Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 31
Page 1
Nomor Surat 041/Corsec-STAR/X/2023
Nama Emiten PT Buana Artha Anugerah Tbk.
Kode Emiten STAR
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Foster Manajer Jakarta 2009 Operasi 72.377.032.856 PENUH IDR 100.0
Asset Investasi
Management
2 PT Star Perdagangan Tangerang belum 198.894.147.136 PENUH IDR 100.0
Semesta Umum dan beroperasi
Sejahtera Jasa
3 PT. Tunas Perdagangan Tangerang belum 1.000.000.000 PENUH IDR 100.0
Surya Abadi Umum dan beroperasi
Jasa
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Buana Artha Anugerah Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Buana Artha Anugerah Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Buana Artha Anugerah Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas STAR Entity code
Nomor identifikasi entitas AA592 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G5. Holding & Investment Subsector
Companies
Industri G51. Holding & Investment Industry
Companies
Subindustri G511. Financial Holdings Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
252,187,289,634 248,197,334,677
equivalents
Investasi jangka pendek 249,500,000,000 249,500,000,000 Short-term investments
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current financial
yang diukur pada nilai 8,908,536,782 8,591,248,973 assets at fair value
wajar melalui laba rugi through profit or loss
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
401,565,975 396,214,949
ketiga parties
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
49,689,997 91,892,367
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
611,155,550 633,987,484
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
1,517,052,798 1,417,827,377
lancar
Jumlah aset lancar 513,175,290,736 508,828,505,827 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 28,939,674 28,939,674 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
73,498,770 163,852,638
equipment
Aset ijarah 857,282,138 365,943,802 Ijarah assets
Jumlah aset tidak lancar 959,720,582 558,736,114 Total non-current assets
Jumlah aset 514,135,011,318 509,387,241,941 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
90,520,500 116,618,000
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
1,885,000,000 455,000,000
pendek expenses
Utang pajak 148,973,344 194,319,511 Taxes payable
Liabilitas Other current
non-keuangan jangka 542,662,747 279,491,547 non-financial liabilities
pendek lainnya
Jumlah liabilitas Total current
2,667,156,591 1,045,429,058
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 131,543,971 131,543,971 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 314,619,392 86,452,255 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
446,163,363 217,996,226
jangka panjang liabilities
Page 5
Jumlah liabilitas 3,113,319,954 1,263,425,284 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 480,000,060,200 480,000,060,200 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
1,204 1,204
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
33,992,627 33,992,627
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 2,700,000,000 2,700,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 28,286,677,776 25,388,819,011 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
511,020,731,807 508,122,873,042
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
959,557 943,615
non-pengendali
Jumlah ekuitas 511,021,691,364 508,123,816,657 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
514,135,011,318 509,387,241,941
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
3,531,169,729 3,287,172,256
usaha
Jumlah laba bruto 3,531,169,729 3,287,172,256 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 5,880,423,499 ) ( 5,731,141,603 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 28,266,336 ) ( 28,266,336 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on changes in fair
( 302,712,191 ) 32,210,582
perubahan nilai wajar efek value of marketable securities
Pendapatan lainnya 5,578,107,004 3,775,155,814 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
2,897,874,707 1,335,130,713
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 0 0 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
2,897,874,707 1,335,130,713
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 2,897,874,707 1,335,130,713 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 2,897,874,707 1,335,130,713 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
2,897,858,765 1,335,112,779
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 15,942 17,934 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 2,897,858,765 1,335,112,779 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 15,942 17,934 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.604 0.278 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan ekuitas Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Additional paid-in Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Other equity interests Non-controlling interests Equity
capital earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 480,000,060,200 1,204 33,992,627 2,700,000,000 25,388,819,011 508,122,873,042 943,615 508,123,816,657 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 480,000,060,200 1,204 33,992,627 2,700,000,000 25,388,819,011 508,122,873,042 943,615 508,123,816,657 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 2,897,858,765 2,897,858,765 15,942 2,897,874,707 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 480,000,060,200 1,204 33,992,627 2,700,000,000 28,286,677,776 511,020,731,807 959,557 511,021,691,364 Equity position, end of the period
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan ekuitas Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Additional paid-in Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Other equity interests Non-controlling interests Equity
capital earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 480,000,060,200 1,204 39,104,658 1,350,000,000 24,988,981,328 506,378,147,390 920,455 506,379,067,845 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 480,000,060,200 1,204 39,104,658 1,350,000,000 24,988,981,328 506,378,147,390 920,455 506,379,067,845 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,335,112,779 1,335,112,779 17,934 1,335,130,713 Profit (loss)
Pembentukan cadangan umum 1,350,000,000 ( 1,350,000,000 ) 0 Allocation for general reserves
Posisi ekuitas, akhir periode 480,000,060,200 1,204 39,104,658 2,700,000,000 24,974,094,107 507,713,260,169 938,389 507,714,198,558 Equity position, end of the period
Page 9
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
3,525,818,704 3,257,009,437
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 4,134,085,877 ) ( 5,186,443,856 ) goods and services
jasa
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
(0) (0)
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 608,267,173 ) ( 1,929,434,419 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
6,146,700,820 4,420,310,740
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 595,280,958 ) ( 666,382,886 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 144,571,587 ) ( 124,568,795 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
4,798,581,102 1,699,924,640
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
(0) ( 1,616,500 )
aset tetap property, plant and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
0
investasi jangka pendek short-term investments
Pencairan (penempatan) aset Withdrawal (placement) of
keuangan yang diukur pada ( 317,287,809 ) ( 3,407,210,582 ) financial assets at fair value
nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 317,287,809 ) ( 3,408,827,082 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 491,338,336 ) ( 404,057,663 )
pembiayaan liabilities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 491,338,336 ) ( 404,057,663 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
3,989,954,957 ( 2,112,960,105 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
248,197,334,677 435,810,781,660
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
252,187,289,634 433,697,821,555
akhir periode cash flows, end of the period
Page 10
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (?PSAK?) statements
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan
Ketua OJK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK. Kebijakan ini
telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan lain.
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis, kecuali instrumen keuangan
tertentu yang diukur pada nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, yang dijelaskan dalam
kebijakan akuntansi dibawah ini. Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai wajar dari imbalan
yang diberikan dalam pertukaran barang dan jasa. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu
transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Laporan arus kas konsolidasian
disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang Principles of consolidation
dikendalikan oleh Grup dan Entitas Anak (termasuk entitas terstruktur). Pengendalian tercapai jika
Perusahaan memiliki kekuasaan atas investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee; dan kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee
untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah
investee jika fakta dan keadaan yang mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih
dari tiga elemen pengendalian yang disebutkan di atas. Ketika Grup memiliki hak suara kurang dari
mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan atas investee ketika hak suara investor cukup untuk
memberinya kemampuan praktis untuk mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Grup
mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara
Perusahaan cukup untuk memberikan Grup kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara
Grup relatif terhadap ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara
potensial yang dimiliki oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari
pengaturan kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan
bahwa Grup memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang relevan
pada saat keputusan dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS sebelumnya. Konsolidasi
Entitas Anak dimulai ketika Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan akan dihentikan
ketika grup kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan beban entitas
anak diakuisisi atau di jual selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi konsolidasian dan
penghasilan komprehensif lain dari tanggal diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal
ketika Perusahaan berhenti untuk mengendalikan entitas anak. Laba rugi dan setiap komponen
penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan untuk kepentingan
nonpengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba komprehensif Entitas Anak kepada pemilik
entitas induk dan kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan
nonpengendali memilik saldo defisit. Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan
Page 12
keuangan Entitas Anak agar kebijakan akuntansi sesuai dengan kebijakan akuntansi. Seluruh aset dan
liabilitas dalam intra Grup, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan dengan transaksi
dalam Grup dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasi. Perubahan kepemilikan Perusahaan pada
Entitas Anak yang tidak mengakibatkan kehilangan pengendalian Perusahaan atas entitas anak dicatat
sebagai transaksi ekuitas. Jumlah tercatat dari kepemilikan Perusahaan dan kepentingan
nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan kepentingan relatifnya dalam entitas anak.
Selisih antara jumlah tercatat kepenting nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang
dibayar atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan dengan pemilik entitas
induk. Ketika Grup kehilangan pengendalian pada Entitas Anak, keuntungan atau kerugian diakui
dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya dari
aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan nonpengendali.
Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan
entitas anak yang dicatat seolah-olah Perusahaan telah melepaskan secara langsung aset atau
liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke kategori lain dari ekuitas
sebagaimana ditentukan/diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku). Nilai wajar setiap sisa
investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai nilai
wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK 55, ?Instrumen Keuangan?:
Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan pada saat pengakuan awal dari
investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.
Kas dan setara kas Kas dan bank terdiri dari kas dan kas di bank yang tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi Cash and cash equivalents
penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur Trade and other receivables
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali jika efek
diskontonya tidak material, setelah dikurangin penyisihan piutang ragu-ragu. Penyisihan piutang
ragu-ragu diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian dengan melakukan penelaahan atas
kolektibilitas saldo secara individual atau kolektif sepanjang umur piutang usaha menggunakan
pendekatan yang disederhanakan dengan mempertimbangan informasi yang bersifat forward-looking
yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan. Piutang ragu-ragu dihapus pada saat piutang tersebut
tidak akan tertagih.
Aset tetap PSAK No. 16 (Revisi 2015), Aset tetap, mengatur perlakuan akuntansi aset tetap sehingga pengguna Fixed assets
laporan keuangan konsolidasian dapat memahami informasi mengenai investasi entitas pada aset
tetap dan perubahan pada investasi tersebut. Penerapan PSAK ini tidak berdampak signifikan
terhadap laporan keuangan Perusahan dan Entitas Anak. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya
perolehan dan tidak disusutkan. Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direview
setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Beban
pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.
Biaya biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki
aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat
ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya
perolehan aset dapat diukur secara handal. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan
atau ketika tidak ada manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan timbul dari penggunaan aset
Page 13
secara berkelanjutan. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau penghentian
pengakuan suatu aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset
dan diakui dalam laba rugi. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya
perolehan tersebut termasuk biaya pinjaman yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari
utang yang digunakan untuk pembangunan aset tersebut. Akumulasi biaya penyusutan akan
dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non keuangan untuk Impairment of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan
tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
terpulihkan atas suatu aset individu, Perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari
unit penghasilan kas atas aset. Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar
dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan
didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas
masa depan belum disesuaikan. Jika jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan (unit penghasil kas)
lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar
jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut dicatat
pada jumlah revaluasian, dimana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan nilai aset
keuangan. Apabila penurunan nilai selanjutnya dipulihkan, jumlah tercatat aset (atau unit penghasil
kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat
tidak boleh melebihi jumlah tercatat yang tidak ada kerugian penurunan nilai yang diakui untuk aset
(atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera
dalam laba rugi, kecuali aset yang bersangkutan dicatat pada jumlah revaluasian, dalam hal ini
pembalikan kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai kenaikan nilai revaluasian.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau dapat diterima. Pendapatan Revenue and expense recognition
dikurangi dengan estimasi retur pelanggan, rabat dan cadangan lain yang serupa. Pendapatan bunga
akrual berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terhutang dan tingkat bunga yang
berlaku. Beban diakui sesuai dengan masa manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual
basis).
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak kini terutang dan pajak tangguhan. Pajak kini Income taxes
terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu periode. Laba kena pajak berbeda dari laba
sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan
pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. Beban pajak kini ditentukan
berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
yang berlaku. Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan
liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan
dalam perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia
sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas
pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill. Aset dan
Page 14
liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku dalam
periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak)
yang telah berlaku atau secara subtantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset
dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan
memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat
aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode
pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia
dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi
periode, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui,
diluar laba rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam
hal tersebut pajak juga diakui diluar laba rugi atau yang timbul dari akuntansi.
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) jika, Provisions
sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan total kewajiban
tersebut dapat diestimasi secara andal. Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik
pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan,
dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu
provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka
nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas. Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk
penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset
apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara
andal.
Imbalan kerja karyawan Grup membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Employee benefits
Cipta Kerja No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35/2021. Sebelum tahun 2021, Perusahaan
menerapkan program pensiun imbalan pasti berdasarkan Undang- Undang Ketenagakerjaan No.
13/2003 ("Undang-Undang Ketenagakerjaan"). Grup menghitung selisih antara imbalan yang diterima
karyawan berdasarkan undang- undang yang berlaku dengan manfaat yang diterima dari program
pensiun untuk pensiun normal. Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode
projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan
tahunan. Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak
batas atas aset (jika ada), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang
dibebankan atau dikreditkan dalam penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran
kembali diakui secara terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklas
ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode amendemen program. Bunga bersih
dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti dengan liabilitas atau
aset imbalan pasti bersih. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut : ? Biaya jasa (termasuk
biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian). ? Beban
atau pendapatan bunga bersih. ? Pengukuran kembali. ? Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya
jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian). ? Beban atau pendapatan
bunga bersih. ? Pengukuran kembali. Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan
pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. Liabilitas
imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan defisit atau
surplus aktual dalam program imbalan pasti Grup. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas
pada nilai kini manfaat ekonomik yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana program dan
Page 15
pengurangan iuran masa depan atas program. Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi lebih
dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas mengakui
biaya restrukturisasi terkait.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) yang diatribusikan kepada pemilik Earnings per share
entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
Pelaporan segmen Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan Segment reporting
kepada pengambil keputusan operasi utama. Pengambil keputusan operasi utama bertanggung jawab
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis.
Penerapan standar akutansi baru Dalam periode berjalan, Grup telah menerapkan standar baru dan sejumlah The implementation of new statements of
amendemen/penyesuaian/interpretasi PSAK yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode accounting standards
akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023: ? PSAK 1 (amendemen) ?Penyajian
Laporan Keuangan?: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang ? PSAK 16
(amendemen) ?Aset Tetap?: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan ? PSAK 25 (amendemen)
?Kebijakan Akuntansi?, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi ?
PSAK 1 (amendemen) ?Penyajian Laporan Keuangan?: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi ? PSAK
46 (amendemen) ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
Transaksi Tunggal
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih apakah
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset bersih yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah
bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas
keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi
terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga
perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap
KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika
imbalan tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset bersih Entitas Anak yang diakuisisi, selisih tersebut
diakui pada laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya
manajemen melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas
yang diambil alih. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi
kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari
Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau
liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
Page 16
pengukuran. Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar dari suatu instrumen dengan
menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen terkait. Suatu pasar dianggap aktif bila
harga yang dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara efek
(broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service or regulatory agency), dan merupakan
transaksi pasar aktual dan teratur terjadi yang dilakukan secara wajar. Jika pasar untuk instrumen
keuangan tidak aktif, Grup menetapkan nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. Perusahaan
menggunakan beberapa teknik penilaian yang digunakan secara umum untuk menentukan nilai wajar
dari instrumen keuangan dengan tingkat kompleksitas yang rendah, seperti opsi nilai tukar dan swap
mata uang. Input yang digunakan dalam teknik penilaian untuk instrumen keuangan di atas adalah
data pasar yang diobservasi. Untuk instrumen yang lebih kompleks, Perusahaan menggunakan model
penilaian internal, yang pada umumnya berdasarkan teknik dan metode penilaian yang umumnya
diakui sebagai standar industri. Model penilaian terutama digunakan untuk menilai kontrak derivatif
yang ditransaksikan melalui pasar over-thecounter, unlisted debt securities (termasuk surat utang
dengan derivatif melekat) dan instrumen utang lainnya yang pasarnya tidak aktif. Untuk instrumen
keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan
mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas
yang diharapkan terhadap aset bersih efek-efek tersebut. Hasil dari suatu teknik penilaian merupakan
sebuah estimasi atau perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat ditentukan dengan pasti dan teknik
penilaian yang digunakan mungkin tidak dapat menggambarkan seluruh faktor yang relevan atas posisi
yang dimiliki Perusahaan. Dengan demikian, penilaian disesuaikan dengan faktor tambahan seperti
risiko model, risiko likuiditas dan risiko kredit counterparty. Berdasarkan kebijakan teknik penilaian nilai
wajar, pengendalian dan prosedur yang diterapkan, manajemen berkeyakinan bahwa penyesuaian
atas penilaian tersebut di atas diperlukan dan dianggap tepat untuk menyajikan secara wajar nilai dari
instrumen keuangan yang diukur berdasarkan nilai wajar dalam laporan posisi keuangan. Data harga
dan parameter yang digunakan di dalam prosedur pengukuran pada umumnya telah ditinjau dan
disesuaikan jika diperlukan, khususnya untuk perkembangan atas pasar terkini. Semua aset dan
liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan
pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan sebagai berikut: ? Tingkat 1: Harga kuotasian
(tidak disesuaikan) dari pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. ? Tingkat 2: Input selain harga
yang dikutip dari pasar yang disertakan pada tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas,
baik secara langsung (yaitu sebagai suatu harga) atau secara tidak langsung (sebagai turunan dari
harga). ? Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas yang tidak didasarkan pada data pasar yang dapat
diobservasi (informasi yang tidak dapat diobservasi). ? Grup mengakui penyisihan kerugian kredit
ekspektasian pada instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. ? Tidak
ada penyisihan kerugian kredit ekspektasian pada investasi instrumen ekuitas. ? Grup mengukur
cadangan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya, kecuali untuk hal
berikut, diukur sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan: ? Instrumen utang yang memiliki risiko
kredit rendah pada tanggal pelaporan; dan ? Instrumen keuangan lainnya yang risiko kreditnya tidak
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.
Efek-efek Portofolio efek diklasifikan, diakui dan diukur dalam laporan keuangan konsolidasi berdasarkan Securities
kebijakan akuntansi yang diungkapkan dalam Catatan 3g atas laporan keuangan konsolidasian. Nilai
wajar portofolio efek utang ditetapkan berdasarkan harga penawaran di pasar aktif pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian. Investasi reksadana dan dana kelolaan berdasarkan kontrak
bilateral yang diklasifikasikan sebagai diperdagangkan disajikan sebesar nilai aset bersih reksadana
dan dana kelolaan berdasarkan kontrak bilateral tersebut pada tanggal laporan posisi keuangan yang
Page 17
dihitung oleh bank kustodian. Penurunan nilai atas portofolio efek diakui menggunakan metodologi
yang diungkapkan dalam Catatan 3g atas laporan keuangan konsolidasian. Premi dan diskonto
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Investasi jangka pendek Deposito berjangka baik yang dijaminkan untuk pinjaman bank maupun yang tidak dijaminkan Short-term investment
dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi pada laporan posisi keuangan dengan jangka waktu
lebih dari 3 bulan.
Aset hak guna Grup menerapkan PSAK 73 ?Sewa? yang mensyaratkan pengakuan aset hak-guna dan liabilitas sewa Right of use assets
sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Kebijakan dibawah
ini berlaku untuk kontrak yang disepakati atau dimodifikasi.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada laba rugi selama masa manfaatnya. Bagian Prepaid expenses
jangka panjang dari biaya dibayar di muka disajikan sebagai ?Biaya Dibayar di Muka - Setelah
Dikurangi Bagian Lancar? dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Modal saham Saham biasa dikelompokkan sebagai ekuitas dan biaya emisi saham yang secara langsung dapat Share capital
diatribusikan kepada penerbitan saham baru disajikan sebagai pengurang penerimaan dari penerbitan
saham baru tersebut dan dicatat pada akun ?Tambahan Modal Disetor? di ekuitas, setelah dikurangi
pajak. Ketika Perusahaan membeli kembali modal saham Perusahaan (saham treasuri), imbalan yang
dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sampai saham
tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika modal saham tersebut selanjutnya diterbitkan
kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak
penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Penerapan standar akuntansi baru Dalam periode berjalan, Grup telah menerapkan standar baru dan sejumlah Adoption of new accounting standards
amendemen/penyesuaian/interpretasi PSAK yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode
akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022. Penerapan atas amendemen PSAK tidak
mengakibatkan perubahan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap
pengungkapan atau jumlah yang dilaporkan pada periode berjalan atau tahun-tahun sebelumnya. Pada
bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK-IAI?)
menerbitkan siaran pers dan memberikan penjelasan mengenai pengatribusian imbalan pada periode
jasa untuk program pensiun berbasis Undang- Undang Ketenagakerjaan atau Undang- Undang Cipta
Kerja beserta peraturan pelaksanaan (?UU Ketenagakerjaan?).
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, standar, interpretasi dan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif amendemen-amendemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun belum effective
berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode yang
dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023:? PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan
Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang ? PSAK 16
(amendemen) Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan ? PSAK 25 (amendemen)
Page 18
Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi ? PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi ? PSAK 46 (amendemen) Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
Page 19
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, gross
323,161,840 323,161,840
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
2,190,974,420 2,190,974,420
langsung
Dimiliki langsung 2,514,136,260 2,514,136,260 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,514,136,260 2,514,136,260
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, accumulated
305,599,432 12,906,114 318,505,546
dimiliki langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
2,044,684,190 77,447,754 2,122,131,944
langsung
Dimiliki langsung 2,350,283,622 90,353,868 2,440,637,490 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,350,283,622 90,353,868 2,440,637,490
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
163,852,638 73,498,770
equipment
Page 20
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, gross
318,145,340 5,016,500 323,161,840
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
2,190,974,420 2,190,974,420
langsung
Dimiliki langsung 2,509,119,760 5,016,500 2,514,136,260 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,509,119,760 5,016,500 2,514,136,260
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, accumulated
255,882,998 49,716,434 305,599,432
dimiliki langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,941,420,518 103,263,672 2,044,684,190
langsung
Dimiliki langsung 2,197,303,516 152,980,106 2,350,283,622 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,197,303,516 152,980,106 2,350,283,622
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
311,816,244 163,852,638
equipment
Page 21
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Manajemen berkeyakinan bahwa nilai tercatat dari aset tetap tidak melebihi nilai pengganti Disclosure of notes for property, plant and
(replacement cost) atau nilai pemulihan aset (recoverable amount), oleh karena itu tidak perlu equipment
dilakukan penurunan nilai aset tetap untuk 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 22
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 23
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 24
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General Industry
Page 25
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 26
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 27
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 28
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 29
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 30
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 31
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.