Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 48
Page 1
Nomor Surat 209/DIR-X/2023
Nama Emiten Apexindo Pratama Duta Tbk
Kode Emiten APEX
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Apexindo Pratama Duta Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Apexindo Pratama Duta Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas Apexindo Pratama Duta Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas APEX Entity code
Nomor identifikasi entitas AA394 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A13. Oil, Gas & Coal Supports Industry
Subindustri A131. Oil & Gas Drilling Service Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
13,378,386 22,798,270
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
6,638,921 8,391,556
penggunaannya lancar
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
10,855,799 8,574,829
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables
178,227 127,596
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 27,268,015 26,603,732 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
9,627,709 2,849,295
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
2,401,921 1,368,075
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
2,282,809
lainnya assets
Jumlah aset lancar 72,631,787 70,713,353 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
1,996,547 1,649,594
parties
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
1,990,916 3,974,122
aset tetap property, plant and
equipment
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
3,055,257 2,645,354
tidak lancar expenses
Aset tetap Property, plant, and
176,141,018 177,490,460
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
1,868,887 6,493,905
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 185,052,625 192,253,435 Total non-current assets
Jumlah aset 257,684,412 262,966,788 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
7,587,653 7,995,931
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
61,921 51,007
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
963,104 840,618
pendek expenses
Utang pajak 233,538 306,374 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
Page 5
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 3,570,409 3,070,409
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 2,907,824 2,974,812
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
15,324,449 15,239,151
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
32,016,996 33,712,305
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 120,420,004 123,222,810 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 6,000,000 6,000,000 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 3,334,158 2,881,023 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
13,177,771 15,513,215
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
174,948,929 181,329,353
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 190,273,378 196,568,504 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 128,006,362 126,840,386 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
63,903,590 65,069,566
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
658,181 746,593
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 24,406,111 24,406,111 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 149,563,210 ) ( 150,664,372 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
67,411,034 66,398,284
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 67,411,034 66,398,284 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
Page 6
ekuitas 257,684,412 262,966,788
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
46,874,878 64,803,962
usaha
Jumlah laba bruto 46,874,878 64,803,962 Total gross profit
Beban penjualan ( 33,784,551 ) ( 48,688,199 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 10,728,990 ) ( 9,528,557 )
expenses
Pendapatan keuangan 179,723 92,587 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 3,355,203 ) ( 2,876,214 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
283,593 ( 674,826 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 0 155,514 Other income
Beban lainnya ( 174,978 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya 136,318 ( 84,335,635 ) Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 569,210 ) ( 81,051,368 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 1,670,372 17,642,846 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
1,101,162 ( 63,408,522 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 1,101,162 ( 63,408,522 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 113,349 ) ( 54,679 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 24,937 12,028 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 88,412 ) ( 42,651 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 88,412 ) ( 42,651 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 1,012,750 ( 63,451,173 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
1,101,162 ( 63,408,522 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
Page 8
dapat diatribusikan ke entitas 1,012,750 ( 63,451,173 ) attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.00040 ( 0.0227 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 126,840,386 65,069,566 746,593 24,406,111 ( 150,664,372 ) 66,398,284 66,398,284 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 126,840,386 65,069,566 746,593 24,406,111 ( 150,664,372 ) 66,398,284 66,398,284 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,101,162 1,101,162 1,101,162 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 88,412 ) ( 88,412 ) ( 88,412 ) Other comprehensive income
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 1,165,976 ( 1,165,976 ) 0 0 Exercise of convertible instruments
Posisi ekuitas, akhir periode 128,006,362 63,903,590 658,181 24,406,111 ( 149,563,210 ) 67,411,034 67,411,034 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 122,030,559 69,879,393 828,295 24,406,111 ( 85,924,058 ) 131,220,300 131,220,300 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 122,030,559 69,879,393 828,295 24,406,111 ( 85,924,058 ) 131,220,300 131,220,300 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 63,408,522 ) ( 63,408,522 ) ( 63,408,522 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 42,651 ) ( 42,651 ) ( 42,651 ) Other comprehensive income
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 4,809,827 ( 4,809,827 ) 0 0 Exercise of convertible instruments
Posisi ekuitas, akhir periode 126,840,386 65,069,566 785,644 24,406,111 ( 149,332,580 ) 67,769,127 67,769,127 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
44,593,908 65,278,742
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 46,162,521 ) ( 57,624,376 ) goods and services
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 1,568,613 ) 7,654,366
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 238,227 ) 2,001,219
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,806,840 ) 9,655,585
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 1,990,916 ) ( 1,206,913 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
165,056 6,815,353
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 4,313,544 ) ( 1,190,436 )
aset tetap property, plant and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
1,752,635 ( 6,755,899 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan bunga dari Interests received from
179,723 92,587
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 4,207,046 ) ( 2,245,308 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 2,302,806 ) ( 1,690,306 ) Payments of bank loans
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 1,103,192 ) ( 901,824 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 3,405,998 ) ( 2,592,130 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 9,419,884 ) 4,818,147
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
22,798,270 13,463,925
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
Page 12
akhir periode 13,378,386 18,282,072 cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian akrual, kecuali laporan arus kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah statements
konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain
sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya perolehan
umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam pemerolehan aset. Nilai wajar
adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan Cash and cash equivalents
atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.
Persediaan Persediaan, yang terdiri dari suku cadang dan perlengkapan untuk operasi pengeboran dinyatakan Inventories
sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan
dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Penyisihan atas penurunan nilai persediaan
adalah untuk mengurangi nilai tercatat persediaan menjadi nilai realisasi bersih, yang ditentukan
berdasarkan penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan pada akhir periode pelaporan.
Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual dari persediaan dikurangi seluruh biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk penjualan.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehannya termasuk pajak yang berlaku, bea masuk, Fixed assets
biaya pengangkutan, biaya penanganan, biaya penyimpanan, biaya penyediaan lokasi, biaya
pemasangan, biaya upah tenaga kerja internal, estimasi awal biaya pengebongkaran, pemindahan
aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap. Setelah pengakuan awal, aset tetap diukur dengan
menggunakan model biaya dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan
metode garis lurus atau unit produksi berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang
bersangkutan. Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditinjau setiap akhir tahun
dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Tanah dinyatakan sebesar
biaya perolehan dan tidak disusutkan. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi
pada saat terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah,
mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke
entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada
saat pelepasan atau ketika tidak ada manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan timbul dari
penggunaan aset secara berkelanjutan. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau
penghentian pengakuan suatu aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil penjualan dan nilai
Page 14
tercatat aset dan diakui dalam laba rugi. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan
dan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap
digunakan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada akhir setiap periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk Impairment of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu
aset individu, Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset.Estimasi
jumlah terpulihkan kembali adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai
pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai
tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan
nilai diakui langsung ke laba rugi.Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat aset (atau
unit penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan
jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk
aset (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui
segera dalam laba rugi. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam
catatan 3.e.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima atau dapat diterima dari penjualan Revenue and expense recognition
barang atau penyerahan jasa, tidak termasuk diskon, rabat dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Pendapatan dari kontrak dengan pelangganPengakuan pendapatan harus memenuhi limalangkah
analisa sebagai berikut:1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan
dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan jasa
yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi
merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung
suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut
sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya jasa yang dijanjikan ke
pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama
periode kontrak.4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan
dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
biaya yang diharapkan ditambah marjin.5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah
dipenuhi dengan menyerahkan jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki
kendali atas jasa tersebut).Pendapatan dari penyerahan jasa (aset) diakui ketika pengendalian
dialihkan kepada pelanggan. Terdapat kondisi di mana pertimbangan diperlukan berdasarkan lima
indikator pengendalian di bawah ini:1. Pelanggan telah memiliki risiko dan manfaat signifikan atas
kepemilikan aset dan memperoleh kemampuan untuk mengarahkan penggunaan atas, dan
memperoleh secara substansial seluruh sisa manfaat dari aset.2. Pelanggan memiliki kewajiban kini
untuk membayar sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam kontrak penjualan.3. Pelanggan telah
menerima aset. Pendapatan jasa dapat tergantung pada penyesuaian berdasarkan inspeksi terhadap
penerimaan jasa oleh pelanggan. Dalam hal ini, pendapatan diakui berdasarkan estimasi terbaik
Perusahaan terhadap kualitas dan/atau kuantitas saat penyerahan, dan penyesuaian kemudian dicatat
dalam akun pendapatan. Secara historis, perbedaan antara kualitas dan kuantitas, estimasi dan/atau
aktual tidak signifikan.4. Pelanggan telah memiliki hak kepemilikan legal atas aset.5. Pelanggan telah
Page 15
menerima kepemilikan fisik atas aset.Perusahaan mengalihkan pengendalian atas jasa sepanjang
waktu, jika satu dari kriteria berikut terpenuhi:? Pelanggan secara simultan menerima dan
mengkonsumsi manfaat yang dihasilkan dari pelaksanaan Perusahaan selama Perusahaan
melaksanakan kewajiban pelaksanaannya;? Pelaksanaan Perusahaan menimbulkan atau
meningkatkan aset (sebagai contoh, pekerjaan dalam proses) yang dikendalikan pelanggan selama
aset tersebut ditimbulkan atau ditingkatkan; atau? Pelaksanaan Perusahaan tidak menimbulkan suatu
aset dengan penggunaan alternative bagi Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak atas pembayaran
yang dapat dipaksakan atas pelaksanaan yang telah diselesaikan sampai tanggal
pelaporan.Perusahaan menerapkan metode output untuk mengukur kemajuan entitas. Perusahaan
mengecualikan dari pengukuran kemajuan setiap barang atau jasa di mana Perusahaan tidak
mengalihkan pengendalian kepada pelanggan.Perusahaan mengakui pendapatan atas kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu hanya jika entitas dapat mengukur kemajuan secara
wajar terhadap penyelesaian penuh atas kewajiban pelaksanaan. Dalam beberapa keadaan,
Perusahaan mungkin tidak dapat mengukur hasil kewajiban pelaksanaan secara wajar, tetapi
Perusahaan memperkirakan untuk memulihkan biaya yang terjadi dalam memenuhi kewajiban
pelaksanaan. Dalam keadaan tersebut, Perusahaan mengakui pendapatan hanya sejumlah biaya yang
terjadi sampai waktu tertentu di mana Perusahaan dapat mengukur hasil kewajiban pelaksanaan
secara wajar.Beban diakui pada saat terjadinya dengan basis akrual.
Penjabaran mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, Perusahaan mencatat dengan menggunakan mata uang dari Foreign currency translation
lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata uang
fungsional Perusahaan adalah Dolar Amerika Serikat (USD). Dalam penyusunan laporan keuangan
setiap transaksi dalam mata uang asing selain mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui
pada kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, pos moneter
dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos
non-moneter yang diukur pada nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang
berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos non-moneter yang diukur dalam biaya historis
dalam valuta asing tidak dijabarkan kembali. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan
atau dibebankan pada laba rugi periode berjalan.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor):a. Transactions with related parties
Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:i.
memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;ii. memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atauiii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor. a. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:i.
Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain).ii. Satu entitas adalah
entitas asosiasi atau Ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau Ventura bersama
yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya).iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.iv. Satu
entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga.v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor.vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a).vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).viii. Entitas, atau anggota
dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa
personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas
Page 16
pelapor.Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan
yang relevan.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak kini yang terutang dan pajak tangguhan.Pajak kini Income taxes
terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba sebelum
pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain karena pos
pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan pos-pos
yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan.Beban pajak kini ditentukan
berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
yang berlaku.Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan
liabilitas dalam laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan
laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena
pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan
temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer
timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang
tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak
diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan berlaku dalam periode ketika
liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku
atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak
tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan memperkirakan,
pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tecatat aset dan
liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan
dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah
yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi, kecuali untuk
pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba rugi (baik dalam
penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga
diakui di luar laba rugi atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi
bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas
entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk
memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan
atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Provisi Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) Provisions
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan diharuskan menyelesaikan
kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.Jumlah yang diakui
sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan
untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.Ketika
beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan
dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan
diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.
Page 17
Imbalan kerja karyawan Perusahaan mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan Employee benefits
pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas.Biaya jasa kini, setiap
biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan bunga neto atas liabilitas (aset)
imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi.Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto
yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap
perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain.Perusahaan
mengakui jumlah beban dan liabilitas atas iuran terutang kepada program iuran pasti, ketika pekerja
telah memberikan jasa kepada entitas selama suatu periode.Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang
pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11
Tahun 2020 tanggal 2 November 2020.Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) menerbitkan siaran pers dan mengklarifikasi pengatribusian
imbalan pada periode jasa untuk program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan atau
Undang-Undang Cipta Kerja beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan).
PesangonPerusahaan mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal
di antara:(a) Ketika Perusahaan tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan(b) Ketika
Perusahaan mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan
melibatkan pembayaran pesangon.Perusahaan mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan
mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.Imbalan Kerja
Jangka Panjang LainPerusahaan juga memberikan imbalan kerja jangka panjang lain kepada
karyawan. Hak atas manfaat ini berdasarkan pada masa kerja karyawan lebih dari tiga dan lima tahun.
Perhitungan imbalan kerja jangka panjang lain menggunakan metode Projected Unit Credit. Seluruh
keuntungan atau kerugian aktuaria dan biaya jasa lalu dibebankan langsung.Jumlah yang diakui
sebagai kewajiban untuk imbalan kerja jangka panjang lain di laporan posisi keuangan adalah nilai kini
kewajiban imbalan pasti per tanggal pelaporan.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas Earnings per share
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada periode yang bersangkutan.
Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrument berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang Segment reporting
secara regular direviu oleh ?pengambil keputusan operasional? dalam rangka mengalokasikan sumber
daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:a) yang
terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);b)
yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; danc) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian
kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap jasa.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Page 18
Page 19
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 2,400,821 2,400,821 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 2,166,350 2,166,350 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 613,843,970 1,479,132 2,319,385 617,642,487 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 7,525,883 46,890 7,572,773 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,476,495 281,581 ( 432,075 ) 5,326,001
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 631,413,519 1,807,603 ( 432,075 ) 2,319,385 635,108,432 Directly owned
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 0 3,547,929 ( 2,319,385 ) 1,228,544 equipment, assets under
construction
Aset dalam Assets under
3,547,929 ( 2,319,385 ) 1,228,544
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
631,413,519 5,355,532 ( 432,075 ) 0 636,336,976
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 1,900,969 60,529 1,961,498 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 439,784,550 6,422,553 446,207,103 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 7,236,245 35,147 7,271,392 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
Page 20
dimiliki langsung 5,001,295 158,007 ( 403,337 ) 4,755,965 owned
Dimiliki langsung 453,923,059 6,676,236 ( 403,337 ) 460,195,958 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
453,923,059 6,676,236 ( 403,337 ) 460,195,958
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
177,490,460 176,141,018
equipment
Page 21
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Aset tetap, awal periode Reklasifikasi aset tetap
tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 2,400,821 2,400,821 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 2,166,350 2,166,350 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 1,009,431,798 1,374,896 ( 397,870,831 ) 908,107 613,843,970 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 7,486,219 39,664 7,525,883 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,227,127 295,002 ( 45,634 ) 5,476,495
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,026,712,315 1,709,562 ( 397,916,465 ) 908,107 631,413,519 Directly owned
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 0 908,107 ( 908,107 ) 0 equipment, assets under
construction
Aset dalam Assets under
0 908,107 ( 908,107 )
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,026,712,315 2,617,669 ( 397,916,465 ) 0 631,413,519
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 1,826,915 74,054 1,900,969 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 734,685,046 11,833,798 ( 306,734,294 ) 439,784,550 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 7,196,416 39,829 7,236,245 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
Page 22
dimiliki langsung 4,883,284 149,194 ( 31,183 ) 5,001,295 owned
Dimiliki langsung 748,591,661 12,096,875 ( 306,765,477 ) 453,923,059 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
748,591,661 12,096,875 ( 306,765,477 ) 453,923,059
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
278,120,654 177,490,460
equipment
Page 23
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Hak atas Tanah Landrights Perusahaan memiliki tiga (3) bidang tanah terletak di Balikpapan dengan Disclosure of notes for property, plant and
Sertifikat Hak Guna Bangunan (?HGB?) No. 6726, 6727 dan 6728 yang merupakan pembaruan hak equipment
dari HGB sebelumnya dengan No. 2396, 2397 dan 2398 dengan total luas tanah 270 meter persegi
(m2) yang berlaku untuk jangka waktu dua puluh (20) tahun sampai dengan Oktober 2032. Manajemen
percaya bahwa hak atas tanah akan dapat diperpanjang karena seluruh tanah diperoleh secara resmi
dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai. The Company owns three (3) pieces of land
located in Balikpapan with Building Use Rights or ?Hak Guna Bangunan (HGB)? No. 6726, 6727 and
6728 representing the renewal of the previous HGB No. 2396, 2397 and 2398 with a total area of 270
square meters (sqm) which are valid for a period of twenty (20) years until October 2032. Management
believes that the landrights will be extended since all the pieces of land were acquired legally and
supported by sufficient evidence of ownership. Perusahaan juga memiliki hak atas tanah berupa Hak
Guna Bangunan (HGB) No. 10, 11 dan 12 yang terletak di Bojonegara dengan luas keseluruhan
67.757 m2, terdiri dari hak atas tanah seluas 9.716 m2, 36.106 m2 dan 21.935 m2, yang
masing-masing diperoleh pada tanggal 13 Februari 2006, 22 Juni 2007 dan 1 Februari 2010. The
Company also owns landrights located in Bojonegara with a total area of 67,757 sqm, representing
landrights with areas of 9,716 sqm, 36,106 sqm and 21,935 sqm in the form of land use rights or ?Hak
Guna Bangunan (HGB)? No. 10, 11 and 12, that were acquired on February 13, 2006, June 22, 2007
and February 1, 2010, respectively. Masing-masing dari HGB tersebut secara berturut-turut berlaku
hingga 11 Januari 2036, 5 Februari 2035, dan 26 Januari 2040. Each of those HGB?s are valid until
January 11, 2036, February 5, 2035, and January 26, 2040, respectively. Lain-lain Others Pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, 100% dari aset tetap digunakan sebagai jaminan
untuk fasilitas pinjaman (Catatan 38). As of September 30, 2023 and December 31, 2022, 100% of the
property and equipment are used as collateral to the loan facilities (Note 38). Seluruh aset tetap,
kecuali tanah, bersama-sama dengan persediaan (Catatan 7) telah diasuransikan terhadap risiko
kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar USD398.430.005 dan
Rp50.890.902.271 pada 30 September 2023 dan USD394.963.445 dan Rp50.555.285.000 pada 31
Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut. All property and equipment, except land,
together with inventories (Note 7), were collectively insured against fire, theft and other possible risks
for USD398,430,005 and Rp50,890,902,271 as of September 30, 2023 and USD394,963,445 and
Rp50,555,285,000 as of December 31, 2022. Management believes that the insurance coverages are
adequate to cover possible losses arising from those risks. Jumlah aset tercatat bruto dari setiap aset
tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022 adalah sebagai berikut: Total property and equipment that have been fully depreciated
but still in use as of September 30, 2023 and December 31, 2022 are as follows: Perusahaan
menetapkan nilai terpulihkan dari rig pengeboran lepas pantai dan darat, dan menentukan bahwa
aset-aset tersebut diturunkan nilainya sebesar USD16.275.270 pada 30 September 2023 dan 31
Desember 2022. The Company assessed the recoverable amount of the offshore and onshore rigs,
and determined that those assets were impaired by USD USD16,275,270 as at September 30, 2023
and December 31, 2022. Jumlah terpulihkan atas aset tersebut mengacu pada nilai wajar dikurangi
Page 24
biaya pelepasan dari masing-masing rig, yang diukur menggunakan pengukuran nilai wajar level 3 yang berasal dari teknik penilaian yang mencakup input yang tidak dapat diobservasi, dengan asumsi utama berupa tingkat diskonto sebelum pajak sebesar 4% untuk peralatan pengeboran darat dan lepas pantai. Selain itu, Perusahaan juga menggunakan perkiraan pendapatan berdasarkan estimasi internal dengan mempertimbangkan: pendapatan masa depan dari kontrak yang ada, tingkat utilisasi, tarif sewa per hari, perkiraan internal, serta informasi pihak ketiga dan rata-rata pendapatan historis. Faktor utama yang memberikan kontribusi terhadap penurunan nilai masing-masing rig adalah penurunan tingkat utilisasi rig yang terpengaruh oleh berkurangnya permintaan jasa atas masing-masing rig tersebut secara signifikan. The recoverable amount of the assets was assessed by reference to the fair value less costs to sell of each rig, which were measured using level 3 fair value measurement which derived from valuation techniques that include unobservable inputs, with main assumptions were pre-tax discount rate of 4% for onshore and offshore drilling rigs. Beside that, the Company also used a forecast earnings based on internal estimates having considered: future earnings from existing contracts, utilization rate, day rate, internal forecasts, as well as third party information and historical earnings averages. The main factor contributing to the impairment of each rig was due to decrease in the rig utilization rate which was affected by declining demand for the services of each rig significantly. Hak atas Tanah Landrights Perusahaan memiliki tiga (3) bidang tanah terletak di Balikpapan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (?HGB?) No. 6726, 6727 dan 6728 yang merupakan pembaruan hak dari HGB sebelumnya dengan No. 2396, 2397 dan 2398 dengan total luas tanah 270 meter persegi (m2) yang berlaku untuk jangka waktu dua puluh (20) tahun sampai dengan Oktober 2032. Manajemen percaya bahwa hak atas tanah akan dapat diperpanjang karena seluruh tanah diperoleh secara resmi dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai. The Company owns three (3) pieces of land located in Balikpapan with Building Use Rights or ?Hak Guna Bangunan (HGB)? No. 6726, 6727 and 6728 representing the renewal of the previous HGB No. 2396, 2397 and 2398 with a total area of 270 square meters (sqm) which are valid for a period of twenty (20) years until October 2032. Management believes that the landrights will be extended since all the pieces of land were acquired legally and supported by sufficient evidence of ownership. Perusahaan juga memiliki hak atas tanah berupa Hak Guna Bangunan (HGB) No. 10, 11 dan 12 yang terletak di Bojonegara dengan luas keseluruhan 67.757 m2, terdiri dari hak atas tanah seluas 9.716 m2, 36.106 m2 dan 21.935 m2, yang masing-masing diperoleh pada tanggal 13 Februari 2006, 22 Juni 2007 dan 1 Februari 2010. The Company also owns landrights located in Bojonegara with a total area of 67,757 sqm, representing landrights with areas of 9,716 sqm, 36,106 sqm and 21,935 sqm in the form of land use rights or ?Hak Guna Bangunan (HGB)? No. 10, 11 and 12, that were acquired on February 13, 2006, June 22, 2007 and February 1, 2010, respectively. Masing-masing dari HGB tersebut secara berturut-turut berlaku hingga 11 Januari 2036, 5 Februari 2035, dan 26 Januari 2040. Each of those HGB?s are valid until January 11, 2036, February 5, 2035, and January 26, 2040, respectively. Lain-lain Others Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, 100% dari aset tetap digunakan sebagai jaminan untuk fasilitas pinjaman (Catatan 38). As of September 30, 2023 and December 31, 2022, 100% of the property and equipment are used as collateral to the loan facilities (Note 38). Seluruh aset tetap, kecuali tanah, bersama-sama dengan persediaan (Catatan 7) telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar USD398.430.005 dan Rp50.890.902.271 pada 30 September 2023 dan USD394.963.445 dan Rp50.555.285.000 pada 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut. All property and equipment, except land, together with inventories (Note 7), were collectively insured against fire, theft and other possible risks for USD398,430,005 and Rp50,890,902,271 as of September 30, 2023 and USD394,963,445 and Rp50,555,285,000 as of December 31, 2022. Management believes that the insurance coverages are
Page 25
adequate to cover possible losses arising from those risks. Jumlah aset tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Total property and equipment that have been fully depreciated but still in use as of September 30, 2023 and December 31, 2022 are as follows: Perusahaan menetapkan nilai terpulihkan dari rig pengeboran lepas pantai dan darat, dan menentukan bahwa aset-aset tersebut diturunkan nilainya sebesar USD16.275.270 pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The Company assessed the recoverable amount of the offshore and onshore rigs, and determined that those assets were impaired by USD USD16,275,270 as at September 30, 2023 and December 31, 2022. Jumlah terpulihkan atas aset tersebut mengacu pada nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dari masing-masing rig, yang diukur menggunakan pengukuran nilai wajar level 3 yang berasal dari teknik penilaian yang mencakup input yang tidak dapat diobservasi, dengan asumsi utama berupa tingkat diskonto sebelum pajak sebesar 4% untuk peralatan pengeboran darat dan lepas pantai. Selain itu, Perusahaan juga menggunakan perkiraan pendapatan berdasarkan estimasi internal dengan mempertimbangkan: pendapatan masa depan dari kontrak yang ada, tingkat utilisasi, tarif sewa per hari, perkiraan internal, serta informasi pihak ketiga dan rata-rata pendapatan historis. Faktor utama yang memberikan kontribusi terhadap penurunan nilai masing-masing rig adalah penurunan tingkat utilisasi rig yang terpengaruh oleh berkurangnya permintaan jasa atas masing-masing rig tersebut secara signifikan. The recoverable amount of the assets was assessed by reference to the fair value less costs to sell of each rig, which were measured using level 3 fair value measurement which derived from valuation techniques that include unobservable inputs, with main assumptions were pre-tax discount rate of 4% for onshore and offshore drilling rigs. Beside that, the Company also used a forecast earnings based on internal estimates having considered: future earnings from existing contracts, utilization rate, day rate, internal forecasts, as well as third party information and historical earnings averages. The main factor contributing to the impairment of each rig was due to decrease in the rig utilization rate which was affected by declining demand for the services of each rig significantly.
Page 26
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 27
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Jasa pemboran 42,357,763 62,384,044 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Mobilisasi dan Service revenue 2
1,340,000 0
demobilisasi
Pendapatan dari jasa 3 Lain-lain 3,177,115 2,419,918 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 46,874,878 64,803,962 Service revenue
Tipe pendapatan 46,874,878 64,803,962 Type of revenue
Page 28
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 503,435 566,833 IDR Third party
USD 12,370,894 10,026,526 USD
Mata uang 12,874,329 ( 2,018,530 ) 10,855,799 10,593,359 ( 2,018,530 ) 8,574,829 Currency
Page 29
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Pertamina Rank 1, counterparty Third party
6,585,510 8,317,444
Hulu Mahakam
Pihak 2 PT Pulau Rank 2, counterparty
1,969,640 1,964,563
Kencana Raya
Pihak 3 PT Pertamina Rank 3, counterparty
Hulu Energi
0 118,132
West Madura
Offshore
Pihak 4 PT Pertamina Rank 4, counterparty
Geothermal 4,194,435
Energy Tbk
Pihak 6 Lain-lain 124,744 193,220 Rank 6, counterparty
Rincian pihak 12,874,329 ( 2,018,530 ) 10,855,799 10,593,359 ( 2,018,530 ) 8,574,829 List of counterparty
Page 30
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Page 31
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Jangka waktu rata-rata piutang usaha kredit adalah 30 hari dan tanpa bunga. Piutang usaha yang Disclosure of notes for trade receivables
diungkapkan di atas termasuk jumlah yang telah lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan (lihat
di bawah untuk analisis umur); dimana Perusahaan tidak mengakui cadangan kerugian penurunan nilai
piutang karena belum ada perubahan yang signifikan dalam kualitas kredit dan jumlah piutang masih
dapat dipulihkan. Perusahaan tidak memiliki jaminan atau peningkatan kredit lainnya atas piutang dan
juga tidak memiliki hak hukum yang saling hapus dengan setiap jumlah yang terutang oleh Perusahaan
kepada pelanggan. Cadangan kerugian penurunan nilai terdiri dari piutang usaha yang diturunkan
nilainya secara individu, termasuk akun-akun tertentu yang merupakan piutang yang sudah jatuh
tempo selama lebih dari satu tahun. Dalam menentukan pemulihan dari piutang usaha, Perusahaan
mempertimbangkan setiap perubahan dalam kualitas kredit dari piutang usaha dari tanggal awalnya
kredit diberikan sampai dengan akhir periode pelaporan. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022, jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha Perusahaan sebesar
USD2.018.530. Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha. Pada tanggal 30
September 2023 dan Desember 2022, sebesar 100% piutang usaha merupakan bagian arus kas (cash
flow waterfall) yang dijaminkan atas pinjaman (Catatan 38).
Page 32
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Suku cadang 24,829,727 24,477,114 Spareparts
Barang dalam perjalanan 2,438,288 2,126,618 Inventories in transit
Persediaan, kotor 27,268,015 26,603,732 Inventories, gross
Persediaan lancar 27,268,015 26,603,732 Current inventories
Page 33
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Biaya persediaan yang diakui sebagai beban sehubungan dengan operasi berkelanjutan Disclosure of notes for inventories
masing-masing adalah USD7.991.079 dan USD15.934.630 untuk periode-periode sembilan bulan yang
berakhir 30 September 2023 dan 2022. The cost of inventories recognized as an expense in respect of
continued operations was USD7,991,079 and USD15,934,630 for the nine-month periods ended
September 30, 2023 and 2022, respectively. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
masing-masing sebesar 81% dan 76% dari persediaan digunakan untuk jaminan fasilitas-fasilitas yang
diberikan oleh kreditur sindikasi dalam dan luar negeri (Catatan 16 dan 38). As of September 30, 2023
and December 31, 2022, 81% and 76%, respectively, of the inventories are used as collateral to
facilities provided by onshore and offshore syndicated creditors (Note 16 and 38). Seluruh persediaan,
bersama-sama dengan aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022, seperti diungkapkan lebih lanjut pada Catatan 11. Manajemen berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang dialami
Perusahaan. All inventories, together with property and equipment, except land, are insured as of
September 30, 2023 and December 31, 2022 as disclosed further in Note 11. Management believes
that the insurance coverage is adequate to cover possible losses to the Company. Biaya persediaan
yang diakui sebagai beban sehubungan dengan operasi berkelanjutan masing-masing adalah
USD7.991.079 dan USD15.934.630 untuk periode-periode sembilan bulan yang berakhir 30
September 2023 dan 2022. The cost of inventories recognized as an expense in respect of continued
operations was USD7,991,079 and USD15,934,630 for the nine-month periods ended September 30,
2023 and 2022, respectively. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
masing-masing sebesar 81% dan 76% dari persediaan digunakan untuk jaminan fasilitas-fasilitas yang
diberikan oleh kreditur sindikasi dalam dan luar negeri (Catatan 16 dan 38). As of September 30, 2023
and December 31, 2022, 81% and 76%, respectively, of the inventories are used as collateral to
facilities provided by onshore and offshore syndicated creditors (Note 16 and 38). Seluruh persediaan,
bersama-sama dengan aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022, seperti diungkapkan lebih lanjut pada Catatan 11. Manajemen berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang dialami
Perusahaan. All inventories, together with property and equipment, except land, are insured as of
September 30, 2023 and December 31, 2022 as disclosed further in Note 11. Management believes
that the insurance coverage is adequate to cover possible losses to the Company.
Page 34
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Page 35
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Page 36
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Perusahaan telah melaksanakan skema yang disepakati dalam PKPU untuk pembayaran kepada Disclosure of notes for trade payables
kreditor sesuai dengan ketentuan yang disepakati dengan masing-masing kreditor dari tanggal 7 Juni
2019 hingga maksimum 20 tahun sejak tanggal efektif (Catatan 38). Akun ini terutama terdiri dari utang
yang berasal dari pembelian suku cadang dan perlengkapan, jasa boga, tenaga kontrak, sewa
peralatan, dan peremajaan rig. Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan
pembantu, baik dari pemasok dalam maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 60 hari dan tidak
dikenakan bunga.
Page 37
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General Industry
Page 38
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 39
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 123,990,413 126,293,219 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 123,990,413 126,293,219 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
3,570,409 3,070,409
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 120,420,004 123,222,810 Long-term bank loans
Page 40
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pada tanggal 8 Maret 2019, telah diajukan Permohonan PKPU oleh PT Harco (salah satu kreditur Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Perusahaan) terhadap Perusahaan dengan register perkara No. 55/PDT-SUS/PKPU/2019/
PN.Niaga.Jkt.Pst. Pada 2 April 2019, Majelis Hakim Pengadilan Niaga telah mengabulkan Permohonan
PKPU dan menetapkan Perusahaan dalam status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
Sementara (?PKPUS?) untuk jangka waktu 45 (empat puluh lima) hari sejak dibacakannya putusan
tersebut. On March 8, 2019, PT Harco (one of the creditors of the Company) has submitted the
application of PKPU Petition againts the Company with case register number No.
55/PDT-SUS/PKPU/2019/PN. Niaga.Jkt.Pst. On April 2, 2019, the Panel Judges at the Commercial
Court has granted the PKPU Petition and granted the Company as Temporary Suspension of Debt
Payment Obligations (?PKPUS?) for a period of 45 (fourty five) days after decision of PKPU was read.
Pada tanggal 13 Mei 2019, Rapat Kreditor diselenggarakan di Pengadilan Niaga dengan agenda
pemaparan Rencana Perdamaian dan pemungutan suara untuk menyetujui atau menolak Perjanjian
Perdamaian. Berdasarkan hasil pemungutan suara tersebut, Perjanjian Perdamaian disetujui oleh
100% suara dari Kreditor Separatis dan 99% suara dari Kreditor Konkuren. On May 13, 2019, a
Creditors Meeting was held at the Commercial Court, with the agenda of presentation of the
Composition Agreement and voting to approve or reject the Composition Agreement. Based on such
voting, the Composition Agreement has been approved by the 100% vote of Separatist Creditors and
99% vote of Concurrent Creditors. Pada tanggal 16 Mei 2019, Majelis Hakim perkara telah
mengesahkan Perjanjian Perdamaian dan menyatakan bahwa Perjanjian Perdamaian tersebut
mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia, dan Perjanjian
Perdamaian ini telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia.
Dengan demikian status PKPUS Perusahaan telah berakhir. On May 16, 2019, the Panel Judges of
case homologated the Composition Agreement pursuant to, and determined that the Composition
Agreement is in compliance with the laws and regulation of the Bankruptcy Law, and the Composition
Agreement has been awared with permanent legal status under the laws of the Republic of Indonesia.
As such, PKPUS status of the Company has ended. Dalam Perjanjian Perdamaian, Perusahaan
sebagai Debitor PKPU dan para Kreditor saling menyetujui hal-hal yang telah diatur dalam Perjanjian
Perdamaian, sebagai berikut untuk masing-masing tipe kreditor: In the Company?s Composition
Agreement as the PKPU Debtor and the Creditors mutually agree on the matters set out in the
Composition Agreement, as follows for each type of creditor: Kreditor Sindikasi Dalam Negeri Kreditor
Sindikasi Dalam Negeri terdiri dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Jumlah Utang Bank per tanggal 2
April 2019 sebesar USD95.102.149 yang terutang kepada Kreditor Sindikasi Dalam Negeri akan
diselesaikan dengan Fasilitas Dalam Negeri Yang Dijamin Baru yang dibagi menjadi: a. Tranche 1A
sebesar USD40.000.000 yang akan jatuh tempo 15 (lima belas) tahun sejak 16 Mei 2019 (tanggal
efektif); dengan tingkat bunga per tahun sebesar 1% sampai tahun keempat, 2% dari tahun kelima
sampai tahun keenam, dan 4% dari tahun ketujuh sampai jatuh tempo. Bunga akan dihitung dari pokok
yang terutang atas tranche terkait. Onshore Syndicated Creditors Onshore Syndicated Creditors
consist of Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and PT
Sarana Multi Infrastruktur (Persero). The outstanding Bank Loan as at April 2, 2019 amounting to
Page 41
USD95,102,149 owed to the Onshore Syndicated Creditors shall be settled with New Secured Onshore Facilities which comprise: a. Tranche 1A amounting to USD40,000,000 which will be due in 15 (fifteen) years from May 16, 2019 (the ?effective date?); with interest rate per year of 1% until the 4 th year, 2% from 5th year to 6th year, and 4% from 7th year until maturity date. Interest will be calculated based on the outstanding principal amount in relevant tranche. Pembayaran pokok per tahun sejak tanggal efektif sampai tahun pertama sebesar 0,5% dari tahun kedua sampai tahun kelima sebesar 1%, dari tahun keenam sampai tahun kedelapan sebesar 6%, dari tahun kesembilan sampai tahun kelimabelas sebesar 9% dan sisanya dibayarkan pada saat jatuh tempo. Principal payment per year from the effective date until the first year is 0.5%, from the second year until the fifth year is 1%, from the sixth year until the eighth year is 6%, from the ninth year until the fifteenth year is 9% and the rest will be paid on maturity date. b. Tranche 2 sebesar USD55.102.149 yang akan jatuh tempo 20 (dua puluh) tahun sejak tanggal efektif; dengan tingkat bunga per tahun sebesar 0,5% sampai tahun kesepuluh, dan 2% dari tahun kesebelas sampai jatuh tempo. Bunga akan dihitung dari pokok yang terutang atas tranche terkait. b. Tranche 2 amounting to USD55,102,149, which will be due in 20 (twenty) years from the effective date; with interest rate per year of 0.5% until the 10th year, 2% from 11th year until maturity date. Interest will be calculated based on the outstanding principle amount in the relevant tranche. Pembayaran pokok per tahun sejak tanggal efektif sampai tahun kelimabelas sebesar 0,4%, dari tahun keenambelas sampai tahun keduapuluh sebesar 10% dan sisanya pada saat jatuh tempo. Principal payment per year from the effective date until the fifteenth year is 0.4%, from the sixteenth year until twentieth year is 10% and the rest will be paid on maturity date. Fasilitas Dalam Negeri Yang Dijamin Baru wajib terus dijamin dengan ketentuan jaminan terhadap aset-aset tertentu, rig-rig tidak terpakai dan aset yang diperuntukkan akan dilepas sesuai dengan ketentuan Perjanjian Perdamaian. The New Secured Onshore Facilities shall be remained secured in the respect of the specified assets, unused rigs and the earmarked assets will be released in accordance with this Composition Agreement. Perusahaan akan mengupayakan usaha terbaiknya untuk mematuhi rasio keuangan di bawah ini setiap kuartal: The Company shall use best efforts to comply with these financial ratios on a quarterly basis: a. Debt Service Coverage Ratio (EBITDA/ (Next principal + Interest due)) sekurang-kurangnya 1x sejak tahun 2020; b. Net Debt / EBITDA maksimum 5x untuk tahun 2025, maksimum 4x untuk tahun 2026, maksimum 3,5x untuk tahun 2027 dan setelahnya; a. Debt Service Coverage Ratio (EBITDA/ (Next principal + interest due)) minimum 1x from year 2020; b. Net Debt / EBITDA maximum 5x for year 2025, maximum 4x for year 2026, maximum 3.5x for year 2027 onward; c. Collateral Ratio sekurang-kurangnya 1,25x dari tahun 2020. c. Collateral Ratio minimum of 1.25x from year 2020. Semua pembayaran bunga, denda dan bunga cidera janji yang terutang kepada Kreditor Sindikasi Dalam Negeri dalam pinjaman sindikasi sampai tanggal efektif, baik terkait dengan jumlah terutang yang harus dibayarkan dan ketentuan serta waktu pembayarannya, akan diselesaikan berdasarkan kesepakatan bersama antara Perusahaan dan Kreditor Sindikasi Dalam Negeri saat jatuh tempo Tranche 1A dan Tranche 2 dengan ketentuan selalu bahwa setiap bunga yang terutang tersebut, denda dan bunga cidera janji yang terutang hanya dapat dibayarkan dan/atau diselesaikan setelah seluruh kewajiban berdasarkan Fasilitas Luar Negeri Yang Dijamin Baru telah dibayar secara penuh. Any outstanding interest, penalty, and default interest to Onshore Syndicated Creditors under the syndicated loan up to effective date either related to outstanding to be paid and terms of payment, shall be settled upon bilateral agreement between the Company and Onshore Syndicated Creditors on the relevant maturity date of the Tranche 1A and Tranche 2 provided always that such outstanding interest, penalty and default interest may only be repaid and/or settled subsequent to all liabilities under the New Secured Offshore Facility being repaid in full. Pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo terutang Tranche 1A masing-masing sebesar USD38.500.000 dan USD38.800.000, Tranche 2 masing-masing sebesar USD54.165.412 dan USD54.330.719 (Catatan 16). At September
Page 42
30, 2023 and December 31, 2022, outstanding loan of Tranche 1A amounting to USD38,500,000 and USD38,800,000, respectively, and Tranche 2 amounting to USD54,165,412 and USD54,330,719, respectively (Note 16). Kreditor Sindikasi Luar Negeri Kreditor Sindikasi Luar Negeri terdiri dari Raiffeisen Bank International AG, Pathfinder Strategic Credit II LP, ACP I Trading LLC, HSBC Bank Plc, Intesa Sanpaolo S.p.A, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited. Jumlah tagihan terutang dalam pada Utang Bank per tanggal 2 April 2019 sebesar USD35.000.000 yang terutang kepada Kreditor Sindikasi Luar Negeri akan diselesaikan dengan Fasilitas Luar Negeri Yang Dijamin Baru yang akan jatuh tempo 7 (tujuh) tahun sejak tanggal efektif; dengan tingkat bunga per tahun sebesar 1% sampai tahun ketiga, 2% dari tahun keempat sampai tahun keenam, dan 4% untuk tahun ketujuh sampai jatuh tempo. Pada tanggal 16 Agustus 2019, Raiffeisen Bank International AG mengalihkan semua hak atas Perjanjian Fasilitas tersebut kepada ACP I Trading LLC dan Conover Investments LP, kemudian pada tanggal 9 Desember 2019, Intesa Sanpaolo S.p.A mengalihkan semua hak atas Perjanjian Fasilitas tersebut kepada SC Lowy Financial (HK) Ltd. Offshore Syndicated Creditors Offshore Syndicated Creditors consist of Raiffeisen Bank International AG, Pathfinder Strategic Credit II LP, ACP I Trading LLC, HSBC Bank Plc, Intesa Sanpaolo S.p.A, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited. The amount outstanding under Bank Loan as at April 2, 2019 of USD35,000,000 owed to the Offshore Syndicated Creditors shall be settled with New Secured Offshore Facility which will be due in 7 (seven) years from effective date; with interest rate per year is 1% until the 3rd year, 2% from 4th year to 6th year, and 4% for 7th year until maturity date. On August 16, 2019, Raiffeisen Bank International AG assigned all the rights under the Facility Agreement to ACP I Trading LLC and Conover Investments LP, and on December 9, 2019, Intesa Sanpaolo S.p.A assigned all the rights under the Facility Agreement to SC Lowy Financial (HK) Ltd. Pokok fasilitas ini akan dibayar sejumlah 7% dari nilai nominal setiap tahun dengan ketentuan sisanya dibayarkan penuh pada saat jatuh tempo akhir. Pembayaran pokok dilakukan setiap hari kerja terakhir pada bulan Maret, Juni, September dan Desember selama periode yang dimulai pada 3 tahun sejak tanggal efektif (inklusif) dan berakhir pada tanggal jatuh tempo akhir. The principal of this facility will be repaid by 7% of the nominal value per year provided that the remainder shall be paid on the final maturity date. The principal payment will be done on each last business day of every March, June, September and December during the period commencing on the date falling 3 years after the effective date (inclusive) and ending on the final maturity date. Fasilitas ini juga mengenakan premi tambahan sebesar sampai dengan USD15.000.000 yang akan terutang pada tanggal jatuh tempo. This facility also bear additional premium up to USD15,000,000 which will be payable on the maturity date. Fasilitas Luar Negeri Yang Dijamin Baru wajib terus dijamin dengan ketentuan jaminan terhadap aset-aset tertentu, rig-rig tidak terpakai dan aset yang diperuntukkan akan dilepas sesuai dengan ketentuan Perjanjian Perdamaian. The New Secured Offshore Facility shall be remained secured in the respect of the specified assets, unused rigs and the earmarked assets will be released in accordance with this Composition Agreement. Perusahaan akan mengupayakan usaha terbaiknya untuk mematuhi rasio keuangan di bawah ini setiap kwartal: The Company shall use best efforts to comply with these financial ratios on a quarterly basis: a. Debt Service Coverage Ratio (EBITDA/(Next principal + Interest due)) sekurang-kurangnya 1x sejak tahun 2020; b. Net Debt / EBITDA maksimum 5x untuk tahun 2025, maksimum 4x untuk tahun 2026, maksimum 3,5x untuk tahun 2027 dan setelahnya; a. Debt Service Coverage Ratio (EBITDA/(Next principal + interest due)) minimum 1x from year 2020; b. Net Debt / EBITDA maximum 5x for year 2025, maximum 4x for year 2026, and maximum 3.5x for year 2027 onward; c. Collateral Ratio sekurang-kurangnya 1,25x dari tahun 2020. c. Collateral Ratio minimum of 1.25x from year 2020. Pada tanggal 7 Juni 2022, Perusahaan menandatangani dokumen definitif sehubungan dengan Fasilitas Luar Negeri Yang Dijamin Baru, yaitu Akta Perubahan dan Pernyataan Kembali sehubungan dengan fasilitas pinjaman berjangka sebesar USD400.000.000 dan fasilitas bank
Page 43
garansi sebesar USD45.000.000 (dengan opsi peningkatan fasilitas bank garansi sebesar
USD10.000.000) tertanggal 28 Oktober 2013 (sebagaimana dapat diubah, dimodifikasi, ditambahkan
atau dinovasi dari waktu ke waktu). On June 7, 2022, the Company entered into the definitive
documents in connection with the New Secured Offshore Facility, namely the Amendment and
Restatement Deed in relation to a USD400,000,000 term loan facility and USD45,000,000 (with an
option to increase the bank guarantee facility amounting to USD10,000,000) bank guarantee facility
dated October 28, 2013 (as may be further amended, modified, supplemented or novated from time to
time). Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan telah memenuhi persyaratan sehubungan
dengan fasilitas pinjaman di atas. As of September 30, 2023 the Company has complied with the
covenants of the above loan facilities. Seluruh bunga, denda, dan bunga cidera janji sampai Tanggal
Efektif, jika ada, yang terutang kepada Kreditor Sindikasi Luar Negeri berdasarkan pinjaman sindikasi
akan dibatalkan. Any outstanding interest, penalty, and default interest up to effective date, if any,
owed to the Offshore Syndicated Creditors under the syndicated loan will be annulled. Perusahaan
harus melakukan upaya terbaiknya untuk menjual beberapa rig yang tidak digunakan sebagaimana
tercantum dalam perjanjian komposisi. Kreditor Sindikasi Luar Negeri akan menerima biaya yang sama
dengan hasil bersih yang diterima oleh perusahaan dari penjualan rig terkait. The company shall use
its best efforts to sell some of its unused rigs as set out in the composition agreement. The Offshore
Syndicated Creditors shall receive a fee equal to the net proceeds received by the company from the
sale of the relevant rigs. Selain diselesaikan dengan Fasilitas Luar Negeri Yang Dijamin Baru, jumlah
tagihan terutang pada Utang Bank per tanggal 2 April 2019 sebesar USD172.942.286 yang terutang
kepada Kreditor Sindikasi Luar Negeri akan diselesaikan dengan Obligasi Wajib Konversi ("OWK").
Kreditor QNB atau QNB adalah PT Bank QNB Indonesia Tbk. (dahulu PT Bank QNB Kesawan Tbk.)
dan penerusnya dan penerima pengalihannya atau penerima transfernya. Jumlah pokok sebesar
USD12.900.000 terutang kepada QNB sehubungan dengan Utang Bank akan ditukar dengan OWK.
Seluruh bunga, denda, bunga cidera janji, sampai tanggal efektif, jika ada yang terhitung akrual dan
wajib dibayarkan berdasarkan dokumen utang QNB, akan dibatalkan. In addition to the settlement with
New Secured Offshore Facility, the amount outstanding under Bank Loan as at April 2, 2019 of
USD172,942,286 owed to the Offshore Syndicated Creditors shall be settled with Mandatory
Convertible Bonds ("MCBs"). Creditor QNB or QNB represent PT Bank QNB Indonesia Tbk. (formerly
known as PT Bank QNB Kesawan Tbk.) and its successors and assignees or transferees. The principal
amount of USD12,900,000 owed to QNB in respect of the Bank Loan will be exchanged with MCBs.
Any outstanding interest, penalty, default interest, up to the effective date, if any accrued and payable
under the QNB Debt Document, shall be annulled. OWK terdiri dari: MCBs consist of: OWK Tranche 1
sebesar USD115.000.000 sebagaimana dikonversikan menjadi rupiah sebesar Rp1.637.255.000.000.
OWK Tranche 1 wajib dikonversikan menjadi saham biasa yang disetor secara penuh di Perusahaan
yang mewakili 25% dari modal saham Perusahaan dengan basis dilusi penuh, dengan jumlah lembar
saham sebesar 886.616.666. OWK Tranche 2 sebesar USD70.842.286 sebagaimana dikonversikan
menjadi rupiah sebesar Rp1.008.581.618.948. OWK Tranche 2 wajib dikonversikan menjadi
109.684.536 saham biasa yang disetor secara penuh di Perusahaan. Tranche 1 MCBs with amount of
USD115,000,000 as converted into Rp1,637,255,000,000. Tranche 1 MCBs shall be convertible into
fully paid, ordinary shares of the Company representing 25% of the outstanding share capital of the
Company on a fully diluted basis, with 886,616,666 number of shares. Tranche 2 MCBs with amount of
USD70,842,286 as converted into Rupiah to Rp1,008,581,618,948. Tranche 2 MCBs shall be
convertible into 109,684,536 fully paid, ordinary shares of the Company. Pemegang OWK tidak akan
menerima bunga apapun. The MCBs will not receive any interest. OWK Tranche 1 wajib dikonversi
menjadi saham pada saat kejadian mana yang lebih dahulu terjadi antara: a. Hari kerja terakhir pada
bulan di mana harga penutupan atas saham Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Page 44
adalah Rp1.846,63 atau lebih per saham; atau b. 5 tahun sejak tanggal efektif pengesahan perjanjian PKPU. The Tranche 1 MCBs shall be mandatorily converted into shares on the earlier of: a. The last business day of the month in which the closing price of the Company?s shares listed on the Indonesian Stock Exchange is Rp1,846.63 or more per share; or b. The fifth (5th) anniversary of the effective date of PKPU agreement approval. OWK Tranche 2 wajib dikonversi menjadi saham pada saat kejadian mana yang lebih dahulu terjadi antara: a. Hari kerja terakhir dari suatu bulan dimana harga penutupan atas saham Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia adalah Rp9.195,29 atau lebih per saham; atau b. Ulang tahun ke tiga puluh (30) dari tanggal efektif pengesahan perjanjian PKPU. The Tranche 2 MCBs shall be mandatorily converted shares on the earlier of: a. The last business day of the month in which the closing price of the Company?s shares listed on the Indonesia Stock Exchange is Rp9,195.29 or more per share; or b. The thirtieth (30th) anniversary of the effective date of PKPU agreement approval. Kreditor Utang Usaha Trade Payables Creditors Pembayaran kepada kreditor utang usaha akan dilunasi sesuai dengan ketentuan yang disepakati dengan masing-masing kreditor dari tanggal 7 Juni 2019 hingga maksimum 20 tahun sejak tanggal efektif. Payment to trade payables creditors will be repaid within according to the agreed terms with each creditor starting from June 7, 2019 up to maximum 20 years from the effective date.
Page 45
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 46
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 47
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 48
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.