Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 45
Page 1
Nomor Surat 235/OJK-TI/DIR/X/2023
Nama Emiten PT Telefast Indonesia Tbk.
Kode Emiten TFAS
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Emitama Penyedia Jakarta 2017 Beroperasi 1.842.737.933 PENUH IDR 70.0
Wahana Jasa Produk
Mandiri Digital
2 PT Bilik Penyedia Jakarta 2018 Beroperasi 2.955.421.740 PENUH IDR 51.0
Sinergi Jasa Produk
Indonesia Digital
3 PT TFAS Penyedia Jakarta 2021 Belum 505.465.000 PENUH IDR 51.0
Digital Jasa Produk Beroperasi
Indonesia Digital
4 PT Anugerah Penyedia Jakarta 2021 Beroperasi 10.155.416.111 PENUH IDR 41.0
Aset Digital Jasa Produk
(dahulu PT Digital
Sicepat Aset
Digital)
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Telefast Indonesia Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Telefast Indonesia Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Telefast Indonesia Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas TFAS Entity code
Nomor identifikasi entitas AA916 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor I. Technology Sector
Subsektor I1. Software & IT Services Subsector
Industri I11. Online Applications & Industry
Services
Subindustri I111. Online Applications & Subindustry
Services
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
2,911,081,870 30,343,726,919
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
13,600,000,000 12,000,000,000
penggunaannya lancar
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
27,223,733,781 26,863,814,619
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
1,257,702,911 1,394,764,494
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
3,363,568,659 2,745,118,283
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
21,739,343,836 22,255,000,000
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 87,242,892,286 70,864,717,669 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
1,095,457,835 186,318,053
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
61,620,609,902 53,217,368,966
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
356,617,114
lancar
Jumlah aset lancar 220,411,008,194 219,870,829,003 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
30,792,252,389 31,632,227,972
asosiasi associates
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
2,250,000,000 2,250,000,000
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 494,262,059 595,066,177 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
1,522,406,377 2,157,087,251
equipment
Aset hak guna 517,433,911 1,556,517,810 Right of use assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other
4,522,120,736 5,549,058,236
goodwill than goodwill
Jumlah aset tidak lancar 40,098,475,472 43,739,957,446 Total non-current assets
Jumlah aset 260,509,483,666 263,610,786,449 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
61,019,754,500 59,988,224,824
pendek
Utang usaha Trade payables
Page 5
Utang usaha pihak 1,430,790 Trade payables
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
46,542,410 37,534,321
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
583,518,978 70,573,772
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
3,749,717 5,500,000,000
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
5,000,000
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
239,156,680 542,447,180
pendek expenses
Utang pajak 2,219,235,861 1,960,779,853 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 172,398,845 1,063,838,816 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
64,290,787,781 69,163,398,766
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
402,932,085 402,932,085
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 2,313,228,663 2,333,970,478 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
142,620,500
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
2,858,781,248 2,736,902,563
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 67,149,569,029 71,900,301,329 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 33,333,330,000 33,333,330,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
69,990,806,187 69,990,806,187
disetor capital
Saham treasuri ( 1,659,660,900 ) ( 1,659,660,900 ) Treasury stocks
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 112,252,100 ( 271,899,402 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Page 6
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 400,000,000 300,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 83,073,762,643 81,905,052,809 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
185,250,490,030 183,597,628,694
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
8,109,424,607 8,112,856,426
non-pengendali
Jumlah ekuitas 193,359,914,637 191,710,485,120 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
260,509,483,666 263,610,786,449
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
505,570,964,378 606,628,842,849
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 475,084,188,527 ) ( 577,739,468,642 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 30,486,775,851 28,889,374,207 Total gross profit
Beban penjualan ( 2,214,705,524 ) ( 2,262,520,816 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 21,873,052,976 ) ( 22,327,376,042 )
expenses
Pendapatan keuangan 1,089,814,009 1,090,743,555 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 6,784,751,051 ) ( 4,415,122,436 ) Interest and finance costs
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan ( 839,975,583 ) 449,390,534 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Keuntungan (kerugian) lainnya 1,598,612,422 330,608,529 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
1,462,717,148 1,755,097,531
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 197,439,133 ) ( 375,991,338 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
1,265,278,015 1,379,106,193
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from discontinued
( 41,866,740 )
dihentikan operations
Jumlah laba (rugi) 1,265,278,015 1,337,239,453 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 492,501,915 70,788,844 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan ( 108,350,413 ) ( 15,573,546 ) that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 384,151,502 55,215,298 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 384,151,502 55,215,298 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 1,649,429,517 1,392,454,751 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
1,268,709,834 1,335,837,776
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Page 8
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 3,431,819 ) 1,401,677 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 1,652,861,336 1,391,053,074 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 3,431,819 ) 1,401,677 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.77 0.81 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Saham treasuri kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 33,333,330,000 69,990,806,187 ( 1,659,660,900 ) ( 271,899,402 ) 300,000,000 81,905,052,809 183,597,628,694 8,112,856,426 191,710,485,120 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 33,333,330,000 69,990,806,187 ( 1,659,660,900 ) ( 271,899,402 ) 300,000,000 81,905,052,809 183,597,628,694 8,112,856,426 191,710,485,120 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,268,709,834 1,268,709,834 ( 3,431,819 ) 1,265,278,015 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 384,151,502 384,151,502 384,151,502 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 100,000,000 ( 100,000,000 ) Allocation for general reserves
Posisi ekuitas, akhir periode 33,333,330,000 69,990,806,187 ( 1,659,660,900 ) 112,252,100 400,000,000 83,073,762,643 185,250,490,030 8,109,424,607 193,359,914,637 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Saham treasuri kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 33,333,330,000 69,990,806,187 ( 1,659,660,900 ) ( 714,462,391 ) 200,000,000 80,806,616,829 181,956,629,725 14,100,048,874 196,056,678,599 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 33,333,330,000 69,990,806,187 ( 1,659,660,900 ) ( 714,462,391 ) 200,000,000 80,806,616,829 181,956,629,725 14,100,048,874 196,056,678,599 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,335,837,776 1,335,837,776 1,401,677 1,337,239,453 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 55,215,298 55,215,298 55,215,298 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 100,000,000 ( 100,000,000 ) Allocation for general reserves
Transaksi ekuitas lainnya (1) (1) (2) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 33,333,330,000 69,990,806,187 ( 1,659,660,900 ) ( 659,247,094 ) 300,000,000 82,042,454,605 183,347,682,798 14,101,450,550 197,449,133,348 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
505,318,805,450 609,770,150,070
pelanggan
Penerimaan dari royalti, Receipts from royalties,
fees, komisi, dan 1,089,814,009 1,105,585,779 fees, commissions and
pendapatan lain other revenues
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 497,099,524,878 ) ( 574,208,499,656 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 18,345,647,474 ) ( 17,175,258,368 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 4,896,365,071 ) ( 2,197,214,544 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 13,932,917,964 ) 17,294,763,281
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 6,784,751,051 ) ( 4,415,122,436 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 194,796,122 ) ( 5,963,193,136 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 20,912,465,137 ) 6,916,447,709
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 79,675,499 ) ( 26,855,311,415 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 3,000,000 )
aset takberwujud intangible assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
( 1,848,300,000 )
investasi jangka pendek short-term investments
Penerimaan pembayaran Receipts from receivables
515,656,164 1,802,465,754
piutang dari pihak berelasi from related parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
435,980,665 ( 26,904,145,661 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 537,305,485,022 630,770,389,900 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 536,273,955,346 ) ( 631,833,734,400 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 891,439,971 ) ( 1,231,260,429 )
pembiayaan liabilities
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from
( 1,600,000,000 )
penggunaannya dari aktivitas financing activities
pendanaan
Page 12
Penerimaan utang pihak ( 5,496,250,283 ) 25,857,672,105 Proceeds from due to related
berelasi parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 6,956,160,578 ) 23,563,067,176
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 27,432,645,050 ) 3,575,369,224
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
30,343,726,920 25,478,915,608
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
2,911,081,870 29,054,284,832
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian PT Telefast Indonesia Tbk dan entitas anaknya telah disusun sesuai Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia yaitu Standar Akuntansi Keuangan (SAK), yang statements
mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (ISAK), yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah
pengawasannya. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian pada tanggal 30 September 2023 serta untuk periode yang berakhir pada
tanggal tersebut, kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan
dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan konsolidasian, beberapa standar akuntansi yang
telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023. Laporan keuangan
konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan dasar akrual dengan
menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Mata uang pelaporan
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
mata uang fungsional Grup. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan standar
akuntansi keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga
mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
area dimana estimasi dan asumsi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Entitas Induk dan entitas - Principles of consolidation
entitas anak seperti yang disebutkan pada Catatan 1c, dimana Entitas Induk memiliki pengendalian
secara langsung dan tidak langsung. Laporan keuangan entitas anak disusun dengan periode
pelaporan yang sama dengan Entitas Induk. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian
laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain.
Entitas-entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Entitas Induk
memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal Entitas Induk kehilangan pengendalian.
Pengendalian dianggap ada ketika Entitas Induk memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui
entitas-entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas. Secara spesifik, Entitas Induk
mengendalikan investee jika dan hanya jika Entitas Induk memiliki seluruh hal berikut ini: 1. Kekuasaan
atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan
investee); 2. Eksposur atau atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan 3.
Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor. Ketika Entitas Induk memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Entitas Induk dapat
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan
atas investee tersebut: 1. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain; 2. Hak yang
timbul dari pengaturan kontraktual lain; dan 3. Hak suara dan hak suara potensial Entitas Induk. Entitas
Page 14
Induk menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Entitas Induk memiliki pengendalian atas entitas anak dan
berhenti ketika Entitas Induk kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan
dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Entitas Induk memperoleh
pengendalian sampai dengan tanggal Entitas Induk menghentikan pengendalian atas entitas anak.
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang
saham Entitas Induk dan pada kepentingan nonpengendali (KNP), walaupun hasil di KNP mempunyai
saldo defisit. Transaksi antar perusahaan, saldo, dan keuntungan serta kerugian yang belum
direalisasi dari transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, dan
beban berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam
proses konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Entitas Induk. Transaksi dengan KNP yang
tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar
imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto entitas anak dicatat pada
ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan KNP juga dicatat pada ekuitas. Perubahan kepemilikan
di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Entitas Induk
kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Entitas Induk: a. menghentikan pengakuan aset
(termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak; b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat
setiap KNP; c. menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila
ada; d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai
wajarnya; f. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian; dan g.
mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba. KNP mencerminkan
bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung kepada Entitas Induk, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk. Transaksi
dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Jumlah
tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan
perubahan kepentingan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah tercatat kepentingan
nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara
langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk.
Kas dan setara kas Kas dan bank terdiri atas kas dan kas di bank yang jatuh tempo dalam waktu periode 3 (tiga) bulan Cash and cash equivalents
atau kurang pada saat tanggal penempatan yang dapat dikonversi dengan jumlah kas yang dapat
ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dan tidak digunakan sebagai
jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya. Setara kas yang dibatasi penggunaannya
yang akan digunakan untuk membayar kewajiban yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun
disajikan sebagai ?Deposito yang Dibatasi Penggunaannya? sebagai bagian dari aset lancar pada
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Persediaan Persediaan dinilai berdasarkan nilai terendah antara harga perolehan atau nilai realisasi neto. Harga Inventories
perolehan persediaan ditentukan dengan basis metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah
estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi biaya penyelesaian dan penjualan.
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan ditentukan berdasarkan penelaahan atas
keadaan persediaan pada setiap akhir periode untuk menyesuaikan jumlah tercatat persediaan ke nilai
realisasi neto.
Page 15
Aset tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan Fixed assets
nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika
memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya
inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi
kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria
pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat
terjadinya. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: inventaris Kantor 4-8 Tahun Kendaraan 4-8 Tahun
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau dihentikan,
biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi dari akun.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba
rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. Nilai residu, estimasi masa manfaat dan
metode penyusutan direview dan disesuaikan, setiap akhir periode, bila diperlukan.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan. Penjualan produk
digital dan digital platform - Pendapatan dari penjualan barang dagang dan produk digital yang diakui
pada saat pengiriman fisik barang dan pemakaian produk digital Grup, diakui pada saat risiko dan
manfaat signifikan atas kepemilikan barang dagang dan produk digital telah dipindahkan kepada
pelanggan, yang umumnya bersamaan dengan pengiriman dan penerimaannya. Pendapatan bunga
Pendapatan bunga yang timbul dari kas dan bank dan deposito yang dibatasi penggunaannya yang
dimiliki oleh Grup diakui pada saat terjadinya Beban Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah Transactions with related parties
anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak
berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu
kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). (iii) kedua entitas tersebut
adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv) satu entitas adalah ventura bersama dari
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (v) entitas tersebut
adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari Grup atau entitas yang terkait
dengan Grup. (vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf a). (vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas
entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). (viii) entitas,
atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup atau kepada entitas induk dari Entitas
Induk. Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.
Beberapa persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan persyaratan yang dilakukan dengan
pihak-pihak yang tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan
dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak final dan non-final (pajak kini dan pajak tangguhan). Pajak final diakui Income taxes
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam bagian beban usaha.
Sedangkan pajak non-final diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dalam bagian manfaat (beban) pajak penghasilan, kecuali yang berkaitan dengan item
yang diakui di luar laba rugi dan penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas. Pajak Final
Pendapatan yang telah dikenai pajak final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan
Page 16
semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenai pajak final tidak boleh dikurangkan.
Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba rugi menurut
akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak diakui adanya aset atau
liabilitas pajak tangguhan. Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai
bruto transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami
kerugian. Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak final berbeda dari
dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak
tangguhan. Beban pajak atas pendapatan yang dikenai pajak final diakui secara proporsional dengan
jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah pajak
final terutang dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak pada laba rugi diakui sebagai
pajak dibayar di muka atau utang pajak. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh
PSAK 46, ?Pajak Penghasilan?. Pajak kini Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak
yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak
tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat
Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku
membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat
surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah
besar kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya
terhadap liabilitas perpajakan Grup. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui
untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar
bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
perbedaan temporer dan rugi fiskal. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir
periode pelaporan dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi
tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode
pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut
diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada
akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua
perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dibebankan
atau dikreditkan pada operasi periode berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya
telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan
secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak
kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan
entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini
dengan dasar neto.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo Employee benefits
dalam jangka waktu 12 bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah
memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada perusahaan
dimana semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. Imbalan Pascakerja
Page 17
Program Iuran Pasti Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan materi penjelasan melalui siaran
pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24, ?Imbalan Kerja?,
yang diadopsi dari IAS 19, ?Employee Benefits?. Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi
bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku
di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS
Interpretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).
Grup telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan, dengan demikian, mengubah kebijakan
akuntansi mengenai atribusi imbalan kerja pada periode jasa. Penerapan ini tidak berdampak material
terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode keuangan sebelumnya. Grup mengakui kewajiban
imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP
35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)
No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja
pada tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan
melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti
pensiun tahunan. Imbalan Pascakerja Program Iuran Pasti (lanjutan) Pengukuran kembali, terdiri dari
keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak perubahan pada batas atas aset (jika ada) dan imbal hasil
atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada
periode terjadinya untuk mencerminkan liabilitas atau aset imbalan pasti neto yang diakui pada laporan
keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran
kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amendemen/
kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi, terkait atau pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto
dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas imbalan kerja. Biaya imbalan kerja
dikategorikan sebagai berikut: ? Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan
dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian); ? Beban atau pendapatan bunga neto; dan ? Pengukuran
kembali. Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi. Keuntungan
dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Laba per saham Jumlah laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar pada tahun yang bersangkutan
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat menggunakan metode akuisisi. Biaya suatu akuisisi diakui sebagai Business combination
penjumlahan atas imbalan yang dialihkan, yang diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan
jumlah atas kepentingan nonpengendali dientitas yang diakuisisi. Biaya akuisisi yang terjadi dibiayakan
dan dicatat sebagai beban pada periode berjalan. Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu
yang diukur sesuai dengan standar yang relevan Selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang
dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan nonpengendali dengan aset teridentifikasi dan
liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah
neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi
melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan nonpengendali pada pihak
diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak
Page 18
pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih tersebut diakui segera dalam laba rugi
sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon. Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu
kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen
(contingent consideration arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada
tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi
bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai
penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait
terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi
tambahan yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal
akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.
Investasi pada entitas asosiasi Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi bersama dicatat dalam laporan keuangan Investment in associates
konsolidasian dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 58, ?Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan
Operasi yang Dihentikan?. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi bersama diakui di
laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk
perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari
entitas asosiasi bersama yang terjadi setelah perolehan. Ketika bagian Grup atas kerugian entitas
asosiasi bersama melebihi kepentingan Grup pada entitas asosiasi bersama (yang mencakup semua
kepentingan jangka panjang, yang secara substansi, membentuk bagian dari investasi bersih Grup
dalam entitas asosiasi bersama), Grup menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya.
Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Grup mempunyai kewajiban bersifat hukum atau konstruktif
atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi bersama. Investasi pada entitas asosiasi
bersama dicatat dengan menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi entitas
asosiasi bersama. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar bersih
dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi bersama yang diakui pada tanggal
akuisisi diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji
penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan Grup dari nilai wajar
bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian
kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya. Persyaratan dalam
PSAK 48, ?Penurunan Nilai?, diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap
penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi bersama. Bila diperlukan, jumlah
tercatat investasi (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 sebagai suatu aset
tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai
dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai diakui
langsung pada nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan
PSAK 48 Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal saat investasinya berhenti
menjadi investasi pada entitas asosiasi bersama atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki
untuk dijual. Ketika Grup mempertahankan kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya merupakan
entitas asosiasi bersama dan sisa investasi tersebut merupakan aset keuangan, Grup mengukur setiap
sisa investasi pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai
wajar pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 71. Selisih antara jumlah tercatat pada asosiasi
bersama pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar dari setiap bunga yang ditahan dan
hasilkan dari pelepasan sebagian kepentingan dalam asosiasi bersama termasuk dalam penentuan
keuntungan atau kerugian pada pelepasan asosiasi bersama. Selanjutnya, Grup mencatat seluruh
jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas
asosiasi bersama tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang
disyaratkan jika entitas asosiasi bersama telah melepaskan secara langsung aset danliabilitas yang
Page 19
terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas
asosiasi bersama direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian
metode ekuitas. Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas jika investasi pada entitas asosiasi
menjadi investasi pada entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar pada saat
perubahan kepentingan Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi tetapi Grup
tetap menerapkan metode ekuitas, Grup mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan atau
kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan
pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba
rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait.) Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas
asosiasi, keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura
bersama diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sebesar kepemilikan dalam entitas
asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.
Aset takberwujud Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset Intangible assets
takberwujud dicatat pada nilai perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan
nilai. Umur manfaat aset takberwujud dinilai apakah terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud
dengan umur terbatas, yang berupa lisensi perangkat lunak komputer, diamortisasi dengan
menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomi dan dievaluasi apabila terdapat
indikator adanya penurunan nilai untuk aset takberwujud. Periode dan metode amortisasi untuk aset
takberwujud dengan umur terbatas ditelaah setidaknya setiap akhir tahun keuangan. Estimasi umur
manfaat lisensi perangkat lunak komputer Grup adalah 4 tahun. Perubahan pada perkiraan umur
manfaat atau perkiraan pola konsumsi manfaat ekonomi terjadi pada aset tersebut dicatat dengan
mengubah periode amortisasi atau metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai perubahan
estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam kategori biaya yang
konsisten dengan fungsi dari aset takberwujud. Suatu aset takberwujud dihentikan pengakuannya saat
pelepasan, atau ketika tidak terdapat ekspektasi manfaat ekonomi masa depan dari penggunaan atau
pelepasan. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset takberwujud
diukur sebagai selisih antara hasil pelepasan neto dan nilai tercatat aset dan diakui dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
Beban dibayar dimuka Uang muka merupakan atas pembayaran di muka untuk pembelian persediaan dan pembayaran Prepaid expenses
operasional Grup. Beban dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan selama manfaat
masing-masing beban dengan menggunakan metode garis lurus.
Saham treasuri Ketika suatu entitas dalam Grup membeli modal saham ekuitas Entitas Induk (saham treasuri), imbalan Treasury stock
yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas Entitas Induk sampai
saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya
diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan
dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik ekuitas Entitas Induk.
Instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. Klasifikasi i. Aset keuangan Aset
Page 20
keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui laba rugi (?FVTPL?) dan (iii) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVOCI?). Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: ????? Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan ????? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Grup mengklasifikasikan instrumen utang pada FVOCI jika kedua kondisi berikut dipenuhi: ????? Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan ????? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pada saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch?). Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pada saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch?). Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan bank, piutang usaha - pihak ketiga dan pihak berelasi, piutang lain-lain - pihak ketiga, piutang pihak berelasi, dan deposito yang dibatasi penggunaannya, diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, dan investasi saham yang diklasifikasikan aset keuangan yang diukur pada FVOCI. Liabilitas keuangan Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang
Page 21
bank jangka pendek, utang usaha pihak ketiga dan pihak berelasi, utang lain-lain - pihak ketiga, beban akrual, utang pihak berelasi, dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, yang diukur pada biaya perolehan amortisasi. Pengakuan dan Pengukuran Aset keuangan Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Aset keuangan yang diukur pada FVOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas) Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan dalam FVOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada tingkat instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasi-kan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan tersebut dicatat dalam penghasilan komprehensif lainnya. Instrumen ekuitas yang diukur pada FVOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Liabilitas keuangan Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Seluruh liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya. Metode Suku Bunga Efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
Page 22
pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal. Saling Hapus atas Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan. Penurunan Nilai Aset Keuangan Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (ECL) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan SBE awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Karena piutang usaha dan aset kontrak tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, Grup tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal: (a) indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan signifikan, (b) wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau pokok, (c) kemungkinan bahwa mereka akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan (d) di mana data yang dapat diobservasi mengindikasikan bahwa ada terukur penurunan arus kas estimasi masa mendatang, seperti perubahan tunggakan atau kondisi ekonomi yang berkorelasi dengan wanprestasi. Aset keuangan Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: (a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau (b) Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass-through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko
Page 23
dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui
sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan
yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari
jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar
kembali Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait
diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup. Pada
penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan
antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain
itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada
pengakuan awal untuk diukur di FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke
saldo laba. Liabilitas keuangan Liabillitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat
liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui
dalam laba rugi. Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman
yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial
atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat
sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih
antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup pada Events after reporting period
periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian.
Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada, diungkapkan ketika
material terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Page 24
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, gross
4,808,820,145 79,675,499 4,888,495,644
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
765,724,143 765,724,143
langsung
Dimiliki langsung 5,574,544,288 79,675,499 5,654,219,787 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
5,574,544,288 79,675,499 5,654,219,787
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, accumulated
2,939,035,772 631,946,969 3,570,982,741
dimiliki langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
478,421,265 82,409,404 560,830,669
langsung
Dimiliki langsung 3,417,457,037 714,356,373 4,131,813,410 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
3,417,457,037 714,356,373 4,131,813,410
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,157,087,251 1,522,406,377
equipment
Page 25
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran laporan
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
keuangan aset tetap
Property, plant, and Translation adjustment in
Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
4,660,896,036 147,924,109 4,808,820,145
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,183,469,998 289,845,053 ( 3,707,590,908 ) 765,724,143
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 8,844,366,034 437,769,162 ( 3,707,590,908 ) 5,574,544,288 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
8,844,366,034 437,769,162 ( 3,707,590,908 ) 5,574,544,288
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
2,114,102,676 824,933,096 2,939,035,772
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned accumulated depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
294,862,613 183,558,652 478,421,265
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 2,408,965,289 1,008,491,748 3,417,457,037 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,408,965,289 1,008,491,748 3,417,457,037
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
6,435,400,745 2,157,087,251
equipment
Page 26
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Beban penyusutan untuk tahun - tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Disclosure of notes for property, plant and
Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 714.356.373 dan Rp 1.008.491.748 dialokasikan ke equipment
beban umum dan administrasi (Catatan 27).Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak terdapat
kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan yang mengindentifikasikan adanya penurunan nilai aset
tetap. Jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, adalah
sebagai berikut: Inventaris Kantor 30 September 2023 : 1.935.973.936 dan 31 Desember 2022 :
1.311.800.502
Page 27
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna
akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 3,657,213,266 3,657,213,266 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 1,686,451,130 1,686,451,130 Others, right of use assets
Aset hak guna 5,343,664,396 5,343,664,396 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 2,697,147,604 733,032,480 3,430,180,084 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Lainnya, aset hak guna 1,089,998,982 306,051,419 1,396,050,401 Others, right of use assets depreciation
Aset hak guna 3,787,146,586 1,039,083,899 4,826,230,485 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 1,556,517,810 517,433,911 Right of use assets Carrying amount
Page 28
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Penjabaran laporan Aset hak guna, periode
awal guna keuangan aset hak guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Translation adjustment in Right of use assets, end
beginning period assets right of use assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
3,381,253,678 228,354,246 47,605,342 3,657,213,266
assets
Lainnya, aset hak guna 1,686,451,130 1,686,451,130 Others, right of use assets
Aset hak guna 5,067,704,808 228,354,246 47,605,342 5,343,664,396 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
1,720,948,468 976,199,136 2,697,147,604
assets accumulated depreciation
Lainnya, aset hak guna 681,930,415 408,068,567 1,089,998,982 Others, right of use assets
Aset hak guna 2,402,878,883 1,384,267,703 3,787,146,586 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 2,664,825,925 1,556,517,810 Right of use assets Carrying amount
Page 29
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Page 30
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 31
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Jasa Digital 2,483,593,213 3,351,736,977 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2,483,593,213 3,351,736,977 Service revenue
Pendapatan dari produk Product revenue 1
Produk Digital 503,087,371,165 603,277,105,872
1
Pendapatan dari Product revenue
503,087,371,165 603,277,105,872
produk
Tipe pendapatan 505,570,964,378 606,628,842,849 Type of revenue
Page 32
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 27,425,962,298 27,031,741,787 IDR Third party
Mata uang 27,425,962,298 ( 202,228,517 ) 27,223,733,781 27,031,741,787 ( 167,927,168 ) 26,863,814,619 Currency
Pihak berelasi IDR 1,396,858,165 IDR Related party
Mata uang 1,259,796,582 ( 2,093,671 ) 1,257,702,911 1,396,858,165 ( 2,093,671 ) 1,394,764,494 Currency
Page 33
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang usaha masing-masing pelanggan pada Disclosure of notes for trade receivables
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Grup berkeyakinan bahwa
penyisihan atas kerugian penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak
tertagihnya piutang usaha di kemudian hari.
Page 34
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Lainnya 87,242,892,286 70,864,717,669 Other inventories
Persediaan, kotor 87,242,892,286 70,864,717,669 Inventories, gross
Persediaan 87,242,892,286 70,864,717,669 Inventories
Persediaan lancar 87,242,892,286 70,864,717,669 Current inventories
Page 35
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen Grup Disclosure of notes for inventories
berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai dan persediaan usang pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki
oleh Grup dan tidak terdapat persediaan yang dikonsinyasikan kepada pihak lain. Pada
tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 persediaan masing - masing sebesar Rp
48.960.000.000 dan Rp 43.200.000.000, digunakan sebagai jaminan untuk utang bank jangka pendek
Entitas Induk yang diperoleh dari PT Bank Permata Tbk (Catatan 16).
Page 36
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 1,430,790 0 IDR Third party
Mata uang 1,430,790 0 Currency
Pihak berelasi IDR 46,542,410 37,534,321 IDR Related party
Mata uang 46,542,410 37,534,321 Currency
Page 37
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 38
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Barang jadi awal 70,864,717,669 69,992,395,118 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 489,101,213,757 575,108,252,239 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 87,242,892,286 70,365,547,176 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
2,361,149,387 3,004,368,461
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
475,084,188,527 577,739,468,642
pendapatan
Page 39
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 40
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 41
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 42
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 43
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Permata Tbk IDR 61,019,754,500 59,988,224,824 IDR Bank Permata Tbk
Mata uang 61,019,754,500 59,988,224,824 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 59,988,224,824 Currency Creditor bank name
Page 44
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 45
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.