Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 40
Page 1
Nomor Surat 531/DIR-KU.14/X/2023
Nama Emiten Citra Marga Nusaphala Persada Tbk
Kode Emiten CMNP
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 Citra Marga Penyelenggar Bandung 2017 OPERASI 1.678.920 JUTAAN IDR 82.4
Lintas Jabar a Jalan Tol
2 Elevasi Penyelenggar Jakarta 2017 OPERASI 3.783 JUTAAN IDR 99.95
Teknologi a Jalan Tol
Indonesia
3 Citra Karya Penyelenggar Bandung 2023 OPERASI 11.015.348 JUTAAN IDR 63.3
Jabar Tol a Jalan Tol
4 Girder Perdagangan, Jakarta 2012 OPERASI 2.768.194 JUTAAN IDR 97.55
Indonesia kontraktor,
pengolahan
lahan,
5 Citra Penyelenggar Surabaya 2008 OPERASI 936.743 JUTAAN IDR 96.83
Margatama a Jalan Tol
Surabaya
6 Citra Penyelenggar Jakarta 2023 OPERASI 5.465.928 JUTAAN IDR 79.79
Waspphutowa a Jalan Tol
7 Citra Persada Perdagangan, Jakarta 2009 OPERASI 451.940 JUTAAN IDR 99.99
Infrastruktur pembangunan
8 Citra Marga Pembangunan Jakarta 2014 OPERASI 618.218 JUTAAN IDR 99.93
Nusantara ,
Propertindo perdagangan,
perindustrian
dan jasa
lainnya
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Citra Marga Nusaphala Persada Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas Citra Marga Nusaphala Persada Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas CMNP Entity code
Nomor identifikasi entitas AA230 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J1. Transportation Infrastructure Subsector
Industri J11. Transport Infrastructure Industry
Operator
Subindustri J112. Highways & Railtracks Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
No Controlling Shareholder
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
425,869,968 356,925,223
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current other financial
927,726,921 1,003,699,360
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
112,292,451 4,214,709
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
410,537,161 480,692,580
ketiga parties
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
1,031,285 2,191,148
lancar
Uang muka lancar 16,905,973 23,214,768 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
152,748,329 58,890,156
lancar
Jumlah aset lancar 2,047,112,088 1,929,827,944 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
510,021,520 512,605,673
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar 66,075,357 69,764,625 Non-current advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current other
33,283,503 118,344,036
lancar lainnya financial assets
Pajak dibayar dimuka Non-current prepaid taxes
510,588 1,577,623
tidak lancar
Aset pajak tangguhan 70,952,713 77,790,998 Deferred tax assets
Properti investasi 919,133,923 920,467,550 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
193,100,601 201,554,352
equipment
Hak konsesi jalan tol Toll road concession
18,095,224,497 14,554,663,359
rights
Jumlah aset tidak lancar 19,888,302,702 16,456,768,216 Total non-current assets
Jumlah aset 21,935,414,790 18,386,596,160 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
0 413,153,704
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
376,533,377 212,766,098
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
Page 5
ketiga 1,841,555,276 1,808,134,986 third parties
Beban akrual jangka Current accrued
830,686,657 829,173,413
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 14,818,337 14,607,755 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 146,057,014 178,754,096 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
7,819,033 39,847,250
dimuka jangka pendek revenue
Provisi jangka Current provisions
pendek
Provisi jangka Current provisions
pendek pelapisan 37,789,325 33,496,500 for overlay
jalan tol
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 19,480,941 14,398,761
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 486,627 486,627 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas Other current
non-keuangan jangka 871,374,869 526,600,055 non-financial liabilities
pendek lainnya
Jumlah liabilitas Total current
4,146,601,456 4,071,419,245
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas keuangan Long-term derivative
derivatif jangka 4,398,565 4,398,565 financial liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
42,377,665 42,377,666
tangguhan
Utang pemegang Non-current due to
52,030,988 52,770,763
saham jangka panjang stockholders
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 4,162,273,939 1,784,766,285 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
790,838 870,678
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 515,448,216 580,448,216 borrowings
pinjaman lainnya
Pendapatan diterima Non-current unearned
31,210,774 29,181,390
dimuka jangka panjang revenue
Provisi jangka Non-current
panjang provisions
Page 6
Provisi pelapisan Non-current
jalan tol jangka 52,981,014 52,444,410 provisions for
panjang overlay
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 2,392,001 1,969,259 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
4,863,904,000 2,549,227,232
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 9,010,505,456 6,620,646,477 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 2,718,146,455 2,717,650,323 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
2,735,811,745 2,735,335,399
disetor capital
Cadangan keuntungan Reserve of gains
(kerugian) investasi (losses) from
( 98,433,621 ) ( 98,433,621 )
pada instrumen ekuitas investments in equity
instruments
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 412,558,784 389,194,131 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 5,593,852,485 4,691,159,688 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
11,361,935,848 10,434,905,920
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
1,562,973,486 1,331,043,763
non-pengendali
Jumlah ekuitas 12,924,909,334 11,765,949,683 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
21,935,414,790 18,386,596,160
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
3,177,146,483 3,187,685,659
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 1,746,516,799 ) ( 2,194,510,290 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 1,430,629,684 993,175,369 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 101,284,131 ) ( 80,152,965 )
expenses
Pendapatan keuangan 51,443,779 20,536,067 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 208,574,713 ) ( 55,521,239 ) Interest and finance costs
Beban lainnya ( 846,135 ) ( 10,078,657 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
1,171,368,484 867,958,575
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 200,790,565 ) ( 131,523,286 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
970,577,919 736,435,289
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 970,577,919 736,435,289 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 1,516,202 11,151 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 1,516,202 11,151 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 1,516,202 11,151 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 972,094,121 736,446,440 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
924,541,248 729,637,865
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 46,036,671 6,797,424 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 926,057,450 729,649,016 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 46,036,671 6,797,424 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Page 8
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 170 134 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal (kerugian) investasi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor pada instrumen non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
ekuitas
Reserve of gains
(losses) from Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
investments in equity earnings earnings parent entity
instruments
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,717,650,323 2,735,335,399 ( 98,433,621 ) 389,194,131 4,691,159,688 10,434,905,920 1,331,043,763 11,765,949,683 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 2,717,650,323 2,735,335,399 ( 98,433,621 ) 389,194,131 4,691,159,688 10,434,905,920 1,331,043,763 11,765,949,683 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 924,541,248 924,541,248 46,036,671 970,577,919 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 1,516,202 1,516,202 1,516,202 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 23,364,653 ( 23,364,653 ) Allocation for general reserves
Penerbitan saham biasa 496,132 476,346 972,478 972,478 Issuance of common stocks
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to
184,484,400 184,484,400
akuisisi entitas anak acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to other
transaksi lainnya dengan kepentingan 1,408,652 1,408,652 transactions with non-controlling interests
non-pengendali
Posisi ekuitas, akhir periode 2,718,146,455 2,735,811,745 ( 98,433,621 ) 412,558,784 5,593,852,485 11,361,935,848 1,562,973,486 12,924,909,334 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal (kerugian) investasi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor pada instrumen non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
ekuitas
Reserve of gains
(losses) from Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
investments in equity earnings earnings parent entity
instruments
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,715,979,313 2,773,392,589 ( 33,883,036 ) 371,460,696 3,790,400,340 9,617,349,902 971,126,545 10,588,476,447 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 2,715,979,313 2,773,392,589 ( 33,883,036 ) 371,460,696 3,790,400,340 9,617,349,902 971,126,545 10,588,476,447 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 729,637,865 729,637,865 6,797,424 736,435,289 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 11,151 11,151 11,151 Other comprehensive income
Penerbitan saham biasa 1,550,140 1,488,134 3,038,274 3,038,274 Issuance of common stocks
Posisi ekuitas, akhir periode 2,717,529,453 2,774,880,723 ( 33,883,036 ) 371,460,696 4,520,049,356 10,350,037,192 977,923,969 11,327,961,161 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,624,273,546 1,219,676,278
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
899,505,504 197,729,216
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 789,312,030 ) ( 576,806,210 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 128,647,623 ) ( 122,491,968 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
1,605,819,397 718,107,316
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
48,489,751 70,854,590
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 207,240,138 ) ( 38,771,301 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 289,576,323 ) ( 185,307,246 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,157,492,687 564,883,359
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
(0)
properti investasi investment properties
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 18,513,191 ) ( 28,904,110 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 3,806,642,503 ) ( 1,543,873,530 )
hak penguasaan jalan tol toll road concession rights
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
476,200,000 160,679,452
investasi jangka pendek short-term investments
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
84,978,032 9,293,120
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas (0) interests in associates
asosiasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 87,439,413 128,741,707 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) aktivitas ( 3,176,538,249 ) ( 1,274,063,361 ) investing activities
Page 12
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 2,410,341,832 940,614,583 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 436,403,704 ) ( 865,369,492 ) Payments of bank loans
Penerimaan liabilitas Proceeds from joint operation
0
kerjasama operasi liabilities
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 4,868,685 )
lainnya
Penerimaan utang pemegang Proceeds from due to
0
saham stockholders
Pembayaran utang Payments of due to
(0)
pemegang saham stockholders
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
972,478
saham biasa common stocks
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuing other
3,038,274
instrumen ekuitas lainnya equity instruments
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from sales of
kepentingan di entitas anak interests in subsidiaries
0
tanpa hilangnya pengendalian without loss of control from
dari kegiatan pendanaan financing activities
Penerimaan dari Proceed from increase of
penambahan kepemilikan dari 184,484,400 non-controlling interest
non-pengendali
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 65,000,000 ) 0 from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
2,089,526,321 78,283,365
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
70,480,759 ( 630,896,637 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
356,925,223 1,085,205,044
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 1,536,014 ) ( 5,092,029 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
425,869,968 449,216,378
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan berdasarkan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan statements
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas
yang berada di bawah pengawasannya. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022, kecuali bagi penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan
dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi
dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023. Grup telah menyusun laporan keuangan
konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus mempertahankan kelangsungan usaha. Laporan
keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan dasar
akrual dengan menggunakan konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
mata uang fungsional Grup. Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan
Grup, karena sifat dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah
disajikan secara terpisah.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Principles of consolidation
entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan. Laporan
keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. Kebijakan
akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara
konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. Entitas-entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak
tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal
Perusahaan kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Perusahaan memiliki secara
langsung atau tidak langsung melalui entitas-entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara
entitas. Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal
berikut ini: a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan investee). b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee, dan c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas
investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara
mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai
apakah memiliki kekuasaan atas investi tersebut, termasuk: a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik
hak suara yang lain. b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain. c. Hak suara dan hak suara
potensial Grup. Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan berhenti
ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas
Page 14
entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai
dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak. Laba atau rugi dan setiap
komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham entitas induk Grup
dan pada kepentingan nonpengendali (?KNP?), walaupun hasil di kepentingan nonpengendali
mempunyai saldo defisit. Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang
belum direalisasi dari transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan,
beban dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara
penuh dalam proses konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan
entitas anak agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Transaksi dengan
kepentingan nonpengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi
ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat
aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan kepentingan
nonpengendali juga dicatat pada ekuitas. Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan
pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas
anak, maka Grup: a. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas
anak; b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; c. menghentikan pengakuan akumulasi
selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; f. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan
sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi; dan g. mereklasifikasi ke laba rugi proporsi
keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain atau
saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup akan melepas secara langsung aset atau
liabilitas yang terkait. KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak
yang tidak dapat diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang
masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Jumlah tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan
nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan kepentingan relatifnya dalam entitas anak.
Selisih antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan
yang dibayar atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik
entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan deposito on call, yang jatuh tempo dalam waktu tiga (3) Cash and cash equivalents
bulan atau kurang tidak dibatasi penggunaannya serta tidak dijaminkan. Kas dan setara kas yang akan
digunakan untuk membayar kewajiban yang jatuh tempo setelah satu tahun sejak akhir periode
pelaporan disajikan sebagai bagian dari ?Aset Tidak Lancar Lainnya? dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lancar Trade and other receivables
lainnya dan aset tidak lancar lainnya, diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya
diamortisasi dan investasi dalam instrumen ekuitas, diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Grup tidak memiliki aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Persediaan n/a Inventories
Page 15
Properti investasi Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau kenaikan harga atau keduanya, dan Investment property
tidak ditempati oleh Grup diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi dinyatakan
sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan
nilai, jika ada, jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada
saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan
properti investasi. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomis properti investasi sebagai berikut: Bangunan dan prasarana 20. Tanah
dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya pengurusan legal hak atas
tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah. Biaya
pengurusan perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud
dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek.
Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk
menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
sewa berdasarkan PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
tanah, maka Grup menerapkan PSAK 13, ?Properti Investasi?/PSAK 16, ?Aset Tetap?. Penambahan
selanjutnya dikapitalisasi ke nilai tercatat aset hanya ketika ada keuntungan ekonomi di masa yang
akan datang dapat dinikmati oleh Grup dari penambahan tersebut dan hal tersebut dapat diukur secara
andal. Biaya perbaikan dan perawatan lainnya akan menjadi biaya saat terjadi. Ketika bagian dari
properti investasi digantikan, nilai tercatat dari bagian yang digantikan tersebut akan dihapus. Properti
investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat
diharapkan pada saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau
pelepasan tersebut. Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi
ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi
dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya
penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual. Untuk transfer dari properti
investasi ke properti yang digunakan sendiri, biaya yang diperhitungkan untuk akuntansi selanjutnya
adalah nilai wajar pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang digunakan sendiri oleh
Grup menjadi properti investasi, Grup mencatat properti tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap
sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
Aset tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan Fixed assets
nilai, kecuali untuk tanah yang tidak terdepresiasi. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian
aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat
inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Penyusutan
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset
tetap, sebagai berikut: Bangunan 20 Buildings Perlengkapan gedung 5 Building Kendaraan dan alat
Page 16
berat 5-8 Vehicles and heavy equipment Mesin dan peralatan 5 Machinery and equipment Inventaris
kantor Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan aset tanah. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaharuan legal hak
atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur
ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing
jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut
sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar
kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan
perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak
atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, ?Aset
Tetap?/PSAK 13, ?Properti Investasi?. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat
dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya.
Ketika aset tetap dijual atau dihentikan, biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian
penurunan nilai dieliminasi dari akun. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian
pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direview dan disesuaikan, setiap akhir
tahun, bila diperlukan.
Tanah belum dikembangkan n/a Undeveloped land
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Rugi penurunan nilai diakui
pada laba rugi tahun berjalan. Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam
taksiran yang digunakan untuk menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan
(recoverable amount). Rugi penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset
non-keuangan tidak boleh melebihi nilai terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui,
setelah dikurangi depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset
non-keuangan. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan. Pembayaran harga
transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan
kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak
disajikan dalam ?Tagihan bruto pemberi kerja? dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan
diterima di muka" dan ?Liabilitas bruto kepada pemberi kerja?. Grup mengakui pendapatan dari
sumber utama berikut: ? Pendapatan tol ? Pendapatan sewa ? Pendapatan jasa konstruksi ?
Pendapatan jasa. Pendapatan Tol: Pendapatan dari hasil pengoperasian jalan tol (khususnya oleh
Perusahaan, CMLJ, CW, CMS dan CKJT) diakui pada suatu waktu tertentu saat penjualan karcis tol.
Pendapatan tol Perusahaan adalah setelah dikurangi bagian dari JM (Catatan 1a dan 40a) dimana
untuk CMS, CW and CMLJ yang merupakan entitas anak, pendapatan tol diterima seluruhnya secara
Page 17
penuh. Pendapatan sewa: Pendapatan sewa diakui sebagai pendapatan diakui pada suatu periode
waktu sesuai dengan kontrak sewa. Sewa diterima dimuka disajikan sebagai ?Pendapatan diterima
dimuka?. Pendapatan jasa: Pendapatan jasa diakui pada suatu periode waktu berdasarkan
penyelesaian dari jasa yang diberikan. Pendapatan jasa konstruksi: Pendapatan dan beban jasa
konstruksi diakui pada suatu periode waktu berdasarkan penyelesaian kemajuan fisik pada akhir
periode pelaporan. Jika kemungkinan besar terjadi total beban kontrak akan melebihi pendapatan
kontrak, maka taksiran rugi segera diakui sebagai beban. Grup mengakui aset tak berwujud untuk jasa
konstruksi dan peningkatan kemampuan dimana Grup menerima hak (lisensi) untuk membebankan
pengguna jasa publik. Suatu hak untuk membebankan pengguna jasa publik bukan merupakan hak
tanpa syarat untuk menerima kas karena jumlahnya bergantung pada sejauh mana publik
menggunakan jasa. Pada fase konstruksi, Grup mencatat aset takberwujud dan mengakui pendapatan
dan biaya konstruksi. Beban konstruksi diakui sejak kegiatan konstruksi dimulai sampai dengan proses
pembangunan aset selesai dan siap untuk digunakan. Pendapatan konstruksi dicatat bersamaan
dengan pengakuan aset takberwujud pada tahap konstruksi. Beban konstruksi: Beban konstruksi
merupakan seluruh biaya konstruksi pembangunan jalan tol. Konstruksi pembangunan jalan tol
termasuk peningkatan kapasitas jalan tol yang meliputi pengadaan tanah, studi kelayakan dan
biaya-biaya lain yang berhubungan langsung dengan pembangunan jalan tol, termasuk biaya
pembangunan jalan akses ke jalan tol, jalan alternatif dan fasilitas jalan umum yang disyaratkan
ditambah biaya pinjaman lain yang secara langsung digunakan untuk mendanai proses pembangunan
aset tersebut. Biaya pinjaman dikapitalisasi sampai dengan saat proses pembangunan tersebut selesai
dan dioperasikan. Beban konstruksi dicatat bersamaan dengan pengakuan aset takberwujud pada
tahap konstruksi. Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali Income taxes
untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik dalam
penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas. Pajak kini: Beban pajak kini dihitung
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan
berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi
yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan
pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan
jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Kekurangan atau kelebihan pembayaran
pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat
surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah
besar kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya
terhadap liabilitas perpajakan Grup. Pajak tangguhan: Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui
untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar
bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
perbedaan temporer dan rugi fiskal. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir
periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi
tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode
pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut
Page 18
diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada
akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua
perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau
dibebankan pada periode operasi berjalan untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.Aset dan
liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara
hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan
liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk
menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Sesuai peraturan perpajakan di
Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas
transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang
diatur oleh PSAK 46, ?Pajak Penghasilan?.
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif), sebagai Provisions
akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
liabilitas tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk
mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar
sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, maka
provisi dibatalkan. Provisi pelapisan jalan tol: Dalam pengoperasian jalan tol, Grup mempunyai
kewajiban untuk menjaga standar kualitas jalan tol sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum yang
ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, yaitu dengan melakukan pelapisan ulang jalan tol
secara berkala akan diprovisi berdasarkan estimasi seiring dengan penggunaan jalan tol oleh
pelanggan. Provisi diukur dengan nilai kini atas estimasi manajemen terhadap pengeluaran yang
dipelrukan untuk menyelesaikan liabilitas kini pada tanggal pelaporan. Liabilitas kontinjensi diakuisisi
dalam kombinasi bisnis pada awalnya diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Pada akhir periode
pelaporan selanjutnya, liabilitas kontinjensi tersebut diukur pada nilai yang lebih tinggi antara jumlah
yang diakui berdasarkan PSAK 57 dan jumlah yang diakui awal dikurangi jumlah kumulatif pendapatan
yang diakui berdasarkan prinsip PSAK 72.
Laba per saham Jumlah laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar pada periode yang bersangkutan.
Penerapan standar akutansi baru Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan sejumlah amandemen/penyesuaian PSAK baru yang The implementation of new statements of
relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 accounting standards
Januari 2022. Penerapan amandemen standar ini tidak mengakibatkan perubahan pada kebijakan
akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun
berjalan atau tahun-tahun sebelumnya. - PSAK 22 (Amendemen), ?Kombinasi Bisnis?: Referensi ke
Kerangka Konseptual. Amendemen PSAK 22 ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57,
ISAK 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan tanpa mengubah persyaratan akuntansi
untuk kombinasi bisnis. - PSAK 57 (Amendemen), ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset
Kontinjensi?: Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak. Amendemen ini mengklarifikasi biaya
untuk memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya dalam menentukan apakah suatu kontrak merupakan
kontrak memberatkan. Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak terdiri
dari biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak. Biaya yang berhubungan langsung dengan
Page 19
kontrak terdiri dari biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut (misalnya tenaga kerja
langsung atau material) dan alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak
(misalnya alokasi biaya penyusutan atas aset tetap yang digunakan dalam memenuhi kontrak
tersebut). - PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), ?Instrumen Keuangan?. PSAK 71 (Penyesuaian
2020) mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam terkait penghentian pengakuan liabilitas
keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang
diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam
dan pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi
pinjaman atas nama pihak lain. - PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), ?Sewa?. PSAK 73
(Penyesuaian Tahunan 2020) menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian biaya properti sewaan
dari pesewa untuk mengatasi potensi kebingungan terkait perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul
karena bagaimana insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang juga Foreign currency transactions and balances
merupakan mata uang fungsional setiap entitas dalam Grup. Tiap entitas dalam Grup menentukan
mata uang fungsionalnya masing-masing dan laporan keuangannya masing-masing diukur
menggunakan mata uang fungsional tersebut. Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang
diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk periode yang
bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode
yang bersangkutan. Kurs yang digunakan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, adalah sebagai
berikut: 1 Dolar Amerika Serikat (US$) 15.731 dan 14.269. 1 Dolar Amerika Singapore (SG$) 11.659
dan 10.534. Nilai tukar diatas dihitung berdasarkan rata-rata kurs beli dan jual uang kertas asing
dan/atau kurs transaksi terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia pada akhir tahun.
Aset hak guna Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan Right of use assets
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur
sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Jika Grup dibebankan
kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di mana aset
berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa,
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam asset hak-guna terkait,
kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan. Aset hak-guna disusutkan secara
garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai
berikut: Kendaraan 3-4 tahun. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan
selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sea. Aset hak-guna
disajikan sebai pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian. Grup menerapkan PSAK 48
untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat kerugian
penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan asset penurunan nilai.
Grup melakukan perjanjian sewa sebagai pesewa sehubungan dengan beberapa properti investasinya.
Sewa di mana Grup sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi.
Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Seluruh
sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara
garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan
dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat asset sewa dan diakui secara garis lurus
selama masa sewa.
Page 20
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh Investment in associates
signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.
Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian
dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, sesuai dengan PSAK 58, ?Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang
Dihentikan?. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi diakui di laporan posisi keuangan
konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian
kepemilikan Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi yang terjadi
setelah perolehan. Ketika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi melebihi kepentingan Grup pada
entitas asosiasi (yang mencakup semua kepentingan jangka panjang, yang secara substansi,
membentuk bagian dari investasi bersih Grup dalam entitas asosiasi), Grup menghentikan pengakuan
bagiannya atas kerugian selanjutnya. Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Grup mempunyai
kewajiban bersifat hukum atau konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat
investee menjadi entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas
nilai wajar bersih dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi yang diakui pada
tanggal akuisisi diakui sebagai goodwill, yang termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji
penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan Grup dari nilai wajar
bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian
kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya. Persyaratan dalam
PSAK 48, ?Penurunan Nilai?, diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap
penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi. Bila diperlukan, jumlah tercatat
investasi (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48, sebagai suatu aset tunggal
dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai
wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai diakui langsung
pada nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48
sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.Grup menghentikan
penggunaan metode ekuitas sejak tanggal saat investasinya berhenti menjadi investasi pada entitas
asosiasi atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Grup mempertahankan
kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas asosiasi dan sisa investasi tersebut
merupakan aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa investasi pada nilai wajar pada tanggal tersebut
dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK
71. Selisih antara jumlah tercatat pada asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai
wajar dari setiap bunga yang ditahan dan hasilkan dari pelepasan sebagian kepentingan dalam
asosiasi termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian pada pelepasan asosiasi. Selanjutnya,
Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain
yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama
dengan yang disyaratkan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas
yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan
entitas asosiasi direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian
metode ekuitas. Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas jika investasi pada entitas asosiasi
menjadi investasi pada ventura bersama atau investasi pada ventura bersama menjadi investasi pada
entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar pada saat perubahan kepentingan.
Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi tetapi Grup tetap menerapkan metode
ekuitas, Grup mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian yang telah diakui
sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan pengurangan bagian
Page 21
kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan
aset atau liabilitas yang terkait). Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi, keuntungan
dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian Grup hanya sebesar kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.
Grup menerapkan PSAK 71, termasuk persyaratan penurunan nilai, untuk kepentingan jangka panjang
dalam entitas asosiasi ketika metode ekuitas tidak diterapkan dan yang merupakan bagian dari
investasi neto pada investee. Selanjutnya, dalam menerapkan PSAK 71 untuk kepentingan jangka
panjang, Grup tidak memperhitungkan penyesuaian nilai tercatat yang disyaratkan oleh PSAK 15
(misalnya, penyesuaian nilai tercatat kepentingan jangka panjang yang timbul dari alokasi kerugian
investee atau penilaian penurunan nilai berdasarkan PSAK 15).
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya dengan Prepaid expenses
menggunakan metode garis lurus.
Aset konsesi Grup berpendapat bahwa PPJT memenuhi kriteria sebagai model aset takberwujud, di mana aset Concession assets
konsesi diakui sebagai aset takberwujud sesuai dengan PSAK 19, ?Aset Takberwujud?. Grup
diharuskan oleh ISAK 16 untuk menyajikan unsur pendapatan yang merefleksikan pendapatan dari
jasa konstruksi atas aset konsesi atau peningkatan kemampuan aset konsesi yang dilakukan selama
tahun berjalan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Untuk tahun
yang berakhir pada 31 Maret 2023 dan 2022, Grup mengakui pendapatan konstruksi sebesar Rp
675.342.449.
Instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. i. Aset keuangan: Aset keuangan
diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan
diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui PKL (?FVTOCI?), dan (iii) nilai wajar melalui laba rugi (?FVTPL?).
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi:
Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan ? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang
pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
jumlah pokok terutang. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI)
testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan
mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model
bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual
aset keuangan atau keduanya. Pada saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak
dapat dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi
persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada niali wajar
melalui laba rugi. Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan
untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi
atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai wajar melalui laba rugi, apabila
Page 22
penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch?. Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lancar lainnya dan aset tidak lancar lainnya, diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi dan investasi dalam instrumen ekuitas, diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. ii. Liabilitas keuangan: Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, beban akrual, utang lain-lain, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, liabilitas sewa, pinjaman jangka panjang, utang bank jangka panjang, liabilitas lainnya dan utang pemegang saham entitas anak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengakuan dan pengukuran: Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba rugi. Aset keuangan: Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset keuangan tersebut sebagai berikut: Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas) Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan dalam FVTOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan tersebut dicatat dalam penghasilan komprehensif lainnya. Instrumen ekuitas yang diukur pada FVTOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Liabilitas keuangan: Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya. Seluruh liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Seluruh liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Saling hapus dari instrumen keuangan: Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang
Page 23
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan. Penurunan nilai aset keuangan: Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Penghentian pengakuan: Aset keuangan Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: (a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau (b) Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali. Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup. Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. ii. Liabilitas keuangan: Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini
Page 24
ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut
diakui sebagai laba rugi.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Perusahaan Events after reporting period
pada periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa
setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada, diungkapkan ketika material
terhadap laporan keuangan.
Penerapan standar akuntansi baru Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan sejumlah amandemen/penyesuaian PSAK baru yang Adoption of new accounting standards
relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1
Januari 2022. Penerapan amandemen standar ini tidak mengakibatkan perubahan pada kebijakan
akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun
berjalan atau tahun-tahun sebelumnya. PSAK 22 (Amendemen), ?Kombinasi Bisnis?: Referensi ke
Kerangka Konseptual. Amendemen PSAK 22 ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57,
ISAK 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan tanpa mengubah persyaratan akuntansi
untuk kombinasi bisnis. PSAK 57 (Amendemen), ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi?:
Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak. Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk
memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya dalam menentukan apakah suatu kontrak merupakan
kontrak memberatkan. Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak terdiri
dari biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak. Biaya yang berhubungan langsung dengan
kontrak terdiri dari biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut (misalnya tenaga kerja
langsung atau material) dan alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak
(misalnya alokasi biaya penyusutan atas aset tetap yang digunakan dalam memenuhi kontrak
tersebut). PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), ?Instrumen Keuangan?. PSAK 71 (Penyesuaian
2020) mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam terkait penghentian pengakuan liabilitas
keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang
diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam
dan pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi
pinjaman atas nama pihak lain. PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), ?Sewa?. PSAK 73
(Penyesuaian Tahunan 2020) menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian biaya properti sewaan
dari pesewa untuk mengatasi potensi kebingungan terkait perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul
karena bagaimana insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, amendemen-amendemen atas PSAK yang Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan penerapan dini effective
diijinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1
Januari 2023. PSAK 1 (Amendemen), ?Penyajian Laporan Keuangan?: Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang. Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?
mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada
hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau
peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian).
Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.
PSAK 1 (Amendemen), ?Penyajian Laporan Keuangan?: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi.
Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan
materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut bertujuan untuk
membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan
Page 25
mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi. PSAK 16 (Amendemen), ?Aset Tetap?: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan. Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu harus diakui dalam laba rugi. PSAK 25 (Amendemen), ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan?: Definisi Estimasi Akuntansi. Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi. PSAK 46 (Amendemen), ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024: PSAK 1 (Amendemen), ?Penyajian Laporan Keuangan?: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan. Dalam amendemen ini liabilitas jangka panjang dengan kovenan disajikan sebagai liabilitas jangka pendek atau panjang bergantung pada ada atau tidaknya hak untuk menunda penyelesaian liabilitas. Kovenan dalam hal ini dibagi menjadi kovenan yang memengaruhi dan tidak memengaruhi hak untuk menunda penyelesaian liabilitas setidaknya 12 bulan setelah periode pelaporan. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari amendemen standar tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
Page 26
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 55,170,883 7,828,979 62,999,862 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
71,684,385 71,684,385
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
159,059,698 2,323,040 161,382,738
langsung directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
7,275,045 206,736 7,481,781
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
148,707,139 6,241,164 154,948,303
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
26,534,242 1,913,272 28,447,514
langsung owned
Dimiliki langsung 468,431,392 18,513,191 486,944,583 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 2,371,000 2,371,000 Others, right of use assets
Aset hak guna 2,371,000 2,371,000 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
470,802,392 18,513,191 489,315,583
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 5,949,104 5,949,104 Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold depreciation
33,297,180 1,984,397 35,281,577
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
103,119,874 11,302,417 114,422,291
langsung directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
6,784,718 324,265 7,108,983
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
100,401,347 10,541,267 110,942,614
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
18,864,338 2,323,283 21,187,621
langsung owned
Dimiliki langsung 268,416,561 26,475,629 294,892,190 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 831,479 491,313 1,322,792 Others, right of use assets
Aset hak guna 831,479 491,313 1,322,792 Right of use assets
Page 27
Aset tetap 269,248,040 26,966,942 296,214,982 Property, plant, and
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
201,554,352 193,100,601
equipment
Page 28
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 55,170,883 55,170,883 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 71,684,385 71,684,385 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 154,090,226 3,807,279 ( 25,633 ) 1,187,826 159,059,698 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 7,282,165 ( 7,120 ) 7,275,045 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
120,842,352 30,829,112 ( 2,964,325 ) 148,707,139
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
23,598,158 4,175,882 ( 51,972 ) ( 1,187,826 ) 26,534,242
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 432,668,169 38,812,273 ( 3,049,050 ) 0 468,431,392 Directly owned
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
2,371,000 2,371,000
assets
Aset hak guna 2,371,000 2,371,000 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
435,039,169 38,812,273 ( 3,049,050 ) 470,802,392
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 5,949,104 5,949,104 Land, directly owned Carrying amount,
Bangunan dan Building and leasehold accumulated
fasilitasnya, dimiliki 29,779,643 3,592,830 ( 75,293 ) 33,297,180 improvement, directly depreciation
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 86,150,619 16,833,858 ( 10,253 ) 145,650 103,119,874 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 6,422,710 369,128 ( 7,120 ) 6,784,718 equipment, directly
owned
Page 29
Kendaraan bermotor, 85,738,897 16,652,990 ( 1,838,892 ) ( 151,648 ) 100,401,347 Motor vehicle, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
16,150,774 2,684,245 ( 51,972 ) 81,291 18,864,338
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 230,191,747 40,133,051 ( 1,908,237 ) 0 268,416,561 Directly owned
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
227,729 603,750 831,479
assets
Aset hak guna 227,729 603,750 831,479 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
230,419,476 40,736,801 ( 1,908,237 ) 0 269,248,040
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
204,619,693 201,554,352
equipment
Page 30
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Grup telah mengasuransikan aset tetapnya terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya kepada Disclosure of notes for property, plant and
Perusahaan asuransi pihak ketiga yaitu PT Estika Jasatama, PT Cakrawala Proteksi Indonesia, PT equipment
Asuransi Sahabat, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, PT Asuransi Total
Bersama, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Takaful Umum, PT Astra Sedaya Finance, PT
Mandiri Tunas Finance, PT Asuransi Central Asia, dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 98.618.245
pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungannya cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. Pada tanggal 31
Maret 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan dengan biaya perolehan masing-masing sebesar Rp 113.187.232. Pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada penurunan nilai
aset tetap.
Page 31
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture Industry
Page 32
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Page 33
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Biaya overhead lainnya 515,290,858 1,510,749,985 Overhead
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
1,231,225,941 683,760,305
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
1,746,516,799 2,194,510,290
pendapatan
Page 34
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 35
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank lokal lainnya IDR 4,181,754,880 4,181,754,880 1,799,165,046 1,799,165,046 IDR Other local banks
Mata uang 4,181,754,880 1,799,165,046 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 4,181,754,880 1,799,165,046 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 4,181,754,880 1,799,165,046 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 4,181,754,880 1,799,165,046 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
19,480,941 14,398,761
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 4,162,273,939 1,784,766,285 Long-term bank loans
Page 36
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 37
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 September 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
currency loan bank loan long-term bank loan
Bank lokal lainnya IDR 4,181,754,880 2032-06-28 0.08 floating rate IDR Other local banks
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank lokal lainnya IDR 1,799,165,046 28 Juni 2032 0.08 floating rate IDR Other local banks
Page 38
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
mata uang asing uang asing
Short-term bank loan,
Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency
currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR 0 0 IDR Bank Syariah Indonesia Tbk
Mata uang 0 Currency
Bank lokal lainnya IDR 413,153,704 413,153,704 IDR Other local banks
Mata uang 413,153,704 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 413,153,704 Currency Creditor bank name
Page 39
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 40
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR 0 0 0 0 IDR Bank Syariah Indonesia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 413,153,704 0.08 Floating Rate IDR Other local banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.