Back to announcement
checklist pengungkapan VIII.G December 31 2025.pdf
Financial statement Text extracted HEALSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1
Page 1 of 83
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petuniuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus m enggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (V) diisi pada kolom 'A d a' apabila Em iten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditam bahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Em iten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom 'Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Em iten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Em iten/Perusahaan Publik
PT Medikaloka Hermina Tbk
Bidang Usaha Bidang Jasa Kesehatan
Jenis penawaran Umum Saham
Interim* T a h u n * 2023 Tahun* 2024 T ah u n * 2025
Nama Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, KAP Purwantono, KAP Purwantono,
Sungkoro & Surja Sungkoro & Surja Sunakoro & Suria
Nama Partner Mento, CPA Tjoa Tjek Nien, CPA Tjoa Tjek Nien, CPA
Opini Akuntan WajarTanpa Modifikasian WajarTanpa Modifikasian WajarTanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - - -
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2
Page 2 of 83
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" V
Pemenuhan Peraturan No.VHI.A.2 tentang "Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
P e r io d e L a p o r a n k e u a n g a n 31 D e s e m b e r 2 0 2 5 31 D e s e m b e r 2 0 2 4 31 D e s e m b e r 2 0 2 3 31 D e s e m b e r 2 0 2 2
L a b a R u g i K o m p r e h e n s if
Pendapatan 7.133.538 6.717.179 5.784.086 4.901.810
Lat a bato 2.414.351 2.436.100 2.075.035 1.708.388
Laba usaho 967.041 1.058.219 817.975 587.373
EBICDA 1.957.450
1.948.978 1.908.929 1.599.600 1.141.710
Laba bersih periode berjalan 548.907
548.964 689.129 559.284 378.773
LabaEa raprshhnse 550.167
550.224 703.015 568.279 390.298
Laba per saham (dasar) 28,40 36,11 30,16 20,62
Laba per saham (delusian) - - 29,73 20,55
L a p o ra n P o s is i K e u a n g a n
J bb^lLa A sirt 11.887.060
1 03 10.577.680 8 .8 0 2 .6 5 1 7.591.485
^mleh Aaet aancdr 2.366.885 2.048.446 1.950.096 1.790.662
Jumlah Pset eihakannaan 9.520.118
9.520.175 8.529.234 6.171.734 5.800.823
J u i' nlaa L iabilitas 4 .6 7 7 .2 1 3 4.711.961 3 .6 0 4 .3 2 5 2 .9 0 6 .0 1 2
JsmtbaUabiltantabgka Pendek 1.613.636
1.939.201 1.819.993 1.552.829 1.710.040
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.063.577
2.738.012 2.891.568 2.051.496 1.195.972
J u m la h E k u it a s 7.207.790
7.209.847 5.866.919 5 .1 9 8 .3 2 6 4 .6 8 5 .4 7 3
Modal Disetor 307.319 307.919 300.697 299.121
Pra^ramEps1kbpamilikan saham - i 51.824 66.823
Tembahan Modal Disetor 2.735.804 2.241.470 2.028.618 1.923.657
Sahtm tr^E^^i^ri - (452.9079 (452.907) (452.907)
^^Msih transaksi dengan pihak nonpengendali (513.600) (516.351) (511.069) (504.766)
Saldo ImUa 3.147.025
3.147.082 2.872.446 2.451.955 2.108.896
Kepentingan Nonpengendali 1.533.242 1.414.242 1.329.208 1.244.649
Page 3
Page 3 of 83
P e r io d e L a p o r a n k e u a n g a n 31 D e s e m b e r 2025 31 D e s e m b e r 2 024 31 D e s e m b e r 2023 31 D e s e m b e r 2022
Rasio Keuangan
Rasio aa near
ROA 4,62% 6,51 % 6,35% 4,99%
ROE 7,61%
7,62% 11,75% 10,76% 8,08%
Ebitda thd pendapatan (%) 27,44%
27,32% 28,42% 27,66% 23,29%
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk m asing-m asing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib m enyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk m em aham i laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam -LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode 1 -3
v /
2 Laporan laba rugi kom prehensif selama periode v / 4-5
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v / 6
4 Laporan arus kas selama periode 7 -8
>/
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode kom paratif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan ✓
m ereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan 9-98
9-97
>/
Ketentuan Umum
Page 4
Page 4 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gam baran umum Perusahaan;
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan;
c. informasi tam bahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi kom prehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian m asing-m asing pos; dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SA K yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan; dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memaham i laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jum lah, tidak m enggunakan kata "sebagian".
Perusahaan wajib m engungkapkan dalam penjelasan m asing-m asing pos mengenai Aset
2.
yang dijam inkan, nama pihak yang menerim a jam inan, dan alasan dijam inkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jen is dan nilai aset yang
3. diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
m anajem en atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
4. diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
i) Riwayat ringkas perusahaan; v / Catatan 1A
2) Nom or dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nom or serta tanggal Berita Negara; >/ Catatan 1A
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan; v / Catatan 1A
4) Tem pat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; v / Catatan 1A
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
m elakukan ekspansi atau peram pingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang Catatan 1A
>/
disajikan, wajib disebutkan saat dim ulainya operasi komersial dari ekspansi atau
Page 5
Page 5 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
peram pingan usaha dan kapasitas produksinya; dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelom pok usaha (ultim ate
v / Catatan 1A
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media
s /
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dim iliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pem erintah yang m endasari penyelenggaraan jalan >/
tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. >/
10) Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk v /
m enjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengem bangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, m eliputi:
• Nama lokasi;
• Nama pem ilik izin lokasi;
• Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
• Persentasi kepem ilikan saham Perseroan pada perusahaan pem ilik izin lokasi; dan
• Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi v /
per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengem bangan meliputi:
• Nama lokasi;
• Nama pem ilik ijin lokasi;
• Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
• Persentasi kepem ilikan saham Perseroan pada perusahaan pem ilik ijin lokasi;
• Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang m elakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
• Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
• Akum ulasi jum lah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengem bangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 6
Page 6 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
12) Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
c) sisa um ur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nom or surat efektif penawaran umum, term asuk penawaran Efek yang
v / Catatan 1B
diterbitkan di luar Indonesia;
2) Jenis dan jum lah Efek yang ditawarkan; >/ Catatan 1B
3) Bursa tem pat Efek dicatatkan; dan v / Catatan 1B
4) Tindakan perusahaan yang dapat m empengaruhi jum lah Efek yang diterbitkan (corporate
Catatan 1B
action) sejak penawaran umum perdana sam pai dengan periode pelaporan terakhir. ✓
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
Catatan 1C
langsung; v /
2) Tem pat kedudukan; >/ Catatan 1C
3) Jenis usaha; Catatan 1C
>/
4) Tahun beroperasi secara komersial; v / Catatan 1C
5) Persentase kepem ilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); >/ Catatan 1C
6) Total Aset; dan v / Catatan 1C
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
mem iliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50% Catatan 1C
>/
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah;
b) alasan mengapa kepem ilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan Catatan 1C
>/
pengendalian;
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan >/
Page 7
Page 7 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
tersebut digunakan untuk m enyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda;
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kem am puan entitas anak untuk
m entransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran >/
kembali pinjam an atau uang muka;
e) suatu rincian yang m enunjukkan dam pak setiap perubahan bagian kepem ilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak m engakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas >/
yang dapat diatribusikan pada pem ilik entitas induk; dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
m engungkapkan: v /
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai W ajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian;
(2) jum lah persentase kepem ilikan yang dilepaskan;
(3) jum lah harga yang diterim a;
(4) bagian dari harga yang m erupakan Kas dan Setara Kas;
(5) jum lah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan; dan
(6) jum lah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.
d. Karyawan, direksi, kom isaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk m asing-m asing anggota direksi, dewan kom isaris, dan komite
audit; >/ Catatan 1D
2) Cakupan m anajem en kunci; dan >/ Catatan 1D
3) Jumlah karyawan tetap pada m asing-m asing akhir periode atau rata-rata jum lah karyawan
tetap selam a periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas v / Catatan 1D
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
i) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan Catatan 1E
>/
Page 8
Page 8 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2) Pihak yang bertanggung jaw ab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1E
>/
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: v /
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini m erupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan >/ Catatan 2A
sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai W ajar >/ Catatan 2B
(fair value) atau jum lah yang dapat dipulihkan berdasarkan SA K yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. >/ Catatan 2B
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak; Catatan 2B
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v /
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). v /
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v /
c. Penggunaan Pertim bangan, Estimasi, dan Asum si Signifikan oleh Manajemen
1) Perusahaan harus m engungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertim bangan yang telah dibuat
m anajem en dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan mem iliki dam pak yang paling
signifikan terhadap jum lah yang diakui dalam laporan keuangan;
2) Perusahaanharus m engungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sum ber utama dari estim asi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
✓ Catatan 3
yang m emiliki risiko signifikan yang m engakibatkan penyesuaian m aterial terhadap jum lah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaim ana dim aksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan m em asukkan rincian atas sifat dan jum lah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Page 9
Page 9 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Kebijakan akuntansi tertentu m erupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk m emaham i laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak;
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk;
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepem ilikan tanpa kehilangan Catatan 2C
>/
Pengendalian atas entitas anak;
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak;
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali; dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dielim inasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, term asuk metode yang digunakan
untuk m engukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill;
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan >/
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon;
(2) akuisisi secara bertahap; dan
(3) imbalan kontinjensi.
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam m enentukan komponen kas dan setara >/ Catatan 2G
kas.
4) Instrumen Keuangan
v / Catatan 2F
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Page 10
Page 10 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrum en keuangan setiap kategori, term asuk perlakuan atas
biaya transaksi; >/
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrum en keuangan setiap kategori; v/
(3) ketentuan saling hapus dari instrum en keuangan; >/
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai W ajar instrum en keuangan; v/
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk m enentukan penurunan nilai dari aset Catatan 2F
>/
keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrum en keuangan; v/
(7) khusus instrum en keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dim aksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka >/
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditam bahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrum en
keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian am ortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk; n/
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
(4) posisi penyajian Sukuk; dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) Khusus Industri Perbankan
a) Giro W ajib Minimum >/
Page 11
Page 11 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jum lah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
>/
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan >/
dan pengukurannya.
7) Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelom pok obligasi rekapitalisasi yang dim iliki; >/
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelom pok Obligasi Rekapitalisasi
Pem erintah;dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
(2) Dasar penyajian atas kredit;
(3) Kebijakan m anajem en dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
v /
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kew ajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pem biayaan yang tidak dapat ditagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
Page 12
Page 12 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pem biayaan konsum en; dan v /
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan m enarik kembali aset pem biayaan konsum en dari
konsum ennya.
10) Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jum lah bersih v /
piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
✓
Catatan 2D
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa; >/
b) kebijakan penentuan suatu sewa m erupakan sewa pem biayaan atau sewa operasi; dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan Catatan 2H
v /
rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen v /
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
Page 13
Page 13 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanam an Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jen is tanam an sebagai persediaan, tanam an belum
m enghasilkan, atau tanam an telah menghasilkan;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran; >/
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanam an belum m enghasilkan ke tanam an telah
menghasilkan;
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanam an yang disusutkan; dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah m enghasilkan :
(a) Metode penilaian;
(b) Metode am ortisasi (deplesi); dan v /
(c) Cadangan kem atian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
c) pengelompokan Aset Tetap;
d) metode penyusutan yang digunakan;
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap; Catatan 21
v /
f) estim asi um ur manfaat dan tarif penyusutan;
g) penghentian pengakuan;
h) nilai residu; dan
i) pernyataan bahwa m anajem en telah m engkaji ulang atas estim asi um ur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Page 14
Page 14 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk m encatat investasi pada
v /
asosiasi.
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk m encatat bagian v /
partisipasi dalam Ventura Bersama.
16) Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasam a; v /
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jen is aset dan liabilitas yang timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud;
c) um ur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila um ur m anfaat terbatas,
diungkapkan ta rif am ortisasi yang digunakan dan um ur manfaatnya;
d) sum ber terjadinya Aset Takberwujud;
e) metode am ortisasi yang digunakan;
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan
g) riset dan pengembangan (jika ada).
18) Aset tidak lancar atau kelom pok Lepasan yang dim iliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan >/
sebagai aset yang dim iliki untuk dijual; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelom pok lepasan yang dim iliki untuk dijual.
19) Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi; \ /
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
d) estim asi um ur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya; dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
Page 15
Page 15 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) D asar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jum lah tercatat bruto;
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (im pairm ent) dan penilaian kembali aset v /
(revaluasi);
c) Metode penyusutan dan am ortisasi yang digunakan;
d) Masa m anfaat atau tarif penyusutan dan am ortisasi yang digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Catatan 2J
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang m engindikasikan kem ungkinan terjadinya >/
penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas sim panan; dan
b) Dasar penyajian dari m asing-m asing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain >/
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jen is-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain: ✓ Catatan 2R
a) kondisi provisi yang harus diakui; dan
Page 16
Page 16 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) dasar penentuan nilai provisi.
24) Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan >/
pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode am ortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; v /
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan
d) Tabel yang mem uat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan;
(2) Saldo awal untuk m asing-m asing lokasi;
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk m asing-m asing lokasi penambangan; dan
(4) Saldo akhir untuk m asing-m asing lokasi penambangan.
26) Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah m enem ukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa am ortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dim ulainya produksi;
c) D asar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan >/
d) Metode am ortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran um ur ekonom is tam bang dan dasar
perhitungan am ortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode am ortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
Page 17
Page 17 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang Catatan 2L
digunakan berdasarkan jen is pendapatan yang ada; dan v /
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
>/
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditam bahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan;
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
>/
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditam bahkan antara lain:
(a) Kelom pok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim; dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat;
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa m endatang lebih rendah dari nilai v /
tercatat proyek;
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan m endasar pada estim asi kini;
dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Page 18
Page 18 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
28) Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan v /
29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing;
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang tim bul dari penjabaran aset dan liabilitas >/
moneter; dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk m enjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
n/ Catatan 2E
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan
31) Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam v /
laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan ta rif pajak untuk m engukur pajak kini dan pajak tangguhan; Catatan 2M
b) ketentuan mengenai saling hapus; s /
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jen is imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;
b) deskripsi umum mengenai jen is program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
v / Catatan 2K
oleh Perusahaan;
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailm ent dan penyelesaian.
34) Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, Catatan 2U
v /
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
Page 19
Page 19 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
35) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pem bayaran berbasis Catatan
Catatan2U
2T
>/
saham yang diselesaikan melalui instrum en ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
term asuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) D asar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
b) D asar penentuan nilai w ajar Aset dan Liabilitas; dan v /
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang m engharuskan biaya pinjaman Catatan2T
Catatan 2Q
>/
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh m anajem en untuk >/ Catatan 20
m engidentifikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba Catatan 2P
>/
(rugi) per saham dilusian.
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
Catatan 4
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; >/
b) rincian jum lah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jen is mata uang Catatan 4
asing; ✓
Catatan 4
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selam a periode pelaporan; dan V
d) jum lah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelom pok usaha disertai pendapat manajemen. >/
Page 20
Page 20 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas
v /
Yang harus diungkapkan adalah rincian jum lah kas berdasarkan jen is mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jum lah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jen is mata uang (nilai
v /
dalam mata uang original); dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jum lah Giro pada Bank Lain berdasarkan jen is mata uang;
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai;
(2) Perubahan penyisihan selam a periode berjalan untuk m asing-m asing giro; >/
(3) Rincian jum lah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(5) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jum lah penempatan berdasarkan jen is dan mata uang;
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (im paired)
dan tidak m engalami penurunan nilai (unim paired);
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelom pok);
>/
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selam a periode berjalan;
(5) Rincian jum lah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
Page 21
Page 21 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank berm asalah, bank beku
operasi atau likuidasi term asuk tingkat kem ungkinan diterim anya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan
(9) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah penyisihan penurunan nilai.
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
Catatan 5
a) jum lah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; >/
Catatan 5
b) jum lah piutang menurut debitur; >/
v /
c) jum lah piutang menurut mata uang;
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai; v / Catatan 5
e) jum lah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Catatan 5
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang; n/
f) pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan atau keyakinan manajemen
v /
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijam inkan, nama pihak yang menerim a jam inan, dan alasan dijam inkan; Catatan 5
✓
h) jum lah diam ortisasi dengan m enggunakan metode suku bunga efektif; dan
>/
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jum lah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tem po, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian; dan >/
(2) jam inan yang diberikan (bila ada).
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tam bahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur; >/
(2) Jumlah piutang berdasarkan jen is asuransi; dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tam bahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(2) Jumlah menurut jen is asuransi; dan v /
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 22
Page 22 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Piutang Reasuransi
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;
s /
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pem isahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
n/
(2) Jumlah piutang menurut jen is investasi;
(3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jen is obyek pem biayaan (contoh: kendaraan v /
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain);
(2) Rincian um ur dari angsuran pem biyaan konsumen;
(3) Bagian pinjam an yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pem biayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjam an dan pengam bilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas;
(5) Pendapatan pem biayaan konsumen yang belum diakui;
(6) Nilai dan jen is jam inan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
>/
pem biayaan konsum en yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan;
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(8) Piutang pem biayaan konsum en yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jam inan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
s /
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jum lah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Page 23
Page 23 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tem po dan jum lah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. v /
c) PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pem bayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v /
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterim a;
(4) nilai residu yang tidak dijam in yang diakru sebagai manfaat lessor;
(5) akum ulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum ;
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jum lah agregat pem bayaran sewa minim um masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
v /
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 24
Page 24 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
>/
a) Jumlah piutang dari m asing-m asing kontrak konstruksi; dan
b) Pendapat m anajem en akan kem ungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi; n/
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang terjadi; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jen is dan jum lah Efek yang ditransaksikan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek;
c) Nama pihak/counterparty; n/
d) Lokasi Efek jam inan;
e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diam bilalih dengan saldo piutang
v /
yang tidak tertagih; dan
c) Laba atau rugi yang tim bul, term asuk biaya-biaya yang timbul setelah pengam bilalihan
agunan tersebut.
Page 25
Page 25 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jen is dan jum lah tagihan dividen, bunga, dan v /
dendakepada pihak lain.
11) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jen is dan jum lah piutang; >/ Catatan 6
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan V
c) Pendapat m anajem en atas kecukupan jum lah penyisihan. V
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelom pokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi. >/
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelom pok dan rincian investasinya; >/
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelom pok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan kom prehensif lainnya maupun yang v /
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung m enggunakan metode suku bunga efektif
>/
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai w ajar melalui laba rugi;
(4) biaya perolehan term asuk jum lah prem ium dan diskonto yang belum diam ortisasi, v /
untuk Efek dim iliki hingga jatuh tempo;
(5) peringkat Efek utang berikut nama pem eringkat (jika ada).
(6) uraian tentang alasan diam bilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dim iliki hingga jatuh tempo;
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jum lah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori;
v /
(b) alasan reklasifikasi; dan
(c) sisa investasi dalam kelom pok dim iliki hingga jatuh tem po yang telah
direklasifikasi dalam kelom pok tersedia untuk dijual.
Page 26
Page 26 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(8) jum lah tercatat aset keuangan yang dijam inkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut;
(9) jum lah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), term asuk m utasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang m engalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara >/
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, term asuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan
(10) jum lah am ortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dim iliki hingga jatuh
tempo.
13) Khusus Deposito
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; v /
>/
b) kisaran suku bunga kontraktual selam a periode pelaporan;
c) jen is dan jum lah deposito dalam mata uang asing; dan n/
d) hal-hal lain yang dapat mem pengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v /
14) Khusus Investasi pada Sukuk
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah;
b) tujuan model usaha yang digunakan; >/
c) jum lah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan
d) Nilai W ajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jum lah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;
b) Tanggal jatuh tem po dan frekuensi pem bayaran bunga; v /
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
d) Informasi penting lainnya.
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tam bahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 27
Page 27 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan v /
kom prehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) Khusus W esel Tagih
Tam bahan pengungkapan m engenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tem po, jen is mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi v /
usaha atau lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi
Tam bahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jam inan. s /
19) Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jen is mata uang; >/
b) Tingkat suku bunga.
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selam a periode berjalan;
c) Rincian jum lah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jum lah kredit yang diberikan;
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
v /
f) Rincian kredit berm asalah berdasarkan sektor dan jum lah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia;
g) Rasio kredit berm asalah terhadap jum lah Aset keuangan dan rasio jum lah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jum lah minim um cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jen is dan kolektibilitas;
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi;
Page 28
Page 28 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
j) Ikhtisar pem Lelian kredit dari SPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada;
k) Pendapat manajem en akan ketaatan Lank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
1) Pendapat manajem en akan kecukupan jum lah cadansan kerugian penurunan nilai.
21) Tagihan dan eiadilitae Akeeptaei
Yang harub diunskapkan antara lain:
a) Rincian jum lah tagihan dan NaLilitas Lerdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo;
E) Untuk tagihan akseptasi diunskapkan kolektiLilitas, jum lah cadansan penshapusan
dan mutasi selam a periode Lerjalan; >/
c) Rincian jum lah tasihan dan NaLilitas Lerdasarkan pihak Lerelasi dan pihak ketisa;
d) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadansan kerugian penurunan nilai
tasihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diunskapkan antara lain:
(1) total jum lah tercatat persediaan dan jum lah nilai tercatat menurut klasifikasi
n/
Catatan 7
yans sesuai Lasi Perusahaan;
(2) jum lah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai W ajar dikurangi Liaya ✓
untuk menjual;
(3) jum lah persediaan yang diakui seLasai LeLan selam a periode Lerjalan; Catatan 7
s /
(4) jum lah setiap penurunan nilai yans diakui seLasai pensurans jum lah persediaan
yang diakui seLasai LeLan dalam periode Lerjalan; V
(5) jum lah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yans diakui seLasai
pengurang jum lah persediaan yang diakui seLasai LeLan dalam periode s /
Lerjalan;
(6) kondisi atau peristiwa penyeLaL terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan; V
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi Liaya pinjam an untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diunskapkan:
(i) jum lah Liaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode Lerjalan; dan
V
(ii) tarif kapitalisasi yang disunakan untuk menentukan jum lah Liaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
persediaan yang dijam inkan, nama pihak yang menerim a jam inan, dan alasan v /
(8)
Page 29
Page 29 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dijam inkan; dan
(9) jen is dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat m anajem en atas kecukupan pertanggungan >/ Catatan 7
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tam bahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman; >/
(2) Perlengkapan; dan
(3) Barang Dagangan.
c) Khusus Industri Real Estat
Tam bahan pengungkapan antara lain: >/
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang;
(b) Unit Bangunan; dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. v /
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, term asuk jum lah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan; >/
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jam inan utang.
e) Khusus Industri Media
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, im por (media televisi);
v /
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak);
Page 30
Page 30 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan
s /
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan;
(2) Perlengkapan medis (disposable); dan >/ Catatan 7
(3) Persediaan lainnya
g) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jum lah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi: v /
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jum lah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah m enghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelom pok selam a paling v /
tidak 2 tahun terakhir;
(c) Nilai am ortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
(d) Pendapat m anajem en atas kecukupan jum lah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup; v /
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kem atian
atau metode penghapusan langsung;
(g) Pendapat m anajem en atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan
v /
(h) Nilai hewan ternak yang dijam inkan dan nama pihak yang menerim a
jam inan.
Page 31
Page 31 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jen is dan jum lah m asing-m asing pajaknya; dan >/
b) uraian mengenai jum lah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v / Catatan 14A dan 14F
24) Biaya Dibayar Dimuka
Catatan 8
v /
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jen is dan jum lah.
25) Aset tidak lancar atau kelom pok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang dim iliki untuk dijual atau kelom pok lepasan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai;
(4) dalam hal aset yang dim iliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat mem perpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dim iliki untuk
dijual dan kelom pok lepasan disajikan sesuai dengan OAK yang berlaku; dan >/
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dim iliki untuk dijual atau
kelom pok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jum lah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelom pok lepasan
diklasifikasikan sebagai dim iliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, am ortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelom pok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dim iliki untuk
dijual; dan
ii. jum lah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan
(c) dam paknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelum nya.
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
v / Catatan 26b
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jum lah piutang;
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan v /
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
c) ium lah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v /
Page 32
Page 32 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
d) pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan kerugian penurunan nilai;
dan >/
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus v /
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi;
b) persentase kepem ilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya;
c) nilaitercatat dan Nilai W ajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia;
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi term asuk jum lah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan mem iliki lebih dari 20%
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung;
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan >/
keuangan tersebut digunakan dalam m enerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan m enggunakan tanggal atau
periode yang berbeda;
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kem am puan entitas asosiasi
untuk m entransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersam a-sam a dengan
investor lain;
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersam a-sam a untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelom pok, yang tidak dicatat dengan m enggunakan metode ekuitas term asuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jam inan yang diberikan dan jum lah jam inan >/
tersebut serta kontrak konstruksi yang m ensyaratkan adanya jam inan tersebut.
Page 33
Page 33 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
29) Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal;
b) Penyisihan periode berjalan; v /
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
d) Saldo akhir.
30) Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus m engungkapkan hal-hal berikut:
(a) D asar pengukuran hak bagi hasil tol;
(b) Masa hak bagi hasil tol dan am ortisasinya; v /
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selam a periode berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasam a operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) Khusus Industri Perkebunan
Tanam an Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanam an telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akum ulasi penyusutan menurut jen is tanaman;
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanam an untuk setiap
kelom pok selam a paling sedikit 2 tahun terakhir;
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam; >/
(4) Nilai tanam an telah m enghasilkan berdasarkan area/lokasi penanam an;
(5) Perbandingan saldo tanam an belum m enghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
dan
(6) Tanam an yang dijam inkan.
b) Untuk tanam an belum menghasilkan
(1) Mutasi tanam an belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tam bahan tahun berjalan
>/
ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjam an, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
Page 34
Page 34 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanam an telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2) Nilai tanam an dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi m ilik perusahaan (inti) dan tanam an yang bukan m ilik perusahaan >/
(perkebunan rakyat/perkebunan plasm a); dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v /
32) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berum ur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertum buhan (belum m enghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelom pok selam a paling tidak 2
tahun terakhir;
c) Nilai am ortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
d) Nilai hewan ternak tiap kelom pok berdasarkan lokasi/area peternakan; v /
e) Kondisi hewan ternak;
f) Persentase kem atian selam a tiga tahun terakhir;
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kem atian atau
metode penghapusan langsung;
i) Nilai cadangan kem atian atau metode penghapusan langsung, jika ada;
j) Pendapat m anajem en atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada; dan
k) Nilai hewan ternak yang dijam inkan dan nama pihak yang m enerim a jam inan.
33) Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai W ajar
atau model biaya;
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam m enentukan Nilai W ajar
dari Properti Investasi;
v /
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai W ajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan;
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(5) jum lah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Page 35
Page 35 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
m enghasilkan maupun yang tidak m enghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut; dan
(c) perubahan kum ulatif dalam Nilai W ajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelom pok aset yang menggunakan
model biaya ke kelom pok aset yang m enggunakan model Nilai Wajar;
(6) keberadaan dan jum lah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pem bayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan
(7) kewajiban kontraktual untuk m embeli, m embangun atau m engem bangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang m enggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam huruf (a) ditam bahkan pengungkapan
antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jum lah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan m enunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan >/
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus m engungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan m enunjukkan secara terpisah:
(a) jum lah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditam bahkan
kembali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
c) Khusus untuk Properti Investasi yang m enggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaim ana dimaksud dalam huruf a) ditam bahkan pengungkapan
antara lain:
(1) um ur manfaat;
(2) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan m enunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi;
(3) jum lah penyusutan untuk m asing-m asing periode penyajian dan alokasi beban v/ Catatan 10
penyusutan;
(4) jum lah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jum lah pemulihan rugi penurunan
nilai, selam a satu periode sesuai SA K yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
(6) Nilai W ajar Properti Investasi.
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan; >/
(2) persentase jum lah tercatat terhadap nilai kontrak;
Page 36
Page 36 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) estim asi saat penyelesaian;
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian;
(5) jum lah pengeluaran yang diakui dalam jum lah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jum lah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelom pok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepem ilikan aset yaitu aset pem ilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan; >/ Catatan 9
b) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi penyusutan Aset Tetap pada awal Catatan 9
dan akhir periode dengan m enunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi; >/
c) jum lah penyusutan untuk m asing-m asing periode penyajian dan alokasi beban Catatan 9
penyusutan; >/
d) rugi penurunan nilai dan jum lah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada); >/
e) jum lah kom itm en kontraktual dalam perolehan Aset Tetap; v/
f) jum lah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang m engalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dim asukkan dalam laba rugi, apabila tidak v/
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jum lah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila A set Tetap
untuk perhitungan pajak m enggunakan jum lah revaluasian;
>/
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(4) metode dan asum si signifikan yang digunakan dalam mengestim asi Nilai W ajar
aset;
(5) jum lah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang m enunjukkan prubahan selama
periode dan pem batasan-pem batasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan; >/ Catatan 9
Page 37
Page 37 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) persentase jum lah tercatat terhadap nilai kontrak; Catatan 9
v /
(3) estim asi saat penyelesaian; V Catatan 9
(4) ham batan kelanjutan penyelesaian (jika ada); >/
(5) jum lah pengeluaran yang diakui dalam jum lah tercatat aset tetap dalam
pembangunan; dan Catatan 9
V
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan
V Catatan 9
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jum lah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jum lah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara; v /
(2) jum lah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan Catatan 9
V
masih digunakan;
(3) jum lah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual; v /
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai W ajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jum lah tercatat; >/
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang Catatan 9
dihentikan pengakuannya; V
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jen is
>/
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
(7) perubahan estim asi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jen is Aset
Tetap; >/
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai; >/
(9) Jum lah aset tetap yang dijadikan jam inan, nama pihak yang menerim a jam inan dan
alasan penjaminan; dan V Catatan 9
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat m anajem en atas kecukupan pertanggungan
V Catatan 9
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang mem iliki kegiatan hulu m inyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage, sum ur v /
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sum ur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan;
Page 38
Page 38 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan;
(b) Saldo awal untuk m asing-m asing lokasi;
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk m asing-m asing lokasi penambangan; dan
(d) Saldo akhir untuk m asing-m asing lokasi penambangan n/
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa um ur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jen is Aset Takberwujud antara lain:
a) jum lah tercatat bruto dan akum ulasi am ortisasi;
b) alokasi jum lah am ortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif;
c) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi am ortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan m enunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi;
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
>/
(1) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jum lah biaya pinjam an yang
layak dikapitalisasi;
e) jum lah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan um ur manfaat tidak
terbatas;
f) penjelasan atas jum lah tercatat dan sisa periode am ortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pem erintah dan awalnya diakui pada
Nilai W ajar sesuai SA K yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai W ajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
(2) jum lah tercatatnya; dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi;
h) keberadaan dan jum lah tercatat Aset Takberwujud yang kepem ilikannya dibatasi dan
jum lah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jam inan untuk Liabilitas;
i) nilai kom itm en kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud;
j) Aset Takberwujud disajikan pada jum lah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
Page 39
Page 39 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) jum lah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
(4) metode dan asum si signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai W ajar
aset;
(5) jum lah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya; dan v /
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang m enunjukkan perubahan selama
periode dan pem batasan-pem batasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang mem uat penjelasan tentang :
>/
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan pengurangan;
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area o f interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan >/
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah m enutup terhadap rasio rata-ratanya; >/
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Am ortisasi belum diperhitungkan karena belum dim ulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
Page 40
Page 40 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengem bangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
(b) Saldo awal;
(c) Penam bahan/pengurangan;
(d) Am ortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan;
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
v /
tangguhan yang menurut penelaahan m anajem en tidak dapat dipulihkan;
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Am ortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
Catatan 12
a) jum lah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; >/
b) jum lah utang usaha menurut mata uang; dan v /
c) jam inan yang diberikan oleh Perusahaan dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan. >/
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang. v /
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode;
v /
(2) provisi tam bahan dalam periode bersangkutan;
Page 41
Page 41 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) jum lah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selam a periode bersangkutan;
(4) jum lah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jum lah yang belum
digunakan;
(5) peningkatan selam a periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dam pak dari setiap perubahan tingkat diskonto;
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sum ber daya ekonomi;
v /
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jum lah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan m engungkapkan asumsi
utama yang m endasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(8) jum lah estim asi penggantian yang akan diterim a dengan m enyebutkan jum lah
Aset yang telah diakui untuk estim asi penggantian tersebut.
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jen is dan jum lah dari unsur utama beban yang belum Catatan 15
>/
jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain: >/
a) Rincian berdasarkan jen is dan mata uang; dan
b) Uraian mengenai sifat m asing-m asing kewajiban.
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
v /
a) Rincian mengenai jen is dan jum lah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui; >/
c) kerugian yang dialam i; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 42
Page 42 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jen is sim panan yang m engungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jum lah sim panan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; v /
(4) Jumlah am ortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
(5) Rincian sim panan berm asalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijam inkan; dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pem ilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jum lah sim panan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
v /
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jumlah am ortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan
(5) Rincian sim panan berm asalah berdasarkan jen is dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi;
(2) Rincian berdasarkan jen is pertanggungan;
(3) Rincian berdasarkan mata uang; >/
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
(5) Rekonsiliasi jum lah pada awal dan akhir periode yang m em perlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
(3) Jumlah utang klaim menurut jen is asuransi; dan
>/
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 43
Page 43 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jen is asuransi;
(2) Jumlah menurut tertanggung; >/
(3) Jumlah menurut mata uang; dan
(4) Jumlah estim asi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi;
(2) Jumlah menurut jen is pertanggungan;
(3) Pem isahan antara premi yang belum m erupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga;
>/
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
(5) Rekonsiliasi jum lah pada awal dan akhir periode yang m em perlihatkan
penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(3) Jumlah menurut jen is mata uang; dan >/
(4) Jumlah menurut um ur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur;
(3) Jumlah menurut jen is mata uang; v /
(4) Jumlah menurut um ur utang; dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah menurut jen is mata uang; dan >/
(3) Jumlah menurut jen is asuransi.
Page 44
Page 44 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
h) Titipan Premi
>/
Yang harus diungkapkan antara lain rincian m enurut jen is asuransi.
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;
(2) Dasar perhitungan; dan >/
(3) Saldo menurut usia.
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Catatan 18a
Yang harus diungkapkan antara lain jen is dan jum lahnya. v /
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jen is dan jum lahnya; dan >/ Catatan 14b
b) informasi mengenai ketetapan pajak. n/ Catatan 14e
11) Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan v /
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tem po serta ikatan
v /
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak n/
Yang harus diungkapkan antara lain jum lah uang muka kontrak yang diterima.
13) BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
Catatan 16b, 27
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana >/
diatur dalam Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
v /
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
(2) Perusahaan wajib m engelom pokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara v /
pihak ketiga dan pihak berelasi;
>/
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 45
Page 45 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) nilai tercatat liaLilitas keuansan untuk setiap katesori;
(L) laLa atau rugi neto pada setiap NaLilitas keuansan; dan
(c) kejadian pentins lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utans (m isalnya restrukturisasi utans
dan kondisi default).
L) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diunskapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentans pokok-pokok peruLahan persyaratan dan penyelesaian >/
utans;
(2) Jumlah keuntunsan atas restrukturisasi utans dan dam pak pajak penshasilan
yang terkait;
(3) Jumlah keuntunsan atau kerugian Lersih atas pensalihan aset yang diakui
selam a periode terseLut; dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dim asukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian eiadilitas Pengelolaan dan Reklamasi eiagkuagaa Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun n/
Yang harus diunskapkan antara lain rincian jen is dan jum lahnya.
16) Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Peagelolaaa dan Reklamasi eingkungan Hidup yang
v /
Jatuh Tem po dalam Satu Tahun
Yang harus diunskapkan antara lain rincian jen is dan jum lahnya.
17) eiadilitas terkait aset atau kelom pok lepasan yang dim iliki untuk dijual.
Yang harus diunskapkan antara lain liaLilitas terkait aset atau kelom pok lepasan yang
v /
dim iliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat disaLuns dengan pensunskapan aset tidak
lancar atau kelom pok lepasan yang diklasifikasikan seLasai dim iliki untuk dijual.
eiadilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diunskapkan antara lain :
a) rincian nama pihak Lerelasi, jenis, dan jum lah utans; Catatan 26D
v /
L) jum lah utans menurut mata uans; dan >/
c) jam inan yang diLerikan densan m enunjuk pos-pos yang LerhuLunsan. v /
Page 46
Page 46 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jum lah utang berdasarkan nama bank/lem baga keuangan dan jen is mata
uang;
b) kisaran suku bunga kontraktual selam a periode pelaporan;
c) tanggal jatuh tempo;
d) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
e) penjelasan tentang fasilitas pinjam an yang diperoleh, term asuk jum lah dan tujuan
perolehannya;
f) pem bayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk m asing-m asing fasilitas
pinjaman; v / Catatan 16
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
h) jam inan yang diberikan dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan;
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pem batasan rasio tertentu, dan/atau pem batasan perolehan utang baru; dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tem po dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lem baga keuangan dan jum lahnya; dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjam an, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jum lah neto nilai tercatat untuk setiap kelom pok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pem bayaran sewa minim um di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib m engungkapkan total
pem bayaran sewa minim um di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sam pai dengan satu tahun;
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
c) pem bayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut;
d) total pem bayaran minim um sew a-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sew a-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable >/
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
Page 47
Page 47 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta am ortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan v /
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
v /
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
(3) pem batasan-pem batasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
(5) Jumlah am ortisasi pada tahun berjalan;
>/
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tem po, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance);
(7) Pendapat m anajem en tentang pemenuhan D ebt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
(2) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tem po, nilai Aset bank yang dijam inkan,
>/
dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance);
(4) Pendapat m anajem en terkait pemenuhan debt covenance ;
(5) Apabila bank m enerim a dana atau fasilitas pinjam an dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
m anajem en m engungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dam paknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
v /
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas;
Page 48
Page 48 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selam a periode berjalan;
(4) Ketentuan minim um penyisihan penurunan nilai kom itm en dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan; dan
v /
(5) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah penyisihan penurunan nilai
kom itm en dan kontinjensi.
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selam a tahun berjalan dengan m enunjukkan:
(1) Saldo awal;
(2) Penyisihan yang dibentuk;
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan; v /
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaim ana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya m aterial, misalnya beban
penutupan tam bang, maka perusahaan dapat m enyajikannya dalam pos yang
terpisah;
e) Tabel yang mem uat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan Pengurangan ;
(3) Saldo akhir.
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gam baran umum mengenai jenis program. v / Catatan 18b
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
m enunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selam a periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
v /
(a) biaya jasa kini; Catatan 18b
(b) biaya bunga;
(c) iuran oleh peserta program;
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
Page 49
Page 49 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) biaya jasa lalu;
(h) kombinasi bisnis;
(i) curtailm ent; dan
(j) penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jum lah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jum lah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai;
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai W ajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SA K m enunjukkan secara terpisah, dam pak selam a periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program;
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(d) iuran oleh pemberi pekerja;
(e) iuran oleh peserta program;
(f) imbalan yang dibayarkan;
>/ Catatan 18b
(g) kombinasi bisnis; dan
(h) penyelesaian;
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaim ana dim aksud dalam butir
(2) dan Nilai W ajar aset program sebagaim ana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
m engungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan;
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan;
(c) setiap jum lah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK;
(d) Nilai W ajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
(e) jum lah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut term asuk:
(a) biaya jasa kini;
Page 50
Page 50 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) biaya bunga;
(c) hasil yang diharapkan dari aset program;
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset Catatan 18b
sesuai dengan SAK; >/
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan m emilih metode koridor
10% (sepuluh per seratus);
(f) biaya jasa lalu;
(g) dam pak dari curtailm ent terutam a terkait dengan penyelesaiannya; dan
(h) dam pak dari batasan dalam SAK;
(7) jum lah total yang diakui dalam pendapatan kom prehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dam pak dari batasan dalam SAK;
(8) jum lah kum ulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan kom prehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan kom prehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jum lah setiap kategori utama yang m erupakan Nilai W ajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrum en ekuitas, instrum en utang, properti, dan
seluruh aset lain; s/ Catatan 18b
(10) jum lah yang mencakup Nilai W ajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrum en keuangan m ilik Perusahaan; dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, term asuk dam pak kategori
utama dari aset program;
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asum si aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, term asuk:
(a) tingkat diskonto;
v / Catatan 18b
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan;
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program form al atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan);
Page 51
Page 51 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
(f) asum si m aterial lain yang digunakan dalam aktuaria;
(14) dam pak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasum sikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan
(b) akum ulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dam pak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasum sikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode em pat tahun sebelum nya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai W ajar aset program dan surplus atau
defisit pada program; dan
(b) penyesuaian yang tim bul pada:
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jum lah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jum lah atau persentase dari aset >/ Catatan 18b
program pada akhir periode pelaporan;
(16) estim asi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selam a periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan;
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan m encatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan m engungkapkan:
(i) informasi yang m em ungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dam pak keuangan atas
perubahan program selam a periode tersebut;
(ii) pengungkapan gam baran umum jen is program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menim bulkan
kewajiban konstruktif term asuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti; dan
(iii) jika Perusahaan m encatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SA K
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.
Page 52
Page 52 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang m enyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jum lah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jen is dan jum lah imbalan kerja jangka
panjang lainnya. >/
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jum lah pesangon pemutusan kontrak kerja; dan n/
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tem po, jadwal pem bayaran bunga, suku bunga, bursa tem pat Catatan 17
v /
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
Catatan 17
b) peringkat dan nama Perusahaan Pem eringkat Efek; v /
c) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan; v /
d) nama Wali Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; s / Catatan 17
e) jam inan serta pem bentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
n/
m enunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada;
f) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; s / Catatan 17
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi >/
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
dan
>/
h) persyaratan penting lainnya.
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib m engelom pokkan Oukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus m engungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Oukuk, term asuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan;
v /
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari;
(c) nilai nominal;
(d) besaran imbalan (untuk Oukuk ijarah);
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
Page 53
Page 53 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
hasil (untuk Sukuk mudharabah);
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pem bayaran imbalan
atau bagi hasil;
(g) jangka waktu;
(h) tujuan penerbitannya; dan
(i) persyaratan penting lain;
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pem eringkat Efek;
(3) bursa tem pat Sukuk dicatatkan;
(4) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan; >/
(5) nama Wali Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
(6) jam inan dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
(7) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliam anatan; dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (m isalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jen is mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selam a periode pelaporan
b) tujuan perolehannya;
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi; v /
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
e) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
f) persyaratan penting lainnya.
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tem po, jadwal
pem bayaran bunga, suku bunga, bursa tem pat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tem po serta persyaratannya, dan penalti; >/
c) dam pak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan m em perhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi;
d) jum lah obligasi yang telah dikonversikan dan dam pak dilusinya;
Page 54
Page 54 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) peringkat dan nama Perusahaan Pem eringkat Efek;
f) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
g) nama Wali Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
h) jam inan serta pem bentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
m enunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
>/
j) dalam hal Perusahaan m enerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
l) keberadaan fitur derivatif melekat; dan
m) persyaratan penting lainnya
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pem ilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jen is saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jum lah saham beredar pada awal dan akhir periode;
(2) Hak, keistim ewaan, dan pembatasan yang m elekat pada setiap jen is saham,
term asuk pem batasan atas dividen dan pem bayaran kembali atas modal; dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, term asuk jum lah dan persyaratan;
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas;
c) Susunan pemegang saham dengan m engungkapkan jum lah lem bar saham dan
persentase kepem ilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang mem iliki 5% (lima perseratus) atau lebih;
(2) Nama direktur dan kom isaris yang m emiliki saham; dan Catatan 20
>/
(3) Pemegang saham lainnya;
d) Dalam hal terjadi perubahan m odalsaham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pem beritahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS);
(2) Sum ber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Page 55
Page 55 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placem ent), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi; dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjam an, atau pemenuhan kecukupan modal; Catatan 20
v /
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jum lah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.
2) Tambahan Modal Disetor ( A d d it io n a l P a id - in C a p ita l)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah tam bahan modal disetor; >/ Catatan 20
b) Uraian sum ber agio saham;
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas;
>/
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor;
v /
e) Uraian mengenai sifat dan asal tam bahan modal disetor lainnya;
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi;
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
>/
(3) Tanggal efektif transaksi;
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut;
(5) Kepem ilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jen is dan jum lah imbalan
yang terjadi;
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikom binasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jum lah imbalan yang diserahkan atau diterim a; dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang m em berikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali;
(b) Ikhtisar jum lah tercatat A set dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikom binasikan;
(c) D am pak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepem ilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
v / Catatan 20
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepem ilikan;
Page 56
Page 56 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Nama entitas anak; dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi;
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepem ilikan tanpa hilangnya Pengendalian; v /
dan
c) Jum lah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian. n/
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal >/
disetor; Catatan 20
b) Tanggal atau periode perolehan serta jum lah lem bar dan nilai saham treasuri yang v /
diperoleh; v /
c) Tanggal dan jum lah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal Catatan 20
v /
disetor;
d) Tanggal dan jum lah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara v /
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan
>/ Catatan 20
e) Akum ulasi jum lah lem bar dan nilai saham treasuri.
5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jum lah penyesuaian periode yang lalu (jika ada);
v /
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait;
dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jen is waran dan harga pelaksanaan dari m asing-m asing waran;
b) dasar penentuan Nilai W ajar waran;
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa); v /
d) jum lah waran yang diterbitkan dan beredar serta dam pak dilusinya; dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) Pendapatan Kom prehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan m asing-m asing
komponen pendapatan kom prehensif lainnya. v /
Page 57
Page 57 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
8) Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas m asing-m asing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau >/ Catatan 20
tidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Kom prehensif
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jum lah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selam a periode,
term asuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang;
(2) Penjualan jasa; v / Catatan 22
(3) Bunga;
(4) Royalti; dan/atau
(5) Dividen;
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
s / Catatan 22
b) Rincian jum lah dari kelom pok produk/jasa utama;
c) Nama pihak pembeli dan jum lah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh
v /
perseratus) dari pendapatan;
d) Jum lah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
v /
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi: v /
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk m enentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk m enentukan tahap penyelesaian kontrak;
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sam pai tanggal
pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterim a; dan
(c) Jumlah retensi;
(3) Jum lah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, m asing-m asing sebagai
Aset dan Liabilitas;
Page 58
Page 58 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
f) Dalam hal Perusahaan m emiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
v /
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto;
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
(c) Total pendapatan neto.
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) D asar ketentuan tarif;
b) O bjek atau aktivitas yang dikenakan tarif; >/
c) Masa berlaku tarif;
d) Besaran tarif; dan
e) Perjanjian lain yang terkait.
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jum lah berdasarkan kelom pok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pem biayaan konsumen; v /
b) Pendapatan anjak piutang; dan
c) Pendapatan sewa.
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
>/
a) Restitusi;
b) Subsidi tidak mampu; dan v /
c) Selisih perhitungan klaim. ✓
5) Khusus Industri Transportasi
v /
Rincian jum lah dari kelom pok produk/jasa utama antara lain:
Page 59
Page 59 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi;
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan
v /
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan m em isahkan atas dasar kepem ilikan armada
tersebut.
6) Khusus Industri Telekom unikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekom unikasi sendiri, jasa telekom unikasi yang dilaksanakan melalui kerjasam a dengan >/
pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah berdasarkan kelom pok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum m erupakan pendapatan v /
untuk setiap jen is asuransi.
Catatan: m enyesuaikan dengan P S A K yang berlaku (PSA K 36 dan 62)
8) Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasam a operasi; v /
b) Jika perusahaan mem iliki hak penyelenggaraan sejum lah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah;
b) Kredit, dengan pengungkapan tam bahan untuk provisi dan komisi yang diakui; v /
c) Efek-efek; dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
Page 60
Page 60 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku;
Catatan 23
(2) Biaya tenaga kerja; dan v /
(3) Biaya overhead
ditam bah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
Catatan 23
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari >/
pendapatan; dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. Catatan 23
>/
11) Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departem entalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departem entalisasi:
a) Beban bahan;
b) Beban jasa pelayanan;
c) Beban pegawai;
d) Beban penyusutan sarana medis; v / Catatan 23
e) Beban pem eliharaan sarana;
f) Beban asuransi;
g) Beban langganan daya dan jasa;
h) Beban depresiasi.
12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah berdasarkan kelom pok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estim asi klaim retensi sendiri untuk >/
setiap jen is asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
>/
Rincian dan jum lah beban menurut jen is klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tem po, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah berdasarkan kelom pok n/
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jen is asuransi.
Page 61
Page 61 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah menurut jen is investasi. v /
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah unsur-unsur beban departem entalisasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan v /
c) Rincian jum lah unsur-unsur beban departem en lainnya.
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain: >/ Catatan 24
a) Beban penjualan;
b) Beban distribusi; dan
c) Beban umum dan adm inistrasi.
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah beban bunga berdasarkan kelom pok
produk/jasa utama.
v /
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelom pok produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jum lah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- v /
masing akun Piutang Pem biayaan Konsumen, Tagihan A njak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jum lah Pendapatan lainnya. Catatan 25
>/
b) rincian dan jum lah Beban lainnya. >/ Catatan 25
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjam an meliputi:
Page 62
Page 62 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) beban keuangan yang dihitung dengan m enggunakan metode suku bunga
efektif; s /
(b) beban keuangan dalam sewa pem biayaan yang diakui sesuai SA K yang >/
berlaku; dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjam an dalam mata uang asing sepanjang >/
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga;
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual; v /
(b) rugi neto dari instrum en keuangan yang diakui pada Nilai W ajar melalui laba
rugi; dan
(c) am ortisasi prem i/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari m asing-m asing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan s /
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah berdasarkan jen is aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah berdasarkan jenis. v /
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Kom prehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud; v /
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti; n/
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; >/
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; >/
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrum en lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas; dan v /
bagian pendapatan kom prehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
Page 63
Page 63 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini;
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu;
(3) jum lah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
tem porer dan pem balikannya;
(4) jum lah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru; Catatan 14
n/
(5) jum lah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelum nya
atau perbedaan tem porer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelum nya atas aset pajak tangguhan; dan
(7) jum lah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan >/
atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
c) jum lah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan kom prehensif
>/
lain, kecuali untuk bagian pendapatan kom prehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama;
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan m engungkapkan dasar perhitungan Catatan 14
>/
ta rif pajak yang berlaku; atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan m engungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
✓
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
f) jum lah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan tem porer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikom pensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak v /
tangguhan dalam laporan keuangan;
Page 64
Page 64 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
g) jum lah agregat perbedaan tem porer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas v /
pajak tangguhan yang belum diakui;
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi;
Catatan 14
(2) ditam bah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan v /
(3) laba kena pajak;
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan m enerapkan ta rif pajak sesuai Catatan 14
>/
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan; s / Catatan 14
k) setiap jen is perbedaan tem porer dan setiap jen is rugi pajak yang belum
dikom pensasi: v / Catatan 14
(1) jum lah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian; dan
(2) jum lah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jum lah tersebut tidak terlihat dari perubahan jum lah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
l) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan
v /
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selam a periode,
bersama dengan jum lah terkait untuk setiap periode sajian;
m) jum lah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau dium um kan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi v /
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n) uraian jum lah perubahan pada jum lah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi v /
bisnis;
o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis v /
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p) jum lah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:
v / Catatan 14
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pem balikan perbedaan tem porer kena pajak
yang telah ada; dan
(2) entitas m engalami kerugian pada periode kini atau periode sebelum nya yang
Page 65
Page 65 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jum lah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jum lah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
Catatan 20
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut >/
m encakup dam pak individual dari setiap jen is instrum en yang m empengaruhi laba per
saham;
b) jum lah rata-rata tertim bang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
n/ Catatan 20
Rekonsiliasi tersebut mencakup dam pak individual dari setiap jen is instrum en yang
mem pengaruhi laba per saham;
c) instrum en (term asuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dim asukkan dalam v /
penghitungan laba per saham dilusian karena instrum en tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian;
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrum en berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan OAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jum lah saham biasa atau instrum en >/ Catatan 20
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dim aksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v /
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jum lahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu m iliar rupiah) untuk transaksi dengan Catatan 26
v /
orang atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
(2) lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi Catatan 26
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi s /
dan saldo dengan pihak dim aksud;
c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, term asuk >/ Catatan 26
kom itm en, yang diperlukan untuk mem aham i potensi dam pak hubungan tersebut
Page 66
Page 66 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jum lah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait;
(2) jum lah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
term asuk kom itm en, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, term asuk apakah terdapat jam inan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterim a;
(3) jum lah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jum lah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaim ana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk m asing-m asing kategori berikut: Catatan 26
>/
(1) entitas induk;
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas;
(3) entitas anak;
(4) entitas asosiasi;
(5) Ventura Bersama dimana entitas m erupakan venturer;
(6) personil manajem en kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada m asing-m asing anggota atau kelom pok
direksi, kom isaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
m anajem en kunci lainnya untuk m asing-m asing kategori berikut:
Catatan 26
(1) imbalan kerja jangka pendek; ✓
(2) imbalan pascakerja;
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya;
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
(5) pem bayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pem erintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan;
Page 67
Page 67 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) sifat dan jum lah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
v /
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas m oneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya s /
dalam mata uang fungsional;
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas m oneter dalam mata uang asing;
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional;
(4) jum lah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrum en keuangan yang diukur pada nilai w ajar melalui laba rugi;
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan kom prehensif lain dan diakum ulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, term asuk goodw ill atau suatu unit penghasil kas: v /
(1) peristiwa dan kondisi yang m engindikasikan pengakuan atau pem balikan rugi
penurunan nilai;
(2) jum lah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi kom prehensif yang didalam nya tercakup rugi
penurunan nilai;
(3) jum lah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi kom prehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
(4) goodw ill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
(5) jum lah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
kom prehensif lain selam a periode tersebut; dan
(6) jum lah pem balikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan kom prehensif lain selam a periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelom pok aset. v /
Page 68
Page 68 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain : v/
(1) sifat dan alasan perubahan estim asi akuntansi;
(2) jum lah perubahan estim asi yang berdam pak pada periode berjalan; dan
(3) perkiraan dam pak estim asi pada periode mendatang. Dalam hal jum lah
dam pak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru m em berikan informasi yang andal
dan relevan; Catatan 2D
(3) jum lah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4) jum lah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya;
dan
(5) keadaan yang mem buat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dim ulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu v/
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu;
(2) jum lah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(3) jum lah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
(4) keadaan yang mem buat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.
Page 69
Page 69 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
26) Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selam a periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi;
(2) tanggal akuisisi;
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akum ulasinya untuk m asing-m asing kombinasi bisnis;
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi m emperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang m em bentuk goodwill yang diakui;
(7) Nilai W ajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
W ajar tanggal akuisisi untuk setiap kelom pok utama imbalan;
✓
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indem nifikasi:
(a) jum lah yang diakui pada tanggal akuisisi;
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jum lah pembayaran;
dan
(c) estim asi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestim asikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestim asikan. Dalam hal jum lah m aksim um pem bayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi m engungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus m engungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelom pok utama piutang, misalnya pinjam an yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelom pok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai W ajar piutang;
(b) jum lah piutang bruto kontraktual; dan
(c) estim asi terbaik pada tanggal akuisisi atas jum lah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih;
(10) jum lah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelom pok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sum ber daya ekonomi terjadi;
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jum lah arus keluar tersebut. Dalam hal
Page 70
Page 70 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
diperlukan, Perusahaan harus m engungkapkan asumsi utama yang
m endasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(c) jum lah estim asi penggantian yang akan diterim a dengan m enyebutkan
jum lah Aset yang telah diakui untuk estim asi penggantian tersebut;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai W ajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi m engungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi; dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jum lah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
kom prehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut m enghasilkan keuntungan;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi mem iliki kurang dari 100%
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:
(a) jum lah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
✓
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai W ajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dim iliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi; dan
(b) jum lah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai W ajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dim iliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi kom prehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) jum lah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dim asukkan dalam laporan laba rugi kom prehensif
pada periode pelaporan; dan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 71
Page 71 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
kombinasi bisnis yang terjadi selam a tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelum nya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib m engungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jen is imbalan dan jum lah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jen is imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai; dan
(c) sifat dan jum lah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selam a periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sam pai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sam pai dengan Perusahaan m enyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jum lah yang diakui, term asuk setiap perbedaan
yang tim bul selam a penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan
(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk m engukur
imbalan kontinjensi;
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada;
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan;
(5) jum lah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diam bil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelum nya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis; dan
Page 72
Page 72 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jum lah harga yang dibayarkan; ✓
(2) bagian dari harga yang m erupakan Kas dan Setara Kas;
(3) jum lah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh; dan
(4) jum lah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen; >/ C a ta ta n 30
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh m anajem en untuk mengidentifikasi
segm en dilaporkan; dan
(b) jen is produk dan jasa yang m enghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan;
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, term asuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segm en dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya;
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen m aterial lainnya
terhadap jum lah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa v /
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelom pok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi w ilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara dom isili Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jum lahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, term asuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
Page 73
Page 73 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrum en keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
i. negara dom isili Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan mem iliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jum lahnya
m aterial, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
v /
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus m engungkapkan:
(a) fakta;
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
(c) identitas segmen yang m elaporkan pendapatan tersebut.
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan >/
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan; dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelom pok lepasan disajikan sesuai S A K yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain: n/
(1) analisa atas jum lah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
kom prehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai W ajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelom pok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) jum lah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pem ilik entitas induk.
Page 74
Page 74 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelom pokkan instrum en derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan v /
spekulasi;
b) Perusahaan yang mem iliki atau m enerbitkan instrum en derivatif wajib
m engungkapkan untuk setiap kontrak instrum en derivatif dalam kelom pok klasifikasi v /
lindung nilai dan kelom pok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, kom oditas atau lain-lain;
(2) pihak lawan transaksi (counterparties);
(3) tanggal jatuh tempo;
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai W ajar pada tanggal laporan posisi
keuangan;
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memaham i tujuan transaksi derivatif dan strategi s /
untuk mencapai tujuan tersebut;
(2) Kebijakan m anajem en risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, term asuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jen is transaksi yang dilindung
nilai; dan
(3) Bagi instrum en yang tidak dim aksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.
30) Nilai W ajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelom pok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai W ajar setiap kelom pok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
v / Catatan 27
m em ungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan; dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam m enentukan Nilai W ajar >/ Catatan 27
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jum lah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan Catatan 29
v /
sebagai distribusi kepada pem ilik pada periode pelaporan;
b) jum lah utang dividen untuk:
Page 75
Page 75 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelum nya;
c) jum lah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah Catatan 29
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak v /
diakui sebagai Liabilitas kepada pem ilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) jum lah dividen preferen kum ulatif yang tidak diakui. >/
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jum lah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jum lah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah; v /
b) jum lah agregat dari kom itm en modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
>/
Ventura Bersama secara terpisah dari kom itm en lainnya;
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepem ilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan v /
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
v /
ditam bahkan pengungkapan tam bahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan
(2) jum lah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan m anajem en dan teknis, Catatan 31
royalti, dan lisensi, diungkapkan: v /
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda;
iv. jum lah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
v. pem batasan-pem batasan lainnya;
(b) kontrak atau perjanjian yang m em erlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan Catatan 31
v /
untuk investasi, diungkapkan:
Page 76
Page 76 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
iv. sanksi-sanksi;
(2) pemberian jam inan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijam in dan yang menerim a jam inan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin;
(b) latar belakang dikeluarkannya jam inan;
(c) periode berlakunya jam inan; dan
(d) nilai jam inan;
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jum lah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait;
(b) jum lah yang diperkarakan;
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
dan
(d) dam pak keuangan;
(2) Peraturan Pem erintah yang berdam pak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dam pak keuangannya;
(3) kem ungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jen is ketetapan atau tagihan pajak, jen is pajak, tahun pajak serta jum lah
pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding);
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
(b) estim asi dari dam pak keuangannya;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jum lah atau waktu arus
Page 77
Page 77 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
keluar sum ber daya; dan
(d) kem ungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
>/
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasam a IR/Plasma;
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasam a;
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
d) Hak dan liabilitas dari m asing-m asing pihak dalam kerjasam a;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasam a; dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus m engungkapkan informasi yang m em ungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang tim bul dari instrum en
n/ Catatan 28
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, term asuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis um ur aset keuangan yang belum jatuh
tem po atau tidak mengalam i penurunan nilai dan yang lewat jatuh tem po pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak m engalami penurunan nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tem po untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
m enunjukkan sisa jatuh tem po kontraktual yang bertujuan untuk
pemaham an terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jen is risiko pasar dimana
entitas terdam pak pada akhir periode pelaporan, yang m enunjukkan dam pak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dim iliki oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jen is risiko yang timbul dari >/ Catatan 28
instrum en keuangan.
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal ( C a p it a l A d e q u a c y R a t io )
Yang harus diungkapkan antara lain:
v /
(1) Rincian perhitungan dan jum lah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Page 78
Page 78 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
posisi keuangan;
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan v /
(3) Aspek khusus yang m endasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jen is mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan;
v /
(2) Posisi devisa neto m aksim um berdasarkan peraturan Bank Indonesia;
(3) Aspek khusus yang m endasari perhitungan posisi devisa neto.
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
>/
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jam inan atas dana
pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian m asing-m asing aktivitas fiduciaryyang >/
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dielim inasi dalam laporan posisi keuangan dan jum lah
>/
tersebut disajikan selam a tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana m anajem en dan pemegang saham
n/
setelah kuasi-reorganisasi yang m enggam barkan prospek usaha di masa mendatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum , pada saat dan sesudah kuasi-
>/
reorganisasi;
d) Rincian dari jum lah yang m em bentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengelim inasi defisit; dan >/
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
v /
reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola >/ Catatan 28D
Page 79
Page 79 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
perm odalannya, term asuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal;
(2) sifat persyaratan dan im plem entasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan perm odalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola perm odalannya;
Catatan 28D
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal; v /
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya; v / Catatan 28D
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan perm odalan dari pihak
eksternal (jika ada); dan V
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan perm odalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.
V
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak m em erlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak term asuk dalam laporan arus kas. v / Catatan 32
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jum lah Liabilitas atas pem bayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang;
V
b) penjelasan mengenai setiap jen is perjanjian pem bayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, term asuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu m aksim um atas opsi yang diberikan, dan metode
s/
penyelesaian;
c) jum lah dan rata-rata tertim bang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelom pok V
opsi saham;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selam a periode, rata-rata tertim bang harga saham Catatan 19
v /
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertim bang sisa um ur kontrak untuk opsi saham
>/ Catatan 19
yang beredar pada akhir periode;
f) penentuan Nilai W ajar dengan m engungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut: >/ Catatan 19
(1) opsi yang diberikan selam a suatu periode, rata-rata tertim bang Nilai W ajar
Page 80
Page 80 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
W ajar tersebut diukur; dan
(2) jum lah dan rata-rata tertim bang nilai w ajar instrum en ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai W ajar tersebut
untuk instrum en ekuitas lain yang diberikan selam a suatu periode (yaitu selain
opsi saham);
g) dam pak transaksi pem bayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. v /
41) Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain : s /
(1) Analisis Kekayaan;
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah; >/
b) Jenis Akad Asuransi Syariah; >/
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah;
>/
dan
d) Zakat. v /
43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jum lah dan dam pak dari:
a) Kontrak reasuransi; v /
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya; v / Catatan 31
c) Rasio keuangan penting;
n/
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
>/
e) Peristiwa atau keadaan yang m empengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan. v /
44) Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volum e penjualan kayu bulat (jenis kayu); >/
Page 81
Page 81 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
v /
lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah >/
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
d) Realisasi jen is kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya; v /
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
>/
dan akum ulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
>/
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jem batan serta pem eliharaannya; dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akum ulasinya.
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerim a informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan m em utakhirkan n/
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inform asi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang m ensyaratkan entitas untuk
m enyesuaikan jum lah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelum nya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan m engungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya; n/
(2) sifat peristiwa; dan
(3) estim asi atas dam pak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum m enerapkan suatu SA K dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SA K dan jen is peraturan baru tersebut; v /
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi;
c) tanggal penerapan SA K dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan
d) pem bahasan mengenai dam pak penerapan awal SA K dan peraturan baru atas laporan
Page 82
Page 82 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
keuangan atau pernyataan m anajem en bahwa dam pak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestim asi secara wajar.
47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: Catatan 34
(1) sifat reklasifikasi;
✓
(2) jum lah m asing-m asing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi;
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jum lah kom paratif tidak praktis untuk dilakukan, maka
v /
Perusahaan harus m engungkapkan:
(1) alasan tidak m ereklasifikasi jum lah tersebut; dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jum lah tersebut direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pem erintah yang diterim a, Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pem erintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi >/
bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang m elekat atas bantuan
v /
pemerintah yang telah diakui.
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
m enggunakan standar akuntansi selain SA K untuk memenuhi persyaratan otoritas v /
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
>/
(1) ringkasan perbedaan S A K dengan standar akuntansi di negara lain;
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi kom prehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
v /
m elakukan pengungkapan tam bahan m engikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 83
Page 83 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditam bahkan dalam laporan keuangan.
50) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jum lah dan dam pak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiw a/keadaan yang ✓
m empengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.
Jakarta 25 Maret 2026
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Purwantono
p.1 ×3
unresolved
person
Mento
p.1
unresolved
person
Tjoa Tjek Nien
p.1 ×2
unresolved
org
Bapepam
p.3 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.54
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
FinancialStatement-2025-Tahunan-HEAL.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
SPD HEAL 2025.pdf
done