Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
Nomor Surat 045/SCB/OJK-IDX/X/2023
Nama Emiten Saranacentral Bajatama Tbk
Kode Emiten BAJA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Saranacentral Bajatama Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Saranacentral Bajatama Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas Saranacentral Bajatama Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BAJA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA602 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor B. Basic Materials Sector
Subsektor B1. Basic Materials Subsector
Industri B14. Metals & Minerals Industry
Subindustri B144. Iron & Steel Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
14,142,735,415 23,471,460,256
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
841,464,955 8,904,041,211
penggunaannya lancar
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
142,843,267,984 134,245,974,718
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
2,453,600,400 5,131,818,050
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
387,651 279,097,754
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 232,084,101,561 337,649,506,924 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
799,590,120 844,659,706
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
190,600,000 768,356,302
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
26,125,672,285 26,489,138,180
lancar
Jumlah aset lancar 419,481,420,371 537,784,053,101 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 38,670,057,142 36,207,624,610 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
143,588,705,387 157,027,484,181
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
322,197,378 322,197,378
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 182,580,959,907 193,557,306,169 Total non-current assets
Jumlah aset 602,062,380,278 731,341,359,270 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
37,059,103,178 104,391,563,764
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
24,051,829,258 78,169,214,125
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
848,724,199 1,842,705,512
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
1,156,159,912 2,211,752,526
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
107,500,000 353,978,433
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Page 5
Uang muka Current advances
1,342,342,342 674,845,045
pelanggan jangka from customers
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
107,161,420,790 101,485,871,780
pendek expenses
Utang pajak 3,912,569,652 878,521,511 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 82,912,552 77,347,702 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
175,722,561,883 290,085,800,398
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
315,195,450,987 318,247,385,498
jangka panjang related parties
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
59,720,982 122,642,632
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 10,531,120,955 12,696,033,841 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
325,786,292,924 331,066,061,971
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 501,508,854,807 621,151,862,369 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 180,000,000,000 180,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
57,658,931,667 57,658,931,667
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 500,000,000 500,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 137,605,406,196 ) ( 127,969,434,766 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
100,553,525,471 110,189,496,901
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 100,553,525,471 110,189,496,901 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
602,062,380,278 731,341,359,270
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
718,859,538,699 798,746,060,358
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 716,411,180,654 ) ( 827,283,565,179 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 2,448,358,045 ( 28,537,504,821 ) Total gross profit
Beban penjualan ( 3,493,490,451 ) ( 2,942,187,056 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 9,360,744,646 ) ( 10,636,075,968 )
expenses
Pendapatan keuangan 188,848,357 1,532,465,609 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 14,541,184,016 ) ( 10,145,511,267 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
7,216,724,117 ( 31,681,493,053 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 1,738,768,387 2,151,351,679 Other income
Keuntungan (kerugian) lainnya 43,658 292,034 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 15,802,676,549 ) ( 80,258,662,843 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 3,277,372,501 17,752,858,048 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 12,525,304,048 ) ( 62,505,804,795 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 12,525,304,048 ) ( 62,505,804,795 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 2,889,332,618 990,651,365 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 2,889,332,618 990,651,365 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 2,889,332,618 990,651,365 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
( 9,635,971,430 ) ( 61,515,153,430 )
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 12,525,304,048 ) ( 62,505,804,795 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 9,635,971,430 ) ( 61,515,153,430 ) attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Page 7
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham ( Basic earnings (loss) per
( 6.95850224888889
dasar dari operasi yang 34.725447108331466 share from continuing
)
dilanjutkan ) operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
180,000,000,000 57,658,931,667 500,000,000 ( 127,969,434,766 ) 110,189,496,901 110,189,496,901
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 180,000,000,000 57,658,931,667 500,000,000 ( 127,969,434,766 ) 110,189,496,901 110,189,496,901 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 12,525,304,048 ) ( 12,525,304,048 ) ( 12,525,304,048 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 2,889,332,618 2,889,332,618 2,889,332,618 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 180,000,000,000 57,658,931,667 500,000,000 ( 137,605,406,196 ) 100,553,525,471 100,553,525,471 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
180,000,000,000 57,658,931,667 500,000,000 ( 24,074,580,018 ) 214,084,351,649 214,084,351,649
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 180,000,000,000 57,658,931,667 500,000,000 ( 24,074,580,018 ) 214,084,351,649 214,084,351,649 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 62,505,804,795 ) ( 62,505,804,795 ) ( 62,505,804,795 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 990,651,365 990,651,365 990,651,365 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 180,000,000,000 57,658,931,667 500,000,000 ( 85,589,733,448 ) 152,569,198,219 152,569,198,219 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
714,681,128,831 721,475,398,203
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 628,442,124,521 ) ( 785,078,078,261 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 16,735,612,069 ) ( 19,547,953,766 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
69,503,392,241 ( 83,150,633,824 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 4,808,534,613 ) ( 11,552,852,483 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 2,141,587,513 ) ( 2,318,463,726 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 62,553,270,115 ( 97,021,950,033 ) activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
62,553,270,115 ( 97,021,950,033 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 180,600,000 ) ( 123,852,930 ) purchase of property, plant
and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 10,136,112,167 ) ( 7,275,052,106 )
aset tetap property, plant and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
8,071,815,077 ( 3,978,678,240 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan bunga dari Interests received from
188,848,357 1,532,465,609
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 2,056,048,733 ) ( 9,845,117,667 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 170,864,218,939 356,275,311,340 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 236,946,691,182 ) ( 311,474,487,232 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 68,544,000 ) ( 68,544,000 )
pembiayaan liabilities
Page 11
Pembayaran bunga dari ( 3,668,403,145 ) ( 3,985,464,967 ) Interests paid from financing
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 69,819,419,388 ) 40,746,815,141
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 9,322,198,006 ) ( 66,120,252,559 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
23,471,460,256 129,329,631,431
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 6,526,835 ) 46,903,735
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
14,142,735,415 63,256,282,607
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi statements
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang ?Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik?. Dasar pengukuran laporan
keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan
pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan keuangan ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas. Laporan arus kas
disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
Prinsip-prinsip konsolidasi - Principles of consolidation
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan Cash and cash equivalents
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga
bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
pencairannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain - Trade and other receivables
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the Inventories
lower of cost and net realizable value). Biaya persediaan ditentukan berdasarkan metode
rata-rata.Cadangan persediaan usang dan cadangan kerugian penurunan nilai persediaan dibentuk
untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.
Tanaman produktif - Bearer plants
Page 13
Properti investasi - Investment property
Aset tetap Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari, Fixed assets
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan
dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya
perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang
tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa
aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan
peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat
melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya
perolehan aset tetap. Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method)
selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut: Tahun Bangunan 20 Mesin dan peralatan 8 - 16
Peralatan berat 4 - 8 Kendaraan 4 - 8 Inventaris kantor 4 - 8 Inventaris pabrik 4 - 8 Nilai tercatat aset
tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi
tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Dalam setiap
inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi
tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya. Jumlah
tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang
timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya
penghentian pengakuan. Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir
tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. Aset
Tetap Dalam Pembangunan Aset tetap dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap
konstruksi, yang dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya akan
direklasifikasi ke akun aset tetap yang bersangkutan dan akan disusutkan pada saat konstruksi selesai
secara substansial dan aset tersebut telah siap digunakan sesuai tujuannya.
Tanah belum dikembangkan - Undeveloped land
Aset biologis - Biological assets
Page 14
Perkebunan plasma - Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Perusahaan menelaah apakah terdapat indikasi suatu Impairment of non-financial assets
aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan
nilai aset perlu dilakukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jika
nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami
penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi
arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat
indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak
ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Perusahaan
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam periode
sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun
nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui
untuk aset tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset
tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi,
dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Beban tangguhan - Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain - Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 Revenue and expense recognition
langkah analisa sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Penetapan harga
transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat
estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa
yang akan dibayarkan selama periode kontrak. 4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban
pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa
Page 15
berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri
sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. 5. Pengakuan
pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni: a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk
menyerahkan barang ke pelanggan); atau b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan
jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu,
Perusahaan memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang
harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pembayaran harga transaksi berbeda
untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Pendapatan atas penjualan
barang diakui pada titik waktu ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mengalihkan barang
kepada pelanggan dan pelanggan memperoleh kendali atas barang tersebut. Pendapatan bunga dan
beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode
suku bunga efektif. Beban diakui pada saat terjadinya, kecuali biaya pinjaman yang memenuhi
persyaratan kapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
Penjabaran mata uang asing Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan diukur menggunakan mata uang dari lingkungan Foreign currency translation
ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan disajikan dalam
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan mata uang penyajian Perusahaan.
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Perusahaan apabila memenuhi definisi pihak Transactions with related parties
berelasi berdasarkan PSAK No. 7 ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Semua transaksi signifikan
dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
Pajak penghasilan Pajak Kini Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang Income taxes
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diakui sebagai
liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari perbedaan antara dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan. Aset pajak
tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang
dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau
diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk
pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini
dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh
otoritas perpajakan yang sama.
Pinjaman - Borrowings
Page 16
Provisi Provisi diakui jika Perusahaan mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat Provisions
peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Perusahaan harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui sebagai
provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini
pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban
tersebut.
Imbalan kerja karyawan Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang Employee benefits
tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan setelah dikurangi dengan jumlah yang
telah dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Liabilitas
imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa
pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat
pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan dan penghasilan komprehensif lain pada
periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba.
Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang yang diakui dalam laporan posisi keuangan mencerminkan nilai
kini kewajiban imbalan pasti. Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan
memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan
ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk
menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya. PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja
waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja, waktu istirahat dan pemutusan hubungan
kerja, yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada karyawan.
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.
2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang
merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu ini,
UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pesangon Pemutusan
Kontrak Kerja Pesangon pemutusan kontrak terutang ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya
sebelum usia pensiun normal. Perusahaan mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja ketika
Perusahaan menunjukkan komitmennya untuk memberhentikan kontrak kerja dengan karyawan
berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil kemungkinan untuk dibatalkan.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba diatribusikan kepada pemilik Perusahaan Earnings per share
tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
Dividen - Dividends
Page 17
Pelaporan segmen Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan Segment reporting
penyajian laporan keuangan. Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal Perusahaan
yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Perusahaan.
Instrumen keuangan derivatif - Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru Amandemen atas PSAK yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun buku yang dimulai pada The implementation of new statements of
atau setelah 1 Januari 2023: - Amandemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang accounting standards
Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah ?Signifikan? menjadi ?Material? dan
Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material - Amandemen PSAK No. 16, Aset Tetap:
Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan - Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi - Amandemen PSAK No.
46, Pajak Penghasilan:Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Kombinasi bisnis - Business combination
Penentuan nilai wajar Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan Determination of fair value
liabilitas akan terjadi: ? di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau; ? jika tidak terdapat
pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Perusahaan
harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal
pengukuran. Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. Ketika Perusahaan menggunakan teknik penilaian,
maka Perusahaan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Seluruh aset dan liabilitas yang mana
nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar
sebagai berikut: ? Level 1 ? harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau
liabilitas yang identik; ? Level 2 ? teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung; ? Level 3 ?
teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak
dapat diobservasi. Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan
menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada Foreign currency transactions and balances
tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan
dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui
Page 18
dalam laba rugi. Aset non-moneter yang diukur pada nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada
tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih penjabaran akun ekuitas dan akun non-moneter serupa yang
diukur pada nilai wajar diakui dalam laba rugi. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia, yang digunakan oleh Perusahaan adalah
sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Dolar Amerika Serikat 15.526 15.731 Dolar
Singapura 11.334 11.659
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain - Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - Placements with Bank Indonesia and other
banks
Efek-efek - Securities
Investasi jangka pendek - Short-term investment
Aset hak guna - Right of use assets
Properti investasi - Investment properties
Goodwill - Goodwill
Page 19
Investasi pada entitas asosiasi - Investment in associates Aset takberwujud - Intangible assets Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses Piutang dan utang asuransi - Insurance receivables and payables Piutang pembiayaan konsumen - Consumer financing receivables Aset minyak dan gas bumi - Oil and gas properties Aset eksplorasi dan evaluasi - Exploration and evaluation assets
Page 20
Aset konsesi - Concession assets
Liabilitas atas kontrak - Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain - Deposits from customers and deposits from
other banks
Obligasi subordinasi - Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali - Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area - Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri - Treasury stock
Page 21
Modal saham - Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham - Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas - Stock issuance cost
Instrumen keuangan Perusahaan menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen Financial instruments
keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan akuntansi
lindung nilai. Laba/Rugi Hari ke-1 Jika nilai wajar instrumen keuangan saat pengakuan awal berbeda
dari harga transaksinya, maka Perusahaan mencatat instrumen keuangan tersebut pada tanggal
pengakuan awal sebagai berikut: (a) Jika nilai wajar dibuktikan dengan harga kuotasi di pasar aktif
untuk aset dan liabilitas identik (input Level 1) atau berdasarkan teknik penilaian yang hanya
menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi, maka Perusahaan mengakui perbedaan antara
nilai wajar pada saat pengakuan awal dan harga transaksi sebagai keuntungan atau kerugian; (b)
Dalam hal tidak terdapat data dari pasar yang dapat diobservasi, selisih antara nilai wajar pada saat
pengakuan awal dan harga transaksi ditangguhkan, dan setelah pengakuan awal akan diakui sebagai
keuntungan atau kerugian hanya sebatas keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan dalam
faktor (termasuk waktu) yang akan dipertimbangkan pelaku pasar dalam memperhitungkan nilai aset
atau liabilitas. Untuk masing-masing transaksi, Perusahaan menerapkan metode pengakuan Laba/Rugi
Hari ke-1 yang sesuai. Aset Keuangan Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan
PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui
laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu: (a) Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset
keuangan; dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan. Pada tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan hanya memiliki aset keuangan dalam kategori aset
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Oleh karena itu, kebijakan akuntansi terkait dengan aset
keuangan dalam kategori nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan nilai wajar melalui laba
rugi tidak diungkapkan. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual; dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan
pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan m?tode suku
Page 22
bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas, dana yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain dan jaminan dalam aset lain-lain yang dimiliki oleh Perusahaan. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Perusahaan diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini. Instrumen Ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan dalam kategori liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Oleh karena itu, kebijakan akuntansi terkait dengan liabilitas keuangan dalam kategori nilai wajar melalui laba rugi tidak diungkapkan. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan m?tode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi utang bank, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, liabilitas sewa dan utang pihak berelasi jangka panjang yang dimiliki oleh Perusahaan. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Reklasifikasi Aset Keuangan Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Perusahaan mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Perusahaan mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi. Penurunan Nilai Aset Keuangan Perusahaan selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat. Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Perusahaan mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama
Page 23
perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur
yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan
setelah tanggal pelaporan. Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan 1. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa) dihentikan
pengakuannya jika: a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut
berakhir; b. Perusahaan tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut,
namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas
yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu
kesepakatan; atau c. Perusahaan telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset
keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan,
atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. 2. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan,
atau telah kadaluarsa.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai - Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi Events after reporting period
mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai),
jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode
pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material,
telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
Penerapan standar akuntansi baru Amandemen atas PSAK yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun buku yang dimulai pada Adoption of new accounting standards
atau setelah 1 Januari 2023: - Amandemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang
Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah ?Signifikan? menjadi ?Material? dan
Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material - Amandemen PSAK No. 16, Aset Tetap:
Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan - Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi - Amandemen PSAK No.
46, Pajak Penghasilan:Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif Amandemen atas PSAK yang telah diterbitkan yang Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif bersifat wajib untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah: 1 Januari 2024 - Amandemen PSAK effective
No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan? terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan -
Amandemen PSAK No. 73, ?Sewa? terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa balik
Perusahaan masih mengevaluasi dampak potensial dari standar revisi ini terhadap laporan keuangan
Perusahaan.
Utang pembiayaan konsumen - Consumer financing liabilities
Page 24
Page 25
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Reclassifications of
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 16,112,598,000 16,112,598,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 56,928,055,771 117,100,000 57,045,155,771 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
519,028,148,231 6,653,529,186 161,000,000 525,842,677,417
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
39,352,659,293 498,261,795 39,850,921,088
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
8,906,705,747 136,644,385 9,043,350,132
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
7,072,338,088 7,072,338,088
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 647,400,505,130 7,405,535,366 161,000,000 654,967,040,496 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 407,337,094 407,337,094 Building, right of use assets
Aset hak guna 407,337,094 407,337,094 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
71,136,000 71,136,000
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 116,000,000 3,836,489,028 ( 161,000,000 ) 3,791,489,028 equipment, assets under
construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
116,000,000 3,907,625,028 ( 161,000,000 ) 3,862,625,028
construction
Aset tetap Property, plant, and
647,923,842,224 11,313,160,394 659,237,002,618
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 32,727,353,496 1,854,064,619 34,581,418,115 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
410,668,017,115 20,662,215,460 431,330,232,575
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
Page 26
34,992,920,918 1,370,913,427 36,363,834,345 owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
8,256,113,219 289,636,220 8,545,749,439
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,023,120,431 519,711,597 4,542,832,028
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 490,667,525,179 24,696,541,323 515,364,066,502 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 228,832,864 55,397,865 284,230,729 Building, right of use assets
Aset hak guna 228,832,864 55,397,865 284,230,729 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
490,896,358,043 24,751,939,188 515,648,297,231
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
157,027,484,181 143,588,705,387
equipment
Page 27
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset Reklasifikasi aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 16,112,598,000 16,112,598,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 54,332,865,578 2,595,190,193 56,928,055,771 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 508,284,239,757 10,743,908,474 519,028,148,231 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
37,791,072,239 1,561,587,054 39,352,659,293
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 8,741,031,305 165,024,442 650,000 8,906,705,747 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,203,741,364 1,488,960,360 ( 620,363,636 ) 7,072,338,088
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 631,465,548,243 16,554,670,523 ( 620,363,636 ) 650,000 647,400,505,130 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
407,337,094 407,337,094
guna assets
Aset hak guna 407,337,094 407,337,094 Right of use assets
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 116,000,000 116,000,000 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
650,000 ( 650,000 )
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
650,000 116,000,000 ( 650,000 ) 116,000,000
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
631,873,535,337 16,670,670,523 ( 620,363,636 ) 647,923,842,224
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 30,367,232,357 2,360,121,139 32,727,353,496 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Page 28
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 381,867,232,478 28,800,784,637 410,668,017,115 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
33,071,355,967 1,921,564,951 34,992,920,918
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 7,831,675,901 424,437,318 8,256,113,219 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,040,047,281 603,436,786 ( 620,363,636 ) 4,023,120,431
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 457,177,543,984 34,110,344,831 ( 620,363,636 ) 490,667,525,179 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
154,969,044 73,863,820 228,832,864
guna assets
Aset hak guna 154,969,044 73,863,820 228,832,864 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
457,332,513,028 34,184,208,651 ( 620,363,636 ) 490,896,358,043
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
174,541,022,309 157,027,484,181
equipment
Page 29
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: 30 September 2023 30 September 2022 Beban pokok Disclosure of notes for property, plant and
penjualan 24.133.345.346 24.879.192.192 Beban umum dan administrasi (Catatan 21) 618.593.842 equipment
677.913.744 -------------------- ---------------------- Jumlah 24.751.939.188 25.557.105.936 Aset dalam
penyelesaian merupakan penambahan ruangan kerja dan perubahan minor mesin pewarna guna
menunjang kegiatan operasional Perusahaan. Pada tahun 2022, aset dalam penyelesaian merupakan
pengembangan komputer dan pemograman berupa update komputer dan program input parameter
untuk menunjang pengembangan kegiatan operasional Perusahaan. Perusahaan memiliki beberapa
bidang tanah yang terletak di Karawang dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang dapat
diperbarui dan berjangka waktu dua puluh (20) tahun dan tiga puluh (30) tahun yang akan jatuh tempo
pada tahun 2024 dan 2036. Manajemen berkeyakinan bahwa HGB akan dapat diperpanjang pada
akhir periode HGB, karena masing-masing tanah diperoleh secara legal dan didukung oleh bukti
kepemilikan yang memadai. Aset tetap digunakan sebagai jaminan atas utang bank (Catatan 10).
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap, kecuali tanah, telah
diasuransikan kepada beberapa perusahaan asuransi, pihak ketiga, masing-masing sebesar Rp
170.324.900.000 dan Rp 171.241.900.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset dipertanggungkan. Manajemen
berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat
bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan dalam operasi
masing-masing sebesar Rp 315.477.091.625 dan Rp 290.803.085.023.
Page 30
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Sarana Steel 14,204,690,893 6,579,920,567 Related party 1
Pihak berelasi 2 PT Sarana Surya Related party 2
3,392,075,000
Sakti
Pihak berelasi 17,596,765,893 6,579,920,567 Related parties
Pihak ketiga 1 Pelanggan dalam Third party 1
701,262,772,806 792,166,139,791
negeri
Pihak ketiga 701,262,772,806 792,166,139,791 Third parties
Tipe pihak 718,859,538,699 798,746,060,358 Type of parties
Page 31
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan 2,45% dan 0,82% dari jumlah penjualan bersih masing-masing untuk periode yang berakhir pada Disclosure of notes for revenue
tanggal 30 September 2023 dan 2022, dilakukan dengan pihak berelasi (Catatan 27). Tidak terdapat
transaksi penjualan dengan satu pelanggan dengan jumlah penjualan kumulatif melebihi 10% dari
jumlah penjualan bersih Perusahaan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
dan 2022.
Page 32
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Product revenue 1
Saranalum 632,250,095,843 766,376,151,904
produk 1
Pendapatan dari Product revenue 2
Coloring 65,625,256,294 23,346,795,464
produk 2
Pendapatan dari Product revenue 3
Non produksi 19,235,361,457 3,901,947,645
produk 3
Pendapatan dari Product revenue 4
Galvanis 1,748,825,105 5,121,165,345
produk 4
Pendapatan dari Product revenue
718,859,538,699 798,746,060,358
produk
Tipe pendapatan 718,859,538,699 798,746,060,358 Type of revenue
Page 33
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 152,405,159,847 143,142,266,645 IDR Third party
Mata uang 152,405,159,847 ( 9,561,891,863 ) 142,843,267,984 143,142,266,645 ( 8,896,291,927 ) 134,245,974,718 Currency
Pihak berelasi IDR 2,453,600,400 5,131,818,050 IDR Related party
Mata uang 2,453,600,400 2,453,600,400 5,131,818,050 5,131,818,050 Currency
Page 34
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
116,657,528,758 102,090,439,840
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 25,244,023,774 32,043,730,512 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 3,325,756,600 5,989,727,328 31 - 60 days
61 - 90 hari 1,460,770,700 664,860,000 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
8,170,680,415 7,485,327,015
days
Umur 38,201,231,489 46,183,644,855 Aging
Jatuh tempo Umur 154,858,760,247 ( 9,561,891,863 ) 145,296,868,384 148,274,084,695 ( 8,896,291,927 ) 139,377,792,768 Aging Due status
Page 35
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Pelanggan Rank 1, Third party
152,405,159,847 143,142,266,645
dalam negeri counterparty
Rincian pihak List of
152,405,159,847 ( 9,561,891,863 ) 142,843,267,984 143,142,266,645 ( 8,896,291,927 ) 134,245,974,718
counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Sarana Rank 1, Related party
2,453,600,400 3,721,325,340
Steel counterparty
Pihak 2 PT Sarana Rank 2,
1,410,492,710
Surya Sakti counterparty
Rincian pihak List of
2,453,600,400 2,453,600,400 5,131,818,050 5,131,818,050
counterparty
Page 36
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 8,896,291,927 8,449,247,387 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
665,599,936 447,044,540
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 9,561,891,863 8,896,291,927 trade receivables, ending
period
Page 37
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk menghitung cadangan kerugian Disclosure of notes for trade receivables
ekspektasian yang disyaratkan oleh PSAK No. 71, yang memperbolehkan penerapan cadangan
kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk seluruh piutang usaha. Untuk mengukur cadangan
kerugian ekspektasian tersebut, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit
yang sejenis dan pola tunggakan atau gagal bayar. Manajemen berpendapat bahwa cadangan
kerugian penurunan nilai pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 memadai untuk
menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang. Manajemen berpendapat bahwa tidak
terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak ketiga. Piutang usaha digunakan
sebagai jaminan atas utang bank (Catatan 10).
Page 38
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 163,838,021,897 255,569,356,601 Finished goods
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
112,229,027,550 110,020,416,995
pembantu
Barang dalam perjalanan 306,859,580 16,371,177,994 Inventories in transit
Lainnya 21,926,200 289,000 Other inventories
Persediaan, kotor 276,395,835,227 381,961,240,590 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 44,311,733,666 ) ( 44,311,733,666 )
persediaan of inventories
Persediaan lancar 232,084,101,561 337,649,506,924 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
44,311,733,666 20,030,995,078
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
44,311,733,666 44,311,733,666
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 39
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Manajemen berpendapat bahwa cadangan untuk penurunan nilai dan persediaan usang tersebut Disclosure of notes for inventories
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan nilai persediaan dan persediaan usang.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan tidak diasuransikan terhadap
kerugian akibat kebakaran, pencurian dan risiko lainnya. Persediaan digunakan sebagai jaminan untuk
utang bank (Catatan 10).
Page 40
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 11,940,048,461 24,189,013,232 IDR Third party
SGD 70,774,705 72,804,076 SGD
USD 12,041,006,092 53,907,396,817 USD
Mata uang 24,051,829,258 78,169,214,125 Currency
Pihak berelasi IDR 848,724,199 1,842,705,512 IDR Related party
Mata uang 848,724,199 1,842,705,512 Currency
Page 41
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 18,907,983,153 52,897,935,036 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 90 hari 4,965,076,754 26,240,596,247 1 - 90 days Overdue
181 - 270 hari 23,076,480 181 - 270 days
Lebih dari 90 hari 11,295,000 More than 90 days
Lebih dari 360 hari 993,122,070 873,388,354 More than 360 days
Umur 5,992,570,304 27,113,984,601 Aging
Jatuh tempo Umur 24,900,553,457 80,011,919,637 Aging Due status
Page 42
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Supplier luar negeri 12,111,780,797 53,980,200,893 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Supplier dalam negeri 11,940,048,461 24,189,013,232 Rank 2, counterparty
Rincian pihak 24,051,829,258 78,169,214,125 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Sarana Surya Sakti 404,444,400 Rank 1, counterparty Related party
Pihak 2 PT Sarana Steel Rank 2, counterparty
278,121,600 1,606,231,139
Engineering
Pihak 3 PT Sarana Steel 166,158,199 236,474,373 Rank 3, counterparty
Rincian pihak 848,724,199 1,842,705,512 List of counterparty
Page 43
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 44
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 37,544,073,159 138,462,816,570 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 414,106,344,356 617,540,372,078 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 33,228,212,354 66,194,255,428 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 418,422,205,161 689,808,933,220 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 6,222,602,815 8,008,822,497 Wages and direct labor
Amortisasi 8,616,782 8,616,771 Amortization
Depresiasi 24,133,345,346 24,879,192,192 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 4,590,870,771 3,754,322,223 Repairs and maintenance
Biaya pabrikasi lainya 123,147,538,186 162,112,873,395 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 576,525,179,061 888,572,760,298 Total production cost
Harga pokok produksi 576,525,179,061 888,572,760,298 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 255,569,356,601 119,509,867,790 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 48,490,301,058 12,905,135,552 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 163,838,021,897 193,494,507,022 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
( 335,634,169 ) ( 209,691,439 )
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
716,411,180,654 827,283,565,179
pendapatan
Page 45
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pembelian bahan baku dari pihak berelasi mewakili 0,79% dan 0,72% dari jumlah pendapatan usaha Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Catatan 27). Berikut ini adalah
rincian pembelian bahan baku yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha: 30 September 2023
30 September 2022 PT Krakatau Baja Industri 197.168.324.405 - PT Alexindo 61.242.835.000
62.436.861.500 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk 36.420.996.120 59.415.436.381 PT Am/Ns Indonesia
6.745.521.625 113.785.522.250 PT Gunung Raja Paksi 32.315.959.800 170.576.444.750 PT Harapan
Jaya Tunggal - 67.549.081.350 ------------------------ ------------------------ Jumlah 333.893.636.950
473.763.346.231
Page 46
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 47
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 48
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 49
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Danamon Indonesia IDR 25,674,261,225 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 25,674,261,225 Currency Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 25,236,398,143 IDR Bank OCBC Nisp Tbk
USD 2,386,906 37,059,103,178 3,399,714 53,480,904,396 USD
Mata uang 37,059,103,178 78,717,302,539 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 37,059,103,178 104,391,563,764 Currency Creditor bank name
Page 50
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank OCBC NISP Tbk Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dengan PT Bank Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek OCBC NISP Tbk pada tanggal 4 April 2022 berupa Fasilitas Trade Gabungan (Letter of Credit, Surat
Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Trust Receipt (TR) ? LC/SKBDN dan Trade Purchase
Financing (TPF) dengan jumlah maksimum gabungan sebesar Rp 200 milyar dan Fasilitas Transaksi
Valuta Asing (FX) dengan jumlah maksimum sebesar USD 5.000.000. Fasilitas ini dikenakan tingkat
bunga sebesar 3,5% per tahun (USD) dan 7,5% per tahun (IDR). Jangka waktu fasilitas ini berakhir 12
bulan sejak ditandatanganinya Perjanjian Pinjaman. Pinjaman tersebut dijamin dengan tanah dan
bangunan milik Perusahaan dan pemegang saham. Perusahaan telah mengadakan perubahan atas
perjanjian kredit dengan perubahan terakhir pada tanggal 17 April 2023 untuk: - penambahan Fasilitas
Transaksi Valuta Asing (FX) dengan jumlah maksimum sebesar USD 13.000.000. - perpanjangan
jangka waktu fasilitas pinjaman. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
2022, beban bunga atas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 2.581.708.609 dan Rp 1.056.337.868
(Catatan 22). PT Bank Danamon Indonesia Tbk Perusahaan memperoleh fasilitas kredit Omnibus
Trade Finance dengan jumlah maksimum sebesar USD 2.000.000. Perusahaan telah mengadakan
perubahan atas perjanjian kredit dengan perubahan terakhir pada tanggal 20 Juni 2023 untuk
perpanjangan jangka waktu fasilitas sampai dengan 23 Juli 2023. Pinjaman tersebut dijamin dengan
persediaan dan piutang usaha milik Perusahaan, jaminan pribadi dari Ibnu Susanto, Komisaris
Perusahaan, jaminan pribadi dari Handaja Susanto, Direktur Utama Perusahaan, dan margin deposit.
PT Bank HSBC Indonesia Perusahaan memperbaharui fasiltas kredit Import Line dengan jumlah
maksimum sebesar Rp 140 milyar. Perusahaan telah mengadakan beberapa kali perubahan perjanjian
terakhir pada tanggal 11 Juli 2022 antara lain untuk perubahan syarat perjanjian pinjaman fasilitas
kredit. Pinjaman tersebut dijamin dengan tanah dan bangunan milik Perusahaan dan pemegang
saham, jaminan fidusia atas aset tetap, persediaan dan piutang usaha milik Perusahaan serta jaminan
pribadi dari Ibnu Susanto, Komisaris Perusahaan. Pada tahun 2022, pinjaman ini telah dilunasi. Untuk
periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2022, beban bunga atas pinjaman ini sebesar Rp
1.482.419.653 (Catatan 22). Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa syarat perjanjian
pinjaman, diantaranya tidak memperoleh pinjaman baru atau memberikan kredit atau jaminan; menjual
atau memindahkan aset, dan mewajibkan untuk memelihara rasio keuangan tertentu. Perjanjian
pinjaman ini juga menyebutkan hal-hal yang menyebabkan perjanjian dapat dibatalkan. Pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen menilai bahwa kecuali untuk rasio keuangan
tertentu, Perusahaan memenuhi syarat perjanjian pinjaman ini. Manajemen lebih lanjut menilai bahwa
dapat memenuhi persyaratan rasio keuangan pada tanggal penyelesaian dan penerbitan laporan
keuangan.
Page 51
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.