163.555.666)
Pendapatan bunga 6.913.068.428
Beban keuangan (928.313.278)
Pendapatan (beban) lain-lain 160.925.755
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 10.304.874.748
Pajak penghasilan (2.686.518)
Laba Setelah Pajak Penghasilan 10.302.188.230
Laba Komprehensif Lainnya -
Jumlah Laba Komprehensif
Tahun Berjalan 10.302.188.230
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Estimasi Nilai Wajar
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk
keperluan pengungkapan.
PSAK 68, “Pengukuran nilai wajar” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan
tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
a. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1),
b. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari
harga) (tingkat 2), dan
c. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang
tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).
54
Page 58
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
30 September 2023 31 Desember 2022
Jumlah Tercatat Nilai Wajar Jumlah Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 3.350.246.070 3.350.246.070 4.773.465.076 4.773.465.076
Piutang usaha 84.676.242.898 84.676.242.898 82.513.535.353 82.513.535.353
Piutang lain-lain 126.128.001.914 126.128.001.914 128.456.217.128 128.456.217.128
Total Aset Keuangan 214.154.490.882 214.154.490.882 215.743.217.557 215.743.217.557
Liabilitas Keuangan
Utang bank jangka pendek 33.820.575.143 33.820.575.143 34.120.575.143 34.120.575.143
Utang usaha 46.644.928.294 46.644.928.294 68.903.118.246 68.903.118.246
Beban akrual 50.901.413.006 50.901.413.006 53.482.225.894 53.482.225.894
Utang bank jangka panjang 191.421.313.561 191.421.313.561 197.102.088.396 197.102.088.396
Utang pembiayaan konsumen 6.061.651.641 6.061.651.641 6.151.651.641 6.151.651.641
Total Liabilitas Keuangan 328.849.881.645 328.849.881.645 359.759.659.320 359.759.659.320
Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak
pendiskontoan yang tidak signifikan.
Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi
nilai pasar pada tanggal pelaporan.
Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk aset keuangan adalah harga penawaran (bid price),
sedangkan untuk liabilitas keuangan menggunakan harga jual (ask price). Instrumen keuangan ini termasuk
dalam tingkat 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan
teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang
tersedia dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar
dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.
Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:
a. Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan
b. Teknik lain, seperti analisis arus kas diskontoan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen
keuangan lainnya.
55
Page 59
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
a. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan,
klien atau pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Kebijakan Perusahaan
mengelola risiko tersebut adalah dengan menerapkan kebijakan persetujuan pembelian berdasarkan
prinsip kehati-hatian, melakukan pengawasan terhadap portofolio kredit secara berkesinambungan
serta melakukan pengelolaan atas piutangnya. Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai
potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain. Jumlah eksposur
risiko kredit maksimum sama dengan jumlah tercatat atas akun-akun tersebut.
b. Risiko Suku Bunga
Eksposur Perusahaan terhadap risiko tingkat suku bunga adalah rendah, karena Perusahaan tidak
memiliki pinjaman jangka panjang dengan tingkat suku bunga mengambang. Tidak terdapat dampak
yang signifikan terhadap laba rugi atas kenaikan/penurunan tingkat suku bunga.
c. Risiko Likuiditas
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati termasuk mengatur kas dan setara kas yang cukup untuk
menunjang aktivitas usaha secara tepat waktu. Perusahaan mengatur keseimbangan antara
kesinambungan kolektibilitas dan fleksibilitas piutang melalui penggunaan utang bank dan pinjaman
lainnya.
Tabel di bawah menunjukkan analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan dalam rentang waktu
yang menunjukkan jatuh tempo kontraktual untuk semua liabilitas keuangan nonderivatif dan instrumen
keuangan derivatif yang diperlukan dalam pemahaman jatuh tempo kebutuhan arus kas. Jumlah yang
diungkapkan dalam tabel juga termasuk arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto (yang terdiri dari
saldo pokok terutang ditambah pembayaran bunga yang akan datang, jika ada) yang mungkin berbeda
dengan jumlah tercatat liabilitas keuangan pada tanggal pelaporan.
30 September 2023
Nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto
Lebih dari
Dibawah 1 tahun 1 - 2 tahun 3 - 5 tahun 5 tahun Total
Utang bank jangka pendek 33.820.575.143 - - - 33.820.575.143
Utang usaha 46.644.928.294 - - - 46.644.928.294
Beban akrual 50.901.413.006 - - - 50.901.413.006
Utang bank jangka panjang - - 191.421.313.561 - 191.421.313.561
Utang pembiayaan konsumen 6.061.651.641 - - - 6.061.651.641
Total 137.428.568.084 - 191.421.313.561 - 328.849.881.645
56
Page 60
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
31 Desember 2022
Nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto
Lebih dari
Dibawah 1 tahun 1 - 2 tahun 3 - 5 tahun 5 tahun Total
Utang bank jangka pendek 34.120.575.143 - - - 34.120.575.143
Utang usaha 68.903.118.246 - - - 68.903.118.246
Beban akrual 53.482.225.894 - - - 53.482.225.894
Utang bank jangka panjang - - 197.102.088.396 - 197.102.088.396
Utang pembiayaan konsumen 6.151.651.641 - - - 6.151.651.641
Total 162.657.570.924 - 197.102.088.396 - 359.759.659.320
d. Risiko Harga
Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar.
27. PERJANJIAN - PERJANJIAN PENTING
a. Perusahaan melakukan perjanjian dengan PT Komatsu Indonesia untuk pengadaan bahan-bahan
utama (parts) dan bahan-bahan pembantu (assemblies).
b. Perusahaan melakukan perjanjian dengan PT Hutama Karya untuk pengadaan material steel structure
3 & 4 berdasarkan perjanjian No. HK.EPC/RD.473.a/Proc.MTW/SSP.005.a/XI/20 tanggal 26 November
2020.
c. Perjanjian Nomor: 63/SP-FB/10.2018 tanggal 3 Oktober 2018 antara PT. Swadaya Graha – Gresik
dengan PT Arkha Jayanti Persada – Bogor, Perjanjian Nomor: 67/SP/09.2018 tanggal 24 September
2018 antara PT. Swadaya Graha – Gresik dengan PT. Arkha Jayanti Persada – Bogor, l. Surat PT.
Swadaya Graha Nomor: 003501/P/201912/07.1003049 tanggal 20 Desember 2018 perihal
Pemberitahuan Perpanjangan Surat Perjanjian;
d. Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dengan rincian sebagai berikut:
1. Nomor 003/AJP/PPJB/I/2010 tanggal 11 Januari 2010 antara Perusahaan dan Bapak Tatit Jatmiko,
berikut dengan Addendum-Adendumnya atas jual beli tanah dan bangunan yang berlokasi di
Citereup Kabupaten Bogor Jawa Barat dengan luas tanah 2.300M2. Didalam addendum terakhir
PPJB tanggal 21 Mei 2020 pasal 1 menyatakan bahwa Perusahaan telah menyelesaikan
pembayaran harga tanah objek PPJB dan selanjutnya para pihak sepakat melakukan proses balik
nama selambat-lambatnya pada tanggal 20 Mei 2021.
57
Page 61
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 September 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERJANJIAN - PERJANJIAN PENTING (Lanjutan)
2. Nomor 001/AJP/PPJB/III/2012 tanggal 1 Maret 2012 antara Perusahaan dengan Bapak Dwi
Hartanto dan Tatit Jatmiko berikut dengan Addendum-Addendumnya atas jual beli tanah yang
berlokasi di Citereup Kabupaten Bogor Jawa Barat dengan jumlah luas tanah 10.798M2. Didalam
addendum terakhir PPJB tanggal 21 Mei 2020 pasal 1 menyatakan bahwa Perusahaan telah
menyelesaikan pembayaran harga tanah objek PPJB dan selanjutnya para pihak sepakat
melakukan proses balik nama selambat-lambatnya pada tanggal 20 Mei 2021.
3. Nomor 002/AJP/PPJB/X/2013 tanggal 11 Oktober 2013 antara Perusahaan dan Bapak Dwi
Hartanto berikut Addendum-Addendumnya atas jual beli tanah dan bangunan yang berlokasi di
Citereup Kabupaten Bogor Jawa Barat dengan luas tanah 4.341M2. Didalam Addendum terakhir
PPJB tanggal 21 Mei 2020 pasal 1 menyatakan bahwa Perusahaan telah menyelesaikan
pembayaran harga tanah objek PPJB dan selanjutnya para pihak sepakat melakukan proses balik
nama selambat-lambatnya pada tanggal 20 Mei 2021.
28. KONTINJENSI
a. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri No. 1222K/Pdt.Sus-PHI/2017 tanggal 19 Oktober 2017
dketahui bahwa pada tanggal 24 Oktober 2014 Perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja
terhadap 147 orang pegawai dikarenakan Perusahaan mengalami kerugian dua tahun berturut-turut.
Sehingga Perusahaan harus membayar uang pesangon dan penggantian sebesar Rp1.383.600.598
atas perkara tersebut.
b. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Samarinda No. 35/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Smr tanggal
13 Desember 2016 diketahui bahwa Perusahaan dan 54 orang pegawai sepakat untuk melakukan
pemutusan hubungan kerja sejak tanggal 1 April 2016 dan Perusahaan harus membayar secara tunai
hak-hak para pegawai berupa upah/gaji yang belum dibayarkan sejak bulan Juni – Desember tahun
2015 dan bulan Januari – Maret tahun 2016, serta membayar uang penggantian hak atas perumahan,
pengobatan dan perawatan yang ditetapkan sebesar 15% dari jumlah dua bulan gaji. Secara
keseluruhan jumlah upah/gaji dan uang penggantian atas 54 orang pegawai adalah sebesar
Rp1.324.144.310.
Pada tanggal 23 Agustus 2018, Perusahaan mengajukan permohonan peninjauan kembali kepada
Pengadilan Negeri Cibinong atas kasus tersebut diatas. Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini
diterbitkan, Perusahaan belum menerima hasil putusan kasasi tersebut.
29. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah disetujui
oleh Direktur untuk diterbitkan pada tanggal 31 Oktober 2023.
58
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.