Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 38
Page 1
Nomor Surat 023/TGRA-IDXOJK/X/2023
Nama Emiten PT Terregra Asia Energy
Kode Emiten TGRA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT MYI Energi Pembangkit Jakarta 2022 Belum 27.338.970.000 PENUH IDR 99.99
Lestari listrik tenaga
mini hidro
2 PT Terregra Pembangkit Jakarta 2022 Belum 328.347.014.204 PENUH IDR 99.99
Hydro Power listrik tenaga
mini hidro
3 PT Berkah Pembangkit Jakarta 2022 Pra-Operasi 121.418.119.871 PENUH IDR 80.25
Alam Lestari listrik tenaga
Energi mini hidro
4 PT Cahaya Pembangkit Medan 2022 Belum 4.905.181.961 PENUH IDR 85.21
Abadi Lestari listrik tenaga
Energi mini hidro
5 PT Energi Pembangkit Jakarta 2022 Pra-Operasi 85.613.704.988 PENUH IDR 80.25
Alam Sentosa listrik tenaga
mini hidro
6 PT Indah Pembangkit Jakarta 2022 Belum 63.422.383.683 PENUH IDR 80.25
Alam Lestari listrik tenaga
Energi mini hidro
7 PT Karya Pembangkit Jakarta 2022 Belum 5.527.559.216 PENUH IDR 80.24
Abadi Lestari listrik tenaga
Energi air
8 PT Karya Pembangkit Jakarta 2022 Belum 3.184.941.129 PENUH IDR 85.05
Alam Lestari listrik tenaga
Energi mini hidro
9 PT Sumber Pembangkit Jakarta 2022 Pra-Operasi 57.420.653.972 PENUH IDR 87.0
Alam Energi listrik tenaga
Hidro mini hidro
10 PT Borneo Pembangkit Jakarta 2022 Belum 911.500.000 PENUH IDR 70.0
Hydro Electric listrik tenaga
mini hidro
11 PT Musi Pembangkit Jakarta 2022 Belum 891.085.976 PENUH IDR 70.0
Hydro Electric listrik tenaga
air
12 PT Teunom Pembangkit Jakarta 2022 Belum 21.162.266.745 PENUH IDR 70.0
Hidro Power listrik tenaga
mini hidro
13 PT Meutia Pembangkit Jakarta 2022 Belum 22.526.717.102 PENUH IDR 70.0
Hidro Perkasa listrik tenaga
air
14 PT MYI Hidro Pembangkit Jakarta 2022 Belum 23.701.470.000 PENUH IDR 99.0
Power listrik tenaga
mini hidro
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Terregra Asia Energy yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Terregra Asia Energy bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Terregra Asia Energy Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas TGRA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA758 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J4. Utilities Subsector
Industri J41. Electric Utilities Industry
Subindustri J411. Electric Utilities Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Tidak / No
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Tidak / No rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
70,559,776 4,057,964,472
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
10,530,366,537 21,619,516,035
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
240,000,000 243,762,880
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
1,002,764,253 1,002,764,253
berelasi related parties
Uang muka lancar 12,418,394,754 9,528,801,001 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
2,529,147,240 2,353,413,315
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
841,005,461 841,005,461
lainnya assets
Jumlah aset lancar 27,632,238,021 39,647,227,417 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 16,362,725,449 16,362,725,449 funds
lancar
Uang muka tidak lancar 21,533,193,600 16,940,593,600 Non-current advances
Aset pajak tangguhan 1,996,463,877 1,135,695,397 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
340,271,427,896 339,635,133,800
equipment
Goodwill 66,459,535,718 66,459,535,718 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
1,489,500,000 859,000,000
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 448,112,846,540 441,392,683,964 Total non-current assets
Jumlah aset 475,745,084,561 481,039,911,381 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
9,000,000,000 8,970,700,970
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
180,000,000 180,000,000
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
837,675,420 837,675,420
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
3,083,933,005 3,068,933,005
berelasi related parties
Beban akrual jangka Current accrued
17,508,488,715 19,828,578,874
pendek expenses
Utang pajak 6,737,038,686 6,242,101,568 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Page 5
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 779,065,344 1,021,197,637 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
38,126,201,170 40,149,187,474
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
50,020,888,540 49,179,688,540
jangka panjang related parties
Kontrak liabilitas Non-current contract
11,559,386,468 11,712,012,658
jangka panjang liabilities
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
4,639,806,275 4,639,806,275
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 2,923,678,422 2,923,678,422 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
69,143,759,705 68,455,185,895
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 107,269,960,875 108,604,373,369 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 275,000,000,000 275,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
46,574,881,122 46,574,881,122
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
( 10,625,770,020 ) ( 10,625,770,020 )
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 6,523,670,205 10,446,908,669 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
317,472,781,307 321,396,019,771
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
51,002,342,379 51,039,518,241
non-pengendali
Jumlah ekuitas 368,475,123,686 372,435,538,012 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
475,745,084,561 481,039,911,381
ekuitas
Page 6
[3321000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
976,765,194
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 688,851,693 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 287,913,501 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 4,326,980,573 ) ( 4,514,539,647 )
expenses
Pendapatan keuangan 219,101,753 322,175,100 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 1,120,916,604 ) ( 1,995,122,558 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 119,699,118 943,966,264 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 4,821,182,805 ) ( 5,243,520,841 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 860,768,480 851,746,683 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 3,960,414,325 ) ( 4,391,774,158 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 3,960,414,325 ) ( 4,391,774,158 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 0 0 remeasurement of defined
manfaat pasti, sebelum benefit obligation, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 0 0 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 0 0 income, before tax
sebelum pajak
Pajak atas pendapatan Tax on other comprehensive
(0) (0)
komprehensif lainnya income
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah 0 0 income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 3,960,414,325 ) ( 4,391,774,158 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 3,923,238,463 ) ( 4,399,941,233 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 37,175,862 ) 8,167,075 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
Page 7
dapat diatribusikan ke entitas ( 3,923,238,463 ) ( 4,399,941,233 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 37,175,862 ) 8,167,075 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 1.43 ) ( 1.6 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa dengan pihak ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
non-pengendali penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
275,000,000,000 46,574,881,122 ( 10,625,770,020 ) 10,446,908,668 321,396,019,770 51,039,518,241 372,435,538,011
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 275,000,000,000 46,574,881,122 ( 10,625,770,020 ) 10,446,908,668 321,396,019,770 51,039,518,241 372,435,538,011 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 3,923,238,463 ) ( 3,923,238,463 ) ( 37,175,862 ) ( 3,960,414,325 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 275,000,000,000 46,574,881,122 ( 10,625,770,020 ) 6,523,670,205 317,472,781,307 51,002,342,379 368,475,123,686 Equity position, end of the period
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa dengan pihak ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
non-pengendali penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
275,000,000,000 46,574,881,122 ( 10,625,770,020 ) 4,433,143,033 315,382,254,135 50,130,879,264 365,513,133,399
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 275,000,000,000 46,574,881,122 ( 10,625,770,020 ) 4,433,143,033 315,382,254,135 50,130,879,264 365,513,133,399 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 4,399,941,233 ) ( 4,399,941,233 ) 8,167,075 ( 4,391,774,158 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 275,000,000,000 46,574,881,122 ( 10,625,770,020 ) 33,201,800 310,982,312,902 50,139,046,339 361,121,359,241 Equity position, end of the period
Page 10
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
12,065,914,692 20,078,759,734
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 6,584,789,749 ) ( 26,517,458,027 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 2,819,653,334 ) ( 2,416,578,680 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
2,661,471,609 ( 8,855,276,973 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 144,770,655 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
2,661,471,609 ( 9,000,047,628 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 4,592,600,000 ) purchase of property and
equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,167,328,191 ) ( 1,653,978,533 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan bunga dari Interests received from
219,101,753 322,175,100
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 630,500,000 ) 88,695,000 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 6,171,326,438 ) ( 1,243,108,433 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 29,299,030 40,682,247 Proceeds from bank loans
Penerimaan pinjaman Proceeds from secured loans
11,351,665,946
beragunan
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 242,132,293 ) ( 656,765,394 )
pembiayaan liabilities
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from
10,317,333,860
penggunaannya dari aktivitas financing activities
pendanaan
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
856,200,000
berelasi parties
Pembayaran utang pihak Payments of due to related
( 731,600,000 )
berelasi parties
Page 11
Pembayaran bunga dari ( 1,120,916,604 ) ( 1,995,122,558 ) Interests paid from financing
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 477,549,867 ) 18,326,194,101
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 3,987,404,696 ) 8,083,038,040
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
4,057,964,472 331,494,093
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
70,559,776 8,414,532,133
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan (SAK) di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan statements
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI
dan peraturan regulator pasar modal, dan Peraturan OJK No.VIII.G.7 tentang ?Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik?. Dasar pengukuran laporan
keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun
berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali arus kas.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Kebijakan akuntansi
yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30
September 2023 (Tidak Diaudit) adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit).
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah
mata uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Perusahaan menerapkan PSAK No. 4 (Revisi 2013), ?Laporan Keuangan Tersendiri? dan PSAK No. Principles of consolidation
65, ?Laporan Keuangan Konsolidasian?. PSAK No. 4 (Revisi 2013) menjelaskan tentang persyaratan
akuntansi ketika entitas induk menyusun laporan keuangan tersendiri sebagai informasi tambahan.
PSAK No. 65, ?Laporan Keuangan Konsolidasian?, menggantikan bagian PSAK No. 4 (Revisi 2009)
yang membahas mengenai akuntansi untuk laporan keuangan konsolidasian, menetapkan
prinsip-prinsip untuk penyajian dan penyusunan laporan keuangan konsolidasian ketika sebuah entitas
mengendalikan satu atau lebih entitas. Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan
Perusahaan dan entitas-entitas (termasuk entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan
entitas anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini: Kekuasaan
atas investee; Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil Grup. Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas
entitas anak dan berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus,
penghasilan dan beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup
memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha
terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan
konsolidasian. Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada
pemilik Perusahaan dan kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP
memiliki saldo defisit. KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian
yang dapat diatribusikan kepada pemilik Perusahaan. Transaksi dengan KNP yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar
imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi
Page 13
dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas. Jika
kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup: Menghentikan pengakuan aset (termasuk
setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak; Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; Mengakui
nilai wajar pembayaran yang diterima; Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; Mengakui
setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi; dan
Mereklasifikasi bagian entitas induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan Cash and cash equivalents
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
pencairannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan Trade and other receivables
awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan
metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan
dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Pada tanggal 30 September 2023 (Tidak
Diaudit), kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang lain-lain dan deposito yang dibatasi
penggunaannya yang dimiliki oleh Grup.
Aset tetap Aset tetap kecuali tanah dan bangunan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk Fixed assets
biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika
ada. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi
penurunan nilai. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan
pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan. Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban
perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban
tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap
tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai
tambahan biaya perolehan aset tetap. Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan
penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai
tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya
inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria
pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai
dengan saat inspeksi signifikan berikutnya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada
saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui
dalam laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, umur manfaat, serta
metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila
hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. Aset tetap dalam pembangunan merupakan aset
dalam tahap konstruksi, yang dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya
akan direklasifikasi ke akun aset yang bersangkutan dan akan disusutkan pada saat konstruksi selesai
secara substansial dan aset tersebut telah siap digunakan sesuai tujuannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan nilai
Page 14
aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jika nilai tercatat
aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami penurunan
nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas
masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Penelaahan
dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi
bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan
dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan Trade payables and other liabilities
yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui
laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
pada saat pengakuan awal. Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan
metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya. Pada
tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit), kategori ini meliputi
utang bank jangka pendek, utang usaha, utang pihak berelasi non-usaha, beban akrual, utang bank
jangka panjang, utang pembelian aset tetap jangka panjang dan utang pembiayaan jangka panjang
yang dimiliki oleh Grup.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 Revenue and expense recognition
langkah analisa sebagai berikut: - Identifikasi kontrak dengan pelanggan. - Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. - Penetapan harga
transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi
jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang
akan dibayarkan selama periode kontrak. - Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. - Pengakuan pendapatan ketika
kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut). Kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni: - Suatu titik waktu (umumnya janji untuk
menyerahkan barang ke pelanggan); atau - Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan
jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup
memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui
karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pendapatan diakui dari penjualan yang timbul dari
Page 15
pergantian suku cadang diakui bila kepermilikan persediaan telah pindah kepada pembeli, bersamaan
waktunya dengan instalasinya. Pendapatan jasa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
Penjabaran mata uang asing Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan Perusahaan diukur menggunakan mata uang dari Foreign currency translation
lingkungan ekonomi utama dimana Perusaan beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan
disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian
Perusahaan.
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Perusahaan apabila memenuhi definisi pihak Transactions with related parties
berelasi berdasarkan PSAK No.7. "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi". Semua transaksi signifikan
dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK No. 46, "Pajak Penghasilan". Pajak Kini Pajak kini Income taxes
ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
tarif pajak yang berlaku. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat
perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan
liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk
seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah
tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan
atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang telah berlaku atau
secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang dipaksakan secara hukum untuk
melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut
terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
Imbalan kerja karyawan Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk Employee benefits
tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada
saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan penghasilan
komprehensif lainpada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi
bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti
diakui dalam laba rugi. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang yang diakui dalam laporan posisi
keuangan mencerminkan nilai kini kewajiban imbalan pasti setelah dikurangkan dengan nilai wajar aset
program. Aset (surplus) imbalan kerja jangka panjang yang timbul dari perhitungan tersebut diakui
sebesar nilai kini pengembalian kas serta pengurangan iuran masa depan dari program tersebut.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih yang dapat diatribusikan Earnings per share
kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
Page 16
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara Segment reporting
berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke
dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
Penerapan standar akutansi baru Penerapan amandemen standar yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2022, yang relevan dengan The implementation of new statements of
operasi Grup, namun tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup accounting standards
dan tidak memiliki efek yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun
sebelumnya adalah sebagai berikut: - Amandemen PSAK No. 22, "Kombinasi Bisnis" tentang
Referensi ke Kerangka Konseptual. - Amandemen terhadap PSAK No.57 "Provisi, Liabilitas
Kontinjensi, dan Aset Kontijensi" tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak. -
Penyesuaian tahunan PSAK 71, "Instrumen Keuangan" tentang penghentian pengakuan liabilitas
keuangan. - Penyesuaian tahunan PSAK 73, "Sewa", tentang klarifikasi atas insentif sewa.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan menggunakan metode Business combination
akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur
pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap
kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau
sebesar proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.
Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disajikan sebagai beban administrasi.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset
keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu
kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pada tanggal akuisisi pihak pengakuisisi mengukur
kembali nilai wajar kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi dan
mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba rugi. Pada tanggal akuisisi, goodwill
awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang
dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP atas aset bersih teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
yang diambil alih. Jika nilai agregat tersebut lebih kecil dari nilai wajar aset neto entitas anak yang
diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laba rugi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah
tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang
diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil
Kas (?UPK?) dari Perusahaan dan/atau entitas anak yang diharapkan akan menerima manfaat dari
sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
dialokasikan ke UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu
atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan
tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi
yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Penentuan nilai wajar Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan Determination of fair value
liabilitas akan terjadi: - di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau; - jika tidak terdapat pasar
utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Grup harus memiliki
akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran. Nilai wajar
aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
Page 17
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya. Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka
Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset
atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
- Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; -
Level 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung; - Level 3 - Teknik penilaian dimana
level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Untuk
aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan, maka Grup
menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali pengkategorian
level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada Foreign currency transactions and balances
tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan
dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui
dalam laba rugi. Aset nonmoneter yang diukur pada nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada
tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih penjabaran akun ekuitas dan akun nonmoneter serupa yang
diukur pada nilai wajar diakui dalam laba rugi. Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan
Perusahaan diukur menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusaan
beroperasi (mata uang fungsional). Pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31
Desember 2022 (Diaudit), kurs konversi berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan oleh
Perusahaan adalah sebesar Rp.15.526 dan Rp.15.731 per 1 Dolar Amerika Serikat.
Goodwill Goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun dan dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi dengan Goodwill
akumulasi penurunan nilai. Penurunan nilai goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan atau kerugian
yang diakui pada saat pelepasan entitas anak harus memperhitungkan nilai tercatat goodwill dari
entitas anak yang dijual tersebut. Goodwill dialokasikan ke UPK untuk tujuan uji penurunan nilai.
Alokasi dilakukan ke UPK atau kelompok UPK yang diharapkan akan mendapat manfaat dari
kombinasi bisnis yang menimbulkan goodwill tersebut.
Aset takberwujud Perangkat Lunak Biaya yang dibayarkan atas layanan piranti lunak komputer ditangguhkan dan Intangible assets
diamortisasi menggunakan metode garis lurus selama periode perjanjian.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masingmasing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Aset konsesi EAS menerapkan ISAK 16 "Perjanjian Konsesi Jasa" atas Perjanjian Jual Beli Listrik (PPA) dengan PT Concession assets
Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN). Perjanjian konsesi jasa adalah perjanjian dimana
pemerintah atau badan lainnya (pemberi konsesi) memberikan kontrak untuk penyediaan layanan
publik ke entitas sektor swasta ("operator"). Perjanjian tersebut sering disebut sebagai perjanjian
Page 18
publik-keswasta. Dalam perjanjian ini, operator membangun infrastruktur yang akan digunakan untuk
menyediakan jasa publik dan mengoperasikan serta mengelola infrastruktur tersebut untuk jangka
waktu tertentu. Operator dibayar untuk jasa yang dibayarkan selama periode perjanjian. Perjanjian
diatur oleh suatu kontrak yang menetapkan standar kinerja, mekanisme penyesuaian harga, dan
pengaturan untuk menengahi perselisihan. Dalam beberapa kasus, operator dapat meningkatkan
infrastruktur yang ada. Beberapa ciri umum dari perjanjian konsesi jasa meliputi: - Pemberi konsesi
merupakan entitas sektor publik, termasuk badan pemerintah, atau entitas sektor swasta yang telah
diberikan tanggung jawab atas layanan tersebut. - Operator bertanggung jawab setidaknya atas
sebagian pengelolaan infrastruktur dan jasa terkait dan tidak hanya bertindak sebagai agen atas
kepentingan pemberi konsesi. - Kontrak menetapkan harga awal yang akan dikenakan oleh operator
dan mengatur perubahan harga selama periode perjanjian jasa. - Operator diwajibkan untuk
menyerahkan infrastruktur kepada pemberi konsesi pada akhir periode perjanjian dalam kondisi yang
telah ditentukan, dengan sedikit atau tanpa imbalan tambahan, terlepas dari pihak yang awalnya
mendanai infrastruktur. Perjanjian Jual Beli Listrik (PPA) yang diungkapkan pada Catatan 27 antara
PLN dan EAS memenuhi definisi sebagai perjanjian konsesi jasa dimana PLN bertindak sebagai
pemberi konsesi dan EAS bertindak sebagai operator. EAS setuju untuk merancang, membiayai,
membangun, memiliki dan mengoperasikan fasilitas pembangkit listrik tenaga mini hidro
(?infrastruktur?) dan menjual kepada PLN energi yang dihasilkan darinya dengan syarat dan kondisi
sebagaimana disepakati dalam PPA. Infrastruktur digunakan untuk seluruh masa manfaatnya untuk
tujuan pengaturan layanan konsesi. Dalam ISAK 16 mengatur prinsip umum dalam pengakuan hak
dan kewajiban terkait dengan konsesi jasa, EAS tidak mengakui infrastruktur sebagai aset tetap namun
mengakui sebagai aset takberwujud, karena EAS tidak memiliki hak tanpa syarat untuk menerima kas
dari PLN melalui pembayaran kapasitas berdasarkan PPA. ISAK 22 memberikan panduan spesifik
mengenai pengungkapan yang diperlukan atas perjanjian konsesi jasa.
Modal saham Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan Share capital
rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham.
Grup tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu. Grup mengelola struktur modal
dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi.
Biaya emisi efek ekuitas Biaya emisi saham disajikan sebagai bagian dari akun tambahan modal disetor dan tidak diamortisasi. Stock issuance cost
Instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga Financial instruments
setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar,
yaitu: - Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan - Karakteristik arus kas kontraktual
dan aset keuangan. Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi Aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: - Aset keuangan dikelola dalam
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuntungan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual; dan - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai Events after reporting period
Page 19
posisi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian (peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Page 20
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 875,000,000 875,000,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
12,166,325,357 12,166,325,357
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,656,906,346 1,656,906,346
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,816,838,774 1,816,838,774
langsung
Dimiliki langsung 16,515,070,477 16,515,070,477 Directly owned
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under
208,061,127,285 208,061,127,285
construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under
122,634,493,327 1,167,328,191 123,801,821,518
construction
Aset dalam penyelesaian 330,695,620,612 1,167,328,191 331,862,948,803 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
347,210,691,089 1,167,328,191 348,378,019,280
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
4,511,678,987 405,544,178 4,917,223,165
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,499,857,099 61,609,708 1,561,466,807
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,564,021,203 63,880,209 1,627,901,412
langsung
Dimiliki langsung 7,575,557,289 531,034,095 8,106,591,384 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
7,575,557,289 531,034,095 8,106,591,384
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
339,635,133,800 340,271,427,896
equipment
Page 21
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, and Property, plant, and
equipment, beginning period equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 875,000,000 875,000,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
12,166,325,357 12,166,325,357
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,656,906,346 1,656,906,346
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,816,838,774 1,816,838,774
langsung
Dimiliki langsung 16,515,070,477 16,515,070,477 Directly owned
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under
208,061,127,285 208,061,127,285
construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under
103,142,791,448 19,491,701,879 122,634,493,327
construction
Aset dalam penyelesaian 311,203,918,733 19,491,701,879 330,695,620,612 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
327,718,989,210 19,491,701,879 347,210,691,089
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
3,903,362,719 608,316,268 4,511,678,987
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,407,547,532 92,309,567 1,499,857,099
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,477,480,474 86,540,729 1,564,021,203
langsung
Dimiliki langsung 6,788,390,725 787,166,564 7,575,557,289 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
6,788,390,725 787,166,564 7,575,557,289
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
320,930,598,485 339,635,133,800
equipment
Page 22
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap PT Terregra Hydro Power (THP), entitas anak, memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Disclosure of notes for property, plant and
Sumatera Utara dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang dapat diperbarui dan berjangka equipment
waktu 20 (dua puluh) tahun yang akan jatuh tempo hingga tahun 2048. Berdasarkan data tersebut,
manajemen berkeyakinan bahwa HGB akan dapat diperpanjang pada akhir periode HGB, karena
masing-masing tanah diperoleh secara legal dan didukung oleh bukti kepemilikan yang memadai.
Bangunan PT Terregra Hydro Power (THP), entitas anak, merupakan 1 (satu) unit kantor berlokasi di
St. Moritz Site Office di Puri Indah, Jakarta Barat. Pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
dan 31 Desember 2022 (Diaudit), seluruh kantor St. Moritz Site Office telah diasuransikan kepada PT
Lippo General Insurance, pihak ketiga, sebesar Rp.155.000.000.000. Manajemen berpendapat bahwa
nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tetap pada
tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit).
Page 23
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pendapatan Grup untuk tahun pada periode sembilan bulanan yang berakhir pada 30 September 2023 Disclosure of notes for revenue
diperoleh dari Jasa Pengadaan dan Pemasangan Refractory Fast RDO di Kalimantan sebagai bagian
dari Perjanjian Kerjasama Operasi ("KSO") (Catatan 5).
Page 24
[3619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Sinergi Party 1
976,765,194
Bangun Utama
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 976,765,194 more than 10%
10%
Page 25
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 10,530,366,537 21,619,516,035 IDR Third party
Mata uang 10,530,366,537 21,619,516,035 Currency
Page 26
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Perusahaan telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasi dengan PT Sinergi Bangun Utama Disclosure of notes for trade receivables
dan PT PLN (Persero) Unit Induk dan Penyaluran Kalimantan, untuk Pekerjaan Jasa Pengadaan dan
Pemasangan Refractory Fast-RDO Boiler PLTU pada PT PLN (Persero) Unit Induk dan Penyaluran
Wilayah Kalimantan. Nilai Kontrak pekerjaan tersebut sebesar Rp.45.348.895.966 untuk jangka waktu
pelaksanaan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2022, serta jasa Pemeliharaan PLTU dan PLTGU
di Wilayah Jawa Barat dan Wilayah lainnya. Untuk pekerjaan ini, Perusahaan bekerjasama dengan
mitra Grup, yaitu PT Dwi Mutiara Sejahtera. Tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai pada
piutang usaha karena manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang
usaha pihak ketiga. Pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit),
piutang usaha tidak digunakan sebagai jaminan.
Page 27
[3621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - Infrastructure Industry
Catatan untuk wesel bayar Notes for notes payable
30 September 2023 31 December 2022
Wesel bayar, nilai Wesel bayar, nilai
Nama pihak dalam mata uang Total wesel bayar dalam mata uang Total wesel bayar
asing asing
Notes payable, amount Notes payable, amount
Party name Total notes payable Total notes payable
in foreign currency in foreign currency
Pihak 1 USD Carbon Resilience USD Party 1
744,518 744,518 744,518 744,518
Pte. Ltd.
Mata uang 744,518 744,518 Currency
Kreditur Nama Pihak Mata uang 744,518 744,518 Currency Creditor party name
Catatan untuk wesel bayar Notes for notes payable
30 September 2023 31 December 2022
Total wesel bayar 744,518 744,518 Total notes payable
Page 28
[3621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas wesel bayar Pada tanggal 21 Januari 2022, EAS dan BALE (entitas anak) menandatangani Perjanjian Pinjaman Disclosure of notes for notes payable
Konversi dengan Carbon Resilience Pte. Ltd. ("CRS"). Berdasarkan Perjanjian tersebut, CRS akan
memberikan pinjaman kepada entitas anak (EAS,BALE, dan IALE) dengan jumlah pinjaman maksimal
Rp.199.301.000.000. Untuk pembiayaan proyek Hydropower Plant PLTMH SISIRA, PLTMH BATANG
TORU-3 dan PLTMH BATANG TORU-4. Pinjaman ini akan dikonversi menjadi modal disetor pada
entitas anak tersebut pada saat Proyek-Proyek Hydropower Plant Grup mencapai tanggal
beroperasinya.
Page 29
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture Industry
Page 30
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Page 31
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Pembelian barang jadi 688,851,693 Purchased finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
688,851,693
pendapatan
Page 32
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Beban pokok pendapatan merupakan pembelian atas bahan-bahan pendukung dalam menunjang Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan kegiatan sesuai dengan Perjanjian Kerjasama Operasi ("KSO") (Catatan 5).
Page 33
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 34
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 35
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Page 36
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 9,000,000,000 8,970,700,970 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 9,000,000,000 8,970,700,970 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 8,970,700,970 Currency Creditor bank name
Page 37
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk. Pinjaman ini memiliki Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek jangka waktu satu tahun dan diperbaharui secara tahunan. Fasilitas-fasilitas pinjaman ini akan jatuh
tempo pada 4 November 2023.
Page 38
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.